RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No.

1/Sej/XI/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia dari negara tradisional, kolonial, pergerakan kebangsaan, hingga terbentuknya negara kebangsaan sampai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kompetensi Dasar Menganalisis perkembangan negara tradisional (Hindu-Buddha dan Islam) di Indonesia Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat menganalisis hipotesis tentang proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di kepulauan Indonesia Indikator Menganalisis hipotesis tentang proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di kepulauan Indonesia Materi Pembelajaran Teori tentang proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di kepulauan Indonesia Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15’ a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran c. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi proses masuk kebudayaan India ke Indonesia dan proses akulturasinya. d. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. e. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi proses masuknya kebudayaan India ke Indonesia. f. Guru berdialog dengan siswa tentang hubungan Indonesia – India. 2. Kegiatan Inti 60’ a. Guru menjelaskan materi proses masuknya Ceramah kebudayaan Hindu – Buddha ke Indonesia. b. Guru menayangkan gambar lokasi/peta Asia Menampilkan peta sambil menerangkan mengapa terjadi proses Asia dengan hubungan India – Indonesia. Materi-materi dan LCD/Notebook. gambar-gambar diambil dari bahan ajar, buku Menampilkan materi, sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari gambar, proses masuk

II.

III.

IV.

V.

VI.

internet.

c. Siswa mendengarkan dan mengamati dengan penuh seksama. d. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui tentang materi proses masuknya kebudayaan Hindu – Buddha ke Indonesia. 3. Penutup a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang proses masuknya kebudayaan Hindu – Buddha ke Indonesia. b. Guru menugaskan siswa untuk mencari berbagai macam bentuk hubungan Indonesia – India dewasa ini. Sumber dari internet dan buku-buku sejarah yang relevan. c. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll. 15’

dan hubungan India – Indonesia dengan LCD/notebook. Menemukan Bertanya

Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Uraian 3. Instrumen

Soal uraian : 1. Jelaskan 5 teori proses masuknya kebudayaan India ke Indonesia.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian : Soal Uraian : 1. Jelaskan 5 teori proses masuknya kebudayaan India ke Indonesia. Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Ada 5 teori proses masuknya Hindu : 2 1. Teori Waisya Dikemukakan oleh N.J. Krom Pengaruh Hindu di Indonesia dibawa oleh para pedagang India. Mereka menetap di Indonesia dan memegang peranan dalam penyebaran budaya India melalui hubungan dengan penguasa-penguasa di Indonesia. Kemungkinan juga adanya perkawinan antara pedagang-pedagang India wanita Indonesia. Sanggahan : kebudayaan Hindu di Indonesia milik kaum Brahmana yang bebas mengetahui isi kitab Weda. 2 2. Teori Ksatria (teori kolonisasi) Dikemukakan oleh F.D.K. Bosch, Mokerje, Majumdar Penyebaran agama Hindu ke Indonesia dibawa oleh ksatria atau oleh prajurit. Mereka datang ke Indonesia dan membentuk kolonisasi India di Indonesia.. Teori ini ditolak dengan alasan : Penaklukan oleh golongan ksatria akan dicatat sebagai suatu kemenangan. Catatan seperti ini tidak ditemukan dalam sumber-sumber tertulis di India dan di Indonesia. 3. Teori Sudra (Teori Pengungsi oleh Van Faber) Pada awal tarikh Masehi, India banyak mengalami pergolakan politik, di dalam 2 negeri banyak peperangan. Akibatnya banyak penduduk yang meninggalkan negerinya, sebagian ada yang sampai ke Indonesia. Teori Sudra sukar diterima karena orang-orang tersebut tidak pernah disebutsebut dalam prasasti-prasasti di Indonesia memimpin upacara keagamaan. 2 4. Teori Brahmana Dikemukakan oleh J.C Van Leur Peranan pendeta sangat penting di Indonesia. Pendeta-pendeta India yang bertanggung jawab atas penyebaran kebudayaan India dating ke Indonesia atas undangan penguasa Indonesia. Ini sesuai bukti-bukti yang ada.  Agama Hindu bukan agama yang demokratis. Hal ihwal mengenai agama menjadi monopoli kaum Brahmana. Hanya golongan ini yang berhak dan mampu menyiarkan Agama Hindu.  Prasasti Indonesia yang pertama berbahasa Sansekerta di Indonesia. Hanya kaum Brahmana yang mengerti dan menguasai penggunaan bahasa Sansekerta (di India bahasa Sansekerta hanya digunakan pada kitab-kitab suci dan upacara keagamaan yang hanya dimengerti oleh golongan Brahmana. 5. Teori Arus Balik Para Brahmana yang membawa unsur Hindu ke Indonesia adalah para Brahmana yang berasal dari Indonesia juga. Jelasnya hubungan dagang antara Indonesia-India berlanjut pada hubungan saling kunjung antara negara. Indonesia menjadi tertarik akan budaya India, segera mengirimkan utusan untuk mempelajari agama Hindu-Buddha. Para pelajar yang telah terdidik menjadi Brahmana itu kemudia menyebarkan kebudayaan India (Hindu-Buddha) di Indonesia. Total skor

2

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 2/Sej/XI/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia dari negara tradisional, kolonial, pergerakan kebangsaan, hingga terbentuknya negara kebangsaan sampai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Kompetensi Dasar Menganalisis perkembangan negara tradisional (Hindu-Buddha dan Islam) di Indonesia Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menganalisis munculnya negara-negara kerajaan Hindhu-Buddha di Indonesia Indikator Menganalisis munculnya negara-negara kerajaan Hindhu-Buddha di Indonesia Materi Pembelajaran Munculnya negara-negara kerajaan Hindhu-Buddha di Indonesia Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15’ a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran c. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia. d. Guru berdialog dengan siswa tentang kerajaankerajaan Hindu - Buddha yang pernah ada di Indonesia dan peninggalan-peninggalannya. 2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan materi kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia. b. Guru menayangkan gambar lokasi/peta Indonesia sambil menerangkan mengapa munculnya kerajaan di daerah-daerah tersebut. c. Guru menayangkan materi kerajaan kerajaankerajaan Hindu-Buddha di Indonesia. Materimateri dan gambar-gambar diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari internet. d. Siswa mendengarkan dan mengamati dengan penuh seksama. 60’ Ceramah Menampilkan peta Indonesia, menampilkan materi kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia dengan LCD/ Notebook.

II.

III.

IV.

V.

VI.

e. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui tentang materi kerajaan-kerajaan tersebut.

Menemukan Bertanya

3.

Penutup a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang berdirinya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia. b. Guru menugaskan siswa untuk mendeskripsikan tentang kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia ditinjau dari aspek politik, ekonomi, sosial budaya dan agama. c. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll.

15’ Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Pilihan Ganda 3. Instrumen Soal test : Terlampir

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian Soal Pilihan ganda :
1. Agama yang dianut raja Mulawarman adalah Hindu-Siwa, hal ini dapat diketahui dari …. a. nama Mulawarman berarti titisan b. salah satu prasastinya menyebutkan tempat suci waprakeswara c. prasasti Yupa menggunakan huruf Pallawa d. berita dari Cina yang menyebutkan bahwa masyarakat Kutai beragama Hindu-Siwa e. salah satu prasastinya terdapat lukisan dewa Siwa Perjalanan Fa-Hien singgah di Tarumanegara memberikan kesaksian bahwa …. a. masyarakat Tarumanegara banyak yang memeluk agama Hindu b. pelayaran dan perdagangan India-Cina ramai c. raja Purnawarman melakukan ekspansi ke Sriwijaya d. Kediri dan Tarumanegara terjalin hubungan persahabatan e. masyarakat Tarumanegara hidup dari hasil pertanian padi Menurut Itsing Sriwijaya berperan sebagai pusat …. a. perdagangan dan pelayaran Asia b. kegiatan ilmiah agama Buddha c. perdagangan rempah-rempah nusantara d. kegiatan ilmiah agama Hindu-Buddha e. pertemuan pendeta agama Buddha di Asia Prasasti yang memuat berita tentang Dapunta Hyang, raja Sriwijaya yang mengadakan penyerbuan ke daerah utara yang diikuti tidak kurang dari dari 20.000 prajurit yang menumpang kapal adalah …. a. Kedukan Bukit d. Ligor b. Talang Tuo e. Telaga Batu c. Kota Kapur Awal berdirinya kerajaan di Jawa Tengah ditandai dengan pendirian sebuah lingga oleh Sanjaya di bukit Kunjarakunja pada tahun 732 M yang tercantum dalam prasasti …. a. Balitung d. Canggal b. Kalasan e. Tuk Mas c. Gunung Wukir Perhatikan data di bawah ini : 1. Smaratungga 7. Warak 2. Panangkaran 8. Wisnu 3. Dyah Pramodawardhani 4. Panunggalan 5. Indra 6. Watukura Dyah Balitung Adapun yang termasuk keluarga Syailendra adalah …. a. 2,4,6,7 d. 1,2,7,8 b. 1,3,5,8 e. 3,4,6,7 c. 2,3,5,8 Penaklukkan Kediri terhadap Jenggala mengilhami lahirnya kitab .... a. Gatotkacasraya b. Smaradahana c. Sumanasantaka d. Bharatayudha e. Lubdaka Dalam rangka mempererat persahabatan antara wangsa Isana dengan wangsa Warmadewa, maka diadakan perkawinan politik antara …. a. Mahendradatta dengan Anak Wungsu b. Mahendradatta dengan Udayana c. Sri Isyanatunggawijaya dengan Lokapala d. Sri Isyanatunggawijaya dengan Udayana e. Mahendradatta dengan Airlangga Prasasti Mantyasih sangat penting artinya untuk mengetahui …. a. nama-nama raja-raja Mataram b. luas wilayah Mataram c. susunan pemerintahan d. agama yang dianut raja dan rakyatnya

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

e. sistem pemerintahan Kelompok candi Prambanan didirikan atas prakarsa dari …. a. Sri Maharaja Rakai Warak b. Sri Maharaja Rakai Panunggalan c. Sri Maharaja Rakai Sanjaya d. Sri Maharaja Rakai Watuhumalang e. Sri Maharaja Rakai Pikatan Berdasarkan bukti-bukti arkeologis kekuasaan raja Balitung meliputi …. a. Jawa dan Madura b. Jawa dan Sumatera c. Jawa dan Bali d. Jawa Tengah dan Jawa Timur e. Jawa Tengah dan Jawa Barat Pada abad ke 10 M kerajaan Mataram Hindu dipindahkan ke Jawa Timur oleh …. a. Pu Sindok d. Airlangga b. Ken Arok e. Balitung c. Dharmawangsa Munculnya kerajaan Singasari setelah adanya pertempuran sengit yang terjadi di …. a. Ganter d. Tumapel b. Kediri e. Tarik c. Trowulan Perhatikan data berikut ini 1. Kertanegara 4. Tohjaya: 2. Ken Arok 5. Ranggawuni 3. Anusapati Adapun secara urut yang memerintah Singasari adalah …. a. 2,3,4,5,1 d. 2,4,5,3,1 b. 2,4,3,5,1 e. 2,3,5,4,1 c. 2,5,4,3,1 Yang disebut pralaya adalah …. a. terbunuhnya Airlangga dalam medan perang b. terbunuhnya Dharmawangsa dan keluarganya saat melawan Wurawari c. giugurnya Kertajaya dalam pertempuran melawan Ken Arok d. hancurnya istana Singasari dalam menghadapi serangan Kediri e. hancurnya keluarga Kediri (Jayakatwang) saat melawan serangan Mongol Tujuan Airlangga membagi menjadi 2 wilayah kerajaan adalah …. a. untuk menenangkan hati sebagai pertapa b. mempermudah pengawasan pelaksanaan pemerintahan c. mengintensifkan penarikan upeti dan cukai perdagangan d. memisahkan antar pemeluk Hindu dan Buddha e. menghindari terjadinya perang saudara perebutan kekuasaan Kerajaan Kediri mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan …. a. Jayengrana d. Kameswara b. Kertajaya e. Ardaraja c. Jayabhaya Berdirinya Singasari ditandai dengan peristiwa …. a. terbunuhnya Tunggul Ametung di Tumapel b. perkawinan Ken Arok dan Ken Dedes c. terbunuhnya Mpu Gandring oleh Ken Arok d. kemenangan perang Ken Arok melawan Kertajaya e. terbunuhnya Kertajaya di Singasari Salah satu tindakan R. Wijaya setelah menjadi raja Majapahit adalah memperistri keempat puteri Kertanegara. Tindakan ini dimaksudkan untuk …. a. memperlancar jalannya roda pemerintahan b. mengurangi musuh Majapahit c. mencegah terjadinya perebutan kekuasaan d. mempermudaah menguasai kembali bekas wilayah Singasari e. melindungi puteri-puteri Kertanegara dari ancaman bekas musuh ayahnya Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa pada saat Majapahit di bawah pemerintahan …. a. Hayam Wuruk d. Kertarajaasa Jayawardhana b. Tribhuwanatunggadewi e. Kertawardhana c. Jayanegara

Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban 1. B 2. A 3. B 4. A 5. D 6. B 7. D 8. B 9. A 10. E 11. D 12. A 13. A 14. E 15. B 16. E 17. C 18. D 19. C 20. B Total skor

Skor 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 3/Sej/XI/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia dari negara tradisional, kolonial, pergerakan kebangsaan, hingga terbentuknya negara kebangsaan sampai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kompetensi Dasar Menganalisis perkembangan negara tradisional (Hindu-Buddha dan Islam) di Indonesia Tujuan pembelajaran Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan-kerajaan HinduBuddha di Indonesia Indikator Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia Materi Pembelajaran Faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan - kerajaan bercorak Hindu-Buddha. Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15’ a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. c. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan - kerajaan bercorak HinduBuddha dan keberlanjutan tradisi Hindu-Buddha setelah keruntuhannya. d. Guru berdialog dengan siswa tentang faktor-faktor penyebab umum runtuhnya suatu kerajaan- yang pernah ada di Indonesia dan peninggalanpeninggalannya. e. Guru memberi pengarahan untuk melaksanakan diskusi kelas 2. Kegiatan Inti 60’ a. Siswa berdiskusi tentang faktor-faktor penyebab Diskusi kelas runtuhnya kerajaan-kerajaan bercorak HinduBuddha di Indonesia dan keberlanjutan tradsi Hindu-Buddha setelah keruntuhannya. 3. Penutup 15’ a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang Penugasan faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan-

II.

III.

IV.

V.

VI.

kerajaan bercorak Hindu-Buddha di Indonesia dan keberlanjutan tradsi Hindu-Buddha setelah keruntuhannya.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Uraian 3. Instrumen

Soal uraian : 1. Jelaskan faktor-faktor penyebab keruntuhan kerajaan : a. Sriwijaya b. Majapahit

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian : Soal Uraian : 1. Jelaskan faktor-faktor penyebab keruntuhan kerajaan : a. Sriwijaya b. Majapahit Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. a. Faktor penyebab keruntuhan kerajaan Sriwijaya : 1) Serangan yang dilakukan oleh Dharmawangsa atas daerah Sriwijaya pada 1 tahun 992 M. 2) Menurut prasasti Raja Rajendracoladewa, Cola Mandala melakukan serangan 1 melakukan serangan atas Sriwijaya. 3) Serangan terhadap Sriwijaya dari Kerajaan Singasari, atas perintah 1 Kertanegara. 4) Para pedagang yang melakukan aktivitas perdagangan di Sriwijaya semakin 1 berkurang, karena daerah-daerah strategis yang pernah dikuasai Sriwijaya jatuh ke kekuasaan raja-raja sekitarnya. Pajak masuk yang semakin tinggi 5) Serangan terhadap Sriwijaya yang dilakukan oleh Majapahit pada tahun 1477 1 M dalam usaha menciptakan kesatuan nusantara. b. Faktor penyebab keruntuhan kerajaan Majapahit : 1) Wafatnya Hayam Wuruk dan Gajah Mada 2) Terjadinya perang Paregreg (perang saudara, perang antara Wikramawardhana dengan Wirabhumi). 3) Struktur pemerintahan Majapahit model federasi memudahkan daerah-daerah untuk melepaskan diri. 4) Satu persatu daerah kekuasaan Majaphit berusaha melepaskan diri 5) Berkembangnya kekuasaan kerajaan Islam pesisir (kerajaan Demak) Total skor

1 1 1 1 1 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 4/Sej/XI/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I. : Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia dari negara tradisional, kolonial, pergerakan kebangsaan, hingga terbentuknya negara kebangsaan sampai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kompetensi Dasar Menganalisis perkembangan negara tradisional (Hindu-Buddha dan Islam) di Indonesia Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan hipotesis tentang proses awal penyebaran Islam di kepulauan Indonesia. 2. Siswa dapat menganalisis saluran penyebaran agama dan kebudayaan Islam di kepulauan Indonesia. Indikator 1. Mendeskripsikan hipotesis tentang proses awal penyebaran Islam di kepulauan Indonesia. 2. Menganalisis saluran penyebaran agama dan kebudayaan Islam di kepulauan Indonesia. Materi Pembelajaran 1. Hipotesis proses awal penyebaran Islam di kepulauan Indonesia. 2. Saluran penyebaran agama dan kebudayaan Islam di kepulauan Indonesia. Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15’ a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran. c. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang proses masuknya Islam ke Indonesia. d. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. e. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi proses masuknya Islam ke Indonesia. f. Guru berdialog dengan siswa tentang hubungan India, Arab, Persia dengan Indonesia. 2. Kegiatan Inti 60’ a. Guru menjelaskan materi proses masuknya Ceramah kebudayaan Islam ke Indonesia dan saluran penyebaran Islam di Indonesia b. Guru menayangkan gambar lokasi/peta Asia Menampilkan peta sambil menerangkan mengapa terjadi proses Asia dengan

II.

III.

IV.

V.

VI.

hubungan Arab, Persia, Gujarat dengan Indonesia. Materi-materi dan gambar-gambar diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari internet.

3.

c. Siswa mendengarkan dan mengamati dengan penuh seksama. d. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui tentang materi proses masuknya kebudayaan Islam ke Indonesia. Penutup a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang proses awal penyebaran Islam di kepulauan Indonesia b. Guru menugaskan siswa untuk mencari berbagai macam bentuk hubungan Indonesia – Arab dan Iran dewasa ini. Sumber dari internet dan bukubuku sejarah yang relevan. b. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll.

LCD/Notebook. Menampilkan materi, gambar, proses masuk dan hubungan India – Indonesia dengan LCD/notebook. Menemukan Bertanya

15’ Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Uraian 3. Instrumen

Soal uraian : 1. Jelaskan proses awal penyebaran Islam di Indonesia. 2. Jelaskan 4 saluran penyebaran agama Islam di Indonesia.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian : Soal Uraian : 1. Jelaskan proses awal penyebaran Islam di Indonesia. 2. Jelaskan 5 saluran penyebaran agama Islam di Indonesia. Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Proses awal penyebaran Islam di Indonesia. Berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di Indonesia, para ahli menafsirkan bahwa 2 agama dan kebudayaan Islam diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar abad ke 7 M, yaitu pada masa kekuasaan kerajaan Sriwijaya. melalui aktivitas perdagangan. 2. 5 saluran penyebaran agama Islam di Indonesia. a. Melalui perdagangan Sejak abad ke 7 M para pedagang Islam dari Arab, Persia dan Gujarat telah ikut ambil bagian dalam kegiatan perdagangan di Indonesia. Hal ini menimbulkan jalinan hubungan baik perdagangan antara masyarakat Indonesia (pemegang peranan dalam perekonomian Indonesia yaitu para raja dan bangsawan ) dengan para pedagang Islam. Di samping berdagang, para pedagang Islam dapat menyampaikan dan mengajarkan agama dan budaya Islam kepada masyarakat Indonesia. b. Melalui dakwah Yaitu mengajarkan pengetahuan tentang ajaran Islam oleh para mubaligh. Para mubaligh ini tidak terbatas pada orang yang berasal dari Indonesia sendiri. Para mubaligh tersebut dikenal dengan nama Wali, artinya wakil atau utusan. c. Melalui pendidikan Agama Islam yang berkembang melalui pendidikan diadakan di pondok-pondok pesantren. Pondok pesantren merupakan tempat mendidik para santri. Para santri mendapat pendidikan agama Islam secara lebih mendalam. Pendidikan ini diikuti oleh pemuda dari berbagai daerah dalam suatu lingkungan seperti asrama. d. Melalui bidang seni Dilakukan dengan mengadakan pertunjukan seni wayang dan gamelan seperti yang terjadi di Yogyakarta, Solo dan Cirebon. Sunan Kalijaga memanfaatkan pertunjukan wayang untuk proses Islamisasi. Total skor

2

2

2

2

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 5/Sej/XI/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia dari negara tradisional, kolonial, pergerakan kebangsaan, hingga terbentuknya negara kebangsaan sampai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kompetensi Dasar Menganalisis perkembangan negara tradisional (Hindu-Buddha dan Islam) di Indonesia Tujuan Pembelajaran 1. Menganalisis munculnya negara-negara kerajaan Islam di Indonesia. 2. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan Islam di Indonesia Indikator 1. Menganalisis munculnya negara-negara kerajaan Islam di Indonesia. 2. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan Islam di Indonesia Materi Pembelajaran 1. Munculnya negara-negara kerajaan Islam di Indonesia. 2. Faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan - kerajaan bercorak Islam di Indonesia Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15’ a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. c. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi kerajaan-kerajaan Islam dan faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan kerajaan bercorak Islam d. Guru berdialog dengan siswa tentang faktor-faktor penyebab umum runtuhnya suatu kerajaan- yang pernah ada di Indonesia dan peninggalanpeninggalannya. e. Guru memberi pengarahan untuk melaksanakan diskusi kelas 2. Kegiatan Inti 60’ a. Siswa berdiskusi tentang kerajaan-kerajaan islam Diskusi kelas dan faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaankerajaan bercorak Islam di Indonesia 3. Penutup 15’ a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang Penugasan faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaankerajaan bercorak Islam di Indonesia

II.

III.

IV.

V.

VI.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Pilihan ganda 3. Instrumen

Soal test : Terlampir

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian : Soal Pilihan Ganda
1. Latar belakang berdirinya kerajaan Demak adalah .... a. Islam sudah ada sejak dahulu b. ramainya perdagangan yang melibatkan orang Islam c. melemahnya pemerintahan kerajaan Majapahit d. diserangnya Majapahit oleh pasukan Belanda e. pedagang muslim merasa dirugikan ketika berdagang di Malaka 2. Kerajaan di bawah ini yang menitikberatkan dalam bidang agraris adalah .... a. Mataram d. Banten b. Demak e. Samudera Pasai c. Makasar 3. Kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah Samudra Pasai yang terletak di .... a. Sumatera Barat d. Lampung b. Sumatera Selatan e. Bengkulu c. Pesisir timur Aceh 4. Kerajaan Aceh mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan .... a. Iskandar Muda d. Iskandar Zulkarnain b. Iskandar Thani e. Iskandar Syah c. Iskandar Agung 5. Perkembangan kerajaan Aceh berkaitan erat dengan perkembangan situasi politik kerajaan .... a. Singasari d. Malaka b. Majapahit e. Perlak c. Samudra Pasai 6. Raja Demak yang berusaha keras mengusir Portugis dari Malaka dengan serangan adalah .... a. Raden Patah d. Sultan Trenggono b. Pati Unus e. Arya Pangiri c. Pangeran Prawoto 7. Pengembangan wilayah Demak ke Jawa Barat dikaitkan dengan tujuan ekonomis, yaitu menguasai daerah .... a. Indramayu d. Bogor b. Cirebon e. Bandung c. Karawang 8. Sultan Trenggono gugur dalam upayanya untuk .... a. menguasai dan mengislamkan Banten d. menaklukkan Pasuruan b. merebut Sunda Kelapa e. menaklukkan Blambangan c. membendung perluasan daerah yang dilakukan oleh Portugis di Banten 9. Situasi politik di kerajaan Demak setelah Sultan Trenggono wafat adalah .... a. Banten melepaskan diri dari kekuasaan Demak d. ibukota kerajaan dipindahkan ke Mataram b. Demak diperintah oleh dua sultan e. sebagian wilayah Demak dikuasai Portugis c. perebutan tahta kerajaan 10. Daerah di Pulau Jawa yang lebih dahulu mendapat pengaruh Islam di sepanjang pantai Utara Pulau Jawa seperti berikut, kecuali .... a. Cirebon d. Cilacap b. Demak e. Gresik c. Jepara 11. Seorang bangsa Eropa yang menceritakan bahwa di Sumatera bagian utara telah ditemukan kerajaan Islam Samudera Pasai. Tokoh yang dimaksud adalah a. Tome Pires d. Ma Huan b. Marcopolo e. Van Neck c. Ibnu Batutah 12. Terjadinya perang saudara di Banten disebabkan oleh .... a. kekuatiran Belanda dengan kebesaran kerajaan Banten b. karena pelaksanaan politik adu domba Belanda c. terjadinya perebutan tahta d. adanya perbedaan paham antara Sultan Ageng dengan Sultan Haji e. adanya rasa tidak puas di kalangan keraton 13. Perebutan kekuasaan antara Arya Penangsang dan Sunan Prawoto terjadi karena .... a. Sunan Prawoto merasa dikhianati oleh Arya Penangsang b. Arya Penangsang ingin membalas dendam kepada Sunan Prawoto c. Arya Penangsang merasa lebih berhak menduduki tahta d. Tahta kerajaan sedang kosong e. Sunan Prawoto merasa lebih berhak menduduki tahta

14. Kerajaan Mataram mencapai kejayaannya pada masa .... a. Martapura d. Amangkurat II b. Sultan Agung e. Mas Jolang c. Amangkurat I 15. Di bawah ini adalah isi perjanjian Bongaya, kecuali .... a. VOC memperoleh hak monolopi dagang di Makasar b. VOC mendirikan benteng di Makasar c. Makasar melepaskan daerah kekuasaannya seperti Bone dan pulau-pulau di sekitarnya d. Arupalaka diakui sebagai raja Bone e. Makasar sebagai kerajaan yang berdaulat penuh 16. Isi pokok dalam perjanjian Giyanti adalah .... a. Wilayah Jogjakarta dibagi 2 yaitu yang diperintah oleh Sultan Amangkurat III dan Pakubuwono I b. Cirebon dan Banten diserahkan kepada VOC c. Wilayah Jogjakarta dibagi menjadi dua yaitu Pakualaman dan Mangkunegaran d. Wilayah Jogjakarta dibagi menjadi dua yaitu Kasultanan dan Kasuhunan e. Hak VOC untuk membangun Mataram 17. Kerajaan Makasar pada mulanya terdiri atas dua kerajaan yang meliputi kerajaan .... a. Tallo dan Bone d. Soppeng dan Lawu b. Wajo dan Bone e. Gowa dan Tallo c. Seram dan Bacan 18. Pertentangan Makasar dengan VOC berpuncak dengan perang besar dan diakhiri dengan perjanjian .... a. Giyanti d. Surabaya b. Salatiga e. Bongaya c. Malino 19. Bukti yang menunjukkan Mataram Islam pernah mencapai puncak kejayaannya adalah .... a. kerajaan Mataram melakukan kerjasama dengan kerajaan-kerajaan lain b. kerajaan Mataram menjadi kerajaan terbesar di nusantara c. kerajaan Mataram menjadi pemasok rempah-rempah yang dibutuhkan bangsa-bangsa Eropa d. wilayah kekuasaan kerajaan Mataram hampir meliputi seluruh Jawa e. pemerintahan kerajaan Mataram berjalan dengan teratur 20. Banten dapat menguasai Sunda Kelapa di bawah pimpinan .... a. Raden Patah d. Adipati Unus b. Rade Paku e. Sekar Seda c. Sultan Trenggono

Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban 1. C 2. A 3. C 4. A 5. D 6. B 7. B 8. D 9. C 10. D 11. B 12. D 13. C 14. B 15. E 16. E 17. E 18. E 19. D 20. C Total skor

Skor 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 6/Sej/XI/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Kompetensi Dasar Membandingkan perkembangan masyarakat Indonesia di bawah penjajahan: dari masa VOC, Pemerintahan Hindia Belanda, Inggris, sampai Pemerintahan Pendudukan Jepang. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mendeskripsikan kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada abad ke19 dan awal abad ke-20 Indikator Mendeskripsikan kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 Materi Pembelajaran Kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15’ Penugasan a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran c. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada abad ke-19 dengan awal abad ke20. d. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. e. Guru berdialog dengan siswa tentang praktekpraktek imperialisme di indonesia. 2. Kegiatan Inti 60’ a. Guru menjelaskan materi kebijakan pemerintah Ceramah kolonial di Indonesia pada abad ke-19 s.d awal abad ke-20 b. Guru menayangkan materi kebijakan pemerintah Menampilkan materi kolonial di Indonesia pada abad ke-19 s.d awal kebijakan pemerintah abad ke-20. Materi-materi dan gambar-gambar kolonial di Indonesia diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang pada abad ke-19 relevan, ensiklopedia dan dari internet. dengan awal abad ke20 dengan LCD/notebook.

II.

III.

IV.

V.

VI.

3.

c. Siswa mendengarkan dan mengamati dengan penuh seksama. d. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui tentang materi kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada abad ke-19 s.d awal abad ke-20 di Indonesia. Penutup a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada abad ke-19 s.d awal abad ke-20 di Indonesia. b. Guru menugaskan siswa untuk mencari dampak kebijakan pemerintahan kolonial. Sumber dari internet dan buku-buku sejarah yang relevan. b. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll.

Menemukan Bertanya

15’ Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Uraian 3. Instrumen

Soal uraian : 1. Jelaskan kebijakan kolonial Belanda di Indonesia pada masa : a. VOC b. Daendels c. Raffles d. Van den Bosch e. Pelaksanaan politik pintu terbuka

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian : Soal Uraian : 1. Jelaskan kebijakan kolonial Belanda di Indonesia pada masa : a. VOC b. Daendels c. Raffles d. Van den Bosch e. Pelaksanaan politik pintu terbuka Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Kebijakan kolonial Belanda di Indonesia pada masa : - VOC 2 - Monopoli perdagangan - Memelihara Angkatan Perang, berperang, mendirikan benteng-benteng - Memerintah wilayah yang diduduki - Melakukan perjanjian dengan raja-raja di Indonesia - Melakukan pengangkatan pegawai - Hak untuk membantu keuangan pemerintah Belanda - Daendels 2 di bidang pertahanan :  Meningkatkan jumlah prajurit  Membangun jalan raya Anyer – Panarukan dengan tujuan untuk kepentingan militer  Membangun armada pertahanan laut di Surabaya dan Batavia  Membangun pangkalan angkatan laut di Ujung Kulon, Merak dan Surabaya  Mendirikan pabrik senjata di Semarang dan Surabaya di bidang pemerintahan :  Meletakkan dasar-dasar pemerintahan menurut sistem Barat.  Pemerintahan kolonial dipusatkan di Batavia di bawah pimpinan Gubernur Jenderal.  Membagi Pulau Jawa menjadi 9 Perfek (daerah).  Menjadikan para bupati di seluruh Jawa sebagai pegawai pemerintahan Belanda.  Memperbaiki gaji pegawai, memberantas korupsi, dan memberikan hukuman berat bagi para pegawai yang berbuat curang.  Mendirikan badan-badan pengadilan yang akan mengadili orang-orang Indonesia sesuai dengan adat-istiadatnya.  Kesultanan Banten dan Cirebon dijadikan daerah pemerintahan Belanda disebut pemerintahan gubernemen - Raffles 2 Tindakan di bidang pemerintahan : • membagi Pulau Jawa menjadi 16 karesidenan • para bupati dijadikan pegawai negeri • kraton Jogjakarta dan Surakarta dipersempit • mengurangi kekuasaan raja Tindakan di bidang keuangan : • melaksanakan perdagangan bebas dengan memberikan kebebasan kepada rakyat untuk ikut serta dalam perdagangan • mengadakan monopoli perdagangan garam • melanjutkan penanaman kopi dan menjual tanah kepada pihak swasta • mengadakan landrente (sewa tanah) karena tanah merupakan milik pemerintah sehingga rakyat harus menyewa. Dalam pelaksanaan sewa tanah ini, Raffles mengalami hambatan berupa pembayaran sewa tanah karena

rakyat pada waktu itu belum begitu mengenal uang sebagai alat pembayaran. Tindakan di bidang sosial. : - penghapusan perbudakan - pengurangi pengaruh tradisional - Van Den Bosch Meningkatkan produksi tanaman ekspor, yang dikenal dengan nama system tanam paksa (Cultuur Stelsel). Merupakan keharusan bagi penduduk Jawa untuk membayar pajak kepada pemerintah dalam bentuk barang yaitu hasil-hasil tanaman pertanian. - Politik Pintu Terbuka Indonesia dibuka untuk modal swasta Barat. Belanda dan negara-negara Eropa Barat lainnya membuka perkebunan-perkebunan seperti : kopi, the, kina dll. Pembukaan perkebunan besar dapat diadakan karena didukung oleh adanya Undang-Undang Agraria yang dikeluarkan tahun 1870 (Agrarische Wet).

2

2

Total Skor

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 7/Sej/XI/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I. : Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2009/2010 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Kompetensi Dasar Membandingkan perkembangan masyarakat Indonesia di bawah penjajahan: dari masa VOC, Pemerintahan Hindia Belanda, Inggris, sampai Pemerintahan Pendudukan Jepang. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mendeskripsikan dampak kebijakan pemerintah kolonial Belanda Indikator Mendeskripsikan dampak kebijakan pemerintah kolonial Belanda Materi Pembelajaran Dampak kebijakan pemerintah kolonial Belanda Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 10’ Penugasan a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran c. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi dampak kebijakan pemerintah kolonial d. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. e. Guru berdialog dengan siswa tentang praktekpraktek imperialisme di indonesia. 2. Kegiatan Inti 30’ a. Guru menjelaskan materi dampak kebijakan Ceramah pemerintah kolonial. b. Guru menayangkan materi dampak kebijakan Menampilkan peta pemerintah kolonial. Materi-materi dan gambarIndonesia, gambar diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang menampilkan materi, relevan, ensiklopedia dan dari internet, disertai gambar, dg LCD/ dengan tanya jawab. Notebook. c. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui Tanya jawab tentang materi dampak kebijakan pemerintah kolonial Belanda 3. Penutup 5’ a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang Penugasan dampak kebijakan pemerintah kolonial Belanda.

II.

III.

IV.

V.

VI.

b. Merapikan peralatan notebook, kabel roll. VII. Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet

pembelajaran,

LCD,

Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius. VIII. Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Uraian 3. Instrumen Soal uraian : 1. Jelaskan dampak kebijakan pemerintaha kolonial di bidang : a. politik b. ekonomi c. sosial budaya

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian : Soal Uraian : 1. Jelaskan dampak kebijakan pemerintaha kolonial di bidang : a. politik b. ekonomi c. sosial budaya Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Dampak kebijakan pemerintaha kolonial di bidang : a. politik  Penguasa-penguasa pribumi (sultan dll) makin kecil kekuasaannya dan 1 semakin tergantung kepada kekuasaan asing.  Kebebasan dalam menentukan kebijaksanaan pemerintah makin hilang, 1 secara langsung penguasa Belanda mencampuri urusan pemerintahan pribumi. Misalnya dalam penggantian tahta, pengangkatan pejabat-pejabat kraton juga dalam menentukan jalannya pemerintahan kerajaan.  Banyak wilayah kerajaan yang telah diambil alih oleh penguasa Belanda 1 menyebabkan sempitnya wilayah kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa pribumi.  Hak-hak sebagai penguasa pribumi diperkecil dan kemudian ada yang 1 dihapus. Penghasilan yang semula diperoleh dari tanah-tanah jabatan atau lungguh, upeti atau hasil – hasil bumi yang dikuasai semuanya makin lama makin hilang.  Pendapatan penguasa pribumi diganti dengan gaji berupa uang, karena 1 kedudukan mereka kini sebagai alat pemerintah Belanda. Sudah barang tentu banyak yang merasa penghasilannya menjadi semakin kecil. b. Ekonomi  Tugas-tugas penguasa pribumi yang ada di bawah pemerintahan Belanda 1 lebih banyak dikerahkan untuk membantu pemerintah kolonial dalam menggali kekayaan bumi Indonesia, seperti memungut pajak, mengurusi tanaman milik pemerintah dan mengerahkan tenaga kerja untuk kepentingan pemerintah.  Para petani dibebani untuk menanam tanaman yang menguntungkan 1 pemerintah, dan menyerahkan tenaganya untuk kepentingan pemerintah colonial secara paksa. c. sosial budaya  Turunnya kedudukan penguasa-penguasa pribumi yang hanya menjadi alat 1 pemerintah Belanda, mengakibatkan turunnya derajat dan kehormatan sebagai pemuka rakyat pribumi.  Masuknya pengaruh tata cara hidup Barat masyarakat Indonesia. Cara 1 pergaulan barat, cara hidup Barat, cara berpakaian Barat mulai dikenal di kalangan-kalangan atas.  Mulai lunturnya beberapa tradisi kehidupan di lingkungan kraton akibat 1 campur tangan Belanda. Total skor 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 8/Sej/XI/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Kompetensi Dasar Membandingkan perkembangan masyarakat Indonesia di bawah penjajahan: dari masa VOC, Pemerintahan Hindia Belanda, Inggris, sampai Pemerintahan Pendudukan Jepang. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mendeskripsikan kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada masa pendudukan Jepang Indikator Mendeskripsikan kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada masa pendudukuan Jepang Materi Pembelajaran Kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada masa pendudukan Jepang Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15’ Penugasan a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran c. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada masa pendudukan Jepang. d. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. e. Guru berdialog dengan siswa tentang praktekpraktek imperialisme di indonesia. 2. Kegiatan Inti 60’ a. Guru menjelaskan materi kebijakan pemerintah Ceramah kolonial di Indonesia pada masa pendudukan Jepang b. Guru menayangkan materi kebijakan pemerintah Menampilkan materi kolonial di Indonesia pada masa pendudukan kebijakan pemerintah Jepang. Materi-materi dan gambar-gambar kolonial di Indonesia diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang pada masa relevan, ensiklopedia dan dari internet. pendudukan Jepang dengan LCD/notebook. c. Siswa mendengarkan dan mengamati dengan Menemukan

II.

III.

IV.

V.

VI.

3.

penuh seksama. d. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui tentang materi kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada masa pendudukan Jepang. Penutup a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. b. Guru menugaskan siswa untuk mencari dampak kebijakan pemerintahan pada masa pendudukan Jepang. Sumber dari internet dan buku-buku sejarah yang relevan. b. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll.

Bertanya

15’ Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Uraian 3. Instrumen

Soal uraian : 1. Jelaskan kebijakan kolonial di Indonesia pada masa pendudukan Jepang di bidang: a. Politik b. Ekonomi c. Mobilitas sosial d. Militer e. Birokrasi

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian : Soal Uraian : 1. Jelaskan kebijakan kolonial di Indonesia pada masa pendudukan Jepang di bidang: a. Politik b. Ekonomi c. Mobilitas sosial d. Militer e. Birokrasi Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Kebijakan pemerintahan pendudukan Jepang di bidang : - Politik o Pada bulan Maret 1942 semua kegiatan politik dilarang dan semua 2 perkumpulan secara resmi dibubarkan (satu-satunya organisasi yang diperbolehkan sejak zaman Hindia Belanda adalah MIAl) dan Jepang membentuk organisasi-organisasi baru. o Banyak orang Indonesia diangkat untuk mengisi jabatan-jabatan baru di pemerintahan, untuk mengisi tempat pejabat-pejabat Belanda yang ditawan. Ekonomi Pemerintahan pendudukan Jepang melaksanakan pola ekonomi perang yaitu AUTARKI. Autarki artinya setiap daerah harus mencukupi kebutuhan daerah sendiri serta harus dapat menunjang kebutuhan perang. Pulau Jawa dibagi atas 17 lingkungan autarki. Rakyat serta kekayaan Indonesia harus dikorbankan untuk kepentingan perang Jepang - Mobilitas sosial  Disamping menguras sumber daya alam, Jepang juga melakukan eksploitasi tenaga manusia. Dilakukan dengan cara :  Kinrohoshi (kerja bakti yang lebih mengarah pada kerja paksa) untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang dinilai perlu bagi masyarakat banyak seperti perbaikan jalan, saluran air, menanam jarak dan lain-lain.  Tonarigumi (Rukun Tetangga path masa pendudukan Jepang). Merupakan kelompok kelompok yang terdiri dan 10 - 20 nunah tangga. Merupakan organisasi sosial yang efektif untuk mengerahkan tenaga rakyat dan mengawasi aktivitas penduduk.  Romusha (pekerja paksan, namun Jepang menyebutnya pahlawan pekerja atau prajurit ekonomi). Merupakan pengerahan rakyat yang paling terkenal kekejamannya. Jepang memerlukan banyak tenaga untuk pertahanan, seperti pembuatan benteng lapangan terbang darurat, jalan-jalan dan jembatan.  Romukyokai (panitia pengerahan tenaga rakyat). Diadakan di setiap daerah.  Pengerahan tenaga di desa-desa di Indonesia menimbulkan perubahan sosial yang luas. Para romusha yang berhasil melarikan diri, pemuda-pemuda desa yang masuk organisasi organisasi seperti Seinendan, Keibodan, Heiho, PETA, banyak memperoleh pengalaman dan keahlian baru. Dengan hal tersebut akan membuka desa dari isolasinya. - Birokrasi  Indonesia dibagi dalam 3 daerah pemerintahan militer (penjelasnya lihat bagian awal).  Pemerintahan pada masing-masing wilayah dipimpin oleh kepala staf tentara/armada dengan gelar gunseikan (kepala pemerintahan militer).  Untuk wilayah Jawa dan Madura kecuali Surakarta dan Yogyakarta dibagi atas syu (karesidenan), ken (kabupaten), syi (pemerintahan kota), gun (kawedanan/kecamatan) dan ku (kelurahan).  Khusus untuk Surakarta dan Yogyakarta langsung di bawah gunseikan. 2

2

2

Wilayah kerajaan Surakarta dan Yogyakarta disebut kooti dengan kepala pemerintahan koo. Militer Pemerintah Jepang mengerahkan pemuda-pemudi Indonesia, guna membantu usaha perang Jepang melawan Sekutu. Jepang membentuk kesatuan-kesatuan, sebagai tempat penggemblengan pemuda-pemudi Indonesia di bidang kemiliteran. Beberapa diantaranya yaitu : Seinendan, Keibodan, Heiho, Fujinkai, Jawa Hokokai, Seisyintai, PETA. Total Skor 2

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 9/Sej/XI/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Kompetensi Dasar Menganalisis proses kelahiran dan perkembangan nasionalisme Indonesia Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menganalisis muncul dan berkembangnya pergerakan nasional Indikator Menganalisis muncul dan berkembangnya pergerakan nasional Materi Pembelajaran Muncul dan berkembangnya pergerakan nasional Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 10’ Penugasan a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran c. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi muncul dan berkembangnya pergerakan nasional. d. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. e. Guru berdialog dengan siswa tentang nasionalisme Asia. 2. Kegiatan Inti 30’ a. Guru menjelaskan materi muncul dan Ceramah berkembangnya pergerakan nasional. b. Guru menayangkan materi muncul dan Menampilkan materi berkembangnya pergerakan nasional. Materimuncul dan materi dan gambar-gambar diambil dari bahan berkembangnya ajar, buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan pergerakan nasional dari internet. dengan LCD/Notebook. c. Siswa mendengarkan dan mengamati dengan Menemukan penuh seksama. d. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui Bertanya tentang materi muncul dan berkembangnya pergerakan nasional.

II.

III.

IV.

V.

VI.

3.

Penutup a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang muncul dan berkembangnya pergerakan nasional. b. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll.

5’ Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Uraian 3. Instrumen

Soal test : 1. Jelaskan 5 latar belakang munculnya pergerakan nasional Indonesia.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian : Soal Uraian : 1. Jelaskan 5 latar belakang munculnya pergerakan nasional Indonesia. Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Latar belakang munculnya pergerakan nasional Indonesia : - Penderitaan rakyat Indonesia 2 Sejak awal penjajahan Belanda, rakyat Indonesia telah mengalami berbagai penderitaan akibat penindasan, pengekangan, ketidakadilan, dan sikap diskriminatif terhadap hak asasinya. Salah satu bukti kekejaman penjajah Belanda terjadi ketika diberlakukannya sistem tanam paksa. 2 - Peranan golongan cerdik pandai Merekalah yang pada awalnya mendirikan perkumpulan mahasiswa. Pada tahun 1920, jumlah anggotanya semakin berkembang. Kedatangan mereka dari Belanda telah mengubah corak organisasi mahasiswa dari perkumpulan kekeluargaan menjadi organisasi modern. Organisasi modern tersebut menjadi motor penggerak terpenting dalam pergerakan kebangsaan Indonesia. Golongan terpelajar kemudian tumbuh menjadi kelompok elite baru dan menjadi pemimpin pergerakan nasional - Paham-paham baru 2 paham-paham seperti nasionalisme, liberalisme, sosialisme, pan-Islamisme dan demokrasi mempunyai andil besar dalam membangun kesadaran berbangsa dan sikap nasionalisme kalangan tokoh-tokoh pergerakan di Indonesia. - Gerakan nasionalisme di Asia-Afrika 2 Gerakan nasionalisme di beberapa negara Asia lainnya juga menginspirasi kaum nasionalis di Indonesia. Di India, gerakan yang dilakukan oleh tokoh nasional India seperti Mahatma Gandhi dan Jawaharlal Nehru untuk melawan bangsa Inggris juga mengilhami kaum nasionalis Indonesia untuk melawan bangsa Belanda - Perkembangan media 2 Gerakan nasionalisme di beberapa negara Asia lainnya juga menginspirasi kaum nasionalis di Indonesia. Di India, gerakan yang dilakukan oleh tokoh nasional India seperti Mahatma Gandhi dan Jawaharlal Nehru untuk melawan bangsa Inggris juga mengilhami kaum nasionalis Indonesia untuk melawan bangsa Belanda

Total skor

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 10/Sej/XI/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I. : Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Kompetensi Dasar Menganalisis proses kelahiran dan perkembangan nasionalisme Indonesia Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mendeskripsikan proses transformasi etnik, terbentuk dan berkembangnya identitas kebangsaan Indonesia di berbagai daerah. Indikator Mendeskripsikan proses transformasi etnik, terbentuk dan berkembangnya identitas kebangsaan Indonesia di berbagai daerah. Materi Pembelajaran Proses transformasi etnik, terbentuk dan berkembangnya identitas kebangsaan Indonesia di berbagai daerah. Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 10’ Penugasan a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. c. Guru berdialog dengan siswa tentang nasionalisme Asia 2. Kegiatan Inti 30’ a. Guru menjelaskan materi proses transformasi Ceramah etnik, terbentuk dan berkembangnya identitas Tanya jawab kebangsaan Indonesia. Materi-materi dan gambargambar diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari internet, disertai dengan tanya jawab b. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui Bertanya tentang materi proses transformasi etnik, terbentuk dan berkembangnya identitas kebangsaan Indonesia. 3. Penutup 5’ a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang Penugasan proses transformasi etnik, terbentuk dan berkembangnya identitas kebangsaan Indonesia. b. Guru menugaskan siswa untuk menjelaskan tentang perkembangan transformasi etnik dan identitas kebangsaan dewasa ini. Sumber internet dan buku-buku yang relevan.

II.

III.

IV.

V.

VI.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Uraian 3. Instrumen

Soal test : 1. Jelaskan perkembangan identitas kebangsaan Indonesia di berbagai daerah.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 11/Sej/XI/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Kompetensi Dasar Menganalisis proses kelahiran dan perkembangan nasionalisme Indonesia Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menganalisis ideologi-ideologi yang berkembang pada masa pergerakan nasional dan pengaruhnya terhadap strategi organisasi pergerakan kebangsaan Indonesia. Indikator Menganalisis ideologi-ideologi yang berkembang pada masa pergerakan nasional dan pengaruhnya terhadap strategi organisasi pergerakan kebangsaan Indonesia. Materi Pembelajaran Ideologi-ideologi yang berkembang pada masa pergerakan nasional dan pengaruhnya terhadap strategi organisasi pergerakan kebangsaan Indonesia. Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15’ Penugasan a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. c. Guru berdialog dengan siswa tentang ideologiideologi yang berkembang di Asia 2. Kegiatan Inti 60’ a. Guru menjelaskan materi ideologi-ideologi yang Ceramah berkembang pada masa pergerakan nasional dan Tanya jawab. pengaruhnya terhadap strategi organisasi pergerakan kebangsaan Indonesia Materi-materi dan gambar-gambar diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari internet, disertai dengan tanya jawab b. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui Bertanya tentang materi ideologi-ideologi yang berkembang pada masa pergerakan nasional dan pengaruhnya terhadap strategi organisasi pergerakan kebangsaan Indonesia. 3. Penutup 15’ a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang Penugasan ideologi-ideologi yang berkembang pada masa pergerakan nasional dan pengaruhnya terhadap strategi organisasi pergerakan kebangsaan

II.

III.

IV.

V.

VI.

Indonesia b. Guru menugaskan siswa untuk menjelaskan tentang organisasi pergerakan nasional yang mendapat pengaruh paham/ideologi dari luar. Sumber internet dan buku-buku yang relevan.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Pilihan Ganda 3. Instrumen

Soal test : Terlampir

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian Soal Pilihan ganda :
1. Beberapa paham baru yang muncul berasal dari Eropa dan Amerika sebagai akibat .... a. keinginan dan tekad bersama untuk melepaskan diri dari belenggu kekuasaan absolut b. lahirnya nasionalisme di Eropa c. revolusi industri di Inggris d. penjajahan Eropa dan Amerika e. kejayaan bangsa Eropa 2. Kelahiran Budi Utomo disebut tonggak awal kebangkitan nasional Indonesia, sebab .... a. setiap tanggal 20 Mei diperingati sebagai hari kebangkitan nasional b. Budi Utomo merupakan organisasi ciptaan Belanda dan Indonesia c. Budi Utomo merupakan organisasi pertama yang membangkitkan rasa kebangsaan d. Tujuan Budi Utomo untuk memperbaiki nasib bangsa Indonesia e. Anggota Budi Utomo terdiri atas cendekiawan STOVIA 3. Di bawah HOS Cokroaminoto Sarekat Islam berkembang pesat, adapun hal yang mendorong perkembangan tersebut adalah .... a. asas keislaman d. kewibawaan HOS Cokroaminoto b. gerakan politiknya e. propaganda yang terus menerus c. keterbukaan bagi semua golongan 4. Latar belakang perpecahan Serikat Islam menjadi Serikat Islam Merah dan Serikat Islam Putih adalah .... a. Serikat Islam dimasuki paham komunis b. adanya dualisme kepemimpinan c. ketua Serikat Islam mempunyai jabatan rangkap d. Serikat Islam bergabung dengan Radicale Concentratie e. Pembentuk Central Serikat Islam 5. Perhatikan nama-nama sbb : 1. Suwardi Suryaningrat 4. Danudirjo Setiabudi. 2. Sutomo 5. Wahidin Sudirohusodo 3. KH Mas Mansur Nama-nama yang merupakan pemimpin Indische Partij adalah .... a. 1, 2 dan 3 d. 2, 4 dan 5 b. 1, 3 dan 4 e. 1, 4 dan 5 c. 2, 3 dan 5 6. Untuk propaganda pergerakan nasional Indische Partij menyediakan media cetak yang bernama .... a. De Locomotif d. Preanger Bode b. Guru Desa e. Hindia Putra c. De Express 7. Organisasi pergerakan nasional yang pertama yang bercorak politik adalah .... a. Budi Utomo d. Perhimpunan Indonesia b. Sarekai Islam e. Partai Nasional Indonesia c. Indische Partij 8. Sasaran utama Partai Nasional Indonesia adalah .... a. kemerdekaan Indonesia d. pengentasan kemiskinan b. kemakmuran rakyat e. meningkatkan derajat bangsa c. kemajuan pendidikan 9. Karena terjadinya penangkapan terhadap Ir. Sukarno tokoh-tokoh PNI lainnya, maka Sartono kemudian membubarkan PNI dan mendirikan partai baru yaitu .... a. PARINDRA d. PPPKI b. PARTINDO e. PSII c. GERINDO

10. Masa radikal di Indonesia (1920 – 1930) ditandai dengan sikap non kooperasi dari partai-partai politik di Indonesia terhadap Belanda. Masa radikal ini antara lain disebabkan oleh .... a. pengaruh Perang Dunia I b. keinginan untuk merdeka c. kebijakan gubernur jendral yang lunak d. pengaruh pergerakan kebangsaan negara-negara di Asia-Afrika e. perkembangan partai-partai yang nasionalis di Indonesia

Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban 1. B 2. C 3. C 4. A 5. E 6. C 7. C 8. A 9. B 10. A Total skor

Skor 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 12/Sej/XI/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 1 x 45 menit

Standar Kompetensi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Kompetensi Dasar Menganalisis proses kelahiran dan perkembangan nasionalisme Indonesia Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menganalisis peristiwa-peristiwa penting yang mengakibatkan munculnya kebijakan keras pemerintah kolonial terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia. Indikator Menganalisis peristiwa-peristiwa penting yang mengakibatkan munculnya kebijakan keras pemerintah kolonial terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia. Materi Pembelajaran Peristiwa-peristiwa penting yang mengakibatkan munculnya kebijakan keras pemerintah kolonial terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia. Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 10’ Penugasan a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. c. Guru berdialog dengan siswa tentang kebijakan politik pemerintah kolonial 2. Kegiatan Inti 30’ a. Guru menjelaskan materi peristiwa-peristiwa Ceramah penting yang mengakibatkan munculnya Tanya jawab kebijakan keras pemerintah kolonial terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia. Materi-materi dan gambar-gambar diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari internet, disertai dengan tanya jawab b. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui Bertanya tentang materi peristiwa-peristiwa penting yang mengakibatkan munculnya kebijakan keras pemerintah kolonial terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia. 3. Penutup 5’ a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang Penugasan peristiwa-peristiwa penting yang mengakibatkan munculnya kebijakan keras pemerintah kolonial terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia.

II.

III.

IV.

V.

VI.

b. Guru menugaskan siswa untuk menjelaskan tentang peristiwa-peristiwa penting yang mengakibatkan munculnya kebijakan keras pemerintah kolonial terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Pilihan Ganda 3. Instrumen

Soal test : 1. Jelaskan 3 peristiwa penting yang mengakibatkan munculnya kebijakan keras pemerintah kolonial terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 13/Sej/XI/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Program Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu

: Sejarah : XI/1 : Ilmu-Ilmu Alam : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

I.

Standar Kompetensi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Kompetensi Dasar Menganalisis terbentuknya negara Kebangsaan Indonesia Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menganalisis aktivitas perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI dan PPPKI) Indikator Menganalisis aktivitas perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI dan PPPKI) Materi Pembelajaran Aktivitas perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI dan PPPKI) Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15’ Penugasan a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. c. Guru berdialog dengan siswa tentang upaya-upaya mempersiapkan kemerdekaan 2. Kegiatan Inti 60’ a. Guru menjelaskan materi aktivitas perjuangan Ceramah dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia Tanya jawab (BPUPKI dan PPPKI. Materi-materi dan gambargambar diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari internet, disertai dengan tanya jawab b. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui Bertanya tentang materi aktivitas perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI dan PPPKI 3. Penutup 15’ a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan tentang Penugasan aktivitas perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI dan PPPKI.

II.

III.

IV.

V.

VI.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : • I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. • Magdalia Alfian dkk. 2006. Sejarah SMA untuk kelas XI. Jakarta : ESIS • Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. • Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia 2. Jakarta : Depdikbud. • Ricklefs, M. C. 1999. Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. • Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian  Tes/ulangan harian  Tugas individu 2. Bentuk instrumen  Pilihan Ganda 3. Instrumen

Soal test : Terlampir

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian : Soal Pilihan Ganda :
1. BPUPKI sebuah badan buatan Jepang, sebagai badan yang mempersiapkan tata pemerintahan Indonesia.Badan ini dibentuk dan diumumkan oleh .... a. Koiso d. Maeda b. Imamura e. Terauci c. Kumakici Harada 2. BPUPKI badan buatan Jepang, anggotanya berjumlah .... orang a. 60 d. 47 b. 67 e. 61 c. 74 3. Tujuan BPUPKI adalah .... a. mempersiapkan dasar-dasar kenegaraan Indonesia b. mempelajari strategi militer menjelang Indonesia merdeka c. menagih janji Indonesia merdeka d. menyampaikan tuntutan kepada Jepang e. mempersatukan Indonesia dalam negara militer 4. Jumlah anggota BPUPKI dari golongan Jepang adalah .... a. 1 orang d. 7 orang b. 3 orang e. 9 orang c. 5 orang 5. Pembentukan Panitia Sembilan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam BPUPKI dimaksudkan sebagai .... a. pelengkap badan pelaksana BPUPKI b. pelaksana tugas harian BPUPKI c. pembahas usul-usul anggota BPUPKI pada sidang I d. pembantu tugas khusus BPUPKI e. panitia penyelenggara sidang BPUPKI pada sidang II 6. Perhatikan data sbb : 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kesejahteraan Sosial 3. Mufakat atau Demokrasi 4. Internasional atau Peri Kemanusiaan 5. Kebangsaan Indonesia Tata urutan Pancasila rumusan Ir Sukarno adalah .... a. 1,2,3,4,5 d. 4,5,1,2,3 b. 2,3,4,5,1 e. 5,4,3,2,1 c. 3,4,5,1,2 7. Sidang Panitia Sembilan pada tanggal 22 Juni 1945 menghasilkan .... a. Asas dan dasar negara RI d. Piagam Djakarta b. UUD 1945 e. Rancangan UUD c. Filsafat dasar negara 8. Perbedaan Pancasila menurut Piagam Djakarta dengan UUD 1945 terdapat pada .... a. Sila 1 d. Sila 4 b. Sila 2 e. Sila 5 c. Sila 3 9. Berdasarkan hasil sidang PPKI maka wilayah Indonesia yang pertama kali terdiri dari .... propinsi. a. 5 d. 8 b. 6 e. 9 c. 7

10. PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 mengadakan rapat yang pertama yang dipimpin .... a. Sukarno dan Moh Hatta d. Ahmad Subardjo b. Adam Malik dan Ahmad Subardjo e. Sutan Syahrir c. Kasman Singodimedjo 11. Pembukaan UUD 1945 yang disahkan oleh sidang PPKI I pada tanggal 18 Agustus 1945 diambil dari Piagam Djakarta dengan perubahan pada .... a. alinea I d. alinea IV pada sila 1 dasar negara b. alinea II e. alinea IV pada sila 4 dasar negara c. alinea III 12. Peristiwa yang sangat penting pada tanggal 18 Agustus 1945 bagi negara Indonesia adalah .... a. ditetapkannya wilayah Republik Indonesia b. terbentuknya KNIP c. ditetapkannya beberapa kementerian d. diresmukannya kabinet RI e. ditetapkannya UUD dan pilihnya presiden serta wakil presiden 13. Yang tidak termasuk dalam propinsi yang terbentuk pada masa awal kemerdekaan adalah .... a. Jawa Tengah d. Bali b. Jawa Timur e. Maluku c. Jawa Barat 14. Komite Nasional Indonesia Pusat yang terbentuk dalam sidang PPKI diketuai oleh .... a. Kasman Singodimedjo d. Radjiman Wediodiningrat b. Sutardjo Kartohadikusumo e. Sukarno c. Moh Hatta 15. Kabinet RI yang pertama terdiri atas .... a. 12 menteri departemen dan 4 menteri negara b. 12 menteri departemen dan 6 menteri negara c. 14 menteri departemen d. 15 menteri departemen e. 16 menteri departemen 16. Pada akhir kekuasaan pemerintah pendudukan Jepang di Indonesia, maka dijanjikan kemerdekaan bangsa Indonesia di kelak kemudian hari dan dibentuk BPUPKI. Hal ini dilakukan oleh pemerintah Jepang karena .... a. kesetiaan bangsa Indonesia dalam membantu Jepang b. sesuai dengan cita-cita Hakko Ichiu c. karena desakan dari negara-negara Asia d. mulai terdesaknya kekuatan Jepang di seluruh front e. hasil dari perjuangan ilegal tokoh-tokoh pejuang nasional Indonesia 17. PPKI yang dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 diketuai oleh .... a. Rajiman Wediodiningrat d. Sukarno b. Satiman Wiryosanjoyo e. Moh. Hatta c. Suroso

18. Sidang Panitia Sembilan pada tanggal 22 Juni 1945 menghasilkan .... a. Asas dan dasar negara RI d. Piagam Djakarta b. UUD 1945 e. Rancangan UUD c. Filsafat dasar negara 19. PPKI sebagai badan bentukan Jepang telah diambil alih bangsa Indonesia sebagai alat perjuangan. Hal ini dibuktikan dengan adanya .... a. pejabat Jepang hanya berkedudukan sebagai pengamat b. penambahan 6 anggota tanpa seijin Jepang c. rencana sidang ditentukan oleh bangsa Indonesia d. tidak adanya kontrol Jepang secara efektif e. semua anggotanya bangsa Indonesia

20. Dokuritsu Junbi Inkai diketuai oleh .... a. Moh. Hatta b. Soekarno c. Radjiman Wediodiningrat

d. RP Soeroso e. Moh.Yamin

Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban 1. A 2. B 3. A 4. D 5. C 6. D 7. D 8. A 9. D 10. A 11. E 12. E 13. E 14. A 15. A 16. D 17. D 18. D 19. B 20. B Total skor

Skor 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 20

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful