P. 1
SEJARAH KB

SEJARAH KB

|Views: 1,578|Likes:
Dipublikasikan oleh zikril_hafi

More info:

Published by: zikril_hafi on Jan 08, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/18/2013

pdf

text

original

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ORGANISASI PROGRAM KB NASIONAL

LATAR BELAKANG LAHIRNYA IDE KB DAN PERKEMBANGANNYA
A.

MASALAH KEPENDUDUKAN

1. MASALAH KEPENDUDUKAN DAN IMPLIKASINYA
* * * * * JUMLAH PENDUDUK YANG RELATIF BESAR PERTUMBUHAN PENDUDUK YANG RELATIF CEPAT PENYEBARAN DAN KEPADATAN PENDUDUK TIDAK MERATA KOMPOSISI PENDDK MRT UMUR YG KRGMENGUNTUNGKAN ARUS URBANISASI YANG RELATIF TINGGI

IMPLIKASI MASALAH KEPENDUDUKAN : . . . . . . KUALITAS PANGAN KUALITAS PERUMAHAN KUALITAS KESEHATAN KUALITAS PENDIDIKAN KESEMPATAN KERJA KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP

2. TEORI TENTANG KEPENDUDUKAN a. TEORI MALTHUS (1776 - 1824) ESSAY ON POPULATION TAHUN 1798 : . BAHAN MAKANAN PENTING UNTUK KEHIDUPAN MANUSIA . NAFSU MANUSIA TAK DAPAT DITAHAN

FAKTOR PENCEGAH PERBANDINGAN ANTARA MAKANAN DAN MANUSIA 1. PREVENTIVE CHECKS FAKTOR YANG DAPAT MENGHAMBAT JUMLAH KELAHIRAN YANG DINAMAKAN MORAL RESTRAINT ANTARA LAIN : . PENUNDAAN MASA PERKAWINAN . MENGENDALIKAN HAWA NAFSU . PANTANGAN KAWIN 2. POSITIVE CHECKS FAKTOR YANG MENYEBABKAN BERTAMBAHNYA KEMATIAN ANTARA LAIN : . BENCANA ALAM . WABAH PENYAKIT . KEJAHATAN . PEPERANGAN

PENGIKUT - PENGIKUT TEORI MALTHUS : 

FRANCIS PLACE ( 1771 ± 1854 ) - PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI TIDAK MENURUNKAN MARTABAT - KEMISKINAN DAN PENYAKIT DAPAT DICEGAH  RICHARD CALLIHIE ( 1790 ± 1843 ) - MEREKA YANG BERKELUARGA TIDAK PERLU MEMPUNYAI JUMLAH ANAK YANG LEBIH BANYAK DARIPADA YANG DAPAT DIPELIHARA DENGAN BAIK. - WANITA YANG KURANG SEHAT TIDAK PERLU MENGHADAPI BAHAYA KARENA KEHAMILAN. - SANGGAMA DAPAT DILAKUKAN TANPA KETAKUTAN AKAN KEHAMILAN.

B. KELUARGA BERENCANA SEBAGAI SALAH SATU USAHA MENGATASI MASALAH KEPENDUDUKAN

1.

LAHIRNYA IDE KELUARGA BERENCANA a. MEMBUNUH ANAK YANG SUDAH LAHIR b. PENGGUGURAN KANDUNGAN ( ABORTUS PROVACATUS)

2.

PELOPOR KELUARGA BERENCANA a. PERINTIS KB DI INGGERIS (MARIE STOPES 1880-1950) 1880b. PELOPOR KB AS (MARGARETH SANGER 1883 ± 1966)

PERIODE PERINTISAN DAN KEPELOPORAN PROGRAM KB DI INDONESIA A. PERIODE SEBELUM TAHUN 1957 1. PEMBATASAN KELAHIRAN SECARA TRADISIONAL 2. PENGATURAN KEHAMILAN SECARA MEDIS PELOPOR ANTARA LAIN : Dr. SULIANTI SAROSO, NY. MARSIDAH SOEWITO, PROF. SARWONO PRAWIROHARDJO, Dr. HM. YUDONO Dr. KOEN S. MARTIONO DAN Dr. SUHARTO PERIODE TAHUN 1957 ± 1966 1. PERKUMPULAN KELUARGA BERENCANA INDONESIA ( PKBI ) 2. USAHA-USAHA KB DI DAERAH-DAERAH USAHADAERAH- SEMARANG, BALI, PALEMBANG, MEDAN

B.

PERIODE PERSIAPAN DAN PERKEMBANGAN STRUKTUR ORGANISASI PROGRAM KB NASIONAL

A. B. C.

PROYEK KELUARGA BERENCANA DKI JAKARTA ( 1967 ) LEMBAGA KELUARGA BERENCANA NASIONAL (LKBN) 1967 PERKEMBANGAN PENGORGANISASIAN PROGRAM NASIONAL KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA 1. PERIODE ORGANISASI ATAS DASAR KEPPRES NOMOR 8 TH 1970 2. PERIODE ORGANISASI ATAS DASAR KEPPRES NOMOR 33 TH 1972 3. PERIODE ORGANISASI BERDASARKAN KEPPRES NO 38 TH 1978 PERIODE STRUKTUR ORGANISASI BKKBN BERDASARKAN KEPPRES 64 TAHUN 1984.

D.

KELUARGA ADALAH UNIT TERKECIL DALAM MASYARAKAT YANG TERDIRI DARI SUAMI ISTRI, ATAU SUAMI ISTRI DAN ANAKNYA, ATAU AYAH DAN ANAKNYA, ATAU IBU DAN ANAKNYA.

KELUARGA BERENCANA ADALAH UPAYA PENINGKATAN KEPEDULIAN DAN PERAN SERTA MASYARAKAT MELALUI PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN , PENGATURAN KELAHIRAN , P EMBINAAN KETAHANAN KELUARGA , PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELUARGA UNTUK MEWUJUDKAN KELUARGA KECIL BAHAGIA DAN SEJAHTERA.

PEMBERDAYAAN FUNGSI KELUARGA MENUJU KELUARGA SEJAHTERA  Dalam mengembangkan dan membangun keluarga sejahtera, maka berbagai fungsi keluarga perlu diselenggarakan dan atau kalau perlu dikembangkan. Beberapa fungsi keluarga (8 fungsi keluarga) yang perlu disegarkan dan disosialisasikan agar dicapai keluarga sejahtera sebagai berikut :

DELAPAN (8) FUNGSI KELUARGA SEJAHTERA
1. Fungsi Keagamaan : - Keluarga dikembangkan untuk mampu menjadi wahana yang pertama dan utama untuk membawa seluruh anggotanya melaksanakan ke Tuhanan Yang Maha Esa dengan penuh iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa

DELAPAN (8) FUNGSI KELUARGA SEJAHTERA
2. Fungsi Kebudayaan - Keluarga dikembangkan menjadi wahana untuk melestarikan budaya nasional yang luhur dan bermartabat 3. Fungsi Cinta Kasih - Keluarga menjadi wahana yang pertama dan utama untuk menumbuhkan cinta kasih antar sesama anggotanya, antar orang tua dengan pasangannya, antar anak dengan orang tuanya, dan antar sesama anakanak-anak sendiri

DELAPAN (8) FUNGSI KELUARGA SEJAHTERA
4. Fungsi Perlindungan - Keluarga menjadi perlindungan yang utama dan kokoh dalam memberikan kebenaran dan keteladanan kepada anak-anak dan keturunannya. anak5. Fungsi Reproduksi - Keluarga menjadi pengatur reproduksi keturunan secara sehat dan berencana, sehingga anak-anak ini anakdapat dihasilkan dengan kualitas yang prima dan handal.

DELAPAN (8) FUNGSI KELUARGA SEJAHTERA
6. Fungsi Sosialisasi atau Pendidikan - Keluarga berfungsi sebagai sekolah dengan guru yang pertama dan utama dalam mengantarkan anakanakanaknya untuk menjadi panutan masyarakat luas dan dirinya sendiri. 7. Fungsi Ekonomi - Keluarga menyiapkan dirinya untuk menjadi suatu unit yang mandiri dan sanggup untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan batinnya dengan penuh kemandirian dan kesanggupan.

DELAPAN (8) FUNGSI KELUARGA SEJAHTERA
8. Fungsi Pemeliharaan Lingkungan - Keluarga siap dan sanggup untuk memelihara kelestarian lingkungan untuk memberikan yang terbaik kepada anak cucunya di masa yang akan datang 

Kedelapan fungsi keluarga ini harus dihidupkan, disegarkan dan dikembangkan secara seimbang untuk mencapai keadaan keluarga yang berkualitas, penuh iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mempunyai kemampuan lahir dan batin bagi kesejahteraan keluarganya, dan mempunyai keseimbangan yang serasi, selaras dan seimbang dengan segala lingkungan sosial, budaya dan dinamika perubahan masyarakat yang ada.

TERIMA KASIH

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->