Anda di halaman 1dari 5

PERJANJIAN KERJASAMA

ANTARA
PT Bank Niaga Tbk dengan Konsultan Hukum _________

Perjanjian Kerjasama ini, dibuat dan ditandatangani pada hari Kamis, tanggal
_____, oleh dan antara :

1. PT Bank Niaga Tbk, suatu badan hukum yang berkedudukan


dan berkantor pusat di Jakarta, dalam hal ini secara sah dan berwenang
diwakili oleh _______ dalam kedudukannya selaku Karyawan Pimpinan PT
Bank Niaga Tbk, demikian sah dan berwenang mewakili PT Bank Niaga
Tbk (untuk selanjutnya disebut juga dengan “Pihak Pertama”); dan;

2. Legal Consultant _________ yang berkedudukan di Jakarta,


dalam hal ini diwakili oleh __________ dalam kedudukannya selaku
Managing Partner, demikian sah dan berwenang mewakili Legal
Consultant _________ (untuk selanjutnya disebut juga dengan “Pihak
Kedua”)

Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara bersama-sama untuk selanjutnya disebut
juga “Para Pihak”.

Para Pihak terlebih dahulu menerangkan sebagai berikut:

1. Bahwa Pihak Pertama adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam


bidang perbankan;
2. Bahwa Pihak Kedua adalah konsultan yang bergerak dalam bidang
pemberian jasa konsultasi hukum;
3. Bahwa dalam rangka pelaksanaan kegiatan usaha Pihak Pertama, Pihak
Pertama bermaksud menunjuk Pihak Kedua untuk bertindak selaku konsultan
hukum Pihak Pertama, dan Pihak Kedua setuju dengan penunjukkan tersebut.
Berdasarkan hal tersebut di atas, Para Pihak sepakat untuk mengadakan
Perjanjian Kerjasama tentang Penanganan Jasa Hukum (untuk selanjutnya
Perjanjian Kerjasama tersebut berikut dengan segenap lampiran, perubahan
dan/atau pembaharuan daripadanya disebut juga dengan “Perjanjian
Kerjasama”) dengan persyaratan dan ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1
Ruang Lingkup Penanganan Jasa Hukum

Ruang lingkup penanganan jasa hukum yang ditugaskan Pihak Pertama kepada
Pihak Kedua adalah selaku konsultan bagi Pihak Pertama adalah pemberian jasa
hukum di bidang perbankan dan property antara lain berupa legal opini, legal
drafting dan legal review, baik melalui cara konsultasi maupun secara tertulis.

Pasal 2
Pelaksanaan Penanganan Jasa Hukum

1. Pihak Kedua bertugas dan bertanggung jawab melakukan legal opini,


legal drafting dan legal review dan penanganan jasa hukum lain yang
diminta oleh Pihak Pertama dan telah disepakati bersama antara Pihak
Pertama dengan Pihak Kedua, tidak termasuk litigasi.
2. Pelaksanaan penanganan jasa hukum dimulai pada tanggal ______
hingga tanggal ________
3. Pelaksanaan Perpanjangan penanganan jasa hukum akan dilanjutkan
kembali setelah dilakukan evaluasi oleh Pihak Pertama.

Pasal 3
Jangka Waktu

1. Jangka waktu pelaksanaan penanganan jasa hukum adalah sejak tanggal


_____ sampai dengan tanggal _____

2. Perjanjian dapat diakhiri sebelum berakhirnya jangka waktu tersebut di


atas dengan ketentuan bahwa pihak yang bermaksud untuk mengakhiri
atau memperpanjang jangka waktu tersebut berkewajiban untuk
melakukan pemberitahuan kepada pihak lainnya secara tertulis 30 (tiga
puluh) hari sebelumnya maksud pengakhiran atau perpanjangan tersebut.

3. Sehubungan dengan pengakhiran Perjanjian, Para Pihak sepakat


mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-undang
Hukum Perdata.

Pasal 4
Kewajiban Para Pihak

1. Pihak Kedua wajib melakukan penanganan jasa hukum sesuai permintaan


dari Pihak Pertama.

2. Pihak Kedua setiap bulan wajib mengirimkan laporan penanganan jasa


hukum yang telah dipergunakan oleh Pihak Pertama.

3. Dalam hal terdapat penanganan jasa hukum tidak sesuai dengan


permintaan Pihak Pertama, maka Pihak Kedua berkewajiban untuk
menyesuaikan kembali hasil penanganan jasa hukum tersebut sesuai
dengan permintaan Pihak Pertama.

4. Pihak Kedua berkewajiban melaksanakan tugasnya dengan segala


kemampuan, keahlian dan pengalaman yang dimilikinya, dengan
memperhatikan segenap peraturan perundangan yang berlaku.

Pasal 5
Biaya dan Tata Cara Pembayaran

1. Para Pihak sepakat bahwa biaya penanganan jasa hukum adalah sebesar
Rp. _____ (___________) per bulan, yang akan dibayarkan oleh Pihak Pertama
kepada

Pihak Kedua setiap 3 (tiga) bulan sekali dimuka.


2. Biaya kelebihan jam penggunaan jasa hukum diperhitungkan untuk jangka
waktu 6 (enam) bulan pelaksanaan jasa hukum sebesar Rp ______
(________) per jam untuk setiap kelebihan jam.

3. Pembayaran akan dilakukan setelah Pihak Pertama menerima tagihan


(invoice) yang sah dari Pihak Kedua dan Pihak Pertama akan membayar
selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal yang ditetapkan dalam
tagihan (invoice) tersebut.

4. PPN sebesar 10% dari biaya tersebut di atas menjadi tanggungan Pihak
Pertama dan Pihak Pertama wajib memotong biaya penanganan jasa
hukum Pihak Kedua untuk PPH Pasal 23 sebesar 7,5% dari biaya tersebut.

5. Pihak Pertama akan dikenakan biaya habis pakai (out of pocket expenses)
untuk biaya fotocopy, faksimili, telepon local dan interlokal, transportasi
local, dan atau biaya pembuatan dokumen, yang akan ditagih oleh Pihak
Kedua setiap bulannya.

Pasal 6
Penyelesaian Perselisihan

1. Apabila terdapat perselisihan dan pertentangan yang timbul dari


Perjanjian atau dalam hal apapun yang berhubungan dengan
pelaksanaan Perjanjian maka akan diselesaikan oleh Para Pihak dengan
cara musyawarah untuk mufakat.

2. Apabila penyelesain dengan cara musyawarah untuk mufakat tidak


berhasil, maka Para Pihak sepakat akan menyelesaikannya melalui
Pengadilan.
Pasal 7
Hukum yang Berlaku

1. Terhadap Perjanjian Para Pihak tunduk pada hukum yang berlaku di


negara Republik Indonesia.
2. Mengenai Perjanjian dan segala akibatnya Para Pihak sepakat memilih
domisili hukum yang tetap dan seumumnya di Kantor Panitera Pengadilan
Negeri Jakarta Selatan di Jakarta.

Pasal 8
Addendum

Segala sesuatu yang belum/tidak cukup diatur dalam Perjanjian akan diatur
dalam suatu perubahan (Addendum) dari Perjanjian yang akan dibuat dan
ditandatangani oleh Para Pihak serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari Perjanjian .

Demikian Perjanjian dibuat dalam rangkap 2 (dua) asli, bermeterai cukup dan
masing-masing memiliki kekuatan hukum yang sama, serta ditandatangani oleh
Para Pihak pada hari dan tanggal tersebut pada awal Perjanjian, dengan
peruntukan 1 (satu) rangkap untuk Pihak Pertama dan 1 (satu) rangkap untuk
Pihak Kedua.

Pihak Pertama, Pihak Kedua,


PT Bank Niaga Tbk _______________

(__________) (__________)