Anda di halaman 1dari 7

Butik Tas dan Dompet

Gambaran Umum Usaha Butik Tas dan Dompet


LATAR BELAKANG PEMILIHAN USAHA BUTIK TAS DAN DOMPET
1. Perubahan gaya hidup dimana fungsi tas dan dompet tidak hanya sebagai penyimpan uang atau
barang ketika kita berpergian, tetapi sudah menjadi ‘pemanis’ penampilan seseorang.
2. Perubahan mode yang begitu pesat di bidang fashion, dimana para remaja (di lingkungan sekolah
atau universitas) bahkan orang dewasa ingin selalu tampil modis di segala situasi (di lingkungan
kerja atau di event-event tertentu) dan selalu up to date dalam mengikuti trend mode yang sedang
booming.
3. Pandangan sebagian konsumen – kalau membeli tas dan dompet di butik lebih bergengsi serta
dapat disesuaikan dengan selera.

KUNCI SUKSES USAHA BUTIK TAS DAN DOMPET


1. Tempat yang strategis di daerah kampus, sekolah, dan pusat hiburan atau pusat perbelanjaan.
2. Tempat yang nyaman dalam berbelanja atau memilih tas dan dompet yang di-display.
3. Pelayanan kepada pelanggan yang baik dan memuaskan
4. Tempat usaha didesain sedemikian rupa, unik, dan menarik pelanggan untuk singgah bahkan
sampai membeli.
5. Harga terjangkau
6. Terdapat berbagai program diskon untuk event-event tertentu, misal: kenaikan kelas, lebaran,
natal, tahun baru, dan event khusus lainnya.
7. Packing yang menarik

LAYANAN TAMBAHAN YANG PERLU DISEDIAKAN DALAM USAHA


BUTIK TAS DAN DOMPET
√ Layanan pembungkusan kado

USAHA BUTIK TAS DAN DOMPET


Yang menjadikan Butik Tas & Dompet ini menjadi berbeda dari butik-butik lainnya ialah
produknya yang khusus tas dan dompet dengan berbagai jenis, ukuran, dan bahan dengan model
terkini, harga yang relatif terjangkau, performa karyawan yang baik dan menarik, dan sistem
kerja yang efisien. Interior ruangan juga menarik dilihat dan ruangannya nyaman untuk
pelanggan. Produk tas dan dompet yang dijual dalam paket usaha ini mempunyai berbagai tema
antara lain classic travel and business collections, urban casual, dan men and women’s
collections. Tema classic travel and business collections adalah koleksi yang ditujukan bagi
wanita dan pria kelas atas yang sering bepergian. Tema urban casual pangsa pasarnya usia yang
lebih muda dan modis dan profesional yang mengikuti perkembangan teknologi, sedangkan men
and women’s collection ditujukan pagi wanita yang suka gaya dan menghargai kualitas.
Peralatan-peralatan standar paket usaha butik tas dan dompet yang harus disediakan adalah
sebagai berikut :
1. Beberapa barang untuk awal pembukaan
2. Seragam untuk karyawan
3. Pin untuk karyawan
4. Banner
5. Spanduk
6. Brosur

LOKASI & RUANG


1. Letak Lokasi
Berada dipinggir jalan utama, lingkungan kampus atau sekolah, dan di pusat-pusat perniagaan.
2. Standar Kebutuhan Ruang
Luas ruang minimum : (lebar) 4 m x (panjang) 5 m Note: Ukuran panjang dan lebar dapat
sebaliknya.
3. Asumsi kebutuhan ruang:
- Ruang display
- Ruang administrasi (kasir)
- Ruang duduk konsumen

LINGKUP KERJA
Lingkup kerja meliputi :
1. Survey :
- Pemetaan pasar
- Persaingan
- Potensi
2. Sistem :
- Pembukuan sederhana
- Siklus kerja
- SOP (Prosedur Standar Operasi)
3. Pelatihan :
- Pelatihan karyawan / Buku panduan pelatihan
- Pengendalian sistem
- Pemasaran
- Pengamanan & pengendalian usaha
PEDOMAN PELAKSANAAN PEKERJAAN PROYEK
BUTIK TAS DAN DOMPET
LANGKAH DASAR
- Penyusunan tim kerja
- Pimpinan proyek
- Disain interior
- Disain graphis
- Sistem dan keuangan
- Lapangan / pembelanjaan
- SDM
- Pemasaran
- Penyusunan time schedule masing-masing bagian
a. Time schedule perencanaan I
- Gambar layout termasuk pengukuran
- Gambar disain interior
- Daftar barang belanjaan yang harus dibeli
Note: Gambar harus mendapat persetujuan pimpinan
b. Time schedule perencanaan II
- Penentuan nama & tagline usaha
- Gambar disain neonbox / billboard
- Gambar disain stand banner
- Gambar disain spanduk atau alat promosi lain
- Rancangan seragam dan perlengkapannya
- Gambar lain yang diperlukan
Note: Gambar harus mendapat persetujuan pimpinan
c. Time schedule untuk tempat dan barang
- Batas waktu renovasi tempat
- Batas waktu pengadaan peralatan dan perlengkapan diluar kontrak
d. Time schedule pelaksanaan
- Eksekusi layout dan disain interior yang telah disetujui
- Eksekusi disain graphis yang telah disetujui
- Pembelian dan penyerahan barang sesuai kontrak
- Rekruitmen pegawai
- Tes lapangan peralatan dan kesiapan kerja
- Pelatihan karyawan
- SOP keseluruhan
- Pra promosi
- Soft opening
- Promosi
- Grand opening
- Pengawasan
- Penyusunan Anggaran (Budgeting)
Anggaran yang ditetapkan meliputi :
- Anggaran pemesanan disain
- Anggaran transportasi dan akomodasi
- Anggaran pembelian barang
Note: Harus dibuat jadwal pengeluaran dananya sesuai tanggal yang direncanakan

RINCIAN TUGAS
1. BAGIAN DISAIN INTERIOR
a. Gambar layout
- Menentukan alur konsumen, mulai dari masuk hingga selesai
- Menentukan posisi customer space
- Menentukan posisi ruang display
- Menentukan posisi kasir (meja admin)
- Menentukan posisi etalase
- Menentukan posisi perlengkapan pendukung (Radio tape)
a. Tata lampu
b. Kelistrikan
Note : Dalam menentukan layout harus dipikirkan benar terhadap efisiensi proses kerja, proses gerak,
maksimalisasi ruangan, kenyamanan konsumen dalam memilih produk yang didisplay, serta dampak

b. Gambar disain interior


- Menentukan ukuran-ukuran secara pasti peralatan dan perlengkapan yang akan dibuat serta
model yang akan diciptakan (meja kasir, etalase untuk men-display tas atau dompet, ram
untuk menggantung tas, dan lain-lain)
- Menentukan warna cat ruangan dalam dan luar
- Menentukan ornament-ornamen ruangan yang mendukung
2. BAGIAN DISAIN GRAPHIS
a. Gambar disain graphis
- Menentukan nama usaha serta taglinenya dengan persetujuan pimpinan
- Menentukan disain logo usaha
- Menentukan disain standbanner dan alat promosi internal pendukung
- Menentukan disain billboard / neonsign
- Menentukan disain seragam dan perlengkapannya
b. Desain kebutuhan administrasi
- Nota penjualan
- Kartu stock barang
- Petty cash reconciliation
- Catatan penjualan harian
3. BAGIAN SISTEM DAN KEUANGAN
- Menentukan prosedur penerimaan konsumen
- Menentukan prosedur pelaksanaan kerja
- Menentukan prosedur penerimaan pembayaran
- Menentukan prosedur komplain konsumen
- Menentukan prosedur pembelian kembali stock barang
- Menentukan prosedur perawatan dan penyimpanan produk yang didisplay
- Menentukan prosedur jadwal dan siklus kerja karyawan
- Menentukan prosedur keuangan dan pengamanannya
4. BAGIAN PEMBELIAN DAN LAPANGAN
- Menentukan barang-barang yang menjadi kewajiban perusahaan
- Menentukan anggaran pembelian barang sesuai kontrak
- Melakukan pembelian barang-barang
- Melakukan pemesanan & pembelian barang permintaan disainer interior
- Melakukan pemesanan & pembelian barang permintaan disainer graphis
- Melakukan pengawasan instalasi tempat sesuai disain, baik interior ataupun graphis.
5. BAGIAN SDM
- Melakukan rekruitmen pegawai yang diperlukan
- Melakukan seleksi pegawai
- Melakukan pelatihan pemahaman usaha
- Melakukan pelatihan teknis pekerjaan secara keseluruhan
- Melakukan pelatihan mental & customer satisfaction
- Melakukan kontrol terhadap perkembangan SDM
6. BAGIAN PEMASARAN
- Menentukan strategi pemasaran pra operasi
- Menentukan strategi pemasaran operasi
- Menentukan strategi pemasaran pasca
7. PIMPINAN PROYEK
- Mengawasi secara keseluruhan proses pelaksanaan pekerjaan
- Mempertanggungjawabkan hasil kerja kepada perusahaan
- Mempertanggungjawabkan kinerja keuangan proyek kepada perusahaan
- Mengeksekusi komplain tim proyek

DAFTAR BARANG YANG DIPERLUKAN


Daftar barang yang diperlukan perlu ditentukan sesuai kebutuhan, yang ditetapkan oleh pimpinan
proyek.
STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP)
BUTIK TAS DAN DOMPET
KETENTUAN KARYAWAN
1. Pramuniaga
2. Bagian administrasi merangkap kasir
3. Supervisor (jika diperlukan  dalam kasus ini untuk pembukaan outlet butik tas dan dompet yang
lebih dari satu dalam satu daerah domisili)

SISTEM KERJA
Dilakukan shift kerja (jika ada) dan rolling tugas agar lebih terkendali dan terkontrol Jika sistem
kerja ditentukan menjadi sistem shift (misal: dua shift), maka perlu diadakan minimal 1 jam untuk
dua karyawan tersebut untuk bertemu secara bersamaan, untuk serah terima pekerjaan.

PROSEDUR PENANGANAN PELANGGAN


TAHAP I Penerimaan Pelanggan
Dilakukan oleh pramuniaga
1. Pelanggan diterima oleh pramuniaga dengan ramah.
2. Pelanggan dipersilahkan untuk memilih produk yang tersedia.
3. Menjawab dengan sopan dan memberikan informasi tentang produk jika ditanya oleh konsumen.
4. Jika konsumen berminat terhadap produk yang didisplay, pramuniaga wajib membantu
mengambilkannya.
5. Pramuniaga mempersilahkan konsumen jika ingin mencoba.
6. Setelah produk yang ingin dibeli sudah ditentukan oleh konsumen, bagian penerimaan pelanggan
membuatkan nota.
7. Nota diserahkan kepada konsumen, dan konsumen dipersilahkan untuk membayar di kasir.
TAHAP II Penerimaan Pembayaran
Dilakukan oleh bagian administrasi (kasir)
1. Kasir menerima nota yang dibawa oleh konsumen dengan ramah.
2. Kemudian pramuniaga menerima pembayaran dari konsumen.
3. Menghitung ulang total pembayaran yang harus dibayar oleh konsumen secara cepat dan tepat.
4. Membubuhkan stempel ‘LUNAS’ pada nota rangkap ke-1.
5. Memberikan uang kembalian (jika ada) dan nota rangkap ke-1 kepada konsumen.
6. Kasir memastikan bahwa transaksi pembayaran sudah sah dan tidak berpotensi menimbulkan
masalah dikemudian hari.
TAHAP III Packing dan Penyerahan Barang
Dilakukan oleh pramuniaga
1. Selama pelanggan membayar di kasir, pramuniaga mengecek ulang jenis dan jumlah barang yang
akan di-packing dengan nota rangkap ke-2 yang diserahkan oleh bagian kasir.
2. Setelah sesuai, barang dapat di-packing.
3. Menyerahkannya barang yang telah di-packing kepada konsumen dengan mengucapkan ‘terima
kasih’.
4. Mengarsip nota rangkap ke-2 di tempat yang telah disediakan.

PROSEDUR KOMPLAIN PELANGGAN


Komplain diterima oleh supervisor atau jika supervisor tidak ada diterima oleh pramuniaga.
1. Komplain pengembalian uang pembayaran kurang, segera ditanggapi tanpa alasan apapun dan
langsung dicross-check dengan pembukuan. Oleh karena itu sebelum pelanggan pergi, sebaiknya
pramuniaga tidak memasukkan uang pembayaran dari konsumen ke laci atau ke tempat penyimpanan
uang. Dan waktu menyerahkan uang kembalian, pramuniaga harus memastikan kepada konsumen
bahwa uang kembalian yang diserahkan sudah sesuai. Untuk meminimalisir komplain pengembalian
uang pembayaran yang kurang, sebaiknya di dekat meja kasir ditempel tulisan yang berbunyi
“Sebelum Meninggalkan Tempat, Harap Periksa Uang Kembalian Anda, Terima Kasih”.
2. Komplain kualitas barang buruk, harus dipastikan bahwa kerusakan barang diakibatkan oleh apa.
Jika keruakan barang dari pabrik, dapat diganti, namun jika kerusakan barang akibat kesalahan
konsumen (misalnya sobek karena tersangkut atau kotor karena jatuh) maka barang tersebut tidak
dapat diganti. Supervisor atau yang mewakilinya harus memberikan penjelasan yang masuk akal
kepada konsumen. Untuk meminimalisir komplain mengenai kerusakan barang atau ketidaksesuaian,
sebaiknya di dekat meja kasir ditempel tulisan yang berbunyi “Sebelum Meninggalkan Tempat,
Harap Periksa Barang Yang Anda Beli, Terima Kasih”.
3. Dalam menangani komplain, diusahakan win-win solution, menghindari kesalahpahaman dengan
konsumen dan senantiasa memperhatikan prinsip customer satisfaction.

PROSEDUR PEMBELIAN KEMBALI STOCK BARANG


Penetapan & Penghitungan
1. Setiap pengeluaran persediaan barang dagangan akibat dari penjualan konsumen harus dicatat
dalam kartu stok agar pengeluaran terkontrol.
2. Wajib melakukan pemesanan atau pembelian persediaan barang dagangan jika stok persediaan
barang dagangan sudah pada kondisi sisa maksimum 30%, minimum 20%.
3. Untuk menjamin kualitas dan stabilitas harga produk, tas dan dompet hanya dapat dibeli dari
supplier yang ditentukan.
4. Harga pembelian produk untuk persediaan barang dagangan ditentukan oleh supplier yang telah
ditentukan, ditambah dengan biaya pengiriman untuk masing-masing counter.