Anda di halaman 1dari 2

INSTALLMENT SALES

1. Perhitungan Bunga dan Angsuran

Besarnya pembayaran yang diterima setiap saat tergantung pada dua hal
yaitu:

a. Dasar perhitungan bunga

b. Dasar penentuan angsuran pokok pinjaman

a. Dasar perhitungan bunga

Terdapat dua dasar perhitungan bunga yang sering dipakai yaitu :

1.1Bunga dihitung dari sisa pinjaman

Dalam cara ini bunga dihitung berdasarkan sisa pinjaman pada awal
periode. Dari periode ke periode selalu menurun maka besarnya bunga
akan selalu menurun. Cara ini disebut sistem bunga menurun.

1.2Bunga dihitung dari pokok pinjaman

Dengan cara ini besarnya bunga untuk setiap periode dihitung


berdasarkan pokok pinjaman mula-mula. Oleh karena itu disebut sistem
bunga tetap.

b. Dasar perhitungan angsuran pokok pinjaman

Terdapat dua sistem perhitungan angsuran pokok yaitu :

1. sistem angsuran tetap

dalam sistem ini besarnya angsuran untuk seriap periode akan selalu
tetap. Sistem annuitet

Besarnya pembayaranuntuk setiap periode akan selalu tetap, yang


terdiri atas bunga pinjaman yang selalu menurun dan angsuran pokok
pinjaman yang semakin besar.

2. Pertukaran ( Tukar tambah/ Trade Ins)

Dalam prakteknya perusahaan sering menerima uang muka dalam bentuk


barang bekas, yang dinilai lebih tinggi dari harga pasar untuk menarik para
pembeli. Namun, dalam laporan keuangan harus disajikan secara wajar (riil)
maka perlu dilakukan perhitungan atas barang bekas tersebut. cara
perhitungannya adalah sebagai berikut :

Taksiran harga jual XXXXXX

Taksiran biaya perbaikan XXXXXXXX

Laba Normal XXXXXXXX

Biaya Pemasaran XXXXXXXX

XXXXXX

Taksiran nilai realisasi bersih XXXXXX

Harga yang disepakati XXXXXX

Kelebihan Harga XXXXXX

Jurnal

Dr : Piutang Penjualan Angsuran XXXXX

Persediaan barang dagangan XXXXX

Cadangan Kelebihan Harga XXXXX

Cr : Penjualan Angsuran XXXXXX