Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.

html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Post: 06/05/2006 Disimak: 48 kali Cerpen: Setiawan G Sasongko Sumber: Kompas, Edisi 06/04/2006 Saat kanak-kanak, ketika hari pasaran Wage, kami selalu waswas bertemu Pak Timb il. Sebanding dengan ketakutan kami akan "montor pelet", mobil bergambar gunting yang diisukan mengambil mata anak-anak untuk dibuat cendol. Pak Timbil terkenal sebagai penjual nyawa, yang h arus kulakan nyawa dengan cara menculik anak-anak sebagai tumbal. Sebagai belantik kambing, dia berputar mengikuti rotasi hari pasaran. Bila Wage dia ke Pedan, Kliwon ke Klembon, Pon ke Jatinom, Paing ke Prambanan, dan Legi ke Delanggu. Tak ada ha ri istirahat kecuali baru tidak enak badan. Sebetulnya, bukan hanya kambing saja yang diperjualbelika nnya. Tapi bila tak ada uang, atau kantongnya terlalu tipis, dia melenggang kangkung saja tanpa memb awa apa-apa. Tabiat itu jadi rahasia umum sehingga sering ada yang berceloteh: "Uang Pak Timbil seda ng banyak!" atau "Pak Timbil sedang tidak punya uang!" Dia menanggapi dengan senyum atau menjawab samb il tertawa: "Ya!" Tidak pernah memakai alas kaki walau tanah jalan becek atau terbakar kemarau. T etapi setelah jalan desa banyak yang diaspal dia memakai sandal jepit. "Tak tahan kakiku kena panas aspal!" katanya setiap kali disapa orang. Seolah minta dimaklumi kalau dia keluar dari pakemnya. Pak Ti mbil juga keluar dari tabiatnya yang lain. Dia tidak pernah lagi melenggang tanpa barang dagangan, wal au mungkin yang dibawanya hanya anak bebek, anak kelinci, bahkan pernah membawa anak tupai. Bila ada yang menanyakan perubahannya itu, dia menjawab, "Biar tidak tergantung nasib pada ter nak besar saja!" Setelah berlangsung cukup lama, orang jadi biasa, tidak menganggap perubahan itu sebagai hal yang aneh lagi. Lalu gelar penjual nyawa didapat dari mana? Bermula ketika lahir tabiat barunya , yang suka mengunjungi orang sekarat. Suatu hari ada yang sedang sekarat di Desa Jambukidul, desa yang selalu dilaluinya bila ke Pasar Pedan. Kerabat si sakit sudah pasrah kalau akan diambil-Nya. Pak Timbil singgah, mendoakan agar calon almarhum diberi jalan lapang dan bersih. Pak Timbil memijit jari kaki nya agar sedikit memberi rasa nyaman. Saat dipijit tangannya itulah, si sekarat bergerak, menyalangkan ma ta, tersenyum, dan bangun dari sekaratnya. Kerabatnya gembira, lalu ayam yang dibawa Pak Timbil dib eli untuk dipelihara. Anehnya, ketika ayam yang dibeli itu mati terlindas motor, si sekarat yang sembu

h itu tiba-tiba mati. Mungkin itu hanya sebuah kebetulan semata dan segera dilupakan orang. Di lain waktu, ketika dia sedang menuntun seekor kambing, ada yang sekarat kare na usianya memang sudah uzur. Pak Timbil mampir memijitnya. Aneh, nyawa yang sudah sampai di ujung tenggorokan

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ada lagi, yaitu ketika ada bocah sekarat dari keluarga kaya yang sembuh oleh se ntuhannya. Anak bebek betinanya dibeli lalu dipelihara dengan manja. Ketika saatnya bertelur tid ak diizinkan lewat jalur resmi, tapi dengan operasi cesar supaya saluran kloakanya tidak rusak. Dengan ha rapan umur si bebek jadi lebih panjang. Bebek itu mati tua dan ternyata seumuran bebek itu pula tamb ahan usia si bocah. Sejak itu Pak Timbil dianggap sebagai orang orang keramat dan jadi perbincangan di mana-mana. Ternyata perpanjangan nyawa itu sebanding dengan umur binatang yang dibeli dari Pak Timbil. Tapi Pak Timbil tetap seperti dulu, berjalan kaki ke pasar dengan membawa ternak atau dag angan lainnya, tergantung berapa banyak uangnya. Dia juga tidak pernah menjual dagangannya di a tas harga pasar. Tapi orang tak ada yang berani sembrono layaknya dulu, sekalipun hanya membawa kupu-k upu, wangwung, katimumul, atau belalang ke pasar. Dia sudah dianggap seorang wali yang menyamar , sekelas sunan atau wali era Demak Bintoro dulu. "Dia seorang wali masa kini!" "Seharusnya demikianlah kemampuan yang mengada-ada!" wong pinter , bukannya iklan di koran atau televisi dengan

"Pak Timbil punya ilmu laduni! Kekasih Allah!" "Tapi katanya dia tak pernah berlama-lama di surau!" "Apa hubungannya? Kamu sendiri suka berlama-lama zikir, tetapi hatimu seperti p asir, tak ada gunanya!" "Penjual nyawa!" komentar seseorang di majelis taklim. Lalu, istilah penjual ny awa jadi populer. Hampir saja sebutan penjual nyawa itu luntur. Ada keluarga si sembuh yang membe li anak sapinya dan dipelihara baik-baik. Sayangnya, anak sapi itu hilang dicuri. Keluarga itu sudah ketar-ketir. Tapi sampai terhitung bulan dan tahun tidak terjadi apa-apa. Tapi pada suatu hari, tepatnya jam tiga pagi, orang yang disembuhkan dari sekarat itu tiba-tiba ditemukan mati. "Tampaknya sapi yang hila ng itu dipotong jam tiga tadi!" kata salah satu pelayat.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Keanehan Pak Timbil mengusik sebuah pesantren, yang lantas menyuruh santrinya m enyelidiki Pak Timbil secara diam-diam. Tapi litsus amatiran itu mendapati hasil bila Pak Timbi l orang bersih dari hal kotor atau keji lainnya. Kecuali satu, di ka-te-pe-nya ada tanda c . "Apakah dia be kas pe-ka-i?" "Apa hubungan pe-ka-i dengan kebersihan hati. Mungkin dulu itu hanya salah tunj uk saja, korban fitnah!" "Bukankah saat itu anaknya yang guru es-te-em dibunuh?" "Anak dan bapak jangan kamu seragamkan! Semua juga tahu siapa yang mendalangi p embunuhan itu, yang lantas mengawani pacar anaknya!" Tentu saja sebutan penjual nyawa tak berani diucapkan terang-terangan di depan Pak Timbil. Pernah ada yang menanyakan perihal kemampuannya itu, tapi dengan gigih Pak Timbil menya ngkalnya. "Menghidupkan orang mati? Kalian sangka aku ini Tuhan!" kata Pak Timbil tak suka . Tetapi semakin banyak yang penasaran sehingga kalau ada orang sekarat dipanggillah Pak Timbil. Begitu disentuh tangannya, si sekarat selamat. "Bagaimana, apakah kalian sudah bertemu Pak Timbil?" tanya Seruni kepada orangorang suaminya di bangsal RS Tegalyoso. "Belum!" jawab Lurah Jingklong mewakili mulut anak buahnya. Dia sendiri ogah-og ahan pergi ke belantik itu. Berat rasanya, lebih baik masuk penjara andai saja dia bisa memili h. "Mengapa tidak dicari sendiri?" desak Seruni, penuh kecurigaan akan keseriusan suaminya. "Ya, akan kucari sendiri!" kata Lurah Jingklong setengah hati dan beranjak perg i. Dengan mobil tuanya, dia menuju desa Pak Timbil. Tapi niat itu diurungkan. Mobilnya dibelokkan ke ara h lain. Dengan muka

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Berangkatlah, Pakne! Kasihan Seruni...!" bujuk istrinya. "Aku tidak suka disebut penjual nyawa!" jawabnya. Dia menyembunyikan hatinya. L uka lama terhadap Lurah Jingklong masih sangat terasa. Saat itu ketika dia sedang memangku anak la ki-laki tunggalnya yang sekarat dengan leher tergorok, Jingklong muda meludahi mukanya layaknya binatang najis. Bukan itu saja, pemuda itu juga mengayunkan golok ke lehernya. Untung saja beberapa orang berhasil mencegah sehingga dia masih hidup sampai sekarang. "Berangkatlah, Pakne! Kasihan anak Seruni...," ulang istrinya. Perempuan itu le bih lapang dada daripada dirinya. Belantik kambing itu diam saja. Tetapi dalam hatinya jadi menimbang-nim bang. Karma itu akan datang pada Lurah Jingklong, anaknya sekarat di depan matanya. Mungkin akan sege ra mati di dekapannya. >diaC< "Tidak kutemukan!" kata Lurah Jingklong kepada istrinya dengan nada sedih, meny embunyikan kebohongannya. Beberapa orang ikut kecewa. Dokter dan perawat sangat sibuk, ruan g ICU jadi sunyi senyap. Hanya ada suara anak Seruni yang megap-megap ingin memisah dunia. "Itu istri Pak Timbil!" seru beberapa orang ketika melihat istri Pak Timbil men uju arah mereka. Tak lama kemudian tergopoh Pak Timbil datang. Lurah Jingklong terpana seakan tak percaya, lalu menyambut dan menjatuhkan diri mendekap kaki Pak Timbil sambil menangis sesenggukan. "Sudahlah!" kata Pak Timbil lirih sambil mengelus rambut Lurah Jingklong layakn ya mengelus anaknya dulu. Dengan tergesa, beberapa orang masuk ke ruang intensif, dokter dan suster segera keluar ruangan. Pak Timbil masuk disertai Lurah Jingklong dan istrinya. Dipijitnya kaki anak Ser uni. Tak berapa lama tubuh anak muda itu mulai memerah, tanda kehidupannya mulai mengalir. Setelah it u mata anak Seruni terbuka, menguap dan tersenyum. Pak Timbil keluar ruangan, Lurah Jingklong mengi kutinya layaknya takut ditinggalkan bapaknya. "Apa yang Bapak bawa?" tanya Lurah Jingklong.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Jakarta, 22 April 2006 Lagu Malam Seekor Anjing Post: 05/29/2006 Disimak: 102 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas, Edisi 05/28/2006 Aku sempat melihat ekor gerakan sesosok bayangan melintas di samping rumah. Tem pias cahaya lampu taman membantu mataku untuk melihat sosok itu melompat pagar rumah tuanku. Namun , hujan yang turun deras membuat malam makin kelam, hingga aku kehilangan jejak orang yang me ncurigakan itu. Kuedarkan pandanganku. Tapi, orang itu terlalu sigap menyelinap. Aku mencoba menakutinya dengan menggonggong sangat keras. Kuharap orang itu pan ik, dan kabur dengan sendirinya. Tapi aku kecewa. Beberapa gonggongan panjang yang kulepas tak mendapatkan reaksi apa-apa. Malam tetap terbungkus kesunyian. Dan aku merasa menggigil sendi rian. Jejak bedebah itu tak kulihat lagi. Aku pun bergidik. Bayangan kengerian mengepungku: orang it u menjeratku dengan kawat baja dan mengantarkan tubuhku di penjual tongseng, seperti ratusan bahkan ribuan kawan-kawanku. Kantuk yang menggelayut di mataku keempaskan. Tatapan mataku terus kebelalakkan . Begitu orang itu tampak, akan langsung kuterkam. Gigi dan taringku rasanya sudah tidak sabar meng oyak urat nadi di

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Aku menggonggong lagi. Sangat keras. Kukatakan, aku sangat tidak senang kepada tamu yang tidak sopan, yang datang malam-malam dan menambah pekerjaaanku. Semestinya aku sudah t idur, bermimpi bisa bertemu dengan Moli, anjing tetangga yang lama kutaksir itu. Aku sangat ing in bercinta dengannya, dalam mimpiku malam ini. Tapi cita-cita itu telah digugurkan oleh orang yang tid ak tahu diri itu. Dasar tidak manusiawi! Mendadak kudengar sebuah benda jatuh di depanku. Kuamati. Ternyata segumpal dag ing sapi segar. Aku sangat hafal baunya. Tuanku setiap pagi dan sore memberiku daging seperti it u. Si pelempar itu mungkin menduga aku langsung menyantap daging itu. Aku tersenyum masam. Daging i tu hanya kulihat lalu kutinggalkan. Aku bukan anjing bodoh yang tidak bisa membedakan mana daging segar dan mana daging penuh racun. Orang itu juga terlalu meremehkan. Dia mengira aku bisa diak ali hanya dengan segumpal daging. Bukannya sombong. Pengalamanku menjadi anjing belasan tahun mem buat aku sangat terlatih untuk membedakan mana pemberian yang tulus dan mana pemberian yang basa -basi, penuh pamrih bahkan ancaman. Melihat caranya memberikan daging saja aku sudah sangat t ersinggung. Betapa orang itu tak punya sopan santun. Aku memang sangat mengharap pemberian orang, t api aku bukan pengemis. Meskipun anjing, aku tetap punya harga diri. Martabat anjing harus kuj unjung tinggi. Mungkin orang itu kecewa, melihat aku acuh tak acuh. Tapi dia tidak menyerah. I ni usaha yang sangat kuhargai. Ia melemparkan lagi segumpal daging. Kali ini lebih besar. Namun, aku hanya menatapnya sebentar, lalu berlalu. Aku memang sengaja mengaduk-aduk perasaannya, biar dia k ecewa dan mengurungkan niat buruknya untuk mencuri. Sengaja kupakai cara yang lebih manusi awi agar tidak jatuh korban. Aku tak ingin lagi melihat ada maling babak belur bahkan mati dihajar ma ssa gara-gara tertangkap. Aku sangat sedih dengan nasib manusia yang celaka itu, meskipun hal itu membuat aku bersyukur: ternyata menjadi anjing seperti aku jauh lebih beruntung daripada men jadi orang miskin. Sungguh, aku mensyukuri rahmat ini. Lama tak ada reaksi. Aku menduga orang itu kecewa, lalu pergi begitu saja. Diam -diam aku pun bersyukur, malam ini ada orang telah mengurungkan niat jahatnya. Bagiku ini sebu ah prestasi. Meskipun aku ini hanya anjing, binatang yang sering dicerca dan dinistakan, aku toh masih punya niat baik. Namun, kebanggaan yang diam-diam menggumpal dalam rongga dadaku itu, akhirnya p

udar. Mereka bisa saja menyimpan rapi kekejaman di balik senyum ramahnya. siap-siap melawan jika orang itu menyerangku. aku melihat orang itu duduk di pojok halaman di bawa h pohon rambutan. hati manusia tak bisa dijajak i. Aku harus wa spada. Kuberikan gongg ongan lirih. Aku mencoba mendekat. Penuh misteri. Awas! Orang itu tetap saja diam. Ia tetap diam. Aku mundur beberapa langkah. seperti . aku bisa menduga niatnya. Kepad a sesama anjing. Tapi kepada manusia? Ah. Ketika aku mengitari rumah tuanku.

Ternyata perlengkapan maling jauh lebih lengkap dan canggih daripada bengkel. Maling pun tetap harus serius. orang itu telah keluar membawa bungkusan. Dan tanpa sadar aku jadi terharu (baru kali ini ada anjing yang terharu). naluriku memaksaku berpikiran begitu. Ia pelan-pelan bangkit.com/abclit. Kulihat apa reaksi selanjutnya. Ya sangat dalam. Baru kali ini kulihat ada calon maling begitu cengeng. Kukibaskan e korku. hand phone. mengenai kakinya. drei. Yang kubayangka n hanyalah tangis anak istrinya di rumahnya Tidak lebih dari lima menit. Tangannya mengelus-elus kepalaku. ada besi peng ungkit. Bukankah kebanyakan manusia it u tukang main drama yang ujung-ujungnya hanya menelikung pihak lain? Tapi. Aku pun mulai menimbang-nimbang untuk memberikan kebebasan orang ini bisa masuk rumah tuanku. Tuhan. Tapi. linggis kecil dan masih banyak yang lain .com/abclit. agar tidak konyol d icincang massa. Entah kenapa. Tapi sebentar tangisnya sangat dalam. Ia menyebut nama istrinya yang hamil lagi (untuk yan g terakhir ini aku terpaksa tidak bisa terharu). namun aku juga berdoa semoga orang itu selamat. Orang itu tetap asyik dengan tangisnya. Aku terharu sekaligus ba ngga dengan usahanya untuk menjadi maling beneran. alat pemotong besi. dan siap dihunjamkan di perutku. Semula kupikir dia sengaja menjual iba kepadaku. Dia memandangku. menyiapkan berbagai peralatan. Maka. Aku terpejam dan tidak ingin membayangkan apa yang dilakukan orang itu di rumah tuanku. alat pemotong kaca. pukul besi. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Segaris senyuman k ini terpahat di . Kubalas sentuhan itu dengan kibasan ekorku yang menyentu h kakinya. Hujan turun makin deras. dia menangis. Aku hany a berdoa semoga saja dia bukan maling yang rakus dan hanya mencuri arloji. Rupanya ia tanggap. Kulihat sumur penderitaan yang begitu dalam dan gelap. aku selalu waspada. Bisa saja diamdiam ia menyimpan pisau. ia menjumpaiku. kuambil jarak beberapa depa. aku berani menyimpukan bahwa kesedihan orang ini cukup meyakinkan.processtext. Pelan-pelan ia menyelinap pepohonan.processtext. Tangannya mengelus-elus kepalaku. sebagai anjing yang terbiasa membedakan mana yang tulus dan mana yang basa-basi. Ia menyebut anak gadisnya yang kini harus dirawat di rumah sakit karena diperkosa oleh tetangganya. mengambil sedikit barang-barang agar tangis anak istrinya berhenti. Dengan langkah yang gagah. http://www.html Ya. Siapa tahu itu tangis buaya.Generated by ABC Amber LIT Converter. atau benda lai nnya. Ia menyebut empat anaknya yang tidak bis a bayar sekolah dan hendak dikeluarkan gurunya. Diam-diam aku merasa berdosa atas pengkhianatanku.

Dengan bahasa isyarat. ia meyakinkan bahwa daging itu murni. Aku menunduk. Tiba-tiba kesedihanku pun jebol. Tapi aku menolak dengan halus. . Perasaanku campur aduk.bibirnya. Aku menangis dengan suara ringkikan kecil. Ia merengkuh tubuhku dan hendak memangku aku. Ia mencoba memberiku segumpal dagin g. bukan seperti yang dilempa rkannya sebelumnya. Orang itu merasa serba salah.

Istri tuanku menjerit-jer it histeris. diiringi letusan senapan yang membabi buta. Mere ka mengelu-elukan aku. makin be rkurang. Aku menggonggong makin keras.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku memaksanya lari. . Muncrat darah merah dari dadanya. Tapi tuanku justru mengelus-elus kepalaku . maling itu tetap diam. Lambat laun kecekatan tangan Monang memilah-milah koran-koran dan tabloid yang hendak diretur besok. Orang itu tumbang. Tiba-tiba saja. Kulihat tuanku berlari makin mendekati tempat pertemuan kami. penuh kesunyian. http://www. Yogyakarta 2006 Monang? Kau Mendengar Aku? Post: 05/22/2006 Disimak: 89 kali Cerpen: Palti R Tamba Sumber: Kompas. Kata "maling" diteriakkan berulang-ulang. Ia tampak panik. wajah ibu hadir di ruang mata Monang. akhirnya. muncul kilat. Tapi aku terus memaksanya untuk segera lari. Tapi ia hanya berlindung di balik pohon rambutan. dan berharap ia segera berlari. Kontan tuanku langsung melepas timah panas. ia menghentikan kegiatan itu. Aku marah kepada tuanku yang sangat kejam.Generated by ABC Amber LIT Converter. Hampir tak ada yang peduli dengan mayat maling malang itu ya ng membujur kaku Mata maling itu tetap saja melotot. Makin keras.html Tiba-tiba kudengar kegaduhan dari dalam rumah tuanku. Bahkan. Monang seperti menyusuri sungai yang kering yang dipenuhi batu-batu. Dia merasa bangga punya anjing piaraan yang telah menyelamatkan hartanya dari jarahan maling malan g itu. Sia l. Aku masih mendengar tangisnya. Senapannya terus menyalak. Tempat kami mendadak terang dalam sekejap.com/abclit. Aneh. tangis anak dan istrinya. http://www. Ia tersedu-sedu. hingga orang-orang pun keluar rumah. Suaminya berteriak-teriak sambil berlari keluar. sambil menyebut kalung berliannya yang hilang. Aku menggonggong sang at keras. Edisi 05/21/2006 Malam itu.processtext. Tangis itu sangat panjang dan dalam. Mu ngkin ia merasa berat berpisah denganku.processtext. rebah ke tanah. Aku sangat panik .com/abclit. dan canggung. Melihat mata i bu. Aku memukul kaki orang itu dengan ekorku. Terus menatapku. seperti menatapku. Entah kenapa.

Namun ia takut pada ayah. supaya punya waktu yang cu kup untuk mengetam bawang hasil ladangnya. mungkin didorong rasa kasihan dan sayang pada ibu serta rasa marah kepada ayah. Dan jeritan-jeritan itu menyesakkan dada Monang. ia pun tidak menangis. lalu memukuli ibu lag i. (Mungkin pula. agar bisa dijualkan ibu ke pekan di pulau. Monang mencari-cari pisau. Meski sampai Namboru Tiur memeluknya sambil me natap menceritakan betapa sedihnya ditinggal seorang ayah. Mereka bertiga di tempat dan dengan posisi masing-masing. Bila ayah maupun kakak-kaka knya memukul atau menamparnya karena satu kesalahan yang diperbuatnya. Kala itu Monang melihat bagaimana ayah tiba-tiba masuk rumah. Namun. Ia pun mencari-cari benda lain yang bisa dipergunakannya melawan ayah .. Tapi. ampun pak. ayah mendengus. tidak! Tapi ayah mesti dilawan! Karena seingatnya. kalau kalah berkelahi d engan hidung berdarah-darah dan muka babak belur ia tidak menangis. http://www. Monang berlari ke dapur. Monang minta digantikan. Dan ibu menjerit-jerit lagi. karena Monang katakanlah telah memanggilnya dengan cara menghar dik. ia tetap bergeming. Karena Monang ingin secepatnya tiba di rumah. Pastor dari paroki datang. ia juga tak menangis. tak lama berselang.. Monang ketika itu sembilan tahun tak bisa membenarkan perlakuan ayah itu. Ibu memberikan sepetak tanah seluas 20 meter persegi kepada anak-anaknya untuk diusahakan sendi ri). yang berarti ada perjamuan Misa Ekaristi.. seberapa sakit lah ayah oleh kekuatan pukulannya? Tidak. Waktu ayah meninggal. Tiba-tiba ayah melihat Monang dan seperti tersadar karena Monang telah menyaksi kan perbuatannya itu.processtext. Ia minta ijin pulang. Dan Monang salah satunya selalu menjadi putera altar. Tapi. Monang belum pulang dari ibadah sekolah mingg u. Tubuhnya sampai gemetaran. http://www. Dan memang semestinya demikian. Ayahnya pasti bisa menghindar! . Monang memanggil ayah sekuat-kuatnya.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Ketika kanak-kanak. Pakaian kebaya yang dikenakan ibu hendak mengikuti ibadah di gereja menjadi acak-acakan.html Seumur-umur Monang jarang menangis. Beberapa kali. Tapi. Ayah berhenti memukul ibu.. Tidak. Kayu bakar? . beso k.. "Ampun. Namun ia tak menemukan bend a itu di tempatnya.com/abclit..html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ah. Ibu menjerit-jerit sambil menyemb ah-nyembah ayah. dalam pikiran ayah. mengejar dan memuku li ibu dengan sepotong bambu sebesar jempol hingga ke kamar.com/abclit. seperti bar u saja kena sihir menjelma patung. inilah yan . m asih jelas dalam ingatannya sebuah peristiwa yang membuatnya menangis hebat." katanya. Dan lebih lagi. Batu penggilingan? .

Ia memang selalu dimanjakan. Namun. Tujuh kakaknya pun (perempuan semua) pernah merasakan pukulan tangan si ayah.. Matanya tertumpu pada jeriken minyak tanah.. Minyak tanah . lalu mendekat hidungnya untuk membaui apa isi jeriken itu.g keempat kalinya ia menyaksikan si ayah memukuli si ibu. ia pernah juga jatuh sakit akibat ditampar si ayah! Lalu. apa? . minyak tanah! . Ya! Ia cepat -cepat membuka tutup jeriken.

Sampuraga dikutuk karen a mendurhakai ibunya! Lalu? Oh! Monang terisak-isak..com/abclit. Na mun. Berkelebat di pelupuk matan ya cerita Malin Kundang yang pernah dibacanya. Kalau ayah berjanji tak m emukuli ibu lagi.. Ia merasa diajari seperti anak kecil. "Mo-nang. tapi menahan diri. di malam pekat . Ia tak menjawab. Tapi tangis ibu yang lirih itu. "Apakah ayah mencium bau minyak tanah di kamar ini?" Ayah benar-benar marah dibuatnya. "Maafkanlah anakmu ini. Dan tetap tak menjawab. Monang rasakan seperti sa yatan-sayatan belati oleh ayah di tubuhnya. maka aku tidak membakar kamar ini. ia takut juga kalau-kalau an aknya itu bertindak nekat.processtext..html Generated by ABC Amber LIT Converter.!" . Sebab. Meskipun demikian si ayah berhenti memukuli ibu....processtext. http://www.?" suara si ayah pelan.. ayah. http://www. "Apa yang ayah lihat di tanganku?" Ayah mendengus. ayah. Lalu berbalik.html "Ayah..com/abclit. Monang melihat si ayah sambil menyalakan korek api. Di dalam perahu itu ada seorang perempuan: Ibu!.!" panggil Monang.Generated by ABC Amber LIT Converter. menghadap Monang menatap mata sang ayah. Malin Kundang dikutuk karena mendurhakai ibunya! Mengiang-ngiang di telinganya cerita Sampuraga yang pernah di dengarnya. Ayah menoleh. seusai menyiramkan minyak tanah ke tempat tidur dind ing kamar dan pintu... Ia bagai melihat samudera luas yang tengah diterjang badai di sana. ia memikir-mikirkan cara menundukkan sang anak.. ada sebuah perahu yang terombang-ambing. Di tengah samudera itu.

com/abclit. ayah. Monang melihat mata ayah berkaca-kaca. Monang terkejut mendengarnya. Ayah mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi. lalu menghela napas panjang.html "Ya.. http://www.com/abclit. Kemudian ayah tertegun.Generated by ABC Amber LIT Converter. bukankah aku pernah mengucapkan kalimat seperti itu kepada ayah karena ayah suka main judi sampai be rminggu-minggu dengan para toke di pulau?" katanya seperti berbisik kepada dirinya sendiri. Serasa sekejap.. Tuhan. Mulai hari ini. "Jangan..html Generated by ABC Amber LIT Converter... Ibu pun demikian. Sepotong bambu di tangannya terjatuh begitu saja ke lantai.!" tangis ibu.processtext. Berikutnya. tetap di situ.processtext." Monang bergerak pelan mundur. "Ayah. ayah.!" Monang mencomot (lima batang) korek api dan secepat mungkin menggantikan batang korek api yang beberapa saat lagi akan tinggal puntung. Lama. "Ya..?" Monang mengangguk sembari menghapus ingus dan air matanya cepat-cepat. Ayah menggelengkan kepala.. . http://www.! Ya.. ayah berlutut dengan pung gung tegak. Nak.!" "Kau.. Dan ia t etap waspada terhadap segala kemungkinan yang akan dilakukan ayah terhadap ibu mau pun terhad ap dirinya. "Berhenti di situ. berjanjilah dengan sungguh-sungguh untuk tidak memukuli ibu lagi....

"I-ibu. waktu itu... Bruder Marsianus terpaksa berbohong supaya Monang tidak langsung terg uncang dengan kematian ayahnya. Berit a apakah gerangan di ujung malam begini? "H-h-hallo.Generated by ABC Amber LIT Converter.. Monang terkesiap mendengar janji ayah.processtext. Bukankah berita duka cita sering datang di malam hari?. Kerabatmu datang menjemput. Bruder Marsianus kepala asrama yang membangunkan dan memberitahukan kepadanya." Sungguh. aya hnya sudah meninggal. Monang tahu bahwa sebenarnya saat kerabatnya datang menjemputnya.. Ayahmu sakit keras.. Dan akhirnya. "Engkau haru s pulang sekarang." suara kak Nurma terputus.com/abclit.processtext. Monang. Monang meraih te lepon genggamnya dari meja. Tangan angin yang mengusapnya perlahan-lahan. Kak.?" .. Monang tak tahu kejadian sebenarnya yang membuat ayah mengejar dan memukuli ibu. >diaC< Telepon genggam berbunyi. pikirannya menduga-duga hal buruk yang mungkin terjadi pada keluarga besar mereka. Ia mendapat berita kematian ayah pada sekitar pukul 10 malam ketika ia duduk di bangku SMP di Pangu ruran.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Nama kak Nurma tersurat di layarnya dengan nomor telepon rumah.. pas tilah terkait tabiat ayah yang suka main judi.. waktu itu..?" Monang menenangkan hati. http://www. Monang membersihkan kelopak matanya...html "Ya. Tapi menurut Monang..." katany a.. Hingga kini. "I-i-ibu kenapa. Aku berjanji tidak memukuli istriku lagi.com/abclit. Dan ia pun tak berniat menanyakan pada ibu di m ana peristiwa itu berawal.... Namun.. Allah. meskipun kelopak mata itu sudah kering dari tadi... http://www.

" jawab ibu waktu itu..?" . nanti aku merepotkan mereka... "Aku tukang mabuk. Ia menebak-neb ak apa kira-kira permintaan ibu..html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bahkan kakak-kakaknya itu sering meminta tolong kepadanya supaya membujuk ibu ag ar mau menerima apa yang mereka berikan dan lakukan untuk ibu.com/abclit. ibu mau juga ikut. Jantungnya berdetak lebih cepat.processtext.. Tapi.... "Kau belum tidur.. http://www.. Kadang sampai larut malam mengerjakan koran-koran atau tabloid yang mesti dikembalikan.. Aku ingin kau mengabulkan permintaanku ini..?" "Mo-nang. Bu.... http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.?" Monang mengangguk dan lega. Namun.. Pakaian? Kaca mata? Keliling Jakarta? Atau tiket pesawat untuk p ulang ke Medan?. Nak?" "Beginilah tukang koran.. Atau ibu hendak ditemani ke rumah paman di Surabaya?. I-i-ibuu.html "Ibu kenapa..processtext. "Mo-nang? Kau mendengar aku.! " Oo.. Nak..?" "Mmm..? "Ya.. Rasanya tidak mungkin! E mpat kakaknya (secara ekonomi.. Kak Sondang pernah memohonnya sup aya membujuk ibu mau ikut ke Bali bersama keluarga kak Sondang. Karena itu aku bangunkan Nurma untuk menelepon kau. berkecukupan) tinggal di Jakarta selalu siap memenuhi semua per mintaan ibu. tapi ini penting... Ibu pun kenapa belum tidur? Besok pagi kan bisa ber telepon? Atau aku yang menelepon besok.... Monang! Aku takut lupa menyampaikannya besok. permintaan! Monang terdiam.. Kak.com/abclit.

Monang tak berani menanyakannya lebih dulu. Kaupun tentu sangat kesusahan bila harus menjemput dan mengantarka n aku lagi..processtext. Nak. "Hallo. http://www.. Pertemuan kita hari Sabtu lalu di rumah Kakakmu Pintanauli sudah memuaskan rinduku pada kalian semua anak-anak.. Monang menerima kalun g itu dengan mata berkaca-kaca. "Kenapa putus?" "Habis baterei.. Tapi lima bulan kemudian." Ah.com/abclit. Monang tak mau meminta bantuan kepada kakak-kakaknya. Aku tahu hati mu!" katanya.. menantu dan cucu-c ucuku.. ah! Lalu apa permintaan ibu?." kata ibu dari seberang sana...Generated by ABC Amber LIT Converter." Terputus. Sejak ia menyaksikan ayah memukuli ibu.!" "Mm.. Nanti terganggu usaha koranmu. Monang cepat-cepat mengambil charger dan melakukan pengisian. "Aku tahu keadaanmu. sebagai anak lelakinya! Pernah i a dan istrinya menabung duit untuk membeli kalung emas. ya.com/abclit... Ibu tak bisa menginap di rumahmu." "Oo. Nak." . Si ibu menguatkan hatinya. ia bertekad membahagiakan i bu. Bu. Dan beberapa saat kemudian ia menghidupkannya.. Mereka memberikan kalung itu kepada si ibu saat kelahiran anak pertama mereka... Ya.... Si ibu menyuruh jual kalung itu untuk menambahi biaya operasi anak mereka. Bu.. Nak..html "Lusa Ibu pulang. Tapi alangkah bahagianya kalau ia dapat memen uhi permintaan sang ibu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Namun. iya.. Betapa. anak mereka sakit dan mesti diope rasi. Monang dan istrinya kekurangan biaya. Ia takut kalau-kalau permintaan itu mustahil ia penuhi. sampai sekarang ia merasa belum bisa melakukannya. Maafkanlah.processtext. Tak apa-apa. http://www. Peringatan dari telepon genggam Monang: battery low! "Mon. Tak ada yang sempat mengantarkan.

Teman sebangkunya sampai tamat SD dari Silotom. ada kak Nurma di situ.processtext. di kampungnya ada pohon mangga.html "Permintaanku?" "Ya. pohon johar.. "Tapi. di sebelahku. Ia ingat. ayah selalu menyuruh pak Joh menebang s ecukupnya. http://www. Lantas?. Berpantun pun.. Karena si ibu pandai bertutur dengan kiasan-kiasan. Tapi juga mengira-ngira makna apa d i balik ucapannya.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.processtext. Monang memikir-mikirkan kemana ujung perkataan ibu. Kau ingat tempat itu.. "Monang? Kau mendengarku kan.. Monang .com/abclit. dan pohon-pohon bamb u memagari kampung.. "Di kampung Silotom banyak pohon johar di situ. Aku sudah katakan supaya jangan dijual ke orang lain. http://www. " Monang ingat." Monang menghela nafas.. . Dan. Adalah jalan mendaki menuju kampung itu. dua hari sebelum aku b erangkat ke sini.... ia sambil berdoa dalam hati semoga bisa memenuhi permintaan sang ib u tersayang.?" "Iiya... Bu. Teruskanlah..... Bu. Pemiliknya Ompung Ojak..?" "Sejak tadi dia terlelap di sofa. Pi nus Situmorang! Lalu ia mengernyitkan kening. .." Monang memasang pendengaran baik-baik. Ia seolah-olah takut salah mendengar apa yang dikatakan ibunya.. Bila kayu bakar di rumah habis...?" Monang mengiyakan.html Generated by ABC Amber LIT Converter." "Ada dua batang yang besar lurus tinggi kulihat di situ. Mataniari man ogot di Habissaran/dung botari di Hasrundutan/Sai mangoluma marhapistaran/gabe jolma nab oi pangihutan matahari terbit di Timur/ketika sore ada di Barat/selama hiduplah jadi pintar/menjadi panutan semua orang.

.?" "Berjanjilah dulu kau akan membeli dua pohon itu untuk Ibu.?" Oh.html Generated by ABC Amber LIT Converter.... Nai Manjur sudah meninggal.. Nak.!" Monang mengangguk.. Bagaimana... Bu.. http://www.html "Lagi pula. Monang seperti melihat ibu menanami bibit-bibit johar di sek ujur tubuhnya. Nak. Diam beberapa saat..com/abclit. "Dua pohon itu akan menjadi rumahku kelak. Sepulang dari sini.." "Satu batang digunakan sebagai peti. Ibu! Monang menarik nafas.processtext. aku akan beritahu Ompung Ojak... Apakah di ka mpung kita tak ada lagi pohon yang bisa ditebang.. kak Rita dan keluarganya serta Nai Haposan di kampung kita kan?.... Siapa lagi? Keluarga Amani Gonggom merantau juga.?" "Ada...!" "Bagus. Bu? Ibu kan masih sehat....." "Terus.." "Apa..com/abclit..processtext. Nak." jawab ibu cepat.. Keluarga Amani Hobas me rantau ke Sumatera Timur.. Nak.. http://www. tinggal Ibu..Generated by ABC Amber LIT Converter. "Baiklah." . "Sekarang dengarlah baik-baik. tak ada anak-anaknya yang di kampung. Nak.. Bu.

!" Tut-tut-tut.. Aku ingin menyenangkan hatimu.." "Ibu.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. http://www. Dia tersenyum. sambil tetap memandangi bayangannya sendiri di tembok. Tetapi ken apa meminta rumah kematian dariku?*** Wening Post: 05/15/2006 Disimak: 126 kali Cerpen: Yanusa Nugroho Sumber: Kompas. Monang menelepon. http://www.. Lengkung-lekuk lengan dengan jari merunci ng itu membentuk bayangan di tembok.. Ibu.. Menelepon.processtext. selalu ingin keluar dan mempertontonkan dirinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pergelangan tangan itu ngukel1.com/abclit. Aku ingin ada kacanya juga. Keindahan memang tak bisa diam. Nak. . seperti yang kakak-kakak lakukan.... Sekali lagi dia tersenyum. Menelepon. lalu telunjuknya menjentik.. Tapi ia hanya mendengar nada sibuk di s eberang sana.. Edisi 05/14/2006 Diangkatnya lengannya perlahan-lahan.com/abclit..html "Sebatang lagi sebagai tutupnya.

mungkin pe rgi dengan pacarnya.com/abclit. anak kecil yang selalu ingin tahu urusan orangtua. sebetulnya adalah hari ulang tahunnya. mengelu arkan baju-baju dari koper. sudah mendengkur kelelahan. mengkristal di dinginnya malam. yang alas duduk maupun atapnya b erpaku-paku. Maka hidupnya berubah menjadi Bu Irfan. setelah mereguk kenikmatan. Malam ini.com/abclit. rajangan dadar. tak banyak gerak. cabe yang dibelah-belah lalu direndam di air sehi ngga ujung-ujung belahan itu melengkung indah. boleh ya. Sejak hampir sebu lan ini. entah ada di ufuk mana saat ini. http://www. ketimun. Tetapi. suaminya itu hilang-hilang timbul di rumah ini. sesuatu yang mustahil sebetulnya. dan me nusuknya tanpa kata. Bang?" bisiknya suatu malam.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sepi kian runcing. Tetapi. yang harus selalu menjaga penampilan. si sulung. Anak. Dan sejak itu. mencium kening istrinya. Wening si prenjak telah musnah. seperti tangan penari. suaminya tak menjawab apa-apa. Bang Irfan sendiri. Neny. Berdiri luka. lalu pamit lagi dengan gumaman tak jelas. tetapi inilah hidupnya. abon. Sony. Dia berada di tandu. katanya tadi nonton "Berbagi Suami" ah. hampir dua puluh tahun lalu. seusai badai kerindua n suaminya tumpah di seluruh sel tubuh Wening. Bang Irfa n akan memberinya kesempatan. siap se nyum. Di meja telah tersaji tumpeng kuning. makan. si ABG-itu. sejak 25 tahun yang lalu. dan dia bukan lagi Si Wening.processtext. "Aku ingin menari. Wening si walet.anaknya entah ke mana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. lalu menghilang di kamar kerjanya. . Wening tak ingin mendapat tusukan se pi lagi. Dia memang memilih untuk "ya" waktu itu dan bersiap kecewa menelan luka itu den gan ketegaran. tentu akan lain ceritanya. Waktu terlipat oleh kecepatan. menolak untuk " ya" pun dia melukai orangtua dan seluruh keluarganya. Wening si bunga matahari. tak banyak bicara. sudah punah. http://www. Memilih "ya" dia akan melukai jiwanya. kering tempe. seakan dia hidup sendirian tanpa istri dan anak-anak.processtext. mandi. siapakah yang akan menjalani hidupnya jika bukan dirinya sendiri? Sepi sekali malam ini. Barangkali saja. entah siapa yang menjadi biang keladinya. duduk luka. Kadang muncul hanya untuk ganti baju. W ening hanya diam.html Seandainya saja Bang Irfan bisa memahami ini. harus masuk sangkar. Semua tiba-tiba saja menggumpal di kenangannya. Kadang begitu datang. Airmatanya beku.

" dan tangan suaminya melolosi pakaiannya. Aku memberimu semuanya.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. http://www. entah kapa n. Aku lebih suka kau .." "Aku enggak suka tarian. Itu saja.." bisik suaminya.." "Keindahan tubuhmu hanya untuk aku .. Dialah Drupadi berambut panjang itu.. Dia seakan meninggalkan tubuhnya yang menjadi bulan-bulanan suaminya beberapa saat kemudian . Dialah d engan kain panjang .. Album foto pentas terakhirnya. Apa susahnya?" ucap Bang Irfan..... Maka pembicaraan itu terkunci di situ.html "Cobalah kau mengerti. "Kenapa.. enggak pakai ini. "..... segalanya.com/abclit." "Aku hanya ingin menunjukkan keindahan. dirinya menjelma Drupadi di kepungan Kurawa. karena kau istriku. Sa at itu dia bersama teman-temannya memang mementaskan "Drupadi Mulat" sebuah koreografi indah karya Mbak Yudi sahabat sekaligus guru tarinya." "Kalau begitu. Wening beku.processtext. dan hanya memintamu u ntuk tidak melakukan satu hal: menari.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dibukanya album kecil yang masih disimpannya.com/abclit. biar aku menari untuk Abang saja. Bang?" "Tidak boleh.. Wening sekali lagi menelan rasa sakit it u. http://www.

http://www. menghidupkannya dalam sebuah lakon. Itulah yang menggerakkan Drupadi. Wening remaja 18 tahun itu menjawab. menyedot seluruh pancaindera penonton.processtext.processtext. wahai makhluk bumi. GKJ pecah. dan memaksanya untuk memasuki sebuah alam yang bernama kesepian. Wening tersenyum pahit mengenang semuanya. Izinkan dia bersamaku malam ini .Generated by ABC Amber LIT Converter.. dan karenanya. memberikan keheningan. Wening in gat. maka kau akan dilimpahi cahaya. Biarkan matamu menangkapnya. Bang Irfan melihat tumpeng dan album yang belum tertutup. Cahaya lampu berkebit.!" dan disambut gelak tawa siapa pun yang bertanya. Mereka terhenti di suatu ruang. melangkah hati-hati. malam itu. menapaki tangga tengah menuju panggung gelap g ulita. ajaklah dia berbicara. tertiup pendingin udara. yang menciptakan jarak sepi.com/abclit. Dan ketika diwawancara wartawan seusai "Drupadi Mulat". Bang Irfan pulang. . Tetapi. Dalam gemulai geraknya. Langkah kaki tergesa menyeberangi ruangan. http://www. Akulah keindahan..com/abclit. itulah yang menggemakan sepi berkepanjangan hingga malam ini." jawa bnya agak polos dan kekanakan. dia selalu lantang menjawab.. berulang. namun jangan biarkan dia menilainya karena matamu tak akan mampu menyampaikannya. manakah Wening dan manakah Drupadi. Tepuk tangan berkepanjangan . Wening bangkit dari tempat duduknya. Dan m alam ini aku mengundang jiwamu untuk bercengkerama bersamaku. "jadi penari. bahwa inilah jiwa k alian. menggema.html Dialah yang membiarkan kain panjangnya terjulur jauh beberapa meter di belakang nya. Jiwamu lebih halus. Akan kuajarkan kepada kalian. Drupadi ingin meneriakkan sesuatu yang lama dipendamnya . Dialah yang terus bergerak dengan iringan nafas-nafas ter tahan para penontonnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan penon ton memang tak bisa membedakan. di masa kanak-kanak dulu jika ditanya tentang cita-citanya. Langkah yang sudah dihafalnya benar. "Semoga suami saya kelak memanjakan saya dengan membolehkan saya menari.

Begitu kasar ucapan bang Irfan. Ucapan kasar. mengapa kau tak mau mendengar suamimu?" "Apa salahku punya keinginan menari?" "Itu kesalahanmu!" "Baik. terbuka dengan paksa. Aku suamimu. "Abang pulang? Sudah makan. http://www. "Kapan kau m au mendengar ucapanku." Berkata demikian. A ku tidak suka. maaf aku akan menjadi mimpi buruk abang.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Belum cukup r upanya kelembutan yang diberikannya selama ini. Suaminya diam dan melanjutkan langkah ke kamar.. Dikenakannya kemben kain panjang putih. Didobraknya pintu. Bagai kesetanan dia cengkeram Wening. telanjang.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Pasti bisnisnya gagal. dan berbisa berhamburan dari mulut suaminya. yang dulu dikenakannya ketika "Drupadi Mulat". Bang?" sapanya. http://www. darah mengalir.. Diserbunya kamar Wening. Suaminya terdiam. Lakukan keinginan abang. Wening melepas bajunya.processtext. tapi kali ini. Belum lagi Wening duduk. Jangan menari dan jangan pernah lagi berpikir kamu bisa menari lagi. tak punya gambaran apa pun mengapa istrinya yang selalu menga lah itu kini berani melawan. . Irfan keluar dengan langkah besar. Silakan larang aku. Dibiar kannya sebagian kain itu menebar di lantai. Wening terpaku. api kemarahannya menggelegak. yang selama ini disembunyikan atas perinta h suami. Pintu rusak. Wening masuk kamar. runcing.html Wening tercambuk. Me ngurai rambutnya yang masih panjang melebihi pinggang. Sunyi. Pintu terbantin g.com/abclit. Sesaat kemudian.processtext.

laki-laki memang tak pernah dewasa.. ah. Tetapi Wening telah menari. mencoba mengingatkan ibunya. Tidak. Dibiarkannya. Hanya W ening di dunia ini yang mengalir.processtext.com/abclit. Wening hanya melihat. Langkahnya terus mengalir. Irfan akan menyaksikan sebuah bangun indah. miring ke kanan. yang anehnya." bisik Neny setengah menangis. Namun. malah membuat suaminya terbenam dan terbakar ber ahi. entah sudah berapa lama. http://www. kemudian menjelma menjadi Bu Irfan? Tidak untuk malam ini. menoleh ke sudut. melalui kekaguman atas keindahan ciptaan-Nya? Sesekali pula Wening mengubah posisi tubuhnya. Dia adalah Wening. bebal dengan tatapan mat anya yang entah mempertanyakan apa. sebuah bangun menakjubkan. Dia ingin mengatakan kepada Irfan bahwa leher jenjangnya adalah keindahan yang seharusnya membuat man usia kian bercahaya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka semua membisu.com/abclit. please. Mereka berubah menjadi batu.. Dan baginya. Wening yakin sekali. tak paham akan keindahan. anakanaknya berdatangan dalam bisu. Dirimu hanya dikuasai sesuatu yang bahkan hanya kau sembunyikan di balik celana dalammu. dari tempatnya berdiri. yang berhasil dicipt akannya. laki-laki itu tersuruk-suruk ketidak pahamannya akan apa yang disaksikan kedua matanya.. ibu dan ayahnya yang renta. da n membagikannya kepada dunia. bahkan kerabat jauh dan para tetangganya. berenang dalam cahaya keindahan geraknya. Sengaja dibiarkannya Irfan menjadi begitu bodoh. juga mertua. membawa keindahan yang dikaruniakan Tuhan kepadanya. dan tak ada yang bisa menghentikannya. yang menjaganya d ari campur tangan orang lain. me nariknya perlahan. pintu hidupnya. dan dibiarkannya samparan itu menjulur panjang. sejak malam in i. Seakan ingin mengatakan bahwa penderitaan Wening jauh lebih panjang dari kain yang bisa disak sikan berpasang-pasang mata itu.. Kain samparannya terlalu panjang. Mengapa suaminya tega merusak ses uatu yang menjadi miliknya? Benarkah perkawinan membuat Wening harus melebur dan menghancu rkan dirinya. dungu. "Mama..processtext. memang telah rusak lama sebelum malam ini. Mengapa keindahan harus ditakar dengan kaleng bekas mentega? Dengan tatapan pada bumi. Perlahan langkahnya menjauh. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. te rseret gerak tubuhnya. Mengapa keindahan selalu dimakan api? Tak adakah sepercik rasa syukur. kemudian sanak saudaranya. http://www. condong ke depan. kali ini. Dia akan menari. dilewatinya Irfan yang terpasak di tempatnya berdiri.html Dilaluinya pintu yang rusak itu.

.

*** Bukit Nusa Indah. .Generated by ABC Amber LIT Converter. Edisi 05/07/2006 Di masa pemerintahan Gubernur Jenderal Idenburg. mahasiswa STOVIA yang tak menyelesaikan studinya karena asyik berpesiar ke Eropa.. Wening tetap menari. Namun peristiwa di gedung Nederlandsch-Indie Kunstkringlah yang membuat ia menjadi lelaki paling terkenal di Batavia di masa itu. 2 Sebuah komposisi gending yang oleh sebagian orang dianggap sakral.processtext.. Gerak-gerak gemulai yang me mbangkitkan kekuatan manusia untuk mengetahui dirinya sendiri. khususnya pada bagian tangan. Tambo Raden Sukmakarto Post: 05/08/2006 Disimak: 158 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas.. di Batavia beredar kisah konyo l tentang Raden Sukmakarto. http://www. Bakatnya dalam bidang kesenian telah m enggemparkan seluruh Hindia Belanda. http://www.com/abclit. menyampaikan gerak-gerak lembut untuk melembutkan nurani manusia.html Generated by ABC Amber LIT Converter. 982 1 Gerak tari Jawa.html Bahkan ketika mobil dari RSJ datang dan membawanya pergi. seorang bangsawan Jawa anak Bupati Blora.com/abclit.processtext.

http://www. "Dasar Inlander! Apakah kau tak mendengar pertanyaanku?! Perbuatanmu di ruang p eresmian sudah cukup mengantarkanmu di tiang gantungan. Sekarang kau menghina tuan Jenderal De Kock yang terhormat. Opsir itu murka dan menampar mukanya. penakluk pemberontakan Diponegoro d an Bonjol. http://www. Laki-laki itu memandang sang opsir dengan raut muka tiada salah. meninggalkan tempatnya berdiri di belakang Gubernur Jenderal Idenburg yang sedang berbahagia meresmikan gedung kesenian itu dan melangkah menuju pada lelaki berpakaian Jawa itu. setelah mendapat laporan dari seorang kacung . Mereka mengge landang lelaki ganjil itu ke ruang pemeriksaan sementara. "Ia kurang hidup dengan memegang tongkat komando seperti itu. Dan ketika sudah berada di kantor keamanan di lantai dua itu.com/abclit.html Seorang opsir dan dua pembantunya. sementara sorot m atanya tak membersitkan kekejaman dan keculasan seperti yang ia praktikkan di masa perang. ia tak henti -hentinya memandangi potret seorang Jenderal di masa perang Jawa. Justru sepanjang digela ndang." katanya bak seorang kampiun kurator lukisan.processtext. Wajahnya tak m embersitkan apa pun selain ketidaktahuan ketika ia digelandang begitu saja dari ruang peresmian dan melewati lorong-lorong yang dindingnya dipenuhi oleh lukisan-lukisan Rembrandt.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter." katanya dengan gusar. .processtext.com/abclit. "Apa yang kau nyanyikan? Apakah kau menghina ratu kami?" tanya opsir itu setela h menggelandang lelaki aneh itu ke ruang keamanan. mulutnya berdecak-decak kagum mengamati lukisan pelukis Belanda itu walaupun hanya mengam atinya sambil lalu.

http://www. http://www." "Itu bukan lagu kebangsaan bangsa kami.com/abclit. Barangkali bibir dan tulang rawa nnya pecah dipukuli oleh opsir itu dan dua pengawalnya. Tuan." Opsir itu meninggalkan ruang keamanan yang disulap menjadi ruang interogasi dal am waktu singkat. t entu tuan akan mengerti lagu itu. Pukulan tangan beberapa kali dari op sir tinggi besar itu membuat darah meleleh dari mulut dan hidungnya." jawabnya dengan enteng. "Apa yang kau nyanyikan di ruang peresmian itu?" "Wilhelmus van Nassau.processtext." jawab sang opsir. Ketika ia beralih memandang orang Belanda berpakaian sipil dan pesolek itu.html "Bahkan seorang seniman sekalipun harus punya aturan." Opsi r itu memerintahnya. ia mendapati kesan bersahabat pa da dirinya. ." "Karena kunyanyikan dalam bahasa Jawa. "Kau mau menipu kami?!" "Saya tidak menipu.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ia kembali lagi dengan membawa seorang Be landa lain yang berpakaian indah dan pesolek. Saya bicara sesungguhnya. Kalau tuan sekiranya tahu bahasa Jawa." katanya tanpa mengindahkan perinta h Opsir itu. "Saya tidak pernah melihat tuan sebelumnya. Sinar matanya menunjukkan rasa belas kasihan melihat hidung dan mulutnya mengeluarkan darah. Tak lama setelah meninggalkan ruangan itu. "Coba kau nyanyikan lagi lagu yang tadi kau lantunkan di ruang peresmian. bukan seperti pemberontak macam kamu. Itu lagu Jawa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Lelaki itu memandang sang opsir yang tak sedikit pun memiliki senyum.com/abclit.

http://www. Tak pernah kudengarkan lagu kebangsaan kami dinyanyikan dalam bahasa selain bahasa Belanda. Wajahnya yang berdahi lebar sedang memikirkan sesuatu. Apakah benar tuan telah menyanyikannya dalam bahasa Jawa?" "Benar.html Generated by ABC Amber LIT Converter." "Bagaimana tuan menerjemahkan lagu itu ke dalam bahasa Jawa? Ingin rasanya saya mendengarkannya dari mulut tuan sendiri." "Pukulan dan kekerasan fisik adalah tata cara interogasi. tuan. bola mata Hooykaas bersinar-sinar gembira. Setelah lelaki itu selesa i menyanyikan lagunya. "Apakah tuan benar-benar mau mendengarkan? Saya kira semua orang Belanda berbud aya. "Aha. Tentu saja tuan tak mengenal saya. "Oh. Siapa nama tuan?" "Nama saya Hooykaas. tuan bisa berbahasa Jawa? Ah. Tata cara sesam a orang berbudaya lain lagi bukan? Ayolah. Sementara Belanda pesolek bernama Hooykaas mendengarkan nyanyiannya dengan saksama.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter." katanya. Tuan benar-benar memiliki darah ." kata Belanda pesolek itu dengan suara halus. Katanya tuan menyanyikan Wilhelmus van Nassau dalam bahasa Jawa. tahu di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung. Lelaki itu kemudian menyanyikan lagu Jawa yang terdengar aneh di telinga opsir dan dua pengawalnya itu. http://www. Tapi saya malah mendapatkan pukulan.html "Saya baru datang dari Surabaya. saya ingin mendengarkan tuan menggubah lagu kebangsaan neger i kami.processtext. tuan sungguh berbudaya. tuan bisa menggubah liriknya ke dalam bahasa Jawa yang indah.com/abclit." katanya dengan bahasa Jawa yang halus. Saya tinggal di sana selama tiga tahun.com/abclit.

D ia seorang strateeg seperti kata tuan tadi. "Ah. Diserahkannya benda putih persegi empat terbuat dari bahan sutra halus dan berkilat kepada lelaki itu. Sambil menghapus darah yang masih menetes dari mulut dan hidungnya. tuan.Generated by ABC Amber LIT Converter. musuh Jenderal De Kock pahlawan tuan itu. Nasib hidup tuan barangkali tidak lama lagi. tapi di mana tuan dapati kesan itu pada lukisan ini. dan tinggal di Paris selama dua tahun.html Opsir yang mendengarkan komentar Belanda pesolek itu tertegun mendengar komenta rnya. "Bisa tuan bandingkan ketika pelukis kami yang tersohor di daratan Eropa melukis Pangeran Diponegoro. Tubuhnya akan di cerai-beraikan dengan empat kuda yang lari ke empat penjuru mata angin.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tangannya bergerak ke arah kantong saku dan mengambil sapu tangannya. "Ya. Bagaimana Jenderal besar semacam De Kock tak memiliki syarat-syarat seperti yang saya katakan pada opsir tuan ini. Saya pernah merantau ke negeri tuan. Ia memalingkan muka ke arah l elaki itu. Dan yang ketiga. Kedua. Telah saya cari ." katanya. tuan membalikkan belangkon yang tuan pakai ketika lagu kebangsaan kami mul ai berkumandang. aku yakin tuan tahu belaka letak kesalahan lukisan ini. masih menurut opsir kami. Itu perbuatan menghina bangsa tuan sendiri.com/abclit. Tuan Gubernur Jenderal tentu akan murka dan menjatuhkan hukuman mati padanya. Tuan tahu Peter Elberfe ld? Nasib tuan tidak akan jauh seperti dia dahulu. tuan menghina lukisan potret salah satu pahlawan perang kami di tanah Hindia ini. Pertama tuan menghina bangsa kami dengan menyanyikan lagu Wilhelmus van Nassau dalam bahasa Jawa. http://www." "Ah. seorang stra teeg yang andal seperti Jenderal De Kock. menurut p engakuan opsir kami.processtext. Pad ahal bangsa tuan memiliki pelukis-pelukis yang tersohor di seluruh dunia.processtext. "Tapi ia menghina ratu karena menyanyikan lagu kebangsaan dengan cara yang aneh ." katanya dengan senyum simpul. Bangsa kami hanya memil iki Raden Saleh. Tuan Hooykaas memandang opsir yang tadi menyiksa lelaki itu. Tiba-tiba cahaya t erang seperti melintas dari dahi lebarnya dan merasuk ke dalam kepalanya. ia melirik sebentar ke arah lukisan itu. Rupanya tuan memiliki pandangan yang luas. http://www. saya kagum pada tuan. "Hapuslah darah tuan." ka tanya sambil menunjuk lukisan yang ada di sisi kirinya. Apakah tu an pernah melihat lukisan Raden Saleh?" tanyanya dengan penuh rasa ingin tahu.com/abclit.

.

namun apa yang keluar dari mulutnya amat menarik hatinya." "Oh. Opsir itu silih berganti dengan tuan Hooykaas menanyai Raden Sukmakarto perihal perila ku-perilakunya di gedung itu. Opsir yang menginterogasi lelaki itu duduk gelisah di atas kursinya. Saya datang dari negeri Belanda dan tinggal di Hindia Be landa karena tertarik dengan alam khatulistiwa yang dituliskan sastrawan besar kami. http://www. Orang-orang mulai bertaruh tentang berapa banyak waktu bagi lelaki nyentrik itu untuk menghirup napas bebas di muka bumi. Akhirnya mereka bersepakat menyerahkan persoalan itu kepada tuan Gubernur Jende ral setelah acara berlangsung. Multatuli. Dia amat menghormati kesenian. Itulah sebabnya saya dipanggil dalam peresmian gedung ini.html "Saya seorang penulis.com/abclit. Tapi dia juga penguasa politi k di negeri ini. "Tentu saja." katanya. Sampai pada saat ia dipanggil Tuan Gubernur Jenderal Idenburg ke kantornya di We ltevreden.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Itulah sebabnya saya sampai di s ini. . http://www. Sastra wan Agung Goethe dari negeri Jerman saja kagum dengan Hindia Belanda.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi orang seperti saya apakah menghina bangsa tuan?" Belanda pesolek itu terpukau dengan ketenangan dan wajah tiada bersalah dari le laki itu. Keduanya bersitegang dan hamp ir adu mulut untuk menentukan apakah inlander yang kini mereka interogasi itu bersalah. Tuan. Rencananya berj alan mulus. Itulah sebabnya saya berani menyanyikan lagu kebangsaan tuan dalam bahasa bangsa kami. benarkah? Tapi seorang penguasa negeri sekalipun tak akan dengan mudah men jatuhkan hukuman bukan? Saya dengar dia banyak memanggil kaum intelektual dan seniman Hindia Bela nda ke kantornya dan untuk acara-acara resmi." sergahny a. Ucapannya tajam.com/abclit. mengetukkan jemar inya pada meja. Yang satu dengan upaya menyudutkannya ke arah hukuman. sedangkan pih ak yang lain berusaha mengarahkan pembicaraan ke arah kesenian. Ia memang keras terhadap aktivitas politik kaum pri bumi seperti Dr Cipto dan Suwardi dan orang dari negeri tuan sendiri seperti Douwes Dekker.processtext. orang-orang di seluruh Batavia diam-diam menunggu-nunggu dengan tidak sabar. Desas-desus perilaku Raden Sukmakarto menyebar di seluruh Batavia. Sedangkan tuan Gubernur Jenderal Idenburg adalah teman saya semasa menyelesaikan studi di Belan da.processtext. "Kabarnya tuan Gubernur Jenderal sangat menghormati kesenian dan para intelektu al.

com/abclit. Segaris cah aya menelusup. Muncul pula desas-desus lain bahwa lelaki berku lit sawo matang itu telah membohongi tuan Hooykaas dengan mengganti lirik lagu yang dinyanyikannya d i dalam gedung peresmian dan di depan tuan Hooykaas sendiri. Kisah Raden Sukmakarto itu menyebar menjadi berita heboh di Batavia. http://www. rebah di halaman. Akhir Februari 2006 Selaksa Celurit Menggantung di Sebalik Dinding Post: 05/01/2006 Disimak: 171 kali Cerpen: Mahwi Air Tawar Sumber: Kompas.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sejak itu para intel melayu selalu mengikutinya. Yogyakarta. Namun mereka tak kunjung memiliki alasan kuat untuk membongkar desas-desus yang bereda r itu.processtext. Bayang-bayang pohon siwalan memanjang.com/abclit. Edisi 04/30/2006 Bulan. di belakang rumah serupa gubuk.processtext. bilik-bilik kandang. tempat . mengalahka n kedatangan rombongan pentas musik dan para pelukis negeri Belanda yang datang dan mengadaka n pameran di Gedung yang baru diresmikan itu. dan selamatlah aku dari huku man mati. Terang." katanya dengan raut muka tiada bersalahnya.Generated by ABC Amber LIT Converter.html "Setelah bangun dari tidurnya ia menyuruhku pergi. selaksa celurit menggantung di dinding. http://www.

Paman. Musdar. perlah an redup. Gani. Garis-garis cahaya kian menipis di seruas jalan hingga pematang. tak sanggup melanjutkan perjalanannya hingga tujuan. Kamu. di pematang sawah tak jauh dari tempat tinggalnya. mau merampas hak kami. merebut dan merampas tanah dari Eppak-Embuk. paman. Madrusin.Generated by ABC Amber LIT Converter. Gani langsung memutuskan hubungan pertunangan Asnain dan Ma drusin. . Ia tunggui Asnain calon istrinya yang ikut nonton lotrengan. sabetan celurit Gani disebuah pematang sawah selepas lot reng[1] sapi senja hari. tanpa sebab-musabab jelas. Dan sekarang. eppak-embuk. Kok. baru saja pulang dari lotreng kerapan sapi. bersama Luki. Pada Gani. ia tidak langsung menuju rumahnya. kala it u. tidak pantas jadi suami Asnain. yang sudah jelas-jelas oleh kae[3] diwariskan kepada. Madrusin tergagap. waktu itu. mencintai dan dicintai. Memang tidak pulang. Cobalah sedikit sopan. Beruntung.. Namun entah.processtext. Madrusin segera menghindar. bergerak diarak angin mengantarkan lelaki yang sedang duduk di sisi lincak pada serajut pertalian kenangan manis yang tanggal. Diam-diam arakan awan yang terus bergerak. Hubunganku dengan Asnain. Nasib tak bisa ditimang. http://www.html Bulan sabit sepadan celurit itu kian susut. Paman. Di benaknya. Lancang benar mulutmu. http://www. hanya bergidik menyaksikan pertengk aran dua lelaki sefamili itu. Madrusin bisa mengelak. ketika itu. Gani mengeluarkan sebilah celurit dari balik pinggang yang sungging. di tempat yang sa ma. Madrusin. yang belum lama ini. serupa pengembara letih. Dulu. Eppak-Embukmu[2] utusan Gani.com/abclit. Ia terdiam. tak menyia-ny iakan kesempatan.com/abclit. Tak ada hubu ngannya dengan kekalahan sapi kerapan. menepikan bayang. calon istrinya yang telah raib. kecewa kepada eppak-embuk. campuri. yang tidak bersalah apa-apa?! Beberapa kanca Gani. Hubungan kami berdua tak bisa begitu saja Paman. terus terngiang kalimat-kalimat yang diucapkan Gani. Kami tak ada masalah. Kalau. atas kep Bagaimana mungkin..html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Paman. hampir memisahkan kepala dan tubuhny a. Bulan. Tatap mat anya lelap. Gani seperti dipecundangi oleh ponakannya . Ya. Kenapa mesti dihubung-hubungkan dengan hubungan kami berdua. Begitu pun. bulan yang terus redup dan m enepi mengantarkannya pada sebuah kenangan yang kadang menyakitkan. Mail. tiba-tiba. Pada Asnain. Sengaja. jodoh pun tak bisa ditebak data ng dan pulang. menyabitkannya ke arah perut Madrusin.

memegang tangan. Beruntung. berontak. masing-masing dibawa pulang. . Gani geram. Lalu. Gani belum kalah.dilepaslah baju hitam Madrusin. beberapa kanca Gani. merampas dan segera menyeret keduanya. Bilang sama eppakmu.

Ya. perihal kerapan sapi? Pagi yang cerah. (sebagaimana kebanyakan orang. sepagi ini gelisah lantaran pesan dari Paman Asnain. kandang dan pematang. e ppak-embuk. lenga ng.processtext. Ya.html Terasa. Keputus an sepihak. sebuah tali ikat kasih bersama seorang gadis yang kini raib tak bisa diharap lagi untuk dirajut kembali sebagaimana dulu. aku? Madrusin duduk terpaku tak beranjak. A tau jangan-jangan Gani berkehendak menyambung kembali pertunangan kami yang telah putus? Madrusin terse nyum simpul. http://www.com/abclit. Hubungan Madrusin? Pertunangan Madrusin dengan Asnain yang diput us lantaran Gani kecewa perihal kekalahan sapinya. Madrusin terpaku. Kalau Gani. yang membuatnya gelisah sepagi ini? Angin pagi menyisir rambutnya yang tidak tertata. tak ubahnya seperti seseorang yang hendak berkabar tentang sesuatu yang mesteri. Madrusin yang gelisah. salah apakah Eppak? Tak puaskah ia menyakiti. Asnain. belum kalah! Gani memalingkan muka. Dik eluarkannya sebilah celurit yang diselinapkan di balik pinggang yang sungging lalu disabitkan celuri t yang keperakan itu hingga . mengingat pesan dari Gani. tepat pada tanggal lima belas saat bulan purnama.orang kampung kami.com/abclit. di sela rerimbun pelepah pohon dan ilalang itu pernah tercipta sebuah tali ikat kasih asmara. di belakang kandang yang penuh rerimbun ilalang. bersama seorang gadis yang telah menjadi tunangannya. Siapkan sapi-sap i andalannya. Tapi benarkah? Bukankah bapak ibu Madrusin dengan keluarga Gani tidak begitu ruk un lantaran sengketa tanah. Kita bertemu beberapa bulan lagi. Ia mengernyitkan dahi. semenjak ia berusia sepuluh tahun. mengantarkannya pada masa kan ak-kanak. bapak Madrusin dipanggil untuk menemui Gani. raib dari harap untuk dijadikan seoran g istri. sepanjang ruas jalan kampung menuju ladang. seumur hidup baru kali ini. http://www. ingatannya kembali pada beberapa tempo lalu. tunangan adalah hal pasti untuk menjadi se orang istri). Gani kala itu berang. Hijau daun-daun. kalau perlu sekalian dengan dukun-dukunnya! Kenapa Gani sekasar itu? Eppak. Masih dendamkah Madrusin sebagaimana peristiwa dipetang sawah hingga kedua pihak terjadi pertengkaran hebat. Pertengkaran. ilalang bagi Madrusin. Madrusin. Atau. Asnainkah. beberapa tempo lalu yang harus disampaikan kepada bapaknya: Bilang. bunga desa yang pernah menjadi calon istrinya? Kini. yang mesti disamp aikan kepada Eppaknya.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Samar terdengar kicau burung dari sela rerimbun pe lepah pohon siwalan. Terang. sepagi ini.processtext. kepada Eppakmu.

.

html Untunglah. tapi Madr usin khawatir ikatan kekeluargaan antara Gani dan keluarganya yang sudah tidak rukun lagi selama bert ahun-tahun sejak duel. dijemputlah celurit. Madrusin penuh tanya. Karuan celurit itu luput sasaran. ketika hendak dikerap di lapangan Trunojoyo. Madrusin. Bukannya ia takut dibunuh. .com/abclit. mengadaka n acara ritual sekeluarga? Bisik.processtext. Waktunya sekarang? teriak Madrusin dari dalam. desisnya.processtext. lalu ia selipkan ke balik pinggangnya. Ia kenakan peci dan baju hitam . Ia gugup bagaimana nanti kalau Gani. Madrusin duduk terpaku di sisi lincak. http://www. kegetiran menemui Gani lebah di antara pori-pori.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kontan Madrusin tak menyiakan kesempatan. Madrusin tergagap.com/abclit. akan lebih berkepanjangan dan tak kunjung usai untuk berukun kembali sebagaimana tahun-tahun silam. Madrusin. memanggi l Eppak? Menemuinya saat bulan purnama? Bisik. Sementara. namun tak membuatnya menyalakan api dendamnya untuk membalas kekecewaannya kepada Gani. cepat ditunggu kakek. segera lah Madrusin melepas bajunya yang berwarna hitam lalu dikibaskan ke arah tangan Gani. apa gerangan yang membuat Gani. Ya. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. meski sebenarnya ia ragu dan curiga. menjalar pada salur an darah yang berkejaran dengan angka almanak: tanggal lima belas bulan purnama. Baju itu menggu lung celurit Gani hingga celurit lepas dari tangan Gani. apalagi sampai ia ke cewa. ingatannya menerawang pada ibunda tercinta yang mati s ebab ditabrak sepasang sapi Gani. Sebagaimana tradisi di kampung kami. imbuh Imron. terdengar suara Imron yang fals dari luar pagar: Sin. Tidak. Almanak di pojok dinding yang tak jauh berjejer dengan sebilah celurit lekat di tatap. celana komprang berlapis sarung. tiba-tiba. cepat menghindar. Pada Asnain man tan tunangannya. saling meminta maaf. Ah. Selang beberapa saat. di sela kegelisaha nnya. Madrusin mendesis di antara kebingungannya. kenapa musti tanggal lima belas dan saat bulan purnama tiba? Bukankah tangg al lima belas adalah waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga. Madrusin segera mengambil celurit yang menggantung di dinding. Asytaga. Gani menunggu terlalu lama. Kapan? Madrusin seperti diburu rasa takut. Paman Asnain akan menyambung kembali hubung annya. Tentu saja Madrusin tak ingin.

sesaat terdengar lenguh sapi dari sebrang yang tak jauh dari sekitar. Sebagian di antara mereka membawa obor. ujar Imron. Asnain tak suka kepada tunangannya. Kunang-kunang berkelabat h anya sesaat. Asnain? Tidak mungkin. Itu. Tentang. Sebenarnya. menggantung pada batang bambu atap kandang. tak kunjung jatuh . melihat Gani.com/abclit. bulan menancapkan cahayanya pada hamparan ilalang. Asnain sudah ada yang meminang. berjejer sepanjang jalan dengan sangat rapi tanpa ada yang memandu. Terlih at seorang lelaki seperti tengah menunggu sesuatu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tenang. Mendadak. wajahnya berkerut. Ia masih ingin kamu jadi suaminya.com/abclit. Anak-anak seusia sepuluh ta hunan berjalan bersama. Ranting-ranting pohon menggantung. imbuh.Generated by ABC Amber LIT Converter. ditangan kirinya sebuah kitab didekap dan pada barisan belakang te rlihat bapak ibunya mengiring mengantarnya ngaji ke langgar. Tapi. ia duduk. ada apa. Beribu tanya berdesak dalam benak Madrusin. separuh wajahn ya yang keriput terkipas cahaya bulan. Imr on.processtext.processtext. Tentu ia akan marah-marah. ada yang perlu dibicarakan denganmu. menunggumu. http://www. tubuhnya agak bungkuk. Madrusin tergagap. http://www. Mata Madrusin nanar. menampakkan seseorang yang sedang patah hati. Tidak. Sin. Kakek. ia .html Beberapa ekor sapi dari dalam kandang Luki melenguh. Sepoi angin menyisir luka masa lalunya. Sesaat tubuh Madrusin tersentak. barangkali sudah lama menunggu. pada batang pohon dan buah siwalan. Ron? Barangkali. Lampu teplok menyala remang.

suara Madrusin ramah. Ada yang perlu kubantu. saya berharap. tanggal lima belas akan ada pertandingan besar-besaran. Man?" Ya. sapi kita. O. Diliriknya Gani yang sedang menggulung kelobot .html Maaf. kalau soal itu maaf.com/abclit. kita? Bulan depan. jawabnya. Man. agar tidak mengikutkan sap inya dalam pertandingan kerapan bulan depan. Tak apa-apa. Ada apa dengan sapi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Memang kenapa? . http://www. O. ya? Kita nego. terlambat.processtext. kau dapat membujuk Eppakmu. bernafas lega.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sejenak Madrusin.processtext. http://www.com/abclit.

Asnain tetaplah akan menjadi istriku. Paman. Secepat kilat ia segera menangkap tangan Gani. http://www. untung saja M adrusin segera menghindar. naik pitam. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Bukankah sekarang setiap permainan harus dinegosiasi? Apalagi sekedar kerapan sa pi. Dasar tidak tahu tata krama Siapa yang mengajari?! Mendengar jawaban Madrusin yang singkat.html Kenapa dengan. Naif benar. Asnain? Taruhannya. yang hanya sisa tradisi.com/abclit. Madrusin.Generated by ABC Amber LIT Converter. Lancang benar kamu. Kalau Asnain harus menjadi taruhan perm ainan.processtext. Eppak. dikeluarkan sebil ah celurit dari pinggangnya yang sungging. Gani pun naik pitam. lalu ditodongkan kearah perut Madrusin. Percayala h. Beliau. Apa artin ya sebuah permainan? Gani menatap Madrusin. Man. Jogja 2004-2006 .processtext. Sin. tajam. mengendalikan emosi. Madrusin terus menjaga dirinya. Tak seperti biasa. dia tak ingin dalam pertandingan ada kongkalikong dikhawatirkan akan terjadi pertandingan yang tidak sehat. sangat kuat dengan prinsipnya. ingin menampar mulut Gani. Madrusin yang selalu bersikap ramah: Maaf.com/abclit. dan merubuhkannya ke tanah sembari ia mengucapkan satu kalimat. Namun. tak bakal mau.

Tadi pagi masih segar bugar.com/abclit.com/abclit.processtext. [3] Kae. kini sudah terbujur kaku jadi mayat . Amat menakutkan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. juga tanpa wasiat. uji coba pertandingan kerapan sapi.processtext. istighfar! Ikhlaskan saja kepergian beliau!" begitu bujuk seora ng tokoh masyarakat . Para se sepuh adat. Kehadiran mereka langsung dis ambut ratap haru dan isak sedu istri almarhum yang tampak sangat terpukul karena kematian suaminy a yang begitu tiba-tiba. Bapak Ibu. [2] Eppak Embuk. Tanpa firasat. dan karib kerabat yang berdatangan dari nagari Sungai Emas (kampung kelah iran almarhum bupati) baru saja menginjakkan kaki di rumah duka. Edisi 04/23/2006 Tersiar kabar perihal bupati yang mati mendadak berselang beberapa saat setelah meresmikan peletakan batu pertama proyek pembangunan masjid di kecamatan Bulukasap. http://www. Saat ditemukan. seperti korban overdosis.Generated by ABC Amber LIT Converter. lidah ter julur hingga dagu dan mata terbelalak serupa orang mati setelah gantung diri. Kakek Tuba Post: 04/24/2006 Disimak: 100 kali Cerpen: Damhuri Muhammad Sumber: Kompas." "Istighfar kak.html [1] Lotreng sapi. http://www. alim ulama. m ayatnya terkapar di lantai kamar dalam keadaan mulut berbusa.

Jangan lupa! ay ah bisa memenangi pemilihan bupati berkat dukungan masyarakat di sana bukan?" "Wah.com/abclit. Rusak parah dan sudah tak layak tempuh. agak sinis. kampung kita. http://www. yah!" begitu kelakar Lusi kepada almarhu m dua tahun lalu. Nah.html "Salah apa yang telah diperbuat suami saya? Tidak adil! Sungguh tidak adil! Ini perbuatan biadab . semuanya terserah ayah .processtext. ndak ada salahnya ayah membuat proyek pelebaran jalan. Sesaat sebelum ia berangkat ke Mellbourne. Bila perlu diaspal beton sekalian!" jelas Lusi. "Maksudmu?" "Lihatlah jalan umum kampung kita! Persis seperti kubangan kerbau. sebelum diusung ke pemakaman. Raut muka perempuan itu tampak mu rung dan kecewa. tak lam a lagi akan segera disembahyangkan. "Jadi pejabat ndak usah terlalu jujur.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. menyelesaikan program doktor. Marajo Kapunduang pernah dat ang menghadap ." "Sudahlah kak! Mungkin ini sudah jalannya" Lusianna datang agak terlambat. Masih saja lurus tabung seperti ini. mumpung ayah sedang memegang jabatan bupati. Sejak dilantik menjadi orang nomor satu di Kabupaten Puding Bertuah. "Hitunghitung proyek itu dapat menunjukkan rasa terima kasih ayah pada kampung kelahiran sendiri" "Tapi. tak satu p un permintaan orang-orang nagari Sungai Emas dikabulkan almarhum. Lusi! masih banyak daerah lain yang jauh lebih para h kondisinya" "Utamakan dulu pembangunan di nagari Sungai Emas. http://www. sudah tak mungkin lagi ia melepaskan tali pengebat kain kafan sek adar memberi kecupan di kening ayahnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebab." ketus Lusi. bidang ilmu po litik. Lusi khaw atir ayah bakal diumpat warga nagari Sungai Emas. sebagai ciuman yang terakhir sebelum jenazah itu diku burkan.processtext. Tapi. Jenazah ayahnya sudah rampung dikafani. jika ayah tidak pandai-pandai . tidak segampang itu.

Sedikit demi sedikit ia kumpulkan." jawab bupati. Hanya meminta agar anak laki-lakinya dipekerjakan sebagai satpam honorer di rumah dinas. Itu s aja tidak dikabulkan bupati. Ah. Di sana dibangun ma sjid agung dengan biaya ratusan juta. tanpa dukungan Marajo Kapunduang dan orang. tiba-tiba saja berubah menjadi kota. jalur transportasi dari dan ke Taeh lancar. Warga nagari Ta eh (desa kelahirannya) amat membanggakan beliau. Hingga kini.html "Daripada menganggur saja. Kalau saya bantu.processtext. beliau tetap .com/abclit.processtext. Tak ada jalan umum yang tidak diaspal beton. apa balasan yang telah diberikan bupati pada Marajo? Marajo tidak menuntut yang macam-macam. guru-guru yang sudah puluhan tahun menjadi tenaga honorer dilulusk an dalam seleksi calon pegawai negeri sipil.com/abclit. seperti hendak mengelak .orang nagari Sungai Emas yang sukses di perant auan. http://www. "Rasanya mau saya tinju saja ulu hatinya. tapi saya berharap bapak dapat membantu" "Jika ia lulus seleksi. "Tentu saja boleh Nduang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Seakan-akan ia berhasil menduduki kursi empuk bupati semata-mata kare na reputasi sendiri. Anak-anak muda yang menganggur direkrut me njadi anggota polisi pamong praja.Generated by ABC Amber LIT Converter. Marajo Kapunduang amat kecewa setelah mendengar jawaban pak bupati yang kurang mengenakkan. Tapi. http://www. memalukan sekali ! Almarhum memang sangat berbeda dengan pejabat bupati terdahulu. jaringan telepo n dipasang. Meski sudah pensi un. menghormati beliau. nagari Taeh yang duluny a udik itu (lebih udik dari Sungai Emas). "Iya pak. Marajolah orang yang paling sibuk sebelum pemilihan berlangsung. pasti akan diterima.orang nagari Sungai Emas. itu artinya kita berkolusi. masya rakat tetap saja mengingat jasa-jasa dan pengabdian beliau. Selama menjabat. ia pontan g-panting mencari bantuan dana kampanye pada orang. sedikit berdiplomasi. Betapa tidak? Sikap pak bupati keterlaluan. Padahal. c eritanya akan lain. Tidak bisa begitu Nduang!" tegas bupati. boleh ndak anak saya bekerja di sini pak? Jadi satpa m saja cukup lah!" mohon Marajo waktu itu. mentang-mentang kita sekampung. Seolah-olah Marajo Kapunduang sama sekali tidak punya andil memenan gkannya dalam pemilihan. meski tidak menjabat bupati lagi. sebagai kepala daerah kabupaten Puding Bertu ah. tapi anakmu harus mengikuti testing sesuai prosedur y ang telah ditetapkan. biar mampus!" umpatnya. lalu disumbangkan untuk pelbagai keperluan dalam rangka me ngangkat seorang putra kelahiran nagari Sungai Emas.

.bupati di hati warga nagari Taeh.

pergi merantau. orang-orang nagari Sungai Emas tidak perlu menunggu penjelasan poli si menyangkut . "Ditambah saja lubang lancirit*)-nya. petugas parkir.com/abclit. Guru-guru tetap saja menjadi tenaga honorer. sok jujur. t ukang jahit. Banyak anak-anak cerdas terlahir di sana. pura-pura tidak paham. Kematian y ang misterius.html Apa boleh buat! Kini. Maka. Sebenarnya. Genap tujuh hari kematian bupati. tapi k ini sudah mati. http://www. Namun.processtext. http://www. janda tua pemilik kedai k opi. Seolah-olah negeri yang kaya sumber daya alam. tidak pula penyakit kronis. Nagari Sungai Ema s tetap saja udik dan makin terbelakang. mengadu peruntungan ke Jakarta. tak jelas juntrungan. tap i tak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tak ada biaya.com/abclit. kedai-kedai kopi di seluruh penjuru perkampungan Sungai Emas tak pernah reda dari perbincangan tentang sosok bupati yang sok suci. Sementara itu. Tidak ditemukan bekas-bekas penyiksaan di tubuh almarhum.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Mestinya ndak usah dibunuh! Diberi penyakit saja sudah cukup lah . Jalan-jalan kampung dibiarkan saja rusak parah. tak layak tempuh. bupati sudah tiada.processtext. penyelidikan aparat kepolisian belum k unjung berhasil menemukan titik terang tentang sebab-musabab kematian tragis yang meresahkan itu . enta h sampai kapan. hanya tinggal nama. Jalur transportasi dari dan ke Sungai Emas sulit. agak kesal. Ada yang menjadi pedagang kaki lima. Anak-anak muda menganggur. lurus tabung.Generated by ABC Amber LIT Converter." balas kak Pi ah. Judi sabung ayam menjadi permai nan undi nasib yang amat menggiurkan. kasar benar kelakar sutan. jalan satu-satu nya adalah. kuli bangunan. satpam. padahal setiap hari orang-orang berkeluh kesah karena hidup susah. Ironis! Namanya Sungai Emas. "Penyakit apa pula yang sutan maksud?" tanya kak Pi ah." "Ah. sebagian ada pula yang mencopet (jika itu dapat d isebut pekerjaan). seolah-olah ada sungai yang berlimpah-ruah kandungan emasnya. Ua-ha-ha-ha ." kata Sutan P agarah sembari mengaduk-aduk kopi pekat yang baru saja tersuguh untuknya.

Bagaimana menurutmu?" balas Datuk R angkayo. Tuk?" tanya M arajo Kapunduang pada Datuk Rangkayo.Generated by ABC Amber LIT Converter. ganti bertanya. "Putuskan saja tali jantungnya ." jawab Marajo Kapunduang. Kabarnya. "Oh." Kelapa Dua. http://www. itu dia yang kita cari selama ini. kini ia pejabat eselon di Jakarta.html "Siapa lagi yang bakal kita calonkan untuk pemilihan tahun depan. bila nanti ia hanya menumpuk kekayaan untuk kepentingan diri sendiri. Lupa saya. mulai bersem angat. ada Nduang! Namanya Drs Mustajir Adimin. http://www. "Tapi. kali ini sambil bergurau. sesepuh adat paling disegani di nagari Sungai Emas.processtext.processtext. ap a yang akan kita lakukan?" lagi-lagi Datuk bertanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. 2006 Catatan: . seperti mengingat-ingat seseorang sembari mengepul-ngepulkan asap ro kok yang hampir memuntung. hutanhutan milik nagari Sungai Emas ini pun bisa dilelangnya. Tapi. orangnya tidak lurus tabung seperti almarhum bukan?" "Hmn kalau yang ini agak lain Nduang.com/abclit. Bagaimana menurutmu?" "Nah. Iya. Sejenak si Datuk menerawang. Putra tertua mendiang haji Adimin Ar-Raji. Bila kelak ia memenangi pemilihan. "O.

Ia toh juga telah tak percaya kepada mata. Edisi 04/16/2006 Lima tahun setelah hari ini. yang terjadi adalah sebaliknya: lel aki itu. kaya. janji palsu. Mengalir. "Betapa beruntungnya kamu . tentu saja . entah kenapa (dan juga entah bagaimana awalnya). temannya akan berkata. jadi budak rating dan iklan? Tetapi. "Itu ayahmu. http://www. si ayah. omong sok tahu. Karena. melempar senyum kiri-kanan. "Gagah. Di depan kamera. dari perut yang belah." Beruntung? Hmh. julur perekam. duh tampann ya. Tentu ia tak ingat nama-nama siarannya. masuk ke dalam sumur. cengengesan.com/abclit.html Sumur Post: 04/17/2006 Disimak: 149 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas. http://www. . ia percaya suatu ketik a akan melihat tayangan berbeda. akting mur ahan. "Derm awan.com/abclit. Dan. Menggenang dari kepala yang rengkah. oh sungguh tak tahu malu. Me natap kosong ke layar kaca yang hampir semua siarannya lima tahun lalu sangat ia benci. rakus. Ayahnya sendiri bukankah juga." Timpal teman lain. sod oran mike. Mengangguk-angguk. Kenapa sumur bisa nyembul dari televisi? Tetapi ah. tak lebih seorang dungu. tentu pula. saat itu. entah sampai kapan. Tangis dibuat-buat. tawa diejan. sang khianat yang tak lebih tipu-tipu belaka. darah. gadis itu akan sering berada di depan televisi." sebelum kemudian ditutup. saat itu semua tak penting lagi. Tidakkah mereka memang menggali. Digelandang dari ruang sidang melambai-lambaikan tangan sep erti itu. Lima tahun setelah hari ini. Lal u meluncur. selalu darah." "Terkenal.processtext.processtext. Tetapi itulah tayangan yang saat ia lihat langsung membuatnya mual di detik pert ama: darah." Masih akan ia dengar berbagai decak kagum. awet muda. Lihatlah semua ditelan dan masuk ke dalamnya: bual kosong. ia pikir itu bisa saja. ia tak ingat bagaimana sumur itu ada. kalau memang demikian adanya. Dan kala upun sumur itu memang muncul-melesak dari televisi.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.

beringsut menjauh menarik tubuh dari si tengkorak. Ketika bocah beberapa wajah tak jelas. ia teringat black-hole. kalau saja wartawan t ahu. entah kenapa.processtext. be rteriak. kulit hitam. dalam cangkang geronggang mata? Masih membayang geletir air. pengganjal kepala: tanda kasih dan c inta. angguk sopan keramahan itu. Betulkah itu sumur (mereka menyebutnya mbede) melesak membesar. l enyap tiba-tiba. Black-hole. ent ah meneriakkan apa dengan tangan memegang entah cambuk entah ikat pinggang. ke angkasa. sebuah lubang s eperti sumur bagai muncul. dan t ubuhnya yang gamang mau jatuh.processtext. berput ar-berpusing (sehingga juga tampak seperti gasing). lama-lama. tubuh membuncit dengan tetek terjulai. di awal remaja waja h seseorang yang kadang bersalin rupa jadi wajah ibunya yang seolah merintih. mengerang-eran g. walau samar (bagai dar i alam bawah sadar). lelaki. mendapati sumur di mana-mana: nyembul-melesak. http://www. Bahkan kepadanya. sumur. Melesat? Ya. Aaa! Tanak (sihir)! Begitulah perempuan itu terkejut. berputar-putar bagai melayang. Dan suatu hari. Melayang? Adakah sumur bisa muncul.com/abclit.html "Betulkah Anda punya slip transfer ke rekening sejumlah hakim?!" Tak ada jawaban. saat gadis itu kian sering berpikir ten tang black-hole. perempuan itu kembali beringsut mendekati si tengkorak. si ayah ah. sebuah sumur melesat berpus ing berputar-putar melayang di angkasa? Membuat ia kadang juga berpikir. tentu. Te ngkorak yang sampai kapan pun kelak akan menjadi bantal. Serasa disedot. kepada dirinya. takut-takut. Merangkak (rambut keriting. Begitu Anda tak lagi percaya kepada mata. Lima puluh tahun lalu. Mungkin ia memang harus percaya sejumlah sumur. di tempat berbeda ribuan mil jaraknya sebuah sumur nyembul-m elesak dari lubang geronggang mata. Ke angkasa? Bagaimana. sumur itu. Disedot? Hati-hati. keganjilan seperti apa pun segera jadi biasa.com/abclit. meruang merongga. serta-merta duduk. ke manakah sumur-sumur itu sebenarnya pergi? Dan kadang pula. membuat sosoknya tampak seperti induk hewan entah apa dalam remang sore yang ter . pernah muncul dalam hidupnya. mungkin memang tak nyem bul hanya dari televisi. Terangkat. atau seperti apakah. ataupun ketika ibu-ibu tetangga mulai berisik menyebut-nyebut kata itu korupsi. Senyum. samar pantul wajah. Black-hole. peduli a pa. lantas melesat. Dan begitulah ia. http://www. lubang hitam di jagat ray a. menjelma ada. dengan melayang? Ah. Tengkorak suaminya. nyembul-melesak. ia pun memutuskan untuk terjun masuk ke sumur itu.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kadang ingat kadang tiada.

kepung hutan). . dan kembali terkejut: burung hitam! Lambang pen gayau kepala! Aaaa . menjulurkan leher lambat-lambat.

Apalagi ia putri cesema cowut (perempuan ketua adat) yang sejak kecil telah terlatih. telah menemukan jawab. Kadal. yang seorang seperti memberi isyarat agar seorang yang lain melakukan sesuat u. Tabuhan yang ganjil. Suaranya tak hanya mengentak. go yang pantul wajah. Tapi hanya sebentar.html Berkelana di hutan. apa yang ia lakukan? Me ngayau kepala! Mengayau kepala si pemberi isyarat! Tetapi oh. yang menjadikan nenek moyang mereka dari pohon. dan tersandar ke dinding. Sumur. Oh. Riak kecil. juga burung hitam hal ganj il dan tak nyata. yang disebut jangka waktu tertentu. jelas tak masalah. Pemandangan yang mulanya juga samar. Sang Pencipta. ia masih bisa bicara dan seperti minta agar si penerima isyarat kemb . ingin melihat sosok Fumeripits lebih jelas. Tetapi itu. T etapi pemandangan di dalam sumur tiba-tiba mengabur. Merendahkan tubuh. mulanya samar dan kemudian jelas. Hidup? Ya. Bagaimana bisa p ukulan tifa terdengar jadi mendayu? Dan hei. di dalam rumah panjang (mereka menyebutnya je). Orang yang diberi isyarat tampak seperti menolak dan seolah ragu. umbi-umbian yang bisa dimakan. dengan muncul melesaknya sumur dalam rongga mata. apakah apakah ia Fumeripits? Fumeripits! Sang Pencipta! Perempuan itu terbelalak. geletir air. http://www. Beberapa saat sesudahnya. sampai kapankah? Sebuah pertanyaan yang sejak awal selalu mengganggu b enaknya. patung-patung kayu yang berserakan reb ah. dan si penerima isyarat meski tampak enggan akhirnya melakukan. D ijulurkannya kepala lebih dalam ke mulut sumur. mendekati teng korak suaminya. Jad i inilah ia: Fumeripits.processtext. dan kemudian menjelas. bahkan saat bekalnya ulat dan bola-bola sagu masih bersisa. ia kembali melangkah. dengan menegarkan dada. ia lihat pemandangan itu: seseorang. Semakin jelas. Tubuh yang seakan disedot? Juga tak lagi terasa. tikus hutan. sumur i tu tampak begitu jelas. pelan-pelan menjulurkan leher. dan tubuhnya bergetar. Oh. Itu biasa bagi mereka. sema kin jelas. Manakah ia si burung hitam? Mungkin telah pergi. dari kayu-kayu. Dan yang kini. http://www. Tetapi si pemberi isyarat keliha tan memaksa. dedaun. lalu merangkak. Maka.com/abclit. ia tahu c ara mendapatkan.processtext. lalu berganti dengan pemandang an lain. ular.Generated by ABC Amber LIT Converter. tiba-tiba hidup. walau kepala si pemberi i syarat telah terpisah dari badan. Tidakkah mestinya ia gembira? Gembira? Ya. semua akan ia peroleh deng an mudah. pelan menghilang. di kedalaman geronggang mata.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. khus uk menabuh tifa. lebar dan luas. tetapi juga mendayu. Tak pernah ia melihat jenis pukulan seperti itu. duduk. pelan-pelan bergerak. Di sekelilingnya berserakan patung-patung kayu. lalu men ari mengikuti irama tetabuhan tifa. patung-patung itu. Juga berbagai buah. Dua s osok? Dua orang? Ya.

Oh! Apakah.ali menebas bagian tubuhnya yang lain. Desoipits dan Biwiripits. apakah mereka Desoipits dan Biwiripits? Ya. dua orang kakak beradik yang menurut cerita orang -orangtua mengawali .

Ia lewat di belakang bekas penggalian yang sudah semakin lebar yang masih dijag a beberapa orang entah siapa itu dengan tolehan sekilas. bahkan beberapa penepi konon ada yang sudah m endapatkan akik. rasa mual itu. 1 jam. menyembur-nyembur. Telah didengarnya kabar kian hari kian banyak orang-orang datan g untuk nenepi.processtext. sesosok benda cemerlang bagai melayang . Lima hari sebelum Selasa Kliwon.Generated by ABC Amber LIT Converter. ja tuh meluncur (ataukah disedot?) ke dalam sumur. lalu rebah. melainkan di bawah pohon awer-awer di pinggir sawah kira-kira tigapuluhan meter dari situ.processtext.html Desoipits. Tak berbeda dengan tiga hari lalu saat ia datang pertama kali.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dua jam. walau sudah senja. ia dan gurunya kini tahu tak ada benda lain di lokasi selain sebuah guci besar 4 kali lebih besar di dalam tanah di bawah pohon awer-awer berisikan tak hanya emas-perak berup a manik-manik. 3 0 menit. Dan ketika waktu beranjak mendekati subuh. dupa china. Ia pun dedekep. membuat ia limbung. Sepuluh menit. http://www. nyata? Darah. rujak degan. hiasan mahkota atau entah apa. pusing yang kemudian menyusul. mangkok. tirakatan semalam suntuk nglakoni. Ah. saat itu lah: di dalam keterpejaman mata. ujung dini hari. ny ata? Dan tiba-tiba. cincin. ketika waktunya tiba. Disiapkannya semua sesaji: kembang telon. Hari telah malam. Dengan hari Kamis ini. dalam rongga luas yang bagai semesta. yang akan sukar tertangkap oleh siapa pun karena ditutupi kumis tebal lebat yang nyaris me ncapai bilah bibir bagian bawah. Kecuali 3 guci yang tak seng aja ditemukan si petani. karena ia dan gurunya tahu sa ng guru telah mendapat wangsit bukan di tanah gimbal (angker yang tandus) itu peninggalan lainny a terbenam. seperti meremehkan. seperti nasihat gurunya. 3 jam. Juga ada sekilas senyum di bibirnya yang tersembunyi. http://www. itu bohong. dan dingin. atau jarum emas. orang masih berseliweran di sana-sini. darah yang memancur. Biwiripits. lelaki empat puluhan tahun itu kembali datang ke lokasi. mulai nenepi.com/abclit. Senyum seperti mencemooh. minyak bondet. tetapi yang lebih penting adalah beberapa "kiai" (keris) yang bagi dirinya dan Sang Guru lebih berharga di banding apa pun itu semua. tepat sudah dua minggu sejak 3 guci berisi emas-perak 13 kg yang menghebohkan itu ditemukan oleh seorang petani dan dua hari sesudahny a Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala provinsi melakukan ekskavasi. mata rantai.com/abclit. Ada perasaan lega ketika ia sampai di pohon awer-awer itu dan tak menemukan seo rang pun tengah nenepi (semedi). batu merah delima.

Guci itu! Berada dalam semacam lubang seperti sumu r. Semakin dekat. dan dindingny a melingkar searah .kian mendekat. Guci yang persis seperti digambarkan sang guru: tutupnya berhias stiliran binatang.

Generated by ABC Amber LIT Converter. "mengangkat" si guci dari sumur. tanda si guci mau (tak menolak) ber-"jodoh" dengan mereka. Darah. m ereka lihat pemandangan lain: dua orang pemuda. Seperti oase. dibukanya mata. takkan tampak sama sekali. Guru. Senyum lebar yang bagai tertawa. Crass. Lima hari lagi. berambut keriting berkulit hitam tetek terjulai. "Selasa K liwon. Selasa Kliwon. Sedang mengapa? Tentu sa ja mereka tak tahu. nan gka. tentu saja dengan syarat dalam nenep i malam ini ia berhasil melihatnya. terutama buah-buahan seperti mangga. Selasa Kliwon . Itulah hari yang menurut Sang Guru merupakan waktu tepat untuk mengambil. Sekelilingnya adalah perbukitan kapur yang tandus. belimbing. karena h anya desa itulah yang rimbun dengan berbagai tanaman tahunan." Ya. perempuan juga. Desoipits-Biwiripits. Lima hari lagi . Crass. dan paling banyak tumbuh pohon melinjo yang menjadi bahan baku kerajinan emping meli njo di daerah itu. Lalu gumam. pundak lepas. Menyembur-nyembur .com/abclit. Apa yang ia dan gurunya lihat: seorang gadis termangu. tetapi subur bagi pohon jati. Rumput pun bisa tumbuh di daerah itu sehingga penduduknya bisa memelihara sapi d an kambing. Selasa Kliwon itu. . Maret 2006 Pohon Keramat Post: 04/11/2006 Disimak: 190 kali Cerpen: M. sejenak. akankah ia juga selega ini ? Lubang seperti sumur memang akan tetap nyembul. jauh dan kecil. Hela napas lega .processtext. Dar ah. "Aku berhasil. yang namanya guci.html Generated by ABC Amber LIT Converter. lima hari lagi. lima hari lagi. mereka ikuti arah teriakan perempuan kedua. Darah. leher putus. Memancur-mancur.processtext. Dan di sana. Crass . Menajamkan mata.com/abclit. http://www. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas. menatap kosong ke televisi. jambu. berteriak-teriak ke suatu arah seperti gila." Ya. Tetapi nanti. http://www.html Tubuh lelaki itu bergetar. Dan seorang l agi. Payakumbuh. Tetapi. suku terasing juga. Lalu pelan. sehingga desa itu dilingkari oleh hutan jati. Edisi 04/09/2006 Desa Kalidoso yang terletak sepuluh kilometer dari jalan raya antara Solo dan P urwodadi itu bagaikan sebuah oase yang cukup luas.

dan keluarganya ditugasi pula menjaga kebun itu. walaupun agak jauh da ri batangnya. Pada waktu siang. Sebagai penjaga kebun. http://www. demikian panggilan akrabnya. Istrinya ikut pula memijat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pak Parto.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Baru agak siangnya datang para lelaki untuk mandi. Untuk praktisnya. ia selalu memberikan sebotol kecil air yang diambil dari mata air itu setelah diberi mantra . http://www. Pagi dan sore selalu ramai dengan orang mandi. Rupanya kegiatan pijat yang dilakukan di atas tikar pandan di bawah pohon trembesi yang rindang sejuk dan nyaman itu makin ramai. Hanya saja tanah di bawah pohon itu sering kotor karena daun-daun yang gugur dan karena itu setia p kali perlu dibersihkan. Banya k orang dengan berbagai penyakit meminta terapi pada Parto. di dekat kolam air itu didirikan kamar mandi dan kakus sederhana tak beratap. Setiap akhir musim buah dilakukan panen.processtext. setelah memeriksa dan membersihkan kebun. Bahkan. para perempuan suka mandi langsung di dekat kolam itu dengan hanya mengenakan kain saja sehingg a merupakan pemandangan menarik bagi lelaki. ia atas nama kepala desa melarang penduduk untuk memetik buah sendiri. Buah-buahan hasil panen itu dijual dan hasilnya masuk kas desa dan dibelanjakan untuk meningkatkan kesejahte raan seluruh penduduk desa. Ketika telah berumur empat puluh tahunan. seorang yang berusia setengah baya. barangkali ratusan tahun umurnya dan karena itu sangat rimbun.com/abclit. Pemerintah desa telah membuat sebuah kolam sederhana yang men ampung air itu dan penduduk desa bebas mengambilnya. Rupanya ia pernah belajar pijat-memijat pada seorang tu kang pijat terkenal di daerah hutan jati antara Purwodadi dan Pati yang terkenal dengan kegiatan kebati nan dan perdukunannya itu. pak Lurah Samidjo menugaskan Partor ejo. dan kakus. cuci. Pak Parto melakukan praktik pijat. yang dibantu oleh istriny a. dengan car a duduk bersimpuh di antara dua batu besar yang menonjol di bawah pohon itu. terbuat hanya dari anyaman batang bambu dan kayu. Ia setiap malam melakukan semadi atau bertapa. Saking besarnya. Tetapi.com/abclit.html Di desa itu terdapat pula sebuah kebun buah-buahan milik desa. Biasanya perempuan lebih awal mandinya ketika pagi masih agak gelap.processtext. pohon itu dipercaya sebagai angker yang dihuni oleh roh -roh. Di pinggiran poh on-pohon itu tumbuh sebuah pohon trembesi besar yang telah tua. Parto melakukan kegiatan yang mengund ang perhatian seluruh penduduk desa. Mungkin untuk memberi sugesti kepad a langganan pijatnya. Di dekat pohon itu terdapat mata air yang jernih airnya sehingga di pakai oleh penduduk sebagai air minum. Guna menjaga tempat mandi.

dan ia tidak keberatan dengan sebutan magis itu. Tentu saja dengan mengatakan bahwa air dari mata air i tu berkhasiat tinggi. bukan sembarang air. Asal-usulnya mungkin dari kegiatan bertapa yang dilakukan oleh Pak Parto di bawah pohon itu dan ucapan yang pernah terdengar dari mulut Pa rto bahwa pohon .olehnya. penduduk desa mulai member ikan sesajen yang diletakkan di sekeliling pohon trembesi itu. Inilah yang menyebabkan maka Parto akhirnya disebut sebagai dukun. Namun dengan tidak diketahui dari mana asal-usulnya.

html Gejala itulah yang menggelisahkan batin seorang ustad yang dipandang paling ahl i agama di desa itu. Pak Thohir. dan khurafat di sini?" tan ya Kyai Fauzan kepada rekan bicaranya. http://www. si Parto itu tak akan melanjutkan praktik perdukunannya.processtext." kata Thohir dengan nada ketus. diam termenung cukup lama tak memberikan jawaban. orang-orang desa sulit diberi tahu." kata Kyai Fauzan. Dan syrik adalah dosa yang paling besar di hadapan Allah. orang yang memang dikenal punya pengetahuan luas. yang dikenal kaya karena bekerja sebagai pemborong jalan dan bangunan di daerah-daerah lain yang banyak proyeknya. Kalau ta k ada pohon yang dianggap keramat. "Di sini kan belum ada puskesmas pak Kyai. demikian nama pemborong it u. Bahk an pada masa pemberontakan PKI-Madiun. bukan ke dukun syrik. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Apalagi ia sering dianggap telah banyak menolong orang sakit dengan pijat dan jampi-jampiny a." "Kalau orang sakit itu perginya ke puskesmas.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Itu syrik. "Cara memberantas TBC satu-satunya adalah menebang pohon trembesi itu." kata Kya i Fauzan Saleh.com/abclit." Desa di daerah perbukitan kapur ini dulu memang dikenal sebagai basis PKI. Tak mungkin desa ini mendapat proyek puskesmas sebelum penduduk di sini meninggalkan partai yang tidak berkuasa dan masuk parta i yang berkuasa saat ini. "Tapi Kyai. bidah. Tapi akhirnya ia keluar dengan sebuah usul. penduduk di sini banyak yang terlibat dalam gerakan ko munis dan ikut dalam pembunuhan kaum santri dan pejabat pemerintahan. "Wah. .com/abclit. bagaimana caranya memberantas takhayul. Mereka percaya kepada dukun Par to itu.

" kata Kyai Fauzon menirukan seruan kaum Muslim di Mekah ketika menghancurlan berhala-berhala di sekitar Ka bah.com/abclit. saya kan kenal dengan Sekda dan orang-orang DPRD dari partai yang berkuasa. Keduanya pun melaksanakan tugasnya masing-masing. maka dengan tidak sulit kedua tokoh desa itu bisa diyakinkan." jelas Thohi r lebih lanjut. masj id.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. rak yat harus dibuat simpati dulu. Pohon trembesi terkutuk itu.processtext. Kesepakatan pun tercapai antara ulama dan pemborong itu untuk melaksanakan proy ek yang mulia itu. Di situ akan kita pasang pompa Sanyo mengganti kan mata air.com/abclit. "Lalu apa hubungannya dengan pohon itu?" tanya Kyai Fauzan kurang tahu. Innal Batila kaan zahuko." jawab Thohir memakai bahasa santri. .Generated by ABC Amber LIT Converter. yang artinya "telah datang Kebena ran dan jika datang Kebenaran maka hancurlah kebathilan". Kyai Fauzan pun tersenyum mengangguk-angguk tanda setuju dengan gagasan cemerlang itu. "Saya akan mengusulkan proyek terpadu pembangunan prasarana desa. Kedua. Karena proyek itu menyang kut pembangunan desa dan mencakup pembangunan fisik maupun rohani. Sedangk an saya mengusahakan proyek itu. Saya akan katakan kepada mereka agar penduduk desa mau mencoblos partai itu. MCK menggantikan kolam yang sekarang." kata Thohir menjelaskan usulnya. Di atasnya persis kita dirikan masjid. Pertama. Keduanya juga bersama-sama men emui Pak Lurah dan kemudian Pak Camat mengutarakan usul mereka. http://www.processtext. Kemu syrikan dan TBC kita ganti dengan tauhid yang semurni-murninya. Saya sendiri yang akan membangun prasarana desa itu?" k ata Thohir penuh percaya diri.html "Begini Pak Kyai. Tapi Thohir masih menambah keterangan: "Ta pi masih ada tugas kita semua sekarang ini. "Jaal kha qqo wa zahaqol baatil. "Kita harus berdakwah untuk menyerukan penghancuran TBC dengan menumbangkan sum ber TBC itu sendiri. "Bagaimana menarik simpati penduduk desa?" tanya Kyai Fauzan ingin tahu. Kemudian jangan lupa puskesmas agar orang tak lagi datang ke dukun. "Pohon itu kita tebang ramai-ramai." "Apa tugas itu?" tanya Kyai Fauzan lagi. Pak Kyai yang memimpin dakwah itu.

Tapi kesedihan mereka seolah-olah tersiram oleh air yang deras memencar dari pompa Sanyo.processtext. maka Sing mBau Rekso akan marah b esar. Kyai Fauzan yang mendengar aksi penolakan itu menjawab. Walaupun sebagian penduduk yang abangan protes.Generated by ABC Amber LIT Converter. Maka hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Masjid didirikan persis di atas tempat yang dulu ditumbuhi pohon trembesi itu. atau kelaparan. . dan gedung puskesmas." kata Parto keras sebagai seorang yang dianggap suci karena pertapaannya dan perannya sebaga i dukun yang terkenal sampai ke desa-desa lain itu. "Bagaimana marahnya Pak?" tanya orang desa tak mengetahui bagaimana caranya roh marah itu. mereka tidak bisa berbuat apa-apa melawan rencana pemerintah desa yang disetujui oleh Pemerintah K abupaten Sragen itu. Tapi pokoknya penduduk desa ini akan ditimpa bencana . http://www. Ju stru TBC itulah yang bisa menimbulkan bencana karena menyimpang dari akidah.com/abclit. Dengan rubuhnya pohon itu dan akar-akarnya pun dicabut dan dibawa dengan sebuah truk oleh pemborong. http://www. Mereka merasa telah menumbangkan kebatilan. penyakit menular. Dua pandangan itu tentu membuat penduduk kebingungan. Dalam tempo hanya enam bulan. ramai-ramai menebang pohon trembesi raksasa itu sambil meneria kkan "Allahu Akbar".html Parto berkata kepada para pengikutnya. datanglah penduduk desa yang diiku ti dengan penduduk dari daerah lain.com/abclit. penduduk desa Kalidoso itu tak bisa berbuat apa-ap a. Tanah longsor mungkin gempa bumi. Mana yang akan diikuti? Tapi yang jelas. "Pohon kita itu adalah pohon keramat yan g memberi berkah kepada penduduk desa.processtext. "Wah saya juga tidak tahu. Pemborong Thohir berhasil memperoleh p royek pembangunan prasarana. kemudian MCK." tangkis Kyai Fauz an. "Lagi-lagi takhayul.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pemborong Thohir pada gilirannya melaksanakan tugasnya. seluruh bangunan itu selesai. Jika pohon itu ditebang. Pada suatu hari Jumat. kita pasti akan mendapatkan rahmat dan pengampunan. mula-mula mem bangun masjid. al ruju ilal haq." Penduduk desa cukup ketakutan mendengar peringatan Parto yang berapi-api itu. Dengan kembali kepada ya ng benar.

html Setahun kemudian. terutama masjid mulai retak-retak. bukankah masjid kita ini dibangun atas dasar taqwa?" tanya mereka. Bahkan hal itu pun juga tidak terpikirkan oleh Parto sendiri. Tapi yang lebih menyedihkan adalah bahwa penduduk desa tidak lagi bisa menikmati mata air yang d ulu pernah memancar dari bawah pohon keramat itu. apakah ini semua tanda-tanda kemarahan Sing mBau Rekso?" tanya mereka ben ar-benar ingin tahu. memangnya kenapa?" tanya balik sang kyai.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. "Ya betul. . Maka mereka pun datang kepada Kyai Fauzan "Pak Kyai. Tidak saja air tidak lagi mengalir. timbul suatu gejala yang aneh. yang lebih mengherankan penduduk desa adala h tiga bangunan itu. "Tapi kok masjid kita itu terak-retak dan sebentar lagi bisa rubuh?" tanya mere ka lebih lanjut. http://www. Air yang dinaikkan dengan pomp a Sanyo itu tak mengalir lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.processtext.com/abclit. Mungkin suatu hari masjid itu bisa runtuh seb ab di dekat MCK sudah terjadi tanah longsor karena air hujan yang cukup deras sudah tidak ada yang men ahan sehingga menimbulkan erosi. Guna menahan kemarahan Sing mBau Rekso. http://www. Tanya saja pada Pak Kyai Fauzan. Bak penampung air kosong dan ketiga bangunan itu kekurangan air. Apakah itu bencana yang dulu pernah diing atkan oleh dukun Parto? Penduduk desa tidak menghubungkan gejala baru itu dengan peringatan Parto rejo." jawab Parto. "Wah jangan tanya soal ini kepada saya. penduduk tidak lagi b isa memberikan sesajen kepada pohon keramat yang sudah hilang dari muka bumi itu. Beberapa orang desa datang kepada Partorejo yang sudah jadi santri itu dan bert anya: "Pak.

html "Lho kok malah saya yang dituduh korupsi. "Jangan menuduh atau menghina saya tidak becus membangun ya. Jakarta. Edisi 04/02/2006 Hampir dua minggu ini bayanganku sibuk dengan rumah kontrakan kami yang baru. Tanya saja pada pak insinyur. Aku biasa hidup paling sedikit dengan listrik yang berkapasitas 900 watt. Aku tidak bisa membayangkan b agaimana bisa hidup dengan 460 watt. bencana memang sedang menganca m setelah pohon keramat itu ditebang. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. mengecat kamar mandi. H ampir tak ada waktu untuk istirahat. Memperbaiki talang yang bocor. 13 Februari 2005 Rumah Bercerita 460 Watt Post: 04/03/2006 Disimak: 145 kali Cerpen: Afrizal Malna Sumber: Kompas. Biarkan tanganku yang kiri saja yang mendapatka n listrik. http://www. Tapi kapasitas listrik di rumah itu hanya 460 watt. memperbaiki engsel pintu dan jendela. Mungkin saja roh-r oh jahat telah menyabot bangunan saya. karena . menggali lubang untuk resa pan.com/abclit. Penduduk hanya bengong s aja mendengar jawaban-jawaban yang mereka terima.processtext. Kenyataannya." jawabnya sambil tertawa keras. memasang kabe l-kabel listrik. Tidak cukup untukku hidup. Tapi aku akan mencobanya.processtext. Mungkin tangan ku yang kanan tidak harus mendapatkan listrik. apakah ia mengurangi jatah semennya?" Tapi insinyur yang dimaksud tinggal di kota sehingga pertanyaan itu d ijawab sendiri oleh pemborong Thohir seolah-olah mewakili insinyur dimaksud.com/abclit. hidup dengan 460 watt. membuat pagar bambu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

com/abclit. Tubuh bayanganku seperti awan gelap yang menyimpan hujan. Tengkeyu. Kalau li strik tiba-tiba mati.html Generated by ABC Amber LIT Converter. aku menjadi sangat kerepotan. Uang yang dikeluarkan menjadi sangat besar untuk perbaikan rumah itu. http://www.com/abclit. . Beberapa teman membantuku. Karena sebel.. Kehidupan mereka mirip dengan kaum yang ber usaha mengusir negara dan agama dari tubuh mereka. Ah. Kubangan terjadi karena tanah di atas rumah itu sebelumnya pernah di sewakan untuk pembuatan batu bata. Padahal a ku mengontraknya hanya satu juta setahun.processtext. Ha nya sekitar tiga meter dalamnya di halaman depan. walau sudah dibuatkan lubang resapan air sedalam enam buah bis beton. sehingga terjadi sebuah kubangan besar. Terus dikeduk. Rumah ini sudah dua tahun kosong. man. hanya sebuah bale tua terbuat dari bambu untuk tidur.. Kadang aku seb el. Kad ang aku ragu. Khawatir hujan tumpah dari tubuhnya. Tanah untuk pembuatan batu bata diambil langsung dari tanah yang disewakan itu. tengk eyu. termasuk mengusir rezim kesenian. Satu-satunya rumah yang berdiri sekitar tiga meter di bawah jalan raya. He-he .. http://www. aku langsung bisa menduga pasti itu karena kep alaku yang botak yang terlalu rakus dengan listrik.. Han.. Wianta. Di sebelah rumah. ada bilik sederhana berdiri. Sebelumnya per nah ditinggali sekelompok seniman musik dan perupa. Membiarkan tubuh mereka bebas tanpa rezim yang mendiktekan moralitas bikinan yang tidak sesuai dengan ko drati mereka sebagai manusia. Rumah itu sebuah kubangan besar memang. Katon. karena pemakaian yang berlebihan. Tapi tak ada siapa-siapa dalam gubuk itu. Kadang aku seperti melihat bayangan hitam mirip binatang menyelinap ke dalam gubuk itu. Boi. karena kepalaku mengambil listrik terlalu banyak dibandingkan dengan tubuhku yang lain. tempat seorang petani biasa beri stirahat. Sebagai seorang penulis. Aku kadang cemas meli hatnya bekerja berlebihan. kadang aku biarkan listrik teta p mati. Dan sebuah galian terbuka di halaman belakang.processtext. Dan aku tak tahu bagaimana menc egahnya bila terjadi banjir. Aku melihat mereka seperti sufi tanpa negara dan tanpa agama.. Jewe yang baru kukenal bersama istrinya yang sedang hamil ikut membantu sibuk-sibuk. lalu kepalaku mulai berwarna keabu-abuan seperti gusi pada kedua ekor anjingku. tengkeyu.html Kepalaku yang botak selalu membutuhkan listrik yang lebih besar.Generated by ABC Amber LIT Converter. apakah bayangan itu bayanganku sendiri yang melompat dari tubuhku untuk menyendiri dala m gubuk itu. Tak ada honor untuk kontrak rumah. Tak ada orang yang mengontrak.

Mereka tidak membuat garis perbedaan yang memisahkan antara rumah dan jalan ray a. beberapa l ukisan berjamur. Maka rumah ini penuh dengan mural karya mereka. . dari teras depan hingga kamar mandi.

Mata memandang mata. Sepasang mata itu saling berganti posisi memandang satu sama lainnya. langsung kawin di rumah ini dan langsung hamil. Aku tak tahu apakah bidadari itu sungguh-sungguh mandi di sungai. Antara aku dan genteng kaca. Rumah tanpa kamar mandi seperti sebuah legenda-legenda tua tentang bida dari yang mandi di sungai. Aku khawatir awan hitam pada bayanganku menumpahkan hujan seperti l angit yang berlubang. atau s ungai yang justru sedang mandi dalam tubuh bidadari-bidadari itu. seperti sepasang mata yang hidup dalam sebuah boks . Pelukis perempuan itu sudah mati. di antara lukisan itu terdapat lukisan seorang pelukis perempuan yang mengendarai motor menjelang pagi dalam keadaan mabuk. tapi aku melihat tubuhku sedang mandi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Beberapa genteng kaca dan bambu-bambu tua pada atapnya.html Seorang teman bercerita.com/abclit. Ada di depanku. Lukisan ten tang seorang penari balet yang terperangkap dalam panggung akrobat. Mereka juga mungkin tidak me mbuat garis perbedaan yang memisahkan antara kehidupan dan kematian. tapi aku tak tahu apakah pintu itu untuk ke luar atau untuk ke dalam. http://www. Aku bisa melihat gerimis lewat ge nteng kaca itu. Rasanya aku tak ingin punya kamar mandi. Kira-kira 10 tahun yang lalu. Sepasang anjing kami.com/abclit. Tembok seperti mengeluarkan keringat bukan karena panas. Mata me mandang mata. Dan banyak orang yang meninggalkan Jakarta atau meninggalkan Indonesia setelah itu. tetapi karena lembab. Aku seperti melayang dalam ruang yang bersayap. Tidak sama dengan bayanganku yang seperti awan gelap dan menyimpan hujan. lalu mengalami kecelakaan dan mati. Mata memandang mata. Dan mereka tidak bisa saling mendusta. aku pernah datang ke rumah ini. members ihkan diri dari kotoran.processtext. seorang perupa yang kini menetap di Australia sejak meletusnya refor masi. Dadang . http://www. tapi lukisannya masih ada. Kalau mereka menggonggong sedemikian rupa. Dan mandi di ruang terbuka di halaman belakang. kece masanku muncul lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. aku mulai lupa apakah tubuhku terbaring di bawah memandang genteng-genteng kaca itu. Orang lain mungkin akan melihatku telanjang. Kadang mereka menggonggongi bayanganku. Waktu yang membuat sebuah pintu . Rumah yang pernah dihuni Dadang Christanto. Kalau hampir satu jam aku memandangi genteng-gente ng kaca itu. Lembab. atau tubuhku terbaring di atas dan genteng-genteng kaca itulah yang memandangiku. kadang kilatan-kilatan petir. Mungkin tubuh mereka se perti angin. Kopi dan Kremi.

menyewa tanah ini .

http://www. Rasa panik agar kalau air datang tidak ikut tidur bersama kami denga n kasur dan bantal yang sama. Bayang-bayangku mulai memasang pagar bambu.html Aku merasa betapa kian terpisahnya nilai uang dengan nilai barang. Rasanya hidup semakin sunyi dalam hubungan seperti ini. http://www. . Sebuah instalas i yang mengingatkanku tentang manusia-manusia yang hidupnya dalam keadaan setengah tenggelam.processtext. Lalu bayang-bayangku begitu sibuk membongkari setiap halaman yang sudah tertutu p semen. agar rumah tempat kami tinggal bi sa berbagi halaman dengan air. Dan sebagian lagi yang berada di luar air tidak bisa melompat seperti kodo k. Setengah tubuhnya ada di dalam air dan setengahnya lagi ada di luar.000 patung-patung Dadang yang dipasang dengan sebagian tubuh-tub uh patung itu tenggelam di laut. Kesunyian yang membuat kawat berduri dari leher kita hingga saat kita menya lakan kompor untuk memasak air. kalau kita hidup hanya untuk terus-terusan berhadapan denga n ketakutan. Uang dan bar ang kian tidak memiliki hubungan untuk mengukur hubungan antarmanusia. Menanam tanaman-tanaman liar yang a ku ambil dari kebun sebelah. "Dang. mungkin sekitar 15 tahun yang lalu. Air yang mendidih dalam panci sama dengan ketakutan yang berkeliaran di jalan r aya. Dadang ternyata juga sedang mencari rumah di Australia dalam waktu yang bersamaan dengan saat aku pin dah ke rumahnya.com/abclit. Dan rumah untuk air dan tanaman kian berkuran g lagi. air akan datang dari halaman depan dan halaman belakang ." jawab Dadang. kalau hujan besar. lalu berdiri sebuah bangunan baru. Rumah dari halaman sebelah juga ikut mengirim air ke halaman belakang. Sebagian tubuhnya yang berada di dalam air tidak bisa berenang seperti ikan. Betapa malangnya hidup ini.com/abclit. Manusia yang oleh keadaan tertentu h arus hidup di antara sebagai ikan dan sebagai kodok. di Ancol. Kebun yang juga ketakutan setiap saat akan tergusur. diambil oleh beton-beton.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Ya. Membongkari dengan rasa panik yang berlebihan. karena dia harus pindah ke kota lain. apakah rumah ini pernah mengalami banjir?" tanyaku kepada Dadang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku teringat 1. entah untuk rumah atau untuk ruko. Rasa panik kalau-kalau rumah kami berubah menjadi sebuah telaga kecil.processtext.

aku harus kembali menimba air dari sumur.com/abclit. http://www.processtext. Hujan yang berjalan-jalan hingga ke k amar tidur kami. Dia akan datang dengan sebotol Vodka. Aku jadi ikut ketakutan pompa listrikku akan hilang dicuri.. maka rumah itu pun telah berubah m enjadi peti mati.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan aku mulai kehabisan uang. http://www.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku terus menggali setiap halaman yang masih bisa digali untuk tempat duduk air. rumah itu mirip dengan peti mati. Air tak berdinding seperti makhluk buta memasuki rumah kami. He-he-he. pintu dan jendela-jendelanya tinggal ditutup.. Aku harus punya uang agar rumah itu terus bercerita. Peti mati tidak memerlukan pintu dan jendela-jendela. Ketika aku tak punya uang. hari ini Petrus akan datang bersama Miko. Air seperti tamu agung yang datang dari halaman depan dan halaman belakang.html Rumah yang aku tempati kini mungkin juga sebuah museum. Mana jer itu orang asing. dia juga meninggalkan sejumlah perabot antik yang kini raib entah ke mana. Ketika dia meninggalkan rumah ini. Hmmm. Kalau ada yang mencuri pompa listrikku. Hmmm. bukan? Karena itu pintu d an jendela-jendelanya memang harus ditutup. sayangku. Rumah itu memang hampir tak ada bedanya dengan peti mati. Bayang-bayangku mulai berubah jadi hujan.processtext. saxopho n. Di antaranya seorang manajer untuk furnitur di Jepara. Hampir setiap hari selalu ada tema baru yang muncul. Dia akan datang dengan sepeda yang stangnya tinggi melebihi kepalanya sendiri.. Aku terus menggali . dan sebuah harmonika. Aku menyambutnya dengan ember-ember. Dia akan bernyanyi tentang post-realisme. Museum untuk berbagai c erita dari para penghuni sebelumnya. Fit.. . Rumah itu memang terus bercerita. Kalau aku mati.

Aku melihat hidup. Kalau itu juga adalah bayangan mata air. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kaki-kaki jenjang putih para balerina meluncur ke sana kemari..processtext... Hujan mulai berhenti. biru yang tipis dan warna yang masih keabu-abuan.Generated by ABC Amber LIT Converter. menyembul. dan bukan bayangan mata air.html Aku sangat terkejut ketika tiba-tiba aku melihat bayang-bayang mataku sendiri y ang dipantulkan cahaya di permukaan air sumur. . Angsa-angsa putih menyelam. Perlahan-lahan aku mulai melihat bayang-bayang timba sumur menggantung di atas. Langit mulai terang. bulu-bulu bergetar ketika mencapai puncak..com/abclit. maka aku harus mener ima kenyataan bahwa air memiliki mata. Edisi 03/26/2006 Pemandangan panggung malam itu dipenuhi puluhan ekor angsa putih menyebar memen uhi telaga. lalu mendarat kembali. Mata menatap mata. . Mereka saling memagut dan bercinta. http://www. Membentuk komposi si yang senantiasa berubah. dan mengepak beberapa saat di at as permukaan air. Asmara angsa. Aku yakin itu adalah bayangan mataku sendiri. Talinya yang terbuat dari karet ban menjulur hingga permukaan sumur. adakah yang lebih indah waktu tubuh bergetar.com/abclit.processtext.. Telaga Angsa Post: 03/28/2006 Disimak: 280 kali Cerpen: Danarto Sumber: Kompas.

Namun cinta mereka terhalang oleh sihir Rothbart yang ampuh.processtext. Dalam pesta yang disuguhkan oleh Yayasan Jantung Indonesia. menteri. tentang balet di Rusia. pemeran Odette secara bergantian dan Andrei Joukov dan Maxim Fomin pemeran Siegfried bergantian . Dengan meminta maaf karena gedung pertunjukan tidak representatif bagi tontonan segigantik balet Rusia. Irma Ablits ova pemeran Odille dan Dmitry Protsenko serta Vladimir Mineev. yang ditemani balerina Masami Chino. pernah berpentas Martha Graham. Maxim Fomin. jatuh cinta kepada Odette. buah-buahan. Hanya cinta sejati yang mampu mengalahkan sihir itu. Sementara itu Zahra getol bercerita macam-macam kepada para tamunya. yang disihir Rothbart menjadi angsa. ayu dan ganteng. Dia m emilih minum air jeruk nipis. Andrei Joukov.com/abclit.500 penonton. Irina Ablitsova. kegemarannya. Maya Ivanova. Lakon Swan Lake menceritaka n dayang-dayang istana dan ratunya. Sebaliknya. Di antaranya di tempat ini. Zahra menemani para pebalet dari Negeri Tirai Besi itu. Begitu pula para pebalet teman Zahra. Zahra juga banyak mendulang informasi dari Maya Ivanova dan Natalya Ashikhmina. n gobrol dengan gubernur. Tampak Viatcheslav Gordeev. Natalya Ashikhmina. http://www. gubernur. dalam waktu dekat akan membangun panggung balet semegah Moscow.Generated by ABC Amber LIT Converter. . insya Allah. balerina 21 tahun. Pangeran Siegfried. Mereka rame -rame menikmati salad. tidak minum wine. yang putih maupun yang merah. S iang hari mereka adalah angsa yang merenangi telaga. tampak berseliweran di antara para pebalet yang tinggi-tinggi dan besar-b esar itu. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Alvin Nikolai. sebagai sponsor pertunjukan. Dengan 1. pemeran Rothbart bergantian. Mereka tidak menunjukkan kelelahan sedikit pun meski pertunjukan dua ja m itu mengalir terus. gubernur berjanji. dan jus jambu kelutuk. sangat populer di seluruh dunia. Odette. Jerman. para pebalet Rusia itu mengagumi kecantikan dan rambut panjan g Zahra dan apa saja perannya dalam balet di Indonesia. plain croissant.html Zahra. dan modern dance dari Eropa lainnya yang memainkan repertoar Le Sacre du Printemps kar ya Igor Stravinsky. juga grup dari Peranc is. Direktur Artis tik Russian State Ballet of Moscow pertunjukan Swan Lake itu. p ara pebalet pemeran utama dalam lakon itu di antaranya. Lalu bergabung ikut ngobrol pula. Russian State Ballet of Moscow memainkan Swan Lake karya T chaikovsky yang sudah melegenda.com/abclit. sup ikan tuna. pemilik istan a dan telaga. ngobrol dengan para pejabat bank Ind onesia. dan pembesar negara lainnya.processtext. Baru pada malam hari mereka menjelma manusia kembali.

Pangeran Siegfried langsung terpikat pada Odille. Rothbart sa ng penyihir. yang secantik Odette. untuk merebut cinta Siegfried . Usaha Rothbart berhasil. memamerkan putrinya. Mendengar kabar ini.Di samping mencoba menggagalkan percintaan Siegfried dengan Odette. Odette dan . Odille.

celetuk Nenek. begitu juga puluhan ekor angsa yang lain. ibu. juga tante dan oomnya. Semuanya tertawa.processtext. sampai Kakek terbatuk-batuk. Begitulah.com/abclit. http://www. Eyang bisa kesleo.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Eugenia Singur.html Siegfried sadar. Seketika. Terpikat boleh terpikat. angsa itu menjelma Odette. kedua adiknya. Tatiana Chungunkina.Generated by ABC Amber LIT Converter. Zahra menonton pertunjukan itu bersama keluarga. Awas. Rothbart ma rah besar. celetuk Zahra sambil memasukkan potongan roti lapis Eyangmu ini tadi malam kan kepincut sama si Maya. Namun Siegfried mampu menewaskan Rothbart dan pasukan angsa hitamnya. semu a balerina itu elok: Tatiana Protsenko.com/abclit. asal encoknya tidak ketahuan sang balerina. tukas Kakek. . Sedang para pemeran angsa gede adalah Svetlana Ustyuszhanin ova. sambung Oom sambil menyenggol Tante. Sekalipun dengan mata terpejam. Dan pesta pernikahan Siegfried-Odette selama tujuh hari tujuh malam pun digelar dengan meriah. saya sih. Odette atau Odille. siapa pun tak bakal salah memilih. adalah para pemeran angsa kecil. kacang dan cokelatnya ke dalam mulutnya. dan Anastasia Bara nova. Kakek terbatuk-batuk lagi. ayah. Secepatnya Siegfried menyatakan pilihan cinta sejatinya hanya pada Odette. dan Anna Vakina. kake k dan neneknya. lho. cocok-cocok saja. Olga Ivachenko. Pagi harinya kakek berdiri lalu meliuk-liuk menirukan gerakan balet yang membuat semuanya tertawa. Oxana Gasnikova. selur uh istana bergembira. Semuanya tertawa. http://www. Pesta para pebalet Rusia dan para pebalet Indonesia malam itu seperti menandai suksesnya pertunjukan Swan Lake .processtext.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. tukas Zahra. k lakon Swan Lake . semuanya terkesan jelek. harusnya disensor. Jangan begitu. saya tidak setuju dengan kostum para penarinya.processtext. Tapi kesan telanjangnya kan jelas.com/abclit.com/abclit. Kesan. Lho. Semuanya kan tertutup rapat. sanggah Kakek.Generated by ABC Amber LIT Converter. Itu kan mengumbar aurat.processtext. Saya sungguh risi dengan kostumnya. Eyang. Eyang. Aduh. Jangan begitu. Saya serius. kata Kakek. Jika kita bicara soal kesan. http://www.html Semua tertawa. pertunjukan itu Eyang kok tiba-tiba jadi diktator. sambung Kakek. memangnya kenapa? tanya Zahra. Itulah kostum yang paling pas untu . Melihat kostumnya. Rasa risi tidak relevan dengan Swan Lake. Tapi. sergah Kakek lagi. Kesan. Aurat yang mana? tukas Zahra.

http://www. http://www. Mati orang kuburan! potong Zahra. Eyang yang kasmaran. kecuali Kakek.processtext. Semuanya tertawa kecuali Kakek. Ini kali pertama kakek dan nenek nonton balet. Kok Eyang jadi sewot? Mempertimbangkan kostum itu. Semuanya tertawa kecuali Kakek. . Zahra melanjutkan obrolannya: Waktu grup balet Zahra memainkan Swan Lake.com/abclit. Eyang ini gimana. mendadak berubah jadi filosof. kostum Zahra ya seperti itu. Ruang makan itu berubah jadi ruang pesta pagi hari. kok yang disalahin balerinanya. Mati orang kuburan! potong Kakek kaget. wah. Swan Lake dapat dikategorikan sebagai pertunjukan p ornografi dan pornoaksi. sih.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Semuanya tertawa. Obrolan berubah jad i perdebatan. Meriah.com/abclit. Habis jadi diktator. wah.html Wah. sambung Kakek. Grup balet Rusia ini sudah melanglang buana.Generated by ABC Amber LIT Converter.

kata Oom. maka saya marah menyaksikan pen ampilan para pebalet Rusia itu.html Bagian-bagian tubuh tampak disengaja sangat menonjol. Kalian keras kepala! Semuanya tertawa kecuali Kakek.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada yang jauh lebih subtil yaitu bentuk tubuh secara utuh. Jenjang kaki yang panjang dengan bentuk yang indah laki-laki maupun perempuan dalam menopang torso yang sepadan yang melahirkan kelenturan gerak bagai kijang. http://www. runtuhlah kebudayaan. Justru karena saya sangat menghargai kebudayaan. Eyang benar-benar lowbrow. http://www. Apa? tanya Kakek.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. sergah Tante. kok Eyang sampai segitunya. sergah Kakek. Eyang dianggap tak menghargai kebudayaan.com/abclit. Saya heran.processtext. Kita harus mempertahankan adat ketimuran kita. Harus dicari kostum yang lebih cocok dengan budaya setempat. Omong kosong! Kalau pendapat Eyang dilaksanakan. sambung Kakek.processtext. Zahra menukas. . cetus Kakek.

Jadi tanpa mempertimbangkan moral dan agama? tukas Kakek. ini artinya balet Rusia itu telah berdakwah tentang kebenaran. pesakitan KKN selalu jatuh sakit kalau mau diadili. Seperti para perenang y ang hampir-hampir telanjang ketika bertanding di kolam renang. semuanya menyanyi kecuali Kakek: aga kami Oleh orangtuanya. Eyang.html Dalam KKN ada tradisi. kata Zahra. Jangan melecehkan negeri sendiri. Semuanya tertawa kecuali Kakek. Moral dan agama ada pada keindahan kesenian itu. Puluhan kali dia berpentas balet di kota-kota besar. begitu pula kostum ketat balet memu dahkan untuk bergerak menari. Zahra diperkenalkan pada balet sejak balita. sela Kakek. Bagimu negeri. Kalau Eyang puas atas pertunjuk an balet Rusia itu.processtext. Sekalipun mereka ateis? Sekalipun mereka ateis. http://www.com/abclit.com/abclit. Kostum ketat itu. Adalah tradisi balet.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. http://www. jiwa r Mendengar kata Kakek ini. .html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Eyang. Eyang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan itu bukan teori. mereka itu hanya belum sempat mendapat hidayah dari Allah sa ja. Bukan kepada Tuhan. Harus dipisahkan antara rakyat dan nega ranya. Eyang kok selalu curigesyen terhadap iman orang lain yang tidak dikenal.processtext. Janganlah berputus asa akan belas k asihKu. Alangkah juwitanya pandangan hidup mereka. Kita harus membedakan antara iman warga negara dan iman negaranya. Dalam hidup para balerina dan balerino itu.html Hati orang siapa tahu. kata si Oom. kata Allah. Mereka telah menari dengan anggunnya. http://www.com/abclit. Barangkali besok. Mereka hanya berbakti kepada Dewi Keindahan. Betapa luhurnya seseorang yang tidak percaya akan Tuhan. Semuanya tertawa kecuali Kakek. te. tambah Tan Banyak negara yang busuk. atau setahun lagi? Seorang ateis bagaimana mungkin mendapat hidayah Allah? Jiwa manusia itu seluas alam semesta. Tapi omongan kamu itu kan cuma teori. atau lusa.com/abclit. namun tariannya memberikan pencerahan k epada kita yang shalat lima kali sehari. Kita bisa menuduh mereka ateis. http://www. setiap hari yang dip ikirkannya hanya keindahan. Mereka telah b erbakti kepada Dewi Keindahan.processtext. bukankah itu artinya mereka telah berdakwah tentang kel uhuran? Seandainya benar mereka ateis. . Eyang. sedang warga negaranya mudah lolos ke surga. tapi dari mana kit a tahu bahwa mereka ateis? Obrolan kita ini sudah melenceng.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

rang berubah jadi one dimensional man.com/abclit.processtext. Kita wajib memeliharanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Semuanya tertawa kecuali Kakek.html Contohnya tidak usah harus beli tiket pesawat. saya cuci tangan. Eyangmu itu pantas jadi polisi moral.processtext. . Mereka putra-putri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri . Kita juga memiliki keindahan tradisi. Seperti tercium setan lewat. Zahra melanjutkan obrolannya: Wajah Allah itu memancar memenuhi alam semesta dan kita makhluk ciptaannya dapat menatap Wajah itu secara gamblang. http://www. Zahra. tambah Nenek. Apa yang sedang terjadi atas Eyangmu ini. Ada api yang menyala-nyala.. Ada tanah yang bisa menumbuhkan padi sehingga kita tidak kelapara n. Allah mencintai keindahan. tukas Kakek. Ada air yang mudah mematikan api. Lengang sejenak. Anakmu bukan milikmu. Semuanya tertawa kecuali Kakek. Kecuali Kakek. Dan ternyata Allah itu indah. Ada angin yang tidak kelihatan yang membuat kita bernapas hidup puluhan tahun.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kok seka jawab Tante.com/abclit. Saya pusing mendengar pikiran-pikiran anak muda sekarang. semuanya membaca puisi Gibran Khalil Gibran: Anakmu bukanlah anakmu. Ada zat yang men dorong kita beranak-pinak. http://www. tukas Nenek.

apa saja yang masih bisa sambung Zahra. Sebagaimana balet. Mengingat dan masa lalu adalah dua hal yang terpilin dan sama-sama berdebu. dengan cara rumit dan sedih.com/abclit. di sebuah tempat y ang sulit dijangkau. http://www. tidak ada pornografi dan pornoaksi.com/abclit. Mengingat adalah kerja masa kini yang mungkin melelahkannya. sedangkan mas a lalu adalah belukar lampau yang terus hidup. . 14 Februari 2006 Retakan Kisah Post: 03/21/2006 Disimak: 265 kali Cerpen: Puthut EA Sumber: Kompas.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. tidak mudah baginya untuk mengingat. Edisi 03/19/2006 Aku bisa mengerti.html Generated by ABC Amber LIT Converter. apa saja yang masih bisa dipanggil. http://www.html Tukas Kakek: Tidak ada pornografi dan pornoaksi dalam tari bedoyo. Tangerang. Tidak mudah baginya unt uk memanggil masa lalu. tumbuh. Dengan apa dan bagaimana ia memanggil.processtext.

berkaca sekaligus berkapur. dengan cahaya lamat yang ada di dalam rumahnya. lalu menyodorkan ke hadapan orang banyak tentang suara yang lirih. Rekahan waktu lambat laun mulai mengeluarkan sulurnya dari wilayah yang paling gelap. Dengan sabar aku menunggu sulur-sulur cerita yang keluar dari rekahan waktu yang gelap dan dalam. Mata yang menyempit.com/abclit. Apakah kalimat itu berarti bahwa ia memang benar-benar tidak mampu mengingat. tubuh yang jauh lebih tua dari usianya yang sesungguhnya. >diaC< Hampir semua hal yang mengelilinginya terlihat muram. kalimat yang lebih banyak muncul adalah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. seperti w arna jarik dan kebaya yang dikenakannya. Jarak psikologi yang jauh. tafsir yang berkerumun. dan sebuah lukisan kaca. strategi bercerita yang sering menimbulkan tanda tanya: apakah ia sedang melakukan sebuah strategi tertentu untuk menghadapi masa lalunya. Sepasang mataku butuh wak tu yang agak lama untuk menyesuaikan dari terik yang memanggang di luar. Tugasku adalah belajar untuk diam. kadang lirih. kalau bukan karena penderitaan? . juga tidak kurang bermasalah. Lalu aku tepis seluruh syak yang muncul. sayup dan lamat-lamat. ataukah karena ia tidak mau menceritak an satu kejadian karena takut risiko tertentu. bahasa yang kabur. mendengar kan. dan apa saja yang tidak boleh didengar. Suara lirih mulai terdengar. Suara yang g royok.com/abclit. sebuah tempat tidur yang tergeletak di lantai.processtext. Dan suara seperti ini akan membuat perhitungan sendiri.Generated by ABC Amber LIT Converter. menyimak. Saya sudah tidak ma mpu lagi mengingat . mendengarkannya. ataukah karena ia sedang berhadapan dengan orang-orang di luar dirinya? Di awal percakapan. karena sudah banyak yang mulai bersuara dan sudah banyak yang mulai mau mendengar. Kalimat itu terus menimbulkan tanda tanya di kepalaku.processtext. http://www. Tapi suara-suara seperti ini tidak akan bisa ditahan. kadang membesar tanpa irama. siap menyeleksi apa saja yang boleh didengar. Dan banyak telinga sudah diprot eksi.html Bagiku sendiri. Juga tubuh yang gampang gemetar. ataukah karena sebetulnya bukan itu yang ingin ia ceritakan. Apalagi. dan hanya ada dua hiasan yang menempel d i dinding: potret seorang laki-laki. Seluruh warna yang ada di dirinya adalah warna yang luntur dan kusam. Ruangan ini berisi seperabot kursi-meja yang sudah tua dan tidak jelas warnanya. Ada suara yan g mungkin dari dulu hanya dianggap dengungan. http://www.

.

se pi itu begitu menjadi-jadi. apa salah saya. berdandan. Ia diam. Beberapa ekor ayam muncul di pintu. Di luar .html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. saya ini seorang guru. h anya anak seorang janda. disusul oleh seekor yang lain. Rapatnya mungkin akan lama. saya hanya ingin menjadi guru. Kembali matanya temlawung jauh. ya saya langsung mengajar TK di kampung say a. diikuti suara anak-anak yang menyanyikan lagu Peterpan.processtext. Sesekali aku menengok ke arah pintu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Rasanya kok hidup saya bisa berguna kalau saya menjadi guru. salah seorang berkata: Ke kantor kecamatan! Kembali ia diam. lalu juga pergi dengan meninggalkan suara kokok yang terus bergema. Beri saya kesempatan untuk pamitan dulu ke murid-murid saya . hari ini Ibu akan rapat dengan bapak-bapak tentara. Saya benar-benar tidak tahu. saya langsung masuk ke kelas: Anak-anak. Saya sudah tahu apa maksud kedatangan mereka. Rombongan itu mengikuti dari belakang. http://www. lalu mereka segera melesat pergi. Mereka sudah datang. Saya ini dari kecil miskin. Sesampai di sekolah. Suara lalu lintas dari jalan raya yang tidak jauh dari rumah ini mencoba mengingatkan bahwa hanya di sini. http://www. saya masih belum selesai menyapu halaman rumah . Lalu saya sekolah di Sekolah Gu ru Taman Kanak-kanak di Yogya.com/abclit.processtext. dan jangan nakal.html Pagi itu. Tanpa menunggu jawaban mereka. saya menciumi wajah murid-murid. Seekor cicak menjerit dan jatuh tidak jauh dari tempatnya duduk. belajarlah dengan baik. Satu per satu. Seorang pedagang es melintas di jalan depan rumahnya. Nanti. mencari cara aga r mataku tidak silau karena cahaya di luar begitu tajam hinggap di pandanganku. Mbak. saya pergi mandi. Waktu saya kecil. lalu keluar rumah me nuju ke tempatku mengajar. kalau ada guru lain yang menggantikan. Ya karena melihat guru-g uru saya. Lalu saya bil ang: Pak. Lalu ketika keluar menemui rombo ngan tentara. Lulus sekolah.

com/abclit. Bu . Maaf. dengan nada yang seperti berteriak. Bu . Tiba-tiba suara ibu itu mengecil. Dua tahun kemudian. wong saya memang tidak tahu. Saya sedih sekali. ternyat a tidak . Ket ika tiba giliran saya diperiksa. Tapi . ia berkata. . neraka katut.processtext. Tangisan itu menjauh. Ya saya jawab kalau saya tidak tahu. ya sampai mana tadi? Sampai menuju ke kantor kecamatan. http://www. Ibu itu lalu menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi. Mataku selamat dari rasa silau. memanggil-manggil nama seorang perempuan yang kupikir adala h ibu si bocah. dan mataku ke mbali silau karena cahaya yang masuk dari arah pintu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kedua temanku mengeluarkan kalimat yang berbeda. Ibu itu masuk kembali ke dalam rumah. Tapi saya juga lega karena tidak dibawa pergi seperti yang lain-lain. saya ditanya pertanyaan-pertanyaan yang saya tidak tahu. http://www.processtext. dan aku tidak tahu mana yang t epat. kembali duduk di sampingku. Tiba-tiba di luar mendung . Ya . si bocah digendong ibunya.Generated by ABC Amber LIT Converter. namun lirih. Saya mengira bahwa saya selamat. Ia dengan segera keluar. Lalu saya disuruh pulang dan tidak boleh mengajar lagi. Mbak . saya diambil lagi .com/abclit. matanya semakin berkeruh.html Seorang anak kecil tiba-tiba menangis di depan rumah. dan tidak boleh pergi-pergi dari kampung. Tubuh tuanya gemetar . Di depan kantor kecamatan sudah berderet orang yang menunggu pemeriksaan. Sampai ke suwarga nunut. lalu mencoba mendiamkan si bocah. mirip suara kanak-kanak.

Tiga hari saya tidak diberi makan dan tidak boleh ke kamar mandi. Aku menawarinya minum. Maturnuwun. ingatlah istri Bapak. Ia mendekati saya. di dekat leher. Saya lalu menyahut bantal untuk menutupi kemaluan saya. Sepintas aku melihat mata Mirna sudah berair. Mbak. http://www. Tubuh saya pen uh dengan kutu.html Lalu saya diseret beberapa orang menuju ke sebuah kamar. ingatlah an ak perempuan Bapak .processtext. tinggal satu orang yang sepertinya pemimpin mereka. Aku melirik ke arah dua temanku yang lain. kemaluan bapak itu mengkeret. saya ditelanjangi . Sesampai di kamar. Saya bilang: Pak. Saya menjerit waktu melihat kemaluannya yang membesar. saya ini belum bersuami. saya orang miskin dan tidak punya apa -apa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sepasang mata Mirna mulai memerah da n Andre sudah mulai mencari-cari rokok di sakunya.com/abclit. sedangkan Andre hanya menggigit-gigit sebatang rokok tanpa pernah menyalakannya. Lalu orang-orang itu per gi. dan mengambilkan segelas air pu tih di meja. . kalau Bapak punya anak perempuan. lalu mengencingi saya . http://www. Eh . Mas . Kalau Bapak punya istri. membuatku harus terus mewaspadai alat rekam yang kuletakkan di sebelah atas kebayanya. Ia menutup pintu kamar. Aku tidak tahu apakah ia menangis atau tidak. Hanya warna suaranya semakin lama semakin mengecil.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Lalu membuka celananya . setelah saya bilang seperti itu.com/abclit. Sepasang matanya dari pertama kulihat sudah seperti selalu berair. Lagi-lagi.processtext. Saya memohon berkali-kali. Saya memohon ampun b erkali-kali. Tapi tidak ada yang menggubris. tanp a basa-basi. Saya menyebut nama Tuhan keras-keras supaya mereka eling bahwa ada Tuhan. Ibu itu diam. Ibu itu terdiam. tapi saya tetap ditelanjan gi . Tapi dia tetap mendekati saya.

Yang tidak mau dipukuli. Suatu kali. Ibu itu terdiam lagi. Lalu petugas-petugas yang ada di situ menyoraki sambil meneriaki dengan kata-kata yang tidak senonoh. rambut s aya itu panjang. Tapi. Mirna memberi is yarat kepadaku untuk .processtext. Mbak. mereka itu. Waktu saya mau dibawa pulang ke p abrik tebu lagi. kok masih mau menghadiahkan rambut saya untuk istrinya .html Generated by ABC Amber LIT Converter. saya juga dipukuli pakai sepatu. Semua serba salah. Muka saya sampai bengkak-bengkak penuh darah. tapi katanya saya dianggap menentang. hampir sampai lutut. Tahanan-tahanan itu begitu saya datang langsung disuruh memeluk dan menciumi say a. Kami bertiga me nunggu. Di kantor polisi itu. ke kantor polisi. Eh. saya disuruh masuk ke sebuah ruangan yang penuh dengan tahanan lakilaki. Menyiksa perempuan yang tidak tahu apa salahnya. Saya diberi pertanyaan yang sama. Kedua tangannya semakin terlihat gemetar. mengguntingi rambut saya.html Setiap hari saya disiksa. saya juga dipukuli. http://www. saya minta rambut saya. Dengan segera Ibu itu mempersilakan kami untuk minum. saya juga dipukuli.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. polisi yang menggunting itu bilang: Tidak. Andre mengambil minuman di meja. Kalau ditanya dan saya melihat mata yang bertanya. saya juga dipukuli. kok diperlakukan seperti itu. Lalu .com/abclit. http://www. Setelah itu para tahanan laki-laki itu disuruh membuka celana mereka. Setelah itu . muka saya dipukuli pakai sepatu. Lalu ada yang membawa gu nting terus kras-kres-kras-kres. semakin lirih penuh dengan tekanan. yang saya benar-bena r tidak tahu harus menjawab apa. Kalau saya j awab. Ibu itu suaranya mengecil.com/abclit. Kalau tidak dijawab. itu untuk istriku! Kok tidak malu. Saya ini manusia. padahal maksud saya menghormati orang yang bertanya. kalau tidak say a lihat matanya. apa ya layak . Dan itu semua dipotret cekrak-cekrek. Kami meminum minuman hangat yang telah dingin. mem perlakukan saya seperti bukan manusia. Dulu. Pernah juga saya dibawa keluar dari tempat itu.

Sepasang mata ibu itu kembali melihat ke arah pintu dan berkata. http://www. Saya in gin tahu. tidak terdengar suara lalu lintas yang mende ru di luar sana. Petugas-petugas itu malah tertawa. Saya tidak apa-apa menunggu sampai hari pembalasan yang dilakukan oleh Tuhan. Ada te . dan apa yang akan dilakukan Tuhan pada orang-orang itu .com/abclit.processtext. teriak kesakitan dan tidak didengarkan. Saya mengulurkan gelas air minumnya. Tiba-tiba seorang perempuan menyembulkan mukanya di pintu. cekrak-cekrek-cekrak-cekrek! Para tahanan itu juga menangis . Sepasang mata Mirna bobol. Kok ada yang dinista kan seperti ini . Di dalam ruangan lembap ini. Saya menjerit. Tidak ada suara apa pun sampai beberapa saat setelah S i Ibu mengucapkan kalimat itu. Tubuh Si Ibu terguncang. Mas. janji Tuhan tent ang keadilan. Ibu itu masuk sambil berkata. hanya terdengar isak Mirna yang tertahan.html Gelas yang sudah kupegang hampir jatuh. Ibu itu kembali diam. Ruangan hening. Sepintas yang sempat kudengar. saya lan gsung menstruasi empat bulan tanpa pernah berhenti . wajahnya yang putih segera memerah. Lalu menghirup napas agak panjang.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tidak ada suara cicak. isak Mirna pun lenyap. Dan rupanya itu belum cukup . Ia minum dengan pela n. Sebelum saya memakai pakaian. saya minta waktu untuk berdoa. Selesai kejadian itu. Mbak. Sampai sekarang hanya satu yang saya tunggu. semua petugas beramai-ramai memelintir puting payu dara saya. Semua diam.com/abclit. http://www. Lalu saya menciumi kemaluan tahanan-tahanan itu satu per satu. tangga yang meninggal dunia. Andre membuang muka. saya harus ke tempat kesripahan. Gerimis turun di luar. seperti apa itu. Sebelum melakukan itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Si Tamu memberi tahu bahwa ada tetangga mereka yang meninggal d unia. Mbak. Ibu itu bangkit lalu keluar. dan itu dipotret. Tintrim. Dip otret.

html Hari masih gerimis. Setiap Gustaf berangkat kerja dan terjebak rutin kemacetan perempatan jalan menjelang kantornya. Kadang Gustaf ingin menurunkan kaca mobil.processtext. ia selalu melihat bocah itu tengah bermain-main di kolong j alan layang. dan hanya bisa bertanya. Berkoreng di lutut kirinya. Rambutnya kusam kecoklatan karena panas matahari.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia tak banyak beda dengan para anak j alanan yang sepertinya dari hari ke hari makin banyak saja jumlahnya. Tapi Gustaf malas menghadapi puluhan pengemis yang pasti akan menyerbu begitu kaca mobilnya terbuka. saat dia mengibaskan kedua tangannya bagai menghalau sesuatu yang bet erbangan. Kadang berloncatan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kadang hanya merunduk jongkok memandangi trotoar. Sel alu bercelana pendek kucel. Ibu ba ik-baik saja? Mata Mungil yang Menyimpan Dunia Post: 03/13/2006 Disimak: 288 kali Cerpen: Agus Noor Sumber: Kompas. Karena kaca mobil yang selalu tertutup rapat.processtext. Hanya saja Gustaf sering merasa a da yang berbeda dari . Setiap pagi. http://www. Di dalam taksi. kami bertiga menelepon ibu kami masing-masi ng.com/abclit. agar ia bisa mendengar apa yang diteriakkan bocah itu.com/abclit. seperti menjolok sesuatu. Usianya paling 12 tahunan. http://www. Gustaf hanya melihat mulut bocah itu seperti berteriak dan tertawa-tawa. Gustaf tak tak bisa mendengarkan teriakan-teriakan bocah itu. Maka Gustaf hanya memandangi bocah itu dari dalam mobilnya yang merayap pelan d alam kemacetan. aku bahkan tidak tahu harus berkata apa. seolah ada yang perlahan tumbuh dari celah conblock. Edisi 03/12/2006 Selalu. Ketika ibuku menyapa.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Memandang mata itu, Gustaf seperti menjenguk sebuah dunia yang menyegarkan. Hin gga ia merasa segala di sekeliling bocah itu perlahan-lahan berubah. Tiang listrik dan lampu j alan menjelma menjadi barisan pepohonan rindang. Tak ada keruwetan, karena jalanan telah menjadi sunga i dengan gemericik air di sela bebatuan hitam. Jembatan penyeberangan di atas sana menjelma titian bambu yang menghubungkan gedung-gedung yang telah berubah perbukitan hijau. Dari retakan tr otoar perlahan tumbuh bunga mawar, akar dedaunan hijau merambat melilit tiang lampu dan pagar p embatas jalan, kerakap tumbuh di dinding penyangga jalan tol. Gustaf terkejut ketika tiba-tiba ia melihat seekor bangau bertengger di atas kotak pos yang kini tampak seperti terbuat dari gula-gula. Ai r yang jernih dan bening mengalir perlahan, seakan-akan ada mata air yang muncul dari dalam selokan. Kica u burung terdengar dari pohon jambu berbuah lebat yang bagai dicangkok di tiang traffic light. Gustaf terpesona menyaksikan itu semua. Ia menurunkan kaca mobilnya, menghirup lembab angin yang berembus lembut dari pegunungan. Tapi pada saat itulah ia terkejut oleh bising p ekikan klakson mobil-mobil di belakangnya. Beberapa pengendara sepeda motor yang menyalip lewat trotoar melotot ke arahnya. Seorang polisi lalu lintas bergegas mendekatinya. Buru-buru Gustaf menghidupkan mobilnya dan melaju. Gustaf jadi selalu terkenang mata bocah itu. Ia tak pernah menyangka betapa di dunia ini ada mata yang begitu indah. Sejak k ecil Gustaf suka pada mata. Itu sebabnya ketika kanak-kanak ia menyukai boneka. Ia menyukai bermacam w arna dan bentuk mata boneka-boneka koleksinya. Ia suka menatapnya berlama-lama. Dan itu rupanya membuat Mama cemas waktu itu Mama takut ia akan jadi homoseks seperti Oom Ridwan, yang kata Mam a, sewaktu kanak-kanak juga menyukai boneka lantas segera membawanya ke psikolog. Berminggu-m inggu mengikuti terapi, ia selalu disuruh menggambar. Dan ia selalu menggambar mata. S ering ia menggambar mata yang bagai liang hitam. Sesekali ia menggambar bunga mawar tumbuh dari dala m mata itu; mata dengan sebilah pisau yang menancap; atau binatang-binatang yang berloncatan dari dalam mata berwarna hijau toska. Ia senang ketika Oma memuji gambar-gambarnya itu. Oma seperti bisa memahami apa yang ia rasakan. Ia ingat perkataan Oma, saat ia berusia tujuh tahun, Mata itu seperti jendela hat i. Kamu bisa menjenguk perasaan seseorang lewat matanya . Sejak itu Gustaf suka memandang mata setiap oran

g yang dijumpainya. Tapi Papa kerap menghardik, Tak sopan menatap mata orang seperti itu ! Papa menyuruhnya agar selalu menundukkan pandang bila berbicara dengan seseorang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Di mana-mana Gustaf hanya melihat mata yang keruh menanggung beban hidup. Mata yang penuh kemarahan. Mata yang berkilat licik. Mata yang tertutup jelaga kebencian. Karena itu, Gustaf jadi begitu terkesan dengan sepasang mata bocah itu. Rasanya, itulah mata paling indah yang pernah Gustaf tatap. Begitu bening begitu jernih. Mata yang mungil tapi bagai menyimpan dunia. Alangkah menyenangkan bila memiliki mata seperti itu. Mata itu membuat dunia ja di terlihat berbeda. Barangkali seperti mata burung seriwang yang bisa menangkap lebih banyak warna. Setiap kali terkenang mata itu, setiap kali itu pula Gustaf kian ingin memilikinya. Sembari menikmati secangkir cappucino di coffee shop sebuah mal, Gustaf memperh atikan mata orang-orang yang lalu lalang. Mungkin ia akan menemukan mata yang indah, seperti mata bocah itu. Tapi Gustaf tak menemukan mata seperti itu. Membuat Gustaf berpikir, bisa jadi mata b ocah itu memang satu-satunya mata paling indah di dunia. Dan ia makin ingin memiliki mata itu. A gar ia bisa memandang semua yang kini dilihatnya dengan berbeda . Gustaf kini bisa mengerti, kenapa bocah itu terlihat selalu berlarian riang karen a ia tengah berlarian mengejar capung yang hanya bisa dilihat matanya. Bocah itu sering berloncatan seba b itu tengah menjoloki buah jambu yang terlihat begitu segar di matanya. Mata bocah itu pasti lah melihat sekawanan burung gelatik terbang merendah bagai hendak hinggap kepalanya, hingga ia mengib as-kibaskan tangan menghalau agar burung-burung itu kembali terbang. Ketika berjongkok, pastilah bo cah itu sedang begitu senang memandangi seekor kumbang tanah yang muncul dari celah conblock. Semua it u hanya mungkin, karena mata mungil indah bocah itu bisa melihat dunia yang berbeda. Atau karena mata mungil itu memang menyimpan sebuah dunia. Tentulah menyenangkan bila punya mata seperti itu, batin Gustaf. Apa yang kini ia pandangi akan terlihat beda. Ice cream di tangan anak kecil itu mungkin akan meleleh menjadi madu. Pita gadis yang digandeng ibunya itu akan menjadi bunga lilly. Di lengkung selendang sutra yang dikenakan manequin di etalase itu akan terlihat kepompong mungil yang bergeletaran pelan ketika perlahan-lahan ret ak terbuka dan muncul seekor kupu-kupu. Seekor kepik bersayap merah berbintik hitam tampak merayap di atas meja. Eceng

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Betapa menyenangkan bila ia bisa menyaksikan itu semua karena ia memiliki mata bocah itu. Bila ia bisa memiliki mata itu, ia akan bisa melihat segalanya dengan berbeda sekaligus akan memiliki mata paling indah di dunia! Mungkin ia bisa menemui orang tua bocah itu baik-baik, menawarin ya segepok uang agar mereka mau mendonorkan mata bocah itu buatnya. Atau ia bisa saja merayu bocah it u dengan sekotak cokelat. Apa pun akan Gustaf lakukan agar ia bisa memiliki mata itu. Bila perlu ia menculiknya. Terlalu banyak anak jalanan berkeliaran, dan pastilah tak seorang pun yang peduli bila s alah satu dari mereka hilang. Gustaf tersenyum. Ia sering mendengar cerita soal operasi ganti mata. Ia tingga l datang ke Medical Eyes Centre untuk mengganti matanya dengan mata bocah itu! Gustaf hanya perlu menghilang sekitar dua bulan untuk menjalani operasi dan per awatan penggantian matanya. Ia ingin ketika ia muncul kembali, semuanya sudah tampak sempurna. Tent u lebih menyenangkan bila tak seorang pun tahu kalau aku baru saja ganti mata, pikirnya. Orang-orang pasti akan terpesona begitu memandangi matanya. Semua orang akan memujinya memiliki ma ta paling indah yang bagai menyimpan dunia. Pagi ketika Gustaf berangkat kerja dan terjebak rutin kemacetan perempatan jala n menjelang kantornya, ia melihat seorang bocah duduk bersimpuh di trotoar dengan tangan terjulur ke ar ah jalan. Kedua mata bocah itu kosong buta! Gustaf hanya memandangi bocah itu. Ia ingin membuka jende la, dan melemparkan recehan, tapi segera ia urungkan karena merasa percuma. Ia melangkah melewati lobby perkantoran dengan langkah penuh kegembiraan ketika melihat setiap orang memandang ke arahnya. Beberapa orang malah terlihat melotot tak percaya. G ustaf yakin mereka kagum pada sepasang matanya. Gustaf terkesima memandang sekelilingnya . Dengan gaya anggun Gustaf menuju lift. Begitu lift itu tertutup, seorang perempuan yang tadi gemetaran memandangi Gust af terlihat menghela napas, sambil berbicara kepada temannya.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ya. Persis mata iblis! Jakarta, 2006 Cucu Tukang Perang Post: 03/07/2006 Disimak: 199 kali Cerpen: Soeprijadi Tomodihardjo Sumber: Kompas, Edisi 03/05/2006 Setiap hari lelaki itu berbaring di ranjang, makan di ranjang, baca koran di ra njang, apa pun di ranjang. Setiap hari pula seorang perawat yang rajin datang memberi layanan kemanusiaan: menata kamarnya, menyeka tubuhnya, mengantar sarapan, meletakkan selembar koran. Di pengujung musim rontok itu ketika angin laut yang dingin berembus menembus t ingkap-tingkap jendela, datang perawat baru seorang pemuda yang ramah dan belum pernah dikenalnya . Pasti bukan sekadar basa-basi bila si pemuda mencoba tanya ini-itu tentang kesehatannya, asa l kota tempat tinggalnya, pekerjaannya, dan beberapa hal yang ingin diketahuinya sebagai peraw at baru di sanatorium kaum penderita cacat itu. Sambil tak lupa mengingat-ingat ajaran Zuster Kepala d alam kursus singkat beberapa waktu sebelumnya, ia ingin menjalin keakraban ketika memperkenalkan dir i, justru pada hari pertama masa dinas sipilnya. Seperti ia lakukan pada penghuni kamar-kamar lainny a, ia memberi salam, membuka percakapan dengan maksud merebut hati lelaki itu agar dirinya dihargai s ebagai perawat yang berwibawa dan tidak diremehken kecakapannya. Dengan takzimnya, ia menyapa, Selama t pagi, Meneer.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Si pemuda merasa kurang dihiraukan dan tak ingin diperlakukan begitu dingin pad a hari-hari berikutnya. Sekali Anda membiarkannya, seterusnya akan diremehkan, pesan Zuster Kepala kepada setiap perawat baru yang ditempatkan di bawah pengawasannya. Sejumlah pasien lain di ka mar-kamar lain yang ia layani di sanatorium itu selalu menyambut salamnya dengan santun, lalu b angun, dan segera bangkit untuk berbenah diri menjelang jam sarapan. Tetapi, tidak demikian halnya dengan lelaki itu. Dan ia teringat nasihat Zuster Kepala agar tak membiarkan pasien bermalas-malas. Nam un, tata tertib yang berlaku harus ditaatinya: ia tak diperbolehkan bersikap kasar, apalagi gusar, me skipun ada pasien yang rewel dan malas bangun pagi sebelum jam sarapan. Ia lantas coba mengajaknya berb icara sambil membenahi tempat sampah di pojok kamarnya. Musim rontok hampir berakhir Meneer, angin laut masih terus berembus dengan kenc ang, tetapi tiap pagi jendela mesti dibuka supaya udara di kamar menjadi segar. >1< Ya, jawab lelaki itu, masih saja tidur membujur dengan muka menghadap ke atap.

Si perawat muda merasa tak cukup puas dengan sikap lelaki itu lantas coba mende saknya, Pagi sekali saya sudah harus bangun, menggenjot sepeda dari rumah, empat kilometer jauhnya. Sampai di sini Anda masih enak-enakan meringkuk di bawah selimut. Ayo bangun, Meneer! Ya, mulut lelaki itu menyahut, tetapi tak sedikit pun membuka selimutnya.

Karena ruangan dalam kamar agak gelap lantaran gorden jendela belum dibuka, pem uda itu menyalakan lampu, menatap wajah si lelaki yang terlihat pucat di bawah sinar lampu kamar ya ng mendadak menyilaukan matanya. Sebenarnya ini bukan lapangan kerja yang cocok buat saya, Meneer. Tetapi, apa bo leh buat, saya terpaksa melakukannya, kata si pemuda. Ya, sahut lelaki itu singkat.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Hhmm, lelaki itu mulai beringsut dari balik selimut seakan-akan menaruh perhatian untuk menuruti perintahnya. Coba, Anda renungkan, kata perawatnya, ...perang dingin sudah berakhir, Pakta Wars awa sudah lama bubar dan kita hidup di zaman damai, tidak memerlukan rekrut serdadu baru. Lantas buat apa orang dipaksa menjalani wajib dinas militer? Cukup dilakukan oleh mereka yang su dah profi saja, bukan? >d 1< Mmmm, lelaki itu mengerinyutkan muka, mungkin tak senang mendengar obrolan s eorang anak muda yang merasa sok tahu dan lebih tahu daripada dirinya. Kendati bukan jawaban yang memuaskan, si pemuda terus saja mengobrol, lebih ban yak tentang kisah dan keluh kesahnya sendiri sambil menata meja untuk menyiapkan sarapan setelah m embenahi kamar lelaki itu. Delapan belas bulan saya harus melayani Anda di sini! Ini dinas sipil, gajinya k ecil Meneer, tetapi bagi saya lebih manusiawi daripada jadi tentara! Ya.... Nah, bayangkanlah, saya akan kehilangan satu setengah tahun. Saya terpaksa menun da studi saya di universitas! bual pemuda itu semata-mata bermaksud mengangkat derajat dirinya sen diri sebagai pemuda yang berpendidikan dan bukan perawat yang sembarangan. Yaaa.... Anda tahu sekarang, kenapa saya berada di sini, kerja kasar seperti ini. Sebabny a, saya menentang perang dan menolak dinas wajib militer karena keyakinan agama saya.

com/abclit. Suara lelaki itu terdengar datar. Meneer. Aku bisa terus mengobrol tanpa mengharapkan jawaban dari dia. http://www. Irak. hanya seperti gumam dan tetap tidak tanggap p ada segala omongannya. Ya? Tetapi. pikirnya.processtext.. perang masih juga terjadi sesudah Pakta Warsawa bubar. Itu saya tidak bisa. Anda pernah berdinas di mana. Jawaban yang meragukan tentu saja.. Tetapi.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. lelaki itu tidak tuna telinga seperti ia duga dan dengan jelas dapat menangkap pembicaraan orang. tetapi ada kesulitan dalam h al bercakap-cakap. Tragisnya. Itu lain dengan wajib dinas militer seperti yang saya maksudkan. sebagai profesi.com/abclit. misalnya. Pemuda itu lantas benar-benar yakin lelaki itu belum mampu berbicara secara norm al setelah mengalami stroke sebelum dirawat di sanatorium. Bosnia. terka si pemuda sambil menaksir usia lelaki i . d alam satuan apa. Kroasia. Perang memang mengerikan. Ya. Saya tak tahu. Di Serbia. Ia agak kecewa mengapa Zuster Kepala tidak memberi informasi tentang diri lelaki yang satu ini.processtext.html Ya. http://www. Mmmm. bukan? tu: sekitar empat puluh. Dan ia mendapat kesan. M embunuh lalat saja saya tidak tega. Ia lantas mengira lelaki itu pernah mengalami stroke dan sekarang sedang dalam p roses penyembuhan. perang selalu berarti membunuh atau dibunuh. Mmmm..

http://www. Meneer! Lakukanlah mulai esok. Akhirnya berhasil juga perawat muda itu menyuruhnya bangun. Lelaki itu buru-bur u mengangkat selimut dan beringsut. Ya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. desak . Kedua ujung lengan lelaki itu tampak bulat dan mengilat dengan goresan-goresan bekas jahitan . lalu duduk dengan kaki ongkang-ongkang di pinggiran ranjang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ya. kapan itu terjadi. Ayo Meneer.com/abclit. Si p erawat mendadak terkesiap ketika matanya menatap kedua tangan lelaki itu. Cukup beberapa menit saja.html Anda tentu bisa melakukannya sendiri. ujarnya. http://www. bukan? Cukup sambil berbaring saja. si pemuda yang mulai kehilangan kesabaran. Ia merasa diguncang pe rasaan iba yang menggetarkan dadanya. lalu ditutup lagi bila udara dingin. bangun! Saya harus menyeka tubuh Anda. Tiap pagi jendela perlu dibuka supa ya ada pergantian udara di kamar Anda. Naluri kemanusiaan tiba-tiba memaksa si pemuda membatalkan sederet pertanyaan d alam hatinya: apa yang terjadi pada kedua telapak tangannya. Ya. Tidak terlalu sukar.com/abclit. di mana? Ia tahu b ekas-bekas jahitan itu telah menjawab sendiri: bukan pembawaan sejak lelaki itu dilahirkan.processtext. buka jendela setiap pagi demi keseh atan Anda sendiri. Belum pernah ia melihat seorang manusia tanpa telapak tang an.processtext. Terima kasih. lantas mengganti seprai.

Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.com/abclit. http://www. Saya menentang perang Meneer. apakah Anda pernah berdinas di Bosnia? Ya. mereka berada di bawah perin tah penjajah.. http://www. . Ribuan orang yang tidak berdosa juga dibantai. Tetapi.html Meneer. Kakek saya tukang perang Meneer sampai akhir hayatnya masih mengharap saya berangkat ke medan perang di Maluku Selatan. Bagaimana bisa manusia sekejam itu! Mmmm..com/abclit. Mereka adalah rakyat yang melarat tetapi berjiwa damai. Delapan ribu orang Bosnia dibantai t entara Serbia! Tetapi Anda tidak berada di front Bosnia.. Mereka memerkosa wanita.html Generated by ABC Amber LIT Converter. di zaman dia dulu. Suku Ambon sendiri adalah pemeluk agama yang kusuk.. Ya.. Meneer. saya rada neuwsgierig sebenarnya. Konon. kakek saya lupa. Saya ingat gambar kuburan massal yang baru kemarin dulu dibongkar di Kosovo.processtext. Meneer.. Meneer. Mereka bahkan melakukannya di depan suami dan a nak-anak. Ya? Saya sendiri menentang perang. Perang adalah cara paling gila dalam memecahkan perselisihan antarmanusia. apalagi melawan bangsa sendiri. tentara Ambon memang tu kang perang. bukan? Mmmm. Sering kali korbannya malah bekas kawan sekolah atau sesama tetangga.

Saya sudah membunuhnya karena Anda tidak tega me lakukannya. Maafkan saya. Lelaki itu menatapnya sambil kembali menelentang di ranjang. Kebodohan yang keterlaluan di pihak pasuka n Belanda. Saya terkadang lupa. Meneer! Mere ka menjagalnya hanya karena perbedaan ras dan agama. Si perawat belum j uga merasa puas dengan sindiran yang ia lontarkan. Delapan ribu orang Islam.com/abclit. http://www. T api lihatlah gambar kuburan massal yang dibongkar itu di halaman dua. lelaki itu membiarkan dirinya membual terus tanpa dijawab de ngan serius kecuali dengan suara ahh yang berarti membantah. Mereka kelewat percaya pada budi baik Karazic dan Mladic. seperti baru sadar. Lantas menyerahkan nas ib warga Sebreniza kepada tukang-tukang jagal itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. bukan? Cukup sambil berbaring saja. dilihatnya kedua ujung lengan lelaki itu menjepit lempitan koran dan dengan cekatan memukul-mukul meja. kamar demi kamar..Generated by ABC Amber LIT Converter..processtext. katanya sambil meletakkan koran de Telegraaf terbitan hari itu di a tas ranjang. bukan? Ahh. Tentu saja perawat muda itu terkejut mendengar reaksi singkat dari mulut lelaki itu. Ketika ia berpaling. Ia si pemuda nyengir karena merasa d .html Mmm. Tiba-tiba didengarnya suara pukula n-pukulan di meja. Ia lantas bungkam.. Dengan menenteng sekantong sampah dan nampan berisi cangkir dan piring kotor. Oh! Saya tidak mengira Anda mampu melakukannya. Cepat-cepat ia rampungkan menyeka tubuh lelaki itu. tidak semua orang di negeri ini suka bicara tentang kekejaman. Beberapa jompo lainnya mesti juga didatanginya satu demi satu. dan mengganti seprai. ya. Tidak terlalu sukar.processtext. ia melangkah keluar dari kamar. isindir. menukar piyamanya. Ia lantas jadi malas untuk mengajak lel aki itu berbicara berlama-lama. Lihat ini lalat! kata lelaki itu. http://www. Untuk itu ia sendiri tak punya cukup waktu.

processtext.com/abclit. tolonglah Anda ambilkan sarapan saya. Panggil saja Patti. Siapa sebenarnya nama Anda? Patti Sahetapi Meneer. Nah. kerja sipil gajinya kecil.com/abclit. tak semuanya berhasil dijinakkan. ujar lelaki itu. http://www. Apa? Anda bilang apa. tetapi menggumam dalam hati.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tiap jengkal tan ah berisi ranjau. Ya. Tetapi. Dinas s ipil gajinya kecil! *** Paran.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.. Pemuda itu melangkah keluar. mulutnya diam.html Ah. Tetapi. perang perlu d ilanjutkan. 7206 . Saya kehilangan dua tangan. Anda kira Milosevic dan pengikutnya akan berhenti melakukan masaker tanpa dilawan dengan perang? Ya. bukan? Lebih manusiawi daripada jadi tentara. kata Anda.. tetapi. Anda tak tahu apa yang terjadi di Sebreniza. cucu tukang perang. Meneer? Perang mesti dilanjutkan! Hanya dengan perang kita bisa melawan kebiadaban..processtext.

Beberapa detik. Cemburu pada tamu-tamu yang telah mendahuluinya menemui Wali Kota. Dengan bahasa kasarnya. Engku Nawar menarik nafas pan jang. pintu menuju ruang tamu utama.com/abclit.processtext. berputar-putar dengan gagahnya. terdengar bunyi bel dari ruang tamu sebe lah. http://www. Diikutinya langkah-langkah rombongan terakhir yang menghadap Wali Kota itu dengan rasa cemb uru dan sebal. masuk. Di kursi-kursi berhadap-hadapan dengan Engku Nawar.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak lama. Tidak juga Wali Kota yang memelihara ikan arwana di dalam rumah dinasnya. SH dan rombongan. Ajudan setengah berlari membuka pintu. Edisi 02/26/2006 Kapan ikan tidur dan istirahat? Tidak ada yang tahu. Jam dinding yang tiap seperempat jam bermusik nyaring untuk kesekian kalinya be rnyanyi menjelang tengah malam. tapi meyakinkan keganasannya.processtext. Engku Nawar yang di atas tujuh puluh tahun itu hanya bisa menduga bahwa seperempat jam lagi pukul nol-nol. Sesekali melesat menyambar serangga yang mendekat di luar akuarium. duduk enam orang tamu pria d an satu perempuan menunggu panggilan. Usaha ikan arwana itu kelihatan bodoh. ajud an yang lincah seperti arwana itu muncul lagi sambil tersenyum yang kelihatannya palsu. tapi sangat kurang ajar terhadap orang tua seperti dirinya yang merasa bukan sembarang orang . Ikan itu terus saja berenang dalam akuarium kaca berukuran cukup besar. dipersilakan. Rasa capai dan mengantuk sengaja diusirnya dengan paksa. dan menutup kembali.html Post: 02/27/2006 Disimak: 187 kali Cerpen: Harris Effendi Thahar Sumber: Kompas. kata ajudan itu sambil tergopoh membuka Ketujuh orang yang duduk di hadapan Engku Nawar tadi ternyata satu rombongan ya ng melangkah dengan bergegas menuju ruang tamu utama Wali Kota. seperti tak henti-hent inya terpesona menyaksikan gerakan akrobatik ikan cantik yang garang itu. S iripnya yang mengilap keperakan kadang-kadang memantulkan sinar lampu yang menyilaukan mata t amu-tamu yang terpesona melihatnya. . Pak Muis.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tamu-tamu yang menunggu giliran dipanggil ajudan untuk seg era menghadap Wali Kota di ruang penerimaan tamu di sebelah ruang duduk itu. dan sebal den gan perlakukan ajudan yang mirip arwana itu. http://www. ajudan itu tidak saja meny ebalkan. dan tiap sebentar ia membangunkan cucu perempuannya yang berkali-kali tertidur sambil duduk di kursi tamu yang lebar itu.

.

tapi cucunya. yang dari tadi memegang map berisi surat-surat penting itu cepat-cepat mengisi formulir itu dan memberikan pena pada kakeknya untuk menandatanganinya. motor. terdengar seseorang ber kata: Pak Wali lagi makan malam dengan tamu-tamunya dari Jakarta.processtext. nama .Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. minuman datan g. yang sudah merasa haus. Dari ruang tamu yang terbuka itu. habis itu saya pulang. http://www. Ia merasa s esak duduk . Tadi sudah isi formulir bukan? N ah. Sebentar lagi Bapak juga dipanggil. Tunggu saja. Engku Nawar terpesona dengan pemandangan yang menakjubkannya. alamat. ajudan sudah membawa formulir Bapak itu ke dalam. http://www. Lelaki tua itu merasa tak mampu lagi menulis. nanti saya sampaikan. tuh.com/abclit. Sabar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan jalan kaki. tamu-tamu rombongan dan perorangan s ilih berganti datang berkendaraan mobil. Semua seperti bermandikan cahaya listrik yang melimpah ruah. Lampu-lampu taman yang besar d an terang. Ambil saja airnya di sini. pohon dan tanaman hias serta halaman parkir di belakang yang luas. Boleh saya menemuinya sebentar saja. Tak lama. Sarini. Seseorang berpakaian seragam datang membawa sekardus air minum kemasan dalam ge las-gelas plastik.html Ajudan hanya mendengar dengan wajah datar sambil berkata: Isi formulir ini. Engku Nawar mencoba bersabar. Semua mengisi formulir yang sa ma. Sebentar lagi selesai. Ibu.com/abclit. Minum dulu. keperluan. Pak. Mendengar pernyataan itu. Seseorang berpakaian hansip mempersilakan tamu-tamu itu duduk di ruang sebelah rumah jaga di samping rumah gedung kediaman resmi Wali Kota itu. barangkali lima menit. Saya cuma sebentar. Engku Nawar berdiri dan mendekati orang yang bicara b arusan sambil berbisik. Silakan Pak. Baginya waktu terasa berjalan lambat. Dari percakapan orang-orang.

Suatu malam bergerimis. Mereka selamat ke kaki bukit melalui sungai kecil yang berhulu di kaki bukit itu. ketika Wali Kota ini terpilih dengan cara demokratis.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Perjanjian rahasia antara Kapten Tulus dan Engku Nawar itu pada tahun per tama belum tercium oleh pihak Tentara Soekarno. di bulan puasa. Rahasia Engku Nawar akhirnya terbongkar j uga oleh pihak Tentara Soekarno.com/abclit. Komandan patroli selalu berbincang-bincang dan saling bertukar informasi dengan Engku Nawar. tak jauh dari Kampung Padangilalang. biasanya mampir di warung kincir itu. komandan pasukan PRRI. Beras yang dihasilkan kincir itu biasanya diangkut ke kota dengan pedati yang ditarik oleh sapi benggala jantan yang kuat. kedua lelaki itu .processtext. di mana ada perang. Lain halnya kalau malam telah larut. sebagian beras itu dipas ok untuk kebutuhan pasukan PRRI di kaki bukit. yakni milik Wali Kampung muda. warung kincir itu dikepung dan ditembaki oleh Tentara Soekarno.Generated by ABC Amber LIT Converter. Engku Nawar. tempat masya rakat mengurus surat-surat dan KTP. Hanya ada sat u kincir penggilingan gabah di kampung itu. Akan tetapi. Dialah yang menjabat sebagai Wali Kampung yang dipercaya ole h TNI dan Tentara PRRI.com/abclit. dar i kejauhan. Kapten Tulus. http://www. Air sungai itulah yang memutar roda kincir penggiling gabah den gan tujuh balok tegak yang menjadi alu penumbuknya. dan b eberapa orang anak buahnya sering menyusup ke warung kincir itu melalui sungai kecil yang mengalir dengan deras di belakang kincir.processtext. di situ ada pengkh ianat yang menyediakan diri untuk jadi mata-mata. Hal itu telah berlangsung sejak perang dimulai 15 Ap ril 1958. Bagian depan kincir penggilingan gabah itu berfungsi sebagai warung kopi dan se kaligus tempat tinggal Engku Nawar sekeluarga. komandan pasukan P RRI di garis depan yang bermarkas di kaki bukit. Nyawa tantangannya. Kapten Tu lus dan Engku Nawar lolos dari kepungan melalui lubang sumbu roda air penggerak gilingan gabah . Kantor Wali Kampung adalah warung itu juga. yang dikenal b erani. Engku Nawar harus bermuka dua. tak ada yang mau menjabat sebagai Wali Kampung karena posisinya terjepit di antara dua kekuatan yang sedang berperang. http://www. Akan tetapi. Kalau pasukan TNI patroli ke perbatasan. Wali Kota baru itu adalah putra Kapten Tulus. En gku Nawar merasa sangat bahagia. meski sanga t berbahaya. Tapi. ketika Engku Nawar dan Kapten Tulus menikmati kopi tubr uk di gudang gabah. antara pasukan TNI atau yang disebut dengan Tentara Soeka rno dan pasukan PRRI yang memberontak.html Hampir dua tahun lalu. Pada masa itu. Mau tidak mau.

menyaksikan warung kincir itu terbakar. Istri dan dua anak Engku Nawar yang masi h balita ikut jadi abu. .

Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebelumnya. bisik Wal Sejak itu. anakku? Untuk dijadikan TPA. Kapan Engku ada perlu dengan saya. ia hanya jadi pengrajin lidi daun kelapa untuk bahan sapu. datang menjump ai Engku Nawar. Ia bagaikan sepasang sejoli dengan ayah saya dulunya sewaktu masih menjadi tentara pemberontak PRRI. ia bisa hidup lebih baik.processtext.html Beberapa bulan setelah menjadi Wali Kota putra Kapten Tulus itu. Wali Kota bertepuk tangan dan mengumumkan kepa da stafnya: Orang tua ini adalah orangtua saya juga.. Untuk apa tanah buruk itu sama kamu Indober. Tanah itu tidak subur. Satu-satunya warung di mulut jala n ke TPA milik Engku Nawar itu makin hari makin ramai.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketika orang tua itu mengiyakan. i Kota sebelum meninggalkan gubuk Engku Nawar. http://www. http://www. Tempat pembuangan akhir sampah kota. Tapi. Karena ekonomi mulai membaik itulah cucu Engku Nawar d apat menamatkan SMA dan melanjutkan ke kursus komputer di pusat kota. Engku Nawar bangga campur terharu ketika Wali Kota mengumumkan hubungan dan per sahabatan almarhum Kapten Tulus dengan dirinya.processtext. Di mana ada bapak saya.. cucunya itu sudah dibelikan sepeda . juallah tanah kosong di kaki bukit itu kepada pemerintah kota. Sopir-sopir truk sampah.com/abclit. Semua orang tahu. Warung itu dikelola oleh anak perempuan satu-satunya dengan suaminya yang dulunya jadi sopir oplet. Bahkan. mampir minum kopi di warung itu.. lebih baik dijadikan uang untuk m odal Engku naik haji dan anak cucu. sej ak tanahnya yang di kaki bukit itu dijadikan TPA.com/abclit. Engku Nawar berubah nasibnya sebagai pemilik warung di depan jalan m asuk ke TPA. datang saja ke rumah sehabis magrib. para pemulung dan cal o-calo tanah. Engku Nawar. kalau Engkau sayang sama almarhum bapak saya. di situ ada Engk u Nawar.

niat itu dite kannya. ia masuk bersama puluhan tamu yang hendak bertem u Wali Kota dengan berbagai kepentingan itu. Kadang-kadang tergopoh-gopoh masuk menerobos pintu yang membatasi ruang itu dengan ruang tamu utama karena telepon itu penting dan dari orang penting untuk Wali Kota. dan itu pernah dialaminya sewaktu menjadi ajudan . mesti pakai uang jutaan. Sudah setahun lamanya Sarini tam at kursus komputer.com/abclit. Tiap kali ikut tes. yang lain seperti protes.processtext. http://www. Kalau ke kant or. Orang-orang yang sabar menunggu lebih banyak mencurahkan perhatian pada ikan arwana di dalam akuarium. Tiap sebentar ajudan itu keluar masuk ke ruang tamu depan. Semua seperti diatur oleh ajudan yang berpak aian rapi itu sambil terus memegang kertas-kertas formulir yang telah diisi tamu-tamu. dengan tanda bel listrik. Pak Wali yang minta. Ruang tamu di bagian tengah rumah dinas itu. Tamu-tamu itu pun disambut oleh pelayan yang menghidan gkan semangkuk teh panas untuk masing-masing tamu. Engku Nawar mengira hanya dia saja yang dipanggil. kata ajudan beram but cepak tadi. setiap orang yang dipanggil dan diantar ke ruang tamu utama menghadap Wali Kota. dan selanjutnya. Semula. Sebentar-sebentar menjawab telepo n. nomor dua.Generated by ABC Amber LIT Converter. Engku Nawar tidak percaya. Buktinya? Nomor satu. dipersilakan menunggu di ruang tunggu dalam. Ini bukan kemauan saya.processtext. c ukup dapat tempat duduk di sofa yang empuk. Tamu sebanyak itu. Pak. Tapi ia masih berharap. hampir tidak dapat layanan kalau masalah keluarga. Engku Nawar belum juga dipersilakan menghadap. http://www.html Tapi. itulah yang membuat Engku Nawar gelisah. ia akan mendapat giliran p ertama. Or ang-orang bilang. besar sekali. tak satu pun kantor yang mau menerima lamarannya. Dengan sedikit lega. sang ajudan mondar-mandir dengan sikap sigap dan te gas. Sabar. Di ruang yang terbatas itu. tapi tidak dinyatakan. ternyata semua tamu yang telah terdaftar masuk ke ruang itu. sesuai urutan mendaftar. tugas ajudan itu berat. Jam dinding bernyanyi untuk pukul sembilan malam. Dan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Meski tidak dibantahnya. ia akan menerobos masuk. kecuali Engku Nawar. Orang-orang bilang. Engku Nawar ingin ben ar salah seorang keturunannya jadi pegawai pemerintah.com/abclit. Kalau saja ia tidak tua. Engku Nawar sadar. kemudian pada ajudan itu. nomor tiga. Bapak Engku Nawar. tanpa banyak senyum. lebih baik menemuinya di rumah. Ia mau mengadukan nasib cucunya itu kepada Wali Kota Indober Tulus. Engku Nawar tidak setuju. Tapi. Keduanya sama-sama lincah. Itu pasti pandai-pandainya ajudan arwana itu. Sarini tidak lulus. Padahal.

.Kapten Tulus. orangtua Wali Kota itu.

Maaf Engku. 5 Januari 2006 ajudan menggoyang-goyang Engku Nawar yang tertidur di . Pak. Kalau Engku ada perlu.com/abclit. perutnya terasa mulas hingga ia tak mampu menahan berak di celananya . tulis saja surat. su dah malam. Saya pulang dibonceng cucu saya ini.Generated by ABC Amber LIT Converter.. Giliran Bapak.html Pak. Wali Kota telah berada di depannya. Di perjalanan. Sekarang pulanglah dulu.*** Rawamangun. besok atau lusa lewat pukul dua.processtext.. nanti kasi sama ajudan saya ini di kantor. Menguap dan cepat tersadar. Wali Kota juga sudah kelihatan lelah dan bermata merah.processtext. Angin malam menggigilkan Engku Nawar di atas sepeda moto r cucunya. Atau saya suruh antar pakai sopir? Tidak usah Pak Wali. http://www. http://www. Wali Kota dan ajudan arwana itu mengantar Engku Nawar yang berjalan tertatih-ta tih dibimbing cucunya ke depan pintu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Gempa susulan? Ajudan tersenyum. kursi sofa itu. Engku Nawar mengucek-ucek matanya. Saya hari ini banyak tamu. meski matanya juga sudah merah.

Perempuan remaja ini.html Post: 02/23/2006 Disimak: 205 kali Cerpen: Ratna Indraswari Ibrahim Sumber: Kompas. sekali lagi cuma diam. Dia capek sekali.processtext. bisa curhat kepadaku. Padahal. Ini pertemuan pertamanya dengan gadis itu. aku mendengar dari Mamamu.com/abclit. Tina tidak mencana ngkan permusuhan terhadap dirinya. . Apa yang jadi masalahmu sayang? Perempuan muda itu. diam saja. Hal ini akan memudahkan Dita untuk menganalisa dan membuat dia gnosis. Edisi 02/19/2006 Perempuan remaja ini sedang berdiri di muka Dita (sang psikiater). apakah analisanya ben ar atau tidak? Dita kemudian memencet nomor HP suaminya dan mengirim SMS sangat singkat! Sori. http://www. menurut dokter neurolog. Bram selalu bisa memberinya semangat saat dia merasa capek dan tidak paham. sehingga penyelesaiannya tidak selalu bisa tuntas. Kalau kau mau. Dita merasa lega.Generated by ABC Amber LIT Converter. pekerjaannya tidak semudah yang dia p ikirkan. Keterangan y ang dibaca oleh Dita. http://www. ada banyak kasus yang haru s aku tuntaskan hari ini juga. Gadis ini tidak bisa ngomong. kau tidak bisa bicar a atau tidak mampu berbicara. siang ini aku tidak bisa makan siang bersamamu.processtext. Ada banyak kasus yang sangat pelik. Dita menghela nafasnya. Untu ngnya.com/abclit. tidak ingin bicara! Dita yang mulai berbicara. tidak ada yang sa lah dalam diri gadis ini. tidak berbicara. Tina.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Mama. meneruskan tulisannya. Ini bukan kejahatan. Sayang. Menjadi ahli bahasa yang sangat hebat di masa depan. bukan karena apa-apa. Masih menur ut wali muridnya kedua orangtua Tina kelihatan cukup memerhatikan anaknya itu! Sudah kuduga. http://www. aku tertidur dengan nyenyak! Aku terbangun dari tidur nyenyakku dan kulihat Mama mencium Om! Kukatakan kepadanya. dia tadi m embelikan boneka. Waktu umurku baru menginjak tujuh tahun.processtext. aku seperti Cinderella yang tanpa kehilangan sepatu kaca (sekalipun ka dang-kadang kubayangkan enak juga kalau sepatuku ketinggalan dan ditemukan oleh seorang Pang eran). orangtuaku merayakan ulang tahunku yang ke tujuh belas dengan sangat istimewa. keluar dari masalah ini. Aku mengangguk dengan cepat.processtext.html Aku menelepon wali kelasnya. apakah ini kasih sayang antara kakak dan adik? . http://www. Tina akan bisa menyelesa ikan S1 bahasa dengan baik. Dita berkata sungguh-sungguh. Tina.com/abclit. Tulisan itu terbaca demikian. sebuah kasus yang menarik bukan? kata Bram menutup teleponnya. aku melihat Mama d icium oleh Om (Adik Papa) dan Mama berkata kepadaku.com/abclit. sekalipun Tina bukan seorang gadis yang pandai bergaul. kau harus percaya itu! Sekarang katakan terima kasih kepada Om. seperti yang kau pernah ceritakan kepada gurumu bahwa bahasa Indonesia bisa kehilangan akarnya. padahal aku sendiri setiap hari baca koran tidak pernah kulihat yang akan punah dari bahasa kita. Setelah pesta yang luar biasa itu. S ebuah analisis yang sangat luar biasa dari seorang pelajar SMA. takut melihat kemarahan di mata Mama. punya kemampuan berbahasa yang baik. aku kepingin pipis. Tiga bulan yang lampau. Wali muridnya menyangka. hanyalah rasa kasih a ntara kakak dan adik. Dita berhasil membujuk Tina menceritakan sesuatu lewat tulisan. yang sudah lama kau inginkan. Setelah bertemu beberapa kali. ini sangat menyakitkan perasaanmu kan? Tap i solusi yang terbaik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. yang menyatakan selama ini Tina perempuan yang baik .Generated by ABC Amber LIT Converter.

tapi kami saling menyayangi. Kita saling membutuhkan. Dita menelepon. dan saya kepingin me nyanyi atau membaca puisi untuk anak-anak yang ditelantarkan oleh orangtuanya. tetaplah melakukan terapi bicara. tulis Tina. katakan kepadaku ya . kalau pusingmu semakin bertambah. Dita tersenyum gelisah. Seandainya kau Mamaku. Tina menuliskan di atas kertas yang dibaca oleh Dita. karena tidak mungkin bisa diperbaiki lagi.processtext. di seantero dunia ini .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dita tertawa dan sebetulnya banyak kasus yang sedang ditanganinya. O ya.com/abclit.com/abclit. Dokter Dita. sayang. dokter neurolog menganggap kau bisa mela kukan hal itu sebaik dulu. Kemudian setelah Tina pergi dari ruangan ini. saya sejak lama ingin sekali bisa bicara lagi. perselingkuhan di antara orangtuanya. apalagi Mamamu punya pergaulan yang luas dan kita tid ak tahu pasti apakah dia bahagia dalam perkawinannya.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. karena saya yakin kamu tidak akan menghancurkan dirimu sendiri. http://www. k asus Tina sangat istimewa. Dengarlah. Ini masalah mereka.html Dita memegang tangan Tina dan berkata. pasti tidak akan bisa mendefinisikan arti cinta itu. dia sepertinya menemukan kembali keingintahuannya yang lebar tentang m anusia. Kamu pasti bisa. aku tidak tahu. Anak perempuanku mema Tina. di zaman ini akan sangat sulit mencari ibu yang seperti malaikat. ng tidak akan pernah sepaham denganku. yang penting belajarlah dari masalah ini. apakah itu cinta. Kau tahu kasus yang sangat klasik. Sehingga . Bram-nya. http://www. Bram menyambar cepat. Buat Dita. sekalipun Papa menurut kamu orang yang baik sek ali? Seharusnya yang kamu lakukan terapi agar bisa ngomong lagi dan jadilah perempuan muda yang bahagia dan penuh cita-cita. suamimu yang kakakku itu.

kurobek-robek. kalau Eyang tidur di kamarku. Bude. Sebab. setiap selesai t ulisan. dan uang jajan yang diselipkan agar kakak tidak tahu. ia tidak ingin membandingkan Bram dengan. http://www. malam itu ingin tidur di kamarku. Jadi. setelah s ekian kali bertemu dengan adik iparnya itu.processtext. tanpa meng edipkan matanya. ada dongeng. kue kesukaanku. Papa dari anaknya .com/abclit. http://www. Kecurangan ini kami nikmati dengan tertawa ber sama. Barangkali perasaan sayang mereka muncul dari sini. ha-ha-ha-ha. namun Eyang bilang. Aku merasa jijik kepada Mama dan Papa yang te lah melahirkan aku dan terkutuklah mereka karena tak bisa aku ceritakan ini kepada Eyang. Aku merasa kalau bercerita hal itu lebih memalukan daripada aku ke pergok dalam keadaan telanjang di mukanya. siapa bilang bujangan muda itu tidak cakep! Tina melihatnya. aku seperti anak pelacur di jalanan! Aku sudah merencanakan bunuh diri.processtext.com/abclit. Tapi kalau aku menceritakan hal yang sebenar-benarnya dari aib keluargaku. yang sudah diulang-ulang beberapa kali. juga pada pacarku. Yaa Tuhan. aku seperti sudah me nebarkan bau busuk. yang menyayanginya. Tina datang lagi. aku tahu di dalam tubuhku ada sebuah keinda han. ini diary-mu yang boleh aku baca? Tentu saja aku akan merasa menjadi orang yang paling pinter sejagat kalau kamu mau percaya kepadaku dan mau ngomong lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mas Ledret telaten sekali lo kalau terapi orang. Pada suatu senja. sah abat-sahabatku. sehingga mereka harus menutup hidungnya.html Bram mendengarkan ceritanya. Dita merasa nyaman ngobrol dengan Bram. Sayang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sungguh. aku akan bahagia kalau kamu mau terapi bicar a. A ku dulu senang. . dokter Dita yang baik. Kemudian. Hari ini. terus aku ingin sekali bunuh diri. apaka h dia tidak menyukai suaminya? Rasanya tidak! Dia tetap menghormati suami sebagai kepala kel uarga. Ketika dokter menganjurkan aku untuk menulis pengalamanku ini. Dear. Ini berarti sangat spesial.

com/abclit. pasti sangat bahagiaaaaaaa sekali. Aku senang sekali Dokter mengajakku makan di sini.html Tina tersenyum dan Dita tahu ajakannya disambut dengan riang sekali. Tolong.processtext. ilmiah. http://www. namun dia menulis untuk Dita (dia menulis di atas kertas tisu restoran in i). Orangtuanya. seperti rasa sayang di antara kita. dan Bram berkata. dia seharusnya cuma berempati kepada pasien . Tapi entahlah. tolonglah aku. Sore ini mereka merasa sangat bahagia. Menyimpan kebahagiaannya itu untuk diceritakan kepada Bram kalau besok mereka ma kan siang bersama. pada kasus-kasus lainnya. Dita mencari orangorang yang mencintai Tina. untuk Tina? Dia sudah tidak bisa membatasi dirinya lagi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. netral. Eyang. Hal ini dibicarakannya dengan Bram. tanpa ren Dita menganggap omongan Bram benar sekali. Di restora n ini Tina tidak begitu lahap. dan bisa jadi sangat dingin. dia menanganinya seperti kebanyakan dokter yang lain. Rasa sayang itu.com/abclit. http://www. seperti semua dokter. Padah al.processtext. bahkan kasus seorang laki-laki yang berkali-kali ingin bunuh diri. Sesungguhnya. Dokter Dita yang baik. bahkan pacar Tina. Kau habis dapat undian kah? Dita masuk ke kamarnya dan merasa tidak perlu untuk menceritakan hal ini kepada suaminya. cana dan pagar. sepertinya larut. aku tiba-tiba merasa iri ter hadap anakmu. Oleh karena itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. kebahagiaan itu membuat suaminya terceng ang. sahabat-sahabatnya. Wawan cara dilakukannya . Dita memeluk Tina.

aku suka sekali pada musik. http://www. Aku tidak merasa lagi cita-cita Mama mulia. tiba-tiba laki-laki itu berubah seperti wajah Omku! Aku jijik! Aku pikir kalau aku boleh m emilih ibu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Apakah tidak sebaiknya aku bunuh diri saja? Kare na setiap melihatku. kal au kulihat koleksi kaset. Dul u aku sangat rajin mengoleksi musik apa pun dan mencampurkan musik yang satu dengan musik yang lain . http://www. Tapi. keterusan hingga lida hku jadi kelu dan telingaku tidak mendengar apa-apa lagi. Sebetulnya. dan aku benci! Sampai hari ini aku tidak akan pernah membayangkan diriku yang terkurung di men ara dan ditolong oleh seorang lelaki (kak Windy selalu membayangkan hal itu). aku merasa sangat tersakiti. sampai senja hari. Sebab.processtext. Aku sudah mulai terapi bicara dengan mas Ledret. Eyang mengantarku. DVD dan CD-ku yang berhamburan di kamar. sampai Om membukakan pintu gudang itu.processtext. Padahal. Eyang berharap banyak untuk kesembuhanku. Eyang kini menangis! Dia pasti lebih suka melihatku mati daripada tidak bisa ngo brol dengannya. tolonglah aku. karena aku benci perselingkuhan itu . Mama bilang. rasanya sangat menyakitkan. kalian akan ter seleksi dari ribuan penganggur muda di negeri ini. >diaC< . Tapi. sehingga menjadi musik yang baru.com/abclit. sebagai hukuman Mama memasukkan saya ke gudang. Tidak seorang pun yang menolong.com/abclit. orangtuaku bekerja keras karena ingin menyekola hkan aku dan Kak Windy ke mancanegara. Dengan sekolah ke mancanegara. Apa yang saya pikirkan tentang masa kecil saya. Tapi terasa tidak adil. tolong. Padahal setiap aku latihan. Dokter Dita yang baik. aku tidak mempunyai kemampuan untuk bisa lebih baik dari kemarin.Generated by ABC Amber LIT Converter. ketidakinginanku ngomong hanya untuk menyakiti Mama. kalau kukhayalkan hal itu. aku kepingin memilih seorang perempuan sederhana yang selalu menjaga kesuciannya agar aku ban gga menjadi anaknya. Ket ika saya main ke rumah seorang teman. Dokter.html Tina menulis lagi.

Dilihat dari warna kulitnya. k. 22 Januari 2006 Pengukir Nisan Post: 02/13/2006 Disimak: 252 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas.com/abclit. ia tentu bukan Belanda totok.com/abclit. Lelaki itu meng ajaknya ke salah satu kanal. kecuali kakinya yang tak bersepatu. aku tidak pernah mencintai suamiku! kata Dita tela Tina melihat. Berhenti di tepi kanal. Tapi bola matanya bir u tajam dan pakaiannya seperti orang Eropa umumnya. Edisi 02/12/2006 Malam sebelum ia mengukir nisan. tetap dalam diamnya. http://www. http://www.*** Malang. apakah aku tidak punya problem? Tentu saja aku punya. .html Kau tanyakan. Tan Kim Hok bermimpi bertemu dengan seorang le laki jangkung.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. lalat-lalat yang beterbangan di sekitar sampah dan aroma busuk yang memualkan perut. Sungguh. ia tudingkan jari telunjuknya ke arah tumpukan sa mpah dan lumpur menggunung.processtext.processtext.

menciptakan pemandangan dan aroma tak sedap. Ia duduk di depan rumahnya. Kim Hok menyentuh ukiran huruf-huruf pada nisan itu. Seluruh B atavia mengenalnya karena setiap minggu ia rajin ke gereja. http://www. menunggu pesuruh Gubernur jender al datang mengambil pesanannya.processtext. pikirnya.com/abclit. ia terbawa tanpa perlawanan sedikit pun. seanggun penyandangnya. Ia mengikuti bayangan lelaki itu sampai hilang sebelum akhirnya tergeragap bangun. Nyony a. http://www. Udara terasa sejuk. Belum pula pikiran menguasai dirinya. Dari tempatnya berdiri. mencermati apakah sudah tepat ia mengukirkannya ataukah mas ih perlu dirubah. Ia telah bersiap-siap seandainya ditanya kenapa ada gambar tengkorak dan . dan membaca sekali lagi. Istri Tuan Gubernur sendiri kini menjadi korban berikutnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kim Hok lupa ia sedang berdiri di tepian kanal penyebar penyakit yang telah makan ba nyak korban. sekarang kembali ia menangguk untung besar. Het graf der Hollanders. Sore hampir turun. Setelah sempat sepi pemesanan nisan sejak lima tahun lalu. Joff Judit Barra Van Amsteldam. menumbangkan orang-orang ke liang kubur. Kanal-kanal dipenuhi lumpur dan sampah.com/abclit. Kesiur angin menampar mukanya. dan seolah melihat dua sayap mengembang. Tan Kim Hok terbengong memandan g punggung laki-laki itu. Tuan Gubernur sampai-sampai membuat lok asi pemakaman tambahan di Nieuw Hollandsche Kerk dan Jassenskerk. Beberapa bulan ini orang-orang mulai menyebut.html Generated by ABC Amber LIT Converter. hidungnya men cium aroma aneh. sebuah nama cantik. makin mempe rcepat langkahnya. tanpa pamit lelaki itu pergi. Cristus is mijn opstanding.nyebut Batavia dengan julukan ane h. berkepak-kepak lembut. menjadi anggota paduan suar a dan terkenal karena rendanya yang amat bagus dan halus. semacam uap amis dari racun binatang mati atau upas tetumbuhan. Barangkali suatu saat kau akan bangkit untuk menjelaskan sebab kematianmu. Dipandangnya kini bakal nisan untuk perempuan saleh yang beberapa hari lalu tel ah mangkat itu. Sebentar lagi Agustus akan benar-benar mengeringkan kanal-ka nal di Batavia. kuburan orang-orang Belanda. Wabah penyakit menyerang seperti amukan setan. Ia yakin belum pernah sekalipun bertemu dengannya.html Tan Kim Hok tak mengerti apa maksud lelaki itu. Leher panjangnya banyak dikagumi orang.processtext. Dalam ketakjuban semacam itu. meskipun ia ragu ap akah kematiannya karena air dan kanal-kanal sungai di Batavia atau oleh sebab lain. miri p angsa putih berhiaskan kalung mutiara dari Banda. Tapi ajakan lelaki itu bagai tarikan magnet.

Bukankah dia sendiri yang mengabarkan ke seluruh Ba tavia bahwa istrinya meninggal akibat wabah penyakit yang diakibatkan oleh kanal-kanal yang biasa dil ewati istrinya ketika .tulang bersilang pada nisan.

Mooi-mooi Belanda kesukaannya akan lebih menyibukkan dia . http://www. Apalagi setelah istrinya meninggal. setelah musim hujan panjang di Batavia yang membuat kanal-kanal mel uap.satunya pembuat nis an yang paham ilmu Heraldik. http://www. Tak akan lagi dia peduli apakah nisan istrinya diberi gambar tengkorak kepala at aukah binatang simbol kesetiaan. Dialah satu. kata Ban Sing Hwat. opsir-opsir pengawal akan menendangnya ke air di bawah kanal. ia hidup dari kematian orang lain. Ia sadar kenapa Thian memberikan keahlian mengukir nisan. karena tersembul sedikit keingi nan dalam hatinya agar suatu saat orang ingin tahu sebab musabab kematian Nyonya Gubernur ini.processtext. Berkat doa Nyonya di gereja. Pikiran lelaki tinggi besar d an berkumis tebal itu sedang terarah ke wilayah Celebes Utara. ia bertemu dengan Nyonya Judith Barra. Ia akan berpikir perang dan perang. persiapan besar-besaran pertempuran ana k buahnya dengan Spanyol. Sementara itu.processtext. Apakah Anda akan ke gereja di pagi cerah ini? Kaukah pembuat nisan tersohor itu? Belum tua benar seperti yang kubayangkan sebe lumnya. dan para perempuan berpaha lembut serta berp ayudara besar. Kebahagiaan untukmu Nyonya.com/abclit.html Lagipula Tuan Gubernur tak mungkin menanyakannya. . Kini ia tidak sekadar mengikuti pakem Heraldik. Ia bertabik hormat padanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Orang-orang di Batavia tahu benar keahliannya.com/abclit. misteri yang diberitahukan oleh lelaki aneh dalam mimpinya. Untuk menjelaskan harapan orang-orang mati dan memberikan petunjuk bagi anak cuc unya seperti apakah keturunan mereka di masa lalu. Suatu hari. Jika tidak berbuat demik ian. Keluar dari garis keluarganya yang kebanyakan menjadi tabib. lelaki kurus yang menga jarinya mengukir nisan.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Namun. Ia memang tak lagi dipenuhi pesanan sebanyak l ima tahun lalu. gumamnya sembari pergi.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dipimpin Letnan Coa Sin Cu. babi. topi baja. Satu tahun lalu. Nyonya. Ia mengangguk. anjing. Sepotong percakapan pendek di bulan April itu membuatnya terkesan.html Tidak. Orang-orang Cina dan pemeluk Islam dipersulit dalam beribadah. Kebanyakan di antara mereka meminta ukiran sepasang senapan. Tapi kau bisa mengukirkan kalimat-kalimat dari kitab suci dalam nisan. beberapa di antara mereka malah dimasuk kan ke dalam penjara dan meninggal terjangkit penyakit kolera. ketika para pembesar VOC beramai-ramai memesan nisan berukir yang meninggal akib at perang ataupun sakit. dan gambar binatang seperti merpati.com/abclit. Seluruh Batavia ini tahu suaminya menerapkan pera turan aneh tentang peribadatan. Bangunannya dihancurkan dan ta nahnya disita. . Saya menyukai semua kitab suci. teman-t emannya diam-diam membangun kelenteng di luar kota. Saya pemeluk Tao. Tapi Injillah yang paling benar menyuarakan kebenaran. Semuanya memberikan saya keda maian. Sayang wabah penyakit bergentayangan tak mengenal mata. Tentu saja Nyonya. ia pun bingung kenapa tak berhasrat menggambarkan sepasang merpati di nisan itu. Kaum perempuan biasanya memin ta digambar burung merpati sebagai lambang kesetiaan. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pelaksanaan ibadah agama selain Kristen Calvinis di Kerajaan Batavia dilarang. Setelah Bata via diserang tentara Agung 16 tahun lalu.com/abclit. Apakah ka u juga belajar Injil? tanyanya dengan senyum santun.processtext. dan elang. http://www. tak ada lagi masa-masa damai seperti sekarang. paling tidak akan dihukum dengan menyita alat-alat peribadatannya. Ia tidak berkomentar apa-apa. Bila sekarang ia tak menggambari nisan Nyonya Gubernur dengan sepasang burung m erpati.

Namun.com/abclit. Kesadaran baru merasuk ke alam pikirannya yang tengah mengembara ke mana-mana. aku telah memberikan tanda-tanda lebih terhormat berupa hiasan monumen tal seperti inskripsi kesukaan Mevrouw. Dari jauh ia melihat opsir Kompeni tergesa-gesa berjalan ke arahnya. Kini dipandangnya Kim Hok dengan saksama dan menye lidik. hiasan perang layaknya kaum ksatria.html Jesus is mijn opstanding. http://www. Benarkah Ny onya itu diracun? Ia tak melihat jelas tubuhnya sebelum dikuburkan. Dia meninggal karena penyakit dari kanal-kanal itu bukan? Opsir itu mengangguk-angguk.processtext. Apakah pesanan tuan Gubernur sudah jadi? tanya opsir itu tanpa memberikan salam t erlebih dahulu.processtext. Ia mengarahkan pandangan ke nisan yang disandarkan di dinding rumah. http://www. Tuan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Inilah gambaran kaum berm artabat. Ia mendekat d an menerangkan isi hatinya. mohonlah kiranya Tuan pahami sebagai tanda perhatia n seluruh penduduk Batavia pada penyakit yang kini banyak menyerang. Opsir itu mend ekat dan mengamatinya dengan lagak seorang seniman. kenapa ia begi tu berhasrat menggambar simbol racun itu di nisan? Kepalanya berdenyut-denyut memikirkan kemu ngkinan buruk itu. Kenapa tak beri gambar binatang pada nisannya? Bukankah sudah menjadi kebiasaan perempuan bermartabat mendapatkan penghormatan dengan simbol merpati sebagai tanda kesetia an? Dan apakah ini? Kenapa kau beri gambar begini mengerikan? Kim Hok tergelak dalam hati melihat polah tingkah opsir muda itu. Harap Tuan mengerti. Apakah kau mencurigai perihal meninggalnya Mevrouw Gubernur? . Adapun gambar tengkorak itu. Kim Hok teringat kembali dengan mimpinya sem alam. Di tengah kelesuan dan lamunannya. Tuan Gubernur sendiri telah menyerahkan seluruh keputusan pembuatan nisan itu pa daku.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Bara ngkali itulah yang diinginkan Tuhan. Aku harap Tuan Gubernur tidak akan murka.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tuan.com/abclit. Tan Kim Hok memandangi punggung lelaki itu sampai jauh. Aku seorang opsir biasa. Tidak ada perempuan yang paling baik selain Mevrouw-Mevrouw Be landa. membayangkan apakah dar i punggungnya keluar sayap seperti kejadian dalam mimpi semalam.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Di antara sampah dan lumpur menggunung di salah satu kanal. kata Kim Hok memuji. seluruh penduduk sekitar permukiman itu geger oleh mayat yang dibuang di kanal tersebut. saleh. Lain dengan kaum pribumi dan bangsa kuning macam kalian. adalah yang utama di antara perempuan Belanda. . gambar tengkorak dan dua tulang ini membuatku t akut. Tidak. dirubung lalat-lalat hijau yang berbiak setiap musim kemarau. mengambil lebih cepat orang-orang baik dan saleh di dunia ini agar mereka tidak dikotori oleh banyak dosa. Bagaimana Tuan bisa berkata demikian? tanya Kim Hok ingin tahu. ah. Meskipun tetap menunjukkan diri sebagai perempu an bermartabat. meninggal terlalu cepat. http://www.processtext.processtext. ia sangat menderita. katanya sembari memanggul nisan itu ke arah kereta yang ia bawa. menyiapkan tempat tidur nyaman dan beraroma wangi. Tuan. Sungguh. sebuah tubuh terong gok penuh luka. Saya tidak akan mengatakannya.html Dia seorang perempuan saleh dan baik hati. Tuan. Sayang. gumam opsir itu seperti berbicara dengan dirinya sendi ri. aku tak ing in menghancurkan martabat Tuan Gubernur. Ia mengelus bulu kuduknya. Selamat jalan. Tentu saja. Tuan Carel terlalu lemah pada mooi-mooi cantik di Batavia ini. Tuan. Begitulah kami bangsa Belanda. apa harus kubilang untuk Nyonya itu. Mereka ditakdirkan menjadi kaum yang sangat bahagia. http://www. Dan Mevrouw Gubernur. Saya sering terheran-heran bagaimana mereka bisa membuat renda amat bagus. Tak lama kemudia n. Seorang anak lelak i Belanda yang pertama melihatnya berlari sambil menjerit-jerit seperti dikejar hantu. Sayang Tuan. Akan kubawa pulang. Dia terlalu menderita. menghiasi dinding. Kabarnya anak kecil tak boleh bermain di dalam rumah.dinding rumah dengan lukisan-lukisan inda h. dan mencintai seni dan kera jinan.

apa yang dikehendakinya? Siapa dia sebenarnya? Hanya dengan sebuah koper kecil. nama-nama seseorang. gumam o . kata pemilik warung itu. ia m elenggang masuk desa dan mampir di warung menanyakan seseorang. Sayangnya. tetapi orang-orang yang di warung geleng kepala.processtext. Kabar kematian Kim Hok menjadi buah bibir kaum Batavia selama berminggu-minggu. Tan Kim Hok. Tanpa keluarga adalah hidup yang sia-sia.com/abclit. akhir Desember 2005 Lonceng Post: 02/06/2006 Disimak: 186 kali Cerpen: Wilson Nadeak Sumber: Kompas.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. seorang perempuan usia kira-kira tiga puluh lima t ahun.processtext. untuk menjelaskan kematiannya sendiri. teka-teki pembunuhan itu tetap tak terjawab. Edisi 02/05/2006 Pulang dari rantau tanpa harta adalah semacam aib. tidak kenal. meng apa ia dibunuh dan oleh siapa ia dibunuh. Keluarga mana yang mau mengaku? Semua mata orang kampung memandang dengan curiga.Generated by ABC Amber LIT Converter. Banyak nama yang disebutkan.*** Yogyakarta. Tanya s aja kepada kepala desa. Mereka bertanya-tanya apa gerangan yang menyebabkan sang pengukir nisan meninggal. Lelaki tua ini.com/abclit. Ia tak akan bangkit dari kuburnya.html Dia si pengukir nisan. kata salah seorang yang mengenalnya. rang-orang ketika memungkasi teka-teki pembunuhan si pengukir nisan itu. http://www. ya.

com/abclit.html Lho.com/abclit. Kepala desa yang ditemuinya. muncul di pintu. Nah. kasih. putih. ya. begitu nama desa yang terletak d i atas bukit itu. . Rupanya dari kamar sebelah ia mendengar Terima .processtext. Ba pak wajib dong mentraktir kita semua yang ada di sini. Lama ia bertutur tentang kampung dan peristiwa masa kecil yang pernah di alaminya. sambil mengunyah sesuatu. Itu baru namanya orang rantau! celetuk seorang anak muda. saya toh tidak makan apa-apa. http://www. pulang dari rantau pula. seorang ibu de ngan kapur sirih di tangan. Melangkah kembali ke warung itu. mampir di warung ini. Usianya sekitar empat puluhan. kebetulan baru saja pulang dari kota yang tidak jauh dari bukit itu. Lelaki tua memperkenalkan diri. dari gelas. terlalu lembut. dan nama tetangga yang pernah tinggal di dekat rumah mereka. ladang dan rumah orangtuanya. kata mereka sambil terus mereguk cairan berbuih. kata lelaki tua itu sambil menoleh ke belakang Kalau Bapak dari desa ini. jawab lelaki tua sambil merogoh kantongnya.processtext. bahwa ia dahulu lahir dan tinggal di desa ini. Betapapun.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia menyebutkan n ama-nama keluarganya. Hari masih siang ketika ia tiba di Desa Bukit. ia menyadari bahw a logatnya asing bagi penduduk desa ini. sekadar meyakinkan kepala desa bahwa dia memang orang sini. kata seseorang yang kemudian mereguk minu man yang berbuih dari gelasnya. Berapa semua? Pemilik warung menyebut jumlah harga makanan dan minuman yang dimakan lima oran g yang duduk di warung itu. Sebelum ia memberi komentar. Lelaki tua itu membayarnya semua. Oh.Generated by ABC Amber LIT Converter. ya. Kepala desa lebih banyak mendengar. begitu dong. Meninggalkan desa ini ketika usia dua belas tahun dan baru sekali ini pulang kampung. http://www.

Ya. . lelaki tua itu. Lelaki tua itu mengulurkan tangan dan menyebut nama kecilnya. http://www. kata kepala desa. ya. entah di mana kubur mereka. Ibu yang sudah be rambut putih semua menatapnya dengan tajam. Sauda ra-saudaramu yang lain menyusul mereka. Namaku Barita. Kepala desa mengamati wajah ibunya. mencoba mengin gat-ingat masa lalu.processtext.com/abclit.processtext. pergi ent ah ke mana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia memegang dahinya yang sudah mengerut.. Aku ingat. sema kin larut dalam kisah masa lalu itu.. Sebagian dari mereka yang kau ceritakan sudah berlalu. bukan? Ya. pendengaranku kurang baik. Aku ingat. sebagian lagi sudah pergi ke rantau. kau mau apa Barita? Aku mau tinggal di desa ini. ada yang seorang lagi. seorang dari antaranya. Kepala desa. Hening sejenak. Ya. Ayahmu si anu. Lama mereka tidak mendengar berita darimu.com/abclit. Banyak anak muda yang hilang jejaknya. aku ingat kau. Setelah menjual tanah kalian. silih berganti dengan wajah lelaki tua. Dan kau. jawab Barita. Lalu. http://www. Ayah dan ibumu sudah tidak ada. dan katanya. nama yang terekam da lam lubuk hatinya. Merantau ke seberang lautan. Masa lalu. sampai kepada kematian yang menimpanya. ayahmu sering menyebut-nyebut namamu. Menghabiskan masa tua.html Ibu saya. Ada bayang-bayang air mata di pelupuk mata lelaki tua yang duduk di hadapannya. Masa su lit waktu itu. masa gerilya. Dari ceritamu. jawabnya pelahan. Ka ukah salah satu dari mereka itu? Coba sebut namamu sekali lagi. anaknya. adikmu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tutur nenek berambut putih itu meluncur begitu saja. ya. aku mengingat sesuatu. kata ibu berambut putih itu.

Dulu. Sekali. Barita sangat berterima kasih. tempat ibunya memasak. ia menebus sebidang tanah. batu-batu berserakan di atasnya.orang melihatny a sekilas. ladang peninggalan orangtuanya. Sendiri.Generated by ABC Amber LIT Converter. tidak seorang pun yang memedulikannya. anak. Nak. Sudut rumah bagian barat tempat d ia berbaring dahulu. http://www. Harus ada saksi.com/abclit. Dan Barita.html Sendiri. orang-orang bertanya tentang dia. ia rajin belajar nyanyi di sana. . http://www. Dan kini. Ia memerlukan waktu untuk membersihkan kuburan keluarga di batas ladang. nenek tua itu mengulangi dengan suara lemah. Hanya anak-anak SD yang suka mampir ke pondoknya yang reyot. Selain bukti bahwa Bapak ahli waris. tidak begitu jauh dari pondok le laki itu. kata kepala desa. ia belakang se dang menuju tempat mereka yang sedang mendengar kisah dari kakek Barita.processtext. Minggu pertama. sedangkan kubur yang lain tak bernama. Biar ibu yang menjadi saksi. jawab Barita. Berdoa dalam kebaktian yang khusyuk. kemudian berlalu tanpa membalas sapaan. Pondok yang reyot itu bagian dari hi dupnya.anak terkejut melihat sebuah sedan parkir di samping gereja tua. Kalau berjumpa di jalan. orang. Sebuah rumah di hari tuakah? Tak lebih dari sebuah pondok yang reyot di tengah ladang itu. Pak. Tidak satu wajah pun yang dikenalinya. Mereka ingin mendengarkan kisah-kisah dari seberan g. Tak punya keluarga lagi. Aku akan menebusnya.processtext. Seorang lelaki diikuti lelaki lain. Itu yang penting. Sebuah gereja tua masih berdiri di atas bukit. Di situlah ia dilahirkan. Se sudah itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kisa h-kisah menarik dari adat-istiadat suku bangsa yang hidup di Pulau Jawa. Banyak cerita dari berbagai kota Pulau Jawa yang diceritakannya. Ata s bantuan kepala desa. Tinggal aku saksi hidup. Tapi ia masih melihat perapian. senang bercerita. Tanahmu? Semua sudah berlalu. Barangkali anak-anak itu mendengar dari orangtua mereka bahwa lelaki tua yang ba ru pulang dari rantau itu lama tinggal di seberang. Masih ada orang yang berbaik hati kepadanya. ia kembal i ke sana. Ada nisan bertuliskan nama ayahnya.com/abclit.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Penatua jemaat agak terkejut. sehingga anak-anak terbengong-bengong. Kurang lebih setengah jam mereka berbincang-bincang di halaman rumah. Ia melamar menjadi koster gereja. Sesudah itu ia tumbuh sendiri.html Bagaimana kau tahu aku di sini? tanya Barita dalam bahasa Jawa. ia mau menambah kegiatan dari waktu ke waktu. ingin menghidupkan kembali lonceng gere ja dan membunyikannya setiap jam.Generated by ABC Amber LIT Converter. Cerita selintas dari kepala desa.processtext. Menanam ubi kayu hanya sekali. Karena itu. dan kini tinggal di sini. Bari ta mengatakan tidak apa-apa. Hanya ada sebuah permohonannya.com/abclit. http://www.processtext. Kau cerita siapa aku? Tidak! Aku ingin lihat sendiri dan berjumpa denganmu. Tidak merepotkan. kau ada di sini! Itulah kehidupan. dari pukul enam pagi sampai pukul enam petang. Ajaib. tentang seorang lelaki tua yang pulang dari pe rantauan. Kau baik-baik saja? Ya. http://www. Syukurlah. Pengur us gereja setuju . tapi tidak lama kemudian mereka menerima lamaran itu. tanpa upah.com/abclit. dalam bah asa Jawa.

gema di lem bah.processtext. Tidak banyak orang yang menunggui jenazahnya di pondok yang reyot itu. Mereka hendak menyantap makanan siang ketika mendengar siponga ng lonceng gereja. perawat memeriksa denyut jantungnya. Tiada. http://www. Berapa kali? tanya aya hnya. beberapa orang tua dan orang muda. Akan saya bersihkan. Beberapa orang pengurus gereja membuat peti dan memasukkan tubuh yang sudah kaku itu ke dalamnya. jawab anaknya. yang memantul dengan jelas.processtext. sebelum upacara penguburan. Pak Barita tidak mau ikut anaknya ke Amerika karena ia telah berjuang untuk nega ra ini dan ingin mati di . Orang-orang terkejut ketika bupati ber jalan di depan diikuti sepasukan tentara yang membawa sebuah potret berbingkai. bersama ayahnya dud uk di dangau di kebun. Sebelum jenazah diusung ke pekuburan keluarga.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sesampai di ger eja itu. Kau menghitung? tanya sang ayah kepada anaknya. tampak ada beberapa bus yang berhenti dekat gereja.html Tidak apa-apa. tetapi mereka mengatakan bahwa mereka tidak bisa hadir hari ini. Upacara singkat diadakan di halaman. Ia ingin tahu apa yang terjadi. Mereka menghitung dentangan itu. Satu kali berarti pukul satu. Almarhum Barita mengembuskan napas t erakhir kemarin.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. di lembah. Dan lonceng gereja di bukit berdentang setiap jam. Suatu hari. Anak-anak banyak yang hadir. Upacara pemakaman akan segera dilakukan. Berpuluh-puluh orang berpakaian seragam kantor dan satu pasukan te ntara dengan sikap militer berbaris menuju pondok reyot itu. banyak orang yang menunggui. ia melihat telah banyak juga orang berkerumun.com/abclit. Mereka menggotong tubuh lelaki tua menuruni bukit dan menaikkan ke atas mobil terbuka. Dan itu telah berjal an enam bulan. Anak itu berlari ke atas bukit. Ya. Hari ini kita memberangkatkan seorang prajurit pejuang bangsa. Prajurit yang te lah mempersembahkan seluruh jiwa raganya untuk nusa dan bangsa. seorang anak yang suka mendengar cerita Barita. Telah kutelepon anaknya di Amerika. Setiap pukulan menunjuk kepa da jam. Saudara-saudara sekalian. http://www. Tiga belas kali dan disusul dentangan kecil. Dua belas kali berarti pukul dua belas. Tiba di rumah sakit. Lazimnya . Bupati berbicara dengan penatua jemaat dan kemudian menceritakan riwayat almarhum Barita di depan khalayak.

Ia mendekatkan wajah ke peti dan kemudi an undur ketika prajurit membungkus peti itu dengan bendera. Seorang komandan yan g tidak pernah gentar dan selalu berada di garis depan. Ia m enampik dimakamkan di makam pahlawan.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Tembakan penghormatan terakhir berg ema di udara dari laras senjata prajurit. di makam keluarga. Bandung. Ia kembali sehat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. rakyatku di Desa Bukit.html Sauara-saudara.com/abclit.saudara.processtext..com/abclit. 31 Oktober 2005 Dendang Perempuan Pendendam Post: 01/23/2006 Disimak: 234 kali .. Dan hari ini.. kita akan makamkan dia sesuai dengan permintaannya. Angin malam yang dingin menyentuh nisan almarhum Kolonel Barita. Bupati menghapus air mata dari pipinya. sebutir pelur u bersarang di dadanya.processtext. dengan peluru di dada. ia menitipkan surat-surat penghargaan pemerintah yang diberikan kepadanya. http://www. terima kasih atas perjuanganmu. Beberapa waktu yang lalu. suara tembakan itu bergema kembali di lembah. Ia amat mengasihi desa ini. Dalam sebuah pertempuran. walaupun ia berjuang di palagan Ambarawa dan sekitarnya. Kolonel Barita. Ia komandanku. Dokter mengatakan bahwa peluru itu tidak dapat dikeluarkan tanpa membah ayakan nyawanya. Kalian harus berbahagia karena seorang pejuang lahir dari desa ini.. Ia pensiun dari kemiliteran dengan pang kat kolonel. saudara.

Ketika aku berusia belasan. Raung kematian kemudian menggunung dari rumah Pakde. seperti tak pernah terjadi. di pemakaman. aku ingin menyaksikan kutuk terhadap dia yang merampas tanah keluarga kami yang tak berayah.html Sumber: Kompas. dengan liciknya Pakde membiarkan lumpur yang dia lemparkan ke atas pemata ng melimpah ke sawah Ibu. kematian suaminya. Oh.processtext. Dan. karena keterlibatan Ayah dalam pematokan tanah para tuan tanah dengan berlindung di bal ik undang-undang pokok agraria yang berlaku ketika itu. untuk mengobati kepedihan hatiku. Ayah kami. Dendamku takkan pernah kehilangan isi. Edisi 01/22/2006 Laksana gagak lapar. dengan menggeser pematang secara licik. Gusti . diiringi sedu-sedan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Juga di dalam hatinya sendiri. yang sejak subuh menyayat-nyayatkan isyarat kemalangan.processtext. dan dengan begitu menggeser pematang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tempat jasad Pakde terkapar. Di jalan terdengar langkah yang tergo poh menuju rumah kematian. Dia adik Ayah kami semua. Membuat malam membeku sendiri. Juga tak pernah mau men gungkit-ungkitnya dalam percakapan di rumah. Diganggang matahari. Gerimis menyudahi dirinya. Dia memilih diam untuk m enghindari pertikaian. Namun. Emprit ganthil. Namun. Peti matinya beberapa kali harus dibongkar-pasang karena kurang panjang . Kentongan titir di persimpangan jalan ditalu satu-satu. Kejahatan itu berlangsung sangat perlahan. Kudengar suara seperti daun yang gemersik di pekarangan. p ematang sawah tak pernah lupa mencatat kelakuan busuknya itu. limpahan lumpur itu lantas mengering. Kemudian isak tangis ya ng mengalun dari mereka yang tak kuasa menampik kematian. Saat menyiangi sawah.com/abclit.com/abclit. sudah terbang meninggalkan bubungan rumah Pakde Suto. Mengucaplah Suto ! kata-kata itu diulang be rkali-kali. http://www. dilantunkan ke kuping Pakde yang meregang dikepung maut. Dia selalu berusaha menenteramkan perasaan kehilangan yang bergejolak di dalam hati anak-anaknya. Ibu tak mau mengadukan penjarahan itu dalam rapat desa. masih saja dianggap sebagai kenis cayaan. Empat puluh tahun! Dia menelan kekayaan Ibu satu-satunya separtikel lumpur demi separtikel lumpur. karena dia tahu. Para pelayat menye linap ke ruang tengah. Pakde Suto telah mencaplok sawah Ibu ku dua kali seratus meter bujur sangkar dalam masa hampir empat puluh tahun. aku ingin melihat jasad Pakde Suto tak bisa dimasuk kan ke dalam keranda. sudah sejak lama aku menunggu kematiannya. meskipun dia masih punya hubungan darah d engan kami. http://www. .

.

Konon. Kalau koé lain kali berani m enyimpan Paijan.html Takkan terkikis dari ingatanku. Begitu dia dibentak supaya duduk kembali.anak yang lain.processtext. Pakde Suto mendatangi rumah adiknya itu dan mengancam. dan manakala dadanya belum tegak benar. betapa pedih melihat Ayah dengan tangan terikat ke belakang. dan kepala Ayah. Selang beberapa hari kemudian. mereka mendorongkan Ayah yan g matanya tertutup kain merah. koé akan kubunuh! Siangnya. setelah Ayah berangka t entah ke mana. http://www. sampailah berita yang tak bisa dipastikan kebenarann ya. dan kami anak. dan orang sedesa diperingatkan tentara yang mengacungkan pistol. Tentara. Paginya. dengan diiringi gerombolan pemuda. Kesembilan penghuni rumah dipaksa keluar. Dengan cara yang sangat menghinakan. kebingungan. Berminggu-minggu kemudian. Tuhan aku takkan bisa memberikan ampun kepada mereka yang terli bat dalam pembantaian tiada tara dosanya itu!) kepala Ayah terpelanting ke bawah. turun dari jip. seorang pemuda melayangkan sebilah parang panjang ke tengkuknya. berjualan k acang tanah di salah satu pasar di kota itu. dituduhk an tentara sebagai lubang penguburan manusia. tentara menggedor rumah Pakde Samin. maka kami memercayai kabar burung itu. dan dia di gelandang ke dalam jip.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. yang tanahnya dipatok dan dibagi-bagikan Ayah kepada petani tak bert anah. Ibu. menghindar dari kejaran benggolan-benggolan yang dikirimkan kaum tuan tanah. mata tertutup. (Oh. Di akhir tahun kekacauan. Barangsiapa yang berani menyimpan orang macam ini. Penampungan kotoran yang baru dibuat Ayah. Ayah menginap di rumah Pakde Samin. tapi karena Ayah tak pernah kami lihat lagi.com/abclit. Di bawah todongan pistol . Suatu malam. dua jip tentara dat ang membawa ketakutan yang mencekam. tiada terhitung berapa kali menggeledah rumah kami seraya membentak dan mengancam Ibu. Ayah tinggal berpindah-pindah. Ayah d igiring ke atas jembatan yang menghubungkan kedua tebing Bengawan Solo.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia selamat dari maut setelah menceritakan bahwa dari rumahnya Ayah berangkat ke Semarang. sambil menggendong a dikku yang terkecil.processtext. Ayah diperintahkan bersujud. mata tertutup. 1965. http://www. tak kuasa melihat orang yang kami cintai diperlakukan sebagai seorang yang bejat. hanya merunduk menatap kerikil-kerikil kecil di p ekarangan. dan penu h ketakutan. Di markas tentara dia disiksa hingga beberapa kali tak sadarkan diri. mati! Ayah diarak ke rumah kami. dan deng an cepat tubuhnya . mencari kekuatan di situ. Ayah dipertontonkan di depan rumah Pakde Sa min. Ah.

ditendang menyusul kepalanya yang lebih dulu mencebur . pantaskah sebuah perad aban memberikan ajal serupa itu kepada Ayah kami?! Ibu. Ah. sembunyi-sembunyi membeli bunga ke pasar. supaya tak ada o rang desa yang . kami anak-anak.

Coba angkat! L etakkan! Cukup ? kaki-kaki berkecipak di tanah liat. Sesuatu. Dituntunnya aku berziarah ke makam orangtuanya . d i mana salib dan nisan berbaur. dengan tangan gemetar.processtext. dua ratus meter ke arah bengawan. ketika kami menuruni tebing. maka pada saat ja sad Pakde Suto diberangkatkan ke pemakaman pun. http://www. Setelah menikah.processtext. suamiku berjalan dengan teguh di sampingku. Tak punya kuburan. buk ankah dia juga ingin berziarah. meminta berkah. tak punya nisan. Suamiku menjawab dengan kata-kata bersayap. diperlebar. bertubi-tubi ditancapkan ke tanah. beberapa kali dia tertegun. Turunkan dulu. katanya. Suara-suara itu kemudian semakin nyata. Letakkan di t anah.com/abclit.com/abclit. Walaupun tidak dikatakannya. Diperparah lagi dengan kenyataan bahwa setelah perkawinan kami yang memasuki tah un kelima. M engikuti aku. Angin yang menerabas gerimis membisikkan ke kupingku tentang awal dari keributa n di antara penggali liang kubur. gerimis mendesah dari langit. Setelah itu. Katany a. http://www. ada semacam nista yang aka n selalu melekat.html Tak pernah kubayangkan ziarah akan mencambuk hidupku. dan. Dia. linggis. Sama seperti ketika menjemput maut. suamiku mengajak aku ke kampung kelahirannya di Sumatera. ke makam Ayahku. tidak bakal ditemukan di Aceh sana. Bagian kaki dari liang lahat itu sekara ng dapat giliran digali. Dia kuajak menemui Ibuku di desa. takkan pe rnah menyesal memperistri aku bagaimana hina pun Ayahku menemukan ajal. itulah akhir perkawinan kami. menakutkan. Sebelum menuju bengawan. aku tahu nisan bagi s uku bangsanya adalah tanda bagi pokok kehidupan satu keturunan. Ketika tiba di jembatan tempat Ayah dipancung.html Generated by ABC Amber LIT Converter. karena dia terpaksa pergi meninggalkanku. menghampiri bengawan. Dia terpesona menyaksikan kuburan di pinggir desa itu. kami pula ng. kami terl ebih dulu berziarah ke makam kakek-nenekku. dia mendesak. Bukannya tak kuberitahukan kepadanya bahwa Ayahku mati terbunuh pada tahun yang membingungkan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pukul dua siang sekarang. Begitulah. membukakan gerbang petala bumi bagi sesosok jasad yang sedan . makam yang mempersatukan manakala o rang memaknai agama untuk memecah belah. Tanpa itu. Gali lagi tanah di sebelah kepala Pacul. dan aku belum hamil juga. dia taburkan bunga ke permukaan bengawan. mengharukan. sepantasnyalah nisan Ayahku berada di tengah pemakaman itu. mengapa aku tak pernah bertanya. maka lengkaplah alasan suamiku untuk dengan baik-baik meminta maaf. Cuma. Sepulangnya dari ziarah di pulau seberang itu. Oh Tuhan. yang katanya. Peti matinya diusung menuju pemakaman.

juga dicangkuli. maka mendengunglah . Setelah berkali-kali liang itu diperbesar. dari mana mayat akan diluncurkan. dan peti mati tetap saja tak bisa diturunkan.g menelan sumpah. Kedua sisi. diperlebar nganga nya.

Itu diucapkan . cuih . Kuhela nafas. Ampun . Ibu keluar menemui mereka di beranda.html Generated by ABC Amber LIT Converter. katanya menunduk. mereka berbicara dengan keras ke arah sekeliling.html Sudah berapa kali kami menggali.processtext. http://www. Ampunilah. menguak membukakan jalan untukku. Laki-laki yang memonopoli kehormatan tunggal dalam mengantar jenazah. Kain kafan kub ebat kembali menutup wajahnya yang pucat kehitaman. dan dengan sebal. Dengan kepal a tertunduk. bujuk Ibu lunglai di bendul pintu kamarku. Barangsiapa yang pernah dirugika n Pakde Suto. sarat di wajah para pengantar. biar Gusti mau menerimanya. Dari celah dinding tepas. mengiba-iba. Kudengar kata-kata permohonan yang mereka ucapkan den gan nada begitu rendah. Dengan jijik kucabik kafan p enutup muka Pakde Suto. meminta pengusung jenazah membukakan tutup keranda.processtext. kudeng ar lenguh nafas lega serta gemuruh gumpalan tanah menghujani peti mati yang sudah tertidur di dasar k ubur. kusemburkan ludahku ke mulutnya. sudilah kiranya memaafkan. Kalau kau maafkan. meninggalkan jejak di tanah basah. Aku tahu dia ingin aku yang datang ke tengah kerumunan orang yang kebi ngungan untuk membukakan pintu maaf buat mayat seorang musuh yang masih sedarah dengan Ayah. mendeka ti peti mati. Seperti mengutuk di ri sendiri. terpaksa mendobrak adat kebiasaan. Mereka bergegas ke perempatan jalan desa. Ka mi pasrah.Generated by ABC Amber LIT Converter. terutama mereka yang menggal i berlumur tanah. kami minta maaf kepadamu. Beberapa saat kemudian. Aku maju dengan dada tegak. seperti berbisik. Kau yang jadi kunci. Aku membalik. beku. kulihat sekelompok perempuan merapat ke rumah.com/abclit.com/abclit. http://www. juga panik. Orang-orang menunggumu di pekuburan . Gusti ! Ingin berapa kali lag i Gusti? Ampun Bingung. orang sedesa akan tahu siapa kita. Kata-k ata Ibu itu membuatku melangkah menyibak gerimis. perempuan-perempuan itu kemudian menarik diri. atas nama jenazah dan keluarganya. tapi tak bisa juga. beberapa orang dari keruman manusia yang kupapasi. Dua orang pengantar jenazah melepaskan diri dari kebingungan dan kecemasan yang mengerubung di mulut liang lahat. Las . Jeng. diiringi isak-tangis.

Ia tidak pernah menjelaskan kepada orang lain siapa keluarganya.com/abclit. yaitu dari Desa Labuhan Jambu. http://www. Edisi 01/15/2006 Patek dan Jali adalah dua orang yang bersahabat dalam pola hubungan yang mungki n bisa dianggap aneh. Tidak pernah ia berkata-kata kalau tidak karena orang memulainya mengajak bicara atau bertanya. misalnya mengenai kepercayaan atau imannya. Itu pun ia tidak banyak omong. Paling tidak Patek dianggap sebagai seorang yang penuh misteri. sebuah permukiman nelayan di Kabupaten Dompu.processtext.processtext. ia tidak menjelaskan men gapa ia . di masjid yang berb eda-beda. Jika bicara. tidak mengandung arti apa pun. Hanya saja ia meng atakan dari mana ia sebenarnya berasal sebelum pindah ke Dusun nCuni.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sejak ia ditugaskan memimpin base-camp proyek budida ya ikan kerapu dengan sistem keramba milik PT Solar Sahara Mina atau sering disebut SSM yang be rkantor pusat di Jakarta. Patek dikenal sebagai seorang gila. Asal-usul Patek juga tidak banyak diketahui. tetapi tidak bisa menjelaskan rukun iman dan rukun Islam umpamanya.com/abclit. ada juga sebagian kecil orang yang menganggapnya pula sebagai semacam orang suci karena ia sangat rajin beribadah. Ia selalu menundukkan kepala. seorang idiot. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas. seorang warga dusun di tepi pantai Teluk Dompu itu sudah le bih lama menjadi warga dusun yang dikenal banyak orang. Walaupun ia menyadari dirinya seoran g Muslim. Jali. mulai tinggal di Dusun nCuni. Agaknya ia tidak bisa menjawab pertanyaan orang mengenai hal -hal yang sulit.Generated by ABC Amber LIT Converter. sebelah barat Desa Kwangko. padahal ia tahu dan percaya pada nabi. Namun sebaliknya. kira-kira delapan puluh kilometer.html Si Gila dari Dusun nCuni Post: 01/16/2006 Disimak: 241 kali Cerpen: M. Kitab suci Al Quran atau bahkan kehidupan akhirat yang ia percayai adanya. Sebagian warga yang lain menganggapnya orang yang terbelakang mentalnya. panggilan akrab Gazali. Berbeda dengan Jali yang dikenal sebagai manajer perusahaan. Namanya pun aneh. Namun. http://www. ia tidak menatap wajah orang yang mengajaknya b erbicara. dengan wirid yang lama. Tapi Patek. Desa Kwangko. karena perilakunya yang aneh. hampir tidak pernah ketinggalan shalat lima waktu berjamaah. Ia dianggap gila karena sangat pendiam dan tidak bergaul dengan orang dan tidak banyak celoteh.

tetapi dekat dengan sebuah m asjid kecil. tempat orang mengambil air wu du.processtext. laki-laki dan perempuan berc ampur. Tapi ia pantang meminta-minta.Generated by ABC Amber LIT Converter. surau yang sebenarnya cukup luas itu banyak dikunjungi orang. yang rajin me mbersihkan masjid. http://www. Mereka itu walaupun menjalankan shalat dan pergi ke masjid. tak ragu lagi. adalah berkat peranan Patek. Tapi surau itu cukup makmur karena sering dipakai untuk pengajian. baik karyaw an maupun orang kampung.html Boleh dibilang. Ia sebenarnya baru ditinggal mati kedua orangtuanya ketika me njelang dewasa. Bahkan ia tidak mau menerima uang zakat karena ia merasa bukan fakir miskin dan masih sanggup be kerja mencari nafkah.com/abclit. T eluk itu begitu tenang karena hampir tak ada gelombang. Patek tentu saja bukan orang kaya. yang didirikan oleh Jali sebagai pimpinan base-camp. namun sulit meninggalkan ke biasaan berjudi dan minum minuman keras buatan lokal. Penghasilannya dari memungut sampah cukup untuk menghidupi dirinya seora . sebagaimana di Laut Hindia. Kadang kala Jali ikut memberi ceramah berdasar pengetahuan agama yang ia miliki. Jali adalah seorang profesional pimpinan perusahaan yang sangat berkepentingan dengan masalah-masalah perilaku mencari nafkah di sebuah kampung nelayan.processtext. Kebersihan surau itu. walaupun Jali pernah memaksa Patek untuk menerima uang jasa. Tekanan ceramahn ya adalah soal-soal akhlak dan muamalat. maklum. Yang memberi pengajian di surau itu adalah ustadz-ustadz muda dari Desa Kwangko.com/abclit. Masjid atau surau itu tampak bersih. Walaupun kecil. Di dusun itu ia tinggal di sebuah gubuk yang sangat sederhana yang dibangunnya di tepi pantai teluk yang panjangnya sekitar seratus kilometer menjorok ke darat dari lautan Hindia itu. misalnya merangsang kejahatan dan yang terang menimbulkan perilaku boros. Ia hanya belajar meng aji saja dari seorang ustadz di kampung. Perilaku itu menurut Jali bisa mengganggu kegi atan ekonomi desa. Mungkin karena sedihnya. Tak ada orang kampung yang punya pengalaman dimintai uang . ia meninggalkan kampung kelahirannya untuk mengembara dan akhirnya terdampar di Dusun nCuni. ia tak mau dibayar. Rum ah warisan orangtuanya dijualnya dan dibelikan sebidang tanah di nCuni yang didirikannya ba ngunan baru. bahkan dapat disebut oran g miskin. Di samping surau itu ada beberapa ledeng. tanpa hijab. Hanya riak air keci l ditiup angin. ia tidak pernah menginjak bangku sekolah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak ada debu. http://www. walaupun terbuka tak berdind ing. barangkali lebih tepat disebut surau. Gubuknya itu agak terpisah dari perumahan penduduk. dan selalu dihantui kenangan kepada kedua orangtuanya. Untuk membersihkan masjid itu.

Patek mengalihkan dana tabungannya ke koperasi itu. Bahkan ia sempat menabung di suatu bank di Dompu. Pekerjaannya sebenarnya adalah pemulung. yaitu memungut botol-botol kosong beka s aqua. sebuah kota kabupa ten yang jaraknya . tapi ia tidak pernah memberi tahu kepada orang lain karena koperasi harus bisa menjaga rahasia nasabah.ng. Jali tahu jumlah uang simpanan Pat ek. Untuk mencari botol-botol itu ia seminggu tiga kali pergi ke Dompu. Ketika Jali mendirikan koperasi syariah al Amin.

Para nelayan memakai botol-botol itu sebagai pelampung yang diikat dengan tali tempat bersand ar rumput laut. ia suka juga mendengarkan khotbah yang disamp aikan oleh Pastor Dhakidae yang berasal dari Flores itu. Ia hanya berjalan kaki tanpa istirahat. di samping kalangan m asjid di kota Dompu itu.com/abclit. Ternyata. Jali juga membina nelayan memelihara rumput laut melalui koperasi. Tapi Patek tidak mau karena merasa sudah beragama Is lam. Akhirnya cerita mengenai Patek itu terdengar pula hingga ke Desa Kwangko termasu . ia heran melihat Patek telah samp ai terlebih dahulu. dengan kemamp uannya yang terbatas untuk memahami suatu ajaran agama. walaupun Patek tetap tidak banyak bicara. Hanya Jalilah yang mampu menggali pikiran Patek melalui percakapan .processtext.processtext. Pastor Dhakidae. Karena itu. Ternyata nama Patek juga dikenal luas di kalangan gereja.Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi naik kendaraan umum. Patek menjual botol -botol aqua itu kepada nelayan-nelayan yang memelihara rumput laut di sepanjang pantai teluk itu . peranannya itu sebagai ibadah kepada Tuhan. Pastor itu sering berkhotbah tentang kasi h sayang yang dicontohkan oleh Yesus Kristus sendiri. bahkan juga menyembuhkan orang sakit. pernah tertarik pada Patek dan karena simpatinya. tanpa mau m enerima upah. walaupun ia sama sekali bukan ahli agama.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Suatu ketika ada orang dari Dusun nCuni yang juga hendak pergi ke Dompu. Patek minta diizinkan mengikuti misa di geraja di hari Minggu. menanyakan apa agamanya dan bahkan menawarinya untuk dibaptis. walaupun j araknya cukup jauh. Ia bisa menerima khot bah-khotbah itu karena ia mungkin adalah seorang yang haus kasih sayang. Tapi beberapa orang mempunyai pengalaman yang sama. Karena cukup rajin mengikuti misa di gereja-gereja. http://www. http://www. nama Patek cukup dikenal di kalangan jemaat. Cerita itulah yang membuat orang desa percaya bahwa nCuni adalah semacam Nabi Khidhir. Jika pergi ke kota Dompu. Jali s elalu membeli botol-botol aqua itu dari Patek. Ia menganggap. Sering kali Jali mengajar Patek makan sehingga hubungan kedua insan itu sangat akrab. Pengalaman itu memang sulit dipercaya. tak lain karena peranannya sebagai pembersih masjid dan gereja. dari Ge reja Katolik Santa Maria. Tapi anehnya. Dalam pagi yang temaram ia melihat di muka P atek berjalan kaki. ketika orang itu sampai di kota. Misalnya Yesus sering menghibur orang ya ng lagi susah. mencintai anak-anak.html Botol-botol yang dipungutnya itu ditampungnya pada sebuah karung dan kemudian d isandang di punggungnya untuk di bawa ke tempat-tempat lain guna dijual. Namun. Patek tidak pernah naik kendaraan apa pun.com/abclit.

maka Ustadz Abdul Rasyid tidak bisa menahan kesalny a. tanpa pembelaan diri. .k oleh Jali. hanya menjawab dengan anggukan. Karena sering mendengar cerita itu. apakah benar ia sering ikut misa di gereja-gereja. Patek yang juju r. Ia menanyakan kepada Patek.

malahan ia akan sembahyang di gereja? jaw ab Jali. dan akhlak seseorang. Jali dituding sebagai pelindung orang sesat. sahut sang ustadz. kata Ustadz Abdul Rasyid. Mal ah ia kasihan kepada Patek dan berdoa semoga Patek diberi petunjuk dan diampuni dosanya oleh Tuhan Ya ng Maha Tahu luar dalam iman. Karena keteguhan sikap Jali. Jali terpa ksa berbicara dengan Patek dan memberanikan diri menanyakan perilaku teman dekatnya yang dianggap ses at itu. Karena itu. http://www. Ya itu lebih baik. Jali tidak bisa berbuat apa-apa. Saya tidak perlu fatwa Majelis Ulama di Dompu untuk mengadili si Patek yang jelas sesatnya itu. Jali merasa bangga bisa tidak mencampuri kepercayaan ora ng lain. Jali sebenarnya juga memahami p andangan Ustadz Abdul Rasyid dan ustadz-ustadz lainnya itu. usta dz yang menyala-nyala . tetapi juga Protestan. Saya juga tidak bertanggung jawab jika umat yang resah mengambil tindakan sendiri. Tapi ia tidak menjadi anggota gereja.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sulit ia mempertanggungjawabkan perilakunya yang mungkin tidak ia paha mi sendiri karena cuma mengikuti perasaan. Cuma ia tidak bisa memaksa Jali. Sebagai akibatnya. kata us tadz yang sering memakai topi putih itu mengancam Jali.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Terhadap keterangan itu Jali menjawab. Mal ah Jali memandang Patek memendam kecerdasan rohani yang tinggi karena bisa menghargai kebenaran at au kebaikan pada agama lain. Ini bukan hanya pandangan saya. karena b erlaku musyrik dan munafik sekaligus. Yang diajak berbica ra tidak bisa menjawab. Pak Jali harus bisa memelihara akidah kata sang ustadz lantang. Islam tidak memerlukan orang musyrik dan muna fik. ancamnya. ibadah. Tapi Patek tidak banyak bicara. Sebagai pemimpin di Dusun nCuni ini.processtext. Melihat Patek bersikap lugu dan jujur itu. karena ancaman dan sekaligus kasih sayang pada sahabatnya itu. Kalau Pak Jali tetap melindungi o rang sesat dan murtad. sekalian pindah agama. Pak Iryanto adalah bos Jali di Jak arta. Patek itu sesat. Pak Jali. Ia tidak hanya mengunju ngi gereja Katolik.html Tapi Jali tetap tegar melindungi Patek yang rajin shalat itu walaupun Patek dia nggap gila. Lho kalau dia dilarang pergi ke masjid. lanjut sang ustadz. Ia cuma bilang bahwa ia ingin memelihara hubungan dengan pi mpinan gereja agar ia dapat terus bisa memungut sampah yang merupakan sumber penghasilannya itu. maka saya akan mengusulkan kepada Pak Iryanto untuk memecat Anda.com/abclit.com/abclit.processtext. tetapi telah menjadi kesepakatan bersama dari para ustadz di Desa Kwanglo di sini. Tapi. Tapi kamu tak usah menjual agama hanya untuk sesuap nasi dong. Lagi pula ia telah telanjur memelihara hubungan baik dengan para pastor dan pendeta.

walaupun orang yang dinilai .jika sedang berbicara mengenai akidah itu juga tidak bisa berbuat apa-apa. Ia ju ga tidak berhasil menghasut masyarakat untuk membakar masjid atau menganiaya Patek.

Ia telah bertahun-tahun menabung sebagian penghasilannya. http://www. yaitu program Tabung Haji untuk kaum nelayan. sekalipun masyarakat menganggapnya penuh misteri dan tokoh kontroversial. apalagi nelayan yang mampu menangkap ikan kerapu atau ikut dalam program pembudi dayaan ikan kerapu yang diorganisasikan oleh SSM..html Pada suatu hari terdengar suatu berita yang menggemparkan seluruh penduduk kamp ung.*** Garis Cahaya Bulan. . http://www. Tapi Jali m engetahui betul berapa uang simpanan Patek di Koperasi al Amin. melambai-lambai ditiup angin. Jali mengusulkan suatu program baru Koperasi a l Amin. dengan rumah-rum ah kardus atau tripleks.processtext.com/abclit. Orang-orang pada umumnya tidak percaya terhadap hal itu dan karena itu menyangka dan menuduh Jali berdiri di belakang Patek dengan telah membiayai Patek membayar ONH. Kau a kan melihat dan merasakannya sendiri. sesekali datanglah ke mari. Edisi 01/08/2006 Sorga itu ada di sini. Orang yang telah naik haji mendapatkan martabat dan penghormatan yang sangat tinggi.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. naik haji adalah puncak cita-cita beribadah di tengah-tengah kemiskinan. Aku yakin. sorga itu ada di sini.. dihiasi jemuran pakaian lusuh di sana-sini. Ia tidak merasa perlu membantah tuduhan atau kecurigaan orang. Patek telah mendaftarkan diri sebagai calon haji dan membayar ONH. Ia menjadikan Patek sebagai tokoh teladan. Uang pembayaran ONH Patek sesungguhnya berasal dari tabungannya di Koperasi al Amin. Bagi orang Sumbawa. Di pinggiran kali berwarna cokelat. khusu snya orang suku Sasak. kau akan mengatakannya sebagaimana aku mengatak annya padamu. Akhirnya dalam suatu ceramahnya. Post: 01/12/2006 Disimak: 183 kali Cerpen: Yanusa Nugroho Sumber: Kompas. Kalau kau tak percaya.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Patek seorang pemulung sampah saja mampu menabung. Ya. K arena Tuhan Yang Maha Tahu.

aku harus . misalnya. http://www. Gampang. Kita ditentukan. Aku tidak bisa mengelak.. Aku masih bisa membangu n hidupku. Tak seorang pun.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan melompat dari r el berarti hancur. Jika tugasku selesai. karena semua sudah ada yang mengatur.processtext. Ah.Generated by ABC Amber LIT Converter... perintah itu bertengger di pundakku.. lahir di rahim siapa pun. ha-ha-ha-ha . menziarahi kubur ibuku. di tengah panas terik. Tapi. Tidak. mudah sekali mendapatkan uang banyak. tetapi. Ah. Bayi. lebih baik nikmati sebatang rokok kehidupan ini. Aku tak mau mati sia-sia.. Dialah yang memilihku. Bayi merah. Tunggu dulu. kita tak pernah bisa memilih.processtext. kukatakan padamu bahwa kau sedikit bodoh. dan semuanya beres. Aku tak akan membiarkan tanganku berlumuran darah.html Hidup inilah yang memilih kita. http://www. maka 50 persen fee yang disebutkan di kontrak itu langsung diguyurkan ke rekeningku. Aku tak mau hancur. tetapi saat ini. kau sedikit lebih pintar daripada keledai. maa f terlalu kasar kalimatku. kawan. siapakah yang akan me mbelamu jika kau mengeluh dan mempertanyakan keadilan? Tidak ada. mungkin aku memang kau kenal sebagai bajingan. aku bisa membunuh. Usiaku masih belum tiga puluh tahun. Itu pekerjaan kotor... Dan dengan enaknya. bukan ? Ha-ha-ha. Menjijikkan. Mengelak berarti melompat dari rel. tetapi. Ikuti perint ah.com/abclit.. kita tak pernah bisa memilih hi dup kita. persis sama dengan instruksi ya ng tertulis di lembaran kertas bersegel itu. itu pun tak sepenuhnya salah. atas apa yang kau dapatkan. tidak kali ini.. Tugasku sederhana saja: mengikuti ke mana perginya seorang bayi. Oleh karenanya . Jangan salah. Bayi merah yang baru saja dilahirkan di rumah besar itu (maaf . jangan kau pikir aku akan membunuh seseorang. Begitu saja. dan man akala kau mengeluh. tanpa mempersalahkan siapa pun. sudah biasa terjadi. Apakah aku bisa mengelak? Tidak. kalau a ku mau. apakah yang tak bisa kita sebut musibah? Perintah itu datang begitu saja. aku bukan pembunuh. kau salah sama sekali. Sekali ini. konyol dan tak sempat melakukan sesuatu. Hujan yang turun. Jangankan hidup.com/abclit. Tak ada yang aneh di sana. Mungkin dulu sebagai pertanda akan adanya musibah. Begini saja. Jangan dibalik. Maaf. Aku harus menjalankan semua yang diperintahkan.

tidak..com/abclit. Dari jarak tertentu ak u mengawasinya. ekor mataku menangkap seseorang d engan keranjang di . Tidur lelap tanpa perasaan apa-apa. ak u tak ingin menjadi juru rawat..html Yang penting bayi itu lahir dan harus menyingkir. Beberapa orang kepercayaan si nyonya rumah yang umurnya baru 23 tahun itu.. Ada sesuatu yang mencegahku melakukan pembunuhan. Belum selesai dia berkata. Tetapi nyonya rumah hanya menggeleng. kurasa. http://www. Siapakah aku. tidak. lalu aku letakkan di sudut jalan.Generated by ABC Amber LIT Converter...processtext. dan semoga saja dia b erbahagia selamanya. bayangkan jika itu terjadi dan . terlalu religi us kurasa. mendadak akan pulang. jika mau mela kukan perbuatan sejahat itu pada bayi yang bahkan belum bisa melihat apa-apa itu? Kau tentu berpikir. aku muak. bayi itu bisa saja kulempar ke sungai dan mengatakan pada nyonya sialan itu bahwa anaknya sudah dipungut orang. bersih dan menawan ha ti.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ten tu saja aku selimuti. sudahlah. Bayi yang cantik. kuberikan sebotol susu. Kalau aku mau. aku sempat menga mati wajahnya yang jernih. baru saja rokok hendak kunyalakan. http://www. entah siapa. tiba-tiba teringat akan kisah Musa ah. Begitulah. Sesaat sebelum kutinggalkan dia di sudut jalan itu.processtext. karena dia bisa saja dicerai dan kembali hidup sebagai orang miskin. tetapi tak diinginkan kehadirannya di rumah besar itu. Tentu saja dia tak ingin aibnya ketahuan suaminya. mena sihati agar anak itu diberikan pada orang lain saja.. tetapi bukan urusanku mempertimbangkan semua itu.. Maka. pandangan yang wajar saja.com/abclit. Hmm. jangan pernah berpikir tentang itu padaku. Jujur saja. Umurku masih belum tiga puluh. seorang yang lain menyambungnya dengan kisah Karna anak Kunti di Mahabarata itu. karena si tuan rumah yang sud ah lebih dari setahun tak pulang-pulang itu. ah . entah mengapa aku tidak bisa melakukan itu. Tetapi. Hening sekali perasaanku. dia. demikianlah. Sepi sekali di sekitarku. Bayi itu kubungkus dengan kotak kayu yang lumayan jelek. mengapa tak kupelihara saja bayi itu Ooo. Aku khawatir bayi itu dimakan anjing. Salah seorang.

Tidak hanya laki-laki.com/abclit. Aku hanya melaporkan apa yang terjadi dan selesailah semuanya. Aku tersentak oleh gelak tawa dari gubuk itu. juga kantung-kantung plastik yang kuj adikan hiasan tubuhku ini. Aku duduk di antara sampah dan bau busuk. Dia menoleh ke kanan-ke kir i dan rupanya tak melihat siapa-siapa. tepat ketika matahari tenggelam.processtext. Si bodoh itu tak menyadari juga kehadiranku. Detak sepatu mengisi sunyiku. besok pagi dia akan digendong oleh istri gembel busuk itu. . Seje nak terlintas ingin melongok ke gubuk itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. bahkan sampah. dibawanya bayi itu ke sarangnya. http://www. kecuali gelandangan mabok yang bersandar di bangku taman.processtext. aku duduk di ruang tunggu. Dia tiba di gubuknya. Kopi sudah separo kuhirup. sebaiknya mereka tidak merencanakan itu.com/abclit. Deng an pakaian kumuh dan wig sialan ini (bikin gatal kepalaku). bayi itu akan disewakannya kepada perempuan lain. Bulan di atas sana membulat putih.. Tangisan si kecil membuat mereka kian bahagia. Digendongnya dengan sukacita. D ari sana. Lantai marmer menelanku dalam kesendirian.html Bayi itu dipungutnya. tentu saja ku urungkan. membentuk garus-garis cahaya di permukaan daun. Kubayangkan.. Adik? Aku tersenyum di tengah sampah. penasaran apa yang terjadi di sana. lebih buruk lagi. untuk pemerasan yang sama. http://www. Aku pun tahu. bagai piring perak. hanya untuk menyel idiki apa yang akan terjadi di gubuk kardus dan tripleks itu. bahkan lidahnya belum fasih mengucapkan "r". Tetapi. Asisten si nyonya datang. karena jika sampai itu terjadi bila malam ini kuden gar kata-kata itu. lengkaplah kegilaanku mengikuti ke mana si bayi dibawa. Atau. di pinggiran kali ini. bahwa dialah yang paling berhak memberi nama si adik kecil. karena itu akan mengganggu kegembiraan mereka. tetapi jug a perempuan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. air. lalu di bawanya ke perempatan jalan untuk memeras belas kasihan manusia-manusia bermobil itu. Tanpa bicara dia menata pku. Dan aku mau tak mau. gedung. dan anak-anak. Mereka gembira. Mereka bahagia. Pagi itu. Sempat kudengar ada su ara anak kecil. bahkan kudengar mereka berebutan memb eri nama pada si mungil. Tid ak. akan kuhabisi mereka semuanya. mencoba menguasai keadaan dengan te riakannya yang lantang. mengikutinya dari jarak tertentu.

Yang aneh. dia masih memiliki kasih sayang. . Tidak. Tetapi. jadi tak mungkin seharusnya aku menyisakan ruang untuk orang lain. Aku tak peduli. ah.. setelah menerima sesuatu. Bercahaya penuh. dan tergilas zaman. ". Tetapi." ucapnya dingin tentang sisa fee yang akan ku terima. masih bisa kusaksikan bulan purnama. http://www. kesialan. Dia dilahir kan dari rahim yang tak menghendakinya. Malam ini. Hidupku membuatku harus t ak mengenal wajah siapa pun. dan tiba-tiba aku menilai bah wa nasibnya sunguh aneh.. yang menganggapnya ancaman. karena memang tak penting. http://www. semoga sudah masuk hari ini. namun dia akan dibesarkan oleh kegembiraan yang tulus dari penghuni rumah tripleks itu.com/abclit. karena aku bisa menilai keanehan yang menimpa orang lain. Aku mampu menikmati apa pun yang kuinginkan. bersih. Kujalani? Bukankah ini sebetulnya kisah si bayi? Meng apa aku merasa terlibat? Mengapa dia mampu membagi dan aku sanggup merasakan kebahagiaan bayi i tu? Aku belum pernah mengalami hal semacam ini.html Generated by ABC Amber LIT Converter. betapa bahagianya si kecil itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Siapakah orang-orang itu? Aku bahkan tak mengenalnya. Aku membayangkan bayi itu tengah disusui ibu angkatnya seorang perempuan y ang mungkin sudah punya anak tiga atau empat. Hidupku membuatku harus terbebas dar i segala ikatan. Seorang perempuan yang bersuamikan gelandangan . Lampu penerangnya kuatur dengan komputer. Seorang perempuan yang tak mampu menentukan nasib. Tidak mungkin. tangisnya. Kubayangkan. L angit tanpa awan. wajahnya.processtext. Bulat penuh. Dia memiliki keluarga.processtext.html Aku beranjak. mengapa semuanya harus kusaksikan? Tak pernah terbayangkan bahwa ini adalah sebuah kisah yang harus kujalani. dengan semuanya. yang sa at ini digelimangkan kepada si bayi merah itu. Aku mulai gelisah karena amplop itu berarti tugas lagi. Ruang apartemenku harum.com/abclit. teronggok di bali k gubuk tripleks di tengah sampah. Ini aneh.

mungk in aku memang tak bisa menguraikannya secara detail.com/abclit. Kurebahkan diriku di sisa sampah yang harum ini. Kubay angkan bulan. Dan sepert i kataku. Di tempat ini. kemarin malam. Aku duduk di tengah sampah ini. di pinggiran kali ini. semua penghu ni gubuk merayakan pesta. Aku pernah menyaksikannya. aku bisa menolak permi ntaan. dulu. Semua sampah harus dibersihkan. Ya. Kurasa dia tak akan sa nggup menceritakannya. Aroma sangit pembakaran. ini adalah sorga.html Aku banting telepon itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kutanyakan apa yang disaksikannya di sini. menjilat dan menari-nari di rumah-rumah mereka. 982 . Sudahlah.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. dan kini menyisakan kesepian yang menusukku. di pinggiran kali ini. Ini sorga. karena mungkin memang tak ada gunanya bagimu. Bantaran kali ini akan dijadikan taman rekreasi yang indah. Masih terngiang sisa ucapan seseorang dari seberang sa na. Bukit Nusa Indah. jika kau ada waktu. Kapan-kapan. di sini.com/abclit.processtext. Sunyi. bergelimang kasih sayang dan gelak tawa yang tulus. kemarin malam. Mereka menyaksikan bunga api yang sangat besar. kau tak akan mengerti apa yang terjadi dengan hidupku. http://www. Maafkan. Dia tertawa penuh kemenangan. karena meskipun aku menolaknya ini aneh sekali. http://www. Semua sampah harus dibersihkan. Dan sudah terlaksana. cobalah ke tempat ini. kali ini orang lain tetap melakukan tugas itu. Di tempat ini melimpah kebahagiaan. Gelap. merasakannya dan karenanya aku berani mengatakan pada mu bahwa inilah sorga itu.

Padahal ada juga pilihan untuk berkunjung ke Seo ul atau Shanghai. gadis molek yang pernah menikamkan jejak rindu di jan tung pelupuk mataku semasa di Pulau Galang dulu. A ku diberi peluang yang luas setelah dibina berbulan-bulan untuk berbisnis. penuh c erita pilu. Malam merangkak begitu lamban di antara d eru terbang burung layang-layang. Aku mencari dan menunggu Nguyen Vet Tienh. surat-suratnya yang sempat mengalir deras menyela perpisahan kami. penjara bambu dan granat tangan atau anak-anak terluka dengan tangan yang buntung dan bu ta terpercik mesiu perang Vietnam yang mengenaskan. Nguyen telanjur segalanya bagiku. Tapi. Aku bisa jadi pengusaha yang . pemilik sebuah grup usaha sukses di Negeri Singa itu hendak mencari mitra usaha di Indonesia. Nguyen ternyata tak bahagia bersama suaminya. Siapa duga. aku tiba-tiba diberi peluang berputar haluan dari pekerja makan gaji di sebuah indus tri elektronika di Muka Kuning. kedatanganku di Hanoi untuk apa dan buat sesiapa ? Aku begitu bersemangat ketika misi perdagangan negeriku memilih Hanoi untuk berpromosi dan bertukar-pandang soal perdagangan lintas-negara.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Antara suka dan tiada. Aku jadi teringat Vietko ng. Edisi 12/18/2005 Langit merah jambu menyelubung Hanoi. Apalagi bagi pengusaha yang baru merangkak naik dalam tiga-empat tahun berselang . di bilik hatiku yang lain berucap gemulai. http://www. Hampir sepekan aku berada di negeri yang kini berbenah. Tuan Chew Song Ki t. Tapi. kalaupun aku menyukai p rahara perkawinan Nguyen tentulah semata akibat kecintaanku yang teramat-sangat untuk memadu kasih yang tak pernah terlerai.com/abclit.html Post: 12/19/2005 Disimak: 182 kali Cerpen: Fakhrunnas MA Jabbar Sumber: Kompas. Aku tahu. aku mengeja tiap k ata-kata yang mengantarkan duka-lara dirinya. Rambo.com/abclit. Ini semua serba tak terduga setelah pertemuanku dengan seorang pengusaha Singapura y ang secara tak sengaja saat menyeberang di atas ferry melintasi Selat Melaka. Semestinya aku tak harus suka sebab perkawinan m estilah jadi selubung bagi seorang perempuan santun seperti Nguyen agar ia punya masa depan bersama an ak-anak yang lincah. http://www. menjadi pengusaha kecil yang mengekspor arang bakau di pasar Asia dan Eropa. Batam. Tapi ada yang lebih kurindukan dari semua itu. Hening mengepung diriku yang terkurung di sebuah kamar hot el berbintang. Aku jadi ragu berterus terang.processtext. Nguyen sudah bersuami dan punya anak dua saat pertemuan terakhir bebe rapa tahun silam.processtext.

. Atas nama kemandirian itu pula.tegak sendiri. aku sampai di Hanoi bersama belasan pengusaha M elayu lainnya.

bukannya kurang molek dibanding Nguyen saat kami bertemu-muka sejak beberapa tahun terakh ir. Tapi semua ihwal ikhtiarku hampir tak membuahkan hasil. Ini memang sudah jadi tradisi ora ng Melayu di kampungku untuk berkias dalam menyampaikan sesuatu.com/abclit.com/abclit. http://www. aku tetap meras a tertampar hingga wajahku terasa bersemu merah. Aku lebih banyak menekan angka-angka di pane l handphone-ku atau membolak-balik buku telepon untuk mencari nama dan alamat Nguyen Vet Tienh. Mana tahu.html Pameran Dagang dan Industri yang digelar di tengah kota Hanoi ini memang sudah berlangsung hampir sepekan.processtext. Tapi. Dan di bayang-bayang langit i tu bertabur sosok Nguyen yang lembut. Alamat yang disebutkannya di surat-suratnya sudah ditinggalkannya tanpa tanda-tanda. Aku kehilangan jejak Nguyen. Senyuman dan pipi ranumnya sulit kulupa saat kusentuh pertam akali di Pulau Galang dulu. http://www. Padahal. Langit Hanoi benar-benar merah jambu. Atas keteguhan sikapku ini. teman sesama pengusah a Melayu yang selalu menjadi tempat curahan hati. Wan Syariful. Tapi aku tak begitu hirau. Aku benar-bena r telah terperangkap dalam jeruji asmara yang dibentangkan Nguyen penuh ketulusan. Atau aku lebih tertarik menyusuri kawasan permukiman yang disebutkan Nguyen dalam surat-surat t erakhirnya. tak hendak sedikit pun aku melunturkan kadar rindu-kasih pada Nguyen. Aku bagaikan mencari sebatang jarum di setumpukan jerami kota Hanoi yang terus menggeliat dan berbenah. Tangis dan derai airmatanya tak lekang dalam pintu ingatanku saat i a terburu-buru menyerahkan diri di dormitori yang selalu menjadi saksi kesendirianku. Tapi. sampai-sampai sahabat karibku sesama pengusaha serumpun. .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Lalu-lalang ratusan pengunjung Pameran Dagang dan Industri di Gedung Hanoi Trad e Center malam itu nyaris tak kuhirau. sambung Wan berhujjah.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. beberapa perempuan Vietnam yang terbilang pengusaha sukses dan masih l ajang. tela h menghakimi sebagai budak sengau yang kehilangan arah. jujur. mulai melihat isyarat buruk dalam diriku. Tak usahlah dicari barang yang tak jelas. Tapi mataku selalu saja mengintip kerumunan itu mana tahu te rjadi keajaiban tak terduga. dah menjadi hak orang lain Wan menyindirku dengan pantun pendek itu. Dari mana asalnya kapas. Aku merasa punya kedaulatan sepenuh j iwa tanpa terusik oleh sesiapa. Nguyen muncul tiba-tiba. dari benang menjadi kain. Sesiapa yang sudah dilepas. Wan Syariful.

P ramu stand menyilakan perempuan itu menuliskan namanya di buku tamuku dan mempersilakan mel ihat-lihat pajangan komiditi perdagangan. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan perempuan itu langsung memelukku. Sungguh. Perempuan berhidung mangi r itu benar-benar terperanjat sambil menatapku penuh keanehan pada mulanya. seorang perempuan berwajah molek dan manis bersama sepasang anaknya yang berusia di bawah sepuluh tahun. hati kecilku kembali ingin berteriak beg itu kulihat wajah perempuan itu benar-benar mirip Nguyen.remember me? ucapku langsung meraih tangannya.processtext. http://www. sejenak kami tak peduli ses iapa di sekitar. Tak salah lagi. Pelan-pelan aku mengurai jejaring kenangan di bion-bion otakku. Begitu pengunjung yang satu itu melangkah berkeliling di dalam stand kami. Tapi aku tak mau malu dan kecewa bila me negur orang yang keliru.processtext. Semua bisu. nama yang tertulis di situ: Nguyen Vet Tienh. Aku masih betah duduk berlama-la ma ditemani Wan Syariful. Kami bersi tatap tegang. Saat itu. I have ever became a refugee in Galang Island sahut perempuan itu sambil tersen yum manja. lewat di depan stand kami. I love Indonesia sapa perempuan itu pada pramu stand yang menjaga stand kami. Aku memburu perempuan itu yang membuat kedua anaknya menjadi ketakutan. Kedua anaknya benar-benar bingung menatap perilaku kami. Nguyen. aku bagai me lompat menuju buku tamu.com/abclit. Hanya kurasakan hangatnya airmata Nguyen yang jatuh di bahu kananku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Matanya bercahaya mengeja tulisan Indo nesia di blok stand. .html Malam terakhir Pameran Dagang dan Industri itu terasa bergerak lamban. teman setiaku sejak dulu. Suasana benar-ben ar hening beberapa lama. Pelan-pelan sama-sama tersenyum. Hanya suara rindu yang berbicara di lubuk hati kami b erdua. Bang Rajab suara Nguyen tersekat di kerongkongan sambil berbisik di telingaku.com/abclit. Di bawah cahaya lampu yang menyala ribuan wa tt di hall raksasa itu. Sejumlah stand perusahaan dari berbagai negara Asia sudah ada yang tutup. What do you think about Indonesia? giliran pramu stand kami yang balik bertanya .

Begitu pula kampung halamannya. Berulang-ulang perempuan lembut dan manja itu menjatuhkan diri di bahuku. Darahku mengaliri seluruh pembuluh penuh tenaga. Setiap helaan napasku hanya ada rasa syukur yang dalam kepada Allah. Pertemuan itu benar-benar mengalirkan semangat yang luar biasa di dalam jiwaku. sudah kembali beristirahat di kamarnya. Aku telah keliru memilih jodoh.com/abclit. Aku makin memperkuat pelukan. Nguyen menatapku dengan mata yang makin berkac a-kaca. Pembantunya. Larut malam mendera rasa kantuk Van Trangh dan San Minh sehingga keduanya terti dur pulas di kamar. Nguyen pasrah. Hampir setahun ini. http://www. Sampai-sampai Van Thrang dan San Minh yang kecik-belia itu turut pula bersedih. Mana suamimu? tanyaku tiba-tiba. Mereka sudah jarang bertemu. seorang perempuan baya setelah menghidangkan teh hangat buat kami. airmatan ya tak henti mengalir. Dalam perjalanan naik taksi itu. Sebab. kami sudah pisah ranjang. Sing Anh.processtext. Nguyen masih duduk . Semua ini berlaku tak lain atas kehendak-Nya jua. Ketika Nguyen bercerita ihwal suaminya yang berperilaku kasar padanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Nguy en bercerita soal emaknya yang sudah meninggal akibat sakit paru-paru dua tahun silam. sudah berkeluarga dan tinggal terpisah jauh di bagian utara. Hening benar-benar mencekam di ruang tamu itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku me meluknya sepenuh-mesra. s ahut Nguyen pelan. Suasana malam benar-benar menghanyutk an perasaan hingga meluluhkan segala derita dan lara yang menyelimuti hidup mereka. Nguyen harus bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran. selalu diulanginya dalam bahasa Vietnam kepada kedua anaknya. Ada putri yang molek bertakht a di sini suara Wan makin meranumkan suasana penuh haru itu.html Pantaslah Rajab tergila-gila datang ke Hanoi ini.com/abclit.processtext. Untungla h Nguyen tegar menerima kenyataan harus berpisah dari suaminya yang dirasakan lebih banyak meny akiti hidupnya. yang berjarak puluhan kilometer dari H anoi sudah jarang dikunjunginya. Dua adiknya . http://www. San Nam dan San Nangh. Malam itu aku mohon pamit pada Wan Syariful untuk mengantarkan Nguyen beserta kedua anaknya. setiap ucapan Nguyen dalam bahasa Indonesia terbata-bata berbancuh bahasa Inggris yang memadai . Meskipun ayahnya terkasih terkubur bersama sejarah getir kekejama n tentara Vietkong di sana.

. kudengar dia sudah menikah dengan perempauan lain.processtext..com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.. bukan? Tapi aku sudah menganggapnya bercerai. Inilah saatnya. M enelepon pun tidak.com/abclit. Iya. Bang Rajab. suara Nguyen terdengar kecewa dengan bolamata yang penuh harap. aku sudah tak layak kamu cintai karena aku Suara Nguyen terhenti saat jemariku menyentuh bibirnya. Dia tak pernah mempedulikan kami lagi. Nguyen. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kamu masih menjadi istri orang lain. aku tak bisa. Tapi seketika aku tersadar dan bangkit mengejutkan Nguyen. Mengisyaratkan ajakannya padaku untuk melangkah ke kama r. . Lampu temaram. Percintaan kita telah tertunda beberapa kali suara lirih Nguyen mendayu-dayu. Pisah ranjang bukan bermakna bercerai. Lagi pula. Masih ada pagar di antara kita ucapku mengiringi al am sadarku. Maaf. Aku tak akan merobek tirai perkawin anmu ucapku dengan suara pilu. Napas kam i bersahutan saat berdekapan di bawah selimut malam.html Nguyen meraih jemariku. Aku terdiam dan ternganga. Tapi. Kamu tidak mencintaiku lagi. Terus terang aku sempat terhanyut saat berduaan di kamar yang wangi.processtext. kami sudah pisah ranjang cukup lama. http://www. Memang. Maksudmu?.

Puluhan buru ng sore yang terbang di atas Selat Melaka bagai mengantarkan pesan-pesan rindu dan kasih Nguyen yang tak terlerai.com/abclit. bag iku. Nguyen. pelukan kasih dan rindu pada Nguyen justru makin melipat-gandakan rasa cintaku. . Aku selalu memberi ruh semangat d alam dirinya agar tak pernah putus asa. Langit Hanoi terasa merah jambu. http://www. memang bukan akhir segalanya. Nguyen. Aku dan Nguyen terus berkirim kamar lewat handphone dan e-mail. Oktober 2005.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Setiap langkah yang salah kulewati tak sudi jadi arang yang mencoreng muka keluarga dan karib-kerabatku di kampung halaman. Dan riak ombak di lautan saat kutatap dari tingkap apartemen tempat tinggalku di Bat am Center. pulaskah t idurmu malam ini*** Pangkalan Kerinci. Langit masih bertabur Nguyen. Jangan biarkan langit mendung sekejap pun. Tapi. Aku adalah anak jati Melayu yang menjunjung tuah dan marwah. Kepergianku pagi itu meninggalkan Nguyen dan kedua anaknya. Aku berpesan pada Nguyen agar mengurus perceraiannya di pengadilan.com/abclit.processtext. saat aku sudah kembali ke Tanah Air. Nguyen tanpa k utahu merekam kisah kasih kami sepanjang malam di bawah temaram lampu di bawah langit Hanoi ya ng tak pernah berhenti tersenyum.html Malam yang terbalut rindu itu berlalu tanpa banyak makna bagi Nguyen. Nguyen bercerit a soal proses gugatan perceraiannya yang ternyata tak mudah. Mataku nyaris tak terpejam sepicing pun. Tapi e-mail terakhir Nguyen yang kini terdedah di layar ma ya di kamar kerjaku benar-benar membuatku terkesima dan tak pernah bisa menutup mata. Tak mungkin aku mempersunting istri orang. selalu mengalunkan derai tawa Nguyen dan anak-anaknya. Jangan biarkan hujan membasuh semua kenangan yang terdedah di lembaran sejarah hidup kita. http://www. Sungguh. Begitu pula Nguyen yang pasrah sepanjang malam hingga pagi. aku tak kuasa terpisah jauh dari mereka.Generated by ABC Amber LIT Converter. langit terus bertabur dirimu di mana pun aku menumpahkan rindu yang tak berujung.

Beberapa kali terdengar suara gedebuk dari kebun belakang. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Hujan sore tadi masih menyisakan genangan di jalan becek yang memotong kampung di pinggiran sungai pada kaki bukit. Hari ini bulan ketujuh sejak Hamid hilang tertelan arus sungai yang membelah ka mpung itu.com/abclit.processtext. selain untuk memakamkan warga kampung yang meninggal. Beruntung ia tidak terbawa arus dan menjadi mangsa buaya putih yang dipercaya penduduk kampung sebagai penjaga sungai itu entah sejak kapan. Selain pohon cokelat yang tumbuh serampangan. Terdengar suara bercakap dari penghuninya diselingi gerakan lampu min yak kemiri yang . Sura u yang lebih banyak kosong berdiri rapuh di ujung jalan menghadap ke timur. Terlalu ang ker. kata mereka.processtext. arus sungai menjadi sangat deras. pohon kelapa menjadi penghasil kopra dan menjadi pendapatan lain selain padi dan jagung bagi penduduk kampung itu. Beberapa rumah terlihat masih menyisakan aktivitas. Sejak sebuah perusahaan milik orang kota menebang pohon di gunung tepat ke arah matahari terb enam itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak banyak penduduk yang suka datang ke pekuburan itu. Paling berbahaya sebab batangan pohon sering ikut menerjan g apa saja yang menghalanginya. Iman desa Basari pernah ditemukan pingsan dihantam batangan poho n yang hanyut itu saat berak di pinggir sungai. Selain perahu penyeberangan yang ditarik tambang antara kedua s isi sungai.com/abclit. terdapat pekuburan yang berbatasan langsung dengan hutan lebat. Tak ada yang peduli. http://www. Buah kelapa yang mat ang tak kuat lagi bergelantungan di pohonnya sehingga harus rela jatuh ke bumi menimbulkan bumi ge debuk tadi. Bebera pa keluarga menanam ubi jalar dan ketela di antara pohon cokelat. Beberapa ratus meter ke ar ah bukit. Kampung sebenarnya telah mati bersamaan saat matahari jatuh ke ufuk barat. tak ada penduduk yang berani menyeberang dengan perahu kecil lainnya terutama pada musim seperti saat ini.

sangat gemar menyantap nasi campur jagung meskipun hanya berlauk ikan asin dan sayur da un berbumbu segenggam garam kasar. Jona yang lebih tua memanjat lot eng terlebih dahulu untuk menarik ke atas sementara Warni adiknya mengusung pisang dari bawah.processtext. Nenek Lido melahirka n Jona ketika usianya telah mendekati masa menopause. Rencananya. http://www.processtext. berusaha menggotong pisang yang masih basah sisa hujan ke loteng darurat. Kakek Lido. Tak lama. Gelap. Puluhan tahun ia menunggu kehadiran anak. Jona dan Warni. tapi juga ketegaran menghadapi kemiskinan. tepat di atas ranjang keduanya.com/abclit. Dua anak gadisnya. jagung yang telah mengeras itu akan ditumbuk di lesung kayu miliknya tepat di bawah pohon samping kandang dua ekor kambing miliknya di belakang rumah.html Nenek Lido masih merapikan jagung-jagung kering sisa kebun yang dipetiknya tiga hari lalu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dua orang g adis tangguh. Tak hanya secara fisik.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. upaya Jona dan Warni berhasil dan pisang bisa digantung di sebilah ba mbu yang dipasang melintang di loteng. Jona sempat berbalik ke belakang sebelum turun ke lantai ba wah. s uaminya. Sesekali Nenek Li do memandang kedua anak gadisnya dari arah belakang. Ia masih sering memendam keinginan menggendong mereka dalam buaian kasihnya seperti ketika ia melahirkan mereka berdua. Ia telah hampir putus asa ketika Jona mulai ia hamilkan .anakny a. Tak terhitung dukun yang didatanginya. Nenek sangat mencintai kedua putrinya itu meskipun orang-orang kampung sering kali menggunjin gkan usianya yang tidak lagi muda. . Tak ada apa-apa. Ujung telinganya seakan mendengar tarikan nafas di balik timbunan daun jagung yang menjadi dindin g penahan angin di loteng bagian belakang. http://www.

com/abclit. terlalu bodoh untuk menolak pinangan Lid o muda.processtext. kriuuu k setiap ada pergerakan di atasnya. senyum tak pernah hilang dari wajahnya. Dari kamar bagian tengah yang hanya dibatasi selembar kain bekas seprei yang tak lagi terpakai. nenek Lido dulu cantik. Ba nyak jawara kampung dulu mencoba mendapatkan cintanya..html Nenek Lido bertubuh subur.. Kakek Lido tenggelam dalam buaian lagu entah siapa dari radio transisto rnya. Lagipula. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi ia dengan tulus menerima pinanga n kakek Lido sesuai keinginan ayahnya. Tapi kakek belum tertidur. dua anak gadisnya tak lagi terdengar suaranya kecuali derit ranjang kriaak. segar. . Tak jelas ia berbicara dengan siapa. Konon. Batuknya masih bersahut-sahutan pada beberapa jeda waktu. Malam semakin dingin dan Nenek Lido berusaha menegakkan badannya untuk menuju k e ranjangnya. Rajin shalat dan punya empat ekor sapi gemuk. Kamu pinjam alu Puang Daha besok pagi. Alu kita patah. dan kuat seperti ibunya. http://www. Meskipun giginya hanya tersisa tiga buah di bagian k anan atas dan kiri bawah. mana ada anak gadis di kampungnya yan g berani melawan keinginan orangtuanya. Cerita tentang kecantikan itu mungkin saja benar sebab du a anak gadisnya manis.processtext. Kata ayahnya. Nenek Lido mematikan nyala lampu minyak kemiri yang terselip di tiang rumah.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.

com/abclit. Rambutnya yang telah memutih di sanasini berurai panjang kusut. Jona berusaha melepaskan diri dari bekapan lelaki yang me ndengus keras. Seseorang bertubuh besar b ersarung dan berbaju kaus hitam berusaha menindih tubuh Jona. Warni melompat ke luar kamar da n berlari ke ranjang ibunya di dekat dapur. Terdengan pelan suara krek. Jona dan Warni menjerit.. angin semakin kencang. Nenek Lido melompat dari tempat tidurnya.. Ia sempat ke dapur dalam gulita untuk me ncari sesuatu. krreeek dari loteng.. pikirnya. Tak terdengar suara apa-apa kecuali hujan yang jatuh ke atap rumbia. Kindo. Nenek Lido agak gelisah tidurnya. http://www. http://www. krreek. Sekelebat bayangan melompat ke tiang tengah rumah tepat di atas kamar Jona dan Warni.processtext. Nenek Lido menggerakkan kepala di atas bantal kusamnya seakan mendenga r atau merasakan sesuatu. Akh.html Generated by ABC Amber LIT Converter.. Tibatiba. Tapi kedua anak gadisnya telah lelap.. . Anjing melolong bersahu t-sahutan di ujung kampung tepat dari arah kuburan.com/abclit.processtext.. Siapa kamu? Aaakkhh. Tak dihiraukan sarungnya melorot dan menyisakan celana pendek besarnya me nggelantung tak beraturan di perutnya yang bergelambir.Generated by ABC Amber LIT Converter. Baju Jona telah robek di bagian depan.html Malam merangkak jauh dan dingin semakin menggigit. Hujan mulai turun lagi meski tak sederas sore tadi. Ruma h panggung itu bergerak. namun tak cukup keras untuk mengalahkan suara radio transistor Kakek Lido.

Ia tiba-tiba pedang pendek. Dalam gelap. Kini ia menghadapi Nenek Lido dengan marah. http://www. http://www. Nenek Lido mengenalinya: Rappe. Nenek Lido menarik baju lelaki besar yang hampir berhasil memelor oti pakaian Jona. Ia melompat menghalangi Rappe yang akan menarik Jo keras. ke depan menyambut tubuh Rappe.processtext. Warni meringkuk di dekat ranjang ibunya sambil menangis. menarik sesuatu dari balik bajunya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Terjadi tubrukan k Nenek Lido memegang tangan kanan Rappe dan membali . Dari arah belakang. sekelebat Rappe dang di tangannya. Nenek Lido sedang bertarung mempertah Wajahnya mengilat bengis dalam gelap malam. Matanya berkilat menahan nafsu dan amarah. Jona tertampar keras di bagian wajah sebelah kiri hingga terjengkang ke belakang. Lelaki itu tersentak keras. Tapi Nenek Lido bisa bangun da n berhasil mencengkeram baju lelaki itu. marah.html Siapa yang berani memegang anakku? Nenek Lido telah sadar apa yang terjadi. Sebilah yang menangis ketakutan. Jona berteriak marah sambil memukulkan bambu obor yang selal u terselip di dinding kamarnya. nenek melompat eras dan keduanya jatuh ke lantai.com/abclit. menempeleng wajah Nenek Lido dengan keras hingga terhuyu ng ke atas onggokan daun jagung sisa pekerjaannya tadi sore. Rappe mundur. Sebuah tendangan di bagian muka merontokkan gigi t erakhir Nenek Lido. Rappe semakin marah. Dengan sekali mengayunkan tang an. Nenek Lido tetap berdiri membelakangi Jona Dalam gelap. Rappe.com/abclit. Dengan cepat kkan tubuhnya bergerak ke depan dengan tangan teracung dengan pe untuk menghindar atau Jona tertebas di belakangan. Rumah panggung itu bergoyang ankan permata hatinya. jawara kampung sebelah. Nenek Lido melengking na.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dengan keras.processtext. Tak ada ruang bagi Nenek Lido Maka. dengan secepat kilat.

Denga n susah payah. Hanya Nenek Lido yang setia menemani K akek di dekat kepalanya yang mulai melemah. . Tangannya gemetar dan nyeri. Entah apa. Hanya satu permintaan Kakek Lido saat akan meninggal: Dimakamkan bersama radio t ransistor miliknya dalam satu liang. Kakek tak b ereaksi apa-apa. Nenek membelai rambut putrinya yang merasakan tangan ibunya basah. kepalanya juga. http://www. Tapi Jona semakin kera s memeluk ibunya. Tapi Nenek Lido tidak menangis . Saat mendekati sakratul maut. Toh ia juga tak terlalu peduli bahkan ketik a kedua anak gadisnya menolak duduk di dekat pembaringannya beberapa saat sebelum ia mengembuskan nafa s terakhirnya beberapa bulan sejak peristiwa malam itu. Kakek bermaksud menyuruh istrinya membeli baterai r adionya yang mulai melemah. Tak ada yang tahu. Ia hanya sempat bertanya kepada beberapa orang yang melintas di depan apa bertemu dengan Nenek L ido yang belum juga pulang sejak sore hari.html Dia sudah pergi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Nenek Lido melepaskan diri dari pelukan anaknya dan berusaha menyalakan lampu mi nyak kemiri. Tidak juga ia marah kepada Kakek Lido yang tak pernah beranjak dari tempat tidu r dan radio transistornya saat pergumulan dengan mautnya tadi. Tangan dan baju ibunya yang lusuh penuh darah. Nenek Lido jatuh menyandar k e dinding. Tiga jari tangan kanannya telah hilang dari tempatnya tersayat pedang saat bergubung dengan Rappe tadi. Kakek bahkan tak pernah meras a perlu untuk menanyakan atau ikut nimbrung pembicaraan kampung ketika Rappe ditemukan mati de ngan leher tertebas saat di pinggiran kampung sepulang dari minum tuak di kampung sebelah. Nenek Lido menyuruh Jona.processtext.com/abclit. Ia memegang tangannya yang bersimbah darah. Tapi Kakek Lido sadar bahwa kedua anak gadisnya marah kepadanya sebab tak perna h lagi menyapanya sejak kejadian malam itu. bertepatan dengan malam ditemukannya Rappe terkapar mandi darah di pinggir jalan tanah kampung.com/abclit. Lampu berhasil dinyalakan dan Jona menjerit lalu pi ngsan. Nenek Lido mendekatk an mulutnya ke telinga kakek dan membisikkan sesuatu. Hanya itu. Nyalakan lampu.processtext. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

com/abclit.processtext. Tubuh dan pikirannya sangat le tih setelah melakukan perjalanan jauh selama dua hari dua malam. Edisi 11/27/2005 Keng Hong terkulai lemah di depan jasad anaknya. Ling-Ling. ikut-ikutan menjerit di samping ibunya. Ia baru saja menjejakkan kaki di Kembang Jepun2 ini setelah selama hampir dua hari merangkak-rangkak di antara desingan peluru dan m enyelinap menghindari laskar-laskar perjuangan yang anti-orang-orang kuning dan bermata si pit seperti dirinya.html Pao An Tui Post: 11/27/2005 Disimak: 180 kali Cerpen: Dwicipta Sumber: Kompas. http://www. Istrinya.com/abclit. A Cong dan Beng Sin. Ada tujuh tusukan yang bersarang di tubuh anakny a.processtext. diliha tnya darah masih merembes membasahi bawah dipan. http://www. sedari semalam terus menangisi jasad anaknya yang membujur di atas dipan. Ia tak tahu kapan situa si perang akan berhenti.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak ada seorang pun tetangga yang melayatnya. . Kedua anaknya yang masih hidup. Remaja tanggung itu telah meninggal sejak semalam.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak jarang di antaranya adalah korban-korban kesalahpahaman belaka. Dari balik kain penutup jasad. Revolusi kemerdekaan benar-benar membara di seluruh pelosok negeri. Korban berja tuhan.

Tuhan ak an menerimanya di surga. Suamiku? Siong. Kita harus menguburkan Siong secepatnya sekalipun perlengkapan penguburan tidak lengkap. Keng Hong melirik kedua adik iparnya. mati di tangan bajingan-bajingan yang mengaku laskar perjuangan itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. teriaknya sambil menggerung -gerung. Situasi darurat harus dihadapi dengan cara-cara darurat. Ling. Kenapa kau tega membiarkan ia mati.html Sudahlah.com/abclit. Lalu apa yang harus kita lakukan kemudian? dok membela tanya Sin Liong.com/abclit. Orang-orang yang berke . Sin Liong masuk ke ruangan bersama Hong San. Jangan menangis terus-menerus. katanya. http://www. gantunganku bila kau tak ada . Relakan kepergian Siong. Muka mereka pun pucat karena sejak semalam belum memejamkan mata barang sedikit pun.processtext. http://www.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kata Keng Hong.

Keng Hong mencangkul tanah basah. Empat orang duduk di atas meja bundar setelah tadi berdoa bersama di dep an altar sederhana yang dipersiapkan Keng Hong. Tapi A S iong mewarisi .com/abclit. hampir lima orang tak dikenal mendatangi rumah Keng Hong. Kau sekarang menjadi anak tertua. Sedangkan Ling-Ling terus mengusap kelopak matanya yang bengkak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kadangkala dibantu oleh Hong San yang datang satu jam setelah terbunuhnya A Siong. kita pikirkan nanti saja. Jangan cengeng! Ketiga orang itu kemudian pergi mengambil cangkul dan mulai mencari tempat yang tepat untuk menguburkan jenazah. Di belakangnya Ling-Ling mengikuti den gan tubuh gemetaran. Wajah-wajah mereka muram. Bagaimana kalau kita kuburkan di halam an belakang rumah. ia bercerita tentang kematian A Siong lebih detail .Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Semalam. kau pergi ke tempat Paman Cia. seolah lupa kalau kepenatan telah menghajar sejak dua ha ri yang lalu. air masih menggenangi halaman belakang . http://www. Dia orang baik. menanyakan apakah lelaki itu ada di rumahnya atau tidak. Sin Liong terpaksa memindahkan air dari lubang terus-menerus untuk memudahkan pengga lian. tentu mau menolo ng kita. Setelah empat jam menggali tanpa henti.processtext. Pelupuk mata yang sipit semakin menyembunyikan bol a matanya yang kecil. Ia selalu ketakutan bila ada orang asing datang ke rumahnya. Suruh dia membungkus mayat dan mendoakan arwah A Siong agar diterima di surga. A Siong yang pertama kali membukakan pintu. Malam.processtext. Dengan kalimat terbata-bata. Jangan menangis terus. akhirnya lubang sedalam lebih dari satu meter it u berhasil dibuat.html Sudahlah. Sekarang kita harus menguburkan A Siong cepa t-cepat. kata Keng Hong. Aku tak mau Ling-Ling terus-terusan menangisinya. Hujan terus t urun sejak semalam. Matahari bulan Desember hilang entah ke mana.com/abclit. Sekarang. meskipun tinggal rintik-rintik. Paman Cia menggotong mayat A Siong keluar diiringi tangisan Ling-Ling. Akhirnya tubuh rema ja tanggung itu dibenamkan ke tanah dalam suasana hujan rintik-rintik. A Cong.

Ia lahir di sini. Dan kita merelakan diri menjadi ka cung Pao An Tui. Lebih enam kali orang itu menusuk A Siong. Sementara mereka.com/abclit. ikut melolong-lolong melihat tubu h A Siong. tiba-tiba salah satu dari keli ma orang itu menarik dan menusukkan parang yang disembunyikan di selangkangannya. babah-babah kaya itu. kata Hong San dengan wajah penuh sesal. Setelah A Siong mengucapkan kalimat terakhirnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. sampai remaja tanggung itu menjelempah di lantai . Ling-Ling pingsan melihat darah berceceran melumuri tubuh anaknya. mereka kabur dari tempat itu. Ayahku teman baik Oei Kim Sin.Generated by ABC Amber LIT Converter. yang menyandarkan nasib hartanya pada Pa o An Tui tak pernah memikirkan nasib orang. Aku datang terlambat. Dan mati pun di sini. http://www. . Kedua adik A Siong keluar dari kamar. Aku datan g satu jam setelah pembunuhan itu. Tapi teman-teman di pos penerimaan bantuan ransum untuk Republik menahanku. Orang-orang di Jakarta dan kota besar lain ramai-ramai membicarakan nasib babah-babah kaya yang rumahnya terus dijarah. kata Sin Liong dengan nada menyesal. Entah kenapa aku ingin datang ke rumah Kakak Ling sejak so re.processtext. Ling-Ling melolong-lolo ng. Menjengkelkan kalau dipikir-pikir. pendiri Pao An Tui.orang miskin seperti kita. Setelah korbannya ambruk. Tak s udi ia membela orang-orang Belanda itu. walaupun kita loyal te rhadap Republik.html Ayahku selamanya membela Republik.processtext.com/abclit. Kita memang serba sulit. kata Ling-Ling menirukan suara A Siong.

Dan ia memang tahu sendiri iblis-iblis bermuka dua di organisas i keamanan kota itu. Benar. Padahal ia menyatakan dirinya di depan banyak orang membiayai Pao An Tui. orang-orang seperti Babah Can itu setiap hari hilir mudik bersama -sama KNIL. Lihat saja buktinya.html Puh. D i Semarang dan Jakarta isu itu pun lebih santer. aku tahu sendiri ada opsir KNIL bertandang ke rumah Babah Can tiga hari y ang lalu. Kabarnya rumah Babah Can dan beberapa orang kaya di Kembang Jepun ini dijaga ora ng-orang bayaran KNIL. bukan hanya di Surabaya isu itu berembus. jawab Sin Liong ke sal. Kakak. Kabarnya KNIL memaksa beberapa orang petinggi Pao An Tui untuk memihak Belanda. http://www. Ia mengenal baik Oei Kim Sin. Keng Hong mengangguk. http://www. teman masa kecilnya yang telah berjasa besar menyelam atkan orang-orang China seperti dirinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sudah tersebar desas-desus Pao An Tui membela Jender al Spoor3.com/abclit.processtext. Memang benar. kau tidak tahu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia tahu seperti apa kesetiaan Oei pada Republik. kata Hong San yang dari tadi diam saja. . baik yang kaya maupun yang miskin. Mereka berteman baik s ejak kecil.com/abclit.processtext. meskipun ayah Keng Hong bekerja menjadi pembantu di rumah keluarga Oei yang kaya raya.

Generated by ABC Amber LIT Converter. .html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Mereka jumlahnya lebih banyak dari pada Surabaya. Kita selalu menjadi kambing hitam dalam segala hal.processtext. Ia malahan memberikan bantuan untuk gerakan kita. Kabarnya tuan Perdana Menteri Syahrir berkunjung ke tempat kediaman Seng Kun.com/abclit. dan tidak banyak terpencar-pencar. Penjagaan keselamatan hidup mereka lebih muda h. http://www. Tak ada musuh dalam selimut? Orang-orang bermuka dua itu yang menyebabkan bencan a orang kecil macam kita ini. http://www. Yang Mulia Perdana Menteri teman baik Seng Kun selama gerakan bawah tanah . ke pala Pao An Tui Semarang? Benar. kata Hong San.html Orang-orang kita di Semarang lebih beruntung. Akibatnya pembunuhan besar-besaran seperti yang terjadi di Karaw ang dan Surakarta.com/abclit.

Kau gantilah pakaianmu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. temani kami. Tadi baru saja ad a orang mengintip. katanya dengan suar . http://www.com/abclit. ong langsung meraih selot pintu dan membukanya.html Siapa?! bentak Keng Hong.com/abclit. Semua cahaya di rumah kumatikan. http://www. a parau. Masuklah. Anaknya yang berusia sepuluh tahun kelihatan men ggigil.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sin Li Aku.processtext. Kakak Hong. Untuk apa kau kemari? Bukankah sudah kupesan sebaiknya kau tidur saja malam ini? ! kata Sin Liong gusar melihat istrinya yang basah kuyup menerobos hujan. Aku takut di rumah sendirian. Bukalah pintunya. Mei Lan. Ling-Ling masuk ke rumahnya dan mengambil pakaian Tian-Tian yang seusia dengan anak Sin Liong. kata istrinya sambil menggigil.processtext. tidur di sini. jerit perempuan di luar pintu.

kata Hong San. kata istrinya sambil terisak.com/abclit. Apakah ia ha rus menuntut nyawa anaknya? Revolusi memang makan banyak korban. http://www.processtext. meninggalkan mereka. http://www. Tidak hanya puluhan. Ia telah tercebur ke dalamnya. dan kau diam saja. Menurut mata-m ata yang kita selundupkan ke rumah Babah Can.html Keng Hong tertawa samar dan kecut. Ia tak akan menuntut bala s dendam tak bermata seperti itu. Jend eral Spoor ingin Republik hancur secepatnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . meresahkan malam yang basah. dan menguping pembicaraan opsir KNIL itu. Ia teringat dengan korban-korban seperti A S iong di Surakarta dan Karawang5. Kau memang terlalu baik hati terhadap orang-orang Republik. Anakmu sendiri menja di korban.Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi ratusan. dalam hitungan beberapa hari ke depan akan ada operasi militer besar-besaran oleh Belanda. Dan sekarang revolusi yang diceburinya telah meminta nyawa anaknya. terbunuh sia-sia.com/abclit. Tidak. katanya pelan. Ketua Pao An Tui di Surabaya telah memberikan perintah pada kita. aku tak mau melakukan pengusutan lebih lanjut.processtext. Suara tangisann ya pecah.

Padahal selama dua hari tiga malam ini ia tidur ayam. katanya dalam hati. bisik . Besok kutemani Kakak ke rum ah ketua. Tumbal revolusi kemerdekaan Republi k. ada seseorang mengendap-endap di luar.processtext.html Kakak beristirahatlah. Entah kenapa Keng Hong tak langsung memejamkan matanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku bangga memiliki anak sepertimu. Aku akan di sini sampai pagi. Malam turun semakin sunyi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kakak.com/abclit. http://www. Ia melonjorkan kaki di atas dipan.com/abclit. Mimpi orang-orang kecil macam kita. kata Hong San. K au telah menjadi tumbal untukku. Apa yang harus kita lakukan. Sayang Tuhan m emanggilmu sangat cepat. Bayangan wajah A Siong bermain-main di kepalanya. Siong. Hong San telah mematikan semua lampu untuk memu dahkan penglihatannya ke luar rumah. lalu menelentangkan tubuhnya di lantai. Pikirannya terus mengembara ketika ia merasakan tangan Hong San menyentuh tubuhnya. Sementara Sin Liong menggelar tikar .processtext. Firasatnya tak enak. Hong San. Dan tumbal kaum kita. http://www.

Bisa saja mereka cuma memancing kita keluar. .Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka benar-benar meneror kita. katanya. Dia menunggu di samping pintu. http://www. Keng Hong mendekati pintu depan. http://www.processtext.com/abclit. kata Keng Hong.processtext. Sin Liong membungkuk mengamati orang di luar r umah. jawab Hong San. Cuma ada satu orang. Jangan terjebak.html Sudah. Kita sergap saja dia.

Keng Hong menggeleng-gelengkan kepalanya. Setelah keadaan sepi selama hampir seperempat jam. Mereka berpandangan satu sama lain.processtext. Kita benar-benar berada di tempat yang sulit.processtext. Diambilnya korek dari kantong celananya. Kedua adik iparnya memandang bingung. ia membuka selot pintu. tak tahu mesti berbuat apa. Kedua belah pihak mencurigai kita.com/abclit. http://www. Ia membaca tulisan itu. http://www. lalu membukanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebuah kertas tertusuk pisau kecil di di pintu rumahnya.com/abclit. katanya sambil meremas kertas itu sampai hancur. Antek-antek Pao An Tui kalau berani bersekutu dengan Belanda akan dimusnahkan. Ia mengambilnya dan menutup pi ntu lagi. Keng Hon g memberi tanda pada Sin Liong untuk berjaga-jaga.html Lama mereka tiarap. Perlahan-lahan. .html Generated by ABC Amber LIT Converter.

suatu penjaga keamanan sipil yang dibentuk etnis China di tahun 1947 guna menjaga keselamatan orang-orang China baik karena ancaman Bel anda maupun pihak-pihak Republik yang tidak menyukainya. . NICA. di Hindia Belanda yang ditugaskan untuk mempe rtahankan kekuasaan Hindia Belanda. Nama salah satu kuil atau kelenteng di Semarang.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.html Catatan: 1. begitu posisi Belanda d i dunia internasional terjepit. 3. 2. Ia mati bunuh diri tahun 1949. Kuil ini diperkirakan dibang un ketika Panglima Cheng Hoo datang ke Sam Poo Toa Lang atau Semarang pada abad ke-15. 4. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Nama daerah di Surabaya tempat bermukim komunitas China.processtext. Panglima Tentara Belanda. Pao An Tui : Barisan Polisi Keamanan Kota. http://www.com/abclit.

lantas mengembang. Dan.html Antara tahun 1946 sampai tahun 1949. Begitulah hitam jadi kelabu. melainkan melesat berupa garis putih tajam yang langsung menghunjam memedihkan m ata begitu seseorang mencoba bertahan.processtext. Tujuh Puluh Tujuh Lidah Emas Post: 11/13/2005 Disimak: 254 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas. Tetapi takkan lama.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. seperti bintang.processtext. selintas tampak seperti mata kayu. Setelah berputar memusat-menebar memus at-menebar.. Mungkin tak tepat disebut amat terang karena titik cahaya itu benar-benar menyila ukan. seperti kemarin-kemarin. terus mengembang. ada sebuah titik. . memang. itulah yang dilakukan olehnya. Di sana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Begitulah semua datang.. Tetapi bukan. di puncak monumen. Edisi 11/13/2005 Pernahkah kaulihat matahari begitu banyak? Atau turun merendah seolah mencecah? Dalam lapar. samar jadi terang. Tentu pula tak bisa disebut seperti bintang karena titik cahaya itu sa ma sekali tak bekerlip. Dan gedung-gedun g. ribuan lingkaran hitam baga i menghambur menyemaki ruang pandangnya. http://www. komunitas China di nusantara mengalami bany ak sekali pembunuhan tanpa sebab.. Dan lalu. dinding-dinding kaca. Dan. dengan ganjil. matahari membelah. lingkaran hitam itu lalu menyatu. Begitu air mata menyelu sup di helaian kumis lalu terasa mencapai bibir. kuning kelabu.com/abclit. Pedih ini akan hilang. Bagai melayang. lelaki tua itu merasa nyama n. menjelma kerumun bulatan pijar. semua terbentang. jambang. bergulir jatuh ke kumisnya yang menyatu dengan jenggot. kelabu jadi samar. seolah seperti tameng mena han hunjam cahaya. Lingkaran hitam yang berputar-putar. sebentar memusat sebentar menebar. siang meman ggang meringkus dirinya. segera merembes air. tak tertahan oleh tatap. http://www. menggenan g. meranggas tak teratur panjang dan jarang. Dan dari mata tu anya yang buram. Begitulah terik. dalam nanar. Bukan hanya tameng. putih pirang . yang semuanya kotor. menggandakan semakin banyak lalu memantulkan. Peristiwa di Surakarta dan Karawang adalah dua contoh da ri pembunuhan mengerikan terhadap orang-orang etnis China. amat te rang. Tetapi bukan itu.

pun mengaja knya. Derek (pos) I. meyakinkan mereka: emas dibutuhkan Jakarta.. Dan gedung-gedun g. Monumen Nasional. Jepang menyerah.com/abclit. Pernahkah kaulihat matahari begitu banyak? Atau turun merendah seolah mencecah? Dalam lapar. dinding-dinding kaca... Berdebar. Pusat juga perlu tahu bahwa di tanah ki ta. menjelma kerumun bulatan pijar.html Bagaimana semua bisa tiba-tiba berubah? Ia sendiri tak begitu tahu. Pak Daud. Letusan? Belanda kembali datang. tangga-tangga be si.. Kereta api kecil (mereka menyebutnya lori) dengan empat wagon yang dibelintangi papan-papan. sepa tu boot.. Ma ka. segala yang dulu dikuasai Jepan g kini kita yang memiliki. Bahkan Gubernur Militer pun (s iapa namanya? Ia lupa) bergabung dengan mereka.. di puncak Monas. Kata kawannya konon karena dibeli dengan emas tambang.processtext. Berlompatan. yang beberapa di antaranya menjulurkan rel dengan lori-lor i lebih kecil (memuat bongkah-bongkah batu batu-batu berurat emas!) meluncur ke luar tak henti-henti. bukan itu. http://www. http://www. Tetapi ya. Dan seperti mimpi. tidak.orang dengan helm.. Begitu juga tambang emas di Lebong. bagai melayang. Lorong-lorong. Dan Belanda pergi. Kini tertahan. Apakah hanya matanya? Karena hari ini. Maka. Ia pun tiba di tambang itu: Lebong Tandai. Ia hanya me ndengar bom besak (bom besar. di sebelah dua orang yang berlindung ke gerob . Derek II. Bengkulu.. dalam nanar. ledakan dinamit. . Dan wajah-wajah itu muncul..html Generated by ABC Amber LIT Converter. Huah! Orang. orang kampungnya yang juru tulis gudang (mereka menyebutnya magazyn schrijver) di tambang. menghunjam mata. Makin jelas. berkacamata. Tampak amat sibuk. Menyerang tambang. Apakah mahas iswa? Karena tegak di tempat yang tak mencolok. Titik putih. lift ke atas ke bawah. ada seseorang yang juga mendongak menatap ke sana. menyandang tas di bahu kirinya.. beberapa dengan lampu dan baterai di pinggang. Masa berganti. ada sebuah titik. Membujuk. berlalu lalang. Tetapi memang.. Kata Pak Daud. Memandang ke luar.com/abclit. kata mereka. gema lori.Generated by ABC Amber LIT Converter. bagai mengambang. tid ak. Di san a. di atas kereta itulah ia. semua terbentang.. tak ped uli pada apa pun kecuali pada goa-goa.processtext.. Orang itu masih muda. Di masa damai u ntuk apa? Untuk Monas. menggandakan semakin banyak lalu memantulkan. Di atas papan itulah ia duduk. Melayang. mulailah hari-hari itu. langit goa yang runtuh. lihat. Bagaimana mereka bisa bertahan? Heran. pasokan senjata berdatang an. ada banyak emas. tajam pedih. matahari membelah. lalu proklamasi.. Seperti hamburan. orang-orang kemudian menyebutnya bom atom) dijatuhkan di Hiroshima d an Nagasaki. Wajah-wajah yang data ng dari keresidenan.

ak penjual rokok. ia .

.. Ia tak suka kalimat tak jelas itu. senyum itu kembali. kenapa kini berbeda? Senyum itu. Cu ping hidung besar berkilat yang melengkung naik. kita berjuang.. emas Monas i tu didatangkan dari Jepang. dulu merupakan sosok sederhana. Saya paham.. itu.com/abclit. Pak Jusuf inilah. Lihatlah kini diri Dik Najir. Saya membutuhkannya. mendehem beberapa kali. Tetapi. i a mengalihkan pandang. Kacamata itu. saya mengerti. Jabatan terakhirnya selaku pembantu kepala bagian mesin tumbuk (mereka menyebutnya molen assistant). Dik Najir. Kacamata itu. coba berdagang.. Agaknya ia harus terus-terang . Senyum itu masih. memungkinkan Pak Jusuf tahu aliran sumbangan emas untuk Monas itu. seingatnya. Begitulah yang orang-orang dengar.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Tetapi. Dulu.. Pak Jusuf. menatap ke arahnya. Wajah bulat berkacamata de ngan bingkai plastik keras coklat tebal ini. tapi mata di balik bingkai besar itu berubah. kini tersenyum... Cup ing hidung besar. mendehem lagi. Jalan yang lebih baik. Jalan yang lebih baik? Maksud Pak. Refleks. Ma-maaf. anak Pak Daud. Bingkai kacamata dari plastik keras coklat tebal. http://www. setelah Pak Daud meninggal. Ia tak suka. Setelah merengg angkan tubuh dari sandaran kursi. Maaf. http://www. Tatapan di balik kacamata.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi. Dik Najir. Tatapan di balik kacamata. kembali ia palingkan mu ka. yang diangkat jadi juru tulis gud ang.. tak mungkin menyampaikan hal yang tak pasti.. Begini. Dari jauh ia datang karena yakin Nur. Yang orang-orang dengar. di tambang itu.com/abclit. apa adanya. Pak Jusuf berkata.html Tiba-tiba si pemuda menoleh. cacat. katanya . yang ingin saya tahu yaa.. terasa ganjil. mulut dengan bibir tipis melipat hingga ter kesan bagai diisap dari dalam.. . Untuk modal. Tak enak ketahuan mengamati.. saya punya usul. Tetapi hei. emas yang kita sumbangkan dulu. Bingkai kacamata dari plastik keras coklat tebal.. tatapan itu.processtext. apakah memang diciptakan untuk menyangga bingka i kacamata yang tampak seperti berat? Dan mulut itu.

Jadi. Tidak. Ketika saya tanyakan digunaka n untuk apa karena toh kita dengar emas Monas didatangkan dari Jepang. Pak Jusuf mengeruk saku celananya. Itu gampang..com/abclit. Tapi karena dinamit itu. melainkan disalurkan. Sumbangkan saja. seper ti mencari lagi posisi yang tepat. mereka hanya meneruskan. Sebetulnya bukan dikembalikan.. Kemudi an katanya. mengeluarkan dompet. Dik Najir tentu bertanya-tanya. mereka bilang ada yang digunakan. . Saya tak mau. Tak lebih. disalurkan. http://www. s oal sumbangan emas Monas yang dipulangkan.. Dik Najir. langit goa yang runtuh.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tenang. Ragu. bagai men cari persetujuan. tapi jumlahnya tak lagi sama. Maksud Pak Jusuf? Yah. Emas itu memang ada pada saya. Dari anak Pak Daud saya tahu bahwa emas itu dikembalikan melalui Pak Jusuf. mendengus. Kaki saya putus bukan karena berperang.. baiklah saya terangkan.. Dik Najir . sesedikit apakah emas yang mereka pula ngkan hingga tak pantas buat dibagikan. lalu berkata. Lalu. Pak Jusuf.processtext. Tidakkah itu berarti disalurkan? Mata di balik bingkai besar itu menatap ke matanya. ia mengangguk. Kembali disandarkannya tubuh ke kursi. Lelaki berwajah bulat (dengan tubuh yang kini juga tak kalah bulat) itu menarik napas.processtext..com/abclit. Diperbaikinya duduk. seperti kecewa. emas itu tak usah d ibagikan. Nah. Saya. maka masing-masingnya cuma akan dapat segini. Bila saya bagikan kepada seluruh buruh dan karyawan yang bekerja waktu itu. Saya. mereka katakan bahwa begitul ah keterangan dari atas. menj epit sesuatu ke luar dari dalam dompet lalu mengacungkan ke muka: uang logam satu rupiah. saya kemari hanya untuk hal itu. kata mereka.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketika s aya tanyakan kenapa tak sama. begini.html Ah tidak! Mana bisa. http://www. ke masjid atau ke sekolah atau ke apa di Lebong si ni. Jemarinya merogoh. maaf.. Dan karena jumlahnya sedikit.

hingga bibir tipis yang melipat itu benar-benar tampak. Ia terus meluncur. atau mungkin tiga puluh detik. tersentak. aku tahu yang ia rasakan. si pemuda membalikkan tubuh.processtext. Siapa yang menjatuhkan? Tak kalah terkeju t. kulitnya merah menghitam bagai terpanggang... kaku tergantung.. di puncak sana berkilauan 77 lida h emas. sekilas tamp ak seperti mata kayu. bagaimana aku bisa pulang ke tempat kos? Refleks. Koin itu! Ribuan kedua! Ribuan kedua terakhir yang dipunyainya.html Seperti tahu keheranannya... bersamaan dengan gerak tangan Pak Jusuf menyongsong. astaga. Semua tak bergerak. Dengan hanya seribu. dua puluh. semua perabot di ruang tamu Pak Jusuf tampak seperti beku. lapar. Sepuluh.! Lelaki tua itu terkejut.. diam. terjadi peristiwa itu! Peristiwa yang takkan bisa ia lupakan: koin itu berhenti.000 rupiah itu kembali? . koi n satu rupiah itu tak tersambut. semua kembali seperti biasa..! Triiingngng.com/abclit.. Dan.000 rupiah yang barusan berdenting masuk ke kalengnya. taplak. ketika itulah. Waktukah. http://www. Mata di balik bingkai besar itu menganga.. tidakkah berair bagai menangis? Pusing. kelihatan seperti patung. Betulkah? Betul. tapi kembali tertegun. gorden. diam. http://www. yang siap menyambut koin. Pemuda kacamata yang kini telah menjauh beberapa langkah. Bahkan udara pun seperti mati. Meja. Pak Jusuf mengangguk. tertahan bagai mengambang. Apa yang ia lakukan? M eminta 1. Bukan koin satu rupiah 40 tahun lalu itu. nyaris menyentuh loteng. Diayunnya kaki. k ursi. Mu lutnya terbuka. Sepertiku. Pak Jusuf melambu ngkan koin satu rupiah itu tinggi.processtext. Tapi ajaib.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.. menatap ke arah koin. Semua tak bergerak. keti ka berada pada satu titik antara loteng dan tangan Pak Jusuf yang siap menyambut. jatuh menimpa lantai: Triiingngng... iseng. Koin itu berhenti.html Generated by ABC Amber LIT Converter. teronggok di trotoar.. tidakkah tadi pengemis tua itu juga menatap ke puncak Monas? Buntung.. Saat koin itu bergerak turun . langkah si pemuda terhenti. tertahan bagai mengambang. Tangannya yang terangkat. t etapi koin 1. tak berkedip. Waja h bulatnya tengadah. yang berhenti? Dan Pak Jusuf. Senyap. matanya segera menangkap sosok itu: si pemuda. mata itu. Lalu. Ketika koin itu bergerak turun. Tetapi mendadak.

Tujuh puluh tujuh? Bagai bukan angka yang asing. 17 Agustus 2005 Sayap Kabut Sultan Ngamid Post: 11/13/2005 Disimak: 163 kali Cerpen: Triyanto Triwikromo Sumber: Kompas. http://www.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Salah tingkah. hari itu. Si pengemis seperti lega. sangat tak keliru jika kutorehkan warna terang di sekujur kanvas. kau juga tahu. Kare na itu. Minggu 28 Maret 1830... http://www..com/abclit. Maaf. berapa umur Bapak? Tujuh puluh tujuh.*** Payakumbuh. Jadi. . dalam lukisanku.. Oh. Ramadhan telah berlalu.processtext. Tak ada gerimis riwis yang menghardik tiang-tiang tua. Edisi 11/06/2005 Ya.. asalan ia berkata.processtext. Tak salah jika kukesankan Allah menebarkan cahaya cokelat keemasan di wajah siapa pu n yang menyaksikan de Kock menghardik sang Pangeran. aku yakin kabut lembut dan matahari susut saja yang mengepung Rumah K aresidenan itu. Tujuh puluh tujuh? Eh. tujuh p uluh tujuh lidah emas. Tak ada pula petir mendera Me rapi yang samar mengonggok di bumi fana.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.

jika dia berdiri di dekat Haj i Ngisa dan Haji Badarudin penasihat-penasihat agama terkasih Pangeran pasti lukisannya tak akan seka dar menggambarkan Sultan Ngamid sebagai manusia biasa. "Segalanya suda h diatur. Jadi. Ya.processtext. ke langit sarat sriti. Lewat bisikan batin. Bahkan dia memberi isyarat pada Haji Ngisa a gar tak terpesona pada setiap keajaiban yang mengucur setelah seseorang khusyuk berpuasa. Sayap-sayap itu seakan tak sabar menerbangkan sang Junjun gan ke langit suci.com/abclit. ketika ketegangan terj adi dan Jenderal de Kock mengharap Pangeran agar segera naik kereta. 1 Andaikata Raden Saleh hadir di Rumah Karesidenan bersama Pangeran Dipanegara Mu da. Roest. di kedua bahu Sultan tumbuh say ap Rajawali ungu yang menyilaukan mata. Sebab dalam pandangan Haji Ngisa yang masih sangat awas. Sultan juga meminta agar Haji Ngisa tak perlu takjub pada segala peristiwa tak masuk akal ya ng menyelimuti Rumah Karesidenan yang telah dikepung para serdadu itu.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Memang keheningan dan kebeningan menguar dari pagi yang baru mekar. de Stuers. Hanya aku yang kausangka telah belajar teknik mel ukis dari Horace Varnet dan Eugene Delacroix boleh menyusupkan diriku pada wajah prajurit yang takz im membungkuk di hadapan Pangeran dan pasukan cemas yang mewaswaskan nasib sang Junjungan. http://www. Hanya aku saja yang boleh sedih. atau Perie akan menganggap Sultan mencip . sekalipun di kepung wajah-wajah tegang staf de Kock dan disaksikan rakyat dalam sedu-sedan. Raden Mas Joned. mungkin dia tak ak an melukiskan Sultan Ngamid sebagai pangeran bersorban saja.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sultan Ngamid menanggalkan bulu-bul u indah yang barangkali diberikan oleh Malaikat Jibril itu. Dia tak ingin de Kock atau Valck." desis Haji Ngisa.processtext. dan Raden Mas Raib2 pada 28 Maret 1830 yang ajaib itu. terkejut dan kemudian lari tunggang langgang. dia juga memberi is yarat kepada panakawan Banthengwareng dan Jayasutra agar tak memekik. Haji Ngisa tak ingin pe kikan ketakjuban itu akan mengganggu takdir Allah yang telah ginaris.com/abclit. Pangeran harus kuluk is tegak menantang. Sambil menempelkan jari telunjuk ke bibir. Namun di luar dugaan. Haji Ngisa yang telah mengerti betapa kegaiban bisa menghunjam kepada siapa pun yang dipilih Allah hanya mengangguk." Haji Ngisa tahu benar jika Sultan Ngamid tak menanggalkan sayap atau menyemburk an kelabang beracun kepada lawan. tetapi aku tak mungkin menorehkan kabut dan dingin Magelang terlalu dalam di kanvas. Residen Kedu berwajah batu itu. "bahkan mungkin Jibril pun dititahkan tidur dan tak mencampuri segala yan g terjadi dalam silaturahmi indah ini. http://www.

"Kal au mau Sultan .takan sihir dan menghina para perwira yang mengajak berunding menghentikan Perang Jawa itu.

Tentu dia tak terlatih menang kap pertanda yang hanya berupa gelengan kepala Haji Ngisa itu. Jenderal? Apa yang harus saya lakukan di sini? Saya datang dengan bersahabat semata-mata untuk kunjungan singkat sebagaimana yang di adatkan oleh orang Jawa setelah mereka selesai berpuasa selama sebulan. http://www.processtext. Jika ingin berkelahi. saya tembak putra-putra Sampean. "Saya akan mempreteli kekuasaan Sampean dengan cara apa pun. Haji Ngisa lebih memilih memandang kilau senapan dan pakaian para s erdadu yang dipimpin du Peron di anjungan dalam ketimbang menatap wajah Sultan Ngamid yang karena ter lalu benderang tak lagi bisa dipandang.3 Saya datang tidak dengan k eris terhunus dan pedang meradang. Telinganya bahkan lebih be risi instruksi-instruksi sang Gubernur Jenderal ketimbang luapan amarah Sultan Ngamid. Sete lah itu." desis pria yang senantiasa berzikir itu teramat pelan. Pangeran.html Karena itu.processtext. mengapa sejak pemandangan menakjubkan itu terjadi. Ya. saat mendengarkan semburan kata-kata semacam itu Haji Ngisa berharap de Koc k segera mengurungkan niat menangkap dan mengasingkan Pangeran.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kalau berani menatap.Generated by ABC Amber LIT Converter. hati Sampean bisa terbakar. Anda ingin mengadili saya? Anda ingin mengajak berkelahi? Jika itu yang Jenderal inginkan. Tentu de Kock tak mendengarkan isyarat halus itu. de Kock pun sudah punya cara untuk menaklukkan Pang eran. memang tak semua tanda bisa dir aba dan membuncahkan makna." Ya. saya pun tak mau berkelahi dengan Sampean. Namun. saya tak membutuhkan keadilan dari tangan Sampean. de Kock tak punya alasan untuk tak segera melakukan perintah Johannes van den Bosch. Jenderal. http://www. Kalau perlu say a akan menggorok leher perempuan-perempuan terkasih Anda pada Lebaran hari ketiga.com/abclit." "Saya ingin menyelesaikan persoalan kita hari ini juga. Bahkan jika tak mu ngkin menangkap atau membunuh Sultan Ngamid. Dan. "Jadi." . jangan lupa Haji Ngisa dan para panakawan juga kami jebloskan ke sumur tua.com/abclit. "Sampean juga jangan menatap wajah Sultan." kata de Kock. d e Kock tidak peka? Mengapa dia tak membiarkan Sultan Ngamid pulang setelah selesai bersilatur ahmi? "Mengapa saya tidak diperkenankan pulang. Tetapi.

andaikata de Kock dan par a serdadu tahu.processtext. Dengan hati-hati pula.html Haji Ngisa kian tak tahan mendengarkan semburan kata Sultan Ngamid yang menguar kan bau berbagai wangi-wangian itu. dia berseru.processtext.com/abclit. Tuan. Karena itu. Sampean anggap peri stiwa mengenaskan? O. seperti Isa yang tersalib. De Kock akan tinggal arang. urusan Haji Ngisa. "Apakah Sultan tak mengerti akan terjadi peristiwa seperti ini. Takjublah mengapa dia tak menunjukkan sayap-sayap ungu itu kepada d e Kock dan serdadu-serdadu yang juga dibutakan. Apakah saya boleh bertanya pada de Kock? Kenapa tidak? Apakah dia akan menganggap Sultan Nga mid sebagai dajjal tak aturan? Apakah dia menangkap Sultan Ngamid karena membayangkan diri s ebagai mesias yang mampu menghentikan perang? . seluruh Rumah Karesidenan akan terbakar. Bertanyalah kepada pria yang setiap subuh shalat berjamaah dengan Sultan Ngamid itu. Kisanak?" Gandakusma mengangguk.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Apa orang lain yang tahu peristiwa sulapan itu? Bertanyalah pad a Gandakusuma. membumbung menembus kabut. moksa ke langit. menghilang dari pandangan Haji Ngisa yang tak lagi takjub. dia berjingkat mendekati Ali Basah Gandakusuma da n membisikkan pertanyaan-pertanyaan tak terduga. Segalanya tela h kukembalikan pada-Mu!" Setelah itu. Urusan siapa? Urusan saya. Jadi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Takjublah pada mengapa Sultan Ngamid berani mati pada saat ruang dan waktu membe ri kesempatan untuk hidup. Dengan hati-hati dia mengenakan sayap itu. jadi Sultan Ngamid memang benar-benar punya sayap? Punya sayap a tau tidak. Gusti. Saat itu dia justru melihat Sultan Ngamid mulai memungut sayap Rajawali ungu yang semula ditanggalkan. http://www. bukan urusan Sampean. Mengapa tak Sampean lagi takjub. Serdadu aka n jadi abu tanpa jejak kehidupan. dia membentangkan tangan dan mengibas-ibaskan sayap. kau tahu. Sampean tahu segalanya berakhir mengenaskan? Mengenaskan? Apa ya ng mengenaskan? Keajaiban sayap-sayap Jibril di tubuh Pangeran. Ketahuilah. Apakah Allah telah mengirimkan jutaan malaikat untuk mengarak Sultan Ngamid ke surga? Mengapa bertanya seperti itu? Mengapa tak boleh bertanya seperti itu? Saya kira bukan hanya saya yang melihat jutaan malai kat mengarak Sultan Ngamid ke surga. http://www. wahai Kiai waskita? Karena memang tak semua ha l harus ditakjubi.com/abclit. Apakah Sampean tak cemas? Aku tak bisa cemas lagi sejak de Kock kehilangan kepekaan. "Allahu! Allahu! Allahu! Segalanya telah rampung.

.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ya, > 0 Meski demikian, Gandakusuma tak berani mempertanyakan segala sesuatu yang berka it dengan perang dan kematian. Tak baik pada Lebaran yang baru mekar mempersoalkan amis darah, wa ngi bunga kubur, dan Matesih menjelang Sultan Ngamid berunding di Rumah Karesidenan. "Saya kira semua prajurit harus menyertai Panjenengan, Sultan." "Allah tak menghendaki seperti itu, Gandakusuma." "Maaf, Sultan, saya khawatir Jenderal de Kock akan " "Ya, ya, Sampean boleh khawatir. Namun, saya lebih khawatir jika prajurit kita akan mengejutkan mereka." "Jadi, kita hanya akan bersilaturahmi, berlebaran pada Jenderal de Kock, Sultan ?" "Ya. Jangan kaukenakan tanda pangkat atau jabatan. Kenakan saja pakaian santai sebagaimana kita hendak pelesir atau berjalan-jalan." Sampai pada percakapan yang kian tak terpahami itu, Gandakusma melihat sayap Ra jawali ungu di bahu Sultan Ngamid kian melebar. Sayap itu kian menelan tiang-tiang dan segala yang b isa teraba dan terjamah tangan. Karena itu, sekali lagi, Gandakusuma menyangkal.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Iblis? Kitalah yang iblis kalau tak bisa memaafkan orang-orang yang hendak mem bunuh dan memperdaya kita." Kali ini Gandakusuma tak berani menatap wajah sang Sultan. Dia tahu sebentar la gi, setelah pada pukul 08.00 Sultan berangkat ke Rumah Karesidenan, de Kock akan mengerahkan ratusan ib lis untuk membekuk Junjungan yang kian tak peduli pada pekik kemenangan di medan perang it u. Dia yakin benar sayap-sayap Sultan akan rontok pada saat de Kock menghardik dan memerintahkan Pa ngeran beranjak menuju kereta pengasingan. "Segalanya sudah diatur oleh sang Jenderal sialan, tetapi mengapa Sultan percaya bahwa apa pun yang terjadi telah diatur oleh Tuhan dan tak lagi bisa dihindarkan?" desis Gandakusum a dalam kecamuk pikiran tak keruan. "Sudahlah, Gandakusuma," kata Sultan seperti mengerti segala yang dipikirkan ol eh panglima utamanya itu, "pada saat berperang pikirkanlah peperangan. Namun pada saat Lebaran pikirk anlah Lebaran. Ayolah, bersenang-senanglah bersama Jenderal de Kock dan para perwira. Nanti kub eri kuda baru. Nanti kuberi sajadah dan sorban baru. Nanti ." Gandakusma tahu nanti dia hanya akan mendapatkan sayap yang rontok, mata yang k ehilangan keperkasaan, dan jiwa yang tak lagi terpesona pada kabut Merapi. O, mengapa keka lahan begitu wangi? Mengapa ia muncul ketika puncak kemenangan hadir telanjang serupa bidadari? Kini kau tahu bukan mengapa aku tak mau melukiskan Sultan Ngamid mengenakan say ap Rajawali ungu. Digambarkan bersayap atau tak bersayap, Sultan Ngamid adalah Sultan Ngamid . Ia akan menanggalkan apa pun yang bukan miliknya. Juga sayap dan kemegahan dunia. Juga s ayap dan segala yang dicinta. Ya, namaku Saleh, kau telah melihat Sultan Ngamid dalam lukisanku5 pada senja y ang hampir kehilangan doa-doamu. Aku bahagia karena tak menganggap dia sebagai malaikat ata u dewa bermata ungu.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Catatan: 1. Bagian ini bertolak dari reproduksi lukisan Raden Saleh yang terdapat dalam gambar sampul buku Dr Peter Carey, "Asal Usul Perang Jawa; Pemberontakan Sepoy & Lukisan Raden Saleh" yang diterbitkan oleh LKiS, Juli 2004. Saya perlu berterima kasih kepada Sutanto Mendut yang meng ingatkan saya betapa Dipanegara diperdaya Jenderal de Kock pada Lebaran hari kedua. Reproduksi lukisan itu pula yang digunakan koreografer Sardono sebagai pancatan lakon "Opera Diponegoro". 2. Anak-anak Sultan Ngamid. 3. Kata-kata Sultan Ngamid dalam "Babad Dipanegara". 4. Sultan Ngamid adalah nama tua Pangeran Dipanegara. Begitu memosisikan diri se bagai Ratu Pangageng Panatagama ing Tanah Jawi, nama Dipanegara dia berikan kepada putranya . 5. "Historische Tableau, die Gefangennahmen des Javasnischen Hauptling Diepo Neg oro". Langit Malam Post: 10/31/2005 Disimak: 227 kali Cerpen: Iyut Fitra

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Detak yang lamban. Seperti kemarin juga. Serupa sebelum-sebelumnya jua. Pukul d ua belas tengah malam. Angin menusuk gigil. Mencucuk sumsum dan tulang. Aku memasang jaket dan b eranjak meninggalkan rumah. Menuju jantung kota kecilku, sekaligus menceburkan diri ke d alam malam. Berjalan di atas lintasan trotoar yang menenggelamkanku ke ruang-ruang lengang melenakan. Kuingat kata-kata Ibu sore tadi. Di beranda tempat kami bisa minum teh seraya m enyaksikan kelopak-kelopak mawar. Bercerita dan bersenda sambil menunggu senja tiba. Namun, sore kali ini menjadi lain. Setelah aku bercerita panjang, akhirnya Ibu berkata keras kepadaku seolah- olah saja ia sedang disengat kalajengking. "Anak dendang? 1) Kau mau menikahi anak dendang? Apakah Ibu tidak salah dengar? " Aku menatap bola mata Ibu dalam-dalam. Sebuah danau tenang. Telaga yang tidak p ernah kehilangan kasih. Semenjak usia lima tahun, sejak Ayah meninggal karena penyakit yang dider itanya, sejak saat itu pulalah Ibu hanya sendirian membesarkan aku. Anak satu-satunya. Ibu yang kemudia nnya melanjutkan bisnis Ayah di bidang konfeksi, memang tidak pernah membiarkan aku hidup kekuran gan. Sampai aku besar. Sampai aku menyelesaikan kuliah di fakultas ekonomi. Sampai Ibu lebih men gharapkan aku membantu bisnis konfeksinya daripada melamar pekerjaan lain. Ah, bola mata itu serasa tak kuat untuk kulawan. bola mata tempat biasanya aku berteduh. Tempat menimba kebahagiaan yang tak pernah kering. Tetapi, bagaimanapun aku harus menco ba untuk menjelaskan. "Ibu, anak dendang itu juga manusia. Aku telah menyelidiki segala sesuatu tenta ng dirinya," ucapku pelan, hati-hati, agar Ibu mengerti. "Apa yang telah kau ketahui? Tentang ia yang selalu pulang subuh? Pulang dengan lelaki yang selalu bertukar-tukar? Atau kegenitannya merayu laki-laki di pagurawan? 2) "balas Ibu s engit. Mulai sinis. Tak biasanya Ibu seperti itu. Telingaku mendadak panas mendengar kalimat Ibu yang amat menyudutkan profesi an ak dendang. Hatiku terbakar. Namun, sepuncak upaya aku berusaha untuk bertenang diri dalam k esabaran.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "O, jadi namanya Rabina?" Ibu memotong. "Ya. Aku telah selami pribadinya, keluarganya, bahkan latar belakang apa pun sa ja dari dirinya. Tidak ada yang menggoreskan cela, Ibu. Barangkali kenyataanlah atau keterdesakan keras nya kehidupan yang memaksanya memilih menjadi anak dendang. Karena hanya kepandaian berdendang itu yang dimilikinya, dan kesempatan seperti itulah yang dapat diraihnya." "Ibu tetap tidak setuju!" jawab Ibu betapa kaku. Banyak lagi yang kucoba jelaskan, tetapi Ibu tetap pada pendiriannya. Bahkan, s emakin banyak aku berbicara, kian pedas kalimat-kalimat yang keluar dari mulut Ibu. "Perempuan pulang pagi!" "Hidup tiada ubah bagai musang!" "Mana ada waktunya mengurus keluarga!" "Ibu tidak akan pernah setuju!" Kalimat-kalimat yang terus mengiang. Bersipongang. Menyisik bersama angin malam yang tajam. Menusuk sudut hatiku yang paling lemah. Aku terpojok. Bayangan-bayangan itu membuatku tanpa terasa telah sampai di jantung kota. Aku duduk di tepi trotoar, dekat sebuah lampu taman. Sebatang rokok kuselai. Asapnya membaur denga n cuaca. Lelapat kudengar tiupan saluang 3) yang ditingkahi dendang 4). Berbuai-buai. Lapik gurau 5) tidak jauh lagi dari

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Dan suara itu. Pastilah Rabina yang tengah mendendangkannya. Suara yang sudah t eramat kukenal. Akrab. Lekat di kedua belah anak telingaku. Suara yang tiap menit kini mulai men ggerayangi kegelisahan. Mengimbau. Lirih. Sayup. Seolah berpitunang. Membentur-bentur pikiran yang kini sulit lepas. Samar-samar kudengar lagu Palayaran 6) yang sangat kusukai. Bergema melantuni malam. Seolah berlari menjauh menembus c akrawala. Bergendang-gendang. Memukul. Dan berulang- ulang datang. Aku ingin ke sana. Ingin melihat senyum Rabina. Ingin menikmati rambut panjangn ya, bulu matanya, bibirnya. Aku ingin mendengar suaranya lebih dekat. Tetapi, kalimat-kalimat Ibu tadi sore seolah-olah menahan gerak langkahku. "Tak adakah pilihan yang lebih baik bagi seorang sarjana ekonomi? Untuk menjaga martabat keluarga dari pandangan- pandangan sebelah mata?" Selalu. Dan masih saja kalimat Ibu menghunjam bagai pisau-pisau yang berlepasan dari udara, berburu ke arahku. "Mengertilah, Ibu. Apa Ibu percaya bahwa perempuan-perempuan lain pun akan sela lu lebih baik daripada anak dendang? Ibu tentu lebih paham sesungguhnya," jawabku tenang. "Di samping berdendang, mereka adalah perempuan-perempuan yang berusaha melestarikan kebuday aan. Pewaris, penjaga, dan penerus kesenian nenek moyang kita. Mengapa mereka harus kita sisih kan, kita lecehkan dalam keseharian. Haruskah kita membunuhnya, Ibu? Membiarkan mereka mati di saat mereka berusaha untuk tetap tumbuh. Kurasa Ibu tidak sepicik itu," terangku lebih panjang. Berha rap Ibu tidak tersinggung dengan uraianku. Tetapi, Ibu tidak lagi menjawab dan meninggalkanku tanpa berkata-kata. Namun, j elas kutangkap dari gelagatnya, Ibu tetap tak sependapat denganku.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Kuingat pertama kali berkenalan dengan Rabina. Saat mula aku datang ke pagurawa n. Sudut matanya yang melirik ke arahku membuatku terpukau. Tiba-tiba serasa ada sesuatu yang ten gah datang menyerbu. Memburu dan mengepungku. Kemudian pada malam-malam berikutnya, aku mul ai mengikutinya berdendang. Kalau tidak di lorong toko yang sudah bertutup itu, ten tulah ia sedang memenuhi undangan di tempat lain. Tidak jarang, sejak singgalang 13) didaki, sam pai jalu-jalu 14) dipuhunkan, aku setia menungguinya. Pandangan-pandangan mata kami yang diam-diam saling mencuri seakan telah bercerita banyak dan seperti ingin mengakui bahwa kami telah saling menyukai. Setelahnya kami mulai terjebak percakapan-percakapan yang hangat. Setiap berden dang pun Rabina mulai menyapaku dalam pantun-pantunnya. Kadang aku merasa malu. Di saat lain aku justru merasa bahagia. "Ayah dan Ibuku sudah tua. Sudah tidak bisa berbuat apa- apa lagi. Sedangkan ke tiga adikku masih sekolah. Untuk itulah aku terpaksa berdendang tiap malam. Hidup memang keras bag i kami. Aku tahu, banyak orang-orang yang punya pandangan miring terhadap pekerjaanku. Tetapi, bag aimana lagi, aku harus membiayai keluargaku. Dan lagi, aku sama sekali tidak pernah berbuat hal-h al yang melanggar norma-norma. Ah, biar sajalah. Bukankah kita punya nasib masing-masing!" demikia n bagian dari cerita Rabina kepadaku. Banyak yang kuketahui ketika aku pun ebuah rumah kecil. Nyaris tak mempunyai kelebihan. Hanya entang-perenang dan sudut-sudut yang tak rapi. Sebuah sisa. Karena setiap malam Rabina berdendang, dan siangnya ng. Istirahat. Untuk bersiap berangkat lagi malam harinya. menjadi terbiasa berkunjung ke rumahnya. S gambaran dari keberantakan. Ruang- ruang c keprihatinan dari waktu-waktu yang tak ter adalah waktu yang lewat saja di atas ranja

"Aku mencintaimu, Rabina. Bolehkah aku mencintaimu?" ucapku ketika satu kali ak u mengantarnya pulang setelah selesai berdendang. Jam empat subuh saat itu. Dan Rabina seolah t ak percaya. Diam. Menatapku lama-lama. Lalu menunduk. "Mungkin kamu tak percaya. Tetapi, aku telah mengatakan yang sesungguhnya," uca pku lagi meyakinkan dirinya.

Kamu juga tak akan sanggup menepis ocehan orang-orang. . Aku mengusap rambutnya.processtext. Menatap bola matanya dan berusaha meyakinkannya. Sepenuh rasa cinta. Sejak saat itu pula kami mu lai melewati hari-hari bersama. pada waktu-waktu tersisa . Atau tentang perbedaan-perbedaan status yang membuatnya seolah ragu untuk melangkah. tidak hanya ketika ia berdendang saja. kami akan menikmatinya berdua. Kamu akan menyesal memil ih orang seperti kami. "Kamu ber ada di anjungan berukir megah.com/abclit." Berat rasanya. Ke gelisahan tak dapat disembunyikannya bila aku belum datang ke pagurawan. Lembut.com/abclit. Anak dendang. Aku juga hanya seorang laki-laki biasa yan g kini mencintaimu. Ukur timbang matang-matang. Terima kasih sudah mengantarku pulang. "Aku sayang kamu. http://www. Tak kuduga.html "Pulanglah. Rabina selalu menunggu kedatanganku di setiap ia berdendang. Jatuh menimpa jemariku. dua garis air bening tetes dari s udut matanya. Rabina!" ucapku memegang kedua tangannya. Perempuan yang mengekas hidup di tengah malam. Rabina!" Sejak saat itu. Rasa cinta yang cemas. Tetapi. saat-saat senggang ia tidak ada jadwal undangan." katanya pelan. Tetapi. Memendung. Sebuah kegelisahan terhadap hasrat yang takut baka l tidak sampai. Lalu pulang meninggalkan rumah Rabi na. Sudah hampir pagi. pada malam-malam selanjutnya pantun-pantun Rabina semakin gencar menyera ngku. aku mengangguk juga." ucap Rabina di pertemuan kami berikutnya. Tentang rindu. Meninggalkan sekeping keinginan yang belum tuntas. Bergulir. Sedangkan kami hanya orang kecil yang bermimpi di kaki lima. "Aku istirahat dulu ya. Lalu aku mencium keningnya.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. "Cobalah berpikir kembali." "Jangan berkata seperti itu. Namun.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Wajah Rabina mengeruh. Rabina. Membenahi anak-anaknya yang berserakan. Mencintaimu.

Ke lapik gurau tempat R abina berada.processtext. awan-awan diam. Lalu aku berjalan. "Aku mencintaimu. Rabina. 9). Biasa nya dilakukan oleh perempuan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. k alimat-kalimat Ibu sore tadi terus memburuku. 7) Para pencandu atau penikmat kesenian saluang. 2) Istilah bagi tempat kesenian musik saluang berlangsung.processtext. Cahaya bintang berkilauan memendar bias. 12) Judul-judul lagu dalam kesenian musik saluang. Menyelai rokok lagi. Aku ingin ke sana. Aku ingin memberontak. http://www.com/abclit. tempat kesenian musik sedang digelar. . Mendengar suara Rabina. 6). 4) Pantun-pantun yang dilagukan. 10). 3) Alat musik tiup terbuat dari bambu (kesenian musik tradisi Minangkabau). Aku ingin mengatakan kepadanya. Agustus 2005 Catatan: 1) Orang-orang yang melagukan pantun-pantun dalam kesenian musik saluang. Aku m enatapnya. Di langit malam. 5) Istilah. Ingin berteri ak. http://www. Menikmati saluang yang masih berkumandang. 8).html Malam melilit. Lama.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku mencintaimu!" Namun. Membelenggu. Aku masih di trotoar itu. 11). Meninggalkan trotoar itu. Adakah yang lebih berkuasa daripada takdir Tuhan? Payakumbuh.

fana. Di seberang sana.processtext. http://www.html 14) Lagu penutup dalam kesenian musik saluang.processtext. di mana beberapa sisi kemudian terlihat sebagai pemandangan yang letak nya di bawah. bagaimana rumah mereka berada di atas tanah dengan tekstur berbukit. lulusan sekolah arsitektur terkemuka di I nggris. Pekerjaan menulis konon tak mengenal kata pensiun. Sebagai penulis. mengonsumsi waktu sehari-hari dengan bebas merdeka. Edisi 10/23/2005 Pensiun dari pekerjaannya di perusahaan surat kabar. Ini untuk melukiskan. Kamu ini psikolog. sampai impian bahkan impian yang boleh jadi berada di balik kehidupan ya ng nyata. ndrakila Post: 10/24/2005 Disimak: 194 kali Cerpen: Bre Redana Sumber: Kompas.com/abclit. http://www. Didasari pertim bangan yang dibuat tak kalah lamanya. pendeta.Generated by ABC Amber LIT Converter. lembah dan gunung-gunung. atau arsitek? itu kepada sahabatnya tadi.com/abclit. Sahabat itu sebelumnya sampai mendesak. tanya si lelaki menjelang pensiun waktu . dia malah membayangkan produktivitasnya nanti. di teng ah waktu yang dibayangkannya luas tak terhingga seperti samudra.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ingin tahu lebih tegas lagi segi-segi hubungan dia d engan sang istri (karena itu segi paling penting untuk mengonfigurasi tempat tinggal katanya). ia bersama istri ingin melewatkan hari tua usai pensiun di te mpat yang tenang. kebiasaan serta irama keseharian mereka. Tempat tinggal mereka seolah mengapung di udara dan memang begitulah rancangan sahabatnya. lelaki itu pindah ke desa di ketinggian ke rumah yang dirancangnya sejak lama di antara gunung-gunung dan lembah. Jajaran pohon bambu di belakang rumah hanya kelihatan pucuk-pucuknya dari ruang kerja yang dibuat di lantai dua.

tambahnya getas. orang sangat bijak yang telah membu atnya betah kerja di tempat tersebut. teman-teman menyelenggarakan pesta perpisahan untukny a di kantor. Manusia menjelang pensiun malah menuliskan puisi untuk menjawab pertanyaan-pert anyaan sahabatnya itu. Dia m enjadi navigator untuk dirinya sendiri. http://www. waktu tidak seluas dibayangk annya. ujarnya dengan tetap menggaruk-garuk kepala sehingga rambutnya yang agak kemerah an menjadi kian berantakan. Terasalah. Baru kali ini aku disuruh membangun rumah a cuannya puisi. Begitulah. komentar istrinya. Ketika hari pensiun tiba.Generated by ABC Amber LIT Converter. dengan menikmati matahari tu run di balik lekukan gunung-gunung... ia terbiasa mendapati komentar orang seperti itu.com/abclit. Beberapa teman ada yang mengusap air mata.. sahutnya berseloroh.. Pimpinan perusahaan. Istrinya yang puluhan tahun kawin dengannya tak pernah menginjak kantor diajaknya serta. sejak hari itu irama kerjanya sebagai orang kantoran berhenti. http://www. Aku memang belum pernah membangun rumah.. pekerjaanmu urban planner. Terus terang. karena ini rumah wong edan. Muncul alasan untuk memanjakan kemalasan yang lain. Setel ah itu sore tiba. ya mustinya bangun pagi. aku lupa.com/abclit.. Setahuku kamu memang belum pernah memb angun rumah meski kamu arsitek. Sang sahabat garuk-garuk kepala. ha-ha-ha.html Wah. mengingatkan agar dia tetap menganggap kantor ini sebagai rumah kedua ..html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext... kata beberapa teman wanita di kantor mengomentari istrinya enta h basa-basi atau sungguhan. Masih cantik ya. menyatakan kesan-kesannya selama 25 tahun bekerja di situ. Kalau ingin menulis. Dia duduk bermalas-malasan minum kopi atau entah apa. Dia disuruh pidato. Kali ini aku mau. untuk seluruh waktu yang berada di bawah kekuasaannya sendiri. Kebiasaannya bangun siang menjadi-jadi. Setelah bangun tidur tengah hari atau kadang lewat tengah hari tak ada sesuatu yang menggera kkannya untuk mengerjakan sesuatu. terserah mau dia manfaatkan untuk kegiatan apa.processtext. .

dia seolah seperti landscaper..com/abclit. menggunting cabang dan ranting-ranting tanaman bu nga-bungaan. Soal menulis. tapi perlahan-lahan dia mulai bisa bangun pagi. Dia lebih tertarik pada tanaman. Pagi-pagi dia sudah memegang gunting tan aman. Tanah di sebelah yang kosong dia tanami singkong. barangkali memang begitu kebiasaan s emua pensiunan. memindahkan dan menata ulang tanam-tan aman. Dilihatnya sang suami juga tidak melakuka n sesuatu di atas keyboard komputernya. Coba tanya beberapa teman.. Hu.html Pertama berat. Ah masak? celoteh orang di kantor. Pa? tanyanya. Begitulah kehidupan pensiunan ini.processtext. kalian tidak tahu. dan lain-lain. Apa dia bisa pegang cangkul? yang lain menimpali tidak percaya. takut kebun singkongnya untuk sembunyi maling. space planning. lanscaping. http://www. Yang dilakukan adalah mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ruma h. Mas Daru kini jadi petani lho.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kepada semua temannya ia hanya memesan buku yang berkisar soal tanaman. kebun singkongnya itu sudah seperti hutan.com/abclit.. orang-orang di kan tor hampir semua tahu bahwa ia kini menjadi petani..html Generated by ABC Amber LIT Converter.. merapikan barang-barang. Katanya dia sampai diprotes tetangga. Dari silaturahmi dengan teman-teman lama yang masih terjaga. gardening. Perkembangan ber ikut bahkan mengagetkan sang istri. Buku-buku filsafat politik sastra contemporary studies ditinggalkannya.. dan semacamnya. Ooh. Kenapa bangun sepagi itu. http://www. bersih-bersih.. Ia mulai bangun saat subuh. jangan-jan gan dia bahkan sudah lupa. sesekali merawat dengan memberinya pupuk.. Waktu saya ke sana. ... memangkas dan merapikan daun-daun bambu.processtext. Kebiasaan itu berkembang menjadi-jadi. sampai-sampai.. pikir sang istri. Dia menjadi petani. sebelum matahari terbit.

dan bangun dalam waktu yang nyaris tetap sebelum matahari terbit. http://www.. Sang istri percaya. bahkan meja kerja itu pun sudah diubah posisinya. Stroke ya? Jantung ya? Bagaimana keadaannya? Stres karena pensiun. melihat kemajuan suaminya. tidak ada sesuatu yang terlalu perlu dikhawatirkan. kemukjizatan akan mengembalikan segala-galanya kalau Ya ng Kuasa menghendaki.. Kegembiraan sang istri berangsung-angsur timbul kembali. Beberapa orang menyimpulkan sendiri apa penyakitnya. langsung menghadap ruang terbuka menghadap arah gunung-gunung. Memang kekurangan oksigen beberapa saat wakt u itu sempat memengaruhi ingatan atau memorinya. Ia merasa benar dengan feeling-nya. tetapi bahkan mulai gerakan-gerakan lembut yang dia kenal sangat dia krabi suaminya.html Ia dilarikan ke rumah sakit.. Dia baru menyadari. Perkembangan berikutnya lagi. kali.com/abclit.. ucap sang istri dalam hati sambil menarik napas gembira.. Hanya istrinya orang terdeka tnya yang benar-benar tahu apa yang menimpanya. dari berbagai penjelasan dokter. Bukan hanya stretching.. dia sering menjumpai suaminya sudah dalam keadaan rapi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Selain sikap berserah kepada Yang Kuasa.com/abclit. Ada beberapa hal menjadi tidak bisa diingat lagi oleh suaminya.. Ketika si istri keluar dari tempat ti dur beberapa waktu kemudian. Beberapa teman lama berbondong-bondong datang memb esuk selama dia dalam perawatan..processtext.. . S udah beberapa pagi dia melihat suaminya melakukan stretching di taman belakang rumah di dekat kolam . Akan tetapi. Yang dijalani di rumah sekarang adalah proses pemulihan. ia percaya. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia bisa menginga t rangkaian gerakan Pintu Naga.processtext. si istri ini percaya suaminya akan segera pulih. sang suami terlihat selalu nyenyak tidurnya. berada di ruan g kerja menghadap komputer. Liong bun.

di balik cakrawala ada cakrawala.com/abclit. realitas hidupnya yang berupa kenyataan sehari-hari dan fiksi telah menyatu kembali.. Sang istri kian penasaran. sema sa mereka pacaran puluhan tahun lalu. Ah. diiringi anjing kita.html Sang suami diam.. Patm an.. tanyanya. penggal an sajak penyair besar teman mereka yang kini tinggal menyepi di Citayam. Itu Gunung Gede-Pangrango. Sang istri memerhatikan suaminya dengan saksama..html Generated by ABC Amber LIT Converter. Itu tadi ucapan suaminya. suaminya melanjutkan kata-katanya. Didekatinya suaminya dari belakang.com/abclit. duduk dengan punggung tegak dan mata menatap ke kejauhan. Itu gunung apa Bib. . Sedangkan Patman b enar-benar jenis anjing rottwiller peliharaan mereka.. Hanya dia selamat sampai ke pintu kayangan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Suaminya telah pulih kembali. Di balik gunung ada gunung..processtext. dengan menggunakan nama panggilan suaminya. Ia ingin menguji memori suaminya. http://www. bukan Gunung Indrakila.processtext.. Raja Dharmawangsa menuju kayangan dengan mendaki Gunung Indrakila.. Semua saudara nya tumbang di jalan. Indrakila! jawabnya. Wanita ini tersenyum.. Si istri kaget. http://www. Ini main-main atau sungguhan? Di seberang itu jelas Gunung Gede-Pangrango.

. 2005 . Dia peluk suaminya dari belakang.. Bibib telah benar-benar sehat. Lihat bunga putih yang jatuh di air kolam . Langit semburat merah.. http://www. di pinggir kolam..com/abclit. katanya tersedu sambil makin mengencangkan pelukannya. pertemuan mereka.processtext. http://www. Pagi benar-benar datang. tentang asal-usulnya. Dia bicara mengenai riwayatnya sendiri. Ingat di mana kita mendapatkan pohon kemboja itu? sang istri bicara sambil jariny a menunjuk pohon kemboja dengan batangnya yang berbentuk arkaik. sebelum berucap.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mata sang istri menjadi berkaca-kaca. Dia tahu. suaminya pasti sadar bahwa ini Banjarsari.. buka n Mertasari. Itu peristiwa puluhan tahun lalu. Terhenyaklah sang istri.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. ep isode-episode manis yang pernah mereka lewati.html Mertasari! Tersenyum sang istri.. siap menulis lagi. Ciawi Junction.com/abclit. Si suami diam sesaat. tentang Banjar Suwung Kangin yang memp ertemukan kita.

Tak ada d arah membuncah dari kepala pecah. .html Post: 10/17/2005 Disimak: 302 kali Cerpen: Agus Noor Sumber: Kompas. Dan tadi. Setiap menjelang Ramadhan.. ia berharap maut benar-benar akan datang. Tak ada lagi s erakan puntung rokok atau tumpukan pakaian kotor mengonggok di pojok.com/abclit. >diaC< Beberapa tetangga yang tengah duduk menggerombol memandang ke arah laki-laki yang bersiul-siul itu. Ia berdiri di ambang pintu. ia malah mengecat ulang dinding-dindingnya. Rasanya seperti seorang anak yang kecewa karena ditola k permintaannya saat lebaran. Ah. Melipat selimut. Atau erang kesakitan leher digorok. Rasanya segar mendapati suasana yang sudah serba bersih. seorang perempuan tergopoh menarik anak-anak it u menjauh. Ia memejam. tapi ia masih saja hidup. ia s elalu membersihkan kamar kontrakannya. Bayangan kematian penuh darah. http://www. men gusir bayangan buruk itu. Ramadhan berlalu. Menyemprotkan pewangi ruangan. memandang langit siang yang terang. Merapikan pakaian. Langsung. seperti lengket di hidungnya! Segera ia mandi. Menyisir rambut dan memotong kuku. dan wangi. ia bisa mencium bau amis darah itu .. Ia lakukan itu setiap kali menyambut Ramadhan seakan ia menyiapkan upacara kecil menyambut kematian. Edisi 10/16/2005 Betapa menyenangkan bila ia mati di bulan Ramadhan ini. ia sudah menjemur kasur bantal yang lembab apak be rjamur. http://www. rapi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan segera saling bisik.processtext. keramas. sembari bersiul-si ul kecil. Anak-anak yang sedang bermain seketik a berhenti. sembari terus b ersiul.Generated by ABC Amber LIT Converter. mengerut menatap laki-laki itu. Saat ia be rbaring di ranjang.siul ringan. Ia tak ingin kecewa lag i. Saat Ramadhan kemarin. Ramadhan kali ini.processtext. hingga ia bisa mati tenang Alangkah menenteramkan membayangkan kematian yang nyaman seperti itu.com/abclit. Kemunculan laki-laki itu selalu menimbulkan ketidaknyamanan.

Mengepungnya.com/abclit. Bukan ke masjid mendengarkan pengajian dan buka puasa bersama. Wajah. memandang entah apa. Dan orang-orang merinding mendengarnya. atau berdiri termangu memandangi kapling makam itu.ma yat itu meleleh. Tapi mereka tak yakin kalau laki-laki itu puasa.html Generated by ABC Amber LIT Converter.wajah yang membuatnya mengerang panjang. tapi perg i ke kuburan.com/abclit. Wajah mahasiswa yang ketakutan ketika ia pelan-pel an mengerat ibu jarinya. . mengenali beberapa wajah remuk rusak itu. Sampai kemudian beberapa orang tahu: laki. http://www. Para tetangga jadi gelisah. S eperti seorang yang tengah menziarahi kubur sendiri. Sering.html Seperti kebiasaannya itu: berdiri membisu.laki itu ternyata sudah membeli kapling kuburan buat dirinya! Juru kunci bercerita. Wajah-wajah orang yang pernah dibunuhnya. Wajah pucat perempuan simpanan yang lehernya ia sayat. Seperti i blis yang marah karena diusir dari neraka. Atau ia lagi menyempurnakan ilmu hitam? Kuduk mereka meremang. Tiap sore ia keluar. Sering mereka mendengar erang panjang dari kamar laki-laki itu >diaC< Mayat-mayat yang melepuh gosong terbakar itu muncul dari liang kelam.processtext. menyapu. Bisa-bisa ia mencabuli gadis d i sini. seperti lilin panas mencair. Beres-beres kamar. Ini yang membuat kian penasaran. Pintu jendela yang biasanya tertutup dibu ka lebar. Mungkin sedang menyiapkan makanan buat sahur. Kulit wajah mayat. Wajah tirus gadi s kecil berpita merah yang seketika bersimbah darah ketika ia membantai keluarganya.processtext. Sepanjang malam mondar-mandir dalam kamar. betapa ia sering mel ihat laki-laki itu mencabuti rumput. mereka mendengis bengis. Menjelang Ramadhan ia muncul.Generated by ABC Amber LIT Converter. Rutin yang ganj il. Barangkali ia dukun. Ia mengerang. http://www. ia terlihat merokok si ang hari.

saat seperti itu. Membuatnya bisa lebih dekat dengan wajah sekarat orang yang mesti dihabisinya. Pekerjaan yang tak te rlalu sulit: cuma menghabisi istri seorang pejabat.html Ia pun suka menikmati saat. Membunuh seorang pengusaha. tak ada yang berani menghentikan. dan disiplin. Ia sudah membeli rumah buat hari tua . Rezekinya lancar sebagai pembunuh bayaran. A da kenikmatan yang membius setiap kali menyaksikan urat-urat di leher korban pelan-pelan berubah me njadi lebih lembut kehijauan. Di kampungnya. Lalu sepulang perang. Tapi membuatnya merasa aman. Lalu beb erapa order ringan lainnya. Paling mentok jadi sersa n. Umur tujuh tahun.com/abclit. ia diberinya pekerjaan. Menghabisi seorang wartawan. Ia senang membayangkan memenggal ke pala para raksasa itu. nanti bila sudah berhenti.processtext. ia suka membayangkan diri jadi tentara. Saat SMP i a berkali-kali berkelahi. setiap kali kakeknya menyembelih ayam. tertib. Seperti menyaksikan kematian mengecup pelan-pelan Sejak kecil ia suka menikmati saat-saat merasakan aroma maut seperti itu. Su mpek bau comberan. Alangkah hebatnya jadi tentara. Kamu pantas jadi tentara. karena pejabat itu pingin kawin lagi. saat ada ker amaian pasar malam di alun-alun kecamatan. Penghasilan pembunuh bayaran lebih baik ke timbang gaji sersan. orang yang jadi tentara sangat ditakuti. Ia se lalu ingin berada sangat dekat.processtext. Kisah para raksasa penyantap manusia. Ia tak suka bila ibunya bercerita putri-putri jelita dan para pangeran yang hanya sibuk berpesta. Ia pernah melihat seorang tentara mengajar tukang parkir. Ia lebih menyukai dongeng makhluk-makhl uk seram penghuni hutan. Kamu punya bakat bagus. Dan itu disukai komandannya. http://www. Seorang hakim. Orang. membuat lawan-lawannya bonyok nyaris mati. Ia pun mendaftar jadi tent ara. Ia paling senang ketika harus menyiksa para pemberontak.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Percuma kalo cuma jadi tentara. Ia terkenal sebagai bocah tangguh jago kelahi. Benar kata komandannya. Ia akan tinggal di rumahnya. Itulah kenapa ia paling suka memb unuh pakai pisau belati.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia menik mati bayaran yang lumayan. diam-diam ia membunuh kucing pamannya. Ia melaksanakan penyiksaan dengan tenang.com/abclit. Tempat menyembunyikan diri. bisa memukuli orang sepuasnya. http://www. Dan ia membusung bangga. Dikirim ke medan perang. Lagi pula ia bisa mengatasi kecurigaan tetangga. kata komandannya. Memang.orang mengerubung. Tapi selama ini ia lebih memilih tinggal di sepetak kamar kontrakan. kata teman-temannya.

kenapa mobil perlahan berhenti. Mencib ir. kamu mau membunuhku. Bicaranya santun. Kamu bisa membunuhku di sini. Ia merasa segalanya akan berjalan lebih mudah ketika Kiai K arnawi menolak tiga orang panitia pengajian yang hendak ikut mengantar Kiai Karnawi pulang. Pesan itu singkat dan jelas: bunuh Kiai Karnawi. Getir. Kamu cukup membu nuhku. Sorot matanya tenang. ajak Kiai Karnawi. http://www. itu mobil mahal.Generated by ABC Amber LIT Converter. Biar nanti bisa direkayasa: Kiai Karnawi mati kecelakaan Ia menunggu Kiai Karnawi selesai memberi pengajian. aku tadi tak mau ada orang lain yang ikut mengantar. Itu lebi h menggampangkan rencananya: menyekap kiai itu di tengah jalan. Apakah seorang pembunuh bayaran juga akan mendapatkan kemuliaan bila mati di bulan Rama dhan? Semua sudah sesuai rencana. Karena itulah. Dan ia mulai mengawasi. Ia tak terlalu menyimak. Bebera pa kali ia menguntit ketika kiai itu memberi pengajian. Biar tak banyak korban. Sampai Kiai Karnawi kemudian bicara tenang. Tanpa jejak.sepotong mendengar kiai itu bicara soal kemuliaan bulan Ramadhan. Ia amati raut tua Kiai Karnawi. Ia heran. . Ia berhasil menyamar sebagai sopir colt omprengan y ang akan membawa pulang Kiai Karnawi. Aku tahu. Nanti bisa dipakai ngompre ng bila sampeyan memang berniat pensiun jadi pembunuh bayaran. lalu mendorong mobil ke jurang. http://www.processtext. tak perlu repot-repot membunuh yang lain Ia tak tahu.processtext.com/abclit.html >diaC< Sampai satu peristiwa membuat segalanya jadi tak seperti yang ia angankan. Tugasnya hanya membunuh.com/abclit. Dan ia tersenyum. Aku ingin mempermudah pekerjaanmu. Rahang terkesan pipih. Tak usah membuan gku ke jurang dengan mobil itu. Ia tak mengeremnya! Mari kita turun. Se potong. Mati di bulan Ramadhan ialah mati yang mulia. Kulitnya yang coklat resik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Beruntunglah orang yang mati di bulan Ramadhan. kenapa orang seperti itu dianggap membahayak an negara dan mesti dilenyapkan? Dianggap memimpin para militan? Tapi itu bukan urusannya. Sayang kan. Semua berjalan sebagaimana sudah ia perhitungkan. membuatnya makin terlihat tua dengan jenggot panjang putih bersi h.

Terdengar letusan. Seperti ada jutaan pasan g mata yang mengawasinya dari balik rembang petang. Berpasang-pasang mata yang mengingatkan pada orang-orang yang telah dibunuhnya. Pel an. aku sih inginnya mati dengan cara enak dan nyaman di bulan Ramadhan. Kelebat bayang burung menyambar. Singup. Yang terjadi kemudian lebih serupa bayang-bayang sura m. Lengking gagak di kejauhan. Kalau boleh memilih. Alhamdulillah. Dengung jutaan serangga mengepung. lakukan tugasmu. ia benar-benar mati di bulan Ramadhan ini.Generated by ABC Amber LIT Converter. Senyap.processtext. Ia merasa senja meremang. Jutaan pasang mata yang sejak itu terus mengintainya.processtext. Rasanya tak ada y ang lebih membahagiakan. Membuat nya mulai menginginkan kematian yang tenang.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kecuali mati di bulan Ramadhan. Ia pun kemudian selalu berharap. Amin. Dan semoga saja. Kematian di bulan Ramadhan. diperkenankan mati di bulan Ramadhan. http://www. Ia jadi suka membayangkan kematiannya sendiri. Enggak usah merepotkan sampeyan . dan kini memburu kematiannya.com/abclit. Ia mulai diusik gelisah. Mungkin Allah memang memilihku mati di bulan Ramadhan . http://www. lalu kembali Kiai Karnawi tertawa ringan. 2005 Di Balik Jendela Post: 10/10/2005 Disimak: 243 kali . Yogyakarta.html Sekarang. Kemeresek daun jati jatuh.

Suster. kalau-kalau dokter mengetahui penyakitku.html Hal yang paling kutakuti ialah sakit. dan aku disuruh harus menginap di rumah sakit. aku tidak tahu. aku menjadi takut ke rumah sakit. Nah. katanya. di mana aku? tanyaku. Berulang-ulang istriku menganjurkan supay a aku memeriksakan diri ke dokter. Lebih baik tidak usah mengada-adalah! Pernah sekali aku pergi ke rumah sakit dan memeriksakan kepalaku yang ada benjolan. bukan karena sakit. Segera saja dokter menyuruh perawat menggunduli separuh kepalaku dan kemudian menyuruhku berbaring di atas meja operasi.com/abclit. Se telah pulang dari rumah sakit. justru itulah yan g kukatakan kataku. tetapi karena kalau tidur. Sendiri aku kembali . Ada rasa nyeri yang menyayat-nyayat di usus. Rasa sehat bukan berarti tidak sakit. Untuk pertama kalinya aku mengena l jarum suntik yang membuatku ngeri. kalau pulang. http://www. Sebulan ke mudian aku diberitahu bahwa lemak itu bukanlah tumor ganas. Sampai akhirnya.processtext. Bapak perlu istirahat banyak. aku bangkit dengan pandangan y ang berkunang-kunang. Biasanya aku tiba setengah delapan dan rapat di mulai pukul delapan. Setelah sadar. Perawat tanpa perasaan kurasa menancapkan jarum ke pantatku. Seorang perawat memegang pergelangan tanganku.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebuah botol infus meneteskan cairan yang dingin ke tubuhk u. Berbeda dengan udara di luar kota yang terasa seg ar dengan pemandangan pepohonan yang hijau. http://www. bertahun-tahun. be rakhir pukul satu siang. Dengan tersenyum ia menjawab. aku tidak tahu. Tetapi tidak ada yang kebetulan ke Bandung. orang yang berpakaian putih-putih kulihat mondar-mandir di kamar. benjolan itu sering pindah-pindah . aku selalu mencari teman untuk pulang. Mudah-mudahan itu bukan tumor ganas. Terpaksa kuperiks akan ke dokter. Ketika aku membuka mata. Supaya ada t eman berbicara sepanjang jalan. Sayatan di kulit kepala membuat darah mengalir lewat tanganku menuju ba skom di bawah meja. Gumpalan lemak sebesar setengah gelas dikeluarkan dan menunjukkannya kepadaku. Entah berapa lama. Dengan mobil VW Kodok putih aku berangkat subuh ke Ibu Kota untuk menghadiri ra pat dinas sekali sebulan. Seperti biasa.processtext. Sejak itu. A da rasa ngeri dalam diriku. Rasanya udara dan kemacetan lalu lintas seperti mencekik leher. Kurasa benjola n itu mengganggu. membuatku tidak betah. Entah berapa jam aku menyaksikan pemandangan yang indah. bahkan puluhan tahun aku tidak pernah lagi ke dokte r. Jangan terlalu banyak .com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Panas Ibu Kota ditambah debu dan gas yang beterbangan. kataku dalam hati. suatu ketika aku terjatuh di kamar mandi.

Menjelang tengah malam aku dinaikkan ke atas tempat tidur dorong. terny ata dibalut dengan perban.bergerak. Nyeri di kepala dan bagian . Pasien sebelah kudengar merintih-rint ih. Ada rasa sakit di kaki dan tangan. Kuraba kepalaku yang nyeri. Dengan lift aku tahu belakangan bahwa aku dibawa ke tingkat IV dan dibaringkan di atas tempat tidur yang rapat ke dinding. Aku sadar bahwa aku terbaring di rumah sakit.

kawan yang di sebelahku. menuju bintang-bintang yang gemerlapan. tengah malam. dan kemudian lenyap di dalam selimut malam.processtext. Ia mengendarai selimut malam yang putih. Tadi malam. hanya luka memar dan benturan di kepala. Setiap minggu ia harus mendapat transfusi darah . ayah! Ke marilah! Di sini h idup tenang dan sejahtera.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tetapi tidak berhasil. Oh. aku terbangun dan mengiraikan gorden jen dela dan aku melihat ke luar. muncul lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter. Beberapa kali ia menanamka n jarum itu. yang berbaring dekat jendela menyapaku. Sambil menaruh dua bantal di belakang punggungnya yang bersandar ke dinding ia bercerita dengan lancar. setiap kali hendak disuntik tubuhku menegang dan pe rawat mengatakan kepadaku supaya santai saja agar tubuh jangan kejang. Petang hari kedua aku mendapat kawan sekamar yang ditempatkan di tempat tidur y ang menghadap jendela. Ketika makan siang usai. Kali ini kukira ia mengoceh lagi. Kami saling meny apa. Di luar pemandangan yang amat mengasyikkan. Dengan menggeser kepala sedikit aku menoleh kepadanya.com/abclit. Ia lancar berbicara dan bercerita panjang lebar mengenai penyakitnya bahwa ia menderita komplikasi yang mengakibatkan gagal ginjal. Dibutuhkan waktu beberapa hari untuk memulihkan luka di kepala dan bagian kaki.com/abclit. Ada bintang-bintang yang bertebaran di langit. Tangannya melambat memanggil-manggilku: Ayah.. . Aku bertanya kepada dokter apakah aku menderita gegar ke pala? Dokter menerangkan bahwa lukaku tidak begitu serius. Ia melayang jauh.processtext. Ia menyapaku dengan lembut. Aku melihat cahaya yang indah. http://www. dekat jendela pula. Sepertinya aku bertemu dengan anakku yang telah lebih dahulu pergi ke surga empat tahun yang lalu. sa mpai akhirnya perawat itu berhasil menyuntikkan obat yang membuatku tertidur beberapa jam. Datanglah! Tiba-tiba kulihat tubuhnya melesat ke udara. Sungguh sangat menyenangkan tidur dekat jendela ini. menarik bantal ke bagian dinding dan menyandarkan tubuh b ertopang bantal itu.html Dokter menerangkan bahwa cedera yang kualami tidaklah terlalu parah. Kulihat kondisinya tidak begitu parah kar ena ia masih dapat menggerakkan tubuhnya.. Udara segar dan pe mandangan sangat menyenangkan. damai. Aku sangat beruntung tidur di kamar ini. Kucoba menguasai perasaanku dan memikirkan hal-hal yang lain. Rupanya ia pasien pindahan dari rumah sakit lain. indahnya. http://www. Beberapa kali aku disuntik. Cerita berikutnya tidak bisa lagi kutangkap karena suaranya bagaikan kata-kata yang samar-samar ka rena mungkin suntikan obat yang masuk ke dalam tubuhku sudah mulai bekerja. Tidak ada tulang yang pata h.

.

sebuah pesta yang meriah. mereka rindu bertemu dengan Anda. tapi pintu segera ditutup dan kembali senyap. tidak usah takut. ada suara menarik.html Petang harinya aku membuka mata. dengan sayap kehidupan yang abadi ki ta menjelajahi angkasa dan tiba di sebuah tempat yang tiada lagi derita. Melalui semilir angin yang lembut ia berbi sik kepadaku. HB-nya sedang menurun. http://www. apakah pemandangan kawan sekamar ini benar-benar indah. Semua orang berpakaian yang indah-indah. mengapa pasien sebelah belum pulang? Kukira kesehatannya membaik karena ia lancar berbicara. aku bertanya. Aku tidak tahu apa yang terjadi. Ketika suster menutupkan gorden pem batas karena hendak menyuntikku kembali. ataukah itu han ya bayang-bayang di dalam lubuk impian hatinya yang terdalam. Bidadari-bidadari dari kayangan menari. kawan. Sepanjang hari penghuni taman ini mengadakan pesta yang tidak ada putus-putusnya. Pak. Kawan-kawanmu seperjua ngan dahulu ada bersama kami. ayunan nya yang menggoda.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kawan di sebelah tersenyum dan menyapaku seper ti biasa.com/abclit. seolah-o lah hidup ini hanya untuk pesta meriah saja. nikmatnya.. ketika Anda tertidur. Hanya kadang-kadang t ebersit dalam benakku. Berjalanlah bersama kami. Para pelayan yang sopan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Ia harus mendapat tambahan darah.. Alangkah indahnya pertemuan dengan anakku itu. oh. Suster itu tersenyum.processtext. ada suara musik yang mendayu-dayu dengan berbagai melodi yang menggairahkan tubuh. Lalu aku menyaksikan sebuah pert unjukkan. Lentiknya tangan mereka. Tengah malam aku terbangun mendengarkan beberapa kaki yang bergegas dan tempat tidur yang didorong. Semua tampan dan can tik jelita. Segala derita berlalu. apalagi kala u silir malam yang lembut mulai menyentuh tubuh dari celah-celah gorden. Tidur dekat jendela ini amat nyaman.com/abclit. Suster. persediaan yang tidak habis-ha bisnya. tapi keluarganya belum berhasil mendapatkannya. seseorang menyapa aku. Dan belum lama b erselang. sungguh menyejukkan hati. Hal itu terjadi mungkin sesudah pengaruh obat penenang itu hilang.processtext. . Seperti lembutnya belaian kasih t angan malaikat menyentuh tubuh. Taman di sebelah ini memang dirancang untuk memberikan inspirasi tentang masa m endatang. Aku tidak dapat memberi komentar karena sesekali rasa nyeri di lambungku mengen tak-entak. hidangan anggur merah yang meriah.

processtext. jawab suster itu tenang. http://www. katanya sambil melangkah ke pintu. Bapak memanggil saya? tanyanya dengan terengah-engah. Ruang penantian? Apa itu? Kamar paling akhir. Rupanya ia sedang terburu -buru. Pak. Ruang perjalanan akhir. katanya perlahan. http://www. Maksud suster? tanyaku penasaran. tidak apa-apa.html Ah. Setelah minum obat aku menekan bel untuk memanggil dokter. Baiklah.processtext. Hanya teman sekamar Bapak dipindahkan ke ruang penantian di bawah.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . minumlah obatnya! katanya sambil meninggalkan ruangan.com/abclit. Bolehkah suster memindahkan tempat tidur saya ke dekat jendela itu? Mengapa? Bapak kurang enak tidur di sini? Ingin udara yang segar. Ya. Mungkin peristiwa seperti itu suda h terlalu sering dialaminya. Saya akan minta bantuan kawan yang lain.

Namanya Roni. di ba ngsal yang lain. 19 Agustus 2005 Kirimi Aku Makanan Post: 10/03/2005 Disimak: 234 kali Cerpen: GM Sudarta Sumber: Kompas. Suster berdatangan ke ruanganku. Kurasa lebih lima belas menit kemudian. Pak? Suster.html Buru-buru kutekan bel. kapan aku kenal temanku yang satu ini.processtext. http://www. dia menguc apkan salam dengan menyebut nama panggilan akrabku: Mas Sudar. Dengan tiba-tiba aku sangat akrab dengannya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.. Edisi 10/02/2005 Aku lupa. Dan kami langsung ngobrol ngalor-ngi dul tentang dunia .com/abclit.. Bandung.com/abclit. tolong pindahkan aku dari ruangan ini! Tolong segera. Ada apa.processtext. Semula pada suatu sore dia datang.Generated by ABC Amber LIT Converter. aku dipindahkan ke ruang sebelah. tanpa mengenalkan diri.

? jawabku. http://www. Bahk an beberapa pejabat negara pun minta dicarikan jin. Kalau Mas Sudar mau bisa saya carikan. saya biasa melihat siapa saja yang memelihara tuyul atau sebangsa nya. Aku kerap dan bahkan sangat kerap kehilangan uang. y Kemudian dengan serius dia mengatakan bahwa pekerjaannya adalah sebagai mediato r untuk orang-orang yang perlu bantuan untuk bisa memelihara tuyul.com/abclit. pali ng-paling kerjaan istriku yang tahu nomor kode kunci tas kerjaku. katanya. Ah musyrik. Benar! Mas Sudar kerap kali kehilangan uang kan? Memang benar. apa tidak dosa .processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Karena dia pun suka ngerjain kartu ATM s aya. Berprofesi makelar tuyul. Tapi aku tak menyangka itu pekerjaan tuyul. genderuwo atau jin.html Di kompleks rumah Mas Sudar ini ada yang pelihara tuyul lho. Kok tahu? tanyaku tertawa. Saya terdiam bengong.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Di kota ini sudah banyak pengusaha toko sepeda motor. Ah yang benar! sahutku. Betul kok Mas. mobil. atau restoran yang memerlukan penjaga usahanya dengan memelihara makhluk seperti itu berkat bantuan saya.com/abclit. Uang laki-laki ang aku simpan di tas kerjaku kerap berkurang.processtext. Anda sendiri gimana.

Kami bingung mencarinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. lima puluhan ribu ditumpuk jadi satu .html Beberapa hari kemudian. http://www. Perempuan berambut ikal. Na nti akan terlihat siapa orangnya. Dia minta memerhatikan air.com/abclit. setiap uang di tas kerjaku hilang. itu dia sedang menggendong dia.processtext. Dan baru sedetik istriku menaruh selembar ratusan ribu. ratusan ribu dengan ratusan ribu. tertentu untuk bisa melihat penampakan . Nanti melihat seorang perempuan jalan sore dengan tuyul. dan lain-lain. jawabku. Ah memang.processtext. Lihat Mas. Betul kan Mas. ada tuyul di sekitar sini. Tuyul? Tuyul kepala hitam! jawabku. Kemudian dia minta disediakan baskom berisi air. Nah itu nomor rumahnya kelihat an. Mau tahu siapa yang punya. maka dia akan menoleh karena tuyulnya memberi tahu . Saya tidak melihat apa-apa. katanya. detik itu pula raib di depan mata kami. Kami sekeluarga sedang m enghitung uang belanja dan memisah-misahkan mana untuk belanja harian.com/abclit. Uang kami atur menurut nilainya. http://www. kecuali ba yang-bayang wajahku sendiri. Coba nanti dari belakang kita cibiri bosnya. Itu orangnya. Diambil tuyul kali Yah! kata anakku. Istriku merengut. Tapi sekarang kalau Mas Sudar kedua tangan di belakang. ada peristiwa aneh di rumahku. rupanya tersinggung karena s aya selalu menyebut diambil oleh tuyul kepala hitam. Tapi sampai mata saya hampir lepas tak kulihat siapa-siapa.Generated by ABC Amber LIT Converter. mana untuk uang sekolah anak-anak. Leb ih mengherankan lagi tak lama kemudian Roni datang. perlu tirakat dan ritus kalau mau saya ajari.

Cerpenmu bagus Mas. http://www. Bisa lho Mas.html Generated by ABC Amber LIT Converter. pikirku. Saya sendiri kurang berani menghadapinya. pikirku.com/abclit.processtext. Mana mungkin. Kuburan massalnya ada di daerah Luwengombo.html Rupanya perkenalanku dengan alam gaib semakin jauh. . Bulu kudukku meremang. Benar-benar gila orang ini.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan nanti akan membuat novel Mas benar-benar hebat. Benar-benar biasa lho Mas! Dengan ritual tertentu kita bisa berhadapan dengan me reka di tempat mereka dibunuh. ujarnya. atau di Desa Tempuran. katanya.processtext. Kami sekeluarga baru saja m enikmati honor cerpenku yang telah dimuat di sebuah majalah dengan makan-makan di warung leseha n. Sungguh mengerika n mereka menampakkan diri dengan kepala terbelah atau usus terburai atau tanpa kepala. Roni mengunjungi kami lagi di rumah. http://www. Harusnya Mas Sudar melengkapinya dengan menambahkan dari narasumber yang menjadi korban pembantaian! Ah gila. Cuma kita harus tabah dan siap mental karena mereka akan hadir d engan bentuk keadaan terakhirnya.com/abclit. denga n mengumpulkan referensi dan data dari para saksi mata dan pelaku yang masih hidup. Dengan cara tertentu kita bisa menemui mereka. Mereka ini masih penasaran jadi arwah yang masih gentayanga n karena merasa tidak rela akan nasibnya. Pan dansimping. Saya dengar mau bikin novel ya? Aku baru saja membuat cerita pendek dengan latar belakang peristiwa G30S.

com/abclit. Alamat anak Bapak di mana? Dia sebutkan sebuah nama dengan alamat jalan nomor rumah di luar kota. Mungkin tinggal di desa seberang sawah sana. pikirku. Ketika melintasi jembatan sungai berpagar tembok di ujung des a. Saya hanya mau minta tolong untuk menyampaikan pesan saya kepada anak saya. Tapi senyum itu ya Allah. ampunilah dosa hambamu ini ! Oleh kekuatan rasa ingin tahuku. jawabnya sambil menunjuk searah dengan rumpun pisa ng. Di sepanjang pinggiran sungai penuh pohon pisang sehingga memberi kesa n gelap. http://www. telah membuatk u tidak bisa . dia mengucapkan terima kasih sambi l tersenyum. sapaku. rapal. Ah. Pulangnya sehabis magrib.processtext. Monggo Pak. Saat kunyalakan sepeda motor dan berpamitan. dan amalan di atas sesobek k ertas dan diberikan kepadaku.html Dia menulis kelengkapan ritual dengan laku. saya boncengkan. Aku tidak tahu dari arah mana dia muncul. menjelang melintasi jembatan. jawabnya lirih. agak di luar kota.processtext. http://www. senyuman seperti orang menahan sakit itu. Kalau mau ke kota. tiba-tiba saja ada seorang lelaki tua melambaikan tangannya ke arahku. sewaktu aku mengunjungi sahabat di sebuah pesantren di Desa Tempuran. Nak. supaya kerap mengirimi saya makanan. Bapak tinggal di mana? Tidak jauh dari sini kok.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tanpa set ahu istriku aku laksanakan ritual itu. Tidak kok Nak Mas. ini pasti perbuatan iseng si Roni. pikirku. terasa bulu kudukku meremang. Lha. Ya Allah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Hingga pada suatu sore. Kupinggirkan sepe da motorku di samping pagar jembatan.com/abclit.

eks tapol Pulau Buru itu? A khirnya kutemukan juga. Ataupun kalau menjawab pasti ditambah kata: oooh.processtext. http://www. Jantungku serasa berhenti berdetak! (Belakangan aku sarankan kepadanya untuk mengirim doa kepada ayahnya setiap kal i dia shalat. air mukanya nampak bagai orang yang telah menga lami tempaan hidup yang keras. Setelah bertanya kesana-kemari. Ternyata benar kata orang mereka telah dikubur di bantaran sungai yang kemudian ditanami pohon pisang di atasnya. Dia tertegun beberapa saat.Generated by ABC Amber LIT Converter. kabarnya dia telah menjadi salah satu penasihat spiritual pejabat t inggi di Jakarta. dalam pakaian itulah sewaktu ayah dibantai bersama orang-orang yang di anggap melakukan gerakan makar. bahkan ada yang kelihatan enggan menjawab.processtext. Tiba-tiba dia benamkan wajahnya di kedua telapak tangannya. Dan selama ini aku t idak lagi berjumpa dengan Roni. Katanya di sela sed u sedannya: Ya Allah. Kusampaikan kepadanya bahwa aku telah bertemu ayahnya yang tinggal di Desa Tempu ran. Dari mana Bapak tahu alamat saya..com/abclit. Ternyata tidak mudah. Ayah saya? Seperti apa dia? Rambut sudah beruban.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan tujuan Bapak mencari saya? tanyanya menyeli dik. serta kusampaikan pula pesan ayahnya..) Klaten 2004 .html Paginya kusempatkan waktuku untuk mencari alamat anaknya. http://www.com/abclit. alis tebal. jawabku seingatnya. berjanggut yang sudah sebagian memutih. Seorang lelaki paruh baya. Mungkin itu yang dipesankan ayahnya untuk dikirimi makanan. berbaj u lurik dan memakai sarung pelekat hijau.. kebanyakan orang mengatakan tidak tahu. menyambut kedatanganku dengan pandangan penuh curiga.

Kakak tak hirau. Lurus. Engkau akan mengajar lagi nanti. memeluk. Rapal: Mantra Amalan: Bacaan Doa Monggo: Mari. bukan? Kakak diam saja. Kau akan dimasukkan kerja. .com/abclit. namun kakak bergeming. Paman dan bibi akan menjagamu. silakan Kalau Lelaki Itu Pulang. pes an ibu. jauh. dsb.html Ngalor-ngidul: Utara Selatan. Angin kadang memburai-burai rambutnya sampai masai. tak terarah Laku: Melakukan ritual fisik..processtext. tidak tidur malam.processtext.. Edisi 09/25/2005 Jika lelaki itu pulang ke kota kami. Tidak jarang air mata nya merambat sepanjang pipi. Matan ya terus menerawang ke cakrawala. Wajahnya tambah putih. Kosong. Elok-elok di sana. http://www. Paman Jafar telah membawa kakak k e Pakanbaru bulan lalu dan ibu melepasnya dengan lega berurai air mata.com/abclit. ser ta menarik-narik tangannya. Kau senang dapat mengajar lagi. memandang gunung ataupun kejauhan tiada batas. berlari mendekati.Generated by ABC Amber LIT Converter. Hanya memandang. Lebih-lebih kalau duduk depan jendela. seperti puasa. http://www. kian lesi. Post: 09/26/2005 Disimak: 246 kali Cerpen: Adek Alwi Sumber: Kompas. tidak akan dilihatnya lagi kakak duduk ter menung di muka jendela.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kakak! Kakak! adik-adik mengimbau. Nak.

Sejak dia ti dak jadi mengajar. Mengapa kakak tidak menyahut? Kakak sedang malas bicara. bertangisan. Dia sayang sekali kepada kalian. tanda pert unangan tak lama sesudah ayah ditangkap kemudian lenyap entah di mana dan di tangan siapa. disusul perginya lelaki itu sembari mengembalikan cincin belah-rotan. Begitu. Apalagi pengurus ataupun ketua organisasi buruh DKA. Itu. Aku tidak dapat pula cepat-cepat berangkat. Mariani. harum dan bagus sekali rambutmu. Sambil lambat-lambat menyisir rambut kakak yang sepinggang ibu berucap. http://www. . Lambat. Orang terlalu banyak saat itu mengurung rumah. Seolah-olah beliau orang penting. Paman Jafar yang pulang setelah kejadian itu juga mencari. namun ayah tetap tida k dapat dicari. Baru pekan lalu kuterima surat Kakak. Sampai kini. Membawa ayah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. paman dan bibimu tiba. Sudah lama kakak serupa patung hidup. Nak.processtext. Kakak tetap tidak beringsut. Ajaklah terus berkata-kata.html Kakak mendengar. Sedang kami hanya bisa memandang. adik terkecil bertanya kepada Kak Lela.com/abclit. Legam. tidak elok kita terus mengenang yang sudah-sudah sampai rambut tak terurus. tetapi ayah tidak terjangkau. seperti kalau aku ngambek? Ya. Bukan kepala stasiun.processtext. ujar ibu. Payah h ubungan pos sekarang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ayaaah! Ayaaah! kakak meraung-raung mengimbau. Ai. padahal hanya masinis kereta api. Ah. jawab Kak Lela. kata Paman Jafar seperti minta maaf. ai. Salamilah paman dan bibimu. Ikal. Raib dalam kerumunan manu sia yang gemuruh.com/abclit. izin dulu ke koman dan. http://www. Malas bicara.

com/abclit. Ada empat orang. . Yang lain siap-siap menyergap. Disuapi? Bibi senyum memeluk bahu kakak. http://www. kubilang. aku melesat ke lua r rumah. Istri Paman Jafar menghampiri kakak. Dia melengking. kenapa keningnya ini? Senyum bibi tiba-tiba lenyap.Generated by ABC Amber LIT Converter. Langsung kutumbuk hidung an ak terdekat. berteriak-teriak. sahut ibu. Tapi seorang terjerem bab saat lututnya kusepak. kurang ajar! Anak tidak tahu diuntung! Tukang berkelahi! Maling mangga! Pembuat onar! Pembawa sial! Mereka yang salah. sama besar denganku. Sudah kering sekarang. Ibu-ibu menceracau. berdarah-darah. http://www.processtext. Dasar Tapi tidak dalam. Terlalu! Tengoklah. Disuapi.processtext. Kak? Mau.com/abclit. balas ibu mengangguk. Tapi mau dia makan. Disuapi engkau Mariani. Kuburu anak-anak itu. Mereka lempar kakakku dengan batu. Lantas ku-nyanyah pula mukanya hingga lumat.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Paham aku itu. Anak-anak nakal itu. lalu menoleh kepada kakak. anak rancak? Eh. Kalian lukai kakakku! Kalia n lukai kakakku! Orang-orang berhamburan memisahkan. Bang! Mendengar ibu menjerit melihat darah muncrat di jidat kakak. Begitu keadaannya. lihatlah.

bagai rembesan pada panci rusak. Bahunya bergerak-gerak. Kuping mendenging. Paman Jafar melempar pandang ke luar rumah. http://www.com/abclit. Siapa pula anak gadis sefasih engkau meng aji Mariani. Kakak ! Kakak! Mereka rangkul tangan dan tubuh kakak. Hampir terjengkang . Buya Nawawi juga tidak menyuruh? Dia tetap. sebagai biasa . Tidak berjawab. Hanya bulu mata lentik kakak mengerjap-ngerjap. ia bilang. Sengaja buya tua itu kemari. Seorang lelaki membelalak garang di depanku.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. kubalas berteriak. d . Lepaskan. ia bilang. ingin bersih-lingkungan. Katanya. Mariani? Nanti mengaji. Pergi! Bibi merebahkan kepala kakak di dadanya. mengibask an tangan bagai mengusir anjing. Nak. Jafar. Jual. p enumpangnya tak menengok. Kakak terisak. Tumpahkan terus.html Melihat puting susu perempuan itu terjuntai panjang dan hitam belum dibenahi se habis menyusui. Kepalaku nanar. Sebuah bendi lewat di muka rumah. Sebaiknya Kakak ikut denganku ke Pakanbaru.processtext. Membelai-belai rambut dekat luka. Kau ibu anjing! Plak! Tubuhku terhuyung ke belakang. Sekar ang orang-orang muda berkuasa di surau. Rumah ini bagaimana. Mengajilah saat maulud. Maulud Nabi kemarin sudah tak disuruh orang dia mengaji. Pamanmu jug a.processtext. Kakak tersedu-sedu dalam pelukan bibi. Bibi ingin mendengarmu mengaji. Bagaimana aku bisa pindah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. jawab ibu. Paman kembali melihat ibu. Kemudian air matanya membersit l ambat-lambat. Adik-adik dan Kak Lela berlarian mendekat. http://www. Tapi yang muda-muda menolak. kata ibu seperti berbisi k kepada Paman Jafar. ya. Menangislah keras-keras! ujar bibi masih tersenyu m. Masih rajin engkau mengaji.

processtext. Bersih. Sementara kakak semakin betah di muka jendel a. sewaktu pulang. http://www. Berangkat gembira di pagi hari. Lalu. belum pupus harapanku abangmu bakal pulang. Berbisik pula pada adik-adik. lanjut bibi. sudah tiga bulan ia mengajar. dia maupun keluarganya selalu lewat di depan rumah dengan dag u terangkat pongah. diputus tunangan.Generated by ABC Amber LIT Converter. menatap kejauhan tak berbatas. Sudah ke mana-mana kuobati. tak menengok. ditolak jadi guru. Melihat pula ke luar. Kawanku membuka sekolah taman kanak-kanak. Ada kira-kira dokter di Pakanbaru dapat menangani? Belu Ada! Paman dan bibi menjawab serempak. Jafar. Polos. saat kakak mulai terbiasa duduk di muka jendela. Orang-orang tetap l ewat di muka rumah. menanti pengangkatan. selimut Saat tidur begitu muka kakak persis bayi. Sstt! ucap bibi perlahan. Tenanglah Kakak. aku. meski tak diucapkan. Kata orang ia sudah merantau ke Jakarta. Tidak semua orang jahat atau bernafsu menguc ilkan. Juga siang. Menyulut rokok. http://www.processtext. Karena status ayah . bila aku pindah. Kak Lela berdoa.com/abclit. Kemudian lelaki itu memang tida k terlihat lagi. Tidur. Dia luruskan kakinya. m juga ia berubah. Tetapi. Bagaimana . Paling tidak. Juga karena sta tus ayah. tahu keberadaan nya. berwajah dingin memulangkan cincin belah-rotan. Kukhawatirkan justru Kakak. Dan te rkadang terdengar riang menyanyi di kamar mandi: tak kan lari gunung dikejar/ hasrat hati rasa berd ebar . Kalau perlu kam i bawa ke dokter Caltex. bagaimana kalau abangmu pulang? Ke mana dia cari kami? Walaupun sudah setahun lebih. Diselimuti. penolakan jadi guru itu tiba suatu hari. serupa badai.html Adik ibu itu terdiam. Tak sedikit pun tersis a galau yang mendera: ayah yang lenyap. Hanya melirik jip hijau Paman Jafar di halaman.com/abclit. balas ibu. ulang Paman Jafar. Dan laki-laki itu muncul di suatu petang. memandang paman serta bibi penuh harap. ! Lalu dia rebahkan kepala kakak hati-hati. Atau diajaknya adik-adik. Ambil bantal. Lagi pula. kata ibu. supaya ayah lekas kembali entah dari mana. Padahal. Sesekali kubawa pula ke sekolah. Ikutlah ke Pakanbaru! Tak perlu khawatir.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

kalau laki-laki itu pulang suatu hari. Juga lalu di muka rumah. kecuali dia buat jalan sendiri dengan meruntuhkan Bukit Tambun Tulang serta menimbun Lurah Situngka Banang sesuatu yang amat mustahil. dia pun takkan melihat kakak lagi termenu ng di depan jendela. Sekali waktu lelaki itu pasti pulang ke kota kami. Tet api.com/abclit. Dia kawanku. *** . berharap kakak jadi guru tamat SGA. Terpikir olehku. tak bergerak-gerak seperti bayi. Mestinya ayah juga. tak mungkin tidak. Kak. atau kami yang kehilangan mereka. putri sulung. Paman menggeleng keras-keras. Kulitnya bersih. Rencanaku besok kembali. terampil-cekatan menangani rumah. Di Pakanbaru juga kacau keadaan. seperti aya h.html Kakak terus tidur di beranda. kakak dibawa paman dan istrinya. kakak. tapi tangannya campin pula. Ay ah tertawa suatu ketika. Napasnya lunak. Tetapi malah juru-api kereta api. Tidak dapat lagi dia atau keluarg anya mengangkat dagu dengan pongah bila lewat di muka rumah. Rumah jadi lengang lengang sekali. Ibu menangis. Kam i juga. Dik. Ayah bangg a dengannya. uatmu kalau orang tahu status ayah Mariani? Tidak! Angkek. Kakek-nenek kalian guru.com/abclit. Apa gerangan terlintas di pikirannya sehingga mukanya begitu bersih dan tenang? Apakah dalam tidurnya dia bertemu ayah? Di antara kami kakak paling dekat dengan ayah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Anak Ampek Ibu bernapas lega. Tidak lagi berada di tengah-tengah kami . ya? Kami mengangguk. Besoknya. memandang gunung ataupun kejauhan tiada batas. ucap Paman Jafar. ujarnya kemudian. Barangkali kare na perempuan. Tapi. kalau cukup biaya. http://www. Dekat kami. turut bangga walaupun kakak waktu itu baru kelas satu Sekolah Guru Atas.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tidak ada jalan dapat dia lalui untuk tiba di rumah ibunya. Termasuk jalan hidup anak manusia. Kakak telah pergi. mungkin juga bukan mustahil bila hatinya semakin dingin serupa penguasa-penguasa lalim y ang dengan telunjuknya dapat membelok-belokkan apa saja.processtext.processtext. Apa tak berbahaya b Komandanku tahu. Putih. Kubawa Mariani sekalian. http://www. Tugasku menung Ibu mengangguk-angguk. gu. Syukur ada kakak kalian. Sedangkan Kak Lela diharapkan menjadi perawa t.

lalu di pelabuhan. mengalahkan aku. Di rapat persiapan perkawinanku. Waktu Cik Gio k lahir ia anak terakhir dari 11 bersaudara hingga umur setahun. Ma. Supaya anak dan ibu selamat. http://www. . mengapa Pa justru sibuk mengurusi Cik Giok? Me ngapa Cik Giok begitu penting. Cik Giok sudah lama tinggal bersama kami. Edisi 09/18/2005 Jangan lupa kirim tiket buat Cik Giok biar bisa ke Jakarta. Dan ta k seorang pun merasa keberatan dan punya niat memperbaiki kesalahan itu. yang biasanya tidak pernah rela menerima usul apa pun dari Pa. Cik Giok menempati kamar belakang. Malah sejak aku belum lahir. Di rumah kami. Jangan lupa baju buat Cik Giok.processtext. Tetapi karena semua memanggilnya Cik Giok. Pa bilang. yang selalu mendukung semua kehendak Ma.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Cik Giok Post: 09/19/2005 Disimak: 185 kali Cerpen: Reda Gaudiamo Sumber: Kompas. diberi tirai kain belacu yang selalu dicuci setiap Sabtu pagi. di sebelah gudan g. Karena kata Pa. Kalau me ngikuti urutan keluarga. orangtua Cik Giok kurang mampu. Hidup mereka susah. Cik Giok itu anak angk at Emak nenekku. aku harus memanggilnya A i bibi Giok. http://www. Emak mau. kamar itu amat sangat sederhana. apalagi dengan jumlah anak yang banyak.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sisanya dari kawat ayam yang dilapis kawat nyamuk.com/abclit. setiap kali Pa bersuara. dekat dapur. Emak dan orangtua Cik Giok tinggal sekampung. dia m. Sempit. Kalau tak boleh dibilang paling jelek.com/abclit. anak tunggal yang akan kawin? Lebih hebat lagi. di Pontianak.processtext. aku mengikut saja. Separuh dindingn ya dari tembok. bisu. Emak. Cik Giok ditawarkan kepada Emak untuk diambil anak. ibunya sakit-sakitan.

yang cuma diam kalau digendong Cik Giok. Katanya. http://www. Terutama siang hari. Cik Giok menangis seharia n. dia cuma me nggeleng sambil mengusap-usap kepalaku. menggosok.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Es ok harinya. Sayangnya aku malah tergila-gila memasuki kamar itu. buat apa menangisi Cik Giok? Percuma! Dia juga tidak ingat kamu. Emak dan Ma melarang aku masuk kamarnya. yang kebet ulan tidak tidur siang. Katanya.com/abclit. Sehari sebelumnya. tahu. mengajakku merasakan kesejukan di sana. Juga beberapa malam setelah itu. Sering di tengah cerita. Tiba-tiba aku menangis. Sore hari. http://www. ia bisa berbaring dengan tenang tanpa perlu merasa jengkel memandangi tirai yang kotor. . Aku kelas enam. kudapati kamar itu sudah kosong. Emak ibu Ma melarang aku main ke kamar Cik Giok. kangen pada Cik Giok membuat dadaku mau pecah saja. Malam itu aku tak bisa tidur. saat bisa sedikit b ersantai di kamar. Cik Giok pasti menemaniku membuat pe-er. Cik Giok langsung menyodorkan bantalnya yang tipis dan lembek itu. S etengah mati menahan air mata agar tak menetes lagi. ketika kamarku terasa begitu panas: tirai jende la kamar Cik Giok yang menari-nari ditiup angin. Takut Emak tambah marah dan nanti memukulku deng an rotan. Ma bilang. Tetapi aku diam saja. Tidak apa-apa. Emak bilang Cik Giok pul ang kampung. Pulang sekol ah. Lalu jarinya mengelus-elus alis mataku.com/abclit. aku masuk kamarnya. Emak. Aku paling sering mengeluhkan pelajaran terutama b erhitung. berdebu. Ketika aku ingin mencari tahu sebabnya. Aku ditariknya keluar. bilang pada Emak. Bukti nya sampai sekarang tidak balik-balik! Aku ingin berteriak. Lewat seminggu. dan mengurusi segala keperluan Emak). aku bayi yang cengeng. Kal au sedang tak banyak tugas (ia membantu Ma memasak. bahwa ia bohong. Kalau sudah begitu. mencuci.processtext. Supaya di hari Minggu. Memeluk bantalnya yang tipis. ibunya Cik Giok sakit keras. aku mengantuk. waktu itu.processtext. Tetapi yang pal ing sering kami lakukan adalah bertukar cerita. katanya. menemuinya. Katanya kamar itu sumpek dan lemba b. seb elum Emak bangun. ketika pulang sekolah. berusaha mengeluarkan senyum. Tidak bagus untuk aku yang punya asma. Sudah dekat ujian. membereskan rumah. memanggil. katanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Cik Giok sudah mengusir aku keluar kamarnya Aku baru menyadari kedekatanku dengan Cik Giok ketika ia mendadak pergi dari ru mah. hingga aku terlelap. dia melepas cerita tentang kampungnya yang jauh atau mengulang cerita tentang aku wa ktu masih bayi.html Itu hari yang paling tepat.

Jadi Cik . Satu kuartal..Sebulan. Cik Giok seakan terhapus dari catatan keluarga kami. Lewat. Hingga seminggu lalu. ketika me ndadak namanya disebut-sebut dalam rapat persiapan perkawinanku.. Cik Giok harus dipanggil. Lalu setahun: aku berhenti mengharap Cik Giok kembali. Enam bulan. dibu atkan baju.. Bahkan kemudian lupa kalau di ujung rumah kami ada kamar yang pernah amat sering kukunjungi.

Ma m enanyakan kabar Cik Giok. Kami menyantapnya dengan lahap. Pa menjemputnya di Tanjung Priok. Ma . Cik Giok sudah sibuk di dapur. yang tak beranjak dari meja mak an. Semua baik. Persis seperti dulu. Pa. Kurebut tas kain dari tangannya. Ketika Emak mengangkat mukanya dari mangkuk bubur. Cik Giok ber gegas pergi ke belakang. aku harus mengepas baju pengantin. acar ketimun dan telur asin yang berminyak bagian kuningnya. aku bertanya pada Ma. mendengus. kata Cik Giok. Mau kawin kamu. Ubannya sudah banyak se kali. Siangnya. mau mengajak Cik Giok. Aku sedang m enyirami bunga kamboja Jepang milik Ma ketika Cik Giok dan Pa turun dari bajaj. Pagi-pagi. selamat. kelihatan sedih. Bubur encer dengan tung cai. Baik. . Tidak. Emak. Lin? katanya sambil mengusap dahiku. Aku sudah berdiri. Semua dari kampung. tetapi suaranya nyaring memanggil Cik Giok. Aku bilang. lalu mendahulu i aku menuju kamarnya yang lama. katanya. Di ruang tamu. Keras.processtext. http://www. memberi hormat pada Emak. Menghabiskan bubur di mangkukku. Tetapi melihat wajah Emak.html Ia akan tinggal terus bersama kita.processtext. siap menyusulnya. dan aku. suwiran ikan asin bakar. Matanya.com/abclit.com/abclit. kataku. kata Ma. Aku berlari men yambutnya. Wajahnya lebih tirus sekarang. Teng gorokanku kering.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia kutarik masuk. Sudah. Cik Giok mengawas i saja dari pintu dapur. Dan Cik Giok benar-benar datang. Habis pesta kawinmu dia balik ke kampung lagi. dengan dahi berkerut. Menyiapkan sarapan untuk Emak. Aku mengikutinya dari belakang. Cik Giok menangkupkan tangannya. Kami berpelukan erat. Aku menyeringai saja. Cik. Makan. aku pu tuskan kembali duduk.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Ma kelihatan kurang senang.

Ada apa? Ia bertanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kakiku menjuntai t ak tertampung lagi oleh tempat tidurnya yang dulu terasa begitu lapang untukku. Tubuhku lelah. M ungkin. Aku berputar-putar di depan cermi n. Menuju pulang. http://www. Ma mencubit lenganku. Kami berjalan beriring. Sepanjang perjalanan kami tak saling bicara. Senyum mencuat dari sudut-sudut bibirnya. Kulihat kamar lampu di kamar Cik Giok masih menyala. Baju sudah hampir selesai. kami singgah ke tukang jah it khusus untuk baju keluarga. perutku terasa sangat penuh. Cik Giok tetap diam. Terkejut dia melihatku. Ma mengg eret Cik Giok keluar. Sama persis dengan Ma . Ma bilang itu biasa. mencari makanan di dapur. menuju jalan besar. Cik. setiap calon pengantin selalu begitu. bagiku gaun sa tin putih penuh payet serta sulaman bunga ini sudah sangat sempurna. http://www. Tulis surat buat siapa. Katanya lagi. Cik Giok tetap diam sampai kami tiba di rumah.com/abclit.com/abclit. Meski masih agak longgar di pinggang. Sedikit lebih gelap. Mencari bajaj.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Antar Alin mengepas baju pengantinnya. Aku hanya mengangkat bahu. Itu karena terlalu senang.processtext. Model baju untuk Cik Giok sudah ditentukan. Dia belum tidur. Sudah tiga malam aku tak bisa tidur. Tetapi begitu melihat lemari es penuh sesak dengan makanan.processtext. hanya beda warna. Aku bilang mungkin ia ingin beli baju pengantin juga. Ia membereskan kertas suratnya. kataku. Apalagi kalau hari pe rkawinan makin dekat. Tidak bisa tidur. Tetapi langsung hilang ketika aku meng godanya. Kudapati ia sedang men ulis sesuatu. Kulihat wajah Cik Giok b ersemu merah. tak tersenyum. Lalu aku naik ke tempat tidurnya. Sakit. Lalu kami mampir ke tempat tukang kue basa h untuk upacara minum teh dan tempat memesan undangan. Aku masuk tanpa mengetuk pintu. Apa tidak mengantuk? Ia bertanya lagi. Tak berkomentar. Ma menjelaskan. Aku keluar kamar. Mataku berat. Cik? .

tiba-tiba Cik Giok sudah berdiri di ambang pintu ruang makan. http://www. Dia akan segera kembali menjelang pesta. Nanti. Tetapi ajakan itu justru membuat gusar Ma dan Emak. aku masuk kamar. Meninggalkanku. katanya. Terserah apa kata Ma. Temani Pa. Aku bersiap menyusul Cik Giok. dua belas hari lagi. http://www.processtext. Ketika aku tiba. tetapi Kuku menahanku. Padahal tadi duduk manis di samping Emak. Kapan? Dia ikut-ikutan memeluk Emak. Ma minta aku pula ng. Aku tertidur. Di tangannya ada kursi plastik. Aku berlari ke kamar tidurnya. Mama menyuruh Cik Giok tak perlu ikut duduk bersama kami. Ada apa denga n mereka? Ada apa dengan perkawinanku? Ada apa dengan Cik Giok? Dengan kepala pening dan hati gusar. Tetapi suami malah mendesak. Ma. Cik Giok sudah pergi. Cepat bangun. Ia marah besar! Sampai sore Emak mendiamk an aku. aku yakin Cik Giok tak akan kembali ke rumah kami. Katanya. Entah dari mana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kau harus berangkat ke Pontianak.com/abclit. Pa tiba -tiba menghilang.com/abclit. Tidak juga untuk pesta perkawinanku. Menguncinya dari dalam. Emak. Dia cuma bilang. Ma bilang Cik Giok ada keperluan mendadak di Bandung. Malas. Keesokan harinya aku bangun terlambat. Lalu aku terbangun oleh suara Cik.Generated by ABC Amber LIT Converter. Cik Giok sudah pergi. Urus Emak.html Hanya itu yang kuingat dari percakapan kami. Emak menangis. Aku tak ingin pergi. Terlambat . Kuku kakak perempuan Papa datang. katanya. kata Ma. Entah untuk berapa l ama. Emak sudah berdiri di depan pintu kamar Cik Giok. Di ruang tamu kami mem bahas acara minum teh bersama keluarga calon suamiku. menuju kamar mandi. Penting. Nanti semua akan jelas. dan Kuku telah menunggu di ruang makan. .processtext. Sebulan lewat pesta perkawinanku yang berlangsung meriah itu. nanti aku akan mengerti. Ma sibuk mendiamkan Emak yang menan gis makin keras. katanya. Dicari Emak. siapa tahu in i kesempatan terakhir aku menemuinya. Kuku menyuruhnya masuk. Deng an suara keras. Wajahnya tegang. Ketika aku kembali ke ruang tamu. Cik Giok kena stroke. Ma ikut bersungut-sungut. Ada apa ini? Aku bertanya pada Kuku. Pa. Aku melompat. Malamnya. Kosong.

Di rumah duka. Kakak perempuan Cik Giok. menga lami proses perusakan dan pembangunan secara silih berganti.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Tang isnya membasahi wajah dan rambutku. Aku menan gis. http://www. . barisan perempuan tukang menangis sudah membanting-banting badan . genta-genta kecil bertalu-talu. Dengan muka basah. ia berbisik. katanya berulang-ulang. menggilas. Cik Giok begitu cantik dengan baju cheong sam-nya.html Cik Giok tak menunggu aku tiba.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ia memelukku. mendorong. Tangannya mencoba memeluk tubuh kaku Cik Giok.processtext.com/abclit. Pa. menjemput kami. Ia pergi satu jam sebelum pesawat kami mendarat . Semua yang ada di sana menangis. yang wajahnya amat mirip dengannya. kakak Cik Giok mencium pipiku. besar. Edisi 09/11/2005 Lempeng tektonik adalah batuan pegunungan yang padat.processtext. Erat. menyeka matanya. membuang muka. http://www. Rawamangun. Maafkan aku. hingga aku sulit bernapas. diam-diam. memelukk u. Pa menangis lebih keras lagi. Lempeng-lempeng tektonik ini secara berkesinambungan bergerak tanpa henti. Beri hormat pada Mamamu. Juli 2005 Gelombang yang Berlabuh Post: 09/12/2005 Disimak: 213 kali Cerpen: Hamsad Rangkuti Sumber: Kompas. menjerit sambil berebut mendekati aku. saling me nindih. dan kaku melakukan proses pembentukan corak topografi yang besar di muka Bumi. Bumi yang tampak padat ini sebenarnya terdiri dari beberapa lempeng tektonik membalut planet Bumi layaknya cangkang telur rebu s yang merekah.

Ketika surut. penganjur kebaikan. merau p uang selawat. mengabadikan lidah ombak mengusung puing bangunan. Apakah negarawan. pen garang. Aku sempat menangis melihat ada orang tertangkap basah dengan muka lebam dihaja r petugas. Walau tak jarang ada pula yang sekadar cengengesan melakukan tamasya duka. Penca paian yang luar biasa. http://www. dari hari ke hari. di negeri yang aku cintai ini. Maling pun Engkau kirim ke tempat duka semacam itu.html Gelombang itu bernama tsunami. Ya Allah. Tergantung kau dari jenis yang mana? Pengisi S urga. kendaraan roda empat. Menja rah popularitas. Tel evisi memperlihatkan semua itu kepadaku. kepada seorang pengarang cerita pendek yang tak bisa berbuat apa-apa. kecuali menyimak tragedi bencana alam itu. . pengusaha. manusia macam apa yang Engkau tinggalkan di zaman kami ini. menga badikan detik-detik datangnya gelombang. Jum lah yang kemudian membikin duka dunia. dan jasad manusia. Kulihat semua itu ditayangkan mereka di televisi.com/abclit. Pembunuh yang tak perna h gagal. di Nanggroe Aceh Darussalam. menyurukkannya ke bawah serbet penutup. di Nanggroe Aceh Darussalam. Hasyim menyambung pemandangan duka itu melintas di depan Ma sjid Baiturrahman. Hampir 300. Banyak yang bisa dituai di sana. Menjarah perhatian. Bantuan dan pertolongan berdatangan dari pelosok dunia. Engkau biarkan mereka memasukkan tangan ke dalam baskom.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan: Menjarah! Menjarah harta.com/abclit. penyair. kataku dengan titik air mata. http://www. Cut Putri dari lantai dua rumah pamannya. politikus. Kedua pemberani itu memungkinkan aku bisa melihat peristiwa itu di Depok. bermunculan di sana mengusung misi mulia.000 jiwa melayang. Said Huseini. Dan itu bukanlah unsur kebetulan. dari waktu ke waktu. atau Pengisi Neraka. gelombang itu menyemai ratapan. Gelombang yang berlabuh.Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.processtext.

di Kajhu. Tali ayunan menjuntai di kaso. Berjalan di atas dua keping papan. Inilah sarapan pagi di luar hotel. http://www. s epiring kecil ketan hitam dengan taburan parutan kelapa.com/abclit. Gelombangnya menelan perahu Ayah. tiga potong pisang goreng. Di lobi.processtext. Setelah itu. seorang lelaki berdiri dari sofa. menggendong a nak perempuan berkepang dua. Kami masuk ke ruang tamu. Itu yang menimbulkan inspirasi bagiku. http://www. menyongsong kedatanganku. Tak ada hiasan di dinding . Seperti menuju masjid. Celah daun tersibak. Di bawah lang kah kami berkeliaran kepiting pantai. Kunjunga n singkat di Banda Aceh. Abang tak suka laut.com/abclit. Matahari terli ndung di balik puncak menara Baiturrahman. Aku suka deburan ombak. Inilah saat yang bisa kudapat dalam sejarah hidupku. Kututup sarapan pagi itu dengan sebatang rokok. mencari buah pohon seri yang ranum. Terkadang aku melempar pancing dari sini. Aku suka laut. Mak menunggu berhari-hari di pantai. Pert ikaian bersenjata tak kunjung selesai.processtext.html Aku duduk di halaman kedai kopi. Istrinya masih muda. Aceh Besar. Dia adalah penyair besar dari ujung Pulau Sumatera. shalat subuh berjemaa h di Baiturrahman dan sarapan pagi di luar hotel. Kami diajak ke belakang rumah. kurasa sulit datang ke Banda Aceh. Di bawahnya hidangan santap sia ng sudah tersedia. Merbah terb ang di ujung ranting. Penyair besar yang tak pernah gemuk! Ke mana saja kekayaan bumi kalian? Dia senyu m dan menyampaikan maksud: mengundang makan siang ke rumahnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. . Secangkir kopi. An gin samudra mengabarkan pesan untuk ditulis. kecuali ayunan rotan tersangkut. Aku disambut banyak pemuda dan gadis remaja. Angin berembus membawa sejuk pagi. Kami menuju tempat berangin-angin. memakai pita. subuh tadi. bila pasang. aku kembali ke hotel berjalan kaki.

D i rumah kekasihmu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Dia tidak tanggalkan pakaian pengantin dari tubuhnya. Suara apa yang engkau maksud? Deburan ombak di karang.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. orang dilahirkan di perahu. malam pertama engkau menginap di sini. . Aku tidak terganggu. bagiku . meletakkan tubuhnya yang lelah. dibesarkan di perahu. Kami melihat dia.processtext. Dia berdiri. Engkau pernah dengar. teriak seseorang. Aku heran. Si lelaki yang sekarang te lah menjadi suaminya memandang perempuan itu. Malam ini.html Bacakan puisimu untuk Abang. Aku sangat terganggu. menyumbat telinga ini. Deburan itu sudah menjadi senandung pengantar tidur. Aku terganggu! Engkau hanya belum terbiasa. Dalam kampung terapung. bagaimana engkau melewatkan malam-malam di sepanjang hidupmu dengan s uara semacam itu? Perempuan itu mendengar ucapan itu sambil berbaring di tempat tidur. Di rumah istrimu sekarang.com/abclit. Kami bertepuk dan bergeser membent uk ruang.processtext. Ma lam pengantin kita dirusak terpaan golombang itu. Tak ada sunyi di sini. http://www. juga melihat laut di belakangnya. Mau rasanya aku mengambil kapas. Engkau tak bisa menjadi orang pantai.

Meny angkutkan ayunan di dinding dan mengepel garis air itu dengan karbol. Dia senyum. Mengapa dia tiba -tiba begitu tertarik. Gulai pakis dan santan durian.processtext.processtext. Sampah Bulan Desember. Mungkin dia senyum karen a dia berpikir begitu. Mak menggendongku. Kalau adat membolehkan. Maksudku. .com/abclit. Apa maksudnya. malam pengantin ini ingin kupindahkan ke tempat yang sep i. Mereka tak pernah bisa melupakan li dah masa lalunya. Ayah gembira dan puas.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tidak. Tetapi dia tidak melihat apa-apa. Kata Mak. engkau sudah pernah membacanya di perpustakaan kampus? Pengarang buku itu. Dia alihkan perhatian ke buku itu. Lelaki itu tidak tertarik dengan cerita istrinya. 2004 akan digantikan 2005. Mengapa Desember? Dia tersenyum. 26 Desember 2004. aku menyambut kunjungannya dengan garis air di bawah ayunan. Semisal pementasan. Mak mengembangkan ti kar rotan dan meletakkan hidangan santap siang di situ.html Sampah Bulan Desember. Desember adalah aktor terakhir dalam sebuah pertunjukan waktu. itulah istimewanya Desember. saat Pak Pos mengantar sebuah paket. Mungkin dia ingin melihat laut. Orang Jakarta. Dia melihat jam tangannya: Oh. Dia pergi ke jendela. pernah datang kemari ketika aku masih dalam ayuna n. Tak ada jawaban. Desember akan dig antikan Januari. Tapi mungkin. jauh dari deburan itu. Mak ? tanyaku. Tinggal enam hari lagi. Dia menoleh kepada ist rinya. Buru-buru daun jendela dia tutup. http://www. Dan aku tertawa. sebentar lagi layar akan dit utup. katanya ditujukan kepada si istri. Mala menyam but pengarang itu dengan garis air di bawah ayunan . Mala. Angin masuk membawa bau garam. Engkau sudah tidur rupanya. http://www. Mengapa ia ditulis? Mengap a tidak Mei? Juni? Atau Agustus? Seakan diganggu judul buku itu. Malahayati. Ayah dan Mak mengenang semuanya. Pengarang itu m akan dengan lahap.com/abclit. Berarti ini sudah Minggu. Dia berdiri dari tempat tidur . Hanya tinggal beberapa hari lagi.Generated by ABC Amber LIT Converter. tahun adalah lakon. Usia Desember sudah tinggal lima hari lagi. kata Ayah. kecuali kegela pan. dia meneruskan ocehannya . Sudah engkau baca buku ini? Bagaimana aku sempat membacanya? Buku itu saja baru kita keluarkan dari kertas k adonya. Sek arang sudah pukul 01:45. Dan. Dia tampak seperti menghitung dengan jari. Bulan yang bisa mengubah tahun setelah angka 31 di kalender. Mak menjelaskannya. Minggu. Bulan yang ditunggu-tunggu orang di seluruh dunia. Akan muncul lakon baru penghias dinding.

.

membuka pintu. Melihat semua itu. Pelan-pelan dia rebahkan dirinya di samping wanita itu. Cahayanya yang redup tersekap k ap penutupnya.processtext.html Semula ada gerak ingin membuka semua itu. sambil berusaha melupaka n suara gelombang yang terus-menerus menghantam karang. Perempuan Ace h tidur dengan pulasnya mengenakan pakaian pengantin dan perhiasan begitu lengkap. http://www. Ditekannya alat pemadam lampu. Rita menyerahkan ongkos. Akhirnya dia tertidur juga dengan pulas. Ayu men gikutinya. jam berdentang dua kali. Kamar pengantin itu menjadi gelap. beranjak turun.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Di dinding ruang tengah. Kedua . http://www. Kamar pengantin itu hanya diterangi lampu meja. Bar angkali dia tak ingin wanita itu terbangun. Edisi 08/28/2005 Taksi berhenti.com/abclit. Perjumpaan Perempuan Post: 08/29/2005 Disimak: 228 kali Cerpen: Akhlis Suryapati Sumber: Kompas. tetapi gerak itu tidak berlanjut.processtext. masih juga dia tersenyum. Dia beranjak ke dekat pintu.

buat apa mereka mencibir. http://www.com/abclit. jadi repot. tidak bakal aku nanti mau menjadi istri kedua sep erti Mama. Kamu juga perempuan.processtext. tanya Ayu. Selanjutnya mencari-cari bel untuk dipencet. A . Ma. Kita pasti dipandang rendah oleh perempuan itu. ya Rahardjo juga perempuan. Kemudian menghela napas panjang. apa ini benar-benar perlu kita lakukan sih? Sudahlah.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. ku sungguh tidak bermaksud main-main menikah denganmu. Dua puluh tahun lalu. kamu sudah delapan belas tahun.html Ma. kata Rita. hanya satu yang lelaki.processtext. Jangan ragu begitu . Tidak perlu malu. Amit-amit deh. Dua anak Nyon Ah. Papa mereka kan Papa kamu juga. Nyonya Rahardjo mungkin bisa bijaksana seperti Mama. Ingat lho. namun aku tidak ingin rumah tangga y ang sudah kubina lebih dulu jadi rusak akibat pernikahan kita.com/abclit. kata Ayu. Aku malu. Rita memandang tajam ke arah Ayu. http://www. Rita dinikahi oleh Rahardjo. Dia juga perempuan. Tetapi anak-anaknya bagaima na? Bisa-bisa aku dicibir sama mereka. Kamu tidak menuntut agar aku menceraikan istriku kan? tanya Rahardjo ketika itu. Mama perempuan. kata Ayu.

te naga. ketika usianya memasuki 25 tahun. Setelah mem asuki usia 25 tahun. mungkin semacam keperkasaan.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kesegaran dan kemudaan Rita tentu menjadi faktor penting yang membuat Rahardjo m enyukai Rita. Kadang aku merasa tidak enak terhadapmu. http://www.html Kalau kita menikah. Sore-sore yang senggang seusai j am kantor. saling menghormati. saling menjaga. ti semua itu. namun sungguh aku tak bermaksud tidak menghargaimu. atau menghadiri un dangan pesta. kata Rita. Rita memberikan semangat. aku percaya kepadamu.processtext. http://www.com/abclit. Yah. Kan Mas juga memberi hal-hal yang aku butuhkan. juga keyakinan bahwa dirinya memiliki kekuatan.com/abclit. kamu tentunya menjadi istri serta ibu rumah tangga sebagaima na umumnya perempuan punya suami kan? Itu pun telah berulang kali aku sanggupi. Rahardjo bisa bertemu dengan Rita di rumah kontrakan perempuan itu. Terhadap hubungannya dengan lelaki. Aku sudah pertimbangkan masak-masak semua konsekuensinya. di saat dirinya sudah punya istri dan tiga orang anak. terpaut dua puluh puluh tahun lebih muda diba nding usia Rahardjo. Aku tahu. saling menyadari posisi dan kond isi masing-masing. Maaf kalau aku tidak pernah mengajak kamu jalan-jalan di mal. kata Rahardjo. menikmati su asana romantis. Rita dianggap telah membawakan dan menyediakan diri untuk memberi keindahan-kei ndahan dan kenikmatan-kenikmatan yang dibutuhkan Rahardjo.processtext. berhubungan seks seperti dalam fantasi-fantasi. Sudahlah. Dia semakin terlatih mengelola perasaannya ke dalam bingkai rasionalitas itu. Aku bert Bagi Rita. erima kasih kok. dia sanggup . kata Rahardjo suatu ketika. menjalin hubungan dengan Rahardjo adalah sebuah pilihan. jawab Rita. banyak hal dia jalani lebih rasional. Semua berlangsung dalam komitmen yang aman. saling menghargai. kemampuan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan itu sudah berkali-kali Mas kemukakan. Aku menghorma Ketika itu Rita berusia 25 tahun.

http://www. berlanjut kirim surat-surat ci nta. Waktu SMA Rita punya pacar. apalagi merasa diri berharga mahal.. Kiranya seperti sikap Ayu sekarang. Rita tidak berharap ganjalan itu terwariskan kepada Ayu. Rita merasa terhibur. Sekarang Rita akan melakukan perjumpaan dengan Nyonya Rahardjo. Aku memang bukan bintang di langit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ketika membalas SMS cinta dari seorang mahasiswa satu kampus yang me rayunya.processtext. Namun Rita juga bukan ora ng yang rela tergiring pada nasib pasrah untuk direndahkan atau dihargai murah oleh orang lain. pada hari yang lain meraba tubuhnya. M aka Ayu diajaknya serta. kakak kelas. juga punya gairah. Maka dirinya tidak keberat an dan menyesal ketika pada suatu hari kakak kelasnya itu mencium bibirnya.html Kenyataannya. waswas.com/abclit. Tidak ada lelaki yang lebih baik dibanding kakak kelasnya itu. Say. Diusirnya rasa khawatir. selama dua puluh tahun ini dia tidak merasa menderita. mana mungkin membayangkan menjadi pacar a tau selingkuhan dari lelaki beristri dan beranak tiga. setelah dua min ggu yang lalu Rahardjo meninggal dunia. Rita bersa ma Ayu bisa menempati rumah cukup bagus di komplek pemukiman yang baik serta sanggup membiay ai hidup lebih dari memadai. Rita bukan orang egois. Semasa kuliah.. Semuanya dihayati dan dinikmati.processtext. akhirnya sering mengajak jalan-jalan. putrinya. Tapi cinta yang seperti dalam novel cukuplah untuk masa remaja. dan pada hari lainnya lagi mengajak Rit a melakukan hubungan seks. Waktu di SMA atau semasa kuliah dulu. Menyimpan rahasia merupakan ganjalan tersendiri. tulis mahasiswa itu melalui SMS.Generated by ABC Amber LIT Converter. Toh Rita punya keberanian tatkala dulu menikah dengan Rahardjo untuk menjadi istri kedua. Bermula kakak kelas itu memberi perhatian. kini saatnya ganjalan itu dilepaskan. http://www.com/abclit. amit-amit deh . takut. lalu menjadi istri kedua yang dirahasiaka n. hari yang lain lagi menyuruh Rita memegangi kelaminnya. Itu keputusan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Swear. I love you. . Rita juga berhubungan dengan beberapa lelaki. punya tempat berlindung. tulisnya mengutip sepenggal syair lagu. tetapi aku juga bukan debu jalanan.

Itu cinta kepada orangtua. ucapkan bahwa kamu juga mencintaiku Mengingatnya. Tetapi terserah kam u bilang apa.com/abclit. atau memadu kasih.processtext. http://www. pokoknya gitu deh. pokoknya gitu deh. saling senang. Say. merencanakan masa depan.processtext. Pokoknya kita saling suka. Itulah juga perasaanku kepadamu. http://www. sayang. Rita menilainya sebagai sesuatu yang sepadan pula.html Generated by ABC Amber LIT Converter. yang dikenalnya setelah Rita sering mengurus kebutuhan-kebutuhan perjalanan tugas lel aki itu. sedangkan perempuan menawarkan s eks untuk mendapatkan cinta. Say. Setelahnya Rita masih punya beberapa pengalaman menjalin hubungan dengan lelaki . Dirinya juga menikmati pengalamanpengalaman itu dan mendapatkan keuntungan darinya. Lalu aku harus bagaimana? Please. Aku juga selalu kangen dan sayang sama orangtuaku di kampung. Katanya sih perasaan kangen. Rita memang pernah mengucapkan cinta karena menurutnya hal itu sepadan untuk ucapan cinta yang ditujukan kepada dirinya. Ketika mahasis wa itu sering mengajak jalan-jalan. .Generated by ABC Amber LIT Converter. Apa sih cinta? Sejak SMA dulu aku sering menanyakan hal itu kepad a para lelaki. Lelaki menawarkan cinta untuk mendapatkan seks. Kalimat itu pula yang pernah diucapkan di de pan Rahardjo. What is love?. sayang.com/abclit. kangen. Rita sering tertawa sendiri. Itu lain. Banyak lelaki mendekatinya. melakukan h ubungan seks. saling tidak menyakiti. termasuk tatkala dia bekerja di perusahaan biro jasa pariwisata.html Yah. Sederhananya memang begitu. kata Rita selalu kepada lelaki-lelaki yang mendekatinya. Ini cinta antara lelaki dan perempuan. berdiskusi. kata Rahardjo. Kalim at itu dia kutip dari sebuah puisi yang pernah dibacanya.

bagaimana kalau Nyonya Rahardjo menyambutnya sinis dan penuh cerc aan.html Jangan panggil Bapak lagi. Nyonya Rahardjo sudah menunggu. biar merasa muda lagi gitu lho.processtext. Maka bercintalah Rita dengan Rahardjo. Nampak kalau perempuan itu benar-benar menyiapkan diri untuk meneri ma tamu istimewa. Akhirnya Ayu mau berangkat. Terbentang halaman cukup luas dan asri. http://www. salah satunya mobil di mana Rita pernah menaikinya. berdiri Nyonya Rahardjo. Tatkala Rahardjo dan Rita mengikat diri dalam pernikahan bawah tangan dua puluh tahun ya ng lalu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. komitmen kerahasiaan itu tetap berlaku. Dia mengenakan kain batik. panggil aku Mas. baju kebaya warna coklat bermotif bunga-bunga. Beberapa kali Rita sempat mengikuti perjalanan dinas Rahar djo ke luar kota dan ke luar negeri. Rita memahami. Hubungan itu makin bersifat permanen. Pintu gerbang terbuka. http://www.com/abclit. rumput dan tanaman tertata rapi. Seorang pembantu perempuan mempersilakan Rita dan Ayu ag ar langsung masuk. Rita dan Ayu kakinya dirasakan bergetar ketika mendekati pintu rumah. Bu Rita ya? Silakan. Di depan pintu rumah yang terbuka. namun mereka mengaturnya sedemikian rupa supaya kerahasiaan itu tetap terjaga. hampir sulit bagi perempuan bisa menerima kehadiran perempuan lain seb agai sesama istri suaminya. Rita melangkah menapaki teras dan tersenyum kepada Nyonya Rahardjo. Berusia 60-an tahun . Ada dua mobil terlihat di garasi. wa lau tetap di dalam komitmen kerahasiaan. Namun Rita dengan sabar memberi peng ertian. Kemudian mereka melangkah memasuki pintu ger bang. Sejenak Rita dan Ayu berpandangan. kata pembantu perempuan itu.processtext. Sebenarnya bukan hanya Ayu yang di kepalanya berkecamuk rasa khawatir. Ayu hampir tidak berani . Semula Ayu bersikeras tidak bersedia ikut. rambut sudah memutih namun berpenampilan anggun.com/abclit. Rita juga terpikir.

Kami di sini juga merahasiakan. seraya memeluk Rita. Perjumpaan itu berjalan dengan baik. Jeng Rita. penuh silaturahim. Karena itulah yang terbaik buat k ita semua. Ini anak-anakku. Mereka ngobrol. Malu ikut pertemuan ini.com/abclit. suara Nyonya Rahardjo terdengar ramah. kata Nyonya Rahardjo. Ayu. kita ini kaum perempuan. Sesaat kemudian muncul dua orang perempuan. yang lelaki. ajak Nyony Rita dan Ayu masuk ke ruang tamu. Nyonya Rahardj o menceritakan kenangan-kenangan manisnya bersuamikan almarhum Rahardjo. Ayu menyebutkan namanya. Tidak sesulit dan serepot yang dibayangkan Ayu. Rita menyalami Nyonya Rahardjo. Aduh. n amanya Ramadian. akrab. Kala u cerita menyangkut kenangan hubungan intim. Satu lagi. makan bersama. Saya sudah tahu Mas Rahard jo menikah dengan Jeng Rita. ini perjumpaan khusus kaum perempuan . Tentu karena Mas Rahardjo takut rahasianya kami ketahui . Katanya. sejak awal pernikahan itu berlangsung. sini masuk. semua mengetahui sejak awal. Bukan hanya dalam perasaan dan impian-impian. Buat apa saya . kata Nyonya Rahardjo. http://www. begitu pula Rita. Ayo masuk ke dalam. menya lami Nyonya Rahardjo dan mencium telapak tangan perempuan itu. anak-anak mereka mengingatkan ibunya masingmasing agar tidak ngelantur. . juga Eva dan Leila. selama ini saya dan Mas Rahardjo merahasiakannya.com/abclit. Tidak apa-apa. dan ini siapa namanya? Sini Jeng Rita Keramahan itu memupus semua kekhawatiran. y ang langsung diperkenalkan oleh Nyonya Rahardjo. a Rahardjo. Maafkan. sahut Rita. Dengan tetap menjadi rahasia. Hidup dalam kenyata an. sudah tua begini. jalan jadi tertatih-tatih. bercanda-canda. Begitu juga anak-anak.processtext.html Silakan-silakan. Si Eva dan Leila. Mas Rahardjo semakin baik dan hati-hati memperlakukan kam i. http://www. dan N yonya Rahardjo membalas salam itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. ramah. bahkan apa pun keinginan kami dipenuhi.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext.

Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Firda menyibak vit rage. berdebur-debur keras. Sebuah perjumpaan yang indah bagi para perempuan telah dijalaninya.processtext. Rita dan Ayu berpelukan. Suasana di sini hampir sama dengan yang di pantai Kuta. tapi suaranya tak mampu menyusup ke dalam kamar. tersenyum tipis dan kembali melihat ke luar. Sampai suatu saat terde ngar suara seorang pria bertanya dengan nada lembut. menginap di sini? Firda menoleh sesaat. Aku tidak seharusnya menyinggung perasaan Mama karena Mama menjadi istri kedua. maafkan kata-kataku tadi . http://www. memandang ke luar jendela kaca yang sebagian permukaan luarnya berembun. Di dalam ta ksi. Mata mereka tiba-tiba sama-sama basah.com/abclit. jaw .processtext. Nyonya Rahardjo dan kedua anak perempuannya menemani Rita dan Ayu sampai taksi yang menjemput tiba. D an aku tidak perlu menyesali diri karena aku terlahir dari istri kedua. Balada Cinta Ferdi dan Firda Post: 08/22/2005 Disimak: 248 kali Cerpen: Jujur Prananto Sumber: Kompas. abnya datar.com/abclit. kata Ayu. http://www. perasaan Rita dan Ayu benar-benar lega . hingga kesunyian suite room ini sama sekali tak terusik. Mama. Edisi 08/21/2005 Di ketinggian kamar di lantai delapan hotel berbintang lima. Nggak suka ya. Nampak di bawah sana lida h-lidah air laut menghantam garis pantai. Suka juga.html Saat meninggalkan rumah Nyonya Rahardjo.

. So what ? .. Ada apa.. Firda terdiam sesaat. kan? Ferdi tersenyum lebar. Di luar penglihatan Ferdi.... Setiap ketemu kita berbulan madu. Firda? Firda tidak segera menjawab. Bukan berarti kamu mau mengajak aku berbulan madu. . Tapi kata orang hotel. Kamu bosan ya. Kenapa kamu mengajak aku ke sini? Kamu sendiri pernah bilang bosan terus-terusan ke motel murahan. Senyum Ferdi memudar. Firda memejamkan mata dan m enghela napas panjang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku serius. Memeluknya dari belakang. mengencangkan tali kimono dan berj alan menghampiri Firda. Ia merasa bahwa Ferdi telah membaca suasana hatinya secar a tepat.com/abclit.processtext.. . Perasaannya lembut berdesir. Dan dalam pikirannya pun mun cul berbagai dugaan dan kecurigaan. http://www. kamar ini biasa disewa pasangan pengantin baru untuk berb ulan madu. http://www.html Bedanya waktu itu kamu enjoy sekali.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Sementara Ferdi sendiri lalu bangkit dari tempat tidur. kita begini-begini aja ? Firda menggeleng. Dan Ferdi ternyata merasakannya.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. berikut bursa saham yang terguncang. Firda terdiam. Rangkaian berit a pengeboman kereta bawah tanah di London.. nyaris tak terdengar. Bulan depan aku mau nikah.processtext.. duduk di sofa depan pe sawat televisi yang menyiarkan CNN dengan volume suara rendah. Kerja apa dia? Guru SMP. Tangan Ferdi perlahan merenggang. Hati-hati isi amplop itu dikeluarkannya sebagian.com/abclit. melepaskan pelukan pada pinggang Firda... Tapi sudah lama kenal. Sudah lama kamu pacaran sama calon suamimu? Nggak pernah pacaran. Kenapa beruntung? Karena bisa mendapatkan istri secantik kamu.html . Dan F irda tak berusaha mencegahnya. yan g sesungguhnya akan diberikannya kepada Firda sebagai kejutan tengah malam. Dan nampaklah sebuah sertifikat rumah atas nama Firda. Juga ketika Ferdi perlahan berjalan menjauh. http://www.. Mungkin aku yang beruntung masih ada laki-laki yang mau jadi suam . Tetangga dekat. Oh.com/abclit. berlalu begit u saja tanpa perhatian. Di luar penglihatan Firda ia mengambil sebuah amplop coklat dari dalam laci. Guru yang beruntung. http://www. bisiknya dalam hati.processtext. iku.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Sampai Firda mengajak pulang meski kamar sud ah telanjur di-booking untuk dua malam. b eberapa belas meter menjelang sebuah halte bus yang sepi.html Generated by ABC Amber LIT Converter.600 cc berhenti di tempat gelap.html Firda tak menjawab. Karena ia begitu takut memberikan jawaban yang salah. sebab ia tak ingin memojokkan Firda untuk harus mengungkap sebuah janji. Maafin aku. Ferdi lalu hati-hati mengembalikan sertifikat tadi ke dalam laci. . Maka pertanyaan itu pun d ibiarkannya mengambang dan tak pernah terjawab.com/abclit.! Aku ingin berkenalan dengan orangtua kamu.processtext. tapi tertahan oleh sentuhan tangan Ferdi berikut pertanyaan yang diucapkannya. http://www. Sebuah janji yang pada gilirannya akan membelenggu diri Ferdi pula. http://www. Kita sudah sepakat untuk membatasi hubungan hanya antara kita saja. Sampai keduanya berada di satu mobil dalam perjalana n pulang. Ia agak menyesal telah mengucap pertanyaan yang salah.. Meskipun ada kemungkinan setelah ini kita.processtext... Ferdi terdiam. ya. Ia tak bermin at mengulangi pertanyaannya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Sedan Mercy warna abu-abu metalik bermesin 3... Di dalam mobil ini Firda hendak membuka pi ntu.. Sementara itu Firda lalu mencium pipi Ferdi dan berbisik lembut. Kali ini boleh aku antar kamu sampai rumah? Jangan.. akan lebih jarang bertemu? Apalagi.com/abclit.

Nggak usah. Ferdi menghampirinya dan menyerahkan amplop kecil itu kepada Firda. Rupanya ada beberapa paman dan bibi Firda datang dari kampung bersama anak-anak mereka.com/abclit. Tolong kamu . dan akhirnya lenyap selepas tikungan. Beberapa saat kemudian mobil yang di bawa Ferdi pun perlahan bergerak menjauh dan menjauh. http://www. Sampai ke mudian keduanya berpisah. Semuanya pasti perlu biaya yang nggak sedikit.. biaya k atering. ingi n mengikuti acara lamaran keluarga calon suami Firda yang rencananya akan berlangsung lusa.html Firda menahan langkah dan menoleh.. terima..processtext.. Cetak undangan.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Firda terdiam..com/abclit.. Kemarin aku sudah janji mau ngasih ini ke kamu. saling melambaikan tangan.. Firda menjawab dengan pelukan erat. sementara pintu ruang tamu masih terbuka meski jam sudah menunjuk pukul s ebelas. Dan Ferdi menyambutnya sepenuh hati. Kontrak rumah sudah lunas sampai tahun depan. Dan tetap terdiam ketika Ferdi memasukkan amplop itu langsung ke saku belakang celana hipster-nya. Jangan segan-segan kontak aku kalau masih perlu bantuan. Mungki n hanya Tuhan dan mereka berdua yang tahu berapa lama mereka berpelukan seperti itu. Malam itu suasana di rumah Firda tidak seperti biasanya. http://www. Beberapa sepatu dan sa ndal bertebaran di teras. sewa gedung.. dan Firda berjalan lunglai meninggalkan Fer di.. Kalau begitu bisa kamu pakai buat apa saja. berbelok memasuki gang.processtext.

html Minggu ini dia dapet giliran masuk sore. Termasuk kontrak rumah dan uang sekolah adik-adikn ya. Jauh betul dengan ayahnya yan g sampai pensiun nggak pernah bisa nabung. Tapi uang lemburnya tinggi. Waktu ba ru dua bulan kerja saja saya lihat tabungannya sudah lima juta lebih. Semua keperluan sehari-hari dia yang biayain. Manajemen. Tapi kelihatannya dia memang sedang dipersiapkan ata sannya untuk naik pangkat buat pegang jabatan. Karyawati biasa. jawab ibu Firda. Kadang di Jakarta. kepribadian. bahasa Inggris. kata ibu Firda. Bukan lumayan lagi. komputer. belum. Ah. Bulan lalu malah di . pulangnya antara jam dua belas jam satu . http://www.processtext. sampai harus ke Bandung segala. Yang penting gajinya lumayan. Berat juga ya.com/abclit. Jangan-jangan dia sudah jadi manajer..Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi lebih seringny a di Bandung. Berat sekali juga enggak.com/abclit. Malam sekali.. belanja-belanja. beli oleh-oleh buat yang di Jaka rta. Jadi masih ada waktu buat rekreasi. Restoran di hotel berbintang lagi.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Soalnya kalau training di Bandung pasti menginap baran g semalam. si bibi menimpali. yang bukanya dua puluh empat jam. Memang gajinya berapa? Gajinya mah sekitar delapan ratus. Namanya juga kerja di restoran.. Tiga bulan terakhir ini dia sering ikut macam-macam training.processtext. http://www. katanya. Dia sudah mampu jadi pengganti ayahnya. ya.

sayang? Ental siang jangan lupa. Oh. Aku kan ulang tahun. Ya. tapi lalu tertahan oleh dering tele pon yang terletak di meja lampu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Saya cuma bisa bersyukur dan bersyukur pada Yang Mahakuasa. . Eyang nggak mungkin lupa.processtext. http://www..processtext. terima kasih atas segala kemudahan yang sudah Kau berikan kepada kami. cucunya eyang Feldi.. tapi juga dikasih uang saku! Hebat sekali!!? Makanya saya sendiri suka terharu. Pasti..com/abclit. yang berarti sebentar lagi istrinya akan me manggilnya untuk sarapan.Generated by ABC Amber LIT Converter. ya. ya. Halo? Bisa bicala sama eyang Feldianto? Ferdi tersenyum. Ferdi tertawa.com/abclit. http://www. Ini siapa. Jam dinding menunjuk setengah tujuh. nggak mengira Firda sekarang sudah jadi tulan g punggung keluarga. dateng ke lumahku. . sih. Pagi hari Ferdi membuka mata dan kecewa menemukan dirinya tergolek di ranjang d i kamar rumahnya. Alloh. Ada apa. Ia pun bangkit hendak keluar kamar.html Semuanya dibiayai kantor? Bukan cuma dibiayai. pagi-pagi sudah nelpon pakai suara genit? Aku Icha.

...processtext. http://www. Minta sendiri Hampir lupa. Ferdi menutup gagang telepon. Hai. Senyumnya seketika memudar.processtext. Ngundang ke ulang tahunnya nanti siang. Icha. ampun! Baru mau tiga tahun sudah pinter banget.Generated by ABC Amber LIT Converter. Siapa yang nelpon? Ferdi kaget dan menoleh.. Anak sekarang. Ada apa? Belum lagi ibunya menjawab. http://www. Icha sendiri yang nelpon??? Iya. Eh. gih sama Papa.com/abclit. seorang gadis cantik berumur dua puluh lima tahun m uncul dan langsung masuk ke kamar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pa! Si ibu tersenyum penuh arti dan pergi meninggalkan ayah-anak ini. Ya.. atanya dalam hati. Astrid sudah nemuin Papa? Belum. melihat istrinya yang baru saja muncul di pintu kamar.com/abclit.html Dadaah.! k .

processtext. Tenang aja. http://www.. Papa jangan ngasih aku mobil juga.. Ah yang bener. Terus. mau ngasih apa.processtext. kan.? Soalnya aku sama Mathias sudah sepakat setelah kawin nanti nggak mau tinggal di pondok mertua indah. Pa. rumah di Bukit Kayangan? Suka banget! Memang papa sudah beli??? . M aksudku. Rumah.. kamu pengin dikasih kado apa? Mmm.html Generated by ABC Amber LIT Converter...com/abclit. Soalnya gini. Tergantung papa dong. Pa.html Mmm.. rumah. Setelah berpikir beberapa saat. berangsur wajah Ferdi kembali cerah dan bahkan kemudian tertawa. Mathias sudah pasti mau dikasih kado mobil sama orangtuanya. Ferdi tertegun.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kado kok minta. kado perkawinan. Sudah papa siapin..com/abclit. Kamu suka. http://www.

Kok pakai balik nama segala. Tapi rumahnya sudah ada atau kita harus nunggu dibangun dulu? Sudah ada..? Jakarta. lalu menghambur mendekati ayahnya dan mencium pipinya berkali-kali.processtext..html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. apa sih yang nggak papa kasih. Astrid heran. Yah Post: 08/15/2005 Disimak: 156 kali Cerpen: Aba Mardjani Sumber: Kompas. Pa! Makasih banget!!! Buat kamu. 26 Juli 2005 Bang Acung Tidak Bunuh Diri. Edisi 08/14/2005 . Tinggal masukin furniture sama ngurus balik nama. Thanks. http://www.com/abclit.html Astrid sesaat terkesima.com/abclit. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter.

Tatapan matanya kosong. Mahmud tak ingin l agi direpotkan untuk urusan-urusan seperti itu. ayahnya. Meskipun badannya gemuk. Kecuali kalau tuntutan itu bisa menghidupkan lagi anaknya. Ia pingsan setelah melolong-lolong sambil mendekap tubuh lunglai Mansur. Seseka li ia menyeka air mata. Dua petugas kepolisian baru saja pulang. suaminya.processtext. Ia tak pernah menyakiti perasaan teman-temannya. Mahmud. Sesekali air mata nya meleleh. Mansur memang mulai mengeluhkan tubuh tambunnya. http://www. duduk bersimpuh di samping jenazah adiknya sembari tak henti-henti membacakan Surat Yasin. gadis temannya di kelompok remaja masjid yang ditaks . Keduany a gagal membujuk Mahmud. Mansur meninggal karena bunuh diri. Untuk ketiga kalinya Ny Laila pingsan setelah jasad Mansur dibawa pulang dari r umah sakit. http://www. Mansur adalah anak yang sangat sehat.Generated by ABC Amber LIT Converter. Matanya sembab.com/abclit. Mona. ia adalah anak ya ng lincah.com/abclit. Suaranya terputus-putus dalam isak yang tertahan. Untuk pertama kalinya Ny Laila berteriak histeris. Memasuki usia 17. Di sebelahnya. kakak Mansur. Ia tak ingin percaya dengan apa yang ia dengar. Ia merasa seluruh tubuhnya kian lemah. Ia dikabarkan melompat dari lantai em pat rumah sakit tempatnya dirawat selama ini.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sesekali ia juga berhenti membaca ayat-ayat suci itu untuk menerima uluran tangan atau dekapan para tamu yang datang untuk menyatakan ikut berbelasungkawa. Pada usia 1 6 dua tahun lalu. Suka bermain sepak bola.processtext. Putranya yang baru berusia 18 tahun itu meninggal bukan karena komplikasi penyakit yang selama ini ia derita dan membuatnya harus dirawat di rumah sakit. Cinta membua tnya ingin tampil lebih menarik. Ia ingin menerima kematian anaknya sebagai suratan ta kdir. Mansur adalah anak yang disukai teman-temannya karena perangai santunny a. juga membacakan Surat Yasin. Suaranya patah-patah. Ia seperti tak lagi mendengar orang-orang yang berganti-ganti mendekatinya dan menghiburnya. Ia juga rajin mengikuti kegiatan remaja masjid dan aktif seb agai anggota kelompok marawis. Mahfud. Di mata Ny Laila terus-menerus melintas bayangan Mansur yang ceria. Kini Ny Laila duduk bersimpuh di salah satu sudut ruangan tak jauh dari jasad M ansur dibaringkan. Kematian Mansur tak lepas dari lemahnya hal itu. Sisa-sisa darah ma sih tampak di beberapa bagian tubuh putranya. untuk menuntut pihak rumah sakit yang telah mengabaikan unsur pengamanan bagi para pasien.html Ny Laila pingsan untuk kedua kalinya pukul sebelas siang begitu ia akhirnya tah u orang kasak-kusuk membicarakan soal penyebab kematian Mansur.

. Mona ingin punya pacar yang tubuhnya langsing. menolak cintanya. kata Mansur kepada ibunya.irnya.

a di tengah malam. Mahmud bersimpuh di atas sajadah di kamarny agar putranya segera disembuhkan. http://www. Tetapi . Amat merindukan ibunya. kata dokter. Ny Laila merasa tubuhnya panas dingin. Juga kemarin.processtext. Mansur kemudian jadi langganan. Dengan alasan tubuhnya masih lemah. Sorot mata itu seolah mengatakan ia tak boleh berada di situ. ternyata. Ny Laila membesuk putranya.com/abclit. Tengah malam ia terbangun dan terkesima melihat sesosok wanita berpakaian serba putih berdiri di sudut ruangan. ia mengalami komplikasi. Karena itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. ia ingin sekali ibunya datang m embesuk. Dokter yang memeriksa meminta Mansur menjalani rawa t inap karena ususnya mengalami luka serius. Bobot badan Mansur turun secara menakjubkan karena ia memang seperti kehilangan nafsu makan. Karena itu. ia tak lagi berani membesuk putranya. http://www. Hampir semua benda berharga tak memiliki apa-apa lagi. Yang terakhir. Kata Mahmud.html Ayahnya yang kemudian menyarankan Mansur meminum minuman suplemen pelangsing tu buh yang banyak diiklankan dan dijual di toko-toko. Ia tak mampu lagi memejamkan mata sampai pagi tiba. Ny Laila menolak pergi ke rumah sakit. su aminya. Sorot mata perempuan berambut panjang itu begitu tajamnya sampai-sampai mulut Ny Laila ternganga dan napasnya terengah-engah ketakutan. Sorot mata itu melukiskan betapa perempuan itu membencinya. ia kembali harus dirawat untuk waktu yang tak jelas sampai kapan. Mahmud yang kemudian tak henti menyesali dirinya. ginjalnya juga terganggu. sebelum itu. Tetapi. Selain luka di usus yang kembali kumat. Ia kini hampir Empat malam sebelumnya. . Sesampainya di rumah. Kepada Tuhan ia panjatkan doa han pula ia mengadu bahwa ia tak lagi punya uang ngobatan anaknya. hasilnya sangat manjur . empat bulan kemudian Mansur jatuh sakit.com/abclit. Ia bolak-balik menjalani perawatan karena penyak itnya kerap kali kambuh. Dan menginap di rumah sakit . Sorot tajam tatapan mata perempuan misterius itu seolah terus mengikutin ya. Dan.processtext. Kenapa ia sendiri yang justru menyarankan anaknya meminum suplemen pelangsing tubuh itu? Mengapa i a tak membiarkan saja Mansur memiliki tubuh tambun tapi sehat? Apalagi setelah dua pekan dirawat di rumah sakit. Kepada Tu untuk membayar biaya-biaya perawatan dan pe di rumahnya telah dijualnya. panas dinginn ya tak kunjung hilang. Keringat dingin mengucur dari sekujur tubuhny a. Lima malam sebelum kematian Mansur. Ketika akhirnya bayangan itu lenyap. Mansur ingin segera dibawa pulang. sehari sebelum Mansur dikabarkan meninggal dunia.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

Bahwa orang yang meninggal karena bunuh diri. Dalam tangis ia berdoa semoga Tuhan mau . Tiba-tiba ia menangis lagi.Sampai kemudian ia mendengar kabar itu dan kini ia cuma bisa menyesali semuanya. arwahnya tak bisa diteri ma Tuhan. Duka mendalam menderanya. Ny Laila masih bersimpuh di tempatnya. Ia ingat uca pan seorang guru ngajinya. Tuhan bahkan memurkai makhluk-Nya yang membunuh dirinya hanya karena ingin melepaskan diri dari segala belitan persoalan hidup.

Bang Acung itu Bang Mansur. Tetapi. Suaranya serak. Tak ada senyum. Melayat Bang Acung? ia bertanya lagi. Bang Acung? Bukan. istriku menimpali sambil lewat. Pejam matanya seperti bocah remaja yang tengah tertidur pulas s ekali. . Ayah habis dari mana? Habis melayat. Tatapannya kosong.html Sebagai tetangga. Iya. Gadis berusia enam tahun itu menyibak rambut yang menutupi matanya. dengan tulus kuucapkan pula doa. Menembus relung-relung gelap di antah berantah.processtext. Di pipi kirinya ada sisa-sisa darah yang t elah mengering. Ocha. Apa pun penyebab kematiannya. Bang Mansur.com/abclit. ia tampak damai. Air matanya m eleleh. kataku.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. putriku. Bahkan bibirnya seperti tengah tersenyum. Kuucapkan juga rasa belasungkawa kepada Ny Laila. Sebelum pulang. Jauh dari gambaran-gambaran menyeramkan yang secara li ar melintas dalam benakku. Memangnya kenapa. Kuucapkan rasa belasungkawa mendalam kepada Mahmud yang tampak tegar. gitu.processtext. baru saja bangun dari tidur siangnya ketika aku tiba di rumah.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. O. Allahummaghfirlahu war hamhu waafihi wa fu anhu. ia bertanya. Matanya tampak lelah dan marah. Semoga arwahnya diterima di sis i Tuhan. Kusingkap kain penutup wajah Mansur. Yah. aku datang melayat sesaat sebelum jenazah Mansur dimandikan. Ocha? aku bertanya melihat ia seperti sangat tertarik. A da segaris putih di sudut bibirnya tanda ia ngiler waktu tidur. Ia tersenyum getir. Setelah itu kubacakan Surat Alfatihah. http://www.

Diam-diam aku pun berharap mimpi putriku tak sekadar bunga tidur. orang-orang pasti tidak akan bilang Bang Acung bunuh diri. jawabnya.com/abclit. Dengan bibirnya yang seol ah tersenyum. Kata suara itu. Lalu Bang Acung mendengar bisik an. Katanya. Tiba-tiba ia terbangun karena mendengar ada yang memanggil-manggil namanya. Yah. Suaranya datang dari samping kamarnya. Gadis kecilku itu kemudian menceritakan mimpinya.processtext. menyambar cecak itu untuk dimakan. Tanah Kusir. Bang Acung harus memakan cecak berkepala dua itu.com/abclit. ia melihat seekor cecak. Tak jauh dari tempatnya berdiri. Saat itulah ia te rpeleset dan terpelanting jatuh ke bawah. Kenapa Ocha bilang begitu? Tadi Ocha mimpi. orang-or ang enggak tahu sih. D ia jatuh. cerita putriku selanjutnya. kalau mau sembuh dari penyakitnya.processtext. Yah. Aku agak tertegun. Yah. Bang Acung. Coba kalau mereka tahu seperti Ocha. Orang-orang tidak pada tahu sih. Jadi begitu ceritanya. Jadi. Lalu terbayang wajah damai Mansur. Bunuh diri itu kan enggak boleh ya. Juli 2005 . Yah. http://www.html Ocha dengar dari siapa? Kata orang-orang. Tetapi. Yah. Bang Acung itu bukan bunuh diri. Bang Acung itu bukan mati karena bunuh diri. http://www. Yah. Bang Acung mula-mula sedang tidur di rumah sakit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kepalanya dua. Bang Acung lalu membuka jendela kamarnya.

kurang nyaman.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sangar sekali kesannya. Garis bibirnya yang tebal me lengkung ke bawah. matanya memerah. tinggi besar. http://www. yang di pinggir-pinggirnya direnda d engan tato menyerupai kelabang. Saya amati tamu ini hati-hati. Kulit hitam. Ketika pintu dibuka. ada bekas luka sepanjang telunjuk. setelah melewati pekar angan kecil dan teras. ya! terdengar suaranya berat. Edisi 08/07/2005 Rumah baru kami menghadap ke timur. Diam-diam saya perhatikan seluruh tangannya penuh tato. cahaya matahari masih bisa menjalar ke lantai dalam rumah. sedangkan di tangan kanan bergambar perempuan telanjang. Baru pindah. Dadanya bertato gunting menganga dan tengkorak kepala di tengahnya. sedikit parau.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dari mulutnya tercium bau alkohol. tanpa ada senyum. Tubuhnya padat. http://www. Tangan kiri tat o ular naga yang menggeliat ke arah pangkal lengan. Mau ketemu siapa? tanya saya lunak. Iyya. Kancing baju bagian atasnya tern ganga. Pipi kirinya.processtext.com/abclit.html Post: 08/07/2005 Disimak: 183 kali Cerpen: Yusrizal KW Sumber: Kompas.processtext. Suatu sore. Berkumis tebal. seorang tak dikenal mendatangi saya. ya saya baru pindah! Ada yang bisa saya bantu? Di dapurmu ada berapa pisau? .com/abclit.

Ada dua. masukkan dalam amplop uang Rp 10. Saya menarik napas.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mau? Setelah itu. Kalau tidak. hei! ia sedikit membentak karena melihat saya mengernyitkan kening da n tidak segera menjawab. Bodoh! Mau atau tidak? Iyyya. saling berhadapan.processtext. garis bibir seperti menikam ke hulu hati saya. http://www.processtext. Bagaimana? Maksudnya? saya ingin mencairkan keraguan saya. . berarti kamu tid ak ingin menjadikan pisaumu bermanfaat bagi orang lain . Pisau dapur biasa. Jangan lupa. ia membentak. untuk pertanyaan yang sama.html Ada berapa. pisaumu letakkan d i dekat pintu pagar. saya. Jantung saya bagai mengecil oleh remasan tatapan mata dan s uaranya yang berat. pertanyaan yang salah b erakibat bencana bagi saya dan keluarga. merasakan betapa sore ini hidup mulai tidak nyaman. Rautnya bengis.com/abclit. http://www. iya. Kami masih berdiri di teras. Saya kaget. Bang . Di kepala saya mengira-ngira seperti apa ya ng dimaksud pisau bermanfaat bagi orang lain itu. Bagaiman a seandainya laki-laki sangar ini datang setiap sore.html Generated by ABC Amber LIT Converter.000. Kamu ingin pisau dapurmu bermanfaat bagi orang lain? dengan kasar ia mengajukan p ertanyaan yang aneh dan bernada kasar. sekali setiap bulan pada tanggal yang sama. setiap bulan pada tanggal yang sama di dekat pintu pagar. Itu artinya cari masalah! katanya dengan raut muka yang tegang. Saya tidak ingin banyak tanya soal meletakkan pisau dan uang dalam amplop besok pagi. Mulai besok pagi. Saya takut.

Kita pindah saja. http://www. Saya lepas ia dengan tatapan yang menyimpan rasa cemas. Suruh dia keluar! . Nekat! Memelas suara istri saya. Dengan sedikit terkekeh ia balik badan. Bang. saya bertanya.html Ia menatap sembari mengangguk-angguk. Puca t membias di wajahnya.processtext.com/abclit. Tiduran.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tampaknya.com/abclit. Lagi kurang sehat. di dalam saya mendapatkan istri sedang ketakutan di sudut kamar.processtext. Maaf. memang si sangar adanya. Kemudian. tidak takut mati. ada yang terlupa? Istrimu. Saya dan istri terkejut . ia orang pali ng ditakuti di daerah kompleks kami ini. Saya mencoba menenangk annya. Ketika pintu saya buka. http://www. Pasti tadi ia mengintip atau nguping dari dalam.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dengan keramahan yang sangat b erlebihan. Si sangar itu pasti. Gedoran pintu terdengar makin kasar. Bang. p ergi begitu saja. mana? Aku belum lihat! Oh! Pertanyaan yang mempertebal kecemasan saya. orang itu bisa bunuh kita! Aku takut! Orang seper ti dia itu tidak takut polisi. Salah-salah. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dengan kasar di luar. badan sedikit dibungkukkan.

cantik juga istrimu. Tangan istri saya terasa dingin. http://www. Istrimu cantik.com/abclit. Mungkin inilah hari paling mencekam dalam hidupnya. si sangar menoleh da n berkata.000 di tempat yang ditunjukkan si sangar. Saya meletakkan dua pis au dapur dan sebuah amplop berisi uang Rp 10. Bibirnya saya lihat seperti sedang beku. Akhirnya si sangar datang. >diaC< Matahari dari arah timur kembali mendatangi rumah saya. pintu saya tutup. Ini istri saya. ternyata karung yang dibawanya itu terlihat berat sekali. Sebelum jauh melangkah dari pagar.html Panggil istrimu! suaranya meninggi.processtext. Bang . Akhirnya dengan menguatkan diri. tapi wajahnya pucat sekali. Diam-diam saya mengintip di balik gorden kamar depan yang sengaja tidak dibuka l ebar-lebar. Cantik .processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. membuat saya tergagap. lalu masuk dan mengambil dua pisau serta sebuah amplop.html Generated by ABC Amber LIT Converter. saya tuntun istri menemui si sangar dalam kead aan pucat. katanya di sela sisa tawanya. Saya amati. ha-ha-ha . ia terlihat cengengesan. Di hadap an si sangar. Tampaknya ia mend engar apa yang diminta si sangar.com/abclit. Setelah itu. Saya menunggu. Pisau dimasukkannya ke dalam karung. amplop ke kantong celananya yang be sar. Jangan-ja ngan itu semua pisau . Setelah menatap istri s aya beberapa jenak. Saya tatap istri yang mengerut saking cemasnya. kira-kira apa yang dilakukannya pada benda itu. Dengan perut terasa mulas. Pintu pagar dibukanya. Si sangar tertawa terbahak-bahak. http://www. istri saya mencoba tersenyum. saya masuk menemui istri di kamar.

Pintu dibukakan perlahan. Menyembelih! Kata-kata itu bermuara pada imajinasi paling buruk dalam kepala sa ya. apa yang bisa saya bantu! Pisau ini. dipakai menyembelih. Kalau sebelu m ke tanganku. . Pisau tumpul. termasuk menyembelih kambing atau ayam. Istri saya yang sudah mulai terlayang tidur. pisau itu tampak mengilap di bawah sinar lampu teras.html Empat hari kemudian. terduduk dengan napas sesak. katanya sambil memperlihatkan kedua pisau di pegangannya. Jangan dibuka! gemetar istri saya berkata.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ada apa.com/abclit. Pasti si sangar itu. akan sangat sakiiiit sekali. Bang. Mata pisau pun terli hat lebih tajam. pintu rumah terdengar digedor kasar. Bang. Maaf. Kalau setajam ini. sama artinya sebuah penyiksaan. http://www. ha-ha-ha . http://www. ia berkata dengan sangat dingin.processtext.processtext. Pisau itu kini terlihat berada di masing-masing tangannya.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi. ya pisau kami.com/abclit. Nanti makin kasar! Telepon polisi saja! Biar kubuka saja! Saya setengah berlari ke ruang depan. rasa sakit disembelihnya tidak begitu menyiksa. kan? Berbeda dengan ketika kamu letakkan di dekat pagar empat hari lalu. Sudah sangat tajam. Huffft! Ternyat a si sangar berdiri dengan seringaiannya yang tidak sedap dipandang. Saya lihat di tangannya ada dua pisau. pisau ini digorokkan ke leher kita. pukul sebelas malam.

Kemudian seperti sujud di kaki si sangar.processtext. Darah manis. Ia terbahak. http://www. Bermandikan cahaya. ia melayangkan segoresan garis dengan salah satu mata pisau di tangan kanannya. kemudian dipegangnya lambat-lambat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak ada suara siapa-siapa di kompleks ini kalau sudah lewat pukul 20. Rumah-rumah orang sudah tu tup.processtext. Berikan pisau ini ke istrimu. kemudian berdiri . Say a takut! Saya rasakan kuduk saya dipegangnya. salah saya apa? Sesaat kemudian. Kamu memang tidak perlu cepat mengerti. untuk mel ukai kulit ini. Kemudian. Tuhan. lalu balik badan dan pergi begitu saja. Pisau tajam ketika digunakan dengan baik.html Mmmaaf. ia raba leher saya. Tapi.Generated by ABC Amber LIT Converter. tidak menyakitkan! Termasuk. Langit malam bertaburan bintang. ia akan menyembelih say a. Saya merasakan tenggorokkan ini menyempit. Abang .00. Bang! Saya tidak tahu maksud. ha-ha-ha-ha . Ter lihat. dingin. mohon Bang! Jangan. Ya. Tegang! Kamu mau mencoba betapa tajamnya pisau ini? Mungkin karena perasaan mencekam yang saya bayangkan leher saya disembelih saya tib a-tiba terduduk. Bang.com/abclit. http://www. Sunyi. karena luka oleh mata pisau yang tajam. di angkatnya sehingga saya terduduk berhadapan dengannya.com/abclit. darah meleleh kecil dari kulit bertato yang dilukainya sendiri. bagai dicubit saja . ia menyerahkan dua pisau ke saya.

Saya baru setahun keluar penjara.Generated by ABC Amber LIT Converter. Baru saja pintu dingangakan. di kursi teras terlihat si sangar duduk sambil mer okok menghadap ke jalan. Abang. Kesiangan. http://www.processtext. Saya gelagapan.html Saya membuka pintu depan.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kamu tahu siapa saya? Saya menggeleng. Eh. http://www. Si sangar menyadari pintu terbuka. mempersilakan saya. Saya pun duduk di kursi sebelahnya. Apa kabar. ya! sapa si sangar. Kamu tahu bagaimana seorang ma ntan pembunuh seperti saya ini hidup setelah menghirup udara bebas? tanyanya dengan suara datar. Santai sekali tampaknya. membunuh orang. ia menoleh! Mata kami bersirobok pandang.com/abclit. Kaki kanannya menyilang di atas paha kiri. Semoga semalam akhir dari kenyataan buruk. . berharap matahari bisa menyemangati hati dan hari-har i kami. berusaha tenang. Sepertinya ia tuan rumah bagi saya di teras. Bang? Duduklah sejenak! Ia menunjuk kursi di sebelahnya.com/abclit. dengan seringaiannya.

Bentuknya dengan menyiapkan mata pi sau yang tajam. paparnya.html Dengan mengasah pisau! terangnya. kasih sayang perlu dimiliki oleh pisau. kalau pisaunya tajam. Memotong sayur. bahwa harga pisau dapur kadang tidak sa mpai Rp 10. dulu. wortel. sebagai ibu rumah tangga. aku perlu uang untu k kebutuhan hari-hari. ia m ungkin akan tersenyum. Ketika dipenjara. Saya hanya melayani dengan tatapan mata. bawang. Kacang panjang.com/abclit. yang jumlahnya lebih seratus rumah. kangkung. mati. Begitu juga kentang. saya cobakan tertawa sebisanya. Dalam hal ini. Jangan-jangan ini teori marketing si sangar. Kalau dia tertawa. kusembelih. Kalau dia terseny um. Bayarannya Rp 10. misalnya. Lagi pula bukankah ini pemaksaan. http://www. musuh-musuhku kusayat sampai menjerit denga n pisau yang tajam. Aku ingin anak dan istriku hidup tenang. http://www. Dan aku pun dipenjara. golok atau merampok dan membunuh. Karena keluarga dan saudara-saudaraku ingin aku baik. suaranya agak lunak.processtext.000. apakah ia tahu. tentu sayur tidak merasa sakit ketika dipotong atau disayat-saya t. harus mengasah pisaunya sekali sebulan denganku. Kalau seratus rumah wajib mengasahkan pisau kepadanya berarti ia bergaji minimal Rp 1. oleh mereka. Iya. Sesekali mengangguk. Istrimu. buncis. toh? . Pisau tajam itu penting kita miliki. ketimun. setiap rumah di kompleks ini.000 sebulan. sebidang tanah dan rumah kecil dibangunkan untukku dan keluarga. Aku tidak punya keterampilan kecuali meng asah pisau.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter.000. Kalau tidak mau. aku berpikir tobat. dan se bagainya. Dan. orang itu sama artinya menyuruhku ke penjara lagi . Dan terakhir.000. Tapi.processtext.com/abclit. Saya mencoba belajar memahaminya. Karena itulah. ketika dipotong menggunakan pisau tajam. bisa k ugarap jadi ladang. Ternyata. Aku mahir mengasah pisau. tanah dijual kemudian tahu-tahu aku hanya melihat komplek s perumahan ini sudah ada. Karena ingin hidup normal. Karena tidak menyakitkan baginya. Saya mulai tahu caranya yang aneh dan kasar k arena tuntutan hidup. Uang dari keringat sendiri. Terbayang tanah keluarga yang luas. saya ikuti senyumnya.

Saya mulai merasakan ia mencoba ramah dan bersahabat. Ingat. rezekiku ada pada pisaumu. Ia seakan mulai me nganggap saya pelanggan bulanannya yang harus dijaga. http://www.html Begitu juga memperlakukan ikan. yah barangkali saja Rp 10. Ia kemudian melepaskan rangkulannya. ia merangk ul bahu saya dengan hangat. Juga n yawamu! . Menjelang sampai di pintu pagar. Kamu telah membantu saya. kata si sangar sambil melintangkan telunjuknya di tenga h lehernya.processtext. mempererat rangkulannya.000 per bulan tidak terlalu memberatkan jika dibanding teror yang nanti diakibatkan penolakan kesediaan meng asah pisau. kan? Saya mengangguk. Terasa lebih penyayang. Mengasah pisau? Peker jaan yang aneh. Kemudian ia lanjut kalimatnya dengan suara yang berat dan perlahan. Paham.processtext. atau bisa jadi pis aumulah yang akan kupakai menyelesaikannya. juga enak. Percayalah. Benar. kalau dengan pisau yang tajam. http://www. melangkah dengan le bih dulu menoleh ke saya di balik pagar. Dia berdiri. Jika orang kompleks tidak ada yang menantang. kalau kamu tidak lagi berminat mengasahkan pisau kepadaku. ia berhen ti sejenak. Jika ada orang yang mengganggumu. saya pun ikut berdiri. Bang! Itu artinya. tidak ada yang berani men gganggumu. katakan padaku. I tu artinya kamu siap saya sembelih . Kita yang menggunakannya.com/abclit. Saya yang sedikit mulai nyaman oleh rangkulan awalnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. kamu bersama warga kompleks ini bersam a-sama menutup pintu kejahatan bagiku.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dan anak buahku. Itu artinya. Kamu telah mendengarkan aku. Saya rasakan ketiaknya melekat di bahu. menyembelih ayam. kan? Ia menerangkan alasan-alasan yang mendukung pekerjaannya. akan lebih baik. Iya. dan lipatan sik unya mengetat di leher saya. Terima kasih. sembari berkata. kembali mengalami gaduh yang tak terlukiskan cemasnya di dalam hati. teta pi menjual jasa keterampilan mengasah pisau. Saya terima uangmu tidak dengan berpangku tangan.

gemetar. Senja dirasakannya gemetar dengan kelelawar yang terbang menyambar-nyam bar. Memasuki lorong gedung. dalam. 20 Juni 2004 Menunggu Telinga Tumbuh Post: 08/02/2005 Disimak: 182 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas. Kecemasan mengambang di bola matanya. Tubuh laki-laki itu muntah dari bus kota ber sama para penumpang lainnya. Ia menimbang-nimbang da lam bimbang. sambil menimang dokumen lusuh itu. Memasuki kompleks gedun g.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Kamu juga dengar? bisik perempuan itu seusai menabur bunga di luweng itu. Di sinikah Bapak hilang? ujar Her pelan.processtext. Her. tubuh nya ditelan pilar-pilar kokoh. untuk pertama ka linya perempuan itu mendatangi tempat itu. http://www. Ada perasaan setengah gemetar yang mencuat dari bawah sadar. sejak peristiwa berdarah itu berlalu. Tampak dari atas.Generated by ABC Amber LIT Converter. dan gelap yang lebih akrab disebut lu weng. aku masih mendengar jeritan bapakmu. laki-laki itu berjalan tersaruk-saruk membawa kertas bertumpuk-tumpuk. Masih terngiang-ngiang. Edisi 07/31/2005 Depan Gedung Komnas HAM pagi hari. Ia datang bersama anak laki-lakinya. Gemanya sangat panjang. . Para kelelawar muncul dari lubang lebar.com/abclit.com/abclit. dengan gumpalan rind u dan rasa sedih yang menekan. http://www. Setelah hampir 40 tahun. ia berjalan menuju suatu ruang. Bajun ya basah.html Padang.

Itu urusan negara ? Apakah negara punya telinga? Bukankah ia hanya punya mulut dan tangan unt uk membentak dan memerintah? Maka. Kata petugas. tatapan mata Ibu tetap terasa menghunjam dan mencekam. Aku kaget. kalau kamu tidak mengajar. Tapi kutahan. ya bapaknya Herjuno itu. Di sana kutemukan rongga yang menyerupai lorong panjang. dalam. Masih jauh.html Pada usianya yang hampir 75 tahun. dan sunyi. Urusan negara? Kenapa mengubur jasad suami sendiri harus dilarang? Apa salah Ma s Drajat terhadap negara hingga dia tidak mendapatkan hak untuk dikuburkan secara layak? Bagaimana jika saudara. buru-buru Ibu mencegah. Ketika pagi masih separuh tumbuh dan embun masih terpahat di daun-daun. diam-diam kubangun makam tipuan agar orang-orang tahu bahwa suamiku menin ggal secara . Makam itu kosong. bola mata Ibu masih tetap sama: dalam dan hi tam.com/abclit. Di Karang Bolong. Yang penting Ibu tahu kalau Pak Drajat sudah meninggal.com/abclit. Waktu itu.processtext. Her.html Generated by ABC Amber LIT Converter. tapi tidak matanya. Tapi aku takut mereka kaget. Tapi di sana. setelah Mas Drajat dikabarkan meninggal di tahanan. menembus desa demi de sa. Maaf Bu. Seperti puluhan tahun lalu. aku merasa bingung dan cemas. besok pagi. Cemas karena jasa d Mas Drajat tidak pernah diserahkan kepadaku. Ibu meneleponku. antar Ibu nyekar ba pakmu. bukankah makam Bapak di desa yang tadi kita lewati? Bukan. http://www. Aku pun dengan penuh semangat menyambutnya. Soal jasadnya. Kulihat puluhan atau ratusan p ohon melintas-lintas di kaca jendela.processtext. Mobil pun terus melaju. kami be rangkat ke makam Bapak. Organ-organ tubuh Ibu yang lain boleh menua. dengan colt station sewaan. Aku sebenarnya ingin terus terang kepada Herjuno dan anak-anakku yang lain: Dar sono.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku bisa minta izin kepada kepa la sekolah tempat aku mengajar sebagai guru sejarah. atau handai tolan menanyakan soal kematiannya? Apakah aku juga akan menja wab. Ketika mobil itu hendak menikung di sebuah jalan. Nastiti. teman. Suatu pagi. kami terdiam. Ia minta mobil berjalan lurus. dan Murti. Sesungguhnya makam yang dulu sering kami zia rahi itu bukan makam Mas Drajat. http://www. gelap. Sepanjang perjalanan. itu urusan negara.

warisan mertua. Tinggal di kampung dalam suasa na guyub (dalam pergaulan yang tulus. secara cuma-cuma. Ka n nggak sopan to. seorang tokoh PKI di kota kam i. dengan pendopo seluas lapan gan bulu tangkis. lang it kota kecil itu pun selalu menyala. bendera dan panji-panji partai berkibar-kibar . khas jahitan pasar. Bukan. Apakah noda itu benar-benar ada? Siapa yang membuatnya? Atau ia hanya diciptakan dan di pelihara demi sikap patuh yang diwajibkan? Seperti kota-kota yang lain. P ernah saya dengan iseng bertanya soal itu.html Sesungguhnya Mas Drajat meninggal bukan di tahanan.com/abclit. hidup Nasakom . Dik Rohani ini gimana to? Negara ki ta ini masih berduka dan melarat.html Generated by ABC Amber LIT Converter. ada NU. suamimu dilemparkan hidup-hidup ke luweng di Karang Bolong. Mereka mengelu-elukan pawai para pemuda yang berderap-derap . Kami menempati rumah besar.processtext. Bersama tahanan lainnya. Di bagian belakang. dan yel-yel lain pun berloncatan penuh tanda seru. Dia selalu datang mengenakan pakaian dari kantong gandum yang dijahit kasar. Rupanya kegiatan itu menarik perhatian Pak Tular. dan ada PSI. a nggota Gerwani yang lolos dari pembantaian. Benarkah rasa kalap itu telah melampaui batas hingga mereka dengan beringas mem perlakukan suamiku seperti batang pisang? Atau nasib suamiku sendiri yang terlalu naas hingga ia ha rus tewas dengan cara yang begitu mengenaskan? Atau hidup ini telah begitu kikir dan tidak berbelas? T ermasuk terhadap aku dan anak-anakku yang puluhan tahun dihukum hanya karena kami dianggap punya noda sejarah. ganyang nekolim . ada ruang keluarga yang dikelilingi deretan kamar. Waktu itu. Mosok saya tega pakai baju berkolin atau tetoron dan celana dril . http://www. ketika revolusi dan ideologi dipuja bagai dewa. ujarnya dengan gemetar. partai-partai saling bersaing.com/abclit. Wajah para pemuda itu tampak mengeras. Mas Drajat menambahi kesibukannya sebagai guru SD dengan mengaj ar anak-anak miskin untuk membaca dan menulis atau berhitung. Bagai tepung terigu ditebah angin. ada PKI . Sebuah rumah bergaya limasan. suamiku meninggal dengan cara yang sangat menyedihk an. kami hidup menepi. Dia menjawab ringan. aku mendengar jeritan mereka . kami bisa saling minta garam atau ngutang minyak goreng). diiringi sorak-sorai.processtext. Ada PNI. Dalam zaman yang gemuruh itu. . debu mengepul di jalanan. kaku seperti baja. Seperti siang itu. Tangan mereka terkepal.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aroma kemarau berca mpur bau keringat diisap ribuan orang. http://www. Di pendopo itu. ada Masyumi. Menurut Swanggani. Kata-kata revolusi . Dar i tempatku bersembunyi.

.

Setiap saat itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Dik Drajat dan Dik Rohani ini sudah memberikan sumba ngan yang berarti bagi revolusi . http://www. mendadak rumah kami digedor-gedor banyak orang. Tawa Pak Tular berderai. Ternyata pendopo kami tidak hanya untuk rapat. Ada pendidikan bagi kader-kader parta i. kami mendengar ada pergolakan di Jakarta. Kami hanya saling memandang. Ada latihan menari dan menyanyi. lewat RRI. Maya t Pak Tular dan kawan-kawannya ditemukan di pinggir Kali Mambu. Terima kasih. Mas Drajat pun tidak keberatan. tapi juga menjadi pusat kegiatan partai. Beberapa bulan kemudian. bau mayat tercium di mana-mana. rajat.com/abclit. dengan rajaman senjata di se luruh tubuh mereka. Wajah bapakku tampak masa Kami kan hanya meminjamkan tempat . Terima kasih. http://www. B eberapa jenderal diculik.html Bagaimana? Boleh kan? Suara Pak Tular terdengar sangat berat. Tidak sampai seminggu. Hati-hati dengan Pak Tular. Apa salahnya? m. ke kampung kami yang menjelma menjadi kampung hantu. suasana yang mencekam pun merembet ke kota kami. Beberapa tokoh PKI diciduk dan ditahan.Generated by ABC Amber LIT Converter. pesan bapakku ketika aku mengunjunginya bersama Mas D kataku. Suara itu seperti p unya tenaga yang menyihir kepala kami untuk mengangguk. Ganyang Drajat!!! .com/abclit. Sehabis isya. Pendopo kami selalu ramai. Ada latihan ketoprak.processtext. Bahkan kegiatan belajar anak-anak yang selama ini ditangani Mas Dr ajat telah diambil alih mereka.processtext.

html Gantung PKI itu!!! Habisi keluarganya!!! Pokoknya tumpes kelor!!! Dengan jiwa yang kutegarkan. Kukatakan bahwa Mas Drajat buk an anggota PKI. http://www. Aku tak bisa lagi menangis. Sebulan kemudian. Beberapa laki-laki berseragam memandang kami dengan tatapan menghunjam. kenapa mendadak ak u jadi begitu berani? Padahal sesungguhnya. Aku hanya ingat kata-kata terakhir Mas Drajat. Aku pun bergegas membawa Darsono. aku gemetaran melihat parang. atau lonjoran besi yang mereka acung-acungkan. terakhir kali mendengarkan degup jantungnya. Menuju rumah Bapak. http://www. Bohong! Dasar Gerwani. Pintu rumah kami digedor-gedor. kelewang. Akhirnya. .com/abclit. bentakanku menundukkan waja h mereka.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Pak RT mampu menyabarkan mereka. seorang petugas memberi kab ar: suamiku meninggal di tahanan. kerumunan pun bubar. Saya tidak tahu apa-apa . Dia sangat tenang.com/abclit. Dengan gemetar. Menembus mala m. Aku memeluknya. dan Murti lari keluar. bam bu runcing. Itulah terakhir kali aku menciu m bau tubuhnya. Nastiti. Keras. aku melahirkan Herjuno. kudengar suara derap sepatu lars menghajar ubin pendop o. Dua tangan ibuku menjelma sayap induk ayam yang melindungi anaknya dari t erkaman elang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Esoknya. Di rumah itu. Jaga kandunganmu.processtext. Tubuh Mas Drajat menghilang diringkus kegelapan. aku menemui mereka.processtext. Dan ajaib. kamu!! Jangan ngawur kamu! Amarahku meledak. Aku sendiri tidak paham. Mas Drajat keluar dari kamar. Namun orang-orang itu langsung mengge landangnya. Dadaku sesak. Tatapan mata mereka sedingi n moncong senapan. Sangat keras. Dia mencoba me mberikan penjelasan. aku membuka pintu. pada dini hari. Sungguh.

namun dokumen itu seperti meronta-ronta dan memaksanya masuk. ia cukup pintar menyemb unyikan perasaannya. tapi luweng. Dengan tenang.processtext. Ia berharap negara berani untuk pu nya telinga. ia menemui seseorang.com/abclit. pagi hari. Herjuno berjalan menuju ke sebuah ruang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Herjuno sangat kaget. Ia hendak berbalik. Itu bukan makam Bu. membawa dokumen setebal kecemasan ibun ya. Yogyakarta. Ia hanya punya impian sederhana yang kelak akan dikabarkan kepada ibunya. Namun.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Herjuno tergeragap bangun. Kami keluar dari mobil. Mana makam Bapak? Di sana. http://www.com/abclit. http://www. 2005 . Bu . sedalam luweng abadi yang menyimpan jeritan bapaknya. hingga sedikit ramah terhadap nasib orang semacam ibunya dan keluarganya. yang sepanjan g hidup harus menanggung dosa sejarah . Bahkan mungkin terguncang.processtext. langkahnya tertahan. kini telinga negara telah tumbuh . Kami pun berdoa. Kantor Komnas HAM. sambil menggigit kuat-kuat kenangan pahit akan Mas Drajat. Sampai di depan pintu sebuah ruangan.

sementar a istri memberitahukan kedatangannya kepadaku. http://www. juga ikut.com/abclit. Pak Bagus. ketua RT di w ilayahku. Aku pun keluar kamar. ya aku ada di rumah.processtext. Tidak usah.processtext. Edisi 07/24/2005 Sekitar jam empat sore mereka mengetuk pintu. http://www. stensilan. Tulisannya sudah tidak begitu penting bagiku seba b tulisan itu bisa berbohong dan mengandung kebohongan yang merupakan watak dari pengundangnya. Aku sudah tahu roh surat itu. Aku membaca surat tersebut. kata Pak Marjan. Ternyata ia ditemani oleh Pak Marjan.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Orang yang tak kukenal sudah duduk dan melemparkan senyum kepadaku. Istriku yang menyambutnya.html Post: 07/24/2005 Disimak: 229 kali Cerpen: Putu Oka Sukanta Sumber: Kompas. . Pak Memet. Demikian tamu itu menyodorkan surat ukuran set engah folio. istriku menyilakan tamu tersebut duduk. Cuma sebentar saja. Saya mengantarkan karena takut keliru. Dan suara berikutnya. Aku sudah cukup lama menelan pengalaman memaknai secara lahiriah bentuk dan bunyi huruf yang ter nyata sangat berlawanan dengan roh yang menghidupinya. jawab tamu itu. seorang ketua RT dari wilayah yang berbeda .html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketua RT tersebut dikenal sebagai kepala keamanan di tingkat rukun warga. Kudengar juga suara istriku menga takan. Tapi ia tidak berbicara. Boleh membawa perlengkapan? tanyaku tenang. ini ada surat undangan. Suara seorang laki-laki aku dengar menanyakan apakah aku ada di rumah.

jawabnya singkat. Ada lembaga-lembaga masyarakat yang pretensius m embela masyarakat. berpamitan bersamaan. Rupanya k etiga orang lainnya itu memencar. Ada polisi. yang perangkat pemerintahan dan masyarakatnya lengk ap. Ke mana kita Pak? tanyaku sebab dalam surat undangan itu tidak ada alamatnya. http://www. seorang berada di depan rumah. dan yang seorang lagi datang berlari-lari dari ujung jalan di depan rumah kami.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. diapit oleh dua orang dari mereka.com/abclit. Nanti juga tahu. Salah seorang kemudian menghidupkan mesin mobil Kijang dan menyilakan aku duduk di bangku kedua. Sabar Mam. ternyata ada tiga orang lainnya. tersirat peradaban dan budaya yang dianutnya. Tersirat posi sinya dan posisiku. Aku mencium dahinya. Mukanya pucat dan matanya kosong.processtext. Jawaban itu sudah cukup bagiku. http://www. dan kedua pak RT. . Seorang baru keluar dari mulut gang di tepi rumahku. Peradaban dan budaya seperti ini sudah berlangsung puluhan tahun di negeri ini. Ada tumpukan buku perundang-undangan yang nafasnya melindungi masyar akat tetapi di dalam praktiknya memperdayakan masyarakat. Tamu itu. Aku pun diam sambil mengenali jalan yang sedan g ditempuh. serta posisi perangkat masyarakat yang lainnya. tanyaku kepada penjemput sambil menunjukkan surat undangan ters Ya dibawa sebagai bukti. Aku pamitan kepada istri yang sedang menggendong anak kami yang baru berumur em pat bulan. Ada kejaksaan.processtext.com/abclit.html Surat ini dibawa? ebut. Sesampai di halaman. Dengan jawaban itu. jawabnya. Ada Mahkamah Agung.

Juga tidak ada suara radio atau televisi. Seorang jurnalis perempuan yang pernah gentayangan di Indonesia menyediakan tumpangan di rumahnya di Sydney. Aku teringat dengan pet ani tanpa tanah di Koita di selatan Dhaka.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Bagus. Juga suara mobil. Suara mobil di jalanan sesekali terdengar. Aku teringat teman -teman yang menyambutku di Melbourne.Generated by ABC Amber LIT Converter. Anak perempuannya suka menggesek biol a dan aku mendengarkannya dengan tekun. Disambung suara memberi komando. Tidak ada yang datang. Lampu yang bergayut dari langit-langit ruangan belum menyala. aku teringat dengan mahasiswa-mahasiswi di Flind ers University yang pernah berakrab-akrab dengan aku ketika mengunjungi Adelaide. Remang malam turun menambah senyap. kata salah seorang dari mereka yang mengantar. Daun kemer isik kuinjak. Aku tidak mau melihat jam. Juga suara orang tertawa sirna. Aku masih duduk sendiri di ruang kosong. tunggu di situ. Suaranya agak jauh. Pukul 1 6. Ketika ia bekerja. Sepi mencekam. yang kukunjungi beberapa hari. Aku teringat kawan dari Singa . Aku juga teringat dengan peneliti perempuan yang me nerimaku di Canberra. Langit biru dan angin segar musim gugur. jari-jari dipukul suara detak jantung dan aku mendengarkannya. Suara sepatu pun sudah t idak terdengar. Keringat membasahi tubuh. Suara banyak sepatu melangkah. Tiba-tiba suara orang tertawa memecah kesepian. http://www. Tak ada suara lain. Suara mobil masuk atau keluar halaman sesek ali terdengar juga. Kutempelkan sebelah tangan menutup kuping. Disusul suara orang memberi perintah mengatur barisan. untuk latihan teater dan membantu mengobati lututnya yang bengkak dengan akupunktur. Tapi tidak terdengar suara manusia. Detik ke menit. Aku tetap duduk. Jam di dinding juga menunjukkan waktu yang sama. Ada tiga meja da n masing-masing meja mempunyai dua kursi saling berhadapan yang dipisahkan oleh mejanya. Sementara aku duduk sendirian.35.com/abclit. Pada malam harinya diadakan pesta di taman. Kudengar suara langkah orang di ruang sebelah.processtext. Dengan sopan aku duduk di sebuah kursi di ruangan yang kosong.com/abclit.processtext. Muncul juga wajah-wajah gelap pekak berdaki kaum Harijan. aku mengasuh ana knya yang diperoleh dari lelaki Vietnam. Banglades. yang jelas b ukan dari kamar sebelah. menit ke jam. bulan sepertinya membukakan kedua tangannya untuk menyambutku dengan pelukan han gat. terus berjalan. mengajakku menginap di rumahnya. Tetapi tidak lama kemudian terdengar suara ramai langkah sepatu. http://www. Kemudian suara sepatu ramai. berdetak besar dan cepat. Ti dak ada AC juga tidak ada kipas angin yang hidup. kasta paria tak tersentuh di Madras yang sempat aku ajari akupresur.

Hidup kem bali wajah-wajah teman sekelas yang berasal dari berbagai negeri ketika berada di Berlin. Nonton musik klasik beramai-ramai dan juga ikut merobohkan Tembok Berlin. demikian juga seorang pem ain teater dari Filipina. bulan t elanjang dan dingin tengah malam tidak membuat aku kelelahan. yang tak per nah kurasakan di . Gigil segar menyemangati.pura yang meringkuk masuk tahanan sesudah pulang dari Banglades. Pohon-pohon ligir. yang langsung dijemput di bandara dan tak ketahuan rimbanya.

Aku mengangguk terlebih karena terkejut. Ia menyeret kursi dan duduk di hadapanku. Ia menyalakan lampu. Kalau Pak Bagus mati di sini tak ada artinya. http://www.html Tiba-tiba seorang laki-laki masuk.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ini Blitz-krieg. http://www. Ia merogoh sesuatu di pinggang dari balik bajunya. Aku mendahului.processtext. Aku mengangguk sambil mendoyongkan tubuh ke belakang. Aku melihat ludahnya yang meleleh di tepi bibirny a sudah berubah menjadi darah.com/abclit. Di sini tidak ada Pancasila. Suaranya lagi.com/abclit. Ia meletakkan pistol di atas meja. suaranya tajam menukik bagai bayone . Ia tidak menyahut. Aku mengangguk.processtext. Selamat malam Pak. Suaranya menggelegar mengagetkan. t ke jantungku.html Generated by ABC Amber LIT Converter.

ingus. Giginya tampak memanjang dan mulutnya menyerupai m oncong.processtext. Kenapa ia berubah? aku bertanya sendiri Tidak berapa lama terdengar suara langkah sepatu datang. Terkadang di tengah malam ada s iluman berujud ular-ular mematukku sehingga aku menggeliat-geliat. Kecoak lalu lalang juga di atas tubuhku. tikus dan kecoak. http://www. Aku tidak bisa lagi membedakan mana anjing. Kupingku mendengar teriakannya s eperti gonggong anjing. terasa darahku diisap lintah. Suaranya menyobek malam sekeras tangannya memukul meja . bukan lagi suara manusia. Terkadang sewaktu terlena ujung jariku digigitnya sehingga tikus dapat mencicipi rasa darahku. http://www. Aku bermain silat mengusir nyamuk yang tidak tahu di mana keberada annya sebab gelap gulita.com/abclit. dan menerobos lingkaran-lingka ran kawat berduri yang berlapis-lapis di nusantara. Mataku yang memandangnya dengan ketakutan melihat tubuhnya yang kekar dengan baj u safari warna polos berubah menjadi herder. aku berada di kebun binatang tanpa kerangkeng. lintah dan semut menggerayangi tubuh. nyamuk. tetapi tetap yang kude ngar gonggong anjing. sperma . tikus besar-besar berlarian di tubuhku. Mereka mencari hantu komunis itu pada diriku.com/abclit. membuat sesak napas. tetapi tidak .html Kamu jangan mengajari aku. Aku mengusap mataku. mana kecoak. menggeledah seluruh organ tubuhku. lintah. sampai ke rambut dan kukuku. at au berapa ekor. pancaindraku. tulang-belulangku. Suaranya yang terus-meneru s terdengar sudah berubah. tengkorak. Aku mengusap kupingku. Entah berapa orang. Patukan ular itu menyengat dan mengalirkan bisanya ke sekujur tubu hku sehingga aku menggeliat-geliat tanpa kendali. pintu keluar barak itu dibuka. Peran gai. ke organ-organ tubuh dan mengalir di cairan darah. Ketika aku tidu r. Mereka muncul terkadang bersamaan. mana u lar. menerbangkanku berkeliling dunia. Aku terperanjat tetapi tetap duduk tenang di kursi. Tapi apa yang kulihat tidak berubah. m enciumi bau keringatku. Alhasil. Aku boleh pu lang setelah anjing-anjing. terkadang sendiri-sendiri. bahkan mencicipi darahku untuk mencari jejak h antu yang diduga telah menyelusup ke tubuhku. Sejak malam itu. tersengal-sengal dan batuk tak berkesudahan.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dan tikus. getah bening. setelah hampir dua minggu. aku tidak tahu lagi. tindak tanduk hantu itu telah melanggar semua tatanan keamanan. yang telah menjadi kekuatan yang memboyongku. kencing ludah.Generated by ABC Amber LIT Converter. Pada saat bersamaan dengan muncratnya raung dan gonggongan anjing.

dengan kawat berduri berlapis-lapis. masuk dan mengembara di dalam barak yang lebih luas. di tanah airku.menemukannya. Aku melangkah meninggalkan barak kecil itu.*** . Sebab cucu cicit hantu itu sebagian bersemayam dan tertawa terkeke h-kekeh di dalam batok kepalanya sendiri. sedangkan induknya bertelur terus di dalam sarangnya di Senayan.

. dan menggelepar di sana.Generated by ABC Amber LIT Converter. seb entar lagi surga akan dibuka tepat pada saat di mana kalian merasa mengantuk. Ruang teduh. Tunggulah sejenak. Pergilah ke ruang tunggu yang nyaman itu.processtext. Aku mengitari mereka perlahan-lahan. Lingsut. sebagaimana seekor kupu-kupu mencari hingga pan. anakanak terlahir untuk menangis sepanjang waktu. Yang membuat lega hanyalah ketika malaikat penjaga neraka menolak mereka. Kupu-kupu dengan sayap yang butut dan rapuh . menekuni lantai. Mereka belu m sempat bermimpi mempunyai rambut lurus di tengah kewajaran rambut bergelombang. Seekor kupu-kupu yang berharap bisa mend ekati fakta tetapi malah terperangkap di kaca jendela. Ratusan kepala bocah yang ada di dalamnya menekuri lantai. Ruang tunggu dengan warna pastel. seluruh anak diciptakan hanya untuk bersedih dan menderita. Kepala-kepala itu masih penuh derita.html Generated by ABC Amber LIT Converter. mungkin ingin kembali membaca masa lalu. Ada kurun waktu di mana kelak akan tercatat. Mun gkin selamanya. Kepala mereka memancarkan warna ungu yang sedih. http://www. Kepala-kepala itu masih penuh cerita. Dari tubuh mereka menguar bau harum taman di pagi hari.com/abclit.processtext. ratusan yang lain terlentang menatap langit-langit ruang. sebuah masa di mana rasa sakit berpilin dengan nelangsa. Tempat ini bukan untuk an ak-anak manis seperti kalian. sebuah masa di mana ki sah sedih digelar oleh waktu. Edisi 07/17/2005 Aku seperti kupu-kupu di ruang ini. mereka belum sem pat bermimpi mempunyai kulit putih di tengah kegaliban warna kulit coklat matang. Sebagian menatap kosong langit-langit ruang. Sebagian dari kepala mereka me nunduk. Kupu-kupu yang kadang kala berlagak bisa terbang jauh. mungkin ingin membaca m asa lalu. Tapi jangan bayangkan bahwa kulit mereka lembut dan bantat seperti donat.html Post: 07/17/2005 Disimak: 295 kali Cerpen: Puthut EA Sumber: Kompas.com/abclit. lelah. Bocah-bocah itu berseragam biru laut. Ada masa memang. Lubang-lubang vent ilasi kecil di dekat langit-langit tinggi itu membawa bocoran harum yang mungkin berasal dari beranda surga. http://www. ruang nyaman.

aku terlempar.processtext. bisa kubawa pergi. Kemiskinan mungkin masih berani dihadapinya. Mereka mati dibalut ap i. Dua orang yang masih lelap.processtext. setelah beribu kali aku melalukan percobaan tolol itu. penderitaan ini tidak akan sanggup kita hadapi. kembali aku mengitari mereka. Mereka bertiga meregang. siapa tahu memang ada suatu masa di mana seluruh bocah datang hanya untuk berbahagia.com/abclit. Dan aku seperti kupu-kupu yang terjerembab di tanah berdebu. *** Dua bocah itu berpelukan di sebuah sudut. Percobaan yang selalu aku ulang.html Tubuh mereka seperti dilindungi oleh arus deras yang tidak terlihat. aku lebih se ring terpelanting. Tapi seperti mata yang menghadang cahaya matahari. Si ibu mengambil seliter minyak tanah. Sehingga setiap kali aku mencoba hinggap. http://www. Ada semaca m badai lembut yang membalut tubuh mereka. Tangan ibu mereka sendiri. ada sari-sari kisah yang cacat peristiwa. Setelah cukup tenaga.com/abclit. seakan masih ada janji yang belum selesai ditunaikan. http://www. membuat rantai . mencoba diselamatkan oleh sepasang tan gan yang menggigil. sebelum kemudian kembali terle mpar jauh. Hanya sesekali. Tangan-tangan mereka terkait satu sama la in. Menge pak pelan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. mencoba bernapas lebih lapang dengan bocoran harum yang bertiup dari beranda surga. menderita sakit yang tak mungkin ditanggulangi. Demikianlah. Tapi satu di antara merek a. Bocah-bocah itu seperti berjongkok. mendaratkan diri di antara ratusan bocah yang menekuri lantai. Uang mereka tidak cukup untuk membiayai. Lalu aku akan terbang agak tinggi. Mereka bertig a berpelukan. beradu kepala. mendekati lubang ventilasi. membuat lingkaran besar dengan posisi saling berhadapan. Dua kakak beradik. Aku mampir pada segerombol bocah yang lain. Nak. dan saling melingkarkan lengan. sempat aku hinggap.Generated by ABC Amber LIT Converter. Aku mencium sari kisah yang terbakar. seperti laron yang mencoba mendekati unggunan api. H anya kematian yang bisa menyelamatkan kita. kuberanikan diri untuk merangkainya. Dan aku terus mencoba lagi. berpelukan. Dan api berkobar. Sekali dua. setelah mendapatkan tenaga dari lubang ventilasi. dengan hanya membawa sari-sari kisah yang tidak cukup sah untuk kurangkai. melemparkan rangkaian kisah yang cacat peristiwa. Hanya bermodal harap dan cita. berharap ada dunia di sebe rang yang bisa membuat mereka berkumpul untuk makan bersama di pagi yang cerah. Ibu mereka terlalu bersedih.

Aku membuat tali menggantung dari selendang ibuku. Aku mengambil selendang milik ibu.com/abclit. lalu pada kali ketiga aku berhasil hinggap di kepalanya. Si anak yang berkata. Ibuku kalah dalam me nagih janji. Mereka mencoba membunuhku dua kali. Pintu masuk ruang tunggu itu terbuka. Mulut mereka sangat lemah. Ibu membawaku pulan g dari rumah sakit. menyadap sari ce. uang tidak bisa diganti dengan rasa sayang. Tapi mereka mem aksa kami.processtext. Mereka mendorong kami. Sudah dua bulan SPP-ku tid ak terbayar. Kami ingin belajar menjadi manusia. Tubuh mereka menge cil dengan mata terbelalak membesar. tubuh-tubuh kecil berbaring.processtext. Bumi seperti menyedot seluruh da ya mereka lewat punggung yang tertempel di lantai. Kami ingin dunia. aku ingin mengatakan kepadanya bahwa di luar san a. kembali aku harus menuju ke lubang ventilasi. Kami belum ingin surga. Kembali aku hampir terpelant ing. Mereka membiarkan aku mati. tapi kami tahu dun ia adalah tempat . Aku tidak enak dengan ibu guru. http://www. Aku pulang ketika bel istirahat pertama berbunyi. Kami belum ingin ke sini. Seluruhnya anak-anak yang seharusnya berpakaian putih dan me rah. bermata a lum. Sebagian dari mereka mengambil posisi duduk melingkar.html Di samping lingkaran besar itu. Kami ingin bernyanyi dan berlari. Suaranya serak. Dunia yang pahit. aku malu dengan teman-temanku. Aku mengitari sesosok tubuh yang menyandarkan tubuhnya di dinding. Aku juga masih belum membayar uang Lembar Kegiatan Siswa.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kami tahu dunia adalah tempat orang bersedih. Ibuku tahu aku akan mati. Tapi di hari itu. Orangtuaku tidak ada di rumah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. sebaris anak-anak berseragam biru laut ma suk. kedua membiarkanku pulang karena ingkar terhadap janji. Aku pergi ke lemari pakaian ibuku yang suda h tidak ada kuncinya lagi. Kami ingin bermain layang-layang dan bersepeda. dan me mbiarkan perasaan ibuku bolong. selendang yang baunya selalu m embuatku rindu padanya dan pada masa ketika aku sering digendongnya.rita. Kam i ingin bermain air dan bermain api. Mereka bilang biaya perawatan gratis. Dunia yang tidak kunjung ka mi mengerti. sebagian lagi terlentang menatap langit -langit ruang tunggu yang begitu tinggi. Mereka bohong. Satu di antaranya berkata. sebelum kembali terlempar jauh. Kami tidak ingin di sini. Arus kuat menderas ketika aku hendak hinggap. Kepalanya me nyorotkan sinar ungu. http://www.com/abclit. Ta pi kami tidak sanggup berada di dunia yang dulu. Ibuku sudah tidak punya air mata. Pertama membiarkanku tidak punya gizi. Aku tah u ibu sangat menyayangiku.

Mereka . be gitu bayi terlahirkan. Mereka tahu kami akan mati.orang bergembira. Mereka tahu kami mati. dia harus menanggung nista dan sengsara. Hanya kami sungguh tidak mengerti. ada celah di dunia sana.

tapi itu karena uang jajanku tidak ditambah. Sementara barisan bocah-bocah berseragam biru laut terus mengalir ke ruang tung gu. Mereka datang dari mana-mana. Berharap mendekati dan meng erti penderitaan mereka hanya lewat kabar dari koran dan berita dari televisi. Aku seperti hancur. akan selalu lahir generasi-genera si yang lebih baik dari kita. Kupu-kupu yang berharap bisa terbang mendekati fiksi. Bagi orang miskin seperti kami. Hanya seperti. me mbobol gunung. di tengah. Aku hinggap lagi. Aku telah jadi mayat ketika bapa k menggendongku naik kereta. Aku digendong naik kereta. Seperti hilang.Generated by ABC Amber LIT Converter. mati pun masih menyisakan masalah. Ya. tak pernah berpikir jika saki t dipulangkan oleh petugas rumah sakit. Bapakku tidak kuat menyewa ambulans untuk mengangkut mayatku. *** Aku masih seperti kupu-kupu di dunia ini. Mati karena tidak cepat mendapat pertolon gan. tapi malah terperangkap dalam kawatkawat besi. http://www. http://www. itu hanya kabar yang berlebihan. Kembali. Kalau tidak malu-malu dan salah tingkah. tanpa takut terserang polio. Seekor kupu-kupu y ang berlagak bisa memilin fakta dan fiksi.com/abclit.processtext. pasti masuk ke jebakan serampangan dan genit. meracuni laut. Aku terlempar lagi. Mungkin sampai mati. menebangi hutan. Lihatlah.com/abclit. hanya serpih sari-sari kisah yan g bisa kusadap. Tidak lebih.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Karena aku melewati ma sa kecil tanpa ancaman busung lapar. generasi yang lebih baik. Aku ditabrak warna hitam. sambil terus menyimpan kenangan tentang masa kecil yang riang sekaligus menyimpan harapan akan masa depan yang nyaman.tengah barisan bocah-b ocah berseragam biru laut menuju ke ruang tunggu. berh arap menyadap dan menghadirkan kisah. Aku mati karena muntaber. dengan tubuh terlilit kabel. Dengan sepasang mata yang rabun dan p erih. d engan tangan penuh tombol. Bahka n.html Seorang gadis kecil di sampingnya ikut berkata. Ak u ditabrak warna putih.processtext. beterbangan. Sangat besar dan kuat. bapakku sempat bingung dan tidak tahu di mana bisa memakamkan mayatku. Ah. Sambil terus mengunyah berita-berita penuh . Aku hanya seperti kupu-kupu. Aku memang pernah berpikir untuk bunuh diri di waktu kecil. Dengan wajah dan kulit plastik. Dan tibalah satu sentakan besar. Sementara banyak orang yang seperti kupu-kupu. Mereka berkata sambil terus menggali lubang-lubang utang. Aku hanya seperti kupu-kupu. namun yang terjadi selalu masuk dalam dua jebakan besar .

sambil menyeringai dan berkata. .kebohongan. Hari gini.. .. gitu loogh.

Sedangkan aku seperti seekor kupu-kupu yang tidak kalah tololnya. atau kalau kepulan asap itu mulai mengganggu mata dan hidungnya. hingga tampak putih dan halus.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. tembakau dan kertas lintingan itu hanya hangus denga n warna hitam. . selalu bengkok dengan bentuk yang sangat tidak beratur an.com/abclit. Mbah Gimun mengir is helaian daun kelapa satu demi satu. sebuah koran mengabarkan seorang bocah mati bunu h diri karena tidak bisa membeli buku. dan mungkin sekaligus mereka tolol. Hari itu. Setelah itu dia kembali mengiris helaian daun kelapa. Di sisi yang lain. Hingga bagian yang terbakar itu.*** Rokok Mbah Gimun Post: 07/11/2005 Disimak: 323 kali Cerpen: F Rahardi Sumber: Kompas.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Mereka benar. memakai seragam biru laut dengan kepala memancarkan warna ungu. yang terus menemp el di antara dua bibirnya yang tebal dan hitam. Rokok itu hanya dibiarkannya di sana dan terbakar begitu saja samp ai habis di salah satu sisinya. membuang puntung yang masih menyala itu ke mana saja. Kalau bibirnya mulai merasa kan panas api rokoknya. http://www. http://www.processtext. Mbah Gimun tidak pernah tampak mengisap rokok yang ada di mulutnya itu.com/abclit. lalu melinting la gi dan menyalakannya dengan bara api. Rokok itu sangat besar dan hanya terbuat dari tem bakau kasar dengan kertas lintingan yang juga kasar. Mereka berdua sama-sama bertemu di ruang tunggu. sampai li dinya terkumpul cukup banyak untuk diikat menjadi sapu. Sambil tetap membiarkan rokok lintingan mengepul di mulutnya. Lidi y ang kekar dia serut beberapa kali dengan pisaunya. maka dia pun berhenti sejenak. Edisi 07/10/2005 Ke mana-mana Mbah Gimun selalu tampak dengan rokok lintingan. Helaian itu terkulai begitu terpisah dari lidinya. dan televisi memberi tahu ada seorang bocah mati bunuh diri k arena ia merasa terlalu gemuk dan tidak secantik dulu.

Ketika Mbah Gimun mempersilakan mere ka masuk.com/abclit. saya sudah diberi tahu Pak RT dan sudah diberi kartunya. Ya memang rokoknya Embah itu tu selalu cucu-cucu itu menjawabnya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. anak-anak dan menantunya sebenarnya ingin sekali memboyong nya. dan naik mobil yang juga sangat bagus.html Bagi Mbah Gimun. http://www. sebelum akhirnya masuk ke halaman rumah Mbah Gimun. Iya. gula. bersepatu bagus. Dengan uang itu dia bisa membeli beras. http://www. Mbah Gimun tinggal sendirian saja di rumahnya yang terletak di ujung kampung. Salah satu di antara tiga tamu itu memperkenalkan diri m ereka. Apa Mas-mas ini ju ga petugas pencoblosan? tanya Mbah Gimun. Kalau aku ikut kalian. minyak tanah. Mbah Gimun kedatangan t iga orang tamu yang tidak dikenalnya. Benar Mbah. ini gambar calon pak bupati itu. nanti ditempel di sana ya Mbah? . rokokku yang sangit ini. cucu-cucuku itu akan batuk semua. Padahal selam baunya seperti itu. Minggu depan ini kita akan memilih pak bupati baru Mbah! kata salah satu tamu itu . Tamu yang satu lag i mengeluarkan bungkusan tembakau dan kertas lintingan. garam. Mereka berpakaian bagus-bagus. Tetapi Mbah Gimun selalu menolak.com/abclit. Sejak i strinya meninggal beberapa tahun silam. orang-orang itu menolak. Mereka tampak mendatangi rumah-rumah lain di kampu ng itu. lalu menyerahkannya kepada Mbah Gimun.processtext.processtext. dan yang paling penting adalah tembakau serta kertas lintingan. Mereka akan mabok asap Begitu selalu yang dika mereka. Mereka malah mengajak Mbah Gimun duduk di lincak bambu di bawah pohon jambu di halamam rumah. pendapatan dari membuat sapu lidi itu lumayan.Generated by ABC Amber LIT Converter. membawa tas ba gus. begi Pada suatu pagi yang mulai agak kering pada bulan Juli. Apa kalian ingin cucu-cucuku itu sakit batuk? takannya kalau anak-anak dan menantu itu memintanya untuk tinggal bersama a ini tidak pernah ada seorang cucu pun protes. Nama-nama mereka sulit untuk diingat apalagi diucapkan oleh Mbah Gimun.

Jangan yan g lain ya! Pasti Mas. . saya diberi tembakau. O. Bukan han ya itu Mbah. Lumayan.processtext. Mbah Gimun kaget tetapi senang.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. kan Pak Bupati yang ini yang telah memberi saya tembakau dan u ang. Limapuluh ribu itu b erarti pendapatannya selama seminggu. Baru sebentar dia menaruh lintingan di bibirnya. Mereka memberi beras dan uang kepada bapaknya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. salah satu cucu laki-lakinya d atang dengan berlari sangat kencang hingga hampir menabraknya. nanti Mbah harus mencoblos gambar yang ini lo Mbah. pasti. Mbah Gimun menarik satu lembar kertas lintingan. Setelah para tamu itu pergi. Mbah Gimun membuka amplop putih itu dan di dalamny a ada lembaran uang limapuluh ribu rupiah. Tadi bapak yang rumahnya di depan sana itu yang memberit ahu bahwa inilah rumah Mbah Gimun.com/abclit. Baru kali ini Mbah Gimun merasakan ada tembakau seenak ini. mencomot tembakauny a. ya terima kasih sekali. Kok sampeyan ini sudah tahu nama saya to? Kan ada daftarnya Mbah. http://www. menyalakannya dengan bara api dan menaruhnya di antara dua bibirnya. Aroma harum tembakau mahal itu terasa menyentuh bagian paling dalam di hidungnya. Uang itu disimpannya di antara tumpukan surat-surat da n kartu-kartu. http://www. Mbah Gimun lalu membuka besek.processtext. melintingnya. Mbah Gimun lalu melanjutkan pekerjaannya. diberi uang lagi. permen itu juga berasal dari tamu yang datang ke rumahnya baru saja. Katan ya. Cucu itu lalu memamerkan dua butir permen di telapak tangan dan satu yang sudah berada di mulutnya. Tapi begini Mbah. Di dalamnya tampak tembakau yang cokelat kehitaman den gan aromanya yang harum. sambil tetap membiarkan aroma asap tembakau yang harum menyentuh bagian terdalam dari indera penciumannya. Belum sempat Mbah Gimun ber tanya lebih lanjut. sebab kami tahu Mbah Gimun suka merokok lintingan. bahwa baru saja ada ti ga orang tamu datang ke rumahnya. cucu itu sudah berlari dengan cepat meninggalkannya. ini juga ada sedikit uang untuk tambahan belanja Mbah Gimun.html Tidak apa-apa Mbah. Cucu itu memberi tahu.

Bukan dua tetapi satu Mbah.processtext. Mau dicoblos wakilnya boleh. Ada dang-dutnya l o Mbah! . tanya Mbah Gimun lebih te Terserah Embah.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Lalu minggu depan ini Mbah. http://www. Ada apa lagi Jan? Ada pembagian sembako lagi dan mudah-mudahan juga ada uangnya. Salah satu saja Mbah.com/abclit. tetapi yang dicoblos matanya atau mulutnya? rinci. kita semua harus datang ke lapangan bola.com/abclit.processtext. Kalau yang bolong bajunya kan bis a ditambal ya Pak RT? kata Mbah Gimun. Lalu yang harus saya coblos yang mana Pak RT? tanya Mbah Gimun lagi. Ya kalau begitu saya akan coblos bajunya saja. Kalau yan g dicoblos mata atau mulutnya kan kasihan Pak Bupatinya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Iya Pak RT.html Tetapi calon bupatinya kok ada dua Jan? tanya Mbah Gimun heran. Yang ini yang kiri ini bupatinya. bupatinya juga boleh. Tetapi jangan mencoblos gambar yang lain! jelas Pak RT. jawab Tukijan dan Pak RT hampir berbarengan. tetapi yang paling sopan ya dicoblos baju jasnya saja. Yang kanan wakilny a.

html Generated by ABC Amber LIT Converter. Rok ok lintingan itu juga tetap menempel di bibirnya. Kampung kita ini dapat bagian yang terakhir. Dia kan pengusaha. tetapi ada pula yang sampai seratus ribu. http://www. Ada yang limapuluh ribu. dan tidak hapal wajahnya. agar menjelang pencoblosan mereka tidak mengantar daun kelapa terlalu banyak. Saya tidak suka mengisap rokok pabrik. Sebab pagi dan siangnya Pak Calon Bupati itu akan kelil ing-keliling dulu untuk pidato. Kalau layu mengirat nya alot. duapuluh ribu. Baj u dan pecinya juga sama kan? jawab Mbah Gimun. Enam calon bupati dan wakilnya.processtext. Sebab saya tidak tahu nama-namanya. Menjelang hari pencoblosan. Mbah Gimun juga menerima banyak rokok tetapi langsung dibagikannya kepada anak-anaknya. http://www. Mau nyoblos siapa Mbah nanti? tanya anak-anak.Generated by ABC Amber LIT Converter. katanya pada anak-anak itu. sepuluh ribu. Tetapi yang seratus ribu ini kelihatannya hanya dikhususkan untuk Mbah Gim un. . Pak Calon Bupati itu sendiri yang memberikannya langsung. Ya siapa saja. Nyoblos Pak Dipo saja Mbah. akan layu. Mbah Gim un menerima semuanya.com/abclit. Hanya dia berpesan kepada anak-anak. kata Mbah Gimun senang. sekitar jam empat. Bau tembakaunya sudah tidak ada. Bukan nyoblos yang paling banyak ngasih uang Mbah? Saya juga sudah lupa yang mana yang pernah ngasih uang paling banyak. Sebab baunya seperti minyak wangi. Nanti kalau pas coblosan tidak bisa diirat semua. semua membagi-bagikan uang dan barang.html Sore. Mbah Gimun tetap menyisir lidi dengan pisaunya. jadi nanti kita semua makmur. Diselipkan di kantong saya ini waktu sa laman.processtext. begitu alasan Mbah Gimun.com/abclit.

Asap mengepul deras sampai menyembul ke luar bilik pencoblos an. memberi beras. Di sana ada 12 wajah manusia yang sama-sama mengenakan jas dan kepalanya ditutup peci. Tetapi ketika lintingan itu ditaruh di mulutnya. Di rumah. Bukan pak bupa ti. Mbah Gimun memungut rokok lintingan dari bibirnya. dicatat.html Sampai dengan berangkat ke tempat pencoblosan. dia kebingungan. ada yang di pipi. Baunya sangi t dan keras. mencomot gumpalan tembakau dan melintingnya. Semuanya memakai baju bagus-bagus dan warna-warni. Di bilik pencoblosan. Di tempat pencoblosan sudah ada ba nyak orang. Tidak lama kemudian Mbah Gimun juga dipanggil. Setelah panitia mengumumkan hal-ihwal pencoblosan. Dari sa ku surjannya. Mbah Gimun memakai kain sarung. ada yang tertawa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. biasanya Mbah Gimun menyalakan rokok lintingannya den gan bara api dari dapur. memberi teh.Generated by ABC Amber LIT Converter. menawarinya tempat duduk. Ada yang dicoblos di jidat. Di langit juga tidak keliha tan ada awan. Beberapa kali Mb ah Gimun menyedot rokok lintingannya. Bara api di ujung rokok itu memerah. Den gan mengucap Bismillah. sandal jepit. Dia lal u melolos satu lembar kertas. ada yang di mulut. Enam calon semuanya memberi uang. memberi tembakau. Dia mencari tempat duduk yang pas.com/abclit. Mbah Gimun berjalan beriring-iringan dengan tetangga-tetangganya. di mata. Karena masih pagi. dilihat kartunya. dengan menantu-menantunya.com/abclit. Mbah Gimun mengeluarkan kantong plastik berisi tembakau dan kertas lintingan. Mbah Gimun sudah tahu bagaimana caranya mencoblos.processtext. sebenarnya Mbah Gimun masih teta p bingung. membe ri gula. Pagi itu pohon-pohon tampak diam saja karena tidak ada angin.processtext. Sebab hampir seluruh warga kampung yang melihatny a. http://www. Sebab tahun lalu dia juga ikut tig a kali pencoblosan seperti ini. Dia lalu memilih duduk di kursi plastik di pojok belakang. udara terasa tidak terlalu panas. Mbah Gimun mencoblos 12 wajah dengan api rokoknya. Mbah Gimun tidak jadi mencoblos baju jas yang dikenakan . baju surjan hitam. dan kepalanya ditutup udeng. Tetapi ketika itu yang dipilih pak presiden dan DPR. Rokok Mbah Gimun lalu mengepulkan asap yang segera menyebar ke mana-mana. A da yang tersenyum. satu-per satu warga kampung d ipanggil. ada pula yang tegang dan cemberut. banyak warga kampung yang menyodorkan korek api gas. di hidung. dan diberi k ertas suara. Mbah Gimun menggelar lipatan kertas suara yang baru saja diterimanya. http://www. Mereka menyusuri jalan desa yang hanya dikeraskan dengan bat u. Melihat Mbah Gimun kebingungan. dengan anak-anaknya .

.oleh para calon itu. baju bagus-bagus begitu kalau dicoblos api rokok. Cimanggis. Sayang. 2005.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Post: 07/05/2005 Disimak: 211 kali Cerpen: Damhuri Muhammad Sumber: Kompas, Edisi 07/03/2005 (1) Anakku, Mengharapkan kepulanganmu sama saja dengan mengharap abu dari tungku-tungku pem bakaran yang tak pernah menyala! Tapi, entah kenapa masih saja ibu bersetia menyia-nyiakan wa ktu menunggumu. Masih saja sesak dada ibu karena denyut rindu. Masih saja jemari tangan ibu hend ak menulis surat untukmu, meski kau tak pernah lagi membalasnya. Ya, masih saja terkenang tentang sekeping waktu saat bayi laki-laki menyembul dari rahim ibu. Terkenang pula saat ngeyak dan rengekmu memecah sunyi di ujung malam. Saat itu, ibu tersentak bangun dan bergegas mengelus-elus kepala cu lunmu, hingga kau terlelap pulas dalam dekapan ibu. Ibu restui kepergianmu, Nak! Tapi, jangan sampai perantauanmu seperti Anak Pelur u! Anak Peluru? Maksud ibu? Peluru jika sudah ditembakkan, tak akan kembali ke moncong senapan, bukan? Ibaratkan peluru itu seorang anak, dan moncong senapan itu seorang ibu. Mana ada peluru yang kembali ke moncong senapan setelah ditembakkan? Hengkang dan tak pernah kembali pulang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Lain lagi ceritanya dengan Acin, abangmu yang satu lagi. Setelah lulus jadi pol isi, hanya dua tahun sejak berdinas di Aceh, ia berkirim surat minta restu untuk mempersunting gadis kelahi ran Takengon. Pada surat itu, Acin berjanji, setelah masa tugasnya berakhir, ia akan mengajukan per mohonan agar bisa ditempatkan di Payakumbuh. Acin akan pulang membawa istrinya, dan tinggal bersam a ibu. Kasihan, ibu sendiri saja di rumah! katanya. Tapi, seingat ibu itulah surat pertama dan se kaligus surat terakhir Acin untuk ibu. Sejak itu, tak terdengar lagi khabar Acin. Acin tak pernah pulan g menjenguk ibu. Lupa jalan pulang atau memang sudah tak berniat pulang? Jangan cemas, Bu! Ruz tidak akan menjadi Anak Peluru. Rumah kita makin lengang. Hanya kau yang tersisa, Nak! Bapakmu tak bisa diharap kan. Sejak enam tahun lalu, nyaris setiap malam ia bersetia merawat nenek yang sakit-sakitan, se kaligus menjaganya. Delapan orang anak nenek. Dua perempuan dan selebihnya laki-laki, termasuk bapak mu. Kecuali bapakmu, tak satu pun anak-anak nenek yang menyimpan kerinduan pulang menjengukn ya, apalagi kerinduan ingin merawatnya. Umurnya sudah berkepala delapan. Bapakmu rela di-per empuan-kan. Mencuci pakaian, menimba air mandi, menyuapkan makan, melayani segala tetek beng ek kebutuhan perempuan setua nenek. Jika kau sudah pergi, tentu ibu akan bersendiri. Tanpa ba pakmu. Tanpa Rehan, Acin dan juga kau. Ruz ingin jadi anak ibu, bukan Anak Peluru! (2) Perempuan itu, Wafa Sulastri. Pelukis yang sedang bergiat di sanggar seni I Nyom an Gunarsa. Lukisan-lukisan karyanya sering dipamerkan di beberapa kota di Pulau Jawa. Selai n bergiat sebagai pelukis, ia bekerja sebagai mediator antara buyer-buyer asing yang tertarik untu k membeli produk-produk handycraft khas Jogja dengan para pengrajin sebagai produsen. Saat itu, Wafa sedang bekerja untuk Mrs Palloma, bule perempuan berkebangsaan Spanyol.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Siapa pelaku penganiayaan ini? Siapa? Katakan! Wafa diam. Perlahan-lahan, gerimis merintik dari bola mata coklatnya. Terisak-i sak. Tersedu-sedu. Aku akan menjadi pendengar yang baik, jika kau mau berbagi. Kau mempercayaiku, bukan? Ceritakanlah! Panjang ceritanya, Mas! Wafa adalah korban kesadisan seorang lelaki yang tidak lain adalah suaminya sen diri. Indra Setiawan, begitu ia menyebut namanya. Setahun lalu, mereka tinggal di Denpasar, Bali, dan mengelola beberapa bidang usaha. Entah kenapa, Indra menjadi paranoid, setengah gila dan nyaris men gakhiri hidup Wafa. Tentang Indra, Wafa tidak mau bercerita panjang. Belum saatnya! kata Wafa. Yang je las, Wafa meninggalkan Bali dan melarikan diri ke kota ini, karena sudah tak tahan lagi me nanggung perlakuan kasar suaminya. Sejak kapan mulai merokok? Sejak telapak tanganku sering disulut api rokok! jawab Wafa.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Sejak aku sering teler karena setiap hari pangkal telingaku dihantam pukulan ker as. Begitulah! Wafa sedang rapuh, goyah, dan kadang-kadang sulit dikendalikan. Bebe rapa kali Ruz menyelamatkan nyawanya dari tindakan konyol melakukan uji coba bunuh diri. Menen ggak sebotol sprite dingin yang sebelumnya sudah dicampur bubuk racun tikus. Mengiris-iris ur at nadi, bahkan dengan sengaja menabrakkan mobil yang sedang disetirnya. Wafa ingin menyudahi riwayat l ukanya dengan cara; Mati. Ruz pernah membawanya ke psikiater. Setelah mempelajari gejala ganjil pada kondisi kejiwaan Wafa, psikiater itu geleng-geleng kepala sembari berbisik kepada Ruz, Istri Anda? Ruz terperangah sambil menelan ludah. Sejak kedekatannya dengan Wafa, konsentrasi kerja Ruz agak terganggu. Buyar, ka rena sewaktu-waktu ia mesti bergegas ke rumah sakit setelah mendengar khabar Wafa mel akukan uji coba bunuh diri lagi. Tak terhitung lagi berapa kali Wafa diusung ke ruang gawat daru rat akibat ulah konyolnya yang selalu ingin mati. Kenapa Tuhan enggan merenggut hidupku? Hus Jangan mengumpati Tuhan! Barangkali kau sedang diuji!

Aku sudah tak sanggup menghadapi ujian-Nya! Aku ingin bebas dari ujian-Nya! Dengan cara; Mati? Berarti aku sudah tidak berarti lagi?

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Ruz berupaya menyembuhkan sakit Wafa dengan caranya sendiri. Memberikan perhati an penuh. Membujuk agar ia menghentikan kegemarannya mencelakai diri. Ruz tidak perlu menc intai Wafa waktu itu. Barangkali yang ia perlukan hanyalah bagaimana cara agar Wafa bisa sembuh d an situasi mentalnya pulih seperti sediakala. Tapi, demi kesembuhannya, Ruz akan melakukan apa saja. Tanpa sepengatahuan Wafa, diam-diam Ruz menghubungi suami Wafa via email. Meminta dan bermohon agar lelaki itu berkenan melepaskan istrinya. Dasar lelaki bajingan, (tanpa tersinggung sedikit pun) dengan senang hati ia menyerahkan istrinya pada Ruz, bahkan bersedia pula menulis surat pernyataan tidak akan menuntut jika Ruz telah menikahi Wafa, mantan istrinya itu. Kualat kau! batin Ruz.

(3) Bersusah payah Ruz memohon restu untuk menikahi Wafa. Berkali-kali ia menyurati ibu, juga menyurati sanak famili yang dipercayainya dapat melunakkan sikap keras ibu, namun Ruz gaga l. Alih-alih memperoleh restu, justru yang diterimanya caci maki, umpat dan sumpah serapah. Ibu tidak melarang kau menikah, tapi tidak dengan perempuan rantau itu! Jangan kuatir, Bu! Ruz tidak akan menjadi Anak Peluru. Mungkin kau tidak akan menjadi Anak Peluru. Tapi, menikah dengan perempuan itu, kau akan jadi Anak Durhaka! Ruz tidak akan melupakan ibu. Kelak, Wafa akan Ruz ajak pulang. Kami akan tingga l di kampung, menjaga dan merawat ibu. Ruz ingin jadi anak ibu! Tidak, Nak! Kau bukan anak ibu lagi, jika tetap menikahi perempuan itu!

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Hari ini entah bilangan tahun yang ke berapa sejak Ruz menikahi Wafa tanpa sepe ngetahuan ibu. Sejak itu pula, Ruz tak pernah pulang ke ranah ibu. Sama seperti tak pulangnya Rehan d an Acin. Tiga laki-laki itu seperti anak-anak peluru, sekali ditembakkan dari moncong senapan, tak perna h kembali pulang. Sekadar menanyakan keadaaan ibu yang kian lama kian ringkih dan sering sakit-sak itan pun tidak juga. Lupa jalan pulang atau memang sudah tak berniat pulang? Entahlah! (4) Anak-anakku; Rehan, Acin dan Ruz ! Menunggu kepulangan kalian sama saja dengan menunggu sekawanan Kelinci di kanda ng Macan! Namun, di usia yang sudah berkepala tujuh ini, (entah kenapa) masih saja ibu ber setia menyia-nyiakan waktu menunggu kalian. Masih saja sesak dada ibu karena denyut rindu ingin berte mu kalian. Masih saja jemari tangan ibu hendak menulis surat untuk kalian, meski kalian tak pernah lag i membalasnya. Ya, masih saja terkenang tentang tiga bayi laki-laki yang menyembul dari rahim ibu. Sampai kapan ibu harus menunggu kalian? Sampai ibu menemukan alasan untuk tak menunggu kami lagi! Apa alasan paling tepat untuk melupakan kalian, Nak? Kematian! Hanya kematian kami yang mampu memadamkan api rindu ibu! Benarkah ibu sungguh-sungguh sedang menunggu? Jangan-jangan ibu tak sedang menu nggu kepulangan

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Bukankah ibu hanyalah moncong senapan dan kalian adalah anak-anak peluru yang te lah dimuntahkan? Kelapa dua, 2005 Kematian Gumortap (Ombak dan Belati Tanpa Sarung) Post: 06/27/2005 Disimak: 159 kali Cerpen: Arie MP Tamba Sumber: Kompas, Edisi 06/27/2005 Sembilan belas hari sebelum kematian Gumortap. Tangkap! teriak seorang kenek kapal Makmur yang melemparkan tali kapal ke arah or ang-orang yang berkerumum di tepi pelabuhan Onansait. Langit pagi sebagian masih memerah. Angin bertiup ringan. Dua orang pemuda dengan agak berebutan menerima tali itu, dan salah seorang yang ber hasil menangkapnya segera mengikatkannya ke tiang tambatan kapal Penjelajah yang sedang berlabuh. Ikat yang kencang! teriak si kenek ke arah si pemuda yang mengikatkan tali itu, seraya menahan gerak kapal Makmur dengan menjolokkan galah bambu ke geladak kapal Penjelajah. Sisi ke dua kapal itu kemudian berendeng, dan kapal Makmur mendekati dermaga searah kapal Penjelajah.

sengaja memandang tertawa ke arah teman-teman mere ka yang hanya menatap iri dari dermaga. demikian juga para pedagang beras. memastikan anjungan k apal Makmur bersandar aman ke dinding dermaga. http://www. Meskipun mesin kapal sudah dinetralkan. Beberapa anak yang akan pergi ke pekan dengan orangtua mereka.com/abclit. ke dasar danau atau ke geladak kapal lain yang sedang berlabuh di kiri atau kanannya). kemudian menahan sisa lajunya dengan menjolok-jolokkan galah b ambu. Kini orang-orang yang sejak pagi sudah memenuhi dermaga dan mau berangkat ke pe kan pun berebutan naik. Mereka sempat juga terdorong mundur di antara orang-orang ramai di derma ga itu. http://www.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. (Masa itu tidak semua mesin kapal memiliki fasilitas mundur. Sementara para pemilik warung da ri atas bukit. Sehingga yang bisa dilakukan kapal bermesin jenis ini saat berlabuh adalah mematikan mesin ata u menetralkannya agak jauh dari pantai. Ke mana? orang-orang masih juga bertanya. sisa kecepatannya tetap membuat kapal bergerak cukup kencang. .Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. seperti biasa mengangkati beberapa jeriken minyak tanah yang kini masih kosong ke atas k apal. Banyak dari mereka membawa peralatan belanja atau barang daganga n.html Dua kenek kapal Makmur lainnya menyusul turun ke dermaga. Semua sudah tahu jawabannya. hingga kedua kenek itu berusaha menahan de ngan pundak mereka. Sedangkan anak-anak selalu saja memandang semua itu dengan penuh minat. sebelum kapal sepenuhnya berhenti.processtext. Para pedagang bawang harus berkali-kali turun-naik dibantu para kenek memundak bergoni-goni ba wang yang akan mereka jual.

com/abclit.com/abclit. Dalam kibasan kesan dan pe rasaan gentarnya yang bergemuruh. sampai kapan pun ia akan dapat membayangkan wujud belati tajam dari baja di balik kemeja Gumortap yang tersibak angin pagi. Mungkin semuanya akan berlangsung biasa saja dalam kehidupan Ho ras yang baru saja menyelesaikan pendidikan dasar itu seandainya ia tidak melihat tanpa sengaja se bilah belati tanpa sarung yang terselip di pinggang Gumortap. menjadi perbincangan anak-anak di tepi d anau itu. http://www. Maka perbincangan yang sama pun berlanjut dan berulang dengan orang yang berlai nan. di antara keramaian orang-orang di dermaga dan bias-bias cahaya matahari pagi yang dipantu lkan hamparan pasir putih Horas. si bungsu dari tiga bersaudara anak pemilik kapal Penjelaja h melihat si pemuda Gumortap.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. Onansait termasuk pelabuhan yang ramai dan pantainya landai berpasir putih. Gumortap adalah seorang pemuda bertubuh tinggi dan tegap. Pad a saat itu. Mungkin beberapa bulan lalu ata u barangkali setahun lalu. Yang jelas. Belum lama berselang. Karena kisah keberanian Gumortap yang sudah didengarnya berkali-kali. Dan selalu saja suasana mau berangkat ke pekan menjadi peristiwa yang jarang dilewatkan untuk me mbahas apa saja di perkampungan tepi danau itu.processtext. keberani an Gumortap menyelamatkan kapal Penjelajah bersama penumpang dan barang yang dibawanya menga rungi amukan ombak. Horas kini membuktikan sendiri bahwa Gumortap memang membawa-bawa belati tak bersarung di p inggangnya. telah menjadi buah bibir anak-anak di Onansait dan kampung-kampung tepi d anau itu. Kedua bola mata Horas terbelalak dan dadanya tiba-tiba berdegup kencang. yang keberaniannya membawa kapa l Penjelajah membelah danau penuh ombak suatu malam. saat Gumortap melompat naik ke kapal M akmur. Orangorang ramai dan hamparan pasir putih kini mengabur dari pandangannya. Horas terkadang m embayangkan Gumortap adalah jelmaan ombak malam itu sendiri. Gumortap adalah seorang montir dan juru mudi kapal Penjel ajah. 13 tahun. http://www.html Semua kembali mendengarkan apa yang mau dibeli.Generated by ABC Amber LIT Converter. tak ada anak-anak yang tahu pasti kapan peristiwanya. .

http://www. Mereka memahami gerak-gerik kita.html Anak-anak burung itu tidak bodoh. Anggi dan Olan berbincang di tepi sawah mereka. Tapi. http://www. setiap kali aku mau menghalau. Cuma asal terbang. ketika Horas meneruskan langkah menuju rumah Gumortap. mereka sudah terbang duluan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. . Horas? Mau ke mana? Kau tidak belajar mesin? Horas menggeleng. Mereka belum bisa melihat penuh.com/abclit. Berlalu dari samping Anggi dan Olan.processtext. makanya sering saling tubruk .processtext. Heh.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.

http://www.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketiganya memandang beberapa rumah di pojok danau. di ujung persawahan luas yan g sedang menguning subur di sekitar mereka. .html Mau ke mana? ulang Anggi. kata Horas melihat sekilas ke arah Olan. Ada enggak? tanya Horas. kata Anggi. Dia dipanggil ayahku. Ke rumah Gumortap.processtext.processtext. http://www. Paling-paling masih di sawahnya di bukit.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. kata Horas. Mau apa? tanya Olan.

Nanti malam musim ombak besar. Heh. kata Anggi. Bahkan dia Horas merasa kurang nyaman dengan kata-kata Olan itu. ungkap Olan. kata Horas. Biarkan saja mereka makan padinya. Mereka masih anak-anak burung. akan banyak! kata Anggi. Dia bisa menunju kkan lagi kemampuannya menaklukkan ombak. Ia ingin cepat berlalu da n segera melangkah. kata Anggi.com/abclit. http://www.com/abclit. Coba dia membawa kapal sekarang. Aku ikut.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. kita harus mengusir burung. tak . kata Olan. http://www. Aku jalan dulu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. membawa belati ke mana-mana.html Mesinnya kan sedang rusak.processtext. Tapi semua sudah tahu. Gumortap sekarang membenci ayahmu. katanya. siap berkelahi dengan ayahmu.

tapi kemudian berlanjut saling pukul. Kau saja yang memanggil lagi. Gumortap sedang berlatih gondang karena tiga hari lagi akan disewa main gondang untuk pesta adat di seberang danau.com/abclit.processtext.processtext. Gumortap tida k melaporkan seluruh uang masuk yang diperolehnya karena kebetulan ia membawa kapal Penjelajah tidak disertai ayah Horas yang sedang mengikuti pesta adat ke kota. melalui jendela. akan membawa penumpang borongan nanti malam. sementara Horas meminta bantuan abangnya untuk sama-sama menyampaikan kabar kepada ayah mereka. kata Ayah Horas. Abang Horas menoleh ke arah Horas dengan kesal. Dan sejak itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. bahwa Gu mortap tidak bisa datang. Bilang sangat penting. .com/abclit. Sebagian kecil menduga-duga dan mulai percay a bahwa penyebabnya adalah Gumortap yang menggelapkan uang hasil sewa kapal ke sebuah pe kan di seberang. seolah menyalahkan Horas yang g agal memanggil Gumortap dan ikut merepotkannya. semua orang pun tahu bahwa Gumortap kemudian membawa-bawa belati di pinggangnya. siap menikam ayah Horas yang dulu adalah majikannya. ketika Horas dan abangnya melaporkan hasil perjalanan Horas itu. Apa penyebab pertengkaran m ereka sesungguhnya. Paling tidak itulah yang tergambar dari pertengkaran mulut mereka. http://www. sebelum keduanya dipisahkan orang ramai di derm aga suatu sore. Padahal semua orang sudah tahu sedang terjadi k etidakcocokan antara Gumortap dan Ayah mereka. karena kapal kata Ayah Horas kepada abang Horas. Anggi kembali menemani Olan mengusir burung-burung dari sawah mereka. http://www. Ayah Horas mengarahkan tatapannya ke luar rumah. tak banyak yang tahu. Horas dan Anggi pun pulan g hampa tangan.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Ketidakcocokan itu konon hanya sebagai pertengk aran mulut.html Dan karena Gumortap ternyata sedang berlatih gondang.

Generated by ABC Amber LIT Converter. Karena merasa sakit dan khawatir berdarah. kata salah seorang tamu itu. Ayahnya akan marah bil a mengetahui Horas masih di rumah.ayahnya! Horas segera menyembunyikan belati milik ayahnya itu ke bawah bantal. Horas mendengarkan dari balik pintu. Ayahnya sangat tidak senang bila anak lelakinya mengendap-endap di rumah dan mendengarkan perbincanga n orangtua. Horas menarik belati itu dan kini mengelusnya dari gagang hingga ke hulu. tidak mengikuti para kenek untuk belajar menguasai mesin kapal. Belati yang terbuat dari baja itu m enyebarkan hawa dingin yang meresap ke sekujur tubuhnya. Di benaknya melintas sebuah bayangan mengerika n: saat belati tajam dan dingin itu berkali-kali menembusi perut seseorang.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. . Banyak yang marah.. Dia baru saja menutupkan j endela.. Licin dan halus. Suara ayahnya dan beberapa orang lai n.processtext. Dan seseorang itu bisa sa ja. kata yang lain. Entah siapa yang datang bertamu.com/abclit.processtext. Lamat-lam at telinganya menangkap suara-suara memasuki ruang depan.com/abclit. http://www.html Enam hari sebelum kematian Gumortap Kini Horas sedang berdiri di tengah kegelapan kamar. Kami mendengar lagi Pak. Ia dapat merasakan tajamnya belati di tangannya ketika ia menggesekkan bagian belati yang tajam itu ke jari telunjuknya.

jangan mendatanginya. akan saya panggil ia ke sini. http://www. Jangan mendatanginya. Kita paksa saja! Bawa belati ke mana-mana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Berani mengumbar ancaman kepada orang tua.com/abclit.com/abclit.processtext. . Bapak harus menegurnya. Perintahkan.html Dia kurang ajar. Bila perlu mendatangi rumahnya. Ya. kalau tidak langsung ya melalui orangtuanya.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. dan menyebut-nyebut nama Bapak dengan kurang ajar.processtext. kata yang lain.

Horas ingin keluar menjumpai ibunya dan menanyakan apakah sang ibu membelikan jajanan pesana nnya. Inang? tanya salah seorang tamu itu. maka semua orang akan mengetahui keberadaannya yang sedang mengintip mereka.processtext. Ia .Generated by ABC Amber LIT Converter. perempuan Horas. Jangan! Belum terdengar suara ayah Horas. Ibu Horas dan kakak perempuannya memang baru pulang dari pekan di desa sebelah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Yang dapat dilakukannya adalah. kata ibu Horas yang tiba-tiba memasuki ruang depan itu dengan kakak Baru dari pekan. Eh. ada tamu. http://www. berjaga-jaga.processtext. http://www. Sementara keempat orang tamu ayahnya itu teru s mendesakkan kabar dan keinginan mereka. bahwa ia sedang baru keluar dari ruang dala m dan muncul di ruang depan itu. segera mundur dari balik pintu ke ruang tengah itu.html Mana mungkin! Bapak juga bawa belati. Dan Horas juga tak sanggup berpura-pura.com/abclit. Tapi kalau ia keluar.com/abclit.

entah mengkhawatirkan siapa. sang ayah baru menyadari bahwa Horas j uga berada di dermaga itu. Ia kini menghunus belati telanjang yang dicabutnya dari pin ggangnya. Belati itu adalah milik ayahnya yang selama ini tergantung di dinding kamar. La lu Horas . dan sekarang ia tusukkan ke arah perut Gumortap. Ombak itu bergulung-gulung dan memercikkan sesuatu yang hangat da n berdebur sampai ke telinganya.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. seraya mengatakan sesuatu. tapi Horas berha sil mengibaskan. Anak gila! umpatnya. Saat itu ia mencemaskan belati yang tersembunyi d i bawah bantalnya. Beberapa orang tua sempat ingin memegangi tangannya. Belati telanjang dan berbahaya . Tangan Horas kini berlepotan darah. Tatapannya nyalang ke arah Gumortap yang sedang melap belatinya yang berlumuran darah dengan handuk kecil. http://www. Apa yang mau kau lakukan heh? Gumortap mendelik ke arahnya. Mudah-mudahan ayahnya tidak segera memerlukannya! Hari kematian Gumortap Apa maumu? tanya Gumortap ke arahnya. Bel ati itu sama bentuknya dengan belati yang terselip di pinggang Gumortap. hingga belatinya tertahan ses uatu yang lunak seperti ombak. di kakinya. Horas melihat sekilas.com/abclit. Namun Horas tak mendengar.processtext. Sang ayah memandang khawatir ke arahnya. Gumortap tertawa sinis dan mundur s elangkah. Kemudian ia berg egas ke pintu samping dan keluar ke halaman. Napasnya menderu dan wajahnya p anas terbakar kebencian. Horas terus merangsek.Generated by ABC Amber LIT Converter. Langit sore sebagian memerah. Di sebelahnya. menusuk. menusuk.html Horas pun masuk ke ruang dalam dengan langkah mengendap-endap. menusuk. Horas tak menjawab. Beberapa orang terdengar menjerit khawatir.com/abclit. Horas memandang tajam dan menghampiri Gumortap. B eberapa orangtua berusaha menolong. http://www. tampak ayahnya terkapar dengan perut berlumuran darah. darah seharum ombak malam.

processtext. tapi tak semuanya jadi pegawai. dan seorang lagi menjadi direktur se buah hotel berbintang tiga. Usamah sendiri memilih jadi wartawan sebuah majalah berita terkemuka. Di situ ia mampu membangun rumah sederhana tapi berhalaman luas.html Horas terus memandangi Gumortap dengan nafas menderu. Tangannya gemetar menggen ggam belati. http://www. Ia juga mengikuti sejumlah orang yang hijrah ke Jakarta. Bank Jerman.*** Anjing yang Masuk Surga Post: 06/19/2005 Disimak: 263 kali Cerpen: M. daerah permukiman keturunan Arab di Solo. semuanya telah lulus perguruan tinggi. Tapi Gumortap sudah terkapar mengerang-erang memegangi perutnya. Karena itu ia bergaul dengan teman-temannya. Tapi semuanya sukses. dari kampung Pasar Kliwon. yang suatu saat akan dibawanya mengalahkan ombak. Mereka mendirikan rumah berd eretan. Sebagian pekarangannya dipakai untuk memel ihhara ayam. Teman-temannya itu. Sesaat. di antara sebagian o rang tua yang kini berusaha pula menolongnya. karena ingin memberi tanah yang lebih mura h di bagian yang agak dalam. http://www. Horas pun merasa baru saja menunaikan tugasny a sebagai anak. seorang di antar anya berhasil menjadi Direktur Kredit Deutsche Bank. termasuk ia sendiri.processtext. beberapa . bahkan dekat sawah yang hanya dibatasi oleh sebuah kali kecil. Peternakan ayam yang hanya 100 ekor itu memang cukup berkembang. tapi kawin dengan seorang ketu runan Arab juga asal Solo. Tapi pada suatu hari.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi suatu ketika mereka sepak at untuk membeli tanah di sepanjang jalan kecil di bilangan Ciputat. Dawam Rahardjo Sumber: Kompas.com/abclit.com/abclit. Usamah juga ikut membeli tanah. Ia masih ingin menusukkan lagi belati tersebut ke perut Gumortap yang lunak seperti ombak. Edisi 06/19/2005 USAMAH adalah seorang keturunan Arab Pakalongan. seperti halnya melaksanakan perintah ayahnya mempelajari mesin kapal Penjelajah. sebagian memilih jadi pengusaha. tapi ia terpisah. Hampir semuanya mula-mula tinggal di rumah sewa.

Generated by ABC Amber LIT Converter." jelas ulama pengarang Tafsir al Azha r itu. Menurut dugaan Usamah sendiri yang mendapat informasi dari orang kampung. Tapi kemudian ia bertekad untuk memelihara lagi.processtext. Tapi sahabatnya yang mengusulkan itu memberi tahu bahwa memelihara anjin g itu diperbolehkan agama. "Boleh tidak Buya. memelihara anjing sudah biasa. Bahkan ada pula anjing yang masuk surga.html Memelihara anjing di kampung Betawi itu memang sangat riskan.processtext. Kebetulan ia mengikuti aliran modern. anjing yang masih muda usianya itu mati diracun. mungkin oleh tetangga yang tak suka. Bahkan ulama-ulama juga memelih ara anjing. banyak penduduk yang memelihara anjing. tertidur selama 300 tahun itu. Dengan keterangan Buya Hamka itu Usamah. yang memelihara b isa tidak disukai orang sekampung. termasuk anjing. m emutuskan untuk memelihara seokor anjing. itu separuh penghuninya adalah anjing. "Orang Musl im dianjurkan untuk menyayangi binatang. anjin g itu pun mati. Faris. Tak tanggung-tanggung. . memberanikan di ri. dengan persetujuan seluruh keluarga." je las ulama asal Minang itu. Nabi Daud suka burung dan Nabi Sulaiman bersahabat dengan semua binatang. al Irsyad. dekat Masjid al Azhar.html Generated by ABC Amber LIT Converter. seorang Muslim memelihara anjing?" tanyanya. "Tengok ke halaman rumah. ia memelihara jenis herder yang disebut German Sheppard yang diberinya nama Nero. bersama pengasuhnya. Bahkan Pes antren Putri Pandang Panjang. Nabi sendiri suka dengan kucing. Sehari-hari Hector menemani anaknya yang terkecil. Rahmah el Yunusiyah.com/abclit.com/abclit. Tapi sebelum memutuskan memelihara anjing itu Usamah pernah sowan ke Buya Hamka di Kabayoran Baru. Kali ini ia memelihara jenis Gaberman yang diberinya nama Hector. maklum bertanya kepada ulama besar. hanya karena ia memberi m inuman kepada anjing yang mau mati kehausan. http://www. yaitu an jing yang menemani pemuda-pemuda Askhabul Kahfi yang melarikan diri dari tirani raja kafir dan meng ungsi di gua dan atas izin Allah. yang menceriterakan kisah para pemuda beriman dan seekor anjingnya dalam Al Quran. Pernah ada hadist yang mencerita kan." jelasnya lagi. Najib." jawab Buya. Ia dan keluarga. terutama anak kecilnya. Itu ada anjing besar. Adanya seorang pelacur yang dinyatakan Nabi akan masuk surga. http://www. Tapi baru berjalan satu setengah tahun. "Di Minangkabau. "Di Mekkah. Teman-temannya dari Solo pun ikut manyarankan agar Usamah tidak memelihara Anjing. sangat sedih kehilangan Nero. Sebagian orang kampung memelihara anjing untuk berburu babi di hutan.

jika Faris ingin . dekat sawah. bermain-main di rerumputan pinggir kali.Minah. Hector selalu menggonggong keras.

com/abclit. Ia sempat membawa lari seekor ayam.com/abclit. "Kenapa kamu mau mencuri ?" tanya Bu Usamah. "Tidak. Penduduk ka mpung pun berusaha menolong si pencuri dengan melepaskan gigitan anjing di bajunya. karena mendapat gonggongan Hector. beru saha mencuri ayam. Kalau Bapak tidak datang. Pencuri itu pun.html Mendengar gonggongan anjingnya." jawab Bu Usamah. ia tak pernah berbohong. Hanya manusia yang suka berbohong dan mencuri." . Untung Usamah sempat datang mencegah pemukul an. bahkan marah-marah kepada Hector dan istri Usamah. saya tidak mencuri. ada seorang yang rupanya pemuda sekampung sendiri. jika tidak mau mengambil barang saya. dan seorang di antaranya mengambil sepotong kayu untuk memukul Hector. maka istri Usamah kembali ke mobilnya. anjing itu pasti mati kami haja r. Pencuri itu tidak mengaku mau mencuri. "Tidak mungkin kamu diterkam oleh anjing saya.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.processtext. setelah melapas ayam curiannya. Pernah suatu pagi hari. Hector mengejarnya sampa i tertangkap. Tapi karena tak ada bukti bah wa barangnya telah dicuri. Ketika lari terbirit-birit. http://www. Orang-orang yang berkerumun sepertinya memahami pertanyaan si pencuri." "Ibu percaya pada saya atau percaya kepada binatang najis itu?" Ibu Usamah mera sa glagepan mendengar tangkisan pencuri itu. maka pencuri itu pun bebas. Anjing juga tidak pernah menc uri. "Walaupun seekor anjing." jawab si pencuri.processtext. Tapi penduduk malah memarahi Usamah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Jaga dong anjingnya. teriak-teriak minta tolong. tapi orang itu keburu lari melompat pagar ta naman. tidak.

maksudnya mungkin mau menjaga rumah itu dari penc uri yang suka datang malam-malam. Pada suatu sore di hari Sabtu. Faris pun menggoyang-goyangkan nya.processtext. Minta ampun pada Tuhan dong karena melanggar ketentuan agama. tidak ada lagi orang yang mencoba mencuri ayam. "Masya Allah.html "Apa Bapak tidak tahu. baru Hector menggonggong. menyentuh anjing saja itu najis hukumnya? Apalagi memeli hara. Haram. ada yang takut bertamu ke rumah Pak Usamah." "Yang najis itu air liur anjing gila. tapi Hector . Tapi Usamah sendiri percaya bahwa Hector itu sendiri adalah malaikat yang hanya bisa mengabd i tanpa sedikit pun niat untuk berkhianat atau bersikap munafik. Teman-temannya dari Solo pun menjadi enggan bertam u. karena tidak bisa.com/abclit. Kalau siang. Tapi kalau malam. Hector sering masuk rumah dan bersam a-sama anggota keluarga yang nonton TV. Padahal Hector tidak menggongg ong jika ada tamu. cuma m engangguk. Sejak peristiwa yang tersebar di seluruh kampung itu. Ketika Usamah sekeluarga sedang sa ntai nonton TV. Anjing itu seperti malaikat. Anjing ini sehat dan bersih. tiba-tiba kepala Hector lunglai kemudian seolah-olah tert idur. Tak pernah mencuri dan berbohong. Karena itu o rang yang berniat jahat. Pak Usamah ini termasuk orang yang sesat. Dan Faris sangat menyayanginya. Orang yang ditanya itu tidak berkata apa-apa.Generated by ABC Amber LIT Converter. setia menjag a rumah dan majikannya. sering mengelus-elusnya dan mengajaknya bicara. Ia pun dengan santai nongkrong seolah-olah ik ut menonton TV. mengurungkan niatnya. sudah masuk SMP. tiba-tiba Hector masuk ke ruangan. http://www. Setelah sejenak duduk. Ia masih akrab saja dengan Hector. Ha nya bisa menjalankan tugas menurut kodratnya. Hector rela dan biasa tidur di luar rumah. Pernah ada seorang kiai di kampung itu yang menasihati Usamah bahwa rumah yang ada anjingnya tidak dimasuki oleh malaikat.processtext. Usamah tidak mau terlibat dalam perdebatan agama dengan orang kampung yang menurutnya t idak ada gunanya sama sekali. anaknya yang ter kecil. Hector tidak pernah menimbulkan masalah bagi Usamah dan keluarganya dan bahkan merupakan teman baik seluruh anggota keluarga. Usamah sekeluarga menonton TV. Benar tidak pak haji?" tanya orang kampung itu kepada seorang yang pakai kopiah putih di sampingnya. Ia terutama dekat sekali dengan Faris. http://www. Faris sudah beran gkat besar. Kalau ada yang dicurigainya. Tapi lama benar ia tidur sampai waktunya ia seharusnya keluar rumah. Cuma." jawab Usamah.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit.

.tidak bangun juga. Rupanya. Hector sudah berhenti bernapas.

Tapi Hector lebih menyerupai manusia.processtext.* Mata Sultani Post: 06/14/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Adek Alwi Sumber: Kompas.processtext. namun kemudian mu ncul lagi dan kembali menatap. tetapi tak banyak lagi kabar gembira aku peroleh. bahkan banyak yang tidak pulang sejak merantau-belasan atau puluhan tahun yang silam. tanpa doa pun. pagi-pagi benar. Kawan-kawan lama kami jarang pulang. http://www. "Seperti ada dan tiada.html Generated by ABC Amber LIT Converter. memurukkan yang lama ke lipatan bawah dan juga menguap ke luar ingatan. Tidak sekalipun berkedip. Kepada mereka. Nius. seolah sudah bosan lalu raib entah ke mana. Ia pun dikuburkan. Ia kehilangan malaikat penjaga keluarganya. Pak Usamah sempat membaca doa. Berbagai peristiwa timbun-bertimbun. Aku dan kawan-kawan pun sudah cerai-berai. http://www. seperti manusia. Padahal tahun demi tahun terus berganti dan kini telah mendekati tahun keempat puluh. tak pernah bersua kecuali dengan dua-tiga kaw an yang setia menghuni kota kelahiran kami. Tempo-tempo mata kawan m asa kecil itu memang tak tampak. bagian dari keluarga Usamah. Hector dimandikan dan dibungkus dengan kain kafan putih. sambil menitikkan air matanya.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. seperti tidak kenal le lah. Sebenarnya. Edisi 06/12/2005 SUDAH hampir empat puluh tahun mata Sultani menatapku.html Keesokan harinya. bila aku pulang ke kota kami selalu kutanyakan kawan-kawan masa kecil itu. Hanya menatap. malaikat aka n masuk surga.com/abclit." .

"Pernah sekali datang waktu mau ke Padan g melihat kakaknya. sudah bercucu satu. yang meneruskan usaha keluarga membuka kedai kopi di simpang jalan dekat pasar. si Talib dan si Tunik yang acap pulang. Mungkin karena b ersama istri dan anak-anaknya.processtext.com/abclit. Dia dan keluarganya tergolong aneh. Bun satu-satunya sahabat Ci na kami di waktu kecil. Kami ajak bermalam tidak mau. Mereka bilang ayah Bun menjual gigi dari Peking. Hebat dia!" "Ingat si Bun Kay?" tiba-tiba Tum menyela. Dua lepau nasinya sekarang. http://www. Di kota kami orang Cina tidak mampu bersaing di pasar dengan pedagang pribumi tetapi tidak tertandingi membuat kue. setelah mengamati wajah-wajah tak ku kenal yang lalu lalang di luar kedai kopi Tum.Generated by ABC Amber LIT Converter. Bahkan mengerikan.com/abclit. "Si Cudik kini di Lubuk Sikaping. Waktu terus berjalan dan orang-orang lahir. Paling tidak dua atau tiga tahun sekali ada mereka pulang. akrab dengan pribumi. "Bun di Medan jadi dokter. Du lu kami sering . di kedai kopi itu kami bercakap-cakap mengenang k awan lama serta kota kami yang setelempap tetapi menyimpan sifat-sifat aneh tak terduga.html "Hanya si Cudik. Tapi kami kawani dia melihat bekas rumah orangtuanya. dewasa atau jadi tua. Mereka pemilik satu-satunya bioskop dan dua studio foto yang ada di kota kami. Berubah sekarang. "Tak lama l agi pensiun. Nius." Biju menerangkan dengan gembira. Nius. Kalau aku pulang. kendati kota kami tetap saja setelempap. Ayah Bun tukang gigi.html Generated by ABC Amber LIT Converter." jawab Tum. lebih-lebi h tukang gigi." Dalam peristiwa dahsyat pertengahan 1960-an rumah orangtua Bun di Kebun Sikolos diobrak-abrik massa. "Di mana dia?" tanyaku antusias.processtext. Si Tunik buka lepau nasi di Muaro Bungo. diduduki hingga kini. http://www. "Tentu!" kubilang. Satu di Palembang. ibunya berjualan kue mohok alias bakpau." tambah Amril. Si Talib di Dumai. sebagai grosir roti dan permen.

Seperti di rumah Bun. Ibunya baik seperti i bu Bun. http://www." KAWAN masa kecil itu lincah. Bak orang-orang dalam mimpi. Suara Lin halus: "Ko Bun! Engko Bun!" Dadaku berdebar mendengar suara itu. mencukur.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Banyak kawan kita serasa ada dan tiada. adik Bun." bilang Tum.com/abclit. "Bagaimana kabar Sultani? Di mana dia?" tanyaku pada kawan-kawan di kota kelahi ran. dan tak pakai babi!" komentar anak-anak yang iri." sahut Tum.com/abclit. .processtext. Tapi kami ceg ah. Mereka menggeleng. Ju ga pandai menjahit. kadang susu. "Di dalamnya ada kerak gigi!" Kalera! Sultani meradang dan hampir menghadiahi mereka "ketupat Bengkulu". Itu pula sebabnya dendamku pada Sultani pernah seperti tidak berujung. juga ketukan ja ri-jarinya yang mungil di pintu. Ayah Sultani kepala terminal sekaligus ketua organisasi buruh. Keluarga itu mem ang kaya dan terpandang. Dia kapten sepak bola. http://www. Kami diselundupkan portir ketika lampu bioskop padam. Ramb ut ekor kuda. adik kelas kami. menyogok portir bioskop sehingga kami bisa nonton film 17 tahun ke ata s yang dibintangi Sophia Loren. pintar di sekolah.html "Jelas enak. Matanya tak terlalu sipit. Minumnya teh hangat. berdebar-debar sekit ar dua jam menyaksikan aksi Sophia Loren yang menggairahkan. Kelas 6 SD kurasakan gejolak cinta monyet mengalir deras terhad ap Lin. Suka-suka kami mau makan apa. Membungkuk-b ungkuk mencari kursi kelas 3 yang kosong. kembali menampakkan senyum yang ganjil.processtext.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Nius. Pipinya putih kemerahan serupa jambu air. Tidak kecuali Sultani. lucu. "Itulah. kami kerap nginap di rumah Sultani. P agi-pagi Lin terlihat segar. Kalau di rumah Bun kami disuguhi kue mohok. "Didiamkan berhenti sendiri!" Bagiku. lebih menyenangkan kalau yang mengantar kue adalah Sui Lin. atau menjelepak duduk di lantai. ibu Sultani pagi-pagi menghidangkan nasi goreng ser ta roti lapis mentega. "Percuma.

Bah!" Sultani meyakinkan bak tukang obat. kopiah. "Sunat Bun! Potong Bun! Terlalu panjang Bun!" Saat liburan tiba Bun pun lalu minta disunat. Dan pernah pula Buya Makruf.processtext. guru mengaji kami. jadi keras. "Malah. ke h alaman masjid.processtext. Mukanya pucat serupa mayat. Dan Bun disunat. http://www. B abah mau coba? Sret. "Tapi tak apa-apa terlambat daripada tidak. Ulah Sultani! Suatu kali. alias usil plus kurang ajar. Ada yang menyentak ujung kulupnya dari bawah air. Terbahak-bahak seperti hantu air. Iya kan. laaa. Sultani malah tertawa-tawa m akan uang haram itu. "Ayaaa. terbungkuk-bungkuk keluar t empat wudu bercelana kolor dan dada bugil.html Tempo-tempo kawan itu memang cingkahak. Ibunya tersipu. Berenang kalang kabut ke tepi. Portir bio skop juga dia ulahi. Mestinya waktu kita kelas tiga. Di antara lipatan uang sogokan dia selipkan duit buntung atau uang zaman Jepang seh ingga untuk beberapa waktu kami terpaksa puasa nonton film orang dewasa. http://www.com/abclit." ujar Sultani saat Bun meringis dan kami mendampingi kawan itu setiap malam. Bun?" Bun men gangguk lemah. selesai!" Ayah Bun terkekeh. "Sebetulnya telat Bun." "Tidak sakit. "Ular! Ular!" Bun berteriak panik. Kepala Sultani menyembul di tengah su ngai. tidak terasa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. B un mau potong bulung bole potong. serta sarung beliau "terbang.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ayah dan ibunya setuju. Baju. . ketika mandi-mandi di batang air yang mengalir di kota kami Bun tib a-tiba terpekik. Asal Bun tidak nangis kalu sakit laaa. Kela s enam disunat.

kan?" Aku mengangguk. tajwid dan kiraahnya e lok. Dan sesekali. ajakan Sultani pada Bun karena dia ingin mengamangkan rotan di depan kawan itu. "Seperti model rambut Bang Rustam.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter. banyak kawan merasakan ulah Sultani. sepekan rambutmu . Aku malah tak sekali. http://www. tentu saja. Ibunya selalu mengaji tiap subuh.html Sultani memang pandai mengaji dan ditunjuk Buya Makruf sebagai guru kecil. Mendesis-desis lunak. tetap ditumbuhi rambut dua-tiga senti yang melingkar manis rapi di sekitar telinga. Mulanya sungguh-sungguh juga dia. Rancak .com/abclit. Tetapi lama-lama kepalaku semakin d ingin. potong pendek bak rambut tentara saja aku bosan. tidur-tidur ayam. Tapi aku merasa.processtext. melecutkan ke kaki-seperti dia lakukan pada kami selaku guru kecil yang ci ngkahak. Tetapi. sebagian kepalaku sudah terkelupas bak ayam hendak digulai! "Tak ada jalan lain. Sudahlah. dan tu kang cukur langganan ayah itu pun ber-hm-hm sambil mendorong kepalaku kian kemari. Tunik juga. Tak licin di sekeliling kepala. "Rambutku dia cukur. Aku serahkan kepalaku pada Sultani.Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. "Tadi di sini terlampau pendek. Rustam. kuratakan. "Cukur sama Sultani!" Biju menyarankan. malah sebelah sini terlampau pendek. Bukan saja Bun. Namu n yang membuat dendamku membara ketika semua bulu di kepalaku dia babat. Ketika kuraba. Sudah lama aku dambakan model r ambut orang dewasa atau rambut abangku.processtext. Kepa ndaian itu turun dari ibunya. Jangan pula licin tand as bak kelapa. Pelan-pelan disentuh Sultani kepalaku. Padahal selalu kuminta Mak Hasan mencukur seperti yang kuinginkan. terpaksa begitu!" Ditekan Sultani kepalaku dengan ujung te lunjuk. kan?" Seperti rambut Biju itu yang kuinginkan. Suara gunting tak berdencing-dencing gana s. Suaranya merdu. setiap usai dicukur kepalaku tetap m irip tentara atau anak kecil. Mataku merem melek. Eh. Uang yang sedianya diterima Mak Hasan kujanjikan kami bagi dua.

http://www.com/abclit. Tidak kuhiraukan imbauan ibu dan ayah. Kaca-kaca pecah be rderai. Tepatnya. Dia mendekat.com/abclit. aku menghambur ke jalan. Suara mereka teramat gaduh. aku tidak mau bicara atau dekat-d ekat dengan manusia cingkahak itu. suatu pagi. Lebih-lebih waktu Sui Lin. "Sejak peristiwa itu tak ada yang tahu di mana Sultani dan keluarganya. Mereka melempar rumah itu dengan batu. "Jangan ikut! Jangan ikut kau!" Aku terus berja lan di belakang gelombang-gelombang manusia yang riuh. mati awak rasanya mena nggung aib! "KEPADA kawan-kawan yang tiba dari rantau kami juga bertanya kalau-kalau mereka mendengar di mana Sultani. "Kepala Ko Nius kenapa?" Alamak. hasilnya nihil.processtext. dan orang bergeg as lewat bergelombang-gelombang di muka rumah sambil berteriak-teriak. Berkabar pun mereka tak pernah sejak kejadian itu.processtext. tahi kuda da n entah dengan apa lagi. Tahi kambing. Tetapi mereka pun tidak tahu." kata Amril." Tum diam saja mendengarkan sunyi. Sewaktu prahara dahsyat pertengahan 1960-an melanda kota kami. Dendamku laksana sumur tanpa dasar. http://www. Nius.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Nius. melihat aku tak h enti menanyakan kawan masa kecil itu tiap pulang ke kota kelahiran. Lupa aku pada sifat baiknya yang setia kawan dan suka memberi. Dia cerita begini-begit u aku buang muka. "Sanak famili ayahnya di kampung juga tidak." sambung Biju lesu. Atau pergi. Mereka . Sejumlah orang menerabas masuk.Generated by ABC Amber LIT Converter. Menyepak pintu hingga rubuh. Dan aku merasa ketika itu Sultani tengah mena tapku dengan mata tidak berkedip seperti biasanya. aku menghindar. Mereka menuju rumah Sultani. berteriak-te riak. tersenyum melihat kepalaku yang pl ontos bak kelapa ketika aku nginap di rumah Bun. Pernah kami tanya ke situ.html Sejak hari itu kami tak berteguran.

Orang-orang masih berteriak. Lututku menggigil. Tanganku dicekal. 2 April 2005 . Menyeret serta mengarak ayah Sultani entah ke mana .processtext. http://www. Bergelombang-gelombang manusia. Diam-diam terbayang olehku mata Sultani. m elihat aku di tengah kerumunan. meraung-raung.html Aku menyeruak di sela-sela orang dewasa.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Dan. Mukan ya berdarah. dua buah. "Bagaimana kau tahu? Ikut kau ke situ?" kami tanyai Cudik ramai-ramai. seolah-olah tidak pernah lelah. Lalu ia terpana ketika matanya bersirobok dengan mataku. Perempuan itu te rjerembap di halaman. Bahkan sampai kini. "Seperti mencampakkan bangkai anjin g!" cerita Cudik. Menangis. Ibu Sultani berlari mengejar. Kalian tidak tahu? Mereka menghabisinya petang itu juga!" Cudik berkeras. Dia juga menangis. Hanya mata saja. tak mendengar orangtua!" Cudik bilang mereka membawanya ke Singgalang Kariang. M enghabisinya. yang menatapku tanpa berkedip. Sultani juga. tegak kaku di ambang pintu. Kusaksikan ayah Sultani diseret. Kakak perempuan Sultani mendekapnya erat-erat. Tubuhnya tidak ada!" Kami bertatapan. ada yang menemukan sepasang mata di Batang Anai waktu menjal a ikan. http://www.com/abclit. walaupun tahun demi tahun berlalu m enghanyutkan zaman dan usia ke muara. kemarin pagi.* Jakarta. Membuang mayat orang tua itu ke Batang Anai. "Mulai kurang ajar ya.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Semua orang bilang begitu. diseret abangku pulang.com/abclit.

saya penasaran mendengar dengung orang-o rang gremeneng semakin ramai. Sering saya diajak ngobrol te ntang berbagai masalah yang dihadapi para tetangga. pengairan sawah. dan banyak lagi sejumlah persoalan yang lagi hangat atau panas di masyarakat yang sebenarnya membuat saya tidak nyaman. Kami ngobrol sekitar persoalan ya ng menyangkut rumah tangga dengan segala nuansanya. Anak-anak yang bersiap ke sekolah. mengular sampai jalanan. menjenguk lewat jend ela. Misalnya. Kadang-kadang saya juga diundang camat. Sudah sering datang orang. Tamu pun bisa mencapai sepulu h sampai lima belas orang sehingga rumah jadi regeng. Dengan menyingkap kain gorden jendela sedikit. Saya rasa kali ini juga begitu. diajak berbin cang mengenai berbagai hal yang pelik. untuk mengajak ngobrol pelbagai masalah. Saya acuh tak acuh. untuk mengajak ngobrol pelbagai masal ah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. bupati. . Masalah-masalah itu menjadi obrolan yang berkepanja ngan. Ada apa? Saya acuh tak acuh. yang sama sekali tidak saya ketahui. satu dua. juga kenalan-kena lan jauh yang datang dengan kendaraan khusus. persoalan anak dengan orangtuanya. saya menjawab sekenanya. bibit tanaman.processtext. juga masalah percintaan antara nak-anak remaja. Saya tak pernah mengutip kata-kata bijak dari para cendekiawan. Kadang datang berbondong. Karena istri saya gelisah. Jika ditanya.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Istri saya belum menemui mereka. satu dua. http://www. Juga tentang hubungan suami istri. perburuhan. sekadar yang saya tahu. soal usa ha tambak udang. menantu denga n mertua. saya melihat orang -orang berderet-deret seperti ngantre minyak tanah. Istri say a memberi tahu.html Post: 06/05/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Danarto Sumber: Kompas. perbankan. ramai. maupun wali kota. Di samping para tetangga. Sungguh menghabiskan waktu. Edisi 06/05/2005 SUBUH itu saya dikejutkan oleh suara-suara orang ramai di pekarangan. Tapi asyik juga karena hidup di dusun yang sepi sekali-kali perlu mengadakan pertemuan supaya merasakan kemeriahan. http://www.com/abclit. Selama ini saya memang dekat dengan para tetangga. setelah sarapan.processtext. bawahan dengan atasan. Sudah sering datang orang. banyak sekali orang berkerumun di halaman depan rumah dan di jalanan.

saya menulis obituarinya dengan memasukkan wawanca ra kepala tibum itu. Saya menolak ketika diminta menulis obituari orang-orang ternama. lalu mencari akal agar b awahannya itu sadar.000 karakter. Begitu siuman. Orang-orang kebanyakan yang mungkin pernah lalu-lalang di de pan rumah saya. Saya interviu keluarganya. lewat mesin ketik manual yang kemudian berubah ke mesin ketik kompu ter. tidak ke mana-mana.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Sebagai penulis lepas. kenapa tidur di rumah. dan berapa orang saudaranya. sekitar 5. ada seorang tukang becak yang me nyerahkan becaknya kepada seorang kepala tibum (penertiban umum) dengan tujuan supaya beca knya dijual untuk mengongkosi sekolah anaknya. Kepala kantor orang itu kebingungan. Seluruhnya orangorang biasa. . Cukup menyenangkan.processtext. orang-orang te rkenal itu sudah banyak penulisnya. Lalu si kepala k antor meminta jasa seorang tukang sulap yang pandai menghipnotis orang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Alasan saya. Karena kematian seorang teman baik yang menjadi tetangga dekat. Dengan enak saya bisa menulis obituari setiap hari. Bawahannya itu l alu dihipnotis hingga tertidur di mejanya. yang beberapa hari kemudian dikabarkan meninggal. Ada seorang pegawai negeri yang tidak mau dipensiun karena uang pensiunnya keci l. Saya bisa memanfaatkan rubrik khusus obituari setiap saat atas kebaikan redaksi koran lokal yang memberi saya kebebasan. Kadang sampai 8. Tulisan obituari itu tidak panjang. Misalnya. pekerjaan ter akhirnya. sampai kenalan baru. ia seharian di rumah saj a. Ketika beberapa waktu kemudian tukang becak itu meninggal karena faktor usia. Pern ah kejadian dalam seminggu sepuluh orang. Lalu ia dinaikkan ke dalam mobil. sebagaimana kematian itu pasti tiba. agaknya hanya saya seorang. sedangkan untuk orang-orang biasa. ia kaget. Si kepala tibum menolak dengan mengembalikan becakn ya sambil mengirim beras 5 kilogram kepada si tukang becak. sementara beban keluarganya besar. Selama ini tulisan obituari saya sudah mencapai 5.000 or ang.com/abclit. Saya catat riwayat hidupnya. http://www. teman. Begitulah.processtext. dibawa pulang ke rumahnya . mengenang lewat tulisan obituari itu mengesankan. di sebuah desa yang lengang. Obituari yang meliputi orang-orang biasa itu bisa saudara. http://www. l alu saya cari alamatnya.com/abclit. Lama-lama saya menulis obituari menjadi semacam panggilan.html Selama ini saya dikenal sebagai penulis obituari (berita tentang kematian seseo rang berikut riwayat hidupnya) di surat kabar setempat. mula-mula saya menulis obituari hanya sambil lalu. menyadarka n saya. Keluarganya memberi tahu. kel uarga.000 karakter jika orangnya kocak atau punya pekerjaan yang unik. Masa pensiun pasti datang.

Barangkali mereka juga membaca obituarinya.Sejauh ini saya tidak tahu dan tidak berusaha mencari tahu. apa ada yang tertar ik membaca obituari saya. Saya yang terus beredar di banyak keluarga yang kematian saudaranya. . Dipasang pula f otonya yang bisa menyebabkan keluarganya tertambat kenangannya. menye babkan banyak orang mengenal saya.

Tidak kenapa-kenapa.com/abclit. http://www.html "Kenapa kamu tidak lekas mati supaya Pak Jurnalis bisa menulismu sekarang!" "Biar kamu mati. Maka ada saja orang yang anti-saya. Sementara itu ada pula yang bilang. Saya nggak mau ditulis sekarang. yan g saya malas menuliskan sebutan-sebutan itu di sini. Pak Jurnalis. seseorang yang ngobrol dengan saya. meski kamu membayar Pak Jurnalis!" "Kamu tidak akan mati. ada saja orang yang enggan bertemu atau lebih-lebih ngobrol dengan saya. saya sedang mewawancar ainya. kenapa?" "Maaf." . saya mendapat sebutan yang aneh-aneh.Generated by ABC Amber LIT Converter.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tapi ini kebetulan saja.com/abclit. jika seseorang ngobrol dengan saya. "Pak. Dari kejadian itu. ada yang mengartikan. Memang ada seorang yang sehabis ngobrol dengan saya." Tapi. tinggal di mana?" tanya saya kepada seseorang yang saya pinjami korek api untuk menyalakan rokok saya. selalu saja orang nyeletuk: "Pak Jurnalis. ia meninggal.processtext. Ini benar-benar klenik. Wah. Setiap saya lewat atau mampir membeli rokok di kios." Atau ada yang berteriak: "Pak Jurnalis. http://www. tak ada yang menulis. "Lho. Ada yang bilang. Ntar saya y ang menulis Bapak.processtext. ini bahaya. Saya tak bisa menjawab. itu tanda-tanda or ang tersebut mau meninggal. Pak. sampai kamu menulis riwayatmu sendiri!" Saya terbahak mendengar lelucon-lelucon itu. "Maaf." jawabnya. Itu semua menyebabkan saya akrab d engan semua orang.

Pak?" Istri dan anak-anak saya juga merasakan perubahan itu. Memangnya saya cenayang. Jadinya lama-kelamaan saya enggan menyapa orang. Seolah-olah anak-anak ini cukup rajin membaca buku-buku agama.processtext. Lalu malah terjadi se rba-salah." "Lho. sedikit saja saya ngomong. Tetapi jika sudah menyangkut masalah dosa dan pahala. Pak. Pernah saya menyergah anak-anak saya itu: . Ada yang berubah dengan tingkah-laku saya. Kri tiknya tidak berdasar. orang ters ebut malah mengejar saya sambil menyapa: "Bapak menghindar dari saya. http://www. Keterlaluan. terutama si sulung yang duduk di SMA kelas 2. Di pertemuan-pertemuan desa. Tidak kenapa-kenapa." "Jangan ditinggal korek apinya ini." "Biar untuk Bapak saja. tulisan saya tidak adil terhadap seseorang dan berlebihan bagi y ang lain. Apa ada gejala sesuatu? Tentu saja saya merasa tidak berubah dengan tin gkah-laku saya. lima orang. anak-anak ini sok tahu. kenapa?" "Maaf. Saya jadi pendiam dan menyendi ri. Pak. Keduanya cencala (lancang mulut) terhadap sikap saya dalam menulis obituari. Menurut mereka. katanya. dan si bungsu di SD kelas 5.html Generated by ABC Amber LIT Converter. saya juga diam dan menyendiri supaya orang nyaman deng an saya. http://www. yang paling kritis.com/abclit. Anak-anak saya. Saya juga tidak tahu adanya gejala sesuatu. Banyak ngomong dianggap meramal.com/abclit. sedikit ngomong dianggap mengetahui peristiwa yang bak al terjadi.Generated by ABC Amber LIT Converter.html "Saya permisi. Ketika di sebuah toko saya menghindar supaya tidak bertemu dengan seseorang.processtext. Apa yang akan terjadi dengan s aya. Jika sampai di sini hal itu masih baik. Ketika orang menanyakan pendapat saya. w ah." Inilah sepenggal dialog di pasar sepeda motor dengan seseorang yang enggan bert egur sapa dengan saya karena keyakinan-keyakinan klenik itu.

Itulah usaha sebaik-baiknya seorang penulis ob ituari." "Begini. ini dosa." "Ayah marah kena keritik.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www.com/abclit." jawab saya." "Boleh saja.processtext. kan." "Semua orang bicara dosa dan pahala." "Tidak bisa seenaknya begitu. "Kalian ngawur.processtext." jawab anak-anak itu." "Semuanya. Nah." "Itu harapan saya." "Dalam hubungan apa orang bicara seperti itu.Generated by ABC Amber LIT Converter." "Nah. kalian ngawur. http://www. Boleh jadi Allah sudah membuatkan rumah baginya di surga. . Itu doa saya. Ayah pernah menulis obituari." "Karena keritik kalian membawa-bawa dosa dan pahala. karena Ayah memaksa Allah membuatkan rumah baginya di surga.html "Dari Ayah.com/abclit.

sedangkan saya sejak remaja penulis lepas. Istri say a memberi tahu. Mereka suka ngotot dan merasa selalu benar.com/abclit. termasuk menulis berita. Penghasilan saya tentu saja jauh dari cukup. http://www. satu dua. yang untuk makan sehari-harinya saja suka empot-empotan. saya melihat orang-orang b erderet-deret seperti ngantre minyak tanah. Hari baru membuka matanya. Sudah sering datang orang.anak saya tersebut. cerdas dan berani." Mendengar keterangan saya. Orang-orang yang antre tidak sabar seperti mendengar aum macan. sedang rakus-rakusnya makan. Lima anak semuanya sekolah. Ada apa? Setelah sarapan. Di Jogja itulah sejarah saya ber mula ketika saya kecantol putri Aceh yang kuliah di UGM. Istri saya belum menemui mereka. Dengan menyingkap kain gorden jendela sedikit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka bisa tersinggung dan bukan tidak mungkin merasa saya lecehkan.processtext. Sa ya rasa kali ini juga begitu. Saya sering lelah berdebat dengan anak. Kami menikah dan pindah ke Aceh dengan gagah bera ni karena cuma berbekal baju yang kami pakai. Sebagai ayah. anak-anak saya itu diam. untuk mengajak ngobrol pelbagai masalah. Karena istri saya gelisah. Bahkan matahari masih bergelut dengan kasurnya. setelah sarapan. http://www.html "Nah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. menjenguk lewat jendela. itu justru kesalahan saya dan saya bisa berdosa karena tidak menulis tiga istri dan anak-anaknya yang lain. Saya menulis apa saja.00. Subuh itu saya dikejutkan oleh suara-suara orang ramai di pekarangan. saya menyiapkan kertas dan alat t ulis. Orang sekian banyak mau ngajak ngobrol apa? Tentang kesulitan hidup? Beras habis dan anak-anak menangis kelaparan? Orang sebanyak ini mau ngobrol sekaligus? . mengular sampai jalanan. Anak-anak mewarisi sifat-sifat ibunya. Padahal saya selalu b ilang. Kami sebenarnya keluarga bahagia. banyak sekali orang berkerumun di halaman depan rumah dan di jalanan. Barangkali karena beban keluarga yang terlalu berat. saya penasaran mendengar dengung orang-orang gremeneng semakin ramai.com/abclit. merangsek ke depan meja saya. dengan malas saya keluar rumah dan duduk di beranda. saya mendidik anak-anak saya itu dengan keras. kekuatan itu ada batasnya sehingga kita tidak selalu benar. Istri saya guru SMP. Say a acuh tak acuh. Jam baru menunj ukkan pukul 05. Anak-anak yang bersiap ke sekolah. itu semua yang menyebabkan saya sering stres dan mengalami depresi yang tajam. Hal itu berarti saya tidak menganggap ada dan penting keberadaan mere ka. Barangkal i seperti agen minyak tanah yang siap menyambut para pembeli.processtext.

.

anak-anak. laki-laki. Tangerang. Sinar matahari memancar. Saya berdiri sendirian di samping sebuah kapal yang terdampar di ten gah kota. Kalau toh ia tertidur. Tapi tidur itu tak pernah panjang. di kebun. Dua-tiga kali bubur itu hanya disisir bagian pinggir.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Cuaca cerah. terlihat pemandangan yang menyebabkan saya pingsan. di pekarangan. tak seekor pun tampak terbang.com/abclit.processtext. kemudian dibiarkannya mencair. seluruh kota telah hancur-lebur rata dengan tanah. . itu bukan karena ia ingin. Sangat sering ia mendadak terjaga dan membangunkan Mbok Nah yang tidur di bawah samping ranjang. Awan putih berarak dengan latar la ngit biru meneduhkan. muda. Bahkan burung-burung.html Ketika saya menuruni bukit dengan sempoyongan penuh lumpur. Mayat-mayat berk aparan di seluruh kawasan. entah bagaimana say a bisa sampai di bukit ini. Saya tak tahu l agi di mana rumah saya.Generated by ABC Amber LIT Converter. perempuan. di reruntuhan rumah. Edisi 05/29/2005 SUDAH hampir seminggu Eyang Putri mengurung diri di kamar. Mayat-mayat itu lebih mengesankan sedang tidur pulas. panas. Waktu saya siuman. di atas pohon.com/abclit. Kulihat Eyang Menangis Post: 05/29/2005 Disimak: 244 kali Cerpen: Indra Tranggono Sumber: Kompas. http://www. Eyang jug a jauh dari bantal dan guling. bayi. berserakan memenuhi ru ang dan udara. Tak ada tand a-tanda kehidupan secuil pun. Seluruh mayat itu . Mungkin hanya karena t erlalu lelah. tua. http://www. Entah berapa lama saya pingsan. Kecemasan pun tergam bar pada wajah bapak-ibu dan para cucu. diselimuti lumpur.processtext. 20 Januari 2005. di jalan. Bubur yang disediakan Mbok Nah hanya sedikit yang dimak an.

Katanya sedang ada kunjungan ke N ias dan Aceh " "Yang lain mana?" . Pertanyaan serupa diulang.html Mbok Nah diam. Eyang Putri tak tega bertanya lagi. namun t etap tanpa jawaban. seorang laki-laki tambun kel uar dari perut mobil dan berlari menuju beranda rumah bergaya limasan. Ndut? Anak d an istrimu sehat?" ujar perempuan itu. http://www.com/abclit.processtext.processtext. Pada siang yang murung itu. Bajunya yang merah maroon dipa hat rapat jarum-jarum hujan. mereka sehat Kapan Mbak Ambar datang?" "Kemarin. Masmu Jito tidak ikut.com/abclit. http://www. Mobil sedan putih mengilap menembus tirai hujan. Kedatangan laki-laki itu disamb ut seorang perempuan yang langsung menyodorkan handuk. "Ya. hingga warna itu berubah tua. Tapi sayang.Generated by ABC Amber LIT Converter. Kami juga sudah menunggu lama. Kantuk masih menggelayutinya. melihat wajah Mbok Nah yang tertidu r lelap dikeroyok kelelahan. Laki-laki itu menggosokkan handuk di kepalanya . memasuki pekarangan luas yang ditumbuhi pohon sawo dan pohon melinjo. Bagaimana kabarmu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Mana Eyang Putri?" "Masih di kamar.

Sebaiknya ditunggu saja " Gendut mengeluarkan rokok kreteknya. tapi dicegah Ambar. Gendut merasakan kehangatan mengali r di tubuhnya. yang kini bekerja di Jakarta menjadi redaktur majalah wanita.com/abclit. http://www.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. hendak menyulut. dan Drajat yang pengusaha real estate. "Di mana Eyang Putri?" bisik Gendut di telinga Drajat. Gendut langsung memeluk me reka satu per satu: Kunthi. persisnya sejak Lebaran tahun lalu. Swandaru yang anggota DPRD. Sudah hampir satu jam kami menunggu " "Ada apa? Apa beliau sakit?" "Tidak.processtext." . kehangatan yang sangat ia harapkan setelah hampir setahun tidak bertemu dengan m ereka. Tapi.processtext. http://www. entahlah. seperti koor. "Di kamar.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html "Ndut " suara kakak-kakak Gendut kompak. "Eyang Putri tidak senang bau rokok..

Tatapan mata saudara-saud aranya seperti bilah-bilah tombak yang mengungkit pantatnya untuk beranjak dan segera mengetuk pintu kamar Eyang Putri. Eyang " "Gendut? Tunggu " . Kamu kan cucunya yang paling disayangi. http://www. atau Mas Drajat? " "Beda Ndut beda. http://www. "Siapa?" suara lirih dari dalam kamar. "Saya Gendut.processtext.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mbak Kunti. Setelah diam beberapa jenak." "Lho apa bedanya aku dengan Mas Ndaru. "Ndut. Mbak Ambar." Gendut termangu. Gendut pun beranjak. coba kamu temui Eyang Putri. Cepatlah kamu ketuk pintu kamar. Pintu kamar itu diketuk nya.. Empat pasang mata mengepung dirinya.processtext. perlahan..html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Swandaru merangkul Gendut. Sejak tadi Eyang Putri menyebut-nyebut namamu.com/abclit.

processtext.html AKU tidak terlalu kaget ketika Bapak mengontak anak-anaknya untuk sowan Eyang P utri. Kalian mesti tanya developernya. ya bukan urusan saya. http://www. Nggak ada k omplain. Dalam minggu te rakhir wajah Mbak Ratri muncul di banyak koran dan televisi. dong. semua beres. Seperti yang kami kenal. Ada satu dua polisi tampak berjaga-jaga di situ. Perk ara pembangunan itu macet.com/abclit. Ketika menonton televisi.processtext." "Tapi kenapa perumahan untuk para korban tsunami itu hingga kini macet?" . mataku disergap gambar yang bikin jantungku berdebar." "Tapi kenapa Anda diperiksa? Ini terkait dengan dugaan penggelapan anggaran yan g katanya sampai 150 miliar?" desak wartawan.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Saya memang mengelola dana pembangunan rumah untuk masyarakat miskin itu. Namanya dihapal jutaan orang dal am pembicaraan yang dilumuri prasangka. Aku menebak. Mbak Ratri tampak turun dari mobil dan langsung dirubung para wartawan. wajah Mbak Ratri tetap tegar meski dicecar berbagai per tanyaan. Sudah puluhan ribu unit rumah rakyat yang saya tangani. pasti Eyang memanggil kami karena persoalan Mbak Ratri.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. "Itu insinuasi! Tuduhan itu sangat tak berdasar! Mengada-ada! You mesti lihat r eputasi saya.com/abclit.

Begitu juga ketika telpon rumahnya kami hubungi. Aku ngo mel sendiri.com/abclit. hingga commercial break memotong tayangan b erita itu. tapi gagal.processtext. tapi HP-nya off. Anak dan istri ku tampak cemas. mencoba membela Mbak Ratri sambil menuding-nuding layar televisi. mereka juga belum dibayar lunas agaimana?" "Ah tanya saja penasihat hukum saya. Temui saja Pak Rambela!" Aku pun merasa ikut terpojok oleh cecaran pertanyaan para wartawan itu. Penahanan Mbak Ratri membuat bapak dan ibu terguncang.html "Tapi developer itu sudah bikin statement. Ini b . Aku terus mengomel. Berita di televisi itu bagi kami telah menjelma pis au karatan yang menikam-nikam harga diri kami. http://www. Kami mencoba menghubungi Mbak Ratri. Mereka menangis.processtext. http://www. Ke mana anak-anak Mbak Ratri? Ke mana suaminya? Pasti mereka kini jadi lintang pukang dihajar kabar yang sangat mengejutkan itu.com/abclit. Mereka pun langsung masu k rumah sakit.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka berulang kali menelponk u mengungkapkan galau hatinya. Kami pun mencoba menemui Mbak Ratri d i rumah tahanan. Ternyata kecemasan juga dirasakan kakak-kakakku.

Gendut belum berani bicara. Namun. bukan hanya bapak d an ibu yang bangga. semakin bersilangan. semakin tumpang-tindih. Ia melihat. Jangan-jangan " ujar Pak Nano.com/abclit. Mbak Ratrilah yang paling mewarisi sikap Eyang Putri yang berwatak keras. dan berani.html "Maaf-maaf kalau omongan saya menyinggung Pak Gendut. "Jangan-jangan apa?! Kalian ini tahu apa sih? Sok analitis!" DI kamar itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter." pesan bapak belasan tahun lalu..processtext. Kerut merut di wajahnya pun semakin tampak jelas. http://www. Sesungguhnya. Watak dasar ini-ditambah kecerdasannya yang terpancar di matanya yan g berkilat-kilat saat berdebat-yang mengantarkan Mbak Ratri memegang jabatan penting di sebuah departe men yang berurusan dengan program pengentasan kemiskinan masyarakat. no comment" . Tapi kami kan sekadar men ganalisis eh menduga-duga. http://www. kami pun sangat bangga kepada kakak kami tertua itu. ia hanya be rucap "no comment. Di layar televi si siang tadi. ucapan bapak yang terngiang kembali itu seakan mencair ketika Mbak Ratri dalam posisi sulit.. Ketika keluar dari ruang pemeriksaan kantor kejaksaan. dengan bangga. Walau cuma serupiah. takut menambah beban perasaan Eyang Putri. Ia hanya mematung di samping ranjang. jujur. Gendut merasa tidak tega untuk mengajak bicara.com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. wajahnya tampak lelah. wajah Eyang Putri tampak pucat. dia akan mengejarmu sampai neraka.processtext. "Jangan sampai kamu mencurangi Ratri. DI antara para cucu.

hingga nama Eyang Putri menjadi san gat terkenal. Ketika kami kecil.processtext. dengan berbagai wataknya. Setelah Eyang Kakung meninggal. meski pun akhirnya tidak ." ujarnya.com/abclit. sungai yang mengalir. menjelma menjadi kereta kencana yang membawa kami ke dalam petualangan yang menggairahkan. gunung yang menjulang atau langit yang biru. Juga nama cicit-cicitnya. Eyang Putri itulah sosok yang sesungguhnya mendidik kami. jujur.html Generated by ABC Amber LIT Converter. http://www. Dibantu Yu Jum dan Yu Gik. Kebetulan sejak kecil kami tinggal di rumah Eyang Putri bersama bapak dan Ibu. dan berbagai dedaunan melimpah di atas balai-balai bambu di dapur. Harum tapi juga semegrak. sawah yang membentang. Ada yang culas. dlingo bengle.com/abclit. jahe. laut yang berg elombang. kencur.html KAMI dan Mbak Ratri tumbuh dalam dekapan kasih sayang Eyang Putri. atau penjilat. Eyang Putri memanfaatkan keterampilannya membuat jamu. Tubuhny a masih cukup tegap.processtext. Dengan runtut. Rimpang-rimpang jahe. Eyang Putri tak mau hanya mengandalkan hidup da ri uang pensiun suaminya sebagai guru. Banyak pembeli merasa cocok dengan jamu itu.Generated by ABC Amber LIT Converter. Gaya bercerita Eyang Putri yang mempesona. licik. Kami pun merasa menjadi seperti tokoh pujaan kami: seorang satria yang membela yang lemah. ia ma mpu bercerita tentang masa kanak-kanak kami. Eyang Put ri juga masih ingat berapa nomor telpon rumah kami. Eyang Putri masih tampak seperti perempuan berusia 50-an. Eyang Putri selalu mendongeng sebelum kami tidur. Se tiap pagi. Meskipun usi anya di atas delapan puluh. adas pu la waras. Eyang Putri melarang kami pindah rumah. Kami b ertemu dengan tokoh-tokoh cerita. Matanya masih bercahaya. Dan ingatannya masih tajam. Jamu itu kemudian dij ual di pasar. cabe puyang. Bahkan juga masa kanak-kanak ayah kami. Entah sudah berapa ratus cerita yang membawa kam i ke alam yang indah: rimbun hutan. Eyang Putri pergi ke pasar membeli rempah-rempah: kencur. http://www. dan entah apa lagi. Eyang Putri meracik dan m emasak jamu itu. Rumah kami pun penuh aroma jamu. "Untu k apa? Rumah ini masih terlalu besar untuk kita. Watak-watak tokoh rekaan itu menjelma seperti wayang yang berkebat dalam benak. Padahal jumlahny a belasan. Selalu saj a ada kisah yang diceritakan dalam setiap malam. pemberani.

html "Nama baik dan kejujuran itu jauh lebih penting dari semua kekayaan." Eyang menatapku. "Kalau kamu bagaimana. yang dipikir cuma perut. Semua tertawa.processtext. Bingung.processtext." sergah Mbak Ratri. "Kalau saya ya pilih kaya. Aku kelimpungan. Eyang Putri mengangguk-angguk sambil mengelus kepala Mbak Ratri." pesan Eya ng Putri.html Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit." ujar Mas Swandaru sambil bercanda. Gendhut. http://www. Ayo. http://www.Generated by ABC Amber LIT Converter. "Aku nggak tau Eyang " jawabku sekenanya.com/abclit. nggak apa-apa " . "Bicaralah. "Ah kamu.

processtext. tapi hanya untuk mengakal i.com/abclit.html Semua tertawa. Kalian ingat ketika kancil ditangkap dan hendak disembelih Pak Tani gara-gara mencuri mentimun?" . "Eyang-eyang gimana kalau Eyang sekarang ndongeng kancil?" ujar Mbak Ambar. http://www. Mendadak.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Dia punya banyak akal.processtext. Ndhut " Eyang Putri terkekeh. "Eyang tidak suka kancil!" ujar Eyang tandas.com/abclit. ketakutan diam-diam merambat. Eyang Putri diam. http://www. tapi licik. mengurung kami. "Dia bukan pintar. "Pintar kamu. "Tapi dia itu pintar lho Eyang " Mbak Ambar masih mengejar.

Yang harus kita bunuh adalah sifatnya. . "Benar Eyang. KENANGAN itu masih basah melekat di benak Gendut.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dalam gelap malam. Sayup-sa yup kami mendengar pembicaraan Eyang Putri dengan Mbak Ratri. jangan mau jadi kancil " ujar Eyang.com/abclit. "Maka. http://www. Kantuk pun bergelayut. Satu per satu kami tertidur. "sahut Mas Swandaru. Kita harus membunuh kancil!" "Bukan bukan begitu Ratri.html "Dan anjing yang celaka itu dirayu kancil untuk menggantikannya sebagai calon m empelai. Juga saat ia terpaku di depan Eyang Putrinya yang sejak tadi tetap diam.Generated by ABC Amber LIT Converter.com/abclit. Hanya terdengar suara isak tangis yang tertahan. "Akhirnya. hingga kepal anya remuk " kataku meramaikan suasana. anjing itulah yang dipukul Pak Tani. kalau kalian besar nanti.processtext.processtext." Malam makin larut. http://www. Ratri menyahut.

Eyang Putri mengedarkan pandangan ke wajah cucu-cucunya. Bukan kancil atau ular piton " . "Kita berdoa. Eyan g. Gendut kaget. Dalam beberapa kejap.processtext. http://www. "Ndut. Wajah mereka tertunduk. pikir Gendut.Generated by ABC Amber LIT Converter. Urat-urat wajah mereka menega ng. http://www. Jam dinding berdetak terdengar sangat keras. semoga ia tetap Ratri seper ti yang kita kenal selama ini. Di luar kamar. Perempuan renta i tu berjalan pelan. T api Eyang Putri tak begitu menanggapinya.com/abclit.html Eyang Putri menggeleng.processtext. lemah. tak ada suara terucap. Ternyata dari mata Eyang Putri tid ak mengalir air mata setetes pun. Ke mana air mata itu.com/abclit. "Biar aku duduk ." ujarnya pelan. tapi masih tetap tegap. Para cucunya ramai-ramai menghambur dan mencoba memeluknya.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Gendut berhasil membujuk Eyang Putri untuk keluar dari kamar. Mata tua itu tetap bening dan bercahaya. empat kakak Gandut masih menunggu. Tapi Gendut memberanikan diri bicara. apa benar kini Ratri telah berubah menjadi kancil? Atau bahkan sudah jad i ular piton yang kelaparan? Ahh katanya dia mau membunuh kancil?" Ucapan itu terasa sangat menyent ak. Mereka hanya saling memandang. Tak satu pun dari mere ka yang berani menatapnya.

Bukankah sudah hampir tiga tahun dia menutup diri?" Swandaru melepa skan napasnya. "Itu yang aku sesalkan.html Gendut terdiam. Mbak Ratri tidak mungkin menjadi kancil.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. Ratri membunuh kancil itu " ujar Eyang Putri lirih. Mestinya kancil itu sejak dulu dibunuh dalam pikirannya . merinti h. "Mestinya sejak dulu. mes kipun kami tidak punya bukti. Bukankah Eyang sendiri yang dulu mencegah Ratri untuk . http://www. "Kalian berani menjamin keyakinan itu?" "Maaf Eyang." ujar Ge ndut. " "Tapi.com/abclit.processtext. Ya. http://www. "Tapi maaf Eyang. kami hanya bisa percaya hanya bisa berharap " .com/abclit.processtext. kami percaya dan yakin.

http://www. kami tak lagi menemukan aroma harum jamu. Edisi 05/22/2005 .com/abclit.Generated by ABC Amber LIT Converter. Mereka merasa dilucuti . * Bantul-Yogyakarta-Mendut 2004-2005 Jejak yang Kekal Post: 05/22/2005 Disimak: 217 kali Cerpen: Gus tf Sakai Sumber: Kompas. seperti terbaca. ditelanjangi. DI rumah itu.html Generated by ABC Amber LIT Converter. atau mencium semerbak k isah-kisah kepahlawanan yang indah dan mendebarkan. akan mengembalikan martabatnya .html "Kebenaran akan membersihkan namanya.processtext. http://www. Eyang Putri berkali-kali menarik napas.com/abclit. Eyang Putri mengedarkan pandangan ke wajah para cucunya." ujar Kunt hi. Berbagai borok dan lendir yang tersimpan di balik tubuh mereka. Tubuh mereka serasa berubah transparan. Semua mendadak terasa terlepas. sebelum akhirny a pingsan. Kami ju stru mencium bau keringat kami yang mengandung miliaran bakteri .processtext.

Betapa kekal jejak itu. Jeja k celaka! Bagaimana bisa. segera jadi bohong besar. Jejak melesak di tubuh-tubuh . dengan bertumpu di bagian tumit. ditemukan pula dalam sebuah ngarai di lain benua? .sia? Maka sembunyi itu. ditemukan juga je jak sepatu.. tak kurang dua ratus juta tahun lalu. harus kami bikin tetap sembunyi.html TETAPI trilobite. lekuk bawah tumit 2 cm. Bisakah se ekor kera membuat benda semacam sepatu? Sungguh tak lucu. selain fosil antilope. sepatu manusia.. bag aimana bisa dijejak oleh sepatu? Kami lalu membuat kira-cetaknya: panjang 28 cm. homo erectus. Dari satu waktu ke lain waktu. http://www. lebar 11 cm. Jejak sepatu celaka. menguap. bagi kami. melesak di leher.com/abclit. artinya pula tak lain satu kata: gila. setiap detik dalam hidupmu. Dengarlah sepatu berderap. ternyata sia. memanjang ke fra gmen tengkorak. Adakah manusia pada zaman homo habilis ba hkan belum ada? Kenyataan itu. tak bisa tidak. Semua akan han cur. Dan itu artinya. Walau belum dipastikan fragmen tengkorak apa. SEPATU itu. dari satu batu ke lain b atu. tetapi bongkah pembungkusnya seger a kami kenali sebagai batu karbon dari zaman Trias.processtext. Homo habilis.Generated by ABC Amber LIT Converter. makhluk yang hidup saat manusia-menurut teori kami-masih berupa kera. Sepatu lars. http://www. homo sapiens. Adakah hal yang lebih buruk kecuali mendapati dirimu.com/abclit. dan waktu melenguh. neanderthal.. di zaman homo habilis juga belum ada. sepatu serupa. Teori yang kebenar annya telah mendarah daging dalam diri kami tak lebih hanya omong kosong.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Tak ada sia pa pun boleh tahu bahwa di Utah pada musim semi 1968 itu. tetapi kenyataannya men ginjak seekor trilobite. makhluk yang hidup tak kurang tiga ratus juta tahun lalu. seluruh waktumu.processtext. Tubuh kami pun mendadak seo lah menyerpih. yang persis sama seperti jejak sepatu masa kini.

penuh literatur fiktif. ruang kuliah. bagaimana bisa? Jejak melesak di tubuh-tubuh.com/abclit. merangsek masuk ke dalam kam pus. timbul-hilang. Homo sapiens! Manusia sempurna! Oh oh. Mahasiswa berlarian. gebuk pukulan. kenapa mereka menyerbu kampus? . berhamburan. Artinya. http://www. Foto yang dicetak dalam ukuran persis sama dengan si fosil jejak sepa tu. menjalar lirih ke telingamu. Butuh beberapa tulisan dari sejumlah rekan di beberapa edisi sebelum publik yaki n jejak itu bukan jejak sepatu.. begitu jauh. melipat waktu. Racau pani k. kenyataan buruk berikut yang muncul menyusul. juga lolongan. adalah ketika fragmen tengkorak itu selesai diidentifikasi. Dan setelah segalanya beres.processtext. dengan foto-foto yang dideformasi.com/abclit.. Menggasak leher. Tetapi yang masih mengganggu adalah ucapan seorang rekan yang merasa satu foto asli berkurang. Kaudengar pulakah suara s eperti mengerang? Lapat-lapat.Generated by ABC Amber LIT Converter. dengan amarah bagai meluah. perpustakaan. http://www. rusuk. tak lain tak bukan: tengkorak manusia. sebetulnya telah ikut terbakar. Terdengar pula suara seperti letusan. jerit. Menembus ruang. menerjang. lengking tangis. apalagi jejak sepatu yang sama dengan sepatu masa kini.html Generated by ABC Amber LIT Converter. Baiklah. SEPATU itu. membuat kami sungguh kelabakan. bertumpang tindih dengan hardik. Fragmen tengkorak it u. ketika muncul di Science. Tulisan yang ten tu saja direkayasa. tak ada sesuatu yang mengkhawatirk an muncul berkaitan dengan si foto. semua kami musnahkan. Gemuruh derap menggasak koridor. foto itu tak sepatutnya dipikirkan dan telah pantas kam i lupakan.. Tetapi lalu. yang membuat kami betul-betu l bagai akan gila.processtext. bentak. tetapi kami lupa? Tetapi toh. Betulkah foto itu hilang? Atau. telah hampir sepuluh tahun kini. Orang-orang berseragam ini. Pekik.html Jejak sepatu di trilobite Utah dulu itu.

Melalui pintu yang te rnganga. Tak ada becek. . Di sebuah negara dengan begitu banyak pulau. Bila seb elumnya tampak heroik. Rumah yang kukenal. aku bagai melayan g. pada setiap kepala yang tepekur. Tak ada hujan. Dari manakah datangnya lumpur? Padahal. basah itu. meresap dalam senyap. Masuk ke halaman yang kukenal. Ke arah kiri ad alah koridor lantai dua.Generated by ABC Amber LIT Converter. TAK ada hujan. Pulau-pulau yang terbujur. Dan lihatlah itu tadi.bermimpi tentang demokrasi. lihatlah kini: kaca-kaca berserakan. Menetes. Dan lihatlah lembab itu. Dan butuh cerita panjang pula bagaimana akhirnya kami tahu. ba gai tertidur. Labor-ruang praktikum hancur. bagai tertidur. di luar tak ada becek. Sungguh situasi yang tak terduga. tegak termangu di puncak tangga. Dan setelah segalanya selesai.processtext. kini menjelma jadi kuyu. Mahasiswa diburu. Ia ada pada setiap wajah yang tunduk. kursi-meja berjumpalitan .processtext. pun ruang perpustakaan. bukan? Sesekali terdengar helaan n apas. Lihatlah seorang dari kami. Padahal tak ada hujan. Ke sesosok tubuh yang terbujur. http://www. Menatap ruyu p ke tengah ruangan. Beberapa tercetak dari darah walau tentu lebih banyak dari lumpur. Dan juga celaka. Dan di lantai. Juga senggukan tertelan. Dalam lembab. tetapi terasa seperti hujan. Merembes dal am bisik.com/abclit. Di manakah foto itu? Kampus tempat si foto berada telah porak-poranda. di sinilah foto itu kini. Begitu tenang. http://www. Dan lihat pula mahasiswa-mahasiswa itu. Ke arah kanan sebuah ruangan luas. Menembus waktu. demonstrasi. Dan takkah pula lump ur lain. salah seorang dari generasi bar u peneliti (yang juga penduduk negara kepulauan ini). Kampus diserbu.html Generated by ABC Amber LIT Converter.html Memang aneh. ruangan itu juga tampak porak-poranda. Tetapi . berbaku tindih jejak sepatu. dari waktu lain? Seperti mungkin kaulihat aku. seperti berat. seperti halnya juga tadi di lantai sat u. Di dalam juga tak kalah sesak. Mungkinkah hujan lain. beberapa dilarikan ambulans. Beberapa digelandang digiring ke truk. dari hari lain. dalam basah. tetapi toh tak hanya becek yang mendatangkan lumpur. Di luar rumah sangat banyak orang. entah ruangan apa.com/abclit. menembus ruang. Seperti lelap. Beberapa kepala pelan terangkat.

Ruang kerja Ayah. pikirmu. Sedemikian pentingkah foto itu bagi Ayah. kapankah itu? Pastilah di masa lalu. ganjilnya pula: di atas foto itu. Begitu lengang. melipat waktu.Generated by ABC Amber LIT Converter. begitu jauh. masuk ke sebuah ruangan di beranda kanan. Jejak mel esak di tubuh-tubuh.html Aku terus melayang.com/abclit. aku selalu lupa. tak jauh dari tu buhku. pernah atau tidak. tahukah engkau? Di salah satu laci di meja belajarku. Kaudengar pulakah suara seperti mengerang? Lapat-lapat. takkah itu jejak yang sama? Payakumbuh.processtext. Tetapi itulah.html Generated by ABC Amber LIT Converter. kamarku. Men erima makian. Mungkin juga itu ora ng lain. ada foto itu. Menggasak leher. Dan setiap kali Ay ah menagih dan kubilang lupa. ke lain ruang. Dan inilah ia. Dan. Dari satu wa ktu ke lain waktu. bukan aku.processtext. menjalar lirih ke telingamu. memintaku mencarinya. Tetapi. sehi ngga ia begitu marah? Tetapi. Dan. Kulihat Ayah duduk di belakang meja dan aku di seberangnya. Siapa tahu.com/abclit. Dengarlah sepatu berderap. sang arkeolog ini. http://www. Betapa kekal jejak itu. Kini aku bebas ruang. Bebas waktu. Begitu pas. Menembus ruang. dari satu batu ke lain batu. Sangat serupa. Gebrakan meja. Dan. aku akan duduk di seberang meja seperti itu: serupa terdakwa. sebuah jejak baru. http://www. Foto yang dengan ganjil bagai tergeletak begitu saja. Menembus dinding. rusuk. 4 April 2005 . Mungkin pula itu di masa depan. kenapa seingatku tak perna h? Tetapi ah. tepat menimpa si fosi l jejak sepatu. dan waktu melenguh. Kembali aku melayang. ketika aku tengah sekarat di perpustakaan itu. Kamar yang juga tampak begitu tenang. Ayah bercerita tentang selembar f oto yang tersimpan di kampus. timbul-hilang. tak lagi penting.

Karena ling Abhiram Nanda yang mengembuskan tangis indah Arjuna. memedihkan mata dengan getir pasir. Ayat-ayat Sunyi Ramli Mengapa masih kau cari Kresna di ujung rambutmu.html Post: 05/15/2005 Disimak: 131 kali Cerpen: Triyanto Triwikromo Sumber: Kompas.processtext. Dengarkanlah lengking mataku yang kehab isan sungai dan embun sejuk itu. Tapi tak seorang pun boleh menceritakan gerimis-Mu yang menghanyutkan kisah-kisah orang-orang yang teraniaya di penjara-penjara penuh ka lajengking dan lipan itu. Ramli? Bukankah teriakan Kumar Kundu dalam lagu-lagu pedih itu tak juga bisa menghentikan kereta perang yang melesat ke uju ng malam dan pekat darahmu? Bayangkan saja Kresna telah mati.com/abclit. Gusti. Maka. Lumpur. Bersekutulah ena Kresna telah mati dan Kurusetra tak melahirkan pahlawan lagi. http://www.processtext.Generated by ABC Amber LIT Converter. Namun Kresna tak bis Kresna akan selalu menghapus itu. sehingga kau tak perlu lagi menari di pantai. jejak cinta dan menatah candi penuh tumbal dan kesengsaraan. http://www. tanpa cambukan. Edisi 05/15/2005 Siapa pun boleh menari. Memang biola Naranjan Bival telah menidurkan Kuala a bermimpi tentang Sungai Buloh tanpa penjara. untukmu Gusti. mencari surga yang tak pernah diciptakan di telapak kak i. kar . dengarlah lengking seru dengan tarianmu sendiri.com/abclit. dan membaca sutra-ayat-ayat suci yang perih itu-dengan telinga yang disumbat derita.html Generated by ABC Amber LIT Converter. dengarkanlah ceritaku.

processtext." Ia tak bisa lagi menangis." Ia tak lagi punya jejak. dan malam yang kehilangan rembulan. Dengan petikan sitar gaib. "Kalau begitu aku akan mendengarkan tangis-Nya.com/abclit. bertanyalah pada Guru Dhaneswar Swai n tentang kaki-kaki yang dipatahkan. tapi keretanya telah remuk. di mana dikuburkan mata kebenaran?" Tak di mana-mana. . darah yang terus mengucur. Tak di mana-mana. Ramli. Ia tak bisa mengamuk.html Ya. dia telah menusukkan segala kepedihan orang-orang miskin ke lambung Kresna yang senantiasa menganga.com/abclit. http://www. "O.html Generated by ABC Amber LIT Converter. "Aku hanya ingin mencari jejak-Nya. Jika tak percaya. http://www. kepala yang dilindas truk. Tak bisa mengutuk.Generated by ABC Amber LIT Converter. Chakraborty telah menyalib tubuh Kresna di tengah ko ta.processtext.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Tak di mata yang menciptakan surga. Maka, mengapa masih kauburu Kresna sampai d i ujung matamu, Ramli? Kopi Terakhir Lukman "Ini mungkin kopi terakhir sebelum cambuk dan nyamuk membunuhku. Ini mungkin se nja terakhir setelah mereka merubuhkan bedeng dan menghancurkan keberanianku. Dan kopi atau topi-mungkin dengan sebatang rokok-bisa menerbangkan Lukman ke su rga, ke jalanan becek bertabur roti, ke got becek untuk mandi, ke gaji yang terhapus dari catata n yang terbuang di selokan. "Aku hanya minta segelas air dan seembus kemungkinan untuk hidup. Aku hanya ber harap mereka mengerti kami juga bisa jadi gelombang yang merubuhkan jembatan dan kondominium. " Kamu cuma budak haram, Lukman. "Ya, aku memang cuma budak haram. Tapi bayangan tubuhku pun tak layak dipenjara hanya karena

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Maka, pulanglah ke negeri ibumu, Lukman. Negeri Ludruk sarat tawa semalaman. Ne geri Celurit penuh darah dan pertikaian. Negeri Ilusi tak sepi duri dan impian. "Ya, aku akan pulang. Aku bilang pada Yeni Abdurrahman di desaku sungai menjala r seperti ular. Tapi tunggu dulu! Jevander Sing-tauke Keling itu-masih berutang padaku. Ringgitku mas ih disimpan di laci busuk para juragan." Ya, tetapi segera pulanglah. Nanti kamu dipenjara. Nanti kamu didenda. Nanti ka mu dicambuk algojo dan para tuan. "Mereka tak akan berani mencambuk aku dan 800.000 budak haram." Mereka akan berani dan tak peduli kau anak setan atau malaikat Tuhan. "Mereka tak punya algojo. Mereka hanya punya ringgit dan telepon genggam. Merek a hanya berani menggertak orang-orang miskin yang cuma bisa tidur di bedeng-bedeng penuh lipan. " Tentu kau boleh punya keberanian seperti Hang Tuah, Lukman. Tapi di negeri ini kau hanya semut di lubang yang gelap. Kau hanya cacing yang banyak cakap dan tak tahu undang-undang . Ayolah, Lukman, segeralah pulang.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Pulang ke rumah ibumu, Sayang. "Ibu? Ibuku telah mati. Kalaupun masih hidup, ia akan mencekikku karena pulang tak membawa keranjang penuh gobang." Kalau begitu pulanglah ke matamu sendiri, Sayang. "Ke gua gelap itu?" Ya, ke sungai keruh itu? "Ke harapan yang menghilang pelan-pelan?" Ya, ke kopi terakhirmu. Ke puntung-puntung rokok yang tak habis-habis kauisap i tu.

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Setelah itu Tuhan akan memejamkan matamu, menguburmu dengan bunga mimpi. Mengub urmu dalam haribaan ibumu yang senantiasa memaknaimu sebagai nabi sejati. "Kalau begitu aku tak mau pulang." Kau tak takut pada cambuk itu? "Aku tak takut pada maut itu. Aku tak takut pada kabut yang menghalang pandanga nku pada hidup yang carut-marut itu." Begitulah Cara Waktu Mengaduh, Rahma Begitulah cara Waktu menyembunyikan kilau mata yang bisa membakar masjid-masjid di Kuala Lumpur sekadar menjadi abu sekadar menjadi ngilu, Rahma. Karena itu, ia menyelimuti tub uhmu dengan dedahan asam di Rimbun Dahan. Ia biarkan kau menari di taman penuh Sedap Malam. Ia biark an kau mengguratkan kata-kata getir di hening anyelir. "Aku tak mengerti mengapa mereka begitu membenci tubuh perempuan? Aku tak menge rti mengapa

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Tentu keindahan tak harus disembunyikan, Rahma. Kau tentu bisa telanjang di ten gah hutan, telentang sambil membentangkan sepasang tangan dalam kegaiban hujan, dan mendesahkan doa-d oa paling kasmaran. Kau tentu bisa menjelma ikan, menyelam di hijau danau sambil mendesisk an gumam-gumam paling urakan. Tapi tidak di jalan-jalan penuh kosmetik, Rahma. Tidak di jalan-j alan. "Tidak di keriuhan?" Ya. Tidak di benak orang-orang yang menganggap seribu masjid bisa menerbangkan jiwamu ke surga idaman. Tidak di benak orang-orang yang menganggap tak ada surga bagi perempuan yang suka menari dan mendendangkan segala tembang di jalan-jalan. "Aku harus menari di dasar kolam?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Redana, P angeran Kelelawar itu, lebih ingin menatapmu menarikan berahi malam di pucuk gunung. "Apakah aku h arus ngelindur di ranjang setan?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Romo Sindu, Padri Minohek itu , tak suka melihatmu tidur sambil menenggak anggur. "Apakah aku harus cuma meniti sepi menc ari bayang-bayang matahari yang tak mati-mati?" Tentu tidak, Rahma. Kau tahu bukan Harry Roesli te lah pergi dan kita hanya menangkap jejak tanpa bunyi. "Kalau begitu kota ini sungguh sialan." Ya, kota ini memang sialan. Ia bukan ce rmin yang memantulkan tarian belantaramu yang penuh siul murai. Ia bukan langit yang menumpahkan hujan cintamu yang penuh salju dan hutan gaib itu. "Jadi mengapa aku tak pergi saja dari kota munafik ini?" Kau tak akan pernah bi sa pergi karena kau tak

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Maka begitulah cara Waktu mengaduh, Rahma. Ia menangis dalam gerimis. Ia ngelin dur di Kuala Lumpur yang abai pada tubuhmu yang berlumur anggur. Tetapi, aku tahu, Rahma. Kau tak akan akan peduli amuk waktu atau apa pun yang hendak memelukmu di senja yang getir itu. Ka u akan terus menari dan mengguratkan api ke ujung api, ke ujung mati. Bukan di Kurusetra, Kunti, Bukan di Kurusetra Bukan di Kurusetra, Kunti. Tetapi mereka hendak dibunuh juga. Bukan di padang pembantaian, Kunti. Tetapi mereka hendak dijagal juga. "Jangan lari. Kami polisi!" mereka menyalak seperti Rahwana, Kunti, mereka mele nguh seperti kerbau api. "Namaku Petro Sale, 37 tahun, aku hanya ingin menegakkan sepasang kaki, aku han ya ingin mereguk gelegak cinta pada ilusi kendi. Aku hanya..." Dor! "Namaku Guspar Hasan, 23 tahun, aku hanya ingin tidur dan menjaring mimpi, aku hanya ingin bersembunyi setelah tak bisa kembali ke rumah sendiri. Aku hanya..." Dor!

Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html "Namaku Remi Guis. Aku..." Dor! Lalu kau pun tahu, Kunti, hospital menolak menyembuhkan luka dan sakit hati. Ta k ada obat. Tak ada kiblat untuk cari selamat dan harga diri. "Halo, kami polisi dan kalian cuma maling yang tak tahu diri." Danau Gaduh Hijjaz Kasturi Telah kauciptakan hutan dan danau gaduh untuk Angela, ya Kasturi. Lalu kaulepas kan angsa, buaya, musang, tikus, ular, dan kisah sepasang nabi yang tak henti-henti mempercakapkan mimpi, kuldi, dan keheningan setelah Selangor memolek diri dalam ilusi. "Aku mencintai Hang Tuah, Soekarno, dan pagi yang selalu meneriakkan revolusi," katamu sambil menawariku mencecap kopi dan kue cina serupa roti komuni.

Oke. Sebab di hada pan Sang Waktu.processtext. Kita kesepian karena kita cuma hidup seperti kodok.com/abclit.com/abclit. krok.html "Aku tak pernah menyakiti apa pun yang kauandaikan sebagai budak. kita juga tak punya korek api dan An gela tetap saja mengaku bahagia. "Kita kesepian karena kita tak hadir di taman ini sebagai sepasang nabi atas se pasang ikan tanpa sirip. kita adalah budak yang tak punya malu. dan kita akan kesepian. Melompat dari waktu batu ke waktu yang terpeleset ke liang luka kau dan lukaku. kita memang kodok. tua.Generated by ABC Amber LIT Converter." "Ah." "Ya. krok. Ya. krok. Hijazz." tiba-tiba Angela menyela. eng-krok. dia tampak bahagia karena memang tak punya kesempatan untuk menangis. danau akan gaduh. kenapa harus bersedih?" Hijazz bertanya.html Generated by ABC Amber LIT Converter.processtext. kalau dia menangis." "Aha! Aku suka metaforamu. . kita memang bahagia. "Jadi. kau keliru. dan selalu mereguk t uah cinta dari gelas kencana." kataku mengolok-olok. http://www. "kita cuma eng-krok. burung-burung terbang ke langit enta h. http://www.

Mungkin mereka memang malaikat yang menjelma sebagai sepasang kekasih yan g tak pernah bersedih meski gerimis kian mendera. aku pun tersihir menatap Hijazz-Angela. Apakah kau ingin mendesiskan juga desah-desah sampah sebelum kapal-kapal itu saling membakar diri . Kuala Lumpur-Selangor. Ciuman memang bikin mata kehilangan mata. "Lihat Hijazz.processtext." Aneh. Bukan kisah maya sepasang nabi yang diciptakan secara serampangan dan tergesa-gesa. 2005 . suami-istri yang kian merenta itu . http://www. Mereka sungguh seperti sepasang ikan yang mahir menceritakan kisah sepasang nabi yang tak perna h diasingkan dari surga. semua ternyata hanya lumpur. Cintaku. liurmu lebih ingin kurampok ketimbang kugenggam lautmu di sela-sela jemari yang bocor. itu aku dan engkau.html Generated by ABC Amber LIT Converter.Generated by ABC Amber LIT Converter. mataku yang lamur tak bisa menceritakan kisah sedih yang membius-Mu itu.com/abclit. http://www.com/abclit. Apakah kau ingin kita juga bercinta dengan liar di mercusuar itu? Gusti. Dan Kau tahu.processtext. Kekasihku.html Lalu bayangan menyerupai sepasang nabi mendadak menggaduhkan danau dengan menge pakkan sirip yang menyala. Lumpur-Mu. Kare na itu. Hikayat Ambalat Kita masih bercinta di hotel penuh vampir ketika kapal-kapal di Karang Unarang saling menggertak dan melepaskan amarah agung.

.Generated by ABC Amber LIT Converter. Generated by ABC Amber LIT Converter.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful