Anda di halaman 1dari 5

SURAT KONTRAK KERJA

No:202/Pers-MLG/IX/10

Pada hari ini, Senin tanggal dua puluh delapan tahun dua ribu sepuluh, kami yang
bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama : DANIEL PRAYOGA, S.H
Jabatan : Manajer Personalia PT. IMP INDONESIA
Alamat : Jalan KH Malik Dalam 59 Buring
Bertindak atas nama Direksi PT. IMP INDONESIA dan selanjutnya disebut PIHAK
PERTAMA.

2. Nama : RAKHMAT AFFANDI


Jabatan : Pelamar
Alamat : Jalan Gajahyana 28b Malang
Yang bertindak atas namanya sendiri dan selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak telah bersepakat mengadakan perjanjian yang tertuang dalam 14 (empat
belas) pasal, sebagai berikut:

PASAL 1

1. Perjanjian kerja ini berlaku untuk jangka waktu 6 (enam) bulan, terhitung sejak
tanggal 28 (dua puluh delapan) Juni tahun 2010 dan berakhir pada tanggal 27 (dua
puluh tujuh) Desember tahun 2010.
2. Setelah berakhirnya jangka waktu tersebut, perjanjian kerja ini dapat diperpanjang
jika dipandang perlu.
3. Lamanya jangka waktu perpanjangan sesuai pasal 1 ayat 2 tersebut di atas tergantung
persetujuan kedua belah pihak.

PASAL 2

Perjanjian ini didasarkan atas pengertian bahwa PIHAK KEDUA telah lulus dalam
pemeriksaan kesehatan dan memperoleh surat-surat keterangan yang diperlukan dari
pemerintah.
PASAL 3

1. PIHAK PERTAMA akan menempatkan PIHAK KEDUA sesuai dengan


kemampuan dan bidang pengetahuan serta kealian yang dimilikinya pada Divisi
QUALITY CONTROL, Departemen OPERASIONAL PT. IMP INDONESIA selaku
tenaga SUPERVISOR
2. PIHAK KEDUA dipekerjakan dengan status single (sendirian) dan keluarga
PIHAK KEDUA tidak diperkenankan berada di tempat kerja.

PASAL 4

1. PIHAK PERTAMA harus memberikan gaji pokok kepada PIHAK KEDUA sebesar
Rp 1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah) setiap bulan yang harus dibayarkan
PIHAK PERTAMA pada tanggal terakhir setiap bulan setelah dipotong pajak
pendapatan sesuai peraturan perpajakan Indonesia.
2. PIHAK KEDUA juga mendapatkan tunjangan kesejahteraan karyawan berdasarkan
peraturan dan kebijaksanaan perusahaan PT.IMP INDONESIA.

PASAL 5

1. Kedua belah pihak setuju dengan adanya masa kerja percobaan bagi PIHAK
KEDUA di perusahaan PT. IMP INDONESIA selama 90 (Sembilan puluh) hari masa
kerja efektif, terhitung sejak ditandatanganinya perjanjian ini.
2. Selama dalam masa percobaan, kedua belah pihak berhak mengakhiri perjanjian kerja
ini dengan menyampaikan pemberitahuan secara tertulis.

PASAL 6

PIHAK KEDUA diwajibkan untuk mentaati perintah dan peraturan-peraturan yang


dikeluarkan perusahaan maupun juga pimpinan, baik secara lisan maupun tertulis, dalam
rangka pelaksanaan syarat-syarat dari perjanjian ini.
PASAL 7

1. PIHAK KEDUA menyatakan untuk mengikuti dan mentaati peraturan jam kerja
yang berlaku di perusahaan IMP INDONESIA, baik pagi harinya maupun malam
harinya, selama 6 (enam) hari setiap minggunya, yang dimulai hari Senin hingga hari
Sabtu.
2. Jumlah jam kerja efektif yang diberlakukan di perusahaan PT. IMP INDONESIA
adalah 42 (empat puluh dua) jam setiap minggu.

PASAL 8

PIHAK KEDUA dapat diberhentikan dari perusahaan PT. IMP INDONESIA apabila
tindakan atau perilakunya menimbulkan kerusakan atau kerugian terhadap milik perusahaan,
pegawai lain atau hal-hal yang berhubungan dengan perusahaan atau apabila PIHAK
KEDUA melanggar peraturan atau ketentuan yang telah disebutkan dalam pasal lima dan
enam perjanjian ini.

PASAL 9

1. PIHAK KEDUA diwajibkan untuk bekerja lembur apabila tersedia pekerjaan yang
harus segera diselesaikan atau bersifat mendesak (urgent) atau apabila menurut pimpinan
perusahaan, pekerjaan lembur itu harus dilakukan.
2. PIHAK PERTAMA akan membayar kepada PIHAK KEDUA sebagai imbalan
kerja lembur tersebut dengan jumlah sebagaimana yang telah ditentukan oleh tata tertib
dan peraturan perusahaan PT. IMP INDONESIA.
3. Pembayaran upah lembur akan disatukan dengan pembayaran gaji yang akan
diterima PIHAK KEDUA pada tanggal terakhir setiap bulan.

PASAL 10

1. Sesuai dengan peraturan kerja perusahaan PT. IMP INDONESIA, PIHAK


PERTAMA harus memberikan makan kepada PIHAK KEDUA satu kali makan setiap
kali PIHAK KEDUA masuk kerja.
2. Bila waktu istirahat sesudah 4 (empat) jam kerja pertama lamanya melebihi 3 (tiga)
jam, maka PIHAK PERTAMA harus memberikan kepada PIHAK KEDUA satu kali
makan lagi.

PASAL 11

PIHAK PERTAMA wajib menanggung biaya pengobatan serta perawatan jika PIHAK
KEDUA sakit atau memerlukan perawatan kesehatannya sesuai dengan syarat, peraturan, dan
ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

PASAL 12

PIHAK KEDUA selama masa berlakunya ikatan perjanjian ini tidak dibenarkan untuk
melakukan kerja rangkap di perusahaan lain manapun juga dan dengan alasan apapun juga,
kecuali apabila PIHAK KEDUA telah mendapatkan persetujuan tertulis dari PIHAK
PERTAMA.

PASAL 13

1. Apabila terjadi perselisihan antara kedua belah pihak, akan diselesaikan secara
musyawarah untuk mencapai mufakat.
2. Apabila dengan cara ayat 1 pasal ini tidak tercapai kata sepakat, maka kedua belah
pihak sepakat penyelesaian permasalahan tersebut dilakukan melalui prosedur hokum,
dengan memilih kedudukan hukum di Kantor Pengadilan Negeri Malang.

PASAL 14

1. Surat perjanjian kerja ini dibuat rangkap dua di atas materai yang berkekuatan hukum
yang sama untuk masing-masing menjadi pegangan kedua belah pihak.
2. Masing-masing pihak menyatakan dalam keadaan sadar tanpa adanya tekanan atau
pengaruh atau juga paksaan dari pihak manapun juga.
Dibuat di : Malang
Tanggal : 28 Juni 2010

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA

RAKHMAT AFFANDI DANIEL PRAYOGA, S.H.