Anda di halaman 1dari 3

English

aman Muka | Tentang Global Future Institute | Tentang Global Review | Staff Redaksi | Arsip | Kontak K
nu Rubrik Internasional Top of
Form
GO
Bottom
onal of Form
01-06-2009 Cari :
Pertahanan Negara
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Pertahanan NKRI merupakan masalah
bangsa Indonesia yang akan dilakukan
dengan cara (Indonesia) sendiri (yang
dan Bisnis spesifik), dirancang dan dikembangkan
sesuai dengan kondisi obyektif bangsa
trategis dan negara Indonesia, pandangan hidup
bangsa dan budaya bangsa.
daya
an Hidup 1.Umum
Isu Hangat »
n Pertahanan NKRI merupakan masalah bangsa Indonesia yang akan dilakukan Deklarasi Ber
ara Khusus dengan cara (Indonesia) sendiri (yang spesifik), dirancang dan dikembangkan Peserta Semin
sesuai dengan kondisi obyektif bangsa dan negara Indonesia, pandangan Tentang Jugun
up hidup bangsa dan budaya bangsa. Pertahanan Negara Indonesia merupakan Romusha dan Sejarah Kela
i instrumen dari politik nasional, terutama politik keamanan nasional. Militerisme Jepang Di Asia
Ini adalah deklarasi bersam
r Pembaca Perjuangan Bangsa Indonesia dalam merebut, mempertahankan dan mengisi dihasilkan dari Seminar seh
kemerdekaan, memberikan pengalaman sejarah yang sangat berharga bagi diprakarsai oleh Global Fut
bangsa Indonesia dalam melaksanakan perjuangan selanjutnya. Pengalaman (GFI) bekerjasama dengan
sejarah perjuangan tersebut khususnya selama perang kemerdekaan telah Solidaritas Ianfu Indonesia
mewujudkan tradisi yang selanjutnya menjadi nilai penting sebagai dasar
penyelenggaraan pertahanan dan keamanan untuk melindungi segenap bangsa Ekspansi Militer Jepang da
dari berbagai kemungkinan ancaman baik yang bersifat kasar (ancaman Dunia II dan Dampaknya te
militer) maupun yang halus (ancaman terhadap pemikiran dan persepsi). Percaturan Politik di Asia-P
Salah satu nilai tadi adalah "Perang Wilayah/Perang Rakyat Semesta"
(Perata) yang dirumuskan dalam Seminar Seskoad II pada Januari 1962 dan Yang Saya Inginkan Permi
ditetapkan pada Agustus 1966 dalam Seminar AD II sebagai Doktrin Perang Dari Jepang
Wilayah/Perang Rakyat Semesta.
Kekejaman Penjajahan Jep
Dalam rangka integrasi ABRI, pada Nopember 1966 Seminar Hankam Luar Biasa
menetapkan Doktrin Hankamnas dan Doktrin Perjuangan ABRI "Catur
Dharma Eka Karma" disingkat Cadek. Seminar Hankam tersebut juga PAMPASAN PERANG- P
emen Luar menghasilkan Wawasan Nusantara sebagai Wawasan Hankamnas dan Hubungan Bilateral Indone
RI Wawasan Nasional. Dengan Wawasan Nusantara ini ABRI tidak
menonjolkan kepentingan suatu matra dan kepentingan salah satu bidang Masa Lalu Jepang Dibuka K
perjuangan (politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam). Sepanjang Bagian III
perjalanan sejarahnya doktrin Hankam selalu mengalami pengembangan.
S Pada tahun 1991 Cadek ditata kembali dan disesuaikan dengan perkiraan L
perkembangan masa mendatang, menjadi dua doktrin yaitu: a. Doktrin
"Pertahanan Keamanan Negara" sebagai Doktrin Dasar yang disahkan oleh
atkan Indonesia Menteri Pertahanan, dan b. Doktrin "Perjuangan TNI ABRI (Catur Dharma Arsip
Eka Karma)", sebagai Doktrin Induk yang disahkan oleh Pangab.
0 theglobal-review.com All rights reserved