Anda di halaman 1dari 27

B ggboej!

ggboej!

Affandi (1907-1990) adalah seorang pelukis yang dikenal sebagai Maestro Seni Lukis
Indonesia, mungkin pelukis Indonesia yang paling terkenal di dunia internasional, berkat
gaya ekspresionisnya yang khas. Pada tahun 1950-an ia banyak mengadakan pameran
tunggal di India, Inggris, Eropa, dan Amerika Serikat. Pelukis yang produktif, Affandi
telah melukis lebih dari dua ribu lukisan.

Biografi
Affandi dilahirkan di Cirebon pada tahun 1907, putra dari R. Koesoema, seorang mantri
ukur di pabrik gula di Ciledug. Dari segi pendidikan, ia termasuk seorang yang memiliki
pendidikan formal yang cukup tinggi. Bagi orang-orang segenerasinya, memperoleh
pendidikan HIS, MULO, dan selanjutnya tamat dari AMS, termasuk pendidikan yang
hanya diperoleh oleh segelintir anak negeri. Namun, bakat seni lukisnya yang sangat
kental mengalahkan disiplin ilmu lain dalam kehidupannya, dan memang telah
menjadikan namanya tenar sama dengan tokoh atau pemuka bidang lainnya.

Pada umur 26 tahun, pada tahun 1933, Affandi menikah dengan Maryati, gadis kelahiran
Bogor. Affandi dan Maryati dikaruniai seorang putri yang nantinya akan mewarisi bakat
ayahnya sebagai pelukis, yaitu Kartika Affandi.

Semasa hidupnya, ia telah menghasilkan lebih dari 2.000 karya lukis. Karya-karyanya
yang dipamerkan ke berbagai negara di dunia, baik di Asia, Eropa, Amerika maupun
Australia selalu memukau pecinta seni lukis dunia. Pelukis yang meraih gelar Doktor
Honoris Causa dari University of Singapore tahun 1974 ini dalam mengerjakan
lukisannya, lebih sering menumpahkan langsung cairan cat dari tube-nya kemudian
menyapu cat itu dengan jari-jarinya, ia dikenal sebagai seorang pelukis yang menganut
aliran ekspresionisme atau abstrak. Sehingga seringkali lukisannya sangat sulit
dimengerti oleh orang lain terutama oleh orang yang awam tentang dunia seni lukis jika
tanpa penjelasannya. Namun bagi pecinta lukisan hal demikianlah yang menambah daya
tariknya.
Cbsmj!Tbtnjubxjobub!
Cbsmj!Tbtnjubxjobub!

Biografi
Barli Sasmitawinata (Bandung, 18 Maret 1921–Bandung, 8 Februari 2007) adalah
seorang pelukis realis asal Indonesia.

Ia mulai menekuni dunia seni lukis sekitar tahun 1930-an dan merupakan bagian dari
"Kelompok Lima" yang juga beranggotakan Affandi, Hendra Gunawan, Sudarso, dan
Wahdi. Awalnya ia menjadi pelukis atas permintaan kakak iparnya pada tahun 1935 agar
ia memulai belajar melukis di studio milik Jos Pluimentz, pelukis asal Belgia yang
tinggal di Bandung. Di sana ia banyak belajar melukis alam benda. Setelah berguru pada
pelukis Italia Luigi Nobili (juga di Bandung), pada tahun 1950-an ia lalu melanjutkan
pendidikan seni rupa di Eropa. Latar belakang pendidikan tingginya di Belanda dan
Perancis (Académie de la Grande Chaumière, Paris, 1950 dan Rijksakademie van
beeldende kunsten, Amsterdam, 1956) terwakili dalam karya-karyanya yang
menunjukkan penguasaan teknik menggambar anatomi tubuh secara rinci.

Sasmitawinata dikenal sebagai orang menekankan pentingnya pendidikan seni rupa.


Tahun 1948 ia mendirikan studio Jiwa Mukti bersama Karnedi and Sartono. Setelah
menyelesaikan pendidikan di luar negeri, ia mendirikan Sanggar Rangga Gempol di
kawasan Dago, Bandung pada tahun 1958. Ia pernah mengajar seni lukis di Institut
Teknologi Bandung (ITB) dan adalah salah seorang perintis jurusan seni rupa di Institut
Kejuruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Bandung (kini bernama Universitas Pendidikan
Indonesia) pada tahun 1961. Barli lalu kemudian lebih banyak mengajar murid secara
informal di sanggar. Tahun 1992 ia mendirikan Museum Barli Bandung.

Antara murid-murid yang pernah dididiknya adalah Popo Iskandar, Srihadi Soedarsono,
Yusuf Affendi, AD Pirous, Anton Huang, R Rudiyat Martadiraja, Chusin Setiadikara,
Sam Bimbo, Rudi Pranajaya.

Karya-karyanya pernah dipamerkan baik di dalam maupun luar negeri. Koleksinya juga
dipamerkan di Museum Barli Bandung. Pada tahun 2000, ia menerima penghargaan
Satyalancana Kebudayaan dari presiden.

Ia meninggalkan 2 anak kandung, 3 anak tiri, 15 cucu, dan 9 buyut. Setelah istri
pertamanya, Atikah Basari (menikah 1946) meninggal tahun 1991, ia menikah lagi
dengan Nakisbandiyah tahun 1992.
Sbefo!tbmfi!
Sbefo!tbmfi!
Pangeran Raden Saleh Syarif Bustaman

(1811 - 1880)

Biografi
Tokoh romantisme Delacroix dinilai mempengaruhi karya-karya berikut Raden Saleh
yang jelas menampilkan keyakinan romantismenya. Saat romantisme berkembang di
Eropa di awal abad 19, Raden Saleh tinggal dan berkarya di Perancis (1844 - 1851).

Ciri romantisme muncul dalam lukisan-lukisan Raden Saleh yang mengandung paradoks.
Gambaran keagungan sekaligus kekejaman, cerminan harapan (religiusitas) sekaligus
ketidakpastian takdir (dalam realitas). Ekspresi yang dirintis pelukis Perancis Gerricault
(1791-1824) dan Delacroix ini diungkapkan dalam suasana dramatis yang mencekam,
lukisan kecoklatan yang membuang warna abu-abu, dan ketegangan kritis antara hidup
dan mati.

Lukisan-lukisannya yang dengan jelas menampilkan ekspresi ini adalah bukti Raden
Saleh seorang romantisis. Kesan kuat lainnya adalah Raden Saleh percaya pada idealisme
kebebasan dan kemerdekaan, maka ia menentang penindasan.

Wajar bila muncul pendapat, meski menjadi pelukis kerajaan Belanda, ia tak sungkan
mengkritik politik represif pemerintah Hindia Belanda. Ini diwujudkannya dalam lukisan
Penangkapan Pangeran Diponegoro.
Srihadi Soedarsono
Srihadi Soedarsono (lahir Surakarta, 4 Desember 1931) adalah seorang pelukis
Indonesia yang karyanya banyak diburu kolektor dalam dan luar negeri.

Pendidikan seni dan karir


Pernah diangkat menjadi anggota Tentara Pelajar pada rentang tahun 1945 hingga 1946.
Selanjutnya pada tahun 1946 hingga 1948 ia dipercaya menciptakan poster-poster untuk
Balai Penerangan TNI, Divisi X, Solo.

Ia mulai memasuki pendidikan seni di Balai Pendidikan Universiter Guru Gambar


Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Bandung (sekarang Fakultas Seni Rupa Institut
Teknologi Bandung ) dan lulus pada tahun 1958. Kemudian ia melanjutkan kuliah di
Ohio State University hingga mendapat gelar master of art.

Selain sebagai pelukis, ia juga mengajar sebagai dosen di Institut Teknologi Bandung dan
Institut Kesenian Jakarta.

Karakteristik karya
Karya Srihadi Soedarsono memiliki proses yang panjang dan berkelanjutan. Karya awal
sangat dipengaruhi hasil pendidikan, yaitu geometris sintetik. Pada tahun 1960 mulai
menuju eksperimentasi pada bentuk abstrak lewat tempelan potongan kertas dan
spontanitas warna. Memasuki 1970 cenderung impresionis lewat cat air dan ekpresionis
lewat cat miyak dan sering memasukkan unsur simbolis dalam lukisannya.

Terakhir karyanya muncul dalam bentuk simplifikasi dengan garis horison yang kuat,
selain juga lukisan figur-figur puitis yang terinspirasi ajaran Zen.

Penghargaan
Sebagai pelukis senior dan sangat berdedikasi, ia mendapat banyak penghargaan, antara
lain:

• Anugerah Seni dari Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1971


• Cultural Award dari Pemerintah Australia pada tahun 1973
• Fulbright Grant dari Pemerintah Amerika Serikat pada tahun 1980
• Hadiah terbaik di ajang Bienalle III Seni Lukis Indonesia

!
aXbljej!
aXbljej!
Wakidi (Palembang, 1889/1890–Sumatra Barat, 1979) adalah seorang pelukis Indonesia
yang lukisannya banyak mengandung corak Mooi Indie (Hindia molek). Bersama dengan
Abdullah Surio Subroto (1879-1941) (ayah Basuki Abdullah) dan Pirngadie (1875-1936),
Wakidi adalah satu di antara tiga pelukis naturalistic (naturalisme) Indonesia yang
terkemuka di zamannya. Wakidi mulai melukis sejak usia 10 tahun. Sebagai guru
melukis, Wakidi sempat belajar dengan seorang pelukis Belanda bernama van Dick di
Kweekschool, Bukittinggi, Sumatra Barat. Meskipun banyak berkarya, hampir semuanya
dikoleksi orang, sehingga Wakidi tidak pernah mengadakan pameran lukisannya. Karya-
karyanya banyak dikoleksi oleh istana kepresidenan dan sejumlah tokoh penting, seperti
wakil-wakil presiden Indonesia, Bung Hatta dan Adam Malik.

Tjbvx!U jl!Lxjf!
jl!Lxjf!
Siauw Tik Kwie (Surakarta, 21 Juni 1913 - 1988), yang belakangan mengganti namanya
menjadi Otto Suastika, adalah seorang pelukis realis terkemuka Indonesia.

Masa kecil
Siauw Tik Kwie yang mempunyai tiga orang saudara - dua orang perempuan dan seorang
laki-laki - lahir dari ayah yang bernama Siauw Gwan Lie, dan ibunya Poa Tjin Nio yang
mampu membaca aksara Jawa (Hanacaraka).

Di masa kecilnya, Tik Kwie belajar di sekolah Tiong Hoa Hwee Koan. Selain pelajaran
yang biasa diberikan di sekolah-sekolah lainnya, Tik Kwie memperoleh pelajaran
melukis dari guru-guru yang handal.

Pelajaran melukis yang diperolehnya di sekolah, pengalamannya menonton opera


Tionghoa, dan kegemarannya mengumpulkan gambar – semuanya merupakan dasar
kecakapan yang kelak menjadi bekal hidupnya kelak.

Pada usia 12 tahun, ia diajak oleh seorang pelukis kenamaan, Liem Too Hien dan seorang
siswa kung fu, Kwik Hway Hien, pergi menemui Tan Tek Siu Sian di Rejoagung dekat
Tulung Agung. Tan Tek Siu Sian adalah pertapa sakti yang pantang berbicara. Gua
pertapaannya dihiasi dengan lukisan-lukisan legenda Tionghoa. Di tempat itulah Tik
Kwie diperlihatkan oleh Liem Too Hien bagaimana cara membuat lukisan legenda itu.

Ketika berumur 14 tahun, Tik Kwie berhenti sekolah. Ia kemudian bekerja dengan
membantu pamannya berjual-beli hasil bumi di desa Salam, Surakarta. Setahun kemudian
ia pindah ke Wonogiri dan bekeja di perusahaan seorang pamannya yang lain, yaitu Jamu
Jago. Di kota ini ia mulai terlibat dalam membuat ilustrasi untuk Majalah Moestika
Romans, yang dipimpin oleh Kwee Tek Hoay, seorang tokoh Tridharma.
Aktif dalam keagamaan
Pada 1936, Kwee Tek Hoay pindah ke Cicurug, Sukabumi, sehingga Siauw beralih
pekerjaan ke biro iklan seperti Exelcior, Gestetner, A.A. de Lamar, de Unie, Preciosa,
dan Kolff.

