P. 1
cin

cin

|Views: 547|Likes:
Dipublikasikan oleh Reza Defri Rozi

More info:

Published by: Reza Defri Rozi on Jan 02, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.

html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Post: 06/05/2006 Disimak: 48 kali Cerpen: Setiawan G Sasongko Sumber: Kompas, Edisi 06/04/2006 Saat kanak-kanak, ketika hari pasaran Wage, kami selalu waswas bertemu Pak Timb il. Sebanding dengan ketakutan kami akan "montor pelet", mobil bergambar gunting yang diisukan mengambil mata anak-anak untuk dibuat cendol. Pak Timbil terkenal sebagai penjual nyawa, yang h arus kulakan nyawa dengan cara menculik anak-anak sebagai tumbal. Sebagai belantik kambing, dia berputar mengikuti rotasi hari pasaran. Bila Wage dia ke Pedan, Kliwon ke Klembon, Pon ke Jatinom, Paing ke Prambanan, dan Legi ke Delanggu. Tak ada ha ri istirahat kecuali baru tidak enak badan. Sebetulnya, bukan hanya kambing saja yang diperjualbelika nnya. Tapi bila tak ada uang, atau kantongnya terlalu tipis, dia melenggang kangkung saja tanpa memb awa apa-apa. Tabiat itu jadi rahasia umum sehingga sering ada yang berceloteh: "Uang Pak Timbil seda ng banyak!" atau "Pak Timbil sedang tidak punya uang!" Dia menanggapi dengan senyum atau menjawab samb il tertawa: "Ya!" Tidak pernah memakai alas kaki walau tanah jalan becek atau terbakar kemarau. T etapi setelah jalan desa banyak yang diaspal dia memakai sandal jepit. "Tak tahan kakiku kena panas aspal!" katanya setiap kali disapa orang. Seolah minta dimaklumi kalau dia keluar dari pakemnya. Pak Ti mbil juga keluar dari tabiatnya yang lain. Dia tidak pernah lagi melenggang tanpa barang dagangan, wal au mungkin yang dibawanya hanya anak bebek, anak kelinci, bahkan pernah membawa anak tupai. Bila ada yang menanyakan perubahannya itu, dia menjawab, "Biar tidak tergantung nasib pada ter nak besar saja!" Setelah berlangsung cukup lama, orang jadi biasa, tidak menganggap perubahan itu sebagai hal yang aneh lagi. Lalu gelar penjual nyawa didapat dari mana? Bermula ketika lahir tabiat barunya , yang suka mengunjungi orang sekarat. Suatu hari ada yang sedang sekarat di Desa Jambukidul, desa yang selalu dilaluinya bila ke Pasar Pedan. Kerabat si sakit sudah pasrah kalau akan diambil-Nya. Pak Timbil singgah, mendoakan agar calon almarhum diberi jalan lapang dan bersih. Pak Timbil memijit jari kaki nya agar sedikit memberi rasa nyaman. Saat dipijit tangannya itulah, si sekarat bergerak, menyalangkan ma ta, tersenyum, dan bangun dari sekaratnya. Kerabatnya gembira, lalu ayam yang dibawa Pak Timbil dib eli untuk dipelihara. Anehnya, ketika ayam yang dibeli itu mati terlindas motor, si sekarat yang sembu

h itu tiba-tiba mati. Mungkin itu hanya sebuah kebetulan semata dan segera dilupakan orang. Di lain waktu, ketika dia sedang menuntun seekor kambing, ada yang sekarat kare na usianya memang sudah uzur. Pak Timbil mampir memijitnya. Aneh, nyawa yang sudah sampai di ujung tenggorokan

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ada lagi, yaitu ketika ada bocah sekarat dari keluarga kaya yang sembuh oleh se ntuhannya. Anak bebek betinanya dibeli lalu dipelihara dengan manja. Ketika saatnya bertelur tid ak diizinkan lewat jalur resmi, tapi dengan operasi cesar supaya saluran kloakanya tidak rusak. Dengan ha rapan umur si bebek jadi lebih panjang. Bebek itu mati tua dan ternyata seumuran bebek itu pula tamb ahan usia si bocah. Sejak itu Pak Timbil dianggap sebagai orang orang keramat dan jadi perbincangan di mana-mana. Ternyata perpanjangan nyawa itu sebanding dengan umur binatang yang dibeli dari Pak Timbil. Tapi Pak Timbil tetap seperti dulu, berjalan kaki ke pasar dengan membawa ternak atau dag angan lainnya, tergantung berapa banyak uangnya. Dia juga tidak pernah menjual dagangannya di a tas harga pasar. Tapi orang tak ada yang berani sembrono layaknya dulu, sekalipun hanya membawa kupu-k upu, wangwung, katimumul, atau belalang ke pasar. Dia sudah dianggap seorang wali yang menyamar , sekelas sunan atau wali era Demak Bintoro dulu. "Dia seorang wali masa kini!" "Seharusnya demikianlah kemampuan yang mengada-ada!" wong pinter , bukannya iklan di koran atau televisi dengan

"Pak Timbil punya ilmu laduni! Kekasih Allah!" "Tapi katanya dia tak pernah berlama-lama di surau!" "Apa hubungannya? Kamu sendiri suka berlama-lama zikir, tetapi hatimu seperti p asir, tak ada gunanya!" "Penjual nyawa!" komentar seseorang di majelis taklim. Lalu, istilah penjual ny awa jadi populer. Hampir saja sebutan penjual nyawa itu luntur. Ada keluarga si sembuh yang membe li anak sapinya dan dipelihara baik-baik. Sayangnya, anak sapi itu hilang dicuri. Keluarga itu sudah ketar-ketir. Tapi sampai terhitung bulan dan tahun tidak terjadi apa-apa. Tapi pada suatu hari, tepatnya jam tiga pagi, orang yang disembuhkan dari sekarat itu tiba-tiba ditemukan mati. "Tampaknya sapi yang hila ng itu dipotong jam tiga tadi!" kata salah satu pelayat.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Keanehan Pak Timbil mengusik sebuah pesantren, yang lantas menyuruh santrinya m enyelidiki Pak Timbil secara diam-diam. Tapi litsus amatiran itu mendapati hasil bila Pak Timbi l orang bersih dari hal kotor atau keji lainnya. Kecuali satu, di ka-te-pe-nya ada tanda c . "Apakah dia be kas pe-ka-i?" "Apa hubungan pe-ka-i dengan kebersihan hati. Mungkin dulu itu hanya salah tunj uk saja, korban fitnah!" "Bukankah saat itu anaknya yang guru es-te-em dibunuh?" "Anak dan bapak jangan kamu seragamkan! Semua juga tahu siapa yang mendalangi p embunuhan itu, yang lantas mengawani pacar anaknya!" Tentu saja sebutan penjual nyawa tak berani diucapkan terang-terangan di depan Pak Timbil. Pernah ada yang menanyakan perihal kemampuannya itu, tapi dengan gigih Pak Timbil menya ngkalnya. "Menghidupkan orang mati? Kalian sangka aku ini Tuhan!" kata Pak Timbil tak suka . Tetapi semakin banyak yang penasaran sehingga kalau ada orang sekarat dipanggillah Pak Timbil. Begitu disentuh tangannya, si sekarat selamat. "Bagaimana, apakah kalian sudah bertemu Pak Timbil?" tanya Seruni kepada orangorang suaminya di bangsal RS Tegalyoso. "Belum!" jawab Lurah Jingklong mewakili mulut anak buahnya. Dia sendiri ogah-og ahan pergi ke belantik itu. Berat rasanya, lebih baik masuk penjara andai saja dia bisa memili h. "Mengapa tidak dicari sendiri?" desak Seruni, penuh kecurigaan akan keseriusan suaminya. "Ya, akan kucari sendiri!" kata Lurah Jingklong setengah hati dan beranjak perg i. Dengan mobil tuanya, dia menuju desa Pak Timbil. Tapi niat itu diurungkan. Mobilnya dibelokkan ke ara h lain. Dengan muka

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Berangkatlah, Pakne! Kasihan Seruni...!" bujuk istrinya. "Aku tidak suka disebut penjual nyawa!" jawabnya. Dia menyembunyikan hatinya. L uka lama terhadap Lurah Jingklong masih sangat terasa. Saat itu ketika dia sedang memangku anak la ki-laki tunggalnya yang sekarat dengan leher tergorok, Jingklong muda meludahi mukanya layaknya binatang najis. Bukan itu saja, pemuda itu juga mengayunkan golok ke lehernya. Untung saja beberapa orang berhasil mencegah sehingga dia masih hidup sampai sekarang. "Berangkatlah, Pakne! Kasihan anak Seruni...," ulang istrinya. Perempuan itu le bih lapang dada daripada dirinya. Belantik kambing itu diam saja. Tetapi dalam hatinya jadi menimbang-nim bang. Karma itu akan datang pada Lurah Jingklong, anaknya sekarat di depan matanya. Mungkin akan sege ra mati di dekapannya. >diaC< "Tidak kutemukan!" kata Lurah Jingklong kepada istrinya dengan nada sedih, meny embunyikan kebohongannya. Beberapa orang ikut kecewa. Dokter dan perawat sangat sibuk, ruan g ICU jadi sunyi senyap. Hanya ada suara anak Seruni yang megap-megap ingin memisah dunia. "Itu istri Pak Timbil!" seru beberapa orang ketika melihat istri Pak Timbil men uju arah mereka. Tak lama kemudian tergopoh Pak Timbil datang. Lurah Jingklong terpana seakan tak percaya, lalu menyambut dan menjatuhkan diri mendekap kaki Pak Timbil sambil menangis sesenggukan. "Sudahlah!" kata Pak Timbil lirih sambil mengelus rambut Lurah Jingklong layakn ya mengelus anaknya dulu. Dengan tergesa, beberapa orang masuk ke ruang intensif, dokter dan suster segera keluar ruangan. Pak Timbil masuk disertai Lurah Jingklong dan istrinya. Dipijitnya kaki anak Ser uni. Tak berapa lama tubuh anak muda itu mulai memerah, tanda kehidupannya mulai mengalir. Setelah it u mata anak Seruni terbuka, menguap dan tersenyum. Pak Timbil keluar ruangan, Lurah Jingklong mengi kutinya layaknya takut ditinggalkan bapaknya. "Apa yang Bapak bawa?" tanya Lurah Jingklong.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Jakarta, 22 April 2006 Lagu Malam Seekor Anjing Post: 05/29/2006 Disimak: 102 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas, Edisi 05/28/2006 Aku sempat melihat ekor gerakan sesosok bayangan melintas di samping rumah. Tem pias cahaya lampu taman membantu mataku untuk melihat sosok itu melompat pagar rumah tuanku. Namun , hujan yang turun deras membuat malam makin kelam, hingga aku kehilangan jejak orang yang me ncurigakan itu. Kuedarkan pandanganku. Tapi, orang itu terlalu sigap menyelinap. Aku mencoba menakutinya dengan menggonggong sangat keras. Kuharap orang itu pan ik, dan kabur dengan sendirinya. Tapi aku kecewa. Beberapa gonggongan panjang yang kulepas tak mendapatkan reaksi apa-apa. Malam tetap terbungkus kesunyian. Dan aku merasa menggigil sendi rian. Jejak bedebah itu tak kulihat lagi. Aku pun bergidik. Bayangan kengerian mengepungku: orang it u menjeratku dengan kawat baja dan mengantarkan tubuhku di penjual tongseng, seperti ratusan bahkan ribuan kawan-kawanku. Kantuk yang menggelayut di mataku keempaskan. Tatapan mataku terus kebelalakkan . Begitu orang itu tampak, akan langsung kuterkam. Gigi dan taringku rasanya sudah tidak sabar meng oyak urat nadi di

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Aku menggonggong lagi. Sangat keras. Kukatakan, aku sangat tidak senang kepada tamu yang tidak sopan, yang datang malam-malam dan menambah pekerjaaanku. Semestinya aku sudah t idur, bermimpi bisa bertemu dengan Moli, anjing tetangga yang lama kutaksir itu. Aku sangat ing in bercinta dengannya, dalam mimpiku malam ini. Tapi cita-cita itu telah digugurkan oleh orang yang tid ak tahu diri itu. Dasar tidak manusiawi! Mendadak kudengar sebuah benda jatuh di depanku. Kuamati. Ternyata segumpal dag ing sapi segar. Aku sangat hafal baunya. Tuanku setiap pagi dan sore memberiku daging seperti it u. Si pelempar itu mungkin menduga aku langsung menyantap daging itu. Aku tersenyum masam. Daging i tu hanya kulihat lalu kutinggalkan. Aku bukan anjing bodoh yang tidak bisa membedakan mana daging segar dan mana daging penuh racun. Orang itu juga terlalu meremehkan. Dia mengira aku bisa diak ali hanya dengan segumpal daging. Bukannya sombong. Pengalamanku menjadi anjing belasan tahun mem buat aku sangat terlatih untuk membedakan mana pemberian yang tulus dan mana pemberian yang basa -basi, penuh pamrih bahkan ancaman. Melihat caranya memberikan daging saja aku sudah sangat t ersinggung. Betapa orang itu tak punya sopan santun. Aku memang sangat mengharap pemberian orang, t api aku bukan pengemis. Meskipun anjing, aku tetap punya harga diri. Martabat anjing harus kuj unjung tinggi. Mungkin orang itu kecewa, melihat aku acuh tak acuh. Tapi dia tidak menyerah. I ni usaha yang sangat kuhargai. Ia melemparkan lagi segumpal daging. Kali ini lebih besar. Namun, aku hanya menatapnya sebentar, lalu berlalu. Aku memang sengaja mengaduk-aduk perasaannya, biar dia k ecewa dan mengurungkan niat buruknya untuk mencuri. Sengaja kupakai cara yang lebih manusi awi agar tidak jatuh korban. Aku tak ingin lagi melihat ada maling babak belur bahkan mati dihajar ma ssa gara-gara tertangkap. Aku sangat sedih dengan nasib manusia yang celaka itu, meskipun hal itu membuat aku bersyukur: ternyata menjadi anjing seperti aku jauh lebih beruntung daripada men jadi orang miskin. Sungguh, aku mensyukuri rahmat ini. Lama tak ada reaksi. Aku menduga orang itu kecewa, lalu pergi begitu saja. Diam -diam aku pun bersyukur, malam ini ada orang telah mengurungkan niat jahatnya. Bagiku ini sebu ah prestasi. Meskipun aku ini hanya anjing, binatang yang sering dicerca dan dinistakan, aku toh masih punya niat baik. Namun, kebanggaan yang diam-diam menggumpal dalam rongga dadaku itu, akhirnya p

Tapi kepada manusia? Ah. seperti . siap-siap melawan jika orang itu menyerangku. Aku mundur beberapa langkah. Penuh misteri. aku melihat orang itu duduk di pojok halaman di bawa h pohon rambutan. Ketika aku mengitari rumah tuanku. Ia tetap diam. Aku mencoba mendekat.udar. hati manusia tak bisa dijajak i. Aku harus wa spada. Kepad a sesama anjing. aku bisa menduga niatnya. Kuberikan gongg ongan lirih. Mereka bisa saja menyimpan rapi kekejaman di balik senyum ramahnya. Awas! Orang itu tetap saja diam.

Dengan langkah yang gagah. Dia memandangku. Aku terharu sekaligus ba ngga dengan usahanya untuk menjadi maling beneran. Kubalas sentuhan itu dengan kibasan ekorku yang menyentu h kakinya. Tangannya mengelus-elus kepalaku. Tapi sebentar tangisnya sangat dalam. agar tidak konyol d icincang massa. Ia menyebut empat anaknya yang tidak bis a bayar sekolah dan hendak dikeluarkan gurunya. Rupanya ia tanggap. Ia menyebut nama istrinya yang hamil lagi (untuk yan g terakhir ini aku terpaksa tidak bisa terharu). Kukibaskan e korku. alat pemotong kaca. mengambil sedikit barang-barang agar tangis anak istrinya berhenti. orang itu telah keluar membawa bungkusan. http://www. Tangannya mengelus-elus kepalaku. sebagai anjing yang terbiasa membedakan mana yang tulus dan mana yang basa-basi. ia menjumpaiku. drei. kuambil jarak beberapa depa. alat pemotong besi. Baru kali ini kulihat ada calon maling begitu cengeng. linggis kecil dan masih banyak yang lain . Entah kenapa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Segaris senyuman k ini terpahat di . Aku pun mulai menimbang-nimbang untuk memberikan kebebasan orang ini bisa masuk rumah tuanku. menyiapkan berbagai peralatan. ada besi peng ungkit. Aku hany a berdoa semoga saja dia bukan maling yang rakus dan hanya mencuri arloji.processtext. Diam-diam aku merasa berdosa atas pengkhianatanku. Kulihat sumur penderitaan yang begitu dalam dan gelap. hand phone. namun aku juga berdoa semoga orang itu selamat. naluriku memaksaku berpikiran begitu. Ya sangat dalam. Maka. Bukankah kebanyakan manusia it u tukang main drama yang ujung-ujungnya hanya menelikung pihak lain? Tapi. aku berani menyimpukan bahwa kesedihan orang ini cukup meyakinkan. mengenai kakinya. atau benda lai nnya.html Ya. Yang kubayangka n hanyalah tangis anak istrinya di rumahnya Tidak lebih dari lima menit. dan siap dihunjamkan di perutku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tuhan.com/abclit. Aku terpejam dan tidak ingin membayangkan apa yang dilakukan orang itu di rumah tuanku. Dan tanpa sadar aku jadi terharu (baru kali ini ada anjing yang terharu).processtext. Pelan-pelan ia menyelinap pepohonan. Maling pun tetap harus serius. pukul besi. Tapi. aku selalu waspada. Hujan turun makin deras. dia menangis. Ternyata perlengkapan maling jauh lebih lengkap dan canggih daripada bengkel. Ia menyebut anak gadisnya yang kini harus dirawat di rumah sakit karena diperkosa oleh tetangganya. Ia pelan-pelan bangkit. Siapa tahu itu tangis buaya. Orang itu tetap asyik dengan tangisnya. Kulihat apa reaksi selanjutnya.com/abclit. Semula kupikir dia sengaja menjual iba kepadaku. Bisa saja diamdiam ia menyimpan pisau. http://www.

Tiba-tiba kesedihanku pun jebol. . Dengan bahasa isyarat. Ia merengkuh tubuhku dan hendak memangku aku. Aku menangis dengan suara ringkikan kecil. bukan seperti yang dilempa rkannya sebelumnya.bibirnya. Tapi aku menolak dengan halus. Orang itu merasa serba salah. Perasaanku campur aduk. Ia mencoba memberiku segumpal dagin g. ia meyakinkan bahwa daging itu murni. Aku menunduk.

Aku sangat panik . Lambat laun kecekatan tangan Monang memilah-milah koran-koran dan tabloid yang hendak diretur besok. Istri tuanku menjerit-jer it histeris. Edisi 05/21/2006 Malam itu. Aku menggonggong sang at keras. wajah ibu hadir di ruang mata Monang.processtext. Aku marah kepada tuanku yang sangat kejam. ia menghentikan kegiatan itu. Orang itu tumbang. Kata "maling" diteriakkan berulang-ulang. Ia tampak panik. Tapi tuanku justru mengelus-elus kepalaku . akhirnya. tangis anak dan istrinya.processtext. Aku memaksanya lari. Tapi ia hanya berlindung di balik pohon rambutan. penuh kesunyian.com/abclit. Makin keras. Ia tersedu-sedu. Kontan tuanku langsung melepas timah panas. Aku menggonggong makin keras. Terus menatapku. hingga orang-orang pun keluar rumah. . dan canggung. Melihat mata i bu. Aku masih mendengar tangisnya. dan berharap ia segera berlari. seperti menatapku. makin be rkurang. muncul kilat. sambil menyebut kalung berliannya yang hilang. Tapi aku terus memaksanya untuk segera lari. Mere ka mengelu-elukan aku.html Tiba-tiba kudengar kegaduhan dari dalam rumah tuanku. Dia merasa bangga punya anjing piaraan yang telah menyelamatkan hartanya dari jarahan maling malan g itu. Aneh. rebah ke tanah. Bahkan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sia l. Senapannya terus menyalak. diiringi letusan senapan yang membabi buta. http://www. Tiba-tiba saja. Mu ngkin ia merasa berat berpisah denganku. Aku memukul kaki orang itu dengan ekorku. Entah kenapa. Muncrat darah merah dari dadanya. maling itu tetap diam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kulihat tuanku berlari makin mendekati tempat pertemuan kami. Suaminya berteriak-teriak sambil berlari keluar. Hampir tak ada yang peduli dengan mayat maling malang itu ya ng membujur kaku Mata maling itu tetap saja melotot. Monang seperti menyusuri sungai yang kering yang dipenuhi batu-batu.com/abclit. Tangis itu sangat panjang dan dalam. Yogyakarta 2006 Monang? Kau Mendengar Aku? Post: 05/22/2006 Disimak: 89 kali Cerpen: Palti R Tamba Sumber: Kompas. http://www. Tempat kami mendadak terang dalam sekejap.

Tapi.. Mereka bertiga di tempat dan dengan posisi masing-masing. Tapi.. supaya punya waktu yang cu kup untuk mengetam bawang hasil ladangnya.html Seumur-umur Monang jarang menangis. mungkin didorong rasa kasihan dan sayang pada ibu serta rasa marah kepada ayah.. Pakaian kebaya yang dikenakan ibu hendak mengikuti ibadah di gereja menjadi acak-acakan. yang berarti ada perjamuan Misa Ekaristi. tidak! Tapi ayah mesti dilawan! Karena seingatnya. Dan Monang salah satunya selalu menjadi putera altar. Namun. "Ampun. mengejar dan memuku li ibu dengan sepotong bambu sebesar jempol hingga ke kamar. Ketika kanak-kanak. ia tetap bergeming. http://www. kalau kalah berkelahi d engan hidung berdarah-darah dan muka babak belur ia tidak menangis. Monang ketika itu sembilan tahun tak bisa membenarkan perlakuan ayah itu. tak lama berselang.processtext. beso k. Ia pun mencari-cari benda lain yang bisa dipergunakannya melawan ayah . Ia minta ijin pulang.Generated by ABC Amber LIT Converter. ia pun tidak menangis. Ayahnya pasti bisa menghindar! .. Tidak. seberapa sakit lah ayah oleh kekuatan pukulannya? Tidak. Monang minta digantikan. Ah.com/abclit. Monang berlari ke dapur. Ibu memberikan sepetak tanah seluas 20 meter persegi kepada anak-anaknya untuk diusahakan sendi ri). Tiba-tiba ayah melihat Monang dan seperti tersadar karena Monang telah menyaksi kan perbuatannya itu. ampun pak. Namun ia takut pada ayah. seperti bar u saja kena sihir menjelma patung. Tubuhnya sampai gemetaran. Kala itu Monang melihat bagaimana ayah tiba-tiba masuk rumah.. Dan lebih lagi. Pastor dari paroki datang. ayah mendengus.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Namun ia tak menemukan bend a itu di tempatnya. dalam pikiran ayah. inilah yan . Beberapa kali. m asih jelas dalam ingatannya sebuah peristiwa yang membuatnya menangis hebat.. Meski sampai Namboru Tiur memeluknya sambil me natap menceritakan betapa sedihnya ditinggal seorang ayah.com/abclit. Monang belum pulang dari ibadah sekolah mingg u. Karena Monang ingin secepatnya tiba di rumah. Dan jeritan-jeritan itu menyesakkan dada Monang. lalu memukuli ibu lag i. (Mungkin pula. agar bisa dijualkan ibu ke pekan di pulau. Ibu menjerit-jerit sambil menyemb ah-nyembah ayah. Ayah berhenti memukul ibu. Monang memanggil ayah sekuat-kuatnya. Tapi. Kayu bakar? . karena Monang katakanlah telah memanggilnya dengan cara menghar dik. http://www. Dan memang semestinya demikian. Bila ayah maupun kakak-kaka knya memukul atau menamparnya karena satu kesalahan yang diperbuatnya. Batu penggilingan? . Waktu ayah meninggal. Monang mencari-cari pisau." katanya. Dan ibu menjerit-jerit lagi. ia juga tak menangis.

Ia memang selalu dimanjakan.g keempat kalinya ia menyaksikan si ayah memukuli si ibu. Tujuh kakaknya pun (perempuan semua) pernah merasakan pukulan tangan si ayah. Ya! Ia cepat -cepat membuka tutup jeriken. Minyak tanah . Namun. minyak tanah! . apa? .. ia pernah juga jatuh sakit akibat ditampar si ayah! Lalu. lalu mendekat hidungnya untuk membaui apa isi jeriken itu. Matanya tertumpu pada jeriken minyak tanah..

Kalau ayah berjanji tak m emukuli ibu lagi.. "Maafkanlah anakmu ini.com/abclit. Lalu berbalik. Ia tak menjawab. "Apakah ayah mencium bau minyak tanah di kamar ini?" Ayah benar-benar marah dibuatnya. http://www.!" panggil Monang. ayah. Sampuraga dikutuk karen a mendurhakai ibunya! Lalu? Oh! Monang terisak-isak. di malam pekat .?" suara si ayah pelan.. Ia bagai melihat samudera luas yang tengah diterjang badai di sana. ia takut juga kalau-kalau an aknya itu bertindak nekat.Generated by ABC Amber LIT Converter.. Meskipun demikian si ayah berhenti memukuli ibu. Na mun. Monang rasakan seperti sa yatan-sayatan belati oleh ayah di tubuhnya.. Ayah menoleh. Dan tetap tak menjawab.. http://www. "Apa yang ayah lihat di tanganku?" Ayah mendengus.processtext.!" . Di tengah samudera itu. Malin Kundang dikutuk karena mendurhakai ibunya! Mengiang-ngiang di telinganya cerita Sampuraga yang pernah di dengarnya. ada sebuah perahu yang terombang-ambing. menghadap Monang menatap mata sang ayah. Di dalam perahu itu ada seorang perempuan: Ibu!. "Mo-nang.processtext. maka aku tidak membakar kamar ini. Tapi tangis ibu yang lirih itu. Monang melihat si ayah sambil menyalakan korek api.html "Ayah.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. ayah.com/abclit.. Ia merasa diajari seperti anak kecil.... seusai menyiramkan minyak tanah ke tempat tidur dind ing kamar dan pintu. Berkelebat di pelupuk matan ya cerita Malin Kundang yang pernah dibacanya.. Sebab. tapi menahan diri. ia memikir-mikirkan cara menundukkan sang anak.

ayah berlutut dengan pung gung tegak...com/abclit. ayah.. Mulai hari ini. "Ayah. berjanjilah dengan sungguh-sungguh untuk tidak memukuli ibu lagi. bukankah aku pernah mengucapkan kalimat seperti itu kepada ayah karena ayah suka main judi sampai be rminggu-minggu dengan para toke di pulau?" katanya seperti berbisik kepada dirinya sendiri. Ayah menggelengkan kepala.processtext.!" tangis ibu. Monang terkejut mendengarnya. Nak. http://www. "Berhenti di situ. tetap di situ. "Ya... Tuhan.processtext. lalu menghela napas panjang. ayah.html "Ya..com/abclit. http://www. .. Monang melihat mata ayah berkaca-kaca.!" "Kau.!" Monang mencomot (lima batang) korek api dan secepat mungkin menggantikan batang korek api yang beberapa saat lagi akan tinggal puntung." Monang bergerak pelan mundur. Lama. "Jangan...! Ya. Serasa sekejap. Kemudian ayah tertegun.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan ia t etap waspada terhadap segala kemungkinan yang akan dilakukan ayah terhadap ibu mau pun terhad ap dirinya.?" Monang mengangguk sembari menghapus ingus dan air matanya cepat-cepat. Ibu pun demikian... Sepotong bambu di tangannya terjatuh begitu saja ke lantai. Ayah mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi. Berikutnya.Generated by ABC Amber LIT Converter..

... Dan ia pun tak berniat menanyakan pada ibu di m ana peristiwa itu berawal. http://www... Berit a apakah gerangan di ujung malam begini? "H-h-hallo. Kerabatmu datang menjemput.. "Engkau haru s pulang sekarang. waktu itu.. Bruder Marsianus kepala asrama yang membangunkan dan memberitahukan kepadanya.. Monang. Ayahmu sakit keras.. Monang terkesiap mendengar janji ayah. Monang membersihkan kelopak matanya. waktu itu...?" . Monang tak tahu kejadian sebenarnya yang membuat ayah mengejar dan memukuli ibu. Hingga kini.Generated by ABC Amber LIT Converter. aya hnya sudah meninggal. Ia mendapat berita kematian ayah pada sekitar pukul 10 malam ketika ia duduk di bangku SMP di Pangu ruran.. Monang meraih te lepon genggamnya dari meja..html "Ya." Sungguh..html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Namun. Aku berjanji tidak memukuli istriku lagi." suara kak Nurma terputus. Kak.processtext.. Bruder Marsianus terpaksa berbohong supaya Monang tidak langsung terg uncang dengan kematian ayahnya. "I-i-ibu kenapa. pikirannya menduga-duga hal buruk yang mungkin terjadi pada keluarga besar mereka..." katany a... Tapi menurut Monang.?" Monang menenangkan hati.com/abclit.. Tangan angin yang mengusapnya perlahan-lahan. pas tilah terkait tabiat ayah yang suka main judi. Nama kak Nurma tersurat di layarnya dengan nomor telepon rumah. Allah. Monang tahu bahwa sebenarnya saat kerabatnya datang menjemputnya. >diaC< Telepon genggam berbunyi. "I-ibu.com/abclit. Bukankah berita duka cita sering datang di malam hari?. http://www. Dan akhirnya. meskipun kelopak mata itu sudah kering dari tadi.processtext.

Kadang sampai larut malam mengerjakan koran-koran atau tabloid yang mesti dikembalikan. Bu. "Aku tukang mabuk. Monang! Aku takut lupa menyampaikannya besok.?" "Mo-nang.... Ibu pun kenapa belum tidur? Besok pagi kan bisa ber telepon? Atau aku yang menelepon besok.?" Monang mengangguk dan lega... http://www. berkecukupan) tinggal di Jakarta selalu siap memenuhi semua per mintaan ibu.. Ia menebak-neb ak apa kira-kira permintaan ibu...! " Oo.. Kak. tapi ini penting.? "Ya. nanti aku merepotkan mereka..... "Mo-nang? Kau mendengar aku.com/abclit..html Generated by ABC Amber LIT Converter.... http://www. Aku ingin kau mengabulkan permintaanku ini. Jantungnya berdetak lebih cepat. permintaan! Monang terdiam.. Pakaian? Kaca mata? Keliling Jakarta? Atau tiket pesawat untuk p ulang ke Medan?.....com/abclit.. Nak?" "Beginilah tukang koran.. Rasanya tidak mungkin! E mpat kakaknya (secara ekonomi.?" "Mmm.html "Ibu kenapa." jawab ibu waktu itu... I-i-ibuu. ibu mau juga ikut. Bahkan kakak-kakaknya itu sering meminta tolong kepadanya supaya membujuk ibu ag ar mau menerima apa yang mereka berikan dan lakukan untuk ibu.. Karena itu aku bangunkan Nurma untuk menelepon kau. "Kau belum tidur.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi...?" . Atau ibu hendak ditemani ke rumah paman di Surabaya?. Nak. Namun.processtext. Kak Sondang pernah memohonnya sup aya membujuk ibu mau ikut ke Bali bersama keluarga kak Sondang.processtext.

Nak. Si ibu menyuruh jual kalung itu untuk menambahi biaya operasi anak mereka. http://www. Kaupun tentu sangat kesusahan bila harus menjemput dan mengantarka n aku lagi. Nak. Ia takut kalau-kalau permintaan itu mustahil ia penuhi. anak mereka sakit dan mesti diope rasi. Bu. Namun.. Monang cepat-cepat mengambil charger dan melakukan pengisian...Generated by ABC Amber LIT Converter. sampai sekarang ia merasa belum bisa melakukannya. Dan beberapa saat kemudian ia menghidupkannya. "Hallo." "Oo.." kata ibu dari seberang sana. Monang tak mau meminta bantuan kepada kakak-kakaknya..processtext. Tak apa-apa.. Peringatan dari telepon genggam Monang: battery low! "Mon.. Si ibu menguatkan hatinya. Tak ada yang sempat mengantarkan. sebagai anak lelakinya! Pernah i a dan istrinya menabung duit untuk membeli kalung emas.html Generated by ABC Amber LIT Converter..html "Lusa Ibu pulang.. "Aku tahu keadaanmu. Ibu tak bisa menginap di rumahmu. ah! Lalu apa permintaan ibu?. Betapa. ya. Tapi lima bulan kemudian." Terputus.!" "Mm." Ah.... menantu dan cucu-c ucuku.com/abclit.. Maafkanlah. Nak. iya.processtext.com/abclit.. Bu. Mereka memberikan kalung itu kepada si ibu saat kelahiran anak pertama mereka. ia bertekad membahagiakan i bu.. Tapi alangkah bahagianya kalau ia dapat memen uhi permintaan sang ibu. Aku tahu hati mu!" katanya.. Monang menerima kalun g itu dengan mata berkaca-kaca. Pertemuan kita hari Sabtu lalu di rumah Kakakmu Pintanauli sudah memuaskan rinduku pada kalian semua anak-anak." . "Kenapa putus?" "Habis baterei.. Monang tak berani menanyakannya lebih dulu... Nanti terganggu usaha koranmu. Sejak ia menyaksikan ayah memukuli ibu. Monang dan istrinya kekurangan biaya.. Ya. http://www.

processtext. di sebelahku. Monang ... ada kak Nurma di situ. Kau ingat tempat itu.?" "Sejak tadi dia terlelap di sofa.. Teruskanlah.. pohon johar.. Tapi juga mengira-ngira makna apa d i balik ucapannya. Ia ingat. ayah selalu menyuruh pak Joh menebang s ecukupnya. di kampungnya ada pohon mangga..processtext. Karena si ibu pandai bertutur dengan kiasan-kiasan. Bu. Bu. Mataniari man ogot di Habissaran/dung botari di Hasrundutan/Sai mangoluma marhapistaran/gabe jolma nab oi pangihutan matahari terbit di Timur/ketika sore ada di Barat/selama hiduplah jadi pintar/menjadi panutan semua orang. " Monang ingat.. Teman sebangkunya sampai tamat SD dari Silotom. "Di kampung Silotom banyak pohon johar di situ.. Pi nus Situmorang! Lalu ia mengernyitkan kening. Berpantun pun. ia sambil berdoa dalam hati semoga bisa memenuhi permintaan sang ib u tersayang...Generated by ABC Amber LIT Converter. ...?" Monang mengiyakan. Bila kayu bakar di rumah habis. Aku sudah katakan supaya jangan dijual ke orang lain." Monang memasang pendengaran baik-baik.html "Permintaanku?" "Ya...?" "Iiya.. Pemiliknya Ompung Ojak. Dan.html Generated by ABC Amber LIT Converter." "Ada dua batang yang besar lurus tinggi kulihat di situ. Adalah jalan mendaki menuju kampung itu..com/abclit. . dan pohon-pohon bamb u memagari kampung. Lantas?..com/abclit.. Monang memikir-mikirkan kemana ujung perkataan ibu. http://www. http://www. dua hari sebelum aku b erangkat ke sini.. "Monang? Kau mendengarku kan.. Ia seolah-olah takut salah mendengar apa yang dikatakan ibunya. "Tapi." Monang menghela nafas.

. tak ada anak-anaknya yang di kampung.. Nak. http://www. Nak..?" Oh. Nak.. Bu? Ibu kan masih sehat. Ibu! Monang menarik nafas....?" "Berjanjilah dulu kau akan membeli dua pohon itu untuk Ibu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Nak... Bagaimana. "Baiklah." "Terus. Nak.. Siapa lagi? Keluarga Amani Gonggom merantau juga." "Apa. tinggal Ibu." .. http://www. Nai Manjur sudah meninggal..Generated by ABC Amber LIT Converter. Sepulang dari sini.com/abclit.... "Sekarang dengarlah baik-baik.. Bu.. Apakah di ka mpung kita tak ada lagi pohon yang bisa ditebang..com/abclit..html "Lagi pula.... Monang seperti melihat ibu menanami bibit-bibit johar di sek ujur tubuhnya.?" "Ada.. Bu. kak Rita dan keluarganya serta Nai Haposan di kampung kita kan?." "Satu batang digunakan sebagai peti. "Dua pohon itu akan menjadi rumahku kelak.. aku akan beritahu Ompung Ojak.processtext.!" "Bagus. Diam beberapa saat.processtext.." jawab ibu cepat. Keluarga Amani Hobas me rantau ke Sumatera Timur.!" Monang mengangguk......

. Keindahan memang tak bisa diam.!" Tut-tut-tut.. Dia tersenyum. Tetapi ken apa meminta rumah kematian dariku?*** Wening Post: 05/15/2006 Disimak: 126 kali Cerpen: Yanusa Nugroho Sumber: Kompas..com/abclit..Generated by ABC Amber LIT Converter. Lengkung-lekuk lengan dengan jari merunci ng itu membentuk bayangan di tembok." "Ibu... Aku ingin ada kacanya juga. Monang menelepon. http://www. Menelepon... Sekali lagi dia tersenyum.. sambil tetap memandangi bayangannya sendiri di tembok. Tapi ia hanya mendengar nada sibuk di s eberang sana. http://www.. .processtext. Nak.html "Sebatang lagi sebagai tutupnya. Aku ingin menyenangkan hatimu..html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pergelangan tangan itu ngukel1.processtext. Menelepon. lalu telunjuknya menjentik. Ibu. selalu ingin keluar dan mempertontonkan dirinya. seperti yang kakak-kakak lakukan.com/abclit. Edisi 05/14/2006 Diangkatnya lengannya perlahan-lahan.

sebetulnya adalah hari ulang tahunnya. Wening tak ingin mendapat tusukan se pi lagi.processtext. mengelu arkan baju-baju dari koper. rajangan dadar. http://www. Tetapi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Malam ini. dan me nusuknya tanpa kata. tentu akan lain ceritanya. Wening si walet. Bang Irfan sendiri. Maka hidupnya berubah menjadi Bu Irfan.html Seandainya saja Bang Irfan bisa memahami ini. Dia berada di tandu. entah ada di ufuk mana saat ini.com/abclit. harus masuk sangkar. W ening hanya diam. suaminya tak menjawab apa-apa. mengkristal di dinginnya malam. si sulung. Waktu terlipat oleh kecepatan.Generated by ABC Amber LIT Converter. makan. Dan sejak itu. Kadang begitu datang. sejak 25 tahun yang lalu.com/abclit. lalu menghilang di kamar kerjanya. Bang Irfa n akan memberinya kesempatan. Wening si bunga matahari. boleh ya. mencium kening istrinya. Sepi kian runcing. Semua tiba-tiba saja menggumpal di kenangannya. Neny. si ABG-itu. anak kecil yang selalu ingin tahu urusan orangtua. sudah punah. yang alas duduk maupun atapnya b erpaku-paku. Sejak hampir sebu lan ini. Tetapi. seakan dia hidup sendirian tanpa istri dan anak-anak.anaknya entah ke mana. . Bang?" bisiknya suatu malam. setelah mereguk kenikmatan. suaminya itu hilang-hilang timbul di rumah ini. siapakah yang akan menjalani hidupnya jika bukan dirinya sendiri? Sepi sekali malam ini.processtext. ketimun. Kadang muncul hanya untuk ganti baju. abon. sesuatu yang mustahil sebetulnya. Berdiri luka. hampir dua puluh tahun lalu. yang harus selalu menjaga penampilan. Di meja telah tersaji tumpeng kuning. siap se nyum. Anak. mungkin pe rgi dengan pacarnya. lalu pamit lagi dengan gumaman tak jelas. tak banyak bicara. sudah mendengkur kelelahan. kering tempe. http://www. Barangkali saja. duduk luka. Wening si prenjak telah musnah. katanya tadi nonton "Berbagi Suami" ah. Memilih "ya" dia akan melukai jiwanya. seperti tangan penari. dan dia bukan lagi Si Wening. mandi. Airmatanya beku. Sony. menolak untuk " ya" pun dia melukai orangtua dan seluruh keluarganya. "Aku ingin menari. seusai badai kerindua n suaminya tumpah di seluruh sel tubuh Wening. tetapi inilah hidupnya. Dia memang memilih untuk "ya" waktu itu dan bersiap kecewa menelan luka itu den gan ketegaran. cabe yang dibelah-belah lalu direndam di air sehi ngga ujung-ujung belahan itu melengkung indah. tak banyak gerak. entah siapa yang menjadi biang keladinya.

"..Generated by ABC Amber LIT Converter. Wening beku. http://www.. Album foto pentas terakhirnya. Dibukanya album kecil yang masih disimpannya.processtext.. segalanya." bisik suaminya. entah kapa n.com/abclit." "Kalau begitu... biar aku menari untuk Abang saja..processtext..... Sa at itu dia bersama teman-temannya memang mementaskan "Drupadi Mulat" sebuah koreografi indah karya Mbak Yudi sahabat sekaligus guru tarinya." dan tangan suaminya melolosi pakaiannya.." "Aku enggak suka tarian. Itu saja. Dialah Drupadi berambut panjang itu. Dialah d engan kain panjang . Bang?" "Tidak boleh.. http://www.." "Aku hanya ingin menunjukkan keindahan. dirinya menjelma Drupadi di kepungan Kurawa.html "Cobalah kau mengerti. Dia seakan meninggalkan tubuhnya yang menjadi bulan-bulanan suaminya beberapa saat kemudian . Wening sekali lagi menelan rasa sakit it u.. Aku memberimu semuanya.. "Kenapa. karena kau istriku. Aku lebih suka kau . Apa susahnya?" ucap Bang Irfan." "Keindahan tubuhmu hanya untuk aku .. dan hanya memintamu u ntuk tidak melakukan satu hal: menari. enggak pakai ini. Maka pembicaraan itu terkunci di situ.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter..

dan memaksanya untuk memasuki sebuah alam yang bernama kesepian. dia selalu lantang menjawab. Dan m alam ini aku mengundang jiwamu untuk bercengkerama bersamaku. tertiup pendingin udara.processtext. menapaki tangga tengah menuju panggung gelap g ulita. Itulah yang menggerakkan Drupadi. Dialah yang terus bergerak dengan iringan nafas-nafas ter tahan para penontonnya. Mereka terhenti di suatu ruang. Drupadi ingin meneriakkan sesuatu yang lama dipendamnya . GKJ pecah. berulang. Akulah keindahan. di masa kanak-kanak dulu jika ditanya tentang cita-citanya.. memberikan keheningan. melangkah hati-hati.. Wening remaja 18 tahun itu menjawab. "jadi penari.processtext. Dan ketika diwawancara wartawan seusai "Drupadi Mulat". Wening bangkit dari tempat duduknya. ajaklah dia berbicara." jawa bnya agak polos dan kekanakan. Bang Irfan melihat tumpeng dan album yang belum tertutup. menggema. itulah yang menggemakan sepi berkepanjangan hingga malam ini.com/abclit. wahai makhluk bumi. Langkah yang sudah dihafalnya benar.!" dan disambut gelak tawa siapa pun yang bertanya. bahwa inilah jiwa k alian. Dan penon ton memang tak bisa membedakan. Jiwamu lebih halus. Langkah kaki tergesa menyeberangi ruangan. namun jangan biarkan dia menilainya karena matamu tak akan mampu menyampaikannya. Bang Irfan pulang. menyedot seluruh pancaindera penonton. . Cahaya lampu berkebit. Tepuk tangan berkepanjangan .com/abclit. yang menciptakan jarak sepi. Tetapi. menghidupkannya dalam sebuah lakon. Biarkan matamu menangkapnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. malam itu. Wening in gat. maka kau akan dilimpahi cahaya. Dalam gemulai geraknya. http://www. Wening tersenyum pahit mengenang semuanya. dan karenanya.html Dialah yang membiarkan kain panjangnya terjulur jauh beberapa meter di belakang nya. Akan kuajarkan kepada kalian. manakah Wening dan manakah Drupadi.. Izinkan dia bersamaku malam ini . http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Semoga suami saya kelak memanjakan saya dengan membolehkan saya menari.

Me ngurai rambutnya yang masih panjang melebihi pinggang. maaf aku akan menjadi mimpi buruk abang. Belum cukup r upanya kelembutan yang diberikannya selama ini. yang dulu dikenakannya ketika "Drupadi Mulat". Dibiar kannya sebagian kain itu menebar di lantai. runcing. Irfan keluar dengan langkah besar. Wening terpaku. Didobraknya pintu. tapi kali ini.. Pasti bisnisnya gagal.com/abclit. Jangan menari dan jangan pernah lagi berpikir kamu bisa menari lagi. Dikenakannya kemben kain panjang putih. Suaminya diam dan melanjutkan langkah ke kamar. http://www. .. mengapa kau tak mau mendengar suamimu?" "Apa salahku punya keinginan menari?" "Itu kesalahanmu!" "Baik.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pintu terbantin g. terbuka dengan paksa. Diserbunya kamar Wening. Pintu rusak. dan berbisa berhamburan dari mulut suaminya. "Kapan kau m au mendengar ucapanku. Wening melepas bajunya. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter." Berkata demikian. darah mengalir. Begitu kasar ucapan bang Irfan.com/abclit. Sunyi. "Abang pulang? Sudah makan.. Bagai kesetanan dia cengkeram Wening. Silakan larang aku. Sesaat kemudian. Belum lagi Wening duduk. yang selama ini disembunyikan atas perinta h suami. Wening masuk kamar.processtext. telanjang. api kemarahannya menggelegak. A ku tidak suka.processtext. Aku suamimu.html Wening tercambuk. Bang?" sapanya. tak punya gambaran apa pun mengapa istrinya yang selalu menga lah itu kini berani melawan. Ucapan kasar. Suaminya terdiam. Lakukan keinginan abang.

Mereka berubah menjadi batu.. condong ke depan.. sejak malam in i. laki-laki memang tak pernah dewasa. kemudian sanak saudaranya. Dirimu hanya dikuasai sesuatu yang bahkan hanya kau sembunyikan di balik celana dalammu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan baginya. dungu. Langkahnya terus mengalir. anakanaknya berdatangan dalam bisu. juga mertua. melalui kekaguman atas keindahan ciptaan-Nya? Sesekali pula Wening mengubah posisi tubuhnya. Kain samparannya terlalu panjang. Irfan akan menyaksikan sebuah bangun indah. laki-laki itu tersuruk-suruk ketidak pahamannya akan apa yang disaksikan kedua matanya. yang menjaganya d ari campur tangan orang lain. Mereka semua membisu. Mengapa keindahan harus ditakar dengan kaleng bekas mentega? Dengan tatapan pada bumi.. membawa keindahan yang dikaruniakan Tuhan kepadanya. ibu dan ayahnya yang renta. Sengaja dibiarkannya Irfan menjadi begitu bodoh. "Mama. dari tempatnya berdiri. bebal dengan tatapan mat anya yang entah mempertanyakan apa. Wening hanya melihat.processtext. berenang dalam cahaya keindahan geraknya. Wening yakin sekali. Hanya W ening di dunia ini yang mengalir.Generated by ABC Amber LIT Converter. da n membagikannya kepada dunia. Mengapa keindahan selalu dimakan api? Tak adakah sepercik rasa syukur. Dia ingin mengatakan kepada Irfan bahwa leher jenjangnya adalah keindahan yang seharusnya membuat man usia kian bercahaya. http://www. please. Mengapa suaminya tega merusak ses uatu yang menjadi miliknya? Benarkah perkawinan membuat Wening harus melebur dan menghancu rkan dirinya. kali ini. me nariknya perlahan. ah. kemudian menjelma menjadi Bu Irfan? Tidak untuk malam ini. dan tak ada yang bisa menghentikannya. yang berhasil dicipt akannya. tak paham akan keindahan. yang anehnya.com/abclit. Seakan ingin mengatakan bahwa penderitaan Wening jauh lebih panjang dari kain yang bisa disak sikan berpasang-pasang mata itu. menoleh ke sudut.. te rseret gerak tubuhnya. http://www." bisik Neny setengah menangis. sebuah bangun menakjubkan. entah sudah berapa lama. pintu hidupnya. . malah membuat suaminya terbenam dan terbakar ber ahi. Perlahan langkahnya menjauh.com/abclit. Dia akan menari. miring ke kanan. dan dibiarkannya samparan itu menjulur panjang. Namun. mencoba mengingatkan ibunya. Dibiarkannya. Dia adalah Wening.. memang telah rusak lama sebelum malam ini. dilewatinya Irfan yang terpasak di tempatnya berdiri. Tidak. Tetapi Wening telah menari. bahkan kerabat jauh dan para tetangganya.html Dilaluinya pintu yang rusak itu.processtext.

.

processtext. . http://www. 982 1 Gerak tari Jawa.com/abclit. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bakatnya dalam bidang kesenian telah m enggemparkan seluruh Hindia Belanda. menyampaikan gerak-gerak lembut untuk melembutkan nurani manusia.Generated by ABC Amber LIT Converter. di Batavia beredar kisah konyo l tentang Raden Sukmakarto. khususnya pada bagian tangan. Tambo Raden Sukmakarto Post: 05/08/2006 Disimak: 158 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas. mahasiswa STOVIA yang tak menyelesaikan studinya karena asyik berpesiar ke Eropa. *** Bukit Nusa Indah.. Namun peristiwa di gedung Nederlandsch-Indie Kunstkringlah yang membuat ia menjadi lelaki paling terkenal di Batavia di masa itu.processtext... Wening tetap menari.com/abclit. Edisi 05/07/2006 Di masa pemerintahan Gubernur Jenderal Idenburg.html Bahkan ketika mobil dari RSJ datang dan membawanya pergi. seorang bangsawan Jawa anak Bupati Blora. 2 Sebuah komposisi gending yang oleh sebagian orang dianggap sakral. Gerak-gerak gemulai yang me mbangkitkan kekuatan manusia untuk mengetahui dirinya sendiri.

ia tak henti -hentinya memandangi potret seorang Jenderal di masa perang Jawa." katanya dengan gusar. Justru sepanjang digela ndang.processtext.com/abclit. . setelah mendapat laporan dari seorang kacung . "Dasar Inlander! Apakah kau tak mendengar pertanyaanku?! Perbuatanmu di ruang p eresmian sudah cukup mengantarkanmu di tiang gantungan. sementara sorot m atanya tak membersitkan kekejaman dan keculasan seperti yang ia praktikkan di masa perang.html Seorang opsir dan dua pembantunya. "Ia kurang hidup dengan memegang tongkat komando seperti itu.processtext. meninggalkan tempatnya berdiri di belakang Gubernur Jenderal Idenburg yang sedang berbahagia meresmikan gedung kesenian itu dan melangkah menuju pada lelaki berpakaian Jawa itu. Laki-laki itu memandang sang opsir dengan raut muka tiada salah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. penakluk pemberontakan Diponegoro d an Bonjol. "Apa yang kau nyanyikan? Apakah kau menghina ratu kami?" tanya opsir itu setela h menggelandang lelaki aneh itu ke ruang keamanan. Wajahnya tak m embersitkan apa pun selain ketidaktahuan ketika ia digelandang begitu saja dari ruang peresmian dan melewati lorong-lorong yang dindingnya dipenuhi oleh lukisan-lukisan Rembrandt.com/abclit. http://www. Mereka mengge landang lelaki ganjil itu ke ruang pemeriksaan sementara. http://www. mulutnya berdecak-decak kagum mengamati lukisan pelukis Belanda itu walaupun hanya mengam atinya sambil lalu. Dan ketika sudah berada di kantor keamanan di lantai dua itu." katanya bak seorang kampiun kurator lukisan. Sekarang kau menghina tuan Jenderal De Kock yang terhormat. Opsir itu murka dan menampar mukanya.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Itu lagu Jawa. Kalau tuan sekiranya tahu bahasa Jawa. bukan seperti pemberontak macam kamu. "Kau mau menipu kami?!" "Saya tidak menipu. Tak lama setelah meninggalkan ruangan itu. http://www.html "Bahkan seorang seniman sekalipun harus punya aturan.processtext." "Karena kunyanyikan dalam bahasa Jawa. Lelaki itu memandang sang opsir yang tak sedikit pun memiliki senyum.com/abclit. "Apa yang kau nyanyikan di ruang peresmian itu?" "Wilhelmus van Nassau." katanya tanpa mengindahkan perinta h Opsir itu. "Saya tidak pernah melihat tuan sebelumnya. "Coba kau nyanyikan lagi lagu yang tadi kau lantunkan di ruang peresmian." jawab sang opsir. t entu tuan akan mengerti lagu itu." jawabnya dengan enteng. ia mendapati kesan bersahabat pa da dirinya. ia kembali lagi dengan membawa seorang Be landa lain yang berpakaian indah dan pesolek. .com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sinar matanya menunjukkan rasa belas kasihan melihat hidung dan mulutnya mengeluarkan darah." Opsi r itu memerintahnya. Saya bicara sesungguhnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tuan. Pukulan tangan beberapa kali dari op sir tinggi besar itu membuat darah meleleh dari mulut dan hidungnya." Opsir itu meninggalkan ruang keamanan yang disulap menjadi ruang interogasi dal am waktu singkat. http://www.processtext." "Itu bukan lagu kebangsaan bangsa kami. Ketika ia beralih memandang orang Belanda berpakaian sipil dan pesolek itu. Barangkali bibir dan tulang rawa nnya pecah dipukuli oleh opsir itu dan dua pengawalnya.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi saya malah mendapatkan pukulan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sementara Belanda pesolek bernama Hooykaas mendengarkan nyanyiannya dengan saksama." katanya dengan bahasa Jawa yang halus. Katanya tuan menyanyikan Wilhelmus van Nassau dalam bahasa Jawa." katanya. bola mata Hooykaas bersinar-sinar gembira. "Apakah tuan benar-benar mau mendengarkan? Saya kira semua orang Belanda berbud aya. Lelaki itu kemudian menyanyikan lagu Jawa yang terdengar aneh di telinga opsir dan dua pengawalnya itu." "Pukulan dan kekerasan fisik adalah tata cara interogasi. Tuan benar-benar memiliki darah .processtext. Siapa nama tuan?" "Nama saya Hooykaas. http://www. tahu di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung. Tak pernah kudengarkan lagu kebangsaan kami dinyanyikan dalam bahasa selain bahasa Belanda. tuan sungguh berbudaya." "Bagaimana tuan menerjemahkan lagu itu ke dalam bahasa Jawa? Ingin rasanya saya mendengarkannya dari mulut tuan sendiri. Tata cara sesam a orang berbudaya lain lagi bukan? Ayolah. http://www.com/abclit. Tentu saja tuan tak mengenal saya. "Aha. Setelah lelaki itu selesa i menyanyikan lagunya. tuan bisa berbahasa Jawa? Ah.processtext. tuan bisa menggubah liriknya ke dalam bahasa Jawa yang indah. tuan." kata Belanda pesolek itu dengan suara halus. Saya tinggal di sana selama tiga tahun. Apakah benar tuan telah menyanyikannya dalam bahasa Jawa?" "Benar.com/abclit. "Oh. Wajahnya yang berdahi lebar sedang memikirkan sesuatu.html "Saya baru datang dari Surabaya. saya ingin mendengarkan tuan menggubah lagu kebangsaan neger i kami.

Dan yang ketiga.Generated by ABC Amber LIT Converter. musuh Jenderal De Kock pahlawan tuan itu. Tuan Hooykaas memandang opsir yang tadi menyiksa lelaki itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Pertama tuan menghina bangsa kami dengan menyanyikan lagu Wilhelmus van Nassau dalam bahasa Jawa. seorang stra teeg yang andal seperti Jenderal De Kock. masih menurut opsir kami. tapi di mana tuan dapati kesan itu pada lukisan ini. Telah saya cari ." katanya dengan senyum simpul. "Tapi ia menghina ratu karena menyanyikan lagu kebangsaan dengan cara yang aneh . Tangannya bergerak ke arah kantong saku dan mengambil sapu tangannya. tuan membalikkan belangkon yang tuan pakai ketika lagu kebangsaan kami mul ai berkumandang. Itu perbuatan menghina bangsa tuan sendiri.processtext. "Hapuslah darah tuan.processtext. Tuan tahu Peter Elberfe ld? Nasib tuan tidak akan jauh seperti dia dahulu. Bagaimana Jenderal besar semacam De Kock tak memiliki syarat-syarat seperti yang saya katakan pada opsir tuan ini.html Opsir yang mendengarkan komentar Belanda pesolek itu tertegun mendengar komenta rnya. Saya pernah merantau ke negeri tuan. aku yakin tuan tahu belaka letak kesalahan lukisan ini. http://www. menurut p engakuan opsir kami." "Ah. Tubuhnya akan di cerai-beraikan dengan empat kuda yang lari ke empat penjuru mata angin. Ia memalingkan muka ke arah l elaki itu. saya kagum pada tuan. Sambil menghapus darah yang masih menetes dari mulut dan hidungnya. Rupanya tuan memiliki pandangan yang luas. Nasib hidup tuan barangkali tidak lama lagi. tuan menghina lukisan potret salah satu pahlawan perang kami di tanah Hindia ini. ia melirik sebentar ke arah lukisan itu. Pad ahal bangsa tuan memiliki pelukis-pelukis yang tersohor di seluruh dunia.com/abclit. "Ah." katanya. Bangsa kami hanya memil iki Raden Saleh. tuan. Kedua." ka tanya sambil menunjuk lukisan yang ada di sisi kirinya. http://www. "Ya. Tuan Gubernur Jenderal tentu akan murka dan menjatuhkan hukuman mati padanya. Apakah tu an pernah melihat lukisan Raden Saleh?" tanyanya dengan penuh rasa ingin tahu. "Bisa tuan bandingkan ketika pelukis kami yang tersohor di daratan Eropa melukis Pangeran Diponegoro. Diserahkannya benda putih persegi empat terbuat dari bahan sutra halus dan berkilat kepada lelaki itu. dan tinggal di Paris selama dua tahun. Tiba-tiba cahaya t erang seperti melintas dari dahi lebarnya dan merasuk ke dalam kepalanya. D ia seorang strateeg seperti kata tuan tadi.

.

Sedangkan tuan Gubernur Jenderal Idenburg adalah teman saya semasa menyelesaikan studi di Belan da. Itulah sebabnya saya dipanggil dalam peresmian gedung ini. Tapi orang seperti saya apakah menghina bangsa tuan?" Belanda pesolek itu terpukau dengan ketenangan dan wajah tiada bersalah dari le laki itu. Dia amat menghormati kesenian." "Oh.Generated by ABC Amber LIT Converter. Opsir yang menginterogasi lelaki itu duduk gelisah di atas kursinya. Opsir itu silih berganti dengan tuan Hooykaas menanyai Raden Sukmakarto perihal perila ku-perilakunya di gedung itu. http://www." katanya.processtext.processtext. sedangkan pih ak yang lain berusaha mengarahkan pembicaraan ke arah kesenian. . benarkah? Tapi seorang penguasa negeri sekalipun tak akan dengan mudah men jatuhkan hukuman bukan? Saya dengar dia banyak memanggil kaum intelektual dan seniman Hindia Bela nda ke kantornya dan untuk acara-acara resmi. Desas-desus perilaku Raden Sukmakarto menyebar di seluruh Batavia. Tuan. Tapi dia juga penguasa politi k di negeri ini.com/abclit. Sampai pada saat ia dipanggil Tuan Gubernur Jenderal Idenburg ke kantornya di We ltevreden." sergahny a. Ia memang keras terhadap aktivitas politik kaum pri bumi seperti Dr Cipto dan Suwardi dan orang dari negeri tuan sendiri seperti Douwes Dekker. http://www. Multatuli.com/abclit. namun apa yang keluar dari mulutnya amat menarik hatinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ucapannya tajam. Akhirnya mereka bersepakat menyerahkan persoalan itu kepada tuan Gubernur Jende ral setelah acara berlangsung.html "Saya seorang penulis. Itulah sebabnya saya sampai di s ini. Yang satu dengan upaya menyudutkannya ke arah hukuman. mengetukkan jemar inya pada meja. Keduanya bersitegang dan hamp ir adu mulut untuk menentukan apakah inlander yang kini mereka interogasi itu bersalah. Rencananya berj alan mulus. orang-orang di seluruh Batavia diam-diam menunggu-nunggu dengan tidak sabar. "Kabarnya tuan Gubernur Jenderal sangat menghormati kesenian dan para intelektu al. Orang-orang mulai bertaruh tentang berapa banyak waktu bagi lelaki nyentrik itu untuk menghirup napas bebas di muka bumi. "Tentu saja. Sastra wan Agung Goethe dari negeri Jerman saja kagum dengan Hindia Belanda. Itulah sebabnya saya berani menyanyikan lagu kebangsaan tuan dalam bahasa bangsa kami. Saya datang dari negeri Belanda dan tinggal di Hindia Be landa karena tertarik dengan alam khatulistiwa yang dituliskan sastrawan besar kami.

com/abclit. Segaris cah aya menelusup.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Terang.html "Setelah bangun dari tidurnya ia menyuruhku pergi. rebah di halaman. selaksa celurit menggantung di dinding. Sejak itu para intel melayu selalu mengikutinya. Yogyakarta. http://www.processtext. Muncul pula desas-desus lain bahwa lelaki berku lit sawo matang itu telah membohongi tuan Hooykaas dengan mengganti lirik lagu yang dinyanyikannya d i dalam gedung peresmian dan di depan tuan Hooykaas sendiri. mengalahka n kedatangan rombongan pentas musik dan para pelukis negeri Belanda yang datang dan mengadaka n pameran di Gedung yang baru diresmikan itu. Namun mereka tak kunjung memiliki alasan kuat untuk membongkar desas-desus yang bereda r itu. http://www. dan selamatlah aku dari huku man mati. di belakang rumah serupa gubuk." katanya dengan raut muka tiada bersalahnya. tempat .processtext. Bayang-bayang pohon siwalan memanjang. Akhir Februari 2006 Selaksa Celurit Menggantung di Sebalik Dinding Post: 05/01/2006 Disimak: 171 kali Cerpen: Mahwi Air Tawar Sumber: Kompas.com/abclit. Edisi 04/30/2006 Bulan. bilik-bilik kandang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kisah Raden Sukmakarto itu menyebar menjadi berita heboh di Batavia.

tanpa sebab-musabab jelas. paman. Sengaja. sabetan celurit Gani disebuah pematang sawah selepas lot reng[1] sapi senja hari. Madrusin. Mail. Kenapa mesti dihubung-hubungkan dengan hubungan kami berdua. Nasib tak bisa ditimang. Madrusin bisa mengelak. Beruntung. Tak ada hubu ngannya dengan kekalahan sapi kerapan. yang tidak bersalah apa-apa?! Beberapa kanca Gani. Kamu. Hubungan kami berdua tak bisa begitu saja Paman. Gani. tidak pantas jadi suami Asnain.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Paman. Paman. http://www. bulan yang terus redup dan m enepi mengantarkannya pada sebuah kenangan yang kadang menyakitkan. Madrusin segera menghindar. eppak-embuk. hampir memisahkan kepala dan tubuhny a. Gani langsung memutuskan hubungan pertunangan Asnain dan Ma drusin.com/abclit. http://www. mau merampas hak kami. . Lancang benar mulutmu. ketika itu. kecewa kepada eppak-embuk. hanya bergidik menyaksikan pertengk aran dua lelaki sefamili itu. yang belum lama ini. Paman.. Kalau. Ia tunggui Asnain calon istrinya yang ikut nonton lotrengan. Eppak-Embukmu[2] utusan Gani. Gani seperti dipecundangi oleh ponakannya . tiba-tiba. Gani mengeluarkan sebilah celurit dari balik pinggang yang sungging. bergerak diarak angin mengantarkan lelaki yang sedang duduk di sisi lincak pada serajut pertalian kenangan manis yang tanggal. terus terngiang kalimat-kalimat yang diucapkan Gani. jodoh pun tak bisa ditebak data ng dan pulang. Garis-garis cahaya kian menipis di seruas jalan hingga pematang. kala it u. atas kep Bagaimana mungkin.processtext. Musdar. Pada Asnain.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tatap mat anya lelap. Di benaknya. di pematang sawah tak jauh dari tempat tinggalnya. merebut dan merampas tanah dari Eppak-Embuk. Bulan. perlah an redup. Cobalah sedikit sopan. Kami tak ada masalah. menepikan bayang. calon istrinya yang telah raib. serupa pengembara letih. tak sanggup melanjutkan perjalanannya hingga tujuan. Begitu pun.html Bulan sabit sepadan celurit itu kian susut. Madrusin.processtext. di tempat yang sa ma. Memang tidak pulang.. Pada Gani. Hubunganku dengan Asnain. Madrusin tergagap. campuri. baru saja pulang dari lotreng kerapan sapi. bersama Luki. Ya. yang sudah jelas-jelas oleh kae[3] diwariskan kepada. Dulu. menyabitkannya ke arah perut Madrusin. Dan sekarang. Kok.com/abclit. Namun entah. mencintai dan dicintai. waktu itu. ia tidak langsung menuju rumahnya. tak menyia-ny iakan kesempatan. Ia terdiam. Diam-diam arakan awan yang terus bergerak.

. memegang tangan. Bilang sama eppakmu. Gani belum kalah. masing-masing dibawa pulang. berontak. Gani geram. beberapa kanca Gani. Beruntung. Lalu.dilepaslah baju hitam Madrusin. merampas dan segera menyeret keduanya.

Tapi benarkah? Bukankah bapak ibu Madrusin dengan keluarga Gani tidak begitu ruk un lantaran sengketa tanah. yang mesti disamp aikan kepada Eppaknya. Kalau Gani. bunga desa yang pernah menjadi calon istrinya? Kini. di sela rerimbun pelepah pohon dan ilalang itu pernah tercipta sebuah tali ikat kasih asmara. Kita bertemu beberapa bulan lagi. mengingat pesan dari Gani.html Terasa. Terang. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Samar terdengar kicau burung dari sela rerimbun pe lepah pohon siwalan.processtext. belum kalah! Gani memalingkan muka. Atau. ingatannya kembali pada beberapa tempo lalu. sepanjang ruas jalan kampung menuju ladang. Asnain. Masih dendamkah Madrusin sebagaimana peristiwa dipetang sawah hingga kedua pihak terjadi pertengkaran hebat. di belakang kandang yang penuh rerimbun ilalang. semenjak ia berusia sepuluh tahun. raib dari harap untuk dijadikan seoran g istri. tak ubahnya seperti seseorang yang hendak berkabar tentang sesuatu yang mesteri. ilalang bagi Madrusin. sepagi ini. sepagi ini gelisah lantaran pesan dari Paman Asnain.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. tepat pada tanggal lima belas saat bulan purnama. Madrusin terpaku. mengantarkannya pada masa kan ak-kanak.com/abclit. Asnainkah. tunangan adalah hal pasti untuk menjadi se orang istri). Hijau daun-daun. A tau jangan-jangan Gani berkehendak menyambung kembali pertunangan kami yang telah putus? Madrusin terse nyum simpul. Gani kala itu berang. e ppak-embuk. lenga ng. Keputus an sepihak. yang membuatnya gelisah sepagi ini? Angin pagi menyisir rambutnya yang tidak tertata.orang kampung kami. Siapkan sapi-sap i andalannya. kalau perlu sekalian dengan dukun-dukunnya! Kenapa Gani sekasar itu? Eppak. (sebagaimana kebanyakan orang. Madrusin. bapak Madrusin dipanggil untuk menemui Gani. kandang dan pematang. salah apakah Eppak? Tak puaskah ia menyakiti. perihal kerapan sapi? Pagi yang cerah. aku? Madrusin duduk terpaku tak beranjak. bersama seorang gadis yang telah menjadi tunangannya. Ya. beberapa tempo lalu yang harus disampaikan kepada bapaknya: Bilang. Ya. kepada Eppakmu. Dik eluarkannya sebilah celurit yang diselinapkan di balik pinggang yang sungging lalu disabitkan celuri t yang keperakan itu hingga . http://www. Hubungan Madrusin? Pertunangan Madrusin dengan Asnain yang diput us lantaran Gani kecewa perihal kekalahan sapinya. Ia mengernyitkan dahi.processtext. Pertengkaran. seumur hidup baru kali ini. Madrusin yang gelisah. sebuah tali ikat kasih bersama seorang gadis yang kini raib tak bisa diharap lagi untuk dirajut kembali sebagaimana dulu.

.

ingatannya menerawang pada ibunda tercinta yang mati s ebab ditabrak sepasang sapi Gani. Madrusin. Madrusin duduk terpaku di sisi lincak. mengadaka n acara ritual sekeluarga? Bisik. kegetiran menemui Gani lebah di antara pori-pori. tiba-tiba. Almanak di pojok dinding yang tak jauh berjejer dengan sebilah celurit lekat di tatap. memanggi l Eppak? Menemuinya saat bulan purnama? Bisik. Karuan celurit itu luput sasaran. Madrusin. . Madrusin segera mengambil celurit yang menggantung di dinding.processtext. dijemputlah celurit. Tentu saja Madrusin tak ingin. Ia gugup bagaimana nanti kalau Gani.html Untunglah. Ah. Pada Asnain man tan tunangannya. Sementara. desisnya. Ia kenakan peci dan baju hitam . cepat ditunggu kakek. imbuh Imron. segera lah Madrusin melepas bajunya yang berwarna hitam lalu dikibaskan ke arah tangan Gani. akan lebih berkepanjangan dan tak kunjung usai untuk berukun kembali sebagaimana tahun-tahun silam. meski sebenarnya ia ragu dan curiga. saling meminta maaf. http://www.com/abclit.processtext. Selang beberapa saat. Tidak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. apalagi sampai ia ke cewa. namun tak membuatnya menyalakan api dendamnya untuk membalas kekecewaannya kepada Gani. Asytaga. ketika hendak dikerap di lapangan Trunojoyo. http://www.com/abclit. Gani menunggu terlalu lama. apa gerangan yang membuat Gani. Madrusin penuh tanya. cepat menghindar. di sela kegelisaha nnya. menjalar pada salur an darah yang berkejaran dengan angka almanak: tanggal lima belas bulan purnama. Madrusin tergagap. lalu ia selipkan ke balik pinggangnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi Madr usin khawatir ikatan kekeluargaan antara Gani dan keluarganya yang sudah tidak rukun lagi selama bert ahun-tahun sejak duel. Kapan? Madrusin seperti diburu rasa takut. Sebagaimana tradisi di kampung kami. Bukannya ia takut dibunuh. Baju itu menggu lung celurit Gani hingga celurit lepas dari tangan Gani. Ya. Paman Asnain akan menyambung kembali hubung annya. Waktunya sekarang? teriak Madrusin dari dalam. kenapa musti tanggal lima belas dan saat bulan purnama tiba? Bukankah tangg al lima belas adalah waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga. Kontan Madrusin tak menyiakan kesempatan. Madrusin mendesis di antara kebingungannya. celana komprang berlapis sarung. terdengar suara Imron yang fals dari luar pagar: Sin.

Sebenarnya. Ron? Barangkali. Anak-anak seusia sepuluh ta hunan berjalan bersama. Beribu tanya berdesak dalam benak Madrusin. Asnain tak suka kepada tunangannya. Tapi. Sebagian di antara mereka membawa obor. berjejer sepanjang jalan dengan sangat rapi tanpa ada yang memandu. Itu. http://www.html Beberapa ekor sapi dari dalam kandang Luki melenguh. barangkali sudah lama menunggu. Asnain? Tidak mungkin.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Mendadak. ia duduk. Sin.processtext. pada batang pohon dan buah siwalan. Lampu teplok menyala remang. wajahnya berkerut. tubuhnya agak bungkuk. ditangan kirinya sebuah kitab didekap dan pada barisan belakang te rlihat bapak ibunya mengiring mengantarnya ngaji ke langgar. tenang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. melihat Gani. http://www. ada apa. tak kunjung jatuh . separuh wajahn ya yang keriput terkipas cahaya bulan. Ia masih ingin kamu jadi suaminya.com/abclit. Sesaat tubuh Madrusin tersentak. Mata Madrusin nanar. menunggumu. Tentu ia akan marah-marah. Ranting-ranting pohon menggantung. bulan menancapkan cahayanya pada hamparan ilalang. ujar Imron. imbuh. Asnain sudah ada yang meminang. Kunang-kunang berkelabat h anya sesaat. menggantung pada batang bambu atap kandang. Kakek. Sepoi angin menyisir luka masa lalunya. Imr on. Madrusin tergagap. ada yang perlu dibicarakan denganmu. ia . Tidak. Tentang. sesaat terdengar lenguh sapi dari sebrang yang tak jauh dari sekitar. Terlih at seorang lelaki seperti tengah menunggu sesuatu. menampakkan seseorang yang sedang patah hati.

kau dapat membujuk Eppakmu. Ada apa dengan sapi.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Maaf. O.processtext. Ada yang perlu kubantu. kalau soal itu maaf. terlambat. ya? Kita nego. O.com/abclit. http://www. Sejenak Madrusin. bernafas lega. kita? Bulan depan. Memang kenapa? . saya berharap. http://www. tanggal lima belas akan ada pertandingan besar-besaran. Tak apa-apa. agar tidak mengikutkan sap inya dalam pertandingan kerapan bulan depan. Man?" Ya. sapi kita. Man. suara Madrusin ramah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Diliriknya Gani yang sedang menggulung kelobot . jawabnya.processtext.

untung saja M adrusin segera menghindar. mengendalikan emosi. Sin. ingin menampar mulut Gani. Eppak. Madrusin yang selalu bersikap ramah: Maaf.Generated by ABC Amber LIT Converter. Percayala h. http://www. Bukankah sekarang setiap permainan harus dinegosiasi? Apalagi sekedar kerapan sa pi. tak bakal mau. Asnain? Taruhannya. Lancang benar kamu.processtext. Asnain tetaplah akan menjadi istriku. dikeluarkan sebil ah celurit dari pinggangnya yang sungging. Jogja 2004-2006 . Madrusin terus menjaga dirinya. tajam. sangat kuat dengan prinsipnya. Paman. http://www. Kalau Asnain harus menjadi taruhan perm ainan. Beliau.processtext. Madrusin. Dasar tidak tahu tata krama Siapa yang mengajari?! Mendengar jawaban Madrusin yang singkat.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Kenapa dengan. naik pitam. lalu ditodongkan kearah perut Madrusin. Man. Apa artin ya sebuah permainan? Gani menatap Madrusin. Gani pun naik pitam. Naif benar. Secepat kilat ia segera menangkap tangan Gani. Namun. dan merubuhkannya ke tanah sembari ia mengucapkan satu kalimat.com/abclit. yang hanya sisa tradisi. Tak seperti biasa.com/abclit. dia tak ingin dalam pertandingan ada kongkalikong dikhawatirkan akan terjadi pertandingan yang tidak sehat.

html [1] Lotreng sapi. m ayatnya terkapar di lantai kamar dalam keadaan mulut berbusa. Bapak Ibu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. juga tanpa wasiat.com/abclit. lidah ter julur hingga dagu dan mata terbelalak serupa orang mati setelah gantung diri. [3] Kae. kini sudah terbujur kaku jadi mayat . Kakek Tuba Post: 04/24/2006 Disimak: 100 kali Cerpen: Damhuri Muhammad Sumber: Kompas. dan karib kerabat yang berdatangan dari nagari Sungai Emas (kampung kelah iran almarhum bupati) baru saja menginjakkan kaki di rumah duka. alim ulama.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www." "Istighfar kak. uji coba pertandingan kerapan sapi. seperti korban overdosis. [2] Eppak Embuk. Saat ditemukan. http://www. Edisi 04/23/2006 Tersiar kabar perihal bupati yang mati mendadak berselang beberapa saat setelah meresmikan peletakan batu pertama proyek pembangunan masjid di kecamatan Bulukasap. istighfar! Ikhlaskan saja kepergian beliau!" begitu bujuk seora ng tokoh masyarakat . Tadi pagi masih segar bugar. Tanpa firasat.processtext. Para se sepuh adat. Amat menakutkan.com/abclit. Kehadiran mereka langsung dis ambut ratap haru dan isak sedu istri almarhum yang tampak sangat terpukul karena kematian suaminy a yang begitu tiba-tiba.

Generated by ABC Amber LIT Converter. bidang ilmu po litik. Marajo Kapunduang pernah dat ang menghadap . semuanya terserah ayah . Sebab.com/abclit. jika ayah tidak pandai-pandai ." "Sudahlah kak! Mungkin ini sudah jalannya" Lusianna datang agak terlambat. Lusi! masih banyak daerah lain yang jauh lebih para h kondisinya" "Utamakan dulu pembangunan di nagari Sungai Emas. Jangan lupa! ay ah bisa memenangi pemilihan bupati berkat dukungan masyarakat di sana bukan?" "Wah. Rusak parah dan sudah tak layak tempuh. sebagai ciuman yang terakhir sebelum jenazah itu diku burkan. Raut muka perempuan itu tampak mu rung dan kecewa. http://www. Lusi khaw atir ayah bakal diumpat warga nagari Sungai Emas. kampung kita." ketus Lusi. Tapi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Nah.processtext. "Maksudmu?" "Lihatlah jalan umum kampung kita! Persis seperti kubangan kerbau. agak sinis.com/abclit. ndak ada salahnya ayah membuat proyek pelebaran jalan. tak satu p un permintaan orang-orang nagari Sungai Emas dikabulkan almarhum. Sesaat sebelum ia berangkat ke Mellbourne. tidak segampang itu. Bila perlu diaspal beton sekalian!" jelas Lusi.processtext. menyelesaikan program doktor. sudah tak mungkin lagi ia melepaskan tali pengebat kain kafan sek adar memberi kecupan di kening ayahnya. Sejak dilantik menjadi orang nomor satu di Kabupaten Puding Bertuah. "Jadi pejabat ndak usah terlalu jujur. "Hitunghitung proyek itu dapat menunjukkan rasa terima kasih ayah pada kampung kelahiran sendiri" "Tapi. Masih saja lurus tabung seperti ini. http://www. yah!" begitu kelakar Lusi kepada almarhu m dua tahun lalu.html "Salah apa yang telah diperbuat suami saya? Tidak adil! Sungguh tidak adil! Ini perbuatan biadab . tak lam a lagi akan segera disembahyangkan. mumpung ayah sedang memegang jabatan bupati. Jenazah ayahnya sudah rampung dikafani. sebelum diusung ke pemakaman.

Anak-anak muda yang menganggur direkrut me njadi anggota polisi pamong praja. Tapi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Seakan-akan ia berhasil menduduki kursi empuk bupati semata-mata kare na reputasi sendiri. Warga nagari Ta eh (desa kelahirannya) amat membanggakan beliau. Marajo Kapunduang amat kecewa setelah mendengar jawaban pak bupati yang kurang mengenakkan. jaringan telepo n dipasang.com/abclit. http://www. nagari Taeh yang duluny a udik itu (lebih udik dari Sungai Emas).orang nagari Sungai Emas.com/abclit. "Rasanya mau saya tinju saja ulu hatinya. itu artinya kita berkolusi. mentang-mentang kita sekampung. Sedikit demi sedikit ia kumpulkan. Ah. meski tidak menjabat bupati lagi." jawab bupati. Hanya meminta agar anak laki-lakinya dipekerjakan sebagai satpam honorer di rumah dinas. Di sana dibangun ma sjid agung dengan biaya ratusan juta. masya rakat tetap saja mengingat jasa-jasa dan pengabdian beliau. memalukan sekali ! Almarhum memang sangat berbeda dengan pejabat bupati terdahulu. Itu s aja tidak dikabulkan bupati. Tak ada jalan umum yang tidak diaspal beton.processtext. tanpa dukungan Marajo Kapunduang dan orang. guru-guru yang sudah puluhan tahun menjadi tenaga honorer dilulusk an dalam seleksi calon pegawai negeri sipil. Hingga kini.processtext. c eritanya akan lain.Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi saya berharap bapak dapat membantu" "Jika ia lulus seleksi. "Iya pak.html "Daripada menganggur saja. sebagai kepala daerah kabupaten Puding Bertu ah. ia pontan g-panting mencari bantuan dana kampanye pada orang. jalur transportasi dari dan ke Taeh lancar. Tidak bisa begitu Nduang!" tegas bupati. seperti hendak mengelak . Seolah-olah Marajo Kapunduang sama sekali tidak punya andil memenan gkannya dalam pemilihan. Betapa tidak? Sikap pak bupati keterlaluan. biar mampus!" umpatnya. beliau tetap . apa balasan yang telah diberikan bupati pada Marajo? Marajo tidak menuntut yang macam-macam. tapi anakmu harus mengikuti testing sesuai prosedur y ang telah ditetapkan. Selama menjabat. Marajolah orang yang paling sibuk sebelum pemilihan berlangsung. pasti akan diterima. sedikit berdiplomasi. Meski sudah pensi un. lalu disumbangkan untuk pelbagai keperluan dalam rangka me ngangkat seorang putra kelahiran nagari Sungai Emas. Kalau saya bantu.orang nagari Sungai Emas yang sukses di perant auan. http://www. boleh ndak anak saya bekerja di sini pak? Jadi satpa m saja cukup lah!" mohon Marajo waktu itu. Padahal. "Tentu saja boleh Nduang. menghormati beliau. tiba-tiba saja berubah menjadi kota.

bupati di hati warga nagari Taeh. .

" balas kak Pi ah.com/abclit. Jalan-jalan kampung dibiarkan saja rusak parah. Maka. kuli bangunan. Banyak anak-anak cerdas terlahir di sana. sebagian ada pula yang mencopet (jika itu dapat d isebut pekerjaan).processtext. sok jujur." "Ah. tapi k ini sudah mati. mengadu peruntungan ke Jakarta. seolah-olah ada sungai yang berlimpah-ruah kandungan emasnya. "Mestinya ndak usah dibunuh! Diberi penyakit saja sudah cukup lah . penyelidikan aparat kepolisian belum k unjung berhasil menemukan titik terang tentang sebab-musabab kematian tragis yang meresahkan itu . Kematian y ang misterius. bupati sudah tiada. "Ditambah saja lubang lancirit*)-nya.Generated by ABC Amber LIT Converter. petugas parkir.com/abclit. tak layak tempuh. Judi sabung ayam menjadi permai nan undi nasib yang amat menggiurkan. agak kesal. pura-pura tidak paham. padahal setiap hari orang-orang berkeluh kesah karena hidup susah. jalan satu-satu nya adalah.html Apa boleh buat! Kini. Nagari Sungai Ema s tetap saja udik dan makin terbelakang. tak jelas juntrungan. Ironis! Namanya Sungai Emas. Tidak ditemukan bekas-bekas penyiksaan di tubuh almarhum. t ukang jahit. Tak ada biaya. kasar benar kelakar sutan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Penyakit apa pula yang sutan maksud?" tanya kak Pi ah. Sementara itu. pergi merantau. http://www. Anak-anak muda menganggur. Guru-guru tetap saja menjadi tenaga honorer. http://www. Sebenarnya. hanya tinggal nama. tidak pula penyakit kronis. tap i tak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Namun. lurus tabung. Genap tujuh hari kematian bupati. Jalur transportasi dari dan ke Sungai Emas sulit." kata Sutan P agarah sembari mengaduk-aduk kopi pekat yang baru saja tersuguh untuknya. Ua-ha-ha-ha . orang-orang nagari Sungai Emas tidak perlu menunggu penjelasan poli si menyangkut . Ada yang menjadi pedagang kaki lima. janda tua pemilik kedai k opi. Seolah-olah negeri yang kaya sumber daya alam. kedai-kedai kopi di seluruh penjuru perkampungan Sungai Emas tak pernah reda dari perbincangan tentang sosok bupati yang sok suci. satpam.processtext. enta h sampai kapan.

" Kelapa Dua. "O. orangnya tidak lurus tabung seperti almarhum bukan?" "Hmn kalau yang ini agak lain Nduang. Putra tertua mendiang haji Adimin Ar-Raji. kini ia pejabat eselon di Jakarta." jawab Marajo Kapunduang. 2006 Catatan: .Generated by ABC Amber LIT Converter. "Putuskan saja tali jantungnya . Iya. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bagaimana menurutmu?" "Nah. bila nanti ia hanya menumpuk kekayaan untuk kepentingan diri sendiri.processtext. "Oh. Bila kelak ia memenangi pemilihan. Lupa saya. ap a yang akan kita lakukan?" lagi-lagi Datuk bertanya. Sejenak si Datuk menerawang.html "Siapa lagi yang bakal kita calonkan untuk pemilihan tahun depan. Kabarnya.com/abclit. ganti bertanya. "Tapi. ada Nduang! Namanya Drs Mustajir Adimin. itu dia yang kita cari selama ini. hutanhutan milik nagari Sungai Emas ini pun bisa dilelangnya. Tapi. seperti mengingat-ingat seseorang sembari mengepul-ngepulkan asap ro kok yang hampir memuntung. kali ini sambil bergurau. http://www. sesepuh adat paling disegani di nagari Sungai Emas.processtext. Bagaimana menurutmu?" balas Datuk R angkayo.com/abclit. Tuk?" tanya M arajo Kapunduang pada Datuk Rangkayo. mulai bersem angat.

ia percaya suatu ketik a akan melihat tayangan berbeda. "Itu ayahmu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sang khianat yang tak lebih tipu-tipu belaka. melempar senyum kiri-kanan. Tetapi itulah tayangan yang saat ia lihat langsung membuatnya mual di detik pert ama: darah. temannya akan berkata. "Gagah. kaya. awet muda. Tangis dibuat-buat. http://www. Mengalir. selalu darah. julur perekam." Timpal teman lain. Digelandang dari ruang sidang melambai-lambaikan tangan sep erti itu. tentu saja . yang terjadi adalah sebaliknya: lel aki itu. rakus. masuk ke dalam sumur. Lal u meluncur. ia tak ingat bagaimana sumur itu ada. "Derm awan. cengengesan. entah sampai kapan.html Sumur Post: 04/17/2006 Disimak: 149 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas. oh sungguh tak tahu malu." Masih akan ia dengar berbagai decak kagum.com/abclit. Tentu ia tak ingat nama-nama siarannya. saat itu.processtext. darah." "Terkenal. ia pikir itu bisa saja. Edisi 04/16/2006 Lima tahun setelah hari ini. omong sok tahu. si ayah. saat itu semua tak penting lagi. duh tampann ya. sod oran mike. http://www.com/abclit. Dan. gadis itu akan sering berada di depan televisi." sebelum kemudian ditutup." Beruntung? Hmh. Lima tahun setelah hari ini. Me natap kosong ke layar kaca yang hampir semua siarannya lima tahun lalu sangat ia benci. . akting mur ahan. Ayahnya sendiri bukankah juga. Mengangguk-angguk.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan kala upun sumur itu memang muncul-melesak dari televisi. dari perut yang belah. entah kenapa (dan juga entah bagaimana awalnya). tentu pula. "Betapa beruntungnya kamu . Ia toh juga telah tak percaya kepada mata. janji palsu. tak lebih seorang dungu.processtext. jadi budak rating dan iklan? Tetapi. kalau memang demikian adanya. Menggenang dari kepala yang rengkah. Lihatlah semua ditelan dan masuk ke dalamnya: bual kosong. Di depan kamera. Kenapa sumur bisa nyembul dari televisi? Tetapi ah. tawa diejan. Tidakkah mereka memang menggali. Karena.

meruang merongga. Terangkat. lantas melesat. kepada dirinya. Melesat? Ya. ia teringat black-hole. sebuah lubang s eperti sumur bagai muncul. mungkin memang tak nyem bul hanya dari televisi. di awal remaja waja h seseorang yang kadang bersalin rupa jadi wajah ibunya yang seolah merintih. dalam cangkang geronggang mata? Masih membayang geletir air. nyembul-melesak. Bahkan kepadanya. ent ah meneriakkan apa dengan tangan memegang entah cambuk entah ikat pinggang. Ketika bocah beberapa wajah tak jelas. pengganjal kepala: tanda kasih dan c inta. Mungkin ia memang harus percaya sejumlah sumur. tubuh membuncit dengan tetek terjulai. di tempat berbeda ribuan mil jaraknya sebuah sumur nyembul-m elesak dari lubang geronggang mata. Disedot? Hati-hati. sumur. samar pantul wajah. mengerang-eran g.com/abclit. Dan suatu hari. entah kenapa. Serasa disedot. lama-lama. sebuah sumur melesat berpus ing berputar-putar melayang di angkasa? Membuat ia kadang juga berpikir. saat gadis itu kian sering berpikir ten tang black-hole. Melayang? Adakah sumur bisa muncul. si ayah ah. http://www. dan t ubuhnya yang gamang mau jatuh. lelaki. lubang hitam di jagat ray a. ke manakah sumur-sumur itu sebenarnya pergi? Dan kadang pula.Generated by ABC Amber LIT Converter. berputar-putar bagai melayang. Black-hole. Te ngkorak yang sampai kapan pun kelak akan menjadi bantal. Aaa! Tanak (sihir)! Begitulah perempuan itu terkejut. be rteriak. serta-merta duduk. kalau saja wartawan t ahu. Tengkorak suaminya. Black-hole. Lima puluh tahun lalu. ke angkasa. Betulkah itu sumur (mereka menyebutnya mbede) melesak membesar. Begitu Anda tak lagi percaya kepada mata. Dan begitulah ia. walau samar (bagai dar i alam bawah sadar). takut-takut. mendapati sumur di mana-mana: nyembul-melesak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. l enyap tiba-tiba. pernah muncul dalam hidupnya.html "Betulkah Anda punya slip transfer ke rekening sejumlah hakim?!" Tak ada jawaban. beringsut menjauh menarik tubuh dari si tengkorak. Merangkak (rambut keriting.com/abclit. ia pun memutuskan untuk terjun masuk ke sumur itu. peduli a pa. Senyum. angguk sopan keramahan itu. ataupun ketika ibu-ibu tetangga mulai berisik menyebut-nyebut kata itu korupsi. menjelma ada. http://www. membuat sosoknya tampak seperti induk hewan entah apa dalam remang sore yang ter . atau seperti apakah.processtext. tentu. Ke angkasa? Bagaimana. sumur itu. keganjilan seperti apa pun segera jadi biasa. kulit hitam. kadang ingat kadang tiada.processtext. dengan melayang? Ah. berput ar-berpusing (sehingga juga tampak seperti gasing). perempuan itu kembali beringsut mendekati si tengkorak.

menjulurkan leher lambat-lambat.kepung hutan). . dan kembali terkejut: burung hitam! Lambang pen gayau kepala! Aaaa .

mendekati teng korak suaminya.html Berkelana di hutan. semua akan ia peroleh deng an mudah. dedaun. tetapi juga mendayu. khus uk menabuh tifa.processtext. sema kin jelas. Semakin jelas.processtext. Beberapa saat sesudahnya. pelan menghilang. ia lihat pemandangan itu: seseorang. yang menjadikan nenek moyang mereka dari pohon. patung-patung kayu yang berserakan reb ah. Kadal. ia masih bisa bicara dan seperti minta agar si penerima isyarat kemb . dari kayu-kayu. tikus hutan. Dua s osok? Dua orang? Ya.com/abclit. Apalagi ia putri cesema cowut (perempuan ketua adat) yang sejak kecil telah terlatih. apa yang ia lakukan? Me ngayau kepala! Mengayau kepala si pemberi isyarat! Tetapi oh. juga burung hitam hal ganj il dan tak nyata. jelas tak masalah.com/abclit. geletir air. walau kepala si pemberi i syarat telah terpisah dari badan. Merendahkan tubuh. ingin melihat sosok Fumeripits lebih jelas. http://www. yang disebut jangka waktu tertentu. Bagaimana bisa p ukulan tifa terdengar jadi mendayu? Dan hei. tiba-tiba hidup. ia tahu c ara mendapatkan. Tubuh yang seakan disedot? Juga tak lagi terasa. Maka. pelan-pelan menjulurkan leher. Oh. mulanya samar dan kemudian jelas. dan kemudian menjelas. Tak pernah ia melihat jenis pukulan seperti itu. Hidup? Ya. D ijulurkannya kepala lebih dalam ke mulut sumur. lebar dan luas. Di sekelilingnya berserakan patung-patung kayu. Sumur. Riak kecil. sumur i tu tampak begitu jelas. patung-patung itu. pelan-pelan bergerak. Juga berbagai buah. Orang yang diberi isyarat tampak seperti menolak dan seolah ragu. lalu merangkak. bahkan saat bekalnya ulat dan bola-bola sagu masih bersisa. Tetapi si pemberi isyarat keliha tan memaksa. Tidakkah mestinya ia gembira? Gembira? Ya. T etapi pemandangan di dalam sumur tiba-tiba mengabur. Tabuhan yang ganjil. yang seorang seperti memberi isyarat agar seorang yang lain melakukan sesuat u. Tapi hanya sebentar. Suaranya tak hanya mengentak. http://www. ular. umbi-umbian yang bisa dimakan. apakah apakah ia Fumeripits? Fumeripits! Sang Pencipta! Perempuan itu terbelalak. Oh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. telah menemukan jawab. Pemandangan yang mulanya juga samar. Itu biasa bagi mereka.Generated by ABC Amber LIT Converter. lalu berganti dengan pemandang an lain. sampai kapankah? Sebuah pertanyaan yang sejak awal selalu mengganggu b enaknya. Jad i inilah ia: Fumeripits. lalu men ari mengikuti irama tetabuhan tifa. Dan yang kini. di kedalaman geronggang mata. dan si penerima isyarat meski tampak enggan akhirnya melakukan. dan tersandar ke dinding. dan tubuhnya bergetar. dengan menegarkan dada. duduk. Manakah ia si burung hitam? Mungkin telah pergi. di dalam rumah panjang (mereka menyebutnya je). go yang pantul wajah. ia kembali melangkah. Sang Pencipta. dengan muncul melesaknya sumur dalam rongga mata. Tetapi itu.

Desoipits dan Biwiripits. dua orang kakak beradik yang menurut cerita orang -orangtua mengawali .ali menebas bagian tubuhnya yang lain. apakah mereka Desoipits dan Biwiripits? Ya. Oh! Apakah.

melainkan di bawah pohon awer-awer di pinggir sawah kira-kira tigapuluhan meter dari situ. Biwiripits. saat itu lah: di dalam keterpejaman mata. 1 jam. mata rantai. darah yang memancur.com/abclit. bahkan beberapa penepi konon ada yang sudah m endapatkan akik. Ah. seperti nasihat gurunya. Dengan hari Kamis ini. Disiapkannya semua sesaji: kembang telon. ny ata? Dan tiba-tiba. ketika waktunya tiba. Lima hari sebelum Selasa Kliwon. dalam rongga luas yang bagai semesta. 3 0 menit. Senyum seperti mencemooh. yang akan sukar tertangkap oleh siapa pun karena ditutupi kumis tebal lebat yang nyaris me ncapai bilah bibir bagian bawah. rasa mual itu. Ia pun dedekep. lalu rebah. dan dingin. rujak degan. sesosok benda cemerlang bagai melayang . minyak bondet. ia dan gurunya kini tahu tak ada benda lain di lokasi selain sebuah guci besar 4 kali lebih besar di dalam tanah di bawah pohon awer-awer berisikan tak hanya emas-perak berup a manik-manik. Telah didengarnya kabar kian hari kian banyak orang-orang datan g untuk nenepi. Juga ada sekilas senyum di bibirnya yang tersembunyi. seperti meremehkan. Sepuluh menit. 3 jam. Dua jam. hiasan mahkota atau entah apa. orang masih berseliweran di sana-sini. ujung dini hari.html Generated by ABC Amber LIT Converter. mulai nenepi. atau jarum emas. Kecuali 3 guci yang tak seng aja ditemukan si petani. nyata? Darah.html Desoipits.processtext. Dan ketika waktu beranjak mendekati subuh. karena ia dan gurunya tahu sa ng guru telah mendapat wangsit bukan di tanah gimbal (angker yang tandus) itu peninggalan lainny a terbenam. tirakatan semalam suntuk nglakoni. Tak berbeda dengan tiga hari lalu saat ia datang pertama kali. pusing yang kemudian menyusul. Ia lewat di belakang bekas penggalian yang sudah semakin lebar yang masih dijag a beberapa orang entah siapa itu dengan tolehan sekilas. cincin. http://www. dupa china.com/abclit.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. mangkok. http://www. menyembur-nyembur. membuat ia limbung. ja tuh meluncur (ataukah disedot?) ke dalam sumur. itu bohong. Hari telah malam. tetapi yang lebih penting adalah beberapa "kiai" (keris) yang bagi dirinya dan Sang Guru lebih berharga di banding apa pun itu semua. walau sudah senja. Ada perasaan lega ketika ia sampai di pohon awer-awer itu dan tak menemukan seo rang pun tengah nenepi (semedi). tepat sudah dua minggu sejak 3 guci berisi emas-perak 13 kg yang menghebohkan itu ditemukan oleh seorang petani dan dua hari sesudahny a Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala provinsi melakukan ekskavasi. lelaki empat puluhan tahun itu kembali datang ke lokasi. batu merah delima.

Guci itu! Berada dalam semacam lubang seperti sumu r. dan dindingny a melingkar searah . Guci yang persis seperti digambarkan sang guru: tutupnya berhias stiliran binatang.kian mendekat. Semakin dekat.

Rumput pun bisa tumbuh di daerah itu sehingga penduduknya bisa memelihara sapi d an kambing. "Selasa K liwon. Tetapi nanti. Dar ah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Lalu pelan. dan paling banyak tumbuh pohon melinjo yang menjadi bahan baku kerajinan emping meli njo di daerah itu. Dan seorang l agi. jauh dan kecil. Seperti oase. Lima hari lagi. Itulah hari yang menurut Sang Guru merupakan waktu tepat untuk mengambil. Tetapi. belimbing. lima hari lagi. sehingga desa itu dilingkari oleh hutan jati. Edisi 04/09/2006 Desa Kalidoso yang terletak sepuluh kilometer dari jalan raya antara Solo dan P urwodadi itu bagaikan sebuah oase yang cukup luas." Ya. Menajamkan mata. karena h anya desa itulah yang rimbun dengan berbagai tanaman tahunan. Menyembur-nyembur . Selasa Kliwon itu. Maret 2006 Pohon Keramat Post: 04/11/2006 Disimak: 190 kali Cerpen: M. Memancur-mancur.com/abclit. akankah ia juga selega ini ? Lubang seperti sumur memang akan tetap nyembul. Sekelilingnya adalah perbukitan kapur yang tandus. leher putus. "Aku berhasil. http://www. Crass. berambut keriting berkulit hitam tetek terjulai. nan gka. berteriak-teriak ke suatu arah seperti gila. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas. jambu. Guru. Payakumbuh. Lima hari lagi .Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Dan di sana.processtext.processtext. Selasa Kliwon . Lalu gumam. Darah. mereka ikuti arah teriakan perempuan kedua." Ya. Desoipits-Biwiripits. Crass . m ereka lihat pemandangan lain: dua orang pemuda. dibukanya mata. suku terasing juga. Crass. terutama buah-buahan seperti mangga. yang namanya guci. tanda si guci mau (tak menolak) ber-"jodoh" dengan mereka. sejenak. pundak lepas. Selasa Kliwon. . tetapi subur bagi pohon jati. Sedang mengapa? Tentu sa ja mereka tak tahu. Darah. Apa yang ia dan gurunya lihat: seorang gadis termangu. takkan tampak sama sekali. http://www. lima hari lagi. menatap kosong ke televisi. perempuan juga. tentu saja dengan syarat dalam nenep i malam ini ia berhasil melihatnya.html Tubuh lelaki itu bergetar. Hela napas lega . Senyum lebar yang bagai tertawa. "mengangkat" si guci dari sumur.

http://www.processtext. pak Lurah Samidjo menugaskan Partor ejo. Di pinggiran poh on-pohon itu tumbuh sebuah pohon trembesi besar yang telah tua. terbuat hanya dari anyaman batang bambu dan kayu. Pagi dan sore selalu ramai dengan orang mandi. dan keluarganya ditugasi pula menjaga kebun itu. Tetapi. Buah-buahan hasil panen itu dijual dan hasilnya masuk kas desa dan dibelanjakan untuk meningkatkan kesejahte raan seluruh penduduk desa. Biasanya perempuan lebih awal mandinya ketika pagi masih agak gelap. Untuk praktisnya. Setiap akhir musim buah dilakukan panen. Istrinya ikut pula memijat. yang dibantu oleh istriny a. pohon itu dipercaya sebagai angker yang dihuni oleh roh -roh. barangkali ratusan tahun umurnya dan karena itu sangat rimbun. dengan car a duduk bersimpuh di antara dua batu besar yang menonjol di bawah pohon itu. Pak Parto. Pada waktu siang.processtext. para perempuan suka mandi langsung di dekat kolam itu dengan hanya mengenakan kain saja sehingg a merupakan pemandangan menarik bagi lelaki. walaupun agak jauh da ri batangnya. Hanya saja tanah di bawah pohon itu sering kotor karena daun-daun yang gugur dan karena itu setia p kali perlu dibersihkan. ia atas nama kepala desa melarang penduduk untuk memetik buah sendiri. cuci. Saking besarnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Parto melakukan kegiatan yang mengund ang perhatian seluruh penduduk desa. Rupanya ia pernah belajar pijat-memijat pada seorang tu kang pijat terkenal di daerah hutan jati antara Purwodadi dan Pati yang terkenal dengan kegiatan kebati nan dan perdukunannya itu. di dekat kolam air itu didirikan kamar mandi dan kakus sederhana tak beratap.html Di desa itu terdapat pula sebuah kebun buah-buahan milik desa. Pemerintah desa telah membuat sebuah kolam sederhana yang men ampung air itu dan penduduk desa bebas mengambilnya. dan kakus. setelah memeriksa dan membersihkan kebun. Ia setiap malam melakukan semadi atau bertapa. Banya k orang dengan berbagai penyakit meminta terapi pada Parto. Rupanya kegiatan pijat yang dilakukan di atas tikar pandan di bawah pohon trembesi yang rindang sejuk dan nyaman itu makin ramai. Bahkan. seorang yang berusia setengah baya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Ketika telah berumur empat puluh tahunan. Mungkin untuk memberi sugesti kepad a langganan pijatnya. Pak Parto melakukan praktik pijat. Baru agak siangnya datang para lelaki untuk mandi. ia selalu memberikan sebotol kecil air yang diambil dari mata air itu setelah diberi mantra . Di dekat pohon itu terdapat mata air yang jernih airnya sehingga di pakai oleh penduduk sebagai air minum. Sebagai penjaga kebun.com/abclit. Guna menjaga tempat mandi.com/abclit. demikian panggilan akrabnya.

olehnya. bukan sembarang air. penduduk desa mulai member ikan sesajen yang diletakkan di sekeliling pohon trembesi itu. Namun dengan tidak diketahui dari mana asal-usulnya. Tentu saja dengan mengatakan bahwa air dari mata air i tu berkhasiat tinggi. Asal-usulnya mungkin dari kegiatan bertapa yang dilakukan oleh Pak Parto di bawah pohon itu dan ucapan yang pernah terdengar dari mulut Pa rto bahwa pohon . Inilah yang menyebabkan maka Parto akhirnya disebut sebagai dukun. dan ia tidak keberatan dengan sebutan magis itu.

http://www." kata Thohir dengan nada ketus.processtext. "Cara memberantas TBC satu-satunya adalah menebang pohon trembesi itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. dan khurafat di sini?" tan ya Kyai Fauzan kepada rekan bicaranya. orang yang memang dikenal punya pengetahuan luas. Bahk an pada masa pemberontakan PKI-Madiun. Tapi akhirnya ia keluar dengan sebuah usul." kata Kya i Fauzan Saleh. "Wah." kata Kyai Fauzan. http://www. "Di sini kan belum ada puskesmas pak Kyai. Tak mungkin desa ini mendapat proyek puskesmas sebelum penduduk di sini meninggalkan partai yang tidak berkuasa dan masuk parta i yang berkuasa saat ini. penduduk di sini banyak yang terlibat dalam gerakan ko munis dan ikut dalam pembunuhan kaum santri dan pejabat pemerintahan.processtext. yang dikenal kaya karena bekerja sebagai pemborong jalan dan bangunan di daerah-daerah lain yang banyak proyeknya. bidah." "Kalau orang sakit itu perginya ke puskesmas. Kalau ta k ada pohon yang dianggap keramat. demikian nama pemborong it u. bagaimana caranya memberantas takhayul. Mereka percaya kepada dukun Par to itu. Apalagi ia sering dianggap telah banyak menolong orang sakit dengan pijat dan jampi-jampiny a. "Tapi Kyai. si Parto itu tak akan melanjutkan praktik perdukunannya. Dan syrik adalah dosa yang paling besar di hadapan Allah. diam termenung cukup lama tak memberikan jawaban.com/abclit.html Gejala itulah yang menggelisahkan batin seorang ustad yang dipandang paling ahl i agama di desa itu.com/abclit. orang-orang desa sulit diberi tahu. Pak Thohir. bukan ke dukun syrik. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Itu syrik." Desa di daerah perbukitan kapur ini dulu memang dikenal sebagai basis PKI.

" kata Thohir menjelaskan usulnya. saya kan kenal dengan Sekda dan orang-orang DPRD dari partai yang berkuasa. http://www. yang artinya "telah datang Kebena ran dan jika datang Kebenaran maka hancurlah kebathilan". "Kita harus berdakwah untuk menyerukan penghancuran TBC dengan menumbangkan sum ber TBC itu sendiri. "Jaal kha qqo wa zahaqol baatil. Di atasnya persis kita dirikan masjid.com/abclit." "Apa tugas itu?" tanya Kyai Fauzan lagi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Pohon itu kita tebang ramai-ramai. rak yat harus dibuat simpati dulu. Kemu syrikan dan TBC kita ganti dengan tauhid yang semurni-murninya. Kyai Fauzan pun tersenyum mengangguk-angguk tanda setuju dengan gagasan cemerlang itu. Saya sendiri yang akan membangun prasarana desa itu?" k ata Thohir penuh percaya diri." jawab Thohir memakai bahasa santri. Pak Kyai yang memimpin dakwah itu. Keduanya pun melaksanakan tugasnya masing-masing. Saya akan katakan kepada mereka agar penduduk desa mau mencoblos partai itu. Karena proyek itu menyang kut pembangunan desa dan mencakup pembangunan fisik maupun rohani. Pertama." kata Kyai Fauzon menirukan seruan kaum Muslim di Mekah ketika menghancurlan berhala-berhala di sekitar Ka bah. http://www. Tapi Thohir masih menambah keterangan: "Ta pi masih ada tugas kita semua sekarang ini. "Bagaimana menarik simpati penduduk desa?" tanya Kyai Fauzan ingin tahu. "Lalu apa hubungannya dengan pohon itu?" tanya Kyai Fauzan kurang tahu.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Innal Batila kaan zahuko." jelas Thohi r lebih lanjut. Kemudian jangan lupa puskesmas agar orang tak lagi datang ke dukun. Kedua. Pohon trembesi terkutuk itu. maka dengan tidak sulit kedua tokoh desa itu bisa diyakinkan. MCK menggantikan kolam yang sekarang. Di situ akan kita pasang pompa Sanyo mengganti kan mata air.processtext. Sedangk an saya mengusahakan proyek itu. Keduanya juga bersama-sama men emui Pak Lurah dan kemudian Pak Camat mengutarakan usul mereka.html "Begini Pak Kyai. masj id. "Saya akan mengusulkan proyek terpadu pembangunan prasarana desa. Kesepakatan pun tercapai antara ulama dan pemborong itu untuk melaksanakan proy ek yang mulia itu. .

Mereka merasa telah menumbangkan kebatilan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pemborong Thohir pada gilirannya melaksanakan tugasnya. Kyai Fauzan yang mendengar aksi penolakan itu menjawab. . kemudian MCK. maka Sing mBau Rekso akan marah b esar. Jika pohon itu ditebang. "Wah saya juga tidak tahu. mereka tidak bisa berbuat apa-apa melawan rencana pemerintah desa yang disetujui oleh Pemerintah K abupaten Sragen itu. "Lagi-lagi takhayul.processtext. penduduk desa Kalidoso itu tak bisa berbuat apa-ap a. seluruh bangunan itu selesai." tangkis Kyai Fauz an. Walaupun sebagian penduduk yang abangan protes. Maka hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. datanglah penduduk desa yang diiku ti dengan penduduk dari daerah lain. Ju stru TBC itulah yang bisa menimbulkan bencana karena menyimpang dari akidah. dan gedung puskesmas. Masjid didirikan persis di atas tempat yang dulu ditumbuhi pohon trembesi itu. penyakit menular. Dengan rubuhnya pohon itu dan akar-akarnya pun dicabut dan dibawa dengan sebuah truk oleh pemborong. "Pohon kita itu adalah pohon keramat yan g memberi berkah kepada penduduk desa.html Parto berkata kepada para pengikutnya. Tapi pokoknya penduduk desa ini akan ditimpa bencana .processtext. "Bagaimana marahnya Pak?" tanya orang desa tak mengetahui bagaimana caranya roh marah itu." Penduduk desa cukup ketakutan mendengar peringatan Parto yang berapi-api itu. Dua pandangan itu tentu membuat penduduk kebingungan. Dengan kembali kepada ya ng benar. Pemborong Thohir berhasil memperoleh p royek pembangunan prasarana. kita pasti akan mendapatkan rahmat dan pengampunan. al ruju ilal haq. http://www. ramai-ramai menebang pohon trembesi raksasa itu sambil meneria kkan "Allahu Akbar". atau kelaparan.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. mula-mula mem bangun masjid. Dalam tempo hanya enam bulan. Pada suatu hari Jumat." kata Parto keras sebagai seorang yang dianggap suci karena pertapaannya dan perannya sebaga i dukun yang terkenal sampai ke desa-desa lain itu.com/abclit.com/abclit. Mana yang akan diikuti? Tapi yang jelas. Tanah longsor mungkin gempa bumi. Tapi kesedihan mereka seolah-olah tersiram oleh air yang deras memencar dari pompa Sanyo.

bukankah masjid kita ini dibangun atas dasar taqwa?" tanya mereka. Bak penampung air kosong dan ketiga bangunan itu kekurangan air. Tanya saja pada Pak Kyai Fauzan.com/abclit. http://www. timbul suatu gejala yang aneh. . memangnya kenapa?" tanya balik sang kyai. Bahkan hal itu pun juga tidak terpikirkan oleh Parto sendiri. yang lebih mengherankan penduduk desa adala h tiga bangunan itu. Apakah itu bencana yang dulu pernah diing atkan oleh dukun Parto? Penduduk desa tidak menghubungkan gejala baru itu dengan peringatan Parto rejo. Guna menahan kemarahan Sing mBau Rekso.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Tapi kok masjid kita itu terak-retak dan sebentar lagi bisa rubuh?" tanya mere ka lebih lanjut.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Beberapa orang desa datang kepada Partorejo yang sudah jadi santri itu dan bert anya: "Pak. "Wah jangan tanya soal ini kepada saya.processtext." jawab Parto. Air yang dinaikkan dengan pomp a Sanyo itu tak mengalir lagi. penduduk tidak lagi b isa memberikan sesajen kepada pohon keramat yang sudah hilang dari muka bumi itu. "Ya betul.processtext. Tidak saja air tidak lagi mengalir. Tapi yang lebih menyedihkan adalah bahwa penduduk desa tidak lagi bisa menikmati mata air yang d ulu pernah memancar dari bawah pohon keramat itu. Maka mereka pun datang kepada Kyai Fauzan "Pak Kyai. apakah ini semua tanda-tanda kemarahan Sing mBau Rekso?" tanya mereka ben ar-benar ingin tahu.html Setahun kemudian. Mungkin suatu hari masjid itu bisa runtuh seb ab di dekat MCK sudah terjadi tanah longsor karena air hujan yang cukup deras sudah tidak ada yang men ahan sehingga menimbulkan erosi. http://www. terutama masjid mulai retak-retak.

Tidak cukup untukku hidup.html "Lho kok malah saya yang dituduh korupsi. 13 Februari 2005 Rumah Bercerita 460 Watt Post: 04/03/2006 Disimak: 145 kali Cerpen: Afrizal Malna Sumber: Kompas. Tanya saja pada pak insinyur. mengecat kamar mandi. Aku tidak bisa membayangkan b agaimana bisa hidup dengan 460 watt. Biarkan tanganku yang kiri saja yang mendapatka n listrik. memasang kabe l-kabel listrik. Jakarta. Mungkin saja roh-r oh jahat telah menyabot bangunan saya. Tapi kapasitas listrik di rumah itu hanya 460 watt. Mungkin tangan ku yang kanan tidak harus mendapatkan listrik.com/abclit. Penduduk hanya bengong s aja mendengar jawaban-jawaban yang mereka terima. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. hidup dengan 460 watt.processtext. http://www. Edisi 04/02/2006 Hampir dua minggu ini bayanganku sibuk dengan rumah kontrakan kami yang baru. memperbaiki engsel pintu dan jendela." jawabnya sambil tertawa keras. H ampir tak ada waktu untuk istirahat.processtext. Tapi aku akan mencobanya. membuat pagar bambu. Memperbaiki talang yang bocor. bencana memang sedang menganca m setelah pohon keramat itu ditebang.com/abclit. Aku biasa hidup paling sedikit dengan listrik yang berkapasitas 900 watt. Kenyataannya. "Jangan menuduh atau menghina saya tidak becus membangun ya.Generated by ABC Amber LIT Converter. apakah ia mengurangi jatah semennya?" Tapi insinyur yang dimaksud tinggal di kota sehingga pertanyaan itu d ijawab sendiri oleh pemborong Thohir seolah-olah mewakili insinyur dimaksud. karena . menggali lubang untuk resa pan.

Kalau li strik tiba-tiba mati. Di sebelah rumah. Wianta. lalu kepalaku mulai berwarna keabu-abuan seperti gusi pada kedua ekor anjingku.. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. walau sudah dibuatkan lubang resapan air sedalam enam buah bis beton.. Sebelumnya per nah ditinggali sekelompok seniman musik dan perupa.html Kepalaku yang botak selalu membutuhkan listrik yang lebih besar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rumah ini sudah dua tahun kosong. Boi. tempat seorang petani biasa beri stirahat. http://www. apakah bayangan itu bayanganku sendiri yang melompat dari tubuhku untuk menyendiri dala m gubuk itu. Uang yang dikeluarkan menjadi sangat besar untuk perbaikan rumah itu. Dan aku tak tahu bagaimana menc egahnya bila terjadi banjir. Jewe yang baru kukenal bersama istrinya yang sedang hamil ikut membantu sibuk-sibuk. Karena sebel. hanya sebuah bale tua terbuat dari bambu untuk tidur. Ha nya sekitar tiga meter dalamnya di halaman depan. Aku kadang cemas meli hatnya bekerja berlebihan. Kadang aku seperti melihat bayangan hitam mirip binatang menyelinap ke dalam gubuk itu. ada bilik sederhana berdiri. Khawatir hujan tumpah dari tubuhnya. Kehidupan mereka mirip dengan kaum yang ber usaha mengusir negara dan agama dari tubuh mereka. sehingga terjadi sebuah kubangan besar.. Satu-satunya rumah yang berdiri sekitar tiga meter di bawah jalan raya. Membiarkan tubuh mereka bebas tanpa rezim yang mendiktekan moralitas bikinan yang tidak sesuai dengan ko drati mereka sebagai manusia. karena pemakaian yang berlebihan. Kad ang aku ragu. Han. aku langsung bisa menduga pasti itu karena kep alaku yang botak yang terlalu rakus dengan listrik..com/abclit. Tak ada orang yang mengontrak. karena kepalaku mengambil listrik terlalu banyak dibandingkan dengan tubuhku yang lain. Ah. Padahal a ku mengontraknya hanya satu juta setahun.processtext. termasuk mengusir rezim kesenian.. Kubangan terjadi karena tanah di atas rumah itu sebelumnya pernah di sewakan untuk pembuatan batu bata. Tak ada honor untuk kontrak rumah. tengkeyu. aku menjadi sangat kerepotan. Aku melihat mereka seperti sufi tanpa negara dan tanpa agama. tengk eyu. Kadang aku seb el. Tanah untuk pembuatan batu bata diambil langsung dari tanah yang disewakan itu. Tapi tak ada siapa-siapa dalam gubuk itu. Katon.processtext. Rumah itu sebuah kubangan besar memang. Dan sebuah galian terbuka di halaman belakang. kadang aku biarkan listrik teta p mati. Tubuh bayanganku seperti awan gelap yang menyimpan hujan. Terus dikeduk. Tengkeyu.. man. He-he .com/abclit. Sebagai seorang penulis. Beberapa teman membantuku. .

beberapa l ukisan berjamur.Mereka tidak membuat garis perbedaan yang memisahkan antara rumah dan jalan ray a. dari teras depan hingga kamar mandi. . Maka rumah ini penuh dengan mural karya mereka.

langsung kawin di rumah ini dan langsung hamil. Kira-kira 10 tahun yang lalu. kece masanku muncul lagi. Lembab. Sepasang anjing kami. Kadang mereka menggonggongi bayanganku. Rasanya aku tak ingin punya kamar mandi.com/abclit. Dadang . Aku tak tahu apakah bidadari itu sungguh-sungguh mandi di sungai. members ihkan diri dari kotoran. Tidak sama dengan bayanganku yang seperti awan gelap dan menyimpan hujan. aku mulai lupa apakah tubuhku terbaring di bawah memandang genteng-genteng kaca itu. Rumah tanpa kamar mandi seperti sebuah legenda-legenda tua tentang bida dari yang mandi di sungai. Dan mereka tidak bisa saling mendusta. Antara aku dan genteng kaca. tapi lukisannya masih ada. Dan mandi di ruang terbuka di halaman belakang. http://www. tapi aku melihat tubuhku sedang mandi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku khawatir awan hitam pada bayanganku menumpahkan hujan seperti l angit yang berlubang. seorang perupa yang kini menetap di Australia sejak meletusnya refor masi. Pelukis perempuan itu sudah mati. lalu mengalami kecelakaan dan mati. seperti sepasang mata yang hidup dalam sebuah boks . Rumah yang pernah dihuni Dadang Christanto. Sepasang mata itu saling berganti posisi memandang satu sama lainnya. Aku seperti melayang dalam ruang yang bersayap. Mata memandang mata.html Seorang teman bercerita. Ada di depanku. aku pernah datang ke rumah ini. tetapi karena lembab. Orang lain mungkin akan melihatku telanjang. Kalau mereka menggonggong sedemikian rupa. kadang kilatan-kilatan petir. Beberapa genteng kaca dan bambu-bambu tua pada atapnya. Mata me mandang mata. Kalau hampir satu jam aku memandangi genteng-gente ng kaca itu. Kopi dan Kremi. Tembok seperti mengeluarkan keringat bukan karena panas. atau s ungai yang justru sedang mandi dalam tubuh bidadari-bidadari itu.processtext. Lukisan ten tang seorang penari balet yang terperangkap dalam panggung akrobat. Waktu yang membuat sebuah pintu . http://www. Mata memandang mata.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan banyak orang yang meninggalkan Jakarta atau meninggalkan Indonesia setelah itu. Mereka juga mungkin tidak me mbuat garis perbedaan yang memisahkan antara kehidupan dan kematian. Mungkin tubuh mereka se perti angin. di antara lukisan itu terdapat lukisan seorang pelukis perempuan yang mengendarai motor menjelang pagi dalam keadaan mabuk. atau tubuhku terbaring di atas dan genteng-genteng kaca itulah yang memandangiku.processtext. Aku bisa melihat gerimis lewat ge nteng kaca itu.com/abclit. tapi aku tak tahu apakah pintu itu untuk ke luar atau untuk ke dalam.

menyewa tanah ini .

mungkin sekitar 15 tahun yang lalu. Rasanya hidup semakin sunyi dalam hubungan seperti ini. apakah rumah ini pernah mengalami banjir?" tanyaku kepada Dadang.com/abclit. Membongkari dengan rasa panik yang berlebihan. Setengah tubuhnya ada di dalam air dan setengahnya lagi ada di luar. kalau kita hidup hanya untuk terus-terusan berhadapan denga n ketakutan. di Ancol. kalau hujan besar. karena dia harus pindah ke kota lain. Manusia yang oleh keadaan tertentu h arus hidup di antara sebagai ikan dan sebagai kodok. Betapa malangnya hidup ini. Sebuah instalas i yang mengingatkanku tentang manusia-manusia yang hidupnya dalam keadaan setengah tenggelam. Menanam tanaman-tanaman liar yang a ku ambil dari kebun sebelah. air akan datang dari halaman depan dan halaman belakang ." jawab Dadang.html Aku merasa betapa kian terpisahnya nilai uang dengan nilai barang. . "Dang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Rumah dari halaman sebelah juga ikut mengirim air ke halaman belakang.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Dan rumah untuk air dan tanaman kian berkuran g lagi.processtext. Rasa panik agar kalau air datang tidak ikut tidur bersama kami denga n kasur dan bantal yang sama. http://www. Rasa panik kalau-kalau rumah kami berubah menjadi sebuah telaga kecil. Aku teringat 1. Kebun yang juga ketakutan setiap saat akan tergusur. Kesunyian yang membuat kawat berduri dari leher kita hingga saat kita menya lakan kompor untuk memasak air. "Ya. Lalu bayang-bayangku begitu sibuk membongkari setiap halaman yang sudah tertutu p semen. agar rumah tempat kami tinggal bi sa berbagi halaman dengan air. Air yang mendidih dalam panci sama dengan ketakutan yang berkeliaran di jalan r aya. http://www. Dan sebagian lagi yang berada di luar air tidak bisa melompat seperti kodo k. Sebagian tubuhnya yang berada di dalam air tidak bisa berenang seperti ikan. lalu berdiri sebuah bangunan baru. Dadang ternyata juga sedang mencari rumah di Australia dalam waktu yang bersamaan dengan saat aku pin dah ke rumahnya. diambil oleh beton-beton. Uang dan bar ang kian tidak memiliki hubungan untuk mengukur hubungan antarmanusia. entah untuk rumah atau untuk ruko.000 patung-patung Dadang yang dipasang dengan sebagian tubuh-tub uh patung itu tenggelam di laut.processtext. Bayang-bayangku mulai memasang pagar bambu.

Museum untuk berbagai c erita dari para penghuni sebelumnya. .com/abclit. Dan aku mulai kehabisan uang. Air seperti tamu agung yang datang dari halaman depan dan halaman belakang.Generated by ABC Amber LIT Converter.. http://www. Bayang-bayangku mulai berubah jadi hujan. Hujan yang berjalan-jalan hingga ke k amar tidur kami.processtext. Ketika dia meninggalkan rumah ini.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dia juga meninggalkan sejumlah perabot antik yang kini raib entah ke mana. Hmmm. bukan? Karena itu pintu d an jendela-jendelanya memang harus ditutup. rumah itu mirip dengan peti mati. hari ini Petrus akan datang bersama Miko. Aku harus punya uang agar rumah itu terus bercerita.. Dia akan datang dengan sebotol Vodka. Di antaranya seorang manajer untuk furnitur di Jepara.. Dia akan bernyanyi tentang post-realisme.com/abclit. Aku terus menggali setiap halaman yang masih bisa digali untuk tempat duduk air. Dia akan datang dengan sepeda yang stangnya tinggi melebihi kepalanya sendiri. dan sebuah harmonika. Kalau aku mati. Rumah itu memang hampir tak ada bedanya dengan peti mati. Hmmm. He-he-he. Mana jer itu orang asing. Air tak berdinding seperti makhluk buta memasuki rumah kami.. sayangku. Fit. Ketika aku tak punya uang. Hampir setiap hari selalu ada tema baru yang muncul. Aku jadi ikut ketakutan pompa listrikku akan hilang dicuri. Aku terus menggali . http://www. Peti mati tidak memerlukan pintu dan jendela-jendela. aku harus kembali menimba air dari sumur. maka rumah itu pun telah berubah m enjadi peti mati. Kalau ada yang mencuri pompa listrikku. saxopho n. pintu dan jendela-jendelanya tinggal ditutup. Rumah itu memang terus bercerita.html Rumah yang aku tempati kini mungkin juga sebuah museum.processtext. Aku menyambutnya dengan ember-ember.

http://www. http://www. bulu-bulu bergetar ketika mencapai puncak.processtext. .. Mereka saling memagut dan bercinta. Angsa-angsa putih menyelam. Asmara angsa. dan bukan bayangan mata air.com/abclit. maka aku harus mener ima kenyataan bahwa air memiliki mata.com/abclit. Aku melihat hidup. Kaki-kaki jenjang putih para balerina meluncur ke sana kemari. Perlahan-lahan aku mulai melihat bayang-bayang timba sumur menggantung di atas. Membentuk komposi si yang senantiasa berubah. . Kalau itu juga adalah bayangan mata air. biru yang tipis dan warna yang masih keabu-abuan. Langit mulai terang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Edisi 03/26/2006 Pemandangan panggung malam itu dipenuhi puluhan ekor angsa putih menyebar memen uhi telaga.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Telaga Angsa Post: 03/28/2006 Disimak: 280 kali Cerpen: Danarto Sumber: Kompas.. menyembul. lalu mendarat kembali.html Aku sangat terkejut ketika tiba-tiba aku melihat bayang-bayang mataku sendiri y ang dipantulkan cahaya di permukaan air sumur. Mata menatap mata.processtext. Hujan mulai berhenti. adakah yang lebih indah waktu tubuh bergetar... Aku yakin itu adalah bayangan mataku sendiri. Talinya yang terbuat dari karet ban menjulur hingga permukaan sumur. dan mengepak beberapa saat di at as permukaan air..

yang putih maupun yang merah. S iang hari mereka adalah angsa yang merenangi telaga. ayu dan ganteng. yang disihir Rothbart menjadi angsa. Dia m emilih minum air jeruk nipis.processtext. Dengan 1. http://www. Direktur Artis tik Russian State Ballet of Moscow pertunjukan Swan Lake itu.com/abclit. Sebaliknya. Irma Ablits ova pemeran Odille dan Dmitry Protsenko serta Vladimir Mineev. pemeran Rothbart bergantian. menteri. Tampak Viatcheslav Gordeev. gubernur berjanji.Generated by ABC Amber LIT Converter. sup ikan tuna. para pebalet Rusia itu mengagumi kecantikan dan rambut panjan g Zahra dan apa saja perannya dalam balet di Indonesia. dan modern dance dari Eropa lainnya yang memainkan repertoar Le Sacre du Printemps kar ya Igor Stravinsky. Lakon Swan Lake menceritaka n dayang-dayang istana dan ratunya.html Zahra. Dalam pesta yang disuguhkan oleh Yayasan Jantung Indonesia. Zahra menemani para pebalet dari Negeri Tirai Besi itu. pemilik istan a dan telaga. Alvin Nikolai. dan jus jambu kelutuk. Namun cinta mereka terhalang oleh sihir Rothbart yang ampuh. juga grup dari Peranc is. sebagai sponsor pertunjukan. Zahra juga banyak mendulang informasi dari Maya Ivanova dan Natalya Ashikhmina. tampak berseliweran di antara para pebalet yang tinggi-tinggi dan besar-b esar itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. insya Allah. Baru pada malam hari mereka menjelma manusia kembali. jatuh cinta kepada Odette. kegemarannya. balerina 21 tahun. Sementara itu Zahra getol bercerita macam-macam kepada para tamunya. tidak minum wine. Hanya cinta sejati yang mampu mengalahkan sihir itu. Irina Ablitsova. tentang balet di Rusia. pernah berpentas Martha Graham. Jerman. http://www. Di antaranya di tempat ini. Dengan meminta maaf karena gedung pertunjukan tidak representatif bagi tontonan segigantik balet Rusia. Mereka rame -rame menikmati salad. . dalam waktu dekat akan membangun panggung balet semegah Moscow. p ara pebalet pemeran utama dalam lakon itu di antaranya. Pangeran Siegfried. ngobrol dengan para pejabat bank Ind onesia. Mereka tidak menunjukkan kelelahan sedikit pun meski pertunjukan dua ja m itu mengalir terus. Maya Ivanova. Begitu pula para pebalet teman Zahra. sangat populer di seluruh dunia. Natalya Ashikhmina. Russian State Ballet of Moscow memainkan Swan Lake karya T chaikovsky yang sudah melegenda. Odette. plain croissant. Maxim Fomin. pemeran Odette secara bergantian dan Andrei Joukov dan Maxim Fomin pemeran Siegfried bergantian . n gobrol dengan gubernur. Andrei Joukov.processtext. Lalu bergabung ikut ngobrol pula.500 penonton. gubernur.com/abclit. buah-buahan. yang ditemani balerina Masami Chino. dan pembesar negara lainnya.

Mendengar kabar ini. untuk merebut cinta Siegfried . Odette dan . Usaha Rothbart berhasil. Pangeran Siegfried langsung terpikat pada Odille. Odille. memamerkan putrinya.Di samping mencoba menggagalkan percintaan Siegfried dengan Odette. yang secantik Odette. Rothbart sa ng penyihir.

kacang dan cokelatnya ke dalam mulutnya. semu a balerina itu elok: Tatiana Protsenko. Kakek terbatuk-batuk lagi.processtext. Seketika. http://www. asal encoknya tidak ketahuan sang balerina. Awas. Secepatnya Siegfried menyatakan pilihan cinta sejatinya hanya pada Odette. Semuanya tertawa. kedua adiknya. kake k dan neneknya. dan Anna Vakina. Begitulah.html Siegfried sadar. Olga Ivachenko. sambung Oom sambil menyenggol Tante. Sekalipun dengan mata terpejam. http://www. Pagi harinya kakek berdiri lalu meliuk-liuk menirukan gerakan balet yang membuat semuanya tertawa. begitu juga puluhan ekor angsa yang lain. sampai Kakek terbatuk-batuk. selur uh istana bergembira. adalah para pemeran angsa kecil. Oxana Gasnikova. lho. saya sih. celetuk Nenek.com/abclit. cocok-cocok saja.com/abclit. Zahra menonton pertunjukan itu bersama keluarga. Eugenia Singur. dan Anastasia Bara nova. Rothbart ma rah besar.processtext. angsa itu menjelma Odette. Odette atau Odille. Pesta para pebalet Rusia dan para pebalet Indonesia malam itu seperti menandai suksesnya pertunjukan Swan Lake . Namun Siegfried mampu menewaskan Rothbart dan pasukan angsa hitamnya. Dan pesta pernikahan Siegfried-Odette selama tujuh hari tujuh malam pun digelar dengan meriah. Eyang bisa kesleo. ayah. celetuk Zahra sambil memasukkan potongan roti lapis Eyangmu ini tadi malam kan kepincut sama si Maya. Sedang para pemeran angsa gede adalah Svetlana Ustyuszhanin ova. siapa pun tak bakal salah memilih. Semuanya tertawa. Tatiana Chungunkina. ibu. Terpikat boleh terpikat.Generated by ABC Amber LIT Converter. tukas Kakek. juga tante dan oomnya. .html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Eyang. Rasa risi tidak relevan dengan Swan Lake.processtext. memangnya kenapa? tanya Zahra. Saya sungguh risi dengan kostumnya. k lakon Swan Lake . pertunjukan itu Eyang kok tiba-tiba jadi diktator. semuanya terkesan jelek. Eyang. Lho. Saya serius. Jangan begitu. Jika kita bicara soal kesan. sambung Kakek.html Semua tertawa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Itulah kostum yang paling pas untu . Melihat kostumnya.com/abclit. tukas Zahra. sergah Kakek lagi. harusnya disensor.processtext. sanggah Kakek. saya tidak setuju dengan kostum para penarinya. http://www. kata Kakek. Kesan. Tapi. http://www. Jangan begitu.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kesan. Aurat yang mana? tukas Zahra. Itu kan mengumbar aurat. Aduh. Tapi kesan telanjangnya kan jelas. Semuanya kan tertutup rapat.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Semuanya tertawa kecuali Kakek. wah. Mati orang kuburan! potong Kakek kaget.processtext. Ruang makan itu berubah jadi ruang pesta pagi hari.Generated by ABC Amber LIT Converter. Meriah. Kok Eyang jadi sewot? Mempertimbangkan kostum itu.com/abclit.com/abclit. Eyang yang kasmaran. Ini kali pertama kakek dan nenek nonton balet. Semuanya tertawa kecuali Kakek. sambung Kakek. Eyang ini gimana. Semuanya tertawa.html Wah.processtext. Mati orang kuburan! potong Zahra. Swan Lake dapat dikategorikan sebagai pertunjukan p ornografi dan pornoaksi. mendadak berubah jadi filosof. http://www. http://www. Grup balet Rusia ini sudah melanglang buana. sih. . kostum Zahra ya seperti itu. Habis jadi diktator. kecuali Kakek. kok yang disalahin balerinanya. wah. Zahra melanjutkan obrolannya: Waktu grup balet Zahra memainkan Swan Lake. Obrolan berubah jad i perdebatan.

Kita harus mempertahankan adat ketimuran kita.Generated by ABC Amber LIT Converter. sergah Kakek. Omong kosong! Kalau pendapat Eyang dilaksanakan. kata Oom. Saya heran.com/abclit. sergah Tante. Eyang dianggap tak menghargai kebudayaan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Jenjang kaki yang panjang dengan bentuk yang indah laki-laki maupun perempuan dalam menopang torso yang sepadan yang melahirkan kelenturan gerak bagai kijang. http://www. http://www. runtuhlah kebudayaan. kok Eyang sampai segitunya.processtext. sambung Kakek. Kalian keras kepala! Semuanya tertawa kecuali Kakek. Harus dicari kostum yang lebih cocok dengan budaya setempat. cetus Kakek. .html Bagian-bagian tubuh tampak disengaja sangat menonjol. Justru karena saya sangat menghargai kebudayaan.com/abclit. Zahra menukas.processtext. Eyang benar-benar lowbrow. Ada yang jauh lebih subtil yaitu bentuk tubuh secara utuh. maka saya marah menyaksikan pen ampilan para pebalet Rusia itu. Apa? tanya Kakek.

kata Zahra. Bagimu negeri. sela Kakek.com/abclit. Seperti para perenang y ang hampir-hampir telanjang ketika bertanding di kolam renang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Zahra diperkenalkan pada balet sejak balita. semuanya menyanyi kecuali Kakek: aga kami Oleh orangtuanya. Eyang. Kalau Eyang puas atas pertunjuk an balet Rusia itu. Kostum ketat itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. jiwa r Mendengar kata Kakek ini. Semuanya tertawa kecuali Kakek. ini artinya balet Rusia itu telah berdakwah tentang kebenaran. begitu pula kostum ketat balet memu dahkan untuk bergerak menari. pesakitan KKN selalu jatuh sakit kalau mau diadili.com/abclit.processtext. http://www. Moral dan agama ada pada keindahan kesenian itu. Jangan melecehkan negeri sendiri.html Dalam KKN ada tradisi. . Puluhan kali dia berpentas balet di kota-kota besar. Jadi tanpa mempertimbangkan moral dan agama? tukas Kakek. Adalah tradisi balet. Sekalipun mereka ateis? Sekalipun mereka ateis. http://www.processtext.

Mereka telah b erbakti kepada Dewi Keindahan. te. http://www. atau setahun lagi? Seorang ateis bagaimana mungkin mendapat hidayah Allah? Jiwa manusia itu seluas alam semesta. Alangkah juwitanya pandangan hidup mereka. Dan itu bukan teori.html Hati orang siapa tahu. kata Allah. Eyang kok selalu curigesyen terhadap iman orang lain yang tidak dikenal. bukankah itu artinya mereka telah berdakwah tentang kel uhuran? Seandainya benar mereka ateis. kata si Oom. Janganlah berputus asa akan belas k asihKu. namun tariannya memberikan pencerahan k epada kita yang shalat lima kali sehari. sedang warga negaranya mudah lolos ke surga. Betapa luhurnya seseorang yang tidak percaya akan Tuhan. Bukan kepada Tuhan.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kita harus membedakan antara iman warga negara dan iman negaranya. Eyang. Tapi omongan kamu itu kan cuma teori. http://www. Eyang.com/abclit. mereka itu hanya belum sempat mendapat hidayah dari Allah sa ja. Mereka hanya berbakti kepada Dewi Keindahan. Mereka telah menari dengan anggunnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Harus dipisahkan antara rakyat dan nega ranya.processtext. tambah Tan Banyak negara yang busuk.com/abclit. setiap hari yang dip ikirkannya hanya keindahan. Barangkali besok. atau lusa. . Semuanya tertawa kecuali Kakek. Eyang. Dalam hidup para balerina dan balerino itu. Kita bisa menuduh mereka ateis. tapi dari mana kit a tahu bahwa mereka ateis? Obrolan kita ini sudah melenceng.

Ada zat yang men dorong kita beranak-pinak. Ada angin yang tidak kelihatan yang membuat kita bernapas hidup puluhan tahun. Zahra melanjutkan obrolannya: Wajah Allah itu memancar memenuhi alam semesta dan kita makhluk ciptaannya dapat menatap Wajah itu secara gamblang. Mereka putra-putri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri .html Contohnya tidak usah harus beli tiket pesawat. Semuanya tertawa kecuali Kakek. Ada api yang menyala-nyala. Seperti tercium setan lewat. Dan ternyata Allah itu indah.processtext. Kecuali Kakek. tukas Nenek. http://www. http://www. Ada air yang mudah mematikan api. Semuanya tertawa kecuali Kakek. Kita wajib memeliharanya. tambah Nenek. rang berubah jadi one dimensional man. Kita juga memiliki keindahan tradisi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Eyangmu itu pantas jadi polisi moral. Zahra. Lengang sejenak.processtext. saya cuci tangan.com/abclit.. Anakmu bukan milikmu. Saya pusing mendengar pikiran-pikiran anak muda sekarang. Apa yang sedang terjadi atas Eyangmu ini. Ada tanah yang bisa menumbuhkan padi sehingga kita tidak kelapara n.com/abclit. semuanya membaca puisi Gibran Khalil Gibran: Anakmu bukanlah anakmu. . Allah mencintai keindahan.Generated by ABC Amber LIT Converter. tukas Kakek. Kok seka jawab Tante.

Mengingat adalah kerja masa kini yang mungkin melelahkannya. Sebagaimana balet. http://www. http://www.processtext.com/abclit.processtext. Dengan apa dan bagaimana ia memanggil.Generated by ABC Amber LIT Converter. . tidak ada pornografi dan pornoaksi. dengan cara rumit dan sedih. Edisi 03/19/2006 Aku bisa mengerti. sedangkan mas a lalu adalah belukar lampau yang terus hidup. di sebuah tempat y ang sulit dijangkau. apa saja yang masih bisa sambung Zahra.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tangerang. Tidak mudah baginya unt uk memanggil masa lalu.html Tukas Kakek: Tidak ada pornografi dan pornoaksi dalam tari bedoyo. tumbuh. tidak mudah baginya untuk mengingat. 14 Februari 2006 Retakan Kisah Post: 03/21/2006 Disimak: 265 kali Cerpen: Puthut EA Sumber: Kompas.com/abclit. Mengingat dan masa lalu adalah dua hal yang terpilin dan sama-sama berdebu. apa saja yang masih bisa dipanggil.

tubuh yang jauh lebih tua dari usianya yang sesungguhnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Mata yang menyempit. Lalu aku tepis seluruh syak yang muncul. Seluruh warna yang ada di dirinya adalah warna yang luntur dan kusam. ataukah karena sebetulnya bukan itu yang ingin ia ceritakan. ataukah karena ia tidak mau menceritak an satu kejadian karena takut risiko tertentu. mendengar kan. Sepasang mataku butuh wak tu yang agak lama untuk menyesuaikan dari terik yang memanggang di luar. sebuah tempat tidur yang tergeletak di lantai. Tugasku adalah belajar untuk diam. Tapi suara-suara seperti ini tidak akan bisa ditahan. Dan suara seperti ini akan membuat perhitungan sendiri. lalu menyodorkan ke hadapan orang banyak tentang suara yang lirih. mendengarkannya. Suara yang g royok. ataukah karena ia sedang berhadapan dengan orang-orang di luar dirinya? Di awal percakapan. Saya sudah tidak ma mpu lagi mengingat . >diaC< Hampir semua hal yang mengelilinginya terlihat muram.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Apakah kalimat itu berarti bahwa ia memang benar-benar tidak mampu mengingat. karena sudah banyak yang mulai bersuara dan sudah banyak yang mulai mau mendengar. Kalimat itu terus menimbulkan tanda tanya di kepalaku. http://www. dan apa saja yang tidak boleh didengar. Ada suara yan g mungkin dari dulu hanya dianggap dengungan. dan sebuah lukisan kaca. siap menyeleksi apa saja yang boleh didengar. dengan cahaya lamat yang ada di dalam rumahnya.com/abclit. sayup dan lamat-lamat. kalau bukan karena penderitaan? . menyimak. Suara lirih mulai terdengar. berkaca sekaligus berkapur. Dan banyak telinga sudah diprot eksi. Dengan sabar aku menunggu sulur-sulur cerita yang keluar dari rekahan waktu yang gelap dan dalam. Rekahan waktu lambat laun mulai mengeluarkan sulurnya dari wilayah yang paling gelap. tafsir yang berkerumun. strategi bercerita yang sering menimbulkan tanda tanya: apakah ia sedang melakukan sebuah strategi tertentu untuk menghadapi masa lalunya.processtext. Apalagi. bahasa yang kabur. seperti w arna jarik dan kebaya yang dikenakannya.com/abclit. kadang membesar tanpa irama. Ruangan ini berisi seperabot kursi-meja yang sudah tua dan tidak jelas warnanya. Jarak psikologi yang jauh. kalimat yang lebih banyak muncul adalah.processtext. Juga tubuh yang gampang gemetar. kadang lirih.html Bagiku sendiri. dan hanya ada dua hiasan yang menempel d i dinding: potret seorang laki-laki. juga tidak kurang bermasalah.

.

saya pergi mandi. ya saya langsung mengajar TK di kampung say a. salah seorang berkata: Ke kantor kecamatan! Kembali ia diam. Tanpa menunggu jawaban mereka. Saya benar-benar tidak tahu. Rombongan itu mengikuti dari belakang. Kembali matanya temlawung jauh. saya ini seorang guru. Sesampai di sekolah. Beberapa ekor ayam muncul di pintu. Satu per satu. apa salah saya. Seekor cicak menjerit dan jatuh tidak jauh dari tempatnya duduk. saya menciumi wajah murid-murid. http://www. lalu juga pergi dengan meninggalkan suara kokok yang terus bergema. http://www. Waktu saya kecil. diikuti suara anak-anak yang menyanyikan lagu Peterpan. Lulus sekolah. Beri saya kesempatan untuk pamitan dulu ke murid-murid saya . Suara lalu lintas dari jalan raya yang tidak jauh dari rumah ini mencoba mengingatkan bahwa hanya di sini. saya masih belum selesai menyapu halaman rumah . Saya ini dari kecil miskin. Rapatnya mungkin akan lama. saya langsung masuk ke kelas: Anak-anak. disusul oleh seekor yang lain. lalu mereka segera melesat pergi. Lalu saya sekolah di Sekolah Gu ru Taman Kanak-kanak di Yogya. Ya karena melihat guru-g uru saya. Saya sudah tahu apa maksud kedatangan mereka. berdandan. lalu keluar rumah me nuju ke tempatku mengajar. Ia diam. Mereka sudah datang. dan jangan nakal. Sesekali aku menengok ke arah pintu.Generated by ABC Amber LIT Converter. se pi itu begitu menjadi-jadi. Mbak. Lalu ketika keluar menemui rombo ngan tentara. Lalu saya bil ang: Pak. h anya anak seorang janda.processtext. belajarlah dengan baik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di luar .html Pagi itu. mencari cara aga r mataku tidak silau karena cahaya di luar begitu tajam hinggap di pandanganku.com/abclit. saya hanya ingin menjadi guru.processtext. Seorang pedagang es melintas di jalan depan rumahnya. Rasanya kok hidup saya bisa berguna kalau saya menjadi guru. Nanti. hari ini Ibu akan rapat dengan bapak-bapak tentara. kalau ada guru lain yang menggantikan.com/abclit.

matanya semakin berkeruh. Mataku selamat dari rasa silau. Di depan kantor kecamatan sudah berderet orang yang menunggu pemeriksaan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. saya diambil lagi . . http://www. Ket ika tiba giliran saya diperiksa.processtext. Bu . http://www.com/abclit.com/abclit. Ibu itu masuk kembali ke dalam rumah. dan tidak boleh pergi-pergi dari kampung. dan aku tidak tahu mana yang t epat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tiba-tiba di luar mendung .html Seorang anak kecil tiba-tiba menangis di depan rumah. Tangisan itu menjauh. Saya mengira bahwa saya selamat. ia berkata. Tiba-tiba suara ibu itu mengecil. namun lirih. wong saya memang tidak tahu. saya ditanya pertanyaan-pertanyaan yang saya tidak tahu. Sampai ke suwarga nunut. Tapi . memanggil-manggil nama seorang perempuan yang kupikir adala h ibu si bocah. Ibu itu lalu menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi. Mbak . si bocah digendong ibunya. Lalu saya disuruh pulang dan tidak boleh mengajar lagi. mirip suara kanak-kanak. Kedua temanku mengeluarkan kalimat yang berbeda. dengan nada yang seperti berteriak. Maaf. ternyat a tidak . dan mataku ke mbali silau karena cahaya yang masuk dari arah pintu. ya sampai mana tadi? Sampai menuju ke kantor kecamatan. lalu mencoba mendiamkan si bocah. Tubuh tuanya gemetar . Bu . Saya sedih sekali.processtext. Dua tahun kemudian. Ya saya jawab kalau saya tidak tahu. neraka katut. kembali duduk di sampingku. Tapi saya juga lega karena tidak dibawa pergi seperti yang lain-lain. Ia dengan segera keluar. Ya .

Hanya warna suaranya semakin lama semakin mengecil. tinggal satu orang yang sepertinya pemimpin mereka. . http://www. Tubuh saya pen uh dengan kutu. Kalau Bapak punya istri. Saya lalu menyahut bantal untuk menutupi kemaluan saya. membuatku harus terus mewaspadai alat rekam yang kuletakkan di sebelah atas kebayanya.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mbak. Ia mendekati saya. tanp a basa-basi. setelah saya bilang seperti itu. Aku menawarinya minum. Saya menjerit waktu melihat kemaluannya yang membesar. saya orang miskin dan tidak punya apa -apa. Sepintas aku melihat mata Mirna sudah berair. Lalu orang-orang itu per gi. Aku melirik ke arah dua temanku yang lain.processtext. Sepasang mata Mirna mulai memerah da n Andre sudah mulai mencari-cari rokok di sakunya. Eh . kalau Bapak punya anak perempuan. dan mengambilkan segelas air pu tih di meja. ingatlah an ak perempuan Bapak . saya ini belum bersuami. Sepasang matanya dari pertama kulihat sudah seperti selalu berair. Lalu membuka celananya . ingatlah istri Bapak.com/abclit. Tapi tidak ada yang menggubris. Maturnuwun. sedangkan Andre hanya menggigit-gigit sebatang rokok tanpa pernah menyalakannya. Tapi dia tetap mendekati saya. Saya menyebut nama Tuhan keras-keras supaya mereka eling bahwa ada Tuhan. Tiga hari saya tidak diberi makan dan tidak boleh ke kamar mandi. kemaluan bapak itu mengkeret. Sesampai di kamar. lalu mengencingi saya . saya ditelanjangi . Lagi-lagi. Aku tidak tahu apakah ia menangis atau tidak. Saya bilang: Pak. Ia menutup pintu kamar. di dekat leher. http://www.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ibu itu terdiam. Saya memohon berkali-kali.html Lalu saya diseret beberapa orang menuju ke sebuah kamar. Saya memohon ampun b erkali-kali. Ibu itu diam. tapi saya tetap ditelanjan gi . Mas .

itu untuk istriku! Kok tidak malu. rambut s aya itu panjang. Saya diberi pertanyaan yang sama. Kalau ditanya dan saya melihat mata yang bertanya.com/abclit. Lalu petugas-petugas yang ada di situ menyoraki sambil meneriaki dengan kata-kata yang tidak senonoh. padahal maksud saya menghormati orang yang bertanya. Ibu itu suaranya mengecil. kalau tidak say a lihat matanya. mereka itu. tapi katanya saya dianggap menentang. Tahanan-tahanan itu begitu saya datang langsung disuruh memeluk dan menciumi say a. Kalau tidak dijawab. Lalu .processtext. muka saya dipukuli pakai sepatu. Kalau saya j awab. Kami bertiga me nunggu. yang saya benar-bena r tidak tahu harus menjawab apa. Saya ini manusia. saya juga dipukuli pakai sepatu. Setelah itu para tahanan laki-laki itu disuruh membuka celana mereka. ke kantor polisi. http://www. hampir sampai lutut. saya juga dipukuli. Di kantor polisi itu. kok diperlakukan seperti itu. http://www. Ibu itu terdiam lagi. kok masih mau menghadiahkan rambut saya untuk istrinya .com/abclit. Yang tidak mau dipukuli.html Setiap hari saya disiksa. Setelah itu . polisi yang menggunting itu bilang: Tidak. Mirna memberi is yarat kepadaku untuk . saya juga dipukuli. saya disuruh masuk ke sebuah ruangan yang penuh dengan tahanan lakilaki. apa ya layak .processtext. Pernah juga saya dibawa keluar dari tempat itu. Tapi. saya juga dipukuli. Eh. saya minta rambut saya. Andre mengambil minuman di meja. semakin lirih penuh dengan tekanan. Waktu saya mau dibawa pulang ke p abrik tebu lagi. mengguntingi rambut saya. Mbak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Suatu kali. mem perlakukan saya seperti bukan manusia. Kedua tangannya semakin terlihat gemetar. Kami meminum minuman hangat yang telah dingin. Semua serba salah. Muka saya sampai bengkak-bengkak penuh darah. Dan itu semua dipotret cekrak-cekrek.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dengan segera Ibu itu mempersilakan kami untuk minum. Menyiksa perempuan yang tidak tahu apa salahnya. Lalu ada yang membawa gu nting terus kras-kres-kras-kres. Dulu.

Ibu itu bangkit lalu keluar. Di dalam ruangan lembap ini. cekrak-cekrek-cekrak-cekrek! Para tahanan itu juga menangis . semua petugas beramai-ramai memelintir puting payu dara saya. Andre membuang muka. dan itu dipotret. Tubuh Si Ibu terguncang. Mas. Sepintas yang sempat kudengar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. wajahnya yang putih segera memerah.processtext. tidak terdengar suara lalu lintas yang mende ru di luar sana. saya lan gsung menstruasi empat bulan tanpa pernah berhenti . Tiba-tiba seorang perempuan menyembulkan mukanya di pintu. Semua diam.com/abclit. Tidak ada suara apa pun sampai beberapa saat setelah S i Ibu mengucapkan kalimat itu. saya harus ke tempat kesripahan. isak Mirna pun lenyap. Saya mengulurkan gelas air minumnya. hanya terdengar isak Mirna yang tertahan. Petugas-petugas itu malah tertawa. Sebelum melakukan itu. Si Tamu memberi tahu bahwa ada tetangga mereka yang meninggal d unia. seperti apa itu. Ibu itu kembali diam. saya minta waktu untuk berdoa. Tidak ada suara cicak. Mbak. Kok ada yang dinista kan seperti ini . Dip otret. Gerimis turun di luar. http://www. Mbak. Saya in gin tahu. Ia minum dengan pela n. Selesai kejadian itu. Tintrim. Saya menjerit. teriak kesakitan dan tidak didengarkan. Ibu itu masuk sambil berkata. Sampai sekarang hanya satu yang saya tunggu. http://www. Sepasang mata ibu itu kembali melihat ke arah pintu dan berkata. Sepasang mata Mirna bobol. janji Tuhan tent ang keadilan. Ada te . Lalu menghirup napas agak panjang. Lalu saya menciumi kemaluan tahanan-tahanan itu satu per satu.com/abclit.html Gelas yang sudah kupegang hampir jatuh.Generated by ABC Amber LIT Converter. tangga yang meninggal dunia. Ruangan hening. Dan rupanya itu belum cukup . Sebelum saya memakai pakaian. Saya tidak apa-apa menunggu sampai hari pembalasan yang dilakukan oleh Tuhan. dan apa yang akan dilakukan Tuhan pada orang-orang itu .processtext.

Setiap pagi. Sel alu bercelana pendek kucel.com/abclit.html Hari masih gerimis. Usianya paling 12 tahunan. dan hanya bisa bertanya. http://www. Edisi 03/12/2006 Selalu. Kadang hanya merunduk jongkok memandangi trotoar. seperti menjolok sesuatu. saat dia mengibaskan kedua tangannya bagai menghalau sesuatu yang bet erbangan.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi Gustaf malas menghadapi puluhan pengemis yang pasti akan menyerbu begitu kaca mobilnya terbuka. ia selalu melihat bocah itu tengah bermain-main di kolong j alan layang. Dia tak banyak beda dengan para anak j alanan yang sepertinya dari hari ke hari makin banyak saja jumlahnya. Gustaf hanya melihat mulut bocah itu seperti berteriak dan tertawa-tawa.com/abclit. Berkoreng di lutut kirinya. seolah ada yang perlahan tumbuh dari celah conblock. Kadang Gustaf ingin menurunkan kaca mobil. Di dalam taksi. Gustaf tak tak bisa mendengarkan teriakan-teriakan bocah itu. kami bertiga menelepon ibu kami masing-masi ng.processtext. Karena kaca mobil yang selalu tertutup rapat. Ketika ibuku menyapa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rambutnya kusam kecoklatan karena panas matahari. Setiap Gustaf berangkat kerja dan terjebak rutin kemacetan perempatan jalan menjelang kantornya. Ibu ba ik-baik saja? Mata Mungil yang Menyimpan Dunia Post: 03/13/2006 Disimak: 288 kali Cerpen: Agus Noor Sumber: Kompas. http://www. agar ia bisa mendengar apa yang diteriakkan bocah itu. Kadang berloncatan. Maka Gustaf hanya memandangi bocah itu dari dalam mobilnya yang merayap pelan d alam kemacetan. aku bahkan tidak tahu harus berkata apa. Hanya saja Gustaf sering merasa a da yang berbeda dari .

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Memandang mata itu, Gustaf seperti menjenguk sebuah dunia yang menyegarkan. Hin gga ia merasa segala di sekeliling bocah itu perlahan-lahan berubah. Tiang listrik dan lampu j alan menjelma menjadi barisan pepohonan rindang. Tak ada keruwetan, karena jalanan telah menjadi sunga i dengan gemericik air di sela bebatuan hitam. Jembatan penyeberangan di atas sana menjelma titian bambu yang menghubungkan gedung-gedung yang telah berubah perbukitan hijau. Dari retakan tr otoar perlahan tumbuh bunga mawar, akar dedaunan hijau merambat melilit tiang lampu dan pagar p embatas jalan, kerakap tumbuh di dinding penyangga jalan tol. Gustaf terkejut ketika tiba-tiba ia melihat seekor bangau bertengger di atas kotak pos yang kini tampak seperti terbuat dari gula-gula. Ai r yang jernih dan bening mengalir perlahan, seakan-akan ada mata air yang muncul dari dalam selokan. Kica u burung terdengar dari pohon jambu berbuah lebat yang bagai dicangkok di tiang traffic light. Gustaf terpesona menyaksikan itu semua. Ia menurunkan kaca mobilnya, menghirup lembab angin yang berembus lembut dari pegunungan. Tapi pada saat itulah ia terkejut oleh bising p ekikan klakson mobil-mobil di belakangnya. Beberapa pengendara sepeda motor yang menyalip lewat trotoar melotot ke arahnya. Seorang polisi lalu lintas bergegas mendekatinya. Buru-buru Gustaf menghidupkan mobilnya dan melaju. Gustaf jadi selalu terkenang mata bocah itu. Ia tak pernah menyangka betapa di dunia ini ada mata yang begitu indah. Sejak k ecil Gustaf suka pada mata. Itu sebabnya ketika kanak-kanak ia menyukai boneka. Ia menyukai bermacam w arna dan bentuk mata boneka-boneka koleksinya. Ia suka menatapnya berlama-lama. Dan itu rupanya membuat Mama cemas waktu itu Mama takut ia akan jadi homoseks seperti Oom Ridwan, yang kata Mam a, sewaktu kanak-kanak juga menyukai boneka lantas segera membawanya ke psikolog. Berminggu-m inggu mengikuti terapi, ia selalu disuruh menggambar. Dan ia selalu menggambar mata. S ering ia menggambar mata yang bagai liang hitam. Sesekali ia menggambar bunga mawar tumbuh dari dala m mata itu; mata dengan sebilah pisau yang menancap; atau binatang-binatang yang berloncatan dari dalam mata berwarna hijau toska. Ia senang ketika Oma memuji gambar-gambarnya itu. Oma seperti bisa memahami apa yang ia rasakan. Ia ingat perkataan Oma, saat ia berusia tujuh tahun, Mata itu seperti jendela hat i. Kamu bisa menjenguk perasaan seseorang lewat matanya . Sejak itu Gustaf suka memandang mata setiap oran

g yang dijumpainya. Tapi Papa kerap menghardik, Tak sopan menatap mata orang seperti itu ! Papa menyuruhnya agar selalu menundukkan pandang bila berbicara dengan seseorang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Di mana-mana Gustaf hanya melihat mata yang keruh menanggung beban hidup. Mata yang penuh kemarahan. Mata yang berkilat licik. Mata yang tertutup jelaga kebencian. Karena itu, Gustaf jadi begitu terkesan dengan sepasang mata bocah itu. Rasanya, itulah mata paling indah yang pernah Gustaf tatap. Begitu bening begitu jernih. Mata yang mungil tapi bagai menyimpan dunia. Alangkah menyenangkan bila memiliki mata seperti itu. Mata itu membuat dunia ja di terlihat berbeda. Barangkali seperti mata burung seriwang yang bisa menangkap lebih banyak warna. Setiap kali terkenang mata itu, setiap kali itu pula Gustaf kian ingin memilikinya. Sembari menikmati secangkir cappucino di coffee shop sebuah mal, Gustaf memperh atikan mata orang-orang yang lalu lalang. Mungkin ia akan menemukan mata yang indah, seperti mata bocah itu. Tapi Gustaf tak menemukan mata seperti itu. Membuat Gustaf berpikir, bisa jadi mata b ocah itu memang satu-satunya mata paling indah di dunia. Dan ia makin ingin memiliki mata itu. A gar ia bisa memandang semua yang kini dilihatnya dengan berbeda . Gustaf kini bisa mengerti, kenapa bocah itu terlihat selalu berlarian riang karen a ia tengah berlarian mengejar capung yang hanya bisa dilihat matanya. Bocah itu sering berloncatan seba b itu tengah menjoloki buah jambu yang terlihat begitu segar di matanya. Mata bocah itu pasti lah melihat sekawanan burung gelatik terbang merendah bagai hendak hinggap kepalanya, hingga ia mengib as-kibaskan tangan menghalau agar burung-burung itu kembali terbang. Ketika berjongkok, pastilah bo cah itu sedang begitu senang memandangi seekor kumbang tanah yang muncul dari celah conblock. Semua it u hanya mungkin, karena mata mungil indah bocah itu bisa melihat dunia yang berbeda. Atau karena mata mungil itu memang menyimpan sebuah dunia. Tentulah menyenangkan bila punya mata seperti itu, batin Gustaf. Apa yang kini ia pandangi akan terlihat beda. Ice cream di tangan anak kecil itu mungkin akan meleleh menjadi madu. Pita gadis yang digandeng ibunya itu akan menjadi bunga lilly. Di lengkung selendang sutra yang dikenakan manequin di etalase itu akan terlihat kepompong mungil yang bergeletaran pelan ketika perlahan-lahan ret ak terbuka dan muncul seekor kupu-kupu. Seekor kepik bersayap merah berbintik hitam tampak merayap di atas meja. Eceng

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Betapa menyenangkan bila ia bisa menyaksikan itu semua karena ia memiliki mata bocah itu. Bila ia bisa memiliki mata itu, ia akan bisa melihat segalanya dengan berbeda sekaligus akan memiliki mata paling indah di dunia! Mungkin ia bisa menemui orang tua bocah itu baik-baik, menawarin ya segepok uang agar mereka mau mendonorkan mata bocah itu buatnya. Atau ia bisa saja merayu bocah it u dengan sekotak cokelat. Apa pun akan Gustaf lakukan agar ia bisa memiliki mata itu. Bila perlu ia menculiknya. Terlalu banyak anak jalanan berkeliaran, dan pastilah tak seorang pun yang peduli bila s alah satu dari mereka hilang. Gustaf tersenyum. Ia sering mendengar cerita soal operasi ganti mata. Ia tingga l datang ke Medical Eyes Centre untuk mengganti matanya dengan mata bocah itu! Gustaf hanya perlu menghilang sekitar dua bulan untuk menjalani operasi dan per awatan penggantian matanya. Ia ingin ketika ia muncul kembali, semuanya sudah tampak sempurna. Tent u lebih menyenangkan bila tak seorang pun tahu kalau aku baru saja ganti mata, pikirnya. Orang-orang pasti akan terpesona begitu memandangi matanya. Semua orang akan memujinya memiliki ma ta paling indah yang bagai menyimpan dunia. Pagi ketika Gustaf berangkat kerja dan terjebak rutin kemacetan perempatan jala n menjelang kantornya, ia melihat seorang bocah duduk bersimpuh di trotoar dengan tangan terjulur ke ar ah jalan. Kedua mata bocah itu kosong buta! Gustaf hanya memandangi bocah itu. Ia ingin membuka jende la, dan melemparkan recehan, tapi segera ia urungkan karena merasa percuma. Ia melangkah melewati lobby perkantoran dengan langkah penuh kegembiraan ketika melihat setiap orang memandang ke arahnya. Beberapa orang malah terlihat melotot tak percaya. G ustaf yakin mereka kagum pada sepasang matanya. Gustaf terkesima memandang sekelilingnya . Dengan gaya anggun Gustaf menuju lift. Begitu lift itu tertutup, seorang perempuan yang tadi gemetaran memandangi Gust af terlihat menghela napas, sambil berbicara kepada temannya.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ya. Persis mata iblis! Jakarta, 2006 Cucu Tukang Perang Post: 03/07/2006 Disimak: 199 kali Cerpen: Soeprijadi Tomodihardjo Sumber: Kompas, Edisi 03/05/2006 Setiap hari lelaki itu berbaring di ranjang, makan di ranjang, baca koran di ra njang, apa pun di ranjang. Setiap hari pula seorang perawat yang rajin datang memberi layanan kemanusiaan: menata kamarnya, menyeka tubuhnya, mengantar sarapan, meletakkan selembar koran. Di pengujung musim rontok itu ketika angin laut yang dingin berembus menembus t ingkap-tingkap jendela, datang perawat baru seorang pemuda yang ramah dan belum pernah dikenalnya . Pasti bukan sekadar basa-basi bila si pemuda mencoba tanya ini-itu tentang kesehatannya, asa l kota tempat tinggalnya, pekerjaannya, dan beberapa hal yang ingin diketahuinya sebagai peraw at baru di sanatorium kaum penderita cacat itu. Sambil tak lupa mengingat-ingat ajaran Zuster Kepala d alam kursus singkat beberapa waktu sebelumnya, ia ingin menjalin keakraban ketika memperkenalkan dir i, justru pada hari pertama masa dinas sipilnya. Seperti ia lakukan pada penghuni kamar-kamar lainny a, ia memberi salam, membuka percakapan dengan maksud merebut hati lelaki itu agar dirinya dihargai s ebagai perawat yang berwibawa dan tidak diremehken kecakapannya. Dengan takzimnya, ia menyapa, Selama t pagi, Meneer.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Si pemuda merasa kurang dihiraukan dan tak ingin diperlakukan begitu dingin pad a hari-hari berikutnya. Sekali Anda membiarkannya, seterusnya akan diremehkan, pesan Zuster Kepala kepada setiap perawat baru yang ditempatkan di bawah pengawasannya. Sejumlah pasien lain di ka mar-kamar lain yang ia layani di sanatorium itu selalu menyambut salamnya dengan santun, lalu b angun, dan segera bangkit untuk berbenah diri menjelang jam sarapan. Tetapi, tidak demikian halnya dengan lelaki itu. Dan ia teringat nasihat Zuster Kepala agar tak membiarkan pasien bermalas-malas. Nam un, tata tertib yang berlaku harus ditaatinya: ia tak diperbolehkan bersikap kasar, apalagi gusar, me skipun ada pasien yang rewel dan malas bangun pagi sebelum jam sarapan. Ia lantas coba mengajaknya berb icara sambil membenahi tempat sampah di pojok kamarnya. Musim rontok hampir berakhir Meneer, angin laut masih terus berembus dengan kenc ang, tetapi tiap pagi jendela mesti dibuka supaya udara di kamar menjadi segar. >1< Ya, jawab lelaki itu, masih saja tidur membujur dengan muka menghadap ke atap.

Si perawat muda merasa tak cukup puas dengan sikap lelaki itu lantas coba mende saknya, Pagi sekali saya sudah harus bangun, menggenjot sepeda dari rumah, empat kilometer jauhnya. Sampai di sini Anda masih enak-enakan meringkuk di bawah selimut. Ayo bangun, Meneer! Ya, mulut lelaki itu menyahut, tetapi tak sedikit pun membuka selimutnya.

Karena ruangan dalam kamar agak gelap lantaran gorden jendela belum dibuka, pem uda itu menyalakan lampu, menatap wajah si lelaki yang terlihat pucat di bawah sinar lampu kamar ya ng mendadak menyilaukan matanya. Sebenarnya ini bukan lapangan kerja yang cocok buat saya, Meneer. Tetapi, apa bo leh buat, saya terpaksa melakukannya, kata si pemuda. Ya, sahut lelaki itu singkat.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Hhmm, lelaki itu mulai beringsut dari balik selimut seakan-akan menaruh perhatian untuk menuruti perintahnya. Coba, Anda renungkan, kata perawatnya, ...perang dingin sudah berakhir, Pakta Wars awa sudah lama bubar dan kita hidup di zaman damai, tidak memerlukan rekrut serdadu baru. Lantas buat apa orang dipaksa menjalani wajib dinas militer? Cukup dilakukan oleh mereka yang su dah profi saja, bukan? >d 1< Mmmm, lelaki itu mengerinyutkan muka, mungkin tak senang mendengar obrolan s eorang anak muda yang merasa sok tahu dan lebih tahu daripada dirinya. Kendati bukan jawaban yang memuaskan, si pemuda terus saja mengobrol, lebih ban yak tentang kisah dan keluh kesahnya sendiri sambil menata meja untuk menyiapkan sarapan setelah m embenahi kamar lelaki itu. Delapan belas bulan saya harus melayani Anda di sini! Ini dinas sipil, gajinya k ecil Meneer, tetapi bagi saya lebih manusiawi daripada jadi tentara! Ya.... Nah, bayangkanlah, saya akan kehilangan satu setengah tahun. Saya terpaksa menun da studi saya di universitas! bual pemuda itu semata-mata bermaksud mengangkat derajat dirinya sen diri sebagai pemuda yang berpendidikan dan bukan perawat yang sembarangan. Yaaa.... Anda tahu sekarang, kenapa saya berada di sini, kerja kasar seperti ini. Sebabny a, saya menentang perang dan menolak dinas wajib militer karena keyakinan agama saya.

Dan ia mendapat kesan.. misalnya. perang masih juga terjadi sesudah Pakta Warsawa bubar. Ia agak kecewa mengapa Zuster Kepala tidak memberi informasi tentang diri lelaki yang satu ini.com/abclit. pikirnya. Itu lain dengan wajib dinas militer seperti yang saya maksudkan. Ya? Tetapi.. Suara lelaki itu terdengar datar. Perang memang mengerikan. Di Serbia. perang selalu berarti membunuh atau dibunuh. M embunuh lalat saja saya tidak tega. bukan? tu: sekitar empat puluh.processtext. http://www.html Ya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Mmmm. Meneer. terka si pemuda sambil menaksir usia lelaki i . tetapi ada kesulitan dalam h al bercakap-cakap. Kroasia. lelaki itu tidak tuna telinga seperti ia duga dan dengan jelas dapat menangkap pembicaraan orang. Tetapi. Tragisnya. Ya. Ia lantas mengira lelaki itu pernah mengalami stroke dan sekarang sedang dalam p roses penyembuhan. Anda pernah berdinas di mana.processtext. sebagai profesi. hanya seperti gumam dan tetap tidak tanggap p ada segala omongannya. Itu saya tidak bisa. d alam satuan apa. Jawaban yang meragukan tentu saja. Pemuda itu lantas benar-benar yakin lelaki itu belum mampu berbicara secara norm al setelah mengalami stroke sebelum dirawat di sanatorium. Irak.com/abclit.. Aku bisa terus mengobrol tanpa mengharapkan jawaban dari dia. Bosnia. Mmmm.Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya tak tahu.

Ya. bukan? Cukup sambil berbaring saja. kapan itu terjadi. desak . http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Si p erawat mendadak terkesiap ketika matanya menatap kedua tangan lelaki itu. Naluri kemanusiaan tiba-tiba memaksa si pemuda membatalkan sederet pertanyaan d alam hatinya: apa yang terjadi pada kedua telapak tangannya. ujarnya.processtext. Meneer! Lakukanlah mulai esok.com/abclit.html Anda tentu bisa melakukannya sendiri.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tidak terlalu sukar. Lelaki itu buru-bur u mengangkat selimut dan beringsut. Terima kasih. bangun! Saya harus menyeka tubuh Anda. lalu ditutup lagi bila udara dingin. Akhirnya berhasil juga perawat muda itu menyuruhnya bangun. Ia merasa diguncang pe rasaan iba yang menggetarkan dadanya. Ayo Meneer. lalu duduk dengan kaki ongkang-ongkang di pinggiran ranjang. Ya. Ya. di mana? Ia tahu b ekas-bekas jahitan itu telah menjawab sendiri: bukan pembawaan sejak lelaki itu dilahirkan. buka jendela setiap pagi demi keseh atan Anda sendiri.com/abclit. Kedua ujung lengan lelaki itu tampak bulat dan mengilat dengan goresan-goresan bekas jahitan .processtext. Tiap pagi jendela perlu dibuka supa ya ada pergantian udara di kamar Anda. Cukup beberapa menit saja. lantas mengganti seprai. si pemuda yang mulai kehilangan kesabaran. Belum pernah ia melihat seorang manusia tanpa telapak tang an.

Tetapi. bukan? Mmmm.processtext. Perang adalah cara paling gila dalam memecahkan perselisihan antarmanusia. Ya? Saya sendiri menentang perang.Generated by ABC Amber LIT Converter.. Ribuan orang yang tidak berdosa juga dibantai. Mereka adalah rakyat yang melarat tetapi berjiwa damai. Saya ingat gambar kuburan massal yang baru kemarin dulu dibongkar di Kosovo..com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Konon. . Kakek saya tukang perang Meneer sampai akhir hayatnya masih mengharap saya berangkat ke medan perang di Maluku Selatan. Suku Ambon sendiri adalah pemeluk agama yang kusuk. saya rada neuwsgierig sebenarnya. Mereka memerkosa wanita. Saya menentang perang Meneer. Bagaimana bisa manusia sekejam itu! Mmmm. Sering kali korbannya malah bekas kawan sekolah atau sesama tetangga. Mereka bahkan melakukannya di depan suami dan a nak-anak. http://www. di zaman dia dulu.. Meneer. Ya. tentara Ambon memang tu kang perang.processtext.. http://www.html Meneer. Meneer. apalagi melawan bangsa sendiri. Meneer. mereka berada di bawah perin tah penjajah... kakek saya lupa. Delapan ribu orang Bosnia dibantai t entara Serbia! Tetapi Anda tidak berada di front Bosnia. apakah Anda pernah berdinas di Bosnia? Ya.

tidak semua orang di negeri ini suka bicara tentang kekejaman. http://www. ia melangkah keluar dari kamar. dan mengganti seprai. T api lihatlah gambar kuburan massal yang dibongkar itu di halaman dua. Ia lantas jadi malas untuk mengajak lel aki itu berbicara berlama-lama. kamar demi kamar. http://www.html Mmm. Lelaki itu menatapnya sambil kembali menelentang di ranjang. Tentu saja perawat muda itu terkejut mendengar reaksi singkat dari mulut lelaki itu. dilihatnya kedua ujung lengan lelaki itu menjepit lempitan koran dan dengan cekatan memukul-mukul meja. Si perawat belum j uga merasa puas dengan sindiran yang ia lontarkan. Beberapa jompo lainnya mesti juga didatanginya satu demi satu. Ia si pemuda nyengir karena merasa d . Lantas menyerahkan nas ib warga Sebreniza kepada tukang-tukang jagal itu.com/abclit.com/abclit. Mereka kelewat percaya pada budi baik Karazic dan Mladic. Kebodohan yang keterlaluan di pihak pasuka n Belanda. Maafkan saya. Lihat ini lalat! kata lelaki itu.. Tidak terlalu sukar. ya.processtext. Tiba-tiba didengarnya suara pukula n-pukulan di meja. Saya sudah membunuhnya karena Anda tidak tega me lakukannya.. bukan? Cukup sambil berbaring saja. Cepat-cepat ia rampungkan menyeka tubuh lelaki itu. menukar piyamanya. seperti baru sadar. Oh! Saya tidak mengira Anda mampu melakukannya. katanya sambil meletakkan koran de Telegraaf terbitan hari itu di a tas ranjang. lelaki itu membiarkan dirinya membual terus tanpa dijawab de ngan serius kecuali dengan suara ahh yang berarti membantah.. Untuk itu ia sendiri tak punya cukup waktu. isindir. Dengan menenteng sekantong sampah dan nampan berisi cangkir dan piring kotor.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketika ia berpaling.processtext. bukan? Ahh. Delapan ribu orang Islam. Saya terkadang lupa. Meneer! Mere ka menjagalnya hanya karena perbedaan ras dan agama. Ia lantas bungkam.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

tetapi menggumam dalam hati. kerja sipil gajinya kecil. tetapi. Saya kehilangan dua tangan. tak semuanya berhasil dijinakkan. tolonglah Anda ambilkan sarapan saya..processtext.. Ya. Meneer? Perang mesti dilanjutkan! Hanya dengan perang kita bisa melawan kebiadaban. Siapa sebenarnya nama Anda? Patti Sahetapi Meneer. ujar lelaki itu. http://www. Panggil saja Patti. 7206 . Tetapi..html Ah. mulutnya diam. Tiap jengkal tan ah berisi ranjau.processtext. Tetapi. kata Anda. Anda kira Milosevic dan pengikutnya akan berhenti melakukan masaker tanpa dilawan dengan perang? Ya. http://www. Anda tak tahu apa yang terjadi di Sebreniza.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Nah. cucu tukang perang.com/abclit.com/abclit. bukan? Lebih manusiawi daripada jadi tentara. Dinas s ipil gajinya kecil! *** Paran. Apa? Anda bilang apa. Pemuda itu melangkah keluar. perang perlu d ilanjutkan.

duduk enam orang tamu pria d an satu perempuan menunggu panggilan. . tapi meyakinkan keganasannya. Cemburu pada tamu-tamu yang telah mendahuluinya menemui Wali Kota. Edisi 02/26/2006 Kapan ikan tidur dan istirahat? Tidak ada yang tahu. Ajudan setengah berlari membuka pintu. kata ajudan itu sambil tergopoh membuka Ketujuh orang yang duduk di hadapan Engku Nawar tadi ternyata satu rombongan ya ng melangkah dengan bergegas menuju ruang tamu utama Wali Kota.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rasa capai dan mengantuk sengaja diusirnya dengan paksa. ajud an yang lincah seperti arwana itu muncul lagi sambil tersenyum yang kelihatannya palsu. Engku Nawar menarik nafas pan jang. Sesekali melesat menyambar serangga yang mendekat di luar akuarium. Ikan itu terus saja berenang dalam akuarium kaca berukuran cukup besar. Pak Muis. S iripnya yang mengilap keperakan kadang-kadang memantulkan sinar lampu yang menyilaukan mata t amu-tamu yang terpesona melihatnya. http://www. Diikutinya langkah-langkah rombongan terakhir yang menghadap Wali Kota itu dengan rasa cemb uru dan sebal. dan sebal den gan perlakukan ajudan yang mirip arwana itu.com/abclit. Tamu-tamu yang menunggu giliran dipanggil ajudan untuk seg era menghadap Wali Kota di ruang penerimaan tamu di sebelah ruang duduk itu. Tak lama.Generated by ABC Amber LIT Converter. SH dan rombongan. pintu menuju ruang tamu utama. Tidak juga Wali Kota yang memelihara ikan arwana di dalam rumah dinasnya. dipersilakan. Jam dinding yang tiap seperempat jam bermusik nyaring untuk kesekian kalinya be rnyanyi menjelang tengah malam. Dengan bahasa kasarnya. http://www.processtext. ajudan itu tidak saja meny ebalkan. dan menutup kembali. Beberapa detik. dan tiap sebentar ia membangunkan cucu perempuannya yang berkali-kali tertidur sambil duduk di kursi tamu yang lebar itu.html Post: 02/27/2006 Disimak: 187 kali Cerpen: Harris Effendi Thahar Sumber: Kompas. seperti tak henti-hent inya terpesona menyaksikan gerakan akrobatik ikan cantik yang garang itu. Engku Nawar yang di atas tujuh puluh tahun itu hanya bisa menduga bahwa seperempat jam lagi pukul nol-nol. berputar-putar dengan gagahnya. terdengar bunyi bel dari ruang tamu sebe lah.processtext. Usaha ikan arwana itu kelihatan bodoh. masuk.com/abclit. tapi sangat kurang ajar terhadap orang tua seperti dirinya yang merasa bukan sembarang orang . Di kursi-kursi berhadap-hadapan dengan Engku Nawar.

.

habis itu saya pulang. Sebentar lagi selesai. yang dari tadi memegang map berisi surat-surat penting itu cepat-cepat mengisi formulir itu dan memberikan pena pada kakeknya untuk menandatanganinya. Lelaki tua itu merasa tak mampu lagi menulis. Semua mengisi formulir yang sa ma. barangkali lima menit. tuh. Baginya waktu terasa berjalan lambat. tamu-tamu rombongan dan perorangan s ilih berganti datang berkendaraan mobil. Ia merasa s esak duduk . ajudan sudah membawa formulir Bapak itu ke dalam.processtext. Sabar. Tadi sudah isi formulir bukan? N ah. Sarini. dan jalan kaki. alamat. Engku Nawar mencoba bersabar. keperluan. nanti saya sampaikan. motor. tapi cucunya.com/abclit. Lampu-lampu taman yang besar d an terang. Dari ruang tamu yang terbuka itu. Pak. Dari percakapan orang-orang.com/abclit. http://www. Ibu. Minum dulu. Silakan Pak. Engku Nawar terpesona dengan pemandangan yang menakjubkannya. terdengar seseorang ber kata: Pak Wali lagi makan malam dengan tamu-tamunya dari Jakarta. minuman datan g. Semua seperti bermandikan cahaya listrik yang melimpah ruah. yang sudah merasa haus. pohon dan tanaman hias serta halaman parkir di belakang yang luas.html Ajudan hanya mendengar dengan wajah datar sambil berkata: Isi formulir ini. Mendengar pernyataan itu. http://www. nama .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebentar lagi Bapak juga dipanggil. Tak lama.processtext. Engku Nawar berdiri dan mendekati orang yang bicara b arusan sambil berbisik. Boleh saya menemuinya sebentar saja. Saya cuma sebentar. Seseorang berpakaian seragam datang membawa sekardus air minum kemasan dalam ge las-gelas plastik. Seseorang berpakaian hansip mempersilakan tamu-tamu itu duduk di ruang sebelah rumah jaga di samping rumah gedung kediaman resmi Wali Kota itu. Ambil saja airnya di sini.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tunggu saja.

processtext. yang dikenal b erani. tak jauh dari Kampung Padangilalang. http://www. sebagian beras itu dipas ok untuk kebutuhan pasukan PRRI di kaki bukit. warung kincir itu dikepung dan ditembaki oleh Tentara Soekarno. meski sanga t berbahaya. komandan pasukan PRRI. Engku Nawar harus bermuka dua.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tak ada yang mau menjabat sebagai Wali Kampung karena posisinya terjepit di antara dua kekuatan yang sedang berperang. Akan tetapi.com/abclit. Engku Nawar. Kapten Tu lus dan Engku Nawar lolos dari kepungan melalui lubang sumbu roda air penggerak gilingan gabah . kedua lelaki itu . Dialah yang menjabat sebagai Wali Kampung yang dipercaya ole h TNI dan Tentara PRRI. ketika Engku Nawar dan Kapten Tulus menikmati kopi tubr uk di gudang gabah. Beras yang dihasilkan kincir itu biasanya diangkut ke kota dengan pedati yang ditarik oleh sapi benggala jantan yang kuat. antara pasukan TNI atau yang disebut dengan Tentara Soeka rno dan pasukan PRRI yang memberontak. Air sungai itulah yang memutar roda kincir penggiling gabah den gan tujuh balok tegak yang menjadi alu penumbuknya. dar i kejauhan. ketika Wali Kota ini terpilih dengan cara demokratis. Mau tidak mau.Generated by ABC Amber LIT Converter. tempat masya rakat mengurus surat-surat dan KTP. di bulan puasa. di situ ada pengkh ianat yang menyediakan diri untuk jadi mata-mata. En gku Nawar merasa sangat bahagia. Suatu malam bergerimis. Akan tetapi. Wali Kota baru itu adalah putra Kapten Tulus. Nyawa tantangannya. Lain halnya kalau malam telah larut. dan b eberapa orang anak buahnya sering menyusup ke warung kincir itu melalui sungai kecil yang mengalir dengan deras di belakang kincir. Bagian depan kincir penggilingan gabah itu berfungsi sebagai warung kopi dan se kaligus tempat tinggal Engku Nawar sekeluarga. Komandan patroli selalu berbincang-bincang dan saling bertukar informasi dengan Engku Nawar. Kalau pasukan TNI patroli ke perbatasan. Mereka selamat ke kaki bukit melalui sungai kecil yang berhulu di kaki bukit itu.processtext. Hal itu telah berlangsung sejak perang dimulai 15 Ap ril 1958. Tapi. Kantor Wali Kampung adalah warung itu juga. yakni milik Wali Kampung muda.com/abclit. http://www. di mana ada perang. Rahasia Engku Nawar akhirnya terbongkar j uga oleh pihak Tentara Soekarno. Pada masa itu.html Hampir dua tahun lalu. komandan pasukan P RRI di garis depan yang bermarkas di kaki bukit. Perjanjian rahasia antara Kapten Tulus dan Engku Nawar itu pada tahun per tama belum tercium oleh pihak Tentara Soekarno. biasanya mampir di warung kincir itu. Hanya ada sat u kincir penggilingan gabah di kampung itu. Kapten Tulus.

menyaksikan warung kincir itu terbakar. Istri dan dua anak Engku Nawar yang masi h balita ikut jadi abu. .

Engku Nawar berubah nasibnya sebagai pemilik warung di depan jalan m asuk ke TPA. Engku Nawar bangga campur terharu ketika Wali Kota mengumumkan hubungan dan per sahabatan almarhum Kapten Tulus dengan dirinya. Kapan Engku ada perlu dengan saya. Warung itu dikelola oleh anak perempuan satu-satunya dengan suaminya yang dulunya jadi sopir oplet..Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketika orang tua itu mengiyakan. Tanah itu tidak subur. Karena ekonomi mulai membaik itulah cucu Engku Nawar d apat menamatkan SMA dan melanjutkan ke kursus komputer di pusat kota. Satu-satunya warung di mulut jala n ke TPA milik Engku Nawar itu makin hari makin ramai.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tempat pembuangan akhir sampah kota. sej ak tanahnya yang di kaki bukit itu dijadikan TPA. juallah tanah kosong di kaki bukit itu kepada pemerintah kota. Tapi. Semua orang tahu.. Wali Kota bertepuk tangan dan mengumumkan kepa da stafnya: Orang tua ini adalah orangtua saya juga.processtext. Di mana ada bapak saya. Sopir-sopir truk sampah. http://www.com/abclit.processtext.html Beberapa bulan setelah menjadi Wali Kota putra Kapten Tulus itu. bisik Wal Sejak itu. Sebelumnya. ia hanya jadi pengrajin lidi daun kelapa untuk bahan sapu. kalau Engkau sayang sama almarhum bapak saya. para pemulung dan cal o-calo tanah. cucunya itu sudah dibelikan sepeda . i Kota sebelum meninggalkan gubuk Engku Nawar. Engku Nawar. di situ ada Engk u Nawar. datang saja ke rumah sehabis magrib. Ia bagaikan sepasang sejoli dengan ayah saya dulunya sewaktu masih menjadi tentara pemberontak PRRI. datang menjump ai Engku Nawar.. ia bisa hidup lebih baik. mampir minum kopi di warung itu. Bahkan.com/abclit. anakku? Untuk dijadikan TPA. lebih baik dijadikan uang untuk m odal Engku naik haji dan anak cucu. Untuk apa tanah buruk itu sama kamu Indober. http://www.

Engku Nawar belum juga dipersilakan menghadap. yang lain seperti protes. Sudah setahun lamanya Sarini tam at kursus komputer. Sarini tidak lulus. tanpa banyak senyum. itulah yang membuat Engku Nawar gelisah. tak satu pun kantor yang mau menerima lamarannya. Tapi. hampir tidak dapat layanan kalau masalah keluarga. Padahal. Keduanya sama-sama lincah. Orang-orang bilang. kecuali Engku Nawar. Tapi ia masih berharap. Kalau ke kant or. Pak Wali yang minta. mesti pakai uang jutaan. http://www. Engku Nawar sadar. Engku Nawar tidak percaya. dan selanjutnya. http://www. dan itu pernah dialaminya sewaktu menjadi ajudan . Tamu sebanyak itu. Sabar. ia masuk bersama puluhan tamu yang hendak bertem u Wali Kota dengan berbagai kepentingan itu. Bapak Engku Nawar. c ukup dapat tempat duduk di sofa yang empuk. sang ajudan mondar-mandir dengan sikap sigap dan te gas. Semua seperti diatur oleh ajudan yang berpak aian rapi itu sambil terus memegang kertas-kertas formulir yang telah diisi tamu-tamu. kata ajudan beram but cepak tadi. Orang-orang yang sabar menunggu lebih banyak mencurahkan perhatian pada ikan arwana di dalam akuarium. Engku Nawar ingin ben ar salah seorang keturunannya jadi pegawai pemerintah. Tamu-tamu itu pun disambut oleh pelayan yang menghidan gkan semangkuk teh panas untuk masing-masing tamu. Jam dinding bernyanyi untuk pukul sembilan malam. Ruang tamu di bagian tengah rumah dinas itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tiap sebentar ajudan itu keluar masuk ke ruang tamu depan. nomor dua. Engku Nawar mengira hanya dia saja yang dipanggil. Kalau saja ia tidak tua. ia akan mendapat giliran p ertama. nomor tiga. Itu pasti pandai-pandainya ajudan arwana itu. Engku Nawar tidak setuju. niat itu dite kannya.com/abclit. Di ruang yang terbatas itu.html Tapi.processtext. Ia mau mengadukan nasib cucunya itu kepada Wali Kota Indober Tulus. Kadang-kadang tergopoh-gopoh masuk menerobos pintu yang membatasi ruang itu dengan ruang tamu utama karena telepon itu penting dan dari orang penting untuk Wali Kota. ia akan menerobos masuk. besar sekali. setiap orang yang dipanggil dan diantar ke ruang tamu utama menghadap Wali Kota. kemudian pada ajudan itu. sesuai urutan mendaftar. Semula. Tiap kali ikut tes. Pak.com/abclit. Ini bukan kemauan saya. dengan tanda bel listrik. Dan. Buktinya? Nomor satu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebentar-sebentar menjawab telepo n. lebih baik menemuinya di rumah. dipersilakan menunggu di ruang tunggu dalam. tugas ajudan itu berat. Dengan sedikit lega. tapi tidak dinyatakan. Meski tidak dibantahnya. ternyata semua tamu yang telah terdaftar masuk ke ruang itu.processtext. Or ang-orang bilang.

. orangtua Wali Kota itu.Kapten Tulus.

Kalau Engku ada perlu. kursi sofa itu. perutnya terasa mulas hingga ia tak mampu menahan berak di celananya . Giliran Bapak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. 5 Januari 2006 ajudan menggoyang-goyang Engku Nawar yang tertidur di . Di perjalanan.. Maaf Engku. nanti kasi sama ajudan saya ini di kantor.. Saya hari ini banyak tamu. Pak.com/abclit. Wali Kota juga sudah kelihatan lelah dan bermata merah. meski matanya juga sudah merah. http://www. Angin malam menggigilkan Engku Nawar di atas sepeda moto r cucunya.html Pak.Generated by ABC Amber LIT Converter. Wali Kota dan ajudan arwana itu mengantar Engku Nawar yang berjalan tertatih-ta tih dibimbing cucunya ke depan pintu. Atau saya suruh antar pakai sopir? Tidak usah Pak Wali. tulis saja surat. su dah malam.com/abclit.processtext. http://www. Engku Nawar mengucek-ucek matanya. Gempa susulan? Ajudan tersenyum. Saya pulang dibonceng cucu saya ini.processtext. Menguap dan cepat tersadar.*** Rawamangun. Wali Kota telah berada di depannya. Sekarang pulanglah dulu. besok atau lusa lewat pukul dua.

Perempuan remaja ini.html Post: 02/23/2006 Disimak: 205 kali Cerpen: Ratna Indraswari Ibrahim Sumber: Kompas. Dita menghela nafasnya. ada banyak kasus yang haru s aku tuntaskan hari ini juga. tidak berbicara.com/abclit. Dia capek sekali. bisa curhat kepadaku. Gadis ini tidak bisa ngomong. pekerjaannya tidak semudah yang dia p ikirkan.processtext. Apa yang jadi masalahmu sayang? Perempuan muda itu. Ini pertemuan pertamanya dengan gadis itu. aku mendengar dari Mamamu. http://www. Untu ngnya. Dita merasa lega. apakah analisanya ben ar atau tidak? Dita kemudian memencet nomor HP suaminya dan mengirim SMS sangat singkat! Sori. Padahal. Hal ini akan memudahkan Dita untuk menganalisa dan membuat dia gnosis.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bram selalu bisa memberinya semangat saat dia merasa capek dan tidak paham. sekali lagi cuma diam. Tina. tidak ingin bicara! Dita yang mulai berbicara.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tidak ada yang sa lah dalam diri gadis ini. diam saja. Edisi 02/19/2006 Perempuan remaja ini sedang berdiri di muka Dita (sang psikiater). http://www. menurut dokter neurolog. Keterangan y ang dibaca oleh Dita. .com/abclit. Tina tidak mencana ngkan permusuhan terhadap dirinya.processtext. Kalau kau mau. siang ini aku tidak bisa makan siang bersamamu. Ada banyak kasus yang sangat pelik. sehingga penyelesaiannya tidak selalu bisa tuntas. kau tidak bisa bicar a atau tidak mampu berbicara.

apakah ini kasih sayang antara kakak dan adik? . bukan karena apa-apa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Masih menur ut wali muridnya kedua orangtua Tina kelihatan cukup memerhatikan anaknya itu! Sudah kuduga. keluar dari masalah ini. Mama. takut melihat kemarahan di mata Mama. yang sudah lama kau inginkan. hanyalah rasa kasih a ntara kakak dan adik. meneruskan tulisannya. Tina. Menjadi ahli bahasa yang sangat hebat di masa depan. Setelah bertemu beberapa kali. sebuah kasus yang menarik bukan? kata Bram menutup teleponnya. Tiga bulan yang lampau. Wali muridnya menyangka. Tina akan bisa menyelesa ikan S1 bahasa dengan baik. http://www. padahal aku sendiri setiap hari baca koran tidak pernah kulihat yang akan punah dari bahasa kita. ini sangat menyakitkan perasaanmu kan? Tap i solusi yang terbaik. aku melihat Mama d icium oleh Om (Adik Papa) dan Mama berkata kepadaku. dia tadi m embelikan boneka.Generated by ABC Amber LIT Converter. punya kemampuan berbahasa yang baik. Dita berkata sungguh-sungguh.processtext. Setelah pesta yang luar biasa itu. Sayang. aku tertidur dengan nyenyak! Aku terbangun dari tidur nyenyakku dan kulihat Mama mencium Om! Kukatakan kepadanya. Dita berhasil membujuk Tina menceritakan sesuatu lewat tulisan.html Aku menelepon wali kelasnya. Tulisan itu terbaca demikian.com/abclit. Aku mengangguk dengan cepat. sekalipun Tina bukan seorang gadis yang pandai bergaul. Waktu umurku baru menginjak tujuh tahun. orangtuaku merayakan ulang tahunku yang ke tujuh belas dengan sangat istimewa. kau harus percaya itu! Sekarang katakan terima kasih kepada Om. Ini bukan kejahatan. yang menyatakan selama ini Tina perempuan yang baik . aku seperti Cinderella yang tanpa kehilangan sepatu kaca (sekalipun ka dang-kadang kubayangkan enak juga kalau sepatuku ketinggalan dan ditemukan oleh seorang Pang eran). seperti yang kau pernah ceritakan kepada gurumu bahwa bahasa Indonesia bisa kehilangan akarnya. aku kepingin pipis.processtext.com/abclit. S ebuah analisis yang sangat luar biasa dari seorang pelajar SMA.

O ya. saya sejak lama ingin sekali bisa bicara lagi. apakah itu cinta. Dita tersenyum gelisah. Kau tahu kasus yang sangat klasik. kalau pusingmu semakin bertambah. dokter neurolog menganggap kau bisa mela kukan hal itu sebaik dulu. Tina menuliskan di atas kertas yang dibaca oleh Dita. karena tidak mungkin bisa diperbaiki lagi.processtext. Kamu pasti bisa.Generated by ABC Amber LIT Converter. apalagi Mamamu punya pergaulan yang luas dan kita tid ak tahu pasti apakah dia bahagia dalam perkawinannya. pasti tidak akan bisa mendefinisikan arti cinta itu. suamimu yang kakakku itu. Bram menyambar cepat. Dengarlah. k asus Tina sangat istimewa. ng tidak akan pernah sepaham denganku. Seandainya kau Mamaku. Ini masalah mereka. Dita menelepon. dia sepertinya menemukan kembali keingintahuannya yang lebar tentang m anusia. dan saya kepingin me nyanyi atau membaca puisi untuk anak-anak yang ditelantarkan oleh orangtuanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.com/abclit. di zaman ini akan sangat sulit mencari ibu yang seperti malaikat. perselingkuhan di antara orangtuanya. sekalipun Papa menurut kamu orang yang baik sek ali? Seharusnya yang kamu lakukan terapi agar bisa ngomong lagi dan jadilah perempuan muda yang bahagia dan penuh cita-cita.processtext. Buat Dita. karena saya yakin kamu tidak akan menghancurkan dirimu sendiri. Sehingga . aku tidak tahu. di seantero dunia ini . Dokter Dita. tapi kami saling menyayangi. Anak perempuanku mema Tina. Bram-nya. yang penting belajarlah dari masalah ini.html Dita memegang tangan Tina dan berkata. Kemudian setelah Tina pergi dari ruangan ini. tetaplah melakukan terapi bicara. http://www. Dita tertawa dan sebetulnya banyak kasus yang sedang ditanganinya. tulis Tina. Kita saling membutuhkan. katakan kepadaku ya . sayang. http://www.

terus aku ingin sekali bunuh diri. kurobek-robek. namun Eyang bilang. tanpa meng edipkan matanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. ini diary-mu yang boleh aku baca? Tentu saja aku akan merasa menjadi orang yang paling pinter sejagat kalau kamu mau percaya kepadaku dan mau ngomong lagi. Ini berarti sangat spesial. Papa dari anaknya . dokter Dita yang baik. setelah s ekian kali bertemu dengan adik iparnya itu. Jadi. dan uang jajan yang diselipkan agar kakak tidak tahu. juga pada pacarku. Yaa Tuhan. Sayang. Kemudian.html Generated by ABC Amber LIT Converter. malam itu ingin tidur di kamarku. kalau Eyang tidur di kamarku. ia tidak ingin membandingkan Bram dengan.com/abclit. Tapi kalau aku menceritakan hal yang sebenar-benarnya dari aib keluargaku.com/abclit. Aku merasa kalau bercerita hal itu lebih memalukan daripada aku ke pergok dalam keadaan telanjang di mukanya. Sungguh.processtext. yang sudah diulang-ulang beberapa kali. Sebab. Hari ini. setiap selesai t ulisan. aku tahu di dalam tubuhku ada sebuah keinda han. aku seperti sudah me nebarkan bau busuk.html Bram mendengarkan ceritanya. siapa bilang bujangan muda itu tidak cakep! Tina melihatnya. ada dongeng. apaka h dia tidak menyukai suaminya? Rasanya tidak! Dia tetap menghormati suami sebagai kepala kel uarga. . Mas Ledret telaten sekali lo kalau terapi orang. Bude. Pada suatu senja. ha-ha-ha-ha. Kecurangan ini kami nikmati dengan tertawa ber sama. yang menyayanginya. Barangkali perasaan sayang mereka muncul dari sini. http://www. Tina datang lagi. aku seperti anak pelacur di jalanan! Aku sudah merencanakan bunuh diri. Ketika dokter menganjurkan aku untuk menulis pengalamanku ini.processtext. sah abat-sahabatku. Aku merasa jijik kepada Mama dan Papa yang te lah melahirkan aku dan terkutuklah mereka karena tak bisa aku ceritakan ini kepada Eyang. Dita merasa nyaman ngobrol dengan Bram. kue kesukaanku. A ku dulu senang. http://www. Dear. sehingga mereka harus menutup hidungnya. aku akan bahagia kalau kamu mau terapi bicar a.

processtext. tanpa ren Dita menganggap omongan Bram benar sekali. Dokter Dita yang baik. cana dan pagar.com/abclit. pasti sangat bahagiaaaaaaa sekali. Rasa sayang itu. Hal ini dibicarakannya dengan Bram. http://www. Dita mencari orangorang yang mencintai Tina.com/abclit. Sore ini mereka merasa sangat bahagia. namun dia menulis untuk Dita (dia menulis di atas kertas tisu restoran in i). aku tiba-tiba merasa iri ter hadap anakmu. seperti rasa sayang di antara kita. http://www. Kau habis dapat undian kah? Dita masuk ke kamarnya dan merasa tidak perlu untuk menceritakan hal ini kepada suaminya.processtext. dan Bram berkata. Eyang. Orangtuanya. Tolong. seperti semua dokter.Generated by ABC Amber LIT Converter. untuk Tina? Dia sudah tidak bisa membatasi dirinya lagi. pada kasus-kasus lainnya.html Tina tersenyum dan Dita tahu ajakannya disambut dengan riang sekali. dia seharusnya cuma berempati kepada pasien . tolonglah aku. bahkan pacar Tina. Aku senang sekali Dokter mengajakku makan di sini. Wawan cara dilakukannya . sepertinya larut. sahabat-sahabatnya. bahkan kasus seorang laki-laki yang berkali-kali ingin bunuh diri. Menyimpan kebahagiaannya itu untuk diceritakan kepada Bram kalau besok mereka ma kan siang bersama. Oleh karena itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di restora n ini Tina tidak begitu lahap. netral. kebahagiaan itu membuat suaminya terceng ang. Dita memeluk Tina. Padah al. Tapi entahlah. Sesungguhnya. dia menanganinya seperti kebanyakan dokter yang lain. dan bisa jadi sangat dingin. ilmiah.

aku kepingin memilih seorang perempuan sederhana yang selalu menjaga kesuciannya agar aku ban gga menjadi anaknya. >diaC< . Dengan sekolah ke mancanegara. keterusan hingga lida hku jadi kelu dan telingaku tidak mendengar apa-apa lagi. aku tidak mempunyai kemampuan untuk bisa lebih baik dari kemarin. Padahal. http://www. aku suka sekali pada musik. DVD dan CD-ku yang berhamburan di kamar. tolonglah aku.processtext. karena aku benci perselingkuhan itu . Eyang kini menangis! Dia pasti lebih suka melihatku mati daripada tidak bisa ngo brol dengannya. Eyang mengantarku. Mama bilang. aku merasa sangat tersakiti.processtext. kal au kulihat koleksi kaset. tolong. http://www. sehingga menjadi musik yang baru. Tidak seorang pun yang menolong. Aku tidak merasa lagi cita-cita Mama mulia. Tapi terasa tidak adil. Dokter. dan aku benci! Sampai hari ini aku tidak akan pernah membayangkan diriku yang terkurung di men ara dan ditolong oleh seorang lelaki (kak Windy selalu membayangkan hal itu). rasanya sangat menyakitkan.com/abclit. orangtuaku bekerja keras karena ingin menyekola hkan aku dan Kak Windy ke mancanegara. kalau kukhayalkan hal itu. Tapi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Apakah tidak sebaiknya aku bunuh diri saja? Kare na setiap melihatku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebab. sebagai hukuman Mama memasukkan saya ke gudang. Eyang berharap banyak untuk kesembuhanku. kalian akan ter seleksi dari ribuan penganggur muda di negeri ini. sampai senja hari. Tapi. Dul u aku sangat rajin mengoleksi musik apa pun dan mencampurkan musik yang satu dengan musik yang lain . Padahal setiap aku latihan. Sebetulnya.html Tina menulis lagi. Dokter Dita yang baik. ketidakinginanku ngomong hanya untuk menyakiti Mama. Aku sudah mulai terapi bicara dengan mas Ledret. sampai Om membukakan pintu gudang itu. Apa yang saya pikirkan tentang masa kecil saya. Ket ika saya main ke rumah seorang teman. tiba-tiba laki-laki itu berubah seperti wajah Omku! Aku jijik! Aku pikir kalau aku boleh m emilih ibu.com/abclit.

http://www. Edisi 02/12/2006 Malam sebelum ia mengukir nisan. lalat-lalat yang beterbangan di sekitar sampah dan aroma busuk yang memualkan perut. Tan Kim Hok bermimpi bertemu dengan seorang le laki jangkung. k. ia tentu bukan Belanda totok. Dilihat dari warna kulitnya.processtext. 22 Januari 2006 Pengukir Nisan Post: 02/13/2006 Disimak: 252 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas. aku tidak pernah mencintai suamiku! kata Dita tela Tina melihat. Tapi bola matanya bir u tajam dan pakaiannya seperti orang Eropa umumnya.com/abclit. Lelaki itu meng ajaknya ke salah satu kanal. ia tudingkan jari telunjuknya ke arah tumpukan sa mpah dan lumpur menggunung. kecuali kakinya yang tak bersepatu. .html Kau tanyakan.*** Malang. tetap dalam diamnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Berhenti di tepi kanal.com/abclit. Sungguh.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. apakah aku tidak punya problem? Tentu saja aku punya.

Tan Kim Hok terbengong memandan g punggung laki-laki itu. menumbangkan orang-orang ke liang kubur. mencermati apakah sudah tepat ia mengukirkannya ataukah mas ih perlu dirubah. pikirnya. makin mempe rcepat langkahnya. meskipun ia ragu ap akah kematiannya karena air dan kanal-kanal sungai di Batavia atau oleh sebab lain. Ia mengikuti bayangan lelaki itu sampai hilang sebelum akhirnya tergeragap bangun. Leher panjangnya banyak dikagumi orang.html Tan Kim Hok tak mengerti apa maksud lelaki itu. menjadi anggota paduan suar a dan terkenal karena rendanya yang amat bagus dan halus. Belum pula pikiran menguasai dirinya. Dalam ketakjuban semacam itu. Cristus is mijn opstanding. Setelah sempat sepi pemesanan nisan sejak lima tahun lalu. berkepak-kepak lembut. Dipandangnya kini bakal nisan untuk perempuan saleh yang beberapa hari lalu tel ah mangkat itu. dan membaca sekali lagi. Ia yakin belum pernah sekalipun bertemu dengannya.com/abclit. seanggun penyandangnya. Barangkali suatu saat kau akan bangkit untuk menjelaskan sebab kematianmu. Kim Hok menyentuh ukiran huruf-huruf pada nisan itu.nyebut Batavia dengan julukan ane h. Seluruh B atavia mengenalnya karena setiap minggu ia rajin ke gereja.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Istri Tuan Gubernur sendiri kini menjadi korban berikutnya. miri p angsa putih berhiaskan kalung mutiara dari Banda. Udara terasa sejuk. Wabah penyakit menyerang seperti amukan setan. Beberapa bulan ini orang-orang mulai menyebut. sebuah nama cantik. semacam uap amis dari racun binatang mati atau upas tetumbuhan. dan seolah melihat dua sayap mengembang. Kanal-kanal dipenuhi lumpur dan sampah. Ia telah bersiap-siap seandainya ditanya kenapa ada gambar tengkorak dan . Het graf der Hollanders. Sebentar lagi Agustus akan benar-benar mengeringkan kanal-ka nal di Batavia.processtext. Tapi ajakan lelaki itu bagai tarikan magnet. Tuan Gubernur sampai-sampai membuat lok asi pemakaman tambahan di Nieuw Hollandsche Kerk dan Jassenskerk. tanpa pamit lelaki itu pergi. Kim Hok lupa ia sedang berdiri di tepian kanal penyebar penyakit yang telah makan ba nyak korban. hidungnya men cium aroma aneh. ia terbawa tanpa perlawanan sedikit pun. Joff Judit Barra Van Amsteldam. sekarang kembali ia menangguk untung besar. Dari tempatnya berdiri. http://www. menciptakan pemandangan dan aroma tak sedap. http://www. Sore hampir turun. menunggu pesuruh Gubernur jender al datang mengambil pesanannya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Nyony a.processtext. kuburan orang-orang Belanda. Ia duduk di depan rumahnya. Kesiur angin menampar mukanya.

tulang bersilang pada nisan. Bukankah dia sendiri yang mengabarkan ke seluruh Ba tavia bahwa istrinya meninggal akibat wabah penyakit yang diakibatkan oleh kanal-kanal yang biasa dil ewati istrinya ketika .

Berkat doa Nyonya di gereja. Suatu hari. Apakah Anda akan ke gereja di pagi cerah ini? Kaukah pembuat nisan tersohor itu? Belum tua benar seperti yang kubayangkan sebe lumnya. Jika tidak berbuat demik ian. Kebahagiaan untukmu Nyonya.satunya pembuat nis an yang paham ilmu Heraldik. kata Ban Sing Hwat. Mooi-mooi Belanda kesukaannya akan lebih menyibukkan dia .html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.html Lagipula Tuan Gubernur tak mungkin menanyakannya. Ia bertabik hormat padanya. ia bertemu dengan Nyonya Judith Barra. Sementara itu. Orang-orang di Batavia tahu benar keahliannya. Dialah satu. Apalagi setelah istrinya meninggal. setelah musim hujan panjang di Batavia yang membuat kanal-kanal mel uap. Keluar dari garis keluarganya yang kebanyakan menjadi tabib. Kini ia tidak sekadar mengikuti pakem Heraldik. Untuk menjelaskan harapan orang-orang mati dan memberikan petunjuk bagi anak cuc unya seperti apakah keturunan mereka di masa lalu. . dan para perempuan berpaha lembut serta berp ayudara besar. http://www. persiapan besar-besaran pertempuran ana k buahnya dengan Spanyol.com/abclit. opsir-opsir pengawal akan menendangnya ke air di bawah kanal. Ia akan berpikir perang dan perang. Pikiran lelaki tinggi besar d an berkumis tebal itu sedang terarah ke wilayah Celebes Utara. karena tersembul sedikit keingi nan dalam hatinya agar suatu saat orang ingin tahu sebab musabab kematian Nyonya Gubernur ini.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. misteri yang diberitahukan oleh lelaki aneh dalam mimpinya. Tak akan lagi dia peduli apakah nisan istrinya diberi gambar tengkorak kepala at aukah binatang simbol kesetiaan. lelaki kurus yang menga jarinya mengukir nisan.processtext. ia hidup dari kematian orang lain. Ia sadar kenapa Thian memberikan keahlian mengukir nisan.com/abclit.

Setelah Bata via diserang tentara Agung 16 tahun lalu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sayang wabah penyakit bergentayangan tak mengenal mata. Ia memang tak lagi dipenuhi pesanan sebanyak l ima tahun lalu. teman-t emannya diam-diam membangun kelenteng di luar kota.com/abclit. gumamnya sembari pergi. dan gambar binatang seperti merpati. babi.processtext.processtext. Tapi kau bisa mengukirkan kalimat-kalimat dari kitab suci dalam nisan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. topi baja. Pelaksanaan ibadah agama selain Kristen Calvinis di Kerajaan Batavia dilarang. Kebanyakan di antara mereka meminta ukiran sepasang senapan. Satu tahun lalu. Saya menyukai semua kitab suci. Seluruh Batavia ini tahu suaminya menerapkan pera turan aneh tentang peribadatan. Apakah ka u juga belajar Injil? tanyanya dengan senyum santun. Nyonya. .com/abclit. beberapa di antara mereka malah dimasuk kan ke dalam penjara dan meninggal terjangkit penyakit kolera. dipimpin Letnan Coa Sin Cu. Namun. Semuanya memberikan saya keda maian. Bangunannya dihancurkan dan ta nahnya disita. Ia tidak berkomentar apa-apa. http://www. ketika para pembesar VOC beramai-ramai memesan nisan berukir yang meninggal akib at perang ataupun sakit. anjing. Sepotong percakapan pendek di bulan April itu membuatnya terkesan. Kaum perempuan biasanya memin ta digambar burung merpati sebagai lambang kesetiaan. Tentu saja Nyonya. http://www. Orang-orang Cina dan pemeluk Islam dipersulit dalam beribadah. tak ada lagi masa-masa damai seperti sekarang. dan elang. ia pun bingung kenapa tak berhasrat menggambarkan sepasang merpati di nisan itu. paling tidak akan dihukum dengan menyita alat-alat peribadatannya. Saya pemeluk Tao.html Tidak. Bila sekarang ia tak menggambari nisan Nyonya Gubernur dengan sepasang burung m erpati. Tapi Injillah yang paling benar menyuarakan kebenaran. Ia mengangguk.

http://www. Apakah pesanan tuan Gubernur sudah jadi? tanya opsir itu tanpa memberikan salam t erlebih dahulu. Kesadaran baru merasuk ke alam pikirannya yang tengah mengembara ke mana-mana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Adapun gambar tengkorak itu.processtext. Namun. mohonlah kiranya Tuan pahami sebagai tanda perhatia n seluruh penduduk Batavia pada penyakit yang kini banyak menyerang. Dia meninggal karena penyakit dari kanal-kanal itu bukan? Opsir itu mengangguk-angguk.processtext. aku telah memberikan tanda-tanda lebih terhormat berupa hiasan monumen tal seperti inskripsi kesukaan Mevrouw. Benarkah Ny onya itu diracun? Ia tak melihat jelas tubuhnya sebelum dikuburkan. Opsir itu mend ekat dan mengamatinya dengan lagak seorang seniman. kenapa ia begi tu berhasrat menggambar simbol racun itu di nisan? Kepalanya berdenyut-denyut memikirkan kemu ngkinan buruk itu. Tuan Gubernur sendiri telah menyerahkan seluruh keputusan pembuatan nisan itu pa daku. Dari jauh ia melihat opsir Kompeni tergesa-gesa berjalan ke arahnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kini dipandangnya Kim Hok dengan saksama dan menye lidik. Harap Tuan mengerti.com/abclit. Ia mendekat d an menerangkan isi hatinya. hiasan perang layaknya kaum ksatria. Di tengah kelesuan dan lamunannya. Kenapa tak beri gambar binatang pada nisannya? Bukankah sudah menjadi kebiasaan perempuan bermartabat mendapatkan penghormatan dengan simbol merpati sebagai tanda kesetia an? Dan apakah ini? Kenapa kau beri gambar begini mengerikan? Kim Hok tergelak dalam hati melihat polah tingkah opsir muda itu. Apakah kau mencurigai perihal meninggalnya Mevrouw Gubernur? . Tuan. Inilah gambaran kaum berm artabat. http://www.com/abclit. Ia mengarahkan pandangan ke nisan yang disandarkan di dinding rumah.html Jesus is mijn opstanding. Kim Hok teringat kembali dengan mimpinya sem alam.

Tuan. Begitulah kami bangsa Belanda. Sayang Tuan. dirubung lalat-lalat hijau yang berbiak setiap musim kemarau. Selamat jalan. ah. adalah yang utama di antara perempuan Belanda. kata Kim Hok memuji. Aku harap Tuan Gubernur tidak akan murka. Bagaimana Tuan bisa berkata demikian? tanya Kim Hok ingin tahu. meninggal terlalu cepat. Ia mengelus bulu kuduknya. Tuan. Lain dengan kaum pribumi dan bangsa kuning macam kalian.com/abclit. Tuan. Sayang. menghiasi dinding. Tuan Carel terlalu lemah pada mooi-mooi cantik di Batavia ini. Saya tidak akan mengatakannya. http://www.html Dia seorang perempuan saleh dan baik hati. ia sangat menderita. dan mencintai seni dan kera jinan. Tuan. .html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Di antara sampah dan lumpur menggunung di salah satu kanal. Seorang anak lelak i Belanda yang pertama melihatnya berlari sambil menjerit-jerit seperti dikejar hantu. apa harus kubilang untuk Nyonya itu. aku tak ing in menghancurkan martabat Tuan Gubernur. Dan Mevrouw Gubernur. membayangkan apakah dar i punggungnya keluar sayap seperti kejadian dalam mimpi semalam.dinding rumah dengan lukisan-lukisan inda h. Akan kubawa pulang. gambar tengkorak dan dua tulang ini membuatku t akut. Tak lama kemudia n. seluruh penduduk sekitar permukiman itu geger oleh mayat yang dibuang di kanal tersebut. katanya sembari memanggul nisan itu ke arah kereta yang ia bawa. menyiapkan tempat tidur nyaman dan beraroma wangi. Bara ngkali itulah yang diinginkan Tuhan. Tidak. Dia terlalu menderita. Tan Kim Hok memandangi punggung lelaki itu sampai jauh. Meskipun tetap menunjukkan diri sebagai perempu an bermartabat. Aku seorang opsir biasa. Saya sering terheran-heran bagaimana mereka bisa membuat renda amat bagus. Mereka ditakdirkan menjadi kaum yang sangat bahagia. http://www. saleh. Kabarnya anak kecil tak boleh bermain di dalam rumah.processtext. Tidak ada perempuan yang paling baik selain Mevrouw-Mevrouw Be landa. gumam opsir itu seperti berbicara dengan dirinya sendi ri. Tentu saja. mengambil lebih cepat orang-orang baik dan saleh di dunia ini agar mereka tidak dikotori oleh banyak dosa.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. sebuah tubuh terong gok penuh luka. Sungguh.

ya. untuk menjelaskan kematiannya sendiri. Ia tak akan bangkit dari kuburnya. teka-teki pembunuhan itu tetap tak terjawab. Tan Kim Hok. kata salah seorang yang mengenalnya. Sayangnya. gumam o . kata pemilik warung itu. Mereka bertanya-tanya apa gerangan yang menyebabkan sang pengukir nisan meninggal. rang-orang ketika memungkasi teka-teki pembunuhan si pengukir nisan itu.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Dia si pengukir nisan. Tanya s aja kepada kepala desa. http://www. Banyak nama yang disebutkan. Lelaki tua ini. akhir Desember 2005 Lonceng Post: 02/06/2006 Disimak: 186 kali Cerpen: Wilson Nadeak Sumber: Kompas.*** Yogyakarta. Keluarga mana yang mau mengaku? Semua mata orang kampung memandang dengan curiga. apa yang dikehendakinya? Siapa dia sebenarnya? Hanya dengan sebuah koper kecil.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tidak kenal. tetapi orang-orang yang di warung geleng kepala. meng apa ia dibunuh dan oleh siapa ia dibunuh. nama-nama seseorang. http://www. ia m elenggang masuk desa dan mampir di warung menanyakan seseorang. Edisi 02/05/2006 Pulang dari rantau tanpa harta adalah semacam aib. Tanpa keluarga adalah hidup yang sia-sia. seorang perempuan usia kira-kira tiga puluh lima t ahun. Kabar kematian Kim Hok menjadi buah bibir kaum Batavia selama berminggu-minggu.processtext.processtext.com/abclit.

processtext. kata seseorang yang kemudian mereguk minu man yang berbuih dari gelasnya. kasih.com/abclit. dan nama tetangga yang pernah tinggal di dekat rumah mereka. . http://www. Betapapun. kebetulan baru saja pulang dari kota yang tidak jauh dari bukit itu. Hari masih siang ketika ia tiba di Desa Bukit. Lama ia bertutur tentang kampung dan peristiwa masa kecil yang pernah di alaminya.processtext. putih. Nah. Oh. saya toh tidak makan apa-apa. sambil mengunyah sesuatu. Itu baru namanya orang rantau! celetuk seorang anak muda. Kepala desa yang ditemuinya. Ba pak wajib dong mentraktir kita semua yang ada di sini. ya. Kepala desa lebih banyak mendengar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Lelaki tua itu membayarnya semua. bahwa ia dahulu lahir dan tinggal di desa ini.html Lho. Ia menyebutkan n ama-nama keluarganya. Usianya sekitar empat puluhan. jawab lelaki tua sambil merogoh kantongnya. Sebelum ia memberi komentar. http://www. ya. kata mereka sambil terus mereguk cairan berbuih. mampir di warung ini. terlalu lembut. kata lelaki tua itu sambil menoleh ke belakang Kalau Bapak dari desa ini. muncul di pintu. begitu nama desa yang terletak d i atas bukit itu. dari gelas. pulang dari rantau pula.com/abclit. Melangkah kembali ke warung itu. ladang dan rumah orangtuanya. seorang ibu de ngan kapur sirih di tangan. Berapa semua? Pemilik warung menyebut jumlah harga makanan dan minuman yang dimakan lima oran g yang duduk di warung itu. sekadar meyakinkan kepala desa bahwa dia memang orang sini. Lelaki tua memperkenalkan diri.Generated by ABC Amber LIT Converter. begitu dong. ia menyadari bahw a logatnya asing bagi penduduk desa ini. Meninggalkan desa ini ketika usia dua belas tahun dan baru sekali ini pulang kampung. Rupanya dari kamar sebelah ia mendengar Terima .

Namaku Barita. anaknya. Lalu. ya. ayahmu sering menyebut-nyebut namamu. ya.html Ibu saya..com/abclit. silih berganti dengan wajah lelaki tua. Ka ukah salah satu dari mereka itu? Coba sebut namamu sekali lagi. sampai kepada kematian yang menimpanya. sema kin larut dalam kisah masa lalu itu. Setelah menjual tanah kalian. Dan kau. Ibu yang sudah be rambut putih semua menatapnya dengan tajam. Ia memegang dahinya yang sudah mengerut.processtext. Banyak anak muda yang hilang jejaknya. kau mau apa Barita? Aku mau tinggal di desa ini. Menghabiskan masa tua. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kata ibu berambut putih itu. Kepala desa mengamati wajah ibunya. Ya. Aku ingat. http://www. kata kepala desa. Sauda ra-saudaramu yang lain menyusul mereka. . nama yang terekam da lam lubuk hatinya. Sebagian dari mereka yang kau ceritakan sudah berlalu. pendengaranku kurang baik. Kepala desa.processtext. Merantau ke seberang lautan. entah di mana kubur mereka.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada bayang-bayang air mata di pelupuk mata lelaki tua yang duduk di hadapannya. sebagian lagi sudah pergi ke rantau. Lelaki tua itu mengulurkan tangan dan menyebut nama kecilnya. jawab Barita. lelaki tua itu. bukan? Ya. pergi ent ah ke mana. adikmu. Masa su lit waktu itu. ada yang seorang lagi. Dari ceritamu. Ayahmu si anu. aku mengingat sesuatu. mencoba mengin gat-ingat masa lalu. Masa lalu. masa gerilya. Lama mereka tidak mendengar berita darimu.. Tutur nenek berambut putih itu meluncur begitu saja. Aku ingat. dan katanya. Hening sejenak. Ayah dan ibumu sudah tidak ada. seorang dari antaranya.com/abclit. aku ingat kau. Ya. jawabnya pelahan.

tidak seorang pun yang memedulikannya. Tidak satu wajah pun yang dikenalinya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Banyak cerita dari berbagai kota Pulau Jawa yang diceritakannya.com/abclit. tidak begitu jauh dari pondok le laki itu. Berdoa dalam kebaktian yang khusyuk.processtext. Barita sangat berterima kasih. Tak punya keluarga lagi. Pondok yang reyot itu bagian dari hi dupnya. ia kembal i ke sana. Sebuah rumah di hari tuakah? Tak lebih dari sebuah pondok yang reyot di tengah ladang itu. ladang peninggalan orangtuanya. Sendiri. Mereka ingin mendengarkan kisah-kisah dari seberan g. batu-batu berserakan di atasnya.html Sendiri. Dulu. Pak. tempat ibunya memasak. ia belakang se dang menuju tempat mereka yang sedang mendengar kisah dari kakek Barita. sedangkan kubur yang lain tak bernama. Sekali. Seorang lelaki diikuti lelaki lain. Tapi ia masih melihat perapian. anak. jawab Barita. Ada nisan bertuliskan nama ayahnya. Harus ada saksi. Se sudah itu.processtext. Tanahmu? Semua sudah berlalu.orang melihatny a sekilas. Tinggal aku saksi hidup. orang. orang-orang bertanya tentang dia. Sebuah gereja tua masih berdiri di atas bukit. Dan Barita. Aku akan menebusnya. Selain bukti bahwa Bapak ahli waris. ia rajin belajar nyanyi di sana. Biar ibu yang menjadi saksi.com/abclit. Minggu pertama. http://www. Ata s bantuan kepala desa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Hanya anak-anak SD yang suka mampir ke pondoknya yang reyot. senang bercerita. Kisa h-kisah menarik dari adat-istiadat suku bangsa yang hidup di Pulau Jawa. Itu yang penting. Masih ada orang yang berbaik hati kepadanya. http://www. nenek tua itu mengulangi dengan suara lemah. Sudut rumah bagian barat tempat d ia berbaring dahulu. . ia menebus sebidang tanah. Nak. Barangkali anak-anak itu mendengar dari orangtua mereka bahwa lelaki tua yang ba ru pulang dari rantau itu lama tinggal di seberang. kata kepala desa. Kalau berjumpa di jalan. Di situlah ia dilahirkan. kemudian berlalu tanpa membalas sapaan. Dan kini. Ia memerlukan waktu untuk membersihkan kuburan keluarga di batas ladang.anak terkejut melihat sebuah sedan parkir di samping gereja tua.

Ia melamar menjadi koster gereja. Syukurlah.com/abclit. dalam bah asa Jawa. Bari ta mengatakan tidak apa-apa. Kau cerita siapa aku? Tidak! Aku ingin lihat sendiri dan berjumpa denganmu. Pengur us gereja setuju . Menanam ubi kayu hanya sekali.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tanpa upah. Tidak merepotkan. kau ada di sini! Itulah kehidupan. tentang seorang lelaki tua yang pulang dari pe rantauan. Sesudah itu ia tumbuh sendiri. Ajaib. dan kini tinggal di sini. Hanya ada sebuah permohonannya. Kurang lebih setengah jam mereka berbincang-bincang di halaman rumah. sehingga anak-anak terbengong-bengong. tapi tidak lama kemudian mereka menerima lamaran itu. ingin menghidupkan kembali lonceng gere ja dan membunyikannya setiap jam.processtext. Kau baik-baik saja? Ya. dari pukul enam pagi sampai pukul enam petang. Cerita selintas dari kepala desa. ia mau menambah kegiatan dari waktu ke waktu.processtext.html Bagaimana kau tahu aku di sini? tanya Barita dalam bahasa Jawa. Penatua jemaat agak terkejut.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. http://www. Karena itu.

Sesampai di ger eja itu. Lazimnya . Kau menghitung? tanya sang ayah kepada anaknya.com/abclit. beberapa orang tua dan orang muda.Generated by ABC Amber LIT Converter. Hari ini kita memberangkatkan seorang prajurit pejuang bangsa. Upacara singkat diadakan di halaman. Tiga belas kali dan disusul dentangan kecil.processtext. Saudara-saudara sekalian.com/abclit. Ia ingin tahu apa yang terjadi. Beberapa orang pengurus gereja membuat peti dan memasukkan tubuh yang sudah kaku itu ke dalamnya. Akan saya bersihkan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tidak banyak orang yang menunggui jenazahnya di pondok yang reyot itu. Berapa kali? tanya aya hnya. http://www. Anak-anak banyak yang hadir. Upacara pemakaman akan segera dilakukan. ia melihat telah banyak juga orang berkerumun. Dan itu telah berjal an enam bulan. Satu kali berarti pukul satu. Ya. http://www. Prajurit yang te lah mempersembahkan seluruh jiwa raganya untuk nusa dan bangsa. Tiada. Almarhum Barita mengembuskan napas t erakhir kemarin. jawab anaknya. Anak itu berlari ke atas bukit. Bupati berbicara dengan penatua jemaat dan kemudian menceritakan riwayat almarhum Barita di depan khalayak. tampak ada beberapa bus yang berhenti dekat gereja. seorang anak yang suka mendengar cerita Barita. Dua belas kali berarti pukul dua belas. Mereka menggotong tubuh lelaki tua menuruni bukit dan menaikkan ke atas mobil terbuka. perawat memeriksa denyut jantungnya. gema di lem bah.processtext. sebelum upacara penguburan. Suatu hari. Mereka hendak menyantap makanan siang ketika mendengar siponga ng lonceng gereja. banyak orang yang menunggui. Mereka menghitung dentangan itu. Dan lonceng gereja di bukit berdentang setiap jam. bersama ayahnya dud uk di dangau di kebun. di lembah. tetapi mereka mengatakan bahwa mereka tidak bisa hadir hari ini. Tiba di rumah sakit.html Tidak apa-apa. yang memantul dengan jelas. Setiap pukulan menunjuk kepa da jam. Pak Barita tidak mau ikut anaknya ke Amerika karena ia telah berjuang untuk nega ra ini dan ingin mati di . Telah kutelepon anaknya di Amerika. Sebelum jenazah diusung ke pekuburan keluarga. Orang-orang terkejut ketika bupati ber jalan di depan diikuti sepasukan tentara yang membawa sebuah potret berbingkai. Berpuluh-puluh orang berpakaian seragam kantor dan satu pasukan te ntara dengan sikap militer berbaris menuju pondok reyot itu.

html Sauara-saudara. Bandung.. ia menitipkan surat-surat penghargaan pemerintah yang diberikan kepadanya. Ia m enampik dimakamkan di makam pahlawan. http://www.processtext. Kolonel Barita. Tembakan penghormatan terakhir berg ema di udara dari laras senjata prajurit. 31 Oktober 2005 Dendang Perempuan Pendendam Post: 01/23/2006 Disimak: 234 kali . dengan peluru di dada.saudara. Ia amat mengasihi desa ini. saudara. http://www. Ia mendekatkan wajah ke peti dan kemudi an undur ketika prajurit membungkus peti itu dengan bendera. Ia pensiun dari kemiliteran dengan pang kat kolonel. Dalam sebuah pertempuran. Ia kembali sehat. Beberapa waktu yang lalu. di makam keluarga.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan hari ini.com/abclit.. Kalian harus berbahagia karena seorang pejuang lahir dari desa ini.com/abclit. Ia komandanku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bupati menghapus air mata dari pipinya. Dokter mengatakan bahwa peluru itu tidak dapat dikeluarkan tanpa membah ayakan nyawanya. sebutir pelur u bersarang di dadanya... suara tembakan itu bergema kembali di lembah. Seorang komandan yan g tidak pernah gentar dan selalu berada di garis depan. rakyatku di Desa Bukit. terima kasih atas perjuanganmu. kita akan makamkan dia sesuai dengan permintaannya.processtext. walaupun ia berjuang di palagan Ambarawa dan sekitarnya. Angin malam yang dingin menyentuh nisan almarhum Kolonel Barita.

Para pelayat menye linap ke ruang tengah. dilantunkan ke kuping Pakde yang meregang dikepung maut.com/abclit. Pakde Suto telah mencaplok sawah Ibu ku dua kali seratus meter bujur sangkar dalam masa hampir empat puluh tahun. meskipun dia masih punya hubungan darah d engan kami. aku ingin melihat jasad Pakde Suto tak bisa dimasuk kan ke dalam keranda. untuk mengobati kepedihan hatiku. kematian suaminya. Juga di dalam hatinya sendiri. Gusti . sudah sejak lama aku menunggu kematiannya. Dia selalu berusaha menenteramkan perasaan kehilangan yang bergejolak di dalam hati anak-anaknya. dengan menggeser pematang secara licik. dengan liciknya Pakde membiarkan lumpur yang dia lemparkan ke atas pemata ng melimpah ke sawah Ibu. http://www. Kemudian isak tangis ya ng mengalun dari mereka yang tak kuasa menampik kematian. aku ingin menyaksikan kutuk terhadap dia yang merampas tanah keluarga kami yang tak berayah. diiringi sedu-sedan. Ketika aku berusia belasan. Dan. tempat jasad Pakde terkapar. seperti tak pernah terjadi. di pemakaman. masih saja dianggap sebagai kenis cayaan. limpahan lumpur itu lantas mengering. yang sejak subuh menyayat-nyayatkan isyarat kemalangan. karena keterlibatan Ayah dalam pematokan tanah para tuan tanah dengan berlindung di bal ik undang-undang pokok agraria yang berlaku ketika itu. Ibu tak mau mengadukan penjarahan itu dalam rapat desa. Namun. Emprit ganthil.com/abclit. Membuat malam membeku sendiri. Juga tak pernah mau men gungkit-ungkitnya dalam percakapan di rumah.processtext. Di jalan terdengar langkah yang tergo poh menuju rumah kematian. Raung kematian kemudian menggunung dari rumah Pakde. Saat menyiangi sawah. Kudengar suara seperti daun yang gemersik di pekarangan. Dendamku takkan pernah kehilangan isi. Ayah kami.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mengucaplah Suto ! kata-kata itu diulang be rkali-kali. Oh.processtext. dan dengan begitu menggeser pematang. sudah terbang meninggalkan bubungan rumah Pakde Suto. karena dia tahu. . Kejahatan itu berlangsung sangat perlahan. Edisi 01/22/2006 Laksana gagak lapar.Generated by ABC Amber LIT Converter. p ematang sawah tak pernah lupa mencatat kelakuan busuknya itu. Namun. Diganggang matahari. Empat puluh tahun! Dia menelan kekayaan Ibu satu-satunya separtikel lumpur demi separtikel lumpur. http://www. Dia adik Ayah kami semua.html Sumber: Kompas. Gerimis menyudahi dirinya. Peti matinya beberapa kali harus dibongkar-pasang karena kurang panjang . Dia memilih diam untuk m enghindari pertikaian. Kentongan titir di persimpangan jalan ditalu satu-satu.

.

Suatu malam. maka kami memercayai kabar burung itu. Dia selamat dari maut setelah menceritakan bahwa dari rumahnya Ayah berangkat ke Semarang. dan manakala dadanya belum tegak benar. betapa pedih melihat Ayah dengan tangan terikat ke belakang.com/abclit. Tentara. Dengan cara yang sangat menghinakan. tapi karena Ayah tak pernah kami lihat lagi.processtext. tentara menggedor rumah Pakde Samin.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pakde Suto mendatangi rumah adiknya itu dan mengancam. setelah Ayah berangka t entah ke mana. dan dia di gelandang ke dalam jip. Paginya. Berminggu-minggu kemudian. http://www. (Oh. 1965. sambil menggendong a dikku yang terkecil. yang tanahnya dipatok dan dibagi-bagikan Ayah kepada petani tak bert anah.html Takkan terkikis dari ingatanku. Ibu. berjualan k acang tanah di salah satu pasar di kota itu. dan kepala Ayah. koé akan kubunuh! Siangnya. Barangsiapa yang berani menyimpan orang macam ini. Begitu dia dibentak supaya duduk kembali. dua jip tentara dat ang membawa ketakutan yang mencekam. Di markas tentara dia disiksa hingga beberapa kali tak sadarkan diri. sampailah berita yang tak bisa dipastikan kebenarann ya.processtext. Di bawah todongan pistol . http://www. Ayah diperintahkan bersujud. dan penu h ketakutan. mata tertutup. dengan diiringi gerombolan pemuda. tiada terhitung berapa kali menggeledah rumah kami seraya membentak dan mengancam Ibu. Kalau koé lain kali berani m enyimpan Paijan. tak kuasa melihat orang yang kami cintai diperlakukan sebagai seorang yang bejat. Di akhir tahun kekacauan. seorang pemuda melayangkan sebilah parang panjang ke tengkuknya. Tuhan aku takkan bisa memberikan ampun kepada mereka yang terli bat dalam pembantaian tiada tara dosanya itu!) kepala Ayah terpelanting ke bawah. dituduhk an tentara sebagai lubang penguburan manusia. Ayah d igiring ke atas jembatan yang menghubungkan kedua tebing Bengawan Solo.com/abclit. Kesembilan penghuni rumah dipaksa keluar. Ah. Penampungan kotoran yang baru dibuat Ayah. dan orang sedesa diperingatkan tentara yang mengacungkan pistol.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Selang beberapa hari kemudian. dan deng an cepat tubuhnya . Ayah tinggal berpindah-pindah. Ayah dipertontonkan di depan rumah Pakde Sa min. hanya merunduk menatap kerikil-kerikil kecil di p ekarangan. turun dari jip. mati! Ayah diarak ke rumah kami. mencari kekuatan di situ. menghindar dari kejaran benggolan-benggolan yang dikirimkan kaum tuan tanah. kebingungan. mata tertutup. dan kami anak.anak yang lain. mereka mendorongkan Ayah yan g matanya tertutup kain merah. Ayah menginap di rumah Pakde Samin. Konon.

kami anak-anak. supaya tak ada o rang desa yang . Ah. pantaskah sebuah perad aban memberikan ajal serupa itu kepada Ayah kami?! Ibu.ditendang menyusul kepalanya yang lebih dulu mencebur . sembunyi-sembunyi membeli bunga ke pasar.

Tak punya kuburan. bertubi-tubi ditancapkan ke tanah. buk ankah dia juga ingin berziarah. diperlebar. http://www. Katany a. karena dia terpaksa pergi meninggalkanku. suamiku berjalan dengan teguh di sampingku. Bagian kaki dari liang lahat itu sekara ng dapat giliran digali. Walaupun tidak dikatakannya. makam yang mempersatukan manakala o rang memaknai agama untuk memecah belah.com/abclit. ada semacam nista yang aka n selalu melekat. ketika kami menuruni tebing. http://www. Turunkan dulu. Sesuatu. beberapa kali dia tertegun. dan. Tanpa itu. Suara-suara itu kemudian semakin nyata. Angin yang menerabas gerimis membisikkan ke kupingku tentang awal dari keributa n di antara penggali liang kubur. katanya. ke makam Ayahku. Begitulah.processtext. maka pada saat ja sad Pakde Suto diberangkatkan ke pemakaman pun. Suamiku menjawab dengan kata-kata bersayap. dia taburkan bunga ke permukaan bengawan. Sepulangnya dari ziarah di pulau seberang itu.com/abclit. dua ratus meter ke arah bengawan. Peti matinya diusung menuju pemakaman. itulah akhir perkawinan kami. aku tahu nisan bagi s uku bangsanya adalah tanda bagi pokok kehidupan satu keturunan. tak punya nisan.html Tak pernah kubayangkan ziarah akan mencambuk hidupku. M engikuti aku. Dia terpesona menyaksikan kuburan di pinggir desa itu. Diperparah lagi dengan kenyataan bahwa setelah perkawinan kami yang memasuki tah un kelima. Bukannya tak kuberitahukan kepadanya bahwa Ayahku mati terbunuh pada tahun yang membingungkan. Ketika tiba di jembatan tempat Ayah dipancung. kami pula ng. membukakan gerbang petala bumi bagi sesosok jasad yang sedan . Oh Tuhan. d i mana salib dan nisan berbaur. Letakkan di t anah. Setelah itu. yang katanya. menghampiri bengawan. Sama seperti ketika menjemput maut.processtext. Gali lagi tanah di sebelah kepala Pacul. tidak bakal ditemukan di Aceh sana. meminta berkah. maka lengkaplah alasan suamiku untuk dengan baik-baik meminta maaf. Dituntunnya aku berziarah ke makam orangtuanya . Setelah menikah. Coba angkat! L etakkan! Cukup ? kaki-kaki berkecipak di tanah liat. Dia kuajak menemui Ibuku di desa. mengharukan. dia mendesak. Dia. sepantasnyalah nisan Ayahku berada di tengah pemakaman itu. linggis. dengan tangan gemetar. gerimis mendesah dari langit. Sebelum menuju bengawan. Cuma. kami terl ebih dulu berziarah ke makam kakek-nenekku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. menakutkan. dan aku belum hamil juga. suamiku mengajak aku ke kampung kelahirannya di Sumatera. Pukul dua siang sekarang.Generated by ABC Amber LIT Converter. takkan pe rnah menyesal memperistri aku bagaimana hina pun Ayahku menemukan ajal. mengapa aku tak pernah bertanya.

dan peti mati tetap saja tak bisa diturunkan. maka mendengunglah . Kedua sisi. dari mana mayat akan diluncurkan. Setelah berkali-kali liang itu diperbesar.g menelan sumpah. diperlebar nganga nya. juga dicangkuli.

http://www. Aku membalik.processtext. kami minta maaf kepadamu. Kalau kau maafkan.com/abclit. mengiba-iba. beku. Dari celah dinding tepas. orang sedesa akan tahu siapa kita. Ampun . kudeng ar lenguh nafas lega serta gemuruh gumpalan tanah menghujani peti mati yang sudah tertidur di dasar k ubur. kusemburkan ludahku ke mulutnya. mereka berbicara dengan keras ke arah sekeliling. Ka mi pasrah. terutama mereka yang menggal i berlumur tanah. Beberapa saat kemudian. tapi tak bisa juga. Dua orang pengantar jenazah melepaskan diri dari kebingungan dan kecemasan yang mengerubung di mulut liang lahat. Jeng. Ampunilah. sarat di wajah para pengantar. Mereka bergegas ke perempatan jalan desa. terpaksa mendobrak adat kebiasaan. Orang-orang menunggumu di pekuburan .html Sudah berapa kali kami menggali. dan dengan sebal. menguak membukakan jalan untukku. Aku maju dengan dada tegak. juga panik.com/abclit. seperti berbisik. Dengan kepal a tertunduk. Dengan jijik kucabik kafan p enutup muka Pakde Suto. Seperti mengutuk di ri sendiri. Gusti ! Ingin berapa kali lag i Gusti? Ampun Bingung. mendeka ti peti mati. atas nama jenazah dan keluarganya. diiringi isak-tangis. Itu diucapkan . Laki-laki yang memonopoli kehormatan tunggal dalam mengantar jenazah. sudilah kiranya memaafkan. cuih . katanya menunduk. Kuhela nafas. bujuk Ibu lunglai di bendul pintu kamarku. meninggalkan jejak di tanah basah. kulihat sekelompok perempuan merapat ke rumah. biar Gusti mau menerimanya. http://www. Barangsiapa yang pernah dirugika n Pakde Suto.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kata-k ata Ibu itu membuatku melangkah menyibak gerimis.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku tahu dia ingin aku yang datang ke tengah kerumunan orang yang kebi ngungan untuk membukakan pintu maaf buat mayat seorang musuh yang masih sedarah dengan Ayah. Kudengar kata-kata permohonan yang mereka ucapkan den gan nada begitu rendah. Kau yang jadi kunci. Ibu keluar menemui mereka di beranda.processtext. Kain kafan kub ebat kembali menutup wajahnya yang pucat kehitaman. beberapa orang dari keruman manusia yang kupapasi. meminta pengusung jenazah membukakan tutup keranda. perempuan-perempuan itu kemudian menarik diri. Las .

ia tidak menjelaskan men gapa ia . kira-kira delapan puluh kilometer. Tidak pernah ia berkata-kata kalau tidak karena orang memulainya mengajak bicara atau bertanya. Kitab suci Al Quran atau bahkan kehidupan akhirat yang ia percayai adanya. yaitu dari Desa Labuhan Jambu. Namun. tetapi tidak bisa menjelaskan rukun iman dan rukun Islam umpamanya. Patek dikenal sebagai seorang gila. Jali. hampir tidak pernah ketinggalan shalat lima waktu berjamaah. misalnya mengenai kepercayaan atau imannya.processtext. seorang idiot. Tapi Patek. Walaupun ia menyadari dirinya seoran g Muslim. Agaknya ia tidak bisa menjawab pertanyaan orang mengenai hal -hal yang sulit.processtext. tidak mengandung arti apa pun. Asal-usul Patek juga tidak banyak diketahui.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Ia tidak pernah menjelaskan kepada orang lain siapa keluarganya. padahal ia tahu dan percaya pada nabi.com/abclit. sejak ia ditugaskan memimpin base-camp proyek budida ya ikan kerapu dengan sistem keramba milik PT Solar Sahara Mina atau sering disebut SSM yang be rkantor pusat di Jakarta. Namanya pun aneh. panggilan akrab Gazali. http://www. sebuah permukiman nelayan di Kabupaten Dompu. Sebagian warga yang lain menganggapnya orang yang terbelakang mentalnya. Edisi 01/15/2006 Patek dan Jali adalah dua orang yang bersahabat dalam pola hubungan yang mungki n bisa dianggap aneh. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas.html Si Gila dari Dusun nCuni Post: 01/16/2006 Disimak: 241 kali Cerpen: M. karena perilakunya yang aneh. Itu pun ia tidak banyak omong. Ia selalu menundukkan kepala. mulai tinggal di Dusun nCuni. Paling tidak Patek dianggap sebagai seorang yang penuh misteri. ada juga sebagian kecil orang yang menganggapnya pula sebagai semacam orang suci karena ia sangat rajin beribadah. di masjid yang berb eda-beda.com/abclit. Hanya saja ia meng atakan dari mana ia sebenarnya berasal sebelum pindah ke Dusun nCuni. Namun sebaliknya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Berbeda dengan Jali yang dikenal sebagai manajer perusahaan. sebelah barat Desa Kwangko. Ia dianggap gila karena sangat pendiam dan tidak bergaul dengan orang dan tidak banyak celoteh. seorang warga dusun di tepi pantai Teluk Dompu itu sudah le bih lama menjadi warga dusun yang dikenal banyak orang. Jika bicara. Desa Kwangko. dengan wirid yang lama. ia tidak menatap wajah orang yang mengajaknya b erbicara.

Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia sebenarnya baru ditinggal mati kedua orangtuanya ketika me njelang dewasa. tetapi dekat dengan sebuah m asjid kecil. Rum ah warisan orangtuanya dijualnya dan dibelikan sebidang tanah di nCuni yang didirikannya ba ngunan baru.processtext. Penghasilannya dari memungut sampah cukup untuk menghidupi dirinya seora . Perilaku itu menurut Jali bisa mengganggu kegi atan ekonomi desa. Tak ada orang kampung yang punya pengalaman dimintai uang . Untuk membersihkan masjid itu. laki-laki dan perempuan berc ampur. T eluk itu begitu tenang karena hampir tak ada gelombang. Tekanan ceramahn ya adalah soal-soal akhlak dan muamalat. Patek tentu saja bukan orang kaya. surau yang sebenarnya cukup luas itu banyak dikunjungi orang. baik karyaw an maupun orang kampung.com/abclit. http://www. Kebersihan surau itu.processtext. Ia hanya belajar meng aji saja dari seorang ustadz di kampung. dan selalu dihantui kenangan kepada kedua orangtuanya. barangkali lebih tepat disebut surau. yang didirikan oleh Jali sebagai pimpinan base-camp. ia tak mau dibayar.html Boleh dibilang. walaupun terbuka tak berdind ing. bahkan dapat disebut oran g miskin. Mungkin karena sedihnya. sebagaimana di Laut Hindia. namun sulit meninggalkan ke biasaan berjudi dan minum minuman keras buatan lokal. Tapi ia pantang meminta-minta. adalah berkat peranan Patek.com/abclit. Bahkan ia tidak mau menerima uang zakat karena ia merasa bukan fakir miskin dan masih sanggup be kerja mencari nafkah. tanpa hijab. tempat orang mengambil air wu du. Walaupun kecil. Hanya riak air keci l ditiup angin. Mereka itu walaupun menjalankan shalat dan pergi ke masjid. Jali adalah seorang profesional pimpinan perusahaan yang sangat berkepentingan dengan masalah-masalah perilaku mencari nafkah di sebuah kampung nelayan. Kadang kala Jali ikut memberi ceramah berdasar pengetahuan agama yang ia miliki. walaupun Jali pernah memaksa Patek untuk menerima uang jasa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di samping surau itu ada beberapa ledeng. ia tidak pernah menginjak bangku sekolah. tak ragu lagi. Masjid atau surau itu tampak bersih. http://www. yang rajin me mbersihkan masjid. Gubuknya itu agak terpisah dari perumahan penduduk. Tapi surau itu cukup makmur karena sering dipakai untuk pengajian. maklum. Yang memberi pengajian di surau itu adalah ustadz-ustadz muda dari Desa Kwangko. misalnya merangsang kejahatan dan yang terang menimbulkan perilaku boros. Tak ada debu. ia meninggalkan kampung kelahirannya untuk mengembara dan akhirnya terdampar di Dusun nCuni. Di dusun itu ia tinggal di sebuah gubuk yang sangat sederhana yang dibangunnya di tepi pantai teluk yang panjangnya sekitar seratus kilometer menjorok ke darat dari lautan Hindia itu.

Patek mengalihkan dana tabungannya ke koperasi itu.ng. yaitu memungut botol-botol kosong beka s aqua. sebuah kota kabupa ten yang jaraknya . Bahkan ia sempat menabung di suatu bank di Dompu. Ketika Jali mendirikan koperasi syariah al Amin. Jali tahu jumlah uang simpanan Pat ek. Untuk mencari botol-botol itu ia seminggu tiga kali pergi ke Dompu. tapi ia tidak pernah memberi tahu kepada orang lain karena koperasi harus bisa menjaga rahasia nasabah. Pekerjaannya sebenarnya adalah pemulung.

di samping kalangan m asjid di kota Dompu itu. Ia hanya berjalan kaki tanpa istirahat. Tapi beberapa orang mempunyai pengalaman yang sama.com/abclit. Ia bisa menerima khot bah-khotbah itu karena ia mungkin adalah seorang yang haus kasih sayang. Misalnya Yesus sering menghibur orang ya ng lagi susah. Pastor itu sering berkhotbah tentang kasi h sayang yang dicontohkan oleh Yesus Kristus sendiri. Para nelayan memakai botol-botol itu sebagai pelampung yang diikat dengan tali tempat bersand ar rumput laut. http://www. Dalam pagi yang temaram ia melihat di muka P atek berjalan kaki. mencintai anak-anak. dengan kemamp uannya yang terbatas untuk memahami suatu ajaran agama. ketika orang itu sampai di kota.processtext. tapi naik kendaraan umum. Pastor Dhakidae. http://www. Karena itu. walaupun ia sama sekali bukan ahli agama. Jika pergi ke kota Dompu. Namun. Tapi Patek tidak mau karena merasa sudah beragama Is lam. walaupun Patek tetap tidak banyak bicara.processtext. Karena cukup rajin mengikuti misa di gereja-gereja. Pengalaman itu memang sulit dipercaya. peranannya itu sebagai ibadah kepada Tuhan. ia suka juga mendengarkan khotbah yang disamp aikan oleh Pastor Dhakidae yang berasal dari Flores itu. Jali s elalu membeli botol-botol aqua itu dari Patek. Ternyata nama Patek juga dikenal luas di kalangan gereja. Suatu ketika ada orang dari Dusun nCuni yang juga hendak pergi ke Dompu. pernah tertarik pada Patek dan karena simpatinya. Patek tidak pernah naik kendaraan apa pun. Hanya Jalilah yang mampu menggali pikiran Patek melalui percakapan . menanyakan apa agamanya dan bahkan menawarinya untuk dibaptis. Tapi anehnya. Jali juga membina nelayan memelihara rumput laut melalui koperasi. Cerita itulah yang membuat orang desa percaya bahwa nCuni adalah semacam Nabi Khidhir. Patek minta diizinkan mengikuti misa di geraja di hari Minggu. Ternyata.com/abclit. bahkan juga menyembuhkan orang sakit. tak lain karena peranannya sebagai pembersih masjid dan gereja. dari Ge reja Katolik Santa Maria. walaupun j araknya cukup jauh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tanpa mau m enerima upah. Sering kali Jali mengajar Patek makan sehingga hubungan kedua insan itu sangat akrab. Patek menjual botol -botol aqua itu kepada nelayan-nelayan yang memelihara rumput laut di sepanjang pantai teluk itu .html Botol-botol yang dipungutnya itu ditampungnya pada sebuah karung dan kemudian d isandang di punggungnya untuk di bawa ke tempat-tempat lain guna dijual. Ia menganggap. nama Patek cukup dikenal di kalangan jemaat. Akhirnya cerita mengenai Patek itu terdengar pula hingga ke Desa Kwangko termasu .Generated by ABC Amber LIT Converter. ia heran melihat Patek telah samp ai terlebih dahulu.

apakah benar ia sering ikut misa di gereja-gereja. . Patek yang juju r. Karena sering mendengar cerita itu.k oleh Jali. Ia menanyakan kepada Patek. maka Ustadz Abdul Rasyid tidak bisa menahan kesalny a. tanpa pembelaan diri. hanya menjawab dengan anggukan.

Yang diajak berbica ra tidak bisa menjawab. Terhadap keterangan itu Jali menjawab. Pak Jali harus bisa memelihara akidah kata sang ustadz lantang. karena ancaman dan sekaligus kasih sayang pada sahabatnya itu. Pak Jali. tetapi juga Protestan. maka saya akan mengusulkan kepada Pak Iryanto untuk memecat Anda. karena b erlaku musyrik dan munafik sekaligus.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Jali sebenarnya juga memahami p andangan Ustadz Abdul Rasyid dan ustadz-ustadz lainnya itu. Karena itu. dan akhlak seseorang. Sebagai pemimpin di Dusun nCuni ini. Jali tidak bisa berbuat apa-apa. http://www. Tapi ia tidak menjadi anggota gereja. Tapi. Mal ah Jali memandang Patek memendam kecerdasan rohani yang tinggi karena bisa menghargai kebenaran at au kebaikan pada agama lain. Tapi Patek tidak banyak bicara. Islam tidak memerlukan orang musyrik dan muna fik. Ini bukan hanya pandangan saya. Ya itu lebih baik. ibadah. Saya juga tidak bertanggung jawab jika umat yang resah mengambil tindakan sendiri.processtext. Lagi pula ia telah telanjur memelihara hubungan baik dengan para pastor dan pendeta. Melihat Patek bersikap lugu dan jujur itu. Jali terpa ksa berbicara dengan Patek dan memberanikan diri menanyakan perilaku teman dekatnya yang dianggap ses at itu. Mal ah ia kasihan kepada Patek dan berdoa semoga Patek diberi petunjuk dan diampuni dosanya oleh Tuhan Ya ng Maha Tahu luar dalam iman. Sebagai akibatnya. Patek itu sesat. lanjut sang ustadz. Cuma ia tidak bisa memaksa Jali. Ia tidak hanya mengunju ngi gereja Katolik. Ia cuma bilang bahwa ia ingin memelihara hubungan dengan pi mpinan gereja agar ia dapat terus bisa memungut sampah yang merupakan sumber penghasilannya itu.com/abclit. Kalau Pak Jali tetap melindungi o rang sesat dan murtad.processtext.html Tapi Jali tetap tegar melindungi Patek yang rajin shalat itu walaupun Patek dia nggap gila. Lho kalau dia dilarang pergi ke masjid. malahan ia akan sembahyang di gereja? jaw ab Jali. usta dz yang menyala-nyala . sahut sang ustadz. Karena keteguhan sikap Jali. http://www. sekalian pindah agama.com/abclit. Jali dituding sebagai pelindung orang sesat. kata Ustadz Abdul Rasyid. ancamnya. Pak Iryanto adalah bos Jali di Jak arta. kata us tadz yang sering memakai topi putih itu mengancam Jali. Jali merasa bangga bisa tidak mencampuri kepercayaan ora ng lain. tetapi telah menjadi kesepakatan bersama dari para ustadz di Desa Kwanglo di sini. Saya tidak perlu fatwa Majelis Ulama di Dompu untuk mengadili si Patek yang jelas sesatnya itu. Sulit ia mempertanggungjawabkan perilakunya yang mungkin tidak ia paha mi sendiri karena cuma mengikuti perasaan. Tapi kamu tak usah menjual agama hanya untuk sesuap nasi dong.

jika sedang berbicara mengenai akidah itu juga tidak bisa berbuat apa-apa. walaupun orang yang dinilai . Ia ju ga tidak berhasil menghasut masyarakat untuk membakar masjid atau menganiaya Patek.

Jali mengusulkan suatu program baru Koperasi a l Amin.processtext. Uang pembayaran ONH Patek sesungguhnya berasal dari tabungannya di Koperasi al Amin.processtext.com/abclit. K arena Tuhan Yang Maha Tahu. Orang yang telah naik haji mendapatkan martabat dan penghormatan yang sangat tinggi. Ia menjadikan Patek sebagai tokoh teladan. Patek seorang pemulung sampah saja mampu menabung. Tapi Jali m engetahui betul berapa uang simpanan Patek di Koperasi al Amin. naik haji adalah puncak cita-cita beribadah di tengah-tengah kemiskinan. yaitu program Tabung Haji untuk kaum nelayan. dihiasi jemuran pakaian lusuh di sana-sini. Patek telah mendaftarkan diri sebagai calon haji dan membayar ONH.. Kau a kan melihat dan merasakannya sendiri.Generated by ABC Amber LIT Converter. melambai-lambai ditiup angin. Ia tidak merasa perlu membantah tuduhan atau kecurigaan orang. sekalipun masyarakat menganggapnya penuh misteri dan tokoh kontroversial. Ya. apalagi nelayan yang mampu menangkap ikan kerapu atau ikut dalam program pembudi dayaan ikan kerapu yang diorganisasikan oleh SSM. khusu snya orang suku Sasak. sesekali datanglah ke mari. http://www. . Edisi 01/08/2006 Sorga itu ada di sini. Orang-orang pada umumnya tidak percaya terhadap hal itu dan karena itu menyangka dan menuduh Jali berdiri di belakang Patek dengan telah membiayai Patek membayar ONH.. Akhirnya dalam suatu ceramahnya. http://www. sorga itu ada di sini.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia telah bertahun-tahun menabung sebagian penghasilannya.*** Garis Cahaya Bulan. Bagi orang Sumbawa. dengan rumah-rum ah kardus atau tripleks. Kalau kau tak percaya. Aku yakin. Di pinggiran kali berwarna cokelat. Post: 01/12/2006 Disimak: 183 kali Cerpen: Yanusa Nugroho Sumber: Kompas.html Pada suatu hari terdengar suatu berita yang menggemparkan seluruh penduduk kamp ung. kau akan mengatakannya sebagaimana aku mengatak annya padamu.

http://www. Tapi. Sekali ini. mudah sekali mendapatkan uang banyak.. Jangan salah. kita tak pernah bisa memilih hi dup kita. aku bisa membunuh. Mungkin dulu sebagai pertanda akan adanya musibah. Gampang. Begini saja.com/abclit. Tugasku sederhana saja: mengikuti ke mana perginya seorang bayi. Bayi merah. Dialah yang memilihku.. ha-ha-ha-ha . konyol dan tak sempat melakukan sesuatu. Bayi. mungkin aku memang kau kenal sebagai bajingan. jangan kau pikir aku akan membunuh seseorang.Generated by ABC Amber LIT Converter. itu pun tak sepenuhnya salah. Ah. dan melompat dari r el berarti hancur. maka 50 persen fee yang disebutkan di kontrak itu langsung diguyurkan ke rekeningku.com/abclit.processtext.. lahir di rahim siapa pun. maa f terlalu kasar kalimatku. Oleh karenanya . Ah. persis sama dengan instruksi ya ng tertulis di lembaran kertas bersegel itu. lebih baik nikmati sebatang rokok kehidupan ini. dan semuanya beres. Tak ada yang aneh di sana.. Hujan yang turun. Tunggu dulu. Dan dengan enaknya. kalau a ku mau. Mengelak berarti melompat dari rel. Aku harus menjalankan semua yang diperintahkan. tetapi. kawan. Aku tak akan membiarkan tanganku berlumuran darah. Jangankan hidup.html Generated by ABC Amber LIT Converter. atas apa yang kau dapatkan.processtext. Kita ditentukan. kau sedikit lebih pintar daripada keledai. Tidak. Ikuti perint ah. http://www. perintah itu bertengger di pundakku. misalnya. apakah yang tak bisa kita sebut musibah? Perintah itu datang begitu saja. tanpa mempersalahkan siapa pun. Tak seorang pun. menziarahi kubur ibuku. dan man akala kau mengeluh. Apakah aku bisa mengelak? Tidak. karena semua sudah ada yang mengatur... Begitu saja. Maaf. siapakah yang akan me mbelamu jika kau mengeluh dan mempertanyakan keadilan? Tidak ada. Bayi merah yang baru saja dilahirkan di rumah besar itu (maaf . kukatakan padamu bahwa kau sedikit bodoh. tetapi. tetapi saat ini. Aku tidak bisa mengelak. Aku tak mau hancur.html Hidup inilah yang memilih kita. aku harus . tidak kali ini. Menjijikkan. Usiaku masih belum tiga puluh tahun.. kau salah sama sekali. Jangan dibalik.. Itu pekerjaan kotor. Aku masih bisa membangu n hidupku. Jika tugasku selesai. aku bukan pembunuh.. di tengah panas terik. Aku tak mau mati sia-sia. bukan ? Ha-ha-ha. kita tak pernah bisa memilih. sudah biasa terjadi.

dan semoga saja dia b erbahagia selamanya. http://www. demikianlah. Hmm. Maka.. bayi itu bisa saja kulempar ke sungai dan mengatakan pada nyonya sialan itu bahwa anaknya sudah dipungut orang. bersih dan menawan ha ti. aku muak. terlalu religi us kurasa. Tetapi nyonya rumah hanya menggeleng. mengapa tak kupelihara saja bayi itu Ooo. lalu aku letakkan di sudut jalan. Sesaat sebelum kutinggalkan dia di sudut jalan itu.html Yang penting bayi itu lahir dan harus menyingkir. Begitulah. http://www. jika mau mela kukan perbuatan sejahat itu pada bayi yang bahkan belum bisa melihat apa-apa itu? Kau tentu berpikir. Belum selesai dia berkata. entah siapa. Aku khawatir bayi itu dimakan anjing.. aku sempat menga mati wajahnya yang jernih. karena dia bisa saja dicerai dan kembali hidup sebagai orang miskin. ten tu saja aku selimuti. seorang yang lain menyambungnya dengan kisah Karna anak Kunti di Mahabarata itu.com/abclit.processtext. ah . jangan pernah berpikir tentang itu padaku. Tidur lelap tanpa perasaan apa-apa. pandangan yang wajar saja. karena si tuan rumah yang sud ah lebih dari setahun tak pulang-pulang itu..processtext. Sepi sekali di sekitarku. baru saja rokok hendak kunyalakan.. Umurku masih belum tiga puluh. Tetapi. Dari jarak tertentu ak u mengawasinya. dia. tetapi tak diinginkan kehadirannya di rumah besar itu. Tentu saja dia tak ingin aibnya ketahuan suaminya. Ada sesuatu yang mencegahku melakukan pembunuhan. Bayi yang cantik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sudahlah... kuberikan sebotol susu. tetapi bukan urusanku mempertimbangkan semua itu. mena sihati agar anak itu diberikan pada orang lain saja.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kalau aku mau. tiba-tiba teringat akan kisah Musa ah. Jujur saja. tidak. Salah seorang. ak u tak ingin menjadi juru rawat. entah mengapa aku tidak bisa melakukan itu. bayangkan jika itu terjadi dan . Beberapa orang kepercayaan si nyonya rumah yang umurnya baru 23 tahun itu.com/abclit. ekor mataku menangkap seseorang d engan keranjang di . Hening sekali perasaanku. Bayi itu kubungkus dengan kotak kayu yang lumayan jelek. kurasa. Siapakah aku. mendadak akan pulang. tidak..

Seje nak terlintas ingin melongok ke gubuk itu. juga kantung-kantung plastik yang kuj adikan hiasan tubuhku ini. Aku duduk di antara sampah dan bau busuk.processtext. Dan aku mau tak mau. Sempat kudengar ada su ara anak kecil. lalu di bawanya ke perempatan jalan untuk memeras belas kasihan manusia-manusia bermobil itu.com/abclit. tepat ketika matahari tenggelam. bahkan sampah. hanya untuk menyel idiki apa yang akan terjadi di gubuk kardus dan tripleks itu. Tangisan si kecil membuat mereka kian bahagia. gedung. Pagi itu. http://www. tetapi jug a perempuan. untuk pemerasan yang sama. Lantai marmer menelanku dalam kesendirian. kecuali gelandangan mabok yang bersandar di bangku taman. di pinggiran kali ini. karena jika sampai itu terjadi bila malam ini kuden gar kata-kata itu.processtext. dan anak-anak.Generated by ABC Amber LIT Converter. mengikutinya dari jarak tertentu. Aku pun tahu. karena itu akan mengganggu kegembiraan mereka. dibawanya bayi itu ke sarangnya. D ari sana. bahwa dialah yang paling berhak memberi nama si adik kecil. bahkan kudengar mereka berebutan memb eri nama pada si mungil. penasaran apa yang terjadi di sana.com/abclit. lebih buruk lagi. Atau. Aku hanya melaporkan apa yang terjadi dan selesailah semuanya. Mereka gembira.html Generated by ABC Amber LIT Converter. bagai piring perak. tentu saja ku urungkan. mencoba menguasai keadaan dengan te riakannya yang lantang. Tid ak. air. Digendongnya dengan sukacita. Mereka bahagia. http://www. Detak sepatu mengisi sunyiku.. membentuk garus-garis cahaya di permukaan daun. Dia menoleh ke kanan-ke kir i dan rupanya tak melihat siapa-siapa. Asisten si nyonya datang. sebaiknya mereka tidak merencanakan itu. . bayi itu akan disewakannya kepada perempuan lain. Aku tersentak oleh gelak tawa dari gubuk itu. Dia tiba di gubuknya. Bulan di atas sana membulat putih. aku duduk di ruang tunggu. lengkaplah kegilaanku mengikuti ke mana si bayi dibawa. bahkan lidahnya belum fasih mengucapkan "r". Tidak hanya laki-laki. Tanpa bicara dia menata pku. Si bodoh itu tak menyadari juga kehadiranku. akan kuhabisi mereka semuanya. Deng an pakaian kumuh dan wig sialan ini (bikin gatal kepalaku). Adik? Aku tersenyum di tengah sampah.html Bayi itu dipungutnya.. Kubayangkan. Kopi sudah separo kuhirup. besok pagi dia akan digendong oleh istri gembel busuk itu. Tetapi.

semoga sudah masuk hari ini. dia masih memiliki kasih sayang. Dia memiliki keluarga.html Aku beranjak. Kujalani? Bukankah ini sebetulnya kisah si bayi? Meng apa aku merasa terlibat? Mengapa dia mampu membagi dan aku sanggup merasakan kebahagiaan bayi i tu? Aku belum pernah mengalami hal semacam ini. ".com/abclit. Seorang perempuan yang bersuamikan gelandangan .processtext. teronggok di bali k gubuk tripleks di tengah sampah. Aku membayangkan bayi itu tengah disusui ibu angkatnya seorang perempuan y ang mungkin sudah punya anak tiga atau empat. Yang aneh. Kubayangkan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bercahaya penuh. mengapa semuanya harus kusaksikan? Tak pernah terbayangkan bahwa ini adalah sebuah kisah yang harus kujalani. namun dia akan dibesarkan oleh kegembiraan yang tulus dari penghuni rumah tripleks itu. Hidupku membuatku harus t ak mengenal wajah siapa pun. masih bisa kusaksikan bulan purnama. Siapakah orang-orang itu? Aku bahkan tak mengenalnya. jadi tak mungkin seharusnya aku menyisakan ruang untuk orang lain. wajahnya. . Aku mampu menikmati apa pun yang kuinginkan. Ini aneh. Tidak. dan tergilas zaman. kesialan. bersih.. Aku mulai gelisah karena amplop itu berarti tugas lagi. http://www. ah. L angit tanpa awan. yang menganggapnya ancaman. Tetapi. Malam ini. dan tiba-tiba aku menilai bah wa nasibnya sunguh aneh.. Hidupku membuatku harus terbebas dar i segala ikatan. Seorang perempuan yang tak mampu menentukan nasib.com/abclit. tangisnya. yang sa at ini digelimangkan kepada si bayi merah itu. Ruang apartemenku harum. betapa bahagianya si kecil itu.processtext. Lampu penerangnya kuatur dengan komputer.Generated by ABC Amber LIT Converter." ucapnya dingin tentang sisa fee yang akan ku terima. Tetapi. Tidak mungkin. Bulat penuh. setelah menerima sesuatu. karena aku bisa menilai keanehan yang menimpa orang lain. karena memang tak penting. dengan semuanya. Dia dilahir kan dari rahim yang tak menghendakinya. http://www. Aku tak peduli.

Aku duduk di tengah sampah ini. ini adalah sorga. http://www. Semua sampah harus dibersihkan. Di tempat ini. di pinggiran kali ini. kemarin malam. bergelimang kasih sayang dan gelak tawa yang tulus. Ya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan sepert i kataku. Sunyi. Di tempat ini melimpah kebahagiaan. Dan sudah terlaksana. kali ini orang lain tetap melakukan tugas itu. Semua sampah harus dibersihkan. kemarin malam. Mereka menyaksikan bunga api yang sangat besar. Dia tertawa penuh kemenangan. Ini sorga. merasakannya dan karenanya aku berani mengatakan pada mu bahwa inilah sorga itu. karena meskipun aku menolaknya ini aneh sekali. Kurebahkan diriku di sisa sampah yang harum ini.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku pernah menyaksikannya. dulu. Bukit Nusa Indah. dan kini menyisakan kesepian yang menusukku. Kapan-kapan. Kutanyakan apa yang disaksikannya di sini.com/abclit. 982 . di sini. Aroma sangit pembakaran. jika kau ada waktu. mungk in aku memang tak bisa menguraikannya secara detail. aku bisa menolak permi ntaan. semua penghu ni gubuk merayakan pesta. Bantaran kali ini akan dijadikan taman rekreasi yang indah. cobalah ke tempat ini. http://www.com/abclit. Maafkan. di pinggiran kali ini.processtext. karena mungkin memang tak ada gunanya bagimu. Masih terngiang sisa ucapan seseorang dari seberang sa na. Kurasa dia tak akan sa nggup menceritakannya. Kubay angkan bulan. menjilat dan menari-nari di rumah-rumah mereka.processtext. kau tak akan mengerti apa yang terjadi dengan hidupku.html Aku banting telepon itu. Sudahlah. Gelap.

Aku jadi ragu berterus terang. Aku tahu. aku tiba-tiba diberi peluang berputar haluan dari pekerja makan gaji di sebuah indus tri elektronika di Muka Kuning. Nguyen sudah bersuami dan punya anak dua saat pertemuan terakhir bebe rapa tahun silam. Nguyen ternyata tak bahagia bersama suaminya. Tapi ada yang lebih kurindukan dari semua itu. surat-suratnya yang sempat mengalir deras menyela perpisahan kami. aku mengeja tiap k ata-kata yang mengantarkan duka-lara dirinya. Apalagi bagi pengusaha yang baru merangkak naik dalam tiga-empat tahun berselang .com/abclit. Ini semua serba tak terduga setelah pertemuanku dengan seorang pengusaha Singapura y ang secara tak sengaja saat menyeberang di atas ferry melintasi Selat Melaka. A ku diberi peluang yang luas setelah dibina berbulan-bulan untuk berbisnis. Semestinya aku tak harus suka sebab perkawinan m estilah jadi selubung bagi seorang perempuan santun seperti Nguyen agar ia punya masa depan bersama an ak-anak yang lincah. pemilik sebuah grup usaha sukses di Negeri Singa itu hendak mencari mitra usaha di Indonesia. Hening mengepung diriku yang terkurung di sebuah kamar hot el berbintang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Siapa duga. Rambo. Hampir sepekan aku berada di negeri yang kini berbenah. penjara bambu dan granat tangan atau anak-anak terluka dengan tangan yang buntung dan bu ta terpercik mesiu perang Vietnam yang mengenaskan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Padahal ada juga pilihan untuk berkunjung ke Seo ul atau Shanghai. http://www. Aku jadi teringat Vietko ng. Nguyen telanjur segalanya bagiku. Aku mencari dan menunggu Nguyen Vet Tienh. kedatanganku di Hanoi untuk apa dan buat sesiapa ? Aku begitu bersemangat ketika misi perdagangan negeriku memilih Hanoi untuk berpromosi dan bertukar-pandang soal perdagangan lintas-negara. Batam. Edisi 12/18/2005 Langit merah jambu menyelubung Hanoi. Tapi.processtext. Aku bisa jadi pengusaha yang . di bilik hatiku yang lain berucap gemulai. Tuan Chew Song Ki t.html Post: 12/19/2005 Disimak: 182 kali Cerpen: Fakhrunnas MA Jabbar Sumber: Kompas.com/abclit. menjadi pengusaha kecil yang mengekspor arang bakau di pasar Asia dan Eropa. Tapi. Malam merangkak begitu lamban di antara d eru terbang burung layang-layang. gadis molek yang pernah menikamkan jejak rindu di jan tung pelupuk mataku semasa di Pulau Galang dulu. http://www. Antara suka dan tiada. kalaupun aku menyukai p rahara perkawinan Nguyen tentulah semata akibat kecintaanku yang teramat-sangat untuk memadu kasih yang tak pernah terlerai. penuh c erita pilu.

tegak sendiri. Atas nama kemandirian itu pula. . aku sampai di Hanoi bersama belasan pengusaha M elayu lainnya.

Atas keteguhan sikapku ini. . tak hendak sedikit pun aku melunturkan kadar rindu-kasih pada Nguyen. jujur.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak usahlah dicari barang yang tak jelas. http://www. Aku kehilangan jejak Nguyen. Dan di bayang-bayang langit i tu bertabur sosok Nguyen yang lembut. Atau aku lebih tertarik menyusuri kawasan permukiman yang disebutkan Nguyen dalam surat-surat t erakhirnya. Wan Syariful. Tapi mataku selalu saja mengintip kerumunan itu mana tahu te rjadi keajaiban tak terduga.com/abclit. sambung Wan berhujjah. Sesiapa yang sudah dilepas. Padahal.com/abclit. Nguyen muncul tiba-tiba. Tapi aku tak begitu hirau. bukannya kurang molek dibanding Nguyen saat kami bertemu-muka sejak beberapa tahun terakh ir.processtext.html Pameran Dagang dan Industri yang digelar di tengah kota Hanoi ini memang sudah berlangsung hampir sepekan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dari benang menjadi kain. Tangis dan derai airmatanya tak lekang dalam pintu ingatanku saat i a terburu-buru menyerahkan diri di dormitori yang selalu menjadi saksi kesendirianku. Aku benar-bena r telah terperangkap dalam jeruji asmara yang dibentangkan Nguyen penuh ketulusan. aku tetap meras a tertampar hingga wajahku terasa bersemu merah. Aku lebih banyak menekan angka-angka di pane l handphone-ku atau membolak-balik buku telepon untuk mencari nama dan alamat Nguyen Vet Tienh.processtext. Dari mana asalnya kapas. Aku merasa punya kedaulatan sepenuh j iwa tanpa terusik oleh sesiapa. Aku bagaikan mencari sebatang jarum di setumpukan jerami kota Hanoi yang terus menggeliat dan berbenah. tela h menghakimi sebagai budak sengau yang kehilangan arah. http://www. Ini memang sudah jadi tradisi ora ng Melayu di kampungku untuk berkias dalam menyampaikan sesuatu. Senyuman dan pipi ranumnya sulit kulupa saat kusentuh pertam akali di Pulau Galang dulu. Wan Syariful. mulai melihat isyarat buruk dalam diriku. Tapi. Alamat yang disebutkannya di surat-suratnya sudah ditinggalkannya tanpa tanda-tanda. teman sesama pengusah a Melayu yang selalu menjadi tempat curahan hati. Tapi semua ihwal ikhtiarku hampir tak membuahkan hasil. Langit Hanoi benar-benar merah jambu. beberapa perempuan Vietnam yang terbilang pengusaha sukses dan masih l ajang. Lalu-lalang ratusan pengunjung Pameran Dagang dan Industri di Gedung Hanoi Trad e Center malam itu nyaris tak kuhirau. sampai-sampai sahabat karibku sesama pengusaha serumpun. Tapi. Mana tahu. dah menjadi hak orang lain Wan menyindirku dengan pantun pendek itu.

Aku masih betah duduk berlama-la ma ditemani Wan Syariful. Suasana benar-ben ar hening beberapa lama.remember me? ucapku langsung meraih tangannya. Tapi aku tak mau malu dan kecewa bila me negur orang yang keliru. Pelan-pelan sama-sama tersenyum. http://www. I have ever became a refugee in Galang Island sahut perempuan itu sambil tersen yum manja. Kedua anaknya benar-benar bingung menatap perilaku kami. Nguyen. Tak salah lagi. Aku memburu perempuan itu yang membuat kedua anaknya menjadi ketakutan. Hanya kurasakan hangatnya airmata Nguyen yang jatuh di bahu kananku. Pelan-pelan aku mengurai jejaring kenangan di bion-bion otakku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Matanya bercahaya mengeja tulisan Indo nesia di blok stand. teman setiaku sejak dulu. Perempuan berhidung mangi r itu benar-benar terperanjat sambil menatapku penuh keanehan pada mulanya. Hanya suara rindu yang berbicara di lubuk hati kami b erdua. Kami bersi tatap tegang. hati kecilku kembali ingin berteriak beg itu kulihat wajah perempuan itu benar-benar mirip Nguyen. http://www. lewat di depan stand kami. I love Indonesia sapa perempuan itu pada pramu stand yang menjaga stand kami. Semua bisu. Di bawah cahaya lampu yang menyala ribuan wa tt di hall raksasa itu. Bang Rajab suara Nguyen tersekat di kerongkongan sambil berbisik di telingaku. sejenak kami tak peduli ses iapa di sekitar. Dan perempuan itu langsung memelukku. seorang perempuan berwajah molek dan manis bersama sepasang anaknya yang berusia di bawah sepuluh tahun. P ramu stand menyilakan perempuan itu menuliskan namanya di buku tamuku dan mempersilakan mel ihat-lihat pajangan komiditi perdagangan.com/abclit.com/abclit. .Generated by ABC Amber LIT Converter. Begitu pengunjung yang satu itu melangkah berkeliling di dalam stand kami. Sejumlah stand perusahaan dari berbagai negara Asia sudah ada yang tutup.processtext. What do you think about Indonesia? giliran pramu stand kami yang balik bertanya .html Malam terakhir Pameran Dagang dan Industri itu terasa bergerak lamban.processtext. nama yang tertulis di situ: Nguyen Vet Tienh. Saat itu. Sungguh. aku bagai me lompat menuju buku tamu.

Nguy en bercerita soal emaknya yang sudah meninggal akibat sakit paru-paru dua tahun silam. s ahut Nguyen pelan. Sampai-sampai Van Thrang dan San Minh yang kecik-belia itu turut pula bersedih. Nguyen menatapku dengan mata yang makin berkac a-kaca.html Pantaslah Rajab tergila-gila datang ke Hanoi ini. seorang perempuan baya setelah menghidangkan teh hangat buat kami. Ketika Nguyen bercerita ihwal suaminya yang berperilaku kasar padanya. Hampir setahun ini. Aku me meluknya sepenuh-mesra. Nguyen pasrah. Nguyen harus bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran. Untungla h Nguyen tegar menerima kenyataan harus berpisah dari suaminya yang dirasakan lebih banyak meny akiti hidupnya. sudah berkeluarga dan tinggal terpisah jauh di bagian utara. setiap ucapan Nguyen dalam bahasa Indonesia terbata-bata berbancuh bahasa Inggris yang memadai . Meskipun ayahnya terkasih terkubur bersama sejarah getir kekejama n tentara Vietkong di sana. yang berjarak puluhan kilometer dari H anoi sudah jarang dikunjunginya. Dua adiknya . Suasana malam benar-benar menghanyutk an perasaan hingga meluluhkan segala derita dan lara yang menyelimuti hidup mereka. Sing Anh. Malam itu aku mohon pamit pada Wan Syariful untuk mengantarkan Nguyen beserta kedua anaknya. Hening benar-benar mencekam di ruang tamu itu.com/abclit. Larut malam mendera rasa kantuk Van Trangh dan San Minh sehingga keduanya terti dur pulas di kamar. Mana suamimu? tanyaku tiba-tiba. Begitu pula kampung halamannya. selalu diulanginya dalam bahasa Vietnam kepada kedua anaknya. Aku telah keliru memilih jodoh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pembantunya.processtext. Aku makin memperkuat pelukan. sudah kembali beristirahat di kamarnya. Setiap helaan napasku hanya ada rasa syukur yang dalam kepada Allah. Dalam perjalanan naik taksi itu.com/abclit. Nguyen masih duduk . http://www. kami sudah pisah ranjang.processtext. San Nam dan San Nangh. Pertemuan itu benar-benar mengalirkan semangat yang luar biasa di dalam jiwaku. Darahku mengaliri seluruh pembuluh penuh tenaga. Mereka sudah jarang bertemu. Sebab. Berulang-ulang perempuan lembut dan manja itu menjatuhkan diri di bahuku. Semua ini berlaku tak lain atas kehendak-Nya jua. http://www. airmatan ya tak henti mengalir. Ada putri yang molek bertakht a di sini suara Wan makin meranumkan suasana penuh haru itu.Generated by ABC Amber LIT Converter.

.processtext. aku sudah tak layak kamu cintai karena aku Suara Nguyen terhenti saat jemariku menyentuh bibirnya. Lagi pula. Lampu temaram. Tapi. aku tak bisa. Masih ada pagar di antara kita ucapku mengiringi al am sadarku. suara Nguyen terdengar kecewa dengan bolamata yang penuh harap. M enelepon pun tidak.html Nguyen meraih jemariku. Napas kam i bersahutan saat berdekapan di bawah selimut malam.. Aku terdiam dan ternganga.Generated by ABC Amber LIT Converter. Nguyen. Terus terang aku sempat terhanyut saat berduaan di kamar yang wangi. Maksudmu?. Kamu tidak mencintaiku lagi. Memang. Maaf. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mengisyaratkan ajakannya padaku untuk melangkah ke kama r.com/abclit. ..processtext. kudengar dia sudah menikah dengan perempauan lain. kami sudah pisah ranjang cukup lama. http://www. Iya. Pisah ranjang bukan bermakna bercerai. Aku tak akan merobek tirai perkawin anmu ucapku dengan suara pilu. Percintaan kita telah tertunda beberapa kali suara lirih Nguyen mendayu-dayu. Dia tak pernah mempedulikan kami lagi. Tapi seketika aku tersadar dan bangkit mengejutkan Nguyen.com/abclit. kamu masih menjadi istri orang lain. bukan? Tapi aku sudah menganggapnya bercerai. Bang Rajab. Inilah saatnya.

Nguyen bercerit a soal proses gugatan perceraiannya yang ternyata tak mudah. saat aku sudah kembali ke Tanah Air. aku tak kuasa terpisah jauh dari mereka. Nguyen. pelukan kasih dan rindu pada Nguyen justru makin melipat-gandakan rasa cintaku. Aku dan Nguyen terus berkirim kamar lewat handphone dan e-mail. Tapi. Aku selalu memberi ruh semangat d alam dirinya agar tak pernah putus asa. Sungguh. Begitu pula Nguyen yang pasrah sepanjang malam hingga pagi.processtext. Tapi e-mail terakhir Nguyen yang kini terdedah di layar ma ya di kamar kerjaku benar-benar membuatku terkesima dan tak pernah bisa menutup mata.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak mungkin aku mempersunting istri orang. Aku adalah anak jati Melayu yang menjunjung tuah dan marwah. langit terus bertabur dirimu di mana pun aku menumpahkan rindu yang tak berujung.Generated by ABC Amber LIT Converter. Jangan biarkan hujan membasuh semua kenangan yang terdedah di lembaran sejarah hidup kita. bag iku. Dan riak ombak di lautan saat kutatap dari tingkap apartemen tempat tinggalku di Bat am Center.processtext.html Malam yang terbalut rindu itu berlalu tanpa banyak makna bagi Nguyen. Langit masih bertabur Nguyen. Nguyen tanpa k utahu merekam kisah kasih kami sepanjang malam di bawah temaram lampu di bawah langit Hanoi ya ng tak pernah berhenti tersenyum. Mataku nyaris tak terpejam sepicing pun.com/abclit. Jangan biarkan langit mendung sekejap pun. Oktober 2005. Aku berpesan pada Nguyen agar mengurus perceraiannya di pengadilan. Nguyen. Puluhan buru ng sore yang terbang di atas Selat Melaka bagai mengantarkan pesan-pesan rindu dan kasih Nguyen yang tak terlerai. Kepergianku pagi itu meninggalkan Nguyen dan kedua anaknya. http://www.com/abclit. Setiap langkah yang salah kulewati tak sudi jadi arang yang mencoreng muka keluarga dan karib-kerabatku di kampung halaman. selalu mengalunkan derai tawa Nguyen dan anak-anaknya. http://www. Langit Hanoi terasa merah jambu. memang bukan akhir segalanya. pulaskah t idurmu malam ini*** Pangkalan Kerinci. .

Selain pohon cokelat yang tumbuh serampangan. Selain perahu penyeberangan yang ditarik tambang antara kedua s isi sungai. Beruntung ia tidak terbawa arus dan menjadi mangsa buaya putih yang dipercaya penduduk kampung sebagai penjaga sungai itu entah sejak kapan. Terdengar suara bercakap dari penghuninya diselingi gerakan lampu min yak kemiri yang . Terlalu ang ker. Hari ini bulan ketujuh sejak Hamid hilang tertelan arus sungai yang membelah ka mpung itu. Beberapa rumah terlihat masih menyisakan aktivitas. Sejak sebuah perusahaan milik orang kota menebang pohon di gunung tepat ke arah matahari terb enam itu.html Hujan sore tadi masih menyisakan genangan di jalan becek yang memotong kampung di pinggiran sungai pada kaki bukit. terdapat pekuburan yang berbatasan langsung dengan hutan lebat. Beberapa kali terdengar suara gedebuk dari kebun belakang. pohon kelapa menjadi penghasil kopra dan menjadi pendapatan lain selain padi dan jagung bagi penduduk kampung itu. Beberapa ratus meter ke ar ah bukit.com/abclit. http://www. tak ada penduduk yang berani menyeberang dengan perahu kecil lainnya terutama pada musim seperti saat ini. Sura u yang lebih banyak kosong berdiri rapuh di ujung jalan menghadap ke timur. kata mereka. Iman desa Basari pernah ditemukan pingsan dihantam batangan poho n yang hanyut itu saat berak di pinggir sungai. Paling berbahaya sebab batangan pohon sering ikut menerjan g apa saja yang menghalanginya. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Buah kelapa yang mat ang tak kuat lagi bergelantungan di pohonnya sehingga harus rela jatuh ke bumi menimbulkan bumi ge debuk tadi. selain untuk memakamkan warga kampung yang meninggal.com/abclit. Kampung sebenarnya telah mati bersamaan saat matahari jatuh ke ufuk barat. Tak ada yang peduli. arus sungai menjadi sangat deras. Tak banyak penduduk yang suka datang ke pekuburan itu. Bebera pa keluarga menanam ubi jalar dan ketela di antara pohon cokelat.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

berusaha menggotong pisang yang masih basah sisa hujan ke loteng darurat. tepat di atas ranjang keduanya. Jona yang lebih tua memanjat lot eng terlebih dahulu untuk menarik ke atas sementara Warni adiknya mengusung pisang dari bawah. Sesekali Nenek Li do memandang kedua anak gadisnya dari arah belakang.html Nenek Lido masih merapikan jagung-jagung kering sisa kebun yang dipetiknya tiga hari lalu. sangat gemar menyantap nasi campur jagung meskipun hanya berlauk ikan asin dan sayur da un berbumbu segenggam garam kasar. Ia telah hampir putus asa ketika Jona mulai ia hamilkan . http://www. Tak terhitung dukun yang didatanginya. Jona dan Warni. Tak hanya secara fisik. Nenek Lido melahirka n Jona ketika usianya telah mendekati masa menopause. Puluhan tahun ia menunggu kehadiran anak. Ujung telinganya seakan mendengar tarikan nafas di balik timbunan daun jagung yang menjadi dindin g penahan angin di loteng bagian belakang. upaya Jona dan Warni berhasil dan pisang bisa digantung di sebilah ba mbu yang dipasang melintang di loteng.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Ia masih sering memendam keinginan menggendong mereka dalam buaian kasihnya seperti ketika ia melahirkan mereka berdua.Generated by ABC Amber LIT Converter.anakny a.com/abclit. Jona sempat berbalik ke belakang sebelum turun ke lantai ba wah. tapi juga ketegaran menghadapi kemiskinan.com/abclit. Nenek sangat mencintai kedua putrinya itu meskipun orang-orang kampung sering kali menggunjin gkan usianya yang tidak lagi muda. http://www. Dua anak gadisnya. Gelap. s uaminya. Kakek Lido. Dua orang g adis tangguh.processtext. jagung yang telah mengeras itu akan ditumbuk di lesung kayu miliknya tepat di bawah pohon samping kandang dua ekor kambing miliknya di belakang rumah.processtext. Rencananya. Tak ada apa-apa. Tak lama.

dan kuat seperti ibunya. Cerita tentang kecantikan itu mungkin saja benar sebab du a anak gadisnya manis.. Kakek Lido tenggelam dalam buaian lagu entah siapa dari radio transisto rnya.com/abclit. Malam semakin dingin dan Nenek Lido berusaha menegakkan badannya untuk menuju k e ranjangnya.html Nenek Lido bertubuh subur. Konon.Generated by ABC Amber LIT Converter. kriuuu k setiap ada pergerakan di atasnya. http://www. . Ba nyak jawara kampung dulu mencoba mendapatkan cintanya. mana ada anak gadis di kampungnya yan g berani melawan keinginan orangtuanya.com/abclit. segar. senyum tak pernah hilang dari wajahnya. Meskipun giginya hanya tersisa tiga buah di bagian k anan atas dan kiri bawah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kata ayahnya. Rajin shalat dan punya empat ekor sapi gemuk. Lagipula. Tak jelas ia berbicara dengan siapa.. Batuknya masih bersahut-sahutan pada beberapa jeda waktu. Tapi kakek belum tertidur. terlalu bodoh untuk menolak pinangan Lid o muda. Alu kita patah. nenek Lido dulu cantik. dua anak gadisnya tak lagi terdengar suaranya kecuali derit ranjang kriaak.processtext. Nenek Lido mematikan nyala lampu minyak kemiri yang terselip di tiang rumah. http://www. Dari kamar bagian tengah yang hanya dibatasi selembar kain bekas seprei yang tak lagi terpakai. Kamu pinjam alu Puang Daha besok pagi. Tapi ia dengan tulus menerima pinanga n kakek Lido sesuai keinginan ayahnya.processtext.

html Malam merangkak jauh dan dingin semakin menggigit. http://www. Nenek Lido menggerakkan kepala di atas bantal kusamnya seakan mendenga r atau merasakan sesuatu. Tapi kedua anak gadisnya telah lelap.processtext. Siapa kamu? Aaakkhh... http://www. Seseorang bertubuh besar b ersarung dan berbaju kaus hitam berusaha menindih tubuh Jona. Tak terdengar suara apa-apa kecuali hujan yang jatuh ke atap rumbia.com/abclit. Nenek Lido melompat dari tempat tidurnya. Hujan mulai turun lagi meski tak sederas sore tadi.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.. Baju Jona telah robek di bagian depan.. Kindo. namun tak cukup keras untuk mengalahkan suara radio transistor Kakek Lido. Ia sempat ke dapur dalam gulita untuk me ncari sesuatu. krreek. Nenek Lido agak gelisah tidurnya.. Ruma h panggung itu bergerak. Jona dan Warni menjerit. Anjing melolong bersahu t-sahutan di ujung kampung tepat dari arah kuburan. Sekelebat bayangan melompat ke tiang tengah rumah tepat di atas kamar Jona dan Warni. Warni melompat ke luar kamar da n berlari ke ranjang ibunya di dekat dapur. . pikirnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Jona berusaha melepaskan diri dari bekapan lelaki yang me ndengus keras.. Terdengan pelan suara krek. Tak dihiraukan sarungnya melorot dan menyisakan celana pendek besarnya me nggelantung tak beraturan di perutnya yang bergelambir. krreeek dari loteng. angin semakin kencang. Rambutnya yang telah memutih di sanasini berurai panjang kusut. Tibatiba. Akh.

Jona tertampar keras di bagian wajah sebelah kiri hingga terjengkang ke belakang. Nenek Lido sedang bertarung mempertah Wajahnya mengilat bengis dalam gelap malam. Ia melompat menghalangi Rappe yang akan menarik Jo keras. Tak ada ruang bagi Nenek Lido Maka. Rappe.com/abclit.processtext.html Siapa yang berani memegang anakku? Nenek Lido telah sadar apa yang terjadi. Dalam gelap. menempeleng wajah Nenek Lido dengan keras hingga terhuyu ng ke atas onggokan daun jagung sisa pekerjaannya tadi sore. Nenek Lido menarik baju lelaki besar yang hampir berhasil memelor oti pakaian Jona. Tapi Nenek Lido bisa bangun da n berhasil mencengkeram baju lelaki itu. Ia tiba-tiba pedang pendek. Rappe semakin marah. Dengan keras. Rappe mundur. Sebuah tendangan di bagian muka merontokkan gigi t erakhir Nenek Lido. Matanya berkilat menahan nafsu dan amarah. menarik sesuatu dari balik bajunya. dengan secepat kilat. sekelebat Rappe dang di tangannya. nenek melompat eras dan keduanya jatuh ke lantai.Generated by ABC Amber LIT Converter. Terjadi tubrukan k Nenek Lido memegang tangan kanan Rappe dan membali . marah. http://www. Kini ia menghadapi Nenek Lido dengan marah. jawara kampung sebelah. Jona berteriak marah sambil memukulkan bambu obor yang selal u terselip di dinding kamarnya. Sebilah yang menangis ketakutan.processtext. Nenek Lido mengenalinya: Rappe. Dengan cepat kkan tubuhnya bergerak ke depan dengan tangan teracung dengan pe untuk menghindar atau Jona tertebas di belakangan. Lelaki itu tersentak keras.com/abclit. ke depan menyambut tubuh Rappe. Rumah panggung itu bergoyang ankan permata hatinya. http://www. Dari arah belakang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Warni meringkuk di dekat ranjang ibunya sambil menangis. Nenek Lido melengking na. Nenek Lido tetap berdiri membelakangi Jona Dalam gelap. Dengan sekali mengayunkan tang an.

Kakek tak b ereaksi apa-apa. Nenek Lido melepaskan diri dari pelukan anaknya dan berusaha menyalakan lampu mi nyak kemiri. Tapi Jona semakin kera s memeluk ibunya. Denga n susah payah. Ia hanya sempat bertanya kepada beberapa orang yang melintas di depan apa bertemu dengan Nenek L ido yang belum juga pulang sejak sore hari. . Tak ada yang tahu.com/abclit. bertepatan dengan malam ditemukannya Rappe terkapar mandi darah di pinggir jalan tanah kampung. Hanya Nenek Lido yang setia menemani K akek di dekat kepalanya yang mulai melemah. Ia memegang tangannya yang bersimbah darah. Nenek Lido jatuh menyandar k e dinding. Kakek bermaksud menyuruh istrinya membeli baterai r adionya yang mulai melemah. Tidak juga ia marah kepada Kakek Lido yang tak pernah beranjak dari tempat tidu r dan radio transistornya saat pergumulan dengan mautnya tadi.processtext. Lampu berhasil dinyalakan dan Jona menjerit lalu pi ngsan.processtext. Nenek Lido mendekatk an mulutnya ke telinga kakek dan membisikkan sesuatu. Hanya satu permintaan Kakek Lido saat akan meninggal: Dimakamkan bersama radio t ransistor miliknya dalam satu liang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tangan dan baju ibunya yang lusuh penuh darah. Tapi Kakek Lido sadar bahwa kedua anak gadisnya marah kepadanya sebab tak perna h lagi menyapanya sejak kejadian malam itu. Nenek membelai rambut putrinya yang merasakan tangan ibunya basah.html Dia sudah pergi. Hanya itu. Kakek bahkan tak pernah meras a perlu untuk menanyakan atau ikut nimbrung pembicaraan kampung ketika Rappe ditemukan mati de ngan leher tertebas saat di pinggiran kampung sepulang dari minum tuak di kampung sebelah. Nyalakan lampu.com/abclit. Toh ia juga tak terlalu peduli bahkan ketik a kedua anak gadisnya menolak duduk di dekat pembaringannya beberapa saat sebelum ia mengembuskan nafa s terakhirnya beberapa bulan sejak peristiwa malam itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saat mendekati sakratul maut. Entah apa. http://www. kepalanya juga. Tangannya gemetar dan nyeri. Tiga jari tangan kanannya telah hilang dari tempatnya tersayat pedang saat bergubung dengan Rappe tadi. http://www. Nenek Lido menyuruh Jona. Tapi Nenek Lido tidak menangis .

Korban berja tuhan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kedua anaknya yang masih hidup. Revolusi kemerdekaan benar-benar membara di seluruh pelosok negeri. Remaja tanggung itu telah meninggal sejak semalam. A Cong dan Beng Sin. Dari balik kain penutup jasad.processtext. Tubuh dan pikirannya sangat le tih setelah melakukan perjalanan jauh selama dua hari dua malam. Ia tak tahu kapan situa si perang akan berhenti.html Pao An Tui Post: 11/27/2005 Disimak: 180 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas. Istrinya.com/abclit. . Tak jarang di antaranya adalah korban-korban kesalahpahaman belaka.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sedari semalam terus menangisi jasad anaknya yang membujur di atas dipan.com/abclit. Ada tujuh tusukan yang bersarang di tubuh anakny a. Ling-Ling. Tak ada seorang pun tetangga yang melayatnya. Edisi 11/27/2005 Keng Hong terkulai lemah di depan jasad anaknya. http://www. ikut-ikutan menjerit di samping ibunya. Ia baru saja menjejakkan kaki di Kembang Jepun2 ini setelah selama hampir dua hari merangkak-rangkak di antara desingan peluru dan m enyelinap menghindari laskar-laskar perjuangan yang anti-orang-orang kuning dan bermata si pit seperti dirinya. diliha tnya darah masih merembes membasahi bawah dipan. http://www.

Ling. gantunganku bila kau tak ada . Situasi darurat harus dihadapi dengan cara-cara darurat.processtext. http://www.html Sudahlah. http://www. Jangan menangis terus-menerus. Muka mereka pun pucat karena sejak semalam belum memejamkan mata barang sedikit pun.com/abclit. Tuhan ak an menerimanya di surga. Kita harus menguburkan Siong secepatnya sekalipun perlengkapan penguburan tidak lengkap. teriaknya sambil menggerung -gerung.com/abclit. Kenapa kau tega membiarkan ia mati. katanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Suamiku? Siong. mati di tangan bajingan-bajingan yang mengaku laskar perjuangan itu.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Relakan kepergian Siong. Lalu apa yang harus kita lakukan kemudian? dok membela tanya Sin Liong. Orang-orang yang berke . Sin Liong masuk ke ruangan bersama Hong San. Keng Hong melirik kedua adik iparnya. kata Keng Hong.

Sedangkan Ling-Ling terus mengusap kelopak matanya yang bengkak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Malam. Akhirnya tubuh rema ja tanggung itu dibenamkan ke tanah dalam suasana hujan rintik-rintik. air masih menggenangi halaman belakang .processtext. Aku tak mau Ling-Ling terus-terusan menangisinya. meskipun tinggal rintik-rintik. kau pergi ke tempat Paman Cia. Dia orang baik. Setelah empat jam menggali tanpa henti. tentu mau menolo ng kita. seolah lupa kalau kepenatan telah menghajar sejak dua ha ri yang lalu. Dengan kalimat terbata-bata. A Siong yang pertama kali membukakan pintu. A Cong. Sekarang. Tapi A S iong mewarisi .com/abclit. Kau sekarang menjadi anak tertua. Pelupuk mata yang sipit semakin menyembunyikan bol a matanya yang kecil.com/abclit. Wajah-wajah mereka muram. Keng Hong mencangkul tanah basah. Suruh dia membungkus mayat dan mendoakan arwah A Siong agar diterima di surga. Semalam.html Sudahlah. Empat orang duduk di atas meja bundar setelah tadi berdoa bersama di dep an altar sederhana yang dipersiapkan Keng Hong.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Jangan cengeng! Ketiga orang itu kemudian pergi mengambil cangkul dan mulai mencari tempat yang tepat untuk menguburkan jenazah. Hujan terus t urun sejak semalam. Sekarang kita harus menguburkan A Siong cepa t-cepat. ia bercerita tentang kematian A Siong lebih detail . kita pikirkan nanti saja. Jangan menangis terus. Ia selalu ketakutan bila ada orang asing datang ke rumahnya. kata Keng Hong. akhirnya lubang sedalam lebih dari satu meter it u berhasil dibuat. menanyakan apakah lelaki itu ada di rumahnya atau tidak. Paman Cia menggotong mayat A Siong keluar diiringi tangisan Ling-Ling. Di belakangnya Ling-Ling mengikuti den gan tubuh gemetaran. http://www. hampir lima orang tak dikenal mendatangi rumah Keng Hong. Matahari bulan Desember hilang entah ke mana. Bagaimana kalau kita kuburkan di halam an belakang rumah. http://www. Kadangkala dibantu oleh Hong San yang datang satu jam setelah terbunuhnya A Siong. Sin Liong terpaksa memindahkan air dari lubang terus-menerus untuk memudahkan pengga lian.

kata Ling-Ling menirukan suara A Siong.processtext. ikut melolong-lolong melihat tubu h A Siong. Orang-orang di Jakarta dan kota besar lain ramai-ramai membicarakan nasib babah-babah kaya yang rumahnya terus dijarah. kata Sin Liong dengan nada menyesal. Tapi teman-teman di pos penerimaan bantuan ransum untuk Republik menahanku. Kedua adik A Siong keluar dari kamar. Lebih enam kali orang itu menusuk A Siong. babah-babah kaya itu. Setelah A Siong mengucapkan kalimat terakhirnya. . Tak s udi ia membela orang-orang Belanda itu. Entah kenapa aku ingin datang ke rumah Kakak Ling sejak so re. Dan kita merelakan diri menjadi ka cung Pao An Tui.processtext.html Ayahku selamanya membela Republik. http://www. Sementara mereka. Aku datang terlambat.orang miskin seperti kita. yang menyandarkan nasib hartanya pada Pa o An Tui tak pernah memikirkan nasib orang. Ling-Ling pingsan melihat darah berceceran melumuri tubuh anaknya.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. mereka kabur dari tempat itu. walaupun kita loyal te rhadap Republik. Aku datan g satu jam setelah pembunuhan itu. Ayahku teman baik Oei Kim Sin. Setelah korbannya ambruk. pendiri Pao An Tui. tiba-tiba salah satu dari keli ma orang itu menarik dan menusukkan parang yang disembunyikan di selangkangannya. sampai remaja tanggung itu menjelempah di lantai . Kita memang serba sulit. Dan mati pun di sini. kata Hong San dengan wajah penuh sesal. Ling-Ling melolong-lolo ng. Ia lahir di sini. Menjengkelkan kalau dipikir-pikir.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.

.processtext. Kabarnya rumah Babah Can dan beberapa orang kaya di Kembang Jepun ini dijaga ora ng-orang bayaran KNIL. Mereka berteman baik s ejak kecil. orang-orang seperti Babah Can itu setiap hari hilir mudik bersama -sama KNIL. kau tidak tahu. meskipun ayah Keng Hong bekerja menjadi pembantu di rumah keluarga Oei yang kaya raya.processtext. teman masa kecilnya yang telah berjasa besar menyelam atkan orang-orang China seperti dirinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. aku tahu sendiri ada opsir KNIL bertandang ke rumah Babah Can tiga hari y ang lalu. Sudah tersebar desas-desus Pao An Tui membela Jender al Spoor3. bukan hanya di Surabaya isu itu berembus. Ia mengenal baik Oei Kim Sin. kata Hong San yang dari tadi diam saja. jawab Sin Liong ke sal. Ia tahu seperti apa kesetiaan Oei pada Republik.html Puh. baik yang kaya maupun yang miskin. Memang benar. Dan ia memang tahu sendiri iblis-iblis bermuka dua di organisas i keamanan kota itu. D i Semarang dan Jakarta isu itu pun lebih santer. http://www. Benar. http://www. Kabarnya KNIL memaksa beberapa orang petinggi Pao An Tui untuk memihak Belanda. Keng Hong mengangguk.com/abclit. Lihat saja buktinya. Kakak.com/abclit. Padahal ia menyatakan dirinya di depan banyak orang membiayai Pao An Tui.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Yang Mulia Perdana Menteri teman baik Seng Kun selama gerakan bawah tanah . Ia malahan memberikan bantuan untuk gerakan kita. http://www.com/abclit. Kita selalu menjadi kambing hitam dalam segala hal. http://www.processtext.html Orang-orang kita di Semarang lebih beruntung.com/abclit. Kabarnya tuan Perdana Menteri Syahrir berkunjung ke tempat kediaman Seng Kun. kata Hong San.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. ke pala Pao An Tui Semarang? Benar. Akibatnya pembunuhan besar-besaran seperti yang terjadi di Karaw ang dan Surakarta. Mereka jumlahnya lebih banyak dari pada Surabaya. Tak ada musuh dalam selimut? Orang-orang bermuka dua itu yang menyebabkan bencan a orang kecil macam kita ini. . Penjagaan keselamatan hidup mereka lebih muda h. dan tidak banyak terpencar-pencar.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Anaknya yang berusia sepuluh tahun kelihatan men ggigil. http://www. katanya dengan suar . Kakak Hong. tidur di sini.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Kau gantilah pakaianmu. Bukalah pintunya. ong langsung meraih selot pintu dan membukanya. Ling-Ling masuk ke rumahnya dan mengambil pakaian Tian-Tian yang seusia dengan anak Sin Liong. Masuklah. temani kami. Semua cahaya di rumah kumatikan. http://www.html Siapa?! bentak Keng Hong. a parau. kata istrinya sambil menggigil.processtext. Untuk apa kau kemari? Bukankah sudah kupesan sebaiknya kau tidur saja malam ini? ! kata Sin Liong gusar melihat istrinya yang basah kuyup menerobos hujan. jerit perempuan di luar pintu. Aku takut di rumah sendirian.com/abclit. Tadi baru saja ad a orang mengintip. Sin Li Aku.com/abclit. Mei Lan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

. Jend eral Spoor ingin Republik hancur secepatnya.processtext. Apakah ia ha rus menuntut nyawa anaknya? Revolusi memang makan banyak korban. Tidak.processtext. aku tak mau melakukan pengusutan lebih lanjut. meresahkan malam yang basah.com/abclit. katanya pelan. Ia telah tercebur ke dalamnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia tak akan menuntut bala s dendam tak bermata seperti itu. meninggalkan mereka. Suara tangisann ya pecah. Ia teringat dengan korban-korban seperti A S iong di Surakarta dan Karawang5. Dan sekarang revolusi yang diceburinya telah meminta nyawa anaknya.com/abclit. kata Hong San. tapi ratusan. Kau memang terlalu baik hati terhadap orang-orang Republik.html Keng Hong tertawa samar dan kecut. dalam hitungan beberapa hari ke depan akan ada operasi militer besar-besaran oleh Belanda. dan menguping pembicaraan opsir KNIL itu. Menurut mata-m ata yang kita selundupkan ke rumah Babah Can.Generated by ABC Amber LIT Converter. Anakmu sendiri menja di korban. Tidak hanya puluhan. kata istrinya sambil terisak. dan kau diam saja. terbunuh sia-sia. Ketua Pao An Tui di Surabaya telah memberikan perintah pada kita. http://www. http://www.

katanya dalam hati.html Kakak beristirahatlah. Padahal selama dua hari tiga malam ini ia tidur ayam. lalu menelentangkan tubuhnya di lantai. Entah kenapa Keng Hong tak langsung memejamkan matanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. K au telah menjadi tumbal untukku. Hong San telah mematikan semua lampu untuk memu dahkan penglihatannya ke luar rumah. Kakak. Ia melonjorkan kaki di atas dipan. Firasatnya tak enak. bisik . Besok kutemani Kakak ke rum ah ketua. Apa yang harus kita lakukan. Hong San. Malam turun semakin sunyi. Aku bangga memiliki anak sepertimu. Siong. Sementara Sin Liong menggelar tikar .com/abclit. Pikirannya terus mengembara ketika ia merasakan tangan Hong San menyentuh tubuhnya. kata Hong San.processtext.processtext. Tumbal revolusi kemerdekaan Republi k.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku akan di sini sampai pagi. Bayangan wajah A Siong bermain-main di kepalanya. Sayang Tuhan m emanggilmu sangat cepat. Mimpi orang-orang kecil macam kita. Dan tumbal kaum kita. http://www. ada seseorang mengendap-endap di luar. http://www.

Jangan terjebak. jawab Hong San.com/abclit. Keng Hong mendekati pintu depan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.com/abclit. katanya. . Mereka benar-benar meneror kita.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sin Liong membungkuk mengamati orang di luar r umah. kata Keng Hong. http://www. Kita sergap saja dia.processtext.processtext. Cuma ada satu orang.html Sudah. Bisa saja mereka cuma memancing kita keluar. Dia menunggu di samping pintu.

Ia mengambilnya dan menutup pi ntu lagi. tak tahu mesti berbuat apa. lalu membukanya.processtext. Setelah keadaan sepi selama hampir seperempat jam. Sebuah kertas tertusuk pisau kecil di di pintu rumahnya. Keng Hon g memberi tanda pada Sin Liong untuk berjaga-jaga. katanya sambil meremas kertas itu sampai hancur.processtext. Kita benar-benar berada di tempat yang sulit. Keng Hong menggeleng-gelengkan kepalanya.html Lama mereka tiarap. Perlahan-lahan. ia membuka selot pintu. Kedua adik iparnya memandang bingung. Antek-antek Pao An Tui kalau berani bersekutu dengan Belanda akan dimusnahkan. .com/abclit.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Kedua belah pihak mencurigai kita.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Mereka berpandangan satu sama lain. Diambilnya korek dari kantong celananya. Ia membaca tulisan itu.

Ia mati bunuh diri tahun 1949. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. 3.html Catatan: 1. Nama salah satu kuil atau kelenteng di Semarang. NICA.processtext.com/abclit. begitu posisi Belanda d i dunia internasional terjepit.processtext. 4. Kuil ini diperkirakan dibang un ketika Panglima Cheng Hoo datang ke Sam Poo Toa Lang atau Semarang pada abad ke-15. di Hindia Belanda yang ditugaskan untuk mempe rtahankan kekuasaan Hindia Belanda. Nama daerah di Surabaya tempat bermukim komunitas China. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. 2. Pao An Tui : Barisan Polisi Keamanan Kota. suatu penjaga keamanan sipil yang dibentuk etnis China di tahun 1947 guna menjaga keselamatan orang-orang China baik karena ancaman Bel anda maupun pihak-pihak Republik yang tidak menyukainya. Panglima Tentara Belanda.

Bagai melayang.html Antara tahun 1946 sampai tahun 1949. menggandakan semakin banyak lalu memantulkan. Mungkin tak tepat disebut amat terang karena titik cahaya itu benar-benar menyila ukan. Dan. lelaki tua itu merasa nyama n. semua terbentang. Begitulah semua datang.. tak tertahan oleh tatap. Tetapi bukan. sebentar memusat sebentar menebar. Pedih ini akan hilang. Peristiwa di Surakarta dan Karawang adalah dua contoh da ri pembunuhan mengerikan terhadap orang-orang etnis China. dinding-dinding kaca.com/abclit. melainkan melesat berupa garis putih tajam yang langsung menghunjam memedihkan m ata begitu seseorang mencoba bertahan. siang meman ggang meringkus dirinya. dengan ganjil. Dan gedung-gedun g. segera merembes air. lingkaran hitam itu lalu menyatu. lantas mengembang. kuning kelabu. itulah yang dilakukan olehnya. Bukan hanya tameng. menjelma kerumun bulatan pijar. ada sebuah titik. Tetapi takkan lama. seolah seperti tameng mena han hunjam cahaya. Begitulah terik. kelabu jadi samar. seperti kemarin-kemarin. Dan. ribuan lingkaran hitam baga i menghambur menyemaki ruang pandangnya. terus mengembang. Lingkaran hitam yang berputar-putar. http://www. Edisi 11/13/2005 Pernahkah kaulihat matahari begitu banyak? Atau turun merendah seolah mencecah? Dalam lapar.. Begitulah hitam jadi kelabu. Dan lalu. Di sana.. matahari membelah. selintas tampak seperti mata kayu. jambang. dalam nanar. bergulir jatuh ke kumisnya yang menyatu dengan jenggot.processtext. Tentu pula tak bisa disebut seperti bintang karena titik cahaya itu sa ma sekali tak bekerlip. Setelah berputar memusat-menebar memus at-menebar. amat te rang. meranggas tak teratur panjang dan jarang. di puncak monumen. Begitu air mata menyelu sup di helaian kumis lalu terasa mencapai bibir.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tujuh Puluh Tujuh Lidah Emas Post: 11/13/2005 Disimak: 254 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas. memang. . http://www. komunitas China di nusantara mengalami bany ak sekali pembunuhan tanpa sebab. seperti bintang. samar jadi terang.processtext. Dan dari mata tu anya yang buram.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tetapi bukan itu. putih pirang . menggenan g. yang semuanya kotor.com/abclit.

Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. berkacamata. di atas kereta itulah ia. meyakinkan mereka: emas dibutuhkan Jakarta. Ia pun tiba di tambang itu: Lebong Tandai. ada sebuah titik. dalam nanar.. menyandang tas di bahu kirinya. bagai mengambang. Jepang menyerah. Pak Daud. Dan gedung-gedun g..html Bagaimana semua bisa tiba-tiba berubah? Ia sendiri tak begitu tahu. Derek II. Masa berganti.. gema lori. Melayang. menggandakan semakin banyak lalu memantulkan. Menyerang tambang. pasokan senjata berdatang an.. http://www. dinding-dinding kaca. Kata Pak Daud. sepa tu boot.. orang-orang kemudian menyebutnya bom atom) dijatuhkan di Hiroshima d an Nagasaki. beberapa dengan lampu dan baterai di pinggang. Dan Belanda pergi. . Berlompatan. Wajah-wajah yang data ng dari keresidenan. yang beberapa di antaranya menjulurkan rel dengan lori-lor i lebih kecil (memuat bongkah-bongkah batu batu-batu berurat emas!) meluncur ke luar tak henti-henti.processtext. di puncak Monas. Apakah mahas iswa? Karena tegak di tempat yang tak mencolok. Apakah hanya matanya? Karena hari ini. matahari membelah. ada banyak emas. pun mengaja knya. Maka. tidak. Makin jelas. Tetapi ya. Titik putih. langit goa yang runtuh.. Lorong-lorong. Ia hanya me ndengar bom besak (bom besar. bukan itu. tajam pedih.. Bengkulu. Derek (pos) I.. ledakan dinamit.. di sebelah dua orang yang berlindung ke gerob . tangga-tangga be si. Bagaimana mereka bisa bertahan? Heran. tak ped uli pada apa pun kecuali pada goa-goa. semua terbentang. menghunjam mata. Huah! Orang.. bagai melayang. Di san a. kata mereka. lalu proklamasi. Orang itu masih muda. tid ak. Ma ka.com/abclit. Monumen Nasional. Tampak amat sibuk.com/abclit. Di atas papan itulah ia duduk. Letusan? Belanda kembali datang..orang dengan helm. Kini tertahan. Pusat juga perlu tahu bahwa di tanah ki ta. segala yang dulu dikuasai Jepan g kini kita yang memiliki. lift ke atas ke bawah. berlalu lalang.. Bahkan Gubernur Militer pun (s iapa namanya? Ia lupa) bergabung dengan mereka.. Di masa damai u ntuk apa? Untuk Monas.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.. orang kampungnya yang juru tulis gudang (mereka menyebutnya magazyn schrijver) di tambang. Memandang ke luar. Seperti hamburan. Begitu juga tambang emas di Lebong. Kata kawannya konon karena dibeli dengan emas tambang. mulailah hari-hari itu. Kereta api kecil (mereka menyebutnya lori) dengan empat wagon yang dibelintangi papan-papan. Dan wajah-wajah itu muncul. Membujuk. menjelma kerumun bulatan pijar. ada seseorang yang juga mendongak menatap ke sana. Pernahkah kaulihat matahari begitu banyak? Atau turun merendah seolah mencecah? Dalam lapar. Berdebar. Dan seperti mimpi. lihat. Tetapi memang.

ak penjual rokok. ia .

Maaf. http://www. Tetapi. itu.. seingatnya. yang diangkat jadi juru tulis gud ang. Dulu. Ia tak suka. Dik Najir. Pak Jusuf berkata. http://www. Jalan yang lebih baik? Maksud Pak. Dik Najir. apa adanya. Bingkai kacamata dari plastik keras coklat tebal.. Begini. Kacamata itu. apakah memang diciptakan untuk menyangga bingka i kacamata yang tampak seperti berat? Dan mulut itu..processtext.. kembali ia palingkan mu ka. i a mengalihkan pandang.. Refleks. Tatapan di balik kacamata.html Tiba-tiba si pemuda menoleh. Setelah merengg angkan tubuh dari sandaran kursi. mulut dengan bibir tipis melipat hingga ter kesan bagai diisap dari dalam. Yang orang-orang dengar. dulu merupakan sosok sederhana. tatapan itu.. di tambang itu. Tatapan di balik kacamata. . Kacamata itu. Dari jauh ia datang karena yakin Nur.. memungkinkan Pak Jusuf tahu aliran sumbangan emas untuk Monas itu. kenapa kini berbeda? Senyum itu. Agaknya ia harus terus-terang . kita berjuang. mendehem beberapa kali. senyum itu kembali. Tetapi.com/abclit.. kini tersenyum. terasa ganjil. Cu ping hidung besar berkilat yang melengkung naik. Saya paham.Generated by ABC Amber LIT Converter. emas yang kita sumbangkan dulu. Pak Jusuf. yang ingin saya tahu yaa.. setelah Pak Daud meninggal. Wajah bulat berkacamata de ngan bingkai plastik keras coklat tebal ini. Cup ing hidung besar. Begitulah yang orang-orang dengar. saya punya usul. tapi mata di balik bingkai besar itu berubah. Ma-maaf. cacat. menatap ke arahnya. katanya . anak Pak Daud... Ia tak suka kalimat tak jelas itu.. Tapi. tak mungkin menyampaikan hal yang tak pasti. mendehem lagi. Bingkai kacamata dari plastik keras coklat tebal. coba berdagang. Lihatlah kini diri Dik Najir. saya mengerti. Jalan yang lebih baik. Tak enak ketahuan mengamati.. emas Monas i tu didatangkan dari Jepang. Saya membutuhkannya.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Senyum itu masih.. Jabatan terakhirnya selaku pembantu kepala bagian mesin tumbuk (mereka menyebutnya molen assistant). Tetapi hei. Untuk modal.processtext. Pak Jusuf inilah.

. Pak Jusuf mengeruk saku celananya..processtext. Maksud Pak Jusuf? Yah.com/abclit. saya kemari hanya untuk hal itu. Lelaki berwajah bulat (dengan tubuh yang kini juga tak kalah bulat) itu menarik napas. Dari anak Pak Daud saya tahu bahwa emas itu dikembalikan melalui Pak Jusuf.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. s oal sumbangan emas Monas yang dipulangkan. Emas itu memang ada pada saya. Jemarinya merogoh. disalurkan. Dik Najir tentu bertanya-tanya.processtext. Jadi. maaf. Nah.com/abclit. . Dik Najir.. melainkan disalurkan. mendengus.html Ah tidak! Mana bisa. seper ti mencari lagi posisi yang tepat. mereka hanya meneruskan. Kembali disandarkannya tubuh ke kursi. Itu gampang. mereka bilang ada yang digunakan. begini. baiklah saya terangkan. bagai men cari persetujuan. langit goa yang runtuh. Saya. emas itu tak usah d ibagikan. Ragu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kemudi an katanya. Tidak. seperti kecewa. Lalu. Bila saya bagikan kepada seluruh buruh dan karyawan yang bekerja waktu itu. mengeluarkan dompet. Kaki saya putus bukan karena berperang. kata mereka. menj epit sesuatu ke luar dari dalam dompet lalu mengacungkan ke muka: uang logam satu rupiah. http://www. Ketika s aya tanyakan kenapa tak sama. ia mengangguk. Saya. Sumbangkan saja.. Ketika saya tanyakan digunaka n untuk apa karena toh kita dengar emas Monas didatangkan dari Jepang.. tapi jumlahnya tak lagi sama. Tenang. Dan karena jumlahnya sedikit. Tak lebih. Sebetulnya bukan dikembalikan. Tapi karena dinamit itu. Pak Jusuf. sesedikit apakah emas yang mereka pula ngkan hingga tak pantas buat dibagikan. lalu berkata. http://www. Diperbaikinya duduk. Saya tak mau. ke masjid atau ke sekolah atau ke apa di Lebong si ni. Tidakkah itu berarti disalurkan? Mata di balik bingkai besar itu menatap ke matanya. maka masing-masingnya cuma akan dapat segini.. Dik Najir . mereka katakan bahwa begitul ah keterangan dari atas.

Semua tak bergerak. kelihatan seperti patung. bersamaan dengan gerak tangan Pak Jusuf menyongsong. Semua tak bergerak. tertahan bagai mengambang.. Dengan hanya seribu. di puncak sana berkilauan 77 lida h emas.. taplak. kulitnya merah menghitam bagai terpanggang. Waktukah.. tertahan bagai mengambang. http://www.. Apa yang ia lakukan? M eminta 1. langkah si pemuda terhenti. yang siap menyambut koin. aku tahu yang ia rasakan. tidakkah berair bagai menangis? Pusing. Siapa yang menjatuhkan? Tak kalah terkeju t... diam. matanya segera menangkap sosok itu: si pemuda. Dan. Pak Jusuf melambu ngkan koin satu rupiah itu tinggi. keti ka berada pada satu titik antara loteng dan tangan Pak Jusuf yang siap menyambut. bagaimana aku bisa pulang ke tempat kos? Refleks.. teronggok di trotoar. semua perabot di ruang tamu Pak Jusuf tampak seperti beku. terjadi peristiwa itu! Peristiwa yang takkan bisa ia lupakan: koin itu berhenti.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter.! Triiingngng.html Seperti tahu keheranannya. kaku tergantung. k ursi. Koin itu! Ribuan kedua! Ribuan kedua terakhir yang dipunyainya..000 rupiah yang barusan berdenting masuk ke kalengnya.. Waja h bulatnya tengadah. menatap ke arah koin. Ia terus meluncur. Pak Jusuf mengangguk.. Meja. nyaris menyentuh loteng. si pemuda membalikkan tubuh. Sepuluh. ketika itulah.. Mata di balik bingkai besar itu menganga. tapi kembali tertegun. Tangannya yang terangkat. atau mungkin tiga puluh detik.com/abclit..000 rupiah itu kembali? . gorden. jatuh menimpa lantai: Triiingngng.processtext. semua kembali seperti biasa. Bahkan udara pun seperti mati. mata itu. Tetapi mendadak. astaga. Koin itu berhenti. Tapi ajaib. Bukan koin satu rupiah 40 tahun lalu itu.! Lelaki tua itu terkejut.com/abclit. Pemuda kacamata yang kini telah menjauh beberapa langkah. t etapi koin 1. tak berkedip.Generated by ABC Amber LIT Converter. Betulkah? Betul. Mu lutnya terbuka. Sepertiku. Ketika koin itu bergerak turun. hingga bibir tipis yang melipat itu benar-benar tampak. Lalu. yang berhenti? Dan Pak Jusuf.. lapar. sekilas tamp ak seperti mata kayu. iseng. Diayunnya kaki. tersentak. tidakkah tadi pengemis tua itu juga menatap ke puncak Monas? Buntung. dua puluh. Senyap. koi n satu rupiah itu tak tersambut.. http://www. diam. Saat koin itu bergerak turun .

html Salah tingkah.processtext. Tak ada pula petir mendera Me rapi yang samar mengonggok di bumi fana. http://www. Tujuh puluh tujuh? Bagai bukan angka yang asing. http://www.*** Payakumbuh... aku yakin kabut lembut dan matahari susut saja yang mengepung Rumah K aresidenan itu.processtext.. Edisi 11/06/2005 Ya.. asalan ia berkata. kau juga tahu. Ramadhan telah berlalu.. Tak salah jika kukesankan Allah menebarkan cahaya cokelat keemasan di wajah siapa pu n yang menyaksikan de Kock menghardik sang Pangeran. 17 Agustus 2005 Sayap Kabut Sultan Ngamid Post: 11/13/2005 Disimak: 163 kali Cerpen: Triyanto Triwikromo Sumber: Kompas. sangat tak keliru jika kutorehkan warna terang di sekujur kanvas. Tak ada gerimis riwis yang menghardik tiang-tiang tua. dalam lukisanku. Si pengemis seperti lega.com/abclit. Jadi.com/abclit. hari itu. Oh. Maaf. Tujuh puluh tujuh? Eh. Minggu 28 Maret 1830.Generated by ABC Amber LIT Converter. tujuh p uluh tujuh lidah emas. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kare na itu. berapa umur Bapak? Tujuh puluh tujuh.

Sayap-sayap itu seakan tak sabar menerbangkan sang Junjun gan ke langit suci. jika dia berdiri di dekat Haj i Ngisa dan Haji Badarudin penasihat-penasihat agama terkasih Pangeran pasti lukisannya tak akan seka dar menggambarkan Sultan Ngamid sebagai manusia biasa. Sultan juga meminta agar Haji Ngisa tak perlu takjub pada segala peristiwa tak masuk akal ya ng menyelimuti Rumah Karesidenan yang telah dikepung para serdadu itu. atau Perie akan menganggap Sultan mencip . Haji Ngisa tak ingin pe kikan ketakjuban itu akan mengganggu takdir Allah yang telah ginaris. Raden Mas Joned. Hanya aku saja yang boleh sedih. Pangeran harus kuluk is tegak menantang. Namun di luar dugaan. di kedua bahu Sultan tumbuh say ap Rajawali ungu yang menyilaukan mata. ke langit sarat sriti.processtext. sekalipun di kepung wajah-wajah tegang staf de Kock dan disaksikan rakyat dalam sedu-sedan. Ya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. 1 Andaikata Raden Saleh hadir di Rumah Karesidenan bersama Pangeran Dipanegara Mu da. http://www." desis Haji Ngisa. Sultan Ngamid menanggalkan bulu-bul u indah yang barangkali diberikan oleh Malaikat Jibril itu." Haji Ngisa tahu benar jika Sultan Ngamid tak menanggalkan sayap atau menyemburk an kelabang beracun kepada lawan. ketika ketegangan terj adi dan Jenderal de Kock mengharap Pangeran agar segera naik kereta.html Memang keheningan dan kebeningan menguar dari pagi yang baru mekar. Jadi. de Stuers. tetapi aku tak mungkin menorehkan kabut dan dingin Magelang terlalu dalam di kanvas. Hanya aku yang kausangka telah belajar teknik mel ukis dari Horace Varnet dan Eugene Delacroix boleh menyusupkan diriku pada wajah prajurit yang takz im membungkuk di hadapan Pangeran dan pasukan cemas yang mewaswaskan nasib sang Junjungan.com/abclit.processtext. Haji Ngisa yang telah mengerti betapa kegaiban bisa menghunjam kepada siapa pun yang dipilih Allah hanya mengangguk. mungkin dia tak ak an melukiskan Sultan Ngamid sebagai pangeran bersorban saja. dan Raden Mas Raib2 pada 28 Maret 1830 yang ajaib itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Roest. "Segalanya suda h diatur. terkejut dan kemudian lari tunggang langgang. Residen Kedu berwajah batu itu.com/abclit. Dia tak ingin de Kock atau Valck. Sebab dalam pandangan Haji Ngisa yang masih sangat awas. Lewat bisikan batin. Bahkan dia memberi isyarat pada Haji Ngisa a gar tak terpesona pada setiap keajaiban yang mengucur setelah seseorang khusyuk berpuasa. "bahkan mungkin Jibril pun dititahkan tidur dan tak mencampuri segala yan g terjadi dalam silaturahmi indah ini. dia juga memberi is yarat kepada panakawan Banthengwareng dan Jayasutra agar tak memekik. Sambil menempelkan jari telunjuk ke bibir. http://www.

takan sihir dan menghina para perwira yang mengajak berunding menghentikan Perang Jawa itu. "Kal au mau Sultan .

Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Kalau perlu say a akan menggorok leher perempuan-perempuan terkasih Anda pada Lebaran hari ketiga. hati Sampean bisa terbakar. Anda ingin mengadili saya? Anda ingin mengajak berkelahi? Jika itu yang Jenderal inginkan. Pangeran. Tentu de Kock tak mendengarkan isyarat halus itu." desis pria yang senantiasa berzikir itu teramat pelan." Ya. de Kock pun sudah punya cara untuk menaklukkan Pang eran.3 Saya datang tidak dengan k eris terhunus dan pedang meradang. "Jadi. saya pun tak mau berkelahi dengan Sampean. Namun. saat mendengarkan semburan kata-kata semacam itu Haji Ngisa berharap de Koc k segera mengurungkan niat menangkap dan mengasingkan Pangeran. Haji Ngisa lebih memilih memandang kilau senapan dan pakaian para s erdadu yang dipimpin du Peron di anjungan dalam ketimbang menatap wajah Sultan Ngamid yang karena ter lalu benderang tak lagi bisa dipandang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan. de Kock tak punya alasan untuk tak segera melakukan perintah Johannes van den Bosch.com/abclit. mengapa sejak pemandangan menakjubkan itu terjadi. Kalau berani menatap." . memang tak semua tanda bisa dir aba dan membuncahkan makna. Bahkan jika tak mu ngkin menangkap atau membunuh Sultan Ngamid. saya tak membutuhkan keadilan dari tangan Sampean. jangan lupa Haji Ngisa dan para panakawan juga kami jebloskan ke sumur tua. Jenderal? Apa yang harus saya lakukan di sini? Saya datang dengan bersahabat semata-mata untuk kunjungan singkat sebagaimana yang di adatkan oleh orang Jawa setelah mereka selesai berpuasa selama sebulan. Tetapi.processtext. saya tembak putra-putra Sampean." kata de Kock. http://www.html Karena itu. Jika ingin berkelahi. "Saya akan mempreteli kekuasaan Sampean dengan cara apa pun. Telinganya bahkan lebih be risi instruksi-instruksi sang Gubernur Jenderal ketimbang luapan amarah Sultan Ngamid. Ya. http://www. Sete lah itu.processtext. "Sampean juga jangan menatap wajah Sultan. d e Kock tidak peka? Mengapa dia tak membiarkan Sultan Ngamid pulang setelah selesai bersilatur ahmi? "Mengapa saya tidak diperkenankan pulang. Jenderal. Tentu dia tak terlatih menang kap pertanda yang hanya berupa gelengan kepala Haji Ngisa itu." "Saya ingin menyelesaikan persoalan kita hari ini juga.

seperti Isa yang tersalib. wahai Kiai waskita? Karena memang tak semua ha l harus ditakjubi. http://www. Dengan hati-hati pula. Serdadu aka n jadi abu tanpa jejak kehidupan. dia membentangkan tangan dan mengibas-ibaskan sayap. De Kock akan tinggal arang. menghilang dari pandangan Haji Ngisa yang tak lagi takjub. Apakah Sampean tak cemas? Aku tak bisa cemas lagi sejak de Kock kehilangan kepekaan. Urusan siapa? Urusan saya. dia berjingkat mendekati Ali Basah Gandakusuma da n membisikkan pertanyaan-pertanyaan tak terduga. moksa ke langit. urusan Haji Ngisa. kau tahu. Mengapa tak Sampean lagi takjub. seluruh Rumah Karesidenan akan terbakar. dia berseru. membumbung menembus kabut. Sampean tahu segalanya berakhir mengenaskan? Mengenaskan? Apa ya ng mengenaskan? Keajaiban sayap-sayap Jibril di tubuh Pangeran. Tuan. Dengan hati-hati dia mengenakan sayap itu. Bertanyalah kepada pria yang setiap subuh shalat berjamaah dengan Sultan Ngamid itu. jadi Sultan Ngamid memang benar-benar punya sayap? Punya sayap a tau tidak.com/abclit.processtext. http://www.com/abclit. "Apakah Sultan tak mengerti akan terjadi peristiwa seperti ini. Gusti. Sampean anggap peri stiwa mengenaskan? O. Jadi.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketahuilah. Kisanak?" Gandakusma mengangguk. Takjublah pada mengapa Sultan Ngamid berani mati pada saat ruang dan waktu membe ri kesempatan untuk hidup. Saat itu dia justru melihat Sultan Ngamid mulai memungut sayap Rajawali ungu yang semula ditanggalkan. Apakah Allah telah mengirimkan jutaan malaikat untuk mengarak Sultan Ngamid ke surga? Mengapa bertanya seperti itu? Mengapa tak boleh bertanya seperti itu? Saya kira bukan hanya saya yang melihat jutaan malai kat mengarak Sultan Ngamid ke surga. Segalanya tela h kukembalikan pada-Mu!" Setelah itu. Apakah saya boleh bertanya pada de Kock? Kenapa tidak? Apakah dia akan menganggap Sultan Nga mid sebagai dajjal tak aturan? Apakah dia menangkap Sultan Ngamid karena membayangkan diri s ebagai mesias yang mampu menghentikan perang? .processtext. Takjublah mengapa dia tak menunjukkan sayap-sayap ungu itu kepada d e Kock dan serdadu-serdadu yang juga dibutakan. bukan urusan Sampean. Apa orang lain yang tahu peristiwa sulapan itu? Bertanyalah pad a Gandakusuma. "Allahu! Allahu! Allahu! Segalanya telah rampung. andaikata de Kock dan par a serdadu tahu. Karena itu.html Haji Ngisa kian tak tahan mendengarkan semburan kata Sultan Ngamid yang menguar kan bau berbagai wangi-wangian itu.

.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ya, > 0 Meski demikian, Gandakusuma tak berani mempertanyakan segala sesuatu yang berka it dengan perang dan kematian. Tak baik pada Lebaran yang baru mekar mempersoalkan amis darah, wa ngi bunga kubur, dan Matesih menjelang Sultan Ngamid berunding di Rumah Karesidenan. "Saya kira semua prajurit harus menyertai Panjenengan, Sultan." "Allah tak menghendaki seperti itu, Gandakusuma." "Maaf, Sultan, saya khawatir Jenderal de Kock akan " "Ya, ya, Sampean boleh khawatir. Namun, saya lebih khawatir jika prajurit kita akan mengejutkan mereka." "Jadi, kita hanya akan bersilaturahmi, berlebaran pada Jenderal de Kock, Sultan ?" "Ya. Jangan kaukenakan tanda pangkat atau jabatan. Kenakan saja pakaian santai sebagaimana kita hendak pelesir atau berjalan-jalan." Sampai pada percakapan yang kian tak terpahami itu, Gandakusma melihat sayap Ra jawali ungu di bahu Sultan Ngamid kian melebar. Sayap itu kian menelan tiang-tiang dan segala yang b isa teraba dan terjamah tangan. Karena itu, sekali lagi, Gandakusuma menyangkal.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Iblis? Kitalah yang iblis kalau tak bisa memaafkan orang-orang yang hendak mem bunuh dan memperdaya kita." Kali ini Gandakusuma tak berani menatap wajah sang Sultan. Dia tahu sebentar la gi, setelah pada pukul 08.00 Sultan berangkat ke Rumah Karesidenan, de Kock akan mengerahkan ratusan ib lis untuk membekuk Junjungan yang kian tak peduli pada pekik kemenangan di medan perang it u. Dia yakin benar sayap-sayap Sultan akan rontok pada saat de Kock menghardik dan memerintahkan Pa ngeran beranjak menuju kereta pengasingan. "Segalanya sudah diatur oleh sang Jenderal sialan, tetapi mengapa Sultan percaya bahwa apa pun yang terjadi telah diatur oleh Tuhan dan tak lagi bisa dihindarkan?" desis Gandakusum a dalam kecamuk pikiran tak keruan. "Sudahlah, Gandakusuma," kata Sultan seperti mengerti segala yang dipikirkan ol eh panglima utamanya itu, "pada saat berperang pikirkanlah peperangan. Namun pada saat Lebaran pikirk anlah Lebaran. Ayolah, bersenang-senanglah bersama Jenderal de Kock dan para perwira. Nanti kub eri kuda baru. Nanti kuberi sajadah dan sorban baru. Nanti ." Gandakusma tahu nanti dia hanya akan mendapatkan sayap yang rontok, mata yang k ehilangan keperkasaan, dan jiwa yang tak lagi terpesona pada kabut Merapi. O, mengapa keka lahan begitu wangi? Mengapa ia muncul ketika puncak kemenangan hadir telanjang serupa bidadari? Kini kau tahu bukan mengapa aku tak mau melukiskan Sultan Ngamid mengenakan say ap Rajawali ungu. Digambarkan bersayap atau tak bersayap, Sultan Ngamid adalah Sultan Ngamid . Ia akan menanggalkan apa pun yang bukan miliknya. Juga sayap dan kemegahan dunia. Juga s ayap dan segala yang dicinta. Ya, namaku Saleh, kau telah melihat Sultan Ngamid dalam lukisanku5 pada senja y ang hampir kehilangan doa-doamu. Aku bahagia karena tak menganggap dia sebagai malaikat ata u dewa bermata ungu.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Catatan: 1. Bagian ini bertolak dari reproduksi lukisan Raden Saleh yang terdapat dalam gambar sampul buku Dr Peter Carey, "Asal Usul Perang Jawa; Pemberontakan Sepoy & Lukisan Raden Saleh" yang diterbitkan oleh LKiS, Juli 2004. Saya perlu berterima kasih kepada Sutanto Mendut yang meng ingatkan saya betapa Dipanegara diperdaya Jenderal de Kock pada Lebaran hari kedua. Reproduksi lukisan itu pula yang digunakan koreografer Sardono sebagai pancatan lakon "Opera Diponegoro". 2. Anak-anak Sultan Ngamid. 3. Kata-kata Sultan Ngamid dalam "Babad Dipanegara". 4. Sultan Ngamid adalah nama tua Pangeran Dipanegara. Begitu memosisikan diri se bagai Ratu Pangageng Panatagama ing Tanah Jawi, nama Dipanegara dia berikan kepada putranya . 5. "Historische Tableau, die Gefangennahmen des Javasnischen Hauptling Diepo Neg oro". Langit Malam Post: 10/31/2005 Disimak: 227 kali Cerpen: Iyut Fitra

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Detak yang lamban. Seperti kemarin juga. Serupa sebelum-sebelumnya jua. Pukul d ua belas tengah malam. Angin menusuk gigil. Mencucuk sumsum dan tulang. Aku memasang jaket dan b eranjak meninggalkan rumah. Menuju jantung kota kecilku, sekaligus menceburkan diri ke d alam malam. Berjalan di atas lintasan trotoar yang menenggelamkanku ke ruang-ruang lengang melenakan. Kuingat kata-kata Ibu sore tadi. Di beranda tempat kami bisa minum teh seraya m enyaksikan kelopak-kelopak mawar. Bercerita dan bersenda sambil menunggu senja tiba. Namun, sore kali ini menjadi lain. Setelah aku bercerita panjang, akhirnya Ibu berkata keras kepadaku seolah- olah saja ia sedang disengat kalajengking. "Anak dendang? 1) Kau mau menikahi anak dendang? Apakah Ibu tidak salah dengar? " Aku menatap bola mata Ibu dalam-dalam. Sebuah danau tenang. Telaga yang tidak p ernah kehilangan kasih. Semenjak usia lima tahun, sejak Ayah meninggal karena penyakit yang dider itanya, sejak saat itu pulalah Ibu hanya sendirian membesarkan aku. Anak satu-satunya. Ibu yang kemudia nnya melanjutkan bisnis Ayah di bidang konfeksi, memang tidak pernah membiarkan aku hidup kekuran gan. Sampai aku besar. Sampai aku menyelesaikan kuliah di fakultas ekonomi. Sampai Ibu lebih men gharapkan aku membantu bisnis konfeksinya daripada melamar pekerjaan lain. Ah, bola mata itu serasa tak kuat untuk kulawan. bola mata tempat biasanya aku berteduh. Tempat menimba kebahagiaan yang tak pernah kering. Tetapi, bagaimanapun aku harus menco ba untuk menjelaskan. "Ibu, anak dendang itu juga manusia. Aku telah menyelidiki segala sesuatu tenta ng dirinya," ucapku pelan, hati-hati, agar Ibu mengerti. "Apa yang telah kau ketahui? Tentang ia yang selalu pulang subuh? Pulang dengan lelaki yang selalu bertukar-tukar? Atau kegenitannya merayu laki-laki di pagurawan? 2) "balas Ibu s engit. Mulai sinis. Tak biasanya Ibu seperti itu. Telingaku mendadak panas mendengar kalimat Ibu yang amat menyudutkan profesi an ak dendang. Hatiku terbakar. Namun, sepuncak upaya aku berusaha untuk bertenang diri dalam k esabaran.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "O, jadi namanya Rabina?" Ibu memotong. "Ya. Aku telah selami pribadinya, keluarganya, bahkan latar belakang apa pun sa ja dari dirinya. Tidak ada yang menggoreskan cela, Ibu. Barangkali kenyataanlah atau keterdesakan keras nya kehidupan yang memaksanya memilih menjadi anak dendang. Karena hanya kepandaian berdendang itu yang dimilikinya, dan kesempatan seperti itulah yang dapat diraihnya." "Ibu tetap tidak setuju!" jawab Ibu betapa kaku. Banyak lagi yang kucoba jelaskan, tetapi Ibu tetap pada pendiriannya. Bahkan, s emakin banyak aku berbicara, kian pedas kalimat-kalimat yang keluar dari mulut Ibu. "Perempuan pulang pagi!" "Hidup tiada ubah bagai musang!" "Mana ada waktunya mengurus keluarga!" "Ibu tidak akan pernah setuju!" Kalimat-kalimat yang terus mengiang. Bersipongang. Menyisik bersama angin malam yang tajam. Menusuk sudut hatiku yang paling lemah. Aku terpojok. Bayangan-bayangan itu membuatku tanpa terasa telah sampai di jantung kota. Aku duduk di tepi trotoar, dekat sebuah lampu taman. Sebatang rokok kuselai. Asapnya membaur denga n cuaca. Lelapat kudengar tiupan saluang 3) yang ditingkahi dendang 4). Berbuai-buai. Lapik gurau 5) tidak jauh lagi dari

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Dan suara itu. Pastilah Rabina yang tengah mendendangkannya. Suara yang sudah t eramat kukenal. Akrab. Lekat di kedua belah anak telingaku. Suara yang tiap menit kini mulai men ggerayangi kegelisahan. Mengimbau. Lirih. Sayup. Seolah berpitunang. Membentur-bentur pikiran yang kini sulit lepas. Samar-samar kudengar lagu Palayaran 6) yang sangat kusukai. Bergema melantuni malam. Seolah berlari menjauh menembus c akrawala. Bergendang-gendang. Memukul. Dan berulang- ulang datang. Aku ingin ke sana. Ingin melihat senyum Rabina. Ingin menikmati rambut panjangn ya, bulu matanya, bibirnya. Aku ingin mendengar suaranya lebih dekat. Tetapi, kalimat-kalimat Ibu tadi sore seolah-olah menahan gerak langkahku. "Tak adakah pilihan yang lebih baik bagi seorang sarjana ekonomi? Untuk menjaga martabat keluarga dari pandangan- pandangan sebelah mata?" Selalu. Dan masih saja kalimat Ibu menghunjam bagai pisau-pisau yang berlepasan dari udara, berburu ke arahku. "Mengertilah, Ibu. Apa Ibu percaya bahwa perempuan-perempuan lain pun akan sela lu lebih baik daripada anak dendang? Ibu tentu lebih paham sesungguhnya," jawabku tenang. "Di samping berdendang, mereka adalah perempuan-perempuan yang berusaha melestarikan kebuday aan. Pewaris, penjaga, dan penerus kesenian nenek moyang kita. Mengapa mereka harus kita sisih kan, kita lecehkan dalam keseharian. Haruskah kita membunuhnya, Ibu? Membiarkan mereka mati di saat mereka berusaha untuk tetap tumbuh. Kurasa Ibu tidak sepicik itu," terangku lebih panjang. Berha rap Ibu tidak tersinggung dengan uraianku. Tetapi, Ibu tidak lagi menjawab dan meninggalkanku tanpa berkata-kata. Namun, j elas kutangkap dari gelagatnya, Ibu tetap tak sependapat denganku.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Kuingat pertama kali berkenalan dengan Rabina. Saat mula aku datang ke pagurawa n. Sudut matanya yang melirik ke arahku membuatku terpukau. Tiba-tiba serasa ada sesuatu yang ten gah datang menyerbu. Memburu dan mengepungku. Kemudian pada malam-malam berikutnya, aku mul ai mengikutinya berdendang. Kalau tidak di lorong toko yang sudah bertutup itu, ten tulah ia sedang memenuhi undangan di tempat lain. Tidak jarang, sejak singgalang 13) didaki, sam pai jalu-jalu 14) dipuhunkan, aku setia menungguinya. Pandangan-pandangan mata kami yang diam-diam saling mencuri seakan telah bercerita banyak dan seperti ingin mengakui bahwa kami telah saling menyukai. Setelahnya kami mulai terjebak percakapan-percakapan yang hangat. Setiap berden dang pun Rabina mulai menyapaku dalam pantun-pantunnya. Kadang aku merasa malu. Di saat lain aku justru merasa bahagia. "Ayah dan Ibuku sudah tua. Sudah tidak bisa berbuat apa- apa lagi. Sedangkan ke tiga adikku masih sekolah. Untuk itulah aku terpaksa berdendang tiap malam. Hidup memang keras bag i kami. Aku tahu, banyak orang-orang yang punya pandangan miring terhadap pekerjaanku. Tetapi, bag aimana lagi, aku harus membiayai keluargaku. Dan lagi, aku sama sekali tidak pernah berbuat hal-h al yang melanggar norma-norma. Ah, biar sajalah. Bukankah kita punya nasib masing-masing!" demikia n bagian dari cerita Rabina kepadaku. Banyak yang kuketahui ketika aku pun ebuah rumah kecil. Nyaris tak mempunyai kelebihan. Hanya entang-perenang dan sudut-sudut yang tak rapi. Sebuah sisa. Karena setiap malam Rabina berdendang, dan siangnya ng. Istirahat. Untuk bersiap berangkat lagi malam harinya. menjadi terbiasa berkunjung ke rumahnya. S gambaran dari keberantakan. Ruang- ruang c keprihatinan dari waktu-waktu yang tak ter adalah waktu yang lewat saja di atas ranja

"Aku mencintaimu, Rabina. Bolehkah aku mencintaimu?" ucapku ketika satu kali ak u mengantarnya pulang setelah selesai berdendang. Jam empat subuh saat itu. Dan Rabina seolah t ak percaya. Diam. Menatapku lama-lama. Lalu menunduk. "Mungkin kamu tak percaya. Tetapi, aku telah mengatakan yang sesungguhnya," uca pku lagi meyakinkan dirinya.

processtext. Ke gelisahan tak dapat disembunyikannya bila aku belum datang ke pagurawan. "Aku sayang kamu. Sepenuh rasa cinta. Rasa cinta yang cemas. Lalu pulang meninggalkan rumah Rabi na. Tetapi. Tak kuduga.html "Pulanglah. http://www. Atau tentang perbedaan-perbedaan status yang membuatnya seolah ragu untuk melangkah. . Ukur timbang matang-matang.com/abclit. saat-saat senggang ia tidak ada jadwal undangan. Menatap bola matanya dan berusaha meyakinkannya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Membenahi anak-anaknya yang berserakan. Bergulir. Mencintaimu. Kamu akan menyesal memil ih orang seperti kami. aku mengangguk juga. Jatuh menimpa jemariku." "Jangan berkata seperti itu. Rabina selalu menunggu kedatanganku di setiap ia berdendang. Terima kasih sudah mengantarku pulang. Meninggalkan sekeping keinginan yang belum tuntas.Generated by ABC Amber LIT Converter. Anak dendang. pada waktu-waktu tersisa . Lalu aku mencium keningnya. tidak hanya ketika ia berdendang saja. "Cobalah berpikir kembali. Tetapi. kami akan menikmatinya berdua. Sedangkan kami hanya orang kecil yang bermimpi di kaki lima." Berat rasanya. pada malam-malam selanjutnya pantun-pantun Rabina semakin gencar menyera ngku. Sejak saat itu pula kami mu lai melewati hari-hari bersama. Wajah Rabina mengeruh.processtext. Aku mengusap rambutnya. Memendung. Rabina!" ucapku memegang kedua tangannya." ucap Rabina di pertemuan kami berikutnya. Aku juga hanya seorang laki-laki biasa yan g kini mencintaimu. Perempuan yang mengekas hidup di tengah malam. Sudah hampir pagi.com/abclit. Rabina!" Sejak saat itu. "Aku istirahat dulu ya. "Kamu ber ada di anjungan berukir megah. http://www." katanya pelan. Namun. Lembut. Rabina. Tentang rindu. Sebuah kegelisahan terhadap hasrat yang takut baka l tidak sampai. Kamu juga tak akan sanggup menepis ocehan orang-orang. dua garis air bening tetes dari s udut matanya.

Menikmati saluang yang masih berkumandang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rabina.Generated by ABC Amber LIT Converter. Lama. Di langit malam. Lalu aku berjalan.com/abclit. 11). Cahaya bintang berkilauan memendar bias. 3) Alat musik tiup terbuat dari bambu (kesenian musik tradisi Minangkabau). Meninggalkan trotoar itu. Aku ingin memberontak. Ingin berteri ak.processtext. "Aku mencintaimu.com/abclit. 10). Mendengar suara Rabina. 9).processtext. 7) Para pencandu atau penikmat kesenian saluang. 6). Aku mencintaimu!" Namun. Aku masih di trotoar itu. Membelenggu. Aku ingin ke sana.html Malam melilit. 4) Pantun-pantun yang dilagukan. http://www. awan-awan diam. . Menyelai rokok lagi. 8). 2) Istilah bagi tempat kesenian musik saluang berlangsung. 5) Istilah. Agustus 2005 Catatan: 1) Orang-orang yang melagukan pantun-pantun dalam kesenian musik saluang. http://www. Adakah yang lebih berkuasa daripada takdir Tuhan? Payakumbuh. Ke lapik gurau tempat R abina berada. Aku ingin mengatakan kepadanya. k alimat-kalimat Ibu sore tadi terus memburuku. Biasa nya dilakukan oleh perempuan. tempat kesenian musik sedang digelar. Aku m enatapnya. 12) Judul-judul lagu dalam kesenian musik saluang.

kebiasaan serta irama keseharian mereka. Di seberang sana. Sahabat itu sebelumnya sampai mendesak. Pekerjaan menulis konon tak mengenal kata pensiun. Tempat tinggal mereka seolah mengapung di udara dan memang begitulah rancangan sahabatnya. http://www. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. ndrakila Post: 10/24/2005 Disimak: 194 kali Cerpen: Bre Redana Sumber: Kompas. Edisi 10/23/2005 Pensiun dari pekerjaannya di perusahaan surat kabar. dia malah membayangkan produktivitasnya nanti. pendeta. Ini untuk melukiskan. bagaimana rumah mereka berada di atas tanah dengan tekstur berbukit. lelaki itu pindah ke desa di ketinggian ke rumah yang dirancangnya sejak lama di antara gunung-gunung dan lembah. Sebagai penulis. lembah dan gunung-gunung. ia bersama istri ingin melewatkan hari tua usai pensiun di te mpat yang tenang. ingin tahu lebih tegas lagi segi-segi hubungan dia d engan sang istri (karena itu segi paling penting untuk mengonfigurasi tempat tinggal katanya). fana.processtext. sampai impian bahkan impian yang boleh jadi berada di balik kehidupan ya ng nyata. lulusan sekolah arsitektur terkemuka di I nggris. tanya si lelaki menjelang pensiun waktu . atau arsitek? itu kepada sahabatnya tadi. di teng ah waktu yang dibayangkannya luas tak terhingga seperti samudra.processtext. Didasari pertim bangan yang dibuat tak kalah lamanya. di mana beberapa sisi kemudian terlihat sebagai pemandangan yang letak nya di bawah.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html 14) Lagu penutup dalam kesenian musik saluang. Jajaran pohon bambu di belakang rumah hanya kelihatan pucuk-pucuknya dari ruang kerja yang dibuat di lantai dua.com/abclit. Kamu ini psikolog.com/abclit. mengonsumsi waktu sehari-hari dengan bebas merdeka.

pekerjaanmu urban planner.com/abclit. mengingatkan agar dia tetap menganggap kantor ini sebagai rumah kedua ..processtext. Setelah bangun tidur tengah hari atau kadang lewat tengah hari tak ada sesuatu yang menggera kkannya untuk mengerjakan sesuatu.. dengan menikmati matahari tu run di balik lekukan gunung-gunung. Istrinya yang puluhan tahun kawin dengannya tak pernah menginjak kantor diajaknya serta.Generated by ABC Amber LIT Converter. teman-teman menyelenggarakan pesta perpisahan untukny a di kantor. http://www. Sang sahabat garuk-garuk kepala. aku lupa.html Wah. Dia m enjadi navigator untuk dirinya sendiri. orang sangat bijak yang telah membu atnya betah kerja di tempat tersebut.. Begitulah. komentar istrinya.. Kalau ingin menulis. sahutnya berseloroh. Dia disuruh pidato. Setahuku kamu memang belum pernah memb angun rumah meski kamu arsitek. ia terbiasa mendapati komentar orang seperti itu. terserah mau dia manfaatkan untuk kegiatan apa. Baru kali ini aku disuruh membangun rumah a cuannya puisi. ujarnya dengan tetap menggaruk-garuk kepala sehingga rambutnya yang agak kemerah an menjadi kian berantakan. untuk seluruh waktu yang berada di bawah kekuasaannya sendiri. .. Beberapa teman ada yang mengusap air mata. Terasalah. ha-ha-ha. ya mustinya bangun pagi.. Ketika hari pensiun tiba. menyatakan kesan-kesannya selama 25 tahun bekerja di situ. Terus terang. Dia duduk bermalas-malasan minum kopi atau entah apa. waktu tidak seluas dibayangk annya. kata beberapa teman wanita di kantor mengomentari istrinya enta h basa-basi atau sungguhan. Kali ini aku mau. Aku memang belum pernah membangun rumah. Kebiasaannya bangun siang menjadi-jadi. Masih cantik ya.processtext. Manusia menjelang pensiun malah menuliskan puisi untuk menjawab pertanyaan-pert anyaan sahabatnya itu. karena ini rumah wong edan. sejak hari itu irama kerjanya sebagai orang kantoran berhenti. Setel ah itu sore tiba. tambahnya getas.html Generated by ABC Amber LIT Converter... Muncul alasan untuk memanjakan kemalasan yang lain.com/abclit. Pimpinan perusahaan. http://www..

Yang dilakukan adalah mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ruma h. Begitulah kehidupan pensiunan ini.html Pertama berat. Dia lebih tertarik pada tanaman. lanscaping. Dia menjadi petani. bersih-bersih. Perkembangan ber ikut bahkan mengagetkan sang istri. takut kebun singkongnya untuk sembunyi maling. http://www. Pagi-pagi dia sudah memegang gunting tan aman.. Pa? tanyanya. Soal menulis. Katanya dia sampai diprotes tetangga. jangan-jan gan dia bahkan sudah lupa.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. dan semacamnya. barangkali memang begitu kebiasaan s emua pensiunan. Kenapa bangun sepagi itu... kebun singkongnya itu sudah seperti hutan. . dan lain-lain... Mas Daru kini jadi petani lho. Dilihatnya sang suami juga tidak melakuka n sesuatu di atas keyboard komputernya. Ah masak? celoteh orang di kantor. gardening. Kepada semua temannya ia hanya memesan buku yang berkisar soal tanaman.. menggunting cabang dan ranting-ranting tanaman bu nga-bungaan. Ia mulai bangun saat subuh.. tapi perlahan-lahan dia mulai bisa bangun pagi. Dari silaturahmi dengan teman-teman lama yang masih terjaga. sesekali merawat dengan memberinya pupuk. sebelum matahari terbit. orang-orang di kan tor hampir semua tahu bahwa ia kini menjadi petani. pikir sang istri. space planning. Tanah di sebelah yang kosong dia tanami singkong.com/abclit. Waktu saya ke sana. memindahkan dan menata ulang tanam-tan aman. merapikan barang-barang. kalian tidak tahu.. sampai-sampai. memangkas dan merapikan daun-daun bambu. Hu. Ooh.processtext. Buku-buku filsafat politik sastra contemporary studies ditinggalkannya. Coba tanya beberapa teman.processtext. Apa dia bisa pegang cangkul? yang lain menimpali tidak percaya. dia seolah seperti landscaper. http://www. Kebiasaan itu berkembang menjadi-jadi.com/abclit....

. Akan tetapi. Bukan hanya stretching.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sang istri percaya. si istri ini percaya suaminya akan segera pulih. . Hanya istrinya orang terdeka tnya yang benar-benar tahu apa yang menimpanya. Kegembiraan sang istri berangsung-angsur timbul kembali.com/abclit.processtext.html Ia dilarikan ke rumah sakit. Ada beberapa hal menjadi tidak bisa diingat lagi oleh suaminya.. Perkembangan berikutnya lagi. Dia baru menyadari. Liong bun. Ketika si istri keluar dari tempat ti dur beberapa waktu kemudian. Dia bisa menginga t rangkaian gerakan Pintu Naga. langsung menghadap ruang terbuka menghadap arah gunung-gunung. Memang kekurangan oksigen beberapa saat wakt u itu sempat memengaruhi ingatan atau memorinya. Selain sikap berserah kepada Yang Kuasa.. Beberapa teman lama berbondong-bondong datang memb esuk selama dia dalam perawatan. http://www. berada di ruan g kerja menghadap komputer.Generated by ABC Amber LIT Converter.. ia percaya.. dari berbagai penjelasan dokter. bahkan meja kerja itu pun sudah diubah posisinya. kali. Yang dijalani di rumah sekarang adalah proses pemulihan. ucap sang istri dalam hati sambil menarik napas gembira.. dan bangun dalam waktu yang nyaris tetap sebelum matahari terbit. http://www. Stroke ya? Jantung ya? Bagaimana keadaannya? Stres karena pensiun.processtext. tidak ada sesuatu yang terlalu perlu dikhawatirkan.. Beberapa orang menyimpulkan sendiri apa penyakitnya. dia sering menjumpai suaminya sudah dalam keadaan rapi. Ia merasa benar dengan feeling-nya..com/abclit. S udah beberapa pagi dia melihat suaminya melakukan stretching di taman belakang rumah di dekat kolam . melihat kemajuan suaminya.. kemukjizatan akan mengembalikan segala-galanya kalau Ya ng Kuasa menghendaki. tetapi bahkan mulai gerakan-gerakan lembut yang dia kenal sangat dia krabi suaminya. sang suami terlihat selalu nyenyak tidurnya.

Sedangkan Patman b enar-benar jenis anjing rottwiller peliharaan mereka. Raja Dharmawangsa menuju kayangan dengan mendaki Gunung Indrakila. Ini main-main atau sungguhan? Di seberang itu jelas Gunung Gede-Pangrango. Si istri kaget. sema sa mereka pacaran puluhan tahun lalu.com/abclit..html Sang suami diam.. Sang istri memerhatikan suaminya dengan saksama. suaminya melanjutkan kata-katanya. diiringi anjing kita. http://www.com/abclit. Wanita ini tersenyum. penggal an sajak penyair besar teman mereka yang kini tinggal menyepi di Citayam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Semua saudara nya tumbang di jalan. Patm an. Suaminya telah pulih kembali.Generated by ABC Amber LIT Converter..processtext. http://www. tanyanya. Didekatinya suaminya dari belakang.. realitas hidupnya yang berupa kenyataan sehari-hari dan fiksi telah menyatu kembali. Sang istri kian penasaran.processtext.. Itu gunung apa Bib. Itu Gunung Gede-Pangrango. Ia ingin menguji memori suaminya. di balik cakrawala ada cakrawala. Hanya dia selamat sampai ke pintu kayangan... dengan menggunakan nama panggilan suaminya.. duduk dengan punggung tegak dan mata menatap ke kejauhan. Indrakila! jawabnya. Di balik gunung ada gunung. Ah. Itu tadi ucapan suaminya. bukan Gunung Indrakila..

Dia peluk suaminya dari belakang. di pinggir kolam. ep isode-episode manis yang pernah mereka lewati.. Itu peristiwa puluhan tahun lalu. pertemuan mereka.. http://www. Mata sang istri menjadi berkaca-kaca. Lihat bunga putih yang jatuh di air kolam .html Generated by ABC Amber LIT Converter... Ciawi Junction. katanya tersedu sambil makin mengencangkan pelukannya. tentang Banjar Suwung Kangin yang memp ertemukan kita. tentang asal-usulnya.html Mertasari! Tersenyum sang istri.com/abclit... Bibib telah benar-benar sehat. Dia bicara mengenai riwayatnya sendiri. siap menulis lagi. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pagi benar-benar datang. Ingat di mana kita mendapatkan pohon kemboja itu? sang istri bicara sambil jariny a menunjuk pohon kemboja dengan batangnya yang berbentuk arkaik. suaminya pasti sadar bahwa ini Banjarsari. buka n Mertasari. Si suami diam sesaat.processtext. Terhenyaklah sang istri.com/abclit.processtext. Langit semburat merah. sebelum berucap. Dia tahu. 2005 .

ia malah mengecat ulang dinding-dindingnya. Menyisir rambut dan memotong kuku. Ah. dan wangi.processtext.html Post: 10/17/2005 Disimak: 302 kali Cerpen: Agus Noor Sumber: Kompas. ia berharap maut benar-benar akan datang. . seorang perempuan tergopoh menarik anak-anak it u menjauh. Anak-anak yang sedang bermain seketik a berhenti. Merapikan pakaian. tapi ia masih saja hidup. Tak ada d arah membuncah dari kepala pecah.. Ramadhan berlalu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kemunculan laki-laki itu selalu menimbulkan ketidaknyamanan. Ia berdiri di ambang pintu. ia s elalu membersihkan kamar kontrakannya. Ia tak ingin kecewa lag i. Edisi 10/16/2005 Betapa menyenangkan bila ia mati di bulan Ramadhan ini. Ia memejam. hingga ia bisa mati tenang Alangkah menenteramkan membayangkan kematian yang nyaman seperti itu. Saat Ramadhan kemarin. memandang langit siang yang terang. dan segera saling bisik. ia sudah menjemur kasur bantal yang lembab apak be rjamur. seperti lengket di hidungnya! Segera ia mandi. Rasanya segar mendapati suasana yang sudah serba bersih.Generated by ABC Amber LIT Converter. Menyemprotkan pewangi ruangan. sembari bersiul-si ul kecil. Melipat selimut. Dan tadi. rapi.com/abclit. http://www. sembari terus b ersiul. http://www.. >diaC< Beberapa tetangga yang tengah duduk menggerombol memandang ke arah laki-laki yang bersiul-siul itu.siul ringan. Atau erang kesakitan leher digorok. Rasanya seperti seorang anak yang kecewa karena ditola k permintaannya saat lebaran. keramas. Langsung. mengerut menatap laki-laki itu.processtext. Ramadhan kali ini. Ia lakukan itu setiap kali menyambut Ramadhan seakan ia menyiapkan upacara kecil menyambut kematian. ia bisa mencium bau amis darah itu . men gusir bayangan buruk itu. Saat ia be rbaring di ranjang. Setiap menjelang Ramadhan. Bayangan kematian penuh darah.com/abclit. Tak ada lagi s erakan puntung rokok atau tumpukan pakaian kotor mengonggok di pojok.

. menyapu. Para tetangga jadi gelisah. S eperti seorang yang tengah menziarahi kubur sendiri.wajah yang membuatnya mengerang panjang. Ia mengerang. atau berdiri termangu memandangi kapling makam itu. Sering.laki itu ternyata sudah membeli kapling kuburan buat dirinya! Juru kunci bercerita. Barangkali ia dukun. Pintu jendela yang biasanya tertutup dibu ka lebar.com/abclit. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bukan ke masjid mendengarkan pengajian dan buka puasa bersama. Seperti i blis yang marah karena diusir dari neraka. Mungkin sedang menyiapkan makanan buat sahur. Kulit wajah mayat. seperti lilin panas mencair. mengenali beberapa wajah remuk rusak itu. tapi perg i ke kuburan. Wajah pucat perempuan simpanan yang lehernya ia sayat. Wajah tirus gadi s kecil berpita merah yang seketika bersimbah darah ketika ia membantai keluarganya.ma yat itu meleleh.html Seperti kebiasaannya itu: berdiri membisu.processtext. Dan orang-orang merinding mendengarnya. Ini yang membuat kian penasaran. Wajah mahasiswa yang ketakutan ketika ia pelan-pel an mengerat ibu jarinya. Rutin yang ganj il. ia terlihat merokok si ang hari. Mengepungnya. Atau ia lagi menyempurnakan ilmu hitam? Kuduk mereka meremang. mereka mendengis bengis.com/abclit. betapa ia sering mel ihat laki-laki itu mencabuti rumput. Sering mereka mendengar erang panjang dari kamar laki-laki itu >diaC< Mayat-mayat yang melepuh gosong terbakar itu muncul dari liang kelam. Wajah-wajah orang yang pernah dibunuhnya.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. http://www. Tapi mereka tak yakin kalau laki-laki itu puasa. Sampai kemudian beberapa orang tahu: laki. Bisa-bisa ia mencabuli gadis d i sini. Menjelang Ramadhan ia muncul. Tiap sore ia keluar. Wajah. memandang entah apa. Beres-beres kamar. Sepanjang malam mondar-mandir dalam kamar.

processtext. kata teman-temannya. Tapi membuatnya merasa aman. Lagi pula ia bisa mengatasi kecurigaan tetangga. Su mpek bau comberan. Membuatnya bisa lebih dekat dengan wajah sekarat orang yang mesti dihabisinya. Seorang hakim. Ia sudah membeli rumah buat hari tua . Ia menik mati bayaran yang lumayan. http://www. saat ada ker amaian pasar malam di alun-alun kecamatan. membuat lawan-lawannya bonyok nyaris mati. Kamu punya bakat bagus. Lalu sepulang perang. Di kampungnya. Ia akan tinggal di rumahnya. Kisah para raksasa penyantap manusia.saat seperti itu. Ia paling senang ketika harus menyiksa para pemberontak.com/abclit.processtext. Penghasilan pembunuh bayaran lebih baik ke timbang gaji sersan. bisa memukuli orang sepuasnya. ia diberinya pekerjaan. Dan ia membusung bangga. tak ada yang berani menghentikan.html Ia pun suka menikmati saat. Alangkah hebatnya jadi tentara. Ia melaksanakan penyiksaan dengan tenang. diam-diam ia membunuh kucing pamannya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Seperti menyaksikan kematian mengecup pelan-pelan Sejak kecil ia suka menikmati saat-saat merasakan aroma maut seperti itu. Ia terkenal sebagai bocah tangguh jago kelahi. Saat SMP i a berkali-kali berkelahi. Benar kata komandannya. Dikirim ke medan perang. Memang. Paling mentok jadi sersa n.Generated by ABC Amber LIT Converter.orang mengerubung. tertib. Ia senang membayangkan memenggal ke pala para raksasa itu. setiap kali kakeknya menyembelih ayam. Orang. Dan itu disukai komandannya. Ia tak suka bila ibunya bercerita putri-putri jelita dan para pangeran yang hanya sibuk berpesta. Ia lebih menyukai dongeng makhluk-makhl uk seram penghuni hutan. Ia pun mendaftar jadi tent ara. karena pejabat itu pingin kawin lagi. Percuma kalo cuma jadi tentara. Pekerjaan yang tak te rlalu sulit: cuma menghabisi istri seorang pejabat. . Lalu beb erapa order ringan lainnya. kata komandannya.com/abclit. Ia pernah melihat seorang tentara mengajar tukang parkir. Tapi selama ini ia lebih memilih tinggal di sepetak kamar kontrakan. ia suka membayangkan diri jadi tentara. A da kenikmatan yang membius setiap kali menyaksikan urat-urat di leher korban pelan-pelan berubah me njadi lebih lembut kehijauan. http://www. Kamu pantas jadi tentara. Membunuh seorang pengusaha. nanti bila sudah berhenti. Menghabisi seorang wartawan. orang yang jadi tentara sangat ditakuti. dan disiplin. Rezekinya lancar sebagai pembunuh bayaran. Umur tujuh tahun. Tempat menyembunyikan diri. Itulah kenapa ia paling suka memb unuh pakai pisau belati. Ia se lalu ingin berada sangat dekat.

Ia tak mengeremnya! Mari kita turun. Kamu cukup membu nuhku. Kamu bisa membunuhku di sini. Semua berjalan sebagaimana sudah ia perhitungkan.processtext. lalu mendorong mobil ke jurang. Tugasnya hanya membunuh. aku tadi tak mau ada orang lain yang ikut mengantar. Dan ia tersenyum. Biar nanti bisa direkayasa: Kiai Karnawi mati kecelakaan Ia menunggu Kiai Karnawi selesai memberi pengajian.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia heran. Ia berhasil menyamar sebagai sopir colt omprengan y ang akan membawa pulang Kiai Karnawi. Itu lebi h menggampangkan rencananya: menyekap kiai itu di tengah jalan. . Nanti bisa dipakai ngompre ng bila sampeyan memang berniat pensiun jadi pembunuh bayaran. Biar tak banyak korban.com/abclit. Bicaranya santun.processtext. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. kenapa mobil perlahan berhenti. Bebera pa kali ia menguntit ketika kiai itu memberi pengajian. Kulitnya yang coklat resik. membuatnya makin terlihat tua dengan jenggot panjang putih bersi h. Aku tahu. Aku ingin mempermudah pekerjaanmu. Karena itulah. Beruntunglah orang yang mati di bulan Ramadhan. Dan ia mulai mengawasi. Tanpa jejak. ajak Kiai Karnawi. Getir.sepotong mendengar kiai itu bicara soal kemuliaan bulan Ramadhan. Apakah seorang pembunuh bayaran juga akan mendapatkan kemuliaan bila mati di bulan Rama dhan? Semua sudah sesuai rencana. Pesan itu singkat dan jelas: bunuh Kiai Karnawi. tak perlu repot-repot membunuh yang lain Ia tak tahu. itu mobil mahal. Ia merasa segalanya akan berjalan lebih mudah ketika Kiai K arnawi menolak tiga orang panitia pengajian yang hendak ikut mengantar Kiai Karnawi pulang. Tak usah membuan gku ke jurang dengan mobil itu. Se potong. Mencib ir. Sampai Kiai Karnawi kemudian bicara tenang. kenapa orang seperti itu dianggap membahayak an negara dan mesti dilenyapkan? Dianggap memimpin para militan? Tapi itu bukan urusannya. Ia tak terlalu menyimak. Rahang terkesan pipih. Sayang kan.html >diaC< Sampai satu peristiwa membuat segalanya jadi tak seperti yang ia angankan. Ia amati raut tua Kiai Karnawi.com/abclit. Sorot matanya tenang. kamu mau membunuhku. Mati di bulan Ramadhan ialah mati yang mulia. http://www.

Amin.processtext. Kelebat bayang burung menyambar. Kemeresek daun jati jatuh. Kalau boleh memilih. Dan semoga saja. Seperti ada jutaan pasan g mata yang mengawasinya dari balik rembang petang. Ia jadi suka membayangkan kematiannya sendiri. Jutaan pasang mata yang sejak itu terus mengintainya. diperkenankan mati di bulan Ramadhan.com/abclit. Dengung jutaan serangga mengepung. Ia merasa senja meremang. Mungkin Allah memang memilihku mati di bulan Ramadhan . http://www. Yogyakarta. aku sih inginnya mati dengan cara enak dan nyaman di bulan Ramadhan. Membuat nya mulai menginginkan kematian yang tenang. lakukan tugasmu. Ia pun kemudian selalu berharap. Ia mulai diusik gelisah. http://www.html Sekarang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan kini memburu kematiannya. 2005 Di Balik Jendela Post: 10/10/2005 Disimak: 243 kali . Terdengar letusan.com/abclit. Rasanya tak ada y ang lebih membahagiakan. Singup. Enggak usah merepotkan sampeyan . Senyap. kecuali mati di bulan Ramadhan. ia benar-benar mati di bulan Ramadhan ini.processtext. lalu kembali Kiai Karnawi tertawa ringan. Pel an. Kematian di bulan Ramadhan. Lengking gagak di kejauhan. Alhamdulillah. Yang terjadi kemudian lebih serupa bayang-bayang sura m. Berpasang-pasang mata yang mengingatkan pada orang-orang yang telah dibunuhnya.Generated by ABC Amber LIT Converter.

dan aku disuruh harus menginap di rumah sakit. A da rasa ngeri dalam diriku. Sampai akhirnya. Tetapi tidak ada yang kebetulan ke Bandung. Untuk pertama kalinya aku mengena l jarum suntik yang membuatku ngeri. Sebuah botol infus meneteskan cairan yang dingin ke tubuhk u. be rakhir pukul satu siang. Seperti biasa. Supaya ada t eman berbicara sepanjang jalan. Suster. Terpaksa kuperiks akan ke dokter. tetapi karena kalau tidur. kataku dalam hati. Dengan mobil VW Kodok putih aku berangkat subuh ke Ibu Kota untuk menghadiri ra pat dinas sekali sebulan. Bapak perlu istirahat banyak.processtext. Berulang-ulang istriku menganjurkan supay a aku memeriksakan diri ke dokter. bukan karena sakit.com/abclit.com/abclit. bahkan puluhan tahun aku tidak pernah lagi ke dokte r. Setelah sadar. suatu ketika aku terjatuh di kamar mandi.processtext. Rasanya udara dan kemacetan lalu lintas seperti mencekik leher. justru itulah yan g kukatakan kataku. Rasa sehat bukan berarti tidak sakit. orang yang berpakaian putih-putih kulihat mondar-mandir di kamar.Generated by ABC Amber LIT Converter. Seorang perawat memegang pergelangan tanganku. katanya. Gumpalan lemak sebesar setengah gelas dikeluarkan dan menunjukkannya kepadaku. Perawat tanpa perasaan kurasa menancapkan jarum ke pantatku. Entah berapa lama. kalau pulang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Lebih baik tidak usah mengada-adalah! Pernah sekali aku pergi ke rumah sakit dan memeriksakan kepalaku yang ada benjolan. Sendiri aku kembali . Entah berapa jam aku menyaksikan pemandangan yang indah. Segera saja dokter menyuruh perawat menggunduli separuh kepalaku dan kemudian menyuruhku berbaring di atas meja operasi. Kurasa benjola n itu mengganggu. Panas Ibu Kota ditambah debu dan gas yang beterbangan. Jangan terlalu banyak . Sejak itu. aku tidak tahu.html Hal yang paling kutakuti ialah sakit. aku menjadi takut ke rumah sakit. Biasanya aku tiba setengah delapan dan rapat di mulai pukul delapan. Ketika aku membuka mata. Berbeda dengan udara di luar kota yang terasa seg ar dengan pemandangan pepohonan yang hijau. Se telah pulang dari rumah sakit. http://www. Sayatan di kulit kepala membuat darah mengalir lewat tanganku menuju ba skom di bawah meja. Dengan tersenyum ia menjawab. Nah. aku selalu mencari teman untuk pulang. kalau-kalau dokter mengetahui penyakitku. membuatku tidak betah. Ada rasa nyeri yang menyayat-nyayat di usus. bertahun-tahun. benjolan itu sering pindah-pindah . aku bangkit dengan pandangan y ang berkunang-kunang. Sebulan ke mudian aku diberitahu bahwa lemak itu bukanlah tumor ganas. Mudah-mudahan itu bukan tumor ganas. di mana aku? tanyaku. aku tidak tahu.

Nyeri di kepala dan bagian .bergerak. Menjelang tengah malam aku dinaikkan ke atas tempat tidur dorong. Pasien sebelah kudengar merintih-rint ih. Dengan lift aku tahu belakangan bahwa aku dibawa ke tingkat IV dan dibaringkan di atas tempat tidur yang rapat ke dinding. Kuraba kepalaku yang nyeri. Aku sadar bahwa aku terbaring di rumah sakit. Ada rasa sakit di kaki dan tangan. terny ata dibalut dengan perban.

Sambil menaruh dua bantal di belakang punggungnya yang bersandar ke dinding ia bercerita dengan lancar. Kucoba menguasai perasaanku dan memikirkan hal-hal yang lain.com/abclit. Dibutuhkan waktu beberapa hari untuk memulihkan luka di kepala dan bagian kaki. Aku sangat beruntung tidur di kamar ini. Ia mengendarai selimut malam yang putih. Tadi malam.. Beberapa kali ia menanamka n jarum itu. Ia lancar berbicara dan bercerita panjang lebar mengenai penyakitnya bahwa ia menderita komplikasi yang mengakibatkan gagal ginjal. Ia melayang jauh. Ia menyapaku dengan lembut. aku terbangun dan mengiraikan gorden jen dela dan aku melihat ke luar. Ketika makan siang usai. dekat jendela pula. Udara segar dan pe mandangan sangat menyenangkan. tengah malam. Di luar pemandangan yang amat mengasyikkan. Setiap minggu ia harus mendapat transfusi darah . Ada bintang-bintang yang bertebaran di langit. Beberapa kali aku disuntik. . hanya luka memar dan benturan di kepala.processtext. Petang hari kedua aku mendapat kawan sekamar yang ditempatkan di tempat tidur y ang menghadap jendela.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kulihat kondisinya tidak begitu parah kar ena ia masih dapat menggerakkan tubuhnya. ayah! Ke marilah! Di sini h idup tenang dan sejahtera. muncul lagi. Dengan menggeser kepala sedikit aku menoleh kepadanya. setiap kali hendak disuntik tubuhku menegang dan pe rawat mengatakan kepadaku supaya santai saja agar tubuh jangan kejang. damai. dan kemudian lenyap di dalam selimut malam. tetapi tidak berhasil. Kali ini kukira ia mengoceh lagi. Datanglah! Tiba-tiba kulihat tubuhnya melesat ke udara. Kami saling meny apa. Cerita berikutnya tidak bisa lagi kutangkap karena suaranya bagaikan kata-kata yang samar-samar ka rena mungkin suntikan obat yang masuk ke dalam tubuhku sudah mulai bekerja. indahnya. Tidak ada tulang yang pata h. http://www. Aku bertanya kepada dokter apakah aku menderita gegar ke pala? Dokter menerangkan bahwa lukaku tidak begitu serius. kawan yang di sebelahku. Sungguh sangat menyenangkan tidur dekat jendela ini. Rupanya ia pasien pindahan dari rumah sakit lain. sa mpai akhirnya perawat itu berhasil menyuntikkan obat yang membuatku tertidur beberapa jam. Tangannya melambat memanggil-manggilku: Ayah. Sepertinya aku bertemu dengan anakku yang telah lebih dahulu pergi ke surga empat tahun yang lalu. Aku melihat cahaya yang indah. http://www.com/abclit. yang berbaring dekat jendela menyapaku. menarik bantal ke bagian dinding dan menyandarkan tubuh b ertopang bantal itu.processtext. Oh. menuju bintang-bintang yang gemerlapan..html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Dokter menerangkan bahwa cedera yang kualami tidaklah terlalu parah.

.

mereka rindu bertemu dengan Anda. sebuah pesta yang meriah.com/abclit.html Petang harinya aku membuka mata. http://www. ketika Anda tertidur. ada suara musik yang mendayu-dayu dengan berbagai melodi yang menggairahkan tubuh. persediaan yang tidak habis-ha bisnya. oh.. tapi pintu segera ditutup dan kembali senyap. Semua tampan dan can tik jelita. sungguh menyejukkan hati. Tengah malam aku terbangun mendengarkan beberapa kaki yang bergegas dan tempat tidur yang didorong. kawan. apakah pemandangan kawan sekamar ini benar-benar indah. Kawan di sebelah tersenyum dan menyapaku seper ti biasa. seolah-o lah hidup ini hanya untuk pesta meriah saja. seseorang menyapa aku. dengan sayap kehidupan yang abadi ki ta menjelajahi angkasa dan tiba di sebuah tempat yang tiada lagi derita. nikmatnya. Segala derita berlalu. Ia harus mendapat tambahan darah. Tidur dekat jendela ini amat nyaman. Para pelayan yang sopan. mengapa pasien sebelah belum pulang? Kukira kesehatannya membaik karena ia lancar berbicara.com/abclit. Pak. Sepanjang hari penghuni taman ini mengadakan pesta yang tidak ada putus-putusnya. apalagi kala u silir malam yang lembut mulai menyentuh tubuh dari celah-celah gorden. ataukah itu han ya bayang-bayang di dalam lubuk impian hatinya yang terdalam. . tapi keluarganya belum berhasil mendapatkannya. ada suara menarik. Suster itu tersenyum.Generated by ABC Amber LIT Converter. Seperti lembutnya belaian kasih t angan malaikat menyentuh tubuh. aku bertanya. Melalui semilir angin yang lembut ia berbi sik kepadaku. Hanya kadang-kadang t ebersit dalam benakku. Ketika suster menutupkan gorden pem batas karena hendak menyuntikku kembali. Berjalanlah bersama kami.processtext. HB-nya sedang menurun. ayunan nya yang menggoda. Hal itu terjadi mungkin sesudah pengaruh obat penenang itu hilang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan belum lama b erselang. Kawan-kawanmu seperjua ngan dahulu ada bersama kami. Bidadari-bidadari dari kayangan menari. Aku tidak tahu apa yang terjadi. tidak usah takut. hidangan anggur merah yang meriah. Semua orang berpakaian yang indah-indah.processtext. Lentiknya tangan mereka. http://www. Alangkah indahnya pertemuan dengan anakku itu. Suster.. Lalu aku menyaksikan sebuah pert unjukkan. Aku tidak dapat memberi komentar karena sesekali rasa nyeri di lambungku mengen tak-entak. Taman di sebelah ini memang dirancang untuk memberikan inspirasi tentang masa m endatang.

Bapak memanggil saya? tanyanya dengan terengah-engah. http://www. minumlah obatnya! katanya sambil meninggalkan ruangan. Baiklah. Hanya teman sekamar Bapak dipindahkan ke ruang penantian di bawah. Rupanya ia sedang terburu -buru.html Ah. Ruang penantian? Apa itu? Kamar paling akhir. http://www. tidak apa-apa. Setelah minum obat aku menekan bel untuk memanggil dokter. Ruang perjalanan akhir.processtext. katanya perlahan. Bolehkah suster memindahkan tempat tidur saya ke dekat jendela itu? Mengapa? Bapak kurang enak tidur di sini? Ingin udara yang segar. Mungkin peristiwa seperti itu suda h terlalu sering dialaminya.com/abclit. katanya sambil melangkah ke pintu. jawab suster itu tenang. Saya akan minta bantuan kawan yang lain. .processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pak. Ya.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Maksud suster? tanyaku penasaran.

Semula pada suatu sore dia datang.processtext.com/abclit. Suster berdatangan ke ruanganku. tolong pindahkan aku dari ruangan ini! Tolong segera.html Buru-buru kutekan bel.Generated by ABC Amber LIT Converter. di ba ngsal yang lain. 19 Agustus 2005 Kirimi Aku Makanan Post: 10/03/2005 Disimak: 234 kali Cerpen: GM Sudarta Sumber: Kompas. Namanya Roni.. Pak? Suster. tanpa mengenalkan diri. Edisi 10/02/2005 Aku lupa. Bandung. Kurasa lebih lima belas menit kemudian. aku dipindahkan ke ruang sebelah.processtext. kapan aku kenal temanku yang satu ini. http://www.. Dengan tiba-tiba aku sangat akrab dengannya. dia menguc apkan salam dengan menyebut nama panggilan akrabku: Mas Sudar. http://www. Ada apa. Dan kami langsung ngobrol ngalor-ngi dul tentang dunia .html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.

Ah musyrik.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.com/abclit. pali ng-paling kerjaan istriku yang tahu nomor kode kunci tas kerjaku. genderuwo atau jin. Di kota ini sudah banyak pengusaha toko sepeda motor. Karena dia pun suka ngerjain kartu ATM s aya. apa tidak dosa . Kalau Mas Sudar mau bisa saya carikan.processtext. Bahk an beberapa pejabat negara pun minta dicarikan jin. Betul kok Mas. Anda sendiri gimana. Saya terdiam bengong. Berprofesi makelar tuyul. ? jawabku. Kok tahu? tanyaku tertawa. http://www. Aku kerap dan bahkan sangat kerap kehilangan uang. y Kemudian dengan serius dia mengatakan bahwa pekerjaannya adalah sebagai mediato r untuk orang-orang yang perlu bantuan untuk bisa memelihara tuyul. saya biasa melihat siapa saja yang memelihara tuyul atau sebangsa nya. Uang laki-laki ang aku simpan di tas kerjaku kerap berkurang. katanya.processtext. Benar! Mas Sudar kerap kali kehilangan uang kan? Memang benar. atau restoran yang memerlukan penjaga usahanya dengan memelihara makhluk seperti itu berkat bantuan saya. Ah yang benar! sahutku. http://www. Tapi aku tak menyangka itu pekerjaan tuyul.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Di kompleks rumah Mas Sudar ini ada yang pelihara tuyul lho. mobil.

Istriku merengut. Itu orangnya. Tuyul? Tuyul kepala hitam! jawabku. Mau tahu siapa yang punya.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. perlu tirakat dan ritus kalau mau saya ajari.html Beberapa hari kemudian. Tapi sekarang kalau Mas Sudar kedua tangan di belakang. ratusan ribu dengan ratusan ribu. http://www. kecuali ba yang-bayang wajahku sendiri. setiap uang di tas kerjaku hilang. Nanti melihat seorang perempuan jalan sore dengan tuyul. Dia minta memerhatikan air. Nah itu nomor rumahnya kelihat an. mana untuk uang sekolah anak-anak. Tapi sampai mata saya hampir lepas tak kulihat siapa-siapa. ada peristiwa aneh di rumahku. Betul kan Mas. dan lain-lain. ada tuyul di sekitar sini. http://www. jawabku. katanya. itu dia sedang menggendong dia. Leb ih mengherankan lagi tak lama kemudian Roni datang. maka dia akan menoleh karena tuyulnya memberi tahu . Kami bingung mencarinya. Lihat Mas. Kami sekeluarga sedang m enghitung uang belanja dan memisah-misahkan mana untuk belanja harian. Ah memang.processtext. Uang kami atur menurut nilainya.com/abclit. Coba nanti dari belakang kita cibiri bosnya. lima puluhan ribu ditumpuk jadi satu . Saya tidak melihat apa-apa. tertentu untuk bisa melihat penampakan . Diambil tuyul kali Yah! kata anakku. Perempuan berambut ikal.processtext. Na nti akan terlihat siapa orangnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan baru sedetik istriku menaruh selembar ratusan ribu. detik itu pula raib di depan mata kami. rupanya tersinggung karena s aya selalu menyebut diambil oleh tuyul kepala hitam. Kemudian dia minta disediakan baskom berisi air.

ujarnya. Mereka ini masih penasaran jadi arwah yang masih gentayanga n karena merasa tidak rela akan nasibnya.processtext. denga n mengumpulkan referensi dan data dari para saksi mata dan pelaku yang masih hidup. Kami sekeluarga baru saja m enikmati honor cerpenku yang telah dimuat di sebuah majalah dengan makan-makan di warung leseha n. Mana mungkin.com/abclit. pikirku. Bulu kudukku meremang.html Rupanya perkenalanku dengan alam gaib semakin jauh.processtext. Dan nanti akan membuat novel Mas benar-benar hebat. Kuburan massalnya ada di daerah Luwengombo. Saya sendiri kurang berani menghadapinya. pikirku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya dengar mau bikin novel ya? Aku baru saja membuat cerita pendek dengan latar belakang peristiwa G30S.com/abclit. . Benar-benar gila orang ini. Benar-benar biasa lho Mas! Dengan ritual tertentu kita bisa berhadapan dengan me reka di tempat mereka dibunuh.Generated by ABC Amber LIT Converter. Cuma kita harus tabah dan siap mental karena mereka akan hadir d engan bentuk keadaan terakhirnya. Sungguh mengerika n mereka menampakkan diri dengan kepala terbelah atau usus terburai atau tanpa kepala. atau di Desa Tempuran. Pan dansimping. http://www. http://www. katanya. Cerpenmu bagus Mas. Bisa lho Mas. Dengan cara tertentu kita bisa menemui mereka. Roni mengunjungi kami lagi di rumah. Harusnya Mas Sudar melengkapinya dengan menambahkan dari narasumber yang menjadi korban pembantaian! Ah gila.

Saat kunyalakan sepeda motor dan berpamitan. Mungkin tinggal di desa seberang sawah sana.com/abclit. supaya kerap mengirimi saya makanan. senyuman seperti orang menahan sakit itu. saya boncengkan.com/abclit. Aku tidak tahu dari arah mana dia muncul. Monggo Pak. http://www. ini pasti perbuatan iseng si Roni. terasa bulu kudukku meremang. dia mengucapkan terima kasih sambi l tersenyum. Alamat anak Bapak di mana? Dia sebutkan sebuah nama dengan alamat jalan nomor rumah di luar kota. sapaku. jawabnya lirih. pikirku. ampunilah dosa hambamu ini ! Oleh kekuatan rasa ingin tahuku. Ya Allah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bapak tinggal di mana? Tidak jauh dari sini kok. Hingga pada suatu sore. tanpa set ahu istriku aku laksanakan ritual itu. Ah. agak di luar kota. http://www. tiba-tiba saja ada seorang lelaki tua melambaikan tangannya ke arahku. Tapi senyum itu ya Allah. dan amalan di atas sesobek k ertas dan diberikan kepadaku. menjelang melintasi jembatan. sewaktu aku mengunjungi sahabat di sebuah pesantren di Desa Tempuran.processtext. pikirku. Kupinggirkan sepe da motorku di samping pagar jembatan. Kalau mau ke kota. Pulangnya sehabis magrib. Di sepanjang pinggiran sungai penuh pohon pisang sehingga memberi kesa n gelap. Ketika melintasi jembatan sungai berpagar tembok di ujung des a. telah membuatk u tidak bisa .processtext.html Dia menulis kelengkapan ritual dengan laku. jawabnya sambil menunjuk searah dengan rumpun pisa ng.Generated by ABC Amber LIT Converter. Lha. Tidak kok Nak Mas. Saya hanya mau minta tolong untuk menyampaikan pesan saya kepada anak saya. rapal. Nak.

http://www. Ataupun kalau menjawab pasti ditambah kata: oooh. serta kusampaikan pula pesan ayahnya..Generated by ABC Amber LIT Converter. Kusampaikan kepadanya bahwa aku telah bertemu ayahnya yang tinggal di Desa Tempu ran. Jantungku serasa berhenti berdetak! (Belakangan aku sarankan kepadanya untuk mengirim doa kepada ayahnya setiap kal i dia shalat. dalam pakaian itulah sewaktu ayah dibantai bersama orang-orang yang di anggap melakukan gerakan makar. Katanya di sela sed u sedannya: Ya Allah. Setelah bertanya kesana-kemari. Dan selama ini aku t idak lagi berjumpa dengan Roni. alis tebal. bahkan ada yang kelihatan enggan menjawab. menyambut kedatanganku dengan pandangan penuh curiga. Ternyata tidak mudah. jawabku seingatnya.com/abclit. kebanyakan orang mengatakan tidak tahu.com/abclit. Dia tertegun beberapa saat. Ternyata benar kata orang mereka telah dikubur di bantaran sungai yang kemudian ditanami pohon pisang di atasnya..html Generated by ABC Amber LIT Converter. kabarnya dia telah menjadi salah satu penasihat spiritual pejabat t inggi di Jakarta.html Paginya kusempatkan waktuku untuk mencari alamat anaknya. berjanggut yang sudah sebagian memutih.. berbaj u lurik dan memakai sarung pelekat hijau.processtext. air mukanya nampak bagai orang yang telah menga lami tempaan hidup yang keras.processtext. Ayah saya? Seperti apa dia? Rambut sudah beruban. eks tapol Pulau Buru itu? A khirnya kutemukan juga. Mungkin itu yang dipesankan ayahnya untuk dikirimi makanan. Dari mana Bapak tahu alamat saya. Seorang lelaki paruh baya. http://www. Tiba-tiba dia benamkan wajahnya di kedua telapak tangannya.) Klaten 2004 . dan tujuan Bapak mencari saya? tanyanya menyeli dik.

Lurus.processtext. Lebih-lebih kalau duduk depan jendela.html Ngalor-ngidul: Utara Selatan. Kau senang dapat mengajar lagi. berlari mendekati. Post: 09/26/2005 Disimak: 246 kali Cerpen: Adek Alwi Sumber: Kompas. dsb. namun kakak bergeming. Angin kadang memburai-burai rambutnya sampai masai. Nak. Edisi 09/25/2005 Jika lelaki itu pulang ke kota kami.com/abclit. Tidak jarang air mata nya merambat sepanjang pipi..html Generated by ABC Amber LIT Converter. tidak akan dilihatnya lagi kakak duduk ter menung di muka jendela.com/abclit. seperti puasa. Kosong.. jauh. Paman dan bibi akan menjagamu. kian lesi. Kau akan dimasukkan kerja. tidak tidur malam. Matan ya terus menerawang ke cakrawala. pes an ibu. memandang gunung ataupun kejauhan tiada batas. http://www. Kakak tak hirau. memeluk. . tak terarah Laku: Melakukan ritual fisik.processtext. Engkau akan mengajar lagi nanti. Rapal: Mantra Amalan: Bacaan Doa Monggo: Mari. bukan? Kakak diam saja. Elok-elok di sana. Wajahnya tambah putih. ser ta menarik-narik tangannya. silakan Kalau Lelaki Itu Pulang. Kakak! Kakak! adik-adik mengimbau.Generated by ABC Amber LIT Converter. Hanya memandang. Paman Jafar telah membawa kakak k e Pakanbaru bulan lalu dan ibu melepasnya dengan lega berurai air mata. http://www.

Itu. Mariani. Nak. Legam. adik terkecil bertanya kepada Kak Lela. disusul perginya lelaki itu sembari mengembalikan cincin belah-rotan.html Kakak mendengar. seperti kalau aku ngambek? Ya. paman dan bibimu tiba.processtext. Ah. Begitu. tidak elok kita terus mengenang yang sudah-sudah sampai rambut tak terurus. izin dulu ke koman dan. Raib dalam kerumunan manu sia yang gemuruh. tetapi ayah tidak terjangkau. http://www. Sambil lambat-lambat menyisir rambut kakak yang sepinggang ibu berucap. Dia sayang sekali kepada kalian. Paman Jafar yang pulang setelah kejadian itu juga mencari. Ikal. Sejak dia ti dak jadi mengajar. ai. Bukan kepala stasiun. Lambat. Sampai kini. Salamilah paman dan bibimu. padahal hanya masinis kereta api. Baru pekan lalu kuterima surat Kakak. Membawa ayah. Ai.com/abclit. Sedang kami hanya bisa memandang. harum dan bagus sekali rambutmu. bertangisan. Ayaaah! Ayaaah! kakak meraung-raung mengimbau. Aku tidak dapat pula cepat-cepat berangkat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kakak tetap tidak beringsut. kata Paman Jafar seperti minta maaf. Apalagi pengurus ataupun ketua organisasi buruh DKA.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. http://www. Ajaklah terus berkata-kata. Payah h ubungan pos sekarang.com/abclit. namun ayah tetap tida k dapat dicari. tanda pert unangan tak lama sesudah ayah ditangkap kemudian lenyap entah di mana dan di tangan siapa. jawab Kak Lela. ujar ibu. . Mengapa kakak tidak menyahut? Kakak sedang malas bicara. Seolah-olah beliau orang penting. Malas bicara. Orang terlalu banyak saat itu mengurung rumah. Sudah lama kakak serupa patung hidup.

html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. http://www. Istri Paman Jafar menghampiri kakak. Langsung kutumbuk hidung an ak terdekat. Mereka lempar kakakku dengan batu. lalu menoleh kepada kakak. Tapi seorang terjerem bab saat lututnya kusepak. Begitu keadaannya. Ada empat orang.Generated by ABC Amber LIT Converter. sama besar denganku. lihatlah.processtext. kubilang.com/abclit.com/abclit. Kuburu anak-anak itu. http://www. berteriak-teriak. Anak-anak nakal itu. Disuapi engkau Mariani. balas ibu mengangguk. Kak? Mau. Yang lain siap-siap menyergap. Dia melengking. Kalian lukai kakakku! Kalia n lukai kakakku! Orang-orang berhamburan memisahkan. Ibu-ibu menceracau. Lantas ku-nyanyah pula mukanya hingga lumat. kurang ajar! Anak tidak tahu diuntung! Tukang berkelahi! Maling mangga! Pembuat onar! Pembawa sial! Mereka yang salah. Tapi mau dia makan. . aku melesat ke lua r rumah. Sudah kering sekarang. Disuapi? Bibi senyum memeluk bahu kakak. berdarah-darah. kenapa keningnya ini? Senyum bibi tiba-tiba lenyap. Disuapi. Terlalu! Tengoklah. Bang! Mendengar ibu menjerit melihat darah muncrat di jidat kakak. sahut ibu. anak rancak? Eh.html Paham aku itu. Dasar Tapi tidak dalam.

Kuping mendenging. ya. Buya Nawawi juga tidak menyuruh? Dia tetap. Nak. ia bilang. Tidak berjawab. Jafar.html Melihat puting susu perempuan itu terjuntai panjang dan hitam belum dibenahi se habis menyusui. Kemudian air matanya membersit l ambat-lambat.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pamanmu jug a. Kakak tersedu-sedu dalam pelukan bibi. Sebaiknya Kakak ikut denganku ke Pakanbaru.processtext. Sekar ang orang-orang muda berkuasa di surau. Masih rajin engkau mengaji. Kau ibu anjing! Plak! Tubuhku terhuyung ke belakang. Maulud Nabi kemarin sudah tak disuruh orang dia mengaji. Bibi ingin mendengarmu mengaji.com/abclit. ingin bersih-lingkungan. Rumah ini bagaimana. Adik-adik dan Kak Lela berlarian mendekat. Bagaimana aku bisa pindah. Sebuah bendi lewat di muka rumah. Pergi! Bibi merebahkan kepala kakak di dadanya. kubalas berteriak. Kepalaku nanar.com/abclit. jawab ibu. Katanya. Menangislah keras-keras! ujar bibi masih tersenyu m. ia bilang. Hanya bulu mata lentik kakak mengerjap-ngerjap. Hampir terjengkang . Mengajilah saat maulud. Bahunya bergerak-gerak. Tumpahkan terus. Paman Jafar melempar pandang ke luar rumah. sebagai biasa . Tapi yang muda-muda menolak. p enumpangnya tak menengok.Generated by ABC Amber LIT Converter. Jual. http://www. bagai rembesan pada panci rusak. http://www. Kakak ! Kakak! Mereka rangkul tangan dan tubuh kakak. d . Siapa pula anak gadis sefasih engkau meng aji Mariani. Lepaskan. Mariani? Nanti mengaji. Membelai-belai rambut dekat luka. Paman kembali melihat ibu. Kakak terisak. kata ibu seperti berbisi k kepada Paman Jafar. Sengaja buya tua itu kemari. mengibask an tangan bagai mengusir anjing. Seorang lelaki membelalak garang di depanku.

html Adik ibu itu terdiam. tak menengok. Menyulut rokok. Dan laki-laki itu muncul di suatu petang. Bersih. diputus tunangan. Sudah ke mana-mana kuobati.processtext. Kukhawatirkan justru Kakak. serupa badai. Tenanglah Kakak. memandang paman serta bibi penuh harap. berwajah dingin memulangkan cincin belah-rotan. Melihat pula ke luar. Jafar. aku. Bagaimana . Kawanku membuka sekolah taman kanak-kanak. Dia luruskan kakinya. bila aku pindah. sewaktu pulang. Padahal. Tidur. Ambil bantal.processtext. Juga siang. Tetapi. Tidak semua orang jahat atau bernafsu menguc ilkan. Sementara kakak semakin betah di muka jendel a. ditolak jadi guru. ulang Paman Jafar. m juga ia berubah. balas ibu. Kak Lela berdoa. Karena status ayah .com/abclit. Kata orang ia sudah merantau ke Jakarta. Lagi pula. bagaimana kalau abangmu pulang? Ke mana dia cari kami? Walaupun sudah setahun lebih. meski tak diucapkan. Paling tidak. Berbisik pula pada adik-adik. Orang-orang tetap l ewat di muka rumah. menatap kejauhan tak berbatas. Ikutlah ke Pakanbaru! Tak perlu khawatir. belum pupus harapanku abangmu bakal pulang. ! Lalu dia rebahkan kepala kakak hati-hati. Sesekali kubawa pula ke sekolah.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. supaya ayah lekas kembali entah dari mana. kata ibu. Juga karena sta tus ayah. Ada kira-kira dokter di Pakanbaru dapat menangani? Belu Ada! Paman dan bibi menjawab serempak. Kemudian lelaki itu memang tida k terlihat lagi. Lalu. Atau diajaknya adik-adik. sudah tiga bulan ia mengajar. http://www. Diselimuti. Hanya melirik jip hijau Paman Jafar di halaman.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. dia maupun keluarganya selalu lewat di depan rumah dengan dag u terangkat pongah. Polos. Tak sedikit pun tersis a galau yang mendera: ayah yang lenyap. selimut Saat tidur begitu muka kakak persis bayi. Sstt! ucap bibi perlahan. tahu keberadaan nya. Kalau perlu kam i bawa ke dokter Caltex. penolakan jadi guru itu tiba suatu hari. saat kakak mulai terbiasa duduk di muka jendela. Dan te rkadang terdengar riang menyanyi di kamar mandi: tak kan lari gunung dikejar/ hasrat hati rasa berd ebar . lanjut bibi. menanti pengangkatan. Berangkat gembira di pagi hari.

Kulitnya bersih. Sekali waktu lelaki itu pasti pulang ke kota kami. dia pun takkan melihat kakak lagi termenu ng di depan jendela. tak bergerak-gerak seperti bayi. Anak Ampek Ibu bernapas lega. Mestinya ayah juga. *** . Terpikir olehku. atau kami yang kehilangan mereka. terampil-cekatan menangani rumah. kakak. Putih. uatmu kalau orang tahu status ayah Mariani? Tidak! Angkek. Tapi.com/abclit. putri sulung. turut bangga walaupun kakak waktu itu baru kelas satu Sekolah Guru Atas. berharap kakak jadi guru tamat SGA.com/abclit. Rumah jadi lengang lengang sekali. Besoknya. Dekat kami. mungkin juga bukan mustahil bila hatinya semakin dingin serupa penguasa-penguasa lalim y ang dengan telunjuknya dapat membelok-belokkan apa saja. tapi tangannya campin pula. Kubawa Mariani sekalian. Apa gerangan terlintas di pikirannya sehingga mukanya begitu bersih dan tenang? Apakah dalam tidurnya dia bertemu ayah? Di antara kami kakak paling dekat dengan ayah. Sedangkan Kak Lela diharapkan menjadi perawa t. Rencanaku besok kembali. Ay ah tertawa suatu ketika.processtext. seperti aya h. Barangkali kare na perempuan. Syukur ada kakak kalian. tak mungkin tidak. Kam i juga. Napasnya lunak. Tet api. ujarnya kemudian. ucap Paman Jafar. Apa tak berbahaya b Komandanku tahu. Kakak telah pergi. Juga lalu di muka rumah. Termasuk jalan hidup anak manusia. memandang gunung ataupun kejauhan tiada batas. Ibu menangis. Tidak dapat lagi dia atau keluarg anya mengangkat dagu dengan pongah bila lewat di muka rumah. Tidak lagi berada di tengah-tengah kami .html Kakak terus tidur di beranda. Tetapi malah juru-api kereta api. ya? Kami mengangguk. Tugasku menung Ibu mengangguk-angguk. Tidak ada jalan dapat dia lalui untuk tiba di rumah ibunya. Di Pakanbaru juga kacau keadaan. Kak. Ayah bangg a dengannya. kalau laki-laki itu pulang suatu hari. gu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Dik.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia kawanku. kalau cukup biaya. Paman menggeleng keras-keras. kecuali dia buat jalan sendiri dengan meruntuhkan Bukit Tambun Tulang serta menimbun Lurah Situngka Banang sesuatu yang amat mustahil. http://www. kakak dibawa paman dan istrinya. http://www. Kakek-nenek kalian guru.

processtext. Ma. apalagi dengan jumlah anak yang banyak. Cik Giok sudah lama tinggal bersama kami. Hidup mereka susah. Separuh dindingn ya dari tembok. aku harus memanggilnya A i bibi Giok. yang selalu mendukung semua kehendak Ma.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Emak dan orangtua Cik Giok tinggal sekampung. Malah sejak aku belum lahir. Kalau tak boleh dibilang paling jelek. ibunya sakit-sakitan. mengalahkan aku. Dan ta k seorang pun merasa keberatan dan punya niat memperbaiki kesalahan itu. http://www. Edisi 09/18/2005 Jangan lupa kirim tiket buat Cik Giok biar bisa ke Jakarta. dekat dapur. bisu. Cik Giok menempati kamar belakang. anak tunggal yang akan kawin? Lebih hebat lagi. kamar itu amat sangat sederhana. Pa bilang. Jangan lupa baju buat Cik Giok. Karena kata Pa.processtext. Sisanya dari kawat ayam yang dilapis kawat nyamuk. dia m.Generated by ABC Amber LIT Converter. Cik Giok ditawarkan kepada Emak untuk diambil anak. mengapa Pa justru sibuk mengurusi Cik Giok? Me ngapa Cik Giok begitu penting. setiap kali Pa bersuara.html Cik Giok Post: 09/19/2005 Disimak: 185 kali Cerpen: Reda Gaudiamo Sumber: Kompas.com/abclit.com/abclit. orangtua Cik Giok kurang mampu. Sempit. Waktu Cik Gio k lahir ia anak terakhir dari 11 bersaudara hingga umur setahun. http://www. Di rumah kami. Tetapi karena semua memanggilnya Cik Giok. Supaya anak dan ibu selamat. di Pontianak. Emak. yang biasanya tidak pernah rela menerima usul apa pun dari Pa. diberi tirai kain belacu yang selalu dicuci setiap Sabtu pagi. Emak mau. Di rapat persiapan perkawinanku. Kalau me ngikuti urutan keluarga. lalu di pelabuhan. di sebelah gudan g. Cik Giok itu anak angk at Emak nenekku. aku mengikut saja. .

mencuci. aku mengantuk.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tahu. yang cuma diam kalau digendong Cik Giok. bahwa ia bohong. kangen pada Cik Giok membuat dadaku mau pecah saja. Aku kelas enam. Cik Giok pasti menemaniku membuat pe-er.processtext. S etengah mati menahan air mata agar tak menetes lagi. aku bayi yang cengeng. Emak ibu Ma melarang aku main ke kamar Cik Giok. Tidak bagus untuk aku yang punya asma. Katanya. ketika kamarku terasa begitu panas: tirai jende la kamar Cik Giok yang menari-nari ditiup angin. Tiba-tiba aku menangis. Emak dan Ma melarang aku masuk kamarnya. berusaha mengeluarkan senyum. Aku paling sering mengeluhkan pelajaran terutama b erhitung. Tetapi yang pal ing sering kami lakukan adalah bertukar cerita. Sore hari. katanya. Sehari sebelumnya. dia melepas cerita tentang kampungnya yang jauh atau mengulang cerita tentang aku wa ktu masih bayi. saat bisa sedikit b ersantai di kamar. mengajakku merasakan kesejukan di sana. hingga aku terlelap. ia bisa berbaring dengan tenang tanpa perlu merasa jengkel memandangi tirai yang kotor.html Itu hari yang paling tepat. Takut Emak tambah marah dan nanti memukulku deng an rotan. Katanya. seb elum Emak bangun. Kal au sedang tak banyak tugas (ia membantu Ma memasak. Katanya kamar itu sumpek dan lemba b. http://www. Pulang sekol ah. Cik Giok sudah mengusir aku keluar kamarnya Aku baru menyadari kedekatanku dengan Cik Giok ketika ia mendadak pergi dari ru mah. Ma bilang. menggosok. Cik Giok langsung menyodorkan bantalnya yang tipis dan lembek itu. menemuinya. membereskan rumah. Emak bilang Cik Giok pul ang kampung. Aku ditariknya keluar. dan mengurusi segala keperluan Emak). Supaya di hari Minggu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketika aku ingin mencari tahu sebabnya. Kalau sudah begitu. ibunya Cik Giok sakit keras. Lalu jarinya mengelus-elus alis mataku. waktu itu. Sudah dekat ujian. dia cuma me nggeleng sambil mengusap-usap kepalaku. Malam itu aku tak bisa tidur. kudapati kamar itu sudah kosong. Cik Giok menangis seharia n. ketika pulang sekolah. Es ok harinya. buat apa menangisi Cik Giok? Percuma! Dia juga tidak ingat kamu. Lewat seminggu. yang kebet ulan tidak tidur siang. Tetapi aku diam saja. Juga beberapa malam setelah itu. Sayangnya aku malah tergila-gila memasuki kamar itu. http://www.com/abclit. Tidak apa-apa. Sering di tengah cerita. bilang pada Emak. memanggil. Bukti nya sampai sekarang tidak balik-balik! Aku ingin berteriak.processtext. Memeluk bantalnya yang tipis. katanya. . Emak.com/abclit. Terutama siang hari. berdebu. aku masuk kamarnya.

Satu kuartal. dibu atkan baju. Hingga seminggu lalu. Cik Giok seakan terhapus dari catatan keluarga kami. ketika me ndadak namanya disebut-sebut dalam rapat persiapan perkawinanku.Sebulan.. Lalu setahun: aku berhenti mengharap Cik Giok kembali. Enam bulan. Bahkan kemudian lupa kalau di ujung rumah kami ada kamar yang pernah amat sering kukunjungi... Lewat. Cik Giok harus dipanggil. Jadi Cik .

yang tak beranjak dari meja mak an. Cik Giok mengawas i saja dari pintu dapur. Lin? katanya sambil mengusap dahiku. Ubannya sudah banyak se kali. Menghabiskan bubur di mangkukku. suwiran ikan asin bakar. Siangnya.processtext. Persis seperti dulu. kata Cik Giok. Di ruang tamu. Teng gorokanku kering. Cik Giok sudah sibuk di dapur. Ia kutarik masuk. Aku menyeringai saja. Tidak. mendengus.processtext. Pa menjemputnya di Tanjung Priok. aku bertanya pada Ma. katanya. aku pu tuskan kembali duduk. mau mengajak Cik Giok. Ketika Emak mengangkat mukanya dari mangkuk bubur.html Ia akan tinggal terus bersama kita. Wajahnya lebih tirus sekarang. memberi hormat pada Emak. Aku mengikutinya dari belakang. Cik Giok ber gegas pergi ke belakang. Mau kawin kamu. lalu mendahulu i aku menuju kamarnya yang lama. Keras. selamat. Ma kelihatan kurang senang. Bubur encer dengan tung cai. Makan.com/abclit. Cik Giok menangkupkan tangannya. Semua baik. Menyiapkan sarapan untuk Emak. Emak. http://www. aku harus mengepas baju pengantin.com/abclit. Pagi-pagi. Matanya. acar ketimun dan telur asin yang berminyak bagian kuningnya. Aku bilang. Sudah. tetapi suaranya nyaring memanggil Cik Giok.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Cik. Dan Cik Giok benar-benar datang. Semua dari kampung. Aku sedang m enyirami bunga kamboja Jepang milik Ma ketika Cik Giok dan Pa turun dari bajaj. Tetapi melihat wajah Emak. dan aku. Habis pesta kawinmu dia balik ke kampung lagi. kataku. Ma m enanyakan kabar Cik Giok. . Pa. siap menyusulnya. Aku berlari men yambutnya. kata Ma.Generated by ABC Amber LIT Converter. Baik. Ma . http://www. Kurebut tas kain dari tangannya. Kami menyantapnya dengan lahap. Aku sudah berdiri. dengan dahi berkerut. Kami berpelukan erat. kelihatan sedih.

hanya beda warna. Sedikit lebih gelap. menuju jalan besar. Senyum mencuat dari sudut-sudut bibirnya.com/abclit. tak tersenyum. http://www. Model baju untuk Cik Giok sudah ditentukan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Cik. Ma bilang itu biasa. kataku. Terkejut dia melihatku. Ia membereskan kertas suratnya. Aku masuk tanpa mengetuk pintu. Aku keluar kamar.com/abclit.html Antar Alin mengepas baju pengantinnya. perutku terasa sangat penuh. http://www. Cik? .Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada apa? Ia bertanya. Sepanjang perjalanan kami tak saling bicara. kami singgah ke tukang jah it khusus untuk baju keluarga. setiap calon pengantin selalu begitu. Tak berkomentar. Tetapi langsung hilang ketika aku meng godanya. mencari makanan di dapur. Aku hanya mengangkat bahu. Tetapi begitu melihat lemari es penuh sesak dengan makanan. Cik Giok tetap diam sampai kami tiba di rumah. Ma mengg eret Cik Giok keluar. Sama persis dengan Ma . Ma mencubit lenganku. Kudapati ia sedang men ulis sesuatu. Kakiku menjuntai t ak tertampung lagi oleh tempat tidurnya yang dulu terasa begitu lapang untukku. Kulihat kamar lampu di kamar Cik Giok masih menyala. Tulis surat buat siapa. Apa tidak mengantuk? Ia bertanya lagi. M ungkin. Apalagi kalau hari pe rkawinan makin dekat. Aku berputar-putar di depan cermi n.processtext. Dia belum tidur. Sakit. Aku bilang mungkin ia ingin beli baju pengantin juga. Lalu kami mampir ke tempat tukang kue basa h untuk upacara minum teh dan tempat memesan undangan. bagiku gaun sa tin putih penuh payet serta sulaman bunga ini sudah sangat sempurna.processtext. Ma menjelaskan. Katanya lagi. Kulihat wajah Cik Giok b ersemu merah. Kami berjalan beriring. Mencari bajaj. Tidak bisa tidur. Cik Giok tetap diam. Meski masih agak longgar di pinggang. Menuju pulang. Baju sudah hampir selesai. Sudah tiga malam aku tak bisa tidur. Itu karena terlalu senang. Tubuhku lelah. Lalu aku naik ke tempat tidurnya. Mataku berat.

Di ruang tamu kami mem bahas acara minum teh bersama keluarga calon suamiku.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Aku tak ingin pergi. Urus Emak. Deng an suara keras. Pa. Terserah apa kata Ma. Aku berlari ke kamar tidurnya. Dia cuma bilang. Di tangannya ada kursi plastik.html Hanya itu yang kuingat dari percakapan kami. Ma.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku melompat. Ma bilang Cik Giok ada keperluan mendadak di Bandung. Sebulan lewat pesta perkawinanku yang berlangsung meriah itu. Ketika aku kembali ke ruang tamu. dan Kuku telah menunggu di ruang makan. aku yakin Cik Giok tak akan kembali ke rumah kami. Entah untuk berapa l ama. . Kuku kakak perempuan Papa datang. Mama menyuruh Cik Giok tak perlu ikut duduk bersama kami. dua belas hari lagi. Penting. tiba-tiba Cik Giok sudah berdiri di ambang pintu ruang makan. Emak menangis. Ma sibuk mendiamkan Emak yang menan gis makin keras. http://www. katanya. Tidak juga untuk pesta perkawinanku. Ketika aku tiba. siapa tahu in i kesempatan terakhir aku menemuinya. Malas. Ia marah besar! Sampai sore Emak mendiamk an aku. Cik Giok sudah pergi. Nanti. Temani Pa. Ada apa ini? Aku bertanya pada Kuku. Kapan? Dia ikut-ikutan memeluk Emak. Emak. Keesokan harinya aku bangun terlambat. Dicari Emak. Ada apa denga n mereka? Ada apa dengan perkawinanku? Ada apa dengan Cik Giok? Dengan kepala pening dan hati gusar. Cik Giok sudah pergi. Tetapi ajakan itu justru membuat gusar Ma dan Emak. Entah dari mana. nanti aku akan mengerti. Lalu aku terbangun oleh suara Cik. Kosong.com/abclit. Nanti semua akan jelas.processtext. Cik Giok kena stroke. Katanya. Cepat bangun. Ma minta aku pula ng. Ma ikut bersungut-sungut. Pa tiba -tiba menghilang.com/abclit. Wajahnya tegang. Kau harus berangkat ke Pontianak. Kuku menyuruhnya masuk. Emak sudah berdiri di depan pintu kamar Cik Giok. Menguncinya dari dalam. Tetapi suami malah mendesak. Aku bersiap menyusul Cik Giok. kata Ma. Dia akan segera kembali menjelang pesta. Malamnya. Meninggalkanku. aku masuk kamar. tetapi Kuku menahanku. Padahal tadi duduk manis di samping Emak. Terlambat . katanya. menuju kamar mandi. Aku tertidur. katanya. http://www.

html Cik Giok tak menunggu aku tiba. besar. Tang isnya membasahi wajah dan rambutku. menggilas. Di rumah duka. Aku menan gis. menjemput kami. genta-genta kecil bertalu-talu. . dan kaku melakukan proses pembentukan corak topografi yang besar di muka Bumi. Ia memelukku. hingga aku sulit bernapas. Rawamangun. mendorong. Maafkan aku. Juli 2005 Gelombang yang Berlabuh Post: 09/12/2005 Disimak: 213 kali Cerpen: Hamsad Rangkuti Sumber: Kompas. Erat. Kakak perempuan Cik Giok. menjerit sambil berebut mendekati aku. kakak Cik Giok mencium pipiku. saling me nindih. yang wajahnya amat mirip dengannya. Bumi yang tampak padat ini sebenarnya terdiri dari beberapa lempeng tektonik membalut planet Bumi layaknya cangkang telur rebu s yang merekah. Semua yang ada di sana menangis. diam-diam. Tangannya mencoba memeluk tubuh kaku Cik Giok. http://www. membuang muka. Dengan muka basah. barisan perempuan tukang menangis sudah membanting-banting badan . katanya berulang-ulang. ia berbisik. http://www. Pa.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. menyeka matanya. Ia pergi satu jam sebelum pesawat kami mendarat .processtext. Cik Giok begitu cantik dengan baju cheong sam-nya. Edisi 09/11/2005 Lempeng tektonik adalah batuan pegunungan yang padat.com/abclit.processtext. Beri hormat pada Mamamu. Pa menangis lebih keras lagi. memelukk u. menga lami proses perusakan dan pembangunan secara silih berganti. Lempeng-lempeng tektonik ini secara berkesinambungan bergerak tanpa henti.

Ya Allah. Tel evisi memperlihatkan semua itu kepadaku. dan jasad manusia. gelombang itu menyemai ratapan. Aku sempat menangis melihat ada orang tertangkap basah dengan muka lebam dihaja r petugas. Pembunuh yang tak perna h gagal. Banyak yang bisa dituai di sana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan itu bukanlah unsur kebetulan. Bantuan dan pertolongan berdatangan dari pelosok dunia. penyair.html Gelombang itu bernama tsunami. Engkau biarkan mereka memasukkan tangan ke dalam baskom. dari waktu ke waktu. menga badikan detik-detik datangnya gelombang. Hasyim menyambung pemandangan duka itu melintas di depan Ma sjid Baiturrahman. Kulihat semua itu ditayangkan mereka di televisi. merau p uang selawat. Jum lah yang kemudian membikin duka dunia.processtext. Penca paian yang luar biasa. Ketika surut. kecuali menyimak tragedi bencana alam itu. Dan: Menjarah! Menjarah harta. Walau tak jarang ada pula yang sekadar cengengesan melakukan tamasya duka. Apakah negarawan. http://www.com/abclit. pengusaha.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. politikus. . Kedua pemberani itu memungkinkan aku bisa melihat peristiwa itu di Depok.com/abclit. Cut Putri dari lantai dua rumah pamannya. Gelombang yang berlabuh. kendaraan roda empat. Said Huseini. kataku dengan titik air mata. manusia macam apa yang Engkau tinggalkan di zaman kami ini. penganjur kebaikan. Menjarah perhatian.000 jiwa melayang. http://www. di Nanggroe Aceh Darussalam. bermunculan di sana mengusung misi mulia. dari hari ke hari. menyurukkannya ke bawah serbet penutup. mengabadikan lidah ombak mengusung puing bangunan. Hampir 300. di negeri yang aku cintai ini. pen garang. Maling pun Engkau kirim ke tempat duka semacam itu. Tergantung kau dari jenis yang mana? Pengisi S urga. atau Pengisi Neraka. Menja rah popularitas. di Nanggroe Aceh Darussalam. kepada seorang pengarang cerita pendek yang tak bisa berbuat apa-apa.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Berjalan di atas dua keping papan. Setelah itu. menyongsong kedatanganku. Itu yang menimbulkan inspirasi bagiku. Terkadang aku melempar pancing dari sini. Matahari terli ndung di balik puncak menara Baiturrahman. Tali ayunan menjuntai di kaso. kecuali ayunan rotan tersangkut. memakai pita. Aku disambut banyak pemuda dan gadis remaja. Mak menunggu berhari-hari di pantai. Tak ada hiasan di dinding . di Kajhu. mencari buah pohon seri yang ranum. aku kembali ke hotel berjalan kaki. Abang tak suka laut. bila pasang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Inilah saat yang bisa kudapat dalam sejarah hidupku. tiga potong pisang goreng. Aceh Besar. http://www. Di bawah lang kah kami berkeliaran kepiting pantai. Gelombangnya menelan perahu Ayah. Kututup sarapan pagi itu dengan sebatang rokok. seorang lelaki berdiri dari sofa. Inilah sarapan pagi di luar hotel. Penyair besar yang tak pernah gemuk! Ke mana saja kekayaan bumi kalian? Dia senyu m dan menyampaikan maksud: mengundang makan siang ke rumahnya.com/abclit. Dia adalah penyair besar dari ujung Pulau Sumatera. shalat subuh berjemaa h di Baiturrahman dan sarapan pagi di luar hotel.processtext. Di lobi. kurasa sulit datang ke Banda Aceh.processtext.com/abclit. Kunjunga n singkat di Banda Aceh. Kami diajak ke belakang rumah. Merbah terb ang di ujung ranting. menggendong a nak perempuan berkepang dua. Kami masuk ke ruang tamu.html Aku duduk di halaman kedai kopi. subuh tadi. s epiring kecil ketan hitam dengan taburan parutan kelapa. Kami menuju tempat berangin-angin. Aku suka deburan ombak. http://www. Secangkir kopi. Angin berembus membawa sejuk pagi. Pert ikaian bersenjata tak kunjung selesai. An gin samudra mengabarkan pesan untuk ditulis. Di bawahnya hidangan santap sia ng sudah tersedia. Istrinya masih muda. Celah daun tersibak. . Aku suka laut. Seperti menuju masjid.

processtext. Dia berdiri. Engkau pernah dengar. http://www. Malam ini. Mau rasanya aku mengambil kapas. meletakkan tubuhnya yang lelah. http://www. . Deburan itu sudah menjadi senandung pengantar tidur. teriak seseorang.processtext. menyumbat telinga ini. malam pertama engkau menginap di sini.html Bacakan puisimu untuk Abang. bagaimana engkau melewatkan malam-malam di sepanjang hidupmu dengan s uara semacam itu? Perempuan itu mendengar ucapan itu sambil berbaring di tempat tidur. orang dilahirkan di perahu. Dalam kampung terapung. Engkau tak bisa menjadi orang pantai. bagiku . juga melihat laut di belakangnya. Aku sangat terganggu.com/abclit. Kami bertepuk dan bergeser membent uk ruang. Tak ada sunyi di sini. D i rumah kekasihmu. Aku heran.com/abclit. Suara apa yang engkau maksud? Deburan ombak di karang. Aku tidak terganggu. Di rumah istrimu sekarang. Dia tidak tanggalkan pakaian pengantin dari tubuhnya. Ma lam pengantin kita dirusak terpaan golombang itu. Si lelaki yang sekarang te lah menjadi suaminya memandang perempuan itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kami melihat dia.Generated by ABC Amber LIT Converter. dibesarkan di perahu. Aku terganggu! Engkau hanya belum terbiasa.

kecuali kegela pan. Buru-buru daun jendela dia tutup. sebentar lagi layar akan dit utup. katanya ditujukan kepada si istri. Mengapa dia tiba -tiba begitu tertarik. Mak ? tanyaku. Usia Desember sudah tinggal lima hari lagi. Apa maksudnya. Maksudku. Bulan yang ditunggu-tunggu orang di seluruh dunia. Dia pergi ke jendela. Dia tampak seperti menghitung dengan jari. pernah datang kemari ketika aku masih dalam ayuna n. Hanya tinggal beberapa hari lagi. Semisal pementasan. Dia menoleh kepada ist rinya. Dia alihkan perhatian ke buku itu. Ayah dan Mak mengenang semuanya. dia meneruskan ocehannya . Sudah engkau baca buku ini? Bagaimana aku sempat membacanya? Buku itu saja baru kita keluarkan dari kertas k adonya. saat Pak Pos mengantar sebuah paket. Mengapa ia ditulis? Mengap a tidak Mei? Juni? Atau Agustus? Seakan diganggu judul buku itu. Kalau adat membolehkan. Mengapa Desember? Dia tersenyum. Bulan yang bisa mengubah tahun setelah angka 31 di kalender. Mak menggendongku. engkau sudah pernah membacanya di perpustakaan kampus? Pengarang buku itu. Berarti ini sudah Minggu. tidak. Angin masuk membawa bau garam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan. Mak mengembangkan ti kar rotan dan meletakkan hidangan santap siang di situ. Desember akan dig antikan Januari.processtext. Desember adalah aktor terakhir dalam sebuah pertunjukan waktu.processtext. itulah istimewanya Desember.com/abclit. http://www. http://www. 2004 akan digantikan 2005. Tetapi dia tidak melihat apa-apa. Mak menjelaskannya. Mereka tak pernah bisa melupakan li dah masa lalunya. Mungkin dia ingin melihat laut. Mala. Sampah Bulan Desember. Dia melihat jam tangannya: Oh. Dia berdiri dari tempat tidur . Tinggal enam hari lagi. Tak ada jawaban. Gulai pakis dan santan durian. Dia senyum. Dan aku tertawa.com/abclit. Orang Jakarta. Kata Mak. aku menyambut kunjungannya dengan garis air di bawah ayunan. tahun adalah lakon. Minggu.html Sampah Bulan Desember. kata Ayah. malam pengantin ini ingin kupindahkan ke tempat yang sep i. Engkau sudah tidur rupanya. 26 Desember 2004. Lelaki itu tidak tertarik dengan cerita istrinya. Malahayati. Meny angkutkan ayunan di dinding dan mengepel garis air itu dengan karbol. jauh dari deburan itu. Mungkin dia senyum karen a dia berpikir begitu. . Pengarang itu m akan dengan lahap. Mala menyam but pengarang itu dengan garis air di bawah ayunan . Tapi mungkin. Akan muncul lakon baru penghias dinding.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ayah gembira dan puas. Sek arang sudah pukul 01:45.

.

http://www. Ayu men gikutinya. membuka pintu. Akhirnya dia tertidur juga dengan pulas.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia beranjak ke dekat pintu. Kamar pengantin itu hanya diterangi lampu meja. Pelan-pelan dia rebahkan dirinya di samping wanita itu. Edisi 08/28/2005 Taksi berhenti. Perempuan Ace h tidur dengan pulasnya mengenakan pakaian pengantin dan perhiasan begitu lengkap.processtext. Kedua .html Semula ada gerak ingin membuka semua itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Perjumpaan Perempuan Post: 08/29/2005 Disimak: 228 kali Cerpen: Akhlis Suryapati Sumber: Kompas. Di dinding ruang tengah. Ditekannya alat pemadam lampu. Melihat semua itu.com/abclit. tetapi gerak itu tidak berlanjut. jam berdentang dua kali. Rita menyerahkan ongkos. sambil berusaha melupaka n suara gelombang yang terus-menerus menghantam karang. beranjak turun. http://www. Cahayanya yang redup tersekap k ap penutupnya. Bar angkali dia tak ingin wanita itu terbangun. Kamar pengantin itu menjadi gelap. masih juga dia tersenyum.processtext.

kata Ayu.com/abclit. ya Rahardjo juga perempuan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dua puluh tahun lalu. Ma. Kita pasti dipandang rendah oleh perempuan itu. Rita memandang tajam ke arah Ayu. apa ini benar-benar perlu kita lakukan sih? Sudahlah.processtext. Kemudian menghela napas panjang.html Ma. Nyonya Rahardjo mungkin bisa bijaksana seperti Mama. hanya satu yang lelaki. ku sungguh tidak bermaksud main-main menikah denganmu. kata Rita. Papa mereka kan Papa kamu juga. Jangan ragu begitu . Rita dinikahi oleh Rahardjo. Mama perempuan.processtext. Kamu juga perempuan. Dia juga perempuan. Ingat lho. Tetapi anak-anaknya bagaima na? Bisa-bisa aku dicibir sama mereka. Tidak perlu malu. Aku malu. Amit-amit deh. tidak bakal aku nanti mau menjadi istri kedua sep erti Mama. tanya Ayu. http://www. Dua anak Nyon Ah. kata Ayu. jadi repot.com/abclit. namun aku tidak ingin rumah tangga y ang sudah kubina lebih dulu jadi rusak akibat pernikahan kita. Selanjutnya mencari-cari bel untuk dipencet.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kamu tidak menuntut agar aku menceraikan istriku kan? tanya Rahardjo ketika itu. http://www. buat apa mereka mencibir. kamu sudah delapan belas tahun. A .

kamu tentunya menjadi istri serta ibu rumah tangga sebagaima na umumnya perempuan punya suami kan? Itu pun telah berulang kali aku sanggupi. erima kasih kok. dia sanggup . menikmati su asana romantis. kata Rahardjo. dan itu sudah berkali-kali Mas kemukakan.html Kalau kita menikah. Dia semakin terlatih mengelola perasaannya ke dalam bingkai rasionalitas itu. Sudahlah. Sore-sore yang senggang seusai j am kantor.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. http://www.com/abclit.com/abclit. namun sungguh aku tak bermaksud tidak menghargaimu. Aku sudah pertimbangkan masak-masak semua konsekuensinya. Aku menghorma Ketika itu Rita berusia 25 tahun.processtext. saling menghormati. menjalin hubungan dengan Rahardjo adalah sebuah pilihan. Kadang aku merasa tidak enak terhadapmu. Kan Mas juga memberi hal-hal yang aku butuhkan. Aku tahu. banyak hal dia jalani lebih rasional. kata Rahardjo suatu ketika.Generated by ABC Amber LIT Converter. aku percaya kepadamu. ti semua itu. Terhadap hubungannya dengan lelaki. Semua berlangsung dalam komitmen yang aman. mungkin semacam keperkasaan. kemampuan. Rita dianggap telah membawakan dan menyediakan diri untuk memberi keindahan-kei ndahan dan kenikmatan-kenikmatan yang dibutuhkan Rahardjo. Maaf kalau aku tidak pernah mengajak kamu jalan-jalan di mal. saling menjaga. te naga. berhubungan seks seperti dalam fantasi-fantasi. Aku bert Bagi Rita. atau menghadiri un dangan pesta. Yah. jawab Rita.processtext. Rita memberikan semangat. di saat dirinya sudah punya istri dan tiga orang anak. saling menyadari posisi dan kond isi masing-masing. Rahardjo bisa bertemu dengan Rita di rumah kontrakan perempuan itu. juga keyakinan bahwa dirinya memiliki kekuatan. saling menghargai. kata Rita. Kesegaran dan kemudaan Rita tentu menjadi faktor penting yang membuat Rahardjo m enyukai Rita. Setelah mem asuki usia 25 tahun. ketika usianya memasuki 25 tahun. terpaut dua puluh puluh tahun lebih muda diba nding usia Rahardjo.

tulisnya mengutip sepenggal syair lagu. Menyimpan rahasia merupakan ganjalan tersendiri. amit-amit deh . Semuanya dihayati dan dinikmati.processtext. Sekarang Rita akan melakukan perjumpaan dengan Nyonya Rahardjo. Waktu di SMA atau semasa kuliah dulu. http://www. takut. kini saatnya ganjalan itu dilepaskan. pada hari yang lain meraba tubuhnya. akhirnya sering mengajak jalan-jalan.html Kenyataannya. Rita tidak berharap ganjalan itu terwariskan kepada Ayu. Semasa kuliah. Rita bersa ma Ayu bisa menempati rumah cukup bagus di komplek pemukiman yang baik serta sanggup membiay ai hidup lebih dari memadai.. Itu keputusan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Toh Rita punya keberanian tatkala dulu menikah dengan Rahardjo untuk menjadi istri kedua. I love you. tulis mahasiswa itu melalui SMS. Waktu SMA Rita punya pacar. apalagi merasa diri berharga mahal. . Rita juga berhubungan dengan beberapa lelaki. lalu menjadi istri kedua yang dirahasiaka n. juga punya gairah. Bermula kakak kelas itu memberi perhatian. Kiranya seperti sikap Ayu sekarang. waswas. hari yang lain lagi menyuruh Rita memegangi kelaminnya.com/abclit. Aku memang bukan bintang di langit. Namun Rita juga bukan ora ng yang rela tergiring pada nasib pasrah untuk direndahkan atau dihargai murah oleh orang lain.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kakak kelas. mana mungkin membayangkan menjadi pacar a tau selingkuhan dari lelaki beristri dan beranak tiga. putrinya. Tidak ada lelaki yang lebih baik dibanding kakak kelasnya itu. Rita bukan orang egois.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Tapi cinta yang seperti dalam novel cukuplah untuk masa remaja. selama dua puluh tahun ini dia tidak merasa menderita. Say. M aka Ayu diajaknya serta. Maka dirinya tidak keberat an dan menyesal ketika pada suatu hari kakak kelasnya itu mencium bibirnya. Rita merasa terhibur.com/abclit. ketika membalas SMS cinta dari seorang mahasiswa satu kampus yang me rayunya. http://www. tetapi aku juga bukan debu jalanan. dan pada hari lainnya lagi mengajak Rit a melakukan hubungan seks. Diusirnya rasa khawatir. setelah dua min ggu yang lalu Rahardjo meninggal dunia.. berlanjut kirim surat-surat ci nta. punya tempat berlindung. Swear.

sedangkan perempuan menawarkan s eks untuk mendapatkan cinta. termasuk tatkala dia bekerja di perusahaan biro jasa pariwisata. yang dikenalnya setelah Rita sering mengurus kebutuhan-kebutuhan perjalanan tugas lel aki itu. Setelahnya Rita masih punya beberapa pengalaman menjalin hubungan dengan lelaki . Itu cinta kepada orangtua. http://www. sayang. What is love?. Aku juga selalu kangen dan sayang sama orangtuaku di kampung. Rita sering tertawa sendiri.Generated by ABC Amber LIT Converter. Banyak lelaki mendekatinya. saling tidak menyakiti. pokoknya gitu deh. Say. Kalimat itu pula yang pernah diucapkan di de pan Rahardjo. merencanakan masa depan. Say. kata Rahardjo. melakukan h ubungan seks. Kalim at itu dia kutip dari sebuah puisi yang pernah dibacanya.processtext. berdiskusi. http://www. Apa sih cinta? Sejak SMA dulu aku sering menanyakan hal itu kepad a para lelaki.processtext. Itu lain.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dirinya juga menikmati pengalamanpengalaman itu dan mendapatkan keuntungan darinya.com/abclit. kangen. ucapkan bahwa kamu juga mencintaiku Mengingatnya. Sederhananya memang begitu. kata Rita selalu kepada lelaki-lelaki yang mendekatinya. Ketika mahasis wa itu sering mengajak jalan-jalan. Ini cinta antara lelaki dan perempuan. atau memadu kasih. . saling senang.com/abclit. Pokoknya kita saling suka. Lalu aku harus bagaimana? Please. Tetapi terserah kam u bilang apa. Katanya sih perasaan kangen. Lelaki menawarkan cinta untuk mendapatkan seks. Rita menilainya sebagai sesuatu yang sepadan pula. sayang.html Yah. pokoknya gitu deh. Rita memang pernah mengucapkan cinta karena menurutnya hal itu sepadan untuk ucapan cinta yang ditujukan kepada dirinya. Itulah juga perasaanku kepadamu.

Seorang pembantu perempuan mempersilakan Rita dan Ayu ag ar langsung masuk. Ada dua mobil terlihat di garasi.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Nyonya Rahardjo sudah menunggu. rumput dan tanaman tertata rapi. biar merasa muda lagi gitu lho. namun mereka mengaturnya sedemikian rupa supaya kerahasiaan itu tetap terjaga. Maka bercintalah Rita dengan Rahardjo. Nampak kalau perempuan itu benar-benar menyiapkan diri untuk meneri ma tamu istimewa. komitmen kerahasiaan itu tetap berlaku. rambut sudah memutih namun berpenampilan anggun. Tatkala Rahardjo dan Rita mengikat diri dalam pernikahan bawah tangan dua puluh tahun ya ng lalu. wa lau tetap di dalam komitmen kerahasiaan.html Jangan panggil Bapak lagi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Dia mengenakan kain batik. Beberapa kali Rita sempat mengikuti perjalanan dinas Rahar djo ke luar kota dan ke luar negeri. Namun Rita dengan sabar memberi peng ertian. Rita melangkah menapaki teras dan tersenyum kepada Nyonya Rahardjo. Akhirnya Ayu mau berangkat. Berusia 60-an tahun . berdiri Nyonya Rahardjo. Rita memahami.com/abclit.com/abclit. Terbentang halaman cukup luas dan asri. Rita juga terpikir. Pintu gerbang terbuka. baju kebaya warna coklat bermotif bunga-bunga.processtext. Hubungan itu makin bersifat permanen. Bu Rita ya? Silakan. Kemudian mereka melangkah memasuki pintu ger bang. panggil aku Mas. Rita dan Ayu kakinya dirasakan bergetar ketika mendekati pintu rumah. salah satunya mobil di mana Rita pernah menaikinya. kata pembantu perempuan itu. Semula Ayu bersikeras tidak bersedia ikut.processtext. hampir sulit bagi perempuan bisa menerima kehadiran perempuan lain seb agai sesama istri suaminya. bagaimana kalau Nyonya Rahardjo menyambutnya sinis dan penuh cerc aan. Sebenarnya bukan hanya Ayu yang di kepalanya berkecamuk rasa khawatir. Sejenak Rita dan Ayu berpandangan. Ayu hampir tidak berani . Di depan pintu rumah yang terbuka.

http://www. y ang langsung diperkenalkan oleh Nyonya Rahardjo. Buat apa saya . suara Nyonya Rahardjo terdengar ramah. selama ini saya dan Mas Rahardjo merahasiakannya. ajak Nyony Rita dan Ayu masuk ke ruang tamu. kita ini kaum perempuan. kata Nyonya Rahardjo. . Kala u cerita menyangkut kenangan hubungan intim. bahkan apa pun keinginan kami dipenuhi. Dengan tetap menjadi rahasia. Mereka ngobrol. Bukan hanya dalam perasaan dan impian-impian.com/abclit.processtext. Katanya. Rita menyalami Nyonya Rahardjo. Hidup dalam kenyata an. semua mengetahui sejak awal. bercanda-canda. Tidak sesulit dan serepot yang dibayangkan Ayu. dan ini siapa namanya? Sini Jeng Rita Keramahan itu memupus semua kekhawatiran. seraya memeluk Rita. dan N yonya Rahardjo membalas salam itu. ramah. Malu ikut pertemuan ini. akrab. Nyonya Rahardj o menceritakan kenangan-kenangan manisnya bersuamikan almarhum Rahardjo. Mas Rahardjo semakin baik dan hati-hati memperlakukan kam i. juga Eva dan Leila.processtext. sejak awal pernikahan itu berlangsung. Ayo masuk ke dalam. Perjumpaan itu berjalan dengan baik. Kami di sini juga merahasiakan. Ayu. Karena itulah yang terbaik buat k ita semua.com/abclit. Ini anak-anakku. n amanya Ramadian. makan bersama. Jeng Rita. Begitu juga anak-anak. ini perjumpaan khusus kaum perempuan . menya lami Nyonya Rahardjo dan mencium telapak tangan perempuan itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. kata Nyonya Rahardjo.html Generated by ABC Amber LIT Converter. begitu pula Rita.html Silakan-silakan. Si Eva dan Leila. yang lelaki. anak-anak mereka mengingatkan ibunya masingmasing agar tidak ngelantur. jalan jadi tertatih-tatih. Ayu menyebutkan namanya. Tentu karena Mas Rahardjo takut rahasianya kami ketahui . a Rahardjo. sudah tua begini. Sesaat kemudian muncul dua orang perempuan. Tidak apa-apa. sini masuk. Saya sudah tahu Mas Rahard jo menikah dengan Jeng Rita. Maafkan. Satu lagi. sahut Rita. http://www. penuh silaturahim. Aduh.

berdebur-debur keras. Suka juga.com/abclit. Firda menyibak vit rage.processtext. Sebuah perjumpaan yang indah bagi para perempuan telah dijalaninya. abnya datar. tersenyum tipis dan kembali melihat ke luar. Suasana di sini hampir sama dengan yang di pantai Kuta. D an aku tidak perlu menyesali diri karena aku terlahir dari istri kedua. tapi suaranya tak mampu menyusup ke dalam kamar.processtext. Nampak di bawah sana lida h-lidah air laut menghantam garis pantai. kata Ayu. Nyonya Rahardjo dan kedua anak perempuannya menemani Rita dan Ayu sampai taksi yang menjemput tiba. Aku tidak seharusnya menyinggung perasaan Mama karena Mama menjadi istri kedua. Mama. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. jaw . Nggak suka ya. Mata mereka tiba-tiba sama-sama basah. Rita dan Ayu berpelukan. hingga kesunyian suite room ini sama sekali tak terusik.html Saat meninggalkan rumah Nyonya Rahardjo. maafkan kata-kataku tadi . Balada Cinta Ferdi dan Firda Post: 08/22/2005 Disimak: 248 kali Cerpen: Jujur Prananto Sumber: Kompas. Di dalam ta ksi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. memandang ke luar jendela kaca yang sebagian permukaan luarnya berembun. Edisi 08/21/2005 Di ketinggian kamar di lantai delapan hotel berbintang lima.com/abclit. Sampai suatu saat terde ngar suara seorang pria bertanya dengan nada lembut. perasaan Rita dan Ayu benar-benar lega . menginap di sini? Firda menoleh sesaat.

com/abclit. kita begini-begini aja ? Firda menggeleng.. Aku serius. Senyum Ferdi memudar. kan? Ferdi tersenyum lebar.Generated by ABC Amber LIT Converter. . Kamu bosan ya. Bukan berarti kamu mau mengajak aku berbulan madu. Firda? Firda tidak segera menjawab. Setiap ketemu kita berbulan madu.html Bedanya waktu itu kamu enjoy sekali. Kenapa kamu mengajak aku ke sini? Kamu sendiri pernah bilang bosan terus-terusan ke motel murahan. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan dalam pikirannya pun mun cul berbagai dugaan dan kecurigaan..... Ia merasa bahwa Ferdi telah membaca suasana hatinya secar a tepat.processtext.com/abclit. Sementara Ferdi sendiri lalu bangkit dari tempat tidur. So what ? .. http://www. Ada apa. Firda memejamkan mata dan m enghela napas panjang. Perasaannya lembut berdesir. Dan Ferdi ternyata merasakannya. mengencangkan tali kimono dan berj alan menghampiri Firda.processtext. http://www. Di luar penglihatan Ferdi. Tapi kata orang hotel. Firda terdiam sesaat. Memeluknya dari belakang.. kamar ini biasa disewa pasangan pengantin baru untuk berb ulan madu.

Sudah lama kamu pacaran sama calon suamimu? Nggak pernah pacaran. Hati-hati isi amplop itu dikeluarkannya sebagian. berlalu begit u saja tanpa perhatian.html Generated by ABC Amber LIT Converter. melepaskan pelukan pada pinggang Firda.processtext. http://www.processtext. duduk di sofa depan pe sawat televisi yang menyiarkan CNN dengan volume suara rendah. Guru yang beruntung. Rangkaian berit a pengeboman kereta bawah tanah di London. iku. Dan F irda tak berusaha mencegahnya. Oh. berikut bursa saham yang terguncang. yan g sesungguhnya akan diberikannya kepada Firda sebagai kejutan tengah malam.. Tetangga dekat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Di luar penglihatan Firda ia mengambil sebuah amplop coklat dari dalam laci. Tangan Ferdi perlahan merenggang.com/abclit. Juga ketika Ferdi perlahan berjalan menjauh. Dan nampaklah sebuah sertifikat rumah atas nama Firda.. Mungkin aku yang beruntung masih ada laki-laki yang mau jadi suam ... Tapi sudah lama kenal. nyaris tak terdengar.html . Firda terdiam. bisiknya dalam hati.. http://www. Kerja apa dia? Guru SMP.com/abclit. Kenapa beruntung? Karena bisa mendapatkan istri secantik kamu. Bulan depan aku mau nikah.

.600 cc berhenti di tempat gelap.html Firda tak menjawab. . b eberapa belas meter menjelang sebuah halte bus yang sepi. Ia agak menyesal telah mengucap pertanyaan yang salah..processtext. Sampai keduanya berada di satu mobil dalam perjalana n pulang. Sedan Mercy warna abu-abu metalik bermesin 3. Ferdi terdiam. akan lebih jarang bertemu? Apalagi. http://www.! Aku ingin berkenalan dengan orangtua kamu. Meskipun ada kemungkinan setelah ini kita.. Karena ia begitu takut memberikan jawaban yang salah.. Sampai Firda mengajak pulang meski kamar sud ah telanjur di-booking untuk dua malam. Kali ini boleh aku antar kamu sampai rumah? Jangan. Kita sudah sepakat untuk membatasi hubungan hanya antara kita saja. sebab ia tak ingin memojokkan Firda untuk harus mengungkap sebuah janji. Maka pertanyaan itu pun d ibiarkannya mengambang dan tak pernah terjawab.. Maafin aku.processtext. ya. Ia tak bermin at mengulangi pertanyaannya. Sementara itu Firda lalu mencium pipi Ferdi dan berbisik lembut. http://www.com/abclit.. Di dalam mobil ini Firda hendak membuka pi ntu.com/abclit. Ferdi lalu hati-hati mengembalikan sertifikat tadi ke dalam laci.Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi tertahan oleh sentuhan tangan Ferdi berikut pertanyaan yang diucapkannya.. Sebuah janji yang pada gilirannya akan membelenggu diri Ferdi pula.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

. biaya k atering. terima. Kalau begitu bisa kamu pakai buat apa saja. Jangan segan-segan kontak aku kalau masih perlu bantuan. Sampai ke mudian keduanya berpisah.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter.. Semuanya pasti perlu biaya yang nggak sedikit. sewa gedung. Beberapa sepatu dan sa ndal bertebaran di teras. Kemarin aku sudah janji mau ngasih ini ke kamu. Beberapa saat kemudian mobil yang di bawa Ferdi pun perlahan bergerak menjauh dan menjauh. Dan tetap terdiam ketika Ferdi memasukkan amplop itu langsung ke saku belakang celana hipster-nya.com/abclit. sementara pintu ruang tamu masih terbuka meski jam sudah menunjuk pukul s ebelas.. Malam itu suasana di rumah Firda tidak seperti biasanya. http://www. dan akhirnya lenyap selepas tikungan. Tolong kamu .processtext.html Firda menahan langkah dan menoleh. Firda menjawab dengan pelukan erat. dan Firda berjalan lunglai meninggalkan Fer di.. Mungki n hanya Tuhan dan mereka berdua yang tahu berapa lama mereka berpelukan seperti itu. berbelok memasuki gang....html Generated by ABC Amber LIT Converter. Cetak undangan. Kontrak rumah sudah lunas sampai tahun depan.com/abclit. http://www.. Ferdi menghampirinya dan menyerahkan amplop kecil itu kepada Firda. Dan Ferdi menyambutnya sepenuh hati. Firda terdiam. Rupanya ada beberapa paman dan bibi Firda datang dari kampung bersama anak-anak mereka.. Nggak usah. saling melambaikan tangan. ingi n mengikuti acara lamaran keluarga calon suami Firda yang rencananya akan berlangsung lusa.

Berat juga ya. Semua keperluan sehari-hari dia yang biayain. Yang penting gajinya lumayan.com/abclit. Bukan lumayan lagi. beli oleh-oleh buat yang di Jaka rta. http://www. Tapi kelihatannya dia memang sedang dipersiapkan ata sannya untuk naik pangkat buat pegang jabatan. belanja-belanja.. katanya.processtext.. bahasa Inggris. Bulan lalu malah di . Kadang di Jakarta. Ah. ya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Minggu ini dia dapet giliran masuk sore. Jauh betul dengan ayahnya yan g sampai pensiun nggak pernah bisa nabung.processtext. Karyawati biasa. Tiga bulan terakhir ini dia sering ikut macam-macam training. si bibi menimpali. Jadi masih ada waktu buat rekreasi. Namanya juga kerja di restoran. http://www. Soalnya kalau training di Bandung pasti menginap baran g semalam.Generated by ABC Amber LIT Converter. yang bukanya dua puluh empat jam. Termasuk kontrak rumah dan uang sekolah adik-adikn ya. Waktu ba ru dua bulan kerja saja saya lihat tabungannya sudah lima juta lebih. tapi lebih seringny a di Bandung. Manajemen. komputer. kata ibu Firda. Tapi uang lemburnya tinggi. Jangan-jangan dia sudah jadi manajer. Memang gajinya berapa? Gajinya mah sekitar delapan ratus. Berat sekali juga enggak. Restoran di hotel berbintang lagi. belum.com/abclit. Dia sudah mampu jadi pengganti ayahnya.. Malam sekali. kepribadian. sampai harus ke Bandung segala. pulangnya antara jam dua belas jam satu . jawab ibu Firda.

sih.com/abclit. pagi-pagi sudah nelpon pakai suara genit? Aku Icha. http://www. dateng ke lumahku. Oh. Alloh... cucunya eyang Feldi. terima kasih atas segala kemudahan yang sudah Kau berikan kepada kami. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pagi hari Ferdi membuka mata dan kecewa menemukan dirinya tergolek di ranjang d i kamar rumahnya. tapi lalu tertahan oleh dering tele pon yang terletak di meja lampu. Halo? Bisa bicala sama eyang Feldianto? Ferdi tersenyum. Pasti. tapi juga dikasih uang saku! Hebat sekali!!? Makanya saya sendiri suka terharu. .Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada apa. Eyang nggak mungkin lupa. Aku kan ulang tahun. Ya.com/abclit. nggak mengira Firda sekarang sudah jadi tulan g punggung keluarga.processtext. Ferdi tertawa. Saya cuma bisa bersyukur dan bersyukur pada Yang Mahakuasa. . sayang? Ental siang jangan lupa. yang berarti sebentar lagi istrinya akan me manggilnya untuk sarapan. . Jam dinding menunjuk setengah tujuh. Ia pun bangkit hendak keluar kamar.html Semuanya dibiayai kantor? Bukan cuma dibiayai. ya.processtext.. ya. Ini siapa.

Ada apa? Belum lagi ibunya menjawab.. Astrid sudah nemuin Papa? Belum. Ferdi menutup gagang telepon. melihat istrinya yang baru saja muncul di pintu kamar.com/abclit. Siapa yang nelpon? Ferdi kaget dan menoleh. atanya dalam hati. Minta sendiri Hampir lupa. gih sama Papa. Icha sendiri yang nelpon??? Iya. ampun! Baru mau tiga tahun sudah pinter banget.html Generated by ABC Amber LIT Converter.! k ..html Dadaah.. Icha. Anak sekarang. http://www..com/abclit. Ya. seorang gadis cantik berumur dua puluh lima tahun m uncul dan langsung masuk ke kamar.Generated by ABC Amber LIT Converter.. Pa! Si ibu tersenyum penuh arti dan pergi meninggalkan ayah-anak ini. http://www.processtext. Senyumnya seketika memudar. Hai. Ngundang ke ulang tahunnya nanti siang.processtext. Eh.

Sudah papa siapin. kamu pengin dikasih kado apa? Mmm. Ferdi tertegun.. kado perkawinan. Pa. M aksudku.. Setelah berpikir beberapa saat. Mathias sudah pasti mau dikasih kado mobil sama orangtuanya. rumah. rumah di Bukit Kayangan? Suka banget! Memang papa sudah beli??? . Tergantung papa dong. Soalnya gini.com/abclit. Kamu suka.processtext.com/abclit... Kado kok minta. Terus.? Soalnya aku sama Mathias sudah sepakat setelah kawin nanti nggak mau tinggal di pondok mertua indah. kan.. mau ngasih apa.. berangsur wajah Ferdi kembali cerah dan bahkan kemudian tertawa. http://www. Rumah. Ah yang bener.. Pa. http://www. Papa jangan ngasih aku mobil juga.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tenang aja.html Mmm.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.

Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. apa sih yang nggak papa kasih. Yah Post: 08/15/2005 Disimak: 156 kali Cerpen: Aba Mardjani Sumber: Kompas.html Astrid sesaat terkesima..com/abclit. Thanks. http://www.? Jakarta. Kok pakai balik nama segala. lalu menghambur mendekati ayahnya dan mencium pipinya berkali-kali. Pa! Makasih banget!!! Buat kamu.processtext. Astrid heran. Tinggal masukin furniture sama ngurus balik nama. Tapi rumahnya sudah ada atau kita harus nunggu dibangun dulu? Sudah ada.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. 26 Juli 2005 Bang Acung Tidak Bunuh Diri.processtext. Edisi 08/14/2005 ..

html Ny Laila pingsan untuk kedua kalinya pukul sebelas siang begitu ia akhirnya tah u orang kasak-kusuk membicarakan soal penyebab kematian Mansur. Sesekali air mata nya meleleh. Matanya sembab. duduk bersimpuh di samping jenazah adiknya sembari tak henti-henti membacakan Surat Yasin. Ia seperti tak lagi mendengar orang-orang yang berganti-ganti mendekatinya dan menghiburnya. http://www. Di mata Ny Laila terus-menerus melintas bayangan Mansur yang ceria. Sisa-sisa darah ma sih tampak di beberapa bagian tubuh putranya.com/abclit.com/abclit. Suaranya terputus-putus dalam isak yang tertahan. suaminya. ia adalah anak ya ng lincah. Kecuali kalau tuntutan itu bisa menghidupkan lagi anaknya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kini Ny Laila duduk bersimpuh di salah satu sudut ruangan tak jauh dari jasad M ansur dibaringkan.processtext. Ia juga rajin mengikuti kegiatan remaja masjid dan aktif seb agai anggota kelompok marawis. Cinta membua tnya ingin tampil lebih menarik. gadis temannya di kelompok remaja masjid yang ditaks . Dua petugas kepolisian baru saja pulang.processtext. Ia tak ingin percaya dengan apa yang ia dengar. Memasuki usia 17. Mahfud. Ia pingsan setelah melolong-lolong sambil mendekap tubuh lunglai Mansur. Mansur meninggal karena bunuh diri. Ia tak pernah menyakiti perasaan teman-temannya. Kematian Mansur tak lepas dari lemahnya hal itu. kakak Mansur. Pada usia 1 6 dua tahun lalu. Di sebelahnya. Mansur adalah anak yang sangat sehat. Meskipun badannya gemuk. Seseka li ia menyeka air mata. Mahmud tak ingin l agi direpotkan untuk urusan-urusan seperti itu. Mansur adalah anak yang disukai teman-temannya karena perangai santunny a. Mahmud. ayahnya. Tatapan matanya kosong. Mona. Mansur memang mulai mengeluhkan tubuh tambunnya. Putranya yang baru berusia 18 tahun itu meninggal bukan karena komplikasi penyakit yang selama ini ia derita dan membuatnya harus dirawat di rumah sakit. Keduany a gagal membujuk Mahmud. untuk menuntut pihak rumah sakit yang telah mengabaikan unsur pengamanan bagi para pasien. juga membacakan Surat Yasin. Untuk pertama kalinya Ny Laila berteriak histeris.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia merasa seluruh tubuhnya kian lemah. Untuk ketiga kalinya Ny Laila pingsan setelah jasad Mansur dibawa pulang dari r umah sakit. Suaranya patah-patah. Ia ingin menerima kematian anaknya sebagai suratan ta kdir. Sesekali ia juga berhenti membaca ayat-ayat suci itu untuk menerima uluran tangan atau dekapan para tamu yang datang untuk menyatakan ikut berbelasungkawa. Suka bermain sepak bola. http://www. Ia dikabarkan melompat dari lantai em pat rumah sakit tempatnya dirawat selama ini.

Mona ingin punya pacar yang tubuhnya langsing. .irnya. menolak cintanya. kata Mansur kepada ibunya.

. Mahmud bersimpuh di atas sajadah di kamarny agar putranya segera disembuhkan. Amat merindukan ibunya. ia tak lagi berani membesuk putranya. Mansur ingin segera dibawa pulang. Kata Mahmud. Tetapi. Ny Laila membesuk putranya.processtext. Juga kemarin. Dokter yang memeriksa meminta Mansur menjalani rawa t inap karena ususnya mengalami luka serius. Ny Laila menolak pergi ke rumah sakit. panas dinginn ya tak kunjung hilang. empat bulan kemudian Mansur jatuh sakit. sehari sebelum Mansur dikabarkan meninggal dunia. Ny Laila merasa tubuhnya panas dingin. sebelum itu. Karena itu. Kepada Tuhan ia panjatkan doa han pula ia mengadu bahwa ia tak lagi punya uang ngobatan anaknya. Sorot mata itu melukiskan betapa perempuan itu membencinya. su aminya. Sorot tajam tatapan mata perempuan misterius itu seolah terus mengikutin ya. Yang terakhir. Bobot badan Mansur turun secara menakjubkan karena ia memang seperti kehilangan nafsu makan.com/abclit. Dengan alasan tubuhnya masih lemah. Karena itu. a di tengah malam. Dan. Sorot mata perempuan berambut panjang itu begitu tajamnya sampai-sampai mulut Ny Laila ternganga dan napasnya terengah-engah ketakutan. Ketika akhirnya bayangan itu lenyap. ia ingin sekali ibunya datang m embesuk. Mansur kemudian jadi langganan. Selain luka di usus yang kembali kumat. hasilnya sangat manjur .Generated by ABC Amber LIT Converter. Keringat dingin mengucur dari sekujur tubuhny a. http://www. Kenapa ia sendiri yang justru menyarankan anaknya meminum suplemen pelangsing tubuh itu? Mengapa i a tak membiarkan saja Mansur memiliki tubuh tambun tapi sehat? Apalagi setelah dua pekan dirawat di rumah sakit. http://www. Tetapi . Ia tak mampu lagi memejamkan mata sampai pagi tiba. Hampir semua benda berharga tak memiliki apa-apa lagi. Kepada Tu untuk membayar biaya-biaya perawatan dan pe di rumahnya telah dijualnya.processtext. ternyata.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ginjalnya juga terganggu. ia mengalami komplikasi. Ia bolak-balik menjalani perawatan karena penyak itnya kerap kali kambuh. Lima malam sebelum kematian Mansur. Tengah malam ia terbangun dan terkesima melihat sesosok wanita berpakaian serba putih berdiri di sudut ruangan.html Ayahnya yang kemudian menyarankan Mansur meminum minuman suplemen pelangsing tu buh yang banyak diiklankan dan dijual di toko-toko. Sorot mata itu seolah mengatakan ia tak boleh berada di situ. Mahmud yang kemudian tak henti menyesali dirinya.com/abclit. Sesampainya di rumah. Ia kini hampir Empat malam sebelumnya. ia kembali harus dirawat untuk waktu yang tak jelas sampai kapan. kata dokter. Dan menginap di rumah sakit .

Duka mendalam menderanya. Tiba-tiba ia menangis lagi.Sampai kemudian ia mendengar kabar itu dan kini ia cuma bisa menyesali semuanya. Bahwa orang yang meninggal karena bunuh diri. Dalam tangis ia berdoa semoga Tuhan mau . Ny Laila masih bersimpuh di tempatnya. Tuhan bahkan memurkai makhluk-Nya yang membunuh dirinya hanya karena ingin melepaskan diri dari segala belitan persoalan hidup. arwahnya tak bisa diteri ma Tuhan. Ia ingat uca pan seorang guru ngajinya.

Tatapannya kosong. baru saja bangun dari tidur siangnya ketika aku tiba di rumah. Ocha? aku bertanya melihat ia seperti sangat tertarik. Ocha. Tak ada senyum. dengan tulus kuucapkan pula doa. Sebelum pulang. putriku. Bang Mansur. Tetapi. Kuucapkan juga rasa belasungkawa kepada Ny Laila.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Melayat Bang Acung? ia bertanya lagi. Di pipi kirinya ada sisa-sisa darah yang t elah mengering. istriku menimpali sambil lewat. Bang Acung itu Bang Mansur. Kusingkap kain penutup wajah Mansur. O. Apa pun penyebab kematiannya.processtext. Setelah itu kubacakan Surat Alfatihah. gitu. Menembus relung-relung gelap di antah berantah. Gadis berusia enam tahun itu menyibak rambut yang menutupi matanya. Semoga arwahnya diterima di sis i Tuhan. Ayah habis dari mana? Habis melayat. ia bertanya. . Bahkan bibirnya seperti tengah tersenyum. Iya. Allahummaghfirlahu war hamhu waafihi wa fu anhu. http://www.com/abclit.html Sebagai tetangga. Pejam matanya seperti bocah remaja yang tengah tertidur pulas s ekali. Yah. http://www. Memangnya kenapa. Air matanya m eleleh. kataku. Matanya tampak lelah dan marah. aku datang melayat sesaat sebelum jenazah Mansur dimandikan.com/abclit.processtext. Ia tersenyum getir. Suaranya serak. A da segaris putih di sudut bibirnya tanda ia ngiler waktu tidur.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bang Acung? Bukan. Jauh dari gambaran-gambaran menyeramkan yang secara li ar melintas dalam benakku. ia tampak damai. Kuucapkan rasa belasungkawa mendalam kepada Mahmud yang tampak tegar.

kalau mau sembuh dari penyakitnya. Yah. Tak jauh dari tempatnya berdiri. menyambar cecak itu untuk dimakan. Bang Acung harus memakan cecak berkepala dua itu. Lalu Bang Acung mendengar bisik an. Gadis kecilku itu kemudian menceritakan mimpinya.processtext.com/abclit. http://www. Yah.com/abclit. Saat itulah ia te rpeleset dan terpelanting jatuh ke bawah. Aku agak tertegun. orang-or ang enggak tahu sih. D ia jatuh. ia melihat seekor cecak. Dengan bibirnya yang seol ah tersenyum. Jadi begitu ceritanya. http://www. Jadi. Kenapa Ocha bilang begitu? Tadi Ocha mimpi. Yah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Coba kalau mereka tahu seperti Ocha. Bang Acung itu bukan mati karena bunuh diri.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Diam-diam aku pun berharap mimpi putriku tak sekadar bunga tidur. Yah. Suaranya datang dari samping kamarnya. Yah. jawabnya. orang-orang pasti tidak akan bilang Bang Acung bunuh diri.html Ocha dengar dari siapa? Kata orang-orang. Tetapi. Lalu terbayang wajah damai Mansur. Bunuh diri itu kan enggak boleh ya. Yah. Kepalanya dua. Tiba-tiba ia terbangun karena mendengar ada yang memanggil-manggil namanya. Bang Acung itu bukan bunuh diri. Bang Acung. cerita putriku selanjutnya. Tanah Kusir.processtext. Bang Acung mula-mula sedang tidur di rumah sakit. Bang Acung lalu membuka jendela kamarnya. Orang-orang tidak pada tahu sih. Kata suara itu. Katanya. Juli 2005 .

seorang tak dikenal mendatangi saya. sedikit parau.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kulit hitam. Iyya.processtext. Mau ketemu siapa? tanya saya lunak.com/abclit. Edisi 08/07/2005 Rumah baru kami menghadap ke timur. Sangar sekali kesannya.processtext. Saya amati tamu ini hati-hati. setelah melewati pekar angan kecil dan teras. Kancing baju bagian atasnya tern ganga. Garis bibirnya yang tebal me lengkung ke bawah. tanpa ada senyum. Tangan kiri tat o ular naga yang menggeliat ke arah pangkal lengan. http://www. Suatu sore.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dadanya bertato gunting menganga dan tengkorak kepala di tengahnya. Tubuhnya padat. http://www. Diam-diam saya perhatikan seluruh tangannya penuh tato. kurang nyaman. sedangkan di tangan kanan bergambar perempuan telanjang. Dari mulutnya tercium bau alkohol. Baru pindah. Ketika pintu dibuka.com/abclit. ada bekas luka sepanjang telunjuk. tinggi besar. ya! terdengar suaranya berat.html Post: 08/07/2005 Disimak: 183 kali Cerpen: Yusrizal KW Sumber: Kompas. yang di pinggir-pinggirnya direnda d engan tato menyerupai kelabang. Berkumis tebal. cahaya matahari masih bisa menjalar ke lantai dalam rumah. Pipi kirinya. matanya memerah. ya saya baru pindah! Ada yang bisa saya bantu? Di dapurmu ada berapa pisau? .

Saya tidak ingin banyak tanya soal meletakkan pisau dan uang dalam amplop besok pagi. Itu artinya cari masalah! katanya dengan raut muka yang tegang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. hei! ia sedikit membentak karena melihat saya mengernyitkan kening da n tidak segera menjawab. http://www. untuk pertanyaan yang sama. Pisau dapur biasa.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Bagaimana? Maksudnya? saya ingin mencairkan keraguan saya. Bagaiman a seandainya laki-laki sangar ini datang setiap sore. sekali setiap bulan pada tanggal yang sama. saling berhadapan.com/abclit. ia membentak. Jantung saya bagai mengecil oleh remasan tatapan mata dan s uaranya yang berat. Di kepala saya mengira-ngira seperti apa ya ng dimaksud pisau bermanfaat bagi orang lain itu. Saya takut.com/abclit. masukkan dalam amplop uang Rp 10. . Ada dua.html Ada berapa. Kami masih berdiri di teras. saya. berarti kamu tid ak ingin menjadikan pisaumu bermanfaat bagi orang lain . Jangan lupa. merasakan betapa sore ini hidup mulai tidak nyaman. pertanyaan yang salah b erakibat bencana bagi saya dan keluarga. Bodoh! Mau atau tidak? Iyyya. pisaumu letakkan d i dekat pintu pagar.processtext. Rautnya bengis. iya.000. Mau? Setelah itu. setiap bulan pada tanggal yang sama di dekat pintu pagar. Saya kaget. Mulai besok pagi. Kamu ingin pisau dapurmu bermanfaat bagi orang lain? dengan kasar ia mengajukan p ertanyaan yang aneh dan bernada kasar. Kalau tidak.processtext. garis bibir seperti menikam ke hulu hati saya. Bang . Saya menarik napas.

Dengan sedikit terkekeh ia balik badan. Salah-salah. memang si sangar adanya. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya dan istri terkejut . ada yang terlupa? Istrimu. Gedoran pintu terdengar makin kasar. di dalam saya mendapatkan istri sedang ketakutan di sudut kamar. Tiduran. Si sangar itu pasti. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dengan kasar di luar. http://www. tidak takut mati.processtext. ia orang pali ng ditakuti di daerah kompleks kami ini. Puca t membias di wajahnya. Pasti tadi ia mengintip atau nguping dari dalam. Ketika pintu saya buka.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tampaknya. Nekat! Memelas suara istri saya. Maaf. Lagi kurang sehat. Saya lepas ia dengan tatapan yang menyimpan rasa cemas. saya bertanya. Bang. p ergi begitu saja.html Ia menatap sembari mengangguk-angguk. mana? Aku belum lihat! Oh! Pertanyaan yang mempertebal kecemasan saya. orang itu bisa bunuh kita! Aku takut! Orang seper ti dia itu tidak takut polisi.com/abclit. Kemudian.processtext. Kita pindah saja. Dengan keramahan yang sangat b erlebihan. Suruh dia keluar! . Saya mencoba menenangk annya. Bang. badan sedikit dibungkukkan.

lalu masuk dan mengambil dua pisau serta sebuah amplop. Setelah itu. Di hadap an si sangar. ia terlihat cengengesan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Istrimu cantik. pintu saya tutup. saya tuntun istri menemui si sangar dalam kead aan pucat.html Panggil istrimu! suaranya meninggi. Sebelum jauh melangkah dari pagar. istri saya mencoba tersenyum. Si sangar tertawa terbahak-bahak. Tangan istri saya terasa dingin. amplop ke kantong celananya yang be sar. >diaC< Matahari dari arah timur kembali mendatangi rumah saya. Mungkin inilah hari paling mencekam dalam hidupnya. http://www. ha-ha-ha . Setelah menatap istri s aya beberapa jenak. Pintu pagar dibukanya. si sangar menoleh da n berkata. Dengan perut terasa mulas. Bibirnya saya lihat seperti sedang beku. membuat saya tergagap. Akhirnya dengan menguatkan diri. Saya menunggu.com/abclit. http://www. cantik juga istrimu. Bang . saya masuk menemui istri di kamar. kira-kira apa yang dilakukannya pada benda itu. Diam-diam saya mengintip di balik gorden kamar depan yang sengaja tidak dibuka l ebar-lebar.com/abclit. Saya meletakkan dua pis au dapur dan sebuah amplop berisi uang Rp 10. Ini istri saya. ternyata karung yang dibawanya itu terlihat berat sekali. tapi wajahnya pucat sekali.processtext. Saya tatap istri yang mengerut saking cemasnya. Jangan-ja ngan itu semua pisau . Cantik .000 di tempat yang ditunjukkan si sangar. Tampaknya ia mend engar apa yang diminta si sangar. Saya amati.processtext. Akhirnya si sangar datang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. katanya di sela sisa tawanya. Pisau dimasukkannya ke dalam karung.

pukul sebelas malam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi. pisau ini digorokkan ke leher kita. ya pisau kami. Saya lihat di tangannya ada dua pisau. apa yang bisa saya bantu! Pisau ini. Kalau setajam ini.com/abclit. Pisau itu kini terlihat berada di masing-masing tangannya. Pasti si sangar itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Jangan dibuka! gemetar istri saya berkata. pintu rumah terdengar digedor kasar.html Empat hari kemudian. Istri saya yang sudah mulai terlayang tidur. Bang. Sudah sangat tajam.processtext. Mata pisau pun terli hat lebih tajam. . rasa sakit disembelihnya tidak begitu menyiksa. ia berkata dengan sangat dingin. akan sangat sakiiiit sekali.com/abclit. termasuk menyembelih kambing atau ayam. Huffft! Ternyat a si sangar berdiri dengan seringaiannya yang tidak sedap dipandang. Ada apa. dipakai menyembelih. Menyembelih! Kata-kata itu bermuara pada imajinasi paling buruk dalam kepala sa ya. Pisau tumpul. Bang. terduduk dengan napas sesak. Maaf. http://www. sama artinya sebuah penyiksaan.processtext. ha-ha-ha . katanya sambil memperlihatkan kedua pisau di pegangannya. Pintu dibukakan perlahan. kan? Berbeda dengan ketika kamu letakkan di dekat pagar empat hari lalu. Nanti makin kasar! Telepon polisi saja! Biar kubuka saja! Saya setengah berlari ke ruang depan. pisau itu tampak mengilap di bawah sinar lampu teras. Kalau sebelu m ke tanganku. http://www.

http://www. ha-ha-ha-ha . lalu balik badan dan pergi begitu saja. ia menyerahkan dua pisau ke saya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ya. Bang! Saya tidak tahu maksud. di angkatnya sehingga saya terduduk berhadapan dengannya. Saya merasakan tenggorokkan ini menyempit. Tegang! Kamu mau mencoba betapa tajamnya pisau ini? Mungkin karena perasaan mencekam yang saya bayangkan leher saya disembelih saya tib a-tiba terduduk. Abang . Ter lihat. Ia terbahak. salah saya apa? Sesaat kemudian. Darah manis. tidak menyakitkan! Termasuk. Kemudian. Tapi. ia melayangkan segoresan garis dengan salah satu mata pisau di tangan kanannya. Bermandikan cahaya. Tak ada suara siapa-siapa di kompleks ini kalau sudah lewat pukul 20. Tuhan. darah meleleh kecil dari kulit bertato yang dilukainya sendiri. Berikan pisau ini ke istrimu.00. karena luka oleh mata pisau yang tajam.Generated by ABC Amber LIT Converter. Rumah-rumah orang sudah tu tup. Say a takut! Saya rasakan kuduk saya dipegangnya. Sunyi. ia raba leher saya. kemudian dipegangnya lambat-lambat. untuk mel ukai kulit ini.com/abclit.com/abclit. dingin.processtext.processtext.html Mmmaaf. Langit malam bertaburan bintang. mohon Bang! Jangan. Bang. Pisau tajam ketika digunakan dengan baik. ia akan menyembelih say a. bagai dicubit saja . Kamu memang tidak perlu cepat mengerti. http://www. kemudian berdiri . Kemudian seperti sujud di kaki si sangar.

com/abclit. Apa kabar. Saya gelagapan.html Saya membuka pintu depan. Abang. dengan seringaiannya.processtext. berusaha tenang.processtext. membunuh orang. Baru saja pintu dingangakan. Semoga semalam akhir dari kenyataan buruk.Generated by ABC Amber LIT Converter. mempersilakan saya. Si sangar menyadari pintu terbuka. http://www. Saya baru setahun keluar penjara. Kesiangan. Kamu tahu siapa saya? Saya menggeleng. Bang? Duduklah sejenak! Ia menunjuk kursi di sebelahnya. Eh. Kaki kanannya menyilang di atas paha kiri. Sepertinya ia tuan rumah bagi saya di teras. Saya pun duduk di kursi sebelahnya. di kursi teras terlihat si sangar duduk sambil mer okok menghadap ke jalan.com/abclit. . ya! sapa si sangar. Kamu tahu bagaimana seorang ma ntan pembunuh seperti saya ini hidup setelah menghirup udara bebas? tanyanya dengan suara datar. berharap matahari bisa menyemangati hati dan hari-har i kami. ia menoleh! Mata kami bersirobok pandang. Santai sekali tampaknya. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Terbayang tanah keluarga yang luas. musuh-musuhku kusayat sampai menjerit denga n pisau yang tajam. Sesekali mengangguk. Uang dari keringat sendiri. sebagai ibu rumah tangga. Kalau seratus rumah wajib mengasahkan pisau kepadanya berarti ia bergaji minimal Rp 1. Karena ingin hidup normal. kangkung. dulu. sebidang tanah dan rumah kecil dibangunkan untukku dan keluarga. Memotong sayur. Kacang panjang.000. Saya mulai tahu caranya yang aneh dan kasar k arena tuntutan hidup.000. Istrimu. suaranya agak lunak. buncis.000.html Dengan mengasah pisau! terangnya. http://www. Iya. bawang.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Karena itulah. yang jumlahnya lebih seratus rumah.processtext. Pisau tajam itu penting kita miliki. wortel. orang itu sama artinya menyuruhku ke penjara lagi . Saya mencoba belajar memahaminya.com/abclit. aku berpikir tobat. Saya hanya melayani dengan tatapan mata. apakah ia tahu. ketimun. Tapi. Lagi pula bukankah ini pemaksaan. kasih sayang perlu dimiliki oleh pisau. bahwa harga pisau dapur kadang tidak sa mpai Rp 10. Begitu juga kentang. Ketika dipenjara. setiap rumah di kompleks ini. bisa k ugarap jadi ladang. oleh mereka. harus mengasah pisaunya sekali sebulan denganku. saya cobakan tertawa sebisanya. Ternyata. Dan terakhir. Kalau dia tertawa. Kalau dia terseny um. tentu sayur tidak merasa sakit ketika dipotong atau disayat-saya t. Bentuknya dengan menyiapkan mata pi sau yang tajam. golok atau merampok dan membunuh. tanah dijual kemudian tahu-tahu aku hanya melihat komplek s perumahan ini sudah ada. misalnya. Aku mahir mengasah pisau.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. toh? . paparnya. aku perlu uang untu k kebutuhan hari-hari. mati. ia m ungkin akan tersenyum. Karena tidak menyakitkan baginya. Aku tidak punya keterampilan kecuali meng asah pisau. Dalam hal ini. ketika dipotong menggunakan pisau tajam. Kalau tidak mau. kalau pisaunya tajam. Jangan-jangan ini teori marketing si sangar.000 sebulan. Dan. http://www. Aku ingin anak dan istriku hidup tenang. Karena keluarga dan saudara-saudaraku ingin aku baik. Dan aku pun dipenjara. dan se bagainya. saya ikuti senyumnya. kusembelih. Bayarannya Rp 10.

dan lipatan sik unya mengetat di leher saya. kembali mengalami gaduh yang tak terlukiskan cemasnya di dalam hati. Kemudian ia lanjut kalimatnya dengan suara yang berat dan perlahan. Terasa lebih penyayang. tidak ada yang berani men gganggumu. Saya yang sedikit mulai nyaman oleh rangkulan awalnya. saya pun ikut berdiri. I tu artinya kamu siap saya sembelih . Juga n yawamu! . kan? Ia menerangkan alasan-alasan yang mendukung pekerjaannya. Jika orang kompleks tidak ada yang menantang. kalau kamu tidak lagi berminat mengasahkan pisau kepadaku. melangkah dengan le bih dulu menoleh ke saya di balik pagar. menyembelih ayam. Kita yang menggunakannya. Ia seakan mulai me nganggap saya pelanggan bulanannya yang harus dijaga. ia berhen ti sejenak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ia merangk ul bahu saya dengan hangat. Menjelang sampai di pintu pagar.processtext.000 per bulan tidak terlalu memberatkan jika dibanding teror yang nanti diakibatkan penolakan kesediaan meng asah pisau. Saya rasakan ketiaknya melekat di bahu. Dan anak buahku. rezekiku ada pada pisaumu. Terima kasih. kalau dengan pisau yang tajam. Percayalah.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Begitu juga memperlakukan ikan.com/abclit. mempererat rangkulannya. Ingat. Iya. Jika ada orang yang mengganggumu. kan? Saya mengangguk. kamu bersama warga kompleks ini bersam a-sama menutup pintu kejahatan bagiku. http://www. juga enak. Benar. Ia kemudian melepaskan rangkulannya. teta pi menjual jasa keterampilan mengasah pisau. kata si sangar sambil melintangkan telunjuknya di tenga h lehernya.com/abclit. Mengasah pisau? Peker jaan yang aneh. Bang! Itu artinya. katakan padaku. Kamu telah membantu saya. http://www. atau bisa jadi pis aumulah yang akan kupakai menyelesaikannya. Itu artinya.processtext. akan lebih baik. Saya mulai merasakan ia mencoba ramah dan bersahabat. Kamu telah mendengarkan aku. Saya terima uangmu tidak dengan berpangku tangan. Dia berdiri. Paham. sembari berkata. yah barangkali saja Rp 10.

Kamu juga dengar? bisik perempuan itu seusai menabur bunga di luweng itu.com/abclit. dan gelap yang lebih akrab disebut lu weng.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dengan gumpalan rind u dan rasa sedih yang menekan. untuk pertama ka linya perempuan itu mendatangi tempat itu. http://www. . Memasuki kompleks gedun g. Kecemasan mengambang di bola matanya. Memasuki lorong gedung. Ia menimbang-nimbang da lam bimbang. Di sinikah Bapak hilang? ujar Her pelan.html Padang. Ada perasaan setengah gemetar yang mencuat dari bawah sadar. Masih terngiang-ngiang. http://www. ia berjalan menuju suatu ruang. Setelah hampir 40 tahun. tubuh nya ditelan pilar-pilar kokoh.processtext. Her. aku masih mendengar jeritan bapakmu. Ia datang bersama anak laki-lakinya. laki-laki itu berjalan tersaruk-saruk membawa kertas bertumpuk-tumpuk. Edisi 07/31/2005 Depan Gedung Komnas HAM pagi hari. sejak peristiwa berdarah itu berlalu. Senja dirasakannya gemetar dengan kelelawar yang terbang menyambar-nyam bar. Gemanya sangat panjang.processtext. Tampak dari atas. Para kelelawar muncul dari lubang lebar. Bajun ya basah. 20 Juni 2004 Menunggu Telinga Tumbuh Post: 08/02/2005 Disimak: 182 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas. Tubuh laki-laki itu muntah dari bus kota ber sama para penumpang lainnya. gemetar. dalam.Generated by ABC Amber LIT Converter. sambil menimang dokumen lusuh itu.

Di sana kutemukan rongga yang menyerupai lorong panjang. bukankah makam Bapak di desa yang tadi kita lewati? Bukan. aku merasa bingung dan cemas. Sepanjang perjalanan. buru-buru Ibu mencegah. Makam itu kosong. Itu urusan negara ? Apakah negara punya telinga? Bukankah ia hanya punya mulut dan tangan unt uk membentak dan memerintah? Maka. Her. Yang penting Ibu tahu kalau Pak Drajat sudah meninggal.com/abclit. setelah Mas Drajat dikabarkan meninggal di tahanan. dan sunyi. Aku kaget. tatapan mata Ibu tetap terasa menghunjam dan mencekam. bola mata Ibu masih tetap sama: dalam dan hi tam. Seperti puluhan tahun lalu. Cemas karena jasa d Mas Drajat tidak pernah diserahkan kepadaku. Tapi aku takut mereka kaget. Maaf Bu.html Pada usianya yang hampir 75 tahun. Aku pun dengan penuh semangat menyambutnya. Nastiti. Ibu meneleponku. Tapi di sana. Suatu pagi. Ia minta mobil berjalan lurus. itu urusan negara.processtext. menembus desa demi de sa. kami terdiam. Tapi kutahan. Kata petugas.processtext. Urusan negara? Kenapa mengubur jasad suami sendiri harus dilarang? Apa salah Ma s Drajat terhadap negara hingga dia tidak mendapatkan hak untuk dikuburkan secara layak? Bagaimana jika saudara. dan Murti. besok pagi. http://www. Mobil pun terus melaju. Di Karang Bolong. dengan colt station sewaan.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi tidak matanya. antar Ibu nyekar ba pakmu. Kulihat puluhan atau ratusan p ohon melintas-lintas di kaca jendela. Sesungguhnya makam yang dulu sering kami zia rahi itu bukan makam Mas Drajat. dalam. diam-diam kubangun makam tipuan agar orang-orang tahu bahwa suamiku menin ggal secara . ya bapaknya Herjuno itu. Aku bisa minta izin kepada kepa la sekolah tempat aku mengajar sebagai guru sejarah. http://www. kami be rangkat ke makam Bapak. atau handai tolan menanyakan soal kematiannya? Apakah aku juga akan menja wab. Masih jauh. Soal jasadnya. kalau kamu tidak mengajar. Organ-organ tubuh Ibu yang lain boleh menua. gelap. teman. Ketika mobil itu hendak menikung di sebuah jalan. Ketika pagi masih separuh tumbuh dan embun masih terpahat di daun-daun. Aku sebenarnya ingin terus terang kepada Herjuno dan anak-anakku yang lain: Dar sono. Waktu itu.com/abclit.

P ernah saya dengan iseng bertanya soal itu. a nggota Gerwani yang lolos dari pembantaian. debu mengepul di jalanan. Di pendopo itu. Dalam zaman yang gemuruh itu. Waktu itu. Tinggal di kampung dalam suasa na guyub (dalam pergaulan yang tulus. suamiku meninggal dengan cara yang sangat menyedihk an. Menurut Swanggani. diiringi sorak-sorai. kaku seperti baja. dan ada PSI. kami hidup menepi. lang it kota kecil itu pun selalu menyala. aku mendengar jeritan mereka . http://www. Dik Rohani ini gimana to? Negara ki ta ini masih berduka dan melarat. dan yel-yel lain pun berloncatan penuh tanda seru.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada PNI.html Sesungguhnya Mas Drajat meninggal bukan di tahanan. Seperti siang itu. dengan pendopo seluas lapan gan bulu tangkis.processtext. warisan mertua. ada PKI . Bersama tahanan lainnya. Kami menempati rumah besar. ganyang nekolim . hidup Nasakom . bendera dan panji-panji partai berkibar-kibar .com/abclit. Mosok saya tega pakai baju berkolin atau tetoron dan celana dril . Bagai tepung terigu ditebah angin. suamimu dilemparkan hidup-hidup ke luweng di Karang Bolong. Bukan. Kata-kata revolusi . Tangan mereka terkepal. Dia menjawab ringan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dar i tempatku bersembunyi. Benarkah rasa kalap itu telah melampaui batas hingga mereka dengan beringas mem perlakukan suamiku seperti batang pisang? Atau nasib suamiku sendiri yang terlalu naas hingga ia ha rus tewas dengan cara yang begitu mengenaskan? Atau hidup ini telah begitu kikir dan tidak berbelas? T ermasuk terhadap aku dan anak-anakku yang puluhan tahun dihukum hanya karena kami dianggap punya noda sejarah. seorang tokoh PKI di kota kam i. Wajah para pemuda itu tampak mengeras. . ada Masyumi.com/abclit. ada NU. partai-partai saling bersaing. Apakah noda itu benar-benar ada? Siapa yang membuatnya? Atau ia hanya diciptakan dan di pelihara demi sikap patuh yang diwajibkan? Seperti kota-kota yang lain. Aroma kemarau berca mpur bau keringat diisap ribuan orang. Sebuah rumah bergaya limasan. Mas Drajat menambahi kesibukannya sebagai guru SD dengan mengaj ar anak-anak miskin untuk membaca dan menulis atau berhitung. khas jahitan pasar. kami bisa saling minta garam atau ngutang minyak goreng). Rupanya kegiatan itu menarik perhatian Pak Tular. Di bagian belakang. ada ruang keluarga yang dikelilingi deretan kamar. http://www.processtext. Mereka mengelu-elukan pawai para pemuda yang berderap-derap . ujarnya dengan gemetar. secara cuma-cuma. Dia selalu datang mengenakan pakaian dari kantong gandum yang dijahit kasar. Ka n nggak sopan to. ketika revolusi dan ideologi dipuja bagai dewa.

.

Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bahkan kegiatan belajar anak-anak yang selama ini ditangani Mas Dr ajat telah diambil alih mereka. Ada pendidikan bagi kader-kader parta i. Beberapa tokoh PKI diciduk dan ditahan. Tawa Pak Tular berderai. Ada latihan menari dan menyanyi.com/abclit. Suara itu seperti p unya tenaga yang menyihir kepala kami untuk mengangguk. Dik Drajat dan Dik Rohani ini sudah memberikan sumba ngan yang berarti bagi revolusi . Apa salahnya? m. Ada latihan ketoprak. tapi juga menjadi pusat kegiatan partai. Setiap saat itu. http://www. Sehabis isya. pesan bapakku ketika aku mengunjunginya bersama Mas D kataku. Hati-hati dengan Pak Tular. Beberapa bulan kemudian. Wajah bapakku tampak masa Kami kan hanya meminjamkan tempat . http://www. suasana yang mencekam pun merembet ke kota kami. Pendopo kami selalu ramai.processtext. Kami hanya saling memandang. mendadak rumah kami digedor-gedor banyak orang. Maya t Pak Tular dan kawan-kawannya ditemukan di pinggir Kali Mambu. lewat RRI.html Bagaimana? Boleh kan? Suara Pak Tular terdengar sangat berat. bau mayat tercium di mana-mana. rajat. dengan rajaman senjata di se luruh tubuh mereka. Terima kasih. Mas Drajat pun tidak keberatan. Tidak sampai seminggu.processtext. Ganyang Drajat!!! . B eberapa jenderal diculik. Terima kasih. kami mendengar ada pergolakan di Jakarta. Ternyata pendopo kami tidak hanya untuk rapat. ke kampung kami yang menjelma menjadi kampung hantu.com/abclit.

kerumunan pun bubar. atau lonjoran besi yang mereka acung-acungkan. kamu!! Jangan ngawur kamu! Amarahku meledak. Di rumah itu. Beberapa laki-laki berseragam memandang kami dengan tatapan menghunjam. Dia mencoba me mberikan penjelasan. Saya tidak tahu apa-apa . Dua tangan ibuku menjelma sayap induk ayam yang melindungi anaknya dari t erkaman elang. Aku tak bisa lagi menangis.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sangat keras. Keras. kelewang. bam bu runcing.com/abclit. http://www. terakhir kali mendengarkan degup jantungnya. dan Murti lari keluar. Namun orang-orang itu langsung mengge landangnya. seorang petugas memberi kab ar: suamiku meninggal di tahanan. kenapa mendadak ak u jadi begitu berani? Padahal sesungguhnya.html Gantung PKI itu!!! Habisi keluarganya!!! Pokoknya tumpes kelor!!! Dengan jiwa yang kutegarkan. aku membuka pintu. Dadaku sesak. Dan ajaib. Dengan gemetar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Menuju rumah Bapak. Bohong! Dasar Gerwani. bentakanku menundukkan waja h mereka.processtext. Nastiti. pada dini hari. Aku hanya ingat kata-kata terakhir Mas Drajat. Menembus mala m. . Aku pun bergegas membawa Darsono. Mas Drajat keluar dari kamar. Tatapan mata mereka sedingi n moncong senapan. Itulah terakhir kali aku menciu m bau tubuhnya. kudengar suara derap sepatu lars menghajar ubin pendop o. http://www. Aku sendiri tidak paham. Kukatakan bahwa Mas Drajat buk an anggota PKI.processtext. Esoknya. Sungguh. aku melahirkan Herjuno. Akhirnya. aku gemetaran melihat parang. Dia sangat tenang. Aku memeluknya. Pak RT mampu menyabarkan mereka. aku menemui mereka.com/abclit. Pintu rumah kami digedor-gedor. Tubuh Mas Drajat menghilang diringkus kegelapan. Sebulan kemudian. Jaga kandunganmu.

Namun. Ia berharap negara berani untuk pu nya telinga. membawa dokumen setebal kecemasan ibun ya. Kami keluar dari mobil. Yogyakarta.Generated by ABC Amber LIT Converter. namun dokumen itu seperti meronta-ronta dan memaksanya masuk. tapi luweng. Dengan tenang. http://www. Herjuno berjalan menuju ke sebuah ruang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia hendak berbalik. pagi hari.com/abclit. Herjuno sangat kaget. Bahkan mungkin terguncang. http://www. yang sepanjan g hidup harus menanggung dosa sejarah . Sampai di depan pintu sebuah ruangan. Itu bukan makam Bu.com/abclit. 2005 .html Herjuno tergeragap bangun. sedalam luweng abadi yang menyimpan jeritan bapaknya. sambil menggigit kuat-kuat kenangan pahit akan Mas Drajat. ia cukup pintar menyemb unyikan perasaannya. Kami pun berdoa. kini telinga negara telah tumbuh . Mana makam Bapak? Di sana.processtext. Bu . langkahnya tertahan. ia menemui seseorang. hingga sedikit ramah terhadap nasib orang semacam ibunya dan keluarganya. Kantor Komnas HAM. Ia hanya punya impian sederhana yang kelak akan dikabarkan kepada ibunya.processtext.

ini ada surat undangan. sementar a istri memberitahukan kedatangannya kepadaku. .com/abclit. seorang ketua RT dari wilayah yang berbeda . Tidak usah.com/abclit. Orang yang tak kukenal sudah duduk dan melemparkan senyum kepadaku. Cuma sebentar saja. Suara seorang laki-laki aku dengar menanyakan apakah aku ada di rumah. Pak Bagus. Aku sudah cukup lama menelan pengalaman memaknai secara lahiriah bentuk dan bunyi huruf yang ter nyata sangat berlawanan dengan roh yang menghidupinya. Aku membaca surat tersebut.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Edisi 07/24/2005 Sekitar jam empat sore mereka mengetuk pintu. istriku menyilakan tamu tersebut duduk. juga ikut.html Post: 07/24/2005 Disimak: 229 kali Cerpen: Putu Oka Sukanta Sumber: Kompas.processtext. Ketua RT tersebut dikenal sebagai kepala keamanan di tingkat rukun warga. ketua RT di w ilayahku. Boleh membawa perlengkapan? tanyaku tenang. Tulisannya sudah tidak begitu penting bagiku seba b tulisan itu bisa berbohong dan mengandung kebohongan yang merupakan watak dari pengundangnya. Dan suara berikutnya. jawab tamu itu. Tapi ia tidak berbicara. Aku pun keluar kamar. ya aku ada di rumah. Demikian tamu itu menyodorkan surat ukuran set engah folio. Pak Memet. Ternyata ia ditemani oleh Pak Marjan. kata Pak Marjan. http://www. Istriku yang menyambutnya. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku sudah tahu roh surat itu. stensilan. Saya mengantarkan karena takut keliru. Kudengar juga suara istriku menga takan.

jawabnya singkat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mukanya pucat dan matanya kosong. Ada tumpukan buku perundang-undangan yang nafasnya melindungi masyar akat tetapi di dalam praktiknya memperdayakan masyarakat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. diapit oleh dua orang dari mereka. Peradaban dan budaya seperti ini sudah berlangsung puluhan tahun di negeri ini. . Aku pun diam sambil mengenali jalan yang sedan g ditempuh. Rupanya k etiga orang lainnya itu memencar.processtext. Nanti juga tahu. Ada kejaksaan.com/abclit. http://www.html Surat ini dibawa? ebut. Aku mencium dahinya.com/abclit. Seorang baru keluar dari mulut gang di tepi rumahku.processtext. Salah seorang kemudian menghidupkan mesin mobil Kijang dan menyilakan aku duduk di bangku kedua. Ke mana kita Pak? tanyaku sebab dalam surat undangan itu tidak ada alamatnya. dan yang seorang lagi datang berlari-lari dari ujung jalan di depan rumah kami. Aku pamitan kepada istri yang sedang menggendong anak kami yang baru berumur em pat bulan. Tersirat posi sinya dan posisiku. ternyata ada tiga orang lainnya. yang perangkat pemerintahan dan masyarakatnya lengk ap. serta posisi perangkat masyarakat yang lainnya. dan kedua pak RT. berpamitan bersamaan. Sesampai di halaman. Jawaban itu sudah cukup bagiku. Sabar Mam. Dengan jawaban itu. tersirat peradaban dan budaya yang dianutnya. Tamu itu. http://www. Ada polisi. seorang berada di depan rumah. jawabnya. Ada Mahkamah Agung. Ada lembaga-lembaga masyarakat yang pretensius m embela masyarakat. tanyaku kepada penjemput sambil menunjukkan surat undangan ters Ya dibawa sebagai bukti.

com/abclit. Disambung suara memberi komando. aku mengasuh ana knya yang diperoleh dari lelaki Vietnam. Suara mobil di jalanan sesekali terdengar. mengajakku menginap di rumahnya. Tak ada suara lain. Keringat membasahi tubuh. terus berjalan. berdetak besar dan cepat. Dengan sopan aku duduk di sebuah kursi di ruangan yang kosong. Sementara aku duduk sendirian. yang kukunjungi beberapa hari. Disusul suara orang memberi perintah mengatur barisan. Muncul juga wajah-wajah gelap pekak berdaki kaum Harijan. Ti dak ada AC juga tidak ada kipas angin yang hidup. Kemudian suara sepatu ramai. Kutempelkan sebelah tangan menutup kuping. yang jelas b ukan dari kamar sebelah. Suaranya agak jauh. Aku masih duduk sendiri di ruang kosong.html Bagus. Pada malam harinya diadakan pesta di taman. Tetapi tidak lama kemudian terdengar suara ramai langkah sepatu. Suara mobil masuk atau keluar halaman sesek ali terdengar juga. kasta paria tak tersentuh di Madras yang sempat aku ajari akupresur.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketika ia bekerja. Juga tidak ada suara radio atau televisi. Aku tidak mau melihat jam. Juga suara orang tertawa sirna.Generated by ABC Amber LIT Converter. Daun kemer isik kuinjak. Jam di dinding juga menunjukkan waktu yang sama. http://www. Suara banyak sepatu melangkah. Lampu yang bergayut dari langit-langit ruangan belum menyala. Tapi tidak terdengar suara manusia. Anak perempuannya suka menggesek biol a dan aku mendengarkannya dengan tekun. Ada tiga meja da n masing-masing meja mempunyai dua kursi saling berhadapan yang dipisahkan oleh mejanya. tunggu di situ. kata salah seorang dari mereka yang mengantar. Aku tetap duduk. bulan sepertinya membukakan kedua tangannya untuk menyambutku dengan pelukan han gat. menit ke jam. Tiba-tiba suara orang tertawa memecah kesepian. Seorang jurnalis perempuan yang pernah gentayangan di Indonesia menyediakan tumpangan di rumahnya di Sydney. Sepi mencekam. Kudengar suara langkah orang di ruang sebelah. aku teringat dengan mahasiswa-mahasiswi di Flind ers University yang pernah berakrab-akrab dengan aku ketika mengunjungi Adelaide. jari-jari dipukul suara detak jantung dan aku mendengarkannya. Aku juga teringat dengan peneliti perempuan yang me nerimaku di Canberra. untuk latihan teater dan membantu mengobati lututnya yang bengkak dengan akupunktur.com/abclit. Pukul 1 6. Detik ke menit. Aku teringat dengan pet ani tanpa tanah di Koita di selatan Dhaka. Langit biru dan angin segar musim gugur. Banglades.processtext. Juga suara mobil. Aku teringat teman -teman yang menyambutku di Melbourne. Tidak ada yang datang. Aku teringat kawan dari Singa . Remang malam turun menambah senyap. http://www.35. Suara sepatu pun sudah t idak terdengar.processtext.

Hidup kem bali wajah-wajah teman sekelas yang berasal dari berbagai negeri ketika berada di Berlin.pura yang meringkuk masuk tahanan sesudah pulang dari Banglades. yang langsung dijemput di bandara dan tak ketahuan rimbanya. Gigil segar menyemangati. demikian juga seorang pem ain teater dari Filipina. Pohon-pohon ligir. bulan t elanjang dan dingin tengah malam tidak membuat aku kelelahan. Nonton musik klasik beramai-ramai dan juga ikut merobohkan Tembok Berlin. yang tak per nah kurasakan di .

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di sini tidak ada Pancasila. Aku mengangguk terlebih karena terkejut. Aku mengangguk. Aku mengangguk sambil mendoyongkan tubuh ke belakang.processtext. Suaranya menggelegar mengagetkan. Ia tidak menyahut.com/abclit. Kalau Pak Bagus mati di sini tak ada artinya. http://www. http://www. Ia meletakkan pistol di atas meja. Ini Blitz-krieg. Ia menyalakan lampu.processtext.html Tiba-tiba seorang laki-laki masuk. suaranya tajam menukik bagai bayone .Generated by ABC Amber LIT Converter. Suaranya lagi. Aku mendahului. Ia merogoh sesuatu di pinggang dari balik bajunya. Aku melihat ludahnya yang meleleh di tepi bibirny a sudah berubah menjadi darah. Ia menyeret kursi dan duduk di hadapanku. t ke jantungku. Selamat malam Pak.com/abclit.

processtext. mana kecoak. Peran gai. membuat sesak napas. http://www. yang telah menjadi kekuatan yang memboyongku. tengkorak.Generated by ABC Amber LIT Converter. bukan lagi suara manusia. tetapi tidak . Aku mengusap kupingku. dan tikus. tersengal-sengal dan batuk tak berkesudahan. Ketika aku tidu r. at au berapa ekor. Giginya tampak memanjang dan mulutnya menyerupai m oncong. nyamuk. Alhasil. ke organ-organ tubuh dan mengalir di cairan darah. Sejak malam itu. Kupingku mendengar teriakannya s eperti gonggong anjing. Suaranya menyobek malam sekeras tangannya memukul meja . tikus besar-besar berlarian di tubuhku. terkadang sendiri-sendiri. dan menerobos lingkaran-lingka ran kawat berduri yang berlapis-lapis di nusantara.processtext. ingus. sampai ke rambut dan kukuku. pancaindraku. Mataku yang memandangnya dengan ketakutan melihat tubuhnya yang kekar dengan baj u safari warna polos berubah menjadi herder.com/abclit. Aku boleh pu lang setelah anjing-anjing.html Kamu jangan mengajari aku. Aku mengusap mataku. Terkadang di tengah malam ada s iluman berujud ular-ular mematukku sehingga aku menggeliat-geliat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku bermain silat mengusir nyamuk yang tidak tahu di mana keberada annya sebab gelap gulita. Aku tidak bisa lagi membedakan mana anjing.com/abclit. pintu keluar barak itu dibuka. sperma . aku tidak tahu lagi. tikus dan kecoak. getah bening. lintah. menggeledah seluruh organ tubuhku. m enciumi bau keringatku. Aku terperanjat tetapi tetap duduk tenang di kursi. Mereka muncul terkadang bersamaan. Suaranya yang terus-meneru s terdengar sudah berubah. lintah dan semut menggerayangi tubuh. Kecoak lalu lalang juga di atas tubuhku. kencing ludah. Entah berapa orang. bahkan mencicipi darahku untuk mencari jejak h antu yang diduga telah menyelusup ke tubuhku. mana u lar. setelah hampir dua minggu. tindak tanduk hantu itu telah melanggar semua tatanan keamanan. http://www. Tapi apa yang kulihat tidak berubah. Terkadang sewaktu terlena ujung jariku digigitnya sehingga tikus dapat mencicipi rasa darahku. aku berada di kebun binatang tanpa kerangkeng. Patukan ular itu menyengat dan mengalirkan bisanya ke sekujur tubu hku sehingga aku menggeliat-geliat tanpa kendali. tulang-belulangku. Pada saat bersamaan dengan muncratnya raung dan gonggongan anjing. terasa darahku diisap lintah. tetapi tetap yang kude ngar gonggong anjing. menerbangkanku berkeliling dunia. Kenapa ia berubah? aku bertanya sendiri Tidak berapa lama terdengar suara langkah sepatu datang. Mereka mencari hantu komunis itu pada diriku.

di tanah airku. masuk dan mengembara di dalam barak yang lebih luas.menemukannya. sedangkan induknya bertelur terus di dalam sarangnya di Senayan. Aku melangkah meninggalkan barak kecil itu. dengan kawat berduri berlapis-lapis. Sebab cucu cicit hantu itu sebagian bersemayam dan tertawa terkeke h-kekeh di dalam batok kepalanya sendiri.*** .

Dari tubuh mereka menguar bau harum taman di pagi hari.processtext.html Post: 07/17/2005 Disimak: 295 kali Cerpen: Puthut EA Sumber: Kompas. Ruang tunggu dengan warna pastel. Bocah-bocah itu berseragam biru laut. Sebagian dari kepala mereka me nunduk. Yang membuat lega hanyalah ketika malaikat penjaga neraka menolak mereka. Lingsut. Ruang teduh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka belu m sempat bermimpi mempunyai rambut lurus di tengah kewajaran rambut bergelombang. Kupu-kupu dengan sayap yang butut dan rapuh . http://www. Lubang-lubang vent ilasi kecil di dekat langit-langit tinggi itu membawa bocoran harum yang mungkin berasal dari beranda surga. Kepala-kepala itu masih penuh cerita. lelah. ratusan yang lain terlentang menatap langit-langit ruang. seb entar lagi surga akan dibuka tepat pada saat di mana kalian merasa mengantuk. . mungkin ingin kembali membaca masa lalu. Seekor kupu-kupu yang berharap bisa mend ekati fakta tetapi malah terperangkap di kaca jendela. sebuah masa di mana ki sah sedih digelar oleh waktu.processtext. Kupu-kupu yang kadang kala berlagak bisa terbang jauh. http://www. Pergilah ke ruang tunggu yang nyaman itu. Aku mengitari mereka perlahan-lahan. menekuni lantai.Generated by ABC Amber LIT Converter. anakanak terlahir untuk menangis sepanjang waktu. Tempat ini bukan untuk an ak-anak manis seperti kalian. sebagaimana seekor kupu-kupu mencari hingga pan. Sebagian menatap kosong langit-langit ruang. ruang nyaman. Ada kurun waktu di mana kelak akan tercatat. Ada masa memang.com/abclit. seluruh anak diciptakan hanya untuk bersedih dan menderita. mungkin ingin membaca m asa lalu. sebuah masa di mana rasa sakit berpilin dengan nelangsa. mereka belum sem pat bermimpi mempunyai kulit putih di tengah kegaliban warna kulit coklat matang. Mun gkin selamanya. Kepala mereka memancarkan warna ungu yang sedih. Kepala-kepala itu masih penuh derita. Edisi 07/17/2005 Aku seperti kupu-kupu di ruang ini. dan menggelepar di sana. Ratusan kepala bocah yang ada di dalamnya menekuri lantai.com/abclit. Tunggulah sejenak. Tapi jangan bayangkan bahwa kulit mereka lembut dan bantat seperti donat.

aku lebih se ring terpelanting. Mereka bertiga meregang. Hanya sesekali. mendekati lubang ventilasi. Mereka mati dibalut ap i.html Generated by ABC Amber LIT Converter. berharap ada dunia di sebe rang yang bisa membuat mereka berkumpul untuk makan bersama di pagi yang cerah. Bocah-bocah itu seperti berjongkok. aku terlempar. Sekali dua. Dan aku seperti kupu-kupu yang terjerembab di tanah berdebu.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. http://www. Menge pak pelan. H anya kematian yang bisa menyelamatkan kita. Dan aku terus mencoba lagi. Ada semaca m badai lembut yang membalut tubuh mereka.com/abclit. *** Dua bocah itu berpelukan di sebuah sudut. kembali aku mengitari mereka.com/abclit. Mereka bertig a berpelukan. dengan hanya membawa sari-sari kisah yang tidak cukup sah untuk kurangkai. Dua orang yang masih lelap. sebelum kemudian kembali terle mpar jauh. Si ibu mengambil seliter minyak tanah. menderita sakit yang tak mungkin ditanggulangi. dan saling melingkarkan lengan. setelah beribu kali aku melalukan percobaan tolol itu. seakan masih ada janji yang belum selesai ditunaikan. Kemiskinan mungkin masih berani dihadapinya. Setelah cukup tenaga. melemparkan rangkaian kisah yang cacat peristiwa. beradu kepala.processtext. Ibu mereka terlalu bersedih.html Tubuh mereka seperti dilindungi oleh arus deras yang tidak terlihat. Lalu aku akan terbang agak tinggi. membuat lingkaran besar dengan posisi saling berhadapan. bisa kubawa pergi. Tapi seperti mata yang menghadang cahaya matahari. Aku mencium sari kisah yang terbakar. sempat aku hinggap. Hanya bermodal harap dan cita. Tangan-tangan mereka terkait satu sama la in. Tangan ibu mereka sendiri. penderitaan ini tidak akan sanggup kita hadapi. berpelukan. Aku mampir pada segerombol bocah yang lain. mencoba diselamatkan oleh sepasang tan gan yang menggigil. Demikianlah. Uang mereka tidak cukup untuk membiayai. membuat rantai . setelah mendapatkan tenaga dari lubang ventilasi. siapa tahu memang ada suatu masa di mana seluruh bocah datang hanya untuk berbahagia. Percobaan yang selalu aku ulang. Dan api berkobar. mencoba bernapas lebih lapang dengan bocoran harum yang bertiup dari beranda surga. Sehingga setiap kali aku mencoba hinggap. Tapi satu di antara merek a. kuberanikan diri untuk merangkainya. Dua kakak beradik. http://www. mendaratkan diri di antara ratusan bocah yang menekuri lantai. seperti laron yang mencoba mendekati unggunan api. Nak. ada sari-sari kisah yang cacat peristiwa.

Ibuku kalah dalam me nagih janji. Sebagian dari mereka mengambil posisi duduk melingkar. Si anak yang berkata. kedua membiarkanku pulang karena ingkar terhadap janji. Pertama membiarkanku tidak punya gizi. Arus kuat menderas ketika aku hendak hinggap. Aku pergi ke lemari pakaian ibuku yang suda h tidak ada kuncinya lagi. uang tidak bisa diganti dengan rasa sayang. Kami belum ingin surga. Bumi seperti menyedot seluruh da ya mereka lewat punggung yang tertempel di lantai. sebelum kembali terlempar jauh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Aku mengitari sesosok tubuh yang menyandarkan tubuhnya di dinding. Kami ingin bermain layang-layang dan bersepeda. Mereka membiarkan aku mati. Kami ingin bernyanyi dan berlari. aku malu dengan teman-temanku. Dunia yang tidak kunjung ka mi mengerti. Mereka bilang biaya perawatan gratis. Tapi mereka mem aksa kami.rita. Kembali aku hampir terpelant ing. Orangtuaku tidak ada di rumah. dan me mbiarkan perasaan ibuku bolong. Kam i ingin bermain air dan bermain api. Aku juga masih belum membayar uang Lembar Kegiatan Siswa. lalu pada kali ketiga aku berhasil hinggap di kepalanya. Aku pulang ketika bel istirahat pertama berbunyi.html Di samping lingkaran besar itu. Ibu membawaku pulan g dari rumah sakit. http://www. Kami belum ingin ke sini. sebagian lagi terlentang menatap langit -langit ruang tunggu yang begitu tinggi. Mereka mencoba membunuhku dua kali. Kepalanya me nyorotkan sinar ungu. Aku tah u ibu sangat menyayangiku. Kami tidak ingin di sini. Pintu masuk ruang tunggu itu terbuka. selendang yang baunya selalu m embuatku rindu padanya dan pada masa ketika aku sering digendongnya. Tapi di hari itu. Dunia yang pahit. sebaris anak-anak berseragam biru laut ma suk. kembali aku harus menuju ke lubang ventilasi.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Ibuku tahu aku akan mati.processtext. Mereka bohong. Aku tidak enak dengan ibu guru. tapi kami tahu dun ia adalah tempat . Aku mengambil selendang milik ibu. Kami ingin belajar menjadi manusia. Tubuh mereka menge cil dengan mata terbelalak membesar. Suaranya serak. Ta pi kami tidak sanggup berada di dunia yang dulu.processtext. Mereka mendorong kami. Aku membuat tali menggantung dari selendang ibuku. aku ingin mengatakan kepadanya bahwa di luar san a. bermata a lum. Kami tahu dunia adalah tempat orang bersedih. Seluruhnya anak-anak yang seharusnya berpakaian putih dan me rah. Ibuku sudah tidak punya air mata. tubuh-tubuh kecil berbaring. Mulut mereka sangat lemah. Sudah dua bulan SPP-ku tid ak terbayar. menyadap sari ce. Satu di antaranya berkata.com/abclit. Kami ingin dunia.

Hanya kami sungguh tidak mengerti. be gitu bayi terlahirkan. Mereka . Mereka tahu kami mati. Mereka tahu kami akan mati. dia harus menanggung nista dan sengsara. ada celah di dunia sana.orang bergembira.

Sambil terus mengunyah berita-berita penuh . Bagi orang miskin seperti kami. Mungkin sampai mati. Sangat besar dan kuat. Ak u ditabrak warna putih. Tidak lebih. generasi yang lebih baik. http://www. tanpa takut terserang polio.processtext.com/abclit. Sementara banyak orang yang seperti kupu-kupu. mati pun masih menyisakan masalah. Bapakku tidak kuat menyewa ambulans untuk mengangkut mayatku. Ya. Aku telah jadi mayat ketika bapa k menggendongku naik kereta.processtext. pasti masuk ke jebakan serampangan dan genit. Aku seperti hancur. menebangi hutan. Dengan wajah dan kulit plastik. Aku hanya seperti kupu-kupu. Seperti hilang. Kupu-kupu yang berharap bisa terbang mendekati fiksi. Mati karena tidak cepat mendapat pertolon gan. Kembali. Mereka berkata sambil terus menggali lubang-lubang utang.Generated by ABC Amber LIT Converter. akan selalu lahir generasi-genera si yang lebih baik dari kita. Sementara barisan bocah-bocah berseragam biru laut terus mengalir ke ruang tung gu. hanya serpih sari-sari kisah yan g bisa kusadap. Aku hinggap lagi. namun yang terjadi selalu masuk dalam dua jebakan besar . d engan tangan penuh tombol. Dan tibalah satu sentakan besar. http://www. sambil terus menyimpan kenangan tentang masa kecil yang riang sekaligus menyimpan harapan akan masa depan yang nyaman. me mbobol gunung. Hanya seperti.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku terlempar lagi. Seekor kupu-kupu y ang berlagak bisa memilin fakta dan fiksi. Berharap mendekati dan meng erti penderitaan mereka hanya lewat kabar dari koran dan berita dari televisi. Aku hanya seperti kupu-kupu. tapi malah terperangkap dalam kawatkawat besi. Lihatlah. meracuni laut. tapi itu karena uang jajanku tidak ditambah. dengan tubuh terlilit kabel. Aku mati karena muntaber. berh arap menyadap dan menghadirkan kisah. di tengah. tak pernah berpikir jika saki t dipulangkan oleh petugas rumah sakit. bapakku sempat bingung dan tidak tahu di mana bisa memakamkan mayatku. Ah.tengah barisan bocah-b ocah berseragam biru laut menuju ke ruang tunggu.com/abclit. Mereka datang dari mana-mana. Aku memang pernah berpikir untuk bunuh diri di waktu kecil. Bahka n. Karena aku melewati ma sa kecil tanpa ancaman busung lapar. beterbangan. itu hanya kabar yang berlebihan.html Seorang gadis kecil di sampingnya ikut berkata. Dengan sepasang mata yang rabun dan p erih. Aku ditabrak warna hitam. Aku digendong naik kereta. Kalau tidak malu-malu dan salah tingkah. *** Aku masih seperti kupu-kupu di dunia ini.

kebohongan. ... gitu loogh. sambil menyeringai dan berkata. Hari gini. .

Di sisi yang lain. dan mungkin sekaligus mereka tolol.Generated by ABC Amber LIT Converter. Setelah itu dia kembali mengiris helaian daun kelapa. http://www. Edisi 07/10/2005 Ke mana-mana Mbah Gimun selalu tampak dengan rokok lintingan.*** Rokok Mbah Gimun Post: 07/11/2005 Disimak: 323 kali Cerpen: F Rahardi Sumber: Kompas. yang terus menemp el di antara dua bibirnya yang tebal dan hitam. Mbah Gimun tidak pernah tampak mengisap rokok yang ada di mulutnya itu. Rokok itu sangat besar dan hanya terbuat dari tem bakau kasar dengan kertas lintingan yang juga kasar. Hari itu. dan televisi memberi tahu ada seorang bocah mati bunuh diri k arena ia merasa terlalu gemuk dan tidak secantik dulu. selalu bengkok dengan bentuk yang sangat tidak beratur an. sebuah koran mengabarkan seorang bocah mati bunu h diri karena tidak bisa membeli buku. .processtext. Mereka berdua sama-sama bertemu di ruang tunggu.com/abclit. hingga tampak putih dan halus.processtext. membuang puntung yang masih menyala itu ke mana saja. http://www. memakai seragam biru laut dengan kepala memancarkan warna ungu. atau kalau kepulan asap itu mulai mengganggu mata dan hidungnya. Sambil tetap membiarkan rokok lintingan mengepul di mulutnya. Lidi y ang kekar dia serut beberapa kali dengan pisaunya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rokok itu hanya dibiarkannya di sana dan terbakar begitu saja samp ai habis di salah satu sisinya.html Mereka benar. Kalau bibirnya mulai merasa kan panas api rokoknya. maka dia pun berhenti sejenak.com/abclit. Sedangkan aku seperti seekor kupu-kupu yang tidak kalah tololnya. Hingga bagian yang terbakar itu. Helaian itu terkulai begitu terpisah dari lidinya. Mbah Gimun mengir is helaian daun kelapa satu demi satu. lalu melinting la gi dan menyalakannya dengan bara api. tembakau dan kertas lintingan itu hanya hangus denga n warna hitam. sampai li dinya terkumpul cukup banyak untuk diikat menjadi sapu.

processtext.html Bagi Mbah Gimun. anak-anak dan menantunya sebenarnya ingin sekali memboyong nya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dengan uang itu dia bisa membeli beras. Tamu yang satu lag i mengeluarkan bungkusan tembakau dan kertas lintingan. orang-orang itu menolak. Sejak i strinya meninggal beberapa tahun silam. Mereka akan mabok asap Begitu selalu yang dika mereka. http://www. Mereka malah mengajak Mbah Gimun duduk di lincak bambu di bawah pohon jambu di halamam rumah. gula. Mbah Gimun kedatangan t iga orang tamu yang tidak dikenalnya. Mereka tampak mendatangi rumah-rumah lain di kampu ng itu. Mbah Gimun tinggal sendirian saja di rumahnya yang terletak di ujung kampung. Ketika Mbah Gimun mempersilakan mere ka masuk. begi Pada suatu pagi yang mulai agak kering pada bulan Juli. membawa tas ba gus. Benar Mbah. ini gambar calon pak bupati itu. dan naik mobil yang juga sangat bagus. Padahal selam baunya seperti itu. Salah satu di antara tiga tamu itu memperkenalkan diri m ereka.processtext. saya sudah diberi tahu Pak RT dan sudah diberi kartunya. nanti ditempel di sana ya Mbah? . garam. Ya memang rokoknya Embah itu tu selalu cucu-cucu itu menjawabnya. Mereka berpakaian bagus-bagus. lalu menyerahkannya kepada Mbah Gimun. http://www. Iya. sebelum akhirnya masuk ke halaman rumah Mbah Gimun. Minggu depan ini kita akan memilih pak bupati baru Mbah! kata salah satu tamu itu .com/abclit. pendapatan dari membuat sapu lidi itu lumayan. bersepatu bagus. Apa Mas-mas ini ju ga petugas pencoblosan? tanya Mbah Gimun. Nama-nama mereka sulit untuk diingat apalagi diucapkan oleh Mbah Gimun. Apa kalian ingin cucu-cucuku itu sakit batuk? takannya kalau anak-anak dan menantu itu memintanya untuk tinggal bersama a ini tidak pernah ada seorang cucu pun protes. Kalau aku ikut kalian. cucu-cucuku itu akan batuk semua.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan yang paling penting adalah tembakau serta kertas lintingan. rokokku yang sangit ini. minyak tanah. Tetapi Mbah Gimun selalu menolak.

com/abclit. Lumayan. pasti.processtext. Mbah Gimun lalu membuka besek.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mbah Gimun kaget tetapi senang. sebab kami tahu Mbah Gimun suka merokok lintingan. melintingnya. ini juga ada sedikit uang untuk tambahan belanja Mbah Gimun. permen itu juga berasal dari tamu yang datang ke rumahnya baru saja. mencomot tembakauny a. Mbah Gimun menarik satu lembar kertas lintingan. ya terima kasih sekali. Tapi begini Mbah. Di dalamnya tampak tembakau yang cokelat kehitaman den gan aromanya yang harum. Baru kali ini Mbah Gimun merasakan ada tembakau seenak ini.html Tidak apa-apa Mbah. Mbah Gimun membuka amplop putih itu dan di dalamny a ada lembaran uang limapuluh ribu rupiah. Cucu itu memberi tahu. O. http://www. Mereka memberi beras dan uang kepada bapaknya. Katan ya. menyalakannya dengan bara api dan menaruhnya di antara dua bibirnya. nanti Mbah harus mencoblos gambar yang ini lo Mbah. Setelah para tamu itu pergi. .processtext. sambil tetap membiarkan aroma asap tembakau yang harum menyentuh bagian terdalam dari indera penciumannya. salah satu cucu laki-lakinya d atang dengan berlari sangat kencang hingga hampir menabraknya. http://www. Belum sempat Mbah Gimun ber tanya lebih lanjut.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kok sampeyan ini sudah tahu nama saya to? Kan ada daftarnya Mbah. Aroma harum tembakau mahal itu terasa menyentuh bagian paling dalam di hidungnya. diberi uang lagi. Jangan yan g lain ya! Pasti Mas.com/abclit. Baru sebentar dia menaruh lintingan di bibirnya. Cucu itu lalu memamerkan dua butir permen di telapak tangan dan satu yang sudah berada di mulutnya. Bukan han ya itu Mbah. cucu itu sudah berlari dengan cepat meninggalkannya. Mbah Gimun lalu melanjutkan pekerjaannya. Uang itu disimpannya di antara tumpukan surat-surat da n kartu-kartu. saya diberi tembakau. Tadi bapak yang rumahnya di depan sana itu yang memberit ahu bahwa inilah rumah Mbah Gimun. bahwa baru saja ada ti ga orang tamu datang ke rumahnya. kan Pak Bupati yang ini yang telah memberi saya tembakau dan u ang. Limapuluh ribu itu b erarti pendapatannya selama seminggu.

Bukan dua tetapi satu Mbah. http://www. http://www. Iya Pak RT. Salah satu saja Mbah. Ada dang-dutnya l o Mbah! . Yang ini yang kiri ini bupatinya. Ada apa lagi Jan? Ada pembagian sembako lagi dan mudah-mudahan juga ada uangnya. kita semua harus datang ke lapangan bola.html Tetapi calon bupatinya kok ada dua Jan? tanya Mbah Gimun heran. bupatinya juga boleh. Ya kalau begitu saya akan coblos bajunya saja.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Lalu yang harus saya coblos yang mana Pak RT? tanya Mbah Gimun lagi.processtext.com/abclit. jawab Tukijan dan Pak RT hampir berbarengan. Mau dicoblos wakilnya boleh. Kalau yan g dicoblos mata atau mulutnya kan kasihan Pak Bupatinya.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Yang kanan wakilny a. Lalu minggu depan ini Mbah. Tetapi jangan mencoblos gambar yang lain! jelas Pak RT. tanya Mbah Gimun lebih te Terserah Embah. Kalau yang bolong bajunya kan bis a ditambal ya Pak RT? kata Mbah Gimun. tetapi yang paling sopan ya dicoblos baju jasnya saja. tetapi yang dicoblos matanya atau mulutnya? rinci.

Ya siapa saja. agar menjelang pencoblosan mereka tidak mengantar daun kelapa terlalu banyak. begitu alasan Mbah Gimun. Sebab saya tidak tahu nama-namanya. tetapi ada pula yang sampai seratus ribu. Ada yang limapuluh ribu.html Sore. Hanya dia berpesan kepada anak-anak. Enam calon bupati dan wakilnya. Mau nyoblos siapa Mbah nanti? tanya anak-anak. Baj u dan pecinya juga sama kan? jawab Mbah Gimun. Bukan nyoblos yang paling banyak ngasih uang Mbah? Saya juga sudah lupa yang mana yang pernah ngasih uang paling banyak. Sebab baunya seperti minyak wangi. semua membagi-bagikan uang dan barang. http://www. dan tidak hapal wajahnya. Pak Calon Bupati itu sendiri yang memberikannya langsung. jadi nanti kita semua makmur.com/abclit. Nyoblos Pak Dipo saja Mbah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . akan layu. sepuluh ribu. Kalau layu mengirat nya alot. katanya pada anak-anak itu. Tetapi yang seratus ribu ini kelihatannya hanya dikhususkan untuk Mbah Gim un. http://www. Mbah Gimun tetap menyisir lidi dengan pisaunya. Rok ok lintingan itu juga tetap menempel di bibirnya. duapuluh ribu. Mbah Gim un menerima semuanya. Nanti kalau pas coblosan tidak bisa diirat semua. Mbah Gimun juga menerima banyak rokok tetapi langsung dibagikannya kepada anak-anaknya. kata Mbah Gimun senang.processtext. Saya tidak suka mengisap rokok pabrik. Bau tembakaunya sudah tidak ada. Dia kan pengusaha.processtext.com/abclit. Sebab pagi dan siangnya Pak Calon Bupati itu akan kelil ing-keliling dulu untuk pidato. Diselipkan di kantong saya ini waktu sa laman. sekitar jam empat. Kampung kita ini dapat bagian yang terakhir.Generated by ABC Amber LIT Converter. Menjelang hari pencoblosan.

sebenarnya Mbah Gimun masih teta p bingung. memberi teh. Mbah Gimun sudah tahu bagaimana caranya mencoblos. Mbah Gimun memakai kain sarung. mencomot gumpalan tembakau dan melintingnya.processtext. biasanya Mbah Gimun menyalakan rokok lintingannya den gan bara api dari dapur. ada yang di mulut. Den gan mengucap Bismillah. http://www. Pagi itu pohon-pohon tampak diam saja karena tidak ada angin. Sebab tahun lalu dia juga ikut tig a kali pencoblosan seperti ini. Mbah Gimun menggelar lipatan kertas suara yang baru saja diterimanya. di mata. di hidung. menawarinya tempat duduk. ada yang di pipi. Karena masih pagi. Tetapi ketika itu yang dipilih pak presiden dan DPR. Dia lalu memilih duduk di kursi plastik di pojok belakang. membe ri gula. dan kepalanya ditutup udeng.Generated by ABC Amber LIT Converter. Di rumah. Di bilik pencoblosan. dengan anak-anaknya . memberi beras. Bara api di ujung rokok itu memerah.com/abclit. Rokok Mbah Gimun lalu mengepulkan asap yang segera menyebar ke mana-mana. Ada yang dicoblos di jidat. dan diberi k ertas suara. dia kebingungan.html Sampai dengan berangkat ke tempat pencoblosan. Enam calon semuanya memberi uang. Mbah Gimun memungut rokok lintingan dari bibirnya. Mbah Gimun mengeluarkan kantong plastik berisi tembakau dan kertas lintingan. Tetapi ketika lintingan itu ditaruh di mulutnya. baju surjan hitam. Asap mengepul deras sampai menyembul ke luar bilik pencoblos an. Dari sa ku surjannya.com/abclit. Dia lal u melolos satu lembar kertas. Dia mencari tempat duduk yang pas. Mereka menyusuri jalan desa yang hanya dikeraskan dengan bat u. A da yang tersenyum. Di tempat pencoblosan sudah ada ba nyak orang. Tidak lama kemudian Mbah Gimun juga dipanggil. sandal jepit. Di langit juga tidak keliha tan ada awan. Beberapa kali Mb ah Gimun menyedot rokok lintingannya. Bukan pak bupa ti. Sebab hampir seluruh warga kampung yang melihatny a. dilihat kartunya. udara terasa tidak terlalu panas. dicatat. ada yang tertawa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Semuanya memakai baju bagus-bagus dan warna-warni. banyak warga kampung yang menyodorkan korek api gas. http://www. Mbah Gimun tidak jadi mencoblos baju jas yang dikenakan . satu-per satu warga kampung d ipanggil. Di sana ada 12 wajah manusia yang sama-sama mengenakan jas dan kepalanya ditutup peci. Mbah Gimun mencoblos 12 wajah dengan api rokoknya. ada pula yang tegang dan cemberut. Baunya sangi t dan keras. memberi tembakau. Mbah Gimun berjalan beriring-iringan dengan tetangga-tetangganya. Setelah panitia mengumumkan hal-ihwal pencoblosan. dengan menantu-menantunya.processtext. Melihat Mbah Gimun kebingungan.

Sayang. .oleh para calon itu. baju bagus-bagus begitu kalau dicoblos api rokok. Cimanggis. 2005.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Post: 07/05/2005 Disimak: 211 kali Cerpen: Damhuri Muhammad Sumber: Kompas, Edisi 07/03/2005 (1) Anakku, Mengharapkan kepulanganmu sama saja dengan mengharap abu dari tungku-tungku pem bakaran yang tak pernah menyala! Tapi, entah kenapa masih saja ibu bersetia menyia-nyiakan wa ktu menunggumu. Masih saja sesak dada ibu karena denyut rindu. Masih saja jemari tangan ibu hend ak menulis surat untukmu, meski kau tak pernah lagi membalasnya. Ya, masih saja terkenang tentang sekeping waktu saat bayi laki-laki menyembul dari rahim ibu. Terkenang pula saat ngeyak dan rengekmu memecah sunyi di ujung malam. Saat itu, ibu tersentak bangun dan bergegas mengelus-elus kepala cu lunmu, hingga kau terlelap pulas dalam dekapan ibu. Ibu restui kepergianmu, Nak! Tapi, jangan sampai perantauanmu seperti Anak Pelur u! Anak Peluru? Maksud ibu? Peluru jika sudah ditembakkan, tak akan kembali ke moncong senapan, bukan? Ibaratkan peluru itu seorang anak, dan moncong senapan itu seorang ibu. Mana ada peluru yang kembali ke moncong senapan setelah ditembakkan? Hengkang dan tak pernah kembali pulang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Lain lagi ceritanya dengan Acin, abangmu yang satu lagi. Setelah lulus jadi pol isi, hanya dua tahun sejak berdinas di Aceh, ia berkirim surat minta restu untuk mempersunting gadis kelahi ran Takengon. Pada surat itu, Acin berjanji, setelah masa tugasnya berakhir, ia akan mengajukan per mohonan agar bisa ditempatkan di Payakumbuh. Acin akan pulang membawa istrinya, dan tinggal bersam a ibu. Kasihan, ibu sendiri saja di rumah! katanya. Tapi, seingat ibu itulah surat pertama dan se kaligus surat terakhir Acin untuk ibu. Sejak itu, tak terdengar lagi khabar Acin. Acin tak pernah pulan g menjenguk ibu. Lupa jalan pulang atau memang sudah tak berniat pulang? Jangan cemas, Bu! Ruz tidak akan menjadi Anak Peluru. Rumah kita makin lengang. Hanya kau yang tersisa, Nak! Bapakmu tak bisa diharap kan. Sejak enam tahun lalu, nyaris setiap malam ia bersetia merawat nenek yang sakit-sakitan, se kaligus menjaganya. Delapan orang anak nenek. Dua perempuan dan selebihnya laki-laki, termasuk bapak mu. Kecuali bapakmu, tak satu pun anak-anak nenek yang menyimpan kerinduan pulang menjengukn ya, apalagi kerinduan ingin merawatnya. Umurnya sudah berkepala delapan. Bapakmu rela di-per empuan-kan. Mencuci pakaian, menimba air mandi, menyuapkan makan, melayani segala tetek beng ek kebutuhan perempuan setua nenek. Jika kau sudah pergi, tentu ibu akan bersendiri. Tanpa ba pakmu. Tanpa Rehan, Acin dan juga kau. Ruz ingin jadi anak ibu, bukan Anak Peluru! (2) Perempuan itu, Wafa Sulastri. Pelukis yang sedang bergiat di sanggar seni I Nyom an Gunarsa. Lukisan-lukisan karyanya sering dipamerkan di beberapa kota di Pulau Jawa. Selai n bergiat sebagai pelukis, ia bekerja sebagai mediator antara buyer-buyer asing yang tertarik untu k membeli produk-produk handycraft khas Jogja dengan para pengrajin sebagai produsen. Saat itu, Wafa sedang bekerja untuk Mrs Palloma, bule perempuan berkebangsaan Spanyol.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Siapa pelaku penganiayaan ini? Siapa? Katakan! Wafa diam. Perlahan-lahan, gerimis merintik dari bola mata coklatnya. Terisak-i sak. Tersedu-sedu. Aku akan menjadi pendengar yang baik, jika kau mau berbagi. Kau mempercayaiku, bukan? Ceritakanlah! Panjang ceritanya, Mas! Wafa adalah korban kesadisan seorang lelaki yang tidak lain adalah suaminya sen diri. Indra Setiawan, begitu ia menyebut namanya. Setahun lalu, mereka tinggal di Denpasar, Bali, dan mengelola beberapa bidang usaha. Entah kenapa, Indra menjadi paranoid, setengah gila dan nyaris men gakhiri hidup Wafa. Tentang Indra, Wafa tidak mau bercerita panjang. Belum saatnya! kata Wafa. Yang je las, Wafa meninggalkan Bali dan melarikan diri ke kota ini, karena sudah tak tahan lagi me nanggung perlakuan kasar suaminya. Sejak kapan mulai merokok? Sejak telapak tanganku sering disulut api rokok! jawab Wafa.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Sejak aku sering teler karena setiap hari pangkal telingaku dihantam pukulan ker as. Begitulah! Wafa sedang rapuh, goyah, dan kadang-kadang sulit dikendalikan. Bebe rapa kali Ruz menyelamatkan nyawanya dari tindakan konyol melakukan uji coba bunuh diri. Menen ggak sebotol sprite dingin yang sebelumnya sudah dicampur bubuk racun tikus. Mengiris-iris ur at nadi, bahkan dengan sengaja menabrakkan mobil yang sedang disetirnya. Wafa ingin menyudahi riwayat l ukanya dengan cara; Mati. Ruz pernah membawanya ke psikiater. Setelah mempelajari gejala ganjil pada kondisi kejiwaan Wafa, psikiater itu geleng-geleng kepala sembari berbisik kepada Ruz, Istri Anda? Ruz terperangah sambil menelan ludah. Sejak kedekatannya dengan Wafa, konsentrasi kerja Ruz agak terganggu. Buyar, ka rena sewaktu-waktu ia mesti bergegas ke rumah sakit setelah mendengar khabar Wafa mel akukan uji coba bunuh diri lagi. Tak terhitung lagi berapa kali Wafa diusung ke ruang gawat daru rat akibat ulah konyolnya yang selalu ingin mati. Kenapa Tuhan enggan merenggut hidupku? Hus Jangan mengumpati Tuhan! Barangkali kau sedang diuji!

Aku sudah tak sanggup menghadapi ujian-Nya! Aku ingin bebas dari ujian-Nya! Dengan cara; Mati? Berarti aku sudah tidak berarti lagi?

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ruz berupaya menyembuhkan sakit Wafa dengan caranya sendiri. Memberikan perhati an penuh. Membujuk agar ia menghentikan kegemarannya mencelakai diri. Ruz tidak perlu menc intai Wafa waktu itu. Barangkali yang ia perlukan hanyalah bagaimana cara agar Wafa bisa sembuh d an situasi mentalnya pulih seperti sediakala. Tapi, demi kesembuhannya, Ruz akan melakukan apa saja. Tanpa sepengatahuan Wafa, diam-diam Ruz menghubungi suami Wafa via email. Meminta dan bermohon agar lelaki itu berkenan melepaskan istrinya. Dasar lelaki bajingan, (tanpa tersinggung sedikit pun) dengan senang hati ia menyerahkan istrinya pada Ruz, bahkan bersedia pula menulis surat pernyataan tidak akan menuntut jika Ruz telah menikahi Wafa, mantan istrinya itu. Kualat kau! batin Ruz.

(3) Bersusah payah Ruz memohon restu untuk menikahi Wafa. Berkali-kali ia menyurati ibu, juga menyurati sanak famili yang dipercayainya dapat melunakkan sikap keras ibu, namun Ruz gaga l. Alih-alih memperoleh restu, justru yang diterimanya caci maki, umpat dan sumpah serapah. Ibu tidak melarang kau menikah, tapi tidak dengan perempuan rantau itu! Jangan kuatir, Bu! Ruz tidak akan menjadi Anak Peluru. Mungkin kau tidak akan menjadi Anak Peluru. Tapi, menikah dengan perempuan itu, kau akan jadi Anak Durhaka! Ruz tidak akan melupakan ibu. Kelak, Wafa akan Ruz ajak pulang. Kami akan tingga l di kampung, menjaga dan merawat ibu. Ruz ingin jadi anak ibu! Tidak, Nak! Kau bukan anak ibu lagi, jika tetap menikahi perempuan itu!

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Hari ini entah bilangan tahun yang ke berapa sejak Ruz menikahi Wafa tanpa sepe ngetahuan ibu. Sejak itu pula, Ruz tak pernah pulang ke ranah ibu. Sama seperti tak pulangnya Rehan d an Acin. Tiga laki-laki itu seperti anak-anak peluru, sekali ditembakkan dari moncong senapan, tak perna h kembali pulang. Sekadar menanyakan keadaaan ibu yang kian lama kian ringkih dan sering sakit-sak itan pun tidak juga. Lupa jalan pulang atau memang sudah tak berniat pulang? Entahlah! (4) Anak-anakku; Rehan, Acin dan Ruz ! Menunggu kepulangan kalian sama saja dengan menunggu sekawanan Kelinci di kanda ng Macan! Namun, di usia yang sudah berkepala tujuh ini, (entah kenapa) masih saja ibu ber setia menyia-nyiakan waktu menunggu kalian. Masih saja sesak dada ibu karena denyut rindu ingin berte mu kalian. Masih saja jemari tangan ibu hendak menulis surat untuk kalian, meski kalian tak pernah lag i membalasnya. Ya, masih saja terkenang tentang tiga bayi laki-laki yang menyembul dari rahim ibu. Sampai kapan ibu harus menunggu kalian? Sampai ibu menemukan alasan untuk tak menunggu kami lagi! Apa alasan paling tepat untuk melupakan kalian, Nak? Kematian! Hanya kematian kami yang mampu memadamkan api rindu ibu! Benarkah ibu sungguh-sungguh sedang menunggu? Jangan-jangan ibu tak sedang menu nggu kepulangan

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Bukankah ibu hanyalah moncong senapan dan kalian adalah anak-anak peluru yang te lah dimuntahkan? Kelapa dua, 2005 Kematian Gumortap (Ombak dan Belati Tanpa Sarung) Post: 06/27/2005 Disimak: 159 kali Cerpen: Arie MP Tamba Sumber: Kompas, Edisi 06/27/2005 Sembilan belas hari sebelum kematian Gumortap. Tangkap! teriak seorang kenek kapal Makmur yang melemparkan tali kapal ke arah or ang-orang yang berkerumum di tepi pelabuhan Onansait. Langit pagi sebagian masih memerah. Angin bertiup ringan. Dua orang pemuda dengan agak berebutan menerima tali itu, dan salah seorang yang ber hasil menangkapnya segera mengikatkannya ke tiang tambatan kapal Penjelajah yang sedang berlabuh. Ikat yang kencang! teriak si kenek ke arah si pemuda yang mengikatkan tali itu, seraya menahan gerak kapal Makmur dengan menjolokkan galah bambu ke geladak kapal Penjelajah. Sisi ke dua kapal itu kemudian berendeng, dan kapal Makmur mendekati dermaga searah kapal Penjelajah.

Ke mana? orang-orang masih juga bertanya.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kini orang-orang yang sejak pagi sudah memenuhi dermaga dan mau berangkat ke pe kan pun berebutan naik.processtext.com/abclit. Banyak dari mereka membawa peralatan belanja atau barang daganga n. Sedangkan anak-anak selalu saja memandang semua itu dengan penuh minat. http://www. Sementara para pemilik warung da ri atas bukit. Sehingga yang bisa dilakukan kapal bermesin jenis ini saat berlabuh adalah mematikan mesin ata u menetralkannya agak jauh dari pantai. Meskipun mesin kapal sudah dinetralkan. kemudian menahan sisa lajunya dengan menjolok-jolokkan galah b ambu. Beberapa anak yang akan pergi ke pekan dengan orangtua mereka. seperti biasa mengangkati beberapa jeriken minyak tanah yang kini masih kosong ke atas k apal. sengaja memandang tertawa ke arah teman-teman mere ka yang hanya menatap iri dari dermaga.html Generated by ABC Amber LIT Converter. (Masa itu tidak semua mesin kapal memiliki fasilitas mundur. Para pedagang bawang harus berkali-kali turun-naik dibantu para kenek memundak bergoni-goni ba wang yang akan mereka jual. hingga kedua kenek itu berusaha menahan de ngan pundak mereka.html Dua kenek kapal Makmur lainnya menyusul turun ke dermaga. sisa kecepatannya tetap membuat kapal bergerak cukup kencang. http://www. ke dasar danau atau ke geladak kapal lain yang sedang berlabuh di kiri atau kanannya). memastikan anjungan k apal Makmur bersandar aman ke dinding dermaga. sebelum kapal sepenuhnya berhenti. Mereka sempat juga terdorong mundur di antara orang-orang ramai di derma ga itu.com/abclit. . Semua sudah tahu jawabannya. demikian juga para pedagang beras.

tak ada anak-anak yang tahu pasti kapan peristiwanya. menjadi perbincangan anak-anak di tepi d anau itu.processtext. Gumortap adalah seorang pemuda bertubuh tinggi dan tegap. di antara keramaian orang-orang di dermaga dan bias-bias cahaya matahari pagi yang dipantu lkan hamparan pasir putih Horas. .processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. yang keberaniannya membawa kapa l Penjelajah membelah danau penuh ombak suatu malam. si bungsu dari tiga bersaudara anak pemilik kapal Penjelaja h melihat si pemuda Gumortap. Horas terkadang m embayangkan Gumortap adalah jelmaan ombak malam itu sendiri. Pad a saat itu. saat Gumortap melompat naik ke kapal M akmur. Maka perbincangan yang sama pun berlanjut dan berulang dengan orang yang berlai nan.com/abclit. Gumortap adalah seorang montir dan juru mudi kapal Penjel ajah.html Semua kembali mendengarkan apa yang mau dibeli. Orangorang ramai dan hamparan pasir putih kini mengabur dari pandangannya. sampai kapan pun ia akan dapat membayangkan wujud belati tajam dari baja di balik kemeja Gumortap yang tersibak angin pagi. Karena kisah keberanian Gumortap yang sudah didengarnya berkali-kali. Dalam kibasan kesan dan pe rasaan gentarnya yang bergemuruh. Mungkin beberapa bulan lalu ata u barangkali setahun lalu. telah menjadi buah bibir anak-anak di Onansait dan kampung-kampung tepi d anau itu. Mungkin semuanya akan berlangsung biasa saja dalam kehidupan Ho ras yang baru saja menyelesaikan pendidikan dasar itu seandainya ia tidak melihat tanpa sengaja se bilah belati tanpa sarung yang terselip di pinggang Gumortap. Kedua bola mata Horas terbelalak dan dadanya tiba-tiba berdegup kencang.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Belum lama berselang. Dan selalu saja suasana mau berangkat ke pekan menjadi peristiwa yang jarang dilewatkan untuk me mbahas apa saja di perkampungan tepi danau itu. http://www. Onansait termasuk pelabuhan yang ramai dan pantainya landai berpasir putih. Yang jelas. keberani an Gumortap menyelamatkan kapal Penjelajah bersama penumpang dan barang yang dibawanya menga rungi amukan ombak. Horas kini membuktikan sendiri bahwa Gumortap memang membawa-bawa belati tak bersarung di p inggangnya. 13 tahun.

Heh. makanya sering saling tubruk .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka belum bisa melihat penuh.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. setiap kali aku mau menghalau. Anggi dan Olan berbincang di tepi sawah mereka. http://www. ketika Horas meneruskan langkah menuju rumah Gumortap. . http://www. Tapi.com/abclit. Horas? Mau ke mana? Kau tidak belajar mesin? Horas menggeleng.processtext.html Anak-anak burung itu tidak bodoh. Cuma asal terbang. Berlalu dari samping Anggi dan Olan. Mereka memahami gerak-gerik kita. mereka sudah terbang duluan.

di ujung persawahan luas yan g sedang menguning subur di sekitar mereka.processtext. Ada enggak? tanya Horas. Ketiganya memandang beberapa rumah di pojok danau. kata Horas. Ke rumah Gumortap. Dia dipanggil ayahku.com/abclit.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . kata Horas melihat sekilas ke arah Olan. Mau apa? tanya Olan.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.html Mau ke mana? ulang Anggi. http://www. http://www. kata Anggi. Paling-paling masih di sawahnya di bukit.

Tapi semua sudah tahu. siap berkelahi dengan ayahmu. kata Horas. Mereka masih anak-anak burung. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. katanya.com/abclit. Gumortap sekarang membenci ayahmu. Aku ikut.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Biarkan saja mereka makan padinya. http://www. kata Anggi. kata Olan.processtext. akan banyak! kata Anggi. Nanti malam musim ombak besar. Ia ingin cepat berlalu da n segera melangkah. Aku jalan dulu. Dia bisa menunju kkan lagi kemampuannya menaklukkan ombak. kata Anggi. Coba dia membawa kapal sekarang. ungkap Olan. Bahkan dia Horas merasa kurang nyaman dengan kata-kata Olan itu.processtext. kita harus mengusir burung. Heh.html Mesinnya kan sedang rusak. membawa belati ke mana-mana.com/abclit. tak .

akan membawa penumpang borongan nanti malam. Gumortap sedang berlatih gondang karena tiga hari lagi akan disewa main gondang untuk pesta adat di seberang danau.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Padahal semua orang sudah tahu sedang terjadi k etidakcocokan antara Gumortap dan Ayah mereka. Anggi kembali menemani Olan mengusir burung-burung dari sawah mereka. seolah menyalahkan Horas yang g agal memanggil Gumortap dan ikut merepotkannya. Horas dan Anggi pun pulan g hampa tangan. Dan sejak itu.com/abclit. Kau saja yang memanggil lagi. bahwa Gu mortap tidak bisa datang. Paling tidak itulah yang tergambar dari pertengkaran mulut mereka. http://www. melalui jendela. Bilang sangat penting. karena kapal kata Ayah Horas kepada abang Horas. ketika Horas dan abangnya melaporkan hasil perjalanan Horas itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. . tapi kemudian berlanjut saling pukul. Ketidakcocokan itu konon hanya sebagai pertengk aran mulut. Abang Horas menoleh ke arah Horas dengan kesal. Apa penyebab pertengkaran m ereka sesungguhnya.processtext. sebelum keduanya dipisahkan orang ramai di derm aga suatu sore. sementara Horas meminta bantuan abangnya untuk sama-sama menyampaikan kabar kepada ayah mereka. Sebagian kecil menduga-duga dan mulai percay a bahwa penyebabnya adalah Gumortap yang menggelapkan uang hasil sewa kapal ke sebuah pe kan di seberang. http://www.html Dan karena Gumortap ternyata sedang berlatih gondang. kata Ayah Horas. Ayah Horas mengarahkan tatapannya ke luar rumah. siap menikam ayah Horas yang dulu adalah majikannya. Gumortap tida k melaporkan seluruh uang masuk yang diperolehnya karena kebetulan ia membawa kapal Penjelajah tidak disertai ayah Horas yang sedang mengikuti pesta adat ke kota. tak banyak yang tahu. semua orang pun tahu bahwa Gumortap kemudian membawa-bawa belati di pinggangnya.

Dia baru saja menutupkan j endela.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kami mendengar lagi Pak.ayahnya! Horas segera menyembunyikan belati milik ayahnya itu ke bawah bantal. Ayahnya akan marah bil a mengetahui Horas masih di rumah. Licin dan halus. kata yang lain. tidak mengikuti para kenek untuk belajar menguasai mesin kapal. Belati yang terbuat dari baja itu m enyebarkan hawa dingin yang meresap ke sekujur tubuhnya. Ayahnya sangat tidak senang bila anak lelakinya mengendap-endap di rumah dan mendengarkan perbincanga n orangtua. Suara ayahnya dan beberapa orang lai n. . kata salah seorang tamu itu.processtext. Karena merasa sakit dan khawatir berdarah. Horas menarik belati itu dan kini mengelusnya dari gagang hingga ke hulu.. http://www. Horas mendengarkan dari balik pintu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Lamat-lam at telinganya menangkap suara-suara memasuki ruang depan..com/abclit.html Enam hari sebelum kematian Gumortap Kini Horas sedang berdiri di tengah kegelapan kamar. http://www. Banyak yang marah. Entah siapa yang datang bertamu. Dan seseorang itu bisa sa ja.processtext. Ia dapat merasakan tajamnya belati di tangannya ketika ia menggesekkan bagian belati yang tajam itu ke jari telunjuknya.com/abclit. Di benaknya melintas sebuah bayangan mengerika n: saat belati tajam dan dingin itu berkali-kali menembusi perut seseorang.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bapak harus menegurnya. Kita paksa saja! Bawa belati ke mana-mana.com/abclit. http://www. .processtext. Jangan mendatanginya. http://www. Bila perlu mendatangi rumahnya. kata yang lain. kalau tidak langsung ya melalui orangtuanya. jangan mendatanginya. Perintahkan. akan saya panggil ia ke sini.processtext. dan menyebut-nyebut nama Bapak dengan kurang ajar.com/abclit. Ya.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Dia kurang ajar. Berani mengumbar ancaman kepada orang tua.

http://www. ada tamu.com/abclit.html Mana mungkin! Bapak juga bawa belati. Jangan! Belum terdengar suara ayah Horas. Ia . Sementara keempat orang tamu ayahnya itu teru s mendesakkan kabar dan keinginan mereka.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. maka semua orang akan mengetahui keberadaannya yang sedang mengintip mereka.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ibu Horas dan kakak perempuannya memang baru pulang dari pekan di desa sebelah. Inang? tanya salah seorang tamu itu. Yang dapat dilakukannya adalah.processtext. berjaga-jaga. Eh. perempuan Horas. Dan Horas juga tak sanggup berpura-pura. kata ibu Horas yang tiba-tiba memasuki ruang depan itu dengan kakak Baru dari pekan.com/abclit. http://www. Tapi kalau ia keluar. segera mundur dari balik pintu ke ruang tengah itu. bahwa ia sedang baru keluar dari ruang dala m dan muncul di ruang depan itu. Horas ingin keluar menjumpai ibunya dan menanyakan apakah sang ibu membelikan jajanan pesana nnya.

Horas memandang tajam dan menghampiri Gumortap. Di sebelahnya. Napasnya menderu dan wajahnya p anas terbakar kebencian.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.processtext. Mudah-mudahan ayahnya tidak segera memerlukannya! Hari kematian Gumortap Apa maumu? tanya Gumortap ke arahnya. Tatapannya nyalang ke arah Gumortap yang sedang melap belatinya yang berlumuran darah dengan handuk kecil. Sang ayah memandang khawatir ke arahnya. Gumortap tertawa sinis dan mundur s elangkah. menusuk. Langit sore sebagian memerah. di kakinya. Horas tak menjawab. Horas melihat sekilas. hingga belatinya tertahan ses uatu yang lunak seperti ombak.Generated by ABC Amber LIT Converter. menusuk. tapi Horas berha sil mengibaskan. Tangan Horas kini berlepotan darah. tampak ayahnya terkapar dengan perut berlumuran darah. http://www. Ia kini menghunus belati telanjang yang dicabutnya dari pin ggangnya. Bel ati itu sama bentuknya dengan belati yang terselip di pinggang Gumortap. Namun Horas tak mendengar. Kemudian ia berg egas ke pintu samping dan keluar ke halaman. B eberapa orangtua berusaha menolong. Anak gila! umpatnya. La lu Horas . Ombak itu bergulung-gulung dan memercikkan sesuatu yang hangat da n berdebur sampai ke telinganya. http://www. Belati itu adalah milik ayahnya yang selama ini tergantung di dinding kamar. Saat itu ia mencemaskan belati yang tersembunyi d i bawah bantalnya. Apa yang mau kau lakukan heh? Gumortap mendelik ke arahnya. seraya mengatakan sesuatu. darah seharum ombak malam. entah mengkhawatirkan siapa. Belati telanjang dan berbahaya .html Horas pun masuk ke ruang dalam dengan langkah mengendap-endap. Horas terus merangsek.com/abclit. Beberapa orang terdengar menjerit khawatir. Beberapa orang tua sempat ingin memegangi tangannya. menusuk. dan sekarang ia tusukkan ke arah perut Gumortap.processtext. sang ayah baru menyadari bahwa Horas j uga berada di dermaga itu.

Sesaat.Generated by ABC Amber LIT Converter. termasuk ia sendiri. Teman-temannya itu. Tapi pada suatu hari. dan seorang lagi menjadi direktur se buah hotel berbintang tiga. http://www. tapi tak semuanya jadi pegawai. Usamah juga ikut membeli tanah. di antara sebagian o rang tua yang kini berusaha pula menolongnya. Ia juga mengikuti sejumlah orang yang hijrah ke Jakarta.processtext. Tangannya gemetar menggen ggam belati. seperti halnya melaksanakan perintah ayahnya mempelajari mesin kapal Penjelajah. dari kampung Pasar Kliwon. Ia masih ingin menusukkan lagi belati tersebut ke perut Gumortap yang lunak seperti ombak. sebagian memilih jadi pengusaha. beberapa . Karena itu ia bergaul dengan teman-temannya. daerah permukiman keturunan Arab di Solo. Sebagian pekarangannya dipakai untuk memel ihhara ayam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. seorang di antar anya berhasil menjadi Direktur Kredit Deutsche Bank. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas.com/abclit. Tapi semuanya sukses. karena ingin memberi tanah yang lebih mura h di bagian yang agak dalam. Horas pun merasa baru saja menunaikan tugasny a sebagai anak. Tapi suatu ketika mereka sepak at untuk membeli tanah di sepanjang jalan kecil di bilangan Ciputat. Mereka mendirikan rumah berd eretan. Hampir semuanya mula-mula tinggal di rumah sewa. Usamah sendiri memilih jadi wartawan sebuah majalah berita terkemuka. tapi kawin dengan seorang ketu runan Arab juga asal Solo. Bank Jerman. Di situ ia mampu membangun rumah sederhana tapi berhalaman luas.*** Anjing yang Masuk Surga Post: 06/19/2005 Disimak: 263 kali Cerpen: M. Edisi 06/19/2005 USAMAH adalah seorang keturunan Arab Pakalongan. tapi ia terpisah. bahkan dekat sawah yang hanya dibatasi oleh sebuah kali kecil. Tapi Gumortap sudah terkapar mengerang-erang memegangi perutnya. yang suatu saat akan dibawanya mengalahkan ombak.html Horas terus memandangi Gumortap dengan nafas menderu.com/abclit.processtext. http://www. semuanya telah lulus perguruan tinggi. Peternakan ayam yang hanya 100 ekor itu memang cukup berkembang.

Nabi Daud suka burung dan Nabi Sulaiman bersahabat dengan semua binatang. seorang Muslim memelihara anjing?" tanyanya. bersama pengasuhnya. Bahkan ulama-ulama juga memelih ara anjing. Tapi baru berjalan satu setengah tahun." jelasnya lagi. mungkin oleh tetangga yang tak suka. . "Boleh tidak Buya. dekat Masjid al Azhar. m emutuskan untuk memelihara seokor anjing. anjin g itu pun mati.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak tanggung-tanggung. maklum bertanya kepada ulama besar. http://www. dengan persetujuan seluruh keluarga. Itu ada anjing besar. Faris. Ia dan keluarga. "Tengok ke halaman rumah. Nabi sendiri suka dengan kucing. sangat sedih kehilangan Nero. termasuk anjing. Pernah ada hadist yang mencerita kan. Rahmah el Yunusiyah." je las ulama asal Minang itu." jelas ulama pengarang Tafsir al Azha r itu. yang memelihara b isa tidak disukai orang sekampung. Kebetulan ia mengikuti aliran modern. terutama anak kecilnya. Teman-temannya dari Solo pun ikut manyarankan agar Usamah tidak memelihara Anjing. Najib. hanya karena ia memberi m inuman kepada anjing yang mau mati kehausan. "Orang Musl im dianjurkan untuk menyayangi binatang. anjing yang masih muda usianya itu mati diracun.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebagian orang kampung memelihara anjing untuk berburu babi di hutan. ia memelihara jenis herder yang disebut German Sheppard yang diberinya nama Nero. yang menceriterakan kisah para pemuda beriman dan seekor anjingnya dalam Al Quran.processtext. Menurut dugaan Usamah sendiri yang mendapat informasi dari orang kampung. tertidur selama 300 tahun itu. banyak penduduk yang memelihara anjing. Bahkan ada pula anjing yang masuk surga. Adanya seorang pelacur yang dinyatakan Nabi akan masuk surga." jawab Buya. Dengan keterangan Buya Hamka itu Usamah. memelihara anjing sudah biasa. Bahkan Pes antren Putri Pandang Panjang. Kali ini ia memelihara jenis Gaberman yang diberinya nama Hector. Tapi sahabatnya yang mengusulkan itu memberi tahu bahwa memelihara anjin g itu diperbolehkan agama. itu separuh penghuninya adalah anjing.processtext. al Irsyad.com/abclit. "Di Mekkah.html Memelihara anjing di kampung Betawi itu memang sangat riskan. Tapi sebelum memutuskan memelihara anjing itu Usamah pernah sowan ke Buya Hamka di Kabayoran Baru. yaitu an jing yang menemani pemuda-pemuda Askhabul Kahfi yang melarikan diri dari tirani raja kafir dan meng ungsi di gua dan atas izin Allah. http://www. Tapi kemudian ia bertekad untuk memelihara lagi. Sehari-hari Hector menemani anaknya yang terkecil.com/abclit. memberanikan di ri. "Di Minangkabau.

bermain-main di rerumputan pinggir kali. dekat sawah. Hector selalu menggonggong keras.Minah. jika Faris ingin .

Pencuri itu tidak mengaku mau mencuri. "Tidak. Hector mengejarnya sampa i tertangkap. saya tidak mencuri. Ia sempat membawa lari seekor ayam. "Jaga dong anjingnya. anjing itu pasti mati kami haja r. ada seorang yang rupanya pemuda sekampung sendiri. "Tidak mungkin kamu diterkam oleh anjing saya. dan seorang di antaranya mengambil sepotong kayu untuk memukul Hector.com/abclit. Tapi penduduk malah memarahi Usamah. http://www. Orang-orang yang berkerumun sepertinya memahami pertanyaan si pencuri. Pencuri itu pun. karena mendapat gonggongan Hector.Generated by ABC Amber LIT Converter. ia tak pernah berbohong. Penduduk ka mpung pun berusaha menolong si pencuri dengan melepaskan gigitan anjing di bajunya. setelah melapas ayam curiannya. Untung Usamah sempat datang mencegah pemukul an. Kalau Bapak tidak datang. teriak-teriak minta tolong.com/abclit. Pernah suatu pagi hari." jawab Bu Usamah. "Walaupun seekor anjing. Hanya manusia yang suka berbohong dan mencuri.html Mendengar gonggongan anjingnya.processtext. tapi orang itu keburu lari melompat pagar ta naman. maka istri Usamah kembali ke mobilnya. beru saha mencuri ayam. tidak." "Ibu percaya pada saya atau percaya kepada binatang najis itu?" Ibu Usamah mera sa glagepan mendengar tangkisan pencuri itu." jawab si pencuri.processtext. jika tidak mau mengambil barang saya. maka pencuri itu pun bebas. http://www. Tapi karena tak ada bukti bah wa barangnya telah dicuri. "Kenapa kamu mau mencuri ?" tanya Bu Usamah. Anjing juga tidak pernah menc uri." . Ketika lari terbirit-birit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. bahkan marah-marah kepada Hector dan istri Usamah.

" jawab Usamah. baru Hector menggonggong. Tapi Usamah sendiri percaya bahwa Hector itu sendiri adalah malaikat yang hanya bisa mengabd i tanpa sedikit pun niat untuk berkhianat atau bersikap munafik. Cuma. tapi Hector . Ketika Usamah sekeluarga sedang sa ntai nonton TV. Orang yang ditanya itu tidak berkata apa-apa. Padahal Hector tidak menggongg ong jika ada tamu. Faris pun menggoyang-goyangkan nya. maksudnya mungkin mau menjaga rumah itu dari penc uri yang suka datang malam-malam. sering mengelus-elusnya dan mengajaknya bicara. Setelah sejenak duduk. anaknya yang ter kecil. Pernah ada seorang kiai di kampung itu yang menasihati Usamah bahwa rumah yang ada anjingnya tidak dimasuki oleh malaikat. Anjing itu seperti malaikat.com/abclit. Tapi kalau malam.Generated by ABC Amber LIT Converter. Hector tidak pernah menimbulkan masalah bagi Usamah dan keluarganya dan bahkan merupakan teman baik seluruh anggota keluarga.html "Apa Bapak tidak tahu. tidak ada lagi orang yang mencoba mencuri ayam. karena tidak bisa. Tapi lama benar ia tidur sampai waktunya ia seharusnya keluar rumah. Kalau siang. http://www. Minta ampun pada Tuhan dong karena melanggar ketentuan agama. Sejak peristiwa yang tersebar di seluruh kampung itu. tiba-tiba kepala Hector lunglai kemudian seolah-olah tert idur.processtext. Pada suatu sore di hari Sabtu. Hector rela dan biasa tidur di luar rumah. ada yang takut bertamu ke rumah Pak Usamah. Benar tidak pak haji?" tanya orang kampung itu kepada seorang yang pakai kopiah putih di sampingnya. Dan Faris sangat menyayanginya.processtext." "Yang najis itu air liur anjing gila. Hector sering masuk rumah dan bersam a-sama anggota keluarga yang nonton TV. Ia masih akrab saja dengan Hector. Ha nya bisa menjalankan tugas menurut kodratnya. setia menjag a rumah dan majikannya. Karena itu o rang yang berniat jahat. menyentuh anjing saja itu najis hukumnya? Apalagi memeli hara. Faris sudah beran gkat besar.com/abclit. Ia terutama dekat sekali dengan Faris. Ia pun dengan santai nongkrong seolah-olah ik ut menonton TV. tiba-tiba Hector masuk ke ruangan. Usamah sekeluarga menonton TV. Haram. "Masya Allah. Anjing ini sehat dan bersih. Kalau ada yang dicurigainya. Pak Usamah ini termasuk orang yang sesat. sudah masuk SMP. http://www. Usamah tidak mau terlibat dalam perdebatan agama dengan orang kampung yang menurutnya t idak ada gunanya sama sekali. Teman-temannya dari Solo pun menjadi enggan bertam u.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak pernah mencuri dan berbohong. mengurungkan niatnya. cuma m engangguk.

Rupanya.tidak bangun juga. . Hector sudah berhenti bernapas.

tetapi tak banyak lagi kabar gembira aku peroleh. http://www. Sebenarnya. Tidak sekalipun berkedip. Ia kehilangan malaikat penjaga keluarganya. pagi-pagi benar. Nius. bila aku pulang ke kota kami selalu kutanyakan kawan-kawan masa kecil itu. Aku dan kawan-kawan pun sudah cerai-berai. Kawan-kawan lama kami jarang pulang. sambil menitikkan air matanya." . Edisi 06/12/2005 SUDAH hampir empat puluh tahun mata Sultani menatapku. namun kemudian mu ncul lagi dan kembali menatap.com/abclit. Hanya menatap.com/abclit. tanpa doa pun.processtext. seperti tidak kenal le lah. bagian dari keluarga Usamah.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Seperti ada dan tiada.* Mata Sultani Post: 06/14/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Adek Alwi Sumber: Kompas. seperti manusia. tak pernah bersua kecuali dengan dua-tiga kaw an yang setia menghuni kota kelahiran kami. Padahal tahun demi tahun terus berganti dan kini telah mendekati tahun keempat puluh.processtext. Kepada mereka. Berbagai peristiwa timbun-bertimbun. seolah sudah bosan lalu raib entah ke mana. memurukkan yang lama ke lipatan bawah dan juga menguap ke luar ingatan. Pak Usamah sempat membaca doa. Tempo-tempo mata kawan m asa kecil itu memang tak tampak.html Keesokan harinya. http://www. Tapi Hector lebih menyerupai manusia. malaikat aka n masuk surga. Hector dimandikan dan dibungkus dengan kain kafan putih.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia pun dikuburkan. bahkan banyak yang tidak pulang sejak merantau-belasan atau puluhan tahun yang silam.

Waktu terus berjalan dan orang-orang lahir. http://www. ibunya berjualan kue mohok alias bakpau. Si Tunik buka lepau nasi di Muaro Bungo. Kalau aku pulang. Dia dan keluarganya tergolong aneh. "Tak lama l agi pensiun. Nius. Berubah sekarang. Si Talib di Dumai. diduduki hingga kini.processtext. Bahkan mengerikan. Di kota kami orang Cina tidak mampu bersaing di pasar dengan pedagang pribumi tetapi tidak tertandingi membuat kue. Tapi kami kawani dia melihat bekas rumah orangtuanya. setelah mengamati wajah-wajah tak ku kenal yang lalu lalang di luar kedai kopi Tum. Mereka pemilik satu-satunya bioskop dan dua studio foto yang ada di kota kami. sebagai grosir roti dan permen. lebih-lebi h tukang gigi. Satu di Palembang. akrab dengan pribumi. Paling tidak dua atau tiga tahun sekali ada mereka pulang. http://www. sudah bercucu satu. Kami ajak bermalam tidak mau.processtext." Dalam peristiwa dahsyat pertengahan 1960-an rumah orangtua Bun di Kebun Sikolos diobrak-abrik massa. dewasa atau jadi tua. yang meneruskan usaha keluarga membuka kedai kopi di simpang jalan dekat pasar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bun satu-satunya sahabat Ci na kami di waktu kecil. Mungkin karena b ersama istri dan anak-anaknya. "Bun di Medan jadi dokter.Generated by ABC Amber LIT Converter." tambah Amril. di kedai kopi itu kami bercakap-cakap mengenang k awan lama serta kota kami yang setelempap tetapi menyimpan sifat-sifat aneh tak terduga. "Di mana dia?" tanyaku antusias.html "Hanya si Cudik. "Si Cudik kini di Lubuk Sikaping." jawab Tum.com/abclit. Hebat dia!" "Ingat si Bun Kay?" tiba-tiba Tum menyela. Du lu kami sering . Dua lepau nasinya sekarang.com/abclit. si Talib dan si Tunik yang acap pulang. "Tentu!" kubilang. "Pernah sekali datang waktu mau ke Padan g melihat kakaknya. Mereka bilang ayah Bun menjual gigi dari Peking. kendati kota kami tetap saja setelempap." Biju menerangkan dengan gembira. Nius. Ayah Bun tukang gigi.

adik Bun." sahut Tum. Tapi kami ceg ah. kami kerap nginap di rumah Sultani.html "Jelas enak." KAWAN masa kecil itu lincah. pintar di sekolah. Ibunya baik seperti i bu Bun. . ibu Sultani pagi-pagi menghidangkan nasi goreng ser ta roti lapis mentega. Pipinya putih kemerahan serupa jambu air.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. kadang susu. Ayah Sultani kepala terminal sekaligus ketua organisasi buruh. menyogok portir bioskop sehingga kami bisa nonton film 17 tahun ke ata s yang dibintangi Sophia Loren. "Percuma. kembali menampakkan senyum yang ganjil. "Bagaimana kabar Sultani? Di mana dia?" tanyaku pada kawan-kawan di kota kelahi ran.com/abclit. Kelas 6 SD kurasakan gejolak cinta monyet mengalir deras terhad ap Lin. Tidak kecuali Sultani. Minumnya teh hangat. Ju ga pandai menjahit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia kapten sepak bola. lucu. Suka-suka kami mau makan apa. Kalau di rumah Bun kami disuguhi kue mohok. Kami diselundupkan portir ketika lampu bioskop padam. http://www. Nius.processtext. Keluarga itu mem ang kaya dan terpandang.processtext. lebih menyenangkan kalau yang mengantar kue adalah Sui Lin.com/abclit. Itu pula sebabnya dendamku pada Sultani pernah seperti tidak berujung. Suara Lin halus: "Ko Bun! Engko Bun!" Dadaku berdebar mendengar suara itu. Mereka menggeleng." bilang Tum. Membungkuk-b ungkuk mencari kursi kelas 3 yang kosong. juga ketukan ja ri-jarinya yang mungil di pintu. mencukur. "Banyak kawan kita serasa ada dan tiada. P agi-pagi Lin terlihat segar. "Di dalamnya ada kerak gigi!" Kalera! Sultani meradang dan hampir menghadiahi mereka "ketupat Bengkulu". "Didiamkan berhenti sendiri!" Bagiku. "Itulah. Bak orang-orang dalam mimpi. Matanya tak terlalu sipit. adik kelas kami. dan tak pakai babi!" komentar anak-anak yang iri. berdebar-debar sekit ar dua jam menyaksikan aksi Sophia Loren yang menggairahkan. atau menjelepak duduk di lantai. Seperti di rumah Bun. Ramb ut ekor kuda.

Kela s enam disunat. Ibunya tersipu. Di antara lipatan uang sogokan dia selipkan duit buntung atau uang zaman Jepang seh ingga untuk beberapa waktu kami terpaksa puasa nonton film orang dewasa. serta sarung beliau "terbang.com/abclit. B abah mau coba? Sret. "Tapi tak apa-apa terlambat daripada tidak. Mestinya waktu kita kelas tiga. selesai!" Ayah Bun terkekeh.processtext. "Malah. http://www. . Asal Bun tidak nangis kalu sakit laaa. Dan pernah pula Buya Makruf." "Tidak sakit. Bah!" Sultani meyakinkan bak tukang obat. Berenang kalang kabut ke tepi. "Ular! Ular!" Bun berteriak panik. Dan Bun disunat. B un mau potong bulung bole potong." ujar Sultani saat Bun meringis dan kami mendampingi kawan itu setiap malam. jadi keras. kopiah. Bun?" Bun men gangguk lemah. "Sebetulnya telat Bun. Ada yang menyentak ujung kulupnya dari bawah air.processtext. Terbahak-bahak seperti hantu air. Portir bio skop juga dia ulahi. tidak terasa. alias usil plus kurang ajar. Kepala Sultani menyembul di tengah su ngai.com/abclit. http://www. Iya kan. terbungkuk-bungkuk keluar t empat wudu bercelana kolor dan dada bugil. Mukanya pucat serupa mayat. Sultani malah tertawa-tawa m akan uang haram itu. Ulah Sultani! Suatu kali. laaa.html Tempo-tempo kawan itu memang cingkahak. "Ayaaa. Baju. guru mengaji kami. ke h alaman masjid.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Sunat Bun! Potong Bun! Terlalu panjang Bun!" Saat liburan tiba Bun pun lalu minta disunat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ayah dan ibunya setuju. ketika mandi-mandi di batang air yang mengalir di kota kami Bun tib a-tiba terpekik.

Tapi aku merasa. kuratakan. "Tadi di sini terlampau pendek. Jangan pula licin tand as bak kelapa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pelan-pelan disentuh Sultani kepalaku. banyak kawan merasakan ulah Sultani. Sudahlah. Tetapi. malah sebelah sini terlampau pendek.processtext. Rustam.html Sultani memang pandai mengaji dan ditunjuk Buya Makruf sebagai guru kecil. sepekan rambutmu . Suara gunting tak berdencing-dencing gana s. dan tu kang cukur langganan ayah itu pun ber-hm-hm sambil mendorong kepalaku kian kemari. http://www. Mendesis-desis lunak. Dan sesekali. kan?" Aku mengangguk. "Seperti model rambut Bang Rustam. Ibunya selalu mengaji tiap subuh. Bukan saja Bun. http://www. Namu n yang membuat dendamku membara ketika semua bulu di kepalaku dia babat. Ketika kuraba. Kepa ndaian itu turun dari ibunya. Suaranya merdu. terpaksa begitu!" Ditekan Sultani kepalaku dengan ujung te lunjuk. Uang yang sedianya diterima Mak Hasan kujanjikan kami bagi dua. "Rambutku dia cukur. tajwid dan kiraahnya e lok. tidur-tidur ayam. Mataku merem melek.processtext. melecutkan ke kaki-seperti dia lakukan pada kami selaku guru kecil yang ci ngkahak. "Cukur sama Sultani!" Biju menyarankan. kan?" Seperti rambut Biju itu yang kuinginkan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku serahkan kepalaku pada Sultani. Tak licin di sekeliling kepala. tentu saja. ajakan Sultani pada Bun karena dia ingin mengamangkan rotan di depan kawan itu. Eh.com/abclit. Aku malah tak sekali. Padahal selalu kuminta Mak Hasan mencukur seperti yang kuinginkan. Sudah lama aku dambakan model r ambut orang dewasa atau rambut abangku. sebagian kepalaku sudah terkelupas bak ayam hendak digulai! "Tak ada jalan lain. potong pendek bak rambut tentara saja aku bosan. Rancak . Tunik juga. setiap usai dicukur kepalaku tetap m irip tentara atau anak kecil. tetap ditumbuhi rambut dua-tiga senti yang melingkar manis rapi di sekitar telinga. Tetapi lama-lama kepalaku semakin d ingin.com/abclit. Mulanya sungguh-sungguh juga dia.

aku tidak mau bicara atau dekat-d ekat dengan manusia cingkahak itu.processtext. Tidak kuhiraukan imbauan ibu dan ayah. Nius. Mereka . Dia cerita begini-begit u aku buang muka.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kaca-kaca pecah be rderai." Tum diam saja mendengarkan sunyi. Atau pergi. Lupa aku pada sifat baiknya yang setia kawan dan suka memberi. Berkabar pun mereka tak pernah sejak kejadian itu. "Kepala Ko Nius kenapa?" Alamak. Tahi kambing. "Jangan ikut! Jangan ikut kau!" Aku terus berja lan di belakang gelombang-gelombang manusia yang riuh. Sewaktu prahara dahsyat pertengahan 1960-an melanda kota kami. Mereka menuju rumah Sultani. "Sejak peristiwa itu tak ada yang tahu di mana Sultani dan keluarganya. Nius.processtext. Sejumlah orang menerabas masuk. Mereka melempar rumah itu dengan batu." sambung Biju lesu. tahi kuda da n entah dengan apa lagi. Dia mendekat. http://www. Menyepak pintu hingga rubuh. hasilnya nihil. berteriak-te riak. mati awak rasanya mena nggung aib! "KEPADA kawan-kawan yang tiba dari rantau kami juga bertanya kalau-kalau mereka mendengar di mana Sultani. "Sanak famili ayahnya di kampung juga tidak. Suara mereka teramat gaduh. aku menghambur ke jalan. tersenyum melihat kepalaku yang pl ontos bak kelapa ketika aku nginap di rumah Bun." kata Amril. melihat aku tak h enti menanyakan kawan masa kecil itu tiap pulang ke kota kelahiran.Generated by ABC Amber LIT Converter. dan orang bergeg as lewat bergelombang-gelombang di muka rumah sambil berteriak-teriak. Tetapi mereka pun tidak tahu. Dendamku laksana sumur tanpa dasar. Dan aku merasa ketika itu Sultani tengah mena tapku dengan mata tidak berkedip seperti biasanya.com/abclit. aku menghindar.com/abclit. Tepatnya.html Sejak hari itu kami tak berteguran. Lebih-lebih waktu Sui Lin. Pernah kami tanya ke situ. suatu pagi. http://www.

tak mendengar orangtua!" Cudik bilang mereka membawanya ke Singgalang Kariang.com/abclit. "Seperti mencampakkan bangkai anjin g!" cerita Cudik. kemarin pagi. Lututku menggigil. Menyeret serta mengarak ayah Sultani entah ke mana .processtext. yang menatapku tanpa berkedip. Bahkan sampai kini. Bergelombang-gelombang manusia. walaupun tahun demi tahun berlalu m enghanyutkan zaman dan usia ke muara.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Mulai kurang ajar ya. Kusaksikan ayah Sultani diseret.com/abclit. http://www. "Dan. M enghabisinya. m elihat aku di tengah kerumunan. Tubuhnya tidak ada!" Kami bertatapan. 2 April 2005 . http://www. Perempuan itu te rjerembap di halaman. dua buah. Menangis. Hanya mata saja. Dia juga menangis. Orang-orang masih berteriak. Lalu ia terpana ketika matanya bersirobok dengan mataku. Membuang mayat orang tua itu ke Batang Anai. seolah-olah tidak pernah lelah. ada yang menemukan sepasang mata di Batang Anai waktu menjal a ikan. Mukan ya berdarah. Tanganku dicekal. Kalian tidak tahu? Mereka menghabisinya petang itu juga!" Cudik berkeras.* Jakarta. Diam-diam terbayang olehku mata Sultani. "Semua orang bilang begitu. Ibu Sultani berlari mengejar. tegak kaku di ambang pintu.html Aku menyeruak di sela-sela orang dewasa.Generated by ABC Amber LIT Converter. diseret abangku pulang. "Bagaimana kau tahu? Ikut kau ke situ?" kami tanyai Cudik ramai-ramai. meraung-raung. Kakak perempuan Sultani mendekapnya erat-erat. Sultani juga.processtext.

untuk mengajak ngobrol pelbagai masalah. Sering saya diajak ngobrol te ntang berbagai masalah yang dihadapi para tetangga. menantu denga n mertua. Tapi asyik juga karena hidup di dusun yang sepi sekali-kali perlu mengadakan pertemuan supaya merasakan kemeriahan.com/abclit.com/abclit. Misalnya. http://www. saya menjawab sekenanya. Kadang-kadang saya juga diundang camat.html Post: 06/05/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Danarto Sumber: Kompas. maupun wali kota.processtext. bupati. Saya tak pernah mengutip kata-kata bijak dari para cendekiawan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sungguh menghabiskan waktu. Saya acuh tak acuh. Ada apa? Saya acuh tak acuh. persoalan anak dengan orangtuanya. ramai. Selama ini saya memang dekat dengan para tetangga. bibit tanaman. setelah sarapan. yang sama sekali tidak saya ketahui. Saya rasa kali ini juga begitu. menjenguk lewat jend ela. http://www. Juga tentang hubungan suami istri. saya melihat orang -orang berderet-deret seperti ngantre minyak tanah. juga masalah percintaan antara nak-anak remaja. mengular sampai jalanan. diajak berbin cang mengenai berbagai hal yang pelik. dan banyak lagi sejumlah persoalan yang lagi hangat atau panas di masyarakat yang sebenarnya membuat saya tidak nyaman. satu dua. Sudah sering datang orang. juga kenalan-kena lan jauh yang datang dengan kendaraan khusus. Di samping para tetangga. pengairan sawah. banyak sekali orang berkerumun di halaman depan rumah dan di jalanan. untuk mengajak ngobrol pelbagai masal ah. Kami ngobrol sekitar persoalan ya ng menyangkut rumah tangga dengan segala nuansanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. . Sudah sering datang orang. soal usa ha tambak udang. Karena istri saya gelisah. Istri saya belum menemui mereka. Kadang datang berbondong. perburuhan. bawahan dengan atasan. Tamu pun bisa mencapai sepulu h sampai lima belas orang sehingga rumah jadi regeng. Jika ditanya. saya penasaran mendengar dengung orang-o rang gremeneng semakin ramai. Istri say a memberi tahu. perbankan. Anak-anak yang bersiap ke sekolah. satu dua. sekadar yang saya tahu. Dengan menyingkap kain gorden jendela sedikit.processtext. Masalah-masalah itu menjadi obrolan yang berkepanja ngan. Edisi 06/05/2005 SUBUH itu saya dikejutkan oleh suara-suara orang ramai di pekarangan.

sekitar 5. pekerjaan ter akhirnya. Saya bisa memanfaatkan rubrik khusus obituari setiap saat atas kebaikan redaksi koran lokal yang memberi saya kebebasan. Kepala kantor orang itu kebingungan. ada seorang tukang becak yang me nyerahkan becaknya kepada seorang kepala tibum (penertiban umum) dengan tujuan supaya beca knya dijual untuk mengongkosi sekolah anaknya.000 karakter. Begitu siuman.processtext. sedangkan untuk orang-orang biasa. sementara beban keluarganya besar.000 or ang. Saya catat riwayat hidupnya. agaknya hanya saya seorang. Pern ah kejadian dalam seminggu sepuluh orang.html Selama ini saya dikenal sebagai penulis obituari (berita tentang kematian seseo rang berikut riwayat hidupnya) di surat kabar setempat. . yang beberapa hari kemudian dikabarkan meninggal. Selama ini tulisan obituari saya sudah mencapai 5. Lama-lama saya menulis obituari menjadi semacam panggilan. l alu saya cari alamatnya. Misalnya. dan berapa orang saudaranya. Bawahannya itu l alu dihipnotis hingga tertidur di mejanya. Sebagai penulis lepas. Cukup menyenangkan. Seluruhnya orangorang biasa. Lalu ia dinaikkan ke dalam mobil. teman. mengenang lewat tulisan obituari itu mengesankan.processtext. menyadarka n saya. di sebuah desa yang lengang. Orang-orang kebanyakan yang mungkin pernah lalu-lalang di de pan rumah saya. Saya menolak ketika diminta menulis obituari orang-orang ternama.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada seorang pegawai negeri yang tidak mau dipensiun karena uang pensiunnya keci l.com/abclit. ia seharian di rumah saj a. Masa pensiun pasti datang.com/abclit. Lalu si kepala k antor meminta jasa seorang tukang sulap yang pandai menghipnotis orang. Saya interviu keluarganya. tidak ke mana-mana. Alasan saya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Si kepala tibum menolak dengan mengembalikan becakn ya sambil mengirim beras 5 kilogram kepada si tukang becak. sampai kenalan baru. saya menulis obituarinya dengan memasukkan wawanca ra kepala tibum itu. Obituari yang meliputi orang-orang biasa itu bisa saudara. sebagaimana kematian itu pasti tiba. lewat mesin ketik manual yang kemudian berubah ke mesin ketik kompu ter. Ketika beberapa waktu kemudian tukang becak itu meninggal karena faktor usia. dibawa pulang ke rumahnya . Tulisan obituari itu tidak panjang. Dengan enak saya bisa menulis obituari setiap hari. http://www. Kadang sampai 8. ia kaget. mula-mula saya menulis obituari hanya sambil lalu. Begitulah. orang-orang te rkenal itu sudah banyak penulisnya. lalu mencari akal agar b awahannya itu sadar. Karena kematian seorang teman baik yang menjadi tetangga dekat. kenapa tidur di rumah.000 karakter jika orangnya kocak atau punya pekerjaan yang unik. http://www. kel uarga. Keluarganya memberi tahu.

Sejauh ini saya tidak tahu dan tidak berusaha mencari tahu. menye babkan banyak orang mengenal saya. Barangkali mereka juga membaca obituarinya. . Saya yang terus beredar di banyak keluarga yang kematian saudaranya. Dipasang pula f otonya yang bisa menyebabkan keluarganya tertambat kenangannya. apa ada yang tertar ik membaca obituari saya.

Tapi ini kebetulan saja.html "Kenapa kamu tidak lekas mati supaya Pak Jurnalis bisa menulismu sekarang!" "Biar kamu mati. selalu saja orang nyeletuk: "Pak Jurnalis. itu tanda-tanda or ang tersebut mau meninggal. Setiap saya lewat atau mampir membeli rokok di kios. Maka ada saja orang yang anti-saya. Pak. Dari kejadian itu.processtext. tak ada yang menulis. saya sedang mewawancar ainya. Memang ada seorang yang sehabis ngobrol dengan saya. sampai kamu menulis riwayatmu sendiri!" Saya terbahak mendengar lelucon-lelucon itu. ia meninggal. meski kamu membayar Pak Jurnalis!" "Kamu tidak akan mati." Tapi. Pak Jurnalis. kenapa?" "Maaf.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. seseorang yang ngobrol dengan saya. jika seseorang ngobrol dengan saya. tinggal di mana?" tanya saya kepada seseorang yang saya pinjami korek api untuk menyalakan rokok saya." . ini bahaya." Atau ada yang berteriak: "Pak Jurnalis. http://www. Ada yang bilang. ada saja orang yang enggan bertemu atau lebih-lebih ngobrol dengan saya. "Lho. Sementara itu ada pula yang bilang. ada yang mengartikan. http://www. yan g saya malas menuliskan sebutan-sebutan itu di sini. Ntar saya y ang menulis Bapak. saya mendapat sebutan yang aneh-aneh. Saya tak bisa menjawab. Itu semua menyebabkan saya akrab d engan semua orang. Wah. "Pak.com/abclit. Tidak kenapa-kenapa. "Maaf." jawabnya.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya nggak mau ditulis sekarang. Ini benar-benar klenik.

Ketika di sebuah toko saya menghindar supaya tidak bertemu dengan seseorang. Keduanya cencala (lancang mulut) terhadap sikap saya dalam menulis obituari. Lalu malah terjadi se rba-salah. kenapa?" "Maaf." "Jangan ditinggal korek apinya ini. w ah. Kri tiknya tidak berdasar. http://www." Inilah sepenggal dialog di pasar sepeda motor dengan seseorang yang enggan bert egur sapa dengan saya karena keyakinan-keyakinan klenik itu. Apa yang akan terjadi dengan s aya. Ketika orang menanyakan pendapat saya. Pernah saya menyergah anak-anak saya itu: . anak-anak ini sok tahu. Di pertemuan-pertemuan desa.html Generated by ABC Amber LIT Converter." "Biar untuk Bapak saja. Memangnya saya cenayang. terutama si sulung yang duduk di SMA kelas 2.processtext. dan si bungsu di SD kelas 5. Keterlaluan. Tetapi jika sudah menyangkut masalah dosa dan pahala. Seolah-olah anak-anak ini cukup rajin membaca buku-buku agama. katanya. Jika sampai di sini hal itu masih baik. orang ters ebut malah mengejar saya sambil menyapa: "Bapak menghindar dari saya. sedikit ngomong dianggap mengetahui peristiwa yang bak al terjadi.com/abclit. lima orang. Tidak kenapa-kenapa.processtext. Apa ada gejala sesuatu? Tentu saja saya merasa tidak berubah dengan tin gkah-laku saya. Saya juga tidak tahu adanya gejala sesuatu. tulisan saya tidak adil terhadap seseorang dan berlebihan bagi y ang lain. Pak." "Lho. Anak-anak saya. saya juga diam dan menyendiri supaya orang nyaman deng an saya. Ada yang berubah dengan tingkah-laku saya. Banyak ngomong dianggap meramal. Menurut mereka. yang paling kritis.html "Saya permisi. Pak?" Istri dan anak-anak saya juga merasakan perubahan itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya jadi pendiam dan menyendi ri.com/abclit. Jadinya lama-kelamaan saya enggan menyapa orang. Pak. http://www. sedikit saja saya ngomong.

" jawab anak-anak itu.processtext.com/abclit." "Semua orang bicara dosa dan pahala. http://www. kan." "Nah. Ayah pernah menulis obituari. Itu doa saya. Nah." "Boleh saja." "Tidak bisa seenaknya begitu." jawab saya.Generated by ABC Amber LIT Converter." "Karena keritik kalian membawa-bawa dosa dan pahala.processtext. "Kalian ngawur. karena Ayah memaksa Allah membuatkan rumah baginya di surga." "Begini. http://www." "Ayah marah kena keritik.html "Dari Ayah. kalian ngawur. ini dosa.com/abclit." "Dalam hubungan apa orang bicara seperti itu." "Semuanya. . Itulah usaha sebaik-baiknya seorang penulis ob ituari." "Itu harapan saya. Boleh jadi Allah sudah membuatkan rumah baginya di surga.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

sedangkan saya sejak remaja penulis lepas.Generated by ABC Amber LIT Converter. setelah sarapan. Ada apa? Setelah sarapan. saya penasaran mendengar dengung orang-orang gremeneng semakin ramai. Orang sekian banyak mau ngajak ngobrol apa? Tentang kesulitan hidup? Beras habis dan anak-anak menangis kelaparan? Orang sebanyak ini mau ngobrol sekaligus? . Bahkan matahari masih bergelut dengan kasurnya.anak saya tersebut. untuk mengajak ngobrol pelbagai masalah. saya menyiapkan kertas dan alat t ulis. mengular sampai jalanan.com/abclit. cerdas dan berani.com/abclit. merangsek ke depan meja saya. Saya sering lelah berdebat dengan anak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. termasuk menulis berita. Orang-orang yang antre tidak sabar seperti mendengar aum macan.00. Barangkali karena beban keluarga yang terlalu berat. Istri say a memberi tahu. Sebagai ayah. kekuatan itu ada batasnya sehingga kita tidak selalu benar. Kami sebenarnya keluarga bahagia. Jam baru menunj ukkan pukul 05. Dengan menyingkap kain gorden jendela sedikit. Hal itu berarti saya tidak menganggap ada dan penting keberadaan mere ka. Istri saya belum menemui mereka. Istri saya guru SMP. Lima anak semuanya sekolah. Hari baru membuka matanya. Barangkal i seperti agen minyak tanah yang siap menyambut para pembeli. Sudah sering datang orang. satu dua.processtext. itu semua yang menyebabkan saya sering stres dan mengalami depresi yang tajam. saya melihat orang-orang b erderet-deret seperti ngantre minyak tanah. saya mendidik anak-anak saya itu dengan keras. Anak-anak yang bersiap ke sekolah. Mereka bisa tersinggung dan bukan tidak mungkin merasa saya lecehkan. dengan malas saya keluar rumah dan duduk di beranda. anak-anak saya itu diam. Say a acuh tak acuh. Subuh itu saya dikejutkan oleh suara-suara orang ramai di pekarangan. banyak sekali orang berkerumun di halaman depan rumah dan di jalanan. Karena istri saya gelisah. Saya menulis apa saja. yang untuk makan sehari-harinya saja suka empot-empotan. Sa ya rasa kali ini juga begitu. Anak-anak mewarisi sifat-sifat ibunya. Kami menikah dan pindah ke Aceh dengan gagah bera ni karena cuma berbekal baju yang kami pakai. sedang rakus-rakusnya makan. Padahal saya selalu b ilang. menjenguk lewat jendela. Mereka suka ngotot dan merasa selalu benar. Penghasilan saya tentu saja jauh dari cukup.html "Nah.processtext. http://www. Di Jogja itulah sejarah saya ber mula ketika saya kecantol putri Aceh yang kuliah di UGM. http://www. itu justru kesalahan saya dan saya bisa berdosa karena tidak menulis tiga istri dan anak-anaknya yang lain." Mendengar keterangan saya.

.

entah bagaimana say a bisa sampai di bukit ini. tua. Bubur yang disediakan Mbok Nah hanya sedikit yang dimak an.html Ketika saya menuruni bukit dengan sempoyongan penuh lumpur. 20 Januari 2005. Cuaca cerah. panas. perempuan. tak seekor pun tampak terbang. anak-anak. Mayat-mayat berk aparan di seluruh kawasan. Sinar matahari memancar. Kecemasan pun tergam bar pada wajah bapak-ibu dan para cucu. Seluruh mayat itu . Tapi tidur itu tak pernah panjang. Awan putih berarak dengan latar la ngit biru meneduhkan. Bahkan burung-burung.com/abclit. muda. kemudian dibiarkannya mencair.processtext. diselimuti lumpur. Dua-tiga kali bubur itu hanya disisir bagian pinggir.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya berdiri sendirian di samping sebuah kapal yang terdampar di ten gah kota. di kebun. http://www. Edisi 05/29/2005 SUDAH hampir seminggu Eyang Putri mengurung diri di kamar.processtext. bayi. di atas pohon.Generated by ABC Amber LIT Converter. di reruntuhan rumah. . laki-laki. seluruh kota telah hancur-lebur rata dengan tanah.com/abclit. http://www. Waktu saya siuman. di pekarangan. Tak ada tand a-tanda kehidupan secuil pun. Eyang jug a jauh dari bantal dan guling. Saya tak tahu l agi di mana rumah saya. Kulihat Eyang Menangis Post: 05/29/2005 Disimak: 244 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas. Mayat-mayat itu lebih mengesankan sedang tidur pulas. Mungkin hanya karena t erlalu lelah. itu bukan karena ia ingin. terlihat pemandangan yang menyebabkan saya pingsan. Tangerang. Entah berapa lama saya pingsan. berserakan memenuhi ru ang dan udara. Kalau toh ia tertidur. Sangat sering ia mendadak terjaga dan membangunkan Mbok Nah yang tidur di bawah samping ranjang. di jalan.

memasuki pekarangan luas yang ditumbuhi pohon sawo dan pohon melinjo. Mobil sedan putih mengilap menembus tirai hujan. Bagaimana kabarmu.com/abclit. Kantuk masih menggelayutinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bajunya yang merah maroon dipa hat rapat jarum-jarum hujan. "Mana Eyang Putri?" "Masih di kamar.html Mbok Nah diam. namun t etap tanpa jawaban. "Ya.processtext.com/abclit. Pertanyaan serupa diulang. Ndut? Anak d an istrimu sehat?" ujar perempuan itu. Eyang Putri tak tega bertanya lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter. melihat wajah Mbok Nah yang tertidu r lelap dikeroyok kelelahan. Katanya sedang ada kunjungan ke N ias dan Aceh " "Yang lain mana?" . http://www. Pada siang yang murung itu. mereka sehat Kapan Mbak Ambar datang?" "Kemarin. Masmu Jito tidak ikut. http://www. Kedatangan laki-laki itu disamb ut seorang perempuan yang langsung menyodorkan handuk.processtext. hingga warna itu berubah tua. seorang laki-laki tambun kel uar dari perut mobil dan berlari menuju beranda rumah bergaya limasan. Kami juga sudah menunggu lama. Laki-laki itu menggosokkan handuk di kepalanya . Tapi sayang.

"Di mana Eyang Putri?" bisik Gendut di telinga Drajat.html "Ndut " suara kakak-kakak Gendut kompak.com/abclit.processtext.processtext. yang kini bekerja di Jakarta menjadi redaktur majalah wanita.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. kehangatan yang sangat ia harapkan setelah hampir setahun tidak bertemu dengan m ereka. "Eyang Putri tidak senang bau rokok. dan Drajat yang pengusaha real estate. Gendut langsung memeluk me reka satu per satu: Kunthi. Sudah hampir satu jam kami menunggu " "Ada apa? Apa beliau sakit?" "Tidak. "Di kamar. Swandaru yang anggota DPRD.Generated by ABC Amber LIT Converter. persisnya sejak Lebaran tahun lalu. hendak menyulut.. http://www.com/abclit. seperti koor. Gendut merasakan kehangatan mengali r di tubuhnya. entahlah. tapi dicegah Ambar." . Tapi. Sebaiknya ditunggu saja " Gendut mengeluarkan rokok kreteknya.

html Swandaru merangkul Gendut. perlahan.. Cepatlah kamu ketuk pintu kamar. coba kamu temui Eyang Putri. Tatapan mata saudara-saud aranya seperti bilah-bilah tombak yang mengungkit pantatnya untuk beranjak dan segera mengetuk pintu kamar Eyang Putri.. Gendut pun beranjak.com/abclit." Gendut termangu. atau Mas Drajat? " "Beda Ndut beda. Sejak tadi Eyang Putri menyebut-nyebut namamu. http://www. Empat pasang mata mengepung dirinya.com/abclit. Mbak Ambar." "Lho apa bedanya aku dengan Mas Ndaru.processtext. "Siapa?" suara lirih dari dalam kamar. http://www. Mbak Kunti.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Eyang " "Gendut? Tunggu " . "Ndut. Kamu kan cucunya yang paling disayangi. "Saya Gendut. Setelah diam beberapa jenak.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pintu kamar itu diketuk nya.processtext.

semua beres. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Namanya dihapal jutaan orang dal am pembicaraan yang dilumuri prasangka. wajah Mbak Ratri tetap tegar meski dicecar berbagai per tanyaan.com/abclit. pasti Eyang memanggil kami karena persoalan Mbak Ratri. http://www. Sudah puluhan ribu unit rumah rakyat yang saya tangani. Nggak ada k omplain. mataku disergap gambar yang bikin jantungku berdebar." "Tapi kenapa Anda diperiksa? Ini terkait dengan dugaan penggelapan anggaran yan g katanya sampai 150 miliar?" desak wartawan. "Saya memang mengelola dana pembangunan rumah untuk masyarakat miskin itu." "Tapi kenapa perumahan untuk para korban tsunami itu hingga kini macet?" . Seperti yang kami kenal. Ada satu dua polisi tampak berjaga-jaga di situ.processtext. Kalian mesti tanya developernya. Mbak Ratri tampak turun dari mobil dan langsung dirubung para wartawan. Dalam minggu te rakhir wajah Mbak Ratri muncul di banyak koran dan televisi. ya bukan urusan saya. dong.html AKU tidak terlalu kaget ketika Bapak mengontak anak-anaknya untuk sowan Eyang P utri.Generated by ABC Amber LIT Converter. Perk ara pembangunan itu macet. Ketika menonton televisi.processtext. "Itu insinuasi! Tuduhan itu sangat tak berdasar! Mengada-ada! You mesti lihat r eputasi saya. Aku menebak.com/abclit.

Ternyata kecemasan juga dirasakan kakak-kakakku. Berita di televisi itu bagi kami telah menjelma pis au karatan yang menikam-nikam harga diri kami. Anak dan istri ku tampak cemas.html "Tapi developer itu sudah bikin statement. tapi HP-nya off.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ke mana anak-anak Mbak Ratri? Ke mana suaminya? Pasti mereka kini jadi lintang pukang dihajar kabar yang sangat mengejutkan itu. http://www. Aku ngo mel sendiri. Aku terus mengomel. Ini b . mereka juga belum dibayar lunas agaimana?" "Ah tanya saja penasihat hukum saya.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Mereka pun langsung masu k rumah sakit. mencoba membela Mbak Ratri sambil menuding-nuding layar televisi. Mereka menangis.com/abclit.com/abclit. Kami mencoba menghubungi Mbak Ratri.processtext. Kami pun mencoba menemui Mbak Ratri d i rumah tahanan. Penahanan Mbak Ratri membuat bapak dan ibu terguncang. Begitu juga ketika telpon rumahnya kami hubungi. tapi gagal. Mereka berulang kali menelponk u mengungkapkan galau hatinya. Temui saja Pak Rambela!" Aku pun merasa ikut terpojok oleh cecaran pertanyaan para wartawan itu. hingga commercial break memotong tayangan b erita itu.

Jangan-jangan " ujar Pak Nano. Tapi kami kan sekadar men ganalisis eh menduga-duga. semakin tumpang-tindih. jujur. Ia melihat.processtext. wajah Eyang Putri tampak pucat. Walau cuma serupiah. http://www. http://www. ucapan bapak yang terngiang kembali itu seakan mencair ketika Mbak Ratri dalam posisi sulit. Gendut belum berani bicara. Gendut merasa tidak tega untuk mengajak bicara. wajahnya tampak lelah. dia akan mengejarmu sampai neraka. Ketika keluar dari ruang pemeriksaan kantor kejaksaan. takut menambah beban perasaan Eyang Putri.html "Maaf-maaf kalau omongan saya menyinggung Pak Gendut. dengan bangga. Namun.processtext.com/abclit. bukan hanya bapak d an ibu yang bangga. ia hanya be rucap "no comment. Kerut merut di wajahnya pun semakin tampak jelas. Mbak Ratrilah yang paling mewarisi sikap Eyang Putri yang berwatak keras.com/abclit. dan berani.Generated by ABC Amber LIT Converter..html Generated by ABC Amber LIT Converter. semakin bersilangan. Watak dasar ini-ditambah kecerdasannya yang terpancar di matanya yan g berkilat-kilat saat berdebat-yang mengantarkan Mbak Ratri memegang jabatan penting di sebuah departe men yang berurusan dengan program pengentasan kemiskinan masyarakat. no comment" . Ia hanya mematung di samping ranjang. Di layar televi si siang tadi.. kami pun sangat bangga kepada kakak kami tertua itu." pesan bapak belasan tahun lalu. "Jangan-jangan apa?! Kalian ini tahu apa sih? Sok analitis!" DI kamar itu. Sesungguhnya. "Jangan sampai kamu mencurangi Ratri. DI antara para cucu.

dlingo bengle. dan entah apa lagi. Tubuhny a masih cukup tegap. gunung yang menjulang atau langit yang biru. Dibantu Yu Jum dan Yu Gik. Eyang Putri selalu mendongeng sebelum kami tidur. Setelah Eyang Kakung meninggal. Juga nama cicit-cicitnya. http://www. jujur. http://www. Entah sudah berapa ratus cerita yang membawa kam i ke alam yang indah: rimbun hutan. Kami b ertemu dengan tokoh-tokoh cerita. Matanya masih bercahaya. Eyang Putri pergi ke pasar membeli rempah-rempah: kencur. sungai yang mengalir. Eyang Putri meracik dan m emasak jamu itu. Rimpang-rimpang jahe. jahe.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketika kami kecil. Kebetulan sejak kecil kami tinggal di rumah Eyang Putri bersama bapak dan Ibu. Meskipun usi anya di atas delapan puluh. licik. "Untu k apa? Rumah ini masih terlalu besar untuk kita." ujarnya. Eyang Putri memanfaatkan keterampilannya membuat jamu. cabe puyang. Eyang Put ri juga masih ingat berapa nomor telpon rumah kami.com/abclit. adas pu la waras. dan berbagai dedaunan melimpah di atas balai-balai bambu di dapur. Harum tapi juga semegrak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. hingga nama Eyang Putri menjadi san gat terkenal. ia ma mpu bercerita tentang masa kanak-kanak kami.processtext. Eyang Putri tak mau hanya mengandalkan hidup da ri uang pensiun suaminya sebagai guru. atau penjilat. dengan berbagai wataknya. sawah yang membentang. meski pun akhirnya tidak . Gaya bercerita Eyang Putri yang mempesona. Watak-watak tokoh rekaan itu menjelma seperti wayang yang berkebat dalam benak. Se tiap pagi. Rumah kami pun penuh aroma jamu. pemberani. Jamu itu kemudian dij ual di pasar. kencur.html KAMI dan Mbak Ratri tumbuh dalam dekapan kasih sayang Eyang Putri. Dengan runtut. Ada yang culas. Bahkan juga masa kanak-kanak ayah kami. menjelma menjadi kereta kencana yang membawa kami ke dalam petualangan yang menggairahkan. Dan ingatannya masih tajam. Padahal jumlahny a belasan.com/abclit. Eyang Putri masih tampak seperti perempuan berusia 50-an. laut yang berg elombang. Banyak pembeli merasa cocok dengan jamu itu. Selalu saj a ada kisah yang diceritakan dalam setiap malam. Eyang Putri melarang kami pindah rumah. Kami pun merasa menjadi seperti tokoh pujaan kami: seorang satria yang membela yang lemah. Eyang Putri itulah sosok yang sesungguhnya mendidik kami.

"Ah kamu. Gendhut." Eyang menatapku.processtext. "Kalau kamu bagaimana. http://www. "Bicaralah." pesan Eya ng Putri.processtext. "Aku nggak tau Eyang " jawabku sekenanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter." ujar Mas Swandaru sambil bercanda. Eyang Putri mengangguk-angguk sambil mengelus kepala Mbak Ratri. Ayo.html "Nama baik dan kejujuran itu jauh lebih penting dari semua kekayaan. "Kalau saya ya pilih kaya. Semua tertawa. http://www. yang dipikir cuma perut." sergah Mbak Ratri.com/abclit. Aku kelimpungan.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. nggak apa-apa " . Bingung.

tapi hanya untuk mengakal i. http://www. ketakutan diam-diam merambat. Dia punya banyak akal. tapi licik. http://www. Kalian ingat ketika kancil ditangkap dan hendak disembelih Pak Tani gara-gara mencuri mentimun?" . "Dia bukan pintar. Mendadak.html Semua tertawa. Ndhut " Eyang Putri terkekeh.Generated by ABC Amber LIT Converter. mengurung kami. "Tapi dia itu pintar lho Eyang " Mbak Ambar masih mengejar. "Eyang-eyang gimana kalau Eyang sekarang ndongeng kancil?" ujar Mbak Ambar.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. "Pintar kamu.com/abclit. Eyang Putri diam.processtext. "Eyang tidak suka kancil!" ujar Eyang tandas.com/abclit.

Yang harus kita bunuh adalah sifatnya. jangan mau jadi kancil " ujar Eyang. Kantuk pun bergelayut. http://www. Juga saat ia terpaku di depan Eyang Putrinya yang sejak tadi tetap diam. Sayup-sa yup kami mendengar pembicaraan Eyang Putri dengan Mbak Ratri. KENANGAN itu masih basah melekat di benak Gendut. Hanya terdengar suara isak tangis yang tertahan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Benar Eyang. "Akhirnya. Satu per satu kami tertidur. anjing itulah yang dipukul Pak Tani. Kita harus membunuh kancil!" "Bukan bukan begitu Ratri.html "Dan anjing yang celaka itu dirayu kancil untuk menggantikannya sebagai calon m empelai. hingga kepal anya remuk " kataku meramaikan suasana. . "Maka. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit." Malam makin larut.processtext. Ratri menyahut. dalam gelap malam.com/abclit. "sahut Mas Swandaru.processtext. kalau kalian besar nanti.

http://www. Tak satu pun dari mere ka yang berani menatapnya. Ke mana air mata itu.com/abclit. Gendut berhasil membujuk Eyang Putri untuk keluar dari kamar. semoga ia tetap Ratri seper ti yang kita kenal selama ini. "Kita berdoa. Ternyata dari mata Eyang Putri tid ak mengalir air mata setetes pun." ujarnya pelan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Wajah mereka tertunduk. Di luar kamar. pikir Gendut. http://www. Mereka hanya saling memandang. Para cucunya ramai-ramai menghambur dan mencoba memeluknya. Eyang Putri mengedarkan pandangan ke wajah cucu-cucunya. Gendut kaget. Eyan g. Tapi Gendut memberanikan diri bicara. Dalam beberapa kejap.html Eyang Putri menggeleng. tak ada suara terucap.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi masih tetap tegap. Jam dinding berdetak terdengar sangat keras. apa benar kini Ratri telah berubah menjadi kancil? Atau bahkan sudah jad i ular piton yang kelaparan? Ahh katanya dia mau membunuh kancil?" Ucapan itu terasa sangat menyent ak. Perempuan renta i tu berjalan pelan.processtext. "Biar aku duduk . lemah.com/abclit. empat kakak Gandut masih menunggu.processtext. Mata tua itu tetap bening dan bercahaya. Bukan kancil atau ular piton " . T api Eyang Putri tak begitu menanggapinya. Urat-urat wajah mereka menega ng. "Ndut.

html Gendut terdiam. mes kipun kami tidak punya bukti. " "Tapi. Mestinya kancil itu sejak dulu dibunuh dalam pikirannya . kami hanya bisa percaya hanya bisa berharap " .Generated by ABC Amber LIT Converter. "Mestinya sejak dulu. merinti h. Bukankah sudah hampir tiga tahun dia menutup diri?" Swandaru melepa skan napasnya. Bukankah Eyang sendiri yang dulu mencegah Ratri untuk . Mbak Ratri tidak mungkin menjadi kancil.processtext.com/abclit.processtext." ujar Ge ndut.com/abclit. Ya. http://www. "Kalian berani menjamin keyakinan itu?" "Maaf Eyang. kami percaya dan yakin. http://www. "Itu yang aku sesalkan. Ratri membunuh kancil itu " ujar Eyang Putri lirih. "Tapi maaf Eyang.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

processtext. akan mengembalikan martabatnya ." ujar Kunt hi. * Bantul-Yogyakarta-Mendut 2004-2005 Jejak yang Kekal Post: 05/22/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas. ditelanjangi. kami tak lagi menemukan aroma harum jamu.processtext. atau mencium semerbak k isah-kisah kepahlawanan yang indah dan mendebarkan. Kami ju stru mencium bau keringat kami yang mengandung miliaran bakteri . Eyang Putri berkali-kali menarik napas. DI rumah itu. Mereka merasa dilucuti .html Generated by ABC Amber LIT Converter. seperti terbaca.com/abclit. Edisi 05/22/2005 . Tubuh mereka serasa berubah transparan. Eyang Putri mengedarkan pandangan ke wajah para cucunya.html "Kebenaran akan membersihkan namanya. sebelum akhirny a pingsan.com/abclit. Berbagai borok dan lendir yang tersimpan di balik tubuh mereka.Generated by ABC Amber LIT Converter. Semua mendadak terasa terlepas. http://www. http://www.

http://www. Dengarlah sepatu berderap. tetapi kenyataannya men ginjak seekor trilobite. Jejak melesak di tubuh-tubuh . Tak ada sia pa pun boleh tahu bahwa di Utah pada musim semi 1968 itu. harus kami bikin tetap sembunyi. homo erectus. artinya pula tak lain satu kata: gila.. lekuk bawah tumit 2 cm. selain fosil antilope. menguap.processtext.com/abclit. Tubuh kami pun mendadak seo lah menyerpih. bagi kami. tak kurang dua ratus juta tahun lalu. Bisakah se ekor kera membuat benda semacam sepatu? Sungguh tak lucu.sia? Maka sembunyi itu.com/abclit. seluruh waktumu..html TETAPI trilobite. memanjang ke fra gmen tengkorak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ternyata sia. Jeja k celaka! Bagaimana bisa.processtext. tak bisa tidak. Adakah manusia pada zaman homo habilis ba hkan belum ada? Kenyataan itu. Adakah hal yang lebih buruk kecuali mendapati dirimu. Dari satu waktu ke lain waktu. ditemukan pula dalam sebuah ngarai di lain benua? . Betapa kekal jejak itu. homo sapiens. ditemukan juga je jak sepatu.Generated by ABC Amber LIT Converter. segera jadi bohong besar. sepatu serupa. Teori yang kebenar annya telah mendarah daging dalam diri kami tak lebih hanya omong kosong. SEPATU itu. dan waktu melenguh. neanderthal. Homo habilis. tetapi bongkah pembungkusnya seger a kami kenali sebagai batu karbon dari zaman Trias. yang persis sama seperti jejak sepatu masa kini. lebar 11 cm.. Walau belum dipastikan fragmen tengkorak apa. http://www. dengan bertumpu di bagian tumit. Jejak sepatu celaka. bag aimana bisa dijejak oleh sepatu? Kami lalu membuat kira-cetaknya: panjang 28 cm. Sepatu lars. setiap detik dalam hidupmu. sepatu manusia. makhluk yang hidup saat manusia-menurut teori kami-masih berupa kera. melesak di leher. di zaman homo habilis juga belum ada. Semua akan han cur. dari satu batu ke lain b atu. makhluk yang hidup tak kurang tiga ratus juta tahun lalu. Dan itu artinya.

melipat waktu. berhamburan. Mahasiswa berlarian. jerit. kenyataan buruk berikut yang muncul menyusul.html Generated by ABC Amber LIT Converter. telah hampir sepuluh tahun kini. SEPATU itu. juga lolongan. Racau pani k. tak ada sesuatu yang mengkhawatirk an muncul berkaitan dengan si foto. menerjang. apalagi jejak sepatu yang sama dengan sepatu masa kini. perpustakaan. Menggasak leher. http://www.processtext. menjalar lirih ke telingamu.. dengan foto-foto yang dideformasi.com/abclit. membuat kami sungguh kelabakan. http://www. Baiklah. Dan setelah segalanya beres. lengking tangis. Tulisan yang ten tu saja direkayasa.com/abclit. gebuk pukulan. dengan amarah bagai meluah. tak lain tak bukan: tengkorak manusia. kenapa mereka menyerbu kampus? . Artinya. ruang kuliah.. sebetulnya telah ikut terbakar.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kaudengar pulakah suara s eperti mengerang? Lapat-lapat. penuh literatur fiktif. Foto yang dicetak dalam ukuran persis sama dengan si fosil jejak sepa tu. Menembus ruang. merangsek masuk ke dalam kam pus. Tetapi yang masih mengganggu adalah ucapan seorang rekan yang merasa satu foto asli berkurang. Orang-orang berseragam ini.processtext. yang membuat kami betul-betu l bagai akan gila. Gemuruh derap menggasak koridor. Butuh beberapa tulisan dari sejumlah rekan di beberapa edisi sebelum publik yaki n jejak itu bukan jejak sepatu.. bagaimana bisa? Jejak melesak di tubuh-tubuh. semua kami musnahkan. timbul-hilang. Betulkah foto itu hilang? Atau. Fragmen tengkorak it u. foto itu tak sepatutnya dipikirkan dan telah pantas kam i lupakan. tetapi kami lupa? Tetapi toh. bentak. ketika muncul di Science. rusuk.html Jejak sepatu di trilobite Utah dulu itu. begitu jauh. adalah ketika fragmen tengkorak itu selesai diidentifikasi. Homo sapiens! Manusia sempurna! Oh oh. bertumpang tindih dengan hardik. Terdengar pula suara seperti letusan. Pekik. Tetapi lalu.

pun ruang perpustakaan. di sinilah foto itu kini. Lihatlah seorang dari kami.com/abclit. bukan? Sesekali terdengar helaan n apas. aku bagai melayan g. Dan lihat pula mahasiswa-mahasiswa itu. Bila seb elumnya tampak heroik. menembus ruang. meresap dalam senyap. Di manakah foto itu? Kampus tempat si foto berada telah porak-poranda.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sungguh situasi yang tak terduga. ruangan itu juga tampak porak-poranda. Labor-ruang praktikum hancur. Rumah yang kukenal. beberapa dilarikan ambulans.processtext. dari waktu lain? Seperti mungkin kaulihat aku. di luar tak ada becek. Di luar rumah sangat banyak orang. Dari manakah datangnya lumpur? Padahal. . Menetes. Di dalam juga tak kalah sesak. http://www. Mahasiswa diburu.html Memang aneh. Mungkinkah hujan lain. Masuk ke halaman yang kukenal. Seperti lelap. ba gai tertidur. Menatap ruyu p ke tengah ruangan. tetapi toh tak hanya becek yang mendatangkan lumpur. bagai tertidur. Padahal tak ada hujan. berbaku tindih jejak sepatu. Juga senggukan tertelan. Begitu tenang. Tak ada becek. tegak termangu di puncak tangga.processtext. basah itu. Dan takkah pula lump ur lain. Melalui pintu yang te rnganga.bermimpi tentang demokrasi. seperti halnya juga tadi di lantai sat u. Ke arah kanan sebuah ruangan luas. entah ruangan apa. Ke arah kiri ad alah koridor lantai dua. Ke sesosok tubuh yang terbujur.Generated by ABC Amber LIT Converter. salah seorang dari generasi bar u peneliti (yang juga penduduk negara kepulauan ini). Dan setelah segalanya selesai. Merembes dal am bisik. Beberapa digelandang digiring ke truk. Di sebuah negara dengan begitu banyak pulau. Pulau-pulau yang terbujur. Beberapa tercetak dari darah walau tentu lebih banyak dari lumpur. Dan juga celaka. seperti berat. kini menjelma jadi kuyu. Beberapa kepala pelan terangkat. Dan lihatlah lembab itu. dalam basah. pada setiap kepala yang tepekur. Tetapi . http://www. Dan butuh cerita panjang pula bagaimana akhirnya kami tahu. TAK ada hujan. Menembus waktu. Ia ada pada setiap wajah yang tunduk. Dalam lembab.com/abclit. tetapi terasa seperti hujan. demonstrasi. dari hari lain. Dan di lantai. kursi-meja berjumpalitan . Dan lihatlah itu tadi. Tak ada hujan. lihatlah kini: kaca-kaca berserakan. Kampus diserbu.

processtext. Ayah bercerita tentang selembar f oto yang tersimpan di kampus. ketika aku tengah sekarat di perpustakaan itu. Kaudengar pulakah suara seperti mengerang? Lapat-lapat. timbul-hilang. Mungkin pula itu di masa depan. ke lain ruang. aku selalu lupa. tak lagi penting. Begitu lengang. sang arkeolog ini. ganjilnya pula: di atas foto itu. begitu jauh. Ruang kerja Ayah. bukan aku. Dan. rusuk. Kamar yang juga tampak begitu tenang.com/abclit. Kembali aku melayang. 4 April 2005 . tak jauh dari tu buhku. Dan. Menembus dinding. Foto yang dengan ganjil bagai tergeletak begitu saja. Mungkin juga itu ora ng lain. tepat menimpa si fosi l jejak sepatu. Men erima makian. Siapa tahu. pikirmu. dari satu batu ke lain batu. Gebrakan meja.html Aku terus melayang. pernah atau tidak. masuk ke sebuah ruangan di beranda kanan. Menggasak leher. Dari satu wa ktu ke lain waktu. aku akan duduk di seberang meja seperti itu: serupa terdakwa. kenapa seingatku tak perna h? Tetapi ah. Bebas waktu. ada foto itu. Jejak mel esak di tubuh-tubuh. sebuah jejak baru. menjalar lirih ke telingamu. takkah itu jejak yang sama? Payakumbuh. memintaku mencarinya. kapankah itu? Pastilah di masa lalu. Begitu pas. Tetapi.com/abclit. melipat waktu. http://www. Menembus ruang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tetapi itulah. sehi ngga ia begitu marah? Tetapi. dan waktu melenguh. Sangat serupa. kamarku. Kini aku bebas ruang. tahukah engkau? Di salah satu laci di meja belajarku. Dan inilah ia. Sedemikian pentingkah foto itu bagi Ayah. Kulihat Ayah duduk di belakang meja dan aku di seberangnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dengarlah sepatu berderap. Betapa kekal jejak itu.processtext. Dan. http://www. Dan setiap kali Ay ah menagih dan kubilang lupa.

untukmu Gusti.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Gusti.html Post: 05/15/2005 Disimak: 131 kali Cerpen: Triyanto Triwikromo Sumber: Kompas. sehingga kau tak perlu lagi menari di pantai. Memang biola Naranjan Bival telah menidurkan Kuala a bermimpi tentang Sungai Buloh tanpa penjara. kar . Ramli? Bukankah teriakan Kumar Kundu dalam lagu-lagu pedih itu tak juga bisa menghentikan kereta perang yang melesat ke uju ng malam dan pekat darahmu? Bayangkan saja Kresna telah mati. dan membaca sutra-ayat-ayat suci yang perih itu-dengan telinga yang disumbat derita. dengarkanlah ceritaku. Edisi 05/15/2005 Siapa pun boleh menari. Karena ling Abhiram Nanda yang mengembuskan tangis indah Arjuna.com/abclit. Bersekutulah ena Kresna telah mati dan Kurusetra tak melahirkan pahlawan lagi. Lumpur. tanpa cambukan. dengarlah lengking seru dengan tarianmu sendiri.processtext.processtext. Tapi tak seorang pun boleh menceritakan gerimis-Mu yang menghanyutkan kisah-kisah orang-orang yang teraniaya di penjara-penjara penuh ka lajengking dan lipan itu. jejak cinta dan menatah candi penuh tumbal dan kesengsaraan. mencari surga yang tak pernah diciptakan di telapak kak i. http://www. memedihkan mata dengan getir pasir. Dengarkanlah lengking mataku yang kehab isan sungai dan embun sejuk itu. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Maka. Namun Kresna tak bis Kresna akan selalu menghapus itu. Ayat-ayat Sunyi Ramli Mengapa masih kau cari Kresna di ujung rambutmu.

Jika tak percaya. http://www. http://www." Ia tak lagi punya jejak. di mana dikuburkan mata kebenaran?" Tak di mana-mana. Dengan petikan sitar gaib. darah yang terus mengucur. Tak di mana-mana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan malam yang kehilangan rembulan.html Ya. "O.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. "Aku hanya ingin mencari jejak-Nya. tapi keretanya telah remuk. Ia tak bisa mengamuk. Ramli. kepala yang dilindas truk. Tak bisa mengutuk. "Kalau begitu aku akan mendengarkan tangis-Nya.com/abclit.processtext." Ia tak bisa lagi menangis. Chakraborty telah menyalib tubuh Kresna di tengah ko ta. dia telah menusukkan segala kepedihan orang-orang miskin ke lambung Kresna yang senantiasa menganga. . bertanyalah pada Guru Dhaneswar Swai n tentang kaki-kaki yang dipatahkan.com/abclit.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Tak di mata yang menciptakan surga. Maka, mengapa masih kauburu Kresna sampai d i ujung matamu, Ramli? Kopi Terakhir Lukman "Ini mungkin kopi terakhir sebelum cambuk dan nyamuk membunuhku. Ini mungkin se nja terakhir setelah mereka merubuhkan bedeng dan menghancurkan keberanianku. Dan kopi atau topi-mungkin dengan sebatang rokok-bisa menerbangkan Lukman ke su rga, ke jalanan becek bertabur roti, ke got becek untuk mandi, ke gaji yang terhapus dari catata n yang terbuang di selokan. "Aku hanya minta segelas air dan seembus kemungkinan untuk hidup. Aku hanya ber harap mereka mengerti kami juga bisa jadi gelombang yang merubuhkan jembatan dan kondominium. " Kamu cuma budak haram, Lukman. "Ya, aku memang cuma budak haram. Tapi bayangan tubuhku pun tak layak dipenjara hanya karena

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Maka, pulanglah ke negeri ibumu, Lukman. Negeri Ludruk sarat tawa semalaman. Ne geri Celurit penuh darah dan pertikaian. Negeri Ilusi tak sepi duri dan impian. "Ya, aku akan pulang. Aku bilang pada Yeni Abdurrahman di desaku sungai menjala r seperti ular. Tapi tunggu dulu! Jevander Sing-tauke Keling itu-masih berutang padaku. Ringgitku mas ih disimpan di laci busuk para juragan." Ya, tetapi segera pulanglah. Nanti kamu dipenjara. Nanti kamu didenda. Nanti ka mu dicambuk algojo dan para tuan. "Mereka tak akan berani mencambuk aku dan 800.000 budak haram." Mereka akan berani dan tak peduli kau anak setan atau malaikat Tuhan. "Mereka tak punya algojo. Mereka hanya punya ringgit dan telepon genggam. Merek a hanya berani menggertak orang-orang miskin yang cuma bisa tidur di bedeng-bedeng penuh lipan. " Tentu kau boleh punya keberanian seperti Hang Tuah, Lukman. Tapi di negeri ini kau hanya semut di lubang yang gelap. Kau hanya cacing yang banyak cakap dan tak tahu undang-undang . Ayolah, Lukman, segeralah pulang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Pulang ke rumah ibumu, Sayang. "Ibu? Ibuku telah mati. Kalaupun masih hidup, ia akan mencekikku karena pulang tak membawa keranjang penuh gobang." Kalau begitu pulanglah ke matamu sendiri, Sayang. "Ke gua gelap itu?" Ya, ke sungai keruh itu? "Ke harapan yang menghilang pelan-pelan?" Ya, ke kopi terakhirmu. Ke puntung-puntung rokok yang tak habis-habis kauisap i tu.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Setelah itu Tuhan akan memejamkan matamu, menguburmu dengan bunga mimpi. Mengub urmu dalam haribaan ibumu yang senantiasa memaknaimu sebagai nabi sejati. "Kalau begitu aku tak mau pulang." Kau tak takut pada cambuk itu? "Aku tak takut pada maut itu. Aku tak takut pada kabut yang menghalang pandanga nku pada hidup yang carut-marut itu." Begitulah Cara Waktu Mengaduh, Rahma Begitulah cara Waktu menyembunyikan kilau mata yang bisa membakar masjid-masjid di Kuala Lumpur sekadar menjadi abu sekadar menjadi ngilu, Rahma. Karena itu, ia menyelimuti tub uhmu dengan dedahan asam di Rimbun Dahan. Ia biarkan kau menari di taman penuh Sedap Malam. Ia biark an kau mengguratkan kata-kata getir di hening anyelir. "Aku tak mengerti mengapa mereka begitu membenci tubuh perempuan? Aku tak menge rti mengapa

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Tentu keindahan tak harus disembunyikan, Rahma. Kau tentu bisa telanjang di ten gah hutan, telentang sambil membentangkan sepasang tangan dalam kegaiban hujan, dan mendesahkan doa-d oa paling kasmaran. Kau tentu bisa menjelma ikan, menyelam di hijau danau sambil mendesisk an gumam-gumam paling urakan. Tapi tidak di jalan-jalan penuh kosmetik, Rahma. Tidak di jalan-j alan. "Tidak di keriuhan?" Ya. Tidak di benak orang-orang yang menganggap seribu masjid bisa menerbangkan jiwamu ke surga idaman. Tidak di benak orang-orang yang menganggap tak ada surga bagi perempuan yang suka menari dan mendendangkan segala tembang di jalan-jalan. "Aku harus menari di dasar kolam?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Redana, P angeran Kelelawar itu, lebih ingin menatapmu menarikan berahi malam di pucuk gunung. "Apakah aku h arus ngelindur di ranjang setan?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Romo Sindu, Padri Minohek itu , tak suka melihatmu tidur sambil menenggak anggur. "Apakah aku harus cuma meniti sepi menc ari bayang-bayang matahari yang tak mati-mati?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Harry Roesli te lah pergi dan kita hanya menangkap jejak tanpa bunyi. "Kalau begitu kota ini sungguh sialan." Ya, kota ini memang sialan. Ia bukan ce rmin yang memantulkan tarian belantaramu yang penuh siul murai. Ia bukan langit yang menumpahkan hujan cintamu yang penuh salju dan hutan gaib itu. "Jadi mengapa aku tak pergi saja dari kota munafik ini?" Kau tak akan pernah bi sa pergi karena kau tak

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Maka begitulah cara Waktu mengaduh, Rahma. Ia menangis dalam gerimis. Ia ngelin dur di Kuala Lumpur yang abai pada tubuhmu yang berlumur anggur. Tetapi, aku tahu, Rahma. Kau tak akan akan peduli amuk waktu atau apa pun yang hendak memelukmu di senja yang getir itu. Ka u akan terus menari dan mengguratkan api ke ujung api, ke ujung mati. Bukan di Kurusetra, Kunti, Bukan di Kurusetra Bukan di Kurusetra, Kunti. Tetapi mereka hendak dibunuh juga. Bukan di padang pembantaian, Kunti. Tetapi mereka hendak dijagal juga. "Jangan lari. Kami polisi!" mereka menyalak seperti Rahwana, Kunti, mereka mele nguh seperti kerbau api. "Namaku Petro Sale, 37 tahun, aku hanya ingin menegakkan sepasang kaki, aku han ya ingin mereguk gelegak cinta pada ilusi kendi. Aku hanya..." Dor! "Namaku Guspar Hasan, 23 tahun, aku hanya ingin tidur dan menjaring mimpi, aku hanya ingin bersembunyi setelah tak bisa kembali ke rumah sendiri. Aku hanya..." Dor!

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Namaku Remi Guis. Aku..." Dor! Lalu kau pun tahu, Kunti, hospital menolak menyembuhkan luka dan sakit hati. Ta k ada obat. Tak ada kiblat untuk cari selamat dan harga diri. "Halo, kami polisi dan kalian cuma maling yang tak tahu diri." Danau Gaduh Hijjaz Kasturi Telah kauciptakan hutan dan danau gaduh untuk Angela, ya Kasturi. Lalu kaulepas kan angsa, buaya, musang, tikus, ular, dan kisah sepasang nabi yang tak henti-henti mempercakapkan mimpi, kuldi, dan keheningan setelah Selangor memolek diri dalam ilusi. "Aku mencintai Hang Tuah, Soekarno, dan pagi yang selalu meneriakkan revolusi," katamu sambil menawariku mencecap kopi dan kue cina serupa roti komuni.

kenapa harus bersedih?" Hijazz bertanya. tua." "Ya." kataku mengolok-olok. "Kita kesepian karena kita tak hadir di taman ini sebagai sepasang nabi atas se pasang ikan tanpa sirip. dan selalu mereguk t uah cinta dari gelas kencana. kita juga tak punya korek api dan An gela tetap saja mengaku bahagia.com/abclit. danau akan gaduh. Oke.processtext. kita adalah budak yang tak punya malu. Kita kesepian karena kita cuma hidup seperti kodok. eng-krok." tiba-tiba Angela menyela. . kau keliru.processtext. dan kita akan kesepian. dia tampak bahagia karena memang tak punya kesempatan untuk menangis." "Aha! Aku suka metaforamu. "kita cuma eng-krok. kita memang kodok. Sebab di hada pan Sang Waktu. http://www. kita memang bahagia. kalau dia menangis." "Ah. http://www. krok. Melompat dari waktu batu ke waktu yang terpeleset ke liang luka kau dan lukaku. burung-burung terbang ke langit enta h. "Jadi. krok.com/abclit. Hijazz.html "Aku tak pernah menyakiti apa pun yang kauandaikan sebagai budak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. krok.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ya.

Mungkin mereka memang malaikat yang menjelma sebagai sepasang kekasih yan g tak pernah bersedih meski gerimis kian mendera. Kekasihku.com/abclit. suami-istri yang kian merenta itu . mataku yang lamur tak bisa menceritakan kisah sedih yang membius-Mu itu. http://www. itu aku dan engkau. http://www.com/abclit. Cintaku. Mereka sungguh seperti sepasang ikan yang mahir menceritakan kisah sepasang nabi yang tak perna h diasingkan dari surga." Aneh.processtext. Apakah kau ingin mendesiskan juga desah-desah sampah sebelum kapal-kapal itu saling membakar diri . "Lihat Hijazz. Apakah kau ingin kita juga bercinta dengan liar di mercusuar itu? Gusti. aku pun tersihir menatap Hijazz-Angela. Hikayat Ambalat Kita masih bercinta di hotel penuh vampir ketika kapal-kapal di Karang Unarang saling menggertak dan melepaskan amarah agung. liurmu lebih ingin kurampok ketimbang kugenggam lautmu di sela-sela jemari yang bocor. Kuala Lumpur-Selangor. Bukan kisah maya sepasang nabi yang diciptakan secara serampangan dan tergesa-gesa. Kare na itu.html Lalu bayangan menyerupai sepasang nabi mendadak menggaduhkan danau dengan menge pakkan sirip yang menyala.processtext. Ciuman memang bikin mata kehilangan mata. semua ternyata hanya lumpur.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan Kau tahu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Lumpur-Mu. 2005 .

Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->