Anda di halaman 1dari 3

6

PENYELEKSIAN KONDISI dengan CASE


Bagian ini akan membahas : Materi Perkuliahan Logika & Algoritma
Jurusan MIF PIKSI GANESHA
™ Pendahuluan Semester Ganjil 2007/2008
™ Penyeleksian Kondisi dengan CASE
™ Penyeleksian Kondisi dengan CASE-ELSE Erwin Harahap
™ Penyeleksian Kondisi dengan Tiga Kasus atau lebih erwin2h@yahoo.com
™ Diagram alir (Flowchart) http://erwin2h.wordpress.com

6.1 Pendahuluan

Penyelesaian suatu masalah memiliki beberapa alternatif pelaksanaan perintah atau


aksi. Suatu perintah hanya dapat dijalankan apabila persayaratan atau kondisi tertentu
dipenuhi.
Misalnya terdapat suatu masalah dengan beberapa kasus. Dalam pemecahannya,
harus dianalisis solusi apa saja yang mungkin. Dengan demikian terdapat pemilihan
intruksi atau penyeleksian kondisi didalam algoritma. Selain IF, metoda penyeleksian
kondisi dapat juga menggunakan perintah CASE. Konstruksi Case dapat
menyederhanakan perintah IF-THEN-ELSE yang bertingkat-tingkat.

6.2 Contoh Implementasi Perintah Case

Bentuk umum struktur case adalah sebagai berikut :

CASE <kondisi>
Nilai 1 : <pernyataan 1>
Nilai 2 : <pernyataan 2>
Nilai 3 : <pernyataan 3>

Nilai n : <pernyataan n>

ELSE
<pernyataan else>
ENDCASE

Isi dari <pernyataan> adalah suatu solusi yang mungkin, dan akan dijalankan apabila
<kondisi> dipenuhi (true). Apabila kondisi tidak dipenuhi (false) maka pernyataan ELSE
akan dijalankan. kata ENDCASE dituliskan untuk mempertegas awal dan akhir dari
perintah CASE.

1
5 >> Penyeleksian Kondisi dengan IF 2

Contoh 1 :
Susun algoritma yang menampilkan teks, misalnya ”SATU” apabila diinputkan bilangan
1. Gunakan input antara 1 sampai dengan 5.

Jawab :

Program teks_bilangan
{ mencetak kata untuk angka 1 s/d 4}

DEKLARASI
angka : integer

ALGORITMA
read (angka)
case angka
1 : write(‘Satu’)
2 : write(‘Dua’)
3 : write(‘Tiga’)
4 : write(‘Empat’)
5 : write(‘Lima’)
else
write(‘Input Salah’)
endcase

Contoh 2
Susun algoritma yang membaca suatu bilangan bulat berdasarkan input data, lalu
menampilkan atau mencetak kata “genap” apabila bilangan yang diinputkan tersebut
adalah bilangan genap.
Contoh 3
Susun algoritma yang mensimulasikan sebuah kalkulator sederhana untuk melakukan
operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Gunakandua variabel
input data.

Contoh 4
Susun algoritma untuk menampilkan harga dari suatu ukuran baju dengan ketentuan
sebagai berikut :

Ukuran Harga
S Rp. 10.000,00
M Rp. 20.000,00
L Rp. 30.000,00
XL Rp. 40.000,00

Erwin Harahap – Logika & Algoritma - MIF Piksi Ganesha - Ganjil 2007/2008
5 >> Penyeleksian Kondisi dengan IF 3

Contoh 5
Susun algoritma untuk menampilkan menu sebagai berikut :

MENU

1. Input Data
2. Cetak Data
3. Rubah Data
4. Hapus Data
5. Keluar Program
Masukkan pilihan anda [1/2/3/4/5] : _

Contoh 6
Susun algoritma untuk menghitung suatu bidang persegi panjang sebagai berikut :

MENU EMPAT PERSEGI PANJANG

1. Hitung Luas
2. Hitung Keliling
3. Hitung Panjang Diagonal
4. Keluar Program
Masukkan pilihan anda [1/2/3/4] : _

6.4 Latihan

Kerjakan soal-soal latihan untuk struktur CASE pada buku


Rinaldi Munir halaman 152

6.5 Tugas

Referensi
Harahap, Erwin (2006). Algoritma & Pemrograman, materi perkuliahan, Jurusan Statistika,
Universitas Islam Bandung, Bandung.
Munir, Rinaldi. (2006). Algoritma dan Pemrograman, Edisi ke-3, Penerbit Informatika, Bandung.

Erwin Harahap – Logika & Algoritma - MIF Piksi Ganesha - Ganjil 2007/2008