Dr.

Arie Hardiansyah

KESEIMBANGAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT

CAIRAN TUBUH
Merupakan komponen terbanyak dari tubuh manusia ´ Bayi memiliki persentase air yang paling banyak kira-kira 75% dari total berat badan, bertambah usia persentase cairan makin menurun
´

PERSENTASE CAIRAN TUBUH
60% air dari total berat badan ´ 40% zat padat dari total berat badan ´ Wanita : 55% air dari total berat badan ´ Orang gemuk : jaringan lemak mengandung sedikit air sehingga persentase air lebih rendah
´

SUMBER AIR BAGI TUBUH/WATER GAIN Minum (1600ml/hr) ´ Pencernaan makanan (700ml/hr) ´ Cairan metabolik dari hasil respirssi sel (200ml/hr) ´ Total : 2500ml/hr ´ .

PENGELUARAN AIR DARI TUBUH/WATER LOSS Ekskresi ginjal / urine 1500ml/hr ´ Kulit (600ml/hr) evaporasi 400ml. keringat 200ml ´ Pernafasan di paru-paru 300ml/hr ´ Saluran cerna 100ml/hr ´ Jumlah 2500ml/hr ´ Khusus wanita cairan juga keluar saat menstruasi ´ .

.

MEKANISME KESEIMBANGAN CAIRAN Secara normal water gain dan water loss harus seimbang agar jumlah cairan tetap stabil ´ Ada 2 mekanisme: ´ « Rasa haus. membantu pengaturan water loss . membantu pengaturan water gain « Mekanisme countercurrent (di ginjal).

.

KOMPARTEMEN CAIRAN TUBUH ´ Cairan tubuh terdiri dari : « Cairan intrasel : 2/3 bagian = 40% BB « Cairan ekstrasel : 1/3 bagian = 20% BB .

.

ELEKTROLIT Cairan intrasel dan ekstrasel banyak mengandung oksigen. nutrisi dan berbagai unsur kimia yang berasal dari pemecahan zat anorganik dan sedikit zat organik ´ Elektrolit : zat yang terdiri dari ion-ion (partikel yang dapat menghantarkan listrik) sangat larut dalam air yang berupa kation dan anion ´ Secara normal anion dan kation ini seimbang sehingga cairan tubuh memiliki muatan elektris yang netral ´ .

KATION UTAMA DALAM TUBUH Natrium (Na+) ´ Kalium (K+) ´ Kalsium (Ca+) ´ Magnesium (Mg2+) ´ .

ANION UTAMA DALAM TUBUH Clorida (Cl-) ´ Bicarbonat (HCO3-) ´ Phosphate (HPO4 2-) ´ .

Antara plasma dan cairan interstitial perpindahan cairannya melewati dinding kapiler.PERPINDAHAN CAIRAN TUBUH 1. 2. . 3. Transport vesikuler (transcytosis) Difusi Filtrasi dan reabsorpsi Transport aktif 2. ada 3 cara: 1. Antara cairan interstitial dan cairan intrasel 1.

ANTARA PLASMA DAN CAIRAN INTERSTITIAL ´ Transport vesicular (transcytosis) « Cairan interstitial masuk dinding kapiler dengan cara endocytosis ke dalam endotelial « Keluar ke cairan interstitial dengan exocytosis .

ANTARA PLASMA DAN CAIRAN INTERSTITIAL ´ Difusi « Pergerakan zat dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah « Sebagian besar zat dalam plasma darah dan cairan interstitial dapat melewati dinding kapiler dengan cara difusi « Hampir terjadi pada seluruh bagian jaringan tubuh « Tidak terjadi pada otak karena otak punya blood brain barier / sawar darah otak yang memblok difusi beberapa jenis zat .

ANTARA PLASMA DAN CAIRAN INTERSTITIAL ´ Faktor yang mempengaruhi difusi « Diameter partikel/ berat molekul « Beda tekanan / konsentrasi « Tebal membran « Daya larut zat dalam membran « Muatan partikel (negatif akan berdifusi ke positif) « Ada atau tidaknya protein pembantu (carrier) « Suhu .

ANTARA PLASMA DAN CAIRAN INTERSTITIAL Filtrasi dan reabsorpsi ´ Filtrasi merupakan perpindahan materi dari plasma ke cairan interstitial « Terjadi pada end arteriol kapiler « ´ Reabsorpsi Perpindahan materi dari cairan interstitial ke plasma « Terjadi pada end venular kapiler « ´ Bila keseimbangan filtrasi dan reabsorpsi terganggu maka terjadi penumpukan cairan interstitial yang dikenal dengan oedem .

ANTARA CAIRAN INTERSTITIAL DAN CAIRAN INTRASEL Transpor aktif ´ Memerlukan energi ´ Perpindahan materi berlawanan dengan gradien elektrokimianya ´ Cairan interstitial dan cairan intrasel memiliki tekanan osmotik yang sama ´ Perubahan tekanan osmotik terjadi karena perubahan konsentrasi ion Na+ (kation utama ekstrasel) atau konsentrasi K+ (kation utama intrasel) .

OSMOSIS Cara perpindahan materi dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi melalui membran semipermeabel ´ Kebalikan difusi ´ .

OEDEMA Merupakan peningkatan cairan interstitial yang abnormal ´ Terjadi karena keseimbangan filtrasi dan reabsorpsi terganggu ´ Baru tampak bila cairan interstitial meningkat lebih dari 30% diatas normal ´ .

OEDEMA ´ Terjadi karena: « Peningkatan cairan ekstraselular « Peningkatan tekanan hidrostatik kapiler « Penurunan konsentrasi protein plasma sehingga trkanan osmotik menurun « Peningkatan permeabilitas kapiler « Penyumbatan pembuluh limfe ´ Deteksi?????? .

CAIRAN LIMFE ´ Kandungan cairan limfe: « Limfosit « Antibodi « Protein « Elektrolit « Lemak « Faktor pembekuan .

SIFAT CAIRAN LIMFE Mengalir dari kapiler limfe ke pembuluh limfe ´ Diteruskan menuju ductus toracicus atau ductus limfatik ´ Berakhir divena subclavia ´ Alirannya satu arah ´ .

FUNGSI CAIRAN LIMFE Membantu homeostasis dengan membawa benda asing (virus atau bakteri) yang masuk kedalam tubuh menuju nodul limfe dimana terdapat limfosit ´ Mempertahankan tekanan osmotik cairan interstitial dengan cara membawa protein yang keluar dari end arteriol kapiler kembali ke plasma darah ´ Membawa nutrisi yang diserap melaui saluran cerna ´ .

MEKANISME PENGATURAN ALIRAN LIMFE Kontraksi otot yang mengkompresi atau menekan pembuluh limfe ´ Pembuluh limfe memiliki katup sehingga tidak terjadi aliran balik ´ Gerakan pernafasan menyebabkan perbedaan tekanan (tekanan di thorax menurun)sehingga timbul aliran limfe dari area abdomen ke area thorax ´ .

PEMBULUH LIMFE .

SISTEM LIMFATIK .

cisterna.CAIRAN CEREBROSPINAL (CSF) ATAU CAIRAN OTAK Volume ruang otak dan medulla spinalis 1600ml ´ Cairan otak kira-kira 150ml ´ Terdapat pada ventrikel. sekeliling otak dan ruang subarachnoid ´ Disekresi oleh pleksus choroideus kira-kira 500ml/hr (3x lipat dari CSF) ´ .

.

FUNGSI CSF Melindungi otak terhadap benturan ´ Mengatur volume otak ´ Peranan kecil dalam metabolisme otak ´ .

KOMPOSISI CSF .

ALIRAN CSF .

infeksi) ´ Hambatan aliran CSF dapat mengganggu tekanan CSF (Hydrocephalus) ´ . perdarahan.TEKANAN CSF Normal : 70 ml air ² 180 ml air ´ Diproduksi dan diabsorpsi dalam jumlah seimbang sehingga volume dan tekanan didalamnya slalu konstan ´ Regulasi tekanan CSF diatur oleh vili arachnoid dan diabsorpsi oleh vena-vena permukaan otak ´ Tekanan CSF meningkat bila terjadi hambatan pada vili arachnoid (tumor otak.

SAWAR DARAH OTAK BLOOD BRAIN BARRIER (BBB) ´ ´ Adalah suatu pemisah antar darah dan susunan saraf pusat yang menghalangi zat-zat tertentu berdifusi dari darah ke otak Meliputi : « « « Pembuluh darah cerebral Pleksus choroideus Struktur-struktur tertentu pada membran arachnoid ´ Fungsi utama : mempertahankan homeostasis jaringan otak dengan melindungi jaringan otak terhadap gangguan oleh berbagai kkomposisi darah dan bahanbahan toksik yang terdapat didalamnya .

khususnya prematur ´ Contoh: bilirubin dalam keadaan normal tidak dapat melewati sawar darah otak. pada bayi dapat menembusnya sehingga menimbulkan kernikterus ´ .BBB PADA BAYI Sawar darah otak belum berfungsi sempurna pada bayi.

BBB PADA KEADAAN PATOLOGIK Fungsi sawar darah otak akan berubah sehingga difusi zat-zat tertentu akan dipengaruhi ´ Contoh : difusi glukosa dan protein pada penyakit meningitis dan ensefalitis ´ .

3. Buffer kimia 1.KESEIMBANGAN ASAM BASA Terdapat 3 sistem buffer yang mempertahankannya 1. 3. 2. 4. melawan perubahan asam karbonat Sistem buffer fosfat. membuffer cairan ekstrasel melawan perubahan asam non karbonat Sistem buffer protein. Pengaturan ion H oleh traktus respiratorius Pengaturan ion H oleh ginjal . huga cairan intrasel 2. membuffer di traktus urinarius. Sistem buffer bicarbonat. membuffer cairan intrasel dan juga ekstrasel Sistem buffer hemoglobin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful