PRA-PERANCANGAN FASILITAS LABORATORIUM KOMPUTER DI SMK

ABSTRAK: Tujuan pendidikan kejuruan adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan kemampuan kompetitif, sebagai tenaga profesi dalam bidang keahlian tertentu, untuk dapat bekerja di industri, bekerja sebagai wiraswasta, atau mengembangkan kariernya pada bidang keahlian tertentu setelah selesainya mengikuti program pendidikan. Untuk mencapai tujuan tersebut, setiap sekolah teknologi dan kejuruan harus memiliki laboratorium dan bengkel yang dilengkapi dengan fasilitas peralatan, perkakas, sumber belajar, dan bahan dan alat yang memadai, baik jenis dan jumlahnya. Peralatan laboratorium dan bengkel hendaknya relevan dengan jenis kerja yang akan dilakukan siswa setelah lulus dari sekolah.

I. PENDAHULUAN Tanggung jawab sekolah dalam memasuki era globalisasi adalah mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam masyarakat yang sangat cepat perubahannya. Tantangan yang dihadapi para siswa lulusan SMK adalah menjadi pekerja yang memiliki keterampilan dan keahlian dalam Era Asean Free Trade Area (AFTA) dan Asean Free Labor (AFLA). Integrasi perekonomian nasional dengan perekonomian regional/ global seperti AFTA, APEC, WTO/GATT memang tidak bisa dihindari. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kenyataan integrasi perekonomian dunia ini memang harus dihadapi. Kemahiran komputer (dan juga kemampuan berbahasa Inggris) merupakan kriteria utama yang umumnya diajukan sebagai syarat memasuki lapangan kerja di Indonesia (dan di seluruh dunia). Mengingat lulusan SMK di seluruh wilayah Nusantara ini cenderung bekerja di dunia usaha dan industri, dan dengan adanya komputer yang telah merambah di segala bidang kehidupan manusia, maka dibutuhkan suatu komitmen dan tanggung jawab terhadap sistem pendidikan guna meningkatkan kemahiran komputer bagi siswa SMK. Sayangnya, biaya untuk membuat laboratorium komputer (LABKOM) yang representatif dan lengkap cukup mahal serta sulit dijangkau oleh SMK di tingkat Kabupaten/Kota.

Dalam konteks kebijakan Otonomi Daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) mutlak diperlukan untuk meningkatkan pemberdayaan seluruh potensi wilayah yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketenagakerjaan. Dengan demikian upaya penataan dan pengembangan program pendidikan perlu diperhatikan dengan seksama, agar tetap relevan dengan kebutuhan pembangunan. Untuk mengatasi kesulitan pendanaan bagi penyediaan sarana LABKOM, setiap SMK di tingkat Kabupaten/Kota perlu menggalang dukungan dari pemerintah daerah maupun masyarakat. Diharapkan agar setiap SMK dapat membangun hubungan yang erat dengan masyarakat setempat dan melakukan sebuah lompatan yaitu, dengan mengundang para masyarakat penyumbang untuk membangun fasilitas dasar LABKOM. Setiap SMK harus dapat membuktikan bagaimana mengatasi salah satu masalah terbesar dalam pengenalan teknologi komputer secara berkesinambungan. Keefektifan sistem yang berkesinambungan akan tumbuh jika masyarakat di Kabupaten/Kota memahami bagaimana pentingnya teknologi bagi anak-anak mereka. Dalam hal ini kita dapat mempelajari bahwa, SMK yang bekerjasama dengan masyarakat setempat dalam membangun fasilitas LABKOM cenderung berkembang secara teratur. Bahwa setiap SMK harus memiliki laboratorium dan bengkel yang dilengkapi dengan fasilitas peralatan, perkakas, sumber belajar, bahan dan alat yang memadai, baik jenis dan jumlahnya. Peralatan laboratorium dan bengkel hendaknya relevan dengan jenis kerja yang akan dilakukan siswa setelah lulus dari sekolah. Kesinambungan adalah faktor utama. Pada program di masa lalu untuk menyediakan teknologi bagi SMK kebanyakan mencapai sedikit sukses dalam jangka waktu yang cukup lama dan jarang sekali menunjukkan perkembangan. Persyaratan mengenai laboratorium bahasa adalah contoh yang umum. Begitu pun dalam hal LABKOM, standar kompetensi keahlian yang diminta untuk mengembangkan dan merawat fasilitas komputer sangat tinggi serta kemahiran komputer mempunyai nilai jual yang sangat tinggi pula. Biasanya ada enam masalah utama, yaitu: Anggaran untuk perawatan fasilitas awal tidak tersedia.

Pasal 27 menjelaskan tentang pengertian laboratorium. Dari dua pengertian di atas. Perbedaan pengertian antara kedua kata tersebut terletak pada jenis kegiatanya. laboratorium/studio dipimpin oleh seorang guru atau seorang tenaga pengajar yang keahliannya telah memenuhi persyaratan sesuai dengan cabang ilmu. pada Pasal 28 menjelaskan. 1980): Pasal 27 menyebutkan bahwa. 5 tahun 1980 tentang Pokok-pokok Organisasi Universitas/ Institut Negeri. dan seni tertentu dan bertanggungjawab langsung kepada ketua Jurusan. pengujian bahan. kegiatan praktek di laboratorium dapat berupa pengukuran dan pengamatan fenomena fisis. . Materi yang sesuai untuk mengajar tidak tersedia.Pelatihan biasanya terlalu spesifik dan tidak berhubungan dengan kebutuhan di lapangan atau perubahan sikap. pembongkaran. ”laboratorium/studio adalah sarana penunjang jurusan dalam satu atau sebagian ilmu. 1980). II. dapat dikatakan bahwa laboratorium dan bengkel adalah tempat dimana proses belajar-mengajar praktek dilaksanakan. Lemahnya kondisi kerja guru di lapangan mendorong bahwa mereka tidak dapat membagi waktu untuk mengembangkan materi mengajar secara kreatif. Peraturan Pemerintah (PP) No. LANDASAN HUKUM Pengertian tentang laboratorium telah dicantumkan dalam Pasal 27 dan Pasal 28. teknologi. Sedangkan bengkel (worskop) adalah tempat dilaksanakannya aktivitas proses belajar mengajar. sedangkan kegiatan praktek di bengkel lebih berorientasi pada kegiatan pelayanan seperti misalnya pembuatan dan perbaikan perkakas dan alat. dan eksprimen untuk pembuktian suatu teori. Tidak tersedianya karyawan untuk perawatan rutin dan pengembangannya. dan perbaikan perkakas (equipment) dan alat (tools) (Webster’s new World Dictionary. dimana materi pelajaran berkaitan dengan pembuatan. Tidak tersedianya teknisi ahli atau terlalu mahal. sedangkan Pasal 28 menjelaskan tentang personal yang berhak mengelola laboratorium. pemasangan.” Selanjutnya. perakitan. Kedua Pasal tersebut berbunyi antara lain (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. penyusunan. teknologi atau seni tertentu sesuai dengan keperluan bidang studi yang bersangkutan.

Pencapaian tujuan belajar mengajar praktek di SMK akan ditentukan oleh kelengkapan fasilitas laboratorium. Menguasai aplikasi perangkat-keras komputer . meliputi: jumlah perkakas dan alat yang memadai. Fungsi dan tujuan LABKOM ini akan dapat difahami jika terlebih dahulu dijelaskan “sasaran perilaku” dari sub-program studi dimaksud. Electronic Workbench-EWB.dalam sistem-sistem kendali digital. untuk pemodelan dan simulasi masalah-masalah Teknik Elektro. Dari sub-program studi ini. Teknik Otomotif. Menguasai pemakaian paket-paket perangkat-lunak komputer (misalnya MATLAB. . Menguasai pemakaian bahasa-bahasa pemrograman yang umumnya digunakan dalam dunia rekayasa. antara lain: 1. walaupun tetap terbuka untuk sistem-sistem lain) . SPICE dan lainlain. 2. III. Dalam hal ini termasuk diantaranya penguasaan pada prinsip-prinsip pemrograman menggunakan bahasa rakitan (Assembler) yang sesuai. dan kualitasnya memenuhi syarat. FUNGSI DAN TUJUAN LABKOM merupakan sarana utama penunjang proses belajar-mengajar khususnya pada program studi di SMK Jurusan Teknik Komputer dan Manajemen Informatika. dan lain-lain. C++. Makalah ini mencoba mendudukkan suatu kerangka dasar pra-perancangan laboratorium perangkat lunak komputer. instrumentasi elektronika dan pengolahan isyarat digital. seperti FORTRAN. Turbo-Pascal. dan Teknik Mesin serta masalah rekayasa lain yang relevan.khususnya piranti-piranti antarmuka (interfaces) dan Microcontroller (yang akan dikembangkan adalah sistem Microcontroller berbasis 8031/8051. ORCAD. Visual Basic. 3. PROTEL. jenisnya lengkap. Teknik Komputer. di samping tentunya untuk sub-program studi lain yang relevan. dan sesuai dengan tingkat kemutakhiran teknologi. kita menginginkan agar dihasilkan lulusan.

Komputer . fabrikasi dan aplikasi berbagai piranti (devices). 1 sampai 5 diharapkan dapat ditunjang oleh berbagai modul praktikum dan demo yang disediakan untuk Praktikum II. unsur Laboran dan unsur Assisten. 5. baik yang “klasik” maupun “modern” serta aplikasinya dalam analisis dan perancangan sistem kendali. . Menguasai dasar-dasar Teori Sistem Kendali.4. Unsur Pimpinan: . elektronika dan IV. b. Pembagian Ruangan dan Inventarisasi Peralatan. a. sedangkan “sasaran perilaku” point 6 diharapkan akan ditunjang oleh Laboratorium Elektronika. Menguasai pengetahuan tentang perancangan. Praktek laboratorium komputer yang dilaksanakan oleh siswa dalam proses belajar mengajar diharapkan akan berkisar pada “sasaran perilaku” di atas. Unsur Anggota: guru-guru bidang studi komputer yang mempunyai peminatan dan penelitian dalam ruang lingkup keilmuan program komputer. dan sistem (system) mikroelektronika. 6.Kepala/Sekretaris Lab. unsur Anggota. rangkaian (circuits). III dan IV pada laboratorium. KERANGKA DASAR PENGEMBANGAN Bahasan mengenai kerangka dasar pengembangan ini meliputi 3 (tiga) hal. Menguasai perencanaan dan perancangan arsitektur jaringan komputer serta pengetahuan dasar (hardware dan software) untuk meng-administrasi-kan suatu jaringan komputer terpadu. yaitu perihal Personalia dan Organisasi. Personalia dan Organisasi Personalia dari Laboratorium ini terdiri dari unsur Pimpinan. 1.Kepala/Sekretaris Teknik Komputer dan Manajemen Informatika. Dari keenam “sasaran perilaku” di atas.

Satu di antaranya yang terkecil akan dimanfaatkan untuk kantor bagi unsur Pimpinan sekaligus sebagai ruang administrasi. Unsur Assisten: terdiri dari guru pemula yang memiliki pemahaman tentang komputer serta telah memperoleh pelatihan khusus untuk menangani praktikumpraktikum yang diselenggarakan oleh laboratorium komputer. Denah ruangan dapat dilihat seperti pada Gambar 1. Lab. dokumentasi dan kepustakaan serta ruang seminar kecil. Unsur Laboran: terdiri dari 1 (satu) orang Laboran Kepala dan sedikitnya 2 (dua) Laboran lainnya yang salah satunya akan berfungsi rangkap sebagai Sysop (System Operator) jaringan komputer. Pimpinan/ Asisten administrasi/ seminar kecil Computer Room-2 (Lab.c. Ada Koordinator Assisten untuk masing-masing jurusan di SMK. d. Komputer Meja untuk Tugas Praktek Ruang Computer Room-1 (Lab. PERSONALIA DAN STRUKTUR ORGANISASI LABKOM Unsur Pimpinan LABKOM (Ketua) Computer (Sekretaris) Room-1 (Ketua) Computer (Sekretaris) Room-2 2. Komputer & Kontrol) R. akan dijadikan Ruang Komputer berisi sekurangkurangnya 20 (duapuluh) unit komputer yang terangkai dalam satu jaringan terpadu. Berbagai . Pembagian Ruangan Sebuah LABKOM harus memiliki ruangan yang baik dan strategis. Otomotif /Kantor Jurusan Gambar 1: Denah Ruangan Computer Room-1 yang lebih besar. Komputer & Kontrol) Arah ke Lab. Listrik Dasar/Ruang Perkuliahan Arah ke Lab.

Kemudian pada sudut yang lain disediakan meja khusus untuk tugas-tugas praktek siswa dan penelitian lainnya. penggunaan dan updating-nya merupakan tanggungjawab LABKOM. sensor. penggunaan dan pemeliharaannya masing-masing. sehingga pengadaan. Inventarisasi Peralatan Seluruh peralatan yang berupa unit komputer dan accessories–nya merupakan inventaris LABKOM. serta pengadaan. Seorang (atau lebih) laboran akan berfungsi sebagai Sysop jaringan komputer ini. dan beberapa asisten di rekrut untuk memberi bantuan kepada para pengguna. server. 7 hari seminggu sepanjang tahun. linker dan intepreter berbagai bahasa pemrograman dapat di akses dari setiap terminal komputer. baik berupa paket-paket program maupun perangkat lunak yang menunjang bahasa-bahasa pemrograman komputer pengadaan. HP NetServer) . segala jenis interfaces dan aplikasi Microcontroller. diharapkan ruang komputer ini akan terbuka 24 jam sehari. Seluruh perangkat lunak komputer yang digunakan. penggunaan dan pemeliharaannya merupakan tanggung-jawab LABKOM. meliputi: Hardware: Komputer khusus server (mis. baik berupa paket-paket program maupun compiler. serta bertanggungjawab pada inventaris semua peralatan praktikum dan demo yang meliputi motor-servo. sensor. motor stepper.perangkat-lunak komputer. Pada salah satu sudut ruangan akan dibangun ruangan semi-permanen untuk kantor Laboran Kepala dan Koordinator Assisten. Spesifikasi untuk masing-masing alat. Sedangkan Computer Room-2 akan dirancang menjadi laboratorium untuk praktikumpraktikum dan alat demo yang berhubungan dengan Sistem Kendali dan Instrumentasi. motor stepper. Printer. termasuk di antaranya praktikum dan demo mengenai motor-servo. pengembangan. pengembangan. 3. akses Internet. CD-ROM-player. Pada masa depan. segala jenis interfaces dan aplikasi Microcontroller. pengembangan. dan berbagai accessories komputer lainnya akan disediakan di ruangan ini.

meliputi: Sistem Operasi. sensor. perangkat komunikasi yang menghubungkan komputerkomputer antar workstation yaitu: Consolidation Router (with VPN capability). Firewall Perangkat Komunikasi: Perangkat komunikasi terdiri atas: (1) LAN (ethernet).Sekitar 20 sampai 25 unit PC untuk terminal di Computer Room-1.Modul Praktikum Step Motor . Plotter 1 1 1 1 2 Baik Baik Baik Baik Baik . Cabling. RDBMS. dan (2) WAN. Development Tool. perangkat komunikasi yang menghubungkan komputerkomputer di suatu lokasi KPU yaitu: NIC: 10/100 Mbps.2. VPN. Modem Tabel 1.Modul Praktikum Web Base SCADA 2.Modul Praktikum Servo Modulator MS150 . Electronic Workbench [EWB]. Access Router. Function Generator 3. Notebook. Modem External Microcontroller. SPICE dan lain-lain) untuk pemodelan dan simulasi masalah-masalah Teknik Elektro khususnya dan masalah rekayasa pada umumnya Paket perangkat lunak server jaringan. Aplikasi Perkantoran Perangkat lunak jaringan komputer. Printer. Network Switch/HUB. segala jenis interfaces dan aplikasi Microcontroller Workstation. Inventarisasi Peralatan Pendukung Jenis Jumlah Keterangan 1. meliputi: System Management Software. Modul Praktikum: . Backup Storage dan Scanner Software: Paket-paket perangkat-lunak komputer (misalnya MATLAB. Perangkat lunak sistem.

MPF 1+ 8.Pentium 166 2.Pentium 100 (DELL) . R & D) bagi seluruh civitas akademik di SMK. Kegiatan Praktikum pada dasarnya dapat dibagi menjadi 2 (dua) kategori. Hub Jaringan 5. Scanner HP 4.Tabel 2. Inventarisasi Peralatan LABKOM Yang Sudah Ada Jenis 1. MPF Z80 9. Research and Development. Uraian/spesifikasi ¾ biro Jumlah 3 5 3 6 3 Keterangan Baik Baik Baik Baik Baik V. Komputer: . KEGIATAN LABORATORIUM LABKOM dibangun dengan fungsi utamanya sebagai sarana penunjang kegiatan belajar-mengajar – khususnya praktikum siswa yang menunjang pembuatan modul-modul praktikum dan/atau peralatan demo – walaupun tidak tertutup kemungkinan untuk mengembangkannya lebih lanjut menjadi sarana kegiatan penelitian dan pengembangan (Litbang. yaitu: Kegiatan Praktikum terstruktur (terjadwal) Kegiatan Praktikum tak terstruktur .Pentium 100 (ACER) . CD ROM player 7. Keyboard Jumlah 5 1 1 3 2 1 1 1 1 2 1 2 Keterangan Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Tabel 3. Trainer Motorolla 6. Monitor 3. Inventarisasi Peralatan Kantor Jenis Meja Lemari White Board Kursi Kayu Perangkat Meja Lab.

Sistem Kendali Posisi (pengenalan) III 1. Step Motor 4. Comp. Tabel 4.1. Mesin Tek. Komputer Comp.Room-2 Comp. Selain itu. Motorolla Diikuti oleh Lab. Matlab II 2.Room-1 Comp. Sistem Kontrol Optimal dan Perancangan Sistem Kontrol yang harus menggunakan program MATLAB. Komputer Tek. SAP 3 5.Room-2 Comp.Room-1 Comp.Room-2 Comp.Room-1 . praktikum terjadwal ini telah disusun sebagaimana terlihat pada Tabel 4. Otomotif Tek. 2. Kegiatan Praktikum Terstruktur (Terjadwal) Kegiatan Praktikum terstruktur adalah kegiatan praktikum yang dijadwalkan untuk memenuhi kurikulum yang telah digariskan. Untuk Kurikulum Berbasis Kompetensi 2004. Bangunan Tek. kegiatan-kegiatan Praktikum tak terjadwal juga meliputi kegiatankegiatan Litbang sehubungan dengan tugas penelitian ilmiah bagi guru-guru SMK. Matlab I 2. SAP I IV 1. Otomotif Tek. Kegiatan Praktikum Tidak Terjadwal Kegiatan praktikum tak terjadwal pada umumnya berkaitan dengan tugas-tugas matapelajaran yang bisa dikerjakan dalam laboratorium. Otomotif Tek.Room-1 Comp. Intel 6.Room-2 Tek. Otomotif Tek.Room-1 Comp. Materi Praktikum Praktikum II Nama Percobaan 1.Room-1 Comp. Deadband dan Step Response 3. Bangunan Tek. Otomotif T Tek. Sistem Kendali Kecepatan 2. Sistem Kendali Posisi Lanjutan 3. misalnya tugas-tugas matapelajaran Sistem Pengaturan. Teknik Pengaturan (Digital).Room-2 Comp. Perancangan Sistem Elektronika yang nantinya menggunakan program EWB dan lain-lain. Mesin Tek. Pemodelan dan Simulasi Numerik.

Perbaikan pintu. dan lemari-lemari. Tahap II. jendela. Tahap I. kegiatan yang dilakukan adalah: perbaikan/penataan ruang untuk unsur pimpinan. dokumentasi. kegiatan yang dilakukan adalah: Penataan Computer Romm-1. Pengadaan meja ½ biro 3 buah. Pengadaan meja-kursi 20 buah Pemasangan karpet Pembuatan papan nama. administrasi.Tabel 5: Penanganan Praktikum Terjadwal oleh LAMKOM Laboratorium Praktikum Jurusan/Guru Beban Dari Seluruh Materi Computer Room-1 II III IV Teknik Otomotif Teknik Mesin Teknik Komputer Teknik Mesin Teknik Komputer Guru 10 % (1/10 bagian) 10 % (1/10 bagian) 30 % (3/10 bagian) 20 % (2/10 bagian) 40 % (4/10 bagian) 30 % (3/10 bagian) Computer Room-2 III IV IV VI. Pengadaan meja komputer kecil sebanyak 20 buah. mengingat keterbatasan anggaran untuk pembangunan fasilitas laboratorium. dan ruang kantor. kepustakaan dan seminar kecil yang meliputi: Pemasangan AC 1 pk sebanyak 1 buah. secara bertahap dengan perioritas utama pengadaan komputer. . Pemasangan meja-kursi komputer (sekurang-kurangnya 20 buah). 2. TAHAPAN PEMBANGUNAN Perancangan LABKOM semestinya dilakukan secara bertahap. teralis. Pengadaan ruang laboran dan asisten Pengadaan peralatan Lab.

Lay Out Ruang kelas LABKOM VII. Jarak pandang siswa sangat rendah (khususnya dari bagian belakang). . Tata Letak Tidak Bagus Tata letak laboratorium ini sangat umum. Jalan bagi guru untuk bekerja dengan siswa secara individual sangat sukar. namun demikian dari sisi pembelajaran hal ini terbatas sekali. DESAIN DASAR LABORATORIUM KOMPUTER 1. Pemasangan kabel sangat sukar dan perlu kabel di bawah lantai.Gambar 2. Gurunya tidak bisa lihat kegiatan siswa.

Para siswa mudah sekali menabrak peralatan ketika masuk dan keluar. Jika ada komputer yang memerlukan perhatihan (atau perbaikan kecil) siswa lain tak terganggu. Pemasangan kable sangat mudah dan mudah pula di modifikasi. Jika sala satu komputer memerlukan perhatian (atau perbaikan kecil) di muka kelas hal itu akan mengganggu semua siswa. Para siswa tak berhubungan dengan kabel (di belakang) dan dapat di andalkan. Jika manapun ruang Anda cukup luas bagian tengah memungkinkan guru untuk mengajarkan prinsip-prinsip pada awal pelajaran atau untuk mengkaji ulang masalah umum yang banyak atau semua siswa menghadapinya. Guru dapat memantau kegiatan semua siswa selama belajar. 2. jauh lebih lewes. Tata Letak Yang Bagus Tata letak laboratorium ini jauh lebih baik dari sisi pembelajaran. Jalan bagi guru untuk bekerja secara individual dengan siswa sangat bagus. Para siswa dapat berputar di kursi mereka dan jarak pandang cukup baik. .

Usulan perangkat LABKOM & Sistem Kendali-Instrumentasi NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 NAMA BARANG SN 74LS373 XTAL 11. 24x CD ROM. RAM 128 MB. Workstation 5. RMON manageable 1 serial asynchronous 1 external modem Tabel 7. Server Aplikasi Perkantoran 4. RAM 512 MB. HD RAID 5*20 GB P4 1. RAM 256 MB.4 GHz (17’ SVGA. HD 20 GB) PIII 866 MHz (TFT. Server Basis Data 3.Tabel 6. C dan VR PCB RS-232 Logic Probe PPI Card NIC IC TC236 Kipas Angin Gantung JLH 8 10 1 2 2 2 2 1 1 3 1 1 2 2 2 . Document Scanner Perangkat Komunikasi: 1. HD RAID 5*20 GB 2 SMP. P3/Xeon 1GHz. HD RAID 5*20 GB 2 SMP. RAM 512 MB. P3/Xeon 1GHz. Spesifikasi Kebutuhan LABKOM Yang Diusulkan. RAM 512 MB. Notebook 8.7 uF/50V ELKO 10 nF/50V EPROM Eraser ADC DAC OP-AMP (LM741) Soket R . Sistem Operasi 2. Paket DBMS Spesifikasi Teknis 2 SMP. Server Aplikasi Pemilu 2. Network Switch/HUB 2. P3/Xeon 1GHz. HDD 20 GB) A3 size Jumlah 1 1 1 20 5 3 4 1 1 12 port – SNMP. Komponen Perangkast Keras: 1.0592 EPROM 2764 RAM 6264 74LS138 74LS08 TC232CPE 74LS112 74LS14 Connector 9 Pin Kabel Pelangi (Bus) 10 Soket LED Resistor Kapasitor Keramik JLH 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 10 5 15 8 NO 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 NAMA BARANG ELKO 4. Dot Matrix Printer 9. Remote Router Perangkat Lunak: 1.

l. k. Selain itu. b. Jenisjenisnya antara lain LAN (Local Area network). e. d. Local Area Network (LAN) LAN merupakan arsitektur jaringan yang hanya terdiri dari beberapa komputer. pengelompokkannya didasarkan atas letak dan posisi dari workstation yang terhubung pada jaringan.Beberapa Dokumentasi a. f. i. Pada Aristektur jenis LAN. a. j. c. Konfigurasi Jaringan Di dalam membangun sebuah jaringan yang besar. Arsitektur ini merupakan jenis yang paling sederhana dari jenis arsitektur yang lainnya. MAN (Medium Area Network) dan WAN (Wide Area Network). g h. komputer yang terhubung sangat sedikit. Ada yang menyebutkan bahwa jenis ini rata-rata hanya memiliki 24 workstation (PC yang terhubung pada . Ketiga jenis arsitektur jaringan di atas dibedakan berdasarkan besar kecilnya workstation yang menjadi anggota di dalamnya. Gambar 3: Beberapa Dokumentasi 3. ada beberapa jenis jaringan yang dikelompokkan berdasarkan keluasan area dan jumlah komputer yang digunakan.

seperti sharing data maupun menggunakan sumber daya printer secara bersama-sama. MAN dapat diartikan sebagai arsitektur jaringan yang didalamnya terdapat dua atau lebih jaringan LAN yang dihubungkan menjadi satu. Pada kenyataannya. kedua komputer itu dapat dikatakan telah terhubung dengan sistem jaringan lokal atau LAN. Semua komputer pada LAN hanya berada dalam satu ruangan. komputer-komputer yang berada antarlantai dalam satu gedung. Jaringan disebut jenis MAN apabila menghubungkan dua buah gedung yang sama-sama memiliki jaringan lokal (LAN). Pada jaringan jenis MAN.jaringan) dalam satu jaringan LAN. apabila memiliki 2 komputer yang terhubung satu sama lain. Medium Area Network (MAN) MAN merupakan arsitektur komputer yang kapasitas komputernya lebih banyak daripada model LAN. Arsitektur ini disebut medium karena komputer yang terhubung tidak hanya berada dalam satu tempat atau satu ruang saja. Antarkomputer yang terhubung dalam sistem jaringan lokal dapat melakukan komunikasi. Repeater (Pengut Sinyal) HUB Workstation 2 Repeater Jaringan LAN pada gedung Timur Workstation 1 Jaringan LAN pada Gedung Barat Workstation B Komputer Server Gambar 4: Penganalogian Struktur Jaringan Antargedung yang berdekatan . antargedung ataupun antarkota dapat melakukan koneksi. b.

antarlantai dalam satu gedung ataupun antargedung yang berdekatan. jenis ini memungkinkan hubungan jaringan lokal (LAN) dan MAN yang letaknya antarkota. Secara umum. antpropinsi. Di dalamnya Anda dapat menghubungkan banyak jaringan kecil maupun besar dengan media transmisi kabel sampai dengan tanpa kabel (wireless). bahkan antarbenua. antarpulau. Wide Area Network (WAN) Dalam dunia Teknologi Informasi. Jaringan ini merupakan jaringan yang sangat besar. Untuk menghubungkan antara jaringan satu dengan jaringan lain yang letaknya berbeda kota atau daerah. Anda dapat menggunakan sarana telepon sebagai media transmisinya. istilah WAN juga sering disebut internet. Komponen-komponen di suatu workstation dihubungkan oleh sarana jaringan komputer lokal (LAN) yang selanjutnya dihubungkan dengan LAN di komputer klient lainnya dengan sarana jaringan komputer berarea luas (WAN). Akan tetapi.c. Pada jenis ini. komputer yang terhubung tidak hanya dalam satu ruangan. Seluruh komponen infrastruktur jaringan LABKOM dihubungkan satu sama lain dengan sarana jaringan komputer. yaitu ditandi dengan kata wide atau luas. jaringan komputer KPU ini harus memenuhi spesifikasi teknis berikut: Protokol jaringan berbasis TCP/IP Interkoneksi antarsimpul menggunakan fasilitas Virtual Private Network (VPN) untuk menjamin keamanan pertukaran data Infrastruktur jaringan dapat dibagi-pakai (sharing) dengan infrastruktur jaringan yang sudah tersedia Pertukaran data antarsimpul umumnya bersifat burst pada waktu-waktu tertentu. .

INTERNET data Saluran Telepon Modem HUB Workstation 1 Jaringan WAN di Makassar Saluran Telepon Modem Jaringan WAN di Jakarta Gambar 5: Arsitektur Jaringan Antarpropinsi Dihubungkn dengan Media Saluran Telepon .

Direncanakan warnet tersebut akan mengenakan biaya yang sangat murah. akan bisa diwujudkan suatu konsep "warnet singgah" yaitu suatu warnet yang diperuntukan bagi masyarakat umum untuk mencari informasi yang bermanfaat bagi aktifitas keseharian mereka. pengadaan. 1 Januari 2006 . baik yang ingin belajar tentang komputer maupun mencari informasi di Internet. dengan adanya akses internet tersebut. pembangunan secara terencana dan terpadu. Demikian Pra-Perancangan LABKOM ini dibuat untuk dijadikan sebagai acuan dalam proses pengusulan. Selain itu.VIII. sehingga pembiayaan LABKOM tidak tergantung dari kemampuan sekolah. Bandung. LABKOM tersebut akan dapat digunakan oleh masyarakat dari manapun. LABKOM suatu saat nanti bisa mendapatkan akses internet secara cumaCuma dari Pemerintah. sekedar untuk menutup biaya listrik yang digunakan Lab dan membantu operasional Lab. PENUTUP Diharapkan.

MSc. Dengan demikian. Kami berharap Final Paper ini dapat divalidasi oleh dosen pengampu mata kuliah dan pihak-pihak terkait guna mengetahui tingkat keterbacaan dan keterlaksanaan penggunaannya. layout dan beberapa jenis jaringan (LAN. uraian materi hanya berisi tentang inventarisasi peralatan. PhD. karena itu sangat terbuka untuk perbaikan dan penyempurnaan. Soenarto. Intisari Final Paper ini meliputi kendala-kendala penyediaan LABKOM di SMK Kabupaten/Kota dan konsep dasar pengembangan jaringan (software) komputer.kami perlu membuat tugas Final Paper tentang Pra-Perancangan Fasilitas Laboratorium Komputer di Sekolah Menengah Kejuruan. Untuk itu kritik dan saran dari manapun asalnya akan sangat diharapkan. Kami menyadari bahwa Final Paper ini masih banyak kekurangannya. maka sebagai mahasiswa .KATA PENGANTAR Untuk melengkapi pra-syarat kelulusan Mata Kuliah Organissi & Manajemen PTK Program Pascasarjana Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia Tahun Ajaran 2005/2006. Akhirnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan Final Paper ini disampaikan terima kasih yang tak terhingga. MA. yang tetap konsisten mengajar dan membimbing kami dalam proses pembelajaran. Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Prof. 1 Januari 2006 . LAN dan WAN) serta teknis pelaksanaannya. Bandung. sebagai dosen pengampu mata kuliah ini.

Pembagian Ruangan -------------------------------------------------------------------3. FUNGSI DAN TUJUAN ------------------------------------------------------------------IV. Kegiatan Praktikum Tidak Terjadwal -----------------------------------------------VI. Wide Area Network (WAN) -----------------------------------------------------VIII. Tata Letak Yang Bagus ---------------------------------------------------------------3. Tata Letak Tidak Bagus ---------------------------------------------------------------2. PENUTUP ----------------------------------------------------------------------------------REFERENSI . KEGIATAN LABORATORIUM --------------------------------------------------------1. KERANGKA DASAR PENGEMBANGAN ------------------------------------------1. Local Area Network (LAN) ------------------------------------------------------b.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR --------------------------------------------------------------------------DAFTAR ISI -------------------------------------------------------------------------------------I. Personalia dan Organisasi ------------------------------------------------------------2. Medium Area Network (MAN) -------------------------------------------------c. Kegiatan Praktikum Terstruktur (Terjadwal) --------------------------------------2. DESAIN DASAR LABORATORIUM KOMPUTER --------------------------------1. TAHAPAN PEMBANGUNAN ----------------------------------------------------------VII. PENDAHULUAN -------------------------------------------------------------------------LANDASAN HUKUM -------------------------------------------------------------------- i ii 1 3 4 5 5 6 7 9 10 10 11 12 12 13 15 15 16 17 19 III. Inventarisasi Peralatan ----------------------------------------------------------------V. II. Konfigurasi Jaringan ------------------------------------------------------------------a.

Ann Arbor. MA. 1979. Prakken 2.REFERENSI 1. Soenarto. MSc. George. Prof. PhD. “Managing The Occupational Educational Laboratory” Publications. . Storm. “Materi Kuliah Organisasi & Manajemen PTK: Fasilitas SMK” UPI-Bdg. Michigan. 2005. Inc.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful