PENYUSUNAN

KTSP

Sosialisasi KTSP

1

TUJUAN
Peserta mampu menjelaskan tahap-tahap tahappenysunan KTSP. Peserta mampu mengkritisi contoh/model KTSP. Peserta mampu merevisi contoh/model KTSP.

Sosialisasi KTSP

2

Langkah Kegiatan
ANALISIS MODEL
2

PENGANTAR
1

KARTU TANYA
3

15¶

15¶

REFLEKSI
6

PENGUATAN
5

PRESENTASI
4

30¶

20¶
3

Sosialisasi KTSP

1. Pengantar
Fasilitator menyampaikan tujuan sesi ini Ada pembaharuan pendidikan apa yang ada dalam standar isi, standar kompetensi lulusan, dan standar penilaian? LangkahLangkah-langkah kegiatan sesi ini

Sosialisasi KTSP

4

d.bab IV model KTSP.2. Setiap kelompok mendiskusikan ketepatan satu bab model KTSP berdasarkan persepsi dimiliki. Analisis Model Peserta dibagi dalam kelompok dalam kelipatan empat. Sosialisasi KTSP 5 . Setiap kelompok membaca bab I s.

3. Sosialisasi KTSP 6 . Kartu Tanya Setiap kelompok membuat pertanyaan yang berhubungan dengan satu bab dalam model KTSP yang dibaca. Pertanyaan dari tiap kelompok ditulis dalam kartu tanya dan diserahkan kepada fasilator.

Setiap kelompok dengan cepat mendiskusikan jawaban pertanyaan dalam kartu tanya. Wakil kelompok mempresentasikan jawaban atas pertanyaan dalam kartu tanya.4. Presentasi Setiap kelompok mendapat kartu tanya dari fasilitator. 7 Sosialisasi KTSP .

Penguatan Fasitator memberi penguatan dengan dialog tentang pengembangan KTSP. Sosialisasi KTSP 8 .5.

ISI / MUATAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) Sosialisasi KTSP 9 .

Tujuan Pendidikan  BAB III.KTSP DOKUMEN 1  BAB I . Struktur dan Muatan Kurikulum  BAB IV. Pendahuluan  BAB II . Kalender Pendidikan Sosialisasi KTSP 10 .

KTSP DOKUMEN II A. Silabus dan RPP Dari SK/KD yang dikembangkan pusat. Mapel Tambahan) Sosialisasi KTSP 11 . Silabus dan RPP Dari SK/KD yang dikembangkan Sekolah (Mulok. B.

KTSP (Dokumen 1) Sosialisasi KTSP 12 .

PENDAHULUAN  Latar Belakang (dasar pemikiran penyusunan KTSP dan landasanlandasanlandasan yang digunakan)  Tujuan Pengembangan KTSP  Prinsip Pengembangan KTSP SESUAI KARAKTERISTIK SEKOLAH Bab ini tidak perlu dibahas karena sudah dibahas dalam konsep dasar KTSP Sosialisasi KTSP 13 .BAB I.

BAB II. 2. 3. Tujuan pendidikan Visi Sekolah Misi Sekolah Tujuan Sekolah Bab ini tidak perlu dibahas karena sudah dibahas dalam penyusunan RPS Sosialisasi KTSP 14 . TUJUAN 1. 4.

dan kelulusan 7. Kegiatan pengembangan diri 4. Pendidikan kecakapan Hidup 8. Kenaikan kelas. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global Cat : Untuk PLB/PK ditambah dengan Program Khusus Sosialisasi KTSP 15 .BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KTSP Meliputi Sub Komponen: 1. Pengaturan beban belajar 5. Ketuntasan Belajar 6. Mata pelajaran 2. Muatan lokal 3.

Memanfaatkan 4 jam tambahan untuk menambah jam pembelajaran pada mata pelajaran tertentu atau menambah mata pelajaran baru.1. Mata Pelajaran Berisi Struktur Kurikulum Tingkat Sekolah yang disusun berdasarkan kebutuhan siswa dan sekolah terkait dengan upaya pencapaian SKL. Pengembangan Struktur Kurikulum dilakukan dengan cara antara lain: mengatur alokasi waktu pembelajaran tatap muka seluruh mata pelajaran wajib dan pilihan Keterampilan/ Bahasa asing lain). Mencantumkan jenis mata pelajaran muatan lokal dalam struktur kurikulum. Tidak boleh mengurangi mata pelajaran yang tercantum dalam standar isi. Sosialisasi KTSP 16 .

Sosialisasi KTSP 17 . Muatan Lokal Berisi tentang: Jenis. Strategi Pemilihan dan pelaksanaan Mulok yang diselenggarakan oleh sekolah. termasuk keunggulan daerah.2.Dalam pengembangannya mempertimbangkan hal-hal sbb: hal Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan ciri khas dan potensi daerah.

Sosialisasi KTSP 18 . materi nya tidak sesuai menjadi bagian dari mapel lain. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan.  Merupakan mata pelajaran wajib yang tercantum dalam Struktur kurikulum.  Substansi yang akan dikembangkan. atau terlalu luas substansinya sehingga harus dikembangkan menjadi Mapel tersendiri.

sesuai dengan minat dan program Mulok yang diselenggarakan sekolah. mengacu pada: minat dan atau karakteristik program studi yang diselenggarakan di sekolah  Siswa boleh mengikuti lebih dari satu jenis mulok pada setiap tahun pelajaran.  Setiap sekolah dapat melaksanakan mulok lebih dari satu jenis dalam setiap semester. Sosialisasi KTSP 19 . Bentuk penilaiannya kuantitatif (angka).

 Substansinya dapat berupa program keterampilan produk dan jasa.  Bidang Pengolahan: Pembuatan Abon. Sosialisasi KTSP 20 . Sayur. akuntansi komputer. pembibitan ikan hias dan konsumsi. Contoh:  Bidang Budidaya: Tanaman Hias. Kewirausahaan dll.  Bidang TIK dan lain-lain: Web Desain. Baso dll. Berkomunkasi lain-lain: sebagai Guide. Kerupuk. dll. Ikan Pengolahan: Asin. Tanaman Budidaya: Obat.

 Pembelajarannya dapat dilakukan oleh guru mata pelajaran atau tenaga ahli dari luar sekolah yang relevan dengan substansi mulok. KD dan Silabus untuk Mata pelajaran Mulok yang diselenggarakan oleh sekolah. Sekolah harus menyusun SK. Sosialisasi KTSP 21 .

PEMBAHASAN SECARA LENGKAP TENTANG MUATAN LOKAL DALAM SESI KHUSUS. Sosialisasi KTSP 22 .

Ekstra kurikuler. minat peserta didik. Sosialisasi KTSP 23 . seperti: Kepramukaan. karir ). (kehidupan pribadi. Pengembangan Diri Bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Kepemimpinan. Pengembangan kreativitas. dan atau . kesulitan belajar. sosial. dan kondisi sekolah. Dapat dilaksanakan dalam bentuk kegiatan: .3. kemampuan. bakat. kepribadian siswa.Bimbingan konseling. Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) .

Sosialisasi KTSP 24 . Dilaksanakan secara terprogram. Penilaian dilakukan secara kualitatif (deskripsi). spontan dan keteladanan. yang difokuskan pada ³Perubahan sikap dan perkembangan perilaku peserta didik setelah mengikuti kegiatan pengembangan diri´. KD dan silabus.Bukan Mata Pelajaran dan tidak perlu dibuatkan SK. rutin.

Kompetetitif.Contoh Penilaian Pengembangan Diri: Keg. dll. Sosialisasi KTSP 25 . kerjasama. mencakup penilaian: sikap kompetitif. Kerjasama. dll. KIR. percaya diri dan mampu memecahkan masalah. Keolahragaan. Keg. disiplin dan ketaatan mengikuti SPO. mencakup penilaian: Sikap Sportif.

Penjabaran alokasi waktu ekuivalen dengan 2 jam pembelajaran per minggu . Perlu dibuat program kerja yang sistematis dan komprehensif sebagai bagian dari program kerja sekolah dan atau program kerja OSIS. konselor atau Guru BK atau tenaga kependidikan lain.masing pembimbing dan masingsekolah.Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh guru kelas atau mata pelajaran. Sosialisasi KTSP 26 . diserahkan kepada masing.

PEMBAHASAN SECARA LENGKAP TENTANG PENGEMBANGAN DIRI DALAM SESI KHUSUS. Sosialisasi KTSP 27 .

tetapi jumlah Beban belajar per tahun secara keseluruhan tetap. sesuai dengan alokasi waktu yang tercantum dalam Struktur Kurikulum. Sosialisasi KTSP 28 . per minggu per semester dan per Tahun Pelajaran yang dilaksanakan di sekolah.4. Sekolah dapat mengatur alokasi waktu untuk setiap Mata Pelajaran pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun pelajaran sesuai dengan Kebutuhan. Pengaturan Beban Belajar Berisi tentang jumlah beban belajar per Mata Pelajaran.

Sekolah dapat menambah maksimal 4 JPL per minggu Alokasi waktu penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. sebanyak 0-50% untuk SMP waktu 0kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Sosialisasi KTSP 29 . Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi.

tetapi secara bertahap harus dapat mencapai kriteria ketuntasan ideal. Sosialisasi KTSP 30 . Sekolah dapat menetapkan KKM di bawah batas kriteria ideal. dgn batas kriteria ideal minimum 75 %. Sekolah harus menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) per MP dengan mempertimbangkan: kemampuan rata-rata peserta didik. Ketuntasan Belajar Berisi tentang kriteria ketuntasan minimal (KKM) per mata pelajaran yang ditetapkan oleh sekolah dengan memper-timbangkan hal-hal sbb: memperhalKetuntasan belajar ideal untuk setiap indikator adalah 0 100 %.5. kompleksitas dan ratadaya dukung sekolah.

PEMBAHASAN SECARA LENGKAP TENTANG ANALISIS KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) DALAM SESI KHUSUS. Sosialisasi KTSP 31 .

Kenaikan Kelas dan Kelulusan Berisi tentang kriteria dan mekanisme kenaikan kelas dan kelulusan. Pembinaan terkait Sedangkan ketentuan kelulusan akan diatur secara khusus dalam peraturan tersendiri.6. Program disusun mengacu pada hal-hal sebagai berikut: halPanduan kenaikan kelas yang akan disusun oleh Dit. Sosialisasi KTSP 32 . serta strategi penanganan siswa yang tidak naik atau tidak lulus yang diberlakukan oleh sekolah.

akademik dan atau vokasional.7. ‡ Substansi kecakapan hidup meliputi: . ‡ Dapat disajikan secara terintegrasi dan atau berupa paket/modul yang direncanakan secara khusus. Sosialisasi KTSP 33 . ‡ Tidak masuk dalam struktur kurikulum secara khusus. Pendidikan Kecakapan Hidup ‡ Bukan mata pelajaran tetapi substansinya merupakan bagian integral dari semua mata pelajaran. dapat diperoleh dari satuan pendidikan ybs.Kecakapan personal. antara lain melalui mata pelajaran muatan lokal. Untuk kecakapan vokasional. sosial.

TIK.  Dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan formal lain dan atau satuan pendidikan nonformal.  Substansinya mencakup aspek: Ekonomi.8. atau menjadi mapel Mulok. yang semuanya lainbermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik. Ekologi.  Dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran yang terintegrasi. Budaya. Bahasa. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global  Program pendidikan yang dikembangkan dengan memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global. Sosialisasi KTSP 34 . dan lain-lain.

yang disusun berdasarkan kalender pendidikan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan setempat.BAB. Sosialisasi KTSP 35 . IV Kalender Pendidikan Berisi tentang kalender pendidikan yang digunakan oleh sekolah. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. dengan memperhatikan aturan kalender pendidikan sebagaimana tercantum dalam Standar Isi. disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah.

KTSP DOKUMEN II Sosialisasi KTSP 36 .

SMP A. VIII. SILABUS MATA PELAJARAN (Kelas VII. dan IX) Sosialisasi KTSP 37 . SILABUS MUATAN LOKAL dan MAPEL LAIN (jika ada) C. VIII dan IX) B. SILABUS MAPEL IPA DAN IPS TERPADU (Kelas VII.

PEMBAHASAN SECARA LENGKAP TENTANG SILABUS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) DALAM SESI KHUSUS. Sosialisasi KTSP 38 .

Refleksi Dialog fasilitator dengan peserta tentang perasaan dan pemikirannya setelah mengikuti sesi ini Sosialisasi KTSP 39 .6.

Selesai Sosialisasi KTSP 40 .