1. Wanita 22 tahun tidak sadarkan diri.

Penderita berasal dari Kupang yang baru tinggal di Jakarta selama 1 tahun. Diketahui, ia 1 bulan yang lalu pulang ke Kupang NTT dan baru kembali ke Jakarta 1 minggu yang lalu. Dari keadaan pasien di atas dapat disimpulkan 1. Imunitas «««. 2. Imunitas bersifat protektif 3. Imunitas didominasi oleh imun humoral 4. Imunitas dibentuk dengan cepat 5. Imunitas hilang dengan cepat 1. Seorang wanita 37 tahun datang dengan keluhan keputihan seperti susu kental. Gatal pada kemaluan, berulang. Pasien juga menderita DM. Pemeriksaan fisik normal. Status lokalis regio vagina dan perineum hiperemis, bercak-bercak putih, flour albus putih kental. Untuk penegakkan diagnosis, pemeriksaan apa yang sebaiknya dilakukan? 1. Sediaan basah usap vagina 2. Biopsi 3. «««. 4. Biomolekuler 5. Serologi 1. Pada pemeriksaan hepatitis B yang diperiksa adalah 1. Antibodi anti Hbe 2. Antibodi anti Hbs 3. Antibodi anti Hbc 4. Hbc 5. «««. 1. Wanita 11 tahun, tonsil T3 hiperemis, berselaput, unilateral 1. ADS + Penicilin 2. ADS 3. ADS + Vit C dosis tinggi 4. Penicilin + Vit C dosis tinggi 5. Penisilin 1. Wanita 10 tahun, higienis kurang, gatal-gatal pada sela jari tangan dan tungkai, dijumpai adanya eritem, papul, pustula, vesikula. Diagnosis keadaan di atas adalah Jawaban: Skabies 1. Seorang wanita 40 tahun, dijumpai adanya benjolan pada payudara kanan, konsistensi keras, diameter 2-5cm, batas tegas, sulit digerakkan, keluar darah dan cairan putih. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. Fibroadenoma 2. Tumor pilloides 3. Papiloma intraduktal 4. Karsinoma invasif 5. Mastitis

1. Seorang laki-laki 25 tahun mengalami trauma akibat kecelakaan lalu lintas. Dijumpai adanya SOL pada CT Scan kepala serta epidural hematoma. Kemungkinan arteri yang pecah adalah 1. Bridging vein 2. a. meningea media 3. a. serebral anterior 4. a. serebral posterior 5. Berry artery 1. Wanita 40 tahun ada benjolan pada submandibular dextra. Pemeriksaan foto menunjukkan tumor parotis (kelenjar air liur) paling ganas. 1. Adeno ca 2. Kistadenoma 3. Tumor acinic 4. Karsinoma mukoepidermoid 5. Mixed type sel ca 1. Wanita 37 tahun mengeluh sesak nafas, merah di daerah pipi. Tes Smith Ag (+). Diagnosis keadaan di atas adalah 1. SLE 2. OA 3. RA 4. Artritis Gout 5. Sindrom Sjogren 1. Wanita 40 tahun mengalami keputihan. Pada Pap Smear dijumpai sel koilosit dan Displasia sedang. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. HIV 2. HBV 3. HSV 4. HPV 1. Seorang wanita mengeluh benjolan perut kiri. Dilakukan pemeriksaan PA, biopsi menunjukkan adanya tulang, tulang rawan, sel glioma otak, ependimoma. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. Teratoma jinak 2. Teratoma ganas 3. Teratoma campuran 4. Tumor yolk sac 5. Tumor sel granulosa 1. Wanita 45 tahun mengeluh sesak nafas, pemeriksaan laboratorium: SGOT dan SGPT normal, parameter yang lain juga normal. Hanya dijumpai cairan di bawah diafragma. Ditemukan tumor ovarium dan kepadatan di peritoneum. Sindrom apakah ini 1. Sindrom Eisenmenger 2. Meig syndrome

Pemindahan cairan intravaskuler 4. Sanksi perdata 3. Periksa trombosit 2. Dirawat 1bulan di rumah sakit. Periksa gas darah 3. demam 5 hari. dibawa dalam keadaan tidak sadar. dijumpai protein +. kelenjar limfe koli teraba 2 buah masing-masing 1 cm. Pada pemeriksaan urin. Wanita 35 tahun mengalami luka tembak di rahang kiri oleh teman sekerja. Pada pemeriksaan fisik didapatkan: koma. batuk pilek. N: 100. kaku kuduk. lalu dirawat. baru pulang 2 hari. Pusat tubuh berhenti 4. Stroke 2. Tegur lisan 5. Meningkatnya cairan di sarkoplasma 2. Untuk menegakkan diagnosis keadaan di atas dilakukan pemeriksaan 1. penurunan kesadaran. 10 hari yang lalu baru pulang berburu dari hutan di Flores. Sanksi administratif 4. Tindakan paling berat untuk dokter yang merawat 1. Wanita hamil 32 minggu mengeluh sesak nafas. Retensi garam oleh ginjal 1. Kaku-kaku sendi karena 1. Penurunan tekanan hidrostatik 3. terjadi lagi perdarah saat sikat gigi. parameter lainnya normal. bengkak di kaki (+). GCS 5. Periksa elektrolit 4. T:40. Semua enzim tidak bekerja 1. Anak 3 tahun kejang. tungkai dan tangan lemah. Periksa cairan otak 5. Keluarga ingin menuntut. Wanita 35 tahun.8°C. Ganti rugi 1. panas sejak 4 hari. Motor neuron tidak aktif 5. Sepsis 3.3. terjadi perdarahan. Sindrom Cartegener 4. Periksa cairan lambung 1. Pasien sudah ke dokter dan mendapat obat tetapi tidak ada perbaikan. Sanksi pidana 2. Sindrom Hepatorenal 1. Peningkatan tekanan osmotik plasma 2. pasien lalu dibawa ke UGD. namun mengalami sesak saat di jalan dan akhirnya meninggal. Sumbatan aliran darah 5. dibawa ke dokter. TD: 150/90. 3 hari baru keluar. Tidak tergradasinya asetil kolin di synaps 3. Meningitis bakterial . Sindrom Nefrotik 5. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. Bagaimana hal ini bisa terjadi 1. Laki-laki meninggal di ladang.

Protoporfirinogen oksidase 4. Meningkatkan asam empedu 2. Tes kehamilan (+). Pasien ini meminta dilakukan euthanasia terhadap dirinya. Anda diminta membantu suatu organisasi menyusun perilaku hidup sehat. Adenomiosis 5. Menurunkan aktivitas lipoprotein lipase 5. Hiperplasia endometrium 4.4. Malaria serebral 1. Setelah minum obat os mengeluh nyeri otot yang akhir-akhir ini semakin luas terutama bila beraktivitas. Sistiserkosis 5. Menurunkan produksi LDL 4. Endometriosis 2. Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan fisik ditegakkan diagnosis plumbo porphiria. muntah. Menghambat aktivitas 3 hidroksi 3 metilglukoronil koA reduktase 1. Euthanasia menghilangkan pasienan pasien 4. Pasien juga mengalami menorrhagia dan nyeri pelvis. Permintaan pasien 5. Seorang wanita 50 tahun mengalami peningkatan LDL darah. Kemitraan . Alasan mengabulkan euthanasia pada pasien ini 1. Endometritis kronik 1. Coproporfirinogen oksidase 1. Wanita 32 tahun sebagai pekerja tambang datang dengan keluhan perut terasa sakit tanpa disertai keluhan mual. Wanita 36 tahun mengalami pembesaran uterus simetris tanpa disertai nodul atau massa. Wanita 80 tahun kesakitan tidak tertahankan oleh tumor ganas di paru yang sudah menjalar pada organ lain. Uroporfirinogen dekarboksilase 2. Usia pasien sudah sangat tua 2. Leiomyoma 3. diare. Heme sintase 3. Hak manusia untuk mengkahiri kehidupan mereka sendiri 1. Kegiatan tersebut memberikan pendidikan tentang makanan sehat dan cara mempersiapkannya. Bagaimana mekanisme kerja obat? 1. Pasien membayar dalam jumlah besar 3. Terjadi defisiensi enzim apakah pada keadaan ini? 1. mendapat terapi oral. Edukasi 2. Diagnosis keadaan diatas adalah 1. Strategi apakah yang digunakan dalam program tersebut? 1. ALA dehidratase 5. Menurunkan pengikatan asam empedu 3. Keterampilan menghitung kalori dan jenis olah raga apa yang baik untuk kardiovaskuler dan daya tahan.

batuk. Peningkatan kapabilitas 5. Tiroiditis 3. bilirubin indirek 15. lahir spontan. nyeri menelan sebelah kanan. Bayi. Psoriasis vulgaris 5. Komunikasi «««. Adenoma folikuler 4. Pungsi percobaan abses peritonsil 4. tidak begitu nyeri dan meluas. T3. Antitetanus + antibiotika 2. Bilirubin direk 0.. siku.75. T4 normal. Dijumpai demam. Dari hasil PA didapatkan massa folikel yang dilapisi sel epitel kuboid. Pemasangan nasogastrik 3. «««. rewel terlihat kuning. MH tuberkulosa 5. tidak gatal. bersisik. Lupus eritematosus sistemik 2. Wanita 50 tahun. pada palatum «««. Seorang laki-laki umur 24 tahun mengeluh tukak pada leher kanan. Laki-laki 34 tahun menderita bercak kemerahan di pantat. Setahun kemudian tukak tersebut pecah. berat badan dan panjang badan dalam batas normal. Wanita 22 tahun. Diagnosis keadaan di atas adalah 1.3. 1. Skrofuloderma 4. 1. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. 1. Apa yang harus dilakukan? Jawaban: Pengisapan sekret dan pemberian antibiotika 1. Menurut anda. «««. «««. MH lepra 1. Pemberdayaan masyarakat 4. 1. Total bilirubin 16. sebesar bola pingpong. panas.25. trismus 3 cm. TSH meningkat. mengeluh pembesaran pada kelenjar tifoid. lutut. Stroma limfonodum 2. suara sengau. Lichen planus 2. Toksik goiter . 5. tidak nyeri. apakah yang menyebabkan keadaan ini? Jawaban: icterus patologis et causa«. Diagnosis keadaan di atas adalah 1.5. Bayi 7 bulan keluar nanah dari telinga kiri yang didahului pilek. Dermatofita 3. kulit kusam. Ptiriasis rosea 4. Awal penatalaksanaan pada keadaan ini 1. TBC kutis 3. berkelok-kelok.

Tindakan kita 1. fase aktif. Moniliasis 4. sakit mual dan mata kuning. Antidepresi 2. dan terdapat demam. Lapor ke dinkes setempat 1. Pasien mengeluh keluar nanah dari OUE. Tunggu 12 jam-tdk ada perubahan beri oksitosin+oksigen 5. dan nyeri. OUE terasa nyeri. Anak 7 bulan. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. 1. efek mikroangiopati yang timbul berupa 1. Antipsikotik 3. Stomatitis 2. Seorang wanita 27 tahun. Rujuk untuk sesar 3. 1. Wanita 50 tahun. Tumor tonsil 1. Sifilis . warna kemerahan. Ambulasi pasien 2. Tutup sekolah 2. Psikoterapi 1. Oksitosin + oksigen 4. Isolasi 12 anak 3. «««. «««. suka kencing. posisi kepala di stasiun 3. baru pecah ketuban. Tindakan kita 1. Anak rewel. 4 jam pembukaan 4 cm. Nefropati diabetik 3. Pria 40 tahun. Obat yang baik untuk penderita ini adalah 1. Anticemas 4. UUB cekung. berhalusinasi melihat peti mayat dan mendengar mayat berbicara ³mati kamu. tidak mau makan dan minum. berat 8 kg. DJJ 140 x/menit. Melakukan penelitian 5. Wanita 19 tahun G2P1A0 hamil aterm. Mononukleosis infeksiosa 3. 1. BSS 300 mg/dl. mual. Difteri 5. 12 anak sekolah dasar memiliki sekolah yang berdekatan dengan tempat sampah. Elektrokonvulsi 5. tidak dijumpai panas. mati kamu´. Miokardiopati 2. Bila dibiarkan. «««. riwayat kontak seksual ± 3 hari yang lalu. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. makan. «««. Meneliti anak tersebut 4.5. Stroke otak 4. 5. berat badan turun. bengkak.

BAK kurang dari 1 gelas/hari. Hb= 9 gr/dL. Laktat . silinder (+). 5. Gagal ginjal kronis 3. «««. «««. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. Glukosa puasa 190 mg/dL. «««. riwayat demam dan nyeri menelan sejak ± 5 hari yang lalu. 3. Tiba-tiba 2 minggu kemudian muncul bintik-bintik merah menyebar ke seluruh tubuhnya. pH=4. Sindroma nefrotik 3. Seorang anak laki-laki 10 tahun. Sifilis 2. riwayat kontak seksual ± 3 minggu yang lalu. Wanita 25 tahun. Ayahnya kemudian mempuasakan anaknya dan makan dan minum. ± 3 hari yang lalu. Gagal ginjal akut 2. Kemungkinan apakah zat yang berlebih dalam darah? 1. 1. urin reduksi merah bata. hilang sendiri tanpa berobat. 750 cc 2. Berapa maintenancenya untuk 1 hari 1. 5. terlihat tulang pada ruas kedua jari pasien mengeluh nafsu makan bertambah.5. 1000 cc 3. banyak minum. Limfogranuloma venerum 5. Gonorrhoe 3. Hari ini anaknya minum air > 7 liter tetapi BAK tetap sedikit. laboratorium urin eritrosit (+). sering BAK. 2250 cc 1. Seorang anak perempuan 6 tahun datang dengan keluhan BAK kurang. 1250 cc 5. 1. «««. Ulkus molle 4. protein (+). Diagnosis keadaan di atas adalah 1. Gagal ginjal akut dan kronis 4. 1100 cc 4. 4. BUN meningkat. 1. 5. nyeri pinggang. Timbul tukak. Diagnosis kedaan ini adalah 1. 1. Asam lemak bebas 2. Limfogranuloma venerum Gonorrhoe Ulkus molle «««. Glomerulonefritis akut 2. Anak laki-laki usia 2 tahun berat badan 15 kg. 2 jam PP 425 mg/dL.2. 4. Riwayat diare dan muntah-muntah ± 3 hari yang lalu. Seorang pria usia 56 tahun mengeluh luka pada jari kelingking kanannya. «««. mudah lesu. «««.

pemeriksaan oftalmologi ada kekeruhan lensa mata kiri. Lama defisiensi protein kalori 4. Kelainan metabolik yang dijumpai? 1. Bell¶s palsy 1. sering haus. Jenis makanan 2. Minum pil KB. TD: 150/80 mmHg. Otitis media kronis maligna 3. Jenis penyakit 5. Wanita 22 tahun disuntik insulin karena DM seumur hidup. Anak I gemuk. Anak II sudah tinggal di desa tersebut sejak lahir. Kristal Ca oksalat 1. Otitis eksterna maligna 5. bekas tekanan tidak hilang. RR 16 x/menit. Penyebab aritmia pada keadaan ini adalah . Seorang wanita usia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan mulut mencong ke kiri dan telinga terasa sakit dan bertambah sakit bila daun telinga bergerak. Jenis edema 1. Benda keton 4. Ada benjolan di depan leher. datang dengan keluhan utama dada berdebar selama 5 bulan. Leukosit 3. Kerusakan sel pankreas 2. sepsis diare diobati sendiri. Glukosa 2. Anak pertama baru pindah ke desa tersebut setelah 3 bulan ayahnya di PHK. Apa yang menyebabkan perbedaan kondisi fisik pada kedua anak tersebut? 1.3. badan kurus. penglihatan kabur. Wanita 54 tahun sulit menahan menahan BAK. Zat apa yang dijumpai di urin? 1. Kolesteatoma 4. ikut bergerak waktu menelan. kurang tidur. Perubahan kualitas reseptor insulin pada sel target 5. anak II. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. Os menderita DM. Wanita 30 tahun. namun ada perbedaan pada kondisi fisik ke-2 anak tersebut. Otitis media kronis 2. kaki edema saat ditekan. Gangguan mekanisme sekresi insulin dari pankreas 3. Asam amino 1. Menurunkan jumlah reseptor insulin pada sel target 4. Sorbitol 5. kurus. Menurunkan jumlah signaling molekul di sel target 1. Protein 4. Keluar cairan berwarna kuning dari telinga. BSS 380 mg/dL. bila ditekan bekas tekanan tidak hilang. Eritrosit 5. Dua orang anak usia sekitar 3-4 tahun tinggal di desa yang sama. Lama tinggal di desa tersebut 3. N: 120 x/menit aritmia.

T4 5. Malaria dengan demam selang 2 hari 1. Pemeriksaan fisik tidak ada kelainan. kiri CHL lebih berat 2. Malariae ²4 hr (quartana) 2. gubernur melakukan gerakan 3 M yang disosialisasikan melalui slogan dan radio spot. Kanan SNHL kiri. T=38. 1. Bedak 4.1. Krim 3. Lotio 5. Salep 2. 1. 4. T3. Wanita 20 tahun. Kanan sensorineural hearing loss (SNHL). kiri CHL ringan 5. kiri SNHL lebih ringan 3. vesikula belum pecah. Lotio 5. Falciparum (quartidian) 5. mengeluh kedua telinga kurang mendengar. BMR 1. Lesi eritema di inguinal kanan dan kiri. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. Varisela. sediaan yang tepat adalah 1. Salep 2. kanan lebih berat 1. 1. Krim 3. Cara ini termasuk kategori apa? 1. Weber lateralisasi ke kanan. tes bisik 3 m. Iodium uptake 4. tidak erosi. «««. nodul satelit (+). «««. 5. Kanan conductive hearing loss (CHL). Content . pengobatan yang sesuai 1. «««. Bedak 4. Untuk menanggulangi wabah DBD. Vivax ² 3hr (tertiana) 3. 2.4°C. Pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis keadaan di atas adalah 1. Kanan dan kiri mixed hearing loss. Obat diare Sering diare Pil KB Kurang tidur Benjolan di leher 1. Scanning leher 2. Ovale ² 3hr (tertiana) 4. kiri CHL ringan 4. 3. EKG 3. Kanan CHL sedang.

Hydatid desease 2. target cell. 4 bulan anemia gravis. Taenia solium 1. riwayat hipertensi selama 5 tahun. pucat. Minum 1x/hari pagi hari. TB: 157 cm. Kreatinin serum 3. Trichinellosis spiralis 4. bila minum berdekatan. bila lupa. gatal di perianal terutama malam hari. Defisiensi B12 -makrositer 4. enuresis. Tinja endapan 4. Cystiserkosis cellulosa 5. ear drop. daerah pucat < ½ diameter eritrobasophilic stipling. Context Clarity Continuity Consistency 1. BB: 72 cm. Urin rutin 2. Untuk sakit kulitnya pasien diberi prednison. beri tahu efek samping obat 3. howel jelly bodies. dari korea. pasien termasuk kategori pelupa untuk minum obat. lien hepar besar. Tinja langsung 2. Angiostrongyliasis 3. LFG (laju filtrasi glomerolus=GFR) 1. pemeriksaan sederhana untuk keadaan ini adalah 1. Minum kapan ingat 1. TIK meningkat. Laki-laki 40 tahun. tidak berobat teratur (tiazid. 5 tahun. Thalasemia 1. Defisiensi Fe hipokrom mikrositer 5. Usulan pemeriksaan 1. Defisiensi folat -makrositer 3. Kardiomegali untuk tahu kerusakan target organ ginjal. 3. Bagaimana cara anda meningkatkan kepatuhan penderita 1. Minum dengan dosis 1 x/hari pagi. bila lupa jangan minum pada hari itu 2. Minum dengan dosis terbagi. Diagnosis keadaan ini adalah 1. Wanita 50 tahun. Anemia hemolitik 2. UU lebar. 4. bloker. Harada Mori 5. Tinja apung 3. Klirens kreatinin urin 5. GOT: eritrosit ukuran sama dengan inti lmfosit kecil. TD: 170/100. hemiparesis. segera minum kapan ingat 5. mengalami penurunan kesadaran. Ureum serum 4.2. Graham Scotch adhesive tape . Penyebabnya 1. Minum 1 x/hari sebelum tidur untuk menurunkan efek pada GIT 4. pada CT Scan dijumpai bentukan bulat seperti kristal berisi scolices pada jaringan otak. 5.

Terdapat gatal. Leopold II 3. . Pap smear 4. 4. penglihatan mata kabur. Leopold III 4. BB menurun. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. Tremor pada jari-jari tangan 5. 38 tahun. Mudah lapar 1. Periksa dalam 2. Seorang wanita usia 54 tahun datang dengan keluhan tidak bisa menahan BAK. Pemeriksaan untuk diagnosis posisi punggung fetus 1. Dari vagina keluar cairan seperti bulir-bulir nasi atau susu bubuk. E. 1. Leopold I 2. Dientamoena fragilis 3. «««. 5. tinja langsung terdapat bentukan tak teratur dengan tonjolan runcing. Leopold IV 5. «««. nafsu makan menurun. Giardia lamblia 1. BSS 380 mg/dL. diare berdarah +. Di kampungnya banyak yang menderita sakit seperti ini. 1. vulva dan vagina lecet-lecet karena sering digaruk-garuk. Anemia konjungtiva 4. Defisiensi zat iodium 3. Darah 2. petani. sering lelah. Diagnosis keadaan ini adalah 1. di dalamnya terdapat inti bergerak cepat. nyeri abdomen. Balantidium coli 2. Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan nyeri dan timbul benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan yang sudah diderita selama 3 bulan ini. E. Pembesaran kelejar tiroid 3. «««. «««. tidak ada nyeri dan semakin membesar. Seorang wanita hamil mengeluh adanya masa di leher depan sejak 3 tahun yang lalu. Defisiensi akromium 2. Gejala apa lagi yang relevan ditemukan pada pasien ini? 1. coli 4. histolytica 5. flatus meningkat. Bising sistolik 2. badan kurus. Vaginal swab 5. Pria. Seorang wanita usia 30 tahun mengeluh keluar cairan keputihan dari vaginanya. mudah haus. Urin 3.1. lendir +. Pemeriksaan apa yang harus dilakukan selanjutnya? 1. Sering BAK malam hari.

Artritis tuberkulosis 1. Persentase penduduk yang memanfaatkan Puskesmas 3. 3. Persentase persalinan oleh tenaga kesehatan 5. Sinovitis vilonodular 5. 4. 5. 1. Persentase rumah sehat 4. Angka kesakitan malarai per 1000 penduduk 2. Dalam perencanaan suatu program perlu indikator proses dan masukan. indikator yang paling sesuai adalah 1. Terkait program Depkes Indonesia Sehat 2010. Diagnosis keadaan di atas adalah 1.Pada pemeriksaan fisik tampak pangkal ibu jari kanan tersebut nyeri bila digerakkan serta pada sisi lateralnya terdapat benjolan dengan diameter 2 cm yang melekat pada dasar. Artritis reumatoid 3. 2. Berikut daftar penyakit infeksi dan noninfeksi pada Puskesmas A tahun 2007 Penyakit Hipertensi TBC Demam Berdarah ISPA Gizi Buruk Jumlah 3365 349 120 3949 41 Dalam menentukan prioritas masalah kesehatan menurut Pan American Health Organization berdasarkan ³Severity of the problem´ yang memiliki skor tertinggi adalah 1. Artritis gout 2. Penyakit Hipertensi TBC Diare ISPA Gizi Buruk Jumlah 755 13 702 1953 9 Hipertensi TBC Demam berdarah ISPA Gizi buruk . Persentase Posyandu Purnama dan Mandiri 1. 1. Osteoartritis 4. Pemeriksaan asam urat darah meningkat.

Alkohol dan darah 3. 2. 42%. buncit. 5. berat badan normal. spider nevi. 1. Sisa ikan + darah 1. Aspergilus 5. bergumpalgumpal.Berdasarkan ³Community dan Political Concern´? 1. Aspergilum 5. tidur tidak bisa dibangunkan. Riwayat minum obat-obatan sebelum dan selama kehamilan ini 1. Sisa ikan 5. sehat. Apa penyebab adanya bau amandel? 1. Hifa reproduktif 1. 4. Spora 4. Apakah anak yang sekarang anemia 4. Candida (harusnya kalo kehijauan-trichomonas vaginalis) 1. 3. Tindakan pertama yang dilakukan 1. Pemberian O2 . Apa penyebab keadaan tersebut 1. Menanyakan kebiasaan dietnya 2. Jenis kontrasepsi yang digunakan sebelum kehamilan 5. Istri berkata setelah makan ikan dan paginya sulit dibangunkan. G2P1A0. hidup. Penyebab keadaan ini adalah 1. Tricophyton 2. Wanita 17 tahun. hamil 12 minggu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan sklera ikterik. Hifa nonreproduktif 2. Laki-laki 55 tahun. Anamnesis tambahan untuk risiko anemia pada ibu 1. Pada luka bakar grade II. Wanita. Pada kerokan kulit didapatkan gambaran bulat/lonjong. Amoniak dalam nafas 2. Saat ini anak telah berusia 3 tahun. Di mulut terdapat bercak-bercak daran dan bau amandel. Riwayat anemia defisiensi Zn saat kehamilan yang lalu 3. mengeluh keputihan dan vaginal discharge putih kehijauan. Alkohol dan sisa ikan 4. Riwayat kehamilan pertama lahir spontan. gata ± 1 minggu. datang untuk pemeriksaan rutin kehamilan. Epidermophyton 3. Hipertensi TBC Diare ISPA Gizi buruk 1. Fusarium 4. Miselium 3. 19 tahun mengeluh telapak kaki terdapat lubang-lubang dangkal nyeri. Seorang wanita.

nyeri tekan. 5. Uji rigiditas dan «««. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. korban jambret dibawa ke UGD. 1. 3. Gigitan serangga 5. Setelah 5 hari pasien pulang dan kontrol poli. Pemeriksaan gram : Streptococcus (+). VER sementara 2. 1. 3. Seorang laki-laki usia 65 tahun datang dengan keluhan tangan tremor. palpasi hangat. batas tegas. 4. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. takut.2. Jenis visum yang diberikan 1. «««. bula. pucat. Infus RL «««. dianjurkan rawat inap untuk observasi. VER lanjutan 3. Gatal terutama pada malam hari. edema. Pedikulosis korporis 4. Eritrasma 3. Ulkus mole 2. nyeri. Untuk menyingkirkan adanya parkinson. Prurigo herba 2. Laki-laki 35 tahun. Dijumpai adanya ulkus. 5. Dermatitis alergika 1. 1 minggu yang lalu berobat ke dokter. Datang dengan keluhan gatal-gatal di tangan. Uji spastisitas . «««. pemeriksaan yang dianjurkan 1. keluhan utama tungkai bawah kanan bengkak. Anak laki-laki 11 tahun. Kelainan kulit: eritem. Skabies 3. Terdapat beberapa luka bacok di lengan bawah kiri. Selulitis 4. «««. VER tetap 4. genitalia sejak 1 bulan terakhir. Erisipelas 2. Ulkus durum 3. 4. Wanita datang dengan keluhan nyeri saat BAK. Surat istirahat 5. Teman-temannya juga mengalami keadaan yang sama. «««. Surat rawat jalan 1. Ektima 5. «««. Impetigo kontagiosa bulosa 1. Laki-laki 30 tahun. Uji gula darah 2. merah. jantung berdebar. Apa ulkus tersebut? 1. badan. Setelah perawatan luka.

Anak-anak usia 8 tahun. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. Traktus optikus dextra 3. 5. . Diagnosis kelainan di atas adalah «««. Mencegah intoksikasi 4. Chiasma 4. Propionibacterium acne 4. papul. Diet TKTP 3 x sehari 5. Diet pada sirosis hepatis. acne vulgaris 3. Mikroorganismenya «««. Rujuk ke spesialis mata 2. 4. Makanan biasa + ekstra vitamin 3.4. Bayi 4 tahun dengan gangguan pencernaan. vesikel. ««« 5. tindakan apa yang harus dilakukan 1. «««. Dipengaruhi oleh hormon «««. pandangan kabur perlahan-lahan. IgE normal. Nervus optikus dextra 2. ««« 1. «««. 1. DIET TKTP paket kecil 1. 5. glikogen otot 2. dari koma kemudian 7 hari sadar 1. «««. Membuang sisa makanan di lambung 3. Sebagai dokter umum. Chiasma posterior 1. «««. estrogen 5. Lakukan anamnesa 3. Tes romberg 1. Dimanakah letak kerusakan 1. DKA 2. nodul di pipi. hidung dan dahi. mata kiri normal. Membuang racun 2. sumber bahan utama yang diambil dari «««. Pasien 20 tahun timbul bisul di wajah. Pemeriksaan visus 4. DKI 3. Mata kanan tidak bisa melihat. 5. Makanan biasa + ekstra protein + vitamin 4. uji tempel normal. «««. Makanan biasa + ekstra protein 2. Seorang ibu 55 tahun gatal-gatal di telapak tangan setelah mencuci pakaian. «««. Bilas lambung pada sirosis hepatis bertujuan 1. Chiasma anterior 5.

tubuh dan konjunktiva kuning. Diagnosis kelainan di atas adalah skabies 1. Kemungkinan diagnosis 1. Wanita 27 tahun. Terdapat demam. pustula. RR: 30x/menit. «««. Seorang laki-laki mengeluh demam intermiten. Eritem pada mukosa (SSJ). Seorang anak laki-laki umur 10 tahun tinggal di tempat kurang terurus. OE 4. Klindamicin 3. Bilirubin direk 4. OMSK maligna 2. 5. mengeluh timbul vesikel dasar eritem. Clostridium perfringens 4.1. sesak nafas. 1. bokong dan kelamin. «««. Leopold I 2. Minggu ke-1 bertambah banyak. Pada pemeriksaan fisik paru-paru 1. sakit kepala. Gatal-gatal di sela tangan. Leopold II 3. Alkalin fosfatase 50. ulkus merah hitam. Pemeriksaan punggung bayi 1. «««. ekskoriasi. 1 bulan terakhir berat badan turun drastis. «««. Leopold IV 5. Gentamicin 2. Streptococcus pyogenes 2. Streptococcus aureus 3. Periksa dalam 1.7. Terdapat cairan pada telinga disertai jaringan granulasi. «««. Pemeriksaan fisik mendapatkan papul. bilirubin indirek 5. malaise. vesikel. 1. Seorang peternak 35 tahun. Kemungkinan kuman pada keadaan ini adalah 1. 5. Bila perlu injeksi pada pasien diberikan 1. Leopold III 4. 4. minggu ke-2 menjadi gelap dan mengering. Basillus anthracis 5. Keadaan umum lemah. Diagnosis kelainan di atas adalah varicella 1. pemeriksaan mikroskop gram hasilnya Streptococcus basil gram (+). Bacillus subtilis . luka lengan bawah sejak lahir. Laki-laki 65 tahun diantar ke rumah sakit dengan keluahn sesak nafas. Diagnosis kelainan di atas adalah hepatitis 1. OMSK benigna 3. hematokrit 25%.

lateral kiri 3. keluhan lain tidak ada. «««. 2. benjolan submandibula. Limfoma maligna non hodgkin 4. 1. keluar cairan dan darah sedikit dari vagina. Limfoma maligna hodgkin 3. anteroposterior 2. penyebab hematemesis pada pasien ini adalah 1. Atresia duodeni . Terdapat demam ringan. Penyakit letterer sore 5. Kemungkinan diagnosis 1. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. 5. difus. muntah berdarah. Limfadenitis kronis nonspesifik 2. Penyakit hand schiler christian 1. SGOT-SGPT 2. keringat malam. Perempuan 11 tahun. Pria dewasa 61 tahun. 1. kehamilan 2. Direncanakan foto thoraks posisi 1. mual dll. «««. bertambah besar sejak 1 bulan. menstruasi 3. Atresia ani 3. posteroanterior 5. 5. tidak tampak folikel limfoid. 3. 1. 20 tahun yang lalu didiagnosis menderita hepatitis B. 4. batuk berdahak kental warna kuning selama 2 minggu. «««. Laki-laki 60 tahun mengeluh benjolan pada leher kanan. Varises esofagus 3. 4. 5. «««. 4. «««. «««. Indikasi paling mungkin 1. Penyakit dengan kencing kuning sudah 2 hari. Megakolon kongenital 2. «««.1. «««. ukuran 2 cm. terfiksir. «««. 1. lateral kanan 4. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan 1. Skera dan kulit ikterik. seorang pria 23 tahun. Biopsi PA: sel-sel sebesar limfosit matur. Invaginasi 4. «««. «««. Bayi 10 jam dilakukan foto knee chest position. «««. uniform.

5. banyak keringat. leukosit=8. 1. Anak menderita diare 4. berat badan normal. retikulosit= 0. Pemeriksaan lain yang perlu dilakukan 1. Riwayat kejang (-).100. Bikarbonat darah . ujung tangan sering gemetar. Kebiasaan diet 2. Diazepam 10 mg i. sakit serupa dalam keluarga tidak ada.m. Anak laki-laki 12 tahun dibawa ke Puskesmas. Diagnosis kelainan di atas adalah 1.4 juta. sering berdebar. Tamponade jantung 4.fl. Apa yang menyebabkan terjadinya gangguan jantung pada pemeriksaan? 1. Infus D5% 2. Laki-laki 60 tahun. Laki-laki 25 tahun G1P0A0 hamil 8 bulan dibawa ke bidan UGD karena hipertensi dan tungkai bengkak. Fenobarbital 30 mg oral 5. Observasi ketat di ICU 1. berkeringat. Regurgitasi katup trikuspid 5. Kebutuhan metabolik tubuh 3. Pada pemeriksaan fisik: denyut jantung meningkat. MCV=««. sehat. keluhan lemah. hidup. Anemia megaloblastik 5. Sering BAB. Konstipasi 5.m. riwayat perdarahan tidak ada. EKG AF. eksoftalmus. 4. Anemia penyakit kronis 3.. tremor. Thalasemia 1.6. RBC=3. nafsu makan meningkat. Sebagai dokter anamnesis penting apa yang dibutuhkan untuk mengetahui risiko anemia ibu? 1.7%. mata agak melotot. Anemia sideroblastik 4. gemetar. Riwayat anemia defisiensi kehamilan lalu 3. Keluhan mudah lelah. Riwayat anak pertama lahir spontan. lain-lain dalam batas normal. Hb= 6.7 fl. tinggi badan 160 cm. Riwayat obat-obat sebelum kehamilan 1. Keluhan sebelumnya tidak ada. «««. Infarct miokard 1. Berat badan 40 kg. Hambatan pengisian darah ke ventrikel 2. Pada pemeriksaan fisik: pucat. edema. Seorang wanita 32 tahun G2P1A0 12 minggu datang untuk pemeriksaan rutin kehamilan. MCH=28. Anemia hemolitik 2. trombosit=480. proteinuria. Wanita 30 tahun. mudah lelah sejak 3 bulan yang lalu.000. laboratorium: T meningkat. tekanan darah 160/110. TSH menurun. 3. 1 minggu terakhir mengeluh nafas sengal bila bekerja sehari-hari. MgSO4 4 gram dalam D40% i. Sekrang usia 3 tahun. Bagaimana penanganannya? 1.

5. Refluks esofagus 1. Pemeriksaan fisik: ptekie dada dan perut. lekosit 12. Laki-laki 60 tahun. tetapi tidak fermentasi karbohidrat. T=37°C. panas. yang hilang saat istirahat. mual muntah 5 kali warna hitam. Sepsis 3. Bakteri tidak bisa fermentasi manitol dan dihambat oleh novobicum. TB=154 cm. Serum iron. Laki-laki 35 tahun didiagnosis hemoroid eksterna stadium III. Laki-laki 10 tahun. batuk (-). Sindrom dengue 1. 3 jam sakit. Nyeri kurang lebih 5 menit. Streptococcus aureus 4. capillary refill > 2 detik 1. menggunakan valvular protesis 5 tahun yang lalu. Angina pektoris 4. PCV 18. terdapat sesak nafas. Nyeri yang sama kurang lebih 1 minggu yang lalu. Staphylococcus epidermidis 1. Tifoid berat 4. Laboratorium Hb= 6. Tes fragilitas osmotik 5. Pneumonia 3. nadi 100x/menit. lemah. trombosit 350. Pleuritis 2. Streptococcus pneumoniae 2. tekanan darah 120/70. pusing. MCV = 71 fl. Laki-laki 65 tahun mengeluh lemas. total iron binding capacity 3. katalase (+). pigmen hijau. anemia (-).000.2. pilek (-). LED 50. T3. Malaria serebral 2. cocci gram (+). kaki dingin 1 jam. 3. trombosit 25. Berat badan 25 kg. TSH Kelainan kromosom BSS Keton urin 1. Punksi sumsum 4. Ulkus peptikum 5. Pemeriksaan berikutnya yang harus dilakukan 1. Kultur sputum gram (-). T4. Elektroforesis protein 2. demam selama beberapa minggu. makan (-). MCH= 32 pg. 4.000. Laki-laki 58 tahun mengeluh nyeri dada yang menjalar ke dagu dan lengan kiri setelah makan siang. Tes ozid ham 1.000. post CABG. Kemungkinan bakteri 1. akral dingin +/+. 4 hari yang lalu panas tinggi terus menerus. Kemungkinan bakteri . Streptococcus agalactial 3. kultur darah. Weil 5. BB= 71 kg. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. Staphylococcus saprophyt 5. setelah 1 minggu terjadi perdarahan dubur. koagulasi (-).

Tumor pankreas 1. Seorang anak laki-laki usia 6 tahun datang dengan keluhan pucat: nafsu makan cukup. Ikterus obstruktif 3. «««. Seorang laki-laki 45 tahun datang dengan keluhan demam. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. 1. 5. 1. Thalassemia 3. Tidak ada tanda-tanda stigmata hepatitis kronis. Laki-laki 60 tahun datang dengan BAB pucat. Moraxella Serratia Proteus Pseudomonas Klebsiella 1. batuk pada awalnya kering kemudian menjadi berdahak coklat. Koledokolitiasis 3. 1. Hbe Ag 4. ikterus. hasil laboratorium menunjukkan anemia mikrositik hipokrom. Hepatitis viral akut 2. Anemia defisiensi besi 2. mudah capek. 3. 5. «««. mual muntah. Kolesistitis akut 2. «««.namun ada gangguan pertumbuhan. Seorang wanita 55 tahun datang dengan demam. Anti HBs 2. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. Tidak demam teraba masa di epigastrium disertai ikterik. «««. HBc Ag 3. 4. 5. «««. Riwayat merokok 1 bungkus per hari. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. Pemeriksaan apa untuk memastikan replikasi virus? 1. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. «««. dijumpai splenomegali. 4. Pankreatitis akut 4. Kakek meninggal karena sirosis. «««. Bronkitis . 2. 5.1. Malaria 4. Kakak meninggal karena kanker hati. hasil pemeriksaan HBs Ag (+). Seorang laki-laki usia 30 tahun. Pankreatitis kronis 5. badan lemas. dan terdapat target cell. Terdapat riwayat transfusi.

kejang-kejang. Ulkus kornea periferal. «««. «««. 1 ampul saja 2. Glaukoma akut 2. 5.v. Memberi sedatif dosis tinggi 4. karyawati dipindahtugsakan ke bagian operator. 4. «««. «««. Ulkus fungi 5. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. mulut berbusa. 1. Terapi 1. 4.2. «««. COA dangkal. 4. Fenitoin loading dose 3. 5. visus 1/60. 5. Gangguan kejiwaan pada keadaan ini adalah 1. Waham paranoid 3. Seorang wanita 30 tahun mata merah mendadak. 1. «««. Ulkus geograpian 3. «««. tonik klonik. «««. Bronkiektasis Karsinoma paru «««. «««. 3. Kejang selama 20 menit. Ulkus mooren 2. «««. Diazepam i. sakit kepala. Pasien 17 tahun. Seorang wanita 45 tahun datang dengan keluhan tidak bisa tidur. «««. «««. Seorang perempuan. «««. Ia merasa ditinggalkan teman dan mengidap kanker. Terdapat Injeksi silier dan konjunktiva. 5. 1. mual dan muntah. 5. 3. ingin bunuh diri dengan racun serangga karena ia merasa bersalah atas kematian suaminya. 1. «««. Menetramkan keluarga 3. jika teman mengobrol di dekatnya ia merasa curiga. mengoceh sendiri. 4. Anjuran untuk pasien ini 1. Psikoterapi 2. Ulkus bakteri 4. Sejak itu sering melamun. 1. . Flight of ideas 2. Diagnosis paling mungkin adalah 1.

S. Role play 4. hasilnya epitel kolumner bersilia. Glaukoma sudut terbuka 2. Berasal dari jaringan apa sediaan mikroskopik tersebut? 1. Anti psikosa 4. hemiparese kanan. aureus 2. Antidepresi 2. hemoliticus 3. Migren hemiplegia 1. pupil midriasis. Glaukoma sudut tertutup akut 3. nyeri mata. Wawancara 2. Antianxiety 3. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. Serviks uteri 2. mata kanan kabur. S. Seorang wanita usia 38 tahun. Tumor Intra kranial 3. Ceramah 5. warna pelangi. Perempuan 40 tahun menjalani operasi pomeroy. Glaukoma maligna 1. Kemungkinan penyebab 1. Candida albicans 4. maka kita harus menentukan sasaran penyuluhan. Tricosporum sp. 5. UMN. tekanan= N+3. Konseling 3. Neuropati 5. hiperemis. Penyebab keadaan ini adalah 1. visus= 2/60. mual muntah. Endometrium . 1. Ensefalitis 4. Glaukoma absolut 4. 1. 5. Agar penyuluhan berhasil. bilik dangkal. Apa metode penyuluhan paling tepat 1. Sebelumnya mata kanan normal. papil edema. pipi kanan terdapat lesi eksimatosa disertai nanah. CVD 2. Orang tua memiliki gejala asma. «««. Tricophyton sp. Seorang laki-laki 3 bulan. «««. edemam kornea. Glaukoma sekunder 5.1. didapatkan jaringan untuk pemeriksaan mikroskopik. Di puskesmas yang Anda pimpin akan dilaksanakan penyuluhan diare. Seminar 1. sakit kepala 2 tahun. Terapi pada pasien ini 1. Seorang wanita 57 tahun.

erosi. Asam urat 4. Hepatolitiasis . Tuba falopii 4. pasien tertegun dan berulang mengatakan ³Apa memang benar saya menderita penyakit tersebut?´ 1. Mata berair. sering pilek. Pada pemeriksaan kornea mata kanan keruh dan ukuran lebih besar dari kiri. Dermatitis eksamatosa 2. keluhan utama. tidak kuat cahaya. Ayah penderita menderita asma bronkial. Dermatitis numular 1. Dermatitis seboroika 4. Elektroretinogram 1. skuamosa dan likenifikasi. Pada foto polos abdomen terdapat banyak radioopaq dengan ukuran 1 cm di subkostal XII kanan. Lapang pandang 5. Laki-laki 50 tahun. Pemeriksaan apa yang tepat untuk diagnosa? 1. Seorang laki-laki 50 tahun datang ke RS deng keluhan benjolan pada sendi kaki dan tangan sejak 2 bulan. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. Seorang anak 10 tahun. Seorang perempuan 56 tahun setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan keganasan di mulut rahim. Gula darah 3. sering berkedip. Kolelitiasis 2. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. Zat apa yang berhubungan dengan penyakit pasien? 1. Bayi 2 bulan. bagian hitam bola mata kanan lebih besar. CT Scan/MRI 4. Menyarankan memperbanyak ibadah 4. Vagina 1. USG 2.3. Merujuk ke psikiater 2. datang dengan keluhan gatal-gatal di fosa poplitea dan cubiti. mengalami kolik abdomen kanan atas. Dermatitis atopik 3. Dokter menerangkan diagnosa. Ureum 5. TIO 3. sakit dan merah. Keluhan berulang kali. Melakukan tes psikologi 3. Ovarium 5. Melakukan konseling individu 1. Kolesterol 2. Dermatitis kontak 5. Menyarankan melakukan aktivitas 5. urin kemerahan. Bilirubin 1. Pada pemeriksaan dermatologis didapatkan plak eritem dengan batas difus.

Perforasi ulkus gaster 5. liver span mengecil CH . Lesi akibat penyakit hemolitik 3. Riwayat hepatitis B kronis. rambut ketiak (-). batuk berdahak banyak. Hasil laboratorium: anemia. Pada pemeriksaan fisik didapatkan lemah. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. gineko (+). Multipel mieloma 4. N: 98x/menit. Asma 4. Seorang laki-laki. Tes apung paru 2. konjunktiva pucat. Ureterolitiasis 5. Esofagitis 4. Makroskopi plasenta 1. Perforasi ulkus duodenum 1. Lesi akibat osteomielitis 1. Pneumonia 2. riwayat alergi makanan.3. Sindrom Mallroy 2. Toksikologi 4. serum protein dan protein urin abnormal. mengi (+). PPOK 5. spider nevi (+). Beban kerja tambahan 3. Faktor-faktor yang menyebabkan asbestosis 1. Nefrolitiasis kanan 4. Toksis yang terserap 5. Penyakit ginjal kronik 5. muntah darah. Pecahnya varises esofagus 3. Abses hepar yang kalsifikasi 1. Laki-laki 60 tahun dengan keluhan utama badan lemah. Laki-laki 30 tahun mengeluh sesak mendadak. 51 tahun datang dengan keluhan utama perut membesar. TD: 140/90. Toksis yang terhirup 1. Pada x Ray foto kepala terlihat proses multipel bentuk punched out. Getah paru 3. Osteosarkoma 2. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. Ca paru 1. peranjakan 5 cm. Koch 3. nyeri persendian. Beban kerja utama 2. DNA 5. Tes pematangan paru 1. riwayat hepatitis kronis. Toksik yang termakan 4. Seorang wanita 30 tahun. Penyebab hematemesis? 1.

leukositosis. mual. Kompensasi jantung 2. Perikondritis 4. bising jantung (+). Widal 3. 1. demam tinggi hilang timbul 1 minggu yang lalu. Goiter nodosa toksik 3. Wasserman 5. «««. Anak 2 tahun mengalami retardasi mental sejak 6 bulan yang lalu. perkembangan mental tidak sama dengan teman sebaya. Sesak berkurang bila istirahat. pada pemeriksaan urin fenil piruvat positif. Wanita 30 tahun datang dengan benjolan pada leher depan. . hasil periksa urin di wood¶s lamp berwarna kebiruan. Ventikel fibrilasi 1. 1 minggu yang lalu menderita nyeri dan demam. mudah digerakkan. JVP meningkat. Karsinoma tiroid 5. Goiter nodosa non toksik 4. kenyal. kembung. VDRL 2. Setelah diperiksa IQ= 55. Laki-laki 20 tahun. Nafsu makan tidak ada. Keluhan ini sudah dialami sejak 1 bulan yang lalu. Well-felix 4. Laki-laki 43 tahun mengeluh sesak nafas setelah menaiki tangga. Malam mengigil. Kahn 1. Diagnosis keadaan di atas adalah 1. T3 dan T4 meningkat. Pada otoskopi tidak didapatkan perforasi. 3 hari tidak BAB. Tidak ada keluhan jantung berdebar dan berkeringat. Dekompensasi ventrikel kanan 4. perut terasa penuh. Dekompensasi ventrikel kiri 3. pendengaran normal. OE sirkumskripta 2. Anak-anak 2 tahun. OMSA 5. LED meningkat. «««. OE difusa 3. antipiretik tidak sembuh. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. Atrial fibrilasi 5. Pemeriksaan fisik mendapatkan masa bulat. Goiter difusa toksik 2. anak ini mengalami inborn error of metabolism. Penderita ini mengalami inborn error of metabolism 1. Asam amino apa yang terganggu? fenilalanin 1. IQ= 55. Pasien usia 25 tahun mengeluh nyeri telinga hebat. Pemeriksaan yang paling tepat 1. Diagnosis kelainan di atas adalah 1.1. ukuran 3x3x2 cm dan ikut bergerak bila menelan.

Furunkel 4. mengeluh benjolan pada daun telinga kiri. Keadaan ini disebabkan oleh 1. tidak ada perforasi. pemeriksaan normal. Tumor hipofise 3. Strategi apa yang harus diambil pada keadaan ini 1. Anak 5 tahun. 5. 1. Coscan normal. Apakah tahu cara menggunakan lensa kontak 5. Karsinoma papilitis . Apa yang perlu ditanyakan untuk menunjang diagnosis 1. Pubertas precock 2. membran timpani merah menonjol. fluktuasi. Yang muncul merah dulu atau kabur dulu 2. jerawat. tidak ada nafsu makan. OMSA 2. camat dan lurah setempat. OMK 3. Kemitraan 3. Pasien 20 tahun seorang petinju. KSH > 6. Diagnosis kelainan di atas adalah 1. «««. suara pecah. Laki-laki 6 tahun. dan demam. Aterom 2. Dukungan sosial 5. Benjolan pada payudara. Advokasi 2. Pasien wanita memakai lensa kontak sudah 3 tahun. timbul rambut pubis. lalu mata merah dan kabur. Karsinoma invasif 2. Hematoma 5. batas tegas. 1. Komuniasi 1. Keloid 1. Miringitis 5. Abses 3. LH > 6. Tumor adrenal 4. Perikondritis 4. nyero telinga. diketahui salah satu penyebab adalah karena berkurangnya dukungan dari dinkes. Kepala puskesmas kecamatan A gagal dalam melaksanakan suatu program kesehatan masyarakat setelah dilakukan evaluasi. Kemungkinan diagnosis 1. Kemungkinan diagnosis 1. «««. Karsinoma in situ 3.1. Pemberdayaan masyarakat 4. tidak ada nyeri. demam. lemah. «««. Apakah tahu cara merawat lensa kontak 4. Apakah menjalar sampai sakit kepala 3. OMS 1. keras tidak nyeri.

Erisipelas 3. Leukosit 3. Pasien sakit jantung diberikan diretika. hipokalemia 1. Perlemakan hati 1. Diagnosis keadaan di atas adalah ozaena 2. badan menjadi lemas kemungkinan terjadi«««. RS dengan ICU 1. Krim mikonazol 2. 1. «««. Di puskesmas dengan fasilitas perawatan 4. RS tipe D 5. Lupus 5. Gangguan pembentukan apoprotein B 1. Tablet ketokonazol 3. Berobat jalan 2. diameter 3 cm. Seorang anak 6 tahun. KOH menunjukkan hifa sejati dari batang rambut. Wanita 14 tahun. Gangguan pembentukan lipotropik 2. Tablet griseofulvin 5. Penatalaksanaan keadaan ini adalah 1. Saran anda 1. Kemungkinan diagnosis 1. Sel skuama 5. «««. Tablet amfoterisin B 1. terdapat titik hitam di tengah. DK 1. Bakteri yang paling sering pada keputihan bakterial baginalis . pitak di kepala. alopesia. Shampo bifonazol 4. hidung tersumbat. Pada rinoskopi anterior cavum nasal dekstra terdapat krusta kehijauan. Hasil yang diharapkan didapatkan dari pemeriksaan urin penderita SN 1. Akne 4. Rawat di klinik pribadi 3. Oval fat bodies 2.4. Gangguan oksidasi asam lemak 3. 1. Rash di pipi. Eritrosit 4. Ektima 2. Temannya ternyata merasa bau. pasien tidak merasa bau. terdapat vesikel dan deskuamasi. Pasien lumpuh 4 ekstremitas. fam 5.

Acne vulgaris. Pada toksoplasmosis. kurus. Pada keganasan ginekologi. memiliki riwayat DM«««KAD 1. Pasien dengan gejala DBD. comedocal 1. fenomena tetesan lilin 1. tekanan darah yang diharapkan 110/10 1. Ptiriasis rosasea.serebri media 1. Obat skabies yang aman untuk ibu hamil permetrin 1. rifampicin 1. Bakteri yang paling sering pada infeksi saluran nafas sterptococcus b hemoliticus 1. terapi? Lamprene. Main di pasir. luka tidak sembuh«««. timbul bercak. Pada dermatitis atopi. imunoglobulin apa yang perlu diperiksa IgM. Laki-laki 65 tahun datang dengan 1. Pasien tidak sadar. Pemeriksaan pada psoriasis auspits sign. Pasien HIV meninggal«««. abses peritonsil 1. 1 sisi tonsil kiri membesar«««. Merah di punggung«««. jenis sel yang ditemukan mononuclear 1. jenin imunoglobulin yang meningkat IgE 1. Bakteri yang paling sering pada karditis sterptococcus b hemoliticus 1. Seorang wanita usia 40 tahun mederita sulit menelan 1. Jenis NSAID yang menyebabkan kelainan jantung Kolkisin 1. Pasien sering lapar. Pada stroke arteri apa yang biasanya pecah a. haus. Pada pemeriksaan kusta. Apa yang dimaksud volkman ischemi kompartemen sindrom 1. Sulit menelan. Setelah resusitasi. Schular duval bodies khas untuk tumor apa 1.DM 1. cacingan.1. Ptiriasis rosea . Orang tinggal di India. tindakan pencegahan berupa«««.lakukan universal precaution 1. MH. IgG 1.pemberantasan sarang nyamuk 1. jenis cacing ankilostoma braziliense/caninum 1.

1. kurang mineral apa? 1. Kehr¶s sign . Lidah palut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful