Anda di halaman 1dari 43

505 KK 2/ ORTODONSIA 1/ 3-4

TIK : MENJELASKAN PENGERTIAN


PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
KRANIODENTOFASIAL
PB : PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
KRANIODENTOFASIAL
SPB : PENGERTIAN DASAR PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
KRANIUM
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN FASIAL
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN DENTAL
EVALUASI : KUIS 10 PERTANYAAN
REFERENSI :
PENGERTIAN DASAR PERTUMBUHAN
DAN PERKEMBANGAN

 DEFINISI : PERTUMBUHAN ADALAH


PROSES BIOFISIS SUATU MAKHLUK
HIDUP MENJADI LEBIH BESAR
 PERTUMBUHAN :
– SOMATOGENIK : bertambah banyak sel 
menjadi besar (thyroid,adrenal, gonade)
– MORFOGENIK :jaringan embrio 
bermacam2 sel (hypofise terutama lobus
anterior)
HAL YG MEMPENGARUHI
PERTUMBUHAN
GANGGUAN PERTUMBUHAN :BENTUK ANATOMI, KELAINAN FUNGSI
PENYEBABNYA :
 KELENJAR ENDOKRIN (hypofise, thyroid, supra renal, gonade)
– KEKURANGAN HORMONDIFERENSIASI SEL STADIUM
EMBRIONAMPAK SETELAH LAHIR
 KETURUNAN
– MONGOLISME, PREMORDIAL DWARFISME, CRANIOFACIAL
DYSOSTOSIS, AGENESIS OVARIUM, GANGGUAN BENTUK & UKURAN
BADAN, GANGGUAN ORGAN KELAMIN
 NUTRISI
– MALNUTRISI KERUSAKAN ORGAN2 ABSORBSI, TRANSPORTASI,
ASIMILASI, EKSKRESI
 FAKTOR LINGKUNGAN LAIN
– GANGGUAN METABOLIK,PENYAKIT KRONIS, DYSCRASIATULANG,
PENYAKIT PEREDARAN DARAH,KERUSAKAN JARINGAN OTAK
• NORMALITAS PERTUMBUHAN ANAK 
ANALISIS KEMAJUAN PD SUATU MASA,
AMBIL UKURAN PD INTERVAL YG
TERATUR
• WAKTU ERUPSI GIGI  PREDIKSI UMUR
HUBUNGAN UMUR – GIGI GELIGI LEBIH

NYATA : UMUR-TB/ BB
• PRIA =WANITA
PERIODE PERKEMBANGAN &
PERTUMBUHAN
 A. PRENATAL
1. OVUM : CONCEPTIO – 2 MINGGU
2. EMBRIO : 2 MINGGU – 8 MINGGU
3. FOETUS: 2 BL – 10 BULAN
 B. WAKTU KELAHIRAN
 C. POSTNATAL
1. BAYI – 1TH
2. ANAK
a. SEBELUM SEKOLAH (1 -6 TH)
b. SEKOLAH DASAR (6-10 TH)
c. PUBERTAS: PEREMPUAN: 10 – 15 TH, LAKI-LAKI: 10 -16 TH
3. PUBERTAS: PEREMPUAN : 13 TH, LAKI-LAKI: 14 TH
4. DEWASA : PEREMPUAN : 18 TH, LAKI-LAKI: 20 TH
5. MATURITAS : 18/20 – 60 TH
6. SENILIS : 60 TH
STADIUM OVUM

 PEMBUAHAN 
 MORULA 
 BLASTULA
  EKTODERM : RAMBUT, KUKU, KULIT, KEL.
KERINGAT, JAR. SARAF, PANCAINDERA
  MESODERM : OTOT, TULANG, JAR.PENGIKAT,
TULANG RAWAN, SYS. URINARIA, SYS.
VASKULAR, SYS. URINARIA
  ENTODERM : SYS. DIGESTIVUS, SYS.
RESPIRATORIA
STADIUM EMBRYO

 AWAL MINGGU KE 3 :
JAR EKTODERM  INVAGINASI
– PROCENCEPHALON
– 2 PROC. MAKSILARIS
– 2 PROC. MANDIBULARIS
 MINGGU KE 6 & 7 :
– BELUM TERJADI PEMBAGIAN YG SEMPURNA CAVUM
NASI & CAVUM ORIS
– CELAH ANTARA CAVUM NASI & CAVUM ORIS DISEBUT
CHOANA PRIMITIVUM
– TERJADI PEMISAHAN BIBIR & RAHANG
– LAMINA DENTALIS BENIH GIGI
 MINGGU KE 8 :
– AREA TRIANGULARIS  PUNGGUNG HIDUNG &
SEPTUM NASI
– PROC. GLOBULARIS SALING MENDEKAT DI BAG.
TENGAH, BAG LATERAL BERSATU DG PROC.
MAKSILARIS
– AKHIR MINGGU KE 8 PROC NASALIS LATERALIS &
MEDIALIS MENYATU
PEMBENTUKAN WAJAH
 MINGGU KE 4 :
– KEDUA PROC. MANDIBULARIS MENDEKAT,
MENYATU
– PROC. MAKSILARIS TUMBUH MENJADI BESAR
– DASAR STOMODEUM TERBENTUK CORPUS
LINGUALIS
– LEBIH DALAM LAGI TERBENTUK AKAR LIDAH
 AKHIR MINGGU KE 4 : PROC. FRONTONASALIS
 MINGGU KE 5 :
– PLACODE OLFAKTORIA INVAGINASI  NARES
PRIMITIVUM, PROC. NASALIS MEDIALIS & PROC.
NASALIS LATERALIS
– PROC. NASALIS MEDIALIS  AREA TIANGULARIS 
PUNGGUNG HIDUNG
– DI BAWAHNYA PROC. GLOBULARIS BAG. BAWAH
HIDUNG & SEBAG. BIBIR ATAS
PEMBENTUKAN PALATUM

 PROC. MAKSILARIS 2 PROC.


PALATINALIS LATERALIS
 PROC. GLOBULARIS PROC.
PALATNALIS MEDIALIS
 KE 3 PROC PALATUM
 BEKAS PENYATUAN FORAMEN
INCISIVUM
KEGAGALAN PEMBENTUKAN
WAJAH/ PALATUM

 PROC. GLOBULARIS TIDAK MENYATU


SEMPURNA  LABIOSCHISIS
 PROC NASALIS MEDIALIS &
MAKSILARIS YG LEBIH DALAM 
LABIOGNATOSCHISIS
 PROC. PALATINALIS LATERALIS &
MEDIALIS  PALATOSCHISIS
 LABIOPALATOGNATOSCHISIS
PERTUMBUHAN TULANG
 BERASAL DR JAR. PENGIKAT
 TERDIRI DARI OSTEOSIT & SUBSTANSI
INTERSELULAR
– OSTEOBLAST : SEL PEMBENTUK TULANG,
MERESORBSI
– OSTEOKLAS : SEL PERUSAK TULANG
 PERTUMBUHAN TULANG : CARTILAGINES :
ENDOCHONDRAL / INTRAMEMBRAN
PERKEMBANGAN POST
NATAL
 ADA POLA DITURUNKAN DARI ORTU
 PENGARUH HEREDITER UNTUK
MENCAPAI & MEMPERTAHANKAN
POLA
 FAKTOR LUAR YG MEMPENGARUHI
SESUDAH KELAHIRAN
ENDOCHONDRAL
 JAR. MESENKIM PROLOFERASI CARTILAGO
 CARTILAGO MEMPERBANYAK DIRI DG CARA
INTERSTISIAL & APOSISI
 TERJADI PENGAPURAN TRABEKULA
 TULANG BERTAMBAH SECARA ADISI / APOSISI
 JAR PENGIKAT DKAT TULANG DIFERENSIASI
OSTEOBLAS TULANG BARU
 TULANG BERREORGANISASI
 OSTEOKLAS YG TDK MASAK DIGANTI DG LAMELA/
TRABEKULA YG UNIFORM TULANG MASAK
PERTUMBUHAN
INTRAMEMBRAN
PERTUMBUHAN KEPALA

CRANIUM DALAM PERTUMBUHANNYA


DAPAT DIBAGI :
1. PERTUMBUHAN CALVARIUM

2. PERTUMBUHAN BASIS CRANIUM

3. PERTUMBUHAN
SPALNCHOCRANIUM/
VISCEROCRANIUM
PERTUMBAHAN CALVARIUM
 BERHUBUNGAN LANGSUNG DENGAN
PERTUMBUHAN OTAK
 SEWAKTU LAHIR KEPALA TERDIRI DARI
45 ELEMEN TULANG YG TERPISAH OLEH
CARTILAGO/ JARINGAN IKAT
 SETELAH DEWASA MENJADI 22
TULANG : 14 SPALNCOCRANIUM
8 NEUROCRANIUM
 SEWAKTU DILAHIRKAN NEUROCRANIUM
BEDANYA 8 ATAU 9 X
>>>SPALNCOCRANIUM
SELURUH KEPALA >> ¼ PANJANG BADAN
 AKHIR UMUR 5 TH 90% PERTUMBUHAN
NEUROCRANIUM SUDAH SIAP
SELANJUTNYA TINGGAL 10 %
 PADA ORG DEWASA
NEUROCRANIUM ½ CRANIUM
KEPALA 1/8 PANJANG BADAN
3 CARA PERTUMBUHAN
KEPALA
1. APOSISI DI PERMUKAAN
2. MENGGANTI CARTILAGO MENJADI
TULANG (ENDOCHONDRAL)
3. MENGGANTI JARINGAN PENGIKAT
MENJADI TULANG (SUTURAL /
INTRAMEMBRAN)
3 ARAH PERTUMBUHAN KEPALA
 PERTUMBUHAN ANTERO-POSTERIOR
terjadi pengapuran & proliferasi jaringan
pengikat pd sutura coronalis, lamboidalis,
interparietalis, parietosphenoidalis,
parietotemporalis.
 PERTUMBUHAN ARAH TRANSVERSAL
Penambahan pertumbuhan pada sutura
coronalis
 PERTUMBUHAN ARAH VERTIKAL
Pertumbuhan sutura parietalis,
beruhubungan dg os occipital, os
temporal,os sphenoid.
8 TULANG
NEUROCRANIUM
1 OS FRONTALIS
 1 OS OCCIPITALIS

 2 OS PARIETALIS

 2 OS SQUAMOUS dr OS
TEMPORALIS
 1 OS SPHENOIDALIS

 1 OS ETHMOIDALIS
14 TULANG SPLANCHOCRANIUM
• 2 OS MAKSILA
• 2 OS PALATINA
• 2 OS ZYGOMATICUM
• 2 OS NASALIS
• 2 OS NASALIS CONCHAE
INFERIOR
• 2 OS LACRIMALIS
• 1 OS VOMER
• 1 OS MANDIBULAE
PERTUMBUHAN BASIS
CRANII
TERUTAMA SECARA ENDOCHONDRAL
• OS SPHENOIDALIS-ETHMOIDALIS
• INTER-SPHENOIDALIS
• SPHENOOCCIPITALIS
• INTRA OCCIPITALIS

BASIS CRANII MENCAPAI PERTUMBUHAN


PALING BESAR PADA SAAT M 1 ERUPSI
PERTUMBUHAN
SPLANCHOCRANIUM
 SEWAKTU PERTUMBUHAN NEUROCRANIUM
SELESAI SPLANCHOCRANIUM BELUM SELESAI
 SESUDAH TAHUN PERTAMA KELAHIRAN,
TULANG MUKA TUMBUH LEBIH CEPAT DARI
NEUROCRANIUM
 SEBAGIAN BESAR MERUPAKAN PERTUMBUHAN
MAKSILA & MANDIBULA
PERTUMBUHAN MAKSILA
 MAKSILA BERSATU DG BASIS CRANIUM
 PERTUMBUHAN BASIS CRANIUM
MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN MAKSILA
 POSISI & HUBUNGAN MAKSILA TERHADAP
CRANIUM TERGANTUNG PERTUMBUHAN PD
SUTURA SPHENOOCCIPITALIS &
SPHENOETHMOIDALIS
 PERTUMBUHAN MAKSILA SECARA
INTRAMEMBRAN PD SUTURA2 & APOSISI PD
PERMUKAAN2
 MAKSILA BERHUBUNGAN DG CRANIUM,
SUTURA FRONTONASALIS, SUTURA
ZYGOMATICOMAKSILARIS, SUTURA
ZYGOMATICOTEMPORALIS, SUTURA
PALATINALIS.
 PERTUMBUAN SUTURA MENYEBABKAN MAKSILA
BERGERAK KE MUKA & KE BAWAH
 (CRANIUM TERGESER KE BELAKANG & KE
ATAS)
 PERTUMBUHAN ENDOCHONDRAL BASIS
CRANIUM & SEPTUM NASALIS PENTING UNTUK
BERGERAKNYA KESATUAN MAKSILA KEMUKA &
KE BAWAH
 SEBAGIAN BESAR PERTUMBUHAN MAKSILA KE ARAH
TINGGI DISEBABKAN OLEH APOSISI TULANG
ALVEOLUS & TEPI BEBAS PROCESSUS ALVEOLARIS
PD SAAT GIGI AKAN ERUPSI
 PD WAKTU MAKSILA BERTUMBUH KE BAWAH
TERJADI APOSISI PD DASAR ORBITA, DASAR
HIDUNG & PERMUKAAN BAWAH PALATUM
 PERTUMBUHAN PD SUTURA PALATINA MEDIANA,
SUTURA2 ETHMOIDALIS, ZYGOMATICOLACRIMALIS &
PD SUTURA TULANG2 HIDUNG & HUBUNGAN
MAKSILA DG PROCCESSUS PTERIGOIDEUS
MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN PALATINAKE ARAH
LEBAR
 PADA DINDING LATERAL JUGA TERJADI APOSISI
PERTUMBUHAN
MANDIBULA
 PADA SAAT DILAHIRKAN RAMUS MANDIBULA
YG BERASAL DARI PROCESSUS MANDIBULARIS
BELUM BERSATU
 TERPISAH OLEH SYMPHISIS YG TERDIRI DARI
CARTILAGO & JARINGAN PENGIKAT
 RAMI MANDIBULA WAKTU LAHIR BERBENTUK
SANGAT PENDEK & CONDYLUS SAMA SEKALI BELUM
BERKEMBANG
 UMUR 4 – 12 BL SYMPHISIS MENGALAMI
PENGAPURAN MENJADI TULANG
 TAHUN 1 DR KELAHIRAN TERJADI PERTUMBUHAN
APOSISIAKTIF TEPI BAWAH & PERMUKAAN LATERAL
MANDIBULA & CONDYLUS MANDIBULA
PERTUMBUHAN
CONDLUS
 CONDYLUS TERDIRI ATAS CARTILAGO HYALIN YG
DITUTUPI JARINGAN PENGIKAT FIBROUS TEBAL
& PADAT
 MANDIBULA PADA CONDYLUS TUMBUH DG 2
CARA :
 CARTILAGO MENGADAKAN PERTUMUHAN
INTEROSTIUM & DIGANTI TULANG
 PERTUMBUHAN APOSISI CARTILAGO DI BAWAH
JARINGAN PENGIKAT YG MENUTUPINYA
 DARI CARTILAGO KEMUDIAN TERJADI
PENULANGAN
 Pertumbuhan mandibula pd condylus &
aposisi tepi posterior ramus mandibula
bertambah panjang
 Pertumbuhan condylus bersama dg
pertumbuhan alveolus mandibula
bertambah tinggi
 Aposisi pada permukaan mandibula
bertambah tebal
Mandibula terdorong ke muka & ke bawah
karena terfiksir di artikulasio mandibularis
RESORPSI TERJADI PADA

 Sisi frontal ramus mandibula


 Sisi lingual incisivus

 Sisi lingual processus alveolaris

Pada saat lahir mandibula dalam


keadaaan oklusi distal karena posisi
anak dalam uterus.3 minggu setelah
lahir posisi menjadi normal
PADA WAKTU LAHIR
MANDIBULA MEMPUNYAI
BENTUK
 Ramus pendek
 Angulus tumpul

 Condylus belum jelas, collum belum jelas

 Canalis mandibula terletak pd sisi bawah dekat


basis mandibula
Kemudian terjadi pertumbuhan samapi semua
gigi keluar lengkap
Pada org tua processus alveolaris mengalami
resorpsi sapai batas foramen mentalis
ONTOGENI GIGI

 Email :hasil produksi epitel asal dari


ectoderma
 Bagian lain gigi derivat jaringan
pengikat asal mesoderma
 Embrio minggu ke 5 : Epitel ektodrem yg
melapisi cavum oris penebalan sepanjang
tepi bukal rahang atas & bawah.
 Penebalan terdiri 2 lapis,meluas sampai
mesenkim
 Sisi labial memisahkan diri,membentuk
ruang di antara bibir & processus alveolaris.
 Lapisan lingual membentuk gigi lamina
dentalis
 Pada lamina dentalis penebalan bentuk
kuncup masuk ke jaringan pengikat
(mesoderma)
 Kuncup ini merupakan benih gigi
 Ada 10 benih dalam masing2 tulang
rahang gigi decidui
 Minggu ke 10 : Lamina dentalis yg
masih tinggal membentuk kuncup2 lagi
benih 2 gigi permanen
 Bagian dasar kuncup benih gigiinvaginasi
masuk ke dalam dasar benih gigi
bentuk bel,konvek ke arah papila.
 Bentuk ini disebut email organ
menghasilkan email pd perkembangan
selanjutnya
 Jaringan pengikat yg mengelilinginya
disebut saccus dentalis melepaskan diri
dr epitel cavum oris
 Di sekeliling saccus dentalis terbentuk
tulang rahang
 Pd dasar invaginasi email organ sel2
berubah berbentuk panjang & teratur
ameloblast/ ganoblast membentuk email
 Sel2 yg dekat ameloblast mengatur diri
odontoblast membentuk dentin
 Dentin pertama x terlihat merupakan garis
tebal, membatasi ameloblas dg odontoblast
membrana preformata
PERKEMBANGAN GIGI GELIGI

 DILAHIRKAN – 2 TH
 2-6 TH
 5-6 TH
 6-7 TH
 8-9 TH
 9-10 TH
DILAHIRKAN – 2 TAHUN
 SEWAKTU DILAHIRKAN JARANG ADA GIGI DI
DALAM MULUT
 CORONA INCISIVUS CENTRALIS SUDAH SELESAI
DIBENTUK
 SEBAGIAN AKAR SUDAH DIBENTUK
 6 BL SEMUA CORONA SELESAI DIBENTUK
 8 – 9 BL INCISIVUS MULAI NAMPAK DI MULUT
 + 12 BL GIGI BEROKLUSI
 15 BL MOLAR MULAI ERUPSI
 18 BL CANINUS MULAI ERUPSI
2-6 TAHUN
 MOLAR 2 DECIDUI MULAI ERUPSI
 2,5 TH SEMUA GIGI ERUPSI PENUH
 3 TH SEMUA AKAR GIGI SEMPURNA
 GIGI MOLAR 1 PERMANEN MULAI BERGERAK DI BELAKANG
MOLAR 2 DECIDUI. CORONA SELESAI TERBENTUK, MULAI
MEMBENTUK AKAR
 3-6 TH PERIODE PERKEMBANGAN BENIH GIGI PERMANEN
BERLANGSUNG
 SPACING GIGI DECIDUI
 JUMLAH GIGI DALAM RAHANG PALING BANYAK
 MULAI TERJADI RESORBSI AKAR GIGI DECIDUI
 GIGI PERMANEN MULAI BERGERAK KE ALVEOLUS
 KADANG2 NAMPAK GIGI PERMANEN PENGGANTI TIDAK CUKUP
RUANG
5 – 6 TAHUN

 DIASTEMA GIGI DECIDUI


 ABRASI GIGI DECIDUI 
– EDGE TO EDGE
– CUSP TO CUSP
 3 KEMUNGKINAN RELASI MOLAR 2 DECIDUI
– PERMUKAAN DISTAL KEDUANYA DALAM 1 GARIS
LURUS
– PERMUKAAN MOLAR2 BAWAH LEBIH KE DISTAL
1-3 MM
– PERMUKAAN MOLAR 2 BAWAH LEBIH KE MESIAL
1-3 MM
6-7 tahun

 MOLAR 1 PERMANEN ERUPSI


 i CENTRAL LUKSASI
 I MULAI ERUPSI  I DI LINGUAL
 I
 terimakasih

Anda mungkin juga menyukai