P. 1
PEMBANGUNAN DI SAMARINDA

PEMBANGUNAN DI SAMARINDA

|Views: 236|Likes:
Dipublikasikan oleh randrev_1

More info:

Published by: randrev_1 on Jan 10, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2015

pdf

text

original

PEMBANGUNAN DI SAMARINDA Analisis Terhadap Strategi Pembangunan Daerah Samarinda

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Teori-Teori Pembangunan

Oleh: Tamtowil Mustofa Kelas: H (0910310316)

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

dataran bergelombang 14.31 %. lain-lain 4. dengan tingkat kepadatan. curam (15 .Secara administrasi pemerintahan kota Samarinda dikepalai oleh Walikota yang juga membawahi koordinasi atas wilayah.Dengan meningkatnya infrastruktur jalan. selatan dan Barat dibatasi oleh Kabupaten Kutai Kartanegara. persoalan infrastruktur menjadi masalah di semua bidang.011 Ha. Samarinda sebagai salah satu ibukota propinsi. sehingga perlu menyediakan sarana tidak hanya bagi masyarakat kota tersebut. bergelombang (2 . administrasi Kecamatan yang dikepalai oleh Camat.15 %) 18.94 %. seperti juga kota-kota besar lainnya di Indonesia. seperti jalan dan jembatan beserta dengan drainasenya sangat penting untuk dibenahi.Sebagian besar wilayah Kota Samarinda merupakan dataran dengan ketinggian 0 . tetapi juga masyarakat propinsi secara keseluruhan. PENDAHULUAN 1.Sebagai ibukota propinsi. berarti sarana transportasi masyarakat akan lebih mudah. Timur.Infrastruktur dasar.1 Latar Belakang Kota Samarinda merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur memiliki luas sekitar 718 km2 dan secara astronomis terletak di antara 00'19'02" “00'42'34" Lintang Selatan dan 117' 03'00" . pembangunan infrastruktur tersebut juga sangat penting guna meningkatkan perekonomian daerah.73 %. dataran berombak 8.Hal itu akan berdampak terhadap semakin mudah berlangsungnya kegiatan .Jumlah Kecamatan yang ada di kota Samarinda sebanyak 6 Kecamatan dan jumlah Kelurahan sebanyak 42 Kelurahan.Tetapi bila dikaji lebih jauh.2 %) 20 .933 jiwa. daerah dataran 15. sesungguhnya tidak hanya itu. Kota Samarinda menjadi pusat pertumbuhan ekonomi suatu wilayah yang cukup besar.PEMBANGUNAN DI SAMARINDA Analisis Terhadap Strategi Pembangunan Daerah Samarinda 1. daerah patahan 2.Populasi penduduk Kota Samarinda berdasarkan hasil pendataan P4B tahun 2004 mencapai 579.276 Ha.47 % yang mempunyai luas kemiringan lahan datar (0 .540 Ha.469 Ha.Pembangunan infrastruktur tersebut.117* 18'14" Bujur Timur.59 %.15 %.Secara topografi Kota Samarinda merupakan dataran rendah yang terdiri dari lembah aluvial 9. daerah berbukit 44. jembatan dan sungai.200 meter di atas permukaan air laut.40 %) 15. sangat curam (> 40 %)2.02 %.Batas wilayah Kota Samarinda yaitu sebelah Utara. 807 jiwa / km2. meskipun sepintas lalu memang hanya terlihat sebagai langkah meningkatkan kesejahteraan rakyat atau masyarakat.

Potensi lokal ini ada yang bersifat kompetitif jika potensi yang sama tersebut juga dimiliki oleh daerah lain sehingga untuk memenangkan kompetisi harus bersaing dengan dengan daerah lainnya.Karena setiap daerah otonom memiliki preferensi nilai yang berbeda serta sumber daya yang terbatas untuk semua daerah maka kompetisi antar daerah menjadi sesuatu yang tidak dapat dihindari.Arti penting memperoleh sumber daya luar bagi pembangunan menjadi tak terelakkan guna mengeksplorasi dan mengeksploitasi sumber daya internal sebuah daerah.Pada akhirnya pembangunan infrastruktur jalan.Dengan memperhatikan berbagai permasalahan strategis tersebut dan dengan memperhatikan visi dan misi Kota Samarinda maka Pemerintah Daerah Kota Samarinda telah merumuskan strategi pembangunan Kota Samarinda di antaranya:  Strategi pengembangan potensi lokal yang berdaya saing secara berkelanjutan. jembatan dan sungai akan meningkatkan ekonomi masyarakat dan tentu secara langsung atau tidak langsung akan berdampak terhadap perekonomian Kota Samarinda.Dengan adanya kompetisi ini maka akan muncul sebuah daerah yang memenangkan kompetisi dengan merebut sebagian besar sumber daya luar daerah yang tersedia dan akan muncul pula sebuah daerah yang tampil kurang meyakinkan sehingga gagal merebut sebagian besar sumber daya luar yang tersedia.Untuk memenangkan kompetisi antar daerah pada dasarnya sebuah daerah harus mendayagunakan potensi lokalnya masingmasing. Dalam era otonomi daerah dewasa ini terdapat peluang untuk mengembangkan daerah masing-masing berdasarkan prakarsa dan aspirasi masyarakat setempat dengan mempertimbangkan kondisi potensi lokal setempat.Potensi lokal juga ada yang bersifat komparatif jika potensi tersebut tidak atau jarang sekali dimiliki oleh daerah lainnya. termasuk memudahkan distribusi berbagai komoditi yang diusahakan masyarakat.Kepuasan optimum ini berarti nilai-nilai ideal yang paling dikehendaki oleh masyarakat sebuah daerah otonomi.dunia usaha.Baik potensi lokal yang bersifat kompetitif maupun komparatif merupakan potensi yang harus dikembangkan untuk mencapai kemakmuran bersama.Eksplorasi dan eksploitasi potensi lokal ini perlu dilakukan secara bersungguh-sungguh guna memperoleh daya saing yang tinggi jika berhadapan .Peluang seperti ini pada akhirnya memunculkan kompetisi antar daerah untuk mencapai kepuasan optimum dalam pembangunan daerah.

Hal ini dilakukan untuk menjamin sinkronisasi agenda pembangunan jangka menengah antar susunan pemerintahan. karena daerah lain sebagai kompetitor juga terus berusaha mengembangkan daya saingnya sampai berhasil menarik investasi yang lebih baik.Strategi ini dapat dicapai melalui penciptaan lingkungan usaha yang sehat dan iklim investasi yang baik.dengan daerah lainnya. Selain merumuskan strategi pembangunan.Jika hal ini yang terjadi maka kemampuan daya saing juga bersifat jangka pendek.Adapun agenda utama pembangunan Kota Samarinda dalam lima tahun mendatang antara lain adalah:  Meningkatkan kesejahteraan rakyat Kota Samarinda yang lebih baik.Dengan demikian hasil akhirnya adalah kemakmuran masyarakat Kota Samarinda yang berkelanjutan pula. dapat dipastikan secara rata-rata kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut secara umum juga berada pada kondisi kurang baik.Karena . kemampuan mengelola potensi lokal yang berdaya saing seringkali bersifat jangka pendek dan bersifat temporer.Dengan memperhatikan hal ini serta upaya mencapai visi dan misi Kota Samarinda yang tidak bersifat temporer maka diperlukan upaya yang sungguh-sungguh pula untuk mencapai daya saing yang berkelanjutan.Pertama.Untuk itu.Kondisi ini seringkali terjadi dalam iklim kompetisi yang baik karena dua sebab. sasaran penurunan jumlah penduduk miskin serta terciptanya lapangan kerja menjadi salah satu agenda utama.Penurunan jumlah penduduk miskin sangat terkait dengan penciptaan lapangan kerja yang mampu mengurangi pengangguran terbuka. semakin banyak masyarakat miskin di suatu kota atau wilayah. Kota Samarinda menjadi memiliki daya tarik investasi yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah.Kemiskinn dan pengangguran dapat dikurangi dengan strategi pembangunan ekonomi yang berkualitas dan berdimensi pemerataan. Bagi pemerintah Kota Samarinda.Namun demikian.Dengan kemampuan daya saing yang baik ini maka strategi pembangunan berikutnya dapat dilaksanakan dengan berhasil.Kedua. Pemerintah Daerah Kota Samarinda juga merumuskan agenda utama pembangunan Kota Samarinda.Pengentasan kemiskinan sangat terkait dengan kualitas hidup. karena tidak ada upaya menjaga daya saing secara berkelanjutan. perlu dieksplorasi lebih mendalam tentang komptensi inti Kota Samarinda sehingga tampak dengan jelas pengembangan potensi lokal yang berdaya saing secara berkelanjutan.Dengan kemampuan daya saing ini pula.

Seandainya hal ini tidak menjadi prioritas akan dapat membawa dampak di kemudian hari. seperti jalan raya. dan sebagainya.Peristiwa di berbagai daerah lain di tanah air.Selain itu. apakah strategi dan agenda utama pembangunan yang telah dibuat oleh Pemerintah Daerah Kota Samarinda tersebut bisa dilaksanakan sesuai dengan yang diharapkan? 2. pertamanan.Infrastruktur diperlukan masyarakat dalam rangka menjalankan kegiatan bisnis. pemerintah memerlukan infrastruktur untuk menjalankan roda perekonomian. gedung kantor.Sasaran lain yang ingin dicapai dalam agenda ini meliputi terjadinya pemerataan antara penduduk pendatang dengan penduduk asli. 2. Menganalisis langkah-langkah yang ditempuh Pemerintah Daerah Kota Samarinda dalam rangka mewujudkan agenda utama pembangunan yang telah dibuat. tentunya dapat menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah Kota Samarinda untuk menentukan antisipasi lebih awal. penulisan paper ini diarahkan untuk: 1. baik di pemerintah pusat maupun daerah. jembatan. dalam rangka mencapai target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan. 1. Dengan adanya keterbatasan anggaran. keberadaan infrastruktur di suatu .4 Landasan Teori Infrastruktur dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Infrastruktur merupakan aset pemerintah yang dibangun dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.Kegiatan ekonomi masyarakat di suatu negara tidak akan berjalan optimal tanpa didukung infrastruktur yang memadai.Sebagaimana layaknya sebuah perusahaan. 1.3 Tujuan Sehubungan dengan pokok permasalahan tersebut.2 Permasalahan 1. rumah sakit. yang memerlukan aset agar dapat beroperasi dalam rangka mencapai target laba yang telah ditetapkan. Kebijakan-kebijakan apa yang perlu dibuat oleh Pemerintah Daerah Kota Samarinda agar strategi dan agenda utama pembangunan tersebut bisa terwujud? 1. Menganalisis strategi dan agenda utama pembangunan yang telah dibuat oleh Pemerintah Daerah Kota Samarinda dihadapkan dengan kendala yang ada. bahkan dapat berkembang menjadi peristiwa yang berujung pada masalah disintegrasi bangsa.dengan kondisi hidup yang relatif miskin. masyarakat akan sulit meningkatkan kualitas hidup mereka.

dan (2) infrastruktur yang tidak menghasilkan return. jaringan listrik. yang umumnya melayani masyarakat pada skala nasional. dengan pertimbangan bahwa investor akan tertarik untuk membangun infrastruktur karena mengharapkan return dari investasi yang perlu mempersiapkan infrastruktur yang diperlukan calon investor secara memadai. taman wisata. dan sebagainya. untuk daerah-daerah yang potensial untuk dikembangkan. saluran air. pembangunan sarana jalan untuk mengembangkan potensi pariwisata di daerah tertentu. dan sebagainya. Pada dasarnya. Atas fasilitas tersebut. Sementara itu. terutama bisnis yang berkaitan dengan fasilitas atau keberadaan infrastruktur tersebut.Sebagai contoh. masyarakat pengguna dapat dikenakan biaya dengan tarif tertentu. pelabuhan udara.Kebijakan ini tentu menarik minat investor untuk menanamkan investasinya di bidang perkebunan kelapa sawit di daerah tersebut. dan sebagainya. Sebagai contoh.Misalnya penyediaan air bersih untuk masyarakat di kabupaten tertentu. dan sebagainya. kawasan industri. di mana daerah tersebut memiliki potensi untuk dibangun perkebunan kelapa sawit. infrastruktur yang tidak menghasilkan return adalah infrastruktur yang keberadaannya dibutuhkan masyarakat secara umum. jaringan gas. pelabuhan laut. masyarakat pengguna infrastruktur dapat dikenakan biaya.Infrastruktur daerah adalah infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah daerah. terutama .Oleh karenanya. listrik. ditinjau dari sisi fungsinya. jenis infrastruktur dapat dibedakan menjadi infrastruktur pusat dan infrastruktur daerah. pemerintah daerah sebagai pihak yang lebih mengetahui daerah-daerah mana yang potensial untuk dikembangkan. suatu kabupaten merencanakan pembangunan jalan untuk menembus daerah terpencil. infrastruktur dapat dibedakan menjadi (1) infrastruktur yang menghasilkan pendapatan atau return.Sementara itu. telekomunikasi. pembahasan hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur daerah yang dapat menghasilkan return. jalan tol. misalnya jalan raya. infrastruktur untuk penyediaan air bersih. yang umumnya dibangun untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat atau pihak lain di suatu daerah tertentu. dimana pemerintah berkewajiban untuk menyediakannya. jembatan. Infrastruktur yang menghasilkan return pada umumnya adalah infrastruktur yang hanya dinikmati oleh sekelompok masyarakat tertentu.Atas penggunaan infrastruktur tersebut. Masyarakat dapat menggunakan fasilitas ini tanpa dipungut biaya sama sekali. Dalam kajian ini. seperti jalan raya antar propinsi.daerah juga dapat memancing kegiatan bisnis.Infrastruktur pusat adalah infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah pusat.

Dalam hal ini. bisa dipastikan bahwa potensi daerah tidak akan bisa berkembang secara optimal karena keterbatasan pada sarana dan prasarana untuk memanfaatkan potensi tersebut.Apabila setiap pemerintah daerah bekerjasama dengan pihak swasta melakukan pembangunan infrastruktur yang dapat menghasilkan return secara serentak. berdasarkan penjelasan di atas pembangunan infrastruktur merupakan pondasi dalam rangka mewujudkan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Daerah Kota Samarinda dalam strategi dan agenda utama pembangunan lebih mengedepankan pada peningkatan potensi dan pemberdayaan masyarakat.Tanpa ditopang oleh infrastruktur yang baik.ditanamkan. dampaknya akan lebih besar bila dibandingkan dengan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah pusat.Padahal bila ditinjau lebih lanjut. .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->