Anda di halaman 1dari 7

BABI PENDAHULUAN

1.1 Pendahuluan

Rumah Sakit Panti Rapih memiliki arsitektur komputer berjumlah sekitar 200 unit dan saling terhubung dengan adanya jaringan komputer (LAN). Dengan semakin berkembangnya Rumah Sakit Panti Rapih, kebutuhan akan komunikasi jaringan semakin meningkat. Namun dengan adanya jaringan yang ada sekarang dirasa tidaklah optimal dan boleh dikatakan keadaan jaringan yang ada sekarang sangatlah buruk.

Meningkatnya jumlah piranti yang terhubung dengan janngan menyebabkan turunnya performa jaringan yang ada pada Rumah Sakit Panti Rapih. Oleh karena itu, diperlukan adanya perancangan topologi jaringan yang dapat meningkatkan performa jaringan. Dengan perkembangnya Rumah Sakit Panti Rapih, jumlah piranti yang terhubung ke jaringan akan bertambah sehingga topologi jaringan yang dirancang juga dapat memungkinkan untuk terjadinya pengembangan jumlah piranti yang terhubung ke jaringan.

Piranti yang terhubung ke jaringan juga terhubung ke internet. Supaya hanya pengguna yang memiliki hak akses yang dapat terhubung ke jaringan internet, maka diperlukan adanya autentikasi pengguna sebelum menggunakan jaringan internet. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalah tersebut adalah dengan menggunakan Sistem Hotspot yang dapat mengatur autentikasi pengguna. Dengan adanya Sistem Hotspot, dapat mengurangi kepadatan lalu lintas data yang terhubung ke internet sehingga performa jaringannya menjadi lebih baik.

Selain melakukan perancangan topologi dan perancangan Sistem Hotspot, juga akan sekaligus mengimplementasikan kedalam sistem yang ada sekarang untuk membenahi sistem jaringan yang ada sekarang. Kegiatan ini

1

dimaksudkan untuk memperbaiki dan meningkatkan performa dari koneksi jaringan yang ada sebelumnya.

Perombakan dan pemetaan ulangjaringan ini meliputi:

a. Perancangan topologi jaringan termasuk penentuan alamat segmentasi janngan,

b. Implementasi janngan berdasarkan topologi yang sudah dirancang sekaligus instalasi fisik jaringan dan membetulkan pengkabelan yang ada pada setiap titik.

c. Konfigurasi jaringan : Pemberian IP, pengaturan firewall untuk masalah keamanan sesuai dengan topologi yang sudah dirancang.

d. Perancangan Sistem Hotspot agar dapat memudahkan Admin dalam pengaturan user yang akan terhubung ke internet.

1.2 Lokasi Kerja Praktik

Kerja Praktik dilaksanakan di Rumah Sakit Panti Rapih yang beralamat di Jalan Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223.

1.3 Tujuan Kerja Praktek

Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan kerja praktik:

Bagi Rumah Sakit Panti Rapih:

a. Merancang topologi jaringan yang ada sekarang dengan menggunakan topologi jaringan yang baru

b. Memperbaiki topologi jaringan yang ada sekarang dengan menggunakan topologi baru agar dapat mengoptimalkan jaringan LAN yang ada.

c. Membantu admin agar dapat memudahkan pemeliharanjaringan yang ada.

d. Adanya segmentasi jaringan diharapkan dapat membantu meningkatkan performa dan dapat memudahkan admin untuk mergembangkan jaringan yang ada supaya menjadi lebih besar.

e. Memaksimalkan penggunan devices yang sudah ada sebelumnya sesuai dengan topologi jaringan baru yang telah dirancang.

2

f. Mengoptimalkan performa jaringan di Rumah Sakit Panti Rapih dengan pengalamatan dan pengaturan frrewall pada router mikrotik.

g. Mengatur setiap user yang terhubung ke internet dengan menggunakan Sistem Hotspot.

Bagi Penulis:

a. Untuk memenuhi kurikulum yang telah ditetapkan pada Program Strata-l Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Kristen Duta Wacana.

b. Dapat menerpakan ilmu khususnya di bidang jaringan yang telah didapat selama menjalani kuliah di UKDW dan dari sumber lainnya di dalam dunia riil.

c. Memahami situasi kerja yang sesungguhnya.

d. Mengasah kemampuan perencanaan dan perancangan suatu janngan dengan melihat keadaan langsung di lapangan.

e. Membantu pola pikir saya dalam menganalisis masalah dan menyelesaikan masalah dengan rasa tanggung jawab dan tepat waktu.

f. Meningkatkan soft skill dalam hal sosialisasi di dunia kerja nyata, sikap terhadap orang-orang di lingkungan kerja.

1.4 Metodologi Kerja Praktik a. Pengamatan Lapangan

Kegiatan yang dilakukan dalammelakukan pengamatan lapangan adalah sebagai berikut :

• Mengamati dan mencatat topologi jaringan Rurnah Sakit Panti Rapih y ogyakarta yang sudah ada sebelumnya

• Mengamati, menggambar tata letak gedung dan mencatat titik jaringan yang ada maupun yang akan diinstalasi.

• Mencatat dan membuat perencanaan topologi dan sistem yang ada.

3

• Mengadakan rapat dengan admin dari Rumah Sakit Panti Rapih

menganai topologi dan sistem yang akan dibuat dan mengenai sistem yang akan dilakukan kemudian.

b. Studi Pustaka

Dalam studi pustaka, dilakukan penelusuran serta pengumpulan

berdiskusi

materi yang berasal dari buku, jurnal, internet, dan dokumen-dokumen lainnya.Materi yang telah dikumpulkan yaitu berupa cara pengkabelan yang efektif serta efisien, konfigurasi router MikroTik mengenai pengalamatan, manajemen bandwidth, NAT addressing, keamanan, dan setting MikroTik melalui winbox, akan diperlajari untuk menunjang pembuatan sistem

c. Perancangan Sistem

Rancangan sistem pada Rurnah Sakit Panti Rapih Y ogyakarta dibuat setelah dilakukan setelah kegiatan pengamatan lapangan dan studi pustaka, maka akan dibuat rancangan sebagai berikut:

• Perancangan jalur pengkabelan untuk menghubungkan devices, titiktitik akses, dengan memperhatikan jarak, interupsi kabel serta kerapian.

• Perancangan serta peletakan devices yang akan digunakan dalam proses pembuatan sistem dengan memperhatikan collation domain, broadcast domain, kecepatan, keamanan, dan juga jumlah user yang akan mengakses.

• Segmentasi jaringan berdasarkan letak posisi topologi area yang ada agar dapat memudahkan pemeliharaan jaringan dikemudian hari. Pengalamatan Ip LAN menggunakan static agar dapat memudahkan admin untuk mengetahui ip yang digunakan oleh setiap karyawan.

• Keamanan dengan menggunakan firewall dan menggunakan akses login untuk setiap user yang akan mengakses ke internet.

• Perancangan Sistem Hotspot berdasarkan jumlah user yang akan terhubung ke internet dengan mendaftarkan terlebih dulu ke admin.

4

d. Pembuatan Sistem

Pembuatan sistem berupa Instalasi Fisik , konfigurasi Jaringan akan dilakukan sesuiai dengan kegiatan pegmatan lapangan serta perancangan sistem yang telah dilakukan.

e. Uji Coba Sistem

Setelah sistem telah dibuat, maka akan dilakukan uji coba serta implementasi sistem, pada saat kegiatan ini berlangsung, akan dilakukan pengamatan serta pencatatan akan kekurangan sistem yang akan menjadi acuan dalam kegiatan perbaikan dan perawatan sistem,

f. Perbaikan dan Perawatan sistem

Kegiatan perbaikan sistem dilakukan dengan memperbaiki kekurangan yang terdpat pada saat uji coba sistem berlangsung, setelah dilakukan perbaikan maka perawatan akan dilakukan dalam periode waktu tertentu sampai Instalasi Fisik dan konfigurasi Jaringan yang telah dilakukan berjalan secara optimal sesuai dengan rancangan sistem yang dibuat.

g. Pembuatan Laporan

Laporan dibuat sebagai bukti terulis telah melakukan kerja praktik, laporan juga dipakai untuk dokumentasi, user guide, dan panduan troubleshooting untuk user.

1.5 Jadwal Pelaksanaan Kerja Praktik

TAHAPAN

WAKTU (minggu)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Pengamatan lapangan

Studi pustaka

Perancangan system

5

Pembuatan system

Uji coba dan perbaikan sistem

Implementasi dan pelatihan

Pembuatan laporan

TOTALWAKTU

1.6 Sistematika Penulisan

Laporan ini memiliki sistematika penulisan yang terbagi di menjadi lima bab, BAB I : Pendahuluan berisikan profil singkat mengenai objek pelaksanaan kerja praktek berupa lokasi kerja praktek, manfaat dan juga tujuan dari pelaksanaan kerja praktek disertai dengan metodologi yang digunakan dalam pelaksanaan kerja praktek dari mulai pengamatan lapangan hingga pembuatan laporan, lalu di dalam BAB I juga dimuat Jadwal pelaksanaan kerja Praktek dan juga sistematika penulisan.

Bab II : Latar Belakang Objek, berisikan tentang Sejarah dan latar belakang organisasi tempat kerja praktek, Kondisi dan sistem yang berlaku sekarang pada Rumah Sakit Panti Rapih , segmentasi yang belum berjalan, Kendala yang dihadapi, berupa tidak adanya dokumentasi akan instalasi pengkabelan sebelumnya. Perumusan Masalah berupa solusi dari masalah-masalah yang dihadapi serta kemampuan sistem dalam mengatasinya. Batasan Masalah berupa kemampuan yang tidak masuk ke dalam sistem yang akan dibuat. Spesifikasi kebutuhan sistem berupa kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak dan juga teori pendukungnya dalam mendukung terciptanya sistem.

BAB III: Analisa dan Perancangan Sistem, memuat skema instalasi jaringan berdasarkan segmentasi pengalamatannya sampai ke pembuatan topologi jaringan sesuai dengan analisis yang sudah dibuat sehingga topologi yang dibuat menjadi sesuai untuk diterapkan pada sistem.

6

BAB IV: Implementasi sistem, penerapan sistem berdasrakan analisa dan perancangan yang telah dilakukan sebelumnya, bab ini akan memuat pemetam instalasi jaringan dan konfigurasi jaringan yang berisi screen shot dari konfigurasi yang telah diterapkan berdasarkan pada topologi yang telah dirancang ..

BAB V : Kesimpulan, bab terakhir dari laporan ini yang berisikan tentang kesimpulan dari sistem yang telah diimplementasikan dan jug untuk saran-saran pengembangan selanjutnya. Di bagian akhir laporan akan disertai daftar pusataka dan juga lampiran termasuk foto kegiatan.

7