P. 1
KEBIJAKAN PERUSAHAAN

KEBIJAKAN PERUSAHAAN

|Views: 4,913|Likes:
Dipublikasikan oleh Sukron Makmun

More info:

Published by: Sukron Makmun on Jan 05, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2013

pdf

text

original

KEBIJAKAN PERUSAHAAN

Kebijakan perusahaan adalah ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh Direksi sebagai pegangan manajemen dalam melaksanakan kegiatan usaha yaitu :

Pengembangan kemitraan yang berfokus kepada customer value dan customer satisfaction. Pengalihan kegiatan yang bukan core bisnis menjadi anak perusahaan. Penerapan sistem pentarifan yang berfokus kepada customer value, customer satisfaction dan mendorong produktivitas kerja di Pelabuhan. Pembangunan/pemeliharaan pelabuhan didasarkan pada rencana induk pelabuhan, yang harus disesuaikan dengan perkembangan hinterland dan tuntutan teknologi.

• •

Peningkatan pengendalian pelaksanaan Sispro dan pemenuhan kebutuhan fasilitas dan peralatan serta penerapan ISPS Code. Perubahan struktur organisasi yang lebih terfokus pada kepentingan pelanggan. Pengalihan sebagian wewenang Kantor Pusat kepada Cabang dengan maksud untuk meningkatkan otonomi Cabang.

SASARAN DAN STRATEGI PERUSAHAAN 1. Sasaran Perusahaan Sasaran yang ditentukan di dalam RKAP Tahun 2006 pada dasarnya merupakan penjabaran dari sasaran-sasaran yang ditetapkan di dalam RJPP Tahun 2004-2008. Sasaran perusahaan pada tahun 2006 adalah : Penerapan Good Corporate Governance yang konsisten, Optimalisasi fasilitas dan peralatan melalui penataan fisik dan penataan operasional, Rekonfigurasi Segmen Usaha dan Perbaikan Bisnis Proses, Penataan Financing System untuk pendanaan

Pertimbangan restrukturisasi (Malahayati. Tanjung Pinang.538. Rumah Sakit Pelabuhan dan Unit Galangan Kapal).160. Pekanbaru. Investasi maksimal untuk meningkatkan pertumbuhan (UTPK Belawan).investasi strategik. Efisiensi dan meminimalkan investasi (Tembilahan) c.195.894.494. Strategi bidang dimaksud antara lain : pasar.75 poin. Strategi Bidang. Dumai. 2. Strategi Korporasi. Spesialisasi produk Dengan mengacu pada sasaran-sasaran lima tahun yang telah ditetapkan didalam RJPP 2004-2008. maka untuk merealisasikannya telah disusun program dan rencana kerja yang meliputi : Kemitraan usaha.-Total aktiva maupun passiva sebesar Rp. Tanjung Balai Karimun. Selat Panjang dan Rengat).175. Startegi biaya rendah. Bengkalis. Penetrasi . Strategi Perusahaan Upaya mencapai sasaran perusahaan sebagaimana tersebut diatas dilaksanakan melalui penerapan strategi-strategi sebagai berikut : a. Laba sebelum pajak sebesar Rp. Strategi kerjasama. Strategi korporasi dan strategi bisnis unit diatas dijabarkan menurut masing-masing fungsi atau bidang di perusahaan. Gunung Sitoli.-Tingkat Kesehatan Perusahaan berada pada kondisi “Sehat” dengan predikat “AAA” dan total skor sebesar 95. Strategi Bisnis Unit diterapkan terhadap cabangcabang dan segmen usaha berdasarkan posisi masing-masing dalam analisa daya tarik industri/pasar dan daya saing produk/jasa. antara lain. Strategi Bisnis Unit. Spesialisasi produk untuk meningkatkan daya saing (Lhokseumawe.161. Sibolga. Tanjung Balai Asahan.1.273. Strategi diversifikasi terpusat. Strategi pembenahan b.

Pengembangan pelabuhan berwawasan lingkungan melalui intensifikasi pembangunan selektif dengan memanfaatkan teknologi maju tepat guna. Penetapan penanggung jawab pengelolaan piutang. Penataan asset yang tidak produktif dan menjaga keseimbangan yang sehat antara hutang dengan modal. Penambahan transtainer untuk UTPK Belawan melalui kerjasama operasi maupun pengadaan sendiri. Perawatan secara selektif dan terencana. Pengembangan fungsi dan peran Satuan Pengembangan Intern. Meningkatkan efisiensi melalui program pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas asset yaitu : Pembangunan sarana pemeriksaan barang di Unit Terminal Peti Kemas yang dikoordinasikan dengan Bea dan Cukai. Mengintegrasikan semua sistem informasi berbasis komputer dilingkungan perusahaan. b. Meningkatkan pendapatan melalui peningkatan pangsa pasar. dimana selama ini dikelola oleh pihak ketiga. Pengawasan . sistem informasi keuangan yang terintegrasi dengan master plan SIM.BUMN Nomor 27 Tahun 2000. RS Pelabuhan Medan dan Unit Galangan Kapal. Kondisi sarana dan prasarana yang siap operasi serta penambahan kapasitas produksi dari fasilitas dan alat melalui program : Penambahan container crane untuk terminal internasional dan terminal antar pulau di UTPK Belawan. Pengelolaan langsung kegiatan bongkar muat peti kemas antar pulau (Konvensional) di UTPK Belawan. dengan program berupa lanjutan Implementasi Good Corporate Governance yang telah dilaksanakan selama ini. Peningkatan pendapatan melalui perubahan pola bisnis pada segmen tertentu. c. meliputi : Peningkatan pangsa pasar UBM. d. Efisiensi biaya melalui perubahan manajemen operasional. Penerapan praktek Good Corporate Governance sesuai keputusan Menteri Negara P. Penambahan kapal tunda untuk Pelabuhan Dumai.a.

Peningkatan Pembinaan manajemen. melalui : Peningkatan level of service Unit Terminal Peti Kemas melalui penambahan peralatan. Meningkatkan kualitas pelayanan jasa kepelabuhanan. Pemilihan penyedia barang dan atau jasa terseleksi melalui prinsip-prinsip keterbukaan. efisiensi. pemberian bantuan modal usaha. Penyeragaman sistem adminstrasi dan kearsipan di lingkungan perusahaan. Pemberdayaan manajemen cabang agar lebih mandiri. f. h. Melakukan restrukturisasi organisasi. melalui program-program antara lain : Penataan sistem perawatan kesehatan pegawai. Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas SDM.Efektifitas pelayanan melalui perbaikan sispro. Penyempurnaan sistem perencanaan dan pengendalian manajemen sebagai tindak lanjut terhadap Keputusan Menteri Negara P. Implementasi program data base tanah. Penyempurnaan sistem pemberian kesejahteraan pegawai. dan pelatihan teknis kepada mitra binaan. e. Melakukan pendidikan dan latihan yang mengutamakan keterampilan operasional. .Pengembangan kemitraan dengan penyediaan barang dan jasa. Optimalisasi operasional terminal curah kering dan penataan kembali curah cair di Pelabuhan Belawan. melalui Penyempurnaan sistem perencanaan dan pengendalian manajemen. Pembangunan sarana pemeriksaan barang di Unit Terminal Peti Kemas yang dikoordinasikan dengan Bea dan Cukai. g. Peningkatan daya saing melalui perbaikan kualitas pelayanan.BUMN Nomor 88 Tahun 1998. persaingan yang sehat. dan profesionalisme.

Menteri Kehutanan MS. Papua. instansinya akan memberikan kompensasi 600 ribu hektar ke Medco Papua. pemerintah melalui Departemen Kehutanan juga memberi peluang industri tersebut. dia mengaku tidak ingat.Arifin Panigoro Bangun Pabrik Kertas di Merauke Senin." katanya. "ya sekitar itu lah. hutan tanaman industri dan pabrik bubur kertas yang dibangun itu karena ditawari oleh pemerintah daerah Papua. Merauke:Pemilik kelompok usaha Medco. Selain itu. . Arifin Panigoro berencana membangun hutan tanaman industri dan pabrik bubur kertas di Kabupaten Merauke. 26 November 2007 | 11:20 WIB TEMPO Interaktif. Kaban yang ditemui dalam kesempatan yang sama mengatakan." ujarnya. Soal kebutuhan investasi. "Kami melihat potensi industri kehutanan sangat besar di daerah ini. "Awalnya mereka minta 1 juta hektar. Menurut Arifin." katanya di Merauke. Usaha ini dijalankan Arifin dengan mengusung bendera PT Medco Papua Lestari. Saat ditanyakan apakah sampai US$ 1 miliar.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->