Anda di halaman 1dari 3

Pengertian Survey dan Ruang Lingkupnya:

Ruang lingkup atau jenis pekerjaan survey ada berbagai macam, antara lain:

Survey batas: menentukan batas kepemilikan lahan atau wilayah. Jaman


dulu sampai jaman sekarang orang bisa baku bunuh gara-gara sengketa
batas wilayah. Untuk itu sangat perlu ditentukan batas aktual dilapangan
dan kemudian didokumentasikan dalam sebuah peta agar orang lain tahu
batas wilayah kita.

Survey deformasi: menentukan apakah stuktur atau object mengalami


perubahan bentuk atau pergerakan. Diperlukan pengukuran 3D pada
objek yang akan diukur dan dilakukan pengukuran kembali pada titik yang
sama secara berkala. Hasil dari pengukuran kedua dan seterusnya
dibandingkan dengan pengukuran pertama untuk dihitung besar
pergerakannya. Jenis survey ini biasa dilakukan untuk pemantauan
bendungan, rig platform, dan yang lagi hangat-hangatnya adalah
penentuan nilai penurunan tanah akibat semburan lumpur di
Porong,sidoarjo.

Survey rekayasa: biasa dilakukan dalam pekerjaan konstruksi, baik itu


pembuatan jalan, gedung, rel, dll. Sebenarnya pekerjaan survey dibidang
rekayasa inilah yang banyak kita temui di setiap proyek pembangunan,
tapi seringkali kegiatan survey-nya tidak diperhatikan oleh masyarakat
karena masyarakat memandang proyek itu dari namanya, misal proyek
jembatan layang Paspasti, proyek jalan tol… dan tentu saja yang dikenal
adalah insinyur sipilnya,arsitek dan lain-lain.

Survey topografi: mengukur/memetakan permukaan bumi yang


direpresentasikan dalam kumpulan titik-titik koordinat 3D kemudian biasa
digambarkan dalam garis kontur (garis yang menghubungkan titik-titik
yang tingginya sama.

Survey Hidrografi: survey yang dilakukan untuk memetakan topografi


dasar laut untuk digunakan lebih lanjut dalam navigasi kapal, konstruksi
lepas pantai, atau manajemen sumber daya laut.

Survey konstruksi: bisa dibilang merupakan bagian dari survey rekayasa,


tetapi lebih spesifik kebidang kontroksi.
Survey navigasi: untuk mengetahui posisi suatu wahana bergerak (misal
kapal, pesawat terbang, mobil,rudal) sehingga bisa menentukan dan
mengontrol apakah wahana tersebut berada dijalur yang aman, cepat dan
sesuai rencana.

Geodasi

Geodesi adalah sebuah disiplin ilmu yang mempelajari tentang bentuk


bumi. Disiplin ilmu ini telah berabad-abad secara keras mencoba
menentukan dimensi Bumi secara horizontal maupun vertikal. Eratosthenes
merupakan sebagai bapak ilmu Geodesi karena ia diketahui sebagai yang
pertama kali bereksperimen dalam menentukan bentuk bumi. Saat ini,
dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, bentuk bumi
dipantau secara terus-menerus dengan mendirikan ribuan titik kerangka di
permukaan bumi yang direferensikan pada satelit. Cukup sulit untuk
menjelaskan penerapan geodesi secara mudah, tapi anda dapat bentuk
dapat dibangun oleh banyak titik. Misalnya garis, dibentuk oleh 2 titik,
kemudian segitiga dibangun oleh 3 titik, bola dibangun oleh banyak titik,
maka bumi juga dapat dimodelkan dengan banyak titik. Titik-titik inilah
yang disebut dengan ribuan titik kerangka yang saya maksud diatas.
Sehingga dari titik-titik inilah dapat diturunkan model bentuk bumi.
Dengan mengacu pada model bentuk bumi tersebut kita dapat membuat
peta dunia, peta kota, peta jaringanjalan, peta jaringan drainase, peta
blok perumahan, perhitungan pergerakan lempeng, penurunan lahan, peta
kedalaman laut peta daerah banjir, kenaikan muka air laut, sistem
informasi geografis (SIG / GIS), dan sebagainya yang bersifat geo-refence
atau bereferensibumi.

Pengukuran (Surveying)
Pengukuran adalah sebuah teknik pengambilan data yang dapat
memberikan nilai panjang, tinggi dan arah relatif dari sebuah obyek ke obyek
lainnya. Pengukuran terletak diantara ilmu geodesi dan ilmu pemetaan.
Hasil penelitian geodesi dipakai sebagai dasar referensi pengukuran, kemudian
hasil pengolahan data pengukuran adalah dasar dari pembuatan peta. Untuk
melakukan sebuah pengukuran diperlukan perencanaan dan persiapan terlebih
dahulu agar hasil yang diperoleh dapat digunakan secara efektif dengan waktu,
biaya dan tenaga pengukuran yang efisien. Pengukuran memerlukan alat ukur.
Theodolite, waterpass, meteran, total station, gps, echosounder,
sextant adalah contoh-contoh alat ukur.

Pemetaan
Pemetaan adalah proses pembuatan peta berdasarkan olahan data hasil
pengukuran. Bidang ilmu yang mempelajari pembuatan peta ini disebut dengan
kartografi, sedangkan ahlinya adalah kartografer. Pada saat ini, pembuatan
peta lebih banyak dilakukan secara digital karena lebih cepat, lebih teliti, tidak
memakan ruang dan dapat dianalisis ulang sebelum diproduksi. Pemahaman
yang baik mengenai Sistem Proyeksi dan Sistem Koordinat bumi merupakan hal
dasar yang harus diketahui oleh seorang kartografer. Sistem Proyeksi
merupakan aturan, nilai-nilai dan model yang memberikan nilai konversi ketika
bentuk bumi yang tidak datar dibuat menjadi datar atau dibuat menjadi bidang
proyeksi. Data hasil pengolahan pengukuran yang dimasukkan ke dalam sebuah
sistem proyeksi akan mengalami pendataran dan memiliki kesamaan secara
bentuk atau sudut dalam skala tertentu. Contoh sistem proyeksi adalah
Mercator, Transverse Mercator, Azimuthal, Conic, dsb.
Setelah melalui Sistem Proyeksi, data tersebut akan melalui tahap pemetaan
berikutnya yaitu pemberian nilai koordinat dalam sebuah Sistem Koordinat.
Sistem ini membagi bidang proyeksi bumi ke dalam zona-zona berukuran
tertentu. Contoh Sistem Koordinat adalah Universal Transverse Mercator yang
membagi zona dalam ukuran 6 derajat bujur serta 2 bagian bumi di lintang
utara dan lintang selatan.

Kesimpulan
Peta adalah sebuah model dari obyek atau banyak obyek yang
bereferensi bumi. Di dalam proses pembuatan peta, ada banyak asumsi dan
pemodelan yang dilakukan. Hal ini dimulai ketika bumi dimodelkan secara
geodesi, diukur atau direkam dengan menggunakan asumsi-asumsi dan metoda
pengukuran tertentu, serta dipetakan ke dalam bidang proyeksi dan koordinat
tertentu. Untuk memperoleh nilai asli di permukaan bumi dari data peta, maka
nilai yang ada di peta harus dikonversi melalui kebalikan dari tahap-tahapan
seperti diatas. survey yang lainnya.