Anda di halaman 1dari 1

M.Junadi, Anak pertama dari lima bersaudara, mempunyai dua anak laki-laki anak pertama M.

Zidane
faich, dan yang kedua bernama Achmad Naufal, banyak relasi atau teman sebaya dia mengenal
dengan sebutan jemblung, gendut, gondrong pokoknya banyak laaaah...
karena beliau yang berperawakan bongsor,dan mudanya berambut panjang sepinggang. ia sangat
disegani diantara keluarganya serta teman-temannya, bahkan karyawan-karyawanpun tak luput dari
kewibawaan beliau.
Tidak jarang bahkan hampir seluruh warga gresik mengenalnya. disaat masa mudanya ia sangat
supel,pandai bergaul, yang kini diwarisi oleh anak pertanmanya Zidane faich, Bukannya saya
membesar-besarkan berita ini " siapa yang nggak kenal jemblung berarti anak baru dia disini,"
"celetuk Pardi warga driyorejo" kerja keras dia sangat pantas diacungi jempol dua, kalau perlu
keempat jempol sekalian heheeeee....
Ditengah kesibukannya sebagai pedagang kaki lima, ia juga "menjabat" sebagai ketua Event
Organizer Anak Bangsa, kordinator suporter gresik. lebih jelasnya (ULTRASMANIA) pendukung fannatik
petrokimia putra yang sekarang berReinkarnasi menjadi GRESIK UNITED yang digawangi oleh
beberapa rekan-rekannya.

kerja keras M.junadi memang patut diacungi jempol, karena kegigihannya sebagai pedagang iapun
mampu memimpin event organizernya yang bisa dibilang sukses dikawasan gresik dan sekitarnya.
Event-event yang mereka selenggarakan tak hanya sekedar musim-musiman belaka atau ikut trend
yang lagi marak. Hampir seluruh event ANAK BANGSA turut didalamnya.(kalo dijelaskan detail,
keriting nanti yang ngetik!!!!) kak...kak...kak...
Yang patut disayangkan adalah, disaat event serta usahanya sedang melambung tinggi, saat semua
membutuhkan beliau akhirnya tuhan pun berkehendak lain.

Ia divonis Terkena penyakit Gagal ginjal yang mengidapnya sekitar dua tahun lebih,sudah sering ia
mencoba pelbagai penyembuhan Alternative tapi hasilnya masih kurang maksimal, Dan akhirnya
iapun harus menjalani rawat inap dirumah sakit untuk merawat penyakit yang dideritanya, sekalian
proses cuci darah yang membutuhkan Biaya yang tidak sedikit,

setelah beberapa hari dirujuk dirumah sakit hapir 6 hari dan kemudian.......... Innalillahi wa innalillahi
roji`un, beliau wafat tepat pada tanggal 19 juli 2008, mohon kiranya beliau diampuni dosa serta
kesalahannya didunia dan akhirat. Amieeeeen....

Entah bagaimana nasib event organizernya yang sekarang masih jalankah? Atau cukup sampai disini?
Mingkin tuhan yang lebih tahu tentang nasib event organizer serta dagangannya Untuk usaha
dagangannya sementara ini masih dikendalikan oleh ayahanda muchtar dan digawangi oleh adik
terakhirnya JOKO IWAN PRIYANTO. Untuk istrinya semoga tabah, sabar serta tawakkal kehadirat Allah
SWT