Anda di halaman 1dari 2

Oleh : Bahtiar

09 KOMI 1698
Tugas Mata Kuliah Psikologi Komunikasi

PENDAHULUAN
Sensasi berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti suatu
tindakan yang membuat perasaan terharu atau yang merangsang emosi. Juga yang
merusuhkan (menggemparkan), kegemparan, keonaran1.
Sensasi berasal dari kata “sense” yang artinya alat pengindraan yang
menghubungkan organisme dengan lingkungannya. Menurut Dennis Coon,
Sensasi adalah pengalaman elementer yang segera yang tidak memerlukan
penguraian verbal, simbolis atau konseptual dan terutama sekali berhubungan
dengan kegiatan alat indera.

Seni Mencari Sensasi


Mencari sensasi adalah suatu usaha untuk membuat eksistensi di kelas
masyarakat. Usaha seperti ini sangat mudah dikenal di kalangan masyarakat,
khususnya kelas Blogger, ketika melihat sesuatu yang berbau “wah..!”, bombastis,
ataupun menggiurkan. Namun juga harus diketahui bahwa sensasi tidak selalu
positif2.
Membuat sesuatu yang sensasional juga tidak akan selalu mengenal jalur,
bisa jadi orang menjadi sesuatu yang sensasional karena apa yang dia bawa adalah
sampah. Sensasi juga tidak harus selalu halal, benar ataupun tidak, banyak dari
kita yang berusaha menjadi sensasional.
Naluri alam kita akan selalu mengusahakan sesuatu untuk menjadi yang
terbaik, salah satu naluri alam kita adalah harapan. Tentunya akan ada suatu

1
Google.co.id, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online, Kamis 30 September
2010
2
http://chaosregion.wordpress.com/2008/01/05, Seni Mencari Sensasi, Jum’at 1 Oktober
2010
keinginan bagi kita untuk menjadi yang terbaik, sehingga menjadi seorang yang
bombastis dan tidak bisa dianggap buruk.
Beberapa contoh seni dalam mencari sensasi yaitu : Misalnya anda
membaca berita, lalu kita melihat headline sebuah berita yang amat menarik,
maka kita menjadikan itu sebagai inspirasi untuk sesuatu yang hebih. Atau kita
melawan sesuatu bagaikan melawan arus mainstream yang besar, kita diciptakan
(dalam kasus ini) sebagai seseorang yang anti dengan kebiasaan seseorang. Kita
juga harus membiasakan diri untuk melawan sesuatu yang amat besar
pengaruhnya terhadap dunia.