Anda di halaman 1dari 10

Rabu, 12 Januari 2011

USD KURS 11-Jan-11 10-Jan-11 Change %


9.100 USD 9.088,00 9.026,00 62,00 0,69%
9.080
9.088
EURO 11.775,32 11.664,76 110,56 0,95%
9.060
GBP 14.141,38 14.039,95 101,43 0,72%
9.040
9.020 AUD 8.973,03 9.006,61 -33,58 -0,37%
9.000 9.026 JPY/100 10.951,38 10.876,03 75,35 0,69%
8.980 9.002
8.987
8.994 SGD 7.003,43 6.970,43 33,00 0,47%
8.960
8.940 HKD 1.168,66 1.161,12 7,54 0,65%
8.920 PHP 205,24 204,71 0,53 0,26%
05-Jan 06-Jan 07-Jan 10-Jan 11-Jan
MYR 2.953,05 2.941,51 11,54 0,39%
CNY 1.372,47 1.360,38 12,09 0,89%
MAKROEKONOMI KOMODITAS 10-Jan-11 09-Jan-11 Change (%)
SUKU BUNGA Alumunium (S/MT) 2.492 2.470 22,00 0,89%
Dec-10 Nov-10 Change Gas Alam (mmBtu) 4,42 4,42 0,00 0,00%
BI Rate 6,50% 6,50% 0,00% Emas (US$/Troy Oz) 1.371 1.373 2,00 -0,15%
CPO (RM/ton) 3.800 3.800 0,00 0,00%
30-Oct-10 29-Oct-10 Change
Tembaga (US$/metric to 9.399 9.591 192,00 -2,00%
SBI 1 bulan 6,26% 6,26% 0,00% Timah (US$/metric ton) 26.350 26.650 300,00 -1,13%
SBI 3 bulan 6,36% 6,36% 0,00% Nikel ($/MT) 24.345 24.875 530,00 -2,13%
Nov-10 Oct-10 Sep-10 Perak ($?Troy OZ) 29,11 29,17 0,06 -0,21%
Kepemilikan Asing pada SBI Jagung (US$c/bushel) 595,00 602,00 7,00 -1,16%
57,81 72,64 64,67 Gula (USd/lb.) 31,53 30,24 1,29 4,27%
(Triliun IDR)
Kopi (US$/lb) 230,70 233,00 2,30 -0,99%
Kepemilikan Asing pada SUN Karet $/Kg 5,23 5,29 0,06 -1,13%
191,2 191,99 182,26
(Triliun) ,
Komoditas:
Deposito 1 bulan 3 bulan 12 Bulan
IDR 6,50% 6,62% 6,71% Pergerakan harga beberapa komoditas pada perdagangan per
10 Januari 2011 cenderung turun dengan rincian sebagai berikut:
USD 0,00% 1,12% 0,97% harga Alumunium naik dari penutupan harga sebelumnya sebesar
INFLASI Nop-10 Nop-10 ke harga US$ 2.492 per $/MT atau naik sebesar 22.00 poin atau
naik sebesar 0,89%, harga komoditi Gas Alam tetap di harga US$
Bulanan 0,92% 0,60% 4.42 per $/mmBtu .
Kumulatif 6,96% 5,98%
Untuk harga komoditas mineral seperti Tembaga turun ke harga
Year on Year 6,96% 6,33% US$ 9.399 per $/MT atau turun sebesar 192.00 poin atau turun
Cadangan Devisa Nop-10 Nop-10 sebesar 2,00%.
Timah yang turun diharga US$ 26.350 per metric atau turun
Bulanan (Million $) 96,20 92,76 sebesar 300.00 poin atau turun sebesar 1,13%.
Nikel turun dari penutupan harga sebelumnya pada harga US$
24.345 per MT atau turun sebesar 2.13%.
Indonesia Sovereign Rating Rating Outlook
Harga untuk beberapa komoditas pangan seperti Jagung turun
Moody's Investor Services Ba2 Positive diharga US$ 595.00 per cent/bu atau turun sebesar -1,16%, pada
Standard & Poor's BB Positive bahan pangan Gula naik diharga US$ 31.53 per cent/llb. Dan
untuk harga Karet turun diharga US$ 5.23 per Kg atau turun
Fitch Ratings BB+ Stable
sebesar -1.13%.
Japan Credit Rating Agency BBB- Stable
Rating & Information Inc. BB+ Stable

 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Rabu, 12 Januari 2011

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN Market Analysis:


3.900,00
IHSG Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah
3.800,00
18,292 poin (0,51%) ke level 3.602,392. Tercatat
3.700,00 3.783,71
3.736,26 frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 37.371
3.600,00
kali pada volume 1,524 juta lembar saham senilai Rp
3.500,00 3.631,45
1,315 triliun. Sebanyak 71 saham naik, 109 saham turun
3.400,00 3.478,55
3.455,13 dan 72 saham stagnan.
3.300,00

3.200,00
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam
jajaran top gainers diantaranya Bayan (BYAN) naik Rp
600 ke Rp 15.600, Plaza Indonesia (PLIN) naik Rp 230
ke Rp 1.990, Bank Mega (MEGA) naik Rp 150 ke Rp
3.075, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 125 ke Rp
 
3.525. Sementara saham-saham yang turun cukup
INDEKS 10-Jan-11 07-Jan-11 Change (%) dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain
IHSG 3,478.55 3,631.45 (152.90) -4.21%
Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 50.800,
LQ45 611.75 642.54 (30.79) -4.79%
Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 450
Global 10-Jan-11 07-Jan-11 Change (%) ke Rp 21.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 ke
DOW JONES 11,637.45 11,674.76 (37.31) -0.32% Rp 38.350, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 350 ke
NASDAQ 2,707.80 2,703.17 4.63 0.17% Rp 23.100.
NYSE 7,980.32 7,980.32 0.00 0.00%
S&P 500 1,269.75 1,271.50 (1.75) -0.14%
FTSE 100 5,956.30 5,984.30 (28.00) -0.47%
CAC 40 3,802.03 3,865.58 (63.55) -1.64% Highlight News:
NIKKEI 225 10,541.04 10,541.04 0.00 0.00%
HANG SENG 23,527.26 23,686.63 (159.37) -0.67% ¾ PT Bayan Resources (BYAN) menjelaskan telah
STI 3,229.27 3,261.35 (32.08) -0.98% melakukan pengalihan aset berupa tanah, coal
EKUITAS 10-Jan-11 07-Jan-11 Change (%) processing plan, jetty dari PT Perkasa Inakakerta
Top Volume dan PT Wahana Baratama Mining. (inilah.com)
BNBR 66 70 (4) -5.71% ¾ Grup Djarum memperbesar kepemilikan
ENRG 118 124 (6) -4.84% sahamnya di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
BUMI 3.025 3.125 (0) -3.20% menjadi 50,24 persen melalui anak usahanya,
BHIT 169 176 (7) -3.98% PT Tricipta Mandhala Gumilang dan PT
ELTY 147 156 (9) -5.77% Caturguwiratna Sumapala. (vivanews.com)
Top Value ¾ PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menyiapkan
ASII 47.550 49.000 (1) -2.96% langkah persiapan menghadapi transformasi
BBRI 9.300 9.800 (1) -5.10% perusahaan di masa mendatang,termasuk
BUMI 3.025 3.125 (0) -3.20% kemungkinan merger dengan PT Indofarma Tbk
BMRI 6.000 6.400 (0) -6.25% (INAF). (okezone.com)
BBNI 3.375 3.550 (0) -4.93%
Top Gain
ASII 47.550 49.000 (1) -2.96%
BBRI 9.300 9.800 (1) -5.10%
BMRI 6.000 6.400 (0) -6.25%
BUMI 3.025 3.125 (0) -3.20%
BJBR 1.260 1.390 (0) -9.35%
 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Rabu, 12 Januari 2011

HARGA SAHAM LQ-45

 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Rabu, 12 Januari 2011

REKSA DANA
03-Jan-11 30-Dec-10 CHANGE Return 1 thn Terakhir
Pendapatan Tetap
Reksa Dana CIMB - Principal Bond 13.594,12 13.475,49 118,63 1170,50%
MR Dollar(USD) 1,96 1,96 0,00 151,44%
Jatim Treasury Fund 0,00 0,00 0,00 41,86%
Investa Dana Dolar Mandiri 1,18 1,18 0,01 40,66%
Si Dana Obligasi Maxima 2.035,87 2.028,87 7,00 69,36%
cSchroder USD Bond Fund 1,26 1,25 0,01 38,98%
CIMB Principal Dollar Bond (Rp) 8.860,55 8.807,67 52,88 35,79%
Pendapatan Tetap Utama 2.722,62 2.683,09 39,53 35,68%
Tiga Pilar Dana Tetap 2.093,39 2.093,39 0,00 35,64%
First State Ind. Bond Fund 2.057,51 2.035,33 22,18 35,12%
Saham

cPratama Saham
Trim Kapital Plus
4.030,97
2.416,63
3.941,73
2.416,63
89,24
0,00
198,16%
171,33%
Panin Dana Prima 2.334,81 2.319,25 15,56 164,31%
Dana Pratama Ekuitas 6.151,65 6.024,76 126,89 153,99%
Reksa Dana Grow-2 Prosper 2.156,05 2.132,58 23,47 153,52%
GMT Dana Ekuitas 2.566,21 2.547,46 18,75 147,95%
BNP Paribas Solaris 1.747,66 1.714,43 33,23 136,78%
Batavia Dana Saham 39.354,36 38.879,40 474,96 128,74%
Reliance Equity Fund 1.901,65 1.861,68 39,97 149,22%
Si Dana Batavia Saham 0,00 0,00 0,00 135,36%
Pasar Uang
DPLK BRI Pasar Uang 0,00 0,00 0,00 12,38%
Trim Kas 2 1.000,00 1.000,00 0,00 11,40%
Si DanaKas Optimal 0,00 0,00 0,00 9,67%
Optima Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 9,62%
BIG Dana Lancar 1.000,00 1.000,00 0,00 9,41%
Si DanaKas Maxima 0,00 0,00 0,00 8,73%
Mandiri Investa Pasar Uang 1.000,00 1.000,00 0,00 8,66%
Danareksa Gebyar Dana Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 8,54%
Bahana Dana Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 7,94%
CIMB - Principal Money Market 0,00 0,00 0,00 7,61%
Campuran
Pratama Berimbang 2.797,33 2.745,34 51,99 150,73%
Semesta Dana Maxima 4.874,52 4.867,29 7,23 119,04%
Schroder Dana Prestasi 21.673,23 21.360,54 312,69 109,45%
Panin Dana Unggulan 4.214,90 4.191,35 23,55 109,42%
BNP Paribas Pesona 18.964,57 18.747,40 217,17 116,45%
Prospera Balance 4.178,46 4.178,46 0,00 112,21%
Panin Dana Unggulan 4.214,90 4.191,35 23,55 109,42%
Premier Optima 2.221,33 2.201,50 19,83 109,08%
MRS Flex Kresna 1.601,82 1.590,04 11,78 104,33%
Manulife Dana Tumbuh Berimbang 1.572,85 1.556,08 16,77 98,28%
Proteksi .
RD Terproteksi Manulife Dana Tetap Har 2.287,67 2.238,35 49,32 52,14%
Mahanusa Dragon Protect 1.562,51 1.562,51 0,00 50,37%
BNP Paribas Capital V 1.204,74 1.204,74 0,00 45,90%
V
Mahanusa Sovereign Bond Fund 1.388,57 1.388,57 0,00 45,20%
Bahana Optima Protected Fund 8 1.131,97 1.113,91 18,06 41,94%
Bahana Optima Protected Fund 5 1.071,28 1.071,28 0,00 41,93%
Si Dana Proteksi Global Bonds Fund 1.401,43 1.395,84 5,59 40,07%
Danareksa Proteksi Melati Optima V 1.129,51 1.129,51 0,00 39,29%
Trim Gebyar Terproteksi I 1.365,31 1.365,31 0,00 28,69%
Mandiri Cap. Prot. Income Fund 7 1.036,89 1.036,89 0,00 27,23%

 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Rabu, 12 Januari 2011

INDEKS F-25 BC
INDEKS F-25 BC

Indeks F-25 BC (Big Capitalization) adalah indeks yang


F-25 BC IHSG LQ-45 Perbandingan Return
portofolionya terdiri dari 25 saham terpilih dengan nilai
kapitalisasi pasar besar.

0.02 Pada perdagangan 11 Januari 2011, indeks F-25 BC ditutup


0.01 pada level 1,040.54. dengan rincian 6 saham emiten menguat , 2
0 saham emiten stagnan, dan 17 saham emiten melemah.
-0.01
-0.02
™Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 11 Januari
2011 diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dengan
-0.03
nilai return sebesar 3.24% dengan nilai saham sebesar Rp
-0.04 37.000 dan PT Semen Gresik (Persero) Tbk (SMGR) dengan
-0.05 nilai return sebesar 2.82% dengan nilai saham sebesar Rp
-0.06 8.850.

De
c
De
c an an an an an Jan 1-Jan
29- 30- 3-J 4-J 5 -J 6 -J 7-J 10- 1 • Sedangkan emiten yang mengalami penurunan diantaranya
adalah PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dengan nilai return
sebesar -9.84% dengan nilai saham Rp 610, PT Kalbe Farma
6-Jan 7-Jan 10-Jan 11-Jan (KLBF) dengan nilai return sebesar -6.31 % dengan nilai
saham Rp 2725
F-25 BC 1126.45 1091.73 1047.88 1040.54 • Untuk emiten yang mengalami stagnan diantaranya adalah PT
IHSG 3,736.26 3,631.45 3,478.55 3,455.13 Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan nilai saham
LQ 45 666.08 642.54 611.75 605.37 sebesar Rp 7.200 dan PT Timah Tbk (TINS) dengan nilai
saham sebesar Rp 2.575
.
Emiten yang tergolong dalam F-25 BC
TLKM ISAT TINS UNTR GGRM
UNVR BUMI JSMR INTP BYAN INDEKS FGSI (FBI Government Stock Index)
PGAS INCO PTBA ITMG MEDC
ASII SMGR LPKR ANTM KLBF
HMSP ADRO AALI INDF INDY Indeks FGSI merupakan indeks yang berisikan saham-saham
milik pemerintah. Saat ini, dalam bursa terdapat 17 saham milik
pemerintah. Dari 17 saham inilah, FBI mencoba membuat
indeksnya sehingga dapat mengetahui kinerja dari saham-saham
INDEKS FGSI BUMN tersebut.
Perdagangan saham-saham di bursa penutupan hari Selasa
(11/1), IHSG berada pada posisi 3.455,13 atau mengalami
IHSG LQ45 FGSI Return IHSG vs LQ45 vs FGSI penurunan sebesar 23,42 poin atau sebesar 0,67 %. Sementara
10.00% indeks LQ45 mengalami penurunan sebesar 6,38 poin atau
sebesar 1,04 % dibandingkan dengan hari sebelumnya.
8.00%
Sedangkan portfolio yang membentuk indeks bumn (FGSI)
6.00% mengalami penurunan sebesar 59,68 poin atau sebesar 8,99 %
4.00%
dibandingkan dengan hari sebelumnya.
• Dari 17 saham tersebut, pada perdagangan tanggal 11 Januari
2.00%
2011, 3 saham mengalami kenaikan, 12 saham mengalami
0.00% penurunan, dan 2 saham tetap atau stagnan.
• Saham yang mengalami kenaikan diantaranya adalah SMGR
-2.00%
naik 250 point (2,91 %), PTPP naik 40 point (5,88 %), KRAS
-4.00% naik 20 point (1,74 %) .
-6.00% • Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan
diantaranya adalah BBNI turun 175 point (5,19 %), ANTM
-8.00%
turun 25 point (1,10 %), INAF turun 2 point (2,53 %).
-10.00%
2

1
/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/0

/0

/0
01

04

07

10

13

16

19

22

25

28

31

03

06

09

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Rabu, 12 Januari 2011

INDEKS F-50 SC

F-50 SC IHSG LQ-45 Perbandingan Return


INDEKS F-50 SC

0.02 Indeks F-50 SC (Small Capitalization) adalah indeks yang


portofolionya terdiri dari 50 saham terpilih dengan nilai
0.01 kapitalisasi pasar kecil.
0 Pada perdagangan 11 Januari 2011, indeks F-50 SC ditutup
-0.01 pada level 863.71 dengan rincian 5 saham emiten yang
`
menguat, 32 saham stagnan, dan 13 saham melemah.
-0.02
• Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 10 Januari
-0.03
2011 adalah Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) dengan
-0.04 nilai return sebesar 4.96% dengan harga saham sebesar
Rp 121 per lembar saham, Mustika Ratu Tbk (MRAT)
-0.05 dengan nilai return sebesar 3.12% dengan harga saham
-0.06
sebesar Rp 640 per lembar saham
4-Jan 5-Jan 6-Jan 7-Jan 10-Jan 11-Jan • Sedangkan emiten yang mengalami penurunan
diantaranya adalah Berlina Tbk (BRNA) dengan nilai
return sebesar -26.32% dengan harga saham Rp 1140 per
5-Jan 6-Jan 7-Jan 10-Jan 11-Jan lembar saham, Polysindo Eka Perkasa Tbk (POLY)
dengan nilai return sebesar -8.25% dengan harga saham
F-50 SC 875.98 874.52 863.71 832.98 821.35 Rp 194 per lembar saham.
IHSG 3783.71 3736.26 3631.45 3478.55 3455.13
• Untuk emiten yang mengalami stagnan diantaranya
LQ 45 677.72 666.08 642.54 611.75 605.37
adalah Panorama Transportasi Tbk (WEHA) dengan
harga saham Rp 197 per lembar sahamBumi
Teknokultura Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) dengan
harga saham sebesar Rp 315 per lembar saham.
Emiten yang tergolong dalam F-50 BC

IATA CTTH AMAG BRNA IGAR APLI


MITI RAJA LPPS MYTX AKKU BTEK
MAMI TIRT DSFI SDRA WICO MYOH
HADE VRNA BPFI MRAT BAYU POLY
LCGP BIPP PYFA ALMI INAI WEHA
ZBRA INCI LPCK EKAD RBMS ITTG
SMMT MICE LMAS BEKS SIMA JKSW
BACA KOIN PRAS HOME INDX KDSI
AIMS PUDP

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Rabu, 12 Januari 2011

FIXED INCOME INFORMATION


sumber:FBI ‘s Government Bond Yield Curve BERITA DAN ANALISA

• Pada penutupan perdagangan kemarin hari


Jumat tanggal 07 January 2011 terjadinya 2
pergerakan yang berbeda. Untuk SUN yang
mempunyai tenor pendek dan menenggah
kami melihat terjadi penurunan harga atau
dengan kata lain pada penutupan
perdagangan kemarin terjadinya kenaikan
yield. Sedang untuk SUN berdurasi 15-30
tahun kami melihat untuk penutupan
perdagangan kemarin relatif stabil. Kami
melihat keadaan ini akibat kekuatiran
investor mengenai inflasi yang tak
terkendali. Sebagaimana keadaan ini
dampak dari kenaikan minyak dunia yang
diduga kuat masih akan naik bahkan
sebagian analis memperkirakan harga
minyak dunia akan menyentuh angka 100
ribu perbarel. Untuk perdagangan hari ini
kami menduga kuat investor akan
mengambil aksi tunggu (watch and see)
sambil menanti angka pasti BI rate 2011
yang akan dikeluarkan Bank Indonesia.
Namun demikian sebagian pengamat juga
menilai ekonomi Indonesia masih diwarnai
dengan adanya sentimen positif akibat dari
hasil riset yang dilakukan oleh sejumlah
pengamat ekonomi dan bank pembangunan
asia atau yang lebih sering disebut Asia
Development Bank. Dimana hasil riset
mereka menyatakan bahwa Indonesia di
tahun 2011 kemungkinan besar bisa akan
tumbuh lebih besar diatas 6.5%.

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Rabu, 12 Januari 2011

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Rabu, 12 Januari 2011

TECHNICAL INDICATOR

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Rabu, 12 Januari 2011

RESEARCH TEAM

Frans Hamonangan -Banking-


Franky Oktober Nando -Bond-
David Raymond -Mutual Fund-
Josua Simorangkir -Technical Indicator-
Berton Manurung -Currency-
Nico -Mining-
Berman -Commodity-
Hendy Hafidz -Information Technologi-

PT. FINANSIAL BISNIS INFORMASI


Komplek Mitra Matraman A1/17
Jl. Matraman Raya No. 148

+6221 859 18040 Ext. 105


risetfbi@finansialbisnis.com
www.finansialbisnis.com
+6221 859 18040 Ext. 105
risetfbi@finansialbisnis.com

+++jisfjisjfijifrisetfbi@finansialbisnis.com

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.