Anda di halaman 1dari 26

Wisudawan : Totok Suprapto

Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo


Lulusan : Agustus 2004
Sistem Alarm Anti pencuri pada rumah mengunakan sensor inframerah
berbasis mikrokontroler ATmega 8535
Vebry Prasetyo Utomo

(5215087477) Non-Reguler

Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika

Penelitian itu bertujuan untuk membuat aplikasi yang dapat mendeteksi seorang pencuri
dengan sistem alarm pada rumah. Penelitian ini menggunakan sensor inframerah berbasis
mikrokontroler Atmega 8535 dengan bahasa asembler. Aplikasi ini menggunakan tombol
berupa keypad yang di pergunakan untuk memasukan pasword sebagai perintah manual
yang di lengkapi dengan LCD pemantau.

Kata kunci: Alarm Anti pencuri, Alarm Sensor inframerah Atmega 8535, skripsi
mahasiswa UNJ

Dalam kehidupan sehari–hari dalam pengoperasian dan aplikasinya

kebutuhan akan keamanan terhadap juga tidak sulit, solusi ini

tindak pencurian sangatlah penting, menggunakan piranti keras

karena siapapun mendambakan (hardware) dan piranti lunak

keamanan dalam arti yang sebenar– (software).

benarnya. Salah satu cara mengatasi


Aplikasi yang digunakan yaitu
permasalahan di atas yaitu dengan
menggunakan mikrokontroler AVR
pembuatan rangkaian sistem alarm
ATmega8535, karena selain murah
yang harganya jauh lebih murah
juga mudah didapatkan di Indonesia,
dibandingkan dengan alarm yang
keuntungan menggunakan
dijual pada umumnya, dengan begitu
mikrokontroler selain disebutkan di
akan didapatkan beberapa manfaat
atas ada keuntungan lain yaitu mudah
yaitu selain sistem alarm dapat
dalam pemrograman dan sistem ini
dipasang dan berfungsi dengan baik,
juga mudah melakukan antarmuka
juga harganya sangat terjangkau,
(interface), Interface ini penting

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 1
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

karena dipakai untuk pengontrolan apabila ada seseorang yang membuka

masukan (input) dan hasil salah satu dari celah masuk tersebut

pengeluaran (output) dari tanpa mempunyai akses masuk atau

mikrokontroler yang dihubungkan memindahkan switch ke posisi

dengan perangkat lain, pada blok silence, maka sensor yang terpasang

input ini dihubungkan dengan sensor tersebut akan memberikan sinyal ke

yang dipasang pada setiap celah akses mikrokontroler yang kemudian dari

masuk atau keluar rumah dan juga mikrokontroler mengeluarkan output

bagian–bagian yang ada yang sudah terhubung dengan buzzer

kemungkinan dibobol oleh orang dan lampu indikator, sehingga Buzzer

yang tidak bertanggung jawab seperti berbunyi dan lampu indikator

pada pintu dan jendela, sedangkan pencurian akan menyala. Dan

output dari mikrokontroler bagaimana apabila yang punya rumah

dihubungkan dengan interface yang atau yang punya akses masuk tanpa

sudah dipasang dengan Buzzer dan buzzer berbunyi, yaitu dengan cara

Lampu indikator. memasukan kode (password) melalui

keypad yang sudah terpasang lengkap


Cara kerja dari sistem alarm
dengan LCD yang digunakan sebagai
pengaman rumah ini yaitu pada setiap
monitor input dan output password,
celah akses masuk atau keluar rumah
apabila password yang dimasukan
dan juga bagian–bagian yang ada
benar maka sistem alarm tidak
kemungkinan untuk dibobol oleh
berbunyi untuk waktu beberapa
orang yang tidak bertanggung jawab
menit, sehingga pemilik rumah bisa
seperti pada pintu dan jendela yang
membuka pintu dan masuk rumah
sudah terpasang sensor, sehingga

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 2
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

tanpa alarm berbunyi, setelah itu untuk menyelesaikan masalah alarm

penghuni harus memindahkan posisi anti pencurian pada rumah, mudah

selector switch yang semula pada dirawat dan diperbaiki, handal pada

posisi auto dipindah menjadi posisi kondisi lapangan, mempunyai

silence pada saat posisi silence ini dimensi yang sangat kecil, sehingga

maka alarm dianggap di silent sampai tidak memerlukan space yang besar

dengan dipindahnya kembali posisi untuk tempat pemasangannya, biaya

selector dari posisi silence menjadi alat relatif murah.

posisi auto.
Dari pertimbangan atau

Dalam solusi penggunaan objektifitas tersebut di atas maka

mikrokontroler ini sebagai sistem dicoba menggunakan AVR sebagai

alarm anti pencurian pada rumah solusi untuk pembuatan alarm anti

sangatlah banyak pertimbangan– pencurian pada rumah.

pertimbangan sebelum memilih


1. Alarm
sistem ini, karena selain
Sering kita mendengar kata–
pertimbangan cost juga pertimbangan
kata alarm yang biasa dipakai sebagai
mudahnya sistem tersebut
fungsi peringatan, baik sebagai tanda
dioperasikan atau digunakan dan
peringatan waktu sampai dengan
mudahnya persediaan spare parts
peringatan tanda bahaya seperti:
yang ada di pasaran.
peringatan kebakaran, peringatan

Berikut ini adalah obyektifitas gempa dan peringatan yang lainnya.

penggunaan AVR untuk sistem alarm Tetapi arti khusus alarm tersebut

anti pencurian pada rumah: dapat dan dalam arti yang sebenarnya yaitu,

mudah dalam proses pemasangannya kata alarm diambil dari bahasa asing

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 3
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

yang berarti adanya sinyal atau dan tertata rapi). Kedua, rumah itu

peringatan yang bisa berupa bunyi harus nyaman ditinggali. Sirkulasi

atau lampu sebagai tanda adanya udaranya bagus, demikian juga

suatu kondisi tertentu1. dengan pencahayaan matahari3.

2. Rumah Adapun tata letak ruangan

Rumah adalah bangunan yang rumah yang dimaksud di atas yaitu

berfungsi sebagai tempat tinggal atau bisa dilihat pada gambar 2.1.

hunian dan sarana pembinaan

keluarga. Rumah sebagai tempat

membina keluarga, tempat berlindung

dari iklim dan tempat menjaga

kesehatan keluarga2.

“Apakah definisi rumah yang baik?”

Tentu pendapat setiap orang berbeda-

beda. Secara umum, rumah yang baik

adalah rumah yang memenuhi

beberapa persyaratan. Pertama, rumah

itu harus enak dipandang. Ada unsur

keasrian dan keserasian dengan alam,

baik dalam skala kecil (kondisi rumah

itu sendiri), maupun skala makro


Gambar 2.1 Tata letak ruangan
(kawasan dan lingkungan yang bersih
1
http://www.merriam- 3. Alarm Anti Pencuri
webster.com/dictionary/alarm
2 3
Dinas Perumahan DKI Jakarta IDI (Ikatan Dokter Indonesia),
(http://dinasperumahan.jakarta.go.id) keluargasehat.com

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 4
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

Sistem-sistem alarm untuk indikator menyala4. Dengan demikian

pencuri ini harganya berubah-ubah akan mengundang perhatian orang–

secara fluktuatif dan selalu mengikuti orang yang ada di sekitar lokasi, dan

perkembangan jaman. Pada sudah pasti orang yang berniat untuk

umumnya, Alarm akan menakuti mencuri akan pergi.

pencuri, atau memberi tanda kepada


4. Mikrokontroler AVR
penghuni untuk siap siaga atau
ATmega8535
tetangga bahwa kejahatan sedang
Dalam penulisan skripsi ini
berlangsung.
mencoba menggunakan

Dengan bunyi alarm, tamu tak mikrokontroler AVR ATmega8535,

diundang yang mencoba untuk mempunyai register yang lebih

menyelinap masuk rumah akan banyak yaitu sebanyak 32 register,

langsung pergi ketika sadar bahwa sedangkan pada AT89S AT89S50

rumah tersebut dilengkapi dengan atau AT89S51 hanya mempunyai 8

alarm. Jadi yang dimaksud alarm anti register, dengan alasan tersebut maka

pencuri ini adalah sebuah sistem yang dicoba menggunakan AVR

membantu untuk memberikan ATmega8535 untuk

peringatan yang berupa suara dan mengaplikasikannya.

indikator apabila terjadi sesuatu di


Secara umum, AVR dapat
luar kebiasaan, contohnya yaitu
dikelompokkan menjadi empat kelas,
adanya pembukaan secara paksa pada
yaitu keluarga Attiny, keluarga
pintu atau jendela oleh seseorang
AT90Sxx, keluarga Atmega dan
yang tidak diinginkan, sehingga pada
AT86RFxx. Pada dasarnya yang
saat bersamaan alarm berbunyi dan 4
http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.p
hp

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 5
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

membedakan masing–masing kelas maksimal 16MHz yang membuat

AVR adalah memori, peripheral, dan ATmega8535 lebih cepat

fungsinya sedangkan dari segi dibandingkan dengan varian MCS

arsitektur dan instruksinya hampir 515. Dengan fasilitas yang lengkap

sama, Gambar 2.2 menunjukkan blok tersebut menjadikan ATmega8535

diagram mikrokontroler sebagai mikrokontroler yang

ATmega8535. Powerfull. Dari gambar 2.2 dapat

dilihat bahwa Atmega8535 memiliki

bagian sebagai berikut :

1. Saluran I/O sebanyak 32 buah,

yaitu Port A, Port B, Port C

dan Port D, yang masing –

masing port memiliki delapan

pin.

2. ADC 10 bit sebanyak delapan

saluran.

3. Tiga buah Timer / Counter

dengan kemampuan

pembandingan.

4. CPU yang terdiri atas tiga


Gambar 2.2 Blok Diagram
puluh dua register.
ATmega8535

ATmega8535 memiliki
5
Lingga Wardhana,, Belajar Sendiri
teknologi RISC dengan kecepatan Mikrokontroler AVR seri ATmega8535,
(Yogyakarta: Andi, 2006). Hal. 26

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 6
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

5. Watchdog dengan osilator dan EEPROM (Electrically

internal. Erasable Programmable Read

6. SRAM sebesar 512 byte. Only Memory) sebesar 512

7. Memori Flash sebesar 8 kb byte.

dengan kemampuan read 3. ADC internal dengan fidelitas

while write. 10 bit sebanyak 8 channel.

8. Unit interupsi internal dan 4. Portal komunikasi serial

eksternal. (USART) dengan kecepatan

9. Port antarmuka SPI. maksimal 2,5 Mbps.

10. EEPROM sebesar 512 byte 5. Enam pilihan mode sleep

yang dapat diprogram saat menghemat penggunaan daya

operasi. listrik6.

11. Antarmuka komparator Konfigurasi Pin ATmega8535

analog.
Konfigurasi pin Atmega8535
12. Port USART untuk
PDIP bisa dilihat pada gambar 2.3
komunikasi serial.

Fitur ATmega8535 sebagai

kapabilitas detail dari ATmega8535

adalah sebagai berikut:

1. Sistem mikroprosesor 8 bit

berbasis RISC dengan

kecepatan maksimal 16 MHz.

2. 12Kapabilitas memory flash 6


Lingga Wardhana,, Belajar Sendiri
Mikrokontroler AVR seri ATmega8535,
8KB, SRAM sebesar 512 byte, (Yogyakarta: Andi, 2006). Hal. 51

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 7
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

3. Port A ( PA0 s/d PA7 )

merupakan pin dua arah dan pin

masukan ADC.

4. Port B ( PB0 s/d PB7 )

merupakan pin I/O dua arah dan

pin fungsi khusus, yaitu Timer /

Counter, komparator analog,

dan SPI.

5. Port C ( PC0 s/d PC7 )

merupakan pin I/O dua arah dan

pin fungsi khusus, yaitu TWI,

komparator analog dan Timer

Oscillator.

6. Port D ( PD0 s/d PD7 )


Gambar 2.3 Konfigurasi Pin AVR
merupakan pin I/O dua arah dan
ATmega8535
pin fungsi khusus, yaitu
Dari gambar 2.3 dapat
komparator analog, interupsi
dijelaskan secara fungsional
eksternal, dan komunikasi
konfigurasi pin Atmega8535 sebagai
serial.
berikut:
7. Reset merupakan pin yang

1. VCC merupakan pin yang digunakan untuk me-reset

berfungsi sebagai pin masukan mikrokontroler.

catu daya. 8. XTAL1 dan XTAL2 merupakan

2. GND merupakan pin ground. pin masukan clock eksternal.

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 8
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

9. AVCC merupakan pin masukan kolom yang berhubungan akan

tegangan untuk ADC. terhubung ke ground sehingga

10. AREF merupakan pin kondisi baris dan kolom tersebut akan

masukan tegangan referensi berlogika7. menghubungkan pin-pin

ADC. keypad ke port B, maka akan

5. Keypad membentuk data tertetu pada port B,

Keypad digunakan untuk data yang dihasilkan dapat dilihat

memberikan data masukan password pada tabel 2.1.

ke mikrokontroler ketika tombol


Jumlah angka yang dapat dimasukan
ditekan. Keypad yang digunakan pada
sebagai data (password) dibatasi
rangkaian ini yaitu keypad terdiri atas
hanya 3 angka saja, sedangkan
3 kolom dan 4 baris dengan sebuah
tombol ‘*’ digunakan untuk tombol
common. Dengan keypad jenis ini
enter, dan tombol ‘#’ tidak
pengambilan data dari keypad
diperlukan maka tombol tersebut
menggunakan polling biasa. Kolom 1
tidak difungsikan sementara.
dihubungkan ke PB.1, kolom 2 ke

PB.2, kolom 3 ke PB.3, baris 1 ke

PB.4, baris 2 ke PB.5, baris 3 ke

PB.6, baris 4 ke PB.7 dan common

ke ground. Pada kondisi tidak terjadi

penekanan tombol keypad, kondisi

pada port B adalah logika 1 pada

setiap bitnya. Kemudian ketika salah 7


Paulus Andi Nalwan, Panduan Praktis
Teknik Antarmuka dan Pemrograman
satu tombol keypad ditekan, baris dan Mikrokontroler AT89C51, ( Jakarta : Elex
Media Komputindo Kelompok Gramedia,
2003 ). Hal. 46

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 9
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

6. Liquid Crystal Dispaly ( LCD )

Liquid Crystal Display (LCD)

merupakan perangkat penampil

karakter, simbol dan gambar. LCD

biasanya digunakan sebagai

perangkat pelengkap pada suatu

sistem mikrokontroler agar suatu alat

yang dihasilkan dapat lebih jelas

dalam menampilkan segala instruksi

dan hasil output, sehingga alat dapat

lebih jelas dalam penggunaannya dan

juga lebih menarik. LCD yang

digunakan berbentuk modul LCD

yang terdiri atas layar LCD dan

bagian pengontrolnya, misal Gambar 2.4 Blok diagram LCD

HD44780. Karakter–karakter yang

ditampilkan pada LCD berupa kode

yaitu ASCII (American Standart

Code For Information Interchange)8,

untuk gambar diagram internal dari

LCD bisa dilihat pada gambar 2.4.

8
Paulus Andi Nalwan, Panduan Praktis
Teknik Antarmuka dan Pemrograman
Mikrokontroler AT89C51, ( Jakarta : Elex
Media Komputindo Kelompok Gramedia,
2003 ). Hal. 93

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 10
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

LCD dengan jumlah atau untuk mode penulisan diberi

konfigurasi 16 karakter dan 2 baris logika 0 (low).

mempunyai 16 pena. Adapun fungsi f. Kaki 6 (E) untuk

pin – pin pada modul LCD yaitu: mengaktifkan clock LCD

dengan memberikan logika 1


a. Kaki 1 (GND), pin ini
pada saaat pembacaan dan
dihubungkan ke Ground.
penulisan.
b. Kaki 2 (Vcc), dihugungkan
g. Kaki 7–4 (D0 – D7)
ke positip 5 Volt.
digunakan sebagai data bus.
c. Kaki 3 (VEE/VLCD),
h. Kaki 15 (Anoda) berfungsi
digunakan sebagai pengatur
untuk backlight LCD yang
kontras LCD.
diberikan tegangan positip
d. Kaki Register Select (RS)
sebesar sekitar 4,5 Volt.
sebagai pemilih register yang
i. Kaki 16 (Katoda) digunakan
akan diakses. Untuk
sebagai backlight LCD yang
mengakses register data, pin
dihubungkan dengan ground.
ini harus diberi dengan logika
Pada LCD dilengkapi dengan 8 bit
1 (high), sedangkan untuk
register, denga fungsi sebagai
mengakses register maka
berikut:
perintah yang diberikan yaitu

pada logika 0 (Low).. a. Register data, yaitu berfungsi

e. Kaki 5 (R/W), untuk mode untuk menyimpan sementara

pembacaan pin ini diberikan data yang akan ditulis atau

logika 1 (high), sedangkan dibaca dari DDRAM atau

CGRAM

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 11
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

b. Register data, berfungsi untuk HD44780 sehingga pengguna

menyimpan kode instruksi tidak dapat merubah lagi atau

seperti display sealent, dengan kata lain memori ini

pergeseran krusor, dan akan menggambarkan sesuai

informasi alamat untuk dengan standar yang telah

menampilkan data. dibuat oleh pabrik.

Sedangkan memori yang 7. LED Inframerah

terdapat pada modul LCD adalah: LED atau Light Emmiting Diode

adalah dioda yang memancarkan


a. DDRAM, yaitu RAM yang
cahaya. Dengan menggunakan unsur
digunakan untuk menyimpan
seperti galium, arsen, dan phospor,
data atau karakter yang akan
pabrik LED dapat membuat LED
ditampilkan pada LCD
yang memencarkan cahaya warna-
b. CGRAM, yaitu RAM yang
warni. LED sering digunakan
digunakan untuk
sebagai display peralatan mesin
menggambarkan pola sebuah
hitung, jam digital, dan lain-lain,
karakter dan bentuk karakter
sedangkan sistem tanda bahaya
yang dapat diubah–ubah
pencuri dan ruang lingkup yang lain
sesuai dengan keinginan dan
membutuhkan pancaran yang tak
kebutuhan
tampak. LED jenis ini disebut LED
c. CGRAM, yaitu memori yang
infra merah. Simbol LED infra
digunakan untuk
merah ditunjukkkan pada gambar
menggambarkan pola sebuah
2.5a.
karakter dan pola tersebut

sudah secara permanen dari

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 12
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

Karakteristik LED merah Sensor penditeksi ini dipakai

infra adalah sebagai berikut: sebagai pengganti saklar manual atau

mekanik yang dipasang pada tempat–


a. Mempunyai eV antara 0,18
tempat yang berpotensi untuk
sampai 3,4eV9
dimasuki atau dilalui oleh orang,
b. Panjang gelombang
sehingga apabila ada orang yang
sebesar=1,240/eV, yaitu
tidak bertanggung jawab akan masuk
antara 0,36 µ m sampai 6.8 µ
tanpa memasukan kode (password),
m.
maka sensor akan menditeksi dan
c. Awet dan tahan lama, bila
megirim sinyal yang mengakibatkan
dipasang pada tegangan dan
alarm berbunyi.
arus yang benar.

d. Harga relatif murah. Keutamaan menggunakan

sistem sensor di sini adalah selain

tidak terlihat karena menggunakan

sinyal infra merah juga tidak mudah

untuk ditembus atau dibobol, lain

halnya apabila menggunakan saklar

mekanik (limit switch) yang lebih

mudah terlihat dan mudah ditembus,

simbol dan gambar fisik infra merah

bisa dilihat pada gambar 2.5b.

9
Datasheet IR, Vishay semiconductors

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 13
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

tegangan masukan lainnya. Adanya

sedikit perbedaan di antara kedua

masukan akan mengakibatkan

perubahan pada keluarannya.

Keluaran ditentukan oleh polaritas

sinyal masukan. Bila tegangan


a) b) masukan membalik lebih positif atau

Gambar 2.5, lebih besar dibandingkan dengan

a) Simbol LED infra merah tegangan masukan tidak membalik,

b) Gambar fisik LED infra merah maka secara ideal keluarannya

8. IC LM324 menghasilkan tegangan 0 Volt.

IC LM324 terdiri dari empat Sebaliknya, bila tegangan masukan

operasional amplifier. Sebuah membalik lebih negatif/lebih kecil

operasional amplifier memiliki dua dibandingkan tegangan masukan tak

buah masukan yaitu masukan membalik, maka secara ideal

membalik dan masukan tidak tegangan keluarannya sama seperti

membalik, serta sebuah keluaran. IC tegangan sumber.

ini dapat dijadikan sebagai

komparator tegangan. Konfigurasi

pin IC LM324 terlihat pada gambar

2.6.

Komparator tegangan

berfungsi untuk membandingkan

tegangan sebuah masukan dengan

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 14
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

sambungan (junction) satu di

antaranya emitor dan basis (dioda

emitor) dan lain di antaranya basis

dan kolektor (dioda kolektor).10

Pengoperasian transistor

sebagai saklar dapat dilakukan

dengan pemberian arus yang

berbeda-beda, yang pada umumnya

transistor tersebut dipergunakan pada

daerah-daerah tertentu. Untuk dapat

dioperasikan pada daerah putus (cut

off), fungsi transistor identik dengan

posisi saklar kontak tertutup bila arus

basis (IB) tidak sama dengan nol atau

Gambar 2.6. Konfigurasi IC LM324 diberikan tegangan bias maju dimana

tegangan masukan (Vin) lebih dari

barier potensial (Vbe) baik untuk

9. Transistor Sebagai Saklar dioda silikon atau germanium.

Transistor merupakan Transistor berfungsi sebagai saklar

gabungan dari dua buah dioda yang untuk mengontrol arus beban yang

bahan dasarnya terbuat dari kristal keluar dapat dilihat pada gambar 2.7.

germanium dan silicon. Bahan ini

merupakan bahan semikonduktor.

Transistor mempunyai dua 10


Malvino, Prinsip-Prinsip Elektronika,
(Jakarta : Erlangga, 1985). Hal. 112

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 15
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

Jika arus basis dibuat nol atau

negatif, maka perlakuan tersebut

membuat transistor masuk dalam

kondisi cut off. Kondisi transistor

dalam keadaan saturasi dan cut off

dapat dilihaat pada gambar 2.8.

Gambar 2.7. Transistor sebagai

saklar untuk mengontrol arus beban

yang keluar.

Sebagai akibat dari pengaruh

hambatan beban (RC) yang terpasang (a) (b)

pada kolektor, maka tegangan Gambar 2.8.

kolektor emitor(VCE) akan berkurang (a) Transistor pada kondisi saturasi

(b) Transistor pada kodisi cut off


dari tegangan VCC dan arus kolektor
Bila transistor berada pada
ini menimbulkan perubahan sebesar
kondisi cut off, maka arus kolektor
IC. RC pada hambtan kolektor, karena
menjadi nol dan tegangan pada
itu tegangan kolektor menjadi:
kolektor naik sebesar VCC, jadi
VCE = VCC – I.RC ...............................
transistor tersebut berarti membuka

Perlakuan arus basis yang rangkaian antara kolektor dan emitor,

berbeda membuat kondisi transistor hal tersebut sama dengan posisi

dalam keadaan saturasi atau cut off. saklar terbuka. Begitu sebaliknya,

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 16
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

jika arus basis diberikan dengan menarik lidah pegas (kontak relay

tegangan nilai positif, maka hal ini terputus) dan jika arus listrik

dapat membuat kondisi transistor diputus , maka magnet pada besi

saturasi dan berarti berfungsi sebagai lunak akan hilang dan lidah pegas

saklar pada posisi on atau tertutup. akan terlepas (kontak relay terbuka).

10. Relay elektromagnetik Kontaktor pada relay terdiri

Relay merupakan perangkat dari dua kondisi, yaitu Normaly

saklar elektromagnetis, yang cara Open (NO) dan Normaly Close (NC).

kerjanya dengan memberikan Normaly open terjadi apabila coil

tegangan ke coil pada relay akan relay tidak diberi tegangan maka

menghasilkan medan magnet yang kontak NO dengan Common tidak

akan menarik kontak relay sehingga terhubung dan sebaliknya titik NC

dua buah kontak akan berhubungan. dan Common akan terhubung,

Kontak ini akan mengalirkan arus sedangkan Normaly Close terjadi

dari dua buah titik yang dihubungkan apabila coil relay diberi tegangan

sehingga akan menutup lingkaran maka NC dengan Common terputus

arus dalam rangkaian.11 sehingga titik NO dan Common akan

terhubung. Gambar relay dapat


Pada dasarnya relay terdiri
dilihat pada gambar 2.9.
dari sebuah kumparan kawat beserta

inti besi lunak yang apabila di aliri

arus listrik maka besi lunak relay

akan berubah menjadi magnet dan

11
Http // www.hobby-elec.org, 29 september
2009. (a) (b)

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 17
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

Gambar 2.9 alarm anti pencuri ini menggunakan

(a) Simbol Relay. (b) Fisik Relay sistem elektronik yang membutuhkan

11. Power Supply sumber listrik yang stabil, sehingga

Sistem alarm anti pencuri ini sistem untuk pengaturan power

menggunakan power listrik sebagai listrik sangat dibutuhkan dalam

sumber energinya, karena hampir penerapan sistem alarm anti pencuri.

semua komponen pendukung pada

(a)

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 18
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

(b)

Gambar 2.10

(a) output 5V

(b) output 12V

Pada power supply ini Rangkaian power supply ini

dilengkai dengan penstabil tegangan dapat dilihat pada gambar 2.10, pada

yang menggunakan IC Power 7805 rangkaian tersebut dipasang dua unit

dan 7812, dengan pemasangan IC ini IC power yaitu 78L05 untuk

maka keluaran tegangan yang keluaran 5V(a) dan 78L12 untuk

dihasilkan akan stabil dan aman keluaran 12V(b).

digunakan pada komponen


12. Baterai Cadangan
elektronika sesuai dengan harapan.
Baterai cadangan yang

dimaksud di sini yaitu merupakan

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 19
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

pasokan listrik cadangan yang siap menggabungkan antara sensor, dan

dipakai apabila terjadi gengguan Buzzer

pada pasokan istrik utama, baik yang


Sistem yang akan dibangun
ditimbulkan oleh padamnya pasokan
yaitu ketika pogram dijalankan
listrik maupun rusaknya salah satu
maka mikrokontroler akan mulai
komponen pasokan listrik utama,
bekerja. Jika ada orang yang ingin
sehingga sistem alarm anti pencuri
masuk tanpa ijin / tanpa memasukan
tetap masih dapat bekerja walaupun
kode akses, melalui pintu maupun
pasokan listrik utama dari PLN
jendela - jendela maka sensor yang
padam.
terdapat pada masing-masing tempat

Beterai ini bekerja secara tersebut akan langsung memberi

otomatis, sehingga apabila terjadi input ke mikrokontroler, dari

gangguan pada pasokan listrik utama mikrokontroler akan mengeluarkan

maka secara otomatis sistem alarm sinyal keluaran (output), output dari

anti pencuri digantiankan oleh mikrokontroler ini digunakan untuk

baterai ini, dengan begitu sistem penyulut pada Transistor yang telah

alarm anti pencuri masih tetap dapat dihubungkan dengan Relay, sehingga

bekerja. dari Relay ini akan mengaktifkan

alarm dan lampu indikator, dengan


Prinsip kerja rangkaian
begitu orang yang ada di sekitar
Penelitian ini memanfaatkan
rumah akan mendengar alarm
mikrokontroler sebagai pusat kendali
tersebut, dan sudah pasti pencuri
dalam membangun sebuah sistem
akan lari / pergi.
alarm anti pencuri pada rumah yang

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 20
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

Untuk masuk ke dalam rumah Sensor –sensor yang terpasang

harus mempunyai password yang pada rumah dapat dinonaktifkan

diakses / dimasukkan melalui dengan dua cara, yaitu pertama

keypad yang sudah terhubung ke melalui password yang dimasukkan

sistem sebagai input pada melalui keypad dan kedua dengan

mikrokontroler, sehingga pada saat selector switch yang dipindahkan

password yang benar dimasukkan dari posisi auto ke posisi silence.

maka mikrokontroler akan non


Sistem ini juga dilengkapi
active selama beberapa menit, pada
dengan LCD yang berfungsi sebagai
saat kondisi inilah maka penghuni
indikator pada saat memasukan
dapat membuka pintu tanpa alarm
password dan petunjuk apakah
berbunyi, setelah penghuni masuk
password sesuai atau tidak, selain itu
maka apabila penghuni menghendaki
pada saat password sesuai maka
jendela atau bagian yang dipasang
tampilan pada layar LCD akan
sensor ini untuk dibuka dalam waktu
menunjukan bahwa pintu siap untuk
lama, penghuni harus memindahkan
dibuka. Untuk alur berpikir
selector switch dari posisi auto ke
(flowchart) dari sistem ini bisa
posisi silence, karena apabila tidak
dilihat pada gambar 2.11 dan blok
dipindahkan ke posisi silence maka
diagram pada gambar 2.12.
alarm akan berbunyi.

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 21
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

FLOWCHART SISTEM ALARM ANTI PENCURI


Darurat (Power Darurat (Penyusup/
Normal / Penghuni Alarm Silent
utama mati ) Pencuri)

Mulai B

Otomatis power
Power Utama cadangan
Tidak
Hidup menghidupkan
sistem

Ya

Standby (Sistem siap


Power DC 12 Hidup
dipakai)

Orang akan masuk


rumah

Tampilan LCD
“Your Password:”

Penghuni Tidak

Penyusup/Pencuri
Ya

Masukan Password

Membuka
Tidak
pintu/jendela
Password Tiga kali salah
Tidak
Cocok Password
Tidak
Ya

Tampilan LCD Ya
“Doesn’t Match” Sensor aktif
“Password”
Tampilan LCD
Ya “Access Denied ”
Pindahkan saklar ke
posisi silent Buzzer & LED alarm
Hidup

Tampilan LCD
Alarm Silent Alarm kondisi silent
“Please Open The”
3 menit B
“Door Now“

Indikator alarm silent


Pintu dapat dibuka hidup
tanpa alarm

Pintu/jendela dapat
dibuka tanpa alarm
Alarm
diaktifkan Tidak
Pindahkan saklar ke
posisi aktif
Ya

Indikator alarm silent


Selesai
mati

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 22
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

FLOWCHART SISTEM ALARM ANTI PENCURI


Darurat
Darurat (Power
Alarm Silent Normal / Penghuni (Penyusup/
utama mati)
Pencuri)
B

Reset Tidak

Buzzer & LED alarm


Tiga menit Tidak
Hidup
Ya

Ya

Kembali ke mulai

Gambar 2.11. Flowchart sistem alarm anti pencuri

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 23
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

BLOK DIAGRAM SISTEM ALARM ANTI PENCURI

LCD

Output

Lampu Alarm
Sensor
Input

Output
Mikrokontroler
ATmega8535

Input
Output

Buzzer

Gambar 2.12. Blok diagram sistem alarm anti pencuri

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 24
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

Kesimpulan (berhadapan antara infra merah

1. Bahwa sebelum dengan photo diode) atau juga

memulai perakitan / pembuatan bisa dengan cara pantulan.

sistem alarm anti pencuri ini, 4. Untuk kepekaan

maka harus dibuat langkah – sensor dalam sistem ini dapat

langkah dalam penyusunan, diatur dengan cara mengatur

sehingga akan mempermudah besar / kecilnya nilai resistansi

dalam pelaksanaannya. pada variable resistor.

2. Pembuatan sistem Berdasarkan hasil pengujian,

alarm anti pencuri ini akan lebih sistem yang dibuat dan dirakit dapat

cepat dan efektif apabila bekerja dengan baik sesuai dengan

mengikuti langkah – langkah yang direncanakan.

yang telah direncanakan,


Metode Penelitian
sehingga semua urutan
Metode yang akan digunakan
pengerjaan dapat tertata rapi dan
pada penelitian ini adalah metode
mengurangi tingkat kesalahan /
eksperimen laboratorium, dengan
lupa.
menggunakan tahapan – tahapan
3. Penggunaan sensor
yang telah disusun secara berurutan,
infra merah dalam pembuatan
adapun tahapan tersebut yaitu:
sistem alarm anti pencuri ini

dapat dipasang dengan beberapa

cara, yaitu antara lain dengan

dipasang secara langsung

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 25
Wisudawan : Totok Suprapto
Dosen Pembimbing : Bpk. Pitoyo Yuliatmojo
Lulusan : Agustus 2004

Daftar Pustaka
M e n d i s a i n s i s te m a l a r m a n ti p e n c u r i

Lingga Wardhana,, Belajar Sendiri


M e r a n c a n g (hr a an r gd kw) a ai ar en M e r a n c a n g (s po r fot wg) raar me
Mikrokontroler AVR seri ATmega8535,

(Yogyakarta: Andi, 2006)


M e m b u a t r a n g k a ia n S i s te m m in im u m
m i k r o k o n t r o l 8e 5r 3A 5T m e g a

Paulus Andi Nalwan, Panduan Praktis


M e m b u a t ra n g k a ia n in p u t M e m b u a t p ro g ra m in p u t Teknik Antarmuka dan Pemrograman

Mikrokontroler AT89C51, ( Jakarta :


M e n c o b a r a n g k a i a n i n Dp uo tw n pl or oa gd r a m i n p u t k e m i k r o k o n t r o l e r

Elex Media Komputindo Kelompok

M e n c o b a p ro g ra m in p u t M e m b u a t p r o g r a m o u tp u t Gramedia, 2003 )

M e m b u a t r a n g k a i a n o uDt po uw t n pl or oa gd r a m o u tp u t k e m i k r o k o n t r o l e r
Malvino, Prinsip-prinsip Elektronika,

(Jakarta : Erlangga, 1985)


M e n c o b a r a n g k a ia n o u tp u t M e n c o b a p r o g r a m o u tp u t

I n te g r a s i r a n g k a i a n m e n j a d Iin st ea gt ur a s i p r o g r a m m e n j a d i s a tu

D o w n pl or oa gd r a m k e m i k r o k o n t r o l e r

M e n c / os bi ma u l a s i s i s t e m s e c a r a i n te g r a s i

M e n g u k u r h a s /i pl pe en er cl iotiba an a n

M e m b u a t a n a lis a d a ri h a s il p e n e l itia n

Sistem Alarm Anti pencuri pada ruma berbasis


mikrokontroler AVR ATmega 8535 26