6.4.

Penerima TV Berwarna
6.4.1. Pendahuluan
Sebelum membahas lebih jauh tentang TV berwarna, coba anda pikirkan bagaimana mungkin sebuah radio bisa kita dengar siarannya atau sebuah TV bisa kita lihat dan dengar siarannya ? Inilah yang disebut telekomunikasi ( komunikasi jarak jauh). Komunikasi satu arah ini dapat terjadi karena ada pemancar dan penerimanya dan masing-masing mempunyai syarat yang harus dipenuhi agar terjadi komunikasi tersebut. Persyaratannya adalah: informasi yang dikirim berupa suara (pada radio) atau suara dan gambar (pada TV) dibawa oleh sinyal pembawa, yang kita kenal dengan modulasi (rangkaiannya disebut modulator) pada fre-kuensi tertentu. Pada radio ada dua cara memodulasi yaitu AM (ampli-tudo modulation) dan FM (Frequency Modulation), sedangkan pada TV dengan sistem FM. Frekuensi modulasi inilah yang menjadikan kita dapat menangkap siaran suatu stasiun radio ataupun stasiun TV. Saat kita mencari gelombang frekuensi suatu siaran itu artinya kita menyamakan frekuensi penerima kita dengan frekuensi pemancarnya. Jadi walau ba-nyak siaran radio dan TV dimana-mana yang tertangkap oleh antena ra-dio / TV penerima di rumah, tetapi yang dapat kita dengar atau lihat ha-nya satu stasiun pemancar saja pada frekuensi tertentu. Kalau kita hen-dak mendengarkan atau melihat stasiun pemancar yang lain, maka kita harus mencari dengan cara merubah frekuensi penerima kita (di tuning) yang disesuaikan dengan frekuensi dari pemancar yang kita cari. Inilah proses telekomunikasi satu arah saja, yang satu memancarkan saja se-dangkan yang lainnya menerima. Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal disebut dengan TV, tivi atau teve . Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik. Kemudian berturut-turut ditemukan tabung sinar katoda (CRT), sistem televisi hitam putih, dan sistem televisi berwarna. Tentunya perkembangan ilmu ini akan terus maju apalagi dengan ditemukannya LCD, yang membuat TV dizaman ini semakin tipis dengan hasil gambar yang tak kalah bagusnya dengan TV tabung. Jadi dizaman ini kita harus tahu betul tentang TV karena hampir semua rumah tangga mempunyai TV baik yang hitam putih maupun yang berwarna. Anda siap untuk mempelajarinya ? Iyu_2007@yahoo.co.id

59G+0. yaitu: a. G (green).68: Contoh TV Berwarna Gambar 6.Burst Pada pesawat televisi berwarna.Audio (bunyi) .67) b.Luminansi (kecerahan gambar) .69) akan dipisahkan berdasarkan tiga warna dasar. hijau (G=green). Gambar yang kita lihat di layar televisi adalah hasil produksi dari sebuah kamera.69: Pengambilan Gambar oleh Kamera dan disalurkan ke TV .id Gambar 6.Krominansi (warna) . semua warna alamiah yang telah dipisah ke dalam warna dasar R (red). yakni warna gambar yang tampil di layar akan terlihat menyerupai aslinya.Sinkronisasi vertikal / horizontal .67: Contoh TV Hitam Putih Iyu_2007@yahoo. Hasil tersebut akan dipancarkan oleh pemancar televisi.877 ( R . Objek gambar yang ditangkap lensa kamera (gambar 6. Hal ini sangat berbeda dengan televisi berwarna.co.493 ( B. Pemancar TV berwarna memancarkan sinyal-sinyal : . yaitu V dan U menurut persamaan berikut : Y = +0.11B V = 0. Televisi hitam putih (gambar 6. dan biru (B=blue).Televisi (TV) yang kita kenal terdiri dari dua jenis. Apapun yang terlihat dilayar kaca hanya tampak warna hitam dan putih. Televisi berwarna (gambar 6. yaitu merah (R= red).Y ) U = 0.30R +0.68) Pada televisi hitam putih tidak dapat dilihat gambar sesuai dengan warna aslinya. dan B (blue) akan dicampur kembali pada rangkaian matriks warna untuk menghasilkan sinyal luminasi Y dan dua sinyal krominansi.Y ) Gambar 6.

Iyu_2007@yahoo. dan pembawa suara.4. Indonesia sendiri menggunakan sistem PAL B.Prinsip Kerja TV Berwarna Blok diagram sebuah TV berwarna secara lengkap adalah: Walter.194 Gambar 6. Sementara itu. sistem PAL (Phases Alternating Line) digunakan di Inggris.71: Contoh Rangkaian TV Berwarna .1983. dan PAL B. SECAM.2004 Gambar 6.co. sistem SECAM (Sequen tial Coleur a’Memorie) digunakan di Prancis.id 6. pemancar televisi juga membawa sinyal suara yang ditransmisikan bersama sinyal gambar dalam modulasi frekuensi (FM) untuk menghindari derau (noise) dan interferensi. PAL.70: Diagram Blok Penerima TV Berwarna Sofyan. Hal yang membedakan sistem tersebut adalah: format gambar.2. NTSC (National Television System Committee) digunakan di Amerika Serikat.Selain gambar. Sistem pemancar televisi yang kita kenal diantaranya: NTSC. jarak frekuensi pembawa.

rangkaian ini berfungsi pula sebagai peredam seluruh sinyal yang mengganggu karena apabila ada sinyal lain yang masuk akan mengakibatkan buruknya kualitas gambar. Rangkaian ini juga berguna untuk membuang gelombang lain yang tidak dibutuhkan dan meredam interferensi pelayangan gelombang pembawa suara yang mengganggu gambar. posisi penerima. Salah satu sinyal yang diredam adalah sinyal suara. dan bentang alam. 2004 Gambar 6. . tetapi ada yang mempunyai frekuensi 38MHz.73. Berfungsi untuk membangkitkan sinyal frekuensi tinggi.73: Tuner TV Tuner mempunyai tiga bagian utama sebagai berikut: ● RF Amplifier. Rangkaian Penala (Tuner) Contohnya dapat dilihat pada gambar 6. b.9MHz. Rangkaian penala berfungsi untuk menerima sinyal masuk (gelombang TV) dari antena dan me n g u b a h n y a menjadi sinyal frekuensi IF. 2004 Sofyan.co.74) berfungsi sebagai penguat sinyal output yang dihasilkan Tuner hingga 1.000 kali.72: Diagram Blok Penerima TV Berwarna Secara garis besar blok tersebut memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut: a. sedangkan NTSC tuner mempunyai frekuensi IF 42. 2004 Gambar 6. Oleh mixer sinyal RF dan sinyal c.. osilator dicampur sehingga menghasilkan frekuensi menengah atau IF.id Sofyan. Penguat IF (Intermediate Frequency) Rangkaian ini (gambar 6.75MHz. sebagai berikut: AT F R n k ia a ga n u ra Sa pae Sekr ea P n la ega P n u t IF e k r id o D te to V e e g a id o P n u tV e R CT AC G e ki D fle s S k n ai in ro is s C tuD y a aa Iyu_2007@yahoo. karena output Tuner merupakan sinyal yang lemah dan sangat tergantung pada jarak pemancar. Berfungsi untuk memperkuat sinyal yang diterima antena. Besar frekuensi osilator dibuat selalu lebih besar dibandingkan frekuensi RF yang diterima antena (sebesar frekuensi-RF+IF). Sofyan. Selain itu. ● Lokal Osilator.Gambar 6. Rangkaian Detektor Video Rangkaian ini berfungsi sebagai pendeteksi sinyal video komposit yang keluar dari penguat IF gambar.72 menunjukkan diagram blok TV berwarna. ● Mixer.74: Penguat IF Gambar 6. PAL tuner umumnya mempunyai frekuensi IF 38.

Lingkaran merah menunjukkan komponen AGC yang Berada di dalam Sebagian IC dan Sebagian Tuner Sofyan. Rangkaian Penguat Video Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal luminan yang berasal dari detektor video sehingga dapat menjalankan layar kaca atau CRT (catode ray tube}. Di dalam rangkaian penguat video terdapat pula rangkaian ABL (automatic brightnees level) atau pengatur kuat cahaya otomatis yang berfungsi untuk melindungi rangkaian tegangan tinggi dari tegangan muatan lebih yang disebabkan oleh kuat cahaya pada layar kaca. Gambar 6.75: Rangkaian AGC. AGC (automatic gain control) akan menguatkan sinyal jika sinyal yang diterima terlalu lemah. e. Iyu_2007@yahoo. ● Rangkaian defleksi vertikal. jika sinyal yang diterima terlalu besar. AGC dengan sendirinya akan memperkecil sinyal.Rangkaian AGC (Automatic Gain Control) Rangkaian AGC (gambar 6. 2004 Gambar 6. 2004 Gambar 6. Beberapa merek TV memiliki AGC yang Berdiri Sendiri seperti Ditunjukkan oleh Tanda Silang. ● Rangkaian defleksi horizontal.75 / 76) berfungsi untuk mengatur penguatan input secara otomatis. ● Rangkaian pembangkit tegangan tinggi.co. Rangkaian Defleksi Sinkronisasi Rangkaian ini terdiri dari empat blok. 2004 Sofyan.d. Rangkaian ini akan menstabilkan sendiri input sinyal televisi yang berubah-ubah sehingga output yang dihasilkannya menjadi konstan. Rangkaian Penstabil Penerima Gelombang TV Rangkaian penstabil penerima gelombang TV di antaranya adalah AGC dan AFT.76: AGC Model Lain. f. yaitu (gambar 6.77: Rangkaian Defleksi Sinkronisasi ditunjukkan Batas Garis Hitam .id Sofyan. Sebaliknya.77): ● Rangkaian sinkronisasi. Sementara itu. g. AFT (automatic fine tuning) atau penala halus secara otomatis akan mengatur frekuensi pembawa gambar dari penguat IF secara otomatis.

2004 Gambar 6. bar 6. dan pada sistem FCC frekuensi horisontalnya adalah 16. Rangkaian Suara (Audio) Suara yang kita dengar adalah hasil kerja dari rangkaian ini (gambar 6.625 Hz. rangkaian catu daya dibatasi oleh garis putih pada PCB dan daerah di dalam kotak merah. Iyu_2007@yahoo. 2004 Gambar 6.79: Rangkaian Catu Daya TV j. Pada sistem CCIR frekuensi horisontalnya adalah 15.80: Rangkaian Defleksi Horisontal.78: Rangkaian Suara.h.id i.79. Sementara itu. Pada gambar 6. Daerah di dalam garis putih adalah rangkaian input yang merupakan daerah tegangan tinggi (live area). ● Horisontal Driver Horisontal driver dipakai untuk memperkuat frekuensi horisontal Gambar 6. Sebelumnya. daerah di dalam kotak merah adalah output catu daya yang selanjutnya mendistribusikan tegangan DC ke seluruh rangkaian TV. sehingga sinar elektron pada CRT dapat melakukan scaning pada arah horisontal dengan benar. sinyal pembawa IF suara akan dideteksi oleh modulator frekuensi (FM). Rangkaian Catu Daya (Power Supply) Rangkaian ini berfungsi untuk mengubah tegangan AC menjadi DC yang selanjut nya didistribusikan ke seluruh rangkaian. Defleksi Horisontal dan Tegangan Tinggi Rangkaian defleksi horisontal (gam- . Selain itu rangkaian horisontal juga dimanfaatkan sebagai pembangkit tegangan tinggi (High Voltage) untuk anode CRT serta untuk pembangkit beberapa macam tegangan menengah dan tegangan rendah lainnya.78). 2004 ● Osilator Horisontal Sebagai pembangkit pulsa frekuensi horisontal.80) berfungsi untuk menyediakan arus gigi gergaji untuk diumpankan kekumparan defleksi yoke. Sofyan.co. sinyal ini dipisahkan dari sinyal pembawa gambar.750Hz. Sofyan. Sebagian Berada Di dalam Trafo Flyback Bagian-bagian dari horison tal meliputi : rangkaian Sofyan.

maka osilator horisontal selalu dilengkapi dengan rangkaian AFC.id Gambar 6. rangkaian ini mudah sekali dipengaruhi oleh noise. Trafo plyback (FBT. HVT) dipasang pada bagian HOT.co. oleh karena itu diperlukan sinkronisasi horisontal dan vertikal. Rangkaian High Pass Filter (HPF) dipakai untuk memisahkan sinyal sinkronisasi horisontal. ● Horisontal Output (HOT) Bagian horisontal output berfungsi untuk menyediakan power arus gigi gergaji untuk diumpankan ke kumparan defleksi horisontal. Dari transistor HOT kemudian dikopel secara kapasitip ke kumparan defleksi yoke. sehingga transistor HOT berlaku sebagai saklar.81) sebagai berikut: Iyu_2007@yahoo. Dari keterangan di atas untuk lebih Jelasnya diberikan blok diagram khusus bagian warna (gambar 6.81: Diagram Blok Bagian Warna dari TV . Pada umumnya transistor HOT TV berwarna mendapat tegangan DC sekitar 110 V. yang berfungsi untuk menjaga agar frekuensi dan phase sinyal horisontal scanning selalu stabil. Pada bagian AFC terkadang dipasang VR pengatur phasa yang berfungsi untuk mengatur posisi horisontal center.dari osilator guna menyediakan arus yang cukup untuk mendriver transistor horisontal output (HOT). dengan memanfaatkan arus gigi gergaji saat horisontal retrace yang dapat menginduksikan tegangan sangat tinggi. ● Horisontal AFC (Automatic Frequency Control) Gambar pada pesawat TV harus sinkron dengan gambar dari pemancar TV.

Flip-Flop ini dikemudikan dengan sinyal clock yang disebut sinyal identifikasi yang berasal dari diskriminator fasa yang kemudian dikuatkan oleh suatu penguat. Dengan menggunakan sinyal clock positip. setiap pergantian sinyal garis satu ke sinyal garis berikutnya selalu berubahubah dasanya.43 MHz) dengan bandwidth 2 MHz. ● FF (Flip-Flop): saklar PAL didrive dari suatu Flip-Flop atau bistable multivibrator.id ● Saklar PAL: selama sinyal NTSC yang masuk. ● Demudulator-V dan Demodulator-U: untuk mendeteksi sinyal V dan sinyal U. . Sinyal ledakanpun dimasukkan selama penguat itu sedang menguatkan.. Maka sekarang saklar PAL berada dalam kondisi yang tidak memutarkan fasanya sinyal. sinyal krominansi dan pulsa dari penguat akhir horisontal. ● Colour splitter (pembelah warna) : memisahkan sinyal V dengan sinyal U dimana signal V diputar 180º sedangkan sinyal U tidak diputar. ● BURST Amp : Penguatan sinyal ledakan mengandung sinyal ledakan. Bagian ini menerima gelombang pembawa warna dan sinyal secara bersamaan dan harus benar-benar sefasa baik sinyal V maupun sinyal U. sehingga menghasilkan tegangan output untuk mengontrol BURST Amp melewati ACC dan mematikan warna lewat CK. dan selama sinyal PAL tegangannya negatif. Dalam sinyal ledakan. Pada saat sinyal NTSC masuk. Sedangkan saat ada sinyal PAL. Penguat dapat menguatkan hanya pada saat-saat pulsa horisontal masuk ke penguat.co. naka FF dibawa kekondisi yang sedemikian hingga saklar PAL selama sinyal-sinyal PAL memutar sinyal sejauh 180°. maka pelewatan sinyal disertai dengan pergeseran fasa 180°.81 adalah: ● Colour Amp : Suatu penguat krominan yang menguatkan sinyal nada warna (sekitar 4. Iyu_2007@yahoo.Fungsi setiap blok dari gambar 6. Pada blok ini terdapat garis-garis NTSC dan PAL dan beberapa perlawanan. sehingga menjadi 270°. maka sinyal-sinyal ini akan dikuatkan melalui bagian ini dan penguatan untuk kedua sinyal ini tak sama. Jikalau fasa-fasa dari sinyal itu benar. maka penguat akhir horisontal mengirimkan clock yang membuat FF kekondisi stabil yang lain. Didalamnya mengandung sinyal (termodulasi) selisih warna yang telah dilemahkan (V dan U) juga terdapat sinyal ledakan (burst sinyal) dengan denyut sinkronisasi horisontal. sedangkan untuk sinyal PAL gelombang pembawa yang dimasukkan dalam fasa 270°. maka saklar PAL melewatkan sinyal yang berasal dari osilator kristal tanpa disertai pergeseran fasa. karena diskriminator fasapun mengeluarkan suatu tegangan bolak-balik. Selama sinyal NTSC tegangannya positip. Jika yang diterima sinyal NTSC maka gelombang pembawa yang dimasukkan kedemodulator V harus dimasukkan dalam fasa 90°.

Disini putih (azas kontabilitas). karena dapat dilihat dengan jelas gejala kerusakan gambar yang terjadi pada layar / CRT maupun gejala kerusakan suara pada speaker. Namun SPW digeser 90º sedangkan demikian apabila ada signal nada selama diterima garis PAL warna yang dikirimkan ke penguat SPW harus digeser 270º.co. Blok ini bekerjanya sama dengan AGC yaitu mengontrol penguatan ● AFPC (Automatic Frequency and Phase Control) : bersecara otomatis. . tetapi ada suara dan raster. muncul di layar gambar.Colour Killer (CK): Untuk menin ● Demodulator (V dan U) : das penguat warna apabila signal Untuk memisahkan selisih selisih warna / krominan karena warna dari SPWnya yang disedang menerima siaran hitam buat dirangkaian ini. karena raster diproduksi oleh rangkaian defleksi vertikal dan horisontal dan memerlukan adanya tegangan tinggi. Untuk menyimpulkannya lalu kebenaran bahwa ini tidak ada gambar pada CRT. Iyu_2007@yahoo.id ● 6. ke colour amp.43 MHz dari kristal dewaktu penerimaan hitam putih bamodulator yang phasanya sagian warna tak menguatkan sinyalma dengan yang dikirimkan sinyal desah yang akan dapat selama diterima garis NTSC. oleh ledakan akan dihasilkan teHasil demodulator yang magangan kontrol sehingga colour sih merupakan signal V dan signal U dikuatkan kembali killer tidak bekerja (colour killer sehing ga berubah lagi menakan bekerja apabila tidak ada jadi selisih warna R-Y dan Bsignal BURST yang dikirimkan). hal yang sudah pasti untuk mencurigai salah satunya yaitu drive video atau video output stage. apabila sinyal fungsi agar phasa dan ledakan naik yang disebabkan oleh frekuensi dari SPW persis denaiknya penguatan colour killer ngan yang dikirimkan (mesmaka BURST Amp menghasilkan kipun ditindas) maka harus ditegangan ACC yang merupakan adakan pengontrolan terutategangan kemudi yang dikirimkan ma tegangan VCOnya. Y (merupakan proses keba● ACC (Automatic Colour Control) : likan dari pemancar). Peninharus dibuatkan SPW sebedasan warna ini perlu. Apakah ini juga berarti bahwa akan tidak ada raster? tentu tidak. Pelacakan Kerusakan TV Berwarna Teknik termudah dan cukup dapat diandalkan untuk melacak kerusakan sebuah TV berwarna adalah menggunakan Teknik Gejala-Fungsi (symptom-function). agar pada sar 4. dimana ini didapatkan dari output horisontal trafo.3. Sebagai contohnya: asumsikan bahwa video (penerimaan gambar TV) drive transistor adalah rusak. Ini berarti itu akan tidak ada gambar pada CRT.4. Apakah audio mempunyai efek? tentu tidak Karena sinyal audio mulai keluar sebelum rangkaian drive video. Jadi CRT akan menyala tetapi akan terlihat sebuah layar kosong.

c. TV dan lampu indikator mati total serta terdengar suara derit getaran trafo switching.Rangakian horisontal (gambar 6.82: Tanda Panah Menandakan Komponen yang Mudah Rusak.Di bawah ini akan diberikan tabel bermacam-macam gejala kerusakan sebuah TV berwarna dan perkiraan fungsi rangkaian mana yang menyebabkan kerusakan itu terjadi. . . biasanya dioda pembatas tegangan rusak. 2004 Gambar 6. biasanya yang mudah rusak adalah trafo flyback.Rangkaian catu daya.82 rangkaian regulator pada PCB TV . Sofyan.co.Rangkaian horizontal. Lampu indikator hidup tapi TV tak dapat dioperasikan. GEJALA YANG TERJADI a. . Sofyan.TV mati total (lampu indi kator tak menyala) FUNGSI RANGKAIAN YANG RUSAK . Rangkaian regulator input sampai output.Rangkaian regulator. 12v. b. 2004 Gambar 6. Perhatikan gambar 6. .id 5v. dan Iyu_2007@yahoo.83: Garis Daerah Merah Menunjukan Komponen yang Mudah Rusak pada Rangkaian Horisontal. transistor horisontal dan kapasitornya. 24v.83). Pada umumnya catu daya pesawat televisi mempunyai output tegangan sebesar 115v.

id Sofyan. .84: Daerah Tegangan Tinggi Sofyan. Iyu_2007@yahoo.Rangkaian defleksi vertikal.Rangkaian vertikal dan osilatornya. penguat cahaya.86: Raster Satu Garis .85: CRT (Catode Ray Tube) Filamennya Mudah Putus. rangkaian normal (layar tetap gelap). e.84) atau CRT (gambar 6.d. . 2004 Gambar 6. Tak ada raster tapi suara .co. rangkaian tegangan tinggi (gambar 6. Raster satu garis horizontal. 2004 Gambar 6.85).Rangkaian penguat video. Gambar 6.

g.87: Strip Hitam Tidak Dapat Hilang dari Raster Meskipun Sinkronisasi Telah Disetel. Sofyan.Rangkaian osilator vertikal. 2004- Gambar 6.89: Rolling Ke Atas /Bawah i. . 2004 Gambar 6.f. bialayer yang tak dapat hilang. .Rangkaian sinkronisasi. Iyu_2007@yahoo. Sofyan. 2004 Gambar 6. Garis strip-strip hitam pada .Pada TV yang baru jarang dijumpai. biasanya disebabkan komponen yang sudah termakan umur.88: Tergeser Horizontal h.co. Garis hitam miring dan bergerak ke atas / ke bawah terus.90: Garis Hitam Bergerak Terus. Sofyan. . 2004 Gambar 6. TV yang baru terjadi akibat kapasitor keramiknya bocor. . Gambar bergerak terus ke atas / ke bawah . rang kaian penguat sinkronisasi. rangkaian AGC dan rangkaian penghapus noise.Rangkaian osilator horizontal.Sebagian gambar tergeser horisontal.id Sofyan. sanya kapasitor elektrolit yang sudah kering (terlihat kusam / pecah). Biasanya kapasitor elektrolit yang kering atau dioda yang bocor. rangkaian buffer video dan rangkaian AGC.Rangkaian pemisah sinkronisasi.

91: Menyempit Kiri / Kanan Sofyan.j. 2004 Gambar 6. 2004 Gambar 6.Rangkaian defleksi vertikal.94: Gambar Memendek m.co. poten- sio pengatur vertikal atau elko yang sudah kering. 2004 Gambar 6. Gambar memanjang vertikal . Pemendekan tinggi gambar . Gambar menyempit . Sofyan. Sofyan.93: Gambar Melebar Iyu_2007@yahoo.id l. Sofyan.Potensio Vsize dan Vline dan rangkaian defleksi vertical (transistornya). rangkaian defleksi horisontal dan kumparan yoke. Pelebaran Horisontal . 2004 Gambar 6.Potensio pengontrol lebar horisontal.Rangkaian output catu daya. 2004 Gambar 6.92: Daerah Horisontal k. Sofyan.95: Gambar Memanjang . rangkaian catu daya dan tegangan anoda CRT.

Gambar TV tampak biru / merah / hijau / cyan / kuning saja.n. Iyu_2007@yahoo.Interferensi dari luar. Kontras gambar rendah .Rangkaian mixer sampai ke rangkaian penguat video. mancar radio berada didekatnya.96: Perbedaan Terang dan Gelap Kurang Jelas o. seperti pejala pada gambar.98:Warna Gambar Ada Yang Hilang.Rangkaian RGB (harga resistor membesar / transistor rusak). Muncul garis miring atau pola . .id Sofyan. Gambar 6. Jauhkan antenna dari sumber frekuensi gangguan.co. coba atur Vr pada RGB atau CRT.97: Garis Miring Tipis p. . 2004 Gambar 6. Gambar 6.

Gambar pada layar tidak jelas tapi .co. suara normal Gambar 6.99: Gambar Tak Jelas Tapi Warna Masih Ada Iyu_2007@yahoo.100: Gambar Sebagian Melipat Arah Vertikal . Gambar bagus tapi tak ada suara.Rangkaian video detector rusak masih berwarna.id s.Rangkaian audio antara IF audio dan speaker r. suara normal.q. Gambar 6. . Gambar pada layar bergulung ke tengah searah sumbu horizontal. .Rangkaian vertikal. biasanya kapasitornya.

102: Gambar Tak Berwarna v.101:Gambar dan Warna Tak Jelas Iyu_2007@yahoo. Gambar 6.t.Penguat akhir video rusak. normal Gambar 6. biasanya suara normal transistornya.Penguat warna rusak. Gambar pada layar rusak. suara normal Penguat video rusak. . warna buram. suara . Gambar pada layar tidak jelas.id u. Gambar 6. Gambar pada layar hitam-putih. biasanya transistornya.co.103: Gambar Tak Ada .

gam. kebanyakan pasti korosi dan harus dibersihkan dengan ampelas. coba putar dan arahkan antena sambil dilihat gambar di TV sampai gambar jelas kembali. Tak ada penanganan khusus dari antena. Raster ada berbintik-bintik.Rangjkaian AGC tak bekerja (hilang).co. Jadi jika sudah rapuh harus tetap diganti. Demikian Informasi ini semoga dapat membantu. yang terpenting adalah hubungan kabel ke konektor antena dan kabel ke konektor TV harus bagus benar. Jika terjadi gambar TV buram.id .104: Raster Berbintik-Bintik Sedangkan untuk antena TV yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut: Antena TV yang berada diluar rumah mempunyai batas umur tertentu karena terkena hujan dan panas setiap waktu.w. Wassalam Iyu_2007@yahoo. Gambar 6.Rangkaian tuner ada yang rusak bar hilang dan suara mendesis . Jika tetap buram coba periksa kenektor pada antena yang terhubung ke kabel menuju TV.. sehingga gambar yang dihasilkan pada TV bagus.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful