Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH STUDY TOUR

SMP N 2 SUMBANG
MUSEUM NASIONAL

Di susun Oleh :

1. Melati (8A)
2. Tia Listiani (8A)
3. Eli Agustina (8D)
4. Sulastri (8D)

SMP NEGERI 2 SUMBANG


2010 / 2011
Motto
1. Buku adalah sumber ilmu.
2. Pengetahuan adalah puncak meraih Prestasi.
3. Membaca adalah kunci dari segalanya.
4. Ilmu adalah harta yang paling berharga.
5. Peluang selalu di himpit oleh kesulitan.
6. Masa depan menunggu kemampuan kita untuk merubahnya.
7. Kejujuran adalah sesuatu yang tak bias dibeli.

Persembahan
Karya tulis ini kami persembahkan kepada :
1. Kepala sekolah SMP Negeri 2 Sumbang.
2. Guru dan staf karyawan SMP Negeri 2 Sumbang.
3. Ayah dan bunda tercinta.
4. Adik – adik kelas VII dan VIII yang tersayang.
5. Pembaca yang budiman.

II
Kata pengantar

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat tuhan yang maha esa, karena dengan segala
rahmat dan karunia –Nya, kami masih di beri kesempatan untuk menyelesaikan makalah
tentang masih tentang Museum Nasional Republik Indonesia. Tidak lupa kami ucapkan
terima kasih kepada guru pembimbing dan teman-teman yang telah memberikan dukungan
dalam menyelesaikan makalah ini tanpa mengalami hambatan apapun.

Makalah Museum Nasional Republik Indonesia ini di susun sebagai bentuk proses
belajar mengembangkan kemampuan siswa. Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalh
ini masih banyak kekurangan dan kesalahan, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan
saran yang membangun demi perbaikan kami di waktu yang akan datang.

Kami berharap semoga denganselesainya makalh ini, dapat bermanfaat bagi pembaca
dan teman-teman, khususnya dalam memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan tentang
Museum Nasional Republik Indonesia.

Amin……..

Sumbang, November 2010

Penulis

III
PENGESAHAN

Makalah ini telah disetujui dan disdahkan oleh Pembimbing karya tulis, pada :

Hari : Selasa

Tanggal : 30 November 2010

Mengetahui :

Kepala Sekolah Guru Pembimbing

TOHIR,S.Pd,M.Pd Siti Khotimah, S.Pd.

IV
DAFTAR ISI

Halaman Judul ………………………………………………………………………………I

Halaman Motto dan Persembahan ………………………………………………………........II

Halaman Kata Pengantar …………………………………………………………………….III

Halaman Pengesahan ………………………………………………………………………..IV

Daftar Isi ……………………………………………………………………………………...V

BAB I PENDAHULUAN

- Latar Belakang ………………………………………………………………………..1


- Tujuan ……………………………………………………………………………….1
- Metode Penulisan ……………………………………………………………………1

BAB II PEMBAHASAN

1. Dasar Pemikiran ………………………………………………………………………2


2. Sejarah Museum Nasional …………………………………………………………….3
3. Koleksi Museum Nasional ……………………………………………………………4
4. Pemeliharaan Koleksi museum Nasional ……………………………………………..5

BAB III PENUTUP

1. Kesimpulan ……………………………………………………………………………6
2. Saran …………………………………………………………………………………..6
3. Penutup ……………………………………………………………………………….7

DAFTAR PUSTAKA

1. Daftar Pustaka ………………………………………………………………………...8

V
BAB I PENDAHULUAN

1.Latar Belakang.

Manusia adalah makhluk social dan sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa,
Juga sebagai makhluk penghuni bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola
kekayaan alam. Sebagai hamba Tuhan yang mempunyai kewajiban untuk beribadah dan
menyembah Tuhan Sang Pencipta dengan tulus. Tuhan menciptakan manusia utuk menjaga,
melestarikan lingkungan alam semesta.

2.Tujuan.

Tujuan dalam penulisan makalah Museum Nasional Republik Indonesia adalah


sebagai berikut :

1. Untuk melatih menyusun sebuah laporan kegiatan pariwisata secara benar.


2. Untuk menambah pengetahuan penulis, juga bermanfaat bagi kita semua khususnya
dalam bidang sejarah.

3.Metode Penulisan.

Dalam penyusunan makalah ini, kami mengunakan beberapa metode penulisan.


Metode yang kami gunakan adalah :

1. Metode Observasi
Adalah teknik penulisan dengan cara mengadakan pengamatan langsung ke objek
penulisan.Observasi yang kami lakukan adalah dengan mengamati langsung berbagai
hal yang ada di Museum Nasional Republik Indonesia.
2. Metode Studi Pustaka
Adalah suatu cara memperoleh data dengan cara mempelajari atau membaca sumber
buku yang berkaitan dengan Museum Nasional Republik Indonesia.

