Metode Kuantitatif

Bambang Suryoatmono
Lembaga Penelitian Unpar – 17 Mei 2004

Metode Ilmiah
n n

Proses Pencarian (inquiry) Metode kualitatif vs kuantitatif
n n n n

Asumsi Ontological (ontology = the branch of philosophy that deals with being) Epistemological (epistemology = the division of philosophy that investigates the nature and origin of knowledge) Axiological (axiology = the study of the nature of values and values judgements)

¨ Pengalaman dan sudut ¨ Karakteristik masalah

pandang peneliti

8 kriteria metode ilmiah yang baik n n n n n n n n Signifikansi Keserasian antara teori dan pengamatan Generalizability (dapat menunjukkan sejauh mana hasil riset berlaku) Dapat direproduksi Presisi Teliti Verifikasi Kreativitas .

seberapa mungkin suatu aturan Teori (rekonstruksi logika untuk menetapkan aturan) n Pemetaan realitas ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ n Penjelasan: mencari yang mungkin (likely) dari yang tidak mungkin (unlikely) .Metode Kuantitatif n Empirisisme ¨ ¨ Epistemik: pengetahuan berdasarkan pada pengalaman Semantik: verifikasi empirik (positifisme logis) Konsep Aturan (generalisasi) Model Statistika: teori galat (error).

inference by reasoning from the general to the specific) Middle Range Analysis Ground Theories: mengembangkan teori secara induktif (induction = the act or process of deriving general principles from particular facts or instances) .Dari Teori ke Riset n n n Grand Theories: logika deduktif (deduction = the process of reasoning in which a conclusion follows necessarily from the stated premises..

tipe II.Hipotesis dan Pertanyaan Riset n n Pertanyaan Riset: Eksplorasi Hipotesis Riset: menyatakan hubungan ¨ H0 benar H0 salah Hipotesa nol ¨ Galat (error) tipe I. power n Pertahank an H0 Tolak H0 Keputusan benar Galat Tipe I (á) Galat Tipe II (â) Keputusan benar (power) Pendekatan kualitatif vs kuantitatif .

Mendefinisikan Variabel dan Pengukuran n Teori Pengukuran (measurements): ¨ Aturan. operasi. asumsi Isomorfisme (kesamaan bentuk): realitas – pengukuran n Variabel: sederhana vs kompleks n Pengukuran komposit (scales) n .

Validitas n Apakah pengukuran yang dilakukan memang mengukur apa yang diharapkan? ¨ Internal: kontrol pada kondisi riset ¨ Eksternal: dapat digeneralisasi n n n n Validitas konten Validitas kriteria (prediktif) Construct validity Face validity .

half .Reliabilitas Konsistensi Internal selama pengujian n Hasil yang konsisten terhadap waktu n n Test – retest n Parallel forms n Split .

Metode Kuantitatif yang Umum Riset survey n Analisis konten n Riset kuasi-eksperimental n .

Pengambilan Sampel (sampling) n n n Statistika Deskriptif vs Inferensial Populasi (definisikan!) Sampel: ¨ Probability (random) ¨ Non-probability (non sampling random) sampling n Ukuran Sampel: ¨ Banyaknya variabel ¨ Banyaknya sub sampel ¨ Apakah perbedaan kecil memang dimungkinkan? .

Random Sampling Simple random sampling n Stratified random sampling n Systematic random sampling n Cluster random sampling n .

Nonrandom Sampling Convenience sampling n Judgement sampling n Quota sampling n .

pengambilan sampel dapat menghemat produk Apabila akses ke seluruh populasi tidak dapat dilakukan. pengambilan sampel dapat memperluas cakupan studi Bila proses riset bersifat destruktif.Mengapa harus mengambil sampel? n n n n n Dapat menghemat biaya Dapat menghemat waktu Untuk sumberdaya yang terbatas. pengambilan sampel adalah satusatunya pilihan .

Interval.Teknik-teknik Statistika (I) n n Jenis data: Nominal. Rasio Jenis variabel: ¨ Kategorikal (diskret) vs Kontinu ¨ Independenent vs Dependent n Asumsi-asumsi . Ordinal.

Teknik-teknik Statistika (II) Nominal Bilangan menunjukkan perbedaan Pengukuran dapat digunakan untuk membuat peringkat atau mengurutkan objek Perbedaan bilangan mempunyai arti Mempuyai nol mutlak dan rasio antara dua bilangan mempunyai arti Ordinal Interval Rasio .

Teknik-teknik Statistika (III) Univariate: 1 DV n Bi-variate: 1 DV. 1 IV n ¨ Regresi sederhana n Multi-variate: 2 atau lebih IV dan/atau 1 DV ¨ Regresi berganda .

kurtosis. deviasi standar. dll ¨ Ukuran Variabilitas: varians. median.Statistika (I) n Statistika Deskriptif: statistika yang menggunakan data pada suatu kelompok untuk menjelaskan atau menarik kesimpulan mengenai kelompok itu saja Ukuran Lokasi: mode. mean. range. dll ¨ Ukuran Bentuk: skewness. plot boks ¨ n Statistika Inferensial (Statistika Induksi): statistika yang menggunakan data dari suatu sampel untuk menarik kesimpulan mengenai populasi dari mana sampel tersebut diambil .

Statistika (II) n Statistika Parametrik: ¨ Menggunakan ¨ Membutuhkan asumsi mengenai populasi pengukuran kuantitatif dengan level data interval atau rasio n Statistika Nonparametrik (distribution-free statistics for use with nominal / ordinal data): ¨ Menggunakan lebih sedikit asumsi mengenai populasi (atau bahkan tidak ada sama sekali) ¨ Membutuhkan data dengan level serendahrendahnya ordinal (ada beberapa metode untuk nominal) .

atau ada yang berbeda mempelajari apakah efek interaksi ada atau tidak ada .Beberapa Statistika Parametrik n n n n n Uji z 1 sampel: mengestimasi rata-rata populasi dengan menggunakan sampel besar Uji t 1 sampel: mengestimasi rata-rata populasi dengan menggunakan sampel kecil pada populasi yang terdistribusi normal Uji t 2 sampel: mengestimasi perbedaan rata-rata 2 populasi independen dengan menggunakan sampel kecil pada populasi yang terdistribusi normal Anova 1 arah (completely randomized design): mempelajari apakah rata-rata c populasi semuanya sama. atau ada yang berbeda Anova 2 arah (factorial design): ¨ ¨ ¨ mempelajari apakah rata-rata c populasi semuanya sama. atau ada yang berbeda mempelajari apakah rata-rata r populasi semuanya sama.

Beberapa Statistika Nonparametrik n n n n Uji U Mann-Whitney: membandingkan dua populasi independen Uji peringkat bertanda Wilcoxon: membandingkan dua populasi yang related Uji K Kruskal-Wallis: menguji apakah c populasi identik atau berbeda pada completely random design Uji Friedman: menguji apakah c populasi identik atau berbeda. pada randomized block design .

Contoh Aplikasi n Sebuah laporan menyebutkan bahwa rata-rata gaji bulanan direktur bank di Jakarta lebih tinggi dari pada di Bandung. kesimpulan apa yang dapat ditarik mengenai laporan tersebut di atas. Untuk menyelidiki kebenaran hal ini. Dengan menggunakan taraf keterandalan á = 5%. sebagaimana tercantum dalam data berikut (dalam juta rupiah). . seorang peneliti mengumpulkan data yang diambil secara acak di Jakarta dan di Bandung.

3 4.2 Data 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 .5 5.5 5.8 8.1 7.8 6.6 7.8 6.8 9.5 13.2 6.8 10.4 10.7 5.8 6.5 12.5 5.9 5.2 15.9 9.4 4.8 5.5 6.8 10.5 5.2 9.Row Jakarta 5.8 5.6 6.8 10.2 4.6 Bandung 8.7 9.8 9.8 5.1 7.6 7.1 6.8 5.9 10.2 8.7 5.2 12.6 7.8 5.

mu Bandung Estimate for difference: 2.72 StDev 2.35 Jakarta Bandung Difference = mu Jakarta . Bandung Two-sample T for Jakarta vs Bandung N 20 25 Mean 9.31 P-Value = 0.83 1. .12 6.63 0.75 SE Mean 0.Solusi (asumsi: normal) Ho: ì J – ì B = 0 vs H1: ì J – ì B > 0 Two-Sample T-Test and CI: Jakarta.001 DF = 30 Kesimpulan: tolak Ho: ì J – ì B = 0.168 T-Test of difference = 0 (vs >): T-Value = 3.395 95% lower bound for difference: 1. Jadi: laporan bahwa rata-rata gaji bulanan direktur bank di Jakarta lebih tinggi dari pada di Bandung didukung data.

0012 The test is significant at 0. Bandung Jakarta N = 20 Median = 9.2 Percent CI for ETA1-ETA2 is (0. Jadi: laporan bahwa rata-rata gaji bulanan direktur bank di Jakarta lebih tinggi dari pada di Bandung didukung data.Solusi (asumsi: tidak normal) Ho: ì J – ì B = 0 vs H1: ì J – ì B > 0 Mann-Whitney Test and CI: Jakarta.3. .150 Bandung N = 25 Median = 5.0012 (adjusted for ties) Kesimpulan: tolak Ho: ì J – ì B = 0.5 Test of ETA1 = ETA2 vs ETA1 > ETA2 is significant at 0.899.100 95.800 Point estimate for ETA1-ETA2 is 2.800) W = 593.

Business Statistics: Contemporary Decision Making. J. 2001. and Mixed Methods Approaches. K. 2000. 2002.edu/acad/schcom/bocarnea/cls/ Balnaves. 1997. . M. D.regent. Introduction to Quantitative Research Methods : An Investigative Approach.C. Quantitative. 8th Ed. Sage Publications Black. 2nd Ed. West Publishing Co.W. Research Design: Qualitative. M. Quantitative Methods for Business. Quantitative Method in Review. http://www. 2nd Ed. Sage Publications Sweeney. South-Western College Pub Creswell.Daftar Pustaka n n n n n Bocarnea.

Terima kasih .