Pertumbuhan Penduduk Alami

Oleh kelompok 5: Fera aprilia kartini Gayatri hang pitaloka Hasan Heri setiawan SMAN 1 GLAGAH 2010/2011

untuk itu. Banyuwangi . Kiranya makalah ini dapat membantu guru dan siswa sebagai bahan ajar geografi.makalah ini kami susun berdasarkan standard yang telah di tetapkan.PERTUMBUHAN PENDUDUK ALAMI merupakan bagian dari materi geografi.agustus 2010 .Kata pengantar Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya pembuatan makalah bagi siswa SMA ini .tidak lupa kami ucapkan trima kasih makalah ini sudah di pakai dalam proses menambah wawasan .saran dan kritik yang membangun dari pembaca akan kami terima dengan senang hati.meski begitu pembuat sadar bahwa makalah ini perlu untuk terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan.

Pertumbuhan penduduk alami 1.tingkat pertumbuhan penduduknya saja dapat di hitung dengan persamaan berikut: RNI=B-DX100% P RNI=tingkat pertumbuhan penduduk alami(rate of natural increase) P=jumlah penduduk awal B=angka kelahiran(birth) D=angka kematian(death) Tingkat pertumbuhan penduduk dapat juga di hitung dengan menyertakan seluruh faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk(kelahiran.pengertian Pertumbuhan penduduk alami adalah pertumbuhan penduduk yang hanya di sebabkan oleh faktor kelahiran dan kematian saja.perhitungan angka pertumbuhan penduduk yang menyertakan seluruh faktor tersebut di hitung dengan persamaan berikut: r=Pn-Po x10% Po Pn=Po + ( B – D ) + ( Mi – Mo ) Di mana: r=tingkat petumbuhan penduduk Po=jumlah penduduk awal B=jumlah kelahiran D=jumlah kematian Mi=jumlah migrasi masuk Mo=jumlah migrasi keluar (B – D)=Pertumbuhan penduduk alamiah (Mi – Mo)=migrasi netto .dan migrasi).kematian.

1) Angka kelahiran kasar (Crude Birth Rate/CBR) Angka kelahiran kasar yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran bayi setiap 1. Keterangan : CBR : Crude Birth Rate (Angka Kelahiran Kasar) L : Jumlah kelahiran selama 1 tahun P : Jumlah penduduk pada pertengahan tahun 1. A.CBR > 30. ASBR dapat dihitung dengan rumus berikut ini. kematian dan migrasi) serta faktor nondemografi (seperti kesehatan dan tingkat pendidikan). termasuk kriteria tinggi 2) Angka kelahiran khusus (Age Specific Birth Rate/ASBR) Angka kelahiran khusus yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran bayi setiap 1.Pi : Jumlah penduduk wanita umur tertentu pada pertengahan tahun .CBR < 20. kematian. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Penduduk Pertumbuhan penduduk suatu negara secara umum dipengaruhi oleh faktorfaktor demografis (yang meliputi kelahiran.CBR antara 20 – 30. Kelahiran (Natalitas/Fertilitas) Secara umum angka kelahiran dapat dibedakan menjadi tiga yaitu angka kelahiran kasar.1.Li : Jumlah kelahiran dari wanita pada kelompok umur tertentu . CBR dapat dihitung dengan rumus berikut ini.2.000 wanita yang berusia 15 – 49 tahun dalam satu tahun. Keterangan : .000 : Konstanta 3) Angka kelahiran umum (General Fertility Rate/GFR) Angka kelahiran umum yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran setiap 1.000 penduduk wanita pada kelompok umur tertentu. angka kelahiran khusus. GFR dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini. termasuk kriteria sedang .000 : Konstanta Kriteria angka kelahiran kasar (CBR) di bedakan menjadi tiga macam. .ASBR : Angka kelahiran khusus . dan migrasi. . Berikut ini dibahas faktor-faktor demografi yang memengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran. dan angka kelahiran umum.000 penduduk. termasuk kriteria rendah .

Berikut ini faktor pendorong dan faktor penghambat kelahiran. sehingga bagi keluarga yang belum memiliki anak akan berupaya bagaimana supaya memiliki anak. (c) Pernikahan usia dini (usia muda). angka kematian khusus.000 = Konstanta Besar kecilnya angka kelahiran (natalitas) dipengaruhi oleh beberapa faktor. (f) Adanya perasaan malu bila memiliki banyak anak. (b) Sifat alami manusia yang ingin melanjutkan keturunan. (b) Kemajuan di bidang iptek dan obat-obatan. 1) Angka kematian kasar (Crude Death Rate/CDR) Angka kematian kasar yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.CDR kurang dari 10. B .000 penduduk dalam waktu satu tahun. (d) Adanya anggapan bahwa anak laki-laki lebih tinggi nilainya. Angka Kematian (Mortalitas) Angka kematian dibedakan menjadi tiga macam yaitu angka kematian kasar. (e) Penundaan usia pernikahan karena alasan ekonomi. 1. sehingga bagi keluarga yang belum memiliki anak laki-laki akan berusaha untuk mempunyai anak laki-laki. termasuk kriteria sedang . (d) Adanya UU perkawinan yang membatasi dan mengatur usia pernikahan.CDR antara 10 – 20. .Keterangan : GFR = Angka kelahiran umum L = Jumlah kelahiran selama satu tahun W(15 – 49) = Jumlah penduduk wanita umur 15 – 49 tahun pada pertengahan tahun. termasuk kriteria rendah . 1) Faktor pendorong kelahiran (pronatalitas) (a) Anggapan bahwa banyak anak banyak rezeki. dan angka kematian bayi. (c) Adanya peraturan pemerintah tentang pembatasan tunjungan anak bagi PNS. 2) Faktor penghambat kelahiran (antinatalitas) (a) Adanya program Keluarga Berencana (KB). jika dibandingkan dengan anak perempuan. CBR dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini.000 = Konstanta Kriteria angka kematian kasar (CDR) dibedakan menjadi tiga macam. (e) Adanya penilaian yang tinggi terhadap anak. Keterangan : ASDR = Angka kematian kasar M = Jumlah kematian selama satu tahun P = Jumlah penduduk pertengahan tahun 1. pendidikan dan karir.

2) Faktor penghambat kematian (antimortalitas) (a) Tingkat kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat yang sudah baik.000 = Konstanta 3) Angka kematian bayi (Infant Mortality Rate/IMR) Angka kematian bayi yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian bayi (anak yang umurnya di bawah satu tahun) setiap 1. termasuk kriteria rendah . (d) Adanya pemahaman agama yang kuat oleh masyarakat sehingga tidak melakukan tindakan bunuh diri atau membunuh orang lain. ASDR dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini. termasuk kriteria sedang .IMR kurang dari 35. (b) Adanya bencana alam seperti gempa bumi. (c) Adanya kemajuan iptek di bidang kedokteran sehingga berbagai macam penyakit dapat diobati. termasuk kriteria tinggi .000 kelahiran bayi hidup dalam satu tahun. termasuk kriteria sangat tinggi Tinggi rendahnya angka kematian penduduk dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor pendorong dan faktor penghambat. tsunami.CDR lebih dari 20. (c) Kesehatan serta pemenuhan gizi penduduk yang rendah. karena ajaran agama melarang hal tersebut. banjir dan sebagainya. 1) Faktor pendorong kematian (promortalitas) (a) Adanya wabah penyakit seperti demam berdarah. .000 penduduk pada golongan umur tertentu dalam waktu satu tahun.IMR antara 75 sampai 125. flu burung dan sebagainya. dan sebagainya. (e) Tingkat pencemaran yang tinggi sehingga lingkungan tidak sehat. . (d) Adanya peperangan.. kecelakaan. Keterangan : ASDR = Angka kematian khusus Mi = Jumlah kematian pada kelompok umur tertentu Pi = Jumlah penduduk pada kelompok tertentu 1. IMR dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini. (b) Negara dalam keadaan aman dan tidak terjadi peperangan.IMR antara 35 sampai 75.IMR lebih dari 125. Keterangan : Kriteria angka kematian bayi dibedakan menjadi berikut ini. termasuk kriteria tinggi 2) Angka kematian khusus (Age Specific Death Rate/ASDR) Angka kematian khusus yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.

000 jiwa. Dari data tersebut hitunglah! a.000 – 700.300. Migrasi keluar adalah orang yang melakukan migrasi ditinjau dari daerah asalnya.000 jiwa dan kematian 700. Migrasi Migrasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi angka pertumbuhan penduduk.000 jiwa. Migrasi adalah perpindahan penduduk. Orang dikatakan telah melakukan migrasi apabila orang tersebut telah melewati batas administrasi wilayah lain. Jumlah migrasi masuk (imigrasi) pada tahun tersebut sebesar 20.000 jiwa. Contoh: Jumlah penduduk di negara X pada pertengahan tahun 2007 sebesar 24.000 jiwa. . Pada tahun tersebut terdapat kelahiran 1.000 = 600. pertumbuhan penduduk alami di negara X pada periode tahun 2007 sebesar 600.000 jiwa dan migrasi keluar 15. pertumbuhan penduduk alami Jawab: a. Pertumbuhan Penduduk Alami Pa = L – M = 1. sedangkan migrasi masuk adalah orang yang melakukan migrasi ditinjau dari daerah tujuannya. 2) Migrasi masuk adalah masuknya penduduk dari wilayah lain ke suatu wilayah dengan tujuan menetap di wilayah tujuan. 1) Migrasi keluar adalah keluarnya penduduk dari suatu wilayah menuju wilayah lain dan bertujuan untuk menetap di wilayah yang didatangi.C .000 jiwa Jadi.500.300.