Anda di halaman 1dari 3

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

1. Sistem IP Telephony yang ada pada PT Chevron Pacific Indonesia sudah


sesuai dengan standart yang diberikan oleh Cisco.
2. Beberapa penyesuaian dibutuhkan dalam pengembangan Sistem IP
Telephony di PT Chevron Pacific Indonesia mengingat banyaknya variasi
vendor komunikasi yang ada sehingga dibutuhkan interopabilitas antara
masing-masing perangkat.
3. Sistem IP Telephony lebih mudah digunakan dan dioperasikan
dibandingkan sistem PABX yang lama.
4. Cisco CallManager express dapat mewakili beberapa konsep utama dari
CallManager cluster yang besar. Konsep yang dimaksud adalah proses
registrasi dan pengolahan panggilan.
5. Pengunaan Asterisk sebagai SIP server dapat menekan biaya
pengembangan jaringan VoIP dibandingkan dengan penggunaan
perangkat dari beberapa vendor terkenal seperti Cisco, Navaya, dan
Nortel. Akan tetapi masih perlu dilakukan analisa dan evaluasi untuk
menilai kelayakan dari penggunaan Asterisk server ini.
6. Perhitungan bandwidth yang diperlukan untuk komunikasi VoIP tidak
hanya berdasarkan atas audio codec yang digunakan akan tetapi juga
harus memperhitungkan paket-paket yang berisi informasi selain
informasi suara.
7. Quality of Service selalu menjadi perhatian penting dalam pengembangan
Jaringan VoIP

5.2 Saran

1. Dengan selesainya Kerja Praktek ini, Penyusun berharap, PT Chevron


Pacific Indonesia tidak menutup kemungkinan hubungan lebih jauh lagi
dan masih selalu terbuka untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa

158
159

Universitas Diponegoro untuk melaksanakan kerja praktek ataupun


penelitian untuk tugas akhir di lingkungan PT Chevron Pacific Indonesia.
2. Dalam pengadaan suatu perangkat harus diperhatikan kemampuan
interprobabilitasnya terhadapat perangkat lain.
3. Selain pertimbangan terhadap biaya dibutuhkan perhitungan terhadap
kualitas yang diberikan.
4. Pentingnya diterapkan konsep redudansi dan load balancing untuk
menjamin pelayanan yang sempurna dan reabilitas yang tinggi.
5. Harus dilakukan perhitungan yang tepat terhadapat Quality of Service
sebelum menerapkan suatu komunikasi khususnya komunikasi VoIP.
160

DAFTAR PUSTAKA

[1]. http://Cisco.com
[2]. Cisco System, 2008, Cisco Unified Communications Solution Reference
Network Design
[3]. Denise Donohue, Cisco Press, 2006, Cisco Voice Gateways and
Gatekeepers
[4]. Jeremy D. Cioara, Cisco Press, 2006, Authorized Self-Study Guide Cisco IP
Telephony (CIPT), Second Edition
[5]. Michael Valentine, Cisco Press , 2008, CCNA Voice Quick Reference
[6]. Ramesh , Salman, Cisco Press, 2005, Cisco IP Telephony: Planning,
Design, Implementation, Operation, and Optimization