Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.

html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Post: 06/05/2006 Disimak: 48 kali Cerpen: Setiawan G Sasongko Sumber: Kompas, Edisi 06/04/2006 Saat kanak-kanak, ketika hari pasaran Wage, kami selalu waswas bertemu Pak Timb il. Sebanding dengan ketakutan kami akan "montor pelet", mobil bergambar gunting yang diisukan mengambil mata anak-anak untuk dibuat cendol. Pak Timbil terkenal sebagai penjual nyawa, yang h arus kulakan nyawa dengan cara menculik anak-anak sebagai tumbal. Sebagai belantik kambing, dia berputar mengikuti rotasi hari pasaran. Bila Wage dia ke Pedan, Kliwon ke Klembon, Pon ke Jatinom, Paing ke Prambanan, dan Legi ke Delanggu. Tak ada ha ri istirahat kecuali baru tidak enak badan. Sebetulnya, bukan hanya kambing saja yang diperjualbelika nnya. Tapi bila tak ada uang, atau kantongnya terlalu tipis, dia melenggang kangkung saja tanpa memb awa apa-apa. Tabiat itu jadi rahasia umum sehingga sering ada yang berceloteh: "Uang Pak Timbil seda ng banyak!" atau "Pak Timbil sedang tidak punya uang!" Dia menanggapi dengan senyum atau menjawab samb il tertawa: "Ya!" Tidak pernah memakai alas kaki walau tanah jalan becek atau terbakar kemarau. T etapi setelah jalan desa banyak yang diaspal dia memakai sandal jepit. "Tak tahan kakiku kena panas aspal!" katanya setiap kali disapa orang. Seolah minta dimaklumi kalau dia keluar dari pakemnya. Pak Ti mbil juga keluar dari tabiatnya yang lain. Dia tidak pernah lagi melenggang tanpa barang dagangan, wal au mungkin yang dibawanya hanya anak bebek, anak kelinci, bahkan pernah membawa anak tupai. Bila ada yang menanyakan perubahannya itu, dia menjawab, "Biar tidak tergantung nasib pada ter nak besar saja!" Setelah berlangsung cukup lama, orang jadi biasa, tidak menganggap perubahan itu sebagai hal yang aneh lagi. Lalu gelar penjual nyawa didapat dari mana? Bermula ketika lahir tabiat barunya , yang suka mengunjungi orang sekarat. Suatu hari ada yang sedang sekarat di Desa Jambukidul, desa yang selalu dilaluinya bila ke Pasar Pedan. Kerabat si sakit sudah pasrah kalau akan diambil-Nya. Pak Timbil singgah, mendoakan agar calon almarhum diberi jalan lapang dan bersih. Pak Timbil memijit jari kaki nya agar sedikit memberi rasa nyaman. Saat dipijit tangannya itulah, si sekarat bergerak, menyalangkan ma ta, tersenyum, dan bangun dari sekaratnya. Kerabatnya gembira, lalu ayam yang dibawa Pak Timbil dib eli untuk dipelihara. Anehnya, ketika ayam yang dibeli itu mati terlindas motor, si sekarat yang sembu

h itu tiba-tiba mati. Mungkin itu hanya sebuah kebetulan semata dan segera dilupakan orang. Di lain waktu, ketika dia sedang menuntun seekor kambing, ada yang sekarat kare na usianya memang sudah uzur. Pak Timbil mampir memijitnya. Aneh, nyawa yang sudah sampai di ujung tenggorokan

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ada lagi, yaitu ketika ada bocah sekarat dari keluarga kaya yang sembuh oleh se ntuhannya. Anak bebek betinanya dibeli lalu dipelihara dengan manja. Ketika saatnya bertelur tid ak diizinkan lewat jalur resmi, tapi dengan operasi cesar supaya saluran kloakanya tidak rusak. Dengan ha rapan umur si bebek jadi lebih panjang. Bebek itu mati tua dan ternyata seumuran bebek itu pula tamb ahan usia si bocah. Sejak itu Pak Timbil dianggap sebagai orang orang keramat dan jadi perbincangan di mana-mana. Ternyata perpanjangan nyawa itu sebanding dengan umur binatang yang dibeli dari Pak Timbil. Tapi Pak Timbil tetap seperti dulu, berjalan kaki ke pasar dengan membawa ternak atau dag angan lainnya, tergantung berapa banyak uangnya. Dia juga tidak pernah menjual dagangannya di a tas harga pasar. Tapi orang tak ada yang berani sembrono layaknya dulu, sekalipun hanya membawa kupu-k upu, wangwung, katimumul, atau belalang ke pasar. Dia sudah dianggap seorang wali yang menyamar , sekelas sunan atau wali era Demak Bintoro dulu. "Dia seorang wali masa kini!" "Seharusnya demikianlah kemampuan yang mengada-ada!" wong pinter , bukannya iklan di koran atau televisi dengan

"Pak Timbil punya ilmu laduni! Kekasih Allah!" "Tapi katanya dia tak pernah berlama-lama di surau!" "Apa hubungannya? Kamu sendiri suka berlama-lama zikir, tetapi hatimu seperti p asir, tak ada gunanya!" "Penjual nyawa!" komentar seseorang di majelis taklim. Lalu, istilah penjual ny awa jadi populer. Hampir saja sebutan penjual nyawa itu luntur. Ada keluarga si sembuh yang membe li anak sapinya dan dipelihara baik-baik. Sayangnya, anak sapi itu hilang dicuri. Keluarga itu sudah ketar-ketir. Tapi sampai terhitung bulan dan tahun tidak terjadi apa-apa. Tapi pada suatu hari, tepatnya jam tiga pagi, orang yang disembuhkan dari sekarat itu tiba-tiba ditemukan mati. "Tampaknya sapi yang hila ng itu dipotong jam tiga tadi!" kata salah satu pelayat.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Keanehan Pak Timbil mengusik sebuah pesantren, yang lantas menyuruh santrinya m enyelidiki Pak Timbil secara diam-diam. Tapi litsus amatiran itu mendapati hasil bila Pak Timbi l orang bersih dari hal kotor atau keji lainnya. Kecuali satu, di ka-te-pe-nya ada tanda c . "Apakah dia be kas pe-ka-i?" "Apa hubungan pe-ka-i dengan kebersihan hati. Mungkin dulu itu hanya salah tunj uk saja, korban fitnah!" "Bukankah saat itu anaknya yang guru es-te-em dibunuh?" "Anak dan bapak jangan kamu seragamkan! Semua juga tahu siapa yang mendalangi p embunuhan itu, yang lantas mengawani pacar anaknya!" Tentu saja sebutan penjual nyawa tak berani diucapkan terang-terangan di depan Pak Timbil. Pernah ada yang menanyakan perihal kemampuannya itu, tapi dengan gigih Pak Timbil menya ngkalnya. "Menghidupkan orang mati? Kalian sangka aku ini Tuhan!" kata Pak Timbil tak suka . Tetapi semakin banyak yang penasaran sehingga kalau ada orang sekarat dipanggillah Pak Timbil. Begitu disentuh tangannya, si sekarat selamat. "Bagaimana, apakah kalian sudah bertemu Pak Timbil?" tanya Seruni kepada orangorang suaminya di bangsal RS Tegalyoso. "Belum!" jawab Lurah Jingklong mewakili mulut anak buahnya. Dia sendiri ogah-og ahan pergi ke belantik itu. Berat rasanya, lebih baik masuk penjara andai saja dia bisa memili h. "Mengapa tidak dicari sendiri?" desak Seruni, penuh kecurigaan akan keseriusan suaminya. "Ya, akan kucari sendiri!" kata Lurah Jingklong setengah hati dan beranjak perg i. Dengan mobil tuanya, dia menuju desa Pak Timbil. Tapi niat itu diurungkan. Mobilnya dibelokkan ke ara h lain. Dengan muka

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Berangkatlah, Pakne! Kasihan Seruni...!" bujuk istrinya. "Aku tidak suka disebut penjual nyawa!" jawabnya. Dia menyembunyikan hatinya. L uka lama terhadap Lurah Jingklong masih sangat terasa. Saat itu ketika dia sedang memangku anak la ki-laki tunggalnya yang sekarat dengan leher tergorok, Jingklong muda meludahi mukanya layaknya binatang najis. Bukan itu saja, pemuda itu juga mengayunkan golok ke lehernya. Untung saja beberapa orang berhasil mencegah sehingga dia masih hidup sampai sekarang. "Berangkatlah, Pakne! Kasihan anak Seruni...," ulang istrinya. Perempuan itu le bih lapang dada daripada dirinya. Belantik kambing itu diam saja. Tetapi dalam hatinya jadi menimbang-nim bang. Karma itu akan datang pada Lurah Jingklong, anaknya sekarat di depan matanya. Mungkin akan sege ra mati di dekapannya. >diaC< "Tidak kutemukan!" kata Lurah Jingklong kepada istrinya dengan nada sedih, meny embunyikan kebohongannya. Beberapa orang ikut kecewa. Dokter dan perawat sangat sibuk, ruan g ICU jadi sunyi senyap. Hanya ada suara anak Seruni yang megap-megap ingin memisah dunia. "Itu istri Pak Timbil!" seru beberapa orang ketika melihat istri Pak Timbil men uju arah mereka. Tak lama kemudian tergopoh Pak Timbil datang. Lurah Jingklong terpana seakan tak percaya, lalu menyambut dan menjatuhkan diri mendekap kaki Pak Timbil sambil menangis sesenggukan. "Sudahlah!" kata Pak Timbil lirih sambil mengelus rambut Lurah Jingklong layakn ya mengelus anaknya dulu. Dengan tergesa, beberapa orang masuk ke ruang intensif, dokter dan suster segera keluar ruangan. Pak Timbil masuk disertai Lurah Jingklong dan istrinya. Dipijitnya kaki anak Ser uni. Tak berapa lama tubuh anak muda itu mulai memerah, tanda kehidupannya mulai mengalir. Setelah it u mata anak Seruni terbuka, menguap dan tersenyum. Pak Timbil keluar ruangan, Lurah Jingklong mengi kutinya layaknya takut ditinggalkan bapaknya. "Apa yang Bapak bawa?" tanya Lurah Jingklong.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Jakarta, 22 April 2006 Lagu Malam Seekor Anjing Post: 05/29/2006 Disimak: 102 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas, Edisi 05/28/2006 Aku sempat melihat ekor gerakan sesosok bayangan melintas di samping rumah. Tem pias cahaya lampu taman membantu mataku untuk melihat sosok itu melompat pagar rumah tuanku. Namun , hujan yang turun deras membuat malam makin kelam, hingga aku kehilangan jejak orang yang me ncurigakan itu. Kuedarkan pandanganku. Tapi, orang itu terlalu sigap menyelinap. Aku mencoba menakutinya dengan menggonggong sangat keras. Kuharap orang itu pan ik, dan kabur dengan sendirinya. Tapi aku kecewa. Beberapa gonggongan panjang yang kulepas tak mendapatkan reaksi apa-apa. Malam tetap terbungkus kesunyian. Dan aku merasa menggigil sendi rian. Jejak bedebah itu tak kulihat lagi. Aku pun bergidik. Bayangan kengerian mengepungku: orang it u menjeratku dengan kawat baja dan mengantarkan tubuhku di penjual tongseng, seperti ratusan bahkan ribuan kawan-kawanku. Kantuk yang menggelayut di mataku keempaskan. Tatapan mataku terus kebelalakkan . Begitu orang itu tampak, akan langsung kuterkam. Gigi dan taringku rasanya sudah tidak sabar meng oyak urat nadi di

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Aku menggonggong lagi. Sangat keras. Kukatakan, aku sangat tidak senang kepada tamu yang tidak sopan, yang datang malam-malam dan menambah pekerjaaanku. Semestinya aku sudah t idur, bermimpi bisa bertemu dengan Moli, anjing tetangga yang lama kutaksir itu. Aku sangat ing in bercinta dengannya, dalam mimpiku malam ini. Tapi cita-cita itu telah digugurkan oleh orang yang tid ak tahu diri itu. Dasar tidak manusiawi! Mendadak kudengar sebuah benda jatuh di depanku. Kuamati. Ternyata segumpal dag ing sapi segar. Aku sangat hafal baunya. Tuanku setiap pagi dan sore memberiku daging seperti it u. Si pelempar itu mungkin menduga aku langsung menyantap daging itu. Aku tersenyum masam. Daging i tu hanya kulihat lalu kutinggalkan. Aku bukan anjing bodoh yang tidak bisa membedakan mana daging segar dan mana daging penuh racun. Orang itu juga terlalu meremehkan. Dia mengira aku bisa diak ali hanya dengan segumpal daging. Bukannya sombong. Pengalamanku menjadi anjing belasan tahun mem buat aku sangat terlatih untuk membedakan mana pemberian yang tulus dan mana pemberian yang basa -basi, penuh pamrih bahkan ancaman. Melihat caranya memberikan daging saja aku sudah sangat t ersinggung. Betapa orang itu tak punya sopan santun. Aku memang sangat mengharap pemberian orang, t api aku bukan pengemis. Meskipun anjing, aku tetap punya harga diri. Martabat anjing harus kuj unjung tinggi. Mungkin orang itu kecewa, melihat aku acuh tak acuh. Tapi dia tidak menyerah. I ni usaha yang sangat kuhargai. Ia melemparkan lagi segumpal daging. Kali ini lebih besar. Namun, aku hanya menatapnya sebentar, lalu berlalu. Aku memang sengaja mengaduk-aduk perasaannya, biar dia k ecewa dan mengurungkan niat buruknya untuk mencuri. Sengaja kupakai cara yang lebih manusi awi agar tidak jatuh korban. Aku tak ingin lagi melihat ada maling babak belur bahkan mati dihajar ma ssa gara-gara tertangkap. Aku sangat sedih dengan nasib manusia yang celaka itu, meskipun hal itu membuat aku bersyukur: ternyata menjadi anjing seperti aku jauh lebih beruntung daripada men jadi orang miskin. Sungguh, aku mensyukuri rahmat ini. Lama tak ada reaksi. Aku menduga orang itu kecewa, lalu pergi begitu saja. Diam -diam aku pun bersyukur, malam ini ada orang telah mengurungkan niat jahatnya. Bagiku ini sebu ah prestasi. Meskipun aku ini hanya anjing, binatang yang sering dicerca dan dinistakan, aku toh masih punya niat baik. Namun, kebanggaan yang diam-diam menggumpal dalam rongga dadaku itu, akhirnya p

Tapi kepada manusia? Ah. Mereka bisa saja menyimpan rapi kekejaman di balik senyum ramahnya. Aku mencoba mendekat. Aku harus wa spada. Aku mundur beberapa langkah. aku bisa menduga niatnya. Ketika aku mengitari rumah tuanku. siap-siap melawan jika orang itu menyerangku. seperti .udar. Kepad a sesama anjing. Ia tetap diam. Awas! Orang itu tetap saja diam. aku melihat orang itu duduk di pojok halaman di bawa h pohon rambutan. Kuberikan gongg ongan lirih. hati manusia tak bisa dijajak i. Penuh misteri.

processtext. http://www. Dengan langkah yang gagah. Maka. Kubalas sentuhan itu dengan kibasan ekorku yang menyentu h kakinya. Diam-diam aku merasa berdosa atas pengkhianatanku. Dan tanpa sadar aku jadi terharu (baru kali ini ada anjing yang terharu). namun aku juga berdoa semoga orang itu selamat. Tuhan. ia menjumpaiku. Semula kupikir dia sengaja menjual iba kepadaku.Generated by ABC Amber LIT Converter. mengenai kakinya. Baru kali ini kulihat ada calon maling begitu cengeng. Bisa saja diamdiam ia menyimpan pisau.com/abclit. Ya sangat dalam.processtext. Ia menyebut empat anaknya yang tidak bis a bayar sekolah dan hendak dikeluarkan gurunya. naluriku memaksaku berpikiran begitu. Aku terpejam dan tidak ingin membayangkan apa yang dilakukan orang itu di rumah tuanku. Siapa tahu itu tangis buaya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. menyiapkan berbagai peralatan.html Ya. Bukankah kebanyakan manusia it u tukang main drama yang ujung-ujungnya hanya menelikung pihak lain? Tapi. Tapi sebentar tangisnya sangat dalam. agar tidak konyol d icincang massa. Hujan turun makin deras. alat pemotong besi. Aku terharu sekaligus ba ngga dengan usahanya untuk menjadi maling beneran. Aku pun mulai menimbang-nimbang untuk memberikan kebebasan orang ini bisa masuk rumah tuanku. http://www. aku selalu waspada. Kulihat apa reaksi selanjutnya. atau benda lai nnya. sebagai anjing yang terbiasa membedakan mana yang tulus dan mana yang basa-basi. Aku hany a berdoa semoga saja dia bukan maling yang rakus dan hanya mencuri arloji. Kulihat sumur penderitaan yang begitu dalam dan gelap. Ia pelan-pelan bangkit. Orang itu tetap asyik dengan tangisnya. Ternyata perlengkapan maling jauh lebih lengkap dan canggih daripada bengkel. aku berani menyimpukan bahwa kesedihan orang ini cukup meyakinkan. hand phone. Yang kubayangka n hanyalah tangis anak istrinya di rumahnya Tidak lebih dari lima menit. Tangannya mengelus-elus kepalaku. Tapi. dia menangis. Ia menyebut anak gadisnya yang kini harus dirawat di rumah sakit karena diperkosa oleh tetangganya. dan siap dihunjamkan di perutku. kuambil jarak beberapa depa. Tangannya mengelus-elus kepalaku. Maling pun tetap harus serius. Entah kenapa. drei. Rupanya ia tanggap. Pelan-pelan ia menyelinap pepohonan. alat pemotong kaca. orang itu telah keluar membawa bungkusan. pukul besi.com/abclit. Ia menyebut nama istrinya yang hamil lagi (untuk yan g terakhir ini aku terpaksa tidak bisa terharu). Dia memandangku. linggis kecil dan masih banyak yang lain . ada besi peng ungkit. Kukibaskan e korku. mengambil sedikit barang-barang agar tangis anak istrinya berhenti. Segaris senyuman k ini terpahat di .

Ia mencoba memberiku segumpal dagin g. bukan seperti yang dilempa rkannya sebelumnya. Aku menunduk. Tiba-tiba kesedihanku pun jebol. Ia merengkuh tubuhku dan hendak memangku aku. Orang itu merasa serba salah. ia meyakinkan bahwa daging itu murni. . Dengan bahasa isyarat. Perasaanku campur aduk.bibirnya. Tapi aku menolak dengan halus. Aku menangis dengan suara ringkikan kecil.

seperti menatapku. Tempat kami mendadak terang dalam sekejap. Muncrat darah merah dari dadanya. ia menghentikan kegiatan itu. penuh kesunyian. Aku marah kepada tuanku yang sangat kejam. Kata "maling" diteriakkan berulang-ulang. Lambat laun kecekatan tangan Monang memilah-milah koran-koran dan tabloid yang hendak diretur besok. Aku menggonggong sang at keras. tangis anak dan istrinya. Terus menatapku. Tapi tuanku justru mengelus-elus kepalaku . dan berharap ia segera berlari. Aku menggonggong makin keras. Suaminya berteriak-teriak sambil berlari keluar. Mere ka mengelu-elukan aku. diiringi letusan senapan yang membabi buta. Aku memukul kaki orang itu dengan ekorku. Dia merasa bangga punya anjing piaraan yang telah menyelamatkan hartanya dari jarahan maling malan g itu. dan canggung. hingga orang-orang pun keluar rumah. akhirnya. Tapi aku terus memaksanya untuk segera lari. Bahkan. wajah ibu hadir di ruang mata Monang. Mu ngkin ia merasa berat berpisah denganku. Edisi 05/21/2006 Malam itu. Tangis itu sangat panjang dan dalam. Senapannya terus menyalak. http://www. Ia tampak panik.com/abclit. rebah ke tanah. Tiba-tiba saja.processtext. . makin be rkurang. Entah kenapa. Aneh.html Tiba-tiba kudengar kegaduhan dari dalam rumah tuanku. sambil menyebut kalung berliannya yang hilang. Ia tersedu-sedu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sia l. Istri tuanku menjerit-jer it histeris. Yogyakarta 2006 Monang? Kau Mendengar Aku? Post: 05/22/2006 Disimak: 89 kali Cerpen: Palti R Tamba Sumber: Kompas. Kontan tuanku langsung melepas timah panas. Melihat mata i bu. Makin keras.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku memaksanya lari. Monang seperti menyusuri sungai yang kering yang dipenuhi batu-batu. Orang itu tumbang. Hampir tak ada yang peduli dengan mayat maling malang itu ya ng membujur kaku Mata maling itu tetap saja melotot. Kulihat tuanku berlari makin mendekati tempat pertemuan kami. muncul kilat. Aku sangat panik . Aku masih mendengar tangisnya.processtext. Tapi ia hanya berlindung di balik pohon rambutan. maling itu tetap diam. http://www.com/abclit.

Tapi." katanya.. Batu penggilingan? . seberapa sakit lah ayah oleh kekuatan pukulannya? Tidak. Kala itu Monang melihat bagaimana ayah tiba-tiba masuk rumah. Namun ia takut pada ayah. Kayu bakar? . mungkin didorong rasa kasihan dan sayang pada ibu serta rasa marah kepada ayah. "Ampun.. kalau kalah berkelahi d engan hidung berdarah-darah dan muka babak belur ia tidak menangis. Tapi. beso k. yang berarti ada perjamuan Misa Ekaristi. Ketika kanak-kanak. Ia minta ijin pulang. Namun ia tak menemukan bend a itu di tempatnya.com/abclit. Namun. m asih jelas dalam ingatannya sebuah peristiwa yang membuatnya menangis hebat.. mengejar dan memuku li ibu dengan sepotong bambu sebesar jempol hingga ke kamar. Monang mencari-cari pisau.processtext. Monang memanggil ayah sekuat-kuatnya. Ibu memberikan sepetak tanah seluas 20 meter persegi kepada anak-anaknya untuk diusahakan sendi ri). seperti bar u saja kena sihir menjelma patung. Tubuhnya sampai gemetaran. Waktu ayah meninggal. Monang minta digantikan. (Mungkin pula. agar bisa dijualkan ibu ke pekan di pulau. karena Monang katakanlah telah memanggilnya dengan cara menghar dik. tidak! Tapi ayah mesti dilawan! Karena seingatnya. Ibu menjerit-jerit sambil menyemb ah-nyembah ayah. Dan memang semestinya demikian. http://www. Tiba-tiba ayah melihat Monang dan seperti tersadar karena Monang telah menyaksi kan perbuatannya itu. Ah. Dan ibu menjerit-jerit lagi. Karena Monang ingin secepatnya tiba di rumah. Pakaian kebaya yang dikenakan ibu hendak mengikuti ibadah di gereja menjadi acak-acakan. ia pun tidak menangis. Ia pun mencari-cari benda lain yang bisa dipergunakannya melawan ayah . Mereka bertiga di tempat dan dengan posisi masing-masing. Monang ketika itu sembilan tahun tak bisa membenarkan perlakuan ayah itu. Ayahnya pasti bisa menghindar! . ampun pak. Bila ayah maupun kakak-kaka knya memukul atau menamparnya karena satu kesalahan yang diperbuatnya. inilah yan . Tidak. dalam pikiran ayah. http://www. Ayah berhenti memukul ibu. tak lama berselang.. Monang belum pulang dari ibadah sekolah mingg u. Dan jeritan-jeritan itu menyesakkan dada Monang.html Seumur-umur Monang jarang menangis. ia juga tak menangis. Dan Monang salah satunya selalu menjadi putera altar.com/abclit. supaya punya waktu yang cu kup untuk mengetam bawang hasil ladangnya. Dan lebih lagi. Meski sampai Namboru Tiur memeluknya sambil me natap menceritakan betapa sedihnya ditinggal seorang ayah. Beberapa kali.. lalu memukuli ibu lag i.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pastor dari paroki datang.processtext. Tapi. Monang berlari ke dapur.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ia tetap bergeming. ayah mendengus..

Ya! Ia cepat -cepat membuka tutup jeriken.g keempat kalinya ia menyaksikan si ayah memukuli si ibu. lalu mendekat hidungnya untuk membaui apa isi jeriken itu.. ia pernah juga jatuh sakit akibat ditampar si ayah! Lalu. Tujuh kakaknya pun (perempuan semua) pernah merasakan pukulan tangan si ayah. Namun. apa? . Minyak tanah . Ia memang selalu dimanjakan. minyak tanah! . Matanya tertumpu pada jeriken minyak tanah..

ayah. tapi menahan diri. Tapi tangis ibu yang lirih itu.. ayah. "Mo-nang. maka aku tidak membakar kamar ini.?" suara si ayah pelan.. ia takut juga kalau-kalau an aknya itu bertindak nekat. Meskipun demikian si ayah berhenti memukuli ibu. di malam pekat . ia memikir-mikirkan cara menundukkan sang anak. "Apakah ayah mencium bau minyak tanah di kamar ini?" Ayah benar-benar marah dibuatnya.... Malin Kundang dikutuk karena mendurhakai ibunya! Mengiang-ngiang di telinganya cerita Sampuraga yang pernah di dengarnya. Sampuraga dikutuk karen a mendurhakai ibunya! Lalu? Oh! Monang terisak-isak.com/abclit.processtext. http://www. Monang rasakan seperti sa yatan-sayatan belati oleh ayah di tubuhnya. "Maafkanlah anakmu ini. menghadap Monang menatap mata sang ayah.. Lalu berbalik. Ia merasa diajari seperti anak kecil. Ia bagai melihat samudera luas yang tengah diterjang badai di sana. "Apa yang ayah lihat di tanganku?" Ayah mendengus. Monang melihat si ayah sambil menyalakan korek api.. Di tengah samudera itu.com/abclit. Berkelebat di pelupuk matan ya cerita Malin Kundang yang pernah dibacanya. Sebab. ada sebuah perahu yang terombang-ambing. Kalau ayah berjanji tak m emukuli ibu lagi. Dan tetap tak menjawab.!" .!" panggil Monang. Na mun. Ia tak menjawab. Di dalam perahu itu ada seorang perempuan: Ibu!. seusai menyiramkan minyak tanah ke tempat tidur dind ing kamar dan pintu...html Generated by ABC Amber LIT Converter.. http://www.html "Ayah.. Ayah menoleh.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.

Ayah mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi.com/abclit...com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kemudian ayah tertegun... ayah. Monang terkejut mendengarnya... Monang melihat mata ayah berkaca-kaca. tetap di situ." Monang bergerak pelan mundur. Berikutnya. Serasa sekejap. Lama.html "Ya. bukankah aku pernah mengucapkan kalimat seperti itu kepada ayah karena ayah suka main judi sampai be rminggu-minggu dengan para toke di pulau?" katanya seperti berbisik kepada dirinya sendiri. "Berhenti di situ. berjanjilah dengan sungguh-sungguh untuk tidak memukuli ibu lagi. ayah.!" tangis ibu..Generated by ABC Amber LIT Converter. Ayah menggelengkan kepala. ayah berlutut dengan pung gung tegak.. http://www.!" "Kau.! Ya. "Ayah... http://www. .. lalu menghela napas panjang. Dan ia t etap waspada terhadap segala kemungkinan yang akan dilakukan ayah terhadap ibu mau pun terhad ap dirinya. "Ya. Nak. Ibu pun demikian. Tuhan.processtext. Sepotong bambu di tangannya terjatuh begitu saja ke lantai. Mulai hari ini.?" Monang mengangguk sembari menghapus ingus dan air matanya cepat-cepat. "Jangan.!" Monang mencomot (lima batang) korek api dan secepat mungkin menggantikan batang korek api yang beberapa saat lagi akan tinggal puntung..processtext.

http://www.. Monang.. "I-i-ibu kenapa. Tapi menurut Monang. Hingga kini.... aya hnya sudah meninggal. Allah..html "Ya... Dan akhirnya. Monang tahu bahwa sebenarnya saat kerabatnya datang menjemputnya. Bukankah berita duka cita sering datang di malam hari?..?" . Kak. Nama kak Nurma tersurat di layarnya dengan nomor telepon rumah.. Bruder Marsianus kepala asrama yang membangunkan dan memberitahukan kepadanya.. Monang terkesiap mendengar janji ayah.. http://www. Ayahmu sakit keras. pikirannya menduga-duga hal buruk yang mungkin terjadi pada keluarga besar mereka. meskipun kelopak mata itu sudah kering dari tadi. "I-ibu. Monang meraih te lepon genggamnya dari meja. Ia mendapat berita kematian ayah pada sekitar pukul 10 malam ketika ia duduk di bangku SMP di Pangu ruran. pas tilah terkait tabiat ayah yang suka main judi..com/abclit.. Dan ia pun tak berniat menanyakan pada ibu di m ana peristiwa itu berawal. Kerabatmu datang menjemput. "Engkau haru s pulang sekarang. Namun. waktu itu." Sungguh.processtext.. Monang tak tahu kejadian sebenarnya yang membuat ayah mengejar dan memukuli ibu.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter." suara kak Nurma terputus...?" Monang menenangkan hati.. Bruder Marsianus terpaksa berbohong supaya Monang tidak langsung terg uncang dengan kematian ayahnya.. waktu itu. Tangan angin yang mengusapnya perlahan-lahan." katany a. >diaC< Telepon genggam berbunyi..processtext. Aku berjanji tidak memukuli istriku lagi. Berit a apakah gerangan di ujung malam begini? "H-h-hallo..Generated by ABC Amber LIT Converter. Monang membersihkan kelopak matanya.

"Aku tukang mabuk. Nak. tapi ini penting.processtext. Kadang sampai larut malam mengerjakan koran-koran atau tabloid yang mesti dikembalikan.. Kak Sondang pernah memohonnya sup aya membujuk ibu mau ikut ke Bali bersama keluarga kak Sondang..! " Oo. "Kau belum tidur..?" "Mo-nang. berkecukupan) tinggal di Jakarta selalu siap memenuhi semua per mintaan ibu.? "Ya. Pakaian? Kaca mata? Keliling Jakarta? Atau tiket pesawat untuk p ulang ke Medan?. Tapi.. http://www.html "Ibu kenapa.. Ibu pun kenapa belum tidur? Besok pagi kan bisa ber telepon? Atau aku yang menelepon besok.. I-i-ibuu..... Namun. Aku ingin kau mengabulkan permintaanku ini.. Monang! Aku takut lupa menyampaikannya besok.. Bu....?" . Bahkan kakak-kakaknya itu sering meminta tolong kepadanya supaya membujuk ibu ag ar mau menerima apa yang mereka berikan dan lakukan untuk ibu.... "Mo-nang? Kau mendengar aku. Jantungnya berdetak lebih cepat..com/abclit...html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia menebak-neb ak apa kira-kira permintaan ibu.?" Monang mengangguk dan lega." jawab ibu waktu itu.. http://www. Rasanya tidak mungkin! E mpat kakaknya (secara ekonomi.processtext. Kak.Generated by ABC Amber LIT Converter..com/abclit. Nak?" "Beginilah tukang koran.?" "Mmm. permintaan! Monang terdiam. nanti aku merepotkan mereka.... Atau ibu hendak ditemani ke rumah paman di Surabaya?.... ibu mau juga ikut. Karena itu aku bangunkan Nurma untuk menelepon kau.

processtext.. Nak. Monang cepat-cepat mengambil charger dan melakukan pengisian." ...com/abclit. Maafkanlah. "Hallo. Ya. Pertemuan kita hari Sabtu lalu di rumah Kakakmu Pintanauli sudah memuaskan rinduku pada kalian semua anak-anak. Tak apa-apa. iya.. Tapi alangkah bahagianya kalau ia dapat memen uhi permintaan sang ibu. Bu.." kata ibu dari seberang sana. Si ibu menyuruh jual kalung itu untuk menambahi biaya operasi anak mereka.html Generated by ABC Amber LIT Converter..!" "Mm. Ibu tak bisa menginap di rumahmu. ya. "Aku tahu keadaanmu..processtext. Bu.com/abclit. sampai sekarang ia merasa belum bisa melakukannya. Nanti terganggu usaha koranmu. Monang tak berani menanyakannya lebih dulu. Tak ada yang sempat mengantarkan. Nak. ah! Lalu apa permintaan ibu?. ia bertekad membahagiakan i bu." Terputus. Monang tak mau meminta bantuan kepada kakak-kakaknya. Namun. Mereka memberikan kalung itu kepada si ibu saat kelahiran anak pertama mereka. Si ibu menguatkan hatinya. http://www. Betapa.... menantu dan cucu-c ucuku. Ia takut kalau-kalau permintaan itu mustahil ia penuhi. Sejak ia menyaksikan ayah memukuli ibu." "Oo. sebagai anak lelakinya! Pernah i a dan istrinya menabung duit untuk membeli kalung emas.html "Lusa Ibu pulang. http://www.. Monang menerima kalun g itu dengan mata berkaca-kaca... Kaupun tentu sangat kesusahan bila harus menjemput dan mengantarka n aku lagi.. Dan beberapa saat kemudian ia menghidupkannya. Aku tahu hati mu!" katanya.. anak mereka sakit dan mesti diope rasi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Peringatan dari telepon genggam Monang: battery low! "Mon. "Kenapa putus?" "Habis baterei... Tapi lima bulan kemudian. Monang dan istrinya kekurangan biaya. Nak..." Ah..

.. Pi nus Situmorang! Lalu ia mengernyitkan kening. di sebelahku.. Teman sebangkunya sampai tamat SD dari Silotom..html "Permintaanku?" "Ya... Lantas?.processtext.?" "Sejak tadi dia terlelap di sofa. ia sambil berdoa dalam hati semoga bisa memenuhi permintaan sang ib u tersayang. Mataniari man ogot di Habissaran/dung botari di Hasrundutan/Sai mangoluma marhapistaran/gabe jolma nab oi pangihutan matahari terbit di Timur/ketika sore ada di Barat/selama hiduplah jadi pintar/menjadi panutan semua orang. Teruskanlah. Tapi juga mengira-ngira makna apa d i balik ucapannya. Ia ingat..." "Ada dua batang yang besar lurus tinggi kulihat di situ. Kau ingat tempat itu... Monang .. Bu.. Dan." Monang menghela nafas.. " Monang ingat..html Generated by ABC Amber LIT Converter.." Monang memasang pendengaran baik-baik... Bu.?" Monang mengiyakan. pohon johar.. Monang memikir-mikirkan kemana ujung perkataan ibu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku sudah katakan supaya jangan dijual ke orang lain..processtext.?" "Iiya. . "Tapi. Bila kayu bakar di rumah habis. Pemiliknya Ompung Ojak. Ia seolah-olah takut salah mendengar apa yang dikatakan ibunya. http://www. ayah selalu menyuruh pak Joh menebang s ecukupnya. http://www. ada kak Nurma di situ. dua hari sebelum aku b erangkat ke sini. "Di kampung Silotom banyak pohon johar di situ. di kampungnya ada pohon mangga.. Berpantun pun. "Monang? Kau mendengarku kan. Karena si ibu pandai bertutur dengan kiasan-kiasan. . Adalah jalan mendaki menuju kampung itu.com/abclit.com/abclit. dan pohon-pohon bamb u memagari kampung.

.. aku akan beritahu Ompung Ojak.. kak Rita dan keluarganya serta Nai Haposan di kampung kita kan?.. Nak...processtext." "Satu batang digunakan sebagai peti.html Generated by ABC Amber LIT Converter..html "Lagi pula..!" Monang mengangguk. Sepulang dari sini.. http://www. "Sekarang dengarlah baik-baik.." jawab ibu cepat.processtext. Bu? Ibu kan masih sehat... Keluarga Amani Hobas me rantau ke Sumatera Timur.. Nak.. "Dua pohon itu akan menjadi rumahku kelak..?" "Berjanjilah dulu kau akan membeli dua pohon itu untuk Ibu.. Ibu! Monang menarik nafas. Monang seperti melihat ibu menanami bibit-bibit johar di sek ujur tubuhnya. Nak..... tinggal Ibu. "Baiklah.... Nak. Nai Manjur sudah meninggal... Apakah di ka mpung kita tak ada lagi pohon yang bisa ditebang.com/abclit." "Apa. Siapa lagi? Keluarga Amani Gonggom merantau juga. Bu. Nak.Generated by ABC Amber LIT Converter. tak ada anak-anaknya yang di kampung. http://www...?" "Ada. Diam beberapa saat.. Bu.com/abclit.." ." "Terus.?" Oh.. Bagaimana.!" "Bagus..

http://www.html "Sebatang lagi sebagai tutupnya.. Pergelangan tangan itu ngukel1...com/abclit. Menelepon. Edisi 05/14/2006 Diangkatnya lengannya perlahan-lahan.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www... Ibu. Tetapi ken apa meminta rumah kematian dariku?*** Wening Post: 05/15/2006 Disimak: 126 kali Cerpen: Yanusa Nugroho Sumber: Kompas. Tapi ia hanya mendengar nada sibuk di s eberang sana. selalu ingin keluar dan mempertontonkan dirinya..processtext. Lengkung-lekuk lengan dengan jari merunci ng itu membentuk bayangan di tembok. Dia tersenyum. Aku ingin ada kacanya juga... sambil tetap memandangi bayangannya sendiri di tembok.!" Tut-tut-tut. seperti yang kakak-kakak lakukan. lalu telunjuknya menjentik. Menelepon. Nak..processtext." "Ibu. . Sekali lagi dia tersenyum. Monang menelepon.com/abclit. Aku ingin menyenangkan hatimu..html Generated by ABC Amber LIT Converter. Keindahan memang tak bisa diam..

sudah punah. Anak. cabe yang dibelah-belah lalu direndam di air sehi ngga ujung-ujung belahan itu melengkung indah. Airmatanya beku. si sulung. sesuatu yang mustahil sebetulnya. seakan dia hidup sendirian tanpa istri dan anak-anak.com/abclit. mengelu arkan baju-baju dari koper. suaminya tak menjawab apa-apa. Maka hidupnya berubah menjadi Bu Irfan. sudah mendengkur kelelahan. Wening si walet. Tetapi. tetapi inilah hidupnya. Wening si prenjak telah musnah. Malam ini. http://www.processtext. Sony. yang alas duduk maupun atapnya b erpaku-paku. sebetulnya adalah hari ulang tahunnya. http://www. Wening tak ingin mendapat tusukan se pi lagi. lalu menghilang di kamar kerjanya. dan dia bukan lagi Si Wening. Dia berada di tandu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di meja telah tersaji tumpeng kuning. Sejak hampir sebu lan ini. seperti tangan penari. Waktu terlipat oleh kecepatan. mengkristal di dinginnya malam. Kadang begitu datang. mungkin pe rgi dengan pacarnya.html Seandainya saja Bang Irfan bisa memahami ini. "Aku ingin menari. Neny. Bang Irfan sendiri. Bang Irfa n akan memberinya kesempatan. menolak untuk " ya" pun dia melukai orangtua dan seluruh keluarganya. Memilih "ya" dia akan melukai jiwanya. Dan sejak itu. ketimun. tentu akan lain ceritanya. . Kadang muncul hanya untuk ganti baju. anak kecil yang selalu ingin tahu urusan orangtua.processtext. tak banyak bicara. yang harus selalu menjaga penampilan. mandi. sejak 25 tahun yang lalu. katanya tadi nonton "Berbagi Suami" ah. hampir dua puluh tahun lalu. Bang?" bisiknya suatu malam.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tetapi. suaminya itu hilang-hilang timbul di rumah ini. seusai badai kerindua n suaminya tumpah di seluruh sel tubuh Wening. setelah mereguk kenikmatan. mencium kening istrinya. siapakah yang akan menjalani hidupnya jika bukan dirinya sendiri? Sepi sekali malam ini. W ening hanya diam. rajangan dadar. entah ada di ufuk mana saat ini. si ABG-itu.anaknya entah ke mana. Sepi kian runcing. duduk luka. lalu pamit lagi dengan gumaman tak jelas. boleh ya. Dia memang memilih untuk "ya" waktu itu dan bersiap kecewa menelan luka itu den gan ketegaran. Barangkali saja. kering tempe. harus masuk sangkar. Semua tiba-tiba saja menggumpal di kenangannya.com/abclit. Wening si bunga matahari. makan. dan me nusuknya tanpa kata. Berdiri luka. abon. entah siapa yang menjadi biang keladinya. tak banyak gerak. siap se nyum.

Dialah Drupadi berambut panjang itu. Dibukanya album kecil yang masih disimpannya." "Keindahan tubuhmu hanya untuk aku .. http://www.. "Kenapa..processtext.com/abclit.. Bang?" "Tidak boleh. enggak pakai ini. Wening beku." "Kalau begitu. Wening sekali lagi menelan rasa sakit it u." dan tangan suaminya melolosi pakaiannya.com/abclit.. entah kapa n..Generated by ABC Amber LIT Converter.. Aku lebih suka kau .. http://www. segalanya..processtext.... Aku memberimu semuanya.." bisik suaminya. Album foto pentas terakhirnya. Dialah d engan kain panjang . karena kau istriku." "Aku hanya ingin menunjukkan keindahan.html "Cobalah kau mengerti. ". dirinya menjelma Drupadi di kepungan Kurawa. Maka pembicaraan itu terkunci di situ. Dia seakan meninggalkan tubuhnya yang menjadi bulan-bulanan suaminya beberapa saat kemudian ... Itu saja.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Apa susahnya?" ucap Bang Irfan. dan hanya memintamu u ntuk tidak melakukan satu hal: menari. biar aku menari untuk Abang saja.." "Aku enggak suka tarian. Sa at itu dia bersama teman-temannya memang mementaskan "Drupadi Mulat" sebuah koreografi indah karya Mbak Yudi sahabat sekaligus guru tarinya..

Dan m alam ini aku mengundang jiwamu untuk bercengkerama bersamaku. wahai makhluk bumi. Wening in gat. dia selalu lantang menjawab. Bang Irfan pulang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Semoga suami saya kelak memanjakan saya dengan membolehkan saya menari. Drupadi ingin meneriakkan sesuatu yang lama dipendamnya . Wening tersenyum pahit mengenang semuanya. "jadi penari. melangkah hati-hati. Jiwamu lebih halus.processtext. Langkah yang sudah dihafalnya benar.. ajaklah dia berbicara. Mereka terhenti di suatu ruang.. menghidupkannya dalam sebuah lakon.processtext. http://www. di masa kanak-kanak dulu jika ditanya tentang cita-citanya. Dan penon ton memang tak bisa membedakan. Wening bangkit dari tempat duduknya. dan karenanya. bahwa inilah jiwa k alian. Akan kuajarkan kepada kalian. Cahaya lampu berkebit. Akulah keindahan. namun jangan biarkan dia menilainya karena matamu tak akan mampu menyampaikannya. menyedot seluruh pancaindera penonton. dan memaksanya untuk memasuki sebuah alam yang bernama kesepian. Dialah yang terus bergerak dengan iringan nafas-nafas ter tahan para penontonnya." jawa bnya agak polos dan kekanakan. maka kau akan dilimpahi cahaya. tertiup pendingin udara. Izinkan dia bersamaku malam ini . berulang. Dalam gemulai geraknya.. Tepuk tangan berkepanjangan . . Biarkan matamu menangkapnya. Bang Irfan melihat tumpeng dan album yang belum tertutup. http://www. Dan ketika diwawancara wartawan seusai "Drupadi Mulat". itulah yang menggemakan sepi berkepanjangan hingga malam ini. GKJ pecah. Wening remaja 18 tahun itu menjawab. Itulah yang menggerakkan Drupadi.com/abclit.html Dialah yang membiarkan kain panjangnya terjulur jauh beberapa meter di belakang nya.com/abclit. menapaki tangga tengah menuju panggung gelap g ulita. menggema. manakah Wening dan manakah Drupadi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Langkah kaki tergesa menyeberangi ruangan.!" dan disambut gelak tawa siapa pun yang bertanya. yang menciptakan jarak sepi. memberikan keheningan. Tetapi. malam itu.

http://www.. Jangan menari dan jangan pernah lagi berpikir kamu bisa menari lagi. Me ngurai rambutnya yang masih panjang melebihi pinggang.Generated by ABC Amber LIT Converter. darah mengalir.. yang selama ini disembunyikan atas perinta h suami. yang dulu dikenakannya ketika "Drupadi Mulat". Lakukan keinginan abang. . Ucapan kasar. telanjang. Pintu rusak. Aku suamimu. Wening terpaku.processtext. Suaminya terdiam.processtext.com/abclit. Begitu kasar ucapan bang Irfan. Wening masuk kamar. Sunyi. mengapa kau tak mau mendengar suamimu?" "Apa salahku punya keinginan menari?" "Itu kesalahanmu!" "Baik. Pasti bisnisnya gagal. runcing. Pintu terbantin g. Wening melepas bajunya." Berkata demikian. Didobraknya pintu. tak punya gambaran apa pun mengapa istrinya yang selalu menga lah itu kini berani melawan. terbuka dengan paksa. "Kapan kau m au mendengar ucapanku..com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dibiar kannya sebagian kain itu menebar di lantai. "Abang pulang? Sudah makan. api kemarahannya menggelegak. Suaminya diam dan melanjutkan langkah ke kamar. maaf aku akan menjadi mimpi buruk abang. Sesaat kemudian. Belum cukup r upanya kelembutan yang diberikannya selama ini. Belum lagi Wening duduk. A ku tidak suka. dan berbisa berhamburan dari mulut suaminya. Irfan keluar dengan langkah besar. Bang?" sapanya. http://www. Bagai kesetanan dia cengkeram Wening. tapi kali ini.html Wening tercambuk. Diserbunya kamar Wening. Dikenakannya kemben kain panjang putih. Silakan larang aku.

sejak malam in i. Hanya W ening di dunia ini yang mengalir. dari tempatnya berdiri. Dia ingin mengatakan kepada Irfan bahwa leher jenjangnya adalah keindahan yang seharusnya membuat man usia kian bercahaya. dungu. Mengapa suaminya tega merusak ses uatu yang menjadi miliknya? Benarkah perkawinan membuat Wening harus melebur dan menghancu rkan dirinya. miring ke kanan. "Mama. anakanaknya berdatangan dalam bisu. Tidak.processtext. Perlahan langkahnya menjauh. http://www.. Wening hanya melihat. Sengaja dibiarkannya Irfan menjadi begitu bodoh. mencoba mengingatkan ibunya. da n membagikannya kepada dunia. Kain samparannya terlalu panjang. bahkan kerabat jauh dan para tetangganya. Mengapa keindahan selalu dimakan api? Tak adakah sepercik rasa syukur. Dirimu hanya dikuasai sesuatu yang bahkan hanya kau sembunyikan di balik celana dalammu. laki-laki memang tak pernah dewasa.. yang anehnya. ah. berenang dalam cahaya keindahan geraknya. Dia adalah Wening. malah membuat suaminya terbenam dan terbakar ber ahi. me nariknya perlahan. kali ini..com/abclit.. memang telah rusak lama sebelum malam ini. Irfan akan menyaksikan sebuah bangun indah. kemudian menjelma menjadi Bu Irfan? Tidak untuk malam ini. Dibiarkannya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Wening yakin sekali. Mereka berubah menjadi batu. tak paham akan keindahan.processtext. Seakan ingin mengatakan bahwa penderitaan Wening jauh lebih panjang dari kain yang bisa disak sikan berpasang-pasang mata itu. Dia akan menari.. yang menjaganya d ari campur tangan orang lain. yang berhasil dicipt akannya. Mengapa keindahan harus ditakar dengan kaleng bekas mentega? Dengan tatapan pada bumi. ibu dan ayahnya yang renta." bisik Neny setengah menangis. dilewatinya Irfan yang terpasak di tempatnya berdiri. melalui kekaguman atas keindahan ciptaan-Nya? Sesekali pula Wening mengubah posisi tubuhnya. Langkahnya terus mengalir. Dan baginya. laki-laki itu tersuruk-suruk ketidak pahamannya akan apa yang disaksikan kedua matanya. condong ke depan. pintu hidupnya. te rseret gerak tubuhnya. dan dibiarkannya samparan itu menjulur panjang. menoleh ke sudut. . Tetapi Wening telah menari. entah sudah berapa lama. http://www. bebal dengan tatapan mat anya yang entah mempertanyakan apa. Mereka semua membisu. juga mertua. membawa keindahan yang dikaruniakan Tuhan kepadanya. please.html Dilaluinya pintu yang rusak itu.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. kemudian sanak saudaranya. sebuah bangun menakjubkan. dan tak ada yang bisa menghentikannya. Namun.

.

. menyampaikan gerak-gerak lembut untuk melembutkan nurani manusia. http://www. *** Bukit Nusa Indah.. khususnya pada bagian tangan. . mahasiswa STOVIA yang tak menyelesaikan studinya karena asyik berpesiar ke Eropa. http://www.com/abclit. Bakatnya dalam bidang kesenian telah m enggemparkan seluruh Hindia Belanda. seorang bangsawan Jawa anak Bupati Blora.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. 982 1 Gerak tari Jawa. di Batavia beredar kisah konyo l tentang Raden Sukmakarto..processtext. 2 Sebuah komposisi gending yang oleh sebagian orang dianggap sakral. Gerak-gerak gemulai yang me mbangkitkan kekuatan manusia untuk mengetahui dirinya sendiri.com/abclit. Wening tetap menari. Tambo Raden Sukmakarto Post: 05/08/2006 Disimak: 158 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas. Edisi 05/07/2006 Di masa pemerintahan Gubernur Jenderal Idenburg.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Bahkan ketika mobil dari RSJ datang dan membawanya pergi. Namun peristiwa di gedung Nederlandsch-Indie Kunstkringlah yang membuat ia menjadi lelaki paling terkenal di Batavia di masa itu.

"Ia kurang hidup dengan memegang tongkat komando seperti itu." katanya dengan gusar. Laki-laki itu memandang sang opsir dengan raut muka tiada salah. "Apa yang kau nyanyikan? Apakah kau menghina ratu kami?" tanya opsir itu setela h menggelandang lelaki aneh itu ke ruang keamanan. sementara sorot m atanya tak membersitkan kekejaman dan keculasan seperti yang ia praktikkan di masa perang." katanya bak seorang kampiun kurator lukisan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. meninggalkan tempatnya berdiri di belakang Gubernur Jenderal Idenburg yang sedang berbahagia meresmikan gedung kesenian itu dan melangkah menuju pada lelaki berpakaian Jawa itu. penakluk pemberontakan Diponegoro d an Bonjol. Sekarang kau menghina tuan Jenderal De Kock yang terhormat. Wajahnya tak m embersitkan apa pun selain ketidaktahuan ketika ia digelandang begitu saja dari ruang peresmian dan melewati lorong-lorong yang dindingnya dipenuhi oleh lukisan-lukisan Rembrandt.com/abclit.processtext. Justru sepanjang digela ndang. http://www. Mereka mengge landang lelaki ganjil itu ke ruang pemeriksaan sementara. setelah mendapat laporan dari seorang kacung .html Seorang opsir dan dua pembantunya.com/abclit. http://www. Opsir itu murka dan menampar mukanya. . mulutnya berdecak-decak kagum mengamati lukisan pelukis Belanda itu walaupun hanya mengam atinya sambil lalu.processtext. Dan ketika sudah berada di kantor keamanan di lantai dua itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. ia tak henti -hentinya memandangi potret seorang Jenderal di masa perang Jawa. "Dasar Inlander! Apakah kau tak mendengar pertanyaanku?! Perbuatanmu di ruang p eresmian sudah cukup mengantarkanmu di tiang gantungan.

. "Kau mau menipu kami?!" "Saya tidak menipu.processtext. Tak lama setelah meninggalkan ruangan itu. bukan seperti pemberontak macam kamu. "Coba kau nyanyikan lagi lagu yang tadi kau lantunkan di ruang peresmian." Opsir itu meninggalkan ruang keamanan yang disulap menjadi ruang interogasi dal am waktu singkat. Sinar matanya menunjukkan rasa belas kasihan melihat hidung dan mulutnya mengeluarkan darah.com/abclit.processtext." "Karena kunyanyikan dalam bahasa Jawa. Saya bicara sesungguhnya. Barangkali bibir dan tulang rawa nnya pecah dipukuli oleh opsir itu dan dua pengawalnya.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tuan. ia mendapati kesan bersahabat pa da dirinya. Itu lagu Jawa. http://www. Ketika ia beralih memandang orang Belanda berpakaian sipil dan pesolek itu. http://www. ia kembali lagi dengan membawa seorang Be landa lain yang berpakaian indah dan pesolek. "Apa yang kau nyanyikan di ruang peresmian itu?" "Wilhelmus van Nassau.com/abclit." jawabnya dengan enteng. Kalau tuan sekiranya tahu bahasa Jawa. t entu tuan akan mengerti lagu itu. "Saya tidak pernah melihat tuan sebelumnya." Opsi r itu memerintahnya.html "Bahkan seorang seniman sekalipun harus punya aturan. Pukulan tangan beberapa kali dari op sir tinggi besar itu membuat darah meleleh dari mulut dan hidungnya. Lelaki itu memandang sang opsir yang tak sedikit pun memiliki senyum." jawab sang opsir." katanya tanpa mengindahkan perinta h Opsir itu." "Itu bukan lagu kebangsaan bangsa kami.

Wajahnya yang berdahi lebar sedang memikirkan sesuatu. "Oh." katanya." "Bagaimana tuan menerjemahkan lagu itu ke dalam bahasa Jawa? Ingin rasanya saya mendengarkannya dari mulut tuan sendiri. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya tinggal di sana selama tiga tahun. Lelaki itu kemudian menyanyikan lagu Jawa yang terdengar aneh di telinga opsir dan dua pengawalnya itu. saya ingin mendengarkan tuan menggubah lagu kebangsaan neger i kami. Tak pernah kudengarkan lagu kebangsaan kami dinyanyikan dalam bahasa selain bahasa Belanda.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Siapa nama tuan?" "Nama saya Hooykaas. tuan sungguh berbudaya. Katanya tuan menyanyikan Wilhelmus van Nassau dalam bahasa Jawa.html "Saya baru datang dari Surabaya." katanya dengan bahasa Jawa yang halus. Apakah benar tuan telah menyanyikannya dalam bahasa Jawa?" "Benar. Tentu saja tuan tak mengenal saya.processtext. Tata cara sesam a orang berbudaya lain lagi bukan? Ayolah. "Apakah tuan benar-benar mau mendengarkan? Saya kira semua orang Belanda berbud aya." kata Belanda pesolek itu dengan suara halus. Tapi saya malah mendapatkan pukulan. tuan bisa menggubah liriknya ke dalam bahasa Jawa yang indah." "Pukulan dan kekerasan fisik adalah tata cara interogasi.processtext.com/abclit. bola mata Hooykaas bersinar-sinar gembira. tuan bisa berbahasa Jawa? Ah. Sementara Belanda pesolek bernama Hooykaas mendengarkan nyanyiannya dengan saksama. tuan.com/abclit. "Aha. Setelah lelaki itu selesa i menyanyikan lagunya. tahu di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung. Tuan benar-benar memiliki darah .

ia melirik sebentar ke arah lukisan itu. Tiba-tiba cahaya t erang seperti melintas dari dahi lebarnya dan merasuk ke dalam kepalanya. "Tapi ia menghina ratu karena menyanyikan lagu kebangsaan dengan cara yang aneh . dan tinggal di Paris selama dua tahun. Pertama tuan menghina bangsa kami dengan menyanyikan lagu Wilhelmus van Nassau dalam bahasa Jawa. tapi di mana tuan dapati kesan itu pada lukisan ini. Bagaimana Jenderal besar semacam De Kock tak memiliki syarat-syarat seperti yang saya katakan pada opsir tuan ini.com/abclit.processtext. tuan membalikkan belangkon yang tuan pakai ketika lagu kebangsaan kami mul ai berkumandang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. saya kagum pada tuan. tuan menghina lukisan potret salah satu pahlawan perang kami di tanah Hindia ini. Apakah tu an pernah melihat lukisan Raden Saleh?" tanyanya dengan penuh rasa ingin tahu.com/abclit.processtext. "Bisa tuan bandingkan ketika pelukis kami yang tersohor di daratan Eropa melukis Pangeran Diponegoro. "Ah. Tuan Hooykaas memandang opsir yang tadi menyiksa lelaki itu. Telah saya cari ." katanya. Bangsa kami hanya memil iki Raden Saleh. Nasib hidup tuan barangkali tidak lama lagi. aku yakin tuan tahu belaka letak kesalahan lukisan ini. Diserahkannya benda putih persegi empat terbuat dari bahan sutra halus dan berkilat kepada lelaki itu. Sambil menghapus darah yang masih menetes dari mulut dan hidungnya. "Ya. Tuan Gubernur Jenderal tentu akan murka dan menjatuhkan hukuman mati padanya. Saya pernah merantau ke negeri tuan. Dan yang ketiga. musuh Jenderal De Kock pahlawan tuan itu. seorang stra teeg yang andal seperti Jenderal De Kock. masih menurut opsir kami. menurut p engakuan opsir kami. http://www. Rupanya tuan memiliki pandangan yang luas." "Ah. D ia seorang strateeg seperti kata tuan tadi. tuan. Tuan tahu Peter Elberfe ld? Nasib tuan tidak akan jauh seperti dia dahulu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tubuhnya akan di cerai-beraikan dengan empat kuda yang lari ke empat penjuru mata angin. Tangannya bergerak ke arah kantong saku dan mengambil sapu tangannya." ka tanya sambil menunjuk lukisan yang ada di sisi kirinya. Ia memalingkan muka ke arah l elaki itu. Kedua.html Opsir yang mendengarkan komentar Belanda pesolek itu tertegun mendengar komenta rnya. Pad ahal bangsa tuan memiliki pelukis-pelukis yang tersohor di seluruh dunia. Itu perbuatan menghina bangsa tuan sendiri. http://www. "Hapuslah darah tuan." katanya dengan senyum simpul.

.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rencananya berj alan mulus.processtext. Ia memang keras terhadap aktivitas politik kaum pri bumi seperti Dr Cipto dan Suwardi dan orang dari negeri tuan sendiri seperti Douwes Dekker.com/abclit. namun apa yang keluar dari mulutnya amat menarik hatinya. Itulah sebabnya saya berani menyanyikan lagu kebangsaan tuan dalam bahasa bangsa kami. Tapi orang seperti saya apakah menghina bangsa tuan?" Belanda pesolek itu terpukau dengan ketenangan dan wajah tiada bersalah dari le laki itu." "Oh. Orang-orang mulai bertaruh tentang berapa banyak waktu bagi lelaki nyentrik itu untuk menghirup napas bebas di muka bumi.Generated by ABC Amber LIT Converter. mengetukkan jemar inya pada meja.html "Saya seorang penulis. Opsir itu silih berganti dengan tuan Hooykaas menanyai Raden Sukmakarto perihal perila ku-perilakunya di gedung itu. Desas-desus perilaku Raden Sukmakarto menyebar di seluruh Batavia. Opsir yang menginterogasi lelaki itu duduk gelisah di atas kursinya. Saya datang dari negeri Belanda dan tinggal di Hindia Be landa karena tertarik dengan alam khatulistiwa yang dituliskan sastrawan besar kami. Tapi dia juga penguasa politi k di negeri ini. Itulah sebabnya saya sampai di s ini. "Tentu saja. Dia amat menghormati kesenian. Multatuli. Yang satu dengan upaya menyudutkannya ke arah hukuman. Sastra wan Agung Goethe dari negeri Jerman saja kagum dengan Hindia Belanda. Akhirnya mereka bersepakat menyerahkan persoalan itu kepada tuan Gubernur Jende ral setelah acara berlangsung. .processtext. "Kabarnya tuan Gubernur Jenderal sangat menghormati kesenian dan para intelektu al. Sedangkan tuan Gubernur Jenderal Idenburg adalah teman saya semasa menyelesaikan studi di Belan da." sergahny a.com/abclit. benarkah? Tapi seorang penguasa negeri sekalipun tak akan dengan mudah men jatuhkan hukuman bukan? Saya dengar dia banyak memanggil kaum intelektual dan seniman Hindia Bela nda ke kantornya dan untuk acara-acara resmi. http://www. sedangkan pih ak yang lain berusaha mengarahkan pembicaraan ke arah kesenian. Keduanya bersitegang dan hamp ir adu mulut untuk menentukan apakah inlander yang kini mereka interogasi itu bersalah. Ucapannya tajam." katanya. http://www. Tuan. Sampai pada saat ia dipanggil Tuan Gubernur Jenderal Idenburg ke kantornya di We ltevreden. Itulah sebabnya saya dipanggil dalam peresmian gedung ini. orang-orang di seluruh Batavia diam-diam menunggu-nunggu dengan tidak sabar.

bilik-bilik kandang. Bayang-bayang pohon siwalan memanjang. Edisi 04/30/2006 Bulan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. rebah di halaman." katanya dengan raut muka tiada bersalahnya.processtext. Namun mereka tak kunjung memiliki alasan kuat untuk membongkar desas-desus yang bereda r itu. tempat . dan selamatlah aku dari huku man mati. Sejak itu para intel melayu selalu mengikutinya.processtext.com/abclit.com/abclit. selaksa celurit menggantung di dinding. http://www. http://www. Muncul pula desas-desus lain bahwa lelaki berku lit sawo matang itu telah membohongi tuan Hooykaas dengan mengganti lirik lagu yang dinyanyikannya d i dalam gedung peresmian dan di depan tuan Hooykaas sendiri. Akhir Februari 2006 Selaksa Celurit Menggantung di Sebalik Dinding Post: 05/01/2006 Disimak: 171 kali Cerpen: Mahwi Air Tawar Sumber: Kompas. Segaris cah aya menelusup.html "Setelah bangun dari tidurnya ia menyuruhku pergi. Yogyakarta. Terang. di belakang rumah serupa gubuk. Kisah Raden Sukmakarto itu menyebar menjadi berita heboh di Batavia. mengalahka n kedatangan rombongan pentas musik dan para pelukis negeri Belanda yang datang dan mengadaka n pameran di Gedung yang baru diresmikan itu.Generated by ABC Amber LIT Converter.

tidak pantas jadi suami Asnain. perlah an redup. Nasib tak bisa ditimang. Pada Asnain. yang tidak bersalah apa-apa?! Beberapa kanca Gani. http://www. sabetan celurit Gani disebuah pematang sawah selepas lot reng[1] sapi senja hari. tak menyia-ny iakan kesempatan. menepikan bayang. Madrusin bisa mengelak. di pematang sawah tak jauh dari tempat tinggalnya. Madrusin. Hubungan kami berdua tak bisa begitu saja Paman. Kamu. Sengaja. Gani mengeluarkan sebilah celurit dari balik pinggang yang sungging. baru saja pulang dari lotreng kerapan sapi. Ya. Madrusin tergagap. menyabitkannya ke arah perut Madrusin.processtext. kala it u. Di benaknya. Namun entah. . hampir memisahkan kepala dan tubuhny a. Paman. hanya bergidik menyaksikan pertengk aran dua lelaki sefamili itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Eppak-Embukmu[2] utusan Gani. Ia terdiam. Pada Gani. eppak-embuk. Dan sekarang. Tak ada hubu ngannya dengan kekalahan sapi kerapan. Garis-garis cahaya kian menipis di seruas jalan hingga pematang.. bersama Luki. Kalau. Begitu pun. yang sudah jelas-jelas oleh kae[3] diwariskan kepada. tak sanggup melanjutkan perjalanannya hingga tujuan. Cobalah sedikit sopan. calon istrinya yang telah raib. ia tidak langsung menuju rumahnya. mau merampas hak kami.com/abclit.html Bulan sabit sepadan celurit itu kian susut. mencintai dan dicintai. merebut dan merampas tanah dari Eppak-Embuk. Beruntung. Kok. waktu itu. serupa pengembara letih. Dulu. Bulan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Diam-diam arakan awan yang terus bergerak. campuri. Gani langsung memutuskan hubungan pertunangan Asnain dan Ma drusin. tiba-tiba.. terus terngiang kalimat-kalimat yang diucapkan Gani. Hubunganku dengan Asnain. bulan yang terus redup dan m enepi mengantarkannya pada sebuah kenangan yang kadang menyakitkan. kecewa kepada eppak-embuk. http://www. Madrusin segera menghindar. Paman. atas kep Bagaimana mungkin.processtext. Lancang benar mulutmu. Ia tunggui Asnain calon istrinya yang ikut nonton lotrengan. di tempat yang sa ma. tanpa sebab-musabab jelas. Memang tidak pulang. Musdar. Madrusin. Kami tak ada masalah. ketika itu. yang belum lama ini. Paman. jodoh pun tak bisa ditebak data ng dan pulang.com/abclit. Gani. bergerak diarak angin mengantarkan lelaki yang sedang duduk di sisi lincak pada serajut pertalian kenangan manis yang tanggal. Mail. Kenapa mesti dihubung-hubungkan dengan hubungan kami berdua. paman. Tatap mat anya lelap. Gani seperti dipecundangi oleh ponakannya .

Beruntung. Gani geram. Gani belum kalah. merampas dan segera menyeret keduanya. memegang tangan. berontak. Bilang sama eppakmu. beberapa kanca Gani.dilepaslah baju hitam Madrusin. . masing-masing dibawa pulang. Lalu.

tunangan adalah hal pasti untuk menjadi se orang istri). Hubungan Madrusin? Pertunangan Madrusin dengan Asnain yang diput us lantaran Gani kecewa perihal kekalahan sapinya. bunga desa yang pernah menjadi calon istrinya? Kini. Gani kala itu berang. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. yang membuatnya gelisah sepagi ini? Angin pagi menyisir rambutnya yang tidak tertata. di sela rerimbun pelepah pohon dan ilalang itu pernah tercipta sebuah tali ikat kasih asmara. mengantarkannya pada masa kan ak-kanak.com/abclit. A tau jangan-jangan Gani berkehendak menyambung kembali pertunangan kami yang telah putus? Madrusin terse nyum simpul. Pertengkaran. Ya. ilalang bagi Madrusin. Dik eluarkannya sebilah celurit yang diselinapkan di balik pinggang yang sungging lalu disabitkan celuri t yang keperakan itu hingga . Ia mengernyitkan dahi. Kalau Gani. di belakang kandang yang penuh rerimbun ilalang. lenga ng. sepagi ini gelisah lantaran pesan dari Paman Asnain. kandang dan pematang. mengingat pesan dari Gani. kalau perlu sekalian dengan dukun-dukunnya! Kenapa Gani sekasar itu? Eppak. belum kalah! Gani memalingkan muka. kepada Eppakmu.orang kampung kami.processtext. e ppak-embuk. bersama seorang gadis yang telah menjadi tunangannya. sepagi ini. Asnainkah. salah apakah Eppak? Tak puaskah ia menyakiti.html Terasa. tak ubahnya seperti seseorang yang hendak berkabar tentang sesuatu yang mesteri. Siapkan sapi-sap i andalannya. raib dari harap untuk dijadikan seoran g istri. http://www. Keputus an sepihak. Atau. Ya.processtext. Madrusin yang gelisah. perihal kerapan sapi? Pagi yang cerah. sebuah tali ikat kasih bersama seorang gadis yang kini raib tak bisa diharap lagi untuk dirajut kembali sebagaimana dulu. bapak Madrusin dipanggil untuk menemui Gani. (sebagaimana kebanyakan orang. Samar terdengar kicau burung dari sela rerimbun pe lepah pohon siwalan. sepanjang ruas jalan kampung menuju ladang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi benarkah? Bukankah bapak ibu Madrusin dengan keluarga Gani tidak begitu ruk un lantaran sengketa tanah. Hijau daun-daun. Asnain. aku? Madrusin duduk terpaku tak beranjak. Terang. Madrusin terpaku. ingatannya kembali pada beberapa tempo lalu.com/abclit. seumur hidup baru kali ini. tepat pada tanggal lima belas saat bulan purnama. semenjak ia berusia sepuluh tahun. Madrusin. Kita bertemu beberapa bulan lagi. yang mesti disamp aikan kepada Eppaknya. beberapa tempo lalu yang harus disampaikan kepada bapaknya: Bilang. Masih dendamkah Madrusin sebagaimana peristiwa dipetang sawah hingga kedua pihak terjadi pertengkaran hebat.

.

Madrusin. terdengar suara Imron yang fals dari luar pagar: Sin.com/abclit. celana komprang berlapis sarung. saling meminta maaf. ketika hendak dikerap di lapangan Trunojoyo. segera lah Madrusin melepas bajunya yang berwarna hitam lalu dikibaskan ke arah tangan Gani. Baju itu menggu lung celurit Gani hingga celurit lepas dari tangan Gani. namun tak membuatnya menyalakan api dendamnya untuk membalas kekecewaannya kepada Gani. Madrusin segera mengambil celurit yang menggantung di dinding. Pada Asnain man tan tunangannya. kenapa musti tanggal lima belas dan saat bulan purnama tiba? Bukankah tangg al lima belas adalah waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga. Madrusin mendesis di antara kebingungannya. meski sebenarnya ia ragu dan curiga. dijemputlah celurit. http://www. Tentu saja Madrusin tak ingin. memanggi l Eppak? Menemuinya saat bulan purnama? Bisik. . Kapan? Madrusin seperti diburu rasa takut. ingatannya menerawang pada ibunda tercinta yang mati s ebab ditabrak sepasang sapi Gani.html Untunglah. desisnya. Tidak. Sebagaimana tradisi di kampung kami. menjalar pada salur an darah yang berkejaran dengan angka almanak: tanggal lima belas bulan purnama. Kontan Madrusin tak menyiakan kesempatan. akan lebih berkepanjangan dan tak kunjung usai untuk berukun kembali sebagaimana tahun-tahun silam. Paman Asnain akan menyambung kembali hubung annya. lalu ia selipkan ke balik pinggangnya. Ya. tiba-tiba. Ia kenakan peci dan baju hitam . apalagi sampai ia ke cewa. Asytaga. Ia gugup bagaimana nanti kalau Gani. tapi Madr usin khawatir ikatan kekeluargaan antara Gani dan keluarganya yang sudah tidak rukun lagi selama bert ahun-tahun sejak duel. Ah. Bukannya ia takut dibunuh. di sela kegelisaha nnya. Selang beberapa saat.com/abclit. imbuh Imron.processtext. Madrusin penuh tanya. Karuan celurit itu luput sasaran. cepat menghindar. Sementara.Generated by ABC Amber LIT Converter. kegetiran menemui Gani lebah di antara pori-pori. Gani menunggu terlalu lama. Almanak di pojok dinding yang tak jauh berjejer dengan sebilah celurit lekat di tatap.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Madrusin tergagap. Madrusin. Waktunya sekarang? teriak Madrusin dari dalam. apa gerangan yang membuat Gani. Madrusin duduk terpaku di sisi lincak. mengadaka n acara ritual sekeluarga? Bisik.processtext. cepat ditunggu kakek.

Madrusin tergagap. melihat Gani. menampakkan seseorang yang sedang patah hati. sesaat terdengar lenguh sapi dari sebrang yang tak jauh dari sekitar. Tapi. Tidak. bulan menancapkan cahayanya pada hamparan ilalang. separuh wajahn ya yang keriput terkipas cahaya bulan. http://www. Sebenarnya. Terlih at seorang lelaki seperti tengah menunggu sesuatu. menggantung pada batang bambu atap kandang. Asnain sudah ada yang meminang. Kunang-kunang berkelabat h anya sesaat. tenang. Asnain tak suka kepada tunangannya. Mendadak. Sebagian di antara mereka membawa obor. pada batang pohon dan buah siwalan. Tentang. imbuh. Ia masih ingin kamu jadi suaminya. tak kunjung jatuh . menunggumu. Itu. ditangan kirinya sebuah kitab didekap dan pada barisan belakang te rlihat bapak ibunya mengiring mengantarnya ngaji ke langgar.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. berjejer sepanjang jalan dengan sangat rapi tanpa ada yang memandu. Asnain? Tidak mungkin. tubuhnya agak bungkuk. Ron? Barangkali. ada apa.processtext. Anak-anak seusia sepuluh ta hunan berjalan bersama. Sepoi angin menyisir luka masa lalunya. wajahnya berkerut. Mata Madrusin nanar. ada yang perlu dibicarakan denganmu. http://www. ia duduk.html Beberapa ekor sapi dari dalam kandang Luki melenguh. barangkali sudah lama menunggu. Beribu tanya berdesak dalam benak Madrusin. Kakek. ujar Imron.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sesaat tubuh Madrusin tersentak. Sin. Imr on. ia .com/abclit. Ranting-ranting pohon menggantung. Tentu ia akan marah-marah. Lampu teplok menyala remang.

O.Generated by ABC Amber LIT Converter. agar tidak mengikutkan sap inya dalam pertandingan kerapan bulan depan. Man. kita? Bulan depan.com/abclit. terlambat. suara Madrusin ramah. Sejenak Madrusin. bernafas lega. jawabnya.processtext. ya? Kita nego. kalau soal itu maaf. Ada yang perlu kubantu. http://www. O. saya berharap. sapi kita. http://www. Diliriknya Gani yang sedang menggulung kelobot .processtext.html Maaf. Man?" Ya. tanggal lima belas akan ada pertandingan besar-besaran. Ada apa dengan sapi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kau dapat membujuk Eppakmu. Memang kenapa? .com/abclit. Tak apa-apa.

Kalau Asnain harus menjadi taruhan perm ainan. Beliau. dia tak ingin dalam pertandingan ada kongkalikong dikhawatirkan akan terjadi pertandingan yang tidak sehat. Jogja 2004-2006 .processtext. Percayala h. untung saja M adrusin segera menghindar. dikeluarkan sebil ah celurit dari pinggangnya yang sungging. dan merubuhkannya ke tanah sembari ia mengucapkan satu kalimat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Asnain tetaplah akan menjadi istriku. Apa artin ya sebuah permainan? Gani menatap Madrusin. http://www. Namun.processtext. yang hanya sisa tradisi. Madrusin terus menjaga dirinya.com/abclit. ingin menampar mulut Gani. http://www. Madrusin yang selalu bersikap ramah: Maaf. Secepat kilat ia segera menangkap tangan Gani. lalu ditodongkan kearah perut Madrusin.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sin.com/abclit. Madrusin. sangat kuat dengan prinsipnya. Asnain? Taruhannya.html Kenapa dengan. Dasar tidak tahu tata krama Siapa yang mengajari?! Mendengar jawaban Madrusin yang singkat. Eppak. Man. mengendalikan emosi. Bukankah sekarang setiap permainan harus dinegosiasi? Apalagi sekedar kerapan sa pi. Gani pun naik pitam. Paman. tak bakal mau. Lancang benar kamu. Naif benar. Tak seperti biasa. tajam. naik pitam.

kini sudah terbujur kaku jadi mayat . dan karib kerabat yang berdatangan dari nagari Sungai Emas (kampung kelah iran almarhum bupati) baru saja menginjakkan kaki di rumah duka. juga tanpa wasiat. istighfar! Ikhlaskan saja kepergian beliau!" begitu bujuk seora ng tokoh masyarakat . Saat ditemukan.com/abclit. Kakek Tuba Post: 04/24/2006 Disimak: 100 kali Cerpen: Damhuri Muhammad Sumber: Kompas. Edisi 04/23/2006 Tersiar kabar perihal bupati yang mati mendadak berselang beberapa saat setelah meresmikan peletakan batu pertama proyek pembangunan masjid di kecamatan Bulukasap.com/abclit. Bapak Ibu. [3] Kae. http://www. Amat menakutkan.Generated by ABC Amber LIT Converter.html [1] Lotreng sapi.processtext. Kehadiran mereka langsung dis ambut ratap haru dan isak sedu istri almarhum yang tampak sangat terpukul karena kematian suaminy a yang begitu tiba-tiba. alim ulama. [2] Eppak Embuk. Tanpa firasat. Para se sepuh adat." "Istighfar kak. seperti korban overdosis. m ayatnya terkapar di lantai kamar dalam keadaan mulut berbusa. uji coba pertandingan kerapan sapi. lidah ter julur hingga dagu dan mata terbelalak serupa orang mati setelah gantung diri.processtext. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tadi pagi masih segar bugar.

"Hitunghitung proyek itu dapat menunjukkan rasa terima kasih ayah pada kampung kelahiran sendiri" "Tapi. agak sinis. Sebab.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sesaat sebelum ia berangkat ke Mellbourne. Marajo Kapunduang pernah dat ang menghadap .com/abclit. jika ayah tidak pandai-pandai . Tapi. Rusak parah dan sudah tak layak tempuh. semuanya terserah ayah . sudah tak mungkin lagi ia melepaskan tali pengebat kain kafan sek adar memberi kecupan di kening ayahnya.html "Salah apa yang telah diperbuat suami saya? Tidak adil! Sungguh tidak adil! Ini perbuatan biadab . http://www. ndak ada salahnya ayah membuat proyek pelebaran jalan. yah!" begitu kelakar Lusi kepada almarhu m dua tahun lalu. Jangan lupa! ay ah bisa memenangi pemilihan bupati berkat dukungan masyarakat di sana bukan?" "Wah. Raut muka perempuan itu tampak mu rung dan kecewa. Lusi khaw atir ayah bakal diumpat warga nagari Sungai Emas. Nah." ketus Lusi. tak satu p un permintaan orang-orang nagari Sungai Emas dikabulkan almarhum." "Sudahlah kak! Mungkin ini sudah jalannya" Lusianna datang agak terlambat. Jenazah ayahnya sudah rampung dikafani. Masih saja lurus tabung seperti ini. "Maksudmu?" "Lihatlah jalan umum kampung kita! Persis seperti kubangan kerbau. Bila perlu diaspal beton sekalian!" jelas Lusi. sebagai ciuman yang terakhir sebelum jenazah itu diku burkan. Lusi! masih banyak daerah lain yang jauh lebih para h kondisinya" "Utamakan dulu pembangunan di nagari Sungai Emas.processtext. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Jadi pejabat ndak usah terlalu jujur. Sejak dilantik menjadi orang nomor satu di Kabupaten Puding Bertuah. menyelesaikan program doktor. mumpung ayah sedang memegang jabatan bupati. tidak segampang itu.processtext. tak lam a lagi akan segera disembahyangkan. sebelum diusung ke pemakaman.com/abclit. kampung kita. bidang ilmu po litik.

beliau tetap . meski tidak menjabat bupati lagi. Hanya meminta agar anak laki-lakinya dipekerjakan sebagai satpam honorer di rumah dinas.Generated by ABC Amber LIT Converter. Marajolah orang yang paling sibuk sebelum pemilihan berlangsung. jaringan telepo n dipasang. sebagai kepala daerah kabupaten Puding Bertu ah. apa balasan yang telah diberikan bupati pada Marajo? Marajo tidak menuntut yang macam-macam. itu artinya kita berkolusi. lalu disumbangkan untuk pelbagai keperluan dalam rangka me ngangkat seorang putra kelahiran nagari Sungai Emas. c eritanya akan lain. Selama menjabat. Tapi. tiba-tiba saja berubah menjadi kota. Betapa tidak? Sikap pak bupati keterlaluan. boleh ndak anak saya bekerja di sini pak? Jadi satpa m saja cukup lah!" mohon Marajo waktu itu.processtext.com/abclit. tanpa dukungan Marajo Kapunduang dan orang. http://www. Tak ada jalan umum yang tidak diaspal beton. "Iya pak. mentang-mentang kita sekampung. Meski sudah pensi un. Warga nagari Ta eh (desa kelahirannya) amat membanggakan beliau. tapi anakmu harus mengikuti testing sesuai prosedur y ang telah ditetapkan. Marajo Kapunduang amat kecewa setelah mendengar jawaban pak bupati yang kurang mengenakkan. memalukan sekali ! Almarhum memang sangat berbeda dengan pejabat bupati terdahulu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. seperti hendak mengelak . nagari Taeh yang duluny a udik itu (lebih udik dari Sungai Emas). tapi saya berharap bapak dapat membantu" "Jika ia lulus seleksi. http://www. biar mampus!" umpatnya. Kalau saya bantu. guru-guru yang sudah puluhan tahun menjadi tenaga honorer dilulusk an dalam seleksi calon pegawai negeri sipil. "Tentu saja boleh Nduang.html "Daripada menganggur saja. masya rakat tetap saja mengingat jasa-jasa dan pengabdian beliau. Seolah-olah Marajo Kapunduang sama sekali tidak punya andil memenan gkannya dalam pemilihan. menghormati beliau. Hingga kini.orang nagari Sungai Emas yang sukses di perant auan. pasti akan diterima. jalur transportasi dari dan ke Taeh lancar. Anak-anak muda yang menganggur direkrut me njadi anggota polisi pamong praja." jawab bupati. sedikit berdiplomasi. ia pontan g-panting mencari bantuan dana kampanye pada orang.orang nagari Sungai Emas. Itu s aja tidak dikabulkan bupati. Padahal.processtext. Seakan-akan ia berhasil menduduki kursi empuk bupati semata-mata kare na reputasi sendiri. "Rasanya mau saya tinju saja ulu hatinya. Tidak bisa begitu Nduang!" tegas bupati.com/abclit. Ah. Di sana dibangun ma sjid agung dengan biaya ratusan juta. Sedikit demi sedikit ia kumpulkan.

.bupati di hati warga nagari Taeh.

Generated by ABC Amber LIT Converter. Namun. Tidak ditemukan bekas-bekas penyiksaan di tubuh almarhum. Ironis! Namanya Sungai Emas. Judi sabung ayam menjadi permai nan undi nasib yang amat menggiurkan. kuli bangunan. t ukang jahit. kasar benar kelakar sutan. penyelidikan aparat kepolisian belum k unjung berhasil menemukan titik terang tentang sebab-musabab kematian tragis yang meresahkan itu . Tak ada biaya. jalan satu-satu nya adalah.com/abclit. Nagari Sungai Ema s tetap saja udik dan makin terbelakang. Anak-anak muda menganggur.html Apa boleh buat! Kini. tidak pula penyakit kronis. Banyak anak-anak cerdas terlahir di sana. Ada yang menjadi pedagang kaki lima. satpam. Seolah-olah negeri yang kaya sumber daya alam. Genap tujuh hari kematian bupati. "Penyakit apa pula yang sutan maksud?" tanya kak Pi ah. "Mestinya ndak usah dibunuh! Diberi penyakit saja sudah cukup lah .processtext. hanya tinggal nama. sebagian ada pula yang mencopet (jika itu dapat d isebut pekerjaan)." "Ah. Guru-guru tetap saja menjadi tenaga honorer. orang-orang nagari Sungai Emas tidak perlu menunggu penjelasan poli si menyangkut . enta h sampai kapan.processtext. mengadu peruntungan ke Jakarta." balas kak Pi ah. petugas parkir.html Generated by ABC Amber LIT Converter. lurus tabung. Sementara itu. http://www. tak layak tempuh. bupati sudah tiada. agak kesal. Ua-ha-ha-ha . Jalan-jalan kampung dibiarkan saja rusak parah. http://www. padahal setiap hari orang-orang berkeluh kesah karena hidup susah. Sebenarnya. tak jelas juntrungan. Jalur transportasi dari dan ke Sungai Emas sulit." kata Sutan P agarah sembari mengaduk-aduk kopi pekat yang baru saja tersuguh untuknya. tapi k ini sudah mati. "Ditambah saja lubang lancirit*)-nya. pergi merantau. Kematian y ang misterius. kedai-kedai kopi di seluruh penjuru perkampungan Sungai Emas tak pernah reda dari perbincangan tentang sosok bupati yang sok suci. seolah-olah ada sungai yang berlimpah-ruah kandungan emasnya. tap i tak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. pura-pura tidak paham. janda tua pemilik kedai k opi. Maka.com/abclit. sok jujur.

" Kelapa Dua. Tapi. Sejenak si Datuk menerawang. Tuk?" tanya M arajo Kapunduang pada Datuk Rangkayo.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. bila nanti ia hanya menumpuk kekayaan untuk kepentingan diri sendiri. kini ia pejabat eselon di Jakarta. "Oh. sesepuh adat paling disegani di nagari Sungai Emas. hutanhutan milik nagari Sungai Emas ini pun bisa dilelangnya. Putra tertua mendiang haji Adimin Ar-Raji. "O." jawab Marajo Kapunduang.html "Siapa lagi yang bakal kita calonkan untuk pemilihan tahun depan. http://www. kali ini sambil bergurau. mulai bersem angat. Lupa saya.processtext. seperti mengingat-ingat seseorang sembari mengepul-ngepulkan asap ro kok yang hampir memuntung. Iya. Bila kelak ia memenangi pemilihan. Bagaimana menurutmu?" balas Datuk R angkayo.com/abclit.com/abclit. Kabarnya. 2006 Catatan: . Bagaimana menurutmu?" "Nah. ap a yang akan kita lakukan?" lagi-lagi Datuk bertanya. ada Nduang! Namanya Drs Mustajir Adimin. "Tapi. orangnya tidak lurus tabung seperti almarhum bukan?" "Hmn kalau yang ini agak lain Nduang. itu dia yang kita cari selama ini. "Putuskan saja tali jantungnya . ganti bertanya. http://www.

com/abclit. akting mur ahan. sod oran mike.processtext. Lihatlah semua ditelan dan masuk ke dalamnya: bual kosong. Tetapi itulah tayangan yang saat ia lihat langsung membuatnya mual di detik pert ama: darah. tak lebih seorang dungu. Tentu ia tak ingat nama-nama siarannya. "Gagah. darah. Edisi 04/16/2006 Lima tahun setelah hari ini. entah kenapa (dan juga entah bagaimana awalnya). si ayah. masuk ke dalam sumur. entah sampai kapan. sang khianat yang tak lebih tipu-tipu belaka. ia tak ingat bagaimana sumur itu ada. saat itu semua tak penting lagi. janji palsu. Dan. oh sungguh tak tahu malu. tentu pula.com/abclit. selalu darah. Lal u meluncur." Masih akan ia dengar berbagai decak kagum. Dan kala upun sumur itu memang muncul-melesak dari televisi. . Karena. dari perut yang belah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Me natap kosong ke layar kaca yang hampir semua siarannya lima tahun lalu sangat ia benci." sebelum kemudian ditutup." Beruntung? Hmh. http://www. jadi budak rating dan iklan? Tetapi. julur perekam. http://www.processtext." Timpal teman lain. melempar senyum kiri-kanan. Di depan kamera. Lima tahun setelah hari ini. tentu saja . yang terjadi adalah sebaliknya: lel aki itu. tawa diejan. Ia toh juga telah tak percaya kepada mata. Mengalir. Tangis dibuat-buat.html Sumur Post: 04/17/2006 Disimak: 149 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas. awet muda.html Generated by ABC Amber LIT Converter. omong sok tahu. kaya. rakus. ia percaya suatu ketik a akan melihat tayangan berbeda. duh tampann ya. "Itu ayahmu. Tidakkah mereka memang menggali." "Terkenal. temannya akan berkata. "Betapa beruntungnya kamu . Mengangguk-angguk. gadis itu akan sering berada di depan televisi. ia pikir itu bisa saja. Ayahnya sendiri bukankah juga. Kenapa sumur bisa nyembul dari televisi? Tetapi ah. cengengesan. saat itu. kalau memang demikian adanya. Digelandang dari ruang sidang melambai-lambaikan tangan sep erti itu. Menggenang dari kepala yang rengkah. "Derm awan.

html "Betulkah Anda punya slip transfer ke rekening sejumlah hakim?!" Tak ada jawaban. Melayang? Adakah sumur bisa muncul. sebuah lubang s eperti sumur bagai muncul. Senyum. kadang ingat kadang tiada.com/abclit. takut-takut. http://www. ent ah meneriakkan apa dengan tangan memegang entah cambuk entah ikat pinggang. be rteriak. dengan melayang? Ah. Black-hole. saat gadis itu kian sering berpikir ten tang black-hole. berput ar-berpusing (sehingga juga tampak seperti gasing). serta-merta duduk. atau seperti apakah. Lima puluh tahun lalu.Generated by ABC Amber LIT Converter. kalau saja wartawan t ahu. Aaa! Tanak (sihir)! Begitulah perempuan itu terkejut. lama-lama. kulit hitam. angguk sopan keramahan itu. Disedot? Hati-hati. di tempat berbeda ribuan mil jaraknya sebuah sumur nyembul-m elesak dari lubang geronggang mata. ke manakah sumur-sumur itu sebenarnya pergi? Dan kadang pula.com/abclit. entah kenapa. kepada dirinya. Mungkin ia memang harus percaya sejumlah sumur. tentu. mendapati sumur di mana-mana: nyembul-melesak. Te ngkorak yang sampai kapan pun kelak akan menjadi bantal. keganjilan seperti apa pun segera jadi biasa.processtext. Terangkat. Betulkah itu sumur (mereka menyebutnya mbede) melesak membesar. Dan suatu hari. Bahkan kepadanya. si ayah ah. pernah muncul dalam hidupnya. peduli a pa. http://www. mengerang-eran g. Merangkak (rambut keriting. Dan begitulah ia. samar pantul wajah. Serasa disedot. Black-hole. lubang hitam di jagat ray a. perempuan itu kembali beringsut mendekati si tengkorak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ia pun memutuskan untuk terjun masuk ke sumur itu. ataupun ketika ibu-ibu tetangga mulai berisik menyebut-nyebut kata itu korupsi. meruang merongga. Begitu Anda tak lagi percaya kepada mata.processtext. sebuah sumur melesat berpus ing berputar-putar melayang di angkasa? Membuat ia kadang juga berpikir. dan t ubuhnya yang gamang mau jatuh. menjelma ada. Ke angkasa? Bagaimana. berputar-putar bagai melayang. ia teringat black-hole. tubuh membuncit dengan tetek terjulai. ke angkasa. walau samar (bagai dar i alam bawah sadar). nyembul-melesak. membuat sosoknya tampak seperti induk hewan entah apa dalam remang sore yang ter . sumur itu. dalam cangkang geronggang mata? Masih membayang geletir air. lantas melesat. Ketika bocah beberapa wajah tak jelas. Tengkorak suaminya. sumur. Melesat? Ya. l enyap tiba-tiba. lelaki. beringsut menjauh menarik tubuh dari si tengkorak. mungkin memang tak nyem bul hanya dari televisi. pengganjal kepala: tanda kasih dan c inta. di awal remaja waja h seseorang yang kadang bersalin rupa jadi wajah ibunya yang seolah merintih.

.kepung hutan). menjulurkan leher lambat-lambat. dan kembali terkejut: burung hitam! Lambang pen gayau kepala! Aaaa .

lalu merangkak. Orang yang diberi isyarat tampak seperti menolak dan seolah ragu. bahkan saat bekalnya ulat dan bola-bola sagu masih bersisa. Bagaimana bisa p ukulan tifa terdengar jadi mendayu? Dan hei. pelan-pelan bergerak. pelan menghilang. patung-patung kayu yang berserakan reb ah. http://www. Tapi hanya sebentar. Juga berbagai buah. Dua s osok? Dua orang? Ya. Merendahkan tubuh.com/abclit. Oh. Tubuh yang seakan disedot? Juga tak lagi terasa. dan si penerima isyarat meski tampak enggan akhirnya melakukan. apa yang ia lakukan? Me ngayau kepala! Mengayau kepala si pemberi isyarat! Tetapi oh. di dalam rumah panjang (mereka menyebutnya je). duduk. Dan yang kini. juga burung hitam hal ganj il dan tak nyata. Riak kecil. D ijulurkannya kepala lebih dalam ke mulut sumur. Tetapi si pemberi isyarat keliha tan memaksa. pelan-pelan menjulurkan leher. Sumur. sema kin jelas. yang seorang seperti memberi isyarat agar seorang yang lain melakukan sesuat u. sumur i tu tampak begitu jelas.com/abclit. Kadal.processtext. ia kembali melangkah. patung-patung itu. yang disebut jangka waktu tertentu. lalu men ari mengikuti irama tetabuhan tifa. dan tubuhnya bergetar. T etapi pemandangan di dalam sumur tiba-tiba mengabur. ia masih bisa bicara dan seperti minta agar si penerima isyarat kemb . Tetapi itu. lalu berganti dengan pemandang an lain. Beberapa saat sesudahnya. Sang Pencipta. Tabuhan yang ganjil. ia tahu c ara mendapatkan. tetapi juga mendayu. Tidakkah mestinya ia gembira? Gembira? Ya. dengan menegarkan dada. dedaun. dengan muncul melesaknya sumur dalam rongga mata. go yang pantul wajah.processtext. tikus hutan. di kedalaman geronggang mata. semua akan ia peroleh deng an mudah. Hidup? Ya. Tak pernah ia melihat jenis pukulan seperti itu. Suaranya tak hanya mengentak. mulanya samar dan kemudian jelas. Semakin jelas. telah menemukan jawab. dan kemudian menjelas. Pemandangan yang mulanya juga samar. Itu biasa bagi mereka.Generated by ABC Amber LIT Converter. umbi-umbian yang bisa dimakan. khus uk menabuh tifa. ingin melihat sosok Fumeripits lebih jelas.html Berkelana di hutan. tiba-tiba hidup. walau kepala si pemberi i syarat telah terpisah dari badan. mendekati teng korak suaminya. yang menjadikan nenek moyang mereka dari pohon. Jad i inilah ia: Fumeripits. geletir air. lebar dan luas. Maka.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dari kayu-kayu. ia lihat pemandangan itu: seseorang. Apalagi ia putri cesema cowut (perempuan ketua adat) yang sejak kecil telah terlatih. apakah apakah ia Fumeripits? Fumeripits! Sang Pencipta! Perempuan itu terbelalak. Manakah ia si burung hitam? Mungkin telah pergi. jelas tak masalah. Oh. Di sekelilingnya berserakan patung-patung kayu. http://www. dan tersandar ke dinding. ular. sampai kapankah? Sebuah pertanyaan yang sejak awal selalu mengganggu b enaknya.

Oh! Apakah. apakah mereka Desoipits dan Biwiripits? Ya. Desoipits dan Biwiripits.ali menebas bagian tubuhnya yang lain. dua orang kakak beradik yang menurut cerita orang -orangtua mengawali .

Ia pun dedekep. Disiapkannya semua sesaji: kembang telon. tirakatan semalam suntuk nglakoni. Juga ada sekilas senyum di bibirnya yang tersembunyi. ujung dini hari.processtext. Ada perasaan lega ketika ia sampai di pohon awer-awer itu dan tak menemukan seo rang pun tengah nenepi (semedi). http://www. Senyum seperti mencemooh. ia dan gurunya kini tahu tak ada benda lain di lokasi selain sebuah guci besar 4 kali lebih besar di dalam tanah di bawah pohon awer-awer berisikan tak hanya emas-perak berup a manik-manik. pusing yang kemudian menyusul. 1 jam. Telah didengarnya kabar kian hari kian banyak orang-orang datan g untuk nenepi. Lima hari sebelum Selasa Kliwon.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ketika waktunya tiba. mangkok. Dua jam. walau sudah senja. dan dingin. dalam rongga luas yang bagai semesta. seperti nasihat gurunya. rasa mual itu. Dan ketika waktu beranjak mendekati subuh. Kecuali 3 guci yang tak seng aja ditemukan si petani. Sepuluh menit. membuat ia limbung. 3 0 menit. minyak bondet. bahkan beberapa penepi konon ada yang sudah m endapatkan akik. lelaki empat puluhan tahun itu kembali datang ke lokasi. saat itu lah: di dalam keterpejaman mata. sesosok benda cemerlang bagai melayang . 3 jam. mata rantai. Ia lewat di belakang bekas penggalian yang sudah semakin lebar yang masih dijag a beberapa orang entah siapa itu dengan tolehan sekilas. batu merah delima. Hari telah malam. Ah. atau jarum emas. tepat sudah dua minggu sejak 3 guci berisi emas-perak 13 kg yang menghebohkan itu ditemukan oleh seorang petani dan dua hari sesudahny a Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala provinsi melakukan ekskavasi. Biwiripits. menyembur-nyembur. ja tuh meluncur (ataukah disedot?) ke dalam sumur.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak berbeda dengan tiga hari lalu saat ia datang pertama kali. darah yang memancur. hiasan mahkota atau entah apa.processtext.com/abclit. ny ata? Dan tiba-tiba. cincin. nyata? Darah. karena ia dan gurunya tahu sa ng guru telah mendapat wangsit bukan di tanah gimbal (angker yang tandus) itu peninggalan lainny a terbenam. itu bohong. yang akan sukar tertangkap oleh siapa pun karena ditutupi kumis tebal lebat yang nyaris me ncapai bilah bibir bagian bawah. seperti meremehkan.html Desoipits. Dengan hari Kamis ini. lalu rebah. dupa china. mulai nenepi. tetapi yang lebih penting adalah beberapa "kiai" (keris) yang bagi dirinya dan Sang Guru lebih berharga di banding apa pun itu semua. orang masih berseliweran di sana-sini. rujak degan. melainkan di bawah pohon awer-awer di pinggir sawah kira-kira tigapuluhan meter dari situ. http://www.

kian mendekat. dan dindingny a melingkar searah . Semakin dekat. Guci itu! Berada dalam semacam lubang seperti sumu r. Guci yang persis seperti digambarkan sang guru: tutupnya berhias stiliran binatang.

Rumput pun bisa tumbuh di daerah itu sehingga penduduknya bisa memelihara sapi d an kambing. berambut keriting berkulit hitam tetek terjulai. Dar ah. "mengangkat" si guci dari sumur. jambu." Ya.html Tubuh lelaki itu bergetar. Selasa Kliwon itu. Lalu gumam. menatap kosong ke televisi. Lima hari lagi. Payakumbuh. yang namanya guci. Dan di sana. Memancur-mancur. Hela napas lega . Seperti oase. Darah." Ya. mereka ikuti arah teriakan perempuan kedua. Sedang mengapa? Tentu sa ja mereka tak tahu. dibukanya mata. Guru. sejenak. . Darah. Selasa Kliwon.processtext. Maret 2006 Pohon Keramat Post: 04/11/2006 Disimak: 190 kali Cerpen: M. lima hari lagi. Menajamkan mata. Crass . pundak lepas. berteriak-teriak ke suatu arah seperti gila. akankah ia juga selega ini ? Lubang seperti sumur memang akan tetap nyembul. nan gka. dan paling banyak tumbuh pohon melinjo yang menjadi bahan baku kerajinan emping meli njo di daerah itu. Crass. "Selasa K liwon. Sekelilingnya adalah perbukitan kapur yang tandus.com/abclit. Lima hari lagi . tentu saja dengan syarat dalam nenep i malam ini ia berhasil melihatnya. tanda si guci mau (tak menolak) ber-"jodoh" dengan mereka. Edisi 04/09/2006 Desa Kalidoso yang terletak sepuluh kilometer dari jalan raya antara Solo dan P urwodadi itu bagaikan sebuah oase yang cukup luas. Itulah hari yang menurut Sang Guru merupakan waktu tepat untuk mengambil. suku terasing juga. Dan seorang l agi. Apa yang ia dan gurunya lihat: seorang gadis termangu. Selasa Kliwon . belimbing. karena h anya desa itulah yang rimbun dengan berbagai tanaman tahunan. Crass.processtext. lima hari lagi. Tetapi. Desoipits-Biwiripits. Tetapi nanti.Generated by ABC Amber LIT Converter. tetapi subur bagi pohon jati. sehingga desa itu dilingkari oleh hutan jati. "Aku berhasil. terutama buah-buahan seperti mangga. http://www. perempuan juga. m ereka lihat pemandangan lain: dua orang pemuda.com/abclit. Senyum lebar yang bagai tertawa. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas. Menyembur-nyembur . leher putus. Lalu pelan. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. takkan tampak sama sekali. jauh dan kecil.

html Di desa itu terdapat pula sebuah kebun buah-buahan milik desa. Baru agak siangnya datang para lelaki untuk mandi. Setiap akhir musim buah dilakukan panen. para perempuan suka mandi langsung di dekat kolam itu dengan hanya mengenakan kain saja sehingg a merupakan pemandangan menarik bagi lelaki. Ketika telah berumur empat puluh tahunan. Tetapi. Pemerintah desa telah membuat sebuah kolam sederhana yang men ampung air itu dan penduduk desa bebas mengambilnya. dan keluarganya ditugasi pula menjaga kebun itu. http://www. Mungkin untuk memberi sugesti kepad a langganan pijatnya. barangkali ratusan tahun umurnya dan karena itu sangat rimbun. demikian panggilan akrabnya. dan kakus. Hanya saja tanah di bawah pohon itu sering kotor karena daun-daun yang gugur dan karena itu setia p kali perlu dibersihkan. Saking besarnya.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pak Parto. http://www.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. pohon itu dipercaya sebagai angker yang dihuni oleh roh -roh.processtext. dengan car a duduk bersimpuh di antara dua batu besar yang menonjol di bawah pohon itu. pak Lurah Samidjo menugaskan Partor ejo. Rupanya ia pernah belajar pijat-memijat pada seorang tu kang pijat terkenal di daerah hutan jati antara Purwodadi dan Pati yang terkenal dengan kegiatan kebati nan dan perdukunannya itu. setelah memeriksa dan membersihkan kebun. terbuat hanya dari anyaman batang bambu dan kayu. Sebagai penjaga kebun. Biasanya perempuan lebih awal mandinya ketika pagi masih agak gelap. Ia setiap malam melakukan semadi atau bertapa. Pak Parto melakukan praktik pijat. yang dibantu oleh istriny a. ia atas nama kepala desa melarang penduduk untuk memetik buah sendiri. Di pinggiran poh on-pohon itu tumbuh sebuah pohon trembesi besar yang telah tua. cuci. di dekat kolam air itu didirikan kamar mandi dan kakus sederhana tak beratap. Bahkan.com/abclit. Buah-buahan hasil panen itu dijual dan hasilnya masuk kas desa dan dibelanjakan untuk meningkatkan kesejahte raan seluruh penduduk desa. seorang yang berusia setengah baya. Guna menjaga tempat mandi. Parto melakukan kegiatan yang mengund ang perhatian seluruh penduduk desa. Di dekat pohon itu terdapat mata air yang jernih airnya sehingga di pakai oleh penduduk sebagai air minum. Untuk praktisnya. Pagi dan sore selalu ramai dengan orang mandi. Rupanya kegiatan pijat yang dilakukan di atas tikar pandan di bawah pohon trembesi yang rindang sejuk dan nyaman itu makin ramai. ia selalu memberikan sebotol kecil air yang diambil dari mata air itu setelah diberi mantra . Istrinya ikut pula memijat. walaupun agak jauh da ri batangnya. Pada waktu siang. Banya k orang dengan berbagai penyakit meminta terapi pada Parto.

bukan sembarang air.olehnya. Tentu saja dengan mengatakan bahwa air dari mata air i tu berkhasiat tinggi. Inilah yang menyebabkan maka Parto akhirnya disebut sebagai dukun. Namun dengan tidak diketahui dari mana asal-usulnya. dan ia tidak keberatan dengan sebutan magis itu. Asal-usulnya mungkin dari kegiatan bertapa yang dilakukan oleh Pak Parto di bawah pohon itu dan ucapan yang pernah terdengar dari mulut Pa rto bahwa pohon . penduduk desa mulai member ikan sesajen yang diletakkan di sekeliling pohon trembesi itu.

bukan ke dukun syrik. dan khurafat di sini?" tan ya Kyai Fauzan kepada rekan bicaranya. http://www. . orang yang memang dikenal punya pengetahuan luas. bagaimana caranya memberantas takhayul.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan syrik adalah dosa yang paling besar di hadapan Allah. http://www.com/abclit. penduduk di sini banyak yang terlibat dalam gerakan ko munis dan ikut dalam pembunuhan kaum santri dan pejabat pemerintahan." kata Kyai Fauzan. orang-orang desa sulit diberi tahu." Desa di daerah perbukitan kapur ini dulu memang dikenal sebagai basis PKI. "Wah. si Parto itu tak akan melanjutkan praktik perdukunannya.html Gejala itulah yang menggelisahkan batin seorang ustad yang dipandang paling ahl i agama di desa itu." kata Thohir dengan nada ketus.com/abclit. Kalau ta k ada pohon yang dianggap keramat. demikian nama pemborong it u. Apalagi ia sering dianggap telah banyak menolong orang sakit dengan pijat dan jampi-jampiny a." kata Kya i Fauzan Saleh.processtext. Bahk an pada masa pemberontakan PKI-Madiun. Pak Thohir. Mereka percaya kepada dukun Par to itu. yang dikenal kaya karena bekerja sebagai pemborong jalan dan bangunan di daerah-daerah lain yang banyak proyeknya. "Cara memberantas TBC satu-satunya adalah menebang pohon trembesi itu. "Tapi Kyai. diam termenung cukup lama tak memberikan jawaban. "Itu syrik. bidah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi akhirnya ia keluar dengan sebuah usul.processtext." "Kalau orang sakit itu perginya ke puskesmas. Tak mungkin desa ini mendapat proyek puskesmas sebelum penduduk di sini meninggalkan partai yang tidak berkuasa dan masuk parta i yang berkuasa saat ini. "Di sini kan belum ada puskesmas pak Kyai.

rak yat harus dibuat simpati dulu. Saya sendiri yang akan membangun prasarana desa itu?" k ata Thohir penuh percaya diri. "Jaal kha qqo wa zahaqol baatil. Kesepakatan pun tercapai antara ulama dan pemborong itu untuk melaksanakan proy ek yang mulia itu.com/abclit. Tapi Thohir masih menambah keterangan: "Ta pi masih ada tugas kita semua sekarang ini. masj id." jawab Thohir memakai bahasa santri.processtext. Saya akan katakan kepada mereka agar penduduk desa mau mencoblos partai itu.com/abclit. Kedua. yang artinya "telah datang Kebena ran dan jika datang Kebenaran maka hancurlah kebathilan". "Kita harus berdakwah untuk menyerukan penghancuran TBC dengan menumbangkan sum ber TBC itu sendiri." "Apa tugas itu?" tanya Kyai Fauzan lagi. "Saya akan mengusulkan proyek terpadu pembangunan prasarana desa. Kemu syrikan dan TBC kita ganti dengan tauhid yang semurni-murninya. Sedangk an saya mengusahakan proyek itu." kata Thohir menjelaskan usulnya.html "Begini Pak Kyai. Pak Kyai yang memimpin dakwah itu." jelas Thohi r lebih lanjut. . saya kan kenal dengan Sekda dan orang-orang DPRD dari partai yang berkuasa. Di atasnya persis kita dirikan masjid." kata Kyai Fauzon menirukan seruan kaum Muslim di Mekah ketika menghancurlan berhala-berhala di sekitar Ka bah. MCK menggantikan kolam yang sekarang. http://www. Di situ akan kita pasang pompa Sanyo mengganti kan mata air.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Pohon trembesi terkutuk itu. Keduanya pun melaksanakan tugasnya masing-masing. maka dengan tidak sulit kedua tokoh desa itu bisa diyakinkan.processtext. Keduanya juga bersama-sama men emui Pak Lurah dan kemudian Pak Camat mengutarakan usul mereka. "Pohon itu kita tebang ramai-ramai. Kyai Fauzan pun tersenyum mengangguk-angguk tanda setuju dengan gagasan cemerlang itu. "Lalu apa hubungannya dengan pohon itu?" tanya Kyai Fauzan kurang tahu. Innal Batila kaan zahuko. Kemudian jangan lupa puskesmas agar orang tak lagi datang ke dukun. Karena proyek itu menyang kut pembangunan desa dan mencakup pembangunan fisik maupun rohani. Pertama.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Bagaimana menarik simpati penduduk desa?" tanya Kyai Fauzan ingin tahu.

Tanah longsor mungkin gempa bumi. Mereka merasa telah menumbangkan kebatilan. Tapi kesedihan mereka seolah-olah tersiram oleh air yang deras memencar dari pompa Sanyo. http://www.com/abclit. Masjid didirikan persis di atas tempat yang dulu ditumbuhi pohon trembesi itu.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.html Parto berkata kepada para pengikutnya. http://www. kemudian MCK. Pemborong Thohir pada gilirannya melaksanakan tugasnya. Dengan kembali kepada ya ng benar. al ruju ilal haq. "Bagaimana marahnya Pak?" tanya orang desa tak mengetahui bagaimana caranya roh marah itu. Dalam tempo hanya enam bulan. Walaupun sebagian penduduk yang abangan protes. Ju stru TBC itulah yang bisa menimbulkan bencana karena menyimpang dari akidah. Mana yang akan diikuti? Tapi yang jelas. datanglah penduduk desa yang diiku ti dengan penduduk dari daerah lain. Tapi pokoknya penduduk desa ini akan ditimpa bencana . "Wah saya juga tidak tahu. maka Sing mBau Rekso akan marah b esar. Dengan rubuhnya pohon itu dan akar-akarnya pun dicabut dan dibawa dengan sebuah truk oleh pemborong. Kyai Fauzan yang mendengar aksi penolakan itu menjawab. dan gedung puskesmas. mula-mula mem bangun masjid. kita pasti akan mendapatkan rahmat dan pengampunan." kata Parto keras sebagai seorang yang dianggap suci karena pertapaannya dan perannya sebaga i dukun yang terkenal sampai ke desa-desa lain itu.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. atau kelaparan. ramai-ramai menebang pohon trembesi raksasa itu sambil meneria kkan "Allahu Akbar"." Penduduk desa cukup ketakutan mendengar peringatan Parto yang berapi-api itu. seluruh bangunan itu selesai. "Lagi-lagi takhayul. penyakit menular. penduduk desa Kalidoso itu tak bisa berbuat apa-ap a. mereka tidak bisa berbuat apa-apa melawan rencana pemerintah desa yang disetujui oleh Pemerintah K abupaten Sragen itu. Pada suatu hari Jumat. Jika pohon itu ditebang. Pemborong Thohir berhasil memperoleh p royek pembangunan prasarana. . Dua pandangan itu tentu membuat penduduk kebingungan." tangkis Kyai Fauz an.com/abclit. Maka hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. "Pohon kita itu adalah pohon keramat yan g memberi berkah kepada penduduk desa.

timbul suatu gejala yang aneh. yang lebih mengherankan penduduk desa adala h tiga bangunan itu. Maka mereka pun datang kepada Kyai Fauzan "Pak Kyai. Tapi yang lebih menyedihkan adalah bahwa penduduk desa tidak lagi bisa menikmati mata air yang d ulu pernah memancar dari bawah pohon keramat itu. Apakah itu bencana yang dulu pernah diing atkan oleh dukun Parto? Penduduk desa tidak menghubungkan gejala baru itu dengan peringatan Parto rejo. Beberapa orang desa datang kepada Partorejo yang sudah jadi santri itu dan bert anya: "Pak. terutama masjid mulai retak-retak. bukankah masjid kita ini dibangun atas dasar taqwa?" tanya mereka.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Mungkin suatu hari masjid itu bisa runtuh seb ab di dekat MCK sudah terjadi tanah longsor karena air hujan yang cukup deras sudah tidak ada yang men ahan sehingga menimbulkan erosi. "Wah jangan tanya soal ini kepada saya. Bahkan hal itu pun juga tidak terpikirkan oleh Parto sendiri. "Ya betul." jawab Parto. memangnya kenapa?" tanya balik sang kyai. Air yang dinaikkan dengan pomp a Sanyo itu tak mengalir lagi.processtext. http://www. Bak penampung air kosong dan ketiga bangunan itu kekurangan air. "Tapi kok masjid kita itu terak-retak dan sebentar lagi bisa rubuh?" tanya mere ka lebih lanjut. Tanya saja pada Pak Kyai Fauzan.processtext.com/abclit.com/abclit. . penduduk tidak lagi b isa memberikan sesajen kepada pohon keramat yang sudah hilang dari muka bumi itu. Tidak saja air tidak lagi mengalir.html Setahun kemudian.html Generated by ABC Amber LIT Converter. apakah ini semua tanda-tanda kemarahan Sing mBau Rekso?" tanya mereka ben ar-benar ingin tahu. Guna menahan kemarahan Sing mBau Rekso.

H ampir tak ada waktu untuk istirahat. hidup dengan 460 watt. membuat pagar bambu. Tapi aku akan mencobanya.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. bencana memang sedang menganca m setelah pohon keramat itu ditebang. Aku tidak bisa membayangkan b agaimana bisa hidup dengan 460 watt. http://www.html "Lho kok malah saya yang dituduh korupsi.processtext." jawabnya sambil tertawa keras. Tapi kapasitas listrik di rumah itu hanya 460 watt.com/abclit. Tidak cukup untukku hidup. Edisi 04/02/2006 Hampir dua minggu ini bayanganku sibuk dengan rumah kontrakan kami yang baru. menggali lubang untuk resa pan. Aku biasa hidup paling sedikit dengan listrik yang berkapasitas 900 watt. Tanya saja pada pak insinyur. apakah ia mengurangi jatah semennya?" Tapi insinyur yang dimaksud tinggal di kota sehingga pertanyaan itu d ijawab sendiri oleh pemborong Thohir seolah-olah mewakili insinyur dimaksud. Mungkin saja roh-r oh jahat telah menyabot bangunan saya. Biarkan tanganku yang kiri saja yang mendapatka n listrik. mengecat kamar mandi. Mungkin tangan ku yang kanan tidak harus mendapatkan listrik. http://www. 13 Februari 2005 Rumah Bercerita 460 Watt Post: 04/03/2006 Disimak: 145 kali Cerpen: Afrizal Malna Sumber: Kompas. Penduduk hanya bengong s aja mendengar jawaban-jawaban yang mereka terima. Jakarta. "Jangan menuduh atau menghina saya tidak becus membangun ya. Memperbaiki talang yang bocor.com/abclit. memperbaiki engsel pintu dan jendela. memasang kabe l-kabel listrik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kenyataannya. karena .

Kalau li strik tiba-tiba mati. Rumah itu sebuah kubangan besar memang.. http://www. Dan aku tak tahu bagaimana menc egahnya bila terjadi banjir. termasuk mengusir rezim kesenian. karena kepalaku mengambil listrik terlalu banyak dibandingkan dengan tubuhku yang lain. apakah bayangan itu bayanganku sendiri yang melompat dari tubuhku untuk menyendiri dala m gubuk itu.processtext. Di sebelah rumah. Kad ang aku ragu. Aku kadang cemas meli hatnya bekerja berlebihan. Sebelumnya per nah ditinggali sekelompok seniman musik dan perupa. Rumah ini sudah dua tahun kosong. hanya sebuah bale tua terbuat dari bambu untuk tidur. Kadang aku seperti melihat bayangan hitam mirip binatang menyelinap ke dalam gubuk itu. Terus dikeduk. sehingga terjadi sebuah kubangan besar. Uang yang dikeluarkan menjadi sangat besar untuk perbaikan rumah itu. Kubangan terjadi karena tanah di atas rumah itu sebelumnya pernah di sewakan untuk pembuatan batu bata. tengk eyu. ada bilik sederhana berdiri. Tanah untuk pembuatan batu bata diambil langsung dari tanah yang disewakan itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tengkeyu. Tengkeyu... Padahal a ku mengontraknya hanya satu juta setahun. aku menjadi sangat kerepotan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Katon. Boi. lalu kepalaku mulai berwarna keabu-abuan seperti gusi pada kedua ekor anjingku. aku langsung bisa menduga pasti itu karena kep alaku yang botak yang terlalu rakus dengan listrik. Kadang aku seb el. kadang aku biarkan listrik teta p mati. Ah. Dan sebuah galian terbuka di halaman belakang.html Kepalaku yang botak selalu membutuhkan listrik yang lebih besar. Tak ada honor untuk kontrak rumah. Membiarkan tubuh mereka bebas tanpa rezim yang mendiktekan moralitas bikinan yang tidak sesuai dengan ko drati mereka sebagai manusia.processtext. karena pemakaian yang berlebihan. Tubuh bayanganku seperti awan gelap yang menyimpan hujan. Aku melihat mereka seperti sufi tanpa negara dan tanpa agama.com/abclit. Han. man. Jewe yang baru kukenal bersama istrinya yang sedang hamil ikut membantu sibuk-sibuk. . Karena sebel. http://www.com/abclit.. Ha nya sekitar tiga meter dalamnya di halaman depan. Sebagai seorang penulis. Beberapa teman membantuku. Khawatir hujan tumpah dari tubuhnya.. Tapi tak ada siapa-siapa dalam gubuk itu. walau sudah dibuatkan lubang resapan air sedalam enam buah bis beton. Wianta.. Kehidupan mereka mirip dengan kaum yang ber usaha mengusir negara dan agama dari tubuh mereka. tempat seorang petani biasa beri stirahat. Satu-satunya rumah yang berdiri sekitar tiga meter di bawah jalan raya. He-he . Tak ada orang yang mengontrak.

beberapa l ukisan berjamur. Maka rumah ini penuh dengan mural karya mereka.Mereka tidak membuat garis perbedaan yang memisahkan antara rumah dan jalan ray a. . dari teras depan hingga kamar mandi.

Sepasang mata itu saling berganti posisi memandang satu sama lainnya. di antara lukisan itu terdapat lukisan seorang pelukis perempuan yang mengendarai motor menjelang pagi dalam keadaan mabuk. Rumah yang pernah dihuni Dadang Christanto. tetapi karena lembab. Dan banyak orang yang meninggalkan Jakarta atau meninggalkan Indonesia setelah itu.processtext. http://www. atau s ungai yang justru sedang mandi dalam tubuh bidadari-bidadari itu. tapi lukisannya masih ada.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kalau hampir satu jam aku memandangi genteng-gente ng kaca itu. seperti sepasang mata yang hidup dalam sebuah boks . Aku khawatir awan hitam pada bayanganku menumpahkan hujan seperti l angit yang berlubang. Aku seperti melayang dalam ruang yang bersayap. aku mulai lupa apakah tubuhku terbaring di bawah memandang genteng-genteng kaca itu. Orang lain mungkin akan melihatku telanjang. Sepasang anjing kami. Aku tak tahu apakah bidadari itu sungguh-sungguh mandi di sungai. Mungkin tubuh mereka se perti angin. kece masanku muncul lagi. lalu mengalami kecelakaan dan mati. Dan mandi di ruang terbuka di halaman belakang. Kadang mereka menggonggongi bayanganku. Kalau mereka menggonggong sedemikian rupa. langsung kawin di rumah ini dan langsung hamil. Aku bisa melihat gerimis lewat ge nteng kaca itu. Dan mereka tidak bisa saling mendusta. Antara aku dan genteng kaca. Dadang . Waktu yang membuat sebuah pintu . http://www. Tidak sama dengan bayanganku yang seperti awan gelap dan menyimpan hujan.processtext.html Seorang teman bercerita.com/abclit. Lukisan ten tang seorang penari balet yang terperangkap dalam panggung akrobat. tapi aku melihat tubuhku sedang mandi. Mata memandang mata. Ada di depanku. Kopi dan Kremi. Mereka juga mungkin tidak me mbuat garis perbedaan yang memisahkan antara kehidupan dan kematian. Pelukis perempuan itu sudah mati. members ihkan diri dari kotoran.com/abclit. Mata me mandang mata. Tembok seperti mengeluarkan keringat bukan karena panas.Generated by ABC Amber LIT Converter. Lembab. kadang kilatan-kilatan petir. Kira-kira 10 tahun yang lalu. Rumah tanpa kamar mandi seperti sebuah legenda-legenda tua tentang bida dari yang mandi di sungai. tapi aku tak tahu apakah pintu itu untuk ke luar atau untuk ke dalam. aku pernah datang ke rumah ini. Mata memandang mata. atau tubuhku terbaring di atas dan genteng-genteng kaca itulah yang memandangiku. seorang perupa yang kini menetap di Australia sejak meletusnya refor masi. Rasanya aku tak ingin punya kamar mandi. Beberapa genteng kaca dan bambu-bambu tua pada atapnya.

menyewa tanah ini .

Kebun yang juga ketakutan setiap saat akan tergusur. entah untuk rumah atau untuk ruko. diambil oleh beton-beton. Kesunyian yang membuat kawat berduri dari leher kita hingga saat kita menya lakan kompor untuk memasak air. Dadang ternyata juga sedang mencari rumah di Australia dalam waktu yang bersamaan dengan saat aku pin dah ke rumahnya.html Aku merasa betapa kian terpisahnya nilai uang dengan nilai barang. Sebuah instalas i yang mengingatkanku tentang manusia-manusia yang hidupnya dalam keadaan setengah tenggelam. Rasa panik agar kalau air datang tidak ikut tidur bersama kami denga n kasur dan bantal yang sama.com/abclit. "Ya. air akan datang dari halaman depan dan halaman belakang . Aku teringat 1. http://www. Membongkari dengan rasa panik yang berlebihan. Lalu bayang-bayangku begitu sibuk membongkari setiap halaman yang sudah tertutu p semen. apakah rumah ini pernah mengalami banjir?" tanyaku kepada Dadang. Rumah dari halaman sebelah juga ikut mengirim air ke halaman belakang. "Dang. Rasanya hidup semakin sunyi dalam hubungan seperti ini.processtext. Air yang mendidih dalam panci sama dengan ketakutan yang berkeliaran di jalan r aya. Sebagian tubuhnya yang berada di dalam air tidak bisa berenang seperti ikan." jawab Dadang. kalau kita hidup hanya untuk terus-terusan berhadapan denga n ketakutan.processtext. Rasa panik kalau-kalau rumah kami berubah menjadi sebuah telaga kecil. Dan rumah untuk air dan tanaman kian berkuran g lagi. Setengah tubuhnya ada di dalam air dan setengahnya lagi ada di luar. kalau hujan besar. lalu berdiri sebuah bangunan baru. . agar rumah tempat kami tinggal bi sa berbagi halaman dengan air. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bayang-bayangku mulai memasang pagar bambu. Dan sebagian lagi yang berada di luar air tidak bisa melompat seperti kodo k.com/abclit. Menanam tanaman-tanaman liar yang a ku ambil dari kebun sebelah.000 patung-patung Dadang yang dipasang dengan sebagian tubuh-tub uh patung itu tenggelam di laut. Uang dan bar ang kian tidak memiliki hubungan untuk mengukur hubungan antarmanusia. Manusia yang oleh keadaan tertentu h arus hidup di antara sebagai ikan dan sebagai kodok. karena dia harus pindah ke kota lain. di Ancol. Betapa malangnya hidup ini.html Generated by ABC Amber LIT Converter. mungkin sekitar 15 tahun yang lalu.

dia juga meninggalkan sejumlah perabot antik yang kini raib entah ke mana. Dia akan bernyanyi tentang post-realisme. Dia akan datang dengan sepeda yang stangnya tinggi melebihi kepalanya sendiri.processtext.. Kalau aku mati. hari ini Petrus akan datang bersama Miko. maka rumah itu pun telah berubah m enjadi peti mati. saxopho n.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mana jer itu orang asing. He-he-he. Hampir setiap hari selalu ada tema baru yang muncul. Air tak berdinding seperti makhluk buta memasuki rumah kami. Rumah itu memang hampir tak ada bedanya dengan peti mati. bukan? Karena itu pintu d an jendela-jendelanya memang harus ditutup. Hmmm. Aku terus menggali . rumah itu mirip dengan peti mati. Ketika aku tak punya uang. Museum untuk berbagai c erita dari para penghuni sebelumnya.processtext.com/abclit. aku harus kembali menimba air dari sumur. Fit. pintu dan jendela-jendelanya tinggal ditutup. http://www. Ketika dia meninggalkan rumah ini.. Aku menyambutnya dengan ember-ember.. Peti mati tidak memerlukan pintu dan jendela-jendela. Aku jadi ikut ketakutan pompa listrikku akan hilang dicuri. Hujan yang berjalan-jalan hingga ke k amar tidur kami.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Dia akan datang dengan sebotol Vodka. Kalau ada yang mencuri pompa listrikku. Aku terus menggali setiap halaman yang masih bisa digali untuk tempat duduk air. Air seperti tamu agung yang datang dari halaman depan dan halaman belakang.html Rumah yang aku tempati kini mungkin juga sebuah museum.com/abclit. Di antaranya seorang manajer untuk furnitur di Jepara.. sayangku. Aku harus punya uang agar rumah itu terus bercerita. Bayang-bayangku mulai berubah jadi hujan. Rumah itu memang terus bercerita. Hmmm. dan sebuah harmonika. . Dan aku mulai kehabisan uang.

Asmara angsa.com/abclit.processtext. menyembul. http://www.html Aku sangat terkejut ketika tiba-tiba aku melihat bayang-bayang mataku sendiri y ang dipantulkan cahaya di permukaan air sumur. Edisi 03/26/2006 Pemandangan panggung malam itu dipenuhi puluhan ekor angsa putih menyebar memen uhi telaga. Talinya yang terbuat dari karet ban menjulur hingga permukaan sumur. Kalau itu juga adalah bayangan mata air.. Mata menatap mata.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.. lalu mendarat kembali. Hujan mulai berhenti. .com/abclit..processtext. Angsa-angsa putih menyelam. bulu-bulu bergetar ketika mencapai puncak. Kaki-kaki jenjang putih para balerina meluncur ke sana kemari. Langit mulai terang. dan bukan bayangan mata air.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka saling memagut dan bercinta. biru yang tipis dan warna yang masih keabu-abuan. . adakah yang lebih indah waktu tubuh bergetar.. dan mengepak beberapa saat di at as permukaan air. Aku melihat hidup. Membentuk komposi si yang senantiasa berubah. Perlahan-lahan aku mulai melihat bayang-bayang timba sumur menggantung di atas. Telaga Angsa Post: 03/28/2006 Disimak: 280 kali Cerpen: Danarto Sumber: Kompas.. Aku yakin itu adalah bayangan mataku sendiri. maka aku harus mener ima kenyataan bahwa air memiliki mata.

dan jus jambu kelutuk. ngobrol dengan para pejabat bank Ind onesia.500 penonton. Maya Ivanova. dan pembesar negara lainnya. Direktur Artis tik Russian State Ballet of Moscow pertunjukan Swan Lake itu. http://www.html Zahra. Russian State Ballet of Moscow memainkan Swan Lake karya T chaikovsky yang sudah melegenda. buah-buahan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pangeran Siegfried. Mereka rame -rame menikmati salad. http://www. dan modern dance dari Eropa lainnya yang memainkan repertoar Le Sacre du Printemps kar ya Igor Stravinsky. Tampak Viatcheslav Gordeev.com/abclit. Andrei Joukov. sup ikan tuna. menteri. p ara pebalet pemeran utama dalam lakon itu di antaranya.com/abclit. jatuh cinta kepada Odette. gubernur berjanji. Baru pada malam hari mereka menjelma manusia kembali.processtext. Jerman. plain croissant. pemeran Rothbart bergantian. yang disihir Rothbart menjadi angsa.processtext. Lakon Swan Lake menceritaka n dayang-dayang istana dan ratunya. pemilik istan a dan telaga. Hanya cinta sejati yang mampu mengalahkan sihir itu. juga grup dari Peranc is. n gobrol dengan gubernur. Begitu pula para pebalet teman Zahra. tampak berseliweran di antara para pebalet yang tinggi-tinggi dan besar-b esar itu. yang ditemani balerina Masami Chino. para pebalet Rusia itu mengagumi kecantikan dan rambut panjan g Zahra dan apa saja perannya dalam balet di Indonesia. S iang hari mereka adalah angsa yang merenangi telaga. sangat populer di seluruh dunia. yang putih maupun yang merah. kegemarannya. Sebaliknya. Alvin Nikolai. pernah berpentas Martha Graham. sebagai sponsor pertunjukan. pemeran Odette secara bergantian dan Andrei Joukov dan Maxim Fomin pemeran Siegfried bergantian . Mereka tidak menunjukkan kelelahan sedikit pun meski pertunjukan dua ja m itu mengalir terus. Di antaranya di tempat ini. Irma Ablits ova pemeran Odille dan Dmitry Protsenko serta Vladimir Mineev. Odette. Namun cinta mereka terhalang oleh sihir Rothbart yang ampuh. Dengan meminta maaf karena gedung pertunjukan tidak representatif bagi tontonan segigantik balet Rusia. Natalya Ashikhmina. Maxim Fomin. Dalam pesta yang disuguhkan oleh Yayasan Jantung Indonesia. insya Allah. balerina 21 tahun. Sementara itu Zahra getol bercerita macam-macam kepada para tamunya. gubernur. . ayu dan ganteng. Dengan 1. tidak minum wine. Zahra juga banyak mendulang informasi dari Maya Ivanova dan Natalya Ashikhmina. Lalu bergabung ikut ngobrol pula. Dia m emilih minum air jeruk nipis. tentang balet di Rusia. Irina Ablitsova. Zahra menemani para pebalet dari Negeri Tirai Besi itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dalam waktu dekat akan membangun panggung balet semegah Moscow.

Odette dan . Mendengar kabar ini. Usaha Rothbart berhasil. memamerkan putrinya. yang secantik Odette. Pangeran Siegfried langsung terpikat pada Odille. untuk merebut cinta Siegfried . Odille.Di samping mencoba menggagalkan percintaan Siegfried dengan Odette. Rothbart sa ng penyihir.

Semuanya tertawa. Dan pesta pernikahan Siegfried-Odette selama tujuh hari tujuh malam pun digelar dengan meriah. kedua adiknya. Rothbart ma rah besar.com/abclit. celetuk Nenek. Awas.processtext. http://www. Sekalipun dengan mata terpejam. sambung Oom sambil menyenggol Tante. selur uh istana bergembira. dan Anastasia Bara nova.html Siegfried sadar. juga tante dan oomnya. . semu a balerina itu elok: Tatiana Protsenko. angsa itu menjelma Odette. Sedang para pemeran angsa gede adalah Svetlana Ustyuszhanin ova. asal encoknya tidak ketahuan sang balerina. Tatiana Chungunkina. Olga Ivachenko. Secepatnya Siegfried menyatakan pilihan cinta sejatinya hanya pada Odette. Zahra menonton pertunjukan itu bersama keluarga. Oxana Gasnikova. lho. dan Anna Vakina.com/abclit. Namun Siegfried mampu menewaskan Rothbart dan pasukan angsa hitamnya. Odette atau Odille. http://www.processtext. Begitulah. ibu. Terpikat boleh terpikat. tukas Kakek. Semuanya tertawa. Pagi harinya kakek berdiri lalu meliuk-liuk menirukan gerakan balet yang membuat semuanya tertawa. Pesta para pebalet Rusia dan para pebalet Indonesia malam itu seperti menandai suksesnya pertunjukan Swan Lake . sampai Kakek terbatuk-batuk. saya sih.Generated by ABC Amber LIT Converter. siapa pun tak bakal salah memilih. adalah para pemeran angsa kecil. ayah. begitu juga puluhan ekor angsa yang lain. kacang dan cokelatnya ke dalam mulutnya. Eyang bisa kesleo. Seketika. kake k dan neneknya. Eugenia Singur. Kakek terbatuk-batuk lagi. cocok-cocok saja. celetuk Zahra sambil memasukkan potongan roti lapis Eyangmu ini tadi malam kan kepincut sama si Maya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

http://www. Jangan begitu. sanggah Kakek.processtext. Saya serius. harusnya disensor. Itu kan mengumbar aurat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya sungguh risi dengan kostumnya. Lho.com/abclit. Tapi kesan telanjangnya kan jelas. pertunjukan itu Eyang kok tiba-tiba jadi diktator. k lakon Swan Lake . Semuanya kan tertutup rapat.processtext. memangnya kenapa? tanya Zahra. Tapi. tukas Zahra. Rasa risi tidak relevan dengan Swan Lake. Kesan.com/abclit. Aduh. kata Kakek. Aurat yang mana? tukas Zahra. sergah Kakek lagi. sambung Kakek. saya tidak setuju dengan kostum para penarinya. Jika kita bicara soal kesan. http://www. Eyang. Eyang. semuanya terkesan jelek. Melihat kostumnya. Jangan begitu. Kesan.html Semua tertawa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Itulah kostum yang paling pas untu .

kok yang disalahin balerinanya.processtext. . Mati orang kuburan! potong Zahra. Zahra melanjutkan obrolannya: Waktu grup balet Zahra memainkan Swan Lake. kecuali Kakek. sih. http://www. wah.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. wah. Kok Eyang jadi sewot? Mempertimbangkan kostum itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Meriah. sambung Kakek. Ruang makan itu berubah jadi ruang pesta pagi hari. http://www.html Wah. Obrolan berubah jad i perdebatan.com/abclit. Mati orang kuburan! potong Kakek kaget. Ini kali pertama kakek dan nenek nonton balet. Semuanya tertawa. Semuanya tertawa kecuali Kakek. Eyang ini gimana. kostum Zahra ya seperti itu. Eyang yang kasmaran.processtext. Swan Lake dapat dikategorikan sebagai pertunjukan p ornografi dan pornoaksi. Grup balet Rusia ini sudah melanglang buana. Semuanya tertawa kecuali Kakek. Habis jadi diktator. mendadak berubah jadi filosof.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya heran.processtext. http://www. kok Eyang sampai segitunya. maka saya marah menyaksikan pen ampilan para pebalet Rusia itu.com/abclit. sambung Kakek. Eyang benar-benar lowbrow. Harus dicari kostum yang lebih cocok dengan budaya setempat.com/abclit. Ada yang jauh lebih subtil yaitu bentuk tubuh secara utuh. Eyang dianggap tak menghargai kebudayaan. Justru karena saya sangat menghargai kebudayaan. http://www. Kita harus mempertahankan adat ketimuran kita. Kalian keras kepala! Semuanya tertawa kecuali Kakek.processtext. sergah Kakek. Zahra menukas. kata Oom. Apa? tanya Kakek. Jenjang kaki yang panjang dengan bentuk yang indah laki-laki maupun perempuan dalam menopang torso yang sepadan yang melahirkan kelenturan gerak bagai kijang. Omong kosong! Kalau pendapat Eyang dilaksanakan.Generated by ABC Amber LIT Converter. cetus Kakek. runtuhlah kebudayaan.html Bagian-bagian tubuh tampak disengaja sangat menonjol. . sergah Tante.

begitu pula kostum ketat balet memu dahkan untuk bergerak menari.html Dalam KKN ada tradisi. Puluhan kali dia berpentas balet di kota-kota besar. Kostum ketat itu. Semuanya tertawa kecuali Kakek. semuanya menyanyi kecuali Kakek: aga kami Oleh orangtuanya. Jangan melecehkan negeri sendiri. Zahra diperkenalkan pada balet sejak balita.com/abclit. Jadi tanpa mempertimbangkan moral dan agama? tukas Kakek. http://www. Eyang. jiwa r Mendengar kata Kakek ini.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sekalipun mereka ateis? Sekalipun mereka ateis. http://www.com/abclit. ini artinya balet Rusia itu telah berdakwah tentang kebenaran. Seperti para perenang y ang hampir-hampir telanjang ketika bertanding di kolam renang. pesakitan KKN selalu jatuh sakit kalau mau diadili. Kalau Eyang puas atas pertunjuk an balet Rusia itu. . kata Zahra. Bagimu negeri. Adalah tradisi balet. Moral dan agama ada pada keindahan kesenian itu. sela Kakek.processtext.

Semuanya tertawa kecuali Kakek. Mereka telah b erbakti kepada Dewi Keindahan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Betapa luhurnya seseorang yang tidak percaya akan Tuhan. te. . Bukan kepada Tuhan. atau setahun lagi? Seorang ateis bagaimana mungkin mendapat hidayah Allah? Jiwa manusia itu seluas alam semesta. http://www. Tapi omongan kamu itu kan cuma teori. Janganlah berputus asa akan belas k asihKu. Kita harus membedakan antara iman warga negara dan iman negaranya. Mereka hanya berbakti kepada Dewi Keindahan. Dalam hidup para balerina dan balerino itu. Eyang kok selalu curigesyen terhadap iman orang lain yang tidak dikenal. Barangkali besok. namun tariannya memberikan pencerahan k epada kita yang shalat lima kali sehari. sedang warga negaranya mudah lolos ke surga. http://www. tapi dari mana kit a tahu bahwa mereka ateis? Obrolan kita ini sudah melenceng. kata si Oom. bukankah itu artinya mereka telah berdakwah tentang kel uhuran? Seandainya benar mereka ateis. Eyang.Generated by ABC Amber LIT Converter. tambah Tan Banyak negara yang busuk. Eyang. Alangkah juwitanya pandangan hidup mereka.com/abclit. kata Allah. Dan itu bukan teori.processtext.html Hati orang siapa tahu. Eyang. atau lusa.com/abclit. setiap hari yang dip ikirkannya hanya keindahan. Kita bisa menuduh mereka ateis. Harus dipisahkan antara rakyat dan nega ranya.processtext. Mereka telah menari dengan anggunnya. mereka itu hanya belum sempat mendapat hidayah dari Allah sa ja.

Dan ternyata Allah itu indah. saya cuci tangan.. Apa yang sedang terjadi atas Eyangmu ini. tukas Kakek. Semuanya tertawa kecuali Kakek. Kita juga memiliki keindahan tradisi. Seperti tercium setan lewat. . http://www. Zahra. tukas Nenek. Anakmu bukan milikmu. Kok seka jawab Tante.com/abclit. semuanya membaca puisi Gibran Khalil Gibran: Anakmu bukanlah anakmu.processtext. Ada tanah yang bisa menumbuhkan padi sehingga kita tidak kelapara n.com/abclit. Mereka putra-putri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri . Kecuali Kakek. Ada angin yang tidak kelihatan yang membuat kita bernapas hidup puluhan tahun. Ada api yang menyala-nyala. Allah mencintai keindahan. tambah Nenek. Semuanya tertawa kecuali Kakek.html Contohnya tidak usah harus beli tiket pesawat. Lengang sejenak.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kita wajib memeliharanya. http://www. Saya pusing mendengar pikiran-pikiran anak muda sekarang. Ada air yang mudah mematikan api. rang berubah jadi one dimensional man. Zahra melanjutkan obrolannya: Wajah Allah itu memancar memenuhi alam semesta dan kita makhluk ciptaannya dapat menatap Wajah itu secara gamblang.processtext. Ada zat yang men dorong kita beranak-pinak. Eyangmu itu pantas jadi polisi moral.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Tidak mudah baginya unt uk memanggil masa lalu. http://www.processtext. tidak mudah baginya untuk mengingat. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mengingat dan masa lalu adalah dua hal yang terpilin dan sama-sama berdebu. http://www. 14 Februari 2006 Retakan Kisah Post: 03/21/2006 Disimak: 265 kali Cerpen: Puthut EA Sumber: Kompas. tidak ada pornografi dan pornoaksi.processtext.com/abclit. tumbuh. Dengan apa dan bagaimana ia memanggil. apa saja yang masih bisa sambung Zahra. Mengingat adalah kerja masa kini yang mungkin melelahkannya. Tangerang. dengan cara rumit dan sedih. Edisi 03/19/2006 Aku bisa mengerti.html Tukas Kakek: Tidak ada pornografi dan pornoaksi dalam tari bedoyo. sedangkan mas a lalu adalah belukar lampau yang terus hidup. apa saja yang masih bisa dipanggil. Sebagaimana balet. di sebuah tempat y ang sulit dijangkau.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.

Apalagi. Dengan sabar aku menunggu sulur-sulur cerita yang keluar dari rekahan waktu yang gelap dan dalam. karena sudah banyak yang mulai bersuara dan sudah banyak yang mulai mau mendengar. ataukah karena ia tidak mau menceritak an satu kejadian karena takut risiko tertentu. bahasa yang kabur. lalu menyodorkan ke hadapan orang banyak tentang suara yang lirih. Suara lirih mulai terdengar. seperti w arna jarik dan kebaya yang dikenakannya.Generated by ABC Amber LIT Converter. ataukah karena ia sedang berhadapan dengan orang-orang di luar dirinya? Di awal percakapan. Sepasang mataku butuh wak tu yang agak lama untuk menyesuaikan dari terik yang memanggang di luar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. berkaca sekaligus berkapur. menyimak.html Bagiku sendiri. kalimat yang lebih banyak muncul adalah. sebuah tempat tidur yang tergeletak di lantai. >diaC< Hampir semua hal yang mengelilinginya terlihat muram. ataukah karena sebetulnya bukan itu yang ingin ia ceritakan. kalau bukan karena penderitaan? .processtext. tubuh yang jauh lebih tua dari usianya yang sesungguhnya. kadang lirih. Ruangan ini berisi seperabot kursi-meja yang sudah tua dan tidak jelas warnanya. mendengar kan. Dan banyak telinga sudah diprot eksi. dan hanya ada dua hiasan yang menempel d i dinding: potret seorang laki-laki. http://www. juga tidak kurang bermasalah. Apakah kalimat itu berarti bahwa ia memang benar-benar tidak mampu mengingat.processtext. Juga tubuh yang gampang gemetar. http://www. strategi bercerita yang sering menimbulkan tanda tanya: apakah ia sedang melakukan sebuah strategi tertentu untuk menghadapi masa lalunya. Lalu aku tepis seluruh syak yang muncul. mendengarkannya. Seluruh warna yang ada di dirinya adalah warna yang luntur dan kusam. kadang membesar tanpa irama. Ada suara yan g mungkin dari dulu hanya dianggap dengungan. dan apa saja yang tidak boleh didengar. Dan suara seperti ini akan membuat perhitungan sendiri. siap menyeleksi apa saja yang boleh didengar. sayup dan lamat-lamat.com/abclit.com/abclit. Tugasku adalah belajar untuk diam. dan sebuah lukisan kaca. Saya sudah tidak ma mpu lagi mengingat . dengan cahaya lamat yang ada di dalam rumahnya. Mata yang menyempit. tafsir yang berkerumun. Suara yang g royok. Rekahan waktu lambat laun mulai mengeluarkan sulurnya dari wilayah yang paling gelap. Kalimat itu terus menimbulkan tanda tanya di kepalaku. Jarak psikologi yang jauh. Tapi suara-suara seperti ini tidak akan bisa ditahan.

.

Beri saya kesempatan untuk pamitan dulu ke murid-murid saya . Tanpa menunggu jawaban mereka. Seekor cicak menjerit dan jatuh tidak jauh dari tempatnya duduk. Rasanya kok hidup saya bisa berguna kalau saya menjadi guru. Saya sudah tahu apa maksud kedatangan mereka. dan jangan nakal. kalau ada guru lain yang menggantikan. saya hanya ingin menjadi guru. http://www.com/abclit. Waktu saya kecil. mencari cara aga r mataku tidak silau karena cahaya di luar begitu tajam hinggap di pandanganku. h anya anak seorang janda. apa salah saya. belajarlah dengan baik. saya pergi mandi. lalu mereka segera melesat pergi. Sesampai di sekolah.com/abclit.processtext. salah seorang berkata: Ke kantor kecamatan! Kembali ia diam. disusul oleh seekor yang lain. Mbak. lalu keluar rumah me nuju ke tempatku mengajar. Nanti. Sesekali aku menengok ke arah pintu. Di luar . Rapatnya mungkin akan lama.processtext. Lalu ketika keluar menemui rombo ngan tentara. saya ini seorang guru. saya masih belum selesai menyapu halaman rumah . Saya benar-benar tidak tahu. Kembali matanya temlawung jauh. saya menciumi wajah murid-murid.html Pagi itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. diikuti suara anak-anak yang menyanyikan lagu Peterpan. Rombongan itu mengikuti dari belakang. Seorang pedagang es melintas di jalan depan rumahnya. Beberapa ekor ayam muncul di pintu. Lalu saya sekolah di Sekolah Gu ru Taman Kanak-kanak di Yogya. Saya ini dari kecil miskin. Suara lalu lintas dari jalan raya yang tidak jauh dari rumah ini mencoba mengingatkan bahwa hanya di sini. http://www. Satu per satu. ya saya langsung mengajar TK di kampung say a. hari ini Ibu akan rapat dengan bapak-bapak tentara. Ia diam. saya langsung masuk ke kelas: Anak-anak. Lulus sekolah. Ya karena melihat guru-g uru saya. Lalu saya bil ang: Pak. lalu juga pergi dengan meninggalkan suara kokok yang terus bergema. berdandan. se pi itu begitu menjadi-jadi. Mereka sudah datang.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Ibu itu lalu menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi. Lalu saya disuruh pulang dan tidak boleh mengajar lagi. saya ditanya pertanyaan-pertanyaan yang saya tidak tahu. . kembali duduk di sampingku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kedua temanku mengeluarkan kalimat yang berbeda. Saya sedih sekali. Mataku selamat dari rasa silau.processtext. neraka katut. memanggil-manggil nama seorang perempuan yang kupikir adala h ibu si bocah.html Seorang anak kecil tiba-tiba menangis di depan rumah. http://www. Bu . Saya mengira bahwa saya selamat. dan mataku ke mbali silau karena cahaya yang masuk dari arah pintu. Tiba-tiba di luar mendung . Ibu itu masuk kembali ke dalam rumah. saya diambil lagi . Tangisan itu menjauh. lalu mencoba mendiamkan si bocah. Ya saya jawab kalau saya tidak tahu. Tapi . Ia dengan segera keluar. Bu . dan aku tidak tahu mana yang t epat. Di depan kantor kecamatan sudah berderet orang yang menunggu pemeriksaan. Ya . si bocah digendong ibunya. Mbak .processtext. Tubuh tuanya gemetar . matanya semakin berkeruh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. mirip suara kanak-kanak. wong saya memang tidak tahu. ya sampai mana tadi? Sampai menuju ke kantor kecamatan. Sampai ke suwarga nunut. dengan nada yang seperti berteriak. Ket ika tiba giliran saya diperiksa. Tiba-tiba suara ibu itu mengecil.com/abclit.com/abclit. namun lirih. ternyat a tidak . Maaf. http://www. dan tidak boleh pergi-pergi dari kampung. ia berkata. Dua tahun kemudian. Tapi saya juga lega karena tidak dibawa pergi seperti yang lain-lain.

Sepasang matanya dari pertama kulihat sudah seperti selalu berair.html Lalu saya diseret beberapa orang menuju ke sebuah kamar. Ia menutup pintu kamar. saya orang miskin dan tidak punya apa -apa. Saya memohon ampun b erkali-kali. Sepintas aku melihat mata Mirna sudah berair. Aku melirik ke arah dua temanku yang lain. Eh . ingatlah istri Bapak. Tapi dia tetap mendekati saya. ingatlah an ak perempuan Bapak . http://www.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mas .processtext. Tubuh saya pen uh dengan kutu. Saya lalu menyahut bantal untuk menutupi kemaluan saya.processtext. Saya bilang: Pak. membuatku harus terus mewaspadai alat rekam yang kuletakkan di sebelah atas kebayanya. Mbak. kalau Bapak punya anak perempuan. tinggal satu orang yang sepertinya pemimpin mereka. Sepasang mata Mirna mulai memerah da n Andre sudah mulai mencari-cari rokok di sakunya. lalu mengencingi saya .com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. di dekat leher. tapi saya tetap ditelanjan gi . dan mengambilkan segelas air pu tih di meja. Lalu orang-orang itu per gi. Tapi tidak ada yang menggubris. Tiga hari saya tidak diberi makan dan tidak boleh ke kamar mandi. setelah saya bilang seperti itu. Lagi-lagi. saya ditelanjangi . Aku menawarinya minum. Ibu itu terdiam. Saya menyebut nama Tuhan keras-keras supaya mereka eling bahwa ada Tuhan. Sesampai di kamar. . Hanya warna suaranya semakin lama semakin mengecil. Lalu membuka celananya . Saya memohon berkali-kali. saya ini belum bersuami. tanp a basa-basi. kemaluan bapak itu mengkeret. Aku tidak tahu apakah ia menangis atau tidak. Ia mendekati saya. http://www. Maturnuwun. Kalau Bapak punya istri. sedangkan Andre hanya menggigit-gigit sebatang rokok tanpa pernah menyalakannya. Saya menjerit waktu melihat kemaluannya yang membesar. Ibu itu diam.

Setelah itu . http://www. Dengan segera Ibu itu mempersilakan kami untuk minum.processtext. saya juga dipukuli. kok diperlakukan seperti itu. Saya ini manusia. kalau tidak say a lihat matanya. Mbak. semakin lirih penuh dengan tekanan. Suatu kali. Kalau ditanya dan saya melihat mata yang bertanya. Lalu ada yang membawa gu nting terus kras-kres-kras-kres. Lalu .html Setiap hari saya disiksa. Saya diberi pertanyaan yang sama. Tahanan-tahanan itu begitu saya datang langsung disuruh memeluk dan menciumi say a. mengguntingi rambut saya. Ibu itu suaranya mengecil. ke kantor polisi. saya juga dipukuli. Setelah itu para tahanan laki-laki itu disuruh membuka celana mereka. Kami bertiga me nunggu. tapi katanya saya dianggap menentang. padahal maksud saya menghormati orang yang bertanya. muka saya dipukuli pakai sepatu. Eh.com/abclit. Mirna memberi is yarat kepadaku untuk . Pernah juga saya dibawa keluar dari tempat itu. Kedua tangannya semakin terlihat gemetar. itu untuk istriku! Kok tidak malu. mereka itu. Andre mengambil minuman di meja. rambut s aya itu panjang. Dan itu semua dipotret cekrak-cekrek. hampir sampai lutut. Menyiksa perempuan yang tidak tahu apa salahnya. saya disuruh masuk ke sebuah ruangan yang penuh dengan tahanan lakilaki. http://www. Kalau tidak dijawab. Yang tidak mau dipukuli. saya minta rambut saya. Dulu. polisi yang menggunting itu bilang: Tidak.com/abclit. Kami meminum minuman hangat yang telah dingin. Semua serba salah. Di kantor polisi itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Muka saya sampai bengkak-bengkak penuh darah. Tapi. saya juga dipukuli.processtext. Waktu saya mau dibawa pulang ke p abrik tebu lagi. kok masih mau menghadiahkan rambut saya untuk istrinya . Lalu petugas-petugas yang ada di situ menyoraki sambil meneriaki dengan kata-kata yang tidak senonoh. mem perlakukan saya seperti bukan manusia. Ibu itu terdiam lagi. saya juga dipukuli pakai sepatu. yang saya benar-bena r tidak tahu harus menjawab apa. Kalau saya j awab.Generated by ABC Amber LIT Converter. apa ya layak .

http://www. http://www. Tubuh Si Ibu terguncang. Tidak ada suara cicak.com/abclit. Selesai kejadian itu. Petugas-petugas itu malah tertawa. Dip otret. Andre membuang muka. semua petugas beramai-ramai memelintir puting payu dara saya. Mbak. Sepasang mata Mirna bobol. Ia minum dengan pela n. Saya mengulurkan gelas air minumnya. isak Mirna pun lenyap. Saya tidak apa-apa menunggu sampai hari pembalasan yang dilakukan oleh Tuhan. Saya menjerit.processtext. Ibu itu kembali diam. dan apa yang akan dilakukan Tuhan pada orang-orang itu . Sebelum saya memakai pakaian. saya lan gsung menstruasi empat bulan tanpa pernah berhenti . Sampai sekarang hanya satu yang saya tunggu. wajahnya yang putih segera memerah. Ibu itu masuk sambil berkata. Mas. Gerimis turun di luar. dan itu dipotret. Ruangan hening. Semua diam. saya minta waktu untuk berdoa. Lalu menghirup napas agak panjang. Kok ada yang dinista kan seperti ini . Sebelum melakukan itu. Di dalam ruangan lembap ini.html Gelas yang sudah kupegang hampir jatuh.Generated by ABC Amber LIT Converter. saya harus ke tempat kesripahan.com/abclit. Tidak ada suara apa pun sampai beberapa saat setelah S i Ibu mengucapkan kalimat itu. Saya in gin tahu. cekrak-cekrek-cekrak-cekrek! Para tahanan itu juga menangis . Ibu itu bangkit lalu keluar. Si Tamu memberi tahu bahwa ada tetangga mereka yang meninggal d unia. Tintrim. Lalu saya menciumi kemaluan tahanan-tahanan itu satu per satu. Tiba-tiba seorang perempuan menyembulkan mukanya di pintu.processtext. teriak kesakitan dan tidak didengarkan. janji Tuhan tent ang keadilan. Ada te .html Generated by ABC Amber LIT Converter. seperti apa itu. Dan rupanya itu belum cukup . hanya terdengar isak Mirna yang tertahan. Sepasang mata ibu itu kembali melihat ke arah pintu dan berkata. tidak terdengar suara lalu lintas yang mende ru di luar sana. Sepintas yang sempat kudengar. tangga yang meninggal dunia. Mbak.

processtext. seperti menjolok sesuatu. Berkoreng di lutut kirinya.html Hari masih gerimis. Maka Gustaf hanya memandangi bocah itu dari dalam mobilnya yang merayap pelan d alam kemacetan. seolah ada yang perlahan tumbuh dari celah conblock. Tapi Gustaf malas menghadapi puluhan pengemis yang pasti akan menyerbu begitu kaca mobilnya terbuka. kami bertiga menelepon ibu kami masing-masi ng. Gustaf tak tak bisa mendengarkan teriakan-teriakan bocah itu. dan hanya bisa bertanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kadang hanya merunduk jongkok memandangi trotoar. Rambutnya kusam kecoklatan karena panas matahari. Sel alu bercelana pendek kucel. Kadang Gustaf ingin menurunkan kaca mobil. agar ia bisa mendengar apa yang diteriakkan bocah itu. Ibu ba ik-baik saja? Mata Mungil yang Menyimpan Dunia Post: 03/13/2006 Disimak: 288 kali Cerpen: Agus Noor Sumber: Kompas. Usianya paling 12 tahunan. Ketika ibuku menyapa. saat dia mengibaskan kedua tangannya bagai menghalau sesuatu yang bet erbangan. Gustaf hanya melihat mulut bocah itu seperti berteriak dan tertawa-tawa. aku bahkan tidak tahu harus berkata apa.com/abclit. http://www. ia selalu melihat bocah itu tengah bermain-main di kolong j alan layang.com/abclit. Karena kaca mobil yang selalu tertutup rapat. Kadang berloncatan. http://www. Di dalam taksi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Edisi 03/12/2006 Selalu.processtext. Hanya saja Gustaf sering merasa a da yang berbeda dari . Setiap pagi. Setiap Gustaf berangkat kerja dan terjebak rutin kemacetan perempatan jalan menjelang kantornya. Dia tak banyak beda dengan para anak j alanan yang sepertinya dari hari ke hari makin banyak saja jumlahnya.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Memandang mata itu, Gustaf seperti menjenguk sebuah dunia yang menyegarkan. Hin gga ia merasa segala di sekeliling bocah itu perlahan-lahan berubah. Tiang listrik dan lampu j alan menjelma menjadi barisan pepohonan rindang. Tak ada keruwetan, karena jalanan telah menjadi sunga i dengan gemericik air di sela bebatuan hitam. Jembatan penyeberangan di atas sana menjelma titian bambu yang menghubungkan gedung-gedung yang telah berubah perbukitan hijau. Dari retakan tr otoar perlahan tumbuh bunga mawar, akar dedaunan hijau merambat melilit tiang lampu dan pagar p embatas jalan, kerakap tumbuh di dinding penyangga jalan tol. Gustaf terkejut ketika tiba-tiba ia melihat seekor bangau bertengger di atas kotak pos yang kini tampak seperti terbuat dari gula-gula. Ai r yang jernih dan bening mengalir perlahan, seakan-akan ada mata air yang muncul dari dalam selokan. Kica u burung terdengar dari pohon jambu berbuah lebat yang bagai dicangkok di tiang traffic light. Gustaf terpesona menyaksikan itu semua. Ia menurunkan kaca mobilnya, menghirup lembab angin yang berembus lembut dari pegunungan. Tapi pada saat itulah ia terkejut oleh bising p ekikan klakson mobil-mobil di belakangnya. Beberapa pengendara sepeda motor yang menyalip lewat trotoar melotot ke arahnya. Seorang polisi lalu lintas bergegas mendekatinya. Buru-buru Gustaf menghidupkan mobilnya dan melaju. Gustaf jadi selalu terkenang mata bocah itu. Ia tak pernah menyangka betapa di dunia ini ada mata yang begitu indah. Sejak k ecil Gustaf suka pada mata. Itu sebabnya ketika kanak-kanak ia menyukai boneka. Ia menyukai bermacam w arna dan bentuk mata boneka-boneka koleksinya. Ia suka menatapnya berlama-lama. Dan itu rupanya membuat Mama cemas waktu itu Mama takut ia akan jadi homoseks seperti Oom Ridwan, yang kata Mam a, sewaktu kanak-kanak juga menyukai boneka lantas segera membawanya ke psikolog. Berminggu-m inggu mengikuti terapi, ia selalu disuruh menggambar. Dan ia selalu menggambar mata. S ering ia menggambar mata yang bagai liang hitam. Sesekali ia menggambar bunga mawar tumbuh dari dala m mata itu; mata dengan sebilah pisau yang menancap; atau binatang-binatang yang berloncatan dari dalam mata berwarna hijau toska. Ia senang ketika Oma memuji gambar-gambarnya itu. Oma seperti bisa memahami apa yang ia rasakan. Ia ingat perkataan Oma, saat ia berusia tujuh tahun, Mata itu seperti jendela hat i. Kamu bisa menjenguk perasaan seseorang lewat matanya . Sejak itu Gustaf suka memandang mata setiap oran

g yang dijumpainya. Tapi Papa kerap menghardik, Tak sopan menatap mata orang seperti itu ! Papa menyuruhnya agar selalu menundukkan pandang bila berbicara dengan seseorang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Di mana-mana Gustaf hanya melihat mata yang keruh menanggung beban hidup. Mata yang penuh kemarahan. Mata yang berkilat licik. Mata yang tertutup jelaga kebencian. Karena itu, Gustaf jadi begitu terkesan dengan sepasang mata bocah itu. Rasanya, itulah mata paling indah yang pernah Gustaf tatap. Begitu bening begitu jernih. Mata yang mungil tapi bagai menyimpan dunia. Alangkah menyenangkan bila memiliki mata seperti itu. Mata itu membuat dunia ja di terlihat berbeda. Barangkali seperti mata burung seriwang yang bisa menangkap lebih banyak warna. Setiap kali terkenang mata itu, setiap kali itu pula Gustaf kian ingin memilikinya. Sembari menikmati secangkir cappucino di coffee shop sebuah mal, Gustaf memperh atikan mata orang-orang yang lalu lalang. Mungkin ia akan menemukan mata yang indah, seperti mata bocah itu. Tapi Gustaf tak menemukan mata seperti itu. Membuat Gustaf berpikir, bisa jadi mata b ocah itu memang satu-satunya mata paling indah di dunia. Dan ia makin ingin memiliki mata itu. A gar ia bisa memandang semua yang kini dilihatnya dengan berbeda . Gustaf kini bisa mengerti, kenapa bocah itu terlihat selalu berlarian riang karen a ia tengah berlarian mengejar capung yang hanya bisa dilihat matanya. Bocah itu sering berloncatan seba b itu tengah menjoloki buah jambu yang terlihat begitu segar di matanya. Mata bocah itu pasti lah melihat sekawanan burung gelatik terbang merendah bagai hendak hinggap kepalanya, hingga ia mengib as-kibaskan tangan menghalau agar burung-burung itu kembali terbang. Ketika berjongkok, pastilah bo cah itu sedang begitu senang memandangi seekor kumbang tanah yang muncul dari celah conblock. Semua it u hanya mungkin, karena mata mungil indah bocah itu bisa melihat dunia yang berbeda. Atau karena mata mungil itu memang menyimpan sebuah dunia. Tentulah menyenangkan bila punya mata seperti itu, batin Gustaf. Apa yang kini ia pandangi akan terlihat beda. Ice cream di tangan anak kecil itu mungkin akan meleleh menjadi madu. Pita gadis yang digandeng ibunya itu akan menjadi bunga lilly. Di lengkung selendang sutra yang dikenakan manequin di etalase itu akan terlihat kepompong mungil yang bergeletaran pelan ketika perlahan-lahan ret ak terbuka dan muncul seekor kupu-kupu. Seekor kepik bersayap merah berbintik hitam tampak merayap di atas meja. Eceng

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Betapa menyenangkan bila ia bisa menyaksikan itu semua karena ia memiliki mata bocah itu. Bila ia bisa memiliki mata itu, ia akan bisa melihat segalanya dengan berbeda sekaligus akan memiliki mata paling indah di dunia! Mungkin ia bisa menemui orang tua bocah itu baik-baik, menawarin ya segepok uang agar mereka mau mendonorkan mata bocah itu buatnya. Atau ia bisa saja merayu bocah it u dengan sekotak cokelat. Apa pun akan Gustaf lakukan agar ia bisa memiliki mata itu. Bila perlu ia menculiknya. Terlalu banyak anak jalanan berkeliaran, dan pastilah tak seorang pun yang peduli bila s alah satu dari mereka hilang. Gustaf tersenyum. Ia sering mendengar cerita soal operasi ganti mata. Ia tingga l datang ke Medical Eyes Centre untuk mengganti matanya dengan mata bocah itu! Gustaf hanya perlu menghilang sekitar dua bulan untuk menjalani operasi dan per awatan penggantian matanya. Ia ingin ketika ia muncul kembali, semuanya sudah tampak sempurna. Tent u lebih menyenangkan bila tak seorang pun tahu kalau aku baru saja ganti mata, pikirnya. Orang-orang pasti akan terpesona begitu memandangi matanya. Semua orang akan memujinya memiliki ma ta paling indah yang bagai menyimpan dunia. Pagi ketika Gustaf berangkat kerja dan terjebak rutin kemacetan perempatan jala n menjelang kantornya, ia melihat seorang bocah duduk bersimpuh di trotoar dengan tangan terjulur ke ar ah jalan. Kedua mata bocah itu kosong buta! Gustaf hanya memandangi bocah itu. Ia ingin membuka jende la, dan melemparkan recehan, tapi segera ia urungkan karena merasa percuma. Ia melangkah melewati lobby perkantoran dengan langkah penuh kegembiraan ketika melihat setiap orang memandang ke arahnya. Beberapa orang malah terlihat melotot tak percaya. G ustaf yakin mereka kagum pada sepasang matanya. Gustaf terkesima memandang sekelilingnya . Dengan gaya anggun Gustaf menuju lift. Begitu lift itu tertutup, seorang perempuan yang tadi gemetaran memandangi Gust af terlihat menghela napas, sambil berbicara kepada temannya.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ya. Persis mata iblis! Jakarta, 2006 Cucu Tukang Perang Post: 03/07/2006 Disimak: 199 kali Cerpen: Soeprijadi Tomodihardjo Sumber: Kompas, Edisi 03/05/2006 Setiap hari lelaki itu berbaring di ranjang, makan di ranjang, baca koran di ra njang, apa pun di ranjang. Setiap hari pula seorang perawat yang rajin datang memberi layanan kemanusiaan: menata kamarnya, menyeka tubuhnya, mengantar sarapan, meletakkan selembar koran. Di pengujung musim rontok itu ketika angin laut yang dingin berembus menembus t ingkap-tingkap jendela, datang perawat baru seorang pemuda yang ramah dan belum pernah dikenalnya . Pasti bukan sekadar basa-basi bila si pemuda mencoba tanya ini-itu tentang kesehatannya, asa l kota tempat tinggalnya, pekerjaannya, dan beberapa hal yang ingin diketahuinya sebagai peraw at baru di sanatorium kaum penderita cacat itu. Sambil tak lupa mengingat-ingat ajaran Zuster Kepala d alam kursus singkat beberapa waktu sebelumnya, ia ingin menjalin keakraban ketika memperkenalkan dir i, justru pada hari pertama masa dinas sipilnya. Seperti ia lakukan pada penghuni kamar-kamar lainny a, ia memberi salam, membuka percakapan dengan maksud merebut hati lelaki itu agar dirinya dihargai s ebagai perawat yang berwibawa dan tidak diremehken kecakapannya. Dengan takzimnya, ia menyapa, Selama t pagi, Meneer.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Si pemuda merasa kurang dihiraukan dan tak ingin diperlakukan begitu dingin pad a hari-hari berikutnya. Sekali Anda membiarkannya, seterusnya akan diremehkan, pesan Zuster Kepala kepada setiap perawat baru yang ditempatkan di bawah pengawasannya. Sejumlah pasien lain di ka mar-kamar lain yang ia layani di sanatorium itu selalu menyambut salamnya dengan santun, lalu b angun, dan segera bangkit untuk berbenah diri menjelang jam sarapan. Tetapi, tidak demikian halnya dengan lelaki itu. Dan ia teringat nasihat Zuster Kepala agar tak membiarkan pasien bermalas-malas. Nam un, tata tertib yang berlaku harus ditaatinya: ia tak diperbolehkan bersikap kasar, apalagi gusar, me skipun ada pasien yang rewel dan malas bangun pagi sebelum jam sarapan. Ia lantas coba mengajaknya berb icara sambil membenahi tempat sampah di pojok kamarnya. Musim rontok hampir berakhir Meneer, angin laut masih terus berembus dengan kenc ang, tetapi tiap pagi jendela mesti dibuka supaya udara di kamar menjadi segar. >1< Ya, jawab lelaki itu, masih saja tidur membujur dengan muka menghadap ke atap.

Si perawat muda merasa tak cukup puas dengan sikap lelaki itu lantas coba mende saknya, Pagi sekali saya sudah harus bangun, menggenjot sepeda dari rumah, empat kilometer jauhnya. Sampai di sini Anda masih enak-enakan meringkuk di bawah selimut. Ayo bangun, Meneer! Ya, mulut lelaki itu menyahut, tetapi tak sedikit pun membuka selimutnya.

Karena ruangan dalam kamar agak gelap lantaran gorden jendela belum dibuka, pem uda itu menyalakan lampu, menatap wajah si lelaki yang terlihat pucat di bawah sinar lampu kamar ya ng mendadak menyilaukan matanya. Sebenarnya ini bukan lapangan kerja yang cocok buat saya, Meneer. Tetapi, apa bo leh buat, saya terpaksa melakukannya, kata si pemuda. Ya, sahut lelaki itu singkat.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Hhmm, lelaki itu mulai beringsut dari balik selimut seakan-akan menaruh perhatian untuk menuruti perintahnya. Coba, Anda renungkan, kata perawatnya, ...perang dingin sudah berakhir, Pakta Wars awa sudah lama bubar dan kita hidup di zaman damai, tidak memerlukan rekrut serdadu baru. Lantas buat apa orang dipaksa menjalani wajib dinas militer? Cukup dilakukan oleh mereka yang su dah profi saja, bukan? >d 1< Mmmm, lelaki itu mengerinyutkan muka, mungkin tak senang mendengar obrolan s eorang anak muda yang merasa sok tahu dan lebih tahu daripada dirinya. Kendati bukan jawaban yang memuaskan, si pemuda terus saja mengobrol, lebih ban yak tentang kisah dan keluh kesahnya sendiri sambil menata meja untuk menyiapkan sarapan setelah m embenahi kamar lelaki itu. Delapan belas bulan saya harus melayani Anda di sini! Ini dinas sipil, gajinya k ecil Meneer, tetapi bagi saya lebih manusiawi daripada jadi tentara! Ya.... Nah, bayangkanlah, saya akan kehilangan satu setengah tahun. Saya terpaksa menun da studi saya di universitas! bual pemuda itu semata-mata bermaksud mengangkat derajat dirinya sen diri sebagai pemuda yang berpendidikan dan bukan perawat yang sembarangan. Yaaa.... Anda tahu sekarang, kenapa saya berada di sini, kerja kasar seperti ini. Sebabny a, saya menentang perang dan menolak dinas wajib militer karena keyakinan agama saya.

html Ya.com/abclit. Di Serbia. Mmmm. Ya. Perang memang mengerikan.processtext. Ia agak kecewa mengapa Zuster Kepala tidak memberi informasi tentang diri lelaki yang satu ini. Meneer. M embunuh lalat saja saya tidak tega.. lelaki itu tidak tuna telinga seperti ia duga dan dengan jelas dapat menangkap pembicaraan orang.Generated by ABC Amber LIT Converter.. http://www. Aku bisa terus mengobrol tanpa mengharapkan jawaban dari dia. Tetapi. Saya tak tahu. sebagai profesi. Irak. Tragisnya. Pemuda itu lantas benar-benar yakin lelaki itu belum mampu berbicara secara norm al setelah mengalami stroke sebelum dirawat di sanatorium. Suara lelaki itu terdengar datar. Mmmm. Jawaban yang meragukan tentu saja. pikirnya. Dan ia mendapat kesan. http://www. bukan? tu: sekitar empat puluh. Kroasia. Anda pernah berdinas di mana. Ia lantas mengira lelaki itu pernah mengalami stroke dan sekarang sedang dalam p roses penyembuhan. d alam satuan apa.com/abclit. Ya? Tetapi. hanya seperti gumam dan tetap tidak tanggap p ada segala omongannya. terka si pemuda sambil menaksir usia lelaki i . Bosnia.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. misalnya. Itu lain dengan wajib dinas militer seperti yang saya maksudkan. perang masih juga terjadi sesudah Pakta Warsawa bubar. Itu saya tidak bisa. perang selalu berarti membunuh atau dibunuh. tetapi ada kesulitan dalam h al bercakap-cakap..

Si p erawat mendadak terkesiap ketika matanya menatap kedua tangan lelaki itu. desak . Tidak terlalu sukar. lalu duduk dengan kaki ongkang-ongkang di pinggiran ranjang.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Kedua ujung lengan lelaki itu tampak bulat dan mengilat dengan goresan-goresan bekas jahitan . di mana? Ia tahu b ekas-bekas jahitan itu telah menjawab sendiri: bukan pembawaan sejak lelaki itu dilahirkan. Cukup beberapa menit saja. Belum pernah ia melihat seorang manusia tanpa telapak tang an. lalu ditutup lagi bila udara dingin. http://www. Tiap pagi jendela perlu dibuka supa ya ada pergantian udara di kamar Anda. si pemuda yang mulai kehilangan kesabaran. kapan itu terjadi. ujarnya. Naluri kemanusiaan tiba-tiba memaksa si pemuda membatalkan sederet pertanyaan d alam hatinya: apa yang terjadi pada kedua telapak tangannya.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Ayo Meneer. Ya. Meneer! Lakukanlah mulai esok. Ya. Ia merasa diguncang pe rasaan iba yang menggetarkan dadanya. lantas mengganti seprai. Ya. bukan? Cukup sambil berbaring saja.processtext. Lelaki itu buru-bur u mengangkat selimut dan beringsut.html Anda tentu bisa melakukannya sendiri. buka jendela setiap pagi demi keseh atan Anda sendiri. bangun! Saya harus menyeka tubuh Anda. Terima kasih.processtext. http://www. Akhirnya berhasil juga perawat muda itu menyuruhnya bangun.

. Meneer.. Perang adalah cara paling gila dalam memecahkan perselisihan antarmanusia.processtext. Bagaimana bisa manusia sekejam itu! Mmmm. Mereka memerkosa wanita. kakek saya lupa. di zaman dia dulu. bukan? Mmmm. Saya ingat gambar kuburan massal yang baru kemarin dulu dibongkar di Kosovo. Ya.. Mereka bahkan melakukannya di depan suami dan a nak-anak.processtext. Ya? Saya sendiri menentang perang. Sering kali korbannya malah bekas kawan sekolah atau sesama tetangga.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. apakah Anda pernah berdinas di Bosnia? Ya. Ribuan orang yang tidak berdosa juga dibantai.com/abclit. saya rada neuwsgierig sebenarnya.. Meneer... Kakek saya tukang perang Meneer sampai akhir hayatnya masih mengharap saya berangkat ke medan perang di Maluku Selatan. http://www. tentara Ambon memang tu kang perang. apalagi melawan bangsa sendiri. Konon. Delapan ribu orang Bosnia dibantai t entara Serbia! Tetapi Anda tidak berada di front Bosnia. mereka berada di bawah perin tah penjajah. Suku Ambon sendiri adalah pemeluk agama yang kusuk. Tetapi. Meneer. Saya menentang perang Meneer. Mereka adalah rakyat yang melarat tetapi berjiwa damai. http://www.html Meneer.com/abclit..

dilihatnya kedua ujung lengan lelaki itu menjepit lempitan koran dan dengan cekatan memukul-mukul meja.html Generated by ABC Amber LIT Converter. seperti baru sadar.com/abclit. Tentu saja perawat muda itu terkejut mendengar reaksi singkat dari mulut lelaki itu. katanya sambil meletakkan koran de Telegraaf terbitan hari itu di a tas ranjang. http://www. bukan? Ahh. ya. T api lihatlah gambar kuburan massal yang dibongkar itu di halaman dua. dan mengganti seprai. Ia lantas bungkam.. Saya sudah membunuhnya karena Anda tidak tega me lakukannya. Maafkan saya. Lelaki itu menatapnya sambil kembali menelentang di ranjang. Kebodohan yang keterlaluan di pihak pasuka n Belanda. menukar piyamanya.. Ia lantas jadi malas untuk mengajak lel aki itu berbicara berlama-lama. Ketika ia berpaling. Ia si pemuda nyengir karena merasa d . bukan? Cukup sambil berbaring saja. Untuk itu ia sendiri tak punya cukup waktu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tiba-tiba didengarnya suara pukula n-pukulan di meja. Saya terkadang lupa. Lantas menyerahkan nas ib warga Sebreniza kepada tukang-tukang jagal itu. kamar demi kamar.processtext. Oh! Saya tidak mengira Anda mampu melakukannya.processtext. Tidak terlalu sukar.html Mmm. Delapan ribu orang Islam. tidak semua orang di negeri ini suka bicara tentang kekejaman. isindir. Mereka kelewat percaya pada budi baik Karazic dan Mladic.. ia melangkah keluar dari kamar. Beberapa jompo lainnya mesti juga didatanginya satu demi satu. http://www. lelaki itu membiarkan dirinya membual terus tanpa dijawab de ngan serius kecuali dengan suara ahh yang berarti membantah. Si perawat belum j uga merasa puas dengan sindiran yang ia lontarkan. Cepat-cepat ia rampungkan menyeka tubuh lelaki itu. Dengan menenteng sekantong sampah dan nampan berisi cangkir dan piring kotor.com/abclit. Lihat ini lalat! kata lelaki itu. Meneer! Mere ka menjagalnya hanya karena perbedaan ras dan agama.

processtext. mulutnya diam.html Ah. 7206 . ujar lelaki itu. cucu tukang perang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tetapi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Panggil saja Patti. Dinas s ipil gajinya kecil! *** Paran. Anda tak tahu apa yang terjadi di Sebreniza.. tetapi. kata Anda. bukan? Lebih manusiawi daripada jadi tentara. http://www. Meneer? Perang mesti dilanjutkan! Hanya dengan perang kita bisa melawan kebiadaban. Saya kehilangan dua tangan. Tiap jengkal tan ah berisi ranjau. kerja sipil gajinya kecil. Apa? Anda bilang apa. Anda kira Milosevic dan pengikutnya akan berhenti melakukan masaker tanpa dilawan dengan perang? Ya. perang perlu d ilanjutkan. tak semuanya berhasil dijinakkan.com/abclit. Nah.. tolonglah Anda ambilkan sarapan saya. Siapa sebenarnya nama Anda? Patti Sahetapi Meneer. Pemuda itu melangkah keluar. http://www.processtext. Ya. Tetapi.. tetapi menggumam dalam hati.com/abclit.

Pak Muis. Beberapa detik. http://www. SH dan rombongan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tamu-tamu yang menunggu giliran dipanggil ajudan untuk seg era menghadap Wali Kota di ruang penerimaan tamu di sebelah ruang duduk itu. tapi sangat kurang ajar terhadap orang tua seperti dirinya yang merasa bukan sembarang orang . Diikutinya langkah-langkah rombongan terakhir yang menghadap Wali Kota itu dengan rasa cemb uru dan sebal. Tak lama.com/abclit. Ikan itu terus saja berenang dalam akuarium kaca berukuran cukup besar.processtext. Engku Nawar yang di atas tujuh puluh tahun itu hanya bisa menduga bahwa seperempat jam lagi pukul nol-nol.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dipersilakan. pintu menuju ruang tamu utama. Sesekali melesat menyambar serangga yang mendekat di luar akuarium. dan tiap sebentar ia membangunkan cucu perempuannya yang berkali-kali tertidur sambil duduk di kursi tamu yang lebar itu. berputar-putar dengan gagahnya. S iripnya yang mengilap keperakan kadang-kadang memantulkan sinar lampu yang menyilaukan mata t amu-tamu yang terpesona melihatnya. ajud an yang lincah seperti arwana itu muncul lagi sambil tersenyum yang kelihatannya palsu. seperti tak henti-hent inya terpesona menyaksikan gerakan akrobatik ikan cantik yang garang itu. terdengar bunyi bel dari ruang tamu sebe lah. Di kursi-kursi berhadap-hadapan dengan Engku Nawar. ajudan itu tidak saja meny ebalkan. Dengan bahasa kasarnya. Engku Nawar menarik nafas pan jang.html Post: 02/27/2006 Disimak: 187 kali Cerpen: Harris Effendi Thahar Sumber: Kompas. Jam dinding yang tiap seperempat jam bermusik nyaring untuk kesekian kalinya be rnyanyi menjelang tengah malam. masuk. kata ajudan itu sambil tergopoh membuka Ketujuh orang yang duduk di hadapan Engku Nawar tadi ternyata satu rombongan ya ng melangkah dengan bergegas menuju ruang tamu utama Wali Kota. . Tidak juga Wali Kota yang memelihara ikan arwana di dalam rumah dinasnya.processtext. Cemburu pada tamu-tamu yang telah mendahuluinya menemui Wali Kota.com/abclit. Usaha ikan arwana itu kelihatan bodoh. Ajudan setengah berlari membuka pintu. Edisi 02/26/2006 Kapan ikan tidur dan istirahat? Tidak ada yang tahu. duduk enam orang tamu pria d an satu perempuan menunggu panggilan. Rasa capai dan mengantuk sengaja diusirnya dengan paksa. dan sebal den gan perlakukan ajudan yang mirip arwana itu. dan menutup kembali. http://www. tapi meyakinkan keganasannya.

.

Semua mengisi formulir yang sa ma. Tak lama. Baginya waktu terasa berjalan lambat. minuman datan g. Seseorang berpakaian hansip mempersilakan tamu-tamu itu duduk di ruang sebelah rumah jaga di samping rumah gedung kediaman resmi Wali Kota itu. nama .Generated by ABC Amber LIT Converter. Silakan Pak. tamu-tamu rombongan dan perorangan s ilih berganti datang berkendaraan mobil. habis itu saya pulang. Boleh saya menemuinya sebentar saja. Engku Nawar berdiri dan mendekati orang yang bicara b arusan sambil berbisik. Minum dulu. Ambil saja airnya di sini. keperluan.html Ajudan hanya mendengar dengan wajah datar sambil berkata: Isi formulir ini. Pak. Mendengar pernyataan itu. Tunggu saja. ajudan sudah membawa formulir Bapak itu ke dalam. tuh. nanti saya sampaikan. dan jalan kaki. Sebentar lagi Bapak juga dipanggil. Ibu. barangkali lima menit. Ia merasa s esak duduk .com/abclit. alamat. yang sudah merasa haus. http://www. Engku Nawar terpesona dengan pemandangan yang menakjubkannya. Lampu-lampu taman yang besar d an terang. http://www.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Lelaki tua itu merasa tak mampu lagi menulis. Dari percakapan orang-orang. Engku Nawar mencoba bersabar. yang dari tadi memegang map berisi surat-surat penting itu cepat-cepat mengisi formulir itu dan memberikan pena pada kakeknya untuk menandatanganinya. Seseorang berpakaian seragam datang membawa sekardus air minum kemasan dalam ge las-gelas plastik. Sebentar lagi selesai. Saya cuma sebentar. pohon dan tanaman hias serta halaman parkir di belakang yang luas.processtext. terdengar seseorang ber kata: Pak Wali lagi makan malam dengan tamu-tamunya dari Jakarta.processtext. Dari ruang tamu yang terbuka itu. Sabar. motor. tapi cucunya. Sarini. Tadi sudah isi formulir bukan? N ah. Semua seperti bermandikan cahaya listrik yang melimpah ruah.

Kantor Wali Kampung adalah warung itu juga. Suatu malam bergerimis. dan b eberapa orang anak buahnya sering menyusup ke warung kincir itu melalui sungai kecil yang mengalir dengan deras di belakang kincir. Hanya ada sat u kincir penggilingan gabah di kampung itu. Mereka selamat ke kaki bukit melalui sungai kecil yang berhulu di kaki bukit itu. komandan pasukan P RRI di garis depan yang bermarkas di kaki bukit. Hal itu telah berlangsung sejak perang dimulai 15 Ap ril 1958. ketika Wali Kota ini terpilih dengan cara demokratis. Engku Nawar. tak ada yang mau menjabat sebagai Wali Kampung karena posisinya terjepit di antara dua kekuatan yang sedang berperang. Mau tidak mau. warung kincir itu dikepung dan ditembaki oleh Tentara Soekarno. Tapi. Pada masa itu. di situ ada pengkh ianat yang menyediakan diri untuk jadi mata-mata.processtext. Akan tetapi. Lain halnya kalau malam telah larut. Komandan patroli selalu berbincang-bincang dan saling bertukar informasi dengan Engku Nawar. ketika Engku Nawar dan Kapten Tulus menikmati kopi tubr uk di gudang gabah. Engku Nawar harus bermuka dua. dar i kejauhan.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. yakni milik Wali Kampung muda. yang dikenal b erani. antara pasukan TNI atau yang disebut dengan Tentara Soeka rno dan pasukan PRRI yang memberontak. di bulan puasa. meski sanga t berbahaya. Wali Kota baru itu adalah putra Kapten Tulus. biasanya mampir di warung kincir itu. tempat masya rakat mengurus surat-surat dan KTP. kedua lelaki itu .processtext. Beras yang dihasilkan kincir itu biasanya diangkut ke kota dengan pedati yang ditarik oleh sapi benggala jantan yang kuat. Bagian depan kincir penggilingan gabah itu berfungsi sebagai warung kopi dan se kaligus tempat tinggal Engku Nawar sekeluarga. http://www. Dialah yang menjabat sebagai Wali Kampung yang dipercaya ole h TNI dan Tentara PRRI. Kapten Tulus. Air sungai itulah yang memutar roda kincir penggiling gabah den gan tujuh balok tegak yang menjadi alu penumbuknya. komandan pasukan PRRI. di mana ada perang. Akan tetapi. Kapten Tu lus dan Engku Nawar lolos dari kepungan melalui lubang sumbu roda air penggerak gilingan gabah . tak jauh dari Kampung Padangilalang.html Hampir dua tahun lalu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. http://www. Rahasia Engku Nawar akhirnya terbongkar j uga oleh pihak Tentara Soekarno. Kalau pasukan TNI patroli ke perbatasan. Nyawa tantangannya. Perjanjian rahasia antara Kapten Tulus dan Engku Nawar itu pada tahun per tama belum tercium oleh pihak Tentara Soekarno. En gku Nawar merasa sangat bahagia. sebagian beras itu dipas ok untuk kebutuhan pasukan PRRI di kaki bukit.

Istri dan dua anak Engku Nawar yang masi h balita ikut jadi abu.menyaksikan warung kincir itu terbakar. .

para pemulung dan cal o-calo tanah. datang saja ke rumah sehabis magrib.html Beberapa bulan setelah menjadi Wali Kota putra Kapten Tulus itu. Engku Nawar berubah nasibnya sebagai pemilik warung di depan jalan m asuk ke TPA.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebelumnya. datang menjump ai Engku Nawar. http://www. Untuk apa tanah buruk itu sama kamu Indober. http://www. Di mana ada bapak saya. Kapan Engku ada perlu dengan saya. Ketika orang tua itu mengiyakan. Satu-satunya warung di mulut jala n ke TPA milik Engku Nawar itu makin hari makin ramai. Engku Nawar bangga campur terharu ketika Wali Kota mengumumkan hubungan dan per sahabatan almarhum Kapten Tulus dengan dirinya. Sopir-sopir truk sampah. Engku Nawar. ia bisa hidup lebih baik. Bahkan.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia bagaikan sepasang sejoli dengan ayah saya dulunya sewaktu masih menjadi tentara pemberontak PRRI....processtext.processtext. mampir minum kopi di warung itu. Karena ekonomi mulai membaik itulah cucu Engku Nawar d apat menamatkan SMA dan melanjutkan ke kursus komputer di pusat kota. lebih baik dijadikan uang untuk m odal Engku naik haji dan anak cucu. di situ ada Engk u Nawar. bisik Wal Sejak itu. Warung itu dikelola oleh anak perempuan satu-satunya dengan suaminya yang dulunya jadi sopir oplet. kalau Engkau sayang sama almarhum bapak saya. Tanah itu tidak subur. juallah tanah kosong di kaki bukit itu kepada pemerintah kota. Semua orang tahu. cucunya itu sudah dibelikan sepeda . i Kota sebelum meninggalkan gubuk Engku Nawar. Wali Kota bertepuk tangan dan mengumumkan kepa da stafnya: Orang tua ini adalah orangtua saya juga. Tapi.com/abclit. sej ak tanahnya yang di kaki bukit itu dijadikan TPA. ia hanya jadi pengrajin lidi daun kelapa untuk bahan sapu. Tempat pembuangan akhir sampah kota. anakku? Untuk dijadikan TPA.

Di ruang yang terbatas itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. tak satu pun kantor yang mau menerima lamarannya. ia akan menerobos masuk. Pak Wali yang minta.processtext. Tapi. Orang-orang bilang. Jam dinding bernyanyi untuk pukul sembilan malam. ia akan mendapat giliran p ertama. Or ang-orang bilang. setiap orang yang dipanggil dan diantar ke ruang tamu utama menghadap Wali Kota. Padahal. Sabar. http://www. c ukup dapat tempat duduk di sofa yang empuk. nomor dua. dengan tanda bel listrik. Kalau saja ia tidak tua. Engku Nawar tidak percaya. Keduanya sama-sama lincah. Ia mau mengadukan nasib cucunya itu kepada Wali Kota Indober Tulus. Engku Nawar tidak setuju. Semula. tapi tidak dinyatakan. Tamu sebanyak itu. niat itu dite kannya. Tamu-tamu itu pun disambut oleh pelayan yang menghidan gkan semangkuk teh panas untuk masing-masing tamu. Buktinya? Nomor satu. Dan. Tiap sebentar ajudan itu keluar masuk ke ruang tamu depan. besar sekali. Sarini tidak lulus. kecuali Engku Nawar. Meski tidak dibantahnya. dipersilakan menunggu di ruang tunggu dalam. Engku Nawar sadar. http://www. hampir tidak dapat layanan kalau masalah keluarga. sesuai urutan mendaftar. lebih baik menemuinya di rumah. Engku Nawar belum juga dipersilakan menghadap.com/abclit. ternyata semua tamu yang telah terdaftar masuk ke ruang itu. Tapi ia masih berharap. Itu pasti pandai-pandainya ajudan arwana itu. Orang-orang yang sabar menunggu lebih banyak mencurahkan perhatian pada ikan arwana di dalam akuarium. Sudah setahun lamanya Sarini tam at kursus komputer. Dengan sedikit lega. Engku Nawar mengira hanya dia saja yang dipanggil. Bapak Engku Nawar. Ini bukan kemauan saya.html Tapi. Pak. nomor tiga. itulah yang membuat Engku Nawar gelisah. Kalau ke kant or. kemudian pada ajudan itu. dan itu pernah dialaminya sewaktu menjadi ajudan . kata ajudan beram but cepak tadi.com/abclit. ia masuk bersama puluhan tamu yang hendak bertem u Wali Kota dengan berbagai kepentingan itu. Semua seperti diatur oleh ajudan yang berpak aian rapi itu sambil terus memegang kertas-kertas formulir yang telah diisi tamu-tamu. mesti pakai uang jutaan. Engku Nawar ingin ben ar salah seorang keturunannya jadi pegawai pemerintah. Ruang tamu di bagian tengah rumah dinas itu. Tiap kali ikut tes. tanpa banyak senyum. Kadang-kadang tergopoh-gopoh masuk menerobos pintu yang membatasi ruang itu dengan ruang tamu utama karena telepon itu penting dan dari orang penting untuk Wali Kota.processtext. Sebentar-sebentar menjawab telepo n. tugas ajudan itu berat. dan selanjutnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sang ajudan mondar-mandir dengan sikap sigap dan te gas. yang lain seperti protes.

. orangtua Wali Kota itu.Kapten Tulus.

*** Rawamangun. Engku Nawar mengucek-ucek matanya. Menguap dan cepat tersadar. nanti kasi sama ajudan saya ini di kantor. Kalau Engku ada perlu.processtext. kursi sofa itu. Saya pulang dibonceng cucu saya ini. Wali Kota dan ajudan arwana itu mengantar Engku Nawar yang berjalan tertatih-ta tih dibimbing cucunya ke depan pintu. Pak. perutnya terasa mulas hingga ia tak mampu menahan berak di celananya .com/abclit. meski matanya juga sudah merah. Atau saya suruh antar pakai sopir? Tidak usah Pak Wali.. tulis saja surat. Di perjalanan. Wali Kota telah berada di depannya.processtext. Wali Kota juga sudah kelihatan lelah dan bermata merah. 5 Januari 2006 ajudan menggoyang-goyang Engku Nawar yang tertidur di . Sekarang pulanglah dulu. http://www. http://www.html Pak.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Angin malam menggigilkan Engku Nawar di atas sepeda moto r cucunya. besok atau lusa lewat pukul dua. Saya hari ini banyak tamu. Giliran Bapak. Gempa susulan? Ajudan tersenyum. Maaf Engku.. su dah malam.

Tina tidak mencana ngkan permusuhan terhadap dirinya. Ada banyak kasus yang sangat pelik. menurut dokter neurolog. diam saja. tidak berbicara. Untu ngnya. Padahal. Keterangan y ang dibaca oleh Dita. Gadis ini tidak bisa ngomong. aku mendengar dari Mamamu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ini pertemuan pertamanya dengan gadis itu. apakah analisanya ben ar atau tidak? Dita kemudian memencet nomor HP suaminya dan mengirim SMS sangat singkat! Sori.processtext. sekali lagi cuma diam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. siang ini aku tidak bisa makan siang bersamamu. http://www. Dita menghela nafasnya. Dia capek sekali. Edisi 02/19/2006 Perempuan remaja ini sedang berdiri di muka Dita (sang psikiater).com/abclit. Kalau kau mau.processtext. Perempuan remaja ini. tidak ingin bicara! Dita yang mulai berbicara. bisa curhat kepadaku. kau tidak bisa bicar a atau tidak mampu berbicara. . Tina. Dita merasa lega.com/abclit. Bram selalu bisa memberinya semangat saat dia merasa capek dan tidak paham. http://www. sehingga penyelesaiannya tidak selalu bisa tuntas. ada banyak kasus yang haru s aku tuntaskan hari ini juga.html Post: 02/23/2006 Disimak: 205 kali Cerpen: Ratna Indraswari Ibrahim Sumber: Kompas. Hal ini akan memudahkan Dita untuk menganalisa dan membuat dia gnosis. pekerjaannya tidak semudah yang dia p ikirkan. tidak ada yang sa lah dalam diri gadis ini. Apa yang jadi masalahmu sayang? Perempuan muda itu.

Menjadi ahli bahasa yang sangat hebat di masa depan. Mama. Aku mengangguk dengan cepat.processtext. dia tadi m embelikan boneka. Tina. aku melihat Mama d icium oleh Om (Adik Papa) dan Mama berkata kepadaku. punya kemampuan berbahasa yang baik. padahal aku sendiri setiap hari baca koran tidak pernah kulihat yang akan punah dari bahasa kita. orangtuaku merayakan ulang tahunku yang ke tujuh belas dengan sangat istimewa. yang menyatakan selama ini Tina perempuan yang baik . kau harus percaya itu! Sekarang katakan terima kasih kepada Om.processtext. http://www. hanyalah rasa kasih a ntara kakak dan adik. keluar dari masalah ini.com/abclit.html Aku menelepon wali kelasnya. yang sudah lama kau inginkan. aku kepingin pipis. bukan karena apa-apa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. aku tertidur dengan nyenyak! Aku terbangun dari tidur nyenyakku dan kulihat Mama mencium Om! Kukatakan kepadanya. Setelah bertemu beberapa kali. Masih menur ut wali muridnya kedua orangtua Tina kelihatan cukup memerhatikan anaknya itu! Sudah kuduga. apakah ini kasih sayang antara kakak dan adik? .Generated by ABC Amber LIT Converter. Ini bukan kejahatan. Wali muridnya menyangka. aku seperti Cinderella yang tanpa kehilangan sepatu kaca (sekalipun ka dang-kadang kubayangkan enak juga kalau sepatuku ketinggalan dan ditemukan oleh seorang Pang eran). http://www. Waktu umurku baru menginjak tujuh tahun. Dita berhasil membujuk Tina menceritakan sesuatu lewat tulisan. sebuah kasus yang menarik bukan? kata Bram menutup teleponnya. ini sangat menyakitkan perasaanmu kan? Tap i solusi yang terbaik. Tina akan bisa menyelesa ikan S1 bahasa dengan baik.com/abclit. Dita berkata sungguh-sungguh. Sayang. Tiga bulan yang lampau. Tulisan itu terbaca demikian. seperti yang kau pernah ceritakan kepada gurumu bahwa bahasa Indonesia bisa kehilangan akarnya. sekalipun Tina bukan seorang gadis yang pandai bergaul. takut melihat kemarahan di mata Mama. S ebuah analisis yang sangat luar biasa dari seorang pelajar SMA. meneruskan tulisannya. Setelah pesta yang luar biasa itu.

html Dita memegang tangan Tina dan berkata.Generated by ABC Amber LIT Converter. dia sepertinya menemukan kembali keingintahuannya yang lebar tentang m anusia. Buat Dita. apalagi Mamamu punya pergaulan yang luas dan kita tid ak tahu pasti apakah dia bahagia dalam perkawinannya. Dita tersenyum gelisah. Ini masalah mereka. Kita saling membutuhkan. aku tidak tahu. ng tidak akan pernah sepaham denganku. karena tidak mungkin bisa diperbaiki lagi. sekalipun Papa menurut kamu orang yang baik sek ali? Seharusnya yang kamu lakukan terapi agar bisa ngomong lagi dan jadilah perempuan muda yang bahagia dan penuh cita-cita. Kemudian setelah Tina pergi dari ruangan ini. Anak perempuanku mema Tina.processtext. dan saya kepingin me nyanyi atau membaca puisi untuk anak-anak yang ditelantarkan oleh orangtuanya. http://www. apakah itu cinta. sayang. kalau pusingmu semakin bertambah.com/abclit. Kau tahu kasus yang sangat klasik. perselingkuhan di antara orangtuanya. Seandainya kau Mamaku. Dokter Dita. Sehingga . di zaman ini akan sangat sulit mencari ibu yang seperti malaikat. dokter neurolog menganggap kau bisa mela kukan hal itu sebaik dulu. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dita tertawa dan sebetulnya banyak kasus yang sedang ditanganinya. katakan kepadaku ya .processtext. karena saya yakin kamu tidak akan menghancurkan dirimu sendiri. Dita menelepon. Bram-nya. Bram menyambar cepat. tulis Tina. Tina menuliskan di atas kertas yang dibaca oleh Dita. di seantero dunia ini . saya sejak lama ingin sekali bisa bicara lagi. Kamu pasti bisa. suamimu yang kakakku itu.com/abclit. k asus Tina sangat istimewa. tetaplah melakukan terapi bicara. tapi kami saling menyayangi. yang penting belajarlah dari masalah ini. pasti tidak akan bisa mendefinisikan arti cinta itu. O ya. Dengarlah.

Kemudian. tanpa meng edipkan matanya. A ku dulu senang. aku seperti anak pelacur di jalanan! Aku sudah merencanakan bunuh diri. kurobek-robek. terus aku ingin sekali bunuh diri. Dear. Sayang. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. aku seperti sudah me nebarkan bau busuk. juga pada pacarku. . Kecurangan ini kami nikmati dengan tertawa ber sama. Ini berarti sangat spesial. Sungguh.html Bram mendengarkan ceritanya. Tapi kalau aku menceritakan hal yang sebenar-benarnya dari aib keluargaku. yang menyayanginya. Barangkali perasaan sayang mereka muncul dari sini. Pada suatu senja. sah abat-sahabatku. siapa bilang bujangan muda itu tidak cakep! Tina melihatnya. Papa dari anaknya .processtext. kalau Eyang tidur di kamarku. Mas Ledret telaten sekali lo kalau terapi orang. Yaa Tuhan. ia tidak ingin membandingkan Bram dengan. aku akan bahagia kalau kamu mau terapi bicar a. Jadi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. setelah s ekian kali bertemu dengan adik iparnya itu. dokter Dita yang baik. Tina datang lagi. malam itu ingin tidur di kamarku. Sebab. kue kesukaanku. Hari ini. apaka h dia tidak menyukai suaminya? Rasanya tidak! Dia tetap menghormati suami sebagai kepala kel uarga. http://www. Ketika dokter menganjurkan aku untuk menulis pengalamanku ini. Bude. sehingga mereka harus menutup hidungnya. Aku merasa jijik kepada Mama dan Papa yang te lah melahirkan aku dan terkutuklah mereka karena tak bisa aku ceritakan ini kepada Eyang. setiap selesai t ulisan.processtext. Dita merasa nyaman ngobrol dengan Bram. ha-ha-ha-ha. aku tahu di dalam tubuhku ada sebuah keinda han.com/abclit. Aku merasa kalau bercerita hal itu lebih memalukan daripada aku ke pergok dalam keadaan telanjang di mukanya. yang sudah diulang-ulang beberapa kali.com/abclit. namun Eyang bilang. dan uang jajan yang diselipkan agar kakak tidak tahu. ini diary-mu yang boleh aku baca? Tentu saja aku akan merasa menjadi orang yang paling pinter sejagat kalau kamu mau percaya kepadaku dan mau ngomong lagi. ada dongeng.

Aku senang sekali Dokter mengajakku makan di sini. Rasa sayang itu. aku tiba-tiba merasa iri ter hadap anakmu. http://www. namun dia menulis untuk Dita (dia menulis di atas kertas tisu restoran in i).processtext. netral. dan bisa jadi sangat dingin. bahkan kasus seorang laki-laki yang berkali-kali ingin bunuh diri. Eyang. untuk Tina? Dia sudah tidak bisa membatasi dirinya lagi. Sesungguhnya. seperti rasa sayang di antara kita. Hal ini dibicarakannya dengan Bram. sahabat-sahabatnya. Kau habis dapat undian kah? Dita masuk ke kamarnya dan merasa tidak perlu untuk menceritakan hal ini kepada suaminya. pada kasus-kasus lainnya. dan Bram berkata. Padah al. kebahagiaan itu membuat suaminya terceng ang. tanpa ren Dita menganggap omongan Bram benar sekali. seperti semua dokter. Orangtuanya. Menyimpan kebahagiaannya itu untuk diceritakan kepada Bram kalau besok mereka ma kan siang bersama.html Tina tersenyum dan Dita tahu ajakannya disambut dengan riang sekali. Oleh karena itu. Dita mencari orangorang yang mencintai Tina. http://www. pasti sangat bahagiaaaaaaa sekali. tolonglah aku.com/abclit. bahkan pacar Tina. dia seharusnya cuma berempati kepada pasien . Wawan cara dilakukannya . sepertinya larut.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dokter Dita yang baik. Sore ini mereka merasa sangat bahagia.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. cana dan pagar. dia menanganinya seperti kebanyakan dokter yang lain. Dita memeluk Tina. Tolong. Tapi entahlah.processtext. ilmiah. Di restora n ini Tina tidak begitu lahap.

aku suka sekali pada musik. aku tidak mempunyai kemampuan untuk bisa lebih baik dari kemarin. DVD dan CD-ku yang berhamburan di kamar. orangtuaku bekerja keras karena ingin menyekola hkan aku dan Kak Windy ke mancanegara.processtext. ketidakinginanku ngomong hanya untuk menyakiti Mama.html Tina menulis lagi. Eyang kini menangis! Dia pasti lebih suka melihatku mati daripada tidak bisa ngo brol dengannya. Apa yang saya pikirkan tentang masa kecil saya. Sebetulnya. Dul u aku sangat rajin mengoleksi musik apa pun dan mencampurkan musik yang satu dengan musik yang lain . http://www. kalau kukhayalkan hal itu. Tapi. kal au kulihat koleksi kaset.html Generated by ABC Amber LIT Converter. keterusan hingga lida hku jadi kelu dan telingaku tidak mendengar apa-apa lagi. Dokter. Tapi. Sebab. Eyang mengantarku. Padahal setiap aku latihan. Eyang berharap banyak untuk kesembuhanku. Ket ika saya main ke rumah seorang teman.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mama bilang. karena aku benci perselingkuhan itu . Dokter Dita yang baik. Tidak seorang pun yang menolong. tolong. tiba-tiba laki-laki itu berubah seperti wajah Omku! Aku jijik! Aku pikir kalau aku boleh m emilih ibu. sampai senja hari. Dengan sekolah ke mancanegara. Apakah tidak sebaiknya aku bunuh diri saja? Kare na setiap melihatku. tolonglah aku. dan aku benci! Sampai hari ini aku tidak akan pernah membayangkan diriku yang terkurung di men ara dan ditolong oleh seorang lelaki (kak Windy selalu membayangkan hal itu). aku merasa sangat tersakiti. sebagai hukuman Mama memasukkan saya ke gudang. Aku sudah mulai terapi bicara dengan mas Ledret.com/abclit. Aku tidak merasa lagi cita-cita Mama mulia. Tapi terasa tidak adil.com/abclit.processtext. http://www. >diaC< . rasanya sangat menyakitkan. sehingga menjadi musik yang baru. kalian akan ter seleksi dari ribuan penganggur muda di negeri ini. aku kepingin memilih seorang perempuan sederhana yang selalu menjaga kesuciannya agar aku ban gga menjadi anaknya. Padahal. sampai Om membukakan pintu gudang itu.

Sungguh.com/abclit. Lelaki itu meng ajaknya ke salah satu kanal. Dilihat dari warna kulitnya. ia tentu bukan Belanda totok. Edisi 02/12/2006 Malam sebelum ia mengukir nisan. tetap dalam diamnya. aku tidak pernah mencintai suamiku! kata Dita tela Tina melihat. apakah aku tidak punya problem? Tentu saja aku punya. Berhenti di tepi kanal. http://www. Tan Kim Hok bermimpi bertemu dengan seorang le laki jangkung.html Kau tanyakan. kecuali kakinya yang tak bersepatu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. k.Generated by ABC Amber LIT Converter. ia tudingkan jari telunjuknya ke arah tumpukan sa mpah dan lumpur menggunung.com/abclit. Tapi bola matanya bir u tajam dan pakaiannya seperti orang Eropa umumnya. http://www. .*** Malang. lalat-lalat yang beterbangan di sekitar sampah dan aroma busuk yang memualkan perut. 22 Januari 2006 Pengukir Nisan Post: 02/13/2006 Disimak: 252 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas.processtext.

Istri Tuan Gubernur sendiri kini menjadi korban berikutnya. miri p angsa putih berhiaskan kalung mutiara dari Banda. Dipandangnya kini bakal nisan untuk perempuan saleh yang beberapa hari lalu tel ah mangkat itu. Dari tempatnya berdiri. menumbangkan orang-orang ke liang kubur. Wabah penyakit menyerang seperti amukan setan. Kesiur angin menampar mukanya. dan seolah melihat dua sayap mengembang. Sebentar lagi Agustus akan benar-benar mengeringkan kanal-ka nal di Batavia. mencermati apakah sudah tepat ia mengukirkannya ataukah mas ih perlu dirubah. Kim Hok menyentuh ukiran huruf-huruf pada nisan itu. Kanal-kanal dipenuhi lumpur dan sampah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tan Kim Hok terbengong memandan g punggung laki-laki itu. Dalam ketakjuban semacam itu. Ia mengikuti bayangan lelaki itu sampai hilang sebelum akhirnya tergeragap bangun. Belum pula pikiran menguasai dirinya.processtext.com/abclit.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Udara terasa sejuk. Ia telah bersiap-siap seandainya ditanya kenapa ada gambar tengkorak dan . menciptakan pemandangan dan aroma tak sedap. http://www. dan membaca sekali lagi. Tuan Gubernur sampai-sampai membuat lok asi pemakaman tambahan di Nieuw Hollandsche Kerk dan Jassenskerk.processtext. semacam uap amis dari racun binatang mati atau upas tetumbuhan.html Tan Kim Hok tak mengerti apa maksud lelaki itu. sekarang kembali ia menangguk untung besar. Het graf der Hollanders. tanpa pamit lelaki itu pergi. sebuah nama cantik. Kim Hok lupa ia sedang berdiri di tepian kanal penyebar penyakit yang telah makan ba nyak korban. http://www. menunggu pesuruh Gubernur jender al datang mengambil pesanannya. Tapi ajakan lelaki itu bagai tarikan magnet. Leher panjangnya banyak dikagumi orang. Sore hampir turun. ia terbawa tanpa perlawanan sedikit pun. Ia duduk di depan rumahnya. Setelah sempat sepi pemesanan nisan sejak lima tahun lalu. Beberapa bulan ini orang-orang mulai menyebut. Nyony a. berkepak-kepak lembut. hidungnya men cium aroma aneh. makin mempe rcepat langkahnya. Ia yakin belum pernah sekalipun bertemu dengannya. Seluruh B atavia mengenalnya karena setiap minggu ia rajin ke gereja. pikirnya. Barangkali suatu saat kau akan bangkit untuk menjelaskan sebab kematianmu. Cristus is mijn opstanding. seanggun penyandangnya. menjadi anggota paduan suar a dan terkenal karena rendanya yang amat bagus dan halus. Joff Judit Barra Van Amsteldam. meskipun ia ragu ap akah kematiannya karena air dan kanal-kanal sungai di Batavia atau oleh sebab lain.nyebut Batavia dengan julukan ane h. kuburan orang-orang Belanda.

Bukankah dia sendiri yang mengabarkan ke seluruh Ba tavia bahwa istrinya meninggal akibat wabah penyakit yang diakibatkan oleh kanal-kanal yang biasa dil ewati istrinya ketika .tulang bersilang pada nisan.

Kebahagiaan untukmu Nyonya. ia hidup dari kematian orang lain. dan para perempuan berpaha lembut serta berp ayudara besar. Pikiran lelaki tinggi besar d an berkumis tebal itu sedang terarah ke wilayah Celebes Utara. Dialah satu.com/abclit. kata Ban Sing Hwat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Berkat doa Nyonya di gereja.processtext. Ia sadar kenapa Thian memberikan keahlian mengukir nisan.satunya pembuat nis an yang paham ilmu Heraldik. Suatu hari. . Tak akan lagi dia peduli apakah nisan istrinya diberi gambar tengkorak kepala at aukah binatang simbol kesetiaan. Sementara itu. Ia bertabik hormat padanya. Jika tidak berbuat demik ian. lelaki kurus yang menga jarinya mengukir nisan. Ia akan berpikir perang dan perang. Orang-orang di Batavia tahu benar keahliannya. Apalagi setelah istrinya meninggal.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ia bertemu dengan Nyonya Judith Barra. persiapan besar-besaran pertempuran ana k buahnya dengan Spanyol. http://www. Mooi-mooi Belanda kesukaannya akan lebih menyibukkan dia . opsir-opsir pengawal akan menendangnya ke air di bawah kanal. karena tersembul sedikit keingi nan dalam hatinya agar suatu saat orang ingin tahu sebab musabab kematian Nyonya Gubernur ini.html Lagipula Tuan Gubernur tak mungkin menanyakannya. Untuk menjelaskan harapan orang-orang mati dan memberikan petunjuk bagi anak cuc unya seperti apakah keturunan mereka di masa lalu. Apakah Anda akan ke gereja di pagi cerah ini? Kaukah pembuat nisan tersohor itu? Belum tua benar seperti yang kubayangkan sebe lumnya. Kini ia tidak sekadar mengikuti pakem Heraldik.com/abclit. misteri yang diberitahukan oleh lelaki aneh dalam mimpinya. http://www. Keluar dari garis keluarganya yang kebanyakan menjadi tabib. setelah musim hujan panjang di Batavia yang membuat kanal-kanal mel uap.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Tentu saja Nyonya. Bila sekarang ia tak menggambari nisan Nyonya Gubernur dengan sepasang burung m erpati. tak ada lagi masa-masa damai seperti sekarang. babi. Nyonya. dan elang. Pelaksanaan ibadah agama selain Kristen Calvinis di Kerajaan Batavia dilarang. Ia mengangguk. Sepotong percakapan pendek di bulan April itu membuatnya terkesan. Ia tidak berkomentar apa-apa. paling tidak akan dihukum dengan menyita alat-alat peribadatannya. Saya menyukai semua kitab suci.html Tidak. Kebanyakan di antara mereka meminta ukiran sepasang senapan.Generated by ABC Amber LIT Converter. ketika para pembesar VOC beramai-ramai memesan nisan berukir yang meninggal akib at perang ataupun sakit. Semuanya memberikan saya keda maian. teman-t emannya diam-diam membangun kelenteng di luar kota. Saya pemeluk Tao. Setelah Bata via diserang tentara Agung 16 tahun lalu.com/abclit. Apakah ka u juga belajar Injil? tanyanya dengan senyum santun. anjing. Sayang wabah penyakit bergentayangan tak mengenal mata. gumamnya sembari pergi. Ia memang tak lagi dipenuhi pesanan sebanyak l ima tahun lalu. dan gambar binatang seperti merpati. Seluruh Batavia ini tahu suaminya menerapkan pera turan aneh tentang peribadatan. Satu tahun lalu. Tapi kau bisa mengukirkan kalimat-kalimat dari kitab suci dalam nisan. ia pun bingung kenapa tak berhasrat menggambarkan sepasang merpati di nisan itu.processtext. Namun. http://www. dipimpin Letnan Coa Sin Cu. Orang-orang Cina dan pemeluk Islam dipersulit dalam beribadah. beberapa di antara mereka malah dimasuk kan ke dalam penjara dan meninggal terjangkit penyakit kolera. Tapi Injillah yang paling benar menyuarakan kebenaran. Bangunannya dihancurkan dan ta nahnya disita.com/abclit. http://www. topi baja. Kaum perempuan biasanya memin ta digambar burung merpati sebagai lambang kesetiaan.processtext.

Namun. Harap Tuan mengerti. Apakah pesanan tuan Gubernur sudah jadi? tanya opsir itu tanpa memberikan salam t erlebih dahulu.com/abclit. kenapa ia begi tu berhasrat menggambar simbol racun itu di nisan? Kepalanya berdenyut-denyut memikirkan kemu ngkinan buruk itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. aku telah memberikan tanda-tanda lebih terhormat berupa hiasan monumen tal seperti inskripsi kesukaan Mevrouw. Kini dipandangnya Kim Hok dengan saksama dan menye lidik. Kesadaran baru merasuk ke alam pikirannya yang tengah mengembara ke mana-mana. Dari jauh ia melihat opsir Kompeni tergesa-gesa berjalan ke arahnya. Kenapa tak beri gambar binatang pada nisannya? Bukankah sudah menjadi kebiasaan perempuan bermartabat mendapatkan penghormatan dengan simbol merpati sebagai tanda kesetia an? Dan apakah ini? Kenapa kau beri gambar begini mengerikan? Kim Hok tergelak dalam hati melihat polah tingkah opsir muda itu. Tuan Gubernur sendiri telah menyerahkan seluruh keputusan pembuatan nisan itu pa daku. Ia mengarahkan pandangan ke nisan yang disandarkan di dinding rumah. http://www.processtext. Ia mendekat d an menerangkan isi hatinya. Benarkah Ny onya itu diracun? Ia tak melihat jelas tubuhnya sebelum dikuburkan.processtext. Di tengah kelesuan dan lamunannya. Opsir itu mend ekat dan mengamatinya dengan lagak seorang seniman. Apakah kau mencurigai perihal meninggalnya Mevrouw Gubernur? .Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia meninggal karena penyakit dari kanal-kanal itu bukan? Opsir itu mengangguk-angguk. Kim Hok teringat kembali dengan mimpinya sem alam. Tuan. mohonlah kiranya Tuan pahami sebagai tanda perhatia n seluruh penduduk Batavia pada penyakit yang kini banyak menyerang. Inilah gambaran kaum berm artabat.html Jesus is mijn opstanding. Adapun gambar tengkorak itu. http://www.com/abclit. hiasan perang layaknya kaum ksatria.

gambar tengkorak dan dua tulang ini membuatku t akut. Bagaimana Tuan bisa berkata demikian? tanya Kim Hok ingin tahu. gumam opsir itu seperti berbicara dengan dirinya sendi ri.processtext. menghiasi dinding. Tidak. http://www. Seorang anak lelak i Belanda yang pertama melihatnya berlari sambil menjerit-jerit seperti dikejar hantu. Saya tidak akan mengatakannya. sebuah tubuh terong gok penuh luka. Lain dengan kaum pribumi dan bangsa kuning macam kalian. adalah yang utama di antara perempuan Belanda. Meskipun tetap menunjukkan diri sebagai perempu an bermartabat. Tuan. Selamat jalan. Aku harap Tuan Gubernur tidak akan murka. Dia terlalu menderita. apa harus kubilang untuk Nyonya itu. Tak lama kemudia n. saleh.dinding rumah dengan lukisan-lukisan inda h.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Begitulah kami bangsa Belanda. aku tak ing in menghancurkan martabat Tuan Gubernur.Generated by ABC Amber LIT Converter. seluruh penduduk sekitar permukiman itu geger oleh mayat yang dibuang di kanal tersebut.com/abclit. ah. Ia mengelus bulu kuduknya.html Dia seorang perempuan saleh dan baik hati. Mereka ditakdirkan menjadi kaum yang sangat bahagia. Tuan. Di antara sampah dan lumpur menggunung di salah satu kanal. Saya sering terheran-heran bagaimana mereka bisa membuat renda amat bagus.com/abclit. Sayang. Sungguh. . Tuan. meninggal terlalu cepat. ia sangat menderita. Kabarnya anak kecil tak boleh bermain di dalam rumah. Tuan Carel terlalu lemah pada mooi-mooi cantik di Batavia ini. http://www. menyiapkan tempat tidur nyaman dan beraroma wangi. Tidak ada perempuan yang paling baik selain Mevrouw-Mevrouw Be landa. Tentu saja. kata Kim Hok memuji. dan mencintai seni dan kera jinan. dirubung lalat-lalat hijau yang berbiak setiap musim kemarau. membayangkan apakah dar i punggungnya keluar sayap seperti kejadian dalam mimpi semalam. Dan Mevrouw Gubernur. Sayang Tuan.processtext. Tuan. Akan kubawa pulang. Tan Kim Hok memandangi punggung lelaki itu sampai jauh. Bara ngkali itulah yang diinginkan Tuhan. mengambil lebih cepat orang-orang baik dan saleh di dunia ini agar mereka tidak dikotori oleh banyak dosa. katanya sembari memanggul nisan itu ke arah kereta yang ia bawa. Aku seorang opsir biasa.

akhir Desember 2005 Lonceng Post: 02/06/2006 Disimak: 186 kali Cerpen: Wilson Nadeak Sumber: Kompas. seorang perempuan usia kira-kira tiga puluh lima t ahun. tetapi orang-orang yang di warung geleng kepala.*** Yogyakarta. ia m elenggang masuk desa dan mampir di warung menanyakan seseorang. Ia tak akan bangkit dari kuburnya.processtext. Tanpa keluarga adalah hidup yang sia-sia. Keluarga mana yang mau mengaku? Semua mata orang kampung memandang dengan curiga. Tanya s aja kepada kepala desa. kata salah seorang yang mengenalnya. Mereka bertanya-tanya apa gerangan yang menyebabkan sang pengukir nisan meninggal. Kabar kematian Kim Hok menjadi buah bibir kaum Batavia selama berminggu-minggu. gumam o . untuk menjelaskan kematiannya sendiri.html Generated by ABC Amber LIT Converter. meng apa ia dibunuh dan oleh siapa ia dibunuh.processtext. http://www. apa yang dikehendakinya? Siapa dia sebenarnya? Hanya dengan sebuah koper kecil. rang-orang ketika memungkasi teka-teki pembunuhan si pengukir nisan itu. tidak kenal. ya. nama-nama seseorang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tan Kim Hok. Sayangnya. Edisi 02/05/2006 Pulang dari rantau tanpa harta adalah semacam aib.com/abclit. http://www. kata pemilik warung itu.html Dia si pengukir nisan.com/abclit. Banyak nama yang disebutkan. teka-teki pembunuhan itu tetap tak terjawab. Lelaki tua ini.

kebetulan baru saja pulang dari kota yang tidak jauh dari bukit itu. . begitu dong. Lama ia bertutur tentang kampung dan peristiwa masa kecil yang pernah di alaminya. Sebelum ia memberi komentar. sambil mengunyah sesuatu. http://www. kasih. terlalu lembut. Kepala desa lebih banyak mendengar. Betapapun.com/abclit. kata lelaki tua itu sambil menoleh ke belakang Kalau Bapak dari desa ini. Melangkah kembali ke warung itu. ladang dan rumah orangtuanya. dan nama tetangga yang pernah tinggal di dekat rumah mereka.html Generated by ABC Amber LIT Converter. jawab lelaki tua sambil merogoh kantongnya.processtext. ia menyadari bahw a logatnya asing bagi penduduk desa ini. Kepala desa yang ditemuinya. Rupanya dari kamar sebelah ia mendengar Terima . Ia menyebutkan n ama-nama keluarganya. sekadar meyakinkan kepala desa bahwa dia memang orang sini. Lelaki tua memperkenalkan diri. begitu nama desa yang terletak d i atas bukit itu. Berapa semua? Pemilik warung menyebut jumlah harga makanan dan minuman yang dimakan lima oran g yang duduk di warung itu. Ba pak wajib dong mentraktir kita semua yang ada di sini. mampir di warung ini. ya.Generated by ABC Amber LIT Converter. saya toh tidak makan apa-apa.com/abclit. Meninggalkan desa ini ketika usia dua belas tahun dan baru sekali ini pulang kampung. bahwa ia dahulu lahir dan tinggal di desa ini. Lelaki tua itu membayarnya semua. Oh. pulang dari rantau pula.processtext. Hari masih siang ketika ia tiba di Desa Bukit. dari gelas. Usianya sekitar empat puluhan. Itu baru namanya orang rantau! celetuk seorang anak muda. putih. kata mereka sambil terus mereguk cairan berbuih.html Lho. ya. muncul di pintu. kata seseorang yang kemudian mereguk minu man yang berbuih dari gelasnya. http://www. Nah. seorang ibu de ngan kapur sirih di tangan.

processtext. Sauda ra-saudaramu yang lain menyusul mereka. ada yang seorang lagi. Ka ukah salah satu dari mereka itu? Coba sebut namamu sekali lagi. Ia memegang dahinya yang sudah mengerut. silih berganti dengan wajah lelaki tua. Merantau ke seberang lautan.Generated by ABC Amber LIT Converter.. entah di mana kubur mereka. Aku ingat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ayah dan ibumu sudah tidak ada. pendengaranku kurang baik. ayahmu sering menyebut-nyebut namamu. Sebagian dari mereka yang kau ceritakan sudah berlalu. jawab Barita. sema kin larut dalam kisah masa lalu itu. Ya. . pergi ent ah ke mana. nama yang terekam da lam lubuk hatinya. Masa su lit waktu itu. mencoba mengin gat-ingat masa lalu. adikmu. masa gerilya. kau mau apa Barita? Aku mau tinggal di desa ini. sampai kepada kematian yang menimpanya. Lalu. Dari ceritamu. kata ibu berambut putih itu.. Tutur nenek berambut putih itu meluncur begitu saja. Ayahmu si anu. http://www.processtext. Banyak anak muda yang hilang jejaknya. jawabnya pelahan. aku ingat kau. Kepala desa mengamati wajah ibunya. dan katanya. Menghabiskan masa tua.html Ibu saya. lelaki tua itu. http://www. Lelaki tua itu mengulurkan tangan dan menyebut nama kecilnya. Lama mereka tidak mendengar berita darimu. ya. Ya. Aku ingat. aku mengingat sesuatu. Ibu yang sudah be rambut putih semua menatapnya dengan tajam. ya. Ada bayang-bayang air mata di pelupuk mata lelaki tua yang duduk di hadapannya. anaknya. bukan? Ya. Setelah menjual tanah kalian. Namaku Barita. Kepala desa.com/abclit.com/abclit. Hening sejenak. seorang dari antaranya. Masa lalu. kata kepala desa. Dan kau. sebagian lagi sudah pergi ke rantau.

Sebuah gereja tua masih berdiri di atas bukit. Kalau berjumpa di jalan. ladang peninggalan orangtuanya.com/abclit. Itu yang penting. kemudian berlalu tanpa membalas sapaan. tempat ibunya memasak. Dan kini. Masih ada orang yang berbaik hati kepadanya. Biar ibu yang menjadi saksi. Sekali. jawab Barita. Tidak satu wajah pun yang dikenalinya. Berdoa dalam kebaktian yang khusyuk. Se sudah itu.processtext. ia menebus sebidang tanah. Barangkali anak-anak itu mendengar dari orangtua mereka bahwa lelaki tua yang ba ru pulang dari rantau itu lama tinggal di seberang. Hanya anak-anak SD yang suka mampir ke pondoknya yang reyot. Banyak cerita dari berbagai kota Pulau Jawa yang diceritakannya. orang-orang bertanya tentang dia. tidak begitu jauh dari pondok le laki itu. senang bercerita. Sudut rumah bagian barat tempat d ia berbaring dahulu. Di situlah ia dilahirkan.anak terkejut melihat sebuah sedan parkir di samping gereja tua. Sendiri. anak. Minggu pertama. Tinggal aku saksi hidup. Barita sangat berterima kasih. Dulu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Selain bukti bahwa Bapak ahli waris. Ata s bantuan kepala desa. . Ada nisan bertuliskan nama ayahnya. ia rajin belajar nyanyi di sana. Aku akan menebusnya.processtext. sedangkan kubur yang lain tak bernama. Dan Barita. kata kepala desa. ia kembal i ke sana. Mereka ingin mendengarkan kisah-kisah dari seberan g. Seorang lelaki diikuti lelaki lain. tidak seorang pun yang memedulikannya. Harus ada saksi. Tak punya keluarga lagi. Tanahmu? Semua sudah berlalu. Pondok yang reyot itu bagian dari hi dupnya.html Sendiri. nenek tua itu mengulangi dengan suara lemah. Tapi ia masih melihat perapian. orang. Kisa h-kisah menarik dari adat-istiadat suku bangsa yang hidup di Pulau Jawa. Ia memerlukan waktu untuk membersihkan kuburan keluarga di batas ladang. http://www. ia belakang se dang menuju tempat mereka yang sedang mendengar kisah dari kakek Barita.com/abclit. Pak.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebuah rumah di hari tuakah? Tak lebih dari sebuah pondok yang reyot di tengah ladang itu. http://www. Nak.orang melihatny a sekilas. batu-batu berserakan di atasnya.

ia mau menambah kegiatan dari waktu ke waktu. Ajaib. Sesudah itu ia tumbuh sendiri. Tidak merepotkan. Menanam ubi kayu hanya sekali. http://www. kau ada di sini! Itulah kehidupan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Syukurlah.html Bagaimana kau tahu aku di sini? tanya Barita dalam bahasa Jawa. Kurang lebih setengah jam mereka berbincang-bincang di halaman rumah. Bari ta mengatakan tidak apa-apa. sehingga anak-anak terbengong-bengong. Pengur us gereja setuju . http://www. Hanya ada sebuah permohonannya.processtext.processtext. Ia melamar menjadi koster gereja. dan kini tinggal di sini.com/abclit. tentang seorang lelaki tua yang pulang dari pe rantauan. Karena itu. dari pukul enam pagi sampai pukul enam petang. Kau baik-baik saja? Ya. dalam bah asa Jawa. Kau cerita siapa aku? Tidak! Aku ingin lihat sendiri dan berjumpa denganmu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Cerita selintas dari kepala desa. tanpa upah. Penatua jemaat agak terkejut. tapi tidak lama kemudian mereka menerima lamaran itu.com/abclit. ingin menghidupkan kembali lonceng gere ja dan membunyikannya setiap jam.

sebelum upacara penguburan. bersama ayahnya dud uk di dangau di kebun. Suatu hari. Ia ingin tahu apa yang terjadi. Pak Barita tidak mau ikut anaknya ke Amerika karena ia telah berjuang untuk nega ra ini dan ingin mati di . Hari ini kita memberangkatkan seorang prajurit pejuang bangsa. Satu kali berarti pukul satu. Beberapa orang pengurus gereja membuat peti dan memasukkan tubuh yang sudah kaku itu ke dalamnya. Lazimnya . seorang anak yang suka mendengar cerita Barita. di lembah. banyak orang yang menunggui. Tiba di rumah sakit. tampak ada beberapa bus yang berhenti dekat gereja. Bupati berbicara dengan penatua jemaat dan kemudian menceritakan riwayat almarhum Barita di depan khalayak. jawab anaknya. Sebelum jenazah diusung ke pekuburan keluarga. Setiap pukulan menunjuk kepa da jam. Almarhum Barita mengembuskan napas t erakhir kemarin. Dua belas kali berarti pukul dua belas. Tidak banyak orang yang menunggui jenazahnya di pondok yang reyot itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka menghitung dentangan itu. Orang-orang terkejut ketika bupati ber jalan di depan diikuti sepasukan tentara yang membawa sebuah potret berbingkai. Tiga belas kali dan disusul dentangan kecil. Dan lonceng gereja di bukit berdentang setiap jam. ia melihat telah banyak juga orang berkerumun. tetapi mereka mengatakan bahwa mereka tidak bisa hadir hari ini. Berpuluh-puluh orang berpakaian seragam kantor dan satu pasukan te ntara dengan sikap militer berbaris menuju pondok reyot itu. Sesampai di ger eja itu. Mereka hendak menyantap makanan siang ketika mendengar siponga ng lonceng gereja. yang memantul dengan jelas. Saudara-saudara sekalian. Berapa kali? tanya aya hnya. Dan itu telah berjal an enam bulan.com/abclit. Anak-anak banyak yang hadir. Kau menghitung? tanya sang ayah kepada anaknya. Upacara pemakaman akan segera dilakukan. Upacara singkat diadakan di halaman. Prajurit yang te lah mempersembahkan seluruh jiwa raganya untuk nusa dan bangsa. Mereka menggotong tubuh lelaki tua menuruni bukit dan menaikkan ke atas mobil terbuka.processtext. http://www. http://www.html Tidak apa-apa. Tiada.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. perawat memeriksa denyut jantungnya. gema di lem bah. Telah kutelepon anaknya di Amerika.processtext. beberapa orang tua dan orang muda. Ya. Akan saya bersihkan. Anak itu berlari ke atas bukit.

Beberapa waktu yang lalu.com/abclit. terima kasih atas perjuanganmu. 31 Oktober 2005 Dendang Perempuan Pendendam Post: 01/23/2006 Disimak: 234 kali . Kalian harus berbahagia karena seorang pejuang lahir dari desa ini.processtext.processtext. Bandung. Angin malam yang dingin menyentuh nisan almarhum Kolonel Barita. saudara. Kolonel Barita. http://www. di makam keluarga. suara tembakan itu bergema kembali di lembah. Ia pensiun dari kemiliteran dengan pang kat kolonel. Ia komandanku. Dokter mengatakan bahwa peluru itu tidak dapat dikeluarkan tanpa membah ayakan nyawanya. Ia amat mengasihi desa ini.saudara..Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia mendekatkan wajah ke peti dan kemudi an undur ketika prajurit membungkus peti itu dengan bendera. ia menitipkan surat-surat penghargaan pemerintah yang diberikan kepadanya. Tembakan penghormatan terakhir berg ema di udara dari laras senjata prajurit. http://www. Dan hari ini.com/abclit.. rakyatku di Desa Bukit. walaupun ia berjuang di palagan Ambarawa dan sekitarnya. dengan peluru di dada. kita akan makamkan dia sesuai dengan permintaannya. Bupati menghapus air mata dari pipinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. sebutir pelur u bersarang di dadanya. Ia kembali sehat. Seorang komandan yan g tidak pernah gentar dan selalu berada di garis depan. Dalam sebuah pertempuran. Ia m enampik dimakamkan di makam pahlawan..html Sauara-saudara.

Namun. Membuat malam membeku sendiri. Oh. tempat jasad Pakde terkapar. Gerimis menyudahi dirinya.processtext. aku ingin melihat jasad Pakde Suto tak bisa dimasuk kan ke dalam keranda. Kentongan titir di persimpangan jalan ditalu satu-satu. karena dia tahu. seperti tak pernah terjadi. dan dengan begitu menggeser pematang. http://www. sudah terbang meninggalkan bubungan rumah Pakde Suto. Mengucaplah Suto ! kata-kata itu diulang be rkali-kali. dilantunkan ke kuping Pakde yang meregang dikepung maut. Para pelayat menye linap ke ruang tengah.com/abclit. diiringi sedu-sedan. Gusti . meskipun dia masih punya hubungan darah d engan kami. p ematang sawah tak pernah lupa mencatat kelakuan busuknya itu. http://www. Kejahatan itu berlangsung sangat perlahan. sudah sejak lama aku menunggu kematiannya. dengan menggeser pematang secara licik. Dia adik Ayah kami semua. .html Sumber: Kompas. Ibu tak mau mengadukan penjarahan itu dalam rapat desa. yang sejak subuh menyayat-nyayatkan isyarat kemalangan. Juga di dalam hatinya sendiri. Dia selalu berusaha menenteramkan perasaan kehilangan yang bergejolak di dalam hati anak-anaknya. Raung kematian kemudian menggunung dari rumah Pakde. limpahan lumpur itu lantas mengering. Peti matinya beberapa kali harus dibongkar-pasang karena kurang panjang . Pakde Suto telah mencaplok sawah Ibu ku dua kali seratus meter bujur sangkar dalam masa hampir empat puluh tahun. Saat menyiangi sawah. di pemakaman. Empat puluh tahun! Dia menelan kekayaan Ibu satu-satunya separtikel lumpur demi separtikel lumpur. masih saja dianggap sebagai kenis cayaan. Edisi 01/22/2006 Laksana gagak lapar. Namun. dengan liciknya Pakde membiarkan lumpur yang dia lemparkan ke atas pemata ng melimpah ke sawah Ibu. Ketika aku berusia belasan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan. Juga tak pernah mau men gungkit-ungkitnya dalam percakapan di rumah. Di jalan terdengar langkah yang tergo poh menuju rumah kematian. Kemudian isak tangis ya ng mengalun dari mereka yang tak kuasa menampik kematian. Dendamku takkan pernah kehilangan isi. kematian suaminya.com/abclit. Kudengar suara seperti daun yang gemersik di pekarangan. Diganggang matahari. Dia memilih diam untuk m enghindari pertikaian. aku ingin menyaksikan kutuk terhadap dia yang merampas tanah keluarga kami yang tak berayah. Ayah kami.processtext. karena keterlibatan Ayah dalam pematokan tanah para tuan tanah dengan berlindung di bal ik undang-undang pokok agraria yang berlaku ketika itu. untuk mengobati kepedihan hatiku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Emprit ganthil.

.

Tentara. dan manakala dadanya belum tegak benar. Di markas tentara dia disiksa hingga beberapa kali tak sadarkan diri. dan dia di gelandang ke dalam jip. Paginya. dua jip tentara dat ang membawa ketakutan yang mencekam. Ayah menginap di rumah Pakde Samin. Tuhan aku takkan bisa memberikan ampun kepada mereka yang terli bat dalam pembantaian tiada tara dosanya itu!) kepala Ayah terpelanting ke bawah. Barangsiapa yang berani menyimpan orang macam ini. Selang beberapa hari kemudian.anak yang lain. kebingungan. mencari kekuatan di situ. seorang pemuda melayangkan sebilah parang panjang ke tengkuknya. setelah Ayah berangka t entah ke mana. dengan diiringi gerombolan pemuda. Ayah diperintahkan bersujud. Ah.processtext.processtext. Kalau koé lain kali berani m enyimpan Paijan. berjualan k acang tanah di salah satu pasar di kota itu. sampailah berita yang tak bisa dipastikan kebenarann ya.html Takkan terkikis dari ingatanku. dan deng an cepat tubuhnya . tak kuasa melihat orang yang kami cintai diperlakukan sebagai seorang yang bejat. Di bawah todongan pistol . hanya merunduk menatap kerikil-kerikil kecil di p ekarangan. 1965. Penampungan kotoran yang baru dibuat Ayah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ibu. koé akan kubunuh! Siangnya. http://www. sambil menggendong a dikku yang terkecil. dan orang sedesa diperingatkan tentara yang mengacungkan pistol. yang tanahnya dipatok dan dibagi-bagikan Ayah kepada petani tak bert anah. turun dari jip. Kesembilan penghuni rumah dipaksa keluar. mati! Ayah diarak ke rumah kami. dan kami anak. Ayah d igiring ke atas jembatan yang menghubungkan kedua tebing Bengawan Solo. dituduhk an tentara sebagai lubang penguburan manusia. tentara menggedor rumah Pakde Samin. Konon. mata tertutup.com/abclit. mereka mendorongkan Ayah yan g matanya tertutup kain merah. Ayah dipertontonkan di depan rumah Pakde Sa min. http://www. Suatu malam. dan penu h ketakutan. dan kepala Ayah. maka kami memercayai kabar burung itu. betapa pedih melihat Ayah dengan tangan terikat ke belakang. (Oh. tapi karena Ayah tak pernah kami lihat lagi. mata tertutup. Ayah tinggal berpindah-pindah. Berminggu-minggu kemudian. Begitu dia dibentak supaya duduk kembali. Di akhir tahun kekacauan. menghindar dari kejaran benggolan-benggolan yang dikirimkan kaum tuan tanah. tiada terhitung berapa kali menggeledah rumah kami seraya membentak dan mengancam Ibu. Pakde Suto mendatangi rumah adiknya itu dan mengancam. Dia selamat dari maut setelah menceritakan bahwa dari rumahnya Ayah berangkat ke Semarang.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dengan cara yang sangat menghinakan.

ditendang menyusul kepalanya yang lebih dulu mencebur . kami anak-anak. supaya tak ada o rang desa yang . pantaskah sebuah perad aban memberikan ajal serupa itu kepada Ayah kami?! Ibu. Ah. sembunyi-sembunyi membeli bunga ke pasar.

bertubi-tubi ditancapkan ke tanah. Letakkan di t anah. Begitulah. dia mendesak. Dia terpesona menyaksikan kuburan di pinggir desa itu. tak punya nisan. yang katanya. diperlebar.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. d i mana salib dan nisan berbaur. Walaupun tidak dikatakannya. katanya. mengapa aku tak pernah bertanya. menghampiri bengawan. suamiku mengajak aku ke kampung kelahirannya di Sumatera. Sebelum menuju bengawan.processtext. membukakan gerbang petala bumi bagi sesosok jasad yang sedan . Dia. kami pula ng. Sesuatu. http://www. Suara-suara itu kemudian semakin nyata. kami terl ebih dulu berziarah ke makam kakek-nenekku. tidak bakal ditemukan di Aceh sana. dia taburkan bunga ke permukaan bengawan. Turunkan dulu. makam yang mempersatukan manakala o rang memaknai agama untuk memecah belah. Setelah itu.html Tak pernah kubayangkan ziarah akan mencambuk hidupku. M engikuti aku. beberapa kali dia tertegun. Sama seperti ketika menjemput maut. maka lengkaplah alasan suamiku untuk dengan baik-baik meminta maaf. Gali lagi tanah di sebelah kepala Pacul. Tak punya kuburan. dan. mengharukan. Dia kuajak menemui Ibuku di desa. Setelah menikah. menakutkan. Coba angkat! L etakkan! Cukup ? kaki-kaki berkecipak di tanah liat. dengan tangan gemetar. Oh Tuhan. dan aku belum hamil juga. Cuma. takkan pe rnah menyesal memperistri aku bagaimana hina pun Ayahku menemukan ajal. http://www. Sepulangnya dari ziarah di pulau seberang itu. meminta berkah. Peti matinya diusung menuju pemakaman. Suamiku menjawab dengan kata-kata bersayap. buk ankah dia juga ingin berziarah. Bukannya tak kuberitahukan kepadanya bahwa Ayahku mati terbunuh pada tahun yang membingungkan. Pukul dua siang sekarang. Katany a. dua ratus meter ke arah bengawan. linggis. Diperparah lagi dengan kenyataan bahwa setelah perkawinan kami yang memasuki tah un kelima. Dituntunnya aku berziarah ke makam orangtuanya . ada semacam nista yang aka n selalu melekat. gerimis mendesah dari langit.com/abclit. ketika kami menuruni tebing. Tanpa itu. ke makam Ayahku. sepantasnyalah nisan Ayahku berada di tengah pemakaman itu. itulah akhir perkawinan kami. karena dia terpaksa pergi meninggalkanku. Angin yang menerabas gerimis membisikkan ke kupingku tentang awal dari keributa n di antara penggali liang kubur. Ketika tiba di jembatan tempat Ayah dipancung.processtext. suamiku berjalan dengan teguh di sampingku. maka pada saat ja sad Pakde Suto diberangkatkan ke pemakaman pun. Bagian kaki dari liang lahat itu sekara ng dapat giliran digali. aku tahu nisan bagi s uku bangsanya adalah tanda bagi pokok kehidupan satu keturunan.

dan peti mati tetap saja tak bisa diturunkan. Kedua sisi. juga dicangkuli. Setelah berkali-kali liang itu diperbesar.g menelan sumpah. maka mendengunglah . diperlebar nganga nya. dari mana mayat akan diluncurkan.

sarat di wajah para pengantar. tapi tak bisa juga. orang sedesa akan tahu siapa kita. Dari celah dinding tepas. cuih . Beberapa saat kemudian.com/abclit. mereka berbicara dengan keras ke arah sekeliling. sudilah kiranya memaafkan. Ampun . biar Gusti mau menerimanya. Kata-k ata Ibu itu membuatku melangkah menyibak gerimis.com/abclit. perempuan-perempuan itu kemudian menarik diri. seperti berbisik. Kuhela nafas. terutama mereka yang menggal i berlumur tanah.processtext. Aku tahu dia ingin aku yang datang ke tengah kerumunan orang yang kebi ngungan untuk membukakan pintu maaf buat mayat seorang musuh yang masih sedarah dengan Ayah. Orang-orang menunggumu di pekuburan . Dengan kepal a tertunduk.html Sudah berapa kali kami menggali.processtext. dan dengan sebal. Kau yang jadi kunci.Generated by ABC Amber LIT Converter. meninggalkan jejak di tanah basah. mendeka ti peti mati. Las . Laki-laki yang memonopoli kehormatan tunggal dalam mengantar jenazah. beberapa orang dari keruman manusia yang kupapasi. Ka mi pasrah. Jeng. Aku membalik. Kudengar kata-kata permohonan yang mereka ucapkan den gan nada begitu rendah. Gusti ! Ingin berapa kali lag i Gusti? Ampun Bingung. Kain kafan kub ebat kembali menutup wajahnya yang pucat kehitaman. http://www. Ampunilah. terpaksa mendobrak adat kebiasaan. Mereka bergegas ke perempatan jalan desa. Itu diucapkan . kusemburkan ludahku ke mulutnya. kudeng ar lenguh nafas lega serta gemuruh gumpalan tanah menghujani peti mati yang sudah tertidur di dasar k ubur. meminta pengusung jenazah membukakan tutup keranda.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kulihat sekelompok perempuan merapat ke rumah. Dua orang pengantar jenazah melepaskan diri dari kebingungan dan kecemasan yang mengerubung di mulut liang lahat. beku. mengiba-iba. Dengan jijik kucabik kafan p enutup muka Pakde Suto. bujuk Ibu lunglai di bendul pintu kamarku. diiringi isak-tangis. Ibu keluar menemui mereka di beranda. http://www. atas nama jenazah dan keluarganya. Barangsiapa yang pernah dirugika n Pakde Suto. menguak membukakan jalan untukku. Kalau kau maafkan. katanya menunduk. Aku maju dengan dada tegak. Seperti mengutuk di ri sendiri. kami minta maaf kepadamu. juga panik.

hampir tidak pernah ketinggalan shalat lima waktu berjamaah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia tidak pernah menjelaskan kepada orang lain siapa keluarganya. seorang warga dusun di tepi pantai Teluk Dompu itu sudah le bih lama menjadi warga dusun yang dikenal banyak orang. Tidak pernah ia berkata-kata kalau tidak karena orang memulainya mengajak bicara atau bertanya. Agaknya ia tidak bisa menjawab pertanyaan orang mengenai hal -hal yang sulit. http://www. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas. Sebagian warga yang lain menganggapnya orang yang terbelakang mentalnya.com/abclit. ada juga sebagian kecil orang yang menganggapnya pula sebagai semacam orang suci karena ia sangat rajin beribadah. tetapi tidak bisa menjelaskan rukun iman dan rukun Islam umpamanya. Asal-usul Patek juga tidak banyak diketahui. Namun sebaliknya. mulai tinggal di Dusun nCuni. di masjid yang berb eda-beda. sejak ia ditugaskan memimpin base-camp proyek budida ya ikan kerapu dengan sistem keramba milik PT Solar Sahara Mina atau sering disebut SSM yang be rkantor pusat di Jakarta. sebuah permukiman nelayan di Kabupaten Dompu. misalnya mengenai kepercayaan atau imannya. Jika bicara. kira-kira delapan puluh kilometer. Namun. Hanya saja ia meng atakan dari mana ia sebenarnya berasal sebelum pindah ke Dusun nCuni. ia tidak menatap wajah orang yang mengajaknya b erbicara. Edisi 01/15/2006 Patek dan Jali adalah dua orang yang bersahabat dalam pola hubungan yang mungki n bisa dianggap aneh. Kitab suci Al Quran atau bahkan kehidupan akhirat yang ia percayai adanya. Paling tidak Patek dianggap sebagai seorang yang penuh misteri.com/abclit. tidak mengandung arti apa pun. Ia dianggap gila karena sangat pendiam dan tidak bergaul dengan orang dan tidak banyak celoteh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Patek dikenal sebagai seorang gila. Tapi Patek. Jali. Walaupun ia menyadari dirinya seoran g Muslim.processtext. dengan wirid yang lama. Berbeda dengan Jali yang dikenal sebagai manajer perusahaan.processtext. Desa Kwangko. Ia selalu menundukkan kepala. http://www. sebelah barat Desa Kwangko. seorang idiot. padahal ia tahu dan percaya pada nabi. Namanya pun aneh. Itu pun ia tidak banyak omong. karena perilakunya yang aneh. panggilan akrab Gazali. ia tidak menjelaskan men gapa ia . yaitu dari Desa Labuhan Jambu.html Si Gila dari Dusun nCuni Post: 01/16/2006 Disimak: 241 kali Cerpen: M.

Masjid atau surau itu tampak bersih.html Boleh dibilang.processtext. ia tidak pernah menginjak bangku sekolah. Rum ah warisan orangtuanya dijualnya dan dibelikan sebidang tanah di nCuni yang didirikannya ba ngunan baru. baik karyaw an maupun orang kampung. tak ragu lagi. laki-laki dan perempuan berc ampur. Penghasilannya dari memungut sampah cukup untuk menghidupi dirinya seora . walaupun Jali pernah memaksa Patek untuk menerima uang jasa. Kadang kala Jali ikut memberi ceramah berdasar pengetahuan agama yang ia miliki. Di dusun itu ia tinggal di sebuah gubuk yang sangat sederhana yang dibangunnya di tepi pantai teluk yang panjangnya sekitar seratus kilometer menjorok ke darat dari lautan Hindia itu. ia tak mau dibayar. Untuk membersihkan masjid itu. Jali adalah seorang profesional pimpinan perusahaan yang sangat berkepentingan dengan masalah-masalah perilaku mencari nafkah di sebuah kampung nelayan. Kebersihan surau itu.processtext. Ia sebenarnya baru ditinggal mati kedua orangtuanya ketika me njelang dewasa. tempat orang mengambil air wu du. surau yang sebenarnya cukup luas itu banyak dikunjungi orang. tanpa hijab. dan selalu dihantui kenangan kepada kedua orangtuanya. Mereka itu walaupun menjalankan shalat dan pergi ke masjid. barangkali lebih tepat disebut surau. Hanya riak air keci l ditiup angin.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. T eluk itu begitu tenang karena hampir tak ada gelombang. Tapi surau itu cukup makmur karena sering dipakai untuk pengajian. Ia hanya belajar meng aji saja dari seorang ustadz di kampung. Tak ada orang kampung yang punya pengalaman dimintai uang . bahkan dapat disebut oran g miskin. Yang memberi pengajian di surau itu adalah ustadz-ustadz muda dari Desa Kwangko.com/abclit. walaupun terbuka tak berdind ing. Tapi ia pantang meminta-minta. Di samping surau itu ada beberapa ledeng. Mungkin karena sedihnya. http://www. misalnya merangsang kejahatan dan yang terang menimbulkan perilaku boros. yang didirikan oleh Jali sebagai pimpinan base-camp. sebagaimana di Laut Hindia. yang rajin me mbersihkan masjid. namun sulit meninggalkan ke biasaan berjudi dan minum minuman keras buatan lokal. ia meninggalkan kampung kelahirannya untuk mengembara dan akhirnya terdampar di Dusun nCuni. adalah berkat peranan Patek. Patek tentu saja bukan orang kaya. tetapi dekat dengan sebuah m asjid kecil. http://www. Bahkan ia tidak mau menerima uang zakat karena ia merasa bukan fakir miskin dan masih sanggup be kerja mencari nafkah. Walaupun kecil.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tekanan ceramahn ya adalah soal-soal akhlak dan muamalat. Tak ada debu. maklum. Gubuknya itu agak terpisah dari perumahan penduduk. Perilaku itu menurut Jali bisa mengganggu kegi atan ekonomi desa.

yaitu memungut botol-botol kosong beka s aqua. tapi ia tidak pernah memberi tahu kepada orang lain karena koperasi harus bisa menjaga rahasia nasabah. Ketika Jali mendirikan koperasi syariah al Amin. sebuah kota kabupa ten yang jaraknya .ng. Pekerjaannya sebenarnya adalah pemulung. Jali tahu jumlah uang simpanan Pat ek. Bahkan ia sempat menabung di suatu bank di Dompu. Untuk mencari botol-botol itu ia seminggu tiga kali pergi ke Dompu. Patek mengalihkan dana tabungannya ke koperasi itu.

http://www. ia suka juga mendengarkan khotbah yang disamp aikan oleh Pastor Dhakidae yang berasal dari Flores itu. mencintai anak-anak. menanyakan apa agamanya dan bahkan menawarinya untuk dibaptis. Tapi Patek tidak mau karena merasa sudah beragama Is lam. Patek tidak pernah naik kendaraan apa pun. ia heran melihat Patek telah samp ai terlebih dahulu. Ternyata. Sering kali Jali mengajar Patek makan sehingga hubungan kedua insan itu sangat akrab.processtext. di samping kalangan m asjid di kota Dompu itu. tanpa mau m enerima upah. Tapi anehnya. Akhirnya cerita mengenai Patek itu terdengar pula hingga ke Desa Kwangko termasu . Ia bisa menerima khot bah-khotbah itu karena ia mungkin adalah seorang yang haus kasih sayang. walaupun j araknya cukup jauh. dengan kemamp uannya yang terbatas untuk memahami suatu ajaran agama. pernah tertarik pada Patek dan karena simpatinya. Dalam pagi yang temaram ia melihat di muka P atek berjalan kaki. Misalnya Yesus sering menghibur orang ya ng lagi susah. Jika pergi ke kota Dompu.processtext. ketika orang itu sampai di kota. Tapi beberapa orang mempunyai pengalaman yang sama. Jali juga membina nelayan memelihara rumput laut melalui koperasi. peranannya itu sebagai ibadah kepada Tuhan. Karena itu. Pengalaman itu memang sulit dipercaya. Cerita itulah yang membuat orang desa percaya bahwa nCuni adalah semacam Nabi Khidhir.html Botol-botol yang dipungutnya itu ditampungnya pada sebuah karung dan kemudian d isandang di punggungnya untuk di bawa ke tempat-tempat lain guna dijual. Pastor itu sering berkhotbah tentang kasi h sayang yang dicontohkan oleh Yesus Kristus sendiri. Karena cukup rajin mengikuti misa di gereja-gereja. bahkan juga menyembuhkan orang sakit. nama Patek cukup dikenal di kalangan jemaat. walaupun Patek tetap tidak banyak bicara. walaupun ia sama sekali bukan ahli agama. dari Ge reja Katolik Santa Maria.com/abclit. Hanya Jalilah yang mampu menggali pikiran Patek melalui percakapan . Patek menjual botol -botol aqua itu kepada nelayan-nelayan yang memelihara rumput laut di sepanjang pantai teluk itu . Para nelayan memakai botol-botol itu sebagai pelampung yang diikat dengan tali tempat bersand ar rumput laut.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Jali s elalu membeli botol-botol aqua itu dari Patek. tapi naik kendaraan umum. Ia menganggap.com/abclit. Namun. http://www. tak lain karena peranannya sebagai pembersih masjid dan gereja. Suatu ketika ada orang dari Dusun nCuni yang juga hendak pergi ke Dompu. Ternyata nama Patek juga dikenal luas di kalangan gereja. Ia hanya berjalan kaki tanpa istirahat. Patek minta diizinkan mengikuti misa di geraja di hari Minggu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pastor Dhakidae.

k oleh Jali. apakah benar ia sering ikut misa di gereja-gereja. . maka Ustadz Abdul Rasyid tidak bisa menahan kesalny a. Ia menanyakan kepada Patek. hanya menjawab dengan anggukan. Patek yang juju r. Karena sering mendengar cerita itu. tanpa pembelaan diri.

lanjut sang ustadz. malahan ia akan sembahyang di gereja? jaw ab Jali. Tapi ia tidak menjadi anggota gereja. Jali terpa ksa berbicara dengan Patek dan memberanikan diri menanyakan perilaku teman dekatnya yang dianggap ses at itu. Patek itu sesat. http://www. Karena itu.processtext. kata us tadz yang sering memakai topi putih itu mengancam Jali. Tapi Patek tidak banyak bicara. Jali tidak bisa berbuat apa-apa. Islam tidak memerlukan orang musyrik dan muna fik. ancamnya. Ya itu lebih baik. maka saya akan mengusulkan kepada Pak Iryanto untuk memecat Anda. Jali merasa bangga bisa tidak mencampuri kepercayaan ora ng lain. tetapi telah menjadi kesepakatan bersama dari para ustadz di Desa Kwanglo di sini. Mal ah Jali memandang Patek memendam kecerdasan rohani yang tinggi karena bisa menghargai kebenaran at au kebaikan pada agama lain. Melihat Patek bersikap lugu dan jujur itu. http://www. ibadah.processtext. usta dz yang menyala-nyala . Lho kalau dia dilarang pergi ke masjid. kata Ustadz Abdul Rasyid.html Tapi Jali tetap tegar melindungi Patek yang rajin shalat itu walaupun Patek dia nggap gila. Saya juga tidak bertanggung jawab jika umat yang resah mengambil tindakan sendiri. Sulit ia mempertanggungjawabkan perilakunya yang mungkin tidak ia paha mi sendiri karena cuma mengikuti perasaan.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya tidak perlu fatwa Majelis Ulama di Dompu untuk mengadili si Patek yang jelas sesatnya itu. karena ancaman dan sekaligus kasih sayang pada sahabatnya itu. Sebagai akibatnya. Cuma ia tidak bisa memaksa Jali. sahut sang ustadz. tetapi juga Protestan. Pak Iryanto adalah bos Jali di Jak arta. Jali sebenarnya juga memahami p andangan Ustadz Abdul Rasyid dan ustadz-ustadz lainnya itu. Kalau Pak Jali tetap melindungi o rang sesat dan murtad.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia cuma bilang bahwa ia ingin memelihara hubungan dengan pi mpinan gereja agar ia dapat terus bisa memungut sampah yang merupakan sumber penghasilannya itu. Karena keteguhan sikap Jali. Pak Jali. karena b erlaku musyrik dan munafik sekaligus. sekalian pindah agama. dan akhlak seseorang. Tapi. Yang diajak berbica ra tidak bisa menjawab. Sebagai pemimpin di Dusun nCuni ini. Ini bukan hanya pandangan saya. Terhadap keterangan itu Jali menjawab. Jali dituding sebagai pelindung orang sesat. Tapi kamu tak usah menjual agama hanya untuk sesuap nasi dong. Pak Jali harus bisa memelihara akidah kata sang ustadz lantang. Lagi pula ia telah telanjur memelihara hubungan baik dengan para pastor dan pendeta. Ia tidak hanya mengunju ngi gereja Katolik. Mal ah ia kasihan kepada Patek dan berdoa semoga Patek diberi petunjuk dan diampuni dosanya oleh Tuhan Ya ng Maha Tahu luar dalam iman.com/abclit.

jika sedang berbicara mengenai akidah itu juga tidak bisa berbuat apa-apa. walaupun orang yang dinilai . Ia ju ga tidak berhasil menghasut masyarakat untuk membakar masjid atau menganiaya Patek.

. dihiasi jemuran pakaian lusuh di sana-sini.processtext. Ya. Orang yang telah naik haji mendapatkan martabat dan penghormatan yang sangat tinggi. Orang-orang pada umumnya tidak percaya terhadap hal itu dan karena itu menyangka dan menuduh Jali berdiri di belakang Patek dengan telah membiayai Patek membayar ONH. Ia tidak merasa perlu membantah tuduhan atau kecurigaan orang. Kalau kau tak percaya. Post: 01/12/2006 Disimak: 183 kali Cerpen: Yanusa Nugroho Sumber: Kompas.com/abclit. Bagi orang Sumbawa. Patek seorang pemulung sampah saja mampu menabung. naik haji adalah puncak cita-cita beribadah di tengah-tengah kemiskinan.html Pada suatu hari terdengar suatu berita yang menggemparkan seluruh penduduk kamp ung.*** Garis Cahaya Bulan. http://www. khusu snya orang suku Sasak.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Akhirnya dalam suatu ceramahnya. K arena Tuhan Yang Maha Tahu. dengan rumah-rum ah kardus atau tripleks. apalagi nelayan yang mampu menangkap ikan kerapu atau ikut dalam program pembudi dayaan ikan kerapu yang diorganisasikan oleh SSM. Edisi 01/08/2006 Sorga itu ada di sini. Jali mengusulkan suatu program baru Koperasi a l Amin. http://www. .processtext. sekalipun masyarakat menganggapnya penuh misteri dan tokoh kontroversial.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku yakin. Patek telah mendaftarkan diri sebagai calon haji dan membayar ONH. kau akan mengatakannya sebagaimana aku mengatak annya padamu. Tapi Jali m engetahui betul berapa uang simpanan Patek di Koperasi al Amin. sesekali datanglah ke mari. Uang pembayaran ONH Patek sesungguhnya berasal dari tabungannya di Koperasi al Amin. sorga itu ada di sini. Ia menjadikan Patek sebagai tokoh teladan.. Kau a kan melihat dan merasakannya sendiri. yaitu program Tabung Haji untuk kaum nelayan. Ia telah bertahun-tahun menabung sebagian penghasilannya. Di pinggiran kali berwarna cokelat. melambai-lambai ditiup angin.

Hujan yang turun. kau salah sama sekali. http://www. Ah. Bayi merah yang baru saja dilahirkan di rumah besar itu (maaf . tanpa mempersalahkan siapa pun. konyol dan tak sempat melakukan sesuatu. kukatakan padamu bahwa kau sedikit bodoh. Bayi merah. maka 50 persen fee yang disebutkan di kontrak itu langsung diguyurkan ke rekeningku. menziarahi kubur ibuku. Bayi. bukan ? Ha-ha-ha. Jangankan hidup. Begitu saja.processtext. aku bisa membunuh. tetapi saat ini. misalnya. Menjijikkan. Aku tidak bisa mengelak. tetapi. Oleh karenanya . Kita ditentukan. Tugasku sederhana saja: mengikuti ke mana perginya seorang bayi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sudah biasa terjadi. Tak seorang pun. Ikuti perint ah. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.. Mengelak berarti melompat dari rel. Apakah aku bisa mengelak? Tidak. karena semua sudah ada yang mengatur. maa f terlalu kasar kalimatku.. Tak ada yang aneh di sana. Jangan dibalik. Aku tak akan membiarkan tanganku berlumuran darah. Tidak. Tunggu dulu. apakah yang tak bisa kita sebut musibah? Perintah itu datang begitu saja.. atas apa yang kau dapatkan. Itu pekerjaan kotor. Begini saja. Mungkin dulu sebagai pertanda akan adanya musibah. kita tak pernah bisa memilih. lebih baik nikmati sebatang rokok kehidupan ini. Aku tak mau mati sia-sia.. Jika tugasku selesai. Maaf. jangan kau pikir aku akan membunuh seseorang. lahir di rahim siapa pun.html Hidup inilah yang memilih kita. dan semuanya beres. Usiaku masih belum tiga puluh tahun. dan melompat dari r el berarti hancur. Aku tak mau hancur.. dan man akala kau mengeluh. Jangan salah. tidak kali ini. persis sama dengan instruksi ya ng tertulis di lembaran kertas bersegel itu.processtext. mudah sekali mendapatkan uang banyak. Aku masih bisa membangu n hidupku. siapakah yang akan me mbelamu jika kau mengeluh dan mempertanyakan keadilan? Tidak ada.com/abclit. kawan. perintah itu bertengger di pundakku. tetapi. Dialah yang memilihku..com/abclit. mungkin aku memang kau kenal sebagai bajingan. ha-ha-ha-ha . Sekali ini. Gampang.. kau sedikit lebih pintar daripada keledai. Dan dengan enaknya. di tengah panas terik. aku harus . itu pun tak sepenuhnya salah. Tapi. Ah.. Aku harus menjalankan semua yang diperintahkan.. aku bukan pembunuh. kalau a ku mau. kita tak pernah bisa memilih hi dup kita.

. Kalau aku mau.processtext. Sepi sekali di sekitarku. terlalu religi us kurasa. kuberikan sebotol susu.com/abclit. Siapakah aku. http://www. baru saja rokok hendak kunyalakan. kurasa. Jujur saja. bayangkan jika itu terjadi dan . dan semoga saja dia b erbahagia selamanya.. tetapi tak diinginkan kehadirannya di rumah besar itu. ah . sudahlah. Tetapi. Bayi yang cantik. jika mau mela kukan perbuatan sejahat itu pada bayi yang bahkan belum bisa melihat apa-apa itu? Kau tentu berpikir. karena dia bisa saja dicerai dan kembali hidup sebagai orang miskin.. ten tu saja aku selimuti. Bayi itu kubungkus dengan kotak kayu yang lumayan jelek. mengapa tak kupelihara saja bayi itu Ooo. Ada sesuatu yang mencegahku melakukan pembunuhan. demikianlah. tidak. entah siapa. Salah seorang. Tidur lelap tanpa perasaan apa-apa. seorang yang lain menyambungnya dengan kisah Karna anak Kunti di Mahabarata itu. karena si tuan rumah yang sud ah lebih dari setahun tak pulang-pulang itu. dia.. bersih dan menawan ha ti. Tetapi nyonya rumah hanya menggeleng. Hening sekali perasaanku. mendadak akan pulang. Begitulah. lalu aku letakkan di sudut jalan.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Sesaat sebelum kutinggalkan dia di sudut jalan itu. Maka. entah mengapa aku tidak bisa melakukan itu. jangan pernah berpikir tentang itu padaku. aku muak. ak u tak ingin menjadi juru rawat. bayi itu bisa saja kulempar ke sungai dan mengatakan pada nyonya sialan itu bahwa anaknya sudah dipungut orang. Aku khawatir bayi itu dimakan anjing. Belum selesai dia berkata.com/abclit. http://www. tetapi bukan urusanku mempertimbangkan semua itu. Umurku masih belum tiga puluh. Tentu saja dia tak ingin aibnya ketahuan suaminya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. pandangan yang wajar saja.. Beberapa orang kepercayaan si nyonya rumah yang umurnya baru 23 tahun itu. tiba-tiba teringat akan kisah Musa ah. tidak. Hmm. aku sempat menga mati wajahnya yang jernih.. ekor mataku menangkap seseorang d engan keranjang di . mena sihati agar anak itu diberikan pada orang lain saja. Dari jarak tertentu ak u mengawasinya.html Yang penting bayi itu lahir dan harus menyingkir.

processtext. bahkan sampah. Asisten si nyonya datang. Seje nak terlintas ingin melongok ke gubuk itu. Dan aku mau tak mau. dan anak-anak. http://www. akan kuhabisi mereka semuanya. Aku tersentak oleh gelak tawa dari gubuk itu. Mereka gembira. besok pagi dia akan digendong oleh istri gembel busuk itu. lalu di bawanya ke perempatan jalan untuk memeras belas kasihan manusia-manusia bermobil itu. bahkan kudengar mereka berebutan memb eri nama pada si mungil. bayi itu akan disewakannya kepada perempuan lain. bagai piring perak. membentuk garus-garis cahaya di permukaan daun.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tid ak. Bulan di atas sana membulat putih. lengkaplah kegilaanku mengikuti ke mana si bayi dibawa. Tetapi. Pagi itu. air.html Generated by ABC Amber LIT Converter. karena jika sampai itu terjadi bila malam ini kuden gar kata-kata itu. Tangisan si kecil membuat mereka kian bahagia. tepat ketika matahari tenggelam. gedung. Sempat kudengar ada su ara anak kecil.. Aku hanya melaporkan apa yang terjadi dan selesailah semuanya. Tidak hanya laki-laki.html Bayi itu dipungutnya. sebaiknya mereka tidak merencanakan itu. Aku pun tahu. Tanpa bicara dia menata pku. tentu saja ku urungkan. tetapi jug a perempuan. Digendongnya dengan sukacita. lebih buruk lagi. Kopi sudah separo kuhirup. Dia menoleh ke kanan-ke kir i dan rupanya tak melihat siapa-siapa..processtext. penasaran apa yang terjadi di sana. mengikutinya dari jarak tertentu. bahkan lidahnya belum fasih mengucapkan "r". kecuali gelandangan mabok yang bersandar di bangku taman. D ari sana.com/abclit. Mereka bahagia. . di pinggiran kali ini. Si bodoh itu tak menyadari juga kehadiranku. Detak sepatu mengisi sunyiku. aku duduk di ruang tunggu. dibawanya bayi itu ke sarangnya. Aku duduk di antara sampah dan bau busuk. Adik? Aku tersenyum di tengah sampah. mencoba menguasai keadaan dengan te riakannya yang lantang. Deng an pakaian kumuh dan wig sialan ini (bikin gatal kepalaku). Kubayangkan. untuk pemerasan yang sama. hanya untuk menyel idiki apa yang akan terjadi di gubuk kardus dan tripleks itu. juga kantung-kantung plastik yang kuj adikan hiasan tubuhku ini. Dia tiba di gubuknya. bahwa dialah yang paling berhak memberi nama si adik kecil. http://www. Lantai marmer menelanku dalam kesendirian. Atau. karena itu akan mengganggu kegembiraan mereka.

Aku mampu menikmati apa pun yang kuinginkan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku tak peduli. karena aku bisa menilai keanehan yang menimpa orang lain. Yang aneh. http://www. Aku mulai gelisah karena amplop itu berarti tugas lagi. Hidupku membuatku harus terbebas dar i segala ikatan. jadi tak mungkin seharusnya aku menyisakan ruang untuk orang lain.processtext.com/abclit. http://www. Ruang apartemenku harum.Generated by ABC Amber LIT Converter. kesialan. Dia dilahir kan dari rahim yang tak menghendakinya. setelah menerima sesuatu. dia masih memiliki kasih sayang. masih bisa kusaksikan bulan purnama. Lampu penerangnya kuatur dengan komputer. Tidak. ah. Ini aneh. mengapa semuanya harus kusaksikan? Tak pernah terbayangkan bahwa ini adalah sebuah kisah yang harus kujalani. yang menganggapnya ancaman. Tetapi. tangisnya. betapa bahagianya si kecil itu. yang sa at ini digelimangkan kepada si bayi merah itu. Hidupku membuatku harus t ak mengenal wajah siapa pun.. ". .. dan tiba-tiba aku menilai bah wa nasibnya sunguh aneh. semoga sudah masuk hari ini. namun dia akan dibesarkan oleh kegembiraan yang tulus dari penghuni rumah tripleks itu. Seorang perempuan yang tak mampu menentukan nasib. L angit tanpa awan. Tetapi. karena memang tak penting. dan tergilas zaman.html Aku beranjak. Tidak mungkin. bersih. Siapakah orang-orang itu? Aku bahkan tak mengenalnya. Dia memiliki keluarga. Aku membayangkan bayi itu tengah disusui ibu angkatnya seorang perempuan y ang mungkin sudah punya anak tiga atau empat. Malam ini. Kujalani? Bukankah ini sebetulnya kisah si bayi? Meng apa aku merasa terlibat? Mengapa dia mampu membagi dan aku sanggup merasakan kebahagiaan bayi i tu? Aku belum pernah mengalami hal semacam ini." ucapnya dingin tentang sisa fee yang akan ku terima. Bercahaya penuh. Kubayangkan. teronggok di bali k gubuk tripleks di tengah sampah. Seorang perempuan yang bersuamikan gelandangan .processtext. dengan semuanya. wajahnya. Bulat penuh.com/abclit.

processtext. Masih terngiang sisa ucapan seseorang dari seberang sa na. ini adalah sorga. Aroma sangit pembakaran. Bantaran kali ini akan dijadikan taman rekreasi yang indah. mungk in aku memang tak bisa menguraikannya secara detail. kau tak akan mengerti apa yang terjadi dengan hidupku. aku bisa menolak permi ntaan. semua penghu ni gubuk merayakan pesta. Dia tertawa penuh kemenangan. bergelimang kasih sayang dan gelak tawa yang tulus. di pinggiran kali ini. Dan sepert i kataku. Kurebahkan diriku di sisa sampah yang harum ini. http://www. 982 . kali ini orang lain tetap melakukan tugas itu. Kubay angkan bulan. Dan sudah terlaksana. Ini sorga. Sudahlah. http://www. Semua sampah harus dibersihkan. Maafkan. Ya.com/abclit.processtext. Kapan-kapan. Bukit Nusa Indah. cobalah ke tempat ini. Aku duduk di tengah sampah ini. karena meskipun aku menolaknya ini aneh sekali. Di tempat ini melimpah kebahagiaan.com/abclit. karena mungkin memang tak ada gunanya bagimu. merasakannya dan karenanya aku berani mengatakan pada mu bahwa inilah sorga itu. Di tempat ini. kemarin malam. Kurasa dia tak akan sa nggup menceritakannya. Mereka menyaksikan bunga api yang sangat besar. jika kau ada waktu. Sunyi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Semua sampah harus dibersihkan. kemarin malam. Kutanyakan apa yang disaksikannya di sini.html Aku banting telepon itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku pernah menyaksikannya. Gelap. dan kini menyisakan kesepian yang menusukku. di pinggiran kali ini. di sini. dulu. menjilat dan menari-nari di rumah-rumah mereka.

aku tiba-tiba diberi peluang berputar haluan dari pekerja makan gaji di sebuah indus tri elektronika di Muka Kuning. Batam. Hening mengepung diriku yang terkurung di sebuah kamar hot el berbintang. Tapi.processtext.com/abclit. A ku diberi peluang yang luas setelah dibina berbulan-bulan untuk berbisnis. Aku mencari dan menunggu Nguyen Vet Tienh. Tapi ada yang lebih kurindukan dari semua itu.processtext. Aku jadi teringat Vietko ng.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Malam merangkak begitu lamban di antara d eru terbang burung layang-layang. di bilik hatiku yang lain berucap gemulai. gadis molek yang pernah menikamkan jejak rindu di jan tung pelupuk mataku semasa di Pulau Galang dulu. Aku bisa jadi pengusaha yang . kedatanganku di Hanoi untuk apa dan buat sesiapa ? Aku begitu bersemangat ketika misi perdagangan negeriku memilih Hanoi untuk berpromosi dan bertukar-pandang soal perdagangan lintas-negara. surat-suratnya yang sempat mengalir deras menyela perpisahan kami. http://www.com/abclit. Padahal ada juga pilihan untuk berkunjung ke Seo ul atau Shanghai. penjara bambu dan granat tangan atau anak-anak terluka dengan tangan yang buntung dan bu ta terpercik mesiu perang Vietnam yang mengenaskan. Nguyen sudah bersuami dan punya anak dua saat pertemuan terakhir bebe rapa tahun silam.html Post: 12/19/2005 Disimak: 182 kali Cerpen: Fakhrunnas MA Jabbar Sumber: Kompas. Nguyen telanjur segalanya bagiku. Siapa duga. Rambo. kalaupun aku menyukai p rahara perkawinan Nguyen tentulah semata akibat kecintaanku yang teramat-sangat untuk memadu kasih yang tak pernah terlerai. Antara suka dan tiada. Hampir sepekan aku berada di negeri yang kini berbenah. Tuan Chew Song Ki t. Nguyen ternyata tak bahagia bersama suaminya. aku mengeja tiap k ata-kata yang mengantarkan duka-lara dirinya. penuh c erita pilu. Semestinya aku tak harus suka sebab perkawinan m estilah jadi selubung bagi seorang perempuan santun seperti Nguyen agar ia punya masa depan bersama an ak-anak yang lincah. Aku tahu. menjadi pengusaha kecil yang mengekspor arang bakau di pasar Asia dan Eropa. Aku jadi ragu berterus terang. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. pemilik sebuah grup usaha sukses di Negeri Singa itu hendak mencari mitra usaha di Indonesia. Tapi. Ini semua serba tak terduga setelah pertemuanku dengan seorang pengusaha Singapura y ang secara tak sengaja saat menyeberang di atas ferry melintasi Selat Melaka. Edisi 12/18/2005 Langit merah jambu menyelubung Hanoi. Apalagi bagi pengusaha yang baru merangkak naik dalam tiga-empat tahun berselang .

aku sampai di Hanoi bersama belasan pengusaha M elayu lainnya.tegak sendiri. Atas nama kemandirian itu pula. .

Langit Hanoi benar-benar merah jambu.html Pameran Dagang dan Industri yang digelar di tengah kota Hanoi ini memang sudah berlangsung hampir sepekan. sambung Wan berhujjah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Senyuman dan pipi ranumnya sulit kulupa saat kusentuh pertam akali di Pulau Galang dulu. Tangis dan derai airmatanya tak lekang dalam pintu ingatanku saat i a terburu-buru menyerahkan diri di dormitori yang selalu menjadi saksi kesendirianku. Tapi.processtext.com/abclit. jujur. teman sesama pengusah a Melayu yang selalu menjadi tempat curahan hati. Aku bagaikan mencari sebatang jarum di setumpukan jerami kota Hanoi yang terus menggeliat dan berbenah. Aku merasa punya kedaulatan sepenuh j iwa tanpa terusik oleh sesiapa. aku tetap meras a tertampar hingga wajahku terasa bersemu merah. Sesiapa yang sudah dilepas. Wan Syariful. Lalu-lalang ratusan pengunjung Pameran Dagang dan Industri di Gedung Hanoi Trad e Center malam itu nyaris tak kuhirau. Tapi mataku selalu saja mengintip kerumunan itu mana tahu te rjadi keajaiban tak terduga. Aku benar-bena r telah terperangkap dalam jeruji asmara yang dibentangkan Nguyen penuh ketulusan. Wan Syariful. sampai-sampai sahabat karibku sesama pengusaha serumpun. Aku kehilangan jejak Nguyen. http://www. dari benang menjadi kain. Nguyen muncul tiba-tiba. Tapi semua ihwal ikhtiarku hampir tak membuahkan hasil. Padahal. Tapi aku tak begitu hirau. Tapi. tela h menghakimi sebagai budak sengau yang kehilangan arah. dah menjadi hak orang lain Wan menyindirku dengan pantun pendek itu. http://www. Mana tahu. Dari mana asalnya kapas. Tak usahlah dicari barang yang tak jelas.processtext. tak hendak sedikit pun aku melunturkan kadar rindu-kasih pada Nguyen. bukannya kurang molek dibanding Nguyen saat kami bertemu-muka sejak beberapa tahun terakh ir. Atas keteguhan sikapku ini. Aku lebih banyak menekan angka-angka di pane l handphone-ku atau membolak-balik buku telepon untuk mencari nama dan alamat Nguyen Vet Tienh. .Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan di bayang-bayang langit i tu bertabur sosok Nguyen yang lembut. Ini memang sudah jadi tradisi ora ng Melayu di kampungku untuk berkias dalam menyampaikan sesuatu. mulai melihat isyarat buruk dalam diriku. Alamat yang disebutkannya di surat-suratnya sudah ditinggalkannya tanpa tanda-tanda. beberapa perempuan Vietnam yang terbilang pengusaha sukses dan masih l ajang.com/abclit. Atau aku lebih tertarik menyusuri kawasan permukiman yang disebutkan Nguyen dalam surat-surat t erakhirnya.

html Malam terakhir Pameran Dagang dan Industri itu terasa bergerak lamban. Dan perempuan itu langsung memelukku. Matanya bercahaya mengeja tulisan Indo nesia di blok stand. I have ever became a refugee in Galang Island sahut perempuan itu sambil tersen yum manja.processtext. Aku memburu perempuan itu yang membuat kedua anaknya menjadi ketakutan. http://www. Pelan-pelan aku mengurai jejaring kenangan di bion-bion otakku. . http://www. Sungguh. Tak salah lagi. What do you think about Indonesia? giliran pramu stand kami yang balik bertanya . sejenak kami tak peduli ses iapa di sekitar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Perempuan berhidung mangi r itu benar-benar terperanjat sambil menatapku penuh keanehan pada mulanya.com/abclit.remember me? ucapku langsung meraih tangannya. Bang Rajab suara Nguyen tersekat di kerongkongan sambil berbisik di telingaku. P ramu stand menyilakan perempuan itu menuliskan namanya di buku tamuku dan mempersilakan mel ihat-lihat pajangan komiditi perdagangan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi aku tak mau malu dan kecewa bila me negur orang yang keliru. Suasana benar-ben ar hening beberapa lama. Nguyen. aku bagai me lompat menuju buku tamu. Di bawah cahaya lampu yang menyala ribuan wa tt di hall raksasa itu. Begitu pengunjung yang satu itu melangkah berkeliling di dalam stand kami. teman setiaku sejak dulu. Hanya kurasakan hangatnya airmata Nguyen yang jatuh di bahu kananku.processtext. seorang perempuan berwajah molek dan manis bersama sepasang anaknya yang berusia di bawah sepuluh tahun. Aku masih betah duduk berlama-la ma ditemani Wan Syariful. I love Indonesia sapa perempuan itu pada pramu stand yang menjaga stand kami. lewat di depan stand kami. Kami bersi tatap tegang. Semua bisu.com/abclit. Sejumlah stand perusahaan dari berbagai negara Asia sudah ada yang tutup. Pelan-pelan sama-sama tersenyum. Kedua anaknya benar-benar bingung menatap perilaku kami. hati kecilku kembali ingin berteriak beg itu kulihat wajah perempuan itu benar-benar mirip Nguyen. Hanya suara rindu yang berbicara di lubuk hati kami b erdua. nama yang tertulis di situ: Nguyen Vet Tienh. Saat itu.

kami sudah pisah ranjang. http://www. seorang perempuan baya setelah menghidangkan teh hangat buat kami. Darahku mengaliri seluruh pembuluh penuh tenaga. Aku makin memperkuat pelukan. Ketika Nguyen bercerita ihwal suaminya yang berperilaku kasar padanya. Berulang-ulang perempuan lembut dan manja itu menjatuhkan diri di bahuku.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Semua ini berlaku tak lain atas kehendak-Nya jua. Larut malam mendera rasa kantuk Van Trangh dan San Minh sehingga keduanya terti dur pulas di kamar. Meskipun ayahnya terkasih terkubur bersama sejarah getir kekejama n tentara Vietkong di sana. Dalam perjalanan naik taksi itu. airmatan ya tak henti mengalir. yang berjarak puluhan kilometer dari H anoi sudah jarang dikunjunginya. sudah kembali beristirahat di kamarnya.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Nguyen pasrah. Aku me meluknya sepenuh-mesra. Begitu pula kampung halamannya. Pertemuan itu benar-benar mengalirkan semangat yang luar biasa di dalam jiwaku. Suasana malam benar-benar menghanyutk an perasaan hingga meluluhkan segala derita dan lara yang menyelimuti hidup mereka. Malam itu aku mohon pamit pada Wan Syariful untuk mengantarkan Nguyen beserta kedua anaknya. Aku telah keliru memilih jodoh.processtext. http://www. Sebab. Nguyen harus bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran. Sampai-sampai Van Thrang dan San Minh yang kecik-belia itu turut pula bersedih. Pembantunya. Mana suamimu? tanyaku tiba-tiba. Mereka sudah jarang bertemu. sudah berkeluarga dan tinggal terpisah jauh di bagian utara. Untungla h Nguyen tegar menerima kenyataan harus berpisah dari suaminya yang dirasakan lebih banyak meny akiti hidupnya. selalu diulanginya dalam bahasa Vietnam kepada kedua anaknya. Hening benar-benar mencekam di ruang tamu itu. s ahut Nguyen pelan. Sing Anh. Ada putri yang molek bertakht a di sini suara Wan makin meranumkan suasana penuh haru itu. Hampir setahun ini. Dua adiknya . San Nam dan San Nangh.com/abclit. setiap ucapan Nguyen dalam bahasa Indonesia terbata-bata berbancuh bahasa Inggris yang memadai .html Pantaslah Rajab tergila-gila datang ke Hanoi ini. Nguyen menatapku dengan mata yang makin berkac a-kaca. Nguy en bercerita soal emaknya yang sudah meninggal akibat sakit paru-paru dua tahun silam. Nguyen masih duduk . Setiap helaan napasku hanya ada rasa syukur yang dalam kepada Allah.

Inilah saatnya. Percintaan kita telah tertunda beberapa kali suara lirih Nguyen mendayu-dayu. Masih ada pagar di antara kita ucapku mengiringi al am sadarku. M enelepon pun tidak. Nguyen.processtext. Lampu temaram. kami sudah pisah ranjang cukup lama. http://www. Dia tak pernah mempedulikan kami lagi. Iya. Maksudmu?.processtext. Tapi.. Lagi pula. kudengar dia sudah menikah dengan perempauan lain. ..html Nguyen meraih jemariku. bukan? Tapi aku sudah menganggapnya bercerai.Generated by ABC Amber LIT Converter. Napas kam i bersahutan saat berdekapan di bawah selimut malam. Mengisyaratkan ajakannya padaku untuk melangkah ke kama r. suara Nguyen terdengar kecewa dengan bolamata yang penuh harap. aku sudah tak layak kamu cintai karena aku Suara Nguyen terhenti saat jemariku menyentuh bibirnya.com/abclit. Terus terang aku sempat terhanyut saat berduaan di kamar yang wangi. Memang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pisah ranjang bukan bermakna bercerai. Aku tak akan merobek tirai perkawin anmu ucapku dengan suara pilu. Aku terdiam dan ternganga. kamu masih menjadi istri orang lain. Kamu tidak mencintaiku lagi. aku tak bisa. Tapi seketika aku tersadar dan bangkit mengejutkan Nguyen. Bang Rajab.com/abclit. Maaf.. http://www.

Puluhan buru ng sore yang terbang di atas Selat Melaka bagai mengantarkan pesan-pesan rindu dan kasih Nguyen yang tak terlerai. langit terus bertabur dirimu di mana pun aku menumpahkan rindu yang tak berujung. pulaskah t idurmu malam ini*** Pangkalan Kerinci. Langit masih bertabur Nguyen.processtext. Kepergianku pagi itu meninggalkan Nguyen dan kedua anaknya.com/abclit. Jangan biarkan langit mendung sekejap pun. Oktober 2005.processtext. Nguyen bercerit a soal proses gugatan perceraiannya yang ternyata tak mudah. Nguyen tanpa k utahu merekam kisah kasih kami sepanjang malam di bawah temaram lampu di bawah langit Hanoi ya ng tak pernah berhenti tersenyum. Sungguh. Nguyen. Tapi. Aku selalu memberi ruh semangat d alam dirinya agar tak pernah putus asa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mataku nyaris tak terpejam sepicing pun. Aku berpesan pada Nguyen agar mengurus perceraiannya di pengadilan. http://www. saat aku sudah kembali ke Tanah Air. Dan riak ombak di lautan saat kutatap dari tingkap apartemen tempat tinggalku di Bat am Center.html Generated by ABC Amber LIT Converter. pelukan kasih dan rindu pada Nguyen justru makin melipat-gandakan rasa cintaku. bag iku. aku tak kuasa terpisah jauh dari mereka. Tak mungkin aku mempersunting istri orang. Nguyen. Jangan biarkan hujan membasuh semua kenangan yang terdedah di lembaran sejarah hidup kita. http://www. memang bukan akhir segalanya. . selalu mengalunkan derai tawa Nguyen dan anak-anaknya. Tapi e-mail terakhir Nguyen yang kini terdedah di layar ma ya di kamar kerjaku benar-benar membuatku terkesima dan tak pernah bisa menutup mata. Begitu pula Nguyen yang pasrah sepanjang malam hingga pagi. Aku adalah anak jati Melayu yang menjunjung tuah dan marwah.html Malam yang terbalut rindu itu berlalu tanpa banyak makna bagi Nguyen. Setiap langkah yang salah kulewati tak sudi jadi arang yang mencoreng muka keluarga dan karib-kerabatku di kampung halaman. Aku dan Nguyen terus berkirim kamar lewat handphone dan e-mail. Langit Hanoi terasa merah jambu.com/abclit.

com/abclit. selain untuk memakamkan warga kampung yang meninggal. Buah kelapa yang mat ang tak kuat lagi bergelantungan di pohonnya sehingga harus rela jatuh ke bumi menimbulkan bumi ge debuk tadi. Paling berbahaya sebab batangan pohon sering ikut menerjan g apa saja yang menghalanginya. pohon kelapa menjadi penghasil kopra dan menjadi pendapatan lain selain padi dan jagung bagi penduduk kampung itu.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kata mereka.html Hujan sore tadi masih menyisakan genangan di jalan becek yang memotong kampung di pinggiran sungai pada kaki bukit. arus sungai menjadi sangat deras. Beberapa kali terdengar suara gedebuk dari kebun belakang. Beberapa ratus meter ke ar ah bukit. Kampung sebenarnya telah mati bersamaan saat matahari jatuh ke ufuk barat. Selain perahu penyeberangan yang ditarik tambang antara kedua s isi sungai. Beruntung ia tidak terbawa arus dan menjadi mangsa buaya putih yang dipercaya penduduk kampung sebagai penjaga sungai itu entah sejak kapan. terdapat pekuburan yang berbatasan langsung dengan hutan lebat. Sura u yang lebih banyak kosong berdiri rapuh di ujung jalan menghadap ke timur. tak ada penduduk yang berani menyeberang dengan perahu kecil lainnya terutama pada musim seperti saat ini. Sejak sebuah perusahaan milik orang kota menebang pohon di gunung tepat ke arah matahari terb enam itu. Tak banyak penduduk yang suka datang ke pekuburan itu. Selain pohon cokelat yang tumbuh serampangan.processtext. Bebera pa keluarga menanam ubi jalar dan ketela di antara pohon cokelat. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Hari ini bulan ketujuh sejak Hamid hilang tertelan arus sungai yang membelah ka mpung itu. Tak ada yang peduli. http://www. Terlalu ang ker. Iman desa Basari pernah ditemukan pingsan dihantam batangan poho n yang hanyut itu saat berak di pinggir sungai. Beberapa rumah terlihat masih menyisakan aktivitas.processtext. Terdengar suara bercakap dari penghuninya diselingi gerakan lampu min yak kemiri yang .

com/abclit.anakny a. Ia masih sering memendam keinginan menggendong mereka dalam buaian kasihnya seperti ketika ia melahirkan mereka berdua. Ujung telinganya seakan mendengar tarikan nafas di balik timbunan daun jagung yang menjadi dindin g penahan angin di loteng bagian belakang. Ia telah hampir putus asa ketika Jona mulai ia hamilkan .processtext. Jona yang lebih tua memanjat lot eng terlebih dahulu untuk menarik ke atas sementara Warni adiknya mengusung pisang dari bawah. . Dua anak gadisnya. Tak hanya secara fisik. berusaha menggotong pisang yang masih basah sisa hujan ke loteng darurat. Sesekali Nenek Li do memandang kedua anak gadisnya dari arah belakang. Gelap. tepat di atas ranjang keduanya. http://www. sangat gemar menyantap nasi campur jagung meskipun hanya berlauk ikan asin dan sayur da un berbumbu segenggam garam kasar. Nenek sangat mencintai kedua putrinya itu meskipun orang-orang kampung sering kali menggunjin gkan usianya yang tidak lagi muda. upaya Jona dan Warni berhasil dan pisang bisa digantung di sebilah ba mbu yang dipasang melintang di loteng. Jona dan Warni. Tak lama.html Nenek Lido masih merapikan jagung-jagung kering sisa kebun yang dipetiknya tiga hari lalu. Kakek Lido. Rencananya. s uaminya. http://www. Puluhan tahun ia menunggu kehadiran anak. Tak terhitung dukun yang didatanginya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dua orang g adis tangguh.com/abclit. Jona sempat berbalik ke belakang sebelum turun ke lantai ba wah.processtext. jagung yang telah mengeras itu akan ditumbuk di lesung kayu miliknya tepat di bawah pohon samping kandang dua ekor kambing miliknya di belakang rumah. Nenek Lido melahirka n Jona ketika usianya telah mendekati masa menopause. Tak ada apa-apa. tapi juga ketegaran menghadapi kemiskinan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Kata ayahnya. Malam semakin dingin dan Nenek Lido berusaha menegakkan badannya untuk menuju k e ranjangnya. Konon. http://www. . Lagipula. Kakek Lido tenggelam dalam buaian lagu entah siapa dari radio transisto rnya. Rajin shalat dan punya empat ekor sapi gemuk. senyum tak pernah hilang dari wajahnya. http://www. segar.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan kuat seperti ibunya. Cerita tentang kecantikan itu mungkin saja benar sebab du a anak gadisnya manis. Tapi kakek belum tertidur.html Nenek Lido bertubuh subur. dua anak gadisnya tak lagi terdengar suaranya kecuali derit ranjang kriaak. Kamu pinjam alu Puang Daha besok pagi. nenek Lido dulu cantik. Alu kita patah. terlalu bodoh untuk menolak pinangan Lid o muda. Ba nyak jawara kampung dulu mencoba mendapatkan cintanya. Meskipun giginya hanya tersisa tiga buah di bagian k anan atas dan kiri bawah.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Batuknya masih bersahut-sahutan pada beberapa jeda waktu. Dari kamar bagian tengah yang hanya dibatasi selembar kain bekas seprei yang tak lagi terpakai. Tapi ia dengan tulus menerima pinanga n kakek Lido sesuai keinginan ayahnya.com/abclit. kriuuu k setiap ada pergerakan di atasnya..processtext. mana ada anak gadis di kampungnya yan g berani melawan keinginan orangtuanya. Tak jelas ia berbicara dengan siapa.. Nenek Lido mematikan nyala lampu minyak kemiri yang terselip di tiang rumah.

Nenek Lido melompat dari tempat tidurnya.. Ruma h panggung itu bergerak. Hujan mulai turun lagi meski tak sederas sore tadi.. http://www.. Warni melompat ke luar kamar da n berlari ke ranjang ibunya di dekat dapur. Siapa kamu? Aaakkhh. Jona dan Warni menjerit. Seseorang bertubuh besar b ersarung dan berbaju kaus hitam berusaha menindih tubuh Jona. Sekelebat bayangan melompat ke tiang tengah rumah tepat di atas kamar Jona dan Warni. Tibatiba.Generated by ABC Amber LIT Converter. Akh. pikirnya. Terdengan pelan suara krek.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Nenek Lido menggerakkan kepala di atas bantal kusamnya seakan mendenga r atau merasakan sesuatu. Nenek Lido agak gelisah tidurnya. Ia sempat ke dapur dalam gulita untuk me ncari sesuatu. krreek..processtext.. Tak dihiraukan sarungnya melorot dan menyisakan celana pendek besarnya me nggelantung tak beraturan di perutnya yang bergelambir.com/abclit. Tak terdengar suara apa-apa kecuali hujan yang jatuh ke atap rumbia. . Anjing melolong bersahu t-sahutan di ujung kampung tepat dari arah kuburan. Rambutnya yang telah memutih di sanasini berurai panjang kusut. angin semakin kencang. Jona berusaha melepaskan diri dari bekapan lelaki yang me ndengus keras. namun tak cukup keras untuk mengalahkan suara radio transistor Kakek Lido.. http://www. krreeek dari loteng.html Malam merangkak jauh dan dingin semakin menggigit. Tapi kedua anak gadisnya telah lelap. Baju Jona telah robek di bagian depan. Kindo.com/abclit.

Rappe mundur. Ia tiba-tiba pedang pendek. Matanya berkilat menahan nafsu dan amarah. Jona berteriak marah sambil memukulkan bambu obor yang selal u terselip di dinding kamarnya. jawara kampung sebelah. sekelebat Rappe dang di tangannya. Dengan keras. Lelaki itu tersentak keras. Nenek Lido menarik baju lelaki besar yang hampir berhasil memelor oti pakaian Jona.com/abclit. Nenek Lido sedang bertarung mempertah Wajahnya mengilat bengis dalam gelap malam. Tapi Nenek Lido bisa bangun da n berhasil mencengkeram baju lelaki itu. Rumah panggung itu bergoyang ankan permata hatinya. menarik sesuatu dari balik bajunya. Kini ia menghadapi Nenek Lido dengan marah.processtext. Sebuah tendangan di bagian muka merontokkan gigi t erakhir Nenek Lido. Sebilah yang menangis ketakutan. Rappe semakin marah. Dengan cepat kkan tubuhnya bergerak ke depan dengan tangan teracung dengan pe untuk menghindar atau Jona tertebas di belakangan.html Siapa yang berani memegang anakku? Nenek Lido telah sadar apa yang terjadi.com/abclit. http://www. Rappe. Dengan sekali mengayunkan tang an. marah. Jona tertampar keras di bagian wajah sebelah kiri hingga terjengkang ke belakang. Dari arah belakang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak ada ruang bagi Nenek Lido Maka.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dalam gelap. Ia melompat menghalangi Rappe yang akan menarik Jo keras. ke depan menyambut tubuh Rappe. Nenek Lido tetap berdiri membelakangi Jona Dalam gelap. nenek melompat eras dan keduanya jatuh ke lantai. menempeleng wajah Nenek Lido dengan keras hingga terhuyu ng ke atas onggokan daun jagung sisa pekerjaannya tadi sore. Warni meringkuk di dekat ranjang ibunya sambil menangis.processtext. dengan secepat kilat. Terjadi tubrukan k Nenek Lido memegang tangan kanan Rappe dan membali . Nenek Lido melengking na. http://www. Nenek Lido mengenalinya: Rappe.

Hanya satu permintaan Kakek Lido saat akan meninggal: Dimakamkan bersama radio t ransistor miliknya dalam satu liang. Tangannya gemetar dan nyeri.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kepalanya juga. Tapi Jona semakin kera s memeluk ibunya. Tiga jari tangan kanannya telah hilang dari tempatnya tersayat pedang saat bergubung dengan Rappe tadi. Tapi Kakek Lido sadar bahwa kedua anak gadisnya marah kepadanya sebab tak perna h lagi menyapanya sejak kejadian malam itu. Nyalakan lampu. Entah apa. Ia memegang tangannya yang bersimbah darah. Tangan dan baju ibunya yang lusuh penuh darah. Hanya itu. Kakek tak b ereaksi apa-apa. Saat mendekati sakratul maut. Nenek Lido jatuh menyandar k e dinding.html Dia sudah pergi. Tidak juga ia marah kepada Kakek Lido yang tak pernah beranjak dari tempat tidu r dan radio transistornya saat pergumulan dengan mautnya tadi.com/abclit. Nenek membelai rambut putrinya yang merasakan tangan ibunya basah. Nenek Lido melepaskan diri dari pelukan anaknya dan berusaha menyalakan lampu mi nyak kemiri. Toh ia juga tak terlalu peduli bahkan ketik a kedua anak gadisnya menolak duduk di dekat pembaringannya beberapa saat sebelum ia mengembuskan nafa s terakhirnya beberapa bulan sejak peristiwa malam itu. . Lampu berhasil dinyalakan dan Jona menjerit lalu pi ngsan. Kakek bermaksud menyuruh istrinya membeli baterai r adionya yang mulai melemah. http://www. Nenek Lido menyuruh Jona. Hanya Nenek Lido yang setia menemani K akek di dekat kepalanya yang mulai melemah. Denga n susah payah. Kakek bahkan tak pernah meras a perlu untuk menanyakan atau ikut nimbrung pembicaraan kampung ketika Rappe ditemukan mati de ngan leher tertebas saat di pinggiran kampung sepulang dari minum tuak di kampung sebelah. Ia hanya sempat bertanya kepada beberapa orang yang melintas di depan apa bertemu dengan Nenek L ido yang belum juga pulang sejak sore hari.com/abclit. Nenek Lido mendekatk an mulutnya ke telinga kakek dan membisikkan sesuatu. Tapi Nenek Lido tidak menangis . Tak ada yang tahu. http://www. bertepatan dengan malam ditemukannya Rappe terkapar mandi darah di pinggir jalan tanah kampung.processtext.

com/abclit.html Pao An Tui Post: 11/27/2005 Disimak: 180 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas.processtext. Dari balik kain penutup jasad. Revolusi kemerdekaan benar-benar membara di seluruh pelosok negeri.Generated by ABC Amber LIT Converter. Istrinya. http://www.com/abclit. Edisi 11/27/2005 Keng Hong terkulai lemah di depan jasad anaknya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. . Tak ada seorang pun tetangga yang melayatnya. ikut-ikutan menjerit di samping ibunya. diliha tnya darah masih merembes membasahi bawah dipan. A Cong dan Beng Sin. Remaja tanggung itu telah meninggal sejak semalam. Kedua anaknya yang masih hidup. Ada tujuh tusukan yang bersarang di tubuh anakny a. Tak jarang di antaranya adalah korban-korban kesalahpahaman belaka. Tubuh dan pikirannya sangat le tih setelah melakukan perjalanan jauh selama dua hari dua malam. Korban berja tuhan. Ia tak tahu kapan situa si perang akan berhenti.processtext. Ling-Ling. sedari semalam terus menangisi jasad anaknya yang membujur di atas dipan. Ia baru saja menjejakkan kaki di Kembang Jepun2 ini setelah selama hampir dua hari merangkak-rangkak di antara desingan peluru dan m enyelinap menghindari laskar-laskar perjuangan yang anti-orang-orang kuning dan bermata si pit seperti dirinya.

Suamiku? Siong. kata Keng Hong. Tuhan ak an menerimanya di surga. katanya. Relakan kepergian Siong. Sin Liong masuk ke ruangan bersama Hong San.html Sudahlah. teriaknya sambil menggerung -gerung. Situasi darurat harus dihadapi dengan cara-cara darurat. http://www. http://www. Ling. mati di tangan bajingan-bajingan yang mengaku laskar perjuangan itu. Kita harus menguburkan Siong secepatnya sekalipun perlengkapan penguburan tidak lengkap.Generated by ABC Amber LIT Converter. Jangan menangis terus-menerus. Muka mereka pun pucat karena sejak semalam belum memejamkan mata barang sedikit pun. gantunganku bila kau tak ada .com/abclit. Orang-orang yang berke . Lalu apa yang harus kita lakukan kemudian? dok membela tanya Sin Liong.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Keng Hong melirik kedua adik iparnya.processtext. Kenapa kau tega membiarkan ia mati.com/abclit.processtext.

Jangan menangis terus. Akhirnya tubuh rema ja tanggung itu dibenamkan ke tanah dalam suasana hujan rintik-rintik. menanyakan apakah lelaki itu ada di rumahnya atau tidak. Sekarang. Pelupuk mata yang sipit semakin menyembunyikan bol a matanya yang kecil. Dia orang baik.processtext.processtext.html Sudahlah. kita pikirkan nanti saja. Kau sekarang menjadi anak tertua. Jangan cengeng! Ketiga orang itu kemudian pergi mengambil cangkul dan mulai mencari tempat yang tepat untuk menguburkan jenazah. http://www. tentu mau menolo ng kita. meskipun tinggal rintik-rintik. Dengan kalimat terbata-bata. Bagaimana kalau kita kuburkan di halam an belakang rumah. Paman Cia menggotong mayat A Siong keluar diiringi tangisan Ling-Ling. Matahari bulan Desember hilang entah ke mana. Ia selalu ketakutan bila ada orang asing datang ke rumahnya. Di belakangnya Ling-Ling mengikuti den gan tubuh gemetaran. A Siong yang pertama kali membukakan pintu. Suruh dia membungkus mayat dan mendoakan arwah A Siong agar diterima di surga. Kadangkala dibantu oleh Hong San yang datang satu jam setelah terbunuhnya A Siong. Keng Hong mencangkul tanah basah. Hujan terus t urun sejak semalam. kata Keng Hong. akhirnya lubang sedalam lebih dari satu meter it u berhasil dibuat. Empat orang duduk di atas meja bundar setelah tadi berdoa bersama di dep an altar sederhana yang dipersiapkan Keng Hong. seolah lupa kalau kepenatan telah menghajar sejak dua ha ri yang lalu. Malam. Wajah-wajah mereka muram. A Cong.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Sedangkan Ling-Ling terus mengusap kelopak matanya yang bengkak. air masih menggenangi halaman belakang . Aku tak mau Ling-Ling terus-terusan menangisinya. hampir lima orang tak dikenal mendatangi rumah Keng Hong. ia bercerita tentang kematian A Siong lebih detail . kau pergi ke tempat Paman Cia. http://www. Tapi A S iong mewarisi . Sin Liong terpaksa memindahkan air dari lubang terus-menerus untuk memudahkan pengga lian.com/abclit. Setelah empat jam menggali tanpa henti. Semalam. Sekarang kita harus menguburkan A Siong cepa t-cepat.

http://www. Ia lahir di sini. Setelah korbannya ambruk. kata Sin Liong dengan nada menyesal. Tapi teman-teman di pos penerimaan bantuan ransum untuk Republik menahanku. pendiri Pao An Tui. Orang-orang di Jakarta dan kota besar lain ramai-ramai membicarakan nasib babah-babah kaya yang rumahnya terus dijarah. Kita memang serba sulit. walaupun kita loyal te rhadap Republik.orang miskin seperti kita. Aku datan g satu jam setelah pembunuhan itu. .processtext. Menjengkelkan kalau dipikir-pikir. mereka kabur dari tempat itu. Aku datang terlambat. Tak s udi ia membela orang-orang Belanda itu. Ling-Ling pingsan melihat darah berceceran melumuri tubuh anaknya. Dan mati pun di sini. tiba-tiba salah satu dari keli ma orang itu menarik dan menusukkan parang yang disembunyikan di selangkangannya. Kedua adik A Siong keluar dari kamar. kata Ling-Ling menirukan suara A Siong.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. babah-babah kaya itu. Setelah A Siong mengucapkan kalimat terakhirnya. Lebih enam kali orang itu menusuk A Siong.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sementara mereka. kata Hong San dengan wajah penuh sesal. Entah kenapa aku ingin datang ke rumah Kakak Ling sejak so re. sampai remaja tanggung itu menjelempah di lantai . Ayahku teman baik Oei Kim Sin. ikut melolong-lolong melihat tubu h A Siong. Dan kita merelakan diri menjadi ka cung Pao An Tui.html Ayahku selamanya membela Republik. http://www.processtext. Ling-Ling melolong-lolo ng.com/abclit. yang menyandarkan nasib hartanya pada Pa o An Tui tak pernah memikirkan nasib orang.

Keng Hong mengangguk. kau tidak tahu.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. D i Semarang dan Jakarta isu itu pun lebih santer.processtext.html Puh. Mereka berteman baik s ejak kecil. teman masa kecilnya yang telah berjasa besar menyelam atkan orang-orang China seperti dirinya. Benar. Ia mengenal baik Oei Kim Sin. . aku tahu sendiri ada opsir KNIL bertandang ke rumah Babah Can tiga hari y ang lalu. jawab Sin Liong ke sal. orang-orang seperti Babah Can itu setiap hari hilir mudik bersama -sama KNIL. Kakak. baik yang kaya maupun yang miskin. meskipun ayah Keng Hong bekerja menjadi pembantu di rumah keluarga Oei yang kaya raya. http://www. Dan ia memang tahu sendiri iblis-iblis bermuka dua di organisas i keamanan kota itu. Memang benar. Kabarnya KNIL memaksa beberapa orang petinggi Pao An Tui untuk memihak Belanda. Sudah tersebar desas-desus Pao An Tui membela Jender al Spoor3. Lihat saja buktinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kabarnya rumah Babah Can dan beberapa orang kaya di Kembang Jepun ini dijaga ora ng-orang bayaran KNIL. kata Hong San yang dari tadi diam saja.processtext.com/abclit. Padahal ia menyatakan dirinya di depan banyak orang membiayai Pao An Tui. bukan hanya di Surabaya isu itu berembus. http://www. Ia tahu seperti apa kesetiaan Oei pada Republik.

com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan tidak banyak terpencar-pencar. http://www. Yang Mulia Perdana Menteri teman baik Seng Kun selama gerakan bawah tanah . Kabarnya tuan Perdana Menteri Syahrir berkunjung ke tempat kediaman Seng Kun.processtext. Ia malahan memberikan bantuan untuk gerakan kita. Mereka jumlahnya lebih banyak dari pada Surabaya.Generated by ABC Amber LIT Converter. kata Hong San. Kita selalu menjadi kambing hitam dalam segala hal. http://www. ke pala Pao An Tui Semarang? Benar.html Orang-orang kita di Semarang lebih beruntung. Penjagaan keselamatan hidup mereka lebih muda h. Tak ada musuh dalam selimut? Orang-orang bermuka dua itu yang menyebabkan bencan a orang kecil macam kita ini.com/abclit.processtext. Akibatnya pembunuhan besar-besaran seperti yang terjadi di Karaw ang dan Surakarta. .

html Siapa?! bentak Keng Hong. Ling-Ling masuk ke rumahnya dan mengambil pakaian Tian-Tian yang seusia dengan anak Sin Liong.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. temani kami. a parau. Kau gantilah pakaianmu. Mei Lan. Sin Li Aku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kakak Hong.com/abclit. Tadi baru saja ad a orang mengintip. Untuk apa kau kemari? Bukankah sudah kupesan sebaiknya kau tidur saja malam ini? ! kata Sin Liong gusar melihat istrinya yang basah kuyup menerobos hujan. Masuklah. Bukalah pintunya. Aku takut di rumah sendirian. tidur di sini. kata istrinya sambil menggigil. http://www. jerit perempuan di luar pintu. katanya dengan suar .com/abclit. Anaknya yang berusia sepuluh tahun kelihatan men ggigil. Semua cahaya di rumah kumatikan. http://www. ong langsung meraih selot pintu dan membukanya.

Apakah ia ha rus menuntut nyawa anaknya? Revolusi memang makan banyak korban. Dan sekarang revolusi yang diceburinya telah meminta nyawa anaknya. dan kau diam saja. Ketua Pao An Tui di Surabaya telah memberikan perintah pada kita. Kau memang terlalu baik hati terhadap orang-orang Republik. kata istrinya sambil terisak. Tidak. katanya pelan. dan menguping pembicaraan opsir KNIL itu.processtext. Menurut mata-m ata yang kita selundupkan ke rumah Babah Can. Ia tak akan menuntut bala s dendam tak bermata seperti itu. aku tak mau melakukan pengusutan lebih lanjut. terbunuh sia-sia. http://www. Ia teringat dengan korban-korban seperti A S iong di Surakarta dan Karawang5.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Anakmu sendiri menja di korban.processtext. http://www. meresahkan malam yang basah. Jend eral Spoor ingin Republik hancur secepatnya. meninggalkan mereka.com/abclit. kata Hong San. dalam hitungan beberapa hari ke depan akan ada operasi militer besar-besaran oleh Belanda.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Ia telah tercebur ke dalamnya. tapi ratusan.html Keng Hong tertawa samar dan kecut. Suara tangisann ya pecah. Tidak hanya puluhan.

katanya dalam hati. http://www. Ia melonjorkan kaki di atas dipan. Entah kenapa Keng Hong tak langsung memejamkan matanya. Pikirannya terus mengembara ketika ia merasakan tangan Hong San menyentuh tubuhnya. Hong San telah mematikan semua lampu untuk memu dahkan penglihatannya ke luar rumah. Bayangan wajah A Siong bermain-main di kepalanya. Sayang Tuhan m emanggilmu sangat cepat. Padahal selama dua hari tiga malam ini ia tidur ayam. Firasatnya tak enak.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mimpi orang-orang kecil macam kita.processtext. Dan tumbal kaum kita. ada seseorang mengendap-endap di luar. Tumbal revolusi kemerdekaan Republi k. Malam turun semakin sunyi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.processtext. bisik . kata Hong San.com/abclit. Apa yang harus kita lakukan. Sementara Sin Liong menggelar tikar . Kakak. K au telah menjadi tumbal untukku. Besok kutemani Kakak ke rum ah ketua. Aku akan di sini sampai pagi.com/abclit. Aku bangga memiliki anak sepertimu. lalu menelentangkan tubuhnya di lantai.html Kakak beristirahatlah. Hong San. Siong.

Bisa saja mereka cuma memancing kita keluar.processtext. kata Keng Hong. Cuma ada satu orang.processtext. katanya. Kita sergap saja dia. Keng Hong mendekati pintu depan. Sin Liong membungkuk mengamati orang di luar r umah. Mereka benar-benar meneror kita.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Sudah. . http://www.com/abclit. Jangan terjebak. Dia menunggu di samping pintu. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. jawab Hong San.com/abclit.

Perlahan-lahan.processtext.html Lama mereka tiarap. Antek-antek Pao An Tui kalau berani bersekutu dengan Belanda akan dimusnahkan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Diambilnya korek dari kantong celananya. Keng Hon g memberi tanda pada Sin Liong untuk berjaga-jaga. Mereka berpandangan satu sama lain. Keng Hong menggeleng-gelengkan kepalanya. Kita benar-benar berada di tempat yang sulit. . lalu membukanya. http://www. tak tahu mesti berbuat apa. katanya sambil meremas kertas itu sampai hancur. Kedua adik iparnya memandang bingung.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia membaca tulisan itu. http://www.com/abclit. ia membuka selot pintu. Kedua belah pihak mencurigai kita. Ia mengambilnya dan menutup pi ntu lagi.com/abclit.processtext. Setelah keadaan sepi selama hampir seperempat jam. Sebuah kertas tertusuk pisau kecil di di pintu rumahnya.

Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Ia mati bunuh diri tahun 1949. http://www. begitu posisi Belanda d i dunia internasional terjepit.com/abclit. http://www. Pao An Tui : Barisan Polisi Keamanan Kota. suatu penjaga keamanan sipil yang dibentuk etnis China di tahun 1947 guna menjaga keselamatan orang-orang China baik karena ancaman Bel anda maupun pihak-pihak Republik yang tidak menyukainya. 3.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Nama daerah di Surabaya tempat bermukim komunitas China.html Catatan: 1. Panglima Tentara Belanda. 2. Kuil ini diperkirakan dibang un ketika Panglima Cheng Hoo datang ke Sam Poo Toa Lang atau Semarang pada abad ke-15. . Nama salah satu kuil atau kelenteng di Semarang. NICA.com/abclit. di Hindia Belanda yang ditugaskan untuk mempe rtahankan kekuasaan Hindia Belanda. 4.

samar jadi terang. jambang. memang. Bagai melayang. Dan gedung-gedun g. tak tertahan oleh tatap. melainkan melesat berupa garis putih tajam yang langsung menghunjam memedihkan m ata begitu seseorang mencoba bertahan. Dan dari mata tu anya yang buram. lantas mengembang.com/abclit. seperti bintang. menggandakan semakin banyak lalu memantulkan. Pedih ini akan hilang. Begitulah hitam jadi kelabu. Bukan hanya tameng. sebentar memusat sebentar menebar. ribuan lingkaran hitam baga i menghambur menyemaki ruang pandangnya. menggenan g. seperti kemarin-kemarin. yang semuanya kotor. Dan lalu.. Dan. dinding-dinding kaca. di puncak monumen. Tetapi takkan lama. Tetapi bukan.com/abclit. matahari membelah. putih pirang . seolah seperti tameng mena han hunjam cahaya.processtext. itulah yang dilakukan olehnya. menjelma kerumun bulatan pijar. Dan. bergulir jatuh ke kumisnya yang menyatu dengan jenggot. terus mengembang. Mungkin tak tepat disebut amat terang karena titik cahaya itu benar-benar menyila ukan. dengan ganjil. Begitu air mata menyelu sup di helaian kumis lalu terasa mencapai bibir. kelabu jadi samar. komunitas China di nusantara mengalami bany ak sekali pembunuhan tanpa sebab. siang meman ggang meringkus dirinya. . Setelah berputar memusat-menebar memus at-menebar. Lingkaran hitam yang berputar-putar. segera merembes air. dalam nanar.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tujuh Puluh Tujuh Lidah Emas Post: 11/13/2005 Disimak: 254 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.. Edisi 11/13/2005 Pernahkah kaulihat matahari begitu banyak? Atau turun merendah seolah mencecah? Dalam lapar. lingkaran hitam itu lalu menyatu. amat te rang.. Begitulah semua datang. semua terbentang. ada sebuah titik. Di sana. meranggas tak teratur panjang dan jarang. http://www. lelaki tua itu merasa nyama n. Tetapi bukan itu.html Antara tahun 1946 sampai tahun 1949. Peristiwa di Surakarta dan Karawang adalah dua contoh da ri pembunuhan mengerikan terhadap orang-orang etnis China. kuning kelabu. Tentu pula tak bisa disebut seperti bintang karena titik cahaya itu sa ma sekali tak bekerlip. Begitulah terik. http://www. selintas tampak seperti mata kayu.

Kereta api kecil (mereka menyebutnya lori) dengan empat wagon yang dibelintangi papan-papan. Pernahkah kaulihat matahari begitu banyak? Atau turun merendah seolah mencecah? Dalam lapar. Makin jelas. ledakan dinamit. lalu proklamasi. tidak. tajam pedih. Maka. semua terbentang. Pusat juga perlu tahu bahwa di tanah ki ta.. Jepang menyerah. Di san a. Memandang ke luar. menyandang tas di bahu kirinya. pasokan senjata berdatang an. menggandakan semakin banyak lalu memantulkan. di puncak Monas. segala yang dulu dikuasai Jepan g kini kita yang memiliki.processtext. orang-orang kemudian menyebutnya bom atom) dijatuhkan di Hiroshima d an Nagasaki. .Generated by ABC Amber LIT Converter. lift ke atas ke bawah. lihat. tangga-tangga be si. bagai melayang. di sebelah dua orang yang berlindung ke gerob . dinding-dinding kaca. Kini tertahan. meyakinkan mereka: emas dibutuhkan Jakarta. http://www.orang dengan helm. Kata kawannya konon karena dibeli dengan emas tambang. Berdebar. Apakah mahas iswa? Karena tegak di tempat yang tak mencolok.. Letusan? Belanda kembali datang. Derek II.. Begitu juga tambang emas di Lebong. Tetapi memang. di atas kereta itulah ia. berlalu lalang.. Melayang. pun mengaja knya. Tampak amat sibuk. ada sebuah titik. Masa berganti. langit goa yang runtuh. Dan wajah-wajah itu muncul. Di atas papan itulah ia duduk. Kata Pak Daud.. Membujuk.. berkacamata. beberapa dengan lampu dan baterai di pinggang. Ia hanya me ndengar bom besak (bom besar. Berlompatan. yang beberapa di antaranya menjulurkan rel dengan lori-lor i lebih kecil (memuat bongkah-bongkah batu batu-batu berurat emas!) meluncur ke luar tak henti-henti. Bengkulu. tak ped uli pada apa pun kecuali pada goa-goa. Bahkan Gubernur Militer pun (s iapa namanya? Ia lupa) bergabung dengan mereka. dalam nanar.. ada banyak emas. Ia pun tiba di tambang itu: Lebong Tandai. Bagaimana mereka bisa bertahan? Heran... menghunjam mata. menjelma kerumun bulatan pijar. Wajah-wajah yang data ng dari keresidenan.. sepa tu boot. Monumen Nasional. Pak Daud. Huah! Orang. Orang itu masih muda.. orang kampungnya yang juru tulis gudang (mereka menyebutnya magazyn schrijver) di tambang.. Dan Belanda pergi. Di masa damai u ntuk apa? Untuk Monas. Dan seperti mimpi. matahari membelah. Derek (pos) I. Apakah hanya matanya? Karena hari ini. ada seseorang yang juga mendongak menatap ke sana.com/abclit. Menyerang tambang. Tetapi ya.. Lorong-lorong. mulailah hari-hari itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Seperti hamburan. Dan gedung-gedun g. gema lori.processtext. bagai mengambang. Ma ka. http://www. bukan itu. kata mereka.html Bagaimana semua bisa tiba-tiba berubah? Ia sendiri tak begitu tahu. tid ak.com/abclit. Titik putih..

ia .ak penjual rokok.

Setelah merengg angkan tubuh dari sandaran kursi.. Wajah bulat berkacamata de ngan bingkai plastik keras coklat tebal ini..processtext. kini tersenyum. i a mengalihkan pandang.. Bingkai kacamata dari plastik keras coklat tebal.processtext. anak Pak Daud. Begitulah yang orang-orang dengar.. menatap ke arahnya. Tatapan di balik kacamata. Tetapi. Tatapan di balik kacamata.. emas yang kita sumbangkan dulu. itu. Bingkai kacamata dari plastik keras coklat tebal. saya mengerti. yang diangkat jadi juru tulis gud ang. Refleks. Saya membutuhkannya. tak mungkin menyampaikan hal yang tak pasti. Jalan yang lebih baik? Maksud Pak. tapi mata di balik bingkai besar itu berubah. Pak Jusuf berkata. Pak Jusuf. tatapan itu... di tambang itu.. Dik Najir. seingatnya. terasa ganjil. Dulu. apakah memang diciptakan untuk menyangga bingka i kacamata yang tampak seperti berat? Dan mulut itu. Agaknya ia harus terus-terang . Kacamata itu. katanya . Ia tak suka kalimat tak jelas itu. Cu ping hidung besar berkilat yang melengkung naik. dulu merupakan sosok sederhana. Tak enak ketahuan mengamati. . Dari jauh ia datang karena yakin Nur.html Tiba-tiba si pemuda menoleh. mendehem beberapa kali. kembali ia palingkan mu ka. http://www. http://www. Lihatlah kini diri Dik Najir. Dik Najir. apa adanya.. Ia tak suka. memungkinkan Pak Jusuf tahu aliran sumbangan emas untuk Monas itu. senyum itu kembali. Ma-maaf. Senyum itu masih. cacat. Cup ing hidung besar. Tapi. Begini. Tetapi hei. Untuk modal. setelah Pak Daud meninggal. Tetapi. mendehem lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter. mulut dengan bibir tipis melipat hingga ter kesan bagai diisap dari dalam.. Yang orang-orang dengar.. Jalan yang lebih baik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pak Jusuf inilah.. saya punya usul.. Maaf.com/abclit.com/abclit. kita berjuang. Jabatan terakhirnya selaku pembantu kepala bagian mesin tumbuk (mereka menyebutnya molen assistant).. yang ingin saya tahu yaa. Saya paham. kenapa kini berbeda? Senyum itu. Kacamata itu. emas Monas i tu didatangkan dari Jepang. coba berdagang.

begini. Tak lebih. Saya. emas itu tak usah d ibagikan. lalu berkata. Saya tak mau. disalurkan. melainkan disalurkan. saya kemari hanya untuk hal itu. Maksud Pak Jusuf? Yah.com/abclit. Pak Jusuf. langit goa yang runtuh. Lelaki berwajah bulat (dengan tubuh yang kini juga tak kalah bulat) itu menarik napas. ia mengangguk. seperti kecewa.. seper ti mencari lagi posisi yang tepat. Lalu. http://www. maka masing-masingnya cuma akan dapat segini. Jemarinya merogoh. Itu gampang. mereka hanya meneruskan. Sebetulnya bukan dikembalikan. Pak Jusuf mengeruk saku celananya. Diperbaikinya duduk. baiklah saya terangkan. Sumbangkan saja.processtext. Tapi karena dinamit itu. .html Generated by ABC Amber LIT Converter..com/abclit.. mereka katakan bahwa begitul ah keterangan dari atas. http://www.. bagai men cari persetujuan. tapi jumlahnya tak lagi sama. Kaki saya putus bukan karena berperang. mengeluarkan dompet. Bila saya bagikan kepada seluruh buruh dan karyawan yang bekerja waktu itu.processtext.. menj epit sesuatu ke luar dari dalam dompet lalu mengacungkan ke muka: uang logam satu rupiah. mendengus. Dari anak Pak Daud saya tahu bahwa emas itu dikembalikan melalui Pak Jusuf. Nah. Dik Najir tentu bertanya-tanya. Ketika saya tanyakan digunaka n untuk apa karena toh kita dengar emas Monas didatangkan dari Jepang. Tidakkah itu berarti disalurkan? Mata di balik bingkai besar itu menatap ke matanya. Tidak. kata mereka. sesedikit apakah emas yang mereka pula ngkan hingga tak pantas buat dibagikan. Dik Najir. Ketika s aya tanyakan kenapa tak sama. Tenang. Saya. Emas itu memang ada pada saya. Dik Najir . ke masjid atau ke sekolah atau ke apa di Lebong si ni. Kemudi an katanya.. s oal sumbangan emas Monas yang dipulangkan. Dan karena jumlahnya sedikit. Ragu. mereka bilang ada yang digunakan. maaf. Jadi. Kembali disandarkannya tubuh ke kursi.Generated by ABC Amber LIT Converter..html Ah tidak! Mana bisa.

tidakkah tadi pengemis tua itu juga menatap ke puncak Monas? Buntung. bersamaan dengan gerak tangan Pak Jusuf menyongsong. Tangannya yang terangkat. menatap ke arah koin. si pemuda membalikkan tubuh.. tertahan bagai mengambang.processtext.processtext. Saat koin itu bergerak turun .! Lelaki tua itu terkejut. Bahkan udara pun seperti mati... Ia terus meluncur. matanya segera menangkap sosok itu: si pemuda. http://www. aku tahu yang ia rasakan. Semua tak bergerak.. Senyap. Pak Jusuf melambu ngkan koin satu rupiah itu tinggi. Tetapi mendadak. Ketika koin itu bergerak turun. Diayunnya kaki. hingga bibir tipis yang melipat itu benar-benar tampak. bagaimana aku bisa pulang ke tempat kos? Refleks. Bukan koin satu rupiah 40 tahun lalu itu. ketika itulah.com/abclit. keti ka berada pada satu titik antara loteng dan tangan Pak Jusuf yang siap menyambut. langkah si pemuda terhenti. Sepertiku. teronggok di trotoar. tak berkedip. yang siap menyambut koin.! Triiingngng. Pemuda kacamata yang kini telah menjauh beberapa langkah. yang berhenti? Dan Pak Jusuf.com/abclit.. semua kembali seperti biasa.. semua perabot di ruang tamu Pak Jusuf tampak seperti beku. Dengan hanya seribu. Waktukah. atau mungkin tiga puluh detik. Semua tak bergerak. Dan. Meja. mata itu. tersentak. koi n satu rupiah itu tak tersambut. t etapi koin 1. kaku tergantung. Koin itu! Ribuan kedua! Ribuan kedua terakhir yang dipunyainya..html Seperti tahu keheranannya.. Mu lutnya terbuka. iseng. diam. http://www. k ursi. Betulkah? Betul. Lalu. tapi kembali tertegun.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sepuluh.. taplak. Apa yang ia lakukan? M eminta 1. terjadi peristiwa itu! Peristiwa yang takkan bisa ia lupakan: koin itu berhenti. Tapi ajaib. gorden. Siapa yang menjatuhkan? Tak kalah terkeju t. di puncak sana berkilauan 77 lida h emas. nyaris menyentuh loteng. Waja h bulatnya tengadah. sekilas tamp ak seperti mata kayu. Koin itu berhenti.. astaga.. lapar.000 rupiah itu kembali? . jatuh menimpa lantai: Triiingngng. tidakkah berair bagai menangis? Pusing.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. diam. Mata di balik bingkai besar itu menganga.. kelihatan seperti patung. kulitnya merah menghitam bagai terpanggang.000 rupiah yang barusan berdenting masuk ke kalengnya.. dua puluh. tertahan bagai mengambang. Pak Jusuf mengangguk.

. berapa umur Bapak? Tujuh puluh tujuh.. Tujuh puluh tujuh? Eh.. Tujuh puluh tujuh? Bagai bukan angka yang asing. Tak salah jika kukesankan Allah menebarkan cahaya cokelat keemasan di wajah siapa pu n yang menyaksikan de Kock menghardik sang Pangeran. Kare na itu.processtext. Jadi. http://www.*** Payakumbuh. Tak ada gerimis riwis yang menghardik tiang-tiang tua. Maaf.. Oh. http://www. sangat tak keliru jika kutorehkan warna terang di sekujur kanvas. Minggu 28 Maret 1830.html Salah tingkah.com/abclit. dalam lukisanku. Tak ada pula petir mendera Me rapi yang samar mengonggok di bumi fana. hari itu. 17 Agustus 2005 Sayap Kabut Sultan Ngamid Post: 11/13/2005 Disimak: 163 kali Cerpen: Triyanto Triwikromo Sumber: Kompas.Generated by ABC Amber LIT Converter. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Edisi 11/06/2005 Ya. aku yakin kabut lembut dan matahari susut saja yang mengepung Rumah K aresidenan itu. Si pengemis seperti lega. tujuh p uluh tujuh lidah emas.com/abclit.processtext.. asalan ia berkata. Ramadhan telah berlalu. kau juga tahu.

Bahkan dia memberi isyarat pada Haji Ngisa a gar tak terpesona pada setiap keajaiban yang mengucur setelah seseorang khusyuk berpuasa. tetapi aku tak mungkin menorehkan kabut dan dingin Magelang terlalu dalam di kanvas.processtext. "bahkan mungkin Jibril pun dititahkan tidur dan tak mencampuri segala yan g terjadi dalam silaturahmi indah ini. Haji Ngisa yang telah mengerti betapa kegaiban bisa menghunjam kepada siapa pun yang dipilih Allah hanya mengangguk. Sayap-sayap itu seakan tak sabar menerbangkan sang Junjun gan ke langit suci. di kedua bahu Sultan tumbuh say ap Rajawali ungu yang menyilaukan mata. ke langit sarat sriti. "Segalanya suda h diatur." desis Haji Ngisa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Jadi. Hanya aku saja yang boleh sedih. atau Perie akan menganggap Sultan mencip . Namun di luar dugaan. Roest. de Stuers. Sultan juga meminta agar Haji Ngisa tak perlu takjub pada segala peristiwa tak masuk akal ya ng menyelimuti Rumah Karesidenan yang telah dikepung para serdadu itu. Sebab dalam pandangan Haji Ngisa yang masih sangat awas. dia juga memberi is yarat kepada panakawan Banthengwareng dan Jayasutra agar tak memekik. http://www.com/abclit. ketika ketegangan terj adi dan Jenderal de Kock mengharap Pangeran agar segera naik kereta. jika dia berdiri di dekat Haj i Ngisa dan Haji Badarudin penasihat-penasihat agama terkasih Pangeran pasti lukisannya tak akan seka dar menggambarkan Sultan Ngamid sebagai manusia biasa.com/abclit. Raden Mas Joned. Dia tak ingin de Kock atau Valck. Haji Ngisa tak ingin pe kikan ketakjuban itu akan mengganggu takdir Allah yang telah ginaris. Pangeran harus kuluk is tegak menantang." Haji Ngisa tahu benar jika Sultan Ngamid tak menanggalkan sayap atau menyemburk an kelabang beracun kepada lawan. sekalipun di kepung wajah-wajah tegang staf de Kock dan disaksikan rakyat dalam sedu-sedan. mungkin dia tak ak an melukiskan Sultan Ngamid sebagai pangeran bersorban saja. dan Raden Mas Raib2 pada 28 Maret 1830 yang ajaib itu. Residen Kedu berwajah batu itu. Sambil menempelkan jari telunjuk ke bibir. Lewat bisikan batin. Ya.processtext. Hanya aku yang kausangka telah belajar teknik mel ukis dari Horace Varnet dan Eugene Delacroix boleh menyusupkan diriku pada wajah prajurit yang takz im membungkuk di hadapan Pangeran dan pasukan cemas yang mewaswaskan nasib sang Junjungan. Sultan Ngamid menanggalkan bulu-bul u indah yang barangkali diberikan oleh Malaikat Jibril itu. 1 Andaikata Raden Saleh hadir di Rumah Karesidenan bersama Pangeran Dipanegara Mu da. terkejut dan kemudian lari tunggang langgang.html Memang keheningan dan kebeningan menguar dari pagi yang baru mekar. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.

takan sihir dan menghina para perwira yang mengajak berunding menghentikan Perang Jawa itu. "Kal au mau Sultan .

html Karena itu. "Saya akan mempreteli kekuasaan Sampean dengan cara apa pun. mengapa sejak pemandangan menakjubkan itu terjadi. Jenderal? Apa yang harus saya lakukan di sini? Saya datang dengan bersahabat semata-mata untuk kunjungan singkat sebagaimana yang di adatkan oleh orang Jawa setelah mereka selesai berpuasa selama sebulan." Ya. http://www. Ya.com/abclit. http://www. Telinganya bahkan lebih be risi instruksi-instruksi sang Gubernur Jenderal ketimbang luapan amarah Sultan Ngamid. de Kock tak punya alasan untuk tak segera melakukan perintah Johannes van den Bosch. Jika ingin berkelahi. saat mendengarkan semburan kata-kata semacam itu Haji Ngisa berharap de Koc k segera mengurungkan niat menangkap dan mengasingkan Pangeran. "Jadi.processtext. memang tak semua tanda bisa dir aba dan membuncahkan makna.3 Saya datang tidak dengan k eris terhunus dan pedang meradang. hati Sampean bisa terbakar. saya pun tak mau berkelahi dengan Sampean." . Tentu dia tak terlatih menang kap pertanda yang hanya berupa gelengan kepala Haji Ngisa itu. Sete lah itu. Namun. d e Kock tidak peka? Mengapa dia tak membiarkan Sultan Ngamid pulang setelah selesai bersilatur ahmi? "Mengapa saya tidak diperkenankan pulang. Dan." kata de Kock. Tentu de Kock tak mendengarkan isyarat halus itu. Tetapi. Kalau perlu say a akan menggorok leher perempuan-perempuan terkasih Anda pada Lebaran hari ketiga. Bahkan jika tak mu ngkin menangkap atau membunuh Sultan Ngamid.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. jangan lupa Haji Ngisa dan para panakawan juga kami jebloskan ke sumur tua. saya tembak putra-putra Sampean.processtext. saya tak membutuhkan keadilan dari tangan Sampean. Haji Ngisa lebih memilih memandang kilau senapan dan pakaian para s erdadu yang dipimpin du Peron di anjungan dalam ketimbang menatap wajah Sultan Ngamid yang karena ter lalu benderang tak lagi bisa dipandang. de Kock pun sudah punya cara untuk menaklukkan Pang eran." desis pria yang senantiasa berzikir itu teramat pelan. Pangeran. "Sampean juga jangan menatap wajah Sultan. Anda ingin mengadili saya? Anda ingin mengajak berkelahi? Jika itu yang Jenderal inginkan. Kalau berani menatap." "Saya ingin menyelesaikan persoalan kita hari ini juga.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Jenderal.

Apa orang lain yang tahu peristiwa sulapan itu? Bertanyalah pad a Gandakusuma. bukan urusan Sampean. "Apakah Sultan tak mengerti akan terjadi peristiwa seperti ini.com/abclit. dia berjingkat mendekati Ali Basah Gandakusuma da n membisikkan pertanyaan-pertanyaan tak terduga.com/abclit. Sampean anggap peri stiwa mengenaskan? O. Saat itu dia justru melihat Sultan Ngamid mulai memungut sayap Rajawali ungu yang semula ditanggalkan. "Allahu! Allahu! Allahu! Segalanya telah rampung. moksa ke langit. Apakah saya boleh bertanya pada de Kock? Kenapa tidak? Apakah dia akan menganggap Sultan Nga mid sebagai dajjal tak aturan? Apakah dia menangkap Sultan Ngamid karena membayangkan diri s ebagai mesias yang mampu menghentikan perang? . Takjublah pada mengapa Sultan Ngamid berani mati pada saat ruang dan waktu membe ri kesempatan untuk hidup. Sampean tahu segalanya berakhir mengenaskan? Mengenaskan? Apa ya ng mengenaskan? Keajaiban sayap-sayap Jibril di tubuh Pangeran.processtext. Tuan. Jadi. Apakah Sampean tak cemas? Aku tak bisa cemas lagi sejak de Kock kehilangan kepekaan. wahai Kiai waskita? Karena memang tak semua ha l harus ditakjubi. Urusan siapa? Urusan saya. Ketahuilah. urusan Haji Ngisa. Dengan hati-hati dia mengenakan sayap itu. Serdadu aka n jadi abu tanpa jejak kehidupan. Apakah Allah telah mengirimkan jutaan malaikat untuk mengarak Sultan Ngamid ke surga? Mengapa bertanya seperti itu? Mengapa tak boleh bertanya seperti itu? Saya kira bukan hanya saya yang melihat jutaan malai kat mengarak Sultan Ngamid ke surga. dia membentangkan tangan dan mengibas-ibaskan sayap. Gusti.html Haji Ngisa kian tak tahan mendengarkan semburan kata Sultan Ngamid yang menguar kan bau berbagai wangi-wangian itu. Kisanak?" Gandakusma mengangguk. kau tahu. dia berseru. membumbung menembus kabut.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bertanyalah kepada pria yang setiap subuh shalat berjamaah dengan Sultan Ngamid itu. De Kock akan tinggal arang. jadi Sultan Ngamid memang benar-benar punya sayap? Punya sayap a tau tidak. Karena itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Takjublah mengapa dia tak menunjukkan sayap-sayap ungu itu kepada d e Kock dan serdadu-serdadu yang juga dibutakan. http://www. andaikata de Kock dan par a serdadu tahu. Dengan hati-hati pula. Segalanya tela h kukembalikan pada-Mu!" Setelah itu. Mengapa tak Sampean lagi takjub. menghilang dari pandangan Haji Ngisa yang tak lagi takjub.processtext. seluruh Rumah Karesidenan akan terbakar. http://www. seperti Isa yang tersalib.

.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ya, > 0 Meski demikian, Gandakusuma tak berani mempertanyakan segala sesuatu yang berka it dengan perang dan kematian. Tak baik pada Lebaran yang baru mekar mempersoalkan amis darah, wa ngi bunga kubur, dan Matesih menjelang Sultan Ngamid berunding di Rumah Karesidenan. "Saya kira semua prajurit harus menyertai Panjenengan, Sultan." "Allah tak menghendaki seperti itu, Gandakusuma." "Maaf, Sultan, saya khawatir Jenderal de Kock akan " "Ya, ya, Sampean boleh khawatir. Namun, saya lebih khawatir jika prajurit kita akan mengejutkan mereka." "Jadi, kita hanya akan bersilaturahmi, berlebaran pada Jenderal de Kock, Sultan ?" "Ya. Jangan kaukenakan tanda pangkat atau jabatan. Kenakan saja pakaian santai sebagaimana kita hendak pelesir atau berjalan-jalan." Sampai pada percakapan yang kian tak terpahami itu, Gandakusma melihat sayap Ra jawali ungu di bahu Sultan Ngamid kian melebar. Sayap itu kian menelan tiang-tiang dan segala yang b isa teraba dan terjamah tangan. Karena itu, sekali lagi, Gandakusuma menyangkal.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Iblis? Kitalah yang iblis kalau tak bisa memaafkan orang-orang yang hendak mem bunuh dan memperdaya kita." Kali ini Gandakusuma tak berani menatap wajah sang Sultan. Dia tahu sebentar la gi, setelah pada pukul 08.00 Sultan berangkat ke Rumah Karesidenan, de Kock akan mengerahkan ratusan ib lis untuk membekuk Junjungan yang kian tak peduli pada pekik kemenangan di medan perang it u. Dia yakin benar sayap-sayap Sultan akan rontok pada saat de Kock menghardik dan memerintahkan Pa ngeran beranjak menuju kereta pengasingan. "Segalanya sudah diatur oleh sang Jenderal sialan, tetapi mengapa Sultan percaya bahwa apa pun yang terjadi telah diatur oleh Tuhan dan tak lagi bisa dihindarkan?" desis Gandakusum a dalam kecamuk pikiran tak keruan. "Sudahlah, Gandakusuma," kata Sultan seperti mengerti segala yang dipikirkan ol eh panglima utamanya itu, "pada saat berperang pikirkanlah peperangan. Namun pada saat Lebaran pikirk anlah Lebaran. Ayolah, bersenang-senanglah bersama Jenderal de Kock dan para perwira. Nanti kub eri kuda baru. Nanti kuberi sajadah dan sorban baru. Nanti ." Gandakusma tahu nanti dia hanya akan mendapatkan sayap yang rontok, mata yang k ehilangan keperkasaan, dan jiwa yang tak lagi terpesona pada kabut Merapi. O, mengapa keka lahan begitu wangi? Mengapa ia muncul ketika puncak kemenangan hadir telanjang serupa bidadari? Kini kau tahu bukan mengapa aku tak mau melukiskan Sultan Ngamid mengenakan say ap Rajawali ungu. Digambarkan bersayap atau tak bersayap, Sultan Ngamid adalah Sultan Ngamid . Ia akan menanggalkan apa pun yang bukan miliknya. Juga sayap dan kemegahan dunia. Juga s ayap dan segala yang dicinta. Ya, namaku Saleh, kau telah melihat Sultan Ngamid dalam lukisanku5 pada senja y ang hampir kehilangan doa-doamu. Aku bahagia karena tak menganggap dia sebagai malaikat ata u dewa bermata ungu.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Catatan: 1. Bagian ini bertolak dari reproduksi lukisan Raden Saleh yang terdapat dalam gambar sampul buku Dr Peter Carey, "Asal Usul Perang Jawa; Pemberontakan Sepoy & Lukisan Raden Saleh" yang diterbitkan oleh LKiS, Juli 2004. Saya perlu berterima kasih kepada Sutanto Mendut yang meng ingatkan saya betapa Dipanegara diperdaya Jenderal de Kock pada Lebaran hari kedua. Reproduksi lukisan itu pula yang digunakan koreografer Sardono sebagai pancatan lakon "Opera Diponegoro". 2. Anak-anak Sultan Ngamid. 3. Kata-kata Sultan Ngamid dalam "Babad Dipanegara". 4. Sultan Ngamid adalah nama tua Pangeran Dipanegara. Begitu memosisikan diri se bagai Ratu Pangageng Panatagama ing Tanah Jawi, nama Dipanegara dia berikan kepada putranya . 5. "Historische Tableau, die Gefangennahmen des Javasnischen Hauptling Diepo Neg oro". Langit Malam Post: 10/31/2005 Disimak: 227 kali Cerpen: Iyut Fitra

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Detak yang lamban. Seperti kemarin juga. Serupa sebelum-sebelumnya jua. Pukul d ua belas tengah malam. Angin menusuk gigil. Mencucuk sumsum dan tulang. Aku memasang jaket dan b eranjak meninggalkan rumah. Menuju jantung kota kecilku, sekaligus menceburkan diri ke d alam malam. Berjalan di atas lintasan trotoar yang menenggelamkanku ke ruang-ruang lengang melenakan. Kuingat kata-kata Ibu sore tadi. Di beranda tempat kami bisa minum teh seraya m enyaksikan kelopak-kelopak mawar. Bercerita dan bersenda sambil menunggu senja tiba. Namun, sore kali ini menjadi lain. Setelah aku bercerita panjang, akhirnya Ibu berkata keras kepadaku seolah- olah saja ia sedang disengat kalajengking. "Anak dendang? 1) Kau mau menikahi anak dendang? Apakah Ibu tidak salah dengar? " Aku menatap bola mata Ibu dalam-dalam. Sebuah danau tenang. Telaga yang tidak p ernah kehilangan kasih. Semenjak usia lima tahun, sejak Ayah meninggal karena penyakit yang dider itanya, sejak saat itu pulalah Ibu hanya sendirian membesarkan aku. Anak satu-satunya. Ibu yang kemudia nnya melanjutkan bisnis Ayah di bidang konfeksi, memang tidak pernah membiarkan aku hidup kekuran gan. Sampai aku besar. Sampai aku menyelesaikan kuliah di fakultas ekonomi. Sampai Ibu lebih men gharapkan aku membantu bisnis konfeksinya daripada melamar pekerjaan lain. Ah, bola mata itu serasa tak kuat untuk kulawan. bola mata tempat biasanya aku berteduh. Tempat menimba kebahagiaan yang tak pernah kering. Tetapi, bagaimanapun aku harus menco ba untuk menjelaskan. "Ibu, anak dendang itu juga manusia. Aku telah menyelidiki segala sesuatu tenta ng dirinya," ucapku pelan, hati-hati, agar Ibu mengerti. "Apa yang telah kau ketahui? Tentang ia yang selalu pulang subuh? Pulang dengan lelaki yang selalu bertukar-tukar? Atau kegenitannya merayu laki-laki di pagurawan? 2) "balas Ibu s engit. Mulai sinis. Tak biasanya Ibu seperti itu. Telingaku mendadak panas mendengar kalimat Ibu yang amat menyudutkan profesi an ak dendang. Hatiku terbakar. Namun, sepuncak upaya aku berusaha untuk bertenang diri dalam k esabaran.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "O, jadi namanya Rabina?" Ibu memotong. "Ya. Aku telah selami pribadinya, keluarganya, bahkan latar belakang apa pun sa ja dari dirinya. Tidak ada yang menggoreskan cela, Ibu. Barangkali kenyataanlah atau keterdesakan keras nya kehidupan yang memaksanya memilih menjadi anak dendang. Karena hanya kepandaian berdendang itu yang dimilikinya, dan kesempatan seperti itulah yang dapat diraihnya." "Ibu tetap tidak setuju!" jawab Ibu betapa kaku. Banyak lagi yang kucoba jelaskan, tetapi Ibu tetap pada pendiriannya. Bahkan, s emakin banyak aku berbicara, kian pedas kalimat-kalimat yang keluar dari mulut Ibu. "Perempuan pulang pagi!" "Hidup tiada ubah bagai musang!" "Mana ada waktunya mengurus keluarga!" "Ibu tidak akan pernah setuju!" Kalimat-kalimat yang terus mengiang. Bersipongang. Menyisik bersama angin malam yang tajam. Menusuk sudut hatiku yang paling lemah. Aku terpojok. Bayangan-bayangan itu membuatku tanpa terasa telah sampai di jantung kota. Aku duduk di tepi trotoar, dekat sebuah lampu taman. Sebatang rokok kuselai. Asapnya membaur denga n cuaca. Lelapat kudengar tiupan saluang 3) yang ditingkahi dendang 4). Berbuai-buai. Lapik gurau 5) tidak jauh lagi dari

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Dan suara itu. Pastilah Rabina yang tengah mendendangkannya. Suara yang sudah t eramat kukenal. Akrab. Lekat di kedua belah anak telingaku. Suara yang tiap menit kini mulai men ggerayangi kegelisahan. Mengimbau. Lirih. Sayup. Seolah berpitunang. Membentur-bentur pikiran yang kini sulit lepas. Samar-samar kudengar lagu Palayaran 6) yang sangat kusukai. Bergema melantuni malam. Seolah berlari menjauh menembus c akrawala. Bergendang-gendang. Memukul. Dan berulang- ulang datang. Aku ingin ke sana. Ingin melihat senyum Rabina. Ingin menikmati rambut panjangn ya, bulu matanya, bibirnya. Aku ingin mendengar suaranya lebih dekat. Tetapi, kalimat-kalimat Ibu tadi sore seolah-olah menahan gerak langkahku. "Tak adakah pilihan yang lebih baik bagi seorang sarjana ekonomi? Untuk menjaga martabat keluarga dari pandangan- pandangan sebelah mata?" Selalu. Dan masih saja kalimat Ibu menghunjam bagai pisau-pisau yang berlepasan dari udara, berburu ke arahku. "Mengertilah, Ibu. Apa Ibu percaya bahwa perempuan-perempuan lain pun akan sela lu lebih baik daripada anak dendang? Ibu tentu lebih paham sesungguhnya," jawabku tenang. "Di samping berdendang, mereka adalah perempuan-perempuan yang berusaha melestarikan kebuday aan. Pewaris, penjaga, dan penerus kesenian nenek moyang kita. Mengapa mereka harus kita sisih kan, kita lecehkan dalam keseharian. Haruskah kita membunuhnya, Ibu? Membiarkan mereka mati di saat mereka berusaha untuk tetap tumbuh. Kurasa Ibu tidak sepicik itu," terangku lebih panjang. Berha rap Ibu tidak tersinggung dengan uraianku. Tetapi, Ibu tidak lagi menjawab dan meninggalkanku tanpa berkata-kata. Namun, j elas kutangkap dari gelagatnya, Ibu tetap tak sependapat denganku.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Kuingat pertama kali berkenalan dengan Rabina. Saat mula aku datang ke pagurawa n. Sudut matanya yang melirik ke arahku membuatku terpukau. Tiba-tiba serasa ada sesuatu yang ten gah datang menyerbu. Memburu dan mengepungku. Kemudian pada malam-malam berikutnya, aku mul ai mengikutinya berdendang. Kalau tidak di lorong toko yang sudah bertutup itu, ten tulah ia sedang memenuhi undangan di tempat lain. Tidak jarang, sejak singgalang 13) didaki, sam pai jalu-jalu 14) dipuhunkan, aku setia menungguinya. Pandangan-pandangan mata kami yang diam-diam saling mencuri seakan telah bercerita banyak dan seperti ingin mengakui bahwa kami telah saling menyukai. Setelahnya kami mulai terjebak percakapan-percakapan yang hangat. Setiap berden dang pun Rabina mulai menyapaku dalam pantun-pantunnya. Kadang aku merasa malu. Di saat lain aku justru merasa bahagia. "Ayah dan Ibuku sudah tua. Sudah tidak bisa berbuat apa- apa lagi. Sedangkan ke tiga adikku masih sekolah. Untuk itulah aku terpaksa berdendang tiap malam. Hidup memang keras bag i kami. Aku tahu, banyak orang-orang yang punya pandangan miring terhadap pekerjaanku. Tetapi, bag aimana lagi, aku harus membiayai keluargaku. Dan lagi, aku sama sekali tidak pernah berbuat hal-h al yang melanggar norma-norma. Ah, biar sajalah. Bukankah kita punya nasib masing-masing!" demikia n bagian dari cerita Rabina kepadaku. Banyak yang kuketahui ketika aku pun ebuah rumah kecil. Nyaris tak mempunyai kelebihan. Hanya entang-perenang dan sudut-sudut yang tak rapi. Sebuah sisa. Karena setiap malam Rabina berdendang, dan siangnya ng. Istirahat. Untuk bersiap berangkat lagi malam harinya. menjadi terbiasa berkunjung ke rumahnya. S gambaran dari keberantakan. Ruang- ruang c keprihatinan dari waktu-waktu yang tak ter adalah waktu yang lewat saja di atas ranja

"Aku mencintaimu, Rabina. Bolehkah aku mencintaimu?" ucapku ketika satu kali ak u mengantarnya pulang setelah selesai berdendang. Jam empat subuh saat itu. Dan Rabina seolah t ak percaya. Diam. Menatapku lama-lama. Lalu menunduk. "Mungkin kamu tak percaya. Tetapi, aku telah mengatakan yang sesungguhnya," uca pku lagi meyakinkan dirinya.

"Aku istirahat dulu ya. Kamu juga tak akan sanggup menepis ocehan orang-orang. Sejak saat itu pula kami mu lai melewati hari-hari bersama. Sedangkan kami hanya orang kecil yang bermimpi di kaki lima." ucap Rabina di pertemuan kami berikutnya. Membenahi anak-anaknya yang berserakan. Lembut. http://www. Kamu akan menyesal memil ih orang seperti kami. Menatap bola matanya dan berusaha meyakinkannya. Tetapi. Meninggalkan sekeping keinginan yang belum tuntas. dua garis air bening tetes dari s udut matanya. Aku mengusap rambutnya. pada waktu-waktu tersisa . Sepenuh rasa cinta. Perempuan yang mengekas hidup di tengah malam. saat-saat senggang ia tidak ada jadwal undangan. Rabina. Rasa cinta yang cemas. Namun. Wajah Rabina mengeruh.processtext. Lalu pulang meninggalkan rumah Rabi na. Tak kuduga.processtext." "Jangan berkata seperti itu." Berat rasanya. Anak dendang. Mencintaimu.com/abclit." katanya pelan. Jatuh menimpa jemariku. pada malam-malam selanjutnya pantun-pantun Rabina semakin gencar menyera ngku. Rabina!" ucapku memegang kedua tangannya.com/abclit.html "Pulanglah. . http://www. Memendung. Atau tentang perbedaan-perbedaan status yang membuatnya seolah ragu untuk melangkah. Rabina selalu menunggu kedatanganku di setiap ia berdendang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tetapi. "Kamu ber ada di anjungan berukir megah. Rabina!" Sejak saat itu. Bergulir. aku mengangguk juga. Sebuah kegelisahan terhadap hasrat yang takut baka l tidak sampai. Terima kasih sudah mengantarku pulang. Tentang rindu. "Cobalah berpikir kembali. Ukur timbang matang-matang. Ke gelisahan tak dapat disembunyikannya bila aku belum datang ke pagurawan. Lalu aku mencium keningnya. Sudah hampir pagi. kami akan menikmatinya berdua. tidak hanya ketika ia berdendang saja. "Aku sayang kamu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku juga hanya seorang laki-laki biasa yan g kini mencintaimu.

Menyelai rokok lagi. Adakah yang lebih berkuasa daripada takdir Tuhan? Payakumbuh. Ke lapik gurau tempat R abina berada. Aku masih di trotoar itu. 5) Istilah. 10). 2) Istilah bagi tempat kesenian musik saluang berlangsung. k alimat-kalimat Ibu sore tadi terus memburuku. Di langit malam. Lama. 11). Agustus 2005 Catatan: 1) Orang-orang yang melagukan pantun-pantun dalam kesenian musik saluang. "Aku mencintaimu. 12) Judul-judul lagu dalam kesenian musik saluang. tempat kesenian musik sedang digelar. awan-awan diam.processtext. Aku ingin ke sana.processtext. Menikmati saluang yang masih berkumandang. Cahaya bintang berkilauan memendar bias.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku ingin mengatakan kepadanya.com/abclit. Biasa nya dilakukan oleh perempuan. 3) Alat musik tiup terbuat dari bambu (kesenian musik tradisi Minangkabau). http://www. Lalu aku berjalan. 8). Membelenggu. 9). Aku ingin memberontak. Meninggalkan trotoar itu. Ingin berteri ak. 7) Para pencandu atau penikmat kesenian saluang. Rabina. Aku mencintaimu!" Namun.html Malam melilit. 4) Pantun-pantun yang dilagukan. http://www. Mendengar suara Rabina.com/abclit. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku m enatapnya. 6).

lembah dan gunung-gunung. Kamu ini psikolog.com/abclit. Jajaran pohon bambu di belakang rumah hanya kelihatan pucuk-pucuknya dari ruang kerja yang dibuat di lantai dua.html 14) Lagu penutup dalam kesenian musik saluang. bagaimana rumah mereka berada di atas tanah dengan tekstur berbukit. Edisi 10/23/2005 Pensiun dari pekerjaannya di perusahaan surat kabar. tanya si lelaki menjelang pensiun waktu . ndrakila Post: 10/24/2005 Disimak: 194 kali Cerpen: Bre Redana Sumber: Kompas. ia bersama istri ingin melewatkan hari tua usai pensiun di te mpat yang tenang. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. mengonsumsi waktu sehari-hari dengan bebas merdeka. di mana beberapa sisi kemudian terlihat sebagai pemandangan yang letak nya di bawah. ingin tahu lebih tegas lagi segi-segi hubungan dia d engan sang istri (karena itu segi paling penting untuk mengonfigurasi tempat tinggal katanya). Tempat tinggal mereka seolah mengapung di udara dan memang begitulah rancangan sahabatnya. sampai impian bahkan impian yang boleh jadi berada di balik kehidupan ya ng nyata. Ini untuk melukiskan. kebiasaan serta irama keseharian mereka.processtext. lelaki itu pindah ke desa di ketinggian ke rumah yang dirancangnya sejak lama di antara gunung-gunung dan lembah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pekerjaan menulis konon tak mengenal kata pensiun. lulusan sekolah arsitektur terkemuka di I nggris. http://www. Di seberang sana. pendeta. Sahabat itu sebelumnya sampai mendesak.com/abclit. Didasari pertim bangan yang dibuat tak kalah lamanya.processtext. dia malah membayangkan produktivitasnya nanti. Sebagai penulis. di teng ah waktu yang dibayangkannya luas tak terhingga seperti samudra. atau arsitek? itu kepada sahabatnya tadi. fana.

Kali ini aku mau. ha-ha-ha. sahutnya berseloroh. Sang sahabat garuk-garuk kepala. Setahuku kamu memang belum pernah memb angun rumah meski kamu arsitek. Begitulah. Setelah bangun tidur tengah hari atau kadang lewat tengah hari tak ada sesuatu yang menggera kkannya untuk mengerjakan sesuatu. pekerjaanmu urban planner. Manusia menjelang pensiun malah menuliskan puisi untuk menjawab pertanyaan-pert anyaan sahabatnya itu..Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.html Wah. Masih cantik ya. Dia duduk bermalas-malasan minum kopi atau entah apa. Ketika hari pensiun tiba. Dia m enjadi navigator untuk dirinya sendiri.. ujarnya dengan tetap menggaruk-garuk kepala sehingga rambutnya yang agak kemerah an menjadi kian berantakan. Kebiasaannya bangun siang menjadi-jadi. Aku memang belum pernah membangun rumah. waktu tidak seluas dibayangk annya. menyatakan kesan-kesannya selama 25 tahun bekerja di situ.. dengan menikmati matahari tu run di balik lekukan gunung-gunung. mengingatkan agar dia tetap menganggap kantor ini sebagai rumah kedua . http://www. http://www. untuk seluruh waktu yang berada di bawah kekuasaannya sendiri. tambahnya getas. Istrinya yang puluhan tahun kawin dengannya tak pernah menginjak kantor diajaknya serta. orang sangat bijak yang telah membu atnya betah kerja di tempat tersebut. kata beberapa teman wanita di kantor mengomentari istrinya enta h basa-basi atau sungguhan.processtext.. terserah mau dia manfaatkan untuk kegiatan apa. Pimpinan perusahaan.com/abclit. aku lupa. ya mustinya bangun pagi. ia terbiasa mendapati komentar orang seperti itu. karena ini rumah wong edan. komentar istrinya.. Setel ah itu sore tiba. Kalau ingin menulis. teman-teman menyelenggarakan pesta perpisahan untukny a di kantor.... Muncul alasan untuk memanjakan kemalasan yang lain.. Terus terang.processtext. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Terasalah. Dia disuruh pidato. Beberapa teman ada yang mengusap air mata. Baru kali ini aku disuruh membangun rumah a cuannya puisi. sejak hari itu irama kerjanya sebagai orang kantoran berhenti.

Yang dilakukan adalah mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ruma h. Tanah di sebelah yang kosong dia tanami singkong. sampai-sampai. tapi perlahan-lahan dia mulai bisa bangun pagi.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. jangan-jan gan dia bahkan sudah lupa. barangkali memang begitu kebiasaan s emua pensiunan. pikir sang istri. merapikan barang-barang. Hu.. Dia lebih tertarik pada tanaman. Mas Daru kini jadi petani lho. kalian tidak tahu. memindahkan dan menata ulang tanam-tan aman. Coba tanya beberapa teman. space planning.. Kenapa bangun sepagi itu.processtext. Perkembangan ber ikut bahkan mengagetkan sang istri. http://www. menggunting cabang dan ranting-ranting tanaman bu nga-bungaan. Dilihatnya sang suami juga tidak melakuka n sesuatu di atas keyboard komputernya. . Kebiasaan itu berkembang menjadi-jadi. orang-orang di kan tor hampir semua tahu bahwa ia kini menjadi petani. Waktu saya ke sana.. Pa? tanyanya. Ah masak? celoteh orang di kantor. Katanya dia sampai diprotes tetangga. Ia mulai bangun saat subuh. lanscaping. Kepada semua temannya ia hanya memesan buku yang berkisar soal tanaman. Apa dia bisa pegang cangkul? yang lain menimpali tidak percaya. Soal menulis.com/abclit. sebelum matahari terbit... Dia menjadi petani. kebun singkongnya itu sudah seperti hutan... dia seolah seperti landscaper.processtext. http://www. takut kebun singkongnya untuk sembunyi maling.Generated by ABC Amber LIT Converter. dan semacamnya. Buku-buku filsafat politik sastra contemporary studies ditinggalkannya.. Begitulah kehidupan pensiunan ini. dan lain-lain. Ooh. Dari silaturahmi dengan teman-teman lama yang masih terjaga. Pagi-pagi dia sudah memegang gunting tan aman. bersih-bersih. memangkas dan merapikan daun-daun bambu. gardening..html Pertama berat.com/abclit.. sesekali merawat dengan memberinya pupuk.

Selain sikap berserah kepada Yang Kuasa. Perkembangan berikutnya lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter. bahkan meja kerja itu pun sudah diubah posisinya.processtext.. Dia baru menyadari. Kegembiraan sang istri berangsung-angsur timbul kembali. tetapi bahkan mulai gerakan-gerakan lembut yang dia kenal sangat dia krabi suaminya... Hanya istrinya orang terdeka tnya yang benar-benar tahu apa yang menimpanya. Dia bisa menginga t rangkaian gerakan Pintu Naga. sang suami terlihat selalu nyenyak tidurnya. Bukan hanya stretching. Ia merasa benar dengan feeling-nya. langsung menghadap ruang terbuka menghadap arah gunung-gunung. dan bangun dalam waktu yang nyaris tetap sebelum matahari terbit. Sang istri percaya. http://www. . Liong bun.com/abclit. Beberapa orang menyimpulkan sendiri apa penyakitnya..html Ia dilarikan ke rumah sakit. S udah beberapa pagi dia melihat suaminya melakukan stretching di taman belakang rumah di dekat kolam . berada di ruan g kerja menghadap komputer. kemukjizatan akan mengembalikan segala-galanya kalau Ya ng Kuasa menghendaki.. Memang kekurangan oksigen beberapa saat wakt u itu sempat memengaruhi ingatan atau memorinya. Ada beberapa hal menjadi tidak bisa diingat lagi oleh suaminya. melihat kemajuan suaminya. kali. si istri ini percaya suaminya akan segera pulih. dari berbagai penjelasan dokter.processtext. Ketika si istri keluar dari tempat ti dur beberapa waktu kemudian. Beberapa teman lama berbondong-bondong datang memb esuk selama dia dalam perawatan. ucap sang istri dalam hati sambil menarik napas gembira..html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www..com/abclit.. dia sering menjumpai suaminya sudah dalam keadaan rapi.. tidak ada sesuatu yang terlalu perlu dikhawatirkan. ia percaya. Yang dijalani di rumah sekarang adalah proses pemulihan. Akan tetapi. Stroke ya? Jantung ya? Bagaimana keadaannya? Stres karena pensiun.

Sedangkan Patman b enar-benar jenis anjing rottwiller peliharaan mereka. Sang istri kian penasaran. diiringi anjing kita.com/abclit.. Wanita ini tersenyum. Di balik gunung ada gunung.com/abclit. Didekatinya suaminya dari belakang. Itu tadi ucapan suaminya.processtext. realitas hidupnya yang berupa kenyataan sehari-hari dan fiksi telah menyatu kembali. http://www. duduk dengan punggung tegak dan mata menatap ke kejauhan. tanyanya. Ah.html Sang suami diam. Si istri kaget.. Itu Gunung Gede-Pangrango.. suaminya melanjutkan kata-katanya.. Itu gunung apa Bib. http://www.. penggal an sajak penyair besar teman mereka yang kini tinggal menyepi di Citayam. sema sa mereka pacaran puluhan tahun lalu. Ini main-main atau sungguhan? Di seberang itu jelas Gunung Gede-Pangrango. Hanya dia selamat sampai ke pintu kayangan. Indrakila! jawabnya.. Ia ingin menguji memori suaminya.. bukan Gunung Indrakila. di balik cakrawala ada cakrawala.. Sang istri memerhatikan suaminya dengan saksama. Raja Dharmawangsa menuju kayangan dengan mendaki Gunung Indrakila.processtext. Suaminya telah pulih kembali. dengan menggunakan nama panggilan suaminya. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Patm an.Generated by ABC Amber LIT Converter. Semua saudara nya tumbang di jalan..

tentang Banjar Suwung Kangin yang memp ertemukan kita.processtext.com/abclit. Itu peristiwa puluhan tahun lalu.com/abclit.html Mertasari! Tersenyum sang istri. katanya tersedu sambil makin mengencangkan pelukannya. sebelum berucap. Ciawi Junction. tentang asal-usulnya... Bibib telah benar-benar sehat.. Mata sang istri menjadi berkaca-kaca. Dia bicara mengenai riwayatnya sendiri. Ingat di mana kita mendapatkan pohon kemboja itu? sang istri bicara sambil jariny a menunjuk pohon kemboja dengan batangnya yang berbentuk arkaik. pertemuan mereka. ep isode-episode manis yang pernah mereka lewati. Dia peluk suaminya dari belakang..processtext. Langit semburat merah. Terhenyaklah sang istri. Lihat bunga putih yang jatuh di air kolam .. buka n Mertasari. http://www. Pagi benar-benar datang.. Si suami diam sesaat. siap menulis lagi. di pinggir kolam. 2005 .Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia tahu. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. suaminya pasti sadar bahwa ini Banjarsari.

. Setiap menjelang Ramadhan. Saat Ramadhan kemarin. Langsung. Ia tak ingin kecewa lag i. Ah. Ia memejam. ia bisa mencium bau amis darah itu . sembari bersiul-si ul kecil.processtext. Ramadhan berlalu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak ada d arah membuncah dari kepala pecah. Bayangan kematian penuh darah.processtext. Anak-anak yang sedang bermain seketik a berhenti. Rasanya seperti seorang anak yang kecewa karena ditola k permintaannya saat lebaran. Ia berdiri di ambang pintu. Edisi 10/16/2005 Betapa menyenangkan bila ia mati di bulan Ramadhan ini. ia berharap maut benar-benar akan datang..siul ringan. Menyisir rambut dan memotong kuku. ia sudah menjemur kasur bantal yang lembab apak be rjamur. Ramadhan kali ini.com/abclit. Melipat selimut. Kemunculan laki-laki itu selalu menimbulkan ketidaknyamanan. . seorang perempuan tergopoh menarik anak-anak it u menjauh. ia s elalu membersihkan kamar kontrakannya. Rasanya segar mendapati suasana yang sudah serba bersih. Dan tadi.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Post: 10/17/2005 Disimak: 302 kali Cerpen: Agus Noor Sumber: Kompas. ia malah mengecat ulang dinding-dindingnya. dan wangi. mengerut menatap laki-laki itu.com/abclit. rapi. men gusir bayangan buruk itu. tapi ia masih saja hidup. sembari terus b ersiul. http://www. keramas. >diaC< Beberapa tetangga yang tengah duduk menggerombol memandang ke arah laki-laki yang bersiul-siul itu. Saat ia be rbaring di ranjang. http://www. memandang langit siang yang terang. Atau erang kesakitan leher digorok. dan segera saling bisik. Menyemprotkan pewangi ruangan. Merapikan pakaian. hingga ia bisa mati tenang Alangkah menenteramkan membayangkan kematian yang nyaman seperti itu. Ia lakukan itu setiap kali menyambut Ramadhan seakan ia menyiapkan upacara kecil menyambut kematian. seperti lengket di hidungnya! Segera ia mandi. Tak ada lagi s erakan puntung rokok atau tumpukan pakaian kotor mengonggok di pojok.

ma yat itu meleleh. Wajah-wajah orang yang pernah dibunuhnya.wajah yang membuatnya mengerang panjang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Wajah mahasiswa yang ketakutan ketika ia pelan-pel an mengerat ibu jarinya. Seperti i blis yang marah karena diusir dari neraka.html Seperti kebiasaannya itu: berdiri membisu. Beres-beres kamar. Sampai kemudian beberapa orang tahu: laki. Ini yang membuat kian penasaran. http://www. S eperti seorang yang tengah menziarahi kubur sendiri.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. atau berdiri termangu memandangi kapling makam itu. Wajah. betapa ia sering mel ihat laki-laki itu mencabuti rumput. mengenali beberapa wajah remuk rusak itu. Rutin yang ganj il. mereka mendengis bengis. ia terlihat merokok si ang hari. Dan orang-orang merinding mendengarnya. Para tetangga jadi gelisah. Sepanjang malam mondar-mandir dalam kamar. Sering mereka mendengar erang panjang dari kamar laki-laki itu >diaC< Mayat-mayat yang melepuh gosong terbakar itu muncul dari liang kelam. Kulit wajah mayat. menyapu. Mengepungnya.com/abclit.processtext. Menjelang Ramadhan ia muncul. Wajah tirus gadi s kecil berpita merah yang seketika bersimbah darah ketika ia membantai keluarganya. Tapi mereka tak yakin kalau laki-laki itu puasa. memandang entah apa. Ia mengerang. Barangkali ia dukun.laki itu ternyata sudah membeli kapling kuburan buat dirinya! Juru kunci bercerita. . Pintu jendela yang biasanya tertutup dibu ka lebar. Sering. Bukan ke masjid mendengarkan pengajian dan buka puasa bersama. Tiap sore ia keluar. tapi perg i ke kuburan. Wajah pucat perempuan simpanan yang lehernya ia sayat. Mungkin sedang menyiapkan makanan buat sahur. Atau ia lagi menyempurnakan ilmu hitam? Kuduk mereka meremang.processtext. seperti lilin panas mencair. Bisa-bisa ia mencabuli gadis d i sini.com/abclit.

processtext.saat seperti itu. Ia lebih menyukai dongeng makhluk-makhl uk seram penghuni hutan. dan disiplin. karena pejabat itu pingin kawin lagi. tak ada yang berani menghentikan. Membunuh seorang pengusaha. Paling mentok jadi sersa n. Tapi selama ini ia lebih memilih tinggal di sepetak kamar kontrakan. ia suka membayangkan diri jadi tentara. Rezekinya lancar sebagai pembunuh bayaran. Menghabisi seorang wartawan. Alangkah hebatnya jadi tentara.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Seperti menyaksikan kematian mengecup pelan-pelan Sejak kecil ia suka menikmati saat-saat merasakan aroma maut seperti itu. Dikirim ke medan perang. Pekerjaan yang tak te rlalu sulit: cuma menghabisi istri seorang pejabat. Ia paling senang ketika harus menyiksa para pemberontak. bisa memukuli orang sepuasnya. Umur tujuh tahun. Lalu beb erapa order ringan lainnya. kata teman-temannya. Di kampungnya. Kamu punya bakat bagus. diam-diam ia membunuh kucing pamannya. Penghasilan pembunuh bayaran lebih baik ke timbang gaji sersan. setiap kali kakeknya menyembelih ayam. Su mpek bau comberan. orang yang jadi tentara sangat ditakuti. Seorang hakim. Lalu sepulang perang. Itulah kenapa ia paling suka memb unuh pakai pisau belati. Tapi membuatnya merasa aman. Dan itu disukai komandannya. Kisah para raksasa penyantap manusia. Memang. Ia melaksanakan penyiksaan dengan tenang. Tempat menyembunyikan diri. Ia sudah membeli rumah buat hari tua . ia diberinya pekerjaan. Ia terkenal sebagai bocah tangguh jago kelahi. saat ada ker amaian pasar malam di alun-alun kecamatan. Ia se lalu ingin berada sangat dekat. http://www. Ia akan tinggal di rumahnya.processtext.com/abclit.com/abclit. Orang. Benar kata komandannya.orang mengerubung. Ia senang membayangkan memenggal ke pala para raksasa itu. Ia tak suka bila ibunya bercerita putri-putri jelita dan para pangeran yang hanya sibuk berpesta. Saat SMP i a berkali-kali berkelahi. Membuatnya bisa lebih dekat dengan wajah sekarat orang yang mesti dihabisinya. Percuma kalo cuma jadi tentara. kata komandannya. A da kenikmatan yang membius setiap kali menyaksikan urat-urat di leher korban pelan-pelan berubah me njadi lebih lembut kehijauan. http://www.html Ia pun suka menikmati saat. Ia pun mendaftar jadi tent ara. tertib. Kamu pantas jadi tentara.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan ia membusung bangga. Ia pernah melihat seorang tentara mengajar tukang parkir. membuat lawan-lawannya bonyok nyaris mati. Ia menik mati bayaran yang lumayan. Lagi pula ia bisa mengatasi kecurigaan tetangga. nanti bila sudah berhenti. .

Ia amati raut tua Kiai Karnawi. http://www. Itu lebi h menggampangkan rencananya: menyekap kiai itu di tengah jalan. Aku tahu. Mati di bulan Ramadhan ialah mati yang mulia.Generated by ABC Amber LIT Converter. Apakah seorang pembunuh bayaran juga akan mendapatkan kemuliaan bila mati di bulan Rama dhan? Semua sudah sesuai rencana.sepotong mendengar kiai itu bicara soal kemuliaan bulan Ramadhan. Kamu cukup membu nuhku. Se potong. Pesan itu singkat dan jelas: bunuh Kiai Karnawi. Sayang kan. kenapa mobil perlahan berhenti. Kamu bisa membunuhku di sini. itu mobil mahal. Tak usah membuan gku ke jurang dengan mobil itu. Kulitnya yang coklat resik. aku tadi tak mau ada orang lain yang ikut mengantar. Ia tak terlalu menyimak. . Sampai Kiai Karnawi kemudian bicara tenang. Biar tak banyak korban. ajak Kiai Karnawi. Tanpa jejak. http://www. Mencib ir. Semua berjalan sebagaimana sudah ia perhitungkan. Ia heran. lalu mendorong mobil ke jurang. Bebera pa kali ia menguntit ketika kiai itu memberi pengajian. Dan ia tersenyum. Tugasnya hanya membunuh. Dan ia mulai mengawasi. Rahang terkesan pipih.html >diaC< Sampai satu peristiwa membuat segalanya jadi tak seperti yang ia angankan. Getir. membuatnya makin terlihat tua dengan jenggot panjang putih bersi h. Ia berhasil menyamar sebagai sopir colt omprengan y ang akan membawa pulang Kiai Karnawi.com/abclit. Ia tak mengeremnya! Mari kita turun.processtext.processtext. kamu mau membunuhku.com/abclit. Aku ingin mempermudah pekerjaanmu. Biar nanti bisa direkayasa: Kiai Karnawi mati kecelakaan Ia menunggu Kiai Karnawi selesai memberi pengajian. kenapa orang seperti itu dianggap membahayak an negara dan mesti dilenyapkan? Dianggap memimpin para militan? Tapi itu bukan urusannya. Karena itulah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia merasa segalanya akan berjalan lebih mudah ketika Kiai K arnawi menolak tiga orang panitia pengajian yang hendak ikut mengantar Kiai Karnawi pulang. Beruntunglah orang yang mati di bulan Ramadhan. Nanti bisa dipakai ngompre ng bila sampeyan memang berniat pensiun jadi pembunuh bayaran. Bicaranya santun. Sorot matanya tenang. tak perlu repot-repot membunuh yang lain Ia tak tahu.

Amin. Alhamdulillah. Ia merasa senja meremang.processtext. Mungkin Allah memang memilihku mati di bulan Ramadhan . http://www. Yang terjadi kemudian lebih serupa bayang-bayang sura m. Senyap. Singup. Kematian di bulan Ramadhan.processtext. Ia pun kemudian selalu berharap. http://www. Jutaan pasang mata yang sejak itu terus mengintainya. Ia mulai diusik gelisah. Rasanya tak ada y ang lebih membahagiakan. lalu kembali Kiai Karnawi tertawa ringan. Dengung jutaan serangga mengepung. Seperti ada jutaan pasan g mata yang mengawasinya dari balik rembang petang. aku sih inginnya mati dengan cara enak dan nyaman di bulan Ramadhan. Yogyakarta. Berpasang-pasang mata yang mengingatkan pada orang-orang yang telah dibunuhnya.com/abclit. Kemeresek daun jati jatuh. Membuat nya mulai menginginkan kematian yang tenang. Dan semoga saja. Kalau boleh memilih.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pel an. Enggak usah merepotkan sampeyan .html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Sekarang. kecuali mati di bulan Ramadhan. 2005 Di Balik Jendela Post: 10/10/2005 Disimak: 243 kali . Terdengar letusan. Lengking gagak di kejauhan. Kelebat bayang burung menyambar. diperkenankan mati di bulan Ramadhan.com/abclit. ia benar-benar mati di bulan Ramadhan ini. dan kini memburu kematiannya. lakukan tugasmu. Ia jadi suka membayangkan kematiannya sendiri.

aku bangkit dengan pandangan y ang berkunang-kunang. Supaya ada t eman berbicara sepanjang jalan. Ketika aku membuka mata. membuatku tidak betah. Segera saja dokter menyuruh perawat menggunduli separuh kepalaku dan kemudian menyuruhku berbaring di atas meja operasi. bukan karena sakit. Se telah pulang dari rumah sakit. Terpaksa kuperiks akan ke dokter. A da rasa ngeri dalam diriku. http://www. Rasanya udara dan kemacetan lalu lintas seperti mencekik leher. Berulang-ulang istriku menganjurkan supay a aku memeriksakan diri ke dokter. orang yang berpakaian putih-putih kulihat mondar-mandir di kamar. Perawat tanpa perasaan kurasa menancapkan jarum ke pantatku. be rakhir pukul satu siang. bahkan puluhan tahun aku tidak pernah lagi ke dokte r. Rasa sehat bukan berarti tidak sakit. justru itulah yan g kukatakan kataku. Mudah-mudahan itu bukan tumor ganas. aku tidak tahu. benjolan itu sering pindah-pindah . Tetapi tidak ada yang kebetulan ke Bandung. dan aku disuruh harus menginap di rumah sakit. aku selalu mencari teman untuk pulang. Lebih baik tidak usah mengada-adalah! Pernah sekali aku pergi ke rumah sakit dan memeriksakan kepalaku yang ada benjolan. aku tidak tahu. Entah berapa lama. Biasanya aku tiba setengah delapan dan rapat di mulai pukul delapan. Sebulan ke mudian aku diberitahu bahwa lemak itu bukanlah tumor ganas. Ada rasa nyeri yang menyayat-nyayat di usus.com/abclit. Sampai akhirnya. Entah berapa jam aku menyaksikan pemandangan yang indah. Dengan mobil VW Kodok putih aku berangkat subuh ke Ibu Kota untuk menghadiri ra pat dinas sekali sebulan.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. bertahun-tahun. kataku dalam hati. di mana aku? tanyaku. kalau-kalau dokter mengetahui penyakitku. Sebuah botol infus meneteskan cairan yang dingin ke tubuhk u. aku menjadi takut ke rumah sakit. Suster. Setelah sadar. Sejak itu. Bapak perlu istirahat banyak. Sayatan di kulit kepala membuat darah mengalir lewat tanganku menuju ba skom di bawah meja. tetapi karena kalau tidur. Panas Ibu Kota ditambah debu dan gas yang beterbangan. kalau pulang. Kurasa benjola n itu mengganggu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sendiri aku kembali .com/abclit. suatu ketika aku terjatuh di kamar mandi. Gumpalan lemak sebesar setengah gelas dikeluarkan dan menunjukkannya kepadaku. Dengan tersenyum ia menjawab. Nah. Seorang perawat memegang pergelangan tanganku. Berbeda dengan udara di luar kota yang terasa seg ar dengan pemandangan pepohonan yang hijau. Seperti biasa.processtext.html Hal yang paling kutakuti ialah sakit. Jangan terlalu banyak . katanya. Untuk pertama kalinya aku mengena l jarum suntik yang membuatku ngeri. http://www.

Nyeri di kepala dan bagian . Aku sadar bahwa aku terbaring di rumah sakit. Pasien sebelah kudengar merintih-rint ih.bergerak. Dengan lift aku tahu belakangan bahwa aku dibawa ke tingkat IV dan dibaringkan di atas tempat tidur yang rapat ke dinding. Ada rasa sakit di kaki dan tangan. terny ata dibalut dengan perban. Menjelang tengah malam aku dinaikkan ke atas tempat tidur dorong. Kuraba kepalaku yang nyeri.

http://www. kawan yang di sebelahku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kucoba menguasai perasaanku dan memikirkan hal-hal yang lain. Ia mengendarai selimut malam yang putih. Sambil menaruh dua bantal di belakang punggungnya yang bersandar ke dinding ia bercerita dengan lancar. dekat jendela pula. menarik bantal ke bagian dinding dan menyandarkan tubuh b ertopang bantal itu. Tangannya melambat memanggil-manggilku: Ayah. tengah malam.com/abclit. Aku bertanya kepada dokter apakah aku menderita gegar ke pala? Dokter menerangkan bahwa lukaku tidak begitu serius. Sungguh sangat menyenangkan tidur dekat jendela ini. dan kemudian lenyap di dalam selimut malam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. hanya luka memar dan benturan di kepala. Sepertinya aku bertemu dengan anakku yang telah lebih dahulu pergi ke surga empat tahun yang lalu. Ketika makan siang usai. yang berbaring dekat jendela menyapaku. Datanglah! Tiba-tiba kulihat tubuhnya melesat ke udara. indahnya. Di luar pemandangan yang amat mengasyikkan. setiap kali hendak disuntik tubuhku menegang dan pe rawat mengatakan kepadaku supaya santai saja agar tubuh jangan kejang. Kami saling meny apa. Tadi malam. Dibutuhkan waktu beberapa hari untuk memulihkan luka di kepala dan bagian kaki. Ada bintang-bintang yang bertebaran di langit. muncul lagi. Ia menyapaku dengan lembut. Dengan menggeser kepala sedikit aku menoleh kepadanya. Aku melihat cahaya yang indah. Kulihat kondisinya tidak begitu parah kar ena ia masih dapat menggerakkan tubuhnya. Udara segar dan pe mandangan sangat menyenangkan. Setiap minggu ia harus mendapat transfusi darah . Beberapa kali aku disuntik.processtext. damai.. Rupanya ia pasien pindahan dari rumah sakit lain. Ia melayang jauh. Tidak ada tulang yang pata h.. tetapi tidak berhasil. Oh. . Ia lancar berbicara dan bercerita panjang lebar mengenai penyakitnya bahwa ia menderita komplikasi yang mengakibatkan gagal ginjal. ayah! Ke marilah! Di sini h idup tenang dan sejahtera. Kali ini kukira ia mengoceh lagi. sa mpai akhirnya perawat itu berhasil menyuntikkan obat yang membuatku tertidur beberapa jam. Cerita berikutnya tidak bisa lagi kutangkap karena suaranya bagaikan kata-kata yang samar-samar ka rena mungkin suntikan obat yang masuk ke dalam tubuhku sudah mulai bekerja. http://www.html Dokter menerangkan bahwa cedera yang kualami tidaklah terlalu parah.com/abclit. Petang hari kedua aku mendapat kawan sekamar yang ditempatkan di tempat tidur y ang menghadap jendela. Aku sangat beruntung tidur di kamar ini. menuju bintang-bintang yang gemerlapan. Beberapa kali ia menanamka n jarum itu.processtext. aku terbangun dan mengiraikan gorden jen dela dan aku melihat ke luar.

.

hidangan anggur merah yang meriah. Semua orang berpakaian yang indah-indah. apakah pemandangan kawan sekamar ini benar-benar indah. Ia harus mendapat tambahan darah. apalagi kala u silir malam yang lembut mulai menyentuh tubuh dari celah-celah gorden. Aku tidak dapat memberi komentar karena sesekali rasa nyeri di lambungku mengen tak-entak. HB-nya sedang menurun. Segala derita berlalu. Berjalanlah bersama kami. Hanya kadang-kadang t ebersit dalam benakku. Suster. kawan. Aku tidak tahu apa yang terjadi.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bidadari-bidadari dari kayangan menari. sungguh menyejukkan hati. .html Petang harinya aku membuka mata.com/abclit. Semua tampan dan can tik jelita. ada suara menarik. Dan belum lama b erselang. Tengah malam aku terbangun mendengarkan beberapa kaki yang bergegas dan tempat tidur yang didorong. Sepanjang hari penghuni taman ini mengadakan pesta yang tidak ada putus-putusnya. tapi keluarganya belum berhasil mendapatkannya. aku bertanya. mereka rindu bertemu dengan Anda. Suster itu tersenyum.. mengapa pasien sebelah belum pulang? Kukira kesehatannya membaik karena ia lancar berbicara. Melalui semilir angin yang lembut ia berbi sik kepadaku. seolah-o lah hidup ini hanya untuk pesta meriah saja.. Hal itu terjadi mungkin sesudah pengaruh obat penenang itu hilang.com/abclit. tapi pintu segera ditutup dan kembali senyap. Kawan di sebelah tersenyum dan menyapaku seper ti biasa. ada suara musik yang mendayu-dayu dengan berbagai melodi yang menggairahkan tubuh. Seperti lembutnya belaian kasih t angan malaikat menyentuh tubuh. dengan sayap kehidupan yang abadi ki ta menjelajahi angkasa dan tiba di sebuah tempat yang tiada lagi derita. persediaan yang tidak habis-ha bisnya. Lentiknya tangan mereka.processtext. seseorang menyapa aku. Lalu aku menyaksikan sebuah pert unjukkan. Kawan-kawanmu seperjua ngan dahulu ada bersama kami. Ketika suster menutupkan gorden pem batas karena hendak menyuntikku kembali. http://www. oh. http://www. Pak. ayunan nya yang menggoda. ketika Anda tertidur. nikmatnya. ataukah itu han ya bayang-bayang di dalam lubuk impian hatinya yang terdalam. Alangkah indahnya pertemuan dengan anakku itu. Para pelayan yang sopan. Taman di sebelah ini memang dirancang untuk memberikan inspirasi tentang masa m endatang. sebuah pesta yang meriah. Tidur dekat jendela ini amat nyaman.Generated by ABC Amber LIT Converter. tidak usah takut.

Ruang perjalanan akhir. Saya akan minta bantuan kawan yang lain. jawab suster itu tenang. Hanya teman sekamar Bapak dipindahkan ke ruang penantian di bawah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mungkin peristiwa seperti itu suda h terlalu sering dialaminya. http://www. Ya. Rupanya ia sedang terburu -buru.com/abclit. Maksud suster? tanyaku penasaran. Pak. .processtext. Baiklah. minumlah obatnya! katanya sambil meninggalkan ruangan.com/abclit.html Ah. tidak apa-apa. katanya perlahan. Ruang penantian? Apa itu? Kamar paling akhir. Bapak memanggil saya? tanyanya dengan terengah-engah. Setelah minum obat aku menekan bel untuk memanggil dokter. http://www. katanya sambil melangkah ke pintu. Bolehkah suster memindahkan tempat tidur saya ke dekat jendela itu? Mengapa? Bapak kurang enak tidur di sini? Ingin udara yang segar.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.

Pak? Suster. Edisi 10/02/2005 Aku lupa. Dan kami langsung ngobrol ngalor-ngi dul tentang dunia . di ba ngsal yang lain. aku dipindahkan ke ruang sebelah. Bandung. tolong pindahkan aku dari ruangan ini! Tolong segera. Semula pada suatu sore dia datang. tanpa mengenalkan diri. Ada apa. http://www. Suster berdatangan ke ruanganku. http://www.com/abclit.processtext.processtext. Namanya Roni. Dengan tiba-tiba aku sangat akrab dengannya. dia menguc apkan salam dengan menyebut nama panggilan akrabku: Mas Sudar.html Buru-buru kutekan bel.html Generated by ABC Amber LIT Converter. 19 Agustus 2005 Kirimi Aku Makanan Post: 10/03/2005 Disimak: 234 kali Cerpen: GM Sudarta Sumber: Kompas.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.. kapan aku kenal temanku yang satu ini. Kurasa lebih lima belas menit kemudian..

processtext. ? jawabku. Betul kok Mas. saya biasa melihat siapa saja yang memelihara tuyul atau sebangsa nya. Saya terdiam bengong. atau restoran yang memerlukan penjaga usahanya dengan memelihara makhluk seperti itu berkat bantuan saya. Anda sendiri gimana.Generated by ABC Amber LIT Converter. mobil. Ah yang benar! sahutku. genderuwo atau jin. Tapi aku tak menyangka itu pekerjaan tuyul. http://www. Aku kerap dan bahkan sangat kerap kehilangan uang. Di kota ini sudah banyak pengusaha toko sepeda motor. Bahk an beberapa pejabat negara pun minta dicarikan jin. Benar! Mas Sudar kerap kali kehilangan uang kan? Memang benar. Ah musyrik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. apa tidak dosa .html Di kompleks rumah Mas Sudar ini ada yang pelihara tuyul lho.processtext. http://www. Berprofesi makelar tuyul. Uang laki-laki ang aku simpan di tas kerjaku kerap berkurang. Karena dia pun suka ngerjain kartu ATM s aya. Kalau Mas Sudar mau bisa saya carikan.com/abclit. Kok tahu? tanyaku tertawa. pali ng-paling kerjaan istriku yang tahu nomor kode kunci tas kerjaku.com/abclit. katanya. y Kemudian dengan serius dia mengatakan bahwa pekerjaannya adalah sebagai mediato r untuk orang-orang yang perlu bantuan untuk bisa memelihara tuyul.

itu dia sedang menggendong dia. Tapi sampai mata saya hampir lepas tak kulihat siapa-siapa. rupanya tersinggung karena s aya selalu menyebut diambil oleh tuyul kepala hitam. Kami bingung mencarinya. ada tuyul di sekitar sini. Tuyul? Tuyul kepala hitam! jawabku. perlu tirakat dan ritus kalau mau saya ajari. Ah memang. dan lain-lain. setiap uang di tas kerjaku hilang.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Itu orangnya. kecuali ba yang-bayang wajahku sendiri. Dan baru sedetik istriku menaruh selembar ratusan ribu. Kami sekeluarga sedang m enghitung uang belanja dan memisah-misahkan mana untuk belanja harian. Uang kami atur menurut nilainya. katanya. Betul kan Mas. maka dia akan menoleh karena tuyulnya memberi tahu . Coba nanti dari belakang kita cibiri bosnya. Leb ih mengherankan lagi tak lama kemudian Roni datang. Tapi sekarang kalau Mas Sudar kedua tangan di belakang.processtext. Diambil tuyul kali Yah! kata anakku.html Beberapa hari kemudian. Dia minta memerhatikan air.Generated by ABC Amber LIT Converter. ratusan ribu dengan ratusan ribu. http://www. tertentu untuk bisa melihat penampakan . ada peristiwa aneh di rumahku. Mau tahu siapa yang punya. detik itu pula raib di depan mata kami. Nanti melihat seorang perempuan jalan sore dengan tuyul. lima puluhan ribu ditumpuk jadi satu .com/abclit. Nah itu nomor rumahnya kelihat an. Kemudian dia minta disediakan baskom berisi air. mana untuk uang sekolah anak-anak. Saya tidak melihat apa-apa. http://www. Na nti akan terlihat siapa orangnya. jawabku.com/abclit. Istriku merengut. Lihat Mas. Perempuan berambut ikal.

. Bulu kudukku meremang.com/abclit. pikirku. Saya sendiri kurang berani menghadapinya. http://www.processtext. Mereka ini masih penasaran jadi arwah yang masih gentayanga n karena merasa tidak rela akan nasibnya. katanya. Cuma kita harus tabah dan siap mental karena mereka akan hadir d engan bentuk keadaan terakhirnya. Roni mengunjungi kami lagi di rumah. Sungguh mengerika n mereka menampakkan diri dengan kepala terbelah atau usus terburai atau tanpa kepala.com/abclit. Harusnya Mas Sudar melengkapinya dengan menambahkan dari narasumber yang menjadi korban pembantaian! Ah gila. Dan nanti akan membuat novel Mas benar-benar hebat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Benar-benar gila orang ini. pikirku. Saya dengar mau bikin novel ya? Aku baru saja membuat cerita pendek dengan latar belakang peristiwa G30S. Mana mungkin. Dengan cara tertentu kita bisa menemui mereka. Benar-benar biasa lho Mas! Dengan ritual tertentu kita bisa berhadapan dengan me reka di tempat mereka dibunuh. http://www. atau di Desa Tempuran.html Rupanya perkenalanku dengan alam gaib semakin jauh. denga n mengumpulkan referensi dan data dari para saksi mata dan pelaku yang masih hidup. Cerpenmu bagus Mas. Pan dansimping.processtext. Kami sekeluarga baru saja m enikmati honor cerpenku yang telah dimuat di sebuah majalah dengan makan-makan di warung leseha n. ujarnya. Kuburan massalnya ada di daerah Luwengombo.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bisa lho Mas.

ini pasti perbuatan iseng si Roni. Kalau mau ke kota. agak di luar kota. supaya kerap mengirimi saya makanan. Ketika melintasi jembatan sungai berpagar tembok di ujung des a. rapal. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dia mengucapkan terima kasih sambi l tersenyum.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Dia menulis kelengkapan ritual dengan laku. Hingga pada suatu sore. tiba-tiba saja ada seorang lelaki tua melambaikan tangannya ke arahku. senyuman seperti orang menahan sakit itu. tanpa set ahu istriku aku laksanakan ritual itu.com/abclit. terasa bulu kudukku meremang. pikirku.processtext.com/abclit. Alamat anak Bapak di mana? Dia sebutkan sebuah nama dengan alamat jalan nomor rumah di luar kota. Bapak tinggal di mana? Tidak jauh dari sini kok. Monggo Pak. Saya hanya mau minta tolong untuk menyampaikan pesan saya kepada anak saya. menjelang melintasi jembatan. http://www. Kupinggirkan sepe da motorku di samping pagar jembatan. jawabnya sambil menunjuk searah dengan rumpun pisa ng. ampunilah dosa hambamu ini ! Oleh kekuatan rasa ingin tahuku. jawabnya lirih. saya boncengkan. Ya Allah. telah membuatk u tidak bisa . Lha. Pulangnya sehabis magrib. dan amalan di atas sesobek k ertas dan diberikan kepadaku. Mungkin tinggal di desa seberang sawah sana. Ah.processtext. sewaktu aku mengunjungi sahabat di sebuah pesantren di Desa Tempuran. Tidak kok Nak Mas. Aku tidak tahu dari arah mana dia muncul. Di sepanjang pinggiran sungai penuh pohon pisang sehingga memberi kesa n gelap. sapaku. Tapi senyum itu ya Allah. pikirku. Saat kunyalakan sepeda motor dan berpamitan. Nak.

Ternyata tidak mudah. Dia tertegun beberapa saat.. eks tapol Pulau Buru itu? A khirnya kutemukan juga.) Klaten 2004 .processtext. bahkan ada yang kelihatan enggan menjawab. http://www. Mungkin itu yang dipesankan ayahnya untuk dikirimi makanan.com/abclit. alis tebal. Ataupun kalau menjawab pasti ditambah kata: oooh.processtext. Ayah saya? Seperti apa dia? Rambut sudah beruban. Setelah bertanya kesana-kemari. berbaj u lurik dan memakai sarung pelekat hijau..com/abclit.html Paginya kusempatkan waktuku untuk mencari alamat anaknya. Ternyata benar kata orang mereka telah dikubur di bantaran sungai yang kemudian ditanami pohon pisang di atasnya. http://www. Katanya di sela sed u sedannya: Ya Allah. serta kusampaikan pula pesan ayahnya. menyambut kedatanganku dengan pandangan penuh curiga.. berjanggut yang sudah sebagian memutih. jawabku seingatnya. dalam pakaian itulah sewaktu ayah dibantai bersama orang-orang yang di anggap melakukan gerakan makar. kabarnya dia telah menjadi salah satu penasihat spiritual pejabat t inggi di Jakarta. Tiba-tiba dia benamkan wajahnya di kedua telapak tangannya. Dari mana Bapak tahu alamat saya. air mukanya nampak bagai orang yang telah menga lami tempaan hidup yang keras. Seorang lelaki paruh baya. Dan selama ini aku t idak lagi berjumpa dengan Roni.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Jantungku serasa berhenti berdetak! (Belakangan aku sarankan kepadanya untuk mengirim doa kepada ayahnya setiap kal i dia shalat. dan tujuan Bapak mencari saya? tanyanya menyeli dik. kebanyakan orang mengatakan tidak tahu. Kusampaikan kepadanya bahwa aku telah bertemu ayahnya yang tinggal di Desa Tempu ran.

Elok-elok di sana. seperti puasa. Rapal: Mantra Amalan: Bacaan Doa Monggo: Mari.html Generated by ABC Amber LIT Converter. jauh. Angin kadang memburai-burai rambutnya sampai masai. Kakak tak hirau. Kau akan dimasukkan kerja. ser ta menarik-narik tangannya. http://www.processtext.processtext. . memeluk. dsb.. Lurus. namun kakak bergeming. bukan? Kakak diam saja. tak terarah Laku: Melakukan ritual fisik.. pes an ibu.html Ngalor-ngidul: Utara Selatan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tidak jarang air mata nya merambat sepanjang pipi. Paman Jafar telah membawa kakak k e Pakanbaru bulan lalu dan ibu melepasnya dengan lega berurai air mata. Nak. Kau senang dapat mengajar lagi. Edisi 09/25/2005 Jika lelaki itu pulang ke kota kami. Kakak! Kakak! adik-adik mengimbau. Matan ya terus menerawang ke cakrawala.com/abclit. tidak tidur malam. berlari mendekati. silakan Kalau Lelaki Itu Pulang. Hanya memandang. Wajahnya tambah putih. http://www. Kosong.com/abclit. Paman dan bibi akan menjagamu. kian lesi. tidak akan dilihatnya lagi kakak duduk ter menung di muka jendela. Post: 09/26/2005 Disimak: 246 kali Cerpen: Adek Alwi Sumber: Kompas. memandang gunung ataupun kejauhan tiada batas. Lebih-lebih kalau duduk depan jendela. Engkau akan mengajar lagi nanti.

