P. 1
Air

Air

|Views: 265|Likes:
Dipublikasikan oleh Neneng_Neneng__3244

More info:

Published by: Neneng_Neneng__3244 on Dec 22, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2013

pdf

text

original

ARTIKEL

KUALITAS FISIK DAN KIMIA AIR PAM DI JAKARTA, BOGOR, TANGERANG, BEKASI TAHUN 1999 – 2001
Mariana Raini, Ani Isnawati, Kurniati * Abstract Drinking water quality of PAM in Jakarta, Bogor, Tangerang and Bekasi between the year of 1999 – 2001 has been studied. Water quality was determined by a series of physical and chemical test at Chemical Laboratory Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional as stated in Permenkes no.416/Menkes/Per/IX/1990 on condition and water quality control including smell, color, turbidity, contents of manganese, iron, nitrite, sulphate, organic subtance, turbidity, hardness and pH. Total sampling was done on all drinking water samples from DKI Jakarta, Bogor, Tangerang and Bekasi delivered to be tested at Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional between 1999-2001 and destilled water as control. Result of the study from 431 drinking water samples shows that samples that met the requirements as drinking water is 91,65% and 8,35% sub standard, most of the the sub standard drinking water is cause by the contents of manganese (4,41%), iron (2,09%), organic subtance (1,62%), chloride (0,93%) and high water hardness (0,23%) as well as pH (3,15%), turbidity (1,86%) and colors (1,62%) Statistically, the water quality of PAM in Jakarta, Bogor, Tangerang and Bekasi at 1999, 2000 and 2001 is not different. Key word : water quality of PAM, drinking water, physical test, chemical test.

ir merupakan sumber daya alam yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan sehari-hari, termasuk kegiatan pertanian, perikanan, peternakan, industri, pertambangan, rekreasi, olah raga dan sebagainya. Dewasa ini, masalah utama sumber daya air meliputi kuantitas air yang sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan manusia yang terus meningkat dan kualitas air untuk keperluan domestik terus menurun khususnya untuk air minum. Hal ini terutama disebabkan karena kerusakan lingkungan. Mulai dari perambahan hutan, pengalihan fungsi lahan hijau yang merupakan daerah tangkapan air dan lahan pertanian menjadi pemukiman, kegiatan industri dan kegiatan lain yang berdampak negatif terhadap sumber daya air, antara lain menyebabkan penurunan kualitas air. 1,2
* Puslitbang Farmasi, Badan Litbangkes

A

Pendahuluan

Penurunan kualitas air tanah ini menyebabkan banyak masyarakat terutama di Jabotabek yang beralih menggunakan air PAM untuk minum maupun keperluan lainnya. Meskipun demikian Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) masih belum mampu melayani kebutuhan air bersih untuk seluruh masyarakat. Sebagai contoh di daerah Tangerang PDAM baru dapat melayani 21,92 % penduduk. 3 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam penyediaan air bersih mempunyai misi 3 K yaitu : 1) cukup tersedia dalam jumlah/kuantitas, 2) dan memenuhi syarat dalam kualitas, 3) serta terjamin kontinuitasnya. Sejauh ini masih dirasakan bahwa sebagian besar PDAM belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih kepada masyarakat baik ditinjau dari aspek kuantitas terutama distribusi air pada saat pemakaian bersamaan (jam puncak) maupun kualitas air yang didistribusikan, masih sering ditemukan kualitas yang tidak memenuhi syarat kualitas yang telah

14

Media Litbang Kesehatan Volume XIV Nomor 3 Tahun 2004

sedangkan daerah dataran rendah air banyak lumpurnya. hiper refleksi. Konsumsi nitrit secara berlebihan dapat mengakibatkan: . 5. Syarat kesehatan yang dimaksud meliputi persyaratan bakteriologis. 6. . sehingga masyarakat terhindar dari gangguan kesehatan yang tidak diinginkan.gangguan pada saluran pencernaan seperti diare.5 juta anak di bawah usia tiga tahun terserang penyakit saluran pencernaan dan diare dengan jumlah kematian 3% atau 105. Pada penelitian ini dilakukan pemeriksaan fisik dan kimia air PAM dari wilayah DKI Jakarta.7 Sumber air baku yang digunakan oleh PAM DKI saat ini berasal dari sungai antara lain sungai Ciliwung. clonus pada platella dan tumit. sedangkan air permukaan biasanya memerlukan pengolahan lengkap agar dapat mencapai standar fisika. Di daerah hutan tertentu. Di daerah perbukitan kapur seperti Gunung Kidul ditemukan kesadahan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas fisik dan kimia air PAM DKI – Jakarta. pH tinggi dapat mengganggu pencernaan. Standar kualitas air minum di Indonesia telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air 9 dan diperbaharui dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 4 Air baku sebagai sumber air yang digunakan PAM terdiri dari air tanah dalam.8 Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. dan sungai. Saluran Sekunder Bekasi Tengah serta Banjir Kanal 2. Di Indonesia sebagai akibat penggunaan air minum yang tidak memenuhi syarat kesehatan. pertumbuhan bakteri besi dan kekeruhan. Air tanah dalam dan mata air biasanya berkualitas baik dan hanya memerlukan pengolahan sederhana untuk dapat digunakan sebagai air minum yang memenuhi syarat. konvulsi. Tangerang dan Bekasi.6 Kualitas air permukaan juga bergantung pada topografi tempat sumber berada dan musim. Bahan dan Cara Penelitian ini merupakan evaluasi terhadap hasil pemeriksaan sampel air PAM yang diajukan masyarakat untuk diperiksa di laboratorium Kimia Media Litbang Kesehatan Volume XIV Nomor 3 Tahun 2004 15 . mata air. Krukut. Bogor (Depok). Bogor (Depok). perlu dilaksanakan pengawasan kualitas air minum yang dikonsumsi oleh masyarakat. Sulfat dalam jumlah besar dapat bereaksi dengan natrium dan magnesium sehingga dapat menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan. Pesanggrahan. sedangkan di daerah pasang surut dan daerah rawa yang dikenal sebagai daerah gambut ditemukan tanah lempung organik yang mengandung zat besi aluminium sulfat. PH air yang lebih kecil dari 6. bila terpapar terus akan terjadi gangguan dalam bicara. memberi rasa tidak enak pada minuman. syok. Bekasi berasal dari waduk Jatiluhur yang dialirkan melalui Sungai Kalimalang. tiap tahun diperkirakan lebih dari 3.7. Tangerang dan Bekasi yang diajukan masyarakat untuk diperiksa di laboratorium Kimia Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional tahun 1999 – 2001.10 Penelitian ini masih menggunakan Permenkes nomor 416 tetapi batasan kadar bahan kimia pada air minum dalam peraturan tersebut sama dengan Permenkes nomor 907. kemudian lemah pada kaki. di daerah pantai seperti Pekalongan selain kesadahan tinggi juga ditemukan kandungan garam yang tinggi. Pada musim hujan biasanya air lebih banyak lumpur tetapi lebih sedikit kandungan senyawa kimia pencemar dibandingkan dengan musim kemarau. monoton. Tangerang berasal dari sungai Cisadane dan sumur pompa yang berasal dari tanah dalam. radio aktif dan fisik. Mineral besi dapat menimbulkan warna kuning pada air.000 jiwa. 907/Menkes/SK/VII/2002 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air minum.5 menimbulkan rasa tidak enak dan dapat dapat menyebabkan beberapa bahan kimia menjadi racun yang mengganggu kesehatan. koma sampai meninggal.2 Adanya senyawa kimia berbahaya yang terlarut dalam air dapat berakibat fatal jika kadarnya sangat berlebih atau bila hanya sedikit berlebih pada penggunaan jangka panjang mungkin tertimbun dan menimbulkan efek merugikan kesehatan.ditetapkan Departemen Kesehatan/WHO ditinjau dari aspek fisika maupun kimiawi apalagi ditinjau dari aspek bakteriologis. keracunan kronis mangan dapat memberi gejala gangguan susunan syaraf : insomnia. 1. Sedangkan sumber air baku PAM Depok berasal dari sungai Ciliwung dan mata air Ciburial.terganggunya proses pengikatan oksigen oleh hemoglobin darah sehingga menimbulkan methhaemoglobinaema terutama pada bayi (bayi biru). Dalam peraturan tersebut air minum harus memenuhi persyaratan kesehatan. kimia. berjalan seperti penderita Parkinsonism. air berwarna dengan lumpur sedikit. otot muka seperti beku sehingga tampak seperti topeng. kimia maupun bakteriologis dari air minum.

tapi juga menunjukkan paling banyak sampel yang tidak memenhi syarat air minum (5. mangan. Bogor (semuanya dari Depok). Jumlah asal sampel air yang diajukan masyarakat untuk diperiksakan di Laboratorium Kimia Puslitbang Farmasi dalam tahun 1999-2000 dapat diketahui pada tabel 1. jumlah sampel air PAM terbanyak berasal dari wilayah Jakarta Utara (52. warna (pemeriksaan organoleptik) dan kekeruhan (turbidimetri). pada air tanah dalam dengan kadar oksigen rendah dapat mencapai 100 mg/l. 7 Air dapat mengalir dari suatu saluran air bawah tanah (akifer) ke sungai atau sebaliknya bergantung dari perbandingan relatif tinggi permukaan air bawah tanah dan sungai.173).08%) sedikit menurun pada tahun 2000 dan tahun 2001. Tangerang dan Bekasi dalam tahun 1999 – 2001 sebanyak 431 sampel. sehingga sungai sebagai air baku PAM mungkin mengandung kadar mineral yang tinggi.33%). nitrit secara kolorimetri menggunakan tabung Nessler. Pernyataan memenuhi syarat air minum dan tidak memenuhi syarat air minum yang dimaksud disini meliputi kandungan-kandungan kimia dalam air yang diukur sesuai dengan batasan yang diberikan oleh Permenkes tersebut. Meskipun demikian penurunan kualitas air PAM pada tahun 1999. Dari hasil pemeriksaan fisik dan kimia. Selama tahun 1999 – 2001.Air hujan yang meresap ke dalam tanah pada saat melewati lapisan humus. Sehingga persentasi kualitas air PAM DKI dari tahun 1999 hingga tahun 2001 mempunyai kecenderungan sama. Hasil pemeriksaan air PAM berdasarkan tahun pemeriksaan dapat diketahui pada tabel 4.41%). 7 Hasil pemeriksaan fisik dan kimia dari sampel air PAM menurut wilayah dapat diketahui pada tabel 3. kesadahan.67%). Kadar besi pada perairan alami berkisar antara 0. kemudian diikuti dengan kadar besi (2. dengan rata-rata 91. air PAM yang tidak memenuhi syarat air minum paling banyak disebabkan karena kadar mangan (4.67%).Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional tahun 1999–2001. Pemeriksaan kimia yang dilakukan adalah pemeriksaan kandungan sulfat secara turbidimetri. Kondisi ini akan menaikkan kelarutan Fe 2+ dan Mn 2+ dalam air tanah sehingga mengakibatkan meningkatnya kandungan besi dan mangan dalam air. kemudian diikuti oleh wilayah Bekasi (18. Hasil pemeriksaan fisik dan kimia sampel air PAM dapat diketahui pada tabel 2.65%.10%) diikuti oleh Jakarta Pusat (1. Secara umum sampel air PAM yang diperiksa di Laboratorium Kimia Puslitbang Farmasi pada tahun 1999-2001 berkualitas baik.0 mg/l. Pemeriksaan dilakukan menurut Peraturan Menteri Kesehatan no. Jika tinggi permukaan air sungai (water level) lebih rendah maka air akan mengalir ke sungai dan sebaliknya. maka Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional tidak melakukan semua pemeriksaan kimia seperti yang tercantum dalam Permenkes tersebut.09%) dan kekeruhan (1.2 mg/l. besi. sebaliknya kandungan O2 pada air tanah anaerobik menjadi nol. mangan pada perairan air tawar bervariasi antara 0. Dari tabel 3 diketahui bahwa Jakarta Utara merupakan wilayah yang paling banyak jumlah sampelnya yaitu 227 sampel (52. Akan tetapi karena keterbatasan alat. Persentasi kualitas air PAM yang tertinggi pada tahun 1999 (93. 416/Menkes/Per/IX/1990. Hasil dan Pembahasan Jumlah sampel air PAM dari wilayah DKI Jakarta. 16 Media Litbang Kesehatan Volume XIV Nomor 3 Tahun 2004 . Pemeriksaan fisik meliputi bau. kandungan oksigen di dalamnya dikonsumsi oleh bakteri-bakteri penghancur bahan organik menjadi humus. kandungan CO2 semakin tinggi. Salah satu kondisi geologis yang mempengaruhi kualitas air secara kimia adalah adanya unsur besi dan mangan yang berlebihan dalam lapisan tanah tempat sumber air berada. Semakin dalam tanah yang dilalui air.16%). Proses respirasi mikroorganisme dan mineralisasi bahan oranik menghasilkan CO2.002 mg/l hingga lebih dari 4. klorida dan zat organik secara tittrasi serta pengukuran pH dengan pH meter. Jakarta Utara merupakan daerah dekat pantai sehingga pada umumnya penduduk menggunakan air PAM untuk air minum maupun keperluan rumah tangga. Pengambilan sampel dilakukan secara sensus dari semua sampel air PAM yang diajukan oleh masyarakat pada Laboratorium Kimia Puslitbang Farmasi dan Obat Tradisional untuk diperiksa kualitas fisik dan kimianya.05-0. 2000 dan 2001 secara statistik tidak bermakna (P=0.86%).

54 100 2001 N % 21 14 3 2 10 6.36 5 3. besi (6. Bogor. besi (2.23 1.1 1/3* 6. 5. sedangkan untuk nitrit mengalami perbaikan yaitu nol.99 17 11.07 95. 4. Hasil Pemeriksaan Fisik dan Kimia Sampel Air PAM di wilayah DKI Jakarta.09 0. Tangerang dan Bekasi tahun 1999-2001 No.85 65.9%). Peningkatan kualitas ini mungkin disebabkan karena adanya perbaikan dari PDAM dalam mengolah air baku.38 1.54 19. 2.7%).67 150 100 Jumlah N % 44 10. hanya persentasinya mengalami penurunan yaitu mangan (4.67 17 3. semakin baik jika dibandingkan dengan kualitas air PAM DKI pada tahun 1991-1992.23 0.21 6 1.77 99.70 32 7.67 72 48 10 6. Asal Tempat Pengambilan Sampel Air PAM No.67 21 14 13 8.38 91.85 3 1.7%) dan nitrit (6.93 4.59 100 100 100 98.5 250 10 Keterangan : * Menurut Permenkes nomor 907/Menkes/SK/VII/2002 Media Litbang Kesehatan Volume XIV Nomor 3 Tahun 2004 17 .4%. Parameter Satuan Kadar Maksimal Memenuhi Syarat Air Minum N % 431 423 424 422 430 427 412 431 431 431 424 395 100 98.32 8 5.39 23 5.38 97.95 79 18. mangan (8.41%).69 0.62 2. 7. 1999 N Jakarta Pusat 10 Jakarta Barat 1 Jakarta Timur 5 Jakarta Utara 85 Jakarta Selatan 2 Bekasi 25 Depok Tangerang 2 Jumlah 132 Asal sampel Tahun 2000 N % 13 8.41 1.30 70 46.34 227 52. 8.35 Fisika 1 Bau 2 Kekeruhan Skala TCU 3 Warna Skala TCU Kimia 4 Besi mg/l 5 Kesadahan mg/l 6 Klorida mg/l 7 Mangan mg/l 8 Nitrit mg/l 9 pH 10 Sulfat mg/l 11 Zat organik/ mg/l KMnO4 Kesimpulan 15 5 0. 1. Air PAM yang tidak memenuhi syarat tersebut umumnya disebabkan oleh kekeruhan (8.09%) dan kekeruhan (1.91 99.86%).86 1.14 98.65 Tidak Memenuhi Syarat Air Minum N % 8 7 9 1 4 19 7 36 1.31 33 21.3 500 250 0. Penyebab penurunan kualitas ini hampir sama Tabel 1. PDAM telah melakukan beberapa proses pengendapan.61 2 1.6% dan yang tidak memenuhi syarat adalah 24.42 431 100 Tabel 2. penggumpalan dan penyaringan % 7.2 Kualitas air PAM DKI pada tahun 1991-1992 yang memenuhi syarat air minum adalah 75.33 3 0.26 151 100 dengan air PAM Jabotabek pada tahun 20002001. 3.5-8.Persentasi kualitas air PAM khususnya DKI. 6.9%).62 8.77 3.

Tangerang dan Bekasi. Hasil Pemeriksaan Air PAM Berdasarkan Tahun Pemeriksaan No 1.41 7 1.09 1 0. Sumber PDAM DKI Jakarta berasal dari sungai Ciliwung. 4. 18 Media Litbang Kesehatan Volume XIV Nomor 3 Tahun 2004 . kelompok koli dari 30 menjadi 15. 2.23 0. kekeruhan dari 70 NTU menjadi 2 NTU dan menurunkan kadar mangan dari 1. 4.46 No 1. mengatur pH.46 1 0. 3. Proses penyaringan dan pengendapan ini dapat memperbaiki kualitas air seperti pada penelitian yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Sumatera Utara.23 0. penyaringan dengan kerikil. 6.4 mg/l menjadi 0. mata air Ciburial.10 0. menjernihkan air.93 0. mengurangi bakteri. Depok. 3.23 0. kapur.4 mg/l menjadi 0 dan besi dari 6. karbon aktif.62%). PAC (Poli Aluminium Chlorida). 8.35 Tabel 4.16 Kesimpulan N 5 1 2 22 2 2 1 2 % 1.86%) dan warna (1.39 90. 6 Proses aerasi dan penyaringan pasir juga dapat mengurangi kadar besi.61 9.23 1. Pesanggrahan.33%).Tabel 3.35% yang tidak memenuhi syarat sebagai air minum.46 0.62 Warna N 1 6 % 0. 2.92 8. Saluran Sekunder Bekasi Tengah serta Banjir Kanal. Hasil Pemeriksaan Fisika.23 1. Tahun 1999 2000 2001 Jumlah Memenuhi syarat Air Minum 121 138 136 395 93.93 2 8 2 2 % 0. Jak-Pus Jak-Bar Jak-Tim Jak-Ut Jak-Sel Bekasi Depok Tangerang 1 2 0.46 0.23 4 0.12 serta kandungan bakteri kelompok umum dari 250 menjadi 30. 2. 7.62 9 2. Krukut. hanya 8.39 N 1 6 Besi % 0. diikuti dengan wilayah Bekasi (18. Sungai Kalimalang dan sumur-sumur dalam yang dikelola oleh PDAM.86 0. baik (91.40 1 Kesadahan N % Klorida N % Mangan N 4 1 7 0.41%).46 Zat Organik N 1 5 % 0. kaporit.33 8. 2.46 1. air PAM pada 5 wilayah Jakarta.23 1. Secara umum kualitas fisik dan kimia. 6.16 0. 5.67%) merupakan jumlah asal sampel air yang terbanyak. sungai Cisadane.62 36 8.65 Tak Memenuhi Syarat Air Minum 9 13 14 36 6.45 5. mengurangi kandungan kimia berlebih seperti besi dan mangan. Secara kimia disebabkan karena kadar mangan (4.5 Kesimpulan 1.85 7 1. Kimia Contoh Air PAM yang Tidak Memenuhi Syarat Air Minum Berdasarkan Wilayah Tak memenuhi syarat Wilayah Kekeruhan N % 0.67 91.93 19 4. pasir dan ijuk mampu memperbaiki kualitas fisik seperti warna dari 225 TCU menjadi 5 TCU. 11 untuk menghilangkan kekeruhan. Wilayah Jakarta Utara (52.46 0. gas Cl. 3.23 Total 8 1.65%).23 1. Air PAM yang tidak memenuhi syarat secara fisik disebabkan kekeruhan (1. mangan dan zat kimia terlarut seperti penelitian yang dilakukan oleh Sharma dkk .08 91.12 Kualitas air PAM di Jabotabek tahun 1999-2001 relevan dibandingkan dengan dengan air PAM DKI tahun 1991-1992 karena berasal dari sumber yang sama.35 dengan menggunakan tawas (alum).23 4 0.

08%. 10.C. 32. Direktori 2000. Lemley A. 6. Effec of groundwater quality on adsorptive iron removal. 2003. Wilayah Jakarta Utara merupakan wilayah asal sampel air PAM yang tidak memenuhi syarat terbanyak (5. Kimia Puslitbang Farmasi dalam tahun 1999 – 2001 berkualitas baik. April 199550-52 ………. 8. Telaah Kualitas Air.. 143-144. 4-5 Mariana Raini. 14 Mei2004. 89. Kimia Puslitbang Farmasi dan Obat Tradisional dalam tahun 1999 – 2001.15%) yang tidak memenuhi syarat. Fenomena PDAM sebagai Layanan Publik. Kepustakaan 1.. 11.98%.K.A.10%) diikuti Jakarta Pusat (1. Republika. kekeruhan (1. 2003.16%).. .C. 416/Menkes/IX/1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air minum. Kanisius. sehingga dapat lebih menggambarkan kualitas fisik dan kimia air PAM. MJ Herman. 9. Persentasi hasil pemeriksaan air PAM ini mempunyai kecenderungan yang sama dari tahun 1999 hingga tahun 2001. www//Drinking Water. Hasil pemeriksaan fisik dan kimia air PAM jika dilihat berdasarkan tahun pemeriksaan menunjukkan air PAM yang memenuhi syarat sebagai air minum antar tahun tidak berbeda bermakna. 124. 112-115 Heni Efendi. Air Minum. Secara umum contoh air PAM yang diperiksa di Lab. ………….39% dan tahun 2001 adalah 90. Departemen Kesehatan RI.. Air Minum. “Musim Hujan Kebanjiran Kemarau Krisis Air. Nella Utama. 199-216. pH (3. hal. 907/Menkes/ VII/2002 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum.62%) yang tidak memenuhi syarat..Com//.. Contoh air yang tidak memenuhi syarat sebagai air minum pada umumnya disebabkan oleh kadar mangan (4. besi dan mangan. Cermin Dunia Kedokteran. Ada beberapa contoh air yang tidak memenuhi syarat sebagai air minum disebabkan karena beberapa kandungan kimia sekaligus yang tidak memenuhi syarat seperti kekeruhan. Materi Pelatihan dan Pengawasan Kualitas Air dan Lingkungan Untuk Mendukung Pendekatan Partisipatori . tahun 2000 adalah 91. Petrusevki B. 51(4). 4. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 152-153.49%). Drinking Water standards and Health Effects.3 Abrianto. 2000. 117-118. besi (2. 99 Oktober. schippers J. Sharma S.166-167. Pelatihan Penyehatan Air. Perpamsi. warna. Kapan Akan Berakhir?”. Journal of Water Supply : Reseach and TechnologyAQUA. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. stewart J. 99 Oktober 2003. 1995.T. 5. 2002. 12. paling banyak berasal dari daerah Jakarta Utara. Media Litbang Kesehatan Volume XIV Nomor 3 Tahun 2004 19 . 7. Sebwato C.67%. 3. . juga pada musim penghujan dan kemarau. Berita Negara RI.. 1990. sedangkan yang tidak memenuhi syarat sebagai air minum 11. Hasil pemeriksaan air PAM yang memenuhi syarat air minum pada tahun 1999 adalah 93. Contoh air yang secara fisik dan kimia memenuhi syarat sebagai air minum 88. 2.25%). 100.09%) dan zat organik (1.4.. Departemen Kesehatan RI. Contoh air yang diperiksa di Lab. yogyakarta. Warga Konsumsi Air tak Layak. Weismiller R. .8%) zat organik (1. Direktorat Jenderal PPM dan PLP. Jakarta 2000.01%. Departemen Kesehatan RI. 5. Saran Disarankan untuk melakukan penelitian kualitas fisik air PAM dengan mengambil sampel pada sumber air PAM sebelum didistribusikan dan pada tiap wilayah. Kualitas Fisik dan Kimia Air PAM DKI Jakarta tahun 1991 – 2001. Departemen Kesehatan RI.57%) yang tinggi. Direktorat Jenderal PPM dan PLP. besi (2.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->