P. 1
Aspek Hukum Pelayanan Kesehatan

Aspek Hukum Pelayanan Kesehatan

|Views: 452|Likes:
Dipublikasikan oleh Achmed Sukendro

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: Achmed Sukendro on Jan 10, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/07/2014

pdf

text

original

ASPEK HUKUM DALAM PELAYANAN KESEHATAN

Achmed Sukendro

LATAR BELAKANG
1. Tingkat Pendidikan/Pengetahuan Masyarakat Semakin Tinggi. 2. Kesadaran akan Hak dan Kewajiban Semakin Meningkat. 3. Perubahan Image,Profesi Dokter/Kesehatan bukan lagi ³DEWA PENOLONG´ namun ³SEPERTI PROFESIPROFESIPROFESI LAIN´ 4. Kemajuan Ilmu dan Tehnologi. 5. Hukum Kesehatan merupakan cabang ilmu. 6. Belum adanya standar praktek kesehatan(termasuk kedokteran)

PELANGGARANPELANGGARAN-PELANGGARAN DALAM YANNKES

1. Administrasi.

2. Etika.

3. Malpraktik

AKIBAT HUKUM PELAYANAN KESEHATAN
1. Hukum Perdata. 2. Hukum Pidana. 3. Hukum Tenaga Kerja. 4. Hukum Agraria. 5. Hukum Lingkungan. 6. Hukum Administrasi Negara. 7. Character Assanation.(Pribadi,Insitusi). 8. Hukum Disiplin/Pidana Militer(Utk TNI/Polri) 9. Hukum Asuransi

1. PERDATA - Wanprestasi Pasal 1371 Ayat(1) KUH Perdata
³ Penyebab luka atau cacatnya sesuatu anggota badan dengan sengaja atau kurang hati-hati memberikan hak kepada si korban hatiutk selain penggantian biaya-biaya penyembuhan ,menuntut biayapenggantian kerugian yg disebabkan oleh luka atau cacat tersebut´ - Melanggar Hukum Pasal 1365 KUH Perdata,´Tiap perbuatan yg melanggar hukum kpd org lain,mewajibkan orang yg karena salahnya menerbitkan kesalahan itu,mengganti kerugian - Kelalaian Pasal1366 KUH Perdata ³Setiap orang bertanggung jawab tidak saja utk kerugian yg disebabkan krn perbuatannya,tetapi juga utk kerugian yg disebabkan karena kelalaian atau kurang hati-hatinya´ hati-

2. PIDANA -Pelanggaran Wajib Simpan Rahasia Kedokteran. Pasal 322 KUHP ---- diancam pidana penjara paling lama 9 bulan. -Euthanasia. Pasal 344 KUHP ----diancam pidana penjara paling ----diancam lama 12 tahun. -Abortus Provokatus Criminalis. Pasal 349 KUHP --- diancam pidana penjara paling lama 5 tahun +1/3,7tahun bila mati(Tanpa Informed Consent 12 th + 1/3,bila mati 15 tahun+1/3)

- UU 23 th 1992 psl 80--- dipidana penjara paling lama 15 80---

thn + denda paling banyak Rp 500.000.000,500.000.000,Penganiayaan . Tindakan kesehatan tanpa informed consent dianggap penganyiayaan terutama bagi dr ahli bedah dan dr ahli anasthesi. -Penganiayaan Ringan²diancam 2 th 8 bln. Ringan² -Penganiyaan Berat ------ pidana paling lama 5 thn. - Menyebabkan kematian ---- pidana paling lama 7 thn. Kelalaian - Menyebabkan mati--- pidana penjara paling lama 5 thn mati--- Meny. Luka berat ----pidana penjara 5 thn. ----pidana

- Membuat Perasaan Tidak Enak Pasal KUHP 315 diancam pidana penjara paling lama 4,2 bulan. -Membuat Surat Keterangan Dokter Palsu,Psl 267-268 KUHP 267*Diancam dengan pidana penjara paling lama 4 th. * Bila utk memasukkan ke Rs Jiwa/menahannya di situ dijatuhkan pidana penjara 8 thn 6 bln. * Dengan maksud utk menyesatkan penguasa umum pidana 4 thn.

AKIBAT BAGI RUMAH SAKIT 1. Kerugian Langsung : - Biaya Proses Hukum di Pengadilan. - Biaya ganti rugi kepada pasien. 2. Kerugian Tidak Langsung. - Gangguan waktu kerja untuk manajemen. - Publisitas Negatif. - Nilainya bisa sangat besar.

PENCEGAHAN 1. Tumbuhkan Kesadaran pada semua profesi kesehatan tentang akibat-akibat pelanggaran dalam Pelayanan akibatKesehatan. 2. Patuhi SOP/Protap (bila belum ada--- buat). ada--3. Pendidikan Kesehatan berkelanjutan ( up date ilmu) 4. Asuransi Malpratik. 5. Mengaktifkan&Memfungsikan Komite Medik sebagai Badan Pengawas dan Quality Control Medic di Rumah Sakit.

TANTANGAN KE DEPAN
1. Tuntutan akan kualitas pelayanan kesehatan. 2. Audit Medik. 3. Berkembangnya teknologi kesehatan. 4. Masuknya Tenaga Asing Kesehatan ke Indonesia.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->