Pada tahun 1938, Siauw menikah dengan Tan Poen Nio, yang masih mempunyai
pertalian keluarga dengannya. Mereka dikaruniai dua orang anak perempuan.

Ketika Perang Pasifik meletus (1942), Siauw membawa keluarganya pindah kembali ke
Surakarta dan di sana ia bergabung dengan Kay Kio Sokai di bagian kesenian, dan dengan
organisasi keagamaan Khong Kauw Hwee (Perhimpunan agama Kong Hu Cu). Untuk
menghidupi keluarganya, Siauw memberikan kursus melukis, sementara istrinya
memberikan kursus menjahit. Ia tetap berhubungan dengan Kwee Tek Hoay dan
membantu peredaran buku-bukunya di Surakarta.

Ikut berjuang
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, Siauw turut berjuang bersama
Tony Wen dan teman-temannya yang lain dengan membentuk Serikat Rakyat dan Buruh
Tionghoa yang membantu pihak Republik baik secara moril maupun materi. Karena
keterlibatannya dalam perjuangan, pada 1946 Siauw diangkat menjadi anggota DPRD
Surakarta. Oleh masyarakat Tionghoa yang pro-Republik, Siauw diangkat sebagai
anggota Presidium Panitia Penolong Korban Perang yang membantu menangani para
pengungsi sebagai wakil masyarakat Tionghoa.

Kegiatan di masa tua


Sebagai pelukis, Siauw Tik Kwie pernah empat kali mengadakan pameran tunggal di
Balai Budaya, Jakarta. Pamerannya yang terakhir diadakan pada 1980, dan diresmikan
oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan waktu itu, Dr. Daoed Joesoef, dan disponsori
oleh Jusuf Wanandi, SH (Liem Bian Kie, SH).

Siauw juga aktif menerjemahkan pikiran-pikiarn Ki Ageng Suryomentaram yang


kemudian diterbitkan oleh Yayasan Idayu, Jakarta.

!
!
!
Qbcmp!Qjdbttp!
Qbcmp!Qjdbttp!

Biografi
Pablo Ruiz Picasso (25 Oktober 1881 – 8 April 1973) adalah seorang seniman
yang terkenal dalam aliran kubisme dan dikenal sebagai pelukis revolusioner pada abad
ke-20. Jenius seni yang cakap membuat patung, grafis, keramik, kostum penari balet
sampai tata panggung. Lahir di Malaga, Spanyol 25 Oktober 1881 dengan nama lengkap
Pablo (or El Pablito) Diego José Santiago Francisco de Paula Juan Nepomuceno Crispín
Crispiniano de los Remedios Cipriano de la Santísima Trinidad Ruiz Blasco y Picasso
López. Ayahnya bernama Josse Ruiz Blasco, seorang profesor seni dan ibunya bernama
Maria Picasso Lopez.

Riwayat Pendidikan
Picasso memiliki sifat yang selalu ingin belajar. Perbedaan kota atau negara
bukan suatu halangan untuk memperoleh beragam ilmu. Di usia 14 tahun, ia lulus ujian
masuk School of Fine Arts di Barcelona dan dua tahun pindah ke Madrid untuk belajar di
Royal Academy. Tak lama kemudian dia kembali lagi ke Barcelona dan bergabung di Els
Quatre Gats, tempat para penyair, artis dan kritikus untuk tukar menukar ide yang didapat
dari luar Spanyol. Pada usia 23 tahun, Picasso pindah ke Paris, kota pusat seni dunia pada
masa itu.!

!
!
!
Wjodfou!wbo!Hphi!
Wjodfou!wbo!Hphi!
Data-
ata-Data pelukis
Vincent van Gogh

Potret dirit (1887)

Nama lahir Vincent van Gogh


30 Maret 1853
Lahir
Zundert, Belanda
29 Juli 1890 (37 tahun)
Wafat
Auvers-sur-Oise, Perancis
Kewarganegaraan Belanda
Bidang Pelukis
Pasca-Impresionisme dan
Aliran
Ekspresionisme
Pemakan kentang, Bunga matahari,
Karya terkenal
Malam berbintang, Potret Dr. Gachet

Riwayat hidup
Vincent Willem van Gogh (ucapan Belanda: Templat:IPAudio) (30 Maret 1853 – 29
Juli 1890) adalah pelukis pasca-impresionis Belanda. Lukisan-lukisan dan gambar-
gambarnya termasuk karya seni yang terbaik, paling terkenal, dan paling mahal di dunia.
Van Gogh dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa.

Pada masa mudanya Van Gogh bekerja pada sebuah perusahaan penjual karya seni, Ia
baru menjadi seniman pada tahun 1880. Mulanya karya-karyanya menggunakan warna-
warna yang suram. Baru ketika di Paris ia berjumpa dengan impresionisme dan neo-
impresionisme yang warna-warnanya yang lebih cerah dan gaya lukisannya
dikembangkannya menjadi sebuah gaya yang unik dan mudah dikenali. Gaya lukisannya
ini mencapai tingkat perkembangannya yang penuh ketika ia tinggal di Arles, Perancis.
Lukisan-lukisan karya Van Gogh:
• (1885) Pemakan kentang
• (1888) Kamar tidur di Arles
• (1888) Teras kafe di malam hari
• (1888) Kebun anggur merah
• (1888) Kafe malam
• (1889) Malam berbintang
• (1889) Bunga-bunga Iris

!
!
Mfpobsep!eb!Wjodj!
Mfpobsep!eb!Wjodj!
Biografi
Leonardo da Vinci (15 April 1452 – 2 Mei 1519) adalah arsitek, musisi, pencipta,
pematung, dan pelukis Renaisans Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe "manusia
renaisans" dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang
piawai, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain
banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa
hidupnya. Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil.

Riwayat Hidup
Hidup
Leonardo lahir pada tahun 1452 di kota Vinci, propinsi Firenze, Italia anak dari Ser Piero
Da Vinci dan Caterina, jadi nama lengkapnya yaitu Leonardo di Ser Piero da Vinci yang
berarti Leonardo putra Ser Piero asal kota Vinci.

Pada tahun 1476 tertuduh dengan kasus homoseksual dengan seorang model laki-laki
berusia belasan tahun yang bernama Jacopo Saltarelli. Sehingga beberapa tahun itu
Leonardo selalu berada di bawah pengawasan yang berwenang.

Pada usia belia, beliau sudah belajar melukis dengan Andrea del Verrocchio dan mulai
melukis di Firenze. Pada tahun 1481 Leonardo pindah ke Milan untuk bekerja dengan
Adipati di sana. Dan menghasilkan Mahakaryanya, Jamuan Terakhir pada tahun 1495
sampai tahun 1497.

Leonardo da Vinci wafat di Clos Lucé, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519, dan
dimakamkan di Kapel St. Hubert di kastel Amboise, Perancis.
Iplvtbj!
Iplvtbj!
Biografi
Katsushika Hokusai (1760-1849) adalah seorang seniman, pelukis, pemahat dan
terutama seniman grafis dengan teknik ukiyo-e pada zaman Edo. Ia lahir di Distrik
Honjo, Edo (sekarang Edo bernama Tokyo).[1]

Pelukis buku sketsa 13 jilid berjudul Hokusai Manga (diterbitkan tahun 1814) dan
cetakan ukiyo-e "36 Pemandangan Gunung Fuji" (sekitar tahun 1823-1829) termasuk
"Ombak Besar di Lepas Pantai Kanagawa". Hokusai dianggap sebagai salah satu tokoh
penting dalam bidang ukiyo-e (secara harafiah: "lukisan zaman sekarang") atau lukisan
bertema kehidupan sehari-hari. Hokusai juga terkenal untuk gambar erotisnya dalam gaya
shunga. "Fukujusō" karyanya, sebuah rangkaian sejumlah 12 gambar yang merayakan
keagungan tubuh dan hasrat, dianggap sebagai salah satu dari tiga karya shunga terbaik.
Karyanya menjadi inspirasi yang perting bagi impresionis Eropa seperti Claude Monet.

Katsushika Hokusai umumnya lebih dihargai di kebudayaan Barat daripada di Jepang.


Banyak karya pelukis Jepang yang diimpor ke Eropa pada abad ke-19 dan dikoleksi artis-
artis seperti Claude Monet, Edgar Degas, dan Henri de Toulouse-Lautrec, yang karya-
karyanya menunjukkan pengaruh dari Jepang.

Karya
Hokusai mempunyai karir yang panjang, namun hanya menghasilkan kebanyakan karya
pentingnya setelah berusia 60 tahun. Karyanya yang paling terkenal adalah seri ukiyo-e
36 Pemandangan Gunung Fuji (Fugaku Sanjūrokkei) yang mengambarkan
pemandangan Gunung Fuji dari berbagai lokasi. Seri lukisan 36 Pemandangan Gunung
Fuji terdiri dari 46 lukisan yang dihasilkan antara tahun 1826-1833. Pada awalnya seri
lukisan ini hanya terdiri dari 36 lukisan, tapi begitu terkenal hingga Hokusai perlu
menambah lagi dengan 10 lukisan.

Karya terbesar Hokusai yang berjudul Hokusai Manga terdiri dari 15 jilid, berisi sketsa-
sketsa yang inventif dan diterbitkan sejak 1814. Gaya karikaturnya sering dianggap
sebagai perintis manga modern.
"Ombak Besar Lepas Pantai Kanagawa." oleh Katsushika Hokusai. potongan kayu
berwarna, 10 × 15 inci; Metropolitan Museum of Art, New York. Lukisan Hokusai yang
sangat terkenal ini biasa dipakai sebagai pelukisan sebuah tsunami.

Karya Hokusi Beberapa ukiyo-e dari 36 Pemandangan Gunung Fuji:

Naga Asap yang


Seri 1, Di Bawah Ombak Seri 2, Fuji Merah Seri 45, Sedang Lolos
Raksasa di Lepas Pantai Menyeberangi Sungai Dari Gunung Fuji
di Kanagawa Oi
Sfncsboeu!wbo!Sjko!
Sfncsboeu!wbo!Sjko!

Potret diri (1661)

Rembrandt Harmenszoon van Rijn (15 Juli 1606 – 4 Oktober 1669) adalah pelukis
Belanda yang merupakan salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa.
Rembrandt dikenal dengan keahliannya memanipulasi ekspos cahaya terhadap objek
sehingga memberikan efek tertentu di dalam lukisan.Rembrandt juga sering membuat
karya-karya grafis dan gambar. Kontribusinya yang besar terhadap seni rupa terjadi pada
era keemasan Belanda (sekitar abad 17).

Riwayat Hidup
Rembrandt lahir 15 Juli 1606 di Leiden, Netherlands. Keluarganya hidup cukup sejahtera,
ayahnya bekerja di penggilingan, sementara ibunya seorang anak tukang roti.Masa
kecilnya dilewati di sekolah latin dan kemudian melanjutkan ke Universitas Leiden,
meskipun tercatat dalam sejarah bahwa ia jauh lebih tertarik kepada dunia melukis.
Ayahnya kemudian menyerah dan mengirimkannya untuk magang kepada pelukis sejarah
terkenal Leiden, Jacob van Swanenburgh. Setelah lepas dari kewajiban magang bersama
Pieter Lastman di Amsterdam, Rembrandt membuka studio di Leiden, yang didirikan dan
digunakannya bersama Jan Lievens. Pada tahun 1627, Rembrandt mulai menerima murid,
salah satunya Gerrit Dou.

Kepindahan ini kemudian berlanjut dengan perkawinannya dengan cucu jauh Hendrik,
Saskia van Uylenburg pada 1634.Pernikahan ini terlihat jelas atas alasan cinta. Meskipun
ayah Saskia dulunya adalah burgemeester (gubernur) Leeuwarden, Saskia pada masa itu
telah menjadi yatim piatu dan tidak dalam keadaan berlimpah harta. Saskia tinggal
bersama kakaknya di Frisia dan tidak memiliki banyak koneksi di Amsterdam untuk
mendukung karir Rembrandt.

Pada 1639, Rembrandt and Saskia pindah ke sebuah rumah kecil di Jodenbreestraat di
sebuah perkampungan Yahudi (Saat ini menjadi Rembrandt House Museum). Meskipun
hidup sejahtera, keluarganya menghadapi cobaan. Tiga anaknya meninggal saat lahir.
Hanya anak keempat, Titus yang lahir 1641, yang bisa hidup hingga dewasa. Saskia
meninggal 1642 sesaat setelah kelahiran Titus kemungkinan akibat TBC.

Akhir 1640an, posisi Saskia sebagai istri digantikan oleh Hendrickje Stoffels, yang
sebelumnya bekerja sebagai pelayan rumah tangga Rembrandt. Pada 1654 mereka
mendapat seorang anak perempuan Cornelia, yang membuat Hendrickje divonis oleh
Reformed church Belanda untuk menjalani status "hidup dalam dosa". Rembrandt tidak
hadir dalam persidangan ini karena ia bukan anggota gereja ini.

Rembrandt hidup terpisah dengan Hendrickje dan Titus. Pada akhir riwayat, hanya
Cornelia yang ada di sampingnya. Hidup terpisah dengan anak lelakinya membuat ia
terpukul berat dan akhirnya meninggal pada 4 Oktober 1669 di Amsterdam dan dikubur
tanpa tanda atau upacara apapun diWesterkerk.

Karya-
Karya-karya

Jaga Malam (1642)

Secara keseluruhan, Rembrandt telah menghasilkan 600 lukisan, 300 etsa, dan 2000
gambar. Kebanyakan berupa self potrait, yang memberikan gambaran sangat jelas
mengenai Rembrandt yang sebenarnya, baik dari segi emosi maupun penampilan.

Teknik yang dipakai kebanyakan adalah chiaroscuro, yang memberikan kontras yang
cukup jelas antara bayangan dan pantulan cahaya dengan gradasi yang halus, sekaligus
memberikan efek dramatis kepada pemirsanya.

Beberapa anggota keluarganya, seperti istrinya Saskia, anaknya Titus, dan istri mudanya
Hendrickje juga sering tampil di beberapa bagian lukisan, yang kebanyakan bertema
mitologi, biblikal, atau rekaman sejarah.

Karya-
Karya-karyanya yang terkenal
The anatomy lesson of Dr. Nicolaes Tulp.

• 1629 An Artist in His Studio (The Museum of Fine Arts, Boston, Massachusetts)
• 1630 The Raising of Lazarus (Los Angeles County Museum of Art, Los Angeles)
• 1630-1635 A Turk (The National Gallery of Art, Washington, D.C.)
• 1631 Portrait of Nicolaes Ruts (Frick Collection, New York)
• 1632 Anatomy Lesson of Dr. Nicolaes Tulp (Mauritshuis, The Hague)
• 1632 Portrait of a Noble (Oriental) Man (Metropolitan Museum of Art, New
York)
• 1633 Christ in the Storm on the Lake of Galilee (formerly at the Isabella Stewart
Gardner Museum, Boston; stolen in 1990 and still at large)
• 1635 Belshazzar's Feast (National Gallery, London)
• 1636 The Blinding of Samson (Städelsches Kunstinstitut, Frankfurt am Main,
Germany)
• 1636 Danaë (State Hermitage Museum, St. Petersburg)

Qbwfm!Gjmpopw!
Qbwfm!Gjmpopw!
Pavel Nikolayevich Filonov (Rusia) (8 Januari 1883-3 Desember 1941) merupakan
seorang pelukis, penulis, dan pengarang berkebangsaan Rusia. Filonov dilahirkan di
Moskwa pada tahun 1883. Pada tahun 1897 dia pindah ke St. Petersburg.

Galeri lukisan

Heads (1910). A Man and a Woman The Banquet of Kings The Formula of
Filonov (Adam dan Hawa) (1913). Contemporary
considered this (1912–1913). Pedagogy of IZO
painting to be (1923).
his first real
work.

Horses (1924–
1925).
Two Heads. Rabbles
(1925). Animals (1930).
Countenances (Faces
on an Icon) (1940)

Tbmwbeps!Ebmí!
Tbmwbeps!Ebmí!
Salvador Dalí pada 1934 dalam foto karya Carl Van Vechten.

Salvador Felip Jacint Dalí Domènech (11 Mei 1904 – 23 Januari 1989) adalah salah
satu pelukis terpenting dari Spanyol. Ia dikenal lewat karya-karyanya yang surealis. Hasil
karya dikenal karena kombinasi mimpi aneh (bizzare) dengan draftmanship dan keahlian
menggambar yang luar biasa dipengaruhi oleh master Renaissance. Dali seorang artis
dengan talenta dan imaginasi yang besar. Dia mengakui bahwa dia mencintai melakukan
hal yang tidak biasa untuk menarik perhatian dirinya sendiri, yang kadang-kadang
menggangu penggermar yang mencintai lukisannya dan juga para pengkritiknya, karena
perilaku "keteaterannya" yang eksentrik kadang-kadang membayangi hasil karyanya di
perhatian publik.

Ejfhp!Wfmá{rvf{
Ejfhp!Wfmá{rvf{!
hp!Wfmá{rvf{!
Lukisan diri Diego Velázquez.

Biografi
Diego Rodríguez de Silva y Velázquez (1599 – 6 Agustus 1660), sering disebut Diego
Velázquez, adalah pelukis Spanyol terkemuka pada masa raja Philip IV. Ia adalah
seniman kontemporer pada periode Barok yang dikenal sebagai pelukis potret. Dua
kunjungannya ke Italia, sebagai utusan dari kerajaan Spanyol, terdokumentasi dengan
baik. Di samping lukisan-lukisan tokoh historis dan pemuka budaya, ia juga menciptakan
banyak lukisan dari anggota kerajaan Spanyol dan tokoh-tokoh Eropa pada zamannya,
yang mencapai puncaknya pada lukisan masterpiece-nya, Las Meninas (1656).

Pada awal abad ke-19, karya-karya Velázquez dijadikan model bagi pelukis-pelukis
aliran realis dan impresionis, terutama Édouard Manet. Sejak saat itu, banyak pelukis
modern, termasuk Pablo Picasso and Salvador Dalí, memberikan penghormatan terhadap
Velázquez dengan mencipta ulang beberapa karya terkenalnya.

Hvtubw!Lmjnu!
Hvtubw!Lmjnu!
Gustav Klimt, 1902

Biografi
Gustav Klimt (14 Juli 1862 - 6 Februari 1918) adalah seorang pelukis Austria beraliran
simbolisme. Ia adalah salah satu anggota paling terkenal dari gerakan Art Nouveau Wina
(Vienna Secession). Karya-karya besarnya termasuk lukisan, mural, sketsa, dan obyek-
obyek seni lainnya, sebagian besar dipajang di Vienna Secession gallery. Subyek utama
Klimt adalah tubuh wanita, dan karya-karyanya diwarnai erotisme. Gambar-gambarnya
dengan pensil, yang berjumlah sangat banyak, dianggap sebagai peninggalan terbaiknya.

S jeb!Lbimp!
jeb!Lbimp!
Frida Kahlo (kiri) dan Diego Rivera (1932)

Biografi
Frida Kahlo (6 Juli 1907 – 13 Juli 1954) adalah seorang pelukis Meksiko yang karya-
karyanya menggambarkan kebudayaan asli negaranya dengan kombinasi gaya Realisme,
Simbolisme dan Surrealisme. Ia adalah seorang pendukung komunis yang aktif, istri dari
muralis (pelukis dinding) dan pelukis aliran kubisme Meksiko, Diego Rivera.

Fewbse!Nvodi!
Fewbse!Nvodi!

Self Portrait with Skeleton Arm (1895)


Biografi
Edvard Munch (IPA: [ǫdvǢ:rt muŋk], Ådalsbruk, Loten, 12 Desember 1863 – Ekely, 23
Januari 1944) adalah pelukis aliran ekspresionisme dan pencetak (printmaker)
berkebangsaan Norwegia. Gambarannya terhadap kesengsaraan atau penderitaan sangat
mempengaruhi perkembangan ekspresionisme di Jerman pada awal abad ke-20.

The Scream (1893; awalnya disebut Despair), lukisan paling terkenal Munch, dianggap
sebagai ikon penggambaran penderitaan dan merupakan salah satu bagian dari seri yang
disebut The Frieze of Life, di mana Munch mengeksplorasi tema kehidupan, cinta, takut,
kematian, dan kesedihan. Sebagaimana halnya dengan banyak karya lainnya, Munch
melukis beberapa versi lukisan ini. Salah satu dicuri pada tahun 1994 dan lainnya pada
tahun 2004. Kedua lukisan yang dicuri ini akhirnya dapat ditemukan kembali.

Tema The Frieze of Life berulang pada karya-karya Munch selanjutnya, dalam lukisan
seperti The Sick Child (1886, lukisan saudara perempuannya yang telah meninggal,
Sophie), Vampire (1893–94), Ashes (1894), dan The Bridge. Lukisan terakhir
menggambarkan sosok pincang dengan wajah yang samar yang dilatarbelakangi oleh
bayangan pohon besar dan rumah yang menakutkan. Munch selalu menggambarkan
wanita sebagai sosok yang rapuh, korban yang tak bersalah, atau vampir pencabut nyawa
yang mengerikan. Analis mengatakan bahwa hal ini mencerminkan kecemasan
seksualnya.

Qbvm!D{boof!
Qbvm!D{boof!
Cézanne pada tahun 1861.

Biografi
Paul Cézanne (Aix-en-Provence, 19 Januari 1839–Aix-en-Provence, 22 Oktober 1906)
adalah pelukis Perancis yang hidup pada masa Post Impresionis. Karyanya merupakan
peralihan dari konsep seni abad 19 menuju kebebasan mutlak seni di abad 20. Karyanya
merupakan pemberontakan terhadap pakem impresionisme yang saat itu sedang populer
dan menjadi inspirasi seniman pembaharu seperti gaya kubisme Picasso, meskipun
gayanya sendiri belum bisa disebut kubisme. Karyanya juga menginspirasi seniman
fauvisme

Karya-karya Paul Cézanne memperlihatkan keahlian desain, warna, dan komposisi.


Goresannya yang repetitif, sensitif, menggairahkan, dan mengeksplorasi mengesankan
karakterisasi yang kuat. Beberapa sentuhan kuasnya sudah cukup menggambarkan
keseluruhan objek yang kompleks dan abstraksi-abstraksi yang didapatkannya dari alam.
Lukisan Cézanne juga memperlihatkan studi subjektif yang teliti, pencarian, dan
eksplorasi mendalam terhadap persepsi visual manusia.

Nbsdfm!Evdibnq!
Nbsdfm!Evdibnq!
Biografi
Marcel Duchamp (diucapkan (IPA): [maȐsǫl dyȓǡ]) (28 Juli , 1887 – 2 Oktober, 1968)
adalah seorang seniman Perancis yang kemudian menjadi warganegara Amerika Serikat
di tahun 1955. Karya serta idenya cukup berpengaruh pada perkembangan seni rupa
Barat pasca Perang Dunia II.

Ia banyak dikaitkan dengan gerakan Dada / Dadaisme dan Surrealisme, tetapi


partisipasinya dalam Surrealisme tidak begitu kelihatan. Setelah terlibat dalam gerakan
Dada di New York kemudian ia berpartisipasi dalam gerakan Dada di Paris.

!
!
!
Dmbvef!Npofu!
Dmbvef!Npofu!

Claude Monet.

Claude Monet dikenal juga dengan nama Oscar-Claude Monet or Claude Oscar
Monet (14 November 1840 - 5 Desember 1926) adalah pelukis Perancis dengan aliran
impresionisme. Lukisannya Impression, Sunrise adalah asal nama penamaan aliran
impresionisme.

Perjalanan Hidup
Monet lahir dari pasangan Adolphe dan Louise-Justine Monet di 45 Rue Laffitte.
Keluarganya kemudian pindah ke Le Havre pada 1845 di Normandy saat ia baru berumur
lima tahun. Nama baptisnya Oscar-Claude di Nortre-Dame-de-Lorette. Ayahnya sangat
menginginkan ia meneruskan usaha keluarga.

Awal April 1851 Monet memasuki sekolah Le Havre. Ia segera terkenal dengan
karikatur-karikatur carchoalnya, yang sering dipajang dan dijual seharga 10 hingga 12
francs. Monet pertama kali mendapat pelajaran drawing dari Jean-Francois Ochard,
sebelumnya murid dari Jacques-Louis David (1748 - 1825). Di pantai Normandy, ia
bertemu Eugène Boudin, yang melihat pajangan karya-karya karikaturnya dan kemudian
menjadi mentor and mengajarinya memakai cat minyak. Boudin juga mengajarkan Monet
teknik en plein air (melukis luar ruangan).

Pada 28 Januari 1857 ibunya meninggal. Ia kemudian dirawat bibinya Marie-Jeanne.

Saat Monet berkunjung ke Paris untuk mengunjungi The Louvre, ia melihat banyak
sekali pelukis yang meniru lukisan yang sudah lebih dulu terkenal. Monet, dengan
kegigihannya lebih memilih memperhatikan jendela dan melukis pemandangan dengan
peralatan dan tekniknya sendiri.

Pada Juni 1861 Monet bergabung dengan pasukan First Regiment of African Light
Cavalry di Aljazair untuk dua tahun dari tujuh tahun masa wajib militer. Tapi penyakit
tipusnya membuat bibinya Madame Lecadre menyarankan untuk keluar dari militer dan
menyelesaikan studi seni rupanya di universitas. Karena merasa bertentangan dengan
pelajaran klasik yang diajarkan di universitas, ia kemudian bergabung dengan studio
Charles Gleyre di Paris, dan kemudian bertemu Pierre-Auguste Renoir, Frederic Bazille,
dan Alfred Sisley. Kemudian mereka bersama mengembangkan teknik baru dalam seni
rupa dengan melukis berdasarkan efek-efek pantulan cahaya yang ditangkap mata, awal
dari aliran yang sekarang kita kenal sebagai impresionisme.

Selama masa Perang Franco-Prussian (1870 - 1871), Monet mengungsi ke Inggris untuk
menghindari konflik. Di sana ia belajar kepada John Constable dan J. M. W. Turner, yang
lukisannya menjadi inspirasi untuk Monet dalam memahami warna.

Pada rentang waktu 1871 hingga 1878 Monet tinggal di Argenteuil, desa di Seine di
dekat Paris. Di sinilah banyak karya terbaiknya dihasilkan.

Saat kembali ke Paris, sekitar 1872 - 1873 ia melukis Impression, Sunrise (Impression,
soleil levant) yang menggambarkan pemandangan Le Havre. lukisan ini ditampilkan
dalam pameran Impresionis pertama pada 1874 dan hingga kini menjadi koleksi Musée
Marmottan-Monet, Paris. Dari judul yang sebenarnya asal pilih ini, Kritikus Louis Leroy
memberikan sindiran "Kaum Impresionis", yang kemudian malah terkenal sebagai
identitas utama mereka.

Pada 1870, Monet and Doncieux menikah dan pada 1873 pindah ke rumah di Argenteuil
di dekat Sungai Seine. Mereka mendapat anak kedua, Michel, pada 17 Maret, 1878. Istri
Monet kemudian meninggal akibat tuberculosis pada 1879.

Alice Hoschedé membantu merawat kedua anak Monet. Mereka tinggal di Poissy. Pada
April 1883 mereka pindahke rumah di Giverny, Eure, di Haute-Normandie, yang
kemudian ditatanya dengan halaman kebun yang besar dan berusaha dilukisnya kembali
hingga akhir hayatnya. Monet and Hoschedé menikah pada 1892.

Katarak menjangkitinya sehingga harus menjalani dua kali operasi pada1923. Lukisannya
pun berubah menjadi mempunyai tonality merah, suatu hal yang wajar menjadi
pemandangan sehari-hari bagi penderita katarak. Selain itu diduga ia juga terkadang bisa
mendeteksi pantulan sinar ultraviolet akibat perlakuan pembedahan katarak.

Setelah operasi ia banyak menggarap ulang karya-karyanya terdahulu. Monet meninggal


pada 5 Desember 1926 pada umur 86 dan dikuburkan di pemakaman gereja Giverny.
Rumah dan tamannya yang sudah menjadi terkenal menjadi daya tarik utama bagi turis di
Giverny.Di rumah ini juga banyak ditemukan karya-karya grafis Jepang.
Njdifmbohfmp!Cvpobsspuj
Njdifmbohfmp!Cvpobsspuj!
uj!

Drawing potret Michaelangelo oleh Daniele da Volterra

Michelangelo di Lodovico Buonarroti Simoni (6 Maret, 1475 - 18 Februari, 1564)


adalah seorang pelukis, pemahat, pujangga, dan arsitek zaman Renaissance.

Ia terkenal untuk sumbangan studi anatomi di dalam Seni Rupa. Karyanya yang dianggap
terbaik adalah Patung David, Pietà, dan Fresko di langit-langit Sistine's Chapel.

Riwayat hidup
Lahir dekat Arezzo, di Caprese, Toscana, Italia tahun 1475. Ayahnya Lodovico di
Leonardo di Buonarotti di Simoni adalah seorang pegawai hukum di Caprese. Ibunya
Francesca di Neri del Miniato di Siena. Keluarganya memiliki status kebangsawanan
rendah.

Awal pembelajaran, pengaruh keluarga Medici

Ayahnya menginginkan agar Michaelangelo berkonsentrasi ke profesi yang dianggap


lebih mapan, namun Michaelangelo menyukai seni rupa. Ia lalu dibina oleh Domenico
Ghirlandaio (namun dengan suatu sebab Michaelangelo menolak hal ini) dan Bertoldo di
Giovanni. Ghirlandaio kemudian merekomendasikannya kepada Lorenzo de Medici. Ia
lalu membuat beberapa karya yang cukup mengagumkan (untuk usianya yang masih
belasan tahun), namun belum mampu membuat namanya menjadi lebih terkenal, di
antaranya:

• Madonna de la Salsa (1490-1492)


• Battle of the Centaurs (1491-1492)

Ciri perfeksionisme Michaelangelo mulai berkembang sejak kritik-kritik yang


dilancarkan Lorenzo de Medici.

Pada masa ini, Michaelangelo membuat beberapa karya, antara lain:

• Wooden crucifix (1493) untuk gereja Santa Maria del Santo Spirito
• Patung studi Hercules dari marmer

Ia kemudian terlibat penipuan patung "The Lost Cupid" yang kemudian dibeli oleh pihak
Gereja. Meskipun kemudian ketahuan, usahanya ini mendapat apresiasi dari Kardinal
Raffaele Riario. Michaelangelo kemudian mendapat kepercayaan untuk membuat patung
Bacchus. Namun kemudian patung ini diakui Michaelangelo sebagai pesanan Jacopo
Galli.

Patung Pietà

Patung David

Pada November 1497, duta besar Perancis meminta Michaelangelo membuat Pietà,
patung Bunda Maria yang menangisi kematian Yesus. Karya ini menjadi pelopor
dicantumkannya nama pematung langsung di karya yang dibuat.

Di masa ini, karya-karya Michaelangelo mulai mendapatkan apresiasi yang baik. Dan
pada tahun 1504, ia mulai mengerjakan karyanya yang paling terkenal, David yang
kemudian dipajang di Piazza della Signoria. Karya ini dimaksudkan sebagai simbol
kekuatan Republik atas ancaman dari faksi-faksi yang bertikai di daerah Romawi. Karya
ini juga menjadi awal perseteruannya dengan Leonardo da Vinci yang menyarankan agar
karya tersebut di tempat yang tidak terlalu mencolok.

Di bawah pengaruh Papacy


Sebagai pengakuan terhadap keahliannya, Michaelangelo dipanggil ke Roma pada tahun
1503 untuk menyelesaikan peristirahatan Paus sebelumnya. Tetapi proyek ini terlantar
dengan ditugaskannya pembuatan Fresko di dinding Sistine's Chapel.

Hal ini menjadi tantangan besar untuk Michaelangelo, sebab meskipun pernah
mempelajari pembuatan Fresko pada masa Domenico Ghirlandaio, namun secara
keahlian ia sama sekali bukan pelukis.

Fresko ini dikerjakan dalam periode 1508-1512 dengan satu bagian terakhir di ujung
kapel yang belum diselesaikan hingga masa Pope Paul III dimulai.

Kekuasaan Papacy di Firenze

Pada tahun 1513, pengaruh Papacy di Firenze meningkat dengan naiknya salah satu
anggota keluarga Medici, Pope Leo X. Ia ditugaskan untuk mengerjakan Facade Basilicia
of San Lorenzo dengan imbalan yang sangat menarik. Namun keuangan keluarga Medici
yang ambruk kemudian membuat karya ini terkesan setengah jadi. Salah satu bagian yang
terkenal dari karya ini adalah patung Moses.

Pengaruh Papacy akhirnya runtuh pada tahun 1527 dan keluarga Medici bangkrut,
kemudian diikuti kembalinya kekuasaan Republik. Michaelangelo kemudian terlibat
dalam perancangan perlindungan kota Florence dari kepungan dengan membuat desain
benteng.

Namun usaha ini membuat dirinya dianggap sebagai pengkhianat keluarga Medici
sehingga pada tahun 1530, ia meninggalkan Florence setelah kekuasaan Medici kembali.

Akhir riwayat hidup

Michaelangelo kembali mendapat kepercayaan untuk menyelesaikan bagian terakhir dari


Fresko Sistine's Chapel, yaitu Last Judgement. Karya ini kemudian menimbulkan
kontroversi karena pengeksposan ketelanjangan.

Karya ini diperbaiki oleh asistennya Daniele da Volterra dengan menambahkan lukisan
kain penutup di bagian yang dianggap penting.

Michaelangelo meninggal pada 18 Februari 1564 di usia 88 tahun. Ia sempat membuat


parodi Pietà, dengan mengganti Bunda Maria dengan sosok yang diduga adalah dirinya
sendiri.

Kepribadian
Kecenderungan karya Michaelangelo untuk menampilkan objek nudity tubuh laki-laki
membuat ia diduga mengalami kelainan homoseksualitas. Selain itu, pada masa Medici
homoseksualitas memang menjadi budaya yang lazim terjadi walaupun tetap dianggap
amoral. Ia pun pernah terlibat percintaan dengan salah seorang bangsawan laki-laki.
Namun tetap ada catatan mengenai kedekatannya dengan Vittoria Colonna, salah satu
model studinya. Tetapi hubungan ini dinilai hanya sebatas teman dekat karena Vittoria
Colonna adalah seorang dari sedikit perempuan di masa Renaissance yang memiliki
wawasan tinggi di bidang sains.

Sifat perfeksionis terlihat di banyak karya Michaelangelo, salah satunya patung Faun
yang dikritik oleh Lorenzo de Medici. Michaelangelo rela menghancurkan gigi-gigi Faun
tersebut untuk memenuhi keinginan Lorenzo de Medici untuk membuat patung itu
terlihat tua.

Salah satu kesalahan kecil yang pernah dibuatnya setelah itu adalah Patung Bacchus.
Patung ini dirancang dengan tidak memperhatikan adanya kemungkinan cacat pada bahan
baku. Akibatnya, muka patung ini terlihat retak menghitam.

Namun pribadi Michaelangelo tidaklah sesuci karyanya yang banyak dipajang di altar
gereja. Selain isu homoseksualitas, perbuatannya membongkar tubuh mayat membuat ia
harus menghadapi banyak pemeriksaan. Karya-karyanya juga banyak yang terlantar
hanya karena masalah uang. Dan saat ini, autobiografinya diduga banyak dimanipulasi
untuk mengangkat namanya sendiri. Ia juga terlibat rivalitas tidak sehat dengan Leonardo
da Vinci