Alat Penyulingan Air Laut yang Mudah Dibawa-bawa

25 Maret 2010 yusupman Tinggalkan komentar Go to comments

»»Alat Penyulingan Air Laut yang Mudah Dibawa-bawa Pada tanggal 22 Maret lalu, PBB memperingati ’Hari Air Internasional’, sambil mengeluarkan suatu laporan yang sangat mengejutkan. Menurut laporan yang disusun oleh UNDP, Program Lingkungan Hidup PBB, berjudul ’Air yang sedang sakit’, jumlah orang yang meninggal dunia akibat polusi air, setiap tahun, lebih banyak dari pada jumlah korban dalam perang atau aksi-aksi kekerasan. Sebagaimana kita ketahui, sekitar 2 miliar ton limbah air, termasuk bekas pupuk kimia, air buangan dan limbah industri, mengancam lingkungan hidup kita setiap hari dan menyebabkan terjangkitnya wabah penyakit di atas bumi ini. Adakah cara untuk menuntaskan masalah polusi air dan kekurangan air yang kini menjadi isu hangat bagi masyarakat internasional? »»Alat penyulingan air laut untuk diminum Dalam suasana seperti itu, satu tim riset Korea Selatan berhasil mengembangkan alat penyulingan air yang mudah dibawa-bawa, melalui sistem penyaringan zat-zat kotor termasuk mengubah air laut untuk diminum. Sebenarnya, pengembangan sistem tersebut bukan barang baru. Selama ini, sejumlah besar ilmuwan giat berusaha untuk memproduksi alat penyulingan air laut tipe baru. Saat ini, kita bisa mendapatkan sekitar 1 miliar 300 juta kilometer kubik air tawar dan air laut diatas bumi ini. Tetapi, kita hanya dapat memanfaatkan sebanyak 2,5 persen saja, atau sekitar 35 juta kilometer kubik dalam bentuk air tawar. Dengan kata lain, sebanyak 97 persen air yang ada dipermukaan bumi adalah air laut yang tidak dapat diminum. Masalah polusi air tawar yang semakin serius lebih memperparah kondisi kekurangan air saat ini. Sekarang sekitar 1 miliar 200 juta orang diseluruh dunia, atau 1 per 5 dari jumlah populasi dunia, menghadapi masalah kekurangan air. Dibeberapa negara, kekurangan air sering menimbulkan yang konflik serius. Asal-usul istilah Inggris, ’rival’ yang berarti ”pesaing” berkaitan erat dengan makna bahasa Latin ’rivalis’, yang mengandung arti ’penduduk yang bergantung pada air’. Sebenarnya, sejak dahulu umat manusia sudah menganggap air sebagai sumber alam yang amat penting. Untuk memperoleh air minum dari air laut, sejumlah besar ilmuwan internasional mencurahkan usahanya untuk mengembangkan fasilitas penyulingan air

berhasil mengembangkan alat penyulingan air yang mudah dibawa-bawa.(Kbs World) Krisis Air Penyulingan Air Laut. apabila kita gagal untuk mengontrol limbah air. 28 Juni 2010 | 10:32 WIB AP PHOTO/SETH WENIG TERKAIT: • • Gubernur Dukung Ancol Suling Air Laut Uji Coba Penyulingan Terhambat . profesor Han Jong Yoon dan profesor Kim Song Jae dari MIT Amerika Serikat serta profesor Kang Kwan Hyong dan pembantunya Ko Song Hee dari POSTECH Korea. »»Alat penyulingan air. terutama terjangkitnya wabah penyakit. akan menjadi suatu jawaban tepat untuk memperingati ’Hari Air Internasional Tahun 2010’ ini.melalui proses penguapan. Wakil sekretaris jenderal PBB Achim Steiner meramalkan. kekuatan transisi ion dapat memisahkan zat air salinitas dan zat air tawar. penyaringan atau penghilangan zat-zat berbahaya. Tetapi. satu tim riset gabungan Korea Selatan. secara efisien dan ekonomis. Apabila air laut melewati jaringan pemisah yang berbentuk saringan didalam alat itu. Baru-baru ini. alat penyulingan air laut yang dikembangkan oleh tim riset Korea Selatan kali ini. dapat membuat 1 liter air tawar dari air laut dalam waktu 4 sampai 5 menit. secara otomatis sambil menghemat penggunaan energi. Antisipasi Krisis Senin. diperlukan usaha bersama untuk memelihara dan mengontrol sumber air bukan hanya air laut tapi juga air tawar sebaik-baiknya. sejumlah besar umat manusia di atas bumi ini akan menderita berbagai kesengsaraan. menerapkan metode penyaringan salinitas air laut dengan menggunakan sodium dan khlor. Dengan demikian. biaya pemasangan fasilitas itu cukup mahal termasuk biaya pembangunan infrastruktur terkait. sehingga alat tersebut hampir tidak mungkin digunakan negara-negara yang kurang mampu yang sudah lama kekurangan air. Ukuran alat penyulingan air laut hanya sebesar sebuah tas kecil. dengan membutuhkan sedikit tenaga listrik. mereka sering menghadapi kendala. yakni ukuran fasilitas itu cukup besar dan tetap membutuhkan tenaga penggerak. Ditambah lagi. Untuk itu. seukuran sebuah tas Teknologi penyulingan air laut yang dikembangkan oleh tim Korea tersebut. listrik.

" kata Badjoeri. Mulai dari krisis jumlah pasokan hingga penurunan kualitas. Setelah Gubernur DKI Jakarta. kali ini dukungan yang sama datang dari Direktur Administrasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pembangunan Jaya Ancol. Tingginya kebutuhan air di Jakarta yang tidak diimbangi dengan penambahan jaringan dan pasokan ditengarai bakal memicu defisit air dari tahun ke tahun. Harianto Badjoeri. bukan justru keberatan dengan langkah kreatif. Saya pikir. Hanya sebanyak 400 liter per detik sebagai tambahan dipasok dari Kali Krukut. Kalau operator tidak mampu. tapi juga dalam jangka panjang sebagai langkah antisipasi krisis air yang mengancam kawasan Ibu Kota. masalah kualitas air juga menjadi persoalan serius. Itu berarti mereka tidak kreatif. Karena.com . KOMPAS. Kami justru ingin mengajak Aetra bisa menyuling air laut. hal itu juga rentan terhadap penyakit. jika operator hanya mengandalkan cara-cara konvensinal dengan hanya menunggu pasokan air dari Waduk Jatiluhur. Belum lagi. Air bisa keruh. "Penyulingan air laut itu sebagai langkah kreatif menyikapi krisis air yang selama ini terjadi. Jika Waduk Jatiluhur bermasalah seperti sepanjang awal tahun hingga Mei lalu. Suplai air itu tugasnya operator. Bahkan. Karena. Menurutnya. hitam atau berbau. "Masalah krisis air di Jakarta ini sudah sangat kompleks. diakui atau tidak. selain minimnya pasokan.700 liter per detik. nantinya akan dialirkan melalui pipa-pipa yang sudah berumur puluhan tahun. program penyulingan air laut merupakan langkah tepat yang dilakukan PT Pembangunan Jaya Ancol. total kebutuhan air baku di DKI mencapai 17. Tidak hanya saat ini sebagai alternatif solusi keterbatasan pasokan air. adanya rencana Tangerang yang akan . krisis air yang sudah menjadi langganan setiap tahun akan terus terjadi sepanjang masa." ujar Harianto Badjoeri. ide-ide kreatif seperti itu kan harus dikembangkan.Program penyulingan air laut (riverse osmosis) yang dilakukan PT Pembangunan Jaya Ancol terus mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan. Mulai hulu hingga hilir. Belum lagi. Sebagian besar dipasok dari Waduk Jatiluhur. Minggu (27/6/2010). Selamet Nurdin memberikan dukungan terhadap langkah tersebut. Air yang mengalir melewati saluran tarum barat (Kalimalang) banyak tercemar limbah yang membahayakan. tiba di pelanggan sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan baru saja diolah. penyulingan air laut itu sebagai salah satu langkah solusi mengatasi krisis itu. ancaman krisis air pun semakin tinggi. berwarna cokelat. Harusnya operator juga bisa berpikir ke arah sana. Saat ini saja. Fauzi Bowo serta Ketua Komisi B DPRD DKI. Sebab. program ini tentu akan berdampak positif bagi masyarakat Jakarta.JAKARTA.

defisit air mencapai 6. Ketua DPRD DKI.700 liter per detik." kata Ferial. Jaraknya yang dekat dengan laut kadang menyebabkan air di daerah tersebut payau sehingga kurang layak untuk diminum.menghentikan pasokan pada 2020 mendatang. Untuk menambah tambahan air. daerah itu ikut membantu pasokan sebanyak 2. pengurangan tingkat kebocoran air. Dari analisis kebutuhan air di DKI. "Saat krisis. Dari satu meter kubik air laut.3. itu patut diapresiasi. Gubernur Fauzi Bowo telah memberikan dukungan penuh terhadap program penyulingan air laut atau RO yang dilakukan PT Pembangunan Jaya Ancol.857 liter per detik. Sebelumnya. Bukan justru menjadikan langkah mundur.5% dihasilkan 25 kg garam. mereka harus evaluasi diri.5 . Kalau ada operator keberatan. Alat ini tidak menghasilkan polusi. Air Murni dari Air Laut Written by administrator Wednesday. Evaluasi yang dilakukan seharusnya bisa membuat pelayanan lebih baik. defisit akan mencapai 28. Bukan justru dikurangi ketika operator tidak mampu memenuhinya. Seperti langkah Ancol menyuling air laut.370 liter per detik. PAM Jaya seharusnya bisa tegas. Lalu pada tahun 2015 diperkirakan akan terjadi defisit sekitar 13.045 liter per detik. Keunggulan Inovasi: . Penambahan jaringan distribusi. krisis air yang terjadi di Jakarta sebagai bukti ketidakmampuan operator memenuhi kewajibannya. serta peningkatan kualitas layanan harus terus ditingkatkan setiap tahunnya. 08 April 2009 14:32 Masalah yang lazim di daerah pesisir adalah ketidaktersediaan air tawar untuk minum. defisit air baku akan terjadi sepanjang tahun. Tahun ini saja.0 liter air murni per hari. Ferial Sofyan mengatakan. Kemudian pada 2020. Apalagi jika pelayanan sudah sangat buruk dan berimbas pada masyarakat banyak. Seperti krisis air yang sudah menjadi rutinitas di Jakarta Utara. dan sebagai produk sampingan dihasilkan kristal garam murni. Masalah tersebut dapat dipecahkan melalui inovasi sederhana dan murah berupa alat/sistem penyulingan air laut yang praktis. Sebuah uit panel Amandes berukuran 80 x 68 x 30 cm bisa menghasilkan 2. berkadar garam 2. ide kreatif itu penting. Amandes bekerja sepenuhnya dengan energi sinar matahari dan menghasilkan air yang dapat langsung diminum. Kenapa mereka tidak mampu.

dibutuhkan oleh masyarakat di mana saja. mesin ini dalam bentuk portable yang bisa dibawa kemana-mana. jika ada bencana di Flores atau pulau-pulau lainnya. karena tidak bekerja dengan sistem filtrasi Dapat ditempatkan di daerah+daerah terpencil Kemampuan operasional yang handal Mesin Penyulingan Air Laut Jadi Air Minum Jumat. Perusahaan tersebut selain menghibahkan mesin ini."tegasnya."jelasnya. yakni pembangkit listrik tenaga angin (PLTA). tinggal diadakan sebuah fasilitas pengangkut sehingga bisa dipindah-pindah. Perusahaan ini cukup konsern dalam masalah kemanusiaan. Daniel Cherlin. Semuanya ditanggung. menerima langsung satu unit mesin penyulingan air laut menjadi air jernih yang langsung diminum oleh siapapun." Lebih jauh menurut Daniel Cherlin. Ia mencontohkan. maka mesin ini dibawa ke sana. 23 Oktober 2009. termasuk ongkos pengirimannya. "Masyarakat NTT yang diwakili Wagub Pak Esthon Foenay. kepada Timor Express. Bukti penyerahan mesin penyulingan ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis dari Peter Willem Hatenboer selaku pemilik perusahaan Hatenboer Water. menghibahkan satu unit mesin penyulingan air laut menjadi air minum kepada masyarakat NTT melalui Pemerintah Provinsi NTT.• • • • • Tidak menimbulkan polusi udara. 08:42 WIB Kupang. sehingga mereka menghibahkan mesin ini kepada kita. "Jadi. . Dan. Pemerintah Belanda melalui perusahaan Hatenboer Water. karena bekerja sepenuhnya dengan energi sinar matahari Tidak menimbulkan polusi air sebagai efek proses produksi seperti pada sistem Reverse Osmosis Tidak terganggu adanya "Green Mussels" di air laut. sebuah perusahaan yang sudah bergerak di bidang penyulingan air laut sejak 100 tahun yang lalu. kemarin di Kupang menegaskan hal itu. tidak ada kendala bagi kita ketika di kemudian hari. Ada pula keunggulan lain dari mesin tersebut. yang menerima langsung mesin tersebut. Wakil Gubernur NTT Esthon Foenay. Penghubung Yayasan West Timor. pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga mesin. yakni ia bisa digerakkan oleh tiga jenis pembangkit. Penyerahan tersebut berlangsung di Schiedam. sebuah kota di dekat Roterdam. dan warga kesulitan air jernih padahal mereka tinggal di tepi pantai. "Jadi kita tinggal terima bersih saja. mereka pula yang menanggung segala konsekwensi dari pengirimannya ke Kupang.

sedangkan suku cadangnya pun tak ada kendala. Mereka akan dilatih hingga mahir. sebagai penghubung yayasan-yayasan di Belanda.Ketika dikonfirmasi lebih lanjut mengenai operasional dan perawatan mesin tersebut. [Timex] . Daniel Cherlin menjelaskan bahwa perusahaan tersebut yang akan mendatangkan stafnya ke Kupang untuk melatih tenaga yang dipersiapkan oleh Pemprov NTT. "Bantuan ini diberikan atas rekomendasi saya."pungkasnya.