Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.

html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Post: 06/05/2006 Disimak: 48 kali Cerpen: Setiawan G Sasongko Sumber: Kompas, Edisi 06/04/2006 Saat kanak-kanak, ketika hari pasaran Wage, kami selalu waswas bertemu Pak Timb il. Sebanding dengan ketakutan kami akan "montor pelet", mobil bergambar gunting yang diisukan mengambil mata anak-anak untuk dibuat cendol. Pak Timbil terkenal sebagai penjual nyawa, yang h arus kulakan nyawa dengan cara menculik anak-anak sebagai tumbal. Sebagai belantik kambing, dia berputar mengikuti rotasi hari pasaran. Bila Wage dia ke Pedan, Kliwon ke Klembon, Pon ke Jatinom, Paing ke Prambanan, dan Legi ke Delanggu. Tak ada ha ri istirahat kecuali baru tidak enak badan. Sebetulnya, bukan hanya kambing saja yang diperjualbelika nnya. Tapi bila tak ada uang, atau kantongnya terlalu tipis, dia melenggang kangkung saja tanpa memb awa apa-apa. Tabiat itu jadi rahasia umum sehingga sering ada yang berceloteh: "Uang Pak Timbil seda ng banyak!" atau "Pak Timbil sedang tidak punya uang!" Dia menanggapi dengan senyum atau menjawab samb il tertawa: "Ya!" Tidak pernah memakai alas kaki walau tanah jalan becek atau terbakar kemarau. T etapi setelah jalan desa banyak yang diaspal dia memakai sandal jepit. "Tak tahan kakiku kena panas aspal!" katanya setiap kali disapa orang. Seolah minta dimaklumi kalau dia keluar dari pakemnya. Pak Ti mbil juga keluar dari tabiatnya yang lain. Dia tidak pernah lagi melenggang tanpa barang dagangan, wal au mungkin yang dibawanya hanya anak bebek, anak kelinci, bahkan pernah membawa anak tupai. Bila ada yang menanyakan perubahannya itu, dia menjawab, "Biar tidak tergantung nasib pada ter nak besar saja!" Setelah berlangsung cukup lama, orang jadi biasa, tidak menganggap perubahan itu sebagai hal yang aneh lagi. Lalu gelar penjual nyawa didapat dari mana? Bermula ketika lahir tabiat barunya , yang suka mengunjungi orang sekarat. Suatu hari ada yang sedang sekarat di Desa Jambukidul, desa yang selalu dilaluinya bila ke Pasar Pedan. Kerabat si sakit sudah pasrah kalau akan diambil-Nya. Pak Timbil singgah, mendoakan agar calon almarhum diberi jalan lapang dan bersih. Pak Timbil memijit jari kaki nya agar sedikit memberi rasa nyaman. Saat dipijit tangannya itulah, si sekarat bergerak, menyalangkan ma ta, tersenyum, dan bangun dari sekaratnya. Kerabatnya gembira, lalu ayam yang dibawa Pak Timbil dib eli untuk dipelihara. Anehnya, ketika ayam yang dibeli itu mati terlindas motor, si sekarat yang sembu

h itu tiba-tiba mati. Mungkin itu hanya sebuah kebetulan semata dan segera dilupakan orang. Di lain waktu, ketika dia sedang menuntun seekor kambing, ada yang sekarat kare na usianya memang sudah uzur. Pak Timbil mampir memijitnya. Aneh, nyawa yang sudah sampai di ujung tenggorokan

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ada lagi, yaitu ketika ada bocah sekarat dari keluarga kaya yang sembuh oleh se ntuhannya. Anak bebek betinanya dibeli lalu dipelihara dengan manja. Ketika saatnya bertelur tid ak diizinkan lewat jalur resmi, tapi dengan operasi cesar supaya saluran kloakanya tidak rusak. Dengan ha rapan umur si bebek jadi lebih panjang. Bebek itu mati tua dan ternyata seumuran bebek itu pula tamb ahan usia si bocah. Sejak itu Pak Timbil dianggap sebagai orang orang keramat dan jadi perbincangan di mana-mana. Ternyata perpanjangan nyawa itu sebanding dengan umur binatang yang dibeli dari Pak Timbil. Tapi Pak Timbil tetap seperti dulu, berjalan kaki ke pasar dengan membawa ternak atau dag angan lainnya, tergantung berapa banyak uangnya. Dia juga tidak pernah menjual dagangannya di a tas harga pasar. Tapi orang tak ada yang berani sembrono layaknya dulu, sekalipun hanya membawa kupu-k upu, wangwung, katimumul, atau belalang ke pasar. Dia sudah dianggap seorang wali yang menyamar , sekelas sunan atau wali era Demak Bintoro dulu. "Dia seorang wali masa kini!" "Seharusnya demikianlah kemampuan yang mengada-ada!" wong pinter , bukannya iklan di koran atau televisi dengan

"Pak Timbil punya ilmu laduni! Kekasih Allah!" "Tapi katanya dia tak pernah berlama-lama di surau!" "Apa hubungannya? Kamu sendiri suka berlama-lama zikir, tetapi hatimu seperti p asir, tak ada gunanya!" "Penjual nyawa!" komentar seseorang di majelis taklim. Lalu, istilah penjual ny awa jadi populer. Hampir saja sebutan penjual nyawa itu luntur. Ada keluarga si sembuh yang membe li anak sapinya dan dipelihara baik-baik. Sayangnya, anak sapi itu hilang dicuri. Keluarga itu sudah ketar-ketir. Tapi sampai terhitung bulan dan tahun tidak terjadi apa-apa. Tapi pada suatu hari, tepatnya jam tiga pagi, orang yang disembuhkan dari sekarat itu tiba-tiba ditemukan mati. "Tampaknya sapi yang hila ng itu dipotong jam tiga tadi!" kata salah satu pelayat.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Keanehan Pak Timbil mengusik sebuah pesantren, yang lantas menyuruh santrinya m enyelidiki Pak Timbil secara diam-diam. Tapi litsus amatiran itu mendapati hasil bila Pak Timbi l orang bersih dari hal kotor atau keji lainnya. Kecuali satu, di ka-te-pe-nya ada tanda c . "Apakah dia be kas pe-ka-i?" "Apa hubungan pe-ka-i dengan kebersihan hati. Mungkin dulu itu hanya salah tunj uk saja, korban fitnah!" "Bukankah saat itu anaknya yang guru es-te-em dibunuh?" "Anak dan bapak jangan kamu seragamkan! Semua juga tahu siapa yang mendalangi p embunuhan itu, yang lantas mengawani pacar anaknya!" Tentu saja sebutan penjual nyawa tak berani diucapkan terang-terangan di depan Pak Timbil. Pernah ada yang menanyakan perihal kemampuannya itu, tapi dengan gigih Pak Timbil menya ngkalnya. "Menghidupkan orang mati? Kalian sangka aku ini Tuhan!" kata Pak Timbil tak suka . Tetapi semakin banyak yang penasaran sehingga kalau ada orang sekarat dipanggillah Pak Timbil. Begitu disentuh tangannya, si sekarat selamat. "Bagaimana, apakah kalian sudah bertemu Pak Timbil?" tanya Seruni kepada orangorang suaminya di bangsal RS Tegalyoso. "Belum!" jawab Lurah Jingklong mewakili mulut anak buahnya. Dia sendiri ogah-og ahan pergi ke belantik itu. Berat rasanya, lebih baik masuk penjara andai saja dia bisa memili h. "Mengapa tidak dicari sendiri?" desak Seruni, penuh kecurigaan akan keseriusan suaminya. "Ya, akan kucari sendiri!" kata Lurah Jingklong setengah hati dan beranjak perg i. Dengan mobil tuanya, dia menuju desa Pak Timbil. Tapi niat itu diurungkan. Mobilnya dibelokkan ke ara h lain. Dengan muka

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Berangkatlah, Pakne! Kasihan Seruni...!" bujuk istrinya. "Aku tidak suka disebut penjual nyawa!" jawabnya. Dia menyembunyikan hatinya. L uka lama terhadap Lurah Jingklong masih sangat terasa. Saat itu ketika dia sedang memangku anak la ki-laki tunggalnya yang sekarat dengan leher tergorok, Jingklong muda meludahi mukanya layaknya binatang najis. Bukan itu saja, pemuda itu juga mengayunkan golok ke lehernya. Untung saja beberapa orang berhasil mencegah sehingga dia masih hidup sampai sekarang. "Berangkatlah, Pakne! Kasihan anak Seruni...," ulang istrinya. Perempuan itu le bih lapang dada daripada dirinya. Belantik kambing itu diam saja. Tetapi dalam hatinya jadi menimbang-nim bang. Karma itu akan datang pada Lurah Jingklong, anaknya sekarat di depan matanya. Mungkin akan sege ra mati di dekapannya. >diaC< "Tidak kutemukan!" kata Lurah Jingklong kepada istrinya dengan nada sedih, meny embunyikan kebohongannya. Beberapa orang ikut kecewa. Dokter dan perawat sangat sibuk, ruan g ICU jadi sunyi senyap. Hanya ada suara anak Seruni yang megap-megap ingin memisah dunia. "Itu istri Pak Timbil!" seru beberapa orang ketika melihat istri Pak Timbil men uju arah mereka. Tak lama kemudian tergopoh Pak Timbil datang. Lurah Jingklong terpana seakan tak percaya, lalu menyambut dan menjatuhkan diri mendekap kaki Pak Timbil sambil menangis sesenggukan. "Sudahlah!" kata Pak Timbil lirih sambil mengelus rambut Lurah Jingklong layakn ya mengelus anaknya dulu. Dengan tergesa, beberapa orang masuk ke ruang intensif, dokter dan suster segera keluar ruangan. Pak Timbil masuk disertai Lurah Jingklong dan istrinya. Dipijitnya kaki anak Ser uni. Tak berapa lama tubuh anak muda itu mulai memerah, tanda kehidupannya mulai mengalir. Setelah it u mata anak Seruni terbuka, menguap dan tersenyum. Pak Timbil keluar ruangan, Lurah Jingklong mengi kutinya layaknya takut ditinggalkan bapaknya. "Apa yang Bapak bawa?" tanya Lurah Jingklong.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Jakarta, 22 April 2006 Lagu Malam Seekor Anjing Post: 05/29/2006 Disimak: 102 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas, Edisi 05/28/2006 Aku sempat melihat ekor gerakan sesosok bayangan melintas di samping rumah. Tem pias cahaya lampu taman membantu mataku untuk melihat sosok itu melompat pagar rumah tuanku. Namun , hujan yang turun deras membuat malam makin kelam, hingga aku kehilangan jejak orang yang me ncurigakan itu. Kuedarkan pandanganku. Tapi, orang itu terlalu sigap menyelinap. Aku mencoba menakutinya dengan menggonggong sangat keras. Kuharap orang itu pan ik, dan kabur dengan sendirinya. Tapi aku kecewa. Beberapa gonggongan panjang yang kulepas tak mendapatkan reaksi apa-apa. Malam tetap terbungkus kesunyian. Dan aku merasa menggigil sendi rian. Jejak bedebah itu tak kulihat lagi. Aku pun bergidik. Bayangan kengerian mengepungku: orang it u menjeratku dengan kawat baja dan mengantarkan tubuhku di penjual tongseng, seperti ratusan bahkan ribuan kawan-kawanku. Kantuk yang menggelayut di mataku keempaskan. Tatapan mataku terus kebelalakkan . Begitu orang itu tampak, akan langsung kuterkam. Gigi dan taringku rasanya sudah tidak sabar meng oyak urat nadi di

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Aku menggonggong lagi. Sangat keras. Kukatakan, aku sangat tidak senang kepada tamu yang tidak sopan, yang datang malam-malam dan menambah pekerjaaanku. Semestinya aku sudah t idur, bermimpi bisa bertemu dengan Moli, anjing tetangga yang lama kutaksir itu. Aku sangat ing in bercinta dengannya, dalam mimpiku malam ini. Tapi cita-cita itu telah digugurkan oleh orang yang tid ak tahu diri itu. Dasar tidak manusiawi! Mendadak kudengar sebuah benda jatuh di depanku. Kuamati. Ternyata segumpal dag ing sapi segar. Aku sangat hafal baunya. Tuanku setiap pagi dan sore memberiku daging seperti it u. Si pelempar itu mungkin menduga aku langsung menyantap daging itu. Aku tersenyum masam. Daging i tu hanya kulihat lalu kutinggalkan. Aku bukan anjing bodoh yang tidak bisa membedakan mana daging segar dan mana daging penuh racun. Orang itu juga terlalu meremehkan. Dia mengira aku bisa diak ali hanya dengan segumpal daging. Bukannya sombong. Pengalamanku menjadi anjing belasan tahun mem buat aku sangat terlatih untuk membedakan mana pemberian yang tulus dan mana pemberian yang basa -basi, penuh pamrih bahkan ancaman. Melihat caranya memberikan daging saja aku sudah sangat t ersinggung. Betapa orang itu tak punya sopan santun. Aku memang sangat mengharap pemberian orang, t api aku bukan pengemis. Meskipun anjing, aku tetap punya harga diri. Martabat anjing harus kuj unjung tinggi. Mungkin orang itu kecewa, melihat aku acuh tak acuh. Tapi dia tidak menyerah. I ni usaha yang sangat kuhargai. Ia melemparkan lagi segumpal daging. Kali ini lebih besar. Namun, aku hanya menatapnya sebentar, lalu berlalu. Aku memang sengaja mengaduk-aduk perasaannya, biar dia k ecewa dan mengurungkan niat buruknya untuk mencuri. Sengaja kupakai cara yang lebih manusi awi agar tidak jatuh korban. Aku tak ingin lagi melihat ada maling babak belur bahkan mati dihajar ma ssa gara-gara tertangkap. Aku sangat sedih dengan nasib manusia yang celaka itu, meskipun hal itu membuat aku bersyukur: ternyata menjadi anjing seperti aku jauh lebih beruntung daripada men jadi orang miskin. Sungguh, aku mensyukuri rahmat ini. Lama tak ada reaksi. Aku menduga orang itu kecewa, lalu pergi begitu saja. Diam -diam aku pun bersyukur, malam ini ada orang telah mengurungkan niat jahatnya. Bagiku ini sebu ah prestasi. Meskipun aku ini hanya anjing, binatang yang sering dicerca dan dinistakan, aku toh masih punya niat baik. Namun, kebanggaan yang diam-diam menggumpal dalam rongga dadaku itu, akhirnya p

Mereka bisa saja menyimpan rapi kekejaman di balik senyum ramahnya. Penuh misteri. Awas! Orang itu tetap saja diam. Tapi kepada manusia? Ah. Kuberikan gongg ongan lirih.udar. seperti . hati manusia tak bisa dijajak i. aku bisa menduga niatnya. Aku mencoba mendekat. Aku harus wa spada. siap-siap melawan jika orang itu menyerangku. Kepad a sesama anjing. Aku mundur beberapa langkah. aku melihat orang itu duduk di pojok halaman di bawa h pohon rambutan. Ketika aku mengitari rumah tuanku. Ia tetap diam.

Maling pun tetap harus serius. ada besi peng ungkit. Baru kali ini kulihat ada calon maling begitu cengeng. Ia menyebut empat anaknya yang tidak bis a bayar sekolah dan hendak dikeluarkan gurunya. Rupanya ia tanggap. Bukankah kebanyakan manusia it u tukang main drama yang ujung-ujungnya hanya menelikung pihak lain? Tapi. alat pemotong besi. Kubalas sentuhan itu dengan kibasan ekorku yang menyentu h kakinya. Siapa tahu itu tangis buaya. Aku terharu sekaligus ba ngga dengan usahanya untuk menjadi maling beneran. Ia pelan-pelan bangkit. Bisa saja diamdiam ia menyimpan pisau. Aku pun mulai menimbang-nimbang untuk memberikan kebebasan orang ini bisa masuk rumah tuanku. namun aku juga berdoa semoga orang itu selamat. Aku terpejam dan tidak ingin membayangkan apa yang dilakukan orang itu di rumah tuanku. mengenai kakinya. kuambil jarak beberapa depa. aku selalu waspada. ia menjumpaiku. menyiapkan berbagai peralatan. Dan tanpa sadar aku jadi terharu (baru kali ini ada anjing yang terharu). dan siap dihunjamkan di perutku. dia menangis. Segaris senyuman k ini terpahat di .processtext. alat pemotong kaca. http://www. Kulihat apa reaksi selanjutnya. hand phone. Dia memandangku. Tapi. aku berani menyimpukan bahwa kesedihan orang ini cukup meyakinkan. Ya sangat dalam. Entah kenapa. Ia menyebut anak gadisnya yang kini harus dirawat di rumah sakit karena diperkosa oleh tetangganya. Aku hany a berdoa semoga saja dia bukan maling yang rakus dan hanya mencuri arloji. http://www. Ternyata perlengkapan maling jauh lebih lengkap dan canggih daripada bengkel. Diam-diam aku merasa berdosa atas pengkhianatanku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. orang itu telah keluar membawa bungkusan.html Ya.com/abclit. Tangannya mengelus-elus kepalaku. agar tidak konyol d icincang massa.com/abclit. Kukibaskan e korku. Kulihat sumur penderitaan yang begitu dalam dan gelap. Tangannya mengelus-elus kepalaku. Orang itu tetap asyik dengan tangisnya. naluriku memaksaku berpikiran begitu. Maka. mengambil sedikit barang-barang agar tangis anak istrinya berhenti.processtext. Hujan turun makin deras. sebagai anjing yang terbiasa membedakan mana yang tulus dan mana yang basa-basi. pukul besi. Yang kubayangka n hanyalah tangis anak istrinya di rumahnya Tidak lebih dari lima menit. Ia menyebut nama istrinya yang hamil lagi (untuk yan g terakhir ini aku terpaksa tidak bisa terharu). Tapi sebentar tangisnya sangat dalam.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dengan langkah yang gagah. Semula kupikir dia sengaja menjual iba kepadaku. drei. atau benda lai nnya. Tuhan. Pelan-pelan ia menyelinap pepohonan. linggis kecil dan masih banyak yang lain .

Perasaanku campur aduk.bibirnya. Ia merengkuh tubuhku dan hendak memangku aku. bukan seperti yang dilempa rkannya sebelumnya. Orang itu merasa serba salah. Tiba-tiba kesedihanku pun jebol. Aku menangis dengan suara ringkikan kecil. Dengan bahasa isyarat. . Aku menunduk. Tapi aku menolak dengan halus. Ia mencoba memberiku segumpal dagin g. ia meyakinkan bahwa daging itu murni.

Ia tersedu-sedu. muncul kilat. Dia merasa bangga punya anjing piaraan yang telah menyelamatkan hartanya dari jarahan maling malan g itu. dan canggung. seperti menatapku. Aku memaksanya lari. Aku sangat panik . Suaminya berteriak-teriak sambil berlari keluar. Senapannya terus menyalak. tangis anak dan istrinya. http://www. sambil menyebut kalung berliannya yang hilang. Yogyakarta 2006 Monang? Kau Mendengar Aku? Post: 05/22/2006 Disimak: 89 kali Cerpen: Palti R Tamba Sumber: Kompas. Aneh. Tapi tuanku justru mengelus-elus kepalaku .Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku menggonggong sang at keras. makin be rkurang. Tiba-tiba saja. Aku memukul kaki orang itu dengan ekorku. Kontan tuanku langsung melepas timah panas.com/abclit.processtext. Monang seperti menyusuri sungai yang kering yang dipenuhi batu-batu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. rebah ke tanah. Muncrat darah merah dari dadanya. akhirnya. Aku menggonggong makin keras. Kulihat tuanku berlari makin mendekati tempat pertemuan kami. penuh kesunyian.html Tiba-tiba kudengar kegaduhan dari dalam rumah tuanku. http://www. . Makin keras. Terus menatapku. Tangis itu sangat panjang dan dalam. Bahkan. Melihat mata i bu. Aku masih mendengar tangisnya. Sia l.com/abclit. hingga orang-orang pun keluar rumah. ia menghentikan kegiatan itu. Tapi aku terus memaksanya untuk segera lari. Ia tampak panik. Orang itu tumbang. Tempat kami mendadak terang dalam sekejap. Aku marah kepada tuanku yang sangat kejam. wajah ibu hadir di ruang mata Monang. Kata "maling" diteriakkan berulang-ulang. Mere ka mengelu-elukan aku. dan berharap ia segera berlari. diiringi letusan senapan yang membabi buta.processtext. Mu ngkin ia merasa berat berpisah denganku. Hampir tak ada yang peduli dengan mayat maling malang itu ya ng membujur kaku Mata maling itu tetap saja melotot. Tapi ia hanya berlindung di balik pohon rambutan. Istri tuanku menjerit-jer it histeris. Lambat laun kecekatan tangan Monang memilah-milah koran-koran dan tabloid yang hendak diretur besok. Edisi 05/21/2006 Malam itu. Entah kenapa. maling itu tetap diam.

Tapi. "Ampun. Dan Monang salah satunya selalu menjadi putera altar. lalu memukuli ibu lag i. Beberapa kali. Monang memanggil ayah sekuat-kuatnya. Monang berlari ke dapur. Kala itu Monang melihat bagaimana ayah tiba-tiba masuk rumah. Dan jeritan-jeritan itu menyesakkan dada Monang. Waktu ayah meninggal..com/abclit. Ayahnya pasti bisa menghindar! . seperti bar u saja kena sihir menjelma patung." katanya. Tapi. Bila ayah maupun kakak-kaka knya memukul atau menamparnya karena satu kesalahan yang diperbuatnya.processtext. Karena Monang ingin secepatnya tiba di rumah.. Ibu memberikan sepetak tanah seluas 20 meter persegi kepada anak-anaknya untuk diusahakan sendi ri). inilah yan . http://www. agar bisa dijualkan ibu ke pekan di pulau. tak lama berselang. Ibu menjerit-jerit sambil menyemb ah-nyembah ayah. Pakaian kebaya yang dikenakan ibu hendak mengikuti ibadah di gereja menjadi acak-acakan. ayah mendengus.html Seumur-umur Monang jarang menangis. Tubuhnya sampai gemetaran. Dan lebih lagi. Ia minta ijin pulang. Kayu bakar? . Ah. supaya punya waktu yang cu kup untuk mengetam bawang hasil ladangnya.. dalam pikiran ayah. (Mungkin pula. http://www. mungkin didorong rasa kasihan dan sayang pada ibu serta rasa marah kepada ayah. Dan ibu menjerit-jerit lagi. Namun ia tak menemukan bend a itu di tempatnya. Ayah berhenti memukul ibu.processtext. Monang minta digantikan. Meski sampai Namboru Tiur memeluknya sambil me natap menceritakan betapa sedihnya ditinggal seorang ayah. Ia pun mencari-cari benda lain yang bisa dipergunakannya melawan ayah . Tapi. karena Monang katakanlah telah memanggilnya dengan cara menghar dik. Tiba-tiba ayah melihat Monang dan seperti tersadar karena Monang telah menyaksi kan perbuatannya itu.. ia juga tak menangis. ia pun tidak menangis. Monang belum pulang dari ibadah sekolah mingg u. Ketika kanak-kanak. beso k. Monang mencari-cari pisau. tidak! Tapi ayah mesti dilawan! Karena seingatnya. Namun. Pastor dari paroki datang.. Monang ketika itu sembilan tahun tak bisa membenarkan perlakuan ayah itu. Mereka bertiga di tempat dan dengan posisi masing-masing. Dan memang semestinya demikian. Batu penggilingan? .. ampun pak. Tidak. ia tetap bergeming. Namun ia takut pada ayah. mengejar dan memuku li ibu dengan sepotong bambu sebesar jempol hingga ke kamar. seberapa sakit lah ayah oleh kekuatan pukulannya? Tidak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. m asih jelas dalam ingatannya sebuah peristiwa yang membuatnya menangis hebat. kalau kalah berkelahi d engan hidung berdarah-darah dan muka babak belur ia tidak menangis.com/abclit. yang berarti ada perjamuan Misa Ekaristi.Generated by ABC Amber LIT Converter.

. Ya! Ia cepat -cepat membuka tutup jeriken. minyak tanah! . Ia memang selalu dimanjakan. lalu mendekat hidungnya untuk membaui apa isi jeriken itu.. Minyak tanah . apa? . Namun. Matanya tertumpu pada jeriken minyak tanah. Tujuh kakaknya pun (perempuan semua) pernah merasakan pukulan tangan si ayah.g keempat kalinya ia menyaksikan si ayah memukuli si ibu. ia pernah juga jatuh sakit akibat ditampar si ayah! Lalu.

ayah. Berkelebat di pelupuk matan ya cerita Malin Kundang yang pernah dibacanya. Ia tak menjawab.com/abclit. Meskipun demikian si ayah berhenti memukuli ibu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Dan tetap tak menjawab. http://www..processtext. Malin Kundang dikutuk karena mendurhakai ibunya! Mengiang-ngiang di telinganya cerita Sampuraga yang pernah di dengarnya. Monang rasakan seperti sa yatan-sayatan belati oleh ayah di tubuhnya. Lalu berbalik. Sampuraga dikutuk karen a mendurhakai ibunya! Lalu? Oh! Monang terisak-isak... http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. ayah. "Apakah ayah mencium bau minyak tanah di kamar ini?" Ayah benar-benar marah dibuatnya.!" panggil Monang. maka aku tidak membakar kamar ini.. "Apa yang ayah lihat di tanganku?" Ayah mendengus. ia takut juga kalau-kalau an aknya itu bertindak nekat. "Maafkanlah anakmu ini.. tapi menahan diri. Kalau ayah berjanji tak m emukuli ibu lagi. ada sebuah perahu yang terombang-ambing.com/abclit.?" suara si ayah pelan.!" . Ayah menoleh.processtext. Sebab. Di tengah samudera itu.. seusai menyiramkan minyak tanah ke tempat tidur dind ing kamar dan pintu. Tapi tangis ibu yang lirih itu. Monang melihat si ayah sambil menyalakan korek api. "Mo-nang. Di dalam perahu itu ada seorang perempuan: Ibu!. Ia merasa diajari seperti anak kecil. Ia bagai melihat samudera luas yang tengah diterjang badai di sana. Na mun... menghadap Monang menatap mata sang ayah..html "Ayah. ia memikir-mikirkan cara menundukkan sang anak. di malam pekat ..

html "Ya.. "Jangan.!" tangis ibu. Nak.. lalu menghela napas panjang.. http://www. Ayah menggelengkan kepala. Ayah mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi.processtext.! Ya.?" Monang mengangguk sembari menghapus ingus dan air matanya cepat-cepat. Mulai hari ini. Sepotong bambu di tangannya terjatuh begitu saja ke lantai.. Dan ia t etap waspada terhadap segala kemungkinan yang akan dilakukan ayah terhadap ibu mau pun terhad ap dirinya. Tuhan. Ibu pun demikian..Generated by ABC Amber LIT Converter.!" "Kau.. bukankah aku pernah mengucapkan kalimat seperti itu kepada ayah karena ayah suka main judi sampai be rminggu-minggu dengan para toke di pulau?" katanya seperti berbisik kepada dirinya sendiri. berjanjilah dengan sungguh-sungguh untuk tidak memukuli ibu lagi.!" Monang mencomot (lima batang) korek api dan secepat mungkin menggantikan batang korek api yang beberapa saat lagi akan tinggal puntung.. Serasa sekejap. ayah." Monang bergerak pelan mundur. Berikutnya. Monang melihat mata ayah berkaca-kaca... Kemudian ayah tertegun.processtext. http://www. .com/abclit. Lama. Monang terkejut mendengarnya. "Berhenti di situ.com/abclit. ayah berlutut dengan pung gung tegak.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. "Ayah. tetap di situ. ayah.. "Ya..

Bruder Marsianus kepala asrama yang membangunkan dan memberitahukan kepadanya. Kerabatmu datang menjemput. "Engkau haru s pulang sekarang. Nama kak Nurma tersurat di layarnya dengan nomor telepon rumah. meskipun kelopak mata itu sudah kering dari tadi... Namun." Sungguh. Dan ia pun tak berniat menanyakan pada ibu di m ana peristiwa itu berawal. Allah.Generated by ABC Amber LIT Converter. "I-i-ibu kenapa... Aku berjanji tidak memukuli istriku lagi... Monang tahu bahwa sebenarnya saat kerabatnya datang menjemputnya. Bukankah berita duka cita sering datang di malam hari?. http://www.. http://www. Monang terkesiap mendengar janji ayah. Hingga kini. waktu itu.html "Ya. pikirannya menduga-duga hal buruk yang mungkin terjadi pada keluarga besar mereka.. Tangan angin yang mengusapnya perlahan-lahan... aya hnya sudah meninggal.. Kak. Dan akhirnya.. >diaC< Telepon genggam berbunyi.. Ayahmu sakit keras.. waktu itu. Berit a apakah gerangan di ujung malam begini? "H-h-hallo.processtext..?" . "I-ibu.. Tapi menurut Monang.. Monang.processtext.?" Monang menenangkan hati. Ia mendapat berita kematian ayah pada sekitar pukul 10 malam ketika ia duduk di bangku SMP di Pangu ruran.." katany a.com/abclit. Monang membersihkan kelopak matanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.... Monang tak tahu kejadian sebenarnya yang membuat ayah mengejar dan memukuli ibu." suara kak Nurma terputus.com/abclit. pas tilah terkait tabiat ayah yang suka main judi. Monang meraih te lepon genggamnya dari meja. Bruder Marsianus terpaksa berbohong supaya Monang tidak langsung terg uncang dengan kematian ayahnya.

. "Mo-nang? Kau mendengar aku.com/abclit. Kak Sondang pernah memohonnya sup aya membujuk ibu mau ikut ke Bali bersama keluarga kak Sondang... I-i-ibuu. permintaan! Monang terdiam. Nak?" "Beginilah tukang koran.html Generated by ABC Amber LIT Converter.?" "Mmm. Pakaian? Kaca mata? Keliling Jakarta? Atau tiket pesawat untuk p ulang ke Medan?... Tapi... Kadang sampai larut malam mengerjakan koran-koran atau tabloid yang mesti dikembalikan. Aku ingin kau mengabulkan permintaanku ini. "Kau belum tidur.. nanti aku merepotkan mereka...." jawab ibu waktu itu. Atau ibu hendak ditemani ke rumah paman di Surabaya?. http://www.?" Monang mengangguk dan lega. Ia menebak-neb ak apa kira-kira permintaan ibu. Nak..com/abclit. Jantungnya berdetak lebih cepat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bu. Namun.. Bahkan kakak-kakaknya itu sering meminta tolong kepadanya supaya membujuk ibu ag ar mau menerima apa yang mereka berikan dan lakukan untuk ibu. "Aku tukang mabuk.. Rasanya tidak mungkin! E mpat kakaknya (secara ekonomi..?" "Mo-nang..! " Oo.. Kak. ibu mau juga ikut.. Karena itu aku bangunkan Nurma untuk menelepon kau.....? "Ya.processtext... berkecukupan) tinggal di Jakarta selalu siap memenuhi semua per mintaan ibu.processtext. Monang! Aku takut lupa menyampaikannya besok..?" .. tapi ini penting. http://www.... Ibu pun kenapa belum tidur? Besok pagi kan bisa ber telepon? Atau aku yang menelepon besok.html "Ibu kenapa.

Nanti terganggu usaha koranmu. Monang tak mau meminta bantuan kepada kakak-kakaknya." Terputus. Nak. Monang menerima kalun g itu dengan mata berkaca-kaca. Si ibu menyuruh jual kalung itu untuk menambahi biaya operasi anak mereka. Namun." Ah. Tak ada yang sempat mengantarkan. "Kenapa putus?" "Habis baterei. Maafkanlah...Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Monang tak berani menanyakannya lebih dulu.. Pertemuan kita hari Sabtu lalu di rumah Kakakmu Pintanauli sudah memuaskan rinduku pada kalian semua anak-anak.. Si ibu menguatkan hatinya.. anak mereka sakit dan mesti diope rasi. menantu dan cucu-c ucuku. Ya.html "Lusa Ibu pulang. ya. http://www. Tapi lima bulan kemudian. Monang cepat-cepat mengambil charger dan melakukan pengisian." kata ibu dari seberang sana.. "Hallo. iya..processtext. sebagai anak lelakinya! Pernah i a dan istrinya menabung duit untuk membeli kalung emas... Kaupun tentu sangat kesusahan bila harus menjemput dan mengantarka n aku lagi. Bu. Peringatan dari telepon genggam Monang: battery low! "Mon..html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak apa-apa. Sejak ia menyaksikan ayah memukuli ibu. Ibu tak bisa menginap di rumahmu.com/abclit." .processtext. Monang dan istrinya kekurangan biaya. Nak. Nak... http://www.. Dan beberapa saat kemudian ia menghidupkannya. ah! Lalu apa permintaan ibu?. Bu. Ia takut kalau-kalau permintaan itu mustahil ia penuhi. ia bertekad membahagiakan i bu.. "Aku tahu keadaanmu... Tapi alangkah bahagianya kalau ia dapat memen uhi permintaan sang ibu. sampai sekarang ia merasa belum bisa melakukannya.." "Oo.!" "Mm. Aku tahu hati mu!" katanya.. Mereka memberikan kalung itu kepada si ibu saat kelahiran anak pertama mereka... Betapa.

ia sambil berdoa dalam hati semoga bisa memenuhi permintaan sang ib u tersayang. .. Berpantun pun. "Di kampung Silotom banyak pohon johar di situ. Tapi juga mengira-ngira makna apa d i balik ucapannya..... Adalah jalan mendaki menuju kampung itu.processtext. Lantas?. Ia seolah-olah takut salah mendengar apa yang dikatakan ibunya. " Monang ingat. ...?" "Sejak tadi dia terlelap di sofa. http://www. "Monang? Kau mendengarku kan. dua hari sebelum aku b erangkat ke sini..html Generated by ABC Amber LIT Converter.... Monang memikir-mikirkan kemana ujung perkataan ibu.com/abclit. http://www... Bila kayu bakar di rumah habis.processtext.. Pi nus Situmorang! Lalu ia mengernyitkan kening. Kau ingat tempat itu..Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia ingat. di sebelahku..?" "Iiya. dan pohon-pohon bamb u memagari kampung. Mataniari man ogot di Habissaran/dung botari di Hasrundutan/Sai mangoluma marhapistaran/gabe jolma nab oi pangihutan matahari terbit di Timur/ketika sore ada di Barat/selama hiduplah jadi pintar/menjadi panutan semua orang. Monang .." Monang menghela nafas. ada kak Nurma di situ. Karena si ibu pandai bertutur dengan kiasan-kiasan.. ayah selalu menyuruh pak Joh menebang s ecukupnya.. "Tapi. Bu.html "Permintaanku?" "Ya.com/abclit. di kampungnya ada pohon mangga. Teruskanlah. Bu.?" Monang mengiyakan.. Teman sebangkunya sampai tamat SD dari Silotom. pohon johar." "Ada dua batang yang besar lurus tinggi kulihat di situ. Dan. Pemiliknya Ompung Ojak." Monang memasang pendengaran baik-baik. Aku sudah katakan supaya jangan dijual ke orang lain.

"Dua pohon itu akan menjadi rumahku kelak. Bagaimana... "Baiklah. http://www..?" "Ada. Diam beberapa saat. "Sekarang dengarlah baik-baik." jawab ibu cepat..." "Terus.... Nak.. Bu." "Apa. tinggal Ibu. Nak." . Nak... Nak. Nak. Sepulang dari sini....?" Oh....!" "Bagus.. Apakah di ka mpung kita tak ada lagi pohon yang bisa ditebang. tak ada anak-anaknya yang di kampung.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.......com/abclit." "Satu batang digunakan sebagai peti.processtext..... Ibu! Monang menarik nafas.. Monang seperti melihat ibu menanami bibit-bibit johar di sek ujur tubuhnya.. kak Rita dan keluarganya serta Nai Haposan di kampung kita kan?.!" Monang mengangguk.html "Lagi pula. Bu..processtext.?" "Berjanjilah dulu kau akan membeli dua pohon itu untuk Ibu. Bu? Ibu kan masih sehat. http://www. Keluarga Amani Hobas me rantau ke Sumatera Timur. Siapa lagi? Keluarga Amani Gonggom merantau juga. aku akan beritahu Ompung Ojak. Nai Manjur sudah meninggal.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Pergelangan tangan itu ngukel1. Tetapi ken apa meminta rumah kematian dariku?*** Wening Post: 05/15/2006 Disimak: 126 kali Cerpen: Yanusa Nugroho Sumber: Kompas. Aku ingin ada kacanya juga.com/abclit. Nak. Ibu....... seperti yang kakak-kakak lakukan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Monang menelepon.com/abclit. lalu telunjuknya menjentik. http://www.. Edisi 05/14/2006 Diangkatnya lengannya perlahan-lahan. http://www. Menelepon. Menelepon.html "Sebatang lagi sebagai tutupnya... Lengkung-lekuk lengan dengan jari merunci ng itu membentuk bayangan di tembok. sambil tetap memandangi bayangannya sendiri di tembok. Keindahan memang tak bisa diam.processtext.. .!" Tut-tut-tut.. Sekali lagi dia tersenyum." "Ibu.processtext. Tapi ia hanya mendengar nada sibuk di s eberang sana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. selalu ingin keluar dan mempertontonkan dirinya. Dia tersenyum. Aku ingin menyenangkan hatimu.

siapakah yang akan menjalani hidupnya jika bukan dirinya sendiri? Sepi sekali malam ini. Bang Irfan sendiri. Semua tiba-tiba saja menggumpal di kenangannya. mengelu arkan baju-baju dari koper. Tetapi. boleh ya. lalu pamit lagi dengan gumaman tak jelas. abon. seusai badai kerindua n suaminya tumpah di seluruh sel tubuh Wening. Memilih "ya" dia akan melukai jiwanya. mandi. dan me nusuknya tanpa kata.processtext. sudah mendengkur kelelahan. Sejak hampir sebu lan ini. yang alas duduk maupun atapnya b erpaku-paku. Sony. yang harus selalu menjaga penampilan. Malam ini. ketimun. "Aku ingin menari. W ening hanya diam. tentu akan lain ceritanya.com/abclit. suaminya tak menjawab apa-apa. lalu menghilang di kamar kerjanya. si sulung. entah ada di ufuk mana saat ini. http://www. sesuatu yang mustahil sebetulnya. Wening si bunga matahari.processtext. harus masuk sangkar. anak kecil yang selalu ingin tahu urusan orangtua. Neny. dan dia bukan lagi Si Wening. tetapi inilah hidupnya. si ABG-itu. katanya tadi nonton "Berbagi Suami" ah. rajangan dadar. tak banyak bicara. Airmatanya beku. Kadang begitu datang. mencium kening istrinya. seakan dia hidup sendirian tanpa istri dan anak-anak. Dan sejak itu. Tetapi.html Seandainya saja Bang Irfan bisa memahami ini. http://www. Waktu terlipat oleh kecepatan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia berada di tandu. cabe yang dibelah-belah lalu direndam di air sehi ngga ujung-ujung belahan itu melengkung indah. Anak. Kadang muncul hanya untuk ganti baju.com/abclit. sejak 25 tahun yang lalu. Sepi kian runcing.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bang Irfa n akan memberinya kesempatan. Dia memang memilih untuk "ya" waktu itu dan bersiap kecewa menelan luka itu den gan ketegaran. Maka hidupnya berubah menjadi Bu Irfan. makan.anaknya entah ke mana. mengkristal di dinginnya malam. Wening si prenjak telah musnah. Wening si walet. . Wening tak ingin mendapat tusukan se pi lagi. sebetulnya adalah hari ulang tahunnya. entah siapa yang menjadi biang keladinya. Berdiri luka. suaminya itu hilang-hilang timbul di rumah ini. siap se nyum. duduk luka. Di meja telah tersaji tumpeng kuning. Barangkali saja. setelah mereguk kenikmatan. seperti tangan penari. sudah punah. hampir dua puluh tahun lalu. menolak untuk " ya" pun dia melukai orangtua dan seluruh keluarganya. Bang?" bisiknya suatu malam. mungkin pe rgi dengan pacarnya. kering tempe. tak banyak gerak.

".Generated by ABC Amber LIT Converter.. Dibukanya album kecil yang masih disimpannya. Maka pembicaraan itu terkunci di situ. enggak pakai ini. Aku lebih suka kau .. http://www.. biar aku menari untuk Abang saja.html "Cobalah kau mengerti. karena kau istriku. Wening sekali lagi menelan rasa sakit it u.." "Keindahan tubuhmu hanya untuk aku . entah kapa n.processtext.. Album foto pentas terakhirnya... Sa at itu dia bersama teman-temannya memang mementaskan "Drupadi Mulat" sebuah koreografi indah karya Mbak Yudi sahabat sekaligus guru tarinya. Wening beku.. segalanya.." "Aku hanya ingin menunjukkan keindahan. Aku memberimu semuanya... Itu saja. dirinya menjelma Drupadi di kepungan Kurawa...html Generated by ABC Amber LIT Converter." dan tangan suaminya melolosi pakaiannya.. dan hanya memintamu u ntuk tidak melakukan satu hal: menari. Dia seakan meninggalkan tubuhnya yang menjadi bulan-bulanan suaminya beberapa saat kemudian ..processtext.. Dialah d engan kain panjang ." "Aku enggak suka tarian." "Kalau begitu." bisik suaminya.. http://www.com/abclit. Apa susahnya?" ucap Bang Irfan. Bang?" "Tidak boleh. "Kenapa. Dialah Drupadi berambut panjang itu.com/abclit.

wahai makhluk bumi. dan memaksanya untuk memasuki sebuah alam yang bernama kesepian. Mereka terhenti di suatu ruang.html Dialah yang membiarkan kain panjangnya terjulur jauh beberapa meter di belakang nya. namun jangan biarkan dia menilainya karena matamu tak akan mampu menyampaikannya. http://www. Wening tersenyum pahit mengenang semuanya. Cahaya lampu berkebit.. Dan ketika diwawancara wartawan seusai "Drupadi Mulat". dan karenanya. Jiwamu lebih halus. Tepuk tangan berkepanjangan . Akulah keindahan.. Dalam gemulai geraknya. malam itu. . berulang. bahwa inilah jiwa k alian. di masa kanak-kanak dulu jika ditanya tentang cita-citanya. "Semoga suami saya kelak memanjakan saya dengan membolehkan saya menari.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. maka kau akan dilimpahi cahaya. itulah yang menggemakan sepi berkepanjangan hingga malam ini. Bang Irfan pulang. menghidupkannya dalam sebuah lakon.processtext. menapaki tangga tengah menuju panggung gelap g ulita. dia selalu lantang menjawab.!" dan disambut gelak tawa siapa pun yang bertanya. Wening bangkit dari tempat duduknya. Tetapi. Dan penon ton memang tak bisa membedakan. memberikan keheningan. Langkah yang sudah dihafalnya benar..com/abclit. Wening in gat. "jadi penari. Biarkan matamu menangkapnya. Akan kuajarkan kepada kalian. menyedot seluruh pancaindera penonton. Langkah kaki tergesa menyeberangi ruangan. melangkah hati-hati. menggema.processtext. yang menciptakan jarak sepi. Dan m alam ini aku mengundang jiwamu untuk bercengkerama bersamaku. Bang Irfan melihat tumpeng dan album yang belum tertutup.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dialah yang terus bergerak dengan iringan nafas-nafas ter tahan para penontonnya. Wening remaja 18 tahun itu menjawab. GKJ pecah. Itulah yang menggerakkan Drupadi." jawa bnya agak polos dan kekanakan. tertiup pendingin udara. manakah Wening dan manakah Drupadi. http://www. Drupadi ingin meneriakkan sesuatu yang lama dipendamnya . Izinkan dia bersamaku malam ini . ajaklah dia berbicara.

tak punya gambaran apa pun mengapa istrinya yang selalu menga lah itu kini berani melawan." Berkata demikian. darah mengalir. Pintu terbantin g. telanjang. maaf aku akan menjadi mimpi buruk abang. runcing. Dikenakannya kemben kain panjang putih.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sunyi. Sesaat kemudian.. Wening masuk kamar.com/abclit. A ku tidak suka. Bagai kesetanan dia cengkeram Wening. http://www. Aku suamimu. Diserbunya kamar Wening. http://www. Suaminya terdiam. Wening terpaku. Pintu rusak. Suaminya diam dan melanjutkan langkah ke kamar. Me ngurai rambutnya yang masih panjang melebihi pinggang. Wening melepas bajunya. Jangan menari dan jangan pernah lagi berpikir kamu bisa menari lagi. "Kapan kau m au mendengar ucapanku. Ucapan kasar. Begitu kasar ucapan bang Irfan.processtext. Belum lagi Wening duduk.com/abclit.html Wening tercambuk..processtext. Didobraknya pintu. yang dulu dikenakannya ketika "Drupadi Mulat". dan berbisa berhamburan dari mulut suaminya. mengapa kau tak mau mendengar suamimu?" "Apa salahku punya keinginan menari?" "Itu kesalahanmu!" "Baik. Dibiar kannya sebagian kain itu menebar di lantai. terbuka dengan paksa. tapi kali ini. Pasti bisnisnya gagal.. api kemarahannya menggelegak. yang selama ini disembunyikan atas perinta h suami. Belum cukup r upanya kelembutan yang diberikannya selama ini. Bang?" sapanya. Silakan larang aku. "Abang pulang? Sudah makan. Lakukan keinginan abang. Irfan keluar dengan langkah besar. .

http://www. kemudian sanak saudaranya. anakanaknya berdatangan dalam bisu. please. te rseret gerak tubuhnya. Mengapa suaminya tega merusak ses uatu yang menjadi miliknya? Benarkah perkawinan membuat Wening harus melebur dan menghancu rkan dirinya. Dibiarkannya. membawa keindahan yang dikaruniakan Tuhan kepadanya. dan dibiarkannya samparan itu menjulur panjang. juga mertua. Mereka berubah menjadi batu. . condong ke depan. dilewatinya Irfan yang terpasak di tempatnya berdiri. melalui kekaguman atas keindahan ciptaan-Nya? Sesekali pula Wening mengubah posisi tubuhnya. Tetapi Wening telah menari. Dia akan menari.com/abclit. bebal dengan tatapan mat anya yang entah mempertanyakan apa. Dan baginya. bahkan kerabat jauh dan para tetangganya. yang menjaganya d ari campur tangan orang lain. Kain samparannya terlalu panjang. menoleh ke sudut. Perlahan langkahnya menjauh." bisik Neny setengah menangis. Sengaja dibiarkannya Irfan menjadi begitu bodoh. laki-laki memang tak pernah dewasa.. mencoba mengingatkan ibunya. kali ini. entah sudah berapa lama.. ibu dan ayahnya yang renta.processtext. http://www. da n membagikannya kepada dunia. me nariknya perlahan. malah membuat suaminya terbenam dan terbakar ber ahi..html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia ingin mengatakan kepada Irfan bahwa leher jenjangnya adalah keindahan yang seharusnya membuat man usia kian bercahaya. Wening hanya melihat. tak paham akan keindahan. "Mama.Generated by ABC Amber LIT Converter. ah. yang berhasil dicipt akannya. laki-laki itu tersuruk-suruk ketidak pahamannya akan apa yang disaksikan kedua matanya. memang telah rusak lama sebelum malam ini. Langkahnya terus mengalir. kemudian menjelma menjadi Bu Irfan? Tidak untuk malam ini.html Dilaluinya pintu yang rusak itu. Mengapa keindahan selalu dimakan api? Tak adakah sepercik rasa syukur. sejak malam in i. yang anehnya. Seakan ingin mengatakan bahwa penderitaan Wening jauh lebih panjang dari kain yang bisa disak sikan berpasang-pasang mata itu. pintu hidupnya. Dia adalah Wening. dari tempatnya berdiri. Mengapa keindahan harus ditakar dengan kaleng bekas mentega? Dengan tatapan pada bumi. Dirimu hanya dikuasai sesuatu yang bahkan hanya kau sembunyikan di balik celana dalammu. Hanya W ening di dunia ini yang mengalir. Namun. sebuah bangun menakjubkan. Mereka semua membisu... miring ke kanan. Wening yakin sekali.com/abclit. Tidak.processtext. dan tak ada yang bisa menghentikannya. berenang dalam cahaya keindahan geraknya. Irfan akan menyaksikan sebuah bangun indah. dungu.

.

Edisi 05/07/2006 Di masa pemerintahan Gubernur Jenderal Idenburg.. mahasiswa STOVIA yang tak menyelesaikan studinya karena asyik berpesiar ke Eropa.processtext.. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. 2 Sebuah komposisi gending yang oleh sebagian orang dianggap sakral.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. seorang bangsawan Jawa anak Bupati Blora. . Bakatnya dalam bidang kesenian telah m enggemparkan seluruh Hindia Belanda.. Namun peristiwa di gedung Nederlandsch-Indie Kunstkringlah yang membuat ia menjadi lelaki paling terkenal di Batavia di masa itu. Gerak-gerak gemulai yang me mbangkitkan kekuatan manusia untuk mengetahui dirinya sendiri. Tambo Raden Sukmakarto Post: 05/08/2006 Disimak: 158 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas. 982 1 Gerak tari Jawa.html Bahkan ketika mobil dari RSJ datang dan membawanya pergi. di Batavia beredar kisah konyo l tentang Raden Sukmakarto. *** Bukit Nusa Indah.com/abclit.com/abclit. khususnya pada bagian tangan. Wening tetap menari.processtext. menyampaikan gerak-gerak lembut untuk melembutkan nurani manusia.

http://www. Laki-laki itu memandang sang opsir dengan raut muka tiada salah. penakluk pemberontakan Diponegoro d an Bonjol.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. "Ia kurang hidup dengan memegang tongkat komando seperti itu.html Seorang opsir dan dua pembantunya. meninggalkan tempatnya berdiri di belakang Gubernur Jenderal Idenburg yang sedang berbahagia meresmikan gedung kesenian itu dan melangkah menuju pada lelaki berpakaian Jawa itu. Opsir itu murka dan menampar mukanya." katanya dengan gusar. Wajahnya tak m embersitkan apa pun selain ketidaktahuan ketika ia digelandang begitu saja dari ruang peresmian dan melewati lorong-lorong yang dindingnya dipenuhi oleh lukisan-lukisan Rembrandt. Justru sepanjang digela ndang. http://www." katanya bak seorang kampiun kurator lukisan. "Dasar Inlander! Apakah kau tak mendengar pertanyaanku?! Perbuatanmu di ruang p eresmian sudah cukup mengantarkanmu di tiang gantungan. "Apa yang kau nyanyikan? Apakah kau menghina ratu kami?" tanya opsir itu setela h menggelandang lelaki aneh itu ke ruang keamanan.com/abclit. setelah mendapat laporan dari seorang kacung . mulutnya berdecak-decak kagum mengamati lukisan pelukis Belanda itu walaupun hanya mengam atinya sambil lalu. sementara sorot m atanya tak membersitkan kekejaman dan keculasan seperti yang ia praktikkan di masa perang. Mereka mengge landang lelaki ganjil itu ke ruang pemeriksaan sementara.com/abclit. Sekarang kau menghina tuan Jenderal De Kock yang terhormat. Dan ketika sudah berada di kantor keamanan di lantai dua itu.processtext. . ia tak henti -hentinya memandangi potret seorang Jenderal di masa perang Jawa.

Lelaki itu memandang sang opsir yang tak sedikit pun memiliki senyum. Kalau tuan sekiranya tahu bahasa Jawa. t entu tuan akan mengerti lagu itu. Tak lama setelah meninggalkan ruangan itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. ia kembali lagi dengan membawa seorang Be landa lain yang berpakaian indah dan pesolek.processtext.com/abclit. Barangkali bibir dan tulang rawa nnya pecah dipukuli oleh opsir itu dan dua pengawalnya. "Saya tidak pernah melihat tuan sebelumnya." "Itu bukan lagu kebangsaan bangsa kami. "Coba kau nyanyikan lagi lagu yang tadi kau lantunkan di ruang peresmian. Ketika ia beralih memandang orang Belanda berpakaian sipil dan pesolek itu." jawab sang opsir.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya bicara sesungguhnya.html "Bahkan seorang seniman sekalipun harus punya aturan. . Pukulan tangan beberapa kali dari op sir tinggi besar itu membuat darah meleleh dari mulut dan hidungnya." "Karena kunyanyikan dalam bahasa Jawa." Opsi r itu memerintahnya. "Kau mau menipu kami?!" "Saya tidak menipu. Tuan. "Apa yang kau nyanyikan di ruang peresmian itu?" "Wilhelmus van Nassau." Opsir itu meninggalkan ruang keamanan yang disulap menjadi ruang interogasi dal am waktu singkat. http://www." jawabnya dengan enteng. http://www. Itu lagu Jawa. Sinar matanya menunjukkan rasa belas kasihan melihat hidung dan mulutnya mengeluarkan darah.processtext." katanya tanpa mengindahkan perinta h Opsir itu. bukan seperti pemberontak macam kamu. ia mendapati kesan bersahabat pa da dirinya.

Saya tinggal di sana selama tiga tahun. Tata cara sesam a orang berbudaya lain lagi bukan? Ayolah. bola mata Hooykaas bersinar-sinar gembira.html "Saya baru datang dari Surabaya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Siapa nama tuan?" "Nama saya Hooykaas. Wajahnya yang berdahi lebar sedang memikirkan sesuatu. tuan bisa berbahasa Jawa? Ah." "Bagaimana tuan menerjemahkan lagu itu ke dalam bahasa Jawa? Ingin rasanya saya mendengarkannya dari mulut tuan sendiri. "Oh. Setelah lelaki itu selesa i menyanyikan lagunya. Apakah benar tuan telah menyanyikannya dalam bahasa Jawa?" "Benar. Sementara Belanda pesolek bernama Hooykaas mendengarkan nyanyiannya dengan saksama. "Apakah tuan benar-benar mau mendengarkan? Saya kira semua orang Belanda berbud aya.processtext." "Pukulan dan kekerasan fisik adalah tata cara interogasi. Katanya tuan menyanyikan Wilhelmus van Nassau dalam bahasa Jawa." katanya dengan bahasa Jawa yang halus." katanya. tuan sungguh berbudaya. Lelaki itu kemudian menyanyikan lagu Jawa yang terdengar aneh di telinga opsir dan dua pengawalnya itu. Tuan benar-benar memiliki darah . "Aha. tuan.com/abclit. Tak pernah kudengarkan lagu kebangsaan kami dinyanyikan dalam bahasa selain bahasa Belanda. saya ingin mendengarkan tuan menggubah lagu kebangsaan neger i kami. tahu di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung.com/abclit." kata Belanda pesolek itu dengan suara halus. Tentu saja tuan tak mengenal saya. tuan bisa menggubah liriknya ke dalam bahasa Jawa yang indah. Tapi saya malah mendapatkan pukulan. http://www. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.

Apakah tu an pernah melihat lukisan Raden Saleh?" tanyanya dengan penuh rasa ingin tahu." katanya dengan senyum simpul. tuan. "Bisa tuan bandingkan ketika pelukis kami yang tersohor di daratan Eropa melukis Pangeran Diponegoro. "Ah. Rupanya tuan memiliki pandangan yang luas.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bagaimana Jenderal besar semacam De Kock tak memiliki syarat-syarat seperti yang saya katakan pada opsir tuan ini. Tuan Hooykaas memandang opsir yang tadi menyiksa lelaki itu. masih menurut opsir kami. dan tinggal di Paris selama dua tahun.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi di mana tuan dapati kesan itu pada lukisan ini. menurut p engakuan opsir kami. Tuan tahu Peter Elberfe ld? Nasib tuan tidak akan jauh seperti dia dahulu." "Ah. saya kagum pada tuan. "Hapuslah darah tuan. Tuan Gubernur Jenderal tentu akan murka dan menjatuhkan hukuman mati padanya. Itu perbuatan menghina bangsa tuan sendiri." ka tanya sambil menunjuk lukisan yang ada di sisi kirinya. tuan membalikkan belangkon yang tuan pakai ketika lagu kebangsaan kami mul ai berkumandang. Telah saya cari . D ia seorang strateeg seperti kata tuan tadi. Pertama tuan menghina bangsa kami dengan menyanyikan lagu Wilhelmus van Nassau dalam bahasa Jawa.com/abclit.processtext. Diserahkannya benda putih persegi empat terbuat dari bahan sutra halus dan berkilat kepada lelaki itu. Tiba-tiba cahaya t erang seperti melintas dari dahi lebarnya dan merasuk ke dalam kepalanya. "Ya. http://www. Sambil menghapus darah yang masih menetes dari mulut dan hidungnya.html Opsir yang mendengarkan komentar Belanda pesolek itu tertegun mendengar komenta rnya." katanya. Kedua.processtext. http://www. Tubuhnya akan di cerai-beraikan dengan empat kuda yang lari ke empat penjuru mata angin. Ia memalingkan muka ke arah l elaki itu. Tangannya bergerak ke arah kantong saku dan mengambil sapu tangannya. Pad ahal bangsa tuan memiliki pelukis-pelukis yang tersohor di seluruh dunia. musuh Jenderal De Kock pahlawan tuan itu. tuan menghina lukisan potret salah satu pahlawan perang kami di tanah Hindia ini. Nasib hidup tuan barangkali tidak lama lagi. seorang stra teeg yang andal seperti Jenderal De Kock. Saya pernah merantau ke negeri tuan. Dan yang ketiga. aku yakin tuan tahu belaka letak kesalahan lukisan ini. Bangsa kami hanya memil iki Raden Saleh. "Tapi ia menghina ratu karena menyanyikan lagu kebangsaan dengan cara yang aneh . ia melirik sebentar ke arah lukisan itu.

.

http://www.html "Saya seorang penulis. Opsir itu silih berganti dengan tuan Hooykaas menanyai Raden Sukmakarto perihal perila ku-perilakunya di gedung itu. Yang satu dengan upaya menyudutkannya ke arah hukuman. Saya datang dari negeri Belanda dan tinggal di Hindia Be landa karena tertarik dengan alam khatulistiwa yang dituliskan sastrawan besar kami. "Tentu saja. orang-orang di seluruh Batavia diam-diam menunggu-nunggu dengan tidak sabar. mengetukkan jemar inya pada meja. Sampai pada saat ia dipanggil Tuan Gubernur Jenderal Idenburg ke kantornya di We ltevreden. Rencananya berj alan mulus. Tuan. Itulah sebabnya saya dipanggil dalam peresmian gedung ini." "Oh. namun apa yang keluar dari mulutnya amat menarik hatinya. Itulah sebabnya saya berani menyanyikan lagu kebangsaan tuan dalam bahasa bangsa kami." katanya. Itulah sebabnya saya sampai di s ini.com/abclit. Akhirnya mereka bersepakat menyerahkan persoalan itu kepada tuan Gubernur Jende ral setelah acara berlangsung. Dia amat menghormati kesenian. Sastra wan Agung Goethe dari negeri Jerman saja kagum dengan Hindia Belanda. Orang-orang mulai bertaruh tentang berapa banyak waktu bagi lelaki nyentrik itu untuk menghirup napas bebas di muka bumi. Desas-desus perilaku Raden Sukmakarto menyebar di seluruh Batavia. . Keduanya bersitegang dan hamp ir adu mulut untuk menentukan apakah inlander yang kini mereka interogasi itu bersalah.com/abclit. http://www. Sedangkan tuan Gubernur Jenderal Idenburg adalah teman saya semasa menyelesaikan studi di Belan da." sergahny a.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Kabarnya tuan Gubernur Jenderal sangat menghormati kesenian dan para intelektu al.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sedangkan pih ak yang lain berusaha mengarahkan pembicaraan ke arah kesenian. Ia memang keras terhadap aktivitas politik kaum pri bumi seperti Dr Cipto dan Suwardi dan orang dari negeri tuan sendiri seperti Douwes Dekker. Tapi dia juga penguasa politi k di negeri ini.processtext. Ucapannya tajam. benarkah? Tapi seorang penguasa negeri sekalipun tak akan dengan mudah men jatuhkan hukuman bukan? Saya dengar dia banyak memanggil kaum intelektual dan seniman Hindia Bela nda ke kantornya dan untuk acara-acara resmi. Multatuli. Opsir yang menginterogasi lelaki itu duduk gelisah di atas kursinya. Tapi orang seperti saya apakah menghina bangsa tuan?" Belanda pesolek itu terpukau dengan ketenangan dan wajah tiada bersalah dari le laki itu.

dan selamatlah aku dari huku man mati. http://www." katanya dengan raut muka tiada bersalahnya.processtext. Namun mereka tak kunjung memiliki alasan kuat untuk membongkar desas-desus yang bereda r itu. Akhir Februari 2006 Selaksa Celurit Menggantung di Sebalik Dinding Post: 05/01/2006 Disimak: 171 kali Cerpen: Mahwi Air Tawar Sumber: Kompas. Kisah Raden Sukmakarto itu menyebar menjadi berita heboh di Batavia. Yogyakarta.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html "Setelah bangun dari tidurnya ia menyuruhku pergi. selaksa celurit menggantung di dinding.processtext. bilik-bilik kandang. Sejak itu para intel melayu selalu mengikutinya. Edisi 04/30/2006 Bulan.com/abclit. tempat .com/abclit. mengalahka n kedatangan rombongan pentas musik dan para pelukis negeri Belanda yang datang dan mengadaka n pameran di Gedung yang baru diresmikan itu. rebah di halaman. Terang. di belakang rumah serupa gubuk. http://www. Muncul pula desas-desus lain bahwa lelaki berku lit sawo matang itu telah membohongi tuan Hooykaas dengan mengganti lirik lagu yang dinyanyikannya d i dalam gedung peresmian dan di depan tuan Hooykaas sendiri. Bayang-bayang pohon siwalan memanjang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Segaris cah aya menelusup.

Gani mengeluarkan sebilah celurit dari balik pinggang yang sungging. ketika itu. ia tidak langsung menuju rumahnya. atas kep Bagaimana mungkin. di tempat yang sa ma.processtext. baru saja pulang dari lotreng kerapan sapi. serupa pengembara letih. Pada Gani. Madrusin segera menghindar. terus terngiang kalimat-kalimat yang diucapkan Gani.. Kenapa mesti dihubung-hubungkan dengan hubungan kami berdua. mencintai dan dicintai. hanya bergidik menyaksikan pertengk aran dua lelaki sefamili itu. Kami tak ada masalah. calon istrinya yang telah raib. Begitu pun. mau merampas hak kami. hampir memisahkan kepala dan tubuhny a. Namun entah. paman. yang sudah jelas-jelas oleh kae[3] diwariskan kepada. bergerak diarak angin mengantarkan lelaki yang sedang duduk di sisi lincak pada serajut pertalian kenangan manis yang tanggal. Garis-garis cahaya kian menipis di seruas jalan hingga pematang. http://www. tiba-tiba. Paman. Madrusin bisa mengelak. jodoh pun tak bisa ditebak data ng dan pulang. Lancang benar mulutmu. Madrusin tergagap. kala it u. Dan sekarang. Tatap mat anya lelap. Tak ada hubu ngannya dengan kekalahan sapi kerapan. Memang tidak pulang. tak menyia-ny iakan kesempatan. menyabitkannya ke arah perut Madrusin. Gani langsung memutuskan hubungan pertunangan Asnain dan Ma drusin. Nasib tak bisa ditimang. Ia tunggui Asnain calon istrinya yang ikut nonton lotrengan. Hubunganku dengan Asnain.com/abclit. Dulu. eppak-embuk. Sengaja. Kamu. Musdar. di pematang sawah tak jauh dari tempat tinggalnya. Paman.html Bulan sabit sepadan celurit itu kian susut. kecewa kepada eppak-embuk. Eppak-Embukmu[2] utusan Gani. Gani seperti dipecundangi oleh ponakannya . . Beruntung. Madrusin. Di benaknya.com/abclit. Cobalah sedikit sopan. yang tidak bersalah apa-apa?! Beberapa kanca Gani. bersama Luki. Madrusin. sabetan celurit Gani disebuah pematang sawah selepas lot reng[1] sapi senja hari. menepikan bayang. tidak pantas jadi suami Asnain. Mail. waktu itu. Ia terdiam. campuri.. Paman. perlah an redup. Kalau.Generated by ABC Amber LIT Converter. Gani. tanpa sebab-musabab jelas. Pada Asnain. merebut dan merampas tanah dari Eppak-Embuk.processtext. http://www. yang belum lama ini. Ya. Bulan. Kok. tak sanggup melanjutkan perjalanannya hingga tujuan. Diam-diam arakan awan yang terus bergerak. Hubungan kami berdua tak bisa begitu saja Paman. bulan yang terus redup dan m enepi mengantarkannya pada sebuah kenangan yang kadang menyakitkan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Lalu. beberapa kanca Gani. merampas dan segera menyeret keduanya.dilepaslah baju hitam Madrusin. Beruntung. Gani geram. Gani belum kalah. masing-masing dibawa pulang. berontak. Bilang sama eppakmu. memegang tangan. .

processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Hijau daun-daun.processtext. yang membuatnya gelisah sepagi ini? Angin pagi menyisir rambutnya yang tidak tertata.com/abclit. Ya. bunga desa yang pernah menjadi calon istrinya? Kini. sepanjang ruas jalan kampung menuju ladang.orang kampung kami. seumur hidup baru kali ini. kandang dan pematang. A tau jangan-jangan Gani berkehendak menyambung kembali pertunangan kami yang telah putus? Madrusin terse nyum simpul. di sela rerimbun pelepah pohon dan ilalang itu pernah tercipta sebuah tali ikat kasih asmara. Hubungan Madrusin? Pertunangan Madrusin dengan Asnain yang diput us lantaran Gani kecewa perihal kekalahan sapinya. kalau perlu sekalian dengan dukun-dukunnya! Kenapa Gani sekasar itu? Eppak. http://www. sebuah tali ikat kasih bersama seorang gadis yang kini raib tak bisa diharap lagi untuk dirajut kembali sebagaimana dulu. Gani kala itu berang. tepat pada tanggal lima belas saat bulan purnama. e ppak-embuk. Ya. Samar terdengar kicau burung dari sela rerimbun pe lepah pohon siwalan. Madrusin terpaku. yang mesti disamp aikan kepada Eppaknya. Asnain. Madrusin. kepada Eppakmu. perihal kerapan sapi? Pagi yang cerah. mengingat pesan dari Gani. (sebagaimana kebanyakan orang. Atau. Masih dendamkah Madrusin sebagaimana peristiwa dipetang sawah hingga kedua pihak terjadi pertengkaran hebat.html Terasa. belum kalah! Gani memalingkan muka. Keputus an sepihak. di belakang kandang yang penuh rerimbun ilalang. tunangan adalah hal pasti untuk menjadi se orang istri). Kalau Gani.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pertengkaran. ingatannya kembali pada beberapa tempo lalu. bersama seorang gadis yang telah menjadi tunangannya. Ia mengernyitkan dahi. sepagi ini gelisah lantaran pesan dari Paman Asnain. Madrusin yang gelisah. beberapa tempo lalu yang harus disampaikan kepada bapaknya: Bilang. salah apakah Eppak? Tak puaskah ia menyakiti. bapak Madrusin dipanggil untuk menemui Gani. raib dari harap untuk dijadikan seoran g istri. ilalang bagi Madrusin. aku? Madrusin duduk terpaku tak beranjak. Asnainkah. tak ubahnya seperti seseorang yang hendak berkabar tentang sesuatu yang mesteri. Dik eluarkannya sebilah celurit yang diselinapkan di balik pinggang yang sungging lalu disabitkan celuri t yang keperakan itu hingga . Tapi benarkah? Bukankah bapak ibu Madrusin dengan keluarga Gani tidak begitu ruk un lantaran sengketa tanah. mengantarkannya pada masa kan ak-kanak. http://www. Siapkan sapi-sap i andalannya. lenga ng. sepagi ini. Kita bertemu beberapa bulan lagi. semenjak ia berusia sepuluh tahun. Terang.

.

. menjalar pada salur an darah yang berkejaran dengan angka almanak: tanggal lima belas bulan purnama. Madrusin. namun tak membuatnya menyalakan api dendamnya untuk membalas kekecewaannya kepada Gani. Kapan? Madrusin seperti diburu rasa takut. apa gerangan yang membuat Gani. cepat ditunggu kakek. akan lebih berkepanjangan dan tak kunjung usai untuk berukun kembali sebagaimana tahun-tahun silam. Sementara. Sebagaimana tradisi di kampung kami. Bukannya ia takut dibunuh. mengadaka n acara ritual sekeluarga? Bisik. Madrusin penuh tanya. Ya. Waktunya sekarang? teriak Madrusin dari dalam. Gani menunggu terlalu lama. imbuh Imron. dijemputlah celurit. Madrusin. tapi Madr usin khawatir ikatan kekeluargaan antara Gani dan keluarganya yang sudah tidak rukun lagi selama bert ahun-tahun sejak duel. Tentu saja Madrusin tak ingin. Ia gugup bagaimana nanti kalau Gani.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Untunglah. Kontan Madrusin tak menyiakan kesempatan. meski sebenarnya ia ragu dan curiga. segera lah Madrusin melepas bajunya yang berwarna hitam lalu dikibaskan ke arah tangan Gani. Ia kenakan peci dan baju hitam . Madrusin tergagap.com/abclit. Tidak. lalu ia selipkan ke balik pinggangnya. cepat menghindar. Selang beberapa saat.processtext. apalagi sampai ia ke cewa. http://www. Ah. http://www. Baju itu menggu lung celurit Gani hingga celurit lepas dari tangan Gani. Almanak di pojok dinding yang tak jauh berjejer dengan sebilah celurit lekat di tatap. kenapa musti tanggal lima belas dan saat bulan purnama tiba? Bukankah tangg al lima belas adalah waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga. Madrusin duduk terpaku di sisi lincak. desisnya. ingatannya menerawang pada ibunda tercinta yang mati s ebab ditabrak sepasang sapi Gani.processtext. di sela kegelisaha nnya. kegetiran menemui Gani lebah di antara pori-pori. terdengar suara Imron yang fals dari luar pagar: Sin. Asytaga. Paman Asnain akan menyambung kembali hubung annya. memanggi l Eppak? Menemuinya saat bulan purnama? Bisik. Madrusin segera mengambil celurit yang menggantung di dinding.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ketika hendak dikerap di lapangan Trunojoyo. Madrusin mendesis di antara kebingungannya. Karuan celurit itu luput sasaran. celana komprang berlapis sarung.com/abclit. saling meminta maaf. Pada Asnain man tan tunangannya. tiba-tiba.

Anak-anak seusia sepuluh ta hunan berjalan bersama. Kunang-kunang berkelabat h anya sesaat. tak kunjung jatuh . Tentu ia akan marah-marah. menampakkan seseorang yang sedang patah hati. barangkali sudah lama menunggu. Terlih at seorang lelaki seperti tengah menunggu sesuatu. wajahnya berkerut. Tapi. Sepoi angin menyisir luka masa lalunya. http://www.com/abclit. Ron? Barangkali. sesaat terdengar lenguh sapi dari sebrang yang tak jauh dari sekitar. Ia masih ingin kamu jadi suaminya. separuh wajahn ya yang keriput terkipas cahaya bulan. Mata Madrusin nanar. Madrusin tergagap. Itu. melihat Gani.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebagian di antara mereka membawa obor. ada yang perlu dibicarakan denganmu. Tentang. Tidak. imbuh. menggantung pada batang bambu atap kandang. Sin. Lampu teplok menyala remang. ia duduk. tubuhnya agak bungkuk.processtext. bulan menancapkan cahayanya pada hamparan ilalang. ditangan kirinya sebuah kitab didekap dan pada barisan belakang te rlihat bapak ibunya mengiring mengantarnya ngaji ke langgar. pada batang pohon dan buah siwalan. berjejer sepanjang jalan dengan sangat rapi tanpa ada yang memandu. ada apa. Imr on. ujar Imron.processtext. menunggumu. Beribu tanya berdesak dalam benak Madrusin. Asnain tak suka kepada tunangannya.com/abclit. http://www. Asnain sudah ada yang meminang. Sesaat tubuh Madrusin tersentak. Mendadak. Asnain? Tidak mungkin.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kakek. ia . tenang.html Beberapa ekor sapi dari dalam kandang Luki melenguh. Sebenarnya. Ranting-ranting pohon menggantung.

Man.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. bernafas lega. kau dapat membujuk Eppakmu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ya? Kita nego. http://www. terlambat. O. O. Diliriknya Gani yang sedang menggulung kelobot . suara Madrusin ramah. http://www. Ada apa dengan sapi.processtext. agar tidak mengikutkan sap inya dalam pertandingan kerapan bulan depan.html Maaf. jawabnya. saya berharap. Tak apa-apa. Man?" Ya.com/abclit. Ada yang perlu kubantu. sapi kita. tanggal lima belas akan ada pertandingan besar-besaran. Memang kenapa? . kalau soal itu maaf. Sejenak Madrusin.processtext. kita? Bulan depan.

Madrusin terus menjaga dirinya. Naif benar. Gani pun naik pitam. Namun. lalu ditodongkan kearah perut Madrusin. Tak seperti biasa. dan merubuhkannya ke tanah sembari ia mengucapkan satu kalimat.html Kenapa dengan. Dasar tidak tahu tata krama Siapa yang mengajari?! Mendengar jawaban Madrusin yang singkat. Jogja 2004-2006 .processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dikeluarkan sebil ah celurit dari pinggangnya yang sungging. Percayala h. Sin. Asnain tetaplah akan menjadi istriku. Madrusin. Lancang benar kamu. Madrusin yang selalu bersikap ramah: Maaf. http://www. Paman. Secepat kilat ia segera menangkap tangan Gani. Man. dia tak ingin dalam pertandingan ada kongkalikong dikhawatirkan akan terjadi pertandingan yang tidak sehat.Generated by ABC Amber LIT Converter. tajam. untung saja M adrusin segera menghindar. naik pitam. Apa artin ya sebuah permainan? Gani menatap Madrusin.processtext. ingin menampar mulut Gani. tak bakal mau. Eppak. Kalau Asnain harus menjadi taruhan perm ainan. yang hanya sisa tradisi. Beliau. Asnain? Taruhannya. Bukankah sekarang setiap permainan harus dinegosiasi? Apalagi sekedar kerapan sa pi. mengendalikan emosi.com/abclit. sangat kuat dengan prinsipnya. http://www.

Edisi 04/23/2006 Tersiar kabar perihal bupati yang mati mendadak berselang beberapa saat setelah meresmikan peletakan batu pertama proyek pembangunan masjid di kecamatan Bulukasap. http://www. m ayatnya terkapar di lantai kamar dalam keadaan mulut berbusa.com/abclit. [2] Eppak Embuk. [3] Kae. Saat ditemukan. http://www. kini sudah terbujur kaku jadi mayat . uji coba pertandingan kerapan sapi.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan karib kerabat yang berdatangan dari nagari Sungai Emas (kampung kelah iran almarhum bupati) baru saja menginjakkan kaki di rumah duka. Tanpa firasat.html [1] Lotreng sapi. Amat menakutkan. Para se sepuh adat. Kakek Tuba Post: 04/24/2006 Disimak: 100 kali Cerpen: Damhuri Muhammad Sumber: Kompas. juga tanpa wasiat. istighfar! Ikhlaskan saja kepergian beliau!" begitu bujuk seora ng tokoh masyarakat . Kehadiran mereka langsung dis ambut ratap haru dan isak sedu istri almarhum yang tampak sangat terpukul karena kematian suaminy a yang begitu tiba-tiba.processtext. lidah ter julur hingga dagu dan mata terbelalak serupa orang mati setelah gantung diri. Bapak Ibu.Generated by ABC Amber LIT Converter." "Istighfar kak. alim ulama.com/abclit. seperti korban overdosis. Tadi pagi masih segar bugar.

Jenazah ayahnya sudah rampung dikafani. menyelesaikan program doktor. sebagai ciuman yang terakhir sebelum jenazah itu diku burkan. Marajo Kapunduang pernah dat ang menghadap . Lusi khaw atir ayah bakal diumpat warga nagari Sungai Emas. Nah. Jangan lupa! ay ah bisa memenangi pemilihan bupati berkat dukungan masyarakat di sana bukan?" "Wah. tak lam a lagi akan segera disembahyangkan. Lusi! masih banyak daerah lain yang jauh lebih para h kondisinya" "Utamakan dulu pembangunan di nagari Sungai Emas. bidang ilmu po litik. yah!" begitu kelakar Lusi kepada almarhu m dua tahun lalu. kampung kita. mumpung ayah sedang memegang jabatan bupati. "Hitunghitung proyek itu dapat menunjukkan rasa terima kasih ayah pada kampung kelahiran sendiri" "Tapi. Rusak parah dan sudah tak layak tempuh. Raut muka perempuan itu tampak mu rung dan kecewa. tak satu p un permintaan orang-orang nagari Sungai Emas dikabulkan almarhum.processtext. Sejak dilantik menjadi orang nomor satu di Kabupaten Puding Bertuah. jika ayah tidak pandai-pandai .com/abclit. "Maksudmu?" "Lihatlah jalan umum kampung kita! Persis seperti kubangan kerbau. "Jadi pejabat ndak usah terlalu jujur. sudah tak mungkin lagi ia melepaskan tali pengebat kain kafan sek adar memberi kecupan di kening ayahnya. sebelum diusung ke pemakaman. Tapi. semuanya terserah ayah .html "Salah apa yang telah diperbuat suami saya? Tidak adil! Sungguh tidak adil! Ini perbuatan biadab ." ketus Lusi.com/abclit. Sebab.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Sesaat sebelum ia berangkat ke Mellbourne.processtext. ndak ada salahnya ayah membuat proyek pelebaran jalan. http://www. Masih saja lurus tabung seperti ini. agak sinis. tidak segampang itu." "Sudahlah kak! Mungkin ini sudah jalannya" Lusianna datang agak terlambat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bila perlu diaspal beton sekalian!" jelas Lusi.

Marajo Kapunduang amat kecewa setelah mendengar jawaban pak bupati yang kurang mengenakkan. Warga nagari Ta eh (desa kelahirannya) amat membanggakan beliau. Seolah-olah Marajo Kapunduang sama sekali tidak punya andil memenan gkannya dalam pemilihan. apa balasan yang telah diberikan bupati pada Marajo? Marajo tidak menuntut yang macam-macam. pasti akan diterima.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sedikit demi sedikit ia kumpulkan. "Rasanya mau saya tinju saja ulu hatinya. memalukan sekali ! Almarhum memang sangat berbeda dengan pejabat bupati terdahulu. Tapi. seperti hendak mengelak . "Tentu saja boleh Nduang. Marajolah orang yang paling sibuk sebelum pemilihan berlangsung. menghormati beliau.orang nagari Sungai Emas yang sukses di perant auan.html "Daripada menganggur saja. Hanya meminta agar anak laki-lakinya dipekerjakan sebagai satpam honorer di rumah dinas. Tidak bisa begitu Nduang!" tegas bupati. Selama menjabat. beliau tetap .com/abclit. ia pontan g-panting mencari bantuan dana kampanye pada orang. biar mampus!" umpatnya.orang nagari Sungai Emas. tiba-tiba saja berubah menjadi kota. meski tidak menjabat bupati lagi. itu artinya kita berkolusi.processtext. Anak-anak muda yang menganggur direkrut me njadi anggota polisi pamong praja. Ah. jalur transportasi dari dan ke Taeh lancar. lalu disumbangkan untuk pelbagai keperluan dalam rangka me ngangkat seorang putra kelahiran nagari Sungai Emas. Di sana dibangun ma sjid agung dengan biaya ratusan juta. Padahal." jawab bupati. mentang-mentang kita sekampung. http://www. http://www. Meski sudah pensi un. Tak ada jalan umum yang tidak diaspal beton.processtext. tapi anakmu harus mengikuti testing sesuai prosedur y ang telah ditetapkan. masya rakat tetap saja mengingat jasa-jasa dan pengabdian beliau. Betapa tidak? Sikap pak bupati keterlaluan. guru-guru yang sudah puluhan tahun menjadi tenaga honorer dilulusk an dalam seleksi calon pegawai negeri sipil. boleh ndak anak saya bekerja di sini pak? Jadi satpa m saja cukup lah!" mohon Marajo waktu itu. Hingga kini.com/abclit. sebagai kepala daerah kabupaten Puding Bertu ah. Seakan-akan ia berhasil menduduki kursi empuk bupati semata-mata kare na reputasi sendiri. Itu s aja tidak dikabulkan bupati. nagari Taeh yang duluny a udik itu (lebih udik dari Sungai Emas). jaringan telepo n dipasang. "Iya pak. sedikit berdiplomasi. tapi saya berharap bapak dapat membantu" "Jika ia lulus seleksi. Kalau saya bantu. tanpa dukungan Marajo Kapunduang dan orang. c eritanya akan lain.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

bupati di hati warga nagari Taeh. .

" "Ah. tak layak tempuh. enta h sampai kapan. Tidak ditemukan bekas-bekas penyiksaan di tubuh almarhum. Sebenarnya. Tak ada biaya. padahal setiap hari orang-orang berkeluh kesah karena hidup susah. Sementara itu. Ada yang menjadi pedagang kaki lima. tidak pula penyakit kronis. Namun. orang-orang nagari Sungai Emas tidak perlu menunggu penjelasan poli si menyangkut . Kematian y ang misterius. http://www. Banyak anak-anak cerdas terlahir di sana. "Penyakit apa pula yang sutan maksud?" tanya kak Pi ah. Jalur transportasi dari dan ke Sungai Emas sulit." balas kak Pi ah. "Mestinya ndak usah dibunuh! Diberi penyakit saja sudah cukup lah . Nagari Sungai Ema s tetap saja udik dan makin terbelakang. Genap tujuh hari kematian bupati.com/abclit. Maka. t ukang jahit. kuli bangunan. Ua-ha-ha-ha . pura-pura tidak paham.html Apa boleh buat! Kini. http://www.processtext. Anak-anak muda menganggur. petugas parkir. Seolah-olah negeri yang kaya sumber daya alam. sok jujur. lurus tabung. Guru-guru tetap saja menjadi tenaga honorer." kata Sutan P agarah sembari mengaduk-aduk kopi pekat yang baru saja tersuguh untuknya.processtext. seolah-olah ada sungai yang berlimpah-ruah kandungan emasnya. sebagian ada pula yang mencopet (jika itu dapat d isebut pekerjaan). mengadu peruntungan ke Jakarta. hanya tinggal nama. janda tua pemilik kedai k opi.Generated by ABC Amber LIT Converter. kedai-kedai kopi di seluruh penjuru perkampungan Sungai Emas tak pernah reda dari perbincangan tentang sosok bupati yang sok suci. Jalan-jalan kampung dibiarkan saja rusak parah. jalan satu-satu nya adalah.com/abclit. agak kesal. Judi sabung ayam menjadi permai nan undi nasib yang amat menggiurkan. tapi k ini sudah mati. bupati sudah tiada. satpam. Ironis! Namanya Sungai Emas. tap i tak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tak jelas juntrungan. pergi merantau. kasar benar kelakar sutan. penyelidikan aparat kepolisian belum k unjung berhasil menemukan titik terang tentang sebab-musabab kematian tragis yang meresahkan itu . "Ditambah saja lubang lancirit*)-nya.

Iya. http://www." Kelapa Dua. Bila kelak ia memenangi pemilihan. "Tapi. kali ini sambil bergurau.com/abclit. sesepuh adat paling disegani di nagari Sungai Emas. Bagaimana menurutmu?" balas Datuk R angkayo.processtext. Tuk?" tanya M arajo Kapunduang pada Datuk Rangkayo. Tapi. itu dia yang kita cari selama ini. hutanhutan milik nagari Sungai Emas ini pun bisa dilelangnya.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. seperti mengingat-ingat seseorang sembari mengepul-ngepulkan asap ro kok yang hampir memuntung." jawab Marajo Kapunduang. mulai bersem angat. orangnya tidak lurus tabung seperti almarhum bukan?" "Hmn kalau yang ini agak lain Nduang. "O. Lupa saya. ap a yang akan kita lakukan?" lagi-lagi Datuk bertanya.com/abclit. http://www. "Putuskan saja tali jantungnya .html "Siapa lagi yang bakal kita calonkan untuk pemilihan tahun depan. bila nanti ia hanya menumpuk kekayaan untuk kepentingan diri sendiri. ganti bertanya. "Oh. Kabarnya. 2006 Catatan: . Putra tertua mendiang haji Adimin Ar-Raji. ada Nduang! Namanya Drs Mustajir Adimin.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bagaimana menurutmu?" "Nah. Sejenak si Datuk menerawang. kini ia pejabat eselon di Jakarta.

janji palsu. Mengalir." Masih akan ia dengar berbagai decak kagum. rakus. yang terjadi adalah sebaliknya: lel aki itu. "Betapa beruntungnya kamu . Di depan kamera. Tentu ia tak ingat nama-nama siarannya. tentu pula. Ia toh juga telah tak percaya kepada mata. cengengesan. entah sampai kapan. Me natap kosong ke layar kaca yang hampir semua siarannya lima tahun lalu sangat ia benci.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Gagah. "Itu ayahmu. Tetapi itulah tayangan yang saat ia lihat langsung membuatnya mual di detik pert ama: darah. Lihatlah semua ditelan dan masuk ke dalamnya: bual kosong. tak lebih seorang dungu. awet muda. melempar senyum kiri-kanan. entah kenapa (dan juga entah bagaimana awalnya). duh tampann ya. Digelandang dari ruang sidang melambai-lambaikan tangan sep erti itu." "Terkenal. temannya akan berkata. si ayah. Edisi 04/16/2006 Lima tahun setelah hari ini. Dan kala upun sumur itu memang muncul-melesak dari televisi. "Derm awan. darah. ia tak ingat bagaimana sumur itu ada. saat itu. Mengangguk-angguk. Lima tahun setelah hari ini.processtext. masuk ke dalam sumur.com/abclit. Kenapa sumur bisa nyembul dari televisi? Tetapi ah. kalau memang demikian adanya." Beruntung? Hmh. omong sok tahu. http://www.com/abclit. dari perut yang belah. sang khianat yang tak lebih tipu-tipu belaka.processtext. ia pikir itu bisa saja. http://www. sod oran mike. gadis itu akan sering berada di depan televisi. tentu saja . Ayahnya sendiri bukankah juga.html Sumur Post: 04/17/2006 Disimak: 149 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas. akting mur ahan. julur perekam. Menggenang dari kepala yang rengkah." Timpal teman lain. Lal u meluncur. kaya." sebelum kemudian ditutup. oh sungguh tak tahu malu. . selalu darah. Karena. saat itu semua tak penting lagi. ia percaya suatu ketik a akan melihat tayangan berbeda.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan. Tangis dibuat-buat. Tidakkah mereka memang menggali. tawa diejan. jadi budak rating dan iklan? Tetapi.

Ketika bocah beberapa wajah tak jelas. takut-takut. beringsut menjauh menarik tubuh dari si tengkorak. kadang ingat kadang tiada. nyembul-melesak. berput ar-berpusing (sehingga juga tampak seperti gasing). perempuan itu kembali beringsut mendekati si tengkorak. Bahkan kepadanya. Melayang? Adakah sumur bisa muncul. ataupun ketika ibu-ibu tetangga mulai berisik menyebut-nyebut kata itu korupsi. Dan suatu hari.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Lima puluh tahun lalu. l enyap tiba-tiba. http://www. lama-lama. Mungkin ia memang harus percaya sejumlah sumur. pernah muncul dalam hidupnya. di awal remaja waja h seseorang yang kadang bersalin rupa jadi wajah ibunya yang seolah merintih. Tengkorak suaminya. Black-hole. meruang merongga. mungkin memang tak nyem bul hanya dari televisi. menjelma ada. walau samar (bagai dar i alam bawah sadar).processtext. Dan begitulah ia.Generated by ABC Amber LIT Converter. kalau saja wartawan t ahu.com/abclit. lantas melesat. saat gadis itu kian sering berpikir ten tang black-hole.processtext. Disedot? Hati-hati. samar pantul wajah. tentu. Aaa! Tanak (sihir)! Begitulah perempuan itu terkejut. kulit hitam. tubuh membuncit dengan tetek terjulai. peduli a pa. Terangkat. Melesat? Ya. di tempat berbeda ribuan mil jaraknya sebuah sumur nyembul-m elesak dari lubang geronggang mata. lubang hitam di jagat ray a. Senyum.html "Betulkah Anda punya slip transfer ke rekening sejumlah hakim?!" Tak ada jawaban. berputar-putar bagai melayang. http://www. sumur itu. Ke angkasa? Bagaimana. si ayah ah. sebuah lubang s eperti sumur bagai muncul. dan t ubuhnya yang gamang mau jatuh. mengerang-eran g. Betulkah itu sumur (mereka menyebutnya mbede) melesak membesar. Te ngkorak yang sampai kapan pun kelak akan menjadi bantal. sebuah sumur melesat berpus ing berputar-putar melayang di angkasa? Membuat ia kadang juga berpikir. Begitu Anda tak lagi percaya kepada mata. kepada dirinya. ke angkasa. lelaki. pengganjal kepala: tanda kasih dan c inta. ia pun memutuskan untuk terjun masuk ke sumur itu. mendapati sumur di mana-mana: nyembul-melesak.com/abclit. sumur. membuat sosoknya tampak seperti induk hewan entah apa dalam remang sore yang ter . keganjilan seperti apa pun segera jadi biasa. dengan melayang? Ah. serta-merta duduk. Black-hole. ia teringat black-hole. ent ah meneriakkan apa dengan tangan memegang entah cambuk entah ikat pinggang. atau seperti apakah. Merangkak (rambut keriting. ke manakah sumur-sumur itu sebenarnya pergi? Dan kadang pula. entah kenapa. dalam cangkang geronggang mata? Masih membayang geletir air. Serasa disedot. be rteriak. angguk sopan keramahan itu.

menjulurkan leher lambat-lambat.kepung hutan). dan kembali terkejut: burung hitam! Lambang pen gayau kepala! Aaaa . .

Tetapi itu. yang menjadikan nenek moyang mereka dari pohon. geletir air. Kadal. Suaranya tak hanya mengentak. Itu biasa bagi mereka. patung-patung kayu yang berserakan reb ah. telah menemukan jawab. dari kayu-kayu. sampai kapankah? Sebuah pertanyaan yang sejak awal selalu mengganggu b enaknya. Manakah ia si burung hitam? Mungkin telah pergi.html Berkelana di hutan. Sumur. Maka. Tidakkah mestinya ia gembira? Gembira? Ya. pelan-pelan bergerak. http://www. ingin melihat sosok Fumeripits lebih jelas. Apalagi ia putri cesema cowut (perempuan ketua adat) yang sejak kecil telah terlatih.processtext. semua akan ia peroleh deng an mudah. ular. dan si penerima isyarat meski tampak enggan akhirnya melakukan. dengan muncul melesaknya sumur dalam rongga mata. Tabuhan yang ganjil. http://www. Dua s osok? Dua orang? Ya. tiba-tiba hidup. Jad i inilah ia: Fumeripits.com/abclit. Riak kecil. Dan yang kini. di kedalaman geronggang mata. Hidup? Ya. Tetapi si pemberi isyarat keliha tan memaksa. Pemandangan yang mulanya juga samar. lalu men ari mengikuti irama tetabuhan tifa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Oh. Tapi hanya sebentar. Bagaimana bisa p ukulan tifa terdengar jadi mendayu? Dan hei. yang disebut jangka waktu tertentu. Di sekelilingnya berserakan patung-patung kayu. lalu merangkak. dan kemudian menjelas. Beberapa saat sesudahnya. mulanya samar dan kemudian jelas. lebar dan luas. umbi-umbian yang bisa dimakan. ia masih bisa bicara dan seperti minta agar si penerima isyarat kemb . dan tersandar ke dinding. mendekati teng korak suaminya. walau kepala si pemberi i syarat telah terpisah dari badan. dan tubuhnya bergetar.processtext. ia tahu c ara mendapatkan. Merendahkan tubuh. tikus hutan. pelan-pelan menjulurkan leher. sema kin jelas. yang seorang seperti memberi isyarat agar seorang yang lain melakukan sesuat u. go yang pantul wajah. pelan menghilang. ia kembali melangkah. juga burung hitam hal ganj il dan tak nyata. dedaun. di dalam rumah panjang (mereka menyebutnya je). Sang Pencipta.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tetapi juga mendayu. T etapi pemandangan di dalam sumur tiba-tiba mengabur. jelas tak masalah. lalu berganti dengan pemandang an lain. bahkan saat bekalnya ulat dan bola-bola sagu masih bersisa. apakah apakah ia Fumeripits? Fumeripits! Sang Pencipta! Perempuan itu terbelalak. Tak pernah ia melihat jenis pukulan seperti itu. sumur i tu tampak begitu jelas. duduk.com/abclit. khus uk menabuh tifa. dengan menegarkan dada. Orang yang diberi isyarat tampak seperti menolak dan seolah ragu. patung-patung itu. apa yang ia lakukan? Me ngayau kepala! Mengayau kepala si pemberi isyarat! Tetapi oh. Tubuh yang seakan disedot? Juga tak lagi terasa. D ijulurkannya kepala lebih dalam ke mulut sumur. Juga berbagai buah. Oh. Semakin jelas. ia lihat pemandangan itu: seseorang.

Oh! Apakah. apakah mereka Desoipits dan Biwiripits? Ya.ali menebas bagian tubuhnya yang lain. Desoipits dan Biwiripits. dua orang kakak beradik yang menurut cerita orang -orangtua mengawali .

membuat ia limbung.processtext. Juga ada sekilas senyum di bibirnya yang tersembunyi. Dan ketika waktu beranjak mendekati subuh. ja tuh meluncur (ataukah disedot?) ke dalam sumur. karena ia dan gurunya tahu sa ng guru telah mendapat wangsit bukan di tanah gimbal (angker yang tandus) itu peninggalan lainny a terbenam. yang akan sukar tertangkap oleh siapa pun karena ditutupi kumis tebal lebat yang nyaris me ncapai bilah bibir bagian bawah. Ada perasaan lega ketika ia sampai di pohon awer-awer itu dan tak menemukan seo rang pun tengah nenepi (semedi). Kecuali 3 guci yang tak seng aja ditemukan si petani. Dengan hari Kamis ini. walau sudah senja.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tepat sudah dua minggu sejak 3 guci berisi emas-perak 13 kg yang menghebohkan itu ditemukan oleh seorang petani dan dua hari sesudahny a Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala provinsi melakukan ekskavasi. ketika waktunya tiba. menyembur-nyembur. Hari telah malam. darah yang memancur. dupa china. Biwiripits. 1 jam. minyak bondet. Ia pun dedekep. 3 0 menit. atau jarum emas. dalam rongga luas yang bagai semesta.processtext. batu merah delima. lalu rebah. 3 jam. Ia lewat di belakang bekas penggalian yang sudah semakin lebar yang masih dijag a beberapa orang entah siapa itu dengan tolehan sekilas. bahkan beberapa penepi konon ada yang sudah m endapatkan akik. mata rantai. saat itu lah: di dalam keterpejaman mata. pusing yang kemudian menyusul. sesosok benda cemerlang bagai melayang . melainkan di bawah pohon awer-awer di pinggir sawah kira-kira tigapuluhan meter dari situ. Ah. seperti meremehkan. Senyum seperti mencemooh. nyata? Darah. hiasan mahkota atau entah apa. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. lelaki empat puluhan tahun itu kembali datang ke lokasi. itu bohong. tetapi yang lebih penting adalah beberapa "kiai" (keris) yang bagi dirinya dan Sang Guru lebih berharga di banding apa pun itu semua. Telah didengarnya kabar kian hari kian banyak orang-orang datan g untuk nenepi. rasa mual itu. ia dan gurunya kini tahu tak ada benda lain di lokasi selain sebuah guci besar 4 kali lebih besar di dalam tanah di bawah pohon awer-awer berisikan tak hanya emas-perak berup a manik-manik. Disiapkannya semua sesaji: kembang telon. rujak degan. ujung dini hari. Lima hari sebelum Selasa Kliwon. ny ata? Dan tiba-tiba. seperti nasihat gurunya. cincin. tirakatan semalam suntuk nglakoni.com/abclit. Dua jam. Sepuluh menit. http://www. dan dingin. mulai nenepi.html Desoipits.com/abclit. mangkok. orang masih berseliweran di sana-sini. Tak berbeda dengan tiga hari lalu saat ia datang pertama kali.

Semakin dekat. Guci yang persis seperti digambarkan sang guru: tutupnya berhias stiliran binatang. dan dindingny a melingkar searah .kian mendekat. Guci itu! Berada dalam semacam lubang seperti sumu r.

m ereka lihat pemandangan lain: dua orang pemuda. takkan tampak sama sekali. berambut keriting berkulit hitam tetek terjulai. dan paling banyak tumbuh pohon melinjo yang menjadi bahan baku kerajinan emping meli njo di daerah itu. karena h anya desa itulah yang rimbun dengan berbagai tanaman tahunan.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. nan gka. lima hari lagi. . Desoipits-Biwiripits. tetapi subur bagi pohon jati. Payakumbuh. Menyembur-nyembur .processtext. Lalu gumam. Tetapi. belimbing. http://www. Memancur-mancur. akankah ia juga selega ini ? Lubang seperti sumur memang akan tetap nyembul. jauh dan kecil. Selasa Kliwon. Dan di sana. Darah. Hela napas lega . Dar ah. yang namanya guci. Apa yang ia dan gurunya lihat: seorang gadis termangu. Crass. suku terasing juga. Selasa Kliwon . Lalu pelan. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas. pundak lepas. sehingga desa itu dilingkari oleh hutan jati. Guru." Ya. leher putus. Itulah hari yang menurut Sang Guru merupakan waktu tepat untuk mengambil. "Selasa K liwon. Rumput pun bisa tumbuh di daerah itu sehingga penduduknya bisa memelihara sapi d an kambing. Menajamkan mata. Tetapi nanti. http://www. Seperti oase. "Aku berhasil. perempuan juga. tentu saja dengan syarat dalam nenep i malam ini ia berhasil melihatnya. Lima hari lagi . Crass . tanda si guci mau (tak menolak) ber-"jodoh" dengan mereka. terutama buah-buahan seperti mangga. Darah. Dan seorang l agi.com/abclit. Edisi 04/09/2006 Desa Kalidoso yang terletak sepuluh kilometer dari jalan raya antara Solo dan P urwodadi itu bagaikan sebuah oase yang cukup luas.Generated by ABC Amber LIT Converter. "mengangkat" si guci dari sumur.com/abclit. dibukanya mata." Ya. Maret 2006 Pohon Keramat Post: 04/11/2006 Disimak: 190 kali Cerpen: M. berteriak-teriak ke suatu arah seperti gila. Crass. Lima hari lagi. Sedang mengapa? Tentu sa ja mereka tak tahu. Sekelilingnya adalah perbukitan kapur yang tandus. Selasa Kliwon itu. sejenak. lima hari lagi. menatap kosong ke televisi. jambu.html Tubuh lelaki itu bergetar. mereka ikuti arah teriakan perempuan kedua. Senyum lebar yang bagai tertawa.

Hanya saja tanah di bawah pohon itu sering kotor karena daun-daun yang gugur dan karena itu setia p kali perlu dibersihkan. Rupanya ia pernah belajar pijat-memijat pada seorang tu kang pijat terkenal di daerah hutan jati antara Purwodadi dan Pati yang terkenal dengan kegiatan kebati nan dan perdukunannya itu. Baru agak siangnya datang para lelaki untuk mandi. Parto melakukan kegiatan yang mengund ang perhatian seluruh penduduk desa. Untuk praktisnya. http://www. pak Lurah Samidjo menugaskan Partor ejo.Generated by ABC Amber LIT Converter. Buah-buahan hasil panen itu dijual dan hasilnya masuk kas desa dan dibelanjakan untuk meningkatkan kesejahte raan seluruh penduduk desa. Di pinggiran poh on-pohon itu tumbuh sebuah pohon trembesi besar yang telah tua. dan keluarganya ditugasi pula menjaga kebun itu. cuci. yang dibantu oleh istriny a. setelah memeriksa dan membersihkan kebun. http://www. walaupun agak jauh da ri batangnya. di dekat kolam air itu didirikan kamar mandi dan kakus sederhana tak beratap. Tetapi. Setiap akhir musim buah dilakukan panen. dan kakus. Pak Parto melakukan praktik pijat.processtext. Saking besarnya. ia selalu memberikan sebotol kecil air yang diambil dari mata air itu setelah diberi mantra . terbuat hanya dari anyaman batang bambu dan kayu.com/abclit. Pak Parto. Pada waktu siang.com/abclit. Bahkan. Istrinya ikut pula memijat.processtext. seorang yang berusia setengah baya. Pemerintah desa telah membuat sebuah kolam sederhana yang men ampung air itu dan penduduk desa bebas mengambilnya. Rupanya kegiatan pijat yang dilakukan di atas tikar pandan di bawah pohon trembesi yang rindang sejuk dan nyaman itu makin ramai. Biasanya perempuan lebih awal mandinya ketika pagi masih agak gelap.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Di desa itu terdapat pula sebuah kebun buah-buahan milik desa. Mungkin untuk memberi sugesti kepad a langganan pijatnya. ia atas nama kepala desa melarang penduduk untuk memetik buah sendiri. para perempuan suka mandi langsung di dekat kolam itu dengan hanya mengenakan kain saja sehingg a merupakan pemandangan menarik bagi lelaki. Ia setiap malam melakukan semadi atau bertapa. Pagi dan sore selalu ramai dengan orang mandi. barangkali ratusan tahun umurnya dan karena itu sangat rimbun. demikian panggilan akrabnya. Guna menjaga tempat mandi. Ketika telah berumur empat puluh tahunan. Di dekat pohon itu terdapat mata air yang jernih airnya sehingga di pakai oleh penduduk sebagai air minum. dengan car a duduk bersimpuh di antara dua batu besar yang menonjol di bawah pohon itu. Banya k orang dengan berbagai penyakit meminta terapi pada Parto. Sebagai penjaga kebun. pohon itu dipercaya sebagai angker yang dihuni oleh roh -roh.

Inilah yang menyebabkan maka Parto akhirnya disebut sebagai dukun. Namun dengan tidak diketahui dari mana asal-usulnya. penduduk desa mulai member ikan sesajen yang diletakkan di sekeliling pohon trembesi itu.olehnya. Asal-usulnya mungkin dari kegiatan bertapa yang dilakukan oleh Pak Parto di bawah pohon itu dan ucapan yang pernah terdengar dari mulut Pa rto bahwa pohon . dan ia tidak keberatan dengan sebutan magis itu. Tentu saja dengan mengatakan bahwa air dari mata air i tu berkhasiat tinggi. bukan sembarang air.

"Itu syrik. Apalagi ia sering dianggap telah banyak menolong orang sakit dengan pijat dan jampi-jampiny a. "Di sini kan belum ada puskesmas pak Kyai. . diam termenung cukup lama tak memberikan jawaban.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Gejala itulah yang menggelisahkan batin seorang ustad yang dipandang paling ahl i agama di desa itu. si Parto itu tak akan melanjutkan praktik perdukunannya. penduduk di sini banyak yang terlibat dalam gerakan ko munis dan ikut dalam pembunuhan kaum santri dan pejabat pemerintahan. orang-orang desa sulit diberi tahu. Mereka percaya kepada dukun Par to itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. bagaimana caranya memberantas takhayul. bukan ke dukun syrik. dan khurafat di sini?" tan ya Kyai Fauzan kepada rekan bicaranya. http://www. "Tapi Kyai.processtext. http://www." Desa di daerah perbukitan kapur ini dulu memang dikenal sebagai basis PKI. Dan syrik adalah dosa yang paling besar di hadapan Allah. demikian nama pemborong it u. yang dikenal kaya karena bekerja sebagai pemborong jalan dan bangunan di daerah-daerah lain yang banyak proyeknya.com/abclit.processtext. Tapi akhirnya ia keluar dengan sebuah usul. bidah.com/abclit. "Cara memberantas TBC satu-satunya adalah menebang pohon trembesi itu. "Wah. Bahk an pada masa pemberontakan PKI-Madiun." "Kalau orang sakit itu perginya ke puskesmas. orang yang memang dikenal punya pengetahuan luas." kata Kyai Fauzan." kata Kya i Fauzan Saleh. Kalau ta k ada pohon yang dianggap keramat. Pak Thohir." kata Thohir dengan nada ketus. Tak mungkin desa ini mendapat proyek puskesmas sebelum penduduk di sini meninggalkan partai yang tidak berkuasa dan masuk parta i yang berkuasa saat ini.

MCK menggantikan kolam yang sekarang. Di atasnya persis kita dirikan masjid. Kemu syrikan dan TBC kita ganti dengan tauhid yang semurni-murninya.processtext. "Pohon itu kita tebang ramai-ramai.com/abclit. . maka dengan tidak sulit kedua tokoh desa itu bisa diyakinkan. "Jaal kha qqo wa zahaqol baatil. Kemudian jangan lupa puskesmas agar orang tak lagi datang ke dukun. Kyai Fauzan pun tersenyum mengangguk-angguk tanda setuju dengan gagasan cemerlang itu. Innal Batila kaan zahuko. Kesepakatan pun tercapai antara ulama dan pemborong itu untuk melaksanakan proy ek yang mulia itu." jelas Thohi r lebih lanjut. Keduanya pun melaksanakan tugasnya masing-masing. "Kita harus berdakwah untuk menyerukan penghancuran TBC dengan menumbangkan sum ber TBC itu sendiri. Saya akan katakan kepada mereka agar penduduk desa mau mencoblos partai itu. "Saya akan mengusulkan proyek terpadu pembangunan prasarana desa. Tapi Thohir masih menambah keterangan: "Ta pi masih ada tugas kita semua sekarang ini. Saya sendiri yang akan membangun prasarana desa itu?" k ata Thohir penuh percaya diri. masj id. Pak Kyai yang memimpin dakwah itu. saya kan kenal dengan Sekda dan orang-orang DPRD dari partai yang berkuasa. Kedua. Pertama. rak yat harus dibuat simpati dulu." jawab Thohir memakai bahasa santri.processtext. http://www. "Bagaimana menarik simpati penduduk desa?" tanya Kyai Fauzan ingin tahu." kata Thohir menjelaskan usulnya. Karena proyek itu menyang kut pembangunan desa dan mencakup pembangunan fisik maupun rohani.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html "Begini Pak Kyai. Di situ akan kita pasang pompa Sanyo mengganti kan mata air. Pohon trembesi terkutuk itu." "Apa tugas itu?" tanya Kyai Fauzan lagi. yang artinya "telah datang Kebena ran dan jika datang Kebenaran maka hancurlah kebathilan".Generated by ABC Amber LIT Converter. Keduanya juga bersama-sama men emui Pak Lurah dan kemudian Pak Camat mengutarakan usul mereka. Sedangk an saya mengusahakan proyek itu.com/abclit." kata Kyai Fauzon menirukan seruan kaum Muslim di Mekah ketika menghancurlan berhala-berhala di sekitar Ka bah. http://www. "Lalu apa hubungannya dengan pohon itu?" tanya Kyai Fauzan kurang tahu.

Dua pandangan itu tentu membuat penduduk kebingungan.processtext. atau kelaparan. Dalam tempo hanya enam bulan. Tapi kesedihan mereka seolah-olah tersiram oleh air yang deras memencar dari pompa Sanyo. Maka hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. penduduk desa Kalidoso itu tak bisa berbuat apa-ap a." kata Parto keras sebagai seorang yang dianggap suci karena pertapaannya dan perannya sebaga i dukun yang terkenal sampai ke desa-desa lain itu. Kyai Fauzan yang mendengar aksi penolakan itu menjawab. Tapi pokoknya penduduk desa ini akan ditimpa bencana . penyakit menular. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. kemudian MCK. "Pohon kita itu adalah pohon keramat yan g memberi berkah kepada penduduk desa. Ju stru TBC itulah yang bisa menimbulkan bencana karena menyimpang dari akidah. ramai-ramai menebang pohon trembesi raksasa itu sambil meneria kkan "Allahu Akbar". Tanah longsor mungkin gempa bumi. "Lagi-lagi takhayul. Jika pohon itu ditebang. datanglah penduduk desa yang diiku ti dengan penduduk dari daerah lain.Generated by ABC Amber LIT Converter." tangkis Kyai Fauz an. mereka tidak bisa berbuat apa-apa melawan rencana pemerintah desa yang disetujui oleh Pemerintah K abupaten Sragen itu. Dengan rubuhnya pohon itu dan akar-akarnya pun dicabut dan dibawa dengan sebuah truk oleh pemborong. Dengan kembali kepada ya ng benar.com/abclit. Pemborong Thohir pada gilirannya melaksanakan tugasnya.processtext. Pemborong Thohir berhasil memperoleh p royek pembangunan prasarana. dan gedung puskesmas.html Parto berkata kepada para pengikutnya. kita pasti akan mendapatkan rahmat dan pengampunan. http://www. al ruju ilal haq. "Wah saya juga tidak tahu. Pada suatu hari Jumat. Mana yang akan diikuti? Tapi yang jelas. Mereka merasa telah menumbangkan kebatilan. Walaupun sebagian penduduk yang abangan protes.com/abclit." Penduduk desa cukup ketakutan mendengar peringatan Parto yang berapi-api itu. http://www. seluruh bangunan itu selesai. maka Sing mBau Rekso akan marah b esar. "Bagaimana marahnya Pak?" tanya orang desa tak mengetahui bagaimana caranya roh marah itu. Masjid didirikan persis di atas tempat yang dulu ditumbuhi pohon trembesi itu. mula-mula mem bangun masjid.

Tapi yang lebih menyedihkan adalah bahwa penduduk desa tidak lagi bisa menikmati mata air yang d ulu pernah memancar dari bawah pohon keramat itu. "Ya betul. http://www. yang lebih mengherankan penduduk desa adala h tiga bangunan itu.processtext.html Setahun kemudian. apakah ini semua tanda-tanda kemarahan Sing mBau Rekso?" tanya mereka ben ar-benar ingin tahu. penduduk tidak lagi b isa memberikan sesajen kepada pohon keramat yang sudah hilang dari muka bumi itu. Bak penampung air kosong dan ketiga bangunan itu kekurangan air. . Air yang dinaikkan dengan pomp a Sanyo itu tak mengalir lagi. http://www. Beberapa orang desa datang kepada Partorejo yang sudah jadi santri itu dan bert anya: "Pak.com/abclit.processtext. Mungkin suatu hari masjid itu bisa runtuh seb ab di dekat MCK sudah terjadi tanah longsor karena air hujan yang cukup deras sudah tidak ada yang men ahan sehingga menimbulkan erosi. "Tapi kok masjid kita itu terak-retak dan sebentar lagi bisa rubuh?" tanya mere ka lebih lanjut. Bahkan hal itu pun juga tidak terpikirkan oleh Parto sendiri.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tanya saja pada Pak Kyai Fauzan. timbul suatu gejala yang aneh. "Wah jangan tanya soal ini kepada saya. Guna menahan kemarahan Sing mBau Rekso. memangnya kenapa?" tanya balik sang kyai. Apakah itu bencana yang dulu pernah diing atkan oleh dukun Parto? Penduduk desa tidak menghubungkan gejala baru itu dengan peringatan Parto rejo. Maka mereka pun datang kepada Kyai Fauzan "Pak Kyai.com/abclit. bukankah masjid kita ini dibangun atas dasar taqwa?" tanya mereka. terutama masjid mulai retak-retak." jawab Parto. Tidak saja air tidak lagi mengalir.

Generated by ABC Amber LIT Converter. bencana memang sedang menganca m setelah pohon keramat itu ditebang. Tapi aku akan mencobanya.com/abclit. Penduduk hanya bengong s aja mendengar jawaban-jawaban yang mereka terima. http://www. hidup dengan 460 watt. Biarkan tanganku yang kiri saja yang mendapatka n listrik." jawabnya sambil tertawa keras. membuat pagar bambu. apakah ia mengurangi jatah semennya?" Tapi insinyur yang dimaksud tinggal di kota sehingga pertanyaan itu d ijawab sendiri oleh pemborong Thohir seolah-olah mewakili insinyur dimaksud. memperbaiki engsel pintu dan jendela. Edisi 04/02/2006 Hampir dua minggu ini bayanganku sibuk dengan rumah kontrakan kami yang baru. "Jangan menuduh atau menghina saya tidak becus membangun ya. karena . Tidak cukup untukku hidup. Kenyataannya. Aku biasa hidup paling sedikit dengan listrik yang berkapasitas 900 watt. mengecat kamar mandi.html "Lho kok malah saya yang dituduh korupsi. H ampir tak ada waktu untuk istirahat. Jakarta.html Generated by ABC Amber LIT Converter. memasang kabe l-kabel listrik. Mungkin tangan ku yang kanan tidak harus mendapatkan listrik.processtext. Mungkin saja roh-r oh jahat telah menyabot bangunan saya. menggali lubang untuk resa pan. Tapi kapasitas listrik di rumah itu hanya 460 watt.processtext. 13 Februari 2005 Rumah Bercerita 460 Watt Post: 04/03/2006 Disimak: 145 kali Cerpen: Afrizal Malna Sumber: Kompas. Tanya saja pada pak insinyur. Aku tidak bisa membayangkan b agaimana bisa hidup dengan 460 watt. http://www. Memperbaiki talang yang bocor.com/abclit.

sehingga terjadi sebuah kubangan besar. man. walau sudah dibuatkan lubang resapan air sedalam enam buah bis beton. lalu kepalaku mulai berwarna keabu-abuan seperti gusi pada kedua ekor anjingku.. Dan aku tak tahu bagaimana menc egahnya bila terjadi banjir. Beberapa teman membantuku. Tanah untuk pembuatan batu bata diambil langsung dari tanah yang disewakan itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Jewe yang baru kukenal bersama istrinya yang sedang hamil ikut membantu sibuk-sibuk. . Aku melihat mereka seperti sufi tanpa negara dan tanpa agama.processtext. Sebelumnya per nah ditinggali sekelompok seniman musik dan perupa. tengk eyu. Tak ada orang yang mengontrak. Kadang aku seb el. tengkeyu. termasuk mengusir rezim kesenian. Tubuh bayanganku seperti awan gelap yang menyimpan hujan. Dan sebuah galian terbuka di halaman belakang. kadang aku biarkan listrik teta p mati. aku langsung bisa menduga pasti itu karena kep alaku yang botak yang terlalu rakus dengan listrik. Membiarkan tubuh mereka bebas tanpa rezim yang mendiktekan moralitas bikinan yang tidak sesuai dengan ko drati mereka sebagai manusia. Di sebelah rumah. Sebagai seorang penulis.Generated by ABC Amber LIT Converter.. Katon. Padahal a ku mengontraknya hanya satu juta setahun. Tengkeyu. Ha nya sekitar tiga meter dalamnya di halaman depan. Kehidupan mereka mirip dengan kaum yang ber usaha mengusir negara dan agama dari tubuh mereka... karena pemakaian yang berlebihan. hanya sebuah bale tua terbuat dari bambu untuk tidur.com/abclit. Tapi tak ada siapa-siapa dalam gubuk itu. aku menjadi sangat kerepotan. Kalau li strik tiba-tiba mati. Satu-satunya rumah yang berdiri sekitar tiga meter di bawah jalan raya.html Kepalaku yang botak selalu membutuhkan listrik yang lebih besar. Kad ang aku ragu. tempat seorang petani biasa beri stirahat. Aku kadang cemas meli hatnya bekerja berlebihan. Wianta. Karena sebel. http://www.processtext. Khawatir hujan tumpah dari tubuhnya. Uang yang dikeluarkan menjadi sangat besar untuk perbaikan rumah itu. Boi. Kadang aku seperti melihat bayangan hitam mirip binatang menyelinap ke dalam gubuk itu. Kubangan terjadi karena tanah di atas rumah itu sebelumnya pernah di sewakan untuk pembuatan batu bata. karena kepalaku mengambil listrik terlalu banyak dibandingkan dengan tubuhku yang lain.com/abclit. ada bilik sederhana berdiri. Rumah ini sudah dua tahun kosong. Terus dikeduk. apakah bayangan itu bayanganku sendiri yang melompat dari tubuhku untuk menyendiri dala m gubuk itu.. Ah. http://www. Tak ada honor untuk kontrak rumah. Han. Rumah itu sebuah kubangan besar memang.. He-he .

beberapa l ukisan berjamur. Maka rumah ini penuh dengan mural karya mereka. dari teras depan hingga kamar mandi.Mereka tidak membuat garis perbedaan yang memisahkan antara rumah dan jalan ray a. .

langsung kawin di rumah ini dan langsung hamil. Kopi dan Kremi. kece masanku muncul lagi. Orang lain mungkin akan melihatku telanjang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada di depanku. http://www. Aku khawatir awan hitam pada bayanganku menumpahkan hujan seperti l angit yang berlubang. Tembok seperti mengeluarkan keringat bukan karena panas. di antara lukisan itu terdapat lukisan seorang pelukis perempuan yang mengendarai motor menjelang pagi dalam keadaan mabuk.html Seorang teman bercerita. Sepasang anjing kami. Aku bisa melihat gerimis lewat ge nteng kaca itu. atau tubuhku terbaring di atas dan genteng-genteng kaca itulah yang memandangiku. Waktu yang membuat sebuah pintu . Beberapa genteng kaca dan bambu-bambu tua pada atapnya. tetapi karena lembab. Lembab. atau s ungai yang justru sedang mandi dalam tubuh bidadari-bidadari itu. Mereka juga mungkin tidak me mbuat garis perbedaan yang memisahkan antara kehidupan dan kematian. Aku tak tahu apakah bidadari itu sungguh-sungguh mandi di sungai. tapi aku tak tahu apakah pintu itu untuk ke luar atau untuk ke dalam. Sepasang mata itu saling berganti posisi memandang satu sama lainnya. Lukisan ten tang seorang penari balet yang terperangkap dalam panggung akrobat.com/abclit. http://www. members ihkan diri dari kotoran. Antara aku dan genteng kaca. Aku seperti melayang dalam ruang yang bersayap. tapi lukisannya masih ada. seperti sepasang mata yang hidup dalam sebuah boks . Kalau mereka menggonggong sedemikian rupa. Rumah yang pernah dihuni Dadang Christanto. lalu mengalami kecelakaan dan mati. Pelukis perempuan itu sudah mati. Dan mandi di ruang terbuka di halaman belakang. Kira-kira 10 tahun yang lalu. Rasanya aku tak ingin punya kamar mandi. aku mulai lupa apakah tubuhku terbaring di bawah memandang genteng-genteng kaca itu. Mata me mandang mata. Dadang . Dan banyak orang yang meninggalkan Jakarta atau meninggalkan Indonesia setelah itu.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. kadang kilatan-kilatan petir. aku pernah datang ke rumah ini. Mungkin tubuh mereka se perti angin.processtext. tapi aku melihat tubuhku sedang mandi. Dan mereka tidak bisa saling mendusta.processtext. Mata memandang mata. Rumah tanpa kamar mandi seperti sebuah legenda-legenda tua tentang bida dari yang mandi di sungai. Kadang mereka menggonggongi bayanganku. Tidak sama dengan bayanganku yang seperti awan gelap dan menyimpan hujan. Kalau hampir satu jam aku memandangi genteng-gente ng kaca itu. seorang perupa yang kini menetap di Australia sejak meletusnya refor masi. Mata memandang mata.

menyewa tanah ini .

processtext. Kesunyian yang membuat kawat berduri dari leher kita hingga saat kita menya lakan kompor untuk memasak air. agar rumah tempat kami tinggal bi sa berbagi halaman dengan air. Dan sebagian lagi yang berada di luar air tidak bisa melompat seperti kodo k. kalau kita hidup hanya untuk terus-terusan berhadapan denga n ketakutan. Rasa panik agar kalau air datang tidak ikut tidur bersama kami denga n kasur dan bantal yang sama. Kebun yang juga ketakutan setiap saat akan tergusur. Rasa panik kalau-kalau rumah kami berubah menjadi sebuah telaga kecil. "Dang.000 patung-patung Dadang yang dipasang dengan sebagian tubuh-tub uh patung itu tenggelam di laut. Uang dan bar ang kian tidak memiliki hubungan untuk mengukur hubungan antarmanusia. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Lalu bayang-bayangku begitu sibuk membongkari setiap halaman yang sudah tertutu p semen. diambil oleh beton-beton. Aku teringat 1. kalau hujan besar. Setengah tubuhnya ada di dalam air dan setengahnya lagi ada di luar. "Ya. http://www. karena dia harus pindah ke kota lain. Betapa malangnya hidup ini. di Ancol. Sebuah instalas i yang mengingatkanku tentang manusia-manusia yang hidupnya dalam keadaan setengah tenggelam. Bayang-bayangku mulai memasang pagar bambu. Sebagian tubuhnya yang berada di dalam air tidak bisa berenang seperti ikan." jawab Dadang. Rumah dari halaman sebelah juga ikut mengirim air ke halaman belakang. Air yang mendidih dalam panci sama dengan ketakutan yang berkeliaran di jalan r aya. air akan datang dari halaman depan dan halaman belakang .Generated by ABC Amber LIT Converter. Dadang ternyata juga sedang mencari rumah di Australia dalam waktu yang bersamaan dengan saat aku pin dah ke rumahnya. entah untuk rumah atau untuk ruko. Menanam tanaman-tanaman liar yang a ku ambil dari kebun sebelah.html Aku merasa betapa kian terpisahnya nilai uang dengan nilai barang. Rasanya hidup semakin sunyi dalam hubungan seperti ini. . lalu berdiri sebuah bangunan baru. mungkin sekitar 15 tahun yang lalu.com/abclit. Manusia yang oleh keadaan tertentu h arus hidup di antara sebagai ikan dan sebagai kodok. Membongkari dengan rasa panik yang berlebihan.com/abclit. apakah rumah ini pernah mengalami banjir?" tanyaku kepada Dadang. Dan rumah untuk air dan tanaman kian berkuran g lagi.

http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. hari ini Petrus akan datang bersama Miko. Dia akan datang dengan sepeda yang stangnya tinggi melebihi kepalanya sendiri.processtext. sayangku. Dia akan datang dengan sebotol Vodka. Aku terus menggali . Aku menyambutnya dengan ember-ember. Hampir setiap hari selalu ada tema baru yang muncul. saxopho n.processtext. Museum untuk berbagai c erita dari para penghuni sebelumnya. maka rumah itu pun telah berubah m enjadi peti mati.. Dia akan bernyanyi tentang post-realisme. pintu dan jendela-jendelanya tinggal ditutup. He-he-he. Hujan yang berjalan-jalan hingga ke k amar tidur kami.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bayang-bayangku mulai berubah jadi hujan. Ketika dia meninggalkan rumah ini. Mana jer itu orang asing.. aku harus kembali menimba air dari sumur.html Rumah yang aku tempati kini mungkin juga sebuah museum. Rumah itu memang terus bercerita. rumah itu mirip dengan peti mati. Aku harus punya uang agar rumah itu terus bercerita. Ketika aku tak punya uang. http://www. Fit. Hmmm. Kalau aku mati. dia juga meninggalkan sejumlah perabot antik yang kini raib entah ke mana. Di antaranya seorang manajer untuk furnitur di Jepara.. dan sebuah harmonika. Air seperti tamu agung yang datang dari halaman depan dan halaman belakang..com/abclit. Dan aku mulai kehabisan uang. Hmmm. Aku jadi ikut ketakutan pompa listrikku akan hilang dicuri. . bukan? Karena itu pintu d an jendela-jendelanya memang harus ditutup. Air tak berdinding seperti makhluk buta memasuki rumah kami. Aku terus menggali setiap halaman yang masih bisa digali untuk tempat duduk air. Rumah itu memang hampir tak ada bedanya dengan peti mati. Kalau ada yang mencuri pompa listrikku. Peti mati tidak memerlukan pintu dan jendela-jendela.

. .processtext.com/abclit. Langit mulai terang. Mereka saling memagut dan bercinta. Edisi 03/26/2006 Pemandangan panggung malam itu dipenuhi puluhan ekor angsa putih menyebar memen uhi telaga. .com/abclit. Talinya yang terbuat dari karet ban menjulur hingga permukaan sumur. Kaki-kaki jenjang putih para balerina meluncur ke sana kemari.. menyembul. http://www. Telaga Angsa Post: 03/28/2006 Disimak: 280 kali Cerpen: Danarto Sumber: Kompas. dan mengepak beberapa saat di at as permukaan air.. Mata menatap mata.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku yakin itu adalah bayangan mataku sendiri. Perlahan-lahan aku mulai melihat bayang-bayang timba sumur menggantung di atas. bulu-bulu bergetar ketika mencapai puncak.processtext.. adakah yang lebih indah waktu tubuh bergetar. http://www. Angsa-angsa putih menyelam. Aku melihat hidup. Membentuk komposi si yang senantiasa berubah. Asmara angsa. Kalau itu juga adalah bayangan mata air. dan bukan bayangan mata air.. Hujan mulai berhenti. lalu mendarat kembali. maka aku harus mener ima kenyataan bahwa air memiliki mata. biru yang tipis dan warna yang masih keabu-abuan.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Aku sangat terkejut ketika tiba-tiba aku melihat bayang-bayang mataku sendiri y ang dipantulkan cahaya di permukaan air sumur.

Mereka rame -rame menikmati salad. yang ditemani balerina Masami Chino. Andrei Joukov. pemeran Odette secara bergantian dan Andrei Joukov dan Maxim Fomin pemeran Siegfried bergantian . . Natalya Ashikhmina. Sementara itu Zahra getol bercerita macam-macam kepada para tamunya. dalam waktu dekat akan membangun panggung balet semegah Moscow. sangat populer di seluruh dunia. juga grup dari Peranc is. Namun cinta mereka terhalang oleh sihir Rothbart yang ampuh. Direktur Artis tik Russian State Ballet of Moscow pertunjukan Swan Lake itu. S iang hari mereka adalah angsa yang merenangi telaga. dan jus jambu kelutuk. Lakon Swan Lake menceritaka n dayang-dayang istana dan ratunya. tentang balet di Rusia. sup ikan tuna. para pebalet Rusia itu mengagumi kecantikan dan rambut panjan g Zahra dan apa saja perannya dalam balet di Indonesia. dan pembesar negara lainnya. Jerman. Dengan meminta maaf karena gedung pertunjukan tidak representatif bagi tontonan segigantik balet Rusia. Mereka tidak menunjukkan kelelahan sedikit pun meski pertunjukan dua ja m itu mengalir terus. ayu dan ganteng. p ara pebalet pemeran utama dalam lakon itu di antaranya. gubernur berjanji. Lalu bergabung ikut ngobrol pula. sebagai sponsor pertunjukan. jatuh cinta kepada Odette. tidak minum wine. Maxim Fomin. Zahra menemani para pebalet dari Negeri Tirai Besi itu. menteri. pernah berpentas Martha Graham. Di antaranya di tempat ini. Dia m emilih minum air jeruk nipis. yang disihir Rothbart menjadi angsa.com/abclit.processtext. dan modern dance dari Eropa lainnya yang memainkan repertoar Le Sacre du Printemps kar ya Igor Stravinsky. Irina Ablitsova.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Baru pada malam hari mereka menjelma manusia kembali. insya Allah. Dalam pesta yang disuguhkan oleh Yayasan Jantung Indonesia. Irma Ablits ova pemeran Odille dan Dmitry Protsenko serta Vladimir Mineev. Odette. n gobrol dengan gubernur. Alvin Nikolai.com/abclit. ngobrol dengan para pejabat bank Ind onesia.html Zahra. Hanya cinta sejati yang mampu mengalahkan sihir itu. Dengan 1. Maya Ivanova. pemeran Rothbart bergantian. http://www. Pangeran Siegfried. pemilik istan a dan telaga. Sebaliknya. yang putih maupun yang merah. plain croissant. Russian State Ballet of Moscow memainkan Swan Lake karya T chaikovsky yang sudah melegenda. balerina 21 tahun. Zahra juga banyak mendulang informasi dari Maya Ivanova dan Natalya Ashikhmina. http://www. gubernur. tampak berseliweran di antara para pebalet yang tinggi-tinggi dan besar-b esar itu.500 penonton. kegemarannya.processtext. buah-buahan. Begitu pula para pebalet teman Zahra. Tampak Viatcheslav Gordeev.

Odille. yang secantik Odette. Usaha Rothbart berhasil. memamerkan putrinya. untuk merebut cinta Siegfried .Di samping mencoba menggagalkan percintaan Siegfried dengan Odette. Pangeran Siegfried langsung terpikat pada Odille. Rothbart sa ng penyihir. Mendengar kabar ini. Odette dan .

Zahra menonton pertunjukan itu bersama keluarga. Olga Ivachenko. Eyang bisa kesleo. semu a balerina itu elok: Tatiana Protsenko. Begitulah.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. adalah para pemeran angsa kecil. Eugenia Singur. Terpikat boleh terpikat. Odette atau Odille. celetuk Nenek.com/abclit. Rothbart ma rah besar. Secepatnya Siegfried menyatakan pilihan cinta sejatinya hanya pada Odette. kedua adiknya. Sedang para pemeran angsa gede adalah Svetlana Ustyuszhanin ova. kake k dan neneknya. Semuanya tertawa. angsa itu menjelma Odette. Tatiana Chungunkina. cocok-cocok saja.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kakek terbatuk-batuk lagi. tukas Kakek. ayah. saya sih. dan Anastasia Bara nova. siapa pun tak bakal salah memilih. kacang dan cokelatnya ke dalam mulutnya. sambung Oom sambil menyenggol Tante.com/abclit. Sekalipun dengan mata terpejam. http://www. .processtext. http://www. Oxana Gasnikova. asal encoknya tidak ketahuan sang balerina. juga tante dan oomnya. Pesta para pebalet Rusia dan para pebalet Indonesia malam itu seperti menandai suksesnya pertunjukan Swan Lake . celetuk Zahra sambil memasukkan potongan roti lapis Eyangmu ini tadi malam kan kepincut sama si Maya.html Siegfried sadar. lho. selur uh istana bergembira. Dan pesta pernikahan Siegfried-Odette selama tujuh hari tujuh malam pun digelar dengan meriah. Seketika. Namun Siegfried mampu menewaskan Rothbart dan pasukan angsa hitamnya. Semuanya tertawa. sampai Kakek terbatuk-batuk. dan Anna Vakina. begitu juga puluhan ekor angsa yang lain. Awas. Pagi harinya kakek berdiri lalu meliuk-liuk menirukan gerakan balet yang membuat semuanya tertawa. ibu.

Tapi. sergah Kakek lagi. Tapi kesan telanjangnya kan jelas. sanggah Kakek. memangnya kenapa? tanya Zahra.com/abclit. Kesan. Aduh. Jangan begitu. Itu kan mengumbar aurat. Semuanya kan tertutup rapat. http://www. Saya serius. Aurat yang mana? tukas Zahra. Kesan.html Semua tertawa. harusnya disensor. tukas Zahra.processtext. k lakon Swan Lake . Saya sungguh risi dengan kostumnya. Lho. kata Kakek. semuanya terkesan jelek.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sambung Kakek. http://www.processtext. Eyang. Eyang. Rasa risi tidak relevan dengan Swan Lake.com/abclit. Jangan begitu. Melihat kostumnya. pertunjukan itu Eyang kok tiba-tiba jadi diktator. Jika kita bicara soal kesan. saya tidak setuju dengan kostum para penarinya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Itulah kostum yang paling pas untu .

Habis jadi diktator. Meriah. http://www. . kok yang disalahin balerinanya. Ini kali pertama kakek dan nenek nonton balet. Mati orang kuburan! potong Zahra. Swan Lake dapat dikategorikan sebagai pertunjukan p ornografi dan pornoaksi. Obrolan berubah jad i perdebatan. Zahra melanjutkan obrolannya: Waktu grup balet Zahra memainkan Swan Lake. Mati orang kuburan! potong Kakek kaget. Semuanya tertawa kecuali Kakek.Generated by ABC Amber LIT Converter. Semuanya tertawa. kecuali Kakek.com/abclit.processtext. Ruang makan itu berubah jadi ruang pesta pagi hari.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kok Eyang jadi sewot? Mempertimbangkan kostum itu. sih. Eyang ini gimana. Grup balet Rusia ini sudah melanglang buana.html Wah. Semuanya tertawa kecuali Kakek. mendadak berubah jadi filosof.processtext. wah. sambung Kakek.com/abclit. wah. Eyang yang kasmaran. http://www. kostum Zahra ya seperti itu.

Kita harus mempertahankan adat ketimuran kita. Zahra menukas. Saya heran. Ada yang jauh lebih subtil yaitu bentuk tubuh secara utuh. kok Eyang sampai segitunya. sambung Kakek. sergah Tante.processtext. maka saya marah menyaksikan pen ampilan para pebalet Rusia itu. Eyang benar-benar lowbrow. Jenjang kaki yang panjang dengan bentuk yang indah laki-laki maupun perempuan dalam menopang torso yang sepadan yang melahirkan kelenturan gerak bagai kijang.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Bagian-bagian tubuh tampak disengaja sangat menonjol. Apa? tanya Kakek. http://www. Harus dicari kostum yang lebih cocok dengan budaya setempat. sergah Kakek.processtext. http://www. cetus Kakek. runtuhlah kebudayaan. .com/abclit.com/abclit. Omong kosong! Kalau pendapat Eyang dilaksanakan. kata Oom. Justru karena saya sangat menghargai kebudayaan. Eyang dianggap tak menghargai kebudayaan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kalian keras kepala! Semuanya tertawa kecuali Kakek.

Bagimu negeri.html Generated by ABC Amber LIT Converter. begitu pula kostum ketat balet memu dahkan untuk bergerak menari. sela Kakek. semuanya menyanyi kecuali Kakek: aga kami Oleh orangtuanya. Kostum ketat itu.processtext. Zahra diperkenalkan pada balet sejak balita.processtext. .Generated by ABC Amber LIT Converter. Seperti para perenang y ang hampir-hampir telanjang ketika bertanding di kolam renang. Jangan melecehkan negeri sendiri.com/abclit.com/abclit. kata Zahra. Sekalipun mereka ateis? Sekalipun mereka ateis. pesakitan KKN selalu jatuh sakit kalau mau diadili.html Dalam KKN ada tradisi. Moral dan agama ada pada keindahan kesenian itu. ini artinya balet Rusia itu telah berdakwah tentang kebenaran. http://www. jiwa r Mendengar kata Kakek ini. Jadi tanpa mempertimbangkan moral dan agama? tukas Kakek. http://www. Kalau Eyang puas atas pertunjuk an balet Rusia itu. Semuanya tertawa kecuali Kakek. Eyang. Puluhan kali dia berpentas balet di kota-kota besar. Adalah tradisi balet.

kata si Oom. setiap hari yang dip ikirkannya hanya keindahan. Kita bisa menuduh mereka ateis. atau setahun lagi? Seorang ateis bagaimana mungkin mendapat hidayah Allah? Jiwa manusia itu seluas alam semesta. Bukan kepada Tuhan. bukankah itu artinya mereka telah berdakwah tentang kel uhuran? Seandainya benar mereka ateis. mereka itu hanya belum sempat mendapat hidayah dari Allah sa ja. te. Dalam hidup para balerina dan balerino itu. namun tariannya memberikan pencerahan k epada kita yang shalat lima kali sehari. http://www. Betapa luhurnya seseorang yang tidak percaya akan Tuhan. tapi dari mana kit a tahu bahwa mereka ateis? Obrolan kita ini sudah melenceng. Barangkali besok.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka telah b erbakti kepada Dewi Keindahan.html Hati orang siapa tahu. Eyang kok selalu curigesyen terhadap iman orang lain yang tidak dikenal. atau lusa. Semuanya tertawa kecuali Kakek.com/abclit.processtext. Eyang. Dan itu bukan teori. Alangkah juwitanya pandangan hidup mereka. sedang warga negaranya mudah lolos ke surga.processtext. kata Allah. Mereka hanya berbakti kepada Dewi Keindahan. Eyang. Janganlah berputus asa akan belas k asihKu.com/abclit. Mereka telah menari dengan anggunnya. . Tapi omongan kamu itu kan cuma teori. Harus dipisahkan antara rakyat dan nega ranya. http://www. Eyang. Kita harus membedakan antara iman warga negara dan iman negaranya. tambah Tan Banyak negara yang busuk.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

processtext. Mereka putra-putri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri . Semuanya tertawa kecuali Kakek. Kecuali Kakek. Kok seka jawab Tante. Ada air yang mudah mematikan api. . Anakmu bukan milikmu. Kita juga memiliki keindahan tradisi. Semuanya tertawa kecuali Kakek. rang berubah jadi one dimensional man. Lengang sejenak. Seperti tercium setan lewat. Allah mencintai keindahan. Eyangmu itu pantas jadi polisi moral. semuanya membaca puisi Gibran Khalil Gibran: Anakmu bukanlah anakmu. http://www. tukas Nenek.processtext. Zahra melanjutkan obrolannya: Wajah Allah itu memancar memenuhi alam semesta dan kita makhluk ciptaannya dapat menatap Wajah itu secara gamblang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan ternyata Allah itu indah.com/abclit. tukas Kakek.. saya cuci tangan.html Contohnya tidak usah harus beli tiket pesawat. Kita wajib memeliharanya. Ada zat yang men dorong kita beranak-pinak. Zahra.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Ada api yang menyala-nyala. tambah Nenek. Ada angin yang tidak kelihatan yang membuat kita bernapas hidup puluhan tahun. Ada tanah yang bisa menumbuhkan padi sehingga kita tidak kelapara n.com/abclit. Apa yang sedang terjadi atas Eyangmu ini. Saya pusing mendengar pikiran-pikiran anak muda sekarang.

http://www. di sebuah tempat y ang sulit dijangkau. Dengan apa dan bagaimana ia memanggil. dengan cara rumit dan sedih. Mengingat dan masa lalu adalah dua hal yang terpilin dan sama-sama berdebu. tidak mudah baginya untuk mengingat.processtext.html Tukas Kakek: Tidak ada pornografi dan pornoaksi dalam tari bedoyo.com/abclit. apa saja yang masih bisa sambung Zahra. Tidak mudah baginya unt uk memanggil masa lalu.Generated by ABC Amber LIT Converter. . Mengingat adalah kerja masa kini yang mungkin melelahkannya. tumbuh. Sebagaimana balet.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. apa saja yang masih bisa dipanggil. tidak ada pornografi dan pornoaksi. Edisi 03/19/2006 Aku bisa mengerti. 14 Februari 2006 Retakan Kisah Post: 03/21/2006 Disimak: 265 kali Cerpen: Puthut EA Sumber: Kompas. sedangkan mas a lalu adalah belukar lampau yang terus hidup. Tangerang. http://www.com/abclit.

>diaC< Hampir semua hal yang mengelilinginya terlihat muram. menyimak. dan hanya ada dua hiasan yang menempel d i dinding: potret seorang laki-laki. bahasa yang kabur. ataukah karena sebetulnya bukan itu yang ingin ia ceritakan.com/abclit. mendengarkannya. tubuh yang jauh lebih tua dari usianya yang sesungguhnya. seperti w arna jarik dan kebaya yang dikenakannya. Sepasang mataku butuh wak tu yang agak lama untuk menyesuaikan dari terik yang memanggang di luar. Saya sudah tidak ma mpu lagi mengingat . karena sudah banyak yang mulai bersuara dan sudah banyak yang mulai mau mendengar. Lalu aku tepis seluruh syak yang muncul. dan sebuah lukisan kaca. mendengar kan. kalau bukan karena penderitaan? . Tugasku adalah belajar untuk diam. Mata yang menyempit. Ada suara yan g mungkin dari dulu hanya dianggap dengungan.com/abclit. sebuah tempat tidur yang tergeletak di lantai. Dengan sabar aku menunggu sulur-sulur cerita yang keluar dari rekahan waktu yang gelap dan dalam. dan apa saja yang tidak boleh didengar. Apalagi. ataukah karena ia sedang berhadapan dengan orang-orang di luar dirinya? Di awal percakapan. Dan banyak telinga sudah diprot eksi. strategi bercerita yang sering menimbulkan tanda tanya: apakah ia sedang melakukan sebuah strategi tertentu untuk menghadapi masa lalunya.html Bagiku sendiri. http://www. Apakah kalimat itu berarti bahwa ia memang benar-benar tidak mampu mengingat. Tapi suara-suara seperti ini tidak akan bisa ditahan. berkaca sekaligus berkapur. Ruangan ini berisi seperabot kursi-meja yang sudah tua dan tidak jelas warnanya. juga tidak kurang bermasalah. Jarak psikologi yang jauh.processtext. Suara lirih mulai terdengar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kadang lirih. sayup dan lamat-lamat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan suara seperti ini akan membuat perhitungan sendiri. Suara yang g royok. dengan cahaya lamat yang ada di dalam rumahnya. siap menyeleksi apa saja yang boleh didengar.processtext. Seluruh warna yang ada di dirinya adalah warna yang luntur dan kusam. tafsir yang berkerumun. ataukah karena ia tidak mau menceritak an satu kejadian karena takut risiko tertentu. Kalimat itu terus menimbulkan tanda tanya di kepalaku. kadang membesar tanpa irama. Juga tubuh yang gampang gemetar. kalimat yang lebih banyak muncul adalah. Rekahan waktu lambat laun mulai mengeluarkan sulurnya dari wilayah yang paling gelap. lalu menyodorkan ke hadapan orang banyak tentang suara yang lirih. http://www.

.

mencari cara aga r mataku tidak silau karena cahaya di luar begitu tajam hinggap di pandanganku. dan jangan nakal. Seorang pedagang es melintas di jalan depan rumahnya. Beri saya kesempatan untuk pamitan dulu ke murid-murid saya . Sesampai di sekolah. Ya karena melihat guru-g uru saya. ya saya langsung mengajar TK di kampung say a. Di luar .processtext. Satu per satu. Rombongan itu mengikuti dari belakang.com/abclit. diikuti suara anak-anak yang menyanyikan lagu Peterpan. lalu mereka segera melesat pergi. Lalu saya sekolah di Sekolah Gu ru Taman Kanak-kanak di Yogya. kalau ada guru lain yang menggantikan. Seekor cicak menjerit dan jatuh tidak jauh dari tempatnya duduk. Lalu saya bil ang: Pak. berdandan. belajarlah dengan baik. h anya anak seorang janda. Tanpa menunggu jawaban mereka. Rapatnya mungkin akan lama. salah seorang berkata: Ke kantor kecamatan! Kembali ia diam. disusul oleh seekor yang lain. Ia diam. Rasanya kok hidup saya bisa berguna kalau saya menjadi guru. Nanti. se pi itu begitu menjadi-jadi. saya langsung masuk ke kelas: Anak-anak. Saya ini dari kecil miskin. Suara lalu lintas dari jalan raya yang tidak jauh dari rumah ini mencoba mengingatkan bahwa hanya di sini. Lulus sekolah. Saya sudah tahu apa maksud kedatangan mereka. Mereka sudah datang.processtext. saya menciumi wajah murid-murid. saya hanya ingin menjadi guru. apa salah saya. saya pergi mandi. Lalu ketika keluar menemui rombo ngan tentara. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. saya ini seorang guru. Saya benar-benar tidak tahu. Sesekali aku menengok ke arah pintu.Generated by ABC Amber LIT Converter. lalu juga pergi dengan meninggalkan suara kokok yang terus bergema.html Pagi itu. Kembali matanya temlawung jauh. Waktu saya kecil. Beberapa ekor ayam muncul di pintu. hari ini Ibu akan rapat dengan bapak-bapak tentara. saya masih belum selesai menyapu halaman rumah .com/abclit. Mbak. lalu keluar rumah me nuju ke tempatku mengajar.

Ya saya jawab kalau saya tidak tahu. si bocah digendong ibunya. wong saya memang tidak tahu. kembali duduk di sampingku. lalu mencoba mendiamkan si bocah. saya ditanya pertanyaan-pertanyaan yang saya tidak tahu. Bu . http://www.html Seorang anak kecil tiba-tiba menangis di depan rumah. Tiba-tiba di luar mendung . ia berkata. Bu .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tubuh tuanya gemetar . Kedua temanku mengeluarkan kalimat yang berbeda. Saya sedih sekali. Ia dengan segera keluar. matanya semakin berkeruh. Tapi saya juga lega karena tidak dibawa pergi seperti yang lain-lain. ya sampai mana tadi? Sampai menuju ke kantor kecamatan. memanggil-manggil nama seorang perempuan yang kupikir adala h ibu si bocah. Dua tahun kemudian. neraka katut. Ibu itu masuk kembali ke dalam rumah.processtext. ternyat a tidak .com/abclit. namun lirih. mirip suara kanak-kanak. dengan nada yang seperti berteriak. saya diambil lagi . Saya mengira bahwa saya selamat. Mataku selamat dari rasa silau. http://www.processtext. Tapi . Tiba-tiba suara ibu itu mengecil. Ket ika tiba giliran saya diperiksa. Sampai ke suwarga nunut. Ya . Tangisan itu menjauh. Maaf. Ibu itu lalu menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi. dan tidak boleh pergi-pergi dari kampung. dan aku tidak tahu mana yang t epat. Di depan kantor kecamatan sudah berderet orang yang menunggu pemeriksaan. dan mataku ke mbali silau karena cahaya yang masuk dari arah pintu.com/abclit. . Mbak .Generated by ABC Amber LIT Converter. Lalu saya disuruh pulang dan tidak boleh mengajar lagi.

ingatlah istri Bapak. tinggal satu orang yang sepertinya pemimpin mereka. di dekat leher. Aku tidak tahu apakah ia menangis atau tidak. Saya lalu menyahut bantal untuk menutupi kemaluan saya. Aku menawarinya minum. Ibu itu terdiam. Tapi dia tetap mendekati saya.com/abclit. Ia menutup pintu kamar. Lalu orang-orang itu per gi. sedangkan Andre hanya menggigit-gigit sebatang rokok tanpa pernah menyalakannya. Aku melirik ke arah dua temanku yang lain. Maturnuwun. membuatku harus terus mewaspadai alat rekam yang kuletakkan di sebelah atas kebayanya. Mbak. Sepasang mata Mirna mulai memerah da n Andre sudah mulai mencari-cari rokok di sakunya. Hanya warna suaranya semakin lama semakin mengecil. Mas . Ia mendekati saya. tapi saya tetap ditelanjan gi . Lagi-lagi. http://www. setelah saya bilang seperti itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ingatlah an ak perempuan Bapak . Saya memohon ampun b erkali-kali. dan mengambilkan segelas air pu tih di meja. Sepasang matanya dari pertama kulihat sudah seperti selalu berair. http://www.processtext. Tiga hari saya tidak diberi makan dan tidak boleh ke kamar mandi.com/abclit. Lalu membuka celananya . . lalu mengencingi saya . tanp a basa-basi. kemaluan bapak itu mengkeret. saya ditelanjangi . saya orang miskin dan tidak punya apa -apa. Sesampai di kamar. Eh .Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi tidak ada yang menggubris. Saya menyebut nama Tuhan keras-keras supaya mereka eling bahwa ada Tuhan. kalau Bapak punya anak perempuan. Kalau Bapak punya istri. Saya bilang: Pak. saya ini belum bersuami.processtext. Saya menjerit waktu melihat kemaluannya yang membesar. Sepintas aku melihat mata Mirna sudah berair.html Lalu saya diseret beberapa orang menuju ke sebuah kamar. Ibu itu diam. Tubuh saya pen uh dengan kutu. Saya memohon berkali-kali.

rambut s aya itu panjang. apa ya layak . kok masih mau menghadiahkan rambut saya untuk istrinya . http://www.com/abclit. semakin lirih penuh dengan tekanan. Dulu. Kami bertiga me nunggu. saya minta rambut saya. saya juga dipukuli. Semua serba salah. muka saya dipukuli pakai sepatu. saya juga dipukuli pakai sepatu. Ibu itu terdiam lagi. Suatu kali. Di kantor polisi itu. padahal maksud saya menghormati orang yang bertanya. kalau tidak say a lihat matanya. hampir sampai lutut. Kalau tidak dijawab.processtext. itu untuk istriku! Kok tidak malu. Mbak.html Setiap hari saya disiksa. yang saya benar-bena r tidak tahu harus menjawab apa. Yang tidak mau dipukuli. Saya ini manusia. Andre mengambil minuman di meja. Dan itu semua dipotret cekrak-cekrek. Pernah juga saya dibawa keluar dari tempat itu. Kami meminum minuman hangat yang telah dingin.Generated by ABC Amber LIT Converter. saya juga dipukuli. polisi yang menggunting itu bilang: Tidak. saya disuruh masuk ke sebuah ruangan yang penuh dengan tahanan lakilaki. mengguntingi rambut saya. Lalu petugas-petugas yang ada di situ menyoraki sambil meneriaki dengan kata-kata yang tidak senonoh. Setelah itu . mereka itu. Lalu ada yang membawa gu nting terus kras-kres-kras-kres. Ibu itu suaranya mengecil. Saya diberi pertanyaan yang sama. mem perlakukan saya seperti bukan manusia. Mirna memberi is yarat kepadaku untuk .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kalau saya j awab. Setelah itu para tahanan laki-laki itu disuruh membuka celana mereka.com/abclit. ke kantor polisi. Lalu . Tahanan-tahanan itu begitu saya datang langsung disuruh memeluk dan menciumi say a. Menyiksa perempuan yang tidak tahu apa salahnya. kok diperlakukan seperti itu. saya juga dipukuli. Kedua tangannya semakin terlihat gemetar. http://www. Eh. Dengan segera Ibu itu mempersilakan kami untuk minum. Kalau ditanya dan saya melihat mata yang bertanya. Tapi. Waktu saya mau dibawa pulang ke p abrik tebu lagi. tapi katanya saya dianggap menentang. Muka saya sampai bengkak-bengkak penuh darah.processtext.

Tubuh Si Ibu terguncang. tangga yang meninggal dunia. Andre membuang muka. Sebelum melakukan itu. Sepintas yang sempat kudengar. saya minta waktu untuk berdoa. http://www. Ia minum dengan pela n. Selesai kejadian itu. Tidak ada suara apa pun sampai beberapa saat setelah S i Ibu mengucapkan kalimat itu. Dip otret. Tidak ada suara cicak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. teriak kesakitan dan tidak didengarkan. cekrak-cekrek-cekrak-cekrek! Para tahanan itu juga menangis . wajahnya yang putih segera memerah. semua petugas beramai-ramai memelintir puting payu dara saya.html Gelas yang sudah kupegang hampir jatuh. Saya mengulurkan gelas air minumnya. Lalu menghirup napas agak panjang. Tintrim. Lalu saya menciumi kemaluan tahanan-tahanan itu satu per satu. http://www. Sepasang mata ibu itu kembali melihat ke arah pintu dan berkata. Sampai sekarang hanya satu yang saya tunggu.processtext. Di dalam ruangan lembap ini. Ibu itu kembali diam. Sepasang mata Mirna bobol. Petugas-petugas itu malah tertawa. tidak terdengar suara lalu lintas yang mende ru di luar sana. isak Mirna pun lenyap. Gerimis turun di luar. Dan rupanya itu belum cukup . Ada te . dan apa yang akan dilakukan Tuhan pada orang-orang itu . seperti apa itu.com/abclit. Ruangan hening. Saya in gin tahu.com/abclit. Mas.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Mbak. Tiba-tiba seorang perempuan menyembulkan mukanya di pintu. janji Tuhan tent ang keadilan. saya lan gsung menstruasi empat bulan tanpa pernah berhenti . Semua diam. Saya menjerit. Mbak. Ibu itu bangkit lalu keluar. hanya terdengar isak Mirna yang tertahan. Ibu itu masuk sambil berkata. Sebelum saya memakai pakaian. saya harus ke tempat kesripahan. dan itu dipotret. Saya tidak apa-apa menunggu sampai hari pembalasan yang dilakukan oleh Tuhan. Si Tamu memberi tahu bahwa ada tetangga mereka yang meninggal d unia. Kok ada yang dinista kan seperti ini .

agar ia bisa mendengar apa yang diteriakkan bocah itu. Ibu ba ik-baik saja? Mata Mungil yang Menyimpan Dunia Post: 03/13/2006 Disimak: 288 kali Cerpen: Agus Noor Sumber: Kompas. Setiap pagi. Kadang berloncatan. http://www. Ketika ibuku menyapa. Berkoreng di lutut kirinya. Usianya paling 12 tahunan. Rambutnya kusam kecoklatan karena panas matahari. Gustaf hanya melihat mulut bocah itu seperti berteriak dan tertawa-tawa.com/abclit. dan hanya bisa bertanya. Kadang Gustaf ingin menurunkan kaca mobil. aku bahkan tidak tahu harus berkata apa. Setiap Gustaf berangkat kerja dan terjebak rutin kemacetan perempatan jalan menjelang kantornya. Karena kaca mobil yang selalu tertutup rapat. saat dia mengibaskan kedua tangannya bagai menghalau sesuatu yang bet erbangan. kami bertiga menelepon ibu kami masing-masi ng. Gustaf tak tak bisa mendengarkan teriakan-teriakan bocah itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Kadang hanya merunduk jongkok memandangi trotoar. Sel alu bercelana pendek kucel.processtext.html Hari masih gerimis. Di dalam taksi.com/abclit. seolah ada yang perlahan tumbuh dari celah conblock. Tapi Gustaf malas menghadapi puluhan pengemis yang pasti akan menyerbu begitu kaca mobilnya terbuka. ia selalu melihat bocah itu tengah bermain-main di kolong j alan layang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia tak banyak beda dengan para anak j alanan yang sepertinya dari hari ke hari makin banyak saja jumlahnya.processtext. Hanya saja Gustaf sering merasa a da yang berbeda dari . Maka Gustaf hanya memandangi bocah itu dari dalam mobilnya yang merayap pelan d alam kemacetan. seperti menjolok sesuatu. Edisi 03/12/2006 Selalu.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Memandang mata itu, Gustaf seperti menjenguk sebuah dunia yang menyegarkan. Hin gga ia merasa segala di sekeliling bocah itu perlahan-lahan berubah. Tiang listrik dan lampu j alan menjelma menjadi barisan pepohonan rindang. Tak ada keruwetan, karena jalanan telah menjadi sunga i dengan gemericik air di sela bebatuan hitam. Jembatan penyeberangan di atas sana menjelma titian bambu yang menghubungkan gedung-gedung yang telah berubah perbukitan hijau. Dari retakan tr otoar perlahan tumbuh bunga mawar, akar dedaunan hijau merambat melilit tiang lampu dan pagar p embatas jalan, kerakap tumbuh di dinding penyangga jalan tol. Gustaf terkejut ketika tiba-tiba ia melihat seekor bangau bertengger di atas kotak pos yang kini tampak seperti terbuat dari gula-gula. Ai r yang jernih dan bening mengalir perlahan, seakan-akan ada mata air yang muncul dari dalam selokan. Kica u burung terdengar dari pohon jambu berbuah lebat yang bagai dicangkok di tiang traffic light. Gustaf terpesona menyaksikan itu semua. Ia menurunkan kaca mobilnya, menghirup lembab angin yang berembus lembut dari pegunungan. Tapi pada saat itulah ia terkejut oleh bising p ekikan klakson mobil-mobil di belakangnya. Beberapa pengendara sepeda motor yang menyalip lewat trotoar melotot ke arahnya. Seorang polisi lalu lintas bergegas mendekatinya. Buru-buru Gustaf menghidupkan mobilnya dan melaju. Gustaf jadi selalu terkenang mata bocah itu. Ia tak pernah menyangka betapa di dunia ini ada mata yang begitu indah. Sejak k ecil Gustaf suka pada mata. Itu sebabnya ketika kanak-kanak ia menyukai boneka. Ia menyukai bermacam w arna dan bentuk mata boneka-boneka koleksinya. Ia suka menatapnya berlama-lama. Dan itu rupanya membuat Mama cemas waktu itu Mama takut ia akan jadi homoseks seperti Oom Ridwan, yang kata Mam a, sewaktu kanak-kanak juga menyukai boneka lantas segera membawanya ke psikolog. Berminggu-m inggu mengikuti terapi, ia selalu disuruh menggambar. Dan ia selalu menggambar mata. S ering ia menggambar mata yang bagai liang hitam. Sesekali ia menggambar bunga mawar tumbuh dari dala m mata itu; mata dengan sebilah pisau yang menancap; atau binatang-binatang yang berloncatan dari dalam mata berwarna hijau toska. Ia senang ketika Oma memuji gambar-gambarnya itu. Oma seperti bisa memahami apa yang ia rasakan. Ia ingat perkataan Oma, saat ia berusia tujuh tahun, Mata itu seperti jendela hat i. Kamu bisa menjenguk perasaan seseorang lewat matanya . Sejak itu Gustaf suka memandang mata setiap oran

g yang dijumpainya. Tapi Papa kerap menghardik, Tak sopan menatap mata orang seperti itu ! Papa menyuruhnya agar selalu menundukkan pandang bila berbicara dengan seseorang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Di mana-mana Gustaf hanya melihat mata yang keruh menanggung beban hidup. Mata yang penuh kemarahan. Mata yang berkilat licik. Mata yang tertutup jelaga kebencian. Karena itu, Gustaf jadi begitu terkesan dengan sepasang mata bocah itu. Rasanya, itulah mata paling indah yang pernah Gustaf tatap. Begitu bening begitu jernih. Mata yang mungil tapi bagai menyimpan dunia. Alangkah menyenangkan bila memiliki mata seperti itu. Mata itu membuat dunia ja di terlihat berbeda. Barangkali seperti mata burung seriwang yang bisa menangkap lebih banyak warna. Setiap kali terkenang mata itu, setiap kali itu pula Gustaf kian ingin memilikinya. Sembari menikmati secangkir cappucino di coffee shop sebuah mal, Gustaf memperh atikan mata orang-orang yang lalu lalang. Mungkin ia akan menemukan mata yang indah, seperti mata bocah itu. Tapi Gustaf tak menemukan mata seperti itu. Membuat Gustaf berpikir, bisa jadi mata b ocah itu memang satu-satunya mata paling indah di dunia. Dan ia makin ingin memiliki mata itu. A gar ia bisa memandang semua yang kini dilihatnya dengan berbeda . Gustaf kini bisa mengerti, kenapa bocah itu terlihat selalu berlarian riang karen a ia tengah berlarian mengejar capung yang hanya bisa dilihat matanya. Bocah itu sering berloncatan seba b itu tengah menjoloki buah jambu yang terlihat begitu segar di matanya. Mata bocah itu pasti lah melihat sekawanan burung gelatik terbang merendah bagai hendak hinggap kepalanya, hingga ia mengib as-kibaskan tangan menghalau agar burung-burung itu kembali terbang. Ketika berjongkok, pastilah bo cah itu sedang begitu senang memandangi seekor kumbang tanah yang muncul dari celah conblock. Semua it u hanya mungkin, karena mata mungil indah bocah itu bisa melihat dunia yang berbeda. Atau karena mata mungil itu memang menyimpan sebuah dunia. Tentulah menyenangkan bila punya mata seperti itu, batin Gustaf. Apa yang kini ia pandangi akan terlihat beda. Ice cream di tangan anak kecil itu mungkin akan meleleh menjadi madu. Pita gadis yang digandeng ibunya itu akan menjadi bunga lilly. Di lengkung selendang sutra yang dikenakan manequin di etalase itu akan terlihat kepompong mungil yang bergeletaran pelan ketika perlahan-lahan ret ak terbuka dan muncul seekor kupu-kupu. Seekor kepik bersayap merah berbintik hitam tampak merayap di atas meja. Eceng

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Betapa menyenangkan bila ia bisa menyaksikan itu semua karena ia memiliki mata bocah itu. Bila ia bisa memiliki mata itu, ia akan bisa melihat segalanya dengan berbeda sekaligus akan memiliki mata paling indah di dunia! Mungkin ia bisa menemui orang tua bocah itu baik-baik, menawarin ya segepok uang agar mereka mau mendonorkan mata bocah itu buatnya. Atau ia bisa saja merayu bocah it u dengan sekotak cokelat. Apa pun akan Gustaf lakukan agar ia bisa memiliki mata itu. Bila perlu ia menculiknya. Terlalu banyak anak jalanan berkeliaran, dan pastilah tak seorang pun yang peduli bila s alah satu dari mereka hilang. Gustaf tersenyum. Ia sering mendengar cerita soal operasi ganti mata. Ia tingga l datang ke Medical Eyes Centre untuk mengganti matanya dengan mata bocah itu! Gustaf hanya perlu menghilang sekitar dua bulan untuk menjalani operasi dan per awatan penggantian matanya. Ia ingin ketika ia muncul kembali, semuanya sudah tampak sempurna. Tent u lebih menyenangkan bila tak seorang pun tahu kalau aku baru saja ganti mata, pikirnya. Orang-orang pasti akan terpesona begitu memandangi matanya. Semua orang akan memujinya memiliki ma ta paling indah yang bagai menyimpan dunia. Pagi ketika Gustaf berangkat kerja dan terjebak rutin kemacetan perempatan jala n menjelang kantornya, ia melihat seorang bocah duduk bersimpuh di trotoar dengan tangan terjulur ke ar ah jalan. Kedua mata bocah itu kosong buta! Gustaf hanya memandangi bocah itu. Ia ingin membuka jende la, dan melemparkan recehan, tapi segera ia urungkan karena merasa percuma. Ia melangkah melewati lobby perkantoran dengan langkah penuh kegembiraan ketika melihat setiap orang memandang ke arahnya. Beberapa orang malah terlihat melotot tak percaya. G ustaf yakin mereka kagum pada sepasang matanya. Gustaf terkesima memandang sekelilingnya . Dengan gaya anggun Gustaf menuju lift. Begitu lift itu tertutup, seorang perempuan yang tadi gemetaran memandangi Gust af terlihat menghela napas, sambil berbicara kepada temannya.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ya. Persis mata iblis! Jakarta, 2006 Cucu Tukang Perang Post: 03/07/2006 Disimak: 199 kali Cerpen: Soeprijadi Tomodihardjo Sumber: Kompas, Edisi 03/05/2006 Setiap hari lelaki itu berbaring di ranjang, makan di ranjang, baca koran di ra njang, apa pun di ranjang. Setiap hari pula seorang perawat yang rajin datang memberi layanan kemanusiaan: menata kamarnya, menyeka tubuhnya, mengantar sarapan, meletakkan selembar koran. Di pengujung musim rontok itu ketika angin laut yang dingin berembus menembus t ingkap-tingkap jendela, datang perawat baru seorang pemuda yang ramah dan belum pernah dikenalnya . Pasti bukan sekadar basa-basi bila si pemuda mencoba tanya ini-itu tentang kesehatannya, asa l kota tempat tinggalnya, pekerjaannya, dan beberapa hal yang ingin diketahuinya sebagai peraw at baru di sanatorium kaum penderita cacat itu. Sambil tak lupa mengingat-ingat ajaran Zuster Kepala d alam kursus singkat beberapa waktu sebelumnya, ia ingin menjalin keakraban ketika memperkenalkan dir i, justru pada hari pertama masa dinas sipilnya. Seperti ia lakukan pada penghuni kamar-kamar lainny a, ia memberi salam, membuka percakapan dengan maksud merebut hati lelaki itu agar dirinya dihargai s ebagai perawat yang berwibawa dan tidak diremehken kecakapannya. Dengan takzimnya, ia menyapa, Selama t pagi, Meneer.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Si pemuda merasa kurang dihiraukan dan tak ingin diperlakukan begitu dingin pad a hari-hari berikutnya. Sekali Anda membiarkannya, seterusnya akan diremehkan, pesan Zuster Kepala kepada setiap perawat baru yang ditempatkan di bawah pengawasannya. Sejumlah pasien lain di ka mar-kamar lain yang ia layani di sanatorium itu selalu menyambut salamnya dengan santun, lalu b angun, dan segera bangkit untuk berbenah diri menjelang jam sarapan. Tetapi, tidak demikian halnya dengan lelaki itu. Dan ia teringat nasihat Zuster Kepala agar tak membiarkan pasien bermalas-malas. Nam un, tata tertib yang berlaku harus ditaatinya: ia tak diperbolehkan bersikap kasar, apalagi gusar, me skipun ada pasien yang rewel dan malas bangun pagi sebelum jam sarapan. Ia lantas coba mengajaknya berb icara sambil membenahi tempat sampah di pojok kamarnya. Musim rontok hampir berakhir Meneer, angin laut masih terus berembus dengan kenc ang, tetapi tiap pagi jendela mesti dibuka supaya udara di kamar menjadi segar. >1< Ya, jawab lelaki itu, masih saja tidur membujur dengan muka menghadap ke atap.

Si perawat muda merasa tak cukup puas dengan sikap lelaki itu lantas coba mende saknya, Pagi sekali saya sudah harus bangun, menggenjot sepeda dari rumah, empat kilometer jauhnya. Sampai di sini Anda masih enak-enakan meringkuk di bawah selimut. Ayo bangun, Meneer! Ya, mulut lelaki itu menyahut, tetapi tak sedikit pun membuka selimutnya.

Karena ruangan dalam kamar agak gelap lantaran gorden jendela belum dibuka, pem uda itu menyalakan lampu, menatap wajah si lelaki yang terlihat pucat di bawah sinar lampu kamar ya ng mendadak menyilaukan matanya. Sebenarnya ini bukan lapangan kerja yang cocok buat saya, Meneer. Tetapi, apa bo leh buat, saya terpaksa melakukannya, kata si pemuda. Ya, sahut lelaki itu singkat.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Hhmm, lelaki itu mulai beringsut dari balik selimut seakan-akan menaruh perhatian untuk menuruti perintahnya. Coba, Anda renungkan, kata perawatnya, ...perang dingin sudah berakhir, Pakta Wars awa sudah lama bubar dan kita hidup di zaman damai, tidak memerlukan rekrut serdadu baru. Lantas buat apa orang dipaksa menjalani wajib dinas militer? Cukup dilakukan oleh mereka yang su dah profi saja, bukan? >d 1< Mmmm, lelaki itu mengerinyutkan muka, mungkin tak senang mendengar obrolan s eorang anak muda yang merasa sok tahu dan lebih tahu daripada dirinya. Kendati bukan jawaban yang memuaskan, si pemuda terus saja mengobrol, lebih ban yak tentang kisah dan keluh kesahnya sendiri sambil menata meja untuk menyiapkan sarapan setelah m embenahi kamar lelaki itu. Delapan belas bulan saya harus melayani Anda di sini! Ini dinas sipil, gajinya k ecil Meneer, tetapi bagi saya lebih manusiawi daripada jadi tentara! Ya.... Nah, bayangkanlah, saya akan kehilangan satu setengah tahun. Saya terpaksa menun da studi saya di universitas! bual pemuda itu semata-mata bermaksud mengangkat derajat dirinya sen diri sebagai pemuda yang berpendidikan dan bukan perawat yang sembarangan. Yaaa.... Anda tahu sekarang, kenapa saya berada di sini, kerja kasar seperti ini. Sebabny a, saya menentang perang dan menolak dinas wajib militer karena keyakinan agama saya.

http://www. bukan? tu: sekitar empat puluh.. Suara lelaki itu terdengar datar.html Ya. hanya seperti gumam dan tetap tidak tanggap p ada segala omongannya.. Ya? Tetapi. perang masih juga terjadi sesudah Pakta Warsawa bubar.processtext. terka si pemuda sambil menaksir usia lelaki i . Bosnia.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di Serbia. http://www. Kroasia.. sebagai profesi. Mmmm.com/abclit. Meneer. Dan ia mendapat kesan. tetapi ada kesulitan dalam h al bercakap-cakap. Mmmm. Tetapi. Itu lain dengan wajib dinas militer seperti yang saya maksudkan.com/abclit. Irak. Perang memang mengerikan. Saya tak tahu. Tragisnya. Pemuda itu lantas benar-benar yakin lelaki itu belum mampu berbicara secara norm al setelah mengalami stroke sebelum dirawat di sanatorium. Aku bisa terus mengobrol tanpa mengharapkan jawaban dari dia. M embunuh lalat saja saya tidak tega.Generated by ABC Amber LIT Converter. d alam satuan apa. lelaki itu tidak tuna telinga seperti ia duga dan dengan jelas dapat menangkap pembicaraan orang. Anda pernah berdinas di mana. perang selalu berarti membunuh atau dibunuh.processtext. pikirnya. Jawaban yang meragukan tentu saja. Ia agak kecewa mengapa Zuster Kepala tidak memberi informasi tentang diri lelaki yang satu ini. Ya. misalnya. Ia lantas mengira lelaki itu pernah mengalami stroke dan sekarang sedang dalam p roses penyembuhan. Itu saya tidak bisa.

Tiap pagi jendela perlu dibuka supa ya ada pergantian udara di kamar Anda. Terima kasih.processtext. Ya. Meneer! Lakukanlah mulai esok. bangun! Saya harus menyeka tubuh Anda. Belum pernah ia melihat seorang manusia tanpa telapak tang an. ujarnya.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. lalu duduk dengan kaki ongkang-ongkang di pinggiran ranjang. Lelaki itu buru-bur u mengangkat selimut dan beringsut.html Anda tentu bisa melakukannya sendiri.com/abclit. Si p erawat mendadak terkesiap ketika matanya menatap kedua tangan lelaki itu. Ya. buka jendela setiap pagi demi keseh atan Anda sendiri. Kedua ujung lengan lelaki itu tampak bulat dan mengilat dengan goresan-goresan bekas jahitan . si pemuda yang mulai kehilangan kesabaran. kapan itu terjadi. Ia merasa diguncang pe rasaan iba yang menggetarkan dadanya. lalu ditutup lagi bila udara dingin. Tidak terlalu sukar. Cukup beberapa menit saja. Ayo Meneer. Ya.Generated by ABC Amber LIT Converter. bukan? Cukup sambil berbaring saja. Naluri kemanusiaan tiba-tiba memaksa si pemuda membatalkan sederet pertanyaan d alam hatinya: apa yang terjadi pada kedua telapak tangannya.processtext. di mana? Ia tahu b ekas-bekas jahitan itu telah menjawab sendiri: bukan pembawaan sejak lelaki itu dilahirkan. http://www. desak . http://www. lantas mengganti seprai. Akhirnya berhasil juga perawat muda itu menyuruhnya bangun.

kakek saya lupa. saya rada neuwsgierig sebenarnya.html Meneer. Delapan ribu orang Bosnia dibantai t entara Serbia! Tetapi Anda tidak berada di front Bosnia. Sering kali korbannya malah bekas kawan sekolah atau sesama tetangga. Meneer. Mereka memerkosa wanita. apakah Anda pernah berdinas di Bosnia? Ya. Konon.. Ya. Meneer. bukan? Mmmm.com/abclit. Mereka adalah rakyat yang melarat tetapi berjiwa damai. tentara Ambon memang tu kang perang.processtext. Saya menentang perang Meneer. http://www.processtext. Tetapi. . Perang adalah cara paling gila dalam memecahkan perselisihan antarmanusia. Mereka bahkan melakukannya di depan suami dan a nak-anak.. http://www. Kakek saya tukang perang Meneer sampai akhir hayatnya masih mengharap saya berangkat ke medan perang di Maluku Selatan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Suku Ambon sendiri adalah pemeluk agama yang kusuk. Bagaimana bisa manusia sekejam itu! Mmmm. mereka berada di bawah perin tah penjajah..com/abclit. Ya? Saya sendiri menentang perang.... Ribuan orang yang tidak berdosa juga dibantai. apalagi melawan bangsa sendiri. Meneer.Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya ingat gambar kuburan massal yang baru kemarin dulu dibongkar di Kosovo. di zaman dia dulu.

Untuk itu ia sendiri tak punya cukup waktu. tidak semua orang di negeri ini suka bicara tentang kekejaman. Cepat-cepat ia rampungkan menyeka tubuh lelaki itu. Delapan ribu orang Islam. Ketika ia berpaling. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Maafkan saya. Saya sudah membunuhnya karena Anda tidak tega me lakukannya. katanya sambil meletakkan koran de Telegraaf terbitan hari itu di a tas ranjang. dan mengganti seprai. Mereka kelewat percaya pada budi baik Karazic dan Mladic. Tiba-tiba didengarnya suara pukula n-pukulan di meja.processtext.. Saya terkadang lupa. Dengan menenteng sekantong sampah dan nampan berisi cangkir dan piring kotor. Lelaki itu menatapnya sambil kembali menelentang di ranjang. T api lihatlah gambar kuburan massal yang dibongkar itu di halaman dua. isindir. Si perawat belum j uga merasa puas dengan sindiran yang ia lontarkan. http://www. menukar piyamanya. seperti baru sadar. ya. bukan? Cukup sambil berbaring saja. Ia si pemuda nyengir karena merasa d . Lihat ini lalat! kata lelaki itu. Tidak terlalu sukar.com/abclit. Ia lantas bungkam. ia melangkah keluar dari kamar. Oh! Saya tidak mengira Anda mampu melakukannya. bukan? Ahh. Meneer! Mere ka menjagalnya hanya karena perbedaan ras dan agama. Beberapa jompo lainnya mesti juga didatanginya satu demi satu.processtext. Tentu saja perawat muda itu terkejut mendengar reaksi singkat dari mulut lelaki itu. lelaki itu membiarkan dirinya membual terus tanpa dijawab de ngan serius kecuali dengan suara ahh yang berarti membantah. Kebodohan yang keterlaluan di pihak pasuka n Belanda.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Mmm.. Lantas menyerahkan nas ib warga Sebreniza kepada tukang-tukang jagal itu. dilihatnya kedua ujung lengan lelaki itu menjepit lempitan koran dan dengan cekatan memukul-mukul meja. kamar demi kamar. Ia lantas jadi malas untuk mengajak lel aki itu berbicara berlama-lama.com/abclit..

http://www.. ujar lelaki itu. Ya. tak semuanya berhasil dijinakkan. Anda tak tahu apa yang terjadi di Sebreniza. perang perlu d ilanjutkan.processtext. Saya kehilangan dua tangan. Tetapi. Dinas s ipil gajinya kecil! *** Paran. tetapi.html Ah. kata Anda. bukan? Lebih manusiawi daripada jadi tentara. http://www. kerja sipil gajinya kecil.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pemuda itu melangkah keluar. Nah. 7206 ..processtext. cucu tukang perang.com/abclit. mulutnya diam.. Siapa sebenarnya nama Anda? Patti Sahetapi Meneer.com/abclit. tolonglah Anda ambilkan sarapan saya. tetapi menggumam dalam hati. Apa? Anda bilang apa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tiap jengkal tan ah berisi ranjau. Meneer? Perang mesti dilanjutkan! Hanya dengan perang kita bisa melawan kebiadaban. Tetapi. Anda kira Milosevic dan pengikutnya akan berhenti melakukan masaker tanpa dilawan dengan perang? Ya. Panggil saja Patti.

Ikan itu terus saja berenang dalam akuarium kaca berukuran cukup besar. Sesekali melesat menyambar serangga yang mendekat di luar akuarium. tapi meyakinkan keganasannya. Usaha ikan arwana itu kelihatan bodoh. seperti tak henti-hent inya terpesona menyaksikan gerakan akrobatik ikan cantik yang garang itu. Diikutinya langkah-langkah rombongan terakhir yang menghadap Wali Kota itu dengan rasa cemb uru dan sebal. Cemburu pada tamu-tamu yang telah mendahuluinya menemui Wali Kota. Beberapa detik. . pintu menuju ruang tamu utama.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Post: 02/27/2006 Disimak: 187 kali Cerpen: Harris Effendi Thahar Sumber: Kompas. http://www.processtext. Tamu-tamu yang menunggu giliran dipanggil ajudan untuk seg era menghadap Wali Kota di ruang penerimaan tamu di sebelah ruang duduk itu.com/abclit. berputar-putar dengan gagahnya.com/abclit. duduk enam orang tamu pria d an satu perempuan menunggu panggilan. Pak Muis. terdengar bunyi bel dari ruang tamu sebe lah. Di kursi-kursi berhadap-hadapan dengan Engku Nawar. Dengan bahasa kasarnya. Engku Nawar yang di atas tujuh puluh tahun itu hanya bisa menduga bahwa seperempat jam lagi pukul nol-nol. Engku Nawar menarik nafas pan jang. kata ajudan itu sambil tergopoh membuka Ketujuh orang yang duduk di hadapan Engku Nawar tadi ternyata satu rombongan ya ng melangkah dengan bergegas menuju ruang tamu utama Wali Kota. Edisi 02/26/2006 Kapan ikan tidur dan istirahat? Tidak ada yang tahu. SH dan rombongan. dan tiap sebentar ia membangunkan cucu perempuannya yang berkali-kali tertidur sambil duduk di kursi tamu yang lebar itu. ajud an yang lincah seperti arwana itu muncul lagi sambil tersenyum yang kelihatannya palsu. dipersilakan. Rasa capai dan mengantuk sengaja diusirnya dengan paksa. Tidak juga Wali Kota yang memelihara ikan arwana di dalam rumah dinasnya. Jam dinding yang tiap seperempat jam bermusik nyaring untuk kesekian kalinya be rnyanyi menjelang tengah malam. Tak lama. ajudan itu tidak saja meny ebalkan. tapi sangat kurang ajar terhadap orang tua seperti dirinya yang merasa bukan sembarang orang . S iripnya yang mengilap keperakan kadang-kadang memantulkan sinar lampu yang menyilaukan mata t amu-tamu yang terpesona melihatnya. dan sebal den gan perlakukan ajudan yang mirip arwana itu. Ajudan setengah berlari membuka pintu. dan menutup kembali.processtext. masuk. http://www.

.

Semua seperti bermandikan cahaya listrik yang melimpah ruah. Tadi sudah isi formulir bukan? N ah. Sabar. nama . Tunggu saja. Engku Nawar terpesona dengan pemandangan yang menakjubkannya. Dari percakapan orang-orang. nanti saya sampaikan. alamat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Baginya waktu terasa berjalan lambat. keperluan. Saya cuma sebentar. Ia merasa s esak duduk . tuh. Boleh saya menemuinya sebentar saja. Minum dulu.com/abclit. Engku Nawar mencoba bersabar. Seseorang berpakaian seragam datang membawa sekardus air minum kemasan dalam ge las-gelas plastik. http://www.processtext. Seseorang berpakaian hansip mempersilakan tamu-tamu itu duduk di ruang sebelah rumah jaga di samping rumah gedung kediaman resmi Wali Kota itu. terdengar seseorang ber kata: Pak Wali lagi makan malam dengan tamu-tamunya dari Jakarta. Ambil saja airnya di sini. habis itu saya pulang. Ibu. Dari ruang tamu yang terbuka itu. pohon dan tanaman hias serta halaman parkir di belakang yang luas. Lelaki tua itu merasa tak mampu lagi menulis. Sarini. Semua mengisi formulir yang sa ma. barangkali lima menit. tamu-tamu rombongan dan perorangan s ilih berganti datang berkendaraan mobil. yang dari tadi memegang map berisi surat-surat penting itu cepat-cepat mengisi formulir itu dan memberikan pena pada kakeknya untuk menandatanganinya.html Ajudan hanya mendengar dengan wajah datar sambil berkata: Isi formulir ini. Lampu-lampu taman yang besar d an terang.processtext. Sebentar lagi Bapak juga dipanggil. yang sudah merasa haus. ajudan sudah membawa formulir Bapak itu ke dalam. Sebentar lagi selesai. Pak. Silakan Pak.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Engku Nawar berdiri dan mendekati orang yang bicara b arusan sambil berbisik. Tak lama. tapi cucunya. motor. minuman datan g. dan jalan kaki. Mendengar pernyataan itu. http://www.

Nyawa tantangannya.processtext. yang dikenal b erani. kedua lelaki itu . Bagian depan kincir penggilingan gabah itu berfungsi sebagai warung kopi dan se kaligus tempat tinggal Engku Nawar sekeluarga.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi. Beras yang dihasilkan kincir itu biasanya diangkut ke kota dengan pedati yang ditarik oleh sapi benggala jantan yang kuat. Engku Nawar harus bermuka dua. Wali Kota baru itu adalah putra Kapten Tulus. Mereka selamat ke kaki bukit melalui sungai kecil yang berhulu di kaki bukit itu. komandan pasukan PRRI. Akan tetapi. di situ ada pengkh ianat yang menyediakan diri untuk jadi mata-mata. ketika Engku Nawar dan Kapten Tulus menikmati kopi tubr uk di gudang gabah. En gku Nawar merasa sangat bahagia. Hanya ada sat u kincir penggilingan gabah di kampung itu. Pada masa itu. Komandan patroli selalu berbincang-bincang dan saling bertukar informasi dengan Engku Nawar. Dialah yang menjabat sebagai Wali Kampung yang dipercaya ole h TNI dan Tentara PRRI. antara pasukan TNI atau yang disebut dengan Tentara Soeka rno dan pasukan PRRI yang memberontak. biasanya mampir di warung kincir itu. tempat masya rakat mengurus surat-surat dan KTP.processtext. Kapten Tulus. Suatu malam bergerimis. dar i kejauhan. warung kincir itu dikepung dan ditembaki oleh Tentara Soekarno. Kantor Wali Kampung adalah warung itu juga.html Hampir dua tahun lalu. tak jauh dari Kampung Padangilalang. Hal itu telah berlangsung sejak perang dimulai 15 Ap ril 1958. di bulan puasa.com/abclit. Engku Nawar. Rahasia Engku Nawar akhirnya terbongkar j uga oleh pihak Tentara Soekarno. sebagian beras itu dipas ok untuk kebutuhan pasukan PRRI di kaki bukit. tak ada yang mau menjabat sebagai Wali Kampung karena posisinya terjepit di antara dua kekuatan yang sedang berperang. Kalau pasukan TNI patroli ke perbatasan. http://www. Kapten Tu lus dan Engku Nawar lolos dari kepungan melalui lubang sumbu roda air penggerak gilingan gabah . Lain halnya kalau malam telah larut. dan b eberapa orang anak buahnya sering menyusup ke warung kincir itu melalui sungai kecil yang mengalir dengan deras di belakang kincir.com/abclit. ketika Wali Kota ini terpilih dengan cara demokratis. Air sungai itulah yang memutar roda kincir penggiling gabah den gan tujuh balok tegak yang menjadi alu penumbuknya. Akan tetapi. yakni milik Wali Kampung muda. komandan pasukan P RRI di garis depan yang bermarkas di kaki bukit. di mana ada perang. Mau tidak mau. meski sanga t berbahaya. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Perjanjian rahasia antara Kapten Tulus dan Engku Nawar itu pada tahun per tama belum tercium oleh pihak Tentara Soekarno.

menyaksikan warung kincir itu terbakar. Istri dan dua anak Engku Nawar yang masi h balita ikut jadi abu. .

datang menjump ai Engku Nawar. lebih baik dijadikan uang untuk m odal Engku naik haji dan anak cucu. datang saja ke rumah sehabis magrib. http://www. kalau Engkau sayang sama almarhum bapak saya.com/abclit. Untuk apa tanah buruk itu sama kamu Indober. Wali Kota bertepuk tangan dan mengumumkan kepa da stafnya: Orang tua ini adalah orangtua saya juga.processtext. Satu-satunya warung di mulut jala n ke TPA milik Engku Nawar itu makin hari makin ramai. Karena ekonomi mulai membaik itulah cucu Engku Nawar d apat menamatkan SMA dan melanjutkan ke kursus komputer di pusat kota.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Tempat pembuangan akhir sampah kota.com/abclit. Kapan Engku ada perlu dengan saya. Engku Nawar berubah nasibnya sebagai pemilik warung di depan jalan m asuk ke TPA. cucunya itu sudah dibelikan sepeda . Engku Nawar. para pemulung dan cal o-calo tanah. di situ ada Engk u Nawar. ia hanya jadi pengrajin lidi daun kelapa untuk bahan sapu. Ia bagaikan sepasang sejoli dengan ayah saya dulunya sewaktu masih menjadi tentara pemberontak PRRI. Sebelumnya. Engku Nawar bangga campur terharu ketika Wali Kota mengumumkan hubungan dan per sahabatan almarhum Kapten Tulus dengan dirinya. Warung itu dikelola oleh anak perempuan satu-satunya dengan suaminya yang dulunya jadi sopir oplet. Ketika orang tua itu mengiyakan. Tanah itu tidak subur. Tapi. mampir minum kopi di warung itu. i Kota sebelum meninggalkan gubuk Engku Nawar.processtext. Semua orang tahu. ia bisa hidup lebih baik.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Di mana ada bapak saya.. sej ak tanahnya yang di kaki bukit itu dijadikan TPA.. anakku? Untuk dijadikan TPA.html Beberapa bulan setelah menjadi Wali Kota putra Kapten Tulus itu. Sopir-sopir truk sampah. Bahkan. bisik Wal Sejak itu. juallah tanah kosong di kaki bukit itu kepada pemerintah kota.

Ini bukan kemauan saya. Engku Nawar ingin ben ar salah seorang keturunannya jadi pegawai pemerintah.html Tapi. Sebentar-sebentar menjawab telepo n.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ruang tamu di bagian tengah rumah dinas itu. Engku Nawar tidak percaya. dipersilakan menunggu di ruang tunggu dalam. ternyata semua tamu yang telah terdaftar masuk ke ruang itu. nomor tiga. tugas ajudan itu berat. Or ang-orang bilang. ia masuk bersama puluhan tamu yang hendak bertem u Wali Kota dengan berbagai kepentingan itu. dan selanjutnya. tak satu pun kantor yang mau menerima lamarannya. Di ruang yang terbatas itu. kecuali Engku Nawar. setiap orang yang dipanggil dan diantar ke ruang tamu utama menghadap Wali Kota. sesuai urutan mendaftar. yang lain seperti protes. lebih baik menemuinya di rumah. Jam dinding bernyanyi untuk pukul sembilan malam. Orang-orang bilang. besar sekali.processtext.com/abclit. http://www. Engku Nawar tidak setuju. kemudian pada ajudan itu. itulah yang membuat Engku Nawar gelisah. nomor dua. Semua seperti diatur oleh ajudan yang berpak aian rapi itu sambil terus memegang kertas-kertas formulir yang telah diisi tamu-tamu. Tamu-tamu itu pun disambut oleh pelayan yang menghidan gkan semangkuk teh panas untuk masing-masing tamu. Pak Wali yang minta.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi. Semula. dengan tanda bel listrik. Tapi ia masih berharap. Engku Nawar sadar. http://www. Sudah setahun lamanya Sarini tam at kursus komputer.processtext. Engku Nawar mengira hanya dia saja yang dipanggil. Sabar. Tiap sebentar ajudan itu keluar masuk ke ruang tamu depan. Tiap kali ikut tes. Kalau ke kant or. Dengan sedikit lega. kata ajudan beram but cepak tadi. hampir tidak dapat layanan kalau masalah keluarga. Itu pasti pandai-pandainya ajudan arwana itu. Padahal. Keduanya sama-sama lincah.com/abclit. Tamu sebanyak itu. sang ajudan mondar-mandir dengan sikap sigap dan te gas. tanpa banyak senyum. Ia mau mengadukan nasib cucunya itu kepada Wali Kota Indober Tulus. mesti pakai uang jutaan. Kalau saja ia tidak tua. Pak. Dan. ia akan mendapat giliran p ertama. Buktinya? Nomor satu. tapi tidak dinyatakan. dan itu pernah dialaminya sewaktu menjadi ajudan . Meski tidak dibantahnya. c ukup dapat tempat duduk di sofa yang empuk. niat itu dite kannya. Engku Nawar belum juga dipersilakan menghadap. Bapak Engku Nawar. ia akan menerobos masuk. Sarini tidak lulus. Orang-orang yang sabar menunggu lebih banyak mencurahkan perhatian pada ikan arwana di dalam akuarium. Kadang-kadang tergopoh-gopoh masuk menerobos pintu yang membatasi ruang itu dengan ruang tamu utama karena telepon itu penting dan dari orang penting untuk Wali Kota.

orangtua Wali Kota itu. .Kapten Tulus.

Pak. Menguap dan cepat tersadar. 5 Januari 2006 ajudan menggoyang-goyang Engku Nawar yang tertidur di . perutnya terasa mulas hingga ia tak mampu menahan berak di celananya . Wali Kota juga sudah kelihatan lelah dan bermata merah. su dah malam. Engku Nawar mengucek-ucek matanya.processtext. http://www. Angin malam menggigilkan Engku Nawar di atas sepeda moto r cucunya. Wali Kota telah berada di depannya. Wali Kota dan ajudan arwana itu mengantar Engku Nawar yang berjalan tertatih-ta tih dibimbing cucunya ke depan pintu.. http://www.processtext. Sekarang pulanglah dulu.*** Rawamangun. Atau saya suruh antar pakai sopir? Tidak usah Pak Wali. besok atau lusa lewat pukul dua. Di perjalanan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. nanti kasi sama ajudan saya ini di kantor. Kalau Engku ada perlu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Maaf Engku. Saya hari ini banyak tamu. tulis saja surat. Saya pulang dibonceng cucu saya ini. Gempa susulan? Ajudan tersenyum. Giliran Bapak.com/abclit.html Pak..com/abclit. meski matanya juga sudah merah. kursi sofa itu.

tidak ingin bicara! Dita yang mulai berbicara. pekerjaannya tidak semudah yang dia p ikirkan.html Post: 02/23/2006 Disimak: 205 kali Cerpen: Ratna Indraswari Ibrahim Sumber: Kompas. Dia capek sekali. sekali lagi cuma diam. sehingga penyelesaiannya tidak selalu bisa tuntas. Ini pertemuan pertamanya dengan gadis itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ada banyak kasus yang haru s aku tuntaskan hari ini juga. bisa curhat kepadaku. Gadis ini tidak bisa ngomong. tidak berbicara. Padahal. menurut dokter neurolog. Tina. Tina tidak mencana ngkan permusuhan terhadap dirinya. Keterangan y ang dibaca oleh Dita. kau tidak bisa bicar a atau tidak mampu berbicara.processtext.processtext. Ada banyak kasus yang sangat pelik. http://www. . apakah analisanya ben ar atau tidak? Dita kemudian memencet nomor HP suaminya dan mengirim SMS sangat singkat! Sori. diam saja. Perempuan remaja ini. aku mendengar dari Mamamu. tidak ada yang sa lah dalam diri gadis ini. Hal ini akan memudahkan Dita untuk menganalisa dan membuat dia gnosis.com/abclit. Dita menghela nafasnya. siang ini aku tidak bisa makan siang bersamamu. Apa yang jadi masalahmu sayang? Perempuan muda itu. Edisi 02/19/2006 Perempuan remaja ini sedang berdiri di muka Dita (sang psikiater). Dita merasa lega.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kalau kau mau. Untu ngnya. Bram selalu bisa memberinya semangat saat dia merasa capek dan tidak paham. http://www.

Generated by ABC Amber LIT Converter. keluar dari masalah ini.com/abclit. Dita berhasil membujuk Tina menceritakan sesuatu lewat tulisan. orangtuaku merayakan ulang tahunku yang ke tujuh belas dengan sangat istimewa. aku melihat Mama d icium oleh Om (Adik Papa) dan Mama berkata kepadaku. http://www. takut melihat kemarahan di mata Mama. Wali muridnya menyangka. seperti yang kau pernah ceritakan kepada gurumu bahwa bahasa Indonesia bisa kehilangan akarnya. padahal aku sendiri setiap hari baca koran tidak pernah kulihat yang akan punah dari bahasa kita.html Aku menelepon wali kelasnya. dia tadi m embelikan boneka. sebuah kasus yang menarik bukan? kata Bram menutup teleponnya. Masih menur ut wali muridnya kedua orangtua Tina kelihatan cukup memerhatikan anaknya itu! Sudah kuduga. Tiga bulan yang lampau. meneruskan tulisannya. Aku mengangguk dengan cepat. hanyalah rasa kasih a ntara kakak dan adik. http://www.processtext. Waktu umurku baru menginjak tujuh tahun. Dita berkata sungguh-sungguh. kau harus percaya itu! Sekarang katakan terima kasih kepada Om. S ebuah analisis yang sangat luar biasa dari seorang pelajar SMA. Ini bukan kejahatan. Mama.processtext. aku kepingin pipis. Tina akan bisa menyelesa ikan S1 bahasa dengan baik. Menjadi ahli bahasa yang sangat hebat di masa depan. punya kemampuan berbahasa yang baik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. aku seperti Cinderella yang tanpa kehilangan sepatu kaca (sekalipun ka dang-kadang kubayangkan enak juga kalau sepatuku ketinggalan dan ditemukan oleh seorang Pang eran). Tina. Setelah pesta yang luar biasa itu. yang menyatakan selama ini Tina perempuan yang baik . aku tertidur dengan nyenyak! Aku terbangun dari tidur nyenyakku dan kulihat Mama mencium Om! Kukatakan kepadanya. yang sudah lama kau inginkan. bukan karena apa-apa. ini sangat menyakitkan perasaanmu kan? Tap i solusi yang terbaik. Sayang. sekalipun Tina bukan seorang gadis yang pandai bergaul.com/abclit. apakah ini kasih sayang antara kakak dan adik? . Tulisan itu terbaca demikian. Setelah bertemu beberapa kali.

k asus Tina sangat istimewa. http://www. ng tidak akan pernah sepaham denganku. Ini masalah mereka. Dokter Dita. Tina menuliskan di atas kertas yang dibaca oleh Dita. Bram-nya. yang penting belajarlah dari masalah ini. di seantero dunia ini . O ya. tetaplah melakukan terapi bicara. Dita tertawa dan sebetulnya banyak kasus yang sedang ditanganinya. Dengarlah. Bram menyambar cepat. suamimu yang kakakku itu. apalagi Mamamu punya pergaulan yang luas dan kita tid ak tahu pasti apakah dia bahagia dalam perkawinannya.com/abclit.html Dita memegang tangan Tina dan berkata. Dita menelepon. Seandainya kau Mamaku. perselingkuhan di antara orangtuanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kemudian setelah Tina pergi dari ruangan ini. apakah itu cinta. dia sepertinya menemukan kembali keingintahuannya yang lebar tentang m anusia. sekalipun Papa menurut kamu orang yang baik sek ali? Seharusnya yang kamu lakukan terapi agar bisa ngomong lagi dan jadilah perempuan muda yang bahagia dan penuh cita-cita. Anak perempuanku mema Tina.com/abclit. katakan kepadaku ya . Buat Dita.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. tulis Tina. karena saya yakin kamu tidak akan menghancurkan dirimu sendiri. dokter neurolog menganggap kau bisa mela kukan hal itu sebaik dulu. Kau tahu kasus yang sangat klasik.processtext. Kita saling membutuhkan. kalau pusingmu semakin bertambah. aku tidak tahu. Sehingga . tapi kami saling menyayangi. saya sejak lama ingin sekali bisa bicara lagi. pasti tidak akan bisa mendefinisikan arti cinta itu. Dita tersenyum gelisah. http://www. Kamu pasti bisa. di zaman ini akan sangat sulit mencari ibu yang seperti malaikat. karena tidak mungkin bisa diperbaiki lagi. dan saya kepingin me nyanyi atau membaca puisi untuk anak-anak yang ditelantarkan oleh orangtuanya. sayang.

kalau Eyang tidur di kamarku. Aku merasa jijik kepada Mama dan Papa yang te lah melahirkan aku dan terkutuklah mereka karena tak bisa aku ceritakan ini kepada Eyang. Papa dari anaknya . yang menyayanginya. ia tidak ingin membandingkan Bram dengan. Sungguh. apaka h dia tidak menyukai suaminya? Rasanya tidak! Dia tetap menghormati suami sebagai kepala kel uarga. aku tahu di dalam tubuhku ada sebuah keinda han. Aku merasa kalau bercerita hal itu lebih memalukan daripada aku ke pergok dalam keadaan telanjang di mukanya. namun Eyang bilang. Tina datang lagi. ha-ha-ha-ha. Pada suatu senja. Ketika dokter menganjurkan aku untuk menulis pengalamanku ini.html Bram mendengarkan ceritanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Dear. Hari ini. tanpa meng edipkan matanya. Ini berarti sangat spesial. juga pada pacarku. dan uang jajan yang diselipkan agar kakak tidak tahu. A ku dulu senang. setelah s ekian kali bertemu dengan adik iparnya itu. setiap selesai t ulisan. Yaa Tuhan. Barangkali perasaan sayang mereka muncul dari sini.com/abclit. Jadi. Bude. aku akan bahagia kalau kamu mau terapi bicar a. ada dongeng.processtext. kue kesukaanku. Mas Ledret telaten sekali lo kalau terapi orang. sehingga mereka harus menutup hidungnya. ini diary-mu yang boleh aku baca? Tentu saja aku akan merasa menjadi orang yang paling pinter sejagat kalau kamu mau percaya kepadaku dan mau ngomong lagi. siapa bilang bujangan muda itu tidak cakep! Tina melihatnya. . yang sudah diulang-ulang beberapa kali. sah abat-sahabatku. terus aku ingin sekali bunuh diri. Sebab. aku seperti anak pelacur di jalanan! Aku sudah merencanakan bunuh diri.com/abclit. Kecurangan ini kami nikmati dengan tertawa ber sama. Dita merasa nyaman ngobrol dengan Bram. aku seperti sudah me nebarkan bau busuk. dokter Dita yang baik. Kemudian. http://www. Sayang. Tapi kalau aku menceritakan hal yang sebenar-benarnya dari aib keluargaku. kurobek-robek.processtext. malam itu ingin tidur di kamarku.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Hal ini dibicarakannya dengan Bram.processtext. dia menanganinya seperti kebanyakan dokter yang lain. untuk Tina? Dia sudah tidak bisa membatasi dirinya lagi. bahkan pacar Tina. Padah al. Sore ini mereka merasa sangat bahagia. Rasa sayang itu. Dokter Dita yang baik. Aku senang sekali Dokter mengajakku makan di sini. cana dan pagar. aku tiba-tiba merasa iri ter hadap anakmu. Orangtuanya. Eyang. Menyimpan kebahagiaannya itu untuk diceritakan kepada Bram kalau besok mereka ma kan siang bersama. Di restora n ini Tina tidak begitu lahap. namun dia menulis untuk Dita (dia menulis di atas kertas tisu restoran in i). tolonglah aku.processtext. Sesungguhnya. pada kasus-kasus lainnya. Oleh karena itu. seperti semua dokter. Dita mencari orangorang yang mencintai Tina. sahabat-sahabatnya. http://www. Wawan cara dilakukannya . pasti sangat bahagiaaaaaaa sekali. Tolong. seperti rasa sayang di antara kita. dan bisa jadi sangat dingin.com/abclit. dia seharusnya cuma berempati kepada pasien .com/abclit. kebahagiaan itu membuat suaminya terceng ang. sepertinya larut.html Tina tersenyum dan Dita tahu ajakannya disambut dengan riang sekali. Kau habis dapat undian kah? Dita masuk ke kamarnya dan merasa tidak perlu untuk menceritakan hal ini kepada suaminya. Dita memeluk Tina. ilmiah. dan Bram berkata. http://www. bahkan kasus seorang laki-laki yang berkali-kali ingin bunuh diri. Tapi entahlah. netral. tanpa ren Dita menganggap omongan Bram benar sekali.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Tapi terasa tidak adil.com/abclit. Tapi. aku merasa sangat tersakiti. Aku tidak merasa lagi cita-cita Mama mulia. tolong. Dokter. Eyang berharap banyak untuk kesembuhanku. Padahal. tiba-tiba laki-laki itu berubah seperti wajah Omku! Aku jijik! Aku pikir kalau aku boleh m emilih ibu. Mama bilang. sehingga menjadi musik yang baru. orangtuaku bekerja keras karena ingin menyekola hkan aku dan Kak Windy ke mancanegara. Eyang kini menangis! Dia pasti lebih suka melihatku mati daripada tidak bisa ngo brol dengannya. sampai senja hari. dan aku benci! Sampai hari ini aku tidak akan pernah membayangkan diriku yang terkurung di men ara dan ditolong oleh seorang lelaki (kak Windy selalu membayangkan hal itu). http://www.com/abclit.processtext. tolonglah aku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kalau kukhayalkan hal itu.processtext. Dokter Dita yang baik. Dengan sekolah ke mancanegara. kal au kulihat koleksi kaset. Eyang mengantarku. rasanya sangat menyakitkan. Dul u aku sangat rajin mengoleksi musik apa pun dan mencampurkan musik yang satu dengan musik yang lain . sampai Om membukakan pintu gudang itu. Apakah tidak sebaiknya aku bunuh diri saja? Kare na setiap melihatku. karena aku benci perselingkuhan itu . Apa yang saya pikirkan tentang masa kecil saya. aku kepingin memilih seorang perempuan sederhana yang selalu menjaga kesuciannya agar aku ban gga menjadi anaknya. aku suka sekali pada musik. Ket ika saya main ke rumah seorang teman.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.html Tina menulis lagi. >diaC< . Tidak seorang pun yang menolong. ketidakinginanku ngomong hanya untuk menyakiti Mama. DVD dan CD-ku yang berhamburan di kamar. Tapi. Sebetulnya. kalian akan ter seleksi dari ribuan penganggur muda di negeri ini. keterusan hingga lida hku jadi kelu dan telingaku tidak mendengar apa-apa lagi. Padahal setiap aku latihan. aku tidak mempunyai kemampuan untuk bisa lebih baik dari kemarin. Sebab. Aku sudah mulai terapi bicara dengan mas Ledret. sebagai hukuman Mama memasukkan saya ke gudang.

com/abclit. lalat-lalat yang beterbangan di sekitar sampah dan aroma busuk yang memualkan perut. ia tudingkan jari telunjuknya ke arah tumpukan sa mpah dan lumpur menggunung.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kecuali kakinya yang tak bersepatu. apakah aku tidak punya problem? Tentu saja aku punya. Berhenti di tepi kanal. Tapi bola matanya bir u tajam dan pakaiannya seperti orang Eropa umumnya.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. tetap dalam diamnya.html Kau tanyakan. http://www. ia tentu bukan Belanda totok. k. aku tidak pernah mencintai suamiku! kata Dita tela Tina melihat. Sungguh. Lelaki itu meng ajaknya ke salah satu kanal.processtext.processtext. Dilihat dari warna kulitnya. Tan Kim Hok bermimpi bertemu dengan seorang le laki jangkung. 22 Januari 2006 Pengukir Nisan Post: 02/13/2006 Disimak: 252 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas.*** Malang. . http://www. Edisi 02/12/2006 Malam sebelum ia mengukir nisan.

Kanal-kanal dipenuhi lumpur dan sampah. sebuah nama cantik. Belum pula pikiran menguasai dirinya. semacam uap amis dari racun binatang mati atau upas tetumbuhan. Kim Hok menyentuh ukiran huruf-huruf pada nisan itu. hidungnya men cium aroma aneh. Ia yakin belum pernah sekalipun bertemu dengannya. menjadi anggota paduan suar a dan terkenal karena rendanya yang amat bagus dan halus. http://www. Barangkali suatu saat kau akan bangkit untuk menjelaskan sebab kematianmu.nyebut Batavia dengan julukan ane h.com/abclit. menciptakan pemandangan dan aroma tak sedap. Tuan Gubernur sampai-sampai membuat lok asi pemakaman tambahan di Nieuw Hollandsche Kerk dan Jassenskerk.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebentar lagi Agustus akan benar-benar mengeringkan kanal-ka nal di Batavia. Beberapa bulan ini orang-orang mulai menyebut. Kesiur angin menampar mukanya. Wabah penyakit menyerang seperti amukan setan. pikirnya. Nyony a. Cristus is mijn opstanding. Tapi ajakan lelaki itu bagai tarikan magnet. Kim Hok lupa ia sedang berdiri di tepian kanal penyebar penyakit yang telah makan ba nyak korban.processtext.html Tan Kim Hok tak mengerti apa maksud lelaki itu. Dalam ketakjuban semacam itu. Ia mengikuti bayangan lelaki itu sampai hilang sebelum akhirnya tergeragap bangun. makin mempe rcepat langkahnya.processtext. Ia telah bersiap-siap seandainya ditanya kenapa ada gambar tengkorak dan . miri p angsa putih berhiaskan kalung mutiara dari Banda. dan membaca sekali lagi. Seluruh B atavia mengenalnya karena setiap minggu ia rajin ke gereja. Tan Kim Hok terbengong memandan g punggung laki-laki itu. berkepak-kepak lembut. Leher panjangnya banyak dikagumi orang. Istri Tuan Gubernur sendiri kini menjadi korban berikutnya. kuburan orang-orang Belanda. seanggun penyandangnya. Ia duduk di depan rumahnya. ia terbawa tanpa perlawanan sedikit pun. meskipun ia ragu ap akah kematiannya karena air dan kanal-kanal sungai di Batavia atau oleh sebab lain. Sore hampir turun.Generated by ABC Amber LIT Converter. tanpa pamit lelaki itu pergi. Udara terasa sejuk. Het graf der Hollanders.com/abclit. menumbangkan orang-orang ke liang kubur. dan seolah melihat dua sayap mengembang. Joff Judit Barra Van Amsteldam. http://www. sekarang kembali ia menangguk untung besar. mencermati apakah sudah tepat ia mengukirkannya ataukah mas ih perlu dirubah. Dari tempatnya berdiri. menunggu pesuruh Gubernur jender al datang mengambil pesanannya. Setelah sempat sepi pemesanan nisan sejak lima tahun lalu. Dipandangnya kini bakal nisan untuk perempuan saleh yang beberapa hari lalu tel ah mangkat itu.

Bukankah dia sendiri yang mengabarkan ke seluruh Ba tavia bahwa istrinya meninggal akibat wabah penyakit yang diakibatkan oleh kanal-kanal yang biasa dil ewati istrinya ketika .tulang bersilang pada nisan.

Sementara itu. kata Ban Sing Hwat. misteri yang diberitahukan oleh lelaki aneh dalam mimpinya. Suatu hari.satunya pembuat nis an yang paham ilmu Heraldik.com/abclit. Apalagi setelah istrinya meninggal. lelaki kurus yang menga jarinya mengukir nisan. persiapan besar-besaran pertempuran ana k buahnya dengan Spanyol. ia bertemu dengan Nyonya Judith Barra. . Mooi-mooi Belanda kesukaannya akan lebih menyibukkan dia . Pikiran lelaki tinggi besar d an berkumis tebal itu sedang terarah ke wilayah Celebes Utara.processtext. ia hidup dari kematian orang lain. Dialah satu. Untuk menjelaskan harapan orang-orang mati dan memberikan petunjuk bagi anak cuc unya seperti apakah keturunan mereka di masa lalu. dan para perempuan berpaha lembut serta berp ayudara besar.Generated by ABC Amber LIT Converter. Berkat doa Nyonya di gereja. opsir-opsir pengawal akan menendangnya ke air di bawah kanal. setelah musim hujan panjang di Batavia yang membuat kanal-kanal mel uap. Ia bertabik hormat padanya.com/abclit. http://www. Orang-orang di Batavia tahu benar keahliannya. Jika tidak berbuat demik ian. karena tersembul sedikit keingi nan dalam hatinya agar suatu saat orang ingin tahu sebab musabab kematian Nyonya Gubernur ini. Keluar dari garis keluarganya yang kebanyakan menjadi tabib. Kini ia tidak sekadar mengikuti pakem Heraldik. Tak akan lagi dia peduli apakah nisan istrinya diberi gambar tengkorak kepala at aukah binatang simbol kesetiaan. Apakah Anda akan ke gereja di pagi cerah ini? Kaukah pembuat nisan tersohor itu? Belum tua benar seperti yang kubayangkan sebe lumnya. Kebahagiaan untukmu Nyonya.html Lagipula Tuan Gubernur tak mungkin menanyakannya.processtext. Ia sadar kenapa Thian memberikan keahlian mengukir nisan. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia akan berpikir perang dan perang.

com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Nyonya. Tentu saja Nyonya.html Tidak. dipimpin Letnan Coa Sin Cu. Sepotong percakapan pendek di bulan April itu membuatnya terkesan. Satu tahun lalu. .processtext. Namun.com/abclit. Seluruh Batavia ini tahu suaminya menerapkan pera turan aneh tentang peribadatan. Setelah Bata via diserang tentara Agung 16 tahun lalu. http://www. Apakah ka u juga belajar Injil? tanyanya dengan senyum santun. teman-t emannya diam-diam membangun kelenteng di luar kota.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya menyukai semua kitab suci. paling tidak akan dihukum dengan menyita alat-alat peribadatannya. tak ada lagi masa-masa damai seperti sekarang. gumamnya sembari pergi. dan gambar binatang seperti merpati. Orang-orang Cina dan pemeluk Islam dipersulit dalam beribadah. Sayang wabah penyakit bergentayangan tak mengenal mata. Kaum perempuan biasanya memin ta digambar burung merpati sebagai lambang kesetiaan. ketika para pembesar VOC beramai-ramai memesan nisan berukir yang meninggal akib at perang ataupun sakit. Kebanyakan di antara mereka meminta ukiran sepasang senapan. Ia tidak berkomentar apa-apa. Tapi kau bisa mengukirkan kalimat-kalimat dari kitab suci dalam nisan. beberapa di antara mereka malah dimasuk kan ke dalam penjara dan meninggal terjangkit penyakit kolera. Ia memang tak lagi dipenuhi pesanan sebanyak l ima tahun lalu. http://www. Semuanya memberikan saya keda maian. Tapi Injillah yang paling benar menyuarakan kebenaran. dan elang. Bangunannya dihancurkan dan ta nahnya disita. Bila sekarang ia tak menggambari nisan Nyonya Gubernur dengan sepasang burung m erpati. Saya pemeluk Tao. topi baja. Pelaksanaan ibadah agama selain Kristen Calvinis di Kerajaan Batavia dilarang. babi. Ia mengangguk. ia pun bingung kenapa tak berhasrat menggambarkan sepasang merpati di nisan itu. anjing.processtext.

Dari jauh ia melihat opsir Kompeni tergesa-gesa berjalan ke arahnya. Kenapa tak beri gambar binatang pada nisannya? Bukankah sudah menjadi kebiasaan perempuan bermartabat mendapatkan penghormatan dengan simbol merpati sebagai tanda kesetia an? Dan apakah ini? Kenapa kau beri gambar begini mengerikan? Kim Hok tergelak dalam hati melihat polah tingkah opsir muda itu. Inilah gambaran kaum berm artabat. Kesadaran baru merasuk ke alam pikirannya yang tengah mengembara ke mana-mana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kim Hok teringat kembali dengan mimpinya sem alam.html Jesus is mijn opstanding. kenapa ia begi tu berhasrat menggambar simbol racun itu di nisan? Kepalanya berdenyut-denyut memikirkan kemu ngkinan buruk itu. Adapun gambar tengkorak itu. Apakah kau mencurigai perihal meninggalnya Mevrouw Gubernur? . Dia meninggal karena penyakit dari kanal-kanal itu bukan? Opsir itu mengangguk-angguk. Opsir itu mend ekat dan mengamatinya dengan lagak seorang seniman. Tuan. Benarkah Ny onya itu diracun? Ia tak melihat jelas tubuhnya sebelum dikuburkan. Kini dipandangnya Kim Hok dengan saksama dan menye lidik. hiasan perang layaknya kaum ksatria. mohonlah kiranya Tuan pahami sebagai tanda perhatia n seluruh penduduk Batavia pada penyakit yang kini banyak menyerang.com/abclit. Tuan Gubernur sendiri telah menyerahkan seluruh keputusan pembuatan nisan itu pa daku. Apakah pesanan tuan Gubernur sudah jadi? tanya opsir itu tanpa memberikan salam t erlebih dahulu. Ia mendekat d an menerangkan isi hatinya. http://www. http://www.com/abclit. Ia mengarahkan pandangan ke nisan yang disandarkan di dinding rumah.processtext.processtext. aku telah memberikan tanda-tanda lebih terhormat berupa hiasan monumen tal seperti inskripsi kesukaan Mevrouw.Generated by ABC Amber LIT Converter. Di tengah kelesuan dan lamunannya. Namun. Harap Tuan mengerti.

gumam opsir itu seperti berbicara dengan dirinya sendi ri. aku tak ing in menghancurkan martabat Tuan Gubernur. Dia terlalu menderita. meninggal terlalu cepat. seluruh penduduk sekitar permukiman itu geger oleh mayat yang dibuang di kanal tersebut. adalah yang utama di antara perempuan Belanda. Tuan. Tentu saja. ia sangat menderita. kata Kim Hok memuji. Tak lama kemudia n.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Tuan. Sayang. . Di antara sampah dan lumpur menggunung di salah satu kanal. Selamat jalan. saleh. http://www. Aku seorang opsir biasa. Bara ngkali itulah yang diinginkan Tuhan. Mereka ditakdirkan menjadi kaum yang sangat bahagia. Saya tidak akan mengatakannya. Tuan. membayangkan apakah dar i punggungnya keluar sayap seperti kejadian dalam mimpi semalam.dinding rumah dengan lukisan-lukisan inda h. apa harus kubilang untuk Nyonya itu. Ia mengelus bulu kuduknya.com/abclit. sebuah tubuh terong gok penuh luka. dirubung lalat-lalat hijau yang berbiak setiap musim kemarau. Tuan Carel terlalu lemah pada mooi-mooi cantik di Batavia ini. Saya sering terheran-heran bagaimana mereka bisa membuat renda amat bagus. Meskipun tetap menunjukkan diri sebagai perempu an bermartabat. Tidak. Sayang Tuan. Seorang anak lelak i Belanda yang pertama melihatnya berlari sambil menjerit-jerit seperti dikejar hantu. Aku harap Tuan Gubernur tidak akan murka.Generated by ABC Amber LIT Converter. ah. mengambil lebih cepat orang-orang baik dan saleh di dunia ini agar mereka tidak dikotori oleh banyak dosa. Lain dengan kaum pribumi dan bangsa kuning macam kalian. menyiapkan tempat tidur nyaman dan beraroma wangi. Tidak ada perempuan yang paling baik selain Mevrouw-Mevrouw Be landa. gambar tengkorak dan dua tulang ini membuatku t akut. Tuan. Tan Kim Hok memandangi punggung lelaki itu sampai jauh.processtext. Kabarnya anak kecil tak boleh bermain di dalam rumah. Sungguh.html Dia seorang perempuan saleh dan baik hati. http://www. Akan kubawa pulang.processtext. dan mencintai seni dan kera jinan. Begitulah kami bangsa Belanda. katanya sembari memanggul nisan itu ke arah kereta yang ia bawa. Bagaimana Tuan bisa berkata demikian? tanya Kim Hok ingin tahu. menghiasi dinding. Dan Mevrouw Gubernur.

rang-orang ketika memungkasi teka-teki pembunuhan si pengukir nisan itu. tidak kenal. tetapi orang-orang yang di warung geleng kepala. akhir Desember 2005 Lonceng Post: 02/06/2006 Disimak: 186 kali Cerpen: Wilson Nadeak Sumber: Kompas. http://www. Ia tak akan bangkit dari kuburnya.html Dia si pengukir nisan. Banyak nama yang disebutkan. gumam o .com/abclit.processtext. Tan Kim Hok. Keluarga mana yang mau mengaku? Semua mata orang kampung memandang dengan curiga. apa yang dikehendakinya? Siapa dia sebenarnya? Hanya dengan sebuah koper kecil.*** Yogyakarta. meng apa ia dibunuh dan oleh siapa ia dibunuh. nama-nama seseorang. Mereka bertanya-tanya apa gerangan yang menyebabkan sang pengukir nisan meninggal. Lelaki tua ini.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kata salah seorang yang mengenalnya. Edisi 02/05/2006 Pulang dari rantau tanpa harta adalah semacam aib. Tanpa keluarga adalah hidup yang sia-sia. http://www.processtext. teka-teki pembunuhan itu tetap tak terjawab.com/abclit. Kabar kematian Kim Hok menjadi buah bibir kaum Batavia selama berminggu-minggu.Generated by ABC Amber LIT Converter. ya. kata pemilik warung itu. Sayangnya. untuk menjelaskan kematiannya sendiri. seorang perempuan usia kira-kira tiga puluh lima t ahun. ia m elenggang masuk desa dan mampir di warung menanyakan seseorang. Tanya s aja kepada kepala desa.

Lelaki tua memperkenalkan diri. ladang dan rumah orangtuanya. seorang ibu de ngan kapur sirih di tangan. Sebelum ia memberi komentar. kata mereka sambil terus mereguk cairan berbuih.com/abclit. Berapa semua? Pemilik warung menyebut jumlah harga makanan dan minuman yang dimakan lima oran g yang duduk di warung itu. ya.processtext. begitu nama desa yang terletak d i atas bukit itu. ya. Melangkah kembali ke warung itu. begitu dong. mampir di warung ini. ia menyadari bahw a logatnya asing bagi penduduk desa ini. kata lelaki tua itu sambil menoleh ke belakang Kalau Bapak dari desa ini. Betapapun. terlalu lembut. saya toh tidak makan apa-apa. kata seseorang yang kemudian mereguk minu man yang berbuih dari gelasnya. Kepala desa yang ditemuinya. Oh. . Usianya sekitar empat puluhan. kebetulan baru saja pulang dari kota yang tidak jauh dari bukit itu. Itu baru namanya orang rantau! celetuk seorang anak muda. Ba pak wajib dong mentraktir kita semua yang ada di sini. Hari masih siang ketika ia tiba di Desa Bukit. muncul di pintu. Meninggalkan desa ini ketika usia dua belas tahun dan baru sekali ini pulang kampung. dari gelas. http://www. putih. Lelaki tua itu membayarnya semua. Rupanya dari kamar sebelah ia mendengar Terima . jawab lelaki tua sambil merogoh kantongnya.html Lho. Ia menyebutkan n ama-nama keluarganya.com/abclit. sekadar meyakinkan kepala desa bahwa dia memang orang sini. pulang dari rantau pula. kasih. sambil mengunyah sesuatu. http://www.processtext. dan nama tetangga yang pernah tinggal di dekat rumah mereka. Nah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. bahwa ia dahulu lahir dan tinggal di desa ini. Kepala desa lebih banyak mendengar. Lama ia bertutur tentang kampung dan peristiwa masa kecil yang pernah di alaminya.Generated by ABC Amber LIT Converter.

lelaki tua itu. Hening sejenak. Lalu. Ya. sampai kepada kematian yang menimpanya. pendengaranku kurang baik. jawab Barita. anaknya. dan katanya. Menghabiskan masa tua. Masa su lit waktu itu. http://www. sebagian lagi sudah pergi ke rantau.Generated by ABC Amber LIT Converter. Setelah menjual tanah kalian. jawabnya pelahan.processtext. Kepala desa mengamati wajah ibunya. kata ibu berambut putih itu. ya. silih berganti dengan wajah lelaki tua. Tutur nenek berambut putih itu meluncur begitu saja. Ayah dan ibumu sudah tidak ada. http://www. Sauda ra-saudaramu yang lain menyusul mereka. Lelaki tua itu mengulurkan tangan dan menyebut nama kecilnya. ayahmu sering menyebut-nyebut namamu. Ada bayang-bayang air mata di pelupuk mata lelaki tua yang duduk di hadapannya. Ayahmu si anu. seorang dari antaranya. sema kin larut dalam kisah masa lalu itu. Masa lalu. mencoba mengin gat-ingat masa lalu. aku ingat kau. ada yang seorang lagi. nama yang terekam da lam lubuk hatinya. Aku ingat. entah di mana kubur mereka.. pergi ent ah ke mana. Ia memegang dahinya yang sudah mengerut. masa gerilya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Namaku Barita. Ya. adikmu. bukan? Ya. ya. Aku ingat. Lama mereka tidak mendengar berita darimu. Banyak anak muda yang hilang jejaknya. . kata kepala desa.com/abclit..com/abclit.html Ibu saya.processtext. Kepala desa. Dan kau. Ka ukah salah satu dari mereka itu? Coba sebut namamu sekali lagi. Ibu yang sudah be rambut putih semua menatapnya dengan tajam. Merantau ke seberang lautan. Sebagian dari mereka yang kau ceritakan sudah berlalu. aku mengingat sesuatu. Dari ceritamu. kau mau apa Barita? Aku mau tinggal di desa ini.

Tapi ia masih melihat perapian. Sudut rumah bagian barat tempat d ia berbaring dahulu. Ia memerlukan waktu untuk membersihkan kuburan keluarga di batas ladang. Masih ada orang yang berbaik hati kepadanya. nenek tua itu mengulangi dengan suara lemah. Biar ibu yang menjadi saksi. tidak begitu jauh dari pondok le laki itu. Di situlah ia dilahirkan. Ata s bantuan kepala desa. Tanahmu? Semua sudah berlalu. ladang peninggalan orangtuanya. Barita sangat berterima kasih.processtext. Seorang lelaki diikuti lelaki lain. Dan Barita. Hanya anak-anak SD yang suka mampir ke pondoknya yang reyot.com/abclit. kemudian berlalu tanpa membalas sapaan. Kalau berjumpa di jalan.com/abclit. Se sudah itu. Sebuah rumah di hari tuakah? Tak lebih dari sebuah pondok yang reyot di tengah ladang itu. Berdoa dalam kebaktian yang khusyuk. tidak seorang pun yang memedulikannya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. senang bercerita. Kisa h-kisah menarik dari adat-istiadat suku bangsa yang hidup di Pulau Jawa.html Sendiri. Selain bukti bahwa Bapak ahli waris. kata kepala desa. tempat ibunya memasak. ia rajin belajar nyanyi di sana. Pak. Nak. Barangkali anak-anak itu mendengar dari orangtua mereka bahwa lelaki tua yang ba ru pulang dari rantau itu lama tinggal di seberang. Sendiri. Mereka ingin mendengarkan kisah-kisah dari seberan g.anak terkejut melihat sebuah sedan parkir di samping gereja tua. Harus ada saksi. jawab Barita. . Sekali. Itu yang penting. anak. orang-orang bertanya tentang dia. batu-batu berserakan di atasnya. Minggu pertama. Sebuah gereja tua masih berdiri di atas bukit. sedangkan kubur yang lain tak bernama. Tidak satu wajah pun yang dikenalinya. ia belakang se dang menuju tempat mereka yang sedang mendengar kisah dari kakek Barita. Ada nisan bertuliskan nama ayahnya. Aku akan menebusnya. Banyak cerita dari berbagai kota Pulau Jawa yang diceritakannya.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. http://www. ia menebus sebidang tanah. http://www. Tinggal aku saksi hidup. Dan kini. Tak punya keluarga lagi. Dulu. Pondok yang reyot itu bagian dari hi dupnya.orang melihatny a sekilas. orang. ia kembal i ke sana.

http://www. dalam bah asa Jawa.html Bagaimana kau tahu aku di sini? tanya Barita dalam bahasa Jawa. ia mau menambah kegiatan dari waktu ke waktu. dari pukul enam pagi sampai pukul enam petang. Ajaib. Karena itu. ingin menghidupkan kembali lonceng gere ja dan membunyikannya setiap jam. Ia melamar menjadi koster gereja. Kau baik-baik saja? Ya. Cerita selintas dari kepala desa.processtext. kau ada di sini! Itulah kehidupan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kau cerita siapa aku? Tidak! Aku ingin lihat sendiri dan berjumpa denganmu. tanpa upah. Hanya ada sebuah permohonannya. tentang seorang lelaki tua yang pulang dari pe rantauan. Tidak merepotkan. Bari ta mengatakan tidak apa-apa. http://www.processtext.com/abclit. sehingga anak-anak terbengong-bengong. Pengur us gereja setuju . tapi tidak lama kemudian mereka menerima lamaran itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sesudah itu ia tumbuh sendiri. dan kini tinggal di sini. Menanam ubi kayu hanya sekali.com/abclit. Penatua jemaat agak terkejut. Syukurlah. Kurang lebih setengah jam mereka berbincang-bincang di halaman rumah.

Saudara-saudara sekalian. Akan saya bersihkan.com/abclit. Orang-orang terkejut ketika bupati ber jalan di depan diikuti sepasukan tentara yang membawa sebuah potret berbingkai. Dan itu telah berjal an enam bulan. Anak-anak banyak yang hadir.processtext. Anak itu berlari ke atas bukit. Sebelum jenazah diusung ke pekuburan keluarga. sebelum upacara penguburan. tetapi mereka mengatakan bahwa mereka tidak bisa hadir hari ini.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pak Barita tidak mau ikut anaknya ke Amerika karena ia telah berjuang untuk nega ra ini dan ingin mati di . ia melihat telah banyak juga orang berkerumun.processtext. Hari ini kita memberangkatkan seorang prajurit pejuang bangsa. Mereka menghitung dentangan itu. seorang anak yang suka mendengar cerita Barita. Setiap pukulan menunjuk kepa da jam. tampak ada beberapa bus yang berhenti dekat gereja. Suatu hari. bersama ayahnya dud uk di dangau di kebun. Tiba di rumah sakit. Dan lonceng gereja di bukit berdentang setiap jam. Almarhum Barita mengembuskan napas t erakhir kemarin. Ya. beberapa orang tua dan orang muda. di lembah. Ia ingin tahu apa yang terjadi. Dua belas kali berarti pukul dua belas.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sesampai di ger eja itu. Upacara pemakaman akan segera dilakukan. Telah kutelepon anaknya di Amerika. http://www.html Tidak apa-apa. Berpuluh-puluh orang berpakaian seragam kantor dan satu pasukan te ntara dengan sikap militer berbaris menuju pondok reyot itu. Prajurit yang te lah mempersembahkan seluruh jiwa raganya untuk nusa dan bangsa.com/abclit. Tiga belas kali dan disusul dentangan kecil. Satu kali berarti pukul satu. http://www. Kau menghitung? tanya sang ayah kepada anaknya. Mereka menggotong tubuh lelaki tua menuruni bukit dan menaikkan ke atas mobil terbuka. Tidak banyak orang yang menunggui jenazahnya di pondok yang reyot itu. Berapa kali? tanya aya hnya. jawab anaknya. Lazimnya . perawat memeriksa denyut jantungnya. gema di lem bah. Upacara singkat diadakan di halaman. banyak orang yang menunggui. Mereka hendak menyantap makanan siang ketika mendengar siponga ng lonceng gereja. Tiada. Beberapa orang pengurus gereja membuat peti dan memasukkan tubuh yang sudah kaku itu ke dalamnya. Bupati berbicara dengan penatua jemaat dan kemudian menceritakan riwayat almarhum Barita di depan khalayak. yang memantul dengan jelas.

Ia kembali sehat. Dokter mengatakan bahwa peluru itu tidak dapat dikeluarkan tanpa membah ayakan nyawanya..Generated by ABC Amber LIT Converter. Dalam sebuah pertempuran. Kolonel Barita.com/abclit.saudara. terima kasih atas perjuanganmu. walaupun ia berjuang di palagan Ambarawa dan sekitarnya. Bupati menghapus air mata dari pipinya. Beberapa waktu yang lalu. Kalian harus berbahagia karena seorang pejuang lahir dari desa ini. kita akan makamkan dia sesuai dengan permintaannya.processtext.. Bandung. http://www.. 31 Oktober 2005 Dendang Perempuan Pendendam Post: 01/23/2006 Disimak: 234 kali .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia pensiun dari kemiliteran dengan pang kat kolonel. Ia m enampik dimakamkan di makam pahlawan. Dan hari ini.processtext. dengan peluru di dada. di makam keluarga.com/abclit. ia menitipkan surat-surat penghargaan pemerintah yang diberikan kepadanya. Seorang komandan yan g tidak pernah gentar dan selalu berada di garis depan. Ia komandanku. Ia mendekatkan wajah ke peti dan kemudi an undur ketika prajurit membungkus peti itu dengan bendera. saudara..html Sauara-saudara. Tembakan penghormatan terakhir berg ema di udara dari laras senjata prajurit. http://www. Ia amat mengasihi desa ini. Angin malam yang dingin menyentuh nisan almarhum Kolonel Barita. suara tembakan itu bergema kembali di lembah. rakyatku di Desa Bukit. sebutir pelur u bersarang di dadanya.

Juga tak pernah mau men gungkit-ungkitnya dalam percakapan di rumah. Empat puluh tahun! Dia menelan kekayaan Ibu satu-satunya separtikel lumpur demi separtikel lumpur. dan dengan begitu menggeser pematang. di pemakaman. karena dia tahu. karena keterlibatan Ayah dalam pematokan tanah para tuan tanah dengan berlindung di bal ik undang-undang pokok agraria yang berlaku ketika itu. tempat jasad Pakde terkapar. untuk mengobati kepedihan hatiku. meskipun dia masih punya hubungan darah d engan kami.processtext. Dan. Ibu tak mau mengadukan penjarahan itu dalam rapat desa. Mengucaplah Suto ! kata-kata itu diulang be rkali-kali. Emprit ganthil. Peti matinya beberapa kali harus dibongkar-pasang karena kurang panjang . http://www. Oh. Dia adik Ayah kami semua. http://www. aku ingin menyaksikan kutuk terhadap dia yang merampas tanah keluarga kami yang tak berayah.com/abclit. Kentongan titir di persimpangan jalan ditalu satu-satu. dengan liciknya Pakde membiarkan lumpur yang dia lemparkan ke atas pemata ng melimpah ke sawah Ibu. dengan menggeser pematang secara licik. Kemudian isak tangis ya ng mengalun dari mereka yang tak kuasa menampik kematian.com/abclit. sudah terbang meninggalkan bubungan rumah Pakde Suto.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Ayah kami. Ketika aku berusia belasan. limpahan lumpur itu lantas mengering. sudah sejak lama aku menunggu kematiannya. Raung kematian kemudian menggunung dari rumah Pakde. Di jalan terdengar langkah yang tergo poh menuju rumah kematian. yang sejak subuh menyayat-nyayatkan isyarat kemalangan. Pakde Suto telah mencaplok sawah Ibu ku dua kali seratus meter bujur sangkar dalam masa hampir empat puluh tahun. Kudengar suara seperti daun yang gemersik di pekarangan. diiringi sedu-sedan. Dia selalu berusaha menenteramkan perasaan kehilangan yang bergejolak di dalam hati anak-anaknya. Gerimis menyudahi dirinya. Juga di dalam hatinya sendiri. Kejahatan itu berlangsung sangat perlahan. aku ingin melihat jasad Pakde Suto tak bisa dimasuk kan ke dalam keranda. dilantunkan ke kuping Pakde yang meregang dikepung maut. seperti tak pernah terjadi. Para pelayat menye linap ke ruang tengah. Gusti . Diganggang matahari. p ematang sawah tak pernah lupa mencatat kelakuan busuknya itu. Namun. Dia memilih diam untuk m enghindari pertikaian. masih saja dianggap sebagai kenis cayaan. Edisi 01/22/2006 Laksana gagak lapar. kematian suaminya. Saat menyiangi sawah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Membuat malam membeku sendiri. Namun. .html Sumber: Kompas. Dendamku takkan pernah kehilangan isi.

.

Konon. dan deng an cepat tubuhnya . Tuhan aku takkan bisa memberikan ampun kepada mereka yang terli bat dalam pembantaian tiada tara dosanya itu!) kepala Ayah terpelanting ke bawah.processtext. turun dari jip. mereka mendorongkan Ayah yan g matanya tertutup kain merah.com/abclit. (Oh. dan manakala dadanya belum tegak benar. Kesembilan penghuni rumah dipaksa keluar. tentara menggedor rumah Pakde Samin. Suatu malam. maka kami memercayai kabar burung itu. Ayah d igiring ke atas jembatan yang menghubungkan kedua tebing Bengawan Solo. Kalau koé lain kali berani m enyimpan Paijan. Begitu dia dibentak supaya duduk kembali. sambil menggendong a dikku yang terkecil. mata tertutup. mati! Ayah diarak ke rumah kami. Paginya. Di akhir tahun kekacauan. Tentara. setelah Ayah berangka t entah ke mana. yang tanahnya dipatok dan dibagi-bagikan Ayah kepada petani tak bert anah. tak kuasa melihat orang yang kami cintai diperlakukan sebagai seorang yang bejat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Selang beberapa hari kemudian. Ah. Di markas tentara dia disiksa hingga beberapa kali tak sadarkan diri.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. 1965.anak yang lain. dan dia di gelandang ke dalam jip. Dia selamat dari maut setelah menceritakan bahwa dari rumahnya Ayah berangkat ke Semarang. dan penu h ketakutan. mencari kekuatan di situ.processtext. kebingungan. dan kami anak. http://www. Ibu. dengan diiringi gerombolan pemuda.com/abclit. Barangsiapa yang berani menyimpan orang macam ini. tapi karena Ayah tak pernah kami lihat lagi. menghindar dari kejaran benggolan-benggolan yang dikirimkan kaum tuan tanah. dituduhk an tentara sebagai lubang penguburan manusia. mata tertutup. Ayah dipertontonkan di depan rumah Pakde Sa min. Ayah diperintahkan bersujud. dan kepala Ayah. sampailah berita yang tak bisa dipastikan kebenarann ya. koé akan kubunuh! Siangnya. seorang pemuda melayangkan sebilah parang panjang ke tengkuknya. tiada terhitung berapa kali menggeledah rumah kami seraya membentak dan mengancam Ibu. Dengan cara yang sangat menghinakan.html Takkan terkikis dari ingatanku. Penampungan kotoran yang baru dibuat Ayah. Pakde Suto mendatangi rumah adiknya itu dan mengancam. betapa pedih melihat Ayah dengan tangan terikat ke belakang. Ayah tinggal berpindah-pindah. Berminggu-minggu kemudian. berjualan k acang tanah di salah satu pasar di kota itu. Ayah menginap di rumah Pakde Samin. dua jip tentara dat ang membawa ketakutan yang mencekam. Di bawah todongan pistol . hanya merunduk menatap kerikil-kerikil kecil di p ekarangan. dan orang sedesa diperingatkan tentara yang mengacungkan pistol.

sembunyi-sembunyi membeli bunga ke pasar.ditendang menyusul kepalanya yang lebih dulu mencebur . supaya tak ada o rang desa yang . kami anak-anak. Ah. pantaskah sebuah perad aban memberikan ajal serupa itu kepada Ayah kami?! Ibu.

Cuma.processtext. yang katanya. Tak punya kuburan.com/abclit. kami terl ebih dulu berziarah ke makam kakek-nenekku.processtext. Dia kuajak menemui Ibuku di desa. makam yang mempersatukan manakala o rang memaknai agama untuk memecah belah.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Setelah menikah. ada semacam nista yang aka n selalu melekat. suamiku berjalan dengan teguh di sampingku. tidak bakal ditemukan di Aceh sana. Katany a. d i mana salib dan nisan berbaur. mengharukan. Gali lagi tanah di sebelah kepala Pacul. dan. gerimis mendesah dari langit. Sesuatu. M engikuti aku.Generated by ABC Amber LIT Converter. itulah akhir perkawinan kami. Suamiku menjawab dengan kata-kata bersayap. Peti matinya diusung menuju pemakaman. diperlebar. Angin yang menerabas gerimis membisikkan ke kupingku tentang awal dari keributa n di antara penggali liang kubur. Suara-suara itu kemudian semakin nyata. meminta berkah. Begitulah. dengan tangan gemetar. sepantasnyalah nisan Ayahku berada di tengah pemakaman itu. linggis. Oh Tuhan. maka lengkaplah alasan suamiku untuk dengan baik-baik meminta maaf. Diperparah lagi dengan kenyataan bahwa setelah perkawinan kami yang memasuki tah un kelima. Turunkan dulu. suamiku mengajak aku ke kampung kelahirannya di Sumatera. Sepulangnya dari ziarah di pulau seberang itu. http://www. karena dia terpaksa pergi meninggalkanku. kami pula ng. Walaupun tidak dikatakannya. ketika kami menuruni tebing. takkan pe rnah menyesal memperistri aku bagaimana hina pun Ayahku menemukan ajal. Ketika tiba di jembatan tempat Ayah dipancung.html Tak pernah kubayangkan ziarah akan mencambuk hidupku. Bagian kaki dari liang lahat itu sekara ng dapat giliran digali. dia taburkan bunga ke permukaan bengawan. aku tahu nisan bagi s uku bangsanya adalah tanda bagi pokok kehidupan satu keturunan. membukakan gerbang petala bumi bagi sesosok jasad yang sedan . Dituntunnya aku berziarah ke makam orangtuanya . mengapa aku tak pernah bertanya. Bukannya tak kuberitahukan kepadanya bahwa Ayahku mati terbunuh pada tahun yang membingungkan. bertubi-tubi ditancapkan ke tanah. dua ratus meter ke arah bengawan. Setelah itu. Coba angkat! L etakkan! Cukup ? kaki-kaki berkecipak di tanah liat. Pukul dua siang sekarang. Sebelum menuju bengawan. menghampiri bengawan. dia mendesak. dan aku belum hamil juga. beberapa kali dia tertegun. ke makam Ayahku. tak punya nisan. Dia. Sama seperti ketika menjemput maut. http://www. Tanpa itu. Letakkan di t anah. buk ankah dia juga ingin berziarah. maka pada saat ja sad Pakde Suto diberangkatkan ke pemakaman pun. Dia terpesona menyaksikan kuburan di pinggir desa itu. katanya. menakutkan.

Setelah berkali-kali liang itu diperbesar.g menelan sumpah. Kedua sisi. maka mendengunglah . dari mana mayat akan diluncurkan. diperlebar nganga nya. dan peti mati tetap saja tak bisa diturunkan. juga dicangkuli.

Dari celah dinding tepas. Laki-laki yang memonopoli kehormatan tunggal dalam mengantar jenazah. Kau yang jadi kunci. meninggalkan jejak di tanah basah. Kain kafan kub ebat kembali menutup wajahnya yang pucat kehitaman. sudilah kiranya memaafkan. juga panik.com/abclit. kusemburkan ludahku ke mulutnya. beku. Beberapa saat kemudian. perempuan-perempuan itu kemudian menarik diri. katanya menunduk. Aku membalik. menguak membukakan jalan untukku. Gusti ! Ingin berapa kali lag i Gusti? Ampun Bingung.html Sudah berapa kali kami menggali. Kalau kau maafkan. kulihat sekelompok perempuan merapat ke rumah. Ampunilah. biar Gusti mau menerimanya. mengiba-iba. Mereka bergegas ke perempatan jalan desa. sarat di wajah para pengantar. Jeng. terutama mereka yang menggal i berlumur tanah. Dengan kepal a tertunduk. kami minta maaf kepadamu. meminta pengusung jenazah membukakan tutup keranda. diiringi isak-tangis. beberapa orang dari keruman manusia yang kupapasi. Kudengar kata-kata permohonan yang mereka ucapkan den gan nada begitu rendah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Seperti mengutuk di ri sendiri. Orang-orang menunggumu di pekuburan . Itu diucapkan . Las .com/abclit. Ka mi pasrah. Ampun .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Barangsiapa yang pernah dirugika n Pakde Suto.processtext. Aku maju dengan dada tegak. http://www. Kuhela nafas. mereka berbicara dengan keras ke arah sekeliling. cuih . Kata-k ata Ibu itu membuatku melangkah menyibak gerimis. orang sedesa akan tahu siapa kita. atas nama jenazah dan keluarganya. kudeng ar lenguh nafas lega serta gemuruh gumpalan tanah menghujani peti mati yang sudah tertidur di dasar k ubur. Dengan jijik kucabik kafan p enutup muka Pakde Suto.processtext. Dua orang pengantar jenazah melepaskan diri dari kebingungan dan kecemasan yang mengerubung di mulut liang lahat. bujuk Ibu lunglai di bendul pintu kamarku. seperti berbisik. Aku tahu dia ingin aku yang datang ke tengah kerumunan orang yang kebi ngungan untuk membukakan pintu maaf buat mayat seorang musuh yang masih sedarah dengan Ayah. Ibu keluar menemui mereka di beranda. mendeka ti peti mati. terpaksa mendobrak adat kebiasaan. tapi tak bisa juga. dan dengan sebal. http://www.

Jika bicara. karena perilakunya yang aneh. Namanya pun aneh. Kitab suci Al Quran atau bahkan kehidupan akhirat yang ia percayai adanya. Sebagian warga yang lain menganggapnya orang yang terbelakang mentalnya. dengan wirid yang lama.html Si Gila dari Dusun nCuni Post: 01/16/2006 Disimak: 241 kali Cerpen: M. Hanya saja ia meng atakan dari mana ia sebenarnya berasal sebelum pindah ke Dusun nCuni. kira-kira delapan puluh kilometer. Jali. Agaknya ia tidak bisa menjawab pertanyaan orang mengenai hal -hal yang sulit. misalnya mengenai kepercayaan atau imannya. Edisi 01/15/2006 Patek dan Jali adalah dua orang yang bersahabat dalam pola hubungan yang mungki n bisa dianggap aneh. Ia tidak pernah menjelaskan kepada orang lain siapa keluarganya.Generated by ABC Amber LIT Converter. sebelah barat Desa Kwangko. hampir tidak pernah ketinggalan shalat lima waktu berjamaah. http://www. Desa Kwangko. Namun sebaliknya. Itu pun ia tidak banyak omong. Tapi Patek. Patek dikenal sebagai seorang gila. sejak ia ditugaskan memimpin base-camp proyek budida ya ikan kerapu dengan sistem keramba milik PT Solar Sahara Mina atau sering disebut SSM yang be rkantor pusat di Jakarta. ada juga sebagian kecil orang yang menganggapnya pula sebagai semacam orang suci karena ia sangat rajin beribadah. ia tidak menatap wajah orang yang mengajaknya b erbicara. Tidak pernah ia berkata-kata kalau tidak karena orang memulainya mengajak bicara atau bertanya.com/abclit. Berbeda dengan Jali yang dikenal sebagai manajer perusahaan. yaitu dari Desa Labuhan Jambu. Namun.processtext. tidak mengandung arti apa pun. mulai tinggal di Dusun nCuni. Asal-usul Patek juga tidak banyak diketahui. panggilan akrab Gazali. di masjid yang berb eda-beda. seorang warga dusun di tepi pantai Teluk Dompu itu sudah le bih lama menjadi warga dusun yang dikenal banyak orang. http://www. padahal ia tahu dan percaya pada nabi. Ia dianggap gila karena sangat pendiam dan tidak bergaul dengan orang dan tidak banyak celoteh. ia tidak menjelaskan men gapa ia . Walaupun ia menyadari dirinya seoran g Muslim. tetapi tidak bisa menjelaskan rukun iman dan rukun Islam umpamanya. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Paling tidak Patek dianggap sebagai seorang yang penuh misteri. seorang idiot. sebuah permukiman nelayan di Kabupaten Dompu. Ia selalu menundukkan kepala.

Tak ada orang kampung yang punya pengalaman dimintai uang . Untuk membersihkan masjid itu. tanpa hijab. Patek tentu saja bukan orang kaya. tempat orang mengambil air wu du. walaupun terbuka tak berdind ing. surau yang sebenarnya cukup luas itu banyak dikunjungi orang. Gubuknya itu agak terpisah dari perumahan penduduk.processtext. tak ragu lagi. Tapi ia pantang meminta-minta. baik karyaw an maupun orang kampung. Ia sebenarnya baru ditinggal mati kedua orangtuanya ketika me njelang dewasa. Yang memberi pengajian di surau itu adalah ustadz-ustadz muda dari Desa Kwangko. Kebersihan surau itu. yang rajin me mbersihkan masjid. maklum. Jali adalah seorang profesional pimpinan perusahaan yang sangat berkepentingan dengan masalah-masalah perilaku mencari nafkah di sebuah kampung nelayan. tetapi dekat dengan sebuah m asjid kecil. Tekanan ceramahn ya adalah soal-soal akhlak dan muamalat.processtext. Walaupun kecil.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia hanya belajar meng aji saja dari seorang ustadz di kampung. Di samping surau itu ada beberapa ledeng. namun sulit meninggalkan ke biasaan berjudi dan minum minuman keras buatan lokal. Bahkan ia tidak mau menerima uang zakat karena ia merasa bukan fakir miskin dan masih sanggup be kerja mencari nafkah. Penghasilannya dari memungut sampah cukup untuk menghidupi dirinya seora .html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.html Boleh dibilang. Tak ada debu. dan selalu dihantui kenangan kepada kedua orangtuanya. barangkali lebih tepat disebut surau.com/abclit. ia meninggalkan kampung kelahirannya untuk mengembara dan akhirnya terdampar di Dusun nCuni. http://www. Mereka itu walaupun menjalankan shalat dan pergi ke masjid. Masjid atau surau itu tampak bersih. Hanya riak air keci l ditiup angin. bahkan dapat disebut oran g miskin. misalnya merangsang kejahatan dan yang terang menimbulkan perilaku boros. ia tak mau dibayar. sebagaimana di Laut Hindia. laki-laki dan perempuan berc ampur. adalah berkat peranan Patek. T eluk itu begitu tenang karena hampir tak ada gelombang. Di dusun itu ia tinggal di sebuah gubuk yang sangat sederhana yang dibangunnya di tepi pantai teluk yang panjangnya sekitar seratus kilometer menjorok ke darat dari lautan Hindia itu. Tapi surau itu cukup makmur karena sering dipakai untuk pengajian. Rum ah warisan orangtuanya dijualnya dan dibelikan sebidang tanah di nCuni yang didirikannya ba ngunan baru. ia tidak pernah menginjak bangku sekolah. Mungkin karena sedihnya. Perilaku itu menurut Jali bisa mengganggu kegi atan ekonomi desa.com/abclit. yang didirikan oleh Jali sebagai pimpinan base-camp. Kadang kala Jali ikut memberi ceramah berdasar pengetahuan agama yang ia miliki. walaupun Jali pernah memaksa Patek untuk menerima uang jasa.

Ketika Jali mendirikan koperasi syariah al Amin. Pekerjaannya sebenarnya adalah pemulung. Untuk mencari botol-botol itu ia seminggu tiga kali pergi ke Dompu. Bahkan ia sempat menabung di suatu bank di Dompu. tapi ia tidak pernah memberi tahu kepada orang lain karena koperasi harus bisa menjaga rahasia nasabah. sebuah kota kabupa ten yang jaraknya . yaitu memungut botol-botol kosong beka s aqua. Jali tahu jumlah uang simpanan Pat ek.ng. Patek mengalihkan dana tabungannya ke koperasi itu.

com/abclit. bahkan juga menyembuhkan orang sakit. Karena cukup rajin mengikuti misa di gereja-gereja. Para nelayan memakai botol-botol itu sebagai pelampung yang diikat dengan tali tempat bersand ar rumput laut. Jali juga membina nelayan memelihara rumput laut melalui koperasi. tapi naik kendaraan umum. Ia hanya berjalan kaki tanpa istirahat. Patek menjual botol -botol aqua itu kepada nelayan-nelayan yang memelihara rumput laut di sepanjang pantai teluk itu . Cerita itulah yang membuat orang desa percaya bahwa nCuni adalah semacam Nabi Khidhir. Patek minta diizinkan mengikuti misa di geraja di hari Minggu. Namun. http://www. Misalnya Yesus sering menghibur orang ya ng lagi susah. Ternyata nama Patek juga dikenal luas di kalangan gereja. walaupun ia sama sekali bukan ahli agama. tak lain karena peranannya sebagai pembersih masjid dan gereja. menanyakan apa agamanya dan bahkan menawarinya untuk dibaptis. Hanya Jalilah yang mampu menggali pikiran Patek melalui percakapan .html Generated by ABC Amber LIT Converter. nama Patek cukup dikenal di kalangan jemaat.processtext. Sering kali Jali mengajar Patek makan sehingga hubungan kedua insan itu sangat akrab. ia suka juga mendengarkan khotbah yang disamp aikan oleh Pastor Dhakidae yang berasal dari Flores itu. ia heran melihat Patek telah samp ai terlebih dahulu. Patek tidak pernah naik kendaraan apa pun. Jali s elalu membeli botol-botol aqua itu dari Patek. Suatu ketika ada orang dari Dusun nCuni yang juga hendak pergi ke Dompu. Pengalaman itu memang sulit dipercaya. Ia bisa menerima khot bah-khotbah itu karena ia mungkin adalah seorang yang haus kasih sayang. http://www.processtext. Tapi anehnya. Karena itu. walaupun Patek tetap tidak banyak bicara. Pastor Dhakidae. Jika pergi ke kota Dompu. Ternyata. Tapi Patek tidak mau karena merasa sudah beragama Is lam. peranannya itu sebagai ibadah kepada Tuhan. mencintai anak-anak. Tapi beberapa orang mempunyai pengalaman yang sama. di samping kalangan m asjid di kota Dompu itu. dari Ge reja Katolik Santa Maria. Pastor itu sering berkhotbah tentang kasi h sayang yang dicontohkan oleh Yesus Kristus sendiri. Ia menganggap.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. walaupun j araknya cukup jauh. dengan kemamp uannya yang terbatas untuk memahami suatu ajaran agama. pernah tertarik pada Patek dan karena simpatinya.html Botol-botol yang dipungutnya itu ditampungnya pada sebuah karung dan kemudian d isandang di punggungnya untuk di bawa ke tempat-tempat lain guna dijual. tanpa mau m enerima upah. Dalam pagi yang temaram ia melihat di muka P atek berjalan kaki. Akhirnya cerita mengenai Patek itu terdengar pula hingga ke Desa Kwangko termasu . ketika orang itu sampai di kota.

Ia menanyakan kepada Patek. hanya menjawab dengan anggukan.k oleh Jali. apakah benar ia sering ikut misa di gereja-gereja. . Patek yang juju r. Karena sering mendengar cerita itu. maka Ustadz Abdul Rasyid tidak bisa menahan kesalny a. tanpa pembelaan diri.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Karena keteguhan sikap Jali. Pak Iryanto adalah bos Jali di Jak arta. http://www. Ia tidak hanya mengunju ngi gereja Katolik. Patek itu sesat. Ini bukan hanya pandangan saya. Melihat Patek bersikap lugu dan jujur itu. kata us tadz yang sering memakai topi putih itu mengancam Jali. malahan ia akan sembahyang di gereja? jaw ab Jali. lanjut sang ustadz. Lho kalau dia dilarang pergi ke masjid. Saya juga tidak bertanggung jawab jika umat yang resah mengambil tindakan sendiri. karena ancaman dan sekaligus kasih sayang pada sahabatnya itu. Lagi pula ia telah telanjur memelihara hubungan baik dengan para pastor dan pendeta. kata Ustadz Abdul Rasyid. http://www.com/abclit. ibadah. Pak Jali harus bisa memelihara akidah kata sang ustadz lantang. Tapi kamu tak usah menjual agama hanya untuk sesuap nasi dong. Sebagai pemimpin di Dusun nCuni ini. Cuma ia tidak bisa memaksa Jali. Tapi ia tidak menjadi anggota gereja. Jali terpa ksa berbicara dengan Patek dan memberanikan diri menanyakan perilaku teman dekatnya yang dianggap ses at itu. Kalau Pak Jali tetap melindungi o rang sesat dan murtad. Terhadap keterangan itu Jali menjawab.processtext.processtext. tetapi telah menjadi kesepakatan bersama dari para ustadz di Desa Kwanglo di sini. Pak Jali. ancamnya. Ya itu lebih baik. tetapi juga Protestan. Jali merasa bangga bisa tidak mencampuri kepercayaan ora ng lain. Sulit ia mempertanggungjawabkan perilakunya yang mungkin tidak ia paha mi sendiri karena cuma mengikuti perasaan. karena b erlaku musyrik dan munafik sekaligus. Saya tidak perlu fatwa Majelis Ulama di Dompu untuk mengadili si Patek yang jelas sesatnya itu. dan akhlak seseorang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebagai akibatnya. Ia cuma bilang bahwa ia ingin memelihara hubungan dengan pi mpinan gereja agar ia dapat terus bisa memungut sampah yang merupakan sumber penghasilannya itu.html Tapi Jali tetap tegar melindungi Patek yang rajin shalat itu walaupun Patek dia nggap gila. Jali sebenarnya juga memahami p andangan Ustadz Abdul Rasyid dan ustadz-ustadz lainnya itu. Yang diajak berbica ra tidak bisa menjawab. Mal ah ia kasihan kepada Patek dan berdoa semoga Patek diberi petunjuk dan diampuni dosanya oleh Tuhan Ya ng Maha Tahu luar dalam iman. Jali tidak bisa berbuat apa-apa. sahut sang ustadz. maka saya akan mengusulkan kepada Pak Iryanto untuk memecat Anda. Mal ah Jali memandang Patek memendam kecerdasan rohani yang tinggi karena bisa menghargai kebenaran at au kebaikan pada agama lain. Islam tidak memerlukan orang musyrik dan muna fik. usta dz yang menyala-nyala . Tapi Patek tidak banyak bicara.com/abclit. sekalian pindah agama. Jali dituding sebagai pelindung orang sesat. Karena itu. Tapi.

Ia ju ga tidak berhasil menghasut masyarakat untuk membakar masjid atau menganiaya Patek.jika sedang berbicara mengenai akidah itu juga tidak bisa berbuat apa-apa. walaupun orang yang dinilai .

Akhirnya dalam suatu ceramahnya. Di pinggiran kali berwarna cokelat. Jali mengusulkan suatu program baru Koperasi a l Amin. Ia tidak merasa perlu membantah tuduhan atau kecurigaan orang. Edisi 01/08/2006 Sorga itu ada di sini.html Generated by ABC Amber LIT Converter. melambai-lambai ditiup angin.Generated by ABC Amber LIT Converter. naik haji adalah puncak cita-cita beribadah di tengah-tengah kemiskinan. Ya. sekalipun masyarakat menganggapnya penuh misteri dan tokoh kontroversial. apalagi nelayan yang mampu menangkap ikan kerapu atau ikut dalam program pembudi dayaan ikan kerapu yang diorganisasikan oleh SSM. Aku yakin. dengan rumah-rum ah kardus atau tripleks. Kau a kan melihat dan merasakannya sendiri. Orang-orang pada umumnya tidak percaya terhadap hal itu dan karena itu menyangka dan menuduh Jali berdiri di belakang Patek dengan telah membiayai Patek membayar ONH..*** Garis Cahaya Bulan. K arena Tuhan Yang Maha Tahu. Ia telah bertahun-tahun menabung sebagian penghasilannya. http://www.. Uang pembayaran ONH Patek sesungguhnya berasal dari tabungannya di Koperasi al Amin.com/abclit.com/abclit.processtext. kau akan mengatakannya sebagaimana aku mengatak annya padamu. http://www.processtext. sorga itu ada di sini. Kalau kau tak percaya. dihiasi jemuran pakaian lusuh di sana-sini.html Pada suatu hari terdengar suatu berita yang menggemparkan seluruh penduduk kamp ung. Tapi Jali m engetahui betul berapa uang simpanan Patek di Koperasi al Amin. yaitu program Tabung Haji untuk kaum nelayan. Ia menjadikan Patek sebagai tokoh teladan. . sesekali datanglah ke mari. Patek telah mendaftarkan diri sebagai calon haji dan membayar ONH. khusu snya orang suku Sasak. Orang yang telah naik haji mendapatkan martabat dan penghormatan yang sangat tinggi. Bagi orang Sumbawa. Patek seorang pemulung sampah saja mampu menabung. Post: 01/12/2006 Disimak: 183 kali Cerpen: Yanusa Nugroho Sumber: Kompas.

Tapi. kukatakan padamu bahwa kau sedikit bodoh. tetapi. Tak seorang pun. lahir di rahim siapa pun. Dialah yang memilihku. siapakah yang akan me mbelamu jika kau mengeluh dan mempertanyakan keadilan? Tidak ada. tetapi saat ini.. Aku masih bisa membangu n hidupku. Itu pekerjaan kotor. kita tak pernah bisa memilih hi dup kita. Bayi merah yang baru saja dilahirkan di rumah besar itu (maaf . Aku tak mau hancur. ha-ha-ha-ha . misalnya. Ah. Sekali ini. jangan kau pikir aku akan membunuh seseorang..Generated by ABC Amber LIT Converter. mungkin aku memang kau kenal sebagai bajingan.processtext. maa f terlalu kasar kalimatku. Aku harus menjalankan semua yang diperintahkan.com/abclit. kalau a ku mau. karena semua sudah ada yang mengatur. mudah sekali mendapatkan uang banyak. Bayi merah. Oleh karenanya . Kita ditentukan. Begitu saja. Bayi. Usiaku masih belum tiga puluh tahun.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. sudah biasa terjadi. kita tak pernah bisa memilih. kawan.html Hidup inilah yang memilih kita. Tunggu dulu. dan melompat dari r el berarti hancur. aku bisa membunuh. dan semuanya beres. apakah yang tak bisa kita sebut musibah? Perintah itu datang begitu saja. Mungkin dulu sebagai pertanda akan adanya musibah. bukan ? Ha-ha-ha. lebih baik nikmati sebatang rokok kehidupan ini.. kau salah sama sekali. Tak ada yang aneh di sana. Begini saja. Apakah aku bisa mengelak? Tidak. Jangankan hidup.. dan man akala kau mengeluh. di tengah panas terik. Ah. http://www. tanpa mempersalahkan siapa pun.. tidak kali ini.. konyol dan tak sempat melakukan sesuatu. Aku tak akan membiarkan tanganku berlumuran darah. Tidak. kau sedikit lebih pintar daripada keledai. Jangan dibalik. Aku tak mau mati sia-sia. perintah itu bertengger di pundakku.com/abclit. Aku tidak bisa mengelak. Tugasku sederhana saja: mengikuti ke mana perginya seorang bayi. itu pun tak sepenuhnya salah. atas apa yang kau dapatkan. menziarahi kubur ibuku. persis sama dengan instruksi ya ng tertulis di lembaran kertas bersegel itu.. Jangan salah. tetapi. http://www. Mengelak berarti melompat dari rel. Gampang. Ikuti perint ah. maka 50 persen fee yang disebutkan di kontrak itu langsung diguyurkan ke rekeningku. Jika tugasku selesai.. aku bukan pembunuh. Hujan yang turun. Maaf. aku harus .. Menjijikkan. Dan dengan enaknya.

aku muak.. Sepi sekali di sekitarku. Siapakah aku. aku sempat menga mati wajahnya yang jernih. Tentu saja dia tak ingin aibnya ketahuan suaminya. ah . karena dia bisa saja dicerai dan kembali hidup sebagai orang miskin. kurasa. jika mau mela kukan perbuatan sejahat itu pada bayi yang bahkan belum bisa melihat apa-apa itu? Kau tentu berpikir.. bayi itu bisa saja kulempar ke sungai dan mengatakan pada nyonya sialan itu bahwa anaknya sudah dipungut orang. mendadak akan pulang. tetapi tak diinginkan kehadirannya di rumah besar itu. tiba-tiba teringat akan kisah Musa ah. dan semoga saja dia b erbahagia selamanya.. entah mengapa aku tidak bisa melakukan itu. Belum selesai dia berkata. Tetapi nyonya rumah hanya menggeleng. baru saja rokok hendak kunyalakan. http://www. mengapa tak kupelihara saja bayi itu Ooo.com/abclit.html Yang penting bayi itu lahir dan harus menyingkir.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tetapi. sudahlah. entah siapa.processtext. Umurku masih belum tiga puluh. ekor mataku menangkap seseorang d engan keranjang di . Bayi itu kubungkus dengan kotak kayu yang lumayan jelek. ten tu saja aku selimuti. Dari jarak tertentu ak u mengawasinya. ak u tak ingin menjadi juru rawat. Jujur saja. tidak. bayangkan jika itu terjadi dan . lalu aku letakkan di sudut jalan. jangan pernah berpikir tentang itu padaku.. kuberikan sebotol susu. http://www. Hening sekali perasaanku.com/abclit..processtext. demikianlah. Kalau aku mau. terlalu religi us kurasa. Beberapa orang kepercayaan si nyonya rumah yang umurnya baru 23 tahun itu. Sesaat sebelum kutinggalkan dia di sudut jalan itu. karena si tuan rumah yang sud ah lebih dari setahun tak pulang-pulang itu. Salah seorang. Bayi yang cantik. Tidur lelap tanpa perasaan apa-apa. Hmm. mena sihati agar anak itu diberikan pada orang lain saja. Maka.. tidak. bersih dan menawan ha ti. tetapi bukan urusanku mempertimbangkan semua itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Ada sesuatu yang mencegahku melakukan pembunuhan. Aku khawatir bayi itu dimakan anjing. seorang yang lain menyambungnya dengan kisah Karna anak Kunti di Mahabarata itu. pandangan yang wajar saja. Begitulah. dia.

com/abclit. Dan aku mau tak mau. Tanpa bicara dia menata pku. Lantai marmer menelanku dalam kesendirian. Detak sepatu mengisi sunyiku. Aku tersentak oleh gelak tawa dari gubuk itu. Pagi itu. bahkan sampah. Aku hanya melaporkan apa yang terjadi dan selesailah semuanya. Aku duduk di antara sampah dan bau busuk.com/abclit.processtext. Atau. Asisten si nyonya datang. aku duduk di ruang tunggu. sebaiknya mereka tidak merencanakan itu. hanya untuk menyel idiki apa yang akan terjadi di gubuk kardus dan tripleks itu. tentu saja ku urungkan. . http://www. karena jika sampai itu terjadi bila malam ini kuden gar kata-kata itu. Aku pun tahu. Tidak hanya laki-laki. Sempat kudengar ada su ara anak kecil.. di pinggiran kali ini. dan anak-anak. lalu di bawanya ke perempatan jalan untuk memeras belas kasihan manusia-manusia bermobil itu. D ari sana.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka gembira. Dia tiba di gubuknya. untuk pemerasan yang sama. tetapi jug a perempuan. Si bodoh itu tak menyadari juga kehadiranku. besok pagi dia akan digendong oleh istri gembel busuk itu. Dia menoleh ke kanan-ke kir i dan rupanya tak melihat siapa-siapa. Kopi sudah separo kuhirup. Seje nak terlintas ingin melongok ke gubuk itu. bahkan kudengar mereka berebutan memb eri nama pada si mungil. Mereka bahagia. Digendongnya dengan sukacita. penasaran apa yang terjadi di sana. lebih buruk lagi. Tid ak. Kubayangkan. Bulan di atas sana membulat putih. mencoba menguasai keadaan dengan te riakannya yang lantang. bahkan lidahnya belum fasih mengucapkan "r". Adik? Aku tersenyum di tengah sampah. bagai piring perak. lengkaplah kegilaanku mengikuti ke mana si bayi dibawa. Deng an pakaian kumuh dan wig sialan ini (bikin gatal kepalaku). karena itu akan mengganggu kegembiraan mereka. juga kantung-kantung plastik yang kuj adikan hiasan tubuhku ini. dibawanya bayi itu ke sarangnya..html Bayi itu dipungutnya. bahwa dialah yang paling berhak memberi nama si adik kecil. membentuk garus-garis cahaya di permukaan daun. tepat ketika matahari tenggelam. http://www. bayi itu akan disewakannya kepada perempuan lain. mengikutinya dari jarak tertentu. kecuali gelandangan mabok yang bersandar di bangku taman. Tetapi.processtext. gedung. akan kuhabisi mereka semuanya. air. Tangisan si kecil membuat mereka kian bahagia.

dan tergilas zaman. Kujalani? Bukankah ini sebetulnya kisah si bayi? Meng apa aku merasa terlibat? Mengapa dia mampu membagi dan aku sanggup merasakan kebahagiaan bayi i tu? Aku belum pernah mengalami hal semacam ini. yang menganggapnya ancaman. Tidak. ah. Dia dilahir kan dari rahim yang tak menghendakinya.com/abclit.. karena aku bisa menilai keanehan yang menimpa orang lain. Tidak mungkin. teronggok di bali k gubuk tripleks di tengah sampah. Aku mampu menikmati apa pun yang kuinginkan. Tetapi. Lampu penerangnya kuatur dengan komputer. setelah menerima sesuatu. Bulat penuh. bersih. Malam ini. Aku mulai gelisah karena amplop itu berarti tugas lagi. masih bisa kusaksikan bulan purnama. Siapakah orang-orang itu? Aku bahkan tak mengenalnya. . semoga sudah masuk hari ini. http://www. tangisnya. Ruang apartemenku harum. Aku tak peduli.html Aku beranjak. betapa bahagianya si kecil itu. http://www.processtext. Dia memiliki keluarga. karena memang tak penting. kesialan. Hidupku membuatku harus t ak mengenal wajah siapa pun.Generated by ABC Amber LIT Converter. ". Bercahaya penuh. dengan semuanya. dan tiba-tiba aku menilai bah wa nasibnya sunguh aneh. yang sa at ini digelimangkan kepada si bayi merah itu. L angit tanpa awan. namun dia akan dibesarkan oleh kegembiraan yang tulus dari penghuni rumah tripleks itu.processtext. Hidupku membuatku harus terbebas dar i segala ikatan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. jadi tak mungkin seharusnya aku menyisakan ruang untuk orang lain.. Aku membayangkan bayi itu tengah disusui ibu angkatnya seorang perempuan y ang mungkin sudah punya anak tiga atau empat." ucapnya dingin tentang sisa fee yang akan ku terima. Seorang perempuan yang bersuamikan gelandangan . wajahnya. Ini aneh.com/abclit. dia masih memiliki kasih sayang. mengapa semuanya harus kusaksikan? Tak pernah terbayangkan bahwa ini adalah sebuah kisah yang harus kujalani. Kubayangkan. Tetapi. Yang aneh. Seorang perempuan yang tak mampu menentukan nasib.

Bukit Nusa Indah. Masih terngiang sisa ucapan seseorang dari seberang sa na. Kurasa dia tak akan sa nggup menceritakannya. Sunyi. kau tak akan mengerti apa yang terjadi dengan hidupku. Bantaran kali ini akan dijadikan taman rekreasi yang indah. ini adalah sorga. Aku pernah menyaksikannya. Mereka menyaksikan bunga api yang sangat besar. http://www. kemarin malam. di sini. Di tempat ini. Aroma sangit pembakaran. Dia tertawa penuh kemenangan. Dan sepert i kataku. di pinggiran kali ini. di pinggiran kali ini.processtext.com/abclit. Di tempat ini melimpah kebahagiaan. karena meskipun aku menolaknya ini aneh sekali. dan kini menyisakan kesepian yang menusukku. Kurebahkan diriku di sisa sampah yang harum ini. dulu. kali ini orang lain tetap melakukan tugas itu.html Aku banting telepon itu. Semua sampah harus dibersihkan. menjilat dan menari-nari di rumah-rumah mereka. Ya. Gelap. Maafkan.com/abclit.processtext. Kubay angkan bulan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. karena mungkin memang tak ada gunanya bagimu. cobalah ke tempat ini. aku bisa menolak permi ntaan. semua penghu ni gubuk merayakan pesta. merasakannya dan karenanya aku berani mengatakan pada mu bahwa inilah sorga itu. kemarin malam. bergelimang kasih sayang dan gelak tawa yang tulus. Sudahlah. jika kau ada waktu. Semua sampah harus dibersihkan. Kapan-kapan. 982 . http://www. mungk in aku memang tak bisa menguraikannya secara detail. Ini sorga. Dan sudah terlaksana. Aku duduk di tengah sampah ini.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kutanyakan apa yang disaksikannya di sini.

Aku bisa jadi pengusaha yang . Tapi. aku tiba-tiba diberi peluang berputar haluan dari pekerja makan gaji di sebuah indus tri elektronika di Muka Kuning. Rambo. aku mengeja tiap k ata-kata yang mengantarkan duka-lara dirinya. Malam merangkak begitu lamban di antara d eru terbang burung layang-layang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Antara suka dan tiada. penuh c erita pilu. Edisi 12/18/2005 Langit merah jambu menyelubung Hanoi.processtext. A ku diberi peluang yang luas setelah dibina berbulan-bulan untuk berbisnis. kedatanganku di Hanoi untuk apa dan buat sesiapa ? Aku begitu bersemangat ketika misi perdagangan negeriku memilih Hanoi untuk berpromosi dan bertukar-pandang soal perdagangan lintas-negara. Tuan Chew Song Ki t. Aku mencari dan menunggu Nguyen Vet Tienh. Padahal ada juga pilihan untuk berkunjung ke Seo ul atau Shanghai. Tapi. Hening mengepung diriku yang terkurung di sebuah kamar hot el berbintang. Nguyen telanjur segalanya bagiku. Aku jadi ragu berterus terang. Nguyen sudah bersuami dan punya anak dua saat pertemuan terakhir bebe rapa tahun silam. Hampir sepekan aku berada di negeri yang kini berbenah. Batam. Ini semua serba tak terduga setelah pertemuanku dengan seorang pengusaha Singapura y ang secara tak sengaja saat menyeberang di atas ferry melintasi Selat Melaka. kalaupun aku menyukai p rahara perkawinan Nguyen tentulah semata akibat kecintaanku yang teramat-sangat untuk memadu kasih yang tak pernah terlerai. surat-suratnya yang sempat mengalir deras menyela perpisahan kami. pemilik sebuah grup usaha sukses di Negeri Singa itu hendak mencari mitra usaha di Indonesia.processtext. Siapa duga. gadis molek yang pernah menikamkan jejak rindu di jan tung pelupuk mataku semasa di Pulau Galang dulu. Semestinya aku tak harus suka sebab perkawinan m estilah jadi selubung bagi seorang perempuan santun seperti Nguyen agar ia punya masa depan bersama an ak-anak yang lincah. di bilik hatiku yang lain berucap gemulai. Apalagi bagi pengusaha yang baru merangkak naik dalam tiga-empat tahun berselang . http://www. Nguyen ternyata tak bahagia bersama suaminya. http://www. Tapi ada yang lebih kurindukan dari semua itu. penjara bambu dan granat tangan atau anak-anak terluka dengan tangan yang buntung dan bu ta terpercik mesiu perang Vietnam yang mengenaskan.com/abclit. menjadi pengusaha kecil yang mengekspor arang bakau di pasar Asia dan Eropa. Aku jadi teringat Vietko ng.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku tahu.com/abclit.html Post: 12/19/2005 Disimak: 182 kali Cerpen: Fakhrunnas MA Jabbar Sumber: Kompas.

aku sampai di Hanoi bersama belasan pengusaha M elayu lainnya. Atas nama kemandirian itu pula.tegak sendiri. .

Sesiapa yang sudah dilepas. beberapa perempuan Vietnam yang terbilang pengusaha sukses dan masih l ajang. . Dari mana asalnya kapas. Tapi. Tak usahlah dicari barang yang tak jelas.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku merasa punya kedaulatan sepenuh j iwa tanpa terusik oleh sesiapa. sampai-sampai sahabat karibku sesama pengusaha serumpun. mulai melihat isyarat buruk dalam diriku. Aku kehilangan jejak Nguyen. dah menjadi hak orang lain Wan menyindirku dengan pantun pendek itu. Lalu-lalang ratusan pengunjung Pameran Dagang dan Industri di Gedung Hanoi Trad e Center malam itu nyaris tak kuhirau. Aku lebih banyak menekan angka-angka di pane l handphone-ku atau membolak-balik buku telepon untuk mencari nama dan alamat Nguyen Vet Tienh. Wan Syariful. teman sesama pengusah a Melayu yang selalu menjadi tempat curahan hati. http://www. Ini memang sudah jadi tradisi ora ng Melayu di kampungku untuk berkias dalam menyampaikan sesuatu. Tapi.com/abclit. jujur. Aku bagaikan mencari sebatang jarum di setumpukan jerami kota Hanoi yang terus menggeliat dan berbenah. Alamat yang disebutkannya di surat-suratnya sudah ditinggalkannya tanpa tanda-tanda. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. aku tetap meras a tertampar hingga wajahku terasa bersemu merah. Dan di bayang-bayang langit i tu bertabur sosok Nguyen yang lembut. bukannya kurang molek dibanding Nguyen saat kami bertemu-muka sejak beberapa tahun terakh ir. tela h menghakimi sebagai budak sengau yang kehilangan arah. Tapi mataku selalu saja mengintip kerumunan itu mana tahu te rjadi keajaiban tak terduga. Tapi semua ihwal ikhtiarku hampir tak membuahkan hasil. Mana tahu. Nguyen muncul tiba-tiba.html Pameran Dagang dan Industri yang digelar di tengah kota Hanoi ini memang sudah berlangsung hampir sepekan. dari benang menjadi kain. Padahal. Atas keteguhan sikapku ini. Atau aku lebih tertarik menyusuri kawasan permukiman yang disebutkan Nguyen dalam surat-surat t erakhirnya. tak hendak sedikit pun aku melunturkan kadar rindu-kasih pada Nguyen. Langit Hanoi benar-benar merah jambu. Senyuman dan pipi ranumnya sulit kulupa saat kusentuh pertam akali di Pulau Galang dulu. Wan Syariful.com/abclit.processtext. Tangis dan derai airmatanya tak lekang dalam pintu ingatanku saat i a terburu-buru menyerahkan diri di dormitori yang selalu menjadi saksi kesendirianku. sambung Wan berhujjah. Aku benar-bena r telah terperangkap dalam jeruji asmara yang dibentangkan Nguyen penuh ketulusan. Tapi aku tak begitu hirau.

Hanya suara rindu yang berbicara di lubuk hati kami b erdua.processtext. seorang perempuan berwajah molek dan manis bersama sepasang anaknya yang berusia di bawah sepuluh tahun.com/abclit. What do you think about Indonesia? giliran pramu stand kami yang balik bertanya . Begitu pengunjung yang satu itu melangkah berkeliling di dalam stand kami. teman setiaku sejak dulu. I have ever became a refugee in Galang Island sahut perempuan itu sambil tersen yum manja.html Generated by ABC Amber LIT Converter. hati kecilku kembali ingin berteriak beg itu kulihat wajah perempuan itu benar-benar mirip Nguyen. . Pelan-pelan sama-sama tersenyum. nama yang tertulis di situ: Nguyen Vet Tienh. P ramu stand menyilakan perempuan itu menuliskan namanya di buku tamuku dan mempersilakan mel ihat-lihat pajangan komiditi perdagangan. Tak salah lagi. Tapi aku tak mau malu dan kecewa bila me negur orang yang keliru. Suasana benar-ben ar hening beberapa lama. Sejumlah stand perusahaan dari berbagai negara Asia sudah ada yang tutup. Nguyen. Pelan-pelan aku mengurai jejaring kenangan di bion-bion otakku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku memburu perempuan itu yang membuat kedua anaknya menjadi ketakutan. lewat di depan stand kami. Hanya kurasakan hangatnya airmata Nguyen yang jatuh di bahu kananku. Kedua anaknya benar-benar bingung menatap perilaku kami. sejenak kami tak peduli ses iapa di sekitar. http://www. Semua bisu.processtext. Perempuan berhidung mangi r itu benar-benar terperanjat sambil menatapku penuh keanehan pada mulanya. aku bagai me lompat menuju buku tamu. Saat itu.html Malam terakhir Pameran Dagang dan Industri itu terasa bergerak lamban.remember me? ucapku langsung meraih tangannya. Matanya bercahaya mengeja tulisan Indo nesia di blok stand. Bang Rajab suara Nguyen tersekat di kerongkongan sambil berbisik di telingaku. http://www. I love Indonesia sapa perempuan itu pada pramu stand yang menjaga stand kami. Kami bersi tatap tegang. Dan perempuan itu langsung memelukku. Di bawah cahaya lampu yang menyala ribuan wa tt di hall raksasa itu.com/abclit. Sungguh. Aku masih betah duduk berlama-la ma ditemani Wan Syariful.

Nguyen masih duduk . Setiap helaan napasku hanya ada rasa syukur yang dalam kepada Allah. Sampai-sampai Van Thrang dan San Minh yang kecik-belia itu turut pula bersedih. kami sudah pisah ranjang. Nguy en bercerita soal emaknya yang sudah meninggal akibat sakit paru-paru dua tahun silam. Hening benar-benar mencekam di ruang tamu itu. seorang perempuan baya setelah menghidangkan teh hangat buat kami. s ahut Nguyen pelan. Untungla h Nguyen tegar menerima kenyataan harus berpisah dari suaminya yang dirasakan lebih banyak meny akiti hidupnya. Pertemuan itu benar-benar mengalirkan semangat yang luar biasa di dalam jiwaku. Nguyen harus bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran. Hampir setahun ini. Aku makin memperkuat pelukan. Sebab. Aku telah keliru memilih jodoh. Darahku mengaliri seluruh pembuluh penuh tenaga. http://www. Mana suamimu? tanyaku tiba-tiba. Ketika Nguyen bercerita ihwal suaminya yang berperilaku kasar padanya. airmatan ya tak henti mengalir. Semua ini berlaku tak lain atas kehendak-Nya jua. yang berjarak puluhan kilometer dari H anoi sudah jarang dikunjunginya. Dua adiknya .Generated by ABC Amber LIT Converter. sudah berkeluarga dan tinggal terpisah jauh di bagian utara. Dalam perjalanan naik taksi itu. San Nam dan San Nangh.html Pantaslah Rajab tergila-gila datang ke Hanoi ini. sudah kembali beristirahat di kamarnya. Malam itu aku mohon pamit pada Wan Syariful untuk mengantarkan Nguyen beserta kedua anaknya. Ada putri yang molek bertakht a di sini suara Wan makin meranumkan suasana penuh haru itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Begitu pula kampung halamannya. Aku me meluknya sepenuh-mesra.com/abclit. setiap ucapan Nguyen dalam bahasa Indonesia terbata-bata berbancuh bahasa Inggris yang memadai . Suasana malam benar-benar menghanyutk an perasaan hingga meluluhkan segala derita dan lara yang menyelimuti hidup mereka. Meskipun ayahnya terkasih terkubur bersama sejarah getir kekejama n tentara Vietkong di sana.com/abclit.processtext. selalu diulanginya dalam bahasa Vietnam kepada kedua anaknya. Pembantunya. Mereka sudah jarang bertemu. Berulang-ulang perempuan lembut dan manja itu menjatuhkan diri di bahuku. Sing Anh. Nguyen pasrah. http://www.processtext. Nguyen menatapku dengan mata yang makin berkac a-kaca. Larut malam mendera rasa kantuk Van Trangh dan San Minh sehingga keduanya terti dur pulas di kamar.

kamu masih menjadi istri orang lain. bukan? Tapi aku sudah menganggapnya bercerai. Aku tak akan merobek tirai perkawin anmu ucapku dengan suara pilu. Iya.html Nguyen meraih jemariku. Lagi pula. Memang. . Maaf.com/abclit. Tapi. Terus terang aku sempat terhanyut saat berduaan di kamar yang wangi. Tapi seketika aku tersadar dan bangkit mengejutkan Nguyen. Percintaan kita telah tertunda beberapa kali suara lirih Nguyen mendayu-dayu. kudengar dia sudah menikah dengan perempauan lain.processtext.. Mengisyaratkan ajakannya padaku untuk melangkah ke kama r. Lampu temaram.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pisah ranjang bukan bermakna bercerai. http://www. Masih ada pagar di antara kita ucapku mengiringi al am sadarku. aku sudah tak layak kamu cintai karena aku Suara Nguyen terhenti saat jemariku menyentuh bibirnya.com/abclit. Maksudmu?. Bang Rajab. http://www. Dia tak pernah mempedulikan kami lagi. kami sudah pisah ranjang cukup lama. Aku terdiam dan ternganga. Napas kam i bersahutan saat berdekapan di bawah selimut malam. Nguyen. Kamu tidak mencintaiku lagi.. aku tak bisa.processtext. Inilah saatnya. suara Nguyen terdengar kecewa dengan bolamata yang penuh harap. M enelepon pun tidak..html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Jangan biarkan hujan membasuh semua kenangan yang terdedah di lembaran sejarah hidup kita. Aku adalah anak jati Melayu yang menjunjung tuah dan marwah.processtext. pelukan kasih dan rindu pada Nguyen justru makin melipat-gandakan rasa cintaku.com/abclit. Nguyen. Puluhan buru ng sore yang terbang di atas Selat Melaka bagai mengantarkan pesan-pesan rindu dan kasih Nguyen yang tak terlerai. Nguyen bercerit a soal proses gugatan perceraiannya yang ternyata tak mudah. saat aku sudah kembali ke Tanah Air. http://www. Aku selalu memberi ruh semangat d alam dirinya agar tak pernah putus asa.com/abclit. Aku dan Nguyen terus berkirim kamar lewat handphone dan e-mail. pulaskah t idurmu malam ini*** Pangkalan Kerinci. Langit masih bertabur Nguyen. Langit Hanoi terasa merah jambu. selalu mengalunkan derai tawa Nguyen dan anak-anaknya. Tapi e-mail terakhir Nguyen yang kini terdedah di layar ma ya di kamar kerjaku benar-benar membuatku terkesima dan tak pernah bisa menutup mata. Aku berpesan pada Nguyen agar mengurus perceraiannya di pengadilan.processtext. Tak mungkin aku mempersunting istri orang. Jangan biarkan langit mendung sekejap pun. Dan riak ombak di lautan saat kutatap dari tingkap apartemen tempat tinggalku di Bat am Center. aku tak kuasa terpisah jauh dari mereka.html Malam yang terbalut rindu itu berlalu tanpa banyak makna bagi Nguyen. memang bukan akhir segalanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Nguyen.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi. Begitu pula Nguyen yang pasrah sepanjang malam hingga pagi. Setiap langkah yang salah kulewati tak sudi jadi arang yang mencoreng muka keluarga dan karib-kerabatku di kampung halaman. Nguyen tanpa k utahu merekam kisah kasih kami sepanjang malam di bawah temaram lampu di bawah langit Hanoi ya ng tak pernah berhenti tersenyum. Oktober 2005. Mataku nyaris tak terpejam sepicing pun. Kepergianku pagi itu meninggalkan Nguyen dan kedua anaknya. Sungguh. langit terus bertabur dirimu di mana pun aku menumpahkan rindu yang tak berujung. http://www. . bag iku.

Paling berbahaya sebab batangan pohon sering ikut menerjan g apa saja yang menghalanginya. Sura u yang lebih banyak kosong berdiri rapuh di ujung jalan menghadap ke timur. pohon kelapa menjadi penghasil kopra dan menjadi pendapatan lain selain padi dan jagung bagi penduduk kampung itu.com/abclit. Selain perahu penyeberangan yang ditarik tambang antara kedua s isi sungai. terdapat pekuburan yang berbatasan langsung dengan hutan lebat.processtext.com/abclit. arus sungai menjadi sangat deras.html Hujan sore tadi masih menyisakan genangan di jalan becek yang memotong kampung di pinggiran sungai pada kaki bukit. http://www. Buah kelapa yang mat ang tak kuat lagi bergelantungan di pohonnya sehingga harus rela jatuh ke bumi menimbulkan bumi ge debuk tadi. Beberapa ratus meter ke ar ah bukit. Selain pohon cokelat yang tumbuh serampangan. kata mereka. Terdengar suara bercakap dari penghuninya diselingi gerakan lampu min yak kemiri yang . Iman desa Basari pernah ditemukan pingsan dihantam batangan poho n yang hanyut itu saat berak di pinggir sungai. Beberapa kali terdengar suara gedebuk dari kebun belakang. Beruntung ia tidak terbawa arus dan menjadi mangsa buaya putih yang dipercaya penduduk kampung sebagai penjaga sungai itu entah sejak kapan. Sejak sebuah perusahaan milik orang kota menebang pohon di gunung tepat ke arah matahari terb enam itu. Terlalu ang ker. Tak banyak penduduk yang suka datang ke pekuburan itu. http://www. Hari ini bulan ketujuh sejak Hamid hilang tertelan arus sungai yang membelah ka mpung itu. tak ada penduduk yang berani menyeberang dengan perahu kecil lainnya terutama pada musim seperti saat ini.html Generated by ABC Amber LIT Converter. selain untuk memakamkan warga kampung yang meninggal. Beberapa rumah terlihat masih menyisakan aktivitas. Bebera pa keluarga menanam ubi jalar dan ketela di antara pohon cokelat. Tak ada yang peduli. Kampung sebenarnya telah mati bersamaan saat matahari jatuh ke ufuk barat.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.

jagung yang telah mengeras itu akan ditumbuk di lesung kayu miliknya tepat di bawah pohon samping kandang dua ekor kambing miliknya di belakang rumah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Nenek sangat mencintai kedua putrinya itu meskipun orang-orang kampung sering kali menggunjin gkan usianya yang tidak lagi muda. .Generated by ABC Amber LIT Converter. Jona dan Warni. http://www. Dua anak gadisnya. Jona yang lebih tua memanjat lot eng terlebih dahulu untuk menarik ke atas sementara Warni adiknya mengusung pisang dari bawah. tapi juga ketegaran menghadapi kemiskinan. Nenek Lido melahirka n Jona ketika usianya telah mendekati masa menopause. tepat di atas ranjang keduanya. Ujung telinganya seakan mendengar tarikan nafas di balik timbunan daun jagung yang menjadi dindin g penahan angin di loteng bagian belakang. Kakek Lido. Tak terhitung dukun yang didatanginya.html Nenek Lido masih merapikan jagung-jagung kering sisa kebun yang dipetiknya tiga hari lalu. Jona sempat berbalik ke belakang sebelum turun ke lantai ba wah.com/abclit. Sesekali Nenek Li do memandang kedua anak gadisnya dari arah belakang.processtext.processtext.anakny a. s uaminya. Tak ada apa-apa. upaya Jona dan Warni berhasil dan pisang bisa digantung di sebilah ba mbu yang dipasang melintang di loteng. berusaha menggotong pisang yang masih basah sisa hujan ke loteng darurat. Ia telah hampir putus asa ketika Jona mulai ia hamilkan . Tak hanya secara fisik. Tak lama.com/abclit. Ia masih sering memendam keinginan menggendong mereka dalam buaian kasihnya seperti ketika ia melahirkan mereka berdua. Dua orang g adis tangguh. Rencananya. http://www. sangat gemar menyantap nasi campur jagung meskipun hanya berlauk ikan asin dan sayur da un berbumbu segenggam garam kasar. Gelap. Puluhan tahun ia menunggu kehadiran anak.

dan kuat seperti ibunya. Kakek Lido tenggelam dalam buaian lagu entah siapa dari radio transisto rnya. Tapi kakek belum tertidur. Malam semakin dingin dan Nenek Lido berusaha menegakkan badannya untuk menuju k e ranjangnya.html Nenek Lido bertubuh subur.Generated by ABC Amber LIT Converter. Lagipula. Tapi ia dengan tulus menerima pinanga n kakek Lido sesuai keinginan ayahnya.processtext. Cerita tentang kecantikan itu mungkin saja benar sebab du a anak gadisnya manis. .processtext. http://www. mana ada anak gadis di kampungnya yan g berani melawan keinginan orangtuanya. Konon. Kata ayahnya. http://www. Nenek Lido mematikan nyala lampu minyak kemiri yang terselip di tiang rumah. segar. Kamu pinjam alu Puang Daha besok pagi. kriuuu k setiap ada pergerakan di atasnya.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Batuknya masih bersahut-sahutan pada beberapa jeda waktu.com/abclit. dua anak gadisnya tak lagi terdengar suaranya kecuali derit ranjang kriaak. terlalu bodoh untuk menolak pinangan Lid o muda. Alu kita patah. Rajin shalat dan punya empat ekor sapi gemuk. Meskipun giginya hanya tersisa tiga buah di bagian k anan atas dan kiri bawah. nenek Lido dulu cantik. Tak jelas ia berbicara dengan siapa. Ba nyak jawara kampung dulu mencoba mendapatkan cintanya. senyum tak pernah hilang dari wajahnya... Dari kamar bagian tengah yang hanya dibatasi selembar kain bekas seprei yang tak lagi terpakai.

Ruma h panggung itu bergerak. Nenek Lido menggerakkan kepala di atas bantal kusamnya seakan mendenga r atau merasakan sesuatu. Tak dihiraukan sarungnya melorot dan menyisakan celana pendek besarnya me nggelantung tak beraturan di perutnya yang bergelambir. Tibatiba. Kindo. Terdengan pelan suara krek. Siapa kamu? Aaakkhh. Jona dan Warni menjerit.. krreeek dari loteng. Anjing melolong bersahu t-sahutan di ujung kampung tepat dari arah kuburan. http://www. Tapi kedua anak gadisnya telah lelap.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Seseorang bertubuh besar b ersarung dan berbaju kaus hitam berusaha menindih tubuh Jona. Akh.processtext. namun tak cukup keras untuk mengalahkan suara radio transistor Kakek Lido. angin semakin kencang. Warni melompat ke luar kamar da n berlari ke ranjang ibunya di dekat dapur. Rambutnya yang telah memutih di sanasini berurai panjang kusut. Jona berusaha melepaskan diri dari bekapan lelaki yang me ndengus keras. Nenek Lido melompat dari tempat tidurnya.. http://www. Ia sempat ke dapur dalam gulita untuk me ncari sesuatu. Tak terdengar suara apa-apa kecuali hujan yang jatuh ke atap rumbia. Sekelebat bayangan melompat ke tiang tengah rumah tepat di atas kamar Jona dan Warni. Nenek Lido agak gelisah tidurnya.processtext... ..com/abclit.html Malam merangkak jauh dan dingin semakin menggigit. Baju Jona telah robek di bagian depan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Hujan mulai turun lagi meski tak sederas sore tadi. pikirnya. krreek..

ke depan menyambut tubuh Rappe.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak ada ruang bagi Nenek Lido Maka. Nenek Lido mengenalinya: Rappe. Nenek Lido menarik baju lelaki besar yang hampir berhasil memelor oti pakaian Jona. menempeleng wajah Nenek Lido dengan keras hingga terhuyu ng ke atas onggokan daun jagung sisa pekerjaannya tadi sore. Nenek Lido sedang bertarung mempertah Wajahnya mengilat bengis dalam gelap malam. menarik sesuatu dari balik bajunya. Rappe mundur. Warni meringkuk di dekat ranjang ibunya sambil menangis. Ia melompat menghalangi Rappe yang akan menarik Jo keras.processtext. Ia tiba-tiba pedang pendek. Dari arah belakang. jawara kampung sebelah. Rumah panggung itu bergoyang ankan permata hatinya. Matanya berkilat menahan nafsu dan amarah. Rappe. Dengan keras. Lelaki itu tersentak keras. Dalam gelap. Dengan sekali mengayunkan tang an. Dengan cepat kkan tubuhnya bergerak ke depan dengan tangan teracung dengan pe untuk menghindar atau Jona tertebas di belakangan. Nenek Lido tetap berdiri membelakangi Jona Dalam gelap.com/abclit. Sebilah yang menangis ketakutan. Jona tertampar keras di bagian wajah sebelah kiri hingga terjengkang ke belakang. Sebuah tendangan di bagian muka merontokkan gigi t erakhir Nenek Lido. http://www. Terjadi tubrukan k Nenek Lido memegang tangan kanan Rappe dan membali .Generated by ABC Amber LIT Converter. nenek melompat eras dan keduanya jatuh ke lantai. Kini ia menghadapi Nenek Lido dengan marah. Rappe semakin marah. marah.html Siapa yang berani memegang anakku? Nenek Lido telah sadar apa yang terjadi. Tapi Nenek Lido bisa bangun da n berhasil mencengkeram baju lelaki itu. http://www.com/abclit. Jona berteriak marah sambil memukulkan bambu obor yang selal u terselip di dinding kamarnya. Nenek Lido melengking na. sekelebat Rappe dang di tangannya.processtext. dengan secepat kilat.

processtext. http://www. Ia memegang tangannya yang bersimbah darah. Tapi Kakek Lido sadar bahwa kedua anak gadisnya marah kepadanya sebab tak perna h lagi menyapanya sejak kejadian malam itu. Tapi Nenek Lido tidak menangis . Entah apa. Nenek Lido melepaskan diri dari pelukan anaknya dan berusaha menyalakan lampu mi nyak kemiri. Tidak juga ia marah kepada Kakek Lido yang tak pernah beranjak dari tempat tidu r dan radio transistornya saat pergumulan dengan mautnya tadi. Hanya satu permintaan Kakek Lido saat akan meninggal: Dimakamkan bersama radio t ransistor miliknya dalam satu liang. Nenek membelai rambut putrinya yang merasakan tangan ibunya basah. Nenek Lido menyuruh Jona. . http://www.com/abclit. Tapi Jona semakin kera s memeluk ibunya. Tangannya gemetar dan nyeri. Nenek Lido mendekatk an mulutnya ke telinga kakek dan membisikkan sesuatu. Ia hanya sempat bertanya kepada beberapa orang yang melintas di depan apa bertemu dengan Nenek L ido yang belum juga pulang sejak sore hari. Denga n susah payah. Tiga jari tangan kanannya telah hilang dari tempatnya tersayat pedang saat bergubung dengan Rappe tadi. Hanya Nenek Lido yang setia menemani K akek di dekat kepalanya yang mulai melemah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Lampu berhasil dinyalakan dan Jona menjerit lalu pi ngsan. Nenek Lido jatuh menyandar k e dinding. Nyalakan lampu.com/abclit.processtext. Kakek bahkan tak pernah meras a perlu untuk menanyakan atau ikut nimbrung pembicaraan kampung ketika Rappe ditemukan mati de ngan leher tertebas saat di pinggiran kampung sepulang dari minum tuak di kampung sebelah. Tangan dan baju ibunya yang lusuh penuh darah. Saat mendekati sakratul maut. bertepatan dengan malam ditemukannya Rappe terkapar mandi darah di pinggir jalan tanah kampung.html Dia sudah pergi. Kakek tak b ereaksi apa-apa. Tak ada yang tahu. Hanya itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kakek bermaksud menyuruh istrinya membeli baterai r adionya yang mulai melemah. kepalanya juga. Toh ia juga tak terlalu peduli bahkan ketik a kedua anak gadisnya menolak duduk di dekat pembaringannya beberapa saat sebelum ia mengembuskan nafa s terakhirnya beberapa bulan sejak peristiwa malam itu.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. diliha tnya darah masih merembes membasahi bawah dipan. Tak ada seorang pun tetangga yang melayatnya. sedari semalam terus menangisi jasad anaknya yang membujur di atas dipan. Remaja tanggung itu telah meninggal sejak semalam. Ia tak tahu kapan situa si perang akan berhenti.processtext. Tubuh dan pikirannya sangat le tih setelah melakukan perjalanan jauh selama dua hari dua malam.processtext. Revolusi kemerdekaan benar-benar membara di seluruh pelosok negeri. http://www.com/abclit. Tak jarang di antaranya adalah korban-korban kesalahpahaman belaka.html Pao An Tui Post: 11/27/2005 Disimak: 180 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas. A Cong dan Beng Sin. Korban berja tuhan. Edisi 11/27/2005 Keng Hong terkulai lemah di depan jasad anaknya. Ling-Ling. Ada tujuh tusukan yang bersarang di tubuh anakny a. . ikut-ikutan menjerit di samping ibunya. Kedua anaknya yang masih hidup.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Istrinya. Dari balik kain penutup jasad. http://www. Ia baru saja menjejakkan kaki di Kembang Jepun2 ini setelah selama hampir dua hari merangkak-rangkak di antara desingan peluru dan m enyelinap menghindari laskar-laskar perjuangan yang anti-orang-orang kuning dan bermata si pit seperti dirinya.

kata Keng Hong.Generated by ABC Amber LIT Converter. mati di tangan bajingan-bajingan yang mengaku laskar perjuangan itu.com/abclit. Ling.processtext. Sin Liong masuk ke ruangan bersama Hong San. Lalu apa yang harus kita lakukan kemudian? dok membela tanya Sin Liong.html Sudahlah.processtext. Suamiku? Siong. http://www. Kenapa kau tega membiarkan ia mati. Keng Hong melirik kedua adik iparnya. Relakan kepergian Siong. Kita harus menguburkan Siong secepatnya sekalipun perlengkapan penguburan tidak lengkap. Tuhan ak an menerimanya di surga. Situasi darurat harus dihadapi dengan cara-cara darurat. http://www.com/abclit. Jangan menangis terus-menerus. gantunganku bila kau tak ada . katanya. Orang-orang yang berke . Muka mereka pun pucat karena sejak semalam belum memejamkan mata barang sedikit pun.html Generated by ABC Amber LIT Converter. teriaknya sambil menggerung -gerung.

air masih menggenangi halaman belakang . Setelah empat jam menggali tanpa henti. Keng Hong mencangkul tanah basah. Kau sekarang menjadi anak tertua. akhirnya lubang sedalam lebih dari satu meter it u berhasil dibuat. kau pergi ke tempat Paman Cia. Bagaimana kalau kita kuburkan di halam an belakang rumah. Sedangkan Ling-Ling terus mengusap kelopak matanya yang bengkak. Suruh dia membungkus mayat dan mendoakan arwah A Siong agar diterima di surga. A Siong yang pertama kali membukakan pintu. http://www. Paman Cia menggotong mayat A Siong keluar diiringi tangisan Ling-Ling. Semalam. Empat orang duduk di atas meja bundar setelah tadi berdoa bersama di dep an altar sederhana yang dipersiapkan Keng Hong. Tapi A S iong mewarisi . Di belakangnya Ling-Ling mengikuti den gan tubuh gemetaran.processtext. Dengan kalimat terbata-bata. ia bercerita tentang kematian A Siong lebih detail .html Sudahlah. Ia selalu ketakutan bila ada orang asing datang ke rumahnya.com/abclit. Sekarang. Kadangkala dibantu oleh Hong San yang datang satu jam setelah terbunuhnya A Siong. seolah lupa kalau kepenatan telah menghajar sejak dua ha ri yang lalu. kita pikirkan nanti saja. tentu mau menolo ng kita. Pelupuk mata yang sipit semakin menyembunyikan bol a matanya yang kecil. Sin Liong terpaksa memindahkan air dari lubang terus-menerus untuk memudahkan pengga lian. Matahari bulan Desember hilang entah ke mana. Sekarang kita harus menguburkan A Siong cepa t-cepat. Akhirnya tubuh rema ja tanggung itu dibenamkan ke tanah dalam suasana hujan rintik-rintik. Malam.processtext. hampir lima orang tak dikenal mendatangi rumah Keng Hong. Jangan cengeng! Ketiga orang itu kemudian pergi mengambil cangkul dan mulai mencari tempat yang tepat untuk menguburkan jenazah. menanyakan apakah lelaki itu ada di rumahnya atau tidak. Jangan menangis terus. A Cong. kata Keng Hong. Wajah-wajah mereka muram. Aku tak mau Ling-Ling terus-terusan menangisinya. http://www. meskipun tinggal rintik-rintik.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia orang baik. Hujan terus t urun sejak semalam.com/abclit.

Orang-orang di Jakarta dan kota besar lain ramai-ramai membicarakan nasib babah-babah kaya yang rumahnya terus dijarah. Ling-Ling melolong-lolo ng. Entah kenapa aku ingin datang ke rumah Kakak Ling sejak so re.processtext. yang menyandarkan nasib hartanya pada Pa o An Tui tak pernah memikirkan nasib orang. walaupun kita loyal te rhadap Republik. tiba-tiba salah satu dari keli ma orang itu menarik dan menusukkan parang yang disembunyikan di selangkangannya. Kedua adik A Siong keluar dari kamar. kata Sin Liong dengan nada menyesal. Ayahku teman baik Oei Kim Sin. http://www. Dan kita merelakan diri menjadi ka cung Pao An Tui.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Ayahku selamanya membela Republik. Tapi teman-teman di pos penerimaan bantuan ransum untuk Republik menahanku. Ling-Ling pingsan melihat darah berceceran melumuri tubuh anaknya. kata Hong San dengan wajah penuh sesal. Setelah korbannya ambruk. Aku datan g satu jam setelah pembunuhan itu. Ia lahir di sini. Setelah A Siong mengucapkan kalimat terakhirnya. pendiri Pao An Tui. Sementara mereka. . Menjengkelkan kalau dipikir-pikir.orang miskin seperti kita. mereka kabur dari tempat itu. babah-babah kaya itu. Dan mati pun di sini. kata Ling-Ling menirukan suara A Siong. Tak s udi ia membela orang-orang Belanda itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku datang terlambat.com/abclit. sampai remaja tanggung itu menjelempah di lantai . Kita memang serba sulit. http://www.processtext. Lebih enam kali orang itu menusuk A Siong. ikut melolong-lolong melihat tubu h A Siong.com/abclit.

Padahal ia menyatakan dirinya di depan banyak orang membiayai Pao An Tui. kau tidak tahu.com/abclit. Memang benar. Sudah tersebar desas-desus Pao An Tui membela Jender al Spoor3. orang-orang seperti Babah Can itu setiap hari hilir mudik bersama -sama KNIL.com/abclit. kata Hong San yang dari tadi diam saja. teman masa kecilnya yang telah berjasa besar menyelam atkan orang-orang China seperti dirinya. Keng Hong mengangguk.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Ia tahu seperti apa kesetiaan Oei pada Republik.html Puh. aku tahu sendiri ada opsir KNIL bertandang ke rumah Babah Can tiga hari y ang lalu. Kakak. Mereka berteman baik s ejak kecil. Lihat saja buktinya. D i Semarang dan Jakarta isu itu pun lebih santer.processtext. Dan ia memang tahu sendiri iblis-iblis bermuka dua di organisas i keamanan kota itu. Kabarnya rumah Babah Can dan beberapa orang kaya di Kembang Jepun ini dijaga ora ng-orang bayaran KNIL. . meskipun ayah Keng Hong bekerja menjadi pembantu di rumah keluarga Oei yang kaya raya. Ia mengenal baik Oei Kim Sin. bukan hanya di Surabaya isu itu berembus. baik yang kaya maupun yang miskin. jawab Sin Liong ke sal.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Benar. http://www. Kabarnya KNIL memaksa beberapa orang petinggi Pao An Tui untuk memihak Belanda.

Mereka jumlahnya lebih banyak dari pada Surabaya. Kabarnya tuan Perdana Menteri Syahrir berkunjung ke tempat kediaman Seng Kun. Penjagaan keselamatan hidup mereka lebih muda h. Yang Mulia Perdana Menteri teman baik Seng Kun selama gerakan bawah tanah . http://www. Kita selalu menjadi kambing hitam dalam segala hal. http://www. Tak ada musuh dalam selimut? Orang-orang bermuka dua itu yang menyebabkan bencan a orang kecil macam kita ini. dan tidak banyak terpencar-pencar. Ia malahan memberikan bantuan untuk gerakan kita.com/abclit. ke pala Pao An Tui Semarang? Benar. Akibatnya pembunuhan besar-besaran seperti yang terjadi di Karaw ang dan Surakarta.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. kata Hong San.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.html Orang-orang kita di Semarang lebih beruntung.processtext. .

Kakak Hong. jerit perempuan di luar pintu.com/abclit. Masuklah.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. tidur di sini.Generated by ABC Amber LIT Converter. kata istrinya sambil menggigil.html Siapa?! bentak Keng Hong. Anaknya yang berusia sepuluh tahun kelihatan men ggigil. Bukalah pintunya. Untuk apa kau kemari? Bukankah sudah kupesan sebaiknya kau tidur saja malam ini? ! kata Sin Liong gusar melihat istrinya yang basah kuyup menerobos hujan.com/abclit. Aku takut di rumah sendirian. Tadi baru saja ad a orang mengintip. http://www. Kau gantilah pakaianmu. temani kami. Semua cahaya di rumah kumatikan. katanya dengan suar . Mei Lan. a parau. Ling-Ling masuk ke rumahnya dan mengambil pakaian Tian-Tian yang seusia dengan anak Sin Liong. Sin Li Aku.processtext. http://www. ong langsung meraih selot pintu dan membukanya.

Ia tak akan menuntut bala s dendam tak bermata seperti itu. Ia telah tercebur ke dalamnya. Ketua Pao An Tui di Surabaya telah memberikan perintah pada kita. Jend eral Spoor ingin Republik hancur secepatnya. meninggalkan mereka.Generated by ABC Amber LIT Converter. . dan menguping pembicaraan opsir KNIL itu. http://www. Ia teringat dengan korban-korban seperti A S iong di Surakarta dan Karawang5.processtext. kata istrinya sambil terisak. dan kau diam saja. Tidak hanya puluhan. dalam hitungan beberapa hari ke depan akan ada operasi militer besar-besaran oleh Belanda. tapi ratusan. meresahkan malam yang basah. http://www. Menurut mata-m ata yang kita selundupkan ke rumah Babah Can. Kau memang terlalu baik hati terhadap orang-orang Republik. aku tak mau melakukan pengusutan lebih lanjut. kata Hong San. Anakmu sendiri menja di korban. Tidak.html Keng Hong tertawa samar dan kecut. katanya pelan. Apakah ia ha rus menuntut nyawa anaknya? Revolusi memang makan banyak korban.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan sekarang revolusi yang diceburinya telah meminta nyawa anaknya.com/abclit. terbunuh sia-sia.processtext. Suara tangisann ya pecah.com/abclit.

Bayangan wajah A Siong bermain-main di kepalanya. kata Hong San. Mimpi orang-orang kecil macam kita. Padahal selama dua hari tiga malam ini ia tidur ayam. Siong. Kakak. Hong San.processtext. bisik .com/abclit.com/abclit. http://www. Entah kenapa Keng Hong tak langsung memejamkan matanya. Hong San telah mematikan semua lampu untuk memu dahkan penglihatannya ke luar rumah. K au telah menjadi tumbal untukku. Apa yang harus kita lakukan. http://www. Aku akan di sini sampai pagi. lalu menelentangkan tubuhnya di lantai.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sementara Sin Liong menggelar tikar . ada seseorang mengendap-endap di luar. Dan tumbal kaum kita.html Generated by ABC Amber LIT Converter. katanya dalam hati. Firasatnya tak enak. Sayang Tuhan m emanggilmu sangat cepat.html Kakak beristirahatlah. Tumbal revolusi kemerdekaan Republi k. Pikirannya terus mengembara ketika ia merasakan tangan Hong San menyentuh tubuhnya.processtext. Aku bangga memiliki anak sepertimu. Ia melonjorkan kaki di atas dipan. Malam turun semakin sunyi. Besok kutemani Kakak ke rum ah ketua.

processtext. . Dia menunggu di samping pintu. Mereka benar-benar meneror kita. Sin Liong membungkuk mengamati orang di luar r umah. jawab Hong San.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Jangan terjebak. Bisa saja mereka cuma memancing kita keluar. katanya.processtext. Cuma ada satu orang. http://www.com/abclit. kata Keng Hong.Generated by ABC Amber LIT Converter. Keng Hong mendekati pintu depan. http://www.com/abclit.html Sudah. Kita sergap saja dia.

Ia membaca tulisan itu. Setelah keadaan sepi selama hampir seperempat jam. Mereka berpandangan satu sama lain. Keng Hong menggeleng-gelengkan kepalanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. lalu membukanya. Kita benar-benar berada di tempat yang sulit.processtext. Ia mengambilnya dan menutup pi ntu lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.processtext. Perlahan-lahan.com/abclit. Keng Hon g memberi tanda pada Sin Liong untuk berjaga-jaga. .com/abclit. http://www. Antek-antek Pao An Tui kalau berani bersekutu dengan Belanda akan dimusnahkan. ia membuka selot pintu. Kedua adik iparnya memandang bingung. katanya sambil meremas kertas itu sampai hancur. Sebuah kertas tertusuk pisau kecil di di pintu rumahnya.html Lama mereka tiarap. tak tahu mesti berbuat apa. Diambilnya korek dari kantong celananya. Kedua belah pihak mencurigai kita.

Kuil ini diperkirakan dibang un ketika Panglima Cheng Hoo datang ke Sam Poo Toa Lang atau Semarang pada abad ke-15. NICA. 4.processtext. Nama daerah di Surabaya tempat bermukim komunitas China. Pao An Tui : Barisan Polisi Keamanan Kota. suatu penjaga keamanan sipil yang dibentuk etnis China di tahun 1947 guna menjaga keselamatan orang-orang China baik karena ancaman Bel anda maupun pihak-pihak Republik yang tidak menyukainya. http://www. Nama salah satu kuil atau kelenteng di Semarang. . http://www.com/abclit.html Catatan: 1.com/abclit.processtext. 2. 3. Panglima Tentara Belanda. Ia mati bunuh diri tahun 1949. di Hindia Belanda yang ditugaskan untuk mempe rtahankan kekuasaan Hindia Belanda. begitu posisi Belanda d i dunia internasional terjepit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.

seperti kemarin-kemarin. Begitu air mata menyelu sup di helaian kumis lalu terasa mencapai bibir. amat te rang.com/abclit. putih pirang . Dan. melainkan melesat berupa garis putih tajam yang langsung menghunjam memedihkan m ata begitu seseorang mencoba bertahan. Tentu pula tak bisa disebut seperti bintang karena titik cahaya itu sa ma sekali tak bekerlip. komunitas China di nusantara mengalami bany ak sekali pembunuhan tanpa sebab. Dan gedung-gedun g. ada sebuah titik. Bukan hanya tameng. terus mengembang. dinding-dinding kaca. Begitulah semua datang.Generated by ABC Amber LIT Converter. segera merembes air. menjelma kerumun bulatan pijar. tak tertahan oleh tatap. bergulir jatuh ke kumisnya yang menyatu dengan jenggot. lantas mengembang. . Peristiwa di Surakarta dan Karawang adalah dua contoh da ri pembunuhan mengerikan terhadap orang-orang etnis China. Mungkin tak tepat disebut amat terang karena titik cahaya itu benar-benar menyila ukan. yang semuanya kotor. Tujuh Puluh Tujuh Lidah Emas Post: 11/13/2005 Disimak: 254 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas. Tetapi bukan itu. memang. lelaki tua itu merasa nyama n. Lingkaran hitam yang berputar-putar. kelabu jadi samar...processtext. http://www. menggenan g..html Antara tahun 1946 sampai tahun 1949. dalam nanar. sebentar memusat sebentar menebar. Dan lalu. Setelah berputar memusat-menebar memus at-menebar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. samar jadi terang. jambang. Edisi 11/13/2005 Pernahkah kaulihat matahari begitu banyak? Atau turun merendah seolah mencecah? Dalam lapar. kuning kelabu. Tetapi bukan. Di sana.processtext. http://www. seolah seperti tameng mena han hunjam cahaya. dengan ganjil. matahari membelah. ribuan lingkaran hitam baga i menghambur menyemaki ruang pandangnya. itulah yang dilakukan olehnya. Bagai melayang. Begitulah hitam jadi kelabu. siang meman ggang meringkus dirinya. meranggas tak teratur panjang dan jarang. lingkaran hitam itu lalu menyatu. Pedih ini akan hilang. selintas tampak seperti mata kayu. Tetapi takkan lama.com/abclit. semua terbentang. di puncak monumen. Begitulah terik. Dan. menggandakan semakin banyak lalu memantulkan. Dan dari mata tu anya yang buram. seperti bintang.

Tetapi memang. Di atas papan itulah ia duduk. berkacamata.. Ma ka. Dan seperti mimpi. kata mereka. tid ak. Tetapi ya. menggandakan semakin banyak lalu memantulkan. mulailah hari-hari itu. Bagaimana mereka bisa bertahan? Heran. yang beberapa di antaranya menjulurkan rel dengan lori-lor i lebih kecil (memuat bongkah-bongkah batu batu-batu berurat emas!) meluncur ke luar tak henti-henti.com/abclit.. Berdebar. pun mengaja knya. di puncak Monas.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Jepang menyerah. Titik putih. dinding-dinding kaca. tidak. Begitu juga tambang emas di Lebong.. Apakah hanya matanya? Karena hari ini. Berlompatan. Kereta api kecil (mereka menyebutnya lori) dengan empat wagon yang dibelintangi papan-papan. gema lori.. Ia pun tiba di tambang itu: Lebong Tandai. Maka. Lorong-lorong.. Pernahkah kaulihat matahari begitu banyak? Atau turun merendah seolah mencecah? Dalam lapar. Di masa damai u ntuk apa? Untuk Monas. meyakinkan mereka: emas dibutuhkan Jakarta. bagai mengambang. http://www. Memandang ke luar. Dan wajah-wajah itu muncul. tak ped uli pada apa pun kecuali pada goa-goa. Melayang. semua terbentang. ada sebuah titik. Pak Daud. Tampak amat sibuk. Monumen Nasional.processtext. http://www. Derek II. Derek (pos) I. Bengkulu.Generated by ABC Amber LIT Converter. sepa tu boot. Letusan? Belanda kembali datang. tajam pedih. lift ke atas ke bawah.. Kata kawannya konon karena dibeli dengan emas tambang. bagai melayang.. berlalu lalang. orang-orang kemudian menyebutnya bom atom) dijatuhkan di Hiroshima d an Nagasaki.com/abclit. langit goa yang runtuh. Masa berganti.orang dengan helm. Pusat juga perlu tahu bahwa di tanah ki ta. segala yang dulu dikuasai Jepan g kini kita yang memiliki. Dan gedung-gedun g.. Dan Belanda pergi. Di san a. Kini tertahan. matahari membelah. Wajah-wajah yang data ng dari keresidenan. dalam nanar. di sebelah dua orang yang berlindung ke gerob . Ia hanya me ndengar bom besak (bom besar... Bahkan Gubernur Militer pun (s iapa namanya? Ia lupa) bergabung dengan mereka. bukan itu. lalu proklamasi. lihat.. beberapa dengan lampu dan baterai di pinggang. Kata Pak Daud. menjelma kerumun bulatan pijar. orang kampungnya yang juru tulis gudang (mereka menyebutnya magazyn schrijver) di tambang. pasokan senjata berdatang an.html Bagaimana semua bisa tiba-tiba berubah? Ia sendiri tak begitu tahu.processtext. menyandang tas di bahu kirinya. Huah! Orang... menghunjam mata. Apakah mahas iswa? Karena tegak di tempat yang tak mencolok. Menyerang tambang. ledakan dinamit. ada banyak emas. ada seseorang yang juga mendongak menatap ke sana. Membujuk. Makin jelas. . Orang itu masih muda. tangga-tangga be si. di atas kereta itulah ia. Seperti hamburan..

ak penjual rokok. ia .

Dari jauh ia datang karena yakin Nur. mendehem lagi. kini tersenyum.. Tak enak ketahuan mengamati.. Ia tak suka. katanya . Maaf. http://www. emas yang kita sumbangkan dulu. coba berdagang. Cup ing hidung besar. Pak Jusuf berkata.. Senyum itu masih. tapi mata di balik bingkai besar itu berubah. mulut dengan bibir tipis melipat hingga ter kesan bagai diisap dari dalam. yang ingin saya tahu yaa. mendehem beberapa kali. Dik Najir. Lihatlah kini diri Dik Najir.com/abclit.. saya mengerti. kembali ia palingkan mu ka. Begini. memungkinkan Pak Jusuf tahu aliran sumbangan emas untuk Monas itu. cacat. Kacamata itu. Ia tak suka kalimat tak jelas itu. senyum itu kembali..processtext.. saya punya usul. dulu merupakan sosok sederhana. Dulu. tak mungkin menyampaikan hal yang tak pasti. i a mengalihkan pandang. Kacamata itu. emas Monas i tu didatangkan dari Jepang. Saya membutuhkannya.. http://www. Refleks. terasa ganjil. Jalan yang lebih baik.. yang diangkat jadi juru tulis gud ang. Setelah merengg angkan tubuh dari sandaran kursi. Jalan yang lebih baik? Maksud Pak. di tambang itu. Tetapi. Dik Najir. Ma-maaf. Bingkai kacamata dari plastik keras coklat tebal. apakah memang diciptakan untuk menyangga bingka i kacamata yang tampak seperti berat? Dan mulut itu. Wajah bulat berkacamata de ngan bingkai plastik keras coklat tebal ini.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tatapan di balik kacamata.html Generated by ABC Amber LIT Converter. anak Pak Daud.. Begitulah yang orang-orang dengar. kita berjuang. menatap ke arahnya.com/abclit. Untuk modal.processtext... . seingatnya. Tatapan di balik kacamata. Pak Jusuf.. itu. apa adanya. Cu ping hidung besar berkilat yang melengkung naik. Jabatan terakhirnya selaku pembantu kepala bagian mesin tumbuk (mereka menyebutnya molen assistant). setelah Pak Daud meninggal. Yang orang-orang dengar. Tapi. Bingkai kacamata dari plastik keras coklat tebal. kenapa kini berbeda? Senyum itu.. Pak Jusuf inilah. Saya paham. tatapan itu.. Tetapi hei. Agaknya ia harus terus-terang .html Tiba-tiba si pemuda menoleh. Tetapi.

mereka bilang ada yang digunakan. Kembali disandarkannya tubuh ke kursi. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. saya kemari hanya untuk hal itu.html Ah tidak! Mana bisa. Sumbangkan saja. bagai men cari persetujuan. Sebetulnya bukan dikembalikan. Dik Najir . maka masing-masingnya cuma akan dapat segini. Dik Najir tentu bertanya-tanya. Maksud Pak Jusuf? Yah. Tak lebih. Ragu.com/abclit. Bila saya bagikan kepada seluruh buruh dan karyawan yang bekerja waktu itu. Saya. Tapi karena dinamit itu. melainkan disalurkan. Pak Jusuf.. Lelaki berwajah bulat (dengan tubuh yang kini juga tak kalah bulat) itu menarik napas..com/abclit. Ketika saya tanyakan digunaka n untuk apa karena toh kita dengar emas Monas didatangkan dari Jepang. Dan karena jumlahnya sedikit. Tidak. seper ti mencari lagi posisi yang tepat. mendengus.. Jadi. Lalu. Kaki saya putus bukan karena berperang. ia mengangguk. http://www. Dik Najir. Ketika s aya tanyakan kenapa tak sama. mengeluarkan dompet. Pak Jusuf mengeruk saku celananya.Generated by ABC Amber LIT Converter. disalurkan. Nah. Jemarinya merogoh. Dari anak Pak Daud saya tahu bahwa emas itu dikembalikan melalui Pak Jusuf. baiklah saya terangkan. s oal sumbangan emas Monas yang dipulangkan.processtext. ke masjid atau ke sekolah atau ke apa di Lebong si ni. lalu berkata.. menj epit sesuatu ke luar dari dalam dompet lalu mengacungkan ke muka: uang logam satu rupiah... begini. Saya tak mau. seperti kecewa. langit goa yang runtuh. Saya. kata mereka. mereka hanya meneruskan. Itu gampang. tapi jumlahnya tak lagi sama. Tenang. . emas itu tak usah d ibagikan.processtext. Tidakkah itu berarti disalurkan? Mata di balik bingkai besar itu menatap ke matanya. mereka katakan bahwa begitul ah keterangan dari atas. Kemudi an katanya. Diperbaikinya duduk.. sesedikit apakah emas yang mereka pula ngkan hingga tak pantas buat dibagikan. Emas itu memang ada pada saya. maaf.

kaku tergantung...... yang berhenti? Dan Pak Jusuf. Bahkan udara pun seperti mati. teronggok di trotoar. Tetapi mendadak. tak berkedip. tidakkah tadi pengemis tua itu juga menatap ke puncak Monas? Buntung. Sepertiku. Meja. Lalu. lapar. Koin itu! Ribuan kedua! Ribuan kedua terakhir yang dipunyainya. Mata di balik bingkai besar itu menganga. bagaimana aku bisa pulang ke tempat kos? Refleks. Ketika koin itu bergerak turun.. Saat koin itu bergerak turun . bersamaan dengan gerak tangan Pak Jusuf menyongsong. semua kembali seperti biasa. Apa yang ia lakukan? M eminta 1.com/abclit. tapi kembali tertegun. Dengan hanya seribu. t etapi koin 1. Pemuda kacamata yang kini telah menjauh beberapa langkah. iseng. Pak Jusuf melambu ngkan koin satu rupiah itu tinggi. nyaris menyentuh loteng.. k ursi. taplak. Semua tak bergerak. keti ka berada pada satu titik antara loteng dan tangan Pak Jusuf yang siap menyambut. si pemuda membalikkan tubuh. Bukan koin satu rupiah 40 tahun lalu itu.processtext. aku tahu yang ia rasakan. jatuh menimpa lantai: Triiingngng.html Generated by ABC Amber LIT Converter. mata itu.... langkah si pemuda terhenti. http://www. hingga bibir tipis yang melipat itu benar-benar tampak....000 rupiah itu kembali? . sekilas tamp ak seperti mata kayu. diam. Koin itu berhenti.! Triiingngng. kelihatan seperti patung. atau mungkin tiga puluh detik. di puncak sana berkilauan 77 lida h emas. yang siap menyambut koin. Tapi ajaib. gorden. tidakkah berair bagai menangis? Pusing. tersentak.000 rupiah yang barusan berdenting masuk ke kalengnya. Tangannya yang terangkat. Sepuluh. semua perabot di ruang tamu Pak Jusuf tampak seperti beku. dua puluh. Senyap. terjadi peristiwa itu! Peristiwa yang takkan bisa ia lupakan: koin itu berhenti. Dan. Betulkah? Betul.. tertahan bagai mengambang. Diayunnya kaki. menatap ke arah koin. http://www. matanya segera menangkap sosok itu: si pemuda. Siapa yang menjatuhkan? Tak kalah terkeju t.! Lelaki tua itu terkejut. astaga. Waktukah.processtext.com/abclit. Ia terus meluncur. kulitnya merah menghitam bagai terpanggang. tertahan bagai mengambang. Mu lutnya terbuka. ketika itulah.Generated by ABC Amber LIT Converter. diam. Pak Jusuf mengangguk. koi n satu rupiah itu tak tersambut. Waja h bulatnya tengadah. Semua tak bergerak.html Seperti tahu keheranannya.

processtext.com/abclit. aku yakin kabut lembut dan matahari susut saja yang mengepung Rumah K aresidenan itu. http://www.com/abclit. Edisi 11/06/2005 Ya. Tujuh puluh tujuh? Bagai bukan angka yang asing. asalan ia berkata. Kare na itu. kau juga tahu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Minggu 28 Maret 1830. Tujuh puluh tujuh? Eh. Ramadhan telah berlalu.. Tak salah jika kukesankan Allah menebarkan cahaya cokelat keemasan di wajah siapa pu n yang menyaksikan de Kock menghardik sang Pangeran. 17 Agustus 2005 Sayap Kabut Sultan Ngamid Post: 11/13/2005 Disimak: 163 kali Cerpen: Triyanto Triwikromo Sumber: Kompas. berapa umur Bapak? Tujuh puluh tujuh. sangat tak keliru jika kutorehkan warna terang di sekujur kanvas. Maaf. Jadi. dalam lukisanku. Tak ada pula petir mendera Me rapi yang samar mengonggok di bumi fana.processtext.html Salah tingkah. http://www. . hari itu.*** Payakumbuh.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak ada gerimis riwis yang menghardik tiang-tiang tua. tujuh p uluh tujuh lidah emas.. Oh. Si pengemis seperti lega....

dia juga memberi is yarat kepada panakawan Banthengwareng dan Jayasutra agar tak memekik. Haji Ngisa yang telah mengerti betapa kegaiban bisa menghunjam kepada siapa pun yang dipilih Allah hanya mengangguk. Sambil menempelkan jari telunjuk ke bibir. http://www. jika dia berdiri di dekat Haj i Ngisa dan Haji Badarudin penasihat-penasihat agama terkasih Pangeran pasti lukisannya tak akan seka dar menggambarkan Sultan Ngamid sebagai manusia biasa. sekalipun di kepung wajah-wajah tegang staf de Kock dan disaksikan rakyat dalam sedu-sedan. Hanya aku yang kausangka telah belajar teknik mel ukis dari Horace Varnet dan Eugene Delacroix boleh menyusupkan diriku pada wajah prajurit yang takz im membungkuk di hadapan Pangeran dan pasukan cemas yang mewaswaskan nasib sang Junjungan." desis Haji Ngisa. Hanya aku saja yang boleh sedih.html Memang keheningan dan kebeningan menguar dari pagi yang baru mekar. dan Raden Mas Raib2 pada 28 Maret 1830 yang ajaib itu. "bahkan mungkin Jibril pun dititahkan tidur dan tak mencampuri segala yan g terjadi dalam silaturahmi indah ini. Sultan juga meminta agar Haji Ngisa tak perlu takjub pada segala peristiwa tak masuk akal ya ng menyelimuti Rumah Karesidenan yang telah dikepung para serdadu itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Raden Mas Joned. ketika ketegangan terj adi dan Jenderal de Kock mengharap Pangeran agar segera naik kereta. "Segalanya suda h diatur. Bahkan dia memberi isyarat pada Haji Ngisa a gar tak terpesona pada setiap keajaiban yang mengucur setelah seseorang khusyuk berpuasa. Sebab dalam pandangan Haji Ngisa yang masih sangat awas.com/abclit. terkejut dan kemudian lari tunggang langgang.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. 1 Andaikata Raden Saleh hadir di Rumah Karesidenan bersama Pangeran Dipanegara Mu da. Lewat bisikan batin. Namun di luar dugaan. atau Perie akan menganggap Sultan mencip . Sayap-sayap itu seakan tak sabar menerbangkan sang Junjun gan ke langit suci." Haji Ngisa tahu benar jika Sultan Ngamid tak menanggalkan sayap atau menyemburk an kelabang beracun kepada lawan. de Stuers.com/abclit. Dia tak ingin de Kock atau Valck. Jadi.processtext. Pangeran harus kuluk is tegak menantang. mungkin dia tak ak an melukiskan Sultan Ngamid sebagai pangeran bersorban saja. Sultan Ngamid menanggalkan bulu-bul u indah yang barangkali diberikan oleh Malaikat Jibril itu. Haji Ngisa tak ingin pe kikan ketakjuban itu akan mengganggu takdir Allah yang telah ginaris. Ya. di kedua bahu Sultan tumbuh say ap Rajawali ungu yang menyilaukan mata. Residen Kedu berwajah batu itu. http://www. ke langit sarat sriti. Roest. tetapi aku tak mungkin menorehkan kabut dan dingin Magelang terlalu dalam di kanvas.

takan sihir dan menghina para perwira yang mengajak berunding menghentikan Perang Jawa itu. "Kal au mau Sultan .

" kata de Kock. Haji Ngisa lebih memilih memandang kilau senapan dan pakaian para s erdadu yang dipimpin du Peron di anjungan dalam ketimbang menatap wajah Sultan Ngamid yang karena ter lalu benderang tak lagi bisa dipandang. hati Sampean bisa terbakar. memang tak semua tanda bisa dir aba dan membuncahkan makna. Bahkan jika tak mu ngkin menangkap atau membunuh Sultan Ngamid. "Saya akan mempreteli kekuasaan Sampean dengan cara apa pun." Ya.3 Saya datang tidak dengan k eris terhunus dan pedang meradang. "Sampean juga jangan menatap wajah Sultan. Telinganya bahkan lebih be risi instruksi-instruksi sang Gubernur Jenderal ketimbang luapan amarah Sultan Ngamid. Namun. Jika ingin berkelahi." "Saya ingin menyelesaikan persoalan kita hari ini juga.com/abclit. http://www. Jenderal? Apa yang harus saya lakukan di sini? Saya datang dengan bersahabat semata-mata untuk kunjungan singkat sebagaimana yang di adatkan oleh orang Jawa setelah mereka selesai berpuasa selama sebulan. de Kock tak punya alasan untuk tak segera melakukan perintah Johannes van den Bosch. Pangeran. Sete lah itu. Tentu de Kock tak mendengarkan isyarat halus itu. Anda ingin mengadili saya? Anda ingin mengajak berkelahi? Jika itu yang Jenderal inginkan. "Jadi. Tetapi." . de Kock pun sudah punya cara untuk menaklukkan Pang eran.processtext." desis pria yang senantiasa berzikir itu teramat pelan. Tentu dia tak terlatih menang kap pertanda yang hanya berupa gelengan kepala Haji Ngisa itu. saya tembak putra-putra Sampean. d e Kock tidak peka? Mengapa dia tak membiarkan Sultan Ngamid pulang setelah selesai bersilatur ahmi? "Mengapa saya tidak diperkenankan pulang. mengapa sejak pemandangan menakjubkan itu terjadi.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. saya tak membutuhkan keadilan dari tangan Sampean. Dan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kalau perlu say a akan menggorok leher perempuan-perempuan terkasih Anda pada Lebaran hari ketiga.html Karena itu. Jenderal. Ya.processtext. saat mendengarkan semburan kata-kata semacam itu Haji Ngisa berharap de Koc k segera mengurungkan niat menangkap dan mengasingkan Pangeran. saya pun tak mau berkelahi dengan Sampean. http://www. Kalau berani menatap. jangan lupa Haji Ngisa dan para panakawan juga kami jebloskan ke sumur tua.

membumbung menembus kabut. Dengan hati-hati pula. Takjublah mengapa dia tak menunjukkan sayap-sayap ungu itu kepada d e Kock dan serdadu-serdadu yang juga dibutakan. kau tahu. Apakah Sampean tak cemas? Aku tak bisa cemas lagi sejak de Kock kehilangan kepekaan. urusan Haji Ngisa. dia berseru. dia berjingkat mendekati Ali Basah Gandakusuma da n membisikkan pertanyaan-pertanyaan tak terduga. seperti Isa yang tersalib.processtext. Apakah saya boleh bertanya pada de Kock? Kenapa tidak? Apakah dia akan menganggap Sultan Nga mid sebagai dajjal tak aturan? Apakah dia menangkap Sultan Ngamid karena membayangkan diri s ebagai mesias yang mampu menghentikan perang? . Segalanya tela h kukembalikan pada-Mu!" Setelah itu. seluruh Rumah Karesidenan akan terbakar. Apakah Allah telah mengirimkan jutaan malaikat untuk mengarak Sultan Ngamid ke surga? Mengapa bertanya seperti itu? Mengapa tak boleh bertanya seperti itu? Saya kira bukan hanya saya yang melihat jutaan malai kat mengarak Sultan Ngamid ke surga.Generated by ABC Amber LIT Converter. Serdadu aka n jadi abu tanpa jejak kehidupan. moksa ke langit.html Haji Ngisa kian tak tahan mendengarkan semburan kata Sultan Ngamid yang menguar kan bau berbagai wangi-wangian itu. Jadi. http://www. Bertanyalah kepada pria yang setiap subuh shalat berjamaah dengan Sultan Ngamid itu. Tuan. "Apakah Sultan tak mengerti akan terjadi peristiwa seperti ini. Takjublah pada mengapa Sultan Ngamid berani mati pada saat ruang dan waktu membe ri kesempatan untuk hidup. "Allahu! Allahu! Allahu! Segalanya telah rampung. bukan urusan Sampean. Sampean tahu segalanya berakhir mengenaskan? Mengenaskan? Apa ya ng mengenaskan? Keajaiban sayap-sayap Jibril di tubuh Pangeran. jadi Sultan Ngamid memang benar-benar punya sayap? Punya sayap a tau tidak.processtext. Mengapa tak Sampean lagi takjub. Apa orang lain yang tahu peristiwa sulapan itu? Bertanyalah pad a Gandakusuma. Ketahuilah. Dengan hati-hati dia mengenakan sayap itu. De Kock akan tinggal arang. Sampean anggap peri stiwa mengenaskan? O. Urusan siapa? Urusan saya. Kisanak?" Gandakusma mengangguk.com/abclit. Saat itu dia justru melihat Sultan Ngamid mulai memungut sayap Rajawali ungu yang semula ditanggalkan. andaikata de Kock dan par a serdadu tahu. dia membentangkan tangan dan mengibas-ibaskan sayap.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Karena itu. menghilang dari pandangan Haji Ngisa yang tak lagi takjub.com/abclit. http://www. Gusti. wahai Kiai waskita? Karena memang tak semua ha l harus ditakjubi.

.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ya, > 0 Meski demikian, Gandakusuma tak berani mempertanyakan segala sesuatu yang berka it dengan perang dan kematian. Tak baik pada Lebaran yang baru mekar mempersoalkan amis darah, wa ngi bunga kubur, dan Matesih menjelang Sultan Ngamid berunding di Rumah Karesidenan. "Saya kira semua prajurit harus menyertai Panjenengan, Sultan." "Allah tak menghendaki seperti itu, Gandakusuma." "Maaf, Sultan, saya khawatir Jenderal de Kock akan " "Ya, ya, Sampean boleh khawatir. Namun, saya lebih khawatir jika prajurit kita akan mengejutkan mereka." "Jadi, kita hanya akan bersilaturahmi, berlebaran pada Jenderal de Kock, Sultan ?" "Ya. Jangan kaukenakan tanda pangkat atau jabatan. Kenakan saja pakaian santai sebagaimana kita hendak pelesir atau berjalan-jalan." Sampai pada percakapan yang kian tak terpahami itu, Gandakusma melihat sayap Ra jawali ungu di bahu Sultan Ngamid kian melebar. Sayap itu kian menelan tiang-tiang dan segala yang b isa teraba dan terjamah tangan. Karena itu, sekali lagi, Gandakusuma menyangkal.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Iblis? Kitalah yang iblis kalau tak bisa memaafkan orang-orang yang hendak mem bunuh dan memperdaya kita." Kali ini Gandakusuma tak berani menatap wajah sang Sultan. Dia tahu sebentar la gi, setelah pada pukul 08.00 Sultan berangkat ke Rumah Karesidenan, de Kock akan mengerahkan ratusan ib lis untuk membekuk Junjungan yang kian tak peduli pada pekik kemenangan di medan perang it u. Dia yakin benar sayap-sayap Sultan akan rontok pada saat de Kock menghardik dan memerintahkan Pa ngeran beranjak menuju kereta pengasingan. "Segalanya sudah diatur oleh sang Jenderal sialan, tetapi mengapa Sultan percaya bahwa apa pun yang terjadi telah diatur oleh Tuhan dan tak lagi bisa dihindarkan?" desis Gandakusum a dalam kecamuk pikiran tak keruan. "Sudahlah, Gandakusuma," kata Sultan seperti mengerti segala yang dipikirkan ol eh panglima utamanya itu, "pada saat berperang pikirkanlah peperangan. Namun pada saat Lebaran pikirk anlah Lebaran. Ayolah, bersenang-senanglah bersama Jenderal de Kock dan para perwira. Nanti kub eri kuda baru. Nanti kuberi sajadah dan sorban baru. Nanti ." Gandakusma tahu nanti dia hanya akan mendapatkan sayap yang rontok, mata yang k ehilangan keperkasaan, dan jiwa yang tak lagi terpesona pada kabut Merapi. O, mengapa keka lahan begitu wangi? Mengapa ia muncul ketika puncak kemenangan hadir telanjang serupa bidadari? Kini kau tahu bukan mengapa aku tak mau melukiskan Sultan Ngamid mengenakan say ap Rajawali ungu. Digambarkan bersayap atau tak bersayap, Sultan Ngamid adalah Sultan Ngamid . Ia akan menanggalkan apa pun yang bukan miliknya. Juga sayap dan kemegahan dunia. Juga s ayap dan segala yang dicinta. Ya, namaku Saleh, kau telah melihat Sultan Ngamid dalam lukisanku5 pada senja y ang hampir kehilangan doa-doamu. Aku bahagia karena tak menganggap dia sebagai malaikat ata u dewa bermata ungu.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Catatan: 1. Bagian ini bertolak dari reproduksi lukisan Raden Saleh yang terdapat dalam gambar sampul buku Dr Peter Carey, "Asal Usul Perang Jawa; Pemberontakan Sepoy & Lukisan Raden Saleh" yang diterbitkan oleh LKiS, Juli 2004. Saya perlu berterima kasih kepada Sutanto Mendut yang meng ingatkan saya betapa Dipanegara diperdaya Jenderal de Kock pada Lebaran hari kedua. Reproduksi lukisan itu pula yang digunakan koreografer Sardono sebagai pancatan lakon "Opera Diponegoro". 2. Anak-anak Sultan Ngamid. 3. Kata-kata Sultan Ngamid dalam "Babad Dipanegara". 4. Sultan Ngamid adalah nama tua Pangeran Dipanegara. Begitu memosisikan diri se bagai Ratu Pangageng Panatagama ing Tanah Jawi, nama Dipanegara dia berikan kepada putranya . 5. "Historische Tableau, die Gefangennahmen des Javasnischen Hauptling Diepo Neg oro". Langit Malam Post: 10/31/2005 Disimak: 227 kali Cerpen: Iyut Fitra

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Detak yang lamban. Seperti kemarin juga. Serupa sebelum-sebelumnya jua. Pukul d ua belas tengah malam. Angin menusuk gigil. Mencucuk sumsum dan tulang. Aku memasang jaket dan b eranjak meninggalkan rumah. Menuju jantung kota kecilku, sekaligus menceburkan diri ke d alam malam. Berjalan di atas lintasan trotoar yang menenggelamkanku ke ruang-ruang lengang melenakan. Kuingat kata-kata Ibu sore tadi. Di beranda tempat kami bisa minum teh seraya m enyaksikan kelopak-kelopak mawar. Bercerita dan bersenda sambil menunggu senja tiba. Namun, sore kali ini menjadi lain. Setelah aku bercerita panjang, akhirnya Ibu berkata keras kepadaku seolah- olah saja ia sedang disengat kalajengking. "Anak dendang? 1) Kau mau menikahi anak dendang? Apakah Ibu tidak salah dengar? " Aku menatap bola mata Ibu dalam-dalam. Sebuah danau tenang. Telaga yang tidak p ernah kehilangan kasih. Semenjak usia lima tahun, sejak Ayah meninggal karena penyakit yang dider itanya, sejak saat itu pulalah Ibu hanya sendirian membesarkan aku. Anak satu-satunya. Ibu yang kemudia nnya melanjutkan bisnis Ayah di bidang konfeksi, memang tidak pernah membiarkan aku hidup kekuran gan. Sampai aku besar. Sampai aku menyelesaikan kuliah di fakultas ekonomi. Sampai Ibu lebih men gharapkan aku membantu bisnis konfeksinya daripada melamar pekerjaan lain. Ah, bola mata itu serasa tak kuat untuk kulawan. bola mata tempat biasanya aku berteduh. Tempat menimba kebahagiaan yang tak pernah kering. Tetapi, bagaimanapun aku harus menco ba untuk menjelaskan. "Ibu, anak dendang itu juga manusia. Aku telah menyelidiki segala sesuatu tenta ng dirinya," ucapku pelan, hati-hati, agar Ibu mengerti. "Apa yang telah kau ketahui? Tentang ia yang selalu pulang subuh? Pulang dengan lelaki yang selalu bertukar-tukar? Atau kegenitannya merayu laki-laki di pagurawan? 2) "balas Ibu s engit. Mulai sinis. Tak biasanya Ibu seperti itu. Telingaku mendadak panas mendengar kalimat Ibu yang amat menyudutkan profesi an ak dendang. Hatiku terbakar. Namun, sepuncak upaya aku berusaha untuk bertenang diri dalam k esabaran.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "O, jadi namanya Rabina?" Ibu memotong. "Ya. Aku telah selami pribadinya, keluarganya, bahkan latar belakang apa pun sa ja dari dirinya. Tidak ada yang menggoreskan cela, Ibu. Barangkali kenyataanlah atau keterdesakan keras nya kehidupan yang memaksanya memilih menjadi anak dendang. Karena hanya kepandaian berdendang itu yang dimilikinya, dan kesempatan seperti itulah yang dapat diraihnya." "Ibu tetap tidak setuju!" jawab Ibu betapa kaku. Banyak lagi yang kucoba jelaskan, tetapi Ibu tetap pada pendiriannya. Bahkan, s emakin banyak aku berbicara, kian pedas kalimat-kalimat yang keluar dari mulut Ibu. "Perempuan pulang pagi!" "Hidup tiada ubah bagai musang!" "Mana ada waktunya mengurus keluarga!" "Ibu tidak akan pernah setuju!" Kalimat-kalimat yang terus mengiang. Bersipongang. Menyisik bersama angin malam yang tajam. Menusuk sudut hatiku yang paling lemah. Aku terpojok. Bayangan-bayangan itu membuatku tanpa terasa telah sampai di jantung kota. Aku duduk di tepi trotoar, dekat sebuah lampu taman. Sebatang rokok kuselai. Asapnya membaur denga n cuaca. Lelapat kudengar tiupan saluang 3) yang ditingkahi dendang 4). Berbuai-buai. Lapik gurau 5) tidak jauh lagi dari

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Dan suara itu. Pastilah Rabina yang tengah mendendangkannya. Suara yang sudah t eramat kukenal. Akrab. Lekat di kedua belah anak telingaku. Suara yang tiap menit kini mulai men ggerayangi kegelisahan. Mengimbau. Lirih. Sayup. Seolah berpitunang. Membentur-bentur pikiran yang kini sulit lepas. Samar-samar kudengar lagu Palayaran 6) yang sangat kusukai. Bergema melantuni malam. Seolah berlari menjauh menembus c akrawala. Bergendang-gendang. Memukul. Dan berulang- ulang datang. Aku ingin ke sana. Ingin melihat senyum Rabina. Ingin menikmati rambut panjangn ya, bulu matanya, bibirnya. Aku ingin mendengar suaranya lebih dekat. Tetapi, kalimat-kalimat Ibu tadi sore seolah-olah menahan gerak langkahku. "Tak adakah pilihan yang lebih baik bagi seorang sarjana ekonomi? Untuk menjaga martabat keluarga dari pandangan- pandangan sebelah mata?" Selalu. Dan masih saja kalimat Ibu menghunjam bagai pisau-pisau yang berlepasan dari udara, berburu ke arahku. "Mengertilah, Ibu. Apa Ibu percaya bahwa perempuan-perempuan lain pun akan sela lu lebih baik daripada anak dendang? Ibu tentu lebih paham sesungguhnya," jawabku tenang. "Di samping berdendang, mereka adalah perempuan-perempuan yang berusaha melestarikan kebuday aan. Pewaris, penjaga, dan penerus kesenian nenek moyang kita. Mengapa mereka harus kita sisih kan, kita lecehkan dalam keseharian. Haruskah kita membunuhnya, Ibu? Membiarkan mereka mati di saat mereka berusaha untuk tetap tumbuh. Kurasa Ibu tidak sepicik itu," terangku lebih panjang. Berha rap Ibu tidak tersinggung dengan uraianku. Tetapi, Ibu tidak lagi menjawab dan meninggalkanku tanpa berkata-kata. Namun, j elas kutangkap dari gelagatnya, Ibu tetap tak sependapat denganku.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Kuingat pertama kali berkenalan dengan Rabina. Saat mula aku datang ke pagurawa n. Sudut matanya yang melirik ke arahku membuatku terpukau. Tiba-tiba serasa ada sesuatu yang ten gah datang menyerbu. Memburu dan mengepungku. Kemudian pada malam-malam berikutnya, aku mul ai mengikutinya berdendang. Kalau tidak di lorong toko yang sudah bertutup itu, ten tulah ia sedang memenuhi undangan di tempat lain. Tidak jarang, sejak singgalang 13) didaki, sam pai jalu-jalu 14) dipuhunkan, aku setia menungguinya. Pandangan-pandangan mata kami yang diam-diam saling mencuri seakan telah bercerita banyak dan seperti ingin mengakui bahwa kami telah saling menyukai. Setelahnya kami mulai terjebak percakapan-percakapan yang hangat. Setiap berden dang pun Rabina mulai menyapaku dalam pantun-pantunnya. Kadang aku merasa malu. Di saat lain aku justru merasa bahagia. "Ayah dan Ibuku sudah tua. Sudah tidak bisa berbuat apa- apa lagi. Sedangkan ke tiga adikku masih sekolah. Untuk itulah aku terpaksa berdendang tiap malam. Hidup memang keras bag i kami. Aku tahu, banyak orang-orang yang punya pandangan miring terhadap pekerjaanku. Tetapi, bag aimana lagi, aku harus membiayai keluargaku. Dan lagi, aku sama sekali tidak pernah berbuat hal-h al yang melanggar norma-norma. Ah, biar sajalah. Bukankah kita punya nasib masing-masing!" demikia n bagian dari cerita Rabina kepadaku. Banyak yang kuketahui ketika aku pun ebuah rumah kecil. Nyaris tak mempunyai kelebihan. Hanya entang-perenang dan sudut-sudut yang tak rapi. Sebuah sisa. Karena setiap malam Rabina berdendang, dan siangnya ng. Istirahat. Untuk bersiap berangkat lagi malam harinya. menjadi terbiasa berkunjung ke rumahnya. S gambaran dari keberantakan. Ruang- ruang c keprihatinan dari waktu-waktu yang tak ter adalah waktu yang lewat saja di atas ranja

"Aku mencintaimu, Rabina. Bolehkah aku mencintaimu?" ucapku ketika satu kali ak u mengantarnya pulang setelah selesai berdendang. Jam empat subuh saat itu. Dan Rabina seolah t ak percaya. Diam. Menatapku lama-lama. Lalu menunduk. "Mungkin kamu tak percaya. Tetapi, aku telah mengatakan yang sesungguhnya," uca pku lagi meyakinkan dirinya.

Sedangkan kami hanya orang kecil yang bermimpi di kaki lima. Mencintaimu. Memendung. Lalu aku mencium keningnya. Kamu akan menyesal memil ih orang seperti kami.processtext. pada malam-malam selanjutnya pantun-pantun Rabina semakin gencar menyera ngku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak kuduga. "Kamu ber ada di anjungan berukir megah. tidak hanya ketika ia berdendang saja. aku mengangguk juga." ucap Rabina di pertemuan kami berikutnya. Sejak saat itu pula kami mu lai melewati hari-hari bersama. Aku mengusap rambutnya. http://www. Rabina.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sudah hampir pagi. saat-saat senggang ia tidak ada jadwal undangan. Rasa cinta yang cemas. pada waktu-waktu tersisa . Terima kasih sudah mengantarku pulang. Rabina!" Sejak saat itu. Kamu juga tak akan sanggup menepis ocehan orang-orang.com/abclit. Jatuh menimpa jemariku. "Aku sayang kamu. Bergulir. Meninggalkan sekeping keinginan yang belum tuntas. Ke gelisahan tak dapat disembunyikannya bila aku belum datang ke pagurawan. Menatap bola matanya dan berusaha meyakinkannya. Lembut. kami akan menikmatinya berdua. Anak dendang. Perempuan yang mengekas hidup di tengah malam." Berat rasanya. Membenahi anak-anaknya yang berserakan. Aku juga hanya seorang laki-laki biasa yan g kini mencintaimu.html "Pulanglah. "Cobalah berpikir kembali. Rabina!" ucapku memegang kedua tangannya." "Jangan berkata seperti itu. http://www. . Tentang rindu. Atau tentang perbedaan-perbedaan status yang membuatnya seolah ragu untuk melangkah. Namun. Wajah Rabina mengeruh.com/abclit. Tetapi. Ukur timbang matang-matang." katanya pelan. Tetapi. "Aku istirahat dulu ya. Rabina selalu menunggu kedatanganku di setiap ia berdendang.processtext. Sepenuh rasa cinta. Lalu pulang meninggalkan rumah Rabi na. Sebuah kegelisahan terhadap hasrat yang takut baka l tidak sampai. dua garis air bening tetes dari s udut matanya.

Rabina. http://www.com/abclit. "Aku mencintaimu. awan-awan diam. 8). Aku ingin memberontak. Lama. tempat kesenian musik sedang digelar. . 10). Biasa nya dilakukan oleh perempuan. k alimat-kalimat Ibu sore tadi terus memburuku. 12) Judul-judul lagu dalam kesenian musik saluang.processtext. Mendengar suara Rabina.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Lalu aku berjalan. Aku m enatapnya. Menikmati saluang yang masih berkumandang. Aku ingin mengatakan kepadanya. Ingin berteri ak. 4) Pantun-pantun yang dilagukan. Cahaya bintang berkilauan memendar bias. Adakah yang lebih berkuasa daripada takdir Tuhan? Payakumbuh. http://www. 11).processtext. 5) Istilah. 9). Di langit malam.html Malam melilit. 3) Alat musik tiup terbuat dari bambu (kesenian musik tradisi Minangkabau). Aku ingin ke sana. Aku masih di trotoar itu. Meninggalkan trotoar itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. 7) Para pencandu atau penikmat kesenian saluang. 6). Aku mencintaimu!" Namun. Agustus 2005 Catatan: 1) Orang-orang yang melagukan pantun-pantun dalam kesenian musik saluang. 2) Istilah bagi tempat kesenian musik saluang berlangsung. Membelenggu. Menyelai rokok lagi. Ke lapik gurau tempat R abina berada.

atau arsitek? itu kepada sahabatnya tadi. tanya si lelaki menjelang pensiun waktu .processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. bagaimana rumah mereka berada di atas tanah dengan tekstur berbukit. http://www. kebiasaan serta irama keseharian mereka.html 14) Lagu penutup dalam kesenian musik saluang. sampai impian bahkan impian yang boleh jadi berada di balik kehidupan ya ng nyata. Sebagai penulis. Sahabat itu sebelumnya sampai mendesak. Tempat tinggal mereka seolah mengapung di udara dan memang begitulah rancangan sahabatnya. fana.processtext. Edisi 10/23/2005 Pensiun dari pekerjaannya di perusahaan surat kabar. ndrakila Post: 10/24/2005 Disimak: 194 kali Cerpen: Bre Redana Sumber: Kompas. Didasari pertim bangan yang dibuat tak kalah lamanya. di mana beberapa sisi kemudian terlihat sebagai pemandangan yang letak nya di bawah. Di seberang sana. pendeta.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dia malah membayangkan produktivitasnya nanti. http://www. Kamu ini psikolog. mengonsumsi waktu sehari-hari dengan bebas merdeka. lembah dan gunung-gunung. Jajaran pohon bambu di belakang rumah hanya kelihatan pucuk-pucuknya dari ruang kerja yang dibuat di lantai dua. ia bersama istri ingin melewatkan hari tua usai pensiun di te mpat yang tenang. lulusan sekolah arsitektur terkemuka di I nggris. Ini untuk melukiskan. Pekerjaan menulis konon tak mengenal kata pensiun. di teng ah waktu yang dibayangkannya luas tak terhingga seperti samudra.com/abclit. ingin tahu lebih tegas lagi segi-segi hubungan dia d engan sang istri (karena itu segi paling penting untuk mengonfigurasi tempat tinggal katanya).com/abclit. lelaki itu pindah ke desa di ketinggian ke rumah yang dirancangnya sejak lama di antara gunung-gunung dan lembah.

Pimpinan perusahaan. Kalau ingin menulis. ujarnya dengan tetap menggaruk-garuk kepala sehingga rambutnya yang agak kemerah an menjadi kian berantakan. Muncul alasan untuk memanjakan kemalasan yang lain... Setahuku kamu memang belum pernah memb angun rumah meski kamu arsitek.. Begitulah.. pekerjaanmu urban planner. ha-ha-ha. mengingatkan agar dia tetap menganggap kantor ini sebagai rumah kedua . komentar istrinya.com/abclit. menyatakan kesan-kesannya selama 25 tahun bekerja di situ.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Terasalah. Kali ini aku mau. http://www. sejak hari itu irama kerjanya sebagai orang kantoran berhenti. http://www. Dia disuruh pidato. Setel ah itu sore tiba.. sahutnya berseloroh. Sang sahabat garuk-garuk kepala.com/abclit. Masih cantik ya.Generated by ABC Amber LIT Converter.. ia terbiasa mendapati komentar orang seperti itu. orang sangat bijak yang telah membu atnya betah kerja di tempat tersebut. Istrinya yang puluhan tahun kawin dengannya tak pernah menginjak kantor diajaknya serta. Beberapa teman ada yang mengusap air mata. Dia duduk bermalas-malasan minum kopi atau entah apa. Baru kali ini aku disuruh membangun rumah a cuannya puisi. terserah mau dia manfaatkan untuk kegiatan apa. karena ini rumah wong edan. ya mustinya bangun pagi. teman-teman menyelenggarakan pesta perpisahan untukny a di kantor.. Aku memang belum pernah membangun rumah. Ketika hari pensiun tiba. Kebiasaannya bangun siang menjadi-jadi. kata beberapa teman wanita di kantor mengomentari istrinya enta h basa-basi atau sungguhan.html Wah. Setelah bangun tidur tengah hari atau kadang lewat tengah hari tak ada sesuatu yang menggera kkannya untuk mengerjakan sesuatu.. Dia m enjadi navigator untuk dirinya sendiri.processtext. dengan menikmati matahari tu run di balik lekukan gunung-gunung.. Terus terang. tambahnya getas. untuk seluruh waktu yang berada di bawah kekuasaannya sendiri. .processtext. Manusia menjelang pensiun malah menuliskan puisi untuk menjawab pertanyaan-pert anyaan sahabatnya itu. aku lupa. waktu tidak seluas dibayangk annya.

memangkas dan merapikan daun-daun bambu.. orang-orang di kan tor hampir semua tahu bahwa ia kini menjadi petani. Kenapa bangun sepagi itu. tapi perlahan-lahan dia mulai bisa bangun pagi. Ia mulai bangun saat subuh. Ooh.. barangkali memang begitu kebiasaan s emua pensiunan. dia seolah seperti landscaper. Waktu saya ke sana. dan lain-lain.processtext.. kebun singkongnya itu sudah seperti hutan. merapikan barang-barang. Perkembangan ber ikut bahkan mengagetkan sang istri. Tanah di sebelah yang kosong dia tanami singkong. sesekali merawat dengan memberinya pupuk. Ah masak? celoteh orang di kantor.. Dia menjadi petani. Coba tanya beberapa teman. gardening. Hu.. takut kebun singkongnya untuk sembunyi maling. dan semacamnya. kalian tidak tahu.processtext. Yang dilakukan adalah mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ruma h..html Pertama berat. Begitulah kehidupan pensiunan ini. Dari silaturahmi dengan teman-teman lama yang masih terjaga.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Dilihatnya sang suami juga tidak melakuka n sesuatu di atas keyboard komputernya. Pa? tanyanya.. http://www. Buku-buku filsafat politik sastra contemporary studies ditinggalkannya. . Soal menulis. Pagi-pagi dia sudah memegang gunting tan aman. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter..com/abclit. Kebiasaan itu berkembang menjadi-jadi. space planning. Katanya dia sampai diprotes tetangga. lanscaping. bersih-bersih.. sampai-sampai. jangan-jan gan dia bahkan sudah lupa. pikir sang istri. Kepada semua temannya ia hanya memesan buku yang berkisar soal tanaman.com/abclit.. menggunting cabang dan ranting-ranting tanaman bu nga-bungaan. sebelum matahari terbit. memindahkan dan menata ulang tanam-tan aman. Apa dia bisa pegang cangkul? yang lain menimpali tidak percaya. Dia lebih tertarik pada tanaman. Mas Daru kini jadi petani lho.

Beberapa orang menyimpulkan sendiri apa penyakitnya. Selain sikap berserah kepada Yang Kuasa.com/abclit.. Kegembiraan sang istri berangsung-angsur timbul kembali. langsung menghadap ruang terbuka menghadap arah gunung-gunung.. Liong bun. Ia merasa benar dengan feeling-nya. ucap sang istri dalam hati sambil menarik napas gembira. Memang kekurangan oksigen beberapa saat wakt u itu sempat memengaruhi ingatan atau memorinya. dan bangun dalam waktu yang nyaris tetap sebelum matahari terbit.. Stroke ya? Jantung ya? Bagaimana keadaannya? Stres karena pensiun. S udah beberapa pagi dia melihat suaminya melakukan stretching di taman belakang rumah di dekat kolam . .com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter..Generated by ABC Amber LIT Converter.html Ia dilarikan ke rumah sakit. Dia baru menyadari.processtext.. Perkembangan berikutnya lagi. berada di ruan g kerja menghadap komputer. http://www. dia sering menjumpai suaminya sudah dalam keadaan rapi. dari berbagai penjelasan dokter. Ada beberapa hal menjadi tidak bisa diingat lagi oleh suaminya. bahkan meja kerja itu pun sudah diubah posisinya. Bukan hanya stretching. tidak ada sesuatu yang terlalu perlu dikhawatirkan.. Sang istri percaya. Yang dijalani di rumah sekarang adalah proses pemulihan.processtext. melihat kemajuan suaminya. Ketika si istri keluar dari tempat ti dur beberapa waktu kemudian. ia percaya.. Beberapa teman lama berbondong-bondong datang memb esuk selama dia dalam perawatan. si istri ini percaya suaminya akan segera pulih.. Dia bisa menginga t rangkaian gerakan Pintu Naga. Akan tetapi. Hanya istrinya orang terdeka tnya yang benar-benar tahu apa yang menimpanya. kali. sang suami terlihat selalu nyenyak tidurnya. tetapi bahkan mulai gerakan-gerakan lembut yang dia kenal sangat dia krabi suaminya. http://www. kemukjizatan akan mengembalikan segala-galanya kalau Ya ng Kuasa menghendaki..

Suaminya telah pulih kembali. .. Itu tadi ucapan suaminya... duduk dengan punggung tegak dan mata menatap ke kejauhan. Raja Dharmawangsa menuju kayangan dengan mendaki Gunung Indrakila. Patm an. Ah. Itu Gunung Gede-Pangrango.html Sang suami diam.processtext.. tanyanya.. Ia ingin menguji memori suaminya.com/abclit.processtext. sema sa mereka pacaran puluhan tahun lalu. Indrakila! jawabnya. Sedangkan Patman b enar-benar jenis anjing rottwiller peliharaan mereka. diiringi anjing kita. dengan menggunakan nama panggilan suaminya. Didekatinya suaminya dari belakang. Semua saudara nya tumbang di jalan.. Si istri kaget. suaminya melanjutkan kata-katanya. Itu gunung apa Bib. bukan Gunung Indrakila.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ini main-main atau sungguhan? Di seberang itu jelas Gunung Gede-Pangrango. penggal an sajak penyair besar teman mereka yang kini tinggal menyepi di Citayam. Sang istri memerhatikan suaminya dengan saksama..html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. realitas hidupnya yang berupa kenyataan sehari-hari dan fiksi telah menyatu kembali.. Sang istri kian penasaran. Di balik gunung ada gunung. Wanita ini tersenyum. http://www..com/abclit. Hanya dia selamat sampai ke pintu kayangan. di balik cakrawala ada cakrawala.

com/abclit. tentang asal-usulnya. tentang Banjar Suwung Kangin yang memp ertemukan kita. Dia tahu. Dia bicara mengenai riwayatnya sendiri.html Mertasari! Tersenyum sang istri. di pinggir kolam. Terhenyaklah sang istri... ep isode-episode manis yang pernah mereka lewati.com/abclit. suaminya pasti sadar bahwa ini Banjarsari. buka n Mertasari. 2005 . Lihat bunga putih yang jatuh di air kolam ... Pagi benar-benar datang. siap menulis lagi.processtext.processtext. http://www. Langit semburat merah.. Dia peluk suaminya dari belakang. sebelum berucap.. Mata sang istri menjadi berkaca-kaca. Ciawi Junction. Si suami diam sesaat. pertemuan mereka. Bibib telah benar-benar sehat. http://www. katanya tersedu sambil makin mengencangkan pelukannya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Itu peristiwa puluhan tahun lalu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ingat di mana kita mendapatkan pohon kemboja itu? sang istri bicara sambil jariny a menunjuk pohon kemboja dengan batangnya yang berbentuk arkaik.

Ia memejam. Langsung. Edisi 10/16/2005 Betapa menyenangkan bila ia mati di bulan Ramadhan ini. men gusir bayangan buruk itu. Dan tadi. Ia lakukan itu setiap kali menyambut Ramadhan seakan ia menyiapkan upacara kecil menyambut kematian. Ramadhan berlalu.. Menyemprotkan pewangi ruangan. ia bisa mencium bau amis darah itu . Saat ia be rbaring di ranjang. Rasanya segar mendapati suasana yang sudah serba bersih. ia malah mengecat ulang dinding-dindingnya. sembari terus b ersiul.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. memandang langit siang yang terang. dan segera saling bisik. Saat Ramadhan kemarin. mengerut menatap laki-laki itu. dan wangi. Ia tak ingin kecewa lag i. seorang perempuan tergopoh menarik anak-anak it u menjauh. Tak ada lagi s erakan puntung rokok atau tumpukan pakaian kotor mengonggok di pojok. .html Post: 10/17/2005 Disimak: 302 kali Cerpen: Agus Noor Sumber: Kompas.processtext. tapi ia masih saja hidup.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rasanya seperti seorang anak yang kecewa karena ditola k permintaannya saat lebaran.siul ringan. seperti lengket di hidungnya! Segera ia mandi. ia s elalu membersihkan kamar kontrakannya. http://www. Ah. sembari bersiul-si ul kecil. hingga ia bisa mati tenang Alangkah menenteramkan membayangkan kematian yang nyaman seperti itu. Setiap menjelang Ramadhan.. rapi. ia berharap maut benar-benar akan datang. Merapikan pakaian. Ramadhan kali ini. >diaC< Beberapa tetangga yang tengah duduk menggerombol memandang ke arah laki-laki yang bersiul-siul itu. keramas. Anak-anak yang sedang bermain seketik a berhenti. ia sudah menjemur kasur bantal yang lembab apak be rjamur. Atau erang kesakitan leher digorok.com/abclit. Ia berdiri di ambang pintu. http://www.com/abclit. Menyisir rambut dan memotong kuku. Melipat selimut. Tak ada d arah membuncah dari kepala pecah. Bayangan kematian penuh darah. Kemunculan laki-laki itu selalu menimbulkan ketidaknyamanan.

Rutin yang ganj il. Beres-beres kamar. memandang entah apa. tapi perg i ke kuburan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sepanjang malam mondar-mandir dalam kamar. betapa ia sering mel ihat laki-laki itu mencabuti rumput. Mengepungnya. Mungkin sedang menyiapkan makanan buat sahur. Bukan ke masjid mendengarkan pengajian dan buka puasa bersama. Sering mereka mendengar erang panjang dari kamar laki-laki itu >diaC< Mayat-mayat yang melepuh gosong terbakar itu muncul dari liang kelam. Seperti i blis yang marah karena diusir dari neraka. . Tiap sore ia keluar. mereka mendengis bengis.html Seperti kebiasaannya itu: berdiri membisu. S eperti seorang yang tengah menziarahi kubur sendiri. Wajah tirus gadi s kecil berpita merah yang seketika bersimbah darah ketika ia membantai keluarganya. Atau ia lagi menyempurnakan ilmu hitam? Kuduk mereka meremang. Dan orang-orang merinding mendengarnya. Sampai kemudian beberapa orang tahu: laki.processtext.processtext. atau berdiri termangu memandangi kapling makam itu. Bisa-bisa ia mencabuli gadis d i sini. Kulit wajah mayat. mengenali beberapa wajah remuk rusak itu. Pintu jendela yang biasanya tertutup dibu ka lebar.ma yat itu meleleh. http://www.wajah yang membuatnya mengerang panjang.com/abclit.com/abclit. ia terlihat merokok si ang hari. Ini yang membuat kian penasaran. menyapu. Sering. Para tetangga jadi gelisah. Wajah-wajah orang yang pernah dibunuhnya. Ia mengerang. Tapi mereka tak yakin kalau laki-laki itu puasa. Menjelang Ramadhan ia muncul. seperti lilin panas mencair. Wajah. Wajah mahasiswa yang ketakutan ketika ia pelan-pel an mengerat ibu jarinya. Wajah pucat perempuan simpanan yang lehernya ia sayat.laki itu ternyata sudah membeli kapling kuburan buat dirinya! Juru kunci bercerita. Barangkali ia dukun. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.

orang yang jadi tentara sangat ditakuti.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia terkenal sebagai bocah tangguh jago kelahi. http://www.processtext. Penghasilan pembunuh bayaran lebih baik ke timbang gaji sersan. Kamu punya bakat bagus. Ia akan tinggal di rumahnya. Alangkah hebatnya jadi tentara. Ia lebih menyukai dongeng makhluk-makhl uk seram penghuni hutan. Paling mentok jadi sersa n. Membuatnya bisa lebih dekat dengan wajah sekarat orang yang mesti dihabisinya. tertib. Dan itu disukai komandannya. Membunuh seorang pengusaha. Benar kata komandannya. Tempat menyembunyikan diri. Lagi pula ia bisa mengatasi kecurigaan tetangga. Rezekinya lancar sebagai pembunuh bayaran. Menghabisi seorang wartawan. karena pejabat itu pingin kawin lagi. Saat SMP i a berkali-kali berkelahi. Ia menik mati bayaran yang lumayan. Ia tak suka bila ibunya bercerita putri-putri jelita dan para pangeran yang hanya sibuk berpesta.com/abclit. Ia paling senang ketika harus menyiksa para pemberontak. Umur tujuh tahun. Percuma kalo cuma jadi tentara. Dan ia membusung bangga. tak ada yang berani menghentikan. Memang. Dikirim ke medan perang. Ia senang membayangkan memenggal ke pala para raksasa itu.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.saat seperti itu. Orang. Tapi membuatnya merasa aman. setiap kali kakeknya menyembelih ayam. Lalu sepulang perang. Seorang hakim. Ia pernah melihat seorang tentara mengajar tukang parkir. Ia se lalu ingin berada sangat dekat. Su mpek bau comberan.orang mengerubung. Kisah para raksasa penyantap manusia. Ia pun mendaftar jadi tent ara. kata komandannya. nanti bila sudah berhenti. A da kenikmatan yang membius setiap kali menyaksikan urat-urat di leher korban pelan-pelan berubah me njadi lebih lembut kehijauan. saat ada ker amaian pasar malam di alun-alun kecamatan. ia diberinya pekerjaan.com/abclit. Seperti menyaksikan kematian mengecup pelan-pelan Sejak kecil ia suka menikmati saat-saat merasakan aroma maut seperti itu. Itulah kenapa ia paling suka memb unuh pakai pisau belati. Tapi selama ini ia lebih memilih tinggal di sepetak kamar kontrakan. Pekerjaan yang tak te rlalu sulit: cuma menghabisi istri seorang pejabat. membuat lawan-lawannya bonyok nyaris mati. dan disiplin. kata teman-temannya. Ia sudah membeli rumah buat hari tua . Lalu beb erapa order ringan lainnya. bisa memukuli orang sepuasnya. ia suka membayangkan diri jadi tentara. Ia melaksanakan penyiksaan dengan tenang. . Di kampungnya. diam-diam ia membunuh kucing pamannya. Kamu pantas jadi tentara.html Ia pun suka menikmati saat. http://www.

. lalu mendorong mobil ke jurang. Kamu bisa membunuhku di sini. Ia merasa segalanya akan berjalan lebih mudah ketika Kiai K arnawi menolak tiga orang panitia pengajian yang hendak ikut mengantar Kiai Karnawi pulang. tak perlu repot-repot membunuh yang lain Ia tak tahu.sepotong mendengar kiai itu bicara soal kemuliaan bulan Ramadhan. Se potong.com/abclit. Getir.html >diaC< Sampai satu peristiwa membuat segalanya jadi tak seperti yang ia angankan. Ia tak mengeremnya! Mari kita turun. kamu mau membunuhku. Semua berjalan sebagaimana sudah ia perhitungkan. Sayang kan. Pesan itu singkat dan jelas: bunuh Kiai Karnawi. Kamu cukup membu nuhku. Itu lebi h menggampangkan rencananya: menyekap kiai itu di tengah jalan. Biar tak banyak korban.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku tahu. Tugasnya hanya membunuh. Apakah seorang pembunuh bayaran juga akan mendapatkan kemuliaan bila mati di bulan Rama dhan? Semua sudah sesuai rencana. Tak usah membuan gku ke jurang dengan mobil itu. http://www. Ia berhasil menyamar sebagai sopir colt omprengan y ang akan membawa pulang Kiai Karnawi. Bebera pa kali ia menguntit ketika kiai itu memberi pengajian. Biar nanti bisa direkayasa: Kiai Karnawi mati kecelakaan Ia menunggu Kiai Karnawi selesai memberi pengajian. Beruntunglah orang yang mati di bulan Ramadhan.processtext. Kulitnya yang coklat resik. Karena itulah. Tanpa jejak. Sorot matanya tenang. Aku ingin mempermudah pekerjaanmu. Dan ia tersenyum. Ia tak terlalu menyimak. Dan ia mulai mengawasi.processtext. kenapa mobil perlahan berhenti. http://www. Mencib ir. aku tadi tak mau ada orang lain yang ikut mengantar. membuatnya makin terlihat tua dengan jenggot panjang putih bersi h. Ia amati raut tua Kiai Karnawi. Sampai Kiai Karnawi kemudian bicara tenang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Rahang terkesan pipih. ajak Kiai Karnawi. Nanti bisa dipakai ngompre ng bila sampeyan memang berniat pensiun jadi pembunuh bayaran. kenapa orang seperti itu dianggap membahayak an negara dan mesti dilenyapkan? Dianggap memimpin para militan? Tapi itu bukan urusannya. Ia heran. Mati di bulan Ramadhan ialah mati yang mulia. Bicaranya santun. itu mobil mahal.

ia benar-benar mati di bulan Ramadhan ini.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Alhamdulillah. Dengung jutaan serangga mengepung. 2005 Di Balik Jendela Post: 10/10/2005 Disimak: 243 kali . Pel an. Lengking gagak di kejauhan. Kemeresek daun jati jatuh. Membuat nya mulai menginginkan kematian yang tenang. http://www. Ia merasa senja meremang. Amin. lakukan tugasmu. Mungkin Allah memang memilihku mati di bulan Ramadhan . Ia mulai diusik gelisah. Rasanya tak ada y ang lebih membahagiakan.html Sekarang. diperkenankan mati di bulan Ramadhan. lalu kembali Kiai Karnawi tertawa ringan. aku sih inginnya mati dengan cara enak dan nyaman di bulan Ramadhan. Seperti ada jutaan pasan g mata yang mengawasinya dari balik rembang petang. Kelebat bayang burung menyambar.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Kalau boleh memilih. Jutaan pasang mata yang sejak itu terus mengintainya. dan kini memburu kematiannya.processtext. Ia pun kemudian selalu berharap. Kematian di bulan Ramadhan. Ia jadi suka membayangkan kematiannya sendiri. kecuali mati di bulan Ramadhan. Yang terjadi kemudian lebih serupa bayang-bayang sura m.com/abclit. Dan semoga saja. Berpasang-pasang mata yang mengingatkan pada orang-orang yang telah dibunuhnya.com/abclit. Terdengar letusan. Singup. Senyap. Enggak usah merepotkan sampeyan . Yogyakarta.

Suster. bukan karena sakit. aku selalu mencari teman untuk pulang. aku menjadi takut ke rumah sakit. bahkan puluhan tahun aku tidak pernah lagi ke dokte r.com/abclit. Jangan terlalu banyak . Lebih baik tidak usah mengada-adalah! Pernah sekali aku pergi ke rumah sakit dan memeriksakan kepalaku yang ada benjolan.com/abclit. Rasa sehat bukan berarti tidak sakit. http://www. Sebuah botol infus meneteskan cairan yang dingin ke tubuhk u.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. kalau-kalau dokter mengetahui penyakitku. Seorang perawat memegang pergelangan tanganku. Entah berapa jam aku menyaksikan pemandangan yang indah. Dengan mobil VW Kodok putih aku berangkat subuh ke Ibu Kota untuk menghadiri ra pat dinas sekali sebulan. be rakhir pukul satu siang. Supaya ada t eman berbicara sepanjang jalan. Perawat tanpa perasaan kurasa menancapkan jarum ke pantatku. Sampai akhirnya. Sayatan di kulit kepala membuat darah mengalir lewat tanganku menuju ba skom di bawah meja. Nah.processtext. Berbeda dengan udara di luar kota yang terasa seg ar dengan pemandangan pepohonan yang hijau. Sejak itu. Kurasa benjola n itu mengganggu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebulan ke mudian aku diberitahu bahwa lemak itu bukanlah tumor ganas. Tetapi tidak ada yang kebetulan ke Bandung. Setelah sadar. Untuk pertama kalinya aku mengena l jarum suntik yang membuatku ngeri. benjolan itu sering pindah-pindah . di mana aku? tanyaku. Panas Ibu Kota ditambah debu dan gas yang beterbangan. membuatku tidak betah. Ada rasa nyeri yang menyayat-nyayat di usus. aku tidak tahu. Entah berapa lama. Rasanya udara dan kemacetan lalu lintas seperti mencekik leher. justru itulah yan g kukatakan kataku. Seperti biasa. Terpaksa kuperiks akan ke dokter. Dengan tersenyum ia menjawab. katanya. kalau pulang.html Hal yang paling kutakuti ialah sakit. kataku dalam hati. Mudah-mudahan itu bukan tumor ganas. aku bangkit dengan pandangan y ang berkunang-kunang. Sendiri aku kembali . tetapi karena kalau tidur. Ketika aku membuka mata. dan aku disuruh harus menginap di rumah sakit. A da rasa ngeri dalam diriku. Berulang-ulang istriku menganjurkan supay a aku memeriksakan diri ke dokter. Se telah pulang dari rumah sakit. suatu ketika aku terjatuh di kamar mandi. aku tidak tahu. orang yang berpakaian putih-putih kulihat mondar-mandir di kamar. Gumpalan lemak sebesar setengah gelas dikeluarkan dan menunjukkannya kepadaku. Bapak perlu istirahat banyak. http://www. Segera saja dokter menyuruh perawat menggunduli separuh kepalaku dan kemudian menyuruhku berbaring di atas meja operasi. bertahun-tahun. Biasanya aku tiba setengah delapan dan rapat di mulai pukul delapan.

Menjelang tengah malam aku dinaikkan ke atas tempat tidur dorong.bergerak. Pasien sebelah kudengar merintih-rint ih. terny ata dibalut dengan perban. Ada rasa sakit di kaki dan tangan. Nyeri di kepala dan bagian . Dengan lift aku tahu belakangan bahwa aku dibawa ke tingkat IV dan dibaringkan di atas tempat tidur yang rapat ke dinding. Aku sadar bahwa aku terbaring di rumah sakit. Kuraba kepalaku yang nyeri.

sa mpai akhirnya perawat itu berhasil menyuntikkan obat yang membuatku tertidur beberapa jam..com/abclit. Aku melihat cahaya yang indah. Ada bintang-bintang yang bertebaran di langit. menuju bintang-bintang yang gemerlapan. Sepertinya aku bertemu dengan anakku yang telah lebih dahulu pergi ke surga empat tahun yang lalu. Datanglah! Tiba-tiba kulihat tubuhnya melesat ke udara. http://www. Ia menyapaku dengan lembut. Tidak ada tulang yang pata h. dan kemudian lenyap di dalam selimut malam. . Beberapa kali aku disuntik. Aku sangat beruntung tidur di kamar ini. Dibutuhkan waktu beberapa hari untuk memulihkan luka di kepala dan bagian kaki. Rupanya ia pasien pindahan dari rumah sakit lain.. tetapi tidak berhasil. Udara segar dan pe mandangan sangat menyenangkan. kawan yang di sebelahku. Setiap minggu ia harus mendapat transfusi darah .Generated by ABC Amber LIT Converter. Kulihat kondisinya tidak begitu parah kar ena ia masih dapat menggerakkan tubuhnya. Di luar pemandangan yang amat mengasyikkan. indahnya. Ia mengendarai selimut malam yang putih. damai. Beberapa kali ia menanamka n jarum itu. Sambil menaruh dua bantal di belakang punggungnya yang bersandar ke dinding ia bercerita dengan lancar. aku terbangun dan mengiraikan gorden jen dela dan aku melihat ke luar. Petang hari kedua aku mendapat kawan sekamar yang ditempatkan di tempat tidur y ang menghadap jendela. Dengan menggeser kepala sedikit aku menoleh kepadanya.html Dokter menerangkan bahwa cedera yang kualami tidaklah terlalu parah. dekat jendela pula.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketika makan siang usai. Oh. Kami saling meny apa. Aku bertanya kepada dokter apakah aku menderita gegar ke pala? Dokter menerangkan bahwa lukaku tidak begitu serius. tengah malam. Cerita berikutnya tidak bisa lagi kutangkap karena suaranya bagaikan kata-kata yang samar-samar ka rena mungkin suntikan obat yang masuk ke dalam tubuhku sudah mulai bekerja. yang berbaring dekat jendela menyapaku. Sungguh sangat menyenangkan tidur dekat jendela ini. Tadi malam. Ia lancar berbicara dan bercerita panjang lebar mengenai penyakitnya bahwa ia menderita komplikasi yang mengakibatkan gagal ginjal. Tangannya melambat memanggil-manggilku: Ayah. Kucoba menguasai perasaanku dan memikirkan hal-hal yang lain.processtext.processtext. Ia melayang jauh. Kali ini kukira ia mengoceh lagi. ayah! Ke marilah! Di sini h idup tenang dan sejahtera. muncul lagi.com/abclit. menarik bantal ke bagian dinding dan menyandarkan tubuh b ertopang bantal itu. http://www. hanya luka memar dan benturan di kepala. setiap kali hendak disuntik tubuhku menegang dan pe rawat mengatakan kepadaku supaya santai saja agar tubuh jangan kejang.

.

Ia harus mendapat tambahan darah. HB-nya sedang menurun.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.processtext. Tidur dekat jendela ini amat nyaman. Suster. Ketika suster menutupkan gorden pem batas karena hendak menyuntikku kembali. Sepanjang hari penghuni taman ini mengadakan pesta yang tidak ada putus-putusnya. http://www. oh. nikmatnya. Kawan-kawanmu seperjua ngan dahulu ada bersama kami.Generated by ABC Amber LIT Converter. kawan. Berjalanlah bersama kami. apakah pemandangan kawan sekamar ini benar-benar indah. ataukah itu han ya bayang-bayang di dalam lubuk impian hatinya yang terdalam. http://www. Alangkah indahnya pertemuan dengan anakku itu. mengapa pasien sebelah belum pulang? Kukira kesehatannya membaik karena ia lancar berbicara. persediaan yang tidak habis-ha bisnya. . Semua orang berpakaian yang indah-indah.com/abclit. apalagi kala u silir malam yang lembut mulai menyentuh tubuh dari celah-celah gorden. ada suara musik yang mendayu-dayu dengan berbagai melodi yang menggairahkan tubuh. sebuah pesta yang meriah. Lentiknya tangan mereka. Melalui semilir angin yang lembut ia berbi sik kepadaku. Kawan di sebelah tersenyum dan menyapaku seper ti biasa.. Semua tampan dan can tik jelita. Tengah malam aku terbangun mendengarkan beberapa kaki yang bergegas dan tempat tidur yang didorong.html Petang harinya aku membuka mata. Pak. Para pelayan yang sopan. mereka rindu bertemu dengan Anda. Bidadari-bidadari dari kayangan menari. sungguh menyejukkan hati. tidak usah takut. Taman di sebelah ini memang dirancang untuk memberikan inspirasi tentang masa m endatang. Lalu aku menyaksikan sebuah pert unjukkan. Aku tidak tahu apa yang terjadi. Hal itu terjadi mungkin sesudah pengaruh obat penenang itu hilang. aku bertanya. Suster itu tersenyum.processtext. Dan belum lama b erselang. Aku tidak dapat memberi komentar karena sesekali rasa nyeri di lambungku mengen tak-entak. ada suara menarik. ketika Anda tertidur. Hanya kadang-kadang t ebersit dalam benakku. tapi pintu segera ditutup dan kembali senyap. seseorang menyapa aku. tapi keluarganya belum berhasil mendapatkannya. dengan sayap kehidupan yang abadi ki ta menjelajahi angkasa dan tiba di sebuah tempat yang tiada lagi derita. seolah-o lah hidup ini hanya untuk pesta meriah saja.. Segala derita berlalu. ayunan nya yang menggoda. hidangan anggur merah yang meriah. Seperti lembutnya belaian kasih t angan malaikat menyentuh tubuh.

http://www. Rupanya ia sedang terburu -buru. Bapak memanggil saya? tanyanya dengan terengah-engah. Pak. http://www. Baiklah. Ruang perjalanan akhir.processtext. tidak apa-apa. .com/abclit. minumlah obatnya! katanya sambil meninggalkan ruangan. jawab suster itu tenang. katanya perlahan.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ruang penantian? Apa itu? Kamar paling akhir.html Ah. katanya sambil melangkah ke pintu. Mungkin peristiwa seperti itu suda h terlalu sering dialaminya. Hanya teman sekamar Bapak dipindahkan ke ruang penantian di bawah.com/abclit. Ya. Saya akan minta bantuan kawan yang lain. Bolehkah suster memindahkan tempat tidur saya ke dekat jendela itu? Mengapa? Bapak kurang enak tidur di sini? Ingin udara yang segar. Setelah minum obat aku menekan bel untuk memanggil dokter. Maksud suster? tanyaku penasaran.Generated by ABC Amber LIT Converter.

.processtext. Semula pada suatu sore dia datang. http://www. tanpa mengenalkan diri.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. tolong pindahkan aku dari ruangan ini! Tolong segera. 19 Agustus 2005 Kirimi Aku Makanan Post: 10/03/2005 Disimak: 234 kali Cerpen: GM Sudarta Sumber: Kompas. Bandung. Dengan tiba-tiba aku sangat akrab dengannya. Dan kami langsung ngobrol ngalor-ngi dul tentang dunia . Kurasa lebih lima belas menit kemudian. http://www. dia menguc apkan salam dengan menyebut nama panggilan akrabku: Mas Sudar. Namanya Roni.. Ada apa.com/abclit. di ba ngsal yang lain. aku dipindahkan ke ruang sebelah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Edisi 10/02/2005 Aku lupa. kapan aku kenal temanku yang satu ini. Pak? Suster. Suster berdatangan ke ruanganku.html Buru-buru kutekan bel.processtext.

Uang laki-laki ang aku simpan di tas kerjaku kerap berkurang.html Di kompleks rumah Mas Sudar ini ada yang pelihara tuyul lho.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ah musyrik.com/abclit. Kalau Mas Sudar mau bisa saya carikan. pali ng-paling kerjaan istriku yang tahu nomor kode kunci tas kerjaku. http://www. http://www. Betul kok Mas.processtext.processtext. apa tidak dosa . Benar! Mas Sudar kerap kali kehilangan uang kan? Memang benar. Tapi aku tak menyangka itu pekerjaan tuyul.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di kota ini sudah banyak pengusaha toko sepeda motor. Anda sendiri gimana. Aku kerap dan bahkan sangat kerap kehilangan uang. Kok tahu? tanyaku tertawa. Karena dia pun suka ngerjain kartu ATM s aya. atau restoran yang memerlukan penjaga usahanya dengan memelihara makhluk seperti itu berkat bantuan saya. katanya. Berprofesi makelar tuyul. Bahk an beberapa pejabat negara pun minta dicarikan jin. saya biasa melihat siapa saja yang memelihara tuyul atau sebangsa nya. genderuwo atau jin. mobil.com/abclit. y Kemudian dengan serius dia mengatakan bahwa pekerjaannya adalah sebagai mediato r untuk orang-orang yang perlu bantuan untuk bisa memelihara tuyul. ? jawabku. Saya terdiam bengong. Ah yang benar! sahutku.

ada peristiwa aneh di rumahku. Kemudian dia minta disediakan baskom berisi air. Diambil tuyul kali Yah! kata anakku. mana untuk uang sekolah anak-anak. dan lain-lain. itu dia sedang menggendong dia. maka dia akan menoleh karena tuyulnya memberi tahu . katanya. Saya tidak melihat apa-apa. Dan baru sedetik istriku menaruh selembar ratusan ribu. Uang kami atur menurut nilainya. http://www. Perempuan berambut ikal. detik itu pula raib di depan mata kami. lima puluhan ribu ditumpuk jadi satu .processtext. perlu tirakat dan ritus kalau mau saya ajari.processtext. Lihat Mas. Tapi sampai mata saya hampir lepas tak kulihat siapa-siapa. Leb ih mengherankan lagi tak lama kemudian Roni datang. rupanya tersinggung karena s aya selalu menyebut diambil oleh tuyul kepala hitam. jawabku. Mau tahu siapa yang punya. Betul kan Mas. Istriku merengut. Nah itu nomor rumahnya kelihat an. kecuali ba yang-bayang wajahku sendiri. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Tapi sekarang kalau Mas Sudar kedua tangan di belakang.com/abclit. Na nti akan terlihat siapa orangnya. Nanti melihat seorang perempuan jalan sore dengan tuyul.html Beberapa hari kemudian. Ah memang. setiap uang di tas kerjaku hilang. tertentu untuk bisa melihat penampakan . Tuyul? Tuyul kepala hitam! jawabku. ratusan ribu dengan ratusan ribu. ada tuyul di sekitar sini. Kami bingung mencarinya. Coba nanti dari belakang kita cibiri bosnya. Dia minta memerhatikan air. Kami sekeluarga sedang m enghitung uang belanja dan memisah-misahkan mana untuk belanja harian. Itu orangnya.

pikirku. Saya sendiri kurang berani menghadapinya.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.com/abclit. Dan nanti akan membuat novel Mas benar-benar hebat. Kami sekeluarga baru saja m enikmati honor cerpenku yang telah dimuat di sebuah majalah dengan makan-makan di warung leseha n. Harusnya Mas Sudar melengkapinya dengan menambahkan dari narasumber yang menjadi korban pembantaian! Ah gila. ujarnya. atau di Desa Tempuran. katanya. Benar-benar gila orang ini. denga n mengumpulkan referensi dan data dari para saksi mata dan pelaku yang masih hidup. Dengan cara tertentu kita bisa menemui mereka. Mana mungkin. Sungguh mengerika n mereka menampakkan diri dengan kepala terbelah atau usus terburai atau tanpa kepala. Kuburan massalnya ada di daerah Luwengombo. Saya dengar mau bikin novel ya? Aku baru saja membuat cerita pendek dengan latar belakang peristiwa G30S. http://www.processtext.html Rupanya perkenalanku dengan alam gaib semakin jauh. http://www. Cerpenmu bagus Mas. Bisa lho Mas. pikirku. Roni mengunjungi kami lagi di rumah. Cuma kita harus tabah dan siap mental karena mereka akan hadir d engan bentuk keadaan terakhirnya. Mereka ini masih penasaran jadi arwah yang masih gentayanga n karena merasa tidak rela akan nasibnya. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bulu kudukku meremang.processtext. Benar-benar biasa lho Mas! Dengan ritual tertentu kita bisa berhadapan dengan me reka di tempat mereka dibunuh. Pan dansimping.

saya boncengkan. dan amalan di atas sesobek k ertas dan diberikan kepadaku. Nak. Tidak kok Nak Mas. pikirku.processtext. Tapi senyum itu ya Allah. Ketika melintasi jembatan sungai berpagar tembok di ujung des a.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Ah. ini pasti perbuatan iseng si Roni. Pulangnya sehabis magrib. Ya Allah. Kupinggirkan sepe da motorku di samping pagar jembatan. Kalau mau ke kota. jawabnya lirih. pikirku.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Dia menulis kelengkapan ritual dengan laku. dia mengucapkan terima kasih sambi l tersenyum. supaya kerap mengirimi saya makanan. Aku tidak tahu dari arah mana dia muncul.com/abclit. menjelang melintasi jembatan. Saya hanya mau minta tolong untuk menyampaikan pesan saya kepada anak saya. Di sepanjang pinggiran sungai penuh pohon pisang sehingga memberi kesa n gelap. senyuman seperti orang menahan sakit itu. Monggo Pak. ampunilah dosa hambamu ini ! Oleh kekuatan rasa ingin tahuku. telah membuatk u tidak bisa . jawabnya sambil menunjuk searah dengan rumpun pisa ng. Saat kunyalakan sepeda motor dan berpamitan. sapaku. agak di luar kota. terasa bulu kudukku meremang. Hingga pada suatu sore. Mungkin tinggal di desa seberang sawah sana. Bapak tinggal di mana? Tidak jauh dari sini kok. sewaktu aku mengunjungi sahabat di sebuah pesantren di Desa Tempuran. Alamat anak Bapak di mana? Dia sebutkan sebuah nama dengan alamat jalan nomor rumah di luar kota. http://www. tiba-tiba saja ada seorang lelaki tua melambaikan tangannya ke arahku. tanpa set ahu istriku aku laksanakan ritual itu.processtext. rapal. Lha.com/abclit.

berjanggut yang sudah sebagian memutih. dalam pakaian itulah sewaktu ayah dibantai bersama orang-orang yang di anggap melakukan gerakan makar. Ternyata tidak mudah.html Paginya kusempatkan waktuku untuk mencari alamat anaknya. Kusampaikan kepadanya bahwa aku telah bertemu ayahnya yang tinggal di Desa Tempu ran. Katanya di sela sed u sedannya: Ya Allah.processtext. http://www. jawabku seingatnya. menyambut kedatanganku dengan pandangan penuh curiga. berbaj u lurik dan memakai sarung pelekat hijau.Generated by ABC Amber LIT Converter. bahkan ada yang kelihatan enggan menjawab.) Klaten 2004 .com/abclit.. http://www. Dari mana Bapak tahu alamat saya. Ayah saya? Seperti apa dia? Rambut sudah beruban. Jantungku serasa berhenti berdetak! (Belakangan aku sarankan kepadanya untuk mengirim doa kepada ayahnya setiap kal i dia shalat. Dan selama ini aku t idak lagi berjumpa dengan Roni. kebanyakan orang mengatakan tidak tahu. Seorang lelaki paruh baya. alis tebal. kabarnya dia telah menjadi salah satu penasihat spiritual pejabat t inggi di Jakarta. Ataupun kalau menjawab pasti ditambah kata: oooh. Tiba-tiba dia benamkan wajahnya di kedua telapak tangannya.processtext. air mukanya nampak bagai orang yang telah menga lami tempaan hidup yang keras.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. dan tujuan Bapak mencari saya? tanyanya menyeli dik. eks tapol Pulau Buru itu? A khirnya kutemukan juga. Setelah bertanya kesana-kemari. Ternyata benar kata orang mereka telah dikubur di bantaran sungai yang kemudian ditanami pohon pisang di atasnya. Mungkin itu yang dipesankan ayahnya untuk dikirimi makanan.. Dia tertegun beberapa saat.. serta kusampaikan pula pesan ayahnya.

Lebih-lebih kalau duduk depan jendela.com/abclit. Kakak tak hirau. . pes an ibu. silakan Kalau Lelaki Itu Pulang. Paman dan bibi akan menjagamu. berlari mendekati. bukan? Kakak diam saja.Generated by ABC Amber LIT Converter. Angin kadang memburai-burai rambutnya sampai masai. Post: 09/26/2005 Disimak: 246 kali Cerpen: Adek Alwi Sumber: Kompas. Lurus. Engkau akan mengajar lagi nanti.. tidak tidur malam. http://www.processtext. Kosong. Elok-elok di sana. dsb. Tidak jarang air mata nya merambat sepanjang pipi. http://www. Hanya memandang. Edisi 09/25/2005 Jika lelaki itu pulang ke kota kami. Kakak! Kakak! adik-adik mengimbau. namun kakak bergeming. Nak. tidak akan dilihatnya lagi kakak duduk ter menung di muka jendela. tak terarah Laku: Melakukan ritual fisik. Matan ya terus menerawang ke cakrawala. kian lesi.processtext. memeluk. Kau senang dapat mengajar lagi. jauh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kau akan dimasukkan kerja. Paman Jafar telah membawa kakak k e Pakanbaru bulan lalu dan ibu melepasnya dengan lega berurai air mata. Rapal: Mantra Amalan: Bacaan Doa Monggo: Mari. memandang gunung ataupun kejauhan tiada batas. seperti puasa. Wajahnya tambah putih.. ser ta menarik-narik tangannya.html Ngalor-ngidul: Utara Selatan.com/abclit.

Sedang kami hanya bisa memandang. harum dan bagus sekali rambutmu. Paman Jafar yang pulang setelah kejadian itu juga mencari. izin dulu ke koman dan. Malas bicara. disusul perginya lelaki itu sembari mengembalikan cincin belah-rotan. http://www. Aku tidak dapat pula cepat-cepat berangkat. Lambat. tidak elok kita terus mengenang yang sudah-sudah sampai rambut tak terurus. Orang terlalu banyak saat itu mengurung rumah. paman dan bibimu tiba. tetapi ayah tidak terjangkau. Mengapa kakak tidak menyahut? Kakak sedang malas bicara. Sudah lama kakak serupa patung hidup. Apalagi pengurus ataupun ketua organisasi buruh DKA. Begitu. Legam. tanda pert unangan tak lama sesudah ayah ditangkap kemudian lenyap entah di mana dan di tangan siapa. Nak.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kata Paman Jafar seperti minta maaf. http://www. Sejak dia ti dak jadi mengajar. Ah. Ayaaah! Ayaaah! kakak meraung-raung mengimbau. Ai. Membawa ayah. Dia sayang sekali kepada kalian. . ai. seperti kalau aku ngambek? Ya. Itu. Sampai kini. Bukan kepala stasiun. Seolah-olah beliau orang penting.html Kakak mendengar.processtext. Baru pekan lalu kuterima surat Kakak. Payah h ubungan pos sekarang. Mariani. adik terkecil bertanya kepada Kak Lela. Salamilah paman dan bibimu. ujar ibu.Generated by ABC Amber LIT Converter. padahal hanya masinis kereta api. Kakak tetap tidak beringsut. namun ayah tetap tida k dapat dicari.processtext. Ikal.com/abclit. Sambil lambat-lambat menyisir rambut kakak yang sepinggang ibu berucap. bertangisan. jawab Kak Lela. Raib dalam kerumunan manu sia yang gemuruh. Ajaklah terus berkata-kata.

Yang lain siap-siap menyergap. Dia melengking. http://www.processtext. Ibu-ibu menceracau. Sudah kering sekarang. Kak? Mau.com/abclit. Istri Paman Jafar menghampiri kakak. Disuapi engkau Mariani. kenapa keningnya ini? Senyum bibi tiba-tiba lenyap.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. lalu menoleh kepada kakak.com/abclit. anak rancak? Eh. Disuapi. kubilang. Terlalu! Tengoklah. sahut ibu. Bang! Mendengar ibu menjerit melihat darah muncrat di jidat kakak. Tapi seorang terjerem bab saat lututnya kusepak. balas ibu mengangguk.html Paham aku itu. berteriak-teriak. aku melesat ke lua r rumah. http://www. Ada empat orang. Tapi mau dia makan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Dasar Tapi tidak dalam. kurang ajar! Anak tidak tahu diuntung! Tukang berkelahi! Maling mangga! Pembuat onar! Pembawa sial! Mereka yang salah. Mereka lempar kakakku dengan batu. Lantas ku-nyanyah pula mukanya hingga lumat. Langsung kutumbuk hidung an ak terdekat. Begitu keadaannya. Kalian lukai kakakku! Kalia n lukai kakakku! Orang-orang berhamburan memisahkan. lihatlah. berdarah-darah. Disuapi? Bibi senyum memeluk bahu kakak. sama besar denganku. Anak-anak nakal itu. Kuburu anak-anak itu.

http://www. Kau ibu anjing! Plak! Tubuhku terhuyung ke belakang.com/abclit.html Melihat puting susu perempuan itu terjuntai panjang dan hitam belum dibenahi se habis menyusui. Nak.com/abclit. Tidak berjawab. Jual. Kakak ! Kakak! Mereka rangkul tangan dan tubuh kakak. d . jawab ibu. bagai rembesan pada panci rusak.processtext. Rumah ini bagaimana. kubalas berteriak. Kakak terisak. Maulud Nabi kemarin sudah tak disuruh orang dia mengaji. Lepaskan. Jafar. Kepalaku nanar. Katanya. Mengajilah saat maulud. p enumpangnya tak menengok.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bibi ingin mendengarmu mengaji. Hampir terjengkang . Kemudian air matanya membersit l ambat-lambat. Bahunya bergerak-gerak. Adik-adik dan Kak Lela berlarian mendekat. ingin bersih-lingkungan.processtext. Membelai-belai rambut dekat luka. Sengaja buya tua itu kemari. Buya Nawawi juga tidak menyuruh? Dia tetap. Siapa pula anak gadis sefasih engkau meng aji Mariani. Hanya bulu mata lentik kakak mengerjap-ngerjap. Sekar ang orang-orang muda berkuasa di surau. Kuping mendenging. Masih rajin engkau mengaji. Pergi! Bibi merebahkan kepala kakak di dadanya. mengibask an tangan bagai mengusir anjing. Tapi yang muda-muda menolak. ia bilang. kata ibu seperti berbisi k kepada Paman Jafar. Seorang lelaki membelalak garang di depanku. Sebaiknya Kakak ikut denganku ke Pakanbaru. Paman Jafar melempar pandang ke luar rumah. ya. Bagaimana aku bisa pindah. Kakak tersedu-sedu dalam pelukan bibi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebuah bendi lewat di muka rumah. ia bilang. sebagai biasa . Menangislah keras-keras! ujar bibi masih tersenyu m. Paman kembali melihat ibu. Tumpahkan terus. http://www. Mariani? Nanti mengaji. Pamanmu jug a.

Sstt! ucap bibi perlahan. Kemudian lelaki itu memang tida k terlihat lagi. penolakan jadi guru itu tiba suatu hari. Tidak semua orang jahat atau bernafsu menguc ilkan. lanjut bibi. Lagi pula. Sudah ke mana-mana kuobati. tak menengok. Ambil bantal. Juga karena sta tus ayah. sewaktu pulang. Juga siang. Berangkat gembira di pagi hari. Bersih. memandang paman serta bibi penuh harap. Diselimuti. Jafar. Dan te rkadang terdengar riang menyanyi di kamar mandi: tak kan lari gunung dikejar/ hasrat hati rasa berd ebar . aku. Tenanglah Kakak. Sesekali kubawa pula ke sekolah. diputus tunangan.processtext. saat kakak mulai terbiasa duduk di muka jendela. Ada kira-kira dokter di Pakanbaru dapat menangani? Belu Ada! Paman dan bibi menjawab serempak. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Karena status ayah . Tidur. http://www. m juga ia berubah. bila aku pindah. Melihat pula ke luar. Kata orang ia sudah merantau ke Jakarta. Menyulut rokok. ditolak jadi guru. Polos. Berbisik pula pada adik-adik. Bagaimana . Sementara kakak semakin betah di muka jendel a. berwajah dingin memulangkan cincin belah-rotan. Dia luruskan kakinya. kata ibu. menanti pengangkatan. dia maupun keluarganya selalu lewat di depan rumah dengan dag u terangkat pongah. Dan laki-laki itu muncul di suatu petang. tahu keberadaan nya. meski tak diucapkan.processtext. selimut Saat tidur begitu muka kakak persis bayi. Lalu. Tak sedikit pun tersis a galau yang mendera: ayah yang lenyap. supaya ayah lekas kembali entah dari mana.com/abclit. Kalau perlu kam i bawa ke dokter Caltex. sudah tiga bulan ia mengajar. Ikutlah ke Pakanbaru! Tak perlu khawatir.html Adik ibu itu terdiam. Paling tidak. bagaimana kalau abangmu pulang? Ke mana dia cari kami? Walaupun sudah setahun lebih. serupa badai. Tetapi. ulang Paman Jafar.com/abclit. Kawanku membuka sekolah taman kanak-kanak. ! Lalu dia rebahkan kepala kakak hati-hati. Padahal. Kukhawatirkan justru Kakak. belum pupus harapanku abangmu bakal pulang. Kak Lela berdoa. Orang-orang tetap l ewat di muka rumah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Hanya melirik jip hijau Paman Jafar di halaman. menatap kejauhan tak berbatas. balas ibu. Atau diajaknya adik-adik.

tapi tangannya campin pula. Kam i juga. Rumah jadi lengang lengang sekali. Dik. putri sulung. Kubawa Mariani sekalian. Ibu menangis. seperti aya h.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Ay ah tertawa suatu ketika. dia pun takkan melihat kakak lagi termenu ng di depan jendela. turut bangga walaupun kakak waktu itu baru kelas satu Sekolah Guru Atas. Kak. Di Pakanbaru juga kacau keadaan. atau kami yang kehilangan mereka. ucap Paman Jafar. Tet api. Tidak lagi berada di tengah-tengah kami . Juga lalu di muka rumah. Napasnya lunak. kakak dibawa paman dan istrinya. Kakek-nenek kalian guru. tak mungkin tidak. Barangkali kare na perempuan. kakak. gu.com/abclit. Besoknya.processtext. Tidak ada jalan dapat dia lalui untuk tiba di rumah ibunya. Rencanaku besok kembali. Anak Ampek Ibu bernapas lega. Termasuk jalan hidup anak manusia.processtext. uatmu kalau orang tahu status ayah Mariani? Tidak! Angkek. Sedangkan Kak Lela diharapkan menjadi perawa t. ya? Kami mengangguk. Dekat kami. Terpikir olehku. Kulitnya bersih. Apa gerangan terlintas di pikirannya sehingga mukanya begitu bersih dan tenang? Apakah dalam tidurnya dia bertemu ayah? Di antara kami kakak paling dekat dengan ayah. kalau laki-laki itu pulang suatu hari. Tapi. kecuali dia buat jalan sendiri dengan meruntuhkan Bukit Tambun Tulang serta menimbun Lurah Situngka Banang sesuatu yang amat mustahil. ujarnya kemudian. Dia kawanku. Tidak dapat lagi dia atau keluarg anya mengangkat dagu dengan pongah bila lewat di muka rumah. mungkin juga bukan mustahil bila hatinya semakin dingin serupa penguasa-penguasa lalim y ang dengan telunjuknya dapat membelok-belokkan apa saja. Putih. Tugasku menung Ibu mengangguk-angguk. Apa tak berbahaya b Komandanku tahu. Sekali waktu lelaki itu pasti pulang ke kota kami. http://www. Mestinya ayah juga. memandang gunung ataupun kejauhan tiada batas. http://www. Ayah bangg a dengannya. berharap kakak jadi guru tamat SGA. Kakak telah pergi. Paman menggeleng keras-keras. Syukur ada kakak kalian. Tetapi malah juru-api kereta api. tak bergerak-gerak seperti bayi. terampil-cekatan menangani rumah.html Kakak terus tidur di beranda. kalau cukup biaya.Generated by ABC Amber LIT Converter. *** .

Tetapi karena semua memanggilnya Cik Giok. dekat dapur. di Pontianak.html Cik Giok Post: 09/19/2005 Disimak: 185 kali Cerpen: Reda Gaudiamo Sumber: Kompas. lalu di pelabuhan. Ma. Edisi 09/18/2005 Jangan lupa kirim tiket buat Cik Giok biar bisa ke Jakarta. Sempit. Malah sejak aku belum lahir. mengapa Pa justru sibuk mengurusi Cik Giok? Me ngapa Cik Giok begitu penting. Sisanya dari kawat ayam yang dilapis kawat nyamuk. kamar itu amat sangat sederhana. aku harus memanggilnya A i bibi Giok. . anak tunggal yang akan kawin? Lebih hebat lagi. http://www. diberi tirai kain belacu yang selalu dicuci setiap Sabtu pagi. Kalau tak boleh dibilang paling jelek. dia m. Hidup mereka susah. Cik Giok itu anak angk at Emak nenekku. Cik Giok menempati kamar belakang. mengalahkan aku. Cik Giok ditawarkan kepada Emak untuk diambil anak. aku mengikut saja. Emak mau. yang selalu mendukung semua kehendak Ma. Karena kata Pa. Dan ta k seorang pun merasa keberatan dan punya niat memperbaiki kesalahan itu. di sebelah gudan g. orangtua Cik Giok kurang mampu. Jangan lupa baju buat Cik Giok.processtext.com/abclit. Waktu Cik Gio k lahir ia anak terakhir dari 11 bersaudara hingga umur setahun.processtext.com/abclit. Emak dan orangtua Cik Giok tinggal sekampung. http://www. Pa bilang. ibunya sakit-sakitan. apalagi dengan jumlah anak yang banyak. setiap kali Pa bersuara. Separuh dindingn ya dari tembok. Di rumah kami. yang biasanya tidak pernah rela menerima usul apa pun dari Pa. Emak. Cik Giok sudah lama tinggal bersama kami. Di rapat persiapan perkawinanku. Supaya anak dan ibu selamat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kalau me ngikuti urutan keluarga.Generated by ABC Amber LIT Converter. bisu.

http://www. berdebu. Cik Giok menangis seharia n. katanya. yang cuma diam kalau digendong Cik Giok. Sehari sebelumnya. menemuinya. saat bisa sedikit b ersantai di kamar. aku masuk kamarnya.processtext. Kal au sedang tak banyak tugas (ia membantu Ma memasak. Es ok harinya. Cik Giok pasti menemaniku membuat pe-er. Supaya di hari Minggu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Terutama siang hari. membereskan rumah. kudapati kamar itu sudah kosong. Pulang sekol ah. aku bayi yang cengeng. Cik Giok langsung menyodorkan bantalnya yang tipis dan lembek itu. dia cuma me nggeleng sambil mengusap-usap kepalaku. Sudah dekat ujian. Memeluk bantalnya yang tipis. mencuci. Katanya kamar itu sumpek dan lemba b.html Itu hari yang paling tepat. Tidak apa-apa. Aku paling sering mengeluhkan pelajaran terutama b erhitung. Tidak bagus untuk aku yang punya asma. Sore hari. Sering di tengah cerita. seb elum Emak bangun. ketika pulang sekolah. Ketika aku ingin mencari tahu sebabnya. Emak dan Ma melarang aku masuk kamarnya. http://www. kangen pada Cik Giok membuat dadaku mau pecah saja.com/abclit. memanggil. Tetapi aku diam saja. Kalau sudah begitu. berusaha mengeluarkan senyum. Sayangnya aku malah tergila-gila memasuki kamar itu.com/abclit. Lalu jarinya mengelus-elus alis mataku. Katanya. menggosok. bilang pada Emak. ibunya Cik Giok sakit keras.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan mengurusi segala keperluan Emak). mengajakku merasakan kesejukan di sana. hingga aku terlelap. Lewat seminggu. Malam itu aku tak bisa tidur. S etengah mati menahan air mata agar tak menetes lagi. Bukti nya sampai sekarang tidak balik-balik! Aku ingin berteriak. Takut Emak tambah marah dan nanti memukulku deng an rotan. katanya. . buat apa menangisi Cik Giok? Percuma! Dia juga tidak ingat kamu. Ma bilang. bahwa ia bohong. ia bisa berbaring dengan tenang tanpa perlu merasa jengkel memandangi tirai yang kotor. aku mengantuk. waktu itu. Emak ibu Ma melarang aku main ke kamar Cik Giok. Aku kelas enam. Juga beberapa malam setelah itu. yang kebet ulan tidak tidur siang. dia melepas cerita tentang kampungnya yang jauh atau mengulang cerita tentang aku wa ktu masih bayi. Emak.processtext. tahu. Aku ditariknya keluar. Emak bilang Cik Giok pul ang kampung. Tetapi yang pal ing sering kami lakukan adalah bertukar cerita. Tiba-tiba aku menangis. Cik Giok sudah mengusir aku keluar kamarnya Aku baru menyadari kedekatanku dengan Cik Giok ketika ia mendadak pergi dari ru mah. Katanya. ketika kamarku terasa begitu panas: tirai jende la kamar Cik Giok yang menari-nari ditiup angin.

. Lalu setahun: aku berhenti mengharap Cik Giok kembali. dibu atkan baju.. Jadi Cik . Bahkan kemudian lupa kalau di ujung rumah kami ada kamar yang pernah amat sering kukunjungi. Lewat. Cik Giok harus dipanggil.Sebulan. Enam bulan. Hingga seminggu lalu. ketika me ndadak namanya disebut-sebut dalam rapat persiapan perkawinanku.. Cik Giok seakan terhapus dari catatan keluarga kami. Satu kuartal.

aku harus mengepas baju pengantin. Makan. Kami menyantapnya dengan lahap. Cik. kelihatan sedih. Wajahnya lebih tirus sekarang. Kami berpelukan erat. tetapi suaranya nyaring memanggil Cik Giok. Semua dari kampung. katanya. Keras.html Ia akan tinggal terus bersama kita. Matanya. selamat. Cik Giok menangkupkan tangannya.processtext. Ma m enanyakan kabar Cik Giok. Lin? katanya sambil mengusap dahiku. Menyiapkan sarapan untuk Emak. Aku sedang m enyirami bunga kamboja Jepang milik Ma ketika Cik Giok dan Pa turun dari bajaj. Ma .com/abclit. yang tak beranjak dari meja mak an. aku bertanya pada Ma. kataku. Dan Cik Giok benar-benar datang. memberi hormat pada Emak. Cik Giok sudah sibuk di dapur. Aku mengikutinya dari belakang. aku pu tuskan kembali duduk. Tetapi melihat wajah Emak. Ketika Emak mengangkat mukanya dari mangkuk bubur.com/abclit. Bubur encer dengan tung cai. kata Ma. Pa menjemputnya di Tanjung Priok. Emak. lalu mendahulu i aku menuju kamarnya yang lama. Persis seperti dulu. http://www. suwiran ikan asin bakar. Ma kelihatan kurang senang. acar ketimun dan telur asin yang berminyak bagian kuningnya. mau mengajak Cik Giok. kata Cik Giok.processtext. Kurebut tas kain dari tangannya. Semua baik. dengan dahi berkerut. Baik. Tidak. siap menyusulnya. Sudah. Aku berlari men yambutnya. Cik Giok ber gegas pergi ke belakang. Menghabiskan bubur di mangkukku. mendengus. . Aku sudah berdiri. Aku bilang. Teng gorokanku kering. Ubannya sudah banyak se kali. Ia kutarik masuk. Pa.Generated by ABC Amber LIT Converter. dan aku. http://www. Habis pesta kawinmu dia balik ke kampung lagi. Siangnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pagi-pagi. Di ruang tamu. Mau kawin kamu. Aku menyeringai saja. Cik Giok mengawas i saja dari pintu dapur.

Lalu aku naik ke tempat tidurnya. Senyum mencuat dari sudut-sudut bibirnya. Tetapi langsung hilang ketika aku meng godanya. Lalu kami mampir ke tempat tukang kue basa h untuk upacara minum teh dan tempat memesan undangan. Cik Giok tetap diam sampai kami tiba di rumah. Sudah tiga malam aku tak bisa tidur. Katanya lagi. Tak berkomentar. Terkejut dia melihatku. Sakit. setiap calon pengantin selalu begitu. Ma bilang itu biasa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku bilang mungkin ia ingin beli baju pengantin juga. Sepanjang perjalanan kami tak saling bicara. Ia membereskan kertas suratnya. Ma mencubit lenganku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. hanya beda warna. http://www. http://www. Aku masuk tanpa mengetuk pintu. Cik. Aku hanya mengangkat bahu. Ma mengg eret Cik Giok keluar. Sedikit lebih gelap. Kulihat kamar lampu di kamar Cik Giok masih menyala. Cik Giok tetap diam.com/abclit.html Antar Alin mengepas baju pengantinnya. Kakiku menjuntai t ak tertampung lagi oleh tempat tidurnya yang dulu terasa begitu lapang untukku. Apa tidak mengantuk? Ia bertanya lagi. Meski masih agak longgar di pinggang. Itu karena terlalu senang. Kulihat wajah Cik Giok b ersemu merah. Baju sudah hampir selesai.processtext. mencari makanan di dapur. tak tersenyum. kami singgah ke tukang jah it khusus untuk baju keluarga. kataku. Tidak bisa tidur. Tubuhku lelah. bagiku gaun sa tin putih penuh payet serta sulaman bunga ini sudah sangat sempurna. Aku berputar-putar di depan cermi n. Cik? . Kami berjalan beriring. perutku terasa sangat penuh. Model baju untuk Cik Giok sudah ditentukan. Tetapi begitu melihat lemari es penuh sesak dengan makanan. Ada apa? Ia bertanya. Dia belum tidur. Ma menjelaskan. Mataku berat. Apalagi kalau hari pe rkawinan makin dekat.com/abclit. menuju jalan besar. Mencari bajaj. M ungkin. Tulis surat buat siapa. Sama persis dengan Ma . Kudapati ia sedang men ulis sesuatu. Aku keluar kamar. Menuju pulang.processtext.

Ma. Ketika aku tiba. Terserah apa kata Ma. menuju kamar mandi. http://www. Ketika aku kembali ke ruang tamu. Menguncinya dari dalam.processtext. Aku tak ingin pergi. Urus Emak.processtext. Tetapi ajakan itu justru membuat gusar Ma dan Emak. Aku bersiap menyusul Cik Giok. Aku melompat. Padahal tadi duduk manis di samping Emak. Emak menangis. Ma sibuk mendiamkan Emak yang menan gis makin keras. kata Ma. Ma minta aku pula ng. Deng an suara keras. http://www.com/abclit. dan Kuku telah menunggu di ruang makan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tiba-tiba Cik Giok sudah berdiri di ambang pintu ruang makan. Entah untuk berapa l ama. Emak. Entah dari mana. Meninggalkanku. Tidak juga untuk pesta perkawinanku. Tetapi suami malah mendesak. Dia akan segera kembali menjelang pesta. Kuku menyuruhnya masuk. aku masuk kamar. Sebulan lewat pesta perkawinanku yang berlangsung meriah itu. Dia cuma bilang. Mama menyuruh Cik Giok tak perlu ikut duduk bersama kami. katanya. Nanti semua akan jelas. Lalu aku terbangun oleh suara Cik. Cik Giok sudah pergi. Dicari Emak. Malamnya. Cik Giok sudah pergi. Ma ikut bersungut-sungut. nanti aku akan mengerti. Kuku kakak perempuan Papa datang. tetapi Kuku menahanku. Keesokan harinya aku bangun terlambat. Malas. Penting. Di tangannya ada kursi plastik. Nanti. dua belas hari lagi.html Hanya itu yang kuingat dari percakapan kami. Kapan? Dia ikut-ikutan memeluk Emak. aku yakin Cik Giok tak akan kembali ke rumah kami. Kau harus berangkat ke Pontianak.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada apa denga n mereka? Ada apa dengan perkawinanku? Ada apa dengan Cik Giok? Dengan kepala pening dan hati gusar.com/abclit. Terlambat . Ada apa ini? Aku bertanya pada Kuku. . Aku tertidur. Emak sudah berdiri di depan pintu kamar Cik Giok. Ma bilang Cik Giok ada keperluan mendadak di Bandung. Wajahnya tegang. Cepat bangun. Ia marah besar! Sampai sore Emak mendiamk an aku. Pa. Cik Giok kena stroke. Pa tiba -tiba menghilang. Kosong. Aku berlari ke kamar tidurnya. Temani Pa. Katanya. katanya. Di ruang tamu kami mem bahas acara minum teh bersama keluarga calon suamiku. siapa tahu in i kesempatan terakhir aku menemuinya. katanya.

diam-diam. http://www. genta-genta kecil bertalu-talu. Bumi yang tampak padat ini sebenarnya terdiri dari beberapa lempeng tektonik membalut planet Bumi layaknya cangkang telur rebu s yang merekah.Generated by ABC Amber LIT Converter. kakak Cik Giok mencium pipiku.processtext. membuang muka.processtext. Maafkan aku. Pa menangis lebih keras lagi. Tangannya mencoba memeluk tubuh kaku Cik Giok. menga lami proses perusakan dan pembangunan secara silih berganti. Lempeng-lempeng tektonik ini secara berkesinambungan bergerak tanpa henti. Semua yang ada di sana menangis. Ia memelukku. Juli 2005 Gelombang yang Berlabuh Post: 09/12/2005 Disimak: 213 kali Cerpen: Hamsad Rangkuti Sumber: Kompas. menyeka matanya.com/abclit. Beri hormat pada Mamamu. Edisi 09/11/2005 Lempeng tektonik adalah batuan pegunungan yang padat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rawamangun. Aku menan gis. menggilas. menjemput kami. Dengan muka basah. http://www. Erat. memelukk u. Di rumah duka.html Cik Giok tak menunggu aku tiba. katanya berulang-ulang. saling me nindih. Cik Giok begitu cantik dengan baju cheong sam-nya. yang wajahnya amat mirip dengannya.com/abclit. Kakak perempuan Cik Giok. menjerit sambil berebut mendekati aku. barisan perempuan tukang menangis sudah membanting-banting badan . mendorong. Pa. besar. . Tang isnya membasahi wajah dan rambutku. dan kaku melakukan proses pembentukan corak topografi yang besar di muka Bumi. Ia pergi satu jam sebelum pesawat kami mendarat . ia berbisik. hingga aku sulit bernapas.

manusia macam apa yang Engkau tinggalkan di zaman kami ini. Tel evisi memperlihatkan semua itu kepadaku. atau Pengisi Neraka.com/abclit. merau p uang selawat. Kulihat semua itu ditayangkan mereka di televisi. Menja rah popularitas. menyurukkannya ke bawah serbet penutup. Ketika surut. Dan itu bukanlah unsur kebetulan. Cut Putri dari lantai dua rumah pamannya. Dan: Menjarah! Menjarah harta.com/abclit. dan jasad manusia. Walau tak jarang ada pula yang sekadar cengengesan melakukan tamasya duka. Banyak yang bisa dituai di sana. http://www. dari hari ke hari. Penca paian yang luar biasa. Hampir 300. penyair. kataku dengan titik air mata.Generated by ABC Amber LIT Converter. mengabadikan lidah ombak mengusung puing bangunan.html Gelombang itu bernama tsunami. . pengusaha.processtext. kecuali menyimak tragedi bencana alam itu. Kedua pemberani itu memungkinkan aku bisa melihat peristiwa itu di Depok. Gelombang yang berlabuh. di Nanggroe Aceh Darussalam. penganjur kebaikan. Ya Allah. menga badikan detik-detik datangnya gelombang. pen garang. di negeri yang aku cintai ini. http://www. gelombang itu menyemai ratapan. kepada seorang pengarang cerita pendek yang tak bisa berbuat apa-apa. Aku sempat menangis melihat ada orang tertangkap basah dengan muka lebam dihaja r petugas. Apakah negarawan.processtext. di Nanggroe Aceh Darussalam. Tergantung kau dari jenis yang mana? Pengisi S urga. Bantuan dan pertolongan berdatangan dari pelosok dunia. kendaraan roda empat. Hasyim menyambung pemandangan duka itu melintas di depan Ma sjid Baiturrahman. Maling pun Engkau kirim ke tempat duka semacam itu.000 jiwa melayang. Engkau biarkan mereka memasukkan tangan ke dalam baskom. politikus. dari waktu ke waktu. Said Huseini. Jum lah yang kemudian membikin duka dunia. bermunculan di sana mengusung misi mulia. Menjarah perhatian. Pembunuh yang tak perna h gagal.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Inilah saat yang bisa kudapat dalam sejarah hidupku. Angin berembus membawa sejuk pagi. Celah daun tersibak. Berjalan di atas dua keping papan. kecuali ayunan rotan tersangkut. Terkadang aku melempar pancing dari sini. Kututup sarapan pagi itu dengan sebatang rokok. Secangkir kopi. Mak menunggu berhari-hari di pantai. Kami masuk ke ruang tamu. Aku suka laut. . Merbah terb ang di ujung ranting. Tak ada hiasan di dinding .processtext. Matahari terli ndung di balik puncak menara Baiturrahman.html Aku duduk di halaman kedai kopi. menyongsong kedatanganku. Inilah sarapan pagi di luar hotel. http://www.com/abclit. di Kajhu. Aku suka deburan ombak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. subuh tadi. Aceh Besar. An gin samudra mengabarkan pesan untuk ditulis. aku kembali ke hotel berjalan kaki. mencari buah pohon seri yang ranum. s epiring kecil ketan hitam dengan taburan parutan kelapa. Dia adalah penyair besar dari ujung Pulau Sumatera. Abang tak suka laut. memakai pita. Penyair besar yang tak pernah gemuk! Ke mana saja kekayaan bumi kalian? Dia senyu m dan menyampaikan maksud: mengundang makan siang ke rumahnya. Pert ikaian bersenjata tak kunjung selesai.processtext. Di lobi. Itu yang menimbulkan inspirasi bagiku. Gelombangnya menelan perahu Ayah. Kami menuju tempat berangin-angin. kurasa sulit datang ke Banda Aceh. seorang lelaki berdiri dari sofa. Seperti menuju masjid. Istrinya masih muda. http://www. tiga potong pisang goreng. Setelah itu. shalat subuh berjemaa h di Baiturrahman dan sarapan pagi di luar hotel.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kami diajak ke belakang rumah. menggendong a nak perempuan berkepang dua. Tali ayunan menjuntai di kaso.com/abclit. Di bawah lang kah kami berkeliaran kepiting pantai. bila pasang. Aku disambut banyak pemuda dan gadis remaja. Di bawahnya hidangan santap sia ng sudah tersedia. Kunjunga n singkat di Banda Aceh.

http://www. Engkau tak bisa menjadi orang pantai. Ma lam pengantin kita dirusak terpaan golombang itu. Aku sangat terganggu. meletakkan tubuhnya yang lelah. Dalam kampung terapung. bagaimana engkau melewatkan malam-malam di sepanjang hidupmu dengan s uara semacam itu? Perempuan itu mendengar ucapan itu sambil berbaring di tempat tidur. Di rumah istrimu sekarang. dibesarkan di perahu. Si lelaki yang sekarang te lah menjadi suaminya memandang perempuan itu.com/abclit. Malam ini. Tak ada sunyi di sini. menyumbat telinga ini.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. . juga melihat laut di belakangnya. Kami melihat dia. malam pertama engkau menginap di sini. Dia tidak tanggalkan pakaian pengantin dari tubuhnya. orang dilahirkan di perahu.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. D i rumah kekasihmu. Aku heran. Mau rasanya aku mengambil kapas. Aku tidak terganggu. http://www. teriak seseorang. Aku terganggu! Engkau hanya belum terbiasa. Engkau pernah dengar. Suara apa yang engkau maksud? Deburan ombak di karang. Dia berdiri. bagiku . Deburan itu sudah menjadi senandung pengantar tidur.html Bacakan puisimu untuk Abang.com/abclit. Kami bertepuk dan bergeser membent uk ruang.

26 Desember 2004. Usia Desember sudah tinggal lima hari lagi. Gulai pakis dan santan durian. Mak menggendongku.processtext. Ayah dan Mak mengenang semuanya. engkau sudah pernah membacanya di perpustakaan kampus? Pengarang buku itu. Bulan yang bisa mengubah tahun setelah angka 31 di kalender.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka tak pernah bisa melupakan li dah masa lalunya.html Sampah Bulan Desember. Mak menjelaskannya. Desember adalah aktor terakhir dalam sebuah pertunjukan waktu. Berarti ini sudah Minggu. http://www. Tak ada jawaban. Mak ? tanyaku. Semisal pementasan.processtext. Bulan yang ditunggu-tunggu orang di seluruh dunia. sebentar lagi layar akan dit utup. katanya ditujukan kepada si istri. Apa maksudnya. Dan aku tertawa. Mengapa Desember? Dia tersenyum. Mungkin dia senyum karen a dia berpikir begitu. Dia menoleh kepada ist rinya. itulah istimewanya Desember. Minggu. aku menyambut kunjungannya dengan garis air di bawah ayunan. Malahayati. Mak mengembangkan ti kar rotan dan meletakkan hidangan santap siang di situ. Dia senyum. Meny angkutkan ayunan di dinding dan mengepel garis air itu dengan karbol. Tetapi dia tidak melihat apa-apa. Buru-buru daun jendela dia tutup. Mala. Dia alihkan perhatian ke buku itu. Kalau adat membolehkan. Dia melihat jam tangannya: Oh. Mengapa dia tiba -tiba begitu tertarik. Sek arang sudah pukul 01:45.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. malam pengantin ini ingin kupindahkan ke tempat yang sep i. kecuali kegela pan. jauh dari deburan itu. Kata Mak. pernah datang kemari ketika aku masih dalam ayuna n. Angin masuk membawa bau garam. http://www. Tapi mungkin. Mala menyam but pengarang itu dengan garis air di bawah ayunan . Dia tampak seperti menghitung dengan jari. Dia berdiri dari tempat tidur . Hanya tinggal beberapa hari lagi. kata Ayah. Ayah gembira dan puas. 2004 akan digantikan 2005. Pengarang itu m akan dengan lahap. Engkau sudah tidur rupanya. tidak. Desember akan dig antikan Januari. Akan muncul lakon baru penghias dinding. tahun adalah lakon. Maksudku. Sudah engkau baca buku ini? Bagaimana aku sempat membacanya? Buku itu saja baru kita keluarkan dari kertas k adonya. . Mungkin dia ingin melihat laut. dia meneruskan ocehannya . saat Pak Pos mengantar sebuah paket. Dia pergi ke jendela. Dan. Sampah Bulan Desember. Tinggal enam hari lagi. Orang Jakarta. Lelaki itu tidak tertarik dengan cerita istrinya. Mengapa ia ditulis? Mengap a tidak Mei? Juni? Atau Agustus? Seakan diganggu judul buku itu.com/abclit.

.

Kamar pengantin itu hanya diterangi lampu meja.com/abclit.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Semula ada gerak ingin membuka semua itu. http://www. Kamar pengantin itu menjadi gelap. Ayu men gikutinya. Kedua .processtext. Melihat semua itu. masih juga dia tersenyum. sambil berusaha melupaka n suara gelombang yang terus-menerus menghantam karang.Generated by ABC Amber LIT Converter. beranjak turun. Edisi 08/28/2005 Taksi berhenti. Ditekannya alat pemadam lampu. Cahayanya yang redup tersekap k ap penutupnya. Di dinding ruang tengah. membuka pintu. http://www. Bar angkali dia tak ingin wanita itu terbangun. Perempuan Ace h tidur dengan pulasnya mengenakan pakaian pengantin dan perhiasan begitu lengkap.com/abclit. Akhirnya dia tertidur juga dengan pulas. jam berdentang dua kali. Pelan-pelan dia rebahkan dirinya di samping wanita itu. tetapi gerak itu tidak berlanjut. Rita menyerahkan ongkos. Perjumpaan Perempuan Post: 08/29/2005 Disimak: 228 kali Cerpen: Akhlis Suryapati Sumber: Kompas. Dia beranjak ke dekat pintu.

Rita dinikahi oleh Rahardjo.html Ma. A .com/abclit.processtext. Aku malu. tanya Ayu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ma. Dua puluh tahun lalu. Kamu tidak menuntut agar aku menceraikan istriku kan? tanya Rahardjo ketika itu. Kemudian menghela napas panjang. Amit-amit deh. Tidak perlu malu.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. namun aku tidak ingin rumah tangga y ang sudah kubina lebih dulu jadi rusak akibat pernikahan kita. Ingat lho. Papa mereka kan Papa kamu juga. Kita pasti dipandang rendah oleh perempuan itu. http://www. kata Ayu. Jangan ragu begitu . apa ini benar-benar perlu kita lakukan sih? Sudahlah.processtext. ku sungguh tidak bermaksud main-main menikah denganmu. http://www. jadi repot. kata Ayu. ya Rahardjo juga perempuan. kamu sudah delapan belas tahun. Dua anak Nyon Ah. Kamu juga perempuan. Rita memandang tajam ke arah Ayu. Mama perempuan. Nyonya Rahardjo mungkin bisa bijaksana seperti Mama. hanya satu yang lelaki. tidak bakal aku nanti mau menjadi istri kedua sep erti Mama. Dia juga perempuan. kata Rita. Selanjutnya mencari-cari bel untuk dipencet. Tetapi anak-anaknya bagaima na? Bisa-bisa aku dicibir sama mereka. buat apa mereka mencibir.

com/abclit. namun sungguh aku tak bermaksud tidak menghargaimu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Kalau kita menikah. menikmati su asana romantis. saling menyadari posisi dan kond isi masing-masing. dia sanggup . menjalin hubungan dengan Rahardjo adalah sebuah pilihan. banyak hal dia jalani lebih rasional. dan itu sudah berkali-kali Mas kemukakan. Setelah mem asuki usia 25 tahun. Terhadap hubungannya dengan lelaki. te naga. Aku bert Bagi Rita. kata Rahardjo. Sore-sore yang senggang seusai j am kantor. Yah. kemampuan. Kadang aku merasa tidak enak terhadapmu. Rita memberikan semangat. atau menghadiri un dangan pesta. Semua berlangsung dalam komitmen yang aman. jawab Rita. berhubungan seks seperti dalam fantasi-fantasi.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. aku percaya kepadamu. kata Rita. Maaf kalau aku tidak pernah mengajak kamu jalan-jalan di mal. kata Rahardjo suatu ketika. juga keyakinan bahwa dirinya memiliki kekuatan. kamu tentunya menjadi istri serta ibu rumah tangga sebagaima na umumnya perempuan punya suami kan? Itu pun telah berulang kali aku sanggupi. Aku tahu. ketika usianya memasuki 25 tahun. saling menjaga. terpaut dua puluh puluh tahun lebih muda diba nding usia Rahardjo. mungkin semacam keperkasaan. Aku menghorma Ketika itu Rita berusia 25 tahun. saling menghargai. Sudahlah.processtext. ti semua itu. erima kasih kok. di saat dirinya sudah punya istri dan tiga orang anak.com/abclit.processtext. Kesegaran dan kemudaan Rita tentu menjadi faktor penting yang membuat Rahardjo m enyukai Rita. saling menghormati. Aku sudah pertimbangkan masak-masak semua konsekuensinya. Dia semakin terlatih mengelola perasaannya ke dalam bingkai rasionalitas itu. http://www. Kan Mas juga memberi hal-hal yang aku butuhkan. Rita dianggap telah membawakan dan menyediakan diri untuk memberi keindahan-kei ndahan dan kenikmatan-kenikmatan yang dibutuhkan Rahardjo. Rahardjo bisa bertemu dengan Rita di rumah kontrakan perempuan itu.

Tapi cinta yang seperti dalam novel cukuplah untuk masa remaja. http://www. Say. Diusirnya rasa khawatir. kini saatnya ganjalan itu dilepaskan. tulis mahasiswa itu melalui SMS. Namun Rita juga bukan ora ng yang rela tergiring pada nasib pasrah untuk direndahkan atau dihargai murah oleh orang lain. Semasa kuliah. Rita bersa ma Ayu bisa menempati rumah cukup bagus di komplek pemukiman yang baik serta sanggup membiay ai hidup lebih dari memadai.com/abclit. Bermula kakak kelas itu memberi perhatian. Waktu SMA Rita punya pacar.processtext. Rita juga berhubungan dengan beberapa lelaki. Menyimpan rahasia merupakan ganjalan tersendiri. akhirnya sering mengajak jalan-jalan. . Rita tidak berharap ganjalan itu terwariskan kepada Ayu.com/abclit. juga punya gairah. I love you.processtext. Aku memang bukan bintang di langit. kakak kelas. mana mungkin membayangkan menjadi pacar a tau selingkuhan dari lelaki beristri dan beranak tiga. Tidak ada lelaki yang lebih baik dibanding kakak kelasnya itu. tulisnya mengutip sepenggal syair lagu. Rita bukan orang egois. Semuanya dihayati dan dinikmati. Toh Rita punya keberanian tatkala dulu menikah dengan Rahardjo untuk menjadi istri kedua. tetapi aku juga bukan debu jalanan. Kiranya seperti sikap Ayu sekarang. waswas. hari yang lain lagi menyuruh Rita memegangi kelaminnya. Itu keputusan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. lalu menjadi istri kedua yang dirahasiaka n. amit-amit deh . pada hari yang lain meraba tubuhnya. apalagi merasa diri berharga mahal. http://www.. Swear. selama dua puluh tahun ini dia tidak merasa menderita. setelah dua min ggu yang lalu Rahardjo meninggal dunia. takut. Sekarang Rita akan melakukan perjumpaan dengan Nyonya Rahardjo. Rita merasa terhibur. Maka dirinya tidak keberat an dan menyesal ketika pada suatu hari kakak kelasnya itu mencium bibirnya.. putrinya. berlanjut kirim surat-surat ci nta. ketika membalas SMS cinta dari seorang mahasiswa satu kampus yang me rayunya. dan pada hari lainnya lagi mengajak Rit a melakukan hubungan seks.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Waktu di SMA atau semasa kuliah dulu. M aka Ayu diajaknya serta. punya tempat berlindung.html Kenyataannya.

com/abclit. Rita menilainya sebagai sesuatu yang sepadan pula. Apa sih cinta? Sejak SMA dulu aku sering menanyakan hal itu kepad a para lelaki. Itu cinta kepada orangtua. Rita sering tertawa sendiri. berdiskusi. yang dikenalnya setelah Rita sering mengurus kebutuhan-kebutuhan perjalanan tugas lel aki itu. pokoknya gitu deh. Dirinya juga menikmati pengalamanpengalaman itu dan mendapatkan keuntungan darinya. Kalim at itu dia kutip dari sebuah puisi yang pernah dibacanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ini cinta antara lelaki dan perempuan.com/abclit. kata Rita selalu kepada lelaki-lelaki yang mendekatinya. Setelahnya Rita masih punya beberapa pengalaman menjalin hubungan dengan lelaki . Say. melakukan h ubungan seks. Lalu aku harus bagaimana? Please.processtext. Lelaki menawarkan cinta untuk mendapatkan seks. saling senang. Itulah juga perasaanku kepadamu. kangen. .html Yah. Kalimat itu pula yang pernah diucapkan di de pan Rahardjo. http://www. http://www. sayang. kata Rahardjo. Pokoknya kita saling suka. Banyak lelaki mendekatinya. Itu lain. Katanya sih perasaan kangen.processtext. Aku juga selalu kangen dan sayang sama orangtuaku di kampung. pokoknya gitu deh. Sederhananya memang begitu. Say. ucapkan bahwa kamu juga mencintaiku Mengingatnya. What is love?. Tetapi terserah kam u bilang apa. sedangkan perempuan menawarkan s eks untuk mendapatkan cinta. termasuk tatkala dia bekerja di perusahaan biro jasa pariwisata. saling tidak menyakiti. merencanakan masa depan. Ketika mahasis wa itu sering mengajak jalan-jalan. Rita memang pernah mengucapkan cinta karena menurutnya hal itu sepadan untuk ucapan cinta yang ditujukan kepada dirinya. sayang. atau memadu kasih.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

baju kebaya warna coklat bermotif bunga-bunga. panggil aku Mas. namun mereka mengaturnya sedemikian rupa supaya kerahasiaan itu tetap terjaga. Di depan pintu rumah yang terbuka.processtext. Namun Rita dengan sabar memberi peng ertian. hampir sulit bagi perempuan bisa menerima kehadiran perempuan lain seb agai sesama istri suaminya. rambut sudah memutih namun berpenampilan anggun. Rita melangkah menapaki teras dan tersenyum kepada Nyonya Rahardjo. Rita juga terpikir. Rita dan Ayu kakinya dirasakan bergetar ketika mendekati pintu rumah.com/abclit. Maka bercintalah Rita dengan Rahardjo. kata pembantu perempuan itu.com/abclit.html Jangan panggil Bapak lagi. Terbentang halaman cukup luas dan asri. Dia mengenakan kain batik. komitmen kerahasiaan itu tetap berlaku. biar merasa muda lagi gitu lho. bagaimana kalau Nyonya Rahardjo menyambutnya sinis dan penuh cerc aan. Beberapa kali Rita sempat mengikuti perjalanan dinas Rahar djo ke luar kota dan ke luar negeri.Generated by ABC Amber LIT Converter. berdiri Nyonya Rahardjo. Tatkala Rahardjo dan Rita mengikat diri dalam pernikahan bawah tangan dua puluh tahun ya ng lalu. Sejenak Rita dan Ayu berpandangan. rumput dan tanaman tertata rapi. Pintu gerbang terbuka. Sebenarnya bukan hanya Ayu yang di kepalanya berkecamuk rasa khawatir. http://www.processtext. wa lau tetap di dalam komitmen kerahasiaan. Bu Rita ya? Silakan. Seorang pembantu perempuan mempersilakan Rita dan Ayu ag ar langsung masuk. Ayu hampir tidak berani . Ada dua mobil terlihat di garasi. Hubungan itu makin bersifat permanen. Semula Ayu bersikeras tidak bersedia ikut. Kemudian mereka melangkah memasuki pintu ger bang. Nampak kalau perempuan itu benar-benar menyiapkan diri untuk meneri ma tamu istimewa. http://www. salah satunya mobil di mana Rita pernah menaikinya. Akhirnya Ayu mau berangkat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Berusia 60-an tahun . Nyonya Rahardjo sudah menunggu. Rita memahami.

akrab. http://www. Maafkan. Katanya.html Silakan-silakan. kata Nyonya Rahardjo. Si Eva dan Leila. Sesaat kemudian muncul dua orang perempuan. Hidup dalam kenyata an. y ang langsung diperkenalkan oleh Nyonya Rahardjo. Ayu. Kami di sini juga merahasiakan. sejak awal pernikahan itu berlangsung. ini perjumpaan khusus kaum perempuan .com/abclit. Karena itulah yang terbaik buat k ita semua. penuh silaturahim. Tidak sesulit dan serepot yang dibayangkan Ayu. sini masuk. Jeng Rita. a Rahardjo.processtext. Satu lagi. Rita menyalami Nyonya Rahardjo. Ini anak-anakku.processtext. Mereka ngobrol. Ayo masuk ke dalam. seraya memeluk Rita. yang lelaki. Kala u cerita menyangkut kenangan hubungan intim.Generated by ABC Amber LIT Converter. Nyonya Rahardj o menceritakan kenangan-kenangan manisnya bersuamikan almarhum Rahardjo. bercanda-canda. kata Nyonya Rahardjo. dan ini siapa namanya? Sini Jeng Rita Keramahan itu memupus semua kekhawatiran. Buat apa saya . Saya sudah tahu Mas Rahard jo menikah dengan Jeng Rita. semua mengetahui sejak awal. Malu ikut pertemuan ini. ramah. . Tidak apa-apa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. suara Nyonya Rahardjo terdengar ramah. Mas Rahardjo semakin baik dan hati-hati memperlakukan kam i. anak-anak mereka mengingatkan ibunya masingmasing agar tidak ngelantur. Dengan tetap menjadi rahasia. http://www. sahut Rita. menya lami Nyonya Rahardjo dan mencium telapak tangan perempuan itu. dan N yonya Rahardjo membalas salam itu. makan bersama. Begitu juga anak-anak. Bukan hanya dalam perasaan dan impian-impian. sudah tua begini. Ayu menyebutkan namanya. Tentu karena Mas Rahardjo takut rahasianya kami ketahui . kita ini kaum perempuan. selama ini saya dan Mas Rahardjo merahasiakannya. juga Eva dan Leila.com/abclit. n amanya Ramadian. begitu pula Rita. bahkan apa pun keinginan kami dipenuhi. ajak Nyony Rita dan Ayu masuk ke ruang tamu. jalan jadi tertatih-tatih. Perjumpaan itu berjalan dengan baik. Aduh.

Generated by ABC Amber LIT Converter. memandang ke luar jendela kaca yang sebagian permukaan luarnya berembun. Mata mereka tiba-tiba sama-sama basah. Nampak di bawah sana lida h-lidah air laut menghantam garis pantai. perasaan Rita dan Ayu benar-benar lega .com/abclit.processtext. Suasana di sini hampir sama dengan yang di pantai Kuta. kata Ayu. Suka juga. Balada Cinta Ferdi dan Firda Post: 08/22/2005 Disimak: 248 kali Cerpen: Jujur Prananto Sumber: Kompas. Di dalam ta ksi. http://www.processtext. tersenyum tipis dan kembali melihat ke luar. Sampai suatu saat terde ngar suara seorang pria bertanya dengan nada lembut. Nyonya Rahardjo dan kedua anak perempuannya menemani Rita dan Ayu sampai taksi yang menjemput tiba. menginap di sini? Firda menoleh sesaat. maafkan kata-kataku tadi . hingga kesunyian suite room ini sama sekali tak terusik. Mama. Nggak suka ya. D an aku tidak perlu menyesali diri karena aku terlahir dari istri kedua. http://www. abnya datar. jaw . Sebuah perjumpaan yang indah bagi para perempuan telah dijalaninya. Firda menyibak vit rage.com/abclit. tapi suaranya tak mampu menyusup ke dalam kamar. Edisi 08/21/2005 Di ketinggian kamar di lantai delapan hotel berbintang lima. Aku tidak seharusnya menyinggung perasaan Mama karena Mama menjadi istri kedua. berdebur-debur keras. Rita dan Ayu berpelukan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Saat meninggalkan rumah Nyonya Rahardjo.

Sementara Ferdi sendiri lalu bangkit dari tempat tidur. So what ? .html Bedanya waktu itu kamu enjoy sekali.com/abclit.com/abclit. Dan Ferdi ternyata merasakannya. Firda? Firda tidak segera menjawab... Di luar penglihatan Ferdi.processtext. mengencangkan tali kimono dan berj alan menghampiri Firda. Dan dalam pikirannya pun mun cul berbagai dugaan dan kecurigaan. Ia merasa bahwa Ferdi telah membaca suasana hatinya secar a tepat. Aku serius. Kenapa kamu mengajak aku ke sini? Kamu sendiri pernah bilang bosan terus-terusan ke motel murahan. Setiap ketemu kita berbulan madu. http://www. http://www.processtext. Tapi kata orang hotel. Perasaannya lembut berdesir.. Ada apa. kamar ini biasa disewa pasangan pengantin baru untuk berb ulan madu. Memeluknya dari belakang. .... Senyum Ferdi memudar.. kan? Ferdi tersenyum lebar. Firda memejamkan mata dan m enghela napas panjang. Kamu bosan ya. Bukan berarti kamu mau mengajak aku berbulan madu. kita begini-begini aja ? Firda menggeleng. Firda terdiam sesaat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. .Generated by ABC Amber LIT Converter.

berlalu begit u saja tanpa perhatian.Generated by ABC Amber LIT Converter. duduk di sofa depan pe sawat televisi yang menyiarkan CNN dengan volume suara rendah. melepaskan pelukan pada pinggang Firda. http://www.processtext. Oh.html . Di luar penglihatan Firda ia mengambil sebuah amplop coklat dari dalam laci. Kerja apa dia? Guru SMP. Sudah lama kamu pacaran sama calon suamimu? Nggak pernah pacaran..com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Bulan depan aku mau nikah. berikut bursa saham yang terguncang.. Tapi sudah lama kenal. yan g sesungguhnya akan diberikannya kepada Firda sebagai kejutan tengah malam. Mungkin aku yang beruntung masih ada laki-laki yang mau jadi suam . Dan F irda tak berusaha mencegahnya. Rangkaian berit a pengeboman kereta bawah tanah di London. Juga ketika Ferdi perlahan berjalan menjauh. Tangan Ferdi perlahan merenggang. Guru yang beruntung. Tetangga dekat. bisiknya dalam hati. Hati-hati isi amplop itu dikeluarkannya sebagian. iku.processtext.. Kenapa beruntung? Karena bisa mendapatkan istri secantik kamu. Dan nampaklah sebuah sertifikat rumah atas nama Firda. http://www.. nyaris tak terdengar.com/abclit. Firda terdiam.

Kali ini boleh aku antar kamu sampai rumah? Jangan. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit..com/abclit. tapi tertahan oleh sentuhan tangan Ferdi berikut pertanyaan yang diucapkannya. Sedan Mercy warna abu-abu metalik bermesin 3.processtext. Ia tak bermin at mengulangi pertanyaannya.! Aku ingin berkenalan dengan orangtua kamu.. Sementara itu Firda lalu mencium pipi Ferdi dan berbisik lembut. Di dalam mobil ini Firda hendak membuka pi ntu. ya. Sebuah janji yang pada gilirannya akan membelenggu diri Ferdi pula. http://www. Maafin aku. Ferdi terdiam. Sampai Firda mengajak pulang meski kamar sud ah telanjur di-booking untuk dua malam. akan lebih jarang bertemu? Apalagi.600 cc berhenti di tempat gelap. . Ferdi lalu hati-hati mengembalikan sertifikat tadi ke dalam laci. Karena ia begitu takut memberikan jawaban yang salah. b eberapa belas meter menjelang sebuah halte bus yang sepi.html Firda tak menjawab.. Maka pertanyaan itu pun d ibiarkannya mengambang dan tak pernah terjawab.. Sampai keduanya berada di satu mobil dalam perjalana n pulang.. sebab ia tak ingin memojokkan Firda untuk harus mengungkap sebuah janji. Ia agak menyesal telah mengucap pertanyaan yang salah.. Kita sudah sepakat untuk membatasi hubungan hanya antara kita saja.processtext.. Meskipun ada kemungkinan setelah ini kita.

Kalau begitu bisa kamu pakai buat apa saja. sewa gedung. Cetak undangan.. sementara pintu ruang tamu masih terbuka meski jam sudah menunjuk pukul s ebelas. Kontrak rumah sudah lunas sampai tahun depan. http://www.. berbelok memasuki gang. dan Firda berjalan lunglai meninggalkan Fer di. Kemarin aku sudah janji mau ngasih ini ke kamu. terima. Beberapa saat kemudian mobil yang di bawa Ferdi pun perlahan bergerak menjauh dan menjauh. biaya k atering.. Rupanya ada beberapa paman dan bibi Firda datang dari kampung bersama anak-anak mereka. Mungki n hanya Tuhan dan mereka berdua yang tahu berapa lama mereka berpelukan seperti itu..processtext... Jangan segan-segan kontak aku kalau masih perlu bantuan.. Dan Ferdi menyambutnya sepenuh hati. Semuanya pasti perlu biaya yang nggak sedikit.. Dan tetap terdiam ketika Ferdi memasukkan amplop itu langsung ke saku belakang celana hipster-nya. Nggak usah.Generated by ABC Amber LIT Converter. saling melambaikan tangan. Firda menjawab dengan pelukan erat. Beberapa sepatu dan sa ndal bertebaran di teras. Tolong kamu .com/abclit.com/abclit. Firda terdiam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ferdi menghampirinya dan menyerahkan amplop kecil itu kepada Firda. http://www..processtext. ingi n mengikuti acara lamaran keluarga calon suami Firda yang rencananya akan berlangsung lusa. Sampai ke mudian keduanya berpisah. dan akhirnya lenyap selepas tikungan. Malam itu suasana di rumah Firda tidak seperti biasanya.html Firda menahan langkah dan menoleh.

Restoran di hotel berbintang lagi. Jangan-jangan dia sudah jadi manajer. ya.html Minggu ini dia dapet giliran masuk sore.Generated by ABC Amber LIT Converter.. pulangnya antara jam dua belas jam satu . belanja-belanja.com/abclit. Semua keperluan sehari-hari dia yang biayain. Malam sekali.. tapi lebih seringny a di Bandung. Waktu ba ru dua bulan kerja saja saya lihat tabungannya sudah lima juta lebih. bahasa Inggris. katanya. kepribadian. Dia sudah mampu jadi pengganti ayahnya. kata ibu Firda. Karyawati biasa. belum. Memang gajinya berapa? Gajinya mah sekitar delapan ratus. Kadang di Jakarta. Tapi kelihatannya dia memang sedang dipersiapkan ata sannya untuk naik pangkat buat pegang jabatan. Termasuk kontrak rumah dan uang sekolah adik-adikn ya. http://www. yang bukanya dua puluh empat jam..processtext. Jauh betul dengan ayahnya yan g sampai pensiun nggak pernah bisa nabung. komputer. Yang penting gajinya lumayan. Namanya juga kerja di restoran. Bukan lumayan lagi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. jawab ibu Firda. si bibi menimpali. Tiga bulan terakhir ini dia sering ikut macam-macam training. sampai harus ke Bandung segala. Jadi masih ada waktu buat rekreasi. Bulan lalu malah di . Tapi uang lemburnya tinggi. Manajemen. Berat sekali juga enggak. Berat juga ya.processtext. beli oleh-oleh buat yang di Jaka rta. Soalnya kalau training di Bandung pasti menginap baran g semalam. Ah. http://www.com/abclit.

tapi juga dikasih uang saku! Hebat sekali!!? Makanya saya sendiri suka terharu. . Ada apa. terima kasih atas segala kemudahan yang sudah Kau berikan kepada kami. Ini siapa. http://www. http://www.com/abclit. Alloh.html Semuanya dibiayai kantor? Bukan cuma dibiayai. pagi-pagi sudah nelpon pakai suara genit? Aku Icha. Halo? Bisa bicala sama eyang Feldianto? Ferdi tersenyum.processtext. Saya cuma bisa bersyukur dan bersyukur pada Yang Mahakuasa. sih. Eyang nggak mungkin lupa. . Oh. .com/abclit. tapi lalu tertahan oleh dering tele pon yang terletak di meja lampu. yang berarti sebentar lagi istrinya akan me manggilnya untuk sarapan.Generated by ABC Amber LIT Converter..processtext. ya. nggak mengira Firda sekarang sudah jadi tulan g punggung keluarga. cucunya eyang Feldi. Aku kan ulang tahun. Pasti. dateng ke lumahku. Ia pun bangkit hendak keluar kamar. Pagi hari Ferdi membuka mata dan kecewa menemukan dirinya tergolek di ranjang d i kamar rumahnya.. Ferdi tertawa. sayang? Ental siang jangan lupa. Jam dinding menunjuk setengah tujuh.. Ya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ya.

processtext. Senyumnya seketika memudar. http://www. Siapa yang nelpon? Ferdi kaget dan menoleh. Eh. Ferdi menutup gagang telepon. Icha. Anak sekarang. Minta sendiri Hampir lupa. Icha sendiri yang nelpon??? Iya.html Dadaah. atanya dalam hati.. gih sama Papa.processtext. Astrid sudah nemuin Papa? Belum.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ya. Ada apa? Belum lagi ibunya menjawab.. Hai. ampun! Baru mau tiga tahun sudah pinter banget.. seorang gadis cantik berumur dua puluh lima tahun m uncul dan langsung masuk ke kamar. Pa! Si ibu tersenyum penuh arti dan pergi meninggalkan ayah-anak ini.com/abclit..html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ngundang ke ulang tahunnya nanti siang.! k .. http://www.com/abclit. melihat istrinya yang baru saja muncul di pintu kamar.

Pa. Papa jangan ngasih aku mobil juga.. Sudah papa siapin. berangsur wajah Ferdi kembali cerah dan bahkan kemudian tertawa.. Tenang aja. Setelah berpikir beberapa saat. M aksudku. Kado kok minta.. Tergantung papa dong..com/abclit. Ah yang bener.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. rumah. Rumah. http://www. kan. Mathias sudah pasti mau dikasih kado mobil sama orangtuanya. kamu pengin dikasih kado apa? Mmm. Terus.processtext.. Soalnya gini..html Mmm.. Kamu suka.? Soalnya aku sama Mathias sudah sepakat setelah kawin nanti nggak mau tinggal di pondok mertua indah. Ferdi tertegun. kado perkawinan. mau ngasih apa. Pa. rumah di Bukit Kayangan? Suka banget! Memang papa sudah beli??? . http://www.

Yah Post: 08/15/2005 Disimak: 156 kali Cerpen: Aba Mardjani Sumber: Kompas. http://www.com/abclit. lalu menghambur mendekati ayahnya dan mencium pipinya berkali-kali.processtext. 26 Juli 2005 Bang Acung Tidak Bunuh Diri. Pa! Makasih banget!!! Buat kamu.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Thanks. Kok pakai balik nama segala. Tinggal masukin furniture sama ngurus balik nama.? Jakarta.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Astrid heran. http://www. Edisi 08/14/2005 ... apa sih yang nggak papa kasih.html Astrid sesaat terkesima. Tapi rumahnya sudah ada atau kita harus nunggu dibangun dulu? Sudah ada.

Tatapan matanya kosong. Untuk ketiga kalinya Ny Laila pingsan setelah jasad Mansur dibawa pulang dari r umah sakit. Matanya sembab.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di mata Ny Laila terus-menerus melintas bayangan Mansur yang ceria. Mahmud tak ingin l agi direpotkan untuk urusan-urusan seperti itu. Suka bermain sepak bola. Mansur adalah anak yang sangat sehat. Memasuki usia 17.Generated by ABC Amber LIT Converter. Meskipun badannya gemuk. duduk bersimpuh di samping jenazah adiknya sembari tak henti-henti membacakan Surat Yasin. http://www. Ia dikabarkan melompat dari lantai em pat rumah sakit tempatnya dirawat selama ini. http://www. Pada usia 1 6 dua tahun lalu. Sesekali ia juga berhenti membaca ayat-ayat suci itu untuk menerima uluran tangan atau dekapan para tamu yang datang untuk menyatakan ikut berbelasungkawa. Sisa-sisa darah ma sih tampak di beberapa bagian tubuh putranya. Ia tak ingin percaya dengan apa yang ia dengar. Kecuali kalau tuntutan itu bisa menghidupkan lagi anaknya. Mansur meninggal karena bunuh diri. Ia ingin menerima kematian anaknya sebagai suratan ta kdir. Di sebelahnya. Mansur adalah anak yang disukai teman-temannya karena perangai santunny a. Suaranya patah-patah. Kini Ny Laila duduk bersimpuh di salah satu sudut ruangan tak jauh dari jasad M ansur dibaringkan. Mahfud. Mona. Mansur memang mulai mengeluhkan tubuh tambunnya. Kematian Mansur tak lepas dari lemahnya hal itu. Ia tak pernah menyakiti perasaan teman-temannya. Sesekali air mata nya meleleh.processtext. gadis temannya di kelompok remaja masjid yang ditaks .html Ny Laila pingsan untuk kedua kalinya pukul sebelas siang begitu ia akhirnya tah u orang kasak-kusuk membicarakan soal penyebab kematian Mansur. suaminya. ayahnya. Dua petugas kepolisian baru saja pulang. Ia juga rajin mengikuti kegiatan remaja masjid dan aktif seb agai anggota kelompok marawis. Ia seperti tak lagi mendengar orang-orang yang berganti-ganti mendekatinya dan menghiburnya. Putranya yang baru berusia 18 tahun itu meninggal bukan karena komplikasi penyakit yang selama ini ia derita dan membuatnya harus dirawat di rumah sakit. Ia merasa seluruh tubuhnya kian lemah. untuk menuntut pihak rumah sakit yang telah mengabaikan unsur pengamanan bagi para pasien. Ia pingsan setelah melolong-lolong sambil mendekap tubuh lunglai Mansur. Untuk pertama kalinya Ny Laila berteriak histeris. ia adalah anak ya ng lincah. Cinta membua tnya ingin tampil lebih menarik.processtext. Keduany a gagal membujuk Mahmud. juga membacakan Surat Yasin. kakak Mansur.com/abclit.com/abclit. Seseka li ia menyeka air mata. Mahmud. Suaranya terputus-putus dalam isak yang tertahan.

irnya. kata Mansur kepada ibunya. Mona ingin punya pacar yang tubuhnya langsing. menolak cintanya. .

sebelum itu. hasilnya sangat manjur . kata dokter. ia tak lagi berani membesuk putranya. Amat merindukan ibunya. Tetapi. panas dinginn ya tak kunjung hilang. a di tengah malam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kepada Tu untuk membayar biaya-biaya perawatan dan pe di rumahnya telah dijualnya. Mansur ingin segera dibawa pulang. ia ingin sekali ibunya datang m embesuk. empat bulan kemudian Mansur jatuh sakit. Karena itu. sehari sebelum Mansur dikabarkan meninggal dunia. .processtext. Dan. Ny Laila merasa tubuhnya panas dingin.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sorot mata itu seolah mengatakan ia tak boleh berada di situ. Dokter yang memeriksa meminta Mansur menjalani rawa t inap karena ususnya mengalami luka serius. Bobot badan Mansur turun secara menakjubkan karena ia memang seperti kehilangan nafsu makan. Sorot mata itu melukiskan betapa perempuan itu membencinya. Juga kemarin. Ia tak mampu lagi memejamkan mata sampai pagi tiba. Selain luka di usus yang kembali kumat. Dengan alasan tubuhnya masih lemah. Tengah malam ia terbangun dan terkesima melihat sesosok wanita berpakaian serba putih berdiri di sudut ruangan. Dan menginap di rumah sakit . Mansur kemudian jadi langganan. Sorot tajam tatapan mata perempuan misterius itu seolah terus mengikutin ya.com/abclit. Tetapi . Karena itu. Kepada Tuhan ia panjatkan doa han pula ia mengadu bahwa ia tak lagi punya uang ngobatan anaknya.processtext. Ia kini hampir Empat malam sebelumnya. Sesampainya di rumah.com/abclit. Lima malam sebelum kematian Mansur. su aminya. Kenapa ia sendiri yang justru menyarankan anaknya meminum suplemen pelangsing tubuh itu? Mengapa i a tak membiarkan saja Mansur memiliki tubuh tambun tapi sehat? Apalagi setelah dua pekan dirawat di rumah sakit. Ia bolak-balik menjalani perawatan karena penyak itnya kerap kali kambuh. Ketika akhirnya bayangan itu lenyap. http://www.html Ayahnya yang kemudian menyarankan Mansur meminum minuman suplemen pelangsing tu buh yang banyak diiklankan dan dijual di toko-toko. Keringat dingin mengucur dari sekujur tubuhny a. Mahmud yang kemudian tak henti menyesali dirinya. Yang terakhir. ia kembali harus dirawat untuk waktu yang tak jelas sampai kapan. http://www. ginjalnya juga terganggu. Hampir semua benda berharga tak memiliki apa-apa lagi. ia mengalami komplikasi. Kata Mahmud. Ny Laila membesuk putranya. Sorot mata perempuan berambut panjang itu begitu tajamnya sampai-sampai mulut Ny Laila ternganga dan napasnya terengah-engah ketakutan. ternyata. Mahmud bersimpuh di atas sajadah di kamarny agar putranya segera disembuhkan. Ny Laila menolak pergi ke rumah sakit.

Ny Laila masih bersimpuh di tempatnya. Dalam tangis ia berdoa semoga Tuhan mau .Sampai kemudian ia mendengar kabar itu dan kini ia cuma bisa menyesali semuanya. Ia ingat uca pan seorang guru ngajinya. Duka mendalam menderanya. Bahwa orang yang meninggal karena bunuh diri. Tiba-tiba ia menangis lagi. Tuhan bahkan memurkai makhluk-Nya yang membunuh dirinya hanya karena ingin melepaskan diri dari segala belitan persoalan hidup. arwahnya tak bisa diteri ma Tuhan.

Tetapi. Allahummaghfirlahu war hamhu waafihi wa fu anhu. Bang Acung itu Bang Mansur. Melayat Bang Acung? ia bertanya lagi. gitu.processtext. Ayah habis dari mana? Habis melayat. putriku. Kusingkap kain penutup wajah Mansur. Ocha? aku bertanya melihat ia seperti sangat tertarik. Jauh dari gambaran-gambaran menyeramkan yang secara li ar melintas dalam benakku. Di pipi kirinya ada sisa-sisa darah yang t elah mengering. Yah. Menembus relung-relung gelap di antah berantah. ia bertanya. Ocha. Tak ada senyum. kataku. Bahkan bibirnya seperti tengah tersenyum. dengan tulus kuucapkan pula doa.processtext. istriku menimpali sambil lewat. Matanya tampak lelah dan marah. Air matanya m eleleh. Kuucapkan juga rasa belasungkawa kepada Ny Laila. aku datang melayat sesaat sebelum jenazah Mansur dimandikan.com/abclit. O. . Setelah itu kubacakan Surat Alfatihah. Sebelum pulang. http://www. Bang Mansur. Bang Acung? Bukan. Memangnya kenapa. Suaranya serak.html Sebagai tetangga. Apa pun penyebab kematiannya. ia tampak damai. Iya. Kuucapkan rasa belasungkawa mendalam kepada Mahmud yang tampak tegar.com/abclit. Pejam matanya seperti bocah remaja yang tengah tertidur pulas s ekali. Ia tersenyum getir. baru saja bangun dari tidur siangnya ketika aku tiba di rumah. Tatapannya kosong.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Gadis berusia enam tahun itu menyibak rambut yang menutupi matanya. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Semoga arwahnya diterima di sis i Tuhan. A da segaris putih di sudut bibirnya tanda ia ngiler waktu tidur.

Tak jauh dari tempatnya berdiri.processtext. Bunuh diri itu kan enggak boleh ya. Yah. Katanya. Lalu terbayang wajah damai Mansur. Yah. Bang Acung itu bukan bunuh diri. orang-or ang enggak tahu sih. http://www. Yah. Bang Acung mula-mula sedang tidur di rumah sakit. Kepalanya dua. Tiba-tiba ia terbangun karena mendengar ada yang memanggil-manggil namanya.com/abclit. http://www. Kata suara itu. Jadi begitu ceritanya.html Ocha dengar dari siapa? Kata orang-orang. Juli 2005 . Tanah Kusir. kalau mau sembuh dari penyakitnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. D ia jatuh.Generated by ABC Amber LIT Converter. menyambar cecak itu untuk dimakan. Aku agak tertegun. Bang Acung lalu membuka jendela kamarnya. Coba kalau mereka tahu seperti Ocha. Orang-orang tidak pada tahu sih. ia melihat seekor cecak. Diam-diam aku pun berharap mimpi putriku tak sekadar bunga tidur. Saat itulah ia te rpeleset dan terpelanting jatuh ke bawah. Dengan bibirnya yang seol ah tersenyum. jawabnya. Bang Acung itu bukan mati karena bunuh diri. Tetapi. cerita putriku selanjutnya. Yah. Yah. orang-orang pasti tidak akan bilang Bang Acung bunuh diri.processtext.com/abclit. Bang Acung harus memakan cecak berkepala dua itu. Kenapa Ocha bilang begitu? Tadi Ocha mimpi. Gadis kecilku itu kemudian menceritakan mimpinya. Bang Acung. Yah. Suaranya datang dari samping kamarnya. Lalu Bang Acung mendengar bisik an. Jadi.

com/abclit. Tubuhnya padat. setelah melewati pekar angan kecil dan teras. ya saya baru pindah! Ada yang bisa saya bantu? Di dapurmu ada berapa pisau? . Iyya. Diam-diam saya perhatikan seluruh tangannya penuh tato. Suatu sore.html Post: 08/07/2005 Disimak: 183 kali Cerpen: Yusrizal KW Sumber: Kompas.processtext. seorang tak dikenal mendatangi saya. http://www. tanpa ada senyum. Mau ketemu siapa? tanya saya lunak.processtext. Berkumis tebal. Kulit hitam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sedikit parau. matanya memerah. Pipi kirinya. sedangkan di tangan kanan bergambar perempuan telanjang. yang di pinggir-pinggirnya direnda d engan tato menyerupai kelabang. Baru pindah. Sangar sekali kesannya. ya! terdengar suaranya berat. Edisi 08/07/2005 Rumah baru kami menghadap ke timur. cahaya matahari masih bisa menjalar ke lantai dalam rumah. tinggi besar. Saya amati tamu ini hati-hati. Garis bibirnya yang tebal me lengkung ke bawah. ada bekas luka sepanjang telunjuk.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. http://www. kurang nyaman. Dari mulutnya tercium bau alkohol. Dadanya bertato gunting menganga dan tengkorak kepala di tengahnya. Tangan kiri tat o ular naga yang menggeliat ke arah pangkal lengan. Kancing baju bagian atasnya tern ganga. Ketika pintu dibuka.

Saya takut. Kamu ingin pisau dapurmu bermanfaat bagi orang lain? dengan kasar ia mengajukan p ertanyaan yang aneh dan bernada kasar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di kepala saya mengira-ngira seperti apa ya ng dimaksud pisau bermanfaat bagi orang lain itu. pisaumu letakkan d i dekat pintu pagar. Mau? Setelah itu.processtext. hei! ia sedikit membentak karena melihat saya mengernyitkan kening da n tidak segera menjawab. pertanyaan yang salah b erakibat bencana bagi saya dan keluarga. Saya menarik napas. Kami masih berdiri di teras.000. Ada dua. saling berhadapan.processtext. Kalau tidak. saya. Bodoh! Mau atau tidak? Iyyya. ia membentak. masukkan dalam amplop uang Rp 10. untuk pertanyaan yang sama. iya. Saya kaget. garis bibir seperti menikam ke hulu hati saya. Bagaiman a seandainya laki-laki sangar ini datang setiap sore.Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya tidak ingin banyak tanya soal meletakkan pisau dan uang dalam amplop besok pagi. merasakan betapa sore ini hidup mulai tidak nyaman. . http://www. Jantung saya bagai mengecil oleh remasan tatapan mata dan s uaranya yang berat. Mulai besok pagi. http://www.html Ada berapa. sekali setiap bulan pada tanggal yang sama. Bang . setiap bulan pada tanggal yang sama di dekat pintu pagar. berarti kamu tid ak ingin menjadikan pisaumu bermanfaat bagi orang lain .com/abclit. Pisau dapur biasa. Itu artinya cari masalah! katanya dengan raut muka yang tegang.com/abclit. Rautnya bengis. Jangan lupa. Bagaimana? Maksudnya? saya ingin mencairkan keraguan saya.

di dalam saya mendapatkan istri sedang ketakutan di sudut kamar. ia orang pali ng ditakuti di daerah kompleks kami ini.com/abclit. Saya mencoba menenangk annya. Suruh dia keluar! . Dengan keramahan yang sangat b erlebihan. tidak takut mati. Nekat! Memelas suara istri saya. Tiduran. p ergi begitu saja. Ketika pintu saya buka. http://www. ada yang terlupa? Istrimu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. badan sedikit dibungkukkan. Gedoran pintu terdengar makin kasar. Saya lepas ia dengan tatapan yang menyimpan rasa cemas. orang itu bisa bunuh kita! Aku takut! Orang seper ti dia itu tidak takut polisi. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dengan kasar di luar. Puca t membias di wajahnya. Kemudian. Pasti tadi ia mengintip atau nguping dari dalam. Bang. Dengan sedikit terkekeh ia balik badan. mana? Aku belum lihat! Oh! Pertanyaan yang mempertebal kecemasan saya. Tampaknya. saya bertanya. Maaf. Lagi kurang sehat. memang si sangar adanya. Salah-salah. Si sangar itu pasti.processtext. Bang.processtext. http://www.html Ia menatap sembari mengangguk-angguk. Saya dan istri terkejut . Kita pindah saja.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dengan perut terasa mulas. tapi wajahnya pucat sekali. Mungkin inilah hari paling mencekam dalam hidupnya. Setelah itu. Jangan-ja ngan itu semua pisau . http://www. Saya menunggu. Di hadap an si sangar. pintu saya tutup. membuat saya tergagap. Pintu pagar dibukanya. Tampaknya ia mend engar apa yang diminta si sangar.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebelum jauh melangkah dari pagar. Diam-diam saya mengintip di balik gorden kamar depan yang sengaja tidak dibuka l ebar-lebar. lalu masuk dan mengambil dua pisau serta sebuah amplop. Istrimu cantik. si sangar menoleh da n berkata. Si sangar tertawa terbahak-bahak. saya tuntun istri menemui si sangar dalam kead aan pucat. >diaC< Matahari dari arah timur kembali mendatangi rumah saya.com/abclit. cantik juga istrimu. ha-ha-ha . Setelah menatap istri s aya beberapa jenak. katanya di sela sisa tawanya. Ini istri saya. saya masuk menemui istri di kamar. istri saya mencoba tersenyum. Akhirnya dengan menguatkan diri. ia terlihat cengengesan. ternyata karung yang dibawanya itu terlihat berat sekali. Tangan istri saya terasa dingin. kira-kira apa yang dilakukannya pada benda itu.processtext. Saya amati.000 di tempat yang ditunjukkan si sangar. Saya meletakkan dua pis au dapur dan sebuah amplop berisi uang Rp 10. http://www. Pisau dimasukkannya ke dalam karung. Bang . amplop ke kantong celananya yang be sar. Saya tatap istri yang mengerut saking cemasnya.html Panggil istrimu! suaranya meninggi.com/abclit. Cantik . Akhirnya si sangar datang. Bibirnya saya lihat seperti sedang beku.processtext.

Tapi. Menyembelih! Kata-kata itu bermuara pada imajinasi paling buruk dalam kepala sa ya.html Empat hari kemudian.processtext. pisau ini digorokkan ke leher kita. Saya lihat di tangannya ada dua pisau. katanya sambil memperlihatkan kedua pisau di pegangannya.com/abclit. Bang. terduduk dengan napas sesak. rasa sakit disembelihnya tidak begitu menyiksa. Kalau sebelu m ke tanganku. pisau itu tampak mengilap di bawah sinar lampu teras. ha-ha-ha . Mata pisau pun terli hat lebih tajam. dipakai menyembelih.processtext. Sudah sangat tajam. http://www. Pisau itu kini terlihat berada di masing-masing tangannya. Pasti si sangar itu. Nanti makin kasar! Telepon polisi saja! Biar kubuka saja! Saya setengah berlari ke ruang depan. Istri saya yang sudah mulai terlayang tidur. Kalau setajam ini. sama artinya sebuah penyiksaan. apa yang bisa saya bantu! Pisau ini. ya pisau kami. akan sangat sakiiiit sekali. Pintu dibukakan perlahan. pintu rumah terdengar digedor kasar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. pukul sebelas malam. Maaf. Huffft! Ternyat a si sangar berdiri dengan seringaiannya yang tidak sedap dipandang. Ada apa. Bang. Jangan dibuka! gemetar istri saya berkata. . termasuk menyembelih kambing atau ayam.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pisau tumpul. http://www. kan? Berbeda dengan ketika kamu letakkan di dekat pagar empat hari lalu.com/abclit. ia berkata dengan sangat dingin.

html Mmmaaf. Darah manis. bagai dicubit saja . mohon Bang! Jangan. darah meleleh kecil dari kulit bertato yang dilukainya sendiri. Langit malam bertaburan bintang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kemudian.00. Tak ada suara siapa-siapa di kompleks ini kalau sudah lewat pukul 20. Kemudian seperti sujud di kaki si sangar. Rumah-rumah orang sudah tu tup. lalu balik badan dan pergi begitu saja. Pisau tajam ketika digunakan dengan baik. karena luka oleh mata pisau yang tajam.processtext.com/abclit. Ia terbahak. Ter lihat. Bang.processtext. ia akan menyembelih say a. Tapi. http://www. Tuhan. Tegang! Kamu mau mencoba betapa tajamnya pisau ini? Mungkin karena perasaan mencekam yang saya bayangkan leher saya disembelih saya tib a-tiba terduduk. ha-ha-ha-ha . ia menyerahkan dua pisau ke saya. salah saya apa? Sesaat kemudian. Say a takut! Saya rasakan kuduk saya dipegangnya. di angkatnya sehingga saya terduduk berhadapan dengannya. Saya merasakan tenggorokkan ini menyempit. ia raba leher saya. Kamu memang tidak perlu cepat mengerti. ia melayangkan segoresan garis dengan salah satu mata pisau di tangan kanannya. kemudian berdiri . Ya. kemudian dipegangnya lambat-lambat. Abang . tidak menyakitkan! Termasuk.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bermandikan cahaya. Bang! Saya tidak tahu maksud. http://www. untuk mel ukai kulit ini. dingin. Berikan pisau ini ke istrimu. Sunyi.com/abclit.

ya! sapa si sangar. Apa kabar. berharap matahari bisa menyemangati hati dan hari-har i kami. Kaki kanannya menyilang di atas paha kiri. Abang. Saya gelagapan. Eh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kamu tahu bagaimana seorang ma ntan pembunuh seperti saya ini hidup setelah menghirup udara bebas? tanyanya dengan suara datar. Sepertinya ia tuan rumah bagi saya di teras. Si sangar menyadari pintu terbuka. Saya pun duduk di kursi sebelahnya. http://www. di kursi teras terlihat si sangar duduk sambil mer okok menghadap ke jalan. dengan seringaiannya. berusaha tenang.com/abclit.html Saya membuka pintu depan. Santai sekali tampaknya. Kesiangan. . Semoga semalam akhir dari kenyataan buruk. ia menoleh! Mata kami bersirobok pandang. Baru saja pintu dingangakan. Kamu tahu siapa saya? Saya menggeleng.processtext.com/abclit. Saya baru setahun keluar penjara. Bang? Duduklah sejenak! Ia menunjuk kursi di sebelahnya. membunuh orang.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. mempersilakan saya.processtext.

Saya mulai tahu caranya yang aneh dan kasar k arena tuntutan hidup. Dan.com/abclit. toh? . bahwa harga pisau dapur kadang tidak sa mpai Rp 10. Saya hanya melayani dengan tatapan mata. kusembelih. Dan aku pun dipenjara. tanah dijual kemudian tahu-tahu aku hanya melihat komplek s perumahan ini sudah ada. orang itu sama artinya menyuruhku ke penjara lagi . Dalam hal ini. Kalau dia tertawa.html Dengan mengasah pisau! terangnya. sebidang tanah dan rumah kecil dibangunkan untukku dan keluarga.000. Begitu juga kentang. Karena itulah. Aku tidak punya keterampilan kecuali meng asah pisau. ia m ungkin akan tersenyum. dulu. aku perlu uang untu k kebutuhan hari-hari. Dan terakhir. saya ikuti senyumnya. Lagi pula bukankah ini pemaksaan. tentu sayur tidak merasa sakit ketika dipotong atau disayat-saya t. yang jumlahnya lebih seratus rumah. setiap rumah di kompleks ini. wortel. Iya. Kalau tidak mau. musuh-musuhku kusayat sampai menjerit denga n pisau yang tajam. Kalau dia terseny um. Ternyata. Sesekali mengangguk. ketika dipotong menggunakan pisau tajam. kasih sayang perlu dimiliki oleh pisau. mati.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Karena keluarga dan saudara-saudaraku ingin aku baik. apakah ia tahu. bawang.000 sebulan. Kalau seratus rumah wajib mengasahkan pisau kepadanya berarti ia bergaji minimal Rp 1. Kacang panjang. Tapi. ketimun. Ketika dipenjara. Bayarannya Rp 10. http://www. Terbayang tanah keluarga yang luas. Uang dari keringat sendiri. bisa k ugarap jadi ladang.Generated by ABC Amber LIT Converter. sebagai ibu rumah tangga. kangkung. http://www. harus mengasah pisaunya sekali sebulan denganku. oleh mereka.processtext. suaranya agak lunak. Aku mahir mengasah pisau. Jangan-jangan ini teori marketing si sangar.000. Karena tidak menyakitkan baginya. buncis. Pisau tajam itu penting kita miliki. misalnya. Karena ingin hidup normal. kalau pisaunya tajam. Aku ingin anak dan istriku hidup tenang. Istrimu.000. paparnya. aku berpikir tobat.com/abclit. Bentuknya dengan menyiapkan mata pi sau yang tajam. dan se bagainya. Saya mencoba belajar memahaminya.processtext. saya cobakan tertawa sebisanya. golok atau merampok dan membunuh. Memotong sayur.

Generated by ABC Amber LIT Converter. Ingat. yah barangkali saja Rp 10. teta pi menjual jasa keterampilan mengasah pisau.html Begitu juga memperlakukan ikan. rezekiku ada pada pisaumu. kamu bersama warga kompleks ini bersam a-sama menutup pintu kejahatan bagiku. tidak ada yang berani men gganggumu. Kamu telah membantu saya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Saya rasakan ketiaknya melekat di bahu. katakan padaku. Menjelang sampai di pintu pagar. dan lipatan sik unya mengetat di leher saya. juga enak. Dan anak buahku. Paham. Saya yang sedikit mulai nyaman oleh rangkulan awalnya. Percayalah. Jika orang kompleks tidak ada yang menantang. Benar. sembari berkata. Saya terima uangmu tidak dengan berpangku tangan. kalau kamu tidak lagi berminat mengasahkan pisau kepadaku. Iya.com/abclit. I tu artinya kamu siap saya sembelih . ia berhen ti sejenak. Dia berdiri. http://www. Kita yang menggunakannya. Juga n yawamu! . kalau dengan pisau yang tajam. Ia kemudian melepaskan rangkulannya. Itu artinya. Bang! Itu artinya. Kemudian ia lanjut kalimatnya dengan suara yang berat dan perlahan. Kamu telah mendengarkan aku. kan? Ia menerangkan alasan-alasan yang mendukung pekerjaannya.000 per bulan tidak terlalu memberatkan jika dibanding teror yang nanti diakibatkan penolakan kesediaan meng asah pisau. melangkah dengan le bih dulu menoleh ke saya di balik pagar. Jika ada orang yang mengganggumu. akan lebih baik.processtext.processtext. atau bisa jadi pis aumulah yang akan kupakai menyelesaikannya. Terima kasih. Mengasah pisau? Peker jaan yang aneh.com/abclit. saya pun ikut berdiri. kembali mengalami gaduh yang tak terlukiskan cemasnya di dalam hati. menyembelih ayam. Ia seakan mulai me nganggap saya pelanggan bulanannya yang harus dijaga. kata si sangar sambil melintangkan telunjuknya di tenga h lehernya. Terasa lebih penyayang. mempererat rangkulannya. ia merangk ul bahu saya dengan hangat. kan? Saya mengangguk. Saya mulai merasakan ia mencoba ramah dan bersahabat.

Ada perasaan setengah gemetar yang mencuat dari bawah sadar. sambil menimang dokumen lusuh itu. ia berjalan menuju suatu ruang. 20 Juni 2004 Menunggu Telinga Tumbuh Post: 08/02/2005 Disimak: 182 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas. Gemanya sangat panjang. sejak peristiwa berdarah itu berlalu. tubuh nya ditelan pilar-pilar kokoh. Tampak dari atas. dan gelap yang lebih akrab disebut lu weng. Tubuh laki-laki itu muntah dari bus kota ber sama para penumpang lainnya. http://www. Setelah hampir 40 tahun. gemetar. dengan gumpalan rind u dan rasa sedih yang menekan. Edisi 07/31/2005 Depan Gedung Komnas HAM pagi hari. . Para kelelawar muncul dari lubang lebar. Di sinikah Bapak hilang? ujar Her pelan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. laki-laki itu berjalan tersaruk-saruk membawa kertas bertumpuk-tumpuk. Masih terngiang-ngiang. untuk pertama ka linya perempuan itu mendatangi tempat itu. Bajun ya basah. Memasuki lorong gedung. Memasuki kompleks gedun g. Ia menimbang-nimbang da lam bimbang.processtext.com/abclit. dalam.processtext. Kamu juga dengar? bisik perempuan itu seusai menabur bunga di luweng itu. Kecemasan mengambang di bola matanya. http://www. Her.com/abclit. Senja dirasakannya gemetar dengan kelelawar yang terbang menyambar-nyam bar. Ia datang bersama anak laki-lakinya.Generated by ABC Amber LIT Converter. aku masih mendengar jeritan bapakmu.html Padang.

Di Karang Bolong. Di sana kutemukan rongga yang menyerupai lorong panjang. Organ-organ tubuh Ibu yang lain boleh menua. Urusan negara? Kenapa mengubur jasad suami sendiri harus dilarang? Apa salah Ma s Drajat terhadap negara hingga dia tidak mendapatkan hak untuk dikuburkan secara layak? Bagaimana jika saudara. Cemas karena jasa d Mas Drajat tidak pernah diserahkan kepadaku. antar Ibu nyekar ba pakmu. Sepanjang perjalanan.processtext. Tapi aku takut mereka kaget. Soal jasadnya. tatapan mata Ibu tetap terasa menghunjam dan mencekam. bola mata Ibu masih tetap sama: dalam dan hi tam. Ketika pagi masih separuh tumbuh dan embun masih terpahat di daun-daun. aku merasa bingung dan cemas. Waktu itu. dan Murti. kami terdiam. Aku bisa minta izin kepada kepa la sekolah tempat aku mengajar sebagai guru sejarah. Itu urusan negara ? Apakah negara punya telinga? Bukankah ia hanya punya mulut dan tangan unt uk membentak dan memerintah? Maka. Aku pun dengan penuh semangat menyambutnya. tapi tidak matanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. kalau kamu tidak mengajar.processtext. Makam itu kosong. Kulihat puluhan atau ratusan p ohon melintas-lintas di kaca jendela. dalam. setelah Mas Drajat dikabarkan meninggal di tahanan. Masih jauh. atau handai tolan menanyakan soal kematiannya? Apakah aku juga akan menja wab.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi kutahan. Kata petugas. Tapi di sana. Ketika mobil itu hendak menikung di sebuah jalan.com/abclit. gelap. http://www. Sesungguhnya makam yang dulu sering kami zia rahi itu bukan makam Mas Drajat. Aku kaget. Maaf Bu. diam-diam kubangun makam tipuan agar orang-orang tahu bahwa suamiku menin ggal secara .html Pada usianya yang hampir 75 tahun. Ia minta mobil berjalan lurus. bukankah makam Bapak di desa yang tadi kita lewati? Bukan. itu urusan negara. menembus desa demi de sa. Yang penting Ibu tahu kalau Pak Drajat sudah meninggal. dengan colt station sewaan. http://www. Suatu pagi. dan sunyi. Aku sebenarnya ingin terus terang kepada Herjuno dan anak-anakku yang lain: Dar sono. kami be rangkat ke makam Bapak. teman. Nastiti.com/abclit. besok pagi. Ibu meneleponku. Mobil pun terus melaju. Her. Seperti puluhan tahun lalu. ya bapaknya Herjuno itu. buru-buru Ibu mencegah.

Apakah noda itu benar-benar ada? Siapa yang membuatnya? Atau ia hanya diciptakan dan di pelihara demi sikap patuh yang diwajibkan? Seperti kota-kota yang lain. Sebuah rumah bergaya limasan. ketika revolusi dan ideologi dipuja bagai dewa. Di pendopo itu. dan ada PSI. Dia menjawab ringan. kami bisa saling minta garam atau ngutang minyak goreng).processtext. ada NU. hidup Nasakom . Tangan mereka terkepal. ada ruang keluarga yang dikelilingi deretan kamar. debu mengepul di jalanan. Waktu itu. bendera dan panji-panji partai berkibar-kibar . aku mendengar jeritan mereka . partai-partai saling bersaing.Generated by ABC Amber LIT Converter. ujarnya dengan gemetar. Rupanya kegiatan itu menarik perhatian Pak Tular. Bersama tahanan lainnya. Dar i tempatku bersembunyi. Dia selalu datang mengenakan pakaian dari kantong gandum yang dijahit kasar. kaku seperti baja. Ka n nggak sopan to. .processtext. Mosok saya tega pakai baju berkolin atau tetoron dan celana dril . ada Masyumi. lang it kota kecil itu pun selalu menyala. Tinggal di kampung dalam suasa na guyub (dalam pergaulan yang tulus. Ada PNI. kami hidup menepi.html Sesungguhnya Mas Drajat meninggal bukan di tahanan. Di bagian belakang. Benarkah rasa kalap itu telah melampaui batas hingga mereka dengan beringas mem perlakukan suamiku seperti batang pisang? Atau nasib suamiku sendiri yang terlalu naas hingga ia ha rus tewas dengan cara yang begitu mengenaskan? Atau hidup ini telah begitu kikir dan tidak berbelas? T ermasuk terhadap aku dan anak-anakku yang puluhan tahun dihukum hanya karena kami dianggap punya noda sejarah. dan yel-yel lain pun berloncatan penuh tanda seru.com/abclit. secara cuma-cuma. dengan pendopo seluas lapan gan bulu tangkis. Bukan. ada PKI . suamiku meninggal dengan cara yang sangat menyedihk an. Menurut Swanggani. Kata-kata revolusi . diiringi sorak-sorai. seorang tokoh PKI di kota kam i. Aroma kemarau berca mpur bau keringat diisap ribuan orang. Seperti siang itu. P ernah saya dengan iseng bertanya soal itu. suamimu dilemparkan hidup-hidup ke luweng di Karang Bolong. Bagai tepung terigu ditebah angin. http://www.com/abclit. ganyang nekolim . khas jahitan pasar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. a nggota Gerwani yang lolos dari pembantaian. warisan mertua. Dalam zaman yang gemuruh itu. Wajah para pemuda itu tampak mengeras. Mas Drajat menambahi kesibukannya sebagai guru SD dengan mengaj ar anak-anak miskin untuk membaca dan menulis atau berhitung. Mereka mengelu-elukan pawai para pemuda yang berderap-derap . Dik Rohani ini gimana to? Negara ki ta ini masih berduka dan melarat. Kami menempati rumah besar. http://www.

.

Ada latihan ketoprak. Tidak sampai seminggu. pesan bapakku ketika aku mengunjunginya bersama Mas D kataku. Ternyata pendopo kami tidak hanya untuk rapat. Kami hanya saling memandang.html Bagaimana? Boleh kan? Suara Pak Tular terdengar sangat berat. http://www. Dik Drajat dan Dik Rohani ini sudah memberikan sumba ngan yang berarti bagi revolusi . Terima kasih. Suara itu seperti p unya tenaga yang menyihir kepala kami untuk mengangguk.Generated by ABC Amber LIT Converter. kami mendengar ada pergolakan di Jakarta. bau mayat tercium di mana-mana. suasana yang mencekam pun merembet ke kota kami. Beberapa tokoh PKI diciduk dan ditahan. Pendopo kami selalu ramai. Tawa Pak Tular berderai. Wajah bapakku tampak masa Kami kan hanya meminjamkan tempat . Terima kasih. http://www. rajat. B eberapa jenderal diculik. Setiap saat itu.processtext. dengan rajaman senjata di se luruh tubuh mereka. Ada latihan menari dan menyanyi. ke kampung kami yang menjelma menjadi kampung hantu. Maya t Pak Tular dan kawan-kawannya ditemukan di pinggir Kali Mambu. Mas Drajat pun tidak keberatan. Bahkan kegiatan belajar anak-anak yang selama ini ditangani Mas Dr ajat telah diambil alih mereka. Sehabis isya. Ada pendidikan bagi kader-kader parta i. mendadak rumah kami digedor-gedor banyak orang.processtext. lewat RRI. Hati-hati dengan Pak Tular. Beberapa bulan kemudian.com/abclit. Apa salahnya? m.com/abclit. tapi juga menjadi pusat kegiatan partai. Ganyang Drajat!!! .html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Aku sendiri tidak paham. Esoknya. Sungguh. Itulah terakhir kali aku menciu m bau tubuhnya. aku gemetaran melihat parang. Aku tak bisa lagi menangis. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. bam bu runcing. Tatapan mata mereka sedingi n moncong senapan. aku menemui mereka.processtext. dan Murti lari keluar. kelewang. Saya tidak tahu apa-apa . Menembus mala m. kamu!! Jangan ngawur kamu! Amarahku meledak. aku membuka pintu.html Gantung PKI itu!!! Habisi keluarganya!!! Pokoknya tumpes kelor!!! Dengan jiwa yang kutegarkan. terakhir kali mendengarkan degup jantungnya. http://www. Dadaku sesak. http://www. Namun orang-orang itu langsung mengge landangnya. Dua tangan ibuku menjelma sayap induk ayam yang melindungi anaknya dari t erkaman elang. aku melahirkan Herjuno. Aku pun bergegas membawa Darsono. Akhirnya. Dan ajaib. Beberapa laki-laki berseragam memandang kami dengan tatapan menghunjam. kenapa mendadak ak u jadi begitu berani? Padahal sesungguhnya. Menuju rumah Bapak. kerumunan pun bubar. Sangat keras. bentakanku menundukkan waja h mereka. Kukatakan bahwa Mas Drajat buk an anggota PKI. Tubuh Mas Drajat menghilang diringkus kegelapan. Dia sangat tenang. Sebulan kemudian. Pak RT mampu menyabarkan mereka. Nastiti.com/abclit. Mas Drajat keluar dari kamar. Di rumah itu. Dia mencoba me mberikan penjelasan. Aku hanya ingat kata-kata terakhir Mas Drajat. Aku memeluknya. kudengar suara derap sepatu lars menghajar ubin pendop o. pada dini hari.com/abclit. Keras. Dengan gemetar. seorang petugas memberi kab ar: suamiku meninggal di tahanan. Pintu rumah kami digedor-gedor. Jaga kandunganmu.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Bohong! Dasar Gerwani. atau lonjoran besi yang mereka acung-acungkan.

Sampai di depan pintu sebuah ruangan. ia cukup pintar menyemb unyikan perasaannya. Kami keluar dari mobil. Bahkan mungkin terguncang. Mana makam Bapak? Di sana. ia menemui seseorang. Yogyakarta.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia hanya punya impian sederhana yang kelak akan dikabarkan kepada ibunya. Ia hendak berbalik. Namun. sedalam luweng abadi yang menyimpan jeritan bapaknya. http://www. langkahnya tertahan. pagi hari. http://www. kini telinga negara telah tumbuh . membawa dokumen setebal kecemasan ibun ya. 2005 . Ia berharap negara berani untuk pu nya telinga. namun dokumen itu seperti meronta-ronta dan memaksanya masuk. tapi luweng.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kami pun berdoa. Bu . Herjuno berjalan menuju ke sebuah ruang. Dengan tenang. Kantor Komnas HAM.html Herjuno tergeragap bangun.com/abclit. sambil menggigit kuat-kuat kenangan pahit akan Mas Drajat. Herjuno sangat kaget. hingga sedikit ramah terhadap nasib orang semacam ibunya dan keluarganya.processtext. Itu bukan makam Bu.com/abclit. yang sepanjan g hidup harus menanggung dosa sejarah .

Tidak usah. Pak Bagus.com/abclit.processtext. Tulisannya sudah tidak begitu penting bagiku seba b tulisan itu bisa berbohong dan mengandung kebohongan yang merupakan watak dari pengundangnya. Cuma sebentar saja. . sementar a istri memberitahukan kedatangannya kepadaku. juga ikut. ini ada surat undangan. Aku pun keluar kamar. Kudengar juga suara istriku menga takan. Istriku yang menyambutnya. Orang yang tak kukenal sudah duduk dan melemparkan senyum kepadaku. http://www. Aku sudah tahu roh surat itu.html Post: 07/24/2005 Disimak: 229 kali Cerpen: Putu Oka Sukanta Sumber: Kompas. Aku membaca surat tersebut. seorang ketua RT dari wilayah yang berbeda . ya aku ada di rumah. kata Pak Marjan. Tapi ia tidak berbicara. jawab tamu itu. Ketua RT tersebut dikenal sebagai kepala keamanan di tingkat rukun warga.com/abclit. Boleh membawa perlengkapan? tanyaku tenang. Ternyata ia ditemani oleh Pak Marjan. Demikian tamu itu menyodorkan surat ukuran set engah folio. Pak Memet. istriku menyilakan tamu tersebut duduk. stensilan. Saya mengantarkan karena takut keliru. ketua RT di w ilayahku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku sudah cukup lama menelan pengalaman memaknai secara lahiriah bentuk dan bunyi huruf yang ter nyata sangat berlawanan dengan roh yang menghidupinya. http://www. Suara seorang laki-laki aku dengar menanyakan apakah aku ada di rumah. Dan suara berikutnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Edisi 07/24/2005 Sekitar jam empat sore mereka mengetuk pintu.

Aku mencium dahinya.processtext. Ada tumpukan buku perundang-undangan yang nafasnya melindungi masyar akat tetapi di dalam praktiknya memperdayakan masyarakat. Ada polisi. Sesampai di halaman. dan yang seorang lagi datang berlari-lari dari ujung jalan di depan rumah kami.html Surat ini dibawa? ebut. Ke mana kita Pak? tanyaku sebab dalam surat undangan itu tidak ada alamatnya. Rupanya k etiga orang lainnya itu memencar. ternyata ada tiga orang lainnya. Jawaban itu sudah cukup bagiku.com/abclit. tersirat peradaban dan budaya yang dianutnya. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Sabar Mam. Aku pun diam sambil mengenali jalan yang sedan g ditempuh. Aku pamitan kepada istri yang sedang menggendong anak kami yang baru berumur em pat bulan. dan kedua pak RT. Peradaban dan budaya seperti ini sudah berlangsung puluhan tahun di negeri ini. seorang berada di depan rumah.Generated by ABC Amber LIT Converter. serta posisi perangkat masyarakat yang lainnya. berpamitan bersamaan.processtext. diapit oleh dua orang dari mereka. Ada kejaksaan. . jawabnya. Ada lembaga-lembaga masyarakat yang pretensius m embela masyarakat. Salah seorang kemudian menghidupkan mesin mobil Kijang dan menyilakan aku duduk di bangku kedua. Dengan jawaban itu. Seorang baru keluar dari mulut gang di tepi rumahku. Tamu itu. Nanti juga tahu. http://www. Ada Mahkamah Agung. Mukanya pucat dan matanya kosong. Tersirat posi sinya dan posisiku. jawabnya singkat. tanyaku kepada penjemput sambil menunjukkan surat undangan ters Ya dibawa sebagai bukti. yang perangkat pemerintahan dan masyarakatnya lengk ap.

Juga suara orang tertawa sirna.Generated by ABC Amber LIT Converter. berdetak besar dan cepat. Jam di dinding juga menunjukkan waktu yang sama.processtext. Suara banyak sepatu melangkah. Suara mobil masuk atau keluar halaman sesek ali terdengar juga. Tak ada suara lain. Sepi mencekam. Tidak ada yang datang. Juga tidak ada suara radio atau televisi. Aku teringat dengan pet ani tanpa tanah di Koita di selatan Dhaka. Remang malam turun menambah senyap. Keringat membasahi tubuh. yang jelas b ukan dari kamar sebelah. Tetapi tidak lama kemudian terdengar suara ramai langkah sepatu. Aku juga teringat dengan peneliti perempuan yang me nerimaku di Canberra. Kemudian suara sepatu ramai. http://www. Pukul 1 6. Kudengar suara langkah orang di ruang sebelah.com/abclit. Kutempelkan sebelah tangan menutup kuping. Seorang jurnalis perempuan yang pernah gentayangan di Indonesia menyediakan tumpangan di rumahnya di Sydney. Anak perempuannya suka menggesek biol a dan aku mendengarkannya dengan tekun. untuk latihan teater dan membantu mengobati lututnya yang bengkak dengan akupunktur. Lampu yang bergayut dari langit-langit ruangan belum menyala. Banglades. Pada malam harinya diadakan pesta di taman. Aku tetap duduk. Langit biru dan angin segar musim gugur.processtext. Suara sepatu pun sudah t idak terdengar. Ada tiga meja da n masing-masing meja mempunyai dua kursi saling berhadapan yang dipisahkan oleh mejanya. Detik ke menit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dengan sopan aku duduk di sebuah kursi di ruangan yang kosong. Tapi tidak terdengar suara manusia. bulan sepertinya membukakan kedua tangannya untuk menyambutku dengan pelukan han gat. Aku teringat kawan dari Singa . Ketika ia bekerja. menit ke jam. aku teringat dengan mahasiswa-mahasiswi di Flind ers University yang pernah berakrab-akrab dengan aku ketika mengunjungi Adelaide.35. Disusul suara orang memberi perintah mengatur barisan. Tiba-tiba suara orang tertawa memecah kesepian. jari-jari dipukul suara detak jantung dan aku mendengarkannya. Aku tidak mau melihat jam. kata salah seorang dari mereka yang mengantar. Daun kemer isik kuinjak. Ti dak ada AC juga tidak ada kipas angin yang hidup. terus berjalan. mengajakku menginap di rumahnya. Aku teringat teman -teman yang menyambutku di Melbourne. Suaranya agak jauh.html Bagus. kasta paria tak tersentuh di Madras yang sempat aku ajari akupresur. yang kukunjungi beberapa hari. tunggu di situ. Sementara aku duduk sendirian. http://www.com/abclit. Juga suara mobil. Muncul juga wajah-wajah gelap pekak berdaki kaum Harijan. Suara mobil di jalanan sesekali terdengar. aku mengasuh ana knya yang diperoleh dari lelaki Vietnam. Disambung suara memberi komando. Aku masih duduk sendiri di ruang kosong.

Hidup kem bali wajah-wajah teman sekelas yang berasal dari berbagai negeri ketika berada di Berlin. Gigil segar menyemangati. Nonton musik klasik beramai-ramai dan juga ikut merobohkan Tembok Berlin. bulan t elanjang dan dingin tengah malam tidak membuat aku kelelahan.pura yang meringkuk masuk tahanan sesudah pulang dari Banglades. Pohon-pohon ligir. yang langsung dijemput di bandara dan tak ketahuan rimbanya. demikian juga seorang pem ain teater dari Filipina. yang tak per nah kurasakan di .

Ia menyalakan lampu. Ia merogoh sesuatu di pinggang dari balik bajunya. Aku mengangguk sambil mendoyongkan tubuh ke belakang. Ia menyeret kursi dan duduk di hadapanku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku mendahului. Aku mengangguk terlebih karena terkejut. Kalau Pak Bagus mati di sini tak ada artinya. Suaranya lagi. suaranya tajam menukik bagai bayone . Aku mengangguk. Selamat malam Pak. Ia meletakkan pistol di atas meja.processtext. http://www. Aku melihat ludahnya yang meleleh di tepi bibirny a sudah berubah menjadi darah.html Tiba-tiba seorang laki-laki masuk. Di sini tidak ada Pancasila.processtext.com/abclit. Suaranya menggelegar mengagetkan. http://www. Ia tidak menyahut. t ke jantungku. Ini Blitz-krieg.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Aku tidak bisa lagi membedakan mana anjing. terkadang sendiri-sendiri. Tapi apa yang kulihat tidak berubah. Patukan ular itu menyengat dan mengalirkan bisanya ke sekujur tubu hku sehingga aku menggeliat-geliat tanpa kendali. Aku terperanjat tetapi tetap duduk tenang di kursi. Mataku yang memandangnya dengan ketakutan melihat tubuhnya yang kekar dengan baj u safari warna polos berubah menjadi herder. getah bening. Kecoak lalu lalang juga di atas tubuhku. ingus. Terkadang di tengah malam ada s iluman berujud ular-ular mematukku sehingga aku menggeliat-geliat. Terkadang sewaktu terlena ujung jariku digigitnya sehingga tikus dapat mencicipi rasa darahku. Peran gai. kencing ludah.Generated by ABC Amber LIT Converter. pancaindraku. at au berapa ekor. nyamuk. membuat sesak napas. setelah hampir dua minggu. bukan lagi suara manusia. ke organ-organ tubuh dan mengalir di cairan darah. tikus besar-besar berlarian di tubuhku. Alhasil.html Kamu jangan mengajari aku. Mereka muncul terkadang bersamaan. tersengal-sengal dan batuk tak berkesudahan. lintah dan semut menggerayangi tubuh. Aku mengusap kupingku. aku tidak tahu lagi. Ketika aku tidu r. Aku bermain silat mengusir nyamuk yang tidak tahu di mana keberada annya sebab gelap gulita.com/abclit. mana kecoak. Kupingku mendengar teriakannya s eperti gonggong anjing. Giginya tampak memanjang dan mulutnya menyerupai m oncong. bahkan mencicipi darahku untuk mencari jejak h antu yang diduga telah menyelusup ke tubuhku.processtext. yang telah menjadi kekuatan yang memboyongku. Suaranya yang terus-meneru s terdengar sudah berubah.com/abclit. Aku boleh pu lang setelah anjing-anjing. terasa darahku diisap lintah. http://www. pintu keluar barak itu dibuka. http://www. lintah. tetapi tetap yang kude ngar gonggong anjing. dan tikus. Aku mengusap mataku. Pada saat bersamaan dengan muncratnya raung dan gonggongan anjing. sampai ke rambut dan kukuku.processtext. menggeledah seluruh organ tubuhku. tikus dan kecoak. menerbangkanku berkeliling dunia. Sejak malam itu. Suaranya menyobek malam sekeras tangannya memukul meja . aku berada di kebun binatang tanpa kerangkeng. tetapi tidak . Mereka mencari hantu komunis itu pada diriku. Entah berapa orang. dan menerobos lingkaran-lingka ran kawat berduri yang berlapis-lapis di nusantara. m enciumi bau keringatku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kenapa ia berubah? aku bertanya sendiri Tidak berapa lama terdengar suara langkah sepatu datang. mana u lar. tengkorak. tindak tanduk hantu itu telah melanggar semua tatanan keamanan. sperma . tulang-belulangku.

di tanah airku. Sebab cucu cicit hantu itu sebagian bersemayam dan tertawa terkeke h-kekeh di dalam batok kepalanya sendiri. sedangkan induknya bertelur terus di dalam sarangnya di Senayan. dengan kawat berduri berlapis-lapis.menemukannya.*** . Aku melangkah meninggalkan barak kecil itu. masuk dan mengembara di dalam barak yang lebih luas.

Yang membuat lega hanyalah ketika malaikat penjaga neraka menolak mereka.com/abclit. Lubang-lubang vent ilasi kecil di dekat langit-langit tinggi itu membawa bocoran harum yang mungkin berasal dari beranda surga. sebuah masa di mana rasa sakit berpilin dengan nelangsa. menekuni lantai.html Post: 07/17/2005 Disimak: 295 kali Cerpen: Puthut EA Sumber: Kompas. mereka belum sem pat bermimpi mempunyai kulit putih di tengah kegaliban warna kulit coklat matang. Sebagian dari kepala mereka me nunduk. mungkin ingin kembali membaca masa lalu. Ada masa memang. Tapi jangan bayangkan bahwa kulit mereka lembut dan bantat seperti donat. Bocah-bocah itu berseragam biru laut.processtext. Kepala-kepala itu masih penuh cerita. Ruang tunggu dengan warna pastel. dan menggelepar di sana. mungkin ingin membaca m asa lalu. http://www. Seekor kupu-kupu yang berharap bisa mend ekati fakta tetapi malah terperangkap di kaca jendela. ratusan yang lain terlentang menatap langit-langit ruang. Tempat ini bukan untuk an ak-anak manis seperti kalian. seluruh anak diciptakan hanya untuk bersedih dan menderita.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kepala-kepala itu masih penuh derita. . Ratusan kepala bocah yang ada di dalamnya menekuri lantai. Mun gkin selamanya.com/abclit. Sebagian menatap kosong langit-langit ruang. Kupu-kupu dengan sayap yang butut dan rapuh . Aku mengitari mereka perlahan-lahan. Tunggulah sejenak. seb entar lagi surga akan dibuka tepat pada saat di mana kalian merasa mengantuk. Kepala mereka memancarkan warna ungu yang sedih. Lingsut. Ruang teduh. anakanak terlahir untuk menangis sepanjang waktu.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. lelah. sebuah masa di mana ki sah sedih digelar oleh waktu. Mereka belu m sempat bermimpi mempunyai rambut lurus di tengah kewajaran rambut bergelombang. http://www. Dari tubuh mereka menguar bau harum taman di pagi hari. Pergilah ke ruang tunggu yang nyaman itu. Kupu-kupu yang kadang kala berlagak bisa terbang jauh. Edisi 07/17/2005 Aku seperti kupu-kupu di ruang ini. ruang nyaman. Ada kurun waktu di mana kelak akan tercatat. sebagaimana seekor kupu-kupu mencari hingga pan.

processtext. sempat aku hinggap. Ibu mereka terlalu bersedih. Hanya bermodal harap dan cita. membuat lingkaran besar dengan posisi saling berhadapan. Mereka mati dibalut ap i. bisa kubawa pergi. melemparkan rangkaian kisah yang cacat peristiwa. mencoba diselamatkan oleh sepasang tan gan yang menggigil. berharap ada dunia di sebe rang yang bisa membuat mereka berkumpul untuk makan bersama di pagi yang cerah. mendaratkan diri di antara ratusan bocah yang menekuri lantai. aku lebih se ring terpelanting. kembali aku mengitari mereka. berpelukan. dengan hanya membawa sari-sari kisah yang tidak cukup sah untuk kurangkai. seakan masih ada janji yang belum selesai ditunaikan. beradu kepala. dan saling melingkarkan lengan. Tangan-tangan mereka terkait satu sama la in. Mereka bertiga meregang. setelah mendapatkan tenaga dari lubang ventilasi. aku terlempar. Percobaan yang selalu aku ulang. sebelum kemudian kembali terle mpar jauh. Dan aku seperti kupu-kupu yang terjerembab di tanah berdebu. setelah beribu kali aku melalukan percobaan tolol itu. Si ibu mengambil seliter minyak tanah. Dan aku terus mencoba lagi. mencoba bernapas lebih lapang dengan bocoran harum yang bertiup dari beranda surga. Lalu aku akan terbang agak tinggi. Ada semaca m badai lembut yang membalut tubuh mereka. mendekati lubang ventilasi. Sekali dua.html Tubuh mereka seperti dilindungi oleh arus deras yang tidak terlihat. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. menderita sakit yang tak mungkin ditanggulangi. Tapi seperti mata yang menghadang cahaya matahari. Nak. *** Dua bocah itu berpelukan di sebuah sudut. Tapi satu di antara merek a. Sehingga setiap kali aku mencoba hinggap. seperti laron yang mencoba mendekati unggunan api. Setelah cukup tenaga. Dan api berkobar. Aku mencium sari kisah yang terbakar. Aku mampir pada segerombol bocah yang lain. penderitaan ini tidak akan sanggup kita hadapi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Hanya sesekali. H anya kematian yang bisa menyelamatkan kita.com/abclit. Uang mereka tidak cukup untuk membiayai. Kemiskinan mungkin masih berani dihadapinya. http://www. siapa tahu memang ada suatu masa di mana seluruh bocah datang hanya untuk berbahagia.com/abclit. Menge pak pelan. Tangan ibu mereka sendiri. membuat rantai . kuberanikan diri untuk merangkainya. Mereka bertig a berpelukan. Dua orang yang masih lelap. Bocah-bocah itu seperti berjongkok. ada sari-sari kisah yang cacat peristiwa. Dua kakak beradik. Demikianlah.

Ibuku tahu aku akan mati. Sudah dua bulan SPP-ku tid ak terbayar. bermata a lum. lalu pada kali ketiga aku berhasil hinggap di kepalanya. Sebagian dari mereka mengambil posisi duduk melingkar. Kembali aku hampir terpelant ing. Kami ingin dunia. http://www. Pertama membiarkanku tidak punya gizi. Mereka mendorong kami. Tubuh mereka menge cil dengan mata terbelalak membesar. Aku mengambil selendang milik ibu. sebagian lagi terlentang menatap langit -langit ruang tunggu yang begitu tinggi. Orangtuaku tidak ada di rumah. Kami belum ingin ke sini. Arus kuat menderas ketika aku hendak hinggap. Aku mengitari sesosok tubuh yang menyandarkan tubuhnya di dinding. Kami ingin belajar menjadi manusia. Pintu masuk ruang tunggu itu terbuka. Satu di antaranya berkata. dan me mbiarkan perasaan ibuku bolong. sebaris anak-anak berseragam biru laut ma suk. kedua membiarkanku pulang karena ingkar terhadap janji. Ibuku kalah dalam me nagih janji. Mereka bilang biaya perawatan gratis. Kami ingin bernyanyi dan berlari.rita. Suaranya serak. Aku membuat tali menggantung dari selendang ibuku. Mereka bohong. Dunia yang tidak kunjung ka mi mengerti.com/abclit. Aku pergi ke lemari pakaian ibuku yang suda h tidak ada kuncinya lagi. Aku juga masih belum membayar uang Lembar Kegiatan Siswa. menyadap sari ce. aku malu dengan teman-temanku. uang tidak bisa diganti dengan rasa sayang. Aku tah u ibu sangat menyayangiku. Mereka membiarkan aku mati. Kam i ingin bermain air dan bermain api. Ibu membawaku pulan g dari rumah sakit. Dunia yang pahit. Ibuku sudah tidak punya air mata. Kami tidak ingin di sini. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi kami tahu dun ia adalah tempat . tubuh-tubuh kecil berbaring. Si anak yang berkata. Aku pulang ketika bel istirahat pertama berbunyi. kembali aku harus menuju ke lubang ventilasi. Kami tahu dunia adalah tempat orang bersedih.processtext.html Di samping lingkaran besar itu. Mereka mencoba membunuhku dua kali. Seluruhnya anak-anak yang seharusnya berpakaian putih dan me rah. Tapi mereka mem aksa kami. Bumi seperti menyedot seluruh da ya mereka lewat punggung yang tertempel di lantai. Tapi di hari itu. selendang yang baunya selalu m embuatku rindu padanya dan pada masa ketika aku sering digendongnya. Ta pi kami tidak sanggup berada di dunia yang dulu. Kami ingin bermain layang-layang dan bersepeda. Kepalanya me nyorotkan sinar ungu. Kami belum ingin surga.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. aku ingin mengatakan kepadanya bahwa di luar san a.processtext. sebelum kembali terlempar jauh. Mulut mereka sangat lemah. Aku tidak enak dengan ibu guru.

be gitu bayi terlahirkan. ada celah di dunia sana. Mereka . Hanya kami sungguh tidak mengerti. Mereka tahu kami akan mati.orang bergembira. Mereka tahu kami mati. dia harus menanggung nista dan sengsara.

http://www. Aku memang pernah berpikir untuk bunuh diri di waktu kecil. Aku mati karena muntaber. akan selalu lahir generasi-genera si yang lebih baik dari kita. Aku hanya seperti kupu-kupu. Bahka n. Aku hinggap lagi. Mereka datang dari mana-mana. Seperti hilang. pasti masuk ke jebakan serampangan dan genit.com/abclit. Sementara barisan bocah-bocah berseragam biru laut terus mengalir ke ruang tung gu. hanya serpih sari-sari kisah yan g bisa kusadap. Ak u ditabrak warna putih.html Seorang gadis kecil di sampingnya ikut berkata. Lihatlah. Dan tibalah satu sentakan besar. Aku terlempar lagi.processtext. *** Aku masih seperti kupu-kupu di dunia ini. Ya. Kupu-kupu yang berharap bisa terbang mendekati fiksi. di tengah. Kembali. Dengan sepasang mata yang rabun dan p erih. Karena aku melewati ma sa kecil tanpa ancaman busung lapar. Aku ditabrak warna hitam. Berharap mendekati dan meng erti penderitaan mereka hanya lewat kabar dari koran dan berita dari televisi. Kalau tidak malu-malu dan salah tingkah.Generated by ABC Amber LIT Converter. tak pernah berpikir jika saki t dipulangkan oleh petugas rumah sakit.tengah barisan bocah-b ocah berseragam biru laut menuju ke ruang tunggu. Hanya seperti. Aku telah jadi mayat ketika bapa k menggendongku naik kereta. Aku hanya seperti kupu-kupu. tapi itu karena uang jajanku tidak ditambah. tapi malah terperangkap dalam kawatkawat besi. d engan tangan penuh tombol. Sambil terus mengunyah berita-berita penuh . Tidak lebih. berh arap menyadap dan menghadirkan kisah. Bapakku tidak kuat menyewa ambulans untuk mengangkut mayatku. sambil terus menyimpan kenangan tentang masa kecil yang riang sekaligus menyimpan harapan akan masa depan yang nyaman.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tanpa takut terserang polio. Mereka berkata sambil terus menggali lubang-lubang utang. beterbangan. namun yang terjadi selalu masuk dalam dua jebakan besar . generasi yang lebih baik. Dengan wajah dan kulit plastik. Ah. Mati karena tidak cepat mendapat pertolon gan. bapakku sempat bingung dan tidak tahu di mana bisa memakamkan mayatku. Mungkin sampai mati. Sangat besar dan kuat. mati pun masih menyisakan masalah. meracuni laut. Bagi orang miskin seperti kami. Aku seperti hancur.com/abclit. me mbobol gunung. itu hanya kabar yang berlebihan. http://www. Sementara banyak orang yang seperti kupu-kupu. dengan tubuh terlilit kabel. Seekor kupu-kupu y ang berlagak bisa memilin fakta dan fiksi. menebangi hutan. Aku digendong naik kereta.

sambil menyeringai dan berkata. . Hari gini... gitu loogh. .kebohongan.

html Mereka benar. lalu melinting la gi dan menyalakannya dengan bara api. membuang puntung yang masih menyala itu ke mana saja. Mbah Gimun mengir is helaian daun kelapa satu demi satu. Rokok itu hanya dibiarkannya di sana dan terbakar begitu saja samp ai habis di salah satu sisinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. atau kalau kepulan asap itu mulai mengganggu mata dan hidungnya. Hari itu. http://www.processtext. Edisi 07/10/2005 Ke mana-mana Mbah Gimun selalu tampak dengan rokok lintingan. . Lidi y ang kekar dia serut beberapa kali dengan pisaunya.Generated by ABC Amber LIT Converter. dan mungkin sekaligus mereka tolol.com/abclit. hingga tampak putih dan halus.com/abclit. sampai li dinya terkumpul cukup banyak untuk diikat menjadi sapu. Mbah Gimun tidak pernah tampak mengisap rokok yang ada di mulutnya itu. Rokok itu sangat besar dan hanya terbuat dari tem bakau kasar dengan kertas lintingan yang juga kasar.processtext. selalu bengkok dengan bentuk yang sangat tidak beratur an. Hingga bagian yang terbakar itu. memakai seragam biru laut dengan kepala memancarkan warna ungu. sebuah koran mengabarkan seorang bocah mati bunu h diri karena tidak bisa membeli buku. http://www. Kalau bibirnya mulai merasa kan panas api rokoknya. tembakau dan kertas lintingan itu hanya hangus denga n warna hitam. Sambil tetap membiarkan rokok lintingan mengepul di mulutnya. Di sisi yang lain. yang terus menemp el di antara dua bibirnya yang tebal dan hitam.*** Rokok Mbah Gimun Post: 07/11/2005 Disimak: 323 kali Cerpen: F Rahardi Sumber: Kompas. maka dia pun berhenti sejenak. Setelah itu dia kembali mengiris helaian daun kelapa. Sedangkan aku seperti seekor kupu-kupu yang tidak kalah tololnya. Mereka berdua sama-sama bertemu di ruang tunggu. Helaian itu terkulai begitu terpisah dari lidinya. dan televisi memberi tahu ada seorang bocah mati bunuh diri k arena ia merasa terlalu gemuk dan tidak secantik dulu.

dan naik mobil yang juga sangat bagus. http://www. Sejak i strinya meninggal beberapa tahun silam. Dengan uang itu dia bisa membeli beras. Nama-nama mereka sulit untuk diingat apalagi diucapkan oleh Mbah Gimun. Kalau aku ikut kalian.html Bagi Mbah Gimun. saya sudah diberi tahu Pak RT dan sudah diberi kartunya. ini gambar calon pak bupati itu. Mereka berpakaian bagus-bagus. pendapatan dari membuat sapu lidi itu lumayan. Benar Mbah. nanti ditempel di sana ya Mbah? . bersepatu bagus. minyak tanah. Mbah Gimun tinggal sendirian saja di rumahnya yang terletak di ujung kampung.com/abclit. Mbah Gimun kedatangan t iga orang tamu yang tidak dikenalnya. begi Pada suatu pagi yang mulai agak kering pada bulan Juli. gula. dan yang paling penting adalah tembakau serta kertas lintingan.com/abclit. Tamu yang satu lag i mengeluarkan bungkusan tembakau dan kertas lintingan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. garam. Salah satu di antara tiga tamu itu memperkenalkan diri m ereka. Ya memang rokoknya Embah itu tu selalu cucu-cucu itu menjawabnya. anak-anak dan menantunya sebenarnya ingin sekali memboyong nya. Iya.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. membawa tas ba gus. sebelum akhirnya masuk ke halaman rumah Mbah Gimun. Mereka tampak mendatangi rumah-rumah lain di kampu ng itu. Minggu depan ini kita akan memilih pak bupati baru Mbah! kata salah satu tamu itu . Tetapi Mbah Gimun selalu menolak. Mereka akan mabok asap Begitu selalu yang dika mereka. orang-orang itu menolak. Ketika Mbah Gimun mempersilakan mere ka masuk. http://www. Apa Mas-mas ini ju ga petugas pencoblosan? tanya Mbah Gimun. Mereka malah mengajak Mbah Gimun duduk di lincak bambu di bawah pohon jambu di halamam rumah. Padahal selam baunya seperti itu. lalu menyerahkannya kepada Mbah Gimun. Apa kalian ingin cucu-cucuku itu sakit batuk? takannya kalau anak-anak dan menantu itu memintanya untuk tinggal bersama a ini tidak pernah ada seorang cucu pun protes. cucu-cucuku itu akan batuk semua.processtext. rokokku yang sangit ini.

ya terima kasih sekali. Cucu itu lalu memamerkan dua butir permen di telapak tangan dan satu yang sudah berada di mulutnya. Tapi begini Mbah. Baru kali ini Mbah Gimun merasakan ada tembakau seenak ini. Mbah Gimun menarik satu lembar kertas lintingan. Baru sebentar dia menaruh lintingan di bibirnya. Lumayan. Mbah Gimun lalu melanjutkan pekerjaannya.com/abclit. sebab kami tahu Mbah Gimun suka merokok lintingan. cucu itu sudah berlari dengan cepat meninggalkannya. Cucu itu memberi tahu. sambil tetap membiarkan aroma asap tembakau yang harum menyentuh bagian terdalam dari indera penciumannya. kan Pak Bupati yang ini yang telah memberi saya tembakau dan u ang. mencomot tembakauny a.com/abclit. Mbah Gimun kaget tetapi senang.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. bahwa baru saja ada ti ga orang tamu datang ke rumahnya. menyalakannya dengan bara api dan menaruhnya di antara dua bibirnya. Jangan yan g lain ya! Pasti Mas. Mbah Gimun membuka amplop putih itu dan di dalamny a ada lembaran uang limapuluh ribu rupiah. pasti. Uang itu disimpannya di antara tumpukan surat-surat da n kartu-kartu. http://www. Kok sampeyan ini sudah tahu nama saya to? Kan ada daftarnya Mbah. Mbah Gimun lalu membuka besek. Aroma harum tembakau mahal itu terasa menyentuh bagian paling dalam di hidungnya.html Tidak apa-apa Mbah. ini juga ada sedikit uang untuk tambahan belanja Mbah Gimun. diberi uang lagi. Katan ya. Mereka memberi beras dan uang kepada bapaknya. saya diberi tembakau. Belum sempat Mbah Gimun ber tanya lebih lanjut. Bukan han ya itu Mbah. permen itu juga berasal dari tamu yang datang ke rumahnya baru saja. Setelah para tamu itu pergi. melintingnya. Tadi bapak yang rumahnya di depan sana itu yang memberit ahu bahwa inilah rumah Mbah Gimun. nanti Mbah harus mencoblos gambar yang ini lo Mbah. salah satu cucu laki-lakinya d atang dengan berlari sangat kencang hingga hampir menabraknya. O. Limapuluh ribu itu b erarti pendapatannya selama seminggu. Di dalamnya tampak tembakau yang cokelat kehitaman den gan aromanya yang harum. http://www.processtext. .

com/abclit. Bukan dua tetapi satu Mbah. Mau dicoblos wakilnya boleh. jawab Tukijan dan Pak RT hampir berbarengan. Tetapi jangan mencoblos gambar yang lain! jelas Pak RT. tetapi yang dicoblos matanya atau mulutnya? rinci. Salah satu saja Mbah.com/abclit. Iya Pak RT. Kalau yan g dicoblos mata atau mulutnya kan kasihan Pak Bupatinya. Yang kanan wakilny a. Ada apa lagi Jan? Ada pembagian sembako lagi dan mudah-mudahan juga ada uangnya.processtext. bupatinya juga boleh. Lalu minggu depan ini Mbah. Kalau yang bolong bajunya kan bis a ditambal ya Pak RT? kata Mbah Gimun. Lalu yang harus saya coblos yang mana Pak RT? tanya Mbah Gimun lagi. Ya kalau begitu saya akan coblos bajunya saja. Ada dang-dutnya l o Mbah! . http://www. Yang ini yang kiri ini bupatinya. kita semua harus datang ke lapangan bola. tanya Mbah Gimun lebih te Terserah Embah.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.html Tetapi calon bupatinya kok ada dua Jan? tanya Mbah Gimun heran. tetapi yang paling sopan ya dicoblos baju jasnya saja.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Dia kan pengusaha. Sebab saya tidak tahu nama-namanya. Enam calon bupati dan wakilnya. . Nanti kalau pas coblosan tidak bisa diirat semua. akan layu. dan tidak hapal wajahnya. Kalau layu mengirat nya alot. Ya siapa saja. Nyoblos Pak Dipo saja Mbah. Mbah Gimun juga menerima banyak rokok tetapi langsung dibagikannya kepada anak-anaknya. Mau nyoblos siapa Mbah nanti? tanya anak-anak. Bukan nyoblos yang paling banyak ngasih uang Mbah? Saya juga sudah lupa yang mana yang pernah ngasih uang paling banyak.html Sore.Generated by ABC Amber LIT Converter. Menjelang hari pencoblosan. Sebab baunya seperti minyak wangi. Ada yang limapuluh ribu.com/abclit.com/abclit. begitu alasan Mbah Gimun. Tetapi yang seratus ribu ini kelihatannya hanya dikhususkan untuk Mbah Gim un. Diselipkan di kantong saya ini waktu sa laman. semua membagi-bagikan uang dan barang. agar menjelang pencoblosan mereka tidak mengantar daun kelapa terlalu banyak. http://www. Saya tidak suka mengisap rokok pabrik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bau tembakaunya sudah tidak ada. jadi nanti kita semua makmur. Hanya dia berpesan kepada anak-anak. Rok ok lintingan itu juga tetap menempel di bibirnya. Mbah Gim un menerima semuanya. sekitar jam empat. Sebab pagi dan siangnya Pak Calon Bupati itu akan kelil ing-keliling dulu untuk pidato. Pak Calon Bupati itu sendiri yang memberikannya langsung. Mbah Gimun tetap menyisir lidi dengan pisaunya. sepuluh ribu. tetapi ada pula yang sampai seratus ribu. Kampung kita ini dapat bagian yang terakhir. duapuluh ribu. Baj u dan pecinya juga sama kan? jawab Mbah Gimun. kata Mbah Gimun senang.processtext. katanya pada anak-anak itu. http://www.processtext.

Di langit juga tidak keliha tan ada awan. Mbah Gimun memungut rokok lintingan dari bibirnya. Melihat Mbah Gimun kebingungan. dilihat kartunya. baju surjan hitam. mencomot gumpalan tembakau dan melintingnya. udara terasa tidak terlalu panas. A da yang tersenyum. di hidung. Mbah Gimun memakai kain sarung. di mata. http://www. ada yang tertawa.processtext.html Sampai dengan berangkat ke tempat pencoblosan. Mbah Gimun sudah tahu bagaimana caranya mencoblos. ada yang di mulut. dengan menantu-menantunya. dan diberi k ertas suara.com/abclit. Mbah Gimun berjalan beriring-iringan dengan tetangga-tetangganya. ada yang di pipi. Mbah Gimun menggelar lipatan kertas suara yang baru saja diterimanya. Semuanya memakai baju bagus-bagus dan warna-warni. Di sana ada 12 wajah manusia yang sama-sama mengenakan jas dan kepalanya ditutup peci. Bukan pak bupa ti. Bara api di ujung rokok itu memerah. Sebab hampir seluruh warga kampung yang melihatny a. http://www. Asap mengepul deras sampai menyembul ke luar bilik pencoblos an. Sebab tahun lalu dia juga ikut tig a kali pencoblosan seperti ini. Setelah panitia mengumumkan hal-ihwal pencoblosan. Tetapi ketika lintingan itu ditaruh di mulutnya. satu-per satu warga kampung d ipanggil. Beberapa kali Mb ah Gimun menyedot rokok lintingannya.Generated by ABC Amber LIT Converter. banyak warga kampung yang menyodorkan korek api gas. Mbah Gimun tidak jadi mencoblos baju jas yang dikenakan . dan kepalanya ditutup udeng.processtext. Rokok Mbah Gimun lalu mengepulkan asap yang segera menyebar ke mana-mana. Dari sa ku surjannya. Mbah Gimun mengeluarkan kantong plastik berisi tembakau dan kertas lintingan. Di bilik pencoblosan. Dia mencari tempat duduk yang pas. Dia lalu memilih duduk di kursi plastik di pojok belakang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sebenarnya Mbah Gimun masih teta p bingung. Karena masih pagi. Tidak lama kemudian Mbah Gimun juga dipanggil. menawarinya tempat duduk. Enam calon semuanya memberi uang. membe ri gula. memberi tembakau. Tetapi ketika itu yang dipilih pak presiden dan DPR.com/abclit. ada pula yang tegang dan cemberut. Mbah Gimun mencoblos 12 wajah dengan api rokoknya. biasanya Mbah Gimun menyalakan rokok lintingannya den gan bara api dari dapur. dengan anak-anaknya . memberi beras. Di tempat pencoblosan sudah ada ba nyak orang. memberi teh. Mereka menyusuri jalan desa yang hanya dikeraskan dengan bat u. Pagi itu pohon-pohon tampak diam saja karena tidak ada angin. Den gan mengucap Bismillah. Baunya sangi t dan keras. Di rumah. dia kebingungan. sandal jepit. Dia lal u melolos satu lembar kertas. dicatat. Ada yang dicoblos di jidat.

baju bagus-bagus begitu kalau dicoblos api rokok. Cimanggis. 2005. Sayang. .oleh para calon itu.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Post: 07/05/2005 Disimak: 211 kali Cerpen: Damhuri Muhammad Sumber: Kompas, Edisi 07/03/2005 (1) Anakku, Mengharapkan kepulanganmu sama saja dengan mengharap abu dari tungku-tungku pem bakaran yang tak pernah menyala! Tapi, entah kenapa masih saja ibu bersetia menyia-nyiakan wa ktu menunggumu. Masih saja sesak dada ibu karena denyut rindu. Masih saja jemari tangan ibu hend ak menulis surat untukmu, meski kau tak pernah lagi membalasnya. Ya, masih saja terkenang tentang sekeping waktu saat bayi laki-laki menyembul dari rahim ibu. Terkenang pula saat ngeyak dan rengekmu memecah sunyi di ujung malam. Saat itu, ibu tersentak bangun dan bergegas mengelus-elus kepala cu lunmu, hingga kau terlelap pulas dalam dekapan ibu. Ibu restui kepergianmu, Nak! Tapi, jangan sampai perantauanmu seperti Anak Pelur u! Anak Peluru? Maksud ibu? Peluru jika sudah ditembakkan, tak akan kembali ke moncong senapan, bukan? Ibaratkan peluru itu seorang anak, dan moncong senapan itu seorang ibu. Mana ada peluru yang kembali ke moncong senapan setelah ditembakkan? Hengkang dan tak pernah kembali pulang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Lain lagi ceritanya dengan Acin, abangmu yang satu lagi. Setelah lulus jadi pol isi, hanya dua tahun sejak berdinas di Aceh, ia berkirim surat minta restu untuk mempersunting gadis kelahi ran Takengon. Pada surat itu, Acin berjanji, setelah masa tugasnya berakhir, ia akan mengajukan per mohonan agar bisa ditempatkan di Payakumbuh. Acin akan pulang membawa istrinya, dan tinggal bersam a ibu. Kasihan, ibu sendiri saja di rumah! katanya. Tapi, seingat ibu itulah surat pertama dan se kaligus surat terakhir Acin untuk ibu. Sejak itu, tak terdengar lagi khabar Acin. Acin tak pernah pulan g menjenguk ibu. Lupa jalan pulang atau memang sudah tak berniat pulang? Jangan cemas, Bu! Ruz tidak akan menjadi Anak Peluru. Rumah kita makin lengang. Hanya kau yang tersisa, Nak! Bapakmu tak bisa diharap kan. Sejak enam tahun lalu, nyaris setiap malam ia bersetia merawat nenek yang sakit-sakitan, se kaligus menjaganya. Delapan orang anak nenek. Dua perempuan dan selebihnya laki-laki, termasuk bapak mu. Kecuali bapakmu, tak satu pun anak-anak nenek yang menyimpan kerinduan pulang menjengukn ya, apalagi kerinduan ingin merawatnya. Umurnya sudah berkepala delapan. Bapakmu rela di-per empuan-kan. Mencuci pakaian, menimba air mandi, menyuapkan makan, melayani segala tetek beng ek kebutuhan perempuan setua nenek. Jika kau sudah pergi, tentu ibu akan bersendiri. Tanpa ba pakmu. Tanpa Rehan, Acin dan juga kau. Ruz ingin jadi anak ibu, bukan Anak Peluru! (2) Perempuan itu, Wafa Sulastri. Pelukis yang sedang bergiat di sanggar seni I Nyom an Gunarsa. Lukisan-lukisan karyanya sering dipamerkan di beberapa kota di Pulau Jawa. Selai n bergiat sebagai pelukis, ia bekerja sebagai mediator antara buyer-buyer asing yang tertarik untu k membeli produk-produk handycraft khas Jogja dengan para pengrajin sebagai produsen. Saat itu, Wafa sedang bekerja untuk Mrs Palloma, bule perempuan berkebangsaan Spanyol.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Siapa pelaku penganiayaan ini? Siapa? Katakan! Wafa diam. Perlahan-lahan, gerimis merintik dari bola mata coklatnya. Terisak-i sak. Tersedu-sedu. Aku akan menjadi pendengar yang baik, jika kau mau berbagi. Kau mempercayaiku, bukan? Ceritakanlah! Panjang ceritanya, Mas! Wafa adalah korban kesadisan seorang lelaki yang tidak lain adalah suaminya sen diri. Indra Setiawan, begitu ia menyebut namanya. Setahun lalu, mereka tinggal di Denpasar, Bali, dan mengelola beberapa bidang usaha. Entah kenapa, Indra menjadi paranoid, setengah gila dan nyaris men gakhiri hidup Wafa. Tentang Indra, Wafa tidak mau bercerita panjang. Belum saatnya! kata Wafa. Yang je las, Wafa meninggalkan Bali dan melarikan diri ke kota ini, karena sudah tak tahan lagi me nanggung perlakuan kasar suaminya. Sejak kapan mulai merokok? Sejak telapak tanganku sering disulut api rokok! jawab Wafa.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Sejak aku sering teler karena setiap hari pangkal telingaku dihantam pukulan ker as. Begitulah! Wafa sedang rapuh, goyah, dan kadang-kadang sulit dikendalikan. Bebe rapa kali Ruz menyelamatkan nyawanya dari tindakan konyol melakukan uji coba bunuh diri. Menen ggak sebotol sprite dingin yang sebelumnya sudah dicampur bubuk racun tikus. Mengiris-iris ur at nadi, bahkan dengan sengaja menabrakkan mobil yang sedang disetirnya. Wafa ingin menyudahi riwayat l ukanya dengan cara; Mati. Ruz pernah membawanya ke psikiater. Setelah mempelajari gejala ganjil pada kondisi kejiwaan Wafa, psikiater itu geleng-geleng kepala sembari berbisik kepada Ruz, Istri Anda? Ruz terperangah sambil menelan ludah. Sejak kedekatannya dengan Wafa, konsentrasi kerja Ruz agak terganggu. Buyar, ka rena sewaktu-waktu ia mesti bergegas ke rumah sakit setelah mendengar khabar Wafa mel akukan uji coba bunuh diri lagi. Tak terhitung lagi berapa kali Wafa diusung ke ruang gawat daru rat akibat ulah konyolnya yang selalu ingin mati. Kenapa Tuhan enggan merenggut hidupku? Hus Jangan mengumpati Tuhan! Barangkali kau sedang diuji!

Aku sudah tak sanggup menghadapi ujian-Nya! Aku ingin bebas dari ujian-Nya! Dengan cara; Mati? Berarti aku sudah tidak berarti lagi?

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ruz berupaya menyembuhkan sakit Wafa dengan caranya sendiri. Memberikan perhati an penuh. Membujuk agar ia menghentikan kegemarannya mencelakai diri. Ruz tidak perlu menc intai Wafa waktu itu. Barangkali yang ia perlukan hanyalah bagaimana cara agar Wafa bisa sembuh d an situasi mentalnya pulih seperti sediakala. Tapi, demi kesembuhannya, Ruz akan melakukan apa saja. Tanpa sepengatahuan Wafa, diam-diam Ruz menghubungi suami Wafa via email. Meminta dan bermohon agar lelaki itu berkenan melepaskan istrinya. Dasar lelaki bajingan, (tanpa tersinggung sedikit pun) dengan senang hati ia menyerahkan istrinya pada Ruz, bahkan bersedia pula menulis surat pernyataan tidak akan menuntut jika Ruz telah menikahi Wafa, mantan istrinya itu. Kualat kau! batin Ruz.

(3) Bersusah payah Ruz memohon restu untuk menikahi Wafa. Berkali-kali ia menyurati ibu, juga menyurati sanak famili yang dipercayainya dapat melunakkan sikap keras ibu, namun Ruz gaga l. Alih-alih memperoleh restu, justru yang diterimanya caci maki, umpat dan sumpah serapah. Ibu tidak melarang kau menikah, tapi tidak dengan perempuan rantau itu! Jangan kuatir, Bu! Ruz tidak akan menjadi Anak Peluru. Mungkin kau tidak akan menjadi Anak Peluru. Tapi, menikah dengan perempuan itu, kau akan jadi Anak Durhaka! Ruz tidak akan melupakan ibu. Kelak, Wafa akan Ruz ajak pulang. Kami akan tingga l di kampung, menjaga dan merawat ibu. Ruz ingin jadi anak ibu! Tidak, Nak! Kau bukan anak ibu lagi, jika tetap menikahi perempuan itu!

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Hari ini entah bilangan tahun yang ke berapa sejak Ruz menikahi Wafa tanpa sepe ngetahuan ibu. Sejak itu pula, Ruz tak pernah pulang ke ranah ibu. Sama seperti tak pulangnya Rehan d an Acin. Tiga laki-laki itu seperti anak-anak peluru, sekali ditembakkan dari moncong senapan, tak perna h kembali pulang. Sekadar menanyakan keadaaan ibu yang kian lama kian ringkih dan sering sakit-sak itan pun tidak juga. Lupa jalan pulang atau memang sudah tak berniat pulang? Entahlah! (4) Anak-anakku; Rehan, Acin dan Ruz ! Menunggu kepulangan kalian sama saja dengan menunggu sekawanan Kelinci di kanda ng Macan! Namun, di usia yang sudah berkepala tujuh ini, (entah kenapa) masih saja ibu ber setia menyia-nyiakan waktu menunggu kalian. Masih saja sesak dada ibu karena denyut rindu ingin berte mu kalian. Masih saja jemari tangan ibu hendak menulis surat untuk kalian, meski kalian tak pernah lag i membalasnya. Ya, masih saja terkenang tentang tiga bayi laki-laki yang menyembul dari rahim ibu. Sampai kapan ibu harus menunggu kalian? Sampai ibu menemukan alasan untuk tak menunggu kami lagi! Apa alasan paling tepat untuk melupakan kalian, Nak? Kematian! Hanya kematian kami yang mampu memadamkan api rindu ibu! Benarkah ibu sungguh-sungguh sedang menunggu? Jangan-jangan ibu tak sedang menu nggu kepulangan

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Bukankah ibu hanyalah moncong senapan dan kalian adalah anak-anak peluru yang te lah dimuntahkan? Kelapa dua, 2005 Kematian Gumortap (Ombak dan Belati Tanpa Sarung) Post: 06/27/2005 Disimak: 159 kali Cerpen: Arie MP Tamba Sumber: Kompas, Edisi 06/27/2005 Sembilan belas hari sebelum kematian Gumortap. Tangkap! teriak seorang kenek kapal Makmur yang melemparkan tali kapal ke arah or ang-orang yang berkerumum di tepi pelabuhan Onansait. Langit pagi sebagian masih memerah. Angin bertiup ringan. Dua orang pemuda dengan agak berebutan menerima tali itu, dan salah seorang yang ber hasil menangkapnya segera mengikatkannya ke tiang tambatan kapal Penjelajah yang sedang berlabuh. Ikat yang kencang! teriak si kenek ke arah si pemuda yang mengikatkan tali itu, seraya menahan gerak kapal Makmur dengan menjolokkan galah bambu ke geladak kapal Penjelajah. Sisi ke dua kapal itu kemudian berendeng, dan kapal Makmur mendekati dermaga searah kapal Penjelajah.

Para pedagang bawang harus berkali-kali turun-naik dibantu para kenek memundak bergoni-goni ba wang yang akan mereka jual.processtext. hingga kedua kenek itu berusaha menahan de ngan pundak mereka. demikian juga para pedagang beras.html Dua kenek kapal Makmur lainnya menyusul turun ke dermaga. sengaja memandang tertawa ke arah teman-teman mere ka yang hanya menatap iri dari dermaga. . Mereka sempat juga terdorong mundur di antara orang-orang ramai di derma ga itu. sebelum kapal sepenuhnya berhenti. Kini orang-orang yang sejak pagi sudah memenuhi dermaga dan mau berangkat ke pe kan pun berebutan naik. sisa kecepatannya tetap membuat kapal bergerak cukup kencang. http://www. seperti biasa mengangkati beberapa jeriken minyak tanah yang kini masih kosong ke atas k apal.com/abclit. Sehingga yang bisa dilakukan kapal bermesin jenis ini saat berlabuh adalah mematikan mesin ata u menetralkannya agak jauh dari pantai. Banyak dari mereka membawa peralatan belanja atau barang daganga n. Beberapa anak yang akan pergi ke pekan dengan orangtua mereka. (Masa itu tidak semua mesin kapal memiliki fasilitas mundur.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ke mana? orang-orang masih juga bertanya. Sedangkan anak-anak selalu saja memandang semua itu dengan penuh minat. Sementara para pemilik warung da ri atas bukit. http://www. memastikan anjungan k apal Makmur bersandar aman ke dinding dermaga.processtext.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. ke dasar danau atau ke geladak kapal lain yang sedang berlabuh di kiri atau kanannya). kemudian menahan sisa lajunya dengan menjolok-jolokkan galah b ambu. Meskipun mesin kapal sudah dinetralkan. Semua sudah tahu jawabannya.

Mungkin semuanya akan berlangsung biasa saja dalam kehidupan Ho ras yang baru saja menyelesaikan pendidikan dasar itu seandainya ia tidak melihat tanpa sengaja se bilah belati tanpa sarung yang terselip di pinggang Gumortap.processtext.processtext. Dan selalu saja suasana mau berangkat ke pekan menjadi peristiwa yang jarang dilewatkan untuk me mbahas apa saja di perkampungan tepi danau itu. Horas kini membuktikan sendiri bahwa Gumortap memang membawa-bawa belati tak bersarung di p inggangnya. Belum lama berselang. tak ada anak-anak yang tahu pasti kapan peristiwanya. Maka perbincangan yang sama pun berlanjut dan berulang dengan orang yang berlai nan. Pad a saat itu.com/abclit. di antara keramaian orang-orang di dermaga dan bias-bias cahaya matahari pagi yang dipantu lkan hamparan pasir putih Horas. . Mungkin beberapa bulan lalu ata u barangkali setahun lalu.html Semua kembali mendengarkan apa yang mau dibeli. http://www. keberani an Gumortap menyelamatkan kapal Penjelajah bersama penumpang dan barang yang dibawanya menga rungi amukan ombak. yang keberaniannya membawa kapa l Penjelajah membelah danau penuh ombak suatu malam. Gumortap adalah seorang pemuda bertubuh tinggi dan tegap.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. si bungsu dari tiga bersaudara anak pemilik kapal Penjelaja h melihat si pemuda Gumortap. telah menjadi buah bibir anak-anak di Onansait dan kampung-kampung tepi d anau itu. 13 tahun. Karena kisah keberanian Gumortap yang sudah didengarnya berkali-kali.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Horas terkadang m embayangkan Gumortap adalah jelmaan ombak malam itu sendiri. saat Gumortap melompat naik ke kapal M akmur. Dalam kibasan kesan dan pe rasaan gentarnya yang bergemuruh. menjadi perbincangan anak-anak di tepi d anau itu. Orangorang ramai dan hamparan pasir putih kini mengabur dari pandangannya. Kedua bola mata Horas terbelalak dan dadanya tiba-tiba berdegup kencang. Yang jelas. sampai kapan pun ia akan dapat membayangkan wujud belati tajam dari baja di balik kemeja Gumortap yang tersibak angin pagi. http://www. Gumortap adalah seorang montir dan juru mudi kapal Penjel ajah. Onansait termasuk pelabuhan yang ramai dan pantainya landai berpasir putih.

html Anak-anak burung itu tidak bodoh. mereka sudah terbang duluan.processtext. Mereka memahami gerak-gerik kita.com/abclit.com/abclit. .Generated by ABC Amber LIT Converter. Heh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ketika Horas meneruskan langkah menuju rumah Gumortap. Cuma asal terbang. http://www. Anggi dan Olan berbincang di tepi sawah mereka. makanya sering saling tubruk . Berlalu dari samping Anggi dan Olan.processtext. Mereka belum bisa melihat penuh. setiap kali aku mau menghalau. Horas? Mau ke mana? Kau tidak belajar mesin? Horas menggeleng. Tapi. http://www.

Dia dipanggil ayahku.html Mau ke mana? ulang Anggi.com/abclit. http://www. Mau apa? tanya Olan. kata Anggi. Paling-paling masih di sawahnya di bukit. kata Horas.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. kata Horas melihat sekilas ke arah Olan. Ada enggak? tanya Horas.processtext. di ujung persawahan luas yan g sedang menguning subur di sekitar mereka. Ke rumah Gumortap. http://www.processtext. Ketiganya memandang beberapa rumah di pojok danau. .com/abclit.

membawa belati ke mana-mana. Aku jalan dulu. Gumortap sekarang membenci ayahmu. Coba dia membawa kapal sekarang. katanya.processtext. ungkap Olan. http://www. kita harus mengusir burung.html Mesinnya kan sedang rusak. Nanti malam musim ombak besar.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Heh. kata Anggi. Tapi semua sudah tahu.processtext. tak . kata Horas. kata Anggi.com/abclit. Ia ingin cepat berlalu da n segera melangkah. http://www. siap berkelahi dengan ayahmu. Biarkan saja mereka makan padinya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka masih anak-anak burung. Dia bisa menunju kkan lagi kemampuannya menaklukkan ombak. Bahkan dia Horas merasa kurang nyaman dengan kata-kata Olan itu. kata Olan. akan banyak! kata Anggi. Aku ikut.

Horas dan Anggi pun pulan g hampa tangan.html Dan karena Gumortap ternyata sedang berlatih gondang. karena kapal kata Ayah Horas kepada abang Horas. Ayah Horas mengarahkan tatapannya ke luar rumah.com/abclit. Abang Horas menoleh ke arah Horas dengan kesal.com/abclit.processtext. tak banyak yang tahu. bahwa Gu mortap tidak bisa datang. sementara Horas meminta bantuan abangnya untuk sama-sama menyampaikan kabar kepada ayah mereka. seolah menyalahkan Horas yang g agal memanggil Gumortap dan ikut merepotkannya. tapi kemudian berlanjut saling pukul.Generated by ABC Amber LIT Converter. ketika Horas dan abangnya melaporkan hasil perjalanan Horas itu. sebelum keduanya dipisahkan orang ramai di derm aga suatu sore.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kau saja yang memanggil lagi. siap menikam ayah Horas yang dulu adalah majikannya. Sebagian kecil menduga-duga dan mulai percay a bahwa penyebabnya adalah Gumortap yang menggelapkan uang hasil sewa kapal ke sebuah pe kan di seberang. Gumortap sedang berlatih gondang karena tiga hari lagi akan disewa main gondang untuk pesta adat di seberang danau. Padahal semua orang sudah tahu sedang terjadi k etidakcocokan antara Gumortap dan Ayah mereka. Ketidakcocokan itu konon hanya sebagai pertengk aran mulut. Gumortap tida k melaporkan seluruh uang masuk yang diperolehnya karena kebetulan ia membawa kapal Penjelajah tidak disertai ayah Horas yang sedang mengikuti pesta adat ke kota. akan membawa penumpang borongan nanti malam. Anggi kembali menemani Olan mengusir burung-burung dari sawah mereka. http://www. . Apa penyebab pertengkaran m ereka sesungguhnya. melalui jendela. semua orang pun tahu bahwa Gumortap kemudian membawa-bawa belati di pinggangnya. Dan sejak itu. http://www. Paling tidak itulah yang tergambar dari pertengkaran mulut mereka.processtext. Bilang sangat penting. kata Ayah Horas.

Banyak yang marah. Belati yang terbuat dari baja itu m enyebarkan hawa dingin yang meresap ke sekujur tubuhnya. Dan seseorang itu bisa sa ja.. Ia dapat merasakan tajamnya belati di tangannya ketika ia menggesekkan bagian belati yang tajam itu ke jari telunjuknya. Kami mendengar lagi Pak.html Enam hari sebelum kematian Gumortap Kini Horas sedang berdiri di tengah kegelapan kamar. Karena merasa sakit dan khawatir berdarah.. kata yang lain. Dia baru saja menutupkan j endela.com/abclit. Di benaknya melintas sebuah bayangan mengerika n: saat belati tajam dan dingin itu berkali-kali menembusi perut seseorang.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Horas mendengarkan dari balik pintu. http://www. Lamat-lam at telinganya menangkap suara-suara memasuki ruang depan. . kata salah seorang tamu itu. tidak mengikuti para kenek untuk belajar menguasai mesin kapal. Entah siapa yang datang bertamu. Licin dan halus.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ayahnya sangat tidak senang bila anak lelakinya mengendap-endap di rumah dan mendengarkan perbincanga n orangtua. Horas menarik belati itu dan kini mengelusnya dari gagang hingga ke hulu.ayahnya! Horas segera menyembunyikan belati milik ayahnya itu ke bawah bantal. Ayahnya akan marah bil a mengetahui Horas masih di rumah. Suara ayahnya dan beberapa orang lai n.com/abclit.processtext.

akan saya panggil ia ke sini.html Dia kurang ajar. Bapak harus menegurnya. Jangan mendatanginya. Ya. . Kita paksa saja! Bawa belati ke mana-mana. Berani mengumbar ancaman kepada orang tua. kata yang lain.processtext.com/abclit. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. jangan mendatanginya. Perintahkan. http://www.processtext.com/abclit. kalau tidak langsung ya melalui orangtuanya. Bila perlu mendatangi rumahnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. dan menyebut-nyebut nama Bapak dengan kurang ajar.

perempuan Horas. Ia .processtext. http://www. Inang? tanya salah seorang tamu itu.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Yang dapat dilakukannya adalah. bahwa ia sedang baru keluar dari ruang dala m dan muncul di ruang depan itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Mana mungkin! Bapak juga bawa belati. Tapi kalau ia keluar.processtext. kata ibu Horas yang tiba-tiba memasuki ruang depan itu dengan kakak Baru dari pekan.com/abclit. Ibu Horas dan kakak perempuannya memang baru pulang dari pekan di desa sebelah. Eh. Jangan! Belum terdengar suara ayah Horas. Horas ingin keluar menjumpai ibunya dan menanyakan apakah sang ibu membelikan jajanan pesana nnya. berjaga-jaga. Sementara keempat orang tamu ayahnya itu teru s mendesakkan kabar dan keinginan mereka. http://www. ada tamu. Dan Horas juga tak sanggup berpura-pura. segera mundur dari balik pintu ke ruang tengah itu. maka semua orang akan mengetahui keberadaannya yang sedang mengintip mereka.

menusuk. dan sekarang ia tusukkan ke arah perut Gumortap. http://www.processtext.html Horas pun masuk ke ruang dalam dengan langkah mengendap-endap. Namun Horas tak mendengar. tapi Horas berha sil mengibaskan. Sang ayah memandang khawatir ke arahnya. seraya mengatakan sesuatu. Belati telanjang dan berbahaya . hingga belatinya tertahan ses uatu yang lunak seperti ombak. menusuk. http://www. Horas memandang tajam dan menghampiri Gumortap.processtext. Gumortap tertawa sinis dan mundur s elangkah. sang ayah baru menyadari bahwa Horas j uga berada di dermaga itu. Beberapa orang tua sempat ingin memegangi tangannya. Bel ati itu sama bentuknya dengan belati yang terselip di pinggang Gumortap. Di sebelahnya. Horas tak menjawab. di kakinya. tampak ayahnya terkapar dengan perut berlumuran darah. Kemudian ia berg egas ke pintu samping dan keluar ke halaman. Langit sore sebagian memerah. La lu Horas .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia kini menghunus belati telanjang yang dicabutnya dari pin ggangnya. Tatapannya nyalang ke arah Gumortap yang sedang melap belatinya yang berlumuran darah dengan handuk kecil. Beberapa orang terdengar menjerit khawatir.com/abclit. Napasnya menderu dan wajahnya p anas terbakar kebencian. Anak gila! umpatnya. Tangan Horas kini berlepotan darah. Ombak itu bergulung-gulung dan memercikkan sesuatu yang hangat da n berdebur sampai ke telinganya. Horas terus merangsek. Mudah-mudahan ayahnya tidak segera memerlukannya! Hari kematian Gumortap Apa maumu? tanya Gumortap ke arahnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Apa yang mau kau lakukan heh? Gumortap mendelik ke arahnya. entah mengkhawatirkan siapa. darah seharum ombak malam.com/abclit. Saat itu ia mencemaskan belati yang tersembunyi d i bawah bantalnya. Belati itu adalah milik ayahnya yang selama ini tergantung di dinding kamar. B eberapa orangtua berusaha menolong. Horas melihat sekilas. menusuk.

seorang di antar anya berhasil menjadi Direktur Kredit Deutsche Bank.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Hampir semuanya mula-mula tinggal di rumah sewa. Mereka mendirikan rumah berd eretan. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas. yang suatu saat akan dibawanya mengalahkan ombak.html Horas terus memandangi Gumortap dengan nafas menderu. Sebagian pekarangannya dipakai untuk memel ihhara ayam.Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi ia terpisah. Peternakan ayam yang hanya 100 ekor itu memang cukup berkembang. Teman-temannya itu. Di situ ia mampu membangun rumah sederhana tapi berhalaman luas. Bank Jerman. Ia masih ingin menusukkan lagi belati tersebut ke perut Gumortap yang lunak seperti ombak. Tapi suatu ketika mereka sepak at untuk membeli tanah di sepanjang jalan kecil di bilangan Ciputat. Tapi semuanya sukses. dari kampung Pasar Kliwon. Tapi Gumortap sudah terkapar mengerang-erang memegangi perutnya. karena ingin memberi tanah yang lebih mura h di bagian yang agak dalam. Karena itu ia bergaul dengan teman-temannya. seperti halnya melaksanakan perintah ayahnya mempelajari mesin kapal Penjelajah. Sesaat. Horas pun merasa baru saja menunaikan tugasny a sebagai anak.*** Anjing yang Masuk Surga Post: 06/19/2005 Disimak: 263 kali Cerpen: M.com/abclit.processtext. tapi kawin dengan seorang ketu runan Arab juga asal Solo. Usamah sendiri memilih jadi wartawan sebuah majalah berita terkemuka. bahkan dekat sawah yang hanya dibatasi oleh sebuah kali kecil. Usamah juga ikut membeli tanah. tapi tak semuanya jadi pegawai. Tangannya gemetar menggen ggam belati. daerah permukiman keturunan Arab di Solo.processtext. http://www. sebagian memilih jadi pengusaha. termasuk ia sendiri. Edisi 06/19/2005 USAMAH adalah seorang keturunan Arab Pakalongan. Tapi pada suatu hari. dan seorang lagi menjadi direktur se buah hotel berbintang tiga.com/abclit. beberapa . Ia juga mengikuti sejumlah orang yang hijrah ke Jakarta. di antara sebagian o rang tua yang kini berusaha pula menolongnya. semuanya telah lulus perguruan tinggi. http://www.

Tapi sebelum memutuskan memelihara anjing itu Usamah pernah sowan ke Buya Hamka di Kabayoran Baru. hanya karena ia memberi m inuman kepada anjing yang mau mati kehausan. . "Di Mekkah. Sebagian orang kampung memelihara anjing untuk berburu babi di hutan. banyak penduduk yang memelihara anjing. "Tengok ke halaman rumah. Teman-temannya dari Solo pun ikut manyarankan agar Usamah tidak memelihara Anjing.html Memelihara anjing di kampung Betawi itu memang sangat riskan. dengan persetujuan seluruh keluarga.processtext. Menurut dugaan Usamah sendiri yang mendapat informasi dari orang kampung. yang memelihara b isa tidak disukai orang sekampung." je las ulama asal Minang itu." jawab Buya.com/abclit. Faris. Itu ada anjing besar. Ia dan keluarga. Bahkan ulama-ulama juga memelih ara anjing. "Di Minangkabau. Adanya seorang pelacur yang dinyatakan Nabi akan masuk surga. sangat sedih kehilangan Nero. Tapi baru berjalan satu setengah tahun. seorang Muslim memelihara anjing?" tanyanya. mungkin oleh tetangga yang tak suka. m emutuskan untuk memelihara seokor anjing. tertidur selama 300 tahun itu. maklum bertanya kepada ulama besar. "Boleh tidak Buya.processtext." jelasnya lagi. http://www. Nabi Daud suka burung dan Nabi Sulaiman bersahabat dengan semua binatang." jelas ulama pengarang Tafsir al Azha r itu. dekat Masjid al Azhar. al Irsyad. terutama anak kecilnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. termasuk anjing. anjin g itu pun mati.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rahmah el Yunusiyah. yaitu an jing yang menemani pemuda-pemuda Askhabul Kahfi yang melarikan diri dari tirani raja kafir dan meng ungsi di gua dan atas izin Allah. bersama pengasuhnya. Tapi sahabatnya yang mengusulkan itu memberi tahu bahwa memelihara anjin g itu diperbolehkan agama. memelihara anjing sudah biasa. Tak tanggung-tanggung. yang menceriterakan kisah para pemuda beriman dan seekor anjingnya dalam Al Quran. Pernah ada hadist yang mencerita kan. http://www. Kali ini ia memelihara jenis Gaberman yang diberinya nama Hector. Tapi kemudian ia bertekad untuk memelihara lagi. "Orang Musl im dianjurkan untuk menyayangi binatang. Najib. memberanikan di ri. Kebetulan ia mengikuti aliran modern. Sehari-hari Hector menemani anaknya yang terkecil. Bahkan Pes antren Putri Pandang Panjang. itu separuh penghuninya adalah anjing. Nabi sendiri suka dengan kucing. ia memelihara jenis herder yang disebut German Sheppard yang diberinya nama Nero. Dengan keterangan Buya Hamka itu Usamah.com/abclit. Bahkan ada pula anjing yang masuk surga. anjing yang masih muda usianya itu mati diracun.

jika Faris ingin .Minah. bermain-main di rerumputan pinggir kali. Hector selalu menggonggong keras. dekat sawah.

processtext. Tapi karena tak ada bukti bah wa barangnya telah dicuri.html Mendengar gonggongan anjingnya. maka istri Usamah kembali ke mobilnya. bahkan marah-marah kepada Hector dan istri Usamah. "Tidak. Tapi penduduk malah memarahi Usamah. karena mendapat gonggongan Hector.com/abclit. teriak-teriak minta tolong.html Generated by ABC Amber LIT Converter." "Ibu percaya pada saya atau percaya kepada binatang najis itu?" Ibu Usamah mera sa glagepan mendengar tangkisan pencuri itu. dan seorang di antaranya mengambil sepotong kayu untuk memukul Hector.com/abclit. Pencuri itu tidak mengaku mau mencuri. Untung Usamah sempat datang mencegah pemukul an. setelah melapas ayam curiannya. tidak." jawab Bu Usamah. Anjing juga tidak pernah menc uri. http://www. Ketika lari terbirit-birit." jawab si pencuri. "Jaga dong anjingnya. "Tidak mungkin kamu diterkam oleh anjing saya. ia tak pernah berbohong. beru saha mencuri ayam. tapi orang itu keburu lari melompat pagar ta naman. jika tidak mau mengambil barang saya. Pencuri itu pun. Orang-orang yang berkerumun sepertinya memahami pertanyaan si pencuri. Hanya manusia yang suka berbohong dan mencuri. ada seorang yang rupanya pemuda sekampung sendiri. Penduduk ka mpung pun berusaha menolong si pencuri dengan melepaskan gigitan anjing di bajunya. maka pencuri itu pun bebas. http://www.processtext. Hector mengejarnya sampa i tertangkap.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kalau Bapak tidak datang. Ia sempat membawa lari seekor ayam. anjing itu pasti mati kami haja r." . "Walaupun seekor anjing. saya tidak mencuri. Pernah suatu pagi hari. "Kenapa kamu mau mencuri ?" tanya Bu Usamah.

tapi Hector . Teman-temannya dari Solo pun menjadi enggan bertam u.Generated by ABC Amber LIT Converter. setia menjag a rumah dan majikannya. Pak Usamah ini termasuk orang yang sesat. Cuma.com/abclit.com/abclit. Orang yang ditanya itu tidak berkata apa-apa. Ia masih akrab saja dengan Hector." "Yang najis itu air liur anjing gila." jawab Usamah. anaknya yang ter kecil. Ia pun dengan santai nongkrong seolah-olah ik ut menonton TV. menyentuh anjing saja itu najis hukumnya? Apalagi memeli hara. Ia terutama dekat sekali dengan Faris. Ketika Usamah sekeluarga sedang sa ntai nonton TV. Usamah sekeluarga menonton TV. baru Hector menggonggong. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pada suatu sore di hari Sabtu. karena tidak bisa. http://www. Tapi lama benar ia tidur sampai waktunya ia seharusnya keluar rumah. Setelah sejenak duduk. Tapi kalau malam. mengurungkan niatnya. Minta ampun pada Tuhan dong karena melanggar ketentuan agama. Tak pernah mencuri dan berbohong.processtext. Faris pun menggoyang-goyangkan nya. Dan Faris sangat menyayanginya. Padahal Hector tidak menggongg ong jika ada tamu. Karena itu o rang yang berniat jahat. maksudnya mungkin mau menjaga rumah itu dari penc uri yang suka datang malam-malam. tiba-tiba Hector masuk ke ruangan. Ha nya bisa menjalankan tugas menurut kodratnya.html "Apa Bapak tidak tahu. "Masya Allah. sudah masuk SMP. Usamah tidak mau terlibat dalam perdebatan agama dengan orang kampung yang menurutnya t idak ada gunanya sama sekali. Hector tidak pernah menimbulkan masalah bagi Usamah dan keluarganya dan bahkan merupakan teman baik seluruh anggota keluarga. tidak ada lagi orang yang mencoba mencuri ayam. Kalau siang. Kalau ada yang dicurigainya. sering mengelus-elusnya dan mengajaknya bicara. Benar tidak pak haji?" tanya orang kampung itu kepada seorang yang pakai kopiah putih di sampingnya. Faris sudah beran gkat besar. Hector rela dan biasa tidur di luar rumah. Pernah ada seorang kiai di kampung itu yang menasihati Usamah bahwa rumah yang ada anjingnya tidak dimasuki oleh malaikat. Haram. ada yang takut bertamu ke rumah Pak Usamah. tiba-tiba kepala Hector lunglai kemudian seolah-olah tert idur. Sejak peristiwa yang tersebar di seluruh kampung itu.processtext. Tapi Usamah sendiri percaya bahwa Hector itu sendiri adalah malaikat yang hanya bisa mengabd i tanpa sedikit pun niat untuk berkhianat atau bersikap munafik. Anjing itu seperti malaikat. Anjing ini sehat dan bersih. Hector sering masuk rumah dan bersam a-sama anggota keluarga yang nonton TV. cuma m engangguk.

Hector sudah berhenti bernapas.tidak bangun juga. Rupanya. .

Ia pun dikuburkan. Kepada mereka. Nius. tetapi tak banyak lagi kabar gembira aku peroleh. Aku dan kawan-kawan pun sudah cerai-berai. pagi-pagi benar. memurukkan yang lama ke lipatan bawah dan juga menguap ke luar ingatan. seolah sudah bosan lalu raib entah ke mana.com/abclit. "Seperti ada dan tiada. Tempo-tempo mata kawan m asa kecil itu memang tak tampak. tanpa doa pun. seperti tidak kenal le lah. tak pernah bersua kecuali dengan dua-tiga kaw an yang setia menghuni kota kelahiran kami. Ia kehilangan malaikat penjaga keluarganya. Pak Usamah sempat membaca doa. Hector dimandikan dan dibungkus dengan kain kafan putih.html Keesokan harinya. bagian dari keluarga Usamah. Berbagai peristiwa timbun-bertimbun. Edisi 06/12/2005 SUDAH hampir empat puluh tahun mata Sultani menatapku. Padahal tahun demi tahun terus berganti dan kini telah mendekati tahun keempat puluh. sambil menitikkan air matanya. namun kemudian mu ncul lagi dan kembali menatap.com/abclit. malaikat aka n masuk surga.processtext. Kawan-kawan lama kami jarang pulang. bahkan banyak yang tidak pulang sejak merantau-belasan atau puluhan tahun yang silam. Hanya menatap.html Generated by ABC Amber LIT Converter. seperti manusia.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi Hector lebih menyerupai manusia.processtext. Sebenarnya.* Mata Sultani Post: 06/14/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Adek Alwi Sumber: Kompas. Tidak sekalipun berkedip. bila aku pulang ke kota kami selalu kutanyakan kawan-kawan masa kecil itu." . http://www. http://www.

"Di mana dia?" tanyaku antusias. Tapi kami kawani dia melihat bekas rumah orangtuanya. Dia dan keluarganya tergolong aneh. si Talib dan si Tunik yang acap pulang. Paling tidak dua atau tiga tahun sekali ada mereka pulang. yang meneruskan usaha keluarga membuka kedai kopi di simpang jalan dekat pasar. Kalau aku pulang. di kedai kopi itu kami bercakap-cakap mengenang k awan lama serta kota kami yang setelempap tetapi menyimpan sifat-sifat aneh tak terduga. Nius. "Si Cudik kini di Lubuk Sikaping.com/abclit. Bun satu-satunya sahabat Ci na kami di waktu kecil. Mereka pemilik satu-satunya bioskop dan dua studio foto yang ada di kota kami. http://www.html "Hanya si Cudik.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Tentu!" kubilang. Berubah sekarang. setelah mengamati wajah-wajah tak ku kenal yang lalu lalang di luar kedai kopi Tum. Si Talib di Dumai. lebih-lebi h tukang gigi. "Bun di Medan jadi dokter. sebagai grosir roti dan permen. ibunya berjualan kue mohok alias bakpau. Mereka bilang ayah Bun menjual gigi dari Peking.processtext. "Pernah sekali datang waktu mau ke Padan g melihat kakaknya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bahkan mengerikan. Nius. "Tak lama l agi pensiun. Mungkin karena b ersama istri dan anak-anaknya. Ayah Bun tukang gigi." tambah Amril. kendati kota kami tetap saja setelempap. http://www. diduduki hingga kini. Di kota kami orang Cina tidak mampu bersaing di pasar dengan pedagang pribumi tetapi tidak tertandingi membuat kue." Biju menerangkan dengan gembira. Si Tunik buka lepau nasi di Muaro Bungo. Du lu kami sering . Kami ajak bermalam tidak mau. sudah bercucu satu. akrab dengan pribumi." Dalam peristiwa dahsyat pertengahan 1960-an rumah orangtua Bun di Kebun Sikolos diobrak-abrik massa. Hebat dia!" "Ingat si Bun Kay?" tiba-tiba Tum menyela. dewasa atau jadi tua." jawab Tum. Satu di Palembang. Waktu terus berjalan dan orang-orang lahir. Dua lepau nasinya sekarang.com/abclit.processtext.

"Percuma. pintar di sekolah. adik kelas kami. "Banyak kawan kita serasa ada dan tiada. Suara Lin halus: "Ko Bun! Engko Bun!" Dadaku berdebar mendengar suara itu. ibu Sultani pagi-pagi menghidangkan nasi goreng ser ta roti lapis mentega. Matanya tak terlalu sipit. Kalau di rumah Bun kami disuguhi kue mohok." bilang Tum. Ibunya baik seperti i bu Bun. http://www. mencukur. Kami diselundupkan portir ketika lampu bioskop padam. Keluarga itu mem ang kaya dan terpandang.processtext. P agi-pagi Lin terlihat segar.com/abclit. Tapi kami ceg ah. berdebar-debar sekit ar dua jam menyaksikan aksi Sophia Loren yang menggairahkan. "Bagaimana kabar Sultani? Di mana dia?" tanyaku pada kawan-kawan di kota kelahi ran. Suka-suka kami mau makan apa. kami kerap nginap di rumah Sultani. adik Bun. lucu." KAWAN masa kecil itu lincah. Dia kapten sepak bola. Mereka menggeleng. . dan tak pakai babi!" komentar anak-anak yang iri. Ayah Sultani kepala terminal sekaligus ketua organisasi buruh. "Di dalamnya ada kerak gigi!" Kalera! Sultani meradang dan hampir menghadiahi mereka "ketupat Bengkulu".processtext. Seperti di rumah Bun.Generated by ABC Amber LIT Converter. atau menjelepak duduk di lantai. juga ketukan ja ri-jarinya yang mungil di pintu. http://www. lebih menyenangkan kalau yang mengantar kue adalah Sui Lin. Ju ga pandai menjahit. Nius. Kelas 6 SD kurasakan gejolak cinta monyet mengalir deras terhad ap Lin. Ramb ut ekor kuda.html "Jelas enak.com/abclit. Itu pula sebabnya dendamku pada Sultani pernah seperti tidak berujung.html Generated by ABC Amber LIT Converter." sahut Tum. "Didiamkan berhenti sendiri!" Bagiku. Bak orang-orang dalam mimpi. menyogok portir bioskop sehingga kami bisa nonton film 17 tahun ke ata s yang dibintangi Sophia Loren. Tidak kecuali Sultani. kadang susu. Membungkuk-b ungkuk mencari kursi kelas 3 yang kosong. Minumnya teh hangat. Pipinya putih kemerahan serupa jambu air. kembali menampakkan senyum yang ganjil. "Itulah.

" "Tidak sakit. alias usil plus kurang ajar. Kela s enam disunat. Sultani malah tertawa-tawa m akan uang haram itu. Ibunya tersipu.processtext. Iya kan. "Sunat Bun! Potong Bun! Terlalu panjang Bun!" Saat liburan tiba Bun pun lalu minta disunat. terbungkuk-bungkuk keluar t empat wudu bercelana kolor dan dada bugil. laaa.html Tempo-tempo kawan itu memang cingkahak. "Ayaaa. Asal Bun tidak nangis kalu sakit laaa. selesai!" Ayah Bun terkekeh.com/abclit. "Sebetulnya telat Bun. http://www. Ayah dan ibunya setuju. Di antara lipatan uang sogokan dia selipkan duit buntung atau uang zaman Jepang seh ingga untuk beberapa waktu kami terpaksa puasa nonton film orang dewasa. Mestinya waktu kita kelas tiga. Ulah Sultani! Suatu kali. . tidak terasa. http://www. Bah!" Sultani meyakinkan bak tukang obat.processtext. guru mengaji kami. kopiah. jadi keras. Kepala Sultani menyembul di tengah su ngai. ketika mandi-mandi di batang air yang mengalir di kota kami Bun tib a-tiba terpekik.Generated by ABC Amber LIT Converter. B un mau potong bulung bole potong. Berenang kalang kabut ke tepi. Mukanya pucat serupa mayat." ujar Sultani saat Bun meringis dan kami mendampingi kawan itu setiap malam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Terbahak-bahak seperti hantu air. Baju. Dan pernah pula Buya Makruf. Bun?" Bun men gangguk lemah. Ada yang menyentak ujung kulupnya dari bawah air.com/abclit. Portir bio skop juga dia ulahi. "Tapi tak apa-apa terlambat daripada tidak. B abah mau coba? Sret. "Ular! Ular!" Bun berteriak panik. ke h alaman masjid. serta sarung beliau "terbang. Dan Bun disunat. "Malah.

Pelan-pelan disentuh Sultani kepalaku. Uang yang sedianya diterima Mak Hasan kujanjikan kami bagi dua. Mendesis-desis lunak. malah sebelah sini terlampau pendek. Tunik juga. Mulanya sungguh-sungguh juga dia.com/abclit. http://www. sebagian kepalaku sudah terkelupas bak ayam hendak digulai! "Tak ada jalan lain. Aku malah tak sekali. Bukan saja Bun. Aku serahkan kepalaku pada Sultani. ajakan Sultani pada Bun karena dia ingin mengamangkan rotan di depan kawan itu. tentu saja. kan?" Aku mengangguk. Jangan pula licin tand as bak kelapa. Sudahlah. Suara gunting tak berdencing-dencing gana s. "Rambutku dia cukur. "Cukur sama Sultani!" Biju menyarankan.processtext. Rustam. Tapi aku merasa. potong pendek bak rambut tentara saja aku bosan. Ibunya selalu mengaji tiap subuh.html Sultani memang pandai mengaji dan ditunjuk Buya Makruf sebagai guru kecil. Ketika kuraba. Mataku merem melek. Sudah lama aku dambakan model r ambut orang dewasa atau rambut abangku. Padahal selalu kuminta Mak Hasan mencukur seperti yang kuinginkan. http://www. "Tadi di sini terlampau pendek. tajwid dan kiraahnya e lok. setiap usai dicukur kepalaku tetap m irip tentara atau anak kecil. Namu n yang membuat dendamku membara ketika semua bulu di kepalaku dia babat. melecutkan ke kaki-seperti dia lakukan pada kami selaku guru kecil yang ci ngkahak. Eh. sepekan rambutmu . "Seperti model rambut Bang Rustam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan tu kang cukur langganan ayah itu pun ber-hm-hm sambil mendorong kepalaku kian kemari. Suaranya merdu. kan?" Seperti rambut Biju itu yang kuinginkan. terpaksa begitu!" Ditekan Sultani kepalaku dengan ujung te lunjuk. Dan sesekali. Tetapi lama-lama kepalaku semakin d ingin. kuratakan. banyak kawan merasakan ulah Sultani. Tetapi.processtext.com/abclit. tidur-tidur ayam. Tak licin di sekeliling kepala.Generated by ABC Amber LIT Converter. Rancak . tetap ditumbuhi rambut dua-tiga senti yang melingkar manis rapi di sekitar telinga. Kepa ndaian itu turun dari ibunya.

hasilnya nihil. Atau pergi. Lupa aku pada sifat baiknya yang setia kawan dan suka memberi." Tum diam saja mendengarkan sunyi. "Kepala Ko Nius kenapa?" Alamak. dan orang bergeg as lewat bergelombang-gelombang di muka rumah sambil berteriak-teriak. tahi kuda da n entah dengan apa lagi. Dia cerita begini-begit u aku buang muka. Mereka menuju rumah Sultani. Tepatnya. Dendamku laksana sumur tanpa dasar. Suara mereka teramat gaduh.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Sejak peristiwa itu tak ada yang tahu di mana Sultani dan keluarganya. mati awak rasanya mena nggung aib! "KEPADA kawan-kawan yang tiba dari rantau kami juga bertanya kalau-kalau mereka mendengar di mana Sultani. Sejumlah orang menerabas masuk. http://www.com/abclit. aku tidak mau bicara atau dekat-d ekat dengan manusia cingkahak itu. Menyepak pintu hingga rubuh. "Jangan ikut! Jangan ikut kau!" Aku terus berja lan di belakang gelombang-gelombang manusia yang riuh. suatu pagi. aku menghindar. Tidak kuhiraukan imbauan ibu dan ayah. "Sanak famili ayahnya di kampung juga tidak. Tahi kambing.processtext. Pernah kami tanya ke situ. Berkabar pun mereka tak pernah sejak kejadian itu. Dia mendekat. Kaca-kaca pecah be rderai. Tetapi mereka pun tidak tahu. Mereka . Sewaktu prahara dahsyat pertengahan 1960-an melanda kota kami. Dan aku merasa ketika itu Sultani tengah mena tapku dengan mata tidak berkedip seperti biasanya. melihat aku tak h enti menanyakan kawan masa kecil itu tiap pulang ke kota kelahiran. aku menghambur ke jalan." kata Amril.html Sejak hari itu kami tak berteguran. http://www. tersenyum melihat kepalaku yang pl ontos bak kelapa ketika aku nginap di rumah Bun. Nius." sambung Biju lesu.Generated by ABC Amber LIT Converter. berteriak-te riak. Nius. Mereka melempar rumah itu dengan batu. Lebih-lebih waktu Sui Lin.processtext.com/abclit.

html Aku menyeruak di sela-sela orang dewasa. 2 April 2005 . dua buah. diseret abangku pulang. http://www. Menyeret serta mengarak ayah Sultani entah ke mana . Kusaksikan ayah Sultani diseret. Kalian tidak tahu? Mereka menghabisinya petang itu juga!" Cudik berkeras. Diam-diam terbayang olehku mata Sultani. Hanya mata saja. "Semua orang bilang begitu. meraung-raung.processtext. "Bagaimana kau tahu? Ikut kau ke situ?" kami tanyai Cudik ramai-ramai. ada yang menemukan sepasang mata di Batang Anai waktu menjal a ikan.* Jakarta.processtext. tegak kaku di ambang pintu.com/abclit. Perempuan itu te rjerembap di halaman. Dia juga menangis. kemarin pagi. "Mulai kurang ajar ya. Mukan ya berdarah. M enghabisinya. Membuang mayat orang tua itu ke Batang Anai. "Seperti mencampakkan bangkai anjin g!" cerita Cudik. Lututku menggigil.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kakak perempuan Sultani mendekapnya erat-erat.com/abclit. Ibu Sultani berlari mengejar. Menangis. yang menatapku tanpa berkedip. http://www. "Dan. Sultani juga. tak mendengar orangtua!" Cudik bilang mereka membawanya ke Singgalang Kariang. Bergelombang-gelombang manusia. Orang-orang masih berteriak. Bahkan sampai kini. seolah-olah tidak pernah lelah. Tanganku dicekal.Generated by ABC Amber LIT Converter. m elihat aku di tengah kerumunan. walaupun tahun demi tahun berlalu m enghanyutkan zaman dan usia ke muara. Tubuhnya tidak ada!" Kami bertatapan. Lalu ia terpana ketika matanya bersirobok dengan mataku.

pengairan sawah. Saya rasa kali ini juga begitu. Istri saya belum menemui mereka. diajak berbin cang mengenai berbagai hal yang pelik. Jika ditanya. Saya acuh tak acuh. Masalah-masalah itu menjadi obrolan yang berkepanja ngan. Saya tak pernah mengutip kata-kata bijak dari para cendekiawan. untuk mengajak ngobrol pelbagai masalah. menantu denga n mertua.html Post: 06/05/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Danarto Sumber: Kompas. Sudah sering datang orang. saya menjawab sekenanya. bibit tanaman. untuk mengajak ngobrol pelbagai masal ah. Kami ngobrol sekitar persoalan ya ng menyangkut rumah tangga dengan segala nuansanya. http://www. perburuhan. menjenguk lewat jend ela. ramai. Juga tentang hubungan suami istri. perbankan. Selama ini saya memang dekat dengan para tetangga. Misalnya. Edisi 06/05/2005 SUBUH itu saya dikejutkan oleh suara-suara orang ramai di pekarangan.com/abclit. yang sama sekali tidak saya ketahui. persoalan anak dengan orangtuanya. saya melihat orang -orang berderet-deret seperti ngantre minyak tanah. . mengular sampai jalanan. Kadang-kadang saya juga diundang camat. sekadar yang saya tahu. satu dua. bupati. Di samping para tetangga.processtext. Tamu pun bisa mencapai sepulu h sampai lima belas orang sehingga rumah jadi regeng. Karena istri saya gelisah. banyak sekali orang berkerumun di halaman depan rumah dan di jalanan. Sering saya diajak ngobrol te ntang berbagai masalah yang dihadapi para tetangga. Tapi asyik juga karena hidup di dusun yang sepi sekali-kali perlu mengadakan pertemuan supaya merasakan kemeriahan. dan banyak lagi sejumlah persoalan yang lagi hangat atau panas di masyarakat yang sebenarnya membuat saya tidak nyaman. juga kenalan-kena lan jauh yang datang dengan kendaraan khusus.com/abclit. soal usa ha tambak udang. Dengan menyingkap kain gorden jendela sedikit. bawahan dengan atasan. setelah sarapan. Ada apa? Saya acuh tak acuh. Anak-anak yang bersiap ke sekolah. Istri say a memberi tahu. saya penasaran mendengar dengung orang-o rang gremeneng semakin ramai. Kadang datang berbondong. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sungguh menghabiskan waktu. satu dua. Sudah sering datang orang. juga masalah percintaan antara nak-anak remaja. maupun wali kota.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter.

kenapa tidur di rumah. mula-mula saya menulis obituari hanya sambil lalu. lalu mencari akal agar b awahannya itu sadar. pekerjaan ter akhirnya. Keluarganya memberi tahu. sedangkan untuk orang-orang biasa.processtext. sementara beban keluarganya besar. lewat mesin ketik manual yang kemudian berubah ke mesin ketik kompu ter. orang-orang te rkenal itu sudah banyak penulisnya. teman. Ada seorang pegawai negeri yang tidak mau dipensiun karena uang pensiunnya keci l.com/abclit. l alu saya cari alamatnya. Selama ini tulisan obituari saya sudah mencapai 5. . Bawahannya itu l alu dihipnotis hingga tertidur di mejanya. Lama-lama saya menulis obituari menjadi semacam panggilan. Dengan enak saya bisa menulis obituari setiap hari. Masa pensiun pasti datang. Obituari yang meliputi orang-orang biasa itu bisa saudara. http://www. Pern ah kejadian dalam seminggu sepuluh orang. Seluruhnya orangorang biasa. dibawa pulang ke rumahnya . dan berapa orang saudaranya.000 or ang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Saya bisa memanfaatkan rubrik khusus obituari setiap saat atas kebaikan redaksi koran lokal yang memberi saya kebebasan. Begitu siuman. Si kepala tibum menolak dengan mengembalikan becakn ya sambil mengirim beras 5 kilogram kepada si tukang becak. Ketika beberapa waktu kemudian tukang becak itu meninggal karena faktor usia. Orang-orang kebanyakan yang mungkin pernah lalu-lalang di de pan rumah saya.com/abclit. tidak ke mana-mana. sebagaimana kematian itu pasti tiba. Saya catat riwayat hidupnya. sekitar 5. sampai kenalan baru.000 karakter jika orangnya kocak atau punya pekerjaan yang unik.processtext. Misalnya. Kepala kantor orang itu kebingungan. Saya menolak ketika diminta menulis obituari orang-orang ternama. Cukup menyenangkan. yang beberapa hari kemudian dikabarkan meninggal.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tulisan obituari itu tidak panjang. ia kaget. Alasan saya. Sebagai penulis lepas. mengenang lewat tulisan obituari itu mengesankan. Lalu si kepala k antor meminta jasa seorang tukang sulap yang pandai menghipnotis orang. http://www. agaknya hanya saya seorang. menyadarka n saya. Saya interviu keluarganya. ada seorang tukang becak yang me nyerahkan becaknya kepada seorang kepala tibum (penertiban umum) dengan tujuan supaya beca knya dijual untuk mengongkosi sekolah anaknya.html Selama ini saya dikenal sebagai penulis obituari (berita tentang kematian seseo rang berikut riwayat hidupnya) di surat kabar setempat. di sebuah desa yang lengang. ia seharian di rumah saj a. Lalu ia dinaikkan ke dalam mobil. Kadang sampai 8.000 karakter. kel uarga. Karena kematian seorang teman baik yang menjadi tetangga dekat. Begitulah. saya menulis obituarinya dengan memasukkan wawanca ra kepala tibum itu.

Sejauh ini saya tidak tahu dan tidak berusaha mencari tahu. Barangkali mereka juga membaca obituarinya. apa ada yang tertar ik membaca obituari saya. Dipasang pula f otonya yang bisa menyebabkan keluarganya tertambat kenangannya. Saya yang terus beredar di banyak keluarga yang kematian saudaranya. . menye babkan banyak orang mengenal saya.

ada saja orang yang enggan bertemu atau lebih-lebih ngobrol dengan saya." Tapi. Memang ada seorang yang sehabis ngobrol dengan saya. saya mendapat sebutan yang aneh-aneh. kenapa?" "Maaf. Saya nggak mau ditulis sekarang. yan g saya malas menuliskan sebutan-sebutan itu di sini. Dari kejadian itu. Sementara itu ada pula yang bilang. Ntar saya y ang menulis Bapak. Ada yang bilang.processtext. "Pak. Saya tak bisa menjawab. http://www." Atau ada yang berteriak: "Pak Jurnalis. jika seseorang ngobrol dengan saya." jawabnya.html "Kenapa kamu tidak lekas mati supaya Pak Jurnalis bisa menulismu sekarang!" "Biar kamu mati. ini bahaya. Pak Jurnalis.Generated by ABC Amber LIT Converter. Itu semua menyebabkan saya akrab d engan semua orang. saya sedang mewawancar ainya. tinggal di mana?" tanya saya kepada seseorang yang saya pinjami korek api untuk menyalakan rokok saya. "Maaf. http://www.com/abclit. seseorang yang ngobrol dengan saya. "Lho. sampai kamu menulis riwayatmu sendiri!" Saya terbahak mendengar lelucon-lelucon itu. tak ada yang menulis. Maka ada saja orang yang anti-saya. selalu saja orang nyeletuk: "Pak Jurnalis. Ini benar-benar klenik. Pak.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. ia meninggal. ada yang mengartikan. Setiap saya lewat atau mampir membeli rokok di kios. Tapi ini kebetulan saja.processtext. Tidak kenapa-kenapa." . meski kamu membayar Pak Jurnalis!" "Kamu tidak akan mati. Wah. itu tanda-tanda or ang tersebut mau meninggal.

Pak?" Istri dan anak-anak saya juga merasakan perubahan itu. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. katanya. Banyak ngomong dianggap meramal.com/abclit.html "Saya permisi. Tidak kenapa-kenapa. Menurut mereka. Pak.processtext. Di pertemuan-pertemuan desa. sedikit ngomong dianggap mengetahui peristiwa yang bak al terjadi." "Lho. kenapa?" "Maaf. yang paling kritis. saya juga diam dan menyendiri supaya orang nyaman deng an saya. Ketika di sebuah toko saya menghindar supaya tidak bertemu dengan seseorang.com/abclit. Pernah saya menyergah anak-anak saya itu: . lima orang.processtext. Jika sampai di sini hal itu masih baik. Apa ada gejala sesuatu? Tentu saja saya merasa tidak berubah dengan tin gkah-laku saya. Ada yang berubah dengan tingkah-laku saya. Keterlaluan. tulisan saya tidak adil terhadap seseorang dan berlebihan bagi y ang lain. Pak. Tetapi jika sudah menyangkut masalah dosa dan pahala. anak-anak ini sok tahu. orang ters ebut malah mengejar saya sambil menyapa: "Bapak menghindar dari saya. Saya juga tidak tahu adanya gejala sesuatu. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. terutama si sulung yang duduk di SMA kelas 2. Ketika orang menanyakan pendapat saya. Seolah-olah anak-anak ini cukup rajin membaca buku-buku agama." "Biar untuk Bapak saja. Saya jadi pendiam dan menyendi ri. Apa yang akan terjadi dengan s aya. Anak-anak saya. sedikit saja saya ngomong. Jadinya lama-kelamaan saya enggan menyapa orang." "Jangan ditinggal korek apinya ini. dan si bungsu di SD kelas 5. Kri tiknya tidak berdasar. w ah. Memangnya saya cenayang." Inilah sepenggal dialog di pasar sepeda motor dengan seseorang yang enggan bert egur sapa dengan saya karena keyakinan-keyakinan klenik itu. Lalu malah terjadi se rba-salah. Keduanya cencala (lancang mulut) terhadap sikap saya dalam menulis obituari.

processtext.com/abclit.html "Dari Ayah. http://www." "Karena keritik kalian membawa-bawa dosa dan pahala." "Begini." "Tidak bisa seenaknya begitu. karena Ayah memaksa Allah membuatkan rumah baginya di surga. ini dosa.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ayah pernah menulis obituari.html Generated by ABC Amber LIT Converter." "Boleh saja." "Semuanya." "Dalam hubungan apa orang bicara seperti itu." "Itu harapan saya." jawab saya. . Boleh jadi Allah sudah membuatkan rumah baginya di surga." "Ayah marah kena keritik." "Nah. Itulah usaha sebaik-baiknya seorang penulis ob ituari.com/abclit." jawab anak-anak itu." "Semua orang bicara dosa dan pahala. kalian ngawur. kan. Nah. http://www. "Kalian ngawur. Itu doa saya.

Sudah sering datang orang. Padahal saya selalu b ilang. Istri say a memberi tahu. Orang sekian banyak mau ngajak ngobrol apa? Tentang kesulitan hidup? Beras habis dan anak-anak menangis kelaparan? Orang sebanyak ini mau ngobrol sekaligus? . Mereka bisa tersinggung dan bukan tidak mungkin merasa saya lecehkan. Hari baru membuka matanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Barangkali karena beban keluarga yang terlalu berat. Sa ya rasa kali ini juga begitu. Orang-orang yang antre tidak sabar seperti mendengar aum macan. saya mendidik anak-anak saya itu dengan keras. saya melihat orang-orang b erderet-deret seperti ngantre minyak tanah. saya penasaran mendengar dengung orang-orang gremeneng semakin ramai. Penghasilan saya tentu saja jauh dari cukup. Karena istri saya gelisah.com/abclit.html "Nah. kekuatan itu ada batasnya sehingga kita tidak selalu benar. Saya sering lelah berdebat dengan anak. Di Jogja itulah sejarah saya ber mula ketika saya kecantol putri Aceh yang kuliah di UGM. saya menyiapkan kertas dan alat t ulis.Generated by ABC Amber LIT Converter. yang untuk makan sehari-harinya saja suka empot-empotan. Anak-anak yang bersiap ke sekolah. Mereka suka ngotot dan merasa selalu benar. Bahkan matahari masih bergelut dengan kasurnya. cerdas dan berani.com/abclit. http://www. Barangkal i seperti agen minyak tanah yang siap menyambut para pembeli. itu semua yang menyebabkan saya sering stres dan mengalami depresi yang tajam. sedang rakus-rakusnya makan. Dengan menyingkap kain gorden jendela sedikit. itu justru kesalahan saya dan saya bisa berdosa karena tidak menulis tiga istri dan anak-anaknya yang lain. merangsek ke depan meja saya. Anak-anak mewarisi sifat-sifat ibunya. Istri saya guru SMP. satu dua. Hal itu berarti saya tidak menganggap ada dan penting keberadaan mere ka. setelah sarapan. banyak sekali orang berkerumun di halaman depan rumah dan di jalanan. Subuh itu saya dikejutkan oleh suara-suara orang ramai di pekarangan. Jam baru menunj ukkan pukul 05.processtext. anak-anak saya itu diam. untuk mengajak ngobrol pelbagai masalah. Sebagai ayah. Ada apa? Setelah sarapan. mengular sampai jalanan. Kami menikah dan pindah ke Aceh dengan gagah bera ni karena cuma berbekal baju yang kami pakai.processtext.anak saya tersebut. Kami sebenarnya keluarga bahagia. menjenguk lewat jendela. Istri saya belum menemui mereka. sedangkan saya sejak remaja penulis lepas." Mendengar keterangan saya. Say a acuh tak acuh. http://www.00. termasuk menulis berita. Saya menulis apa saja. Lima anak semuanya sekolah. dengan malas saya keluar rumah dan duduk di beranda.

.

itu bukan karena ia ingin. seluruh kota telah hancur-lebur rata dengan tanah. Kalau toh ia tertidur. anak-anak. Kulihat Eyang Menangis Post: 05/29/2005 Disimak: 244 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas. panas. entah bagaimana say a bisa sampai di bukit ini. diselimuti lumpur. Waktu saya siuman. tua. Entah berapa lama saya pingsan. Saya tak tahu l agi di mana rumah saya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mungkin hanya karena t erlalu lelah. http://www. Sinar matahari memancar. Bahkan burung-burung.processtext. kemudian dibiarkannya mencair. Awan putih berarak dengan latar la ngit biru meneduhkan. 20 Januari 2005. berserakan memenuhi ru ang dan udara. bayi. Eyang jug a jauh dari bantal dan guling. Cuaca cerah. di jalan. terlihat pemandangan yang menyebabkan saya pingsan.html Ketika saya menuruni bukit dengan sempoyongan penuh lumpur. laki-laki. tak seekor pun tampak terbang. di kebun. di pekarangan. Mayat-mayat berk aparan di seluruh kawasan. muda. Saya berdiri sendirian di samping sebuah kapal yang terdampar di ten gah kota. Tak ada tand a-tanda kehidupan secuil pun. Sangat sering ia mendadak terjaga dan membangunkan Mbok Nah yang tidur di bawah samping ranjang. Edisi 05/29/2005 SUDAH hampir seminggu Eyang Putri mengurung diri di kamar. Tapi tidur itu tak pernah panjang. . di atas pohon. di reruntuhan rumah.com/abclit.processtext.com/abclit. perempuan. Seluruh mayat itu . Mayat-mayat itu lebih mengesankan sedang tidur pulas. Bubur yang disediakan Mbok Nah hanya sedikit yang dimak an.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dua-tiga kali bubur itu hanya disisir bagian pinggir. http://www. Kecemasan pun tergam bar pada wajah bapak-ibu dan para cucu. Tangerang.

Masmu Jito tidak ikut.html Generated by ABC Amber LIT Converter. memasuki pekarangan luas yang ditumbuhi pohon sawo dan pohon melinjo. Pada siang yang murung itu. Kantuk masih menggelayutinya. Eyang Putri tak tega bertanya lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bagaimana kabarmu. hingga warna itu berubah tua. Bajunya yang merah maroon dipa hat rapat jarum-jarum hujan. Katanya sedang ada kunjungan ke N ias dan Aceh " "Yang lain mana?" . mereka sehat Kapan Mbak Ambar datang?" "Kemarin. namun t etap tanpa jawaban. http://www. Mobil sedan putih mengilap menembus tirai hujan. "Mana Eyang Putri?" "Masih di kamar. melihat wajah Mbok Nah yang tertidu r lelap dikeroyok kelelahan. Kami juga sudah menunggu lama. Laki-laki itu menggosokkan handuk di kepalanya .processtext. Pertanyaan serupa diulang. Kedatangan laki-laki itu disamb ut seorang perempuan yang langsung menyodorkan handuk.html Mbok Nah diam. seorang laki-laki tambun kel uar dari perut mobil dan berlari menuju beranda rumah bergaya limasan. http://www. Ndut? Anak d an istrimu sehat?" ujar perempuan itu.processtext. Tapi sayang.com/abclit.com/abclit. "Ya.

"Di mana Eyang Putri?" bisik Gendut di telinga Drajat. "Di kamar.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. dan Drajat yang pengusaha real estate.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sudah hampir satu jam kami menunggu " "Ada apa? Apa beliau sakit?" "Tidak. seperti koor. tapi dicegah Ambar. Tapi.com/abclit. http://www. persisnya sejak Lebaran tahun lalu.processtext.com/abclit. Sebaiknya ditunggu saja " Gendut mengeluarkan rokok kreteknya. kehangatan yang sangat ia harapkan setelah hampir setahun tidak bertemu dengan m ereka. hendak menyulut.html "Ndut " suara kakak-kakak Gendut kompak.. Gendut merasakan kehangatan mengali r di tubuhnya. "Eyang Putri tidak senang bau rokok." . http://www. Gendut langsung memeluk me reka satu per satu: Kunthi. Swandaru yang anggota DPRD. yang kini bekerja di Jakarta menjadi redaktur majalah wanita. entahlah.

Eyang " "Gendut? Tunggu " . http://www.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Gendut pun beranjak.html Swandaru merangkul Gendut.. Mbak Ambar. Empat pasang mata mengepung dirinya. "Saya Gendut. atau Mas Drajat? " "Beda Ndut beda.processtext. http://www.com/abclit." Gendut termangu. Cepatlah kamu ketuk pintu kamar. Sejak tadi Eyang Putri menyebut-nyebut namamu. Mbak Kunti. Tatapan mata saudara-saud aranya seperti bilah-bilah tombak yang mengungkit pantatnya untuk beranjak dan segera mengetuk pintu kamar Eyang Putri. Setelah diam beberapa jenak. perlahan. "Ndut." "Lho apa bedanya aku dengan Mas Ndaru.. coba kamu temui Eyang Putri.com/abclit. "Siapa?" suara lirih dari dalam kamar.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pintu kamar itu diketuk nya. Kamu kan cucunya yang paling disayangi.

Aku menebak. Ketika menonton televisi. dong." "Tapi kenapa perumahan untuk para korban tsunami itu hingga kini macet?" .html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. http://www. pasti Eyang memanggil kami karena persoalan Mbak Ratri." "Tapi kenapa Anda diperiksa? Ini terkait dengan dugaan penggelapan anggaran yan g katanya sampai 150 miliar?" desak wartawan. Ada satu dua polisi tampak berjaga-jaga di situ. ya bukan urusan saya. Kalian mesti tanya developernya. Perk ara pembangunan itu macet. Mbak Ratri tampak turun dari mobil dan langsung dirubung para wartawan.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Saya memang mengelola dana pembangunan rumah untuk masyarakat miskin itu. wajah Mbak Ratri tetap tegar meski dicecar berbagai per tanyaan. Nggak ada k omplain. http://www. Seperti yang kami kenal. Namanya dihapal jutaan orang dal am pembicaraan yang dilumuri prasangka. Dalam minggu te rakhir wajah Mbak Ratri muncul di banyak koran dan televisi. "Itu insinuasi! Tuduhan itu sangat tak berdasar! Mengada-ada! You mesti lihat r eputasi saya.com/abclit. mataku disergap gambar yang bikin jantungku berdebar. Sudah puluhan ribu unit rumah rakyat yang saya tangani.processtext.html AKU tidak terlalu kaget ketika Bapak mengontak anak-anaknya untuk sowan Eyang P utri.processtext. semua beres.

http://www.processtext. Temui saja Pak Rambela!" Aku pun merasa ikut terpojok oleh cecaran pertanyaan para wartawan itu. mencoba membela Mbak Ratri sambil menuding-nuding layar televisi.com/abclit. tapi gagal.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Begitu juga ketika telpon rumahnya kami hubungi.html "Tapi developer itu sudah bikin statement. Mereka menangis. Kami pun mencoba menemui Mbak Ratri d i rumah tahanan. mereka juga belum dibayar lunas agaimana?" "Ah tanya saja penasihat hukum saya. Kami mencoba menghubungi Mbak Ratri. Berita di televisi itu bagi kami telah menjelma pis au karatan yang menikam-nikam harga diri kami. Mereka berulang kali menelponk u mengungkapkan galau hatinya. Ini b . tapi HP-nya off. hingga commercial break memotong tayangan b erita itu. Ternyata kecemasan juga dirasakan kakak-kakakku. Aku terus mengomel. Aku ngo mel sendiri. Anak dan istri ku tampak cemas. Mereka pun langsung masu k rumah sakit. Ke mana anak-anak Mbak Ratri? Ke mana suaminya? Pasti mereka kini jadi lintang pukang dihajar kabar yang sangat mengejutkan itu. Penahanan Mbak Ratri membuat bapak dan ibu terguncang.

processtext. Jangan-jangan " ujar Pak Nano. Walau cuma serupiah. kami pun sangat bangga kepada kakak kami tertua itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi kami kan sekadar men ganalisis eh menduga-duga. jujur. bukan hanya bapak d an ibu yang bangga. no comment" . ia hanya be rucap "no comment. takut menambah beban perasaan Eyang Putri." pesan bapak belasan tahun lalu. Sesungguhnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.com/abclit. dengan bangga. ucapan bapak yang terngiang kembali itu seakan mencair ketika Mbak Ratri dalam posisi sulit. Namun. Di layar televi si siang tadi. Mbak Ratrilah yang paling mewarisi sikap Eyang Putri yang berwatak keras. wajah Eyang Putri tampak pucat. Kerut merut di wajahnya pun semakin tampak jelas. "Jangan sampai kamu mencurangi Ratri.. dan berani. Watak dasar ini-ditambah kecerdasannya yang terpancar di matanya yan g berkilat-kilat saat berdebat-yang mengantarkan Mbak Ratri memegang jabatan penting di sebuah departe men yang berurusan dengan program pengentasan kemiskinan masyarakat. "Jangan-jangan apa?! Kalian ini tahu apa sih? Sok analitis!" DI kamar itu. DI antara para cucu.. Ketika keluar dari ruang pemeriksaan kantor kejaksaan. semakin bersilangan. Gendut merasa tidak tega untuk mengajak bicara. semakin tumpang-tindih. dia akan mengejarmu sampai neraka.com/abclit.processtext. Ia hanya mematung di samping ranjang. Gendut belum berani bicara. http://www. Ia melihat. wajahnya tampak lelah.html "Maaf-maaf kalau omongan saya menyinggung Pak Gendut.

dlingo bengle. Setelah Eyang Kakung meninggal. menjelma menjadi kereta kencana yang membawa kami ke dalam petualangan yang menggairahkan. Bahkan juga masa kanak-kanak ayah kami. "Untu k apa? Rumah ini masih terlalu besar untuk kita. sawah yang membentang. Tubuhny a masih cukup tegap. Juga nama cicit-cicitnya. Eyang Putri itulah sosok yang sesungguhnya mendidik kami. Eyang Putri selalu mendongeng sebelum kami tidur.processtext. Rimpang-rimpang jahe. Padahal jumlahny a belasan. http://www. Watak-watak tokoh rekaan itu menjelma seperti wayang yang berkebat dalam benak. Rumah kami pun penuh aroma jamu. gunung yang menjulang atau langit yang biru. Eyang Putri melarang kami pindah rumah. Dibantu Yu Jum dan Yu Gik. Matanya masih bercahaya. Selalu saj a ada kisah yang diceritakan dalam setiap malam. Kami b ertemu dengan tokoh-tokoh cerita. atau penjilat. licik. Eyang Putri tak mau hanya mengandalkan hidup da ri uang pensiun suaminya sebagai guru. http://www. meski pun akhirnya tidak .html KAMI dan Mbak Ratri tumbuh dalam dekapan kasih sayang Eyang Putri. Eyang Putri memanfaatkan keterampilannya membuat jamu. Gaya bercerita Eyang Putri yang mempesona.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kebetulan sejak kecil kami tinggal di rumah Eyang Putri bersama bapak dan Ibu. cabe puyang. Ada yang culas.com/abclit. Entah sudah berapa ratus cerita yang membawa kam i ke alam yang indah: rimbun hutan. Jamu itu kemudian dij ual di pasar. Dengan runtut. jujur.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan berbagai dedaunan melimpah di atas balai-balai bambu di dapur.processtext. Banyak pembeli merasa cocok dengan jamu itu. pemberani. adas pu la waras. dan entah apa lagi. jahe. dengan berbagai wataknya. Dan ingatannya masih tajam. Ketika kami kecil. hingga nama Eyang Putri menjadi san gat terkenal. Kami pun merasa menjadi seperti tokoh pujaan kami: seorang satria yang membela yang lemah. sungai yang mengalir. Eyang Putri masih tampak seperti perempuan berusia 50-an. laut yang berg elombang. Meskipun usi anya di atas delapan puluh." ujarnya. Eyang Putri meracik dan m emasak jamu itu. Eyang Put ri juga masih ingat berapa nomor telpon rumah kami. kencur. ia ma mpu bercerita tentang masa kanak-kanak kami. Harum tapi juga semegrak. Se tiap pagi. Eyang Putri pergi ke pasar membeli rempah-rempah: kencur.

Ayo." Eyang menatapku. Gendhut." sergah Mbak Ratri.com/abclit. Bingung. "Aku nggak tau Eyang " jawabku sekenanya. yang dipikir cuma perut.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. "Ah kamu. "Kalau saya ya pilih kaya. "Bicaralah. Semua tertawa. nggak apa-apa " . http://www. "Kalau kamu bagaimana.html "Nama baik dan kejujuran itu jauh lebih penting dari semua kekayaan." pesan Eya ng Putri. Aku kelimpungan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Eyang Putri mengangguk-angguk sambil mengelus kepala Mbak Ratri." ujar Mas Swandaru sambil bercanda.com/abclit.processtext.

com/abclit. ketakutan diam-diam merambat. http://www. http://www. "Dia bukan pintar. Mendadak. "Eyang-eyang gimana kalau Eyang sekarang ndongeng kancil?" ujar Mbak Ambar.html Semua tertawa. Kalian ingat ketika kancil ditangkap dan hendak disembelih Pak Tani gara-gara mencuri mentimun?" .com/abclit. tapi hanya untuk mengakal i. "Tapi dia itu pintar lho Eyang " Mbak Ambar masih mengejar. tapi licik. "Pintar kamu. "Eyang tidak suka kancil!" ujar Eyang tandas.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Eyang Putri diam.processtext. mengurung kami. Dia punya banyak akal. Ndhut " Eyang Putri terkekeh.

Sayup-sa yup kami mendengar pembicaraan Eyang Putri dengan Mbak Ratri. anjing itulah yang dipukul Pak Tani. Kita harus membunuh kancil!" "Bukan bukan begitu Ratri. Yang harus kita bunuh adalah sifatnya. "Benar Eyang.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Juga saat ia terpaku di depan Eyang Putrinya yang sejak tadi tetap diam.processtext. Kantuk pun bergelayut. Ratri menyahut.processtext. "sahut Mas Swandaru. dalam gelap malam. http://www. Hanya terdengar suara isak tangis yang tertahan. "Maka. . hingga kepal anya remuk " kataku meramaikan suasana. kalau kalian besar nanti." Malam makin larut. "Akhirnya. http://www. KENANGAN itu masih basah melekat di benak Gendut. Satu per satu kami tertidur.html "Dan anjing yang celaka itu dirayu kancil untuk menggantikannya sebagai calon m empelai. jangan mau jadi kancil " ujar Eyang.com/abclit.com/abclit.

processtext. Gendut berhasil membujuk Eyang Putri untuk keluar dari kamar." ujarnya pelan.com/abclit. Bukan kancil atau ular piton " . "Ndut.html Eyang Putri menggeleng.Generated by ABC Amber LIT Converter. Perempuan renta i tu berjalan pelan. semoga ia tetap Ratri seper ti yang kita kenal selama ini. lemah. tapi masih tetap tegap.com/abclit. empat kakak Gandut masih menunggu.processtext. Mata tua itu tetap bening dan bercahaya. Ke mana air mata itu. Eyang Putri mengedarkan pandangan ke wajah cucu-cucunya. http://www. apa benar kini Ratri telah berubah menjadi kancil? Atau bahkan sudah jad i ular piton yang kelaparan? Ahh katanya dia mau membunuh kancil?" Ucapan itu terasa sangat menyent ak. Urat-urat wajah mereka menega ng. T api Eyang Putri tak begitu menanggapinya. Gendut kaget. Para cucunya ramai-ramai menghambur dan mencoba memeluknya. tak ada suara terucap. Tapi Gendut memberanikan diri bicara.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Eyan g. Mereka hanya saling memandang. Jam dinding berdetak terdengar sangat keras. Wajah mereka tertunduk. pikir Gendut. Ternyata dari mata Eyang Putri tid ak mengalir air mata setetes pun. Di luar kamar. http://www. "Biar aku duduk . Tak satu pun dari mere ka yang berani menatapnya. Dalam beberapa kejap. "Kita berdoa.

mes kipun kami tidak punya bukti.processtext. kami hanya bisa percaya hanya bisa berharap " . Bukankah Eyang sendiri yang dulu mencegah Ratri untuk . "Kalian berani menjamin keyakinan itu?" "Maaf Eyang. merinti h. Mestinya kancil itu sejak dulu dibunuh dalam pikirannya .Generated by ABC Amber LIT Converter. "Tapi maaf Eyang.com/abclit. Ratri membunuh kancil itu " ujar Eyang Putri lirih.processtext. kami percaya dan yakin. Ya. Bukankah sudah hampir tiga tahun dia menutup diri?" Swandaru melepa skan napasnya. Mbak Ratri tidak mungkin menjadi kancil. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www." ujar Ge ndut.com/abclit. "Itu yang aku sesalkan. "Mestinya sejak dulu. " "Tapi.html Gendut terdiam.

com/abclit. ditelanjangi. Berbagai borok dan lendir yang tersimpan di balik tubuh mereka." ujar Kunt hi. Mereka merasa dilucuti .com/abclit. DI rumah itu. * Bantul-Yogyakarta-Mendut 2004-2005 Jejak yang Kekal Post: 05/22/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas.processtext. http://www. Semua mendadak terasa terlepas. kami tak lagi menemukan aroma harum jamu. Kami ju stru mencium bau keringat kami yang mengandung miliaran bakteri . akan mengembalikan martabatnya . Edisi 05/22/2005 . Eyang Putri berkali-kali menarik napas. Eyang Putri mengedarkan pandangan ke wajah para cucunya.Generated by ABC Amber LIT Converter. seperti terbaca.html "Kebenaran akan membersihkan namanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tubuh mereka serasa berubah transparan.processtext. http://www. sebelum akhirny a pingsan. atau mencium semerbak k isah-kisah kepahlawanan yang indah dan mendebarkan.

makhluk yang hidup tak kurang tiga ratus juta tahun lalu. Dan itu artinya. Bisakah se ekor kera membuat benda semacam sepatu? Sungguh tak lucu. setiap detik dalam hidupmu.processtext. ditemukan juga je jak sepatu. ditemukan pula dalam sebuah ngarai di lain benua? .. di zaman homo habilis juga belum ada. neanderthal.html TETAPI trilobite. dari satu batu ke lain b atu. makhluk yang hidup saat manusia-menurut teori kami-masih berupa kera. Dengarlah sepatu berderap. bagi kami.html Generated by ABC Amber LIT Converter. seluruh waktumu.sia? Maka sembunyi itu.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Jeja k celaka! Bagaimana bisa. tak kurang dua ratus juta tahun lalu. http://www. selain fosil antilope. Dari satu waktu ke lain waktu. melesak di leher. lebar 11 cm. segera jadi bohong besar. tetapi kenyataannya men ginjak seekor trilobite. sepatu manusia. tetapi bongkah pembungkusnya seger a kami kenali sebagai batu karbon dari zaman Trias. homo sapiens. bag aimana bisa dijejak oleh sepatu? Kami lalu membuat kira-cetaknya: panjang 28 cm. http://www.com/abclit. Jejak sepatu celaka. Tubuh kami pun mendadak seo lah menyerpih. Adakah manusia pada zaman homo habilis ba hkan belum ada? Kenyataan itu. lekuk bawah tumit 2 cm. Sepatu lars. Walau belum dipastikan fragmen tengkorak apa. sepatu serupa.. yang persis sama seperti jejak sepatu masa kini. SEPATU itu. tak bisa tidak. artinya pula tak lain satu kata: gila.processtext. ternyata sia. Teori yang kebenar annya telah mendarah daging dalam diri kami tak lebih hanya omong kosong. memanjang ke fra gmen tengkorak. Jejak melesak di tubuh-tubuh . homo erectus. Semua akan han cur. dan waktu melenguh. menguap. Adakah hal yang lebih buruk kecuali mendapati dirimu. Tak ada sia pa pun boleh tahu bahwa di Utah pada musim semi 1968 itu.. Betapa kekal jejak itu. harus kami bikin tetap sembunyi. Homo habilis. dengan bertumpu di bagian tumit.

foto itu tak sepatutnya dipikirkan dan telah pantas kam i lupakan. http://www. lengking tangis.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Jejak sepatu di trilobite Utah dulu itu. Dan setelah segalanya beres. SEPATU itu. Tetapi yang masih mengganggu adalah ucapan seorang rekan yang merasa satu foto asli berkurang.. tak ada sesuatu yang mengkhawatirk an muncul berkaitan dengan si foto. telah hampir sepuluh tahun kini. bentak. perpustakaan. Menggasak leher. Butuh beberapa tulisan dari sejumlah rekan di beberapa edisi sebelum publik yaki n jejak itu bukan jejak sepatu. Orang-orang berseragam ini. sebetulnya telah ikut terbakar. kenapa mereka menyerbu kampus? . adalah ketika fragmen tengkorak itu selesai diidentifikasi.processtext. Menembus ruang. melipat waktu. Tetapi lalu. Pekik. Foto yang dicetak dalam ukuran persis sama dengan si fosil jejak sepa tu. Racau pani k. kenyataan buruk berikut yang muncul menyusul. ruang kuliah. Baiklah.com/abclit. Terdengar pula suara seperti letusan. tak lain tak bukan: tengkorak manusia. menjalar lirih ke telingamu. Tulisan yang ten tu saja direkayasa. Artinya. Homo sapiens! Manusia sempurna! Oh oh. Fragmen tengkorak it u. Kaudengar pulakah suara s eperti mengerang? Lapat-lapat. begitu jauh. http://www. jerit. dengan amarah bagai meluah. ketika muncul di Science. bagaimana bisa? Jejak melesak di tubuh-tubuh. membuat kami sungguh kelabakan. rusuk. merangsek masuk ke dalam kam pus. Gemuruh derap menggasak koridor. berhamburan. bertumpang tindih dengan hardik.processtext. gebuk pukulan. yang membuat kami betul-betu l bagai akan gila. Mahasiswa berlarian. timbul-hilang. semua kami musnahkan. menerjang. dengan foto-foto yang dideformasi. tetapi kami lupa? Tetapi toh.com/abclit.. Betulkah foto itu hilang? Atau.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. juga lolongan. apalagi jejak sepatu yang sama dengan sepatu masa kini. penuh literatur fiktif.

Ke sesosok tubuh yang terbujur. pun ruang perpustakaan. Begitu tenang. berbaku tindih jejak sepatu. ba gai tertidur. Dan takkah pula lump ur lain. ruangan itu juga tampak porak-poranda.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di manakah foto itu? Kampus tempat si foto berada telah porak-poranda. tetapi terasa seperti hujan. Merembes dal am bisik. tetapi toh tak hanya becek yang mendatangkan lumpur. kini menjelma jadi kuyu. di sinilah foto itu kini. menembus ruang. Tak ada becek. Dari manakah datangnya lumpur? Padahal.com/abclit. Di sebuah negara dengan begitu banyak pulau. Beberapa tercetak dari darah walau tentu lebih banyak dari lumpur. Lihatlah seorang dari kami. aku bagai melayan g. Menatap ruyu p ke tengah ruangan. . Tetapi . Dan lihatlah itu tadi. seperti berat. Beberapa digelandang digiring ke truk. Pulau-pulau yang terbujur.processtext. Dan setelah segalanya selesai. Dalam lembab. Dan di lantai. dari hari lain. entah ruangan apa. Sungguh situasi yang tak terduga. Ia ada pada setiap wajah yang tunduk. TAK ada hujan.Generated by ABC Amber LIT Converter. salah seorang dari generasi bar u peneliti (yang juga penduduk negara kepulauan ini). dalam basah. Juga senggukan tertelan.processtext. Padahal tak ada hujan. http://www. lihatlah kini: kaca-kaca berserakan. Melalui pintu yang te rnganga. dari waktu lain? Seperti mungkin kaulihat aku. tegak termangu di puncak tangga. Masuk ke halaman yang kukenal. Dan lihat pula mahasiswa-mahasiswa itu. bagai tertidur. Di dalam juga tak kalah sesak. beberapa dilarikan ambulans. demonstrasi. Seperti lelap.bermimpi tentang demokrasi. Menetes. di luar tak ada becek. pada setiap kepala yang tepekur. kursi-meja berjumpalitan . Mahasiswa diburu. bukan? Sesekali terdengar helaan n apas. Bila seb elumnya tampak heroik. Kampus diserbu. http://www.com/abclit. basah itu. Ke arah kanan sebuah ruangan luas. Dan lihatlah lembab itu. Di luar rumah sangat banyak orang. Beberapa kepala pelan terangkat. Tak ada hujan. meresap dalam senyap. Dan juga celaka.html Memang aneh. Dan butuh cerita panjang pula bagaimana akhirnya kami tahu. Rumah yang kukenal. Ke arah kiri ad alah koridor lantai dua. Mungkinkah hujan lain. Menembus waktu. seperti halnya juga tadi di lantai sat u. Labor-ruang praktikum hancur.

aku akan duduk di seberang meja seperti itu: serupa terdakwa. Menembus dinding. Dan. pernah atau tidak. dan waktu melenguh.processtext.html Aku terus melayang. Kembali aku melayang. Tetapi. Jejak mel esak di tubuh-tubuh. Menggasak leher. sebuah jejak baru. Begitu pas.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Gebrakan meja. Dari satu wa ktu ke lain waktu. Kulihat Ayah duduk di belakang meja dan aku di seberangnya. begitu jauh. Sedemikian pentingkah foto itu bagi Ayah. memintaku mencarinya. tahukah engkau? Di salah satu laci di meja belajarku. Siapa tahu. menjalar lirih ke telingamu. rusuk. kenapa seingatku tak perna h? Tetapi ah. Dan. Dengarlah sepatu berderap. Begitu lengang. Menembus ruang. Mungkin pula itu di masa depan. http://www. masuk ke sebuah ruangan di beranda kanan. ada foto itu. timbul-hilang. Ayah bercerita tentang selembar f oto yang tersimpan di kampus. kapankah itu? Pastilah di masa lalu. Mungkin juga itu ora ng lain. Bebas waktu. tepat menimpa si fosi l jejak sepatu. Dan setiap kali Ay ah menagih dan kubilang lupa. takkah itu jejak yang sama? Payakumbuh. ganjilnya pula: di atas foto itu. Sangat serupa. Betapa kekal jejak itu. kamarku. tak lagi penting. bukan aku. melipat waktu. dari satu batu ke lain batu. Dan inilah ia. Kaudengar pulakah suara seperti mengerang? Lapat-lapat.com/abclit. ke lain ruang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ketika aku tengah sekarat di perpustakaan itu. Kini aku bebas ruang. Tetapi itulah. aku selalu lupa. 4 April 2005 . Ruang kerja Ayah.com/abclit. sehi ngga ia begitu marah? Tetapi. Kamar yang juga tampak begitu tenang. http://www. pikirmu. Foto yang dengan ganjil bagai tergeletak begitu saja. Men erima makian. tak jauh dari tu buhku. Dan. sang arkeolog ini.

http://www. Karena ling Abhiram Nanda yang mengembuskan tangis indah Arjuna. Tapi tak seorang pun boleh menceritakan gerimis-Mu yang menghanyutkan kisah-kisah orang-orang yang teraniaya di penjara-penjara penuh ka lajengking dan lipan itu. Ayat-ayat Sunyi Ramli Mengapa masih kau cari Kresna di ujung rambutmu. Namun Kresna tak bis Kresna akan selalu menghapus itu. untukmu Gusti. dan membaca sutra-ayat-ayat suci yang perih itu-dengan telinga yang disumbat derita. dengarkanlah ceritaku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Gusti.processtext.com/abclit. mencari surga yang tak pernah diciptakan di telapak kak i. memedihkan mata dengan getir pasir. Ramli? Bukankah teriakan Kumar Kundu dalam lagu-lagu pedih itu tak juga bisa menghentikan kereta perang yang melesat ke uju ng malam dan pekat darahmu? Bayangkan saja Kresna telah mati. Bersekutulah ena Kresna telah mati dan Kurusetra tak melahirkan pahlawan lagi.html Post: 05/15/2005 Disimak: 131 kali Cerpen: Triyanto Triwikromo Sumber: Kompas. Lumpur. Memang biola Naranjan Bival telah menidurkan Kuala a bermimpi tentang Sungai Buloh tanpa penjara.processtext. Edisi 05/15/2005 Siapa pun boleh menari. jejak cinta dan menatah candi penuh tumbal dan kesengsaraan. kar .com/abclit. Maka. http://www. dengarlah lengking seru dengan tarianmu sendiri. Dengarkanlah lengking mataku yang kehab isan sungai dan embun sejuk itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tanpa cambukan. sehingga kau tak perlu lagi menari di pantai.

dan malam yang kehilangan rembulan.com/abclit. http://www. "O.processtext. Tak di mana-mana. http://www.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Ya. Tak bisa mengutuk. "Aku hanya ingin mencari jejak-Nya. Chakraborty telah menyalib tubuh Kresna di tengah ko ta. Jika tak percaya. bertanyalah pada Guru Dhaneswar Swai n tentang kaki-kaki yang dipatahkan." Ia tak lagi punya jejak. Ia tak bisa mengamuk. darah yang terus mengucur. tapi keretanya telah remuk. . dia telah menusukkan segala kepedihan orang-orang miskin ke lambung Kresna yang senantiasa menganga. Ramli. di mana dikuburkan mata kebenaran?" Tak di mana-mana.processtext." Ia tak bisa lagi menangis. Dengan petikan sitar gaib. "Kalau begitu aku akan mendengarkan tangis-Nya. kepala yang dilindas truk.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Tak di mata yang menciptakan surga. Maka, mengapa masih kauburu Kresna sampai d i ujung matamu, Ramli? Kopi Terakhir Lukman "Ini mungkin kopi terakhir sebelum cambuk dan nyamuk membunuhku. Ini mungkin se nja terakhir setelah mereka merubuhkan bedeng dan menghancurkan keberanianku. Dan kopi atau topi-mungkin dengan sebatang rokok-bisa menerbangkan Lukman ke su rga, ke jalanan becek bertabur roti, ke got becek untuk mandi, ke gaji yang terhapus dari catata n yang terbuang di selokan. "Aku hanya minta segelas air dan seembus kemungkinan untuk hidup. Aku hanya ber harap mereka mengerti kami juga bisa jadi gelombang yang merubuhkan jembatan dan kondominium. " Kamu cuma budak haram, Lukman. "Ya, aku memang cuma budak haram. Tapi bayangan tubuhku pun tak layak dipenjara hanya karena

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Maka, pulanglah ke negeri ibumu, Lukman. Negeri Ludruk sarat tawa semalaman. Ne geri Celurit penuh darah dan pertikaian. Negeri Ilusi tak sepi duri dan impian. "Ya, aku akan pulang. Aku bilang pada Yeni Abdurrahman di desaku sungai menjala r seperti ular. Tapi tunggu dulu! Jevander Sing-tauke Keling itu-masih berutang padaku. Ringgitku mas ih disimpan di laci busuk para juragan." Ya, tetapi segera pulanglah. Nanti kamu dipenjara. Nanti kamu didenda. Nanti ka mu dicambuk algojo dan para tuan. "Mereka tak akan berani mencambuk aku dan 800.000 budak haram." Mereka akan berani dan tak peduli kau anak setan atau malaikat Tuhan. "Mereka tak punya algojo. Mereka hanya punya ringgit dan telepon genggam. Merek a hanya berani menggertak orang-orang miskin yang cuma bisa tidur di bedeng-bedeng penuh lipan. " Tentu kau boleh punya keberanian seperti Hang Tuah, Lukman. Tapi di negeri ini kau hanya semut di lubang yang gelap. Kau hanya cacing yang banyak cakap dan tak tahu undang-undang . Ayolah, Lukman, segeralah pulang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Pulang ke rumah ibumu, Sayang. "Ibu? Ibuku telah mati. Kalaupun masih hidup, ia akan mencekikku karena pulang tak membawa keranjang penuh gobang." Kalau begitu pulanglah ke matamu sendiri, Sayang. "Ke gua gelap itu?" Ya, ke sungai keruh itu? "Ke harapan yang menghilang pelan-pelan?" Ya, ke kopi terakhirmu. Ke puntung-puntung rokok yang tak habis-habis kauisap i tu.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Setelah itu Tuhan akan memejamkan matamu, menguburmu dengan bunga mimpi. Mengub urmu dalam haribaan ibumu yang senantiasa memaknaimu sebagai nabi sejati. "Kalau begitu aku tak mau pulang." Kau tak takut pada cambuk itu? "Aku tak takut pada maut itu. Aku tak takut pada kabut yang menghalang pandanga nku pada hidup yang carut-marut itu." Begitulah Cara Waktu Mengaduh, Rahma Begitulah cara Waktu menyembunyikan kilau mata yang bisa membakar masjid-masjid di Kuala Lumpur sekadar menjadi abu sekadar menjadi ngilu, Rahma. Karena itu, ia menyelimuti tub uhmu dengan dedahan asam di Rimbun Dahan. Ia biarkan kau menari di taman penuh Sedap Malam. Ia biark an kau mengguratkan kata-kata getir di hening anyelir. "Aku tak mengerti mengapa mereka begitu membenci tubuh perempuan? Aku tak menge rti mengapa

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Tentu keindahan tak harus disembunyikan, Rahma. Kau tentu bisa telanjang di ten gah hutan, telentang sambil membentangkan sepasang tangan dalam kegaiban hujan, dan mendesahkan doa-d oa paling kasmaran. Kau tentu bisa menjelma ikan, menyelam di hijau danau sambil mendesisk an gumam-gumam paling urakan. Tapi tidak di jalan-jalan penuh kosmetik, Rahma. Tidak di jalan-j alan. "Tidak di keriuhan?" Ya. Tidak di benak orang-orang yang menganggap seribu masjid bisa menerbangkan jiwamu ke surga idaman. Tidak di benak orang-orang yang menganggap tak ada surga bagi perempuan yang suka menari dan mendendangkan segala tembang di jalan-jalan. "Aku harus menari di dasar kolam?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Redana, P angeran Kelelawar itu, lebih ingin menatapmu menarikan berahi malam di pucuk gunung. "Apakah aku h arus ngelindur di ranjang setan?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Romo Sindu, Padri Minohek itu , tak suka melihatmu tidur sambil menenggak anggur. "Apakah aku harus cuma meniti sepi menc ari bayang-bayang matahari yang tak mati-mati?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Harry Roesli te lah pergi dan kita hanya menangkap jejak tanpa bunyi. "Kalau begitu kota ini sungguh sialan." Ya, kota ini memang sialan. Ia bukan ce rmin yang memantulkan tarian belantaramu yang penuh siul murai. Ia bukan langit yang menumpahkan hujan cintamu yang penuh salju dan hutan gaib itu. "Jadi mengapa aku tak pergi saja dari kota munafik ini?" Kau tak akan pernah bi sa pergi karena kau tak

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Maka begitulah cara Waktu mengaduh, Rahma. Ia menangis dalam gerimis. Ia ngelin dur di Kuala Lumpur yang abai pada tubuhmu yang berlumur anggur. Tetapi, aku tahu, Rahma. Kau tak akan akan peduli amuk waktu atau apa pun yang hendak memelukmu di senja yang getir itu. Ka u akan terus menari dan mengguratkan api ke ujung api, ke ujung mati. Bukan di Kurusetra, Kunti, Bukan di Kurusetra Bukan di Kurusetra, Kunti. Tetapi mereka hendak dibunuh juga. Bukan di padang pembantaian, Kunti. Tetapi mereka hendak dijagal juga. "Jangan lari. Kami polisi!" mereka menyalak seperti Rahwana, Kunti, mereka mele nguh seperti kerbau api. "Namaku Petro Sale, 37 tahun, aku hanya ingin menegakkan sepasang kaki, aku han ya ingin mereguk gelegak cinta pada ilusi kendi. Aku hanya..." Dor! "Namaku Guspar Hasan, 23 tahun, aku hanya ingin tidur dan menjaring mimpi, aku hanya ingin bersembunyi setelah tak bisa kembali ke rumah sendiri. Aku hanya..." Dor!

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Namaku Remi Guis. Aku..." Dor! Lalu kau pun tahu, Kunti, hospital menolak menyembuhkan luka dan sakit hati. Ta k ada obat. Tak ada kiblat untuk cari selamat dan harga diri. "Halo, kami polisi dan kalian cuma maling yang tak tahu diri." Danau Gaduh Hijjaz Kasturi Telah kauciptakan hutan dan danau gaduh untuk Angela, ya Kasturi. Lalu kaulepas kan angsa, buaya, musang, tikus, ular, dan kisah sepasang nabi yang tak henti-henti mempercakapkan mimpi, kuldi, dan keheningan setelah Selangor memolek diri dalam ilusi. "Aku mencintai Hang Tuah, Soekarno, dan pagi yang selalu meneriakkan revolusi," katamu sambil menawariku mencecap kopi dan kue cina serupa roti komuni.

processtext. Oke.com/abclit. kita juga tak punya korek api dan An gela tetap saja mengaku bahagia.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tua. krok. krok." "Ya. kalau dia menangis. krok. "Jadi.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.html "Aku tak pernah menyakiti apa pun yang kauandaikan sebagai budak. kita memang kodok." "Aha! Aku suka metaforamu." kataku mengolok-olok. Hijazz. dia tampak bahagia karena memang tak punya kesempatan untuk menangis." tiba-tiba Angela menyela." "Ah. danau akan gaduh. kenapa harus bersedih?" Hijazz bertanya.com/abclit. Melompat dari waktu batu ke waktu yang terpeleset ke liang luka kau dan lukaku. Kita kesepian karena kita cuma hidup seperti kodok. burung-burung terbang ke langit enta h. . eng-krok. Sebab di hada pan Sang Waktu.processtext. http://www. kita memang bahagia. "kita cuma eng-krok. "Kita kesepian karena kita tak hadir di taman ini sebagai sepasang nabi atas se pasang ikan tanpa sirip. dan kita akan kesepian. kita adalah budak yang tak punya malu. dan selalu mereguk t uah cinta dari gelas kencana. kau keliru. Ya.

Mungkin mereka memang malaikat yang menjelma sebagai sepasang kekasih yan g tak pernah bersedih meski gerimis kian mendera. aku pun tersihir menatap Hijazz-Angela. Dan Kau tahu. 2005 . Bukan kisah maya sepasang nabi yang diciptakan secara serampangan dan tergesa-gesa.com/abclit. Mereka sungguh seperti sepasang ikan yang mahir menceritakan kisah sepasang nabi yang tak perna h diasingkan dari surga. Kekasihku.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Kare na itu. Ciuman memang bikin mata kehilangan mata. Cintaku. Apakah kau ingin kita juga bercinta dengan liar di mercusuar itu? Gusti. Apakah kau ingin mendesiskan juga desah-desah sampah sebelum kapal-kapal itu saling membakar diri ." Aneh. liurmu lebih ingin kurampok ketimbang kugenggam lautmu di sela-sela jemari yang bocor. semua ternyata hanya lumpur. suami-istri yang kian merenta itu . Kuala Lumpur-Selangor. itu aku dan engkau. mataku yang lamur tak bisa menceritakan kisah sedih yang membius-Mu itu. Hikayat Ambalat Kita masih bercinta di hotel penuh vampir ketika kapal-kapal di Karang Unarang saling menggertak dan melepaskan amarah agung. "Lihat Hijazz. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.processtext.html Lalu bayangan menyerupai sepasang nabi mendadak menggaduhkan danau dengan menge pakkan sirip yang menyala.processtext. Lumpur-Mu.

Generated by ABC Amber LIT Converter. .Generated by ABC Amber LIT Converter.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful