MENEMBUS BATAS KEINGINAN

PT Bank Mandiri (Persero)Tbk.

DAFTAR ISI

MENEMBUS BATAS KEINGINAN
Warisan Tak Ternilai Penghargaan Ringkasan Laporan Keuangan Sambutan Komisaris Utama Dewan Komisaris Sambutan Direktur Utama Direksi & EVP Koordinator Struktur Organisasi 2 4 8 10 13 18 32 42 Credit Committee Fungsi Kepatuhan, audit Intern dan Audit Ekstern Rencana Strategis Bank Corporate Social Responsibility Komite Pihak Independen Non Dewan Komisaris & Corporate Secretary Siaran Pers 120 125 138 142 152 153

L A P O R A N TA H UN A N

201
CORPORATE CENTER & SHARED SERVICES
Risk Management Technology & Operations Compliance and Human Capital Corporate Secretary, Legal & Customer Care Internal Audit Change Management Office Finance and Strategy 202 216 220 226 230 232 236

267
DAFTAR CABANG
Daftar Cabang Bank Mandiri Daftar Kantor Luar Negeri/Perwakilan Daftar MBU, MBDC, CBC, & SBDC Pernyataan Dewan Komisaris Pernyataan Direksi 268 291 292 308 309

PEMBAHASAN UMUM & ANALISIS MANAJEMEN

43
WHOLESALE BANKING

157
Corporate Banking Commercial Banking Treasury and International Banking Special Asset Management 158 166 176 180

GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Pelaksanaan Good Corporate Governance Komite Audit Komite Pemantau Risiko Komite Remunerasi dan Nominasi Komite Good Corporate Governance Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Komite di Bawah Direksi

73
74 80 85 87 89 91 93 106

LAPORAN KEUANGAN INFORMASI PERUSAHAAN

311
312

185
RETAIL BANKING
Micro and Retail Banking Consumer Finance 186 194

243
244 252 256 257

Laporan Keuangan Konsolidasian beserta Laporan Auditor Independen

Informasi Pemegang Saham Produk dan Layanan Manajemen Group Heads

REFERENSI BAPEPAM LK

489

1

MENEMBUS BATAS KEINGINAN

DRAFT (March 25, 2010)

1. Foto- foto masih draft, fotografer akan memberikan pilihan 2. Narasi Direktorat SBU belum menggunakan hasil interview Bursons 3. Narasi Direktorat non SBU sebagian besar sudah mendapatkan approval direktur 4. Cover masih lowrest, nantinya akan di lakukan Digital Imaging agar logo dan awan lebih real 5. Alt. cover in progress
LAPORAN TAHUNAN 2009
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

2

WARISAN TAK TERNILAI

Berbekal sejarah panjang yang telah dilalui dalam riwayat perbankan Indonesia, Bank Mandiri telah dan akan senantiasa memberikan kontribusi terbaiknya dalam mendukung pertumbuhan serta perkembangan perekonomian nasional dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Bank Mandiri didirikan pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia. Pada bulan Juli 1999, empat bank milik Pemerintah yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia, digabungkan ke dalam Bank Mandiri. Keempat Bank tersebut telah turut membentuk riwayat perkembangan perbankan di Indonesia dimana sejarahnya berawal pada lebih dari 140 tahun yang lalu. Proses panjang pendirian Bank Bumi Daya bermula dari nasionalisasi sebuah perusahaan Belanda De Nationale Handelsbank NV, menjadi Bank Umum Negara pada tahun 1959. Pada tahun 1964, Chartered Bank (sebelumnya adalah bank milik Inggris) juga dinasionalisasi, dan Bank Umum Negara diberi hak untuk melanjutkan operasi bank tersebut. Pada tahun 1965, Bank Umum Negara digabungkan ke dalam Bank Negara Indonesia dan berganti nama menjadi Bank Negara Indonesia Unit IV. Kemudian pada tahun 1968, Bank Negara Indonesia Unit IV beralih menjadi Bank Bumi Daya. Bank Dagang Negara merupakan salah satu bank tertua di Indonesia, pertama kali dibentuk dengan nama Nederlandsch Indische Escompto Maatschappij di Batavia (Jakarta) pada tahun 1857. Pada tahun 1949 namanya berubah menjadi Escomptobank NV, dimana selanjutnya pada tahun 1960 dinasionalisasikan serta berubah nama

menjadi Bank Dagang Negara, sebuah bank Pemerintah yang membiayai sektor industri dan pertambangan. Sejarah Bank Ekspor Impor Indonesia berawal dari perusahaan dagang Belanda, N.V. Nederlansche Handels Maatschappij yang didirikan pada tahun 1824 dan mengembangkan kegiatannya di sektor perbankan pada tahun 1870. Pada tahun 1960, pemerintah Indonesia menasionalisasi perusahaan ini, dan selanjutnya pada tahun 1965 perusahaan ini digabung dengan Bank Negara Indonesia menjadi Bank Negara Indonesia Unit II. Pada tahun 1968, Bank Negara Indonesia Unit II dipecah menjadi dua unit, salah satunya adalah Bank Negara Indonesia Unit II Divisi Expor-Impor, yang akhirnya menjadi Bank Ekspor Impor Indonesia, bank pemerintah yang membiayai kegiatan ekspor dan impor. Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) berawal dari Bank Industri Negara (BIN), sebuah bank industri yang didirikan pada tahun 1951 dengan misi untuk mendukung pengembangan sektor-sektor ekonomi tertentu, khususnya perkebunan, industri dan pertambangan. Pada tahun 1960, Bapindo dibentuk sebagai bank milik negara dan BIN kemudian digabung dengan Bapindo. Pada tahun 1970, Bapindo ditugaskan untuk membantu pembangunan nasional melalui pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang pada sektor manufaktur, transportasi dan pariwisata.

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

WARISAN TAK TERNILAI

3

Kini, Bank Mandiri menjadi penerus suatu tradisi layanan jasa perbankan dan keuangan yang telah berpengalaman selama lebih dari 140 tahun. Masing-masing dari empat bank bergabung telah memainkan peranan yang penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. KONSOLIDASI DAN INTEGRASI Setelah selesainya proses merger, Bank Mandiri kemudian memulai proses konsolidasi, termasuk pengurangan cabang dan pegawai. Selanjutnya diikuti dengan peluncuran single brand di seluruh jaringan melalui iklan dan promosi. Salah satu pencapaian penting adalah penggantian secara menyeluruh platform teknologi. Bank Mandiri mewarisi sembilan sistem perbankan dari keempat legacy banks. Setelah investasi awal untuk konsolidasi sistem yang berbeda tersebut, Bank Mandiri mulai melaksanakan program penggantian platform yang berlangsung selama tiga tahun, di mana program pengganti tersebut difokuskan untuk meningkatkan kemampuan penetrasi di segmen retail banking. Pada saat ini, infrastruktur teknologi informasi Bank Mandiri sudah mampu melakukan pengembangan e-channel & produk retail dengan Time to Market yang lebih baik. Nasabah Bank Mandiri yang terdiri dari berbagai segmen merupakan

penggerak utama perekonomian Indonesia. Berdasarkan sektor usaha, nasabah Bank Mandiri bergerak di bidang usaha yang sangat beragam. Sebagai bagian dari upaya penerapan prudential banking & best-practices risk management, Bank Mandiri telah melakukan berbagai perubahan. Salah satunya, persetujuan kredit dan pengawasan dilaksanakan dengan ‘four-eye principle’ , dimana persetujuan kredit dipisahkan dari kegiatan pemasaran dan business unit. Sebagai bagian diversifikasi risiko dan pendapatan, Bank Mandiri juga berhasil mencetak kemajuan yang signifikan dalam melayani Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan nasabah ritel. Pada akhir 1999, porsi kredit kepada nasabah corporate masih sebesar 87% dari total kredit, sementara pada 31 Desember 2009, porsi kredit kepada nasabah UKM dan mikro telah mencapai 42,22% dan porsi kredit kepada nasabah consumer sebesar 13,92%, sedangkan porsi kredit kepada nasabah corporate mencakup 43,86% dari total kredit. Sejak awal didirikan, Bank Mandiri terus bertekad untuk membentuk SDM handal dan profesional serta bekerja berdasarkan prinsip good corporate governance, dengan pengawasan dan kepatuhan yang sesuai dengan standar internasional. Dalam 3 tahun terakhir Bank Mandiri memperoleh predikat sebagai bank paling terpercaya, sebagai apresiasi upaya kami untuk terus menjaga penerapan good governance.

Pada saat ini, berkat kerja keras dari 22.909 pegawai yang tersebar di 1.095 kantor cabang dalam negeri dan 5 kantor cabang luar negeri termasuk perwakilannya serta didukung oleh anak perusahaan yang bergerak di bidang pasar modal, perbankan syariah, asuransi jiwa, bank dengan fokus di segmen mikro dan pembiayaan konsumen, Bank Mandiri menyediakan solusi keuangan yang menyeluruh bagi perorangan dan perusahaan, baik swasta maupun milik Negara, komersial, usaha kecil dan mikro dengan kualitas pelayanan prima, dimana dalam tiga tahun terakhir secara berturut-turut Bank Mandiri mendapat penghargaan sebagai yang terbaik dalam hal kualitas pelayanan. Sesudah menyelesaikan program transformasi semenjak 2005 sampai dengan tahun 2009, Bank Mandiri sedang bersiap melaksanakan transformasi tahap berikutnya dengan merevitalisasi visi dan misi untuk menjadi Lembaga Keuangan Indonesia yang paling dikagumi dan selalu progresif.

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

4

PENGHARGAAN

PENGHARGAAN DITERIMA TAHUN 2009

• The Banker Award 2009 Bank Of The Year 2009 : Indonesia

• Penghargaan sebagai Perusahaan sangat Terpercaya (Good Corporate Governance) terbaik di Indonesia

• Best Local Cash Management Bank Votrd By Financial Institutions • Best Local Currency Cash Management Services (by Currency) IDR • Best Local Cash Management Bank in Indonesia as voted by Corporates (Large : rank 1 ; Medium : rank 2; Small : rank 3)

The Best Indonesia Contact Center, Kategori : Excellent Achievement (selama 2 tahun berturut-turut membuktikan memiliki layanan operasional Call Center Terbaik di Indonesia dan Asia Pacific)

Banking Efficiency Award 2009 untuk kategori BANK BUMN

Top 100 Emiten 2009 - Best Listed Companies Kategori Bank dengan Kapitalisasi Pasar > Rp 2,5 Triliun

• The Best Local Private Bank in Indonesia – 2009 • Euromoney Award 2009 For Excellence : Country Award , The Best Bank In Indonesia 2009

Alpha Southeast Asia’s 3rd Annual Best Financial Institution Awards Kategori: • Best Bank in Indonesia award for the period 2008-2009 • Best Trade Finance Bank • Best Private Wealth Management

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

PENGHARGAAN

5

PENGHARGAAN DITERIMA TAHUN 2009

Tax Award – Bank Mandiri Sebagai Tempat Pembayaran Pajak Favorit Kedua Tahun 2008

• • • • • •

The Best Investor Relations (Rank 1) The Best Managed Company (Rank 4) The Best Corporate Governance (Rank 5) The Best Corporate Social Responsibility (Rank 6) The Best Most Committed to a strong Dividend Policy (Rank3) Finance Asia Country Awards : Best Cash Management Bank in Indonesia

Perusahaan Paling Membanggakan: Sektor Perbankan

ISO 9001: 2000 bidang Manajemen Kearsipan

Customer Innovation Award; category: Innovation (Program Software AG & Partners Innovation Awards 2008)

Top Brand Award 2009 untuk kategori Credit Card

CSR Awards 2008 – Gold bidang sosial dan ekonomi jasa perbankan dan telematika

Outstanding Achievement Award for Debit 2008

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

6

PENGHARGAAN

PENGHARGAAN DITERIMA TAHUN 2009

Indonesian Service Quality Award 2009 Untuk kategori : • Priority Banking Services ( urutan ke-2) • Regular Banking Services – Domestic Banking ( urutan ke-2)

Good Corporate Governance Award 2009 Kategori : Best GCG SOE

Six Sigma Excellence Award 2009 dalam kategori Best Defect Elimination in Service & Transactions

ABFI Banking Award Best Performing Banking 2009 Kategori Bank Persero

Corporate Governance Asia Recognition Awards 2009: Asia’s Best Companies for Corporate Governance

Anugerah Media Humas 2009 Sebagai Juara Umum dgn merebut penghargaan: • Juara 1 Website BUMN, • Juara 1 Penerbitan Internal BUMN, • Juara 3 Profil Lembaga Cetak BUMN,

Asia Responsible Entrepreneurship Awards Kategori Investment in People

The Best Bank Services Excellence 2008/2009

Lafferty Cards Asia 2009: Indonesia Best Reward Program- Kartu Debit Mandiri

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

PENGHARGAAN

7

PENGHARGAAN DITERIMA TAHUN 2009

STP Award 2008 (Straight Through Processing) Untuk : exceptional quality of payment messages

• CALL CENTER AWARD for Excellence Service Performance, Untuk Kategori: Call Center Banking Services • CALL CENTER AWARD for Excellence Service Performance, Untuk Kategori: Call Center Credit Card Services

• ISO 9001:2008 Certification untuk Seksi Bank Garansi 1 dan 2 • ISO 9001:2008 Certification untuk Seksi Legal & Collateral Document Management

STP Award 2008 (Straight Through Processing), Untuk : exceptional quality of payment messages

STP Award 2008 (Straight Through Processing), Untuk : exceptional quality of payment messages

• Contact Center World Award 2009 (Silver Award) kategori: The Best Contact Center Outbond Call Campaign • Contact Center World Award 2009 (Silver award) kategori IT Support • Contact Center World Award 2009 (Silver award) kategori Workforce Management Planning

• Best Arranger of Indonesian Loans 2009 dari Majalah Euroweek Asia - Euromoney • Industrial Deal of the Year 2009 dari Majalah Project Finance - Euromoney.

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

8

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

2005 Rp. Miliar Diaudit LABA RUGI KONSOLIDASIAN Pendapatan Bunga Bersih Pendapatan Selain Bunga 1) Pendapatan Operasional Beban Overhead 3) Beban Penyisihan / (Pembalikan) Penghapusan Aktiva Produktif dan Komitmen & Kontinjensi Laba Operasional Laba (rugi) Sebelum Taksiran Pajak Penghasilan Dan Hak Minoritas Laba (Rugi) Bersih Laba Bersih per Saham Dasar (rupiah) NERACA KONSOLIDASIAN Jumlah Aktiva Aktiva Produktif (Bruto) Aktiva Produktif (Neto) Kredit yang diberikan Penyisihan Penghapusan Kredit Jumlah Dana Pihak Ketiga Jumlah Kewajiban - Termasuk hak Minoritas Jumlah Ekuitas RASIO-RASIO KEUANGAN Imbal Hasil Rata-rata Aktiva (ROA) – sebelum pajak 5) Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas (ROE) – setelah pajak 6) Marjin Pendapatan Bunga Bersih Rasio Pendapatan Selain Bunga terhadap Pendapatan Operasional Rasio Beban Overhead terhadap Pendapatan Operasional 7) Rasio Beban Overhead terhadap Jumlah Aktiva Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing Loan/ NPL) - Bruto Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing Loan/ NPL) – Neto Penyisihan Penghapusan Kredit terhadap Kredit Bermasalah (Non Performing Loan/NPL) Rasio Kredit terhadap Dana Pihak Ketiga – Non Bank Rasio Kecukupan Modal Inti (Tier 1 Capital Ratio ) 8) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/ CAR ) 9) 0,5 % 2,5 % 4,1 % 21,7 % 55,6 % 2,4 % 25,2 % 15,3 % 44,0 % 51,7 % 18,0 % 23,7 %
4) 2)

2006 Rp. Miliar Diaudit

2007 2008 Rp. Miliar Rp. Miliar Diaudit Diaudit

2009 2009 Rp. Miliar USD juta Diaudit

8.955 2.489 11.444 6.267 4.445 1.188 1.233 603 29,90

10.345 2.733 13.078 6.269 3.634 (129) 2.711 2.831 2.421 119,08

12.355 3.377 15.732 7.451 2.053 (313) 6.213 6.333 4.346 209,78

14.800 4.600 19.400 8.426 2.765 (170) 7.910 8.069 5.313 254,51

16.777 5.663 22.440 9.178 1.185 810 10.434 10.824 7.155 341,72

1.786 603 2.389 977 126 86 1.111 1.152 762 -

Beban Penyisihan / (Pembalikan) Penghapusan Lainnya (1.057)

263.383 244.147 229.059 106.853 (11.824) 206.289 240.168 23.215

267.517 245.702 229.004 117.671 (14.389) 205.708 241.176 26.341

319.086 286.477 2 7 1 .227 138.530 (13.042) 247.355 289.842 29.244

358.439 334.412 320.573 174.498 (11.860) 289.112 327.925 30.514

394.617 368.774 354.903 198.547 (12.452) 319.550 359.508 35.109

42.002 39.252 37. 776 21.133 (1.325) 34.013 38.266 3.737

1,1 % 10,0 % 4,7 % 20,9 % 48,9 % 2,3 % 16,3 % 5,9 % 74,8 % 57,2 % 19,6 % 25,3 %

2,3 % 15,8 % 5,2 % 20,9 % 46,7 % 2,3 % 7,2 % 1,5 % 109,0 % 54,3 % 17,3 % 21,1 %

2,5 % 18,1 % 5,5 % 23,1 % 42,3 % 2,4 % 4,7 % 1,1 % 127,1 % 59,2 % 12,8 % 15,7 %

3,0 % 22,1 % 5,2 % 24,6 % 40,2 % 2,3 % 2,8 % 0,4 % 200,5 % 61,4 % 12,5 % 15,6 %

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Laporan keuangan konsolidasian pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2008. dan 2005 diatas.120 4.095 500 600 700 800 900 1.000 14. Untuk tujuan perbandingan.159 (juta) CATATAN : 1) 2) 3) 4) 5) Termasuk keuntungan/kerugian dari kenaikan nilai dan penjualan surat-surat berharga dan Obligasi Pemerintah. a member firm of PricewaterhouseCoopers Global Network.000 4.RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN 9 JUMLAH PEGAWAI ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 4.996 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 JUMLAH ATM .800 3. anggota Ernst & Young Global.909 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 JUMLAH KANTOR CABANG 909 924 956 1.000 5.000 16. Termasuk pendapatan yang ditangguhkan atas kredit yang dibeli dari BPPN.186 4.000 3.831.000 2.104.807 10.000 6.408 22.000 8.825 6. anggota Ernst & Young Global.000 12. 8) Perhitungan rasio kecukupan modal inti (Tier I Capital Ratio) dan rasio kecukupan modal (CAR) berdasarkan angka bank saja.062 21.000 2.425.000 10.051 7. diambil dan/atau dihitung dari laporan keuangan konsolidasian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 2008.000 12. 10) Ikhtisar keuangan tahun 2009. 6) LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.000 JUMLAH ATM ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 1. 9) CAR dengan risiko kredit. Laba sebelum taksiran pajak penghasilan dan hak minoritas dibagi dengan rata-rata saldo triwulanan jumlah aktiva pada tahun yang bersangkutan.434 8. Beban umum dan administrasi + Beban gaji & tunjangan pegawai.000 20. laporan keuangan konsoliadasian pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2005 di audit oleh Preasetio. dan Anak Perusahaan. Sarwoko & Sandjaja.000 8.631 22. beberapa informasi keuangan untuk tahun 2008 dan 2007 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian informasi keuangan tahun 2009.666 4.727 7.067.000 JUMLAH REKENING DANA PIHAK KETIGA PER 31 DESEMBER ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 2 4 6 8 10 12 5.000 21. 2007 dan 2006 telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono. 2007.608.LINK 6. Laba bersih dibagi rata-rata saldo triwulanan jumlah ekuitas pada tahun yang bersangkutan. .025 6.851 12.265 7.027 1. 7) Beban overhead dibagi Pendapatan operasional tidak termasuk keuntungan dari kenaikan nilai dan penjualan surat-surat berharga dan Obligasi Pemerintah.000 6. Sarwoko & Sandjaja.560 2.192 21.000 24. Pendapatan bunga bersih + Pendapatan selain bunga. Laporan keuangan konsolidasian pada tanggal dan tahun yang berakhir 31 Desember 2009 telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik Haryanto Sahari & Rekan. 2006.

10 SAMBUTAN KOMISARIS UTAMA EDWIN GERUNGAN Komisaris Utama dan Komisaris Independen LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

kredit dan dana pihak ketiga.1%. dan efisiensi biaya. dengan berbekal pengalaman dan rangkaian inisiatif yang telah kami lakukan di tahun sebelumnya serta ditambah dengan pemahaman yang mendalam terhadap kondisi pasar ke depan menjadi kunci keberhasilan yang membantu kami dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut. Bersamaan dengan pengembangan bisnis. Disiplin dalam pengelolaan likuiditas dengan terus menurunkan pembiayaan dengan mata uang asing di tahun LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.4%. Pencapaian tersebut tak lepas dari upaya dan komitmen seluruh jajaran Manajemen dan Pegawai Bank Mandiri untuk menjadikan Bank Mandiri sebagai The Indonesia’s Most Admired and Progressive Financial Institution. Pada saat yang sama. Angka ini merupakan laba bersih tertinggi dalam 11 (sebelas) tahun terakhir sejak Bank Mandiri berdiri dan pencatatan laba bersih tersebut terjadi dalam dua tahun berturut-turut. yang menghasilkan tingkat NPL gross dan net masing-masing menjadi 2.7% dari Rp.8% dan 0. Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp. 5. Di tahun 2009 kami bersyukur Bank Mandiri berhasil memperoleh beberapa pencapaian penting (milestones).2 triliun. Pencapaian ini juga diikuti oleh perbaikan pada indikatorindikator penting lainnya termasuk pertumbuhan pada fee-based income. meningkat sebesar 34.SAMBUTAN KOMISARIS UTAMA 11 Dewan Komisaris senantiasa melanjutkan upaya untuk meningkatkan kualitas pengawasan dalam rangka mempertahankan dan memperbaiki kualitas layanan Bank. PEMEGANG SAHAM SERTA MASYARAKAT. Sejak triwulan pertama dan kedua di tahun 2009. Bank Mandiri tetap fokus terhadap peningkatan kualitas aset selama tahun 2009. Hal ini menyebabkan perlambatan pada pertumbuhan kredit dan likuiditas.2%. dimana biaya mengalami penurunan sebesar 40. Tahun 2009 yang merupakan tahun kedua dari fase Outperform the Market Bank Mandiri telah berhasil diselesaikan dengan baik. rasio imbal hasil rata-rata aktiva (ROA) yang telah mencapai 3%. dengan menyediakan tata kelola korporasi yang baik (good corporate governance) KEPADA PARA STAKEHOLDERS. baik dalam Rupiah maupun Dollar AS. krisis keuangan global terus berdampak terhadap perekonomian Indonesia.3 triliun di tahun 2008. . Perlu kita catat bahwa perbaikan kinerja yang berkesinambungan tersebut tercapai di tengah-tengah kondisi makro ekonomi global yang masih dipenuhi ketidak-pastian. Namun. 7. kami juga terus fokus pada pengembangan pembiayaan segmen ritel dan berusaha mencapai efisiensi di berbagai aspek operasional. Bank Mandiri juga mencatat peningkatan rasio-rasio utama seperti rasio imbal hasil rata-rata ekuitas (ROE) yang mencapai 22.

serta untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip tata kelola korporasi yang baik selalu menjadi hal utama dalam penyelenggaraan kegiatan harian Bank. atas nama Dewan Komisaris. pengembangan bisnis yang terarah dan fokus pada sektor-sektor yang tahan krisis serta nasabahnasabah yang terbaik di masingmasing sektor dan wilayah geografis. Komite Nominasi dan Remunerasi. Fungsi pengelolaan dari Komite Kebijakan Risiko adalah memastikan bahwa Bank memiliki likuiditas yang memadai baik dalam Rupiah maupun Dollar AS terkait dengan adanya ketidakpastian di dalam pasar sebagai akibat dari krisis global. EDWIN GERUNGAN Komisaris Utama dan Komisaris Independen LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Keempat Komite ini merupakan sarana bagi kami untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh aktivitas Bank. Akhir kata. memungkinkan kami untuk terus memperbaiki kinerja di saat-saat yang cukup sulit seperti yang baru kita lalui di tahun 2009. seperti Yunani. Spanyol dan Portugal dan kami akan terus memantau perekonomian global berikut fase pemulihannya. Memasuki tahun 2010 terdapat beberapa tantangan yang harus kami hadapi diantaranya kondisi pasar internasional yang masih belum pulih sepenuhnya karena adanya berbagai masalah yang harus dihadapi oleh negara-negara Eropa. transactional banking di segmen wholesale. Komite Good Corporate Governance. Fungsi Komite Audit adalah memastikan seluruh transaksi dijalankan sesuai dengan prosedur dan peraturan-peraturan terkait. Dewan Komisaris senantiasa melanjutkan upaya untuk meningkatkan kualitas pengawasan dalam rangka mempertahankan dan memperbaiki kualitas layanan Bank. Komite Remunerasi & Nominasi. Secara keseluruhan.12 SAMBUTAN KOMISARIS UTAMA 2009. kami akan mencapai misi kami untuk menjadi lembaga keuangan Indonesia yang paling dikagumi & selalu progresif. Pada saat ini juga. Berbagai tantangan akan terus berlanjut. Dewan Komisaris akan terus men-supervisi kebijakankebijakan Bank secara seksama dan memperkuat implementasi dari performance based culture untuk memastikan peningkatan produktivitas yang lebih baik dalam dalam rangka optimalisasi nilai saham bagi para pemegang saham. . namun dengan dukungan dan dedikasi dari tim kami yang sangat baik. Dalam 5 (lima) tahun mendatang. Pendekatan baru terhadap sistem remunerasi ini juga mendapatkan dukungan positif dari pemegang saham dan Pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas. Hal ini merupakan pertama kalinya metode ini diterapkan pada bank milik pemerintah. terutama pada semester pertama tahun 2009. dengan menyediakan tata kelola korporasi yang baik (good corporate governance) melalui empat komite utama:Komite Audit. komitmen untuk menjadikan Bank Mandiri sebagai lembaga keuangan Indonesia yang paling dikagumi dan selalu progresif mendorong kami untuk terus bertransformasi dengan melakukan revitalisasi visi dan misi perusahaan. Komite Pemantau Risiko. saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan nasabah Bank Mandiri atas dukungan dan kepercayaannya yang telah diberikan selama ini. menjadi nomor 1 (satu) di pembayaran ritel dan memimpin di segmen pembiayaan ritel. Pada tahun 2009. Pada periode sebelumnya belum dapat dilakukan pembedaan sistem remunerasi seperti yang baru kami laksanakan. Persaingan dalam industri perbankan nasional juga semakin meningkat. dengan fokus spesifik pada sumber daya manusia menciptakan sebuah sistem remunerasi yang baru yaitu menetapkan tantiem dan gaji Direksi berdasarkan prestasi. persentase kenaikan gaji anggota direksi ditetapkan berdasarkan kinerja masing-masing. kami akan berupaya untuk lebih fokus pada pengembangan di 3 (tiga) area. Sementara itu.

1. Mahmuddin Yasin Komisaris 6. Pradjoto Komisaris Independen 3. Edwin Gerungan Komisaris Utama & Komisaris Independen 4. 5. 2. 3. Muchayat Wakil Komisaris Utama 5. Soedarjono Komisaris Independen 2. 6. 1. . Gunarni Soeworo Komisaris Independen LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.DEWAN KOMISARIS 13 4.

Pada bulan Mei 2005. beliau bekerja sebagai Kepala BPPN yang membawahi bidang restrukturisasi perusahaan. Edwin Gerungan Komisaris Utama Dan Komisaris Independen Tahun 2000 sampai tahun 2001. Illinois pada bulan Juni 1972 dan bergabung dengan Citibank N. Tahun 1996 beliau menduduki posisi Komisaris PT. Surabaya Artha Selaras Securitas di Surabaya. perbankan dan program penjaminan serta asset disposals. beliau ditunjuk menjadi Komisaris Utama Bank Mandiri. sebagai Senior Advisor. beliau menjabat Komisaris Utama PT.A. Tahun 1982. beliau ditunjuk sebagai Wakil Ketua Jurusan Fakultas Teknik Kimia sampai dengan tahun 1984. Surabaya tahun 1979. Kemudian beliau juga menjabat sebagai Komisaris Bank Danamon pada kurun waktu September 2003 sampai dengan Mei 2005. Tahun 1999. . Menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar sarjana dari Principia College. IEF Consultan. bulan Agustus 1972. Jabatan profesional lainnya meliputi Wakil Ketua KADIN tahun 2004 dan Ketua Ikatan Konsultan nasional Indonesia dari tahun 1997 sampai dengan tahun 2002. Puncak karier beliau selama 25 tahun di Citibank pada saat menduduki posisi jabatan Head of Treasury and Financial Markets. beliau menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR – RI). Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Kimia dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Pada bulan Mei 2005.14 DEWAN KOMISARIS NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1948. Lahir pada tahun 1950. Tahun 2001 beliau terpilih sebagai Wakil Ketua KPKPN untuk masa jabatan tiga tahun. dan Certificate Industrial Management dari Institut National Polytechnique de Lorraine (INPL) di Nancy. Beliau memulai karier sebagai Pengajar (Dosen) di Fakultas Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Muchayat Wakil Komisaris Utama Dari tahun 1990 sampai tahun 1996. Bergabung dengan Atlantic Richfield tahun 1997. beliau kembali berkarier di dunia perbankan dan bergabung dengan Bank Mandiri menduduki posisi Executive Vice President – Treasury & International. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. kemudian menjadi Koordinator Pencatatan Efek (Listing Committee) Bursa Efek Surabaya (BES). Pada bulan Oktober 2007. beliau ditunjuk sebagai Direktur Utama BHP Billiton Indonesia. beliau ditunjuk menjadi Komisaris Bank Mandiri. Tahun 2002 beliau ditunjuk menjadi Komisaris Bank Central Asia. Beliau menduduki posisi sebagai Komisaris Utama Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 pada tahun 2003. Tahun 1998 sampai tahun 1999. memperoleh gelar Master tahun 1983. Perancis tahun 1984. Surabaya tahun 1978.

Pada tahun 2000 beliau menjabat sebagai Deputi Ketua BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) sampai dengan tahun 2001. Telekomunikasi Indonesia dan pada bulan Oktober 2008 beliau ditunjuk sebagai Komisaris di Bank Mandiri Pada tahun 1995 mengikuti Training Securities di Merrill Lynch New York dan Indonesia Executive Program di General Electric. Beliau juga Kepala Bapeksta untuk Fasilitas Ekspor di Departemen Keuangan dari tahun 1991 sampai dengan tahun 1993. juga menjabat Ketua Komite Audit.DEWAN KOMISARIS 15 NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1954. Danareksa (Persero). Tahun 2005 beliau ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT. Sejak tahun 2004. Beliau juga pernah memegang posisi penting di berbagai organisasi profesi lainnya termasuk sebagai Ketua Ikatan Akuntan Indonesia dari tahun 1994 sampai dengan tahun 1998. Mahmuddin Yasin Komisaris Lahir pada tahun 1939. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Universitas Indonesia tahun 1965 dan memulai karier sebagai Akuntan di kantor Akuntan Negara Yogyakarta tahun 1966. Memperoleh pelatihan khusus Advanced Management Training dari Oregon University pada tahun 1996. Beliau tetap berkarier di Kantor Akuntan Negara setelah berganti nama menjadi Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP). Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana Jakarta pada tahun 1982 dan memperoleh gelar Master of Business Administration dari Washington University St Louis USA pada tahun 1986. beliau menjabat Komisaris Utama PT. Beliau menjabat Komisaris Utama Bank Danamon dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2002. . Crotonville New York. Socfin Indonesia selama kurun waktu 2 tahun sampai dengan tahun 2007. dan ditunjuk kembali menjadi Komisaris Bank Mandiri pada bulan Mei 2005. Soedarjono Komisaris Independen Pada tahun 1993 ditunjuk sebagai Kepala BPKP dan menjabat selama 6 tahun. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Tahun 1998 sampai 2003 beliau menjabat sebagai Komisaris Bank Mandiri. Pada tahun 2007 beliau menjabat Komisaris PT. Pupuk Sriwidjaja. Pada tahun 2004 sampai dengan bulan Mei 2008 beliau menduduki posisi sebagai Komisaris Utama PT. dan menjadi Deputi Kepala pada periode tahun 1989 sampai dengan 1991. juga menjabat Ketua Tim Pengawas Bank International Indonesia dari tahun 2002 sampai tahun 2003.

16 DEWAN KOMISARIS NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1953. . terpilih menjadi anggota Komisi Hukum Nasional Republik Indonesia. menjadi anggota Tim Gabungan Tindak Pidana Korupsi (TGTPK). menjadi tenaga pengajar pada Program Magister Manajemen Universitas Atmajaya. Ketua Ombudsman BPPN dan anggota Oversight Committee BPPN. Beliau juga adalah anggota Komisi Ombudsman Nasional dan Komite Ombudsman BPPN. menjadi anggota Tim Independen Divestasi Bank Danamon dan Bank Permata serta anggota Tim Panel Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Tahun 2001. ditunjuk sebagai tenaga ahli Kejaksaan Agung RI dan sekaligus anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia tahun 1981 dan berkarier di PT. Tahun 1994. Jogjakarta. Dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2001. dimana beliau menjadi Tim Perumus Perubahan UU Kepailitan. Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) selama dua belas tahun. hingga mencapai posisi Senior Partner. Tahun 2000. Pada tahun 2005. Pradjoto Komisaris Independen LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pada periode tahun 2002 sampai dengan bulan September 2006 beliau menjabat sebagai Komisaris di Bank International Indonesia kemudian mengundurkan diri untuk melanjutkan tugas menjadi Komisaris di Bank Mandiri. Pada bulan Mei 2005 ditetapkan menjadi Komisaris Independen di Bank Mandiri. Tahun 2003 dan 2004. bergabung dengan Kantor Konsultan Hukum Pradjoto & Associates. Pada tahun 2005 ditunjuk sebagai Penasehat Dewan Gubernur BI. kemudian melanjutkan pendidikan Master di Faculty of Economy Universitas Kyoto Jepang tahun 1994.

. Jakarta sebagai Senior Vice President and Group Head. Tahun 1999 sampai dengan tahun 2007. Unilever di bidang penjualan pada tahun yang sama. Bandung tahun 1968 dan bekerja pada PT. beliau ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Niaga. beliau bergabung dengan Bank Niaga. Beliau kembali ke Jakarta tahun 1978 menduduki posisi Division Head of Corporate Banking Group. Bergabung dengan Citibank NA. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran. beliau menjabat Wakil Ketua Komite Nasional Good Corporate Governance. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Tahun 1999 sampai dengan tahun 2004. Terpilih sebagai Ketua Perbanas sejak tahun 1999 sampai tahun 2003. Saat ini beliau juga menjabat anggota Dewan Penasehat Institut Bankir Indonesia dan Perbanas. dan pada bulan Mei 2005 ditunjuk sebagai Komisaris Independen Bank Mandiri. Jakarta tahun 1970 dan menduduki posisi Credit Department Head sebelum ditugaskan ke New York tahun 1976. Dipromosikan sebagai Direktur Bank Niaga membawahi Marketing and Credit Directorate pada tahun 1989. Beliau juga terpilih sebagai Wakil Ketua IRPA (Indonesian Risk Professional Association). Marketing & Credit.DEWAN KOMISARIS 17 NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1943. dan ditunjuk sebagai Direktur Utama sejak tahun 1994 selama jangka waktu 5 tahun. Beliau merupakan anggota Dewan Ekonomi Nasional pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid dan Komite Pengawas BPPN (Oversight Committee). Gunarni Soeworo Komisaris Independen Tahun 1987.

18 SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA AGUS MARTOWARDOJO Direktur Utama LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

1% pada tahun 2009 dibandingkan dengan tahun 2005 yang hanya 2. Laba bersih kami di tahun 2009 mencapai Rp 7. Direktorat Special Asset Management kami bekerja sangat baik dengan keberhasilannya meningkatkan kualitas aset secara signifikan dan menurunkan tingkat kredit bermasalah (NPL). ROE mencapai 22. Commercial Banking. Hasil dari tahap pertama transformasi sangatlah nyata ditunjukkan pada kinerja operasional dan keuangan kami. Tahun 2009 juga merupakan tahun kedua fase “Outperform the Market”. Pada penghujung tahun 2009 Bank Mandiri mampu melampaui milestone utama menjadi Dominant Multi Specialist Bank. dimana Bank Mandiri berhasil mengukir sejumlah prestasi baru. meskipun Bank Mandiri harus menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian sebagai akibat dari krisis ekonomi global. Fee-based income mencapai Rp 5. yaitu mencapai market capitalization sebesar Rp 100 triliun atau meningkat 3 kali dibandingkan dengan pada bulan Mei 2005 ketika kami memulai perjalanan transformasi kami.7 triliun pada tahun 2009 dibandingkan dengan Rp 2. Kami terus fokus untuk bisa menjalankan strategi utama kami untuk dapat melampaui berbagai milestone keuangan maupun non keuangan.5 triliun di tahun 2005.SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA 19 Kami akan meneruskan prestasi yang telah kami capai di tahun 2009 untuk mewujudkan pertumbuhan yang berkesinambungan dan berimbang dalam lima tahun ke depan. Kami berhasil mencapai tujuan tersebut dengan mencatat pertumbuhan di berbagai strategic business unit (SBU) kami. kami akan memulai tahap kedua dari transformasi kami dengan melakukan revitalisasi atas visi kami yaitu untuk menjadi lembaga keuangan Indonesia yang Lanjut ke halaman 24 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Consumer Finance serta Treasury and International Banking serta target kapitalisasi pasar yang kami canangkan di awal transformasi. Kami juga meningkatkan sinergi antara berbagai SBU dan anak perusahaan untuk memberikan manfaat bagi para nasabah. yaitu Corporate Banking.5%. Di tahun 2010. . Tahun 2009 menandai berakhirnya tahap pertama transformasi Bank Mandiri yang telah dimulai sejak tahun 2005. Micro and Retail Banking. Kami juga dapat memperluas jaringan distribusi di semua segmen dan terus melakukan investasi di bidang sumber daya manusia. manajemen risiko dan platform teknologi untuk mendukung ekspansi usaha.2 triliun dibandingkan dengan Rp 603 miliar di tahun 2005 atau meningkat hampir 12x dalam 4 tahun. masyarakat dan pemegang saham PEMEGANG SAHAM YANG TERHORMAT. Sasaran bisnis kami tahap pertama pada periode transformasi sejak tahun 2005 hingga 2009 adalah untuk menjadi “Dominant Multi Specialist Bank” di Indonesia. Kami akan mewujudkan visi kami untuk menjadi lembaga keuangan Indonesia yang paling dikagumi dan selalu progresif di mata para nasabah.

191 200 2009 400 2008 600 800 1.Maret 2009.4%. Prospek perekonomian terus mengalami revisi positif. Pertama adalah risiko likuiditas.8% lebih kecil daripada proyeksi di bulan Juni 2009 sebesar -1.78 Q209 Q309 Q409 1. Paket stimulasi fiskal dan moneter bernilai triliunan USD sukses mengangkat perekonomian dunia dari dasar krisisnya.5%. Negaranegara maju diperkirakan masih akan mempertahankan kebijakan ekonomi yang longgar untuk mendukung pemulihan ekonomi. Peningkatan terjadi khususnya pada negara-negara berkembang yang menunjukkan daya tahan terhadap krisis seperti Cina. namun diperkirakan terdapat tiga risiko utama yang berdampak negatif terhadap pemulihan.83 6.5 9 11.5 BI Rate (%) 3 4. IMF pada bulan Januari 2010 memperkirakan kontraksi perekonomian global tahun 2009 terjadi sebesar -0. Kondisi perekonomian global terus mengalami pemulihan di semester kedua tahun 2009. Untuk tahun 2010. Meskipun kondisi ekonomi global pada tahun 2010 diperkirakan lebih baik dari 2009. IMF memperkirakan ekonomi dapat tumbuh sebesar 3.5 2.9% naik dari proyeksi sebelumnya di 2.000 1.032 510 493 196 169 1.208 62.555 57. .663 66.6 10.200 1.400 BI RATE DAN INFLASI Q109 7.92 7 3. Indeks saham di berbagai belahan dunia meningkat antara 30% hingga 60% dari bottom yang terjadi pada periode Oktober 2008 . Merespon perkembangan kebijakan yang sangat agresif ini.249 1.8 11.5 CADANGAN DEVISA DAN NILAI TUKAR Q109 54.5 Inflasi. India dan ASEAN.3 9.20 SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO 2009 Prospek dan Tantangan Pemulihan Ekonomi Global.75 7. YoY (%) 6 7.390 Q209 Q309 Q409 10 20 30 40 50 60 70 Cadangan Devisa (USD miliar) Nilai Tukar Rp/ USD (Rp.56 6.1 9.5 2. Ribu) LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. negara-negara maju umumnya masih akan menerapkan kebijakan yang longgar yang berimplikasi PRODUK DOMESTIK BRUTO Impor Ekspor Pembentukan Modal Tetap Bruto Konsumsi Pemerintah Konsumsi Rumah Tangga 709 833 932 1. aktivitas pasar keuangan juga terlihat membaik. Hal ini tidak terlepas dari dukungan optimal pemerintah di berbagai negara.

5% sedangkan rasio defisit fiskal adalah konservatif disekitar 1. Disamping itu. Tingkat inflasi tahun 2009 hanya mencapai 2. mengingat instrumen investasi Indonesia masih memiliki daya tarik. Tingkat Bunga Acuan Berada Pada Level Yang Rendah. Fundamental ekonomi lainnya juga cukup solid. banyak negara-negara tersebut yang memiliki daya tahan fiskal yang rendah yang ditunjukkan oleh tingginya rasio defisit fiskal maupun rasio hutang publik terhadap pendapatan domestik bruto. Sejalan dengan melemahnya daya beli akibat krisis.6%. posisi terlemah sejak tahun 1998. Disisi lain. Disamping itu sektor perbankan juga belum dapat melaksanakan fungsi intermediasi secara baik karena keterbatasan modal dan sikap membatasi risiko (risk averse).7% dan investasi swasta hanya tumbuh sebesar 3. Kondisi ekonomi global meskipun telah pulih namun masih belum berada pada tingkat yang normal. Sejalan dengan pulihnya psikologi pasar global. terutama karena adanya aktivitas Politik (Pemilu dan Pilpres). yang mencapai 11. keringanan pajak dan pengeluaran proyek.SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA 21 kepada kondisi likuiditas yang tinggi. sejak kuartal kedua aliran dana asing masuk ke Indonesia dan menyebabkan Rupiah terus menguat mencapai Rp9. . untuk menanggulangi krisis global yang terjadi pada periode 2008-2009 banyak negara memberikan stimulus fiskal dalam jumlah yang masif.1% pada tahun 2008 menjadi 4. BI terus LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dalam situasi ini bahaya inflasi dan asset bubble akan meningkat yang pada gilirannya dapat menimbulkan potensi krisis baru. Aliran dana juga telah meningkatkan cadangan devisa yang mencapai USD66 Milyar di tahun 2009 dari USD52 Milyar di tahun 2008. Penguatan Nilai Tukar Rupiah. Tingginya tingkat pengangguran menyebabkan daya beli masyarakat menjadi lemah sehingga mengurangi motivasi perusahaan untuk ekspansi produksi. Tingkat inflasi ini juga berada di bawah ekspektasi dan target BI yakni 4%. Sebagai suatu ukuran. rasio Ekspor Indonesia terhadap GDP tahun 2008 hanya sebesar 27%.3 Triliun dalam bentuk insentif produksi. Pada 4Q08 hingga 1Q09 terdapat aliran dana keluar (capital outflow) yang menyebabkan tekanan pada nilai tukar.78% jauh di bawah inflasi tahun 2008 yang mencapai 11.5% pada 2009. Moodys dan Fitch telah menurunkan rating atau credit outlook dari Yunani. rendahnya tingkat inflasi di tahun 2009 juga bersumber dari (1) turunnya harga komoditas. Pada tahun 2009. Hal ini disebabkan relatif rendahnya keterkaitan dengan luar negeri.7%). Sejak Desember 2008. Dengan demikian saat ini. Portugal dan Jepang akibat prospek fiskal yang negatif ini. perdagangan. rasio utang luar negeri terhadap GDP tahun 2009 hanya sebesar 31. dana asing yang masuk tercatat sebesar USD10. Daya tahan ekonomi Indonesia terhadap krisis cukup tinggi.06%. Kinerja ini cukup bagus mengingat negara-negara lain umumnya mengalami kontraksi. Indikator ekonomi yang sangat baik ini memberikan keyakinan bagi para investor dan menghindari adanya gejolak pasar. penyerapan likuiditas ini oleh sektor riil masih belum optimal karena daya beli masyarakat dan prospek bisnis belum kembali normal. Tingkat pengangguran di beberapa negara masih berada pada kisaran 8% s/d 10%. Konsumsi domestik dapat bertahan untuk tetap tumbuh di 4. Surplus neraca pembayaran diperkirakan akan bertahan hingga tahun 2010. maka tekanan harga dari sisi permintaan juga menurun.3% (jauh dibawah tahun 2008. Kinerja Perekonomian Indonesia di Tengah Krisis. Hal ini sangat membantu untuk mengurangi dampak krisis dengan menstimulasi permintaan dalam negeri. Perdagangan luar negeri mengalami kontraksi sebesar 9.390/USD pada akhir tahun 2009.1 milyar. Tekanan Inflasi Masih Rendah. Selain dampak resesi ekonomi dunia. Pertumbuhan ekonomi turun dari 6.5%. Spanyol. pemerintah juga memberikan stimulus fiskal senilai Rp71. (2) apresiasi nilai tukar rupiah dan (3) harga pangan yang stabil.000/USD pada bulan November 2008. Dampak krisis global juga dialami oleh Indonesia. Dengan demikian jika penarikan stimulasi ekonomi tidak dilakukan secara baik maka confidence pelaku ekonomi dapat terguncang sehingga proses pemulihan akan terhambat. Kedua adalah kerentanan fiskal. Rupiah sempat diperdagangkan pada kisaran Rp12. Risiko perekonomian global terakhir adalah penarikan stimulasi ekonomi (exit strategy) yang kurang cermat (ill-timing atau terlalu drastis). Beberapa lembaga pemeringkat seperti S&P. Arus dana asing ini telah menyebabkan neraca pembayaran mengalami surplus. Upaya untuk menanggulangi dampak krisis juga dilakukan melalui kebijakan moneter.

Triliun) Kredit Rupiah (Rp.5% YoY sedangkan pada tahun 2009 hanya tumbuh sebesar 10. Triliun) NPL (%) Q109 3. Rendahnya pertumbuhan kredit ini disebabkan berbagai faktor baik dari sisi permintaan maupun penawaran. posisi LDR perbankan nasional berada pada 74.500 1.476 291 1.000 1.500 1. Sikap lebih berhati-hati juga terlihat dari indikator perbankan lainnya. Loan to Deposit Ratio (LDR) memiliki tendensi menurun.93 Q209 3.657 Q209 Q309 Q409 250 500 750 1.250 1.31 1 2 3 4 5 6 7 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . Perbankan juga terlihat mengurangi PENYALURAN KREDIT NASIONAL Q109 244 1060 215 1120 200 1166 209 1438 DANA PIHAK KETIGA NASIONAL Q109 310 1. Realisasi kredit turun secara signifikan. kredit masih tumbuh sebesar 30. Pada akhir tahun 2009. Triliun) Q209 Q309 Q409 250 500 750 1. Fasilitas kredit yang disetujui tetapi tidak digunakan (undisbursed loan) meningkat dari Rp248 triliun (Desember 2008) ke Rp324 triliun (Desember 2009).25% hingga mencapai 6. Realisasi kredit juga rendah akibat lemahnya permintaan.554 316 1. Kinerja Perbankan Indonesia.000 1. Disamping itu. Triliun) Dana Rupiah (Rp.250 1.750 Kredit Valas (Rp. seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Utang Negara (SUN). Suku bunga acuan dipertahankan pada tingkat yang rendah yaitu 6.50% hingga saat ini. Pada tahun 2008.9%.6% sedangkan di akhir tahun 2009 indikator ini telah turun ke 73.7%. sikap kebijakan moneter negara maju yang juga longgar turut memberikan ruang bagi BI untuk menahan suku bunga pada tingkat yang rendah. Bank Indonesia menempuh kebijakan longgar karena tingkat inflasi yang rendah dan nilai tukar yang cenderung menguat (dan stabil). Pada akhir tahun 2008.94 Q309 3.532 304 1.80 Q409 3. Sebagai respon krisis.750 Dana Valas (Rp. posisi bank di SBI mencapai Rp286 Triliun dan Rp257 Triliun di SUN. perbankan melakukan pengetatan terhadap standar kredit dan memilih untuk menaruh dana pada instrumen likuid.22 SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO 2009 menurunkan suku bunga acuan (BI rate) dari sekitar 9.50% di bulan Juli 2009.

Tingkat inflasi di tahun 2010 diprediksi cukup terkendali pada kisaran 6. Perkiraan Kinerja Makro Ekonomi Indonesia di 2010. yakni 8%. Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan nasional per Desember 2009 masih berada di 17. Perbankan Indonesia mampu mengakomodasi pertumbuhan kredit ini karena rendahnya beban penghapusan kredit dan relatif tingginya permodalan. Disamping itu. Tahun ini. Indonesia sebagai wilayah dengan prospek ekonomi positif diperkirakan akan banyak menarik dana-dana asing.2% membaik dari kondisi kontraksi sebesar 12. khususnya dari sisi supply. Perekonomian diperkirakan mengalami ekspansi sebesar 5. Hal ini membantu posisi Rupiah untuk menguat.64% (Desember 2008) ke 66. nilai tukar yang diperkirakan terus menguat akan mengurangi besaran inflasi. meningkat 43% dari tahun 2009. Non Performing Loan (NPL) dapat dijaga pada kisaran 4%. Nilai tukar juga diperkirakan mengalami penguatan. perbankan dapat mempertahankan kualitas kredit. Dengan tingkat kualitas kredit yang tinggi maka perbankan Indonesia dapat menjaga modalnya secara memadai. Sepanjang tahun 2009. Turunnya belanja negara disebabkan oleh selesainya program stimulus fiskal. Sedangkan investasi swasta (gross fixed capital formation) dapat tumbuh sebesar 7. Pertumbuhan kredit 2010 diperkirakan meningkat menjadi 20-25% terutama dipicu oleh pemulihan optimisme pelaku bisnis.5% ditopang oleh kenaikan ekspor dan investasi swasta. .4% sedangkan belanja negara diprediksi menurun pada level 6.SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA 23 eksposure terhadap risiko valuta asing. Hal ini terjadi karena pemerintah tengah mengusulkan penambahan pos subsidi untuk administered price seperti BBM.927/USD di akhir tahun.2%-5. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Menurut data Institute International Finance. Dengan demikian. Kondisi perbankan yang relatif kuat ini memberikan kemampuan untuk melakukan ekspansi di tahun 2010. transportasi dan gas. CAR yang tinggi memberikan kemampuan kepada bank untuk melakukan ekspansi kredit. ekspor diperkirakan tumbuh sebesar 8. neraca perdagangan Indonesia diperkirakan juga masih mencatat surplus sebesar USD1. maka Bank Indonesia (BI) memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat yang akomodatif seperti saat ini di 6. Konsumsi sektor swasta diperkirakan stabil pada 5. Untuk tahun 2010. dana asing yang masuk ke wilayah Asia dapat mencapai USD273 milyar di tahun 2010. Dengan prospek tingkat inflasi yang rendah.6% tahun 2009. Di sisi lain. Kencederungan pengurangan eksposure khsusnya terlihat pada kategori bank swasta devisa nasional dan bank asing (foreign dan joint venture).7% meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan angka tahun 2009 sebesar 3.4% jauh diatas tingkat yang disyaratkan BI. Kedepan dengan tingkat inflasi yang cenderung meningkat dan juga sejalan dengan siklus pemulihan global maka BI diperkirakan akan melakukan pengetatan moneter. Kenaikan BI rate diperkirakan terjadi pada akhir kuartal kedua hingga kuartal ketiga.0% (dari 11.1% (Desember 2009).25% diakhir tahun 2010. LDR valas telah turun dari 86. Pemulihan ekonomi Indonesia diprediksi akan berlanjut di tahun 2010.2%. serta berlangsung secara terukur hingga mencapai 7.6%. Kondisi perbankan Indonesia saat ini berbeda dengan kebanyakan kondisi perbankan negara maju yang mengalami kenaikan NPL dan penurunan modal. listrik.79 milyar. Diperkirakan inflasi akan lebih rendah dari ekspektasi. rupiah diprediksi mengalami apresiasi hingga Rp8. dapat disimpulkan bahwa supply USD akan relatif lebih banyak daripada demand nya.5%.2%). Jika disetujui maka harga komoditas tersebut akan stabil dan mengurangi tekanan terhadap tingkat harga.

meningkatkan dan memperbaiki infrastruktur. Otoritas moneter dan fiskal Indonesia bertindak cepat untuk mencegah dampak potensial akibat pengetatan likuiditas dan kekhawatiran para investor. dan melakukan investasi sumber daya manusia untuk mewujudkan visi kami dalam lima tahun ke depan. tingkat terendah dalam 10 tahun terakhir. yang merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga di antara negara-negara di Asia Pasifik setelah China dan India. Seiring dengan kondisi ekonomi Indonesia yang relatif resilient terhadap perekonomian global. MAKROEKONOMI DAN PERKEMBANGAN PERBANKAN INDONESIA DI TAHUN 2009 Sebagai bank terbesar di Indonesia. Bank Mandiri memainkan peran penting dalam ekonomi dan industri perbankan nasional. Laba dari sektor perbankan mencapai Rp 45. SDM kami yang berkualitas serta kerja keras dan kerjasama kami. kami akan tumbuh bersama dengan Indonesia.6 triliun di tahun 2008. Kami berharap bahwa menjadi lembaga keuangan yang dikagumi. yang awalnya berasal dari runtuhnya industri kepemilikan properti di Amerika Serikat. mulai mempengaruhi kepercayaan komunitas bisnis di Indonesia pada awal tahun 2009. Krisis ekonomi global.24 SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA paling dikagumi dan selalu progresif.96% pada tahun 2009. Inflasi terjaga pada 2. Total kredit tumbuh 9. Kami sepenuhnya menyadari harapan para pemegang saham yang terus meningkat dan industri yang semakin kompetitif. Indonesia tetap mencatat surplus perdagangan sebesar US$ 19. Republik Indonesia) sepanjang tahun 2009.395 per dollar AS pada akhir tahun 2009.78%. ekonomi Indonesia dapat tetap tumbuh 4. memperkuat platform tata kelola.7% dari Rp 30. meskipun pada tingkat yang menurun dibanding tahun sebelumnya.5%. baik bisnis maupun individual. Bank Mandiri akan terus berupaya meningkatkan keunggulan bisnis dan operasionalnya. kami akan dikenal karena kinerja kami yang berkesinambungan. . memang lebih rendah dibandingkan tahun 2008 sebesar 30% akibat ketidakpastian dampak dari krisis ekonomi global terhadap perekonomian LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Efek dari krisis global tersebut secara khusus dirasakan dengan terjadinya pengetatan likuiditas yang sangat cepat di sektor perbankan pada awal tahun 2009. Kami akan meneruskan perjalanan transformasi yang telah kami capai di tahun 2009 untuk mewujudkan pertumbuhan yang berkesinambungan dan berimbang dalam lima tahun ke depan.2 triliun pada tahun 2009. perbankan Indonesia juga cenderung memperlihatkan kinerja yang membaik di 2009 dibandingkan 2008. Bersama dengan bertumbuhnya para nasabah kami. Langkahlangkah kebijakan fiskal dan moneter yang terintegrasi segera diterapkan dan pada triwulan kedua tahun 2009 tampak tanda-tanda yang menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia masih dapat terus berkembang.68 miliar (Kementerian Perdagangan. meningkat 47. Untuk merealisasikan visi tersebut Bank Mandiri akan terus membangun hubungan yang mendalam dengan para nasabah kami. Meskipun terjadi penurunan perdagangan internasional. Pada tahun 2009. Cadangan devisa juga terus meningkat mencapai US$ 66.1 miliar dengan nilai tukar menguat ke Rp 9.

SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA 25 domestik serta menurunnya ekspor secara signifikan. Bank Mandiri berhasil memperoleh Rp 3. Bank Mandiri telah melakukan sejumlah inisiatif penting sebagai bagian dari strategi ini. Mempertahankan momentum pertumbuhan bisnis Sejak awal tahun 2009. serta melakukan divestasi terhadap non core assets. Laba bersih meningkat 2009 dari 2008. mencakup: • Terus menciptakan momentum pertumbuhan untuk pertumbuhan kredit. dari 3. Di dalam portofolio kredit Corporate Banking. Inisiatif-inisiatif ini. .095 cabang. Atas berbagai prestasi yang berhasil kami capai sepanjang tahun 2009. yang memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan dan kenyamanan para nasabah kami. sementara 3 tahun sebelumnya hanya 51% dari nasabah kami yang berada dalam kategori ini.8% dari 25. dan Small Business Development Centers (SBDC). • Melakukan upaya aliansi antar unit bisnis dan anak perusahaan yang lebih erat. Dibandingkan laba yang dicatat Bank Mandiri pada tahun 2005.996 jaringan ATM. Tunas Financindo Sarana.8% pada tahun 2009. Namun NPL sektor perbankan hanya naik tipis 3. Prudential Banking adalah salah satu inti dari strategi bisnis kami selama ini. yang merupakan bagian dari tahap transformasi yang diluncurkan pada tahun 2005. dengan bangga kami menerima sejumlah penghargaan penting dari berbagai lembaga domestik dan internasional penting seperti “The Best Bank in Service Excellence” untuk tahun kedua dan “The Best Bank in Corporate Governance” dari Corporate Governance Asia dan Institute for Corporate Governance. Pada tahun 2009. Keberhasilan program peningkatan modal tersebut memperkokoh keyakinan para investor terhadap tahapan transformasi Bank Mandiri. Kami sengaja mengurangi ekspansi kredit kami sepanjang tahun 2009 dan kredit tumbuh hanya 13% dibandingkan 30% di tahun 2008. BEBERAPA INISIATIF BARU UNTUK MEMBANGUN DAN MEMPERTAHANKAN PERTUMBUHAN Sepanjang tahun 2009. tingkat laba yang dicapai di tahun 2009 ini meningkat hampir 12 kali lipat. baik melalui restrukturisasi maupun penagihan. dengan mengembangkan metodologi best practices dalam mengukur risiko. dan 811 outlet micro banking di seluruh Indonesia. Sektor perbankan Indonesia juga terus menarik bagi investor internasional terbukti dari beberapa pengambilalihan bank-bank Indonesia oleh pemilik asing. 20 unit mobile banking.5 triliun melalui penerbitan obligasi subordinasi. Kepercayaan para pemegang saham dan stakeholders terhadap kinerja Bank Mandiri semakin nyata dengan keberhasilan kami mencatat kapitalisasi pasar lebih dari Rp 110 triliun pada bulan Oktober 2009. fee based income.3% pada tahun 2009. Commercial Banking Centers (CBC). Sebagian besar LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dana murah serta terus memperkuat neraca. Kini perkenankan kami memaparkan kinerja kami di beberapa bidang berikut: 1. Pada bulan Desember 2009. • Memperkuat permodalan dan melakukan pertumbuhan non-organik sebagai platform pertumbuhan masa datang.2% di tahun 2005. kami juga merevitalisasi portofolio kredit kami sehingga 65% rekening korporasi kami berada pada peringkat antara A dan AAA yang menunjukkan kualitas aset yang lebih baik pada tahun 2009. kami di Bank Mandiri telah melakukan antisipasi kemungkinan terburuk. • Melanjutkan pembangunan budaya baru dan keterlibatan pegawai.2% di tahun 2008 dan keseluruhan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio atau CAR) industri cukup sehat di tingkat 16. menghasilkan berbagai prestasi baru bagi Bank Mandiri sepanjang tahun 2009. Bank Mandiri mengembangkan jaringan distribusi menjadi 1. • Mengembangkan jaringan dengan penambahan cabang-cabang. Industri ini juga siap untuk terus tumbuh seiring dengan perkembangan ekonomi Indonesia yang diperkirakan akan membaik pada tahun 2010. • Melakukan upaya yang terus menerus untuk menyelesaikan NPL. yang merupakan obligasi subordinasi terbesar dalam denominasi Rupiah. • Menerapkan manajemen risiko yang sehat secara konsisten dan menyeluruh. yang merupakan tingkat kapitalisasi tertinggi yang berhasil dicapai sejak Bank Mandiri melakukan penawaran saham perdana (IPO) pada tahun 2003. yang kemudian berganti nama menjadi Mandiri Tunas Finance. Bank Mandiri mempercepat pertumbuhan di segmen pembiayaan konsumen melalui akuisisi PT. Prestasi lainnya di tahun 2009 adalah pengurangan signifikan kredit bermasalah ke level 2. 4.

7% dari tahun 2008. meningkat dari 23. kami menambah 68 kantor cabang. Pengembangan jaringan dan modernisasi channel Salah satu faktor penting dalam pertumbuhan dana murah adalah perluasan jaringan distribusi kami.6% pada pendapatan operasional bank pada tahun 2009. kami juga bertindak cepat untuk terus memperkuat basis pendanaan kami. 2. sementara deposito tumbuh 6. Selain itu. BSM juga menambah 77 jaringan distribusi menjadi total 390 cabang sepanjang tahun 2009. total dana pihak ketiga Bank Mandiri mencapai Rp 319.3% pendapatan operasional bank di tahun 2008. Pelaksanaan inisiatif “Outperform The Market” yang kami lakukan dengan terarah menghasilkan berbagai peningkatan signifikan terhadap kinerja mendasar kami. Rekening tabungan dan giro masing-masing tumbuh sebesar 19. Program penagihan dan keberhasilan melaksanakan program-program restrukturisasi kredit memberikan kontribusi pada keberhasilan kami memperkecil tingkat NPL Bank Mandiri. Kami juga meningkatkan pendapatan fee based hingga mencapai Rp 5.121 unit EDC.8% (gross). meningkat sebesar 34.0% di tahun 2005. Pendapatan fee based menyumbang 24.1% di tahun 2008 dan sudah sangat jauh diatas 44. Pada tahun 2009.5% pada tahun 2009 dibandingkan 127.3 triliun di tahun 2005. Dalam kondisi yang masih penuh diliputi ketidakpastian.1 triliun di tahun 2008 atau 59% dari Rp 206. terutama di awal tahun 2009.2 triliun pada tahun 2009. Micro and Retail Banking kami terus menunjukkan kemajuan signifikan di tahun 2009. yang ditawarkan melalui anak perusahaan kami. Bank Syariah Mandiri (BSM) juga berhasil meningkatkan aset dan jaringan distribusinya. Suatu kemajuan signifikan berhasil dicapai pada kredit bermasalah dimana Bank Mandiri berhasil mencapai tingkat 2. Bisnis Commercal Banking kami berhasil meningkatkan perolehan kredit sebesar 17.3%. Volume kredit untuk segmen Micro Banking tumbuh 44%.2% pada tahun 2009. Hasil ini juga terlihat dari perbaikan Return on Equity (ROE) yang mencapai 22.1% menjadi Rp 22. Bisnis perbankan syariah.4% dari tahun 2005.53% di tahun 2005. kami secara konservatif terus meningkatkan rasio cash coverage terhadap NPL menjadi sebesar 200. kami terus melakukan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.5% dari Rp 289.6 triliun.4%. sementara volume kredit untuk usaha kecil dan menengah tumbuh 12. naik 21.037 miliar. dan 6. Laba bersih mencapai Rp 7. upaya tersebut berhasil meningkatkan pertumbuhan rekening tabungan dan giro. aset BSM meningkat sebesar 29. atau naik 10. Sementara jumlah NPL terus menurun. Pada tahun 2009. dimana hal ini memberikan kontribusi pada kualitas aset yang lebih baik sepanjang tahun 2009.26 SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA klien-klien wholesale kami menunjukkan kemampuan mereka untuk bertahan ditengah-tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Pada tahun 2009.7% dari tahun 2008 atau naik 82.7%. yang jauh lebih rendah daripada target NPL (gross) 4. 876 unit ATM. Berbagai upaya terus kami lakukan untuk menarik dana murah.7 triliun pada tahun 2009. .8% dan 5.06% di tahun 2008 atau 2.07% pada tahun 2009 dibandingkan 18.3% pada tahun 2009.

10/15/ PBI/2008 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum. dan Call Center 1400 kami. • Terdepan dalam Syariah di Indonesia • Menghilangkan ‘silos’ untuk menyediakan solusi yang terintegrasi bagi nasabah dan program aliansi. kami kemudian menaikkan jumlah penawaran sebesar Rp 500 miliar. Mencapai posisi #1 atau #2 pada segmen pembiayaan retail • Memperkuat posisi di pembiayaan pada segmen individu. 1 Kapitaliasi Pasar terbesar di Indonesia tahun 2014 Memperkuat sektor Wholesale Transaction Banking • Solusi komprehensif pada transaksi dan pembiayaan.SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA 27 3 STRATEGI UTAMA WhOLESALE TRANSAcTIONS. kerja sama dan inovasi. tingkat CAR kami mencapai 15. Per akhir tahun 2009. IT.5 triliun pada tanggal 14 Desember 2009. operations. • Melayani transaksi retail payment secara unik untuk masing-masing segment. Awalnya kami hanya menargetkan Rp 3 triliun. jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan Bank Indonesia sebesar 8%. kami juga menambah 2 Commercial Banking Center (CBC) dan 4 CBC Floor. • Membangun segmen micro. Struktur modal yang lebih kuat akan mendukung rencana ekspansi Bank Mandiri seiring dengan mulai dilaksanakannya tahap kedua transformasi mulai tahun 2010. . Selain daripada pengembangan cabang-cabang. • Pendekatan hubungan secara menyeluruh sebagai lembaga terdepan di Indonesia. • Memperkuat kinerja sumber daya manusia. kami juga tetap awas LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. namun mengingat tingginya tingkat permintaan. 3. Penerbitan pinjaman subordinasi tersebut merupakan yang pertama sejak Bank Indonesia menerbitkan peraturan No. • Memperbaharui infrastruktur penting (cabang. investasi untuk meningkatkan fiturfitur bernilai tambah dan pembayaran lainnya atau saluran distribusi termasuk melalui SMS. PMS) agar dapat memberikan pengalaman nasabah terbaik. Tingkat permintaan yang tinggi ini juga membuktikan kepercayaan para investor yang sangat kuat terhadap kinerja Bank Mandiri hingga saat ini dan strategi bisnis kami ke depan. Meskipun kami bertindak hati-hati untuk mengurangi potensi akibat krisis ekonomi global terhadap Bank Mandiri khususnya pada semester pertama tahun 2009. Memperkuat modal dan tumbuh non-organik Inisiatif penting lainnya yang dilakukan adalah memperkuat modal kami melalui penerbitan pinjaman subordinasi denominasi Rupiah sebesar Rp 3.43%. Menjadi bank pilihan untuk retail deposit & payment • Mengembangkan solusi pembayaran yang inovatif. Mulai di tahun 2009 kami juga melebarkan network untuk segmen korporasi dengan membuka corporate floor di Medan dan Surabaya serta corporate desk di Bandung dan Palembang. Pada tahun 2009 kami juga secara signifikan menambah 356 outlet micro yang terdiri dari 200 MBU dan 156 sales outlet. Hal yang menarik adalah bahwa kami membuka outlet micro yang tidak lagi berada dalam satu lokasi cabangcabang kami. internet. sebagai platform bagi pengembangan micro banking di masa mendatang. selular. RETAIL PAYMENTS & hIGh YIELD LOANS MENJADI LEMBAGA KEUANGAN YANG PALING DIKAGUMI DAN PROGRESIF DI INDONESIA No. risk.

2% pada tahun 2009. Meskipun kami menerapkan inisiatif pengawasan biaya yang ketat. di bawah rata-rata pesaing utama sebesar 43. Mandiri Sekuritas. termasuk Bank Syariah Mandiri. basis pelanggan kami yang kuat. Akuisisi atas Mandiri Tunas Finance. Rasio efisiensi biaya (cost efficiency ratio atau CER) kami tercatat sebesar 40. mengakuisisi Mandiri Tunas Finance untuk mengembangkan portofolio kami ke segmen kredit otomotif. bervariasi dan ekstensif merupakan platform alami untuk aliansi antar berbagai unit bisnis strategis yang kami miliki. Bank Sinar Harapan Bali (BSHB) dan Mandiri Tunas Finance. kami terus melakukan investasi pada pegawai kami melalui berbagai pelatihan dan retensi bakat dan mempertahankan tingkat pengeluaran modal yang dibutuhkan untuk memperkuat infrastruktur kami untuk terus tumbuh. operasional. Selama dua tahun berturut-turut. yang tentunya juga membantu meningkatkan pangsa pasar SBU yang berbeda. Mandiri Manajemen Investasi. Bank Mandiri dianugerahi peringkat pertama dalam hal kualitas layanan oleh Marketing Research Indonesia (MRI). Kami juga mengawasi dengan ketat biaya-biaya overhead meskipun kami menikmati pertumbuhan yang kuat di tahun 2009. Selain mematuhi peraturan Bank Indonesia. merupakan batu loncatan bagi bisnis pembiayaan konsumen Bank Mandiri di tahun 2009. dan manajemen risiko kredit kami harus diselaraskan dengan pedoman Basel II. Kami terus meningkatkan rating dan sistem penilaian internal kami untuk mengukur kualitas aset yang kami miliki. AXA Mandiri. Sektor otomotif adalah salah satu sektor pembiayaan konsumen yang tumbuh pesat di Indonesia. . Layanan pelanggan bernilai tambah merupakan inti dari upaya sinergi strategis dan aliansi antar unit bisnis yang kami lakukan. Sistem rating dan penilaian internal ketat tersebut berkontribusi pada peningkatan signifikan terhadap LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sistem pasar. termasuk portofolio kredit. Kami telah mengembangkan rating Kriteria Penerimaan Risiko (Risk Acceptance Criteria atau RAC) per industri. Memperkuat Sinergi Strategis dan Aliansi Antar Unit-Unit Bisnis Strategis Penguatan sinergi dan aliansi antar unit bisnis sangatlah penting dalam pertumbuhan bisnis kami di tahun 2009.28 SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA untuk bisa tumbuh secara non organik. Sinergi strategis dan kerjasama tersebut juga melibatkan anak-anak perusahaan kami. Sebagai bank terbesar di Indonesia. Mengembangkan Manajemen Risiko sesuai Best Practice Pada tahun 2009. Beberapa contoh sukses penerapan sinergi strategis dan aliansi tersebut antara lain peluncuran pembayaran e-card untuk para pelanggan Pertamina (perusahaan minyak dan gas negara terkemuka) dan Jasa Marga (operator jalan tol terkemuka di Indonesia). sistem dan prosedur manajemen risiko yang kami laksanakan selaras dengan international best practice. 4. 5.36%. inisiatif ekspansi bisnis kami juga dilakukan dengan memastikan pengelolaan. Pada tahun 2009. Kami secara berkala melakukan survei untuk mengidentifikasi nasabah-nasabah potensial untuk aliansi tersebut. yang mengoperasikan 32 cabang di seluruh nusantara.

Investasi Berkelanjutan pada Pegawai Pegawai adalah aset utama Bank Mandiri dan kami menyadari kebutuhan untuk terus berinvestasi meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka agar mampu memberikan pelayanan dan praktek terbaik di kelasnya. Kami juga mendirikan Risk Academy intern untuk memperluas pengetahuan dan keahlian pegawai kami dalam hal manajemen risiko. 3. ditengah persaingan serta ekspektasi nasabah yang terus meningkat.225 triliun untuk menjadi Top 5 Bank dari sisi market kapitalisasi di tahun 2014 untuk kemudian menjadi Top 3 di tahun 2020 mendatang. menjadi pemain nomor 1 (satu) di perbankan konsumen. 2. Dalam lima tahun mendatang kami berharap bahwa kami akan dapat terus secara berkesinambungan meningkatkan ROE sehingga mencapai 25% dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Kami yakin kami akan dapat meraih prestasi-prestasi baru ini dalam lima tahun mendatang melalui penguatan sinergi strategis dan aliansi antar unit bisnis kami. Dengan peningkatan ROE tersebut. jasa dan solusi perbankan terbaru yang sesuai dengan kebutuhan nasabah kami yang jumlahnya besar dan beragam. Selain memberikan panduan jelas perkembangan karir mereka. bagi anggota direksi dan manajemen senior. mengkonsolidasikan manajemen risiko kantor-kantor cabang internasional dan anak-anak perusahaan kami. salah satu pemain utama di micro banking dan pemain dominan di perbankan Syariah. Bank Mandiri berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang dinamis untuk mendorong inovasi dan kerjasama tim guna memenuhi kebutuhan dan harapan semua nasabah kami di tahun 2010 dan seterusnya. Untuk menjadi Retail Payment Bank terbaik di Indonesia. dan melakukan tinjauan setiap triwulan terhadap risiko operasional semua unit bisnis. Hal ini akan menjadi sebuah tantangan. memperkuat wholesale lending business kami dan mencapai lebih dari 30% dan 1520% pangsa pasar untuk masingmasing corporate dan commercial banking.SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA 29 kualitas aset dan tingkat NPL kami pada tahun 2009. Tujuan kami di Bank Mandiri dibagi ke dalam tiga bidang prioritas sebagai berikut: 1. Kami juga mengembangkan berbagai Banking Academy internal selain program pengembangan pegawai Officer Development Program (ODP). kami akan dapat terus meningkatkan nilai kapitalisasi pasar kami sehingga dapat menembus Rp. Menyadari berbagai tantangan serta aspirasi untuk menjadi perwakilan Indonesia sebagai Top 3 di ASEAN di 2020 kami mencanangkan dimulainya tahap kedua transformasi Bank Mandiri (2010 – 2014) untuk menjadi lembaga keuangan Indonesia yang terpandang dan maju di Indonesia pada tahun 2014. Staf Development Program (SDP) serta pengembangan eksekutif. kami juga melakukan investasi melalui serangkaian program pelatihan yang ditujukan untuk mendapatkan pengetahuan baru dan memperkuat kemampuan kepemimpinan untuk lebih meningkatkan kapasitas sumber daya kami dan mendorong keterlibatan. tapi ini merupakan tantangan yang kami yakin dapat kami atasi karena Bank Mandiri memiliki visi. Untuk menjadi pemain utama pembiayaan ritel di Indonesia. investasi berkelanjutan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pengembangan profesional berkelanjutan sumber daya manusia yang kami laksanakan turut berkontribusi pada pencapaian dan peningkatan kinerja bisnis kami dari tahun ke tahun dan kami terus melanjutkan fokus kami ini pada tahun 2010. . strategi dan sumber daya untuk terus mencapai kinerja yang lebih tinggi dan meraih berbagai prestasi baru dengan strategi tersebut. 6. memfokuskan pada penerapan solusi pembayaran inovatif untuk meningkatkan pengalaman perbankan bagi para nasabah. penawaran produk. Kami menerapkan Manajemen Risiko Perusahaan (Enterprise Risk Management atau ERM) sebagai bagian dari peningkatan perangkat dalam proses bisnis dan Manajemen Risiko Operasional (Operational Risk Management atau ORM) hingga 90% dari semua unit kerja di Bank Mandiri. RENCANA TRANSFORMASI 2010-2014 Kami menyadari sepenuhnya persaingan industri perbankan di Indonesia akan semakin ketat di masa datang seiring dengan kebijakan pemerintah untuk terus membuka peluang investasi internasional. Untuk menjadi Wholesale Transaction Bank terbaik di Indonesia.

Pahala N. kami telah: 1. DIREKSI 1. Riyani T. Menetapkan 45 inisiatif spesifik dengan tujuan dan ruang lingkup yang jelas 3. Membangun organisasi baru untuk menyelaraskan dengan visi yang baru termasuk mendirikan unitunit pengembangan jaringan mikro untuk mempercepat pengembangan outlet-outlet mikro kami. Sadikin Direktur Micro & Retail Banking 11. . Riswinandi Direktur Corporate Banking 9. Sentausa Direktur Risk Management 7. Thomas Arifin Direktur Treasury & International Banking 10. Abdul Rachman Direktur Special Asset Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sentot A. Kami tentunya terus mengharapkan dukungan anda saat kami memulai tahap kedua transformasi kami untuk menjadi lembaga keuangan Indonesia yang paling terpandang dan maju yang tentunya akan menjadi aset bagi Indonesia. Bondan EVP Koordinator Internal Audit LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Budiman EVP Koordinator Change Management Office 14. Agus Martowardojo Direktur Utama 6. Sasmita Direktur Technology & Operations 5. Legal & Customer Care 8. dan memperkuat manajemen risiko. haryanto T. Mansyur S. pemegang saham dan stakeholders. Zulkifli Zaini Direktur Commercial Banking 4. audit internal serta sistem dan prosedur tata kelola kami yang akan mengurangi potensi risiko seiring pertumbuhan bank. Bambang Setiawan Direktur Corporate Secretary. Untuk melaksanakan tahap selanjutnya dari strategi kami dan visi yang diperbaharui. Tahap pertama transformasi Bank Mandiri (2005-2009) telah menghasilkan sejumlah prestasi baru bagi bank. Ogi Prastomiyono Direktur Compliance & Human Capital EVP KOORDINATOR 12. Kami sangat menghargai kepercayaan dan keyakinan para pemegang saham dan stakeholders terhadap Bank Mandiri. mendirikan direktorat baru untuk mengelola hubungan pendanaan kelembagaan.30 SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA terhadap pegawai dan sistem kami. I Wayan Agus Mertayasa Wakil Direktur Utama 3. dan memberikan fokus yang lebih terarah untuk membangun berbagai saluran elektronik 2. Budi G. Nasution EVP Koordinator Consumer Finance 15. Membangun tim implementasi yang berada di bawah pengawasan direktorat Change Management Office (CMO) yang terdiri dari SDM yang berasal dari berbagai unit bisnis lainnya. Mansury EVP Koordinator Finance & Strategy Chief Financial Officer 13. perluasan jaringan distribusi kami. Agus Martowardojo Direktur Utama 2.

4. 7. 5.direksi dan evp koordinator 8. 11. 14. 6. 3. 10. 1. 2. . Laporan taHUnan pt Bank Mandiri (persero) tbk. 15. 9. 13. 12.

Pada tahun 2009 Asiamoney kembali menempatkan beliau sebagai Indonesia’s Best Executive 2009.direksi NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1956 dan menyelesaikan pendidikan serta memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia. Selama kurun waktu tahun 1999 sampai dengan 2002. Selain itu beliau menyelesaikan berbagai course di beberapa institusi. Agus Martowardojo Direktur Utama Pada tahun 1995. dan terakhir memimpin bidang Human Resources and Support Services. Beliau juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Perbanas sejak bulan Juni 2006 untuk periode 2006 . Bank Patriot). PT Bank Prima Ekspres. Pada tahun 2006. Semenjak Mei 2005. beliau diminta untuk memimpin PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebagai Direktur Utama sampai sekarang. Beliau juga menjabat sebagai Ketua Bankers Club Indonesia dari tahun 2000 sampai dengan 2003. (merger dari PT Bank Bali Tbk.2012 dan sebelumnya menjabat sebagai Ketua Perbanas periode 2003 . Beliau juga terpilih sebagai Anggota Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia periode 2008 . Pada tahun 2007 beliau memperoleh penghargaan sebagai Top Banker 2007 dari Majalah Investor. setelah menjabat sebagai Penasehat untuk Ketua BPPN. Corporate Banking Group. Pada bulan Desember 2008 beliau terpilih sebagai Top Executive National Banker dan Tokoh Finansial Indonesia oleh Majalah Investor.2009 dan periode 2009 . Beliau juga aktif dalam berbagai organisasi profesi termasuk sebagai Ketua Ikatan Bankir Indonesia semenjak bulan Desember 2005 dan sejak bulan Juni 2006 menjabat Ketua Umum HIMBARA. Beliau memulai karir perbankan sebagai International Loan Officer di Bank of America. PT Bank Universal Tbk. Pada bulan Oktober 2002.. beliau bertugas sebagai Managing Director Bank Mandiri yang membawahkan berbagai bidang termasuk Risk Management and Credit Restructuring.2006. beliau kemudian diminta untuk menjadi Direktur Utama PT Bank Bumiputera dan pada tahun 1998 ditugaskan sebagai Direktur Utama PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero).2013 pada bulan Desember 2008. beliau ditugaskan menjadi Direktur Utama PT Bank Permata Tbk. terpilih oleh Asiamoney sebagai Best Indonesian Executive dan memperoleh Leadership Achievement Award dari The Asian Banker. Laporan taHUnan pt Bank Mandiri (persero) tbk. . Bank Media. Pada tahun 1986 beliau kemudian bergabung dengan Bank Niaga dan terakhir menduduki posisi sebagai Vice President.. Retail Banking dan Operations. Corporate Banking Head.

beliau menjabat Senior Vice President dan Group Head Retail Risk Management. Compliance and Corporate Secretary di Bank Mandiri. beliau bertugas sebagai Executive Vice President Risk Management sampai dengan bulan Juli 2001 dan kemudian sejak Agustus 2001 menjadi Senior Executive Vice President Coordinator Human Resources. Memulai karir perbankan sebagai Account Officer di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada tahun 1988. dipromosikan menjadi General Manager Bank Bumi Daya Los Angeles AS.DIREKSI 35 NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1947. beliau ditugaskan menjadi Direktur Commercial Banking sampai sekarang bertanggung jawab atas segment Commercial Business Banking. Tahun 2002. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Brawijaya Malang tahun 1973. beliau menduduki posisi Senior Manager dan Team Leader Credit Risk Management. Pada bulan Juni 2006. dan mensupervisi Bank Syariah Mandiri. Pada bulan September 1999 sampai dengan Januari 2003 beliau ditunjuk sebagai Vice President and Division Head. Operations. kembali ke Amerika Serikat dan menjabat sebagai General Manager BBD New York. beliau ditunjuk menjadi Managing Director Human Resources. Tahun 1992 dimutasikan ke HongKong. Lahir pada tahun 1956 dan menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung tahun 1980 dan memperoleh gelar MBA Finance dari Washington University USA pada tahun 1994. Beliau memulai karir sebagai Civil & Structural Engineer pada Wiratman and Associate tahun 1980. Pada bulan Mei 2005. Zulkifli Zaini Direktur Commercial Banking LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. beliau dipromosikan menjadi Wakil Direktur Utama merangkap Chief Financial Officer Finance & Strategy dan masih menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sampai sekarang. beliau diangkat sebagai Managing Director & Senior Executive Vice President Distribution Network bertanggung jawab atas Cabang. Financial Accounting and Credit Restructuring. . Wholesale Product Management. menjadi Chief Executive BBD International Finance HongKong merangkap sebagai Chief Representative BBD HongKong. Procurement dan Assets Management. beliau ditugaskan menjadi Direktur di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). Sejak tanggal 1 Juli 1999. kemudian pada tahun 1986 ditugaskan sebagai Branch Manager. Tahun 1993. Tahun 1994. menjabat Head of Project Finance Bapindo Cabang Surabaya dan pada tahun 1996 menjabat sebagai Wakil Kepala Cabang Bapindo Cabang Bandung. membawahi bidang Treasury & International Banking. Beliau memulai karir di Bank Bumi Daya (BBD) pada tahun 1973 sebagai Analis Kredit. I Wayan Agus Mertayasa Wakil Direktur Utama Pada tahun 1994 sampai dengan tahun 1999. Compliance and Corporate Secretary dan pada bulan April 2003 sampai dengan bulan Mei 2005. Tahun 1998 beliau menjabat Kepala Cabang di Jambi. Seiring proses merger Bank Mandiri. dan pada bulan September 2003. Pada tahun 1991. ditugaskan menjadi Managing Director membawahi bidang Risk Management. Pada bulan Januari 2003. Government Relationship Management sampai tahun 2003.

Seiring proses merger Bank Mandiri beliau ditunjuk sebagai sebagai Division Head Operation & Branch Operation System Bank Mandiri sampai tahun 2001. Pada tahun 1999 bergabung dengan Tim Merger Bank Mandiri sebagai wakil dari BDN. . USA dan Advance Management Course Insead. beliau ditunjuk sebagai Senior Vice President Corporate Banking Bank Mandiri Jakarta. Tahun 2004 beliau diangkat menjadi Group Head Jakarta Network dan pada bulan Mei 2005 diangkat sebagai Direktur Bank Mandiri membawahi bidang Small Business & Micro Banking Directorate. HongKong. Tahun1994 menjabat Assistant Managing Director Staco International Finance Ltd HongKong. France dan Essentials of Leadership. Pada tahun 2001 terpilih menjadi Tim Manajemen Bank Internasional Indonesia (BII). Menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar Sarjana Muda dari Akademi Akuntansi Indonesia Jakarta tahun 1975. Jabatan terakhir di Bapindo adalah Kepala Divisi Perbankan Internasional. beliau ditugaskan menjadi Direktur Technology & Operations. Menjelang akhir tahun beliau juga mengkoordinasikan Direktorat Human Capital and Compliance. Tahun 2002 sampai dengan tahun 2004 menjabat sebagai Group Head Central Operations. Memulai karir di Bank Dagang Negara (BDN) Jakarta tahun 1974 pada Divisi Accounting dan terakhir menjabat Kepala Bagian Sistem & Prosedur Urusan Luar Negeri pada tahun 1988. Seiring proses merger Bank Mandiri.36 DIREKSI NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1951. Pada bulan Desember 2003 sampai dengan bulan Mei 2005 menjabat sebagai Komisaris Bank Syariah Mandiri. London Business School dan Turnaround Management Strategis Harvard Business School. Pada bulan Mei 2005 beliau ditunjuk menjadi Managing Director & Senior Executive Vice President Corporate Banking sampai tahun 2008. Pada tahun 1990 ditempatkan di Bapindo HongKong dan sejak tahun 1993 menduduki jabatan sebagai general manager HongKong Branch. Lahir pada tahun 1954 dan lulus dengan menyandang gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Padjajaran Bandung pada tahun 1980 dan gelar MBA jurusan Financial Management dari Kansas State University USA tahun 1989. Tahun 1991 sampai tahun 1994 menjabat Operation Manager Staco International Finance Ltd. Sasmita Direktur Technology & Operations Tahun 1997. beliau ditunjuk sebagai Managing Director Special Asset Management sampai dengan bulan Desember 2009. Abdul Rachman Direktur Special Asset Management Bergabung dengan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) Jakarta tahun 1981. menjabat Kepala Cabang BDN Kanwil XII Kota Baja Cilegon dan terpilih menjadi Tim Manajemen Bank Modern Jakarta tahun 1998. Sejak bulan Mei 2006 hingga sekarang. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pada bulan Maret 2008. Pada bulan Juli 2003 sampai dengan bulan Agustus 2004 menjabat sebagai Komisaris Mandiri Sekuritas. Mengikuti short course dalam dan luar negeri antara lain Pasific Rim Bankers Program.

Melbourne. Leadership at The Peak. Seiring proses merger Bank Mandiri beliau ditunjuk sebagai Group Head Accounting dari bulan Juli 1999 sampai dengan Januari 2001 dan kemudian beliau ditunjuk untuk menduduki posisi Project Head of Financial Control. di Bank Mandiri Wilayah VIII di Surabaya. beliau ditugaskan menjadi Senior Vice President & Group Head Consumer Risk Group.Seiring proses merger Bank Mandiri. Pada tanggal 22 Mei 2006 oleh RUPS beliau ditunjuk menjadi Direktur Bank Mandiri yang kemudian ditugaskan selaku Direktur yang membidangi Compliance. University of Pennsylvania. Pada tahun 2003. UK. Bulan Mei 2006. Pada tahun 2000. Effective Corporate Board di Harvard Business School dan Essential of Leadership di London Business School. beliau memperoleh penugasan dari Presiden RI menjadi Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan sampai tahun 2005. Beberapa short course yang diikuti antara lain Strategic Agility Leading Flexibility Organizations. Operational and Legal Risk. Harvard Business School USA. Pada tahun 2003. beliau menjabat Vice President and Division Head. dan menjabat Division Head Procurement and Fixed Assets pada tahun 2001. Tahun 2004. Risk Management Directorate. merangkap sebagai Group Head Portfolio and Operational Risk. beliau kembali ke Bank Mandiri menduduki posisi Group Head Accounting. Legal. beliau ditunjuk sebagai Group Head Compliance. Bambang Setiawan Direktur Corporate Secretary. Global Markets & Treasury Controlling. Pennsylvania pada tahun 1993. Kemudian ditugaskan di Direktorat Treasury bidang Asset dan Liabilities Committee (ALCO). Philadelphia. menjabat Division Head Market. Tahun 2001. Beliau memulai karir di Bank Bumi Daya (BBD) tahun 1985 sebagai Tata Usaha Satuan Kerja Audit Intern dengan jabatan terakhir Pemimpin Bagian Laporan Keuangan. selanjutnya beliau ditugaskan sebagai Direktur yang membidangi Corporate Secretary. beliau ditunjuk sebagai Koordinator. Mengikuti berbagai pendidikan di dalam dan luar negeri antara lain Executive Trainings for CFO di Wharton School. Sentausa Direktur Risk Management Lahir pada tahun 1958 dan Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi di Universitas Airlangga Surabaya pada tahun 1984 dan melanjutkan pendidikan Master serta memperoleh gelar Master of Business Administration dari Temple University.DIREKSI 37 NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1957. Bulan Juli 2004. Pada bulan Juni 2005. Sejak bulan Februari 2006 beliau ditugaskan sebagai Executive Vice President Coordinator Information and Technology merangkap Group Head Accounting hingga Mei 2006. Customer Care dan Culture & Service Specialist sampai saat ini. Center for Creative Leadership. dan pada awal tahun 2005 menjadi Portfolio and Operational Risk Group Head. beliau ditunjuk sebagai Vice President and Regional Risk Manager. Legal & Customer Care LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan Kepala Cabang di dua cabang lainnya. Mengawali karir di dunia perbankan tahun 1986 sebagai Officer di Divisi Riset dan Pengembangan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). beliau menduduki jabatan Group Head and Senior Vice President untuk Procurement & Fixed Assets. Australia tahun 1994. USA. Wakil Kepala Cabang Bapindo Palembang. Learning Center dan Human Capital sampai dengan tanggal 17 Desember 2008. Menyelesaikan pendidikan Sarjana jurusan Statistik dari Universitas Padjajaran Bandung tahun 1983 dan memperoleh gelar MBA dari Monash University. Sentot A. beliau diangkat menjadi Direktur Risk Management sampai sekarang. Bulan November 2005. . Legal.

Pada tahun 2006. Bank Danamon Tbk. Pada tahun 1997. Sweden. General Manager di Los Angeles Branch. Riswinandi Direktur Corporate Banking Tahun 1999 bekerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dengan jabatan terakhir sebagai Senior Vice President-Loan Work Out & Collection Division Head di BPPN sampai dengan tahun 2001. Beliau memiliki Sertifikasi Risiko (CRPSM) dan saat ini adalah Ketua Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN). sampai dengan bulan Mei 2005. beliau memperoleh Scholarship Training sponsored by Swedish International Development Agency (SIDA) dalam Advanced Training of Risk Management in Banking KPMG di Stockholm. Perancis dan memperoleh gelar Master of Business Administration (International Business) pada tahun 1993. Beliau juga telah mengikuti Executive Program yang diselenggarakan oleh INSEAD . Seiring proses merger PT. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Matematika dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1985. Memulai karir sebagai Senior Assistant di SGV Utomo pada tahun 1984. Pada tahun 2004. Amerika Serikat dan terakhir menjabat sebagai Vice President Human Resources (Group Head). Toulouse.Credit Recovery II. Bank Niaga Tbk selama kurun waktu 13 tahun. Bank Permata Tbk. Pada bulan September 2003. ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Selanjutnya tahun 1986 mulai berkarir di PT. Bank Bali Tbk. juga sebagai Kepala Cabang (General Manager) Bank Niaga di Los Angeles. beliau dipromosikan menjadi First Vice President. . USA. Dalam tahun yang sama (2001) melanjutkan karir di PT.Corporate Lending Division dan terakhir menjabat sebagai Direktur PT. Risk Management Group PT. Bank Danamon Tbk sampai dengan Juni 2003. Pada bulan Mei 2006. Northwestern University dan Wharton Business School - University of Pennsylvania USA. Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 1986 dan menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen dari Universitas Indonesia pada tahun 1990. selanjutnya bertugas sebagai Direktur Corporate Banking sampai saat ini. menjabat sebagai Executive Vice President . khususnya dalam pengelolaan kredit korporasi (Corporate Banking). ditunjuk sebagai Direktur Special Asset Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Selanjutnya terhitung bulan Oktober 2005 bertugas sebagai Executive Vice President . hingga Maret 2008. Thomas Arifin Direktur Treasury & International Banking LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bank Bali Tbk. Beliau memperoleh beasiswa dari European Community dan ASEAN Countries untuk melanjutkan pendidikan Master di European University. Beliau ditunjuk sebagai General Manager. Mengawali karir pada tahun 1986 sebagai Account Officer PT. Lahir pada tahun 1961.38 DIREKSI NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1957 dan menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Trisakti Jakarta pada tahun 1983. beliau bergabung dengan Bank Mandiri dan menjabat sebagai Direktur Treasury and International Banking sampai sekarang. pada tahun 2003-2006.

Bank Danamon Tbk. Tokyo. Bergabung dengan PT. Mengawali karir pada tahun 1988 sebagai Information Technology Officer di IBM Asia.DIREKSI 39 NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1964 dan menyelesaikan pendidikan sarjana fisika nuklir dari Institut Teknologi Bandung tahun 1988. Selanjutnya. Sadikin Direktur Micro & Retail Banking Lahir pada tahun 1961. dan sampai dengan saat ini membidangi Compliance dan Human Capital. Budi G. Sejak bulan Januari 2006 sampai dengan Mei tahun 2008 beliau menjabat sebagai Group Head Internal Audit. Director of Consumer & Commercial Banking ABN AMRO Indonesia & Malaysia hingga tahun 2004. jabatan terakhir beliau adalah Senior Vice President. Beliau bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 2006 dan menjabat sebagai Direktur Micro & Retail Banking sampai sekarang. Beliau kembali ke Bank Mandiri dan menduduki posisi Group Head Compliance. Pada bulan Mei 2008 oleh RUPS beliau diangkat menjadi Direktur Bank Mandiri. Chief General Manager Wilayah Jakarta. beliau bergabung dengan PT. sebagai Executive Vice President Consumer Banking dan Direktur Adira Quantum Multi Finance. hingga Bank Mandiri menjadi perusahaan publik pada Juli 2003. dan Chief General Manager Human Resources hingga tahun 1999. Bank Bali Tbk. Mendapatkan Sertifikasi Chartered Financial Consultant dan Certified Life Underwriter dari Singapore Insurance Institute pada tahun 2004. beliau bergabung dengan ABN AMRO Bank Indonesia. dan berturut-turut menjabat sebagai General Manager Electronic Banking. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknologi Pertanian di Institut Pertanian Bogor pada tahun 1984 dan memperoleh gelar Master of Business Administration dari University of Notre Dame Indiana USA pada tahun 1994. beliau ditunjuk sebagai Direktur Bank Syariah Mandiri dan menjabat sampai dengan Juni 2005. Tahun 2004. Beliau memulai karir di Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) pada tahun 1986 sebagai Loan Officer Biro Kredit Perkebunan dan terakhir menjabat Kepala Biro Perencanaan dan Pengembangan pada tahun 1999. . Ogi Prastomiyono Direktur Compliance & Human Capital Seiring proses merger Bank Mandiri beliau ditunjuk sebagai Kepala Divisi Compliance sampai dengan Januari 2001 dan kemudian beliau ditunjuk untuk menduduki posisi Project Head IPO Working Team. Pada bulan Desember 2003.. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.Pacific Headquarter.. Japan dengan jabatan terakhir sebagai Systems Integration & Professional Services Manager pada tahun 1994.

Beliau memulai karir sebagai Change Management Consultant di Andersen Consulting Jakarta sampai dengan tahun 1997. Accounting dan Economic Research dalam kurun waktu 2003 sampai dengan tahun 2006. dengan penugasan di berbagai proyek di sektor perbankan. Jabatan terakhir di McKinsey adalah sebagai Associate Partner dan Direktur di PT. USA. New York University. Malaysia. . India. Selama bergabung dengan McKinsey sejak tahun 1996 sampai dengan 2006. Mengawali karir di perusahaan konsultan McKinsey & Company. McKinsey Indonesia. Beliau meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph. Australia. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 2006 dan menduduki posisi jabatan Executive Vice President (EVP) Coordinator di Direktorat Change Management Office. beliau juga mengikuti berbagai pelatihan manajemen di bidang strategi. beliau menduduki jabatan sebagai EVP Coordinator Finance & Strategy dan Chief Financial Officer. Mansury EVP Koordinator Finance & Strategy dan Chief Financial Officer Selepas itu.40 EvP KOORDINATOR NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1971. Pada tahun 1998. Korea Selatan. ditugaskan di Amerika Serikat. D) di bidang Structures Technology dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat pada tahun 1996. Beliau bergabung dengan Bank Mandiri dan menduduki berbagai posisi diantaranya Group Head Corporate Development. Saat ini beliau juga aktif sebagai pengurus di CFA Indonesia sebagai Vice President. organisasi dan manajemen operasional yang diselenggarakan oleh McKinsey & Company serta Program Pelatihan Eksekutif di Harvard Business School dan di Graduate School of Business. Lahir pada tahun 1968 dan menyelesaikan pendidikan sarjana (Bachelor of Science) di jurusan Aerospace Engineering dari Texas A&M University pada tahun 1990 dan meraih gelar Master of Science (M. Sejak tahun 2006. Budiman EVP Koordinator Change Management Office LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Universitas Indonesia dan memperoleh gelar MBA Finance dari Stern School of Business.Sc) di jurusan Engineering Mechanics dari Virginia Polytechnic Institute & State University pada tahun 1991. Pahala N. beliau menjabat sebagai Project Leader pada The Boston Consulting Group sampai dengan tahun 2003. bekerja pada perusahaan pengelolaan investasi secara paruh waktu di New York. beliau menduduki jabatan Senior Consultant di Booz Allen Hamilton kemudian. dan manajemen operasional di berbagai perusahaan besar (termasuk institusi-institusi keuangan terkemuka) di negara-negara tersebut. Haryanto T. Selain pendidikan formal. organisasi. Amerika Serikat. Change Management Office. Indonesia. dan Singapura untuk menangani proyek-proyek strategis. Stanford University di Amerika Serikat.

Bondan EVP Koordinator Internal Audit Seiring proses merger Bank Mandiri. Regional Manager Kantor Wilayah VII Semarang ( 2004-2005).Group Head Corporate Secretary (2006-2008).EvP KOORDINATOR 41 NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Lahir pada tahun 1958. Pada bulan Oktober 2008 beliau ditunjuk sebagai EVP Coordinator Internal Audit sampai saat ini LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . Setelah bergabung dengan Bank Mandiri. Jakarta Regional Risk Manager (2003-2004). Beliau mengikuti berbagai pendidikan dan kursus di dalam dan di luar negeri. Menyelesaikan pendidikan Sarjana dari Institut Pertanian Bogor tahun 1984 dan memperoleh gelar MBA dari University of Illinois. Tahun 2005 beliau menduduki posisi sebagai Group Head Corporate Risk dan pada bulan Juni 2008 beliau ditunjuk untuk menjabat sebagai Group Head Internal Audit Group. Beliau menduduki berbagai posisi jabatan di Bank Mandiri antara lain Division Head Credit Risk Review (1999-2000). beliau menduduki posisi Group Head (Kepala Bagian) Corporate & Commercial Credit Division. Beliau ditunjuk sebagai Executive Vice President Coordinator untuk mensupervisi Direktorat Consumer Finance pada bulan Oktober 2008 sampai dengan sekarang. Tahun 2002 beliau ditunjuk sebagai Group Head (Kepala Divisi) Retail Credit Risk Approval sampai dengan tahun 2003 dan selanjutnya menduduki posisi sebagai Group Head Learning Center selama kurun waktu 2 tahun sampai tahun 2005. Mansyur S. beliau menjabat Kepala Seksi Biro Korporasi. Pada tahun 2000 sampai dengan 2001 beliau ditunjuk menduduki jabatan Kepala Bagian Commercial Credit III dan tahun 2001 sampai tahun 2002 menjabat posisi Department Head Consumer Credit Risk Approval. Tahun 1997 sampai tahun 1999 beliau ditunjuk sebagai Executive Secretary to President Director. Group Head Consumer Risk (2005-2006). memperoleh gelar Master of Science in Resource Economics pada tahun 1991 dari Colorado State University. Group Head Commercial Risk (2006). Lahir pada tahun 1961. Nasution EVP Koordinator Consumer Finance Beliau bergabung dengan Bank Bumi Daya pada tahun 1983 sebagai Credit Analyst dan Pada tahun 1997 menjabat sebagai Pemimpin Bagian Kredit BUMN. Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) tahun 1987. serta Leadership Training di Harvard Business School dan IMD International. Riyani T. Menyelesaikan pendidikan sarjana pada Institut Pertanian Bogor (IPB) di bidang peternakan di tahun 1981. Division Head Commercial Credit Risk (2000-2002). Pada tahun 1994. Urbana Champaign USA pada tahun 1994. antara lain pendidikan kepemimpinan bank (SESPIBANK) di Institut Bankir Indonesia . Beliau memulai karir sebagai Analis Kredit pada Biro Kredit Perkebunan PT. Karirnya dimulai pada sektor pertanian dan peternakan dari tahun 1981 sampai dengan 1983 pada Gabungan Koperasi Susu Indonesia dan Center for Agribusiness Development.

Mansury Riyani T. Nasution Corporate Banking I Jakarta Commercial Sales Jakarta Network Consumer Card Corporate Banking II Regional Commercial Sales 1 Regional Network Consumer Loans Corporate Banking III Regional Commercial Sales 2 Micro Business Mandiri Tunas Finance Bank Mandiri (Europe) Limited Asset Management Accounting Planning Policies. Legal & customer care STRUKTUR ORGANISASI Bambang Setiawan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sadikin consumer Finance Mansyur S.Komisaris Independen Direktur Utama Agus Martowardojo Wakil Direktur Utama I Wayan Agus Mertayasa corporate Banking Treasury & International Banking commercial Banking Special Asset Management compliance & human capital Risk Management change Management Office haryanto T. Budiman Micro & Retail Banking Thomas Arifin Abdul Rachman Ogi Prastomiyono Sentot A. Bondan Internal Audit Finance & Strategy Sasmita Technology & Operations corporate Secretary.Komisaris Utama/ Komisaris Independen .Komisaris Independen .42 Dewan Komisaris Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo .Komisaris . Procedures Architecture Commercial Risk Procurement & Fixed Asset Credit Operations Customer Care Corporate Banking Agro-Based Wholesale Product Management Mass & Electronic Banking Culture & Service Specialist Retail & Consumer Risk Chief of Economist Central Operations Syndicated & Structured Finance Small Business 1 Wealth Management Mandiri Sekuritas Small Business 2 AXA Mandiri Financial Service Electronic Channel Operation Bank Syariah Mandiri Bank Sinar Harapan Bali Risk and Capital Committee Information & Technology Committee Personnel Policy Committee Wholesale Executive Committee Retail & Support Executive Committee Dewan Komisaris Direktur Komite dibawah Direksi EVP Koordinator Group Head Specialist setingkat Group Head Anak Perusahaan Utama .Komisaris Independen . Sentausa Pahala N.Wakil Komisaris Utama . International Banking & Capital Market Services Credit Recovery I Compliance Market & Operational Risk Credit Risk & Policy Treasury Credit Recovery II Human Capital Service Human Capital Strategy & Policy Learning Center Corporate Risk Investor Relations IT Business Solution & Application Services Strategy & Performance IT Operations Corporate Secretary Legal Riswinandi Zulkifli Zaini Budi G.

.43 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN MENEMBUS BATAS KEINGINAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

7% mencapai Rp7.155 miliar. yang terbesar di Indonesia. Total laba operasional Bank Mandiri mencapai Rp10.434 miliar.44 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN WAYAN AGUS MERTAYASA Wakil Direktur Utama Laba per saham tahun 2009 meningkat 34. termasuk catatan-catatan di dalamnya yang terdapat pada bab berikutnya.1% dari Rp255 pada tahun 2008 menjadi Rp342. Bahasan mengenai operasional Bank Mandiri. Data keuangan tahun 2009 juga disajikan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Laporan keuangan tersebut telah di audit oleh auditor independen KAP Haryanto Sahari & Rekan. sementara laba bersih tumbuh 34. Bahasan ini disusun berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Bank Mandiri dan Anak Perusahaan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2009 yang disajikan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. BAHASAN SERTA ANALISIS TENTANG HASIL USAHA DAN KONDISI KEUANGAN BANK MANDIRI. untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 ini sebaiknya dibaca bersama-sama dengan Laporan Keuangan Konsolidasian yang lengkap. a member firm of PricewaterhouseCoopers Global Network. .

2.00 49. DAFTAR ANAK PERUSAHAAN DAN PERUSAHAAN ASOSIASI No 1.00 34.395 Kecuali dinyatakan lain. Kustodian Sentral Efek Indonesia Jasa Pengiriman Uang Perbankan Syariah Pengelolaan Properti Sekuritas Pengelolaan Properti Perbankan Pembiayaan Asuransi Perusahaan Induk Depository 100. Bahasan serta analisis tentang hasil usaha dan kondisi keuangan ini disajikan dalam 3 bagian sebagai berikut : TINJAUAN MENGENAI KINERJA DAN KONDISI KEUANGAN Memberikan tinjauan mengenai 12 (duabelas) kinerja & kondisi keuangan utama. yang disajikan pada halaman selanjutnya. Nama Perusahaan Bank Mandiri (Europe) Limited (BMEL) Mandiri International Remittance (MIR) Sendirian Berhad PT. AXA Mandiri Financial Services PT.00 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.00 Bidang Usaha Perbankan Kepemilikan (%) 100. Bumi Daya Plaza PT. 5. 9. 6. Tinjauan ini juga menyajikan kinerja dan kondisi keuangan Bank Pemerintah dan Bank Swasta lainnya. Pembahasan yang lebih rinci atas kinerja dan kondisi keuangan tersebut disajikan pada bagian lain pembahasan umum dan analisis manajemen mengenai hasil usaha dan kondisi keuangan. 11.00 99. 4.99 99. . HASIL USAHA Memberikan kajian mengenai kinerja keuangan yang disusun berdasarkan Laporan Laba Rugi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008. 10. Laporan Arus Kas serta Laporan Komitmen dan Kontinjensi. Usaha Gedung Bank Dagang Negara PT. semua informasi keuangan yang berhubungan dengan Bank Mandiri dinyatakan secara konsolidasi sesuai dengan prinsipprinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.00 10.00 95. 3. Mandiri Tunas Finance PT. KONDISI KEUANGAN Memberikan kajian mengenai kinerja keuangan yang disusun berdasarkan Neraca. Bank Syariah Mandiri (BSM) PT.69 93. 8. Mandiri Sekuritas PT.46 51.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 45 dalam US Dollar dengan menggunakan kurs pada tanggal 31 Desember 2009 yaitu USD1 = Rp9.33 81. 7. Sarana Bersama Pembiayaan Indonesia PT. Bank Sinar Harapan Bali PT.

5%.7%. sedangkan marjin pendapatan bunga bersih Bank Swasta meningkat.46 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN SEKILAS TENTANG KINERJA DAN KONDISI KEUANGAN BANK MANDIRI 1) BANK MANDIRI Marjin pendapatan bunga bersih pada tahun 2009 mengalami sedikit penurunan menjadi 5.0% menjadi 3.6%.4% ditahun 2008 menjadi 4. IMBAL HASIL RATA-RATA EKUITAS (ROE) (%) 30 24 18 12 6 0 - Imbal hasil rata-rata ekuitas Bank Pemerintah maupun Bank Swasta mengalami peningkatan pada tahun 2009. yang semula 2.Peningkatan tersebut terutama disebabkan laba bersih yang meningkat sebesar 34. ROE Bank Pemerintah untuk tahun 2009 sebesar 23. Penurunan tersebut terutama disebabkan meningkatnya cost of funds dari 4.50% menjadi 2.8%. marjin pendapatan bunga bersih Bank Pemerintah mengalami sedikit penurunan. IMBAL HASIL RATA-RATA AKTIvA (ROA) (%) 5 4 3 2 1 0 - . Rata-rata ROA perbankan pada tahun 2009 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. - ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. - - - Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas (ROE) pada tahun 2009 mengalami peningkatan yang cukup baik menjadi 22. .1%. - - ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 - ROA tahun 2009 meningkat sebesar 20.0% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 2. sedangkan Bank Swasta sebesar 21.2% dari 5.80%.8% dan 2. Peningkatan tersebut terutama disebabkan peningkatan laba bersih yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Imbal Hasil Rata-rata Aktiva (ROA) Bank Pemerintah maupun Bank Swasta pada tahun 2009 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya masing-masing menjadi 2.5%.1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 18.8% di tahun 2009. Marjin pendapatan bunga bersih Bank Pemerintah untuk tahun 2009 sebesar 7.2%.7% di tahun 2009 dibandingkan assets yang tumbuh hanya 10. sedangkan Bank Swasta sebesar 7.1%. MARJIN PENDAPATAN BUNGA BERSIH (%) 10 8 6 4 2 0 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 BANK LAIN Pada tahun 2009.5% pada tahun sebelumnya.

RASIO BIAYA TERHADAP PENDAPATAN BERSIH 2) (%)60 50 40 BANK LAIN Rasio biaya terhadap pendapatan bersih Bank Pemerintah sebesar 42.3%. masing-masing menjadi 4.7% pada tahun 2008 menjadi 2. RASIO KREDIT BERMASALAH – BRUTO (%) 30 24 18 12 6 0 - Rasio kredit bermasalah bruto Bank Pemerintah lainnya maupun Bank Swasta pada tahun 2009 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.9% dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan operasional sebesar 15. Rasio Kredit Bermasalah – Neto pada tahun 2009 juga menurun menjadi sebesar 0. 15 10 5 0 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 - Rasio Kredit Bermasalah – Bruto pada tahun 2009 mengalami perbaikan dari 4.4%. ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.2% pada tahun 2009.5%. RASIO KREDIT KOLEKTIBILITAS DPK TERHADAP TOTAL KREDIT (%) 25 20 - - Rasio kredit dalam perhatian khusus Bank Pemerintah maupun Bank Swasta mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya masing-masing menjadi 6.1% dan 4.9%.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 47 BANK MANDIRI Upaya efisiensi yang dilakukan Bank Mandiri menyebabkan terjadi penurunan rasio biaya terhadap pendapatan bersih yang cukup baik dari 42.7% menunjukkan pengendalian biaya yang baik. - 30 20 0 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 - Rasio kredit dalam perhatian khusus di tahun 2009 mengalami sedikit peningkatan dari 9. Secara nominal jumlah kredit dalam perhatian khusus pada tahun 2009 menjadi sebesar Rp18.3% menjadi 40.838 miliar. Pertumbuhan biaya overhead hanya sebesar 8.6% dan 2.2% lebih baik dibandingkan dengan Bank Swasta lainnya yaitu 46. .8%.1% pada tahun 2008 menjadi 9. Sementara itu.4%.

Hal ini ditunjukkan oleh rasio PPAP terhadap NPL (143.4%). ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 - Rasio kredit terhadap dana pihak ketiga – non Bank tahun 2009 mengalami peningkatan dari 59. - ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 - Rasio beban overhead terhadap jumlah aktiva mengalami kenaikan menjadi 2.3%.3% lebih tinggi dibandingkan dengan Bank Swasta yaitu sebesar 68. RASIO BEBAN OvERHEAD TERHADAP JUMLAH AKTIvA (%) 5 4 3 2 1 0 - . ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hal tersebut menunjukkan prinsip kehati-hatian.8%. .1%. RASIO KREDIT TERHADAP DANA PIHAK KETIGA – NON BANK (%) 100 80 60 40 20 0 - Rasio kredit terhadap dana pihak ketiga Bank Pemerintah lainnya sebesar 76.48 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN SEKILAS TENTANG KINERJA DAN KONDISI KEUANGAN BANK MANDIRI 1) BANK MANDIRI PENYISIHAN PENGHAPUSAN KREDIT TERHADAP KREDIT BERMASALAH (%) 250 200 150 100 50 0 BANK LAIN - Penyisihan penghapusan kredit terhadap kredit bermasalah mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya dari 127.5%.5% lebih tinggi dibanding rata-rata Bank Swasta dan Bank Pemerintah lainnya. Bank Mandiri memiliki keunggulan komparatif dalam skala operasi dan efisiensi. . .1% menjadi 200.Sebagai bank terbesar. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan kredit sebesar 13.Bank Swasta lebih konservatif dalam pembentukan PPAP dibandingkan dengan Bank Pemerintah lainnya.8% lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan DPK sebesar 10.2% pada tahun 2008 menjadi 61. Rasio beban overhead terhadap aktiva Bank Pemerintah pada tahun 2009 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi 3.5%) yang lebih tinggi dibandingkan dengan Bank Pemerintah lainnya (124. sedangkan rasio beban overhead terhadap aktiva Bank Swasta mengalami peningkatan menjadi 3.7%. lebih rendah dibandingkan Bank Pemerintah lainnya maupun Bank Swasta.4%.

- 10 5 0 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 - Rasio Kecukupan Modal (CAR) Bank Mandiri dengan Risiko Kredit pada tahun 2009 sebesar 15. CAR sistem perbankan di tahun 2009 relatif stabil dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 15. Penurunan disebabkan pertumbuhan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) sebesar Rp.7% . Sistem perbankan memiliki kecukupan modal yang sangat baik untuk mengantisipasi kebutuhan pertumbuhan. BNI dan BTN. . Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hal ini menyebabkan rasio dana murah meningkat.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 49 BANK MANDIRI Rasio dana murah Bank Mandiri pada tahun 2009 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2008 menjadi 58. RASIO KECUKUPAN MODAL INTI (%) 25 20 15 - Rata-rata Rasio Kecukupan Modal Inti perbankan mengalami sedikit sedikit peningkatan menjadi 13. BII. BII dan Bank CIMB Niaga.9%. Sedangkan dana murah Bank Swasta mengalami peningkatan menjadi 58. 23 triliun atau 13.Jumlah dana murah meningkat sebesar 13. sedangkan data Bank Swasta merupakan rata-rata data keuangan BCA.4%.7%. Bank Danamon. Bank Danamon. 15 10 0 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 Catatan : 1) Data untuk Bank Pemerintah. jauh di atas kebutuhan modal menurut regulasi (8%).6% jauh diatas kebutuhan modal menurut regulasi (8%).5%. Bank Lippo dan Bank Niaga yaitu 5 bank swasta terbesar menurut total aktiva yang datanya tersedia semenjak tahun 2005. serta diatas rata-rata CAR perbankan.3%. . Untuk data Bank Swasta tahun 2008 dan 2009 merupakan ratarata data keuangan BCA.7%.6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 12.3 %. - Rasio Kecukupan Modal Inti mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebesar 12. sedangkan jumlah dana mahal hanya meningkat sebesar 6. RASIO DANA MURAH (%)70 60 50 40 30 0 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 BANK LAIN Komposisi dana murah Bank Pemerintah lainnya mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi 56. 2) Rasio Biaya terhadap pendapatan bersih = Beban overhead/Pendapatan operasional (tidak termasuk pendapatan kenaikan nilai dan keuntungan penjualan surat berharga dan Obligasi Pemerintah).4%. RASIO KECUKUPAN MODAL (CAR) (%) 30 25 20 - Secara umum. merupakan rata-rata data keuangan BRI.Dengan CAR yang cukup tinggi tersebut memungkinkan Bank Mandiri terus mengembangkan usaha.

599 (15.862) (4.48 % 4.155 (212) 460 (517) (88) 1.9 % (19.313 (1.311 miliar • Jumlah pendapatan operasional sebesar Rp22.7% menjadi Rp7.470 (1.84 % 7. .824 7. Kami sajikan pula pendapatan bunga yang berasal dari aktiva produktif.440 miliar RINGKASAN PERHITUNGAN LABA (RUGI) UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2008 DAN 31 DESEMBER 2009 2008 Rp.440 19 57 2.537) 14.9% menjadi Rp4.155 miliar • Pendapatan provisi.72 • Laba bersih meningkat 34.434 390 10.2 % 31.80 % 5.854) (831) 10.50 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN HASIL OPERASIONAL • Laba per saham (EPS) sebesar Rp341.800 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp16.786 459 68 19.4 % 25.777 4.336 (12.20 % 4.43 % 2 0 4.152 762 (23.684) 1. Miliar Pendapatan Bunga Beban Bunga Pendapatan Bunga .4 % 77.8 % 34.80 % 9.325) (4.9 % 146.5 % 15. biaya bunga dana pihak ketiga serta marjin pendapatan bunga bersih – bank saja ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 Pendapatan Bunga Biaya Bunga Dana Marjin Pendapatan Bunga Bersih LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.311 637 3.3 % 26.2 % 34.40 % 9.1 %) 12.400 181 (2) 536 22.996) (4. Miliar USD Juta 32. Komisi dan Fee Pendapatan Transaksi Valuta Asing Keuntungan (kerugian) penjualan Surat Berharga & Obligasi Pemerintah Keuntungan (Kerugian) atas penurunan nilai Surat Berharga & Obligasi Pemerintah Pendapatan Operasional Lainnya Pendapatan Operasional Beban penyisihan penghapusan aktiva produktif dan komitmen & kontinjensi serta lainnya (net) Beban Umum & Administrasi Beban Personalia Beban operasional Lainnya –Beban Lainnya Laba Operasional Pendapatan (Beban) Non Operasional – bersih Laba sebelum pajak dan Hak Minoritas Laba Bersih (54) 1 441 19. komisi dan fee meningkat 25.0 % 6.564) (469) 7.777 miliar pada tahun 2009.bersih Pendapatan Provisi.19 % 4.068 5.800 3.7 % 27.910 158 8.2 % 13.44 % 5.7 % PENDAPATAN BUNGA BERSIH (%) 12 10 8 6 4 5.822) 16.84 % 11.80 % 9.3 %) (2.4% dari Rp14.30 % Pendapatan bunga bersih meningkat sebesar 13.423 789 2009 % Perubahan Rp.595) (3.111 42 1. Peningkatan tersebut terutama disebabkan membaiknya kolektibilitas kredit dan bertumbuhnya kredit sehingga mengakibatkan peningkatan pendapatan bunga bersih.389 435 % (300 %) 21.

26% 5.90% 3.a rata-rata 12.030 76.663 237.10% 2009 volume % p.66% 2006 volume % p.06% 2.36% 9.a rata-rata 29.885 1. yIELD DAN PENDAPATAN BUNGA UNTUK MASING-MASING MATA UANG – BANK SAJA RUPIAH Keterangan Kredit Obligasi Pemerintah Interest Earning Assets SBI 1 bulan VALUTA ASING Keterangan Kredit Interest Earning Assets 2006 volume % p.30% 2.a rata-rata 46.a rata-rata 19.60% 11.46% RINCIAN VOLUME RATA-RATA (Rp miliar) DAN BIAYA DANA UNTUK MASING-MASING MATA UANG – BANK SAJA RUPIAH 2006 volume % p.043 17.a rata-rata 36.93% 2009 volume % p.659 3.00% 4.504 103.697 94.00% 11.a rata-rata 35.80% 8.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 51 RINCIAN VOLUME RATA-RATA (Rp miliar).10% 2007 volume % p.98% 8.36% Keterangan Giro Tabungan Deposito Berjangka Interest Bearing Liabilities vALUTA ASING Keterangan Giro Deposito Berjangka Interest Bearing Liabilities 2006 volume % p.175 205.971 88.973 46.696 2.a rata-rata 99.70% 7.a rata-rata 69.5% menjadi 5.25% 2009 volume % p.61% 2.36% 5.727 15.174 45.a rata-rata 15.619 60.a rata-rata 133.a rata-rata 36.80% 2007 volume % p.30% 7.202 183.180 82.12% 7.393 2.151 13.10% Marjin pendapatan bunga pada akhir tahun 2009 mengalami sedikit penurunan dari sebesar 5.2%.90% 2007 volume % p.00% 2008 volume % p.50% 2008 volume % p.617 90.269 33.70% 4. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.351 11.633 12.84% 10.10% 3.25% 10.408 201.75% 2009 volume % p.389 1.a rata-rata 73.968 91.116 61.895 50.097 45.907 13.107 51.50% 11.748 16.a rata-rata 30.33% 3.591 176.970 42.879 243.85% 3.512 6.70% 3.60% 4.a rata-rata 42.40% 5.80% 6.a rata-rata 29.311 7.448 177.941 75.715 4.223 12.63% 2008 volume % p.78% 8.338 3.30% 4.80% 12.80% 9.10% 7.80% 2007 volume % p.90% 8.132 77.871 35.60% 3. .65% 3.56% 4.532 2.007 6.a rata-rata 31.727 180.988 87.10% 6.868 1.60% 2008 volume % p.

3%.958 7.53 % 2.73 % 100.929 52.94 % 4. hal ini terutama disebabkan perbaikan kualitas kredit.336 Rp.064 miliar pada tahun 2009.70 % 100.599 miliar. Penurunan tersebut terjadi pada hampir pada semua segmen kredit.62 % 22.760 1.958 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp21.00 % 2009 % dari total 64.199 1.187 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp183. Volume rata-rata kredit yang diberikan juga meningkat dari Rp152.618 miliar pada tahun 2009. serta jumlah penyaluran kredit yang terus meningkat.8%.75 % 4. Kontribusi pendapatan bunga yang berasal dari kredit pada tahun 2009 meningkat menjadi 64.37 % 100. Rata-rata Base Lending Rate untuk masing-masing segmen kredit pada tahun 2008 dan 2009 adalah: LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Miliar 21.365 23.424 32.46 % 6.418 756 1. sedangkan yield pendapatan bunga kredit valuta asing relatif stabil yaitu 6.437 475 2.064 7.292 27.630 7.52 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN KOMPOSISI PENDAPATAN BUNGA (Rp.36 % 5.38 % 28.81 % 1.42 % 5. Rata-rata Base Lending Rate kredit rupiah maupun valas pada tahun 2009 lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Miliar 15.625 1.0% dari Rp15. . Miliar % dari total 12.6% dari total pendapatan bunga sebesar Rp32. Secara nominal total pendapatan bunga kredit yang diberikan meningkat 32.78 % 31.0% menjadi 12.00 % 2008 % dari total 58. Miliar) Keterangan Kredit Obligasi Pemerintah Penempatan Surat Berharga Lainnya Total 2007 Rp.599 PENDAPATAN BUNGA KREDIT yield pendapatan bunga kredit (bank saja)-rupiah pada tahun 2009 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya dari 12.00 % 3.16 % 7.799 662 1.00 % Rp.

28% 6.44% ‘07 11.475 miliar. Volume rata-rata Obligasi Pemerintah menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya dari Rp88.643 miliar menjadi Rp88. menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 3. Kontribusi pendapatan bunga yang berasal dari Obligasi Pemerintah pada tahun 2009 juga mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya dari 28.75% ‘08 11.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 53 RATA-RATA BASE LENDING RATE UNTUK MASING-MASING SEGMEN KREDIT PADA TAHUN 2008 DAN 2009 ADALAH : CORPORATE ‘06 12. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.65% 6.78% 9.59% 5 10 15 20 25 ‘09 9. Pendapatan bunga kredit untuk kolektibilitas 4 dan 5 harus dibukukan sebagai pengurang pokok kredit.3% dari kredit valas merupakan NPL menurun dari sebelumnya sebesar 12.0% dari kredit rupiah merupakan NPL.23% 8.96% 6.60% 5.83% 11.48% 6. sedangkan 8.64% 6.32% 5 10 15 20 25 5 10 15 20 25 Rupiah Valas Pada akhir tahun 2009 sebesar 2.38% ‘06 COMMERCIAL 13.8% dari total pendapatan bunga.99% 5.7%.42% ‘09 11.5% menjadi 22.18% 5. PENDAPATAN BUNGA OBLIGASI PEMERINTAH yield pendapatan bunga Obligasi Pemerintah pada tahun 2009 mengalami sedikit penurunan dari 8.19% 5 10 15 20 25 ‘09 10.0% dibandingkan dengan tahun sebelumnya dari Rp7.82% 6.51% ‘06 CONSUMER 14.49% 6.35% ‘06 SMALL 14.96% ‘07 ‘07 9.31% ‘08 ‘08 ‘08 6.69% ‘07 10.799 miliar menjadi Rp7.2%.96% 5.77% ‘09 18.8% pada tahun 2008 menjadi 8.59% 11. . Secara nominal total pendapatan bunga Obligasi Pemerintah menurun 7.254 miliar.53% 5 10 15 20 25 ‘09 MICRO ‘06 19.51% ‘07 18.10% ‘08 19.02% 10.3% pada tahun 2009.

54 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN KOMPOSISI PENDAPATAN BUNGA PORTFOLIO OBLIGASI PEMERINTAH UNTUK TAHUN 2008 DAN 2009 PORTFOLIO OBLIGASI Diperdagangkan 176 73 28 2 7.990 Dimiliki HinggaJatuh Tempo 10.431 % dari Total 10.221 10.00 % 2009 1.422 15. Miliar) 2007 2008 2009 2007 Giro Tabungan Deposito Berjangka Lainnya Total 1.403 11.310 6.094 7.76 % 11.841 7.252 2.57 % 12.254 7.862 1.466 1.254 Total 7.21 % 56.20 % 20.418 Total 7.371 % dari Total 11.466 5.799 2006 2007 2008 2009 KOMPOSISI BEBAN BUNGA (Rp.418 7.00 % 2008 1.093 3.799 7.175 2.81 % 16.95 % 20.657 6.444 KOMPOSISI PENDAPATAN BUNGA OBLIGASI PEMERINTAH BERDASARKAN SUKU BUNGA UNTUK TAHUN 2008 DAN 2009 BUNGA OBLIGASI 497 324 142 264 Bunga Tetap Tersedia untuk Dijual 2.00 % LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.20 % 62.27 % 100.384 12.19 % 100.07 % 100.304 2.85 % 56.195 7.841 10.170 5.344 Bunga Mengambang 5.539 9.852 2.386 2.92 % 9.675 % dari Total 11. .579 7.022 1.

Peningkatan tersebut terutama disebabkan meningkatnya pendapatan inti (Core Earnings) karena meningkatnya pendapatan bunga bersih serta pendapatan fee-income.371 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp15.4%.774 miliar pada tahun 2009.614 637 179 12.424 314 2008 9.570 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp255.575 6. Volume rata-rata simpanan valuta asing meningkat sebesar 23. .4% dari Rp29. komisi dan fee serta pendapatan lainnya dikurangi dengan biaya overhead dan biaya operasional lainnya.653 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp5. Miliar 2009 11.853 miliar pada tahun 2009.614 miliar.653 789 3.589 380 2007 7.093 miliar.768 789 Rp.216 7.8% dari Rp136.768 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp11. Sejalan dengan membaiknya komposisi dana.848 miliar menjadi Rp107. dan memberikan kontribusi terhadap laba operasional sebelum penyisihan penghapusan sebesar 93. Laba Operasional sebelum penyisihan penghapusan pada tahun 2009 mengalami peningkatan.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 55 Beban bunga meningkat sebesar 26.bersih Provisi dan komisi lainnya Lain-lain Jumlah pendapatan operasional lainnya 4.311 536 5. Miliar 2009 Pendapatan operasional lainnya pada tahun 2009 mengalami peningkatan dari sebesar Rp4. Pendapatan bersih atas transaksi valuta asing mengalami penurunan sebesar 19. 637 4.722 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp148.675 miliar pada tahun 2009.505 166 247 214 (52) 4.3%.5% dari Rp441 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp536 miliar pada tahun 2009. dari Rp10.3% dari Rp789 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp637 miliar pada tahun 2009.430 miliar. LABA OPERASIONAL SEBELUM PENYISIHAN PENGHAPUSAN 2005 Pendapatan Inti (Core Earnings) 1) Pendapatan (Kerugian) Transaksi Valas Laba Kenaikan Nilai & Penjualan Obligasi Pemerintah dan Surat Berharga Total Laba Operasional sebelum penyisihan penghapusan 4.505 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp12.484 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 2008 Pendapatan transaksi valuta asing .799 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp18.430 Catatan : 1) Terdiri dari pendapatan bunga bersih.784 miliar pada tahun 2009.335 74 2006 5.9% dari sebesar Rp9. Peningkatan tersebut terutama terjadi pada Giro dari Rp12. volume rata-rata giro dan tabungan rupiah meningkat sebesar 8. Volume rata-rata simpanan Rupiah meningkat sebesar 17.815 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp36.484 miliar.8% dari Rp81.1% dari Rp218. pendapatan provisi. Sedangkan volume rata-rata deposito berjangka rupiah mengalami peningkatan sebesar 30. Untuk tahun 2007 termasuk non recurring pendapatan bunga sebesar Rp425 miliar.867 miliar pada tahun 2009.423 441 Rp.7% dari Rp12. Pendapatan inti (Core Earnings) pada tahun 2009 mengalami peningkatan sebesar 18.952 10.5% menjadi 96. Beban bunga simpanan terhadap total beban bunga mengalami peningkatan dari sebelumnya 93. Pendapatan lain-lain meningkat sebesar 21.

311 miliar pada tahun 2009.0% 5. Bank Garansi & Pasar Modal Transfer. Kontribusi provisi dan komisi lainnya terhadap total pendapatan operasional lainnya pada tahun 2009 sebesar 78.311 31. Payment Point dll 1.3% 1.986 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp1. Penurunan tersebut terutama disebabkan berkurangnya pembentukan penyisihan untuk aktiva produktif dari Rp2.4% 1. Sindikasi.2% 13.148 miliar pada tahun 2009 yang diimbangi dengan pembentukan penyisihan lainnya sebesar Rp810 miliar.1% dari Rp2.0% 1.5% 22.5% 21.996 miliar pada tahun 2009. (PENYISIHAN)/PEMBALIKAN PENYISIHAN Bank Mandiri sepenuhnya mengikuti ketentuan Bank Indonesia dalam pembentukan penyisihan penghapusan aktiva produktif untuk kredit yang diberikan.4% 12. Miliar) 2008 2009 Administrasi kredit & simpanan Lainnya 1) Anak Perusahaan Pembukaan L/C.4% 11.595 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp1. Kliring & Referensi Bank Reksadana Kartu Kredit Total Catatan : 1) Terdiri dari Kartu Debit & ATM.423 32.6% 13. Kebijakan Bank Mandiri dalam pembentukan PPAP kredit: • Lancar 1% • Dalam Perhatian Khusus 5% • Kurang Lancar 15% • Diragukan 50% • Macet 100% Jumlah beban penyisihan penghapusan bersih mengalami penurunan sebesar 23. .6% 6.9% dari Rp3.111 726 477 465 217 49 378 3. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.359 956 578 519 230 68 601 4.423 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp4.56 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN PENDAPATAN PROVISI DAN KOMISI LAINNYA UNTUK TAHUN 2008 DAN 2009 (Rp.0% Pendapatan provisi dan komisi lainnya meningkat sebesar 25.9% 13. Inkaso.1% 100.6%.9% 100.2% 13.

996 20072 8 00 KEUNTUNGAN/(KERUGIAN) DARI PENJUALAN SURAT BERHARGA DAN OBLIGASI PEMERINTAH Keuntungan atas penjualan surat berharga dan Obligasi Pemerintah pada tahun 2009 sebesar Rp181 miliar. Miliar 2008 Penyisihan penghapusan kredit (Pembalikan)/penyisihan aktiva produktif lainnya Jumlah penyisihan penghapusan aktiva produktif (Pembalikan)/penyisihan lainnya dan estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi Jumlah penyisihan penghapusan bersih 2.148 848 1.595 2009 1. .986 (391) 2.299 687 2.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 57 BEBAN PENYISIHAN PENGHAPUSAN AKTIVA PRODUKTIF DAN PENYISIHAN LAINNYA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2008 DAN 2009 Rp. sedangkan pada tahun 2008 menderita kerugian sebesar Rp54 miliar dengan rincian : 2008 Surat-surat berharga Obligasi Pemerintah 1) Total Catatan : 1) Termasuk penjualan Obligasi Pemerintah yang dibeli di Pasar Sekunder Rp. Miliar 2008 Surat-surat berharga Obligasi Pemerintah 1) Total Catatan : 1) Termasuk penjualan Obligasi Pemerintah yang dibeli di Pasar Sekunder 2009 (4) 2 2 20072 8 00 1 1 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.540 (392) 1. Miliar 2009 162 19 181 20072 8 00 (24) (30) (54) KEUNTUNGAN/(KERUGIAN) ATAS PERUBAHAN NILAI SURAT-SURAT BERHARGA DAN OBLIGASI PEMERINTAH Keuntungan atas perubahan nilai surat berharga dan obligasi pemerintah pada tahun 2009 sebesar Rp2 miliar meningkat 100% dibandingkan dengan tahun 2008 yaitu sebesar Rp1 miliar dengan rincian : Rp.

7 %) 38.4 % (7. kami mengakui cadangan atas manfaat Masa Bebas Tugas (MBT).4 %) 16.862 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp4.169 642 309 462 450 591 4.008 Catatan : 1) Mulai tahun 2005.564 469 8.895 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp10.895 Beban operasional lainnya meningkat dari Rp8.039 418 212 468 4. penyusutan & lainnya 1.862 4. tunjangan cuti.010 miliar pada tahun 2009.4% dari Rp4.325 (11. Beban umum dan administrasi mengalami kenaikan sebesar 12.854 831 10.4 % LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.854 miliar pada tahun 2009.7 % 6. Rp.854 2008 792 553 302 397 316 494 3.0% dari Rp3.4 % 42.862 2009 % Perubahan 702 1.4 % 19.1 % 2.010 20072 8 00 3. Miliar Beban lain-lain – bersih mengalami peningkatan dari Rp469 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp831 miliar pada tahun 2009.6 % 12. pemeliharaan. .0 % Sewa.7 %) (5. Miliar 2009 4. THR dll.325 miliar pada tahun 2009.0 % 16.3 % 16.087 386 200 649 4.58 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN BEBAN OPERASIONAL LAINNYA 2008 Beban umum dan administrasi Beban gaji dan tunjangan Lain-lain – bersih 1) Jumlah beban operasional lainnya Catatan : 1) Termasuk biaya yang berhubungan dengan penjaminan atas dana pihak ketiga dalam program penjaminan pemerintah Rp. yaitu suatu jangka tertentu sebelum usia pensiun yang membebaskan pegawai dari tugas-tugas rutin dengan tetap memperoleh fasilitas kepegawaian yang ditentukan meliputi gaji.4 % 2.532 2. RINCIAN BIAYA OVERHEAD UNTUK TAHUN 2008 DAN 2009 Beban Umum & Administrasi IT & Telekomunikasi Promosi & Sponsorship Transportasi & Biaya Perjalanan Jasa Professional & Lainnya Terkait Pegawai Anak Perusahaan Total Beban Gaji & Tunjangan Gaji Kotor Tunjangan Post Employement Benefits 1) Training Anak Perusahaan Total 1.564 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp4.427 2.325 4. Jumlah yang dicadangkan pada tahun 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp973 miliar dan Rp794 miliar 7.564 1. demikian juga beban gaji dan tunjangan mengalami kenaikan sebesar 6.

Pemerintah telah mengumumkan adanya perubahan terhadap pajak penghasilan yang akan berlaku sejak 1 Januari 2009. Keuntungan (kerugian) atas kenaikan/penurunan nilai surat berharga dan Obligasi Pemerintah.439. Aktiva dan hutang pajak penghasilan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan diterapkan pada periode aktiva atau kewajiban tersebut direalisasi atau diselesaikan. Pada metode ini.7% menjadi Rp1. . aktiva dan hutang pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer (temporary differences) antara nilai aktiva dan LABA DAN NILAI BUKU PER SAHAM kewajiban yang tercatat di neraca dengan dasar pengenaan pajak atas aktiva dan kewajiban tersebut setiap tanggal pelaporan. Perubahan dalam tarif pajak ini menyebabkan penyesuaian dalam perhitungan pajak tangguhan. Penyisihan penghapusan aktiva produktif dan komitmen & kontinjensi.462 Laba per Saham (EPS) adalah laba bersih dibagi dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada tahun berjalan.313 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp7. Laba per saham dasar pada tahun 2009 adalah sebesar Rp342.677 Laba per saham dasar Nilai Buku per saham 255 1.565 lembar dan pada tahun 2008 sebanyak 20. PENYISIHAN UNTUK PAJAK PENGHASILAN Beban pajak penghasilan meningkat dari Rp2. c.653 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp5.961.484 miliar pada tahun 2009. sedangkan pada tahun 2008 sebesar Rp255. Penyisihan kerugian atas kasus hukum.7% dari Rp5. d.753 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp3.800 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp16. sedangkan pada 31 Desember 2008 sebesar Rp6. Penyisihan biaya pegawai.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 59 PENDAPATAN NON OPERASIONAL BERSIH Pendapatan Non Operasional Bersih pada tahun 2009 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya dari Rp158 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp390 miliar pada tahun 2009. Jumlah rata-rata tertimbang lembar saham beredar yang digunakan sebagai pembagi dalam menghitung laba per saham pada tahun 2009 sebanyak 20.124 miliar. Pos-pos yang dapat dikategorikan sebagai perbedaan temporer (temporary differences) adalah : a.763 lembar.677 dari Rp1. yang menyatakan bahwa pajak penghasilan untuk Bank akan dikenakan satu tarif sebesar 28% pada tahun 2009 dan akan berkurang menjadi 25% sejak 2010. Nilai Buku per saham Bank Mandiri per 31 Desember 2009 meningkat 14. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.155 miliar. Metode ini juga mengakui adanya manfaat pajak di masa datang seperti rugi menurut pajak yang belum digunakan apabila kemungkinan besar manfaat tersebut dapat direalisasikan di masa yang akan datang. Rupiah 2008 2009 342 1. Penyusutan aktiva tetap. Bank Mandiri menerapkan metode kewajiban (liability method) untuk menentukan beban pajak penghasilan. berdasarkan tarif pajak yang berlaku.014 miliar.177 miliar pada tahun 2009 dan kenaikan pendapatan operasional lainnya dari Rp4.626 miliar pada tahun 2009. e. Aktiva Pajak Tangguhan – bersih pada 31 Desember 2009 adalah sebesar Rp6. b. Laba bersih untuk tahun 2009 meningkat sebesar 34.929. Kenaikan laba bersih terutama disebabkan meningkatnya pendapatan bunga bersih dari Rp14.462 pada akhir tahun 2008.252.

095 319.087 94.0 % 14.170 9.694 miliar pada 31 Desember 2008 menjadi Rp57.161 3.1 % 358.547 192.244 61.971 174.634 miliar pada tanggal 31 Desember 2009.324 miliar pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp7.524 6.139 2.112 69.7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu Rp8.575 miliar pada tanggal 31 Desember 2009.013 7.439 miliar pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp394.201 2.805 miliar dengan rincian sebagai berikut: a.1% dari Rp358. Penempatan pada Bank Indonesia pada akhir tahun 2009 sebesar Rp48.335 6.954 125.8 % 6.408 5.125 305 8. Lainnya Rp16. KAS DAN PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA Kas dan Penempatan pada Bank Indonesia mengalami kenaikan sebesar 1.787 198.697 113.799 2009 (Rp.868 miliar meningkat 5.829 813 9.9 % (33.683 21.921 26. Miliar) Total Aktiva Kas & Penempatan pada BI Giro & Penempatan pada Bank Lain – Neto Surat Berharga yang dimiliki – Neto Obligasi Pemerintah Diperdagangkan Tersedia untuk Dijual Dimiliki hingga jatuh tempo Kredit yang diberikan Performing Non Performing Penyisihan Penghapusan Kredit – Neto Total Deposits – Non Bank Giro Tabungan Deposito Berjangka & Sertifikat Deposito Ekuitas Catatan : 1) Disajikan sesuai format publikasi USD Juta 32.673 26.328 (11.112 14.7 % 129.694 23.109 USD Juta 42.916 62.338 8.738 12. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.324 88.097 4 2.056 miliar Rp13.7 % 1.673 miliar per 31 Desember 2009.389 miliar.3 %) 1.5 % 5.7% dari Rp56.617 miliar pada 31 Desember 2009.3 % 13.133 430 25. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK LAIN.685 16.737 % Perubahan 10.153 856 (1.808 34.4 % 10.487 46 2.4 % 15.009 15.259 44 26.0 % 877.7% dari Rp23.163 3. Sertifikat BI c.666 miliar pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp19.325) 19.884 5.472 661 (1.1 % 1.071 30.133 20.088) 14.550 72.003 6.085 miliar pada tanggal 31 Desember 2009.2 % 19.7 % 14.617 57.651 miliar Rp19.212 (12.4 %) 5.634 89. Miliar) 394.498 165. . Giro b.439 56.3 % (1.758 6.60 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN RINGKASAN NERACA KONSOLIDASIAN PER 31 DESEMBER 2008 DAN 2009 1) 2008 (Rp.058 35.466 2.860) 162.452) 186.514 Jumlah aktiva mengalami kenaikan sebesar 10. Giro dan Penempatan pada Bank Lain mengalami kenaikan sebesar 14.8 % 3. terutama disebabkan peningkatan penempatan pada Bank lain dari Rp15.795 133.711 11. SURAT BERHARGA YANG DIMILIKI Surat Berharga yang dimiliki mengalami peningkatan yang cukup significan dari Rp3.638 289.575 7.098 miliar Sedangkan Kas pada 31 Desember 2009 sebesar Rp8.161 miliar pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp26.

Per 31 Desember 2009 porsi obligasi bunga mengambang sebesar 95.745 62.0 % dari total 4.6% dari total aktiva Bank. Miliar Diperdagangkan Kurang dari 1 tahun 1 – 5 tahun 5 – 10 tahun Lebih dari 10 tahun Total 371 59 - 430 Tersedia untuk Dijual 651 19.58% per tahun.4% 64.0 OBLIGASI PEMERINTAH BERDASARKAN JATUH TEMPO Rp.538 25.3% LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.7% 2009 50.153 62.0% Per 31 Desember 2009 Bank Mandiri memiliki Obligasi Pemerintah sebesar Rp89.255 89.133 miliar (nilai wajar). Atas portfolio tersebut.266 25.878 85. Pada tahun 2009 keuntungan atas penjualan Obligasi Pemerintah sebesar Rp19 miliar.8% 48.1 Dimiliki hingga jatuh tempo 3.916 29.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 61 OBLIGASI PEMERINTAH BERDASARKAN PORTFOLIO DAN SUKU BUNGA Rp. yang merupakan 22.510 25.787 70.787 Total 1. sedangkan keuntungan yang belum direalisasi atas Obligasi Pemerintah pada tahun yang sama Rp2 miliar.75% sampai 15.133 100. Miliar Diperdagangkan Suku Bunga Tetap Suku Bunga Mengambang Total % dari total 430 430 0. .439 60. dinilai berdasarkan harga pasar setiap bulannya sedangkan untuk Obligasi Pemerintah yang dimiliki hingga jatuh tempo dicatat berdasarkan harga perolehan. Obligasi tersebut terdiri dari obligasi bunga tetap dan obligasi bunga mengambang.539 20.727 5.0% 1.737 1. Obligasi Pemerintah yang diperdagangkan dan tersedia untuk dijual.4 Total 3.691 89. sedangkan obligasi bunga mengambang memiliki tingkat suku bunga sebesar tingkat suku bunga SBI 3 (tiga) bulan.133 % dari total 2.042 59.916 Dimiliki hingga jatuh tempo 1.366 729 40.6 100.4 95.6% 67.6% dari total portfolio Obligasi Pemerintah.6% 28. obligasi bunga tetap memiliki tingkat suku bunga antara 6.8% 100. KREDIT YANG DIBERIKAN 2008 Rasio kredit terhadap total aktiva Rasio pendapatan bunga kredit terhadap total pendapatan bunga 58.5 Tersedia untuk Dijual 406 25.

Miliar) 8.030) (2. Dibawah ini kami sajikan pertumbuhan total kredit dan kredit non performing (bank saja) selama tahun 2008 sebagai berikut: MUTASI KREDIT YANG DIBERIKAN SELAMA TAHUN 2009 (BANK SAJA) Saldo 31 Des.994 16.498 miliar.547 miliar atau 50. 2008 Downgrade ke NPL Upgrade dari NPL Penerimaan kembali Penghapusbukuan Lain-lain Saldo 31 Des.688 MUTASI KREDIT NON PERFORMING (BANK SAJA) Saldo 31 Des.531 1. .224) 179.747) (27.531 4.390 PEMBERIAN KREDIT BERDASARKAN SEGMEN Corporate Commercial Small Business Micro Banking Consumer Total (Rp.8% dibandingkan dengan 31 Desember 2008 yaitu sebesar Rp174.447 72.892 (2. jumlah kredit yang diberikan bruto Bank Mandiri secara konsolidasi adalah sebesar Rp198. Miliar) 36.224) 646 5.169) (1.454 (16.454 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.286) (2.531 9. Miliar) 159. 2009 (Rp. 2009 (Rp.951 4. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 13.3% dari total aktiva bank.62 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN Pada tanggal 31 Desember 2009.772) (5.007 72. 2008 Pemberian kredit Angsuran Pelunasan Pengaruh kurs Lain-lain Saldo 31 Des.

147 179.932 15 10 34.767 94.5 2.093 5.1 0.4 54.456 14.639 392 600 Commercial 485 731 970 Small 9 406 225 Micro 1 98 164 Consumer 35 265 265 Rp.316 14.390 Saldo (Rp.085 1.973 369 1.0 % 2.8% 2.435 1. Miliar) NPL 1) % 4.3 % 4.8% 5.0 38.799 % 5.040 82 55.5 Kol Baki Debet Rupiah valas Total % LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.169 1.688 2. Miliar Total 2.9 2.0 % 1) < 25 >= 25 s.9 % 3.318 243 200 4.012 243 202 97.5 0. .955 32.000 TOTAL Catatan : 1) Termasuk penyisihan karena restrukturisasi.9% Total Rp 62.d < 1.310 27.6 2.368 NPL Rekening 44.d < 100 >= 100 s.825 1.012 2.8 0.441 681 210 21 15 781.224 KOMPOSISI KREDIT (BANK SAJA) PER 31 DESEMBER 2008 Jumlah Rekening Ukuran Kredit (Rp.318 1.685 66. KREDIT BERDASARKAN BUSINESS UNIT PADA 31 DESEMBER 2009 (BANK SAJA) Business Unit CORPORATE 1 2 3 4 5 Subtotal Corporate Non performing loan COMMERCIAL 1 2 3 4 41.540 757 2.389 82 11.817 933 369 1.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 63 MUTASI KREDIT NON PERFORMING BERDASARKAN SEGMEN Corporate Upgrade dari NPL Downgrade ke NPL Lain-lain 1.5 4.892 2.398 69.267 1. Miliar) Total 780.2% 4.d < 500 >= 500 s.820 42.000 >= 1.694 694 2 46.

214 valas 18 5.112 66 96 338 17.5 90.100 500 4.1 10.654 450 - Total 789 49.039 500 4.594 573 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.5 2.596 448 20.2 2.5 0.4 2.6 2.9 79.430 1.898 143 22 283 4.7 3.0 9.408 20 58 3 61 15 5.234 15.7 0.9 5.5 1.5 0. .7 1.0 0.0 3.8 2.594 573 % 1.250 898 20.262 806 52 61 200 5.087 173 22 703 10.488 1.472 81 121 371 23.4 Subtotal Commercial Non performing loan SMALL 1 2 3 4 5 Subtotal Small Non performing loan MICRO 1 2 3 4 5 Subtotal Micro Non performing loan SPECIAL ASSETS MANAGEMENT 1 2 3 4 5 Subtotal SAM Non performing loan CONSUMER 1 2 3 4 5 Subtotal Consumer Non performing loan 15.549 2.472 81 121 371 23.9 1.850 1.6 27.7 8.0 5.6 88.2 15.109 66 96 338 17.381 313 250 3.262 806 52 61 200 5.2 6.258 1.6 6.8 87.6 13.64 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN Business Unit Kol 5 Baki Debet Rupiah 771 43.549 2.4 0.3 0.381 313 265 9.189 30 420 5.

.104 % 1.935 3. Miliar) 16. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 3. sebesar 8.3% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2008 yaitu Rp16.484) (739) (2.560 miliar.688 92.6 1.6% atau Rp17.322 8.546 17.353 16.0 0.1 2.844 44 33 274 4.660 (1.104 miliar merupakan kredit yang pernah direstrukturisasi. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. selisih kurs karena penjabaran mata uang asing dan fluktuasi kredit modal kerja.9 KREDIT YANG DIRESTRUKTURISASI Dari total kredit yang diberikan per 31 Desember 2009.2 1.560 Catatan : 1) Skema restrukturisasi lain-lain terutama terdiri dari penurunan tingkat suku bunga.195 307 29.893) 17.560 5. penjadualan kembali bunga yang tertunggak dan perpanjangan jangka waktu pembayaran bunga tertunggak.7 6.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 65 Business Unit Kol Baki Debet Rupiah valas Total % TREASURY & INTERNATIONAL BANKING 1 2 3 4 5 Subtotal International Banking Non performing loan Total Kredit 288 288 149.104 Catatan : 1) Termasuk pembayaran sebagian.1 1.8 55.486 2.753 4.483 307 179.019 4. MUTASI KREDIT YANG PERNAH DIRESTRUKTURISASI TAHUN 2009 SALDO AWAL (Rp.132 44 33 274 4. Miliar) Tambahan restrukturisasi Pembayaran Penghapusbukuan Lain-lain 1) SALDO AKhIR (Rp. Miliar 2009 190 295 6.7 39.5 6.764 310 9. SKEMA DAN JUMLAH KREDIT YANG PERNAH DIRESTRUKTURISASI 2008 Kredit jangka panjang dengan opsi saham (KJPOS) Fasilitas kredit tambahan Perpanjangan jangka waktu kredit Perpanjangan jangka waktu & penurunan suku bunga Perpanjangan jangka waktu & skema restrukturisasi lain-lain Total 1) Rp.8 100 380 1.

507 (2.224 miliar dan menerima kembali kredit yang telah dihapusbukukan sebesar Rp2. Miliar 2009 157 - LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.610 28. seluruhnya telah dilakukan pengikatan kredit baru.264) (1. . 2009 34.224 (2. KREDIT YANG DIBELI DARI BPPN PADA 31 DESEMBER 2007 DAN 2008 2008 Baki Debet Pendapatan yang ditangguhkan PPAP Pendapatan bunga & pendapatan lain yang terkait dengan kredit yang dibeli dari BPPN 289 1 36 Rp.610 miliar. MUTASI KREDIT YANG TELAH DIHAPUSBUKU TAHUN 2008 DAN 2009 (BANK SAJA) Rp. Portfolio kredit yang telah dihapusbuku tersebut tidak dicatat dalam laporan keuangan.511 2. Miliar 2008 Saldo awal tahun Penghapusbukuan Penerimaan kembali Lain-Lain 1) Saldo akhir tahun Catatan: 1) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing. Bank mencatat selisih antara nilai pokok kredit dengan harga pembelian sebagai penyisihan penghapusan aktiva produktif.66 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN KREDIT YANG DIHAPUSBUKUKAN Pada tahun 2009.454 34.511 KREDIT YANG DIBELI DARI BPPN Termasuk dalam saldo kredit yang diberikan per 31 Desember 2009 adalah kredit yang dibeli dari BPPN sebesar Rp157 miliar.264 miliar dari kredit yang telah dihapusbukukan sebelum dan selama tahun 2009.308) 2.858 5. Bank Mandiri menghapusbukukan kredit yang diberikan sebesar Rp2. Saldo kredit yang dihapusbukukan per 31 Desember 2009 sebesar Rp32.861) 32.

073 6 500 3.771 77.457 (242) 399 (365) 5.3%.977 4.050 2007 3.075 49. Peningkatan tersebut terutama disebabkan meningkatnya tabungan yang cukup signifikan sebesar 19.771 (640) (743) (338) 3.771 2006 4.5% dari sebesar Rp289. Pada tahun 2004 terdapat adjustments untuk pendapatan yang ditangguhkan KOLEKTIBILITAS KREDIT YANG DIBELI DARI BPPN Rp.6% 2006 471 2.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 67 MUTASI KREDIT YANG DIBELI DARI BPPN Rp.142 433 557 5 1.8% dari Rp94.050 (2. Miliar 2003 Lancar Dalam Perhatian Khusus Kurang Lancar Diragukan Macet Total NPL 2.086) (578) 110 496 2008 496 (243) 37 289 2009 289 (132) 157 Catatan : 1) Pada tahun 2003 termasuk kredit yang dibeli dari BPPN sebesar Rp160 miliar yang sebelumnya dicatat pada aktiva lain-lain.755 miliar Rasio dana murah terhadap total simpanan meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang semula 56.112 miliar menjadi Rp319.9% dari Rp194.954 miliar menjadi Rp113.249 2004 5.249 (464) (86) (64) 441 5.002 14 100 1.795 miliar.7% menjadi 58.6% 2007 315 180 496 0% 2008 267 2 20 289 6. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.823 5.050 16.310 1.9% 2004 2.075 (515) (27) 238 4. .938 5. sedangkan deposito berjangka dan giro meningkat sebesar 5.075 2005 5. Miliar 2003 Saldo awal tahun Pembayaran Hapus Buku Pembelian & Adjustments 1) Pengaruh Kurs Saldo akhir tahun 5.158 miliar menjadi Rp205.3% 2005 631 436 571 156 2.249 36.550 miliar.9% 2009 157 157 0% SIMPANAN Pada 31 Desember 2009 jumlah simpanan meningkat sebesar 10.

107 103.68 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN BERIKUT INI DISAJIKAN KOMPOSISI SIMPANAN PER 31 DESEMBER 2008 DAN 2009 2008 2009 22.600 22.895 15.343 Giro Deposito Tabungan Total LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.615 2.184 385 372 757 56.1% dari Rp30.409 22 498 520 106.807 981 3.373 8.930 71.413 14.402 35.311 9. cadangan umum serta Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.514 miliar pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp35.7% 35.967 9.402 28. Kenaikan ini terutama disebabkan meningkatnya saldo laba dari Rp13.9% 32.535 6. Pendistribusian laba bersih tahun 2008 yang dilaksanakan pada tahun 2009 adalah pembayaran dividen.328 170.6% 41.859 miliar pada tanggal 31 Desember 2009.713 27.788 123.3% Jumlah Total Simpanan Rp289.061 5.863 68.771 299.722 7.550 miliar KOMPOSISI SIMPANAN ( BANK SAJA) PER 31 DESEMBER 2009 Rp.734 1.119 11.8% 43.161 683 1.160 186. .221 8.6% 2008 2009 Giro Tabungan Deposito Berjangka & Sertifikat Deposito 23.462 69.862 2.449 3.179 miliar pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp17.135 9.114 5.735 16.112 miliar Jumlah Total Simpanan Rp319. Miliar valuta CORPORATE Rp Valuta Asing Jumlah COMMERCIAL Rp Valuta Asing Jumlah MICRO & RETAIL Rp Valuta Asing Jumlah TREASURY & INTERNATIONAL Rp Valuta Asing Jumlah Total EKUITAS Total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 15.490 1. Bank Mandiri 827 635 1.109 miliar pada tanggal 31 Desember 2009.657 2.023 6.703 95.680 74.844 26.435 37.123 33.

peningkatan jumlah simpanan.817 likuiditas bank.716 miliar terutama disebabkan adanya kenaikan atas surat berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual kembali sebesar Rp4. Rasio kredit terhadap simpanan 2) Aktiva lancar terhadap jumlah aktiva Aktiva lancar terhadap simpanan 2) 28. Kegiatan usaha Bank Mandiri selama tahun 2009 sebagian besar didanai oleh kombinasi penerimaan dari pendapatan bunga atas kredit yang diberikan.1% 26.288 60. serta biaya umum dan administrasi).912 miliar. dan pembayaran biaya operasional (termasuk biaya gaji dan tunjangan.636 miliar.0% 27. Bank Mandiri memiliki arus kas masuk dari peningkatan jumlah deposito berjangka.165 miliar serta tambahan pemberian kredit sebesar Rp36. untuk mengantisipasi penarikan simpanan dalam jumlah besar oleh nasabah. ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Arus kas masuk bersih dari aktivitas operasi untuk tahun 2009 adalah sebesar Rp12.2% 81.55 dan Rp187.118 miliar.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 69 POSISI LIKUIDITAS BANK MANDIRI PER 31 DESEMBER 2008 DAN 2009 Rp. tabungan dan giro.6% 28. Bank Mandiri menggunakan sebagian besar dananya untuk pembayaran beban bunga atas dana pihak ketiga dan pinjaman yang diterima. ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi selama tahun 2009 sebesar Rp4. Selain itu.514 miliar yang diimbangi dengan beban bunga sebesar Rp15.2% dari total simpanan juga mengindikasikan kondisi likuiditas yang baik.1% 22.263 miliar dan peningkatan giro. bank dan lembaga keuangan lain. tabungan dan deposito berjangka sebesar Rp39.150 miliar. Miliar 2008 Aktiva Lancar 1) Obligasi Pemerintah yang dimiliki untuk diperdagangkan dan tersedia untuk dijual.269 miliar Catatan: 1) Aktiva lancar terdiri dari : kas.346 62.958 miliar. Arus kas dari dana pihak ketiga juga secara signifikan mempengaruhi posisi LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Arus kas masuk bersih juga dipengaruhi oleh penerimaan provisi dan komisi sebesar Rp4. Bank Mandiri juga menggunakan portfolio Obligasi Pemerintah untuk mendukung likuiditas dan meningkatkan aktiva produktif melalui collateral fund borrowing serta transaksi penjualan dengan janji dibeli kembali. yang biasanya berjumlah lebih besar daripada Giro Wajib Minimum Bank Indonesia.0% dari total aktiva atau 27. serta surat-surat berharga (tidak termasuk Obligasi Pemerintah) dalam portfolio diperdagangkan dan tersedia untuk dijual) 2) Simpanan tidak termasuk simpanan dari bank lain. Total aktiva lancar di akhir tahun 2009 mencapai 22. Bank Mandiri telah memanfaatkan pasar uang antar bank. Bank Mandiri juga mempertahankan cadangan likuiditas. komisi dan provisi.178 2009 86.4% 22.360 miliar terutama berasal dari pendapatan bunga dan pendapatan provisi & komisi masingmasing sebesar Rp32.859 miliar dan Rp3. Total aktiva lancar pada tahun 2009 mencapai Rp86.078 miliar dan 5. penempatan pada pasar uang antar bank. penempatan pada Bank Indonesia . Pada tahun 2008 arus kas masuk bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp522 miliar terutama berasal dari pendapatan bunga sebesar Rp26. Arus kas masuk bersih tersebut juga dipengaruhi oleh peningkatan giro. menunjukkan likuiditas yang sangat baik. Bank Mandiri telah menjual Obligasi Pemerintah sebesar Rp316 miliar dengan janji untuk dibeli kembali pada bulan Mei 2010. yang diimbangi dengan arus kas keluar dari beban bunga sebesar Rp12. giro pada bank-bank lain. giro pada Bank Indonesia.879 miliar serta tambahan pemberian kredit sebesar Rp24.270 miliar. di mana kredit yang diberikan memberikan pendapatan sebesar Rp15.11 per lembar saham atau secara total masing-masing sebesar Rp1. Pada tahun 2009. .817 miliar.906 miliar. pemberian kredit dan pembayaran kembali pinjaman yang diterima. tabungan dan deposito berjangka sebesar Rp33. telah melaksanakan pembayaran dividen tahun buku 2008 dan 2007 masing-masing sebesar Rp88.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tahun 2008 sebesar Rp9. dana Program Kemitraan .818 miliar yang diimbangi dengan penambahan atas pinjaman yang diterima sebesar Rp8. Arus kas bersih tersebut juga digunakan untuk pembayaran dividen. Komputer.399 KOMITMEN & KONTINJENSI Jumlah Komitmen & Kontinjensi yang mempunyai risiko kredit per 31 Desember 2009 mengalami peningkatan sebesar 17. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Miliar Realisasi 2008 Tanah dan bangunan Peralatan Kantor.70 PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN dan pembelian aktiva tetap sebesar Rp651 miliar.468 miliar antara lain untuk pembayaran pinjaman yang diterima sebesar Rp13. BELANJA MODAL Berikut ini kami sajikan realisasi belanja modal untuk tahun 2008 dan 2009 serta anggaran tahun 2010: Rp.158 miliar yang antara lain digunakan untuk pembayaran dividen dan Dana Program Kemitraan & Bina Lingkungan dan tantiem sebesar Rp4.2% dibandingkan dengan tahun 2008. Bina Lingkungan dan tantiem sebesar Rp2.476 miliar serta kenaikan pinjaman subordinasi sebesar Rp3.401 miliar terutama berkaitan dengan penurunan surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali sebesar Rp2. ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Selama tahun 2009 arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp4.034 miliar serta surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali sebesar Rp1. Pada tahun 2008 arus kas masuk bersih dari aktivitas investasi adalah sebesar Rp2.932 miliar. . Perangkat Lunak dan Kendaraan Implementasi Renovasi kantor Jumlah 614 783 126 488 2009 189 594 Anggaran 2010 109 397 94 799 1. Peningkatan tersebut terutama disebabkan meningkatnya Letters of Credit yang tidak dapat dibatalkan valuta asing serta bank garansi yang diterbitkan baik rupiah maupun valuta asing.350 miliar.085 miliar.657 miliar. pelunasan surat berharga yang diterbitkan sebesar Rp3. penurunan Obligasi Pemerintah yang tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo sebesar Rp286 miliar serta pembelian aktiva tetap sebesar Rp614 miliar.391 miliar.

0 % 0.7 % 0.0 % 0.387 Rp.5 % 9.112 3.0 % 0.807 1.0 % 0.0 % 5.0 % 0.637 8.381 7.684 14.0 % 3.031 12.106 29.194 6.356 9.996 1.259 41 1.0 % 0.PEMBAHASAN UMUM DAN ANALISIS MANAJEMEN 71 KOMITMEN & KONTINJENSI YANG MEMPUNYAI RISIKO KREDIT PER 31 DESEMBER 2008 DAN 2009 2008 RUPIAH Letters of Credit yang tidak dapat dibatalkan Bank garansi yang diterbitkan Standby letters of credit MATA UANG ASING Letters of Credit yang tidak dapat dibatalkan Bank garansi yang diterbitkan Standby letters of credit 3. sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia : Rasio Aktiva Produktif Bermasalah Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif terhadap Aktiva Produktif Pemenuhan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional 1) Persentase Pelanggaran BMPK Pihak Terkait Pihak Tidak Terkait Persentase Pelampauan BMPK Pihak Terkait Pihak Tidak Terkait Giro Wajib Minimum Rupiah Posisi Devisa Netto 2) 2008 3.7 % 3.0 % 103.4 % Catatan: 1) Beban operasional termasuk beban bunga & beban PPAP serta beban penyisihan lainnya dibagi pendapatan operasional termasuk pendapatan bunga 2) Perhitungan devisa netto termasuk akun neraca dan rekening administratif LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Miliar 2008 2009 29.609 24.9 % 2009 1.8 % 73. RASIO KEUANGAN LAINNYA (BANK SAJA) Tabel berikut menyajikan rasio keuangan lainnya.518 3.7 % 0.6 % 107. Miliar 2009 KOLEKTIBILITAS KOMITMEN & KONTINJENSI PER 31 DESEMBER 2008 DAN 2009 Rp.207 17.300 Performing Non Performing 24. .3 % 70.813 7.130 620 10.933 63 Penyisihan penghapusan komitmen dan kontinjensi yang telah dibentuk pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp329 miliar dan Rp316 miliar.0 % 4.0 % 5.

72 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

73 LAPORAN • TUGAS PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS • GOOD CORPORATE GOVERNANCE • CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY • KOMITE PIHAK INDEPENDEN NON DEWAN KOMISARIS & CORPORATE SECRETARY • SIARAN PERS MENEMBUS BATAS KEINGINAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

42% (netto) di tahun 2009. b.45% pada tahun 2009. Penanganan Kredit Bermasalah/Non Performing Loan (NPL). Bank Mandiri telah mencapai hampir semua target dan rencana kerja dengan sangat baik. Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi pengawasannya berpendapat sebagai berikut: 1.6% pada tahun 2005 menjadi 40.07% di tahun 2009 atau naik 9 kali lipat. Dari sisi efisiensi operasional. melampaui aspirasi awal yang ingin dicapai di tahun 2010 yaitu sebesar Rp. Pelaksanaan Management Stock Option Plan (MSOP) dan Hal-hal Lain Yang Perlu Mendapat Perhatian Manajemen. d. Harga saham BMRI di Bursa Efek Indonesia berhasil mencapai Rp 5. Pencapaian yang baik telah ditunjukkan dalam pertumbuhan bisnis. Penurunan NPL tersebut juga diiringi dengan peningkatan coverage PPAP terhadap NPL dari sebesar 43.2% (gross) dan 15. Dewan Komisaris berpendapat bahwa dalam periode tahun 2009. tercermin dari pertumbuhan dana masyarakat yang cukup besar termasuk pendanaan yang berasal dari luar negeri diantaranya dari Asian Development Bank (ADB).300 pada tanggal 7 Oktober 2009 dan menjadikan kapitalisasi pasar BMRI sebesar Rp 111. dilanjutkan dengan pemantauan kinerja disertai upaya memastikan penerapan manajemen risiko dan good corporate governance dilaksanakan secara komprehensif. c. Laba bersih tumbuh signifikan dari Rp 603 milyar di tahun 2005 menjadi Rp 7. efektif dan efisien.97% pada tahun 2005 menjadi 200. manajemen telah bersungguh-sungguh untuk terus berupaya melanjutkan tahapan tranformasi dalam mewujudkan visi Bank. peningkatan mutu pelayanan dan perbaikan tata kelola. . PENGELOLAAN LIKUIDITAS Kondisi makro ekonomi dan likuiditas pasar global maupun domestik menunjukkan perkembangan membaik. Secara umum pengawasan Dewan Komisaris difokuskan terhadap beberapa permasalahan utama yang terkait program perbaikan kinerja dan pencapaian target Bank. Return on Equity (ROE) meningkat signifikan dari 2. dilakukan sejak perumusan strategi yang diikuti pada tahap implementasi program. KINERJA KEUANGAN BANK Proses transformasi yang dilaksanakan Bank Mandiri sejak tahun 2005 hingga akhir tahun 2009.100 triliun. Selain pencapaian kinerja keuangan serta pengelolaan likuiditas.5% di tahun 2005 menjadi 22. 2.74 LAPORAN TUGAS PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS Pelaksanaan pengawasan terhadap Bank Mandiri senantiasa dilakukan secara proaktif guna mengarahkan dan memberikan shareholder value untuk Bank supaya terus tumbuh berkesinambungan berlandaskan penerapan prinsip-prinsip good corporate governance serta merefleksikan etika dan budaya tata kelola yang baik dalam struktur dan kebijakan Bank.34% (netto) di tahun 2005 menjadi sebesar 2. International Financial LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. namun masih tetap perlu berhati-hati sehingga posisi likuiditas harus dijaga. Atas pelaksanaan program kerja dan pencapaian target tersebut. telah berhasil mendorong peningkatan kinerja Bank Mandiri (konsolidasi) selama 5 (lima) tahun terakhir yang tercermin dari berbagai indikator keuangan utama yaitu: a. dapat disampaikan bahwa secara garis besar program kerja dan target tahun 2009 dapat dilaksanakan dan dicapai dengan baik.8% (gross) dan 0. Dalam hal ini Manajemen telah mampu melakukan pengelolaan likuiditas yang baik. Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Operasional Bank. Corporate Governance. Pengembangan Sumber Daya Manusia.2% pada tahun 2009. e. Non Performing Loan (NPL) berhasil turun signifikan dari sebesar 25.2 Triliun di tahun 2009 (audited) atau naik 12 kali lipat. Arahan dan pemberian nasihat kepada Direksi. Berkaitan dengan hal tersebut di atas.1 triliun. Ditinjau dari pencapaian target yang telah ditetapkan dalam Key Performance Indicator (KPI) tahun 2009. peningkatan profitabilitas. Pengelolaan Likuiditas. Bank Mandiri mampu memperbaiki Cost Efficiency Ratio (CER) dari 55. Peningkatan kinerja yang berhasil dicapai Bank Mandiri sejak tahun 2005 tersebut pada akhirnya memberikan dampak positif pada peningkatan harga saham Bank Mandiri (BMRI). yaitu meliputi: Kinerja Keuangan Bank.

2% di tahun 2009 sehingga cenderung mengakibatkan over likuid. meningkatkan dana dari Tabungan TKI dan Haji. 5. 4. Meningkatkan dana murah melalui optimalisasi target market debitur individual. International Financial Corporation (IFC) dan Agence France de Development (AFD). serta meningkatkan jumlah rekening Tabungan Rencana Mandiri (TRM) sehingga peningkatan jumlah rekening tabungan mencapai 1. Hal ini mencerminkan bahwa kepercayaan masyarakat luas dan investor terhadap Bank Mandiri sangat baik. yang dapat digunakan untuk mendanai aktivitas Bank Mandiri. Melakukan penjajakan dan mendapatkan komitmen pendanaan dan international trade finance line sebesar US$ 500 juta dari Asian Development Bank (ADB). kebijakan. namun realisasi penghimpunan dana murah (giro dan tabungan) masih perlu ditingkatkan. Mengembangkan relationship untuk meningkatkan penghimpunan dana dari Departemen/Lembaga pemerintah. Optimalisasi pemanfaatan Giro sebagai operating account dari fasilitas kredit yang diberikan kepada nasabah baru.5 Triliun yang telah dicatat pada Bursa Efek Indonesia tanggal 14 Desember 2009. pengembangan bisnis dilaksanakan melalui ekspansi kredit secara selektif dan pada segmen yang profitable dan mengoptimalkan sektor-sektor yang dapat tumbuh dengan baik dan merupakan sektor yang termasuk dalam industry class sangat disarankan disertai upaya penyempurnaan proses. Disisi lain tentu memperkuat kemampuan Bank Mandiri untuk mengantisipasi dampak gejolak ekonomi global. mengembangkan produk/fitur. gift/souvenir. Penempatan Dana Dibidang penempatan dana. . memasarkan produk reksadana terproteksi & konvensional. Memaksimalkan penetrasi bisnis atas nasabah baru yang potensial antara lain melalui penentuan target customers atas dasar sektor unggulan. Dengan pertumbuhan dana tersebut LDR Bank Mandiri khususnya LDR Valas mengalami penurunan yang cukup significan dari sebesar 80.52 juta rekening di akhir Tahun 2009 (target peningkatan 1 juta rekening). a. disertai peningkatan pelayanan dan program promosi/marketing yang berkesinambungan. 8. 3. Strategi yang telah ditetapkan meliputi fokus pada targeted customer. cash back serta program diskon. Walaupun pencapaian total dana masyarakat melebihi target yang ditetapkan. 2. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 9. top player & cluster daerah unggulan. 7. Penghimpunan Dana Dibidang penghimpunan dana.5% di tahun 2008 menjadi 68. Bank Mandiri telah melakukan penawaran umum Obligasi Subordinasi Rupiah Bank Mandiri I Tahun 2009 dengan nilai nominal sebesar Rp 3. Memaksimalkan potensi bisnis nasabah eksisting melalui identifikasi kebutuhan atas dasar potensi nasabah serta mengembangkan product bundling sesuai kebutuhan nasabah 6. Meningkatkan efektivitas aliansi dengan nasabah corporate dan commercial sebagai strategic partner.200 bank koresponden yang terdapat di 106 negara. meningkatkan brand image melalui media above the line. mengoptimalkan infrastruktur & perangkat teknologi yang mendukung operasional cabang dan jaringan distribusi yang luas untuk pengembangan retail payment. serta program Promosi berupa sponsorship. Bundling product Tabungan Rencana Mandiri & Payroll. b.LAPORAN TUGAS PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS 75 Corporation (IFC) dan Agence France de Development (AFD) pada bulan November 2009. dan pengawasan kredit sehingga tetap memperhatikan azas kehati-hatian. Adapun program kerja yang telah dilaksanakan mencakup: 1. secara umum pelaksanaan program kerja telah berjalan selaras dengan strategi bank. Bank Mandiri juga memperluas kerjasamanya dengan hampir 1.

d. Sehubungan dengan hal tersebut. Implementasi corporate governance dan manajemen risiko. Dewan Komisaris tetap memberikan perhatian atas hal-hal yang telah dilakukan manajemen sebagai berikut: a. besar dan brokerage house. 5. Disamping itu. Namun demikian untuk sisa penyelesaian obligor macet Top 30 yang tidak memiliki kemungkinan untuk direstrukturisasi ataupun pelunasan kewajiban perlu dilakukan tindakan tegas termasuk melalui jalur hukum. consumer loan maupun mikro banking terus dikembangkan. responsibility. termasuk memonitor pengaruh perkembangan kondisi makro terhadap kualitas aktiva produktif pada umumnya. BUMN. Manajemen telah berhasil melakukan penyelesaian atas kredit bermasalah dari Top Obligor dalam jumlah yang signifikan. Proses restrukturisasi perlu terus diiringi dengan Strategi menjaga dan meningkatkan kualitas kredit pasca restrukturisasi kredit secara disiplin sehingga tidak terjadi penurunan kembali kolektibilitas kredit yang telah direstrukturiasi (relaps). c. asosiasi dan institusi lainnya dalam penyaluran Program Kemitraan. 4. Melakukan kerjasama dengan koperasi. independency dan fairness) periode tahun 2009 untuk memenuhi Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. terkait dengan penanganan NPL. top player & cluster daerah unggulan). Melakukan supervisi kredit secara intensif untuk meningkatkan kualitas aktiva produktif dengan memastikan terlaksananya prosedur pemrosesan sampai dengan pencairan kredit sesuai aturan yang berlaku. termasuk sistem pengendalian operasional Bank. Hasil self assessment Bank Mandiri atas pelaksanaan Good Corporate Governance (transparency. Memaksimalkan potensi bisnis melalui identifikasi kebutuhan atas dasar potensi nasabah dan mengembangkan product sesuai kebutuhan nasabah. PENANGANAN KREDIT BERMASALAH/NON PERFORMING LOAN (NPL) Dewan Komisaris melalui Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko memonitor berbagai upaya yang dilakukan manajemen dalam menjaga NPL sesuai ketentuan Bank Indonesia. 4. micro & retail. mengendalikan debitur yang downgrade melalui penagihan secara intensif. 3.8/4/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) Bagi Bank Umum sebagaimana telah diubah 3. 2. Mengefektifkan ekspansi kredit (termasuk meningkatkan pemasaran kredit investasi). commercial. b. aktivitas komunikasi dan program promosi yang terarah untuk mendukung pemasaran produk. . dan consumer finance. Memaksimalkan penetrasi bisnis atas nasabah baru yang potensial antara lain melalui penentuan target customers (atas dasar sektor unggulan. Dewan Komisaris mencatat beberapa hal sebagai berikut: a. meningkatkan monitoring terhadap performance collector serta melakukan write off secara berkala. Melaksanakan ekspansi kredit secara prudent pada segmen Mikro yang didukung dengan kegiatan kerjasama aliansi dengan mitra Corporate dan Commercial dalam pembiayaan mikro.76 LAPORAN TUGAS PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS Program kerja yang telah dilaksanakan antara lain: 1. secara umum dapat dilaporkan telah dilaksanakan dengan baik dan penyempurnaannya terus diupayakan secara berkelanjutan. MANAJEMEN RISIKO DAN SISTEM PENGENDALIAN OPERASIONAL BANK. termasuk penyempurnaan kualitas business process secara end to end. mengoptimalkan penggunaan KMK fixed dengan aktifitas di rekening giro sebagai operating account. CORPORATE GOVERNANCE. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Upaya menjaga dan meningkatkan risk control system pada aktivitas perkreditan terutama segmen corporate. memperkuat penawaran produk consumer loan dengan fokus pada pengembang berskala menengah. Sejalan dengan fokus Bank Mandiri ke depan untuk pertumbuhan High yield Business maka perlu ditingkatkan terus infrastruktur pengelolaan risiko kredit di segmen small business. accountability. 6.

b.1 triliun. implementasi program telah diupayakan agar selaras dan terintegrasi sehingga dapat secara optimal mendukung pencapaian target dan rencana bisnis. Penyempurnaan strategi dan kebijakan Human Capital telah difokuskan pada pengembangan leadership dan capabilities yang efektif. Dewan Komisaris senantiasa memonitor kepatuhan terhadap ketentuan kehati-hatian yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. peningkatan ketahanan (resiliance). Garuda Indonesia (Persero) yang Bank konversikan menjadi penyertaan modal sementara pada nasabah. sesuai surat No. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dan Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan Bank Mandiri Posisi 30 September 2009. Bank Bumi Daya Plaza (BDP). Terhadap pelaksanaan rencana divestasi atas PT. di mana kepemilikan Bank Mandiri sebesar 100% dengan mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia vide surat No. f. dan sekaligus memperoleh penghargaan sebagai Perusahaan dengan kategori Sangat terpercaya dan Emiten Keuangan Terbaik. Rencana penyelesaian Bank Mandiri atas Mandatory Convertible Bond (MCB) PT. antara lain terhadap portfolio kredit di atas Rp. Penyempurnaan strategi dan kebijakan tersebut seiring dengan strategi kompensasi yang kompetitif yang didasari pada jiwa “pay for performance” agar senantiasa dapat memotivasi pegawai.1 dengan predikat ”Sangat Baik”. sebagai berikut: a. c. Program internalisasi Budaya perusahaan yang mencakup nilai-nilai kebersamaan Trust.65) pada Corporate Governance Perception Index 2008 yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance pada tahun 2009. terkait dengan penerapan GCG. arahan divestasi utamanya akan dilakukan kepada internal Bank Mandiri terlebih dahulu dengan pertimbangan Bank secara keseluruhan. yaitu Mandiri International Remittance (MIR) yang berlokasi di Kuala Lumpur. e. d. 10/548/DPB1 tanggal 14 November 2009. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 11/1/DPB1/ TPB1-1 tanggal 6 Januari 2009. . Bank Indonesia memberikan hasil peringkat komposit 2 dengan predikat Baik untuk posisi 30 September 2009 dan kecukupan sistem pengendalian risiko untuk risiko kredit Bank Mandiri. Terkait dengan Tingkat Kesehatan Bank Mandiri. Selain itu. peningkatan engagement serta penguatan budaya kerja dan penerapan best practices dalam pengelolaan Human Capital secara terintegrasi guna meningkatkan professionalisme dan produktivitas pegawai. menunjukkan nilai komposit 1. PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Dalam hal pengembangan sumber daya manusia. hal ini telah dicatatkan dalam Pelaporan Bank per 31 Desember 2009. Adapun action plan UGBDN dan BDP telah dicantumkan dalam Rencana Bisnis Bank Mandiri 2010-2012. COM/048/2009 tanggal 6 Juli 2009 telah memberikan persetujuan penyusunan Arsitektur Kebijakan dan Prosedur Bank Mandiri. Customer Focus dan Excellence (TIPCE) telah dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan untuk seluruh jajaran pegawai. Integrity. Dewan Komisaris melalui surat No. Review secara berkala terhadap penerapan manajemen risiko yang dilakukan Bank. Bank Indonesia menggolongkan acceptable untuk posisi 30 September 2009. 5. Usaha Gedun BDN (UGBDN) dan PT. telah mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia sesuai dengan surat No. Selain itu. Profesionalisme. Bank Mandiri telah melakukan penyempurnaan terhadap legalitas operasional perusahaan penyedia layanan jasa pengiriman uang. Bank Mandiri memperoleh penghargaan sebagai Perusahaan dengan predikat ”Sangat Terpercaya” (peringkat 1 dengan nilai 90. antara lain Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) dan penetapan Capital Adequacy Ratio (CAR).8/14/PBI/2006.LAPORAN TUGAS PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS 77 dengan PBI No. b.12/1/DPB1/TPB1-1/ Rahasia tanggal 8 Januari 2010 perihal Informasi Predikat Penilaian Kecukupan Risk Control System untuk Risiko Kredit.

Grand launching employee services centre yang terdiri dari call centre & walk in centre yang juga disebut hc4U. d. c. Perbaikan terhadap process penentuan remunerasi dan insentif. 6.365. Dewan Komisaris menyarankan kepada Direksi untuk menyeimbangkan pengelolaan kebutuhan likuiditas dengan pengelolaan efesiensi.779 lembar saham.052 lembar saham dan MSOP Tahap 3 sebanyak 225. *) Keterangan : Jangka waktu MSOP tahap 1 (option live) telah berakhir pada 13 Juli 2008 7. antara lain: 1. termasuk jenis pekerjaan yang dapat di-outsource dan bentuk dari kegiatan outsource tersebut. pengembangan fitur produk. Program kerja telah dilaksanakan untuk meningkatkan profesionalisme dan produktivitas pegawai. Dalam kondisi makro global yang masih dipenuhi ketidakpastian. Mengimplementasikan modul e-recruitment yang terintegrasi . . Kebijakan tersebut juga mencakup kebijakan outsourcing yang meliputi syarat-syarat pelaksanaan proses pengelolaan penyedia jasa outsourcing. Pengembangan business learning academies. Penajaman Mandiri Employee Appraisal System & Talent Management System. optimalisasi infrastruktur dan perangkat teknologi. MSOP Tahap 2 sebanyak 304. Penambahan jumlah saham beredar hasil dari eksekusi MSOP tersebut ditindaklanjuti dengan perubahan Anggaran Dasar untuk melakukan penambahan atas modal ditempatkan dan disetor penuh Bank Mandiri.339. sebagaimana diamanatkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank Mandiri tanggal 29 September 2003 yang menetapkan kebijakan pelaksanaan dan pengawasan serta penerima untuk program MSOP Tahap 1. 4.647. RUPS Tahunan Bank Mandiri tanggal 16 Mei 2005 untuk MSOP Tahap 2 dan RUPS Tahunan Bank Mandiri tanggal 22 Mei 2006 untuk MSOP Tahap 3. 5. Perbaikan jalur karir.78 LAPORAN TUGAS PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS c. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2009 jumlah total penerbitan saham baru Bank Mandiri hasil eksekusi MSOP Tahap 1 adalah sebanyak 375. perluasan jaringan distribusi harus dilengkapi dengan langkah-langkah strategis untuk melakukan monitoring dan mendorong pencapaian kinerja yang sustainable serta dilaksanakan dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip good corporate governance. Jumlah likuiditas yang ada tentunya perlu disesuaikan dari waktu ke waktu dan perlu disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan likuiditas pasar yang saat ini menunjukan trend membaik.788 lembar saham. Kebijakan resourcing telah mencakup kriteria dan proses serta akuntabilitas untuk mendapatkan kualitas pegawai yang diharapkan dalam waktu yang ditentukan. 6. Jumlah keseluruhan lembar saham hasil konversi MSOP yang diterbitkan sampai dengan 31 Desember 2009 sebanyak 905. 2.957 lembar saham *). b. PELAKSANAAN MANAGEMENT STOCK OPTION PLAN (MSOP) Dewan Komisaris selama tahun 2009 juga melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan eksekusi atas Management Stock Option Plan (MSOP). Bank Mandiri agar terus memperbaiki LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sejalan dengan visi menjadi Indonesia’s most admired and progressive financial institution. maka pengembangan bisnis berupa penghimpunan dana.942. 7. Dalam rangka untuk mengendalikan cost of funds dan mengelola risiko likuiditas secara prudent dengan tetap mempertimbangkan aspek efisiensi. Implementasi program coaching & leadership development yang terintegrasi dalam people development framework. 3. HAL-HAL LAIN YANG PERLU MENDAPAT PERHATIAN MANAJEMEN Berdasarkan pengawasan atas realisasi kinerja dan pelaksanaan program kerja Bank Mandiri Tahun 2009 maka Dewan Komisaris menyampaikan beberapa hal yang perlu terus-menerus mendapat perhatian manajemen antara lain sebagai berikut: a.

pengendalian risiko serta profitabilitas segmen dimaksud. Pengembangan outlet yang dibutuhkan sesuai business plan. target nasabah. public education kepada investor/calon Selama tahun 2009. Pengembangan micro banking dalam jangka panjang. Komite Remunerasi dan Nominasi 4. . teknis operasional. Demikian laporan Dewan Komisaris atas pelaksanaan program pengawasan selama tahun 2009. Komite Pemantau Risiko 3. Dalam rangka pengamanan transaksi reksadana dimana Bank Mandiri bertindak sebagai penjual maka perlu dilakukan upaya-upaya antara lain yaitu secara reguler bersama dengan manajer investasi mengundang investor reksadana untuk menjelaskan bahwa produk reksadana bukan produk Bank dan risiko ditanggung oleh investor. e. Komite Audit 2. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menyampaikan kepada investor reksadana mengenai laporan posisi investasi secara berkala. Komite Good Corporate Governance Seluruh Komite tersebut telah melaksanakan tugas dan kewajiban dengan baik dan telah memberikan laporan dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas hal-hal yang perlu menjadi perhatian Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan fungsinya.LAPORAN TUGAS PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS 79 bisnis model di luar negeri termasuk di HongKong dan Bank Mandiri Europe Limited. agar senantiasa memperhatikan kondisi dan pangsa pasar. Dewan Komisaris menghargai upaya Direksi untuk mempertahankan cabang HongKong dengan arahan agar fokus pada peningkatan shareholder value dan meninggalkan marginal bisnis yang beresiko tinggi serta menyiapkan business model yang lebih sesuai dengan core competencies cabang HongKong. Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi pengawasan serta pemberian nasihat kepada Direksi dibantu oleh Komite-Komite yaitu : 1. d. tentunya juga perlu mempertimbangkan kebutuhan tenaga kerja yang diperlukan serta bagaimana dapat mencari. serta menghindari bisnis-bisnis dengan profil risiko yang tinggi. merekrut dan mempertahankan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Bank Mandiri telah melaksanakan penyempurnaan struktur organisasi yang menjamin adanya check and balance dan mencerminkan akuntabilitas yang jelas dan tegas dari masing-masing organ perusahaan. Kompeten dan bertanggung jawab. GOVERNANCE STRUCTURE Untuk mendukung tercapainya Visi. Pada tahapan ini dilakukan perumusan kembali visi. penerapan GCG secara konsisten telah meningkatkan kinerja bank sehingga dapat memperkuat posisi daya saing perusahaan yang pada akhirnya akan menarik minat dan kepercayaan investor sehingga Bank Mandiri dapat tumbuh secara berkelanjutan dalam jangka panjang. dan 5 dapat dilihat pada halaman 127 dan seterusnya. misi dan strategi Bank Mandiri. Customer focus dan Excellence. Mengutamakan pelayanan dan kepuasan pelanggan. Melengkapi komitmen visi. yang diselaraskan dengan komitmen manajemen terhadap pentingnya penerapan GCG dalam menjalankan usahanya. 9. Sosialisasi dan Evaluasi 5. yang terdiri dari Corporate Banking. Selain peningkatan kualitas SDM. Commercial Banking. Implementasi GCG sebagai sebuah sistem dilakukan melalui proses intern yang melibatkan Dewan Komisaris. Inovatif. Seiring dengan berjalannya proses transformasi. Berpikir. efektif. Direksi dan seluruh pegawai. serta Budaya Perusahaan yang terdiri dari nilai-nilai kebersamaan (shared values). Peduli lingkungan. Tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) merupakan unsur penting di industri perbankan mengingat risiko dan tantangan yang dihadapi oleh industri perbankan semakin meningkat. Governance Commitment 2. Walking the talk *) Keterangan: Sehubungan dengan penjelasan butir 1 dan 2. GOVERNANCE COMMITMENT Bank Mandiri mempunyai keyakinan bahwa implementasi GCG akan berjalan dengan baik kalau dilandasi komitmen yang kuat dari seluruh jajaran Bank Mandiri. Pada bulan Juli 2003. 4. Disiplin dan konsisten. Saling menghargai dan bekerja sama. . Memberikan solusi dan hasil terbaik. berkata dan bertindak terpuji. Adapun penjelasan mengenai struktur tata kelola perusahaan adalah sebagai berikut: LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Penerapan Good Corporate Governance (GCG) merupakan proses jangka panjang yang memberikan hasil berupa sustainable value. Bank Mandiri berhasil melakukan Go Public dan mampu tercatat sebagai IPO tersukses pasca krisis. terutama dengan meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) hingga dapat bekerja lebih efisien. I. 8. Dewan Komisaris dan Direksi. Micro & Retail Banking dan Consumer Finance. transparan dengan tetap berpedoman pada Peraturan Perundang-undangan yang berlaku dan memperhatikan prinsip kehati-hatian (prudential banking). Governance Structure ini kemudian dituangkan dalam Anggaran Dasar Bank Mandiri dan GCG Charter berupa penataan fungsi. 2. Meskipun mayoritas sahamnya dimiliki oleh pemerintah. Bank Ekspor Import Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia yang merger secara legal dilakukan pada Juli tahun 1999. Professionalism. Governance Mechanism *) 4. TIPCE tersebut kemudian dijabarkan dalam rumusan Pedoman 10 (sepuluh) Perilaku Utama bagi insan Bank Mandiri sebagai berikut : 1. 6. 5. pada tahapan Perumusan Governance Commitment Bank Mandiri juga melakukan revitalisasi budaya perusahaan agar dapat memberikan keyakinan dan panduan yang lebih kuat. 4. Bank Dagang Negara. kompetitif dan profesional didukung oleh budaya etos kerja yang mumpuni. namun pengelolaan Bank Mandiri dilaksanakan secara profesional. Jujur. Best Practices. Bank Mandiri merupakan hasil penggabungan 4 (empat) bank yakni Bank Bumi Daya. tugas dan wewenang masing-masing organ perseroan antara lain Rapat Umum Pemegang Saham. tulus dan terbuka. Governance Structure 3. Integrity. Implementasi GCG di Bank Mandiri dilaksanakan dengan berlandaskan prinsip-prinsip GCG yang terdiri dari 5 (lima) tahap. Treasury & International Banking. Bank Mandiri mengalami perubahan yang lebih baik. Melalui tahapan ini Bank Mandiri telah melakukan beberapa hal penting terkait dengan penyempurnaan Governance Structure. maka penjelasan mengenai butir 3. Orientasi pada nilai tambah dan perbaikan terus menerus. Misi dan Strateginya. 7. yaitu melalui pemenuhan jumlah dan komposisi Dewan Komisaris serta pembentukan Komite-komite. yaitu: 1. Sejak diterapkannya GCG. 3. yang merupakan pencerminan dari tanggung jawab utama kepada seluruh stakeholder. misi dan strategi bisnis. Revitalisasi tersebut dilakukan melalui penetapan budaya perusahaan yang dikenal dengan ”TIPCE” yaitu: Trust. proaktif dan cepat tanggap. II. Visi dan misi tersebut selanjutnya dilengkapi dengan strategi bisnis yang spesifik untuk masing-masing Strategic Busines Unit (SBU). Bank Mandiri bertekad untuk menjadi Regional Champion Bank pada tahun 2010.80 GOOD CORPORATE GOvERNANCE PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE Bank Mandiri merupakan Bank Umum Publik. 10.

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN (RUPST) Pada tanggal 4 Mei 2009. Mengesahkan Laporan Tahunan Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku 2008 yang telah diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Propinsi DKI Jakarta II.312. 5. anggota Dewan Komisaris dan Sekretaris Dewan Komisaris yang menjabat dalam tahun 2008. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan Auditor tersebut. dengan proporsi tantiem Komisaris Utama sebesar 100%. Menetapkan Kantor Akuntan Publik Haryanto Sahari & Rekan sebagai Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009. Keputusan Agenda Kedua Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba bersih tahun buku 2008 sebesar Rp.65 miliar atau sebesar 1. Keputusan Agenda Ketiga a. Menyetujui penyesuaian gaji Direktur Utama menjadi sebesar Rp. adapun gaji Wakil Direktur Utama dan anggota Direksi lainnya ditetapkan oleh Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan bobot pekerjaan. sedangkan porsi tantiem untuk Direksi adalah sebesar 77. Komisaris Utama sebesar 50%. pencapaian kinerja dan kontribusi masing-masing Direktur yang bersangkutan selama tahun buku 2008. Keputusan Agenda Keempat a.75% masing-masing dari gaji Direktur Utama. . Keputusan Agenda Pertama a.5%. c. b. Menetapkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Propinsi DKI Jakarta II sebagai Auditor yang akan mengaudit Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009. 5. Gaji anggota Direksi.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 81 A. 2. dibagikan kepada masing-masing anggota Direksi dengan proporsi yang akan ditentukan dalam Rapat Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan pencapaian kinerja dan kontribusi serta lamanya menjabat masing-masing anggota Direksi pada tahun 2008.698. Porsi tantiem untuk anggota Dewan Komisaris dan Sekretaris Dewan Komisaris adalah sebesar 22.488. 3. 166 juta netto per bulan atau kenaikannya sebesar 11. Wakil Komisaris Utama 47.06% dari gaji netto yang berlaku saat ini dengan pembulatan ke bawah dalam angka jutaan penuh yang berlaku terhitung sejak tanggal 1 Januari 2009. anggota Dewan Komisaris lainnya sebesar 45% dan Sekretaris Dewan Komisaris sebesar 18.86% dari total tantiem. honorarium anggota Dewan Komisaris dan Sekretaris Dewan Komisaris yaitu Direktur Utama sebesar 100%. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan menyetujui Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris untuk tahun buku 2008. untuk dibayarkan kepada segenap anggota Direksi. Bank Mandiri telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Wakil Komisaris Utama sebesar 95%. Menyetujui pemberian tantiem sebesar Rp. 61. 4. d. dengan keputusan sebagai berikut: 1.14% dari total tantiem. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.5% masing-masing dari tantiem Komisaris Utama dengan mempertimbangkan lamanya menjabat pada tahun 2008.16% gross dari laba bersih Perseroan periode 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Desember 2008 yang telah dianggarkan sebelumnya. anggota Dewan Komisaris lainnya sebesar 90% dan Sekretaris Dewan Komisaris sebesar 37.821. b. b. Keputusan Agenda Kelima Menyetujui pelimpahan kewenangan RUPS kepada Dewan Komisaris untuk menyetujui penambahan modal ditempatkan dan disetor Perseroan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal 29 Mei 2009. c.

Memberikan pendapat dan saran atas Rencana Kerja dan Anggaran tahunan yang diusulkan Direksi dan mengesahkannya sesuai ketentuan pada Anggaran Dasar. Melakukan Pengawasan terhadap pengurusan Bank yang dilakukan Direksi serta memberi nasihat kepada Direksi termasuk mengenai rencana kerja. Auditor Eksternal dan Otoritas Pengawas Bank atau Pasar Modal.8/14/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum. Direksi dan/atau pemegang saham pengendali atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen. 3. Memberikan pendapat dan saran kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai masalah yang dianggap penting bagi kepengurusan Bank. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pelaksanaan ketentuan Anggaran Dasar dan Keputusan RUPS dan atau RUPS Luar Biasa dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 7. Sehubungan dengan hal tersebut. Sampai dengan saat ini anggota Dewan Komisaris berjumlah 6 (enam) orang dimana 4 (empat) diantaranya merupakan Komisaris Independen. kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya. Melaksanakan tugas. 6. PBI tersebut juga mengatur bahwa paling kurang 50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris adalah Komisaris Independen. DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris adalah organ perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai dengan anggaran dasar serta memberi nasihat kepada Direksi serta memastikan bahwa perusahaan melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang disiapkan Direksi serta menandatangani laporan tahunan tersebut. dan dalam rangka mendukung GCG Bank. Susunan Anggota Dewan Komisaris • Edwin Gerungan Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen • Muchayat Wakil Komisaris Utama • Mahmuddin Yasin Komisaris • Soedarjono Komisaris Independen • Pradjoto Komisaris Independen • Gunarni Soeworo Komisaris Independen Komisaris Independen Sesuai PBI No. 4. pengembangan Bank. Bank harus memiliki Komisaris Independen yakni anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan kepengurusan. 5. 2. pemegang saham dalam RUPS telah menetapkan Komisaris Independen dengan jumlah dan persyaratan sebagaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku guna menjalankan tugas pengawasan terhadap Bank dan kelompok usaha Bank. .8/4/PBI/2006 sebagaimana diubah dengan PBI No. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris 1. Memonitor perkembangan kegiatan Bank.82 GOOD CORPORATE GOvERNANCE B. Menjaga kepentingan Bank dengan memperhatikan kepentingan para Pemegang Saham dan bertanggung jawab kepada RUPS. wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan dan Keputusan RUPS dan atau RUPS Luar Biasa secara efektif dan efisien serta terpeliharanya efektivitas komunikasi antara Dewan Komisaris dengan Direksi.

. Diperlukan strategi dan program kerja masing-masing bisnis unit agar dapat melakukan aliansi antar bisnis unit untuk meningkatkan produk tabungan serta penggunaan transactional account secara intensif. 9. Bank Mandiri perlu melakukan uji kehandalan dan keamanan terhadap sistem informasi bank antara lain dengan menyewa profesional hacker. Bank Mandiri perlu melakukan legal review secara berkala terhadap dokumen perjanjian/kontrak termasuk perjanjian kredit oleh pihak independen agar dapat melakukan identifikasi Risiko Hukum secara dini dan melakukan mitigasinya. Melaporkan dengan segera kepada RUPS apabila terjadi gejala menurunnya kinerja Bank. 4. Terkait dengan jumlah perkara hukum perdata di Bank Mandiri yang sebagian besar berasal dari transaksi kredit. 2. maka terhadap kasus-kasus hukum tersebut perlu dilakukan legal review dan dilengkapi dengan legal dokumen yang benar dan cukup untuk memperkuat alat bukti di pengadilan. Dewan Komisaris telah menyampaikan rekomendasi sebagai berikut: 1. 3.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 83 8. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Memberitahukan kepada Bank Indonesia paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak ditemukannya (a) pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang keuangan dan perbankan dan (b) keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank. FREKUENSI RAPAT DEWAN KOMISARIS Nama Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo Jumlah Rapat 18 18 18 18 18 18 Kehadiran 18 18 18 18 18 18 Ketidakhadiran 0 0 0 0 0 0 % Kehadiran 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % TRAINING/SEMINAR DEWAN KOMISARIS Nama Soedarjono Gunarni Soeworo Jenis IIA International Conference 2009-Johannesberg Leadership Forum Rekomendasi Dewan Komisaris Dalam rangka pencapaian kinerja bank yang lebih baik dan sustainable.

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sehubungan dengan kondisi makro ekonomi dan likuiditas pasar global maupun domestik yang menunjukkan perkembangan membaik. sebaiknya Bank Mandiri mereview ulang posisi likuiditas Rupiah maupun valas yang dirasakan terlalu tinggi. operasional dan profitability dalam bidang Kredit Mikro. .84 GOOD CORPORATE GOvERNANCE 5. Sistem pengendalian terpadu yang telah dibuat untuk pencegahan fraud agar dilaksanakan dengan benar dan dipantau terus namun jangan sampai menghambat bisnis dan mengganggu pelayanan kepada nasabah. Agar Bank tetap berhati-hati dalam menghadapi perusahaan yang mempunyai struktur organisasi dan kepemilikan yang kompleks dan mempunyai unit usaha di negara-negara “tax heaven” karena berdasarkan pengalaman. sehingga dapat menurunkan cost of fund dan melakukan pengelolaan risiko likuiditas secara prudent namun tetap mempertimbangkan aspek efisiensi. 6. 9. terutama likuiditas valas. Untuk memenangkan persaingan di sektor bisnis mikro. perusahaan/debitur seperti ini cenderung menimbulkan masalah bagi bank. 8. maka untuk menjaga/melindungi operasional ATM agar dilakukan pengamanan dan pengadministrasian persedian kartu ATM dan PIN sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terkait dengan maraknya penipuan/manipulasi penarikan tabungan dengan menggunakan kartu ATM palsu. 7. maka Bank Mandiri harus mempunyai “product differentiation” serta harus mulai memikirkan dan membuat business plan untuk 5 sampai dengan 10 tahun ke depan baik dari segi pangsa pasar.

c. No. Kantor Akuntan Public. Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. Biaya jasa Audit dan cakupan Audit yang diajukan oleh KAP terpilih. efektivitas pelaksanaan manajemen risiko serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. sistem pengendalian intern. 4. 001/KEP/KOM/2005 tanggal 1 Juli 2005. b. sudah dibentuk sejak tanggal 19 Agustus 1999 berdasarkan Keputusan Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . Melakukan review atas laporan hasil pemeriksaan auditor intern dan ekstern. Melakukan review atas laporan-laporan yang diterima langsung dari unit-unit kerja dan atau yang diterima melalui Komisaris. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 7. Melakukan penelaahan dan pemantauan atas pelaksanaan tindak lanjut oleh Manajemen yang berkaitan dengan temuan hasil pemeriksaan Satuan Kerja Audit Intern. 6. Melakukan penelaahan dan pemantauan atas efektifitas pelaksanaan pengendalian intern atau internal control. b. 117/M-MBU/2002. Mengadakan rapat/diskusi dengan unit-unit kerja. KOMITE-KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS KOMITE AUDIT Komite Audit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Metodologi yang digunakan Komite Audit dalam menjalankan tugasnya adalah: a. Melakukan penelaahan dan pemantauan atas semua informasi keuangan yang disajikan Manajemen. Direktorat Pengawasan Bank-Bank Indonesia dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Tujuan Pembentukan Komite Audit Pembentukan Komite Audit Bank Mandiri dilaksanakan dengan mengacu kepada Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. serta mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris berdasarkan Audit Committee Charter yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris pada tanggal 30 Juni 2007. 8/4/PBI/2006 sebagaimana diubah dengan PBI No. Melakukan penelaahan dan pemantauan atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. KEP-29/PM/2004 dan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. Struktur dan Keanggotaan Komite Audit • Gunarni Soeworo Sebagai Ketua (Komisaris Independen) • Soedarjono Sebagai Anggota (Komisaris Independen) • Zulkifli Djaelani Sebagai Anggota (Pihak Independen) • Imam Sukarno Sebagai Anggota (Pihak Independen) Tugas dan Tangung Jawab Komite Audit Komite Audit bertugas dan bertanggung jawab untuk memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris mengenai laporan dan atau hal-hal lain yang disampaikan Direksi. Laporan hasil Audit yang disampaikan oleh KAP 5. efektivitas pemeriksaan auditor eksternal dan internal. 2. No. Melakukan penelaahan dan pemantauan atas: a. Melakukan penelaahan dan pemantauan serta melaporkan berbagai risiko yang potensial akan terjadi. c.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 85 C. 3. Melakukan penelaahan dan pemantauan atas efektifitas pelaksanaan hasil pemeriksaan oleh Satuan Kerja Audit Intern. auditor intern dan ekstern. 8/14/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Corporate Governance bagi bank umum dengan tujuan untuk membantu memfasilitasi Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasannya serta dalam memberikan nasehat kepada Direksi atas hal-hal yang terkait dengan informasi keuangan. Independensi dan obyektifitas Kantor Akuntan Public (KAP) yang akan mengikuti vendor. 013/KEP/KOM/1999 dan diperbaharui berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan cara: 1. Pelaksanaan perkembangan Audit yang dilakukan Oleh KAP d.

Melakukan pertemuan dengan Human Capital Services Group. sistem dan prosedur. dan PSAK 55 (revisi 2006) Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran. 2. tindak lanjut yang sudah dilakukan dan temuantemuan penting yang tindak lanjutnya masih dalam proses. Keputusan Rapat dilakukan berdasarkan Musyawarah Mufakat. Melakukan pertemuan dengan Compliance Group untuk membahas antara lain: a. Mengenai perkembangan terakhir penyelesaian kasuskasus hukum dan mitigasinya. sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Persiapan Sumber Daya Manusia (Standar Kompetensi) untuk menunjang konsep Dominant Multispecialist Bank. FREKUENSI RAPAT KOMITE AUDIT Nama Gunarni Soeworo Soedarjono Zulkifli Djaelani Imam Soekarno Jumlah Rapat 27 27 27 27 Kehadiran 27 27 27 27 Ketidakhadiran 0 0 0 0 % Kehadiran 100 % 100 % 100 % 100 % Keterangan : Rapat komite dianggap sah apabila dihadiri paling kurang 51% dari jumlah anggota termasuk seorang Komisaris dan Pihak Independen. Mengenai temuan-temuan signifikan hasil pemeriksaan SKAI. Melakukan pertemuan dengan Central Operations Group untuk membahas antara lain pelaksanaan Operasional dan Pengendalian Risiko Operasional dan harmonisasi Sistem Integrasi Aplikasi Eximbills dan eMAS. Temuan-temuan signifikan dan kasus-kasus fraud. Perkembangan transaksi-transaksi mencurigakan. Melakukan pertemuan dengan Accounting Group untuk membahas antara lain perkembangan pemilihan Kantor Akuntan Publik untuk Laporan Keuangan Bank Mandiri tahun Buku 2009 dan masalah-masalah dalam implementasi PSAK 50 (revisi 2006) Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan. 8. 3. pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak. terutama yang berkaitan dengan implementasi kebijakan dan peraturan. Melakukan pertemuan dengan Legal Group untuk membahas 10 kasus hukum terbesar dan mitigasinya. d. b. Perkembangan pelaksanaan audit (audit progress) Laporan Keuangan Bank Mandiri Tahun Buku 2009 dan temuan-temuan awal yang perlu mendapat perhatian. 6. c. c. 7. b. Rencana dan cakupan audit Laporan Keuangan Bank Mandiri Tahun Buku 2009. c. beserta Management Letter dan laporan atas kepatuhan atas perundang-undangan dan laporan hasil pemeriksaan sesuai PSA 62 berkaitan dengan kepatuhan pengendalian internal. Kebijakan dan pelaksanaan “Home Base” pegawai dan rotasi pegawai. laporan pengawasan rencana bisnis Bank semester II/2008 dan semester I/2009. Melakukan tugas dan kegiatan lain yang diberikan Dewan Komisaris terkait dengan laporan Komisaris Utama dan Dewan Komisaris yang harus disampaikan kepada Bank Indonesia. b. Masalah-masalah Kepatuhan selama tahun 2009 dan perbaikannya.86 GOOD CORPORATE GOvERNANCE Selama tahun 2009 Komite Audit telah melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut: 1. Melakukan pertemuan bersama-sama dengan Komite Pemantau Risiko untuk membahas antara lain : a. yaitu laporan pelaksanaan dan pokok-pokok hasil Audit Intern semester II/2008 dan semester I/2009. Melakukan pertemuan dengan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) untuk membahas antara lain: a. Human Capital Strategy & Policy Group dan Learning Center Group untuk membahas antara lain : a. Melakukan pertemuan dengan Kantor Akuntan Publik yang terpilih untuk melakukan audit Laporan Keuangan Bank Mandiri guna membahas mengenai : a. Perkembangan pelaksanaan audit (audit progress) Laporan Keuangan Bank Mandiri Tahun Buku 2008 dan temuantemuan signifikan yang perlu mendapat perhatian. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat. 9. Temuan-temuan hasil pemeriksaan Bank Indonesia tahun 2008. Hasil akhir audit Laporan Keuangan Bank Mandiri Tahun Buku 2008. b. . b. 5. Membahas 10 jenis Operational Risk terbesar yang berpotensi fraud serta mitigasinya. 4. Mereview implementasi pelaksanaan basel II.

Masalah risiko yang diprioritaskan dan difokuskan antara lain sebagai berikut: 1.4%. Komite juga melakukan analisa profil risiko bank secara konsolidasi dengan anak-anak perusahaan. Struktur dan Keanggotaan Komite Pemantau Risiko • Soedarjono Sebagai Ketua (Komisaris Independen) • Edwin Gerungan Sebagai Anggota (Komisaris Independen) • Gunarni Soeworo Sebagai Anggota (Komisaris Independen) • Tama Widjaja Sebagai Anggota (Pihak Independen) • Group Head Market & Operational Risk Sebagai Sekretaris (ex-officio) – Non Voting Member LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.3% dan India 7. 7.7%. Risiko yang terkait dengan posisi foreign exchange trading dan obligasi/Surat Utang Negara serta menghindar dari produk-produk derivatif.8%. 4. 10.2%. Mereview dampak risiko akibat adanya perubahan peraturan dari otoritas moneter. namun perusahaan-perusahaan besar maupun kecil masih takut untuk berinvestasi. . Komite Pemantau Risiko telah mengadakan pertemuan secara intensif sebanyak 33 kali dengan pihak-pihak yang dianggap relevan dalam masalah risiko yang akan dibahas.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 87 KOMITE PEMANTAU RISIKO Sampai dengan saat ini. Canada 8. mengelola dan memitigasi risiko-risiko yang ada dan yang akan ada. Menjaga dan meningkatkan Net Interest Margin bank karena adanya tekanan dari biaya dana deposito. Menjaga permodalan bank (CAR) pada tingkat yang cukup namun efisien. kondisi ekonomi global dilihat dari segi sektor keuangan maupun sektor industri manufacturing masih belum cukup stabil. Jepang 5. Tahun 2009. Mereka khawatir dengan tingkat pengangguran yang tinggi tersebut dan diperkirakan masih akan tetap tinggi sampai dengan 5-7 tahun mendatang. 5. China 4. 6. Tingkat pengangguran yang tinggi akan menekan daya beli masyarakat. dan prudent di dalam menganalisa. Menjaga Loan to Deposit Ratio bank ( baik dalam mata uang Rupiah maupun US dollar) pada tingkat/ komposisi yang optimal dan juga BMPK baik terhadap pihak terkait maupun tidak terkait. 3. Ini tercermin dari tingkat pengangguran yang tinggi dan semakin meningkat di sebagian besar negara. 9. Komite Pemantau Risiko selama tahun 2009 bekerja secara lebih proaktif. Memastikan bahwa terdapat sumber Daya Manusia yang berkualitas untuk menunjang pertumbuhan kredit.5%. tingkat pengangguran di Amerika Serikat mencapai 10%. Per Desember 2009. Berdasarkan keadaan tersebut diatas. Australia 5. Uni Eropa 9. Walaupun suku bunga pinjaman di negara-negara maju tersebut terendah sepanjang sejarah. 8. Secara berkala membahas dengan unit-unit terkait tentang implementasi dari pada penataan kembali organisasi yang berbasis SBU. Bersama dengan Manajemen melakukan simulasi stress testing terhadap Non Performing Loan berdasarkan asumsi-asumsi parameter makro. 2. Memantau profil risiko dan termasuk secara konsolidasi dengan anak perusahaan. Kondisi likuiditas bank baik dalam mata uang rupiah maupun US dollar.

Mengikuti dan mempelajari keputusan Risk and Capital Committee. Adapun kajian-kajian yang dilakukan antara lain sebagai berikut: 1. Memonitor tahapan kemajuan dari implementasi Basel II dan PSAK 50 (revisi 2006) dan 55 (revisi 2006). 4. 5. 2. likuiditas. 3. 3. 4.94 % 96. 8. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 7. Ketua dapat menunjuk salah seorang anggota untuk memimpin rapat.88 GOOD CORPORATE GOvERNANCE Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko 1. Mengevaluasi akurasi model dan validitas data pengukuran risiko. Mempelajari dan mengkaji ulang kebijakan dan peraturan. 2. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris dalam penyusunan dan perbaikan kebijakan manajemen risiko yang berkaitan dengan pengendalian risiko dibidang pengelolaan asset & liability. Komite Pemantau Risiko juga bekerja sama dengan Komite Audit mengadakan rapat gabungan dengan mengundang pihakpihak terkait dalam masalah risiko yang akan dibahas.peraturan internal tentang kebijakan manajemen risiko. Mengukur potensi risiko hukum dan melakukan pencegahannya. Keputusan rapat adalah sah bila disetujui oleh lebih dari ½ dari jumlah anggota yang hadir. Mengkaji konsep laporan triwulanan profil risiko Bank secara individual dan konsolidasi serta menyampaikan masukan kepada Dewan Komisaris atas hal-hal yang perlu didiskusikan lebih lanjut dengan Direksi. Secara periodik mengkaji manajemen risiko dan pedoman pelaksanaannya dan penyesuaiannya. Dalam hal Ketua komite karena sesuatu hal tidak dapat hadir. Mendiskusikan dengan Direksi atau unit kerja terkait dengan manajemen risiko. . Memperbaiki secara berkala hal-hal penting yang belum sesuai/comply dengan peraturan baru Bank Indonesia. 6.97 % Keterangan : Rapat sah dan dapat mengambil keputusan apabila dihadiri 2/3 dari jumlah anggota komite dan harus dihadiri oleh Ketua komite. Melakukan review terhadap kebijakan-kebijakan operational bank sehingga bisa mencegah/ meminimalisasi terjadinya fraud. menguji pelaksanaan kebijakan manajemen risiko dan membahasnya dalam rapat Dewan Komisaris atau rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi.12 % 93. Mempertimbangkan aspek risiko produk dan perubahan keadaaan atau kejadian yang berasal dari internal maupun eksternal Bank. FREKUENSI RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO Nama Soedarjono Edwin Gerungan Gunarni Soeworo Tama Widjaja Group Head Market & Operational Risk 33 33 0 100 % Jumlah Rapat 33 33 33 33 Kehadiran 33 4 31 32 Ketidakhadiran 0 29 2 1 % Kehadiran 100 % 12. sedangkan masalah yang dibahas sangat mendesak. perkreditan serta operasional sebelum mendapat persetujuan Dewan Komisaris.

Memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham. Memberikan rekomendasi mengenai pihak independen yang akan menjadi anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko. Membantu Dewan Komisaris dalam memberikan rekomendasi tentang opsi kepada Dewan Komisaris. 10. antara lain opsi saham serta pengawasan pelaksanaannya. Merekomendasikan persetujuan perubahan struktur organisasi sampai dengan satu tingkat di bawah Direksi. 7. 11. Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham. Membantu Dewan Komisaris dalam penetapan Kebijakan Umum Sumber Daya Manusia. Struktur dan Keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi • Edwin Gerungan Sebagai Ketua (Komisaris Independen) • Muchayat Sebagai Anggota (Komisaris) • Soedarjono Sebagai Anggota (Komisaris Independen) • Pradjoto Sebagai Anggota (Komisaris Independen) • Gunarni Soeworo Sebagai Anggota (Komisaris Independen) • Mahmuddin Yasin Sebagai Anggota (Komisaris) • Group Head - Sebagai Sekretaris (ex-officio) Human Capital – Non Voting Member Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi dan Nominasi 1. 2. 4. Membantu Dewan Komisaris untuk memberikan rekomendasi tentang jumlah anggota Komisaris dan Direksi. 3. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 89 KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI Komite Remunerasi dan Nominasi dibentuk untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan atas hal-hal yang terkait dengan penetapan kualifikasi dan proses nominasi serta remunerasi Dewan Komisaris. 6. Direksi dan Pejabat Eksekutif. b. Membantu Dewan Komisaris memperoleh dan menganalisa data bakal calon pejabat satu tingkat di bawah Direksi secara triwulanan dan setiap waktu jika ada perubahan. Memiliki data base calon-calon Direksi dan Dewan Komisaris. Direksi dan Pegawai. 8. 9. Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham. . 5. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai : a. Kebijakan remunerasi bagi Pejabat Eksekutif dan pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi. Menyusun konsep dan analisa yang berhubungan dengan fungsi Komite Remunerasi dan Nominasi.

Group Head Human Capital 3 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. FREKUENSI RAPAT KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI Nama Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo Jumlah Rapat 3 3 3 3 3 3 Kehadiran 3 3 3 3 3 3 3 Ketidakhadiran 0 0 0 0 0 0 0 % Kehadiran 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % Keterangan : Rapat komite Remunerasi dan Nominasi hanya dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh paling kurang 51% dari jumlah anggota termasuk seorang Komisaris Independen dan Group Head Human Capital Group. Memberikan rekomendasi sistem penentuan kenaikan gaji Board Of Director (BOD) untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham. 3. . dalah hal tidak terjadi musyawarah mufakat. Keputusan rapat Komite Remunerasi dan Nominasi dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. Mengusulkan kenaikan gaji Board Of Director (BOD) dan honorarium Board Of Commisioner (BOC) serta besaran tantiem bagi BOC dan BOD untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham. 2.90 GOOD CORPORATE GOvERNANCE Komite Remunerasi dan Nominasi telah melangsungkan 3 (tiga) kali pertemuan dengan beberapa agenda penting antara lain: 1. Melakukan evaluasi kinerja Direksi secara periodik. pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.

7. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait dengan kewajiban perusahaan dalam memperhatikan dan mengakomodasi kepentingan Pemegang Saham Minoritas (Minority Shareholder) dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. pada tanggal 18 Juli 2005 Dewan Komisaris telah membentuk Komite GCG guna membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan serta memperkuat implementasi prinsip-prinsip GCG. perangkapan jabatan dan perilaku insider trading sebagaimana dilarang oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. 5. . Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk membangun budaya patuh (sense of complying) terhadap regulasi. Menindaklanjuti Hasil Penilaian Implementasi GCG oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) dalam CGPI 2007 yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) pada akhir tahun 2008. proses seleksi yang transparan serta memenuhi ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.COM. Mengawasi efektivitas implementasi GCG yang dilakukan oleh Direksi dalam upaya membangun Corporate Image serta budaya patuh (Sense of Complying) yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran Bank di setiap unit kerja secara total (Total Quality Compliance – TQC) sehingga memberikan iklim bisnis yang sehat dan lingkungan kerja yang kondusif.GCG/002/2009 tanggal 29 Januari 2009. Memastikan bahwa anggota Dewan Komisaris dan Direksi memiliki komitmen untuk menghindari segala bentuk benturan kepentingan (conflict of interest).GOOD CORPORATE GOvERNANCE 91 KOMITE GOOD CORPORATE GOVERNANCE Sebagai wujud komitmen Bank Mandiri dalam menegakkan Good Corporate Governance (GCG). Hasil penilaian implementasi GCG oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) dalam Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2007 yang pelaksanaannya diadakan pada akhir tahun 2008 telah dilaporkan kepada Komisaris Utama vide surat No. Menjaga Rahasia Bank dan kerahasiaan atas seluruh dokumen dan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas Komite. anggota Direksi dan Pejabat Eksekutif yang pelaksanaannya dilakukan secara transparan. 3. 8. Direksi dan Pejabat Eksekutif telah dilaksanakan berdasarkan kualifikasi yang jelas. dan dikaitkan dengan paket dan struktur remunerasinya. Struktur dan Keanggotaan Komite GcG • Muchayat Sebagai Ketua (Komisaris) • Gunarni Soeworo Sebagai Anggota (Komisaris Independen) • Mahmuddin Yasin Sebagai Anggota (Komisaris) • Group Head Compliance Sebagai Sekretaris (ex-officio) – Non Voting Member Tugas dan Tanggung Jawab Komite GcG 1. Komite GCG telah menyusun program kerja 2009 dan telah melakukan monitoring pemenuhan ketentuan BI mengenai GCG sebagai sebagai berikut: 1. Sehubungan keikutsertaan Bank Mandiri dalam Good Corporate Governance Perception Index 2008 (CGPI 2008) yang diselenggarakan oleh IICG. Melaporkan hasil kegiatan Komite GCG kepada Dewan Komisaris untuk dituangkan dalam Laporan Tahunan Bank. 4. Rating GCG oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG). 6. Memastikan bahwa perusahaan memiliki kebijakan evaluasi kinerja bagi masing-masing anggota Dewan Komisaris. 2. Merekomendasikan kepada Dewan Komisaris mengenai arah kebijakan dan perbaikan implementasi prinsip-prinsip GCG yang dapat diterapkan di dalam perusahaan. 2. Memastikan bahwa proses nominasi calon Dewan Komisaris.

Melaksanakan sosialisasi GCG di Kantor-kantor Wilayah. Penyusunan tersebut antara lain dapat dipergunakan sebagai sarana untuk mengidentifikasi penerapan Good Corporate Governance sekaligus untuk menyusun langkah korektif maupun rencana tindak lanjut yang diperlukan. hasil pembobotan menunjukkan nilai Komposit 1. telah dilakukan penyusunan self assessment penerapan Good Corporate Governance.8/14/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum. dalam rangka memenuhi PBI No.92 GOOD CORPORATE GOvERNANCE 3. FREKUENSI RAPAT KOMITE GCG Nama Muchayat Gunarni Soeworo Mahmuddin Yasin Group Head Compliance Jumlah Rapat 1 1 1 1 Kehadiran 1 1 0 1 Ketidakhadiran 0 0 1 0 % Kehadiran 100 % 100 % 0 % 100 % Keterangan : Rapat komite sekurang-kurangnya dihadiri oleh 2/3 dari jumlah anggota komite dan harus dihadiri oleh Ketua Komite. KOMITE DI BAWAh DEWAN KOMISARIS KOMITE AUDIT Ketua Anggota : Gunarni Soeworo : Soedarjono Zulkifli Djaelani Imam Soekarno (Komisaris Independen) (Komisaris Independen) (Pihak Independen) (Pihak Independen) KOMITE PEMANTAU RISIKO Ketua Anggota : Soedarjono : Edwin Gerungan Gunarni Soeworo Tama Widjaja Group Head Market & Operational Risk (Komisaris Independen) (Komisaris Independen) (Komisaris Independen) (Pihak Independen) (Sebagai sekretaris ex-officio Non Voting Member) KOMITE REMUNERASI & NOMINASI Ketua Anggota : Edwin Gerungan : Muchayat Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo Mahmuddin Yasin Group Head Human Capital (Komisaris Independen) (Komisaris) (Komisaris Independen) (Komisaris Independen) (Komisaris Independen) (Komisaris) (Sebagai Sekretaris ex-officio Non Voting Member) KOMITE GOOD cORPORATE GOVERNANcE Ketua Anggota : Muchayat : Gunarni Soeworo Mahmuddin Yasin Group Head Compliance (Komisaris) (Komisaris Independen) (Komisaris) (Sebagai Sekretaris ex-officio Non Voting Member) LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 4. Memonitor pelaksanaan self assessment.1 dengan predikat “Sangat Baik”. . Pengambilan keputusan harus disetujui oleh lebih dari ½ dari jumlah anggota komite yang hadir. Untuk periode tahun 2009.8/4/PBI/2006 sebagaimana diubah dengan PBI No.

Direktorat Compliance & Human Capital. 3. nasabah dan otoritas moneter baik dalam negeri maupun luar negeri. Mengkoordinasikan pelaksanaan pengurusan Perseroan sebagaimana ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan keputusan RUPS Perseroan dengan mengindahkan ketentuan yang berlaku. Legal & Customer Care Direktur Corporate Banking Direktur Treasury & International Banking Direktur Micro & Retail Banking Direktur Compliance & Human Capital Selain itu. dan Direktorat Internal Audit agar berjalan dengan lancar. DIREKSI Direksi adalah organ perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan perseroan untuk kepentingan perseroan. Sadikin • Ogi Prastomiyono Direktur Utama Wakil Direktur Utama Direktur Commercial Banking Direktur Technology & Operations Direktur Special Asset Management Direktur Risk Management Direktur Corporate Secretary. Mengarahkan proses-proses perubahan yang diperlukan untuk memenuhi tantangan persaingan pasar dengan mendorong business unit memasarkan produk dan jasa dengan lebih dinamis dan kompetitif. 2. investment bank. Budiman Mansyur S. Meningkatkan citra Perseroan baik di tingkat nasional maupun internasional dan turut membina hubungan baik dengan bank-bank koresponden. . Direktorat Risk Management. Bondan EVP Coordinator Finance & Strategy. Direktorat Corporate Secretary. Direktorat Technology & Operations. 5. Direktorat Commercial Banking.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 93 D. Direktorat Consumer Finance. 4. Direktorat Treasury & International Banking. secara berkesinambungan dalam melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan bidangnya masing-masing agar tetap pada jalur strategi jangka panjang Perseroan dan menangani persaingan dalam pasar. Direktorat Micro & Retail Banking. Sentausa • Bambang Setiawan • Riswinandi • Thomas Arifin • Budi G. dalam menjalankan tugasnya Direksi dibantu oleh EVP coordinator dengan susunan anggota sebagai berikut Pahala N. Mansury Haryanto T. Direktorat Change Management Office. Nasution Riyani T. sesuai dengan maksud dan tujuan perseroan serta mewakili perseroan. Mengkoordinasikan kelancaran pelaksanaan tugas-tugas yang berhubungan dengan unit Bisnis dan unit Supporting meliputi Direktorat Corporate Banking. lembaga keuangan. Direktorat Spesial Asset Management. Legal & Customer Care. efektif dan efisien. Direktorat Finance & Strategy. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Chief Financial Officer EVP Coordinator Change Management Office EVP Coordinator Consumer Finance EVP Coordinator Internal Audit TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI I. DIREKTUR UTAMA 1. Susunan Anggota Direksi • Agus Martowardojo • I Wayan Agus Mertayasa • Zulkifli Zaini • Sasmita • Abdul Rachman • Sentot A. Mengarahkan dan mensupervisi Direktorat-Direktorat dibawahnya berkoordinasi dengan Wakil Direktur Utama. baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan anggaran dasar.

efektif dan efisien serta terkoordinasi dengan baik. investment bank. h. Bertanggung jawab penuh secara pribadi apabila bersalah atau lalai menjalankan tugasnya untuk kepentingan dan usaha Perseroan. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. d. c. . Kegiatan Operasional. a. Direktorat Treasury & International Banking. WAKIL DIREKTUR UTAMA 1. 9. nasabah dan otoritas moneter baik dalam negeri maupun luar negeri. berhak mengangkat seorang atau lebih sebagai wakil atau kuasanya. Membantu Direktur Utama dalam mengarahkan dan mensupervisi Direktorat-direktorat dan Group-group di bawahnya secara berkesinambungan dalam menjalankan tugas-tugas yang berkaitan dengan bidangnya masingmasing agar tetap pada jalur strategi jangka panjang Perseroan dan menangani persaingan dalam pasar. Direktorat Technology & Operations. lembaga keuangan. Kebijakan dan Strategi. 7.94 GOOD CORPORATE GOvERNANCE 6. Bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk kepentingan Perseroan dalam mencapai maksud dan tujuannya. Direktorat Compliance & Human Capital. g. Direktorat Change Management Office. b. Memastikan kelancaran pelaksanaan tugas-tugas yang berhubungan dengan Direktorat Spesial Asset Management. Direktorat Corporate Banking. pemutakhiran serta sosialisasi kebijakan seluruh bidang yang dikoordinasi. dan Corporate Secretary Group agar berjalan dengan lancar. jangka menengah. b. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. f. 8. Bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk kepentingan Perseroan dalam mencapai maksud dan tujuannya. Direktorat Consumer Finance. Membantu Direktur Utama dalam mengarahkan prosesproses perubahan yang diperlukan untuk memenuhi tantangan persaingan pasar dengan mendorong business unit memasarkan produk dan jasa dengan lebih dinamis dan kompetitif. Berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili Perseroan dalam hal Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan karena sebab apapun. Bertanggung jawab penuh secara pribadi apabila bersalah atau lalai dalam menjalankan tugasnya untuk kepentingan dan usaha Perseroan. Membantu Direktur Utama dalam memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan dan action plan jangka pendek. Membantu Direktur Utama dalam meningkatkan citra Perseroan baik di tingkat Nasional maupun International dan turut membina hubungan baik dengan bank-bank koresponden. hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga. II. Direktorat Micro & Retail Banking. Direktorat Commercial Banking. Membantu Direktur Utama dalam memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi. 2. dan untuk perbuatan tertentu atas tanggung jawabnya sendiri. dengan memberikan kepadanya atau kepada mereka kekuasaan untuk perbuatan tertentu tersebut yang diatur dalam surat kuasa. Wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab menjalankan tugas untuk kepentingan dan usaha Perseroan dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Direktorat Finance & Strategy. a. Berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili Perseroan. Direktorat Risk Management. e. Wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab menjalankan tugas untuk kepentingan dan usaha Perseroan dengan mengindahkan peraturan perundangundangan yang berlaku.

pembinaan dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. 2. jangka menengah. pengimplementasian. promosi. Mengarahkan dan mensupervisi group-group dibawahnya secara berkesinambungan dalam menjalankan tugastugas yang berkaitan dengan bidangnya masing-masing agar tetap pada jalur strategi jangka panjang Perseroan dan Direktorat Technology & Operations. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah koordinasi bidang Commercial Banking. d. promosi. a. Mengembangkan Information Technology untuk bekerja sebagai mitra bisnis dengan seluruh unit kerja organisasi Perseroan dan memastikan bahwa Perseroan telah mempunyai solusi teknologi yang paling tepat untuk situasi saat ini dan kebutuhan bisnis di masa mendatang melalui perencanaan teknologi informasi yang efektif dan efisien. pemeliharaan dan dukungan yang berkelanjutan. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. c. Kebijakan dan Strategi. Kebijakan dan Strategi. DIREKTUR TECHNOLOGY & OPERATIONS 1. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah koordinasi Pejabat di Direktorat Technology & Operations. b. . a. a. pemutakhiran serta sosialisasi kebijakan tugas Direktorat Technology & Operations. jangka menengah. Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi. Sumber Daya Manusia. pembinaan dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. Kegiatan Operasional. b. Mengkoordinasi perumusan kebijakan yang berhubungan dengan Technology & Operations. a. mutasi/rotasi. pencapaian. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. 3 Sumber Daya Manusia. Kegiatan Operasional. IV. termasuk mengusulkan rekrutmen. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. b. warehousing and archiving. pemutakhiran serta sosialisasi kebijakan dalam bidang Commercial Banking dan bertindak sebagai pembina PT. c. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. Memimpin. Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi. termasuk mengusulkan rekrutmen. 2. mengarahkan dan mengkoordinasikan seluruh fungsi kerja Jakarta Commercial Sales Group dalam mengembangkan dan memasarkan produk dan aliansi sehingga lebih marketable dan profitable. service and facilities agar efektif dan efisien serta memastikan dokumen-dokumen Perseroan tersimpan dengan aman dan dapat dicari kembali dengan cepat dan efisien. Mengarahkan aktivitas Pengadaan. Mengarahkan dan mengkoordinasikan fungsi kerja Wholesale Product Management Group dalam mengembangkan produk sehingga menciptakan produk dan kebijakan yang kompetitif. maintenance. mutasi/ rotasi. 3. Regional Commercial Sales 2 Group dalam mengembangkan dan memasarkan produk dan aliansi sehingga lebih marketable dan profitable. Bank Syariah Mandiri. b. mengarahkan dan mengkoordinasikan seluruh fungsi kerja Regional Commercial Sales 1 Group. pengembangan. DIREKTUR COMMERCIAL BANKING 1.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 95 III. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. Memimpin.

mutasi/rotasi. Memimpin dan mengkoordinir perumusan kebijakan serta strategi yang berhubungan dengan kegiatan operasional recovery & restrukturisasi untuk jangka pendek. DIREKTUR SPECIAL ASSET MANAGEMENT 1. VI.96 GOOD CORPORATE GOvERNANCE V. serta sosialisasi kebijakan dalam bidang Special Asset Management. a. c. a. 2. c. Memimpin dan mengarahkan kebijakan. h. Kebijakan dan Strategi. d. jangka menengah dan jangka panjang secara komprehensif. Mengarahkan dan mensupervisi group-group dibawahnya secara berkesinambungan dalam menjalankan tugastugas yang berkaitan dengan bidangnya masing-masing agar tetap pada jalur strategi bank. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah koordinasi bidang Special Asset Management. Kebijakan dan Strategi. Memimpin dan mengarahkan proses-proses perubahan yang diperlukan untuk memenuhi tantangan pasar yang berkaitan dengan bidang Asset Management. Memaksimalkan kepentingan Perseroan dalam hubungan dengan pihak ketiga (BI. Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi. Kegiatan Operasional. Departemen Keuangan. Mengkoordinir penyusunan rekomendasi penghapusbukuan atas kredit bermasalah dilakukan secara tepat waktu. Mengkoordinasi perumusan kebijakan yang berhubungan dengan Risk Management. Mengkoordinir upaya penyehatan kredit bermasalah melalui usaha-usaha restrukturisasi dan recovery. strategi. jangka menengah. Kementerian BUMN). LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. promosi. serta sosialisasi kebijakan tugas Direktorat Risk Management. b. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. g. a. Mengkoordinir pengelolaan dan penagihan kredit ektrakomtabel. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. e. Mengkoordinir penetapan ukuran-ukuran kinerja dan sasaran tahunan. Kegiatan Operasional. . baik dilakukan secara internal maupun melalui kerjasama dengan pihak ketiga. pembinaan dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. sasaran jangka menengah. Mengkoordinir tindak lanjut pemindahan kredit bermasalah dari unit bisnis kepada unit recovery dan pengembalian kredit bermasalah dari unit recovery kepada unit terkait dengan lancar dan tepat waktu. DIREKTUR RISK MANAGEMENT 1. 3. b. 2. BPK. jangka menengah. b. Sumber Daya Manusia. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. serta jangka panjang bidang credit recovery dan asset management serta meyakini bahwa penetapan ukuran dan sasaran tersebut disusun sesuai dengan kebijakan Perseroan. pemutakhiran. b. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. pemutakhiran. termasuk mengusulkan rekrutmen. a. f. Memimpin dan mengkoordinasi aktivitas recovery & restrukturisasi secara agresif sesuai kebijakan Perseroan.

. Mengkoordinasikan dan mengarahkan optimalisasi penggunaan data nasabah untuk mendukung aktivitas bisnis Perseroan. Legal & Customer Care. c. Mengarahkan proses-proses perubahan yang diperlukan untuk memenuhi tantangan persaingan pasar agar business unit dapat memasarkan produk dan jasa dengan dinamis dan kompetitif. Memimpin dan mengarahkan penyusunan serta pelaksanaan business plan serta action plan jangka pendek. e. b. manajemen maupun dengan mengoptimalkan legal officer. Kegiatan Operasional. mengarahkan dan memonitor Brand Standardization melalui Brand Implementation pada point of contract yang utama. a. Peraturan Bank Indonesia. pemutakhiran. Peraturan Bapepam-LK. termasuk mengusulkan rekrutmen. 3. Mengkoordinasikan. VII. pembinaan dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. Kebijakan dan Strategi. Standar Operating Procedures maupun keputusan yang diterbitkan oleh Perseroan telah sesuai dengan best industry practice. serta sosialisasi kebijakan tugas Direktorat Corporate Secretary. h. mengarahkan dan memonitor legal action secara efektif melalui penanganan perkara secara terintegrasi dengan target yang jelas. dan jangka panjang dalam Direktorat Corporate Secretary. g.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 97 c. prosedur dan metode yang handal dalam menerapkan risk management. memiliki basis hukum yang memadai dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku serta tidak melanggar prinsip kehati-hatian. j. Mengkoordinasikan dan mengarahkan kegiatan-kegiatan implementasi Budaya Taat Hukum (Law as a second Nature) yang dilakukan di dalam lingkungan Perseroan. Memonitor kepatuhan dan pelaksanaan pengawasan melekat pada semua unit kerja organisasi Risk Management. Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi. 2. Mengkoordinasi serta memimpin penyusunan dan pelaksanaan strategi komunikasi Perseroan dalam arti luas dalam upaya menjaga dan mempertahankan reputasi Perseroan sebagai perusahaan terbuka. promosi. b. DIREKTUR CORPORATE SECRETARY. dan Peraturan Bursa Efek Indonesia. LEGAL & CUSTOMER CARE 1. mutasi/rotasi. konsolidasi komunikasi dan program-program internal untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah. a. d. Sumber Daya Manusia. Mengkoordinasikan dan mengarahkan penyusunan strategi service Perseroan. mengarahkan dan memonitor penyelenggaraan Corporate Action serta kegiatan internal Perseroan lainnya termasuk tetapi tidak terbatas pada pelaksanaan kegiatan sebagaimana tercatat dalam Calendar of Event maupun kegiatan lain berupa rapat-rapat intern Perseroan. Mengkoordinasikan. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah koordinasi Pejabat di Direktorat Risk Management. Mengkoordinasikan. Legal & Customer Care agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. Mengembangkan organisasi kerja Risk Management sehingga Perseroan memiliki policy. jangka menengah. d. i. Mengkoordinasikan. e. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengarahkan dan memonitor penanganan permasalahan hukum yang bersifat kompleks dan/atau bankwide melalui pemberian advis hukum kepada unit kerja. Meyakini dan mengkoordinasikan bahwa penyusunan kebijakan. f. manual. Mengarahkan terlaksananya keterbukaan informasi Perseroan baik dalam bentuk public expose maupun bentuk-bentuk keterbukaan informasi lainnya dengan mengacu pada ketentuan perundang-undangan.

a. m. .98 GOOD CORPORATE GOvERNANCE k. sehingga senantiasa dapat mendukung pencapaian tujuan bank. Mandiri Sekuritas (Perusahaan Anak). g. 3. b. perilaku dan nilai-nilai budaya perusahaan telah sesuai dengan program transformasi budaya Perseroan. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah koordinasi bidang Corporate Banking. mutasi/rotasi. Memimpin dan mengkoordinir perumusan kebijakan serta strategi yang berhubungan dengan kegiatan operasional Corporate Banking untuk jangka pendek. Mengarahkan dan mengkoordinasikan pencapaian kinerja Direktorat Corporate Secretary. strategi. jangka menengah. Memimpin dan mengkoordinasi secara efektif promosi produk-produk Corporate Banking sesuai dengan riset pasar dan segmen nasabah. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. Memimpin dan mengarahkan serta mensupervisi group-group dibawahnya serta anak perusahaan yang menjadi tanggung jawabnya secara berkesinambungan dalam menjalankan tugas-tugas yang berkaitan dengan bidangnya masing-masing agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. jangka menengah. c. Memimpin dan mengarahkan kebijakan Sumber Daya Manusia Direktorat Corporate Secretary. Sumber Daya Manusia. promosi. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. serta sosialisasi kebijakan dalam bidang Corporate Banking dan bertindak sebagai pembina PT. 3. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. serta menangani persaingan pasar dalam bidang Corporate Banking. pembinaan. Memimpin dan mengarahkan proses-proses perubahan yang diperlukan untuk memenuhi tantangan pasar yang berkaitan dengan bidang Corporate Banking. Memimpin. VIII. dan mengkoordinasi pengembangan serta penawaran produk-produk Corporate Banking yang terbaik. Melakukan pembinaan hubungan dengan nasabah melalui kunjungan (on the spot) dan pemantauan proyek nasabah secara berkala. Legal & Customer Care. dan memastikan bahwa pengembangan serta penawaran tersebut merupakan produk yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. l. Memimpin dan mengkoordiansi pengaturan produk Corporate Banking secara agresif dengan mengindahkan kebijakan Perseroan dan prinsip kehati-hatian. Sumber Daya Manusia. DIREKTUR CORPORATE BANKING 1. termasuk mengusulkan rekrutmen. Kegiatan Operasional. e. mengarahkan. b. promosi. pembinaan dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. dan jangka panjang secara komprehensif. a. f. d. termasuk mengusulkan rekrutmen. Legal & Customer Care. Mengkoordinasikan dan mengarahkan pelaksanaan serta evaluasi corporate culture. 2. Mengarahkan dan memastikan implementasi standar layanan. Mengkoordinasikan dan mengarahkan penyusunan serta pengelolaan prosedur penanganan keluhan maupun sengketa nasabah. mutasi/rotasi. pemutakhiran. n. Kebijakan dan Strategi. Memimpin dan mengarahkan kebijakan.

1. Bertindak sebagai Direktur Pengganti sesuai dengan ketentuan Tata Tertib Direksi. 2. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi. pemutakhiran serta sosialisasi kebijakan dalam bidang Micro & retail Banking dan bertindak sebagai pembina PT. mengarahkan. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. dan jangka panjang secara komprehensif. serta sosialisasi kebijakan dalam bidang Treasury & International Banking dan bertindak sebagai pembina BMEL (Perusahaan Anak). f. Sumber Daya Manusia. Memimpin dan mengkoordinir perumusan kebijakan serta strategi yang berhubungan dengan kegiatan operasional Micro & Retail Banking untuk jangka pendek. pembinaan dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. 3. mutasi/rotasi. Mandiri Manajemen Investasi. Memimpin dan mengkoordinasi pengaturan produk Treasury & International Banking secara agresif dengan tetap mengindahkan kebijakan Perseroan dan prinsip kehati-hatian. AXA Mandiri Financial Services dan PT. X. c. d. Kegiatan Operasional. Mengarahkan dan mensupervisi group-group di bawahnya serta anak perusahaan yang menjadi tanggung jawabnya secara berkesinambungan dalam menjalankan tugastugas yang berkaitan dengan bidangnya masing-masing agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. b. Memimpin. h. . Kebijakan dan Strategi. a. serta menangani persaingan pasar dalam bidang Treasury & International Banking sesuai kebijakan Perseroan. pemutakhiran. Memimpin dan mengarahkan kebijakan. Memimpin dan mengarahkan front liner marketers untuk dapat menjalankan Standar Prosedur Kerja (SOP) dalam bidang Treasury & International Banking secara benar. jangka menengah. a. Kegiatan Operasional. Memimpin dan mengkoordinasi secara efektif promosi produk-produk Treasury & International Banking sesuai dengan riset pasar dan segmen nasabah. dan mengkoordinasi pengembangan serta penawaran produk-produk Treasury & International Banking yang terbaik. Mengarahkan dan mensupervisi group-group dibawahnya serta anak perusahaan yang menjadi tanggung jawabnya secara berkesinambungan dalam menjalankan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. jangka menengah. dan memastikan bahwa pengembangan serta penawaran tersebut merupakan produk yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. DIREKTUR TREASURY & INTERNATIONAL BANKING 1. jangka menengah. promosi. a. termasuk mengusulkan rekrutmen. Kebijakan dan Strategi. Memimpin dan mengkoordinir perumusan kebijakan serta strategi yang berhubungan dengan kegiatan operasional Treasury & International Banking untuk jangka pendek. b. DIREKTUR MICRO & RETAIL BANKING 2. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah koordinasi bidang Treasury & International Banking. a. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. dan jangka panjang secara komprehensif. b. strategi. g. b. e. Memimpin dan mengarahkan proses-proses perubahan yang diperlukan untuk memenuhi tantangan pasar yang berkaitan dengan bidang Treasury & International Banking. jangka menengah.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 99 IX.

dan jangka panjang secara komprehensif. Memimpin. a. c. e. serta menangani persaingan pasar dalam bidang Micro & Retail Banking. promosi. Memimpin dan mengkoordinasi pengaturan produk Micro & Retail Banking secara agresif dengan mengindahkan kebijakan Perseroan dan prinsip kehati-hatian. pembinaan dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. a. termasuk mengusulkan rekrutmen. Kebijakan dan Strategi. f. c. Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi dalam pelaksanaan system perekrutan. Mengkoordinasikan dan mengarahkan pelaksanaan prinsip-prinsip good corporate governance. mengarahkan. selaku Direktur yang membawahi Dana Pensiun Bank Mandiri. b. Memimpin dan mengkoordinasi secara efektif advertising dan promosi produk-produk Micro & Retail Banking sesuai dengan riset pasar dan segmen nasabah.100 GOOD CORPORATE GOvERNANCE tugas-tugas yang berkaitan dengan bidangnya masingmasing agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. . f. Mengarahkan dan mengkoordinasikan kebijakan hubungan kerja yang produktif antara Bank dengan pegawai baik secara individu maupun Unit Kerja. Mengarahkan dan mengkoordinasikan pelaksanaan dan evaluasi corporate culture. b. Mengkoordinasikan penetapan Peraturan Dana Pensiun beserta perubahannya. dan memastikan bahwa pengembangan serta penawaran tersebut merupakan produk yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. sehingga senantiasa dapat mendukung pencapaian tujuan Bank. mutasi. mutasi/rotasi. jangka menengah. Memimpin dan mengarahkan front liner marketers untuk dapat menjalankan Standar Prosedur Kerja (SOP) dalam bidang Micro & Retail Banking secara benar. jangka menengah. d. c. Memimpin dan mengarahkan proses-proses perubahan yang diperlukan untuk memenuhi tantangan pasar yang berkaitan dengan bidang Micro & Retail Banking. i. Sumber Daya Manusia. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. penunjukan serta pemberhentian Pengurus dan Dewan Pengawas. dan pengembangan pegawai untuk jangka pendek. Kegiatan Operasional. e. 2. DIREKTUR COMPLIANCE & HUMAN CAPITAL 1. 3. Mengkoordinasi dan mengarahkan pelaksanaan system training sesuai kebutuhan bank yang disajikan dengan produktifitas dan kualitas yang tinggi. d. dan mengkoordinasi pengembangan serta penawaran produk-produk Micro & Retail Banking yang terbaik. Bertindak sebagai Direktur Pengganti sesuai dengan ketentuan Tata Tertib Direksi. pemutakhiran serta sosialisasi kebijakan tugas Direktorat Compliance & Human Capital. g. Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi. Mengkoordinasi dan mengarahkan kebijakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kebijakan yang ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Menetapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan Bank telah memenuhi seluruh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah koordinasi bidang Micro & Retail Banking. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. penempatan. XI. h.

a. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. l. manual SOP maupun keputusan yang diterbitkan oleh Bank sehingga memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak melanggar prinsip kehati-hatian serta sesuai dengan best industry practice. serta memastikan dokumentasi procurement tersimpan dengan aman dan tertib serta efisien. Memimpin dan mengkoordinasikan fungsi kerja Investor Relations dalam rangka melakukan komunikasi keuangan kepada investor secara efektif. benefits. c. dan prosedur yang tepat untuk dapat menghasilkan informasi keuangan dan MIS yang tepat waktu. tujuan dan target financial jangka panjang. pembinaan dan pelatihan. b. . servis dan fasilitas agar efektif dan efisien. Kebijakan dan strategi. i. dan compensation dapat berjalan dengan baik. Mengkoordinasikan dan mengarahkan pelaksanaan incentive system. serta sosialisasi kebijakan tugas Direktorat Finance & Strategy. handal dan terukur. akuntabel. 2. a. mutasi/rotasi. efisien. Mengarahkan dan memimpin aktivitas procurement. hasil pengawasan Bank Indonesia dan/atau hasil pengawasan otoritas lainnya. EXECUTIVE VICE PRESIDENT – KOORDINATOR FINANCE & STRATEGY/ CHIEF FINANCIAL OFFICER (CFO) 1. k. a. Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi. Mengkoordinasikan pencapaian kinerja Direktorat Compliance & Human Capital. Mengarahkan dan mencegah Direksi lainnya agar tidak menempuh kebijakan dan/atau menetapkan keputusan yang menyimpang dari peraturan perundang-undangan yang berlaku. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah koordinasi Pejabat di Direktorat Compliance & Human Capital. maintenance. Memantau tindak lanjut temuan dan rekomendasi dari auditor internal dan/atau auditor eksternal. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. Memantau dan menjaga kepatuhan Bank terhadap seluruh perjanjian dan komitmen yang dibuat oleh Bank kepada Pihak Eksternal. d. b. Memantau dan menjaga agar kegiatan usaha Bank tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku. tepat waktu. Kegiatan Operasional. lengkap konsisten. XII. dan jangka pendek Bank Mandiri secara komprehensif. Memimpin dan mengarahkan aktifitas pembukuan dan pelaporan (Accounting) agar memiliki sistem keuangan dengan pengawasan. Memimpin dan mengarahkan strategi bisnis. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. j. pemutakhiran. kebijaksanaan. dan meningkatkan kualitas laporan tahunan Perseroan sebagai perusahaan public. Sumber Daya Manusia. termasuk mengusulkan rekrutmen. jangka menengah. jangka menengah. transparan. Memantau pelaksanaan penyampaian kebijakan Bank yang bersifat strategis di bidang kepegawaian kepada jajaran Pegawai. Melakukan tugas selaku anggota Personnel Policy Committee yang diangkat sebagai Wakil Ketua II dan menjadi anggota non voting member untuk komitekomite yang dibentuk di bawah koordinasi Direksi. warehousing. m. n. b.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 101 g. 3. Mengkoordinasikan dan mengarahkan kebijakan. h. promosi.

Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah koordinasi Direktorat Change Management Office termasuk mengusulkan rekrutmen. b. f. EXECUTIVE VICE PRESIDENT – KOORDINATOR CONSUMER FINANCE 1. a. XIV. efisiensi dan memberi manfaat yang sesuai. a. d. jangka menengah. Memimpin dan mengarahkan pelaksanaan reorganisasi pembentukan SBU dalam Direktorat maupun dengan unit lain di Bank Mandiri. serta sosialisasi kebijakan dalam bidang Consumer Finance. h. 3. 2. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. Mengarahkan dan memimpin pembelian. promosi. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. Sumber Daya Manusia. c. dan penjualan fixed asset (kecuali yang tidak aktif digunakan oleh Bank) secara efektif dan efisien serta dilaksanakan dengan transparan. pembinaan. mutasi/rotasi. Memimpin dan mengarahkan kebijakan. Memonitor dan mengarahkan program aliansi strategis. mutasi/rotasi. Memimpin dan mengarahkan evaluasi terhadap para calon legal. dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. g. Memimpin penyusunan analisa studi kelayakan dan project brief (termasuk analisa profitabilitas) potensi sinergi program aliansi strategis antar business unit. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM di bawah koordinasi Pejabat di Direktorat Finance & Strategy termasuk mengusulkan rekrutmen. . Kegiatan Operasional. promosi. Sumber Daya Manusia. Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi. Merekomendasikan implikasi reorganisasi pembentukan SBU pada kebijakan Human Resources serta penyelarasan tenaga kerja yang dibutuhkan. XIII. serta sosialisasi kebijakan tugas Direktorat Change Management Office. financial dan valuation specialist. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. EXECUTIVE VICE PRESIDENT – KOORDINATOR CHANGE MANAGEMENT OFFICE 1. Melakukan koordinasi implementasi reorganisasi pembentukan SBU dengan konsultan manajemen. b. pemutakhiran. 3. Memimpin dan mengkoordinasi inisiatif strategis baik dari sisi waktu. Kebijakan dan Strategi. strategi. jangka menengah. a. biaya dan relaisasi manfaat sesuai dengan project charter. dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. e. Kebijakan dan Strategi. Corporate Culture dan Branding agar implementasinya dapat diselesaikan tepat waktu. pemutakhiran. pemeliharaan. Memimpin inisiatif yang berhubungan dengan pertumbuhan inorganic (merger & akuisisi).102 GOOD CORPORATE GOvERNANCE e. pembinaan dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. b.

membantu mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko serta memberikan rekomendasi dan solusi peningkatan kualitas Manajemen Risiko. dan jangka panjang secara komprehensif. Memimpin dan mengarahkan proses-proses perubahan yang diperlukan untuk memenuhi tantangan pasar yang berkaitan dengan bidang Consumer Finance. d. Memimpin. mutasi/rotasi. Memberikan rekomendasi berdasarkan hasil analisa dan evaluasi terhadap usulan atau kebijakan mengenai sistem dan prosedur yang baru untuk memastikan bahwa kebijakan sistem dan prosedur tersebut telah mencakup aspek-aspek pengendalian intern. mengarahkan. serta menangani persaingan pasar dalam bidang Consumer Finance. a. mengorganisasikan. dan jangka panjang Direktorat Internal Audit agar sejalan dengan kebijakan Perseroan.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 103 2. promosi. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 2. 3. Memimpin dan mengkoordinasi secara efektif promosi produk-produk Consumer Finance sesuai dengan riset pasar dan segmen nasabah. Sumber Daya Manusia. Menjamin terselenggaranya evaluasi dan peran aktif Internal Audit dalam meningkatkan efektivitas Sistem Pengendalian Intern secara berkesinambungan berkaitan dengan pelaksanaan operasional Bank dalam pencapaian sasaran yang telah ditetapkan oleh manajemen. EXECUTIVE VICE PRESIDENT – KOORDINATOR INTERNAL AUDIT 1. jangka menengah. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah koordinasi bidang Consumer Finance. Menilai penerapan manajemen risiko PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. c. termasuk mengusulkan rekrutmen. jangka menengah. pembinaan dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital XV. a. dan memastikan bahwa pengembangan serta penawaran tersebut merupakan produk yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. dan mengkoordinasi pengembangan serta penawaran produk-produk Consumer Finance yang terbaik. Kegiatan Operasional. Kegiatan Operasional. d. Merencanakan. f. Memimpin dan mengkoordinasi pengaturan produk Consumer Finance secara agresif dengan mengindahkan kebijakan Perseroan dan prinsip kehati-hatian. b. e. Membantu memberikan assurance mengenai penerapan governance dengan melakukan penialaian dan memberikan rekomendasi dan solusi untuk memperbaiki governance process. . a. Memimpin dan mengkoordinir perumusan kebijakan serta strategi yang berhubungan dengan kegiatan operasional Consumer Finance untuk jangka pendek. g. Memimpin dan mengarahkan penyusunan business plan serta action plan jangka pendek. Mengarahkan dan mensupervisi group-group di bawahnya serta anak perusahaan yang menjadi tanggung jawabnya secara berkesinambungan dalam menjalankan tugastugas yang berkaitan dengan bidangnya masingmasing agar sejalan dengan kebijakan Perseroan. Memimpin dan mengarahkan front liner marketers untuk dapat menjalankan Standar Prosedur Kerja (SOP) dalam bidang Consumer Finance. dengan mengkaji ulang penilaian risiko (laporan profil risiko) yang dihasilkan oleh satuan kerja manajemen risiko. c. Kebijakan dan Strategi. b. mengarahkan dan mengendalikan strategi kegiatan Internal Audit dengan penekanan pada bidang/aktivitas yang mempunyai risiko tinggi serta mengevaluasi prosedur/control system yang ada untuk mencapai sasaran yang konsisten dengan Internal Audit Charter dan tujuan Bank. b.

104 GOOD CORPORATE GOvERNANCE e. 3. Memimpin dan mengarahkan kebijakan SDM dibawah supervisi Direktorat Internal Audit termasuk mengusulkan rekrutmen. Mengkoordinir kelancaran pelaksanaan tugas Auditor Ekstern dan memonitor tindaklanjut hasil Auditor Ekstern. Mengevaluasi kecukupan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah dilakukan oleh Auditee untuk meyakini sistem pengendalian intern. pengelolaan risiko dan governance proses telah dilaksanakan secara memadai. Sadikin Ogi Prastomiyono Jumlah Rapat 70 70 70 70 70 70 70 70 70 70 70 Kehadiran 53 61 62 61 60 60 64 58 57 63 58 Ketidakhadiran 17 9 8 9 10 10 6 12 13 7 12 % Kehadiran 76 % 87 % 89 % 87 % 86 % 86 % 91 % 83 % 81 % 90 % 83 % LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . mutasi/rotasi. Sumber Daya Manusia. f. pembinaan dan pelatihan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Compliance & Human Capital. h. FREKUENSI RAPAT DIREKSI Nama Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Zulkifli Zaini Sasmita Abdul Rachman Sentot A. Membina. promosi. Melaporkan pelaksanaan tugas dan tangung jawab Internal Audit kepada pihak intern dan ekstern sesuai ketentuan yang berlaku. mensupervisi dan mengkoordinasikan Regional Internal Control (RIC) dengan Internal Audit dalam menjalankan fungsi pemeriksaan agar terlaksana secara efektif dan efisien. Sentausa Bambang Setiawan Riswinandi Thomas Arifin Budi G. g.

USA PELAKSANAAN TRAINING/SEMINAR EVP COORDINATOR Nama Pahala N.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 105 PELAKSANAAN TRAINING DIREKSI Nama Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Zulkifli Zaini Sasmita Abdul Rachman Sentot A. USA Global Strategic Management. CA USA IMD – Orchestrating Winning Performance. Sadikin Ogi Prastomiyono Jenis Achieving Breakthrough Service: Leveraging Employee and Customer Satisfaction for Profit and Growth. Belgium LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.USA Leadership at the Peak. Sentausa Bambang Setiawan Riswinandi Thomas Arifin Budi G. HBS – Boston. USA Mansyur S. Geneva-Switzerland Leadership for Senior Executives. MA. . Investment Strategies and Portfolio Management – Philadelphia. Center for Creative Leadership. Budiman Jenis Leadership Forum Leadership Forum Seminar John Kotter Asia Tour 2009 – Seattle. MA USA & London Executive Program in Strategy & Organization – Palo Alto. London Singapore. HBS . Nasution Riyani T. Stanford University. UK Leading Change and Organizational Renewal. The Looking Glass Experience – Brussels. CA. Bondan Leadership Forum. HBS – MA. USA Global Strategic Management. Colorado Spring-USA Essential of Leadership London Business School. HBS – Boston. USA Wharton. USA Corporate Governance: Effectiveness and Accountability in the Boardroom – Evanston. MA. UK – London. High Performance Leadership – Switzerland Leadership Forum. The Effective Use of Power. Mansury Haryanto T. IL. HBS – Boston.

Risk & Capital Committee (RCC) terdiri atas 4(empat) sub komite yaitu: 1. Nasution Ogi Prastomiyono Riyani T. . Operational Risk Committee (ORC) RISK MANAGEMENT COMMITTEE (RCC-RMC) Nama Jumlah Rapat Kehadiran Ketidakhadiran % Kehadiran PERMANENT VOTING MEMBERS Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Sasmita Sentot A. Risk Management Committee (RMC) 2.VOTING MEMBERS LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bondan 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 0 7 5 6 4 6 7 6 5 5 5 4 7 4 0 7 0 2 1 3 1 0 1 2 2 2 3 0 3 7 0% 100 % 71 % 86 % 57 % 86 % 100 % 86 % 71 % 71 % 71 % 57 % 100 % 57 % 0% NON . Mansury Haryanto T. KOMITE DI BAWAH DIREKSI Frekuensi Rapat Komite Di Bawah Direksi RISK & CAPITAL COMMITTEE (RCC): Risk & Capital Committee (RCC) yang terdiri atas 4 (empat) sub komite adalah komite yang dibentuk untuk membantu Direksi dalam menjalankan fungsi pengendalian sesuai bidang tugas masing-masing sub komite.PERMANENT VOTING MEMBERS CONTRIBUTING PERMANENT NON . Capital and Investment Committee (CIC) 4. Sentausa Bambang Setiawan Pahala N. Budiman Zulkifli Zaini Abdul Rachman Riswinandi Thomas Arifin Budi G. Sadikin Mansyur S.106 GOOD CORPORATE GOvERNANCE E. Asset and Liabilities Committee (ALCO) 3.

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Menyetujui dan memutuskan perubahan Kebijakan Manajemen Risiko Bank Mandiri (KMRBM) untuk selanjutnya dimintakan pengesahan kepada Direksi dan Dewan Komisaris. 4. Kebijakan Manajemen Risiko Bank Mandiri (KMRBM). Melakukan penyempurnaan penerapan Manajemen Risiko secara berkala maupun bersifat insidentil sebagai akibat dari suatu perubahan kondisi internal dan eksternal Bank yang mempengaruhi kecukupan permodalan dan profil risiko Perseroan. Menetapkan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis Pada tahun 2009 Rcc-RMc telah melakukan pembahasan hal-hal sebagai berikut: 1. termasuk limit VAR & limit stress testing. Melakukan review atas Potensial Future Exposure (PFE). market risk dan operational risk. Menetapkan beberapa limit yang digunakan dalam mengelola posisi. 2. Melakukan review atas Industry Portfolio Classification (Portfolio Guidelines). 2. 3. Melakukan review atas kewenangan RCC-RMC. Kebijakan perkreditan Bank Mandiri (KPBM). Risk Adjusted Performance Measurement dan Limit Structure. 5. 1. 5. . Menetapkan beberapa penyempurnaan kebijakan diantaranya Standar Prosedur Treasury (SPT). 3. Menetapkan metodologi Risk Based Pricing. seperti keputusan pelampauan ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan dengan rencana bisnis Perseroan yang telah ditetapkan sebelumnya atau pengambilan posisi/eksposur risiko yang melampaui limit yang telah ditetapkan.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 107 Tugas dan Tanggung Jawab Risk Management committee (Rcc-RMc) yang menyimpang dari prosedur normal (irregularities). Menetapkan metodologi perhitungan kecukupan modal untuk mengcover credit risk. 4.

2.VOTING MEMBERS Wewenang dan Tanggung jawab Assets & Liabilities Committee secara umum memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk menetapkan kebijakan. sesuai dengan strategi ALM Perseroan.108 GOOD CORPORATE GOvERNANCE ASSETS AND LIABILITIES COMMITTEE (RCC-ALCO) Nama Jumlah Rapat Kehadiran Ketidakhadiran % Kehadiran PERMANENT VOTING MEMBERS Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Zulkifli Zaini Abdul Rachman Sentot A. Kaji ulang deviasi antara hasil actual dengan proyeksi anggaran dan rencana bisnis Perseroan. kaji ulang dan modifikasi strategi Assets dan Liabilities Management (ALM). 3. Sentausa Riswinandi Thomas Arifin Budi G. Pada tahun 2009 Rcc-ALcO telah melakukan pembahasan hal-hal sebagai berikut: 1. Mansury Mansyur S. Pengembangan. dalam mengelola liquiditas. Mereview suku bunga kredit rupiah maupun valas. 4. batasan-batasan dan pedoman strategi pengelolaan assets dan liabilities yang mencakup: 1. 6. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.PERMANENT VOTING MEMBERS CONTRIBUTING PERMANENT NON . meminimumkan biaya dana. Pengelolaan Risiko Suku Bunga Kredit Bunga Tetap. Bondan 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 2 12 14 11 14 8 12 14 11 14 11 6 11 7 2 13 3 1 4 1 7 3 1 4 1 4 9 4 8 13 13 % 80 % 93 % 73 % 93 % 53 % 80 % 93 % 73 % 93 % 73 % 40 % 73 % 47 % 13 % NON . Penetapan Suku Bunga Fixed. Perkembangan Kondisi Likuiditas Rupiah dan Valas. safety level likuiditas rupiah dan valas serta core deposit DPK. Mereview Suku Bunga DPK Rupiah dan Valas. risiko suku bunga dan risiko nilai tukar. Penentuan batas early warning Signal (EWS) Rupiah dan Valas yang optimal. Evaluasi posisi bank dan strategi ALM guna memastikan bahwa hasil risk taking position Perseroan telah konsisten dengan tujuan pengelolaan risiko likuiditas. . 5. Kaji ulang penetapan harga (pricing) aktiva dan pasiva untuk memastikan bahwa pricing tersebut dapat mengoptimalkan hasil penanaman dana. termasuk untuk mengelola joint financing dan plafond fixed rate tersebut. Penyampaian informasi kepada Direksi mengenai setiap perkembangan ketentuan dan peraturan terkait yang mempengaruhi strategi dan kebijakan ALM. Budiman Ogi Prastomiyono Riyani T. 2. Nasution Sasmita Bambang Setiawan Haryanto T. 5. serta penetapan wewenang memutus untuk special rate. 3. Sadikin Pahala N. 4. dan memelihara struktur neraca Perseroan.

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 6. Bondan 7 7 7 7 7 5 4 6 5 4 3 5 5 7 3 6 5 5 7 5 5 4 6 5 4 3 5 5 7 3 1 2 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 86 % 71 % 71 % 100 % 71 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % PERMANENT VOTING MEMBERS GROUP B NON .GOOD CORPORATE GOvERNANCE 109 CAPITAL & INVESTMENT COMMITTEE (RCC-CIC) Nama Jumlah Rapat Kehadiran Ketidakhadiran % Kehadiran PERMANENT VOTING MEMBERS GROUP A Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Sentot A. . Menetapkan kebijakan pengelolaan Perusahaan Anak yang mencakup kebijakan atas supervisi bisnis dan monitoring kinerja Perusahaan Anak . persetujuan Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP). Melakukan evaluasi dan mengambil keputusan mengenai tambahan penyertaan modal untuk Perusahaan Anak. untuk diajukan ke Rapat Direksi. 4. Nasution Bambang Setiawan Ogi Prastomiyono Riyani T. 3. Mansury Haryanto T. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi atas rencana penyertaan modal baru dan divestasi untuk Perusahaan Anak. sepanjang penambahan modal tersebut tidak merubah status menjadi pemilik mayoritas (controlling shareholder) pada perusahaan anak. Melakukan evaluasi kinerja keuangan dan pengurus Perusahaan Anak dan memberikan rekomendasi kepengurusan untuk diajukan ke Rapat Direksi. 2. Rencana Jangka Panjang serta pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perusahaan Anak. Rencana Jangka Menengah.PERMANENT VOTING MEMBERS CONTRIBUTING PERMANENT NON . untuk diajukan ke Rapat Direksi.VOTING MEMBERS Keterangan : Jumlah rapat untuk masing-masing group kehadiran sesuai dengan agenda pembahasan Tugas dan Tanggung Jawab capital & Investment committee (Rcc-cIc) 1. Sadikin Thomas Arifin Mansyur S. Melakukan evaluasi berkala atas kinerja keuangan penyertaan modal pada Perusahaan Anak. 5. Sentausa Pahala N. Budiman Sasmita Abdul Rachman Zulkifli Zaini Riswinandi Budi G. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi atas inisiatif strategis pengelolaan permodalan sesuai dengan strategis dan rencana pertumbuhan Bank Mandiri serta ketersediaan modal untuk menjaga tingkat kecukupan modal Bank Mandiri.

Keputusan Direksi Bank Mandiri No. Memberikan persetujuan atas rencana penerbitan pinjaman subordinasi rupiah dalam rangka memperkuat struktur permodalan Bank Mandiri. Membahas usulan agenda RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa yang diajukan oleh perusahaan anak dan selanjutnya memberikan keputusan atas agenda-agenda yang akan dilaksanakan dalam RUPS/RUPSLB. DIR/2003 tanggal 31 Desember 2003 tentang Arahan Investasi Dana Pensiun Bank Mandiri Tiga. 2. penunjukan Kantor Akuntan Publik. 117/KEP. Agenda-agenda RUPS/RUPSLB yang diputus dalam Rapat C&IC antara lain pengesahan laporan keuangan. 9. Bank Mandiri berinisiatif memperkuat struktur permodalan agar ruang gerak Bank Mandiri menjadi lebih fleksibel dalam menangkap peluang bisnis di masa mendatang. 118/KEP. Untuk itu. pembagian dividen. penunjukan pengurus perusahaan anak. penggunaan saldo laba. Memberikan persetujuan atas beberapa inisiatif Anak Perusahaan yang membutuhkan persetujuan pemegang saham seperti pengambil alihan 2% saham AXA di AMFS. opsi yang dipilih Bank Mandiri adalah menerbitkan Obligasi Subordinasi Rupiah Bank Mandiri I Tahun 2009 sebesar Rp3. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi atas rencana alokasi modal dan tambahannya pada Strategic Business Unit. Menetapkan kebijakan dan arahan investasi Dana Pensiun dalam kedudukan Bank Mandiri sebagai pendiri.DIR/2003 tanggal 31 Desember 2003 tentang Arahan Investasi Dana Pensiun Bank Mandiri Dua.110 GOOD CORPORATE GOvERNANCE 7. 115/KEP.DIR/2003 tanggal 31 Desember 2003 tentang Arahan Investasi Dana Pensiun Bank Mandiri Empat. 8. 119/KEP.DIR/2003 tanggal 31 Desember 2003 tentang Arahan Investasi Dana Pensiun Bank Mandiri Satu. untuk diajukan ke rapat Direksi. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pada tahun 2009 Rcc-cIc telah melakukan hal-hal sebagai berikut: 1. Melakukan evaluasi berkala atas kinerja keuangan penyertaan untuk alokasi modal Strategic Business Unit.DIR/2003 tanggal 31 Desember 2003 tentang Arahan Investasi Dana Pensiun Bank Mandiri. penetapan remunerasi dan tantiem pengurus. 3. Keputusan Direksi Bank Mandiri No. perubahan anggaran dasar. dan Keputusan Direksi Bank Mandiri No. . 116/KEP. 4. Keputusan Direksi Bank Mandiri No. Memberikan persetujuan atas usulan Arahan Investasi yang baru untuk Dana Pensiun di lingkungan Bank Mandiri dan sekaligus mencabut Keputusan Direksi Bank Mandiri No.5 triliun yang dapat diperhitungkan sebagai modal pelengkap dalam perhitungan CAR.

Nasution Bambang Setiawan Ogi Prastomiyono Riyani T. Sadikin Pahala N. 5. Mansury Mansyur S. Budiman Zulkifli Zaini Abdul Rachman Riswinandi Thomas Arifin Budi G. pengawasan terhadap pelaksanaan operasional Perseroan yang bersifat strategis. 6. Memberikan arahan.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 111 OPERATIONAL RISK COMMITTEE (RCC-ORC) Nama Jumlah Rapat Kehadiran Ketidakhadiran % Kehadiran PERMANENT VOTING MEMBERS GROUP A Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Sasmita Sentot A. 4.VOTING MEMBERS Keterangan : Jumlah rapat untuk masing-masing group kehadiran sesuai dengan agenda pembahasan Tugas dan Tanggung Jawab Operational Risk committee (Rcc-ORc) 1. Menetapkan limit (cadangan) risiko operasional dengan mempertimbangkan eksposur risiko dan pengalaman kerugian masa lalu yang diakibatkan oleh risiko operasional sesuai ketentuan yang berlaku. Bondan 8 10 12 12 12 6 8 5 6 9 8 5 10 11 10 2 8 12 12 8 5 7 3 4 6 6 5 6 6 1 6 2 0 0 4 1 1 2 2 3 2 0 4 5 9 25 % 80 % 100 % 100 % 67 % 83 % 88 % 60 % 67 % 67 % 75 % 100 % 60 % 55 % 10 % PERMANENT VOTING MEMBERS GROUP B CONTRIBUTING PERMANENT NON . Menetapkan solusi serta pelaksanaan penyelesaian atas permasalahan Operasional Perseroan yang tidak dapat diselesaikan pada level di bawahnya. Menetapkan prosedur operasional yang bersifat strategis berikut perubahan-perubahannya. Menyusun dan atau mengubah Kebijakan Operasional Bank Mandiri (KOBM) untuk selanjutnya dimintakan pengesahan kepada seluruh Direksi dan Dewan Komisaris. 2. 3. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pendelegasian ini tidak meliputi kewenangan memutus kredit dan atau kewenangan lain yang diatur secara tersendiri. Sentausa Haryanto T. . Mendelegasikan sebagian kewenangan yang telah dimiliki berdasarkan surat keputusan ini kepada Direktur Bidang/ EVP Coordinator dengan hak untuk mendelegasikan kembali kepada pebajat-pejabat yang ditunjuk secara berjenjang.

termasuk untuk aktivitas pengadaan dan pengelolaan informasi nasabah. 3. Mereview dan memberikan persetujuan atas Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk produk/segment tertentu seperti SPO Wealth Management. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Memberikan persetujuan atas tinjauan tarif Transaction Banking.112 GOOD CORPORATE GOvERNANCE Pada tahun 2009. 4. . Rcc ORc Operational Risk committee telah melaksanakan hal-hal sebagai berikut: 1. Mereview dan menyetujui SPO untuk pedoman pemeriksaan Internal Audit dan Audit Charter serta berbagai pedoman lainnya. Mereview dan memberikan persetujuan atas Standar Prosedur Operasional (SPO). SPO produk atau aktivitas baru dan SPO produk jasa retail lainnya. SPO Produk Jasa Capital Market. 2.

Menetapkan kebijakan Sistem Jalur Karir Pegawai. 15. 7. 14. Menetapkan kebijakan pengembangan dan perubahan struktur organisasi perusahaan. misi dan strategi perusahaan. Menetapkan kebijakan sistem peraturan disiplin pegawai dan kebijakan pemberhentian pegawai. Menetapkan kebijakan sistem peringkat jabatan (job grading). serta Perusahaan Anak dari Perusahaan Anak Bank Mandiri. Menetapkan kebijakan sistem pelatihan dan pengembangan pegawai. Menetapkan kebijakan SDM yang berkaitan dengan Perusahaan Anak Bank Mandiri.PERMANENT VOTING MEMBERS Tugas dan tanggung Jawab Personnel Policy committee 1. Menetapkan kebijakan sistem dan kesejahteraan pensiunan pegawai. Menetapkan kebijakan perencanaan pegawai. 6. Budiman Sentot A. Sadikin Pahala N. 11. rotasi dan detasering. 18. Menetapkan kebijakan sistem penilaian pegawai. 4. mutasi. Sentausa 6 6 6 6 6 6 1 6 4 6 5 4 4 1 0 2 0 1 2 2 0 100 % 67 % 100 % 83 % 67 % 67 % 100 % NON . Menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan Hubungan Industrial.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 113 PERSONNEL POLICY COMMITTEE (PPC) Nama Jumlah Rapat Kehadiran Ketidakhadiran % Kehadiran PERMANENT VOTING MEMBERS Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Ogi Prastomiyono Budi G. Menetapkan kebijakan Talent Management dan Succession Plan pegawai. Menetapkan kebijakan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). termasuk kebijakan promosi. . Menetapkan kebijakan batas kewenangan dalam menjalankan manajemen Human Capital. Menetapkan kebijakan arah dan pengembangan Sistem Informasi Human Capital. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 3. Menetapkan kebijakan sistem kompensasi. Mansury Haryanto T. Menetapkan kebijakan sistem rekrutmen dan kontrak pegawai. Hal-hal lain yang berkaitan dengan pengelolaan SDM. 5. Menentukan kebijakan arah dari budaya kerja serta nilai-nilai perusahaan agar sejalan dengan visi. benefit dan fasilitas pegawai. Dana Pensiun Bank Mandiri dan Yayasan terkait Bank Mandiri. 16. 17. 2. 9. 12. Dana Pensiun Bank Mandiri dan Yayasan terkait Bank Mandiri. 8. 13. 10.

Menetapkan kebijakan sistem jalur karir pegawai diantaranya dengan menetapkan Career Progression pimpinan dan pelaksana.114 GOOD CORPORATE GOvERNANCE Pada Tahun 2009 Personnel Policy committee (PPc) yang telah melakukan hal-hal sebagai berikut: 1. Menetapkan HC Strategy. 4. menetapkan kebijakan Local Staff Development Program (LSDP) serta menetapkan kajian Job Grade dan Corporate Title. Menetapkan kebijakan Sumber Daya Manusia. . 2. tunjangan penampilan dan tunjangan lokasi zona 3 khusus. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Menetapkan program kesehatan pensiunan interim. 3.

Nasution Ogi Prastomiyono Riyani T.PERMANENT VOTING MEMBERS CONTRIBUTING PERMANENT NON . Budiman Zulkifli Zaini Abdul Rachman Bambang Setiawan Riswinandi Thomas Arifin Budi G. 4. 5. 2. Melaporkan kepada rapat Direksi mengenai hasil pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Direksi. Mansury Mansyur S. . dengan penekanan pada efisiensi dan efektivitas. Sentausa Haryanto T.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 115 INFORMATION TECHNOLOGY COMMITTEE (IT-COMMITTEE) Nama Jumlah Rapat Kehadiran Ketidakhadiran % Kehadiran PERMANENT VOTING MEMBER Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Sasmita Sentot A. Bondan 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 1 4 6 5 5 5 4 1 5 4 5 5 5 3 4 5 2 0 1 1 1 2 5 1 2 1 1 1 3 2 17 % 67 % 100 % 83 % 83 % 83 % 67 % 17 % 83 % 67 % 83 % 83 % 83 % 50 % 67 % NON . Sadikin Pahala N. Memastikan bahwa IT Strategy Plan tetap konsisten dengan strategic objectives dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 3. Memastikan proyek-proyek IT dilaksanakan sesuai dengan project charter yang telah disetujui. Memastikan proyek-proyek IT tetap sesuai dengan IT Strategic Plan. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.VOTING MEMBERS Tugas Information & Technology committee 1. efisien dan tepat waktu. Memastikan telah disesuaikannya berbagai masalah di antara bisnis unit yang terkait IT secara efektif.

Persetujuan inisiatif yang perlu dipenuhi dari resource pool. 6. 3. 3.116 GOOD CORPORATE GOvERNANCE Wewenang dan Tanggung jawab Information & Technology committee adalah: 1. hal mana harus dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar. Persetujuan Program Governance. Pada tahun 2009. Persetujuan Struktur IT Governance. Menetapkan prioritas dan alokasi anggaran IT yang telah diputuskan oleh Direksi 8. 6. mengubah dan membubarkan Sub-Komite di bawah Information & Technology Committee. Memonitor proyek-proyek yang terkait IT Strategic Plan. 2. 4. Menyelesaikan masalah-masalah di antara bisnis unit yang terkait dengan IT yang tidak dapat terselesaikan pada level proyek. 5. berikut struktur Program Steering Committee dan 5 (lima) program yang diusulkan yaitu Wholesale & Retail Payment. High yield Loan. Persetujuan alokasi anggaran untuk inisiatif modernisasi e-channel. 4. 1B dan 2. Menetapkan kerangka acuan strategis untuk mengelola IT Resources. Memutuskan kebijakan dan rencana tindakan atas proyekproyek beserta anggarannya. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dalam kapasitasnya sebagai komite. Membentuk. Persetujuan inisiatif IT 2010 yang terdiri dari 7 (tujuh) kelompok utama dan terbagi atas tiga tier yaitu 1A. 7. pengembangan dan penambahan sistem IT yang bersifat strategis. 9. dengan penambahan Program Steering Committee sebagai sub-komite dari IT Committee. Persetujuan alokasi anggaran untuk inisiatif Strategi IT. dalam rangka mengamankan asset IT dan meyakinkan kesinambungan layanan IT. Information & Technology Committee tidak memiliki kewenangan untuk bertindak mewakili untuk dan atas nama Perseroan untuk melakukan pengikatan atau menandatangani perjanjian dengan pihak ketiga. . 5. Mengajukan kepada Direksi untuk mendapatkan pengesahan atas IT Strategic Plan dan/atau perubahannya serta alokasi budget IT Strategic Plan tersebut. Memberi arahan. Information on Demand. termasuk atas programprogram dan proyek-proyek dalam ruang lingkup program. Enterprise Risk Management dan Modernisasi E-Channel. 2. pengawasan dan keputusan terhadap perencanaan. IT committee telah menetapkan hal-hal sebagai berikut: 1.

4. 3. 2. Commercial Banking.VOTING MEMBERS Tugas dan tanggung Jawab Wholesale Executive committee 1. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Commercial banking. Budiman Wayan Agus Mertayasa Sasmita Mansyur S. Wholesale Executive committee telah menetapkan berbagai hal termasuk: 1. Sentausa Abdul Rachman Haryanto T. Treasury & International Banking. aktivitas dan pendukung dalam bidang Small Business telah tercakup dalam Retail & Support Executive Committee sedangkan pengelolaan dan supervisinya tetap berada di Direktorat Commercial Banking.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 117 WHOLESALE EXECUTIVE COMMITTEE (WEC) Nama Jumlah Rapat Kehadiran Diwakili Ketidakhadiran % Kehadiran PERMANENT VOTING MEMBERS Zulkifli Zaini Riswinandi Thomas Arifin Sentot A. Special Assets Management. Menetapkaan hal-hal terkait dengan sistem dan prosedur pada bidang wholesale yang meliputi Corporate Banking. 2. Financial Institution dan Kantor Luar Negeri. Menetapkan usulan penyempurnaan Standar Prosedur Kredit (SPK) Corporate. Nasution Ogi Prastomiyono 12 12 12 12 12 12 1 2 3 12 12 6 7 7 9 8 1 2 3 1 0 1 0 3 0 0 0 0 0 11 0 6 5 5 3 4 0 0 0 11 100 % 50 % 58 % 58 % 75 % 67 % 100 % 100 % 100 % 8% NON . Commercial. 5. Pada tahun 2009. Memberikan persetujuan beberapa produk baru seperti Mandiri Giro Escrow. 4. Persetujuan Produk Kredit Agunan Deposito. Special Assets Management dan menetapkan halhal lain terkait dengan bidang wholesale tersebut. . Mandiri Giro Premier. Persetujuan Produk Mandiri Bilateral Trade financing. dan Mandiri Giro Solusi. Persetujuan Produk Mandiri Export Credit Agency. Commercial banking. Menjalankan fungsi pengendalian dalam menetapkan strategi dan prosedur pada produk dan aktivitas serta pendukung dalam bidang wholesale yang meliputi Corporate Banking. Special Assets Management termasuk penuangan kebijakannya dalam Manual Produk dan mengatur pengembangan serta perubahannya.PERMANENT VOTING MEMBERS CONTRIBUTING PERMANENT NON . Menetapkan dan memutuskan masalah-masalah yang terkait lintas Direktorat terkait dengan Performance Management System (PMS). Treasury & International Banking. 3. melalui koordinasi dengan Direktur Bidang terkait. Melakukan kajian dan monitoring atas inisiatif strategis terkait dengan bidang wholesale yang meliputi Corporate Banking. Khusus penetapan strategi dan prosedur yang terkait produk. Treasury & International Banking.

. 6. Nasution Pahala N. Penyempurnaan Organisasi Retail & Support Executive Committee. Produk Kredit Tanaman Semusim. Revisi Ketentuan Kredit Wirausahawan Mandiri (KWM) serta Kredit Multiguna Usaha (KMU). 6. Menetapkan strategi dan prosedur pada produk dan aktivitas serta pendukung dalam bidang retail yang meliputi Micro & Retail Banking. Progress Report Scoring untuk program cross sell kartu kredit. 4. Mansury Haryanto T.PERMANENT VOTING MEMBERS CONTRIBUTING PERMANENT NON . 2. Program Pengembangan Cluster Bisnis Cikarang Jababeka. 3. 5. menjalankan fungsi pengendalian dalam: 1. Consumer Finance dan Small Business dimana pengelolaan dan supervisi Small Business tetap berada di Direktorat Commercial Banking. 5. Menetapkan standarisasi dan strategi yang terkait dengan ruang lingkup pengadaan barang dan jasa. Review Program Referral Mandiri Tunas Finance. 2. 8. Mikro dan Consumer. Menetapkan dan memutuskan masalah-masalah yang bersifat lintas Direktorat terkait dengan Performance Management System (PMS) melalui koordinasi dengan Direktur Bidang terkait. Penyempurnaan SPK Small Business. Penyempurnaan Manual Produk Kredit Mikro. 9. 11. Pembentukan Mandiri Micro Unit (MMU). Sentausa Sasmita Mansyur S. Sadikin Sentot A. 7. Menetapkan hal-hal terkait dengan sistem dan prosedur pada bidang retail yang meliputi Micro & Retail Banking dan Consumer Finance serta Small Business termasuk penuangan kebijakannya dalam Manual Produk dan mengatur pengembangan serta perubahannya. dan real estate yang bersifat bankwide. SPK Micro Business dan SPK Consumer.VOTING MEMBERS Tugas dan Tanggung Jawab Retail & Support Executive committee. Menetapkan usulan penyempurnaan Standar Prosedur Kredit (SPK) Small Business. 4. Retail & Support Executive committee telah membahas berbagai hal antara lain: 1. Budiman Zulkifli Zaini Ogi Prastomiyono 8 8 8 8 8 8 6 8 8 8 5 7 8 4 6 8 0 0 3 1 0 4 0 0 100 % 100 % 63 % 88 % 100 % 50 % 100 % 100 % NON . Reformat dan revisi Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E).118 GOOD CORPORATE GOvERNANCE RETAIL AND SUPPORT EXECUTIVE COMMITTEE (RSEC) Nama Jumlah Rapat Kehadiran Ketidakhadiran % Kehadiran PERMANENT VOTING MEMBERS Budi G. general services. 3. Pada tahun 2009. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Program Branch Contest 2009. Melakukan kajian dan monitoring atas inisiatif strategis terkait dengan bidang retail yang meliputi Micro & Retail Banking dan Consumer Finance serta Small Business dan menetapkan hal-hal lain yang terkait dengan kebijakan bidang retail yang meliputi Micro & Retail Banking dan Consumer Finance serta Small Business. 10.

Sadikin Pahala N. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 3. Penambahan dan desain Splash Screen pada Website Bank Mandiri. 4. 6. Menetapkan strategi implementasi brand. Mansury Haryanto T. visual identity creation. 4. product. Melakukan kajian dan monitoring atas inisiatif strategis terkait dengan implementasi branding di semua touch point. Menetapkan hal-hal yang terkait dengan strategy dan implementasi corporate brand dan product brand. Penyusunan pedoman iklan bersama. Standarisasi Penempatan & regulasi wallsign cabang. Budiman 9 9 9 9 9 9 5 8 8 5 0 4 1 1 4 100 % 56 % 89 % 89 % 56 % Tugas dan Tanggung Jawab Brand committee 1. brand strategy development. Pengembangan Signage Bank Syariah Mandiri. employee brand training dan identity implementation. 3. Regulasi dan penyempurnaan desain wall tenant sign. Desain street sign dan desain kartu Mandiri debit cobranding. 5. Pedoman pembuatan logo program. Brand committee telah membahas berbagai hal antara lain: 1. . 2. Menjalankan fungsi pengendalian dalam menetapkan strategi komunikasi dan implementasi corporate brand dan product brand. melalui koordinasi dengan Direktur bidang terkait. Pada tahun 2009. 6. product services serta tagline bagi internal Bank Mandiri. Menetapkan penyelesaian masalah yang melibatkan lintas Direktorat terkait dengan implementasi brand. Desain dan penggunaan logo Mandiri pada kartu nasabah.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 119 BRAND COMMITTEE Nama Jumlah Rapat Kehadiran Ketidakhadiran % Kehadiran PERMANENT VOTING MEMBERS Bambang Setiawan Abdul Rachman Budi G. 8. 7. 5. Menetapkan delegasi kewenangan untuk menyetujui atau memutus desain materi iklan baik Above The Line maupun Below The Line kepada Group Head Corporate Secretary yang tidak bersifat strategis dan sudah terdapat dalam brand guidelines. termasuk tetapi tidak terbatas pada program strategic brand analysis. 2.

Sasaran usaha. 4. 4. HUBUNGAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI Hubungan kerja Dewan Komisaris dan Direksi adalah hubungan check and balances untuk kemajuan dan kesehatan Bank. 5. Rapat Komite Kredit telah berkembang menjadi forum untuk diskusi guna menguji kelayakan serta validitas argumentasi proposal kredit secara objektif.120 GOOD CORPORATE GOvERNANCE RETAIL AND SUPPORT EXECUTIVE COMMITTEE (RSEC) CREDIT COMMITTEE Dalam rangka menjamin pemberian kredit yang prudent serta sesuai prinsip-prinsip manajemen risiko yang best practice. Dalam komite tersebut Legal Group dan Compliance Group juga harus selalu hadir untuk memberikan pendapat dari sisi legal dan kepatuhan guna memperkuat aspek independensi. Terlaksananya dengan baik manajemen risiko maupun sistem pengendalian internal. Terlaksananya suksesi kepemimpinan dan kontinuitas manajemen di semua lini organisasi. 2. menghindari dominasi salah satu unit. Percepatan proses tersebut juga didukung oleh proses pre-screen target market antara Unit Bisnis dan Risk Management sejak awal. . 3. proses tersebut akhirnya dapat berjalan dengan lebih cepat dan lancar. Pada tahap awal proses ini terasa sulit dan membutuhkan waktu yang panjang. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Kebijakan dalam memenuhi ketentuan perundangundangan. Dewan Komisaris dan Direksi telah menyepakati hal-hal sebagai berikut: 1. 5. misi dan corporate values. Terpeliharanya kesehatan Bank sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan kriteria yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Setiap pemberian kredit di segment wholesale harus dilakukan melalui pembahasan di forum Rapat Komite Kredit sebagai sarana penerapan four-eye principle serta proses check and balance antara Bisnis Unit sebagai unit Inisiator dengan Risk Management selaku Unit Mitigasi Risiko. Kebijakan dan metode penilaian kinerja Bank. 6. Struktur organisasi ditingkat eksekutif yang mampu mendukung tercapainya sasaran usaha Bank. strategi. Namun demikian seiring dengan berjalannya waktu dan semakin tingginya pemahaman organisasi untuk menyalurkan kredit yang berkualitas. rencana jangka panjang maupun rencana kerja dan anggaran tahunan. Bank Mandiri telah melakukan perombakan proses pemberian kredit secara fundamental. Terpenuhinya implementasi GCG. 2. menghindari conflict of interest dan memastikan pengambilan keputusan yang objektif dan bebas tekanan. Tercapainya imbal hasil yang wajar bagi pemegang saham. Visi. Hal ini tercermin pada: 1. Untuk dapat memenuhi tanggung jawab dan melaksanakan hubungan check and balances tersebut. 3. unit-unit kerja dalam Bank dan personalianya. anggaran dasar dan prudential banking practices termasuk komitmen untuk menghindari segala bentuk benturan kepentingan. Dewan Komisaris dan Direksi sesuai dengan fungsinya masing-masing bertanggung jawab atas kelangsungan usaha Bank dalam jangka panjang. Terlindunginya kepentingan stakeholders secara wajar.

Mansury Haryanto T. Sentausa Bambang Setiawan Riswinandi Thomas Arifin Budi G. Budiman Mansyur S. Nasution Riyani T.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 121 RAPAT DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI Rapat Dewan Komisaris dan Direksi diselenggarakan secara rutin untuk membahas hal-hal yang bersifat strategis. Sadikin Ogi Prastomiyono EVP KOORDINATOR Pahala N. Bondan 10 10 10 10 8 8 6 8 2 2 4 2 80 % 80 % 60 % 80 % 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 8 8 8 8 9 8 8 5 7 9 6 2 2 2 2 1 2 2 5 3 1 4 80 % 80 % 80 % 80 % 90 % 80 % 80 % 50 % 70 % 90 % 60 % 10 10 10 10 10 10 9 5 8 10 8 9 1 5 2 0 2 1 90 % 50 % 80 % 100 % 80 % 90 % LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . FREKUENSI RAPAT GABUNGAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI/EVP KOORDINATOR Nama Jumlah Rapat Kehadiran Ketidakhadiran % Kehadiran KOMISARIS Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo DIREKSI Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Zulkifli Zaini Sasmita Abdul Rachman Sentot A.

EVP Coordinator Change Management Office b. Direktur Commercial Banking 2. Anggota Tidak tetap cAPITAL & INVESTMENT cOMMITTEE (cIc) Ketua : Direktur Utama Wakil Ketua : Wakil Direktur Utama Sekretaris : Group Head Strategy & Performance I. Wakil Direktur Utama 3. Anggota Dengan Hak Suara a. Anggota Tidak Tetap Anggota Direksi dan EVP Coordinator terkait lainnya yang hadir sebagai undangan II. EVP Coordinator Finance & Strategy 7. Anggota tetap yang hadir sesuai keterkaitan dengan topik 1. EVP Coordinator Finance & Strategy 7. Anggota tidak tetap LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Direktur Technology & Operations 4. Direktur Utama 2. Direktur Special Assets Management 3. Anggota Dengan Hak Suara a. Anggota Dengan Hak Suara a. Direktur Micro & Retail Banking 6. Anggota Pemberi Kontribusi Tanpa hak Suara a. Anggota Tidak Tetap Anggota Direksi dan EVP Coordinator terkait lainnya yang hadir sebagai undangan II. Direktur Corporate Banking 5. Direktur Special Assets Management 4. Direktur Risk & Management 5. Direktur Corporate Banking 7. Direktur Micro & Retail Banking 5. . Direktur Micro & retail Banking 9. Direktur Corporate Banking 4. Anggota Tidak Tetap ASSET & LIABILITIES cOMMITTEE (ALcO) Ketua : Direktur Utama Wakil Ketua : Wakil Direktur Utama Sekretaris : Group Head Market & Operational Risk I. Anggota Tidak tetap OPERATIONAL RISK cOMMITTEE (ORc) Ketua : Direktur Utama Wakil Ketua : Wakil Direktur Utama Sekretaris 1 : Group Head Market & Operational Risk Sekretaris 2 : Group Head Policies. Anggota Tetap 1. Direktur Treasury & International Banking 8. Procedures. Direktur Risk Management 5. Direktur Utama 2. Wakil Direktur Utama 3. Anggota Tetap b. Anggota tetap b. Direktur Technology & Operations 4. Anggota tetap yang hadir pada setiap Rapat Komite 1. Legal & Customer Care 6. Direktur Risk Management 5. EVP Coordinator Consumer Finance b. Anggota Tetap b. Anggota Tetap 1. Direktur Treasury & International banking 7. Anggota Pemberi Kontribusi tanpa hak suara a. Direktur Technology & Operations 4. EVP Coordinator Finance & Strategy 10. EVP Coordinator Consumer Finance II. Wakil Direktur Utama 3. Direktur Technology & operations 3. Anggota tetap Group A : Anggota tetap yang hadir pada setiap Rapat 1. Planning & Architecture I. Direktur Utama 2. Direktur Utama 2. Direktur Commercial Banking 2. EVP Coordinator Change Management Office Group B : Anggota tetap yang hadir sesuai keterkaitan dengan agenda 1. Anggota Dengan Hak Suara a. Direktur Risk Management 6. Wakil Direktur Utama 3. Direktur Corporate Secretary. Direktur Commercial Banking 4. Anggota Tetap b. Anggota Tidak tetap II. Direktur Treasury & International Banking 6.122 GOOD CORPORATE GOvERNANCE KOMITE DI BAWAh KOORDINASI DIREKSI RISK &cAPITAL cOMMITTEE RISK MANAGEMENT cOMMITTEE (RMc) Ketua : Direktur Utama Wakil Ketua : Wakil Direktur Utama Sekretaris : Group Head Credit Risk & policy I. Anggota Pemberi Kontribusi tanpa Hak Suara a. EVP Coordinator Consumer Finance b. Anggota Pemberi Kontribusi Tanpa Hak Suara a. Direktur Special Assets Management 5. EVP Coordinator Change Management Office Group B. Anggota Tetap Group A.

Direktur Treasury & international Banking 4. EVP Coordinator Change Management Office b. Direktur Commercial Banking 2. anggota tidak tetap 1. Direktur Corporate Banking 7. Anggota dengan hak suara a. Direktur Commercial Banking Direktur Corporate Banking Direktur Micro & Retail Banking EVP Coordinator Finance & Strategy EVP Coordinator Consumer Finance Direksi/EVP Coordinator yang terkait dengan agenda komite. Direktur Risk Management 5. EVP Coordinator Change Management Office 10. Anggota tidak tetap tanpa hak suara EVP Coordinator Internal Audit 3. EVP Coordinator Change Management Office b. Direktur Utama 2. anggota tetap b. . Legal and Customer Care 6. Direktur Treasury & International Banking 8. Anggota Tetap 1. Direktur Risk Management 5. anggota tidak tetap LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Direktur Technology & Operations 4. anggota tidak tetap INFORMATION TEchNOLOGY cOMMITTEE (IT cOMMITTEE) Ketua : Direktur Utama Wakil Ketua : Wakil Direktur Utama Sekretaris : Group Head IT Business Solutions & Applications Services Anggota : 1. anggota tidak tetap 2. Direktur Utama 2. Direktur Risk Management 5. Wakil Direktur Utama 3.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 123 PERSONNEL POLIcY cOMMITTEE (PPc) Ketua : Direktur Utama Wakil Ketua : Wakil Direktur Utama Sekretaris 1 : Group Head Human Capital Services Sekretaris 2 : Group Head Human Capital Strategy & Policy Anggota : 1. anggota tetap 1. 3. Direktur Compliance & Human Capital 4. Anggota yang Memiliki Hak Suara a. Direktur Special Assets Management 4. anggota tetap 1. 3. 6. anggota tetap b. Anggota Pemberi Kontribusi tanpa hak suara a. Anggota Pemberi Kontribusi Tanpa hak Suara a. anggota tetap b. Direktur Commercial Banking 2.EVP Coordinator Consumer Finance 2. 5. kecuali EVP Coordinator Internal Audit 2. Anggota tetap tanpa hak suara Direktur Compliance & Human Capital atau Group Head Compliance atau Department Head atau pejabat Compliance Group yang ditunjuk. Anggota Tidak tetap Anggota Direksi dan EVP Coordinator terkait lainnya yang hadir sebagai undangan II. Anggota Pemberi Kontribusi tanpa hak suara a. Direktur Technology & Operations 3. Wakil Direktur Utama 3. Direktur Micro & Retail Banking b. anggota tidak tetap 1. WhOLESALE EXEcUTIVE cOMMITTEE (WEc) Ketua Sekretaris : Direktur Commercial Banking : Group Head Wholesale Product Management I. Anggota dengan hak suara a. Direktur Special Asset Management 6. Direktur Corporate Banking 3. Direktur Corporate Secretary. EVP Coordinator Finance & Strategy 9. 4.

pelaku pasar modal. Direktur Micro & Retail Banking 4.124 GOOD CORPORATE GOvERNANCE RETAIL & SUPPORT EXEcUTIVE cOMMITTEE (RSEc) Ketua : Direktur Micro & Retail Banking Sekretaris : Group Head Jakarta Network I. Anggota Direksi terkait lainnya yang hadir sebagai undangan II. Legal & Customer Care Sekretaris : Group Head Corporate Secretary Anggota 1. Anggota Tetap 1. . Direktur Technology & Operations 4. Anggota Dengan Hak Suara a. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bursa Efek Indonesia dan publik. EVP Coordinator Change Management Office b. EVP Coordinator Finance & Strategy 5. Anggota dengan hak suara a. anggota tidak tetap BRAND cOMMITTEE Ketua : Direktur Corporate (merangkap anggota) Secretary. anggota tetap b. Direktur Risk Management 3. EVP Coordinator Consumer Finance 5. regulator dan juga para pengamat. anggota tetap b. Direktur Corporate Secretary. anggota tidak tetap Anggota Direksi lainnya yang terkait dan hadir sebagai undangan 2. Anggota Pemberi Kontribusi Tanpa hak Suara a. Anggota Pemberi Kontribusi tanpa hak suara a. maka akan juga mengubah keanggotaan komite. Legal & Customer Care 2. Direktur Micro & Retail Banking 2. Bank Mandiri sebagai perusahaan publik membentuk Sekretaris Perusahaan yang berperan sebagai satu-satunya penghubung Bank dengan para investor. EVP Coordinator Change Management Office b. Anggota Tidak tetap 1. BAPEPAM-LK. EVP Coordinator Finance & Strategy 6. anggota tidak tetap cREDIT cOMMITTEE *) Dengan perubahan organisasi per tanggal 11 Januari 2010. Sekretaris Perusahaan memfasilitasi komunikasi yang efektif dan memastikan tersedianya informasi untuk berbagai pihak serta berperan sebagai penghubung utama antara Bank. Direktur Commercial Banking 2. CORPORATE SECRETARY Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pemodal. Direktur Special Asset Management 3. anggota tetap 1.

Seluruh jajaran Bank Mandiri bertanggung jawab penuh secara individu untuk memastikan kepatuhan dalam setiap kegiatan di bidang masing-masing. Secara umum pelaksanaan kegiatan Audit Intern Bank Mandiri selama tahun 2009 telah dilakukan dengan program LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Direktur Utama bersama Dewan Komisaris dengan persetujuan Bank Indonesia menugaskan salah satu seorang Direksi sebagai Direktur Kepatuhan. 1/6/PBI/1999 tanggal 20 September 1999 tentang Penugasan Direktur Kepatuhan (Compliance Director) dan Penerapan Standar Pelaksanaan Fungsi Audit Intern Bank Umum yang mengatur tata cara penugasan anggota direksi sebagai Direktur Kepatuhan. Hal ini penting untuk menjaga reputasi Bank Mandiri sebagai institusi yang bergerak di bidang jasa keuangan. Audit Intern merupakan salah satu unsur sistem pengendalian intern Bank yang memiliki kesempatan. Melaksanakan Forum Kepatuhan. B. 2. Jajaran Kepatuhan harus memegang teguh independensi dalam mengungkapkan pandangan serta pemikiran tanpa memihak kepada kepentingan pihak lain. Mengkaji efektifitas fungsi. Dalam melaksanakan fungsinya. DIREKTUR KEPATUHAN Mengacu pada PBI No. AUDIT INTERN DAN AUDIT EKSTERN A. Melaksanakan Forum Quality Assurance & Compliance (QAC). 2. Peran dan Fungsi Audit Intern Audit Intern memiliki peranan yang sangat penting untuk menjaga dan mengamankan kegiatan usaha Bank. FUNGSI AUDIT INTERN. . 1. serta melakukan tindakan korektif yang tepat waktu terhadap potensi pelanggaran dan ketidakpatuhan terhadap perundangundangan yang berlaku. tantangan. menjunjung tinggi integritas serta tidak menggunakan informasi yang diperoleh untuk kepentingan pribadi/golongan di luar kepentingan Bank. 4. EFEKTIVITAS DAN CAKUPAN AUDIT INTERN DALAM MENILAI SELURUH ASPEK DAN UNSUR KEGIATAN BANK. Guna mendukung pelaksanaan fungsi audit intern. DIA dapat meminta bantuan unit/fungsi pemeriksa lainnya misalnya Regional Internal Control (RIC). Menyelesaikan pembuatan metodologi rancang bangun Compliance Risk Management (CRM) dalam rangka mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang dapat meningkatkan eksposur risiko kepatuhan.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 125 FUNGSI KEPATUHAN. 3. Kepatuhan dimaksud tidak hanya terbatas pada apa yang tertulis secara harfiah. melalui peran assurance & consulting-nya. Fungsi kepatuhan dilaksanakan oleh Jajaran Kepatuhan yang terdiri dari Direktur Kepatuhan. Bank Mandiri melaksanakan kepatuhan secara total sehingga seluruh kegiatannya selalu mematuhi peraturan perundangundangan dan ketentuan yang berlaku serta menerapkan prinsip kehati-hatian. Dengan adanya komitmen tersebut diharapkan spirit kepatuhan terintegrasi dan dapat menstimulasi seluruh jajaran Bank Mandiri untuk berbudaya patuh di setiap saat dan dalam segala hal. 3. dan tanggung jawab untuk berperan aktif dalam membantu pencapaian visi dan misi Bank. Dalam pelaksanaan kepatuhan. Fungsi utama audit intern dilakukan oleh Direktorat Internal Audit (DIA). Compliance Group Head dan Kepala Unit Kepatuhan di Unit Kerja. Bank Mandiri mempunyai komitmen sebagai berikut: 1. tetapi juga terhadap jiwa dan semangat yang mendasarinya. FUNGSI KEPATUHAN Industri perbankan merupakan salah satu industri yang sarat dengan ketentuan (highly regulated industry) karena berkaitan dengan jasa pelayanan dan penanganan dana serta kepercayaan dari nasabah yang menempatkan dananya di bank. tugas dan tanggung jawab QAC guna mengoptimalkan peran QAC sebagai pelaksana fungsi kepatuhan. Pelaksanaan Kepatuhan tahun 2009 1.

3. terdiri dari: a. risk management dan governance process. Realisasi Audit Intern Realisasi audit selama tahun 2009 mencapai 187 (seratus delapan puluh tujuh) penugasan audit (103. manajemen risiko. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. risk profile. B. Audit Intern juga mendukung pelaksanaan kerja yang menjadi fokus Bank Mandiri secara keseluruhan seperti mendorong pencapaian bisnis. Selain melaksanakan audit yang merupakan fungsi assurance. Kantor Pusat. c. penerapan azas kehati-hatian (prudential banking practices) dan penerapan good corporate governance. 4. . Teknologi Informasi. dan tata kelola perusahaan. arahan management dan Komite Audit. 51 (lima puluh satu) assurance (122 unit kerja/aktivas/ produk/transaksi). Selama tahun 2009 telah dilakukan 38 (tigapuluh delapan) penugasan khusus dibeberapa unit kerja/aktivitas/produk. b. c. terdiri dari: a. d. b. efisiensi biaya. 8 (delapan) penugasan yang sifatnya mandatory (8 unit kerja/aktivitas/ produk/transaksi). KP Pembina Sistem dan Produk). yaitu Bidang Perkreditan. d. 38 (tigapuluh delapan) penugasan khusus. 119 (seratus sembilan belas) unit kerja/aktivitas/produk/ transaksi (assurance). Prioritisasi audit tertuang dalam annual audit plan yang disusun atas dasar penilaian risiko secara bankwide oleh Top Management (Enterprise Risk Assessment/ERA). 10 (sepuluh) review/consulting 10 unit kerja/aktivitas/ produk/transaksi.126 GOOD CORPORATE GOvERNANCE audit untuk kepentingan assurance dan program consulting di bidang internal control. ketentuan regulator. 22 (dua puluh dua) unit kerja/aktivitas/produk/transaksi (review/consulting).31 % dari target audit tahun 2009 sebanyak 181 penugasan audit). Afiliasi (Perusahaan Anak & atau terafiliasi) sebanyak 179 (seratus tujuh puluh sembilan) permasalahan. Rencana Audit Intern Dari urutan prioritas untuk tahun 2009 Audit Intern merencanakan 77 (tujuh puluh tujuh) assignment (181 (seratus delapan puluh satu) unit kerja/ aktivitas/ produk/ transaksi). Program audit terhadap keseluruhan audit universe telah disusun dengan suatu mekanisme yang sistematis dan konsisten. Perencanaan dan Realisasi Audit Tahun 2009 A. hasil Temuan Audit Hasil audit umum dapat dikelompokkan menjadi 5 (lima) permasalahan pokok. 8 (delapan) unit kerja/aktivitas/produk/transaksi (mandatory). Ruang Lingkup Ruang lingkup pekerjaan Audit Intern mencakup semua area operasi Bank Mandiri sendiri maupun subsidiary/ afiliasinya untuk menentukan kualitas pengendalian intern. Jaringan Distribusi (Cabang. 8 (delapan) penugasan khusus (34 investigasi & 7 review aktivitas). service. 2. hasil audit yang lalu serta periode terakhir pelaksanaan audit.

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Arsitektur Kebijakan dan Prosedur Bank Mandiri Kebijakan dan Prosedur Bank Mandiri disusun dengan tatanan sebagai berikut: 1. Kebijakan Produk. Kebijakan Perkreditan Bank Mandiri. FUNGSI AUDIT EKSTERN. Badan Pemeriksa Keuangan dan Kantor Akuntan Publik. Pengawasan oleh eksternal auditor dilaksanakan oleh Bank Indonesia. standar prosedur dan petunjuk teknis lainnya yang senantiasa berlandaskan kepada prinsip-prinsip GCG antara lain : Penyusunan GCG Charter. Koordinasi dapat dilakukan melalui pertemuan secara periodik untuk membicarakan halhal yang dianggap penting bagi kedua belah pihak. . TIPCE dan Business Ethic menjadi dasar yang menjiwai setiap penyusunan Kebijakan dan Prosedur. dengan penjelasan sebagai berikut: A. 3. merupakan penjabaran dari Kebijakan yang mengatur end to end aktivitas secara umum. dan berbagai kebijakan lainnya.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 127 C. JUMLAH PENYIMPANGAN INTERNAL (INTERNAL FRAUD) Jumlah kasus yang dilakukan oleh Internal Fraud dalam 1 tahun Pengurus 2008 Total Fraud Telah diselesaikan Dalam proses penyelesaian di internal Bank Belum Diupayakan penyelesaiannya Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - 2009 - Pegawai Tetap 2008 9 3 6 0 3 2009 5 5 0 0 1 Pegawai Tidak Tetap 2008 3 2 1 0 0 2009 4 4 0 0 1 III. Corporate Values. Selama tahun 2009 Bank Mandiri melakukan review secara menyeluruh terhadap peraturan-peraturan Internal Bank Mandiri dengan menyempurnakan Arsitektur Kebijakan dan Prosedur Bank Mandiri yang telah mendapat persetujuan Dewan Komisaris dan Direksi melalui rapat gabungan tanggal 24 Juni 2009. terdiri dari Good Corporate Governance. GOVERNANCE MECHANISM Dalam tahapan ini dilakukan penyempurnaan terhadap aturan mekanisme kerja di Bank Mandiri yang dituangkan di dalam kebijakan-kebijakan. Internal Audit bertanggungjawab untuk mengkoordinasikan kegiatannya dengan kegiatan eksternal audit. EFEKTIVITAS PELAKSANAAN AUDIT EKSTERN DAN KEPATUHAN BANK TERHADAP KETENTUAN MENGENAI HUBUNGAN ANTARA BANK. yang merupakan rujukan tertinggi dalam penyusunan Kebijakan dan Prosedur. yang bersifat high level terdiri dari beberapa pembidangan sesuai dengan regulasi tertentu. 4. 2. Level Prosedur. AKUNTAN PUBLIK DAN BANK INDONESIA BAGI BANK KONVENSIONAL Pengawasan terhadap Bank Mandiri dilaksanakan oleh internal auditor dan eksternal auditor. Code of Conduct. Melalui koordinasi tersebut diharapkan dapat dicapai hasil audit yang komprehensif dan optimal. D. Anggaran Dasar. Pedoman Disiplin Pegawai. Level Kebijakan. Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa.

Standar Operasional Manual (SOM) dan Standard Operating Procedure (SOP). Bank Mandiri melakukan evaluasi terhadap proses kerja. 4. Kelompok Kebijakan Operasional. Sosialisasi kepada pihak eksternal. workshop dan rapat kerja yang dilakukan secara berkala. dilaksanakan kepada seluruh jajaran Bank Mandiri maupun stakeholder melalui berbagai cara. e-learning modul GCG. telah dilakukan sosialisasi tidak hanya terkait dengan prinsipprinsip GCG. 7. serta focus group. Dengan disetujuinya Arsitektur Kebijakan dan Prosedur Bank Mandiri. Sedangkan dalam rangka monitoring implementasi GCG. Pengesahan Kebijakan dan Prosedur Bank Mandiri 1. Pengarahan Direktur Utama kepada jajaran Senior Manajemen sampai dengan level pegawai dalam bentuk kunjungan langsung ke Kantor Wilayah / Unit Kerja terkait. . namun termasuk sosialisasi terhadap budaya perusahaan. 5. antara lain melalui forum-forum Corporate Governance seperti Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG). majalah Mandiri. Performance Review Bulanan yaitu review bulanan terhadap performance kinerja masing-masing SBU dan supporting unit yang dihadiri oleh seluruh Direksi serta senior management. c. dan kebijakan. antara lain: 1. 3. Pengelompokan Kebijakan Bank Mandiri Terdapat 2 (dua) Pilar Kebijakan yaitu Kebijakan Manajemen Risiko Bank Mandiri (KMRBM) dan Kebijakan Sistem Pengendalian Internal Bank Mandiri (KSPIBM) serta 3 (tiga) kelompok Kebijakan yang bersifat logical terdiri dari: 1. IV. Knowledge Management System (KMS) dan website Bank Mandiri.128 GOOD CORPORATE GOvERNANCE B. Tahapan Sosialisasi. A. Bank Mandiri melakukan evaluasi. seluruh ketentuan internal Bank Mandiri tidak diperkenankan disusun dalam bentuk Surat Edaran (SE).Jakarta B. Management meeting. SOSIALISASI DAN EVALUASI Untuk menjamin terlaksananya implementasi GCG. 3. Sosialisasi secara langsung baik di Kantor Pusat maupun Kantor Wilayah. sehingga diharapkan implementasi GCG di Bank Mandiri dapat dengan mudah diketahui oleh seluruh stakeholders. telah dilaksanakan 5 (lima) kali sosialisasi Good Corporate Governance di Kanwil-kanwil . Kelompok Kebijakan Bisnis. 4. 2. Media komunikasi antara lain berupa video. Tujuan dari sosialisasi dan evaluasi tersebut adalah agar seluruh jajaran Bank dapat memahami dan melaksanakan Visi. Misi. Strategi dan implementasi GCG kepada para stakeholder melalui Annual Report. Misi dan Strategi serta prinsip-prinsip GCG dimaksud dengan pemahaman dan standar yang sama di seluruh jajaran pegawai Bank Mandiri. Tahapan Evaluasi Dalam rangka monitoring implementasi GCG. diskusi rutin yang diselenggarakan oleh Perusahaan-Perusahaan BUMN dan dalam seminar-seminar GCG berskala nasional maupun internasional. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkembangkan prinsip-prinsip GCG kepada seluruh jajaran dan untuk penerapan GCG di setiap bidang pekerjaanya di Bank Mandiri. Level Kebijakan disahkan oleh Dewan Komisaris dan Direksi. training /kelas-kelas. yaitu: 1. 6. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 2. 3. 2. Kelompok Kebijakan Pengendalian. 5. monitoring realisai terhadap target-target yang telah ditetapkan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. inisiatif strategis. Tanggal 9 Februari 2009 di Kanwil X – Makassar Tanggal 14 Februari 2009 di Kanwil IV – Jakarta Tanggal 19 Februari 2009 di Kanwil VIII – Surabaya Tanggal 6 Maret 2009 di Kanwil VII – Semarang Tanggal 14 Maret 2009 di Kanwil V . Masing-masing kelompok terdiri dari beberapa Kebijakan yang mencerminkan aktivitas dari setiap unit kerja. Sosialisasi mengenai Visi. Level Prosedur disahkan oleh Direksi. 2.

kecukupan struktur dan kompetensi telah sesuai dengan prinsipprinsip GCG. 6. Pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris dalam RUPS setiap tahun. dimana pada tahun 2009 Bank Mandiri memperoleh nilai komposit 1. 2007. .GOOD CORPORATE GOvERNANCE 129 2. nilai komposit Bank Mandiri adalah 1.” Bank Mandiri menyadari bahwa aspek Good Corporate Governance adalah suatu proses yang berkelanjutan. 3. Self Assessment Pelaksanaan GCG sesuai ketentuan BI.1 dengan predikat Sangat Baik. 6 Penerapan Fungsi Audit Intern 5% 1 0. Berdasarkan hasil self assessment tersebut.10 Catatan Seluruh pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah memenuhi prinsip-prinsip GCG dan ketentuan yang berlaku. Penilaian Key Performance Indicator (KPI) setiap 6 (enam) bulan sekali. Pemeriksaan BI khusus GCG yang telah dilakukan pada tahun 2006. 2008 dan 2009. Berikut ini adalah kesimpulan umum hasil self assessment GCG.05 Penerapan fungsi audit intern bank telah berjalan efektif dan memenuhi pedoman intern sesuai dengan standar minimum yang telah ditetapkan dalam SPFAIB.05 Pelaksanaan fungsi kepatuhan Bank dan independensi Direktur Kepatuhan serta Satuan Kerja Kepatuhan telah berjalan sangat efektif. Laporan realisasi Rencana Bisnis Bank kepada Dewan Komisaris dan Bank Indonesia setiap 6 (enam) bulan sekali. sistem dan prosedur penyelesaian benturan kepentingan. 5 Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank 5% 1 0. 2 Pelaksanaan Tugas Dan Tanggung Jawab Direksi 20 % 1 0.20 Seluruh pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi telah memenuhi prinsip-prinsip GCG dan ketentuan yang berlaku. 5. sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia. secara berkala Bank Mandiri melakukan self assessment terhadap kecukupan pelaksanaan GCG. 4 Penanganan Benturan Kepentingan 10 % 1 0. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. No 1 Aspek yang dinilai Pelaksanaan Tugas Dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Bobot (a) 10 % Peringkat (b) Nilai (a) x (b) 1 0. Dalam upaya perbaikan dan peningkatan kualitas pelaksanaan GCG yang baik. 4. SKAI telah menjalankan fungsinya secara independen dan objektif.10 Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite.10 Bank telah memiliki kebijakan.1 dengan predikat “Sangat Baik. yang dilakukan untuk menilai setiap pencapaian target yang telah ditetapkan dibandingkan dengan realisasi pencapaiannya. 3 Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite 10 % 1 0.

5 < Nilai Komposit < 3. sesuai dengan tujuan. sistem dan prosedur tertulis untuk penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar serta. Nilai Komposit Nilai Komposit < 1. 9 Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait (Related Party) dan Debitur Besar (Large Exposure) 7.08 Bank telah memiliki kebijakan.130 GOOD CORPORATE GOvERNANCE No 7 Aspek yang dinilai Penerapan Fungsi Audit Ekstern Bobot (a) 5% Peringkat (b) Nilai (a) x (b) 1 0. 11 Rencana Strategis Bank 5% 1 0.5 % 2 0.5 Nilai Komposit > 4. akurat dan utuh. 10 Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan Bank. Cakupan informasi keuangan dan non keuangan tersedia sangat tepat waktu.5 2.5 1. lengkap.5 Predikat Komposit Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik Tidak baik Kesimpulan Umum hasil Self Assessment Pelaksanaan GCG yang baik.5 % 1 0.5 < Nilai Komposit < 2. ukuran dan kompleksitas usaha serta risiko yang dihadapi Bank.15 Penerapan fungsi manajemen risiko dan pengendalian intern Bank telah efektif. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Laporan pelak sanaan GCG dan laporan internal 15 % 1 0. 8 Penerapan Fungsi Manajemen Risiko dan Pengendalian Intern 7.8/14/PBI/2006 dan SE BI No.05 Catatan Pelaksanaan audit oleh Akuntan Publik telah efektif dan memenuhi dengan persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.05 Rencana korporasi (corporate plan) dan rencana bisnis bank (business plan) disusun secara realistis serta memperhatikan faktor eksternal maupun internal serta disesuaikan dengan visi dan misi Bank. namun perlu dilakukan penyempurnaan sehingga tidak terdapat kelemahan dalam penerapannya.9/12/DPNP mengenai Pelaksanaan GCG bagi Bank Umum. .5 < Nilai Komposit < 4.8/4/PBI/2006 sebagaimana telah diubah dengan PBI No.5 3. tidak terdapat pelanggaran dan pelampauan BMPK. dibuat untuk memenuhi ketentuan sebagaimana tercantum dalam PBI No.15 Bank telah menyampaikan informasi keuangan dan non keuangan secara transparan kepada publik melalui homepage Bank dan media yang mudah diakses.

2007. Observasi ke Perusahaan Tahap presentasi makalah oleh Direktur Utama serta observasi oleh IICG ke Bank Mandiri telah dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2009.prinsip GCG secara konsekuen. tidak hanya sekedar mencapai kinerja semu dalam jangka pendek.65) yang diserahkan pada tanggal 23 Desember 2009 serta telah diumumkan di Majalah SWA. Dengan pencapaian hasil penilaian tersebut maka pada CGPI 2008 Bank Mandiri telah berhasil mempertahankan prestasi sebagai Juara Umum 3 (tiga) tahun berturut-turut (CGPI 2006. Contoh konsistensi penerapan adalah Bank Mandiri mendedikasikan pegawai yang terpilih di masing-masing unit kerja untuk menjadi Change Agent sebagai salah satu cara mempercepat internalisasi budaya perusahaan yang baru serta adanya kewajiban pegawai untuk membuat Pernyataan Tahunan yang memuat semua keadaan atau situasi yang memungkinkan timbulnya pelanggaran/ketidakpatuhan terhadap Code Of Conduct. Pembuatan Makalah dan Presentasi Tahap pembuatan makalah dan presentasi dengan tema: ”GCG Dalam Perspektif Manajemen Stratejik di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 4. 5. Self Assesment Tahap pengisian kuesioner self assessment yang terkait dengan penyelarasan sistem GCG dalam proses bisnis. dan sebagai role-model yang menerapkan budaya perusahaan dan prinsip. V.”. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . 3.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 131 HASIL PENILAIAN RATING GCG OLEH PENILAI INDEPENDEN - THE INDONESIAN INSTITUTE FOR CORPORATE GOVERNANCE (IICG) Sehubungan keikutsertaan Bank Mandiri dalam Good Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2008 yang diselenggarakan oleh IICG pada tahun 2009 telah dilaksanakan beberapa tahapan sebagai berikut: 1. 2. Dalam mewujudkan tahapan ini (konsistensi penerapan) maka diperlukan keteladanan Top Management dan Senior Management yang berperan sebagai Change Champion dan Change Agent di setiap unit kerja. Pengumpulan Dokumen Perusahaan Tahap pengumpulan dokumen dan penyampaian bukti/ data yang mendukung penerapan Corporate Governance serta yang terkait dengan penyelarasan sistem GCG dalam proses bisnis. dimana prinsip-prinsip GCG diwujudkan dalam tindakan nyata oleh seluruh jajaran manajemen Bank Mandiri. Bank Mandiri meyakini bahwa penerapan budaya perusahaan yang konsisten dan disiplin akan menjadikan perusahaan memiliki tata kelola yang solid dan sustainable dalam jangka panjang. dan 2008). KONSISTENSI PENERAPAN Pada akhirnya Bank Mandiri menyadari bahwa keempat tahapan yang telah diuraikan sebelumnya akan kurang bermakna apabila implementasinya tidak dilakukan secara disiplin serta konsisten. Tahap pengumuman pemenang pada tanggal 23 Desember 2009 dengan hasil Bank Mandiri memperoleh penghargaan sebagai Perusahaan dengan kategori “Sangat Terpercaya dan Emiten Keuangan Terbaik” (peringkat 1 dengan skor 90.

Sadikin Ogi Prastomiyono - - - - - - - - - - - - Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Bank Mandiri - Perusahaan Lainnya - Bank Lain - - Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Lembaga Keuangan Bukan Bank Keterangan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sentausa Bambang Setiawan Riswinandi Thomas Arifin Budi G.132 GOOD CORPORATE GOvERNANCE HAL-HAL TERKAIT PELAKSANAAN GCG Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan bank yang belum diungkap dalam laporan lainnya: Bank Mandiri telah menyampaikan seluruh laporan kondisi keuangan dan non keuangan secara transparan kepada publik melalui berbagai sarana media cetak maupun elektronik. . Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang Mencapai 5% atau Lebih Dari Modal Disetor Kepemilikan Saham Mencapai 5% atau lebih dari Modal Disetor Nama DEWAN KOMISARIS Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo DIREKSI Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Zulkifli Zaini Sasmita Abdul Rachman Sentot A. termasuk publikasi laporan keuangan di website Bank Mandiri. BI dan BUMN online.

Sentausa Bambang Setiawan Riswinandi Thomas Arifin Budi G. Sadikin Ogi Prastomiyono 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 133 hubungan Keuangan dan hubungan Keluarga Anggota Dewan Komisaris dan Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank Tidak terdapat hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota Dewan Komisaris dan Direksi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya. Direksi lainnya dan/ atau Pemegang Saham Pengendali Bank sebagaimana digambarkan pada tabel berikut. . Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang Mencapai 5% atau Lebih Dari Modal Disetor Hubungan Keluarga Dengan Nama DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris Ya Tidak 4 4 Direksi Pemegang Saham Pengendali Ya Dewan Komisaris Ya Tidak Direksi Pemegang Saham Pengendali Ya 4 4 4 4 4 4 Ya Tidak 4 4 4 4 4 4 Tidak 4 4 4 4 4 4 Ya Tidak 4 4 4 4 4 4 Tidak 4 4 4 4 4 4 Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo DIREKSI Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Zulkifli Zaini Sasmita Abdul Rachman Sentot A.

2 miliar Di atas Rp.541 11 11 11 11 11 11 27.088 12.836 2.425 5. kepengurusan.871 4. 500 juta ke bawah 1) 2) 3) 4) Jumlah Dewan Komisaris 6 - Jumlah Direksi 11 - Jumlah Pihak Independen 1 2 Meliputi THR.008 3. 1 miliar Rp. kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris. 1 miliar s. cuti.134 GOOD CORPORATE GOvERNANCE Paket/ Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain Bagi Dewan Komisaris dan Direksi Jenis Remunerasi & Fasilitas lain Orang REMUNERASI Gaji Bonus Tunjangan Rutin Tantiem 2) 1) Jumlah Diterima dalam 1 Tahun (2008) Dewan Komisaris Jutaan Rp Direksi Orang Jutaan Rp Pihak Independen 4) Orang Jutaan Rp 6 6 8 5 6 7.000 1.d Rp. 500 juta s.571 12.697 3 4 3 - 1058 480 249 - FASILITAS LAIN DALAM BENTUK NATURA Perumahan (tidak dapat dimiliki) 3) Transportasi (tidak dapat dimiliki) Santunan (dapat dimiliki) Jumlah Remunerasi per orang dalam 1 Tahun Di atas Rp. .d Rp.817 48. Direksi dan/atau pemegang saham pengendali atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 2 miliar Di atas Rp.891 1. kesehatan dan Handphone Termasuk tantiem 2 orang Dewan Komisaris dan 1 orang Direksi yang telah berhenti tahun 2008 2 orang Direksi mendapatan tunjangan karena tidak menempati rumah Dinas Pihak Independen adalah pihak diluar bank yang tidak memiliki hubungan keuangan.

252.179.75 : 1.456 2.965 6.148.500 81.956 3.949.787 1.160.852. Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 3. Rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi : : : : 30.436 354 354 Saham MSOP 2 - - 3. Rasio Gaji Pegawai yang tertinggi dan terendah 2. Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 4.766 443 141 354 300 100 Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah 1. Bondan - 485 - 442 - 354 - 86.529.956 2.853 Saham MSOP 3 - - 7.299 4.864.206.005.392.000 186.11 : 3.643 287 Total Saham - - 10.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 135 Shares Option Nama DEWAN KOMISARIS Saham Bonus - - - 60.853 1. Budiman Mansyur S.490.462.456 437.400.399 1.500 11.462.729. Sadikin Ogi Prastomiyono EVP KOORDINATOR Pahala N.618.985 49.671 7.038 60.507 2.956 2.115 2.068 1.456 3.648 3.387.400.485 26.14 : 1. Nasution Riyani T.005.618.956 3.422. .500.562 1.941.038 57 49.115 2.956 3.000 176 105.562 998.148 4.000 100 42.149 5.985 Saham Diskon - - - 225. 1 7 1 6. Mansury Haryanto T.100 186.956 4.956 2.422.456 349.036.669 Opsi Opsi Opsi Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 - - - - - Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo KOMITE AUDIT Zulkifli Djaelani DIREKSI Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Zulkifli Zaini Sasmita Abdul Rachman Sentot A.206 4.740 4.450 3.525.15 : 1 1 1 1 Permasalahan hukum Data perkara baik perdata maupun pidana posisi 31 Desember 2009 Permasalahan Hukum Jumlah Perdata Jumlah Pidana Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan : Tidak ada Buy Back Shares dan Buy Back Obligasi Bank : Tidak ada Telah selesai (telah mempunyai kekuatanhukum yang tetap) Total 183 perkara 705 perkara 7 perkara 34 perkara 41 perkara Dalam proses penyelesaian 522 perkara LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.807 2.535. Sentausa Bambang Setiawan Riswinandi Thomas Arifin Budi G.115 2.000 - Saham MSOP 1 - - 8 384.103.422.

. yang meliputi limit per produk/transaksi. Bank melakukan evaluasi dan pengkinian kebijakan manajemen risiko dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi internal dan eksternal. Bank telah memiliki sistem pemantauan eksposur risiko yang memadai. Kecukupan Kebijakan. Direksi menetapkan prosedur kaji ulang yang memadai terhadap akurasi metodologi penilaian risiko. melalui tahapan proses manajemen risiko yaitu: identifikasi. d.136 GOOD CORPORATE GOvERNANCE PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO TERMASUK SISTEM PENGENDALIAN INTERN Implementasi manajemen risiko dilakukan dengan berpedoman pada Peraturan Bank Indonesia (PBI) tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum No. kecukupan permodalan. 11/25/ PBI/2009 dan Surat Edaran Bank Indonesia No. meliputi adanya fungsi yang independen yang melakukan pemantauan terhadap eksposur risiko secara rutin. memantau dan mengendalikan risiko dan mengevaluasi penerapan kebijakan dan strategi dimaksud. 5/21/DPNP tanggal 29 September 2003 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank. Direksi bertanggung jawab untuk mengimplementasikan strategi dan kebijakan risiko tersebut dengan cara menjabarkan dan mengkomunikasikan kebijakan dan strategi risiko. Cakupan laporan berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan manajemen risiko Bank Mandiri adalah sbb: 1. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 sebagaimana telah diubah dengan PBI No. Pengukuran. pengukuran. prosedur dan limit. 3. serta independensi antar unit bisnis dengan unit kerja manajemen risiko. d. Terdapat penetapan jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas dari satuan kerja operasional kepada satuan kerja yang melaksanakan fungsi pengendalian. b. strategi bisnis. Terdapat penetapan wewenang dan tanggung jawab pemantauan kepatuhan kebijakan. 4. memastikan penetapan strategi Bank telah memperhitungkan dampak risiko dan memastikan Bank memiliki satuan kerja yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab yang mendukung perumusan dan pemantauan pelaksanaan strategi termasuk corporate plan dan business plan. Sistem Pengendalian Intern Yang Menyeluruh a. peningkatan kualitas pelayanan nasabah & stakeholders dan kebijakan tersebut juga harus sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi a. Bank memiliki kebijakan dan prosedur tertulis yang memenuhi prinsip transparansi. serta melakukan review terhadap tindak lanjut temuan audit. Direksi memantau kondisi internal dan perkembangan kondisi eksternal. c. b. Kebijakan manajemen risiko bank disusun sesuai dengan misi. b. Direksi menetapkan struktur organisasi yang mencerminkan secara jelas mengenai batas wewenang. Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam melakukan persetujuan dan peninjauan berkala mengenai strategi dan kebijakan risiko yang mencakup batas toleransi Bank terhadap risiko. d. e. Pemantauan dan Pengendalian Risiko serta Sistem Informasi Manajemen Risiko a. dan kebijakan prosedur dan limit risiko. kemampuan SDM dan risk appetite Bank. Kecukupan Proses Identifikasi. pemantauan dan pengendalian risiko pada semua level. tanggung jawab dan fungsi. b. c. Satuan kerja audit intern melakukan audit secara berkala dengan cakupan yang memadai. siklus perekonomian domestik dan internasional serta dirancang untuk keperluan jangka panjang. kecukupan implementasi SIM risiko. per jenis risiko dan per aktivitas fungsional dan melakukan monitoring limit secara periodik. c. Penetapan limit risiko telah memadai. Terdapat prosedur yang cukup untuk memastikan kepatuhan bank terhadap ketentuan. mendokumentasikan temuan audit dan tanggapan manajemen atas hasil audit. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bank melakukan proses identifikasi dan pengukuran risiko secara tepat terhadap setiap produk/transaksi yang mengandung risiko. adanya sistem informasi yang akurat dan tepat waktu dan adanya feed back dan tindak lanjut perbaikan/penyempurnaan. Prosedur dan Penetapan Limit a. 2.

. Sarana Ibadah e.593. Group 4 21 13 Jumlah Nominal (jutaan Rp) 2. Pelestarian alam TOTAL 2.275 9. Untuk kegiatan sosial sebagai berikut: Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik Kegiatan Program BUMN Peduli Program BUMN Pembina terdiri dari : a.33 5.627.369.38 68. Bencana Alam b. Olahraga g.376.503.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 137 Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar selama tahun 2009 adalah sebagai berikut: Penyediaan Dana Debitur Kepada Pihak Terkait Kepada Debitur Inti a.192 Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik A.09 2.80 8.600.215 43.373. Kesehatan f.629.33 7.71 Jumlah (dalam juta Rp) - B. Untuk kegiatan politik : NIHIL LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 7 7 41.227.856. Pendidikan dan Pelatihan c. Individu b. Sarana dan Prasarana Umum d.

Untuk itu Perseroan akan memposisikan diri sebagai penasehat keuangan terpercaya. Memperkuat leadership dalam bisnis Wholesale Transaction Banking (WTB). Bank Mandiri berkomitmen dalam membangun hubungan jangka panjang yang didasari atas kepercayaan. rumusan visi tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut: a. 2. Untuk melakukan proses transformasi lanjutan/ transformasi tahap kedua (2010-2014) tersebut. baik dengan nasabah bisnis maupun perseorangan. dan selalu siap membantu nasabah. RENCANA JANGKA PANJANG Dalam menghadapi berbagai tantangan dan persaingan bisnis perbankan di Indonesia yang semakin ketat. Menjadi bank pilihan nasabah dibidang Retail Deposit. Bank Mandiri harus segera melakukan proses transformasi lanjutan. Perseroan mentargetkan untuk memenangkan persaingan di bisnis mortgage.138 GOOD CORPORATE GOvERNANCE RENCANA STRATEGIS BANK A. Investor Perseroan ingin menjadikan sahamnya sebagai saham unggulan di Indonesia dan selalu diminati oleh para investor (Indonesian Anchor Stock) secara konsisten melalui pencapaian kinerja terbaik secara berkelanjutan. Rumusan ini diterjemahkan dalam bahasa Indonesia ”Menjadi lembaga keuangan di Indonesia yang paling dikagumi dan selalu progresif”. 2. Untuk mencapai hal tersebut. sumber daya manusia dan kerjasama tim yang terbaik. 3. pada tahun 2014 Perseroan ditargetkan mampu mencapai nilai kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia dan posisi 5 besar di ASEAN. dan consumer cards. Employees Dalam jangka panjang Perseroan adalah tempat yang terbaik bagi para pegawai untuk terus maju & berkembang melalui inovasi dan kerjasama tim yang solid. Visi tersebut kemudian dikomunikasikan ke berbagai stakeholder dengan rumusan sebagai berikut: 1. Selain itu. Customers Perseroan sebagai mitra keuangan yang terpilih. Visi jangka panjang Bank Mandiri di 2014 adalah ”To be Indonesia’s most admired and progressive financial institution”. strategi pertumbuhan kedepan akan difokuskan pada 3 (tiga) area kunci sebagai berikut: 1. Sementara itu di 2020 nanti. Bank Mandiri melakukan revitalisasi atas visinya. . Dalam melakukan proses transformasi lanjutan untuk mencapai visi menjadi lembaga keuangan di Indonesia yang paling dikagumi dan paling progresif. personal loan. 3. Dengan mewujudkan pertumbuhan dan kesuksesan bagi pelanggan. Bank Mandiri melayani seluruh nasabah dengan standar layanan internasional melalui penyediaan solusi keuangan yang inovatif. b. dapat dipercaya. Untuk mencapai hal tersebut. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. serta menjadi pemenang di persaingan bisnis perbankan syariah. Bank yang dapat diandalkan. Perseroan akan memposisikan diri sebagai “rumah kedua” bagi para pegawainya yang memungkinkan proses pengembangan diri bagi setiap pegawai dan membangun kerjasama tim yang kuat. Hal ini akan dicapai dengan menawarkan solusi transaksi keuangan yang komprehensif dan membangun hubungan yang holistik untuk melayani institusi Corporate & Commercial yang terpandang di Indonesia. Perseroan akan menyediakan layanan yang akan memberikan pengalaman perbankan yang unik & unggul bagi para nasabahnya (differentiated customer experience) serta memberikan solusi bertransaksi yang inovatif. Meraih posisi #1 atau #2 dalam segmen pembiayaan ritel. Perseroan juga mentargetkan untuk menjadi salah satu pemain utama di micro banking. serta selalu siap 24 jam setiap harinya bagi para nasabahnya. Secara lebih detail. Bank Mandiri ingin dikenal karena kinerja. Bank Mandiri mengambil peran aktif dalam mendorong pertumbuhan jangka panjang Indonesia dan selalu menghasilkan imbal balik yang tinggi secara konsisten bagi pemegang saham. Perseroan diharapkan akan menjadi satu-satunya bank dari Indonesia yang akan menjadi salah satu dari tiga bank terbesar di Asia Tenggara dalam nilai kapitalisasi pasar.

. Rencana Penambahan ATM dan EDC Bank Mandiri berencana akan menambah jumlah ATM dan EDC. Sinergi yang tepat antar SBU juga diharapkan dapat menemukan peluang-peluang cerukan bisnis yang selama ini belum tergarap karena membutuhkan penanganan lintas SBU (connecting the business). 2. Cabang. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Rencana Pengembangan Jaringan Kantor. tidak berhenti pada kejelasan akuntabilitas masing-masing SBU. Rencana Pertumbuhan Non Organik & optimalisasi anak perusahaan Bank Mandiri akan selalu memanfaatkan peluang untuk menjajaki pertumbuhan non organik sepanjang upaya tersebut memberikan nilai tambah bagi Bank Mandiri. product bundling dan penerapan metode transfer pricing. ATM dan EDC Dalam rangka menghadapi perkembangan ekonomi domestik yang sangat cepat dan menggali peluang serta potensi bisnis di seluruh tanah air. karena jaringan ATM dan EDC yang luas merupakan salah satu kunci utama untuk memenangkan persaingan menjadi transactional bank. Pengembangan cabang difokuskan pada lokasi yang memiliki tingkat attractiveness yang tinggi yaitu memiliki volume bisnis besar. operations. Bank Mandiri merencanakan untuk memperluas jaringan usaha di dalam negeri melalui penambahan jaringan kantor. menantang (challenging) namun tetap dapat dicapai (achievable). risk management) serta penguatan sumber daya manusia (SDM). baik antara seluruh SBU. ATM dan EDC. Rencana Pembukaan Cabang Bank Mandiri berencana membuka kantor cabang baru. B. c. Dalam rangka untuk lebih meningkatkan pengembangan bisnis. peningkatan infrastruktur (cabang. 3. dan Micro Business Unit (MBU). Membangun sinergi dan aliansi antar Strategic Business Unit (SBU) Tuntasnya implementasi organisasi berbasis Strategic Business Unit (SBU) di Bank Mandiri. beberapa rencana strategi inisiatif non organik yang dilakukan oleh Bank Mandiri antara lain adalah: a. Dengan skala organisasi Bank Mandiri yang besar. b. penetapan Key Performance Indicator (KPI) yang jelas. efektivitas implementasi strategi hanya dapat dicapai melalui sinergi antar seluruh SBU agar dapat membangun keunggulan skala dan kelengkapan bisnis.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 139 Ketiga area fokus tersebut juga akan didukung dengan penguatan organisasi untuk memberikan solusi layanan terpadu. dengan penjelasan sebagai berikut: a. SBU dengan Corporate Center maupun SBU dengan Shared Services. Business Banking District Center (BBDC). Melanjutkan pengembangan bisnis pegadaian melalui pembukaan konter layanan gadai Bank Syariah Mandiri. Rencana Pembukaan Jaringan Kantor Bank Mandiri berencana membuka jaringan kantor baru untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis disetiap segmen melalui pembukaan Commercial Business Banking (CBC). IT. Adapun program kerja tersebut adalah sebagai berikut: 1. namun market share masih rendah. pertumbuhan bisnis tinggi. dalam rangka pertumbuhan bisnis baik dana pihak ketiga maupun kredit. RENCANA JANGKA MENENGAH Dalam jangka menengah. Lebih dari itu diharapkan mampu membangun sinergi yang optimal. Bank Mandiri telah menyusun Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2010 – 2012 dengan mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal yang dihadapi dan menggunakan asumsi dan parameter yang selaras dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan terkini agar target dan arah yang ditetapkan menjadi realistis. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut maka akan dilakukan pembenahan mekanisme sinergi melalui identifikasi dan penetapan target nasabah wholesale untuk cross-selling dengan produk high yield. cabang.

3.04%. Mengoptimalisasikan sinergi dan aliansi dengan anak perusahaan Sejalan dengan rencana pertumbuhan bisnis Bank Mandiri melalui non organic growth.4%. • Melanjutkan penambahan penyertaan modal kepada Mandiri International Remittance. 4. Melaksanakan berbagai penempatan dana untuk melakukan pertumbuhan non organik. • Menambah kepemilikan AMFS 2% untuk meningkatkan porsi kepemilikan Bank Mandiri pada AMFS menjadi 51%. namun Bank Mandiri belum merupakan Bank dengan profitabilitas tertinggi. Setelah pembukaan remittance office di Malaysia. antara lain: • Melakukan kajian dan penjajakan untuk melakukan akuisisi terhadap perusahaan General Insurance untuk meng-capture sinergi dan peluang bisnis industri asuransi umum yang cukup besar. e-channel Bank Mandiri sudah kompetitif. 2. Pencapaian high yield loan hingga saat ini masih dapat di tingkatkan sebagai Bank terbesar dengan network terluas. d. maka Bank Mandiri akan terus memperkuat pilar bisnis pendukung yang telah dimiliki Bank Mandiri saat ini yaitu investment banking melalui Mandiri Sekuritas. Meskipun telah menunjukkan peningkatan.5%. Adapun beberapa tantangan utama yang perlu mendapat perhatian khusus Bank Mandiri di tahun 2010 untuk menjadi market leader adalah sebagai berikut: 1. • Melakukan kajian dan penjajakan untuk melakukan akuisisi terhadap bank dengan skala menengah (midsize bank) dalam rangka untuk memperkuat penetrasi dan pertumbuhan bisnis Bank Mandiri di segmen yang merupakan core bisnis spesifik bank yang akan diakuisisi. g. Pos Indonesia untuk memperkuat bisnis retail. c. bank specialist (niche banking) melalui Bank Sinar Harapan Bali dan multifinance melalui Mandiri Tunas Finance. Memperkuat struktur permodalan untuk Bank Syariah Mandiri dan optimalisasi permodalan untuk Mandiri Sekuritas. Dari aspek fitur produk dan teknologi. namun masih dibutuhkan terobosan untuk mengedukasi nasabah dan mempromosikan keunggulan e-channel Bank Mandiri agar nasabah lebih mengenal dan memiliki persepsi positif terhadap produk e-channel Bank Mandiri. e. Bank Mandiri akan melakukan penjajakan dan pengkajian untuk melakukan pembukaan cabang di Malaysia sebagai strategi follow the worker.4% dan pangsa pasar pendapatan sebesar 12. Berdasarkan tantangan utama tersebut. RENCANA JANGKA PENDEK Fokus utama Bank Mandiri tahun 2010. 4. Saat ini pangsa pasar dana Bank Mandiri hanya sekitar 15. asuransi melalui AXA Mandiri Financial Services.140 GOOD CORPORATE GOvERNANCE b. yaitu: 1. pangsa pasar kredit sekitar 12. f. Pangsa pasar Bank Mandiri masih belum optimal. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Melanjutkan pengembangan Dana Pensiun Lembaga Keuangan agar dapat menjadi salah satu unit bisnis penyumbang likuiditas dan fee based income. Peningkatan Return on Equity (ROE) secara bertahap menuju 25% dalam 5 tahun. Bank Mandiri telah merumuskan sepuluh target utama yang akan di capai di tahun 2010. Melakukan kajian terhadap kepemilikan saham Bank Mandiri pada BMEL. pangsa pasar asset sekitar 14. perbankan syariah melalui Bank Syariah Mandiri. Melakukan penjajakan dan pengkajian kerjasama/joint venture dengan PT. yang merupakan tahun pertama implementasi Corporate Plan 20102014 adalah pada pertumbuhan bisnis & profitabilitas dengan ekspektasi di atas pertumbuhan pasar sehingga mampu menjadi pemimpin pasar (market leader). C. Bank Mandiri memiliki potensi pasar dan customer base yang sangat besar. .

9. small business. Pertumbuhan Market Capitalization terbesar dibanding para pesaing utama. sehingga Net Interest Margin (NIM) mencapai minimal 5. Pertumbuhan kredit diatas pasar pada sektor-sektor sesuai dengan portfolio guideline yang telah ditetapkan dengan tetap mempertahankan kualitas sehingga gross NPL dibawah 4%.4%. . 10. Peningkatan kualitas layanan cabang dan e-channel dengan target peringkat ke satu Best Bank Service Excellence. 7.GOOD CORPORATE GOvERNANCE 141 2. Peningkatan Market Share Revenue secara bertahap menuju 16% di 2014. 8. yaitu di segmen micro banking. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 3. Peningkatan volume kredit berbunga tinggi (high yield loan). 5. Peningkatan wholesale transaction services untuk mendorong peningkatan fee based income wholesale tumbuh minimal sebesar 25%. 6. consumer loan dan credit card.Pengembangan infrastruktur jaringan/distribusi sesuai waktu. Peningkatan retail transaction banking untuk mendorong perbaikan komposisi dana murah hingga fee based income retail tumbuh lebih besar dari 25%. serta pertumbuhan dana murah wholesale secara berkesinambungan. Pencapaian aliansi bisnis antar SBU sesuai target dengan pendekatan relationship dengan nasabah. dengan tetap menjaga dan mengendalikan efisiensi operasional dengan batasan Cost Efficiency Ratio. 4.

Untuk itu sektor UMKM harus mendapat dukungan untuk dapat tumbuh dengan optimal dan seperti yang kita ketahui bersama penggerak sektor UMKM adalah para wirausahawan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja yang lebih luas. .142 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Strategi Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri terdiri dari Program Strategis yang fokus pada pendidikan dan Program Responsif yang lebih terarah dan terintegrasi sejalan dengan program pemerintah dan kebutuhan masyarakat. khususnya sektor UMKM. Peserta tidak hanya dibekali sebatas pada pendidikan formal saja namun juga diberikan simulasi praktek dan dukungan lainnya dalam menjalankan usahanya di kemudian hari sehingga mereka dapat menjadi pengusaha yang berhasil. Usaha Kecil dan Menengah mampu menyerap tenaga kerja hingga 85% dari total jumlah tenaga kerja dan sebagian besar merupakan sektor agriculture yang tersebar di seluruh Indonesia. Bank Mandiri mencanangkan tahun 2009 sebagai Tahun Wirausaha Mandiri melanjutkan program yang telah dimulai pada tahun 2007 dengan fokus pelaksanaan CSR strategis Bank Mandiri untuk mengatasi jumlah pengangguran di Indonesia dengan mendukung penciptaan pengusaha-pengusaha baru di sektor UMKM untuk dapat menjelma menjadi salah satu pilar perekonomian bangsa Indonesia. adalah dengan mempertimbangkan kemampuan intelektual peserta yang diharapkan dapat menyerap program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) yang kami berikan secara lebih baik. Program ini dirancang bagi seluruh masyarakat khususnya mahasiswa serta alumni untuk mendapatkan ilmu mengenai wirausaha yang baik. RANGKAIAN KEGIATAN PROGRAM WIRAUSAhA MANDIRI DIBERIKAN SEcARA KOMPREhENSIF DARI hILIR SAMPAI hULU WORKSHOP WMM KULIAH UMUM WIRAUSAHA KOMPETISI BUSINESS PLANT AWARD WIRAUSAHA PROGRAM KEMITRAAN PROGRAM PEMBINAAN TRAINING WIRAUSAHA LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Untuk mengatasi meningkatnya jumlah pengangguran diperlukan peningkatan jumlah pendirian usaha. Berangkat dari kondisi tersebut Bank Mandiri tetap menjadikan Program Wirausaha Mandiri yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat Indonesia yang mandiri. Sesuai data Badan Pusat Statistik. Dipilihnya kalangan mahasiswa dan alumni sebagai target.

Banjarmasin. Dilaksanakan di sembilan kota besar di Indonesia yaitu Semarang. Program Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri menobatkan dua belas orang generasi muda sebagai juara untuk kategori Mahasiswa Diploma dan Sarjana serta kategori Pascasarjana dan Alumni maksimal 5 tahun. Palembang. 2007 2008 2009 Jumlah Kota Pelaksana Jumlah Mahasiswa Peserta Jumlah Ptn/Pts Asal Peserta 1 650 18 9 4. Workshop Wirausaha Mandiri yang bertujuan memberikan gambaran kepada para generasi muda mengenai kondisi perekonomian Indonesia saat ini dan ada pilihan selain menjadi seorang pencari kerja serta sharing pengalaman dari pemenang program Wirausaha Mandiri 2008 yang merupakan contoh generasi muda yang berhasil menjadi seorang pengusaha yang sukses.CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY 143 WORKSHOP WIRAUSAHA MUDA MANDIRI Program Wirausaha Muda Mandiri diimplementasikan melalui beberapa program yang berkelanjutan. Program ini diikuti oleh 6. Ciputra. Program ini dilaksanakan dengan melibatkan secara penuh seluruh Kantor Wilayah Bank Mandiri dan PTN/PTS di 9 kota yaitu Medan. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.706 mahasiswa dari 200 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia yang tersebar di 27 propinsi. Malang. Program tersebut merupakan langkah lanjutan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan dan mendorong bertambahnya jumlah wirausahawan muda. Bandung. terutama dikalangan mahasiswa dan alumni. Makassar dan Denpasar.117 mahasiswa dari 125 perguruan tinggi. meningkat pesat jika dibandingkan dengan pelaksanaan di tahun 2007 yang diikuti oleh 650 mahasiswa dari 18 perguruan tinggi. Surabaya. Jakarta. Workshop Wirausaha Muda Mandiri diadakan di beberapa kampus Perguruan Tinggi Negeri dan bertujuan untuk mengubah mindset generasi muda dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Banjarmasin. Beberapa tahapan program dilaksanakan secara berkesinambungan oleh tim Wirausaha Mandiri di sepuluh Kantor Wilayah Bank Mandiri bekerja sama dengan delapan PTN/ PTS. Manado.117 125 PENGHARGAAN WIRAUSAHA MUDA MANDIRI Untuk memberikan apresiasi kepada generasi muda yang sudah berani berwirausaha. Setelah melewati beberapa tahapan seleksi. Palembang. Ir. Medan. Program Penghargaan Wirausaha Mandiri 2009 kali ini diikuti oleh 1. Denpasar dan Bogor. Bapak Franciscus Welirang dan ibu Anne Avantie. Bank Mandiri memberikan penghargaan melalui Program Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri 2009 . . Dr. antara lain Workshop Wirausaha Muda Mandiri 2009. Bandung. Semarang. Kegiatan ini juga diisi dengan sesi sharing dari pengusaha sukses seperti bapak.428 123 9 6.

SMP dan SMA di kota Bandung. Jakarta.706 27 200 AWI-AWI MANDIRI Program Awi-Awi Mandiri 2009 diharapkan menjadi melting pot bagi para pelaku industri kriya dan akademisi bambu. yang terdiri dari seminar. Surabaya dan Semarang. sehingga diharapkan dapat meningkatkan competitive & comparative advantage produk dalam negeri. Kegiatan Angklung Resital bertujuan antara lain untuk edukasi bagi tiap tingkatan usia mengenai musik tradisional dari bambu. Palembang. mendekatkan angklung sebagai seni tradisional pada khalayak umum serta menentukan indikator keberhasilan sebuah proses pelatihan angklung sebagai wujud dari hasil apresiasi seni dan budaya. SMP dan SMA dalam kegiatan dimaksud. Kegiatan ini mempertemukan semangat dan inovasi mahasiswa dengan keahlian pengrajin bambu. Untuk itu Bank Mandiri bersama dengan Saung Angklung Udjo menggelar angklung resital yang bertujuan untuk mempromosikan seni budaya angklung di Indonesia di kalangan generasi muda dengan mengikutsertakan siswa tingkat SD. Dalam dua tahun terakhir Bank Mandiri bekerja sama dengan Saung Angklung Udjo melaksanakan Program Awi-Awi Mandiri ini (dalam bahasa Sunda. Bandung. pameran karya dan temu pasar serta penganugerahan karya terbaik dengan tema “Kharisma Awitama Karya”.057 24 198 1. . Yogyakarta. awi-awi berarti bambu). sekaligus dapat menjadi program yang mendorong industri kerajinan berbahan baku bambu dan tumbuhkembangnya wirausaha mandiri yang dapat mengharumkan nama kriya Indonesia di mancanegara.144 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY 2007 2008 2009 Jumlah Peserta Jumlah Mahasiswa Peserta Jumlah Ptn/Pts Asal Peserta 488 7 26 1. semangat kebersamaan dan orientasi keunggulan. menumbuhkan jiwa kompetitif bagi pengembangan seni tradisional. Jika pada tahun 2008 lalu Program Awi-Awi Mandiri hanya dipusatkan di kota Bandung. sehingga senantiasa dibutuhkan inovasi dan kreatifitas agar angklung sebagai salah satu icon budaya Indonesia tetap dapat mempunyai tempat di masyarakat. Angklung Resital Alat musik angklung pada saat ini tengah dihadapkan pada perkembangan dunia industri yang sangat cepat. program workshop mengenai kerajinan dan pengembangan sentra usaha bambu. khususnya produk bambu serta menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan mahasiswa seni dan pengrajin bambu. Revitalisasi citra luhur budaya Indonesia hanya dapat dilakukan dengan adanya etos kebangsaan. memperkenalkan dan mendekatkan angklung sebagai musik bambu pada setiap tingkatan usia pendidikan. Surabaya dan Denpasar. yaitu Road Show Angklung Clinic di beberapa SD. Rangkaian kegiatan Angklung Resital 2009. maka pada tahun 2009 ini Program Awi-Awi Mandiri telah dilaksanakan di 5 kota yaitu Jakarta. proses seleksi LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Program ini dicanangkan sebagai “OSCAR” dalam sektor desain kerajinan berbahan baku bambu.

2007 2008 2009 Pelajar Mahasiswa 20 200 41 1. kendala dan solusi yang harus dijalankan oleh Wirausahawan baik dari sisi manajemen keuangan.680 mahasiswa yang telah menjadi entrepreneur. Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat (a/n : Riezka Rahmatiana dan M. Keikutsertaan Pemenang WMM 2007 (Sdr. Kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2009 adalah Pembinaan bagi 6 orang Finalis Program Penghargaan WMM 2009 dari Kanwil II Palembang - kerjasama dengan LPM UNSRI. meningkat dibandingkan dengan pelaksanaan di tahun 2008 yang diberikan kepada 1. Bank Mandiri bekerja sama dengan 56 perguruan tinggi negeri/swasta terbaik di Indonesia melaksanakan Program Beasiswa Wirausaha Muda Mandiri.200 mahasiswa dari 40 perguruan tinggi. Rhytm and Dinamic Sound of Nature Harmony. mengingat program ini diharapkan mampu menjadi sebuah program yang komprehensif sehingga bukan hanya memberikan pendidikan/pelatihan saja. Henky Eko Sriyantono dan Firmansyah Budi Prasetyo). beasiswa yang berjangka waktu 1 tahun ini diberikan sebagai apresiasi Bank Mandiri kepada mahasiswa yang sudah berani menjadi wirausaha muda. Promosi Peserta WMM pemilik usaha franchise-Tabloid Kontan Edisi Khusus Waralaba (Hendy Setiono. Program Mentoring (BootCamp) Bagi Pemenang dan Finalis WMM 2007 & 2008. personalia sampai dengan strategi promosi yang harus dilakukan oleh wirausahawan tersebut. BEASISWA WIRAUSAHA MUDA MANDIRI Dalam mempersiapkan insan wirausaha yang mumpuni dan berbekal ilmu yang tinggi. Pembinaan Finalis dan Pemenang WMM 2007 & 2008 dalam Program APEA (a/n: Hendy Seyiono. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pemberian Beasiswa Wirausaha Mandiri kepada 1. . Pada tahun 2009. Seleksi peserta program ini dilaksanakan cukup ketat. Hengky Eko. Saptuari Sugiharto. namun mampu membedah kebutuhan.780 PROGRAM PENDAMPINGAN /PEMBINAAN BERWIRAUSAHA Untuk melengkapi program pembinaan bagi generasi muda yang sudah menjadi wirausahawan. Bank Mandiri melaksanakan Program Pendampingan Berwirausaha selama satu tahun penuh bekerja sama dengan sebuah lembaga yang ahli di bidangnya.035 56 1. Andi Sufariyanto dan Firmansyah). Beasiswa Wirausaha Muda Mandiri untuk 30 Mahasiswa Universitas Samratulangi. Avip Firmansyah).CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY 145 sekolah yang mengikuti angklung resital serta malam penganugerahan pertunjukan angklung terbaik dengan tema : Rime. Elang Gumilang) dalam Penganugerahan Indonesian CSR Awards 2008 dan CSR Best Practice Expo.

Dialog dan Pameran Mengatasi Krisis Bersama UMKM melalui Gerakan Cinta Produk Dalam Negeri .05 – 10. Partisipasi keikutsertaan Finalis WMM 2009 (a/n Andi Sufariyanto) ke Festifal Indonesia 2009 di Paris tanggal 16-17 Mei 2009. Salah satu kendalanya adalah kecenderungan sistem pendidikan perguruan tinggi di Indonesia yang lebih menyiapkan mahasiswanya sebagai pencari kerja. Konsep program ini cukup ringan namun berbobot dan penuh dengan tips-tips berwirausaha sehingga diharapkan mampu menginspirasi generasi muda sehingga semakin mantap dalam berwirausaha.30 WIB. Institut Tehnologi Bandung. PROGRAM KERJASAMA DENGAN UNIVERSITAS Bank Mandiri menyadari bahwa untuk mampu menggerakkan kewirausahaan dengan mengubah pola pikir mahasiswa tersebut bukanlah hal yang mudah. Bank Mandiri membuat Modul Kewirausahaan bekerjasama dengan universitas negeri yaitu Universitas Gadjah Mada. Pameran Gelar Karya PKBL BUMN 2009. Partisipasi Seminar. keluarga dan lingkungan sekitar secara maksimal. Keikutsertaan Finalis WMM 2008 (Sdr. Saptuari Sugiharto.146 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Program Pembinaan Bagi Pemenang dan Finalis WMM 2008 - bekerjasama dengan ActionCOACH. Institut Pertanian Bogor. Institut Tehnologi Sepuluh November Surabaya. Atas hal tersebut. Pameran Franchise Expo - Balai Kartini Jakarta tanggal 20-22 Februari 2009. Bank Mandiri menayangkan program Wirausaha Muda Mandiri di sebuah stasiun televisi pada setiap hari Minggu jam 10. Bank Mandiri senantiasa mengikutsertakan produk-produk yang mereka hasilkan pada pameran-pameran yang dilaksanakan di dalam negeri maupun di luar negeri. serta penyerahan modul pada 57 Perguruan Tinggi Negeri. PROGRAM TV WIRAUSAHA MANDIRI Untuk lebih mengkomunikasikan dan membesarkan program Wirausaha Muda Mandiri. Henky Eko Sriyantono dan Firmansyah Budi Prasetyo). Perlu dukungan dari Perguruan Tinggi. Wahyu Aditya) dalam Pameran INAICTA 2009 di JCC.kerjasama dengan PI UMKM. Universitas Padjajaran. PAMERAN Sebagai bagian dari program pengembangan kewirausahaan bagi pengusaha muda yang tergabung dalam program Wirausaha Muda Mandiri maupun Mitra Binaan. Kegiatan tahun 2009 adalah membuat 17 episode TV program WMM. Univesitas Indonesia. Partisipasi keikutsertaan Dewan Pengembangan Program Kemitraan (DPPK) dalam World Association for Cooperative Education (WACE) Conference 2009. . Kegiatan pameran yang telah dilaksanakan pada tahun 2009 Pameran Pekan Raya Jakarta bagi Pemenang WMM 2008 (a/n Denny Delyandri dan Sinta). Keikutsertaan Anak WMM dalam Pameran Himpunan Pengusaha Muda indonesia (HIPMI) Expo 2009 (a/n : Hendy Setiono dan Firmansyah). Pembinaan Finalis dan Pemenang WMM 2007 & 2008 dalam Program APEA (a/n: Hendy Seyiono. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

sehingga proses belajar mengajar dapat lebih efektif.Tana Toraja. STKIP PGRI Bandar Lampng. SD. Universitas Muhamadiyah - Luwuk. Sudirman – Purwokerto.CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY 147 Kegiatan CSR lain yang dilakukan oleh Bank Mandiri di luar rangkaian Program Wirausaha Muda Mandiri adalah: MANDIRI PEDULI PENDIDIKAN Tingginya tingkat kemiskinan di Indonesia mengakibatkan rendahnya kemampuan masyarakat dalam mengecap dunia pendidikan. beberapa program yang dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memperoleh pendidikan dasar antara lain. beasiswa pendidikan untuk 2. Program Mandiri Peduli Pendidikan merupakan tanggung jawab sosial bank Mandiri terhadap dunia pendidikan kepada masyarakat tidak mampu yang memiliki prestasi disekolah namun tidak dapat bersekolah karena ketiadaan biaya ataupun karena menjadi korban bencana alam. SMAN 1 dan SMPN1 serta untuk Univ. Renovasi perpustakaan Laboratorium bengkel SMAK Bhakti Trikora. Cideng. Pemberian bantuan peralatan Sekolah untuk Masyarakat kurang mampu di sekitar Wilayah Cilandak. serta pemberian komputer beserta jaringannya kepada SMP Mabad. Untuk tahun 2009. Selain itu Bank Mandiri juga membantu sarana dan prasarana pendidikan serta pembangunan fasilitas gedung sekolah. SMA Gabungan. Rehabilitasi SMP dan SMA Labschool YP - UNJ yang terbakar. 2 sekolah di Kabupaten Serui. Beasiswa Mandiri Prestasi (20 mahasiswa) dan Beasiswa kepada 500 mahasiswa melalui Yayasan Karya Salemba Empat. SMUN 2. lima orang mahasiswa Universitas Pakuan. Oleh karena itu Bank Mandiri memilih pendidikan sebagai dasar utama untuk memajukan bangsa.Jakarta Timur. Cendrawasih Kabupaten Jayapura. SMA Mabad dan Madrasah Ibtidaiyah. sekolah dasar di Pare-Pare. 3 SMP dan 3 SMA di Banjarmasin. serta mahasiswa berprestasi dan mempunyai kepedulian terhadap lingkungannya. SMPN 2 dan SAMN 1 Purbalingga. Jakarta LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bantuan Lab. 5 sekolah di Gorontalo. sepuluh mahasiswa STIE Perbanas Surabaya. SD Kristen Makale dan SMPN 1 Mangkedek . serta Beasiswa bagi 10 anak berprestasi selama 3 tahun . Sarana prasarana yang telah diberikan oleh Bank Mandiri untuk dunia pendidikan antara lain pemberian peralatan 112 Unit Komputer untuk SD YPK Immanuel. Selain itu untuk mahasiwa berprestasi diberikan pula Beasiswa Mandiri Prestasi bagi mahasiswa FKM UI dan SMP Yapobri II Pasar Minggu. dan beasiswa pada 85 siswa dari 17 SMKN di Jakarta Selatan. beasiswa pada 423 siswa TK. SD 04 Pagi Pondok Kelapa .kerjasama dengan ILUNI . SMP / Mts yang merupakan perwakilan dari 33 propinsi - kerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Pusat (DWPP ). Universitas Topotika . Sunter dan Gondangdia. Komputer Rumah Autis Bekasi. Pondok Pesantren Darunna’im Pontianak. Pengadaan Peralatan Laboratorium Fisika SMA Katolik Santo Agustinus Kediri. sepuluh mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional – Denpasar. Perlengkapan Laboratorium Manajemen untuk Universitas Jend. SD Yapis - Serui.Luwuk. .000 anak asuh kerjasama dengan GNOTA. Sarana Pendidikan untuk SMP Muhammadiyah 17.

Universitas Gadjah Mada. Gereja GKI “Lahai Roi”. Untuk memberikan pengenalan pendidikan perbankan. selain itu dilaksanakan pula Pelatihan matematika bagi guru SD - SMA oleh Yayasan Islamic Center Baitussalam. partisipasi menyambut Hari Anak Nasional .kerjasama dengan Komunitas Perempuan Indonesia Peduli. Program Bank Mandiri dalam upaya peningkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat diwujudkan antara lain melalui pembangunan kampung ternak di Pontianak (pendidikan dan pelatihan bagi peternak).160 warga disekitar lingkungan Bank Mandiri di 29 kota. Partisipasi dalam Konferensi Asian International Model United Nations (AIMUN) . Musholla Cubadak Ampo Sumatera Barat. pada tahun 2009 Bank Mandiri menunjukkan kepedulian dengan melaksanakan kegiatan Donor Darah dan pengobatan gratis di 6 kompleks LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. partisipasi kegiatan olimpiade mini antar SMP/MTs se-kota Kendari yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Kendari. serta Pembangunan Sekolah SMP Islam Kembang Kuning Sukabumi. Paket Perlengkapan Pendidikan untuk 200 siswa SD dalam rangka Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN) dan Hari Ibu - kerjasama dengan Yayasan Prestasi Anak Bangsa. Gereja Katolik Kristen Hidup Merauke. Musholla Taqwa Titian Tareh . partisipasi dalam penyelenggaraan International Conference of Young Scientist (ICYS) oleh Surya Institute. partisipasi dalam Gerakan Semua Harus Sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Nasional Sulut. Laboratorium Bahasa SMKN 2 Depok. Bank Mandiri juga menerima kunjungan dari sekolah-sekolah dalam bentuk karya wisata Bank Mandiri Kantor Pusat/Museum Bank Mandiri maupun program magang serta dilakukan pengajaran langsung oleh manajemen Bank Mandiri di sekolah – sekolah melalui program Mandiri Edukasi yaitu dengan melaksanakan Program Edukasi Perbankan bagi 1. Renovasi 4 musholla di Palembang. MANDIRI PEDULI LINGKUNGAN Program Mandiri Peduli lingkungan merupakan bentuk tanggung jawab sosial Bank Mandiri terhadap lingkungan di sekitar wilayah usaha Bank Mandiri. Pulau Lancang Kepulauan seribu. Program lainnya yang telah dilaksanakan oleh Bank Mandiri untuk dunia pendidikan antara lain penghargaan kepada 231 guru berprestasi dan daerah terpencil seluruh Indonesia bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional.Sarana pendidikan untuk Yayasan Nurun Nisa. serta Buku Perpustakaan dan peralatan sekolah pakaian seragam untuk SD Pulau Pari 02. Selain itu dilaksanakan pula kegiatan. Komputer dan pelatihan membuat batik tulis di Yayasan Bina Insan Mandiri serta Pelatihan entrepreneur untuk masyarakat Tasikmalaya.148 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Barat. Fak-Fak. Mesin Mobil untuk Bengkel SMKN 1 Bekasi. . antara lain pembangunan Masjid Al Agsa - Kabupaten Wamena. Tahun 2009 bank Mandiri telah memberikan perhatian untuk sarana ibadah. Madrasah Ibtidaiyah Al. Di bidang kesehatan. program mengajar di 360 sekolah (SDSMA dan 9 Perguruan Tinggi). Ma’arif Merauke selain itu Bank Mandiri membangun 2 gereja yaitu Gereja Rehobot dan Gereja Advent di Kabupaten Jayapura.

alat pertanian untuk Suku Dana di Kabupaten Wamena. . diikuti oleh 380 pendonor dan 1430 pasien untuk pengobatan.CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY 149 Bank Mandiri di Jakarta Komplek Rempoa. Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan Bank Mandiri membantu 5 unit komputer untuk kepolisian sulawesi Utara. memberikan bantuan kepada korban gempa bumi di Padang dan sekitarnya. Dalam Program Kemitraan ini. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pada tahun 2009. Pesing. Cempaka Putih. pelaksanaan kegiatan buka puasa bersama serentak 10. serta penyerahan 30. Bank Mandiri juga berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah dalam bentuk pemberian bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu. Program Kemitraan diimplementasikan dalam bentuk pinjaman dan pendidikan/ pelatihan serta pendampingan usaha untuk meningkatkan produktivitas usaha kecil. PROGRAM KEMITRAAN Melalui Program Kemitraan. Cilandak.000 penderita dari keluarga tidak mampu bekerja sama dengan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI). Partisipasi dalam Festival Dalang Bocah Tingkat Nasional. Pal Batu. Pancoran. Tercatat sebanyak 6. serta peristiwa bencana jebolnya tanggul Situ Gintung. Kepolisian serta.182 pengusaha. Pekanbaru.000 sembako anak yatim Masinis dan petugas penjaga pintu perlintasan kereta api. Penyelenggaraan Talk Show dengan tema “Hidup Sehat dengan Perilaku Seks Aman” di 5 kota yaitu : Jakarta. Kerja sama tersebut merupakan kerjasama Tahap V yang telah berlangsung sejak tahun 2005. serta penanggulangan penyakit TBC bagi 3. memberikan bantuan sembako pada desa Cibereum Pengalengan pada saat terjadi gempa bumi di Tasikmalaya. Kegiatan lain yang berkaitan dengan bencana. mandiri dan beretika serta mempersiapkan pengusaha kecil untuk mampu mengakses fasilitas perbankan secara komersial. Masyarakat umum/kaum dhuafa yang tinggal sekitar kantor maupun rumah dinas Bank Mandiri di seluruh Kantor Wilayah Bank Mandiri dan Kantor Pusat. Perahu Pintar (Perpustakaan Terapung) untuk Korem 101/Antasari. Balikpapan dan Semarang - kerjasama dengan Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). Kegiatan lain yang berkaitan dengan keagamaan Bank Mandiri. Selain itu. Bank Mandiri berupaya untuk mengembangkan usaha kecil sehingga mampu menjadi pengusaha yang tangguh.000 anak yatim di seluruh Indonesia. Bank Mandiri membuka dapur umum selama 2 minggu di kerjasama dengan Brimob Jabar. para pengusaha kecil disejajarkan sebagai mitra sehingga mereka lebih dikenal dengan sebutan Mitra Binaan Mandiri. Bandung.209 pengusaha kecil telah menjadi Mitra Binaan Mandiri pada tahun 2009 sehingga total Mitra Binaan Mandiri sampai dengan tahun 2009 mencapai 45.

Selain melalui pameran. Pinjaman yang diberikan kepada mitra binaan Mandiri bukan bersifat komersial. Pendidikan tahap selanjutnya diberikan untuk meningkatkan kemampuan produksi dan pemasaran produk Mitra Binaan Mandiri. melakukan promosi dan pengemasan hasil produksinya. Bank Mandiri mengikutsertakan Mitra Binaan Mandiri dalam berbagai pameran baik untuk skala lokal. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sehingga persyaratan dan angsuran pun disesuaikan dengan kemampuan usaha mitra binaan Mandiri. Melalui serangkaian pendidikan/pelatihan. Usaha-usaha promosi ini diharapkan dapat memberikan fasilitas pembinaan yang terbaik serta menghasilkan Mitra Binaan Mandiri yang berkualitas dan siap bersaing secara sehat. khususnya bagi usaha kecil yang belum mampu mengakses fasilitas perbankan secara komersial. .150 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Tahap awal dalam Program Kemitraan adalah memberikan pinjaman bagi usaha kecil. Majalah Wirausaha dan Keuangan serta media internet. Mitra Binaan Mandiri dipersiapkan untuk mampu membuat pembukuan dasar. produk Mitra Binaan Mandiri tersebut juga dibantu pemasarannya melalui media promosi dalam bentuk pemasangan profil Mitra Binaan Mandiri di media berskala nasional seperti Kompas. Media Indonesia. Selain pendidikan/pelatihan. manajemen sederhana. Mandiri juga membimbing Mitra Binaan mandiri melalui program pendampingan yang komprehensif selama 1 tahun penuh. nasional bahkan internasional. Untuk memperluas pemasaran produk.

750.822.000. 16.00 4.00 8.00 709. 11.00 145.643.792.135.029.580.00 1.916. 25.000.00 8.33 1. 22.832.323. 18.333.285.000.000.00 555. 7.000. 17. 4.540.00 1.000.000.466.376.880.000.Bandung bekerjasama dengan Saung Angklung Udjo (SAU) Kegiatan lainnya Renovasi Rumah Ibadah Kegiatan Keagamaan Pembagian sembako 1.732.300.600. 14.346.000.825.100.00 376. 5. 20.00 2.000 pohon Untuk Direktorat & Kanwil Bantuan kepada korban bencana alam Program Renovasi 20 Pasar Kawasan Kreatif Mandiri di kawasan Pasir Layung .135.00 1.kerjasama Tahap V dengan PPTI Anggaran untuk Direktorat dan Kanwil Program Penanaman 500.00 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.kerjasama dengan GN-OTA Penghargaan bagi 231 guru berprestasi dari 33 propinsi Program Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2009 Workshop Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2009 di 9 Kota Beasiswa Wirausaha Mandiri Pembuatan Modul Kewirausahaan Program Awi-Awi Mandiri 2009 Program Angklung Resital 2009 .000.00 165.125.00 2.000. 21.847.50 1.363.000. 28.903.000.500.500.900.00 106. .772.000.260. 29.00 397.00 3. Seluruh beasiswa selain Beasiswa WM Pemberian sarana belajar ke sekolah dan perguruan tinggi Program Edukasi Mandiri Pembiayaan Pendidikan 2.641. 26.000.000.500. 13.000.000. Cempaka Putih. Cilandak.00 749.00 2.00 1.599. 9.000. Pesinng.943.CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY 151 DATA PENYALURAN DANA BINA LINGKUNGAN BANK MANDIRI No.247.104.kerjasama dengan Saung Angklung Udjo (SAU) Program Mentoring (BootCamp) Bagi Pemenang dan Finalis WMM 2007 & 2008 TV Program WM 17 episode Profil WM di Media Pendampingan WM Pameran WM Anggaran untuk Direktorat dan Kanwil Donor darah dan pengobatan gratis di 6 komplek perumahan Bank Mandiri (Pancoran. 2.00 2.541. 15.292. 8.000. Keterangan Nilai 1.00 1.186. 3.00 5.379.200. 12.500.212. 24.593.00 597. 19.000. 10.000.00 11.00 240. 27.786.000.00 930.000 Anak Asuh .500. 6.000 penderita TBC .083. Pondok Pinang dan Rempoa) Pengobatan bagi 3.000.400.944. 23.640.

Bank Niaga. Tbk. Memulai karir di Bagian Neraca Pembayaran & Moneter – Urusan Ekonomi & Statistik Bank Indonesia tahun 1975. Pada tahun 1990 sebagai Treasury Manager di PT. Pada tahun 2008.Manila tahun 1985. Pada tahun 1993 beliau menjadi General Manager. USA. PT. beliau pernah menjabat sebagai Direktur Pengawasan Bank Perkreditan Rakyat pada tahun 1998 - 2000. Sukoriyanto Saputro Corporate Secretary Sempat menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta sampai dengan tahun 1975. Raja Garuda Mas. Kansas.. Dalam perjalanan karirnya. Sejak tahun 1999 beliau menjabat sebagai anggota Komite Audit PT Bank Mandiri (Persero).152 KOMITE PIHAK INDEPENDEN NON DEWAN KOMISARIS & CORPORATE SECRETARY NAMA DAN JABATAN BIOGRAFI Menyelesaikan pendidikan MBA di Fort Hays State University. Dalam perjalanan karirnya beliau sempat menjabat sebagai Regional Manager Wilayah VII (Semarang) dan Wilayah VIII (Surabaya) kemudian menjadi Group Head Central Operations dan Group Head Micro Business. . Bank Niaga pada tahun 1994. Memulai karir di Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) pada tahun 1981. sebelum diangkat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Mandiri (Persero). Tbk. Rohm & Haas Indonesia pada tahun 1975. Sejak tahun 2003 sampai dengan sekarang beliau menjabat sebagai anggota Komite Audit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Group Treasury. Pada tahun 2001 beliau sempat menjabat sebagai Senior Vice President Treasury & International Banking Group Head. PT. pada tahun 2006. Direktur Direktorat Perizinan & Informasi Perbankan pada tahun 2000 - 2002 serta Team Pengawas Bank Universal pada tahun 2002. Zulkifli Djaelani Anggota Komite Audit Imam Sukarno LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. beliau ditunjuk sebagai Group Head Corporate Secretary sampai sekarang. Bank Bumiputera Indonesia Tbk. Anggota Komite Audit Menyelesaikan pendidikan S1 dari Universitas 17 Agustus 1945 pada tahun 1973 dan Master Management dari Asian Institute of Management . Dalam perjalanan karirnya. Memulai karir sebagai Assistant Accountant PT.1994 sebelum akhirnya menjabat sebagai Direktur Operasi & Sumber Daya Manusia. Fuji Bank International Indonesia. beliau pernah menjabat sebagai pimpinan cabang dan pemimpin wilayah di Bank Niaga antara tahun 1986 . Tama Widjaja Anggota Komite Pemantau Risiko Menyelesaikan pendidikan S1 dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1980. Mengawali karirnya di perbankan pada tahun 1987 sebagai Trainee di PT.

Tumbuh 30.SIARAN PERS 153 JANUARI 2 Januari 2009 Kunjungan ke Cabang Kramat dan Juanda.2 Triliun perhari selama libur akhir tahun 2008 Peduli Pendidikan Bank Mandiri warnai Manokwari dan jayapura Bank Mandiri & Rumah Perubahan Indonesia Bank Mandiri dukung Perekonomian Papua (KUR) Mandiri mobile tingkatkan layanan Bagi Nasabah Bank Mandiri dukung Sumber Pendanaan APBN dengan Sukuk Ritel 18 Maret 2009 Dukung Sektor UKMK pada 2008 Bank Mandiri Salurkan Kredit senilai Rp23.9 Triliun.19 Triliun Kartu Kredit Bank Mandiri luncurkan Program ”Buy One Get One Free” Tiket Pesawat Sriwijaya Air Bank Mandiri tingkatkan Mitra Binaan Kredit Usaha Mikro di Surabaya Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp63 Miliar kepada 3 koperasi plasma di Kalimantan Barat Press Conference Triwulan IV/2008 18 Maret 2009 20 21 22 22 30 Januari 2009 Januari 2009 Januari 2009 Januari 2009 Januari 2009 25 Maret 2009 25 Maret 2009 30 Maret 2009 APRIL 1 11 April 2009 April 2009 Mandiri Tunas Finance Grand Launching Kesiapan Bank Mandiri menjelang Libur Paskah Lebih dari Rp1 Miliar Hadiah Superejeki.5% FEBRUARI 6 6 Februari 2009 Februari 2009 Bank Mandiri capai target keuangan utama 2008 Tunas Financindo. Transaksi financial Bank Mandiri mencapai Rp. Kredit Maritim Mandiri Tumbuh 118% 21 April 2009 10 Februari 2009 11 11 15 Februari 2009 Februari 2009 Februari 2009 24 April 2009 29 April 2009 MEI 04 Mei 2009 10 19 Mei 2009 Mei 2009 Bank Mandiri Perkuat Struktur Permodalan Peran Perbankan dalam Pengembangan Ekonomi Kelautan Kerjasama dengan Citraland Celebes Makasar Mandiri Luncurkan fitur pembelian berkala reksadana secara otomatis Bank Mandiri Mitra Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri Mandiri ditunjuk sebagai lead sindikasi Semen Tonasa SMS & Win Baleno 23 Februari 2009 25 Februari 2009 MARET 1 4 Maret 2009 Maret 2009 Bank Mandiri Siap Menjadi Mitra Investor Timur Tengah Rp200 Miliar kredit Koperasi . Bank Mandiri dukung Koperasi Astra International Penanaman 500 ribu Pohon Pembukaan KC Sumbawa/Pemberian Bantuan Renovasi Maumere 20 Mei 2009 28 Mei 2009 28 Mei 2009 29 Mei 2009 11 Maret 2009 14 Maret 2009 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Apresiasi Bank Mandiri kepada Nasabah Pembayar Kredit tepat waktu Bank Mandiri dukung Penyelenggaraan Jasa Perbankan untuk TKI Bank Mandiri Tingkatkan total kredit Rp176. 21. Bank Mandiri tanda tangani akta pembelian 51% saham PT. . Tunas Financindo Sarana Mandiri Investasi Keluarga Panen raya Bojonegoro Top Branding Kartu Kredit Bank Mandiri Lampaui Target Penjualan Sukuk Ritel Seri SR001 Free trade Zone Batam Dukung Maritim di Tanah Air.

KSEI kembali tunjuk Mandiri sebagai Bank Pembayaran Periode 2009-2011 CSR Bank Mandiri Luncurkan “Perahu Pintar” dan Hutan Kantor” Wirausaha Muda Mandiri di Palembang Mandiri kembali raih The Best Bank in Indonesia 2009 Mandiri KPR Duo Dukung Properti Lippo Group Wirausaha Muda Mandiri di Semarang Laporan Keuangan Triwulan II/2009 Bank Mandiri Dukung Kebijakan Industri Migas 11 September 2009 18 Agustus 2009 19 Agustus 2009 20 Agustus 2009 21 Agustus 2009 22 Agustus 2009 27 Agustus 2009 28 Agustus 2009 5 8 11 Agustus 2009 Agustus 2009 Agustus 2009 Wirausaha muda Mandiri di Bandung Launching Mandiri Fiesta Bank Mandiri Dukung Universitas Muhammadyah Yogyakarta 40 ribu Pelajar/Mahasiswa Hadiri Program Edukasi Perbankan Bank Mandiri. Mandiri Gandeng Indo mobil Finance 14 Agustus 2009 14 Agustus 2009 14 Agustus 2009 18 Agustus 2009 18 Agustus 2009 JULI 10 11 13 Juli Juli Juli 2009 2009 2009 Bank Mandiri Kerjasama Kredit Sindikasi dengan BEI di Singapura Mandiri Tingkatkan SDM melalui pengembangan Leadership PT.154 SIARAN PERS 29 Mei 2009 Pertumbuhan Q1/2009 Commercial Banking Bank Mandiri beri kontribusi terbesar 31 Juli 2009 Mandiri Kucurkan Kredit Rp1. Mandiri Terbitkan Subdebt Buka Puasa bersama Anak Yatim Bank Mandiri Kesiapan menjelang Lebaran Bank Mandiri Siap Hadirkan Layanan Pengiriman Uang di Malaysia 28 Juli 2009 29 Juli 2009 30 Juli 2009 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.3 Miliar Undian Mandiri Fiesta 14 Agustus 2009 Bank Mandiri berikan apresiasi dunia pendidikan Kerjasama dengan Kimia Farma Bank Mandiri memberikan apresiasi kepada guru berdedikasi di Jawa Barat Wirausaha muda Mandiri di Denpasar Dana Pihak Ketiga Indonesia Timur Meningkat Bank Mandiri dukung industri Pariwisata Penurunan Suku Bunga Kerjasama Remittance Yuan China dengan Bank of China dan OCBC Indomaret Card Bank Mandiri dukung Kegiatan Financial Penyediaan Jasa Pengeboran Mandiri Fiesta Minggu ke-3 16 Juni 2009 12 Agustus 2009 17 Juni 2009 18 Juni 2009 22 Juni 24 Juni 25 Juni 2009 2009 2009 15 Juli 2009 15 Juli 2009 16 Juli 2009 29 Juli 2009 SEPTEMBER 1 September 2009 9 September 2009 10 September 2009 Perkuat Modal.25 Triliun untuk Pertamina AGUSTUS JUNI 9 Juni 2009 Mandiri Pertahankan The Best Bank Service Excellence Bank Mandiri Raih First Winner Six Sigma Excellence Award 2009 tingkat Asia Bank Mandiri Gandeng ASEI dalam Asuransi Pembiayaan Tagihan Wirausaha Muda Mandiri di Medan Mandiri Ditunjuk sebagai Lead Sindikasi Semen Tonasa Bank Mandiri Gandeng Solo Paragon Kucurkan 500 Milyar. . 1200 Mahasiswa terima Beasiswa senilai Rp7.

000 anak asuh Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp600 Miliar ke anak usaha Gozco Kesiapan Bank Mandiri menjelang akhir tahun Bank Mandiri ditunjuk untuk menyalurkan dana APBN 2010-2012 OKTOBER 1 1 2 7 4 Oktober 2009 Oktober 2009 Oktober 2009 Oktober 2009 Oktober 2009 Kembangkan Kawasan Timur Mandiri Gelar Papua Investment Day 9 Kantor Cabang Bank Mandiri Di Sumbar sudah beroperasi Normal Memasuki Usai 11 Tahun . Mandiri Pertajam Fokus Bisnis Bank Mandiri Terus Mendorong Generasi Muda Berwirausaha Mandiri Sisihkan Rp6.9 triliun selama libur Lebaran 2009 8 November 2009 9 November 2009 13 November 2009 18 November 2009 25 November 2009 27 November 2009 29 November 2009 Penerbitan Subdeb Wirausaha muda Mandiri di Makasar Wirausaha muda Mandiri di Makasar Kerjasama Bank Mandiri dan ADB Kerjasama ADB Trade Finance Idul Adha Grand Launching Malaysia International Remittance 28 September 2009 27 September 2009 DESEMBER 3 Desember 2009 3 Desember 2009 Dukungan Mandiri pada industri Kelapa Sawit Kerjasama dengan Tiansi Indonesia Investor Summit Pemberian Hibah pada penderita TBC yang tidak mampu Sindikasi dengan PLN Bank Mandiri Hibahkan Rp240juta untuk 20.SIARAN PERS 155 12 September 2009 13 September 2009 14 September 2009 22 September 2009 Mandiri Fiesta Mandiri Fokus Tuntaskan Kredit Bermasalah Debitur Besar Perjanjian Kerjasama dengan Pupuk Kaltim Bank Mandiri finalkan Kesepakatan Penyelesaian Kewajiban dengan Garuda Indonesia Tingkatkan Kepedulian sosial Mandiri gelar Donor Darah dan pengobatan gratis Transaksi ATM Bank Mandiri Capai Rp29.3 Miliar untuk membantu korban gempa Padang Mandiri Salurkan Kredit Sindikasi Rp1. .8 Triliun ke PLN Penanganan Kasus Burhan Uray Penunjukkan sebagai Bank Operasional Bank Mandiri Kerjasama dengan Saung Udjo Penurunan Suku Bunga Kinerja Bank Mandiri Q3/2009 4 Desember 2009 10 Desember 2009 14 Desember 2009 16 Desember 2009 22 Desember 2009 23 Desember 2009 29 Desember 2009 14 Oktober 2009 14 Oktober 2009 18 Oktober 2009 24 Oktober 2009 25 Oktober 2009 29 Oktober 2009 NOVEMBER 2 November 2009 3 November 2009 Wirausaha Muda Mandiri di Yogyakarta Mandiri Fiesta LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

156 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

157 WHOLESALE BANKING MENEMBUS BATAS KEINGINAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

dimana pemain-pemain terbaik di sektor ekonomi prospektif tersebut telah menjadi debitur Corporate Banking. tetapi juga melalui keberhasilan mengakuisisi 24 debitur baru yang memiliki nama baik sepanjang tahun 2009. pergudangan dan komunikasi serta jasa-jasa dunia usaha lainnya seperti lembaga keuangan. yang diperoleh bukan hanya melalui peningkatan penggunaan fasilitas kredit existing customers. Di tahun 2009.46% dibandingkan tahun 2008 menjadi Rp 141 triliun. volume bisnis (kredit dan dana) Corporate Banking tumbuh sebesar 8. Corporate Banking telah berhasil membangun momentum pertumbuhan dan melampaui target yang ditetapkan.5%.8 triliun. pengangkutan. siap mengantarkan Corporate Banking menjadi bagian dari transformasi menuju wholesale transaction banking. Volume kredit meningkat menjadi sebesar Rp69.158 WHOLESALE BANKING Corporate Banking RISWINANDI Direktur Corporate Banking Fondasi organisasi berbasis industri yang fokus. Bisnis Corporate Banking mengalami peningkatan tidak hanya dari sisi kredit. terutama di sektor-sektor yang masih memiliki ruang tumbuh antara lain pertanian. melainkan juga sisi fee based income dan pertumbuhan jumlah nasabah. PENCAPAIAN 2009 Di tengah-tengah berbagai tantangan dan ketidakpastian pasar finansial yang terjadi selama tahun 2009. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . kesiapan SDM yang kompeten dan ketersediaan infrastruktur yang baik. Pertumbuhan tersebut didorong oleh tumbuhnya volume kredit sebesar 12. konstruksi. target segmen nasabah yang luas.

Miliar) 1) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 0.5 Valas Rupiah 1.5 200 400 600 800 1000 15 30 45 60 75 Personel General & Administrative LOAN YIELD (%) COST OF LIABILITIES (%) NPL (%) ‘07 ‘07 ‘07 ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 5 Valas Rupiah 10 15 20 25 2 Valas Rupiah 4 6 8 10 5 Valas Rupiah 10 15 20 25 1) Di luar premi penjaminan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . Trilliun) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 20 Valas Rupiah 30 40 50 60 20 Valas Rupiah 40 60 80 100 1 2 3 4 5 NET INTEREST INCOME (Rp.5 2. Trilliun) ‘07 ‘07 FEE INCOME (Rp. Miliar) ‘07 OVERHEAD EXPENSES (Rp.WHOLESALE BANKING Corporate Banking 159 TOTAL LOANS (Rp.5 4. Trilliun) ‘07 ‘07 TOTAL DEPOSITS (Rp. Trilliun) ‘07 CONTRIBUTION MARGIN (Rp.5 3.

Dengan tujuan perluasan bisnis dan peningkatan customer base. hal ini disebabkan oleh perbaikan kolektibilitas beberapa nasabah. sektor konstruksi (26. Faktor lain yang mendukung kinerja Corporate Banking adalah keberhasilan implementasi budaya kerja dan Good Corporate Governance di Bank Mandiri. SIRAIT corporate Banking II Group SUPRIYUSMAN corporate Banking III Group SUNARSO corporate Banking Agro Based Group ALEXANDRA ASKANDAR Syndicated & Structured Finance Group Pertumbuhan volume kredit juga didukung oleh peningkatan utilisasi fasilitas kredit yang diberikan.9%).5%).8%) LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Komposisi dana murah (giro dan tabungan bisnis) dengan deposito masih terjaga dengan baik. Volume kredit dari kelompok nasabah BUMN/ lembaga pemerintah yang di awal tahun masih sangat mendominasi. sebesar 53% : 47%.mulai diimbangi dengan tumbuhnya hubungan bisnis dengan nasabah swasta. terutama perusahaan swasta yang telah go public.1%). Dari sisi pertumbuhan eksposur kredit per sektor ekonomi. diupayakan komposisi tersebut bergeser menuju ke arah yang lebih seimbang dan optimal. Semua itu mendukung upaya peningkatan kepercayaan. OPTIMALISASI KOMPOSISI BUSINESS MIX Komposisi volume bisnis Corporate Banking berdasarkan kelompok kepemilikan nasabah mengalami pergeseran. fee based income mengalami pertumbuhan sebesar 49% atau mencapai Rp 631 miliar. pergudangan dan komunikasi (25.35% di tahun 2008. selama tahun 2009 pertumbuhan tertinggi secara berurutan bergeser ke sektor pertanian. serta menjadi modal yang kuat bagi Corporate Banking untuk tumbuh. sektor konstruksi (61. Persentase non performing loan menurun menjadi 2. sektor ekonomi dengan pertumbuhan eksposur kredit tertinggi secara berurutan adalah lembaga keuangan dan jasa surveyor (117. Secara kualitas.64%. sektor pengangkutan.53% dari sebesar 4.4%).6%). portofolio kredit Corporate Banking terus mengalami perbaikan di sepanjang tahun 2009. Tingkat utilisasi tersebut terus akan dipertahankan pada kondisi optimal sehingga dapat meminimalisir komitmen fasilitas kredit yang belum digunakan. terutama pada kredit modal kerja valas. dan menjalin kerjasama dalam pengelolaan dana-dana Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan BP Migas. serta dukungan jaringan dan pelayanan terbaik kantor Cabang. Pencapaian volume dana sebesar Rp71 triliun terutama didorong oleh pertumbuhan volume dana rupiah sebesar 10.160 WHOLESALE BANKING Corporate Banking cORPORATE BANKING JIANTOK HARDJIMAN corporate Banking I Group RUSTAM S. Sementara di tahun 2008. Secara bertahap.9%) serta sektor jasa dunia usaha lainnya seperti lembaga keuangan dan jasa surveyor (24.4%). di tahun 2009 Corporate Banking berhasil terpilih menjadi Bank Operasional 1 atas penyaluran dana-dana APBN di 15 wilayah Direktorat Jenderal Perbendaraan Negara (DJPBN). sektor pengangkutan. kenyamanan dan kemudahan bertransaksi nasabah. perburuan & sarana pertanian (43. pergudangan & telekomunikasi (58. . Dibandingkan dengan pencapaian tahun 2008. serta sektor perindustrian (54. dari kisaran 50% pada akhir tahun 2008 meningkat menjadi 55% pada akhir tahun 2009.

Di tahun 2010. baik pengembangan organisasi maupun peningkatan kapabilitas sumber daya manusia Corporate Banking diarahkan sejalan dengan kebutuhan memperkuat organisasi Corporate Banking menjadi bagian dari Wholesale Transaction Banking.sehingga dibandingkan tahun 2008. serta meningkatkan sinergi dengan Mandiri Sekuritas. ketrampilan dan keahlian sumber daya manusia terhadap sektor industri yang dikelola. merupakan modal dasar bagi pengembangan strategi kolaborasi aliansi antar bisnis unit untuk peningkatan bisnis Bank Mandiri. pengetahuan. Di tahun 2009 Corporate Banking telah melakukan transformasi penyempurnaan organisasi yang berfokus pada industri (industry focused organization) melalui realokasi pengelolaan account. POTENSI PENGEMBANGAN Kerjasama dan inisiasi bisnis yang telah dilakukan di tahun 2009 memberikan peluang dan potensi pengembangan bisnis yang dapat dieksplorasi bersama Strategic Bisnis Unit (SBU) lain melalui strategi value chain dan program aliansi. Corporate Banking juga mengurangi eksposure kredit valas. MEMPERKUAT ORGANISASI & KAPABILITAS Peningkatan kinerja Corporate Banking tidak terlepas dari organisasi Corporate Banking yang semakin solid dan terus mendukung pengembangan bisnis Bank Mandiri di pasar korporasi. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sehingga diharapkan menjadi lebih baik dalam memberikan layanan kepada nasabah. Pengembangan potensi bisnis korporasi di luar Jakarta dikembangkan melalui optimalisasi peran/fungsi unit kerja Corporate Banking yang ditempatkankan di regional (Surabaya dan Medan) dengan layanan yang lebih lengkap dan komprehensif. Kedepannya. Corporate Banking juga akan meningkatkan layanan dan melakukan eksplorasi potensi bisnis di segmen nasabah Multi National Company (MNC) dengan penyediaan produk-produk yang customized dan beragam disesuaikan dengan karakter bisnis nasabah serta dukungan dari tim Syndicated & Structured Finance. Organisasi yang berfokus pada industri ini didukung juga dengan peningkatan kapabilitas. Mengantisipasi dampak krisis global. pembentukan funding desk dan refinement unit kerja Syndicated and Structured Finance.WHOLESALE BANKING Corporate Banking 161 Corporate Banking dengan customer base-nya yang besar dan terus berkembang. sedangkan pertumbuhan kredit rupiah mencapai sebesar 28%. kredit valas mengalami penurunan sebesar 24%. .

. Berdasarkan hasil monitoring dan review yang dilakukan. seluruh jajaran Corporate Banking akan memperkuat dan meningkatkan disiplin dokumentasi perkreditan yang diarahkan untuk menyelamatkan asset Bank. terutama di sektor-sektor industri yang sensitif terhadap dampak krisis global. mengoptimalkan peran sinergis Syndicated & Structured Finance Group dan Mandiri Sekuritas dalam percepatan pengembangan wholesale transaction banking dengan menyediakan produk-produk yang sophisticated dan komprehensif sesuai kebutuhan nasabah. Kedua. Corporate Banking akan selalu waspada terhadap kemungkinan memburuknya kondisi keuangan dan bisnis nasabah. bersama Corporate Risk Group. meningkatkan kolaborasi aliansi antar bisnis unit dalam rangka mengoptimalkan potensi bisnis nasabah dari hulu ke hilir dengan tawaran produk dan layanan yang bervariasi sesuai kebutuhan. Disamping itu. Tindakan dan langkah-langkah antisipatif akan terus dilakukan dan diprioritaskan untuk mencegah terjadinya penurunan kualitas kredit nasabah dan meningkatnya NPL Corporate Banking. pengendapan dana dan perolehan fee based income dengan penguatan fungsi product team. Pertama. Pengurangan eksposur nasabah akan menjadi salah satu langkah alternatif yang menjadi pertimbangan. Pengembangan dan peningkatan implementasi Cash Management untuk nasabah korporasi akan mempermudah pelaksanaan monitoring tersebut. Keempat. untuk debitur yang dikelompokkan menjadi nasabah watchlist. Corporate Banking akan menetapkan account strategy yang sesuai untuk setiap nasabah watchlist dan menerapkannya dengan tertib.162 WHOLESALE BANKING Corporate Banking PRIORITAS TAHUN 2010 TRANSFORMASI TAHAP II Di tahun 2010 Corporate Banking akan fokus pada pengembangan strategi Wholesale Transaction Banking melalui serangkaian langkah strategis yang sesuai dengan fokus strategi Bank Mandiri. mengembangkan organisasi yang fokus dalam mengoptimalkan potensi pertumbuhan bisnis wholesale transaction. bila kondisi keuangan nasabah memburuk. WASPADA & PROAKTIF Dalam mengantisipasi dampak krisis ekonomi global. semakin memperkuat fokus organisasi atas dasar Industri termasuk melakukan investasi terkait pengembangan sumber daya manusia untuk menjamin kesiapan organisasi dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang dapat melampaui pertumbuhan pasar. Ketiga. baik product sales specialist maupun product development dan tetap meningkatkan standar layanan dan daya saing produk. Kondisi keuangan nasabah menjadi faktor yang sangat diperhatikan. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Monitoring transaksi keuangan dan kondisi bisnis nasabah ditingkatkan.

IHSG akhir tahun 2009 ditutup pada posisi 2. Atas pencapaian tersebut. Sedangkan pada pasar penjaminan emisi surat utang. advisory dan pinjaman sindikasi. INVESTMENT BANKING Meredanya gejolak pasar juga berimbas positif kepada kegiatan usaha Investment Banking. namun kondisi pasar modal Indonesia menunjukkan kinerja yang mengesankan. Tahun 2009 ditandai Mandiri Sekuritas dengan keberhasilan memperoleh dan menyelesaikan beberapa mandat untuk menangani transaksi penting seperti penjaminan emisi efek. Transaksi penting yang perlu dicatat adalah saat Mandiri Sekuritas berhasil menangani IPO Bank BTN. Mandiri Sekuritas juga melanjutkan dominasinya pada perdagangan saham dan obligasi negara di pasar sekunder.WHOLESALE BANKING Corporate Banking: Mandiri Sekuritas 163 MANDIRI SEKURITAS Meski secara umum dampak krisis keuangan global masih dirasakan pada tahun 2009.586 point atau 85.30 triliun. dan #2 Best Local Brokerage House in Indonesia 2009 dari Asiamoney.355.64% dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp 1.85% dari posisi akhir 2008 sebesar 1. berdasarkan data Bloomberg. kemampuan serta pengalaman yang dimiliki untuk meningkatkan pencapaian dan kinerja pada semua lini usaha yang digeluti. Mandiri Sekuritas kembali meraih berbagai penghargaan internasional diantaranya sebagai Best Domestic Bond House 2009 in Indonesia dari Majalah The Asset. Obligasi PLN senilai Rp 2. Obligasi Subrodinasi Bank BRI senilai Rp 2 triliun dan emisi obligasi Indosat senilai Rp 1.518. Bursa Efek Indonesia tahun 2009 juga mencetak kenaikan nilai kapitalisasi pasar menjadi sebesar Rp2.408.50 triliun. Mandiri Sekuritas tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama dengan mencatat kinerja mengesankan dan keberhasilan dalam menyelesaikan mandat berbagai transaksi penting diantaranya Obligasi Subordinasi Bank Mandiri senilai Rp 3. komitmen. Best Investment Bank in Indonesia untuk kelima kalinya berturut-turut dari Global Finance. Mandiri Sekuritas berhasil memperbaiki posisinya di pasar domestik dari posisi ke-7 ditahun 2008 menjadi posisi pertama ditahun 2009 dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 28%. Perusahaan Sekuritas Terbaik untuk 2 tahun berturut-turut dari Bisnis Indonesia.076 triliun Momentum tersebut sudah barang tentu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Mandiri Sekuritas dengan berbekal tekad. sebagai Best IPO in 2009 dari The Asset dan Best Mid-Cap IPO Deal of the Year in Southeast Asia 2009 dari Alpha Southeast Asia. Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia mencatat kenaikan sebesar 85. di mana Mandiri Sekuritas bertindak sebagai Joint Lead Underwriter dan Bookrunner. Dalam pasar penjaminan emisi saham (IPO).019 triliun atau naik 87.85% dibandingkan dengan posisi pada akhir tahun 2008. Penghargaan lain yang tak kalah membanggakan juga diperoleh untuk transaksi IPO Bank BTN. yang merupakan program privatisasi. senilai Rp 1. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.89 triliun dengan sukses dan tercatat sebagai IPO dengan nilai terbesar di tahun 2009. .70 triliun.163.994 naik 1.

Mandiri Sekuritas juga tetap menjadi salah satu broker teraktif dalam perdagangan obligasi khususnya surat utang negara dengan mencatat nilai transaksi senilai Rp 21.40 944.03 333. juga berhasil meningkatkan jumlah dana kelolaan dari Rp 7.40 triliun dan menguasai pangsa pasar sebesar 10%. MMI juga bekerjasama erat dengan Bank Mandiri maupun dengan pihak lain baik dalam hal pengembangan produk reksa dana maupun pada sisi pendistribusiannya.78 228. Di masa datang. INVESTMENT MANAGEMENT Pemulihan kondisi Pasar Modal secara berangsur-angsur juga berdampak positif terhadap industri reksa dana yang ditandai dengan kenaikan Nilai Aktiva Bersih (NAB) atas produk-produk reksa dana secara cukup signifikan. MMI juga cukup agresif dalam menerbitkan produk reksa dana baru yang sebagian besar berjenis terproteksi yang masih diminati oleh sebagian besar investor.62 triliun di akhir tahun 2009 atau tumbuh sebesar 88%. MMI secara intensif terus melakukan riset guna menerbitkan produk inovatif sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan pasar.75 67. Mandiri Sekuritas melalui anak perusahaannya Mandiri Manajemen Investasi (MMI). Mandiri Sekuritas berkomitmen untuk meningkatkan kinerja usaha di sektor brokerage dengan memperluas jaringan di seluruh Indonesia sehingga dapat semakin menjangkau lebih banyak investor. Mandiri Sekuritas juga merencanakan untuk menambah berbagai fasilitas seperti on-line trading dan sebagainya guna memudahkan nasabah dalam bertransaksi.53 Pangsa Pasar (%) 28 24 10 9 9 4 4 3 2 2 6 100 Jumlah Issue 3 1 2 1 1 1 1 1 1 1 6 19 Sumber: Bloomberg Melengkapi daftar transaksi di atas.02 375. Selama tahun lalu. Untuk transaksi saham.03 160 150 99. Mandiri Sekuritas juga berhasil menunjukkan kinerja yang memuaskan dalam hal transaksi efek di pasar sekunder.30%.20 triliun dan menguasai pangsa pasar sebanyak 2.094. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.78 67.75 triliun di akhir tahun 2008 menjadi Rp 14. Mandiri Sekuritas berhasil membukukan transaksi sebesar Rp 44.164 WHOLESALE BANKING Corporate Banking: Mandiri Sekuritas MANDIRI SEKURITAS PERINGKAT PENJAMIN EMISI SAhAM TAhUN 2009 Rank 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Total Perusahaan Efek Mandiri Sekuritas CIMB Bahana Securities BNP Paribas Group Danareksa Sekuritas Dinamika Usahajaya OSK Nusadana Securities Indonesia Lautandhana Securindo Ciptadana Sekuritas Indo Premier Securities Lainnya Jumlah (miliar Rp) 1.73 3.01 333. Di sisi lain. CAPITAL MARKETS Seiring dengan membaiknya kondisi pasar sepanjang tahun 2009. . Selain itu. Dalam upaya memperluas pangsa pasar dan meningkatkan dana kelolaan. Mandiri Sekuritas juga berhasil menyelesaikan sejumlah mandat transaksi seperti shares sellback dan jasa penasehat keuangan untuk beberapa perusahan terkemuka.853.

.WHOLESALE BANKING Corporate Banking: Mandiri Sekuritas 165 MANDIRI SEKURITAS (AWARDS) Best Investment Bank in Indonesia 2005 – 2009 – Global Finance Best Domestic Bond House 2009 Best Mid-Cap IPO Deal of the Year in Southeast Asia 2009 for Bank BTN IPO – Alpha Southeast Asia Best Bond House in Indonesia 2009 - FinanceAsia #2 Best Local Brokerage House in Indonesia 2009 .Asiamoney Perusahaan Sekuritas Terbaik 2008 - 2009 – Bisnis Indonesia The Most Active Underwriter 2009 - Pinnacle - Pefindo LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Selain itu. serta SDM (Sumber Daya Manusia). melalui implementasi inisiatif-inisiatif strategis yang terencana. terukur. proses bisnis dan organisasi. KINERJA KEUANGAN TAHUN 2009 Pencapaian kinerja yang sangat baik di tahun 2009 semakin memantapkan langkah kami untuk memasuki tahap transformasi lanjutan pada tahun 2010 ini dan mewujudkan tekad untuk tetap menjadi “penyedia layanan solusi bisnis dan keuangan yang terbaik dan terkemuka kepada nasabah”. Kinerja baik tersebut menunjukan komitmen kami dalam mengembangkan bisnis Commercial Banking secara berkesinambungan. kontribusi margin Direktorat Commercial Banking meningkat sebesar 42% atau mencapai Rp 4. Dengan bergabungnya Small Business Group ke Direktorat Commercial Banking.1 triliun di tahun 2008. diantaranya penggabungan dan konsolidasi organisasi Small Business Group menjadi bagian dari Direktorat Commercial Banking. Small Business Group berada di bawah supervisi Direktorat Micro & Retail Banking. dan termonitor.4 triliun dari Rp 3. standar layanan. Sebelum bergabung dengan Direktorat Commercial Banking. Untuk meningkatkan fokus pelayanan kepada nasabah. . maka saat ini Direktorat Commercial Banking membawahi unit-unit di Commercial Sales dan Small Business. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. baik di sisi produk. di tahun 2009 telah dilakukan beberapa pembenahan internal. Direktorat Commercial Banking juga melakukan supervisi pengembangan bisnis perusahaan anak di segmen perbankan syariah melalui PT. Bank Syariah Mandiri.166 WHOLESALE BANKING Commercial Banking ZULKIFLI ZAINI Direktur Commercial Banking Di tahun 2009.

Miliar) ‘07 OVERHEAD EXPENSES (Rp. . Bank Syariah Mandiri DISTRIBUTIONS • • • • Commercial Banking Center (CBC) Commercial Floor Trade Servicing Center (TSC) Trade Servicing Desk (TSD) 19 19 11 8 • • • • Cluster Small Business Small Business District Center (SBDC) SBDC Floor SBDC Desk 3 24 51 87 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Triliun) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 15 Valas Rupiah 30 45 60 75 10 Valas Rupiah 20 30 40 50 1 2 3 4 5 NET INTEREST INCOME (Rp.WHOLESALE BANKING Commercial Banking 167 TOTAL LOANS (Rp. Triliun) 2) ‘07 CONTRIBUTION MARGIN (Rp. Triliun) 1) ‘07 ‘07 TOTAL DEPOSITS (Rp. Miliar) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 1 2 3 4 5 100 200 300 400 500 70 140 210 280 350 Personel General & Administrative LOAN YIELD (%) ‘07 ‘07 COST OF LIABILITIES (%) ‘07 NPL (%) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 5 Valas Rupiah 10 15 20 25 4 Valas Rupiah 6 8 10 12 1 Valas Rupiah 2 3 4 5 1) Tahun 2009 termasuk Small Business Loans 2) Termasuk perpindahan pengelolaan nasabah ke segmen lainnya di 2009 3) Fee Income dalam grafik tidak termasuk laba perusaan anak PT. Triliun) ‘07 ‘07 FEE INCOME 3) (Rp.

pengembangan bisnis diantaranya dilakukan dengan mengoptimalkan funding mix.27%.795 debitur (4. di akhir tahun 2009 Direktorat Commecial Banking berhasil mencapai sebagian besar target kinerja keuangan serta implementasi strategi bisnis yang ditetapkan untuk tahun 2009. serta penerapan pricing strategy yang disertai dengan syarat peningkatan transaksi nasabah di rekening giro dan peningkatan product holding.281 rekening) dan debitur Small Business sebanyak 25. posisi NPL gross Direktorat Commercial Banking untuk posisi Desember 2009 terjaga di tingkat 2. Pertambangan Batu Bara dan Transportasi.667 rekening.32% dari total kredit yang disalurkan.73% di atas required yield kredit rupiah posisi Desember 2009 sebesar 10. terdiri dari debitur Commercial sebanyak 1.100 miliar yang meningkat sebesar 15. serta koordinasi intensif dengan unit terkait atas penanganan kredit yang telah menjadi Non Performing Loan (NPL).319 debitur dengan total rekening sebanyak 37.38% di atas required yield valas posisi Desember 2009 sebesar 5. Meskipun volume kredit tetap tumbuh. Untuk Dana Pihak Ketiga.386 rekening). Di bidang Perkreditan. Sepanjang tahun 2009 Bank Mandiri juga menetapkan kebijakan untuk menata ulang pengelolaan nasabah. atau meningkat 18. penyederhanaan proses dan format dokumen perkreditan untuk meningkatkan Turn Around Time proses kredit. Atas upaya tersebut.3% dan di Segmen Small Business sebesar 10. Jumlah debitur kelolaan Direktorat Commercial Banking per Desember 2009 mencapai 27.60%. dan kredit Small Business sebesar Rp 17.168 WHOLESALE BANKING Commercial Banking cOMMERcIAL BANKING FRANSISCA NELWAN MOK Jakarta commercial Sales Group ROYKE TUMILAAR Regional commercial Sales 1 Group SANTOSO B. Ditinjau dari pendapatan sisi asset. namun Direktorat Commercial Banking tetap fokus untuk menjaga kualitas aset.156 miliar atau tumbuh 17. Strategi yang diterapkan di tahun 2009 untuk menjaga kualitas aset diantaranya dengan melakukan monitoring secara ketat debitur kolektibilitas 2 dan debitur watch list serta melakukan penagihan tunggakan secara intensif. peningkatan pemasaran KMK Fixed untuk menjaga portfolio sustainability kredit. Melalui upaya keras dan sistematis dalam mengimplementasikan strategi di bidang perkreditan tersebut. maka volume kredit mencapai Rp 66. strategi pertumbuhan bisnis Direktorat Commercial Banking diantaranya melalui penentuan targeted customer yaitu nasabah-nasabah utama di sektor unggulan di setiap wilayah.524 debitur (33. Perkebunan Kelapa Sawit.1%. Small Business 2 Group LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pertumbuhan kredit tersebut meningkatkan market share Segmen Commercial menjadi 10. . Pencapaian kredit tersebut terdiri dari kredit Commercial Sales sebesar Rp 49. sedangkan portfolio yield kredit valas sebesar 8.3% dari tahun lalu. TEHUSIJARANA Wholesale Product Management Group RAFJON YAHYA Small Business 1 Group Di tengah kondisi makro ekonomi yang kurang kondusif sebagai dampak dari krisis ekonomi global. pengembangan kredit Small Business melalui pendekatan cluster di wilayah potensial. serta ekspansi nasabah baru melalui peningkatan penyaluran kredit di sektor unggulan seperti Sektor Perdagangan. RIYANTO Regional commercial Sales 2 Group CORNELIS P.4% dibanding tahun sebelumnya. pemberian fasilitas cash management untuk nasabah potensial.056 miliar.0% dibanding tahun sebelumnya. portfolio yield kredit rupiah sebesar 12.

8% dibanding tahun sebelumnya. Direktorat Commercial Banking berhasil membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 4.0% dari tahun lalu. Sejalan dengan beralihnya supervisi Small Business dari Direktorat Micro & Retail Banking ke Direktorat Commercial Banking.8% dibandingkan dengan tahun lalu atau mencapai Rp 90.172 nasabah.5% dibanding tahun sebelumnya. Apabila memperhitungkan pendapatan dari Bank Syariah Mandiri yang mencapai Rp 289. pendapatan fee based Direktorat Commercial Banking menunjukan peningkatan yang signifikan. dan pendapatan Small Business sebesar Rp 66 miliar yang meningkat sebesar 53. Disamping itu.5% dan Small Business sebesar 1.8%. adapun kontribusi pada pencapaian market share dana Bank Mandiri menjadi 15. yaitu dengan membentuk 6 Small Business District Center (SBDC) yaitu di Pematangsiantar.07 triliun.690 nasabah. Tangerang. khususnya pendapatan fee yang diperoleh dari bisnis Commercial & Small Business (tanpa memperhitungkan laba Perusahaan Anak Bank Syariah Mandiri) yang mencapai Rp 417 miliar atau mengalami kenaikan 46. dan implementasi Good Corporate Governance.646 miliar. terdiri dari Commercial sebanyak 91. maka dilakukan penambahan jaringan Small Business untuk mendukung fokus bisnis Direktorat Commercial Banking. pengembangan jaringan di wilayah-wilayah potensial di seluruh Indonesia.12%. atau sebesar Rp 24.518 nasabah dan Small Business sebanyak 15. memperluas pemasaran produk ekspor diantaranya Forfaiting dan Auto Purchase. Dikarenakan pengalihan ini.8%. kinerja baik di tahun 2009 juga ditunjang oleh keberhasilan implementasi inisiatif strategis diantaranya adalah: Pertama. Adapun kontribusi margin yang dapat dibukukan Direktorat Commercial Banking mencapai Rp 4.68%. Solo dan Balikapapan. Di bidang Trade Services. atau menurun 8. penerapan nilai-nilai budaya perusahaan.449 miliar atau naik 42% dari tahun sebelumnya.0% dari total volume dana pihak ketiga. saat ini kami telah LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Padang.WHOLESALE BANKING Commercial Banking 169 Atas dasar ini. penyempurnaan organisasi Small Business juga dilakukan di level wilayah melalui pembentukan 51 SBDC Floor dan 87 SBDC Desk di wilayah potensial/cluster bisnis. maka dana pihak ketiga Direktorat Commercial Banking mengalami penurunan menjadi Rp35. Ditinjau dari pendapatan sisi liabilities. Pendapatan fee tersebut terdiri dari pendapatan Commercial Sales sebesar Rp 351 miliar yang meningkat 23. Bank Mandiri menghadapi tantangan keras sebagai dampak krisis perekonomian global sehingga volume transaksi trade finance Bank Mandiri menurun hingga 26. Pasar 16 Ilir Palembang dan Pasar Atom Surabaya. Pencapaian volume dana mengakibatkan pencapaian market share dana masyarakat segmen Commercial menjadi 14.6 miliar. sedikit meningkat apabila dibandingkan dengan posisi 2008 yang sebesar 66. maka pendapatan fee income Direktorat Commercial Banking mencapai Rp 706. Jumlah nasabah funding kelolaan Direktorat Commercial Banking hingga Desember 2009 mencapai 106. cost of fund rupiah mencapai 4.6%. . dengan pangsa pasar sebesar 16% untuk transaksi ekspor dan 37% untuk transaksi impor. strategi yang ditempuh Direktorat Commercial Banking selama tahun 2009 adalah meningkatkan pemasaran Product Push (produk unggulan) yang bersumber dari Trade dan Cash Management (Transaction Banking).6 miliar. berkat kerja keras dan komitmen dalam melakukan inisiatif strategi untuk meningkatkan fee based. Namun. kami melakukan perluasan jaringan Commercial Sales dengan dibentuknya 2 Commercial Banking Center (CBC) yaitu CBC Surabaya Pemuda dan CBC Balikpapan. maka terjadi pengalihan dana dari Direktorat Commercial Banking ke direktorat lain. untuk jaringan Commercial Sales.808 miliar. Dengan demikian. serta mengembangkan 3 Cluster Small Business yaitu di Jababeka. 4 Commercial Floor. IMPLEMENTASI INISIATIF STRATEGIS TAHUN 2009 Pencapaian kinerja finansial yang baik di tahun 2009 ditunjang oleh konsistensi Direktorat Commercial Banking dalam mengimplementasikan tiga pilar utama.6% dibanding tahun sebelumnya.73%. Sejalan dengan meningkatnya volume bisnis di tahun 2009. Ditinjau dari komposisi dana murah (Giro dan Tabungan Bisnis). struktur dana murah Direktorat Commercial Banking tetap terjaga dengan porsi 68. Sepanjang tahun 2009. cenderung meningkat apabila dibandingkan dengan tahun lalu yang 4. Batam. dan 6 Trade Servicing Desk (TSD). yaitu pencapaian kinerja finansial sesuai target yang ditetapkan. Selain itu. Sedangkan cost of fund valas mencapai 1. Di bidang Fee Based Income.713 miliar. serta melakukan penjualan produk bundling dan intergrasi antar produk transaction sesuai dengan tipe dan siklus bisnis nasabah.

Kredit Tanaman Semusim (termasuk khusus untuk tembakau). revenue yang diperoleh dari implementasi program aliansi di Commercial Banking mencapai Rp 10. Pengembangan Cash Management Engine Tahap I telah selesai dilakukan di tahun 2009. 11 Trade Servicing Center (TSC). Adapun program bundling difokuskan untuk mendorong peningkatan wholesale transaction dan akuisisi nasabah Small Business. pengembangan aliansi dengan 17 anchor nasabah Commercial juga sudah terjalin dengan cukup baik. manufaktur. 8 TSD. .733 nasabah. Mandiri Supplier Financing. Program aliansi dengan anchor nasabah Corporate telah terjalin sebanyak 9 nasabah. pengembangan sistem dan infrastruktur pendukung wholesale transaction melalui peningkatan infrastruktur IT yang salah satunya dilakukan untuk mendukung implementasi pembaruan Cash Management System (CMS) menjadi Mandiri Cash Management (MCM) melalui Project Cash Management Engine yang dibagi di dalam 2 tahap. Giro Escrow. sinergi dengan unit bisnis lain juga dilakukan dalam memasarkan produkproduk unggulan. Selain itu. dan EDC (Electronic Data Capture). dan pengembangan Cash Management Engine Tahap II serta pengembangan aplikasi End to End Trade Finance masih dalam proses finalisasi. sehingga pada akhir tahun 2009 total pengguna Cash Management (termasuk CMS dan MCM) mencapai 4. diantaranya mitra karya. Selama tahun 2009. Dengan dukungan infrastruktur IT tersebut. Selain itu. dan Bundling Small untuk Cluster Jababeka – Cikarang. Treasury Line. 51 SBDC Floor dan 87 SBDC Desk. Commercial Banking terus memperkuat pelaksanaan program aliansi dengan nasabah besar yang memiliki keterkaitan bisnis yang luas (hulu – hilir) sepanjang mata rantai usahanya (value chain financing) yang bergerak di bidang konstruksi. dan Surat Keterangan Bank. Sementara untuk Small Business. Kredit Ketahanan Pangan & Energi (KKPE). terjadi peningkatan nasabah pengguna Cash Management sebesar 25%. Kredit Multiguna Usaha.9 miliar (meningkat 159% dari periode tahun lalu) dengan peningkatan product holding nasabah menjadi rata-rata 6. serta terus mengupayakan peningkatan realisasi value chain dengan nasabah turunannya. peningkatan berkesinambungan dalam penyempurnaan/pengembangan produk dan layanan sesuai dengan karakteritik bisnis nasabah agar produk yang dihasilkan dapat lebih kompetitif di pasar. Kredit kontraktor pertambangan. payroll.68 produk. dilakukan juga pengembangan 2 bundling product yaitu Mandiri Giro Solusi. 19 Commercial Floor. Kedua. Ketiga. Terkait dengan pengembangan organisasi Wholesale Transaction Banking. Selain aliansi. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Keempat. telah dibentuk organisasi Tim Transaction Banking di setiap CBC untuk menangani nasabah non debitur dan secara proaktif menawarkan produk transaction banking.170 WHOLESALE BANKING Commercial Banking memiliki 19 CBC. Rekening Giro untuk Badan Hukum Asing. 24 SBDC. Di tahun 2009 telah dilakukan pengembangan 16 produk yaitu produk KAD. Giro Premier. perdagangan dan telekomunikasi. Kredit Wirausaha Mandiri. Pembiayaan kepada End-User. KSM telekomunikasi. kami telah memiliki 3 Cluster Small Business. Rekening Global Fund.

peningkatan kompetensi dan entrepreneurship pegawai (learning & sharing culture). penyempurnaan bisnis proses yang berkesinambungan. Kelima. dan tetap menjadi penyedia layanan solusi bisnis yang terbaik dan terkemuka kepada nasabah. dan mengembangkan High yield Business. GAPKINDO. penyediaan souvenir. Kedelapan. kontribusi margin Direktorat Commercial Banking meningkat sebesar 42% atau mencapai Rp 4. inisiatif terkait pengembangan program marketing juga telah terlaksana dengan baik. brosur dan pelaksanaan sponsorship antara lain pada event terkait oil & gas exhibition. meliputi leadership. pencapaian kinerja Direktorat Commercial Banking yang baik pada tahun ini dilandasi juga oleh komitmen seluruh jajaran Direktorat Commercial Banking dalam penerapan budaya perusahaan yang kuat dan konsisten. dan membangun semangat kebersamaan dan kepedulian pegawai (social responsibility culture & teamwork). meningkatan bisnis Retail Payment & Deposit. telah diadakan assessment product transaction. Ketujuh. Keenam. SASARAN 2010 Sebagai kelanjutan dari proses transformasi Bank Mandiri. yaitu memperkuat keunggulan di bidang Wholesale Transaction Banking. termasuk optimalisasi Commercial Banking Academy. pemuatan iklan di beberapa media cetak dan elektronik.WHOLESALE BANKING Commercial Banking 171 42% Peningkatan kontribusi margin Di tahun 2009. Papua Investment Day. perbaikan scoring system. sosialisasi dan pelaksanaan training. peningkatan risk awareness (risk culture). perkreditan dan product knowledge yang ditujukan untuk semua tingkatan pegawai. Untuk mendukung peningkatan product knowledge tim sales Transaction Banking. serta mengoptimalkan fungsi verificator. .4 triliun dari Rp 3.1 triliun di tahun 2008. di tahun 2010-2014 Bank Mandiri telah menentukan 3 (tiga) area bisnis utama sebagai key success factors. Rencana jangka panjang 2010-2014 untuk Direktorat Commercial Banking adalah mendukung pertumbuhan market share yang positif. dengan fokus pada penerapan budaya berbasis kinerja (performance culture). peningkatan kualitas SDM melalui pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan yang khusus di desain untuk memenuhi kebutuhan Direktorat Commercial Banking. managerial & selling skills. dan Trade Expo Indonesia. terutama untuk Small Business. yang dilakukan melalui penyederhanaan format Nota Analisa Kredit (NAK). penyederhanaan proses kredit baik untuk kredit perpanjangan maupun kredit baru. antara lain telah tersedianya program video Commercial Banking. Hal ini dilakukan dengan ikut mengambil bagian dalam LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

. Selain itu. mempercepat pertumbuhan Segmen Middle Commercial di sektor-sektor yang atraktif. Direktorat Commercial Banking juga akan mendukung bisnis Bank Mandiri melalui peningkatan share of wallet nasabah.172 WHOLESALE BANKING Commercial Banking pengembangan inisiatif terkait Wholesale Transaction Banking. Agar strategi dapat berjalan secara efektif. serta meningkatkan market share di Segmen Regional Governments melalui pemasaran produk dana & transaction banking. dimana prioritas strategi yang akan dijalankan adalah mempertahankan posisi Bank Mandiri yang cukup baik di Segmen Large Commercial. dan penetapan harga yang kompetitif. electronic channel. Adapun value preposition yang menjadi competitive advantage di segmen Small adalah service yang nyaman dan mudah dari sisi produk dan channel. yaitu menciptakan hubungan bisnis yang excellence. Dengan model Integrated Wholesale Transaction Banking. dan implementasi inisiatif antar SBU. strategi yang akan dilakukan melalui pengembangan Small Business adalah fokus pada nasabah segmen Small Business dengan usaha berskala besar atau limit kredit di atas Rp 500 juta di wilayah potensial di seluruh Indonesia. antara lain dalam bentuk pengembangan program aliansi dan pemberdayaan fungsi CEO Wilayah. serta penawaran produk yang kompetitif dan responsif terhadap kebutuhan nasabah. khususnya untuk nasabah Segmen Commercial. untuk mendukung inisiatif terkait Retail Payment & Deposit dan Business Banking. business model yang ditetapkan didasarkan pada relationship-based di BBC serta penyediaan layanan transaction banking melalui multichannel (cabang. Untuk mendukung visi Bank Mandiri di bidang Wholesale Banking. layanan responsif. proses bisnis yang efisien. dsb. proses cepat dan transparan. khususnya dalam pengembangan portfolio dana dan transaksi dari nasabah Segmen Small Business. Sementara itu. Adapun kunci untuk mendukung pencapaian tujuan dan strategi tersebut adalah perbaikan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Direktorat Commercial Banking akan memberikan pelayanan yang lebih sophisticated. ketersediaan produk termasuk product bundling yang berkualitas. dan mengendalikan NPL. dan penawaran solusi yang menjawab kebutuhan nasabah. pengembangan bisnis Wholesale Transaction. Selain itu. efisien dan tepat waktu. Berdasarkan value preposition tersebut. dan inisiatif terkait Retail Payment & Deposit dan Business Banking.). customized dan lengkap. Hal ini dilakukan dengan mengefektifkan aliansi diantara unit kerja sehingga dapat memberikan total solusi bisnis terbaik bagi nasabah melalui pengembangan produk dan layanan yang inovatif serta dapat diandalkan. performance management yang kuat. dilakukan penetapan value preposition yang menjadi competitive advantage segmen Commercial. Adapun kunci untuk mendukung pencapaian tujuan dan strategi di atas adalah model relationship yang berorientasi pada nasabah. peningkatan revenue dari nasabah baru. diharapkan Direktorat Commercial Banking dapat bersaing dengan pesaing utama untuk mendapatkan potensi revenue dari Wholesale Banking Deposit dan fee income di segmen Commercial. maka telah dicanangkan strategi yang fokus untuk Commercial Sales. call center.

Pengembangan kompetensi SDM tersebut juga didukung oleh implementasi budaya di seluruh unit kerja Direktorat Commercial Banking. peningkatan budaya knowledge management dan effective communication. training pegawai. Rebranding tersebut ditujukan untuk lebih menonjolkan fokus bisnis Small Business yaitu memberikan layanan dan pembiayaan untuk pebisnis/ kegiatan produktif. Kami juga akan terus berupaya untuk menciptakan SDM yang kompeten. termasuk re-branding nama Small Business menjadi Business Banking.Victory”. Team Leader Forum dan Change Agent Forum minimal 1 (satu) kali dalam setahun. sehigga fokus pada kegiatan selling. Integrity. peningkatan kompetensi SDM. antara lain dalam bentuk pelaksanaan assessment perkreditan dan product knowledge. Selain itu juga akan dilaksanakan forum peningkatan motivasi pegawai dan sharing knowledge antar pegawai.WHOLESALE BANKING Commercial Banking 173 terus-menerus di sisi layanan. Excellence). Professionalism. . training soft skills dan hard skills. Pelaksanaan inisiatif tersebut diikuti dengan sistem monitoring yang diharapkan dapat menghasilkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkesinambungan. Selain itu dilakukan peningkatan customer facing time dari Relationship Manager. Dengan demikian. penciptaan semangat aliansi.Lead . kami memiliki keyakinan besar untuk dapat meningkatkan volume bisnis di tahun 2010 sesuai target yang ditetapkan dengan tetap berpegang pada penerapan nilai-nilai budaya Bank Mandiri (Trust. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Customer Focus. serta program pengembangan pegawai talent. serta penyelarasan nama sales distribution Small Business dari Small Business District Center (SBDC) menjadi Business Banking Center (BBC). dan implementasi Good Corporate Governance secara konsisten dalam mewujudkan “Commercial Banking: Innovate . jiwa services dan peduli lingkungan. dengan fokus program pada peningkatan kinerja dan business process reengineering. serta efektifitas program aliansi. dalam bentuk Motivation Tune Up. melalui optimalisasi Commercial Banking Academy untuk program pengembangan pegawai dengan lebih terencana.

baik dalam bentuk dana tunai.982 miliar. pembayaran berbagai macam tagihan (billing) seperti pembayaran listrik. Kinerja keuangan BSM mengalami perkembangan yang menggembirakan. baik rekening individu maupun rekening perusahaan. komersial. total pembiayaan BSM merupakan 8. Kami terus menguatkan dukungan terhadap BSM salah satunya melalui penambahan modal pada tahun 2009 sebesar Rp 100 miliar. yaitu tumbuh dari posisi Rp 13. pertanian. Kecil. ATM Mandiri sebanyak 4. porsi terbesar pembiayaan BSM disalurkan pada sektor UMKM (Usaha Menengah.174 WHOLESALE BANKING Commercial Banking: Bank Syariah Mandiri BANK SYARIAh MANDIRI Per 31 Desember 2009.208 miliar di akhir 2008 ke posisi Rp 1. Jaringan ATM tersebut meliputi jaringan ATM BSM sebanyak 220 buah. industri.59 juta rekening pendanaan. . BSM juga mendukung layanan transaksi perbankan melalui jaringan virtual internet menggunakan BSM Net Banking serta telepon genggam menggunakan layanan SMS Banking dan BSM Mobile Banking GPRS. pembiayaan.663. Pada akhir tahun 2009.010 miliar di akhir 2009. BSM juga menawarkan produk-produk jasa perbankan yang lengkap dan modern. meliputi jasa pengiriman uang (remittance) rupiah dan valas baik lokal maupun internasional. EKUITAS: Total ekuitas BSM tumbuh sebesar Rp 392 miliar (32. pajak. 34.00% pendanaan.30%. perdagangan retail dan perumahan. maupun modal. yaitu tumbuh dari posisi Rp 14. BSM memiliki beragam produk pendanaan. yaitu tumbuh dari posisi Rp 1. dan CFBC (Consumer Financing Business Center). yaitu tumbuh dari posisi Rp 17. BSM akan terus memperluas jaringan infrastruktur termasuk jaringan kantor.79%). Dana Pihak ke Tiga (DPK): DPK BSM tumbuh sebesar Rp 4.09% dari jumlah portfolio kredit Bank Mandiri (konsolidasi). BSM menyediakan produk dan layanan melalui jaringan fisik dan virtual. maka strategi yang akan dilakukan oleh BSM di tahun 2010 salah satunya melalui pembiayaan segmen high yield termasuk Bisnis Gadai. pembiayaan. serta pembelian (purchasing) berbagai macam voucher. dan produk jasa-jasa perbankan lainnya. Per 31 Desember 2009. telepon. sarana dan prasarana umum termasuk telekomunikasi. air. dll. dan 37.600 miliar di akhir 2009.97%). BSM membukukan laba sebesar Rp290. Jaringan fisik per akhir 2009 meliputi outlet sebanyak 390 buah di 24 provinsi di Indonesia dan jaringan ATM sebanyak lebih dari 40 ribu buah di seluruh wilayah Indonesia dan Malaysia.8 triliun. Pada akhir 2009. Bank Syariah Mandiri (BSM) didirikan pada tanggal 1 November 1999. PEMBIAYAAN: Pembiayaan BSM tumbuh sebesar Rp 2.945 miliar (28.066 miliar di akhir 2008 ke posisi Rp 22.096 buah. BSM memiliki lebih dari 123 ribu nasabah pembiayaan.97%.338 miliar di akhir 2009. Produk pembiayaan terdiri atas pembiayaan konsumer.439 miliar (29. pendanaan. yaitu sebagai berikut: ASET: Tumbuh sebesar Rp 4.05% dari jumlah DPK Bank Mandiri (konsolidasi). asset. BSM merupakan bank syariah dengan pangsa pasar terbesar di industri perbankan syariah Indonesia. deposito. Fokus pengembangan bisnis Bank Syariah Mandiri agar diarahkan pada bisnis retail banking.41%. Untuk menghadapi persaingan di segmen perbankan syariah yang semakin ketat. Pangsa pasar BSM di industri perbankan syariah Indonesia mencapai 33.31% atau Rp 9. baik aset.26% pembiayaan. Untuk menunjang kegiatan bisnis. dll. Selain itu. Produk pendanaan BSM terdiri atas berbagai ragam tabungan.899 miliar di akhir 2008 ke posisi Rp 19. dengan porsi pembiayaan mencapai 61. Skema pembiayaan tersebut dapat digunakan untuk membiayai berbagai sektor usaha seperti sektor perdagangan grosir. dengan Return on Equity (ROE) sebesar 21. Dalam rangka menjangkau seluruh lapisan nasabah. PT.44%). dan giro. dan peningkatan kualitas SDM. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pada akhir tahun 2009. dan korporasi.278 miliar di akhir 2008 ke posisi Rp 16. ATM Bersama sebanyak 20.630 buah. Sejak BSM berdiri hingga akhir 2009.063 miliar di akhir 2009. jaringan ATM. Warung Mikro.785 miliar atau 20. Kesemuanya dilayani secara online.9% saham. DPK BSM merupakan 6. kami tetap merupakan pemegang saham mayoritas BSM dengan menguasai 99. dan ATM Prima sebanyak 13. BSM memiliki lebih dari 1. dan Mikro).

. Citibank. New York Bank Syariah Terbaik dari Globe Media Group LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.London (1st in Indonesia) Best Loyalty Customer dari InfoBank & MarkPlus (IBLA) Best Efficiency dari Binis Indonesia (Banking Efficiency Award) Best Outlet Productivity dari Indonesia Central Bank (Sharia Acceleration Award) Best Performance Banking 2009 dari ABFI Banking Award (ABFI Institute Perbanas) Best Sharia Banking dari Karim Business Consulting (KBC) STP Award.WHOLESALE BANKING Commercial Banking: Bank Syariah Mandiri 175 PENGhARGAAN YANG DITERIMA BANK SYARIAh MANDIRI DI 2009 Best Brand dari SWA Magazine (Word of Mouth Marketing Award) Best HRD dari Indonesia Central Bank (Sharia Acceleration Award) ISO 9001:2000 on banking HRD from Lloyd Register Quality Assurance .

Direktorat Treasury and International Banking Bank Mandiri yang bertanggungjawab atas kegiatan-kegiatan treasury. perbankan internasional dan bisnis pasar modal.176 WHOLESALE BANKING Treasury and International Banking THOMAS ARIFIN Direktur Treasury and International Banking Direktorat Treasury & International Banking memiliki peran sentral dalam mengelola assets dan liabilities. Ketika krisis ekonomi global mulai berdampak pada Indonesia di akhir tahun 2008. KINERJA TAHUN 2009 Walaupun menghadapi berbagai tantangan di tahun 2009.0 miliar di tahun 2009.5% dibanding tahun 2008. serta ikut mendorong pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana. Bank Mandiri dengan cepat mengambil inisiatif untuk memastikan tingkat likuiditas yang mencukupi. .1 miliar terhadap keseluruhan pendapatan fee based di tahun 2009.66 miliar.38 triliun di tahun 2009 meningkat 71. dan meminimalisasi dampak volatilitas nilai tukar valas. Memburuknya perdagangan global sejak kuartal III 2008 telah berdampak negatif pada aktifitas bisnis dan pasar valas di Indonesia. Total nilai transaksi valuta asing dengan nasabah mencapai US$29. direktorat Treasury and International Banking Bank Mandiri menunjukkan kinerja yang positif sepanjang tahun ini. dan transaksi LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. memperkuat struktur pendanaannya. berada pada posisi terdepan dalam menerapkan strategi yang proaktif dan tanggap bagi Bank Mandiri dalam menghadapi dampak dari ketidakpastian yang diakibatkan oleh krisis ekonomi secara global. Pendapatan dari transaksi valuta asing memberikan kontribusi sebesar Rp 511. menjaga kelangsungan bisnis dari aspek likuditas dan solvabilitas. atau meningkat sebesar 8.86% dibanding tahun 2008 yang sebesar Rp 803 miliar Pendapatan fee based mencapai Rp 996. Total contribution margin mencapai Rp 1.

5 1 1.WHOLESALE BANKING Treasury and International Banking 177 TOTAL LOANS (Rp.5 30 60 90 120 150 3 Valas Rupiah 6 9 12 15 Personel General & Administrative COST OF LIABILITIES (%) DISTRIBUTIONS ‘07 ‘07 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 3 Valas Rupiah 6 9 12 15 4 8 16 28 32 Regional Treasury Marketing (RTM) Sub Regional Treasury Marketing (Sub RTM) LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .5 2 2.5 FEE INCOME (Rp.5 2 2. Trilliun) ‘07 ‘07 TOTAL DEPOSITS (Rp. Triliun) ‘07 ‘07 OVERHEAD EXPENSES (Rp.5 1 1. Trilliun) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 1 Valas Rupiah 2 3 4 5 1 Valas Rupiah 2 3 4 5 0. Miliar) ‘07 LOAN YIELD (%) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 0. Trilliun) ‘07 OPERATING PROFIT (Rp.

77 triliun di akhir tahun. Bank Mandiri juga membangun kerjasama dengan bank koresponden di Cina seperti Bank of China dan Industrial Commercial Bank of China (ICBC).13% menjadi Rp 5. Bank Mandiri juga memperluas kerjasamanya dengan hampir 1. Pada tahun 2009.2 miliar pada tahun 2009. Basis nasabah Bank Mandiri yang besar dan adanya perluasan usaha treasury melalui unit Regional Treasury Marketing (RTM) yang terdapat di berbagai kota besar di Indonesia. total dana masyarakat meningkat sebesar 18. Hal ini mendorong perluasan pangsa pasar Bank Mandiri untuk transaksi valuta asing dengan nasabah menjadi 17% di tahun 2009 dari 13% di tahun 2008.5 miliar. Bank Mandiri telah mendirikan Mandiri International Remittance di Malaysia. Bank Mandiri terus memperkokoh dominasinya di Indonesia melalui kerjasama dengan sekitar 60% perusahaan anggota bursa LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.178 WHOLESALE BANKING Treasury and International Banking TREASURY & INTERNATIONAL BANKING IMAN NUGROHO SOEKO International Banking & capital Market Services Group vINCENT NANGOI Treasury Group valuta asing interbank mencapai US$36. Di tahun 2009. Bank Mandiri telah melakukan penjajakan dan mendapatkan komitmen pendanaan dan international trade finance line sebesar US$ 500 juta dari Asian Development Bank (ADB). Selain itu Bank Mandiri juga memfokuskan pada perluasan jangkauan produk dan jasanya di seluruh Indonesia serta pasar internasional. Selanjutnya.93 miliar di tahun 2009. Kemampuan Bank Mandiri untuk mendapatkan komitmen pendanaan melalui institusi keuangan internasional seperti ADB dan IFC membuktikan tingkat kepercayaan dan keyakinan yang tinggi di kalangan komunitas keuangan internasional terhadap Bank Mandiri. Cabang-cabang Bank Mandiri di Hong Kong dan London juga telah berhasil membukukan kinerja positifnya di tengah iklim ekonomi global yang masih belum pasti. Sejak peluncuran perdananya pada tahun 2007. solusi treasury. Pada tahun 2009. Untuk bisnis pasar modal. Hal tersebut tidak hanya memperkuat customer based tetapi juga menjadi salah satu sumber penerimaan fee based income untuk transaksi surat berharga Bank Mandiri juga berhasil meningkatkan pertumbuhan dananya. Sebagai bagian dari langkah Bank Mandiri untuk memperkuat struktur pendanaan serta antisipasi menghadapi dampak krisis ekonomi global. sistem MDS ini telah membuktikan bahwa kehadirannya lebih dari sekedar memenuhi permintaan pasar seperti yang tercermin dari bertambahnya jumlah bank lokal yang berpartisipasi dalam program ini. dan Agence Française de Développement (AFD) pada bulan November 2009. yang dapat digunakan untuk mendanai aktifitas usaha. Komitmen untuk memberikan harga dan solusi yang kompetitif bagi nasabah menempatkan Bank Mandiri dalam posisi terdepan dalam transaksi treasury.8% dari tahun 2008. dimana institusi ini akan membantu pekerja asal Indonesia di Malaysia untuk mengirim uang ke keluarga mereka di tanah air. Dengan dukungan oleh 28 kantor cabang yang terdapat di seluruh Indonesia. Direktorat Treasury and International Banking Bank Mandiri juga menyalurkan pinjaman sebesar Rp 4. Selain transaksi valuta asing. untuk membantu memfasilitasi pengiriman dalam mata uang dolar AS dari Bank Mandiri ke bank lokal serta sebaliknya dengan tingkat efisiensi biaya dan waktu yang lebih tinggi tanpa harus melalui bank koresponden yang berada di Amerika Serikat. . Inisiatif Bank Mandiri di Malaysia dan Cina akan meningkatkan aktifitas perdagangan Indonesia dengan Malaysia dan Cina selain negara-negara di Asia Pasifik lainnya seperti Korea. Bank Mandiri juga melayani transaksi surat berharga baik untuk segmen korporasi maupun ritel. International Finance Corporation (IFC). remittance/pengiriman uang dan risk sharing. Jepang. kantor luar negeri Bank Mandiri mencatatkan keuntungan sebesar Rp 213. Bank Mandiri secara aktif mempromosikan Mandiri Direct Settlement (MDS).48 triliun atau meningkat sebesar 3. RTM membantu nasabah dalam pengelolaan transaksi valas mereka serta memberikan solusi treasury lainnya dengan lebih efisien sebagai bagian nilai tambah dari fasilitas dan infrastruktur modern yang telah dimiliki di tahun sebelumnya.200 bank koresponden yang terdapat di 106 negara untuk aspek pembiayaan perdagangan (trade finance). dan Brunei Darusalam. Meningkatnya pendanaan dan kredit ini berdampak pada pendapatan bunga bersih dari direktorat Treasury and International Banking yang mencapai Rp 671. Taiwan.

meningkatkan kemudahan akses nasabah untuk melakukan transaksi dan pada waktu yang bersamaan. Strategi yang dimiliki Bank Mandiri dan pendekatan bisnis secara proaktif. pengucuran kredit akan dilakukan seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. lokal atau 72 dari 121 perusahaan yang telah menunjuk Bank Mandiri sebagai payment bank di tahun 2009. perluasan produk dan distribusi. Kami sangat optimis akan dapat terus meningkatkan kinerja kami di tahun 2010 dengan memperkuat manajemen risiko dan mengambil langkah-langkah inisiatif baru. meningkatkan dan mengoptimalisasi berbagai unit usaha dan mitra perbankan Bank Mandiri. escrow agent. .7 triliun dibandingkan Rp 2. Sistem transaksi valuta asing secara online akan diperluas untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan efisien kepada nasabah. Prestasi Bank Mandiri ini tercermin dalam volume Asset Under Management (AUM) yang mencapai dua kali lebih besar di tahun 2009 sebesar Rp 5. Di waktu bersamaan. komitmen transparansi untuk memberikan informasi tepat waktu kepada nasabah. Direktorat akan terus mengembangkan pelayanan nasabah dalam transaksi valuta asing serta surat berharga. jasa wali amanat. Direktorat Treasury & International Banking juga memberikan layanan pasar modal lain seperti kustodian. Direktorat Treasury and International Banking akan terus memantau dampak pemulihan ekonomi secara global terhadap Indonesia. Selain menyediakan jasa payment bank. khususnya pada kinerja perdagangan internasional. perbankan internasional dan bisnis pasar modal guna mencapai prestasi-prestasi baru di tahun 2010. security agent dan receiving bank bagi emiten yang akan melaksanakan Initial Public Offering (IPO). Dalam rangka mengembangkan transaksi wholesale banking.WHOLESALE BANKING Treasury and International Banking 179 Pada tahun 2009 Bank Mandiri telah membuka Mandiri International Remittance di Malaysia sebagai salah satu awal perjalanan Bank Mandiri untuk meningkatkan daya saing di kawasan Asia Tenggara. paying agent. Kedepannya Bank Mandiri akan terus membangun kinerja yang kokoh di bidang treasury. sistem manajemen risiko yang komprehensif.5 triliun pada tahun 2008. Direktorat Treasury and International Banking akan terus menyediakan pendanaan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kepemilikan high yield asset Bank Mandiri. serta peningkatan secara konsisten dalam kualitas pelayanan merupakan kunci tercapainya kinerja yang positif terlepas dari tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2009. kolaborasi yang berkelanjutan dalam unit usaha yang beragam. TANTANGAN DAN PELUANG DI TAHUN 2010 Pada tahun 2010.

seperti besarnya portofolio dan jumlah debitur yang ditangani yang menyebabkan penanganan debitur LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Direktorat Special Asset Management (Direktorat SAM) bertugas menangani kredit-kredit bermasalah (Non Performing Loan/ NPL). properti terbengkalai serta aktiva (ATTB Non produktif). . Tugas utama Direktorat SAM adalah melakukan restrukturisasi kredit atas debiturdebitur yang dinilai masih memiliki prospek yang baik. jauh dibawah target yang ditetapkan. Direktorat SAM didukung oleh kekuatan internal yang dimiliki.7% menjadi 2. para Recovery Manager yang mempunyai kompetensi dan pengalaman tinggi serta Legal officer yang tersebar di setiap wilayah. mengelola kepemilikan saham pada perusahaan-perusahaan anak non core business.6%. Namun demikian disadari juga bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi. melakukan upaya penyelesaian kredit pada debitur yang sudah tidak memiliki prospek. antara lain organisasi yang efektif dan efisien. Dalam menjalankan tugasnya. melakukan divestasi kepemilikan saham perusahaan non core serta optimalisasi penggunaan dan divestasi terhadap properti terbengkalai maupun ATTB non Produktif.180 WHOLESALE BANKING Special Asset Management ABDUL RACHMAN Direktur Special Asset Management Rasio gross NPL Bank Mandiri dapat diturunkan secara signifikan dari 4.

Triliun) ‘07 ‘07 COLLECTION BUNGA (Rp. Miliar) JUMLAH PEGAWAI ‘07 ‘07 ‘07 ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 100 200 300 400 500 20 40 60 80 100 100 200 300 400 Personel General & Administrative LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.WHOLESALE BANKING Special Asset Management 181 TOTAL LOANS (Rp. Miliar) OVERHEAD EXPENSES (Rp. Triliun) ‘07 COLLECTION OFF- BALANCE SHEET (Rp. Triliun) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 2 4 6 8 10 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 FEE INCOME (Rp. Triliun) ‘07 ‘07 NPL (%) ‘07 RESTRUKTURISASI (Rp. . Triliun) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 5 Valas Rupiah 10 15 20 25 20 Valas Rupiah 40 60 80 100 2 4 6 8 10 COLLECTION POKOK (Rp.

WISETO BAROTO credit Recovery I Group HENRY SIHOTANG credit Recovery II Group AGUS SUDIARTO Asset Management Group harus berdasarkan prioritas. Masalah lain yang dihadapi terkait adanya masalah hukum serta peraturanperaturan yang membatasi Bank Mandiri sebagai BUMN dalam melakukan restrukturisasi kredit macetnya. 101 miliar dan Rp. 5. Beberapa debitur masih dalam pembahasan restrukturisasi untuk menurunkan kredit bermasalah. Selain itu. kami melaksanakan loan monitoring secara intensif. 5. melampaui target yang ditetapkan: Collection kredit ekstrakomtabel sebesar Rp. 264 miliar. 131 miliar). Hal ini penting karena kami dapat mendeteksi lebih dini atas permasalahan debitur. Langkah antisipasi penambahan kredit bermasalah dengan terus meningkatkan kerjasama dengan Business Unit melalui implementasi early warning system terhadap debitur yang masih performing.182 WHOLESALE BANKING Special Asset Management SPEcIAL ASSET MANAGEMENT E. 2. eksekusi Hak Tanggungan. serta melakukan tindakan-tindakan antisipatif terhadap permasalahanpermasalahan debitur yang mungkin terjadi dengan tetap berpedoman LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pelaksanaan penyelesaian kredit bermasalah melalui legal action (baik somasi.071 miliar. Inisiatif-inisiatif tersebut adalah pelaksanaan restrukturisasi dan pelunasan kredit bermasalah sehingga rasio gross NPL Bank Mandiri dapat diturunkan secara signifikan dari 4. Selama tahun 2009. pengajuan pailit maupun gugatan perdata) telah dilakukan terhadap 23 debitur dengan nilai kewajiban sebesar Rp. kami mencatat beberapa inisiatif telah dapat dilaksanakan dengan baik. kami juga secara aktif melakukan lelang agunan atas asset debitur.745 miliar.521 miliar sehingga coverage PPA terhadap NPL akhir tahun 2009 dapat ditingkatkan menjadi di atas 200%. serta melakukan divestasi terhadap kepemilikan saham pada perusahaan non-core business maupun properti terbengkalai atau ATTB Non Produktif dengan nilai total sebesar Rp. yaitu dengan melaksanakan early restructuring dan joint effort dalam rangka simple restructuring debitur kelolaan Bisnis Unit. Krisis ekonomi pada awal tahun 2009 telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kinerja debitur terutama yang berorientasi ekspor. Beberapa debitur besar yang berhasil dilelang agunannya antara lain Suba Indah dan Anugrah Lingkar Selatan dengan collection masing-masing Rp. memberikan solusi dengan segera dan akhirnya dapat mencegah kesulitan debitur menjadi lebih buruk yang pada akhirnya berpengaruh pada kualitas kreditnya. Terhadap debitur existing paska restrukturisasi. terdapat beberapa debitur yang turun kolektibilitas yang kemudian dilakukan restrukturisasi sederhana sehingga dapat membaik kembali.7% menjadi 2. Sementara total restrukturisasi yang berhasil diselesaikan di tahun 2009 adalah Rp. . 218 miliar (termasuk di antaranya penjualan asset ex Golden Key Group dan pengalihan BOT UGBDN sebesar Rp.6%.

.7 triliun.300 miliar dan percepatan restruktrurisasi kepada debitur non performing loan yang masih tersisa. Hubungan baik dengan calon investor potensial tetap dijaga untuk mendapatkan peluang melaksanakan divestasi saham dan fixed asset pada saat ini maupun pada masa yang akan datang. pada ketentuan yang ada. kami yakin bahwa pelaksanaan legal action dan restrukturisasi secara bersama-sama dengan Business Unit dan Risk Management Unit akan lebih meningkatkan kinerjanya di tahun 2010. kami akan melakukan legal action lanjutan kepada 15 debitur nonkooperatif dengan total kewajiban sebesar Rp. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. penurunan atas asset bermasalah terus dilakukan dan menjaga NPL berada di level yang rendah dengan terus menerus mengupayakan upaya restrukturisasi dan collection secara efektif. Dengan langkah-langkah antisipatif ini. 2.WHOLESALE BANKING Special Asset Management 183 Pelaksanaan penyelesaian kredit melalui legal action telah dilakukan terhadap 23 debitur dengan nilai kewajiban sebesar Rp. Dalam kerangka pengembangan Bank Mandiri. 5. Untuk itu.

184 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

185 RETAIL BANKING MENEMBUS BATAS KEINGINAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

Untuk mendukung perluasan usaha. fee based.9 juta rekening. basis nasabah. . khususnya produk giro dan tabungan.186 RETAIL BANKING Micro and Retail Banking BUDI G. baik dari sisi pangsa pasar. meningkat sebesar 15% dibandingkan pada tahun 2008. MICRO & RETAIL BANKING Upaya transformasi yang dilakukan oleh Direktorat Micro & Retail Banking pada tahun 2009 menghasilkan pencapaian-pencapaian baru yang penting. Jumlah rekening di direktorat Micro & Retail Banking di tahun 2009 mencapai 9. direktorat Micro & Retail Banking tetap fokus pada strategi utamanya yaitu memperluas basis nasabah. PERTUMBUHAN DAN PERLUASAN YANG BERKESINAMBUNGAN DI 2009 Walaupun harus menghadapi berbagai tantangan di tahun 2009. direktorat Micro & Retail Banking juga menambah jumlah cabang. Berbagai pencapaian baru tersebut berhasil diraih di tengah berbagai tantangan yang harus dihadapi sebagai akibat dari memburuknya perekonomian global yang sempat memicu terjadinya pengetatan likuiditas di sektor perbankan Indonesia pada semester pertama tahun 2009. direktorat ini menambah 68 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. SADIKIN Direktur Micro and Retail Banking Direktorat MRB berhasil mengoptimalkan interest margin dan mengendalikan cost of fund dengan mengupayakan peningkatan portofolio micro loan dan perbaikan komposisi dana murah melalui peningkatan penghimpunan dana ritel. memperkuat loyalitas nasabah serta memperluas pondasi jaringan dan transaksi yang dimiliki. memperbaiki komposisi pendanaan. Pada tahun 2009. komposisi pendanaan. kanal transaksi dan cakupan distribusi.

611 ‘09 1. Triliun) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 4 Valas Rupiah 8 12 16 20 35 Valas Rupiah 70 105 140 175 1 2 3 4 5 FEE INCOME (Rp.095 800 39 4. Trilliun) 2) ‘07 CONTRIBUTION MARGIN (Rp.6 0.186 23.5 1 1. Triliun) ‘07 LOAN YIELD (%) ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 0. .996 33.120 27.027 600 33 4.732 ‘08 ‘08 Priority Outlet Mandiri ATM ‘09 ‘09 Mandiri EDC 2 Valas Rupiah 4 6 8 10 2 3 4 5 6 1) Mulai tahun 2009 kredit small business dialihkan pengelolaannya ke Direktorat Commercial 2) Mulai tahun 2009 sebagian pengelolaan dana pendapatan dialihkan dari commercial banking ke micro & retail banking LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.5 2 2.RETAIL BANKING Micro and Retail Banking 187 TOTAL LOANS (Rp. Trilliun) 1) ‘07 ‘07 TOTAL DEPOSITS (Rp.5 2 2.5 1 1.690 ‘08 1.5 5 Valas Rupiah 10 15 20 25 Personel General & Administrative COST OF LIABILITIES (%) ‘07 ‘07 NPL (%) DISTRIBUTIONS ‘07 Cabang Outlet Micro 956 300 27 3. Triliun) ‘07 ‘07 OVERHEAD EXPENSES (Rp.

7 triliun. Pada tahun 2009.6% menjadi 43. Medan. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dan sebagai salah satu bagian dari strategi untuk meningkatkan kemampuan transaksi perbankan. sementara transaksi melalui SMS meningkat sebesar 86. internet.5 juta transaksi. Bank Mandiri juga memperluas jaringan kantor untuk melayani nasabah perbankan prioritas yang dimilikinya dan pada tahun 2009 menambah 6 outlet Mandiri Prioritas baru dan 10 lounge baru sehingga secara total saat ini terdapat 39 Priority Outlets dan 50 Lounges di seluruh Indonesia.188 RETAIL BANKING Micro and Retail Banking MIcRO & RETAIL BANKING HERI GUNARDI Jakarta Network Group MARWAN BUDIARSYAH Regional Network Group TARDI Micro Business Group WIDHAYATI DARMAWAN Mass & Electronic Banking Group INKAWAN D. Batam.2% menjadi 141. Bank Mandiri secara berkesinambungan memperluas dan meningkatkan jasa nilai tambah (value add service) yang ditawarkan melalui jalur online termasuk SMS. Jumlah total pengguna Kartu e-toll mencapai 99. Pada tahun 2009. ATM Bank Mandiri memfasilitasi lebih dari 512. Surabaya. Balikpapan.8% dari tahun 2008. Bank Mandiri juga memperluas jaringan ATM dan mobile banking yang dimilikinya. Palembang. Pertumbuhan yang sangat signifikan dari transaksi online ini menandakan tingginya tingkat kepercayaan dan keyakinan yang dimiliki para nasabah ritel terhadap mekanisme transaksi online atau e-channels yang dimiliki Bank Mandiri. Selain jaringan kantor cabang. Bank Mandiri menambah 876 unit ATM baru sehingga total jaringan ATM yang dimiliki Bank Mandiri di seluruh Indonesia mencapai 4. dan Denpasar. Transaksi kartu debit mencapai 15. Bandung. dan internet banking.4 juta transaksi pada tahun 2009.027 cabang pada tahun 2008. Sepanjang tahun 2009. Usaha kartu debit Bank Mandiri mencapai tonggak sejarah baru di tahun 2009 dengan memperoleh penghargaan “Program Pemberian Hadiah Terbaik untuk Kartu Debit di Indonesia” (“The Best Reward Program for Debit Card in Indonesia”) dari Lafferty Group. direktorat Micro & Retail Banking juga melakukan kerjasama dengan unit-unit bisnis Bank Mandiri lainnya dalam memperkenalkan sistem pembayaran ritel baru untuk para nasabah Jasa Marga (operator jalan tol) dan Pertamina (perusahaan minyak dan gas milik negara). Malang.996 unit. Pekanbaru.4 juta transaksi termasuk non-financial transaction. Dan Bank Mandiri melayani nasabah perbankan mikro melalui 800 outlet di seluruh Indonesia. jumlah dana pihak ketiga di direktorat Micro & Retail Banking mencapai Rp187. Yogyakarta. JUSI Wealth Management Group cabang baru sehingga jumlah cabang secara total meningkat menjadi 1.454 pada tahun 2009 dan jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan akan dibukanya beberapa ruas jalan tol baru pada tahun 2010. atau peningkatan sebesar 34. dan EDC. Selama 2009. Bank Mandiri juga telah mengeluarkan 20 unit mobile banking yang siap memberikan jasa perbankan ritel kepada nasabah seperti layanan uang tunai. pembukaan rekening.095 dari 1. PERBAIKAN KOMPOSISI PENDANAAN Bank Mandiri terus memperbaiki komposisi pendanaannya sepanjang tahun. . transaksi perbankan melalui internet (internet banking) tumbuh sebesar 175. Pada tahun 2009. Semarang. ATM.2 juta transaksi. Makasar. Unit-unit mobile banking tersebut telah tersedia di beberapa kota yaitu Jakarta.

meningkat 50. Sinergi Bank Mandiri dengan anak perusahaan AMFS di tahun 2009. AMFS selain meberikan pelayanan produk asuransi jiwa ke segmen retail individu juga memberikan layanan produk bagi nasabah pemegang kartu kredit dan nasabah consumer loan Bank Mandiri.4 triliun pada tahun 2008. . dan restoran.58 triliun (18. Pada tahun 2009. MMI menyediakan beragam layanan jasa pengelolaan dana dalam bentuk: Reksa Dana (Mutual Fund) Pasar LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Karena Bank Mandiri harus menjaga kestabilan tingkat likuiditas. MMI telah berhasil membukukan pendapatan gross 107.3% dan 1. BSHB membukukan keuntungan bersih sebesar Rp 12. SINERGI DENGAN ANAK PERUSAHAAN Usaha perbankan mikro Bank Mandiri sebagian dilakukan melalui anak perusahaannya. keberhasilan dalam menjual obligasi retail juga membawa Bank Mandiri ditetapkan sebagai Agen penjual terbaik ORI 006 dengan penjualan yang dicapai sebesar Rp. 1. Sementara itu.3 triliun dari Rp 86.5% jauh melebihi dari persyaratan dari Departmen Keuangan yang sebesar 120%. 1.65% dari tahun 2008. dimana kontribusi penjualan Bank Mandiri sebesar Rp. penghargaan dari Asosiasi Asuransi Jiwa (AAJI) sebagai Top Agent by Company 2008. Selama Tahun 2009.0 triliun dengan rasio Risk based capital mencapai 790.RETAIL BANKING Micro and Retail Banking 189 meningkat 17.6% dari tahun 2008.8 miliar pada tahun 2009.9% dari tahun 2008. Tabungan meningkat sebesar 19. meningkat sebesar 63.9% pada tahun 2009. yang merupakan sektor-sektor utama perekonomian di Bali. jumlah deposito pada tahun 2009 meningkat sebesar Rp 6. Tingkat NPL gross untuk portofolio kredit KUR adalah sebesar 1.3.0% pada tahun 2008.3% menjadi Rp 23 triliun pada tahun 2009.1% dari total dana pihak ketiga dibandingkan dengan 52.90 triliun. Sementara Aset AMFS mencapai Rp6. Jumlah aset yang dimiliki bank tersebut mencapai Rp 651. aset MMI per 31 December 2009 tercatat sebesar Rp 93. Keberhasilan Bank Mandiri dari sisi produk tabungan ini diakui oleh kalangan industri perbankan dan diberi penghargaan pada posisi kedua untuk kategori Rekening Tabungan terbaik oleh Penghargaan Loyalitas Perbankan Indonesia (The Indonesian Bank Loyalty Award) tahun 2008-2009. Walaupun pembukuan kredit melonjak dengan pesat.37 triliun (24. penghargaan dari lembaga Omnitouch International sebagai “The Best Customer Education 2009.3 triliun dibandingkan dengan Rp 68.59 triliun dan memberikan kontribusi feebased Rp 149 miliar bagi Bank Mandiri.8 triliun.54% menjadi Rp103.6% dari market share penjulan nasional). Outlet Mandiri Prioritas dengan cabang-cabang regular kelolaan nya yang menjual produk-produk segment wealth management selama tahun 2009 telah berhasil menjual sukuk retail dan meraih prestasi dengan ditetapkannya Bank Mandiri sebagai Agen Penjual terbaik kategori Bank untuk penerbitan dan penjualan Sukuk Ritel seri SR-001. menghasilkan penjualan produk AUM reksadana Rp 5. Bank yang merupakan salah satu penyedia jasa mikro utama di Bali tersebut memiliki 99 kantor cabang di seluruh Bali.5 triliun pada tahun 2008.98 miliar. Dengan kinerja yang baik selama tahun 2009 AMFS memperoeh penghargaan dari majalah Media Asuransi sebagai Best Life Insurance Company.58 miliar dan membukukan laba bersih sebesar Rp10. yang mencapai 36. Sedangkan total penjualan produk AUM reksadana pada distributor selain Bank Mandiri mencapai Rp 8. Portofolio kredit difokuskan untuk nasabah pada segmen jasa. Bank Mandiri pada tahun 2009 tetap dapat menjaga tingkat NPL gross yang rendah untuk portofolio usaha kecil dan menengah serta untuk nasabah perbankan mikro yaitu masing-masing sebesar 2. hotel. sementara jumlah kredit mikro meningkat sebesar 44% menjadi Rp.61 miliar pada tahun 2009.32 miliar.7% dari market share penjualan nasional).71 trilun yang tersedia pada 487 cabang Bank Mandiri sebagai distributor agen penjual/ referral yang memiliki Lisensi WAPERD dari Bapepam dan di 14 distributor (agen penjual reksadana) lain nya yang tersebar di Indonesia dan 1 (satu) distributor berada di luar negeri.04 triliun. Portofolio kredit untuk usaha kecil dan menengah tumbuh sebesar 12.8 triliun menjadi Rp 75. yaitu Bank Sinar Harapan Bali (BSHB). runner up Bancassurance Rookie of The Year 2008 . menghasilkan pendapatan premi sebesar Rp1.2%. Direktorat ini juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat atau KUR sebesar Rp 1. Mandiri Manajemen Investasi (MMI) sampai dengan tahun 2009. Sinergi Bank Mandiri dengan anak perusahaan PT. terutama melalui koperasi dan kelompok tani.798 nasabah. Bancassurance Top Policy 2008. tabungan memberikan kontribusi sebesar 55. Disamping itu.

53% di tahun 2008 menjadi 12.117 mahasiswa dan caloncalon wirausahawan. Discretionary Fund. program Wirausaha Mandiri telah menyelesaikan penyusunan Modul Kewirausahaan bekerjasama dengan Univesitas Indonesia (UI). Pertama-tama adalah dengan memperluas jaringan Micro & Retail Banking dengan menambah setidaknya 60 kantor cabang. dan 2 Reksa Dana Konvensional (yaitu Mandiri Investa Dana Syariah dan Mandiri Investa Keluarga). Universitas Padjajaran (UNPAD) dan Institut Tehnologi Sepuluh November Surabaya. .000 jaringan ATM.75 triliun di tahun 2008 menjadi Rp14. 1 Reksa Dana Penyertaan Terbatas. MMI selalu memberikan pelayanan terbaik terhadap seluruh pemangku kepentingan seperti rekan bisnis dan juga investor. Institut Tehnologi Bandung (ITB). Hal ini dapat dicapai melalui berbagai program strategis. SASARAN DI TAHUN 2010 Memasuki tahun 2010. dan Penasihat Investasi (Advisory). Selama tahun 2009.6% dari Rp7. dan tetap memberikan Penghargaan Wirausaha Mandiri kepada generasi muda yang telah berhasil berwirausaha dan menjadikan generasi muda sebagai ikon generasi muda yang sukses dan beretika. Campuran.680 mahasiswa dari 56 PTN/PTS diseluruh Indonesia. yang dibuktikan dengan pengakuan publik terhadap keberhasilan MMI dalam mengelola perusahaan maupun produknya dalam berbagai penghargaan: • Reksa Dana Pasar Uang Terbaik 2009 untuk produk Mandiri Investa Pasar Uang dari Majalah Investor • Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik 2007. memberikan beasiswa kepada 1. MMI telah meluncurkan 25 Reksa Dana yang terdiri dari 22 Reksa Dana Terproteksi. Pada tahun ketiga. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.62 triliun di tahun 2009.190 RETAIL BANKING Micro and Retail Banking Uang. Market share MMI telah meningkat dari 9. di tahun 2009 dan Asset Under Management kelolaan meningkat 88. menyelenggarakan Workshop Wirausaha Mandiri di 9 kota besar di Indonesia yang berhasil menarik 6. Saham dan Reksa Dana Terstruktur. Pendapatan Tetap.71%. Berpegang pada prinsip “Berawal dari Kepercayaan” dan implementasi terhadap international best practice. dan 25. direktorat Micro & Retail Banking akan terus mengupayakan tercapainya visi untuk menjadi retail franchise yang terdepan. 2008. Institut Pertanian Bogor (IPB).000 fasilitas EDC baru. lebih dari 2. Bank Mandiri melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) melaksanakan serangkaian kegiatan untuk mendorong munculnya figur wirausaha masa depan di Indonesia. Universitas Gadjah Mada (UGM). 2009 untuk produk Mandiri Investa Syariah Berimbang dari Majalah Investor • Dana Kelolaan Terbesar Kategori Capital Market 2009 untuk produk • Mandiri Investa Atraktif Syariah dari Karim Business Consulting PROGRAM WIRAUSAHA MUDA MANDIRI Sadar akan pentingnya peran wirausahawan dalam perekonomian Indonesia.

dan sekolah manajemen ritel dan wealth management. yaitu sebuah program tayangan yang cukup sukses dan menerima peringkat yang tinggi serta pangsa top of mind diantara berbagai program TV di Indonesia. sekolah usaha mikro. mengandalkan infrastruktur layanan terluas dan kanal elektronik yang handal dengan kualitas terbaik. Ketiga adalah menyempurnakan tingkat pelayanan di seluruh kegiatan usaha secara terus-menerus. Hal ini termasuk kegiatan promosi produk tabungan bank melalui tayangan “Mandiri Fiesta”.7 juta nasabah dan 10 juta rekening. yang menyediakan beberapa program yang terdiri dari pengelolaan kantor cabang. Melalui berbagai tindakan strategis tersebut dan secara konsisten menjamin pemberian layanan yang berkualitas kepada para nasabah Micro & Retail Banking. Bank Mandiri optimis dapat menjadi bank mikro dan ritel pilihan utama di Indonesia.7 Tumbuh berkesinambungan lebih dari 8.RETAIL BANKING Micro and Retail Banking 191 8. Hal ini termasuk memperluas penerimaan murid di Akademi Micro & Retail Banking yang dimiliki Bank. juta nasabah Jumlah outlet perbankan mikro akan ditingkatkan sehingga menjadi sekitar 1000 cabang sampai dengan akhir tahun 2010. . Kedua adalah dengan memperkuat posisi dan reputasi Bank Mandiri di mata para nasabah. Keempat adalah melalui peningkatan aliansi silang dan sinergi dengan unit-unit bisnis lain dan anak-anak perusahaan. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

yang merupakan indikator kesehatan perusahaan manajemen investasi). Mandiri Manajemen Investasi. Hasil proses akuisisi tersebut. aset BSHB per 31 Desember 2009 tercatat sebesar Rp 648. aset Mandiri Investasi per 31 Desember 2009 tercatat sebesar Rp 93. ROE 11.75 triliun di tahun 2008 menjadi Rp14.37%.97 miliar. dan Penasihat Investasi (Advisory). merupakan anak perusahaan dari PT.32 miliar dengan rasio kecukupan modal (MKBD.68%. PT. Sebagai bank yang fokus pada segmen Mikro dan Kecil.192 RETAIL BANKING Micro and Retail Banking BANK SINAR hARAPAN BALI Pada tahun 2009 BSHB berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp11. BSHB menjadi perusahaan patungan antara Bank Mandiri (80%) dan pemegang saham lainnya (20%). Saham dan Terproteksi. Saat ini produk Reksa Dana Mandiri Investasi telah didistribusikan pada 487 cabang Bank Mandiri sebagai LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pada tahun 2009 ini BSHB telah membuka 33 kantor cabang baru sehingga total BSHB telah memiliki 99 kantor cabang yang tersebar di seluruh Bali. Discretionary Fund. Market share Mandiri Investasi telah meningkat dari 9. Sementara itu. Mandiri Investasi menyediakan beragam layanan jasa pengelolaan dana dalam bentuk: Reksa Dana (Mutual Fund) Pasar Uang.9 miliar meningkat 34. Mandiri Sekuritas 99% dan Koperasi Pegawai Mandiri 1% . Campuran. MANDIRI MANAJEMEN INVESTASI agen penjual/ referral yang memiliki Lisensi Waperd dari Bapepam dan di 14 distributor (agen penjual reksadana) yang tersebar di Indonesia dan 1 (satu) distributor berada di luar negeri. ROA 3. Pendapatan Tetap. Mandiri Investasi telah meluncurkan 25 Reksa Dana yang terdiri dari 22 Reksa Dana Terproteksi.30%. 14 kali dari ketentuan. dan 2 Reksa Dana Konvensional (yaitu Mandiri Investa Dana Syariah dan Mandiri Investa Keluarga ).45%.74%) dengan rasio kecukupan modal CAR sebesar 25. Bank Sinar Harapan Bali (BSHB) merupakan salah satu bank terkemuka di Provinsi Bali yang fokus pada pembiayaan segmen mikro dan kecil yang berdiri sejak tahun 1970 dan diakuisisi oleh Bank Mandiri pada bulan Mei 2008. NIM 12. di tahun 2009 dan Asset Under Management kelolaan meningkat 88. PT.62 triliun di tahun 2009. atau lebih dikenal dengan Mandiri Investasi. Pada tahun 2009. Sementara itu.83% dari tahun sebelumnya. dan 59% diantaranya disalurkan pada usaha produktif yaitu untuk pembiayaan di sektor perdagangan. yang mulai terbentuk pada bulan Desember 2004. Selama Tahun 2009. . Rasio-rasio keuangan lainnya juga menunjukan performa yang baik yaitu LDR 97. 1 Reksa Dana Penyertaan Terbatas.68%.57%. dengan komposisi kepemilikan PT.6 miliar dan membukukan laba bersih sebesar Rp10.2 miliar (tumbuh 62. Mandiri Sekuritas dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.6% dari Rp7. BSHB menerapkan stategi pengembangan usaha dengan membangun cabang-cabang yang berada dekat pada target pasarnya yaitu nasabah segmen mikro. restoran dan hotel yang merupakan segmen usaha yang berkembang di Bali. Portofolio pembiayaan Mikro dan Kecil BSHB meliputi 88% dari total kredit yang disalurkan.48% dan NPL gross 0. Mandiri Investasi telah berhasil membukukan pendapatan Rp 107.53% di tahun 2008 menjadi 12.

AXA Mandiri Financial Services (AMFS) merupakan perusahaan patungan antara Bank Mandiri (49%) dan AXA (51%) yang beroperasi sejak Desember 2003. AXA MANDIRI FINANcIAL SERVIcES PT. sebesar 809. Sementara itu. Selama tahun 2009. Bancassurance Top Policy 2008 dan Runner-up Bancassurance Rookie of The Year serta mendapat penghargaan Silver Award dari lembaga Omnitouch Intenational sebagai The Best Customer Education. Mandiri Income Replacement dan Mandiri Jaminan Kesehatan yang memberikan tingkat proteksi yang lebih tinggi untuk pertanggungan jiwa dan kesehatan selain serangkaian asuransi perlindungan tambahan (riders). jauh melebihi ketentuan minimum dari Departemen Keuangan sebesar 120%. penghargaan dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dalam ajang Top Agent Award sebagai Top Agent by Companies 2008. AMFS menawarkan layanan perencanaan keuangan dan manajemen kekayaan melalui berbagai produk asuransi dan investasi yang memberikan nilai tambah kepada nasabah Mandiri.329 Financial Advisor dan 106 Sales Manager. aset AMFS per 31 Desember 2009 tercatat sebesar Rp6 triliun dengan rasio kecukupan modal (RBC/risk based capital. Ditahun 2009. Untuk bisnis individu (ritel). dana pendidikan ataupun tujuan keuangan lainnya dimasa datang. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Disamping produk unit-linked tersebut. selama tahun 2009 AMFS memperoleh beberapa penghargaan antara lain penghargaan dari Majalah Media Asuransi kategori Best Life Insurance Company. AMFS juga meluncurkan produk Unit Link yang berbasis syariah.1%. .59 triliun dengan laba bersih sebesar Rp211. Mandiri Hospital Saving.4 miliar. yang merupakan indikator kesehatan perusahaan asuransi). AMFS menawarkan produk kombinasi asuransi dan investasi (unit-linked) yang memiliki beragam pilihan yang fleksibel dengan tingkat keuntungan yang optimal untuk memenuhi beragam kebutuhan seperti tabungan hari tua. sehingga memberikan pilihan produk yang lebih beragam bagi nasabah Bank Mandiri. Dengan kinerja yang baik ini. dengan menempatkan lebih dari 1. AMFS juga menawarkan produk asuransi tradisional seperti Mandiri Jiwa Sejahtera.RETAIL BANKING Micro and Retail Banking: AXA Mandiri 193 PT. AMFS juga menyediakan perlindungan asuransi bagi nasabah pemegang kartu kredit (Mandiri Protection) dan nasabah consumer loan Bank Mandiri. dan saat ini secara representatif berada di lebih dari 848 cabang Bank Mandiri yang tersebar di sepuluh wilayah. Sementara untuk bisnis grup. AMFS telah berhasil membukukan pendapatan premi sebesar Rp1.

kami telah menerapkan beragam program pemasaran dan berinisiatif meluncurkan produk baru dengan tetap mempertahankan konsistensi untuk fokus pada strategi segmentasi produk dalam mendukung kinerja dan pertumbuhan usaha Consumer Finance. menjadi pemain terbesar No. 2 di kartu kredit dan meraih kontribusi market share yang signifikan di kredit otomotif. .509 miliar yang menandai LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. kredit tanpa agunan. Consumer Finance dapat melalui tantangan persaingan yang ketat di tengah-tengah krisis ekonomi global guna mencapai target dan prestasi baru. kredit Mitra Karya (payroll loans).955 miliar dan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp356 miliar sehingga menghasilkan kontribusi margin bersih sebesar Rp 1. KUNCI KEBERHASILAN DAN PENGHARGAAN INDUSTRI SELAMA 2009 Di tahun 2009.194 RETAIL BANKING Consumer Finance MANSYUR S. Pada tahun 2009. Sasaran kami adalah menjadi penyedia layanan keuangan yang paling inovatif di Indonesia dan sepanjang tahun. NASUTION EVP Koordinator Consumer Finance Direktorat Consumer Finance dalam 5 tahun ke depan bertekad menjadi pemimpin pasar di hampir seluruh produk kredit konsumsi. pendapatan bunga bersih sebesar Rp1. Direktorat ini bertanggungjawab terhadap kebutuhan pembiayaan konsumen berupa kredit kepemilikan rumah. kartu kredit dan pembiayaan kendaraan bermotor.

RETAIL BANKING Consumer Finance 195 TOTAL LOANS (Rp.5 1 1.5 FEE INCOME (Rp. Trilliun) ‘07 ‘07 ‘07 ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 5 10 15 20 25 400 800 1200 1600 2000 0. Miliar) NET INTEREST INCOME (Rp. 68 miliar non-recovery fee di 2008 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Miliar) 1) OVERHEAD EXPENSES (Rp.5 2 2. . Triliun) CONTRIBUTION MARGIN (Rp. Miliar) NPL (%) ‘07 ‘07 ‘07 ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 100 200 300 400 500 40 80 120 160 200 1 2 3 4 5 Personel General & Administrative TOTAL LOAN DISBURSED (Rp. Trilliun) DISTRIBUTIONS cLBc cLBO 41 36 36 ‘07 ‘07 ‘07 ‘08 15 20 20 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 2 4 6 8 10 2 4 6 8 10 1) Termasuk Rp. Triliun) SALES VOLUME OF CARD (Rp.

2% dan ditunjang juga oleh penawaran kredit beragunan (unsecured dan secured loans) sesuai kebutuhan pegawai. Pada saat yang bersamaan.8% di tahun 2009) yang memiliki yield signifikan melalui fasilitas kredit Mitrakarya kepada pegawai perusahaan (payroll loans) yang tumbuh sebesar 24. Atas pencapaian prestasi dalam segmen kredit kepemilikan rumah ini. sementara industri mencatat pertumbuhan sebesar 19% di tahun 2009.601 rekening dan menjalin kerjasama dengan 420 pengembang properti di Indonesia. yang juga merupakan sektor usaha yang tengah berkembang pesat di Indonesia. atau meningkat dari 5. Nilai kredit kepemilikan rumah sendiri tumbuh 24.05 triliun di tahun 2008. Bank Mandiri juga memperluas pangsa pasarnya pada segmen kredit kepemilikan rumah.35% di tahun 2008. Bank Mandiri memperoleh penghargaan “The First Bank of Choice for Mortgage Financing” atau “Bank Pilihan Utama untuk Pembiayaan Kredit Kepemilikan Rumah” dari Indonesia Property & Bank Award 2009. Mandiri Tunas Finance merupakan penyedia kredit kendaraan bermotor dan pinjaman konsumen terbesar kelima.9% dibanding tahun 2008 yang sebesar Rp 1.02 triliun dari Rp8. Selain itu Bank Mandiri terus memperbesar porsi Personal Loan (tumbuh 30. membantu mendongkrak pangsa pasar Bank Mandiri di bidang kredit pinjaman kendaraan bermotor.3% dan Kredit Tanpa Agunan yang tumbuh 62. Sebagai bagian dari strategi non organik perusahaan. Bisnis Consumer Finance Bank Mandiri memiliki 317. Selain itu. menawarkan harga yang kompetitif dan meningkatkan kualitas layanan proses persetujuan kredit yang menguntungkan bagi nasabah. Akuisisi Mandiri Tunas Finance yang memiliki 32 cabang di seluruh Indonesia.689 miliar. sehingga mengukuhkan Bank Mandiri sebagai salah satu bank yang menawarkan fasilitas kredit kepemilikan rumah terbesar di negeri ini. Total kredit meningkat sebesar 22% menjadi Rp23. Bisnis Consumer Finance Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit yang tinggi di tengah ketatnya persaingan pada segmen pembiayaan konsumen tersebut. meningkat 15.49%. Bank Mandiri sebagai bank yang menjalankan prinsip kehatihatian (prudent) tetap menekankan pada kualitas aset yang memberi andil dalam mempertahankan tingkat NPL pada kisaran 2. Bisnis kartu kredit Bank Mandiri juga telah mencatatkan pertumbuhan yang kokoh di tahun 2009 dan mengukuhkan posisi Bank Mandiri LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.43% di tahun 2009 dibandingkan dengan 2.45% di tahun 2008.6 triliun di tahun 2009 dari Rp19.5% di tahun 2009 mencapai Rp10. Bank Mandiri telah menyelesaikan pengambilalihan PT.957 miliar di tahun 2009. Mandiri Tunas Finance juga terus mengembangkan jaringan distribusinya. yang selanjutnya diberi nama Mandiri Tunas Finance. pangsa pasar kredit konsumsi Bank Mandiri sebesar 5. Sementara itu total kredit kendaraan bermotor sendiri telah mencapai Rp1.3 triliun di tahun 2008. Tunas Financindo Sarana. Di akhir tahun 2009.196 RETAIL BANKING Consumer Finance cONSUMER FINANcE HANDAYANI consumer card Group SARASTRI BASKORO consumer Loans Group peningkatan sebesar 83% dari Rp831 miliar di tahun 2008. .

Pencapaian Bank Mandiri pada bisnis kartu kredit ini diakui sebagai yang terbaik untuk kawasan Asia Pasifik dengan pemberian penghargaan “Number 1 in Credit Card Management in Asia” (“Manajemen Kartu Kredit Nomor 1 di Asia”) dari The Asian Banker. Sebagai tambahan dari program pemasaran yang agresif dan terarah. Bank juga telah meluncurkan berbagai rangkaian kegiatan promosi untuk terus menjaga dan mengembangkan loyalitas nasabah terhadap Bank Mandiri. Pertumbuhan ini membantu peningkatan pangsa pasar Bank Mandiri dalam industri kartu kredit menjadi 8. Semua upaya ini bertujuan meningkatkan kesetiaan nasabah. Inisiatif utama lain yang diterapkan pada tahun 2009 untuk bisnis kartu kredit termasuk pengembangan Call Center serta penerapan kartu berbasis-EMV untuk pemegang kartu Visa dan MasterCard dimana dengan menggunakan kartu jenis ini pemegang kartu mendapatkan tingkat keamanan yang lebih tinggi. dengan kontribusi Rp. Bank Mandiri juga berhasil meningkatkan efisiensi dan efektifitas pada proses internalnya melalui penerapan ISO 9001:2000 – Quality Management Systems untuk proses transaksi di bank dan Standar Penanganan Data Elektronik (SPDE).123 kartu dengan receivable sebesar Rp 2. Fokus pada kualitas aset secara konsisten ini membantu untuk menjaga tingkat NPL pada bisnis kartu kredit sebesar 2.68 miliar per pegawai. sebagai yang terdepan dalam industri kartu kredit di Indonesia. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.29% di tahun 2009. jumlah kartu kredit Bank Mandiri telah meningkat 21% dari tahun 2008 menjadi 1. Dengan terus memberikan perhatian besar pada kebutuhan nasabah.608. Kesetiaan nasabah adalah kunci utama atas pertumbuhan bisnis kartu kredit di Bank Mandiri.34% di tahun 2009. Bank Mandiri menawarkan kartu kredit yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah pada berbagai segmen. Direktorat Consumer Finance bekerjasama dengan tim manajemen risiko terus memantau kualitas aset melalui penerapan penilaian kredit dan perilaku.989 Milyar dan Fee Based sebesar Rp 254 Milyar. sehingga dapat menghantar Bank Mandiri memperoleh penghargaan “Indonesia Bank Loyalty Award 2009” dari majalah Infobank. Pada saat yang bersamaan.1. Sepanjang tahun 2009. direktorat Consumer Finance juga secara intensif bersinergi dengan unit bisnis Bank Mandiri lainnya seperti Corporate Banking. Pada tahun 2009. Commercial Banking dan Micro & Retail Banking. .RETAIL BANKING Consumer Finance 197 73% Produktivitas pegawai Direktorat Consumer Finance meningkat signifikan sebesar 73%.

Kami juga memiliki sasaran untuk menjadi bank terbesar kedua dalam bisnis kartu kredit di tahun 2014. personal loan. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. kami akan lebih meningkatkan penerapan program Customer Lifecycle Management (CLM).198 RETAIL BANKING Consumer Finance INISIATIF AGRESIF DI TAHUN 2010 Strategi pengembangan bisnis Consumer Finance akan diarahkan untuk mendukung pengembangan high yield business Bank Mandiri. Pada bisnis kartu kredit. Semua tujuan ini akan dicapai melalui beberapa inisiatif yang akan terfokus pada pemasaran. Pada tahun 2010. Sistem manajemen risiko yang kuat dan kemampuan serta kehandalan sumber daya manusia kami adalah pondasi dari strategi pertumbuhan usaha kami. KPR dan kredit perorangan lainnya. dan infrastruktur. kami akan mengembangkan kredit tanpa agunan Mitra Karya (unsecured payroll loans) yang akan ditawarkan melalui strategi aliansi dengan unit bisnis lain yang ada di Bank Mandiri. pricing strategy dan fitur produk yang inspiratif serta manajemen risiko yang dinamis. kami mulai menerapkan rencana korporasi baru kami untuk periode 2010 sampai dengan 2014 dan sasaran kami adalah untuk menjadi yang terdepan pada segmen kredit perorangan (personal loans) dan kredit kepemilikan rumah serta menjadi bank pilihan utama dalam jasa pembiayaan kendaraan. strategi pemasaran yang terfokus. yang akan memberikan kontribusi untuk mengoptimalisasi strategi penjualan dan pemasaran pada bisnis kartu kredit. Produk high yield yang akan lebih dikembangkan adalah credit card. pengembangan produk yang variatif dan inovatif. Kami juga akan terus berinvestasi pada pegawai kami agar dapat memberikan solusi bernilai tambah kepada nasabah. jaringan informasi teknologi (IT). dan automotive dengan fokus pada penajaman target market di masing-masing daerah potensial. . Kami juga memiliki rencana untuk memperluas jaringan kami dengan menambahkan 5 kantor cabang consumer loans business untuk mendukung operasional kegiatan pinjaman kredit konsumen selain 5 pusat penjualan (sales centers) baru. Dasar-dasar pertumbuhan telah dibentuk dan direktorat Consumer Finance siap untuk memulai mencatatkan prestasi-prestasi baru di tahun 2010. Sementara dalam segmen kredit perorangan. Aliansi strategis dengan unit bisnis lain dioptimalkan serta memanfaatkan jaringan cabang untuk melakukan cross selling produkproduk kartu kredit.

Tunas Used Motor dan Tunas Used Car. Pada tahun 2009 MTF berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp60. Sebagai perusahaan pembiayaan MTF mempunyai VISI menjadi perusahaan pembiayaan Otomatif Terbaik.51% dan ROE 19. jumlah cabang yang banyak dan tersebar. yaitu suatu fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh Bank Mandiri kepada showroom register/non-register melalui Mandiri Tunas Finance sebagai agent channeling untuk meningkatkan kerjasama dalam pembiayaan kendaraan bermotor. Daihatsu. Tunas Ridean (49%). rencana ini diperkirakan dapat lebih meningkatkan pembiayaan kendaraan bermotor secara signifikan.RETAIL BANKING Consumer Finance: Mandiri Tunas Finance 199 MANDIRI TUNAS FINANcE Tunas Group-Toyota. jaringan showroom yang luas dan brand image yang berkualitas. Sinergi juga berlanjut dengan cross sell dengan customer based yang besar dari Mandiri dan fleet financing corporate commercial. Isuzu. tersedia di setiap wilayah Indonesia dan memiliki sales force yang efektif. BMW. Selain itu MTF juga memiliki captive dealer yang terdiri dari LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Terbesar dan Terpercaya di Indonesia dengan strategi menjadi Top Of Mind dalam industri pembiayaan. Untuk mendukung Visi MTF maka pada tahun 2010 MTF direncanakan untuk membuka 16 cabang baru dan 25 outlet baru serta enhancement IT untuk otomasi seluruh bisnis proses di MTF.88% serta Gross NPL/Total Kredit sebesar 0. MTF memiliki 33 kantor cabang yang berlokasi di beberapa tempat di Indonesia.73%. MTF menjadi perusahaan patungan antara Bank Mandiri (51%) dan PT. Tunas Financindo Sarana merupakan lembaga pembiayaan yang fokus pada pembiayaan kendaraan bermotor yang berdiri sejak tahun 1989 dan diakusisi Mandiri pada bulan Februari 2009. Mercedes. Adapun produk-produk yang tersedia antara lain: Mandiri mobil yaitu pembiayaan mobil baru atau bekas untuk keperluan pribadi atau usaha dengan sumber penghasilan dari total penghasilan. jumlah nasabah yang banyak. Mandiri Tunas Finance (MTF) didirikan dengan nama PT. dana funding yang berlimpah. Hasil proses akusisi tersebut. yaitu pembiayaan sepeda motor baru atau sepeda motor bekas untuk pribadi atau usaha dengan sumber penghasilan dari total penghasilan dan Mandiri fleet motor yaitu pembiayaan motor baru atau motor bekas bagi perusahaan untuk keperluan operasional dengan sumber pembayaran angsuran dari keuangan perusahaan. Selain mendorong ekspansi pembiyaan. Mandiri fleet mobil. MTF juga menerapkan Risk Management Information System (RMIS) untuk memonitor risiko kredit portofolio sehingga dapat terukur dan menghasilkan return yang maksimal. yaitu pembiayaan mobil baru atau mobil bekas bagi perusahaan untuk keperluan operasional dengan sumber pembayaran angsuran dari keuangan perusahaan.02 miliar dengan rasio keuangan ROA 4. Mandiri motor. Strategi ini yang didukung oleh program referral yang memanfaatkan sinergi sumber daya yang ada di Mandiri dan MTF yang terdiri dari jumlah pegawai yang besar. . Strategi lainnya adalah Stock Financing. Dengan aliansi antara MTF dan cabang Mandiri menjadikan MTF memiliki jaringan di seluruh Indonesia.

.200 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

.201 CORPORATE CENTER & SHARED SERVICES MENEMBUS BATAS KEINGINAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

penerapan manajemen risiko di Bank Mandiri menggunakan pendekatan ERM (Enterprise Risk Management). Penerapan manajemen risiko di Bank Mandiri telah melalui suatu proses yang panjang. serta penggunaan model & analisis. dari proses check and balance hingga menjadi pengarah dalam pelaksanaan bisnis yang ekspansif namun tetap hati-hati. 1. secara organisasi pada level Dewan Komisaris telah dibentuk Komite Pemantau Risiko.202 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management SENTOT A. pada level Direksi telah LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dalam prakteknya. menunjukkan bahwa pengelolaan risiko adalah bidang yang diutamakan dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan bisnis di Bank Mandiri. yang dibangun oleh 4 building block: organisasi & SDM. Bank Mandiri berupaya menerapkan manajemen risiko terkini sesuai international best practice tanpa melupakan kondisi lokal Indonesia dan tetap memenuhi segala ketentuan regulator. Data & System. Selanjutnya. guidelines. dan telah mengalami beberapa kali evolusi. . Pembentukan Risk Management Unit sebagai unit yang paling awal pada saat merger menjadi Bank Mandiri. dan prosedur. kebijakan. Belajar dari pengalaman Bank-Bank yang global. ORGANISASI & SUMBER DAYA MANUSIA Untuk mendukung penerapan manajemen risiko. SENTAUSA Direktur Risk Management Peningkatan risk awareness untuk seluruh pegawai Bank Mandiri dilakukan secara terus menerus melalui sosialisasi maupun program yang sejalan dengan internalisasi budaya perusahaan.

Sedangkan untuk peningkatan pengetahuan. Peningkatan risk awareness untuk seluruh pegawai Bank Mandiri dilakukan secara terus menerus melalui sosialisasi maupun program policies. Commercial Risk Group. Operational Risk Committee. 2. Pelaksanaan pengelolaan risiko secara khusus dilaksanakan oleh Direktorat Risk Management yang terdiri atas Credit Risk & Policy Group. . Asset & Liabilities Committee. KEBIJAKAN & PROSEDUR Sebagai landasan operasional pengelolaan risiko. dan Capital & Investment Committee. Corporate Risk Group.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management 203 STRUKTUR TATA KELOLA MANAJEMEN RISIKO SECARA KESELURUHAN DEWAN KOMISARIS DIREKSI RISK & cAPITAL cOMMITTEE RISK MANAGEMENT COMMITTEE ASSET & LIABILITY COMMITTEE CAPITAL INvESTMENT COMMITTEE OPERATIONAL RISK COMMITTEE • Market Risk • Credit Risk • New Product & Activities • Capital Management • Interest Rate Risk • Liquidity Risk • Forex Risk Strategy and Policy on Capital & Investment Allocation • Operational Risk • Legal Risk • Reputation Risk • Strategic Risk • Compliance Risk SBUs RISK MANAGEMENT UNIT COMPLIANCE & AUDIT model & data & system analytics dibentuk Risk & Capital Committee yang terdiri dari subkomite Risk Management Committee. guidelines. Retail & Consumer Risk Group. pemahaman dan kemampuan tehnis terkait pengelolaan risiko. Bank telah menyusun Kebijakan Manajemen Risiko Bank Mandiri (KMRBM) yang secara periodik direview dan direvisi BUILDING BLOCK RISK MANAGEMENT LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Market & Operational Risk Group. procedures people & organization yang sejalan dengan internalisasi budaya perusahaan. pada 2009 telah dibentuk Risk Management Academy (RMA) yang secara rutin menyelenggarakan pelatihan secara in house baik bagi pegawai di lingkungan Direktorat Risk Management maupun Direktorat lainnya.

4.204 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management RISK MANAGEMENT PARDI SUDRADJAT Market & Operational Risk Group SETYOWATI credit Risk & Policy Group SULAEMAN corporate Risk Group KARTINI SALLY commercial Risk Group SANTAPUTRA PITA Retail & consumer Risk Group sesuai dengan kondisi lingkungan bisnis dan regulasi terkini. Melengkapi KMRBM. Pada tahun 2009. Bank berinisiatif untuk mengimplementasikan ILP (Integrated Loan Processing) disamping LOS (Loan Origination System) untuk menjaga kualitas data baik di segmen korporasi. Bank secara berkelanjutan menerapkan pengukuran risiko melalui pendekatan permodelan kuantitatif maupun kualitatif melalui pengembangan model risiko seperti rating. komersial maupun retail. khususnya untuk meningkatkan “risk awareness” seluruh jajaran Bank Mandiri. Standar Prosedur Treasury (SPT) untuk Trading Book dan ALM (Asset Liability Management) serta Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk setiap aktivitas operasi bank. Pada saat yang sama Bank juga mengimplementasikan Integrated Collection System yang tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas aktivitas collection. DQA diimplementasikan sejalan dengan proses internalisasi budaya perusahaan. Bank telah memiliki Kebijakan Perkreditan Bank Mandiri (KPBM). Untuk kegiatan treasury. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Untuk menjaga keandalan dan validitas model. dan model lainnya sebagai pelengkap atas judgmental decision making. 3. yang direview secara berkala minimal sekali dalam setahun. dan mampu menghitung modal untuk mengcover semua jenis risiko. produk dan jasa bank. serta menentukan penilaian kinerja berbasis risiko untuk semua unit bisnis. . pada tahun 2009 dimulai inisiatif “Data Quality Awareness (DQA)” sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari implementasi ERM Project. Masing-masing kebijakan ini. Bank telah mengimplementasikan Summit System sebagai upaya untuk mengelola risiko trading book. dan Kebijakan Operasional Bank Mandiri (KOBM). Bank telah mengimplementasikan Risk Profile Mandiri (RPM) system. dijelaskan secara lebih rinci pada level operasi dalam bentuk Standar Prosedur Kredit (SPK) untuk setiap segmen kredit. khususnya di segmen konsumer dan ritel. untuk area bisnis yang lebih spesifik. MODEL & ANALYTICS Sesuai dengan best practice internasional. SISTEM & DATA Secara terus-menerus. yaitu suatu sistem yang dapat memantau pengelolaan risiko secara holistik. Untuk mendukung dan menjaga kualitas data sebagai bagian yang vital dalam pengelolaan risiko dan pengambilan keputusan strategis. scoring. Keseluruhan perangkat kebijakan ini merupakan bagian dari arsitektur kebijakan yang berlaku di Bank Mandiri. Kebijakan Treasury Bank Mandiri (KTBM). secara periodik model tersebut dilakukan kalibrasi. Bank mengembangkan sistem terkait manajemen risiko agar dapat mendukung proses bisnis yang lebih efisien dan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan hati-hati. model VaR. Untuk mendapatkan gambaran profil risiko Bank Mandiri baik selaku perusahaan induk maupun profil risiko Bank yang terkonsolidasi dan terintegrasi sudah dengan Perusahaan Anak. Tahun 2009 juga ditandai dengan dimulainya proyek ERM system.

ERM diterapkan melalui pendekatan two-prong yaitu: 1. dan operasional. middle end dan back end. meliputi pengelolaan risiko kredit melalui front end. risiko reputasi. Bank dapat fokus mengembangkan bisnis yang paling memberikan nilai tambah bagi Bank. manajemen risiko sudah melekat dengan perencanaan bisnis jangka panjang dan sustainable. Dengan diterapkannya portfolio guideline. risk assessment dan performance evaluation. Pengelolaan risiko pada aktivitas operasional. pasar. Termasuk dalam pengelolaan risiko operasional adalah risiko legal. 5. Tool ke tiga adalah Industry Limit (IL) yang memberikan batasan jumlah exposure maksimal yang dapat diberikan pada sektor industri tertentu. dalam upaya memaksimalkan shareholder value. yaitu setiap pemutusan kredit melibatkan Business Unit dan Credit Risk Management Unit secara independen untuk memperoleh keputusan yang obyektif. pengelolaan risiko pasar dan likuiditas melalui sistem limit. Pemegang Kewenangan Memutus Kredit sebagai anggota Credit Committee memiliki kompetensi. PG terdiri dari tiga bagian yaitu Industry Classification. termasuk Perusahaan Anak. wilayah yang memberikan nilai tambah bagi Bank. A. Modal untuk mengcover risiko menjadi dasar bagi Bank dalam mengimplementasikan VBM (value based management) dengan pengukuran RORAC (return on risk adjusted capital) sehingga Bank dapat mengidentifikasi unit bisnis. dan risiko kepatuhan yang dalam pelaksanaannya telah tercermin dalam laporan profil risiko secara terkonsolidasi. Dalam pelaksanaannya Bank menggunakan alat bantu (tools) yang dinamakan Portfolio Guideline (PG). Bank secara khusus membentuk unit Model Risk Validation. likuiditas. produk. kini Bank secara proaktif membidik perusahaan terbaik (winner players) pada industri LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. risk appetite. ENTERPRISE RISK MANAGEMENT (ERM) ERM merupakan pengelolaan risiko secara terintegrasi. PENGELOLAAN RISIKO PADA AKTIVITAS OPERASIONAL 1. risiko pasar dan risiko operasional.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management 205 dan divalidasi. Mekanisme four-eye dilakukan oleh Credit Committee sesuai limit kewenangan. yang menghubungkan antara strategic planning. PENGELOLAAN RISIKO KREDIT Secara prinsip pengelolaan risiko kredit diterapkan pada tingkat transaksional maupun tingkat portofolio. Pada tingkat transaksional diterapkan prinsip four–eye. IC digunakan Bank dalam menetapkan target market industry. komprehensif dan hatihati. kemampuan dan integritas yang tinggi. Sehubungan dengan hal tersebut. execution. Dengan demikian. dan pengelolaan risiko operasional dengan menggunakan ORM tools seperti RCSA (risk and control self assessment. baik dalam kondisi normal maupun kondisi stress. . Bank melakukan pengelolaan risiko sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia yaitu risiko kredit. sehingga proses pemberian kredit dapat dilakukan secara obyektif. risiko strategis. Dengan ERM. dimana proses pemutusan kredit dilaksanakan melalui mekanisme Rapat Komite Kredit. Industry Classification (IC) mengelompokan sektor industri ke dalam 3 kelompok berdasarkan prospek industri dan risiko. IAC digunakan Bank dalam menetapkan targeted customer. Industry Acceptance Criteria dan Industry Limit. segmen. key risk indicators dan Mandiri Loss Event Database). 2. ditujukan untuk mengelola risiko agar tidak melebihi toleransi risiko yang sudah ditetapkan. Alat bantu yang ke dua adalah Industry Acceptance Criteria (IAC) yang merupakan kriteria dasar yang menjadi pertimbangan dalam menetapkan kriteria dan kualifikasi debitur yang dapat diterima risikonya oleh Bank pada sektor industri tertentu. pengelolaan risiko dilakukan dengan pendekatan active portfolio management di mana Bank secara proaktif memelihara diversifikasi portfolio pada tingkat optimal dengan risk exposure sesuai dengan risk appetite yang ditetapkan oleh Bank. Memastikan kecukupan modal untuk mengcover risiko kredit. Portfolio Guidelines Pada tingkat portfolio.

rating dan scoring yang digunakan sudah dapat memberikan nilai Probability of Default (PD). Proses seleksi secara proaktif ini telah menciptakan hubungan kemitraan yang professional dan berkelanjutan (sustainable) serta bersifat jangka panjang antara Bank dengan nasabah atau calon nasabah. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. selain peringkat (rating) debitur. Sehubungan dengan penerapan Basel II. dilakukan proses stress test terhadap portfolio Bank secara berkala untuk mengetahui perubahan kualitas portfolio Bank per segmen atau per sektor industri. kredit mikro. PG secara rutin di review dan sudah dilakukan back testing sehingga senantiasa relevan dan up-to-date serta memiliki predictive value pada tingkat yang dapat diterima. . Rating dan scoring yang digunakan divalidasi oleh unit independen di luar unit pengembang model. Untuk menjaga kualitas rating dan scoring system . akibat perubahan beberapa parameter kondisi ekonomi ekstrim yang mungkin terjadi (extreme plausible). Sistem monitoring kinerja model dilakukan melalui penyusunan laporan Credit Scoring Review dan Rating Outlook. dan menentukan limit kredit debitur. apabila kondisi ekstrim tersebut terjadi. Sebagai langkah antisipatif (early warning signal). Bank menyusun Pedoman Penyusunan dan Pengembangan Model Credit Rating dan Credit Scoring. Bank merancang sistem Rating/Scoring berdasarkan karakteristik segmen kredit yang ada di Bank Mandiri. digunakan sistem Rating dan Scoring. yang diterbitkan secara triwulan dan semesteran.206 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management PORTFOLIO GUIDELINES Industry class Industry Acceptance criteria Portfolio Guideline Targeted Prospective Industry PORTFOLIO GUIDELINES Eligible Individual Customer Industry Limit Underwriting Methodology Untuk mengidentifikasi serta mengukur risiko tingkat transaksional pada setiap aplikasi kredit yang diproses. kredit konsumer. Bank sedang mengembangkan pemodelan Exposure at Default (EAD) & Loss Given Default (LGD). Untuk melengkapi kemampuan dalam pengukuran economic capital. Selain itu bank mengembangkan sistem Loan Monitoring System Maximum Exposure Limit prioritas yang dapat memberikan nilai tambah secara ekonomis sebagai targeted customer. Bank menggunakan spread sheet keuangan yang disebut dengan Nota Analisa Kredit (NAK) yang komprehensif untuk menentukan kelayakan debitur. yaitu segmen korporat. Selain sistem Rating dan Scoring yang digunakan untuk membedakan kualitas debitur. dan kartu kredit. Hasil stress test digunakan sebagai langkah antisipatif Bank mempersiapkan alternatif mitigasi risiko. kredit menengah kecil.

Untuk monitoring kondisi portfolio terhadap perkembangan kondisi perekonomian Bank melakukan simulasi dampak memburuknya kondisi perekonomian terhadap portfolio. Berdasarkan hal tersebut. sehingga kredit yang diberikan benar-benar efektif dan menguntungkan bagi debitur maupun Bank Mandiri. unit bisnis. wilayah. Berdasarkan hasil analisa tersebut. Pada proses monitoring. Bank menggunakan Loan Monitoring System. Bank juga mempunyai dashboard report risk profile yang menggambarkan inherent risk portfolio kredit dan efektifitas mekanisme kontrolnya. Sebagai upaya memitigasi risiko kredit untuk masing-masing debitur. segmen dll). Credit Committee menentukan Struktur Kredit termasuk covenant yang tepat sesuai kebutuhan dan kondisi debitur. Bank melakukan deteksi dini dengan analisa Watch List (Early Warning Analysis) terhadap seluruh kredit debitur Corporate dan Commercial. kini Bank secara proaktif membidik perusahaan terbaik (winner players) pada industri prioritas yang dapat memberikan nilai tambah secara ekonomis sebagai targeted customer. Pada akhir tahun 2008 terjadi gejolak ekonomi dunia akibat kasus LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Untuk mengidentifikasi debitur - debitur yang berpotensi mengalami kesulitan pembayaran kewajiban kredit.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management 207 28% Dengan diterapkannya portfolio guideline. produk. yang telah terintegrasi dalam sistem ILP (Integrated Loan Processing)/ LOS (Loan Origination System) untuk memonitor kredit yang sudah ada dalam portfolio. Kedua report ini di update setiap bulan dan diinformasikan kepada direksi dan unit-unit perkreditan (unit bisnis. agar dapat dilakukan antisipasi apabila terjadi masalah. jenis kredit. . sehingga kondisi dan perkembangan portfolio selalu termonitor dan strategi yang ditetapkan tepat waktu dan selalu in line dengan kondisi perkreditan. Sistem ILOP sudah dapat melakukan proses secara end-to-end. Efektifitas langkah antisipasi ini dapat dilihat pada performa Bank semester I/2009 yang menunjukkan tingkat NPL tetap membaik di saat bankbank lain mengalami kenaikan NPL. credit Monitoring Bank melakukan credit monitoring terhadap seluruh debitur sekurangkurangnya secara triwulanan. unit risiko dan unit supporting). Untuk segmen retail dan konsumer dilakukan monitoring pada tingkat portfolio melalui analisa portfolio dari berbagai aspek (kualitas dan kuantitas portfolio dari berbagai perspektif: industri. Bank menetapkan langkah-langkah yang bersifat antisipatif. Bank menetapkan account strategy dan tindakan secara dini untuk mencegah terjadinya NPL.

Portfolio Management Risiko konsentrasi merupakan salah satu risiko yang timbul dari eksposur yang berlebihan kepada suatu individu atau entitas.1 % Industri pengolahan kimia dan hasil bumi 6. Bank berhasil mengambil langka-langka antisipatif yang sangat efektif sehingga sepanjang Semester I-2009 bank tetap berada dalam kondisi baik.6 %) • Industri tekstil (2.0 %) • Industri lainnya (6. Untuk menghindari terjadinya konsentrasi risiko kredit pada suatu industri tertentu atau debitur tertentu.d.1 %) • Lain-lain (15. di mana besarnya limit in-house lebih konservatif dari BMPK. kebijakan penanganan dan recovery untuk kredit yang bersifat massal (mass production) di segmen retail dan consumer. 7.5 %) • Listrik. klasifikasi “Disarankan” limit s. dibuat secara lebih fokus.5%. sektor industri. Kebijakan tersebut didukung oleh Automated Collection System yang sifatnya end-to-end dan dilengkapi dengan collection tools antara lain : Perdagangan 12.208 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management KOMPOSISI KREDIT PER SEKTOR EKONOMI tingkat diversifikasi dan juga prospek bisnisnya.6 %) • Jasa-jasa (1.6 %) subprime mortgage di USA. minuman 11. batasan exposure risiko yang dapat diterima (risk appetite). gas.9 %) • Industri bahan kertas (2. Industri dengan klasifikasi “Sangat Disarankan” memiliki limit s. 15%.5 % • Pertambangan (5. sistematis. Penetapan limit didasarkan pada ketersediaan modal bank.2 % Pengangkutan 8. credit collection & Recovery Retail & consumer Lending Kebijakan penanganan collection Sebagai bagian dari Direktorat Risk Management. wilayah geografis. dan air (1.1 % Other 35. .9 % Jasa-jasa dunia usaha 9. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.9 % Kontruksi 6.5 % Industri makanan. agresif dan terpadu berdasarkan jenis produk dan masing-masing bucket collection.1 % Pertanian 10. Tujuan penetapan in-house limit tersebut agar pemberian kredit kepada pihak terkait debitur/group serta BUMN. atau produk tertentu yang berpotensi menimbulkan kerugian kepada Bank.d. Bank secara aktif melakukan pembatasan eksposur melalui Kebijakan Limit (Industry Limit dan Limit Debitur). dan klasifikasi “Selektif” limit s. 20%. Industry Limit merupakan salah satu kebijakan limit yang menetapkan alokasi portfolio maximum per industri (berdasarkan Industry Class) yang memperhitungkan faktor-faktor tersebut di atas sehingga limit yang ditetapkan tidak berupa single limit tetapi terdiri dari beberapa tingkatan limit.d. Pembatasan limit debitur ditetapkan melalui ketentuan in-house limit yang merupakan batas maksimum pemberian kredit oleh Bank (BMPK Internal). tidak melampaui BMPK yang ditetapkan Bank Indonesia.

Metode Value at Risk dilakukan dengan menggunakan confidence level 99% dan holding period 10 hari. Call Monitoring System untuk memonitor/merekam seluruh kegiatan penagihan yang dilakukan melalui telepon guna meminimalisir Reputational Risks dan digunakan sebagai alat untuk training/coaching b. valuasi . Disamping itu. Laporan bulanan didalamnya termasuk mengenai perhitungan Stress Testing/Scenario Analysis yang mengukur pergerakan kondisi pasar abnormal secara kuantitatif. Risiko suku bunga terutama terjadi karena terjadi gap suku bunga (repricing gap). Bank akan terus melakukan enhancement terhadap Automated Collection System terkait Debt Relief Program (restrukturisasi) kartu kredit sebagai upaya pemenuhan ketentuan Bank Indonesia mengenai pembatasan pengaturan kolektibilitas kredit restrukturisasi. kewajiban dan komponen off balance sheet yang dimiliki oleh Bank. Bank melakukan proses Back Testing. Risiko pasar banking book dikelola dengan tujuan agar neraca Bank dapat bertahan pada perubahan suku bunga dan nilai tukar. Bank telah meninjau kembali penetapan besarnya risk factor atau Potential Future Exposure (PFE) dan besarnya limit VAR untuk melakukan aktivitas treasury. 2. Bank telah siap melakukan perhitungan KPMM risiko pasar dengan menggunakan Model Internal yang menggunakan model VaR. Review dan penyempurnaan terhadap implementasi scoring tersebut dilakukan secara periodik sesuai dengan perkembangan bisnis terkini. efektivitas dan produktivitas proses collection Kartu kredit yang terintegrasi dengan Behavior Score. Dalam merespon perubahan harga faktor pasar (nilai tukar dan suku bunga) dan volume bisnis. mingguan dan bulanan. Bank menerapkan prinsip segregation of duties. Perhitungan VaR untuk penggunaan internal dilakukan dengan confidence level 99% dan holding period 1 hari. Terdapat pemisahan fungsi antara pihak yang melakukan transaksi. Pengelolaan risiko pasar dilakukan antara lain melalui monitoring aktivitas trading treasury dan menetapkan limit transaksi yang meliputi Value at Risk Limit (VaR Limit). dan dealer loss limit yang dilaporkan dalam Trading Risk Profile secara periodik yaitu harian. serta pengukuran risiko pasarnya termasuk penghitungan kewajiban pemenuhan modal minimum (KPMM). verifikasi. dilakukan pemisahan antara unit yang melakukan transaksi dengan unit settlement. prosedur dan penetapan limit. Risiko nilai tukar terutama disebabkan oleh risiko transaksi LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Repricing gap terjadi karena adanya perbedaan-perbedaan dalam scheduled maturity atau waktu repricing antara aset. Mismatch suku bunga yang terjadi dikelola dengan menggunakan antara lain interest rate swaps. yang memonitor pemenuhan ketentuan dan pengujian posisi dalam kondisi pasar yang berubah serta pelaporan yang tepat waktu. Untuk memastikan model VaR telah cukup akurat. sehingga pencapaian NII (net interest income) dan nilai ekonomis dari modal dapat dikendalikan sesuai dengan toleransi risiko bank. Bank melakukan pengelolaan risiko suku bunga dan risiko nilai tukar dengan menjaga agar posisi neraca Bank sejalan dengan prediksi arah pergerakan faktor suku bunga dan nilai tukar. dan unit pembuat kebijakan. . yang melakukan pencatatan transaksi. PENGELOLAAN RISIKO PASAR Risiko Pasar – Trading Book Dalam pengelolaan risiko pasar trading book. Strategi penagihan berdasarkan Collection & Recovery Score pada produk kartu kredit telah dilaksanakan sejak kuartal II tahun 2009 untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses penagihan. Auto Predictive Dialer (Melita) untuk meningkatkan efisiensi. Risiko Pasar – Banking Book Risiko Pasar banking book terdiri dari risiko suku bunga yang diakibatkan oleh aktivitas perbankan (assets & liabilities) dan risiko nilai tukar.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management 209 a. limit nominal dealer. dan hasil back testing untuk menilai efektivitas pengukuran VaR dan akurasi metodologi yang digunakan.

PDN Neraca sebesar 9. dampak fluktuasi nilai tukar terhadap posisi finansial Bank tidak signifikan. Miliar) 25 15 5 0 (5) (15) (25) 21 Des ’07 5 Mar ’08 30 Mar ’08 15 Jan ’08 9 Feb ’08 24 Apr ’08 19 Mei ’08 ANALISIS SENSITIVITAS SUKU BUNGA Keterangan NII Sensitivity 100 bps. Untuk penetapan pricing Kredit.6% 25.00 41.9% 16. Per 31 Desember 2009. serta faktor eksternal antara lain likuiditas pasar dan suku bunga pasar.09% dan PDN keseluruhan (absolut) sebesar 3. .95 Minimum 0.07 perbankan dalam valuta asing.20 6. NII 12 Mo (% terhadap target NII) EVE Sensitivity (100 bps.72 % 0.44% dari modal.66 % 2. struktur dan target pendanaan.31 % Desember 2008 Desember 2009 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.83 7. Bank melakukan simulasi. Bank menerapkan tingkat suku bunga berdasarkan risiko (Risk Based VAR DAN BACK TESTING TAHUN 2009 (Rp.84 1. Risiko transaksi dikelola dengan melakukan pemantauan terhadap posisi devisa netto (PDN) sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia. % Equity) Earning at Risk (% Equity) Capital at Risk (% Equity) 0.18 42.94 % 1.22) 3.33 % 0. Bank menerapkan strategi aggressive atau defensive.45 % 1.0% 1.28 2.82 14.77 % 0. Dalam penetapan pricing Dana Pihak Ketiga (DPK). dan ketentuan internal yang lebih prudent. analisa sensitivitas.89 Akhir thn ‘08 18.50 % 2. Bank menerapkan kebijakan pricing baik untuk produk dana maupun produk kredit.57 (1.1% 8. Kebijakan Pricing merupakan salah satu strategi yang dilakukan dalam upaya mendukung Bank menguasai revenue market share dengan cara memaksimalkan Net Interest Margin (NIM).5% 26.44 20. Selama tahun 2009.38 0. Manajemen Pricing Sebagai bagian dari pengelolaan risiko suku bunga. Miliar vaR FX VaR IR VaR Correlation Effect Total VaR Utilisasi VaR Akhir Maksimum thn ‘09 2. Dengan mempertimbangkan faktor internal dan eksternal tersebut.97 Rata -rata 2. stress testing dan gap analysis. Bank mempertimbangkan faktor internal antara lain biaya dana. Untuk memperkuat pengelolaan risiko pasar suku bunga banking book.07 19.210 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management VALUE AT RISK PER 31 DESEMBER 2009 Rp.

3. Overhead Cost. likuiditas aset. Per 31 Desember 2009.01% dari total dana pihak ketiga valuta asing. Per 31 Desember 2009. Bank menetapkan kebijakan antara lain pemeliharaan cadangan likuiditas setiap saat secara optimal.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management 211 Pricing). secara periodik bank melakukan penyusunan scenario analysis dan contingency plan. Primary reserve adalah kas di cabang-cabang dan saldo Giro Wajib Minimum (GWM) Primer di Bank Indonesia. sampai dengan 12 bulan ke depan likuiditas Bank diproyeksikan akan berada dalam posisi surplus yang optimal. terdiri dari Cost of Funds. Upaya lain dalam pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dengan menggunakan limit risiko likuiditas. Secondary reserve Bank ditempatkan dalam Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Konsentrasi Dana Nasabah Besar menunjukkan seberapa besar ketergantungan Bank terhadap sumber dana yang berasal dari nasabah besar yang umumnya bersifat rentan dan tidak stabil. Risiko likuiditas disebabkan oleh ketidakmampuan Bank untuk menyediakan likuiditas dengan harga wajar yang akan berdampak kepada profitabilitas dan modal Bank. Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (FASBI). PENGELOLAAN RISIKO LIKUIDITAS Likuiditas merupakan kemampuan Bank untuk memenuhi seluruh kewajiban finansial yang sudah diperjanjikan secara tepat waktu dengan harga wajar. Likuiditas Bank dipengaruhi oleh struktur pendanaan. 4. kewajiban kepada counterparty dan komitmen kredit kepada debitur. Bank memelihara Secondary Reserve sebesar 16. Selain itu. Bank memelihara GWM Primer sebesar 5. Per 31 Desember 2009.3% dan 19. Bank menggunakan metodologi liquidity gap untuk mengestimasi potensi risiko likuiditas yang akan dihadapi Bank di masa mendatang. PENGELOLAAN RISIKO OPERASIONAL Risiko operasional adalah risiko yang disebabkan oleh ketidakcukupan dan atau tidak RASIO SECONDARY RESERVE TERHADAP DANA MASYARAKAT (%) RASIO SIMPANAN NASABAH BESAR TERHADAP DANA MASYARAKAT (%) ‘07 ‘07 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 5 10 15 20 5 10 15 20 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bank menetapkan Required yield yang merupakan tingkat imbal hasil minimum yang menjadi target Bank. Struktur pembentukan suku bunga kredit. .71% dari total dana pihak ketiga Rupiah dan 1. Untuk mengelola risiko likuiditas. simpanan 50 deposan terbesar Bank adalah sebesar 15. membaik dibandingkan per 31 Desember 2008 dan 31 Desember 2007 sebesar masing-masing 17. yaitu antara risiko likuiditas dan biaya memelihara aset likuid. Cost of Allocated Capital dan Risk Premium. dan menyusun strategi pendanaan kebutuhan likuiditas sesuai dengan kondisi internal dan eksternal.23% dari total dana masyarakat.0%.6% dari total dana masyarakat (tidak termasuk simpanan dari bank lain). dan memantau realisasi indikator risiko likuiditas terhadap limit. penempatan antar bank (termasuk ekses likuiditas valas yang ditempatkan pada rekening Nostro) dan efekefek yang mudah diperjualbelikan (portfolio trading dan available for sale). Likuiditas Bank saat ini diukur melalui tingkat primary reserve dan secondary reserve. Berdasarkan rencana bisnis Bank dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan tahun 2010.

memahami eksposure risiko operasional pada unit kerja dan Bank. menjadi dasar proses pemeriksaan audit berdasarkan profil risiko. Disaster Recovery Plan (DRP) dan pembentukan Disaster Recovery Center (DRC) sejak tahun 2003. Unit kerja menghasilkan profil risiko operasional yang menggambarkan eksposur risiko operasional unit kerja yang akan dijadikan dasar dalam pembuatan profil risiko operasional Bank. Bank memanfaatkan sarana e-Learning untuk mengembangkan budaya pengelolaan risiko. Risiko operasional mencakup risiko hukum. Apabila diperlukan perbaikan. kegagalan sistem. dan dilakukan oleh Quality Assurance & Compliance untuk unit kerja kantor pusat). teruji untuk menjamin kelangsungan operasional Bank dalam bentuk Kebijakan Business Continuity Planning (BCP). Pada kolaborasi ini. perbaikan proses internal secara berkelanjutan serta menurunkan frekuensi dan/atau dampak dari suatu kerugian akibat risiko operasional. Bank menilai risiko dari sisi dampak (impact) dan frekuensi kejadian (likelihood). risiko reputasi dan risiko strategik. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. kemudian mengidentifikasi risiko yang dapat menggagalkan rencana tersebut. dengan mengacu pada SPO Produk dan Aktivitas Baru (PAB).212 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management berfungsinya proses internal. dan ketentuan internal Bank yang berlaku. sehingga dapat dihindarkan pekerjaan duplikasi yang tidak efisien. Laporan profil risiko operasional tingkat korporasi (bankwide) yang sudah di review oleh unit Internal Audit dipresentasikan kepada Dewan Komisaris dan dilaporkan kepada Bank Indonesia secara periodik. Implementasi ORM tools didiskusikan serta dilaporkan pada Forum Manajemen Risiko Operasional. Bank sudah melakukan alignment metodologi risiko operasional dengan pola Risk Based Audit. Proses pengelolaan risiko operasional dilakukan oleh seluruh unit kerja Bank. Untuk melakukan mitigasi risiko pada produk dan aktivitas baru. baik di tingkat Wilayah ataupun Pusat melalui Operational Risk Committee. Inisiatif baru tahun 2009. Untuk meningkatkan efektifitas pelaksanaan pengelolaan risiko operasional. Kebijakan kelangsungan usaha disempurnakan secara berkala dan pada tahun 2010 dibentuk satu unit kerja khusus yang akan menangani hal ini secara komprehensif. Dari proses tersebut. sehingga level risiko operasional dapat ditekan sesuai toleransi risiko bank. Unit kerja melakukan proses pengelolaan risiko operasional dengan cara: menentukan target kerja utama dari unit kerja. unit kerja menentukan action plan untuk dapat melakukan mitigasi risiko dengan baik. Selanjutnya unit kerja menilai perangkat manajemen risiko yang sudah ada. memantau trend risiko yang ada di unit kerja. Supaya penerapan pengelolaan risiko menjadi lebih proaktif. Business continuity Management Bank telah memiliki suatu rencana komprehensif yang berisi langkah-langkah yang harus diambil sebelum. hasil penilaian risiko suatu unit kerja. Bank mempergunakan perangkat (ORM Tools). Kebijakan risiko operasional dituangkan dalam Kebijakan Operasional Bank Mandiri (KOBM). Pelaksanaan implementasi ORM tools dibantu oleh ORM Coordinator (dilakukan oleh Regional Internal Control untuk kantor wilayah. selama dan setelah terjadinya suatu keadaan darurat secara terdokumentasi. kesalahan manusia. Kerangka kerja manajemen risiko operasional memperhatikan regulasi Bank Indonesia dan Basel II. prosedur dan sistem pelaporan. atau adanya faktor eksternal yang mempengaruhi operasional Bank. Untuk melakukan pengelolaan terhadap risiko operasional. dan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berisi teknis pengelolaan risiko operasional baik aspek governance. dalam rangka menunjang pengelolaan risiko operasional. risiko kepatuhan. . Pengelolaan risiko operasional bertujuan untuk meningkatkan risk awareness. Bank menyediakan media Letter to CEO sebagai bentuk implementasi Whistle Blowing System. Bank melakukan assessment terhadap 8 (delapan) jenis risiko yang diperkirakan dapat menjadi hambatan.

Stress testing memberikan early warning signal kepada pihak manajemen Bank dengan menggambarkan hasil simulasi bisnis jika kondisi ekstrim terjadi. RCSA dilakukan melalui proses workshop. memantau trend tingkat risiko melekat. Bank menggunakan MLED untuk mencatat kerugian-kerugian akibat risiko operasional yang terjadi pada masing-masing unit kerja. 5. data MLED menjadi dasar dalam model perhitungan kebutuhan modal untuk mengcover risiko operasional dengan menggunakan metode Advanced Measurement Approach (AMA). Dengan indikator ini bank memonitor risiko atas dasar suatu batas tertentu (threshold). KRI merupakan indikator kuantitatif yang dimanfaatkan untuk memberikan indikasi tingkat risiko melekat pada key proses dalam satu tahapan unit bisnis/supporting atau end-toend processing. fungsi lain dari unit ini adalah memberikan advisory terhadap pengembangan model yang telah ada maupun yang akan ada dimasa yang akan datang. Selain dari pada itu. bagian dari penerapan Basel II pilar 1 dan pilar 2. UA N N . SIMULASI KONDISI TERBURUK & STRESS TESTING Stress Testing sebagai bagian dari manajemen risiko merupakan suatu metode untuk mengevaluasi ketahanan Bank dalam menghadapi suatu skenario kejadian eksternal yang bersifat luar biasa (exceptional) tetapi mungkin terjadi (plausible) sebagai dasar dalam pengambilan keputusan Bank. serta pemenuhan ketentuan Bank Indonesia maupun Basel II. Ruang lingkup dari unit kerja ini adalah seluruh model risiko yang ada dan dipergunakan di Direktorat Risk Management. ORM Tools Risk & Control Self Assessment (RCSA) IDE IF NT I IKAS PE N K GU U RA ND GE ALIAN SASARAN BISNIS PEMA A NT PE N Mandiri Loss Event Database (MLED) Key Risk Indicator (KRI) modal Bank masih di atas ketentuan yang berlaku yang mencerminkan ketahanan Bank dalam menghadapi kondisi ekstrim sesuai skenario yang ditetapkan. nilai rasio kecukupan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. seberapa besar kerugian yang timbul serta bagaimana dampaknya terhadap modal. Berdasarkan pelaksanaan stress testing. akan menginisiasi tindakan perbaikan atau pengamanan. Bank akan menyusun contingency plan guna mengantisipasi dampak kondisi ekstrim yang terjadi. 6. Kejadian yang melewati batas. serta melakukan rencana perbaikan kontrol dalam bentuk action plan. Selain untuk pengelolaan risiko. dan memonitor realisasi rencana tersebut. dan menilai kualitas kontrol. VALIDASI MODEL Dalam rangka pengendalian Intern bagi Bank. dan pemenuhan ketentuan Bank Indonesia. Bank telah memiliki suatu unit kerja validasi yang independent di dalam Direktorat Risk Management.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management 213 ORM TOOLS PROSES MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL Penjelasan RCSA dipergunakan untuk mengidentifikasi dan menilai risiko yang melekat pada aktivitas. Dengan melakukan stress testing. dimana unit kerja melakukan proses identifikasi risiko serta control atas seluruh proses kerja utama .

Pada tanggal 27 Januari 2009.214 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management Pada tahun 2009 telah dilakukan validasi terhadap 10 (sepuluh) jenis model di Direktorat Risk Management. Usaha Mikro. RISK CULTURE SURVEY Di tahun 2009 Bank Mandiri bekerja sama dengan konsultan independen SIMULASI KOMPOSISI BEBAN MODAL PER 1 DESEMBER 2009 a OR 5% 1% 4% 95% a OR 10% 1% 8% 91% a OR 15% 1% 12% 87% ATMR Risiko Pasar ATMR Risiko Operasional ATMR Risiko Kredit ATMR Risiko Pasar ATMR Risiko Operasional ATMR Risiko Kredit ATMR Risiko Pasar ATMR Risiko Operasional ATMR Risiko Kredit LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 8/6/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan SE BI No. Menindaklanjuti hal tersebut.43%. 11/3/ DPNP perihal Perhitungan Asset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Indikator Dasar. 8/27/DPNP tanggal 27 November 2006. Kendara. Bank Mandiri Europe. 2011 dan 2012 masih menunjukkan tingkat kecukupan modal yang memadai. 7. Bank telah melakukan simulasi perhitungan beban modal risiko kredit dengan pendekatan standardized yang dilakukan dengan berpedoman kepada Consultative Paper Bank Indonesia. telah dilaksanakan penyelarasan kebijakan dan ketentuan antara Bank sebagai perusahaan induk dengan perusahaan-perusahaan anak tersebut yang diikuti dengan penyelenggaraan Forum ERM. sehingga nilai KPMM setelah memperhitungkan unsur risiko kredit dan risiko pasar adalah sebesar 15. B. Bank melaksanakan konsolidasi pengelolaan risiko dengan anak perusahaan (Bank Syariah Mandiri. Dalam rangka persiapan penerapan Basel II. risiko operasional dan risiko kredit. Bank Sinar Harapan Bali. Bank telah melakukan simulasi perhitungan ATMR dan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Risiko Operasional. Sebagai landasan bagi konsolidasi. model rating korporasi serta model scoring untuk segmentasi retail & consumer loan (kredit Mitra Karya. . dan Behavior Scoring Credit Card). 6. Hasil perhitungan simulasi ini menunjukkan ATMR risiko kredit untuk posisi 31 Desember 2009 sebesar Rp 210.01 T. dan AXA Mandiri) secara bertahap. Proyeksi KPMM setelah memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar per Desember 2010. KECUKUPAN MODAL Perhitungan kecukupan modal telah dihitung sesuai ketentuan Bank Indonesia yang mencakup risiko pasar. Bank Indonesia mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. PENGELOLAAN RISIKO PERUSAHAAN ANAK Sejalan dengan penerapan PBI No. Kebutuhan modal minimum risiko pasar per Desember 2009 dengan menggunakan Model Standar adalah sebesar Rp127. Mandiri Sekuritas.94 Milyar. Model-model tersebut mencakup penggunaan internal model untuk mengukur risiko pasar.

02 (skala -2 s/d +2) dengan kategori Baik. Human Resource Policies and Practices & Performance Measurement People & communication 5.00 Strongly Agree 2. Di mana nilai overall Bank Mandiri lebih besar dari pada nilai benchmark yang dimiliki PwC.80 0.80 0.65 0. Assignment of Authority & Responsibility 4.99 Bank Mandiri 1.21 1.84 0. Commitment to Competence 6. Proses promosi dan reward 2.97 0.05 0. Kebutuhan training manajemen risiko dan kontrol 4.21 1. yaitu sebesar 0. Communicate Mission & Objectives Accountability & Reinforcement 3.08 RISK CULTURE SURvEY Strongly Disagree (2. Integrity & Ethical Values 2. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. namun masih terdapat 4 hal yang mendapat kategori “Perhatian” dan perlu dilakukan perbaikan.86 1.76 0.97 0. yaitu: 1.73 0. Information & Communication Risk Management & Infrastructure 7.13 1. Pengaruh faktor eksternal dalam pencapaian target Penyempurnaan pengelolaan risiko di Bank Mandiri dilakukan secara berkelanjutan agar Risk Management mendukung transformasi lanjutan Bank Mandiri dengan tetap memenuhi ketentuan regulasi dan perkembangan bisnis Bank.00 PwC BENCHMARK MANDIRI Hasil Risk Culture Survey Bank Mandiri memperoleh nilai overall sebesar 1.69 0.20 1. Dari hasil survey diketahui bahwa nilai seluruh aspek Key Attributes of Effective Risk Management Bank Mandiri lebih baik dibandingkan dengan PwC benchmark (Tabel 1).88 0. . Walaupun nilai overall untuk setiap aspek effective risk management Bank Mandiri lebih besar dari PwC benchmark. Establish Processes & Controls 0.08 1.00) Disagree (1.84 0.89.77 0.22 1.89 0.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Risk Management 215 PriceWaterhouseCoopers melakukan Risk Culture Survey untuk identifikasi kekuatan dan potensi permasalahan terkait penerapan Manajemen Risiko dan budaya kontrol perusahaan serta mengidentifikasi unit kerja yang belum memiliki kesamaan pemahaman budaya (risiko).00) Neutral 0 Agree 1. Identity & Assess Risk 8. KEY ATTRIBUTES OF EFFECTIVE RISK MANAGEMENT Key Attribute and Sub-Attribute Leadership & Strategy 1.07 PWv Benchmark 1. Risiko Turnover pegawai 3.

Hal ini kami lakukan dengan senantiasa secara optimal terus menjaga standar mutu produk dan layanan yang memenuhi harapan seluruh stakeholder melalui dukungan infrastruktur teknologi & operasional yang melebihi harapan. melalui penyempurnaan tata kelola. peningkatan efisiensi operasional Bank Mandiri dengan menurunkan biaya transaksi. Tersedianya layanan perbankan 24 x 7. Direktorat Technology & Operations mempunyai peran yang besar.216 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Technology & Operations SASMITA Direktur Technology & Operations Ketersediaan layanan yang prima semakin menjadi prioritas kami dalam menciptakan layanan operasional terbaik. TRANSFORMASI DIREKTORAT TECHNOLOGY & OPERATIONS Sejak pelaksanaan transformasi Bank Mandiri 2005.implementasi solusi teknologi dan peningkatan kapasitas operasional untuk memenuhi kebutuhan unit bisnis serta meningkatkan manfaat “economies of scale” melalui konsolidasi unit operasional. Semua itu kami lakukan untuk menciptakan layanan perbankan yang menembus batas keinginan dalam penyediaan layanan operasional Bank Mandiri. Selain itu kami juga berhasil meningkatkan pemanfaatan aset bangunan dengan secara konsisten terus mengembangkan Sentra Mandiri sehingga dapat menyelaraskan dan memperkuat koordinasi proses operasional Bank secara tersentralisasi LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . kelengkapan produk dan jasa untuk semua segmen nasabah serta keamanan dalam setiap transaksi merupakan hasil kerja keras kami.

serta meningkatkan efektifitas operasional. dimana kedepan akan terus TOTAL TRANSAKSI (Juta) disempurnakan. serta memudahkan “time to change” dalam rangka mendukung perubahan organisasi untuk menangkap peluang penciptaan nilai dan pertumbuhan strategis. .000 6. Berbagai pencapaian tersebut dapat diperoleh melalui kerja keras tiap pegawai Direktorat Technology & Operations dengan selalu mengutamakan layanan operasional yang berbiaya rendah namun tetap kompetitif. mempertahankan dan meningkatkan kualitas service excellence. EFISIENSI OPERASIONAL. Hal serupa juga kami terapkan dalam bidang operasional kredit. OPTIMALISASI TOTAL REKENING (Ribu) KAPASITAS INFRASTRUKTUR. Keberhasilan kami melaksanakan tata kelola dan kepatuhan secara baik tercermin dengan tidak adanya error pada transaksi treasury operations dan outgoing RTGS.600 1. serta prosedur pencairan kredit sesuai persyaratan. mengingat hal tersebut mempengaruhi citra Bank Mandiri. Untuk itu kami telah melakukan penyempurnaan dalam menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.7%. operasional cabang serta e-channel. memenuhi perubahan kebutuhan pasar. tindakan pencegahan dari fraud. dilakukan dengan optimalisasi penggunaan Sentra Mandiri untuk meningkatkan koordinasi antar unit kerja operasional.000 10. Di masa mendatang Direktorat Technology & Operations akan terus meningkatkan upaya untuk dapat mempersingkat “time to market” pada pengembangan produk dan layanan baru. Demikian halnya dengan perbaikan proses bisnis secara konsisten terutama pada proses kliring. Upaya untuk dapat secara konsisten meningkatkan manfaat “economies of scale” melalui konsolidasi unit operasional.800 Total Transaksi Monetary Total Transaksi LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. SERTA SERVICE EXCELLENCE Kami melanjutkan pelaksanaan tata kelola yang baik di bidang teknologi & operasional yang selalu menjadi perhatian utama. RTGS dan penerbitan Bank Garansi telah berhasil mengoptimalkan kinerja SDM sebesar 37. dan penetration (internal dan eksternal). peningkatan keamanan.000 12. sedangkan proses penerbitan Bank Garansi memiliki error rate yang terkendali dengan baik hanya mencapai 0.000 400 800 1. antara lain ditunjukkan melalui pengendalian kesalahan seminimal mungkin. dengan sentralisasi pemanfaatan jaringan komunikasi untuk voice. data. image.000 8. bisnis dan nasabah secara cepat.29%. kami secara konsisten melakukan penyempurnaan kebijakan dan prosedur bidang teknologi dan operasional yang sejalan dengan Arsitektur Kebijakan dan Prosedur Bank Mandiri.200 1. didapatkan manfaat “economies of scale” sehingga menghasilkan biaya transaksi yang lebih rendah dan memberikan manfaat bisnis yang lebih tinggi. Selain itu. melalui tata kelola administrasi perkreditan yang baik dengan memastikan kelengkapan dan kebenaran data-data nasabah. Untuk menjamin kepastian dan kelancaran operasional. penilaian agunan sesuai ketentuan regulator. RASIO TRANSAKSI MONETARY E - CHANNEL : CABANG ‘07 ‘07 ‘07 71 : 29 74 : 26 82 : 18 ‘08 ‘08 ‘08 ‘09 ‘09 ‘09 4.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Technology & Operations 217 Selain itu hasil transformasi Direktorat Technology & Operations juga tercermin dari keberhasilan meningkatkan peringkat survei Banking Service Excellence secara berkesinambungan yang pada akhirnya berhasil meraih peringkat pertama. PENYEMPURNAAN TATA KELOLA & PROSES BISNIS. Optimalisasi jaringan komunikasi telah memberikan jaringan yang efisien untuk melaksanakan sentralisasi back office.

HARRY PUDJIATMOKO IT Operations Group MOHAMMAD GUNTUR Planning. Nilai transaksi ini mengalami penurunan sebesar Rp. Policies. 940 triliun atau sebesar 13% dibandingkan nilai transaksi RTGS 2008. HARRY PUDJIATMOKO Electronic channel Operation Group Di tahun 2009 kami melaksanakan optimalisasi kehandalan infrastruktur teknologi. Sejalan dengan upaya kami menurunkan biaya transaksi. terutama pada infrastruktur yang bersifat kritikal melalui implementasi penambahan high availability blade server dan implementasi platform berbasis UNIX. namun demikian volume transaksi mengalami peningkatan 340 ribu atau 12% dibandingkan volume transaksi tahun 2008. . Mendukung pertumbuhan High yield Business dengan implementasi Loan Factory Solutions guna meningkatkan Turn Around Time. dengan pengalihan transaksi pada electronic channel yang berbiaya rendah. dengan nilai transaksi sebesar Rp.C. SASARAN STRATEGIS 2010 Setelah melalui kondisi perekenomian yang kurang kondusif pada awal tahun 2009. sehingga skalabilitas pemrosesan transaksi serta pemenuhan SLA yang lebih baik. untuk kliring debet pada tahun 2009 mencapai 6.2 juta transaksi mengalami kenaikan 10% dibandingkan tahun 2008. 5. pada 2009 kami telah berhasil menurunkan biaya transaksi sebesar 10. pengembangan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan meningkatnya rata-rata komposisi volume transaksi finansial e-channel terhadap cabang selama tahun 2009 menjadi 82:18 dari 74:26 pada rata-rata tahun 2008.4 Milyar transaksi dari 1.900 triliun dengan volume mencapai 3. pengembangan teknologi dan operasional terbagi atas 5 program yaitu : 1.218 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Technology & Operations TEchNOLOGY & OPERATIONS SURESH GUMMALAM IT Business Solutions & Application Services Group O.1 triliun atau naik 7% dibandingkan tahun sebelumnya.5%. pada tahun 2010 ini pertumbuhan bisnis yang agresif dan outward looking akan menjadi sasaran utama untuk mendorong pertumbuhan High yield Business. Procedures.C.3 juta transaksi atau mengalami kenaikan sebesar 1% dibandingkan tahun sebelumnya meskipun nilai transaksi mengalami penurunan sebesar 3% atau Rp 199. Kesungguhan kami untuk selalu memberikan layanan prima kepada nasabah diwujudkan melalui beberapa inisiatif peningkatan kualitas fisik dan non-fisik telah membuahkan hasil yang menggembirakan dengan keberhasilan meraih beberapa penghargaan penting terkait layanan prima CALL CENTER AWARD for Excellence Service Performance dari CARRE – CCSL (Center of Customer Satisfaction & Loyalty) dan The Best Contact Center of The Year dari Contact Center Association Malaysia.28 juta transaksi. terutama pada electronic channel dan cabang. Selain pencapaian-pencapaian tersebut. Di sisi lain. 103. Sedangkan transaksi kliring kredit mencapai 11.47 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. masih terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan terkait teknologi & operasional seperti perlunya dilaksanakan security assessment secara menyeluruh. Posisi Bank Mandiri sebagai Supply Chain Bank bagi nasabah Commercial & Corporate dan Payment Bank bagi nasabah Consumer & Retail juga terlihat dari peningkatan volume transaksi remittance.2 Milyar transaksi selama tahun 2008.2014. Retail Deposit & Payment dan Wholesale Transactions sesuai dengan Corporate Plan Bank Mandiri 2010 . Selaras dengan target pertumbuhan bisnis. peningkatan volume bisnis juga tercermin pada indikator pertumbuhan volume transaksi selama tahun 2009 sebesar 1. Transaksi RTGS pada tahun 2009 tercatat sebesar Rp. & Architecture Group CHRISNA PRANOTO credit Operations Group HERRY RUKMANA central Operations Group O.

e-Channel Modernization. Meningkatkan jangkauan bisnis Bank Mandiri melalui program Retail Payment. Seiring dengan tumbuhnya volume bisnis dan peningkatan efisiensi. Melalui sasaran strategis 2010 tersebut.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Technology & Operations 219 0% Kami terus melakukan terobosanterobosan untuk peningkatan pelaksanaan tata kelola dan kepatuhan secara baik tercermin dengan melalui keberhasilan kami menekan error rate hingga 0% untuk outgoing RTGS dan transaksi. seperti billing processing. melalui program efisiensi dan pengendalian biaya secara optimal. pada waktu yang tepat untuk kebutuhan user yang berwenang dengan menggunakan media yang handal. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Terkait pengelolaan aspek efisiensi transaksi dan layanan kami akan terus mengupayakan penurunan biaya transaksi dengan target 10%. kami akan meningkatkan upaya penyempurnaan proses bisnis. cash management dan trade finance yang terbaik. termasuk melanjutkan rencana untuk melakukan konsolidasi fungsi-fungsi operasional yang saat ini masih terdapat di unit bisnis. solusi bisnis Micro Banking yang komprehensif. 5. maka manfaatnya akan dirasakan nasabah berupa. serta meningkatkan kapabilitas dan utilisasi sistem berbasis Service Oriented Architecture (SOA). call center. harga yang bersaing. 2. 3. dilaksanakan peremajaan infrastruktur cabang. proses yang lebih cepat dan waktu layanan yang lebih panjang. & Branch Infrastructure dengan mendominasi industri spesifik melalui konsolidasi semua payment services untuk layanan B2B. Disamping program . Kami akan memperkuat “footprint” di kawasan regional. Mewujudkan Information on Demand dalam rangka menyediakan informasi yang akurat. melalui standarisasi kantor cabang luar negeri dengan konsep hubbing. 4. Bank Mandiri akan dapat memberikan solusi keuangan yang inovatif dan berstandar internasional yang dapat memenuhi seluruh harapan nasabah. . Implementasi Enterprise Risk Management dengan cara menerapkan manajemen risiko secara pragmatis dan sesuai dengan best practice terkini. Untuk mempertahankan kualitas layanan dan memastikan kapasitas infrastruktur IT sesuai dengan kebutuhan dan mampu mengakomodasi pertumbuhan bisnis. diharapkan Direktorat Technology & Operations dapat memberikan dukungan kepada unit bisnis dengan lebih optimal agar target pertumbuhan bisnis yang diharapkan dapat dicapai. Mengembangkan Wholesale Transaction Banking dengan memberikan layanan treasury. Sehingga.program tersebut. serta peluang penggunaan teknologi baru yang berbiaya rendah. dan operasional kredit. serta secara konsisten memberikan layanan prima kepada seluruh stakeholder.

220 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Compliance and Human Capital OGI PRASTOMIYONO Direktur Compliance and Human Capital Penyempurnaan dan penataan Human Capital ditekankan pada penciptaan kebijakan yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. . serta • Membangun praktik pengelolaan human capital yang terbaik. dengan penekanan pada penciptaan kebijakan yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Dalam upaya mendukung pencapaian visi Bank Mandiri. dengan mencanangkan misi strategisnya yakni “Accelerating Human Capital Value Creation”. manajemen risiko serta Good Corprate Governance (GCG). Untuk mencapai misi tersebut. Proses Accelerating Human Capital Value Creation dilakukan dengan mengacu pada “Human Capital Lifecycle” yang menjadi dasar utama penyempurnaan dan penataan Human Capital. Misi ini dilandasi dengan pengembangan budaya yang menjunjung tinggi penerapan prinsip kehati-hatian. Strategi Human Capital difokuskan pada 4 hal utama. • Mengembangkan budaya yang efektif. Direktorat Compliance & Human Capital terus melakukan berbagai penyempurnaan dan penajaman strategi di bidang Human Capital dan Compliance. • Meningkatkan keterikatan emosional (engagement) pegawai. yakni: • Meningkatkan kapabilitas leadership. Hal ini dilakukan agar Human Capital dapat menunjang pencapaian visi Bank Mandiri. Hal ini dilakukan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Bank Mandiri telah menyusun beberapa program agar para leaders memiliki global outlook leadership yang kuat. Pegawai baru juga dipersiapkan agar menjadi talent yang unggul dan tangguh. resourcing policy. kompetensi maupun ketepatan waktu. diperlukan organisasi yang efisien. Learning & Development 2. penyempurnaan outsourcing policy juga dilakukan agar pengelolaannya menjadi lebih efektif. Employee Relation TALENT 1. peralatan dan dukungan untuk membantu proses pengenalan serta integrasi kedalam organisasi dan budaya dengan cepat dan efektif telah diciptakan dan akan diimplementasikan secara penuh pada tahun 2010. Dengan dilakukannya penyempurnaan ini. pengembangan organisasi difokuskan dengan melakukan organization review. khususnya dalam hal tanggung jawab pengelolaan. Proses seleksi disempurnakan agar mampu menggali potensi yang dimiliki oleh kandidat. serta menyempurnakan infrastruktur melalui automation resourcing process dengan online e-Recruitment. Beberapa hal telah dilakukan diantaranya adalah melakukan job evaluation dan menetapkan peringkat jabatan (job grade) pada unit-unit yang mengalami perubahan organisasi. menghitung kebutuhan penambahan pegawai secara tepat. Beberapa inisiatif strategis dirancang dan disusun secara komprehensif. Disamping penyelarasan di bidang resourcing policy. mengacu pada “HC Best Practices” yakni: ORGANIzATION DEVELOPMENT Dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis. Performance Management & Reward 6. Proses. Sejalan dengan hal tersebut. disesuaikan agar mampu memenuhi kebutuhan bisnis secara time to market dan sesuai dengan best practice di perbankan. jenis pekerjaan yang dapat dioutsourcekan serta vendor management yang lebih baik. yang merupakan program pembelajaran yang bersifat komprehensif untuk membekali pegawai dengan pengetahuan. Program ”Mandiri Jumpstart”. . Jalur penerimaan pegawai Officer Development Program (ODP) sebagai kunci pegawai pimpinan Bank Mandiri di masa datang ditata kembali melalui perbaikan tahapan dan metode seleksinya. agar lebih cepat dan efisien. sehingga bisnis unit dapat menjadi lebih efektif. efektif dan mampu bersaing di market. leadership maupun karir. Penataan kembali outsourcing policy. hUMAN cAPITAL LIFEcYcLE hUMAN cAPITAL L IFEcYcL E 3. Organization Development 5. maka seluruh kebutuhan pegawai tahun 2009 dapat dipenuhi oleh Human Capital. serta sesuai dengan kebutuhan bisnis unit. Penajaman strategi resourcing juga terus ditata agar dapat mendukung operasional bank. People Capabili S T R AT E hc G I & TA KT I K P E N E R A PA N eknologi &T LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. LEARNING & DEVELOPMENT Dalam upaya peningkatan kapabilitas leadership.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Compliance and Human Capital 221 agar Human Capital dapat menunjang pencapaian visi Bank Mandiri. untuk memenuhi kebutuhan pegawai pimpinan di masa depan. Perbaikan resourcing proses di atas dilakukan dengan menyusun resourcing guidelines baru yang lebih ringkas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menghadirkan pembicarapembicara bertaraf international untuk memberikan gambaran best practices mengenai trend perkembangan leadership serta budaya organisasi kepada WORKFORCE PLANNING & STAFFING Pertumbuhan organisasi yang cepat perlu didukung dengan strategi pemenuhan pegawai yang tepat dan akurat. Talent Management (Perub ahan Par adigm (Perb aikan B U D AYA & K E M I M P I N A N n EP ha eseluru k a & Perilaku Individu secara dalam Kebij ties akan. Untuk itu. Workforce Planning & Staffing 4. merancang dan mengimplementasikan modelmodel career development yang dapat memberikan kesempatan bagi pegawainya untuk tumbuh baik dari segi kapabilitas. sederhana. baik dari segi jumlah.

Metode ini akan diimplementasikan secara efektif pada tahun 2010. BHARWANI human capital Strategy & Policy Group I NENGAH RENTAYA Learning center Group para leader dalam acara ”Leadership Development and Executive Briefing Series”. Corporate Banking Academy. Inisiatif ini didukung dengan pengiriman para leaders untuk mengikuti Executive Training ke universitas terkemuka di dunia. Inovasi bidang rewards juga dilakukan sebagai upaya perusahaan untuk meningkatkan kinerja pegawai. telah dibentuk akademiakademi sesuai dengan kebutuhan pengembangan Strategic Business Unit. serta Audit. Upaya inovasi dan pengembangan sistem rewards lainnya akan terus dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan motivasi pegawai Bank Mandiri. Treasury & International Banking Academy. Perjanjian Kerja Bersama (PKB) untuk tahun 2009– 2011 telah ditandatangani antara Manajemen dengan Serikat Pegawai Bank Mandiri (SPBM). Commercial Banking Academy. Pelaksanaan penandatanganan PKB ini. Proses ini merefleksikan kondisi kerja yang harmonis di Bank Mandiri. cepat dan akurat melalui satu pintu. Pada tahun 2009 ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan target kinerja pegawai telah sesuai dengan yang diharapkan oleh Line Manager. Mid year Performance Review untuk pertama kalinya diimplementasikan pada tahun 2009. . EMPLOYEE RELATIONS Bank Mandiri terus berupaya meningkatkan engagement pegawai agar dapat memberikan kinerja yang maksimal bagi perusahaan. juga telah dilakukan. Pengelolaan cuti pegawai juga disempurnakan melalui metode ”block leave”.222 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Compliance and Human Capital cOMPLIANcE AND hUMAN cAPITAL MUSTASLIMAH compliance Group KRESNO SEDIARSI human capital Services Group SANJAY N. Compliance & Governance Academy. yakni: Micro & Retail Banking Academy. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Beberapa program telah dibangun untuk mencapai hal tersebut. Risk Management Academy. pegawai dari seluruh nusantara dapat memperoleh informasi kepegawaian dengan mudah. Melalui sarana ini. Untuk itu. pada tahun 2009. Disamping upaya pengembangan leadership di atas. juga telah melakukan berbagai inovasi dan breakthrough di bidang performance management and rewards. dimana salah satunya adalah dengan diimplementasikannya secara penuh Employee Service Center atau dikenal dengan ”hc4U”. cuti pegawai dapat dilaksanakan secara efektif. serta pengiriman pegawai pada program training public di lembaga-lembaga pendidikan terkemuka nasional maupun internasional. untuk pertama kalinya disaksikan secara langsung oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. Mid Year Peformance Review dilakukan untuk mencari solusi/ antisipasi penyelesaian kinerja pada tingkat awal. efektif serta dapat menunjang kinerja bisnis. learning development juga disusun agar lebih fokus. Technology & Operations Academy. Disamping itu. PERFORMANCE MANAGEMENT & REWARD Human Capital. Implementasi pemberian tunjangan untuk jabatan tertentu dan tunjangan khusus bagi pegawai di daerah-daerah tertentu yang dipandang perlu untuk diberikan suatu tunjangan sebagai kompensasi untuk kondisi inflasi dari daerah dimaksud. Penyelenggaraan pelatihan juga terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan melalui regular inhouse. Melalui sistem ini.

pengembangan. yakni dengan melakukan proses transformasi organisasi LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Program pengembangan ini dilaksanakan dengan menekankan pada perencanaan. Keseluruhan tahapan pengembangan ini dilakukan melalui pendekatan yang menitikberatkan pada kekuatan seseorang atau “strengths based approach”. • Tidak memberikan fasilitas kredit yang dilarang oleh Pemerintah dan peraturan-peraturan yang lain. Melalui optimalisasi sistem dan infrastruktur ini. Penyempurnaan sistem payroll dan pengelolaan travel management telah dilakukan dengan mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki. baik dari sisi biaya maupun sumber daya. Pengembangan berbasis strengths ini didukung dengan proses coaching oleh ”internal coach” yang telah terlatih dan disiapkan dengan matang. TALENT MANAGEMENT & SUCESSION PROGRAM Pengembangan melalui Talent Management dan Succession Planning juga ditata kembali untuk mempersiapkan suksesor pemimpin Bank Mandiri di masa datang. Penyempurnaan dilakukan secara menyeluruh dari metode pemilihan. . sistem dan infrastruktur juga dibenahi agar menjadi lebih baik. serta dapat mengoptimalkan kinerja pegawai sesuai dengan kekuatan yang dimilikinya. assignment hingga placement pada jabatan yang strategis. enhancement. Untuk itu. agar para internal coach dapat memahami kekuatan. antara lain tercermin dalam pelaksanaan Prudential Banking diantaranya yaitu: • Tidak terjadi pelampauan dan pelanggaran BMPK baik terhadap pihak terkait maupun pihak tidak terkait. PELAKSANAAN TUGAS DI BIDANG KEPATUHAN Prudential Banking Bank Mandiri berkomitmen untuk melaksanakan kepatuhan secara total sehingga seluruh kegiatannya selalu mematuhi peraturan perundangundangan dan ketentuan yang berlaku serta menerapkan prinsip kehati-hatian. • Tidak melanggar Giro Wajib Minimum (GWM). Hal ini dilakukan. • Tidak melanggar Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Good corporate Governance. Know Your customer dan Anti Money Laundering Serangkaian perubahan dilakukan dan diterapkan secara konsisten.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Compliance and Human Capital 223 2010 Tahun 2010. Direktorat Compliance & Human Capital telah mencanangkan misinya “Accelerating Human Capital Value Creation to be Indonesia’s most Admired and Progressive Financial Institution Moving to High Gear”. maka proses administrasi human capital menjadi lebih efisien dan cepat. • Tidak melanggar ketentuan Posisi Devisa Netto (PDN). serta monitoringnya. INFRASTRUKTUR Tercapainya operational excellence selalu menjadi prioritas utama bagi Human Capital dalam memberikan support bagi pegawai dan unit kerja.

pengembangan akan dilakukan untuk mendukung manajemen komunikasi dan informasi yang efektif. Bank Mandiri juga memperoleh penghargaan sebagai Asia’s Best Companies For Corporate Governance dalam Recognition Awards 2009 yang diselenggarakan oleh Corporate Governance Asia. Penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) dan pencegahan tindak pidana pencucian uang (Anti Money Laundering/ AML) secara konsisten diimplementasikan dan terus disempurnakan baik dari sisi kebijakan maupun prosedur operasionalnya. Direktorat Compliance & Human Capital terus berupaya melahirkan berbagai inisiatif strategis dan kebijakan yang sejalan dalam mendukung visi Bank Mandiri: “To be Indonesia’s most admired and progressive financial institution”. organisasi dan sistem informasi terkait. • Dari aspek metodologi. antara lain: • Implementasi sistem otomasi Anti Money Laundering (AML Solution) di kantor cabang Hong Kong dan Singapura untuk monitoring transaksi yang terindikasi mencurigakan.65) dengan predikat sebagai perusahaan “Sangat Terpercaya” dan “Emiten Keuangan Terbaik”. disusun panduan Compliance Risk serta telah diimplementasikan Sistem Komunikasi Pelaporan Kepatuhan (SKPK) unit kerja. buku panduan dan review kepatuhan. • Penyempurnaan SAP dan pelaksanaan Employee Self Services di seluruh unit kerja. health care serta recognition programs.224 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Compliance and Human Capital melalui perbaikan tata kelola perusahaan yang taat pada prinsip-prinsip GCG. untuk melengkapi fungsi dan tugas Quality Assurance & Compliance (QAC). Untuk itu. serta mengakselerasi program yang telah disusun agar mampu memenuhi harapan stakeholder. Keberhasilan Bank Mandiri dalam memperkuat penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance didukung oleh hasil riset dan pemeringkatan implementasi GCG oleh pihak independen yaitu Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) dimana Bank Mandiri memperoleh peringkat 1 (nilai 90. • Di bidang organisasi. monitoring yang efektif serta menanamkan mindset aliansi dan jiwa service pada seluruh insan Bank Mandiri. akan dilakukan compliance risk statement agar semua risiko kepatuhan yang signifikan diidentifikasi. Beberapa langkah pembaharuan telah dicanangkan untuk dilakukan pada tahun 2010 diantaranya: • Pengembangan kapabilitas leadership melalui Great Leader Program dan Management Development Program • Pelaksanaan Program Master Degree (S2) di universitas terkemuka dunia. selama tahun 2009. Inisiatif-inisiatif yang dilaksanakan untuk memperkuat penerapan Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT). Human Capital Bank Mandiri akan terus diperbaiki dan disempurnakan melalui inovasi yang produktif. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Untuk itu. perbaikan struktur organisasi akan dilakukan didasarkan pada karakteristik risiko kepatuhan yang terdapat pada lines of business Bank Mandiri serta peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku. Dari kalangan internasional. • Dari segi sistem informasi. • Desentralisasi sistem AML Solution di seluruh Regional Internal Control (RIC) Kantor Wilayah sebagai bagian dari program pengendalian terpadu untuk pencegahan fraud dan mendeteksi adanya indikasi transaksi keuangan mencurigakan. pengembangan Human Capital tetap diarahkan untuk mendukung pencapaian visi Bank Mandiri. Disamping itu. Direktorat Compliance & Human Capital telah mencanangkan misinya “Accelerating Human Capital Value Creation to be Indonesia’s Most Admired and Progressive Financial Institution Moving to High Gear”. Dengan demikian diharapkan non-compliance event yang signifikan dapat diantisipasi sehingga target “No Surprise” yang telah dicanangkan dapat dicapai. • Pembuatan dan pendistribusian Alat Peraga AML-KYC “Show and Tell” untuk front liner. telah diterbitkan buku kebijakan kepatuhan Bank Mandiri. . didokumentasikan dan dimitigasi secara efektif. • Pengembangan Culture melalui penciptaan program budaya yang sustainable. • Mengembangkan modul training “Combating Financial and Transactional Crime” untuk pegawai pimpinan dan pelaksana. • Penyempurnaan performance based reward. Bidang Kepatuhan Penyempurnaan di bidang kepatuhan juga terus diupayakan melalui penyempurnaan dari aspek metodologi. Direktorat Compliance & Human Capital yakin bahwa melalui penciptaan SDM yang berkualitas serta pengelolaan bidang kepatuhan yang baik akan menciptakan masa depan perusahaan yang gemilang. pada tahun 2010. PROGRAM PENGEMBANGAN PERIODE SELANJUTNYA Bidang human capital Untuk periode selanjutnya.

5 5.408 ‘06 11.000 250.820 ‘09 5.000 ‘06 ‘ 07 ‘08 ‘09 TRAINING JUMLAH PESERTA TRAINING ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 27.974 123.909 21.500 2.367 237.733 20.000 15.000 250 500 1.962 3.000 40.000 1.335 4.180 2.272 863 50.000 2.500 5.4 0. .) ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 113.851 216.545 5.000 25.285 206.000 10.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Compliance and Human Capital 225 KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN PENDIDIKAN JUMLAH PEGAWAI ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 22.225 12.14 3.192 S2 DAN S3 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 1.602 3.35 0.000 150.721 PRODUKTIVITAS PEGAWAI EBT/ JUMLAH PEGAWAI (Rp.631 22.991 0.850 ‘05 10.447 1.000 50.000 4.062 21.000 4.45 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 4. Milliar) 0.3 0.000 5.000 5.380 58.000 50.29 0.690 23.440 1.1 0.000 D3 DAN D4 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 1.500 6.181 SLTA Setara 5.000 30.609 627 5.000 20.541 ‘08 ‘09 2.000 7.000 60.860 JENIS TRAINING Inhouse Public Class Sosialisasi Special Project Academy 8.000 100.000 200.500 13.745 1.000 3.000 10.000 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.814 BIAYA TRAINING (miliar Rp.526 1.000 4.946 0.146 2.000 15.823 ‘07 12.890 21.500 5.2 0.511 S1 10.854 11.

posisi hukum yang kuat dan budaya perusahaan yang kokoh.226 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Corporate Secretary. Goals ini kami capai melalui berbagai inisiatif dan aktivitas: menjaga dan meningkatkan reputasi perusahaan. memberikan dukungan korporasi yang handal untuk meningkatkan nilai perusahaan. melalui pencapaian selama tahun 2009 yaitu terjaganya reputasi yang prima. Legal & Customer Care. merupakan tujuan utama kami. Pencapaianpencapaian utama yang menjadi landasan fundamental tercapainya LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menjaga posisi hukum perusahaan dan melakukan transformasi budaya berkelanjutan. Legal & Customer Care BAMBANG SETIAWAN Direktur Corporate Secretary. Selama tahun 2009 telah banyak pencapaian yang diraih oleh unit-unit kerja yang berada dalam supervisi Direktorat Corporate Secretary. Legal & Customer Care mendukung visi Bank Mandiri menjadi Indonesia’s most admired and progressive financial institution. Legal & Customer Care Mewujudkan Bank Mandiri sebagai korporasi yang sangat terpercaya dengan service excellence yang terbaik. memperkuat citra Bank Mandiri sebagai perusahaan terbuka yang terkemuka dan terpercaya. Direktorat Corporate Secretary. tercapainya service excellence yang terbaik. terbangunnya budaya perusahaan yang kokoh dan posisi hukum yang kuat. Keseluruhannya merupakan dukungan korporasi yang handal untuk meningkatkan nilai perusahaan secara berkesinambungan. menjaga dan meningkatkan kualitas service excellence pada semua contact points. .

integrity. tertib dan sejalan dengan ketentuan Pasar Modal. 6. baik preventif maupun represif terhadap berbagai inisiatif dan tindakan operasional Bank. yang membentuk keseluruhan jajaran pegawai yang menjalankan nilai-nilai trust. continous learning & akselerasi transformasi budaya Inisiatif Strategis Direktorat Corporate Secretary. Tersusunnya blue print strategy service excellence Bank Mandiri 20102014 yang diantaranya menetapkan jiwa service dalam setiap aktivitas yang dilakukan oleh seluruh pegawai/ Optimalisasi communication channels & implementasi branding Peningkatan Risk Awareness Implementasi program budaya. Secara terinci beberapa pencapaian utama tahun 2009 adalah sebagai berikut: 1. . Legal & Customer Care Bank Mandiri produktivitas & efisiensi Law as a second nature Corporate action & implementasi organisasi yang optimal Service excellence & service leader unit kerja guna menciptakan pengalaman yang unik dan positif pada seluruh contact point Bank Mandiri. 4. 2. meningkatnya kualitas penanganan pengaduan nasabah serta terimplementasikannya budaya kerja secara efektif dengan indikator antara lain terwujudnya 8. tercermin dari tercapainya Publicity Effectiveness Level yang baik yang mempunyai makna bahwa Bank Mandiri memperoleh exposure pemberitaan yang positif di media massa. professionalism. Implementasi program nasional corporate culture secara menyeluruh pada semua lini menghasilkan 8. Change agent yang efektif. Penawaran Umum Obligasi LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dalam tahun 2009 reputasi Bank Mandiri sangat terjaga dan meningkat dengan baik. Penyelenggaraan berbagai aksi korporasi yang terencana. merupakan langkah penting untuk mengukuhkan posisi Bank Mandiri sebagai service leader. Legal & Customer Care 227 visi Bank Mandiri adalah predikat sebagai bank yang menyediakan service excellence yang terbaik di Indonesia (Best Bank Service Excellence) pada tahun 2007/2008 dan 2008/2009 sesuai hasil riset dan survey Marketing Research Indonesia dan Majalah Infobank. 5. diantaranya pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham.212 change agent yang tersebar di seluruh Indonesia. Memberikan dukungan/solusi dari aspek legal. Selain itu. 3. Kinerja ini merupakan hasil konkret dari peningkatan kompetensi dan perbaikan proses kerja semua unit legal secara nasional.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Corporate Secretary. tim budaya yang solid serta pimpinan yang menjadi panutan dan memberikan inspirasi. Penyampaian pesan dan informasi korporasi secara efektif kepada seluruh pemangku kepentingan melalui penyelenggaraan berbagai event korporasi yang melibatkan nasabah maupun pegawai secara teratur dan berkesinambungan.212 change agents atau lebih dari 35% dari total pegawai. 7. Penyelesaian secara substantial kasus-kasus perdata yang mencapai sekitar 82% dari seluruh perkara backlog yang ada. adalah suatu kondisi yang ingin dicapai untuk menjaga nilai-nilai yang diyakini baik oleh seluruh insan Bank Mandiri. Hasil nyata ini divisualisasikan melalui penyelenggaraan Culture Fair dan Culture Excellence Award setiap tahun dengan memberikan penghargaan kepada unit-unit kerja dan change agent terbaik dalam implementasi budaya kerja. customer focus dan excellence. debitur dan pihak ketiga lainnya yang beritikad tidak baik. dan melakukan legal action yang efektif terhadap nasabah. Terlaksananya monitoring dan penyempurnaan terus menerus atas standard layanan Bank Mandiri baik untuk front liners maupun supporting units guna menghasilkan standar layanan terkini yang sesuai dengan ekspektasi nasabah. Pencapaian utama lainnya adalah posisi hukum Bank Mandiri yang terjaga secara berkelanjutan.

. budaya. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. publikasi laporan keuangan secara berkala. Meskipun banyak pencapaian yang diraih pada tahun 2009. menumbuhkan kesadaran hukum ”law as a second nature” melalui pembelajaran dan pencegahan serta meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai budaya Bank Mandiri dan standar layanan prima pada seluruh jajaran pegawai. Sehubungan hal tersebut. Direktorat Corporate Secretary.5 triliun. kesehatan. LEGAL & cUSTOMER cARE SUKORIYANTO SAPUTRO corporate Secretary Group RIDZKI JUNIADI Legal Group BASU vITRI MANUGRAHANI customer care Group BAMBANG ARI PRASODJO culture & Service Specialist Subordinasi Rupiah Bank Mandiri I Tahun 2009 sebesar Rp3. Corporate social responsibility (CSR) dilaksanakan selaras dengan visi dan misi Bank Mandiri sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat luas. baik saat masa tanggap darurat. 9. lingkungan hidup. Standarisasi dilakukan bertahap sesuai tenggat waktu pembaharuan atas seluruh materi touch point baik yang tangible maupun intangible dengan tujuan menjaga citra perusahaan melalui konsistensi dan standarisasi pada implementasinya sehingga tercipta brand experience yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan. RENCANA KERJA 2010 Kami berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan reputasi Perseroan sebagai perusahaan terbuka yang terkemuka yang menerapkan prinsip good corporate governance dengan berlandaskan budaya kerja Bank Mandiri dan kepatuhan hukum demi menciptakan service excellence. dan keterbukaan informasi (corporate disclosures) yang merupakan bentuk pemenuhan kepatuhan terhadap ketentuan Pasar Modal dan penghormatan terhadap seluruh pemangku kepentingan sebagai implementasi prinsip good corporate governance. terpercaya dan tumbuh bersama seluruh pemangku kepentingannya. Program strategis unggulan tahun 2009 berbasiskan pendidikan kewirausahaan (entrepreneurship) yaitu Program Wirausaha Mandiri yang bertujuan membangun semangat entrepreneurship bagi masyarakat Indonesia melalui berbagai kegiatan pembinaan dan dukungan usaha. 8. Legal & Customer Care cORPORATE SEcRETARY. serta mencerminkan kesiapan menjadi bank yang terdepan. Program CSR diimplementasikan melalui dua kelompok program: strategis dan responsif. Legal & Customer Care mencanangkan inisiatif strategis dalam mendukung terwujudnya cita-cita Bank Mandiri. olahraga. Standarisasi penggunaan brand baru Bank Mandiri yang menampilkan wajah dan semangat baru.228 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Corporate Secretary. sarana ibadah dan bantuan bagi korban bencana alam. 10. pasca bencana maupun pemulihannya. Peningkatan kualitas customer data base dan optimalisasi penggunaan data nasabah (Customer Information File) untuk mendukung bisnis dan layanan . upaya penyempurnaan terus dilakukan diantaranya meningkatkan efektivitas komunikasi korporasi guna membangun sentimen positif bagi reputasi Bank Mandiri. Mengoptimalkan seluruh communication channels yang ada untuk memperkuat reputasi Bank Mandiri dan mangimplementasikan branding standard pada seluruh touch point. sebagai berikut: 1. sedangkan program responsif mencakup bidang pendidikan.

Melaksanakan program lanjutan implementasi budaya dan mendorong continuous learning untuk mengakselerasi transformasi budaya. 9. biaya administrasi. 6. biaya tenaga kerja dan investasi. dan pemenuhan pegawai secara optimal. meningkatkan produktivitas pegawai melalui percepatan Service Level Agreement. 10. mengimplementasikan blue print service excellence. serta menyelesaikan dan menurunkan pengaduan nasabah. Legal & Customer Care 229 28% Kami berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan reputasi perseroan sebagai perusahaan terbuka yang terkemuka yang menerapkan prinsip good corporate governance dengan berlandaskan budaya kerja Bank Mandiri dan kepatuhan hukum demi menciptakan service excellence. Meningkatkan risk awareness dan meminimalkan human error. Melaksanakan aksi korporasi sesuai ketentuan. memberikan advis hukum dan bantuan hukum secara on site terhadap transaksi operasional perbankan baik secara preventif maupun represif. Melaksanakan training. 5. 7. menyusun blue print operational excellence. Memonitor dan meningkatkan kualitas penerapan budaya perusahaan. coaching. 8. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 3. 2. dan memberikan pemahaman aspek hukum kepada debitur. Mempertahankan posisi Bank Mandiri sebagai service leader dan menyeragamkan kualitas layanan prima di seluruh wilayah. mengembangkan dan mengimplementasikan organisasi sesuai fungsinya. Melakukan upaya penanganan perkara melalui lembaga alternatif penyelesaian sengketa. mengakselerasi penyelesaian perkara. . melakukan survey kepuasan nasabah. rotasi dan mutasi pegawai sesuai kebutuhan secara optimal.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Corporate Secretary. dan efisiensi penggunaan anggaran biaya umum. 4. Menjaga keamanan aset dan operasional Bank Mandiri serta lingkungannya. Meningkatkan kualitas data base informasi nasabah.

sumber daya manusia. BONDAN EVP Koordinator Internal Audit Tugas utama Internal Audit adalah harus menjadi katalis dan penjaga proses transformasi di Bank Mandiri dengan cara memberikan reasonable assurance bahwa seluruh proses dalam organisasi telah berfungsi secara efektif serta memberikan early warning signal untuk pencegahan masalah maupun untuk perbaikan/kesempurnaan di setiap bidang.230 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Internal Audit RIYANI T. maka organisasi Internal Audit harus mampu melaksanakan praktek audit bertaraf internasional. Dalam rangka mencapai misi Bank Mandiri untuk menjadi Regional Champion Bank pada tahun 2010. and shaping the end game. Memperhatikan tahun 2009 merupakan tahun terakhir fase “Shaping the end game” dari 3 tahapan program transformasi Bank Mandiri yang terdiri dari back on track. Direktorat Internal Audit secara kontinyu melaksanakan inisiatif-inisiatif untuk perbaikan metodologi. outperform the market. Implementasi dari inisiatif-inisiatif tersebut telah dimulai sejak tahun 2006 melalui program transformasi dengan fokus pada penerapan Risk Based Audit. Oleh karena itu. organisasi dan system. baik di level Bank maupun level perusahaan anak/afiliasi. maka Direktorat Internal Audit pada tahun 2009 melaksanakan program audit LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. peningkatan kompetensi auditor. . dan implementasi Sistem Informasi Manajemen Audit.

RIC associate berfungsi sebagai mentor. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . dalam rangka assurance sebanyak 275 penugasan audit dan 1 program consulting kepada perusahaan anak. termasuk menjadi trainer dalam menerapkan Metodologi Risk Based Audit (RBA). yaitu PT. BSHB dapat dilaksanakan dengan efektif. Unit Contact Person (UCP) UCP adalah auditor yang ditunjuk untuk memonitor suatu unit kerja guna mengetahui kondisi unit kerja secara berkelanjutan agar dapat mendeteksi lebih dini kondisi tertentu pada unit kerja dan selanjutnya menginformasikan kepada unit kerja dimaksud untuk dilakukan antisipasinya. Fokus Direktorat Internal Audit dalam program consulting ini adalah sebagai bagian pasca akuisisi yaitu untuk mendapatkan keyakinan bahwa fungsi Internal Audit PT. Program audit dengan metode RBA ini diberlakukan untuk mengcover risiko operational. prosedur. yaitu digunakan dalam 84 penugasan baik untuk penugasan audit dalam rangka assurance maupun penugasan dalam rangka audit khusus/investigasi. help desk. Sistem Informasi Manajemen Pemeriksaan (SIMP) serta pemahaman manajemen risiko dan teknik audit lainnya. assessor training. Direktorat Internal Audit menggunakan metode. c. Implementasi SIMA Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Audit (SIMA) sebagai tools untuk otomasi proses audit juga mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2008. assessment activities. credit dan market. Peran Direktorat Internal Audit dalam early warning signal mechanism diwujudkan dalam bentuk evaluasi terhadap kecukupan internal control dalam kebijakan. system dan approach sebagai berikut : a. dan role play coaching oleh atasan kepada bawahan.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Internal Audit 231 Untuk memastikan program audit untuk kepentingan assurance dapat dilaksanakan secara efektif. e. produk & aktivitas baru serta program consulting kepada anak perusahaan yang baru diakuisisi Bank Mandiri pada tahun 2009. BSHB). Internal Auditor Capability Model (IACM) IACM diselenggarakan Direktorat Internal Audit guna memenuhi kualifikasi best practices mengacu kepada Standard of Professional Practice for Internal Auditors (SPPIA). Regional Internal Control Associate (RICA) RICA merupakan inisiatif Manajemen Internal Audit untuk meningkatkan kompetensi jajaran RIC dengan menunjuk Auditor di Direktorat Internal Audit untuk menjadi associate bagi pemeriksa di Regional Internal Control. Implementasi Risk Based Audit Dengan semakin lengkapnya unit-unit kerja yang memiliki profil risiko maka implementasi Risk Based Audit dengan metodologi Risk Based Audit mengalami peningkatan yaitu mencapai 92 penugasan audit. Proses yang telah dilaksanakan pada tahun 2009 antara lain tersusunnya General IA Development Plan. Bank Sinar Harapan Bali (PT. d. b.

. Di samping itu. Memasuki tahap akhir fase Outperform the Market di tahun 2009. (2) Outperform the Market (2008-2009) dan (3) Shaping the End-Game (2010). sebagai think tank Bank Mandiri. BUDIMAN EVP Koordinator Change Management Office Memasuki tahun kedua fase Outperform the Market transformasi Bank Mandiri 20052010. serta inisiatif strategis yang terkait dengan optimalisasi pertumbuhan organik termasuk di dalamnya penyelarasan organisasi di tingkat wilayah melalui implementasi CEO Wilayah dan penyempurnaan program aliansi antar unit kerja. Change Management Office (CMO) adalah Direktorat khusus yang dibentuk untuk membantu Direksi dalam memandu proses transformasi 20052010 yang terdiri dari 3 Fase yaitu: (1) Back-on-Track (2005-2007).232 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Change Management Office HARYANTO T. CMO juga turut berperan dalam penyusunan maupun implementasi inisiatif-inisiatif lain yang sifatnya “built-for-the future” guna mendukung proses transformasi Bank Mandiri yang akan terus berkelanjutan. Change Management Office (“CMO”). CMO berperan aktif dalam implementasi inisiatif-inisiatif strategis guna LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. terus berperan aktif dalam memimpin inisiatif-inisiatif strategis yang terkait dengan pertumbuhan non-organik termasuk di dalamnya akuisisi Tunas Finance dan penyelarasan perusahaan anak paska akusisi.

Setelah memperoleh persetujuan akusisi dari regulator dalam hal ini Bank Indonesia dan Bapepam/LK. CMO juga berperan aktif dalam penciptaan value dari perusahaan yang telah diakuisisi. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Salah satu inisiatif yang dilakukan diantaranya melakukan asistensi dalam review dan penyusunan kebijakan Perusahaan Anak yang meliputi Kebijakan Perkreditan. Sebagai tindak lanjut PPJB. Proses akuisisi Tunas Finance telah dimulai sejak tahun 2008 dengan ditandatanganinya Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) atas pembelian 51% saham Tunas Finance pada tanggal 27 Juni 2008. Tunas Financindo Sarana (“Tunas Finance”). 1. pada tanggal 6 Februari 2009 dilakukan penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) akuisisi Tunas Finance yang sekaligus menjadi penanda resmi bergabungnya Tunas Finance menjadi anak perusahaan Bank Mandiri.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Change Management Office 233 meningkatkan pangsa pasar dan menciptakan nilai tambah bagi Bank Mandiri dengan focus pada 3 bidang utama. . (2) Optimalisasi pertumbuhan organik melalui penajaman fungsi pimpinan wilayah dan aliansi (3) Inisiatif-inisiatif strategis fondasi masa depan (“builtfor-the future” initiatives). Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani pada tanggal 6 Februari 2009. Peningkatan kepemilikan ini akan mengakibatkan beralihnya kepemilikan mayoritas di AXA Mandiri kepada Bank Mandiri.46% dengan melakukan pembelian seluruh saham BSHB yang dimiliki oleh Direktur Utama BSHB sebagaimana tercantum dalam Akta No. Tunas Finance telah melakukan re-branding nama bisnisnya menjadi Mandiri Tunas Finance.46%. Pada tahun 2009 Bank Mandiri juga melakukan penambahan penyertaan modal kepada Bank Sinar Harapan Bali (“BSHB”) sebesar 1. Inisiatif yang dilakukan tidak hanya terkait dengan pengembangan bisnis tetapi juga mencakup upaya konsolidasi kebijakan dan manajemen risiko.027. Sinergi ini diharapkan dapat mengakselerasi pengembangan bisnis dan peningkatan portfolio pembiayaan consumer di Bank Mandiri khususnya dalam segmen pembiayaan kendaraan bermotor. di tahun kedua fase Outperform the Market. mobil bekas. yaitu : (1) Pertumbuhan non-organik melalui akuisisi. infrastruktur pendukung yang kuat. SH. Dengan penambahan penyertaan modal tersebut. Bergabungnya Tunas Finance yang memiliki dukungan jaringan distribusi yang luas. CMO juga mendukung Direktorat Micro and Retail Banking dalam rencana peningkatan kepemilikan Bank Mandiri di PT. proses kredit yang cepat. AXA Mandiri Financial Services (“AXA Mandiri”) menjadi 51% melalui pembelian secara langsung atas 2. Bank Mandiri telah menyelesaikan proses akuisisi atas PT.844 lembar saham atau 2% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam AXA Mandiri dari National Mutual International Pty. Ltd. kepemilikan Bank Mandiri terhadap BSHB mengalami peningkatan menjadi 81. 52 tanggal 22 Oktober 2009 yang dibuat dan ditandatangani dihadapan Notaris Ni Wayan Widastri. Selain berperan aktif dalam melakukan kajian dan pelaksanaan inisiatif non-organik. pada tanggal 23 September 2008 telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSBL) Bank Mandiri yang memberikan persetujuan penuh atas rencana akuisisi tersebut. Untuk mencerminkan sinergi bisnis tersebut. dan dukungan jaringan dealership dari Tunas Group diharapkan dapat menghasilkan sinergi bisnis yang kuat dengan Bank Mandiri. dan sepeda motor. Pertumbuhan Non Organik melalui Akuisisi Untuk memperkuat penetrasi pasar Bank Mandiri ke dalam segmen consumer khususnya di segmen pembiayaan kendaraan bermotor. Pelaksanaan penambahan penyertaan modal pada BSHB dilakukan dalam rangka memenuhi ketentuan Bank Indonesia tentang Good Corporate Governance yang antara lain mensyaratkan bahwa Direktur Utama Bank harus berasal dari pihak yang independen. Bank Mandiri telah berkomitmen untuk secara konsisten menyediakan sumber pendanaan yang memadai kepada Tunas Finance dalam bentuk kerja sama pembiayaan dengan skema joint financing. Tunas Finance merupakan perusahaan pembiayaan (multifinance) kendaraan bermotor yang memiliki pengalaman usaha selama hampir 20 tahun dengan fokus usaha pada pembiayaan mobil baru.

Selain itu juga telah ditentukan kriteria penetapan tingkatan nasabah yang nantinya akan ditetapkan perlakuan atau strategi khusus untuk setiap tingkatan nasabah sesuai dengan analisa. Target wilayah. Melalui penguatan peran ini. maka Regional Manager. Dengan model bisnis SBU tersebut. Di tahun 2009 CMO beserta unit kerja terkait telah melaksanakan penyempurnaan (refinement) atas inisiatif aliansi strategis. Hal tersebut dilakukan dengan penyusunan suatu program yang terstruktur. Aliansi di Bank Mandiri dilakukan secara menyeluruh baik antar SBU. dan dari tahun ke tahun Bank Mandiri terus melakukan pengembangan dan penyempurnaan sebagai upaya untuk meningkatkan pangsa pasar revenue di seluruh segmen. diperlukan aliansi yang kuat antar unit bisnis sehingga dapat tercipta sinergi yang optimal dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah. yang terdiri dari pembentukan team project penyusun proses bisnis aliansi serta prinsip aliansi. Bank Mandiri telah mengimplementasikan program aliansi strategis.234 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Change Management Office Kebijakan Operasional. Sejak tahun 2007. Area Manager (khususnya untuk area yang lokasinya tidak satu kota dengan Kanwil) dan Kepala Cabang (khususnya untuk cabang yang lokasinya tidak satu kota dengan Area) secara internal akan ditetapkan sebagai CEO Wilayah yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan seluruh bisnis di wilayahnya. Lebih lanjut juga telah ditetapkan target aliansi dalam Key Performance Indicator (“KPI”). Hal ini juga yang akhirnya mendasari terciptanya konsep penguatan peran pimpinan wilayah dan organisasi di tingkat wilayah melalui implementasi konsep CEO Wilayah. CMO disini berperan untuk mensinergikan grup-grup terkait serta melakukan sosialisasi ke seluruh kantor wilayah Bank Mandiri. serta kebijakan Pengendalian Internal untuk memastikan terlaksananya Good Corporate Governance pada Perusahaan Anak serta menyusun kajian dalam rangka akselerasi pengembangan bisnis di Perusahaan Anak. Dengan adanya konsep CEO Wilayah. Optimalisasi pertumbuhan organik melalui penajaman fungsi pimpinan wilayah dan aliansi Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. diharapkan penetrasi dan aliansi bisnis di wilayah akan lebih efektif karena memiliki LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . goal setting pegawai. serta skema insentif aliansi juga diharapkan dapat memacu kinerja pegawai demi tercapainya kesuksesan pelaksanaan aliansi strategis di Bank Mandiri. Selama bulan November hingga Desember 2009 telah dilaksanakan beberapa pilot project dan penetapan nasabah corporate dan commercial sebagai target aliansi. 2. Bank Mandiri menerapkan model bisnis dan organisasi yang berbasiskan Strategic Business Unit (“SBU”). area dan cabang harus disinkronisasi dengan target SBU agar tercapai dua hal utama yaitu penguatan aliansi dan penggalian potensi pasar yang maksimal di setiap wilayah. SBU dengan Supporting Unit maupun SBU dengan Kanwil.

Transformasi budaya lanjutan Bank Mandiri ini bertujuan untuk menumbuhkan perilaku spesifik seluruh insan Bank Mandiri yang nantinya dapat mendukung kinerja masing-masing individu sesuai dengan main function-nya. garis komando dan koordinasi yang lebih jelas dan tegas. CMO juga turut terlibat dalam perumusan program transformasi budaya lanjutan Bank Mandiri. CMO juga berperan aktif dalam implementasi berbagai inisiatif strategis yang memberikan nilai tambah dalam proses transformasi dalam organisasi Bank Mandiri. di tahun 2009 CMO membantu Human Capital Strategy & Policy Group dalam melakukan penyempurnaan terhadap mekanisme penilaian kinerja pegawai. context). 3. Di samping itu CMO juga membantu dalam implementasi Performance Management System termasuk penentuan reward mechanism di seluruh organisasi sampai tingkat Direksi. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Reorganisasi ini dilakukan untuk menjadikan unit bisnis yang lebih lincah.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Change Management Office 235 Terjadi sinergi yang kuat antara Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia. tanpa menghilangkan akuntabilitas masing-masing SBU. Risk Management maupun Supporting Unit. namun juga meliputi faktor kualitatif (process. . sehingga lebih fleksibel dalam mengantisipasi perkembangan dan kebutuhan bisnis. Inisiatif-inisiatif strategis fondasi masa depan (“built-for-the future” initiatives) Sebagai unit yang berfungsi sebagai “think tank” Bank Mandiri. dengan melakukan penyusunan grand strategy transformasi budaya Bank Mandiri yang terdiri dari penyempurnaan program budaya yang telah dijalankan serta penyusunan grand design Change & Culture Academy. Direktorat CMO akan terus mengawal proses transformasi Bank Mandiri melalui keterlibatan langsung dalam implementasi berbagai inisiatif strategis serta menjadi katalisator untuk mempercepat pertumbuhan bisnis Bank Mandiri. Selaras dengan proses reorganisasi dengan penerapan budaya berbasis kinerja. Selama tahun 2009 CMO membantu melakukan penyelarasan dalam organisasi Bank Mandiri yakni dalam bentuk penyusunan kajian penataan struktur organisasi di beberapa Direktorat baik SBU. Penyempurnaan yang dilakukan antara lain meliputi pengembangan Performance Management System yang tidak hanya didasarkan atas KPI (result) saja. Sejalan dengan hal tersebut. dengan Tunas Finance yang merupakan salah satu perusahaan pembiayaan yang didukung oleh jaringan distribusi Tunas Group yang kuat.

Tahun 2009 memiliki makna yang sangat penting bagi Direktorat Finance & Strategy terutama dilihat dari aspek pencapaian kinerja keuangan Bank Mandiri dan penyusunan rumusan strategi serta langkah transformasi lanjutan Bank Mandiri. .236 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Finance and Strategy PAHALA N. PENCAPAIAN KINERJA DIREKTORAT FINANCE & STRATEGY TAHUN 2009 Melihat berbagai pencapaian yang telah Bank Mandiri raih hingga tahun 2009. Disamping itu. sepanjang tahun 2009 Market Capitalization Bank Mandiri juga berhasil mencatat peningkatan yang sangat signifikan hingga sempat mencapai lebih dari Rp110 triliun. atau melebihi aspirasi program transformasi sebesar Rp100 triliun yang sebenarnya ditargetkan untuk dicapai ditahun 2010. sekaligus bersamasama bersinergi dengan stakeholder untuk mendukung pencapaian target transformasi yang telah ditetapkan. di LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dalam hal ini. Keberhasilan tersebut tentunya tidak lepas dari kedisiplinan dan kerja keras seluruh Strategic Business Unit (SBU) Corporate Center maupun Shared Services yang telah menjalankan fungsi dan perannya masing-masing. MANSURY EVP Koordinator Finance & Strategy dan Chief Financial Officer Direktorat Finance & Strategy di tahun 2009 berhasil menuntaskan penyusunan Rencana Jangka Panjang dan memperkuat modal sebagai platform transformasi 5 (lima) tahun kedepan. Direktorat Finance & Strategy telah mengambil berbagai inisiatif untuk meningkatkan dan memperluas peran strategisnya terutama untuk meyakinkan bahwa Bank Mandiri kedepannya akan terus tumbuh secara sustainable dengan fokus dan strategi yang tepat.

Bank Mandiri berinisiatif memperkuat struktur permodalan. yaitu Corporate Banking. Corporate Plan Bank Mandiri 2010-2014 pada akhirnya telah menetapkan area fokus pertumbuhan Bank Mandiri 5 (lima) tahun kedepan yaitu area wholesale transaction banking. kami menyadari bahwa untuk terus dapat bertahan dan menjadi pemenang dalam persaingan. Penyusunan Corporate Plan diawali dengan pelaksanaan review dan assesment atas kondisi persaingan. PENERAPAN PERFORMANCEBASED CULTURE a. peluang pasar dan posisi Bank Mandiri saat ini dalam peta persaingan perbankan nasional. aliansi antar BU dan sinergi antar Mandiri Group. high yield business dan retail payment & deposits. dalam hal ini juga ditetapkan strategi untuk masing-masing area. Consumer Finance dan Special Asset Management. Mempertimbangkan hal tersebut. peta persaingan industri perbankan nasional maupun internasional telah mengalami perubahan yang sangat signifikan. Pada triwulan IV tahun 2009 Direktorat Finance & Strategy memberi dukungan dalam menerbitkan obligasi subordinasi Rupiah yang ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan serta meningkatkan struktur dana jangka panjang Bank Mandiri. Perubahan tersebut terutama dipengaruhi oleh dampak global ekonomi krisis yang terjadi sejak pertengahan tahun 2007. sejak pertengahan hingga akhir tahun 2009 Direktorat Finance & Strategy melakukan penyusunan Corporate Plan Bank Mandiri Tahun 2010-2014. Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan secara berkelanjutan. Bank Mandiri harus memiliki strategi yang tepat dan sesuai dengan perkembangan industri terkini termasuk peluang dan tantangan yang ada dimasa datang. Treasury & International. c. pengelolaan corporate image melalui pengembangan equity story yang komprehensif dan compelling.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Finance and Strategy 237 tahun 2009 telah disusun Rencana Jangka Panjang (Corporate Plan) Bank Mandiri tahun 2010-2014 dan memperkuat modal sebagai platform bagi transformasi Bank Mandiri 5 (lima) tahun kedepan. Micro & Retail Banking. telah diperkuat dan dipertajam selama tahun 2009. Secara lebih detail beberapa pencapaian dari program kerja utama Direktorat Finance & Strategy adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan integrasi dan keselarasan KPI antar BU dan juga antar BU dengan support unit. Meningkatkan efektifitas fungsi decision support. b. serta pengelolaan dan pengendalian program efisiensi operasional yang berkelanjutan. penyediaan data laporan keuangan yang akurat. Pada tanggal 14 Desember 2009 yang lalu Bank Mandiri telah berhasil mencatatkan obligasi subordinasi LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 2. Atas dasar hasil review dan assestment tersebut maka dilakukan pendalaman atas area bisnis yang memiliki peluang paling besar dan paling menarik bagi Bank Mandiri. perkembangan teknologi yang semakin canggih. Direktorat Finance & Strategy juga tetap fokus pada penerapan performance based culture. Meskipun belum memperoleh bobot. Dari sisi internal. termasuk mulai digunakannya Return on Risk Adjusted Capital pada Business Unit sampai dengan tingkatan 1 (satu) level di bawah Direksi. Pertumbuhan kredit yang signifikan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini telah mendorong peningkatan riskweighted assets yang menyebabkan menurunnya rasio permodalan perbankan. Sementara itu di tahun 2009. Pada tahun 2009 telah diupayakan peningkatan kualitas dari KPI dan juga score card yang digunakan. PENYUSUNAN RENCANA JANGKA PANJANG BANK MANDIRI TAHUN 2010 . . Meskipun demikian. transparan dan tepat waktu. Memperkuat struktur permodalan. sampai dengan akhir tahun 2009 Bank Mandiri juga telah berhasil menjadi lembaga keuangan terkemuka di Indonesia dengan mencatat berbagai keberhasilan baik dari aspek keuangan maupun non keuangan. perkembangan beberapa segmen perbankan yang sangat atraktif serta kondisi persaingan yang semakin ketat. Commercial Banking.2014 Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini. Semenjak pengembangan based culture di tahun 2007 contribution margin SBU (diluar Special Asset Management) tumbuh 57% termasuk melalui pembentukan fungsi Controllership atau Decision Support di setiap SBU. penggunaan KPI tersebut merupakan bagian dari transformasi lanjutan Performance Management System Bank Mandiri.

Obligasi subordinasi rupiah tersebut berjumlah Rp3. Penerapan VBM ini mampu mendorong kinerja SBU menjadi lebih baik dan berorientasi kepada value creation serta mendukung metode dan sistem reward/insentif yang terintegrasi 3. Bank Mandiri juga melakukan pengelolaan perusahaan anak melalui mekanisme berganda yaitu oleh Unit Bisnis sebagai Unit yang mensupervisi dan melakukan monitoring kinerja perusahaan anak dan oleh Capital & Investment Committee (C&IC). PENINGKATAN EFISIENSI OPERASIONAL SERTA PENERAPAN PENGADAAN YANG SESUAI DENGAN BEST PRACTICES. Diantaranya adalah melalui Program Management Bankwide Implementasi Efisiensi Operasional. Sebagai kelanjutan dari performance based culture. Pada tahun 2009. Obligasi subordinasi rupiah tersebut juga telah disetujui Bank Indonesia untuk dicatat sebagai Low Tier 2 Capital. Pengelolaan Perusahaan Anak. Dalam rangka optimalisasi efektivitas dan efisiensi pengelolaan infrastruktur Bank Mandiri. Hasil dari penerapan efisiensi operasional tersebut terlihat dari penurunan Cost Efficiency Ratio dari 40. Di tahun 2009 telah dibentuk satu Unit Kerja setingkat Departemen di Direktorat Finance & Strategy yang secara khusus akan menangani pengelolaan perusahaan anak secara intensif dan komprehensif. d. biaya operasional juga berhasil dikendalikan dengan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pengembangan value-based management.5 Triliun. e. Penerbitan obligasi rupiah tersebut merupakan penerbitan obligasi rupiah korporasi terbesar di Indonesia. kami juga telah melaksanakan penyempurnaan bebagai inisiatif terkait active capital management di antaranya melalui pengembangan Performance Management System melalui penerapan Value Based Management (VBM) dimana VBM menjadi alat bantu manajemen dalam pengukuran kinerja tiap SBU dengan melakukan pengelolaan Economic Profit dan Capital Allocation yang akurat. sehingga berdampak langsung pada rasio kecukupan modal (CAR) Bank Mandiri yang semakin meningkat. Selain melalui pengawasan oleh Dewan Komisaris dan Direktorat Internal Audit Bank Mandiri di perusahaan anak.238 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Finance and Strategy FINANcE AND STRATEGY JONATHAN ZAX Investor Relations Group AGUS DWI HANDAYA Strategy & Performance Group BUDI SULISTIO Accounting Group RAIZAL MUNIR Procurement & Fixed Asset Group chief of Economist Group rupiah yang diberi nama Obligasi Subordinasi Rupiah Bank Mandiri I Tahun 2009 di Bursa Efek Indonesia. Selain mensupervisi kinerja. C&IC juga melaksanakan fungsi pengelolaan kegiatan penempatan modal sebagai bagian dari kegiatan pengembangan usaha. reliable dan sistematis. berjangka waktu 7 (tujuh) tahun dan mendapat rating tertinggi untuk obligasi subordinasi. . Untuk tahun 2009. kami juga telah melakukan kajian ulang atas berbagai program dan aktivitas untuk peningkatan efisiensi. tidak lama setelah listing di Bursa Efek.6% pada tahun 2008 menjadi 37.9% pada tahun 2009.

Biaya Operasional Lainnya dan Biaya Non Operasional. penerapan standar tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap posisi keuangan konsolidasian Bank pada tanggal 1 Januari 2010 5. rencana strategis Direktorat Finance & Strategy akan mengusung tema ”Reduce. PELAPORAN ATAS DASAR BEST PRACTICES. c. Untuk mendukung Bank Mandiri menjadi thought leader dibidang perbankan. Biaya Tenaga Kerja. Implementasi proyek Enterprise Information System untuk mendorong otomasi dan efisiensi penyusunan laporan kepada Top Management dan penyediaan best practice reports kepada Top Management sebagai dasar pengambilan keputusan. Melakukan inisiatif pengendalian biaya operasional dan investasi secara bankwide untuk memastikan pencapaian tingkat efisiensi yang tinggi sesuai best practice. Merealisasikan Aset Pajak Tangguhan sehingga dapat mengurangi pembayaran pajak yang disebabkan adanya koreksi fiskal negatif.8%. Sehubungan dengan implementasi PSAK 50 (revisi 2006) dan PSAK 55 (revisi 2006) efektif 1 Januari 2010. 2. diantaranya “Papua Investment Day” dimana Bank Mandiri menjadi fasilitator yang menjembatani eksplorasi dan optimalisasi potensi daerah antara Pemerintah Daerah Papua dengan para calon investor. Inisiatif yang akan dilaksanakan antara lain mereview kembali LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dengan bergabungnya fungsi Corporate Secretary ke dalam Direktorat Finance & Strategy maka fokus kerja tahun 2010 juga akan semakin dipertajam terutama untuk memperkuat corporate image dan mengoptimalkan company value Bank Mandiri. ditahun 2009 kami juga menyusun berbagai kajian dan menyediakan model dan melaksanakan review industry rating 25 (dua puluh lima) sektor dan pelaksanaan event yang berskala nasional untuk membahas outlook ekonomi. Reduce a. RENCANA STRATEGIS DIREKTORAT FINANCE & STRATEGY TAHUN 2010 Pengembangan Direktorat Finance & Strategy di tahun 2010 diarahkan untuk menjadikan Direktorat Finance & Strategy sebagai Finance Function secara best practices yang mampu mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki Bank Mandiri.7%. MEMPERKUAT CORPORATE IMAGE BANK MANDIRI. b. Automate a. dibawah peningkatan pendapatan operasional yang mencapai sebesar 22. Melakukan pengembangan dan implementasi sistem yang akan digunakan untuk menerapkan PSAK 50 dan 55 (revisi 2006). Mengoptimalkan penggunaan SAP Controlling untuk pencatatan transaksi terkait Biaya Umum & Administrasi. Di tahun 2009 kami juga melakukan berbagai inisiatif untuk semakin memperkuat corporate image Bank Mandiri melalui pengembangan equity story yang komprehensif dan compelling untuk mengoptimalkan company value Bank Mandiri. Penggunaan SAP Controlling diharapkan dapat mengurangi pencatatan yang sifatnya manual dan menciptakan laporan yang lebih akurat dan tepat waktu. ditahun 2009 kami secara terus menerus menyempurnakan metode perhitungan dan data historis yang digunakan untuk menghitung penyisihan penghapusan kolektif dan individual untuk debitur-debitur kredit dalam rangka implementasi kedua PSAK tersebut. b. Berdasarkan penilaian Manajemen. dan memastikan keefektifan tujuan penggunaan anggaran biaya terhadap hasil yang dicapai. Automate dan Optimize” yang dijabarkan melalui program kerja sebagai berikut: 1. . Selama tahun 2009 kami melaksanakan road show sebanyak 11 kali dengan international analyst/ investor dan 16 kali dengan local investor/analyst. 4. Disamping itu kami juga telah terus melakukan penyempurnaan website kami untuk memberikan kemudahan bagi stakeholder dalam mengakses segala informasi mengenai perkembangan Bank Mandiri.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Finance and Strategy 239 cukup baik dimana total biaya operasional hanya tumbuh 6. Di tahun 2010. Kami telah melakukan persiapan yang diperlukan untuk dapat menerapkan PSAK 50 (revisi 2006) dan PSAK 55 (revisi 2006) mulai 1 Januari 2010.

menyiapkan interim solution untuk penerapan PSAK tersebut.240 CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Finance and Strategy proses penerapan PSAK 50 & 55 (revisi 2006) bersama konsultan pendamping guna memastikan data yang dihasilkan oleh sistem sesuai permintaan dan ketentuan. Dalam hal ini termasuk penetapan target yang sejalan dengan Corporate Plan Bank Mandiri 2010-2014 serta pelaksanaan tracking atas pencapaian target dan pelaksanaan inisiatif strategis di masing-masing unit kerja. Hal ini akan dilaksanakan dengan meningkatkan peranan publikasi. advertising. sponsorship. . dan donasi untuk meningkatkan citra Bank Mandiri. meningkatkan pelayanan kepada REDUcE Efficient finance functions. Mempertajam strategi komunikasi Bank Mandiri ke publik dan memperkuat brand Bank Mandiri sebagai top of mind di masyarakat Indonesia. responsive to user request AUTOMATE Provide more analytics than processing OPTIMIZE Optimize the use resource & aligning objective LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. b. dan meningkatkan pemahaman seluruh unit kerja dengan melakukan training dan sosialisasi PSAK 50 & 55 (revisi 2006) kepada unit kerja terkait secara berkesinambungan. Optimize a. 3. meningkatkan hubungan media sebagai bagian dari strategi komunikasi strategis. Memastikan implementasi Corporate Plan Bank Mandiri 2010-2014 di masing-masing SBU berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan.

bond korporasi domestik terbesar dengan tenor 7 tahun yang pertama di Indonesia. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. d. stakeholders terutama yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan informasi tentang Bank Mandiri dan melakukan analisis dan review terhadap pelaksanaan implementasi brand dalam berbagai touch points.CORPORATE CENTER AND SHARED SERvICES Finance and Strategy 241 3. diharapkan Direktorat Finance & Strategy dapat menjadi katalis untuk mendorong pencapaian visi Bank Mandiri sebagai lembaga keuangan Indonesia yang paling dikagumi dan tumbuh secara progresif. Perbaikan equity story dengan melakukan penajaman content dan penyeimbangan materi keuangan dan non keuangan (strategi bisnis). Melalui berbagai inisiatif strategis tersebut. Menyempurnakan metodologi VBM untuk dapat diimplementasikan sebagai salah satu ukuran kinerja utama dalam RKAP 2011. Manfaat dari rencana strategis ini adalah untuk memberikan persepsi positif bagi analyst dan investor sehingga diharapkan mampu meningkatkan valuasi Bank Mandiri. meningkatkan kualitas laporan yang dihasilkan. Hal ini ditujukan untuk mengurangi proses perhitungan yang bersifat manual. serta memudahkan users mencapai value creations pada masingmasing unit kerja.5t Jumlah Subordinate bonds yang diterbitkan Bank Mandiri di tahun 2009. c. .

242 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

243 INFORMASI PERUSAHAAN • INFORMASI PEMEGANG SAHAM • PRODUK DAN LAYANAN • MANAJEMEN • GROUP HEADS MENEMBUS BATAS KEINGINAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

94 untuk Program Bina Lingkungan. 2. sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan serta Laporan Tahunan pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku 2008. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk mengatur tata cara pembayaran dividen tunai tersebut serta mengumumkannya sesuai ketentuan yang berlaku. 35% dari laba bersih Perseroan periode 1 Januari 2008 sampai dengan LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. KEPUTUSAN AGENDA PERTAMA 1 a. Mengesahkan Laporan Tahunan pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku 2008 yang telah diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta II. dan telah disahkannya Laporan Tahunan pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.660.698. RPC-9714 tanggal 24 Februari 2009 dan menyetujui Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris untuk tahun buku 2008.107.244 INFORMASI PEMEGANG SAHAM RAPAT UMUM PEMEGANG SAhAM Pada tanggal 4 Mei 2009. telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Negara BUMN No. 3. LHE-1452/ PW30/4/2009 tanggal 6 April 2009.821. 0. Khusus dividen bagian Pemerintah yang berasal dari 14 miliar lembar saham akan disetorkan ke rekening Bendahara Umum Negara (BUN) No. Anwar selama yang bersangkutan menjabat pada tahun 2008. dengan pendapat “Wajar Tanpa Pengecualian” sebagaimana dinyatakan dalam laporannya No.5% dari laba bersih Perseroan periode 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Desember 2008 atau sebesar Rp26.564. Omar S.312.5% dari laba bersih Perseroan periode 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Desember 2008 atau 2.859. Penggunaan dana PKBL tersebut selanjutnya harus dilaporkan kepada RUPS Tahunan mendatang. 1% dari laba bersih Perseroan periode 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Desember 2008 atau sebesar Rp53. PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 dan Surat Edaran Menteri Negara BUMN Nomor SE-433/MBU/2003 tanggal 16 September 2003” sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Hasil Evaluasi Kinerja No. Perseroan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dengan keputusan sebagai berikut: 1.128.487.000000 di Bank Indonesia. Yap Tjay Soen. dengan kesimpulan “Secara umum pengelolaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 60.00 sebagai berikut: 1. b. pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab tersebut juga berlaku bagi Sdr.55 per lembar saham akan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: a.30 dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham.98 dialokasikan untuk Program Kemitraan dan sebesar 3% dari laba bersih Perseroan periode 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Desember 2008 atau sebesar Rp159. 2.886.384. RUPS memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada segenap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2008. Sdr. 31 Desember 2008 atau sebesar Rp1.644. Selanjutnya dengan disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk disahkannya Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2008 dan Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris. KEPUTUSAN AGENDA KEDUA Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan tahun buku 2008 sebesar Rp5. 4. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2008 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono. 1 b. .214. Sarwoko & Sandjaja - anggota Ernst & Young Global. Pembayaran dividen tunai sebesar kurang lebih Rp88.488.502.044.49 digunakan sebagai Cadangan Wajib.521.443. Richard Claproth dan Sdr.

89584 per lembar saham yang dibagikan kepada 20.75%. Jumlah tersebut setara dengan Rp88. Menyetujui pemberian tantiem sebesar Rp61. dibagikan kepada masing-masing anggota Direksi dengan proporsi yang akan ditentukan dalam Rapat Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan pencapaian kinerja dan kontribusi serta lamanya menjabat masingmasing anggota Direksi pada tahun 2008.521.917. pencapaian kinerja dan kontribusi masing-masing Direktur yang bersangkutan selama tahun buku 2008.975. 3. Menetapkan Kantor Akuntan Publik Haryanto Sahari & Rekan (A member firm of PricewaterhouseCoopers global network) sebagai Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009.597. 4. 5.257.859. Menyetujui penyesuaian gaji Direktur Utama menjadi sebesar Rp166 juta netto per bulan atau kenaikannya sebesar 11. Perseroan melaksanakan pembagian dividen tunai interim kepada seluruh pemegang sahamnya sebesar Rp403. Perseroan melaksanakan pembagian dividen tunai final kepada seluruh pemegang saham sebesar 35% dari laba bersih Perseroan tahun buku 2008 atau sebesar Rp1. Wakil Komisaris Utama sebesar 95%.285. KEPUTUSAN AGENDA KELIMA Menyetujui pelimpahan kewenangan RUPS kepada Dewan Komisaris untuk menyetujui penambahan modal ditempatkan dan disetor Perseroan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal 29 Mei 2009. 3.04 dimana tiap 2.250. Wakil Komisaris Utama sebesar 47. PEMBAYARAN DIVIDEN Dividen Tunai Final – Tahun Buku 2008. 3.315 lembar saham dan dibayarkan pada tanggal 12 Juni 2009. 4. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan Auditor tersebut.044.65 miliar atau 1.86% dari total tantiem. masing-masing dari gaji Direktur Utama. Gaji anggota Direksi. dengan proporsi tantiem Komisaris Utama sebesar 100%.29 ditetapkan sebagai Laba Ditahan.14% dari total tantiem. COM/089/2009 tanggal 11 November 2009. Pajak atas tantiem ditanggung penerima dan tidak boleh dibebankan kepada Perseroan. adapun gaji Wakil Direktur Utama dan anggota Direksi lainnya ditetapkan oleh Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan bobot pekerjaan. Porsi tantiem untuk anggota Dewan Komisaris dan Sekretaris Dewan Komisaris adalah sebesar 22. yaitu: Direktur Utama sebesar 100%. KEPUTUSAN AGENDA KEEMPAT 1.5% masing-masing dari tantiem Komisaris Utama dengan mempertimbangkan lamanya menjabat pada tahun 2008.16% gross dari laba bersih Perseroan periode 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Desember 2008 yang telah dianggarkan sebelumnya.30.000. Berdasarkan keputusan Rapat Direksi pada tanggal 9 November 2009 dan persetujuan Dewan Komisaris melalui surat No. Menetapkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta II sebagai Auditor yang akan mengaudit Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009. . sedangkan porsi tantiem untuk Direksi adalah sebesar 77. honorarium anggota Dewan Komisaris dan Sekretaris Dewan Komisaris 2. anggota Dewan Komisaris lainnya sebesar 45% dan Sekretaris Dewan Komisaris sebesar 18.06% dari gaji netto yang berlaku saat ini dengan pembulatan ke bawah dalam angka jutaan penuh yang berlaku terhitung sejak tanggal 1 Januari 2009. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. anggota Dewan Komisaris lainnya sebesar 90% dan Sekretaris Dewan Komisaris sebesar 37. Dividen Tunai Interim – Tahun Buku 2009.214.INFORMASI PEMEGANG SAHAM 245 sebesar Rp3.5%.487. untuk dibayarkan kepada segenap anggota Direksi. anggota Dewan Komisaris dan Sekretaris Dewan Komisaris yang menjabat dalam tahun 2008. 5. Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan pada tanggal 4 Mei 2009. Komisaris Utama sebesar 50%.662. KEPUTUSAN AGENDA KETIGA 1.

Direktur 7. Direktur 5. Komisaris Independen 5. Direktur 6. KRONOLOGIS PENAMBAHAN DAN PENCATATAN SAHAM Saham yang dikeluarkan oleh Perseroan terdiri dari 1 (satu) lembar Saham Seri A Dwiwarna dan Saham Biasa Atas Nama Seri B. Pada saat divestasi melalui penawaran perdana tanggal 14 Juli 2003. Direktur 10. • RUPS untuk mengangkat dan memberhentikan anggota Direksi dan Dewan Komisaris harus dihadiri dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna.999. . Direktur Utama 3.246 INFORMASI PEMEGANG SAHAM saham dibagikan dividen tunai interim sebesar Rp19. Direktur 11. Komisaris Independen 6.000. • RUPS sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar harus dihadiri dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna. Saham Seri A Dwiwarna dimiliki oleh Negara Republik Indonesia dan tidak dapat dipindahtangankan. Pemerintah menawarkan Saham Biasa Atas Nama Seri B sejumlah 4.000 lembar opsi DEWAN KOMISARIS 1.000 lembar Saham Biasa Atas Nama Seri B atau 10% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran sebesar Rp1.000.000. dan • RUPS sehubungan dengan pembubaran dan likuidasi harus dihadiri dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna. Direktur : Agus Martowardojo : Zulkifli Zaini : Sasmita : Abdul Rachman : Sentot A.26433 dan dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2009. Direksi menjadi pengelola dan pelaksana program ESA dan MSOP dibawah pengawasan Dewan Komisaris. jumlah saham Bank Mandiri yang Ditempatkan dan Disetor Penuh terdiri dari 1 (satu) lembar saham Seri A Dwiwarna dan 19. Selain keputusan untuk melaksanakan divestasi melalui penawaran perdana. peleburan dan pengambilalihan harus dihadiri dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna.000. Direktur 8. Komisaris Utama merangkap : Edwin Gerungan Komisaris Independen 2. Sedangkan MSOP diberikan kepada Direksi dan manajemen senior pada tingkatan tertentu sebagai insentif bagi kinerja yang berkelanjutan.000. Wakil Komisaris Utama 3. Wakil Direktur Utama : I Wayan Agus Mertayasa LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sadikin : Ogi Prastomiyono 2. Komisaris Independen : Muchayat : Mahmuddin Yasin : Soedarjono : Pradjoto : Gunarni Soeworo DIREKSI 1. Pemerintah melakukan program divestasi lanjutan atas saham Bank Mandiri melalui penawaran sekunder sejumlah 2. Direktur 9. Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang memberikan hak istimewa kepada pemegangnya dalam hal sebagai berikut: • RUPS sehubungan dengan peningkatan modal harus dihadiri dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna.450 per lembar saham. • RUPS sehubungan dengan penggabungan.999 lembar Saham Biasa Atas Nama Seri B yang dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta & Bursa Efek Surabaya. Sentausa : Bambang Setiawan : Riswinandi : Thomas Arifin : Budi G. Pelaksanaan MSOP dilakukan melalui penerbitan saham baru. ESA terdiri dari (i) Pemberian Bonus Saham (Bonus Share Plan) dan (ii) Penjatahan Saham Dengan Diskon (Share Purchase at Discount) sebesar 80% dari harga penawaran perdana. pemegang saham Bank Mandiri dalam RUPS-LB tanggal 29 Mei 2003 juga menyetujui rencana kepemilikan saham oleh pegawai dan manajemen melalui Program Penjatahan Saham Employee Stock Allocation (ESA) dan Pemberian Opsi Pembelian Saham kepada Manajemen Management Stock Option Plan (MSOP). Direktur 4.000. Bank Mandiri telah melakukan pencatatan pre-list sebanyak 1.000 lembar saham atau 20% dari jumlah saham Bank Mandiri yang ditempatkan dan disetor penuh dengan nominal Rp500 dan harga penawaran perdana Rp675 per lembar saham.999. Komisaris 4. Kemudian pada tanggal 11 Maret 2004.

X-7 No.89584 187. Menara 1 Jl.374681 75. 36-38 Jakarta Selatan.561464 159. 5299 7777 Fax. Jend.26433 88. pemegang saham telah menyetujui pemberian MSOP Tahap 2 dan MSOP Tahap 3 sebanyak 312. Date 7-Dec-09 Pada RUPS Tahunan tanggal 16 Mei 2005 dan 22 Mei 2006. Jakarta 12190. Pay Date 22-Dec-09 12-Jun-09 3-Jul-08 29-Jun-07 30-Jun-06 24-Jun-05 30-Dec-04 30-Jun-04 30-Dec-03 End Date 30-Sep-09 31-Dec-08 31-Dec-07 31-Dec-06 31-Dec-05 31-Dec-04 30-Sep-04 31-Dec-03 30-Sep-03 Period 9M 12M 12M 12M 12M 3M 9M 3M 9M Type Interim Final Final Final Final Final Interim Final Interim Gross 19. terdapat total 375.INFORMASI PEMEGANG SAHAM 247 saham yang telah disetujui oleh Bursa Efek Jakarta melalui suratnya No.INDONESIA P.com Akuntan Publik Haryanto Sahari & Rekan PricewaterhouseCoopers Jl. Sudirman Kav 34 –35. Jend. Rasuna Said Kav.785 lembar saham dengan nilai nominal Rp500 per lembar saham.datindo. Jakarta 12930.id corporate. H.PSJ/P/07-2004 tanggal 13 Juli 2004 dan oleh Bursa Efek Surabaya melalui surat No. Indonesia Tel : 62-21 515 0515 www.000.saputro@bankmandiri. : 62-21 526 6702 www.942. KRONOLOGIS PEMBAYARAN DIVIDEN Ann. Jakarta 12190 Indonesia Tel : 62-21 526 5045. : 62-21 526 8246 sukoriyanto.pwc.957 opsi yang telah dieksekusi menjadi saham.0435 59. terdapat total 304.co. Plaza Mandiri Jl.JKT-023/LIST-EMITEN/BES/ VII/2004 tanggal 13 Juli 2004.R. : 62-21 526 8246 www.215 lembar saham. .id head of Investor Relations Jonathan zax Tel : 62-21 524 5085 Fax. Seluruh opsi tersebut terbagi menjadi tiga tahap yang mana MSOP Tahap 1 terdiri dari 378.com Informasi bagi Investor PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.co.id Biro Administrasi Efek Datindo Entrycom Wisma Diners Club Annex Jl. Date 12-Nov-09 6-May-09 2-Jun-08 31-May-07 24-May-06 25-May-05 24-Nov-04 24-May-04 19-Nov-03 Ex.O. Sampai dengan 13 Juli 2008.496 60 65 50 Net 16.583. Gatot Subroto Kav.052 opsi MSOP Tahap 2 dan 225. Jend.11 70. yang merupakan batas waktu terakhir pelaksanaan konversi MSOP Tahap 1.62505 - 29-May-09 24-Jun-08 22-Jun-07 19-Jun-06 16-Jun-05 21-Dec-04 16-Jun-04 19-Dec-03 Informasi Perdagangan dan Pencatatan Saham Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia.secretary@bankmandiri.000 lembar saham dan 309.id LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan nilai nominal masingmasing Rp500 per lembar saham.co. Date 3-Dec-09 27-May-09 20-Jun-08 20-Jun-07 15-Jun-06 14-Jun-05 17-Dec-04 14-Jun-04 17-Dec-03 Rec.779 opsi MSOP Tahap 3 yang telah dieksekusi menjadi saham.339.6 Jakarta 12940 .bankmandiri.02 14.co.id corporate Secretary Sukoriyanto Saputro Tel : 62-21 524 5740 Fax.416. : 62-21 5290 4249 ir@bankmandiri. Sudirman Kav 52-53. Indonesia Tel : 61-21 570 9009 Fax.co.365. Sedangkan sampai dengan 31 Desember 2009.853 70.S-1065/ BEJ.517 12.bei. Box 2473 JKP 10001 Tel : +62 21 5212901 Fax : +62 21 52905555/52905050 www.

02 % 0.94 % 74.713.42 % 2.500 5.702 66.970. Jumlah pemegang saham tersebut terdiri dari 19.59 % 95.248 INFORMASI PEMEGANG SAHAM PEMEGANG SAHAM BANK MANDIRI Sampai dengan 31 Desember 2009.726 0.394 5 9 137 41 1 139 123 19.00 % 53.256.50% dari total pemegang saham yang tercatat tersebut merupakan pegawai Bank Mandiri.00% 1 11.33 % 0.76 % 0.90 % 1.000 279.289 125.000 298.103 20.67 % 4.478.04 % 0.000.27 % 40.041 8.97 % 14.500 91.478 pemegang saham domestik dan 835 pemegang saham asing serta 40.36 % 3.342.66 % 0.726 pemegang saham.60 % 0.250.00 % 1.00 % 0.04 % 25.000 194. Dalam administrasinya.07 % 100.603 5.805 0.67 % 0.20 % 0. .93 % % Jumlah saham % LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.04 % 0. biro administrasi efek mencatat setiap rekening nominee sebagai satu pemegang saham.1 1 6. KEPEMILIKAN SAHAM PER 31 DESEMBER 2009 Jumlah Investor DOMESTIK Pemerintah RI Perorangan Indonesia Pegawai Koperasi Yayasan Dana Pensiun Asuransi Bank Perseroan Terbatas Reksadana Total INTERNASIONAL Perorangan Asing Badan Usaha Asing Total TOTAL 74 761 835 20.551.03 % 100.365 6 1 7 . 1 9 1 .415. Bank Mandiri dimiliki oleh 20.500 188.898.398.000 9.00 % 0.50 % 0.256.548 130.000.891 0.354.500 15.762.03 % 25.363.00% 6.93 % 0.

000.2009 2200 1700 2175 1872 Trw 2 .2009 5150 4375 4700 4684 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.2009 4725 3200 4700 3934 Trw 4 .77 IKHTISAR SAHAM BANK MANDIRI Harga Penutupan 1 jan saham Bank Mandiri (Rp.2009 3625 2150 3175 2846 Trw 3 .INFORMASI PEMEGANG SAHAM 249 PEMEGANG SAHAM TERCATAT YANG MEMILIKI LEBIH DARI 5% SAHAM PER 31 DESEMBER 2009 Nama Pemerintah RI Jumlah Saham 14.) 31 des 2008 Tertinggi Terendah Akhir periode Rata-rata 3500 1190 2025 2660 1 jan 31 des 2009 5150 1700 4700 3339 Trw 1 .000 % 66. .000.

250 INFORMASI PEMEGANG SAHAM GRAFIK hARGA SAhAM BANK MANDIRI (juta) 200 Rp.000 60 40 1.000 160 140 4.5 2.000 80 2. Des’ 09 0 Nop’ 09 Des’ 09 Agt’ 09 Okt’ 09 0 0 .000 120 100 3.000 20 Juni’ 09 Mar’ 09 Mei’ 09 Juli’ 09 Jan’ 09 Feb’ 09 Apr’ 09 Sept’ 09 VOLUME PERDAGANGAN hARGA PENUTUPAN KINERJA RELATIF SELAMA 1 TAhUN 2.0 1.5 1. 6.000 180 5.0 0.5 Jan ’09 Feb ’09 Mar ’09 Apr’ 09 Mei ’09 Juni ’09 Juli ’09 Agt ’09 Sept ’09 Okt’ 09 Nop’ 09 BMRI IhSG INDEKS SEKTOR KEUANGAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

5 0.3 1.0 3.0 0.0 1.6 2.Jan ’05 Jan’ 07 Apr ’05 Jul ’05 Okt ’05 Jul ’07 Jan ’06 Apr ’06 Okt ’07 Jul ’06 Jan ’08 Okt ’06 Jan ’07 Apr ’08 Apr ’07 Jul ’07 Okt ’07 Okt ’08 Jan ’08 Apr ’08 Jul ’08 Okt ’08 Jan ’09 Jul ’09 Apr ’09 Jul ’09 Okt ’09 Des ’09 Des ’09 Apr ’09 Jul ’08 Apr ’07 0.0 1. INFORMASI PEMEGANG SAHAM 251 .5 0.8 1.5 1.8 0.6 1.4 KINERJA RELATIF SELAMA 5 TAhUN KINERJA RELATIF SELAMA 3 TAhUN BMRI Jan ’09 Okt ’09 IhSG INDEKS SEKTOR KEUANGAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.0 2.4 0 0.2 1.

Merger & Acquisition) COMMERCIAL BANKING Kredit LC Import & Trust Receipt Bill Purchasing Bill Collection Open Account Financing Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri / SKBDN Standby Letter of Credit / Standy LC Bank Guarantee Kredit Modal Kerja dengan Fasilitas Mandiri E-Biz card Kredit Agunan Deposito Kredit Investasi dalam Valuta Dollar Singapura (SGD) Modal Kerja Fixed Loan Modal Kerja dalam Valuta Dollar Singapura (SGD) Kredit Modal Kerja Warehouse Receipt Mandiri Kredit Alat Berat Mandiri Kredit Modal Kerja Plus Kredit Modal Kerja Pertambangan Kredit melalui / kepada Perusahaan Multi finance Kredit Modal Kerja Telekomunikasi Fasilitas Treasury Line Produk Dana Giro Deposit on Call Deposito Berjangka Tabungan Bisnis Cash Management Mandiri Cash Concentration Mandiri National Pooling Mandiri Cash Management system Mandiri Immediate Cash Mandiri Mass Transaction System Mandiri Open Paymet Mandiri Virtual Account Mandiri Retail Collection Point Mandiri Cashier Cash Management Mandiri Corporate Collection Mandiri Cash Management Bank Services Pembiayaan Dalam Rangka Sindikasi Sindikasi Murni Club Deal Trade Finance & Service Export & Import Advisory Produk Jasa Trade Service : • Letter of Credit (L/C) • Stand By L/C • Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri • Bank Garansi • Counter Guarantee Jasa Dalam Rangka Sindikasi : • Arranger • Underwriter • Agent (Facility Agent : Security Agent dan Escrow Agent) LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. . Negosiasi Wesel ekspor • Pembiayaan Impor : Usance Payable at Sight (UPAS). Debt Structure. beraliansi dengan Mansek untuk jasa financial Advisory (Restructuring. Trush Receipt Sindikasi Sindikasi Murni Club Deal Arranger Facility Agent Security Agent Asset Sales Securitisasi Asset Co marketing.252 PRODUK DAN LAYANAN WhOLESALE BANKING CORPORATE BANKING Cash Loan Kredit Investasi Kredit Modal Kerja Kredit Jangka Pendek Pinjaman Rekening Koran Pinjaman Transaksi Khusus Dana Tabungan Bisnis Giro Deposit on Call Deposito Berjangka Jasa/Non Cash Loan Bank Guarantee Counter Guarantee Trade Service : • Pembiayaan Ekspor : Pre Export Financing. Financial Advisor & Structured Finance.

Swap. Option) • Interest Rate Transaction (Interest Rate Swap. Floor) • Foreign Exchange dan Interest Rate Transaction (Cross Currency Swap) - - Export Usance Bills Discounting Export L/C Renegotiation/Forfaiting Trust Receipt Usance Payable at Sight (UPAS) Bilateral Trade Financing ECA Covered Buyers Credit Trade Service - - - - - L/C Issuance & Amendment L/C Advising L/C Negotiation L/C Confirmation Inter Mandiri Transaction Export Bills Collection Documentary Collection Standby L/C Counter Guarantee Assets Products Call loan Syndicated Loan Investment Loan Working Capital Loan Two-Step Loans Ship Scrapping Business Banker’s Acceptance Financing Cash Collateral Loan Govenrment Bonds Corporates Bonds Others International Remittance International Cheque Collection Mandiri Direct Settlement Vostro Account Interbank Risk Participation Financial Advisory Bank Reference Intra-day Facility for Securities Company Overnight Facility for Securities Company Payment Bank for Indonesian Central – Securities Depository (KSEI) Custodial Services General Custody Sub Registry SUN & SBI Local Custody for ADR/GDR Program Mutual Fund Administration Discretionary Fund Administration Euroclear Securities Lending & Borrowing Sub Custody Trustee Service Trustee Payment Agent Security Agent Escrow Agent Receiving Bank Money Market Interbank Placement Interbank Taken Reverse Repo Interest Rate Swaps SBI Auctions & Repo Liabilities Products Demand Deposits Time Deposits Certificate of Deposits RETAIL BANKING PRODUK DAN JASA MASS & ELECTRONIC BANKING Tabungan Mandiri Tabungan Mandiri Tabungan Rencana Mandiri Tabungan Bisnis Mandiri Tabungan Haji Mandiri Tabungan KAPEL Mandiri Tabungan Valas Mandiri Tabungan TKI Mandiri Debit Mandiri Debit Mandiri Rekening Giro Mandiri Giro Mandiri Deposito Mandiri Deposito Mandiri Deposito Valas Mandiri Prabayar Gaz Card Indomaret Card eToll Card eChannel Mandiri Internet Mandiri SMS Mandiri ATM Mandiri Call Mandiri EDC LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Tomorrow. Cap. Spot) Derivative Transaction: • Foreign Exchange Transaction (Forward. .PRODUK DAN LAYANAN 253 TREASURY INTERNATIONAL BANKING PRODUCTS & SERVICES Trade Finance Cash Transaction – Foreign Exchange Transaction (Today.

254 PRODUK DAN LAYANAN Layanan Lainnya Mandiri Auto Payment Mandiri Traveller Cheque Mandiri Payroll Package Mandiri Safe Deposit Box Mandiri Western Union Mandiri Bank Draft Mandiri Transfer Valas Standing Instruction Bank Reference Kliring / RTGS Inkaso/Collection Transfer MIKRO Kredit Usaha Mikro (KUM) Kredit Serbaguna Mikro (KSM) Pinjaman kepada BPR Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) SMALL BUSINESS Kredit Non Program Kredit Investasi Kredit Modal Kerja Kredit Program Kredit Multiguna Usaha (KMU) Kredit Wirausahawan Mandiri (KWM) Kredit Koperasi Mandiri kepada Koperasi Karyawan (KKM-Kopkar) Kredit Koperasi Mandiri kepada Non Koperasi Karyawan (KKM-Non Kopkar) Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E) Kredit Pengembangan Energi Nabati Revitalisasi Perkebunan (KPEN-RP) Kredit Talangan Pembayaran Pertaminan (KTPP) Kredit Tempat Usaha Mandiri (KTUM) CONSUMER LOAN Produk Secured a. Mandiri Multiguna j. Mandiri Multiguna Top Up l. Mandiri KPR Duo e. . Kartu kredit LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Mandiri KPR Take Over f. Mandiri Multiguna Take Over k. Mandiri KPR Top Up g. Mandiri KPR b. Mandiri KPR Angsuran Berjenjang c. Produk Unsecured Mandiri Mitrakarya Mandiri Mitrakarya Take Over Mandiri Mitrakarya Top Up Mandiri Kredit Tanpa Agunan Mandiri Kredit Tanpa Agunan Payroll Mandiri Kredit Tanpa Agunan Take Over Mandiri Kredit Tanpa Agunan Top Up Mandiri Kredit Tanpa Agunan Selected Company Mandiri Kredit Tanpa Agunan Cross Sell Mandiri Kredit Tanpa Agunan a/d. Mandiri KPR Konstruksi h. Mandiri KPR Flexible d. Mandiri Tunas KPMg. Mandiri KPT (Kepemilikan Tanah) i.

& Spot Currency Forward Currency Swap Currency Option Layanan Retail Brokerage Jual Beli Saham di Pasar Sekunder bekerjasama dengan Mandiri Sekuritas Surat Berharga Obligasi Negara Retail (ORI) (pasar perdana dan pasar sekunder) SUKUK retail (pasar perdana dan pasar sekunder) SUN retail Mandiri Prioritas Benefit Nasabah • Executive lounge • Majalah Lifestyle • Majalah Prioritas • SDB • Ulang Tahun • Souvenir • Airport Handling • Benefit Lainnya.Critical Guard .Program Merchant Relationship . Tomorrow.TV Cable - PLN - Magazines • Mandiri Power Buy • Mandiri Transfer Balance • Insurance : .Program Apresiasi * Program Edukasi * Sponsorship * Golf Tournament * Gathering CONSUMER CARDS Produk Mandiri Visa Silver/Gold Platinum Mandiri MasterCard Everyday/Titanium Mandiri Visa Golf Mandiri Bethany Silver/Gold Garda Oto Visa Hypermart Silver/Gold Corporate Card Visa Silver/Gold/Platinum Program & Fitur Program Usage : • Mandiri Power Cash • Mandiri Power Bills: - Telco .Mandiri Protection .Extra Care . . meliputi : .PRODUK DAN LAYANAN 255 WEALTH MANAGEMENT Bancassurance Assurance Mandiri Investasi Sejahtera Mandiri Jiwa Sejahtera Mandiri Rencana Sejahtera Plus Mandiri Rencana Sejahtera Syariah Perlindungan Tambahan (Riders) Reksa Dana Reksa Dana Pasar Uang Reksa Dana Pendapatan Tetap Reksa Dana Campuran Reksa Dana Saham Reksa Dana Terproteksi Reksa Dana Indeks Transaksi valuta Asing (Retail) Uang Kertas Asing : Today and Tom Devisa Umum: Today.Medicare .Travel Insurance • Merchandising/Katalog Belanja Partnership Program/Joint Promo : • Power Discount • Buy 1 Get 1 Loyalty Program : • Power Point • Free Golf • Golf Tournament • Golf Clinic • Mileage Redeemption • Personal Assistant Platinum • Executive Lounge • Airport Handling LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Zulkifli Zaini Sasmita Abdul Rachman Sentot A. 6. 4. 11. 4. 3. 8. . Sadikin Ogi Prastomiyono Direktur Utama Wakil Direktur Utama Direktur Commercial Banking Direktur Technology & Operations Direktur Special Asset Management Direktur Risk Management Direktur Corporate Secretary. 5. Nasution Riyani T. 7. 9. 3. Legal & Customer Care Direktur Corporate Banking Direktur Treasury & International Banking Direktur Micro & Retail Banking Direktur Compliance & Human Capital EvP KOORDINATOR 1. Bondan EVP Koordinator Finance & Strategy Chief Financial Officer EVP Koordinator Change Management Office EVP Koordinator Consumer Finance EVP Koordinator Internal Audit KOMITE DIBAWAh DIREKSI Risk and capital committee Information Technology committee Personnel Policy committee Wholesale Executive committee Retail and Support Executive committee Brand committee credit comittee KOMITE DIBAWAh DEWAN KOMISARIS Komite Audit Gunarni Soeworo Soedarjono Zulkifli Djaelani Imam Sukarno Komite Remunerasi & Nominasi Edwin Gerungan Muchayat Soedarjono Gunarni Soeworo Mahmudin Yasin Komite Good corporate Governance Muchayat Gunarni Soeworo Mahmudin Yasin Komite Pemantau Risiko Soedarjono Edwin Gerungan Gunarni Soeworo Tama Widjaja LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 4. Budiman Mansyur S. 3. 5. Mansury Haryanto T.256 MANAJEMEN DEWAN KOMISARIS 1. 10. Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo Komisaris Utama & Komisaris Independen Wakil Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen DIREKSI 1. 2. 6. Sentausa Bambang Setiawan Riswinandi Thomas Arifin Budi G. 2. 2. Pahala N.

Harry Pudjiatmoko Sukoriyanto Saputro Ridzki Juniadi Basu Vitri Manugrahani Bambang Ari Prasodjo GROUP Corporate Banking I Corporate Banking II Corporate Banking III Corporate Banking Agro Based Syndicated & Structured Finance Jakarta Commercial Sales Regional Commercial Sales 1 Regional Commercial Sales 2 Wholesale Product Management Small Business 1 Jakarta Network Regional Network Micro Business Mass & Electronic Banking Wealth Management Consumer Cards Consumer Loan International Banking & Capital Market Services Treasury Credit Recovery I Credit Recovery II Asset Management Compliance Human Capital Services Human Capital Strategy & Policy Learning Centre Market & Operational Risk Credit Risk & Policy Corporate Risk Commercial Risk Retail & Consumer Risk Investor Relations Strategy & Performance Accounting Procurement & Fixed Assets IT Business Solutions & Application Services IT Operations Planning. Harry Pudjiatmoko Mohammad Guntur Chrisna Pranoto Herry Rukmana O. Jusi Handayani Sarastri Baskoro Iman Nugroho Soeko Vincent Nangoi E. Bharwani I Nengah Rentaya Pardi Sudradjat Setyowati Sulaeman Kartini Sally Santaputra Pita Jonathan Zax Agus Dwi Handaya Budi Sulistio Raizal Munir Suresh Gummalam O. Riyanto C. Legal & Customer Care Corporate Secretary. Sirait Supriyusman Sunarso Alexandra Askandar Fransisca Nelwan Mok Royke Tumilaar Santoso B. Wiseto Baroto Henry Sihotang Agus Sudiarto Mustaslimah Kresno Sediarsi Sanjay N. Policies. Legal & Customer Care Corporate Secretary. Legal & Customer Care Corporate Secretary. .C. Legal & Customer Care LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.C.GROUP HEADS 257 GROUP hEAD Jiantok Hardjiman Rustam S. Paul Tehusijarana Rafjon Yahya Heri Gunardi Marwan Budiarsyah Tardi Widhayati Darmawan Inkawan D. Procedures & Architecture Credit Operations Central Operations Electronic Channel Operation Corporate Secretary Legal Customer Care Culture & Service Specialist DIREKTORAT Corporate Banking Corporate Banking Corporate Banking Corporate Banking Corporate Banking Commercial Banking Commercial Banking Commercial Banking Commercial Banking Commercial Banking Micro & Retail Banking Micro & Retail Banking Micro & Retail Banking Micro & Retail Banking Micro & Retail Banking Consumer Finance Consumer Finance Treasury & International Banking Treasury & International Banking Special Asset Management Special Asset Management Special Asset Management Compliance & Human Capital Compliance & Human Capital Compliance & Human Capital Compliance & Human Capital Risk Management Risk Management Risk Management Risk Management Risk Management Finance & Strategy Finance & Strategy Finance & Strategy Finance & Strategy Technology & Operations Technology & Operations Technology & Operations Technology & Operations Technology & Operations Technology & Operations Corporate Secretary.

Menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian jurusan Agronomi dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1988 dan memperoleh gelar Magister Sains dari Universitas Indonesia pada tahun 2002.258 GROUP HEADS cORPORATE BANKING NAMA DAN BIOGRAFI JIANTOK HARDJIMAN | Corporate Banking I Group Lahir pada Tahun 1956. Sejak bulan November 2006 beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Corporate Banking Agro Based sampai dengan sekarang. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Tim Cabang Utama Bapindo Bandung Surapati.Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana pada tahun 1987 dan memperoleh gelar Magister Manajemen dari STIE IPWI tahun 1998 Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Dagang Negara dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Kantor Wilayah Surabaya. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Perusahaan di Universitas Krisnadwipayana tahun 1983. Massachusetts. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Dagang Negara dengan jabatan terakhir sebagai Relationship Manager. USA pada tahun 1999. SIRAIT | Corporate Banking II Group Lahir pada Tahun 1964. beliau ditunjuk untuk menjabat sebagai Group Head Corporate Banking I sampai dengan akhir tahun 2009. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Bumi Daya (BBD) dengan jabatan terakhir sebagai Operation Manager Cabang Solo. . RUSTAM S. Pada tahun 2005. ALEXANDRA ASKANDAR | Syndicated & Structured Finance Group cOMMERcIAL BANKING NAMA DAN BIOGRAFI FRANCISCA NELWAN MOK | Jakarta Commercial Sales Group Lahir pada Tahun 1956. Jakarta sampai dengan tahun 1997. beliau ditunjuk untuk menjabat sebagai Group Head Corporate Banking II sampai dengan Desember 2009. Dan sejak tahun 2007 sampai dengan saat ini. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1995 dan memperoleh gelar MBA (International Management) dari Boston University. Sejak bulan November 2009. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Corporate Banking III. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sebelum berkarier di Bank Mandiri. Surveyor Indonesia. Lahir pada Tahun 1972. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Sosial Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1986 dan memperoleh gelar Master of Business Administration dari University Of Illinois At Urbana-Champaign. beliau menjabat sebagai Corporate Treasures di PT. Sejak awal tahun 2009. SUNARSO | Corporate Banking Agro Based Group Lahir pada Tahun 1963. USA pada tahun 1994. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Syndicated & Structured Finance sampai dengan sekarang. SUPRIYUSMAN | Corporate Banking III Group Lahir pada Tahun 1957. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Peternakan dari Universitas Padjajaran Jurusan Veterinary pada tahun 1981 dan memperoleh gelar Magister Manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen Labora Jurusan Keuangan pada tahun 2002.

Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim). Sejak bulan Januari 2006 beliau menjabat sebagai Group Head Product Management yang pada tahun 2009 berganti nama menjadi Wholesale Product Management Group sampai dengan sekarang. C. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian jurusan Agronomi dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1982 dan memperoleh gelar Magister Manajemen dari Universitas Sriwijaya Palembang pada tahun 2002. pada tahun 1999.LA USA pada tahun 1998. pada tahun 1997 Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Dagang Negara (BDN) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Cabang. Sejak bulan Februari 2006. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Sub Bagian Sindikasi Surat Utang dan Fixed Income pada Urusan Treasury dan Jasa Perbankan. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Jakarta Commercial Sales sampai dengan sekarang. Menyelesaikan pendidikan Magister of Business Administration (MBA) di University of Southern California . Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas Trisakti pada tahun 1987 dan memperoleh gelar Master of Business in Finance dari University of Technology Sydney. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. RIYANTO | Regional Commercial Sales 2 Group Lahir pada Tahun 1957. ROYKE TUMILAAR | Regional Commercial Sales 1 Group Lahir pada Tahun 1964. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Small Business 1 sampai dengan sekarang. Menyelesaikan pendidikan Master of Science jurusan Finance and Accounting dari Graduate School of Management. Sejak tahun 2007. Sejak bulan Januari 2009 menjabat sebagai Group Head Jakarta Network.GROUP HEADS 259 Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Bumi Daya (BBD) dengan jabatan terakhir sebagai Pembina pada Group Pembinaan & Penyelesaian Kredit UPK Bagian Pembinaan 1 UPK. Sejak bulan Maret 2007. SANTOSO B. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Regional Commercial Sales 2 sampai dengan sekarang. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Dagang Negara (BDN) dengan jabatan terakhir sebagai Staf Profesional Tim Penyelesaian Kredit Bank Dagang Negara. . Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Dagang Negara (BDN) dengan jabatan terakhir sebagai Treasury Manager Kantor Cabang Los Angeles. PAUL TEHUSIJARANA | Wholesale Product Management Group Lahir pada Tahun 1961. RAFJON YAHYA | Small Business 1 Group Lahir pada Tahun 1958. Pada tahun 2007 beliau menjabat sebagai Group Head Regional Commercial Sales 1 sampai dengan sekarang. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Perusahaan dari Universitas Jenderal Soedirman pada tahun 1981 dan memperoleh gelar Magister Manajemen dari Universitas Satyagama Jakarta. Mendapatkan sertifikasi Chartered Life Underwriter dan Chartered Financial Consultant dari Singapore College of Insurance tahun 2004 dan tahun 2005. MIcRO & RETAIL BANKING NAMA DAN BIOGRAFI HERI GUNARDI | Jakarta Network Group Lahir pada Tahun 1962. University of Oregon USA pada tahun 1991. Jakarta.

cONSUMER FINANcE NAMA DAN BIOGRAFI HANDAYANI | Consumer Card Group Lahir pada Tahun 1965. Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 2004. JUSI | Wealth Management Group Lahir pada Tahun 1962. beliau berkarier di Bank Bali dengan jabatan terakhir sebagai Department Head Business Alliance. menduduki jabatan sebagai Group Head Consumer Cards sampai dengan sekarang. Pada tahun 2006. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Regional Network sampai dengan sekarang. . Sejak Agustus 2004. Sejak tahun 2003 beliau menempati posisi sebagai Group Head di berbagai group antara lain Electronic Banking Group. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian Jurusan Agronomi dari Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta pada tahun 1987 dan memperoleh gelar Master Management Keuangan dari Universitas Padjajaran pada tahun 1999. Canada pada tahun 1983 dengan jurusan Mathematic Economic dan menyelesaikan Post Graduate Studies Majoring Banking and Finance dari Monash University pada tahun 1995. Pada tahun 2009. TARDI | Micro Business Group Lahir pada Tahun 1964. Sejak tahun 2008 menduduki jabatan sebagai Group Head Micro Business sampai dengan sekarang. Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 2001.260 GROUP HEADS MARWAN BUDIARSYAH | Regional Network Group Lahir pada Tahun 1956. WIDHAYATI DARMAWAN | Mass & Electronic Banking Group Lahir pada Tahun 1965. Menyelesaikan pendidikan Sarjana di York University Toronto. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Bumi Daya (BBD) dengan jabatan terakhir sebagai Account Manager Kredit Korporasi. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Arsitektur dari Universitas Indonesia pada tahun 1986 dan memperoleh gelar Master of Business Administration dari Western Illinois University Illinois. beliau ditunjuk untuk menduduki jabatan sebagai Group Head Wealth Management sampai dengan sekarang. beliau berkarier di Bank Internasional Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Regional Card Center Manager West & Central Java. Menyelesaikan pendidikan Sarjana dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 1980. beliau berkarier di Euronet Sigma Nusantara dan Bank Universal dengan jabatan terakhir sebagai Vice President. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Cabang. Customer Care Group dan terakhir menjabat sebagai Group Head Mass & Electronic Banking sampai dengan sekarang. Branch & Phone Banking Development Head. Menyelesaikan pendidikan sebagai Dokter Gigi dari Universitas Airlangga pada tahun 1988 dan meperoleh gelar Magister Manajemen untuk Jurusan International Management dari Universitas Padjajaran di tahun 2001 Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri pada bulan Mei 2000. SARASTRI BASKORO | Consumer Loans Group Lahir pada Tahun 1960. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Matematika di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1989. INKAWAN D.. USA pada tahun 1989. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sejak tahun 2008 beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Credit Recovery II sampai dengan Desember 2009. Sejak tahun 2009 beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Treasury sampai dengan sekarang. Urusan Penyelesaian Kredit. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Studi Pembangunan dari Universitas Indonesia pada tahun 1980. jurusan Manajemen Perusahaan dari Universitas Krisnadwipayana Tahun 1987 dan memperoleh gelar Magister Managemen dari Universitas Satyagama Tahun 2000. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dengan jabatan terakhir sebagai General Manager Bapindo Cabang Hong Kong. beliau berkarier di Bank Papan Sejahtera dengan jabatan terakhir sebagai Consumer Banking Director. Sejak Januari 2009. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 1988 dan memperoleh gelar Magister Management dari Universitas Indonesia pada tahun 2004. HENRY SIHOTANG | Credit Recovery II Group Lahir pada Tahun 1961.GROUP HEADS 261 SPEcIAL ASSET MANAGEMENT Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 2000. Sejak bulan April 2006 beliau ditunjuk untuk menjabat sebagai Group Head Credit Recovery I sampai dengan Desember 2009. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bidang Cabang Madya. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian bidang Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor di tahun 1983 dan selanjutnya Magister Manajemen bidang Keuangan dan Perbankan dari Universitas Gadjah Mada di tahun 1992. TREASURY & INTERNATIONAL BANKING NAMA DAN BIOGRAFI IMAN NUGROHO SOEKO | International Banking & Capital Market Services Group Lahir pada Tahun 1955. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Dagang Negara (BDN) dengan jabatan terakhir sebagai Relationship Manager. VINCENT NANGOI | Treasury Group Lahir pada Tahun 1955. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Tehnik Mesin dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1979 dan memperoleh gelar MsocSc dalam bidang Finance dari University of Birmingham. AGUS SUDIARTO | Asset Management Group Lahir pada Tahun 1964. UK pada tahun 1989 atas beasiswa dari Pemerintah Inggris. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi. Sejak tahun 2001 beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Consumer Loans sampai dengan sekarang. NAMA DAN BIOGRAFI E. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Bumi Daya (BBD) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bagian Kredit yang mengelola Kredit Perusahaan Korporasi. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. WISETO BAROTO | Credit Recovery I Group Lahir pada Tahun 1959. beliau menjabat sebagai Group Head International Banking & Capital Market Services sampai dengan sekarang. . Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) dengan jabatan terakhir sebagai General Manager BankExim Cabang Cayman Islands.

262 GROUP HEADS Sejak tahun 2007 beliau ditunjuk untuk menjabat sebagai Group Head Asset Management sampai dengan sekarang. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Beliau juga merupakan anggota dari The Australian Institute of Management. beliau menjabat sebagai Group Head Market Risk & Operational Risk sampai dengan sekarang. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Tehnik Sipil dari Fakultas Teknik Sipil Universitas Indonesia pada tahun 1981 dan Sarjana Ekonomi Jurusan Management dari Universitas Indonesia pada tahun 1986 serta memperoleh gelar MBA in Finance dan International Business dari Stern School of Business .I. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi (Ekonomi Umum) dari Universitas gadjah Mada pada tahun 1983 dan memperoleh gelar Master of Arts (International Relations) dari Kokusai Daigaku (International University of Japan) pada tahun 1992. beliau ditunjuk untuk menduduki jabatan sebagai Group Head Human Capital Services sampai dengan sekarang. KRESNO SEDIARSI | Human Capital Services Group Lahir pada Tahun 1958. Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 2008. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bagian Urusan Sumber Daya Manusia Bagian Data & Penilaian (USM). RISK MANAGEMENT NAMA DAN BIOGRAFI PARDI SUDRADJAT | Market & Operational Risk Group Lahir pada Tahun 1955. beliau bergabung dengan Bank Mandiri. Pada tahun 1999. Sejak bulan Maret 2007 sampai dengan saat ini beliau menjabat sebagai Group Head di Learning Center Group. BHARWANI | Human Capital Strategy & Policy Group Lahir pada Tahun 1969. Sejak tahun 2008 beliau menempati posisi sebagai Group Head Human Capital Strategy & Policy sampai dengan sekarang. Sejak tahun 2006 beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Compliance sampai dengan sekarang. Beliau memulai karier sebagai pegawai Bank Dagang Negara di Kantor Pusat Jakarta pada tahun 1989.A (Master of International Affairs) in Economic Policy and Management dari Columbia University New York pada tahun 1994. cOMPLIANcE & hUMAN cAPITAL NAMA DAN BIOGRAFI MUSTASLIMAH | Compliance Group Lahir pada Tahun 1965. Menyelesaikan Bachelor of Technology dari The University of Ballarat - Australia. melalui proses merger. beliau berkarier di Bank Permata dengan jabatan terakhir sebagai HR Head of HR Centres of Expertise & Operations. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Kepala Urusan International. . I NENGAH RENTAYA | Learning Center Group Lahir pada Tahun 1958. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Dagang Negara (BDN) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bagian Perencanaan Strategis Perusahaan. SANJAY N. Sejak tahun 2006. Sejak bulan November 2008. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1988 dengan memperoleh gelar Insinyur. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi jurusan Ekonomi Studi Pembangunan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 1987 dan memperoleh gelar M. New York University USA pada tahun 1994.

Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 2003. Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 2006. beliau berkarier di Bank Danamon dengan jabatan terakhir sebagai Group Head Compliance. Memulai karir sebagai Officer di Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) di Jakarta pada tahun 1991 dan bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 1999. Sejak tahun 2002 beliau bergabung dengan Bank Mandiri dan menduduki posisi Group Head Investor Relations sampai dengan saat ini.Menyelesaikan pendidikan Sarjana dari Harvard University. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) dengan jabatan terakhir sebagai Operation Manager Cabang Tangerang. SULAEMAN | Corporate Risk Group Lahir pada Tahun 1967. Sejak awal tahun 2007 beliau ditunjuk sebagai Group Head Retail & Consumer Risk Management sampai dengan tahun 2009. . beliau berkarier di PT. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Universitas Sumatera Utara pada tahun 1995 Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) dengan jabatan terakhir sebagai Staf Analyst Kredit Korporasi. Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 2002. beliau berkarier di Standard Chartered Bank. Sampoerna dengan jabatan terakhir sebagai Director of Corporate Development. Menyelesaikan pendidikan Sarjana S1 Jurusan Kedokteran Gigi dari Universitas Indonesia pada tahun 1988 dan memperoleh gelar Magister Manajemen dari Institut Pendidikan dan Pengembangan (IPPM) serta dari Universitas Jayabaya pada tahun 1998. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian Jurusan Agronomi dari Universitas Padjajaran pada tahun 1989 dan memperoleh gelar Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1997. Sejak tahun 2008. Singapore dengan jabatan terakhir sebagai Collection Head. London pada tahun 1982 dan memperoleh gelar MBA General Management dari Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI) pada tahun 1989. USA pada tahun 1983 dan memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) dari University of Pennsylvania - The Wharton School pada tahun 1988.GROUP HEADS 263 SETYOWATI | Credit Risk & Policy Group Lahir pada Tahun 1958. LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Komputer dari Universitas City. AGUS DWI HANDAYA | Strategy & Performance Group Lahir pada Tahun 1970. Sejak tahun 2007 menduduki jabatan Group Head Credit Risk & Policy sampai dengan tahun 2009. SANTAPUTRA PITA | Retail & Consumer Risk Group Lahir pada Tahun 1957. KARTINI SALLY | Commercial Risk Group Lahir pada Tahun 1965. Sejak bulan September 2006 menduduki jabatan sebagai Group Head Commercial Risk sampai dengan sekarang. HM. FINANcE & STRATEGY NAMA DAN BIOGRAFI JONATHAN zAX | Investor Relations Group Lahir pada Tahun 1961. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dari Universitas Diponegoro pada tahun 1982. beliau menjabat sebagai Group Head Corporate Risk sampai dengan sekarang.

Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1984 dan memperoleh gelar Master of Information System (MSIS) pada tahun 1991 dan Master of Telecommunication (MST) pada tahun 1992 dari Universitas of Pittsburgh. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Accounting sampai dengan sekarang. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) di Biro Sistem dan Teknologi. Rourkela. OC. pada tahun 1984 dan memperoleh gelar Master LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pada tahun 1994. beliau berkarier di Bank Niaga dengan jabatan terakhir sebagai Senior Vice President. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bagian. BUDI SULISTIO | Accounting Group Lahir pada Tahun 1955. Urusan Teknologi Informasi. Lahir pada Tahun 1962. Policies. Sejak tahun 2008. Procedures. & Architecture Group TEchNOLOGY & OPERATIONS NAMA DAN BIOGRAFI SURESH GUMMALAM | IT Business Solutions & Application Services Group Lahir pada Tahun 1964. beliau menduduki jabatan Group Head Procurement & Fixed Asset sampai dengan saat ini. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Kelompok Kerja Biro Sistek Bank Exim. . Urbana Champaign. Pennsylvania USA. Sejak tahun 2004. IS Development Group Head. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1986. Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 2002. Sejak tahun 2006. dan memperoleh gelar Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1997. Sejak tahun 2005.264 GROUP HEADS Sejak akhir tahun 2009 Beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Strategy & Performance Management sampai dengan sekarang. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head IT Business Solutions & Application Services sampai dengan sekarang. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Dagang Negara (BDN) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bagian Perencanaan & Pemastian Kualitas. di bidang Teknik Industri dari National Institute of Industrial Engineering (NITIE). Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1985 dan memperoleh gelar MBA dari University of Illinois. RAIzAL MUNIR | Procurement & Fixed Asset Group Lahir pada Tahun 1959. HARRY PUDJIATMOKO | IT Operations Group (RANGKAP} Electronic Channel Operation Group Lahir pada Tahun 1960. MOHAMMAD GUNTUR | Planning. Menyelesaikan pendidikan Sarjana pada Fakultas Pertanian Jurusan Sosial Ekonomi di Institut Pertanian Bogor pada tahun 1986 dan memperoleh gelar MM dari Universitas Gadjah Mada dan University of Kentucky USA pada tahun 1997. USA. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Mesin dari National Institute of Technology. beliau merangkap sebagai Group Head Electronic Channel Operations sampai dengan sekarang. Sejak tahun 2007. Bombay pada tahun 1986. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Planning. Procedures & Architecture sampai dengan sekarang. Policies. selain menduduki jabatan sebagai Group Head IT Operations.

HERRY RUKMANA | Central Operations Group Lahir pada Tahun 1967. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Perusahaan dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta pada tahun 1982 dan memperoleh gelar Magister Manajemen Keuangan dari Universitas Indonusa Esa Unggul pada tahun 1998. BASU VITRI MANUGRAHANI | Customer care Group Lahir pada Tahun 1957. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Dagang Negara dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Kepala Cabang Bidang Retail di Cabang Genteng Kali Surabaya. beliau ditunjuk sebagai Group Head Legal sampai dengan sekarang. RIDzKI JUNIADI | Legal Group Lahir pada Tahun 1958. Bergabung dengan Bank Mandiri dan menduduki berbagai posisi diantaranya Document Analysis. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Credit Operations sampai dengan sekarang. cORPORATE SEcRETARY. Beliau memperoleh sertifikasi international (CDCS – Certified Documentary Credit Specialist) di bidang documentary credit dari IFSA (International Financial Services Association) School of Finance endorsed by the International Chamber of Commerce. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) dengan jabatan terakhir sebagai Section Head International Trade & Remmitance Department International Banking Division. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian Jurusan Agronomi dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1986 dan memperoleh gelar Magister Manajemen International Business dari Universitas Gadjah Mada tahun 1998. Sejak pertengahan tahun 2005. . Sejak tahun 2009.GROUP HEADS 265 CHRISNA PRANOTO | Credit Operations Group Lahir pada Tahun 1962. LEGAL & cUSTOMER cARE NAMA DAN BIOGRAFI SUKORIYANTO SAPUTRO | Corporate Secretary Group Mengacu pada Biografi Anggota Komite Pihak Independen Non Dewan Komisaris & Corporate Secretary LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Dagang Negara dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Kepala Cabang Bidang Pemasaran di Cabang Jakarta Wisma Indosemen. beliau menduduki jabatan sebagai Group Head Central Operations sampai dengan sekarang. Pada tahun 2008. beliau ditunjuk untuk menjabat sebagai Group Head Culture and Service Specialist sampai dengan sekarang. Sejak bulan Juli 2006. Sejak bulan Januari 2009. beliau menduduki jabatan Group Head Customer Care sampai dengan sekarang. BAMBANG ARI PRASODJO | Culture & Service Specialist Lahir pada Tahun 1956. Section Head dan Department Head dalam kurun waktu 1999 sampai dengan tahun 2008. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum Perdata dari Universitas Padjajaran pada tahun 1984. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 1999 melalui legacy Bank Bumi Daya dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bagian Urusan Biro Direksi & Hukum UBD. Menyelesaikan pendidikan S-1 pada tahun 1989 dan memperoleh gelar S-2 pada tahun 1999. Sejak tahun 2007. Menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1982 dan memperoleh gelar Master of International Relations dari International University of Japan pada tahun 1993.

.266 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

.267 DAFTAR CABANG • KANTOR WILAYAH DAN CABANG • MICRO BANKING DISTRICT CENTERS • MICRO BUSINESS UNITS • COMMERCIAL BANKING CENTERS • SMALL BUSINESS DISTRICT CENTERS MENEMBUS BATAS KEINGINAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Teuku H. Pulo Brayan Jl. 284 Jl. 1 Jl. Pusat Pasar No. 7 Jl. Jend. Pulau Pinang No. 23575 23370 (0655) 7552231. Ahmad Yani No. Merdeka No. Dr. Universitas No. 17 Jl. 324588 21444 (0645) 652711. Gelanggang Mahasiswa USU. Merdeka No. Sultan Iskandar Muda No. 97 C-D Jl. Balaikota No. Veteran No. 4155385 4527365. 4532262 (061) 8445229. Sisingamangaraja No. PT Arun Ngl Co Komplek PT Arun NGL Co. 5-5A Jl. Cirebon No.23. 23381. 220 Jl. Cut Meutia No. Lubuk Pakam Jl. Imam Bonjol No. 5 JK Jl. 8210548 (061) 8463061 (0621) 21723 (0651) 23981. 14 Jl. 7321624. 7552235 (0645)40082. 7344142 (061) 6610033 (061) 8826000 (061) 7321603. Jend. Brigjen zain Hamid No. Universitas Syah Kuala. Sudirman No. 8-10 Jl. 324399. KH Zainul Arifin No. Jl. 7 G-H Jl. 7552234. 36 G Jl.268 DAFTAR CABANG BANK MANDIRI JARINGAN KANTOR WILAYAh I/MEDAN AREA MEDAN IMAM BONJOL Medan Imam Bonjol Medan Pulau Pinang Medan Zainul Arifin Medan Gatot Subroto Medan Kirana Medan Taman Setiabudi Kabanjahe Medan Dharma Agung Medan PLN Wilayah II Medan Pertamina Medan Katamso Medan Tanjung Morawa Medan JW Marriot Medan Simpang Pos Lubuk Pakam Berastagi Pangkalan Brandan Stabat AREA MEDAN BALAIKOTA Medan Balaikota Medan Lapangan Merdeka Medan Ahmad Yani Medan Belawan Medan Gunung Krakatau Medan Pusat Pasar Medan Asia Medan Letda Suyono Medan Pulo Brayan Binjai Medan Sukaramai Medan Jalan Cirebon Medan Iskandar Muda Medan Perintis Kemerdekaan Medan Kapten Muslim Medan Sisingamangaraja Medan Universitas Sumatera Utara Medan Makro Bisnis Tebing Tinggi AREA BANDA ACEH Banda Aceh Banda Aceh Unsyiah Darussalam ALAMAT KANTOR Jl. 40-42 Perumahan Taman Setiabudi Indah Jl. 6629000 (061) 4531164 (061) 7368798 (061) 7353907. Putri Hijau No. Sutomo No. Yos Sudarso No. 1 Jl. Daud Beureuh No. 16 KOTAMADYA/ KABUPATEN Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Tanah Karo Medan Medan Medan Medan Deli Serdang Medan Medan Deli Serdang Karo Pangkalan Brandan Langkat Medan Medan Medan Belawan Medan Medan Medan Medan Medan Binjai Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Tebing Tinggi Banda Aceh Banda Aceh KODE POS 20111 20112 20112 20111 20112 20112 20112 20132 20303 20153 20112 10513 20158 20362 20111 20142 20514 22516 20857 20811 20111 20111 20111 20411 20239 20216 20214 20371 20116 20711 20242 20212 20153 20235 20124 20217 20155 20127 20633 23123 23111 TELEPON (061) 4153396. 91819 (0620) 21000. 7354338. 10 A Jl. Balaikota No. 20 Jl. 4515070 (061) 4532609. Cut Nyak Dien No. Teuku Nyak Arief Kampus Unsyiah Darussalam Jl. 16 D Jl. Letda Suyono No. 42085 42922 (0645) 43702 43062 (0644) 22221. 636154 7551809 Banda Aceh Cut Meutia Meulaboh Lhokseumawe Merdeka Lhokseumawe Pendopo Bireuen Blang Lancang Batuphat Lhoksukon Takengon Langsa Kuala Simpang AREA PEMATANGSIANTAR Pematangsiantar Sudirman Pematangsiantar Sutomo Banda Aceh Meulaboh Lhokseumawe Lhokseumawe Bireuen Blang Lancang Batuphat Lhoksukon Aceh Tengah Langsa Aceh Tamiang Pematangsiantar Pematangsiantar 23242 23600 24301 24315 24251 24352 24352 24381 24512 24416 24475 21117 21115 (0651) 21386.Dayan Dawood. 28 Komplek Perkebunan PTP Nusantara II (Persero) Tanjung Morawa Jl. 11 Jl. 323306. 8219445 20087 4526613 6613930 4552406 7863298 7944977 800010040 8212040 7954091 (0628) 91599 20190 8912240 4152209. Kapten Muslim No. S. . 8912239 (061) 4524900 (061) 4538122 (061) 4536800 (061) 6941152 (061) 6619000. Yos Sudarso Blok A No. 653158 (0645) 393119. 207 DE Jl. Gatot Subroto No. Gunung Krakatau No. 8218183. Kabanjahe Jl. 7944944 (061) 80010037 - 39 (061) 8211084 (061) 7954542. 7552233. Kirana Raya No. (0655) 7552235 7552234. Stabat Jl. Point A Landing Jl. 8221189 (0628) 323977 (061) 4529059 (061) 6617848 (061) 4552406 (061) 7863298 (061) 7944866. 24 A-B Jl. Kompleks Mobil Oil Inc. 21 A. Jend. 4577691 45385666 4512459 6941733 6619540 4517644 7361897 7356219. 292 Wisma Kawasan Industri Medan Jl. 4532111. Dr. Imam Bonjol No. 7352629 6611100 8828064 7321592 4157246 4515065 4537282 8445230 7333983 8210548 8473578 21093 25455. 7333984 (061) 8200361. 7340135. Imam Bonjol No. 112 Gampong Ujong Baroh Jl. 4157547 (061) 4515064. 21490 (061) 8910691. 135 C Jl.Cactus Raya Blok K No. Jend. 52.99 Jl. 94-95 Jl. Jend. National No. 8445232 (061) 7333981. 7955704 (0628) 91319.Dr. Yos Sudarso No. Asia No. 4515068. 21793. 8445231. 12-14 Jl. 4518477 (061) 4538555 (061) 4551162 (061) 4157555 (061) 8200636. 21211 23211 23446 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 97 . Pulau Batam No. Jenderal Besar Abdul Haris Nasution No. 1 Jl. Iskandar Muda No. 7333982. 77-78. 109 Jl. Ahmad Yani No. Veteran No. Sutomo No. Kuala Simpang Jl. 4555434 (061) 4150600 (061) 4150600 (061) 4519666. 4155385 4538471 4538383 4566626 4155269 8200121.. 393120 (0643) 24408. 8-10 Jl. 102 ABC Main Office Bld. Sutomo No. 1 Jl. Pelabuhan II Kotak Pos 15 Jl. 29 Komplek Pertamina Sumbagut Jl. Takengon Jl. 7357523 (061) 4567162. 333155 333499 (0622) 22035 (0622) 21540. Sudirman No. 15 H Gedung AAC Prof. Pulau Pinang No. Perintis Kemerdekaan No. 55 A-B Kampus USU. 7 Jl. 10 Jl. 654252 (0645) 653157. 2 Jl. 139 Jl. Parman No. 7552232. 23974 (0651) 7551809 FAKSIMILI 4153273 4527365. A 15-16 Jl. 32. Jl. Gatot Subroto No. 24409 24406 (0641) 21023 21212 (0641) 31000.1A. Sengeda No.

Barek Motor No. 1 Kawasan Industri Panbil. Jend. Sultan Syarif Kasim No. Singai Pakning Jl. 458137. Teuku Umar No. 32403. Teuku Umar No. 85 Jl. Hang Jebat. 51091 (0766) 22771. II B Jl. 92934 (0623) 41855. Sudirman No. Jenderal Sudirman No.Tiban Garden Blok C No. 3120417. Tuanku Tambusai No. Kapten A. Patuan Nagari No. 140 Jl. 92932. Willem Iskandar No. 859858 (0761) 562322. 23143 463498 310992. 431740 457830 457988.Kec. 3 Jl.012. Jl. 471044. Sudirman No. 859580. 993895 (0761) 859848. Haryono No. Riau No. 572618 47764 61148 493906 693468 594398 43177 859868 562319 31097 32204. 4269 (0765) 91170. 395003 (0778) 471055. 12 D-E Jl. 462264 (0778) 395002. 323357 (0769) 41075 (0778) 454444.10 Jl. 327078 (0778) 761318 (0778) 462048. Cendana. 31498. Imam Bonjol. Ranai Jl. 48-54 Jl. Sudirman No. Sudirman No. Cokroaminoto No. 451040 (0771) 22437. 364013 FAKSIMILI 322432 434758 21238 20926 22313 21869 21713 496431 92022 41857 597142 28683. 452 Jl. Lubuk Baja Jl. 144 Jl. Imam Bonjol Komplek Bumi Ayu Lestari Blok D No. Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng No.3A & 5 Jl. 39 Jl. 23 Jl. Bukit No. 289-292 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 471927. 463507 (0711) 364008 . Jend. Ruko No. Batuaji Baru Komplek Tunas Industrial Estate Jl. 109 Kompleks PT Caltex Pacific Indonesia. 327389. 105. 25-27 Jl.22 Ext. 471844. 3 & 4. 326877 (0778) 711731. Sudirman No. 598791 (0765) 821500. 562323 (0765) 31088 (0765) 32203-4 (0765) 51093. 2 Jl. Kijang Jl. 471727 (0778) 327177. 32881. Letkol. 219. Sudirman No. Hangtuah No. 190-192 Jl. Raya Perawang Km. 96-98. M. 572517 (0761) 859381. 61620 (0761) 493696.T. Sudirman No.DAFTAR CABANG BANK MANDIRI 269 JARINGAN KANTOR Balige Pasar Perluasan Padang Sidempuan Panyabungan Sibolga Rantau Prapat Ahmad Yani Rantau Prapat M. Imam Bonjol No. 3B-3C Jl. 90 Jl. Duri Jl. 33500. 133 A Jl. 452607. 22772 (0766) 91220 . Panam Jl. 458280 (0778) 458159 (0778) 456717. HOS Cokroaminoto No. 31499 (0778) 452865. Rivai No. Jl. Batam Center Ruko Muka Kuning Indah II Blok E 2 No. Komp. Rasamala No. 5. 11 Jl. Teuku Umar No. Engku Putri. Katamso No. 431896. Lubis Kota Pinang Aek Kanopan Kisaran Tanjung Balai AREA PEKANBARU Pekanbaru Sudirman Bawah Pekanbaru Sudirman Atas Pekanbaru Ahmad Yani Pekanbaru Nangka Pekanbaru Jalan Riau Ujungbatu Pangkalan Kerinci Siak Perawang Pekanbaru Rumbai Pekanbaru Minas Pekanbaru Tuanku Tambusai Pekanbaru Panam Dumai Sudirman Dumai Syarif Kasim Baganbatu Bengkalis Pertamina Sungai Pakning Duri Duri Sudirman Duri Caltex Rengat Air Molek AREA BATAM Batam Imam Bonjol Batam Lubuk Baja Batam Raja Ali Haji Batam Sekupang Martadinata Batam Industrial Park Batam Panbil Tanjung Uban Tanjung Balai Karimun Batam Bandara Hang Nadim Batam Center Batam Batuaji Batam Kawasan Industri Tunas Batam Tiban Batam Kawasan Industri Kabil Natuna Batam Nagoya Tanjungpinang Kijang WILAYAh II/ PALEMBANG AREA JAMBI ALAMAT KANTOR Jl. Ahmad Yani No. 43 Jl. R. Jend. 496352 (0624) 92411. 30-32 Jl. Jl.4. Kota Pinang Jl. Siak Kompleks PT Caltex Pasific Indonesia. Balai karimun Batam Batam Batam Batam Batam Batam Natuna Batam Tanjungpinang Tanjungpinang Palembang KODE POS 22313 21138 22718 22913 22522 21415 21412 21464 21457 21215 21312 28113 28115 28115 28282 28292 28454 28381 28772 28271 28885 28283 28294 28812 28812 28992 28712 28700 28884 28884 28884 29319 29352 29432 29432 29432 29422 29434 29433 29152 29161 29431 29432 29432 29464 29421 29467 29183 29432 29111 29151 30135 TELEPON (0632) 322431 (0624) 435666 (0634) 21032 (0636) 20925 (0631) 21376. 9 Bandara Hang Nadim Gedung Otorita Batam. 3. Jend.9. 46920 36383 38003 572623. Jend. 41375 (0623) 593137 (0761) 31786. Ahmad Yani No. Jend. 81006 (0771) 327668. Harapan Business Center Blok I No. 1008 KOTAMADYA/ KABUPATEN Balige Pemarang Siantar Padang Sidempuan Mandailing Natal Sibolga Rantau Prapat Rantau Prapat Labuhan Batu Labuhan Batu Kisaran Tanjung Balai Pekanbaru Pekanbaru Pekanbaru Pekanbaru Pekanbaru Riau Pangkalan Kerinci Siak Pekanbaru Pekanbaru Pekanbaru Pekanbaru Dumai Dumai Rokan Hilir Bengkalis Dumai Bengkalis Bengkalis Bengkalis Rengat Air Molek Batam Batam Batam Batam Batam Batam Tanjung Uban Tj. Raya Ali Haji No. 21805 (0771) 463377. 65 Jl. 91171 (0765) 598795. 456842 (0778) 322126 (0770) 611666. 61636. Ujungbatu Jl. Nongsa Jl. Jl Tuanku Tambusai No. Jl. Aek Kanopan. 99 Jl.Kualuh Hulu Jl. 374279 Wilayah Area Kantor Cabang Kantor Cabang Pembantu Kantor Kas LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Ahmad Yani. Bagan Sinembah Jl. 821156 (0769) 22070. 21464 (0761) 24888 (0761) 571610. 859581 (0762) 61147. Raya Lintas Timur Jl. Martadinata. 18 E-F Jl.1 Batam Industrial Park. HR Soebrantas Kav. 430295 322474 611333 371281 81008 327669 761317 462216 396476 323264 711733 31623 (0778) 433566 28047. Jend. Permaisuri No. Rumbai Main Office PT Caltex Pasific Indonesia. Sungai Pakning. 493719 (0761) 693426 (0761) 592190 (0761) 993894. Tiban Raya. 214-216. 371284 (0771) 81007. 21591 (0624) 21434 (0624) 21712 (0624) 496351. . 456824.20 Kawasan Industri Kabil. Jend. 15. Panyabungan Jl. Brigjend. Hang Kesturi Km. Bengkalis Kompleks Pertamina. 32223 (0761) 31021-5.E. Ahmad Yani Jl. 35249 51092 22773 91137 598796 999199 21383 41074 452606. Jend. 711732 (0773) 31497. Martinus Lubis 11 Jl. Minas Komplek Lancang Kuning Square. 611444 (0778) 371283. Komp. 450729.

3 Jl. 61146. 317159 313655 710994 313977 310873 325680 810772 451036 323600 423338 23576 450789 421530. 42 Jl. 352346 (0711) 313455. 92088 (0711) 310952. 1 / 78 Jl. 373271. 42. Jend. Jend. 34 A Social Center PT Semen Padang Jl. Mayor Ruslan Palembang Bandara Sultan Badaruddin Bandara Sultan Mahmud. 63 Jl. Prof. Mayor Zen No. Soekarno Hatta Jl. Dr. Ruko K3 No. Rivai No. 38422 34160 34036 32749 466532 626406 627879 796789 20169 61422 583395 310393. 421363 (0735) 20688. PO BOX 14 Jl. 356436 (0733) 325350. Jl. 28940.P. Sako Kenten Jl. Ahmad Yani No. Pasaman Baru Jl. Merdeka Lk. Dr. 27. Kol. Raya By Pass No. Telanaipura Jl. 2. 63334 (0741) 22202. Sekayu LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 466536 (0752) 626401 (0752) 627880. 21412 (0741) 62184. 9.S. K. A-8 Sekayu Petro Muba Building. Cemara 18 Prabumulih Pertamina UEP II. 1. 35. Mentok) Jl. 8-9 Terminal Sako Kenten. 38340. Kapten A. W 27. 33840 (0751) 33338.118 Jl. Jend. 22864 (0745) 91318. Kolonel Atmo No. Jl. 326094 (0711) 364008 . Garuda No. Muaro Jambi Jl.Jebus Jl. Pematang Kandis Jl. Sudirman No. 627881 (0752) 796783 s/d 796786 (0755) 21123 (0754) 61144. 92416 (0715) 351701. 432623 21194 92233 351733 439076 41415 21600 92054 313379. T. 27 Jl. Belitang Jl. 357472. Sudirman No. Sudirman. 165-167 Jl. Sudirman No. Yos Sudarso No. Raya Palembang-Jambi Pendopo Komplek Pertamina II. Rivai Palembang Plaju Palembang Pasar 16 Ilir Prabumilih Sudirman Palembang Gedung Kanwil Sungai Lilin ALAMAT KANTOR Jl. SH No. 453167 (0731) 323700. Gatot Subroto No. 23644 62292 22202. 26162. Lintas Sumatera No. Dr. Sri S. Veteran No. Parit Tiga. Jend. 38341. Sudirman No. Sudirman No. 313020.Jl.2. Kurnia Jl. Pramuka No. Jl. Jend. 91546 (0741) 61042 (0741) 51900 (0743) 21366 (0747) 21188. 61477 (0754) 583393.270 DAFTAR CABANG BANK MANDIRI JARINGAN KANTOR Jambi Gatot Subroto Jambi Telanaipura Jambi Sam Ratulangi Jambi Dr. 97 Jl. 326093. 550 Jl. 31942 (0717) 92233. Lintas Sumatra Km. 1008 Pasar Sungai Lilin No. 321013. 1 Jl. 44 Jl. Sutomo. Jenderal Sudirman No. 419 Jl. 42102. Kec. 357496 (0714) 322900. Abunjani No. Manggar Jl. 322902 FAKSIMILI 20066. 1 Jl. Desa Sengeti. 354245 (0711) 711023 (0711) 313498. Sofwan. Jenderal Sudirman No.d. 321925 (0711) 810771 (0734) 451033 s. 20687 (0735) 451789.1. 583394 (0711) 311177. Merdeka No.M. Bagindo Aziz Chan No. Serma zakaria No. Pasar Baru Gumawang. 313627 312016 352432 311481 326095 312477 322125 90808 21515 372233 420183 350013 322904 Jl. 20 Jl. 322383 (0734) 424148. Bajubang Jl. 2.Badaruddin II Palembang Veteran Jl. Akhmad Dahlan Komplek Saringan No. Lintas Sumatera Km. 466535. Rivai No. Jend.101. 21138 (0746) 323224 (0751) 31501 - 2 (0751) 32747. Gedung YDPK Jl.35. 322901. 39 Pertamina UEP III. Sutomo Sarolangun Jambi Sipin Sengeti Bajubang Muara Bungo Bangko AREA PADANG Padang Lapangan Imam Bonjol Padang Bagindo Aziz Chan Padang Sudirman Padang Taman Melati Padang Indarung Padang Muara Padang Belakang Olo Pasaman Bukittinggi Bukittinggi Aur Kuning Payakumbuh Solok Sawahlunto Solok Sungai Rumbai AREA PALEMBANG SUDIRMAN Palembang Sudirman Palembang Atmo Palembang Pusri Palembang R. Jl. 7 Jl. 414. . Pasar Aur Kuning Jl. Rivai No. 63267. 42103 (0719) 21011. Sudirman Km. 38342 (0751) 27001 (0751) 34872 (0751) 32726. Mayor Ruslan Blok A No. Rustam Effendi No. Pasar 16 Ilir No. 351899 (0717) 432385 (0717) 21194. 8 Jl. 321012. 434468 (0718) 42100. 7-8 Jl. Gereja No. Jl.H. 2A Jl. 3. I. 33339. Jenderal Sudirman No. 31089 (0741) 34374. Batang Arau No. Bagindo Aziz Chan No. 33. Perintis Kemerdekaan No. 32748 (0753) 466534. 28443 (0751) 26940. Kapten A. 322381. 358325 (0711) 354144. 311556 (0711) 352432 (0711) 322226 (0713) 326000. 18 Jl.12 (0714) 322750 (0711) 90204 (0713) 20868 (0711) 364025 (0711) 410150 (0711) 374004. 36726 36817 31571 28332. 42101. Belakang Olo No. 364020 (0711) 313767. Jend. Depati Amir No 45 A (d/h Jl.5 Jl. Sam Ratulangi No. 351702 (0717) 436701. Air Kuang No. 29966. 21012 (0719) 92067. 12 Jl. 62537. Jend.Sudirman No. 26915 34185 91443 668691 51900 20066 21137 323225 31505. Sungai Rumbai Jl. 14 Jl. Kapten A. Sudirman No. 117 KOTAMADYA/ KABUPATEN Jambi Jambi Jambi Jambi Sarolangun Jambi Jambi Bajubang Muara Bungo Bangko Padang Padang Padang Padang Padang Padang Padang Pasaman Barat Bukittinggi Bukittinggi Payakumbuh Solok Sawahlunto Dharmasraya Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Lubuk Linggau Palembang Tanjung Enim Lahat Muara Enim Baturaja OKU Timur Pangkalpinang Mentok Sungailiat Bangka Barat Pangkalpinang Toboali Tanjungpandan Belitung Timur Palembang Palembang Plaju Palembang Prabumulih Palembang Musi Banyuasin Pendopo Prabumulih Palembang Palembang Palembang Musi Banyuasin KODE POS 36138 36122 36113 36113 37381 36129 36381 21366 37212 37314 31505 25211 25001 25118 25237 25215 25116 26366 26111 26131 26211 27322 27421 27584 30134 30125 30118 30126 30125 31616 30762 31711 31411 31315 32116 32182 33128 33311 32111 33362 33133 33183 33411 33512 30129 30135 20368 30122 31121 30137 30755 31211 31122 30113 30152 30113 30711 TELEPON (0741) 31581 .U Palembang Pusat Dagang Lubuk Linggau Palembang Sako Kenten Tanjung Enim Lahat Muara Enim Baturaja Belitang Pangkalpinang Mentok Sungailiat Parit Tiga Jebus Pangkalpinang Depati Amir Toboali Tanjungpandan Manggar AREA PALEMBANG ARIEF Palembang Arief Palembang A. 60 A Jl. 6 Jl. 35-37 Jl. Pramuka Palembang Uniba Jl. 54 Jalan Lintas Timur Km. BK 10. 21 Jl.

93-95 Jakarta Utara Pasar Glodok Lt. Pangeran Antasari No.12A-14. 21539. Jakarta Utara Jl. Raya Pluit Selatan No. Sudirman No. Bandengan Selatan No. Jakarta Utara Ruko Agung Sedayu Blok N No. 149 B . Tambora Jakarta Barat Ruko Tektil Blok C . Jakarta Utara Blok I-1 Selatan Kav 38-SEB ITC Mangga Dua Lt. Bengkulu Jl. 4 Jakarta Utara Komplek Ruko Sentral Blok A. Pasar Ikan Jl. 6124832 (021) 6683566. Gunung Sahari Raya 1 Jl. 21489 (021) 6922004. 21611 21975. Bukit Tinggi No. . 43 Komplek Pertokoan Mitra Bahari Jakarta Utara Blok D No. 6903715 (021) 66694401. 79 Jakarta Barat Mal Mangga Dua No. Jl. 24453 (0721) 251312. 2600506 (021) 6603086. 6601602 . 297 B. 66675344 (021) 6919805. 50. 6590919 (021) 6252348-7 (021) 6127281. 481431 (0721) 481945 (0721) 486087 (0721) 486942-3 (0725) 41363 (0721) 251414 (0721) 255167 (0729) 24452. Pasar Pagi Jakarta Utara Mangga Dua Square Blok B No. Mangga WTC Mangga Dua Lt.82 (021) 6336120.DAFTAR CABANG BANK MANDIRI 271 JARINGAN KANTOR Palembang R. Supratman No. Pejagalan Raya No. 225. 7 Jl. Laksamana Malahayati No. 43 Jl. 6670044 6601608 6399070 6252615. Parman Bengkulu Ahmad Yani Bengkulu Curup Bengkulu Panorama AREA BANDAR LAMPUNG Bandar Lampung Malahayati Bandar Lampung Telukbetung Bandar Lampung Cut Meutia Bandar Lampung Supratman Metro Tanjungkarang Kartini Tanjungkarang Bambu Kuning Pringsewu Bandar Lampung Raden Intan Bandar Lampung Teuku Umar Bandar Jaya Tulang Bawang Bandar Lampung Antasari Bandar Lampung Way Halim Kotabumi WILAYAh III/ JAKARTA KOTA AREA JAKARTA KOTA Jakarta Kota Jakarta Bandengan Jakarta Mitra Bahari Jakarta Pluit Selatan Jakarta Pluit Kencana Jakarta Pangeran Jayakarta Jakarta Glodok Plaza Jakarta Mangga Dua Jakarta Mega Mal Pluit Jakarta Muara Karang Dalam Jakarta Muara Karang Raya Jakarta Glodok Sky Jakarta Pinangsia Jakarta Pluit Karang Baru Jakarta ITC Mangga Dua Jakarta Harco Mangga Dua Jakarta Pasar Pagi Mangga Dua Jakarta WTC Mangga Dua Jakarta Pasar Pagi Lama Jakarta Mangga Dua Square Jakarta Pejagalan Jakarta Ruko Tekstil Mangga Dua Jakarta Jayakarta Komplek Sentral Jakarta Lindeteves Jakarta CBD Pluit Jakarta Pasar Pagi Perniagaan Jakarta Mal Mangga Dua ALAMAT KANTOR Jl.48 (021) 30012229-2234-5 (021) 6916434.Jl. No. 5 Blok D No.26 (021) 6670909.R. Mangga Dua Raya Kav. 9. 131 C.45-46. 486146. 6. Pinangsia II No. 2600508 66603981. 66675342. 70968167 (021) 6930104 Ext. Jakarta Utara Jl. 20464 22882. 2 KOTAMADYA/ KABUPATEN Palembang Banyuasin Bengkulu Bengkulu Rejang Lebong Bengkulu Bandar Lampung Bandar Lampung Bandar Lampung Bandar Lampung Metro Tanjungkarang Tanjungkarang Tanggamus Bandar Lampung Bandar Lampung Lampung Tengah Tulang Bawang Bandar Lampung Bandar Lampung Kotabumi Jakarta Barat KODE POS 30114 30761 38223 38115 39117 38226 35221 34223 35214 35111 34111 35111 35114 35373 35141 35141 34163 34596 35133 35141 34516 11110 11110 14450 14440 14450 14450 10730 11180 10730 14450 14440 14450 11120 11110 14450 14410 10730 14430 14430 11230 14430 11220 14430 10730 11180 14440 11220 10730 TELEPON (0711) 360808. Lapangan Stasiun No. Teuku Umar No. 10 (021) 6257050 (021) 6242671 (021) 62310870 . Mangga Dua Raya Gedung Pusat Perdagangan Grosir Mangga Dua Jakarta Utara Blok KA No. 357823 (0711) 430199. Raya Pluit Kencana No. Talang Kelapa Jl. Lintas Timur. 2600500 6922006 (021) 2600500. 8 Jl. Jend. Raya Palembang . 9. 325049 (0736) 346890 (0721) 481222. 6670101 (021) 6630763. MG 46 . Curup Jl.Jl.6 (021) 6299030. 6690602 6625327 6697201. 6918774. 54. 21062 (0732) 325047. Perniagaan Timur No. 6336130 (021) 6011029. Way Halim Jl. 39 A Jl. 66694402 (021) 62300268-269 (021) 6127048.Betung Km. Jakarta Pusat Jl. Pluit Karang Utara No. 126-129 Lindeteves Trade Center Blok RA No. 7. Mangga Dua Raya. 6261657 6127624 6670926 6678048 6697914 6336440 62317073 66692630 62300267 6123134 6019257 30012227 6909647 62312971 6930105 6256151 6242672 62310871 66675341 6919464 62201705 Kantor Kas Jl. Lapangan Stasiun No. 70 Jl. Jakarta Utara Jl. 771026 782333 (0721) 774761.47 Jakarta Utara Jl. 770163. Parman No. 5. Kartini No. 73 Jakarta Pusat Ruko Glodok Plaza Blok H No. Arteri Mangga Dua Raya Ruko Mega Mal Pluit No. 6670926 (021) 66605170-1 (021) 6603481 . 21244 (0736) 22881. Ahmad Yani No.72 (021) 66675340. Muara Karang Blok O / VIII Timur No. Desa Dwi Tunggal Jaya.12-13. 79 Jl. Cut Meutiah No. 85 F/C. Pinangsia Raya Arkade Dusit Mangga Dua No. Pringsewu Jl. 6926655 (021) 62312970. Jakarta Pusat Wilayah Area Kantor Cabang Kantor Cabang Pembantu LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Mangga Dua Raya No. Bandar Jaya Jl. Hayam Wuruk No. 22138. Soekamto No. 20076 21804 364891 489064. Jakarta Utara Jl.10. 6127049 (021) 6019947 . 3 D. 431859 (0736) 20016. 46 Jl. 6907948 (021) 62202691/ 692 & -693 2600505.D.3. Laksamana Malahayati No. Jakarta Pusat Jl. Jakarta Pusat Jl.55 A & 55 B. 3 Jl. 2 A. 33 A. 69-70 Jakarta Utara Jl. Jakarta Barat Jl. 51-53 Jakarta Utara Jl. Proklamator No. Ahmad Yani No. Sukajadi. Raden Intan No. 750165 FAKSIMILI 357670 431989 21361. Raya Pluit Selatan Jl. 36. 132 Jl. 325048. Jakarta Barat Jl. W. Letjend. Muara Karang Raya No. 31-35 Jakarta Utara Jl. 66 A. Sukamto Palembang Sukajadi Bengkulu S. Jenderal Sudirman No.E Sepang Jaya. I Blok B 13-14. Pintu Kecil III No. Salak Raya No. Merdeka No.C Jl. 127 Gedung CBD Pluit Blok A No. Banjar Agung Jl. 251510 (0721) 774400 (0725) 529999 (0726) 750700. 2 Jakarta Barat Komplek Puri Deltamas Blok J 1-2. Jakarta Barat Jl. Simpang Patal Jl. 770282. 27. S.9 & Blok A. 780947 773248 (0724) 21392. Taman Sari Jakarta Barat Jl. Pangeran Jayakarta No. 60 Jl. 21 D Jl. Jend. 6603087 (021) 6625325 . Jl. Ki Maja No. 30 Jl. Pangeran Jayakarta No. R. 183 Jl. 473752 486847 483849 485684 41860 252796 268602 21472 51510 774500 529127 750701 (0721) 782555. 22916. RM/16.LO2 BKS039.

Kebon Jeruk Jakarta Slipi Jaya Jl. Slipi Jakarta Jalan Panjang Jl. Parman Kav. 5865075 (021) 66698324 (021) 55964740 (021) 66605630 (021) 70708601. 19 Jakarta Roxy Mas Jl. 18 E. S.1. Kampung Gusti Blok M No. S. Pangeran Tubagus Angke No. Jl. 5483595 (021) 5502062. Jl. 6606262 11460 (021) 5632657 (021) 5643966 14450 11460 10140 11610 (021) 6619596 (021) 56942316 (021) 63857527 (021) 58355045 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 112 F Wisma Barito Pacific. Jl.3. Terminal D & E Departures Terminal D Bandara Soekarno-Hatta. Panjang No. 5501378.11 Jakarta Botanical Garden Komplek Puri Botanical Blok H7 No. Letjend.No. Mansyur No.23 (021) 5634614 (021) 5647439 (021) 5846762 (021) 6329512 (021) 5360735-7 (021) 6310068 (021) 56968006. Kanker Dharmais. Jl. 5636771 58907240 5594349 53653805 55916575 (021) 29963020 5634613. S. Petamburan Jl. 17 E Jakarta Taman Permata Indah Jl. Pejagalan Jakarta Pantai Indah Selatan Jl. 5594349 5501289. K. 56968281 (021) 56962446 (021) 5636491.S. 11 Blok A-3 Jakarta Taman Permata Buana Ruko Taman Permata Buana. 34 Jakarta Universitas Trisakti Kampus A Universitas Trisakti. Raya Joglo Tangerang BNP2TKI Selapajang Gedung Pendataan Kepulangan TKI Selapajang. Budi Raya No. Raya Joglo Jakarta Teluk Mas Ruko Teluk Mas. KH Mahammad Mansyur No. Dr. 20.S. Perjuangan No.3 No. Gedung Angkasa Pura II Cengkareng AREA JAKARTA KYAI TAPA Jakarta Kyai Tapa Jl. Petamburan Jakarta Mohammad Mansyur Jl. Tubagus Angke No. Prof. Parman Kav. Cargo Area Gedung 501 Jl.25. 10 Jakarta Taman Kebon Jeruk Jl.272 DAFTAR CABANG BANK MANDIRI JARINGAN KANTOR Jakarta Permata Kota Jakarta Gajah Mada AREA JAKARTA S. 6667144. 5684085-1248 (021) 5501240. 125 Jakarta Kebon Jeruk Perjuangan Jl. Bandara International Soekarno-Hatta Jakarta Pos Pengumben Kompleks Intercon Megah Blok W. Kemanggisan Tangerang Mutiara Kosambi Wkawasan Pergudangan Mutiara Kosambi 2 Blok A No. 1. PARMAN Jakarta S. Parman Kav.03 14450 (021) 6603040. K. Grogol. 5327393 (021) 5356830. 99 Jakarta Jelambar Jl. Tomang Raya No. Let. Kyai Tapa No. 32 Jakarta RS Royal Taruma Jl. Penjaringan Jakarta Grogol Muwardi Jl. Muwardi II No. Daan Mogot No. Penjaringan Jakarta Duta Harapan Indah Ruko Duta Harapan Indah Blok I No. Batusari . 5 A. 9 B. 5634622 5675890 5304127 6329434 5348757 6306112 56968284 56961918 5636527 6348110 6602987 5632574 56963916 6620392 56942339 63857509 58304247 11320 (021) 6343302 . Pantai Indah Kapuk Jakarta Kemanggisan Jl. Latumetten No.47. Gajah Mada No. 55911242 FAKSIMILI 66674273 (021) 63854195 5347012 5501383. Grogol Jakarta Latumetten Jl. 55911072 55991073 (021) 58907250.H. Penjaringan Jl. Hasyim Ashari No. 53-54 Jl.S. 24. 87 Bandara Soekarno-Hatta. 178 Komp.Jelambar Baru Raya No. Selapajang Jakarta Rawa Belong Jl. Neglasari. Kebon Jeruk Jakarta Jembatan Lima Jl. Petamburan Jakarta Jembatan Dua Ruko Jembatan Dua. Meruya Ilir Blok A No. Gedung Slipi Jaya Tangerang Taman Niaga Soewarna Taman Niaga Soewarna. Jl. Bandara Soekarno-Hatta. Cengkareng R. S. 5507175 5480027 5482003 5495139 56963325 5502427 5590389 56943406 5322397 5356917 55911441 Bandara Soekarno-Hatta. 7 A-B. Harapan Kita Jakarta Bandara Soekarno-Hatta Gedung Angkasa Pura Jakarta Garuda Sentra Operasi Jakarta R. 222 Jakarta Tomang Jl. Parman Kav. 84-88. 70708602 5864448 66698325 55964739 66605631 70708603 (021) 53666265 53666264 (021) 55310473. 5363394 (021) 5481489 (021) 5495136-8 (021) 5681153.Jend. 15 A. Jl. Grogol.18. Jl. 6 Pejagalan. Kembangan Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Barat Tangerang Jakarta Barat Tangerang Jakarta Barat Tangerang Tangerang Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Barat 11460 Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Barat 11640 11450 14460 14460 14460 11480 15211 11460 15127 11530 19110 19100 11440 11460 11650 10150 11520 11210 11430 11470 11440 (021) 5864931.5C. Kanker Dharmais ALAMAT KANTOR Jl. Kapuk Muara Jakarta Pantai Indah Kapuk Rukan Bukit Golf Mediterania Blok C No. Gedung 601 KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Tangerang KODE POS 14450 11140 11410 19100 19101 11410 11480 10260 11420 19120 19110 11420 11530 11480 19101 TELEPON (021) 66674272. Grogol. Gatot Subroto Kav. . 5327472. Jembatan Dua No. Pelni Jakarta Gedung Pusri Jakarta Design Center Jakarta R. 6B. Lantai Dasar Blok B Lot 1-5. 58907251 5502062 (021) 53653802-03 (021) 55916577 (021) 29963021 . Aipda KS Tubun 92-94. Parman Jakarta Bandara Soekarno-Hatta Jakarta Bandara Soekarno-Hatta Cargo Jakarta R.1. Jl. Teluk Mas No. 55910471. Cengkareng Tangerang Bandara Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3. 66671734-35 (021) 63854193 - 194 (021) 5346627. 5356646 (021) 55911440. Pulau Bira III Blok D1 Kav. Petamburan Jakarta Jelambar Baru Ruko Jelambar Baru. Taman Anggrek-Kemanggisan Jaya Jl. Kyai Tapa No. Jl. 62-63.S. Slipi Bandara Soekarno-Hatta. 17-18. 5864951. Kebon Jeruk Raya No.DR. Pantai Indah Selatan I Blok D-A Kav. Jend. Permata Kota Blok A No.Kebon Jeruk Tangerang Gedung Manajemen Garuda Gedung Manajemen Garuda.H. Penjaringan Jakarta Taman Duta Mas Ruko Taman Dua Mas Blok A3/46. Jl. Marsekal Surya Dharma. 5506744 (021) 5501260 (021) 5306784. Moch. 5502426 (021) 5590369 (021) 5681573 (021) 5327262.

88 Meruya Utara Rukan Kencana Niaga I. H. Mangga Raya Blok Y No. 20 Jl. 21 Pertokoan Daan Mogot Baru. Letjend. Ratu Kemuning Blok A2 No 9B Kav 9-10 Duri Kepa Ruko Miami Blok C 17. 6336482 (021) 2600044 (021) 3850159 (021) 56970882 (021) 56971808 (021) 56959904 (021) 56985438 (021) 29020323 (021) 5553165 (021) 56972375 (021) 56972852 3808357 2600236 2310314 2310311 6540705 2310509 2310318 6349340. H. 21. 73-75 Jl.02 (021) 58908430 . 5823003 (021) 5822723. Jl. Jl. 29020324 (021) 5553438 (021) 56972378 . Jl. Jl Peta Barat . Arteri Kedoya Jl.A City Resort Residences. Puri Agung. Parman Ruko Ditra Business Park Blok A-8. 54366758 (021) 54366737 (021) 56970865.322. Kencana Utama Raya Blok L6/G Mal Taman Anggrek. Jl Duri Kosambi Raya Blok C3 No 11 Cengkareng Jl. 28 Ruko Interkota. Tanjung Duren Raya Blok z III Kav. Puri Indah Komplek Puri Bugar. Parman No. Tanjungduren Raya No. Lingkar Luar Kamal Raya .038 (021) 3864026.31 (021) 56954494 FAKSIMILI 56960589 63859980 (021) 58908303 (021) 58908432 56954514 Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Pusat Area 11460 11730 11510 11470 11520 11610 11510 11730 11750 11840 11730 11520 11610 11610 11470 14460 11840 11470 11750 11510 11510 11730 11470 11840 11820 11470 11520 10120 10720 10710 10110 10720 10110 10710 11140 11170 10710 (021) 56961890 (021) 5450258. 5606249 5450257 5689048 5666552 5824806 5824410 5656645 55955100 54351946 5459827 54353122 5823111 5822302 5808383 56998574 5882137 54380501 (021) 56985229 (021) 54366785. Samanhudi No.21 Ruko Galeri Niaga Mediterania Blok X-3. 25 Kantor Pusat PT MNA.1 Gedung ITC Roxy Mas Blok B No. Raya Meruya Ilir No.Cengkareng Ruko Perumahan Taman Kencana Blok CI No. Let. Puri Indah Raya Ruko Blok I / 1 Jl. 56966704 (021) 56972353. 7A Duri Kepa Ruko Taman Ratu. 12 Tegal Alur . Daan Mogot Jl. KH Hasyim Ashari Business Park Kebon Jeruk Blok AB 5. Dr. 72 (021) 5882136 (021) 54380494. Panjang Raya No. Jl. Juanda No. 6340164 2600007. Perwira No. Ir.DAFTAR CABANG BANK MANDIRI 273 JARINGAN KANTOR Jakarta Universitas Tarumanegara Jakarta ITC Roxy Mas Jakarta Kebon Jeruk Jakarta Taman Aries Jakarta Roxy Square AREA JAKARTA DAAN MOGOT Jakarta Daan Mogot Jakarta Kalideres Jakarta Grenvil Jakarta Tanjungduren Jakarta Kedoya Jakarta Puri Indah Jakarta Kepa Duri Jakarta Taman Palem Lestari Jakarta Taman Semanan Indah Jakarta Daan Mogot Baru Jakarta Mutiara Taman Palem Jakarta Taman Kedoya Baru Jakarta Mal Puri Indah Jakarta Puri Kencana Jakarta Mal Taman Anggrek Jakarta Galeri Niaga Mediterania Jakarta Citra Garden Jakarta Mediterania Tanjung Duren Jakarta Duri Kosambi Jakarta Jalan Arjuna Jakarta Taman Ratu Jakarta Palem City Jakarta Podomoro City Jakarta Peta Barat Jakarta Taman Kencana Jakarta Tanjung Duren Raya Jakarta Sunrise Garden AREA JAKARTA GAMBIR Jakarta Gambir Jakarta Gunung Sahari Jakarta Krekot Jakarta Juanda Jakarta Angkasa Jakarta KP Pertamina Jakarta Pasar Baru Jakarta Ketapang Indah Jakarta Mangga Besar Jakarta KPKN II ALAMAT KANTOR Kampus Universitas Tarumanegara. 46 Komplek Ketapang Indah. Juanda No. 56971804-04. Mangga Besar Raya No. 5450259. Cengkareng Grenvil Real Estate Blok BG 31-36 Jl.Parman Kav. 18 Jl. S. 6391113 3850159 Kantor Cabang Pembantu Kantor Kas Kantor Cabang LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 14 Ruko Mutiara Taman Palem Blok A2 No. Outer Ring Road Kamal.7-8. Jl Letjend S. Angkasa Blok B-15 Kav. Jl. 9 E Jl. 56971816 (021) 56959891 . Jl. 5822778 (021) 5819878 (021) 56998570 s. 54366772. Lantai Lower Ground Blok C3 No. Industri No. Raya Arjuna Utara No. Jl. Kalideres Ruko Garden Shopping Arcade Podomoro City Blok B No 8 AD Jl.Cengkareng Central Park Shop Unit L-118 Lower Ground Floor.32 5606252. H.Cengkareng Jl. 56 A-B Rukan Golden Green No.380 (021) 56940037 . Jl.22. Ground Level C 13A & C 13z. Kyai Tapa No. Dharma Kencana Blok H No. Utama Raya Blok B No. No. Kapuk Muara Jl. Wahidin II No. 1 Jl. Samanhudi No. . 2 Jl. Jl. S. Jimbaran Blok 7 B No. 1 Jl. 14-15. Letjen.95 (021) 56985435 - 37 (021) 29020320 . H. 56959894 . Kav. 54380495 (021) 56985230 . Ir. Agave Kedoya Komplek Mal Puri Indah. Zainal Arifin Blok A1 Jl.H. 54353584 (021) 5822882. K. 19 Komplek Perumahan Taman Semanan Indah.d. Jl. 6 A-B. Boulevar Taman Palem Lestari Blok D1 No. Jl. Jl. 5459397 (021) 54353574.A-8F. Parman Kav. Jl. 683 SEB Perumahan Sunrise Garden Jl. 2 AB Jl. 3808367 (021) 2600025 (021) 3506002 (021) 2310203 (021) 6540703 (021) 2310380 (021) 2310277 (021) 6336461. Cengkareng Ruko Agave Blok B1/12A. Jl. Jl. 57 A-B. Lantai Dasar Unit 80. 5407036 (021) 54381659. Jl. Taman Aries Blok D1-1L Kembangan Gedung Roxy Square. 2-3 Jl. Jl. 54391549 (021) 5689044-46 (021) 5666503 (021) 5824804 (021) 5824408-9 (021) 5656646-7 (021) 55955409-10 (021) 5407035.Jend S. 3 Wilayah KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Barat KODE POS 11440 10150 11620 11620 11718 TELEPON (021) 56967038 (021) 63859978 (021) 58908301 . 6336601. Peta Selatan No.92.

39. Jl. 5462330 (021) 53124348. 65835229. 5515745 (021) 55749147. Jl.274 DAFTAR CABANG BANK MANDIRI JARINGAN KANTOR Jakarta Krekot Bunder ALAMAT KANTOR KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Pusat KODE POS 10710 14410 10120 10120 10710 11620 10610 11160 10740 10120 TELEPON (021) 3841665 (021) 6409587. 2-4 Jakarta International Expo Kemayoran Jl. 32 AREA JAKARTA TANJUNGPRIOK ENGGANO Jakarta Tanjungpriok Enggano Jl. Tanjungpriok Jakarta Ahmad Yani Jl. Batu Ceper No. 62. 6514681. 43904547 (021) 6911037 (021) 43904578 - 9 (021) 4300489. Parang Tritis No. 44851053 44851448 (021) 44853590. Jl. 53 Ruko Mahkota Mas Blok C No. Ir H. Yos Sudarso No. 23. 7329006 (021) 5530607. 750 Jakarta Sunter Paradise Jl. Tawes No.3. Angkasa Blok B-9 Kav. Banda No.52 Ruko Griya Inti Sentosa. Kav. 4304944. 5522145 (021) 5522206 (021) 5516959. 39 Jakarta Batu Ceper Wisma Tigris. Krekot Bunder Raya No. Jl. Blok F Kawasan Berikat Nusantara. 6413614 682210 (021) 44851023. Jl. 43906861 65830953 43906860 (021) 6408862. 65832395 65831994 (021) 65836180. Sudirman Ruko Gading Serpong Blok AA4 No. Hayam Wuruk No. Benyamin Suep Jakarta Gedung Askrindo Jl. 5517019 (021) 5543218 (021) 5847826. Danau Sunter Utara Blok A Kav. Kramat Jaya No. Jend. Lodan Timur.75. 65832299. 38. 65835133. Jl. Pademangan IV Gang 6 No. Cikokol Jl. 4351167. 6516285 (021) 65835132. Raya Serang Km. 2 6583095 (021) 43906859. 1-2. Jakarta Utara. Ciledug Raya No. Raya Serpong Ruko Central Business Dustrict (CBD). 5963003 (021) 5516058. Jl. Lampung No. 43912518 44853593 43800876 Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang 15118 15111 15113 15117 15154 15111 15710 15139 15117 15333 15325 15157 (021) 5523618. Sunter Agung Utara Blok A 36 D No. 53124349 (021) 7324942. 6409588 (021) 3500229. Plumpang Jl. 3866725 (021) 3522074 (021) 26645157. 22 Jl. 214 Jl.8 Ruko Pinangsia Blok A No. 15 Mal Sunter Lantai Dasar No. . 1-4 Jakarta Tanjungpriok Yos Sudarso Jl. Yos Sudarso No. 44853591. No. 3442873. Sunter Jakarta Tanjungpriok Tawes Jl. Hayam Wuruk Jakarta Departemen Keuangan Gedung 16 Lantai Departemen Keuangan. 4308769. Jend.1 Gedung Pusat Arsip Pertamina. Jl. Sunter Paradise Blok F20 No. Jl. Cilincing Jl. 6009371. HOS Cokroaminoto No.J5. 71. Tanjungpriok Jl. Sunter Permai Raya No. 65835014.8 D. Raya Cakung. 4304572. Tamansari Jakarta Karang Anyar Ruko Karang Anyar Blok C / 26 Jakarta Juanda III Gedung Wisma Bisnis Indonesia 2. 96 A. Unit Usaha Kawasan Marunda.4. Jl. Juanda III No. Jl. Jl. 44853594 (021) 43800873 . 7-8. 44853592. Plumpang Raya Semper No. Jl. 77. 4351168 44820937 6408763 43930980 686453 4300182 4249658 4304952 6927821 43937827 4300733 65835033 64715602 6500719 (021) 65832298. Jembatan 3. 55 - 57 Pertokoan Cikupa Blok B No. Ahmad Yani No. Boulevard Ruko Sutera Niaga I No. 65836181. 26645158 (021) 6546550 (021) 6009367.35. 43930230. Enggano No. Jl. 3512474 (021) 3866724. J4 . Daan Mogot No. Yos Sudarso. Raya Cakung Cilincing Jl. 5854693. Lippo Karawaci Perumahan Modernland Blok BR No. Taman Sunter Indah Blok KI-1 No. No. Jl. 4 Jl. 4351169 (021) 44820942 (021) 6408766 (021) 43930617 (021) 6459934 (021) 4300138 (021) 4211167 (021) 4304953.Lapangan Banteng Timur No. 44851051. Merdeka No. 6500587 43933637. Danau Sunter Utara Ruko Prima Sunter. Jend. 2 Jakarta Perumpel Tanjungpriok Gedung Pulau Laut. 5530641 / 661 / 671 (021) 5960561. Jl. Cilincing Jakarta Sunter Permai Jl. 14. 6009374 (021) 6247384 (021) 3841225 FAKSIMILI 3809826 6411910 3512435 3866724 3522072 26645159 6546550 6009375 6429405 3850544 Ruko Krekot Bunder. 45-A/B. 9 Plaza Sinar Merdeka Mas Blok A2 No.1. 55749148 (021) 5462297.19. Tanjungpriok Jakarta Ancol Jakarta Pertamina DPKK Jakarta Tanjungpriok Departemen Agama Jakarta Griya Inti Sentosa Jakarta Sunter Agung Utara Jakarta Taman Sunter Indah Jakarta Mal Sunter Jakarta Prima Sunter Jakarta Plumpang Jakarta Pasar Seni Ancol Jakarta KBN Cilincing Jakarta Cakung Babek TNI Jakarta Tanjungpriok Kramat AREA TANGERANG KI SAMAUN Tangerang Ki Samaun Tangerang Ahmad Yani Tangerang Merdeka Tangerang Cikokol Tangerang Ciledug Tangerang Daan Mogot Tangerang Cikupa Tangerang Pinangsia Karawaci Tangerang Kota Modern Tangerang Gading Serpong Tangerang Alam Sutera Tangerang Ciledug CBD Jl. Sawah Besar Jakarta Pademangan Jl. Ki Samaun No. 32-34 Kantor Departemen Agama Kota. Jl. Trade Mall and Shopping Arcade. 1. Jl. 8 Jakarta Hayam Wuruk Jl. 93. Ahmad Yani No. Griya Utama Blok A No. Ciledug Jl. 7328453. 42 Jakarta Cakung Komplek PT KBN.25 Ruko Taman Sunter Indah. 4300821 (021) 65835034 . 65835230 (021) 6514680. Ciledug Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara 14310 14410 14350 14210 14350 14310 10510 14310 14430 14320 14210 14350 14350 14350 14350 14350 14230 14420 14120 14140 14260 (021) 43902536. Jl. Jl. 7303899 5525344 5525004 5523718 5543048 5847827 55797359 - 360 5961708 5588869 55749149 5462220 5398754 7334583 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 19 DEF Jakarta KP BPKP KP BPKP. 22 J Blok B Kav.

57 B Komplek Pertokoan Pasar Kota Rangkasbitung Blok B-1 No. Jl. Medan Merdeka Barat No. 30 Jl.H. 14 Wisma Bisnis Indonesia. 5900646 (021) 3450945. 57 Jl. 5983698 (021) 54220090 FAKSIMILI 73450677 5912990 5954464 5983699 54220091 (0254) 205379. 59 Jl. Stasiun Senen No. Jl. Senen Raya No. 12 Jl. Curug Kulon Jl. 1. Thamrin Kav. 17 Jl. 39832923 AREA JAKARTA KEBON SIRIH Jakarta Kebon Sirih Jakarta Duta Merlin Jakarta Fakhrudin Jakarta Kebon Jati Jakarta Suryopranoto Jakarta Gedung Pelni Jakarta Wisma Bisnis Indonesia Jakarta Cideng Jakarta Metro Tanah Abang Jakarta Pasar Tanah Abang Blok A Jakarta Departemen Hankam Jakarta Tanah Abang Bukit Jakarta Gedung Indosat Jakarta Gedung Depparpostel Jakarta Graha 55 Jakarta Wahid Hasyim AREA JAKARTA THAMRIN Jakarta Thamrin Jakarta Jalan Sunda Jakarta Menara Thamrin Jakarta Gedung Jaya Jakarta Wisma Nusantara Jakarta Sabang Jakarta Sarinah Jakarta Wisma Alia Jakarta RSPAD Gatot Subroto Jakarta Atrium Senen Jakarta Prapatan Jakarta PLN Gambir Jakarta Gedung Bimantara Jakarta Departemen Agama Jakarta Stasiun Senen Jl. Jl.H. Komplek Ruko Modern Cikande Blok B No. 2301487 (021) 3914859 (021) 6304431 (021) 6335770 (021) 5900645. 2 Jl.1-2. 202570 201533.d 6 (0252) 281611. 3 Jl. 2310160 6342220 2301338. 3505966 (021) 3852370 (021) 3847101. Tanah Abang Timur No.116-117 Jl. Jl.04. Jl. Jl. Sunda No. M. Thamrin No.6-7. Lt. 10-18 RSPAD Gatot Subroto. Raya Cikande. 3845507 (021) 3453914 (021) 3920105 (021) 3504132 .3. 12 A Jl. 30035458 (021) 23571745. M.H. 87 Gedung Pusat Grosir Metro Tanah Abang Lantai 6 No. 36 Jl. Merdeka Barat No.H. Raya Merak No. 2300843. 1 Gedung Bimantara. Rangkasbitung Jl. Kebon Jati No. M. Lapangan Banteng No. Thamrin No.85-86. Ikhwan Ridwan Rais No. 3-4 Jl. 5954463 (021) 5983697. Perum II. Merdeka Barat No.53 . 30400147. M. 16 Wilayah Jakarta Pusat 10130 Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Area 10110 (021) 63866447. 183 Jl. Kebon Sirih No. 48 C-D Jl. Jl. 39832918. 201260. Kebon Sirih No. 205380. Maulana Hasanuddin No. Jl. Tanah Abang II No. 2310216. Boulevard Gading Serpong Jl. Blok A/26-28. 31925277 (021) 2300644 (021) 2311533 (021) 3505963. M. 23571748 (021) 3828403 (021) 3456372. Anyer Jl. 31908817 (021) 3802614 (021) 3867496 (021) 3801092 . Balaraja Jl. 386622 391606 386622 603516 39832917. 3 Kawasan Industri Berat Cilegon. 404104 400439 Serang Pasar Lama Rangkasbitung Serang Serang 42112 42311 (0254) 220404 s. 63866450 / 446 10250 10250 10130 10130 10220 10150 10230 10250 10110 10250 10110 10110 10160 10240 10340 10350 10340 10250 10310 10340 10340 10110 10410 10410 10410 10110 10340 10710 10410 (021) 2301486. Fakhrudin No. 3140709 (021) 2302411 (021) 2300473. 21 Jl. Tanag Abang Jl.H. Fakhrudin No. Thamrin No. Suryopranoto No.93. 8 Kawasan Industri Modern Cikande. 3505964.Jl.1. Thamrin No. 2300849 (021) 2300517 (021) 3919931. Prapatan No. Raya Anyer No.15. Komplek Ruko No. Wahid Hasyim No.8-9.18. Abdul Rahman Saleh No. Karawaci Jl. Gedung ADB Krakatau Steel Jl. 135 Jl. 30400105 (021) 2311800. 1 Jl. 31925285 2300720 2310175 3505967 3852369 3847110 3453880 3920017 3504143 42887731 Kantor Kas Kantor Cabang Kantor Cabang Pembantu LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 39832921. 30400144. Ikhwan Ridwan Rais No.H. 73456025 (021) 5912801.187-189 Pasar Regional Tanah Abang Blok A. 39832922. 3-5 Jl. 2300718. 3801104 (021) 3141359. 281612. 2300800 391396. 281613 201224 281614 Cilegon Anyer Cilegon Merak Cilegon Krakatau Steel Cilegon Pasar Anyar WILAYAH IV/ JAKARTA THAMRIN Cilegon Cilegon Cilegon Serang Jakarta Pusat 42431 42431 42431 42166 10340 (0254) 391515 (0254) 391211 (0254) 372124 (0254) 603515 (021) 23565700.H. Raden Saleh. K.DAFTAR CABANG BANK MANDIRI 275 JARINGAN KANTOR Tangerang Bumi Permata Indah Tangerang Taman Borobudur Tangerang Balaraja Tangerang Curug Tangerang Universitas Multimedia Nusantara Serang Serang Cikande ALAMAT KANTOR Pertokoan Bumi Permata Indah Blok R 1 No. 2301079 2303146 6307748 63857742 5900647 3847796 30035469 23571746 3840918 3456373 2310141 3520678 3801174 3140661 2303744.56 (021) 42887720 2310604.02. 103. Karang Tengah. Jl. Raya Kresek No. Kebun Sirih 17-19 Jl. 31930396 (021) 2303860 (021) 2300104. .Basement 2 Blok F No. 83 Jl. 3446955 (021) 30035457. 2302567 39899056 2302841 2300316. Jl. 24 Ruko Segitiga Senen Blok E-21/22. Gajah Mada No. M. Raya Anyer No. Tanah Abang Jl. Gajah Mada No. Ciledug Taman Borobudur II Blok DD No. Diponogero No. M. Cideng Barat No. 73 Jl. Raya Curug Rt. 31934947 3147921. K. Jl. 1-2 Komplek Pertokoan Duta Merlin. Sunan Kalijaga.Rw. KH Mas Mansyur No. 3903933 2300216. 404103. 23. 11 Jl. 217723 (0254) 404102. Wahid Hasyim No. 5912806 (021) 5954461. Borobudur Raya. 13-14 Pasar Tanah Abang Bukit Blok B No. 5 KOTAMADYA/ KABUPATEN Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Serang Serang KODE POS 15157 15810 15160 15810 15810 42111 42186 TELEPON (021) 73453233.

Kramat Raya No. X-1. 14. 59 D Mall Ambassador. 2300291. 42889321. H. 2-4. 56 Jl. 2300533 (021) 3928625 (021) 23580830.R. Kramat Raya No. 23580832 (021) 5746158. Jakarta Jakarta Bendungan Hilir Jakarta Cik Ditiro Jakarta Wisma Indosemen Jakarta Berdharma Jakarta Mid Plaza Jakarta Thamrin Nine - (d/h. Jkt Kebun Melati) Jakarta Wisma Metropolitan Jakarta Plaza Dua Mutiara Jakarta Plaza Indonesia Jakarta Menteng Jakarta Grand Indonesia Jakarta Wisma 46 Kota BNI Jakarta Unika Atmajaya AREA JAKARTA CIKINI Jakarta Cikini Jakarta Salemba Raya Jakarta Taman Ismail Marzuki Jakarta Kramat Raya Jakarta Cut Meutia Jakarta Cempaka Mas Jakarta Universitas Yarsi Jakarta Cempaka Putih Permai Jakarta Percetakan Negara Jakarta Kenari Mas Jakarta R. 2300569 3100145 5710329 5711671 2300837 2510380 5706563 5746474 31996941-42 5701647 5208913 2300320 3143413 23580834 5746162 57906503 31927002. B-3 Jl. Cikini Raya No. Sudirman Kav.P. Jend. Jl. H. Mangunsarkoro No. M. Thamrin Kav. Rawasari Selatan No. Suprapto. 83790244. 61 Jl. Rasuna Said Kav. Jl. Supomo. Tebet Raya No. 42874774 (021) 42889320. 3925464 3913331 2301511 3161946 2301586 4263946 4262540 4205779 42802567 39840413 4206683 3925876 4256537 42802852 42873090 42906759 4282745 2300146 (021) 3923362 83790229 5209325 83700178 8317026 2501249 (021) 52964179 83792638 2522853 8282349.72 (021) 5208814 (021) 8290675. Kenari II No. Jl. 4200851 (021) 2300161. 42889322 (021) 4206771. H.H. SH No. Sudirman Kav. 2300163 (021) 3924361 (021) 83790218. 115 Jl. Menteng Jl.R. Tebet Timur Dalam Raya N0. 83790249 (021) 5209345 (021) 83700179. Suprapto. Casablanca Kav. Rasuna Said Kav. 83791681 5200301 8315687 57930973 52962641 8291788 8310208 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.M. 57930971 . Jl. 29 Plaza Dua Mutiara. Rasuna Said Kav. Jend. Suprapto L 20 C Jl. Cempaka Putih Tengah 1 Jl. Prof. Jl. 3925876 (021) 4256546 (021) 42801640. M. Cikini Raya No. 8317029 (021) 2501256 (21) 52964180. Salemba Tengah No. 31996943 - 44 (021) 5712287. 70-71 Jl. 2301545 (021) 3918301 (021) 5732241-43 (021) 5711658. Lapangan Ros. 16 Kompleks Pertokoan Graha Cempaka Mas Blok A 24-25. Jakarta R. Imam Bonjol No. 10-11 Jl. 45 Jl. 1 Ruang 103. 8290721 (021) 8310117 2300433.26. 42876943. R. Dr. 5746159. 29 ITC Cempaka Mas Mega Grosir. Prof. 4263947 (021) 4206036. Lt. Thamrin Kav. 111 Gedung Menara Duta. 51 Jl. 83792659 (021) 8317028. C 8/9 Jl.276 DAFTAR CABANG BANK MANDIRI JARINGAN KANTOR AREA JAKARTA IMAM BONJOL Jakarta Imam Bonjol Jakarta R. Lower Ground No. 8290521. Jl. . Suprapto Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok E 1/1. Gereja Theresia No. No. Tebet Jl. Jl. 5253208 (021) 5208915. D IIII Komplek Gajah Unit F & G. Dirjen PPM & PL. 52964184 (021) 83792637 (021) 2522852/54-5 (021) 8293567-68. B-9 Jl. Ki S. 25 Jl. Denpasar Kav. C-5 Graha Irama Lantai Dasar Jl. 2300678. 101 Jl. 20-21. 57906501 (021) 31931732 (021) 3907605 (021) 2300686. Bendungan Hilir Raya No. Soeroso No. Letjend. Kramat Raya No. Jl. Tebet Barat IX No. Dr. Jl. Sudirman Kav.S.S.R. 9 A Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan 10310 10430 12930 10210 10310 12910 10220 10220 10230 12920 12920 10350 10350 10310 10220 12930 10330 10440 10330 10450 10340 10640 10510 10510 10560 10440 10510 10450 10510 10570 10640 10640 10640 10330 10430 12180 12920 12810 12180 12920 12950 12840 12950 12810 12920 12970 12940 12940 12820 12810 (021) 2301555. 544 (021) 2510381 (021) 5701916 (021) 5704560. M. Cut Meutiah No.H. 82 Jl. Jend.H. Dr. Cempaka Putih Cempaka Putih Permai Blok A No. Jend. 59 Jl. 5720714 (021) 31996949. 49 Jl. Jl. 1 Gedung Wisma 46-Kota BNI. 4259380 (021) 4203363 (021) 42802567 (021) 39842765 (021) 42878737 (021) 3100242. 4 B Jl. 2301561 (021) 3161938 (021) 3927781-3 (021) 42800153. 1-2 Jl. Sudirman No. KH Abdullah Syafie No. Tebet Jl.C. Jend. Jl. Tebet Gedung RNI. Sudirman Kav.R. 5733283 (021) 2300112. Suprapto Departemen Kesehatan. Jl. 83795438. 5208917 (021) 2300766. 32-33 Jl. Sudirman Kav. Letjend. H. Percetakan Negara No. Jend. 42802854 (021) 42874324. Letjend. 49 Jl. 29 Gedung Kenari Mas Lantai 2 Blok G-5. Jend. 42802853. Letjend. H. Cempaka Putih Jl. Jl. 28-30 Jl. 5746160 (021) 57906502. 83791680 (021) 5207075 (021) 8294959 (021) 57930970. 5 Jl. 9 Jl. Rasuna Said Kav. Jend. Letjen. Sudirman Kav. Soeprapto. Letjend. 34-36 Jl. 94-96 Jl. Rasuna Said Kav.S. Kemayoran Jl. Letjend. Satrio Jl. Sudirman Kav. 5720710. Jl. 5721672. Saharjo No. Thamrin Kav. Sultan Agung No. 1 Kampus Unika Atmajaya. Suprapto Jl. Islam Jakarta Jakarta Pertamina UPMS III Jakarta Taspen Jakarta Rawasari Jakarta ITC Cempaka Mas Jakarta Mega Grosir Cempaka Mas Jakarta Suprapto Jakarta RP Soeroso Jakarta Kenari Lama AREA JAKARTA TEBET SUPOMO Jakarta Tebet Supomo Jakarta Gedung Tira Jakarta Tebet Barat Jakarta Casablanca Jakarta Rasuna Said Jakarta Graha Irama Jakarta Lapangan Ros Jakarta Mega Kuningan Jakarta Saharjo Jakarta Kuningan Jakarta Pasar Rumput Jakarta Ambassador Jakarta Wisma Tugu Jakarta Tebet Timur Jakarta Tebet Raya ALAMAT KANTOR KOTAMADYA/ KABUPATEN KODE POS TELEPON FAKSIMILI Jl. 23580831.R. 155 dan 156. Diponegoro No. 71 Jl. 52964282. 42802851. 18 Gedung Enterprise. 43.

Bolevar Barat Raya Blok LC-7 No. 86612783 (021) 47861964 8564422 86612129 80889950 8199341 85903966 86612714 47861964 14250 13930 14240 13460 14240 14240 14240 (021) 4602877. 88880367. 79 Blok A Komplek Artamas.18. Bulevar Barat Raya Blok A No. Sultan Agung Ruko Sentra Niaga Blok SN 07. 6-8. Jakarta Timur Jl. Jl. 88872244. 85903837 (021) 86612782. 88987570 (021) 45867831 88977797 (021) 45867832 Area Kantor Cabang Kantor Cabang Pembantu Kantor Kas LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Billy Moon. Biru Laut X Kav. 2. 8. 45841816. 58 Jakarta Timur Jl. Jakarta Jakarta Timur Gedung Graha Marba.Kec. 5 C-D. Jl. 45856279. 8564666 (021) 85904114. Jend. Boulevard Hijau. 125 F/G. 45859415. Komplek Perumahan Harapan Indah Ruko Taman Harapan Baru Blok A 1 No. Kelapa Gading Jl. 10. Pulogadung Jl.55 Jl. 4535910. 10-11 Pertokoan Naga Swalayan Blok A 17. 46833482 (021) 47862247. Jl. 2800056 8656511. Cipinang Besar Selatan Jakarta Timur Jatinegara Trade Center Lt. Raya Pondok Kelapa Blok D II No. 39.27 (021) 80889951 (021) 8199377. 3A & 5. D. Bulever Artha Gading Kav. 2 Jakarta Timur Jl. 85903545. 4602923 (021) 4600081. Pemuda Raya No. Jl. 4520474. Kolonel Sugiono No. 47862303 (021) 4757450 (021) 4714815 -17 (021) 45853740 s/d 44 4602875. A1 Ruko Permata Ujung Menteng. 8608232 8508770. 45856825 (021) 88852531-32 45866154 45865866 4530510 88852533 (021) 88872211. Kalimalang Jakarta Timur Ruko Taman Buaran Indah Blok A No. 4. Kelapa Gading Graha Rekso Building Ground & 3 Floor.70. 57 .5. Cawang Jakarta Timur Komplek Ruko Blok B1 No. 12A. 4602879 46825364 4520203 86601823 4504788 4520566 45856266. Raya Tarum Barat Blok M I No. Pondok Bambu Jakarta Timur Jl. 47862343. 45859416 45851022 Jakarta Kelapa Gading Hibrida Jakarta Kelapa Gading Bolevar Timur Jakarta Kelapa Gading Bolevar Raya Bekasi Pondok Ungu Bekasi Harapan Indah Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Bekasi Bekasi 14250 14250 14240 17132 17131 (021) 45866152. 85903628 85903919 (021) 85903370. Jl. Kalimalang Jl. Otto Iskandardinata No. Pulobuaran No. Kuningan KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Selatan KODE POS 12950 TELEPON (021) 57957570. Kelapa Gading Wilayah Jakarta Utara Jakarta Timur Jakarta Utara Jakarta Timur Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara 13310 13450 13470 13620 13430 13220 13340 13150 13320 13450 13470 13450 13410 13310 13340 13470 13610 13120 13330 13430 13220 (021) 2800033 (021) 8645943-4 (021) 8625120 (021) 86600854-5 (021) 8612067 (021) 4892878 (021) 2800088 (021) 8510772 (021) 8199747 (021) 8645173 (021) 8608169. 89. Pramuka Raya Kav. Raya Bekasi Km. 10. I Gusti Ngurah Rai Jakarta Timur Bandara Halim Perdanakusuma No. Matraman Raya Jl. 19 Blok O.6. 86610325. 9. Jl. 8623321 (021) 45841815. 45856867 (021) 46833623. Matraman Raya No. 121 HT Jakarta Timur Gedung Is Plaza. 45856824. Ahmad Yani No. Bulevar Blok M. Panjaitan Jakarta Matraman Jakarta Jatinegara Barat Jakarta Pondok Kelapa Jakarta Buaran Jakarta Pondok Kelapa Kavling DKI Jakarta Cipinang Jaya Jakarta Pasar Jatinegara Jakarta Waskita Karya Jakarta Klender Jakarta Halim Perdanakusuma Jakarta Pramuka Jakarta Otto Iskandardinata Jakarta Duren Sawit Jakarta Rawamangun Balai Pustaka AREA JAKARTA PULOGADUNG Jakarta Pulogadung Jakarta Kawasan Industri Pulogadung Jakarta Kelapa Gading Bolevar Jakarta Perumnas Klender Jakarta Kelapa Gading Barat Jakarta Kelapa Gading Jakarta Graha Rekso ALAMAT KANTOR Gedung Menara Palma. Kelapa Gading Bolevar Blok TB2 No. Gedung Wika Jakarta Timur Jl. Kelapa Gading Barat Jl.3. HR Rasuna Said Blok X2 Kav. 45856823. . Pemuda No. Jl.III Blok AKS Jakarta Timur No. Balai Pustaka Timur No. Pahlawan Revolusi No. 4. 4705267 4898109. Klender Jl. Jakarta Timur Kav. 88872266 88875533 Bekasi Taman Harapan Baru Jakarta Kelapa Gading Square Bekasi Jakarta Utara 17131 14240 (021) 88880206. Jl Builevar Barat. 45856866. 4504789 (021) 4520387 (021) 45856278. 2. Rawamangun Jl. Raya Bolever Blok LA 6 No. Bolevar Raya Blok L No. Puri Sentra Niaga Jakarta Timur Blok C-50.DAFTAR CABANG BANK MANDIRI 277 JARINGAN KANTOR Jakarta Menara Palma AREA JAKARTA JATINEGARA TIMUR Jakarta Jatinegara Timur Jakarta Kalimalang Jakarta Pahlawan Revolusi Jakarta Puri Sentra Niaga Jakarta Pondok Bambu Jakarta Rawamangun Pegambiran Jakarta D. 47868923 45853745 (021) 45859414. 4535911 (021) 45856822. Jakarta Timur Jl. Raya Terate Putih Blok 19 No. 8645944 8625120 8604829 8612422 4750071 8195074 8502389 8508807 8652418 86611127 (021) 86900803. 21. Jl. 151. Pahlawan Revolusi No. 45856317. Buaran Raya. 22-23. 85903412 85901129 (021) 8564421 (021) 86612125 . Jatinegara Barat No. Rawamangun Jl. Raya Bolevar Timur Blok NB I No. 142 AB Jakarta Timur Jl. 86902268 86902294 (021) 85903526. Duren Sawit Jl. Jatiwaringin Jl. Jl. Unit LG 47. 86902849. 357.I. 64 Jl. Pondok Bambu Jakarta Timur Jl. 45856315. 31 Jakarta Timur Jl. 45856277 Jakarta Permata Ujung Menteng Jakarta Pemuda Jakarta Rawamangun Pemuda Jakarta Pulomas Jakarta Mal Kelapa Gading Jakarta Kelapa Gading Inkopal Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Utara Jakarta Utara 13910 13220 13220 13210 14240 14240 46820527 47862263 4757451.25. 18 Jl.6. Duren sawit Jakarta Timur Komplek Ruko Mega Indah Blok A3. Seulawah Raya. Tarum Barat Km.Medan Satria Kelapa Gading Square Blok C. 45866153 (021) 4535909. Kav. 2 Mal Kelapa Gading 3. Kelapa Gading Jl. Jl. Raya Bekasi Km. Cakung Jl. 46826938 (021) 4520245. Jatinegara Timur No. Panjaitan Kav. 57957571 FAKSIMILI 57957572 Jl. 3 B. Jakarta Timur Jl. Pulogadung Jl. 45840343 (021) 86601828. Pegambiran No. Jl. Rawamangun Jakarta Timur Jl. Cipinang Jaya No. Lantai 1. 46833624.I. Kelapa Gading Pertokoan dan Kantor Inkopal. Bulevar Raya Blok PA 11 No.

81 (021) 8810953. Kalimalang Ruko Juanda Elok No. 79 Jl. Jend. Jl. Haryono Kav. 89841697 (021) 5266566. P. Gatot Subroto No. 36-38 Jl.278 DAFTAR CABANG BANK MANDIRI JARINGAN KANTOR AREA BEKASI Bekasi Juanda Bekasi Sentra Niaga Kalimalang Bekasi Ahmad Yani Bekasi Kemang Pratama Bekasi Plaza Pondok Gede Bekasi Cikarang Jakarta Jatiwaringin Bekasi Jakasampurna Bekasi Bulak Kapal Cikarang Jababeka Ruko Roxy Bekasi Grand Mal Bekasi Taman Galaxi Bekasi Villa Galaxi Villa Nusa Indah Bekasi Kalimas Bekasi Jatibening Bekasi Jati Asih Bekasi Cibitung Cikarang Ruko Sentra Cikarang Jababeka Tambun Bekasi Grand Wisata ALAMAT KANTOR KOTAMADYA/ KABUPATEN KODE POS TELEPON FAKSIMILI Jl. 52 Gedung BKPM. 5267368 (021) 5263553 (021) 7995559. 6-7 Jl. 38 Jl. 8858842 (021) 82432087. 44 Jl.H. 88358783 (021) 8853507 (021) 8848683 (021) 8271329 (021) 8485643. Jababeka. Gatot Subroto Kav. Ruko Celebration Boulevard Blok AA 9 Kav. Jend. H. Jend. Chairil Anwar Blok C No.17 A Gedung Menara Jamsostek. Cikarang Utara Komplek Ruko Grand Mal Bekasi Kaveling B No. Bekasi Fajar Ruko Sentra Cikarang Blok C No. H. Jend. 8814593 (021) 89840781 .A-05. Mampang Prapatan No.Tambun Jl. Pulo Ribung Raya Blok AR No. 8291043-4 (021) 5251621 (021) 5222185-6 (021) 5225828-9 (021) 8096961 88855721 89109131 82415001 8858846 82434581 89841695 5267371.T. 8215488 (021) 88353687. M. Raya Perjuangan Kav. Jend. 82422808 (021) 8859663. 5207277 7983422 52961513 5221632 8297223 5227993 5205935 5225828 8096961 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jend.17-18 Ruko Kemang Pratama. 89108987 (021) 82415117. 8292908. Ir. Jend. 8814844. 88355577 (021) 84978016 (021) 8461731. Raya Pondok Gede No.T. Thamrin. Jl. Raya Hasanudin Km. No.1-2. Jend. 8868401 8271326 8482936 89909422 8473566 88964091 8814002 89840780 88854987 8205212 82426013 8213763 8810011 84993901 8461819 8980344 89901502 89832282 8810948 88855721 Bekasi Wisma Asri Cikarang Kota Bekasi Komsen Jati Asih Bekasi Ruko Mas Bekasi Rawalumbu Cikarang Jababeka Capitol WILAYAh V/ JAKARTA SUDIRMAN AREA JAKARTA PLAzA MANDIRI Jakarta Plaza Mandiri Jakarta Mampang Jakarta Wisma Argo Manunggal Jakarta Gedung Bidakara Jakarta Krakatau Steel Jakarta Pancoran Jakarta Gatot Subroto Jakarta Gedung Jamsostek Jakarta M.3-4 Ruko Kalimas. 1. Jend. Jl. Cikarang Jl.84 (021) 88854988.2. Jend. Gatot Subroto Kav. Jl. KH Noer Ali. Juanda No. M No. 61 Jl. 54 Jl. Ahmad Yani. 25 Komplek Perumahan Villa Nusa Indah II Blok U3 No. Jl. 3A. Gatot Subroto Kav.38. 8465362 (021) 88955196. 7982632 (021) 2520051-3 (021) 83793115-9 (021) 5221263. 14 Jl. Juanda Ruko Roxy Blok B No. M. 26 Ruko Bekasi Mas Blok E 1-2. Ahmad Yani. 3. 155 Jl. 88855291. 52962256 . Rawalumbu Ruko Capitol Business Park Jl. Jl. Raya Pasar Minggu No. Jl. Raya Jatiwaringin No. Raya Sudirman Komplek Pertokoan Taman Galaxi. 27. Raya Pramuka No. 8811055 (021) 70920496. 8462059 (021) 8981217 (021) 89902333. Jl. Raya Jati Makmur No. M. Cibitung. 7980695. 3A Rukan Villa Jatibening Toll Kaveling No. 89903742 (021) 89832280 . Kapten Sumantri No. Pusat Perdagangan Kalimalang Blok A VIII No. 71-73 Jl. 8461991. Gatot Subroto Kav. 82425306. Tambun Komplek Perumahan Grand Wisata. 70920497 88359811 8862613 8846716. 8813871. Jl. Jend. 7. 53 B. Kemang Pratama Raya Blok MM-02 Jl. Haryono No. 8215078. Jatibening. 5200683 (021) 7983377 (021) 52961514. Ruko Commercial Blok A.21 dan 89900126 (021) 8466850. Jl. Pondok Gede Kawasan Industri MM 2100. Jend. 82425850 (021) 8214349. Gatot Subroto Kav. 263. Pondok Gede Pertokoan Duta Permai Blok B 1 No. 5267365 5263654. 17 Gedung Patrajasa. Ahmad Yani Ruko Kawu Jaya. 82424919 (021) 82425777. Gatot Subroto Kav. Kasuari Raya. 88854989 (021) 82424918. Lippo Cikarang Jl. Raya Cikarang-Cibarusah Kawasan Industri Cikarang. 8811029. Sudirman Kav. Jl. 32-34 Grha Citra Caraka/Witel IV. Gatot Subroto No. 88855292 (021) 8814241. . Cikarang Jl. 52962263 (021) 5201885 (021) 83792003. Ir. Galaxi Raya Blok G No. Letjend. 25-26 Naga Swalayan. 82431966 (021) 89841698. 54-55 Jl. Haryono Jakarta Gedung Patrajasa Jakarta Grha Citra Caraka Jakarta BKPM Jakarta Nindya Karya Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Timur 17121 17530 17423 17141 17115 17530 12190 12190 12790 12930 12870 12170 12780 12710 12930 12810 12950 12710 12190 13630 (021) 88855717 - 20 (021) 89108980. 50 B. Raya jati Asih No. Jl. Gede Jl. 3-7 Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bogor Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi 17112 17141 17141 17114 17414 17550 17411 17145 17112 17550 17135 17147 17148 16969 17113 17412 17421 17520 17550 17550 17510 17510 (021) 88358784.32. Caman Raya. 8485645 (021) 89909420 . Jend.10. 1 Jl. Jl.57. Gatot Subroto Kav. Jl. Jl. Jl. Jl.T. Letjend. 5263656 7989909 2520054 83793120 5204338. Sentra Niaga Kalimalang Blok A3 No. 22 Jl. Niaga Raya Blok 2 C. Pondok Gede Ruko Roxy Blok E No.

57. 135. Asia Afrika Lot.DAFTAR CABANG BANK MANDIRI 279 JARINGAN KANTOR Jakarta Wisma IKPT Jakarta Dewi Sartika Jakarta Pusat Grosir Cililitan AREA JAKARTA SUDIRMAN Jakarta Sudirman Jakarta Mayestik Jakarta Ratu Plaza Jakarta DPR RI Jakarta Bursa Efek Jakarta Simprug Jakarta Gedung Pusat Kehutanan Jakarta Puncak Emas Jakarta Palmerah Jakarta Tendean Jakarta Permata Hijau Jakarta Pakubuwono Jakarta ITC Permata Hijau Jakarta Energi Jakarta Senayan City AREA JAKARTA FALATEHAN Jakarta Falatehan Jakarta Panglima Polim Jakarta Kalibata Jakarta Pasar Minggu Jakarta Wolter Monginsidi Jakarta Departemen PU Jakarta PLN Pusat Jakarta Grand Wijaya Jakarta Kemang Raya Jakarta Iskandarsyah Jakarta Melawai Jakarta R. Jakarta Selatan Jl. 9 Gedung MPR/DPR RI Senayan. Sudirman Kav. Kebayoran Baru Grha Matra Jl. 71794583. 7257975 FAKSIMILI 8353987 8094754 8004754 5266528. Karang Tengah. Jend. Jend. Jl. 43. Teuku Nyak Arief No. 7257977. Bona Indah Blok A2/B7.44 Jl. Kawasan SCBD Lot 11 A. 3. Kramat Jati Plaza Bapindo. 53663951 (021) 52892466. Wolter Monginsidi No. Pertokoan Prima Indah No. Jl. 5266529 7233715 2700854 5701275 5153012 7251932. 123 C Pertokoan Permata Hijau Blok DC No. Mayjen. Gatot Subroto Gedung Bursa Efek Jakarta. Ampera Raya No. 7982632 (021) 2702861-4 (021) 2700017 (021) 2751091 (021) 2700107-09. Jl. 222 Wilayah KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan KODE POS 12820 13630 13640 12190 12120 10270 10270 12190 12220 10270 12190 10270 12180 12210 12120 12210 12190 10270 12160 12000 12740 12510 12180 12110 12160 12160 12370 12160 12160 12120 12790 12750 12560 12110 12550 12510 12160 TELEPON (021) 8294717 (021) 8094754-5 (021) 80016222 (021) 5266527 (021) 7211466 (021) 2510911-12 (021) 5701274 (021) 5153003-04 (021) 72800986. 72800987. Simatupang Kav. Metro Pondok Indah Kav. Jl. Kebayoran Baru Jl. 72783605 5732972 5202464 5308376 7393559 5485627 72790837 53663622 52963075 72781493 2700516. Patimura No. Pusat Pertamina Jakarta Kemang Plaza Jakarta Kalibata Rawajati Jakarta Kemang Selatan Jakarta Mabes Polri Jakarta Ampera Raya Jakarta Pejaten Timur Jakarta Blok M AREA JAKARTA PONDOK INDAH Jakarta Pondok Indah Jakarta Gandaria Jakarta Cirendeu Jakarta Radio Dalam Jakarta Mal Pondok Indah Jakarta Aminta Plaza Jakarta Plaza Pondok Indah Jakarta Lebak Bulus Jakarta Pondok Pinang Center Jakarta Kebayoran Lama ALAMAT KANTOR Wisma IKPT. 72800989 (021) 5703246 (021) 5200208 (021) 5485120 (021) 72800926 - 7 (021) 5346918. Jend. Raya Kebayoran Lama No. Kebayoran Baru Jl. Jl. 2700015 (021) 2700346 (021) 2700347 (021) 71794582. Iskandarsyah Raya No. 192 Blok A. Pejaten Jl. 25 Jl. 10 Jl. Kebayoran Baru Jl. Sudirman Kav. 66 Jl. Jl. Panglima Polim Raya No. II UA 36-37.9. Sudirman Kav.63 (021) 53663322. Taman Duta Kav.4-5 Jl. 54-55 Jl. Jl. Gatot Subroto. 7257980. Pondok Indah Jl. Arteri Permata Hijau Gedung The Energy. Rawajati Timur.11-11A Pondok Indah Mal Blok B/ 2. Kebayoran Baru Jl. 7397730 2700019 2700938 7190448 2700016 2700352 2700347 71790789 7987152 7814737 2700300 7813785 7989755 7257982 Jakarta Selatan Jakarta Selatan Tangerang Jakarta Selatan 12310 Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Area 12310 (021) 7507208 . 339. Kebayoran Baru Jl. 7988776 (021) 7257981. Kyai Maja No. Kebayoran Baru Perkantoran Ratu Plaza Unit GB 2A & 2B. Raya Pasar Minggu No. Kemang Selatan Raya No. Pakubuwono VI No. 18 A Graha Iskandarsyah. Jend. 151 Jl. Jl.8 Jl. Sutoyo No.184 A. 6A. Jend. Gandaria Tengah III No. 17 No.T. Melawai Raya No. Dewi Sartika No. Kemang Raya No. Wijaya II. Manggala Wanabakti Jl. 71794585 (021) 7987185 & 86. Letjend. 52-53 Simprug Gallery Blok B. M. 53663950. 30. 20. Jl. Jl. Pejaten Timur. Raya Pasar Minggu No. 39 Jl. 5346981 (021) 7223462 . Sudirman Kav. 48-50 Jl. 71791514 (021) 2702711-5. 19 Jl. Kebayoran Baru Kemang Plaza. Cirendeu Raya.52-53 Senayan City. X Jl. 12-14. Falatehan I No. 6 A1-2. Haryono Kav. Cawang Jl. Sudirman No. Wolter Monginsidi No. 75906781 2702867 7444812 2700627 7506721 7512071 7507213 7691845 7507365 2700938 Kantor Cabang Kantor Cabang Pembantu Kantor Kas LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 61-62 Jl.5 (021) 2700501 - 9. 7813449. Trunojoyo M 1 No. Jend. 15 C Ruko Kalibata Indah Blok K No. . Cililitan.S. Lebak Bulus Pertokoan Pondok Pinang Center Blok A 36/38/40. 7813781 (021) 7989181. Kebayoran Baru Ruko Grand ITC Permata Hijau Blok Emerald G 28. Pasar Minggu Jl. Kebayoran Baru Jl. 89 J. 76. Blok M Kebayoran Baru Jl. Kemang Raya No. Trunojoyo No. Kyai Maja No. Palmerah Barat No.11 Jl. Jl. 20. 7194805.7812373 (021) 2700299. Kalibata Gedung Haery. Komp. 2700234 (021) 2700106 (021) 7945427-28 (021) 79190339. 39 A. T. Jl. Jend. Raya Pasar Minggu Km. Ciputat Raya Jl. 10 Jl.II UA No. Radio Dalam Raya No. 7255467 (021) 7813782. Wijaya Grand Center Blok B 1-3 Jl. 2700512 2700121 7945429 79190337 2702864 2700018. 2700444. Metro Pondok Indah Gedung Aminta Plaza. 2700939 (021) 7199123-7. 52964535 (021) 72781423 . 21. 7980932 (021) 7812371 . Jl. Jl. Sultan Hasanuddin No. 7811031. 7694982 12130 (021) 2702865-5 15419 (021) 7444809 12140 (021) 2700439 (021) 7506717-19 12310 12310 12440 12310 12220 (021) 7512061-6 (021) 7507213-4 (021) 7692063 (021) 7507366-7 (021) 2700602-5 7694850. Jl.B.

Bintaro Jaya Jl. Pejaten Jl. 15 Jl. 8 . Cilandak Gedung Chase Worth. 7560949 (021) 5372607. 78831456. 17. Pahlawan Seribu Ruko ITC BSD No. 73887620 (021) 7490389 (021) 74863971. Ciputat Pertokoan Ciputat Center. H. T. Kawasan Komersial Cilandak Gedung III Jl.59. 5373144 7364068. Metro Pondok Indah Jl. Cinere Raya Kav. Warung Buncit Raya No.Dewi Sartika No. Gunung Rinjani No. 7811819 (021) 7801478 (021) 7980666 (021) 78831183-5 (021) 7248700. Garuda No. Wisma Ritra Graha Elnusa. Gedung D. R. Sektor II. Sektor III. 73691931. Raya Ragunan No. 73887964. Margasatwa No. 73886679 (021) 53158541. Fatmawati No. Fatmawati No.S. 7362404 (021) 7357272 (021) 7426545. 5184. Harsono RM No. RS Fatmawati Jl. Jl. Pahlawan Seribu. Ir. Raya Cilandak KKO. Jl. TB Simatupang Kav. Raya Ceger No. 88 Ruko Margasatwa View. H. Ciputat Jl. 75912673. PPPTMGB Lemigas. Jl.B. Serpong Simpang Tiga Puspitek Serpong Ruko Villa Melati Mas Blok SR1 No. Jl. 2701175 (021) 7503057 (021) 75920455 (021) 7406254. Bintaro Jaya Sektor I Komplek Pertokoan Pamulang Permai Blok SH IX Kav. Ciputat Raya No. Sektor IV Bumi Serpong Damai Kanpus. Letjend. Jl. TB Simatupang Kav. Jl. Juanda No. 53161748. Pahlawan Seribu. 73691223. 302 H Jl. RC Veteran No. Cipete Jl. Warung Buncit Raya No. Raya Ciledug No. 78833356 (021) 7805441. Bintaro Jaya Sektor VII Blok MN 29 Ruko Pondok Aren.29 (021) 7421006.13 Blok R-G. .3. 73887202 (021) 73887702 & 39. Pondok Labu Jl. 42-43. Simatupang Kav. Burung Gereja Blok B2 HS 2 No. Fatmawati No. 53161749 (021) 7560948. Pondok Indah Mal Pondok Indah 2 No. Jl. 24-27. Jianda No.6. Bintaro Utama.280 DAFTAR CABANG BANK MANDIRI JARINGAN KANTOR Tangerang Graha Karnos Jakarta Ciputat Center Cinere Jakarta Arteri Pondok Indah Jakarta Pondok Indah Metro Jakarta Mal Pondok Indah 2 Tangerang UIN Syarif Hidayatullah Cinere PLN Gandul AREA JAKARTA FATMAWATI Jakarta Fatmawati Jakarta Cipete Jakarta Pejaten Jakarta Pondok Labu Jakarta Simatupang Jakarta Ragunan Jakarta Kawasan Komersial Cilandak Jakarta Warung Buncit Raya Jakarta Gedung Elnusa Jakarta ITC Fatmawati Jakarta Mampang Imigrasi Jakarta Fatmawati Cenderawasih Jakarta Cilandak KKO Jakarta Jatipadang Jakarta Gedung Arkadia Jakarta Margasatwa AREA JAKARTA BINTARO JAYA Jakarta Bintaro Jaya Jakarta Pamulang Tangerang Bintaro Jakarta Bintaro Burung Gereja Tangerang Pasar Ciputat Tangerang Bumi Serpong Damai Jakarta Gedung Lemigas Jakarta Bintaro Veteran Jakarta Petukangan Tangerang Pondok Cabe Mutiara Tangerang Bintaro Sentra Menteng Tangerang Jurangmangu Tangerang BSD Modern Tangerang ITC BSD Tangerang Serpong Tangerang Villa Melati Mas ALAMAT KANTOR Graha Karnos. 74701726. Petukangan Komplek Pertokoan Pondok Cabe Mutiara Blok B-3A. Jl.20 Jl. 17 E Jl. 8 (021) 7362419. 5C. Metro Pondok Indah Kav. Pondok Labu Gedung Ratu Prabu 2. 7425635 (021) 5376767/68 (021) 2700298 (021) 7369215. Jl. Raya Parung Ruko Sentra Menteng. 8. 7970875 78831184 7392522 7972146 75912911 7811409 78845753 7816261 Tangerang Selatan 15412 Depok Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Tangerang Tangerang Jakarta Selatan Tangerang Tangerang Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang 16514 12430 12410 12550 12430 12430 12550 12560 12740 12560 12150 12760 12420 12560 12520 12520 12450 12330 15417 15225 12330 15411 15311 12230 12330 12270 15418 15225 15222 15318 15322 15310 15323 (021) 75912684. 74714439 (021) 7542646 (021) 7504791 (021) 7236142-5 (021) 78831086 (021) 75816903 (021) 78833271. Jl.S. Letjen.S. 1 B Ruko ITC Fatmawati No. 53158542 (021) 53161747. Letjend. Jl.II UA No. Ciledug Raya Ruko Bintaro Veteran Raya Permai Jl. 78835622 (021) 7890989 (021) 7816119.45 B. 6. G 33 A & C. 73691907. 7. Sultan Iskandar Muda No. 7425932. Jl. Bintaro Utama 3A Blok D No. 74864019 (021) 73887963. Kantor PLN (Persero) UBS P3B. Serpong KOTAMADYA/ KABUPATEN Tangerang Tangerang Depok Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan KODE POS 15412 15412 16514 12240 12310 12310 TELEPON (021) 74701725. 7364069 7421009 7375884 7357318 7426021 5376769 2700298 73692022 7372450 7424976 74863848 73886485 53158543 53161781 7560950 5374357 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Raya Cilandak KKO No.59. 32-33 Jl. 15 A. Bintaro Jaya Ruko Mutiara Center Ciputat. 5873. KP Departemen Pertanian Jl. Warung Jati Barat No. 75 Jl. Cenderawasih I No. Jurangmangu Ruko Pasar Modern BSD. 2701174. Sektor Commercial I Blok R No. 74713655.17. 8 D Perkantoran Hijau Arkadia. Jl. 72788815 (021) 7940450 (021) 75905080 (021) 7818880. Serpong. 20. 75909650 75912707 (021) 7340924 . 7816219 FAKSIMILI 74705316 7491621 7547565 7396772 7694982 75920452 74713328 7533209 7504326 7236141 78831127 7699803 78833414 7805116. 39. R. 7811469. 11-14 Jl. B3. 8 A Jl. 7805117 7801479 7980644. Cilandak Jl. Jl. Jl. R. 74713968. 75. 15 A. Jl. Jl. 5 Jl. Ir. 74701727 (021) 7491621 (021) 7541916 (021) 2701173. 95 Ciputat Kompk.

Jl. 8710657 (021) 87704204-5 (0251) 604904. 57 Jl. Ir. 80876863 (021) 8090364 (021) 82484604 .11-12 Mal Cileungsi Blok C No. Raya Bogor Km. 124 Wilayah KOTAMADYA/ KABUPATEN Tangerang Tangerang Jakarta Timur Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Bogor Jakarta Timur Bekasi Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Bekasi Bogor Bekasi KODE POS 15321 15416 13760 12530 13870 13510 13510 16820 13750 17435 13540 13560 13550 13520 17431 16968 17433 TELEPON (021) 53154637.6. 2 H Jl.DAFTAR CABANG BANK MANDIRI 281 JARINGAN KANTOR Tangerang RS Eka BSD Tangerang Pamulang Siliwangi AREA JAKARTA PASAR REBO Jakarta Pasar Rebo Jakarta Gedung Aneka Tambang Jakarta Cilangkap Jakarta Kramatjati Jakarta Plaza Kramatjati Indah Cileungsi Jakarta Cijantung Cibubur Citra Grand Jakarta Pasar Induk Kramatjati Jakarta Taman Mini Indonesia Indah Jakarta R. 23 . KH Soleh Iskandar No. 8329611 (021) 87918731-34 (0251) 8387356 (0251) 8380733. Srengseng Sawah Kampus Universitas Indonesia. Cibubur Jl.B. 87942283. Jl. 12 Jl. T. Citeureup Jl. 130 Ruko Bantar Kemang No. 87909462 87942683 (021) 87712226 87712226 (021) 7715427. 18 Jl. Raya Lenteng Agung. Ruko Graha Cibinong No. 84930634. Thamrin Jakarta Condet Bekasi Ujung Aspal Cibubur Kota Wisata Cibubur Time Square AREA DEPOK Depok Jakarta Cimanggis Jakarta Cibubur Depok Bukit Sawangan Citeureup Depok Kelapa Dua Depok Tengah Depok Cisalak Depok I Depok Timur Depok ITC Depok Cinere Limo Jakarta Universitas Pancasila Depok Universitas Indonesia Depok Pondok Cina Depok Jatijajar Depok Kartini AREA BOGOR Bogor Juanda Bogor Kapten Muslihat Bogor Suryakencana Cibinong Bogor Warung Jambu Bogor Tajur Bogor Pajajaran Bogor Pasar Anyar Bogor Ciluar Bogor Soleh Iskandar Sukabumi Sudirman ALAMAT KANTOR Rumah Sakit Eka Horpital CBD Lot IX BSD City. 10 . Raya Pondok Gede No. 8324836 (0251) 8311129 (0251) 8381136. 7760903 (021) 8710013. Letjend. Letjend. 18 B. 9.6. Raya Simpang Pomad Ruko No. Sudirman No. Depok II Tengah Jl. Raya Narogong. 17 Jl. 8734117 (021) 77205078. Cinere Jl. 84930635 (021) 84303649 . 15. Jatisampurna Jl.8. Raya Jakarta Bogor Km. Pertokoan Cibubur Indah Blok.31 No. Raya Condet No.23 Ruko Bukit Sawangan Indah Blok F2 No.S. 77827453 (021) 77202319. 23. Dewi Sartika Jl. Juanda No. 15. 8710016. Depok II Timur Pertokoan ITC Depok No. Jl. PP8-A1 dan PP9-A1. Raya Bogor Km. 604905 7762684 8710776. Kapten Muslihat No. Pancoran Mas Jl. 345 D. 310 Komp. 7715432 7715441 (021) 8734224. 25 AB Jl. 87794874. 323 C. Jati Murni.35. 53154639 (021) 74718012. .AKS/001. Jl. 77217345 (0251) 8313644. Serpong Ruko Tita. 77217343. Cileungsi Gedung BP2TKI Lantai 1. B 16 Jl. Cibinong Jl. Margonda Raya Jl. M.17 Komplek TMII. 15 Jl. 8414446 7892953 8711447 8000378 8090324 82484608 87797857 84300086 8400879 8714954 8008963 80878727 84592091 84935675 84303848 Depok Jakarta Timur Jakarta Timur Depok Bogor Depok Depok Depok Depok Depok Depok Depok Jakarta Selatan Depok Depok Depok Depok 16432 13710 13720 16518 16810 16951 16411 16416 16432 16417 16431 16514 12640 16424 16424 16415 16436 (021) 7520569. 87711803 87704206 604908 (021) 87942420. 28 Jl. Jend. Alternatif Km. 80878730.07 (021) 87794824.20 Q.Raya Parung Km. Margonda Raya No. 88 C. 2 Jl. 18 B-C. Cenere Raya No. Kelapa Dua. H. Jl. Jl. 77829381. Pamulang Plaza PP. 78849076 8734220 77205361 77830194 77202356 7536368 78880410 78849074 (021) 77210999. Jl.4. Simatupang. 37 G. 77205270 (021) 77831443. Lapangan Tembak. Raya Pajajaran No. 77213388 77210888 (021) 87741872. Pondok Cina Jl. Raya Margonda No. Perumahan Kota Wisata. Ciluar Komplek Pertokoan 24. Tole Iskandar. 8380763 (0251) 8329512 (0251) 8373238 (0251) 8658070 (0251) 8340091 (0266) 221319 8323967. B-1. Suryakencana No. Tranyogi Km. Nusantara Raya No. 11. 78890342 (021) 78849075.43. 80882152. Raya Bogor. 15. Raya Siliwangi No.49. Pertokoan Ramayana Blok A No. Raya Bogor Km. 8006693. 9 A. Cisalak Jl. 84597382 (021) 84935699. Gedung Sasana Kriya No. Jl.Jl. 84596942 (021) 8400248. Raya Bogor Km. 87781739 (021) 8403190 (021) 8096791 (021) 80878729. Raya Jakarta Bogor Km.7-8. Proklamasi Raya Blok A No. Raya Alternatif Cibubur-Cileungsi No. Jl. 80878731 (021) 84592090. Jl. 87744255. 74718014 (021) 8408283 (021) 7892956 (021) 8711739 (021) 8000455.H. Raya Akses UI No. Sawangan Jl.1. Raya Tajur No. Raya Pajajaran Ruko Central Blok C No. Jl. Kartini Raya. Jl. A-22 . 77202325 (021) 7536364. Kramatjati Jl. Tanjung Barat Komplek Mabes ABRI Cilangkap Kokan Anggatra PUSDIKKES No. 1 - B Jl. Jl.11. Pondok Gede Pasar Induk Kramatjati Blok B. 53154638. 8320008. Raya Tole Iskandar No. Jl. 1 Pertokoan Kartini Blok A No.5 Komplek Citra Grand Ruko 2 No. 7536360 (021) 78880410. Cimanggis Komplek Ruko Sukmajaya No. 87794902 (021) 84596941. T. Gedung Pascasarjana Fakultas Ekonomi Jl.B. Raya Hankam No. 77217346 77217344.50 FAKSIMILI 53154640 74718016 8403961. 8382401 8326852 381134. Simatupang No. Mayor Oking No. 87743880 87741716 (021) 77217342. 353104 87918730 8319825 8390287 8350085 8373268 8658677 8340063 221236 Kantor Cabang Pembantu Kantor Kas Bogor Bogor Bogor Bogor Bogor Bogor Bogor Bogor Bogor Bogor Sukabumi Area 16121 16121 16123 16917 16153 16720 16143 16121 16710 16161 43132 Kantor Cabang LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jl. Pondok Gede Ruko Sentra Eropa Blok A No.

224748 221116 (0263) 268383 266078 (0263) 511037 511039 (0266) 732512 736364 (0263) 261730 261749 (0266) 434651. Juanda No. 5228190. 268 Jl. 19 Metro Trade Center Blok F1.282 DAFTAR CABANG BANK MANDIRI JARINGAN KANTOR Sukabumi Ahmad Yani Cianjur Cipanas Cicurug Cianjur Cokroaminoto Pelabuhan Ratu Cibadak WILAYAh VI/ BANDUNG AREA BANDUNG ASIA-AFRIKA Bandung Asia Afrika Utara Bandung Asia Afrika Selatan Bandung Soekarno-Hatta Bandung Siliwangi Bandung Alun-Alun Bandung Kiara Condong Bandung Buah Batu Bandung Binacitra Bandung Metro Bandung Kopo Bandung Jamika Bandung Sumbersari Bandung Burangrang Bandung Mohamad Toha Bandung Soreang Bandung BKR Bandung Taman Kopo Indah Bandung MTC Bandung Dayeuhkolot AREA BANDUNG SURAPATI Bandung Surapati Bandung Ahmad Yani Bandung Martadinata Bandung Ujungberung Bandung Kanpus Telkom Garut Sumedang Bandung Dago Bandung STT Telkom Bandung Rancaekek Bandung Jamsostek Bandung Gatot Subroto Bandung Cibeunying Bandung Cihampelas Garut Cikajang Tasikmalaya Otto Iskandardinata Tasikmalaya Mustofa Tasikmalaya Sutisna Ciamis Ciamis Banjar AREA BANDUNG BRAGA Bandung Braga Bandung Pajajaran Bandung Setiabudi Bandung R. 486 Jl. 4233456 6032296. Jatinangor KOTAMADYA/ KABUPATEN Sukabumi Cianjur Cianjur Sukabumi Cianjur Sukabumi Sukabumi Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Garut Sumedang Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Garut Tasikmalaya Tasikmalaya Tasikmalaya Ciamis Ciamis Bandung Bandung Bandung Bandung Cimahi Bandung Subang Subang Sumedang KODE POS 43131 43211 43553 43159 43214 43363 43351 40266 40112 40261 40266 40132 40001 40281 40264 40235 40286 40226 40231 40222 40262 40253 40377 40254 40226 40286 40288 40115 40282 40115 40611 40133 44115 45323 40115 40133 40394 40124 40274 40121 40131 44171 46113 46125 46114 46211 43622 40111 40174 40141 40161 40525 40173 41254 41211 45363 TELEPON FAKSIMILI (0266) 222801. 137. Pajajaran No. Mayor Abdurachman No. Ahmad Yani No. 35 D Jl. 2531940 2531941. Raya Cimahi No. Jend. 7520802. Pelabuhan Ratu Jl. 2531942 (022) 4205555 4205312 (022) 7235008 . Raya Soreang No. Suryakencana No. 4241436 7213708 4204991 7815020 7206562 232675 210565 4235351 7207501 7791001 7217863 7313469 7210764 2043997 577593 331824 333336 335059 771384 744719 4204444. Hasan Sadikin Cimahi Bandung Pasteur Pamanukan Subang Jatinangor Universitas Pajajaran ALAMAT KANTOR Jl. 4336693 4206998. Soekarno Hatta No. 4233546.5 Kampus Universitas Pajajaran Jl. 577596 (0265) 331821 (0265) 333328 (0265) 323261 (0265) 771538 (0265) 744713. H. Pamanukan Jl. Siliwangi No. 99 Jl. 125 Jl. 223677. 210277 (022) 4208000. Soekarno hatta No.Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 486 Jl. Ion Martasasmita No. 67 Gedung Kantor Pusat PT Telkom. 2502549. Jend. 6032301 (022) 2041933 (022) 2042575 (022) 6644628 (022) 6020295-6 (0260) 554555 (0260) 417773. 744814 (022) 4236030 (022) 6018862. 24 Jl. Soekarno Hatta No. Banjar Jl.S. 51 Jl. H. Otto Iskandardinata No. 612 Jl. 222802. 5409846 (022) 7508202 7562091 (022) 5425541-3 5410568 (022) 6403199 6403199 (022) 6046262 6046261 (022) 7333999 7333995 (022) 5209803. Siliwangi No. 38 Jl. Siliwangi No. Raya Terusan Kopo 228 A Jl. 26 Jl. Pacet Jl. 730. 162 Jl.E. 132 B Jl. 7568195 7504139 (022) 4241411 (022) 7213707 (022) 4209093 (022) 7800135 (022) 7206661 (0262) 231698 (0261) 210275. 7791001 (022) 7217861 (022) 7320412 (022) 7218551. Bojongsoang No. 33 C Jl. 5406693 5411336. 48. 5406674. 1 Jl. 133 Jl. Rancaekek Jl. Pasteur No. 434654 434652 (0266) 5311919 537207 (022) 7506242.9. 62. 51 Jl. 4238129. Ahmad Yani No. Cicurug Jl. 115 Jl. Sutisna Senjaya No. Cibadak Jl. 2034958 2031849. R. Japati No. Suwarto No. 317 Jl. Soekarno Hatta Jl. 210 Jl. 44 Jl. Gatot Subroto No. Raya Cipanas Blok 11 No. Martadinata No. BKR No. Nasution No. Setiabudi No. Braga No. 2043311 6644628 6020360 551357 416665 7781949 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Ahmad Yani No. 7535701 7508869 (022) 7506428. 201.H. 6002019 234958. Cihampelas No. Soekarno Hatta No. Hasan Mustapa No. Mustofa No. Japati No. 155 A Jl. 124 A Komplek Taman Kopo Indah II Ruko IB No. 7510340. 189 Jl. 7508846. 7506632 (022) 4207026. 118-120 Jl. 294 Jl. Buah Batu No. 416445. Asia Afrika No. Garut Cikajang No. Raya Dangdeur No. 521163 5228203. 4217000 (022) 7512480 (022) 7791010. 21 Jl. 39 Jl. 4230137 (022) 4240282 4240281 (022) 7562950 7562944 (022) 2506858. 7210866 (022) 2043996 (0262) 577595. Ahmad Yani No. 88 Jl. P. Kiara Condong No. Ir. 287 B. 35. Dr.103 Jl. 295 A Jl. Suroso No. 7201827 7231536. Burangrang No. Asia Afrika No. A. 5228612 (022) 5892828 5896133 (022) 5222752 5226925 (022) 5421777 5421505 (022) 7508799. . Jl. 457 Jl. 1 Jl. 107 Jl. Gerbang Puri Tirta Kencana Jl. Junjunan No. H. 7511878 7505810. Jend. HOS Cikroaminoto No. Jamika No.z. 7213891 (022) 7320854-5 7300369 (022) 5422366. 4203461.79 Jl. 7508867. Letjend. 3 Jl. 638 Jl. 182 Jl. Raya Sumedang. 99 Jl. Soekarno Hatta No. Asia Afrika No. Mohamad Toha No. Ahmad Yani No. Jl. 2 Jl. Surapati No. 416550 (022) 7781948 4207552. 210276. 30 Komplek STT Telkom. 172 Jl. 4.

S. Kusnandar Komplek Ruko Pasar Puri Blok 6-7 Jl. Sultan Fatah No. Tembalang Wilayah Karawang Cikampek Cikampek Cirebon Cirebon Cirebon Cirebon Indramayu Kuningan Indramayu Indramayu Majalengka Cirebon Kabupaten Cirebon 41312 41373 41373 45111 45112 45124 45154 45212 45511 45217 45273 45453 45154 45162 8454273 316385 311623 203084. 385067 (0296) 5100091. 3520487 (024) 3514321 (024) 8310325 (024) 8312736 (024) 8442595. Utama Tengah No. Parakan Jl. Mpu Tantular No. 671 E-F. Jl. 139 Jl.T. Merdeka Barat No. 3 Jl. Jend. 4224730 (022) 6631642.5 Jl. 4 Jl. Bangkong Plaza B 4-6 Gedung PT Telkom (Persero). 97 A-B Jl. Raya Tegalwangi Km. 44 Jl. 5100092 (0291) 439902. Suria Sumantri Jl. M. Kariadi Semarang Majapahit Salatiga Semarang Patrajasa Semarang Srondol Semarang Pelindo Demak Kudus Jepara Cepu Pati Blora Kudus Alun-Alun Rembang AREA SEMARANG PAHLAWAN Semarang Pahlawan Semarang Mpu Tantular Semarang Sugiyopranoto Semarang Candi Baru Ungaran Parakan Weleri Purwodadi Semarang Universitas Diponegoro Jl.DAFTAR CABANG BANK MANDIRI 283 JARINGAN KANTOR Baros Leuwigajah Bandung Setrasari Plaza Bandung Otista Bandung Cimindi Bandung Sukajadi Bandung Pasar Baru Lembang Padalarang Purwakarta Karawang ALAMAT KANTOR Ruko Taman Pondok Mas Indah No. Baros Setrasari Plaza Blok A No. Jl. 8 Pertokoan Siliwangi No. Pahlawan No. 55 K.I. 7461736. 58 Jl. 439904 (0295) 691599. 176 Jl. Prof. Parman No. 68. 6725704 (0298) 321002. Jl. 864-866. 198 Jl. R. Rembang Jl. Pemuda No. 8454275 (0264) 316140 (0264) 316387 (0231) 205506 - 7. Jl. 876557 (0234) 28475 (0234) 351450. 324030 (024) 8314450 (024) 7461192. Pahlawan No. Coaster No. 6998309 (024) 8415362 (024) 3544031-3 (024) 3522790. 663010 (0231) 325438. Mgr. Haryono No. Mayor Dasuki No. Kuningan Jl. Desa Jungjang. 432974 (0291) 591555. 99. 403761. 234350-1. 270. Sudirman No. Setiabudi No. 7461737 (024) 3585382 (0291) 6904077 - 78 (0291) 438768. Suprapto No. Diponegoro No. 36 Jl. 5 Jl. 3522671. 439903. Lembang Jl. Jatibarang Jl. Pahlawan No. 8506155 (024) 6924296. 663008. 424737 (0295) 385909. 8442550. 339 Jl. 164 Jl. Alun-Alun Selatan No. Pemuda No. 76480484 FAKSIMILI 6634659 2007496 4237271 6631643 2041073 4203166 2784972 6808213 201507 402853 Karawang Tuparev Dawuan Cikampek Cikampek GKB PT Pupuk Kujang AREA CIREBON Cirebon Yos Sudarso Cirebon Jalan Kantor Cirebon Siliwangi Cirebon Tegalwangi Indramayu Panjaitan Kuningan Indramayu Balongan Jatibarang Majalengka Kadipaten Cirebon Plered Cirebon Arjawinangun Cirebon Ciledug WILAYAh VII/ SEMARANG AREA SEMARANG PEMUDA Semarang Pemuda Semarang Pandanaran Semarang Bangkong Plaza Semarang Gedung Telkom Semarang Kepodang Semarang R. 4. 60 Jl. 10 Jl. 414943 (0267) 8454274. Tuparev No. Pemuda No. 45. Raya Padalarang No. Diponegoro No. 3 C Jl. Ruko Sultan Agung Jl. 39-40. Kantor No. 19 Jl. Ahmad Yani No. 28. Dr. G 62 E & F Kompleks Pelabuhan Tanjung Emas. Jl. Sutomo No. Ungaran Jl. 465 A Jl. Gatot Subroto No. 184 Jl. Arjawinangun Jl. 325439 (0231) 357676 (0231) 8665727 (024) 3517349. 2784700 (022) 6808214. Komp. 592666 (0296) 424627. . Raya Grand Hotel No. 402679. 4. 642010 (0292) 425061 (024) 76480480. D. 403127. Jend. 3520484. Sugiyopranoto No. 596598. Raya Panembahan No. Raya Timur No. 16 Kompleks Ruko Majapahit. 424632. Kol. 351440 (0233) 663007. 293 Jl. 405960. Pandanaran No. Ahmad Yani No. 6631663 (022) 2037944 (022) 4231727 (022) 2784455. 11 Jl. 51. Raya Balongan (Depo Pertamina) Jl. 385066. 597227 (0294) 644009. Siliwangi No. Siliwangi. Majapahit No. 8303005 (024) 3544181 (024) 8412503 (024) 6725702. S. Jend. 73 Jl. 321513 (0234) 22001 (0232) 876457. 21. 79. Jenderal Sudirman No. 83930980 201596 207021 321026 22901 871742 28722 353569 662004 321345 357558 8665726 3520485 3545365 8414125 8414346 8445710 3544184 8317546 6725703 321331 8505162 7461191 3563450 (0291) 6904079 438769 591666 424625 385065 531547 439901 6998308 8311366 3517337 3585084 8505501 6924295 596239 643460 425062 76480556 Kantor Kas Kabupaten Cirebon 45188 Semarang 50139 Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Salatiga Semarang Semarang Semarang Demak Kudus Jepara Cepu Pati Blora Kudus Rembang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Temanggung Weleri Purwodadi Semarang Area 50139 50134 50242 50241 50137 50231 50191 50711 50231 50263 50174 59511 59301 59417 58312 59112 58215 59312 59217 50241 50010 50246 50232 50511 56254 51355 58111 50275 Kantor Cabang Kantor Cabang Pembantu LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jend. 206204 (0231) 203025 (0231) 202125 (0231) 321260. Sukajadi No. 73 Jl. Ki Hajar Dewantoro No. Dawuan Kawasan PT Pupuk Kujang Jl. 92. Sudirman No. 424630. Yos Sudarso No. Otto Iskandardinata No. Kadipaten Jl. 104 Jl. Kepodang No. Plered Jl. Dr. Jl. Sisingamangaraja Jl. Panjaitan No. 4B Jl. 42. Sudharto No. 424631. Raya Cimindi No. 36 A-B Jl. 921989 (0293) 596471-73. 32-34 Jl. 124. 9 B. Ciledug Jl. By Pass KOTAMADYA/ KABUPATEN Cimahi Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Padalarang Purwakarta Kerawang KODE POS 40532 40146 40251 40175 40161 40111 40391 40553 41115 41314 TELEPON (022) 6634666 (022) 2002465 (022) 4224728. 408724. 10 Jl. HOS Cokroaminoto No. Pasar Baru Jl. Otto Iskandardinata No. 3585783 (024) 8312141. 4 Jl. 6808206 (0264) 201505 (0267) 402353. 9 No.

284

DAFTAR CABANG BANK MANDIRI

JARINGAN KANTOR Semarang Kawasan Industri Candi Semarang Gang Pinggir Semarang MT Haryono Ambarawa Semarang Ngaliyan Magelang Kutoarjo Wonosobo Muntilan Temanggung Magelang A. Yani AREA YOGYAKARTA Yogyakarta Sudirman Yogyakarta Wisma PU Yogyakarta Diponegoro Yogyakarta Katamso Yogyakarta Gejayan Yogyakarta UGM Yogyakarta Godean Bantul Yogyakarta Gedung Magister UGM Yogyakarta Ahmad Dahlan Yogyakarta STIE YKPN Sleman Yogyakarta Suryotomo Yogyakarta R.S. Sardjito Yogyakarta Kaliurang Yogyakarta Universitas - Islam Indonesia Wates Wonosari Yogyakarta Kotagede AREA SOLO Solo Sriwedari Solo Purwotomo Solo Slamet Riyadi Solo Pasar Klewer Solo Baru Solo RSO Dr. Soeharso Sragen Palur Wonogiri Kartosuro Klaten Boyolali Delanggu Karanganyar Sukoharjo AREA TEGAL Tegal Arif Rahman Hakim Tegal Sudirman Pemalang Gombong Brebes Tegal Banjaran Adiwerna Kebumen Purwokerto Banjarnegara

ALAMAT KANTOR Kawasan Industri Candi ,Jl. Candi Raya Blok F1E No.1-2 Jl. Gang Pinggir No. 13 A Jl. M.T. Haryono No. 419 Jl. Jenderal Sudirman No.122, Ambarawa Jl. Prof. Dr. Hamka No. 9 Ruko C,D,E Tugu Jl. Sudirman No. 26, Komplek Pertokoan Rejotumoto Jl. Pangeran Diponegoro No. 114, Kutoarjo Jl. Sumbing No. 18 Kompleks Ruko Muntilan Plaza Jl. Pemuda Jl. Tentara Pelajar No. 1 Jl. Ahmad Yani No. 203 Jl. Jend. Sudirman No. 26 Jl. Laksda Adisucipto No. 165 Jl. Pangeran Diponegoro No. 107 Jl. Brigjen. Katamso No. 69 B Jl. Gejayan No. 28, Condong Catur Jl. Kaliurang, Sekip Blok L-6 Jl. Raya Godean Km.4 No. 32 Jl. Gajah Mada No. 14, Bantul Lobby Gedung Magister UGM, Jl. Nusantara, Bulak Sumur Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 25 Kampus STIE YKPN, Jl. Seturan Jl. Raya Magelang Km. 10 Hotel Limaran, Jl. Suryotomo No. 1 Jl. Kesehatan Sekip, Kotak Pos 21 Jl. Kaliurang Km.6,5 No.A 5 C, Condongcatur, Depok, Sleman Gedung Rektorat Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km.14,5, Besi, Sleman Jl. Kolonel Sugiyono, Wates Jl. Baron No. 34, Baleharjo, Wonosari Jl. Kemasan No. 52 Kotagede Jl. Brigjend. Slamet Riyadi No. 294 Jl. Brigjend. Slamet Riyadi No. 329 Jl. Brigjend. Slamet Riyadi No. 16 Komplek Pasar Klewer Los E 27-29, Jl. Dr. Rajiman Jl. Yos Sudarso No. 387 RSO Prof.Dr.Soeharso, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Pabelan Plaza Atrium Blokc C-D, Jl. Raya Sukowati No. 302-304 Jl. Raya Palur No. 32, Jaten Jl. Jenderal Sudirman No. 132 Jl. Ahmad Yani No. 9 Jl. Pemuda Selatan No. 121, Tonggalan Jl. Kates, Pulian Jl. Raya Delanggu No. 87, Dongkolan Jl. Lawu No. 386 Jl. Jenderal Sudirman No. 29 Jl. Arief Rahman Hakim No. 19 Jl. Jend. Sudirman No. 11 Jl. Sudirman No. 59 Jl. Yos Sudarso No. 241 Plaza Dedy Jaya, Jl. Jenderal Sudirman No. 109 Jl. Raya Banjaran No. 10, Adiwerna Jl. Pahlawan No. 126 Jl. Jend. Sudirman No. 463 Jl. S. Parman No. 31

KOTAMADYA/ KABUPATEN Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Magelang Kutoarjo Wonosobo Muntilan Tamenggung Magelang Yogyakarta Sleman Yogyakarta Yogyajarta Sleman Sleman Sleman Bantul Sleman Yogyakarta Sleman Sleman Yogyakarta Sleman Sleman Sleman Kulon Progo Gunung Kidul Yogyakarta Solo Solo Solo Solo Solo Sukoharjo Sragen Karanganyar Wonogiri Sukoharjo Klaten Boyolali Delanggu Karanganyar Sukoharjo Tegal Tegal Pemalang Gombong Brebes Tegal Kebumen Purwokerto Banjarnegara

KODE POS 50184 50137 50136 50162 50189 56126 54212 56311 56414 56213 56115 55232 55281 55231 55121 55283 55281 55292 55711 55281 55121 55281 55511 55121 55284 55281 55283 55611 55811 55172 57141 57142 57111 57115 57157 57162 57211 57771 57611 57162 57412 57316 57471 57712 57551 52123 52131 52313 54411 52212 52194 54311 53114 53411

TELEPON (024) 7612381, 7612385 (024) 3510537, 3512929, 3551921 (024) 3586267, 3586268 (0298) 596741, 596742 (024) 7619378, 7614769 (0293) 364012, 366776 (0275) 642000, 642651 (0286) 322474 (0293) 586066 (0293) 493862, 493863 (0293) 314503 (0274) 557069, 586425 (0274) 560915 s/d 560919 (0274) 584758, 562415 (0274) 415392, 415616, 415670, 415672 (0274) 543028, 584041, 584140 (0274) 543032, 521136 (0274) 561311 (0274) 368469, 368470 (0274) 521412 (0274) 411753, 411784 (0274) 486163 (0274) 865123, 868405 Ex.285 (0274) 515621 (0274) 518671 (0274) 889645, 889646 (0274) 896323 (0274) 775319 (0274) 394433, 394713, 394271 (0274) 4437168 - 69 (0271) 715455 (0271) 711161 - 71896535 (0271) 41940 (0271) 42925 (0271) 663542, 664407, 6644096 (0271) 742184, 742185 (0271) 890585, 894610 (0271) 827029 (0273) 323656, 323658 (0271) 780822 (0272) 325798, 327844, 327982 (0276) 322702 (0272) 555640, 555645 (0271) 6491970 - 71 (0271) 6594972, 6594973 (0283) 351181 (0283) 358181 (0284) 321647, 324707, 324880 (0287) 473620, 473621, 473115 (0283) 673535, 6735536, 3304210 (0283) 442255, 442377 (0287) 383747 (0281) 632222 (0286) 591333, 591999

FAKSIMILI 7612385 3551918 3586939 596743 (024) 7614770 364282 642652 322460 586065 491012 314546 561893, 586432 560920, 560921 562878 415388, 415389 543029 543031 561312 368470 548956 411754 487657 865566 515621 518671 889657 896327 775312 391267 4437167 711888 713896 45500 635018 645586 742218 894611 827589 323657 780822 321277 325029 555539 6491972 6594974 353628, 358544 351309 321433 472695 3308880 445545 381488 636687 591839

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

DAFTAR CABANG BANK MANDIRI

285

JARINGAN KANTOR Purwokerto Unsoed Purbalingga Cilacap Kroya Cilacap Maos Majenang Pekalongan Imam Bonjol Pekalongan Hayam Wuruk Pekalongan Alun-alun WILAYAh VIII/ SURABAYA AREA SURABAYA NIAGA Surabaya Niaga Surabaya Stasiun Kota Surabaya Pelabuhan Tanjungperak Surabaya Jembatan Merah Surabaya Kusuma Bangsa Surabaya Kembang Jepun Surabaya Indrapura Surabaya Tanjungperak Surabaya Indragiri Surabaya Pahlawan Tuban Bojonegoro Lamongan Surabaya Pasar Turi Surabaya Pertamina Jagir Surabaya Kapasan Surabaya PT. PAL Surabaya Margorejo Surabaya Armada Timur Surabaya Unika Widya Mandala Surabaya Kapas Krampung Surabaya Kedungdoro Surabaya Undaan Gresik Gedung Utama Semen Gresik Gresik Kota Baru AREA SURABAYA GENTENGKALI Surabaya Gentengkali Surabaya Sungkono Surabaya Mulyosari Surabaya Rungkut Megah Raya Surabaya Darmo Park Surabaya Darmo Permai Surabaya Rungkut Pamekasan Sumenep Surabaya Pasar Atum Surabaya Bandara Juanda Surabaya Pucang Anom Surabaya Darmo Indah Surabaya Pakuwon Surabaya Kupang Jaya

ALAMAT KANTOR Jl. Prof. Dr. HR Boenyamin No. 15 Jl. Jenderal Sudirman No. 37 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 100 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 10 A Komplek Pertamina Depot Maos, Jl. Pertamina, Maos Kidul Jl. Diponegoro No. 85 Jl. Imam Bonjol No. 34 Jl. Hayam Wuruk No. 5 Jl. Alun-alun No. 3 Jl. Basuki Rahmat No. 129-137 Jl. Veteran No. 42-44 Jl. Stasiun Kota No.60 C-D Kav. No.1 dan 2 Jl. Perak Timur No.512 Blok H3-H4 Jl. Jembatan Merah No. 25-27 Jl. Kusuma Bangsa No. 106 Jl. Kembang Jepun No.168-170 Jl. Indrapura No. 45 Jl. Perak Timur No. 398 Jl. Indragiri No.30-32 Jl. Pahlawan No. 120 Jl. Basuki Rachmat No. 75 Jl. Teuku Umar No. 47 B Jl. Lamongrejo No. 120 Kompleks Pertokoan Dupak Megah Blok B-6, Jl. Dupak No. 3-9 Jl. Jagir, Wonokromo Jl. Kapasan No. 159 Kantor Pusat PT. PAL Jl. Raya Margorejo Indah Kav. A No. 131 - 132 Markas Komando TNI AL, Gedung Panti Tjahaya Armada, Basis TNI AL Ujung Jl. Dinoyo No. 41-44 Jl. Kapas Krampung No.67 Kav. 06 Jl. Kedungdoro No. 84 Jl. Undaan Kulon No. 105 A Jl. R.A. Kartini No. 210 Jl. Veteran Jl. Sukomulyo No. 10, Manyar Jl. Gentengkali No. 93-95 Jl. Mayjend. Sungkono No. 121 F Jl. Raya Mulyosari No. 360 D-E Komplek Pertokoan Rungkut Megah Raya Blok E/5-6, Jl. Raya Kali Rungkut No.5 Komplek Pertokoan Darmo Park I Blok V No.5-6, Jl. Mayjend. Sungkono Jl. H.R. Muhammad 36, Ruko Permata Blok B-1 Jl. Rungkut Industri Raya No. 10 Jl. Pangeran Diponegoro No.151 Jl. Raya Trunojoyo No. 55 Pusat Perbelanjaan Pasar Atum Mall Lantai 2, Stand No. BA 25-29, Jl. Stasiun Kota Bandara Juanda Jl. Pucang Anom Timur No. 12 Komplek Ruko Darmo Indah Timur, Jl. Darmo Indah Timur Blok SS No.8 Jl. Raya Bukit Darmo Boulevard No.8 G Jl. Kupang Jaya A I No. 43 Wilayah

KOTAMADYA/ KABUPATEN Purwokerto Purbalingga Cilacap Kroya Cilacap Cilacap Pekalongan Pekalongan Pekalongan Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Tuban Bojonegoro Lamongrejo Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Gresik Gresik Gresik Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Pamekasan Sumenep Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Area

KODE POS 53124 53312 53212 53282 57232 53527 51111 51119 51101 60271 60175 60160 60165 60175 60136 60162 60176 60164 60241 60174 62317 62111 62213 60174 60243 60141 60155 60238 60155 60265 60133 60251 60274 61122 61121 61121 60275 60225 60113 60293 60256 60226 60293 69315 69417 60161 61253 60282 60187 60226 60189

TELEPON (0281) 642555, 642556 (0281) 891192, 895555 (0282) 533193, 533806 (0282) 492086, 492105 (0282) 695026 (0280) 623419 (0285) 425131-33 (0285) 422085 (0285) 421758 (031) 5316760 - 66 (031) 3524223 - 6 (031) 3530293, 3539366 - 67 (031) 3295924, 3297929, 3295924 (031) 3520090 - 99 (031) 5323642, 5323880 (031) 3550091 - 92 (031) 3521251 - 52, 3535715 (031) 3291792, 3292580, 3293568 (031) 5611360, 5681439, 5681442, 70991623 (031) 3534072-74, 3552550 (0356) 320786, 331436, 331437 (0353) 892110, 892111, 892113 (0322) 318200, 318300, 318774, 318775 (031) 5345620 (031) 8420753, 8420754 (031) 319944, 3717529 (031) 3282026, 3298482 (031) 8499502, 8499773 (031) 3281075 (031) 5624344 (031) 3737469, 3737467, 3737471 (031) 5462851, 5462853 (031) 5484379, 5484383, 5484384, 5481997 (031) 3981300 (031) 3978504, 3981745 ext. 2077 (031) 3956406, 3956475 (031) 5319511 - 15 (031) 5685021 - 22, 5663045 (031) 5927468 - 70, 5930034, 5962282 (031) 8720705, 8720706, 8720708, 8720709 (031) 5661745, 5661816 (031) 7344473-4 (031) 8439193, 84322113, 8411238 (0324) 331000, 330803, 330806 (0328) 669836, 669837, 669874 (031) 3531820, 3531825 (031) 2986422, 8667596, 8688419 (031) 5020126, 5020701 (031) 7328524, 7317618 (031) 7344049, 7344708 (031) 7344674, 7344693

FAKSIMILI 642557 891977 535408 492087 695009 621141 425134 421501 421780 5316776, 5320641, 5316597 3547571, 3533029 3530951 3294234 3525779 5313298 3550576 3526653 3293579 5681438 3530561 320787 892114 318773 5345603 8420754 3719944 3298482 8499031 3292354 5623963 3737468 5462852 5484393 3981442 3984608 3956416 5316716, 5478401 5678075 5930237 8707941 5672987, 5617389 7344472 8410435 324302 663775 3531796 8671661 5024063 7328525 7344071 7344679 Kantor Kas

Kantor Cabang

Kantor Cabang Pembantu

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

286

DAFTAR CABANG BANK MANDIRI

JARINGAN KANTOR Surabaya Kenjeran Surabaya Universitas Airlangga Sidoarjo Sidoarjo Krian Sidoarjo Pahlawan Sidoarjo Candi Sidoarjo Gateway Sidoarjo Sepanjang Bangkalan Surabaya Rungkut Madya AREA SURABAYA BASUKI RAHMAT Surabaya Basuki Rahmat Surabaya Pondok Chandra Surabaya PDAM Surabaya Diponegoro Surabaya Bratang Binangun Surabaya Kertajaya Surabaya Darmo Raya Surabaya Tunjungan Plaza Surabaya Gubeng Surabaya Pemuda Surabaya Wiyung Mojokerto Jombang Surabaya Telkom Ketintang Surabaya Jemursari Surabaya Menanggal Surabaya Klampis Surabaya Darmo Trade Center Mojosari Surabaya Citra Raya G-Walk Surabaya Universitas Petra AREA JEMBER Jember Alun-Alun Jember Ahmad Yani Jember Wijaya Kusuma Bondowoso Jember Ambulu Jember Tanggul Probolinggo Probolinggo Kraksaan Lumajang Situbondo Banyuwangi Genteng Banyuwangi Rogojampi AREA MALANG Malang Wahid Hasyim Pasuruan Malang Merdeka Batu Malang Suprapto Malang Griya Shanta Malang Dampit

ALAMAT KANTOR Ruko Kenjeran Indah, Jl. Babatan Pantai No. 2 AB Kampus B, Universitas Airlangga, Jl. Airlangga No. 4-6 Jl. Ahmad Yani No. 7 Jl. Raya Krian No. 47, Krian Ruko Pondok Mutiara Indah Blok N-02, Jl. Pahlawan Jl. Raya Candi No. 42 Ruko Gateway Blok C-7, Waru Jl. Bebekan No. 23, Sepanjang Jl. Soekarno Hatta No. 17 B Komp. Ruko Rungkut Mutiara B-02, Jl. Raya Rungkut Madya Jl. Basuki Rahmat No. 129-137 Jl. Palem TC 1 / 12, Pondok Chandra Indah Jl. Prof. Dr. Moestopo No. 2 Jl. Raya Diponegoro No. 155 Jl. Ngagek Jaya Selatan, Plaza Manyar Megah Indah Blok J 5-6 Jl. Dharmahusada Indah No. 130 Jl. Raya Darmo No. 41 Jl. Basuki Rahmat No. 2-4 Jl. Kalimantan No.10 Jl. Pemuda No. 27-31 Komplek Ruko Taman Pondok Indah Kav.A-35, Jl. Raya Menganti No. 207, Wiyung Jl. Mojopahit No. 406 Jl. Merdeka No. 115 Jl. Ketintang No. 156 Jl. Jemursari No. 81 Jl. A. Yani Komplek Mandiri Menanggal C1-C2 Jl. Klampis Jaya No. 50 Darmo Trade Center Lt. 1 Kios A1-2, Jl. Wonokromo Raya Jl. Hayam Wuruk No. 35 C, Mojosari Perumahan Citra Raya Gwalk Blok W-1 No.10-11 Jl. Siwalankerto No. 121-131 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 3 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 6-8 Jl. Wijaya Kusuma No. 1 Jl. R.E. Martadinata No. 39, Bondowoso Jl. Manggar No. 23, Ambulu Jl. PB Sudirman No. 24, Tanggul Jl. Suroyo No. 23 Jl. Panglima Sudirman No. 119, Kraksaan Jl. Panglima Sudirman No. 33 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 102 Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 2 Jl. Gajah Mada No. 253, Genteng Jl. Raya Rogojampi No. 12-14, Rogojampi Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 5-7 Jl. Panglima Sudirman No. 11 Jl. Merdeka Barat No. 1 Jl. Dewi Sartika No. 45, Batu Jl. Jaksa Agung Suprapto 65 Ruko Griya Shanta Blok MP-53, Jl. Soekarno - Hatta Jl. Semeru Selatan No. 9, Dampit, Kabupaten Malang

KOTAMADYA/ KABUPATEN Surabaya Surabaya Sidoarjo Sidoarjo Sidoarjo Sidoarjo Sidoarjo Sidoarjo Bangkalan Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Mojokerto Jombang Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Mojokerto Surabaya Surabaya Jember Jember Jember Bondowoso Jember Jember Probolinggo Probolinggo Lumajang Situbondo Banyuwangi Banyuwangi Banyuwangi Malang Pasuruan Malang Malang Malang Malang Malang Malang

KODE POS 60113 60286 61219 61262 61213 61272 61256 61257 69112 60293 60271 61256 60131 60241 60284 32190 60625 60261 60281 60271 60222 61321 61413 60245 60231 60243 60117 60241 61382 60216 60236 68118 68137 68118 68211 68172 68155 67211 67282 67311 68311 68411 68465 68462 65119 67115 65119 65315 65112 65142 65181

TELEPON (031) 3823303, 3823273 (031) 5020365, 5020367 (031) 8921327 (031) 8982375, 8982376, 8982377 (031) 8922634 (031) 8940674, 8740694 (031) 8557335, 8557402 (031) 7860003, 7860005 (031) 3096452, 3095892 (031) 8794740, 8794762 (031) 5316760 - 66 (031) 866672, 8663393, 8663363 (031) 5046745 - 46 (031) 5662853, 5669892, 5674347 (031) 5043531, 5043701, 5624701 (0321) 5999869, 5981670 (031) 5685574, 5685891, 5686756, 5687458 (031) 5343251 - 52 (031) 5039839, 5033783-84,5030765 (031) 5311736 - 36 - 40 - 41, 5340756 (031) 7660056, 7664559, 7664029 (0321) 323086, 323870, 323871 (0321) 875141, 875541 (031) 8292659, 8292314, 8285823 (031) 8474247, 8474458 (031) 8287568, 8287728 (031) 5990060, 5990061 (031) 8484490, 8484491 (0321) 594400, 594020 (031) 57431000, 57431222 (031) 8439040, 8494830 - 31 (0331) 486671 (0331) 484691 (0331) 486096-8, 422687 (0332) 420800, 420844 (0336) 88117, 881118 (0336) 445007, 445866, 445880 (0335) 421205 (0335) 844399 (0334) 886866 (0338) 671853 (0333) 424674, 424815 (0333) 845375, 845376, 845116, 845784 (0333) 636419, 636420, 636422 (0341) 364961 - 2 (0343) 420221, 426876, 428666, 416833 (0341) 325658 (0341) 592998, 596534, 596535, 512334 (0341) 368691 (0341) 404300 (0341) 898461 - 64

FAKSIMILI 3823297 5020379 8941577 8971304 8922283 8940682 8554113 7860004 (031) 3095218 (031) 8782350 5316778, 5320631, 5316752 8673866 5034988 5662839, 5674348 5043702, 5043430 5981622 5677843 5311305 5035346 5311432 7668423 323093 323093 8285713 8474376 8288144 5995025 8484493 593409 57431033 8436418 485461, 487704 486094 484370 428888 882549 445100 422303 844895 882151 671854 423257 845827 636421 364977 - 342102 426875 366959 512335 364665 404301 898444

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

DAFTAR CABANG BANK MANDIRI

287

JARINGAN KANTOR Pandaan Kepanjen Lawang Malang Ahmad Yani Malang Gatot Subroto Malang MT Haryono Malang Universitas Brawijaya Bangil Malang Sawojajar Kediri Kediri Joyoboyo Pare Nganjuk Madiun Madiun Sudirman Ponorogo Tulungagung Blitar WILAYAh IX/ BANJARMASIN AREA PONTIANAK Pontianak Diponegoro Pontianak Sidas Pontianak Ngurah Rai Pontianak Tanjungpura Pontianak RS Santo Antonius Pontianak Achmad Yani Ketapang Sintang Sanggau Pontianak Siantan Sambas Singkawang AREA BANJARMASIN Banjarmasin Lambung Mangkurat Banjarmasin Pangeran Samudera Banjarmasin A. Yani Banjarmasin Mitra Plaza Banjarbaru Batulicin Pelaihari Banjarmasin Pelindo III/ Trisakti Banjarmasin Sentra Antasari Kotabaru Tanjung Barabai AREA PALANGKARAYA Palangkaraya

ALAMAT KANTOR Kompleks Pandaan Delta Permai A 18-19, Jl. Surabaya - Malang Jl. Ahmad Yani No. 5, Kepanjen Ruko Istana Lawang Blok A5, Jl. Dr. Soetomo, Lawang Jl. Jend. Ahmad Yani No. 50 C-D Jl. Jend. Gatot Subroto No. 9 A Jl. MT Haryono No. 131 Kampus Universitas Brawijaya, Jl. Veteran Jl. Diponegoro F 10-11, Bangil Jl. Danau Toba No. E6/25 Jl. Diponegoro No. 17 Jl. Joyoboyo No. 34 A Jl. Panglima Besar Sudirman No. 43, Pare Jl. Raya Ahmad Yani No. 207 Jl. Pahlawan No. 29 Jl. Panglima Sudirman No. 38 Jl. Urip Sumoharjo No. 102 Jl. Sudirman No. 55 Jl. Merdeka No. 30 Jl. Lambung Mangkurat No. 3

KOTAMADYA/ KABUPATEN Pandaan Malang Malang Malang Malang Malang Malang Pasuruan Malang Kediri Kediri Kediri Nganjuk Madiun Madiun Ponorogo Tulungagung Blitar Banjarmasin

KODE POS 67156 65163 65213 65125 65127 65141 65145 65141 65139 64123 64125 64212 64418 63116 63132 63411 66219 66112 70111

TELEPON (0343) 638444, 638585 (0341) 399858 (0341) 420555, 422999 (0341) 480461, 480462, 480463 (0341) 364441, 326477, 328391 (0341) 558140 - 42, 577252 (0341) 573201, 573204 (0343) 748821, 748823 (0341) 726666 (0354) 681396, 681430 (0354) 694299, 694300, 694301 (0354) 398400 (0358) 331662, 331663 (0351) 462557, 451598 (0351) 458444 (0352) 488909, 488910 (0355) 326543-44 (0342) 813546, 813547 (0511) 3351405, 3351403, 3365767, 69, 70, 71 (0561) 769769 (0561) 734670, 747495 (0561) 734247 (0561) 734464 (0561) 737454 (0561) 765010 (0534) 35822, 35833, 35844 (0565) 24967, 24968, 24969 (0564) 24651, 24652 (0561) 886192 - 93, 886308, 886507 (0562) 391208, 391543, 392567, 392675 (0562) 631335, 631389, 637546 (0511) 4368475, 4367812, 3365831 (0511) 3352339, 4366303 (0511) 3264261, 3263333, 3262690 (0511) 3267748, 3267749 (0511) 4777058, 4780926 (0518) 71480 s.d. 71483 (0512) 22801, 22812, 22824, 22838 (0511) 364965, 366354 (0511) 3360900, 3361948 (0518) 24021,24022 (0526) 21575, 21898, 21079, 23473 (0517) 43702, 44240, 44250 (0536) 3222961, 3221378, 3221969, 3224313, 3239438, 3235104, 3222702, 3230544 (0519) 24673, 24676 (0536) 3223451 (0525) 23003, 23019 (0531) 21035 (0532) 24255, 24966, 35306, 27726 (0513) 21132, 21695 (0541) 742097, 741464, 741462, 741464, 749062

FAKSIMILI 639493 399855 422998 480460 334890 558143 573204 748824 726888 681629 694700 395489 331661 463482 467444 484207 322571 813548 3352249, 4366719

Jl. Diponegoro No. 17 Jl. Sidas No. 2 Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 2 , Humaera B Jl. Tanjungpura No. 110 Jl. K.H. Wahid Hasyim Jl. Achmad Yani No. 3 - 3 A Jl. Letjen. R. Suprapto No. 1-2 Jl. Mas Tirto Haryono Jl. Ahmad Yani No. 5-6 Jl. Khatulistiwa No. 1, Siantan Jl. Gusti Hamzah No. 123 Jl. Merdeka No. 20 Jl. Lambung Mangkurat No. 3 Jl. Lambung Mangkurat No. 4 Jl. Achmad Yani No. 4 - 5 Jl. Pangeran Antasari, Mitra Plaza Blok B-I No.37-38 Jl. Jenderal Ahmad Yani Km.34 No. 31 D Jl. Raya Btulicin, Kabupaten Kota Baru Jl. Ahmad Yani No. 17, Pelaihari Pelabuhan Trisakti, Jl. Barito Hilir No. 6 Pusat Perbelanjaan Sentra Antasari Blok DT.001 Lt.2, Jl. Pangeran Antasari JL. Pangeran Indera Kesuma Jaya Blok 17, Jl. Pangeran Antasari No. 43 Pusat Perbelanjaan Murakata Blok D 1 Lt.2, Jl. PHM Noor Jl. Jend. Ahmad Yani No. 70

Pontianak Pontianak Pontianak Pontianak Pontianak Pontianak Ketapang Sintang Sanggau Pontianak Sambas Singkawang Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarbaru Kota Baru Tanah Laut Banjarmasin Banjarmasin Kotabaru Tanjung Barabai Palangkaraya

78123 78111 78117 78117 78115 78122 78812 78614 78153 78243 79462 79122 70111 70111 70233 70234 70713 72171 70811 70119 70234 72113 71513 71311 73111

733767, 768330 733672 734147 734752 737454 767993 35855 24973 24653 (0561) 886302 391294 631151 4367856, 3352510, 3366051 3350928 3257278, 3257281 4365751 4780777 71484 22831 366354 3361949 (0518) 24666 21739 43701 3221781, 3234283

Muara Teweh Pasar Kahayan Buntok Sampit Pangkalan Bun Kuala Kapuas AREA SAMARINDA Samarinda Mulawarman

Jl. Ahmad Yani No. 21, Muara Teweh Jl. Cilik Riwut Km 1 No. 19 - 20, Palangkaraya Jl. Pahlawan No. 5 Buntok Jl. M.T. Haryono No. 81 A Jl. Udan Said No. 3, Pangakalan Bun Jl. Jend. Sudirman No. 32 Jl. Mulawarman No. 23

Barito Utara Palangkaraya Barito Selatan Sampit Pangkalan Bun Kuala Kapuas Samarinda

73811 73112 73711 74322 74113 73513 75112

24675 3223441 (0525) 22227 21632 22710 21028 742855, 205720, 743292 Kantor Kas

Wilayah

Area

Kantor Cabang

Kantor Cabang Pembantu

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

288

DAFTAR CABANG BANK MANDIRI

JARINGAN KANTOR Samarinda Kesuma Bangsa Samarinda Sudirman Tanjung Redeb Samarinda Irian Samarinda A. Yani Tenggarong Tarakan Yos Sudarso Tarakan Simpang Tiga Nunukan Pulau Bunyu Bontang Lhoktuan Bontang Ahmad Yani Sangatta AREA BALIKPAPAN Balikpapan Ahmad Yani

ALAMAT KANTOR Jl. Kesuma Bangsa No. 76 Jl. Jend. Sudirman No. 9 Jl. Jenderal Sudirman No. 747 Jl. Irian No. 16 C Jl. Hasan Basri Blok A No. 1 Jl. K.H. Akhmad Muksin No. 36 Jl. Yos Sudarso No. 10 Jl. Yos Sudarso No. 25 Jl. Tien Suharto Rt.15, Nunukan Jl. Pangkalan, RT 01, Pulau Bunyu Jl. Angkasa No. 1, Airport Road, Komp. PT Badak Wisma KIE PT Pupuk Kaltim, Lhoktuan, Jl. Pakuaji Kav. 79 Jl. Ahmad Yani No. 37 Jl. Yos Sudarso II No. 17 B-C, Sangatta Jl. Jend. Ahmad Yani No. 15

KOTAMADYA/ KABUPATEN Samarinda Samarinda Tanjung Redeb Samarinda Samarinda Kutai Kartanegara Tarakan Tarakan Nunukan Tarakan Bontang Bontang Utara Bontang Kutai Timur Balikpapan

KODE POS 75121 75111 77312 75111 75117 75512 77113 71112 77182 77181 75324 75313 75311 75611 76113

TELEPON (0541) 742549 (0541) 200836-7, 731531 (0554) 26031, 26032, 26033 (0541) 742066 - 67 (0541) 736514, 736587 (0541) 662150, 661945, 665981, 662132 (0551) 25960-3 (0551) 21933 (0556) 2025660, 2025661 (0551) 24318, 25001 (0548) 21490, 21492 (0548) 41558, 41219 (0548) 20332, 21913, 27453 (0549) 25084, 25085 (0542) 733564, 427777, 424994, 422882, 415593, 396950, 424994 (0542) 731257 (0542) 427000, 422840 (0542) 422821, 422900 (0542) 771191 (0542) 872588 (0542) 421559, 736952, 414708 (0543) 23208, 23577 (0542) 877976 (0542) 427777 ext.210 (0411) 329097, 323547 (0431) 866228, 863477, 863278 (0431) 864077, 864177, 858476 (0431) 876195 - 6, 876312, 876400 (0431) 863079, 868068, 860244, 854376, 854155, 854743, 854745 (0431) 354951 (0431) 879733, 879735 (0431) 860034, 860107, 860143, 860228 (0430) 22314 (0434) 22820, 21580, 24250 (0438) 21022, 21166, 32626 (0435) 824131 - 34, 823551 (0435) 880512, 880653 (0443) 210071, 210371 (0432) 21051, 22590, 22820 (0921) 3122778, 3121125, 3121722, 3121141 (0921) 327304, 327358, 24604 (0921) 7812736 Ext. 401 (0924) 2621492, 2621679 (0451) 424971, 423975, 423942 (0451) 421482 - 84, 421480, 455706 (0451) 421580, 429180 (0452) 21367, 21467, 21567, 21704 (0457) 71175 (0450) 22245 - 48 (0461) 21143, 21144

FAKSIMILI 743777 31530 26030 731718 736291 665953, 662133 21340 21359 2025662 24318 21489 41219, 41535 27453 25086 422109, 424933

Balikpapan Sudirman Balikpapan Suprapto Balikpapan Klandasan Balikpapan Batakan Balikpapan Telkom Divre VI Balikpapan Muara Rapak Tanah Grogot Balikpapan Baru Penajam Paser Utara WILAYAh X/ MAKASSAR AREA MANADO Manado Dotulolong Lasut Manado Sudirman Manado Sam Ratulangi Manado Toar

Komplek Ruko Balikpapan Permai, Jl. Jend. Sudirman No. 642 Jl. Letjend. Suprapto No. 1 Jl. Jend. Sudirman No. 71 Jl. Mulawarman No. 122 Gedung Telkom, Jl. MT. Haryono No. 169 - Ring Road Ruko Taman Citra Blok A3 No.2-3, Jl. Soekarno Hatta Jl. Gajah Mada No. 22, Tanah Grogot Komplek Ruko Balikpapan Baru Blok D 6 No.2 Jl. Propinsi Km 18 Petung Jl. R.A. Kartini No. 12-14 Jl. Dotulolong Lasut No. 15 Jl. Jend. Sudirman No. 47 Kompleks Wanea Plaza Blik I No.8, Jl.Sam Ratulangi Jl. Toar No. 4-6

Balikpapan Balikpapan Balikpapan Balikpapan Balikpapan Balikpapan

76114 76131 76112 76115 76114 76125

732249, 410555 424523 422902 771447 872588 413783 22190 871584 (0542) 422109 329095 857579, 863577 851877 876500 863677

Kabupaten Paser 76211 Balikpapan 76114 Penajam Paser Utara 76143 Makassar 90111 Manado Manado Manado Manado 95122 95122 95117 95112

Tomohon Manado Boulevard Manado Bahu Amurang Kotamobagu Bitung Gorontalo Limboto Marisa Tahuna Ternate Ternate Mononutu Buli Tobelo AREA PALU Palu Sam Ratulangi Palu Imam Bonjol Palu Hasanuddin Poso Donggala Parigi Luwuk

Komplek RS Bethesda Jl. Raya Tomohon Kompleks Megamas Blok 1A No.23, Jl. Piere Tendean, Boulevard Komplek Bahu mall S/ 12, Jl. Wolter Monginsidi, Bahu Jl. Trans Sulawesi, Buyungon, Amurang Jl. A. Yani No.51 Jl. Xaverius Dotulong No. 29 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 28 Jl. Jend. Sudirman No. 35, Limboto Jl. Trans Sulawesi No. 29, Marisa, Kab. Pohowato Jl. Dr. Sutomo No. 1 Jl. Nukila No. 51 Jl. A. Mononutu No. 91 Jl. Kp. Baru - Buli, Maba Jl. Kemakmuran No. 330, Tobelo Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 60 Jl. Imam Bonjol No. 88 Jl. Sultan Hasanuddin No. 35 Jl. Hasanuddin No. 13, Poso Jl. Moro No. 78 Jl. Trans Sulawesi No. 117 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 132

Tomohon Manado Manado Minahasa Selatan Kotamobagu Bitung Gorontalo Gorontalo Pohuwato Tahuna Ternate Ternate Halmahera Timur Halmahera Utara Palu Palu Palu Poso Donggala Parigi Luwuk

95362 95111 95115 95354 95711 95514 96112 96211 96266 95813 97721 97712 97862 97762 94111 94223 94112 94616 94351 94371 94711

353844 879770 843714 22316 21696 21763 824305, 824062 882363 210522 21457 3121040, 3123005 327072 2621615 424766 421483 424975 21767 71161 22248 22038

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

DAFTAR CABANG BANK MANDIRI

289

JARINGAN KANTOR Toli Toli AREA MAKASSAR Makassar Kartini Makassar Slamet Riyadi Makassar Sulawesi Makassar Cokroaminoto Makassar Cendrawasih Makassar Pettarani Makassar Panakkukang Sangguminasa Bulukumba Makassar Universitas Negeri Makassar Makassar Andalas Makassar Veteran Makassar Daya Makassar RS Stella Maris Semen Tonasa Mamuju Watampone Sengkang Pare Pare Pinrang Polewali Mandar Palopo Tana Toraja Soroako Ambon Pantai Mardika Ambon Universitas Pattimura Ambon Pattimura Tual AREA KENDARI MESJID AGUNG Kendari Mesjid Agung Kendari Soekarno Bau Bau Pomalaa Kolaka WILAYAh XI/ DENPASAR AREA DENPASAR Denpasar Veteran Denpasar Gajah Mada Denpasar Udayana Denpasar Teuku Umar Nusa Dua Pelabuhan Benoa Kuta Raya Tabanan Singaraja Singaraja Seririt Legian Gianyar Ngurah Rai Denpasar Sanur Denpasar Gatot Subroto Denpasar Merdeka Denpasar Pasar Kumbasari Denpasar Bandara Ngurah Rai Ubud Gianyar Sukawati

ALAMAT KANTOR Jl. W.R. Supratman No. 1 Jl. R.A. Kartini No. 12-14 Jl. Brigjend. Slamet Riyadi No. 8 Jl. Sulawesi No. 81 Jl. HOS Cokroaminoto No. 3 Jl. Cenderawasih No. 185 Jl. Andi Pangeran Pettarani No. 18 D Panakkukang Mas, Jl. Bolevar No. F 89 Kompleks Graha Satelit Blok 12 A, Jl. Sultan Hasanuddin Jl. Sam Ratulangi No. 90 Jl. Bontolangkasa, Gunungsari Baru Jl. Andalas No. 116 F Jl. Veteran Utara No. 220 Komplek Bukit Khatulistiwa Blok B/9, Jl. Perintis Kemerdekaan Km.13 Komplek RS Stella Maris, Jl. Somba Opu No. 273 Komplek PT Semen Tonasa I, Kotak pos 114 Jl. Andi Pangeran Pettarani No. 19 Jl. M.H. Thamrin No. 10 Jl. Bau Mahmud No. 1 Jl. Andi Isa No. 5 Jl. Durian No. 24 - 26 Jl. Jenderal Sudirman No. 132, Wonomulyo Jl. Andi Djemma No. 123 Jl. Andi Mappanyukki No. 70, Rantepao Jl. Gamalama Kav. 2 Jl. Pantai Mardika Kampus Universitas Pattimura, Jl. Ir. M. Putuhena Jl. Raya Pattimura No. SK.2 / 1 Jl. Jend. Sudirman, Ohoibun, Kei Kecil Jl. H. Abdullah Silondae 45, Mondonga Jl. Soekowati No. 37 Jl. Batara Guru No. 17 E Komplek Aneka Tambang, Jl. Ahmad Yani Jl. Repelita No. 1 Jl. Veteran No. 1

KOTAMADYA/ KABUPATEN Toli Toli Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Gowa Bulukumba Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Tonasa Mamuju Watampone Sengkang Pare Pare Pinrang Polewali Mandar Palopo Tana Toraja Luwu Timur Ambon Ambon Ambon Langgur Kendari Kendari Bau Bau Pomalaa Kolaka Denpasar

KODE POS 94514 90111 90111 90174 90174 90133 90232 90231 92111 92512 90221 90155 90145 90241 90001 90662 91511 92713 90913 91114 91211 91352 91921 91831 91984 97123 97233 90172 97611 93111 93127 93127 93562 93560 80111

TELEPON (0453) 21060, 24223 - 24, 21360 (0411) 324095, 319424, 319441, 319443 (0411) 319963-4 (0411) 317378, 317388 (0411) 323809, 317545 (0411) 837610 (0411) 441862 (0411) 441605, 425290 (0411) 880736, 880740 (0413) 2587965, 2587966, 2587967, 2587969 (0411) 874744 (0411) 334023, 310164 (0411) 319981. 332367 (0411) 591255, 591256

FAKSIMILI 21760 310778, 335741 317854 320629, 320473 316488 837609 441382 443777 840134 2587968 874747 310372 332354 591257

(0411) 854289 854289 (0411) 320672 311973 (0426) 22386 21747 (0481) 21330, 21227 21938 (0485) 324333, 324222 324111 (0421) 21046, 24339, 25339, 25439, 21339 21416 (0421) 921367, 922145 921878 (0428) 51985, 51987, 51988 51986 (0471) 21313, 23672, 23673 23671 (0423) 23202, 23377, 25522 23302 (021) 5249861, 5249862 5249584, (0475-321044) (0911) 354572-5 354578 (0911) 322500, 322636 322602 (0911) 345587, 353122 352208 (0916) 22996 - 97, 22097 (0916) 22096 (0401) 3121394, 327708, 3122109 (0401) 321477, 331211 (0402) 2825747 - 49 (0405) 310824, 310825, 310560 (0405) 22225, 22226 (0361) 226761 - 3 3122386 331210 2827010 310562 22226 224077, 261453, 235924 224077, 261453, 235924 234646 231277 257567, 223665 772097 723552 752221 815364 24543 94792 751894 948567 281240 418133 255715 427599 756497 975889 294729 Kantor Kas

Jl. Veteran No. 1 Jl. Gajah Mada No. 3 Jl. Udayana No. 11 Jl. Teuku Umar No. 85 Pertokoan Niaga Nusa Dua No.2-4, Jl. By Pass I Gusti Ngurah Rai, Nusa Dua Jl. Raya Pelabuhan Benoa Jl. Raya Kuta No. 456, Kuta Jl. Jend. Ahmad Yani No. 99 X, Kediri Jl. Jend. Ahmad Yani No. 60, Singaraja Jl. Jenderal Sudirman No. 64-66, Seririt, Singaraja Jl. Raya Legian No. 494 E, Legian - Badung Komplek Pertokoan Pasar Gianyar Blok I No.2-3,Jl. I Gusti Ngurah Rai Jl. Danau Tamblingan No. 27 Jl. Gatot Subroto No. 80 Komplek Graha Merdeka No. 12-12A, Jl. Merdeka Jl. Gajah Mada No. 105 Wisti Sabha Building Lantai 1 / 6 Jl. Raya Ubud No. 14, Ubud Jl. Raya Sukawati Wilayah

Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Badung Denpasar Badung Tabanan Buleleng Buleleng Badung Gianyar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Gianyar Gianyar Area

80111 80112 80112 80111 80362 80222 80361 82171 81116 81153 80361 80511 80228 80111 80226 80118 80031 80561 80582

(0361) 226761 - 3 (0361) 224705, 234647 (0361) 223511 (0361) 257566, 257655 (0361) 772095 - 6, 778052 (0361) 723551 (0361) 752060, 754241 (0361) 812217, 812654, 815363 (0362) 25222 (0362) 94790, 94793, 94794, 94795 (0361) 762589, 763412, 7762586 (0361) 948945, 948976 (0361) 283485, 283885 (0361) 436487 (0361) 246647, 248827, 263451 (0361) 434812 (0361) 756497 (0361) 977022, 975946 (0361) 294810, 294991

Kantor Cabang

Kantor Cabang Pembantu

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

290

DAFTAR CABANG BANK MANDIRI

JARINGAN KANTOR Kuta Discovery Mall Kerobokan Tabanan Kota AREA MATARAM Mataram Cakranegara Mataram AA Gde Ngurah Sumbawa Besar Kupang Urip Sumoharjo Kupang M. Hatta Atambua Mota Ain Maumere Ruteng Bertais Praya WILAYAh XII/ JAYAPURA AREA JAYAPURA Jayapura Ahmad Yani Jayapura Abepura Jayapura Sentani Jayapura Waena Jayapura Sentra Bisnis Pasifik Merauke Nabire Serui Biak Timika

ALAMAT KANTOR Discovery Shopping Mall A-3A, Jl. Kartika Plaza, Kuta Jl. Raya Kerobokan No. 104, Banjar Taman Legian Kuta Jl. Gajah Mada No. 131 A Tabanan Jl. Pejanggik No. 20-22, Cakranegara Jl. AA Gde Ngurah No. 48 A-B Jl. Diponegoro No. 10 Jl. Urip Sumoharjo No. 16 Jl. Muhammad Hatta No. 54 A Jl. Pramuka No. 7 Pos Terpadu Perbatasan RI - RDTL, Desa Silawan Mota Ain Jl. Moa Toda No. 12 Jl. Waeces No. 20 Karot, Manggarai Jl. Sandubaya No.2 Bertais - Cakranegara Jl. Jend. Sudirman Kompleks Pertokoan C.3 - 4 Praya Jl. Jend. Ahmad Yani No. 35 Jl. Raya Abepura, Abepura Jl. Raya Kemiri No. 94, Sentani Pertokoan Topaz, Jl. Raya Waena Sentani No. 231 Komplek Ruko Pasifik Permai Blok D No.5, Jl.Reklamasi Pantai Apo Jl. Raya Mandala No. 1 Jl. Pepera No. 19 Jl. Dr. Sam Ratulangi Jl. Jend. Ahmad Yani No. 2 Jl. Belibis

KOTAMADYA/ KABUPATEN Badung Badung Tabanan Mataram Mataram Sumbawa Besar Kupang Kupang Atambua Belu Sikka Ruteng Mataram Lombok Tengah Jayapura Jayapura Jayapura Jayapura Jayapura Jayapura Merauke Nabire Serui Biak Timika-Mimika

KODE POS 80361 80361 82111 83231 83231 84343 85229 85112 85711 83236 86151 86511 83236 83511

TELEPON (0361) 755522, 753390 (0361) 733282, 733283 (0361) 819538 (0370) 631813, 636071 (0370) 621481 (0371) 21438, 21567 (0380) 833216 (0380) 832459 (0389) 21688, 21766 (0389) 21688, 21766 (0382) 21274 (0385) 21880 (0370) 672320 (0370) 655090 (0967) 537081, 537183-4, 537189 (0967) 531028, 534186, 534189, 533919 (0967) 581397, 587183 (0967) 591668, 593623 (0967) 572813, 572817 (0967) 535166, 535177 (0971) 321333, 321128 (0984) 21135, 21045, 21145 (0983) 31535, 31536, 31537, 31782 (0981) 22000, 21527 (0901) 321045, 321145, 321219, 321727, 322691, 323019, 323820 (0901) 351125, 361027 (0901) 302265, 302266 (0901) 351125 (0969) 31033, 31010 (0951) 323845, 323844, 321440 (0951) 323200, 323111, 323222 (0986) 213567, 211102, 211103 - 04 (0955) 3305385 (0956) 22119, 22120, 22124, 22480 (0957) 21512, 21616, 21626, 21769

FAKSIMILI 753416 733283 819152 631810 637118 21455 833818 832460 21535 21535 23743 22115 (0370) 671809 (0370) 655113 (0967) 537181 534494, 531836 587182 593624 572816 535178 322094 21683, 23170, 23115 31636, 33636 21557 321515

99111 99351 99352 99351 99112 99613 98801 98212 98112 99910

Tembagapura Kuala Kencana Tembagapura Shopping Centre Wamena AREA SORONG Sorong Basuki Rahmat Sorong Ahmad Yani Manokwari Bintuni Fak Fak Kaimana

Jl. Numfor Sentra Niaga Suite 117, Jl. Mandala Raya Selatan Family Shopping Center Tembagapura Jl. Trikora No. 92 Jl. Basuki Rahmat No. 22 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 99 Jl. Yos Sudarso No. 61 Jl. Bintuni Raya Jl. Izak Telussa No. 26 Jl. Utarum Krooy

TembagapuraMimika Kuala KencanaMimika Tembagapura- Mimika Wamena Sorong Sorong Manokwari Teluk Bintuni Fak-fak Kaimana

99930 99920 98100 99511 98401 98414 98311 98364 98601 98654

351155 302264 407625 32520 321113 323400, 323981 211222 22636, 25127, 23965

Wilayah

Area

Kantor Cabang

Kantor Cabang Pembantu

Kantor Kas

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

DAFTAR KANTOR LUAR NEGERI/ PERWAKILAN

291

JARINGAN KANTOR

ALAMAT

TELEPON

FAKSIMILI

SWIFT

WEBSITE

Hong Kong Branch

7th Floor, Far East Finance Centre, 16 Harcourt Road, Hong Kong

+852-2527-6611 +852-2877-3632

+852-2529-8131 +852-2877-0735

BMRIHKHH

www.bankmandirihk.com

Remittance Office Hong Kong

Shop 3, Ground Floor Keswick Court 3 Keswick Street, Causeway Bay Hong Kong

+852-2881-6650

+852-2881-6650

Singapore Branch

3 Anson Road # 12-01/02 Springleaf Tower, Singapore 079909

+65-6213-5688

+65-6438-3363

BMRISGSG

www.ptbankmandiri.com.sg

Cayman Islands Branch

Cardinal Plaza 3rd Floor, #30 Cardinal Avenue, PO BOX 10198,

+1-345-945-8891

+1-345-945-8892

BMRIKYKY

Grand Cayman KY 1 - 1002, Cayman Islands

Dili - Timor Leste Branch

Avenida Presidente Nicolau Lobato No. 12, Colmera, Dili - Timor Leste

+670.331.7777 021.526.3769 021.527.1222

+670-331-7190 +670-331-7444 021.252.1652 021.526.3572

BMRIIDJA

Dili_TimorLeste@bankmandiri.co.id

Shanghai Representative Office

3401, Bank of China Tower, 200 Yin Cheng (M) Road, Pudong New Area Shanghai, 200120, People’s Republic of China

+86-21-5037-2509

+86-21-5037-2507

Bank Mandiri (Europe) Limited, London

Cardinal Court (2nd Floor) - 23 Thomas More Street London E1W 1YY - United Kingdom

+44-20-7553-8688

+44-20-7553-8699

BMRIGB2L

www.bkmandiri.co.uk

Mandiri International Remittance Sdn, Bhd

Wisma Mepro Ground & Mezzanine Floor 29 & 31, Jalan Ipoh 51200 Kuala Lumpur Malaysia

+60-3-4045-4988

+60-3-4043-7988

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

292

DAFTAR MBU, MBDC, CBC & SBDC

LOKASI Daftar MBU Batam Lubuk Baja Batam Sekupang Martadinata Medan Pusat Pasar Medan Pulo Brayan Medan Kirana Medan Letda Suyono (eks Medan Belawan) Binjai Medan Gunung Krakatau Medan Katamso Pekanbaru Sudirman Atas Pematang Siantar Lhokseumawe Merdeka Medan Taman Setiabudi Ujungbatu Tanjungpinang Tebing Tinggi Kuala Simpang Dumai Sudirman Padang Sidempuan Sibolga Banda Aceh Cut Meutia Kisaran Baganbatu Rantau Prapat Ahmad Yani Duri Langsa Pangkalan Brandan MBU Rengat Batam Panbil Bireuen Stabat Kota Pinang Medan Tanjung Morawa Tanjung Uban Bengkalis Tanjung Balai Kabanjahe Air Molek Rantau Prapat M. Lubis Dumai Syarif Kasim Balige Medan Kapten Muslim Panyabungan Batam Batuaji Medan Lubuk Pakam Medan Iskandar Muda Medan Sisingamangaraja Pekanbaru Tuanku Tambusai Pematangsiantar Sudirman Medan Imam Bonjol Medan Balaikota Pekanbaru Sudirman Bawah Banda Aceh Batam Ali Haji Meulaboh Takengon Aek Kanopan Tanjung Balai Karimun Siak Perawang Pekanbaru Jalan Riau Pangkalan Kerinci

MBDC

ALAMAT

KODE POS

KOTAMADYA/ KABUPATEN

PROPINSI

Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan

Jl. Imam Bonjol, Lubuk Baja Jl. Pusat Pasar No. 94-95 Jl. Yos Sudarso Blok A No.1A, Pulo Brayan Jl. Kirana Raya No. 40-42 Jl. Letda Suyono No. 220 Jl. Jend. Sudirman No. 292 Jl. Gunung Krakatau No. 7 G-H Jl. Brigjen zain Hamid No. 28 Jl. Jend. Sudirman No. 452 Jl. Sutomo No. 16 Jl. Merdeka No. 135 C Perumahan Taman Setiabudi Indah Jl.Cactus Raya Blok K No. 36 G Jl. Jenderal Sudirman No. 15, Ujungbatu Jl. Teuku Umar No. 23 Jl. Dr. Sutomo No. 17 Jl. Cut Nyak Dien No. 21 A, Kuala Simpang Jl. Jend. Sudirman No. 133 A Jl. Sudirman No. 30-32 Jl. Brigjend. Katamso No. 43 Jl. Cut Meutia No. 2 Jl. Cokroaminoto No. 65 Jl. Jend. Sudirman No. 219, Bagan Sinembah Jl. Jend. Ahmad Yani No. 2 Jl. Hangtuah No. 289-292 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 20 Komplek Pertamina Sumbagut Jl. Jend. M.T. Haryono No. 11 Kawasan Industri Panbil, Jl. Ahmad Yani Jl. Iskandar Muda No. 102 ABC Jl. KH Zainul Arifin No. 32, Stabat Jl. Bukit No. 3, Kota Pinang Komplek Perkebunan PTP Nusantara II (Persero) Tanjung Morawa Jl. Permaisuri No. 3 Jl. Ahmad Yani, Bengkalis Jl. Teuku Umar No. 48-54 Jl. Veteran No.23, Kabanjahe Jl. Jend. Sudirman No. 190-192 Jl. Letkol. Martinus Lubis 11 Jl. Sultan Syarif Kasim No. 99 Jl. Patuan Nagari No.10 Jl. Kapten Muslim No. 10 A Jl. Willem Iskandar No. 105, Panyabungan Ruko Muka Kuning Indah II Blok E 2 No.3A & 5 Jl. Batuaji Baru Jl. Dr. Sutomo No. 52, Lubuk Pakam Jl. Sultan Iskandar Muda No. 24 A-B Jl. Sisingamangaraja No. 55 A-B Jl. Tuanku Tambusai No. 18 E-F Jl. Jend. Sudirman No. 14 Jl. Jenderal Besar Abdul Haris Nasution No. 5 JK Jl. Tiban Raya, Komp.Tiban Garden Blok C No.20 Jl. HR Soebrantas Kav. 3 & 4, Panam Jl. Teuku H. Daud Beureuh No. 15 H Jl. Raya Ali Haji No. 39 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 109 Jl. Sengeda No. 77-78, Takengon Jl. Jend. Sudirman No. 214-216, Aek Kanopan,Kec.Kualuh Hulu Jl. Teuku Umar No. 9 Jl. Raya Perawang Km. 5, Siak Jl. Riau No. 12 D-E Jl. Raya Lintas Timur

29432 20216 20116 20112 20371 20711 20239 20158 28115 21115 24301 20132 28454 29111 20633 24475 28812 22718 22522 23242 21215 28992 21415 28884 24416 20857 29319 29433 24251 20811 21464 20362 29152 28712 21312 20303 29352 21412 28812 22313 20124 22913 29432 20514 20153 20217 28282 21117 20142 29421 28294 23123 29432 28884 24512 21457 29161 28772 28292 28381

Batam Batam Medan Medan Medan Medan Binjai Medan Medan Pekanbaru Pematangsiantar Lhokseumawe Medan Riau Tanjungpinang Tebing Tinggi Aceh Tamiang Dumai Padang Sidempuan Sibolga Banda Aceh Kisaran Rokan Hilir Rantau Prapat Bengkalis Langsa Pangkalan Brandan Rengat Batam Bireuen Langkat Labuhan Batu Deli Serdang Tanjung Uban Bengkalis Tanjung Balai Tanah Karo Air Molek Rantau Prapat Dumai Balige Medan Mandailing Natal Batam Deli Serdang Medan Medan Pekanbaru Pematangsiantar Medan Batam Pekanbaru Banda Aceh Batam Bengkalis Aceh Tengah Labuhan Batu Tanjung Balai karimun Siak Pekanbaru Pangkalan Kerinci

KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA NAD SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA NAD KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA NAD SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU NAD SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU NAD SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU NAD KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU NAD SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU

Jl. R.E. Martadinata, Komp. Harapan Business Center Blok I No.1 29422

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

DAFTAR MBU, MBDC, CBC & SBDC

293

LOKASI

MBDC

ALAMAT

KODE POS

KOTAMADYA/ KABUPATEN

PROPINSI

Natuna Medan Sukaramai Medan Jalan Cirebon Medan Perintis Kemerdekaan Pekanbaru Sudirman Atas Medan Lapangan Merdeka Medan Ahmad Yani Medan Gatot Subroto Lhokseumawe Pendopo Pekanbaru Sudirman Bawah Pasar Perluasan Zainul Arifin Makro Pekanbaru Ahmad Yani Medan S Parman Universitas Sumatera Utara Brastagi Pekanbaru Tuanku Tambusai Medan Belawan Sungai Rumbai Jambi Sam Ratulangi Bengkulu Panorama Jambi Sipin Tulang Bawang Unit II Curup Palembang Km 5 Sengeti Jambi DR. Sutomo Palembang Plaju Sekayu Tanjung Enim Palembang Sako Kenten Pasaman Palembang 16 Ilir Pangkal Pinang Bandar Lampung Teluk Betung Metro Tanjung Karang Kartini Padang Bagindo Aziz Chan Bukit Tinggi Jambi Dr.Sutomo Palembang Atmo Palembang PUSRI Palembang Pusat Dagang I Bengkulu S. Parman Prabumulih Sudirman Palembang Pusat Dagang 2 Sarolangon Jambi Telanaipura Bangko (eks Muara Bungo) Padang Indarung Padang Muara Payakumbuh Solok Lubuk Linggau Baturaja Sungailiat Tanjungpandan Bengkulu Ahmad Yani Bandar Jaya Pringsewu Bandarlampung Teuku Umar Kotabumi Lahat

Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang

Jl. Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng No. 96-98, Ranai Wisma Kawasan Industri Medan Jl. Pulau Batam No. 1 Jl. Cirebon No. 97 - 99 Jl. Perintis Kemerdekaan No. 5-5A Jl. Jend. Sudirman No. 452 Jl. Balaikota No. 12-14 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 109 Jl. Jend. Gatot Subroto No. 139 Jl. Merdeka No. 1 Jl. Jend. Sudirman No. 140 Jl. Jend. Sudirman No. 14 Jl. Imam Bonjol No. 16 D Jl. Kapten Muslim No. 10 A Jl. Jend. Ahmad Yani No. 85 Jl. Jend. Gatot Subroto No. 139 Kampus USU, Gelanggang Mahasiswa USU, Jl. Universitas No. 11 Jl. Veteran No.23, Kabanjahe Komplek Lancang Kuning Square, Jl Tuanku Tambusai No. 144 Jl. Pelabuhan II Kotak Pos 15 Jl. Lintas Sumatera No. 2, Sungai Rumbai Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 20 Jl. Salak Raya No. 297 B, Bengkulu Jl. Kol. Abunjani No. 54 Jl. Lintas Timur, Desa Dwi Tunggal Jaya, Banjar Agung Jl. Merdeka No. 225, Curup Jl. Raya Palembang - Betung Km.12-13,Sukajadi, Talang Kelapa Jalan Lintas Timur Km.35, Desa Sengeti, Muaro Jambi Jl. Dr. Sutomo, PO BOX 14 Pertamina UEP III, Jl. Kurnia Petro Muba Building, Jl. Merdeka Lk. I, Sekayu Jl. Jend. Ahmad Yani No. 8 Terminal Sako Kenten, Ruko K3 No.1, Sako Kenten Jl. Jend.Sudirman No.101, Pasaman Baru Jl. Pasar 16 Ilir No. 165-167 Jl. Jend. Sudirman No. 7 Jl. Laksamana Malahayati No. 30 Jl. Jend. Sudirman No. 39 A Jl. Kartini No. 79 Jl. Gereja No. 34 A Jl. Perintis Kemerdekaan No. 3 Jl. Dr. Sutomo, PO BOX 14 Jl. Kolonel Atmo No.118 Jl. Mayor Zen No. 9, Gedung YDPK Jl. T.P. Rustam Effendi No. 550 Jl. Letjend. S. Parman No. 183 Jl. Sudirman No. 117 Jl. T.P. Rustam Effendi No. 550 Jl. Lintas Sumatera Km. 1 Jl. Prof. Dr. Sri S.M. Sofwan, SH No. 27, Telanaipura Jl. Jend. Sudirman, Pematang Kandis Social Center PT Semen Padang Jl. Batang Arau No. 42 Jl. Jenderal Sudirman No. 14 Jl. K.H. Akhmad Dahlan Jl. Garuda No. 8-9 Jl. Serma zakaria No. 35-37 Jl. Sudirman No. 18 Jl. Merdeka No. 6 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 60 Jl. Proklamator No. 33 A, Bandar Jaya Jl. Ahmad Yani No. 9, Pringsewu Jl. Teuku Umar No. 7 Jl. Jenderal Sudirman No. 43 Jl. Mayor Ruslan Blok A No. 7-8

29183 20242 20212 20235 28115 20111 20111 20112 24315 28113 21117 20112 20124 28115 20112 20155 20303 28283 20411 27584 36113 38226 36129 34596 39117 30761 36381 36113 20368 30711 31711 30762 26366 30122 33128 34223 34111 35111 25118 26111 36113 30125 30118 30125 38223 31121 30125 37381 36122 37314 25237 25215 26211 27322 31616 32116 32111 33411 38115 34163 35373 35141 34516 31411

Natuna Medan Medan Medan Pekanbaru Medan Medan Medan Lhokseumawe Pekanbaru Pematangsiantar Medan Medan Pekanbaru Medan Medan Tanah Karo Pekanbaru Belawan Dharmasraya Jambi Bengkulu Jambi Tulang Bawang Rejang Lebong Banyuasin Jambi Jambi Plaju Musi Banyuasin Tanjung Enim Palembang Pasaman Barat Palembang Pangkalpinang Bandar Lampung Metro Tanjungkarang Padang Bukittinggi Jambi Palembang Palembang Palembang Bengkulu Prabumulih Palembang Sarolangun Jambi Bangko Padang Padang Payakumbuh Solok Lubuk Linggau Baturaja Sungailiat Tanjungpandan Bengkulu Lampung Tengah Tanggamus Bandar Lampung Kotabumi Lahat

SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA NA D KEPULAUAN RIAU SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU SUMATERA BARAT JAMBI BENGKULU JAMBI LAMPUNG BENGKULU SUMATERA SELATAN JAMBI JAMBI SUMATERA SELATAN SUMATERA SELATAN SUMATERA SELATAN SUMATERA SELATAN SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN BANGKA BELITUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG SUMATERA BARAT SUMATERA BARAT JAMBI SUMATERA SELATAN SUMATERA SELATAN SUMATERA SELATAN BENGKULU SUMATERA SELATAN SUMATERA SELATAN JAMBI JAMBI JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA BARAT SUMATERA BARAT SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN SUMATERA SELATAN BANGKA BELITUNG BANGKA BELITUNG BENGKULU LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG SUMATERA SELATAN

LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Batu Sari Rawa Belong-Jakbar Jl. Maulana Hasanuddin No. 2A Jl. Lintas Sumatera Km. 132 Jl. 7 Jl. Muara Karang Blok O / VIII Timur No. Sudirman No. 57 B Jl. 11 Blok A-3 Jl. K. Lintas Sumatra Km. Jl. 17 E Jl. Grogol. Jl. Parman No.C Jl. Telanaipura Jl. Tanjungpriok Ruko Agung Sedayu Blok N No.sentral Jakarta Rawa Belong Binus Tangerang Pasar Curug Tangerang Ciledug2 Tangerang Balaraja Jakarta Daan Mogot Jakarta Glodok Plaza Jakarta Muara Karang Dalam Jakarta Tomang Tangerang Ki Samaun Jakarta Taman Kedoya Baru Tangerang Cikupa Tangerang Alam Sutera MBDC Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota ALAMAT Jl. Ir. Dr. 33. Pematang Kandis Jl. Ahmad Yani No. A-8 Jl. Daan Mogot Ruko Glodok Plaza Blok H No. Mangga Dua Raya Jl. Jl. 117 Jl. Kav. 02 / RW 04 Curug Kulon Tangerang.118 Jl. Peta Selatan No. Juanda No. Kebon Jeruk Jl. Raya Curug RT. Jl. Sri S. 1 Pasar Sungai Lilin No. Mayor Ruslan Blok A No. Kalideres Jl. Samratulangi No. Jl. CBC & SBDC LOKASI Padang Sudirman Muara Bungo Sungai Lilin Bandar Lampung Antasari Bandar Lampung Telukbetung2 Bengkulu Ahmad Yani2 Bengkulu S. 77.H. Jendral Sudriman No. 60 Jl. 42. Jend. SH No. Pinangsia Raya Jl. Ruko Sentral Blok A.8 Ruko Sutera Niaga I No. 25 Jl. 1 Sako Kenten.Jelambar Baru Raya No. Sudirman. Jl. 9 B. 70 Jl. Prof. H. Pintu Kecil III No. 39 Ruko Krekot Bunder. Sudirman No. Kolonel Atmo No. 126-29 Jl. 27. Krekot Bunder Raya No. 97. 9. Sawah Besar Ruko Jelambar Baru. Veteran No. Cut Meutiah No. Teuku Umar No. Pademangan IV Gang 6 No. Raya Serang Km. 35-37 Jl. Jend. 20 Jl. Mayor Zen No. Latumetten No. 69-70 Jl. Bagindo Aziz Chan No. 33. MBDC. 63 Jl. 6B. 60 A Terminal Sako Kenten Ruko K3 No. Agave Kedoya Pertokoan Cikupa Blok B No. Raya Palembang-Jambi Jl. S. Supratman No. No. Prof. Jend. Jl. 149 B .M. Jend. 419 Jl. Ciledug Raya No. Ahmad Yani No. 7-8 Jl.8. Raden Intan No. Sutomo. Danau Sunter Utara Blk A Kav. Jl. 1 Pasar Sungai Lilin No. Laksamana Malahayati No. Tomang Raya No. Pangeran Antasari No. 44 Jl. Jl. Serma zakaria No. PO BOX 14 Jl.294 DAFTAR MBU. Dr. Jend. Letjend. Parman2 Bukittinggi Aur Kuning Jambi Telanaipura2 Padang Lapangan Imam Bonjol Palembang Atmo2 Palembang Pusri2 Palembang Sudirman Prabumilih Sudirman2 Bandar Lampung Cut Meutia2 Bandar Lampung Raden Intan Bandar Lampung Supratman Bangko2 Lahat2 Lubuk Linggau2 Toboali Solok2 Padang Belakang Olo Palembang Veteran2 Jambi Samrat 2 Muara Enim Sarolangun2 Sungai Lilin2 Jambi Gatot Subroto Palembang Sako Kenten2 Belitang Muara Bulian Way Halim Tangerang Daan Mogot Serang Pasar Lama Jakarta Juanda Jakarta Citra Garden Jakarta Pasar Pagi Lama Jakarta Pademangan Jakarta Krekot Bunder Jakarta Jelambar Baru Jakarta Tanjungpriok Kramat Jakarta Harco Mangga Dua Jakarta Moch Mansyur Jakarta Latumenten Jakarta Kebon Jeruk Perjuangan Tangerang Ahmad Yani2 Prima Sunter Jayakarta Komp. 183 Jl. Akhmad Dahlan Jl. Raya Palembang-Jambi Jl. Daan Mogot No. Pasar Pagi Jl. 9 Jl. Jenderal Sudirman No. 46 Jl. Palembang Jl. 1-2. Sofwan. 71. 36. . Raya By Pass No.Pangeran Jayakarta No. Jl. KH Muhammad Mansyur No. 12 Jl. Sudirman No. 32 Jl. DR.1 Sunter Jaya 14350 Komp. 32 Jl. 8-9 Balaraja Tangerang Jl. 54.45-46. Belakang Olo No. Perjuangan No.9 & A10. 6 A-B. Jl. 22 J Blok B Kav. Raya Serpong KODE POS 25001 37212 30755 35133 34223 38115 38223 26131 36122 31505 30125 30118 30134 31121 35214 35141 35111 37314 31411 31616 33783 27322 25116 30113 36113 31315 37381 30755 36138 30762 32116 36113 35141 15111 42112 10110 11840 11230 14410 10710 11460 14260 10730 10140 11330 11520 15111 14350 KOTAMADYA/ KABUPATEN Padang Muara Bungo Musi Banyuasin Bandar Lampung Bandar Lampung Bengkulu Bengkulu Bukittinggi Jambi Padang Palembang Palembang Palembang Prabumulih Bandar Lampung Bandar Lampung Bandar Lampung Bangko Lahat Lubuk Linggau Toboali Solok Padang Palembang Jambi Muara Enim Sarolangun Musi Banyuasin Jambi Palembang Baturaja Jambi Bandar Lampung Tangerang Serang Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Barat Tangerang Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Barat PROPINSI SUMATERA BARAT JAMBI SUMATERA SELATAN LAMPUNG LAMPUNG BENGKULU BENGKULU SUMATRA BARAT JAMBI SUMATRA BARAT SUMATERA SELATAN SUMATERA SELATAN SUMATERA SELATAN SUMATERA SELATAN LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG JAMBI SUMATRA BARAT SUMATRA BARAT JAMBI SUMATRA BARAT SUMATRA BARAT SUMATERA SELATAN JAMBI JAMBI JAMBI SUMATERA SELATAN JAMBI SUMATERA SELATAN JAMBI JAMBI LAMPUNG TANGERANG SERANG DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA KCP DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA TANGGERANG TANGGERANG TANGGERANG DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA BANTEN BANTEN 15154 11460 11180 14440 11430 15118 11520 15710 15325 Tangerang Tangerang Tangerang Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Barat Tangerang Jakarta Barat Tangerang Tangerang LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.4. Gatot Subroto No. Toboali Jl. Kramat Jaya No. Garuda No. 62. 214 Ruko Agave Blok B1/12A. Petamburan Jl. Ki Samaun No. Ciledug Jl. 14. W. Gedung YDPK Jl.R. Kebun Jeruk Raya No.3. Dr. Pasar Aur Kuning Jl. Raya Kresek No. 30 Jl. 8-9 Jl.

Kemanggisan Kompleks Intercon Megah Blok W. Jl. 1-4 Jl.Jl. 23. 77.15. Jembatan Dua No.DAFTAR MBU.3. 73-75 Jl. Jend.1-2. Jl. Juanda No. Griya Utama Blok A No.25.1. Kampung Gusti Blok M No. J4 . Raya Cakung. Jl. Rangkasbitung Taman Borobudur II Blok DD No. Anyer Ruko Griya Inti Sentosa. Raya Joglo Ruko Duta Harapan Indah Blok I No. Angkasa Blok B-15 Kav. Jend. H. 42 Wkawasan Pergudangan Mutiara Kosambi 2 Blok A No. 99 Jl. 43 Jl.H. Jl. Raya Anyer No. Muwardi II No.5C. 1. Kyai Tapa No. Lapangan Stasiun No. 7 A-B. Tawes No. Arteri Kedoya Jl. Budi Raya No. Kebon Jeruk Komplek Pertokoan Pasar Kota Rangkasbitung Blok B-1 No. Ir. 2 Pertokoan Bumi Permata Indah Blok R 1 No. 8 Jl. 1-2. Borobudur Raya. Perum II. Jl. Mansyur No. 5 A.11 Jl. Sunter Permai Raya No. Zainal Arifin Blok A1 Jl. 18 Komplek Ketapang Indah. Ciledug Raya No. 10 Jl. Ahmad Yani No. 46 Arkade Dusit Mangga Dua No. Aipda KS Tubun 92-94. 57 A-B. Boulevar Taman Palem Lestari Blok D1 No. Petamburan Jl. Merdeka No. 22 Kawasan Industri Modern Cikande. Jl. Fakhrudin No. MBDC. Jl. 56 A-B Ruko Mahkota Mas Blok C No. Karang Tengah. Tanah Abang 11520 11730 10720 14310 10510 15157 11480 11640 14460 11460 42166 14350 42186 15333 14450 11530 42311 15810 14450 11460 13210 17550 10250 Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Pusat Tangerang Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Barat Serang Jakarta Utara Serang Tangerang Jakarta Utara Jakarta Barat Serang Tangerang Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Timur Bekasi Jakarta Pusat DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA BANTEN BANTEN DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN BANTEN DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 750 Jl. Dr. Penjaringan Komplek Puri Botanical Blok H7 No. 5. Sunan Kalijaga. Jl.7-8. Hasyim Ashari No. Jl. Jl. Jl. Pangeran Jayakarta No. 73 Jl. Cikokol Jl.H. 19 Kantor Pusat PT MNA. K. Jl. Tanjungduren Raya No. Trade Mall and Shopping Arcade. Jl. Jl. Industri No. Jl. 125 Jl. CBC & SBDC 295 LOKASI MBDC ALAMAT KODE POS KOTAMADYA/ KABUPATEN PROPINSI Jakarta Tanjuk Priok Yos Sudarso Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Pasar Baru Jakarta Mangga Dua Jakarta Mitra Bahari Jakarta Jelambar Jakarta Gambir Jakarta Ketapang Indah Jakarta Jembatan Lima Jakarta Cakung Jakarta Pangeran Jayakarta Tangerang Ahmad Yani Jakarta Puri Indah Tangerang Ciledug Jakarta Grenvil Serang Jakarta Kali Deres Jakarta Tanjungduren Tangerang Cikokol Cilegon Merak Tangerang Merdeka Jakarta RS. Ciledug 14210 11110 10710 10730 14440 11460 10120 11140 11210 14410 10730 15111 11610 15154 11510 42111 11730 11470 15117 42431 15113 11410 14350 10150 11170 10720 14450 11440 14310 15211 14450 15157 Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Pusat Tangerang Jakarta Barat Tangerang Jakarta Barat Serang Jakarta Barat Jakarta Barat Tangerang Cilegon Tangerang Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Utara Tangerang Jakarta Utara Tangerang DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN BANTEN BANTEN DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA BANTEN Jakarta Kedoya Jakarta Taman Palem Lestari Jakarta Angkasa Jakarta Tanjungpriok Tawes Jakarta Ahmad Yani Tangerang Bumi Permata Indah Jakarta Kemanggisan Jakarta Pos Pengumben Jakarta Duta Harapan Indah Jakarta Grogol Muwardi Cilegon Pasar Anyar Griya Inti Sentosa Serang Cikande Tangerang Gading Serpong Jakarta Jembatan Dua Jakarta Kapuk Raya Rangkas bitung Perum Borobudur Karawaci Jakarta Taman Permata Indah Jakarta Puri Botanikal Jakarta PuloMas Bekasi Cikarang 1 Jakarta Fakhrudin Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Rukan Golden Green No. 15 A. 103. 2-3 Jl. Cilincing Jl.H. Mangga Besar Raya No. Ciledug Grenvil Real Estate Blok BG 31-36 Jl. Panjang No. Jl. Pasar Ikan Jl. K. Enggano No. Utama Raya Blok B No. Karawaci Jl. 1. Diponogero No. 2 Jl. Pelni Jakarta Sunter Permai Jakarta Roxy Mas Jakarta Mangga Besar Jakarta Gunung Sahari Jakarta Bandengan Jakarta Kyai Tapa Jakarta Tanjungpriok Enggano Tangerang Mutiara Kosambi Jakarta Pluit Selatan Tangerang Ciledug CBD Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jl. Kav. Raya Merak No. 7-8. Puri Indah Raya Ruko Blok I / 1 Jl. 1 Komplek Puri Deltamas Blok J 1-2. Bandengan Selatan No.H. K. Raya Pluit Selatan No. 21. Ahmad Yani No. . 38. Yos Sudarso No. Raya Joglo Komplek Artamas. Tanjungpriok Jl. HOS Cokroaminoto No. 53 Jl. Jend. Ruko Gading Serpong Blok AA4 No. Raden Saleh. Raya Cikande. 3 Plaza Sinar Merdeka Mas Blok A2 No.H. Kapuk Muara Jl. H. Jl. Arteri Mangga Dua Raya Komplek Pertokoan Mitra Bahari Blok E No. Penjaringan Jl.3 No. Thamrin.J5. Cengkareng Jl. 20. M.18. 23. Komplek Ruko Modern Cikande Blok B No. Ahmad Yani No. Jl. Samanhudi No. Jl. Ciledug Jl. Boulevard Ruko Jembatan Dua. 2 Ruko Roxy Blok E No. 222 Komplek PT KBN. Grogol. 93. 31-35 Ruko Central Business Dustrict (CBD). Pangeran Tubagus Angke No. Moch. Petamburan Jl. K. 9 Jl. Lippo Cikarang Jl.

III Blok AKS No. Dr.2. Jend. 22-23. I Gusti Ngurah Rai Komplek Ruko Mega Indah Blok A3. Lippo Cikarang Jl. 142 AB Ruko Segitiga Senen Blok E-21/22. Gajah Mada No. 16 Jl.1-2. Dr. Jl. 1 KODE POS 17141 10340 14240 17550 10210 14250 17141 10250 13320 10410 12970 13470 13310 12810 13220 13450 10450 17414 12940 10640 17112 12810 16969 17112 17132 10410 10410 10330 10310 10430 13340 13470 13220 13930 17411 10510 14240 10130 10410 10310 12180 12840 13430 13220 10440 17550 17121 17145 17115 17135 17423 17530 17550 17147 KOTAMADYA/ KABUPATEN Bekasi Jakarta Pusat Jakarta Utara Bekasi Jakarta Pusat Jakarta Utara Bekasi Jakarta Pusat Jakarta Timur Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Pusat Bekasi Jakarta Selatan Jakarta Pusat Bekasi Jakarta Selatan Bogor Bekasi Bekasi Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Bekasi Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Pusat Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi PROPINSI JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT Jl. Balai Pustaka Timur No. 6-7 Jl. 10. 3A & 5. . H. Suprapto Jl. SH No. Kebon Jati No.3.26. Tebet Barat IX No. 26 Jl. 3-5 Jl. Gedung Wika Komplek Ruko Blok B1 No. Kelapa Gading Bolevar Blok TB2 No. 2. 263. H. 94-96 Jl. 59 D Jl. 7. 43. D. Jl.S. Juanda Pertokoan Naga Swalayan Blok A 17. Raya Perjuangan Kav. 111 Jl. Jl. 27. 2.6.10. Pondok Bambu Jl. Kalimalang 13450 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pahlawan Revolusi No. Kav. Kebon Sirih No. 3A. Suprapto Jl. Ahmad Yani. Stasiun Senen No. Cikini Raya No.I. KH Noer Ali. Ir. 1. Cikarang Ruko Roxy Blok B No. Ahmad Yani. Kelapa Gading Komplek Pertokoan Duta Merlin. Tebet Komplek Perumahan Villa Nusa Indah II Blok U3 No. Bendungan Hilir Raya No. Supomo. 57 . Ki S. Tebet Jl. Pemuda No. M. Jl. Rawalumbu Komplek Ruko Grand Mal Bekasi Kaveling B No. Prapatan No. Raya Sudirman Jl.5. KH Abdullah Syafie No. 20-21.3-4 Ruko Juanda Elok No. Juanda No. Komplek Ruko No. Jl. Pusat Perdagangan Kalimalang Blok A VIII No. Jl. 16 Jl. Pondok Gede Cempaka Putih Permai Blok A No. Billy Moon. Stasiun Senen No.M. Kelapa Gading Ruko Roxy Blok E No. 4 B Ruko Sentra Cikarang Blok C No. Tebet Jl. 39. CBC & SBDC LOKASI Bekasi Sentra Niaga Kalimalang Jakarta Sabang Jakarta Kelapa Gading Barat Bekasi Cikarang 2 Jakarta Bendungan Hilir 1 Pulogadung Bekasi Ahmad Yani Jakarta Kebon Jati Jakarta Jatinegara Barat Jakarta Atrium Senen Jakarta Pasar Rumput Jakarta Pahlawan Revolusi Jakarta Pasar Jatinegara Timur Jakarta Saharjo Jakarta Rawamangun Pemuda Jakarta Kalimalang Pondok Kelapa Jakarta Kramat Raya Bekasi Plaza Pondok Gede 1 Jakarta Ambassador Jakarta Cempaka Mas Bekasi Juanda Jakarta Tebet Barat Villa Nusa Indah Bekasi Bulak Kapal 1 Bekasi Pondok Ungu Jakarta Stasiun Senen Jakarta Stasiun Senen Jakarta Cikini Jakarta Imam Bonjol Jakarta R.C. Jend. Kalimalang Ruko Kawu Jaya. Bolevar Barat Raya Blok LC-7 No. Satrio Kompleks Pertokoan Graha Cempaka Mas Blok A 24-25. Panjaitan Jakarta Klender Rawamangun Balai Pustaka Kawasan Industri Pulogadung Jakarta Jatiwaringin Jakarta Cempaka - Putih Permai Jakarta Kelapa Gading Jakarta Duta Merlin Jakarta Prapatan Jakarta Cik Ditiro Jakarta Tebet Supomo Jakarta Asem Baris Jakarta Pondok Bambu Jakarta Rawa- mangun Pegambiran Jakarta Salemba Raya Cikarang Ruko Sentra Bekasi Wisma Asri Bekasi Jakasampurna Bekasi Rawa Lumbu Bekasi Grand Mal Bekasi Komsen Jati Asih Cikarang Kota 1 Cikarang Jababeka Ruko Roxy Bekasi Taman Galaxi MBDC Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin ALAMAT Jl. Pulogadung Jl. Cikarang Utara Komplek Pertokoan Taman Galaxi. Jl. 82 Jl. Jl. Thamrin. Pegambiran No. Letjend. 61 Jl. Raya jati Asih No. Imam Bonjol No.17-18 Jl. Pulogadung Jl. Rawamangun Jl.296 DAFTAR MBU. Kasuari Raya. 30 Jl. Raya Jatiwaringin No. Sultan Agung No. 4. M No. 135 Jl. Jl. Raya Tarum Barat Blok M I No.H. Raya Pramuka No. Kramat Raya No. Mangunsarkoro No. Diponegoro No. Jl. 79 Blok A Jl. Rawamangun Jl. Panjaitan Kav. Prof. 14 Pertokoan Duta Permai Blok B 1 No. Kav. Pahlawan Revolusi No. 50 B. Raya Cikarang-Cibarusah Jl. Letjend. Dr. 73 Jl. Pondok Gede Mall Ambassador. MBDC. Jl.116-117 Jl. Galaxi Raya Blok G No. Raya Bekasi Km. 71 Jl. Jl. Kalimalang Jl. 56 Jl. 4. Sentra Niaga Kalimalang Blok A3 No. Saharjo No. Jl. Jakarta D. Jl. Sultan Agung Jl. Blok A/26-28. Prof. Jl. Jl. Kapten Sumantri No. Salemba Tengah No. Tarum Barat Km. 6-8. 49 Jl. Senen Raya No. 3. Mataraman Raya Komplek Gajah Unit F & G. Jatinegara Barat No. Pondok Bambu Jatinegara Trade Center Lt. 9. 45 E.18. Pulobuaran No.I. Jl. 155 Jl. 125 F/G. Jl. Raya Pondok Gede No. Ir. 21.

Raya Bogor. Jl. Kebayoran Baru Jl. Raya Pondok Gede No. Jl. Jl. Ciputat Raya Ruko Tita Jl. Raya Siliwangi No. Raya Cilandak KKO. Pamulang Tangerang Jl. Ahmad Yani No. 4 B Ruko Juanda Elok No.17 A Jl. Jl. Raya Pasar Minggu No.13 Blok R-G. Margonda Raya Ruko Bintaro Veteran Raya Permai Jl. Jend. 2 Jl. Cikarang Ruko Capitol Business Park Jl. 61 Komp. Sektor IV Bumi Serpong Damai Jl. Cinere Jl. Jl. Margonda Raya No. Cilandak Komplek Pertokoan Pamulang Permai Blok SH IX Kav. 25 Ruko Kalimas. Teuku Nyak Arief No. 50 B. 323 C. Tebet Timur Dalam Raya N0. 130 Pertokoan ITC Depok No. Gunung Rinjani No. Salemba Tengah No. 6 A1-2. Rawasari Selatan No. 25-26 Jl. 15.49. Burung Gereja Blok B2 HS 2 No. 29 Jl. Pahlawan Seribu.Jl. 15 A. CBC & SBDC 297 LOKASI MBDC ALAMAT KODE POS KOTAMADYA/ KABUPATEN PROPINSI Bekasi Harapan Indah Jakarta Rawasari Jakarta Tebet Timur Jakarta Duren Sawit Jakarta Permata Ujung Menteng Bekasi Taman Harapan Baru Bekasi Villa Galaxi Bekasi Kalimas Jakarta Salemba Raya Bekasi Bulak Kapal 2 Bekasi Plaza Pondok Gede 2 Jakarta Bendungan Hilir 2 Cikarang Kota 2 Cikarang Jababeka Capitol Cikarang Jababeka Jakarta Matraman Bekasi Cibitung Jakarta Wisma Baja Jakarta Ciputat Center Bogor Ciluar Cibadak Depok Kartini Tangerang Bumi Serpong Damai Depok Cinere Limo Jakarta Fatmawati Cenderawasih Jakarta Pamulang2 Kawasan Komersial Cilandak Bogor Tajur Depok ITC Jakarta Bintaro Veteran Cibubur Time Square Tangerang ITC BSD Jakarta Bintaro Burung Gereja Jakarta Pakubuwono Jakarta Simprug2 Jakarta Mampang2 Depok Tengah2 Sukabumi Ahmad Yani2 Cianjur Cokroaminoto Jakarta Kebayoran Lama2 Jakarta Mayestik2 Sukabumi Sudirman Jakarta Pondok Pinang Center Tangerang Pamulang Siliwangi Jakarta Ragunan2 Jakarta Pejaten Timur Jakarta Pancoran 2 Tangerang Bumi Serpong Damai Jakarta Cimanggis Jakarta Plaza Kramat Jati Indah Jakarta Cirendeu Jakarta Cibubur Depok Margonda 1 Cinere Depok I Depok Tengah Jakarta Mayestik Jakarta Pasar Minggu Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Ruko Sentra Niaga Blok SN 07. Harsono RM No. 25 AB Komplek Ruko Sukmajaya No.13 Blok R-G.3. Kapten Sumantri No. Cakung Ruko Taman Harapan Baru Blok A 1 No. Kyai Maja No. A-22 . Raya Bekasi Km. Tole Iskandar. 32-33 Jl. Jl. Matraman Raya No. 6 A1-2. Raya Jakarta Bogor Km. Pejaten 17131 10570 12820 13430 13910 17131 17148 17113 10440 17112 17414 10210 17530 17530 17550 13150 17520 12170 15412 16710 43351 16436 15311 16514 12420 15417 12560 16720 16431 12330 17433 15322 12330 12120 12220 12790 16411 43131 43214 12220 12120 43132 12310 #N/A 12550 #N/A 12780 15311 13710 13510 15419 13720 16432 16514 16432 16411 12120 12510 Bekasi Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Timur Bekasi Bekasi Bekasi Jakarta Pusat Bekasi Bekasi Jakarta Pusat Bekasi Bekasi Bekasi Jakarta Timur Bekasi Jakarta Selatan Tangerang Bogor Sukabumi Depok Tangerang Depok Jakarta Selatan Tangerang Jakarta Selatan Bogor Depok Jakarta Selatan Bekasi Tangerang Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Depok Sukabumi Cianjur Jakarta Selatan Jakarta Selatan Sukabumi Jakarta Selatan Tangerang Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Tangerang Jakarta Timur Jakarta Timur Tangerang Jakarta Timur Depok Depok Depok Depok Jakarta Selatan Jakarta Selatan JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA TANGERANG JAWA BARAT SUKABUMI JAWA BARAT BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA TANGERANG DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT TANGERANG DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA TANGERANG DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bintaro Jaya Jl.6. 19 Blok O. Ciluar Jl.17. 15A. Sektor IV Bumi Serpong Damai Jl. Pancoran Mas Jl. No. 44 Jl. 89 J. 9A. Niaga Raya Blok 2 C. Cirendeu Raya. Bekasi Fajar Jl. 4. 27. Pertokoan Prima Indah No. Suryakencana No. Jl.Medan Satria Jl. 10 Jl. Cenere Raya No. Kebayoran Baru Simprug Gallery Blok B. Chairil Anwar Blok C No. Depok II Tengah Jl. Mampang Prapatan No. Raya Tajur No. Juanda Jl. Ruko Commercial Blok A. Jl. Sudirman No. Jl. Boulevard Hijau. Ciputat Raya No. 172 Jl. Raya Simpang Pomad Ruko No. 11-14 Jl. Pejaten Jl. Jababeka. Gunung Rinjani No. Gatot Subroto Kav. Serpong Jl. Tole Iskandar. 18 B. Jatisampurna Ruko ITC BSD No. 11. Nusantara Raya No. Kolonel Sugiono No. 222 Jl. Kawasan Komersial Cilandak Gedung III Jl. HOS Cikroaminoto No. Duren sawit Ruko Permata Ujung Menteng. . Pulo Ribung Raya Blok AR No. 28 Jl. 39 A. Ir. Kebayoran Baru Jl. Jend. MBDC. Raya Kebayoran Lama No. 3A Jl.70. Warung Jati Barat No. 31 Kawasan Industri MM 2100. 37 G. Cibitung. Raya Alternatif Cibubur-Cileungsi No. Pertokoan Cibubur Indah Blok. 17 E Jl. 82 Jl. Depok II Tengah Jl. Sektor II.25. KP Departemen Pertanian Jl.23 Jl. Kartini Raya. Ruko Sukmajaya No. RC Veteran No. 3A. 10 Jl. Cenderawasih I No. Komplek Perumahan Harapan Indah Jl.DAFTAR MBU. Lapangan Tembak.11-12 Jl. Cibadak Pertokoan Kartini Blok A No. Kyai Maja No.Kec. 54 Pertokoan Ciputat Center. Pakubuwono VI No. Gedung D. Jl. Cinere Raya Kav. Raya Pasar Minggu No. Bendungan Hilir Raya No. H. Pertokoan Ramayana Blok A No. 75 Jl. 115 Jl. 15 Jl. Cikarang Kawasan Industri Cikarang. Pondok Gede Jl. 124 Pertokoan Pondok Pinang Center Blok A 36/38/40.

4. Tanjung Barat Jl. Kramatjati Jl. Raya Hankam No. Raya Cilandak KKO No. Letjend. Juanda No. Juanda No.Raya Parung Km. Ciledug Raya Mal Cileungsi Blok C No. 18 B-C. Bintaro Utama.31 No. Bintaro Jaya Sektor I Jl. Pondok Gede Jl. RC Veteran No. Cisalak Jl.3. Dewi Sartika Jl. Jend.1.17 A Jl. Cileungsi Jl. 17 Jl. Siliwangi No. Raya Bogor Km. 124 Kanpus. Gatot Subroto Kav. 8. 39.S. 20. Raya Pondok Gede No. R. Simatupang No. 61 Simpang Tiga Puspitek Serpong Jl.S. CBC & SBDC LOKASI MBDC ALAMAT KODE POS KOTAMADYA/ KABUPATEN PROPINSI Jakarta Melawai Jakarta Pamulang Jakarta Fatmawati Jakarta Bintaro Jaya Jakarta Palmerah Jakarta Kebayoran Lama Tangerang Ciputat Center Jakarta Simprug Jakarta Cimanggis 2 Jakarta Mampang Tangerang Serpong Jakarta Cilandak KKO Bekasi Ujung Aspal Depok Margonda 2 Depok Bukit Sawangan Citeureup Sukabumi Sudirman Jakarta Gedung Lemigas Cileungsi Jakarta Ragunan Jakarta Pasar Rebo Cicurug Cibinong Bogor Kapten Muslihat Bogor Suryakencana (Siliwangi) Cianjur Cipanas Bogor Juanda Sukabumi Ahmad Yani Jakarta Sudirman Jakarta Plaza Mandiri Cibubur Citra Grand TangerangPondok Cabe Mutiara Tangerang Villa Melati Mas Tangerang Graha Karnos Depok Pondok Cina Jakarta Pondok Labu Jakarta R. Jend. Raya Bogor Km. 10 - 11. 15. Gedung D. Kebayoran Baru Komplek Pertokoan Pamulang Permai Blok SH IX Kav. Wijaya Grand Center Blok B 1-3 Jl. Ciputat Raya No. 10 Jl. H. Serpong Graha Karnos. 57 Jl. 1 - B Jl. Harsono RM No. 17 Jl.298 DAFTAR MBU. Bona Indah Blok A2/B7. Jl. 12 Jl. Pacet Jl. Kapten Muslihat No. 15. Jl. Fatmawati No. 9. MBDC.T. Karang Tengah. 51 Jl. 20.B.8. 17 E Ruko Grand ITC Permata Hijau Blok Emerald G 28. Komp. Warung Buncit Raya No. Proklamasi Raya Blok A No. Raya Narogong. Raya Pajajaran No. Jl. Pondok Labu Jl. Simatupang. 6. Kebayoran Baru Jl. Jl. H. Jend. Bintaro Jaya Sektor VII Blok MN 29 Jl. 201. Raya Margonda No. T. Ir. 23 . Arteri Permata Hijau Ruko Sentra Menteng. Jl. Cicurug Jl.7-8.H. Pondok Gede Komplek Pertokoan Pondok Cabe Mutiara Blok B-3A. 310 Jl. Raya Jakarta Bogor Km. Thamrin Jakarta Pancoran Jakarta M.S.35. Ciputat Jl. 11-14 Jl. Pondok Cina Jl.11-11A Gedung Patrajasa. 28 Jl. 345 D. Jati Murni. Jl. Jl. Sultan Iskandar Muda No. Raya Pasar Minggu No. Manggala Wanabakti Jl. Sawangan Jl. Jend. 287 B. Radio Dalam Raya No. Alternatif Km. Patimura No. Letjend. Sudirman No. M. 123 C Ruko Bintaro Veteran Raya Permai Jl. 12-14. Jl. Raya Parung Ruko Villa Melati Mas Blok SR1 No. Jl. Wolter Monginsidi No. Mayor Oking No. Raya Cipanas Blok 11 No. Raya Kebayoran Lama No. Cibinong Jl. M. Haryono Kav. PPPTMGB Lemigas. Wijaya II.T. 36-38 Komplek Citra Grand Ruko 2 No.43. Jl. 39 Jl. Ir. Haryono Jakarta Gedung - Pusat Kehutanan Jakarta Lebak Bulus Jakarta Gedung Aneka Tambang Jakarta Radio Dalam Jakarta Gedung Patrajasa Depok Cisalak Jakarta Departemen PU Jakarta Panglima Polim Bogor Warung Jambu Jakarta Tendean Jakarta Bintaro Veteran Jakarta ITC Permata Hijau Tangerang Bintaro Sentra Menteng Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jl. Teuku Nyak Arief No. Wisma Ritra Jl. 2 Ruko Bukit Sawangan Indah Blok F2 No. Melawai Raya No. Pahlawan Seribu. . Ahmad Yani No. Letjend. 75 Simprug Gallery Blok B. 8 A 12160 15417 12430 12330 10270 12220 15412 12220 13710 12790 15310 12560 17431 16432 16518 16810 43132 12230 16820 12550 13760 43159 16916 16121 16123 43211 43553 16121 43131 16121 12190 17435 15418 15323 15412 16424 12430 13550 12780 12810 10270 12440 12530 12140 12950 16416 12110 12160 16153 12180 12330 12210 15225 12740 16417 12240 Jakarta Selatan Tangerang Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Selatan Tangerang Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Selatan Tangerang Jakarta Selatan Bekasi Depok Depok Bogor Sukabumi Jakarta Selatan Bogor Jakarta Selatan Jakarta Timur Sukabumi Bogor Bogor Bogor Cianjur Cianjur Bogor Sukabumi Bogor Jakarta Selatan Bekasi Tangerang Tangerang Tangerang Depok Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Depok Jakarta Selatan Jakarta Selatan Bogor Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Tangerang Jakarta Selatan Depok Jakarta Selatan DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA BARAT BANTEN BANTEN BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA BANTEN DKI JAKARTA JAWA BARAT DKI JAKARTA MBU Jakarta Warung Buncit Raya Jakarta Sudirman Depok Timur Jakarta Arteri Pondok Indah Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jl. KP Departemen Pertanian Plaza PP. Gatot Subroto Kav. 5 Jl. Palmerah Barat No. Suroso No. Jl. Suryakencana No. 44 Ruko Central Blok C No. Jl. Cilandak Jl.B. 8 . 222 Pertokoan Ciputat Center. Mampang Prapatan No. Lebak Bulus Jl. Fatmawati No. T. Gatot Subroto. Margonda Raya No. 32-34 Jl. Depok II Timur Jl. Citeureup Jl. R.

Sudirman No. Tuparev No. 51 Jl. H. Otto Iskandardinata No. Jenderal Ahmad Yani No. Mayor Dasuki No. Martadinata No. Banjar Jl. Junjunan No. BKR No. Soekarno Hatta No. Raya Terusan Kopo 228 A Jl. 99 Jl. Asia Afrika No. Sudirman No. 4 Jl. Letjend. D. 294 Jl. 176 Jl. Rancaekek Jl. 486 Jl. Soekarno Hatta No. 2 H Jl. 24 Jl. 26 Jl. 30 Jl. 612 Jl. CBC & SBDC 299 LOKASI MBDC ALAMAT KODE POS KOTAMADYA/ KABUPATEN PROPINSI Jakarta ITC Fatmawati Bogor Pajajaran Depok Jatijajar Bogor Yasmin Jakarta Nindya Karya Purwakarta Bandung Alun-alun Bandung Siliwangi - (Lapangan Raya) Bandung Braga Bandung Padjajaran Bandung Pasteur Bandung Otista Bandung Kiara Condong Cimahi Bandung Sukarno Hatta Bandung Buah Batu Bandung Bina Citra Sumedang Bandung Ujung Berung Bandung Ahmad Yani Bandung Martadinata Garut Bandung Kopo Bandung Jamika Bandung Soreang Bandung Pasar Baru Bandung MTC Tasikmalaya Otto Iskandardinata Purwakarta Karawang Jatinangor Universitas Pajajaran Sumedang Dawuan Cikampek Kuningan Bandung Majalengka2 Rumah Sakit Hasan Sadikin Garut Tasikmalaya Sutisna Ciamis Cirebon Yos Sudarso Cirebon Tegal Wangi Cirebon Siliwangi Majalengka Kadipaten Indramayu Rancaekek Subang Bandung Taman Kopo Indah 2 Padalarang Cirebon Plered Bandung BKR Tasikmalaya Mustofa Bandung Gatot Subroto Bandung Cimindi Karawang Tuparev Cirebon Jalan Kantor Pamanukan Bandung Sumbersari Bandung Burangrang Bandung Dago Banjar Jatibarang Bandung Mohamad Toha Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Ruko ITC Fatmawati No. 155 A Jl. 1 Komplek Pertokoan 24. 3-7 Jl. A. 17. Jend. 132 B Jl. Braga No. Jatinangor Jl. 33 C Jl.20 Q. Ahmad Yani No. 465 A Jl.I. Raya Dangdeur No.T. 48. Pasteur 38 Bandung Jl. .Z. 45. Jl. Ahmad Yani No. Jl. Siliwangi No. 125 Jl. Suwarto No. Kuningan Jl. 293 Jl. Sutisna Senjaya No. Kadipaten Jl. 139 Jl. M. 67 Jl. Kadipaten Jl. Ahmad Yani No. Raya Sumedang. RS Fatmawati Ruko Bantar Kemang No. Juanda No. 35. Pamanukan Jl. 124. Ion Martasasmita No. 295 A Jl. 21 Jl. 137. Plered Jl. H. Raya Cimindi No. Jl. Pasar Baru Metro Trade Center Blok F1. Mohamad Toha No. Raya Tole Iskandar No. Jend. Dawuan Pertokoan Siliwangi No. 58 Jl. 730. Gerbang Puri Tirta Kencana Jl. 457 Jl.DAFTAR MBU. Otto Iskandardinata No.E. 92. Letjend. Jamika No. H. Nasution No. Raya Soreang No. 24 Jl. Raya Padalarang No. Panjaitan No. Ahmad Yani No. Mayor Abdurachman No. 9 No. Dr. Pajajaran No. Jl. 124 A Jl. 35 D Jl. Siliwangi No. 99 Jl. Soekarno Hatta Jl. Otto Iskandardinata No. 11 Jl.103 Jl. Mayor Abdurachman No. Ahmad Yani No. 176 Jl. Burangrang No. Siliwangi. Ir. 189 12150 16143 16415 16161 13630 41115 40001 40132 40111 40174 40173 40251 40281 40525 40266 40264 40235 45323 40611 40282 40115 44115 40226 40231 40377 40111 40286 46113 41115 41314 45363 45323 41373 45511 45453 40161 44115 46113 46114 46211 45111 45154 45124 45453 45212 40394 41211 40226 40553 45154 40254 46125 40274 40175 41312 45112 41254 40222 40262 40115 43622 45273 40253 Jakarta Selatan Bogor Depok Bogor Jakarta Timur Purwakarta Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Cimahi Bandung Bandung Bandung Sumedang Bandung Bandung Bandung Garut Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Tasikmalaya Purwakarta Kerawang Sumedang Sumedang Cikampek Kuningan Majalengka Bandung Garut Tasikmalaya Tasikmalaya Ciamis Cirebon Cirebon Cirebon Majalengka Indramayu Sumedang Subang Bandung Padalarang Cirebon Bandung Tasikmalaya Bandung Bandung Karawang Cirebon Subang Bandung Bandung Bandung Ciamis Indramayu Bandung DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT Tasikmalaya Otto Iskandardinata Bandung LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. R. 124. Gatot Subroto No. 19 Jl. 44 Jl. 51.Jl. Kiara Condong No. Raya Cimahi No. Yos Sudarso No. 88 Jl. 39-40. Kantor No. Ahmad Yani No. Mustofa No. Raya Timur No. Haryono No.5 Komplek Taman Kopo Indah II Ruko IB No. 8 Jl. Jend. Jl. Soekarno Hatta No. By Pass Kampus Universitas Pajajaran Jl. 270. 268 Jl. MBDC. 4. Raya Pajajaran Jl. 162 Jl. 26 Jl. Jend. 115 Jl. KH Soleh Iskandar No. Raya Timur No. Raya Panembahan No. Buah Batu No. Otto Iskandardinata No. Raya Tegalwangi Km. 133 Jl. 3 Jl. Jatibarang Jl. 99.

Kutoarjo Jl. MBDC. Kaliurang. 69 B Jl. Sekip Blok L-6 Jl. Pahlawan No. Majapahit No. 42. Sudirman No. Sudirman No. YOGYAKARTA D. Parman No. Pahlawan No. 60 Jl. 5 Jl.1-2 Semarang Jl. Mgr. 164 Jl. By Pass Jl. Desa Jungjang. 5 Jl. YOGYAKARTA JAWA TENGAH D. Diponegoro No. Lembang Jl.I. 16 Jl. 671 E-F. Raya Sukowati No. 463 Jl. 21. 29 Sukoharjo Jl. 671 E-F. 9 40146 40532 40161 40288 40391 45188 45162 41314 41373 56126 55232 55281 55231 55121 55284 56254 55711 56414 57142 57111 57111 57412 53114 54411 53212 54212 53411 55121 57211 57316 53114 53312 56311 50241 50246 50232 50246 50137 50511 59301 50711 50191 52123 52131 52212 51119 51119 58215 58312 50511 51111 57157 55511 50711 53114 50184 52313 58312 0 51355 58111 58215 57162 Bandung Cimahi Bandung Bandung Bandung Kabupaten Cirebon Kabupaten Cirebon Kerawang Cikampek Magelang Yogyakarta Sleman Yogyakarta Yogyajarta Sleman Temanggung Bantul Muntilan Solo Solo Solo Klaten Purwokerto Kebumen Cilacap Kutoarjo Banjarnegara Yogyajarta Sragen Boyolali Purwokerto Purbalingga Wonosobo Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Kudus Salatiga Semarang Tegal Tegal Brebes Pekalongan Pekalongan Blora Cepu Semarang Pekalongan Solo Sleman Salatiga Purwokerto Semarang Pemalang Cepu Sukoharjo Weleri Purwodadi Blora Sukoharjo JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA TENGAH D. Yos Sudarso No. Jend. 329 Jl. Jend. Parakan Jl. Slamet Riyadi No. Alun-Alun Selatan No. Dawuan Jl. Hayam Wuruk No. Yos Sudarso No. Candi Raya Blok F1E No. 198 Jl. Parman No. 11 Plaza Dedy Jaya. Jl. Jend. Ciledug Jl. Raya Grand Hotel No. 5 Jl.I. Sukajadi No. 121. Sudirman No. Bojongsoang No. 18 Jl. YOGYAKARTA D. 3 Jl. Arief Rahman Hakim No. Brigjen. Sudirman No. Gatot Subroto No. 19 Jl. Slamet Riyadi No. 26. Jend. Jend. Brigjend. Ungaran Jl.5 Jl. Kepodang No.300 DAFTAR MBU. Sudirman No. Sugiyopranoto No. Jl. Ahmad Yani No.I. Sudirman No. Tonggalan Jl. Sudirman No.I. YOGYAKARTA JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH D. Merdeka Barat No. Sugiyopranoto No. R. S. Bantul Kompleks Ruko Muntilan Plaza Jl. Utama Tengah No. Slamet Riyadi No. 60 Jl. Diponegoro No. Katamso No. 34 Jl. Jend. Hayam Wuruk No. Jend. Pangeran Diponegoro No. Gatot Subroto No. Pemuda Jl. Ahmad Yani No. Jend. Jend. Arjawinangun Jl. 339 Jl. 16 Jl. Ahmad Yani No.I. 10 Jl. 32-34 Jl. Jl. Brigjend. Sumbing No. Jend. 109 Jl. 68. Pemuda No. Jenderal Sudirman No. YOGYAKARTA D. 14. 37 Jl. 4. Ungaran Jl. Suria Sumantri Ruko Taman Pondok Mas Indah No. Pulian Jl. 302-304 Jl. Jenderal Sudirman No. 4. Pemuda Selatan No. CBC & SBDC LOKASI MBDC ALAMAT KODE POS KOTAMADYA/ KABUPATEN PROPINSI Bandung Setrasari Plaza Baros Lewigajah Bandung Sukajadi Bandung Dayeuh Kolot Bandung Lembang Cirebon Ciledug Cirebon Arjawinangun Karawang Dawuan Cikampek Magelang Yogyakarta Sudirman Yogyakarta STIE YKPN Yogyakarta Diponegoro 1 Yogyakarta Katamso Yogyakarta UGM Parakan Bantul Muntilan Solo Purwotomo Solo Slamet Riyadi 1 Solo Slamet Riyadi 2 Klaten Purwokerto Gombong Cilacap Kutoarjo Banjarnegara Yogyakarta Katamso Sragen Boyolali Purwokerto 2 Purbalingga Wonosobo Semarang Pahlawan Semarang Sugiyopranoto 1 Semarang Candi Baru Semarang Sugiyopranoto 2 Semarang Kepodang Ungaran Kudus Salatiga Semarang Majapahit Tegal Arif Rahman Hakim Tegal Sudirman Brebes Pekalongan Hayam Wuruk 1 Pekalongan Hayam Wuruk 2 Blora2 Cepu2 Ungaran2 Pekalongan Imam Bonjol Solo Baru Sleman Salatiga2 Purwokerto 1 Semarang Kawasan - Industri Candi Pemalang Cepu Sukoharjo Weleri Purwodadi Blora Kartosuro Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang & Setrasari Plaza Blok A No. Jend. 36 A-B Jl. Sudirman No. Gombong Jl. Katamso No. 114. Ruko Sultan Agung Jl. Alun-Alun Selatan No. 463 Kawasan Industri Candi.Jl. Brigjend. Komplek Pertokoan Rejotumoto Jl. S. 5 Jl. Kates.I. Sudirman No. 241. 100 Jl. 26 Kampus STIE YKPN. Raya Magelang Km. Jl. 387 Jl. Seturan Jl. 184 Jl. 45. 36 A-B Jl. 31 Jl. 55 K.I. Pangeran Diponegoro No. 41 Kompleks Ruko Majapahit. Brigjen. 107 Jl. Ki Hajar Dewantoro No. Imam Bonjol No. YOGYAKARTA D. Ahmad Yani No. 97 A-B Jl. Jl. YOGYAKARTA JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH JAWA TENGAH LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 69 B Plaza Atrium Blokc C-D. 36 Jl. Suprapto No. 463 Jl. Jend. Baros Jl. Mgr. . Gajah Mada No.79 Jl. 59 Jl. Pemuda No. 28.

Condong Catur 55283 Sleman D. Raya Banjaran No. 406 Ruko Cempaka Mas Blok A 1-2. Haryono No. No. Gang Pinggir No. Sudirman No. Kaliurang Km.I. YOGYAKARTA Jl. 25 55121 Yogyakarta D. 132 57611 Wonogiri JAWA TENGAH Jl. 79. Pandanaran No.I. Mojopahit No. Candi Raya Blok F1E No. YOGYAKARTA Jl. 7 Jl. Baleharjo. Jenderal Sudirman No. Raya Palur No. Wates 55611 Kulon Progo D. G 62 E & F 50263 Semarang JAWA TENGAH Jl. MBDC.5 Jl. Mayjend. Jl. YOGYAKARTA Jl.6.1-2 50184 Semarang JAWA TENGAH Jl.122. Komplek Pertokoan Rejotumoto 56126 Magelang JAWA TENGAH Jl. Pemuda No. 28. . 47 B Jl.168-170 Jl. 45 60293 61219 61272 61262 60284 60271 60281 61321 61481 60160 62111 60162 60176 Surabaya Sidoarjo Sidoarjo Sidoarjo Surabaya Surabaya Surabaya Mojokerto Jombang Surabaya Bojonegoro Surabaya Surabaya JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR 60293 Surabaya JAWA TIMUR 60256 Surabaya JAWA TIMUR Jl. Ahmad Yani No. 73 50139 Semarang JAWA TENGAH Kawasan Industri Candi. Jend. Kembang Jepun No. 126 54311 Kebumen JAWA TENGAH Jl. Diponegoro No. Jend. Rungkut Industri Raya No. Baron No. YOGYAKARTA Jl. 32. Adiwerna 52194 Tegal JAWA TENGAH Jl. Krian Jl. M.H.I. Jenderal Sudirman No. 10. Jl. CBC & SBDC 301 LOKASI MBDC ALAMAT KODE POS KOTAMADYA/ KABUPATEN PROPINSI Palur Semarang Kawasan Industri Candi Semarang Pemuda Kudus 2 Kroya Semarang Pandanaran Semarang MT Haryono Semarang Gang Pinggir Magelang 2 Yogyakarta Kaliurang Wonogiri Semarang Srondol Yogyakarta Gejayan Yogyakarta Ahmad Dahlan Tegal Banjaran Adiwerna Pati Wates Wonosari Kebumen Bumi Ayu/Demak/Rembang Ambarawa Delanggu Karanganyar Surabaya Darmo Park Surabaya Rungkut Megah Raya Surabaya Rungkut SIER Sidoarjo Sidoarjo Candi (eks Porong) Sidoarjo Krian Surabaya Bratang Binangun Surabaya Pemuda Surabaya Gubeng Mojokerto Jombang Surabaya Stasiun Kota Bojonegoro Surabaya Kembang Jepun Surabaya Indrapura Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang & Yogyakarta Semarang Yogyakarta Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Komplek Pertokoan Darmo Park I Blok V No. 13 A 50137 Semarang JAWA TENGAH Jl. Ahmad Yani No. 26. Kusnandar Komplek Ruko Pasar Puri Blok 6-7 59112 Pati JAWA TENGAH Jl. Sleman 55281 Sleman D. Kol. 164 59301 Kudus JAWA TENGAH Jl. Raya Kali Rungkut No.A 5 C.I. Stasiun Kota No. 87. Pemuda No. Pahlawan No.I. Rembang 59217 Rembang JAWA TENGAH Jl.1 dan 2 Jl. Ngagek Jaya Selatan. Dongkolan 57471 Delanggu JAWA TENGAH Jl.DAFTAR MBU. YOGYAKARTA Jl. Ahmad Dahlan No. 104 50134 Semarang JAWA TENGAH Jl. Setiabudi No. Kalimantan No. 42 Jl. 47. Indrapura No. 3 Jl. Sungkono Komplek Pertokoan Rungkut Megah Raya Blok E/5-6. Raya Krian No.10 Jl. Raya Delanggu No. 34. Depok. Soekarno-Hatta No. 419 50136 Semarang JAWA TENGAH Jl. Jl. Jaten 57771 Karanganyar JAWA TENGAH LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 27-31 Jl. Condongcatur. K. Ambarawa 50162 Semarang JAWA TENGAH Jl.T. Kolonel Sugiyono. Gejayan No. Teuku Umar No.60 C-D Kav. 10 A 53282 Kroya JAWA TENGAH Jl. 386 57712 Karanganyar JAWA TENGAH Jl. 10 Jl. Sudirman No.5 No. Wonosari 55811 Gunung Kidul D. Raya Candi No.5-6. Plaza Manyar Megah Indah Blok J 5-6 Jl. Lawu No.Jl.

5-6. Sukomulyo No. 20 Karot. 2-4 Jl. Pangeran Diponegoro No. Waeces No. Dr. 120 Jl. Pahlawan No. Ruko Permata Blok B-1 Jl. Manyar Jl. Raya Bukit Darmo Boulevard No. Ahmad Yani No. Komplek Pertokoan No. Jl. Raya Mulyosari No. Muhammad 36. 30 Jl. Pondok Chandra Indah Jl. Pucang Anom Timur No.R. 105 A Jl. 55 Perumahan Citra Raya Gwalk Blok W-1 No. Basuki Rahmat No. Perak Timur No. Veteran No.512 Blok H3-H4 Pusat Perbelanjaan Pasar Atum Mall Lantai 2.302 DAFTAR MBU. 35 C. Wiyung Jl. Merdeka Barat No. Cakranegara Jl. Raya Trunojoyo No. Jemursari No. Mojopahit No. Pejanggik No. 50 Jl. Pahlawan Jl. Jl. 3-9 Jl. Moa Toda No. 23. PB Sudirman No. Lamongrejo No. Raya Diponegoro No.30-32 Jl. Hayam Wuruk No. Kapas Krampung No. Danau Toba E. 159 Jl. Rungkut Industri Raya No. 93-95 Jl. 2 AB Jl. 12 Ruko Kenjeran Indah. A.8 Jl. 84 Komplek Ruko Darmo Indah Timur.8 G Ruko Kenjeran Indah. 360 D-E Darmo Trade Center Lt. R. 129-137 Jl.10-11 Jl. 6-8 Jl. Jl. 06 Jl. 41 Jl. Diponegoro No. 25 Sawojajar - Malang. Jl. Jend. Jend. BA 25-29. 120 Jl. Wonokromo Raya Jl. Perak Timur No. Stand No. Pahlawan No. 10. Bebekan No. Gentengkali No. Stasiun Kota Jl. Lamongrejo No. 120 Jl. CBC & SBDC LOKASI MBDC ALAMAT KODE POS KOTAMADYA/ KABUPATEN PROPINSI Surabaya Tanjungperak Tuban Gresik Lamongan Pamekasan Surabaya Mulyosari Surabaya Darmo Trade Center Surabaya Niaga Surabaya Jembatan Merah Gresik Kota Baru Mojosari *) Surabaya Basuki Rahmat Sumenep *) Surabaya Citra Raya Gwalk Surabaya Indragiri Surabaya Pucang Anom Surabaya Jemursari Atambua Surabaya Kapas Krampung Surabaya Kedungdoro Surabaya Darmo Indah Surabaya Gentengkali Surabaya Menanggal Surabaya Pasar Turi Surabaya Kusuma Bangsa Surabaya PDAM Surabaya Pondok Chandra Surabaya Pahlawan Sidoarjo Sepanjang Sidoarjo Gateway Surabaya Kupang Jaya Surabaya Tunjungan Plaza Surabaya Darmo Permai Surabaya Pakuwon Surabaya Kenjeran Surabaya Darmo Park Sidoarjo Pahlawan Mataram Cakranegara2 Ruteng Jember Ahmad Yani Surabaya Pelabuhan - Tanjungperak Surabaya Pasar Atum Surabaya Undaan Sumbawa Blitar 2 Maumere Surabaya Kenjeran Surabaya Rungkut SIER Malang Sawojajar Mojokerto 2 Lamongan Praya Selong Surabaya Diponegoro Surabaya Wiyung Surabaya Klampis Surabaya Darmo Raya Malang Merdeka Madiun Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Malang Malang Jl. Jl.A-35. Jembatan Merah No. Waru Jl. 1 Kios A1-2. 106 Jl. 1 Jl. 10 Jl. 75 Jl. Klampis Jaya No. Raya Menganti No. Merdeka No. 20-22. 2 AB Komplek Pertokoan Darmo Park I Blok V No. Yani Komplek Mandiri Menanggal C1-C2 Kompleks Pertokoan Dupak Megah Blok B-6. Kedungdoro No. Jl. 10 Jl. 406 Jl. Mayjend. Jl. Kusuma Bangsa No. Basuki Rachmat No. Indragiri No. C 3-4 Jl. Prof. 42-44 Jl. 12 Jl. . 25-27 Jl. Sungkono Ruko Pondok Mutiara Indah Blok N-02. Babatan Pantai No.A. Raya Darmo No. Babatan Pantai No.67 Kav. Jl. 43 Jl. Sepanjang Ruko Gateway Blok C-7. Jl. Jl. Jl. Dupak No. 207. Palem TC 1 / 12. Sudirman. 210 Jl. Mojosari Jl. H. Basuki Rahmat No. 69-70 Jl. 398 Jl. 155 Komplek Ruko Taman Pondok Indah Kav. 2 Jl. Kupang Jaya A I No. Kartini No.151 Jl. Moestopo No. Darmo Indah Timur Blok SS No. Kapasan No.6 No. 29 60164 62317 61122 62213 69315 60113 60241 60175 60175 61151 61382 60271 69417 60216 60241 60282 60231 60141 60133 60251 60187 60275 60243 60174 60136 60131 61256 60174 61257 61256 60189 60261 60226 60226 60113 60256 61213 83231 86511 68137 60165 60161 60274 84343 66112 86151 60113 60293 14418 61321 62213 0 0 60241 60222 60117 60625 65119 63116 Surabaya Tuban Gresik Lamongrejo Pamekasan Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Gresik Mojokerto Surabaya Sumenep Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Sidoarjo Sidoarjo Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Sidoarjo Mataram Manggarai Ruteng Jember Surabaya Surabaya Surabaya Sumbawa Besar Blitar Sikka Surabaya Surabaya Malang Mojokerto Lamongrejo Praya Selong Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Malang Madiun JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR MATARAM MATARAM JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR Lombok Tengah Lombok Timur JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Undaan Kulon No. 81 Jl. MBDC.

Jend. Jaksa Agung Suprapto 65 Jl. Gajah Mada No. 50 C-D Jl. Dewi Sartika No. Kesuma Bangsa No. Sangatta Jl. Ambulu Jl. I Gusti Ngurah Rai No. Semeru Selatan No. PB Sudirman No. Nusa Dua Jl. 131 Jl. By Pass I Gusti Ngurah Rai. Ahmad Yani No. 16 Jl. CBC & SBDC 303 LOKASI MBDC ALAMAT KODE POS KOTAMADYA/ KABUPATEN PROPINSI Jember Alun alun Probolinggo Situbondo Banyuwangi Pasuruan Kediri Malang Suprapto Batu Tulungagung Blitar Pare Genteng Lumajang Banyuwangi Rogojampi Ponorogo Jember Ambulu Bondowoso Pandaan Jember Wijaya Kusuma Lawang Malang Kenjeran Kediri Joyoboyo Malang Wahid Hasyim Malang Dampit MBU Kepanjen Nganjuk*) Tanggul *) Malang Griya Shanta Bangil *) Probolinggo Kraksaan Malang Ahmad Yani Malang MT Haryono Madiun2 Denpasar Gajah Mada Kuta Raya Denpasar Udayana Mataram AA Gde Ngurah Singaraja Tabanan Gianyar Ngurah Rai Nusa Dua Denpasar Gatot Subroto Mataram Cakranegara Kupang Urip Sumoharjo Atambua Mataram AA Gde Ngurah Kupang M. 17 Jl. Tanggul Ruko Griya Shanta Blok MP-53. 5. Ahmad Yani No. 12-14. Suroyo No. Jenderal Ahmad Yani Km. 32 Komplek Ruko Balikpapan Baru Blok D 6 No. Cakranegara Jl. Martadinata No. 3 Jl. Surabaya - Malang Jl. Joyoboyo No. Letjend. Manggar No. Muhammad Hatta No. 30 Jl. 48 A-B Jl. 21. Jl. Pramuka No. Jl. 9 Jl. Dampit. 48 A-B Jl. Gatot Subroto No. Yani 2 Singkawang Pangkalan Bun Sangatta Muara Teweh Samarinda Kesuma Bangsa Kuala Kapuas Balikpapan Baru Balikpapan Sudirman Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Jl. 102 Jl. Singaraja Jl. 4 Jl. 102 Jl. 2 . Raya Rogojampi No. Jend.DAFTAR MBU. 60. 9. Pahlawan No. 17 B-C. Batu Jl. Gajah Mada No. 23. Wahid Hasyim No. Raya Kuta No. Jend. Diponegoro No. Jend. 20-22. Dr. Sudirman No. Muara Teweh Jl. 54 A Jl. Panglima Sudirman No. Yani Banjar Baru Samarinda Sudirman Balikpapan Suprapto Pontianak Ngurah Rai Banjarmasin A. 99 X. . 55 Jl. 119.2-3. 31 D Jl. Humaera B Jl. 34 A Jl. 207 jl.H. Kediri Komplek Pertokoan Pasar Gianyar Blok I No. MBDC. Ahmad Yani No. 1 Jl. MT Haryono No. 3. Jend. Jend. 4 - 5 Jl. Ahmad Yani No. R. Panglima Sudirman No. 11 Jl. Pare Jl. 1 Ruko Istana Lawang Blok A5. Suprapto No. Gatot Subroto No. Pangakalan Bun Jl. Jl. Achmad Yani No. Udan Said No. 20 Jl. 253. Panglima Sudirman No. 23 Jl. 76 Jl. Wijaya Kusuma No. Diponegoro F 10-11. 39. 5-7 Jl. Kuta Jl. Lawang Jl. 45. 11 Jl. 3 Jl. 7 Jl.2-4. Urip Sumoharjo No. Jend. Ahmad Yani No. Merdeka No.34 No. K. Soetomo. Sudirman No. Kraksaan Jl. Sudirman No. Raya Ahmad Yani No. 33 Jl. Jl.Jl. Merdeka No. 456. 80 Jl. Kepanjen Jl. 24. Jl. Sudirman No. Bangil Jl. AA Gde Ngurah No. Pejanggik No. Soekarno - Hatta Jl. Panglima Besar Sudirman No. Wahidin Sudiro Husodo No. Yos Sudarso II No. Hatta Banjarmasin Pangeran Samudra Banjarmasin A. Lambung Mangkurat No. Dr. Rogojampi Jl.2 Komplek Ruko Balikpapan Permai. 29 Jl. AA Gde Ngurah No.E. Bondowoso Kompleks Pandaan Delta Permai A 18-19. Jend. 2 Jl. Jend. Genteng Jl. Achmad Yani No. I Gusti Ngurah Rai Pertokoan Niaga Nusa Dua No. Ahmad Yani No. Urip Sumoharjo No. 9 A Jl. Kabupaten Malang Jl. Udayana No. Ahmad Yani No. 642 68118 67211 68311 68411 67115 64123 65112 65315 66219 66112 64212 68465 67311 68462 63411 68172 68211 67156 68118 65213 65127 64125 65119 65181 65163 64418 68155 65142 65141 67282 65125 65141 63116 80112 80361 80112 83231 81116 82171 80511 80362 80111 83231 85229 85711 83231 85112 70111 70233 70713 75111 76131 78117 70233 79122 74113 75611 73811 75121 73513 76114 76114 Jember Probolinggo Situbondo Banyuwangi Pasuruan Kediri Malang Malang Tulungagung Blitar Kediri Banyuwangi Lumajang Banyuwangi Ponorogo Jember Bondowoso Pandaan Jember Malang Malang Kediri Malang Malang Malang Nganjuk Jember Malang Pasuruan Probolinggo Malang Malang Madiun Denpasar Badung Denpasar Mataram Buleleng Tabanan Gianyar Badung Denpasar Mataram Kupang Atambua Mataram Kupang Banjarmasin Banjarmasin Banjarbaru Samarinda Balikpapan Pontianak Banjarmasin Singkawang Pangkalan Bun Kutai Timur Barito Utara Samarinda Kuala Kapuas Balikpapan Balikpapan JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR JAWA TIMUR BALI BALI BALI NUSA TENGGARA BARAT BALI BALI BALI BALI BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR NUSA TENGGARA TIMUR NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TIMUR LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 43. 4 - 5 Jl.

3. Jenderal Ahmad Yani Km. 3 - 3 A Jl. Raya Btulicin. K. CBC & SBDC LOKASI MBDC ALAMAT KODE POS KOTAMADYA/ KABUPATEN PROPINSI Sambas Ketapang Pontianak Achmad Yani Pontianak Tanjungpura Pelaihari Sanggau Sintang Batulicin Tanjung Tanah Grogot Pontianak Sidas Balikpapan Muara Rapak Bontang Lhoktuan Sanggau Balikpapan Batakan Pontianak Diponegoro Tarakan Simpang Tiga Samarinda A. 88 Jl. Haryono No. 22 Tanah Grogot Jl. Lambung Mangkurat No. Andi Isa No. Kabupaten Kota Baru Jl. Jl. HOS Cokroaminoto No. Yos Sudarso No. Trans Sulawesi No. M. Udan Said No. Yos Sudarso No. 1 Jl. Diponegoro No. F 89 Kompleks Graha Satelit Blok 12 A. Angkasa No. Jl. Lhoktuan. 110 Jl. Gusti Hamzah No.H. Kabupaten Kota Baru Jl. Cenderawasih No. 132. 2 Ruko Taman Citra Blok A3 No. Ahmad Yani No. H. Jl. PT Badak Wisma KIE PT Pupuk Kaltim. 3 Jl. Yani No. 5-6 Jl. Pahlawan No. 116 F Jl. Supratman No. 61 Jl. Andi Pangeran Pettarani No. Mas Tirto Haryono Jl. Ahmad Yani No. Ahmad Yani No. 10 Jl. Ahmad Yani No. 43 Jl. 35 Jl. 17. 1. M. Abdullah Silondae 45. 17 Jl. Pangeran Antasari No. Thamrin No. Jend.34 No. 185 Jl. 18 D 79462 78812 78122 78117 70811 78153 78614 72171 71513 76211 78111 76125 75324 75313 78153 76115 78123 71112 75117 74113 75512 77312 77182 72171 70713 73111 #N/A 74322 75111 76131 70111 71112 74322 73111 71311 90231 92111 90133 90174 95122 95514 94223 97123 96112 93111 99112 97721 91352 98311 91114 95711 92713 91921 91211 94112 94371 94514 90913 92512 94711 90174 90155 90232 Sambas Ketapang Pontianak Pontianak Tanah Laut Sanggau Sintang Kota Baru Tanjung Tanah Grogot Pontianak Balikpapan Bontang Bontang Utara Sanggau Balikpapan Pontianak Tarakan Samarinda Pangkalan Bun Kutai Kartanegara Tanjung Redeb Nunukan Kota Baru Banjarbaru Palangkaraya Kalimantan Tengah Sampit Samarinda Balikpapan Banjarmasin Tarakan Sampit Palangkaraya Barabai Makassar Gowa Makassar Makassar Manado Bitung Palu Ambon Gorontalo Kendari Jayapura Ternate Polewali Mandar Manokwari Pare Pare Kotamobagu Watampone Palopo Pinrang Palu Parigi Toli Toli Sengkang Bulukumba Luwuk Makassar Makassar Makassar KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN SELATAN Kalimantan Timur KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TIMUR KC KCP KCP KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TENGAH MATARAM KCP KCP KCP KCP KALIMANTAN TENGAH Kalimantan Tengah KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN SULAWESI SELATAN SULAWESI SELATAN SULAWESI SELATAN SULAWESI SELATAN SULAWESI UTARA SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH MALUKU GORONTALO SULAWESI TENGGARA PAPUA MALUKU UTARA SULAWESI SELATAN IRIAN JAYA BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI UTARA SULAWESI SELATAN SULAWESI SELATAN SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGAH SULAWESI SELATAN SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI SULAWESI SULAWESI LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Ahmad Yani No. Jl. Tien Suharto Rt. A. 81 Jl. Letjend. 1 Jl. Durian No. Mulawarman No.2-3. Ahmad Yani No. PHM Noor Panakkukang Mas. Achmad Yani No. Gajah Mada No.R. 70 Jl. 51 Jl.Reklamasi Pantai Apo Jl.304 DAFTAR MBU. 123 Jl. Sultan Hasanuddin Jl. Mondonga Komplek Ruko Pasifik Permai Blok D No. M. 70 Pusat Perbelanjaan Murakata Blok D 1 Lt. Jenderal Sudirman No. Sam Ratulangi No. Airport Road.5. Jenderal Sudirman No. Jend. 747 Jl. Ahmad Yani No. 81 A Jl.H. Nunukan Jl. Sidas No. Dotulolong Lasut No. Letjen. 25 Jl. Yos Sudarso No. . Bolevar No. W. Andalas No. 5-6 Jl. Sultan Hasanuddin No.15. Haryono No.51 Jl. Soekarno Hatta Jl. Suprapto No. 29 Jl. 81 A Jl. 31 D Jl.2. 117 Jl. Akhmad Muksin No. 4 Jl. Pelaihari Jl. 123 Jl. Hasan Basri Blok A No. 24 - 26 Jl. Xaverius Dotulong No. 25 Jl. R. Bau Mahmud No. Jend. Komp. Suprapto No.T. Pantai Mardika Jl. Jl. 28 Jl. MBDC. Imam Bonjol No. 36 Jl. 79 Jl. Sulawesi No. 132 Jl. Pangakalan Bun Jl. 5 (depan persimapangan tugu) Butok Jl. Sudirman No. Wonomulyo Jl. 15 Jl. Jl. 1-2 Jl. 1 Jl. Jend. Raya Btulicin. Tanjungpura No. Yani Pangkalan Bun Tenggarong Tanjung Redep Nunukan Batulicin Banjarbaru Palangkaraya Buntok (Barito Selatan) Sampit2 Samarinda Sudirman 2 Balikpapan Suprapto 2 Banjarmasin Pangeran Samudera 2 Tarakan Simpang Tiga Sampit Palangkaraya Barabai Makassar Panakukkang Sungguminasa Makassar Cendrawasih Makassar Sulawesi Manado Datu Lolong Lasut Bitung 1 Palu Imam Bonjol 1 Ambon Pantai Mardika 1 Gorontalo Kendari Masjid Agung 1 Jayapura Sentra Bisnis Ternate Polewali Mandar 1 Manokwari Pare Pare Kotamobagu Watampone Palopo Pinrang Palu Hasanuddin Parigi Toli Toli Sengkang Bulukumba Luwuk Makassar Cokroaminoto Makassar Andalas Makassar Pettarani Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Jl. 90 Jl. 5 Jl. 9 Jl.T. Jend. Nukila No. 1 Jl. 122 Jl. Pakuaji Kav. Andi Djemma No.

4-6 Kompleks Wanea Plaza Blik I No. Jl. . Ahmad Yani No. 29. Jl. 91 Jl. Wolter Monginsidi. Trans Sulawesi. Andi Mappanyukki No. Limboto Jl. Sutomo No. 1 Kompleks Megamas Blok 1A No. Batara Guru No.23. Pepera No. Rantepao Jl. Jenderal Sudirman No. Basuki Rahmat No. Kotak pos 114 Jl. 1 Jl. Pantai Mardika Komplek Bahu mall S/ 12. SK. Hasanuddin No. Raya Abepura. 1 Jl. 35. Amurang Jl. Belibis Komplek RS Bethesda Jl. 19 Jl. Soekowati No. Jl. MBDC. 88 Jl.8. Raya Pattimura No. Jl. Pepera No. 2 Jl. Jend. Abepura Jl. Pohowato Jl. 13. Sudirman No. Wonomulyo Komplek Bukit Khatulistiwa Blok B/9. Buyungon. Kab. Ahmad Yani No. Raya Kemiri No. Toar No. Sudirman No. Sentani Jl. 2 Jl. Izak Telussa No. CBC & SBDC 305 LOKASI MBDC ALAMAT KODE POS KOTAMADYA/ KABUPATEN PROPINSI Semen Tonasa Manado Toar Manado Sam Ratulangi Manado Sudirman Tahuna Sorong Ahmad Yani Biak Makassar Veteran Soroako Bitung 2 Palu Imam Bonjol 2 Palu Sam Ratulangi Ambon Pantai Mardika 2 Manado bahu Kendari Masjid Agung 2 Kendari Soekarno Jayapura Sentani Ternate Mononutu Nabire 2 Tana Toraja Ambon Pattimura Sorong Basuki Rahmat Merauke Nabire 1 Timika Tomohon Limboto Marisa Donggala Jayapura Abepura Kolaka Manado Boulevard Fak Fak Poso Mamuju Bau-Bau Amurang Tobelo Polewali Mandar 2 Makassar Daya Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Komplek PT Semen Tonasa I. Jend. Mondonga Jl. Jend.13 90662 95112 95117 95122 95813 98414 98112 90145 91984 95514 94223 94111 97123 95115 93111 93127 99352 97712 98801 91831 90172 98401 99613 98801 99910 95362 96211 96266 94351 99351 93560 95111 98601 94616 91511 93127 95354 97762 91352 90241 Tonasa Manado Manado Manado Tahuna Sorong Biak Makassar Luwu Timur Bitung Palu Palu Ambon Manado Kendari Kendari Jayapura Ternate Nabire Tana Toraja Ambon Sorong Merauke Nabire Timika-Mimika Tomohon Gorontalo Pohuwato Donggala Jayapura Kolaka Manado Fak-fak Poso Mamuju Bau Bau Minahasa Selatan Halmahera Utara Polewali Mandar Makassar KCP SULAWESI UTARA SULAWESI UTARA SULAWESI UTARA SULAWESI UTARA IRIAN JAYA BARAT KC SULAWESI SELATAN KC SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGAH MALUKU SULAWESI UTARA SULAWESI TENGGARA SULAWESI TENGGARA IRIAN JAYA MALUKU UTARA PAPUA SULAWESI SELATAN MALUKU IRIAN JAYA BARAT PAPUA PAPUA PAPUA SULAWESI UTARA GORONTALO GORONTALO SULAWESI TENGAH PAPUA SULAWESI TENGGARA SULAWESI UTARA IRIAN JAYA BARAT SULAWESI TENGAH SULAWESI BARAT SULAWESI TENGGARA SULAWESI UTARA MALUKU UTARA MALUKU SULAWESI SELATAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 47 Jl. Repelita No. Raya Mandala No.2 / 1 Jl. Mononutu No. Tobelo Jl. H. Boulevard Jl. 70. 22 Jl. Dr. 94. 29 Jl. Abdullah Silondae 45. A. 17 E Jl. 132. 220 Jl. Poso Jl. Veteran Utara No. Xaverius Dotulong No. Jend. Trans Sulawesi No. Raya Tomohon Jl. Dr.Sam Ratulangi Jl. Bahu Jl. 78 Jl. 19 Jl. Marisa. Piere Tendean. Perintis Kemerdekaan Km.DAFTAR MBU. 60 Jl. 330. Andi Pangeran Pettarani No. Kemakmuran No. Imam Bonjol No. 37 Jl. 99 Jl. Gamalama Kav. Sam Ratulangi No. 26 Jl. 19 Jl. Moro No.

7. 3 (Lt.8813200 021 - 45856250/60 021 . 2 Jakarta Barat 11110 Gedung MBDC Jakarta Sudirman. 51 Bandung 40001 Jl. Yani No.5480731 031 .355388 022 . Merdeka Barat No. Lantai 2. 19 Jl.335 290.452 3793. Asia Afrika No. Surabaya 60271 Jl. Jend.316488. 024 .29 Jl. 452 3874 0711 - 372 202. Yani No. 129 . Surapati No.6910705 021 - 39832828 021 . 319 442 061 . Rustam Effendi No 550 Palembang / Pusat Dagang Jl. Surabaya 60174 Jl.4366793 0542 - 750371 REGIONAL COMMERCIAL SALES II GROUP CBC Semarang CBC Surabaya Basuki Rahmat CBC Surabaya Pemuda CBC Denpasar CBC Makassar Jl.31. 566 979 031 .727 80535 021 - 230 2926.727 88859. Kapten A. 155 Bekasi 17112 Graha Rekso Lt. 5 Jl.335 291 0361 .5348880 031 . 355 190. Pahlawan No. 3 Jl. 355 5844 0341 . 4 Jl. 15 Denpaar 80232 Jl. Semarang 50243 Jl. 2. 3983 3057 022 .2 Jakarta 11110 Gedung Menara BDN Lt. 841 9758. Kartini No. Asia Afrika No.Yani. 257281 0411 .2).360361 022 .19. 72780569. 4 Jl. 80232 Jl. 1 Malang 65119 Jl.4366794 0542 - 750372.1. Imam bonjol no. 452 4176. Makassar 90174 061 .841 9759 0274 - 561 923 031 .3580579 031 . flexi 706 3877 021 - 698 331 62 / 63 / 66 021 . Imam Bonjol No.238083 0411 .6917029 021 - 39832891 REGIONAL COMMERCIAL SALES I GROUP CBC Medan CBC Pekanbaru CBC Palembang CBC Bandung CBC Banjarmasin CBC Balikpapan Jl. 4 - 5 Banjarmasin 70233 Jl. Jend.120. HOS.5268118 021 . Pekanbaru 28115 Jl. Pahlawan No. Makassar 90111 024 . 421 8765 024 . Surabaya 60271 Gedung Medan Pemuda Lt. Cokroaminoto No. Jl. Medan 20112 Jl. 118 . Pemuda No.5268119 021 . Basuki Rahmat No.311718 024 .312595 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 120.421 8911. 319467 cOMMERcIAL BANKING cENTER (cBc) ALAMAT TELEPON FAKSIMILI JAKARTA COMMERCIAL SALES GROUP CBC Jakarta Kota CBC Jakarta Thamrin I CBC Jakarta Imam Bonjol CBC Jakarta Sudirman CBC Plaza Mandiri Jl. Jakarta Selatan 12160 “Menara BDN Lt. Juanda No.5245035 021 . 83 Jakarta Pusat Graha Mandiri Lt. Lapangan Stasiun No.8821100 021 - 45856230 021 - 5245029 021 - 5223743 021 . Lambung Mangkurat No. 36-38 Jakarta 12190 CBC Bekasi CBC Kelapa Gading CBC Otomotif Jl.355 7693 . 223 296 0511 - 3269626.3520053 031 .Sumatera Utara Jl. 750373 061 .52963012 021 . Diponegoro No. Jend. Lapangan Stasiun No. CBC & SBDC MBDC ALAMAT TELEPON FAKSIMILI Medan Palembang Jakarta Kota Jakarta Sudirman Jakarta Thamrin Bandung Semarang Yogyakarta Surabaya Malang Denpasar Banjarmasin Makassar Jl.61 jkt 10310 Bank Mandiri Tower Lt. 107 Yogyakarta 55231 Jl. Bandung 40112 Jl.73 Lantai 3. 85. Banjarmasin 70111 Bank Mandiri Balikpapan A. Semarang 50139 Jl. 335 292 0361 .4267220 0511 .31900352 021 . .4154600 0761 - 856740 0711 .15 Denpasar. 317 345. Pemuda No. 262690. 12 Kelapa Gading. Kebon Sirih No. 5327587 0361 . Gatot Subroto Kav. Achmad Yani KM 2 No. Bulevar Blok CN 2 No. Jl.12. 263333. 727 80521 021 - 30400198 022 . Rivai No.323 809. Pulau Pinang No. Jl. Kebon Sirih No. Gatot Subroto Kav.5349005 0361 .421 8797 024 . Palembang 30135 Jl.841 9757.39. 421 8722 421 8733. 1. A. 27 .841 9756 (DM) 0274 - 586 731. A. 3.222 573.8. Jakarta 14240 Plaza Mandiri lt.4209328 0511 . 36-38 Jakarta 12190 021 .15 - Balikpapan 76113 061 . Jl.452 4191 071 - 368 510 021 - 691 0681 698 33162 / 64 021 .39832832 021 . Medan . 1 Lt. Melawai XIII Blok N No. 326 2540 0411 . Surapati No. TP. 54-55 Jakarta 12190 Plaza Mandiri Lt.238082 0411 .137. MBDC. Jend. 257278. 83 Jakarta Pusat - 10340” Jl.306 DAFTAR MBU. Sudirman Kav.2380082.355 7494 0341 . 238 083 0511 - 326 2540.5348938.4155385 0761 - 856732 0711 .

3566812 031 . 224 0622 . WR Supratman No.3363082 0411 .22035.5479545 0361 .DAFTAR MBU.312984 0411 . Basuki Rachmat No. MBDC.72786528 021 - 30400191 - 7166230/31 022 . 5522145 0542 - 427777 ext.878845 0451 .744734 0431 .2 Pontianak 78111 Jl.23211. 39 “Gedung Taman Melati Lt. Kartini No.15 Manado 95122 Jl.Gereja No. Sudirman No. 129 .315601 0761 - 839897 (M) 0761 .5525344 0542 - 422109 0622 .238083 (H) 0361 . Dotulolong Lasut No. MH Thamrin No 5 Jakarta Pusat 10340 Jl. A. Melawai Raya No: 12-13. 221149 0271 . 13-17.839895 021 .4267222 024 . Imam Bonjol No 7 Medan 20112 Jl.863577 0451 . Jend Ahmad Yani No 15 Balikpapan Jl.120 Bandung 40261 Jl.5479740 031 .35 Palu 94112 JL Raja Ali haji No.311718 0721 - 487543 (M) 021 - 88962441 0561 . Lt 2.2 Jl. A Rivai No 39 Palembang 30135 Jl.711888 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.4521996 0711 .4240286 024 . Jend.6910681 6917776 021 - 72788404 021 - 39832891 3908322 022 .810676 . Yani Blok B.424766 0778 . 430391 0271 .4155385 061 . Asia Afrika No.6917147 021 - 72788233 021 . Suprapto No.1-2 Bekasi Jl.5323965 0361 . Pemuda No 73 Semarang 50139 Jl.263563 (Mgr) 0511 .715455 061 . Kesuma Bangsa No. CBC & SBDC 307 SBDc ALAMAT TELEPON FAKSIMILI SBDC Medan SBDC Palembang SBDC Pekanbaru SBDC Jakarta Kota SBDC Jakarta Sudirman SBDC Jakarta Thamrin SBDC Bandung SBDC Semarang SBDC Surabaya SBDC Denpasar SBDC Banjarmasin SBDC Makassar SBDC Bandar Lampung SBDC Bekasi SBDC Pontianak SBDC Samarinda SBDC Manado SBDC Palu SBDC Batam SBDC Padang SBDC Tangerang SBDC Balikpapan SBDC Pematangsiantar SBDC Solo Jl. No. Sidas No. .433306 0751 .70 Bandar Lampung 35111 Komplek Ruko Bekasi Mas Jl. 19 Makassar 90111 JL.890045 021 .5523618.456700 0778 .76 Samarinda 75121 Jl.3363776 0511 . Kisamaun No.3365484 0411 . 118 .739736 0431 . Jakarta Selatan 12190 Jl.32732 021 . Pintu Besar Utara No 5 Jakarta 11110 Jl. Sultan Hasanuddin No.238082 0511 .214 Tangerang 15118 Jl.3514321 024 - 3522888/3582808 031 .457988 0751 . A Yani No 85 Pekanbaru 28115 Jl. 6917166 . Surapati No 15 Denpasar 80232 Jl.737058 0541 . Kapt. Banjarmasin 70114 Jl.4154600 061 .14 Pematangsiantar JL Slamet Riyadi 294 Solo 061 .4151831 0711 .737058 0541 .244342 0361 .34 Padang Jl.319844 0761 - 839894 021 .312174 0711 .310069 0721 - 485684 021 - 88961751 0561 .20031 .6917165. R.137 Surabaya 60271 Jl.

308 PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS Laporan Tahunan ini. atas kebenaran isinya dengan pembubuhan tanda tangan Dewan Komisaris Edwin Gerungan Komisaris Utama & Komisaris Independen Muchayat Wakil Komisaris Utama Mahmuddin Yasin Komisaris Soedarjono Komisaris Independen Pradjoto Komisaris Independen Gunarni Soeworo Komisaris Independen LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.. termasuk laporan Good Corporate Governance. merupakan tanggung jawab penuh Dewan Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Laporan Keuangan dan informasi terkait lainnya yang disampaikan. .

Legal and Customer Care Riswinandi Direktur Corporate Banking Thomas Arifin Direktur Treasury and International Banking Budi G. atas kebenaran isinya dengan pembubuhan tanda tangan Direksi Agus Martowardojo Direktur Utama I Wayan Agus Mertayasa Wakil Direktur Utama Zulkifli Zaini Direktur Commercial Banking Sasmita Direktur Technology and Operations Abdul Rachman Direktur Special Asset Management Sentot A. Sentausa Direktur Risk Management Bambang Setiawan Direktur Corporate Secretary. Sadikin Direktur Micro & Retail Banking Ogi Prastomiyono Direktur Compliance & Human Capital LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.PERNYATAAN DIREKSI 309 Laporan Tahunan ini.. Laporan Keuangan dan informasi terkait lainnya yang disampaikan. . merupakan tanggung jawab penuh Dewan Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. termasuk laporan Good Corporate Governance.

310 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

.311 LAPORAN KEUANGAN • LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN MENEMBUS BATAS KEINGINAN LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Gatot Subroto Kav. Nama Alamat Kantor Alamat Domisili / sesuai KTP atau kartu identitas lain Nomor Telepon Jabatan 2.5245285 Direktur Utama I Wayan Agus Mertayasa Jl. 526 5095 Fax. 36-38 Jakarta 12190. Gatot Subroto Kav. 2. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Laporan Keuangan Konsolidasian Bank dan Anak Perusahaan tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar. Laporan Keuangan Konsolidasian Bank dan Anak Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. (“Bank”) dan Anak Perusahaan. DAN ANAK PERUSAHAAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Gereja Theresia No. 527 5577 www. menyatakan bahwa: 1. Semua informasi dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Bank dan Anak Perusahaan telah dimuat secara lengkap dan benar. Jend. Nama Alamat Kantor Alamat Domisili / sesuai KTP atau kartu identitas lain Nomor Telepon Jabatan : : : : : : : : : : Agus Martowardojo Jl. Februari 2010 Agus Martowardojo Direktur Utama I Wayan Agus Mertayasa Wakil Direktur Utama FM 001 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Kelurahan Gondangdia. Indonesia Tel. Jakarta. Pasar Minggu Jakarta Selatan 021 . Menteng Jakarta Pusat 021-5245969 Wakil Direktur Utama dalam kedudukannya tersebut di atas bertindak untuk dan atas nama Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 36-38 Jakarta 12190 Jl. Jend. Bertanggungjawab atas sistem pengendalian intern dalam Bank dan Anak Perusahaan. a.312 SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2009 PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.id Kami yang bertandatangan di bawah ini: 1. (62-21) 527 4477.bankmandiri. 4. Gatot Subroto Kav. Jend. Plaza Mandiri Jl. Polri E/31 B RT011/RW007 Kelurahan Ragunan. 36-38 Jakarta 12190 Kav. Bertanggungjawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Kosolidasian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 21. (62-21) 526 5045. b. 3. dan tidak menghilangkan informasi ataufakta material. .co.

.313 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

314 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. .

2008 DAN 2007 . DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.

000 18.853 2l.488. 5 2d.331. 2008 dan 2007 Kredit yang Diberikan Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah Kredit yang Diberikan Dikurangi: Pendapatan yang ditangguhkan Jumlah Kredit yang Diberikan setelah pendapatan yang ditangguhkan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah Kredit yang Diberikan .404.858.100 (11. 6 48a 41.229 (12.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp844.513.059 2009 2008 2007 2e. DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.466. Rp6.788 336. 2r .974 13.172 197.343 pada tanggal 31 Desember 2009 2j.313 dan Rp3.324 25. 2i. 2f.410 29.488.414 18.871 8. 2r.833.402.133 2.909.435. 3 8.057 196. keuntungan yang belum direalisasi dari kenaikan nilai efek-efek dan penyisihan penghapusan 2e 2e. 2008 dan 2007 Tagihan Derivatif .800 pada tanggal 31 Desember 2009.360 24.595 2g.498.184.229 197. kecuali dinyatakan lain) Catatan ASET Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada Bank Lain . Rp1.289 5.bersih Piutang Pembiayaan Konsumen setelah dikurangi penyisihan penghapusan sebesar Rp16.039 (1. 2h.126.026 (15. 2r.472) 138. 2r.474 138.290. 2r.161.316.041.708 dan Rp59.860.132.530.369 28.168.473) 27. 12 1.690. 7 89.785 28.143 3.126.600 pada tanggal 31 Desember 2009.392 2d. Rp47.513) 24.670.867.153.704 354.940 (45.263 173.200 pada tanggal 31 Desember 2009.360 28. 2r.647 7.414 24. 2r.080 (13.552 (23.146. 9 4.670.525) 184.022) 18.241 28.689 dan Rp14.354. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.962.624. 11 48a 174.312) 162.259.045 - - Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan . Rp386.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp30.818 16.770.905. 10 2d.387 pada tanggal 31 Desember 2009.024 641.143.387.542 2k.388.553 89.696) 125.171 174.651 783.541 619.158.Transaksi Perdagangan . 2008 dan 2007 Efek-efek Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Dikurangi: Diskonto yang belum diamortisasi. 2r.360.317 Obligasi Pemerintah Tagihan Lainnya .setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp1.402. 2m.553.526 638.881 16. 2o. Rp87.043.404.092 3.384 2n.049 dan Rp839.781.028.987 dan Rp33. 8 3.529 1. 4 7. 2008 dan 2007 Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali .078 137. 2r.334) 174. 2008 dan 2007 Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp347.406.488.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.847 88.765.732 pada tanggal 31 Desember 2009. Lampiran 1/1 .499.637.055.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp86.434 (1.

Rp639.616.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. 14 186.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp936. kecuali dinyatakan lain) Catatan ASET (lanjutan) Tagihan Akseptasi .638 pada tanggal 31 Desember 2009.943 pada tanggal 31 Desember 2009. 2008 dan 2007 Aset Pajak Tangguhan .603. 32c 2aa.085 4.905 2s.604 5.359 4.754 pada tanggal 31 Desember 2009.461.438.bersih Aset Lain-lain .394.575 dan Rp612.531.008 dan Rp69.085. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.812.setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan amortisasi masing-masing sebesar Rp4.590 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan . 2008 dan 2007 Aset Tetap .setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp52.306 6. 13 4.622. 2r.134 358.971.953. 2008 dan 2007 Penyertaan Saham .773.173 124.481 2q.533 319.304.577 4.000 3.919 4. 28e 4.123.106.014.678 5. Rp1.096. 2008 dan 2007 JUMLAH ASET 2009 2008 2007 2p. Lampiran 1/2 . DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. 16 3.067 pada tanggal 31 Desember 2009. Rp246.560 6.160.596.622. 2r.347 dan Rp3. 2r.848 158.963.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp2.447 2t.869. 15.656 dan Rp73. Rp4.265 394.

DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.678 3.016. 20.512 Pinjaman yang Diterima Estimasi Kerugian atas Komitmen dan Kontinjensi Beban yang Masih Harus Dibayar Hutang Pajak Kewajiban Lain-lain Pinjaman Subordinasi JUMLAH KEWAJIBAN Hak Minoritas atas Aset Bersih Anak Perusahaan yang Dikonsolidasi 2d.608 1.467 (903) 4.339 94.27 5 289.619 1.408 72. kecuali dinyatakan lain) Catatan KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN Kewajiban Segera Simpanan Giro Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Tabungan Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Deposito berjangka Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah Simpanan Simpanan dari Bank Lain Giro dan tabungan Inter-bank call money Deposito berjangka Jumlah Simpanan dari Bank Lain Hutang atas Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali Kewajiban Derivatif Kewajiban Akseptasi Efek-efek yang Diterbitkan Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Dikurangi: Diskonto dan biaya penerbitan yang belum diamortisasi 2u 573.808 3.068 359. 2v. 24 2d.174.893 160.842.356 329.235 1.985.500 7.565.217.237 132.051.588.011 470.564 9.021.258 247.835.381 115.050.341 2b. 2w.672.031 2.914. 48a 2d.944. 19.061 469.557 181. 25 48a 316.829 9.624.063. 2y. 48a 2w.672. 23 2l. 2x. 2v.921 2aa.637. 27c 3.550.935.368 2.795.346 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan .356 41.058. 48a 2r.945.401 746.844 90.508 316.688 43. Lampiran 1/3 . 28a 29 2z.855.016.619 (1.573 113.069 6.306.071.439 72.896.798 852.847 96.367 2.958 10.398 9.286 133.112. 48a 254.348 5.603 1.757.175.557 619.023 2d.842.014 1.586 6.836.803.617 2.527 3.362 542.442. 18.718.673 94.970. 17.443 125.954.020.065 827.743 7.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.467 4. 10 2p.773 981.909 124.343 34.309 94.410.659 5.016.999.371.012 313. 21 2w.341 2k.569 4.603 9.740 30.696.355.318. 48a 2d.686 62.114 1.671.611 4.438 113.522 62. 30 1.086.949 94.000 4.144.605) 1.650 327.910. 22 5.356.777 2009 2008 2007 2d. 2v.857 68.603 1.713 90.052 130. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.943.352 289.023.786.508 540.698.132. 31 189.494 28. 26.208 42.588 4.783 7.831 69.523 319.345.280.

33 (260. 32e 2ae. 2008 dan 2007.438.837 29.108.179.890) 16.1 lembar Saham Dwiwarna Seri A dan 31.485.921 12.452.756) (22.151.824 6.809. 32c 2q.769 394.320 32b.568) 3.706. 1 lembar Saham Dwiwarna Seri A dan 20.776 127.959 2c 120.625 113.804 lembar Saham Biasa Seri B pada tanggal 31 Desember 2009.551.690 6.647.732 319.498.046.432 107.374.593 6. Lampiran 1/4 .712 17.nilai nominal Rp500 (nilai penuh) per lembar.911.678 2.901 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor/agio saham pada saat kuasireorganisasi pada tanggal 30 April 2003) . Modal Dasar .999.741 lembar Saham Biasa Seri B pada tanggal 31 Desember 2007 Dana Setoran Modal Tambahan Modal Disetor/Agio Saham Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing Kerugian Bersih yang Belum Direalisasi dari Penurunan Nilai Wajar Efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Selisih Revaluasi Aset Tetap Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Opsi Saham Saldo Laba .Sudah Ditentukan Penggunaannya .936 1.056 10.904.787 13.447 2h.869 358.963 239.144 30.243.058 6.874.590 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan .570. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.749.616. 32d 32b. 2i 2s.357 7. DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.1 lembar Saham Dwiwarna Seri A dan 20.085.905.310) (50.Belum Ditentukan Penggunaannya Jumlah Saldo Laba JUMLAH EKUITAS JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 32b 2009 2008 2007 32a 10.787 lembar Saham Biasa Seri B pada tanggal 31 Desember 2008 dan 1 lembar Saham Dwiwarna Seri A dan 20. 15a.858. 32d 5.999 lembar Saham Biasa Seri B pada tanggal 31 Desember 2009.465 (3.999.116.587 10.174 (170.611.(saldo rugi sebesar Rp162. kecuali dinyatakan lain) Catatan KEWAJIBAN DAN EKUITAS (lanjutan) EKUITAS Modal Saham . Modal Ditempatkan dan Disetor .293.147 8.680.6 33 35.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.935) 54.970.513.604 5.

821 (1.32 45 2009 2008 2007 2ab 2ac 34 31.777.37 254.393 170.985.598.586) 7.373) (10.781) 7.867) 10.bersih Lain-lain Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya Pembentukan Penyisihan Penghapusan atas Aset Produktif (Pembentukan)/Pembalikan Penyisihan Estimasi Kerugian atas Komitmen dan Kontinjensi (Pembentukan)/Pembalikan Penyisihan Lainnya (Kerugian)/Keuntungan yang Belum Direalisasi dari Penurunan/Kenaikan Nilai Wajar Efek-efek dan Obligasi Pemerintah Keuntungan/(Kerugian) dari Penjualan Efek-efek dan Obligasi Pemerintah Beban Operasional Lainnya Beban gaji dan tunjangan Beban umum dan administrasi Lain-lain .106) 12.752 (54. 59.650 (2.333. 42 44.009.478 389. 62 (4.409 313.958.540) (2.684) (469.617) 14.417) (165.154) 700.849) 16. 2ae.711.590 2ac 2c 36 4.408) 221.232. 33. 28d (3.434) (11.371. 27c 38 (37.84 209.329) (8.BERSIH Pendapatan Operasional Lainnya Provisi dan komisi lainnya Laba selisih kurs . 62 (15.155) 1.244) 5. 2i.910. 43.484.464 (2.162.496.235 637.994) 2r.118 (4. 37 (1.625.065 536.488 (4.224 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.601) (4. DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009. Lampiran 2 .750 27.72 341.421.443 2.269 3.115 (12.636) (15. 28b.434.749 695.063 5.262 (1. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.311.783) (329.355.491 2b (43.495) 5.653.015 2h.007 (11.430.536.315.155.686. 39 (2.986.237 23.147.350 440.200) (12.486 (14.821.894) 1.640.672) (142.51 253.198. 2i.Bersih LABA SEBELUM (BEBAN)/MANFAAT PAJAK DAN HAK MINORITAS (Beban)/Manfaat Pajak Tahun Berjalan Tangguhan Jumlah Beban Pajak .845 401.487 839.779.316 (2. 35.476 313.312.383 2aa.479.410 4.782) (810.267) 4.212.361) (2.894.753.549 2ab.bersih Jumlah Beban Operasional Lainnya LABA OPERASIONAL Pendapatan Bukan Operasional .068.113.596 (4.675. 28c 2aa.853.498 2d.861.620 3.466 10.336. 40 180.346.573.719) (3.247 789. 48 a 2s.824.061) 228.324.799.213) (146.074 8.363 2r.061) 2h. 2ad.964 26.983) 6.917 120. kecuali dinyatakan lain) Catatan PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL Pendapatan Bunga Pendapatan bunga Pendapatan provisi dan komisi Jumlah Pendapatan Bunga Beban Bunga Beban bunga Beban pendanaan lainnya Jumlah Beban Bunga PENDAPATAN BUNGA .867) (145.560 6. 41.928.423.259 958.893) (831.768) (3.442 158.024) 7.959) (3.139 61.892) 4.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.447.800 23.028.241) (7.705 32. 28b.347.78 208.Bersih LABA BERSIH SEBELUM HAK MINORITAS HAK MINORITAS ATAS LABA BERSIH ANAK PERUSAHAAN YANG DIKONSOLIDASI LABA BERSIH LABA PER SAHAM Dasar (dalam Rupiah penuh) Dilusian (dalam Rupiah penuh) 2af 341.563.

769 *) Saldo rugi sebesar Rp162.446) - - 28.357 26.498.174 5.712 17.488) 13.921 12.706.464 (90.975) 96.151.859.633 35.858.901 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor/agio saham pada saat kuasi-reorganisasi pada tanggal 30 April 2003.155. Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan .512) (403.179.452.155.680.869 (1.513.963 (260.045 - - - 7.485.108.874.625 - (170.512) (403.662) - - - (38.464 7. kecuali dinyatakan lain) Kerugian Bersih yang Belum Direalisasi dari Penurunan nilai wajar Efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Catatan Modal Ditempatkan dan Disetor Dana Setoran Modal Tambahan Modal Disetor/ Agio Saham Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing Selisih Revaluasi Aset Tetap Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Saldo Laba*) Opsi Saham Sudah Ditentukan Belum Ditentukan Penggunaannya Penggunaannya Jumlah Jumlah Ekuitas Saldo pada tanggal 31 Desember 2008 Pembentukan cadangan umum dan khusus dari laba bersih tahun 2008 Pembayaran dividen dari laba bersih tahun 2008 Alokasi laba bersih tahun 2008 untuk Dana Program Kemitraan dan Dana Bina Lingkungan Pembayaran dividen interim dari laba bersih tahun 2009 Eksekusi opsi saham berasal dari program Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (MSOP) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Kerugian yang Belum Direalisasi dari Penurunan Nilai Wajar Efek -efek dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia untuk Dijual S etelah Dikurangi Pajak Tangguhan Selisih transaksi perubahan ekuitas Anak Perusahaan Laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 32d 32d 10.155.446) 28.056 - 239.488) 30.975) - (212.474 (118.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.291) - - (212.809.975) - (212.465 - 5. 32a.058 - 6. 2i - - - - (90.935) - 54.859.310) - - (50. DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009.824 - - 6.662) 2h. 2ae.512) (403.464 Saldo pada tanggal 31 Desember 2009 10.859. Lampiran 3/1 .890) 16. 33 2c 32.756) - (22.787 (26.045 7.564 - 7.531 - (118. 32b.564) (1.488) 32d 32d 1a. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.144 (1.911.587 120.234 - - 102.

625 (170.911. 15.570.593 - Tambahan Modal Disetor/ Agio Saham 6.046.601) 32d 1a.849) - (173.498.936 - Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan 1. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.320 Sudah Ditentukan Penggunaannya 2.904. 2ae.046.310) - (50.046.568) - Selisih Revaluasi Aset Tetap 3.447 - Kerugian Bersih yang Belum Direalisasi dari penurunan nilai wajar Efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan (3.776 - Dana Setoran Modal 127.293.936 - (173. 33 2s.465 5.821 Saldo pada tanggal 31 Desember 2008 10.147 (21.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.821 5.432 - Saldo Laba*) Opsi Saham 107.611.178 - (3.809.680.367) 5.593) - 238.312.849) 3.824 - 6.243.731) (3.601) Jumlah 8.787 13.869 *) Saldo rugi sebesar Rp162.911.690 21.901 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor/agio saham pada saat kuasi-reorganisasi pada tanggal 30 April 2003.312.452.732 (3. 32c 2c 78.821 (166.697 126. 2i - - - - (166. DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009.513.374.874.911. Lampiran 3/2 .731 Belum Ditentukan Penggunaannya 6.179.601) Jumlah Ekuitas 29.849) 135. 32b. 32a.178 2h.048 - (127.056 239.935) 54.144 30.046.312.357 7.936 - (173.742) (52.959 - Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing 113. Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan . kecuali dinyatakan lain) Catatan Saldo pada tanggal 31 Desember 2007 Pembentukan cadangan umum dan khusus dari laba bersih tahun 2007 Pembayaran dividen dari laba bersih tahun 2007 Alokasi laba bersih tahun 2007 untuk Dana Program Kemitraan dan Dana Bina Lingkungan Eksekusi opsi saham berasal dari program Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (MSOP) Reklasifikasi dari selisih revaluasi aset tetap Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Kerugian yang Belum Direalisasi dari Penurunan Nilai Wajar Efek -efek dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia untuk Dijual S etelah Dikurangi Pajak Tangguhan Selisih transaksi perubahan ekuitas Anak Perusahaan Laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 32d 32d Modal Ditempatkan dan Disetor 10.367) - - - 5.097 - 126.936) - - (52.855) - 3.742) - - (52.837 (3.

224 Saldo pada tanggal 31 Desember 2007 10. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.575.776 127.243.224 (233.224 4.433.318 - Saldo Laba*) Opsi Saham 105. 2i - - - - (233. Lampiran 3/3 .293.046.167 - 127.452.140) - - (7.447 (3.346.452.721 (36.670 (1. 32a.593 6.034 - - 4.936 1. DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009.593 - 137. 33 2c 59.904.843) 32d 1a.369 36.113.346. 32b.321) (1.570.843) Jumlah Ekuitas 26.572 3.330 Sudah Ditentukan Penggunaannya 2.727 26. Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan .634) - (101.340.147 8.011 - 26.901 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor/agio saham pada saat kuasi-reorganisasi pada tanggal 30 April 2003. 2ae.837 29.634) - (101.609 - Dana Setoran Modal - Tambahan Modal Disetor/ Agio Saham 6.090 (1.321 Belum Ditentukan Penggunaannya 3.634) 238.886) - 87.936 - Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan 9.580 - - - (85.452.320 2.843) Jumlah 6.690 6.732 *) Saldo rugi sebesar Rp162.886) 4.346.867 229.140) 87.611.580 2h.568) 3.374.044) - - (101.046.948 - (Kerugian)/Keuntungan Bersih yang Belum Direalisasi dari Penurunan atau Kenaikan N ilai Wajar Efek-efek dan Obligasi Selisih Kurs Pemerintah karena Penjabaran yang Tersedia Laporan Keuangan untuk Dijual Selisih dalam Mata Setelah Dikurangi Revaluasi Uang Asing Pajak Tangguhan Aset Tetap 86.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.432 107. Dana Program Kemitraan dan Dana Program Bina Lingkungan Eksekusi opsi saham berasal dari program Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (MSOP) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Kerugian yang Belum Direalisasi dari Penurunan Nilai Wajar Efek -efek dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia untuk Dijual setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Pengakuan opsi saham berasal dari program Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (MSOP) Selisih transaksi perubahan ekuitas Anak Perusahaan Laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007 32d 32d Modal Ditempatkan dan Disetor 10.959 113.315. kecuali dinyatakan lain) Catatan Saldo pada tanggal 31 Desember 2006 Pembentukan cadangan umum dan khusus dari laba bersih tahun 2006 Pembayaran dividen dari laba bersih tahun 2006 Alokasi laba bersih tahun 2006 untuk Tantiem.034 (7.874.537.

345.420.222.684.956 149.236 (1. Lampiran 4/1 .349.599 (5.200) 6.008.262.268.223) 326.183. kecuali dinyatakan lain) Catatan ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASIONAL Penerimaan pendapatan bunga Penerimaan pendapatan provisi dan komisi Pembayaran beban bunga Pembayaran beban pendanaan lainnya Penerimaan dari penjualan Obligasi Pemerintah untuk diperdagangkan Pembelian Obligasi Pemerintah untuk diperdagangkan (Rugi)/laba selisih kurs .184.409 (7.274 28.892.649 8.507) 2.675 10.465) (932.405) 6.579) 82.958.878.979) (2.627 680.129 (823.tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo (Kenaikan)/penurunan Obligasi Pemerintah .139 41.375.337) (1.837.288.133.784) (1.103 23.087 6.lainnya Arus kas dari aktivitas operasional sebelum perubahan aset dan kewajiban operasional (Kenaikan)/penurunan atas aset operasional: Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Efek-efek .482.028 26.988.722.047 (9.bersih Pendapatan operasional lainnya Beban operasional lainnya Beban gaji dan tunjangan Beban umum dan administrasi Pendapatan bukan operasional .698 30.064) 181.834) (1.untuk diperdagangkan Tagihan lainnya .068 (16.906) 15.940) (138.751.963.043) (3.118.854) 2.792) (2.689) (36.339 11.165.997 (12.269.266.988) (24.434) 25.444 (298.287.513.978 (651.250 3.005 1.646) (2.332) (3.001) (10.879.068) 5.706 577.123 1.438 (2.105) 286.556) 1.257) (232.552 62 (11.259 (24.588) (46.400.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.149) 311.030.858 4.033 12.178 (613.692 10.114.346 (7.402 (4.350.216 12.657.900 (500.467) (4.228 284. DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009.tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo (Kenaikan)/penurunan penyertaan saham Penerimaan dari penjualan aset tetap Pembelian aset tetap (Kenaikan)/penurunan efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Kenaikan hak minoritas Kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas investasi 2009 2008 2007 62 32.937) 716.100) 15 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan .599 (25.403.153 (1.031 5.101) (146.388) 2.477.538) 1.650.048) 521.117.080) 62.507 5.871.365.906.803.798.601) (3.717 12.716.052) (70.636) 9.092 (469.374 19.217) (165.359.844) (142.600.343.961 (4.882.143. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.228 2.840.536 4.649 80.819) 1.951) 118.149.276 (11.961) (4.647.transaksi perdagangan Kredit yang diberikan Piutang pembiayaan konsumen Penerimaan atas aset produktif yang telah dihapusbukukan Aset lain-lain Kenaikan/(penurunan) atas kewajiban operasional: Giro Tabungan Deposito berjangka Inter-bank call money Kewajiban segera Hutang pajak Kewajiban lain-lain Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Penurunan/(kenaikan) efek-efek .242) (4.072.817.596) (97.560.868) (589.003.016.337 18.818) 2.078.549.510 3.229) (2.663 (12.367) (2.808.762.964 524.360.940 (15.021 (297.814) 197.853.973.

349.361 (3.446) (166.481 5.234.237.477) 238.369 28.697 (9.961) 19.982 35.908 (13.116 (10.061) - - (87.880 29.626 (665.374) (1.379.507.155) 1.054.563 (1.602) (6. Lampiran 4/2 .818.932.237.233.237.055.494.358.175.929) 35.157.161.140) (2. dana Program Bina Lingkungan dan tantiem Eksekusi hak opsi saham Kas bersih yang (digunakan untuk)/ diperoleh dari aktivitas pendanaan KENAIKAN/(PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN Kas dan setara kas pada akhir tahun terdiri dari: Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain Jumlah kas dan setara kas Informasi Tambahan Arus Kas Aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas: Kerugian yang belum direalisasi dari penurunan nilai wajar Efek -efek dan Obligasi Pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan (Kerugian)/keuntungan dari (penurunan)/kenaikan nilai wajar Efek -efek dan Obligasi Pemerintah yang diperdagangkan Pengakuan opsi saham dari program Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (MSOP) Penambahan aset tetap yang berasal dari Perjanjian Kerjasama Operasional (KSO) 2009 2008 2007 654.410 (90.481 93.288 9.871 7. dana Program Kemitraan.475.267.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009.034) 15 131.727 4.975) 96.909.152 26.390.410 3 4 8. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. kecuali dinyatakan lain) Catatan ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Kenaikan/(penurunan) atas efek-efek yang diterbitkan Penambahan atas pinjaman yang diterima Pembayaran atas pinjaman yang diterima Kenaikan/(penurunan) atas pinjaman subordinasi (Penurunan)/kenaikan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Pembayaran dividen.218 29.472.361 8.283.881 16.172.647) (1.401.481 32.093.258 35.974 13.410 29.554.489.060) 3.413.413.382 (19.059 1.867.450) (4.539) 32d (2.472.446) (130.472.033.155) 3.809) 1.609 32.289 7.354.815 16.388.742) (233.085.450) 135.486 (14.640 - - Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan .468.411 8.474 (4.

Anggaran Dasar Bank Mandiri telah mengalami beberapa kali perubahan. No. Perubahan Anggaran Dasar terakhir adalah sehubungan dengan penambahan modal ditempatkan dan disetor yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan program Management Stock Option Plan (“MSOP”) yang berkaitan dengan jumlah lembar opsi saham yang telah dieksekusi sampai dengan tanggal 31 Desember 2009. Partomuan Pohan.HT. 97 tanggal 4 Desember 1998.01. Bank Peserta Penggabungan secara hukum melakukan penggabungan usaha ke dalam Bank Mandiri. Penggabungan Usaha Pada akhir bulan Februari 1998. berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 4 tanggal 7 Januari 2010 yang telah dilaporkan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan bukti penerimaan laporan No. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. S. Bank Mandiri didirikan melalui penggabungan usaha PT Bank Bumi Daya (Persero) (“BBD”). 1/9/KEP.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Selisih antara harga transfer dan nilai buku saham pada saat akuisisi tidak dihitung karena dinilai tidak praktis. Restrukturisasi aset non-kredit yang diberikan. Rasionalisasi kantor cabang di dalam dan luar negeri. Berdasarkan Akta Notaris Sutjipto.TH. PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero) (“Bank Exim”) dan PT Bank Pembangunan Indonesia (Persero) (“Bapindo”) (selanjutnya secara bersama . Penggabungan tersebut dinyatakan sah oleh Kepala Kantor Departemen Perindustrian dan Perdagangan Jakarta Selatan melalui Surat Keputusan No.. Rencana restrukturisasi tersebut dirancang untuk menggabungkan usaha Bank Peserta Penggabungan ke dalam Bank Mandiri pada bulan Juli 1999 dan rekapitalisasi Bank Mandiri. C2-16561. Sehubungan dengan rencana restrukturisasi tersebut. PT Bank Dagang Negara (Persero) (“BDN”). Lampiran 5/1 .01.GBI/1999 tanggal 29 Juli 1999.H..09 tahun 2010 tanggal 19 Januari 2010.99 tanggal 29 Juli 1999 dan disetujui oleh Gubernur Bank Indonesia dengan Surat Keputusan No.781. Perubahan Anggaran Dasar ini dilaksanakan dengan akta Notaris Dr. Akta penggabungan usaha tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Restrukturisasi Bank Peserta Penggabungan dan Bank Mandiri juga mencakup:     Restrukturisasi kredit yang diberikan. 10 tanggal 2 Oktober 1998.. 75 Tahun 1998 tanggal 1 Oktober 1998.HT. Pemerintah Republik Indonesia (selanjutnya disebut “Pemerintah”) mengumumkan rencana untuk melakukan restrukturisasi atas Bank Peserta Penggabungan. S.04.01. (selanjutnya disebut “Bank Mandiri” atau “Bank”) didirikan pada tanggal 2 Oktober 1998 di Negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris Sutjipto. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. Seluruh kerugian yang timbul selama periode akuisisi diakui dalam Program Rekapitalisasi. Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Bank Mandiri. serta diumumkan pada Tambahan No.10-01385 tanggal 19 Januari 2010 dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan No. Rasionalisasi sumber daya manusia. Pendirian Usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.98 tanggal 2 Oktober 1998. A.01.H.AH. S. No. 100 tanggal 24 Juli 1999. 09031827089 tanggal 31 Juli 1999. C-13. Bank Mandiri mulai beroperasi pada tanggal 1 Agustus 1999. UMUM a. LLM No. 6859 dalam Berita Negara Republik Indonesia No.TH.H. b.01. Akta pendirian dimaksud telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.sama disebut “Bank Peserta Penggabungan”). Pemerintah mendirikan Bank Mandiri pada bulan Oktober 1998 dengan melakukan penyetoran tunai dan pengalihan saham Pemerintah pada Bank Peserta Penggabungan (Catatan 32a dan 32b). AHU-0004265. kecuali dinyatakan lain) 1. AHU-AH. ruang lingkup kegiatan Bank Mandiri adalah melakukan usaha di bidang perbankan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bank Pembangunan Daerah dan Bank Umum yang berstatus “Bank Take Over” oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (“BPPN”).800. pada tanggal 31 Desember 1998. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama tersebut.017/1999 dan No.000 sesuai dengan penegasan Komitmen Pemerintah melalui surat dari Menteri Keuangan No. c. 52/1999) tentang penambahan penyertaan modal Pemerintah Republik Indonesia pada Bank Mandiri melalui penerbitan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah oleh Menteri Keuangan dengan nilai maksimum Rp137.000. kecuali dinyatakan lain) 1.017/1999 tanggal 29 September 1999 dan persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan BUMN melalui Surat No. Obligasi/Surat Utang Pemerintah telah diterima oleh Bank Indonesia. 53/KMK. Pada tanggal efektif dimaksud. S-360/MK. 84 Tahun 1998 tentang Program Rekapitalisasi Bank Umum yang bertujuan untuk meningkatkan permodalan bank umum agar dapat memenuhi Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio yang selanjutnya disebut “CAR”) minimum sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. 389/KMK. Bank Peserta Penggabungan secara hukum dibubarkan tanpa proses likuidasi dan Bank Mandiri sebagai Bank Hasil Penggabungan menerima seluruh hak dan kewajiban dari Bank Peserta Penggabungan. Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. Pelaksanaan PP No. Pada tanggal 28 Mei 1999. 31/12/KEP/GBI tanggal 8 Februari 1999. Keikutsertaan bank umum dalam Program Rekapitalisasi didasarkan pada persyaratan dan prosedur yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia No. Lampiran 5/2 . Rekapitalisasi Dalam rangka mengatasi kondisi ekonomi yang memburuk di Indonesia pada sektor perbankan. 52/1999 diatur dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia No.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Penggabungan Usaha (lanjutan) Pada tanggal efektif penggabungan usaha:  Semua aset dan kewajiban Bank Peserta Penggabungan dialihkan ke Bank Mandiri sebagai Bank Hasil Penggabungan. Bank Indonesia menyetujui tagihan kepada Pemerintah tersebut di atas termasuk dalam modal inti Bank Mandiri (Tier I) dalam perhitungan Rasio Kecukupan Modal (CAR) pada tanggal 31 Juli 1999 sampai dengan 30 September 1999. Selama Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah tersebut belum diterbitkan. dengan syarat bahwa selambat-lambatnya tanggal 15 Oktober 1999. UMUM (lanjutan) b. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. S-510/M-PBUMN/1999 tanggal 29 September 1999.  Semua operasi dan aktivitas bisnis Bank Peserta Penggabungan dialihkan dan dioperasikan oleh Bank Mandiri. 1/1/GBI/DPIP tanggal 11 Oktober 1999 perihal penerbitan Obligasi/Surat Utang Pemerintah dalam rangka penyertaan modal Pemerintah Republik Indonesia di Bank Mandiri.000 (satu juta Rupiah) (nilai penuh) atau setara dengan 1 (satu) lembar saham yang merupakan sisa saham yang dimiliki oleh Pemerintah pada masing-masing Bank Peserta Penggabungan (Catatan 32a dan 32b).  Bank Mandiri mendapat tambahan modal disetor sebesar Rp1. Bank Mandiri mengakui adanya “Tagihan kepada Pemerintah” sebesar Rp137. 1/10/KEP/GBI tanggal 29 Juli 1999.800. 52 Tahun 1999 (PP No. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.000. Pemerintah antara lain harus melakukan Program Rekapitalisasi Bank Umum terhadap seluruh Bank Milik Negara. Sesuai dengan Surat Bank Indonesia No.017/1999 dan No.

Nama perusahaan berubah dari semula PT Bank Mandiri (Persero) menjadi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.200. Dari kelebihan tersebut.657.000. Pemerintah telah mengeluarkan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah dalam 2 (dua) tahap.000 atau lebih kecil dari jumlah Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah. 6590.657.000. Sesuai Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. maka dalam Perjanjian Rekapitalisasi Sementara antara Pemerintah dengan Bank Mandiri beserta perubahannya. yaitu sebesar Rp103.01/2003 tanggal 24 April 2003 tentang pengembalian kelebihan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang sebelumnya digunakan sebagai tambahan modal. kecuali dinyatakan lain) 1.000.00% saham Bank Mandiri milik Pemerintah (Catatan 32a). 2 tanggal 1 Juni 2003 dan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.000.H. 420/KMK-02/2003 tanggal 30 September 2003 yang antara lain memutuskan jumlah final tambahan penyertaan modal Pemerintah sebesar Rp173. 63 tanggal 8 Agustus 2003. sehingga pada tanggal 31 Desember 1999 jumlah keseluruhan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang diterbitkan berdasarkan perjanjian tersebut menjadi sebesar Rp178.000. berdasarkan perubahan anggaran dasar yang dilaksanakan dengan Akta Notaris Sutjipto. Rekapitalisasi (lanjutan) Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. Penawaran Umum Saham. ditetapkan jumlah kebutuhan rekapitalisasi Bank Mandiri adalah sebesar Rp173.2003 tanggal 6 Juni 2003 dan telah diumumkan pada Berita Negara Republik Indonesia No.000 pada tanggal 13 Oktober 1999 dan Rp75. Penawaran umum kepada masyarakat tersebut merupakan divestasi atas 20. sedangkan sisanya sebesar Rp2. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.931. Pada tanggal 14 Juli 2003. 97 Tahun 1999 tersebut di atas.000 digunakan sebagai tambahan modal disetor.315 (Catatan 32b).02/2003 tanggal 23 Mei 2003 dan KMK-RI No. Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.000 pada tanggal 28 Desember 1999.000 kepada Pemerintah pada tanggal 25 April 2003 (Catatan 32b). UMUM (lanjutan) c. C-12783.000. sebesar Rp1.000.412. Menteri Keuangan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan (“KMK-RI”) No.000 lembar saham Biasa Seri B. Bank Mandiri telah mengembalikan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah sebesar Rp1. 227/KMK. Berdasarkan Kontrak Manajemen pada tanggal 8 April 2000 antara Bank Mandiri dan Pemerintah.000.412. Perubahan Modal Saham dan Obligasi Subordinasi Bank Mandiri Penawaran Umum Saham Bank Mandiri Bank Mandiri telah menyampaikan pernyataan pendaftaran sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering yang selanjutnya disebut “IPO”) kepada Badan Pengawas Pasar Modal (“Bapepam”) pada tanggal 2 Juni 2003 dan telah dinyatakan efektif berdasarkan Surat Ketua Bapepam No. No.801. Bank Mandiri melakukan IPO atas 4.01.TH. 97 Tahun 1999 tanggal 24 Desember 1999 tentang penambahan penyertaan modal Pemerintah di Bank Mandiri dalam rangka Program Rekapitalisasi.HT. dengan nilai nominal Rp500 (nilai penuh) per lembar saham yang dijual dengan harga Rp675 (nilai penuh) per lembar saham. Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. S-174/MK. S.000 dikembalikan kepada Pemerintah pada tanggal 7 Juli 2000 dalam bentuk Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah sebanyak 2.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.04. 52 dan No. Lampiran 5/3 . d. sehingga penyertaan secara keseluruhan menjadi setinggi-tingginya sebesar Rp180.000 (dua juta enam ratus lima puluh tujuh ribu) unit. Pemerintah menambah penyertaan modal sampai sejumlah maksimum Rp42.000. S-1551/PM/2003 tanggal 27 Juni 2003.

000. UMUM (lanjutan) d.000.862.339 304.000 Penurunan nilai nominal saham dari Rp1.199.970. obligasi tersebut telah dicatat pada Bursa Efek Indonesia (Catatan 30).PSJ/07-2003 tanggal 8 Juli 2003 dan Bursa Efek Surabaya No.000.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.633 399.000 lembar saham Biasa Seri B Bank Mandiri telah dicatatkan di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya berdasarkan surat persetujuan dari Bursa Efek Jakarta No. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.240. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. S-1187/BEJ.251.107.854.749.800.000 132.000 (nilai penuh) menjadi Rp500 (nilai penuh)per saham melalui stock split di tahun 2003 Saham yang berasal dari konversi MSOP I pada tahun 2004 Saham yang berasal dari konversi MSOP I pada tahun 2005 Saham yang berasal dari konversi MSOP I pada tahun 2006 Saham yang berasal dari konversi MSOP II pada tahun 2006 Saham yang berasal dari konversi MSOP I pada tahun 2007 Saham yang berasal dari konversi MSOP II pada tahun 2007 Saham yang berasal dari konversi MSOP III pada tahun 2007 Saham yang berasal dari konversi MSOP I pada tahun 2008 Saham yang berasal dari konversi MSOP II pada tahun 2008 Saham yang berasal dari konversi MSOP III pada tahun 2008 Saham yang berasal dari konversi MSOP II pada tahun 2009 Saham yang berasal dari konversi MSOP III pada tahun 2009 20.000.872 122. kecuali dinyatakan lain) 1. Lampiran 5/4 .492 71.500. Bank Mandiri mendapat persetujuan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan dengan suratnya No.260 86.800 64.764 40.000.000.000 Penambahan modal disetor oleh Pemerintah di tahun 2003 5.135 77.217 20. S-10414/BL/2009 tanggal 3 Desember 2009 untuk melakukan penawaran umum Obligasi Subordinasi Rupiah Bank Mandiri I Tahun 2009 dengan nilai nominal sebesar Rp3.000 4.116.000 251. sebanyak 19. Pada tanggal 14 Desember 2009. Penawaran Umum Saham. Perubahan Modal Saham dan Obligasi Subordinasi Bank Mandiri (lanjutan) Penawaran Umum Saham Bank Mandiri (lanjutan) Pada tanggal 14 Juli 2003. Perubahan Modal Saham Bank Mandiri Rincian Perubahan Modal Saham Ditempatkan dan Disetor adalah sebagai berikut: Jumlah saham Setoran awal dalam pendirian oleh Pemerintah di tahun 1998 Penambahan modal disetor oleh Pemerintah di tahun 1999 4. JKT-028/LIST/BES/VII/2003 tanggal 10 Juli 2003.589.519 8.621 343.382.153 147.000 10.750.805 Penawaran Umum Obligasi Subordinasi Bank Mandiri Pada tanggal 3 Desember 2009.000.300.

HT. Pada tanggal 30 Oktober 2003.409 atau 7.363 dan Rp18. 165 tanggal 30 Oktober 2003. Tambahan No.33 81.27%.H.99 99.000.251. No.46 51.01.00% kepemilikan di Bank Mandiri atau sebanyak 2.901 dieliminasi ke akun tambahan modal disetor/agio saham.554. S. kecuali dinyatakan lain) 1.000. Bank Mandiri (Europe) Limited Bank Mandiri (Europe) Limited (“BMEL”) didirikan di London.69 93. Anggaran Dasar Bank Mandiri telah mengalami perubahan sehubungan dengan perubahan tambahan modal disetor karena adanya kuasi-reorganisasi sesuai dengan Akta Notaris Sutjipto. Inggris pada tanggal 22 Juni 1999 berdasarkan “The Companies Act 1985 of the United Kingdom”.H. di mana saldo rugi sebesar Rp162.69 93.000 lembar Saham Biasa Seri B melalui private placements (Catatan 32a). UMUM (lanjutan) e.57% dan 5.04.693.. RUPS-LB Bank Mandiri menyetujui kuasi-reorganisasi pada tanggal 30 April 2003 tersebut sebagaimana terdapat dalam Akta Notaris Sutjipto.99 99.607.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. BMEL bertindak sebagai bank komersial untuk mewakili kepentingan Bank Mandiri dan berlokasi di London.874.00 100.33 - 100. S.00 95. Rp23.00 100. Divestasi Kepemilikan Saham oleh Pemerintah Pada tanggal 11 Maret 2004. Penyesuaian kuasi-reorganisasi telah dibukukan pada tanggal 30 April 2003. Bank Mandiri melakukan kuasi-reorganisasi sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPS-LB”) tanggal 29 Mei 2003. Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi Anak Perusahaan yang tercakup dalam laporan keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2009.33 80.00 99. C25309. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. Pemerintah telah melakukan divestasi lanjutan atas 10.00 99. 910 tanggal 23 Oktober 2003.00 Jumlah aset Anak Perusahaan tersebut pada tanggal 31 Desember 2009. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. 93. f. 6.99 99.83% dari jumlah aset konsolidasian. BMEL didirikan melalui konversi dari Bank Exim cabang London menjadi Anak Perusahaan dan efektif beroperasi sejak 31 Juli 1999.TH.00 95. Lampiran 5/5 . Inggris. g.2003 tanggal 23 Oktober 2003 dan diumumkan pada Berita Negara Republik Indonesia No. Kuasi-Reorganisasi Untuk menghilangkan konsekuensi negatif karena dibebani dengan saldo rugi.00 95. 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: Nama Anak Perusahaan Bank Mandiri (Europe) Limited (BMEL) Mandiri International Remittance Sendirian Berhad (MIR) PT Bank Syariah Mandiri (BSM) PT Usaha Gedung Bank Dagang Negara PT Mandiri Sekuritas PT Bumi Daya Plaza PT Bank Sinar Harapan Bali (BSHB) PT Mandiri Tunas Finance (MTF) Jenis Usaha Perbankan Jasa Pengiriman Uang Perbankan Syariah Pengelolaan Properti Sekuritas Pengelolaan Properti Perbankan Pembiayaan Konsumen Kedudukan London Kuala Lumpur Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Denpasar Jakarta 2009 Persentase Kepemilikan 2008 2007 100. 2008 dan 2007 (sebelum eliminasi) berjumlah Rp28. 130 tanggal 29 September 2003 dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.00 99. No.69 93.

150/1/8562 tanggal 18 November 2009.90% dari total saham PT Mandiri Manajemen Investasi. Penggabungan usaha tersebut disetujui oleh Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia pada tanggal 25 Agustus 2000 berdasarkan Surat Keputusan No. 34. MIR merupakan perusahaan penyedia jasa pengiriman uang (remittances) di bawah ketentuan Bank Negara Malaysia (“BNM”)..PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Malaysia. Subagyo Reksodipuro. S.HT. didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 15 Juni 1955 dengan nama PT Bank Industri Nasional (“PT Bina”). Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. No. Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi (lanjutan) Mandiri International Remittance Sendirian Berhad Mandiri International Remittance Sendirian Berhad (“MIR”) merupakan perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Bank Mandiri dengan modal disetor sebesar USD1. kecuali dinyatakan lain) 1... No.H. No. PT Usaha Gedung Bank Dagang Negara PT Usaha Gedung Bank Dagang Negara (“UGBDN”) adalah perusahaan yang bergerak dalam kegiatan jasa pengelolaan dan penyewaaan gedung. 33 tanggal 22 Desember 1978. S. PT Exim Sekuritas dan PT Merincorp Securindo.000 dan menjadi badan hukum Malaysia sejak tanggal 17 Maret 2009 dengan registrasi No. PT Mandiri Sekuritas PT Mandiri Sekuritas didirikan di Jakarta pada tanggal 31 Juli 2000 berdasarkan akta notaris Ny. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir telah dicantumkan pada Tambahan Berita Negara Republik Indonesia pada tanggal 27 April 2001 No.H. Secara legal operasional.. S. 23 tanggal 8 September 1999. Indonesia berdasarkan akta notaris Ny. yaitu menjadi PT Bank Syariah Mandiri.H. 10/548/DPB1 tanggal 14 November 2009 dan persetujuan dari BNM untuk melakukan kegiatan operasional melalui surat No. 850077-P. 7 tanggal 25 November 2004. S.H. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.01-TH. Vita Buena... didirikan berdasarkan akta notaris Abdul Latief.H. No.01. PT Bumi Daya Plaza PT Bumi Daya Plaza (“BDP”) adalah perusahaan yang bergerak dalam kegiatan jasa pengelolaan dan penyewaan gedung. Anak Perusahaan yang didirikan tanggal 26 Oktober 2004 dan bergerak di bidang manajemen dan penasehat investasi. Selanjutnya PT Bina berubah menjadi PT Bank Maritim Indonesia pada tanggal 12 September 1968 dan kemudian berubah menjadi PT Bank Susila Bhakti pada tanggal 6 Juni 1974.2000. 116 melalui penggabungan usaha PT Bumi Daya Sekuritas. UMUM (lanjutan) g. C-18762. PT Mandiri Sekuritas memiliki 99. yang merupakan Anak Perusahaan dari BDN. didirikan di Jakarta. menggantikan Notaris Sutjipto. 104 tanggal 29 Oktober 1971 di Jakarta. Pembukaan kantor MIR dilakukan pada tanggal 29 November 2009 yang berlokasi di Kuala Lumpur. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. S. terakhir dengan akta notaris Martin Roestamy.00% modal saham PIM. No. UGBDN memiliki 25.H.00% modal saham di PT Pengelola Investama Mandiri (“PIM”). suatu perusahaan yang didirikan untuk mengelola penyertaan-penyertaan exlegacy yang kepemilikannya sudah dialihkan menjadi kepemilikan atas nama PIM.800. PT Bank Syariah Mandiri PT Bank Syariah Mandiri (“BSM”) adalah perusahaan yang menyelenggarakan usaha bank dengan prinsip perbankan syariah. Pelayanan MIR masih terbatas pada jasa pengiriman uang kepada rekening di Bank Mandiri. BDP memiliki 75. MIR sudah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia (“BI”) melalui surat No. Lampiran 5/6 .EC. Perubahan nama perusahaan terakhir adalah berdasarkan Akta notaris Sutjipto. S. KL.

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.

UMUM (lanjutan) g. Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi (lanjutan) PT Bank Sinar Harapan Bali PT Bank Sinar Harapan Bali (“BSHB”) didirikan pada tanggal 3 November 1992 berdasarkan akta notaris Ida Bagus Alit Sudiatmika, S.H., No. 4 di Denpasar. Pada tanggal 3 Mei 2008 dilangsungkan penandatanganan Akta Akuisisi antara pemegang saham BSHB dan Bank Mandiri, sebagaimana tertuang dalam Akta Akuisisi No. 4 tanggal 3 Mei 2008 dibuat oleh I Wayan Sugitha, S.H., Notaris di Denpasar. Penandatanganan Akta Akuisisi ini menandai awal kepemilikan Bank Mandiri atas 80,00% saham BSHB, dimana selanjutnya pengelolaan BSHB akan dilakukan secara terpisah dari Bank Mandiri sebagai bank yang tetap berdiri sendiri (standalone bank) dengan fokus utama pada pengembangan bisnis Mikro dan Usaha Kecil. Pada tanggal 22 Oktober 2009, Bank telah melakukan penambahan penyertaan modal pada BSHB sebesar 1,46% dari total seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh, atau sebesar Rp1.460.657.000 (nilai penuh) dengan melakukan pembelian seluruh saham BSHB yang dimiliki oleh Direktur Utama sebanyak 2.921.314 lembar saham, sebagaimana terdapat dalam Akta Jual Beli Saham No. 52 tanggal 22 Oktober 2009 yang dibuat dihadapan Notaris Ni Wayan Widastri, S.H., Notaris di Denpasar, Bali. Penambahan penyertaan modal Bank Mandiri pada BSHB tersebut dilaksanakan dalam rangka memenuhi ketentuan Bank Indonesia tentang Good Corporate Governance yang antara lain mensyaratkan Direktur Utama Bank harus berasal dari pihak yang independen. Penambahan penyertaan Bank Mandiri di BSHB telah mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia sebagaimana terdapat dalam surat No. 11/103/DPB1/TPB1-1 tanggal 21 Agustus 2009. Setelah dilaksanakannya penambahan penyertaan modal tersebut, porsi kepemilikan Bank Mandiri pada BSHB meningkat dari 80,00% menjadi 81,46% dari total seluruh saham yang telah dikeluarkan BSHB dengan total nilai penyertaan sebesar Rp81.461 dari semula Rp80.000. PT Mandiri Tunas Finance PT Mandiri Tunas Finance (“MTF”, dahulu PT Tunas Financindo Sarana (“TFS”)) adalah perusahaan yang bergerak dalam kegiatan pembiayaan konsumen. MTF didirikan berdasarkan Akta Notaris Misahardi Wilamarta, S.H., No. 262 tanggal 17 Mei 1989 dan disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-4868.HT.01.01.TH.89 tanggal 1 Juni 1989 serta diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 57, Tambahan No. 1369 tanggal 18 Juli 1989. Sesuai dengan akta notaris Dr. A. Partomuan Pohan, S.H., LLM pada tanggal 6 Februari 2009, dilakukan penandatanganan akta jual beli antara pemegang saham MTF (PT Tunas Ridean Tbk. dan PT Tunas Mobilindo Parama) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., dimana Bank Mandiri mengakuisisi 51,00% kepemilikan saham atas MTF melalui pembelian 1.275.000.000 lembar saham MTF (nilai nominal Rp100 (nilai penuh)) per lembar saham dengan harga Rp290.000. Pengalihan 51,00% kepemilikan kepada Bank Mandiri ini telah disahkan dalam RUPS-LB MTF sebagaimana tertuang dalam Berita Acara RUPS-LB No. 8 tanggal 6 Februari 2009 dan telah dicatatkan dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana ditegaskan melalui Surat Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-AH.01.10-01575 tertanggal 11 Maret 2009. Akuisisi ini juga telah disetujui oleh Bank Indonesia melalui Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 11/3/DPB1/TPB1-1 tertanggal 8 Januari 2009.

Lampiran 5/7

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.

UMUM (lanjutan) g. Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi (lanjutan) PT Mandiri Tunas Finance (lanjutan) Perubahan nama TFS menjadi MTF dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2009, sesuai Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Tunas Financindo Sarana No. 181 tanggal 26 Juni 2009 yang ditandatangani oleh Notaris Dr. Irawan Soerodjo, S.H., Msi. Anggaran dasar tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-4056.AH.01.02.TH.09 pada tanggal 26 Agustus 2009. Goodwill yang timbul dari akuisisi MTF sebesar Rp156.807 diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama 5 tahun dengan pertimbangan atas estimasi manfaat ekonomis atas goodwill tersebut. Beban amortisasi goodwill sampai dengan 31 Desember 2009 adalah sebesar Rp28.748 dan telah dibebankan ke dalam laporan laba rugi konsolidasian periode 2009. h. Struktur dan Manajemen Kantor pusat Bank Mandiri berkedudukan di Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36 - 38 Jakarta Selatan, Indonesia. Pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007 struktur kantor dalam dan luar negeri Bank Mandiri adalah sebagai berikut:
2009 Kantor wilayah dalam negeri Cabang dalam negeri: Kantor Area Kantor Community Kantor Branch Cash Outlet 12 62 115 856 62 1.095 4 1 2008 10 59 118 359 491 1.027 4 1 2007 10 58 99 341 458 956 4 1

Cabang luar negeri Kantor Perwakilan

Pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007, Bank Mandiri memiliki cabang-cabang luar negeri yang berlokasi di Cayman Island, Singapura, Hong Kong dan Timor Leste serta Kantor Perwakilan (Representative Office) di Shanghai - Republik Rakyat Cina. Efektif tanggal 9 Januari 2007, untuk mendukung pencapaian aspirasi Bank Mandiri menjadi Dominant Multi-Specialist Bank, Bank Mandiri mengubah struktur organisasinya menjadi Strategic Business Units (SBU). Secara garis besar, SBU dimaksud terdiri dari tiga kelompok besar, yaitu: 1. Business Units, berfungsi sebagai motor utama pengembangan bisnis Bank yang terdiri dari 6 (enam) Direktorat yaitu Corporate Banking, Commercial Banking, Consumer Finance, Micro & Retail Banking, Treasury & International Banking dan Special Asset Management; 2. Corporate Center, berfungsi untuk menangani hal-hal strategis korporasi serta dukungan kebijakan perseroan yang terdiri dari 3 (tiga) Direktorat yaitu Risk Management, Compliance & Human Capital dan Finance & Strategy; 3. Shared Service berupa supporting unit yang mendukung operasional Bank secara keseluruhan yang ditangani oleh Direktorat Technology & Operations.

Lampiran 5/8

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.

UMUM (lanjutan) h. Struktur dan Manajemen (lanjutan) Pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Mandiri adalah sebagai berikut:
2009 Dewan Komisaris Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Wakil Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen 2008 2007

: : : : : : :

Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo -

Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin*) Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo -

Edwin Gerungan Muchayat Richard Claproth**) Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo Yap Tjay Soen***)

*) Sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 29 Mei 2008 **) Sampai dengan penutupan RUPS Tahunan tanggal 29 Mei 2008 ***) Sampai tanggal pengunduran diri efektif tanggal 15 Mei 2008. Adapun pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) selama yang bersangkutan menjabat pada periode 1 Januari 2008 sampai dengan 15 Mei 2008 telah diputuskan pada RUPS Tahunan tanggal 4 Mei 2009.

2009 Direksi Direktur Utama Wakil Direktur Utama Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur
*)

2008 Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Zulkifli Zaini Sasmita Abdul Rachman Sentot A. Sentausa Bambang Setiawan**) Riswinandi Thomas Arifin Budi Gunadi Sadikin Ogi Prastomiyono*)

2007 Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Omar Sjawaldy Anwar***) Zulkifli Zaini Abdul Rachman Sasmita Sentot A. Sentausa Bambang Setiawan**) Riswinandi Thomas Arifin Budi Gunadi Sadikin

: : : : : : : : : : :

Agus Martowardojo I Wayan Agus Mertayasa Zulkifli Zaini Sasmita Abdul Rachman Sentot A. Sentausa Bambang Setiawan Riswinandi Thomas Arifin Budi Gunadi Sadikin Ogi Prastomiyono

Menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 29 Mei 2008. Menjadi Direktur Kepatuhan terhitung mulai tanggal 17 Desember 2008 (berdasarkan Surat Gubernur Bank Indonesia Nomor 10/188/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 12 Desember 2008 perihal Keputusan atas Pengangkatan Direktur Kepatuhan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.) **) Sebagai Direktur Kepatuhan sampai dengan tanggal 17 Desember 2008 ***) Sampai dengan penutupan RUPS Tahunan tanggal 29 Mei 2008.

Pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007, Komite Audit Bank Mandiri terdiri dari:
2009 Ketua Anggota Anggota Anggota Anggota
*)

2008 Gunarni Soeworo Soedarjono Zulkifli Djaelani Imam Sukarno -

2007 Gunarni Soeworo Soedarjono Yap Tjay Soen*) Zulkifli Djaelani Imam Sukarno

: : : : :

Gunarni Soeworo Soedarjono Zulkifli Djaelani Imam Sukarno -

Sampai tanggal pengunduran diri efektif tanggal 15 Mei 2008. Adapun pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) selama yang bersangkutan menjabat pada periode 1 Januari 2008 sampai dengan 15 Mei 2008 telah diputuskan pada RUPS Tahunan tanggal 4 Mei 2009.

Pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007, Komite Pemantau Risiko Bank Mandiri terdiri dari:
2009 Ketua Anggota Anggota Anggota Sekretaris (ex-officio) : : : : : Soedarjono Edwin Gerungan Gunarni Soeworo Tama Widjaja Pardi Sudradjat 2008 Soedarjono Edwin Gerungan Gunarni Soeworo Tama Widjaja Pardi Sudradjat 2007 Soedarjono Edwin Gerungan Gunarni Soeworo Tama Widjaja Pardi Sudradjat

Lampiran 5/9

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.

UMUM (lanjutan) h. Struktur dan Manajemen (lanjutan) Pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007, Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mandiri terdiri dari:
2009 Ketua Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Sekretaris (ex-officio) : : : : : : : : Edwin Gerungan Muchayat Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo Mahmuddin Yasin Kresno Sediarsi 2008 Edwin Gerungan Muchayat Soedarjono Pradjoto Gunarni Soeworo Mahmuddin Yasin*) Kresno Sediarsi 2007 Edwin Gerungan Muchayat Soedarjono Richard Claproth**) Gunarni Soeworo Yap Tjay Soen***) Pradjoto Kresno Sediarsi

*) Sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 29 Mei 2008 **) Sampai dengan penutupan RUPS Tahunan tanggal 29 Mei 2008 ***) Sampai tanggal pengunduran diri efektif tanggal 15 Mei 2008. Adapun pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) selama yang bersangkutan menjabat pada periode 1 Januari 2008 sampai dengan 15 Mei 2008 telah diputuskan pada RUPS Tahunan tanggal 4 Mei 2009.

Pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007, Komite Good Corporate Governance Bank Mandiri terdiri dari:
2009 Ketua Anggota Anggota Anggota Sekretaris (ex - officio)
*) **) ***) ****)

2008 Muchayat Gunarni Soeworo Mahmuddin Yasin**) Anwar Isham*) Mustaslimah

2007 Muchayat Richard Claproth***) Yap Tjay Soen****) Anwar Isham Mustaslimah

: : : : :

Muchayat Gunarni Soeworo Mahmuddin Yasin Mustaslimah

Mengundurkan diri pada tanggal 1 Januari 2009 Sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 29 Mei 2008 Sampai dengan penutupan RUPS Tahunan tanggal 29 Mei 2008 Sampai tanggal pengunduran diri efektif tanggal 15 Mei 2008. Adapun pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) selama yang bersangkutan menjabat pada periode 1 Januari 2008 sampai dengan 15 Mei 2008 telah diputuskan pada RUPS Tahunan tanggal 4 Mei 2009.

Jumlah karyawan Bank Mandiri pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007 masingmasing adalah 22.909 orang, 22.408 orang dan 21.631 orang (tidak diaudit). 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI Direksi bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian Bank dan Anak Perusahaan yang telah diselesaikan pada tanggal 22 Februari 2010. Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Bank dan Anak Perusahaan adalah seperti dijabarkan di bawah ini: a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yaitu Standar Akuntansi Keuangan, ketentuan Bank Indonesia, Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam - LK) No. VIII.G.7 tentang “Pedoman Penyajian Laporan Keuangan” yang terdapat dalam lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-06/PM/2000 tanggal 13 Maret 2000 dan Surat Edaran No. SE02/BL/2008 tanggal 31 Januari 2008 tentang “Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik Industri Pertambangan Umum, Minyak dan Gas Bumi, dan Perbankan”.

Lampiran 5/10

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan) Laporan keuangan konsolidasian telah disajikan berdasarkan harga perolehan, kecuali untuk Efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang diklasifikasikan sebagai diperdagangkan dan tersedia untuk dijual, tagihan dan kewajiban derivatif yang dicatat berdasarkan nilai wajar, penyertaan saham tertentu yang dicatat dengan metode akuntansi ekuitas dan tanah, bangunan serta peralatan tertentu yang telah direvaluasi. Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali pengakuan bunga atas kredit yang diberikan dan aset produktif lainnya yang diklasifikasikan sebagai non performing dan laporan arus kas. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung yang dimodifikasi dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasional, investasi dan pendanaan. Untuk keperluan laporan arus kas konsolidasian, yang termasuk kas dan setara kas adalah kas, giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank lain. Laporan keuangan Anak Perusahaan yang bergerak dalam bidang Perbankan Syariah disusun berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 101, “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”, PSAK No. 102, “Akuntansi Murabahah”, PSAK No. 104, “Akuntansi Istishna”, PSAK No. 105, “Akuntansi Mudharabah”, PSAK No. 106, “Akuntansi Musyarakah”, Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) dan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia, mencakup pula pedoman akuntansi dan pelaporan yang ditetapkan oleh otoritas perbankan Indonesia dan BAPEPAM-LK. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, dibutuhkan estimasi dan asumsi yang mempengaruhi:  nilai aset dan kewajiban dilaporkan, dan pengungkapan atas aset dan kewajiban kontinjensi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian;  jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini, kecuali dinyatakan lain, dibulatkan menjadi jutaan Rupiah yang terdekat. b. Prinsip-prinsip Konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Bank Mandiri dan Anak Perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki atau dikendalikan oleh Bank Mandiri. Suatu pengendalian atas suatu Anak Perusahaan lain dianggap ada bilamana Bank Mandiri menguasai lebih dari lima puluh persen (50,00%) hak suara pada Anak Perusahaan, atau Bank Mandiri dapat menentukan kebijakan keuangan dan operasi dari Anak Perusahaan, atau mempunyai kemampuan untuk memberhentikan atau menunjuk mayoritas anggota Direksi di Anak Perusahaan. Pada laporan keuangan konsolidasian Bank Mandiri, semua saldo dan transaksi yang signifikan antar perusahaan yang dikonsolidasi telah dieliminasi. Hak minoritas atas laba bersih Anak Perusahaan disajikan sebagai pengurang dari laba bersih konsolidasian untuk mendapatkan jumlah laba yang menjadi hak Bank. Hak minoritas dalam aset bersih disajikan tersendiri dalam neraca konsolidasian diantara ekuitas dan kewajiban. Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk peristiwa dan transaksi sejenis dalam kondisi yang sama. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh Anak Perusahaan, kecuali bila dinyatakan lain. Bila pengendalian atas suatu entitas diperoleh atau berakhir dalam tahun berjalan, hasil usaha entitas tersebut dimasukkan dalam laporan laba rugi konsolidasian sejak tanggal pengendalian dimulai atau sampai dengan tanggal pengendalian berakhir.

Lampiran 5/11

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) c. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing Anak Perusahaan dan kantor cabang luar negeri Bank Mandiri menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam mata uang Rupiah. Untuk tujuan konsolidasian, laporan keuangan dalam mata uang asing milik cabang dan Anak Perusahaan luar negeri Bank Mandiri dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan dasar sebagai berikut: (1) Aset dan kewajiban, komitmen dan kontinjensi - menggunakan kurs spot Reuters pada tanggal neraca. (2) Pendapatan, beban, laba dan rugi - menggunakan kurs tengah rata-rata yang berlaku pada bulan terjadinya transaksi. (3) Akun ekuitas - menggunakan kurs historis pada tanggal transaksi. (4) Laporan arus kas menggunakan kurs spot Reuters pada tanggal neraca, kecuali akunakun laba rugi menggunakan kurs tengah rata-rata dan unsur-unsur ekuitas menggunakan kurs historis. Selisih yang timbul dari proses penjabaran laporan keuangan tersebut disajikan sebagai “Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing” pada kelompok Ekuitas dalam neraca konsolidasian. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi yang melibatkan mata uang asing dicatat pada nilai tukar pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal neraca, semua aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 16.00 WIB untuk tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007. Keuntungan atau kerugian yang timbul dibebankan pada laba rugi konsolidasian tahun berjalan. Kurs yang digunakan untuk menjabarkan mata uang asing ke dalam Rupiah adalah sebagai berikut (Rupiah penuh):
2009 1 Pound Sterling Inggris 1 Euro 1 Dolar Amerika Serikat 100 Yen Jepang 15.164,94 13.542,43 9.395,00 10.219,00 2008 15.755,42 15.356,48 10.900,00 12.065,00 2007 18.760,64 13.821,80 9.393,00 8.384,00

d.

Transaksi dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa Bank Mandiri dan Anak Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak - pihak yang mempunyai hubungan istimewa seperti yang didefinisikan dalam PSAK No. 7 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa” dan sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 7/3/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum, sebagaimana telah diubah dengan PBI No. 8/13/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006 yang didefinisikan antara lain: I. perusahaan di bawah pengendalian Bank dan Anak Perusahaan; II. perusahaan asosiasi; III. investor yang memiliki hak suara, yang memberikan investor tersebut suatu pengaruh yang signifikan; IV. perusahaan di bawah pengendalian investor yang dijelaskan dalam Catatan III di atas; dan V. karyawan kunci dan anggota keluarganya.

Lampiran 5/12

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) d. Transaksi dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa (lanjutan) Semua transaksi penting dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa baik yang dilakukan atau tidak dilakukan dengan syarat normal, sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa, telah diungkapkan pada Catatan 48. Transaksi antara Bank Mandiri dengan Badan Usaha Milik Negara dan perusahaan-perusahaan yang dimiliki/dikendalikan oleh Pemerintah, termasuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Unit Pelaksanaan Penjaminan Pemerintah (UP3) (institusi yang menggantikan BPPN) dan Lembaga Penjamin Simpanan (institusi baru yang menggantikan UP3) tidak diperlakukan sebagai transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. e. Kas dan Setara Kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank lain. Giro pada bank lain dinyatakan sebesar saldo giro dikurangi dengan penyisihan penghapusan sedangkan giro pada Bank Indonesia dinyatakan sebesar saldo giro. f. Giro Wajib Minimum Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 10/19/PBI/2008 tanggal 15 Oktober 2008 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum pada Bank Indonesia dalam Rupiah dan Valuta Asing, sebagaimana telah diubah dengan PBI No. 10/25/PBI/2008 tanggal 23 Oktober 2008, Giro Wajib Minimum (GWM) dalam Rupiah ditetapkan sebesar 7,50% dari Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam Rupiah yang terdiri dari GWM Utama dan GWM Sekunder, dan GWM dalam mata uang asing ditetapkan sebesar 1,00% dari DPK dalam mata uang asing. GWM Utama dalam Rupiah ditetapkan sebesar 5,00% dari DPK dalam Rupiah yang mulai berlaku pada tanggal 24 Oktober 2008 dan GWM Sekunder dalam Rupiah ditetapkan sebesar 2,50% dari DPK dalam Rupiah yang mulai berlaku pada tanggal 24 Oktober 2009. Pada tanggal 6 September 2005, Bank Indonesia mengeluarkan peraturan No. 7/29/PBI/2005 tentang perubahan atas peraturan Bank Indonesia No. 6/15/PBI/2004 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum pada Bank Indonesia dalam Rupiah dan valuta asing. Peraturan ini berlaku efektif 8 September 2005. Berdasarkan peraturan tersebut, diatur tambahan Giro Wajib Minimum dalam Rupiah untuk Bank yang memiliki rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga sebesar 50,00% - 60,00% wajib memelihara tambahan giro wajib minimum 3,00% dari dana pihak ketiga dalam Rupiah dan Bank yang memiliki dana pihak ketiga lebih dari Rp50.000.000 wajib memelihara tambahan rasio Giro Wajib Minimum 3,00% dari dana pihak ketiga dalam Rupiah sehingga rasio Giro Wajib Minimum yang harus dipelihara oleh Bank adalah sebesar 11,00% untuk Giro Wajib Minimum dalam mata uang Rupiah dan sebesar 3,00% dalam mata uang asing. g. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain merupakan penanaman dana dalam bentuk Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (FASBI), FASBI Syariah, call money, penempatan “fixed term”, deposito berjangka dan lain - lain. Penempatan pada Bank Indonesia disajikan sebesar saldo penempatan setelah dikurangi pendapatan bunga diterima dimuka. Penempatan pada bank lain dinyatakan sebesar saldonya dikurangi dengan penyisihan penghapusan.

Lampiran 5/13

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) h. Efek-efek Efek-efek yang dimiliki terdiri dari efek-efek yang diperdagangkan di pasar uang seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Surat Perbendaharaan Negara (SPN), Negotiable Certificates of Deposits, medium-term notes, floating rate notes, promissory notes, Treasury Bills yang diterbitkan oleh Pemerintah Negara Lain dan Pemerintah Republik Indonesia, obligasi wajib konversi, wesel ekspor, efek-efek yang diperdagangkan di pasar modal seperti unit reksadana, serta efek-efek yang diperdagangkan di bursa efek seperti saham dan obligasi, termasuk obligasi Syariah perusahaan. Investasi dalam unit reksadana dinyatakan sebesar nilai pasar sesuai nilai aset bersih dari reksadana pada tanggal neraca. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasikan pada tanggal neraca dibebankan pada laba rugi konsolidasian tahun berjalan. Penilaian efek-efek didasarkan atas klasifikasinya sebagai berikut: (1) Efek-efek untuk diperdagangkan disajikan pada nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi dari kenaikan atau penurunan nilai wajar diakui pada laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan. Pada saat efek-efek untuk diperdagangkan dijual, selisih antara harga penjualan dengan nilai wajar yang tercatat pada akhir tahun diakui sebagai keuntungan atau kerugian dari penjualan yang direalisasi. (2) Efek-efek yang tersedia untuk dijual disajikan pada nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi dari kenaikan atau penurunan nilai wajar tidak diakui pada laba rugi konsolidasian tahun berjalan, melainkan sebagai komponen terpisah dalam ekuitas. Keuntungan atau kerugian diakui sebagai laba atau rugi pada saat realisasi. (3) Efek-efek yang dimiliki hingga jatuh tempo dicatat pada nilai perolehan yang disesuaikan dengan diskonto atau premium yang belum diamortisasi. Untuk efek-efek yang diperdagangkan di pasar keuangan yang terorganisasi, nilai wajar tersebut umumnya ditentukan dengan mengacu pada harga pasar yang terjadi di bursa efek pada tanggal yang terdekat dengan tanggal neraca. Untuk efek-efek yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya sama atau dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap aset bersih efek-efek tersebut. Penurunan nilai wajar permanen atas efek-efek untuk dimiliki hingga jatuh tempo dan tersedia untuk dijual dibebankan pada laba rugi konsolidasian tahun berjalan. Transaksi pembelian dan penjualan efek-efek baik untuk nasabah maupun untuk Bank diakui dalam laporan keuangan konsolidasian pada saat tanggal transaksi efek (trade date). Pemindahan efek ke klasifikasi dimiliki hingga jatuh tempo dari klasifikasi tersedia untuk dijual dicatat sebesar nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi tetap dilaporkan dalam komponen ekuitas dan diamortisasi dengan metode suku bunga efektif selama sisa umur efek tersebut. Pemindahan efek ke klasifikasi dimiliki hingga jatuh tempo dari klasifikasi diperdagangkan dicatat sebesar nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi dibebankan ke laporan laba rugi konsolidasian pada tanggal pemindahan. Efek-efek disajikan sebesar nilai bersih setelah dikurangi penyisihan penghapusan dan premium atau diskonto yang belum diamortisasi. Premium dan diskonto diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Efek-efek tidak diakui lagi (derecognised) dari neraca konsolidasian ketika Bank telah mentransfer semua risiko dan imbalan dari efek-efek tersebut secara signifikan.

Lampiran 5/14

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) i. Obligasi Pemerintah Obligasi Pemerintah adalah surat hutang yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Obligasi Pemerintah terdiri dari Obligasi Pemerintah yang diperoleh dalam rangka program rekapitalisasi dan Obligasi Pemerintah yang dibeli dari pasar. Obligasi Pemerintah dicatat berdasarkan klasifikasi dari obligasi tersebut, dimana perlakuan akuntansinya adalah sama dengan perlakuan akuntansi untuk efek-efek seperti dijelaskan pada Catatan 2h. Untuk Obligasi Pemerintah yang aktif diperdagangkan di pasar keuangan, nilai wajar umumnya dihitung dengan mengacu kepada nilai pasar dari Bloomberg, atau harga yang diberikan oleh broker (quoted price) pada tanggal pelaporan neraca. Untuk Obligasi Pemerintah yang tidak memiliki nilai pasar, estimasi nilai wajar ditentukan dengan menggunakan pendekatan next repricing method dengan menggunakan faktor deflator. Obligasi Pemerintah tidak diakui lagi (derecognised) dari neraca konsolidasian ketika Bank telah mentransfer semua risiko dan imbalan dari obligasi tersebut secara signifikan. j. Tagihan Lainnya - Transaksi Perdagangan Tagihan Lainnya - Transaksi Perdagangan adalah tagihan sebagai akibat dari perjanjian pemberian fasilitas perdagangan kepada debitur yang akan ditagih pada saat jatuh tempo, dinyatakan sebesar saldo dikurangi dengan penyisihan penghapusan. k. Efek-efek yang Dibeli/Dijual dengan Janji Dijual/Dibeli Kembali Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual kembali disajikan sebagai aset dalam neraca konsolidasian sebesar harga penjualan kembali dikurangi dengan pendapatan bunga yang belum diamortisasi dan penyisihan penghapusan. Selisih antara harga beli dan harga jual kembali diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang ditangguhkan (belum diamortisasi), dan diakui sebagai pendapatan selama periode sejak efek-efek tersebut dibeli hingga dijual kembali. Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli kembali disajikan sebagai kewajiban dalam neraca konsolidasian sebesar harga pembelian kembali, dikurangi dengan bunga dibayar dimuka yang belum diamortisasi. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali diperlakukan sebagai biaya dibayar dimuka dan diakui sebagai beban selama jangka waktu sejak efek-efek tersebut dijual hingga dibeli kembali. l. Tagihan Derivatif dan Kewajiban Derivatif Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta asing untuk tujuan pendanaan dan perdagangan) dicatat dalam neraca konsolidasian berdasarkan nilai wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar dengan menggunakan kurs Reuters pada tanggal laporan atau metode diskonto arus kas. Tagihan derivatif disajikan sebesar keuntungan yang belum direalisasi dari kontrak derivatif, setelah dikurangi penyisihan penghapusan. Kewajiban derivatif disajikan sebesar kerugian yang belum direalisasi dari kontrak derivatif.

Lampiran 5/15

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) l. Tagihan Derivatif dan Kewajiban Derivatif (lanjutan) Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian berdasarkan tujuan Bank atas transaksi yaitu untuk (1) lindung nilai atas nilai wajar, (2) lindung nilai atas arus kas, (3) lindung nilai atas investasi bersih pada kegiatan operasi luar negeri dan (4) instrumen perdagangan, sebagai berikut: 1. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif yang ditujukan dan memenuhi syarat sebagai instrumen lindung nilai atas nilai wajar dan keuntungan atau kerugian atas perubahan nilai wajar aset dan kewajiban yang dilindungi, diakui sebagai laba atau rugi yang dapat saling hapus dalam tahun akuntansi yang sama. Setiap selisih yang terjadi menunjukkan terjadinya ketidakefektifan lindung nilai dan secara langsung diakui sebagai laba atau rugi konsolidasian tahun berjalan. 2. Bagian efektif dari keuntungan atau kerugian atas kontrak derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai atas arus kas dilaporkan sebagai pendapatan komprehensif lainnya pada bagian ekuitas secara terpisah. Bagian yang tidak efektif dari lindung nilai dilaporkan sebagai laba atau rugi konsolidasian tahun berjalan. 3. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai atas investasi bersih pada kegiatan operasi luar negeri dilaporkan sebagai pendapatan komprehensif lainnya sebagai bagian dari komponen ekuitas, sepanjang transaksi tersebut dianggap efektif sebagai transaksi lindung nilai. 4. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai (atau kontrak derivatif yang tidak memenuhi persyaratan sebagai instrumen lindung nilai) diakui sebagai laba atau rugi konsolidasian pada tahun berjalan. m. Kredit yang Diberikan Kredit yang diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disetarakan dengan kas, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur yang mewajibkan debitur untuk melunasi hutang berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu, dan tagihan yang berasal dari transaksi perdagangan yang telah jatuh tempo yang belum diselesaikan dalam waktu 15 hari. Saldo kredit yang diberikan disajikan sebesar nilai pokok dikurangi penyisihan penghapusan. Kredit sindikasi, kredit dalam rangka pembiayaan langsung dan pembiayaan bersama serta penerusan dinyatakan sebesar saldonya sesuai dengan porsi kredit yang risikonya ditanggung oleh Bank Mandiri dan Anak Perusahaan. Di dalam kredit yang diberikan termasuk pembiayaan oleh Bank Syariah Mandiri, Anak Perusahaan, berupa pembiayaan syariah yaitu penyediaan dana atau tagihan/piutang yang dapat dipersamakan dengan kas berupa: a) transaksi bagi hasil dalam bentuk mudharabah dan musyarakah b) transaksi sewa-menyewa dalam bentuk ijarah atau sewa beli dalam bentuk ijarah muntahiyah bittamlik c) transaksi jual beli dalam bentuk piutang murabahah dan istishna d) transaksi pinjam meminjam dalam bentuk piutang qardh dan e) transaksi sewa-menyewa jasa dalam bentuk ijarah untuk transaksi multijasa berdasarkan persetujuan atau kesepakatan antara Bank Syariah Mandiri dan pihak lain yang mewajibkan pihak yang dibiayai dan/atau diberi fasilitas dana untuk mengembalikan dana tersebut setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan ujroh, tanpa imbalan atau bagi hasil.

Lampiran 5/16

Koreksi atas pendapatan yang ditangguhkan dan penyisihan penghapusan hanya dapat dilakukan apabila Bank telah menerima pembayaran sebesar harga beli. Piutang murabahah disajikan sebesar nilai bersih yakni saldo piutang dikurangi penyisihan kerugian. Musyarakah adalah penanaman dana dari para pemilik dana/modal untuk mencampurkan dana/modal mereka pada suatu usaha tertentu. Kredit yang dibeli dari BPPN Bank Indonesia menerbitkan Peraturan Bank Indonesia No. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. Pendapatan dari kredit yang dibeli dari BPPN diakui secara tunai. kecuali dinyatakan lain) 2. Jika Bank membuat perjanjian kredit baru dengan debitur. Selisih antara pokok kredit dan harga pembelian diakui sebagai pendapatan yang ditangguhkan jika Bank membuat perjanjian kredit baru dengan debitur dan sebagai penyisihan penghapusan jika Bank tidak membuat perjanjian kredit baru dengan debitur. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) m. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Ijarah adalah sewa menyewa atas suatu barang dan/atau jasa antara pemilik obyek sewa termasuk kepemilikan hak pakai atas obyek sewa dengan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obyek sewa yang disewakan. Qardh adalah pinjam meminjam dana tanpa imbalan dengan kewajiban pihak meminjam mengembalikan pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu tertentu. dengan menggunakan metode bagi untung (profit sharing) atau metode bagi pendapatan (net revenue sharing) antara kedua belah pihak berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya. Jika Bank tidak membuat perjanjian kredit baru dengan debitur.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. sedangkan kerugian ditanggung semua pemilik dana/modal berdasarkan bagian dana/modal masing-masing. penerimaan pembayaran dari debitur harus diakui terlebih dahulu sebagai pengurang pokok kredit. Kredit yang Diberikan (lanjutan) Penjelasan secara ringkas dari masing-masing jenis pembiayaan tersebut adalah sebagai berikut: Mudharabah adalah penanaman dana dari pemilik dana (shahibul maal) kepada pengelola dana (mudharib) untuk melakukan kegiatan usaha tertentu. Lampiran 5/17 . dengan pembagian keuntungan berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya. 4/7/PBI/2002 tanggal 27 September 2002 tentang “Prinsip Kehati-hatian Dalam Rangka Pembelian Kredit oleh Bank dari BPPN” yang berlaku untuk semua pembelian kredit dari BPPN sejak 1 Januari 2002. Ijarah muntahiyah bittamlik adalah sewa menyewa antara pemilik obyek sewa dan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obyek sewa yang disewakan dengan opsi perpindahan hak milik obyek sewa baik dengan jual beli atau pemberian (hibah) pada saat tertentu sesuai akad sewa. Kelebihan penerimaan pembayaran dari saldo pokok kredit diakui sebagai pendapatan bunga. penerimaan pembayaran dari debitur diakui sebagai pengurang pokok kredit dan/atau pendapatan bunga sesuai dengan persyaratan yang diatur dalam perjanjian kredit baru. Murabahah adalah pembiayaan dalam bentuk transaksi jual beli barang sebesar harga pokok barang ditambah dengan margin keuntungan yang disepakati. Istishna adalah pembiayaan dalam bentuk transaksi jual beli barang dalam bentuk pemesanan pembuatan barang dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang disepakati dengan pembayaran sesuai dengan kesepakatan. Piutang murabahah dinyatakan sebesar jumlah piutang setelah dikurangi dengan ”marjin yang ditangguhkan” yang dapat direalisasikan.

kecuali dinyatakan lain) 2. Piutang Pembiayaan Konsumen Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian pembiayaan bersama dimana risiko kredit ditanggung pemberi pembiayaan bersama sesuai dengan porsinya (without recourse). kredit tersebut akan diklasifikasikan berdasarkan peraturan Bank Indonesia mengenai klasifikasi kredit. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Restrukturisasi Kredit yang Diberikan Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi persyaratan kredit. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) m. Saldo kredit yang belum dilunasi setelah 5 (lima) tahun harus dihapusbukukan oleh Bank. baik berdasarkan faktor prospek usaha. Setelah itu. Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan kredit diakui bila nilai sekarang dari jumlah penerimaan kas yang akan datang yang telah ditentukan dalam persyaratan kredit yang baru. Berdasarkan surat dari Bank Indonesia No. Kredit yang Diberikan (lanjutan) Kredit yang dibeli dari BPPN (lanjutan) Bank Indonesia memperbolehkan Bank untuk mengklasifikasikan semua kredit yang dibeli dari BPPN dalam kategori lancar selama 1 (satu) tahun sejak tanggal pembukuan kredit. n. maupun kemampuan membayar debitur sebagaimana diatur dalam PBI Kualitas Aktiva yang berlaku. adalah lebih kecil dari nilai kredit yang diberikan yang tercatat sebelum restrukturisasi. termasuk penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga maupun pokok. 9/58/DPNP/IDPnP tanggal 16 Februari 2007. Tunggakan bunga yang dikapitalisasi menjadi pokok kredit dalam perjanjian kredit yang baru dalam rangka restrukturisasi dicatat sebagai pendapatan bunga yang ditangguhkan (deferred interest income) dan akan diakui sebagai pendapatan dengan cara amortisasi secara proporsional berdasarkan nilai bunga yang dikapitalisasi terhadap pokok kredit baru pada saat pembayaran kredit diterima. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui dan penyisihan penghapusan. yang merupakan selisih antara jumlah keseluruhan pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dengan jumlah pokok pembiayaan konsumen. Kerugian restrukturisasi disajikan sebagai bagian dari penyisihan penghapusan. kinerja. Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui. konversi kredit menjadi saham atau instrumen keuangan lainnya dan/atau kombinasi dari keduanya. kerugian dari restrukturisasi kredit diakui apabila nilai wajar penyertaan saham atau instrumen keuangan yang diterima dikurangi estimasi biaya untuk menjualnya adalah lebih kecil dari nilai buku kredit yang diberikan. Bank Mandiri dapat meneruskan pengelolaan kredit eks BPPN yang melewati jangka waktu 5 tahun setelah pembelian. sepanjang kredit tersebut pada saat mencapai jangka waktu 5 tahun tergolong lancar. diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka waktu kontrak pembiayaan konsumen berdasarkan tingkat pengembalian berkala yang tetap dari piutang pembiayaan konsumen. Bank Indonesia mengharuskan Bank untuk dapat menerima pembayaran kredit sebesar harga beli dalam waktu maksimum 5 (lima) tahun sejak tanggal pembukuan kredit. Untuk restrukturisasi kredit dengan cara konversi kredit yang diberikan menjadi saham atau instrumen keuangan lainnya. Lampiran 5/18 .

Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan laba atau rugi yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan pada tanggal terjadinya transaksi. Penyertaan Saham Penyertaan saham merupakan investasi jangka panjang pada perusahaan non-publik serta penyertaan sementara pada perusahaan debitur yang timbul akibat konversi kredit yang diberikan. dikurangi penyisihan penghapusan. Lampiran 5/19 . dikurangi penyisihan penghapusan. Pendapatan pembiayaan konsumen dan beban bunga yang terkait dengan pembiayaan bersama with recourse tersebut disajikan secara bruto di laporan laba rugi konsolidasian. Perubahan nilai investasi pada Anak Perusahaan yang disebabkan terjadinya perubahan nilai ekuitas Anak Perusahaan yang bukan merupakan transaksi antara Bank dengan Anak Perusahaan. Anak Perusahaan berhak menentukan tingkat bunga yang lebih tinggi kepada pelanggan dari tingkat bunga yang ditetapkan dalam perjanjian dengan pemberi pembiayaan bersama yaitu Bank. diakui sebagai bagian dari ekuitas sebagai “Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan”. Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai bersama pihak-pihak lain dimana masing-masing pihak menanggung risiko kredit sesuai dengan porsinya (without recourse) disajikan di neraca konsolidasian secara bersih. Dalam pembiayaan bersama without recourse. Penyertaan saham lainnya dicatat dengan metode biaya yaitu sebesar biaya perolehan dikurangi dengan penyisihan penghapusan. Tagihan dan Kewajiban Akseptasi Tagihan dan kewajiban akseptasi disajikan sebesar nilai atas letters of credit atau sebesar nilai realisasi letters of credit yang telah diaksep oleh bank pengaksep.00% sampai dengan 50. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. Akun ini akan diperhitungkan di dalam penentuan laba atau rugi Bank pada saat pelepasan investasi tersebut (Catatan 32e).PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) n. Penyertaan saham di perusahaan asosiasi dengan persentase kepemilikan 20. Pembiayaan Bersama Pembiayaan bersama terdiri atas pembiayaan bersama konsumen tanpa jaminan (without recourse) dan pembiayaan bersama konsumen dengan jaminan (with recourse).00% dicatat dengan metode ekuitas yaitu penyertaan dicatat sebesar biaya perolehan disesuaikan dengan bagian Bank atas ekuitas perusahaan asosiasi dan dikurangi dengan penerimaan dividen sejak tanggal perolehan. q. Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai bersama pihak-pihak lain di mana Anak Perusahaan menanggung risiko kredit (with recourse) disajikan di neraca konsolidasian secara bruto. Tagihan akseptasi disajikan bersih setelah dikurangi dengan penyisihan penghapusan. kecuali dinyatakan lain) 2. o. p. Penyertaan sementara pada perusahaan debitur hasil dari konversi kredit yang diberikan menjadi saham dicatat dengan metode biaya. tanpa memperhatikan persentase kepemilikan. Selisihnya merupakan pendapatan dan disajikan sebagai bagian dari “Pendapatan Pembiayaan Konsumen”. Pendapatan pembiayaan konsumen dan beban bunga yang terkait dengan pembiayaan bersama (without recourse) disajikan secara bersih di laporan laba rugi konsolidasian. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Piutang Pembiayaan Konsumen (lanjutan) Pendapatan administrasi yang diperoleh dari konsumen diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian pada saat perjanjian pembiayaan ditandatangani.

Aset non-produktif adalah aset Bank dan Anak Perusahaan yang memiliki potensi kerugian. antara lain dalam bentuk agunan yang diambil alih. kecuali terdapat metode lain yang dianggap lebih tepat pada keadaan tertentu. Aset produktif tidak bermasalah (performing) diklasifikasikan sebagai “Lancar” dan “Dalam Perhatian Khusus”. Dalam penerapan PBI No. prospek usaha dan kemampuan membayar kepada Bank.transaksi perdagangan. bank garansi dan risk sharing. efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali. Komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit terdiri atas letters of credit yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan. penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain. “Diragukan” dan “Macet”. Untuk Bank Syariah. Pengklasifikasian aset produktif dan jumlah minimum penyisihan penghapusan atas aset serta komitmen dan kontinjensi yang memiliki risiko kredit dihitung berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. rekening antar kantor dan suspense account. “Kurang Lancar”. Penyisihan Penghapusan Aset Produktif dan Non-Produktif Aset produktif terdiri atas giro pada Bank Indonesia dan bank lain. 9/9/PBI/2007 tanggal 18 Juni 2007. Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia. Piutang ragu-ragu akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180 hari atau pada saat piutang tersebut diputuskan tidak dapat tertagih. letters of credit yang diterbitkan dengan program penjaminan Bank Indonesia.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. 8/21/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum yang Melaksanakan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah. tagihan lainnya . Penerimaan dari piutang yang telah dihapus bukukan diakui sebagai pendapatan lain-lain pada saat terjadinya. 11/2/PBI/2009 tanggal 29 Januari 2009. Obligasi Pemerintah. Goodwill disajikan sebagai aset lain-lain dan diamortisasi sebagai beban selama masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) q. kecuali dinyatakan lain) 2. anak perusahaan. Bank Mandiri dan Anak Perusahaan mengklasifikasikan aset produktif ke dalam satu dari lima kategori dan aset non-produktif ke dalam satu dari empat kategori. Efek-efek diklasifikasikan sebagai “Lancar”. menetapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan penelaahan atas kolektibilitas saldo piutang yang persentase kerugiannya ditentukan berdasarkan kerugian historis atau ketika terdapat bukti obyektif bahwa saldo piutang kemungkinan tidak dapat tertagih. Periode amortisasi goodwill adalah lima tahun. properti terbengkalai. r. serta aset produktif yang berasal dari kegiatan syariah. Kategori untuk aset non-produktif terdiri dari “Lancar”. “Kurang Lancar” dan “Macet”. namun periode amortisasi yang lebih panjang (maksimum 20 tahun) dapat digunakan apabila terdapat dasar yang tepat. kredit yang diberikan. Mandiri Tunas Finance. tagihan derivatif. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. penyertaan saham dan komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit. Lampiran 5/20 . sedangkan aset produktif bermasalah (nonperforming) diklasifikasikan kedalam tiga kategori yaitu: “Kurang Lancar”. garansi yang diterbitkan dalam bentuk standby letters of credit. Bank melakukan klasifikasi aset produktif berdasarkan evaluasi atas kinerja debitur. piutang pembiayaan konsumen. pengklasifikasian aset produktif dilakukan berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. “Diragukan” dan “Macet”. tagihan akseptasi. Penyertaan Saham (lanjutan) Goodwill diakui apabila terdapat selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Bank atas nilai wajar aset dan kewajiban yang dapat diidentifikasi pada tanggal transaksi pertukaran. 7/2/PBI/2005 tersebut. 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum sebagaimana telah diubah terakhir dengan PBI No. sebagaimana dalam pasal-pasal tertentu telah diubah dengan PBI No. efek-efek.

emas. dimana persentasenya berlaku langsung atas saldo aset produktif dan komitmen dan kontinjensi yang bersangkutan. penyisihan minimum yang wajib dibentuk adalah sebagai berikut: Lancar Kurang lancar Macet Persentase minimum penyisihan kerugian 1% 15% 50% Estimasi kerugian untuk komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit disajikan sebagai kewajiban pada neraca konsolidasian. kecuali untuk aset produktif dan komitmen & kontinjensi yang dikategorikan sebagai lancar. Sertifikat Bank Indonesia atau Surat Utang Negara. Saldo aset produktif dengan kualitas macet dihapusbukukan pada saat manajemen Bank Mandiri dan Anak Perusahaan berpendapat bahwa aset produktif tersebut tidak dapat tertagih. setoran jaminan. sejak 20 Januari 2006.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. tidak perlu dibentuk penyisihan. kelebihannya diakui sebagai pendapatan bunga. Penerimaan kembali aset produktif yang telah dihapusbukukan dicatat sebagai penambahan penyisihan penghapusan selama tahun berjalan. Untuk efek-efek . standby letter of credit dari prime bank yang diterbitkan sesuai dengan Uniform Customs and Practice for Documentary Credits. 600 (UCP 600 ) dan International Standard Banking Practice (ISBP). kecuali dinyatakan lain) 2. International Chamber of Commerce Publication No. 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang “Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum”. dikurangi nilai agunan. Jika terdapat kelebihan dari penerimaan pokok. Penyisihan Penghapusan Aset Produktif dan Non-Produktif (lanjutan) Pembentukan penyisihan minimum sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia tersebut adalah sebagai berikut: Persentase minimum penyisihan kerugian Lancar 1% Dalam perhatian khusus 5% Kurang lancar 15% Diragukan 50% Macet 100% Persentase di atas berlaku untuk saldo aset produktif dan komitmen & kontinjensi. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) r. rekening antar kantor dan suspense accounts. tabungan. Dalam peraturan tersebut. sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. properti terbengkalai. Jaminan Pemerintah Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk aset produktif dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia dan Surat Hutang Pemerintah (Obligasi Pemerintah) dan bagian aset produktif yang dijamin dengan agunan tunai berupa giro. deposito. Bank juga wajib melakukan pembentukan penyisihan kerugian khusus terhadap aset non-produktif seperti agunan yang diambil alih. 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang “Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum”. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. klasifikasi agunan yang diambil alih dan properti terbengkalai ditetapkan sebagai berikut: Batas Waktu Lancar Sampai dengan 1 tahun Kurang lancar Lebih dari 1 tahun sampai dengan 3 tahun Diragukan Lebih dari 3 tahun sampai dengan 5 tahun Macet Lebih dari 5 tahun Klasifikasi untuk rekening antar kantor dan suspense accounts ditetapkan sebagai berikut: Lancar Macet Batas Waktu Sampai dengan 180 hari Lebih dari 180 hari Lampiran 5/21 . DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.

1987 dan 2003 berdasarkan peraturan pemerintah) dikurangi akumulasi penyusutan (kecuali tanah yang tidak disusutkan). dan seluruh saldo selisih nilai revaluasi aset tetap yang masih dimiliki pada saat penerapan pertama kali PSAK No. Selisih nilai revaluasi aset tetap disajikan sebagai bagian dari ekuitas dalam neraca konsolidasian. 17 (1994). kecuali dinyatakan lain) 2. yang menggantikan PSAK No. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. Efektif tanggal 1 Januari 2008. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi. biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. jika memenuhi kriteria pengakuan aset tetap. Aset Tetap Sebelum tanggal 1 Januari 2008. “Akuntansi Tanah”. dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan penyisihan penurunan nilai. Lampiran 5/22 . umur manfaat ekonomis dan metode penyusutan dikaji ulang. “Akuntansi Penyusutan”. Selanjutnya. dan jika tidak sesuai dengan keadaan akan disesuaikan secara prospektif. antara lain. semua biaya dan beban yang terjadi sehubungan dengan perolehan hak atas tanah.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. “Aset Tetap”. Penyusutan dan amortisasi dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat ekonomis aset tetap yang diestimasi sebagai berikut: Tahun Bangunan Perlengkapan. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Bank Mandiri menerapkan PSAK No. Biaya perolehan hak atas tanah yang ditangguhkan tersebut disajikan sebagai bagian dari akun “Aset Lain-lain” dalam neraca konsolidasian dan diamortisasi selama masa manfaat hak atas tanah yang bersangkutan dengan menggunakan metode garis lurus. kecuali tanah. 16 (revisi 2007) yang disajikan sebagai bagian dari ekuitas dalam neraca konsolidasian telah direklasifikasi ke saldo laba konsolidasian pada tahun 2008 (Catatan 32c). 47. “Aset Tetap dan Aset Lain-lain” dan PSAK No. Ketika aset dalam penyelesaian telah selesai dan siap digunakan. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) s. peralatan kantor. ditangguhkan dan disajikan secara terpisah dari biaya perolehan hak atas tanah. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) dimasukkan dalam laporan laba rugi konsolidasian pada tahun berjalan aset tetap tersebut dihentikan pengakuannya. 16 (1994). biaya survei dan pengukuran lokasi. Pada setiap akhir tahun buku. akumulasi biaya perolehan direklasifikasikan ke akun aset tetap yang sebenarnya. Sesuai dengan PSAK No. Aset tetap dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya. biaya perizinan. aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan (kecuali aset tetap tertentu yang telah dinilai kembali pada tahun 1979. biaya notaris dan pajak-pajak yang berhubungan dengan hal tersebut. 16 (revisi 2007). pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan. nilai residu. perangkat lunak/komputer dan kendaraan bermotor 20 4-5 Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Bank Mandiri dan Anak Perusahaan memilih model biaya. Aset tetap. Aset Tetap dan Aset Sewa Guna Usaha i.

“Sewa”. t. kecuali dinyatakan lain) 2. Menurut PSAK revisi ini. Aset sewa guna usaha (disajikan sebagai bagian aset tetap) disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset sewa guna usaha dan periode masa sewa. diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Bank mengakui pembayaran sewa sebagai beban dengan dasar garis lurus (straight-line basis) selama masa sewa. Aset Lain-lain Aset lain-lain antara lain terdiri dari pendapatan bunga. sewa yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. AYDA merupakan jaminan kredit yang diberikan yang telah diambil alih sebagai bagian dari penyelesaian kredit yang diberikan dan disajikan pada “Aset Lain-lain“. Agunan yang diambil alih (AYDA) adalah aset yang diperoleh Bank Mandiri dan Anak Perusahaan. Aset Sewa Guna Usaha Efektif tanggal 1 Januari 2008. nilai tercatat aset tetap harus diturunkan menjadi nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tetap tersebut. Aset Tetap dan Aset Sewa Guna Usaha i. baik melalui pelelangan maupun diluar pelelangan berdasarkan penyerahan secara sukarela oleh pemilik agunan atau berdasarkan kuasa untuk menjual diluar lelang dari pemilik agunan dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada Bank Mandiri dan Anak Perusahaan. Beban keuangan dialokasikan pada setiap periode selama masa sewa. tagihan. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. PSAK No. Berdasarkan PSAK No. suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi. jika sewa tidak mengalihkan secara substantial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Lampiran 5/23 . provisi dan komisi yang masih akan diterima. 30 (revisi 2007). IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) s. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. 30 (revisi 2007). agunan yang diambil alih. 47 juga menyatakan bahwa hak atas tanah tidak diamortisasi kecuali memenuhi kondisi-kondisi tertentu yang telah ditentukan. Jika nilai tercatat aset tetap melebihi taksiran jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset tetap tersebut. Selanjutnya. uang muka pajak. biaya dibayar dimuka. Dalam sewa operasi. 30 (revisi 2007). sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo kewajiban. Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasian. Aset Tetap (lanjutan) Selain itu. properti terbengkalai. Pembayaran sewa dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan pelunasan kewajiban sewa. Bank dan Anak Perusahaan mengakui aset dan kewajiban dalam neraca konsolidasian pada awal masa sewa. 48 tentang “Penurunan Nilai Aset” mensyaratkan bahwa nilai tercatat aset tetap dikaji ulang setiap tanggal neraca untuk menilai apakah aset tetap tersebut nilai tercatatnya lebih tinggi dari jumlah yang dapat diperoleh kembali (recoverable amount) dari aset tetap tersebut.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa Bank akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa sewa. menggantikan PSAK No. penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut. ii. 30 (1990) “Akuntansi Sewa Guna Usaha”. dalam sewa pembiayaan. PSAK No. Berdasarkan PSAK No. rekening antar kantor dan lain-lain. sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum. PSAK No.

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Aset Lain-lain (lanjutan) Aset yang tidak digunakan (properti terbengkalai) adalah aset tetap dalam bentuk properti yang dimiliki Bank Mandiri dan Anak Perusahaan tetapi tidak digunakan untuk kegiatan usaha operasional Bank Mandiri dan Anak Perusahaan. Beban-beban yang berkaitan dengan pemeliharaan AYDA dan properti terbengkalai dibebankan ke laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan pada saat terjadinya. Kewajiban segera disajikan sebesar jumlah kewajiban Bank dan Anak Perusahaan. Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen. atau dengan cara pemindahbukuan dengan bilyet giro atau sarana perintah pembayaran lainnya. AYDA dan properti terbengkalai disajikan sebesar nilai bersih yang dapat direalisasi (net realisable value). Kelebihan saldo kredit yang diberikan yang belum dilunasi oleh peminjam di atas nilai dari AYDA. kecuali dinyatakan lain) 2. maka nilai tercatatnya dikurangi untuk mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan. Phone Banking dan Internet Banking jika memenuhi persyaratan yang disepakati. Deposito berjangka dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai dengan perjanjian antara pemegang deposito berjangka dengan Bank. Simpanan Simpanan adalah dana yang ditempatkan oleh masyarakat kepada Bank dan Anak Perusahaan yang bergerak di bidang perbankan berdasarkan perjanjian penyimpanan dana. Termasuk dalam pos ini adalah giro. Giro wadiah dapat digunakan sebagai instrumen pembayaran dan dapat ditarik setiap saat melalui cek dan bilyet giro. Selisih antara nilai bersih yang dapat direalisasi dengan hasil penjualan AYDA diakui sebagai keuntungan atau kerugian tahun berjalan pada saat dijual. deposito berjangka dan bentuk lain yang dipersamakan dengan itu. dibebankan terhadap penyisihan penghapusan kredit yang diberikan. Lampiran 5/24 . v. Termasuk di dalam giro adalah giro dan tabungan wadiah. tetapi penarikan tidak dapat dilaksanakan dengan menggunakan cek atau instrumen setara lainnya. baik dari masyarakat maupun dari bank lain. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Deposito berjangka merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara nasabah dengan Bank. yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat melalui cek. tabungan. Giro wadiah serta tabungan wadiah mendapatkan bonus sesuai dengan kebijaksanaan Bank. Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Giro dinyatakan sebesar nilai kewajiban kepada pemegang giro. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. Kewajiban Segera Kewajiban segera dicatat pada saat timbulnya kewajiban. u. Simpanan dalam bentuk giro wadiah dan tabungsan wadiah dinyatakan sebesar kewajiban Bank. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) t. Tabungan dinyatakan sebesar nilai kewajiban kepada pemilik tabungan. Tabungan merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat dilakukan melalui counter dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) atau dengan cara pemindahbukuan melalui SMS Banking. Nilai bersih yang dapat direalisasi adalah nilai wajar agunan yang diambil alih dikurangi dengan estimasi biaya untuk menjual AYDA tersebut. kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Jangka waktu pembiayaan SIMA berkisar 1-6 bulan. Berdasarkan ketentuan Bank Indonesia. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. aset dan hutang pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai aset dan kewajiban yang tercatat di neraca dengan dasar pengenaan pajak atas aset dan kewajiban tersebut pada setiap tanggal pelaporan.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. atau apabila diajukan keberatan dan/atau banding. simpanan dari bank lain dengan jangka waktu lebih dari 90 hari juga disajikan sebagai efek-efek yang diterbitkan. inter-bank call money dengan periode jatuh tempo menurut perjanjian kurang dari atau 90 hari dan deposito berjangka. aa. Pinjaman Subordinasi Pinjaman subordinasi dicatat sebesar nilai nominal dikurangi saldo diskonto yang belum diamortisasi. Biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan pinjaman subordinasi diakui sebagai diskonto dan dikurangkan langsung dari hasil penerbitan pinjaman subordinasi dan diamortisasi berdasarkan metode garis lurus sampai dengan tanggal jatuh tempo. Di dalam simpanan dari bank lain termasuk simpanan syariah dalam bentuk giro wadiah. dalam bentuk giro. z. tabungan. Lampiran 5/25 . Perubahan nilai tercatat aset dan kewajiban pajak tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun berjalan. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. baik lokal maupun luar negeri. SIMA merupakan sertifikat investasi yang diterbitkan oleh BSM dengan sistem bagi hasil dan hanya diperdagangkan antar bank. Pinjaman yang Diterima Pinjaman yang diterima merupakan dana yang diterima dari bank lain. investasi tidak terikat yang terdiri dari tabungan mudharabah. y. Perpajakan Bank Mandiri dan Anak Perusahaan menerapkan metode kewajiban neraca (balance sheet liability method) untuk menentukan beban pajak penghasilan. dan Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (SIMA). Simpanan dari Bank lain dinyatakan sesuai jumlah kewajiban terhadap bank lain. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) w. Simpanan dari Bank Lain Simpanan dari bank lain terdiri dari kewajiban terhadap bank lain. kecuali dinyatakan lain) 2. Premi atau diskonto yang timbul dari penerbitan floating rate notes dan medium-term notes diakui sebagai pendapatan/beban yang ditangguhkan dan diamortisasi selama periode efek-efek tersebut. Menurut metode kewajiban neraca. x. Bank Indonesia atau pihak lain dengan kewajiban pembayaran kembali sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman. Koreksi atas kewajiban pajak diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. medium-term notes dan travelers’ cheques dicatat sebesar nilai nominal. Metode ini juga mensyaratkan adanya pengakuan manfaat pajak di masa datang yang belum digunakan apabila besar kemungkinan bahwa manfaat tersebut dapat direalisasikan di masa yang akan datang. deposito berjangka mudharabah. Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial diberlakukan pada tahun dimana aset tersebut direalisasi atau kewajiban tersebut diselesaikan. maka koreksi diakui pada saat keputusan atas keberatan dan/atau banding tersebut diterima. Efek-efek yang Diterbitkan Efek-efek yang diterbitkan oleh Bank dan Anak Perusahaan termasuk floating rate notes.

Pendapatan pengelolaan dana oleh Bank sebagai mudharib terdiri dari pendapatan atas jual beli dari transaksi murabahah. istishna. Seluruh penerimaan pembayaran yang berhubungan dengan kredit yang diberikan dengan kolektibilitas diragukan dan macet. Pendapatan istishna diakui dengan menggunakan metode persentase penyelesaian atau metode akad selesai. keuntungan diakui dengan menggunakan metode efektif (anuitas) sesuai jangka waktu. Pendapatan bunga yang dibatalkan tersebut diakui sebagai tagihan kontinjensi. 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum. Pada saat kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai non-performing. harus diakui terlebih dahulu sebagai pengurang terhadap pokok kredit yang diberikan. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. sebagaimana telah diubah terakhir dengan PBI No. Pendapatan dan Beban Bunga Pendapatan dan beban bunga diakui dengan menggunakan metode akrual. Pendapatan bunga yang masih harus diterima atas aset non-performing Bank Mandiri dan Anak Perusahaan dicatat sebagai tagihan kontinjensi dalam laporan Komitmen dan Kontinjensi pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian. Lampiran 5/26 . dilakukan secara proporsional sesuai dengan praktik akuntansi perbankan yang berlaku umum (vide: Surat Bank Indonesia No. 11/2/PBI/2009 tanggal 29 Januari 2009. keuntungan diakui dengan menggunakan metode efektif (anuitas).9/634/DPbS tanggal 20 April 2007). Aset pajak kini (current tax assets) dan kewajiban pajak kini (current tax liabilities) untuk badan hukum yang berbeda tidak disalinghapuskan dalam laporan keuangan konsolidasian. Pengakuan keuntungan murabahah yang pembayarannya dilakukan secara angsuran atau tangguh. Pendapatan bunga yang berasal dari aset produktif bermasalah (non-performing) tidak diakui. Kelebihan penerimaan pembayaran atas pokok kredit yang diberikan harus diakui sebagai pendapatan bunga. pendapatan dari sewa (ijarah) dan pendapatan atas bagi hasil dari mudharabah. musyarakah dan pendapatan usaha utama lainnya. kecuali pada saat pembayaran tunai diterima. Aset pajak tangguhan disajikan bersih setelah dikurangi dengan kewajiban pajak tangguhan di neraca konsolidasian. pendapatan bunga yang telah diakui tapi belum diterima harus dibatalkan sebagai pendapatan bunga. Dalam kaitannya dengan tingkat risiko piutang murabahah. kecuali dinyatakan lain) 2. Anak Perusahaan menetapkan kebijakan atas pengakuan keuntungan murabahah sebagai berikut: 1) Untuk murabahah dengan pembayaran tangguh satu tahun atau kurang tanpa dikaitkan dengan risiko penagihan kas dari piutang (piutang tak tertagih) dan beban pengelolaan piutang serta penagihannya. Anak Perusahaan menetapkan kebijakan tingkat risiko berdasarkan ketentuan internal. 2) Untuk murabahah dengan pembayaran tangguh lebih dari satu tahun dimana risiko penagihan kas dari piutang (piutang tak tertagih) dan/atau beban pengelolaan piutang tersebut relatif kecil. Didalam pendapatan dan beban bunga terdapat pendapatan dan beban berdasarkan prinsip syariah.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) aa. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Perpajakan (lanjutan) Taksiran pajak penghasilan Bank Mandiri dan Anak Perusahaan dihitung untuk masing-masing perusahaan sebagai badan hukum terpisah. Pendapatan bunga dari kredit yang direstrukturisasi hanya dapat diakui apabila telah diterima secara tunai sebelum kualitas kredit menjadi lancar sebagaimana diatur di dalam Peraturan Bank Indonesia No. ab.10/1260/DPbS tanggal 15 Oktober 2008 dan Surat Bank Indonesia No.

Kewajiban program pensiun imbalan pasti yang diakui di neraca konsolidasian adalah nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal neraca dikurangi nilai wajar aset program. Pendapatan pembiayaan konsumen Anak Perusahaan dinyatakan sebesar pendapatan bersih setelah dikurangi dengan bagian pendapatan milik bank-bank lain sehubungan dengan transaksi-transaksi kerjasama penerusan pinjaman. ad. serta disesuaikan dengan keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu yang belum diakui. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Pendapatan Provisi dan Komisi Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan langsung dengan kegiatan perkreditan dan/atau yang mempunyai jangka waktu tertentu. Pendapatan usaha musyarakah yang menjadi hak mitra aktif diakui sebesar haknya sesuai dengan kesepakatan. ac. dan tidak diperkenankan mengakui pendapatan dari proyeksi hasil usaha. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa depan dengan menggunakan tingkat bunga obligasi perusahaan berkualitas tinggi dalam mata uang yang sama dengan mata uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo imbalan yang bersangkutan. 13/2003. Kewajiban imbalan pensiun Bank Mandiri and Anak Perusahaan dihitung dengan membandingkan manfaat yang akan diterima oleh karyawan dari Program Pensiun pada usia pensiun normal dengan manfaat yang akan diterima berdasarkan UU Ketenagakerjaan No. Pendapatan usaha mudharabah diakui dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai nisbah yang disepakati. Program pensiun berdasarkan UU Ketenagakerjaan adalah program imbalan pasti karena UU Ketenagakerjaan menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimum imbalan pensiun. kerjasama pembiayaan bersama dan pengambilalihan piutang dan penunjukan selaku pengelola piutang. Pendapatan dan Beban Bunga (lanjutan) Pendapatan ijarah diakui selama masa akad secara proporsional.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. diakui pada saat kredit yang diberikan dilunasi. saldo pendapatan provisi dan/atau komisi yang belum diamortisasi. Lampiran 5/27 . Program ini didanai melalui pembayaran kepada pengelola dana pensiun sebagaimana ditentukan dalam perhitungan aktuaria yang dilakukan secara berkala. Program pensiun iuran pasti adalah program pensiun yang menentukan jumlah imbalan pensiun yang akan diberikan. serta program pensiun manfaat pasti yang berasal dari masing-masing dana pensiun Bank Peserta Penggabungan. Pendapatan provisi dan komisi lainnya yang tidak berkaitan langsung dengan kegiatan perkreditan atau jangka waktu tertentu diakui pada saat terjadinya transaksi. 13/2003 setelah dikurangi dengan akumulasi kontribusi karyawan dan hasil investasinya. Untuk kredit yang diberikan yang dilunasi sebelum jatuh temponya. Apabila manfaat pensiun lebih kecil dari pada manfaat menurut UU No. maka Bank dan Anak Perusahaan harus membayar kekurangan tersebut. biasanya berdasarkan pada satu faktor atau lebih seperti usia. kecuali dinyatakan lain) 2. Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen menggunakan metode projected unit credit. masa kerja atau kompensasi. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) ab. Imbalan Kerja Kewajiban Pensiun Bank Mandiri menyelenggarakan program pensiun iuran pasti yang pesertanya adalah pegawai aktif Bank Mandiri sejak tanggal 1 Agustus 1999. ditangguhkan dan diamortisasi berdasarkan metode garis lurus sesuai dengan jangka waktunya.

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. tetapi memperoleh fasilitas kepegawaian yang ditentukan. namun disederhanakan. Hak atas imbalan ini pada umumnya diberikan apabila karyawan bekerja hingga mencapai usia pensiun dan memenuhi masa kerja tertentu. Opsi Saham Bank Mandiri telah memberikan opsi saham kepada Direksi dan pegawai pimpinan berdasarkan posisi dan kriteria tertentu dalam Program Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (MSOP). Akumulasi biaya kompensasi saham diakui sebagai Opsi Saham pada akun Ekuitas. Nilai wajar dari opsi saham tersebut ditentukan berdasarkan pada laporan hasil penilaian aktuaria independen dengan menggunakan metode penentuan harga opsi Black Scholes. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. af. dengan menggunakan metodologi akuntansi yang sama dengan metodologi yang digunakan dalam perhitungan program pensiun imbalan pasti. kecuali dinyatakan lain) 2. Prakiraan biaya imbalan ini dicadangkan sepanjang masa kerja karyawan. Laba per saham dilusian dihitung setelah melakukan penyesuaian yang diperlukan terhadap jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dengan asumsi bahwa semua opsi saham dilaksanakan pada saat penerbitan (Catatan 32a dan 33). Lampiran 5/28 . Pembagian Tantiem Bank Mandiri mencatat tantiem dengan menggunakan basis akrual dan membebankannya pada laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan. Apabila jumlah keuntungan atau kerugian aktuarial ini melebihi 10. Kewajiban Imbalan Pasca-Kerja Lainnya Bank memberikan gaji masa bebas tugas yaitu imbalan kepada karyawan sebelum usia pensiun jabatan karyawan dimana karyawan dibebaskan dari tugas-tugas rutin dan tidak masuk kerja. Imbalan Kerja (lanjutan) Kewajiban Pensiun (lanjutan) Keuntungan dan kerugian aktuarial dapat timbul dari penyesuaian yang dibuat berdasarkan pengalaman.00% dari imbalan pasti atau 10. ae. Laba per Saham Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih konsolidasian akhir tahun berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor selama tahun berjalan. perubahan asumsi-asumsi aktuarial dan perubahan pada program pensiun. Kewajiban ini dinilai setiap tahun oleh aktuaris independen yang berkualifikasi. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) ad.00% dari nilai wajar aset program maka kelebihannya dibebankan atau dikreditkan pada pendapatan atau beban selama sisa masa kerja rata-rata para karyawan yang bersangkutan. Jumlah biaya kompensasi saham dihitung pada tanggal diberikannya opsi saham dengan menggunakan nilai wajar dari opsi saham tersebut dan diakui sebagai bagian dari akun “Biaya Gaji dan Tunjangan Pegawai” selama periode opsi saham berdasarkan program hak bertingkat (graded vesting).

439. Surat Utang Negara (SUN) dan/atau kelebihan saldo Rekening Giro Rupiah Bank dari GWM Utama yang dipelihara di Bank Indonesia.342. 10/25/PBI/2008 tanggal 23 Oktober 2008 mengenai Giro Wajib Minimum Bank Umum pada BI dalam Rupiah yang terdiri dari GWM Utama dan GWM Sekunder masing-masing sebesar 5. jasa pengiriman uang dan lain-lain. GIRO PADA BANK INDONESIA 2009 Rupiah Dolar Amerika Serikat 15.00% (2008: 1.387 49.423. Segmen usaha adalah komponen Bank yang dapat dibedakan dalam menghasilkan jasa (baik jasa individual maupun kelompok jasa terkait) dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain.673.50% (2008: 5.616 20.874.443 16.00% dan 2007: 11.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.724 583.438 20. Lampiran 5/29 .763 2007 20.Tahap III Jumlah rata-rata tertimbang lembar saham .441 ag. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.565 13. 7/29/PBI/2005 tanggal 6 September 2005 yang telah diubah dengan PBI No.770. 3.Tahap I MSOP . Hong Kong dan Timor Leste).565 2008 20.00%).929. 10/19/PBI/2008 tanggal 14 Oktober 2008.00%) dan valuta asing sebesar 1. selanjutnya diubah dengan PBI No. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) af. Laba per Saham (lanjutan) Jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar yang digunakan dalam menghitung laba per saham dilusian pada tanggal 31 Desember 2009.428 713. Bank Syariah.205 784.549 20.727 28.961. GWM Utama adalah simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo Rekening Giro pada Bank Indonesia.161.332 1. 20.354. 2008 dan 2007 masing-masing adalah 20. 2009 Jumlah rata-rata tertimbang lembar saham . sedangkan segmen sekunder dibagi ke dalam Indonesia.252. sekuritas.024 1.Dasar Penyesuaian atas efek berpotensi saham biasa: MSOP .438.00% dan 2. Asia (Singapura.622 4.055. Eropa Barat (Inggris) dan Cayman Island.863.939.958.Dilusian 20.225.991.961.00% dan 0. sedangkan GWM Sekunder adalah cadangan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank berupa SBI.423. kecuali dinyatakan lain) 2. Segmen primer dibagi ke dalam segmen-segmen usaha berikut: perbankan.423.059 Pada tanggal 31 Desember 2009.650.428.829.00% dan 2007: 3. Segmen geografis adalah komponen Bank dan Anak Perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain. pembiayaan.439.863. Informasi Segmen Bank Mandiri dan Anak Perusahaan menyajikan informasi keuangan berdasarkan segmen usaha (segmen primer) dan daerah geografis (segmen sekunder).763 lembar saham dan 20. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.871 2008 12.256 1.752 126.Tahap II MSOP .00% dan 0.613.929.441 lembar saham.252.928.331.565 lembar saham.871 19. Giro Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai dengan PBI No.289 2007 26. Malaysia.049 17.717.

764 7. Berdasarkan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak Ketiga: Pada tanggal 31 Desember 2009.915 1. 2008 14.072 2.529 2007 36. 2008 dan 2007 tidak terdapat giro pada bank lain yang mempunyai hubungan istimewa.406.387) 1.149 2. Berdasarkan Kolektibilitas: 2009 Rupiah: Lancar Jumlah Rupiah Mata uang asing: Lancar Macet Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan 257.684 11.01% 4.25% 3.231.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.14% 0.826 7.962) 7. Mutasi penyisihan penghapusan giro pada bank lain adalah sebagai berikut: 2009 Saldo awal tahun Penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 37) Lain-lain*) Saldo akhir tahun *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.17% 2008 0. GIRO PADA BANK INDONESIA (lanjutan) Realisasi Giro Wajib Minimum untuk rekening Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (Bank Mandiri saja) pada tanggal 31 Desember 2009.387.039 53.982 (14. GIRO PADA BANK LAIN a.402.489.387) 1. 2008 dan 2007 masing-masing adalah: 2009 Rupiah .231.406.401.387.595 c. Tingkat Suku Bunga Rata-rata (yield) per Tahun: Rupiah Mata uang asing 2009 0.29% 1.039 2007 36.845 257.441.039 7. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.218 (87.95% 2007 0.067 36.647 7.595 b.04% 2007 14.428.218 (87.179 7.353 12.982 (14.489.067 1.689) 7.647 2008 53.494.845 7.220.962) 7.402.Giro Wajib Minimum Sekunder Dolar Amerika Serikat 5. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.607 (13.845 2008 53.689 2007 11. Berdasarkan Mata Uang: 2009 Rupiah Mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan 257.494. kecuali dinyatakan lain) 3.441. d.Giro Wajib Minimum Utama . Lampiran 5/30 .11% e.529 1.689) 7.731 507 14.609 (86.387 87.00% 42.609 (86.47% 1.334) 86.32% 2008 5.00% 3.365.962 Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan giro pada bank lain yang dibentuk telah memadai.365.179 7.067 7.689 12.230 87.915 1.915 1.387 71.401.764 7.45% 0.365.080 7.

786 2.300 1.894.493 15.690 2.057.402.198 13.417 8. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.196.000 145.750 41.046 7.132 94.410 Penempatan “Fixed-Term” < 1 bulan > 1 bulan < 3 bulan > 12 bulan Deposito Berjangka Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan > 1 bulan < 3 bulan 2008 Jatuh Tempo Rupiah: Bank Indonesia Call Money Deposito Berjangka Tabungan Jumlah Rupiah Mata uang asing: Call Money Penempatan “Fixed-Term” < 1 bulan > 12 bulan < 1 bulan > 1 bulan < 3 bulan > 6 bulan < 12 bulan > 12 bulan Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan < 1 bulan < 1 bulan > 1 bulan < 3 bulan < 1 bulan > 1 bulan < 3 bulan tanpa jatuh tempo Lancar 13.563.163.660 2. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.051 Macet 217. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN a.486 147.132 94.786 8.107 14.163.046 2.089 112.317 112.387 46.036 44.650.328 29.735.508.818 Lampiran 5/31 .791.450 1.457.642 69.013.000 145.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.708) 29.844 Tabungan Jumlah Rupiah Mata uang asing: Call Money tanpa jatuh tempo < 1 bulan > 1 bulan < 3 bulan > 12 bulan 15.594 (347.050 36.975 21. Jatuh Tempo dan Kolektibilitas: 2009 Jatuh Tempo Rupiah: Bank Indonesia Call Money Deposito Berjangka Lancar Macet Jumlah < 1 bulan < 1 bulan > 1 b ulan < 3 bulan < 1 bulan > 1 b ulan < 3 bulan > 6 bulan < 12 bulan 19.063 256. kecuali dinyatakan lain) 5.431 46.000 172. Berdasarkan Jenis.457.486 147.526 (386.450 1.107 14.563.098.844 - 19.261.431 7.057.350 548 49.261.660 217.732.184) 41.417 8.493 8.196.650.198 13.735.277 Jumlah 13.387 119.500 991 20.491 15.734.732.433 15.690 2.000 172.036 44.300 1.749. Mata Uang.975 20.404.098.050 36.642 69.491 226.063 256.500 991 20.350 548 49.089 2.

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.

PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN (lanjutan) a. Berdasarkan Jenis, Mata Uang, Jatuh Tempo dan Kolektibilitas (lanjutan):
2007 Jatuh Tempo Rupiah: Bank Indonesia Call Money Deposito Berjangka Jumlah Rupiah Mata uang asing: Call Money Penempatan “Fixed-Term” < 1 bulan < 1 bulan < 1 bulan Lancar 11.199.067 20.000 175.100 11.394.167 Macet Jumlah 11.199.067 20.000 175.100 11.394.167

< 1 bulan < 1 bulan > 1 bulan < 3 bulan > 6 bulan < 12 bulan

3.410.630 2.017.616 453 41.479 28.179 5.498.357

-

3.410.630 2.017.616 453 41.479 28.179 5.498.357 16.892.524 (59.200) 16.833.324

Deposito Berjangka Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan

< 1 bulan

b. Pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007, Bank Mandiri tidak memiliki penempatan pada pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Pada tanggal 31 Desember 2007, di dalam penempatan deposito berjangka Rupiah terdapat penempatan pada Bank Sinar Harapan Bali (BSHB) sebesar Rp80.000 yang belum menjadi Anak Perusahaan Bank Mandiri di tahun 2007 (Catatan 1g). c. Tingkat Suku Bunga Rata-rata (yield) per Tahun:
2009 Rupiah Mata uang asing 6,33% 0,22% 2008 6,55% 1,91% 2007 14,45% 4,37%

d. Pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007, tidak terdapat penempatan pada bank lain yang digunakan sebagai jaminan. e. Mutasi penyisihan penghapusan penempatan pada bank lain
2009 Saldo awal tahun Penyisihan/(pembalikan) selama tahun berjalan (Catatan 37) Lain-lain*) Saldo akhir tahun
*) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.

2008 59.200 323.475 4.033 386.708

2007 97.981 (36.337) (2.444) 59.200

386.708 18.868 (58.392) 347.184

Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan penempatan pada bank lain yang dibentuk telah memadai.

Lampiran 5/32

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.

PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN (lanjutan) e. Mutasi penyisihan penghapusan penempatan pada bank lain (lanjutan) Pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008, Bank Mandiri memiliki penempatan pada lembaga keuangan (dalam likuidasi) dengan klasifikasi macet senilai Rp209.153 dan Rp242.708 dan di lain pihak lembaga keuangan tersebut menempatkan dananya di Bank Mandiri dalam bentuk giro dan inter-bank call money dengan jumlah sebesar Rp14.050 dan Rp16.431 pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 (Catatan 20a dan 21a). Anak perusahaan juga memiliki kewajiban L/C UPAS yang telah jatuh tempo kepada lembaga keuangan tersebut sebesar USD8.054.248,50 (nilai penuh). Saldo penempatan Bank Mandiri pada lembaga keuangan (dalam likuidasi) tersebut pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 telah disalinghapuskan (set-off) dengan saldo giro dan inter-bank call money yang ditempatkan lembaga keuangan tersebut di Bank Mandiri serta kewajiban L/C UPAS Anak Perusahaan (hanya untuk tahun 2009). Perhitungan penyisihan penghapusan yang dibentuk oleh Bank Mandiri untuk lembaga keuangan tersebut adalah selisih antara saldo penempatan Bank Mandiri pada lembaga keuangan tersebut dengan saldo giro dan inter-bank call money yang ditempatkan lembaga keuangan tersebut di Bank Mandiri dan kewajiban L/C UPAS Anak Perusahaan (hanya untuk tahun 2009).

6.

EFEK-EFEK a. Berdasarkan Tujuan dan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak Ketiga:
2009 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 48a): Diperdagangkan Tersedia untuk dijual Dimiliki hingga jatuh tempo 25.000 25.000 Pihak ketiga: Diperdagangkan Tersedia untuk dijual Dimiliki hingga jatuh tempo 13.432.182 327.875 4.383.357 18.143.414 Jumlah Dikurangi: Diskonto yang belum diamortisasi Keuntungan yang belum direalisasi dari kenaikan nilai efek-efek Penyisihan penghapusan 18.168.414 (42.211) 80.681 (53.492) 18.153.392 2008 20.328.692 475.092 3.866.576 24.670.360 24.670.360 (41.724) 40.257 (44.046) 24.624.847 2007 13.532 14.709 28.241 23.090.970 1.432.288 3.808.527 28.331.785 28.360.026 (8.833) 79.857 (1.114.497) 27.316.553

Lampiran 5/33

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.

EFEK-EFEK (lanjutan) b. Berdasarkan Jenis, Mata Uang dan Kolektibilitas:
2009
Nilai Perolehan/ Nilai Nominal*) Rupiah: Diperdagangkan Sertifikat Bank Indonesia Obligasi Investasi pada unit-unit reksa dana Saham (Diskonto)/ Keuntungan/ Premi (Kerugian) yang Belum yang Belum Diamortisasi Direalisasi Nilai Wajar/Nilai Buku**) Kurang Lancar Macet

Lancar

Jumlah

11.606.367 1.651.777 153.495 20.543 13.432.182

241 (24.979) (248) (24.986) (24.986)

67.695 13.942 5.254 (6.166) 80.725 1.854 (298) 1.556 82.281

11.674.062 1.665.453 158.749 14.377 13.512.641 9.854 6.377 16.231 1.915.000 920.741 460.264 61.752 54.686 3.412.443 16.941.315

50.000 85.757 135.757 135.757

- 11.674.062 266 1.665.719 158.749 14.377 266 13.512.907 9.854 6.377 16.231 1.915.000 970.741 546.021 61.752 54.686 3.548.200

Tersedia untuk dijual Reksadana Syariah Investasi pada unit-unit reksa dana

8.000 6.675 14.675

Dimiliki hingga jatuh tempo Sertifikat Bank Indonesia Syariah Obligasi Syariah Perusahaan Obligasi Sertifikat Bank Indonesia Wesel ekspor

1.915.000 970.500 571.000 62.000 54.686 3.573.186

Jumlah Rupiah Mata uang asing: Tersedia untuk dijual Wesel ekspor Floating rate notes Obligasi

17.020.043

266 17.077.338

211.727 54.187 47.286 313.200

344 (28) (17.541) (17.225) (17.225) (42.211)

(1.978) 378 (1.600) (1.600) 80.681

211.727 52.209 47.664 311.600 399.117 180.179 134.062 76.409 789.767 1.101.367 18.042.682 (28.636) 18.014.046

28.179 28.179 28.179 163.936 (24.590) 139.346

-

211.727 52.209 47.664 311.600 399.117 208.358 134.062 76.409 817.946 1.129.546

Dimiliki hingga jatuh tempo Wesel ekspor Obligasi Treasury bills Floating rate notes

399.117 208.014 134.090 93.950 835.171

Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Bersih

1.148.371 18.168.414

266 18.206.884 (266) (53.492) - 18.153.392

*) Efek-efek dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai nominal. **) Efek-efek dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai buku.

Lampiran 5/34

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.

EFEK-EFEK (lanjutan) b. Berdasarkan Jenis, Mata Uang dan Kolektibilitas (lanjutan):
2008
Nilai Perolehan/ Nilai Nominal*) Rupiah: Diperdagangkan Sertifikat Bank Indonesia Investasi pada unit-unit reksa dana Obligasi Saham (Diskonto)/ Keuntungan/ Premi (Kerugian) yang Belum yang Belum Diamortisasi Direalisasi Nilai Wajar/Nilai Buku**) Kurang Lancar Macet

Lancar

Jumlah

19.903.800 362.396 62.280 216 20.328.692

-

91.640 633 (2.590) (110) 89.573

19.995.440 363.029 59.391 106 20.417.966

-

- 19.995.440 363.029 299 59.690 106 299 20.418.265

Tersedia untuk dijual Investasi pada unit-unit reksa dana Reksadana Syariah

27.987 8.000 35.987

(8.141) (34.788) (42.929) (42.929)

(3.270) 765 (2.505) 87.068

24.717 8.765 33.482 1.305.000 986.121 546.212 170.015 3.007.348 23.458.796

-

-

24.717 8.765 33.482 1.305.000 986.121 546.212 170.015 3.007.348

Dimiliki hingga jatuh tempo Sertifikat Bank Indonesia Syariah Obligasi Syariah Perusahaan Obligasi Wesel ekspor

1.305.000 994.262 581.000 170.015 3.050.277

Jumlah Rupiah Mata uang asing: Tersedia untuk dijual Wesel ekspor Floating rate notes Obligasi

23.414.956

299 23.459.095

202.835 141.404 94.866 439.105

-

(32.274) (14.537) (46.811)

202.835 109.130 80.329 392.294

-

-

202.835 109.130 80.329 392.294

Dimiliki hingga jatuh tempo Wesel ekspor Obligasi Treasury bills Floating rate notes

361.750 349.764 72.085 32.700 816.299

1.376 (42) (129) 1.205 1.205 (41.724)

(46.811) 40.257

356.286 351.140 72.043 32.571 812.040 1.204.334 24.663.130 (38.283) 24.624.847

-

5.464 5.464 5.464

361.750 351.140 72.043 32.571 817.504 1.209.798

Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Bersih

1.255.404 24.670.360

5.763 24.668.893 (5.763) (44.046) - 24.624.847

*) Efek-efek dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai nominal. **) Efek-efek dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai buku.

Lampiran 5/35

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.

EFEK-EFEK (lanjutan) b. Berdasarkan Jenis, Mata Uang dan Kolektibilitas (lanjutan):
2007
Nilai Perolehan/ Nilai Nominal*) Rupiah: Diperdagangkan Sertifikat Bank Indonesia Obligasi Saham Investasi pada unit-unit reksa dana Medium-Term Notes (Diskonto)/ Keuntungan/ Premi (Kerugian) yang Belum yang Belum Diamortisasi Direalisasi Nilai Wajar/Nilai Buku**) Kurang Lancar Macet

Lancar

Jumlah

22.780.819 252.122 16.782 13.532 3.900 23.067.155

(10.840) (10.840) (10.840)

73.209 5.247 (1.974) 1.152 77.634 1.836 1.836 79.470

22.854.028 257.091 14.808 14.684 3.900 23.144.511 670.000 441.811 32.843 30.000 6.000 1.180.654 776.360 283.934 315 1.060.609 25.385.774

-

- 22.854.028 278 257.369 14.808 14.684 3.900 278 23.144.789 1.018.809 1.018.809 670.000 441.811 32.843 30.000 6.000 1.180.654 1.018.809 776.360 283.934 315 2.079.418

Tersedia untuk dijual Sertifikat Bank Indonesia Syariah Obligasi Investasi pada unit-unit reksa dana Medium-Term Notes Reksadana Syariah

670.000 439.975 32.843 30.000 6.000 1.178.818

Dimiliki hingga jatuh tempo Obligasi wajib konversi Obligasi Syariah Perusahaan Wesel ekspor Negotiable Certificates of Deposits

1.018.809 787.200 283.934 315 2.090.258

Jumlah Rupiah Mata uang asing: Diperdagangkan Obligasi Tersedia untuk dijual Wesel ekspor Floating rate notes Treasury bills Obligasi Promissory notes

26.336.231

1.019.087 26.404.861

37.347

-

-

37.347

-

-

37.347

118.356 66.004 39.108 27.917 16.794 268.179

-

(728) (5) (636) 1.756 387

118.356 65.276 39.103 27.281 18.550 268.566

-

-

118.356 65.276 39.103 27.281 18.550 268.566

Dimiliki hingga jatuh tempo Wesel ekspor Obligasi Floating rate notes Treasury bills

1.309.000 206.646 103.323 99.300 1.718.269

2.335 (2) (326) 2.007 2.007 (8.833)

387 79.857

1.249.385 208.981 103.321 98.974 1.660.661 1.966.574 27.352.348 (42.088) 27.310.260

7.403 7.403 7.403 7.403 (1.110) 6.293

52.212 52.212 52.212

1.309.000 208.981 103.321 98.974 1.720.276 2.026.189

Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Bersih

2.023.795 28.360.026

1.071.299 28.431.050 (1.071.299) (1.114.497) - 27.316.553

*) Efek-efek dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai nominal. **) Efek-efek dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai buku.

Lampiran 5/36

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.

EFEK-EFEK (lanjutan) c. Berdasarkan Sisa Umur Hingga Jatuh Tempo:
2009 Rupiah: Tidak mempunyai kontrak jatuh tempo < 1 tahun > 1 < 5 tahun > 5 < 10 tahun Jumlah Rupiah Mata uang asing: < 1 tahun > 1 < 5 tahun > 5 < 10 tahun Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Diskonto yang belum diamortisasi Keuntungan yang belum direalisasi dari kenaikan nilai efek-efek Penyisihan penghapusan 2008 2007

188.712 15.311.068 1.350.050 170.213 17.020.043

398.599 21.670.357 843.722 502.278 23.414.956

69.472 25.008.786 856.687 401.286 26.336.231

886.427 120.708 141.236 1.148.371 18.168.414 (42.211) 80.681 (53.492) 18.153.392

723.870 455.249 76.285 1.255.404 24.670.360 (41.724) 40.257 (44.046) 24.624.847

1.704.920 281.528 37.347 2.023.795 28.360.026 (8.833) 79.857 (1.114.497) 27.316.553

d. Berdasarkan Golongan Penerbit:
2009 Pemerintah dan Bank Indonesia Perusahaan lain Bank Jumlah Dikurangi: Diskonto yang belum diamortisasi Keuntungan yang belum direalisasi dari kenaikan nilai efek-efek Penyisihan penghapusan 15.252.972 2.052.685 862.757 18.168.414 (42.211) 80.681 (53.492) 18.153.392 2008 21.372.525 2.439.364 858.471 24.670.360 (41.724) 40.257 (44.046) 24.624.847 2007 23.755.813 2.696.719 1.907.494 28.360.026 (8.833) 79.857 (1.114.497) 27.316.553

Lampiran 5/37

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.

EFEK-EFEK (lanjutan) e. Rincian Obligasi Berdasarkan Peringkat:
Peringkat*) Lembaga Pemeringkat
Rupiah Diperdagangkan Obligasi PT Sarana Multigriya Finansial

Nilai Wajar/Nilai Buku**)

2009

2008

2007

2009

2008

2007

Pefindo Fitch Ratings Indonesia

***) AA(Idn)

idD – idAA+ idD – idAA+ -

1.615.969 49.750 1.665.719

59.690 59.690

257.369 257.369

Tersedia untuk dijual Reksadana Syariah Obligasi PT Indosat (Persero) Tbk. PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Lain-lain

-

-

-

-

9.854

8.765

6.000

Pefindo Pefindo Pefindo

-

-

idAA+ idAA+ idA – idAA+

9.854

8.765

180.298 149.940 111.573 447.811

Dimiliki hingga jatuh tempo Obligasi Syariah Perusahaan Obligasi PT Indosat (Persero) Tbk. PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Lain-lain Obligasi wajib konversi

Beragam

idBB – idAA+

****)

Baa3.id – idAA+

idBBB- – idAA+

970.741

986.121

776.360

Pefindo Pefindo Pefindo -

idAA+ idAA+ idBB – idAA- ****) -

idAA+ idAA+ idA – idAA+ -

-

218.410 187.356 140.255 1.516.762

215.822 181.500 148.890 1.532.333 1.600.788

1.018.809 1.795.169 2.500.349

Jumlah Rupiah Mata uang asing Diperdagangkan Obligasi Tersedia untuk dijual Obligasi Dimiliki hingga jatuh tempo Obligasi Jumlah mata uang asing
*)

3.192.335

Beragam

-

BBB+ – A-

BBBaa1 – A2

-

-

37.347

Beragam

A-

47.664

80.329

27.281

Beragam

BB- – A

Ba3 – AA-

Ba3

208.358 256.022

351.140 431.469

208.981 273.609

Informasi peringkat obligasi diperoleh dari Bloomberg yang mencakup peringkat yang diberikan oleh lembaga pemeringkat seperti Pemeringkat Efek Indonesia, Standard and Poor’s, Moody’s dan Fitch Ratings. Efek-efek dengan kategor i dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai buku. Pada tanggal 31 Desember 2009, obligasi dengan kategori diperdagangkan terutama terdiri dari Surat Perbendaharaan Negara yang tidak memiliki peringkat.

**) ***)

****) Termasuk didalamnya, obligasi PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk. yang pada tanggal 14 Januari 2010 diperingkat kembali menjadi idCCC oleh Pefindo.

Lampiran 5/38

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.

EFEK-EFEK (lanjutan) f. Tingkat Suku Bunga Rata-rata (yield) per Tahun:
2009 Rupiah Mata uang asing 7,12% 5,05% 2008 10,01% 10,38% 2007 7,76% 8,73%

g. Mutasi Penyisihan Penghapusan Efek-efek:
2009 Saldo awal tahun Pembalikan selama tahun berjalan (Catatan 37) Penghapusbukuan (write - off) Penerimaan kembali efek-efek yang telah dihapusbukukan Lain-lain*) Saldo akhir tahun
*) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.

2008 1.114.497 (58.416) (1.018.809) 6.774 44.046

2007 1.145.838 (22.773) (8.568) 1.114.497

44.046 (39.295) 50.940 (2.199) 53.492

Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan efek-efek yang dibentuk telah memadai. Berdasarkan Surat Bank Indonesia No. 10/177/DpG/DPNP tanggal 9 Oktober 2008 perihal Penetapan Nilai Wajar dan Reklasifikasi Surat Utang Negara (SUN), pada tanggal 19 Desember 2008 Bank telah melakukan reklasifikasi Efek-efek Diperdagangkan dan Tersedia Untuk Dijual dengan nilai nominal masing masing sebesar Rp147.000 dan Rp434.000 ke Efek-efek Dimiliki Hingga Jatuh Tempo. Nilai wajar Efek -efek Diperdagangkan dan Tersedia Untuk Dijual sebelum reklasifikasi masing-masing sebesar Rp142.772 dan Rp433.975 dan nilai wajar Efek-efek Diperdagangkan dan Tersedia Untuk Dijual pada tanggal reklasifikasi masing-masing sebesar Rp138.210 dan Rp407.590. Kerugian yang belum direalisasi atas Efek-efek Tersedia Untuk Dijual yang direklasifikasi dicatat sebagai bagian dari kerugian yang belum direalisasi atas efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia untuk Dijual - setelah dikurangi pajak tangguhan di ekuitas dan diamortisasi ke laporan laba rugi konsolidasian sampai dengan tanggal jatuh tempo efek-efek tersebut.

7.

OBLIGASI PEMERINTAH Akun ini terdiri dari obligasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah yang diperoleh Bank Mandiri dari pasar primer dan sekunder pada tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007 dengan rincian sebagai berikut:
2009 Diperdagangkan, nilai wajar Tersedia untuk dijual, nilai wajar Dimiliki hingga jatuh tempo, nilai buku 430.198 25.915.611 62.787.131 89.132.940 2008 43.748 26.244.185 61.971.106 88.259.039 2007 972.392 27.294.443 61.199.482 89.466.317

Lampiran 5/39

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.

OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) a. Berdasarkan Jatuh Tempo Berdasarkan jatuh temponya, Obligasi Pemerintah adalah sebagai berikut:
2009 Rupiah Diperdagangkan: Kurang dari 1 tahun 1 - 5 tahun 5 - 10 tahun Lebih dari 10 tahun 2008 2007

371.336 58.862 430.198

4.950 38.798 43.748

9.280 272.954 261.452 409.943 953.629

Tersedia untuk dijual: Kurang dari 1 tahun 1 - 5 tahun 5 - 10 tahun Lebih dari 10 tahun

650.683 19.696.001 5.537.544 25.884.228

643.223 14.562.198 10.946.419 26.151.840 5.334 1.515.61 4 36.684.355 23.642.622 61.847.925 88.043.513

739.520 348.686 13.366.139 12.761.785 27.216.130 1.350.000 25.810.000 33.934.598 61.094.598 89.264.357

Dimiliki hingga jatuh tempo: Kurang dari 1 tahun 1 - 5 tahun 5 - 10 tahun Lebih dari 10 tahun

1.366.067 576.453 40.520.202 20.152.786 62.615.508

Jumlah Rupiah Mata uang asing Diperdagangkan: 5 - 10 tahun Lebih dari 10 tahun

88.929.934

-

47.723 44.622 92.345 123.181 123.181 215.526 88.259.039

9.792 8.971 18.763 49.321 28.992 78.313 104.884 104.884 201.960 89.466.317

Tersedia untuk dijual: 5 - 10 tahun Lebih dari 10 tahun

31.383 31.383

Dimiliki hingga jatuh tempo: 1 - 5 tahun 5 - 10 tahun

152.849 18.774 171.623

Jumlah mata uang asing

203.006 89.132.940

Lampiran 5/40

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009, 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.

OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) b. Berdasarkan Jenis
2009 Nominal Rupiah Diperdagangkan Obligasi suku bunga tetap Tersedia untuk dijual Obligasi suku bunga tetap Obligasi suku bunga mengambang 9,00% 14,28% 15/03/2013 15/09/2018 25/06/2011 25/07/2020 9,28% 12,00% 20/02/2010 15/09/2013 Tingkat suku bunga per tahun Nilai wajar Tanggal jatuh tempo Frekuensi pembayaran bunga

432.289

430.198

1 bulan

339.096

374.099

6 bulan

25.831.044 26.170.140

SBI 3 bulan

25.510.129 25.884.228

3 bulan

Nilai buku Dimiliki hingga jatuh tempo Obligasi suku bunga tetap Obligasi suku bunga mengambang

Tingkat suku bunga per tahun

Tanggal jatuh tempo

Frekuensi pembayaran bunga

2.870.910

9,00% 15,58%

15/03/2010 15/05/2037 25/12/2014 25/07/2020

1 dan 6 bulan

59.744.598 62.615.508

SBI 3 bulan

3 bulan

Nominal Mata uang asing Tersedia untuk dijual Obligasi suku bunga tetap

Tingkat suku bunga per tahun

Nilai wajar

Tanggal jatuh tempo

Frekuensi pembayaran bunga

28.245

6,88% 7,50%

31.383

15/01/2016 9/03/2017

6 bulan

Nilai buku Dimiliki hingga jatuh tempo Obligasi suku bunga tetap

Tingkat suku bunga per tahun

Tanggal jatuh tempo

Frekuensi pembayaran bunga

171.623

6,75% 10,38%

04/05/2014 09/03/2017

6 bulan

Lampiran 5/41

045 26.795 25.130 43. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.925 SBI 3 bulan 3 bulan Nominal Mata uang asing Tersedia untuk dijual Obligasi suku bunga tetap Tingkat suku bunga per tahun Nilai wajar Tanggal jatuh tempo Frekuensi pembayaran bunga 109. Berdasarkan Jenis (lanjutan) 2008 Nominal Rupiah Diperdagangkan Obligasi suku bunga tetap 9. kecuali dinyatakan lain) 7.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.300.63% 8.744.28% SBI 3 bulan 12/03/2012 15/11/2020 25/06/2011 25/07/2020 461.327 9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) b. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.839.40% 09/08/2009 15/09/2013 Tingkat suku bunga per tahun Nilai wajar Tanggal jatuh tempo Frekuensi pembayaran bunga 44.748 6 bulan Tersedia untuk dijual Obligasi suku bunga tetap Obligasi suku bunga mengambang 9.00% 15.510 460.345 10/03/2014 17/01/2038 6 bulan Nilai buku Dimiliki hingga jatuh tempo Obligasi suku bunga tetap Tingkat suku bunga per tahun Tanggal jatuh tempo Frekuensi pembayaran bunga 123.00% 14.000 6.044 26.58% 15/06/2009 15/05/2037 25/12/2014 25/07/2020 6 bulan 59.847.78% 6.181 6.88% 03/10/2014 09/03/2017 6 bulan Lampiran 5/42 .466 25.598 61.151.691.103.28% 13.50% 92.840 6 bulan 3 bulan Nilai buku Dimiliki hingga jatuh tempo Obligasi suku bunga tetap Obligasi suku bunga mengambang Tingkat suku bunga per tahun Tanggal jatuh tempo Frekuensi pembayaran bunga 2.

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.832 SBI 3 bulan 10. kecuali dinyatakan lain) 7.786 6.191.28% 28/11/2008 15/09/2025 Tingkat suku bunga per tahun Nilai wajar Tanggal jatuh tempo Frekuensi pembayaran bunga 896.350.63% 8.094.88% 18.50% 20/04/2014 17/02/2037 75.000 59.58% 674.50% 15.026 953.000 906.75% 6.832 943. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.763 09/03/2017 17/02/2037 6 bulan Tersedia untuk dijual Obligasi suku bunga tetap 6.313 6 bulan Nilai buku Dimiliki hingga jatuh tempo Obligasi suku bunga tetap Tingkat suku bunga per tahun Tanggal jatuh tempo Frekuensi pembayaran bunga 104.617 9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) b.598 13.428 27.00% 14.884 6.700 27.598 61.88% 03/10/2014 09/03/2017 6 bulan Lampiran 5/43 .577.629 25/06/2011 3 bulan Tersedia untuk dijual Obligasi suku bunga tetap Obligasi suku bunga mengambang 613.045 SBI 3 bulan 26. Berdasarkan Jenis (lanjutan) 2007 Nominal Rupiah Diperdagangkan Obligasi suku bunga tetap Obligasi suku bunga mengambang 9.15% SBI 3 bulan 15/03/2010 25/12/2014 25/07/2020 6 bulan 3 bulan Nominal Mata uang asing Diperdagangkan Obligasi suku bunga tetap Tingkat suku bunga per tahun Nilai wajar Tanggal jatuh tempo Frekuensi pembayaran bunga 18.744. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.430 15/11/2010 15/02/2028 25/01/2008 25/07/2020 6 bulan 26.541.603 6 bulan 10.216.144 78.63% 6.130 3 bulan Nilai buku Dimiliki hingga jatuh tempo Obligasi suku bunga tetap Obligasi suku bunga mengambang Tingkat suku bunga per tahun Tanggal jatuh tempo Frekuensi pembayaran bunga 1.

843 secara legal telah dialihkan kepada bank counterpart berkaitan dengan transaksi Callable Parallel Deposits (Catatan 22) dan Callable Zero Coupon Deposits.652. Sebagian dari dana hasil pengalihan tersebut sejumlah Rp974.000 Nilai Deposito Akhir 1.967.589 ke Obligasi Pemerintah Dimiliki Hingga Jatuh Tempo.992. Informasi Lain Pada tanggal 31 Desember 2009. Rp876. Perjanjian memberikan hak opsi kepada bank counterpart untuk memutuskan lebih awal perjanjian dengan menghentikan/menarik deposito Rupiah pada setiap tanggal redemption setiap tahunnya.470 Suku Bunga Efektif 12. Bank masih mengakui Obligasi Pemerintah tersebut dalam neraca konsolidasian.setelah dikurangi pajak tangguhan di ekuitas dan diamortisasi ke laporan laba rugi konsolidasian sampai dengan tanggal jatuh tempo Obligasi Pemerintah tersebut. 2008 dan 2007 Obligasi Pemerintah dengan jumlah nilai nominal sebesar Rp355.813 dan Rp402. Oleh karena secara substansi risiko signifikan dan manfaat kepemilikan Obligasi Pemerintah tersebut belum dialihkan kepada bank counterpart.720 dan Rp425. Pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 Obligasi Pemerintah dengan jumlah nominal sebesar Rp3.90% Dana yang ditempatkan sebagai callable zero coupon deposit berasal dari sebagian dana yang diterima dari pengalihan Obligasi Pemerintah ke bank counterpart. 10/177/DpG/DPNP tanggal 9 Oktober 2008 perihal Penetapan Nilai Wajar dan Reklasifikasi Surat Utang Negara (SUN).000 1. Berdasarkan Surat Bank Indonesia No.514.539 dan Rp2. Pada tanggal 31 Desember 2007.18% 10.737.666 615.666 ditempatkan kembali ke bank counterpart dalam bentuk Callable Zero Coupon Deposits. kepemilikan Obligasi Pemerintah dengan nilai nominal sebesar Rp1. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) c. Bank melakukan dua transaksi Callable Zero Coupon Deposits dengan bank counterpart yang berkaitan dengan kontrak pengalihan Obligasi Pemerintah.500 dijaminkan untuk fasilitas pinjaman yang diterima dari bank lain (Catatan 26d).926. Lampiran 5/44 .111 dan nilai wajar Obligasi Pemerintah Diperdagangkan dan Tersedia untuk Dijual pada tanggal reklasifikasi masing-masing sebesar Rp99. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.648 dan Rp376. Ringkasan dari kontrak callable zero coupon deposits adalah sebagai berikut: Deposito Rupiah Rupiah Tanggal Efektif 29 Juli 2004 8 April 2005 Tanggal Jatuh Tempo 20 Juni 2013 20 Desember 2013 Nilai Deposito Awal 359. pada tanggal 19 Desember 2008 Bank Mandiri telah melakukan reklasifikasi Obligasi Pemerintah Diperdagangkan dan Tersedia untuk Dijual dengan nilai nominal masing-masing sebesar Rp116. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. Bunga deposito tersebut di atas sama dengan yield dari Obligasi Pemerintah pada saat dialihkan ke bank counterpart. Kontrak dimulai pada saat Bank melakukan pengalihan Obligasi Pemerintah kepada bank counterpart dan menerima dana hasil pengalihan tersebut dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 7.039 telah dijual kepada pihak ketiga dengan janji untuk dibeli kembali (Catatan 23).PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Nilai wajar Obligasi Pemerintah Diperdagangkan dan Tersedia Untuk Dijual sebelum reklasifikasi masing-masing sebesar Rp100.000. Kerugian yang belum direalisasi atas Obligasi Pemerintah yang dipindahkan dicatat sebagai bagian dari kerugian yang belum direalisasi atas efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia untuk Dijual .

818 879. Berdasarkan Jenis dan Mata Uang: 2009 Rupiah: Pihak ketiga Usance L/C Payable at Sight Lain-lain Jumlah Rupiah Mata uang asing: Pihak ketiga Usance L/C Payable at Sight Lain-lain Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2008 2007 1.539 189.878.146. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) c.404 12.549 1.868.133 2007 1.781) 3.990.781) 3.887.591 997.133 922. b.182 (1.375 3.865 1. bank counterpart telah memutuskan lebih awal kontrak callable zero coupon deposits dengan nilai deposito awal sebesar Rp615. Pada tanggal 26 Juni 2007.542 Lampiran 5/45 . Bank diharuskan membayar Unwind Cost kepada bank counterpart seperti yang ditentukan kemudian oleh bank counterpart.513.924 (844.594 798. bank counterpart dapat memutuskan perjanjian pada saat terjadinya Unwind Events yaitu apabila Bank gagal membayar setiap penambahan (top up) deposito Rupiah yang diharuskan dalam perjanjian.990. 8.894 1.080.158. kecuali dinyatakan lain) 7.283 798.347 2.492 2. Informasi Lain (lanjutan) Berdasarkan perjanjian.332 876.481 960. Pada tanggal 29 Mei 2007.785 153.981 445.666 dan memberikan dana tunai sebagai penyelesaian atas transaksi tersebut pada tanggal 20 Juni 2007.309 1.274 (839.958.158.732) 2.631 3.924 (844.836.699 355.764 2. Apabila bank counterpart menggunakan haknya untuk melakukan penghentian transaksi lebih awal akibat terjadinya Unwind Events.616.617.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.143 2008 3.732) 2.647 991.000 dan memberikan dana tunai sebagai penyelesaian atas transaksi tersebut pada tanggal 21 Desember 2007.143 1. 2008 dan 2007 tidak terdapat tagihan lainnya .028.146.052 1.049) 3.802.985 175.274 (839.513. TAGIHAN LAINNYA .203 2.TRANSAKSI PERDAGANGAN a.671.868.671.850 4.065.028.063. bank counterpart telah memutuskan lebih awal kontrak callable zero coupon deposits dengan nilai deposito awal sebesar Rp359.transaksi perdagangan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Selain itu bank counterpart memiliki hak untuk melakukan penghentian transaksi lebih awal jika bank counterpart memandang bahwa penerimaan dana dalam bentuk callable zero coupon deposits tersebut memiliki bunga yang lebih tinggi dari bunga pasar.607. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.032.101.518 6.245 477.542 Pada tanggal 31 Desember 2009.683 2.182 (1.224 4. Berdasarkan Kolektibilitas: 2009 Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Macet Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2.049) 3.

441 176.Transaksi Perdagangan: 2009 Saldo awal tahun (Pembalikan)/penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 37) Lain-lain *) Saldo akhir tahun *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.000 100.TRANSAKSI PERDAGANGAN (lanjutan) c.964 479.159 1.158.158.936.255 125.496 766.049) 3.029 (30.6 bulan 6 .581 121.591 1.133 2007 440.607.781 Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan tagihan lainnya .704 286.018 7.541 Tanggal Dimulai Tanggal Jatuh Tempo Nilai Jual Kembali Pendapatan Bunga Belum Direalisasi Nilai Bersih Lampiran 5/46 .3 bulan 3 .049 207.732 196.787 121.886 145.547 487.966.434 451.736 1.471 552.143 2008 518. Berdasarkan Jatuh Tempo: 2009 Rupiah: Kurang dari 1 bulan 1 .462 506.786 1.855 357.155 765.173 451.279 853.012 839.940 413.785 94. 9. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.488) 4.158.948 4. 2008 839.612 203.470 208. kecuali dinyatakan lain) 8.087) 844.924 (844.247 (5.6 bulan Lebih dari 12 bulan Jumlah Rupiah Mata uang asing: Kurang dari 1 bulan 1 .571 912.714 281 119 30.049 2007 812. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI a.802.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.511 328.336 333.182 (1.12 bulan Lebih dari 12 bulan Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan 491.990.421 931 3.905.432 1.939 317.308 1.254 416.573 175.495 335.671.181) (132.687 1.513.286 99.850 4.944 2.332 747.613 187.416 787 2.829 4.274 (839.900 652.698 412.047.958.066 94.527) 33.530 511.646 501.436 487.068 5.664 509.755 914.732) 2.396 397.transaksi perdagangan telah memadai.551 208.049 (181.3 bulan 3 .549 278.868.944 2.683 2.041 486.776 145. TAGIHAN LAINNYA .732 1.681 200.065. Mutasi Penyisihan Penghapusan Tagihan Lainnya .781) 3.688 2.032.889 261 242 1.505 1.028.654 173.157 174. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 2009 Jenis Efek Rupiah SPN Obligasi VR0020 Obligasi VR0029 SPN SPN Obligasi VR0031 Obligasi VR0031 Obligasi VR0029 Obligasi VR0028 Obligasi VR0029 Obligasi VR0029 Obligasi VR0029 Saham Obligasi VR0031 SPN Jumlah Penyisihan penghapusan Bersih 17/12/2009 19/11/2009 21/12/2009 11/12/2009 11/12/2009 15/10/2009 21/10/2009 07/07/2009 07/07/2009 28/12/2009 21/10/2009 10/09/2009 16/12/2009 15/10/2009 17/12/2009 08/01/2010 19/02/2010 22/03/2010 04/01/2010 04/01/2010 15/01/2010 21/01/2010 21/01/2010 21/01/2010 29/03/2010 21/01/2010 10/03/2010 26/02/2010 15/01/2010 08/01/2010 854.444 318.375 3.146.063.542 d. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.468 3.

087 25. FR0043.200 4.433 1.748 297.233 105.040 2.357 137.170 19.420 3.952 152.431 130.262 144.025 3.633 8.987) 619.594 269.055 308 6.600 105.120 100.324. kecuali dinyatakan lain) 9.634 4.651 59.607 114.319 150.148 933 175 442.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.410 131 15 14 9 36.367 130.800 109.627 62.092 Tanggal Dimulai Tanggal Jatuh Tempo Nilai Jual Kembali Pendapatan Bunga Belum Direalisasi Nilai Bersih 2007 Jenis Efek Rupiah Obligasi FR0045 Obligasi FR0042 Obligasi FR0040.526 171.867 122.553 101.430 372.614 117.502 64 391 172 165 3.633 2.034 3.850 101.632 25.000 25.722 54.952 163.768 166.453 (33.896 148.091 159.545 974 942 38. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.000 667.442 117.289 3.442 110.942 705. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI (lanjutan) a.217 62.855 271.050 252.859 137.017 8.476 122.853 Lampiran 5/47 .973 Tanggal Dimulai Tanggal Jatuh Tempo Nilai Jual Kembali Pendapatan Bunga Belum Direalisasi Nilai Bersih 28/12/2007 28/12/2007 28/11/2007 27/12/2007 26/03/2007 23/10/2007 23/10/2007 18/12/2007 28/11/2007 28/12/2007 28/11/2007 28/11/2007 27/03/2007 07/12/2007 28/11/2007 13/12/2007 13/12/2007 13/12/2007 14/01/2008 17/01/2008 07/01/2008 17/01/2008 26/03/2008 21/04/2008 21/04/2008 31/03/2008 03/01/2008 17/01/2008 07/01/2008 07/01/2008 27/03/2008 27/03/2008 10/01/2008 14/01/2008 14/01/2008 14/01/2008 298.201 151 814 378 758 5.321 3.336 3.079 (47.363 373.026 2.974 25.408 269.333 155.667 54.290.319 155. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. dan FR0047 Obligasi FR0040 Obligasi FR0044 Obligasi FR0034 Saham Saham Saham Saham Obligasi FR0043 Obligasi FR0044 Obligasi FR0034 Obligasi FR0040 Saham Saham Obligasi FR0028 Obligasi FR0025 Obligasi FR0026 Obligasi FR0024 Jumlah Penyisihan penghapusan Bersih 28/11/2007 28/11/2007 10/01/2008 03/01/2008 443.343 53.383 4.350 163.428 253.361. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (lanjutan) 2008 Jenis Efek Rupiah Saham Saham Saham Saham Saham Saham Saham Saham Jumlah Penyisihan penghapusan Bersih 05/09/2008 25/08/2008 25/09/2008 19/12/2008 15/07/2008 05/09/2008 20/11/2008 25/11/2008 05/09/2009 25/02/2009 25/03/2009 19/01/2009 12/01/2009 05/09/2009 20/01/2009 23/01/2009 178.006 272.600) 3.

000 667.541 2008 356.600 47. Kontrak berjangka .705 167.768.600) 3. 10. Swap .324.495 - 21. Mutasi Penyisihan Penghapusan Efek-efek yang Dibeli Dengan Janji Dijual Kembali: 2009 Saldo awal tahun (Pembalikan)/penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 37) Lain-lain *) Saldo akhir tahun *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.suku bunga Lain-lain Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Nilai Kontrak Nilai Wajar (Catatan 2l) Tagihan Derivatif Kewajiban Derivatif 1.488) 4.936.600 14. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF Ikhtisar transaksi derivatif pada tanggal 31 Desember 2009 adalah sebagai berikut: Transaksi Pihak ketiga Terkait Nilai Tukar 1.447 1. Swap .568) 1. Berdasarkan Kolektibilitas: 2009 Lancar Kurang lancar Macet Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan 4.130 50.494 (609) 509 793 253 5.079 (47. Kontrak berjangka .987) 619.980 (20.905.290. Swap .987 (2.324.jual Dolar Amerika Serikat Lain-lain Terkait Suku Bunga 1.611 41.799 2. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. kecuali dinyatakan lain) 9.823 182. 2008 33.853 c.936.021.043) (15. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI (lanjutan) b.jual Dolar Amerika Serikat Lain-lain 3.044.688) (50) 793 30 (5.249 41.434 75.000 33.427) 176.794 167.029 3.763 1.611 Lampiran 5/48 .015 89 1 609 - (8.488 Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali telah memadai.949 260.526 8.765) 174.987 2007 8.029 4.291 (1.456) 30.387 47.beli Dolar Amerika Serikat Lain-lain 2.197 50 223 11.029 (30.600 25.427 41. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.beli Dolar Amerika Serikat Lain-lain 4.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.092 2007 3.673 94.453 (33.453 3.

922 252 2.435 1.lain Terkait Suku Bunga 1.703 28.008 9.321 24.515 111. Option Buy Dolar Amerika Serikat Lain-lain 6.beli Dolar Amerika Serikat Lain-lain 2.jual Dolar Amerika Serikat Lain-lain 5.678 Ikhtisar transaksi derivatif pada tanggal 31 Desember 2007 adalah sebagai berikut: Transaksi Pihak ketiga Terk ait Nilai Tukar 1.047 - (5.676 156.471 643 18.178 (163) (2. Option Sell Dolar Amerika Serikat Lain .287) 340.678 160.005. Swap-suku bunga Dolar Amerika Serikat Lain-lain Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Nilai Kontrak Nilai Wajar (Catatan 2l) Tagihan Derivatif Kewajiban Derivatif 1. Kontrak berjangka . Swap .343 10.185.800) 336.206 4.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.069 163 2. Swap .761 8.428 119.348 Pada tanggal 31 Desember 2009.jual Dolar Amerika Serikat 3.410 - 997 97 225 383 320.287 34.348 34.024 9.050 (26.976 53.729 2.047) 3.beli Dolar Amerika Serikat Lain-lain 4.369.703 121.868 31. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.223 3.069) 70 1. Kontrak berjangka . DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.608.165 11.092) (8.669 59.651 5. Kontrak berjangka .jual Dolar Amerika Serikat Terkait Suku Bunga 1. kecuali dinyatakan lain) 10.beli Dolar Amerika Serikat Lain-lain 2.433 360.415 403.783 29.560 - 21.919 97 477 2.jual Dolar Amerika Serikat Lain-lain 3.428 (643) 100.beli Dolar Amerika Serikat 4.471) 59.008) (9.643 24.249 4.727 (1.178 - 2. Swap .337 (6.187 5.001. Swap .313) 354.162 70 1.451 (3.548 332.795 81. Lampiran 5/49 . 2008 dan 2007 tidak terdapat transaksi derivatif dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Kontrak berjangka . TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF (lanjutan) Ikhtisar transaksi derivatif pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut: Transaksi Pihak ketiga Terkait Nilai Tukar 1.639 1.678 93.suku bunga Lain-lain Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Nilai Kontrak Nilai Wajar (Catatan 2l) Tagihan Derivatif Kewajiban Derivatif 439. Swap .565 160.

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.060 juta USD25 juta Rp284. Bank Mandiri akan menerima dana Rupiah dan membayar dana dalam Dolar Amerika Serikat kepada bank counterpart. Bank menerima pembayaran dengan bunga tetap enam bulanan sebesar 7.062 juta USD25 juta Rp316. Kedua transaksi tersebut dianggap sebagai transaksi lindung nilai untuk tujuan akuntansi. Suku bunga LIBOR 6 bulan tersebut ditentukan pada akhir periode bunga (in arrears). DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009. Bank Mandiri menandatangani perjanjian swap suku bunga dengan bank-bank counterpart dengan nilai nominal masing-masing sebesar USD125. Latar belakang dan tujuan dari penerbitan instrumen lindung nilai ini adalah untuk pengelolaan risiko suku bunga. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Bank memutuskan untuk mengkonversi biaya bunga tetap dari MTN menjadi biaya bunga mengambang agar risiko penurunan pendapatan bunga bersih dapat diminimalkan. dimana posisi positif interest rate gap dalam mata uang asing Bank Mandiri berisiko terhadap tren penurunan tingkat suku bunga yang diprediksikan pada waktu itu tetap berlangsung dalam rentang waktu 5 (lima) tahun ke depan. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF (lanjutan) Swap Suku Bunga (Interest Rate Swap) Pada tanggal 17 April 2003.062 juta USD25 juta Rp316.000. Swap Mata Uang (Cross Currency Swap) Bank Mandiri telah menandatangani beberapa kontrak swap mata uang (cross currency swap) yang berkaitan dengan kontrak efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) dengan beberapa bank counterpart. Bank Mandiri berkewajiban untuk menggunakan dana Rupiah tersebut untuk membeli kembali Obligasi Pemerintah yang telah dijual sebelumnya kepada bank-bank counterpart (Catatan 7 dan 23).000 (nilai penuh). MTN tersebut di atas telah lunas pada tanggal 22 April 2008.00% per tahun dan membayar kepada masing-masing bank counterpart dengan suku bunga mengam bang sebesar LIBOR 6 bulan + 3. Pada tanggal jatuh tempo. Transaksi yang mendasari perjanjian ini adalah penerbitan Medium-Term Notes (MTN) dengan nilai nominal sebesar USD300. Berdasarkan transaksi ini.060 juta USD25 juta Rp284. Selanjutnya.37% per tahun hingga tanggal jatuh tempo MTN pada tanggal 22 April 2008.000. Lampiran 5/50 .000 (nilai penuh) dan USD175. kecuali dinyatakan lain) 10.000. Ringkasan dari kontrak swap mata uang tersebut adalah sebagai berikut: Tanggal Efektif 3 November 2004 4 November 2004 18 Mei 2005 Tanggal Jatuh Tempo 3 November 2009 4 November 2009 18 Mei 2010 Jenis Transaksi Spot Forward Spot Forward Spot Forward Pembelian (Nilai Penuh) USD25 juta Rp285.356 juta Penjualan (Nilai Penuh) Rp285. Kontrak dimulai pada saat Bank Mandiri menjual Obligasi Pemerintah kepada bank counterpart dan menerima dana dalam Rupiah. Dana tersebut kemudian digunakan untuk menyelesaikan transaksi spot dari kontrak swap mata uang dan Bank Mandiri akan menerima dana dalam Dolar Amerika Serikat.356 juta USD25 juta Bank Mandiri telah menyelesaikan kontrak swap mata uang dan kontrak efek yang dijual dengan janji dibeli kembali terkait pada tanggal jatuh tempo 3 November 2009 dan 4 November 2009 dengan bank-bank counterpart.000 (nilai penuh) pada bulan April 2003 (Catatan 25).

451 340. 2008 3. Berdasarkan Jenis Mata Uang.788 235.117.498.740.696) 148 1.434 (1.313 (4.637.800) 336. Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak Ketiga: 2009 Rupiah: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 48a) Pihak ketiga Jumlah Rupiah Mata uang asing: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 48a) Pihak ketiga Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Pendapatan ditangguhkan Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2008 2007 153.126.499.100 (11.337 360.696) 125.237.526 2008 360.262.451 (3.313 2007 4.021 96. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.024 2007 340.690.229 197.275.969 138.488. kolektibilitas tagihan derivatif adalah sebagai berikut: 2009 Lancar Dalam Perhatian Khusus Dikurangi: Penyisihan penghapusan Saldo akhir tahun 176.472) 138.398 174.126.912 41. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.651 Mutasi penyisihan penghapusan tagihan derivatif adalah sebagai berikut: 2009 Saldo awal tahun (Pembalikan)/penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 37) Lain -lain *) Saldo akhir tahun *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.562 96.971 31.704 119. KREDIT YANG DIBERIKAN A.434.235 56 176. Kredit yang diberikan terdiri atas: a.729.940 165.088 197.552 (23.384 Lampiran 5/51 .036 521.765 Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan tagihan derivatif telah memadai.860.692.501 12 6.141 484.260 (467) 7 3.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.823.313) 354.337 (6.291 (1.229 (12.435.201 165.312) 162.334) 174. kecuali dinyatakan lain) 10.494.800 2.324 135.949. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF (lanjutan) Pada tanggal 31 Desember 2009.057 41.459 39.080 (13.553.583 548.530.041.538. 2008 dan 2007. 11.800 6.712 135.939 38.765) 174.525) 184.117 30.

119 7.435.536) 273.564) 170.980 31.666 1.003 4.816 48.126.420 31.847 403.859 90.097 29. Kredit yang diberikan terdiri atas (lanjutan): b.109.279.704 165.856 - 77.067 10.450 125.107.833 565.834.075.229 (4.721 397.674 1.463.569 107.524 32.037 (641.774.151.555. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.376.901.179 2.243.818 648.144 15.168 7.311 2.692.774.420.108 872.542 49.736.428 169.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.298 172.717 98 1.404 3.017 2.337 52 159 511.694 238 769.209.417 1.314) 527.399.371 915.028 1.660.412.611 2.672 28.154.373 807.385.484 370.261.167 4.141 9.730 65.919.037 164.612 1.474 271.128 421.167 18.011 2.167.929.953.798 (345.507 2.253.837 13.694 238 972.248 5.036.376.498 21.125.432.666.378 27.492 3. Berdasarkan Jenis dan Kolektibilitas: 2009 Dalam Perhatian Khusus Kurang Lancar Lancar Rupiah: Modal kerja Investasi Konsumen Sindikasi Karyawan Program Pemerintah Ekspor Jumlah Rupiah Mata uang asing: Modal kerja Investasi Sindikasi Program Pemerintah Konsumen Ekspor Karyawan Lain-lain Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Diragukan Macet Jumlah 69.982 4.202 37.774 163.643 149.633 2.088 4.690.525) 13.619. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) A.631.940 377.542 52.525 29.017 150.794 4.546 (1.535 184.668 162.690 223.897 51.759 441.313) (12.775.219 6.798) 13.504.501 1.551 163.389 11.000 (5.434.941.039 107.848 197.704 Lampiran 5/52 .474. kecuali dinyatakan lain) 11.

782 168.162.601.798 1.398 168.510) 841.785.082) (11.459 149.160.186 36.522 4.973 578.540 274.359.703 8.452 4. Berdasarkan Jenis dan Kolektibilitas (lanjutan): 2008 Dalam Perhatian Khusus Kurang Lancar Lancar Rupiah: Modal kerja Investasi Konsumen Program Pemerintah Karyawan Sindikasi Ekspor Jumlah Rupiah Mata uang asing: Modal kerja Investasi Sindikasi Karyawan Program Pemerintah Konsumen Ekspor Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Pendapatan ditangguhkan Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Diragukan Macet Jumlah 68.336 1.434 (1.918.676 1.041.552.275 6.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.262.252 280.073.231 174.499.109.237.840.830.414) 129.349.749.251.193 102.093 1.100 (6.463 1.364 (1.036 2.205 2.500 512 4.538 122.976 - 75.692 2.308 349.919.827 124.422 2.909.409 2. kecuali dinyatakan lain) 11.030 (2.619 121.860.747.106 1.619 3.859 18.919.334) 7.046 61.090.855 3. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.120 272.286 4.212 10.912 15.080.330 (448.050 (307.548 23 740.529 2.547 15.334) 15.251.714. Kredit yang diberikan terdiri atas (lanjutan): b.763 135.468 18.702) 13.712 16.788 Lampiran 5/53 .227 103 475.487.815. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.827.411.207 536 27.601.891 19.835 326.328 629.827 124.330 578.727 898.537 81.593.149 162.008 3.231 174.028 3.153 2.402.145 55.987.657.149.482 536 39.107 35.459 (1.970 349.007.786 31.171.637.236 9.234.735 28.247 149.344 23.199.357 60.620 46.893 6.641 408.149.438.312) 887.528 14.796.310.749 181.604) 147.780 42.498.309.121.050 1.398 7.735 27.963.916 2.647. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) A.472 11.

299 93.810.398) (22.411.302 1.023 130.178 659 1.397 78.347.864 14.121.031 28.008.685) 307.152 83.070 8.530.798) 1.767 43.552 (23.553.809. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) A.239.695.171 Lampiran 5/54 .294 (164.535 95.089 1.758 6.225 123 7.075 705.720 254.299 1.554 19.044 352.594 2.009 1.736 3.395 1.152 84.923 1.259.036 522.579 2.983 76.749.495.579 2.432 57.547.960.866. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.176 16.457 110.413.540) 109.177 (1.602 1.331 547.251 132.961.902 1.166 159.459 2.041.627.945 1.875 9.597 1.400.696) 489.193 81.205.354.396 975.496 68.644 104 471.667) (13.162 5.080 (9.657 80. Kredit yang diberikan terdiri atas (lanjutan): b.956 2.384 (1.619 7.963.990 138.235.259.744.019. kecuali dinyatakan lain) 11.992 659 1.193 3. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.436 51.421.850.823.240 2.710 238.639 15.931.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.530.214 3.143 141.205 13.488 381.897 96.814 143.988 1.972.015 3.111 87.693.507.506 1. Berdasarkan Jenis dan Kolektibilitas (lanjutan): 2007 Dalam Perhatian Khusus Kurang Lancar Lancar Rupiah: Modal kerja Investasi Konsumen Ekspor Program Pemerintah Karyawan Sindikasi Jumlah Rupiah Mata uang asing: Modal kerja Investasi Sindikasi Ekspor Program Pemerintah Konsumen Karyawan Lain-lain Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Pendapatan ditangguhkan Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Diragukan Macet Jumlah 45.299.255 (1.461.582 2.652.799 62.729.652 3.850 21.472.052 14.583 13.691 85.990 138.651 130.612 852.411.323 125.824 547.074) 110.654.300.306 247.910.670 17.329.892.664 49 100.488.824 (240.019.634 4.877.006) 14.623.472) 10.260.043.047.139 1.795 15.294 1.978 41.543 487.909.493 1.969.931.969 10.476 74 1.626.400.

666.226.087.412.672 73.666 552.445 26.730 7.501 1.167 18.483 2.202 27.282 17.376.111 2.734 29. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) A.PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.375.219.253.058 271.595 49 65.226 1.798 (345.670 21 134.992 253.778.972 1.690 50.451 36.798) 13.804.229 872.702 2.381 501.411 2.084 699.704 165.730 1.089 22.108 872.899 1.000 (5.340 807.208 2.154.084.115 1.585 21.452 774 235.692.406. Kredit yang diberikan terdiri atas (lanjutan): c.221 25.775.781.670.675 65.037 (641.171.502 26.132 291 21.922 758.564) 170.204 326.986 3.834.063 26.588. restoran dan hotel Jasa-jasa dunia usaha Pertanian Pengangkutan.088 4.712 192.024 329.319 41.371 915.618.619.495 1. pergudangan dan komunikasi Konstruksi Pertambangan Jasa-jasa sosial/masyarakat Listrik.621 2.188.399 1.017 1.154.774.536) 273.594.387 356.062.061 18.693 22.565 32.248 4.434.186.827 7.183 19.020 163.566 1.556 7. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.366. gas dan air Lain-lain Jumlah Rupiah Mata uang asing: Industri Pertambangan Perdagangan.603.141 5.786 444.151.705 2.306 1.861.848 197.785.126.959 1.941.704 Lampiran 5/55 .674.335.512.792 2. restoran dan hotel Konstruksi Pengangkutan.340 1.260.667 389 27.724 2.840 255.313) (12.173.787 1.376.969 511.937 150.797 3.041 18.123.107.314) 527.917 113.496 43.433 19.209.203 9.525) 13.511 50.028 295.113.104 50.058.833 56.606 14.171 65.075 31.416 11.467.382 41.435.484 368.399.837 185.666.001 7.421.460 80.799 435.690.982 5.023 13. kecuali dinyatakan lain) 11.366.535 184.229 (4.702 379.546 (1.498 2.060.847 403. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.096 11.422.982 1.036.742 31. pergudangan dan komunikasi Jasa-jasa dunia usaha Pertanian Listrik. gas dan air Jasa-jasa sosial/masyarakat Lain-lain Jumlah mata uang asing Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Diragukan Macet Jumlah 36.382 19.613 30.099.571.144 12. Berdasarkan Sektor Ekonomi dan Kolektibilitas: 2009 Dalam Perhatian Khusus Kurang Lancar Lancar Rupiah: Industri Perdagangan.602 179.979 28.154.298 172.781.574 2.689 953.533 73.787 1.

731 128.714.540 39.052 89.185 2.316 5.954 12.175 6.712 25.214 1.756 3.660 1.149 162.023 269.640.918 17.121.569 1.357 1.312) 887.231.291 362.634.953.461 1.645.557 125.855 5.659 97.663 15.825 20.528 62.119 4.796. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009.561 213.149.515 2.237.740 71.401.702) 13.697 1. 2008 DAN 2007 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.149.762 61.036 8.840 1.075.452 444.522 1.921 27.388.896 196.128.431 75.828 1.604) 147.282 4.871.828 1.346.601.177.483 147.0