1
BAB II PEMBAHASAN

1.Dasar Pemikiran
Museum Nasional adalah peninggalan sejarah yang berwujud sebuah
bangunan yang dibangun untuk melestarikan kebudayaan dari jaman dahulu. Museum
ini lahir pada tahun 1778.Museum Nasional sering di sebut Museum Gajah.Museum
Gajah mengkoleksi benda benda kuno yang ada di seluruh nusantara dan dari Negara-
negara tetangga.Koleksi tersebut di kategorikan kedalam pra sejarah, Numismatik,
Etnografi, Keramik, dan lain-lain.Koleksi yang terdapat di Museum Nasional
Republik Indonesia sangat banyak dan keberadannya sangat menarik minat
wisatawan. Maka sangat mendukung dan memahami juga mempelajari sejarah bangsa
bangsa Indonesia bagi para pelajar.

2
Pembahasan

2.Sejarah Museum Nasional

Museum Nasional Republik Indonesia adalah sebuah museum yang terletak di Jakarta
pusat tepatnya di jalan Merdeka Barat. Museun Nasional adalah Museum tertua dan tebesar
di Indonesia. Museum Nasional di rintis pada tahun 1778. Saat pembentukan Bataviaasch
Genootschop van kusten en Wetens chappen oleh pemerintah Belanda.

Museum Nasional di kenal juga dengan sebutan Museum Gajah arena Raja
Chulaaongkorn dari Thailand menghadiahkan patung Gajah pada tahun 1871. Pada tanggal
28 mei 1979,Namanya resmi menjadi Museum Nasional Republik Indonesia. Museum
Nasional sekarang berada di bawah pengelolaan kementrian kebudayaan dan pariwisata. Pada
tahun 2001, Museum Nasional Republik Indonesia menujukan bahwa koleksinya telah
mencapai 109.342 buah. Tahun 2006, jumlah koleksinya sudak melebihi 141.003 buah.
Jumlah koleksi itulah yang membuat museum ini di kenal sebagai museum yang terlengkap
di Indonesia.

3
3.Koleksi Museum Nasional.

Museum Nasion atau Museum Gajah banyak mengoleksi benda benda kuno di
seluruh Nusantara dan Mancanegara. Koleksinya antara lain arca-arca kuno, prasasti, barang
dan benda kerajinan kuno. Sebelum gedung Perpustakan Nasional RI di dirikan, Museum
Gajah termasuk mengkoleksi naskah-naskah nanuskrip kuno. Tetapi, Naskah dan koleksi
Perpustakan Museum Nasional kini disimpan di Perpustakan Nasional.

Sumber koleksi bnayk berasal dari penggalihan arkeologis.Hibah kolektor sejak masa
Hindia Belanda dan pembelian.Koleksi keramik dan etnografi Indonesia di museum ini
terbanyak dan terlengkap di dunia.Museum ini merupakan museum pertama dan terbesar di
Asia Tenggara. Koleksi yang menarik adalah Patung Bhairawa yang tertinggi di museum
Nasional dengan tinggi 414 cm. Patung ini di temukan di Padang Roco Sumatra barat.
Koleksi arca Budha tertua berupa arca Budha Dwipangkara yang terbuat dari perunggu dan
arca Hindu tertua di Nusantara yaitu Wisnu Cibuaya sekitar 4 Masehi.

Koleksi-koleksi Museum Nasional di kategorikan menjadi sebagai berikut :

 Sejarah

Koleksi Sejarah Museum Nasional merupakan benda-benda yang mengandung nilai sejarah
Indonesia dan dari masa pendudukan Eropa di Indonesia, antara abad 16-19 Masehi. Koleksi
Sejarah meliputi benda-benda berupa perabot, mriam, gelas, keramik, lampu hias, gerabah
dll.Benda-benda tersebut di buat di Indonesia dan di buat di luar negeri.

 Geografi

Koleksi Geografi Museum Nasional terdiri dari fosil, yaitu fosil toxaster dan amonit yang
berusia 75-135 juta tahun, koleksi batuan, yaitu batuan sedimen dan metamorf. Berbagai jenis
peta Indonesia abad ke 16 Masehi, peta dunia sekitar abad 15-17 Masehi, dan lain lain.
Adapula koleksi perlengkapan navigasi seperti kompas, sextan, dll, beserta miniatur kapal
yaitu phinisi, lete, nade, dan Bali.

 Prasejarah

Merupakan kurun waktu pada saat manusia belum mengenal tulisan. Pada abad ke 5 Masehi
di temukan prasasti Yupa di Kutai Kalimantan Timur. Peninggalannya berupa fosil, Tulang
belulang manusia, serta Artefak. Masa Prasejarah di bagi menjadi dua jaman yaitu , jaman
batu menghasilkan artefak Paleolitik(Berburu) dan Mezolithik(mengumpulkan makanan),
serta Neolitik(bercocok tanam), dan jaman batu logam(paleometalik)menghasilkan artefak
perunggu dan besi.Koleksi yang lain berupa Kapak Genggam dari batu gamping kersikan,
Kalung Manik, Kapak Perunggu.

4
 Numismatik & keramik.

Koleksinya berupa koin, Uang kertas dan token serta alat cetak Uang. Koleksi Numismatik
ada yang dari Negara-negara di benua Asia, Eropa, Afrika, Amerika dan Australia. Koleksi
Heraldik yang di miliki Museum Nasional adalah Mendali/tanda Jasa, Cap/Stempel, amulet.
Koleksi keramik yang terbanyak dari Cina, Vietnam, Thailand, Jepang, Timur Tengah, dan
Eropa. Indonesia dahulu merupakan penghasil rempah rempah untuk perdagangan.
Perdagangan mas lalu dengan cara pembayaran Uang atau tukar menukar (barter) rempah-
rempah dengan keramik. Selain perdagangan, keramik juga sebagai hadiah dan upeti.

 Etnografi

Koleksi etnografi menyajikan benda-benda atau hasil budaya dari suku-suku bangsa di
Indonesia. Indonesia memiliki lebih dari 300 suku bangsa yang berbeda-beda. Benda-benda
etnografi di pakai untuk upacara maupun sehari-hari. Pengumpulan koleksi antara lain
melalui kegiatan ekspedisi ilmiah, militer atau perorangan dan penyebaran agama. Koleksi
etnografi mempunyai ruang pamer khusus, yaitu ruang miniatur rumah adat, ruang tekstil,
dan ruang khasanah emas entografi.

 Arkeologi

Koleksi Arkeologi berupa benda-benda budaya dari masa Hindia Budha. Koleksinya terdiri
dari arca dewa-dewa Hindu, arca Budha, perhiasan Peralatan Upacara, mata uang, prasasti,
dan lain-lain. Koleksi tersebut terbuat dari emas, perak, perunggu, batu dan tanah liat yang di
bakar. Koleksi Arkeologi sebagian besar berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, misalnya
temuan Emas di desa wono boyo, Jawa Tengah, arca batu Prajnaparamika di singasari, Jawa
Timur, Koleksi lainnya yaitu prasasti dan arca.

4.Pemeliharan Koleksi Museum Nasional

Pada tahun 1960an, pernah terjadi pencurian Koleksi emas yang di lakukan oleh
kelompok pimpinan Kusni Kasdut. Pada tahun 1979 terjadi pencurian koleksi uang logam.
Pada tahun 1987, beberapa koleksi keramik yang bernilai milyaran dicuri lagi. Dan tahun
1996 pencurian lukisan tetapi bias ditemukan di Singpura. Hal ini menyadarkan pengelola
museum bahwa keamanan adalah factor penting untuk menjaga koleksi. Karena itu, museum
di lengkapi dengan alarm. Kamera pengaman dan 17 petugas keamanan. Kondisi koleksi di
jaga ketat dengan usaha konservasi. Sering kali bagian koleksi yang rusak diganti dengan
bahan tiruan. Sering pula di temui usaha rekonstruksi untuk mengganti koleksi yang rusak
parah. Secara umum, hal ini memperlihatkan sikap umum museum yang lebih mengutamakan
restorasi dari pada otentisitas.

5
BAB III
PENUTUP
Setelah mempelajari Museum Nasional Republik Indonesia , kami menemukan hal menarik
yang kami susun dalam kesimpulan dan saran

1. Kesimpulan
a. Museum Nasional Republik Indonesia memiliki koleksi yang lengkap, berupa
benda-benda peninggalan sejarah maupun karya sastra.
b. Koleksi yang tersimpan dalam Museum Nasional Republik Indonesia merupakan
peninggalan sejarah dari masa pemerintahan Kolonial Belanda sampai sekarang.
c. Letak Museum Nasional Republik Indonesia yang strategis dan menarik
bagiwisatawan untuk belajar sejarah.
2. Saran
a. Sebaiknya Pengelola Museum asional Republik Indonesia memperbanyak Penjaga
atau Petugas keamanan agar tidak terjadi Pencurian lagi.
b. Pengelola Museum juga hendaknya menyediakan seseorang penjaga pada setiap
koleksi agar pengunjung dapat memperoleh informasi yang di perlukan secara
langsung tidak hanya secara tertulis.

6
3.PENUTUP

Syukur alkhamdulillah kami panjat kan ke Hadirat Allah SWT. Yang telah
melimpahkan Hidayah-Nya, Sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini
kami susundalam rangka tugas sekolah karena sudah melaksanakan study wisata.Kami
menyadari bahwa makalah ini masih memiliki banyak kekurangan dan kekeliruan. Hal ini
disebabkan kami masih dalam rangka belajar, Sehingga belum dapat menyajikan makalah ini
dengan baik dan benar.

Kami mengharapkan adanya kritik dan saran membangun dari pembaca demi
perbaikan kami di masa mendatang. Demikian makalah ini kami buat, Semoga benyak
memberikan menfaat bagi kita semua dalam rangka belajar sejarah di Museum Nasional
Republik Indonesia.

7
DAFTAR PUSTAKA

- Buku tentang Museum Nasional Republik Indonesia


- Brosur
- www.museumnasional.org