Anda di halaman 1dari 10

c c

Pendidikan Islam pada masa modern sangatlah berbeda dengan zaman ± zaman
sebelumnya karena pada masa ini telah banyak perubahan dan perkembangan dikarenakan
kondisi dan situasi yang sangat amat mendukung .

Tercatat beberapa nama ulama besar yang berperan sebagai pembaharu bidang pendidikan
Islam yang muncul di Timur Tengah, seperti Muhammad Ali Pasya, Jamaluddin Al-Afghani,
Muhammad Abduh, Rasyid Ridha dari Mesir dan sebagainya.

Penemuan-penemuan baru dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi muncul di Eropa.


Misalnya dalam bidang mesin, listrik, radio, yang semuanya itu menunjang semakin kuatnya
Eropa terhadap dunia Timur. Dunia jadi berbalik, dunia Timur terpukau dan terbius kemajuan
yang dialami Eropa.

Terpuruknya nilai±nilai pendidikan dilatar belakangi oleh kondisi internal Islam yang
tidak lagi menganggap ilmu pengetahuan umum sebagai satu kesatuan ilmu yang harus
diperhatikan. Selanjutnya, ilmu pengetahuan lebih banyak diadopsi bahkan dimanfaatkan secara
komprehensif oleh barat yang pada waktu itu tidak pernah mengenal ilmu pengetahuan.
Pembaharuan pendidikan Islam terjadi karena 2 faktor yaitu faktor internal dan ekternal
karena adanya faktor inilah pendidikan Islam mengalami pembaharuan.
c 

 c
cc 

c  
  

Lahirnya modernisasi atau pembaharuan di sebuah tempat akan selalu beriringan dengan
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang saat itu. Modernisasi atau
pembaharuan bisa diartikan apa saja yang belum di pahami, di terima, atau dilaksanakan oleh
penerima pembaharuan sesungguhnya lebih merupakan upaya atau usaha perbaikan keadaan baik
dari segi cara, konsep, dan serangkaian metode yang biasa diterapkan dalam rangka
menghantarkan keadaan yang lebih baik.

Dengan demikian, kalau dikaitkan dengan pembaharuan pendidikan Islam akan memberi
pengertian. sebagai suatu upaya melakukan proses perunahan kurikulum, cara, metodologi,
situasi dan pendidikan Islam dari yang tradisional (ortodox) kearah yang lebih rasional, dan
professional sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat itu.

        


  

Terpuruknya nilai±nilai pendidikan dilatar belakangi oleh kondisi internal Islam yang
tidak lagi menganggap ilmu pengetahuan umum sebagai satu kesatuan ilmu yang harus
diperhatikan. Selanjutnya, ilmu pengetahuan lebih banyak diadopsi bahkan dimanfaatkan secara
komprehensif oleh barat yang pada waktu itu tidak pernah mengenal ilmu pengetahuan.

Secara garis besar ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya proses pembaharuan
pendidikan Islam.
!Y ?   internal yaitu, faktor kebutuhan pragmatis umat Islam yang sangat
memerlukan satu system pendidikan Islam yang betul ± betul bisa dijadikan rujukan
dalam rangka mencetak manusia ± manusia muslim yang berkualitas, bertaqwa, dan
beriman kepada Allah.
!Y |
  eksternal adanya kontak Islam dengan barat juga merupakan faktor
terpenting yang bisa kita lihat. Adanya kontak ini paling tidak telah menggugah dan
membawa perubahan phragmatik umat islam untuk belajar secara terus menerus kepada
barat, sehingga ketertinggalan yang selama ini dirasakan akan bisa terminimalisir.

è   
  

Setelah warisan filsafat dan ilmu pengetahuaan Islam diterima oleh bangsa Eropa dan
umat Islam sudah tidak memperhatikannya lagi maka secara berangsur-angsur telah
membangkitkan kekuatan di Eropa dan menimbulkan kelemahan dikalangan umat Islam. Secara
berangsur tetapi pasti. Kekuasan umat Islam ditunjukan oleh kekuasan bangsa Eropa, dan
terjadilah penjajahan di mana-mana di seluruh wilayah yang pernah di kuasai oleh kekuasan
Islam. Eksploitasi kekayaan dunia Islam oleh bangsa Eropa semakin memperlemah kedudukan
kaum muslimin dalam segala segi kehidupannya. Sebenarnya kesadaran akan kelemahan dan
ketertinggalan kaum muslimin dari bengsa Eropa dalam berbagai bidang kehidupan, telah timbul
mulai abad ke 11 H/ 17 M dengan kekalahan yang diderita oleh kerajaan Turki Usmani dalam
peperangan dengan Negara eropa. Mereka mulai memperhatikan kemajuan yang dicapai oleh
Eropa, pertama Prancis yang merupakan pusat kemajuan Eropa pada masa itu.dan di kirim duta-
duta untuk mempelajari kemajuan Eropa, terutama dibidang militer dan kemajuaan ilmu
pengetahuan.

Dalam bidang pengembangan ilmu pengetahuaan ilmu modern dari barat, untuk pertama
kali dalam dunia islam di buka suatu percetakan di Istambul pada tahun 1727 M. dan juga di
adakan percetakan Al-Qur¶an, dan ilmu pengetahuan agama yang lainnya juga.

Penduduk Mesir oleh Napoleon Bonaparte tahun 1798 M, adalah merupakan tonggak
sejarah bagi umat Islam untuk mendapatkan kembali kesadaran akan kelamahan mereka.
Ekspedisi Napoleon tersebut bukan hanya menunjukan akan kelamahan umat Islam. Tetapi juga
sekaligus menunjukan kebodohan mereka. Dalam ekspedisi itu Napoleon membawa sepasukan
tentara dan para ilmuan dengan seperangkat peralatan ilmiah. Untuk mengadakan penelitian di
Mesir.

Eksploitasi dan intervensi barat lama kalamaan menyadarkan akan keterbelakangan umat
Islam. Mereka sadar kuatnya control barat terhadap mereka terhadap kemajan modern yang di
miliki oleh barat. Inilah yang menyadarkan mereka dari keterbelakangan mereka dan
kelemahannya. Sehingga timbul usaha pembaharuan dalam segala aspek kehidupan yang di
pelopori oleh penguasa, kaum bangsawan, elit, dan intelegensia.

¢   


  

!Y ·olongan yang berorientasi pada pola pendidikan modern dibarat pada dasarnya mereka
berpandangan bahwa sumber kekuatan dan kesejahteraan hidup yang dialami oleh barat
adalah sebagai hasil dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang
mereka capai. Perkembangan dari ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang pernah
berkembang didunia Islam. Atas dasar demikian, maka untuk mengembalikan kekuatan
dan kejayaan umat Islam, sumber kekuatan dan kesejahteraan tersebut harus dikuasai
kembali. Dalam hal ini, usaha pembaharuan pendidikan Islam adalah dengan jalan
mendirikan sekolah ± sekolah dengan pola sekolah barat, baik system maupun isi
pendidikannya. Di samping itu pengiriman pelajar ±pelajar kedunia barat terutama
Prancis untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Pembaharuan pendidikan
dengan pola barat ini mulanya timbuldi Turki Usmani pada akhir abad ke 11 H/17 M
setelah mengalami kalah perang dengan berbagai Negara Eropa timur pada masa itu.
Sultan Mahmud II ( yang memerintah di Turki Usmani 1807-1839 M), adalah pelopor
pembaharuan pendidikan di Turki. Usaha pembaharuan yang dilakukan oleh Sultan
Mahmud II tersebut diuraikan oleh Harun sebagai berikut: ialah perubahan dalam bidang
pendidikan. Madrasah adalah merupakan satu-satunya lembaga yang ada di kerajaan
Usman.
!Y ·erakan Pembaharuan Pendidikan Islam Yang Berorientasi. Pada sumber Islam yang
murni, pola ini berpandangan bahwa sesungguhnya Islam itu sendiri merupakan sumber
bagi kemajuan dan perkembangan peradaban dan ilmu pengaetahuan modern. Menurut
analisa mereka,diantara sebab-sebab kelemahan umat Islam adalah karena mereka tidak
menjalankan perintah agama Islam secara semestinya. Pola pembaharuan ini telah dirintis
oleh Mahmud Bin Andul Al Wahab, kemudian dicanangkan kembali oleh Jalalludin Al
Afgani dan Muhamad Abduh (akhir abad 19 M). untuk interprestasi diperlukan ijtihad
dan karenanya pintu ijtihad harus dibuka. Harun Nasution dalam menjelaskan pemikiran
Muhammad Abduh dalam pembaharuan pendidikan di Mesir menyatakan sebagai
berikut.: ia juga memikirkan sekolah ± sekolah pemerintah yang telah didirikan untuk
mendidik tenaga ± tenaga yang perlu bagi mesir dalam lapangan administrasi militer,
kesehatan, perindustrian, pendidikan dan sebagainya. Selain itu jumlah sekolah ± sekolah
pemerintah yang ada tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat akan kebutuhan
pendidikan oleh sebab itu, golongan pembaharu memerlukan bergerak dibidang
pendidikan . Demi memperbaiki mutu pendidikan Abdulah Ahmad memasukan empat
orang guru berbangsa belanda disamping dua orang Indonesia yang memiliki ijazah His
pertama yang di dirikan oleh organisasi Islam. Setahun berikutnya mendapat subsidi
penuh dari ·ubernur. Selain itu Sultan Mahmud II juga mengirim siswa-siswa ke Eropa
untuk memper dalam ilmu pengetahuan dan teknologi langsung dari sumber
pengembangannya.

Muhammad Ali Pasya dalam rangka memperkuat kedudukannya dan sekaligus


melaksanakan pembaharuan pendidikan di Mesir mengadakan pembaharuan dengan jalan
mendirikan sekolah yang meniru system pendidikan dan pengajaran barat dengan memasukkan
ilmu pengetahuan modern ke dalam Al-Azhar dan dengan memperkuat didikan agama di
sekolah-sekolah pemerintah, jarang yang memisah golongan ulama dari golongan ahli ilmu
modern akan dapat diperkecil.

!Y Usaha Pembaharuan Pendidikan Yang Berorientasi Pada Nasionalisme. Rasa


nasionalisme timbul bersamaan dengan perkembangannya pada kehidupan modern dan
dimulai dari barat. Islam menghadapi kenyataan bahwa mereka terdiri dari berbagai
bangsa yang berbeda latar belakang dan sejarah perkembangan kebudayaannya.
Disamping itu, adanya keyakinan dikalangan pemikir pembaharuan dikalangan umat
Islam, bahwa pada hakekatnya ajaran Islam bisa diterapkan dan sesuai dengan segala
zaman dan tempat.

ð      


  


Tokoh pembaharuan pendidikan Islam bercorak modernis. Sejalan dengan pembahruan
pendidikan Islam penuh dilakukan pada 3 wilayah kerajaan besar yaitu kerajaan Usmani, Mesir,
India.

  


Pembaharuan pendidikan didunia Islam dimulai dikerajaan Turki Usmani. Faktor yang
melatar belakangi gerakan pembaharuan bermula dari kekalahan-kekalahan kerajaan Usmani
dalam peperangan dengan Eropa.

Adapun tokoh yang mencoba melakukan upaya tersebut ialah :

!Y Sultan Ahmad III. Adanya kekalahan yang dialami kerajaan Turki Usmani menyebabkan
Sultan Ahmad III prihatin dan melakukan intropeksi, dengan melakukan pengiriman duta
ke Eropa untuk mengamati perkembangan barat. Dengan mendirikan sekolah teknik
militer, mendirikan percetakan untuk mempermudah Access buku pengetahuan. Upaya
ini dilakukan sampai beliau wafat dan kemudian digantikan oleh Sultan Mahmud II.
!Y Sultan Mahmud II. Sultan Mahmud II merupakan kelanjutan dari Sultan Ahmad III.
Pembaharuan yang dilakukan dengan memperbaiki system pendidikan madrasah dengan
memasukkan ilmu pengetahuan umum. Kemudian mendirikan model disekolah barat.

R   

Tokoh yang melakukan upaya pembaharuan khususnya pendidikan adalah Muhammad Ali
Pasya dan Muhammad Abduh
!Y M. Ali Pasya. Ia mendirikan kementrian pendidikan dan lembaga pendidikan, membuka
sekolah teknik , kedokteran, pertambangan, mengirin siswa untuk belajar kenegri barat.
·erakan pembaharuan memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi barat kepada
umat Islam.
!Y M. Abduh. Melakukan pembaharuan pendidikan di Al-Azhar dengan memasukkan ilmu
modern. Mendirikan komite perbaikan administrasi Al-Azhar tahun 1895, melaksanakan
pembaharuan administratif yang bermanfaat.

j    

Pembaharuan pendidikan Islam di India bertujuan menghilangkan diskriminasi pendidikan


Islam tradisionalis dengan pendidikan sekuler.

Adapun yang menjadi tokoh pembaharuan di India

!Y Sayyid Akhmad Khan (1817 ± 1898 M). Ia berpendapat bahwa peninggkatan kedudukan
umat Islam di India dapat diwujudkan dengan bekerjasama dengan Inggris. Kemudian
mendirikan lembaga pendidikan, sekolah Inggris mudarabbah 1864. kemudian mendirkan
pula Scientific Society, mendirikan lembaga pendidikan yang didalamnya ilmu
pengetahuan umum. Itulah beberapa orang tokoh pembaharuan yang banyak mengadopsi
tata cara dan pengetahuan yang datang dari barat.

å  

 


Sebagai akibat dari usaha pembaharuan pendidikan Islam dalam rangaka untuk mengjar
kekurangan dan ketinggalan dari dunia barat dalam segala aspek kehidupan, maka terdapat
kecendruangan adanya dualisme dalam sisten pendidikan Islam. Usaha pendidikan modern
yang\berorientasi pada tiga pola pemikiraan (Islam murni, barat, dan nasionalisme) yang
mengambil pola system pendidikan barat dengan menyesuaikan Islam dan kepentingan nasional.

Sistem pendidikan modern, dilaksnakan pemerintah untuk memenuhi tenaga ahli untuk
kepentingan pemerintah dengan menggunakan kurikulum dan mengembangkan ilmu
pengetahuan modern. Sedangkan sisten pendidikan tradisional, tetap mempertahankan kurikulum
tradisional yang hanya memberikan pendidikan dan pengarahan keagamaan pada madrasah dan
pondok pesantren. Dualisme dan pola pendidikan ini yang mewarnai pendidikan Islam di Negara
Islam di zaman modern.

Usaha pendidikan untuk memadukan antara kedua sistem itu telah diadakan dengan jalan
memasukkan kurikulum ilmu pengetahuan modern kedalam system pendidikan tradisonal yang
berangsur-angsur mengarah kesistem pendidikan modern.
c  

 

c Y  
Dari pembahasan yang di paparkan diatas diskusi yang penulis ajukan, yaitu:
Seiring berkembangnya pendidikan Islam pada saat sekarang, semakin maju juga technology
dan semakin banyak faktor yang mendukung untuk menjadikan peserta didik yang professional
dan berkompeten dalam bidangnya.
1.Y Tetapi mengapa hingga sekarang belum ada terciptanya atau melahirkan ulama yang
sesuai syarat ± syarat yang ada?

c Y 
 
1.Y karena dalam proses pendidikan Islam (madrasah, pesantren, dan lain ± lain ) tidak
adanya spesialisasi mata pelajaran yang sesuai dengan bakat minat peserta didik, akan
tetapi pada zaman sekarang peserta didik di porsir untuk menguasai semua ilmu
pendidikan yang tercantum dalam kurikulum yang belum tentu sesuai dengan bakat minat
mereka.
Y

Y
Y

ccc c

Http:// fauzanma-fitku in Jakarta. Blogspot. Com/2009/04/Pembaharuan Pendidikan Islam.html

Zuhairini, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: logos,1999

Harun nasution, Pembaharuan Dalam Islam, bulan bintang Jakarta. 1982.

Asraha Hanun, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: logos Cet. 1. 1999.

Azra Azyumardi.´Surau Ditengah Krisis, Pesantren Dalam Perspektif Masyarakat´ Jakarata:


P3m.1985.Y