Anda di halaman 1dari 4

GC-MS (Gas Chromatography Mass Spectrometry)

kemampuan untuk mengidentifikasi fraksi-fraksi ion berdasarkan masa atomnya dll.

Secara umum terdiri


dari:
1)Injection System;
2)Oven;
3)Control System;
4)Column;
5)Detector
6)Data Acquisition
System.

http://asro.wordpress.com/category/laboratory-instrument/
17 Desember 2010, pukul 15.16
Injection system digunakan untuk memasukkan/menyemprot gas dan sample
kedalam column.
Oven, digunakan untuk memanaskan column pada temperature tertentu
sehingga mempermudah proses pemisahan komponen sample.
Column, berisi stationary phase dimana mobile phase akan lewat didalamnya
sambil membawa sample.
Control system, berfungsi untuk: 1) Mengontrol pressure dan flow dari
mobile phase yang masuk ke column. 2) Mengontrol temperature oven.
Detector, berfungsi mendeteksi adanya komponen yang keluar dari column.
Mass Spectrometry (MS); mengukur perbedaan mass-to-charge ratio (m/e) dari
ionisasi atom atau molekul untuk menentukan kuantitasi atom atau molekul
tersebut.
Data Aquisition, berfungsi sebagai: 1) Control automatic calibration; 2) Gas
analysis; dan 3) Graphics & Reporting. Data aquisition merupakan perangkat
gabungan dari Software dan Hardware (PC, Interface & Communication).
http://asro.wordpress.com/category/laboratory-instrument/
17 Desember 2010, pukul 15.16
Skema Alat GC-MS
The Final Result….
Komponen Komposisi %()
T (oC) Temperatur 1 Temperatur 2 Temperatur 3
t (menit) 5 10 15 30 5 10 15 30 5 10 15 30