Anda di halaman 1dari 10
Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011
USD 9.060 9.050 9.032 9.040 9.048 9.030 9.020 9.041 9.014 9.010 9.000 8.990 8.991 8.980
USD
9.060
9.050
9.032
9.040
9.048
9.030
9.020
9.041 9.014
9.010
9.000
8.990
8.991
8.980
8.970
8.960
23-Des
27-Des
28-Des
29-Des
30-Des
MAKROEKONOMI

SUKUBUNGA

 

Nov-10

Oct-10

Change

BI Rate

6,50%

6,50%

0,00%

 

30-Oct-10

29-Oct-10

Change

SBI 1 bulan SBI 3 bulan

6,26%

6,26%

0,00%

6,36%

6,36%

0,00%

 

Nov-10

Oct-10

Sep-10

Kepemilikan Asing padaSBI (TriliunIDR)

57,81

72,64

64,67

191,2

191,99

182,26

Kepemilikan Asing pada SUN (Triliun)

Deposito

1 bulan

3 bulan

12 Bulan

 

IDR

6,50%

6,62%

6,71%

USD

0,00%

1,12%

0,97%

INFLASI

Nop-10

Okt-10

Bulanan Kumulatif Year on Year

0,60%

0,06%

5,98%

5,35%

6,33%

5,67%

Cadangan Devisa

Nop-10

Okt-10

Bulanan (Million $)

92,759

91,798

Indonesia Sovereign Rating

Rating

Outlook

Moody's Investor Services Standard & Poor's Fitch Ratings

Ba2

Positive

BB

Positive

BB+

Stable

Japan Credit

Rating Agency

BBB-

Stable

Rating & Information Inc.

BB+

Stable

KURS

30-Dec-10

29-Dec-10

Change

%

USD

8.991,00

9.014,00

-23,00

-0,26%

EURO

11.955,79

11.834,95

120,84

1,02%

GBP

13.893,79

13.883,82

9,97

0,07%

AUD

9.142,51

9.109,57

32,94

0,36%

JPY/100

11.028,52

10.950,64

77,88

0,71%

SGD

6.980,60

6.945,87

34,73

0,50%

HKD

1.155,43

1.158,31

-2,88

-0,25%

PHP

205,27

205,44

-0,17

-0,08%

MYR

2.915,85

2.915,50

0,35

0,01%

CNY

1.357,60

1.360,66

-3,06

-0,22%

KOMODITAS

02-Jan-11

31-Dec-10

Change

(%)

Alumunium (S/MT) Gas Alam (mmBtu) Emas (US$/TroyOz) CPO (RM/ton) Tembaga (US$/metric t Timah (US$/metric ton) Nikel ($/MT) Perak ($?Troy OZ) Jagung (US$c/bushel) Gula (USd/lb.) Kopi (US$/lb) Karet $/Kg

2.461

2.450

11,00

0,45%

4,41

4,34

0,07

1,61%

1.405

1.413

8,00

-0,57%

3.820

3.765

55,00

1,46%

9.739

9.580

159,00

1,66%

26.945

26.710

235,00

0,88%

24.960

24.120

840,00

3,48%

30,49

30,68

0,19

-0,62%

234,50

228,00

6,50

2,85%

31,97

30,38

1,59

5,23%

238,60

236,30

2,30

0,97%

5,09

5,05

0,04

0,79%

Komoditas:

,

Pergerakan harga beberapa komoditas pada perdagangan per 02 Januari 2011 cenderung naik dengan rincian sebagai berikut:

harga Alumunium naik dari penutupan harga sebelumnya sebesar ke harga US$ 2.461 per $/MT atau naik sebesar 11.00 poin atau naik sebesar 0,45%, harga komoditi Gas Alam naik di harga US$ 4.41 per $/mmBtu atau naik sebesar 1.61% .

Untuk harga komoditas mineral seperti Tembaga naik ke harga US$ 9.739 per $/MT atau naik sebesar 159.00 poin atau naik sebesar 1,66%. Timah yang naik diharga US$ 26.945 per metric atau naik sebesar 235.00 poin atau naik sebesar 0,88%. Nikel naik dari penutupan harga sebelumnya pada harga US$ 24.960 per MT atau naik sebesar 3,48%.

Harga untuk beberapa komoditas pangan seperti Jagung naik diharga US$ 234.50 per cent/bu atau naik sebesar 2,85%, pada bahan pangan Gula naik diharga US$ 31.97 per cent/llb. Dan untuk harga Karet naik diharga US$ 5.09 per Kg atau naik sebesar 0,79% .

Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN

Market Analysis:

3.720,00 3.700,00 IHSG 3.680,00 3.699,22 3.660,00 3.640,00 3.659,99 3.620,00 3.600,00 3.620,68 3.626,27
3.720,00
3.700,00
IHSG
3.680,00
3.699,22
3.660,00
3.640,00
3.659,99
3.620,00
3.600,00
3.620,68
3.626,27
3.580,00
3.602,39
3.560,00
3.540,00

INDEKS

03-Jan-11

31-Dec-10

Change

(%)

IHSG

3,727.52

3,703.51

24.01

0.65%

LQ45

667.95

661.38

6.57

0.99%

Global

03-Jan-11

31-Dec-10

Change

(%)

DOWJONES

11,670.75

11,577.51

93.24

0.81%

NASDAQ

2,691.52

2,652.87

38.65

1.46%

NYSE

8,043.97

7,951.91

92.06

1.16%

S&P500

1,271.87

1,257.64

14.23

1.13%

FTSE100

5,899.90

5,899.90

0.00

0.00%

CAC 40

3,900.86

3,804.78

96.08

2.53%

NIKKEI225

10,228.92

10,228.92

0.00

0.00%

HANGSENG

23,436.05

23,035.45

400.60

1.74%

STI

3,235.77

3,190.04

45.73

1.43%

EKUITAS

03-Jan-11

31-Dec-10

Change

(%)

TopVolume

BNBR

70

65

5

7.69%

BHIT

174

163

11

6.75%

BORN

1.530

1.340

0

14.18%

BUMI

3.125

3.025

0

3.31%

ELTY

161

157

4

2.55%

TopValue

BUMI

3.125

3.025

0

3.31%

ADRO

2.675

2.550

0

4.90%

BORN

1.530

1.340

0

14.18%

ASII

54.400

54.550

(0)

-0.27%

BMRI

6.450

6.500

(0)

-0.77%

TopGain

BUMI

3.125

3.025

0

3.31%

BORN

1.530

1.340

0

14.18%

BHIT

174

163

11

6.75%

BNBR

70

65

5

7.69%

GJTL

2.350

2.300

0

2.17%

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 18,292 poin (0,51%) ke level 3.602,392. Tercatat frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 37.371 kali pada volume 1,524 juta lembar saham senilai Rp 1,315 triliun. Sebanyak 71 saham naik, 109 saham turun dan 72 saham stagnan. Untuk sesi II pada level

3.659.99.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Bayan (BYAN) naik Rp 600 ke Rp 15.600, Plaza Indonesia (PLIN) naik Rp 230 ke Rp 1.990, Bank Mega (MEGA) naik Rp 150 ke Rp 3.075, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 125 ke Rp 3.525. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 50.800, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 450 ke Rp 21.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 ke Rp 38.350, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 350 ke Rp 23.100.

Highlight News:

PT Bayan Resources (BYAN) menjelaskan telah melakukan pengalihan aset berupa tanah, coal processing plan, jetty dari PT Perkasa Inakakerta dan PT Wahana Baratama Mining. (inilah.com) Grup Djarum memperbesar kepemilikan sahamnya di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi 50,24 persen melalui anak usahanya, PT Tricipta Mandhala Gumilang dan PT Caturguwiratna Sumapala. (vivanews.com) PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menyiapkan langkah persiapan menghadapi transformasi perusahaan di masa mendatang,termasuk kemungkinan merger dengan PT Indofarma Tbk (INAF). (okezone.com)

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011

HARGA SAHAM LQ-45

Selasa, 04 Januari 2011 HARGA SAHAM LQ-45 Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan r
Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011

REKSA DANA

 

03-Jan-11

30-Dec-10

CHANGE

eturn 1 thn Terakhi

Pendapatan Tetap

Reksa Dana CIMB - Principal Bond

13.594,12

13.475,49

118,63

1170,50%

MR Dollar(USD)

1,96

1,96

0,00

151,44%

Jatim Treasury Fund

0,00

0,00

0,00

41,86%

Investa Dana Dolar Mandiri

1,18

1,18

0,01

40,66%

Si Dana Obligasi Maxima

2.035,87

2.028,87

7,00

69,36%

c

Schroder USD Bond Fund

1,26

1,25

0,01

38,98%

CIMB Principal Dollar Bond (Rp)

8.860,55

8.807,67

52,88

35,79%

Pendapatan Tetap Utama

2.722,62

2.683,09

39,53

35,68%

Tiga Pilar Dana Tetap

2.093,39

2.093,39

0,00

35,64%

First State Ind. Bond Fund

2.057,51

2.035,33

22,18

35,12%

Saham

Pratama Saham

4.030,97

3.941,73

89,24

198,16%

c

Trim Kapital Plus

2.416,63

2.416,63

0,00

171,33%

Panin Dana Prima

2.334,81

2.319,25

15,56

164,31%

Dana Pratama Ekuitas

6.151,65

6.024,76

126,89

153,99%

Reksa Dana Grow-2 Prosper

2.156,05

2.132,58

23,47

153,52%

GMT Dana Ekuitas

2.566,21

2.547,46

18,75

147,95%

BNP Paribas Solaris

1.747,66

1.714,43

33,23

136,78%

Batavia Dana Saham

39.354,36

38.879,40

474,96

128,74%

Reliance Equity Fund

1.901,65

1.861,68

39,97

149,22%

Si Dana Batavia Saham

0,00

0,00

0,00

135,36%

Pasar Uang

DPLK BRI Pasar Uang

0,00

0,00

0,00

12,38%

Trim Kas 2

1.000,00

1.000,00

0,00

11,40%

Si DanaKas Optimal

0,00

0,00

0,00

9,67%

Optima Likuid BIG Dana Lancar Si DanaKas Maxima Mandiri Investa Pasar Uang Danareksa Gebyar Dana Likuid Bahana Dana Likuid CIMB - Principal Money Market

1.000,00

1.000,00

0,00

9,62%

1.000,00

1.000,00

0,00

9,41%

0,00

0,00

0,00

8,73%

1.000,00

1.000,00

0,00

8,66%

1.000,00

1.000,00

0,00

8,54%

1.000,00

1.000,00

0,00

7,94%

0,00

0,00

0,00

7,61%

Campuran

Pratama Berimbang Semesta Dana Maxima Schroder Dana Prestasi Panin Dana Unggulan BNP Paribas Pesona Prospera Balance Panin Dana Unggulan Premier Optima MRS Flex Kresna Manulife Dana Tumbuh Berimbang

2.797,33

2.745,34

51,99

150,73%

4.874,52

4.867,29

7,23

119,04%

21.673,23

21.360,54

312,69

109,45%

4.214,90

4.191,35

23,55

109,42%

18.964,57

18.747,40

217,17

116,45%

4.178,46

4.178,46

0,00

112,21%

4.214,90

4.191,35

23,55

109,42%

2.221,33

2.201,50

19,83

109,08%

1.601,82

1.590,04

11,78

104,33%

1.572,85

1.556,08

16,77

98,28%

Proteksi

.

RD Terproteksi Manulife Dana Tetap Har Mahanusa Dragon Protect BNP Paribas Capital V

2.287,67

2.238,35

49,32

52,14%

1.562,51

1.562,51

0,00

50,37%

1.204,74

1.204,74

0,00

45,90%

V

Mahanusa Sovereign Bond Fund

1.388,57

1.388,57

0,00

45,20%

Bahana Optima Protected Fund 8 Bahana Optima Protected Fund 5

1.131,97

1.113,91

18,06

41,94%

1.071,28

1.071,28

0,00

41,93%

Si Dana

Proteksi Global Bonds Fund

1.401,43

1.395,84

5,59

40,07%

Danareksa Proteksi Melati Optima V

1.129,51

1.129,51

0,00

39,29%

Trim Gebyar Terproteksi I Mandiri Cap. Prot. Income Fund 7

1.365,31

1.365,31

0,00

28,69%

1.036,89

1.036,89

0,00

27,23%

Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011

INDEKS F-25 BC

Perbandingan Return F-25 BC IHSG LQ-45 0.025 0.02 0.015 0.01 0.005 0 -0.005 -0.01 -0.015
Perbandingan Return
F-25 BC
IHSG
LQ-45
0.025
0.02
0.015
0.01
0.005
0
-0.005
-0.01
-0.015
 

28-Dec

29-Dec

30-Dec

3-Jan

F-25 BC

1,107.03

1,117.30

1,120.16

1,137.42

IHSG

3,659.99

3,699.22

3,703.51

3,727.52

LQ 45

653.85

660.85

661.38

667.95

Emiten yang tergolong dalam F-25 BC

TLKM ISAT TINS UNTR GGRM UNVR BUMI JSMR INTP BYAN PGAS INCO PTBA ITMG MEDC
TLKM
ISAT
TINS
UNTR
GGRM
UNVR
BUMI
JSMR
INTP
BYAN
PGAS
INCO
PTBA
ITMG
MEDC
ASII
SMGR
LPKR
ANTM
KLBF
HMSP
ADRO
AALI
INDF
INDY
INDEKS FGSI
IHSG
LQ45
FGSI
Return IHSG vs LQ45 vs FGSI
6.00%
4.00%
2.00%
0.00%
-2.00%
-4.00%
-6.00%
01/12 04/12 07/12 10/12 13/12 16/12 19/12 22/12 25/12 28/12 31/12 03/01
07/12 10/12 13/12 16/12 19/12 22/12 25/12 28/12 31/12 03/01 INDEKS F-25 BC Indeks F-25 BC

INDEKS F-25 BC

Indeks F-25 BC (Big Capitalization) adalah indeks yang portofolionya terdiri dari 25 saham terpilih dengan nilai kapitalisasi pasar besar.

Pada perdagangan 03 Januari 2011, indeks F-25 BC ditutup pada level 1,137.42 dengan rincian 22 saham emiten menguat , 0 saham emiten stagnan, dan 3 saham emiten melemah.

Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 03 Januari

2011 diantaranya adalah PT. Indika Energy Tbk (INDY)

dengan nilai return sebesar 7.35% dengan harga saham Rp

5100 per lembar saham, PT. Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dengan nilai return 6.54% dengan nilai saham Rp

54300 per lembar saham.

Sedangkan emiten yang mengalami penurunan adalah PT Unilever Indonesia Tbk.(UNVR) dengan nilai return sebesar - 2.80% dengan nilai saham sebesar Rp 16050 per saham dan PT H M Sampoerna Tbk (HMSP) dengan nilai return sebesar - 0.54% dengan nilai saham sebesar Rp 28000 per saham

Untuk emiten yang mengalami stagnan TIDAK ADA

INDEKS FGSI (FBI Government Stock Index)

Indeks FGSI merupakan indeks yang berisikan saham-saham

milik pemerintah. Saat ini, dalam bursa terdapat 17 saham milik pemerintah. Dari 17 saham inilah, FBI mencoba membuat indeksnya sehingga dapat mengetahui kinerja dari saham-saham BUMN tersebut. Perdagangan saham-saham di bursa penutupan hari Senin (3/1),

IHSG berada pada

sebesar 24,01 poin atau sebesar 0,65 %. Sementara indeks LQ45 meningkat sebesar 6,57 poin atau sebesar 0,99 % dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sedangkan portfolio yang membentuk indeks bumn (FGSI) mengalami peningkatan sebesar 4,34 poin atau sebesar 0,59 % dibandingkan dengan hari sebelumnya.

posisi 3.727,52 atau mengalami peningkatan

Dari 17 saham tersebut, pada perdagangan tanggal 3 Januari 2011, 12 saham mengalami kenaikan, 4 saham mengalami penurunan, dan 1 saham tetap atau stagnan.

Saham yang mengalami kenaikan diantaranya adalah PTBA naik 1.000 point (4,36 %), SMGR naik 400 point (4,23 %), TINS naik 100 point (3,64 %) .

Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan diantaranya adalah BBNI turun 75 point (1,94 %), BMRI turun 50 point (0,77 %), BBRI turun 150 point (1,43 %).

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011

INDEKS F-50 SC

Perbandingan Return F-50 SC IHSG LQ-45 0.02 0.015 0.01 0.005 ` 0 -0.005 -0.01 -0.015
Perbandingan Return
F-50 SC
IHSG
LQ-45
0.02
0.015
0.01
0.005
`
0
-0.005
-0.01
-0.015
-0.02
20-Dec 22-Dec 23-Dec 27-Dec 28-Dec
29-Dec 30-Dec
 

23-Dec

27-Dec

28-Dec

29-Dec

30-Dec

F-50 SC

862.56

861.95

862.96

871.67

873.74

IHSG

3611.53

3625.27

3659.99

3699.22

3703.52

LQ 45

644.11

647.59

653.85

660.85

661.32

Emiten yang tergolong dalam F-50 BC

IATA

CTTH

AMAG

BRNA

IGAR

APLI

MITI

RAJA

LPPS

MYTX

AKKU

BTEK

MAMI

TIRT

DSFI

SDRA

WICO

MYOH

HADE

VRNA

BPFI

MRAT

BAYU

POLY

LCGP

BIPP

PYFA

ALMI

INAI

WEHA

ZBRA

INCI

LPCK

EKAD

RBMS

ITTG

SMMT

MICE

LMAS

BEKS

SIMA

JKSW

BACA

KOIN

PRAS

HOME

INDX

KDSI

AIMS

PUDP

       

INDEKS F-50 SC

Indeks F-50 SC (Small Capitalization) adalah indeks yang portofolionya terdiri dari 50 saham terpilih dengan nilai kapitalisasi pasar kecil.

Pada perdagangan 30 Desember 2010, indeks F-50 SC ditutup pada level 873.74 dengan rincian 12 saham emiten yang menguat, 26 saham stagnan, dan 12 saham melemah.

Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 30 Desember 2010 adalah Aneka Kemasindo Utama Tbk (AKKU) dengan nilai return sebesar 21.71% dengan harga saham sebesar Rp 129 per lembar saham, Alumindo Light Metal Inds.Tbk (ALMI) dengan nilai return sebesar 4.76% dengan harga saham sebesar Rp 840 per lembar saham

Sedangkan emiten yang mengalami penurunan diantaranya adalah Leo Invesments Tbk (ITTG) dengan nilai return sebesar -2.86% dengan harga saham Rp 105 per lembar saham, Bank Eksekutif International TBK (BEKS) dengan nilai return sebesar -2.47% dengan harga saham Rp 162 per lembar saham.

Untuk emiten yang mengalami stagnan diantaranya adalah Indoexchange Tbk (INDX) dengan harga saham Rp 112 per lembar saham, Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) dengan harga saham sebesar Rp 100 per lembar saham.

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011

FIXED INCOME INFORMATION

 

sumber:

FBI ‘s Government Bond Yield Curve

  sumber: FBI ‘s Government Bond Yield Curve BERITA DAN ANALISA • Memasuki awal tahun baru
  sumber: FBI ‘s Government Bond Yield Curve BERITA DAN ANALISA • Memasuki awal tahun baru
BERITA DAN ANALISA • Memasuki awal tahun baru 2011 Indonesia masih diwarnai dengan adanya sentimen

BERITA DAN ANALISA

BERITA DAN ANALISA • Memasuki awal tahun baru 2011 Indonesia masih diwarnai dengan adanya sentimen positif
• Memasuki awal tahun baru 2011 Indonesia masih diwarnai dengan adanya sentimen positif akibat dari

Memasuki awal tahun baru 2011 Indonesia masih diwarnai dengan adanya sentimen positif akibat dari hasil riset yang dilakukan oleh sejumlah pengamat ekonomi dan bank pembangunan asia atau yang lebih sering disebut Asia Development Bank. Dimana hasil riset mereka menyatakan bahwa Indonesia di tahun 2011 kemungkinan besar bisa akan tumbuh lebih besar diatas 6.5% bahkan diatas 7% lebih besar dibanding pertumbuhan tahun lalu. Seiring dengan isu tersebut pada penutupan perdagangan pasar SUN kemarin kami melihat terjadinya relatif kenaikan besar. Kenaikan ini kembali lagi disebabkan besar nya dana asing yang masuk ke pasar SUN kita. Kami mencatat hingga akhir desember 2010 Jumlah kepemilikan asing berada pada angka 195.30. Hal ini juga berarti bahwa sepanjang tahun 2010, nilai kepemilikan SUN oleh investor asing ditutup dengan mengalami kenaikan sebesar Rp 87.30 triliun atau 80.84% dari kepemilikan di awal tahun. Untuk perdagangan hari ini kami melihat adanya kemungkinan sedikit stabil mengingat bahwa naiknya harga minyak dunia yang akan sangat berpengaruh besar dalam kenaikan harga komoditas yang tentunya hal ini juga akan mengerek naik angka inflasi Indonesia.

hal ini juga akan mengerek naik angka inflasi Indonesia. Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011 Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada ins
Selasa, 04 Januari 2011 Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada ins

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011

TECHNICAL INDICATOR

Selasa, 04 Januari 2011 TECHNICAL INDICATOR Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Selasa, 04 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011

RESEARCH TEAM

Selasa, 04 Januari 2011 RESEARCH TEAM Frans Hamonangan Franky Oktober Nando David Raymond Josua Simorangkir Berton

Frans Hamonangan Franky Oktober Nando David Raymond Josua Simorangkir Berton Manurung Nico Berman Hendy Hafidz

-Banking- -Bond- -Mutual Fund- -Technical Indicator- -Currency- -Mining- -Commodity- -Information Technologi-

PT. FINANSIAL BISNIS INFORMASI

Komplek Mitra Matraman A1/17 Jl. Matraman Raya No. 148

+6221 859 18040 Ext. 105 risetfbi@finansialbisnis.com www.finansialbisnis.com

+6221 859 18040 Ext. 105

+++jisfjisjfijifrisetfbi@finansialbisnis.com

risetfbi@finansialbisnis.com

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.