Anda di halaman 1dari 5

Jangan buang waktu, tenaga dan biaya anda sia-sia….

Solusi mencari KTI Kebidanan tercepat dan terlengkap di internet hanya di


http://kti-skripsi.com/

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang jumlah

penduduknya cukup padat. Kepadatan ini dapat dilihat dari jumlah kelahiran

sekitar 5.000.000 (lima juta) jiwa pertahun (Manuaba, 1998). Oleh karena itu

pemerintah terus berupaya untuk dapat menurunkan laju pertumbuhanpenduduk

dan angka kelairan yang masih cukup tinggi. Salah satu upaya yang ditempuh

yaitu dengan mencanangkan Program Keluarga Berencana. Program ini

berkembang pesat sehingga mampu menurunkan laju pertumbuhan penduduk.

Secara umum tujuan KB adalah mewujudkan keluarga kecil bahagia

sejahtera yang menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera melalui

kelahiran dan pertumbuhan penduduk Indonesia (Sarwono, 1992)

Salah satu usaha dalam program keluarga berencana adalah membatasi

jumlah kelahiran dengan metode kontrasepsi. Sekarang ini tersedia metode

kontrasepsi yang dapat diandalkan untukmemilih secara bebas dan relatif mudah

seperti : Pil, Suntik, Inplant, IUD. Pada umumnya masyarakat lebih memilih alat

kontrasepsi yang sifatnya praktis dan efektifitasnya tinggi seperti pil dan suntik

(Hartanto, 2002). Kontrasepsi hormonal seperti pil sejak pertama kali digunakan

pada tahun 1955, jumlah wanita yang meminum pil setiap waktu meningkat

menjadi 65 juta, pil yang digunakan dewasa ini berbeda dari pil yang digunakan

20 tahun silam, pil sekarang berisi hormon estrogen dan progesteron lebih rendah

dari pil yang dahulu dan jauh lebih aman (Jones, 1997). Setiap metode kontrasepsi

1
2

tentu mempunyai efek samping seperti gangguan haid, perubahan berat badan,

pusing/sakit kepala dan kenaikan tekanan darah, mual-mual dan muntah,

keputihan (Hartanto, 2002).

Kejadian efek samping KB Pil :

a. Nasional 34,57 % dari 652.562 akseptor KB Pil ( www.Google.com,2004)

b. Propinsi 25,07 % dari 702 akseptor KB Pil ( BKKBN Kota, 2004. Rek.

Kab. F/II/KB/00/BL)

c. Kodya 23,31 % dari 502 akseptor KB Pil ( BKKBN Kota, 2004. Rek. Kab.

F/II/KB/00/BL)

d. Kecamatan 41,34 % dari 208 akseptor KB Pil ( BKKBN Kota, 2004. Rek.

Kab. F/II/KB/00/BL)

Berdasarkan hasil pra survey di daerah Tulung Salak Kelurahan Langkapura

Kemiling Bandar Lampung dengan jumlah PUS sebesar 392 dan jumlah akseptor

KB secara keseluruhan 274 orang yang terdiri dari 120 akseptor KB suntik,

akseptor KB Pil 100 orang, Akseptor KB IUD 20, akseptor KB Implant 25 orang,

akseptor MOW 5 orang, dan akseptor MOP 4 orang.

Sedangkan kejadian efek samping KB Pil di desa Tulung Salak Langkapura

adalah seperti dalam tabel berikut :


3

Tabel 1. Efek Samping KB Pil di Tulung Salak Kelurahan Langkapura


pada Bulan Mei 2004.

No. Efek Samping Jumlah Prosentase (%)


1 Gangguan Haid 5 5
2 Sakit Kepala 6 6
3 Kenaikan Tensi Darah 4 4
4 Perubahan Berat Badan 9 9
5 Mual 10 10
6 Keputihan 5 5
Jumlah 49 100
Sumber : Puskesmas Pembantu Tulung Salak Kelurahan Langkapura 2004.

Dari uraian pada latar belakang di atas maka penulis ingin mengetahui lebih

lanjut tentang “ Gambaran mengenai efek samping yang dialami oleh akseptor KB

Pil di Tulung Salak Kelurahan Langkapura Kecamatan Kemiling Bandar

Lampung.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian masalah pada latar belakang, penulis membuat rumusan

masalah adalah “Bagaimanakah gambaran efek samping pada akseptor KB Pil di

Tulung Salak Kelurahan Langkapura Kecamatan Kemiling Kota Bandar

Lampung?”

C. Ruang Lingkup

Ruang lingkup penelitian ini meliputi :

1. Sifat Penelitian : Penelitian Deskriptif

2. Objek Penelitian : Efek samping KB Pil

3. Subjek Penelitian : Ibu-ibu akseptor KB Pil

4. Lokasi Penelitian : Tulung Salak Kelurahan Langkapura

5. Waktu Penelitian : Juni 2004.


4

D. Tujuan Penelitian

1. Tujuan Umum

Adapun tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui

gambaran tentang efek samping yang terjadi pada ibu-ibu yang menggunakan alat

kontrasepsi pil.

2. Tujuan Khusus

a. Diperolehnya gambaran tentang akseptor KB Pil yang mengalami

gangguan haid.

b. Diperolehnya gambaran tentang akseptor KB Pil yang mengalami Sakit

Kepala

c. Diperolehnya gambaran tentang akseptor KB Pil yang mengalami

kenaikan tekanan darah

d. Diperolehnya gambaran tentang akseptor KB Pil yang mengalami

perubahan Berat Badan.

e. Diperolehnya gambaran tentang akseptor KB Pil yang mengalami Mual

f. Diperolehnya gambaran tentang akseptor KB Pil yang mengalami

Keputihan

E. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi :

1. Puskesmas Kemiling

Agar dapat dimanfaatkan sebagai asuhan dalam pembinaan akseptor KB,

mencegah timbulnya drop out.


5

2. Bagi Peneliti

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang efek samping KB Pil

sehingga dapat sebagai bahan untuk menerapkan ilmu yang telah di dapat

khususnya pada mata kuliah asuhan kebidanan KB dan Metode penelitian.

3. Instansi Pendidikan Kebidanan

Sebagai sumber bacaan dan referensi bagi perpustakaan di Institusi

Pendidikan khususnya bagi para pembaca

4. Akseptor KB Pil

Dapat menambah wawasan pemahaman pada akseptor KB Pil dan mau

menerima, serta mampu mengatasi bila terjadi efek samping pada dirinya.