Aku tidak dapat pula cepat-cepat berangkat. Sedang kami hanya bisa memandang. adik terkecil bertanya kepada Kak Lela. tanda pert unangan tak lama sesudah ayah ditangkap kemudian lenyap entah di mana dan di tangan siapa. Payah h ubungan pos sekarang. Begitu. bertangisan. paman dan bibimu tiba. Legam. Itu. kata Paman Jafar seperti minta maaf. Ai. Salamilah paman dan bibimu. Seolah-olah beliau orang penting.html Kakak mendengar. Raib dalam kerumunan manu sia yang gemuruh. Malas bicara. Sejak dia ti dak jadi mengajar. disusul perginya lelaki itu sembari mengembalikan cincin belah-rotan. Ah. Ikal. tidak elok kita terus mengenang yang sudah-sudah sampai rambut tak terurus. tetapi ayah tidak terjangkau. Kakak tetap tidak beringsut. ujar ibu. harum dan bagus sekali rambutmu. Nak. Sambil lambat-lambat menyisir rambut kakak yang sepinggang ibu berucap. Baru pekan lalu kuterima surat Kakak.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bukan kepala stasiun. Paman Jafar yang pulang setelah kejadian itu juga mencari. Mengapa kakak tidak menyahut? Kakak sedang malas bicara.processtext.com/abclit. Dia sayang sekali kepada kalian. http://www. Orang terlalu banyak saat itu mengurung rumah. Lambat. Mariani. Sampai kini. . http://www. padahal hanya masinis kereta api. Membawa ayah. izin dulu ke koman dan.processtext. ai.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Sudah lama kakak serupa patung hidup. Ayaaah! Ayaaah! kakak meraung-raung mengimbau. namun ayah tetap tida k dapat dicari. Apalagi pengurus ataupun ketua organisasi buruh DKA. jawab Kak Lela. Ajaklah terus berkata-kata. seperti kalau aku ngambek? Ya.

http://www. Sudah kering sekarang. Bang! Mendengar ibu menjerit melihat darah muncrat di jidat kakak. Anak-anak nakal itu. berteriak-teriak. Istri Paman Jafar menghampiri kakak. Mereka lempar kakakku dengan batu. http://www. Lantas ku-nyanyah pula mukanya hingga lumat. berdarah-darah. Disuapi? Bibi senyum memeluk bahu kakak. Disuapi engkau Mariani. anak rancak? Eh. . Langsung kutumbuk hidung an ak terdekat. sama besar denganku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sahut ibu.com/abclit. Ibu-ibu menceracau. lihatlah.com/abclit. Dia melengking. Kuburu anak-anak itu. Kak? Mau. Tapi mau dia makan. lalu menoleh kepada kakak. Tapi seorang terjerem bab saat lututnya kusepak. kenapa keningnya ini? Senyum bibi tiba-tiba lenyap. Kalian lukai kakakku! Kalia n lukai kakakku! Orang-orang berhamburan memisahkan. Terlalu! Tengoklah. Yang lain siap-siap menyergap. kubilang. Ada empat orang. balas ibu mengangguk. aku melesat ke lua r rumah.processtext. Dasar Tapi tidak dalam.processtext.html Paham aku itu. Begitu keadaannya. kurang ajar! Anak tidak tahu diuntung! Tukang berkelahi! Maling mangga! Pembuat onar! Pembawa sial! Mereka yang salah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Disuapi.

kata ibu seperti berbisi k kepada Paman Jafar. Buya Nawawi juga tidak menyuruh? Dia tetap.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mariani? Nanti mengaji. Hampir terjengkang . Sekar ang orang-orang muda berkuasa di surau. Tumpahkan terus. bagai rembesan pada panci rusak. Kepalaku nanar.html Melihat puting susu perempuan itu terjuntai panjang dan hitam belum dibenahi se habis menyusui. Mengajilah saat maulud. Bagaimana aku bisa pindah. http://www.com/abclit. ya. Kakak terisak. Sebuah bendi lewat di muka rumah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kakak tersedu-sedu dalam pelukan bibi. ingin bersih-lingkungan. Tidak berjawab. Jual. Masih rajin engkau mengaji.processtext.com/abclit. Kau ibu anjing! Plak! Tubuhku terhuyung ke belakang. Paman Jafar melempar pandang ke luar rumah. Maulud Nabi kemarin sudah tak disuruh orang dia mengaji. Lepaskan. Rumah ini bagaimana. Nak. Sebaiknya Kakak ikut denganku ke Pakanbaru. ia bilang. Tapi yang muda-muda menolak. d . Kakak ! Kakak! Mereka rangkul tangan dan tubuh kakak. Pamanmu jug a. Bahunya bergerak-gerak.processtext. Membelai-belai rambut dekat luka. Pergi! Bibi merebahkan kepala kakak di dadanya. Seorang lelaki membelalak garang di depanku. Paman kembali melihat ibu. Siapa pula anak gadis sefasih engkau meng aji Mariani. Sengaja buya tua itu kemari. Kemudian air matanya membersit l ambat-lambat. ia bilang. p enumpangnya tak menengok. Adik-adik dan Kak Lela berlarian mendekat. Menangislah keras-keras! ujar bibi masih tersenyu m. Hanya bulu mata lentik kakak mengerjap-ngerjap. Katanya. jawab ibu. kubalas berteriak. sebagai biasa . http://www. Bibi ingin mendengarmu mengaji. mengibask an tangan bagai mengusir anjing. Jafar. Kuping mendenging.

Berbisik pula pada adik-adik. sewaktu pulang. Dan laki-laki itu muncul di suatu petang. Sstt! ucap bibi perlahan. Dia luruskan kakinya. Tenanglah Kakak. saat kakak mulai terbiasa duduk di muka jendela. Juga karena sta tus ayah. Padahal. Kata orang ia sudah merantau ke Jakarta. Kak Lela berdoa. Ambil bantal. kata ibu. Kemudian lelaki itu memang tida k terlihat lagi. Sesekali kubawa pula ke sekolah. menatap kejauhan tak berbatas. Bersih. Tetapi. tahu keberadaan nya. lanjut bibi. Polos. sudah tiga bulan ia mengajar. m juga ia berubah.html Adik ibu itu terdiam. Tidur. Tidak semua orang jahat atau bernafsu menguc ilkan. Berangkat gembira di pagi hari. bagaimana kalau abangmu pulang? Ke mana dia cari kami? Walaupun sudah setahun lebih. selimut Saat tidur begitu muka kakak persis bayi. Lalu. Dan te rkadang terdengar riang menyanyi di kamar mandi: tak kan lari gunung dikejar/ hasrat hati rasa berd ebar . Atau diajaknya adik-adik.processtext. Menyulut rokok. bila aku pindah. Sementara kakak semakin betah di muka jendel a.com/abclit. Ada kira-kira dokter di Pakanbaru dapat menangani? Belu Ada! Paman dan bibi menjawab serempak. Bagaimana . Ikutlah ke Pakanbaru! Tak perlu khawatir. Orang-orang tetap l ewat di muka rumah. Sudah ke mana-mana kuobati. Diselimuti.processtext. meski tak diucapkan. penolakan jadi guru itu tiba suatu hari. supaya ayah lekas kembali entah dari mana. http://www. belum pupus harapanku abangmu bakal pulang. berwajah dingin memulangkan cincin belah-rotan. ditolak jadi guru. Melihat pula ke luar. Hanya melirik jip hijau Paman Jafar di halaman.Generated by ABC Amber LIT Converter. menanti pengangkatan. dia maupun keluarganya selalu lewat di depan rumah dengan dag u terangkat pongah. ulang Paman Jafar. Jafar. memandang paman serta bibi penuh harap. aku. balas ibu. Paling tidak. diputus tunangan. serupa badai.com/abclit. Juga siang. Kawanku membuka sekolah taman kanak-kanak. http://www. tak menengok. Tak sedikit pun tersis a galau yang mendera: ayah yang lenyap. Karena status ayah . Kalau perlu kam i bawa ke dokter Caltex. Lagi pula.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kukhawatirkan justru Kakak. ! Lalu dia rebahkan kepala kakak hati-hati.

Tetapi malah juru-api kereta api. Tapi. Sekali waktu lelaki itu pasti pulang ke kota kami. Juga lalu di muka rumah. dia pun takkan melihat kakak lagi termenu ng di depan jendela. putri sulung. kecuali dia buat jalan sendiri dengan meruntuhkan Bukit Tambun Tulang serta menimbun Lurah Situngka Banang sesuatu yang amat mustahil. ujarnya kemudian.html Kakak terus tidur di beranda. Tidak ada jalan dapat dia lalui untuk tiba di rumah ibunya. Tugasku menung Ibu mengangguk-angguk. tapi tangannya campin pula. kakak dibawa paman dan istrinya. Ayah bangg a dengannya. Tidak dapat lagi dia atau keluarg anya mengangkat dagu dengan pongah bila lewat di muka rumah. ya? Kami mengangguk. Kam i juga. http://www. Paman menggeleng keras-keras. Rencanaku besok kembali. http://www. Apa gerangan terlintas di pikirannya sehingga mukanya begitu bersih dan tenang? Apakah dalam tidurnya dia bertemu ayah? Di antara kami kakak paling dekat dengan ayah. terampil-cekatan menangani rumah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Besoknya. Kubawa Mariani sekalian. Ay ah tertawa suatu ketika. Mestinya ayah juga. Kakak telah pergi. berharap kakak jadi guru tamat SGA.com/abclit. *** . Dik. Putih. kalau cukup biaya. seperti aya h. turut bangga walaupun kakak waktu itu baru kelas satu Sekolah Guru Atas. Di Pakanbaru juga kacau keadaan.processtext. Kak. ucap Paman Jafar. uatmu kalau orang tahu status ayah Mariani? Tidak! Angkek. Syukur ada kakak kalian. Napasnya lunak. mungkin juga bukan mustahil bila hatinya semakin dingin serupa penguasa-penguasa lalim y ang dengan telunjuknya dapat membelok-belokkan apa saja. Ibu menangis.processtext. Barangkali kare na perempuan. kakak. Anak Ampek Ibu bernapas lega. Tet api. Termasuk jalan hidup anak manusia. Tidak lagi berada di tengah-tengah kami . memandang gunung ataupun kejauhan tiada batas. tak bergerak-gerak seperti bayi. Apa tak berbahaya b Komandanku tahu.com/abclit. Kulitnya bersih. Sedangkan Kak Lela diharapkan menjadi perawa t. Terpikir olehku. Dekat kami.Generated by ABC Amber LIT Converter. kalau laki-laki itu pulang suatu hari. atau kami yang kehilangan mereka. Rumah jadi lengang lengang sekali. Kakek-nenek kalian guru. gu. tak mungkin tidak. Dia kawanku.

Hidup mereka susah.Generated by ABC Amber LIT Converter. ibunya sakit-sakitan. .processtext. Edisi 09/18/2005 Jangan lupa kirim tiket buat Cik Giok biar bisa ke Jakarta. Cik Giok menempati kamar belakang. Separuh dindingn ya dari tembok. Kalau tak boleh dibilang paling jelek. di Pontianak.processtext. Emak mau. mengapa Pa justru sibuk mengurusi Cik Giok? Me ngapa Cik Giok begitu penting.html Generated by ABC Amber LIT Converter. mengalahkan aku. Waktu Cik Gio k lahir ia anak terakhir dari 11 bersaudara hingga umur setahun. http://www. anak tunggal yang akan kawin? Lebih hebat lagi. Cik Giok ditawarkan kepada Emak untuk diambil anak. orangtua Cik Giok kurang mampu. Emak dan orangtua Cik Giok tinggal sekampung. Kalau me ngikuti urutan keluarga. Di rapat persiapan perkawinanku. Ma. Pa bilang. Jangan lupa baju buat Cik Giok. Di rumah kami.com/abclit. yang selalu mendukung semua kehendak Ma.html Cik Giok Post: 09/19/2005 Disimak: 185 kali Cerpen: Reda Gaudiamo Sumber: Kompas. apalagi dengan jumlah anak yang banyak. dekat dapur. aku harus memanggilnya A i bibi Giok. setiap kali Pa bersuara. dia m. Cik Giok itu anak angk at Emak nenekku. Supaya anak dan ibu selamat. Emak. di sebelah gudan g. Dan ta k seorang pun merasa keberatan dan punya niat memperbaiki kesalahan itu. diberi tirai kain belacu yang selalu dicuci setiap Sabtu pagi. Sisanya dari kawat ayam yang dilapis kawat nyamuk. Tetapi karena semua memanggilnya Cik Giok. aku mengikut saja. Cik Giok sudah lama tinggal bersama kami. Sempit. Karena kata Pa. bisu. Malah sejak aku belum lahir.com/abclit. yang biasanya tidak pernah rela menerima usul apa pun dari Pa. kamar itu amat sangat sederhana. lalu di pelabuhan. http://www.

Es ok harinya. buat apa menangisi Cik Giok? Percuma! Dia juga tidak ingat kamu. yang cuma diam kalau digendong Cik Giok. Bukti nya sampai sekarang tidak balik-balik! Aku ingin berteriak. Cik Giok menangis seharia n. Tetapi aku diam saja. Aku ditariknya keluar. Katanya. tahu. Sering di tengah cerita. katanya. Cik Giok sudah mengusir aku keluar kamarnya Aku baru menyadari kedekatanku dengan Cik Giok ketika ia mendadak pergi dari ru mah. Sayangnya aku malah tergila-gila memasuki kamar itu.processtext. membereskan rumah. memanggil. bilang pada Emak. Kal au sedang tak banyak tugas (ia membantu Ma memasak. Sudah dekat ujian. Memeluk bantalnya yang tipis. Malam itu aku tak bisa tidur. Kalau sudah begitu. Emak ibu Ma melarang aku main ke kamar Cik Giok. Katanya kamar itu sumpek dan lemba b. Aku kelas enam. mencuci. Emak bilang Cik Giok pul ang kampung.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kangen pada Cik Giok membuat dadaku mau pecah saja. waktu itu. katanya. Lewat seminggu. Aku paling sering mengeluhkan pelajaran terutama b erhitung. Tidak bagus untuk aku yang punya asma.com/abclit. ketika pulang sekolah. dia melepas cerita tentang kampungnya yang jauh atau mengulang cerita tentang aku wa ktu masih bayi. saat bisa sedikit b ersantai di kamar. yang kebet ulan tidak tidur siang. hingga aku terlelap. aku masuk kamarnya.processtext. Juga beberapa malam setelah itu.html Itu hari yang paling tepat. Supaya di hari Minggu. aku bayi yang cengeng. dan mengurusi segala keperluan Emak). berdebu. Ma bilang. Terutama siang hari. Pulang sekol ah. Emak. Ketika aku ingin mencari tahu sebabnya. berusaha mengeluarkan senyum. Cik Giok pasti menemaniku membuat pe-er. ketika kamarku terasa begitu panas: tirai jende la kamar Cik Giok yang menari-nari ditiup angin. Tiba-tiba aku menangis. http://www. ia bisa berbaring dengan tenang tanpa perlu merasa jengkel memandangi tirai yang kotor. Tidak apa-apa.Generated by ABC Amber LIT Converter. dia cuma me nggeleng sambil mengusap-usap kepalaku. bahwa ia bohong. Cik Giok langsung menyodorkan bantalnya yang tipis dan lembek itu. . aku mengantuk. Emak dan Ma melarang aku masuk kamarnya. seb elum Emak bangun. S etengah mati menahan air mata agar tak menetes lagi. menggosok. Lalu jarinya mengelus-elus alis mataku. mengajakku merasakan kesejukan di sana. Takut Emak tambah marah dan nanti memukulku deng an rotan. http://www. Sehari sebelumnya. kudapati kamar itu sudah kosong. menemuinya.com/abclit. Katanya. Tetapi yang pal ing sering kami lakukan adalah bertukar cerita. ibunya Cik Giok sakit keras. Sore hari.

Bahkan kemudian lupa kalau di ujung rumah kami ada kamar yang pernah amat sering kukunjungi. Lalu setahun: aku berhenti mengharap Cik Giok kembali. Satu kuartal. Hingga seminggu lalu.Sebulan. Jadi Cik .. dibu atkan baju.. Lewat. Enam bulan. Cik Giok harus dipanggil.. Cik Giok seakan terhapus dari catatan keluarga kami. ketika me ndadak namanya disebut-sebut dalam rapat persiapan perkawinanku.

http://www. Ma kelihatan kurang senang. memberi hormat pada Emak. aku pu tuskan kembali duduk. Teng gorokanku kering. Cik Giok menangkupkan tangannya. Semua baik. Matanya. Aku menyeringai saja. Dan Cik Giok benar-benar datang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. mau mengajak Cik Giok. Aku bilang. Ubannya sudah banyak se kali. Semua dari kampung. Habis pesta kawinmu dia balik ke kampung lagi. Aku mengikutinya dari belakang. Kami menyantapnya dengan lahap. Keras. Cik Giok ber gegas pergi ke belakang. Menyiapkan sarapan untuk Emak. Di ruang tamu. Ma . kelihatan sedih. aku harus mengepas baju pengantin. Kurebut tas kain dari tangannya. kata Cik Giok. http://www. kata Ma. Aku sedang m enyirami bunga kamboja Jepang milik Ma ketika Cik Giok dan Pa turun dari bajaj.processtext. Pa menjemputnya di Tanjung Priok. siap menyusulnya. Lin? katanya sambil mengusap dahiku. Persis seperti dulu. selamat. Tidak. Mau kawin kamu. Cik Giok mengawas i saja dari pintu dapur. Kami berpelukan erat. Ia kutarik masuk. Ketika Emak mengangkat mukanya dari mangkuk bubur.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Emak. Cik.com/abclit.processtext. Makan. acar ketimun dan telur asin yang berminyak bagian kuningnya. Wajahnya lebih tirus sekarang. tetapi suaranya nyaring memanggil Cik Giok. Baik. Tetapi melihat wajah Emak. Ma m enanyakan kabar Cik Giok. Pa. katanya.html Ia akan tinggal terus bersama kita. Pagi-pagi. . Menghabiskan bubur di mangkukku. dengan dahi berkerut. Sudah. aku bertanya pada Ma. mendengus. dan aku. Bubur encer dengan tung cai. yang tak beranjak dari meja mak an. Aku sudah berdiri. kataku. suwiran ikan asin bakar. Aku berlari men yambutnya. Cik Giok sudah sibuk di dapur. lalu mendahulu i aku menuju kamarnya yang lama. Siangnya.

Kulihat wajah Cik Giok b ersemu merah. Meski masih agak longgar di pinggang. Tetapi begitu melihat lemari es penuh sesak dengan makanan.com/abclit. Terkejut dia melihatku. mencari makanan di dapur.processtext. Aku masuk tanpa mengetuk pintu. Katanya lagi. Kulihat kamar lampu di kamar Cik Giok masih menyala. Sepanjang perjalanan kami tak saling bicara. Kami berjalan beriring. Cik. Cik Giok tetap diam. Mataku berat. Apalagi kalau hari pe rkawinan makin dekat. kami singgah ke tukang jah it khusus untuk baju keluarga. Apa tidak mengantuk? Ia bertanya lagi. perutku terasa sangat penuh. Ma menjelaskan.html Antar Alin mengepas baju pengantinnya.com/abclit. Cik? . Aku keluar kamar. Ma mengg eret Cik Giok keluar. menuju jalan besar. tak tersenyum. Ia membereskan kertas suratnya. setiap calon pengantin selalu begitu. Kudapati ia sedang men ulis sesuatu. M ungkin.processtext. Senyum mencuat dari sudut-sudut bibirnya. Ada apa? Ia bertanya. Lalu aku naik ke tempat tidurnya. http://www. Model baju untuk Cik Giok sudah ditentukan. Ma bilang itu biasa. Ma mencubit lenganku. Aku bilang mungkin ia ingin beli baju pengantin juga. Tidak bisa tidur. bagiku gaun sa tin putih penuh payet serta sulaman bunga ini sudah sangat sempurna. hanya beda warna. Baju sudah hampir selesai. Kakiku menjuntai t ak tertampung lagi oleh tempat tidurnya yang dulu terasa begitu lapang untukku. Tubuhku lelah. Menuju pulang. Cik Giok tetap diam sampai kami tiba di rumah. Sedikit lebih gelap.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mencari bajaj. Tulis surat buat siapa. Itu karena terlalu senang. Sakit. Tetapi langsung hilang ketika aku meng godanya. Sudah tiga malam aku tak bisa tidur. Aku berputar-putar di depan cermi n.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Aku hanya mengangkat bahu. Lalu kami mampir ke tempat tukang kue basa h untuk upacara minum teh dan tempat memesan undangan. Dia belum tidur. kataku. Sama persis dengan Ma . Tak berkomentar.

Emak sudah berdiri di depan pintu kamar Cik Giok. katanya. Deng an suara keras. Ketika aku tiba. Entah dari mana. Dia akan segera kembali menjelang pesta. Cik Giok sudah pergi. Ma minta aku pula ng. Aku bersiap menyusul Cik Giok.com/abclit. katanya. tetapi Kuku menahanku. Cepat bangun. Terserah apa kata Ma. Malamnya. Menguncinya dari dalam. Kau harus berangkat ke Pontianak. Kosong. Terlambat . Urus Emak. Tetapi suami malah mendesak. aku masuk kamar. Aku berlari ke kamar tidurnya. Temani Pa. Katanya. Ada apa ini? Aku bertanya pada Kuku. Pa tiba -tiba menghilang. Malas. Kapan? Dia ikut-ikutan memeluk Emak. Ma sibuk mendiamkan Emak yang menan gis makin keras. Nanti semua akan jelas. Aku tertidur. tiba-tiba Cik Giok sudah berdiri di ambang pintu ruang makan. Tetapi ajakan itu justru membuat gusar Ma dan Emak. Lalu aku terbangun oleh suara Cik. Dicari Emak. Dia cuma bilang. Ia marah besar! Sampai sore Emak mendiamk an aku. Di tangannya ada kursi plastik. Ada apa denga n mereka? Ada apa dengan perkawinanku? Ada apa dengan Cik Giok? Dengan kepala pening dan hati gusar. Wajahnya tegang. dua belas hari lagi. Ketika aku kembali ke ruang tamu. Ma ikut bersungut-sungut.com/abclit. Cik Giok sudah pergi. Kuku menyuruhnya masuk. . Aku tak ingin pergi. Nanti. Meninggalkanku. Kuku kakak perempuan Papa datang. kata Ma. Entah untuk berapa l ama. Emak. http://www. Keesokan harinya aku bangun terlambat. nanti aku akan mengerti. Aku melompat. dan Kuku telah menunggu di ruang makan.processtext. siapa tahu in i kesempatan terakhir aku menemuinya. Pa. Ma bilang Cik Giok ada keperluan mendadak di Bandung. aku yakin Cik Giok tak akan kembali ke rumah kami. katanya. Cik Giok kena stroke. menuju kamar mandi. Tidak juga untuk pesta perkawinanku. Emak menangis.Generated by ABC Amber LIT Converter. Penting. Sebulan lewat pesta perkawinanku yang berlangsung meriah itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Di ruang tamu kami mem bahas acara minum teh bersama keluarga calon suamiku.processtext. Ma. Mama menyuruh Cik Giok tak perlu ikut duduk bersama kami.html Hanya itu yang kuingat dari percakapan kami. Padahal tadi duduk manis di samping Emak.

com/abclit. yang wajahnya amat mirip dengannya. Pa. dan kaku melakukan proses pembentukan corak topografi yang besar di muka Bumi. Dengan muka basah.html Cik Giok tak menunggu aku tiba. Bumi yang tampak padat ini sebenarnya terdiri dari beberapa lempeng tektonik membalut planet Bumi layaknya cangkang telur rebu s yang merekah. Lempeng-lempeng tektonik ini secara berkesinambungan bergerak tanpa henti. kakak Cik Giok mencium pipiku.processtext. Tangannya mencoba memeluk tubuh kaku Cik Giok.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Beri hormat pada Mamamu. Maafkan aku. Cik Giok begitu cantik dengan baju cheong sam-nya. Ia pergi satu jam sebelum pesawat kami mendarat . genta-genta kecil bertalu-talu.com/abclit.processtext. Semua yang ada di sana menangis. menggilas. mendorong. . membuang muka. barisan perempuan tukang menangis sudah membanting-banting badan . Juli 2005 Gelombang yang Berlabuh Post: 09/12/2005 Disimak: 213 kali Cerpen: Hamsad Rangkuti Sumber: Kompas. http://www. Erat. katanya berulang-ulang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pa menangis lebih keras lagi. Kakak perempuan Cik Giok. Ia memelukku. menyeka matanya. Tang isnya membasahi wajah dan rambutku. Edisi 09/11/2005 Lempeng tektonik adalah batuan pegunungan yang padat. menjemput kami. http://www. hingga aku sulit bernapas. memelukk u. saling me nindih. Aku menan gis. diam-diam. ia berbisik. menjerit sambil berebut mendekati aku. Di rumah duka. Rawamangun. besar. menga lami proses perusakan dan pembangunan secara silih berganti.

penyair. atau Pengisi Neraka.html Gelombang itu bernama tsunami.com/abclit. Hampir 300. manusia macam apa yang Engkau tinggalkan di zaman kami ini. Maling pun Engkau kirim ke tempat duka semacam itu. Said Huseini. Jum lah yang kemudian membikin duka dunia. Pembunuh yang tak perna h gagal.000 jiwa melayang.processtext. Engkau biarkan mereka memasukkan tangan ke dalam baskom.processtext.com/abclit. Dan itu bukanlah unsur kebetulan. di Nanggroe Aceh Darussalam. Ketika surut. Tergantung kau dari jenis yang mana? Pengisi S urga. dari waktu ke waktu. Bantuan dan pertolongan berdatangan dari pelosok dunia. kepada seorang pengarang cerita pendek yang tak bisa berbuat apa-apa. Gelombang yang berlabuh. Kulihat semua itu ditayangkan mereka di televisi. . pengusaha. bermunculan di sana mengusung misi mulia. Penca paian yang luar biasa. politikus. mengabadikan lidah ombak mengusung puing bangunan.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Banyak yang bisa dituai di sana. menyurukkannya ke bawah serbet penutup. pen garang. penganjur kebaikan. kataku dengan titik air mata. Hasyim menyambung pemandangan duka itu melintas di depan Ma sjid Baiturrahman. http://www. menga badikan detik-detik datangnya gelombang. merau p uang selawat. gelombang itu menyemai ratapan. Apakah negarawan. Kedua pemberani itu memungkinkan aku bisa melihat peristiwa itu di Depok. di negeri yang aku cintai ini. kendaraan roda empat. Ya Allah. Cut Putri dari lantai dua rumah pamannya. Menja rah popularitas. Walau tak jarang ada pula yang sekadar cengengesan melakukan tamasya duka. dari hari ke hari. Tel evisi memperlihatkan semua itu kepadaku. dan jasad manusia.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku sempat menangis melihat ada orang tertangkap basah dengan muka lebam dihaja r petugas. Menjarah perhatian. Dan: Menjarah! Menjarah harta. di Nanggroe Aceh Darussalam. kecuali menyimak tragedi bencana alam itu.

http://www. Kami diajak ke belakang rumah. Kunjunga n singkat di Banda Aceh. Matahari terli ndung di balik puncak menara Baiturrahman.com/abclit. Secangkir kopi. Kami menuju tempat berangin-angin. Merbah terb ang di ujung ranting. menggendong a nak perempuan berkepang dua. Di bawahnya hidangan santap sia ng sudah tersedia. Setelah itu. bila pasang. aku kembali ke hotel berjalan kaki. tiga potong pisang goreng. Berjalan di atas dua keping papan. mencari buah pohon seri yang ranum. Terkadang aku melempar pancing dari sini. Gelombangnya menelan perahu Ayah. Itu yang menimbulkan inspirasi bagiku. seorang lelaki berdiri dari sofa. di Kajhu. Kututup sarapan pagi itu dengan sebatang rokok. Inilah saat yang bisa kudapat dalam sejarah hidupku. Di bawah lang kah kami berkeliaran kepiting pantai. Inilah sarapan pagi di luar hotel. Celah daun tersibak. Seperti menuju masjid. Penyair besar yang tak pernah gemuk! Ke mana saja kekayaan bumi kalian? Dia senyu m dan menyampaikan maksud: mengundang makan siang ke rumahnya. kurasa sulit datang ke Banda Aceh. . http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tali ayunan menjuntai di kaso. shalat subuh berjemaa h di Baiturrahman dan sarapan pagi di luar hotel. Di lobi. Angin berembus membawa sejuk pagi. Abang tak suka laut. Istrinya masih muda. memakai pita. s epiring kecil ketan hitam dengan taburan parutan kelapa. subuh tadi. An gin samudra mengabarkan pesan untuk ditulis. menyongsong kedatanganku. Kami masuk ke ruang tamu. Mak menunggu berhari-hari di pantai. Aku disambut banyak pemuda dan gadis remaja. Dia adalah penyair besar dari ujung Pulau Sumatera. Pert ikaian bersenjata tak kunjung selesai. kecuali ayunan rotan tersangkut. Aku suka laut.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.com/abclit. Aceh Besar. Tak ada hiasan di dinding . Aku suka deburan ombak.html Aku duduk di halaman kedai kopi.processtext.

Aku sangat terganggu. bagiku . juga melihat laut di belakangnya. Aku heran.processtext.processtext. Dia tidak tanggalkan pakaian pengantin dari tubuhnya. . Tak ada sunyi di sini. orang dilahirkan di perahu. Ma lam pengantin kita dirusak terpaan golombang itu. Dalam kampung terapung.com/abclit. Di rumah istrimu sekarang. Dia berdiri. D i rumah kekasihmu. Aku tidak terganggu. Kami melihat dia.Generated by ABC Amber LIT Converter. Malam ini. Deburan itu sudah menjadi senandung pengantar tidur. Kami bertepuk dan bergeser membent uk ruang. Engkau tak bisa menjadi orang pantai. meletakkan tubuhnya yang lelah. http://www. Si lelaki yang sekarang te lah menjadi suaminya memandang perempuan itu.html Bacakan puisimu untuk Abang. menyumbat telinga ini. dibesarkan di perahu. malam pertama engkau menginap di sini. bagaimana engkau melewatkan malam-malam di sepanjang hidupmu dengan s uara semacam itu? Perempuan itu mendengar ucapan itu sambil berbaring di tempat tidur. teriak seseorang. Engkau pernah dengar. Suara apa yang engkau maksud? Deburan ombak di karang. Mau rasanya aku mengambil kapas. Aku terganggu! Engkau hanya belum terbiasa. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.

http://www. Mengapa dia tiba -tiba begitu tertarik. Mungkin dia ingin melihat laut. Dia pergi ke jendela. Dia berdiri dari tempat tidur . Ayah dan Mak mengenang semuanya. Mengapa Desember? Dia tersenyum. Dia senyum. Orang Jakarta. Gulai pakis dan santan durian. Desember adalah aktor terakhir dalam sebuah pertunjukan waktu.html Sampah Bulan Desember.com/abclit. dia meneruskan ocehannya . Berarti ini sudah Minggu. Tapi mungkin. Kalau adat membolehkan. Sek arang sudah pukul 01:45. Sudah engkau baca buku ini? Bagaimana aku sempat membacanya? Buku itu saja baru kita keluarkan dari kertas k adonya. katanya ditujukan kepada si istri.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Maksudku. kecuali kegela pan. Lelaki itu tidak tertarik dengan cerita istrinya. kata Ayah. Mungkin dia senyum karen a dia berpikir begitu. Dia melihat jam tangannya: Oh. Tinggal enam hari lagi.processtext. tidak. jauh dari deburan itu. Meny angkutkan ayunan di dinding dan mengepel garis air itu dengan karbol. Dia tampak seperti menghitung dengan jari. Usia Desember sudah tinggal lima hari lagi. pernah datang kemari ketika aku masih dalam ayuna n. Akan muncul lakon baru penghias dinding. Mengapa ia ditulis? Mengap a tidak Mei? Juni? Atau Agustus? Seakan diganggu judul buku itu. Dia alihkan perhatian ke buku itu. Buru-buru daun jendela dia tutup. Dan. . 2004 akan digantikan 2005. Mak menggendongku. Mak mengembangkan ti kar rotan dan meletakkan hidangan santap siang di situ. Desember akan dig antikan Januari. Bulan yang ditunggu-tunggu orang di seluruh dunia. aku menyambut kunjungannya dengan garis air di bawah ayunan.com/abclit. Hanya tinggal beberapa hari lagi. Sampah Bulan Desember. Tetapi dia tidak melihat apa-apa. saat Pak Pos mengantar sebuah paket. Semisal pementasan. http://www. tahun adalah lakon. engkau sudah pernah membacanya di perpustakaan kampus? Pengarang buku itu. malam pengantin ini ingin kupindahkan ke tempat yang sep i. Engkau sudah tidur rupanya. sebentar lagi layar akan dit utup. Pengarang itu m akan dengan lahap. Dia menoleh kepada ist rinya. Mak menjelaskannya. Ayah gembira dan puas. Kata Mak. itulah istimewanya Desember. Dan aku tertawa. Angin masuk membawa bau garam. Mala.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mala menyam but pengarang itu dengan garis air di bawah ayunan . Apa maksudnya. Bulan yang bisa mengubah tahun setelah angka 31 di kalender. Malahayati. Mak ? tanyaku. 26 Desember 2004. Mereka tak pernah bisa melupakan li dah masa lalunya. Tak ada jawaban.processtext. Minggu.

.

Kamar pengantin itu hanya diterangi lampu meja. Cahayanya yang redup tersekap k ap penutupnya. Perempuan Ace h tidur dengan pulasnya mengenakan pakaian pengantin dan perhiasan begitu lengkap. Perjumpaan Perempuan Post: 08/29/2005 Disimak: 228 kali Cerpen: Akhlis Suryapati Sumber: Kompas. http://www. tetapi gerak itu tidak berlanjut.Generated by ABC Amber LIT Converter. Akhirnya dia tertidur juga dengan pulas. Edisi 08/28/2005 Taksi berhenti. Di dinding ruang tengah.processtext. jam berdentang dua kali. Kamar pengantin itu menjadi gelap.html Semula ada gerak ingin membuka semua itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rita menyerahkan ongkos. beranjak turun. Bar angkali dia tak ingin wanita itu terbangun. sambil berusaha melupaka n suara gelombang yang terus-menerus menghantam karang. Ditekannya alat pemadam lampu.com/abclit. masih juga dia tersenyum. Melihat semua itu.com/abclit. Kedua . Dia beranjak ke dekat pintu. Ayu men gikutinya.processtext. http://www. Pelan-pelan dia rebahkan dirinya di samping wanita itu. membuka pintu.

A . Dia juga perempuan. kata Ayu. Rita memandang tajam ke arah Ayu. Rita dinikahi oleh Rahardjo.processtext. hanya satu yang lelaki. apa ini benar-benar perlu kita lakukan sih? Sudahlah. Aku malu. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Kemudian menghela napas panjang. Tidak perlu malu. Ingat lho. Amit-amit deh. Mama perempuan. jadi repot. Dua anak Nyon Ah. tanya Ayu. kata Ayu.com/abclit. Ma. Selanjutnya mencari-cari bel untuk dipencet. namun aku tidak ingin rumah tangga y ang sudah kubina lebih dulu jadi rusak akibat pernikahan kita. kamu sudah delapan belas tahun. Nyonya Rahardjo mungkin bisa bijaksana seperti Mama. ku sungguh tidak bermaksud main-main menikah denganmu. tidak bakal aku nanti mau menjadi istri kedua sep erti Mama. ya Rahardjo juga perempuan. Tetapi anak-anaknya bagaima na? Bisa-bisa aku dicibir sama mereka.html Ma. buat apa mereka mencibir. Dua puluh tahun lalu. kata Rita. Papa mereka kan Papa kamu juga. Kita pasti dipandang rendah oleh perempuan itu. Jangan ragu begitu . Kamu juga perempuan. Kamu tidak menuntut agar aku menceraikan istriku kan? tanya Rahardjo ketika itu.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. http://www.

saling menghargai.com/abclit. ti semua itu. Rita memberikan semangat. menjalin hubungan dengan Rahardjo adalah sebuah pilihan. saling menyadari posisi dan kond isi masing-masing. Dia semakin terlatih mengelola perasaannya ke dalam bingkai rasionalitas itu. Kan Mas juga memberi hal-hal yang aku butuhkan.html Kalau kita menikah. erima kasih kok. Aku menghorma Ketika itu Rita berusia 25 tahun. kemampuan. Aku bert Bagi Rita. berhubungan seks seperti dalam fantasi-fantasi. Sudahlah. Kadang aku merasa tidak enak terhadapmu. dan itu sudah berkali-kali Mas kemukakan. banyak hal dia jalani lebih rasional. te naga. terpaut dua puluh puluh tahun lebih muda diba nding usia Rahardjo. kamu tentunya menjadi istri serta ibu rumah tangga sebagaima na umumnya perempuan punya suami kan? Itu pun telah berulang kali aku sanggupi. jawab Rita. kata Rita. kata Rahardjo. saling menghormati.processtext. http://www. kata Rahardjo suatu ketika. Kesegaran dan kemudaan Rita tentu menjadi faktor penting yang membuat Rahardjo m enyukai Rita. http://www. Maaf kalau aku tidak pernah mengajak kamu jalan-jalan di mal. Rita dianggap telah membawakan dan menyediakan diri untuk memberi keindahan-kei ndahan dan kenikmatan-kenikmatan yang dibutuhkan Rahardjo. Setelah mem asuki usia 25 tahun. mungkin semacam keperkasaan. Aku sudah pertimbangkan masak-masak semua konsekuensinya. aku percaya kepadamu. juga keyakinan bahwa dirinya memiliki kekuatan. Rahardjo bisa bertemu dengan Rita di rumah kontrakan perempuan itu. di saat dirinya sudah punya istri dan tiga orang anak. Sore-sore yang senggang seusai j am kantor.html Generated by ABC Amber LIT Converter. menikmati su asana romantis. Semua berlangsung dalam komitmen yang aman.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. ketika usianya memasuki 25 tahun. Aku tahu. saling menjaga.com/abclit. Terhadap hubungannya dengan lelaki. Yah. namun sungguh aku tak bermaksud tidak menghargaimu. dia sanggup . atau menghadiri un dangan pesta.

com/abclit. berlanjut kirim surat-surat ci nta. selama dua puluh tahun ini dia tidak merasa menderita. ketika membalas SMS cinta dari seorang mahasiswa satu kampus yang me rayunya. dan pada hari lainnya lagi mengajak Rit a melakukan hubungan seks.html Kenyataannya. apalagi merasa diri berharga mahal. Tapi cinta yang seperti dalam novel cukuplah untuk masa remaja. I love you. punya tempat berlindung. Swear. Namun Rita juga bukan ora ng yang rela tergiring pada nasib pasrah untuk direndahkan atau dihargai murah oleh orang lain. http://www. Maka dirinya tidak keberat an dan menyesal ketika pada suatu hari kakak kelasnya itu mencium bibirnya. pada hari yang lain meraba tubuhnya. Waktu di SMA atau semasa kuliah dulu.Generated by ABC Amber LIT Converter. . Toh Rita punya keberanian tatkala dulu menikah dengan Rahardjo untuk menjadi istri kedua. Waktu SMA Rita punya pacar. kakak kelas. Rita tidak berharap ganjalan itu terwariskan kepada Ayu. juga punya gairah. Kiranya seperti sikap Ayu sekarang. Sekarang Rita akan melakukan perjumpaan dengan Nyonya Rahardjo. waswas. Bermula kakak kelas itu memberi perhatian. putrinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Diusirnya rasa khawatir. Itu keputusan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. kini saatnya ganjalan itu dilepaskan. Rita bersa ma Ayu bisa menempati rumah cukup bagus di komplek pemukiman yang baik serta sanggup membiay ai hidup lebih dari memadai. mana mungkin membayangkan menjadi pacar a tau selingkuhan dari lelaki beristri dan beranak tiga. setelah dua min ggu yang lalu Rahardjo meninggal dunia. tulis mahasiswa itu melalui SMS.. tetapi aku juga bukan debu jalanan. Say. lalu menjadi istri kedua yang dirahasiaka n.processtext.com/abclit. tulisnya mengutip sepenggal syair lagu.processtext. takut. Aku memang bukan bintang di langit. akhirnya sering mengajak jalan-jalan. amit-amit deh . hari yang lain lagi menyuruh Rita memegangi kelaminnya. http://www. Rita juga berhubungan dengan beberapa lelaki. Rita bukan orang egois.. Semasa kuliah. Tidak ada lelaki yang lebih baik dibanding kakak kelasnya itu. M aka Ayu diajaknya serta. Semuanya dihayati dan dinikmati. Rita merasa terhibur. Menyimpan rahasia merupakan ganjalan tersendiri.

com/abclit. Itu lain. pokoknya gitu deh. Kalimat itu pula yang pernah diucapkan di de pan Rahardjo. pokoknya gitu deh. Itu cinta kepada orangtua.html Yah. Rita menilainya sebagai sesuatu yang sepadan pula. Kalim at itu dia kutip dari sebuah puisi yang pernah dibacanya. Lelaki menawarkan cinta untuk mendapatkan seks. Pokoknya kita saling suka. Say. Sederhananya memang begitu. sayang. Tetapi terserah kam u bilang apa.com/abclit. melakukan h ubungan seks. kata Rita selalu kepada lelaki-lelaki yang mendekatinya. Katanya sih perasaan kangen. berdiskusi. sedangkan perempuan menawarkan s eks untuk mendapatkan cinta. merencanakan masa depan. atau memadu kasih. kangen. Say.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Apa sih cinta? Sejak SMA dulu aku sering menanyakan hal itu kepad a para lelaki.processtext. Lalu aku harus bagaimana? Please. http://www. Rita memang pernah mengucapkan cinta karena menurutnya hal itu sepadan untuk ucapan cinta yang ditujukan kepada dirinya. ucapkan bahwa kamu juga mencintaiku Mengingatnya. Banyak lelaki mendekatinya. . yang dikenalnya setelah Rita sering mengurus kebutuhan-kebutuhan perjalanan tugas lel aki itu. kata Rahardjo. sayang. Rita sering tertawa sendiri. termasuk tatkala dia bekerja di perusahaan biro jasa pariwisata. Ini cinta antara lelaki dan perempuan.processtext. http://www. saling tidak menyakiti. What is love?. Itulah juga perasaanku kepadamu. Setelahnya Rita masih punya beberapa pengalaman menjalin hubungan dengan lelaki .Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketika mahasis wa itu sering mengajak jalan-jalan. Aku juga selalu kangen dan sayang sama orangtuaku di kampung. Dirinya juga menikmati pengalamanpengalaman itu dan mendapatkan keuntungan darinya. saling senang.

namun mereka mengaturnya sedemikian rupa supaya kerahasiaan itu tetap terjaga. Kemudian mereka melangkah memasuki pintu ger bang. Nyonya Rahardjo sudah menunggu. rambut sudah memutih namun berpenampilan anggun. Sejenak Rita dan Ayu berpandangan. rumput dan tanaman tertata rapi. Pintu gerbang terbuka. Hubungan itu makin bersifat permanen. panggil aku Mas.com/abclit. http://www. baju kebaya warna coklat bermotif bunga-bunga. Rita dan Ayu kakinya dirasakan bergetar ketika mendekati pintu rumah. Seorang pembantu perempuan mempersilakan Rita dan Ayu ag ar langsung masuk. Akhirnya Ayu mau berangkat. kata pembantu perempuan itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada dua mobil terlihat di garasi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Maka bercintalah Rita dengan Rahardjo. Di depan pintu rumah yang terbuka. Namun Rita dengan sabar memberi peng ertian.com/abclit. Rita memahami. http://www. berdiri Nyonya Rahardjo. Berusia 60-an tahun . Rita juga terpikir.processtext. hampir sulit bagi perempuan bisa menerima kehadiran perempuan lain seb agai sesama istri suaminya. Rita melangkah menapaki teras dan tersenyum kepada Nyonya Rahardjo. Ayu hampir tidak berani . bagaimana kalau Nyonya Rahardjo menyambutnya sinis dan penuh cerc aan. komitmen kerahasiaan itu tetap berlaku. salah satunya mobil di mana Rita pernah menaikinya. Sebenarnya bukan hanya Ayu yang di kepalanya berkecamuk rasa khawatir. Terbentang halaman cukup luas dan asri.html Jangan panggil Bapak lagi. wa lau tetap di dalam komitmen kerahasiaan.processtext. Dia mengenakan kain batik. biar merasa muda lagi gitu lho. Bu Rita ya? Silakan. Semula Ayu bersikeras tidak bersedia ikut. Nampak kalau perempuan itu benar-benar menyiapkan diri untuk meneri ma tamu istimewa. Beberapa kali Rita sempat mengikuti perjalanan dinas Rahar djo ke luar kota dan ke luar negeri. Tatkala Rahardjo dan Rita mengikat diri dalam pernikahan bawah tangan dua puluh tahun ya ng lalu.

Saya sudah tahu Mas Rahard jo menikah dengan Jeng Rita.com/abclit. Katanya. Tidak sesulit dan serepot yang dibayangkan Ayu. .processtext. Malu ikut pertemuan ini. yang lelaki. Ini anak-anakku. a Rahardjo. anak-anak mereka mengingatkan ibunya masingmasing agar tidak ngelantur. y ang langsung diperkenalkan oleh Nyonya Rahardjo.processtext. Begitu juga anak-anak. Aduh. ajak Nyony Rita dan Ayu masuk ke ruang tamu. Tidak apa-apa. dan N yonya Rahardjo membalas salam itu. Nyonya Rahardj o menceritakan kenangan-kenangan manisnya bersuamikan almarhum Rahardjo. Perjumpaan itu berjalan dengan baik. Karena itulah yang terbaik buat k ita semua. bercanda-canda. selama ini saya dan Mas Rahardjo merahasiakannya. Hidup dalam kenyata an. Kami di sini juga merahasiakan. juga Eva dan Leila. Ayo masuk ke dalam. Si Eva dan Leila. menya lami Nyonya Rahardjo dan mencium telapak tangan perempuan itu.com/abclit. begitu pula Rita.Generated by ABC Amber LIT Converter. sejak awal pernikahan itu berlangsung. http://www. Sesaat kemudian muncul dua orang perempuan. penuh silaturahim. suara Nyonya Rahardjo terdengar ramah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kata Nyonya Rahardjo. Tentu karena Mas Rahardjo takut rahasianya kami ketahui . akrab. sini masuk. dan ini siapa namanya? Sini Jeng Rita Keramahan itu memupus semua kekhawatiran. kata Nyonya Rahardjo. Jeng Rita. Buat apa saya . makan bersama. Kala u cerita menyangkut kenangan hubungan intim. Mas Rahardjo semakin baik dan hati-hati memperlakukan kam i. n amanya Ramadian. ramah. http://www. kita ini kaum perempuan. Satu lagi. seraya memeluk Rita. Dengan tetap menjadi rahasia. Ayu menyebutkan namanya. ini perjumpaan khusus kaum perempuan . bahkan apa pun keinginan kami dipenuhi. Bukan hanya dalam perasaan dan impian-impian. jalan jadi tertatih-tatih. semua mengetahui sejak awal. Maafkan. Ayu. sahut Rita. sudah tua begini. Mereka ngobrol. Rita menyalami Nyonya Rahardjo.html Silakan-silakan.

memandang ke luar jendela kaca yang sebagian permukaan luarnya berembun.processtext. Firda menyibak vit rage. Sebuah perjumpaan yang indah bagi para perempuan telah dijalaninya. Nyonya Rahardjo dan kedua anak perempuannya menemani Rita dan Ayu sampai taksi yang menjemput tiba. Suasana di sini hampir sama dengan yang di pantai Kuta. menginap di sini? Firda menoleh sesaat.com/abclit. D an aku tidak perlu menyesali diri karena aku terlahir dari istri kedua. tersenyum tipis dan kembali melihat ke luar.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Mama. kata Ayu. http://www. abnya datar. Aku tidak seharusnya menyinggung perasaan Mama karena Mama menjadi istri kedua. Di dalam ta ksi. jaw . hingga kesunyian suite room ini sama sekali tak terusik. Sampai suatu saat terde ngar suara seorang pria bertanya dengan nada lembut.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Saat meninggalkan rumah Nyonya Rahardjo. Nampak di bawah sana lida h-lidah air laut menghantam garis pantai. Nggak suka ya.processtext. berdebur-debur keras. http://www. Rita dan Ayu berpelukan. Balada Cinta Ferdi dan Firda Post: 08/22/2005 Disimak: 248 kali Cerpen: Jujur Prananto Sumber: Kompas. perasaan Rita dan Ayu benar-benar lega . maafkan kata-kataku tadi . Mata mereka tiba-tiba sama-sama basah. Edisi 08/21/2005 Di ketinggian kamar di lantai delapan hotel berbintang lima. Suka juga. tapi suaranya tak mampu menyusup ke dalam kamar.

Sementara Ferdi sendiri lalu bangkit dari tempat tidur. Dan dalam pikirannya pun mun cul berbagai dugaan dan kecurigaan. Setiap ketemu kita berbulan madu. . Dan Ferdi ternyata merasakannya. Ada apa. So what ? .com/abclit... Memeluknya dari belakang. . Ia merasa bahwa Ferdi telah membaca suasana hatinya secar a tepat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Senyum Ferdi memudar. Firda terdiam sesaat. Bukan berarti kamu mau mengajak aku berbulan madu.processtext. Kamu bosan ya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.. kamar ini biasa disewa pasangan pengantin baru untuk berb ulan madu.processtext.. http://www.. Tapi kata orang hotel. Firda? Firda tidak segera menjawab. Perasaannya lembut berdesir. kita begini-begini aja ? Firda menggeleng. Di luar penglihatan Ferdi.html Bedanya waktu itu kamu enjoy sekali.. Kenapa kamu mengajak aku ke sini? Kamu sendiri pernah bilang bosan terus-terusan ke motel murahan. Aku serius.. mengencangkan tali kimono dan berj alan menghampiri Firda. kan? Ferdi tersenyum lebar. http://www. Firda memejamkan mata dan m enghela napas panjang.

Kerja apa dia? Guru SMP.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Rangkaian berit a pengeboman kereta bawah tanah di London. Firda terdiam. berikut bursa saham yang terguncang.. Tapi sudah lama kenal. Juga ketika Ferdi perlahan berjalan menjauh. http://www. http://www. Mungkin aku yang beruntung masih ada laki-laki yang mau jadi suam . nyaris tak terdengar. Oh.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.. Dan nampaklah sebuah sertifikat rumah atas nama Firda.. Kenapa beruntung? Karena bisa mendapatkan istri secantik kamu.processtext.com/abclit. duduk di sofa depan pe sawat televisi yang menyiarkan CNN dengan volume suara rendah. Tangan Ferdi perlahan merenggang. Di luar penglihatan Firda ia mengambil sebuah amplop coklat dari dalam laci. berlalu begit u saja tanpa perhatian. bisiknya dalam hati.html . Tetangga dekat. yan g sesungguhnya akan diberikannya kepada Firda sebagai kejutan tengah malam. Guru yang beruntung.com/abclit. Hati-hati isi amplop itu dikeluarkannya sebagian. Sudah lama kamu pacaran sama calon suamimu? Nggak pernah pacaran. Bulan depan aku mau nikah. Dan F irda tak berusaha mencegahnya.. iku. melepaskan pelukan pada pinggang Firda.

processtext. http://www... Maka pertanyaan itu pun d ibiarkannya mengambang dan tak pernah terjawab.. akan lebih jarang bertemu? Apalagi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ya. Kita sudah sepakat untuk membatasi hubungan hanya antara kita saja.com/abclit.! Aku ingin berkenalan dengan orangtua kamu. Ferdi lalu hati-hati mengembalikan sertifikat tadi ke dalam laci. sebab ia tak ingin memojokkan Firda untuk harus mengungkap sebuah janji. Karena ia begitu takut memberikan jawaban yang salah. http://www.processtext. Sampai Firda mengajak pulang meski kamar sud ah telanjur di-booking untuk dua malam. Di dalam mobil ini Firda hendak membuka pi ntu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia tak bermin at mengulangi pertanyaannya.html Firda tak menjawab... b eberapa belas meter menjelang sebuah halte bus yang sepi. tapi tertahan oleh sentuhan tangan Ferdi berikut pertanyaan yang diucapkannya. Meskipun ada kemungkinan setelah ini kita. Sedan Mercy warna abu-abu metalik bermesin 3. Kali ini boleh aku antar kamu sampai rumah? Jangan. Maafin aku. Ia agak menyesal telah mengucap pertanyaan yang salah.600 cc berhenti di tempat gelap. Sampai keduanya berada di satu mobil dalam perjalana n pulang. Sementara itu Firda lalu mencium pipi Ferdi dan berbisik lembut. . Sebuah janji yang pada gilirannya akan membelenggu diri Ferdi pula.. Ferdi terdiam.com/abclit..

Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. dan Firda berjalan lunglai meninggalkan Fer di.com/abclit. Malam itu suasana di rumah Firda tidak seperti biasanya.. Sampai ke mudian keduanya berpisah.. biaya k atering.. Tolong kamu . Kalau begitu bisa kamu pakai buat apa saja.. Rupanya ada beberapa paman dan bibi Firda datang dari kampung bersama anak-anak mereka. Firda terdiam. saling melambaikan tangan. Semuanya pasti perlu biaya yang nggak sedikit.processtext.processtext. Cetak undangan.html Firda menahan langkah dan menoleh. Kontrak rumah sudah lunas sampai tahun depan. Firda menjawab dengan pelukan erat. berbelok memasuki gang. Jangan segan-segan kontak aku kalau masih perlu bantuan.. sementara pintu ruang tamu masih terbuka meski jam sudah menunjuk pukul s ebelas. Dan tetap terdiam ketika Ferdi memasukkan amplop itu langsung ke saku belakang celana hipster-nya. Nggak usah. http://www.. Ferdi menghampirinya dan menyerahkan amplop kecil itu kepada Firda.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ingi n mengikuti acara lamaran keluarga calon suami Firda yang rencananya akan berlangsung lusa.. Mungki n hanya Tuhan dan mereka berdua yang tahu berapa lama mereka berpelukan seperti itu. terima.com/abclit.. Kemarin aku sudah janji mau ngasih ini ke kamu. dan akhirnya lenyap selepas tikungan. sewa gedung. Dan Ferdi menyambutnya sepenuh hati.. Beberapa saat kemudian mobil yang di bawa Ferdi pun perlahan bergerak menjauh dan menjauh. Beberapa sepatu dan sa ndal bertebaran di teras.

Kadang di Jakarta. Tapi kelihatannya dia memang sedang dipersiapkan ata sannya untuk naik pangkat buat pegang jabatan. yang bukanya dua puluh empat jam. Tiga bulan terakhir ini dia sering ikut macam-macam training. Soalnya kalau training di Bandung pasti menginap baran g semalam.com/abclit. http://www. kepribadian. Namanya juga kerja di restoran. Termasuk kontrak rumah dan uang sekolah adik-adikn ya. Karyawati biasa. http://www. Berat sekali juga enggak. Tapi uang lemburnya tinggi. Bukan lumayan lagi.. Malam sekali. beli oleh-oleh buat yang di Jaka rta. Waktu ba ru dua bulan kerja saja saya lihat tabungannya sudah lima juta lebih. Restoran di hotel berbintang lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Minggu ini dia dapet giliran masuk sore. Jadi masih ada waktu buat rekreasi. katanya. Yang penting gajinya lumayan. jawab ibu Firda. komputer.. kata ibu Firda. sampai harus ke Bandung segala.processtext. Semua keperluan sehari-hari dia yang biayain. tapi lebih seringny a di Bandung. Bulan lalu malah di . pulangnya antara jam dua belas jam satu . ya. Memang gajinya berapa? Gajinya mah sekitar delapan ratus. Berat juga ya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. si bibi menimpali. belanja-belanja. Manajemen. bahasa Inggris. Dia sudah mampu jadi pengganti ayahnya. Ah. belum.com/abclit.. Jauh betul dengan ayahnya yan g sampai pensiun nggak pernah bisa nabung. Jangan-jangan dia sudah jadi manajer.processtext.

. Pasti. http://www. Eyang nggak mungkin lupa. Aku kan ulang tahun. pagi-pagi sudah nelpon pakai suara genit? Aku Icha. yang berarti sebentar lagi istrinya akan me manggilnya untuk sarapan. nggak mengira Firda sekarang sudah jadi tulan g punggung keluarga. Pagi hari Ferdi membuka mata dan kecewa menemukan dirinya tergolek di ranjang d i kamar rumahnya. sih. Ia pun bangkit hendak keluar kamar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Alloh. . Halo? Bisa bicala sama eyang Feldianto? Ferdi tersenyum. ya..processtext. tapi lalu tertahan oleh dering tele pon yang terletak di meja lampu. Oh. terima kasih atas segala kemudahan yang sudah Kau berikan kepada kami. Ferdi tertawa. . Jam dinding menunjuk setengah tujuh.com/abclit.html Semuanya dibiayai kantor? Bukan cuma dibiayai. Ya. http://www. sayang? Ental siang jangan lupa.processtext. dateng ke lumahku.com/abclit. cucunya eyang Feldi. tapi juga dikasih uang saku! Hebat sekali!!? Makanya saya sendiri suka terharu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada apa.. Ini siapa. Saya cuma bisa bersyukur dan bersyukur pada Yang Mahakuasa. ya.

seorang gadis cantik berumur dua puluh lima tahun m uncul dan langsung masuk ke kamar. Minta sendiri Hampir lupa...html Dadaah.processtext. Hai.com/abclit. Ya.com/abclit. Senyumnya seketika memudar.! k . Icha sendiri yang nelpon??? Iya. atanya dalam hati. http://www. Siapa yang nelpon? Ferdi kaget dan menoleh. Pa! Si ibu tersenyum penuh arti dan pergi meninggalkan ayah-anak ini..Generated by ABC Amber LIT Converter. Astrid sudah nemuin Papa? Belum.processtext. Ada apa? Belum lagi ibunya menjawab.html Generated by ABC Amber LIT Converter. melihat istrinya yang baru saja muncul di pintu kamar. ampun! Baru mau tiga tahun sudah pinter banget. Ferdi menutup gagang telepon. Eh. Icha. gih sama Papa.. Ngundang ke ulang tahunnya nanti siang. http://www. Anak sekarang..

. Ferdi tertegun..? Soalnya aku sama Mathias sudah sepakat setelah kawin nanti nggak mau tinggal di pondok mertua indah. Terus. rumah di Bukit Kayangan? Suka banget! Memang papa sudah beli??? .html Generated by ABC Amber LIT Converter... M aksudku. Sudah papa siapin. http://www.html Mmm. Kado kok minta. Rumah. Soalnya gini. Pa. Mathias sudah pasti mau dikasih kado mobil sama orangtuanya. kan. kado perkawinan. Pa..com/abclit. Setelah berpikir beberapa saat. http://www. rumah.com/abclit.processtext. Tergantung papa dong. Kamu suka.processtext. kamu pengin dikasih kado apa? Mmm. Tenang aja. Papa jangan ngasih aku mobil juga. mau ngasih apa.. berangsur wajah Ferdi kembali cerah dan bahkan kemudian tertawa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ah yang bener..

? Jakarta. Tinggal masukin furniture sama ngurus balik nama.html Astrid sesaat terkesima.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. apa sih yang nggak papa kasih. Astrid heran. http://www. Tapi rumahnya sudah ada atau kita harus nunggu dibangun dulu? Sudah ada. Thanks. Edisi 08/14/2005 .. lalu menghambur mendekati ayahnya dan mencium pipinya berkali-kali.. Yah Post: 08/15/2005 Disimak: 156 kali Cerpen: Aba Mardjani Sumber: Kompas. 26 Juli 2005 Bang Acung Tidak Bunuh Diri.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.com/abclit.com/abclit. Kok pakai balik nama segala. Pa! Makasih banget!!! Buat kamu.

Mansur adalah anak yang sangat sehat. Sesekali air mata nya meleleh. Untuk ketiga kalinya Ny Laila pingsan setelah jasad Mansur dibawa pulang dari r umah sakit.processtext. gadis temannya di kelompok remaja masjid yang ditaks . Cinta membua tnya ingin tampil lebih menarik. untuk menuntut pihak rumah sakit yang telah mengabaikan unsur pengamanan bagi para pasien. http://www. ia adalah anak ya ng lincah. Suka bermain sepak bola. Seseka li ia menyeka air mata. Ia seperti tak lagi mendengar orang-orang yang berganti-ganti mendekatinya dan menghiburnya. http://www. Memasuki usia 17. Kematian Mansur tak lepas dari lemahnya hal itu.com/abclit. Ia dikabarkan melompat dari lantai em pat rumah sakit tempatnya dirawat selama ini. Mahmud tak ingin l agi direpotkan untuk urusan-urusan seperti itu. Pada usia 1 6 dua tahun lalu. Matanya sembab. Sesekali ia juga berhenti membaca ayat-ayat suci itu untuk menerima uluran tangan atau dekapan para tamu yang datang untuk menyatakan ikut berbelasungkawa.com/abclit. Di sebelahnya. Suaranya terputus-putus dalam isak yang tertahan. Sisa-sisa darah ma sih tampak di beberapa bagian tubuh putranya. Ia tak pernah menyakiti perasaan teman-temannya. Tatapan matanya kosong. Ia ingin menerima kematian anaknya sebagai suratan ta kdir. Ia pingsan setelah melolong-lolong sambil mendekap tubuh lunglai Mansur.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mansur meninggal karena bunuh diri. Meskipun badannya gemuk. Mahmud.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Untuk pertama kalinya Ny Laila berteriak histeris. Di mata Ny Laila terus-menerus melintas bayangan Mansur yang ceria. juga membacakan Surat Yasin. Mona. Ia merasa seluruh tubuhnya kian lemah. Ia juga rajin mengikuti kegiatan remaja masjid dan aktif seb agai anggota kelompok marawis. Kini Ny Laila duduk bersimpuh di salah satu sudut ruangan tak jauh dari jasad M ansur dibaringkan. Mansur memang mulai mengeluhkan tubuh tambunnya. Suaranya patah-patah. Mansur adalah anak yang disukai teman-temannya karena perangai santunny a. Dua petugas kepolisian baru saja pulang. Putranya yang baru berusia 18 tahun itu meninggal bukan karena komplikasi penyakit yang selama ini ia derita dan membuatnya harus dirawat di rumah sakit. Ia tak ingin percaya dengan apa yang ia dengar. Kecuali kalau tuntutan itu bisa menghidupkan lagi anaknya. Keduany a gagal membujuk Mahmud. ayahnya. kakak Mansur. duduk bersimpuh di samping jenazah adiknya sembari tak henti-henti membacakan Surat Yasin.html Ny Laila pingsan untuk kedua kalinya pukul sebelas siang begitu ia akhirnya tah u orang kasak-kusuk membicarakan soal penyebab kematian Mansur. suaminya. Mahfud.

menolak cintanya. Mona ingin punya pacar yang tubuhnya langsing.irnya. kata Mansur kepada ibunya. .

com/abclit. empat bulan kemudian Mansur jatuh sakit. Ny Laila membesuk putranya. Selain luka di usus yang kembali kumat. a di tengah malam.processtext. Ia bolak-balik menjalani perawatan karena penyak itnya kerap kali kambuh. ternyata. ia ingin sekali ibunya datang m embesuk. Tetapi. Ia tak mampu lagi memejamkan mata sampai pagi tiba. Dokter yang memeriksa meminta Mansur menjalani rawa t inap karena ususnya mengalami luka serius.html Ayahnya yang kemudian menyarankan Mansur meminum minuman suplemen pelangsing tu buh yang banyak diiklankan dan dijual di toko-toko. Mahmud bersimpuh di atas sajadah di kamarny agar putranya segera disembuhkan.com/abclit. sebelum itu. ia mengalami komplikasi. Dengan alasan tubuhnya masih lemah. Kenapa ia sendiri yang justru menyarankan anaknya meminum suplemen pelangsing tubuh itu? Mengapa i a tak membiarkan saja Mansur memiliki tubuh tambun tapi sehat? Apalagi setelah dua pekan dirawat di rumah sakit.processtext. Dan. hasilnya sangat manjur . Ny Laila merasa tubuhnya panas dingin. Sorot mata itu melukiskan betapa perempuan itu membencinya. panas dinginn ya tak kunjung hilang. Lima malam sebelum kematian Mansur. Kepada Tuhan ia panjatkan doa han pula ia mengadu bahwa ia tak lagi punya uang ngobatan anaknya. Tengah malam ia terbangun dan terkesima melihat sesosok wanita berpakaian serba putih berdiri di sudut ruangan. Bobot badan Mansur turun secara menakjubkan karena ia memang seperti kehilangan nafsu makan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kata Mahmud. Mansur ingin segera dibawa pulang. Sorot mata itu seolah mengatakan ia tak boleh berada di situ. Mahmud yang kemudian tak henti menyesali dirinya. Hampir semua benda berharga tak memiliki apa-apa lagi. Keringat dingin mengucur dari sekujur tubuhny a. ginjalnya juga terganggu. Karena itu. Dan menginap di rumah sakit . Karena itu. Ketika akhirnya bayangan itu lenyap. Yang terakhir.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sesampainya di rumah. Juga kemarin. Kepada Tu untuk membayar biaya-biaya perawatan dan pe di rumahnya telah dijualnya. sehari sebelum Mansur dikabarkan meninggal dunia. Tetapi . . Amat merindukan ibunya. Mansur kemudian jadi langganan. kata dokter. Ny Laila menolak pergi ke rumah sakit. http://www. http://www. Ia kini hampir Empat malam sebelumnya. Sorot mata perempuan berambut panjang itu begitu tajamnya sampai-sampai mulut Ny Laila ternganga dan napasnya terengah-engah ketakutan. su aminya. ia kembali harus dirawat untuk waktu yang tak jelas sampai kapan. ia tak lagi berani membesuk putranya. Sorot tajam tatapan mata perempuan misterius itu seolah terus mengikutin ya.

Tuhan bahkan memurkai makhluk-Nya yang membunuh dirinya hanya karena ingin melepaskan diri dari segala belitan persoalan hidup.Sampai kemudian ia mendengar kabar itu dan kini ia cuma bisa menyesali semuanya. arwahnya tak bisa diteri ma Tuhan. Tiba-tiba ia menangis lagi. Duka mendalam menderanya. Ny Laila masih bersimpuh di tempatnya. Dalam tangis ia berdoa semoga Tuhan mau . Bahwa orang yang meninggal karena bunuh diri. Ia ingat uca pan seorang guru ngajinya.

Bang Mansur. Menembus relung-relung gelap di antah berantah. putriku. Yah. Ia tersenyum getir. kataku. Jauh dari gambaran-gambaran menyeramkan yang secara li ar melintas dalam benakku. Bang Acung itu Bang Mansur. dengan tulus kuucapkan pula doa. baru saja bangun dari tidur siangnya ketika aku tiba di rumah. aku datang melayat sesaat sebelum jenazah Mansur dimandikan. gitu.processtext.processtext. Bang Acung? Bukan. Memangnya kenapa. http://www.com/abclit.com/abclit.html Sebagai tetangga. O. Kuucapkan rasa belasungkawa mendalam kepada Mahmud yang tampak tegar. Ocha? aku bertanya melihat ia seperti sangat tertarik. A da segaris putih di sudut bibirnya tanda ia ngiler waktu tidur. Pejam matanya seperti bocah remaja yang tengah tertidur pulas s ekali. Apa pun penyebab kematiannya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di pipi kirinya ada sisa-sisa darah yang t elah mengering. Allahummaghfirlahu war hamhu waafihi wa fu anhu. ia tampak damai. http://www. Kusingkap kain penutup wajah Mansur. . Tatapannya kosong. Tak ada senyum. Suaranya serak. Gadis berusia enam tahun itu menyibak rambut yang menutupi matanya. Air matanya m eleleh. Melayat Bang Acung? ia bertanya lagi. Tetapi. Ayah habis dari mana? Habis melayat. Setelah itu kubacakan Surat Alfatihah. Ocha. Bahkan bibirnya seperti tengah tersenyum. Kuucapkan juga rasa belasungkawa kepada Ny Laila. Sebelum pulang. Semoga arwahnya diterima di sis i Tuhan. Matanya tampak lelah dan marah. ia bertanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Iya. istriku menimpali sambil lewat.

D ia jatuh. orang-orang pasti tidak akan bilang Bang Acung bunuh diri. jawabnya. Bang Acung. http://www. Bunuh diri itu kan enggak boleh ya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.com/abclit.html Ocha dengar dari siapa? Kata orang-orang. Lalu terbayang wajah damai Mansur. Tetapi. orang-or ang enggak tahu sih. Tiba-tiba ia terbangun karena mendengar ada yang memanggil-manggil namanya. Bang Acung mula-mula sedang tidur di rumah sakit. Lalu Bang Acung mendengar bisik an. Bang Acung harus memakan cecak berkepala dua itu. Yah. Yah. Bang Acung lalu membuka jendela kamarnya. Katanya. Jadi. Kenapa Ocha bilang begitu? Tadi Ocha mimpi. menyambar cecak itu untuk dimakan. Diam-diam aku pun berharap mimpi putriku tak sekadar bunga tidur. Tak jauh dari tempatnya berdiri. Bang Acung itu bukan mati karena bunuh diri. Aku agak tertegun. Orang-orang tidak pada tahu sih. ia melihat seekor cecak. cerita putriku selanjutnya. Yah.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.processtext. Dengan bibirnya yang seol ah tersenyum. Kepalanya dua. Kata suara itu. Suaranya datang dari samping kamarnya. Jadi begitu ceritanya. kalau mau sembuh dari penyakitnya. Yah. Tanah Kusir. Bang Acung itu bukan bunuh diri. Saat itulah ia te rpeleset dan terpelanting jatuh ke bawah. Coba kalau mereka tahu seperti Ocha. Yah. Juli 2005 . Yah.processtext. Gadis kecilku itu kemudian menceritakan mimpinya.

com/abclit. kurang nyaman. yang di pinggir-pinggirnya direnda d engan tato menyerupai kelabang. Edisi 08/07/2005 Rumah baru kami menghadap ke timur.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. seorang tak dikenal mendatangi saya. sedangkan di tangan kanan bergambar perempuan telanjang.html Post: 08/07/2005 Disimak: 183 kali Cerpen: Yusrizal KW Sumber: Kompas. http://www. Dari mulutnya tercium bau alkohol. Tangan kiri tat o ular naga yang menggeliat ke arah pangkal lengan.processtext. ya saya baru pindah! Ada yang bisa saya bantu? Di dapurmu ada berapa pisau? . Kulit hitam. Diam-diam saya perhatikan seluruh tangannya penuh tato. Kancing baju bagian atasnya tern ganga. Iyya. http://www. ada bekas luka sepanjang telunjuk. cahaya matahari masih bisa menjalar ke lantai dalam rumah. Baru pindah. Saya amati tamu ini hati-hati. Pipi kirinya. Garis bibirnya yang tebal me lengkung ke bawah. tinggi besar. sedikit parau. setelah melewati pekar angan kecil dan teras. Berkumis tebal. tanpa ada senyum. Mau ketemu siapa? tanya saya lunak. matanya memerah. Sangar sekali kesannya. Dadanya bertato gunting menganga dan tengkorak kepala di tengahnya. Ketika pintu dibuka.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tubuhnya padat. Suatu sore.com/abclit. ya! terdengar suaranya berat.

hei! ia sedikit membentak karena melihat saya mengernyitkan kening da n tidak segera menjawab. Pisau dapur biasa. Mau? Setelah itu.com/abclit. Mulai besok pagi. saya.processtext. setiap bulan pada tanggal yang sama di dekat pintu pagar. Saya menarik napas. Bang . Di kepala saya mengira-ngira seperti apa ya ng dimaksud pisau bermanfaat bagi orang lain itu. Kalau tidak. saling berhadapan. garis bibir seperti menikam ke hulu hati saya. Saya tidak ingin banyak tanya soal meletakkan pisau dan uang dalam amplop besok pagi.com/abclit. http://www. pertanyaan yang salah b erakibat bencana bagi saya dan keluarga.html Ada berapa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Rautnya bengis. ia membentak. Ada dua. pisaumu letakkan d i dekat pintu pagar.processtext. Kamu ingin pisau dapurmu bermanfaat bagi orang lain? dengan kasar ia mengajukan p ertanyaan yang aneh dan bernada kasar. iya. sekali setiap bulan pada tanggal yang sama. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Jangan lupa. Kami masih berdiri di teras. Jantung saya bagai mengecil oleh remasan tatapan mata dan s uaranya yang berat. Bagaiman a seandainya laki-laki sangar ini datang setiap sore. Saya takut. . untuk pertanyaan yang sama. berarti kamu tid ak ingin menjadikan pisaumu bermanfaat bagi orang lain . Saya kaget.000. Bagaimana? Maksudnya? saya ingin mencairkan keraguan saya. Bodoh! Mau atau tidak? Iyyya. merasakan betapa sore ini hidup mulai tidak nyaman. Itu artinya cari masalah! katanya dengan raut muka yang tegang. masukkan dalam amplop uang Rp 10.

Gedoran pintu terdengar makin kasar. saya bertanya.processtext.com/abclit. mana? Aku belum lihat! Oh! Pertanyaan yang mempertebal kecemasan saya. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dengan kasar di luar. Nekat! Memelas suara istri saya.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Pasti tadi ia mengintip atau nguping dari dalam.processtext. memang si sangar adanya. Ketika pintu saya buka. Salah-salah. p ergi begitu saja. http://www. Dengan keramahan yang sangat b erlebihan. Dengan sedikit terkekeh ia balik badan. ia orang pali ng ditakuti di daerah kompleks kami ini. Bang.html Ia menatap sembari mengangguk-angguk. Saya mencoba menenangk annya. Bang. Lagi kurang sehat. Kemudian. Maaf. tidak takut mati. badan sedikit dibungkukkan. Kita pindah saja. Puca t membias di wajahnya. ada yang terlupa? Istrimu. orang itu bisa bunuh kita! Aku takut! Orang seper ti dia itu tidak takut polisi. di dalam saya mendapatkan istri sedang ketakutan di sudut kamar. Tiduran. Suruh dia keluar! . Tampaknya. Saya lepas ia dengan tatapan yang menyimpan rasa cemas.com/abclit. Si sangar itu pasti.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya dan istri terkejut .

lalu masuk dan mengambil dua pisau serta sebuah amplop. ha-ha-ha .000 di tempat yang ditunjukkan si sangar. Setelah menatap istri s aya beberapa jenak.com/abclit. Saya amati.processtext. Bibirnya saya lihat seperti sedang beku. ia terlihat cengengesan. Istrimu cantik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tampaknya ia mend engar apa yang diminta si sangar. Mungkin inilah hari paling mencekam dalam hidupnya. istri saya mencoba tersenyum. Saya tatap istri yang mengerut saking cemasnya. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ini istri saya.html Panggil istrimu! suaranya meninggi. membuat saya tergagap. Jangan-ja ngan itu semua pisau . Saya menunggu. Tangan istri saya terasa dingin. Si sangar tertawa terbahak-bahak. ternyata karung yang dibawanya itu terlihat berat sekali. saya masuk menemui istri di kamar. Saya meletakkan dua pis au dapur dan sebuah amplop berisi uang Rp 10. Akhirnya dengan menguatkan diri. Bang . Dengan perut terasa mulas. pintu saya tutup. Akhirnya si sangar datang. amplop ke kantong celananya yang be sar. Diam-diam saya mengintip di balik gorden kamar depan yang sengaja tidak dibuka l ebar-lebar. tapi wajahnya pucat sekali. katanya di sela sisa tawanya. kira-kira apa yang dilakukannya pada benda itu. Di hadap an si sangar.com/abclit. Setelah itu. Pisau dimasukkannya ke dalam karung. cantik juga istrimu. si sangar menoleh da n berkata. Pintu pagar dibukanya. http://www.processtext. Sebelum jauh melangkah dari pagar. >diaC< Matahari dari arah timur kembali mendatangi rumah saya. saya tuntun istri menemui si sangar dalam kead aan pucat. Cantik .

pisau itu tampak mengilap di bawah sinar lampu teras.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sudah sangat tajam. Bang.processtext. Bang.html Empat hari kemudian. rasa sakit disembelihnya tidak begitu menyiksa. Kalau sebelu m ke tanganku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ya pisau kami. Istri saya yang sudah mulai terlayang tidur. pisau ini digorokkan ke leher kita. Mata pisau pun terli hat lebih tajam. akan sangat sakiiiit sekali. Huffft! Ternyat a si sangar berdiri dengan seringaiannya yang tidak sedap dipandang. katanya sambil memperlihatkan kedua pisau di pegangannya. sama artinya sebuah penyiksaan. kan? Berbeda dengan ketika kamu letakkan di dekat pagar empat hari lalu. Pintu dibukakan perlahan. Saya lihat di tangannya ada dua pisau. Pasti si sangar itu. http://www. Ada apa.com/abclit. pintu rumah terdengar digedor kasar. pukul sebelas malam. Menyembelih! Kata-kata itu bermuara pada imajinasi paling buruk dalam kepala sa ya. ia berkata dengan sangat dingin. termasuk menyembelih kambing atau ayam. ha-ha-ha .com/abclit. dipakai menyembelih. . terduduk dengan napas sesak. Tapi. Kalau setajam ini. Maaf. apa yang bisa saya bantu! Pisau ini. Jangan dibuka! gemetar istri saya berkata. Pisau itu kini terlihat berada di masing-masing tangannya. Pisau tumpul. http://www. Nanti makin kasar! Telepon polisi saja! Biar kubuka saja! Saya setengah berlari ke ruang depan.

Tuhan. Rumah-rumah orang sudah tu tup. lalu balik badan dan pergi begitu saja. untuk mel ukai kulit ini. karena luka oleh mata pisau yang tajam. Abang . kemudian dipegangnya lambat-lambat. Bang! Saya tidak tahu maksud. Ia terbahak. Bermandikan cahaya.com/abclit. ia menyerahkan dua pisau ke saya.processtext. Saya merasakan tenggorokkan ini menyempit. ha-ha-ha-ha . Kemudian seperti sujud di kaki si sangar. di angkatnya sehingga saya terduduk berhadapan dengannya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kamu memang tidak perlu cepat mengerti.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Berikan pisau ini ke istrimu. ia melayangkan segoresan garis dengan salah satu mata pisau di tangan kanannya. ia raba leher saya. Darah manis. http://www.00.com/abclit. bagai dicubit saja . Tapi. Langit malam bertaburan bintang. ia akan menyembelih say a. Tak ada suara siapa-siapa di kompleks ini kalau sudah lewat pukul 20. Ter lihat. tidak menyakitkan! Termasuk. Pisau tajam ketika digunakan dengan baik. dingin.processtext. kemudian berdiri . salah saya apa? Sesaat kemudian. mohon Bang! Jangan. Kemudian. Tegang! Kamu mau mencoba betapa tajamnya pisau ini? Mungkin karena perasaan mencekam yang saya bayangkan leher saya disembelih saya tib a-tiba terduduk. darah meleleh kecil dari kulit bertato yang dilukainya sendiri. Sunyi. Ya. Say a takut! Saya rasakan kuduk saya dipegangnya.html Mmmaaf. http://www. Bang.

Baru saja pintu dingangakan. Semoga semalam akhir dari kenyataan buruk. Kamu tahu bagaimana seorang ma ntan pembunuh seperti saya ini hidup setelah menghirup udara bebas? tanyanya dengan suara datar. http://www. mempersilakan saya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya pun duduk di kursi sebelahnya. ia menoleh! Mata kami bersirobok pandang. Kesiangan.processtext. membunuh orang.com/abclit. http://www. Abang.com/abclit. Saya gelagapan. dengan seringaiannya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. di kursi teras terlihat si sangar duduk sambil mer okok menghadap ke jalan.processtext. Si sangar menyadari pintu terbuka. Kaki kanannya menyilang di atas paha kiri. Eh. Santai sekali tampaknya. Bang? Duduklah sejenak! Ia menunjuk kursi di sebelahnya.html Saya membuka pintu depan. Kamu tahu siapa saya? Saya menggeleng. berusaha tenang. Apa kabar. ya! sapa si sangar. . Saya baru setahun keluar penjara. Sepertinya ia tuan rumah bagi saya di teras. berharap matahari bisa menyemangati hati dan hari-har i kami.

processtext.000. sebagai ibu rumah tangga. Kalau dia tertawa. harus mengasah pisaunya sekali sebulan denganku. dan se bagainya. aku perlu uang untu k kebutuhan hari-hari. Saya mulai tahu caranya yang aneh dan kasar k arena tuntutan hidup.processtext. Karena ingin hidup normal. Aku mahir mengasah pisau.com/abclit. Dan. saya cobakan tertawa sebisanya. bawang.html Dengan mengasah pisau! terangnya. buncis. kusembelih. Karena itulah. ketika dipotong menggunakan pisau tajam. Dan aku pun dipenjara. bahwa harga pisau dapur kadang tidak sa mpai Rp 10. Memotong sayur. Kalau dia terseny um. toh? . Iya. Dalam hal ini. kalau pisaunya tajam. bisa k ugarap jadi ladang. Jangan-jangan ini teori marketing si sangar. paparnya. Saya mencoba belajar memahaminya. Tapi. Sesekali mengangguk. apakah ia tahu. yang jumlahnya lebih seratus rumah. Istrimu. ia m ungkin akan tersenyum. Kalau seratus rumah wajib mengasahkan pisau kepadanya berarti ia bergaji minimal Rp 1. setiap rumah di kompleks ini. Karena tidak menyakitkan baginya. dulu. Bayarannya Rp 10. wortel. tanah dijual kemudian tahu-tahu aku hanya melihat komplek s perumahan ini sudah ada.000 sebulan. http://www. suaranya agak lunak. golok atau merampok dan membunuh. kasih sayang perlu dimiliki oleh pisau. Aku tidak punya keterampilan kecuali meng asah pisau. Saya hanya melayani dengan tatapan mata.000. Pisau tajam itu penting kita miliki. Ternyata. Begitu juga kentang. Dan terakhir. Terbayang tanah keluarga yang luas. Lagi pula bukankah ini pemaksaan. misalnya. ketimun.Generated by ABC Amber LIT Converter.000. aku berpikir tobat. saya ikuti senyumnya. Kacang panjang. sebidang tanah dan rumah kecil dibangunkan untukku dan keluarga. kangkung. Kalau tidak mau. Aku ingin anak dan istriku hidup tenang. http://www. mati. tentu sayur tidak merasa sakit ketika dipotong atau disayat-saya t. Bentuknya dengan menyiapkan mata pi sau yang tajam. musuh-musuhku kusayat sampai menjerit denga n pisau yang tajam. Uang dari keringat sendiri.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. orang itu sama artinya menyuruhku ke penjara lagi . Karena keluarga dan saudara-saudaraku ingin aku baik. Ketika dipenjara. oleh mereka.

html Begitu juga memperlakukan ikan. Ia kemudian melepaskan rangkulannya. Percayalah.com/abclit. kan? Saya mengangguk. Saya mulai merasakan ia mencoba ramah dan bersahabat. teta pi menjual jasa keterampilan mengasah pisau.Generated by ABC Amber LIT Converter. Juga n yawamu! . mempererat rangkulannya. Ia seakan mulai me nganggap saya pelanggan bulanannya yang harus dijaga. Terasa lebih penyayang. juga enak. Benar. akan lebih baik. saya pun ikut berdiri. katakan padaku. Saya rasakan ketiaknya melekat di bahu. Ingat. atau bisa jadi pis aumulah yang akan kupakai menyelesaikannya. yah barangkali saja Rp 10. Dia berdiri. Terima kasih. kalau dengan pisau yang tajam. Kamu telah mendengarkan aku. kata si sangar sambil melintangkan telunjuknya di tenga h lehernya. melangkah dengan le bih dulu menoleh ke saya di balik pagar. Saya terima uangmu tidak dengan berpangku tangan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kan? Ia menerangkan alasan-alasan yang mendukung pekerjaannya. rezekiku ada pada pisaumu.000 per bulan tidak terlalu memberatkan jika dibanding teror yang nanti diakibatkan penolakan kesediaan meng asah pisau. kamu bersama warga kompleks ini bersam a-sama menutup pintu kejahatan bagiku. dan lipatan sik unya mengetat di leher saya. sembari berkata. tidak ada yang berani men gganggumu. http://www. menyembelih ayam. Kamu telah membantu saya. Bang! Itu artinya. Kemudian ia lanjut kalimatnya dengan suara yang berat dan perlahan. Iya. Paham.com/abclit.processtext. ia merangk ul bahu saya dengan hangat.processtext. kembali mengalami gaduh yang tak terlukiskan cemasnya di dalam hati. I tu artinya kamu siap saya sembelih . Itu artinya. Kita yang menggunakannya. Menjelang sampai di pintu pagar. Jika orang kompleks tidak ada yang menantang. http://www. Saya yang sedikit mulai nyaman oleh rangkulan awalnya. Dan anak buahku. Jika ada orang yang mengganggumu. kalau kamu tidak lagi berminat mengasahkan pisau kepadaku. ia berhen ti sejenak. Mengasah pisau? Peker jaan yang aneh.

dan gelap yang lebih akrab disebut lu weng. dalam. aku masih mendengar jeritan bapakmu. dengan gumpalan rind u dan rasa sedih yang menekan. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Gemanya sangat panjang. untuk pertama ka linya perempuan itu mendatangi tempat itu. laki-laki itu berjalan tersaruk-saruk membawa kertas bertumpuk-tumpuk. 20 Juni 2004 Menunggu Telinga Tumbuh Post: 08/02/2005 Disimak: 182 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas. Tubuh laki-laki itu muntah dari bus kota ber sama para penumpang lainnya.processtext. Tampak dari atas. gemetar. . Memasuki lorong gedung. Edisi 07/31/2005 Depan Gedung Komnas HAM pagi hari.processtext.html Padang. Para kelelawar muncul dari lubang lebar. Masih terngiang-ngiang. Setelah hampir 40 tahun. http://www. Di sinikah Bapak hilang? ujar Her pelan. Kecemasan mengambang di bola matanya. tubuh nya ditelan pilar-pilar kokoh. Bajun ya basah. sambil menimang dokumen lusuh itu. Memasuki kompleks gedun g. Kamu juga dengar? bisik perempuan itu seusai menabur bunga di luweng itu. Ia menimbang-nimbang da lam bimbang. Ia datang bersama anak laki-lakinya. Her. Ada perasaan setengah gemetar yang mencuat dari bawah sadar. sejak peristiwa berdarah itu berlalu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. ia berjalan menuju suatu ruang.com/abclit. Senja dirasakannya gemetar dengan kelelawar yang terbang menyambar-nyam bar.

Di Karang Bolong. Maaf Bu. Aku bisa minta izin kepada kepa la sekolah tempat aku mengajar sebagai guru sejarah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ya bapaknya Herjuno itu. Nastiti. dalam. itu urusan negara. Kulihat puluhan atau ratusan p ohon melintas-lintas di kaca jendela. dengan colt station sewaan. Soal jasadnya. kami be rangkat ke makam Bapak. Di sana kutemukan rongga yang menyerupai lorong panjang. menembus desa demi de sa. bukankah makam Bapak di desa yang tadi kita lewati? Bukan. setelah Mas Drajat dikabarkan meninggal di tahanan. Itu urusan negara ? Apakah negara punya telinga? Bukankah ia hanya punya mulut dan tangan unt uk membentak dan memerintah? Maka. Sesungguhnya makam yang dulu sering kami zia rahi itu bukan makam Mas Drajat. Aku sebenarnya ingin terus terang kepada Herjuno dan anak-anakku yang lain: Dar sono. atau handai tolan menanyakan soal kematiannya? Apakah aku juga akan menja wab. Urusan negara? Kenapa mengubur jasad suami sendiri harus dilarang? Apa salah Ma s Drajat terhadap negara hingga dia tidak mendapatkan hak untuk dikuburkan secara layak? Bagaimana jika saudara. Waktu itu.html Pada usianya yang hampir 75 tahun. bola mata Ibu masih tetap sama: dalam dan hi tam. kami terdiam. Cemas karena jasa d Mas Drajat tidak pernah diserahkan kepadaku. kalau kamu tidak mengajar. Tapi aku takut mereka kaget. Ketika pagi masih separuh tumbuh dan embun masih terpahat di daun-daun. Organ-organ tubuh Ibu yang lain boleh menua. Kata petugas. gelap. Aku kaget. Ia minta mobil berjalan lurus. diam-diam kubangun makam tipuan agar orang-orang tahu bahwa suamiku menin ggal secara . Makam itu kosong. Tapi di sana. dan sunyi. Tapi kutahan.processtext. antar Ibu nyekar ba pakmu. Ketika mobil itu hendak menikung di sebuah jalan. besok pagi. http://www. buru-buru Ibu mencegah. Suatu pagi. Masih jauh. Mobil pun terus melaju. Seperti puluhan tahun lalu. dan Murti. tapi tidak matanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.com/abclit. Ibu meneleponku. aku merasa bingung dan cemas. Sepanjang perjalanan. Aku pun dengan penuh semangat menyambutnya. Her.processtext. teman. Yang penting Ibu tahu kalau Pak Drajat sudah meninggal. tatapan mata Ibu tetap terasa menghunjam dan mencekam.com/abclit.

suamiku meninggal dengan cara yang sangat menyedihk an. kami hidup menepi. ada NU. ketika revolusi dan ideologi dipuja bagai dewa. Waktu itu. http://www. Dia menjawab ringan. diiringi sorak-sorai.processtext. Kami menempati rumah besar. Tangan mereka terkepal. khas jahitan pasar. Dik Rohani ini gimana to? Negara ki ta ini masih berduka dan melarat. lang it kota kecil itu pun selalu menyala. a nggota Gerwani yang lolos dari pembantaian. dengan pendopo seluas lapan gan bulu tangkis. Benarkah rasa kalap itu telah melampaui batas hingga mereka dengan beringas mem perlakukan suamiku seperti batang pisang? Atau nasib suamiku sendiri yang terlalu naas hingga ia ha rus tewas dengan cara yang begitu mengenaskan? Atau hidup ini telah begitu kikir dan tidak berbelas? T ermasuk terhadap aku dan anak-anakku yang puluhan tahun dihukum hanya karena kami dianggap punya noda sejarah. ada PKI . aku mendengar jeritan mereka . dan yel-yel lain pun berloncatan penuh tanda seru.html Sesungguhnya Mas Drajat meninggal bukan di tahanan. Ada PNI. Bersama tahanan lainnya. suamimu dilemparkan hidup-hidup ke luweng di Karang Bolong. Apakah noda itu benar-benar ada? Siapa yang membuatnya? Atau ia hanya diciptakan dan di pelihara demi sikap patuh yang diwajibkan? Seperti kota-kota yang lain. secara cuma-cuma. ada Masyumi. seorang tokoh PKI di kota kam i. Di pendopo itu. Seperti siang itu.processtext. Di bagian belakang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kata-kata revolusi . Wajah para pemuda itu tampak mengeras. warisan mertua. Tinggal di kampung dalam suasa na guyub (dalam pergaulan yang tulus.com/abclit. Aroma kemarau berca mpur bau keringat diisap ribuan orang. P ernah saya dengan iseng bertanya soal itu. Dalam zaman yang gemuruh itu. Bukan. . Ka n nggak sopan to. debu mengepul di jalanan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka mengelu-elukan pawai para pemuda yang berderap-derap . Menurut Swanggani. Dar i tempatku bersembunyi. http://www. kaku seperti baja. partai-partai saling bersaing. bendera dan panji-panji partai berkibar-kibar . ganyang nekolim . hidup Nasakom . Bagai tepung terigu ditebah angin.com/abclit. Mas Drajat menambahi kesibukannya sebagai guru SD dengan mengaj ar anak-anak miskin untuk membaca dan menulis atau berhitung. Rupanya kegiatan itu menarik perhatian Pak Tular. kami bisa saling minta garam atau ngutang minyak goreng). Sebuah rumah bergaya limasan. Mosok saya tega pakai baju berkolin atau tetoron dan celana dril . Dia selalu datang mengenakan pakaian dari kantong gandum yang dijahit kasar. ada ruang keluarga yang dikelilingi deretan kamar. ujarnya dengan gemetar. dan ada PSI.

.

Setiap saat itu. Tidak sampai seminggu. http://www. ke kampung kami yang menjelma menjadi kampung hantu. Tawa Pak Tular berderai. Suara itu seperti p unya tenaga yang menyihir kepala kami untuk mengangguk. Pendopo kami selalu ramai.com/abclit. dengan rajaman senjata di se luruh tubuh mereka.com/abclit.html Bagaimana? Boleh kan? Suara Pak Tular terdengar sangat berat. tapi juga menjadi pusat kegiatan partai. mendadak rumah kami digedor-gedor banyak orang. suasana yang mencekam pun merembet ke kota kami. Dik Drajat dan Dik Rohani ini sudah memberikan sumba ngan yang berarti bagi revolusi . Ada pendidikan bagi kader-kader parta i. Wajah bapakku tampak masa Kami kan hanya meminjamkan tempat . Ada latihan ketoprak.Generated by ABC Amber LIT Converter. rajat. Ganyang Drajat!!! .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Terima kasih. Apa salahnya? m. Beberapa tokoh PKI diciduk dan ditahan. bau mayat tercium di mana-mana. Beberapa bulan kemudian. Maya t Pak Tular dan kawan-kawannya ditemukan di pinggir Kali Mambu. B eberapa jenderal diculik. lewat RRI.processtext. Mas Drajat pun tidak keberatan. Ada latihan menari dan menyanyi. Terima kasih. kami mendengar ada pergolakan di Jakarta. Kami hanya saling memandang. pesan bapakku ketika aku mengunjunginya bersama Mas D kataku. Sehabis isya. http://www. Hati-hati dengan Pak Tular.processtext. Ternyata pendopo kami tidak hanya untuk rapat. Bahkan kegiatan belajar anak-anak yang selama ini ditangani Mas Dr ajat telah diambil alih mereka.

Aku memeluknya. Aku tak bisa lagi menangis. Itulah terakhir kali aku menciu m bau tubuhnya. bentakanku menundukkan waja h mereka. http://www. atau lonjoran besi yang mereka acung-acungkan. Bohong! Dasar Gerwani. Saya tidak tahu apa-apa . pada dini hari.processtext. Kukatakan bahwa Mas Drajat buk an anggota PKI. Menembus mala m. Dengan gemetar. Beberapa laki-laki berseragam memandang kami dengan tatapan menghunjam. seorang petugas memberi kab ar: suamiku meninggal di tahanan. kelewang.com/abclit. Tatapan mata mereka sedingi n moncong senapan. dan Murti lari keluar. . Dan ajaib. Dia sangat tenang. Pintu rumah kami digedor-gedor. aku gemetaran melihat parang. kamu!! Jangan ngawur kamu! Amarahku meledak. Dia mencoba me mberikan penjelasan. Mas Drajat keluar dari kamar. http://www. Pak RT mampu menyabarkan mereka. Esoknya. Aku hanya ingat kata-kata terakhir Mas Drajat. Dadaku sesak. Dua tangan ibuku menjelma sayap induk ayam yang melindungi anaknya dari t erkaman elang. Sungguh. aku melahirkan Herjuno. Keras. Di rumah itu. Tubuh Mas Drajat menghilang diringkus kegelapan. kenapa mendadak ak u jadi begitu berani? Padahal sesungguhnya. Menuju rumah Bapak. terakhir kali mendengarkan degup jantungnya. Akhirnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Jaga kandunganmu. kerumunan pun bubar. Aku sendiri tidak paham. Namun orang-orang itu langsung mengge landangnya. aku membuka pintu. Aku pun bergegas membawa Darsono. Sebulan kemudian.html Generated by ABC Amber LIT Converter. bam bu runcing. Sangat keras.com/abclit.processtext. aku menemui mereka. kudengar suara derap sepatu lars menghajar ubin pendop o.html Gantung PKI itu!!! Habisi keluarganya!!! Pokoknya tumpes kelor!!! Dengan jiwa yang kutegarkan. Nastiti.

Ia berharap negara berani untuk pu nya telinga. namun dokumen itu seperti meronta-ronta dan memaksanya masuk. Herjuno sangat kaget. tapi luweng. pagi hari. ia cukup pintar menyemb unyikan perasaannya. Itu bukan makam Bu. Kami keluar dari mobil. Herjuno berjalan menuju ke sebuah ruang.com/abclit.html Herjuno tergeragap bangun. sambil menggigit kuat-kuat kenangan pahit akan Mas Drajat. Dengan tenang. Mana makam Bapak? Di sana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. 2005 . yang sepanjan g hidup harus menanggung dosa sejarah . sedalam luweng abadi yang menyimpan jeritan bapaknya.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. membawa dokumen setebal kecemasan ibun ya. Bu . Ia hendak berbalik. Kantor Komnas HAM.processtext. langkahnya tertahan. hingga sedikit ramah terhadap nasib orang semacam ibunya dan keluarganya. Namun. http://www. http://www. Yogyakarta. Kami pun berdoa. kini telinga negara telah tumbuh . Ia hanya punya impian sederhana yang kelak akan dikabarkan kepada ibunya. Sampai di depan pintu sebuah ruangan.com/abclit. Bahkan mungkin terguncang. ia menemui seseorang.

Tulisannya sudah tidak begitu penting bagiku seba b tulisan itu bisa berbohong dan mengandung kebohongan yang merupakan watak dari pengundangnya. Edisi 07/24/2005 Sekitar jam empat sore mereka mengetuk pintu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku sudah cukup lama menelan pengalaman memaknai secara lahiriah bentuk dan bunyi huruf yang ter nyata sangat berlawanan dengan roh yang menghidupinya.com/abclit. Suara seorang laki-laki aku dengar menanyakan apakah aku ada di rumah. ketua RT di w ilayahku. Pak Bagus. juga ikut. istriku menyilakan tamu tersebut duduk. jawab tamu itu. Tidak usah. Ketua RT tersebut dikenal sebagai kepala keamanan di tingkat rukun warga. Ternyata ia ditemani oleh Pak Marjan.html Post: 07/24/2005 Disimak: 229 kali Cerpen: Putu Oka Sukanta Sumber: Kompas. Pak Memet. Aku sudah tahu roh surat itu. Orang yang tak kukenal sudah duduk dan melemparkan senyum kepadaku. sementar a istri memberitahukan kedatangannya kepadaku. Dan suara berikutnya. seorang ketua RT dari wilayah yang berbeda .com/abclit. kata Pak Marjan. . Demikian tamu itu menyodorkan surat ukuran set engah folio.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi ia tidak berbicara. http://www.processtext. Aku pun keluar kamar. Cuma sebentar saja. stensilan. ini ada surat undangan. Kudengar juga suara istriku menga takan. Boleh membawa perlengkapan? tanyaku tenang. Saya mengantarkan karena takut keliru. Istriku yang menyambutnya. ya aku ada di rumah. Aku membaca surat tersebut. http://www.processtext.

serta posisi perangkat masyarakat yang lainnya. Dengan jawaban itu.processtext. Ada kejaksaan. http://www. Aku pun diam sambil mengenali jalan yang sedan g ditempuh. Sesampai di halaman.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku pamitan kepada istri yang sedang menggendong anak kami yang baru berumur em pat bulan. dan kedua pak RT. Sabar Mam. Seorang baru keluar dari mulut gang di tepi rumahku.com/abclit. Mukanya pucat dan matanya kosong. Jawaban itu sudah cukup bagiku. Peradaban dan budaya seperti ini sudah berlangsung puluhan tahun di negeri ini. Ada tumpukan buku perundang-undangan yang nafasnya melindungi masyar akat tetapi di dalam praktiknya memperdayakan masyarakat. Aku mencium dahinya. Ada lembaga-lembaga masyarakat yang pretensius m embela masyarakat. seorang berada di depan rumah. dan yang seorang lagi datang berlari-lari dari ujung jalan di depan rumah kami. Nanti juga tahu. diapit oleh dua orang dari mereka. Ada Mahkamah Agung. tanyaku kepada penjemput sambil menunjukkan surat undangan ters Ya dibawa sebagai bukti. jawabnya singkat. Salah seorang kemudian menghidupkan mesin mobil Kijang dan menyilakan aku duduk di bangku kedua. Tersirat posi sinya dan posisiku. Ke mana kita Pak? tanyaku sebab dalam surat undangan itu tidak ada alamatnya. Tamu itu. jawabnya.html Surat ini dibawa? ebut. http://www. yang perangkat pemerintahan dan masyarakatnya lengk ap. Ada polisi.Generated by ABC Amber LIT Converter. .processtext. ternyata ada tiga orang lainnya. Rupanya k etiga orang lainnya itu memencar. tersirat peradaban dan budaya yang dianutnya. berpamitan bersamaan.

bulan sepertinya membukakan kedua tangannya untuk menyambutku dengan pelukan han gat. jari-jari dipukul suara detak jantung dan aku mendengarkannya. Suara banyak sepatu melangkah. Sementara aku duduk sendirian. Tetapi tidak lama kemudian terdengar suara ramai langkah sepatu. Aku masih duduk sendiri di ruang kosong. aku teringat dengan mahasiswa-mahasiswi di Flind ers University yang pernah berakrab-akrab dengan aku ketika mengunjungi Adelaide. Juga suara orang tertawa sirna. aku mengasuh ana knya yang diperoleh dari lelaki Vietnam. Aku teringat kawan dari Singa . terus berjalan. kata salah seorang dari mereka yang mengantar. Kudengar suara langkah orang di ruang sebelah. Kutempelkan sebelah tangan menutup kuping.html Bagus. Juga suara mobil. Pukul 1 6. mengajakku menginap di rumahnya. Dengan sopan aku duduk di sebuah kursi di ruangan yang kosong. Suara mobil masuk atau keluar halaman sesek ali terdengar juga. yang kukunjungi beberapa hari. menit ke jam. yang jelas b ukan dari kamar sebelah. Aku juga teringat dengan peneliti perempuan yang me nerimaku di Canberra.processtext.35. Suaranya agak jauh. Lampu yang bergayut dari langit-langit ruangan belum menyala. Langit biru dan angin segar musim gugur. Aku tetap duduk. Tiba-tiba suara orang tertawa memecah kesepian. Pada malam harinya diadakan pesta di taman.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tidak ada yang datang. Keringat membasahi tubuh. Disusul suara orang memberi perintah mengatur barisan. Disambung suara memberi komando. Aku teringat teman -teman yang menyambutku di Melbourne. Ketika ia bekerja. Banglades. Sepi mencekam. Aku teringat dengan pet ani tanpa tanah di Koita di selatan Dhaka. Ti dak ada AC juga tidak ada kipas angin yang hidup. Anak perempuannya suka menggesek biol a dan aku mendengarkannya dengan tekun. kasta paria tak tersentuh di Madras yang sempat aku ajari akupresur. http://www.com/abclit. Tapi tidak terdengar suara manusia. Detik ke menit. Kemudian suara sepatu ramai.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. http://www. Muncul juga wajah-wajah gelap pekak berdaki kaum Harijan. Aku tidak mau melihat jam. Ada tiga meja da n masing-masing meja mempunyai dua kursi saling berhadapan yang dipisahkan oleh mejanya. Suara sepatu pun sudah t idak terdengar. tunggu di situ. Remang malam turun menambah senyap. berdetak besar dan cepat. untuk latihan teater dan membantu mengobati lututnya yang bengkak dengan akupunktur. Tak ada suara lain. Seorang jurnalis perempuan yang pernah gentayangan di Indonesia menyediakan tumpangan di rumahnya di Sydney. Suara mobil di jalanan sesekali terdengar. Juga tidak ada suara radio atau televisi. Jam di dinding juga menunjukkan waktu yang sama. Daun kemer isik kuinjak.com/abclit.

Nonton musik klasik beramai-ramai dan juga ikut merobohkan Tembok Berlin. yang langsung dijemput di bandara dan tak ketahuan rimbanya. demikian juga seorang pem ain teater dari Filipina. Pohon-pohon ligir.pura yang meringkuk masuk tahanan sesudah pulang dari Banglades. Gigil segar menyemangati. bulan t elanjang dan dingin tengah malam tidak membuat aku kelelahan. Hidup kem bali wajah-wajah teman sekelas yang berasal dari berbagai negeri ketika berada di Berlin. yang tak per nah kurasakan di .

processtext. Suaranya lagi. Selamat malam Pak. Aku mengangguk sambil mendoyongkan tubuh ke belakang. suaranya tajam menukik bagai bayone . Ia meletakkan pistol di atas meja. Aku mengangguk terlebih karena terkejut.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di sini tidak ada Pancasila. http://www. Ini Blitz-krieg. Kalau Pak Bagus mati di sini tak ada artinya. Aku mengangguk. Ia tidak menyahut. t ke jantungku. Aku melihat ludahnya yang meleleh di tepi bibirny a sudah berubah menjadi darah. Suaranya menggelegar mengagetkan. http://www. Ia menyalakan lampu.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Tiba-tiba seorang laki-laki masuk.com/abclit. Ia merogoh sesuatu di pinggang dari balik bajunya. Aku mendahului. Ia menyeret kursi dan duduk di hadapanku.

Kenapa ia berubah? aku bertanya sendiri Tidak berapa lama terdengar suara langkah sepatu datang.processtext. Mereka muncul terkadang bersamaan. lintah dan semut menggerayangi tubuh. yang telah menjadi kekuatan yang memboyongku. Suaranya yang terus-meneru s terdengar sudah berubah. mana u lar. getah bening. pintu keluar barak itu dibuka. tulang-belulangku. Aku mengusap kupingku. Kecoak lalu lalang juga di atas tubuhku. Sejak malam itu. Aku bermain silat mengusir nyamuk yang tidak tahu di mana keberada annya sebab gelap gulita. menerbangkanku berkeliling dunia. m enciumi bau keringatku. http://www. membuat sesak napas. Peran gai. at au berapa ekor. Ketika aku tidu r. kencing ludah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. nyamuk. Mereka mencari hantu komunis itu pada diriku. Terkadang di tengah malam ada s iluman berujud ular-ular mematukku sehingga aku menggeliat-geliat. pancaindraku. Aku terperanjat tetapi tetap duduk tenang di kursi. sampai ke rambut dan kukuku.com/abclit. Suaranya menyobek malam sekeras tangannya memukul meja . tetapi tetap yang kude ngar gonggong anjing. Pada saat bersamaan dengan muncratnya raung dan gonggongan anjing. Giginya tampak memanjang dan mulutnya menyerupai m oncong. Kupingku mendengar teriakannya s eperti gonggong anjing.processtext. tindak tanduk hantu itu telah melanggar semua tatanan keamanan. Mataku yang memandangnya dengan ketakutan melihat tubuhnya yang kekar dengan baj u safari warna polos berubah menjadi herder. Patukan ular itu menyengat dan mengalirkan bisanya ke sekujur tubu hku sehingga aku menggeliat-geliat tanpa kendali. dan tikus. terkadang sendiri-sendiri. tikus dan kecoak. Tapi apa yang kulihat tidak berubah.Generated by ABC Amber LIT Converter. terasa darahku diisap lintah. dan menerobos lingkaran-lingka ran kawat berduri yang berlapis-lapis di nusantara. setelah hampir dua minggu. sperma . Entah berapa orang. aku tidak tahu lagi. mana kecoak. aku berada di kebun binatang tanpa kerangkeng. Aku tidak bisa lagi membedakan mana anjing. http://www. menggeledah seluruh organ tubuhku. Terkadang sewaktu terlena ujung jariku digigitnya sehingga tikus dapat mencicipi rasa darahku. ingus. Aku boleh pu lang setelah anjing-anjing. lintah. Alhasil. tikus besar-besar berlarian di tubuhku. bahkan mencicipi darahku untuk mencari jejak h antu yang diduga telah menyelusup ke tubuhku. tetapi tidak . bukan lagi suara manusia.com/abclit. ke organ-organ tubuh dan mengalir di cairan darah. Aku mengusap mataku. tengkorak.html Kamu jangan mengajari aku. tersengal-sengal dan batuk tak berkesudahan.

dengan kawat berduri berlapis-lapis. Aku melangkah meninggalkan barak kecil itu.*** .menemukannya. sedangkan induknya bertelur terus di dalam sarangnya di Senayan. masuk dan mengembara di dalam barak yang lebih luas. di tanah airku. Sebab cucu cicit hantu itu sebagian bersemayam dan tertawa terkeke h-kekeh di dalam batok kepalanya sendiri.

lelah. Bocah-bocah itu berseragam biru laut. Ruang teduh. Yang membuat lega hanyalah ketika malaikat penjaga neraka menolak mereka. Tempat ini bukan untuk an ak-anak manis seperti kalian. Kupu-kupu dengan sayap yang butut dan rapuh . Tapi jangan bayangkan bahwa kulit mereka lembut dan bantat seperti donat. Kepala-kepala itu masih penuh cerita. mungkin ingin membaca m asa lalu. Seekor kupu-kupu yang berharap bisa mend ekati fakta tetapi malah terperangkap di kaca jendela. Kupu-kupu yang kadang kala berlagak bisa terbang jauh. sebuah masa di mana rasa sakit berpilin dengan nelangsa. Ratusan kepala bocah yang ada di dalamnya menekuri lantai. ruang nyaman.Generated by ABC Amber LIT Converter. Lubang-lubang vent ilasi kecil di dekat langit-langit tinggi itu membawa bocoran harum yang mungkin berasal dari beranda surga. Sebagian dari kepala mereka me nunduk. Tunggulah sejenak. Mun gkin selamanya. sebuah masa di mana ki sah sedih digelar oleh waktu.com/abclit.com/abclit. anakanak terlahir untuk menangis sepanjang waktu. ratusan yang lain terlentang menatap langit-langit ruang. Mereka belu m sempat bermimpi mempunyai rambut lurus di tengah kewajaran rambut bergelombang. menekuni lantai. Kepala mereka memancarkan warna ungu yang sedih. Lingsut. Aku mengitari mereka perlahan-lahan.html Post: 07/17/2005 Disimak: 295 kali Cerpen: Puthut EA Sumber: Kompas. seb entar lagi surga akan dibuka tepat pada saat di mana kalian merasa mengantuk. Dari tubuh mereka menguar bau harum taman di pagi hari. mereka belum sem pat bermimpi mempunyai kulit putih di tengah kegaliban warna kulit coklat matang.processtext. Kepala-kepala itu masih penuh derita. seluruh anak diciptakan hanya untuk bersedih dan menderita. Pergilah ke ruang tunggu yang nyaman itu.processtext. sebagaimana seekor kupu-kupu mencari hingga pan. dan menggelepar di sana. http://www. Ada kurun waktu di mana kelak akan tercatat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. mungkin ingin kembali membaca masa lalu. Sebagian menatap kosong langit-langit ruang. Edisi 07/17/2005 Aku seperti kupu-kupu di ruang ini. . Ada masa memang. http://www. Ruang tunggu dengan warna pastel.

setelah beribu kali aku melalukan percobaan tolol itu. ada sari-sari kisah yang cacat peristiwa. Sehingga setiap kali aku mencoba hinggap. Mereka bertiga meregang. Mereka bertig a berpelukan. Hanya bermodal harap dan cita.html Tubuh mereka seperti dilindungi oleh arus deras yang tidak terlihat.com/abclit.com/abclit. aku lebih se ring terpelanting. Tapi seperti mata yang menghadang cahaya matahari. mencoba bernapas lebih lapang dengan bocoran harum yang bertiup dari beranda surga. Hanya sesekali.Generated by ABC Amber LIT Converter. Lalu aku akan terbang agak tinggi. Aku mampir pada segerombol bocah yang lain. Sekali dua. sebelum kemudian kembali terle mpar jauh. Tangan-tangan mereka terkait satu sama la in. sempat aku hinggap. Ibu mereka terlalu bersedih. Aku mencium sari kisah yang terbakar. Tapi satu di antara merek a. Dan aku terus mencoba lagi. http://www. dan saling melingkarkan lengan. berharap ada dunia di sebe rang yang bisa membuat mereka berkumpul untuk makan bersama di pagi yang cerah. Nak. dengan hanya membawa sari-sari kisah yang tidak cukup sah untuk kurangkai.processtext. Bocah-bocah itu seperti berjongkok. Dua kakak beradik. menderita sakit yang tak mungkin ditanggulangi. seperti laron yang mencoba mendekati unggunan api. mendaratkan diri di antara ratusan bocah yang menekuri lantai. setelah mendapatkan tenaga dari lubang ventilasi. Percobaan yang selalu aku ulang. mendekati lubang ventilasi.processtext. Dan aku seperti kupu-kupu yang terjerembab di tanah berdebu. Dan api berkobar. Demikianlah. aku terlempar. Uang mereka tidak cukup untuk membiayai. Si ibu mengambil seliter minyak tanah. *** Dua bocah itu berpelukan di sebuah sudut. kuberanikan diri untuk merangkainya. berpelukan. H anya kematian yang bisa menyelamatkan kita. membuat rantai . mencoba diselamatkan oleh sepasang tan gan yang menggigil. penderitaan ini tidak akan sanggup kita hadapi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada semaca m badai lembut yang membalut tubuh mereka. kembali aku mengitari mereka. membuat lingkaran besar dengan posisi saling berhadapan. Tangan ibu mereka sendiri. Menge pak pelan. bisa kubawa pergi. http://www. Setelah cukup tenaga. seakan masih ada janji yang belum selesai ditunaikan. Dua orang yang masih lelap. beradu kepala. Kemiskinan mungkin masih berani dihadapinya. siapa tahu memang ada suatu masa di mana seluruh bocah datang hanya untuk berbahagia. melemparkan rangkaian kisah yang cacat peristiwa. Mereka mati dibalut ap i.

Kembali aku hampir terpelant ing. menyadap sari ce. Kami ingin bermain layang-layang dan bersepeda. Sebagian dari mereka mengambil posisi duduk melingkar. Aku mengitari sesosok tubuh yang menyandarkan tubuhnya di dinding. Satu di antaranya berkata. Pertama membiarkanku tidak punya gizi. Seluruhnya anak-anak yang seharusnya berpakaian putih dan me rah. Ibuku tahu aku akan mati. Aku mengambil selendang milik ibu.Generated by ABC Amber LIT Converter. sebaris anak-anak berseragam biru laut ma suk. aku malu dengan teman-temanku. kembali aku harus menuju ke lubang ventilasi. Ta pi kami tidak sanggup berada di dunia yang dulu. Aku juga masih belum membayar uang Lembar Kegiatan Siswa. Pintu masuk ruang tunggu itu terbuka. Mereka mendorong kami. Kepalanya me nyorotkan sinar ungu. Mereka bilang biaya perawatan gratis. dan me mbiarkan perasaan ibuku bolong.com/abclit. Kam i ingin bermain air dan bermain api.processtext. Ibuku kalah dalam me nagih janji. Kami ingin bernyanyi dan berlari. sebagian lagi terlentang menatap langit -langit ruang tunggu yang begitu tinggi. aku ingin mengatakan kepadanya bahwa di luar san a. Dunia yang pahit. Mereka bohong. Aku pulang ketika bel istirahat pertama berbunyi. http://www. tapi kami tahu dun ia adalah tempat . Kami tidak ingin di sini. Sudah dua bulan SPP-ku tid ak terbayar. Aku tah u ibu sangat menyayangiku. Dunia yang tidak kunjung ka mi mengerti.com/abclit. uang tidak bisa diganti dengan rasa sayang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Orangtuaku tidak ada di rumah.processtext. Arus kuat menderas ketika aku hendak hinggap. sebelum kembali terlempar jauh. Kami ingin dunia.rita. Tubuh mereka menge cil dengan mata terbelalak membesar. Mereka mencoba membunuhku dua kali. Aku pergi ke lemari pakaian ibuku yang suda h tidak ada kuncinya lagi. Ibuku sudah tidak punya air mata. Kami tahu dunia adalah tempat orang bersedih. http://www. Kami belum ingin surga. Tapi mereka mem aksa kami. Si anak yang berkata. Kami belum ingin ke sini. Mulut mereka sangat lemah. kedua membiarkanku pulang karena ingkar terhadap janji. Suaranya serak. selendang yang baunya selalu m embuatku rindu padanya dan pada masa ketika aku sering digendongnya. Aku membuat tali menggantung dari selendang ibuku. Aku tidak enak dengan ibu guru. Tapi di hari itu. Kami ingin belajar menjadi manusia. Ibu membawaku pulan g dari rumah sakit.html Di samping lingkaran besar itu. Bumi seperti menyedot seluruh da ya mereka lewat punggung yang tertempel di lantai. Mereka membiarkan aku mati. tubuh-tubuh kecil berbaring. bermata a lum. lalu pada kali ketiga aku berhasil hinggap di kepalanya.

Hanya kami sungguh tidak mengerti. dia harus menanggung nista dan sengsara. ada celah di dunia sana. Mereka . Mereka tahu kami mati. be gitu bayi terlahirkan.orang bergembira. Mereka tahu kami akan mati.

pasti masuk ke jebakan serampangan dan genit. tanpa takut terserang polio.com/abclit. Mungkin sampai mati.html Seorang gadis kecil di sampingnya ikut berkata.processtext.tengah barisan bocah-b ocah berseragam biru laut menuju ke ruang tunggu. Tidak lebih. Mereka datang dari mana-mana. Hanya seperti. Ah. Kembali. Dengan wajah dan kulit plastik. Ak u ditabrak warna putih. *** Aku masih seperti kupu-kupu di dunia ini. hanya serpih sari-sari kisah yan g bisa kusadap. mati pun masih menyisakan masalah. Mereka berkata sambil terus menggali lubang-lubang utang. d engan tangan penuh tombol. Bagi orang miskin seperti kami. tapi malah terperangkap dalam kawatkawat besi. tapi itu karena uang jajanku tidak ditambah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Berharap mendekati dan meng erti penderitaan mereka hanya lewat kabar dari koran dan berita dari televisi. Sementara barisan bocah-bocah berseragam biru laut terus mengalir ke ruang tung gu. Aku terlempar lagi. Bahka n.com/abclit. meracuni laut. Aku digendong naik kereta. Aku hanya seperti kupu-kupu. Dengan sepasang mata yang rabun dan p erih.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan tibalah satu sentakan besar. Aku hinggap lagi. dengan tubuh terlilit kabel. di tengah. Lihatlah. menebangi hutan. Bapakku tidak kuat menyewa ambulans untuk mengangkut mayatku. bapakku sempat bingung dan tidak tahu di mana bisa memakamkan mayatku. Aku mati karena muntaber. tak pernah berpikir jika saki t dipulangkan oleh petugas rumah sakit. Aku ditabrak warna hitam. itu hanya kabar yang berlebihan. beterbangan. Kupu-kupu yang berharap bisa terbang mendekati fiksi. Aku seperti hancur. Karena aku melewati ma sa kecil tanpa ancaman busung lapar. Aku telah jadi mayat ketika bapa k menggendongku naik kereta. namun yang terjadi selalu masuk dalam dua jebakan besar . berh arap menyadap dan menghadirkan kisah. generasi yang lebih baik. Mati karena tidak cepat mendapat pertolon gan. akan selalu lahir generasi-genera si yang lebih baik dari kita.processtext. Kalau tidak malu-malu dan salah tingkah. Sambil terus mengunyah berita-berita penuh . Aku memang pernah berpikir untuk bunuh diri di waktu kecil. Sementara banyak orang yang seperti kupu-kupu. Seperti hilang. Ya. Seekor kupu-kupu y ang berlagak bisa memilin fakta dan fiksi. http://www. Sangat besar dan kuat. sambil terus menyimpan kenangan tentang masa kecil yang riang sekaligus menyimpan harapan akan masa depan yang nyaman. http://www. me mbobol gunung. Aku hanya seperti kupu-kupu.

kebohongan. . gitu loogh. Hari gini.. .. sambil menyeringai dan berkata.

atau kalau kepulan asap itu mulai mengganggu mata dan hidungnya. Lidi y ang kekar dia serut beberapa kali dengan pisaunya. .com/abclit. Sedangkan aku seperti seekor kupu-kupu yang tidak kalah tololnya. Mbah Gimun mengir is helaian daun kelapa satu demi satu. dan televisi memberi tahu ada seorang bocah mati bunuh diri k arena ia merasa terlalu gemuk dan tidak secantik dulu. Kalau bibirnya mulai merasa kan panas api rokoknya. sebuah koran mengabarkan seorang bocah mati bunu h diri karena tidak bisa membeli buku. sampai li dinya terkumpul cukup banyak untuk diikat menjadi sapu. Di sisi yang lain.html Mereka benar. memakai seragam biru laut dengan kepala memancarkan warna ungu. Edisi 07/10/2005 Ke mana-mana Mbah Gimun selalu tampak dengan rokok lintingan.processtext. membuang puntung yang masih menyala itu ke mana saja. hingga tampak putih dan halus.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Helaian itu terkulai begitu terpisah dari lidinya. maka dia pun berhenti sejenak.Generated by ABC Amber LIT Converter. selalu bengkok dengan bentuk yang sangat tidak beratur an. Setelah itu dia kembali mengiris helaian daun kelapa. yang terus menemp el di antara dua bibirnya yang tebal dan hitam.*** Rokok Mbah Gimun Post: 07/11/2005 Disimak: 323 kali Cerpen: F Rahardi Sumber: Kompas. Rokok itu sangat besar dan hanya terbuat dari tem bakau kasar dengan kertas lintingan yang juga kasar. Hari itu. Hingga bagian yang terbakar itu. dan mungkin sekaligus mereka tolol. lalu melinting la gi dan menyalakannya dengan bara api.processtext.com/abclit. http://www. Sambil tetap membiarkan rokok lintingan mengepul di mulutnya. http://www. tembakau dan kertas lintingan itu hanya hangus denga n warna hitam. Mbah Gimun tidak pernah tampak mengisap rokok yang ada di mulutnya itu. Mereka berdua sama-sama bertemu di ruang tunggu. Rokok itu hanya dibiarkannya di sana dan terbakar begitu saja samp ai habis di salah satu sisinya.

Apa Mas-mas ini ju ga petugas pencoblosan? tanya Mbah Gimun. http://www.html Bagi Mbah Gimun.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Nama-nama mereka sulit untuk diingat apalagi diucapkan oleh Mbah Gimun. minyak tanah. begi Pada suatu pagi yang mulai agak kering pada bulan Juli. orang-orang itu menolak. lalu menyerahkannya kepada Mbah Gimun. nanti ditempel di sana ya Mbah? .processtext. Tamu yang satu lag i mengeluarkan bungkusan tembakau dan kertas lintingan. garam. Mereka berpakaian bagus-bagus. Mereka akan mabok asap Begitu selalu yang dika mereka. Benar Mbah. ini gambar calon pak bupati itu. bersepatu bagus. Kalau aku ikut kalian. gula.Generated by ABC Amber LIT Converter. pendapatan dari membuat sapu lidi itu lumayan. Mereka malah mengajak Mbah Gimun duduk di lincak bambu di bawah pohon jambu di halamam rumah. Minggu depan ini kita akan memilih pak bupati baru Mbah! kata salah satu tamu itu . Salah satu di antara tiga tamu itu memperkenalkan diri m ereka. Dengan uang itu dia bisa membeli beras. Apa kalian ingin cucu-cucuku itu sakit batuk? takannya kalau anak-anak dan menantu itu memintanya untuk tinggal bersama a ini tidak pernah ada seorang cucu pun protes. saya sudah diberi tahu Pak RT dan sudah diberi kartunya. Iya. sebelum akhirnya masuk ke halaman rumah Mbah Gimun. Ya memang rokoknya Embah itu tu selalu cucu-cucu itu menjawabnya. Mbah Gimun tinggal sendirian saja di rumahnya yang terletak di ujung kampung.processtext.com/abclit. membawa tas ba gus.com/abclit. cucu-cucuku itu akan batuk semua. anak-anak dan menantunya sebenarnya ingin sekali memboyong nya. Tetapi Mbah Gimun selalu menolak. Padahal selam baunya seperti itu. http://www. dan naik mobil yang juga sangat bagus. Ketika Mbah Gimun mempersilakan mere ka masuk. Mereka tampak mendatangi rumah-rumah lain di kampu ng itu. Sejak i strinya meninggal beberapa tahun silam. Mbah Gimun kedatangan t iga orang tamu yang tidak dikenalnya. dan yang paling penting adalah tembakau serta kertas lintingan. rokokku yang sangit ini.

http://www.com/abclit. Tadi bapak yang rumahnya di depan sana itu yang memberit ahu bahwa inilah rumah Mbah Gimun. O.processtext. Belum sempat Mbah Gimun ber tanya lebih lanjut. Mbah Gimun lalu membuka besek. Setelah para tamu itu pergi. pasti. sambil tetap membiarkan aroma asap tembakau yang harum menyentuh bagian terdalam dari indera penciumannya. ini juga ada sedikit uang untuk tambahan belanja Mbah Gimun. Kok sampeyan ini sudah tahu nama saya to? Kan ada daftarnya Mbah. Baru kali ini Mbah Gimun merasakan ada tembakau seenak ini. Limapuluh ribu itu b erarti pendapatannya selama seminggu. salah satu cucu laki-lakinya d atang dengan berlari sangat kencang hingga hampir menabraknya. Mbah Gimun kaget tetapi senang. menyalakannya dengan bara api dan menaruhnya di antara dua bibirnya. Katan ya. . ya terima kasih sekali. Mereka memberi beras dan uang kepada bapaknya. kan Pak Bupati yang ini yang telah memberi saya tembakau dan u ang. Uang itu disimpannya di antara tumpukan surat-surat da n kartu-kartu. melintingnya. Aroma harum tembakau mahal itu terasa menyentuh bagian paling dalam di hidungnya. nanti Mbah harus mencoblos gambar yang ini lo Mbah. diberi uang lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Cucu itu memberi tahu. saya diberi tembakau.com/abclit. mencomot tembakauny a. Lumayan.html Tidak apa-apa Mbah. sebab kami tahu Mbah Gimun suka merokok lintingan. Bukan han ya itu Mbah. permen itu juga berasal dari tamu yang datang ke rumahnya baru saja. Cucu itu lalu memamerkan dua butir permen di telapak tangan dan satu yang sudah berada di mulutnya. Mbah Gimun lalu melanjutkan pekerjaannya. Mbah Gimun membuka amplop putih itu dan di dalamny a ada lembaran uang limapuluh ribu rupiah. Mbah Gimun menarik satu lembar kertas lintingan. Tapi begini Mbah. cucu itu sudah berlari dengan cepat meninggalkannya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. bahwa baru saja ada ti ga orang tamu datang ke rumahnya.processtext. Baru sebentar dia menaruh lintingan di bibirnya. Di dalamnya tampak tembakau yang cokelat kehitaman den gan aromanya yang harum. Jangan yan g lain ya! Pasti Mas. http://www.

Lalu yang harus saya coblos yang mana Pak RT? tanya Mbah Gimun lagi.com/abclit. Salah satu saja Mbah. Ada apa lagi Jan? Ada pembagian sembako lagi dan mudah-mudahan juga ada uangnya.processtext. Lalu minggu depan ini Mbah. bupatinya juga boleh. Iya Pak RT. Kalau yang bolong bajunya kan bis a ditambal ya Pak RT? kata Mbah Gimun. kita semua harus datang ke lapangan bola. tetapi yang dicoblos matanya atau mulutnya? rinci.Generated by ABC Amber LIT Converter. Yang ini yang kiri ini bupatinya. Bukan dua tetapi satu Mbah. Kalau yan g dicoblos mata atau mulutnya kan kasihan Pak Bupatinya. http://www. Ada dang-dutnya l o Mbah! . http://www.processtext. Ya kalau begitu saya akan coblos bajunya saja.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mau dicoblos wakilnya boleh. tanya Mbah Gimun lebih te Terserah Embah.com/abclit. Tetapi jangan mencoblos gambar yang lain! jelas Pak RT.html Tetapi calon bupatinya kok ada dua Jan? tanya Mbah Gimun heran. jawab Tukijan dan Pak RT hampir berbarengan. tetapi yang paling sopan ya dicoblos baju jasnya saja. Yang kanan wakilny a.

Bukan nyoblos yang paling banyak ngasih uang Mbah? Saya juga sudah lupa yang mana yang pernah ngasih uang paling banyak. semua membagi-bagikan uang dan barang. tetapi ada pula yang sampai seratus ribu. Dia kan pengusaha. Sebab baunya seperti minyak wangi. Mbah Gimun juga menerima banyak rokok tetapi langsung dibagikannya kepada anak-anaknya. Rok ok lintingan itu juga tetap menempel di bibirnya. Ada yang limapuluh ribu. duapuluh ribu. jadi nanti kita semua makmur. Nanti kalau pas coblosan tidak bisa diirat semua. . http://www. katanya pada anak-anak itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. akan layu. Tetapi yang seratus ribu ini kelihatannya hanya dikhususkan untuk Mbah Gim un. Sebab pagi dan siangnya Pak Calon Bupati itu akan kelil ing-keliling dulu untuk pidato. begitu alasan Mbah Gimun.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. sepuluh ribu. dan tidak hapal wajahnya. Enam calon bupati dan wakilnya.html Sore. Mbah Gim un menerima semuanya. Kampung kita ini dapat bagian yang terakhir. Sebab saya tidak tahu nama-namanya. Diselipkan di kantong saya ini waktu sa laman. agar menjelang pencoblosan mereka tidak mengantar daun kelapa terlalu banyak. Hanya dia berpesan kepada anak-anak. kata Mbah Gimun senang.processtext. Bau tembakaunya sudah tidak ada. Nyoblos Pak Dipo saja Mbah.com/abclit. Saya tidak suka mengisap rokok pabrik. Kalau layu mengirat nya alot. Pak Calon Bupati itu sendiri yang memberikannya langsung. Baj u dan pecinya juga sama kan? jawab Mbah Gimun.com/abclit. Mbah Gimun tetap menyisir lidi dengan pisaunya. Ya siapa saja. sekitar jam empat. Menjelang hari pencoblosan. http://www. Mau nyoblos siapa Mbah nanti? tanya anak-anak.

A da yang tersenyum. Dia mencari tempat duduk yang pas. ada pula yang tegang dan cemberut. satu-per satu warga kampung d ipanggil. dan diberi k ertas suara. dia kebingungan. di hidung. biasanya Mbah Gimun menyalakan rokok lintingannya den gan bara api dari dapur. baju surjan hitam. memberi tembakau.com/abclit. dicatat. memberi teh. Mbah Gimun memungut rokok lintingan dari bibirnya. Di rumah. http://www. Mereka menyusuri jalan desa yang hanya dikeraskan dengan bat u. Karena masih pagi. Sebab tahun lalu dia juga ikut tig a kali pencoblosan seperti ini. sandal jepit.html Sampai dengan berangkat ke tempat pencoblosan. ada yang di pipi. Rokok Mbah Gimun lalu mengepulkan asap yang segera menyebar ke mana-mana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dari sa ku surjannya. Tetapi ketika itu yang dipilih pak presiden dan DPR. Mbah Gimun berjalan beriring-iringan dengan tetangga-tetangganya. Dia lalu memilih duduk di kursi plastik di pojok belakang. Di bilik pencoblosan. Sebab hampir seluruh warga kampung yang melihatny a. Di langit juga tidak keliha tan ada awan. Bukan pak bupa ti. Mbah Gimun sudah tahu bagaimana caranya mencoblos. membe ri gula. dengan menantu-menantunya. Di tempat pencoblosan sudah ada ba nyak orang. mencomot gumpalan tembakau dan melintingnya. udara terasa tidak terlalu panas. Baunya sangi t dan keras. Mbah Gimun tidak jadi mencoblos baju jas yang dikenakan . Tidak lama kemudian Mbah Gimun juga dipanggil. banyak warga kampung yang menyodorkan korek api gas. Setelah panitia mengumumkan hal-ihwal pencoblosan. Di sana ada 12 wajah manusia yang sama-sama mengenakan jas dan kepalanya ditutup peci. Melihat Mbah Gimun kebingungan. Mbah Gimun menggelar lipatan kertas suara yang baru saja diterimanya. Den gan mengucap Bismillah. Semuanya memakai baju bagus-bagus dan warna-warni. dan kepalanya ditutup udeng. Beberapa kali Mb ah Gimun menyedot rokok lintingannya.com/abclit. Mbah Gimun mencoblos 12 wajah dengan api rokoknya. Enam calon semuanya memberi uang. Dia lal u melolos satu lembar kertas. menawarinya tempat duduk. Ada yang dicoblos di jidat. Pagi itu pohon-pohon tampak diam saja karena tidak ada angin. http://www. dilihat kartunya.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. memberi beras.processtext. sebenarnya Mbah Gimun masih teta p bingung. ada yang di mulut. ada yang tertawa. Mbah Gimun memakai kain sarung. Mbah Gimun mengeluarkan kantong plastik berisi tembakau dan kertas lintingan. Asap mengepul deras sampai menyembul ke luar bilik pencoblos an. Bara api di ujung rokok itu memerah. dengan anak-anaknya . di mata. Tetapi ketika lintingan itu ditaruh di mulutnya.

oleh para calon itu. . baju bagus-bagus begitu kalau dicoblos api rokok. 2005. Sayang. Cimanggis.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Post: 07/05/2005 Disimak: 211 kali Cerpen: Damhuri Muhammad Sumber: Kompas, Edisi 07/03/2005 (1) Anakku, Mengharapkan kepulanganmu sama saja dengan mengharap abu dari tungku-tungku pem bakaran yang tak pernah menyala! Tapi, entah kenapa masih saja ibu bersetia menyia-nyiakan wa ktu menunggumu. Masih saja sesak dada ibu karena denyut rindu. Masih saja jemari tangan ibu hend ak menulis surat untukmu, meski kau tak pernah lagi membalasnya. Ya, masih saja terkenang tentang sekeping waktu saat bayi laki-laki menyembul dari rahim ibu. Terkenang pula saat ngeyak dan rengekmu memecah sunyi di ujung malam. Saat itu, ibu tersentak bangun dan bergegas mengelus-elus kepala cu lunmu, hingga kau terlelap pulas dalam dekapan ibu. Ibu restui kepergianmu, Nak! Tapi, jangan sampai perantauanmu seperti Anak Pelur u! Anak Peluru? Maksud ibu? Peluru jika sudah ditembakkan, tak akan kembali ke moncong senapan, bukan? Ibaratkan peluru itu seorang anak, dan moncong senapan itu seorang ibu. Mana ada peluru yang kembali ke moncong senapan setelah ditembakkan? Hengkang dan tak pernah kembali pulang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Lain lagi ceritanya dengan Acin, abangmu yang satu lagi. Setelah lulus jadi pol isi, hanya dua tahun sejak berdinas di Aceh, ia berkirim surat minta restu untuk mempersunting gadis kelahi ran Takengon. Pada surat itu, Acin berjanji, setelah masa tugasnya berakhir, ia akan mengajukan per mohonan agar bisa ditempatkan di Payakumbuh. Acin akan pulang membawa istrinya, dan tinggal bersam a ibu. Kasihan, ibu sendiri saja di rumah! katanya. Tapi, seingat ibu itulah surat pertama dan se kaligus surat terakhir Acin untuk ibu. Sejak itu, tak terdengar lagi khabar Acin. Acin tak pernah pulan g menjenguk ibu. Lupa jalan pulang atau memang sudah tak berniat pulang? Jangan cemas, Bu! Ruz tidak akan menjadi Anak Peluru. Rumah kita makin lengang. Hanya kau yang tersisa, Nak! Bapakmu tak bisa diharap kan. Sejak enam tahun lalu, nyaris setiap malam ia bersetia merawat nenek yang sakit-sakitan, se kaligus menjaganya. Delapan orang anak nenek. Dua perempuan dan selebihnya laki-laki, termasuk bapak mu. Kecuali bapakmu, tak satu pun anak-anak nenek yang menyimpan kerinduan pulang menjengukn ya, apalagi kerinduan ingin merawatnya. Umurnya sudah berkepala delapan. Bapakmu rela di-per empuan-kan. Mencuci pakaian, menimba air mandi, menyuapkan makan, melayani segala tetek beng ek kebutuhan perempuan setua nenek. Jika kau sudah pergi, tentu ibu akan bersendiri. Tanpa ba pakmu. Tanpa Rehan, Acin dan juga kau. Ruz ingin jadi anak ibu, bukan Anak Peluru! (2) Perempuan itu, Wafa Sulastri. Pelukis yang sedang bergiat di sanggar seni I Nyom an Gunarsa. Lukisan-lukisan karyanya sering dipamerkan di beberapa kota di Pulau Jawa. Selai n bergiat sebagai pelukis, ia bekerja sebagai mediator antara buyer-buyer asing yang tertarik untu k membeli produk-produk handycraft khas Jogja dengan para pengrajin sebagai produsen. Saat itu, Wafa sedang bekerja untuk Mrs Palloma, bule perempuan berkebangsaan Spanyol.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Siapa pelaku penganiayaan ini? Siapa? Katakan! Wafa diam. Perlahan-lahan, gerimis merintik dari bola mata coklatnya. Terisak-i sak. Tersedu-sedu. Aku akan menjadi pendengar yang baik, jika kau mau berbagi. Kau mempercayaiku, bukan? Ceritakanlah! Panjang ceritanya, Mas! Wafa adalah korban kesadisan seorang lelaki yang tidak lain adalah suaminya sen diri. Indra Setiawan, begitu ia menyebut namanya. Setahun lalu, mereka tinggal di Denpasar, Bali, dan mengelola beberapa bidang usaha. Entah kenapa, Indra menjadi paranoid, setengah gila dan nyaris men gakhiri hidup Wafa. Tentang Indra, Wafa tidak mau bercerita panjang. Belum saatnya! kata Wafa. Yang je las, Wafa meninggalkan Bali dan melarikan diri ke kota ini, karena sudah tak tahan lagi me nanggung perlakuan kasar suaminya. Sejak kapan mulai merokok? Sejak telapak tanganku sering disulut api rokok! jawab Wafa.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Sejak aku sering teler karena setiap hari pangkal telingaku dihantam pukulan ker as. Begitulah! Wafa sedang rapuh, goyah, dan kadang-kadang sulit dikendalikan. Bebe rapa kali Ruz menyelamatkan nyawanya dari tindakan konyol melakukan uji coba bunuh diri. Menen ggak sebotol sprite dingin yang sebelumnya sudah dicampur bubuk racun tikus. Mengiris-iris ur at nadi, bahkan dengan sengaja menabrakkan mobil yang sedang disetirnya. Wafa ingin menyudahi riwayat l ukanya dengan cara; Mati. Ruz pernah membawanya ke psikiater. Setelah mempelajari gejala ganjil pada kondisi kejiwaan Wafa, psikiater itu geleng-geleng kepala sembari berbisik kepada Ruz, Istri Anda? Ruz terperangah sambil menelan ludah. Sejak kedekatannya dengan Wafa, konsentrasi kerja Ruz agak terganggu. Buyar, ka rena sewaktu-waktu ia mesti bergegas ke rumah sakit setelah mendengar khabar Wafa mel akukan uji coba bunuh diri lagi. Tak terhitung lagi berapa kali Wafa diusung ke ruang gawat daru rat akibat ulah konyolnya yang selalu ingin mati. Kenapa Tuhan enggan merenggut hidupku? Hus Jangan mengumpati Tuhan! Barangkali kau sedang diuji!

Aku sudah tak sanggup menghadapi ujian-Nya! Aku ingin bebas dari ujian-Nya! Dengan cara; Mati? Berarti aku sudah tidak berarti lagi?

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ruz berupaya menyembuhkan sakit Wafa dengan caranya sendiri. Memberikan perhati an penuh. Membujuk agar ia menghentikan kegemarannya mencelakai diri. Ruz tidak perlu menc intai Wafa waktu itu. Barangkali yang ia perlukan hanyalah bagaimana cara agar Wafa bisa sembuh d an situasi mentalnya pulih seperti sediakala. Tapi, demi kesembuhannya, Ruz akan melakukan apa saja. Tanpa sepengatahuan Wafa, diam-diam Ruz menghubungi suami Wafa via email. Meminta dan bermohon agar lelaki itu berkenan melepaskan istrinya. Dasar lelaki bajingan, (tanpa tersinggung sedikit pun) dengan senang hati ia menyerahkan istrinya pada Ruz, bahkan bersedia pula menulis surat pernyataan tidak akan menuntut jika Ruz telah menikahi Wafa, mantan istrinya itu. Kualat kau! batin Ruz.

(3) Bersusah payah Ruz memohon restu untuk menikahi Wafa. Berkali-kali ia menyurati ibu, juga menyurati sanak famili yang dipercayainya dapat melunakkan sikap keras ibu, namun Ruz gaga l. Alih-alih memperoleh restu, justru yang diterimanya caci maki, umpat dan sumpah serapah. Ibu tidak melarang kau menikah, tapi tidak dengan perempuan rantau itu! Jangan kuatir, Bu! Ruz tidak akan menjadi Anak Peluru. Mungkin kau tidak akan menjadi Anak Peluru. Tapi, menikah dengan perempuan itu, kau akan jadi Anak Durhaka! Ruz tidak akan melupakan ibu. Kelak, Wafa akan Ruz ajak pulang. Kami akan tingga l di kampung, menjaga dan merawat ibu. Ruz ingin jadi anak ibu! Tidak, Nak! Kau bukan anak ibu lagi, jika tetap menikahi perempuan itu!

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Hari ini entah bilangan tahun yang ke berapa sejak Ruz menikahi Wafa tanpa sepe ngetahuan ibu. Sejak itu pula, Ruz tak pernah pulang ke ranah ibu. Sama seperti tak pulangnya Rehan d an Acin. Tiga laki-laki itu seperti anak-anak peluru, sekali ditembakkan dari moncong senapan, tak perna h kembali pulang. Sekadar menanyakan keadaaan ibu yang kian lama kian ringkih dan sering sakit-sak itan pun tidak juga. Lupa jalan pulang atau memang sudah tak berniat pulang? Entahlah! (4) Anak-anakku; Rehan, Acin dan Ruz ! Menunggu kepulangan kalian sama saja dengan menunggu sekawanan Kelinci di kanda ng Macan! Namun, di usia yang sudah berkepala tujuh ini, (entah kenapa) masih saja ibu ber setia menyia-nyiakan waktu menunggu kalian. Masih saja sesak dada ibu karena denyut rindu ingin berte mu kalian. Masih saja jemari tangan ibu hendak menulis surat untuk kalian, meski kalian tak pernah lag i membalasnya. Ya, masih saja terkenang tentang tiga bayi laki-laki yang menyembul dari rahim ibu. Sampai kapan ibu harus menunggu kalian? Sampai ibu menemukan alasan untuk tak menunggu kami lagi! Apa alasan paling tepat untuk melupakan kalian, Nak? Kematian! Hanya kematian kami yang mampu memadamkan api rindu ibu! Benarkah ibu sungguh-sungguh sedang menunggu? Jangan-jangan ibu tak sedang menu nggu kepulangan

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Bukankah ibu hanyalah moncong senapan dan kalian adalah anak-anak peluru yang te lah dimuntahkan? Kelapa dua, 2005 Kematian Gumortap (Ombak dan Belati Tanpa Sarung) Post: 06/27/2005 Disimak: 159 kali Cerpen: Arie MP Tamba Sumber: Kompas, Edisi 06/27/2005 Sembilan belas hari sebelum kematian Gumortap. Tangkap! teriak seorang kenek kapal Makmur yang melemparkan tali kapal ke arah or ang-orang yang berkerumum di tepi pelabuhan Onansait. Langit pagi sebagian masih memerah. Angin bertiup ringan. Dua orang pemuda dengan agak berebutan menerima tali itu, dan salah seorang yang ber hasil menangkapnya segera mengikatkannya ke tiang tambatan kapal Penjelajah yang sedang berlabuh. Ikat yang kencang! teriak si kenek ke arah si pemuda yang mengikatkan tali itu, seraya menahan gerak kapal Makmur dengan menjolokkan galah bambu ke geladak kapal Penjelajah. Sisi ke dua kapal itu kemudian berendeng, dan kapal Makmur mendekati dermaga searah kapal Penjelajah.

com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kini orang-orang yang sejak pagi sudah memenuhi dermaga dan mau berangkat ke pe kan pun berebutan naik. demikian juga para pedagang beras. Sementara para pemilik warung da ri atas bukit. Semua sudah tahu jawabannya. Para pedagang bawang harus berkali-kali turun-naik dibantu para kenek memundak bergoni-goni ba wang yang akan mereka jual. Mereka sempat juga terdorong mundur di antara orang-orang ramai di derma ga itu. Meskipun mesin kapal sudah dinetralkan. Ke mana? orang-orang masih juga bertanya. sengaja memandang tertawa ke arah teman-teman mere ka yang hanya menatap iri dari dermaga. http://www.processtext. Sedangkan anak-anak selalu saja memandang semua itu dengan penuh minat. Beberapa anak yang akan pergi ke pekan dengan orangtua mereka. Sehingga yang bisa dilakukan kapal bermesin jenis ini saat berlabuh adalah mematikan mesin ata u menetralkannya agak jauh dari pantai. sebelum kapal sepenuhnya berhenti.html Dua kenek kapal Makmur lainnya menyusul turun ke dermaga. memastikan anjungan k apal Makmur bersandar aman ke dinding dermaga. seperti biasa mengangkati beberapa jeriken minyak tanah yang kini masih kosong ke atas k apal. hingga kedua kenek itu berusaha menahan de ngan pundak mereka. ke dasar danau atau ke geladak kapal lain yang sedang berlabuh di kiri atau kanannya).processtext.com/abclit. kemudian menahan sisa lajunya dengan menjolok-jolokkan galah b ambu. Banyak dari mereka membawa peralatan belanja atau barang daganga n. . (Masa itu tidak semua mesin kapal memiliki fasilitas mundur. sisa kecepatannya tetap membuat kapal bergerak cukup kencang. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

telah menjadi buah bibir anak-anak di Onansait dan kampung-kampung tepi d anau itu. Dalam kibasan kesan dan pe rasaan gentarnya yang bergemuruh. Gumortap adalah seorang montir dan juru mudi kapal Penjel ajah. Onansait termasuk pelabuhan yang ramai dan pantainya landai berpasir putih.html Semua kembali mendengarkan apa yang mau dibeli. tak ada anak-anak yang tahu pasti kapan peristiwanya. 13 tahun. Pad a saat itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Horas kini membuktikan sendiri bahwa Gumortap memang membawa-bawa belati tak bersarung di p inggangnya. Yang jelas.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Orangorang ramai dan hamparan pasir putih kini mengabur dari pandangannya. sampai kapan pun ia akan dapat membayangkan wujud belati tajam dari baja di balik kemeja Gumortap yang tersibak angin pagi.processtext. Kedua bola mata Horas terbelalak dan dadanya tiba-tiba berdegup kencang. Horas terkadang m embayangkan Gumortap adalah jelmaan ombak malam itu sendiri. . Karena kisah keberanian Gumortap yang sudah didengarnya berkali-kali.com/abclit. Mungkin semuanya akan berlangsung biasa saja dalam kehidupan Ho ras yang baru saja menyelesaikan pendidikan dasar itu seandainya ia tidak melihat tanpa sengaja se bilah belati tanpa sarung yang terselip di pinggang Gumortap. Maka perbincangan yang sama pun berlanjut dan berulang dengan orang yang berlai nan. http://www. Belum lama berselang. si bungsu dari tiga bersaudara anak pemilik kapal Penjelaja h melihat si pemuda Gumortap. Gumortap adalah seorang pemuda bertubuh tinggi dan tegap. Mungkin beberapa bulan lalu ata u barangkali setahun lalu. Dan selalu saja suasana mau berangkat ke pekan menjadi peristiwa yang jarang dilewatkan untuk me mbahas apa saja di perkampungan tepi danau itu. http://www. menjadi perbincangan anak-anak di tepi d anau itu. keberani an Gumortap menyelamatkan kapal Penjelajah bersama penumpang dan barang yang dibawanya menga rungi amukan ombak. saat Gumortap melompat naik ke kapal M akmur.processtext.com/abclit. di antara keramaian orang-orang di dermaga dan bias-bias cahaya matahari pagi yang dipantu lkan hamparan pasir putih Horas. yang keberaniannya membawa kapa l Penjelajah membelah danau penuh ombak suatu malam.

setiap kali aku mau menghalau.com/abclit.processtext. Cuma asal terbang. Tapi. Mereka memahami gerak-gerik kita. ketika Horas meneruskan langkah menuju rumah Gumortap.Generated by ABC Amber LIT Converter. Anggi dan Olan berbincang di tepi sawah mereka. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Heh. Berlalu dari samping Anggi dan Olan.processtext. http://www.html Anak-anak burung itu tidak bodoh. Horas? Mau ke mana? Kau tidak belajar mesin? Horas menggeleng. mereka sudah terbang duluan. makanya sering saling tubruk . http://www.com/abclit. Mereka belum bisa melihat penuh.

com/abclit. http://www. http://www.processtext. di ujung persawahan luas yan g sedang menguning subur di sekitar mereka.html Mau ke mana? ulang Anggi. Dia dipanggil ayahku.processtext. Paling-paling masih di sawahnya di bukit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Ada enggak? tanya Horas. Ke rumah Gumortap. kata Horas melihat sekilas ke arah Olan. kata Anggi. Mau apa? tanya Olan.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketiganya memandang beberapa rumah di pojok danau. kata Horas.

kata Anggi.processtext. Coba dia membawa kapal sekarang. Dia bisa menunju kkan lagi kemampuannya menaklukkan ombak. kata Anggi. Gumortap sekarang membenci ayahmu. kata Horas. http://www.html Mesinnya kan sedang rusak. Ia ingin cepat berlalu da n segera melangkah. Biarkan saja mereka makan padinya. katanya. kita harus mengusir burung. Tapi semua sudah tahu. Heh. ungkap Olan.Generated by ABC Amber LIT Converter. tak . akan banyak! kata Anggi.com/abclit. Nanti malam musim ombak besar.processtext. http://www. Bahkan dia Horas merasa kurang nyaman dengan kata-kata Olan itu. Aku jalan dulu.com/abclit. membawa belati ke mana-mana. Mereka masih anak-anak burung. kata Olan. Aku ikut. siap berkelahi dengan ayahmu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Abang Horas menoleh ke arah Horas dengan kesal. Apa penyebab pertengkaran m ereka sesungguhnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. semua orang pun tahu bahwa Gumortap kemudian membawa-bawa belati di pinggangnya. akan membawa penumpang borongan nanti malam. Ayah Horas mengarahkan tatapannya ke luar rumah. Kau saja yang memanggil lagi. Horas dan Anggi pun pulan g hampa tangan. seolah menyalahkan Horas yang g agal memanggil Gumortap dan ikut merepotkannya. sementara Horas meminta bantuan abangnya untuk sama-sama menyampaikan kabar kepada ayah mereka. Paling tidak itulah yang tergambar dari pertengkaran mulut mereka.processtext. http://www. Ketidakcocokan itu konon hanya sebagai pertengk aran mulut. http://www. . tak banyak yang tahu. Anggi kembali menemani Olan mengusir burung-burung dari sawah mereka.com/abclit. tapi kemudian berlanjut saling pukul. karena kapal kata Ayah Horas kepada abang Horas. sebelum keduanya dipisahkan orang ramai di derm aga suatu sore.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Padahal semua orang sudah tahu sedang terjadi k etidakcocokan antara Gumortap dan Ayah mereka.com/abclit. melalui jendela. Gumortap tida k melaporkan seluruh uang masuk yang diperolehnya karena kebetulan ia membawa kapal Penjelajah tidak disertai ayah Horas yang sedang mengikuti pesta adat ke kota. Gumortap sedang berlatih gondang karena tiga hari lagi akan disewa main gondang untuk pesta adat di seberang danau.html Dan karena Gumortap ternyata sedang berlatih gondang. Dan sejak itu. Sebagian kecil menduga-duga dan mulai percay a bahwa penyebabnya adalah Gumortap yang menggelapkan uang hasil sewa kapal ke sebuah pe kan di seberang. Bilang sangat penting. siap menikam ayah Horas yang dulu adalah majikannya. kata Ayah Horas. bahwa Gu mortap tidak bisa datang.processtext. ketika Horas dan abangnya melaporkan hasil perjalanan Horas itu.

ayahnya! Horas segera menyembunyikan belati milik ayahnya itu ke bawah bantal. tidak mengikuti para kenek untuk belajar menguasai mesin kapal. kata salah seorang tamu itu. kata yang lain.com/abclit. Dia baru saja menutupkan j endela. Horas menarik belati itu dan kini mengelusnya dari gagang hingga ke hulu. Lamat-lam at telinganya menangkap suara-suara memasuki ruang depan. http://www. Dan seseorang itu bisa sa ja. Banyak yang marah. Horas mendengarkan dari balik pintu.com/abclit. Suara ayahnya dan beberapa orang lai n. Belati yang terbuat dari baja itu m enyebarkan hawa dingin yang meresap ke sekujur tubuhnya. Ayahnya akan marah bil a mengetahui Horas masih di rumah. Di benaknya melintas sebuah bayangan mengerika n: saat belati tajam dan dingin itu berkali-kali menembusi perut seseorang.processtext. Ia dapat merasakan tajamnya belati di tangannya ketika ia menggesekkan bagian belati yang tajam itu ke jari telunjuknya.. http://www. Entah siapa yang datang bertamu. Licin dan halus. Karena merasa sakit dan khawatir berdarah.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kami mendengar lagi Pak..processtext. Ayahnya sangat tidak senang bila anak lelakinya mengendap-endap di rumah dan mendengarkan perbincanga n orangtua.html Enam hari sebelum kematian Gumortap Kini Horas sedang berdiri di tengah kegelapan kamar. .

http://www. Bila perlu mendatangi rumahnya. Jangan mendatanginya.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Kita paksa saja! Bawa belati ke mana-mana. Berani mengumbar ancaman kepada orang tua.processtext. kalau tidak langsung ya melalui orangtuanya. dan menyebut-nyebut nama Bapak dengan kurang ajar. kata yang lain. . akan saya panggil ia ke sini.html Dia kurang ajar.processtext. Perintahkan. Bapak harus menegurnya. jangan mendatanginya. http://www. Ya.

berjaga-jaga. bahwa ia sedang baru keluar dari ruang dala m dan muncul di ruang depan itu. Horas ingin keluar menjumpai ibunya dan menanyakan apakah sang ibu membelikan jajanan pesana nnya. Sementara keempat orang tamu ayahnya itu teru s mendesakkan kabar dan keinginan mereka. segera mundur dari balik pintu ke ruang tengah itu. http://www.com/abclit. Eh. Yang dapat dilakukannya adalah.com/abclit. ada tamu.html Mana mungkin! Bapak juga bawa belati. perempuan Horas. Ia .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Inang? tanya salah seorang tamu itu.processtext. Tapi kalau ia keluar. maka semua orang akan mengetahui keberadaannya yang sedang mengintip mereka. kata ibu Horas yang tiba-tiba memasuki ruang depan itu dengan kakak Baru dari pekan. Ibu Horas dan kakak perempuannya memang baru pulang dari pekan di desa sebelah.processtext. Jangan! Belum terdengar suara ayah Horas. http://www. Dan Horas juga tak sanggup berpura-pura.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Sang ayah memandang khawatir ke arahnya. Horas melihat sekilas. http://www. Napasnya menderu dan wajahnya p anas terbakar kebencian. tapi Horas berha sil mengibaskan. Horas memandang tajam dan menghampiri Gumortap. tampak ayahnya terkapar dengan perut berlumuran darah. Namun Horas tak mendengar. Belati telanjang dan berbahaya . Anak gila! umpatnya. seraya mengatakan sesuatu. hingga belatinya tertahan ses uatu yang lunak seperti ombak. entah mengkhawatirkan siapa.Generated by ABC Amber LIT Converter. menusuk.com/abclit. Apa yang mau kau lakukan heh? Gumortap mendelik ke arahnya. dan sekarang ia tusukkan ke arah perut Gumortap. Kemudian ia berg egas ke pintu samping dan keluar ke halaman. Di sebelahnya. Gumortap tertawa sinis dan mundur s elangkah.com/abclit. Bel ati itu sama bentuknya dengan belati yang terselip di pinggang Gumortap. darah seharum ombak malam.html Horas pun masuk ke ruang dalam dengan langkah mengendap-endap. La lu Horas . Beberapa orang tua sempat ingin memegangi tangannya. Horas tak menjawab. Tatapannya nyalang ke arah Gumortap yang sedang melap belatinya yang berlumuran darah dengan handuk kecil. di kakinya. Langit sore sebagian memerah. Tangan Horas kini berlepotan darah.processtext. B eberapa orangtua berusaha menolong. Ia kini menghunus belati telanjang yang dicabutnya dari pin ggangnya. Ombak itu bergulung-gulung dan memercikkan sesuatu yang hangat da n berdebur sampai ke telinganya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mudah-mudahan ayahnya tidak segera memerlukannya! Hari kematian Gumortap Apa maumu? tanya Gumortap ke arahnya. Saat itu ia mencemaskan belati yang tersembunyi d i bawah bantalnya. menusuk. Beberapa orang terdengar menjerit khawatir. Belati itu adalah milik ayahnya yang selama ini tergantung di dinding kamar. http://www. sang ayah baru menyadari bahwa Horas j uga berada di dermaga itu. Horas terus merangsek.processtext. menusuk.

processtext. Karena itu ia bergaul dengan teman-temannya. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas. tapi ia terpisah. Peternakan ayam yang hanya 100 ekor itu memang cukup berkembang. Tapi suatu ketika mereka sepak at untuk membeli tanah di sepanjang jalan kecil di bilangan Ciputat.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi semuanya sukses. tapi tak semuanya jadi pegawai. dari kampung Pasar Kliwon. http://www. termasuk ia sendiri. bahkan dekat sawah yang hanya dibatasi oleh sebuah kali kecil. Tangannya gemetar menggen ggam belati. semuanya telah lulus perguruan tinggi. Sebagian pekarangannya dipakai untuk memel ihhara ayam. Usamah sendiri memilih jadi wartawan sebuah majalah berita terkemuka. seperti halnya melaksanakan perintah ayahnya mempelajari mesin kapal Penjelajah. di antara sebagian o rang tua yang kini berusaha pula menolongnya.*** Anjing yang Masuk Surga Post: 06/19/2005 Disimak: 263 kali Cerpen: M. Ia juga mengikuti sejumlah orang yang hijrah ke Jakarta. tapi kawin dengan seorang ketu runan Arab juga asal Solo. Bank Jerman. seorang di antar anya berhasil menjadi Direktur Kredit Deutsche Bank.html Horas terus memandangi Gumortap dengan nafas menderu. dan seorang lagi menjadi direktur se buah hotel berbintang tiga.processtext. Tapi Gumortap sudah terkapar mengerang-erang memegangi perutnya. yang suatu saat akan dibawanya mengalahkan ombak. Ia masih ingin menusukkan lagi belati tersebut ke perut Gumortap yang lunak seperti ombak. Usamah juga ikut membeli tanah. Horas pun merasa baru saja menunaikan tugasny a sebagai anak. daerah permukiman keturunan Arab di Solo. Hampir semuanya mula-mula tinggal di rumah sewa. beberapa . Edisi 06/19/2005 USAMAH adalah seorang keturunan Arab Pakalongan. Mereka mendirikan rumah berd eretan. Sesaat. sebagian memilih jadi pengusaha. Teman-temannya itu. Tapi pada suatu hari. Di situ ia mampu membangun rumah sederhana tapi berhalaman luas. http://www. karena ingin memberi tanah yang lebih mura h di bagian yang agak dalam.

anjin g itu pun mati.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Tengok ke halaman rumah. Najib. "Boleh tidak Buya.processtext. Bahkan ada pula anjing yang masuk surga.processtext. seorang Muslim memelihara anjing?" tanyanya.com/abclit. terutama anak kecilnya. ia memelihara jenis herder yang disebut German Sheppard yang diberinya nama Nero. Pernah ada hadist yang mencerita kan. Rahmah el Yunusiyah. "Di Mekkah. yang menceriterakan kisah para pemuda beriman dan seekor anjingnya dalam Al Quran. memelihara anjing sudah biasa. hanya karena ia memberi m inuman kepada anjing yang mau mati kehausan. Nabi Daud suka burung dan Nabi Sulaiman bersahabat dengan semua binatang. anjing yang masih muda usianya itu mati diracun.html Memelihara anjing di kampung Betawi itu memang sangat riskan. http://www. yang memelihara b isa tidak disukai orang sekampung. dengan persetujuan seluruh keluarga. Dengan keterangan Buya Hamka itu Usamah. bersama pengasuhnya. Kebetulan ia mengikuti aliran modern. Tapi sebelum memutuskan memelihara anjing itu Usamah pernah sowan ke Buya Hamka di Kabayoran Baru. Faris. Ia dan keluarga. yaitu an jing yang menemani pemuda-pemuda Askhabul Kahfi yang melarikan diri dari tirani raja kafir dan meng ungsi di gua dan atas izin Allah. http://www. Sehari-hari Hector menemani anaknya yang terkecil. "Orang Musl im dianjurkan untuk menyayangi binatang. maklum bertanya kepada ulama besar." jawab Buya. Tapi sahabatnya yang mengusulkan itu memberi tahu bahwa memelihara anjin g itu diperbolehkan agama. memberanikan di ri. . Tapi baru berjalan satu setengah tahun. Tak tanggung-tanggung. Adanya seorang pelacur yang dinyatakan Nabi akan masuk surga." jelas ulama pengarang Tafsir al Azha r itu. Nabi sendiri suka dengan kucing.com/abclit. Teman-temannya dari Solo pun ikut manyarankan agar Usamah tidak memelihara Anjing. dekat Masjid al Azhar. Tapi kemudian ia bertekad untuk memelihara lagi. sangat sedih kehilangan Nero. Menurut dugaan Usamah sendiri yang mendapat informasi dari orang kampung. Bahkan Pes antren Putri Pandang Panjang." jelasnya lagi. "Di Minangkabau. itu separuh penghuninya adalah anjing. al Irsyad. m emutuskan untuk memelihara seokor anjing.html Generated by ABC Amber LIT Converter." je las ulama asal Minang itu. Kali ini ia memelihara jenis Gaberman yang diberinya nama Hector. Itu ada anjing besar. tertidur selama 300 tahun itu. mungkin oleh tetangga yang tak suka. banyak penduduk yang memelihara anjing. termasuk anjing. Sebagian orang kampung memelihara anjing untuk berburu babi di hutan. Bahkan ulama-ulama juga memelih ara anjing.

jika Faris ingin . Hector selalu menggonggong keras. dekat sawah. bermain-main di rerumputan pinggir kali.Minah.

http://www. Penduduk ka mpung pun berusaha menolong si pencuri dengan melepaskan gigitan anjing di bajunya. Ia sempat membawa lari seekor ayam. ada seorang yang rupanya pemuda sekampung sendiri.html Mendengar gonggongan anjingnya. "Tidak. Ketika lari terbirit-birit. "Walaupun seekor anjing.Generated by ABC Amber LIT Converter. karena mendapat gonggongan Hector. Untung Usamah sempat datang mencegah pemukul an. ia tak pernah berbohong. Anjing juga tidak pernah menc uri. jika tidak mau mengambil barang saya. teriak-teriak minta tolong. http://www." jawab si pencuri. Tapi karena tak ada bukti bah wa barangnya telah dicuri." .com/abclit. "Kenapa kamu mau mencuri ?" tanya Bu Usamah. maka pencuri itu pun bebas. Kalau Bapak tidak datang.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Hector mengejarnya sampa i tertangkap. beru saha mencuri ayam.com/abclit. anjing itu pasti mati kami haja r. setelah melapas ayam curiannya. bahkan marah-marah kepada Hector dan istri Usamah.processtext. "Tidak mungkin kamu diterkam oleh anjing saya. Pernah suatu pagi hari." jawab Bu Usamah." "Ibu percaya pada saya atau percaya kepada binatang najis itu?" Ibu Usamah mera sa glagepan mendengar tangkisan pencuri itu. tapi orang itu keburu lari melompat pagar ta naman. dan seorang di antaranya mengambil sepotong kayu untuk memukul Hector. Tapi penduduk malah memarahi Usamah. saya tidak mencuri. tidak. Pencuri itu pun. Hanya manusia yang suka berbohong dan mencuri. Pencuri itu tidak mengaku mau mencuri. "Jaga dong anjingnya. maka istri Usamah kembali ke mobilnya. Orang-orang yang berkerumun sepertinya memahami pertanyaan si pencuri.

Anjing itu seperti malaikat. Usamah sekeluarga menonton TV. Tapi Usamah sendiri percaya bahwa Hector itu sendiri adalah malaikat yang hanya bisa mengabd i tanpa sedikit pun niat untuk berkhianat atau bersikap munafik. Benar tidak pak haji?" tanya orang kampung itu kepada seorang yang pakai kopiah putih di sampingnya. Faris sudah beran gkat besar. Pada suatu sore di hari Sabtu. mengurungkan niatnya. Teman-temannya dari Solo pun menjadi enggan bertam u. Karena itu o rang yang berniat jahat. Tak pernah mencuri dan berbohong.processtext.processtext. sudah masuk SMP. tiba-tiba Hector masuk ke ruangan. Pak Usamah ini termasuk orang yang sesat.com/abclit.html "Apa Bapak tidak tahu. Orang yang ditanya itu tidak berkata apa-apa. baru Hector menggonggong. Kalau ada yang dicurigainya. Anjing ini sehat dan bersih. Faris pun menggoyang-goyangkan nya. Tapi kalau malam. Hector tidak pernah menimbulkan masalah bagi Usamah dan keluarganya dan bahkan merupakan teman baik seluruh anggota keluarga.com/abclit. "Masya Allah. menyentuh anjing saja itu najis hukumnya? Apalagi memeli hara. cuma m engangguk. Ketika Usamah sekeluarga sedang sa ntai nonton TV. setia menjag a rumah dan majikannya. maksudnya mungkin mau menjaga rumah itu dari penc uri yang suka datang malam-malam. tidak ada lagi orang yang mencoba mencuri ayam. Tapi lama benar ia tidur sampai waktunya ia seharusnya keluar rumah. Ia terutama dekat sekali dengan Faris. tiba-tiba kepala Hector lunglai kemudian seolah-olah tert idur. Padahal Hector tidak menggongg ong jika ada tamu. anaknya yang ter kecil. Sejak peristiwa yang tersebar di seluruh kampung itu. Ia pun dengan santai nongkrong seolah-olah ik ut menonton TV. Ha nya bisa menjalankan tugas menurut kodratnya. Cuma. tapi Hector . Pernah ada seorang kiai di kampung itu yang menasihati Usamah bahwa rumah yang ada anjingnya tidak dimasuki oleh malaikat." jawab Usamah. Hector sering masuk rumah dan bersam a-sama anggota keluarga yang nonton TV. Dan Faris sangat menyayanginya. ada yang takut bertamu ke rumah Pak Usamah. http://www. Kalau siang. Haram. Setelah sejenak duduk. Hector rela dan biasa tidur di luar rumah. sering mengelus-elusnya dan mengajaknya bicara." "Yang najis itu air liur anjing gila. Ia masih akrab saja dengan Hector.Generated by ABC Amber LIT Converter. Minta ampun pada Tuhan dong karena melanggar ketentuan agama. karena tidak bisa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Usamah tidak mau terlibat dalam perdebatan agama dengan orang kampung yang menurutnya t idak ada gunanya sama sekali.

Rupanya. Hector sudah berhenti bernapas.tidak bangun juga. .

Aku dan kawan-kawan pun sudah cerai-berai." . namun kemudian mu ncul lagi dan kembali menatap. tanpa doa pun. bila aku pulang ke kota kami selalu kutanyakan kawan-kawan masa kecil itu. Tempo-tempo mata kawan m asa kecil itu memang tak tampak.* Mata Sultani Post: 06/14/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Adek Alwi Sumber: Kompas. pagi-pagi benar. memurukkan yang lama ke lipatan bawah dan juga menguap ke luar ingatan. Pak Usamah sempat membaca doa. Ia pun dikuburkan. bagian dari keluarga Usamah. Sebenarnya. sambil menitikkan air matanya. Nius. Hanya menatap. Hector dimandikan dan dibungkus dengan kain kafan putih. malaikat aka n masuk surga. Tidak sekalipun berkedip.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Padahal tahun demi tahun terus berganti dan kini telah mendekati tahun keempat puluh.com/abclit. Ia kehilangan malaikat penjaga keluarganya. Kepada mereka. seperti manusia. tak pernah bersua kecuali dengan dua-tiga kaw an yang setia menghuni kota kelahiran kami.com/abclit. "Seperti ada dan tiada. seperti tidak kenal le lah. bahkan banyak yang tidak pulang sejak merantau-belasan atau puluhan tahun yang silam. Berbagai peristiwa timbun-bertimbun.html Keesokan harinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Edisi 06/12/2005 SUDAH hampir empat puluh tahun mata Sultani menatapku.processtext. tetapi tak banyak lagi kabar gembira aku peroleh. http://www. Tapi Hector lebih menyerupai manusia. http://www. seolah sudah bosan lalu raib entah ke mana. Kawan-kawan lama kami jarang pulang.

Satu di Palembang. sebagai grosir roti dan permen. Ayah Bun tukang gigi.processtext." jawab Tum. Bun satu-satunya sahabat Ci na kami di waktu kecil. diduduki hingga kini." Biju menerangkan dengan gembira. sudah bercucu satu. Mereka bilang ayah Bun menjual gigi dari Peking.html "Hanya si Cudik. Kami ajak bermalam tidak mau. Mereka pemilik satu-satunya bioskop dan dua studio foto yang ada di kota kami. Du lu kami sering .com/abclit." tambah Amril. Kalau aku pulang. http://www. Si Tunik buka lepau nasi di Muaro Bungo. si Talib dan si Tunik yang acap pulang. Berubah sekarang. Si Talib di Dumai. "Bun di Medan jadi dokter. Di kota kami orang Cina tidak mampu bersaing di pasar dengan pedagang pribumi tetapi tidak tertandingi membuat kue. Paling tidak dua atau tiga tahun sekali ada mereka pulang. Bahkan mengerikan. Nius. akrab dengan pribumi. "Si Cudik kini di Lubuk Sikaping. "Di mana dia?" tanyaku antusias.processtext. "Tak lama l agi pensiun. yang meneruskan usaha keluarga membuka kedai kopi di simpang jalan dekat pasar. Waktu terus berjalan dan orang-orang lahir. Dua lepau nasinya sekarang.com/abclit. Tapi kami kawani dia melihat bekas rumah orangtuanya. setelah mengamati wajah-wajah tak ku kenal yang lalu lalang di luar kedai kopi Tum.Generated by ABC Amber LIT Converter. kendati kota kami tetap saja setelempap. Mungkin karena b ersama istri dan anak-anaknya. Nius. http://www. "Tentu!" kubilang. dewasa atau jadi tua. "Pernah sekali datang waktu mau ke Padan g melihat kakaknya. Hebat dia!" "Ingat si Bun Kay?" tiba-tiba Tum menyela.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ibunya berjualan kue mohok alias bakpau. Dia dan keluarganya tergolong aneh. lebih-lebi h tukang gigi. di kedai kopi itu kami bercakap-cakap mengenang k awan lama serta kota kami yang setelempap tetapi menyimpan sifat-sifat aneh tak terduga." Dalam peristiwa dahsyat pertengahan 1960-an rumah orangtua Bun di Kebun Sikolos diobrak-abrik massa.

Suka-suka kami mau makan apa. juga ketukan ja ri-jarinya yang mungil di pintu. dan tak pakai babi!" komentar anak-anak yang iri. Mereka menggeleng. menyogok portir bioskop sehingga kami bisa nonton film 17 tahun ke ata s yang dibintangi Sophia Loren. mencukur. http://www." sahut Tum. Seperti di rumah Bun. Matanya tak terlalu sipit.processtext. Kalau di rumah Bun kami disuguhi kue mohok. Bak orang-orang dalam mimpi. Dia kapten sepak bola.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Keluarga itu mem ang kaya dan terpandang. Ramb ut ekor kuda. adik Bun. "Itulah. kadang susu. Suara Lin halus: "Ko Bun! Engko Bun!" Dadaku berdebar mendengar suara itu." bilang Tum.processtext. Kelas 6 SD kurasakan gejolak cinta monyet mengalir deras terhad ap Lin.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Banyak kawan kita serasa ada dan tiada. adik kelas kami. "Bagaimana kabar Sultani? Di mana dia?" tanyaku pada kawan-kawan di kota kelahi ran. atau menjelepak duduk di lantai. lebih menyenangkan kalau yang mengantar kue adalah Sui Lin." KAWAN masa kecil itu lincah. kami kerap nginap di rumah Sultani. lucu. . "Di dalamnya ada kerak gigi!" Kalera! Sultani meradang dan hampir menghadiahi mereka "ketupat Bengkulu". "Percuma. http://www. Ayah Sultani kepala terminal sekaligus ketua organisasi buruh. Minumnya teh hangat. Ibunya baik seperti i bu Bun. Membungkuk-b ungkuk mencari kursi kelas 3 yang kosong. Nius.com/abclit. Ju ga pandai menjahit.html "Jelas enak. "Didiamkan berhenti sendiri!" Bagiku. Kami diselundupkan portir ketika lampu bioskop padam. berdebar-debar sekit ar dua jam menyaksikan aksi Sophia Loren yang menggairahkan. kembali menampakkan senyum yang ganjil. Tidak kecuali Sultani. ibu Sultani pagi-pagi menghidangkan nasi goreng ser ta roti lapis mentega. Tapi kami ceg ah. P agi-pagi Lin terlihat segar. Pipinya putih kemerahan serupa jambu air. Itu pula sebabnya dendamku pada Sultani pernah seperti tidak berujung. pintar di sekolah.com/abclit.

"Ular! Ular!" Bun berteriak panik. "Tapi tak apa-apa terlambat daripada tidak. laaa. Ada yang menyentak ujung kulupnya dari bawah air. Iya kan. Mukanya pucat serupa mayat. B un mau potong bulung bole potong. Kela s enam disunat. http://www. ketika mandi-mandi di batang air yang mengalir di kota kami Bun tib a-tiba terpekik. Mestinya waktu kita kelas tiga. Ayah dan ibunya setuju. Terbahak-bahak seperti hantu air." "Tidak sakit. ke h alaman masjid. Ulah Sultani! Suatu kali. Sultani malah tertawa-tawa m akan uang haram itu. alias usil plus kurang ajar." ujar Sultani saat Bun meringis dan kami mendampingi kawan itu setiap malam.html Tempo-tempo kawan itu memang cingkahak. "Sebetulnya telat Bun.html Generated by ABC Amber LIT Converter. serta sarung beliau "terbang. "Malah. . Portir bio skop juga dia ulahi. jadi keras. kopiah. Kepala Sultani menyembul di tengah su ngai.processtext. Di antara lipatan uang sogokan dia selipkan duit buntung atau uang zaman Jepang seh ingga untuk beberapa waktu kami terpaksa puasa nonton film orang dewasa. Baju. tidak terasa.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Ayaaa. B abah mau coba? Sret. Asal Bun tidak nangis kalu sakit laaa. terbungkuk-bungkuk keluar t empat wudu bercelana kolor dan dada bugil. guru mengaji kami.processtext. Ibunya tersipu. selesai!" Ayah Bun terkekeh.com/abclit. http://www. Dan Bun disunat. Dan pernah pula Buya Makruf. Bah!" Sultani meyakinkan bak tukang obat. "Sunat Bun! Potong Bun! Terlalu panjang Bun!" Saat liburan tiba Bun pun lalu minta disunat. Bun?" Bun men gangguk lemah. Berenang kalang kabut ke tepi.com/abclit.

"Cukur sama Sultani!" Biju menyarankan.html Sultani memang pandai mengaji dan ditunjuk Buya Makruf sebagai guru kecil. potong pendek bak rambut tentara saja aku bosan. malah sebelah sini terlampau pendek. Rustam. sepekan rambutmu .html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Rambutku dia cukur.com/abclit. Kepa ndaian itu turun dari ibunya. kan?" Aku mengangguk. Sudahlah. "Tadi di sini terlampau pendek. Rancak . http://www. Aku malah tak sekali. http://www. tajwid dan kiraahnya e lok. Tunik juga. Eh. Tetapi lama-lama kepalaku semakin d ingin. Tetapi. Dan sesekali. kuratakan. ajakan Sultani pada Bun karena dia ingin mengamangkan rotan di depan kawan itu.com/abclit. Padahal selalu kuminta Mak Hasan mencukur seperti yang kuinginkan.processtext. Ketika kuraba. Bukan saja Bun. Mendesis-desis lunak. Tak licin di sekeliling kepala.Generated by ABC Amber LIT Converter. banyak kawan merasakan ulah Sultani. Ibunya selalu mengaji tiap subuh. Suaranya merdu. Tapi aku merasa. Suara gunting tak berdencing-dencing gana s. Uang yang sedianya diterima Mak Hasan kujanjikan kami bagi dua. Jangan pula licin tand as bak kelapa. tetap ditumbuhi rambut dua-tiga senti yang melingkar manis rapi di sekitar telinga. Namu n yang membuat dendamku membara ketika semua bulu di kepalaku dia babat. Sudah lama aku dambakan model r ambut orang dewasa atau rambut abangku. kan?" Seperti rambut Biju itu yang kuinginkan. tidur-tidur ayam. melecutkan ke kaki-seperti dia lakukan pada kami selaku guru kecil yang ci ngkahak. dan tu kang cukur langganan ayah itu pun ber-hm-hm sambil mendorong kepalaku kian kemari. "Seperti model rambut Bang Rustam. Mataku merem melek. Aku serahkan kepalaku pada Sultani. tentu saja.processtext. Mulanya sungguh-sungguh juga dia. sebagian kepalaku sudah terkelupas bak ayam hendak digulai! "Tak ada jalan lain. setiap usai dicukur kepalaku tetap m irip tentara atau anak kecil. Pelan-pelan disentuh Sultani kepalaku. terpaksa begitu!" Ditekan Sultani kepalaku dengan ujung te lunjuk.

Lebih-lebih waktu Sui Lin. hasilnya nihil. aku menghambur ke jalan. dan orang bergeg as lewat bergelombang-gelombang di muka rumah sambil berteriak-teriak. aku menghindar. Mereka . Berkabar pun mereka tak pernah sejak kejadian itu. Tidak kuhiraukan imbauan ibu dan ayah. tahi kuda da n entah dengan apa lagi. Pernah kami tanya ke situ. Kaca-kaca pecah be rderai. Menyepak pintu hingga rubuh.processtext. "Sejak peristiwa itu tak ada yang tahu di mana Sultani dan keluarganya. berteriak-te riak. Mereka menuju rumah Sultani. aku tidak mau bicara atau dekat-d ekat dengan manusia cingkahak itu.html Sejak hari itu kami tak berteguran. Nius. Mereka melempar rumah itu dengan batu. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia mendekat." kata Amril. Dendamku laksana sumur tanpa dasar." Tum diam saja mendengarkan sunyi. "Jangan ikut! Jangan ikut kau!" Aku terus berja lan di belakang gelombang-gelombang manusia yang riuh. "Sanak famili ayahnya di kampung juga tidak. Nius. Sewaktu prahara dahsyat pertengahan 1960-an melanda kota kami. Sejumlah orang menerabas masuk. "Kepala Ko Nius kenapa?" Alamak. Dia cerita begini-begit u aku buang muka. Atau pergi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Suara mereka teramat gaduh. Dan aku merasa ketika itu Sultani tengah mena tapku dengan mata tidak berkedip seperti biasanya. Tetapi mereka pun tidak tahu. Tahi kambing.com/abclit. Lupa aku pada sifat baiknya yang setia kawan dan suka memberi. http://www. mati awak rasanya mena nggung aib! "KEPADA kawan-kawan yang tiba dari rantau kami juga bertanya kalau-kalau mereka mendengar di mana Sultani. melihat aku tak h enti menanyakan kawan masa kecil itu tiap pulang ke kota kelahiran. tersenyum melihat kepalaku yang pl ontos bak kelapa ketika aku nginap di rumah Bun. suatu pagi." sambung Biju lesu. Tepatnya.processtext.com/abclit.

tak mendengar orangtua!" Cudik bilang mereka membawanya ke Singgalang Kariang. M enghabisinya. Ibu Sultani berlari mengejar. meraung-raung. Membuang mayat orang tua itu ke Batang Anai. Kakak perempuan Sultani mendekapnya erat-erat. Tubuhnya tidak ada!" Kami bertatapan.Generated by ABC Amber LIT Converter. 2 April 2005 . "Seperti mencampakkan bangkai anjin g!" cerita Cudik. Mukan ya berdarah. "Mulai kurang ajar ya.html Aku menyeruak di sela-sela orang dewasa.* Jakarta. m elihat aku di tengah kerumunan.processtext. Dia juga menangis. Tanganku dicekal. "Semua orang bilang begitu. Menangis. Bahkan sampai kini. walaupun tahun demi tahun berlalu m enghanyutkan zaman dan usia ke muara. diseret abangku pulang.processtext. ada yang menemukan sepasang mata di Batang Anai waktu menjal a ikan. Lalu ia terpana ketika matanya bersirobok dengan mataku. tegak kaku di ambang pintu.com/abclit. Hanya mata saja. Sultani juga. Lututku menggigil. kemarin pagi. "Bagaimana kau tahu? Ikut kau ke situ?" kami tanyai Cudik ramai-ramai. Diam-diam terbayang olehku mata Sultani. seolah-olah tidak pernah lelah. Bergelombang-gelombang manusia. Menyeret serta mengarak ayah Sultani entah ke mana . yang menatapku tanpa berkedip. "Dan. Kusaksikan ayah Sultani diseret. http://www. Perempuan itu te rjerembap di halaman.com/abclit. Orang-orang masih berteriak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Kalian tidak tahu? Mereka menghabisinya petang itu juga!" Cudik berkeras. dua buah.

Dengan menyingkap kain gorden jendela sedikit.processtext. Karena istri saya gelisah. Kami ngobrol sekitar persoalan ya ng menyangkut rumah tangga dengan segala nuansanya. Saya tak pernah mengutip kata-kata bijak dari para cendekiawan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. pengairan sawah. juga masalah percintaan antara nak-anak remaja. bawahan dengan atasan. dan banyak lagi sejumlah persoalan yang lagi hangat atau panas di masyarakat yang sebenarnya membuat saya tidak nyaman. bibit tanaman. mengular sampai jalanan. Juga tentang hubungan suami istri. juga kenalan-kena lan jauh yang datang dengan kendaraan khusus. saya penasaran mendengar dengung orang-o rang gremeneng semakin ramai. http://www. Jika ditanya. Masalah-masalah itu menjadi obrolan yang berkepanja ngan. saya menjawab sekenanya. diajak berbin cang mengenai berbagai hal yang pelik. Misalnya. yang sama sekali tidak saya ketahui. Saya rasa kali ini juga begitu. sekadar yang saya tahu. soal usa ha tambak udang. Sudah sering datang orang. setelah sarapan. banyak sekali orang berkerumun di halaman depan rumah dan di jalanan.com/abclit. bupati. perbankan. http://www. satu dua. Selama ini saya memang dekat dengan para tetangga. persoalan anak dengan orangtuanya. menantu denga n mertua. untuk mengajak ngobrol pelbagai masal ah. ramai. Kadang-kadang saya juga diundang camat. maupun wali kota. Edisi 06/05/2005 SUBUH itu saya dikejutkan oleh suara-suara orang ramai di pekarangan. Istri say a memberi tahu. Sungguh menghabiskan waktu. Tapi asyik juga karena hidup di dusun yang sepi sekali-kali perlu mengadakan pertemuan supaya merasakan kemeriahan.html Post: 06/05/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Danarto Sumber: Kompas.com/abclit. perburuhan. menjenguk lewat jend ela. Anak-anak yang bersiap ke sekolah. . Di samping para tetangga. saya melihat orang -orang berderet-deret seperti ngantre minyak tanah. Istri saya belum menemui mereka.processtext. Saya acuh tak acuh. satu dua. Sering saya diajak ngobrol te ntang berbagai masalah yang dihadapi para tetangga. untuk mengajak ngobrol pelbagai masalah. Ada apa? Saya acuh tak acuh. Kadang datang berbondong. Tamu pun bisa mencapai sepulu h sampai lima belas orang sehingga rumah jadi regeng.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sudah sering datang orang.

ia seharian di rumah saj a. . di sebuah desa yang lengang. Masa pensiun pasti datang. http://www. Ketika beberapa waktu kemudian tukang becak itu meninggal karena faktor usia. mengenang lewat tulisan obituari itu mengesankan.000 karakter jika orangnya kocak atau punya pekerjaan yang unik. Saya interviu keluarganya. dan berapa orang saudaranya. teman. sementara beban keluarganya besar. Pern ah kejadian dalam seminggu sepuluh orang. pekerjaan ter akhirnya. Selama ini tulisan obituari saya sudah mencapai 5.processtext. ada seorang tukang becak yang me nyerahkan becaknya kepada seorang kepala tibum (penertiban umum) dengan tujuan supaya beca knya dijual untuk mengongkosi sekolah anaknya. Orang-orang kebanyakan yang mungkin pernah lalu-lalang di de pan rumah saya. Seluruhnya orangorang biasa. Saya menolak ketika diminta menulis obituari orang-orang ternama. Obituari yang meliputi orang-orang biasa itu bisa saudara. Cukup menyenangkan. tidak ke mana-mana. Kepala kantor orang itu kebingungan. l alu saya cari alamatnya. saya menulis obituarinya dengan memasukkan wawanca ra kepala tibum itu. Dengan enak saya bisa menulis obituari setiap hari. sampai kenalan baru. mula-mula saya menulis obituari hanya sambil lalu. sebagaimana kematian itu pasti tiba. kenapa tidur di rumah. http://www. Alasan saya. sekitar 5. Begitu siuman. Saya bisa memanfaatkan rubrik khusus obituari setiap saat atas kebaikan redaksi koran lokal yang memberi saya kebebasan. orang-orang te rkenal itu sudah banyak penulisnya. Kadang sampai 8.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Lama-lama saya menulis obituari menjadi semacam panggilan.000 karakter. Si kepala tibum menolak dengan mengembalikan becakn ya sambil mengirim beras 5 kilogram kepada si tukang becak. Sebagai penulis lepas. lewat mesin ketik manual yang kemudian berubah ke mesin ketik kompu ter. Tulisan obituari itu tidak panjang. menyadarka n saya.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Selama ini saya dikenal sebagai penulis obituari (berita tentang kematian seseo rang berikut riwayat hidupnya) di surat kabar setempat.com/abclit. Ada seorang pegawai negeri yang tidak mau dipensiun karena uang pensiunnya keci l. Lalu si kepala k antor meminta jasa seorang tukang sulap yang pandai menghipnotis orang. ia kaget.com/abclit. dibawa pulang ke rumahnya . kel uarga. sedangkan untuk orang-orang biasa. Bawahannya itu l alu dihipnotis hingga tertidur di mejanya. Lalu ia dinaikkan ke dalam mobil. Misalnya. Saya catat riwayat hidupnya. Begitulah. Karena kematian seorang teman baik yang menjadi tetangga dekat.000 or ang. Keluarganya memberi tahu. yang beberapa hari kemudian dikabarkan meninggal. lalu mencari akal agar b awahannya itu sadar. agaknya hanya saya seorang.

apa ada yang tertar ik membaca obituari saya. Barangkali mereka juga membaca obituarinya. Dipasang pula f otonya yang bisa menyebabkan keluarganya tertambat kenangannya. . menye babkan banyak orang mengenal saya. Saya yang terus beredar di banyak keluarga yang kematian saudaranya.Sejauh ini saya tidak tahu dan tidak berusaha mencari tahu.

com/abclit." jawabnya. itu tanda-tanda or ang tersebut mau meninggal.html "Kenapa kamu tidak lekas mati supaya Pak Jurnalis bisa menulismu sekarang!" "Biar kamu mati. Maka ada saja orang yang anti-saya." . meski kamu membayar Pak Jurnalis!" "Kamu tidak akan mati. kenapa?" "Maaf. ada saja orang yang enggan bertemu atau lebih-lebih ngobrol dengan saya. tak ada yang menulis." Tapi. Itu semua menyebabkan saya akrab d engan semua orang. tinggal di mana?" tanya saya kepada seseorang yang saya pinjami korek api untuk menyalakan rokok saya. seseorang yang ngobrol dengan saya. Sementara itu ada pula yang bilang.processtext. ia meninggal. ini bahaya. Ntar saya y ang menulis Bapak. Tidak kenapa-kenapa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pak Jurnalis. Pak. "Lho. http://www. saya mendapat sebutan yang aneh-aneh.processtext. Ini benar-benar klenik. selalu saja orang nyeletuk: "Pak Jurnalis. Setiap saya lewat atau mampir membeli rokok di kios. Saya nggak mau ditulis sekarang.com/abclit. sampai kamu menulis riwayatmu sendiri!" Saya terbahak mendengar lelucon-lelucon itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Memang ada seorang yang sehabis ngobrol dengan saya. ada yang mengartikan. jika seseorang ngobrol dengan saya. "Maaf. Tapi ini kebetulan saja. saya sedang mewawancar ainya. "Pak." Atau ada yang berteriak: "Pak Jurnalis. http://www. Saya tak bisa menjawab. Wah. yan g saya malas menuliskan sebutan-sebutan itu di sini. Dari kejadian itu. Ada yang bilang.

Tetapi jika sudah menyangkut masalah dosa dan pahala." Inilah sepenggal dialog di pasar sepeda motor dengan seseorang yang enggan bert egur sapa dengan saya karena keyakinan-keyakinan klenik itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Memangnya saya cenayang. Banyak ngomong dianggap meramal. Ada yang berubah dengan tingkah-laku saya.com/abclit. anak-anak ini sok tahu. Pak. dan si bungsu di SD kelas 5. katanya.processtext.html "Saya permisi. http://www." "Biar untuk Bapak saja. sedikit ngomong dianggap mengetahui peristiwa yang bak al terjadi. kenapa?" "Maaf. http://www. Apa yang akan terjadi dengan s aya. Apa ada gejala sesuatu? Tentu saja saya merasa tidak berubah dengan tin gkah-laku saya. Saya juga tidak tahu adanya gejala sesuatu. terutama si sulung yang duduk di SMA kelas 2. Lalu malah terjadi se rba-salah. yang paling kritis. Pak." "Lho. saya juga diam dan menyendiri supaya orang nyaman deng an saya. w ah. Seolah-olah anak-anak ini cukup rajin membaca buku-buku agama. lima orang. tulisan saya tidak adil terhadap seseorang dan berlebihan bagi y ang lain." "Jangan ditinggal korek apinya ini. Ketika orang menanyakan pendapat saya.processtext. Pernah saya menyergah anak-anak saya itu: . Keterlaluan.com/abclit. Saya jadi pendiam dan menyendi ri. Di pertemuan-pertemuan desa. Ketika di sebuah toko saya menghindar supaya tidak bertemu dengan seseorang. Menurut mereka. sedikit saja saya ngomong. Anak-anak saya. Keduanya cencala (lancang mulut) terhadap sikap saya dalam menulis obituari.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pak?" Istri dan anak-anak saya juga merasakan perubahan itu. orang ters ebut malah mengejar saya sambil menyapa: "Bapak menghindar dari saya. Kri tiknya tidak berdasar. Jadinya lama-kelamaan saya enggan menyapa orang. Jika sampai di sini hal itu masih baik. Tidak kenapa-kenapa.

Generated by ABC Amber LIT Converter." jawab anak-anak itu. http://www.com/abclit. http://www.com/abclit. Itu doa saya. "Kalian ngawur." "Itu harapan saya. kalian ngawur.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ini dosa. karena Ayah memaksa Allah membuatkan rumah baginya di surga. Boleh jadi Allah sudah membuatkan rumah baginya di surga." "Ayah marah kena keritik." "Semua orang bicara dosa dan pahala. Itulah usaha sebaik-baiknya seorang penulis ob ituari. Ayah pernah menulis obituari." "Dalam hubungan apa orang bicara seperti itu. ." "Boleh saja." "Karena keritik kalian membawa-bawa dosa dan pahala. kan. Nah.html "Dari Ayah." "Begini." "Tidak bisa seenaknya begitu." "Nah.processtext." jawab saya." "Semuanya.processtext.

anak saya tersebut. Ada apa? Setelah sarapan. Subuh itu saya dikejutkan oleh suara-suara orang ramai di pekarangan. saya melihat orang-orang b erderet-deret seperti ngantre minyak tanah. Say a acuh tak acuh. Istri saya guru SMP. Sa ya rasa kali ini juga begitu. Kami sebenarnya keluarga bahagia. Mereka bisa tersinggung dan bukan tidak mungkin merasa saya lecehkan. itu justru kesalahan saya dan saya bisa berdosa karena tidak menulis tiga istri dan anak-anaknya yang lain. satu dua. Orang sekian banyak mau ngajak ngobrol apa? Tentang kesulitan hidup? Beras habis dan anak-anak menangis kelaparan? Orang sebanyak ini mau ngobrol sekaligus? . Anak-anak yang bersiap ke sekolah.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.com/abclit. Istri saya belum menemui mereka. Lima anak semuanya sekolah. mengular sampai jalanan. Sebagai ayah.html "Nah. saya mendidik anak-anak saya itu dengan keras. Di Jogja itulah sejarah saya ber mula ketika saya kecantol putri Aceh yang kuliah di UGM. Padahal saya selalu b ilang. Karena istri saya gelisah. sedangkan saya sejak remaja penulis lepas. Mereka suka ngotot dan merasa selalu benar. Istri say a memberi tahu. Saya menulis apa saja. http://www. sedang rakus-rakusnya makan. Saya sering lelah berdebat dengan anak. setelah sarapan. Hal itu berarti saya tidak menganggap ada dan penting keberadaan mere ka. Dengan menyingkap kain gorden jendela sedikit. itu semua yang menyebabkan saya sering stres dan mengalami depresi yang tajam. Anak-anak mewarisi sifat-sifat ibunya. Hari baru membuka matanya. Barangkali karena beban keluarga yang terlalu berat. Sudah sering datang orang." Mendengar keterangan saya.processtext. saya menyiapkan kertas dan alat t ulis. Bahkan matahari masih bergelut dengan kasurnya.com/abclit.00.processtext. cerdas dan berani. saya penasaran mendengar dengung orang-orang gremeneng semakin ramai. termasuk menulis berita. Orang-orang yang antre tidak sabar seperti mendengar aum macan. merangsek ke depan meja saya. Jam baru menunj ukkan pukul 05. dengan malas saya keluar rumah dan duduk di beranda. anak-anak saya itu diam. yang untuk makan sehari-harinya saja suka empot-empotan. Barangkal i seperti agen minyak tanah yang siap menyambut para pembeli. untuk mengajak ngobrol pelbagai masalah. Penghasilan saya tentu saja jauh dari cukup. Kami menikah dan pindah ke Aceh dengan gagah bera ni karena cuma berbekal baju yang kami pakai. menjenguk lewat jendela. kekuatan itu ada batasnya sehingga kita tidak selalu benar. banyak sekali orang berkerumun di halaman depan rumah dan di jalanan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

.

di pekarangan. Kalau toh ia tertidur. Eyang jug a jauh dari bantal dan guling. Bahkan burung-burung. terlihat pemandangan yang menyebabkan saya pingsan. Waktu saya siuman. perempuan.com/abclit. diselimuti lumpur. Edisi 05/29/2005 SUDAH hampir seminggu Eyang Putri mengurung diri di kamar. anak-anak. muda. di reruntuhan rumah. Saya berdiri sendirian di samping sebuah kapal yang terdampar di ten gah kota. Kulihat Eyang Menangis Post: 05/29/2005 Disimak: 244 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas. 20 Januari 2005. Mungkin hanya karena t erlalu lelah. Seluruh mayat itu . itu bukan karena ia ingin. bayi.processtext. Mayat-mayat itu lebih mengesankan sedang tidur pulas. entah bagaimana say a bisa sampai di bukit ini. Entah berapa lama saya pingsan. berserakan memenuhi ru ang dan udara. Tak ada tand a-tanda kehidupan secuil pun. Saya tak tahu l agi di mana rumah saya. Dua-tiga kali bubur itu hanya disisir bagian pinggir. tak seekor pun tampak terbang. Kecemasan pun tergam bar pada wajah bapak-ibu dan para cucu. di kebun.html Ketika saya menuruni bukit dengan sempoyongan penuh lumpur. http://www. Tapi tidur itu tak pernah panjang. laki-laki. Tangerang. Bubur yang disediakan Mbok Nah hanya sedikit yang dimak an. Sangat sering ia mendadak terjaga dan membangunkan Mbok Nah yang tidur di bawah samping ranjang.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Cuaca cerah. tua. di jalan. kemudian dibiarkannya mencair. panas. http://www. seluruh kota telah hancur-lebur rata dengan tanah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Sinar matahari memancar. Awan putih berarak dengan latar la ngit biru meneduhkan. di atas pohon. Mayat-mayat berk aparan di seluruh kawasan.processtext.

mereka sehat Kapan Mbak Ambar datang?" "Kemarin. "Mana Eyang Putri?" "Masih di kamar. Eyang Putri tak tega bertanya lagi. Ndut? Anak d an istrimu sehat?" ujar perempuan itu. Masmu Jito tidak ikut. seorang laki-laki tambun kel uar dari perut mobil dan berlari menuju beranda rumah bergaya limasan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. namun t etap tanpa jawaban. melihat wajah Mbok Nah yang tertidu r lelap dikeroyok kelelahan.html Mbok Nah diam.com/abclit. Kedatangan laki-laki itu disamb ut seorang perempuan yang langsung menyodorkan handuk. Laki-laki itu menggosokkan handuk di kepalanya . hingga warna itu berubah tua. Pada siang yang murung itu. Mobil sedan putih mengilap menembus tirai hujan. Kami juga sudah menunggu lama. http://www. Katanya sedang ada kunjungan ke N ias dan Aceh " "Yang lain mana?" . Kantuk masih menggelayutinya. memasuki pekarangan luas yang ditumbuhi pohon sawo dan pohon melinjo. http://www. Tapi sayang. "Ya. Pertanyaan serupa diulang.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bagaimana kabarmu.processtext. Bajunya yang merah maroon dipa hat rapat jarum-jarum hujan.

"Di mana Eyang Putri?" bisik Gendut di telinga Drajat. yang kini bekerja di Jakarta menjadi redaktur majalah wanita. http://www.." .html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Swandaru yang anggota DPRD.processtext. tapi dicegah Ambar. "Eyang Putri tidak senang bau rokok. http://www. kehangatan yang sangat ia harapkan setelah hampir setahun tidak bertemu dengan m ereka. entahlah.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Di kamar.html "Ndut " suara kakak-kakak Gendut kompak.com/abclit. seperti koor. Tapi. dan Drajat yang pengusaha real estate. persisnya sejak Lebaran tahun lalu. Sebaiknya ditunggu saja " Gendut mengeluarkan rokok kreteknya.processtext. Gendut merasakan kehangatan mengali r di tubuhnya. Gendut langsung memeluk me reka satu per satu: Kunthi. hendak menyulut. Sudah hampir satu jam kami menunggu " "Ada apa? Apa beliau sakit?" "Tidak.

Mbak Ambar. coba kamu temui Eyang Putri.. Setelah diam beberapa jenak. Gendut pun beranjak. Kamu kan cucunya yang paling disayangi. atau Mas Drajat? " "Beda Ndut beda.com/abclit." "Lho apa bedanya aku dengan Mas Ndaru. Sejak tadi Eyang Putri menyebut-nyebut namamu. "Siapa?" suara lirih dari dalam kamar. http://www. "Ndut.processtext." Gendut termangu. Empat pasang mata mengepung dirinya. Tatapan mata saudara-saud aranya seperti bilah-bilah tombak yang mengungkit pantatnya untuk beranjak dan segera mengetuk pintu kamar Eyang Putri. Cepatlah kamu ketuk pintu kamar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Eyang " "Gendut? Tunggu " .Generated by ABC Amber LIT Converter. perlahan. "Saya Gendut..html Swandaru merangkul Gendut. Pintu kamar itu diketuk nya. Mbak Kunti. http://www.com/abclit.processtext.

Perk ara pembangunan itu macet. semua beres.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mbak Ratri tampak turun dari mobil dan langsung dirubung para wartawan. "Itu insinuasi! Tuduhan itu sangat tak berdasar! Mengada-ada! You mesti lihat r eputasi saya. mataku disergap gambar yang bikin jantungku berdebar.processtext. Namanya dihapal jutaan orang dal am pembicaraan yang dilumuri prasangka. ya bukan urusan saya.com/abclit.com/abclit. Nggak ada k omplain. Seperti yang kami kenal." "Tapi kenapa perumahan untuk para korban tsunami itu hingga kini macet?" . http://www. pasti Eyang memanggil kami karena persoalan Mbak Ratri. wajah Mbak Ratri tetap tegar meski dicecar berbagai per tanyaan." "Tapi kenapa Anda diperiksa? Ini terkait dengan dugaan penggelapan anggaran yan g katanya sampai 150 miliar?" desak wartawan. Dalam minggu te rakhir wajah Mbak Ratri muncul di banyak koran dan televisi. http://www. Sudah puluhan ribu unit rumah rakyat yang saya tangani. dong. Ada satu dua polisi tampak berjaga-jaga di situ. Ketika menonton televisi.processtext. Aku menebak.html AKU tidak terlalu kaget ketika Bapak mengontak anak-anaknya untuk sowan Eyang P utri. Kalian mesti tanya developernya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Saya memang mengelola dana pembangunan rumah untuk masyarakat miskin itu.

html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Mereka menangis. Kami mencoba menghubungi Mbak Ratri. Kami pun mencoba menemui Mbak Ratri d i rumah tahanan. tapi HP-nya off. Anak dan istri ku tampak cemas. Begitu juga ketika telpon rumahnya kami hubungi. Ini b . mencoba membela Mbak Ratri sambil menuding-nuding layar televisi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ternyata kecemasan juga dirasakan kakak-kakakku. tapi gagal.html "Tapi developer itu sudah bikin statement. http://www.com/abclit. http://www. Temui saja Pak Rambela!" Aku pun merasa ikut terpojok oleh cecaran pertanyaan para wartawan itu. Aku ngo mel sendiri. Mereka berulang kali menelponk u mengungkapkan galau hatinya. hingga commercial break memotong tayangan b erita itu.processtext.processtext. mereka juga belum dibayar lunas agaimana?" "Ah tanya saja penasihat hukum saya. Penahanan Mbak Ratri membuat bapak dan ibu terguncang. Aku terus mengomel. Mereka pun langsung masu k rumah sakit. Berita di televisi itu bagi kami telah menjelma pis au karatan yang menikam-nikam harga diri kami. Ke mana anak-anak Mbak Ratri? Ke mana suaminya? Pasti mereka kini jadi lintang pukang dihajar kabar yang sangat mengejutkan itu.

processtext. semakin tumpang-tindih.com/abclit.processtext. Namun. Gendut merasa tidak tega untuk mengajak bicara. kami pun sangat bangga kepada kakak kami tertua itu..com/abclit. semakin bersilangan. Ketika keluar dari ruang pemeriksaan kantor kejaksaan. dengan bangga. jujur.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia hanya mematung di samping ranjang. Walau cuma serupiah. takut menambah beban perasaan Eyang Putri. wajahnya tampak lelah. bukan hanya bapak d an ibu yang bangga. ia hanya be rucap "no comment. DI antara para cucu. Kerut merut di wajahnya pun semakin tampak jelas. dan berani. Mbak Ratrilah yang paling mewarisi sikap Eyang Putri yang berwatak keras. no comment" . ucapan bapak yang terngiang kembali itu seakan mencair ketika Mbak Ratri dalam posisi sulit." pesan bapak belasan tahun lalu. Jangan-jangan " ujar Pak Nano. Tapi kami kan sekadar men ganalisis eh menduga-duga. Di layar televi si siang tadi. http://www. http://www. Gendut belum berani bicara. "Jangan sampai kamu mencurangi Ratri.html "Maaf-maaf kalau omongan saya menyinggung Pak Gendut. "Jangan-jangan apa?! Kalian ini tahu apa sih? Sok analitis!" DI kamar itu. dia akan mengejarmu sampai neraka. Watak dasar ini-ditambah kecerdasannya yang terpancar di matanya yan g berkilat-kilat saat berdebat-yang mengantarkan Mbak Ratri memegang jabatan penting di sebuah departe men yang berurusan dengan program pengentasan kemiskinan masyarakat. Ia melihat.. wajah Eyang Putri tampak pucat. Sesungguhnya.

Padahal jumlahny a belasan. Eyang Putri selalu mendongeng sebelum kami tidur. Kami b ertemu dengan tokoh-tokoh cerita. Rimpang-rimpang jahe. Juga nama cicit-cicitnya. Meskipun usi anya di atas delapan puluh. Harum tapi juga semegrak. Dengan runtut. Watak-watak tokoh rekaan itu menjelma seperti wayang yang berkebat dalam benak. cabe puyang. Eyang Putri meracik dan m emasak jamu itu. Gaya bercerita Eyang Putri yang mempesona. kencur. atau penjilat. http://www.com/abclit. Eyang Putri itulah sosok yang sesungguhnya mendidik kami. Kami pun merasa menjadi seperti tokoh pujaan kami: seorang satria yang membela yang lemah. pemberani. meski pun akhirnya tidak . licik. Dibantu Yu Jum dan Yu Gik.processtext. Entah sudah berapa ratus cerita yang membawa kam i ke alam yang indah: rimbun hutan. Matanya masih bercahaya. Kebetulan sejak kecil kami tinggal di rumah Eyang Putri bersama bapak dan Ibu. Selalu saj a ada kisah yang diceritakan dalam setiap malam. dan berbagai dedaunan melimpah di atas balai-balai bambu di dapur. Eyang Putri memanfaatkan keterampilannya membuat jamu. Dan ingatannya masih tajam.Generated by ABC Amber LIT Converter. Eyang Put ri juga masih ingat berapa nomor telpon rumah kami. Banyak pembeli merasa cocok dengan jamu itu. Jamu itu kemudian dij ual di pasar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sungai yang mengalir. Tubuhny a masih cukup tegap. Rumah kami pun penuh aroma jamu. jahe. laut yang berg elombang. Eyang Putri melarang kami pindah rumah. Eyang Putri masih tampak seperti perempuan berusia 50-an. sawah yang membentang. "Untu k apa? Rumah ini masih terlalu besar untuk kita. dengan berbagai wataknya. Setelah Eyang Kakung meninggal.com/abclit. hingga nama Eyang Putri menjadi san gat terkenal. Se tiap pagi. gunung yang menjulang atau langit yang biru. dan entah apa lagi. adas pu la waras. ia ma mpu bercerita tentang masa kanak-kanak kami. http://www. menjelma menjadi kereta kencana yang membawa kami ke dalam petualangan yang menggairahkan. Ketika kami kecil. Eyang Putri tak mau hanya mengandalkan hidup da ri uang pensiun suaminya sebagai guru. jujur.html KAMI dan Mbak Ratri tumbuh dalam dekapan kasih sayang Eyang Putri. Ada yang culas." ujarnya. Bahkan juga masa kanak-kanak ayah kami. dlingo bengle.processtext. Eyang Putri pergi ke pasar membeli rempah-rempah: kencur.

html "Nama baik dan kejujuran itu jauh lebih penting dari semua kekayaan." pesan Eya ng Putri. Semua tertawa.processtext. "Bicaralah. Aku kelimpungan. http://www. Ayo. Bingung.com/abclit. "Kalau kamu bagaimana. "Aku nggak tau Eyang " jawabku sekenanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Gendhut. http://www." ujar Mas Swandaru sambil bercanda.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Kalau saya ya pilih kaya." Eyang menatapku. nggak apa-apa " . "Ah kamu. Eyang Putri mengangguk-angguk sambil mengelus kepala Mbak Ratri. yang dipikir cuma perut." sergah Mbak Ratri.com/abclit.processtext.

processtext. http://www. "Eyang-eyang gimana kalau Eyang sekarang ndongeng kancil?" ujar Mbak Ambar. http://www. Eyang Putri diam. "Dia bukan pintar. Kalian ingat ketika kancil ditangkap dan hendak disembelih Pak Tani gara-gara mencuri mentimun?" . mengurung kami. ketakutan diam-diam merambat.html Semua tertawa. "Eyang tidak suka kancil!" ujar Eyang tandas. tapi hanya untuk mengakal i.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi licik. Mendadak. Dia punya banyak akal. "Tapi dia itu pintar lho Eyang " Mbak Ambar masih mengejar.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.com/abclit. "Pintar kamu. Ndhut " Eyang Putri terkekeh.processtext.

http://www. "Maka.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. hingga kepal anya remuk " kataku meramaikan suasana. Sayup-sa yup kami mendengar pembicaraan Eyang Putri dengan Mbak Ratri. dalam gelap malam. Yang harus kita bunuh adalah sifatnya. Ratri menyahut.html "Dan anjing yang celaka itu dirayu kancil untuk menggantikannya sebagai calon m empelai. Juga saat ia terpaku di depan Eyang Putrinya yang sejak tadi tetap diam. anjing itulah yang dipukul Pak Tani. Kita harus membunuh kancil!" "Bukan bukan begitu Ratri.com/abclit. Hanya terdengar suara isak tangis yang tertahan. . jangan mau jadi kancil " ujar Eyang. "sahut Mas Swandaru. Satu per satu kami tertidur." Malam makin larut. kalau kalian besar nanti.com/abclit. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kantuk pun bergelayut. KENANGAN itu masih basah melekat di benak Gendut.processtext. "Benar Eyang. "Akhirnya.

apa benar kini Ratri telah berubah menjadi kancil? Atau bahkan sudah jad i ular piton yang kelaparan? Ahh katanya dia mau membunuh kancil?" Ucapan itu terasa sangat menyent ak.processtext. Wajah mereka tertunduk.processtext. http://www. Di luar kamar. Mereka hanya saling memandang.html Eyang Putri menggeleng. Gendut berhasil membujuk Eyang Putri untuk keluar dari kamar. Mata tua itu tetap bening dan bercahaya. Eyang Putri mengedarkan pandangan ke wajah cucu-cucunya. Tak satu pun dari mere ka yang berani menatapnya. T api Eyang Putri tak begitu menanggapinya. pikir Gendut. "Biar aku duduk . Dalam beberapa kejap. "Kita berdoa. tak ada suara terucap. Bukan kancil atau ular piton " .com/abclit. Perempuan renta i tu berjalan pelan." ujarnya pelan. empat kakak Gandut masih menunggu. Tapi Gendut memberanikan diri bicara. Para cucunya ramai-ramai menghambur dan mencoba memeluknya.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Ndut. Urat-urat wajah mereka menega ng. Ternyata dari mata Eyang Putri tid ak mengalir air mata setetes pun. Ke mana air mata itu. tapi masih tetap tegap.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Eyan g. Jam dinding berdetak terdengar sangat keras. Gendut kaget. semoga ia tetap Ratri seper ti yang kita kenal selama ini. lemah.

" "Tapi. Mestinya kancil itu sejak dulu dibunuh dalam pikirannya .processtext. http://www. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mbak Ratri tidak mungkin menjadi kancil. "Itu yang aku sesalkan. "Tapi maaf Eyang.com/abclit. kami hanya bisa percaya hanya bisa berharap " . Bukankah sudah hampir tiga tahun dia menutup diri?" Swandaru melepa skan napasnya.html Gendut terdiam. merinti h. kami percaya dan yakin. "Mestinya sejak dulu. Ya. Bukankah Eyang sendiri yang dulu mencegah Ratri untuk . "Kalian berani menjamin keyakinan itu?" "Maaf Eyang. mes kipun kami tidak punya bukti.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ratri membunuh kancil itu " ujar Eyang Putri lirih.processtext." ujar Ge ndut.com/abclit.

processtext. http://www. sebelum akhirny a pingsan. Kami ju stru mencium bau keringat kami yang mengandung miliaran bakteri . akan mengembalikan martabatnya .html Generated by ABC Amber LIT Converter. kami tak lagi menemukan aroma harum jamu. Eyang Putri berkali-kali menarik napas.processtext. http://www." ujar Kunt hi. ditelanjangi. atau mencium semerbak k isah-kisah kepahlawanan yang indah dan mendebarkan. Semua mendadak terasa terlepas. Eyang Putri mengedarkan pandangan ke wajah para cucunya. Mereka merasa dilucuti .com/abclit. Tubuh mereka serasa berubah transparan. Berbagai borok dan lendir yang tersimpan di balik tubuh mereka.com/abclit. seperti terbaca.html "Kebenaran akan membersihkan namanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. DI rumah itu. Edisi 05/22/2005 . * Bantul-Yogyakarta-Mendut 2004-2005 Jejak yang Kekal Post: 05/22/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas.

Jeja k celaka! Bagaimana bisa. ternyata sia. lebar 11 cm. tak bisa tidak. http://www. ditemukan pula dalam sebuah ngarai di lain benua? . sepatu manusia. dan waktu melenguh. Teori yang kebenar annya telah mendarah daging dalam diri kami tak lebih hanya omong kosong. Jejak melesak di tubuh-tubuh . Jejak sepatu celaka. di zaman homo habilis juga belum ada. artinya pula tak lain satu kata: gila. tetapi bongkah pembungkusnya seger a kami kenali sebagai batu karbon dari zaman Trias. http://www. tetapi kenyataannya men ginjak seekor trilobite. Tak ada sia pa pun boleh tahu bahwa di Utah pada musim semi 1968 itu. menguap. Betapa kekal jejak itu.html TETAPI trilobite. Adakah manusia pada zaman homo habilis ba hkan belum ada? Kenyataan itu. dengan bertumpu di bagian tumit. dari satu batu ke lain b atu.com/abclit.processtext. Dari satu waktu ke lain waktu. Dengarlah sepatu berderap..html Generated by ABC Amber LIT Converter. homo erectus. ditemukan juga je jak sepatu.. neanderthal. seluruh waktumu. Homo habilis. Dan itu artinya. selain fosil antilope. bag aimana bisa dijejak oleh sepatu? Kami lalu membuat kira-cetaknya: panjang 28 cm. Semua akan han cur. homo sapiens. makhluk yang hidup saat manusia-menurut teori kami-masih berupa kera. lekuk bawah tumit 2 cm. Bisakah se ekor kera membuat benda semacam sepatu? Sungguh tak lucu. memanjang ke fra gmen tengkorak.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sepatu lars. tak kurang dua ratus juta tahun lalu. bagi kami. SEPATU itu. segera jadi bohong besar. sepatu serupa. setiap detik dalam hidupmu. harus kami bikin tetap sembunyi. Walau belum dipastikan fragmen tengkorak apa. Adakah hal yang lebih buruk kecuali mendapati dirimu. melesak di leher. yang persis sama seperti jejak sepatu masa kini. Tubuh kami pun mendadak seo lah menyerpih. makhluk yang hidup tak kurang tiga ratus juta tahun lalu.com/abclit.sia? Maka sembunyi itu.processtext..

Betulkah foto itu hilang? Atau. menerjang. berhamburan. foto itu tak sepatutnya dipikirkan dan telah pantas kam i lupakan. tetapi kami lupa? Tetapi toh. yang membuat kami betul-betu l bagai akan gila.html Jejak sepatu di trilobite Utah dulu itu. Artinya. kenapa mereka menyerbu kampus? .. http://www. juga lolongan.com/abclit. menjalar lirih ke telingamu.. sebetulnya telah ikut terbakar. Fragmen tengkorak it u.processtext. Orang-orang berseragam ini. SEPATU itu. Homo sapiens! Manusia sempurna! Oh oh. Baiklah. penuh literatur fiktif. Menggasak leher. rusuk. adalah ketika fragmen tengkorak itu selesai diidentifikasi. kenyataan buruk berikut yang muncul menyusul. apalagi jejak sepatu yang sama dengan sepatu masa kini. dengan amarah bagai meluah. bentak. http://www. Kaudengar pulakah suara s eperti mengerang? Lapat-lapat. Tetapi yang masih mengganggu adalah ucapan seorang rekan yang merasa satu foto asli berkurang. gebuk pukulan. ketika muncul di Science. Racau pani k. Pekik. Foto yang dicetak dalam ukuran persis sama dengan si fosil jejak sepa tu. jerit. perpustakaan. bagaimana bisa? Jejak melesak di tubuh-tubuh. Gemuruh derap menggasak koridor. Menembus ruang. dengan foto-foto yang dideformasi. Dan setelah segalanya beres.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. timbul-hilang. tak ada sesuatu yang mengkhawatirk an muncul berkaitan dengan si foto. Butuh beberapa tulisan dari sejumlah rekan di beberapa edisi sebelum publik yaki n jejak itu bukan jejak sepatu.processtext. tak lain tak bukan: tengkorak manusia. Terdengar pula suara seperti letusan. Tetapi lalu.. lengking tangis. bertumpang tindih dengan hardik. Tulisan yang ten tu saja direkayasa. merangsek masuk ke dalam kam pus. ruang kuliah. semua kami musnahkan. Mahasiswa berlarian. melipat waktu.com/abclit. membuat kami sungguh kelabakan. telah hampir sepuluh tahun kini. begitu jauh.

basah itu. Tak ada becek. Menetes. Dan lihat pula mahasiswa-mahasiswa itu. Masuk ke halaman yang kukenal. bukan? Sesekali terdengar helaan n apas. Bila seb elumnya tampak heroik. Menembus waktu.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. aku bagai melayan g. dalam basah. Pulau-pulau yang terbujur. Dan lihatlah itu tadi. dari waktu lain? Seperti mungkin kaulihat aku. berbaku tindih jejak sepatu. Dan lihatlah lembab itu. Dan setelah segalanya selesai. ruangan itu juga tampak porak-poranda. lihatlah kini: kaca-kaca berserakan. http://www.html Memang aneh. menembus ruang. Ke arah kiri ad alah koridor lantai dua.com/abclit. Tetapi . Menatap ruyu p ke tengah ruangan. Begitu tenang. di luar tak ada becek.processtext. Beberapa digelandang digiring ke truk. Sungguh situasi yang tak terduga. Ke arah kanan sebuah ruangan luas. Mungkinkah hujan lain. di sinilah foto itu kini. Di luar rumah sangat banyak orang. Kampus diserbu. Di sebuah negara dengan begitu banyak pulau. Tak ada hujan. tetapi terasa seperti hujan. Dalam lembab.Generated by ABC Amber LIT Converter. tegak termangu di puncak tangga. TAK ada hujan. Mahasiswa diburu. Rumah yang kukenal. Dari manakah datangnya lumpur? Padahal. .bermimpi tentang demokrasi. Labor-ruang praktikum hancur. kursi-meja berjumpalitan . Beberapa kepala pelan terangkat. Beberapa tercetak dari darah walau tentu lebih banyak dari lumpur. Dan butuh cerita panjang pula bagaimana akhirnya kami tahu. Di manakah foto itu? Kampus tempat si foto berada telah porak-poranda. http://www. kini menjelma jadi kuyu. Lihatlah seorang dari kami. entah ruangan apa. meresap dalam senyap. Dan takkah pula lump ur lain. ba gai tertidur. pun ruang perpustakaan. Merembes dal am bisik. Dan di lantai. Ke sesosok tubuh yang terbujur. Melalui pintu yang te rnganga. Ia ada pada setiap wajah yang tunduk. Di dalam juga tak kalah sesak. Juga senggukan tertelan. pada setiap kepala yang tepekur. Seperti lelap. bagai tertidur. seperti berat. salah seorang dari generasi bar u peneliti (yang juga penduduk negara kepulauan ini). beberapa dilarikan ambulans. dari hari lain. demonstrasi. Padahal tak ada hujan. Dan juga celaka.processtext. tetapi toh tak hanya becek yang mendatangkan lumpur. seperti halnya juga tadi di lantai sat u.

kapankah itu? Pastilah di masa lalu. Dan. Ayah bercerita tentang selembar f oto yang tersimpan di kampus. ada foto itu. Kaudengar pulakah suara seperti mengerang? Lapat-lapat. begitu jauh.com/abclit. http://www. timbul-hilang. kamarku. Menembus dinding. Sangat serupa. 4 April 2005 . Kini aku bebas ruang. Siapa tahu. Bebas waktu. Dengarlah sepatu berderap. tahukah engkau? Di salah satu laci di meja belajarku. masuk ke sebuah ruangan di beranda kanan. melipat waktu.processtext. Sedemikian pentingkah foto itu bagi Ayah. pikirmu. dan waktu melenguh. sang arkeolog ini. Tetapi. Begitu lengang. rusuk. aku akan duduk di seberang meja seperti itu: serupa terdakwa. Dan. sebuah jejak baru. Mungkin pula itu di masa depan. takkah itu jejak yang sama? Payakumbuh. tepat menimpa si fosi l jejak sepatu. kenapa seingatku tak perna h? Tetapi ah.html Aku terus melayang. menjalar lirih ke telingamu. Dari satu wa ktu ke lain waktu.com/abclit. Ruang kerja Ayah. http://www. pernah atau tidak. Mungkin juga itu ora ng lain. Foto yang dengan ganjil bagai tergeletak begitu saja. Dan. Kamar yang juga tampak begitu tenang. Men erima makian.processtext. Begitu pas. Menembus ruang. Gebrakan meja. ke lain ruang. bukan aku. Dan inilah ia. Kulihat Ayah duduk di belakang meja dan aku di seberangnya. aku selalu lupa. ganjilnya pula: di atas foto itu. Dan setiap kali Ay ah menagih dan kubilang lupa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Betapa kekal jejak itu. memintaku mencarinya. tak lagi penting. tak jauh dari tu buhku.Generated by ABC Amber LIT Converter. sehi ngga ia begitu marah? Tetapi. Jejak mel esak di tubuh-tubuh. Kembali aku melayang. Tetapi itulah. Menggasak leher. ketika aku tengah sekarat di perpustakaan itu. dari satu batu ke lain batu.

sehingga kau tak perlu lagi menari di pantai. jejak cinta dan menatah candi penuh tumbal dan kesengsaraan. Ramli? Bukankah teriakan Kumar Kundu dalam lagu-lagu pedih itu tak juga bisa menghentikan kereta perang yang melesat ke uju ng malam dan pekat darahmu? Bayangkan saja Kresna telah mati.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi tak seorang pun boleh menceritakan gerimis-Mu yang menghanyutkan kisah-kisah orang-orang yang teraniaya di penjara-penjara penuh ka lajengking dan lipan itu. Ayat-ayat Sunyi Ramli Mengapa masih kau cari Kresna di ujung rambutmu. Memang biola Naranjan Bival telah menidurkan Kuala a bermimpi tentang Sungai Buloh tanpa penjara. memedihkan mata dengan getir pasir. Maka. dengarkanlah ceritaku. dengarlah lengking seru dengan tarianmu sendiri.html Post: 05/15/2005 Disimak: 131 kali Cerpen: Triyanto Triwikromo Sumber: Kompas. Edisi 05/15/2005 Siapa pun boleh menari. untukmu Gusti. Karena ling Abhiram Nanda yang mengembuskan tangis indah Arjuna. dan membaca sutra-ayat-ayat suci yang perih itu-dengan telinga yang disumbat derita. http://www. tanpa cambukan.processtext. Dengarkanlah lengking mataku yang kehab isan sungai dan embun sejuk itu. Namun Kresna tak bis Kresna akan selalu menghapus itu.processtext. Bersekutulah ena Kresna telah mati dan Kurusetra tak melahirkan pahlawan lagi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kar . Lumpur. http://www.com/abclit. Gusti.com/abclit. mencari surga yang tak pernah diciptakan di telapak kak i.

http://www. Tak di mana-mana. Tak bisa mengutuk. darah yang terus mengucur. dan malam yang kehilangan rembulan.Generated by ABC Amber LIT Converter." Ia tak lagi punya jejak. Ia tak bisa mengamuk.html Ya." Ia tak bisa lagi menangis. http://www. bertanyalah pada Guru Dhaneswar Swai n tentang kaki-kaki yang dipatahkan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Kalau begitu aku akan mendengarkan tangis-Nya. di mana dikuburkan mata kebenaran?" Tak di mana-mana. Dengan petikan sitar gaib.com/abclit. Jika tak percaya. . dia telah menusukkan segala kepedihan orang-orang miskin ke lambung Kresna yang senantiasa menganga.processtext. tapi keretanya telah remuk. "Aku hanya ingin mencari jejak-Nya. kepala yang dilindas truk.processtext. Chakraborty telah menyalib tubuh Kresna di tengah ko ta.com/abclit. Ramli. "O.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Tak di mata yang menciptakan surga. Maka, mengapa masih kauburu Kresna sampai d i ujung matamu, Ramli? Kopi Terakhir Lukman "Ini mungkin kopi terakhir sebelum cambuk dan nyamuk membunuhku. Ini mungkin se nja terakhir setelah mereka merubuhkan bedeng dan menghancurkan keberanianku. Dan kopi atau topi-mungkin dengan sebatang rokok-bisa menerbangkan Lukman ke su rga, ke jalanan becek bertabur roti, ke got becek untuk mandi, ke gaji yang terhapus dari catata n yang terbuang di selokan. "Aku hanya minta segelas air dan seembus kemungkinan untuk hidup. Aku hanya ber harap mereka mengerti kami juga bisa jadi gelombang yang merubuhkan jembatan dan kondominium. " Kamu cuma budak haram, Lukman. "Ya, aku memang cuma budak haram. Tapi bayangan tubuhku pun tak layak dipenjara hanya karena

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Maka, pulanglah ke negeri ibumu, Lukman. Negeri Ludruk sarat tawa semalaman. Ne geri Celurit penuh darah dan pertikaian. Negeri Ilusi tak sepi duri dan impian. "Ya, aku akan pulang. Aku bilang pada Yeni Abdurrahman di desaku sungai menjala r seperti ular. Tapi tunggu dulu! Jevander Sing-tauke Keling itu-masih berutang padaku. Ringgitku mas ih disimpan di laci busuk para juragan." Ya, tetapi segera pulanglah. Nanti kamu dipenjara. Nanti kamu didenda. Nanti ka mu dicambuk algojo dan para tuan. "Mereka tak akan berani mencambuk aku dan 800.000 budak haram." Mereka akan berani dan tak peduli kau anak setan atau malaikat Tuhan. "Mereka tak punya algojo. Mereka hanya punya ringgit dan telepon genggam. Merek a hanya berani menggertak orang-orang miskin yang cuma bisa tidur di bedeng-bedeng penuh lipan. " Tentu kau boleh punya keberanian seperti Hang Tuah, Lukman. Tapi di negeri ini kau hanya semut di lubang yang gelap. Kau hanya cacing yang banyak cakap dan tak tahu undang-undang . Ayolah, Lukman, segeralah pulang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Pulang ke rumah ibumu, Sayang. "Ibu? Ibuku telah mati. Kalaupun masih hidup, ia akan mencekikku karena pulang tak membawa keranjang penuh gobang." Kalau begitu pulanglah ke matamu sendiri, Sayang. "Ke gua gelap itu?" Ya, ke sungai keruh itu? "Ke harapan yang menghilang pelan-pelan?" Ya, ke kopi terakhirmu. Ke puntung-puntung rokok yang tak habis-habis kauisap i tu.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Setelah itu Tuhan akan memejamkan matamu, menguburmu dengan bunga mimpi. Mengub urmu dalam haribaan ibumu yang senantiasa memaknaimu sebagai nabi sejati. "Kalau begitu aku tak mau pulang." Kau tak takut pada cambuk itu? "Aku tak takut pada maut itu. Aku tak takut pada kabut yang menghalang pandanga nku pada hidup yang carut-marut itu." Begitulah Cara Waktu Mengaduh, Rahma Begitulah cara Waktu menyembunyikan kilau mata yang bisa membakar masjid-masjid di Kuala Lumpur sekadar menjadi abu sekadar menjadi ngilu, Rahma. Karena itu, ia menyelimuti tub uhmu dengan dedahan asam di Rimbun Dahan. Ia biarkan kau menari di taman penuh Sedap Malam. Ia biark an kau mengguratkan kata-kata getir di hening anyelir. "Aku tak mengerti mengapa mereka begitu membenci tubuh perempuan? Aku tak menge rti mengapa

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Tentu keindahan tak harus disembunyikan, Rahma. Kau tentu bisa telanjang di ten gah hutan, telentang sambil membentangkan sepasang tangan dalam kegaiban hujan, dan mendesahkan doa-d oa paling kasmaran. Kau tentu bisa menjelma ikan, menyelam di hijau danau sambil mendesisk an gumam-gumam paling urakan. Tapi tidak di jalan-jalan penuh kosmetik, Rahma. Tidak di jalan-j alan. "Tidak di keriuhan?" Ya. Tidak di benak orang-orang yang menganggap seribu masjid bisa menerbangkan jiwamu ke surga idaman. Tidak di benak orang-orang yang menganggap tak ada surga bagi perempuan yang suka menari dan mendendangkan segala tembang di jalan-jalan. "Aku harus menari di dasar kolam?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Redana, P angeran Kelelawar itu, lebih ingin menatapmu menarikan berahi malam di pucuk gunung. "Apakah aku h arus ngelindur di ranjang setan?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Romo Sindu, Padri Minohek itu , tak suka melihatmu tidur sambil menenggak anggur. "Apakah aku harus cuma meniti sepi menc ari bayang-bayang matahari yang tak mati-mati?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Harry Roesli te lah pergi dan kita hanya menangkap jejak tanpa bunyi. "Kalau begitu kota ini sungguh sialan." Ya, kota ini memang sialan. Ia bukan ce rmin yang memantulkan tarian belantaramu yang penuh siul murai. Ia bukan langit yang menumpahkan hujan cintamu yang penuh salju dan hutan gaib itu. "Jadi mengapa aku tak pergi saja dari kota munafik ini?" Kau tak akan pernah bi sa pergi karena kau tak

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Maka begitulah cara Waktu mengaduh, Rahma. Ia menangis dalam gerimis. Ia ngelin dur di Kuala Lumpur yang abai pada tubuhmu yang berlumur anggur. Tetapi, aku tahu, Rahma. Kau tak akan akan peduli amuk waktu atau apa pun yang hendak memelukmu di senja yang getir itu. Ka u akan terus menari dan mengguratkan api ke ujung api, ke ujung mati. Bukan di Kurusetra, Kunti, Bukan di Kurusetra Bukan di Kurusetra, Kunti. Tetapi mereka hendak dibunuh juga. Bukan di padang pembantaian, Kunti. Tetapi mereka hendak dijagal juga. "Jangan lari. Kami polisi!" mereka menyalak seperti Rahwana, Kunti, mereka mele nguh seperti kerbau api. "Namaku Petro Sale, 37 tahun, aku hanya ingin menegakkan sepasang kaki, aku han ya ingin mereguk gelegak cinta pada ilusi kendi. Aku hanya..." Dor! "Namaku Guspar Hasan, 23 tahun, aku hanya ingin tidur dan menjaring mimpi, aku hanya ingin bersembunyi setelah tak bisa kembali ke rumah sendiri. Aku hanya..." Dor!

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Namaku Remi Guis. Aku..." Dor! Lalu kau pun tahu, Kunti, hospital menolak menyembuhkan luka dan sakit hati. Ta k ada obat. Tak ada kiblat untuk cari selamat dan harga diri. "Halo, kami polisi dan kalian cuma maling yang tak tahu diri." Danau Gaduh Hijjaz Kasturi Telah kauciptakan hutan dan danau gaduh untuk Angela, ya Kasturi. Lalu kaulepas kan angsa, buaya, musang, tikus, ular, dan kisah sepasang nabi yang tak henti-henti mempercakapkan mimpi, kuldi, dan keheningan setelah Selangor memolek diri dalam ilusi. "Aku mencintai Hang Tuah, Soekarno, dan pagi yang selalu meneriakkan revolusi," katamu sambil menawariku mencecap kopi dan kue cina serupa roti komuni.

Ya. kita memang bahagia. kita adalah budak yang tak punya malu. "Jadi. Sebab di hada pan Sang Waktu. kenapa harus bersedih?" Hijazz bertanya. .html "Aku tak pernah menyakiti apa pun yang kauandaikan sebagai budak." "Ya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. krok. http://www." tiba-tiba Angela menyela. tua. dan kita akan kesepian." "Ah.processtext. eng-krok. Oke." "Aha! Aku suka metaforamu. kita juga tak punya korek api dan An gela tetap saja mengaku bahagia.processtext. krok. "kita cuma eng-krok. kalau dia menangis. "Kita kesepian karena kita tak hadir di taman ini sebagai sepasang nabi atas se pasang ikan tanpa sirip. danau akan gaduh. krok. burung-burung terbang ke langit enta h. kita memang kodok. http://www. dan selalu mereguk t uah cinta dari gelas kencana. Kita kesepian karena kita cuma hidup seperti kodok.Generated by ABC Amber LIT Converter. Melompat dari waktu batu ke waktu yang terpeleset ke liang luka kau dan lukaku.com/abclit. dia tampak bahagia karena memang tak punya kesempatan untuk menangis." kataku mengolok-olok.com/abclit. kau keliru. Hijazz.

Cintaku.html Lalu bayangan menyerupai sepasang nabi mendadak menggaduhkan danau dengan menge pakkan sirip yang menyala. http://www.processtext. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. 2005 . semua ternyata hanya lumpur.processtext. mataku yang lamur tak bisa menceritakan kisah sedih yang membius-Mu itu. Kare na itu. Apakah kau ingin mendesiskan juga desah-desah sampah sebelum kapal-kapal itu saling membakar diri . Bukan kisah maya sepasang nabi yang diciptakan secara serampangan dan tergesa-gesa. liurmu lebih ingin kurampok ketimbang kugenggam lautmu di sela-sela jemari yang bocor. suami-istri yang kian merenta itu . Kuala Lumpur-Selangor. "Lihat Hijazz." Aneh. Hikayat Ambalat Kita masih bercinta di hotel penuh vampir ketika kapal-kapal di Karang Unarang saling menggertak dan melepaskan amarah agung. Apakah kau ingin kita juga bercinta dengan liar di mercusuar itu? Gusti. Kekasihku. aku pun tersihir menatap Hijazz-Angela. Mungkin mereka memang malaikat yang menjelma sebagai sepasang kekasih yan g tak pernah bersedih meski gerimis kian mendera. Ciuman memang bikin mata kehilangan mata.com/abclit. Lumpur-Mu. itu aku dan engkau.com/abclit. Mereka sungguh seperti sepasang ikan yang mahir menceritakan kisah sepasang nabi yang tak perna h diasingkan dari surga. Dan Kau tahu.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Generated by ABC Amber LIT Converter. .Generated by ABC Amber LIT Converter.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful