Anda di halaman 1dari 10

SATUAN

ACARA PERKULIAHAN
(SAP)

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK


UNIVERSITAS LAMPUNG
TAHUN 2009

0
Satuan Acara Perkuliahan
MK : Pendidikan Kewarganegaraan

Kode Pelajaran : MPK-107

Disusun Oleh : Tim Pengajar Pend. Kewarganegaraan


Tanggal : 30 Januari 2009
Bahan Kuliah Semester : II (Dua)
Program Studi : Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Negara
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP)

UNIVERSITAS
LAMPUNG
@ Januari 2009

1
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
MATA KULIAH : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK – UNIVERSITAS LAMPUNG

A. DESKRIPSI SINGKAT :
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pendidikan yang wajib diberikan di semua
jenjang pendidikan termasuk di jenjang perguruan tinggi sebagaimana tertuang baik
di dalam UU UU No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional maupun UU
baru yaitu dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi dilakukan atas dasar


Surat Keputusan Dirjen Dikti No. 267/Dikti/Kep/2000 tentang Penyempurnaan
Kurikulum Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Terakhir
diperbaharui dengan Surat Keputusan Dirjen Dikti No. 43/Dikti/2006 tentang
Rambu-rambu Pelaksanaan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan
Tinggi.

Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi mengemban misi sebagai


pendidikan nilai kepribadian, pendidikan yang membekali pemahaman tentang
hubungan antara warga negara dengan negara (civics education), pendidikan politik
(political education) atau demokrasi dan pendidikan bela negara.

B. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM :


Tujuan umum dari pendidikan kewarganegaraan pada dasarnya adalah bagaimana
menjadikan warga negara yang baik yang mampu mendukung bangsa dan negara.
Selain itu, mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan ini dirancang sejalan dengan
pemikiran akademis bahwa yang namanya Pendidikan Kewarganegaraan harus
mengandung nilai-nilai dasar sebagai prasyarat kehidupan bersama yang dicita-
citakan (great ought). Selain itu, Pendidikan Kewarganegaraan juga harus menganut
pendekatan berbasis nilai (value based approach).

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mengerti dan dapat
menjelaskan tentang konsep kewarganegaraan secara menyeluruh sehingga
menjadi ilmuwan yang profesional yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah
air, demokratis berkeadaban, menjadi warga negara yang memiliki daya saing,
berdisiplin dan berpartisipasi aktif dalam membangun kehidupan yang damai
berdasarkan sistem nilai Pancasila.

C. BUKU REFERENSI :
Dasar--Dasar Ilmu Politik . Penerbit : PT Gramedia Pustaka
1. Miriam Budiarjo. 1995. Dasar
Utama Jakarta
2. Elly M. Setiardi. 2007. Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi . Penerbit :
PT. Gramedia Pustaka Utama Jakarta

2
3. Trianto dan Titik Triwulan Tutik. 2007. Falsafah Negara dan Pendidikan
Kewarganegara--an . Penerbit : Prestasi Pustaka Publisher
Kewarganegara
4. Sumarsono dkk. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan . Penerbit : PT. Gramedia
Pustaka Utama Jakarta
Pendidikan
5. Supriatnoko. 2008. Pendidi kan Kewarganegaraan . Penerbit : PT. Penaku Jakarta
6. A. Ubaidillah dan Abdul Rozak. 2008. Pendidikan Kewargaan; Demokrasi, Hak Azasi
Manusia dan Masyarakat Madani . Penerbit : ICCE UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Cetakan Ketiga
7. Winarno. 2008. Paradigma Ba Baru
ru Pendidikan Kewarganegaraan . Penerbit : PT.
Bumi Aksara Jakarta Cetakan Ketiga
Instrumen--Instrumen
8. Arinto Mahagyarso dkk. 2002. Good Lokal Governance; Instrumen
Pendukung Penerapan Tata Pemerintahan yang Baik . Penerbit : BUILD –
Breaktrough Urban Initiatives for Local Development - Jakarta.
9. Depdagri. 2004. Sepuluh Prinsip Tata Pemerintahan yang Baik di Indonesia .
APEKSI, APKASI, ADEKSI & ADKASI Jakarta.
10. Departemen Dalam Negeri. 2004. Instrumen Penilaian Diri dalam Penerapan Good
Governance di Indonesia . Penerbit : BUILD – Breaktrough Urban Initiatives for
Local Development - Jakarta.
11. Departemen Dalam Negeri, UNCHS & UNDP. 2002. Mengenal Tata Pemerintahan
yang Baik (Good Governance) di 9 Kota Indonesia . Penerbit : BUILD –
Breaktrough Urban Initiatives for Local Development - Jakarta.

D. RENCANA PERKULIAHAN :

MINGGU POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN REF


1 Perkenalan dan 1. Perkenalan -
Pemantapan Sistem 2. Tujuan Perkuliahan Mata Kuliah Pendidikan
Perkuliahan Kewarganegaraan
TIK : Mahasiswa dapat 3. Relevansi mata kuliah ini dengan mata
mengetahui rencana kuliah berikutnya
perkuliahan selama satu 4. Rencana Perkuliahan
semester termasuk hak 5. Buku-Buku Penunjang
dan kewajiban mahasiswa 6. Kewajiban dan Hak Mahasiswa
serta tugas dan tanggung 7. Tugas dan Tanggung Jawab Dosen
jawab dosen selama 8. Aturan Perkuliahan
perkuliahan berlangsung 9. Pengantar Perkuliahan
dalam upaya menjamin 10. Lain-Lain
tercapainya TIU dari mata
kuliah ini
2 Nilai-
Nilai-Nilai dan Filsafat 1. Pengertian Pancasila
Pancasila 2. Kedudukan, Fungsi dan Peranan Pancasila
TIK : Mahasiswa dapat 3. Pancasila dalam Pendekatan Filsafat
memahami nilai-nilai jati 4. Makna Pancasila sebagai Dasar Negara
diri bangsa melalui 5. Makna Pancasila sebagai Etika Politik
pengkajian filsafat 6. Makna dan Implementasi Pancasila sebagai
pancasila sehingga akan Ideologi Nasional
tumbuh kearifan yang 7. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan
integratif dalam dimensi Nasional

3
MINGGU POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN REF
kompetensi
kewarganegaraan yakni
civics knowledge, civics
skills, civics comitment,
civics convidence dan
civics competence.
3 Rumusan dan Sistematika 1. Rumusan dalam Periode 17 Agustus 1945 –
Pancasila dalam Sejarah 27 Desember 1949
Perkembangan 2. Rumusan dalam Periode 27 Desember 1949
Ketatanegaraan Indonesia – 17 Agustus 1950
TIK : Mahasiswa dapat 3. Rumusan dalam Periode 17 Agustus 1950 –
mengetahui dan 5 Juli 1959
memahami sejarah 4. Rumusan dalam Periode 5 Juli 1959 –
rumusan dan sistematika sekarang
Pancasila dikaitkan • Masa 5 Juli 1959 – 11 Maret 1966
perkembangan sistem • Masa 11 Maret 1966 – 19 Oktober 1999
ketatanegaraan yang • Masa 19 Oktober 1999 - kini
pernah terjadi di
Indonesia

4 Identitas Nasional Bangsa 1. Hakekat Bangsa dan Hakekat Negara


Indonesia 2. Latar Belakang Identitas Nasional
TIK: Mahasiswa dapat 3. Pengertian Identitas Nasional
memahami dan 4. Unsur-Unsur Identitas Nasional
menjelaskan pengertian 5. Keterkaitan Globalisasi dengan Identitas
identitas nasional, Nasional
parameter identitas 6. Keterkaitan Integrasi Nasional dengan
nasional serta unsur Identitas Nasional
pembentuk identitas 7. Revitalisasi Pancasila sebagai
nasional sehingga Pemberdayaan Identitas Nasional
memiliki daya tangkal
terhadap berbagai hal
yang akan menghilangkan
identitas nasional
Indonesia

5 Nasionalisme Bangsa 1. Pengertian Nasionalisme


Indonesia 2. Nasionalisme Indonesia sebagai Prasyarat
TIK: Mahasiswa mampu Integrasi Nasional
memahami dan menje 3. Derivasi Konsep Nasionalisme Indonesia
laskan pentingnya 4. Paham Kebangsaan/Nasionalisme
nasionalisme dalam 5. Integrasi dan Nasionalisme dan
nuansa globalisasi dan hubungannya dengan Otonomi Daerah
otonomi daerah dalam (desentralisasi)
hubungannya dengan
ipaya menjaga integrasi
bangsa Indonesia

6 Demokrasi dan 1. Latar Belakang dan Pengertian Demokrasi


Pendidikan Demokrasi
Demokrasi di 2. Jenis-Jenis Demokrasi

4
MINGGU POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN REF
Indonesia 3. Nilai-Nilai Demokrasi di Indonesia
TIK : Mahasiswa dapat 4. Keunggulan Demokrasi
memahami dan 5. Sejarah Perkembangan Demokrasi di
menjelaskan tentang Indonesia
pengertian, makna dan 6. Pendidikan Demokrasi
manfaat demokrasi, nilai- 7. Hubungan Demokrasi dengan Pemilu
nilai demokrasi dan jenis
demokrasi serta
penerapannya di
Indonesia dalam konteks
pendidikan demokrasi

7 Hak dan Kewajiban Warga 1. Pengertian Bangsa dan Negara


Negara serta Tugas dan 2. Konsep Dasar Penduduk dan Warga Negara
Tanggung Jawab Negara 3. Azas dan Sistem Kewarganegaraan
TIK : Mahasiswa dapat 4. Sejarah Kewarganegaraan di Indonesia
memahami dan 5. Problem Status Kewarganegaraan
menjelaskan tentang 6. Hak dan Kewajiban Warga Negara
pengertian bangsa dan 7. Tugas dan Tanggung Jawab Negara
Negara, perbedaan
penduduk dan warga
Negara, azas dan sistem
kewarganegaraan, unsur
penentu
kewarganegaraan, tata
cara dan bukti
memperoleh
kewarganegaraan di
Indonesia. Juga tentang
hak dan kewajiban warga
negara maupun tugas dan
tanggung jawab negara

8 Ujian Tengah Semester Materi Minggu Pertama s.d Minggu Ketujuh


(UTS)

9 Konstitusi dan Penegakan 1. Konsep Dasar Konstitusi (istilah,


Aturan Hukum (Rule of pengertian, klasifikasi, nilai dan sifat)
Law) 2. Perubahan Konstitusi
TIK : Mahasiswa dapat 3. Pengertian dan Lingkup Rule of Law
memahami dan 4. Prinsip-Prinsip Rule of Law secara Formal
menjelaskan tentang dan Indonesia
konsep dasar konstitusi, 5. Strategi Pelaksanaan (Pengembangan) Rule
perubahan konstitusi of Law di Indonesia
serta penegakan 6. Lembaga Penegak Hukum di Indonesia
konstitusi sebagai aturan
hukum termasuk lembaga
yang berwenang sebagai
penegak hukum di
Indonesia

5
MINGGU POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN REF

10 Perkembangan Hak Azasi 1. Latar Belakang dan Pengertian serta Konsep


Manusia (HAM) di Dasar HAM
Indonesia 2. Perkembangan Pemikiran Hak Azasi
TIK : Mahasiswa dapat Manusia
memahami dan 3. HAM pada Tataran Global
menjelaskan tentang hak 4. Sejarah Penegakan HAM di Indonesia
asasi manusia, • Masa Sebelum Konstitusi
perkembangan pemikiran • Masa Konstitusi RIS
tentang hak asasi • Masa Konstitusi 1950
manusia, sejarah • Masa UUD 1945 Sebelum Amandemen
penegakan HAM serta • Masa UUD 1945 Pasca Amandemen
permasalahan penegakan 5. Permasalahan dan Penegakan HAM di
HAM di Indonesia oleh Indonesia
lembaga penegak HAM 6. Lembaga Penegak HAM di Indonesia
7. Hambatan Penegakan HAM di Indonesia
8. Tantangan Penegakan HAM di Indonesia

11 Mengenal Geopolitik 1. Latar Belakang Geopolitik


Indonesia dalam 2. Pengertian Geomorfologi Negara
Perspektif
Perspektif Wawasan 3. Pengertian Teori Geopolitik
Nusantara 4. Beberapa Pandangan Para Pemikir
TIK : Mahasiswa dapat Geopolitik
memahami dan 5. Geopolitik Indonesia
menjelaskan menjelaskan 6. Geopolitik dan Hukum Kewilayahan
tentang pentingnya 7. Latar Belakang Filosofis Wawasan
geopolitik sebagai upaya Nusantara
memperkuat ketahanan 8. Implementasi Wawasan Nusantara dalam
wawasan nusantara Kehidupan Nasional
9. Ajaran Dasar Wawasan Nusantara
10. Unsur Dasar Konsepsi Wawasan Nusantara
11. Hakekat Wawasan Nusantara
12. Asas Wawasan Nusantara
13. Arah Pandang Wawasan Nusantara
14. Kedudukan, Fungsi dan Tujuan Wawasan
Nusantara
15. Sasaran Implementasi Wawasan Nusantara
16. Pemasyarakatan/Sosialisasi Wawasan
Nusantara
17. Tantangan Implementasi Wawasan
Nusantara
18. Prospek Implementasi Wawasan Nusantara
19. Keberhasilan Implementasi Wawasan
Nusantara

12 Mengenal Geostrategi 1. Latar Belakang Geostrategi


Indonesia dan Ketahanan 2. Pengertian Geostrategi
Nasional 3. Perkembangan Konsep Geostrategi
TIK : Mahasiswa dapat Indonesia
memahami dan 4. Ketahanan Nasional sebagai Perwujudan
menjelaskan tentang Geostrategi Indonesia

6
MINGGU POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN REF
pentingnya geostrategi 5. Latar Belakang dan dan Pokok-Pokok
sebagai upaya Pikiran Ketahanan Nasional
memperkuat ketahanan 6. Pengertian dan Konsepsi Ketahanan
nasional. Dalam skala Nasional
yang lebih luas, 7. Hakekat Ketahanan Nasional Indonesia
mahasiswa juga 8. Azas-Azas Ketahanan Nasional Indonesia
diharapkan dapat 9. Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
mengetahui pentingnya 10. Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional
aspek ketahanan nasional terhadap Kehidupan Berbangsa dan
dalam konteks kehidupan Bernegara
berbangsa dan bernegara

13 Politik dan Strategi 1. Pengertian Politik, Strategi dan Politik


Nasional Strategi Nasional
TIK : Mahasiswa dapat 2. Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan
memahami dan Strategi Nasional
menjelaskan tentang 3. Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
politik strategi nasional 4. Stratifikasi Politik Nasional
mulai konsep, dasar 5. Politik Pembangunan Nasional dan
pemikiran hingga proses Manajemen Nasional
penyusunan maupun 6. Implementasi Politik dan Strategi Nasional
implementasi politik dan
strategi nasional di
Indonesia

14 Mengenal Tata 1. Latar Belakang dan Pengertian Good


Pemerintahan yang Baik Governance
TIK : Mahasiswa dapat 2. Prinsip-Prinsip Good Governance
memahami dan 3. Pilar-Pilar Good Governance
menjelaskan tentang tata 4. Agenda Good Governance
pemerintahan yang baik 5. Good Governance dalam Kerangka Otonomi
(Good Governance) dan Daerah
dapat menjelaskan 6. Pengalaman Kota-kota percontohan dalam
fenomena dan penerapan Good Governance di Indonesia
penerapannya dalam
sistem pemerintahan di
Indonesia saat ini

15 Masyarakat Madani 1. Pengertian Masyarakat Madani


TIK : Mahasiswa dapat 2. Sejarah Pemikiran Masyarakat Madani
memahami dan 3. Karakteristik Masyarakat Madani
menjelaskan tentang 4. Paradigma dan Praktek Masyarakat Madani
konsepsi, karakteristik, di Indonesia
paradigma sekaligus 5. Gerakan Sosial untuk Memperkuat
praktek masyarakat Masyarakat Madani
madani di Indonesia. 6. Organisasi Non Pemerintah dalam Ranah
Tujuan ini akan diperkuat Masyarakat Madani
dengan pemahanan 7. Masyarakat Madani dan Relevansinya
kontekstual yakni gerakan dengan Penerapan Good Governance
sosial dan keberadaan
Ornop dalam ranah

7
MINGGU POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN REF
masyarakat madani itu
sendiri

16 Presentasi dan Diskusi 1. Presentasi Hasil Makalah Kelompok -


Makalah 2. Diskusi
TIU : Mahasiswa dapat
mempresentasikan dan
mendiskusikan hasil
penyusunan makalah
kelompok berkaitan
dengan tema dan materi
kuliah yang telah
diberikan

E. METODE PERKULIAHAN

Untuk mendukung terwujudnya tujuan di atas, desain pembelajaran dalam mata kuliah ini
dirancang sebagai kombinasi antara kuliah dengan model ceramah dan diskusi di kelas,
pemberian tugas-tugas makalah kepada mahasiswa, serta model penugasan lainnya kepada
mahasiswa peserta MK Pendidikan Kewarganegaraan yang dimaksudkan untuk
meningkatkan pemahaman mahasiswa dan selanjutnya mampun mengidentifikasi dan
menjelaskan fenomena dan persoalan-persoalan yang dihadapi di dalam konteks
kewarganegaraan di Indonesia saat ini.

E.1. Tugas Mahasiswa


Mahasiswa wajib mengikuti dan mempersiapkan kuliah ini sebaik-baiknya. Cara sederhana
untuk mempersiapkan diri mengikuti kuliah dengan baik adalah dengan membaca lebih
dulu materi-materi perkuliahan yang akan dibahas dalam pertemuan di kelas sesuai dengan
tahapan dan perencanaan di dalam Satuan Acara Perkuliahan (SAP) yang telah disusun per
minggu ini.

Ringkasan materi kuliah dan buku-buku referensi yang ditampilkan di dalam SAP ini
dimaksudkan agar mahasiswa dapat secara aktif mencari bahan-bahan bacaan tersebut dan
membaca serta memperlajarinya sebelum perkuliahan berlangsung. Mahasiswa juga
diwajibkan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen sebagaimana sudah diatur
dalam SAP mata kuliah ini. Pemberian tugas adalah bagian tidak terpisahkan dari proses
pembelajaran dalam mata kuliah ini, dimaksudkan untuk mendukung proses interaksi antar
mahasiswa sebagai peserta didik sekaligus akselerasi penguasaan substantif mahasiswa
terhadap materi yang dibahas dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan ini.

E.2. Komponen
Komponen Penilaian
Nilai akhir dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan ini adalah akumulasi dari
kontribusi mahasiswa dalam bentuk partisipasi di kelas, kemampuan mengerjakan tugas

8
tepat waktu dan tepat materi, kemampuan mengerjakan soal-soal ujian, termasuk sikap dan
kedisipilan mahasiswa dalam mata kuliah wajib ini.

Komponen dan persentase penilaian dari kuliah ini adalah sebagai berikut:

No Komponen Penilaian Penyerahan % Nilai


1. Presensi 100% 10 %
2. Partisipasi dan Diskusi kelas serta Kedisiplinan Mahasiswa 10 %
3. Makalah 10 %
4. Ujian Tengah Semester 30 %
5. Ujian akhir semester 40 %

Keterangan:
Penjelasan mengenai makalah kelompok tentang Substansi Kewarganegaraan akan
diberikan tersendiri dalam bentuk tertulis dan penjelasan lisan yang akan
disampaikan dalam kuliah sebelum tugas diberikan.
Ujian Tengah Semester akan dilakukan setelah Pertemuan ke-7 dan atau mengikuti
jadual UTS yang disusun oleh Pembantu Dekan I FISIP Unila. Ujian Akhir juga akan
mengikuti jadual UAS yang disusun oleh fakultas.

F. ATURAN PERKULIAHAN

Berpenampilan tertib & sopan selama kuliah serta tidak memakai sandal
HP dimatikan selama kuliah
Tidak merokok saat kuliah dan ujian
Toleransi datang terlambat baik dosen maupun mahasiswa: 15 menit
Absen kuliah: 20 % tidak hadir dan berarti nilai presensi 0
Pengumpulan tugas makalah kelompok dilakukan selama jam kuliah mata kuliah
yang bersangkutan pada hari pengumpulan
Tidak keluar masuk ruangan selama kuliah berlangsung

Bandar Lampung, 30 Januari 2009

TIM PENGAJAR
PENGAJAR
MK : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN.
KEWARGANEGARAAN.