P. 1
perancangan-laboratorium-komputer

perancangan-laboratorium-komputer

|Views: 1,237|Likes:
Dipublikasikan oleh Arif Rahman Hakim

More info:

Published by: Arif Rahman Hakim on Dec 28, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/26/2013

pdf

text

original

PRA-PERANCANGAN FASILITAS LABORATORIUM KOMPUTER DI SMK

ABSTRAK: Tujuan pendidikan kejuruan adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan kemampuan kompetitif, sebagai tenaga profesi dalam bidang keahlian tertentu, untuk dapat bekerja di industri, bekerja sebagai wiraswasta, atau mengembangkan kariernya pada bidang keahlian tertentu setelah selesainya mengikuti program pendidikan. Untuk mencapai tujuan tersebut, setiap sekolah teknologi dan kejuruan harus memiliki laboratorium dan bengkel yang dilengkapi dengan fasilitas peralatan, perkakas, sumber belajar, dan bahan dan alat yang memadai, baik jenis dan jumlahnya. Peralatan laboratorium dan bengkel hendaknya relevan dengan jenis kerja yang akan dilakukan siswa setelah lulus dari sekolah.

I. PENDAHULUAN Tanggung jawab sekolah dalam memasuki era globalisasi adalah mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam masyarakat yang sangat cepat perubahannya. Tantangan yang dihadapi para siswa lulusan SMK adalah menjadi pekerja yang memiliki keterampilan dan keahlian dalam Era Asean Free Trade Area (AFTA) dan Asean Free Labor (AFLA). Integrasi perekonomian nasional dengan perekonomian regional/ global seperti AFTA, APEC, WTO/GATT memang tidak bisa dihindari. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kenyataan integrasi perekonomian dunia ini memang harus dihadapi. Kemahiran komputer (dan juga kemampuan berbahasa Inggris) merupakan kriteria utama yang umumnya diajukan sebagai syarat memasuki lapangan kerja di Indonesia (dan di seluruh dunia). Mengingat lulusan SMK di seluruh wilayah Nusantara ini cenderung bekerja di dunia usaha dan industri, dan dengan adanya komputer yang telah merambah di segala bidang kehidupan manusia, maka dibutuhkan suatu komitmen dan tanggung jawab terhadap sistem pendidikan guna meningkatkan kemahiran komputer bagi siswa SMK. Sayangnya, biaya untuk membuat laboratorium komputer (LABKOM) yang representatif dan lengkap cukup mahal serta sulit dijangkau oleh SMK di tingkat Kabupaten/Kota.

Dalam konteks kebijakan Otonomi Daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) mutlak diperlukan untuk meningkatkan pemberdayaan seluruh potensi wilayah yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketenagakerjaan. Dengan demikian upaya penataan dan pengembangan program pendidikan perlu diperhatikan dengan seksama, agar tetap relevan dengan kebutuhan pembangunan. Untuk mengatasi kesulitan pendanaan bagi penyediaan sarana LABKOM, setiap SMK di tingkat Kabupaten/Kota perlu menggalang dukungan dari pemerintah daerah maupun masyarakat. Diharapkan agar setiap SMK dapat membangun hubungan yang erat dengan masyarakat setempat dan melakukan sebuah lompatan yaitu, dengan mengundang para masyarakat penyumbang untuk membangun fasilitas dasar LABKOM. Setiap SMK harus dapat membuktikan bagaimana mengatasi salah satu masalah terbesar dalam pengenalan teknologi komputer secara berkesinambungan. Keefektifan sistem yang berkesinambungan akan tumbuh jika masyarakat di Kabupaten/Kota memahami bagaimana pentingnya teknologi bagi anak-anak mereka. Dalam hal ini kita dapat mempelajari bahwa, SMK yang bekerjasama dengan masyarakat setempat dalam membangun fasilitas LABKOM cenderung berkembang secara teratur. Bahwa setiap SMK harus memiliki laboratorium dan bengkel yang dilengkapi dengan fasilitas peralatan, perkakas, sumber belajar, bahan dan alat yang memadai, baik jenis dan jumlahnya. Peralatan laboratorium dan bengkel hendaknya relevan dengan jenis kerja yang akan dilakukan siswa setelah lulus dari sekolah. Kesinambungan adalah faktor utama. Pada program di masa lalu untuk menyediakan teknologi bagi SMK kebanyakan mencapai sedikit sukses dalam jangka waktu yang cukup lama dan jarang sekali menunjukkan perkembangan. Persyaratan mengenai laboratorium bahasa adalah contoh yang umum. Begitu pun dalam hal LABKOM, standar kompetensi keahlian yang diminta untuk mengembangkan dan merawat fasilitas komputer sangat tinggi serta kemahiran komputer mempunyai nilai jual yang sangat tinggi pula. Biasanya ada enam masalah utama, yaitu: Anggaran untuk perawatan fasilitas awal tidak tersedia.

Lemahnya kondisi kerja guru di lapangan mendorong bahwa mereka tidak dapat membagi waktu untuk mengembangkan materi mengajar secara kreatif. laboratorium/studio dipimpin oleh seorang guru atau seorang tenaga pengajar yang keahliannya telah memenuhi persyaratan sesuai dengan cabang ilmu. pengujian bahan. penyusunan. 1980). sedangkan Pasal 28 menjelaskan tentang personal yang berhak mengelola laboratorium.” Selanjutnya. sedangkan kegiatan praktek di bengkel lebih berorientasi pada kegiatan pelayanan seperti misalnya pembuatan dan perbaikan perkakas dan alat. Peraturan Pemerintah (PP) No. ”laboratorium/studio adalah sarana penunjang jurusan dalam satu atau sebagian ilmu. dan eksprimen untuk pembuktian suatu teori. 5 tahun 1980 tentang Pokok-pokok Organisasi Universitas/ Institut Negeri. Sedangkan bengkel (worskop) adalah tempat dilaksanakannya aktivitas proses belajar mengajar. LANDASAN HUKUM Pengertian tentang laboratorium telah dicantumkan dalam Pasal 27 dan Pasal 28. 1980): Pasal 27 menyebutkan bahwa. . II. kegiatan praktek di laboratorium dapat berupa pengukuran dan pengamatan fenomena fisis. Kedua Pasal tersebut berbunyi antara lain (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dari dua pengertian di atas. dapat dikatakan bahwa laboratorium dan bengkel adalah tempat dimana proses belajar-mengajar praktek dilaksanakan. Materi yang sesuai untuk mengajar tidak tersedia. Tidak tersedianya teknisi ahli atau terlalu mahal. dan seni tertentu dan bertanggungjawab langsung kepada ketua Jurusan. dan perbaikan perkakas (equipment) dan alat (tools) (Webster’s new World Dictionary. pembongkaran.Pelatihan biasanya terlalu spesifik dan tidak berhubungan dengan kebutuhan di lapangan atau perubahan sikap. pemasangan. Tidak tersedianya karyawan untuk perawatan rutin dan pengembangannya. perakitan. teknologi atau seni tertentu sesuai dengan keperluan bidang studi yang bersangkutan. dimana materi pelajaran berkaitan dengan pembuatan. teknologi. Pasal 27 menjelaskan tentang pengertian laboratorium. Perbedaan pengertian antara kedua kata tersebut terletak pada jenis kegiatanya. pada Pasal 28 menjelaskan.

Dalam hal ini termasuk diantaranya penguasaan pada prinsip-prinsip pemrograman menggunakan bahasa rakitan (Assembler) yang sesuai. III. Electronic Workbench-EWB. instrumentasi elektronika dan pengolahan isyarat digital. Fungsi dan tujuan LABKOM ini akan dapat difahami jika terlebih dahulu dijelaskan “sasaran perilaku” dari sub-program studi dimaksud. FUNGSI DAN TUJUAN LABKOM merupakan sarana utama penunjang proses belajar-mengajar khususnya pada program studi di SMK Jurusan Teknik Komputer dan Manajemen Informatika. . Teknik Otomotif. meliputi: jumlah perkakas dan alat yang memadai. Menguasai pemakaian bahasa-bahasa pemrograman yang umumnya digunakan dalam dunia rekayasa. Makalah ini mencoba mendudukkan suatu kerangka dasar pra-perancangan laboratorium perangkat lunak komputer. Menguasai pemakaian paket-paket perangkat-lunak komputer (misalnya MATLAB. 3. 2. dan Teknik Mesin serta masalah rekayasa lain yang relevan. Menguasai aplikasi perangkat-keras komputer . Dari sub-program studi ini. ORCAD. jenisnya lengkap. SPICE dan lainlain. Teknik Komputer. dan kualitasnya memenuhi syarat. PROTEL. antara lain: 1. C++.Pencapaian tujuan belajar mengajar praktek di SMK akan ditentukan oleh kelengkapan fasilitas laboratorium. kita menginginkan agar dihasilkan lulusan. di samping tentunya untuk sub-program studi lain yang relevan.khususnya piranti-piranti antarmuka (interfaces) dan Microcontroller (yang akan dikembangkan adalah sistem Microcontroller berbasis 8031/8051. dan lain-lain. Turbo-Pascal. seperti FORTRAN. untuk pemodelan dan simulasi masalah-masalah Teknik Elektro. walaupun tetap terbuka untuk sistem-sistem lain) .dalam sistem-sistem kendali digital. Visual Basic. dan sesuai dengan tingkat kemutakhiran teknologi.

KERANGKA DASAR PENGEMBANGAN Bahasan mengenai kerangka dasar pengembangan ini meliputi 3 (tiga) hal. unsur Laboran dan unsur Assisten.Kepala/Sekretaris Teknik Komputer dan Manajemen Informatika. Unsur Anggota: guru-guru bidang studi komputer yang mempunyai peminatan dan penelitian dalam ruang lingkup keilmuan program komputer. unsur Anggota. Pembagian Ruangan dan Inventarisasi Peralatan. b. dan sistem (system) mikroelektronika. 6. III dan IV pada laboratorium. Menguasai pengetahuan tentang perancangan.Kepala/Sekretaris Lab. elektronika dan IV. fabrikasi dan aplikasi berbagai piranti (devices).4. a. Menguasai perencanaan dan perancangan arsitektur jaringan komputer serta pengetahuan dasar (hardware dan software) untuk meng-administrasi-kan suatu jaringan komputer terpadu. Unsur Pimpinan: . Personalia dan Organisasi Personalia dari Laboratorium ini terdiri dari unsur Pimpinan. yaitu perihal Personalia dan Organisasi. 5. rangkaian (circuits). baik yang “klasik” maupun “modern” serta aplikasinya dalam analisis dan perancangan sistem kendali. sedangkan “sasaran perilaku” point 6 diharapkan akan ditunjang oleh Laboratorium Elektronika. 1 sampai 5 diharapkan dapat ditunjang oleh berbagai modul praktikum dan demo yang disediakan untuk Praktikum II. Komputer . Menguasai dasar-dasar Teori Sistem Kendali. Praktek laboratorium komputer yang dilaksanakan oleh siswa dalam proses belajar mengajar diharapkan akan berkisar pada “sasaran perilaku” di atas. Dari keenam “sasaran perilaku” di atas. 1. .

Komputer Meja untuk Tugas Praktek Ruang Computer Room-1 (Lab. Berbagai . Listrik Dasar/Ruang Perkuliahan Arah ke Lab. d.c. Unsur Assisten: terdiri dari guru pemula yang memiliki pemahaman tentang komputer serta telah memperoleh pelatihan khusus untuk menangani praktikumpraktikum yang diselenggarakan oleh laboratorium komputer. Komputer & Kontrol) Arah ke Lab. Pembagian Ruangan Sebuah LABKOM harus memiliki ruangan yang baik dan strategis. Komputer & Kontrol) R. Ada Koordinator Assisten untuk masing-masing jurusan di SMK. Otomotif /Kantor Jurusan Gambar 1: Denah Ruangan Computer Room-1 yang lebih besar. Satu di antaranya yang terkecil akan dimanfaatkan untuk kantor bagi unsur Pimpinan sekaligus sebagai ruang administrasi. Lab. Pimpinan/ Asisten administrasi/ seminar kecil Computer Room-2 (Lab. dokumentasi dan kepustakaan serta ruang seminar kecil. Denah ruangan dapat dilihat seperti pada Gambar 1. akan dijadikan Ruang Komputer berisi sekurangkurangnya 20 (duapuluh) unit komputer yang terangkai dalam satu jaringan terpadu. Unsur Laboran: terdiri dari 1 (satu) orang Laboran Kepala dan sedikitnya 2 (dua) Laboran lainnya yang salah satunya akan berfungsi rangkap sebagai Sysop (System Operator) jaringan komputer. PERSONALIA DAN STRUKTUR ORGANISASI LABKOM Unsur Pimpinan LABKOM (Ketua) Computer (Sekretaris) Room-1 (Ketua) Computer (Sekretaris) Room-2 2.

HP NetServer) . 3. dan beberapa asisten di rekrut untuk memberi bantuan kepada para pengguna. pengembangan. pengembangan. segala jenis interfaces dan aplikasi Microcontroller. Pada masa depan. server. motor stepper. Seluruh perangkat lunak komputer yang digunakan. penggunaan dan updating-nya merupakan tanggungjawab LABKOM. baik berupa paket-paket program maupun compiler. 7 hari seminggu sepanjang tahun. Kemudian pada sudut yang lain disediakan meja khusus untuk tugas-tugas praktek siswa dan penelitian lainnya. meliputi: Hardware: Komputer khusus server (mis. Seorang (atau lebih) laboran akan berfungsi sebagai Sysop jaringan komputer ini. Inventarisasi Peralatan Seluruh peralatan yang berupa unit komputer dan accessories–nya merupakan inventaris LABKOM. diharapkan ruang komputer ini akan terbuka 24 jam sehari. sensor. linker dan intepreter berbagai bahasa pemrograman dapat di akses dari setiap terminal komputer. baik berupa paket-paket program maupun perangkat lunak yang menunjang bahasa-bahasa pemrograman komputer pengadaan. Sedangkan Computer Room-2 akan dirancang menjadi laboratorium untuk praktikumpraktikum dan alat demo yang berhubungan dengan Sistem Kendali dan Instrumentasi. Printer. segala jenis interfaces dan aplikasi Microcontroller. Pada salah satu sudut ruangan akan dibangun ruangan semi-permanen untuk kantor Laboran Kepala dan Koordinator Assisten. serta bertanggungjawab pada inventaris semua peralatan praktikum dan demo yang meliputi motor-servo. dan berbagai accessories komputer lainnya akan disediakan di ruangan ini. sehingga pengadaan. serta pengadaan. penggunaan dan pemeliharaannya merupakan tanggung-jawab LABKOM. penggunaan dan pemeliharaannya masing-masing. termasuk di antaranya praktikum dan demo mengenai motor-servo.perangkat-lunak komputer. pengembangan. motor stepper. sensor. akses Internet. CD-ROM-player. Spesifikasi untuk masing-masing alat.

Plotter 1 1 1 1 2 Baik Baik Baik Baik Baik . perangkat komunikasi yang menghubungkan komputerkomputer di suatu lokasi KPU yaitu: NIC: 10/100 Mbps. sensor. dan (2) WAN.Modul Praktikum Step Motor .Modul Praktikum Servo Modulator MS150 .2. perangkat komunikasi yang menghubungkan komputerkomputer antar workstation yaitu: Consolidation Router (with VPN capability). Modem External Microcontroller. Development Tool.Modul Praktikum Web Base SCADA 2. RDBMS. segala jenis interfaces dan aplikasi Microcontroller Workstation. Modem Tabel 1. Printer. Network Switch/HUB. meliputi: Sistem Operasi. Firewall Perangkat Komunikasi: Perangkat komunikasi terdiri atas: (1) LAN (ethernet).Sekitar 20 sampai 25 unit PC untuk terminal di Computer Room-1. Notebook. Function Generator 3. Electronic Workbench [EWB]. meliputi: System Management Software. Inventarisasi Peralatan Pendukung Jenis Jumlah Keterangan 1. SPICE dan lain-lain) untuk pemodelan dan simulasi masalah-masalah Teknik Elektro khususnya dan masalah rekayasa pada umumnya Paket perangkat lunak server jaringan. VPN. Cabling. Modul Praktikum: . Access Router. Aplikasi Perkantoran Perangkat lunak jaringan komputer. Perangkat lunak sistem. Backup Storage dan Scanner Software: Paket-paket perangkat-lunak komputer (misalnya MATLAB.

Kegiatan Praktikum pada dasarnya dapat dibagi menjadi 2 (dua) kategori. R & D) bagi seluruh civitas akademik di SMK. Inventarisasi Peralatan Kantor Jenis Meja Lemari White Board Kursi Kayu Perangkat Meja Lab. yaitu: Kegiatan Praktikum terstruktur (terjadwal) Kegiatan Praktikum tak terstruktur . KEGIATAN LABORATORIUM LABKOM dibangun dengan fungsi utamanya sebagai sarana penunjang kegiatan belajar-mengajar – khususnya praktikum siswa yang menunjang pembuatan modul-modul praktikum dan/atau peralatan demo – walaupun tidak tertutup kemungkinan untuk mengembangkannya lebih lanjut menjadi sarana kegiatan penelitian dan pengembangan (Litbang. MPF 1+ 8. Komputer: . Trainer Motorolla 6.Tabel 2.Pentium 100 (ACER) . Inventarisasi Peralatan LABKOM Yang Sudah Ada Jenis 1.Pentium 100 (DELL) . Research and Development. Uraian/spesifikasi ¾ biro Jumlah 3 5 3 6 3 Keterangan Baik Baik Baik Baik Baik V. Keyboard Jumlah 5 1 1 3 2 1 1 1 1 2 1 2 Keterangan Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Tabel 3. Scanner HP 4. MPF Z80 9. CD ROM player 7.Pentium 166 2. Hub Jaringan 5. Monitor 3.

praktikum terjadwal ini telah disusun sebagaimana terlihat pada Tabel 4. kegiatan-kegiatan Praktikum tak terjadwal juga meliputi kegiatankegiatan Litbang sehubungan dengan tugas penelitian ilmiah bagi guru-guru SMK. Tabel 4. Step Motor 4.Room-2 Comp. Otomotif Tek. SAP 3 5. Intel 6. SAP I IV 1. Sistem Kontrol Optimal dan Perancangan Sistem Kontrol yang harus menggunakan program MATLAB.Room-1 Comp. 2. Deadband dan Step Response 3. misalnya tugas-tugas matapelajaran Sistem Pengaturan. Bangunan Tek. Sistem Kendali Posisi (pengenalan) III 1. Perancangan Sistem Elektronika yang nantinya menggunakan program EWB dan lain-lain. Mesin Tek. Selain itu.Room-1 Comp. Untuk Kurikulum Berbasis Kompetensi 2004.1. Matlab I 2.Room-1 .Room-1 Comp.Room-2 Tek. Sistem Kendali Kecepatan 2. Materi Praktikum Praktikum II Nama Percobaan 1. Mesin Tek. Motorolla Diikuti oleh Lab. Komputer Comp. Matlab II 2. Kegiatan Praktikum Tidak Terjadwal Kegiatan praktikum tak terjadwal pada umumnya berkaitan dengan tugas-tugas matapelajaran yang bisa dikerjakan dalam laboratorium. Kegiatan Praktikum Terstruktur (Terjadwal) Kegiatan Praktikum terstruktur adalah kegiatan praktikum yang dijadwalkan untuk memenuhi kurikulum yang telah digariskan. Komputer Tek.Room-1 Comp. Comp.Room-2 Comp. Otomotif T Tek. Pemodelan dan Simulasi Numerik. Teknik Pengaturan (Digital). Sistem Kendali Posisi Lanjutan 3.Room-2 Comp. Otomotif Tek. Otomotif Tek.Room-1 Comp.Room-2 Comp. Otomotif Tek. Bangunan Tek.

Pengadaan meja-kursi 20 buah Pemasangan karpet Pembuatan papan nama. Perbaikan pintu. dan lemari-lemari. kegiatan yang dilakukan adalah: Penataan Computer Romm-1. Pengadaan meja ½ biro 3 buah. administrasi. kepustakaan dan seminar kecil yang meliputi: Pemasangan AC 1 pk sebanyak 1 buah. Pengadaan meja komputer kecil sebanyak 20 buah. kegiatan yang dilakukan adalah: perbaikan/penataan ruang untuk unsur pimpinan. .Tabel 5: Penanganan Praktikum Terjadwal oleh LAMKOM Laboratorium Praktikum Jurusan/Guru Beban Dari Seluruh Materi Computer Room-1 II III IV Teknik Otomotif Teknik Mesin Teknik Komputer Teknik Mesin Teknik Komputer Guru 10 % (1/10 bagian) 10 % (1/10 bagian) 30 % (3/10 bagian) 20 % (2/10 bagian) 40 % (4/10 bagian) 30 % (3/10 bagian) Computer Room-2 III IV IV VI. Tahap I. jendela. Pengadaan ruang laboran dan asisten Pengadaan peralatan Lab. secara bertahap dengan perioritas utama pengadaan komputer. TAHAPAN PEMBANGUNAN Perancangan LABKOM semestinya dilakukan secara bertahap. mengingat keterbatasan anggaran untuk pembangunan fasilitas laboratorium. 2. dan ruang kantor. Pemasangan meja-kursi komputer (sekurang-kurangnya 20 buah). Tahap II. dokumentasi. teralis.

Tata Letak Tidak Bagus Tata letak laboratorium ini sangat umum. Pemasangan kabel sangat sukar dan perlu kabel di bawah lantai.Gambar 2. Gurunya tidak bisa lihat kegiatan siswa. Jarak pandang siswa sangat rendah (khususnya dari bagian belakang). . Lay Out Ruang kelas LABKOM VII. namun demikian dari sisi pembelajaran hal ini terbatas sekali. DESAIN DASAR LABORATORIUM KOMPUTER 1. Jalan bagi guru untuk bekerja dengan siswa secara individual sangat sukar.

Tata Letak Yang Bagus Tata letak laboratorium ini jauh lebih baik dari sisi pembelajaran. Jalan bagi guru untuk bekerja secara individual dengan siswa sangat bagus. Para siswa dapat berputar di kursi mereka dan jarak pandang cukup baik. 2.Para siswa mudah sekali menabrak peralatan ketika masuk dan keluar. Jika ada komputer yang memerlukan perhatihan (atau perbaikan kecil) siswa lain tak terganggu. Jika manapun ruang Anda cukup luas bagian tengah memungkinkan guru untuk mengajarkan prinsip-prinsip pada awal pelajaran atau untuk mengkaji ulang masalah umum yang banyak atau semua siswa menghadapinya. Guru dapat memantau kegiatan semua siswa selama belajar. . jauh lebih lewes. Jika sala satu komputer memerlukan perhatian (atau perbaikan kecil) di muka kelas hal itu akan mengganggu semua siswa. Pemasangan kable sangat mudah dan mudah pula di modifikasi. Para siswa tak berhubungan dengan kabel (di belakang) dan dapat di andalkan.

P3/Xeon 1GHz. P3/Xeon 1GHz. Notebook 8. HDD 20 GB) A3 size Jumlah 1 1 1 20 5 3 4 1 1 12 port – SNMP.0592 EPROM 2764 RAM 6264 74LS138 74LS08 TC232CPE 74LS112 74LS14 Connector 9 Pin Kabel Pelangi (Bus) 10 Soket LED Resistor Kapasitor Keramik JLH 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 10 5 15 8 NO 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 NAMA BARANG ELKO 4. Document Scanner Perangkat Komunikasi: 1.7 uF/50V ELKO 10 nF/50V EPROM Eraser ADC DAC OP-AMP (LM741) Soket R . HD 20 GB) PIII 866 MHz (TFT.Tabel 6. Workstation 5. Server Aplikasi Perkantoran 4. RAM 512 MB. Remote Router Perangkat Lunak: 1. RAM 512 MB. P3/Xeon 1GHz. Usulan perangkat LABKOM & Sistem Kendali-Instrumentasi NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 NAMA BARANG SN 74LS373 XTAL 11. Komponen Perangkast Keras: 1. Server Basis Data 3. Server Aplikasi Pemilu 2.4 GHz (17’ SVGA. Network Switch/HUB 2. HD RAID 5*20 GB 2 SMP. HD RAID 5*20 GB 2 SMP. Paket DBMS Spesifikasi Teknis 2 SMP. RAM 512 MB. Sistem Operasi 2. Dot Matrix Printer 9. C dan VR PCB RS-232 Logic Probe PPI Card NIC IC TC236 Kipas Angin Gantung JLH 8 10 1 2 2 2 2 1 1 3 1 1 2 2 2 . Spesifikasi Kebutuhan LABKOM Yang Diusulkan. 24x CD ROM. RAM 128 MB. HD RAID 5*20 GB P4 1. RMON manageable 1 serial asynchronous 1 external modem Tabel 7. RAM 256 MB.

k. Ada yang menyebutkan bahwa jenis ini rata-rata hanya memiliki 24 workstation (PC yang terhubung pada . e. pengelompokkannya didasarkan atas letak dan posisi dari workstation yang terhubung pada jaringan. a. Konfigurasi Jaringan Di dalam membangun sebuah jaringan yang besar. j. MAN (Medium Area Network) dan WAN (Wide Area Network). g h. ada beberapa jenis jaringan yang dikelompokkan berdasarkan keluasan area dan jumlah komputer yang digunakan. f.Beberapa Dokumentasi a. l. i. Arsitektur ini merupakan jenis yang paling sederhana dari jenis arsitektur yang lainnya. d. Selain itu. Ketiga jenis arsitektur jaringan di atas dibedakan berdasarkan besar kecilnya workstation yang menjadi anggota di dalamnya. komputer yang terhubung sangat sedikit. Gambar 3: Beberapa Dokumentasi 3. b. Pada Aristektur jenis LAN. Local Area Network (LAN) LAN merupakan arsitektur jaringan yang hanya terdiri dari beberapa komputer. Jenisjenisnya antara lain LAN (Local Area network). c.

b. kedua komputer itu dapat dikatakan telah terhubung dengan sistem jaringan lokal atau LAN. seperti sharing data maupun menggunakan sumber daya printer secara bersama-sama. Semua komputer pada LAN hanya berada dalam satu ruangan. apabila memiliki 2 komputer yang terhubung satu sama lain.jaringan) dalam satu jaringan LAN. Medium Area Network (MAN) MAN merupakan arsitektur komputer yang kapasitas komputernya lebih banyak daripada model LAN. Pada kenyataannya. Arsitektur ini disebut medium karena komputer yang terhubung tidak hanya berada dalam satu tempat atau satu ruang saja. MAN dapat diartikan sebagai arsitektur jaringan yang didalamnya terdapat dua atau lebih jaringan LAN yang dihubungkan menjadi satu. antargedung ataupun antarkota dapat melakukan koneksi. Pada jaringan jenis MAN. Repeater (Pengut Sinyal) HUB Workstation 2 Repeater Jaringan LAN pada gedung Timur Workstation 1 Jaringan LAN pada Gedung Barat Workstation B Komputer Server Gambar 4: Penganalogian Struktur Jaringan Antargedung yang berdekatan . komputer-komputer yang berada antarlantai dalam satu gedung. Antarkomputer yang terhubung dalam sistem jaringan lokal dapat melakukan komunikasi. Jaringan disebut jenis MAN apabila menghubungkan dua buah gedung yang sama-sama memiliki jaringan lokal (LAN).

. antpropinsi. Secara umum. Jaringan ini merupakan jaringan yang sangat besar. Komponen-komponen di suatu workstation dihubungkan oleh sarana jaringan komputer lokal (LAN) yang selanjutnya dihubungkan dengan LAN di komputer klient lainnya dengan sarana jaringan komputer berarea luas (WAN). Untuk menghubungkan antara jaringan satu dengan jaringan lain yang letaknya berbeda kota atau daerah. Pada jenis ini. Di dalamnya Anda dapat menghubungkan banyak jaringan kecil maupun besar dengan media transmisi kabel sampai dengan tanpa kabel (wireless). Seluruh komponen infrastruktur jaringan LABKOM dihubungkan satu sama lain dengan sarana jaringan komputer. komputer yang terhubung tidak hanya dalam satu ruangan. bahkan antarbenua. Wide Area Network (WAN) Dalam dunia Teknologi Informasi. jaringan komputer KPU ini harus memenuhi spesifikasi teknis berikut: Protokol jaringan berbasis TCP/IP Interkoneksi antarsimpul menggunakan fasilitas Virtual Private Network (VPN) untuk menjamin keamanan pertukaran data Infrastruktur jaringan dapat dibagi-pakai (sharing) dengan infrastruktur jaringan yang sudah tersedia Pertukaran data antarsimpul umumnya bersifat burst pada waktu-waktu tertentu. antarlantai dalam satu gedung ataupun antargedung yang berdekatan.c. antarpulau. istilah WAN juga sering disebut internet. jenis ini memungkinkan hubungan jaringan lokal (LAN) dan MAN yang letaknya antarkota. Anda dapat menggunakan sarana telepon sebagai media transmisinya. Akan tetapi. yaitu ditandi dengan kata wide atau luas.

INTERNET data Saluran Telepon Modem HUB Workstation 1 Jaringan WAN di Makassar Saluran Telepon Modem Jaringan WAN di Jakarta Gambar 5: Arsitektur Jaringan Antarpropinsi Dihubungkn dengan Media Saluran Telepon .

1 Januari 2006 . sehingga pembiayaan LABKOM tidak tergantung dari kemampuan sekolah. Bandung. Demikian Pra-Perancangan LABKOM ini dibuat untuk dijadikan sebagai acuan dalam proses pengusulan. PENUTUP Diharapkan. Direncanakan warnet tersebut akan mengenakan biaya yang sangat murah. LABKOM suatu saat nanti bisa mendapatkan akses internet secara cumaCuma dari Pemerintah.VIII. sekedar untuk menutup biaya listrik yang digunakan Lab dan membantu operasional Lab. Selain itu. akan bisa diwujudkan suatu konsep "warnet singgah" yaitu suatu warnet yang diperuntukan bagi masyarakat umum untuk mencari informasi yang bermanfaat bagi aktifitas keseharian mereka. LABKOM tersebut akan dapat digunakan oleh masyarakat dari manapun. pembangunan secara terencana dan terpadu. dengan adanya akses internet tersebut. baik yang ingin belajar tentang komputer maupun mencari informasi di Internet. pengadaan.

yang tetap konsisten mengajar dan membimbing kami dalam proses pembelajaran.KATA PENGANTAR Untuk melengkapi pra-syarat kelulusan Mata Kuliah Organissi & Manajemen PTK Program Pascasarjana Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia Tahun Ajaran 2005/2006. LAN dan WAN) serta teknis pelaksanaannya. Intisari Final Paper ini meliputi kendala-kendala penyediaan LABKOM di SMK Kabupaten/Kota dan konsep dasar pengembangan jaringan (software) komputer. MA. Akhirnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan Final Paper ini disampaikan terima kasih yang tak terhingga.kami perlu membuat tugas Final Paper tentang Pra-Perancangan Fasilitas Laboratorium Komputer di Sekolah Menengah Kejuruan. PhD. Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Prof. uraian materi hanya berisi tentang inventarisasi peralatan. MSc. maka sebagai mahasiswa . Kami menyadari bahwa Final Paper ini masih banyak kekurangannya. Untuk itu kritik dan saran dari manapun asalnya akan sangat diharapkan. sebagai dosen pengampu mata kuliah ini. 1 Januari 2006 . Bandung. karena itu sangat terbuka untuk perbaikan dan penyempurnaan. Dengan demikian. Kami berharap Final Paper ini dapat divalidasi oleh dosen pengampu mata kuliah dan pihak-pihak terkait guna mengetahui tingkat keterbacaan dan keterlaksanaan penggunaannya. layout dan beberapa jenis jaringan (LAN. Soenarto.

TAHAPAN PEMBANGUNAN ----------------------------------------------------------VII. Kegiatan Praktikum Terstruktur (Terjadwal) --------------------------------------2.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR --------------------------------------------------------------------------DAFTAR ISI -------------------------------------------------------------------------------------I. Tata Letak Yang Bagus ---------------------------------------------------------------3. Local Area Network (LAN) ------------------------------------------------------b. Konfigurasi Jaringan ------------------------------------------------------------------a. Inventarisasi Peralatan ----------------------------------------------------------------V. KERANGKA DASAR PENGEMBANGAN ------------------------------------------1. DESAIN DASAR LABORATORIUM KOMPUTER --------------------------------1. Kegiatan Praktikum Tidak Terjadwal -----------------------------------------------VI. PENUTUP ----------------------------------------------------------------------------------REFERENSI . PENDAHULUAN -------------------------------------------------------------------------LANDASAN HUKUM -------------------------------------------------------------------- i ii 1 3 4 5 5 6 7 9 10 10 11 12 12 13 15 15 16 17 19 III. FUNGSI DAN TUJUAN ------------------------------------------------------------------IV. Medium Area Network (MAN) -------------------------------------------------c. Wide Area Network (WAN) -----------------------------------------------------VIII. Personalia dan Organisasi ------------------------------------------------------------2. II. Pembagian Ruangan -------------------------------------------------------------------3. KEGIATAN LABORATORIUM --------------------------------------------------------1. Tata Letak Tidak Bagus ---------------------------------------------------------------2.

“Materi Kuliah Organisasi & Manajemen PTK: Fasilitas SMK” UPI-Bdg. 2005. MA. Inc. 1979. George. Prof. MSc. Prakken 2. . Storm.REFERENSI 1. “Managing The Occupational Educational Laboratory” Publications. Soenarto. Michigan. Ann Arbor. PhD.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->