Anda di halaman 1dari 1

Komponen utama penyusun tubuh hewan adalah air, yang jumlahnya mencapai 60-95%

dari berat tubuh hewan, air tersebar pada bagian tubuh baik didalam sel sebagian cairan intra
sel)maupun diluar sel, hewan harus mampu mempertahankan keseimbangan antar jumlah air dan
zat yang terlarut pada tingkatan yang tepat, osmosis adalah pergerakan air dari cairan yang
mempunyai kandungan air lebih tinggi menuju kecairan yang mempunyai kandungan air lebih
rendah.

Osmosis ialah pergerakan air dari larutan gula 5% menuju larutan gula 15%, dengan kata
lain, osmosis baru akan berhenti apabila kedua larutan mencapai konsentrasi yang sama yaitu
sebesar 10%. Apabila keadaan ini telah tercapai kedua larutan berarti kedua larutan sudah
mencapai kondisi isotonis.

Kebanyakan hewan invertebrata laut bersifat osmokonformer dengan adanya konsentrasi


osmotik cairan tubuhnya yang sama dengan air laut tempat hidup mereka. Berarti mereka berada
dalam keseimbangan osmotik dengan lingkungannya, akan tetapi bukan berarti bahwa mereka
berada dalam keseimbangan ionik, jadi antara air laut dan cairan didalam tubuh hewan terdapat
perbedaan komposisi ion tertentu yang menghasilkan gradien konsentrasi. Dalam keadaan
demikian, hewan memiliki peluang untuk memperoleh masukan ion tertentu dari air laut, apabila
konsentrasi ion tersebut di laut lebih tinggi daripada yang terdapat dalam tubuh hewan, maka
pemasukan ion akan membuat cairan tubuh hewan menjadi hiperosmotik dibandingkan air laut
yang menyebabkan terjadinya pemasukan air ke dalam tubuh hewan. Dengan cara demikian,
hewan osmokonformer dapat memperoleh masukan berbagai macam zat yang dibutuhkannya.

Beri Nilai