PRA-PERANCANGAN FASILITAS LABORATORIUM KOMPUTER DI SMK

ABSTRAK: Tujuan pendidikan kejuruan adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan kemampuan kompetitif, sebagai tenaga profesi dalam bidang keahlian tertentu, untuk dapat bekerja di industri, bekerja sebagai wiraswasta, atau mengembangkan kariernya pada bidang keahlian tertentu setelah selesainya mengikuti program pendidikan. Untuk mencapai tujuan tersebut, setiap sekolah teknologi dan kejuruan harus memiliki laboratorium dan bengkel yang dilengkapi dengan fasilitas peralatan, perkakas, sumber belajar, dan bahan dan alat yang memadai, baik jenis dan jumlahnya. Peralatan laboratorium dan bengkel hendaknya relevan dengan jenis kerja yang akan dilakukan siswa setelah lulus dari sekolah.

I. PENDAHULUAN Tanggung jawab sekolah dalam memasuki era globalisasi adalah mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam masyarakat yang sangat cepat perubahannya. Tantangan yang dihadapi para siswa lulusan SMK adalah menjadi pekerja yang memiliki keterampilan dan keahlian dalam Era Asean Free Trade Area (AFTA) dan Asean Free Labor (AFLA). Integrasi perekonomian nasional dengan perekonomian regional/ global seperti AFTA, APEC, WTO/GATT memang tidak bisa dihindari. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kenyataan integrasi perekonomian dunia ini memang harus dihadapi. Kemahiran komputer (dan juga kemampuan berbahasa Inggris) merupakan kriteria utama yang umumnya diajukan sebagai syarat memasuki lapangan kerja di Indonesia (dan di seluruh dunia). Mengingat lulusan SMK di seluruh wilayah Nusantara ini cenderung bekerja di dunia usaha dan industri, dan dengan adanya komputer yang telah merambah di segala bidang kehidupan manusia, maka dibutuhkan suatu komitmen dan tanggung jawab terhadap sistem pendidikan guna meningkatkan kemahiran komputer bagi siswa SMK. Sayangnya, biaya untuk membuat laboratorium komputer (LABKOM) yang representatif dan lengkap cukup mahal serta sulit dijangkau oleh SMK di tingkat Kabupaten/Kota.

Dalam konteks kebijakan Otonomi Daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) mutlak diperlukan untuk meningkatkan pemberdayaan seluruh potensi wilayah yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketenagakerjaan. Dengan demikian upaya penataan dan pengembangan program pendidikan perlu diperhatikan dengan seksama, agar tetap relevan dengan kebutuhan pembangunan. Untuk mengatasi kesulitan pendanaan bagi penyediaan sarana LABKOM, setiap SMK di tingkat Kabupaten/Kota perlu menggalang dukungan dari pemerintah daerah maupun masyarakat. Diharapkan agar setiap SMK dapat membangun hubungan yang erat dengan masyarakat setempat dan melakukan sebuah lompatan yaitu, dengan mengundang para masyarakat penyumbang untuk membangun fasilitas dasar LABKOM. Setiap SMK harus dapat membuktikan bagaimana mengatasi salah satu masalah terbesar dalam pengenalan teknologi komputer secara berkesinambungan. Keefektifan sistem yang berkesinambungan akan tumbuh jika masyarakat di Kabupaten/Kota memahami bagaimana pentingnya teknologi bagi anak-anak mereka. Dalam hal ini kita dapat mempelajari bahwa, SMK yang bekerjasama dengan masyarakat setempat dalam membangun fasilitas LABKOM cenderung berkembang secara teratur. Bahwa setiap SMK harus memiliki laboratorium dan bengkel yang dilengkapi dengan fasilitas peralatan, perkakas, sumber belajar, bahan dan alat yang memadai, baik jenis dan jumlahnya. Peralatan laboratorium dan bengkel hendaknya relevan dengan jenis kerja yang akan dilakukan siswa setelah lulus dari sekolah. Kesinambungan adalah faktor utama. Pada program di masa lalu untuk menyediakan teknologi bagi SMK kebanyakan mencapai sedikit sukses dalam jangka waktu yang cukup lama dan jarang sekali menunjukkan perkembangan. Persyaratan mengenai laboratorium bahasa adalah contoh yang umum. Begitu pun dalam hal LABKOM, standar kompetensi keahlian yang diminta untuk mengembangkan dan merawat fasilitas komputer sangat tinggi serta kemahiran komputer mempunyai nilai jual yang sangat tinggi pula. Biasanya ada enam masalah utama, yaitu: Anggaran untuk perawatan fasilitas awal tidak tersedia.

Perbedaan pengertian antara kedua kata tersebut terletak pada jenis kegiatanya. dan eksprimen untuk pembuktian suatu teori. pemasangan. 1980): Pasal 27 menyebutkan bahwa. dan seni tertentu dan bertanggungjawab langsung kepada ketua Jurusan. 1980). Tidak tersedianya karyawan untuk perawatan rutin dan pengembangannya. Kedua Pasal tersebut berbunyi antara lain (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. sedangkan kegiatan praktek di bengkel lebih berorientasi pada kegiatan pelayanan seperti misalnya pembuatan dan perbaikan perkakas dan alat. Tidak tersedianya teknisi ahli atau terlalu mahal. . kegiatan praktek di laboratorium dapat berupa pengukuran dan pengamatan fenomena fisis. 5 tahun 1980 tentang Pokok-pokok Organisasi Universitas/ Institut Negeri. Pasal 27 menjelaskan tentang pengertian laboratorium. perakitan. teknologi atau seni tertentu sesuai dengan keperluan bidang studi yang bersangkutan. dapat dikatakan bahwa laboratorium dan bengkel adalah tempat dimana proses belajar-mengajar praktek dilaksanakan. dan perbaikan perkakas (equipment) dan alat (tools) (Webster’s new World Dictionary. pengujian bahan. teknologi. Sedangkan bengkel (worskop) adalah tempat dilaksanakannya aktivitas proses belajar mengajar. laboratorium/studio dipimpin oleh seorang guru atau seorang tenaga pengajar yang keahliannya telah memenuhi persyaratan sesuai dengan cabang ilmu. Dari dua pengertian di atas. Materi yang sesuai untuk mengajar tidak tersedia. Lemahnya kondisi kerja guru di lapangan mendorong bahwa mereka tidak dapat membagi waktu untuk mengembangkan materi mengajar secara kreatif. sedangkan Pasal 28 menjelaskan tentang personal yang berhak mengelola laboratorium. pembongkaran. dimana materi pelajaran berkaitan dengan pembuatan. Peraturan Pemerintah (PP) No.” Selanjutnya.Pelatihan biasanya terlalu spesifik dan tidak berhubungan dengan kebutuhan di lapangan atau perubahan sikap. II. pada Pasal 28 menjelaskan. LANDASAN HUKUM Pengertian tentang laboratorium telah dicantumkan dalam Pasal 27 dan Pasal 28. penyusunan. ”laboratorium/studio adalah sarana penunjang jurusan dalam satu atau sebagian ilmu.

III. dan Teknik Mesin serta masalah rekayasa lain yang relevan. Menguasai aplikasi perangkat-keras komputer . seperti FORTRAN. antara lain: 1. Teknik Komputer. kita menginginkan agar dihasilkan lulusan. Fungsi dan tujuan LABKOM ini akan dapat difahami jika terlebih dahulu dijelaskan “sasaran perilaku” dari sub-program studi dimaksud. jenisnya lengkap. 2. Visual Basic. walaupun tetap terbuka untuk sistem-sistem lain) . C++.khususnya piranti-piranti antarmuka (interfaces) dan Microcontroller (yang akan dikembangkan adalah sistem Microcontroller berbasis 8031/8051. Makalah ini mencoba mendudukkan suatu kerangka dasar pra-perancangan laboratorium perangkat lunak komputer. Menguasai pemakaian bahasa-bahasa pemrograman yang umumnya digunakan dalam dunia rekayasa. Electronic Workbench-EWB. untuk pemodelan dan simulasi masalah-masalah Teknik Elektro. Dari sub-program studi ini. Menguasai pemakaian paket-paket perangkat-lunak komputer (misalnya MATLAB. 3. Teknik Otomotif. . di samping tentunya untuk sub-program studi lain yang relevan. FUNGSI DAN TUJUAN LABKOM merupakan sarana utama penunjang proses belajar-mengajar khususnya pada program studi di SMK Jurusan Teknik Komputer dan Manajemen Informatika. Dalam hal ini termasuk diantaranya penguasaan pada prinsip-prinsip pemrograman menggunakan bahasa rakitan (Assembler) yang sesuai. SPICE dan lainlain. dan sesuai dengan tingkat kemutakhiran teknologi. dan kualitasnya memenuhi syarat.dalam sistem-sistem kendali digital. PROTEL. instrumentasi elektronika dan pengolahan isyarat digital. ORCAD.Pencapaian tujuan belajar mengajar praktek di SMK akan ditentukan oleh kelengkapan fasilitas laboratorium. meliputi: jumlah perkakas dan alat yang memadai. dan lain-lain. Turbo-Pascal.

III dan IV pada laboratorium. b. sedangkan “sasaran perilaku” point 6 diharapkan akan ditunjang oleh Laboratorium Elektronika. elektronika dan IV.Kepala/Sekretaris Lab. dan sistem (system) mikroelektronika.4. Menguasai dasar-dasar Teori Sistem Kendali. Praktek laboratorium komputer yang dilaksanakan oleh siswa dalam proses belajar mengajar diharapkan akan berkisar pada “sasaran perilaku” di atas. Menguasai pengetahuan tentang perancangan. fabrikasi dan aplikasi berbagai piranti (devices). unsur Laboran dan unsur Assisten. 6.Kepala/Sekretaris Teknik Komputer dan Manajemen Informatika. unsur Anggota. . 5. Personalia dan Organisasi Personalia dari Laboratorium ini terdiri dari unsur Pimpinan. 1. Pembagian Ruangan dan Inventarisasi Peralatan. KERANGKA DASAR PENGEMBANGAN Bahasan mengenai kerangka dasar pengembangan ini meliputi 3 (tiga) hal. 1 sampai 5 diharapkan dapat ditunjang oleh berbagai modul praktikum dan demo yang disediakan untuk Praktikum II. Menguasai perencanaan dan perancangan arsitektur jaringan komputer serta pengetahuan dasar (hardware dan software) untuk meng-administrasi-kan suatu jaringan komputer terpadu. Dari keenam “sasaran perilaku” di atas. rangkaian (circuits). a. baik yang “klasik” maupun “modern” serta aplikasinya dalam analisis dan perancangan sistem kendali. Komputer . Unsur Pimpinan: . Unsur Anggota: guru-guru bidang studi komputer yang mempunyai peminatan dan penelitian dalam ruang lingkup keilmuan program komputer. yaitu perihal Personalia dan Organisasi.

Komputer & Kontrol) Arah ke Lab. d. Satu di antaranya yang terkecil akan dimanfaatkan untuk kantor bagi unsur Pimpinan sekaligus sebagai ruang administrasi. Pembagian Ruangan Sebuah LABKOM harus memiliki ruangan yang baik dan strategis. akan dijadikan Ruang Komputer berisi sekurangkurangnya 20 (duapuluh) unit komputer yang terangkai dalam satu jaringan terpadu. Ada Koordinator Assisten untuk masing-masing jurusan di SMK. Lab. Otomotif /Kantor Jurusan Gambar 1: Denah Ruangan Computer Room-1 yang lebih besar. dokumentasi dan kepustakaan serta ruang seminar kecil. Denah ruangan dapat dilihat seperti pada Gambar 1. PERSONALIA DAN STRUKTUR ORGANISASI LABKOM Unsur Pimpinan LABKOM (Ketua) Computer (Sekretaris) Room-1 (Ketua) Computer (Sekretaris) Room-2 2. Komputer & Kontrol) R.c. Listrik Dasar/Ruang Perkuliahan Arah ke Lab. Unsur Laboran: terdiri dari 1 (satu) orang Laboran Kepala dan sedikitnya 2 (dua) Laboran lainnya yang salah satunya akan berfungsi rangkap sebagai Sysop (System Operator) jaringan komputer. Berbagai . Unsur Assisten: terdiri dari guru pemula yang memiliki pemahaman tentang komputer serta telah memperoleh pelatihan khusus untuk menangani praktikumpraktikum yang diselenggarakan oleh laboratorium komputer. Komputer Meja untuk Tugas Praktek Ruang Computer Room-1 (Lab. Pimpinan/ Asisten administrasi/ seminar kecil Computer Room-2 (Lab.

diharapkan ruang komputer ini akan terbuka 24 jam sehari. penggunaan dan pemeliharaannya masing-masing. Sedangkan Computer Room-2 akan dirancang menjadi laboratorium untuk praktikumpraktikum dan alat demo yang berhubungan dengan Sistem Kendali dan Instrumentasi. Printer. sensor. HP NetServer) . pengembangan. serta bertanggungjawab pada inventaris semua peralatan praktikum dan demo yang meliputi motor-servo. baik berupa paket-paket program maupun compiler. baik berupa paket-paket program maupun perangkat lunak yang menunjang bahasa-bahasa pemrograman komputer pengadaan. pengembangan. motor stepper. CD-ROM-player. dan beberapa asisten di rekrut untuk memberi bantuan kepada para pengguna. meliputi: Hardware: Komputer khusus server (mis. Kemudian pada sudut yang lain disediakan meja khusus untuk tugas-tugas praktek siswa dan penelitian lainnya. Pada masa depan. termasuk di antaranya praktikum dan demo mengenai motor-servo. penggunaan dan updating-nya merupakan tanggungjawab LABKOM. server. serta pengadaan.perangkat-lunak komputer. Inventarisasi Peralatan Seluruh peralatan yang berupa unit komputer dan accessories–nya merupakan inventaris LABKOM. sensor. akses Internet. linker dan intepreter berbagai bahasa pemrograman dapat di akses dari setiap terminal komputer. penggunaan dan pemeliharaannya merupakan tanggung-jawab LABKOM. 7 hari seminggu sepanjang tahun. Spesifikasi untuk masing-masing alat. Seorang (atau lebih) laboran akan berfungsi sebagai Sysop jaringan komputer ini. pengembangan. motor stepper. Pada salah satu sudut ruangan akan dibangun ruangan semi-permanen untuk kantor Laboran Kepala dan Koordinator Assisten. sehingga pengadaan. segala jenis interfaces dan aplikasi Microcontroller. segala jenis interfaces dan aplikasi Microcontroller. dan berbagai accessories komputer lainnya akan disediakan di ruangan ini. 3. Seluruh perangkat lunak komputer yang digunakan.

Perangkat lunak sistem. segala jenis interfaces dan aplikasi Microcontroller Workstation.Modul Praktikum Step Motor . VPN. Modul Praktikum: . meliputi: Sistem Operasi. perangkat komunikasi yang menghubungkan komputerkomputer di suatu lokasi KPU yaitu: NIC: 10/100 Mbps. Backup Storage dan Scanner Software: Paket-paket perangkat-lunak komputer (misalnya MATLAB. Electronic Workbench [EWB]. SPICE dan lain-lain) untuk pemodelan dan simulasi masalah-masalah Teknik Elektro khususnya dan masalah rekayasa pada umumnya Paket perangkat lunak server jaringan.Sekitar 20 sampai 25 unit PC untuk terminal di Computer Room-1. sensor. RDBMS. perangkat komunikasi yang menghubungkan komputerkomputer antar workstation yaitu: Consolidation Router (with VPN capability).Modul Praktikum Servo Modulator MS150 . Aplikasi Perkantoran Perangkat lunak jaringan komputer. Firewall Perangkat Komunikasi: Perangkat komunikasi terdiri atas: (1) LAN (ethernet). Modem External Microcontroller.2. Network Switch/HUB. Access Router. Cabling. dan (2) WAN. Development Tool. meliputi: System Management Software. Notebook. Printer. Modem Tabel 1. Inventarisasi Peralatan Pendukung Jenis Jumlah Keterangan 1. Plotter 1 1 1 1 2 Baik Baik Baik Baik Baik .Modul Praktikum Web Base SCADA 2. Function Generator 3.

Komputer: . MPF Z80 9. CD ROM player 7. yaitu: Kegiatan Praktikum terstruktur (terjadwal) Kegiatan Praktikum tak terstruktur . Trainer Motorolla 6.Pentium 100 (DELL) .Tabel 2. Research and Development. R & D) bagi seluruh civitas akademik di SMK. Kegiatan Praktikum pada dasarnya dapat dibagi menjadi 2 (dua) kategori. Inventarisasi Peralatan Kantor Jenis Meja Lemari White Board Kursi Kayu Perangkat Meja Lab. Uraian/spesifikasi ¾ biro Jumlah 3 5 3 6 3 Keterangan Baik Baik Baik Baik Baik V. Hub Jaringan 5.Pentium 166 2. Inventarisasi Peralatan LABKOM Yang Sudah Ada Jenis 1. Keyboard Jumlah 5 1 1 3 2 1 1 1 1 2 1 2 Keterangan Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Tabel 3. MPF 1+ 8. Scanner HP 4.Pentium 100 (ACER) . KEGIATAN LABORATORIUM LABKOM dibangun dengan fungsi utamanya sebagai sarana penunjang kegiatan belajar-mengajar – khususnya praktikum siswa yang menunjang pembuatan modul-modul praktikum dan/atau peralatan demo – walaupun tidak tertutup kemungkinan untuk mengembangkannya lebih lanjut menjadi sarana kegiatan penelitian dan pengembangan (Litbang. Monitor 3.

praktikum terjadwal ini telah disusun sebagaimana terlihat pada Tabel 4. Otomotif Tek. Mesin Tek. Mesin Tek.Room-2 Comp.Room-2 Comp. Sistem Kendali Posisi (pengenalan) III 1. Comp. Selain itu. Komputer Tek. Step Motor 4. Otomotif Tek. Sistem Kontrol Optimal dan Perancangan Sistem Kontrol yang harus menggunakan program MATLAB. Kegiatan Praktikum Tidak Terjadwal Kegiatan praktikum tak terjadwal pada umumnya berkaitan dengan tugas-tugas matapelajaran yang bisa dikerjakan dalam laboratorium. Otomotif Tek. Motorolla Diikuti oleh Lab. Perancangan Sistem Elektronika yang nantinya menggunakan program EWB dan lain-lain. misalnya tugas-tugas matapelajaran Sistem Pengaturan. Materi Praktikum Praktikum II Nama Percobaan 1. Intel 6. Komputer Comp. Teknik Pengaturan (Digital). Matlab I 2. SAP 3 5. Tabel 4. Matlab II 2.Room-1 Comp. Otomotif Tek. 2. kegiatan-kegiatan Praktikum tak terjadwal juga meliputi kegiatankegiatan Litbang sehubungan dengan tugas penelitian ilmiah bagi guru-guru SMK. Kegiatan Praktikum Terstruktur (Terjadwal) Kegiatan Praktikum terstruktur adalah kegiatan praktikum yang dijadwalkan untuk memenuhi kurikulum yang telah digariskan.Room-1 Comp. Untuk Kurikulum Berbasis Kompetensi 2004. Sistem Kendali Posisi Lanjutan 3.Room-2 Comp. Bangunan Tek. Deadband dan Step Response 3. SAP I IV 1. Pemodelan dan Simulasi Numerik.Room-1 Comp. Bangunan Tek.Room-2 Comp. Otomotif T Tek.Room-1 .1.Room-2 Tek.Room-1 Comp.Room-1 Comp. Sistem Kendali Kecepatan 2.

mengingat keterbatasan anggaran untuk pembangunan fasilitas laboratorium. kegiatan yang dilakukan adalah: Penataan Computer Romm-1. TAHAPAN PEMBANGUNAN Perancangan LABKOM semestinya dilakukan secara bertahap. Pengadaan meja ½ biro 3 buah. Perbaikan pintu. Tahap I. dan ruang kantor. 2.Tabel 5: Penanganan Praktikum Terjadwal oleh LAMKOM Laboratorium Praktikum Jurusan/Guru Beban Dari Seluruh Materi Computer Room-1 II III IV Teknik Otomotif Teknik Mesin Teknik Komputer Teknik Mesin Teknik Komputer Guru 10 % (1/10 bagian) 10 % (1/10 bagian) 30 % (3/10 bagian) 20 % (2/10 bagian) 40 % (4/10 bagian) 30 % (3/10 bagian) Computer Room-2 III IV IV VI. Pengadaan meja-kursi 20 buah Pemasangan karpet Pembuatan papan nama. Pengadaan ruang laboran dan asisten Pengadaan peralatan Lab. Pengadaan meja komputer kecil sebanyak 20 buah. dokumentasi. jendela. kepustakaan dan seminar kecil yang meliputi: Pemasangan AC 1 pk sebanyak 1 buah. secara bertahap dengan perioritas utama pengadaan komputer. . dan lemari-lemari. kegiatan yang dilakukan adalah: perbaikan/penataan ruang untuk unsur pimpinan. administrasi. Tahap II. teralis. Pemasangan meja-kursi komputer (sekurang-kurangnya 20 buah).

Gurunya tidak bisa lihat kegiatan siswa. namun demikian dari sisi pembelajaran hal ini terbatas sekali.Gambar 2. Tata Letak Tidak Bagus Tata letak laboratorium ini sangat umum. Pemasangan kabel sangat sukar dan perlu kabel di bawah lantai. . Jalan bagi guru untuk bekerja dengan siswa secara individual sangat sukar. DESAIN DASAR LABORATORIUM KOMPUTER 1. Jarak pandang siswa sangat rendah (khususnya dari bagian belakang). Lay Out Ruang kelas LABKOM VII.

. 2. Para siswa dapat berputar di kursi mereka dan jarak pandang cukup baik. jauh lebih lewes. Guru dapat memantau kegiatan semua siswa selama belajar.Para siswa mudah sekali menabrak peralatan ketika masuk dan keluar. Jika ada komputer yang memerlukan perhatihan (atau perbaikan kecil) siswa lain tak terganggu. Pemasangan kable sangat mudah dan mudah pula di modifikasi. Tata Letak Yang Bagus Tata letak laboratorium ini jauh lebih baik dari sisi pembelajaran. Jalan bagi guru untuk bekerja secara individual dengan siswa sangat bagus. Jika sala satu komputer memerlukan perhatian (atau perbaikan kecil) di muka kelas hal itu akan mengganggu semua siswa. Jika manapun ruang Anda cukup luas bagian tengah memungkinkan guru untuk mengajarkan prinsip-prinsip pada awal pelajaran atau untuk mengkaji ulang masalah umum yang banyak atau semua siswa menghadapinya. Para siswa tak berhubungan dengan kabel (di belakang) dan dapat di andalkan.

RAM 512 MB. Dot Matrix Printer 9. Komponen Perangkast Keras: 1. Document Scanner Perangkat Komunikasi: 1. HDD 20 GB) A3 size Jumlah 1 1 1 20 5 3 4 1 1 12 port – SNMP. RMON manageable 1 serial asynchronous 1 external modem Tabel 7. Paket DBMS Spesifikasi Teknis 2 SMP. Remote Router Perangkat Lunak: 1. HD RAID 5*20 GB P4 1. Workstation 5. Server Aplikasi Perkantoran 4. HD RAID 5*20 GB 2 SMP. Spesifikasi Kebutuhan LABKOM Yang Diusulkan. RAM 256 MB. HD RAID 5*20 GB 2 SMP. Sistem Operasi 2.0592 EPROM 2764 RAM 6264 74LS138 74LS08 TC232CPE 74LS112 74LS14 Connector 9 Pin Kabel Pelangi (Bus) 10 Soket LED Resistor Kapasitor Keramik JLH 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 10 5 15 8 NO 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 NAMA BARANG ELKO 4. C dan VR PCB RS-232 Logic Probe PPI Card NIC IC TC236 Kipas Angin Gantung JLH 8 10 1 2 2 2 2 1 1 3 1 1 2 2 2 . P3/Xeon 1GHz. RAM 512 MB. RAM 128 MB. 24x CD ROM. Server Basis Data 3. P3/Xeon 1GHz.Tabel 6.4 GHz (17’ SVGA. HD 20 GB) PIII 866 MHz (TFT. Notebook 8.7 uF/50V ELKO 10 nF/50V EPROM Eraser ADC DAC OP-AMP (LM741) Soket R . P3/Xeon 1GHz. Server Aplikasi Pemilu 2. RAM 512 MB. Usulan perangkat LABKOM & Sistem Kendali-Instrumentasi NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 NAMA BARANG SN 74LS373 XTAL 11. Network Switch/HUB 2.

Konfigurasi Jaringan Di dalam membangun sebuah jaringan yang besar. e. d. Selain itu. Local Area Network (LAN) LAN merupakan arsitektur jaringan yang hanya terdiri dari beberapa komputer. pengelompokkannya didasarkan atas letak dan posisi dari workstation yang terhubung pada jaringan. MAN (Medium Area Network) dan WAN (Wide Area Network). c. b. i. Ada yang menyebutkan bahwa jenis ini rata-rata hanya memiliki 24 workstation (PC yang terhubung pada . Pada Aristektur jenis LAN. Arsitektur ini merupakan jenis yang paling sederhana dari jenis arsitektur yang lainnya. ada beberapa jenis jaringan yang dikelompokkan berdasarkan keluasan area dan jumlah komputer yang digunakan. Jenisjenisnya antara lain LAN (Local Area network). f. Ketiga jenis arsitektur jaringan di atas dibedakan berdasarkan besar kecilnya workstation yang menjadi anggota di dalamnya. komputer yang terhubung sangat sedikit. Gambar 3: Beberapa Dokumentasi 3. l. j. a.Beberapa Dokumentasi a. k. g h.

Semua komputer pada LAN hanya berada dalam satu ruangan. Arsitektur ini disebut medium karena komputer yang terhubung tidak hanya berada dalam satu tempat atau satu ruang saja. seperti sharing data maupun menggunakan sumber daya printer secara bersama-sama. antargedung ataupun antarkota dapat melakukan koneksi. Medium Area Network (MAN) MAN merupakan arsitektur komputer yang kapasitas komputernya lebih banyak daripada model LAN. Pada jaringan jenis MAN. b. Repeater (Pengut Sinyal) HUB Workstation 2 Repeater Jaringan LAN pada gedung Timur Workstation 1 Jaringan LAN pada Gedung Barat Workstation B Komputer Server Gambar 4: Penganalogian Struktur Jaringan Antargedung yang berdekatan . apabila memiliki 2 komputer yang terhubung satu sama lain. MAN dapat diartikan sebagai arsitektur jaringan yang didalamnya terdapat dua atau lebih jaringan LAN yang dihubungkan menjadi satu. Antarkomputer yang terhubung dalam sistem jaringan lokal dapat melakukan komunikasi. kedua komputer itu dapat dikatakan telah terhubung dengan sistem jaringan lokal atau LAN. komputer-komputer yang berada antarlantai dalam satu gedung. Pada kenyataannya.jaringan) dalam satu jaringan LAN. Jaringan disebut jenis MAN apabila menghubungkan dua buah gedung yang sama-sama memiliki jaringan lokal (LAN).

Komponen-komponen di suatu workstation dihubungkan oleh sarana jaringan komputer lokal (LAN) yang selanjutnya dihubungkan dengan LAN di komputer klient lainnya dengan sarana jaringan komputer berarea luas (WAN). antpropinsi. antarlantai dalam satu gedung ataupun antargedung yang berdekatan. komputer yang terhubung tidak hanya dalam satu ruangan. Seluruh komponen infrastruktur jaringan LABKOM dihubungkan satu sama lain dengan sarana jaringan komputer. Di dalamnya Anda dapat menghubungkan banyak jaringan kecil maupun besar dengan media transmisi kabel sampai dengan tanpa kabel (wireless). Secara umum.c. Wide Area Network (WAN) Dalam dunia Teknologi Informasi. . Akan tetapi. Jaringan ini merupakan jaringan yang sangat besar. istilah WAN juga sering disebut internet. Untuk menghubungkan antara jaringan satu dengan jaringan lain yang letaknya berbeda kota atau daerah. antarpulau. Pada jenis ini. bahkan antarbenua. jenis ini memungkinkan hubungan jaringan lokal (LAN) dan MAN yang letaknya antarkota. yaitu ditandi dengan kata wide atau luas. Anda dapat menggunakan sarana telepon sebagai media transmisinya. jaringan komputer KPU ini harus memenuhi spesifikasi teknis berikut: Protokol jaringan berbasis TCP/IP Interkoneksi antarsimpul menggunakan fasilitas Virtual Private Network (VPN) untuk menjamin keamanan pertukaran data Infrastruktur jaringan dapat dibagi-pakai (sharing) dengan infrastruktur jaringan yang sudah tersedia Pertukaran data antarsimpul umumnya bersifat burst pada waktu-waktu tertentu.

INTERNET data Saluran Telepon Modem HUB Workstation 1 Jaringan WAN di Makassar Saluran Telepon Modem Jaringan WAN di Jakarta Gambar 5: Arsitektur Jaringan Antarpropinsi Dihubungkn dengan Media Saluran Telepon .

sekedar untuk menutup biaya listrik yang digunakan Lab dan membantu operasional Lab. PENUTUP Diharapkan. dengan adanya akses internet tersebut. 1 Januari 2006 . sehingga pembiayaan LABKOM tidak tergantung dari kemampuan sekolah. Bandung. LABKOM tersebut akan dapat digunakan oleh masyarakat dari manapun. akan bisa diwujudkan suatu konsep "warnet singgah" yaitu suatu warnet yang diperuntukan bagi masyarakat umum untuk mencari informasi yang bermanfaat bagi aktifitas keseharian mereka. LABKOM suatu saat nanti bisa mendapatkan akses internet secara cumaCuma dari Pemerintah.VIII. Demikian Pra-Perancangan LABKOM ini dibuat untuk dijadikan sebagai acuan dalam proses pengusulan. Direncanakan warnet tersebut akan mengenakan biaya yang sangat murah. pengadaan. Selain itu. baik yang ingin belajar tentang komputer maupun mencari informasi di Internet. pembangunan secara terencana dan terpadu.

Bandung. Kami berharap Final Paper ini dapat divalidasi oleh dosen pengampu mata kuliah dan pihak-pihak terkait guna mengetahui tingkat keterbacaan dan keterlaksanaan penggunaannya. uraian materi hanya berisi tentang inventarisasi peralatan. Soenarto. MSc. Dengan demikian. LAN dan WAN) serta teknis pelaksanaannya. PhD. maka sebagai mahasiswa . sebagai dosen pengampu mata kuliah ini. karena itu sangat terbuka untuk perbaikan dan penyempurnaan. Akhirnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan Final Paper ini disampaikan terima kasih yang tak terhingga.KATA PENGANTAR Untuk melengkapi pra-syarat kelulusan Mata Kuliah Organissi & Manajemen PTK Program Pascasarjana Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia Tahun Ajaran 2005/2006. layout dan beberapa jenis jaringan (LAN.kami perlu membuat tugas Final Paper tentang Pra-Perancangan Fasilitas Laboratorium Komputer di Sekolah Menengah Kejuruan. Untuk itu kritik dan saran dari manapun asalnya akan sangat diharapkan. Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Prof. yang tetap konsisten mengajar dan membimbing kami dalam proses pembelajaran. Kami menyadari bahwa Final Paper ini masih banyak kekurangannya. MA. Intisari Final Paper ini meliputi kendala-kendala penyediaan LABKOM di SMK Kabupaten/Kota dan konsep dasar pengembangan jaringan (software) komputer. 1 Januari 2006 .

Kegiatan Praktikum Terstruktur (Terjadwal) --------------------------------------2. DESAIN DASAR LABORATORIUM KOMPUTER --------------------------------1. II. Medium Area Network (MAN) -------------------------------------------------c. Kegiatan Praktikum Tidak Terjadwal -----------------------------------------------VI. Personalia dan Organisasi ------------------------------------------------------------2.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR --------------------------------------------------------------------------DAFTAR ISI -------------------------------------------------------------------------------------I. PENUTUP ----------------------------------------------------------------------------------REFERENSI . FUNGSI DAN TUJUAN ------------------------------------------------------------------IV. Tata Letak Yang Bagus ---------------------------------------------------------------3. Konfigurasi Jaringan ------------------------------------------------------------------a. Tata Letak Tidak Bagus ---------------------------------------------------------------2. KERANGKA DASAR PENGEMBANGAN ------------------------------------------1. PENDAHULUAN -------------------------------------------------------------------------LANDASAN HUKUM -------------------------------------------------------------------- i ii 1 3 4 5 5 6 7 9 10 10 11 12 12 13 15 15 16 17 19 III. KEGIATAN LABORATORIUM --------------------------------------------------------1. Local Area Network (LAN) ------------------------------------------------------b. TAHAPAN PEMBANGUNAN ----------------------------------------------------------VII. Wide Area Network (WAN) -----------------------------------------------------VIII. Inventarisasi Peralatan ----------------------------------------------------------------V. Pembagian Ruangan -------------------------------------------------------------------3.

Storm. . MA. MSc. 1979.REFERENSI 1. Ann Arbor. Michigan. George. PhD. Soenarto. “Managing The Occupational Educational Laboratory” Publications. Prakken 2. Inc. “Materi Kuliah Organisasi & Manajemen PTK: Fasilitas SMK” UPI-Bdg. 2005. Prof.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful