Anda di halaman 1dari 10

SOAL-SOAL PREDIKSI UJIAN AKHIR NASIONAL

SMA/ MA TAHUN PELAJARAN 2010-2011

1. Vanillin adalah tanaman tropis bernilai ekonomi tinggi karena merupakan rempah
termahal kedua setelah saffron yang diperdagangkan di dunia internasional. Harga
vanilin pada tahun 2003 cukup tinggi yaitu berkisar Rp 301.330,00/kg hingga Rp
3.000.000,00/kg. Adapun informasi harga terakhir vanilin dari petani sebesar Rp
65.000,00/ kg untuk vanillin segar dan Rp 600.000,00/ kg untuk vanillin kering.

Fakta yang paling sesuai berdasarkan wacana di atas yakni…

A. Pada tahun 2003 harga vanillin lebih rendah daripada tahun terakhir.
B. Harga vanillin terendah pada tahun 2003 hampir dua kali lipat dibandingkan
harga vanilin kering pada tahun terakhir.
C. Harga vanillin kering selalu lebih rendah dari tahun ke tahun
D. Harga vanillin segar pada tahun terakhir hampir sepuluh kali lipat vanilin
kering.
E. Selisih harga vanillin kering dan segar pada tahun terakhir mencapai lebih dari
lima ratus ribu rupiah tiap kilogramnya.

2. Flavor diterjemahkan menjadi “perisa” dalam bahasa Indonesia. Perisa adalah komponen
kimia yang memiliki rasa dan bau/ aroma spesifik. Perisa memberi sensasi rasa dan
aroma tertentu pada produk pangan selain rasa-rasa dasar antara lain : asin, manis, pahit,
asam, dan umami atau gurih. Perisa tidak dibuat untuk dikonsumsi secara langsung dan
tidak diperlakukan sebagai bahan pangan, tetapi dimasukkan ke dalam kategori bahan
tambahan pangan.

Penanda koherensi yang menghubungkan antarkalimat dalam paragraf di atas cenderung


menggunakan …

A. kata sambung D. kata penunjuk definisi


B. pengulangan kata E. contoh atau ilustrasi
C. kata ganti penunjuk

3. Osteoporosis adalah kondisi yang menunjukkan terjadinya reduksi kalsium dari


tulang. Ini dapat terjadi pada orang dewasa (terutama wanita) bila konsumsi
kalsiumnya rendah dan fisiknya kurang aktif. Bila kadar kalsium dalam darah
berkurang, maka kalsium dalam tulang akan diambil untuk meningkatkan kadar
kalsium dalam darah.

Kalimat tanya yang jawabannya terdapat dalam wacana di atas …


A. Mengapakah fisik yang kurang aktif mengakibatkan osteoporosis pada wanita?
B. Mengapakah kalsium yang berada dalam darah dapat berkurang?
C. Apakah konsumsi kalsium yang rendah dapat memicu terjadinya osteoporosis?
D. Apa sajakah ciri-ciri osteoporosis pada orang dewasa?
E. Siapakah yang jarang mengalami Oesteoporosis?

4. Bacalah iklan berikut ini dengan saksama !

Perusahaan Farmasi Nasional yang sedang berkembang pesat membuka peluang karier
bagi Anda yang berdedikasi tinggi, berpenampilan menarik, mau bekerja keras

dengan persyaratan sebagai berikut :

1. Pendidikan S1, D3, SMF, SMA IPA dengan nilai matematika minimal enam

2. Usia maksimal 27 tahun

3. Memiliki sepeda motor, SIM C

4. Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia

Segera kirimkan surat lamaran lengkap (CV, pasfoto berwarna terbaru ukuran 3 x 4)

Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang tepat berdasarkan iklan tersebut adalah

A. Sehubungan dengan iklan yang dimuat pada harian Kompas, maka saya mengajukan
lamaran pekerjaan sebagai …..

B. Sesuai dengan pendidikan dan kualifikasi saya maka dengan ini saya bermaksud
mengisi lowongan di harian Kompas

C. Sehubungan dengan iklan yang dimuat dalam harian Kompas, edisi 20 Mei 2010,
saya mengajukan lamaran pekerjaan sebagai …..

D. Melalui surat ini, saya mengajukan lamaran pekerjaan sesuai iklan di harian Kompas
sebagai …….

E. Memenuhi iklan di harian Kompas, edisi 20 Mei 2010 saya melamar sesuai dengan
persyaratan yang ditentukan

5. Konsumsi secara teratur terhadap jus anggur dapat meningkatkan kemampuan


mengingat kalangan lanjut usia. Jus anggur kaya akan polifenol yang memiliki aktifitas
antioksidan untuk menetralisir reactive oxygen species dan meminimalkan resiko
kanker serta menghambat aging atau penuaan dini.

Yang bukan merupakan perbaikan kalimat di atas...

A. Menghilangkan kata terhadap, mengganti kata aktifitas menjadi aktivitas.


B. Mengubah kata menetralisir menjadi menetralisasi dan resiko dijadikan risiko.
C. Mengubah menjadi reactive oxygen species dan aging dan menambahkan kata “bagi”
sebelum kata kalangan.
D. Menambahkan tanda baca koma sebelum kata “dan”.
E. Mengubah kata menetralisir menjadi menetralisasi dan meminimalkan menjadi
meminimalisasi

6. Judul penelitian : Representasi Wanita dalam Novel Laskar Pelangi karya Andrea
Hirata
Latar belakang penelitian yang kurang relevan ialah…

A. Konsep hidup wanita tampak dalam tema novel.


B. Gaya hidup para wanita tergambar dalam karakter para tokoh novel.
C. Makna nilai-nilai pergaulan wanita sangat realistis dalam alur novelnya.
D. Karakterisasi tokoh yang bisa menunjukkan filosofi wanita sehingga lebih intens
dipadu dengan tema novel.
E. Perubahan perilaku wanita sangat spesifik tergambar dalam gaya cerita.

7. Cermatilah sistematika penelitian berikut ini!


(1) Pentingnya kebijakan pengaturan dan pengendalian harga obat.
(2) Berbagai kendala dalam menyusun kebijakan pengaturan dan pengendalian
harga obat

(3) Pihak-pihak yang berperan dalam menyusun kebijakan pengatutran dan


pengendalian harga obat.

(4) Langkah-langkah dalam menyusun kebijakan pengaturan dan pengendalian


harga obat.

(5) Efektivitas terhadap kebijakan pengaturan dan pengendalian harga obat

(6) Fasilitas yang akan menghambat penyusunan kebijakan pengaturan dan


pengendalian harga obat.

(7) Penelitian lain yang mempengaruhi penyusunan kebijakan pengaturan dan


pengendalian harga obat.

Sistematika penelitian yang kurang mendukung kelogisan dan kepaduan makalah adalah

A. (3) dan (6) D. (6) dan (7)


B. (3) dan (5) E. (3) dan (7)
C. (5) dan (6)
8. Tidak bisa dipungkiri bahwa konsumen pangan di Indonesia mayoritas adalah muslim
yang sangat memperhatikan masalah kehalalan pangan. Selain produknya yang halal,
produsen juga harus memastikan kehalalan kemasannya agar tidak terjadi kontaminasi.
Inilah yang dibahas dalam seminar “The Development of Bio-Polymer and Halal Plastic”.
Bertindak selaku narasumber di dalamnya antara lain Uli Hasuri dari PT Titan Petrokimia
Nusantara. Ia menjelaskan bahwa dengan mengimplementasikan Sistem Jaminan Halal,
maka akan memberikan dampak positif, misalnya: kualitas produk semakin konsisten,
kebersihan proses produksi, dan produk semakin terjamin serta hasil produksi akan
terhindar dari benda-benda najis sehingga lebih higienis.

Kesimpulan berdasarkan wacana di atas yakni…


A. Implementasi Sistem Jaminan Halal akan memberikan dampak positif
terhadap produk pangan.
B. Seminar membahas masalah kehalalan pangan bagi konsumen di Indonesia
yang mayoritas muslim.
C. Kehalalan pangan hendaknya diikuti dengan kehalalan kemasan pangan
sehingga kita terhindar dari benda-benda najis.
D. Kualitas produk, kebersihan proses produksi serta jaminan higienitas produk
merupakan persyaratan produk pangan.
E. Produsen perlu memastikan kehalalan produk pangan dan kemasannya supaya
terhindar dari benda-benda najis dan lebih higienis.

9. Bacalah penggalan novel berjudul Orang-orang Proyek karya A. Tohari berikut ini!

“Yah, berapa kali harus saya katakan, seperti proyek yang kita kerjakan sebelum ini,
semuanya selalu bermula dari permainan. Dan anggaran yang turunnya diatur per termin,
baru kita peroleh bila kita tahu cara bermain. Kalau tidak, kita pun takkan dapat uang
meski sudah menang lelang. Makanya Dik Kabul, lebih baik bersikap seperti saya
sajalah. Ikuti langgam dan permainan yang ada dan sabetlah keuntungan. Bila perlu, kita
jadi koboi. He-he”.

“Terima kasih atas nasihat Pak Dalkijo. Untuk mereka yang suka gampangan dan ingin
serba mudah, nasihat Bapak tentu pas. Dan, maaf Pak, saya bukan dari kalangan seperti
itu. Jadi, saya memilih mengundurkan diri terhitung sejak hari ini. Saya keluar!”

Kalimat peribahasa yang paling tepat untuk menggambarkan watak Pak Dalkijo…
A. Buah manis berulat di dalamnya.
B. Tak emas bungkal diasah, tak jenjang kayu dikeping.
C. Air tenang menghanyutkan.
D. Bermain air basah, bermain api hangus.
E. Besar kapal, besar gelombang

10. Pahamilah dengan baik puisi berikut ini!

Tuhanku
pikiran kami bagai samudra

nafsu kami adalah gelombangnya

berderak, gemuruh, menelan apa saja.

Di atas samudra itu

kami dirikan rumah-rumah kami

gedung-gedung dan menara

betapa lemah Tuhanku

semenit lagi ia akan goyah

di menit berikutnya, musnah

(99 untuk Tuhanku oleh Emha Ainun N.)

Amanat atau pesan yang digambarkan oleh puisi di atas adalah....

A. Kita tidak boleh mendirikan rumah, gedung, dan menara di atas samudra.
B. Kalau manusia suka melupakan Tuhan, pasti akan musnah.
C. Apabila kita bertuhankan nafsu pasti akan melemahkan dan menghancurkan iman.
D. Hendaknya kita menghindari materi dan nafsu yang selalu menggoda manusia
sehingga mengalami kehancuran.
E. Wajarlah apabila kita mengejar kehidupan duniawi sebab kita kadang-kadang khilaf.
KUNCI JAWABAN

1. E 6. E
2. B 7. C
3. C 8. A
4. C 9. B
5. D 10.C

PEMBAHASAN EKSKLUSIF

1. Fakta berdasarkan paragraf harus benar-benar bersesuaian idenya dengan isi paragraf.
Jawaban E benar karena selisih harga vanilin kering dan segar sebesar Rp
535.000,00
berarti mencapai lebih dari lima ratus ribu rupiah.
Kenalilah kelemahan jawaban yang lain!
Jawaban A salah karena pada tahun 2003 justru harga vanilin mencapai tiga juta
rupiah per kilogram, sedangkan pada tahun terakhir harga vanilin tertinggi hanya
enam ratus rupiah per kilogram.
Jawaban B salah karena harga vanilin terendah pada tahun 2003 yakni Rp
301.330,00 bukan dua kali lipatnya harga vanilin kering pada tahun terakhir yakni Rp
600.000,00 melainkan setengahnya. Atau dengan pernyataan lain, justru harga vanilin
kering pada tahun terakhir yang dua kali lipat dibandingkan harga vanilin terendah
pada tahun 2003.
Jawaban C salah karena kata “selalu lebih rendah dari tahun ke tahun” berarti harus
menunjukkan data urutan tahun, sedangkan dalam paragraf hanya terdapat data harga
vanilin kering pada tahun terakhir.
Jawaban D salah karena pernyataannya terbalik. Seharusnya harga vanilin kering
yang hampir sepuluh kali lipat vanilin segar. Kata “hampir” berarti belum mencapai
maksimal.

2. Ada tiga bentuk penanda koherensi paragraf yakni (1) frasa kunci yang meliputi:
reduplikasi/ pengulangan kata, pemakaian sinonim dan antonim, pemakaian kata
dengan bentuk afiks yang berbeda, dan bentuk ekspresi beda. Berikutnya berupa (2)
kata ganti/ pronomina yang meliputi kata ganti orang, kata ganti milik, dan kata ganti
tunjuk. Selain itu, berupa (3) frasa transisi atau kata sambung dengan beragam
penunjuk hubungan. Misalnya: hubungan penambahan (bahkan, lagipula), hubungan
simpulan (memang, jadi, dengan demikian, ternyata), hubungan perbandingan (sama
halnya, berbeda dengan), hubungan pertentangan (sebaliknya, akan tetapi, namun
demikian), hubungan temporal/ waktu (setelah itu, sebelumnya, kemudian), hubungan
urutan (pertama, kedua, terakhir).
Jawaban B benar karena dalam paragraf tersebut, penanda koherensi dominan
memakai reduplikasi/ pengulangan kata yakni “perisa”.
3. Pertanyaan yang bersesuaian dengan wacana berarti jawabannya terdapat dalam
wacana.
Jawaban C benar karena terjawab sesuai wacana pada kalimat ke-2 (...ini dapat
terjadi pada orang dewasa bila konsumsi kalsiumnya rendah dan....). Kata “ini”
merujuk pada hakikat osteoporosis dan kata “dapat terjadi” menunjukkan penyebab
osteoporosis.
Kenali kelemahan jawaban yang lain!
Jawaban A salah karena tidak ada kalimat dalam wacana yang menunjukkan alasan
tentang kekurangaktifan fisik.
Jawaban B salah karena tidak ada kalimat dalam wacana yang menunjukkan alasan
tentang berkurangnya kalsium dalam darah.
Jawaban D salah karena tidak ada kalimat dalam wacana yang menunjukkan ciri-ciri
osteoporosis.
Jawaban E salah karena tidak ada kalimat dalam wacana yang menunjukkan orang/
pihak yang jarang mengalami osteoporosis. Justru yang sering mengalami
ditunjukkan oleh kalimat ke-2 (...terutama wanita).

4. Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan berdasarkan iklan harus (1) menyebutkan
nama media/ terbitan yang memuat iklan dan edisi terbitnya, (2) menggunakan
konjungsi atau kata sambung yang tepat/ baku, (3) menyebutkan formasi kerja/ posisi
yang dilamar, dan (4) pernyataan melamar pekerjaan secara lugas serta (5) ragam
bahasa surat resmi yang efektif dan logis (masuk akal).
Jawaban C benar karena memakai konjungsi dengan tepat dibandingkan jawaban
lainnya, yakni tidak menggunakan kata maka sesudah tanda baca koma sehingga
“sehubungan dengan..., saya....” merupakan bentuk baku. Selain itu, sumber terbitan
dan edisi terbitnya sudah dicantumkan.
Kenali kelemahan jawaban lainnya!
Jawaban A salah karena tidak dicantumkan edisi terbitnya dan memakai kata “maka”
sesudah kata “sehubungan dengan”.
Jawaban B salah karena tidak mencantumkan edisi terbitnya dan memakai kata tidak
logis yakni “mengisi lowongan”
Jawaban D salah karena tidak mencantumkan edisi terbitnya dan memakai kata
sambung yang kurang baku yakni “melalui”.
Jawaban E salah karena memakai kata kurang efektif dan logis yakni “memenuhi”
dan “melamar”

5. Perbaikan kalimat dapat meliputi (1) penggunaan ejaan dan tanda baca, (2)
penggunaan kata baku, (3) penggunaan preposisi dan konjungsi dengan tepat dan
efektif, serta (4) penggunaan kalimat efektif.
Jawaban D benar karena pemakaian tanda baca koma sebelum kata “dan” hanya
boleh dilakukan bila berupa perincian lebih dari dua objek, misalnya: Adik membeli
apel, mangga, jeruk, dan pisang. Sebaliknya, pada kalimat ke-2 hanya terdapat dua
perincian (...menetralisir dan meminimalkan...) sehingga tidak perlu memakai tanda
baca koma. Jika ditambahkan tanda baca koma berarti bukan merupakan perbaikan
kalimat, justru menjadikan kalimat salah.
Kenalilah kelemahan jawaban lainnya!
Jawaban A benar karena bentuk baku aktif + (-itas) menjadi aktivitas, kreatif+ (-itas)
menjadi kreativitas, produktif+(-itas) menjadi produktivitas. Jadi, konsonan /f/
berubah menjadi /v/ apabila terdapat afiks (-itas).
Jawaban B benar karena akhiran (-ir) sebagai pembentuk kata kerja sehingga apabila
dirangkaikan dengan awalan (me-) yang berfungsi sebagai pembentuk kata kerja,
berarti terdapat dua kali pembentukan kata kerja. Oleh sebab itu, harus digunakan
salah satu pembentukan verbanya yakni: (-me) + netralisasi (kata benda). Selain itu,
bentuk serapan baku yakni “risk” (bahasa Inggris) diadaptasi menjadi “risiko” bukan
“resiko”.
Jawaban C benar karena kata berbahasa asing dan kata berbahasa daerah apabila
belum diadaptasikan dalam bahasa Indonesia harus ditulis huruf miring. Selain itu,
penambahan kata depan “bagi” lebih menonjolkan objek penyerta dalam kalimat dan
menghindarkan ambiguitas atau bias makna dalam kalimat sebab “kemampuan
mengingat bagi kalangan lanjut usia” lebih lugas daripada “kemampuan mengingat
kalangan lanjut usia”.
Jawaban E benar karena bentuk (me-)+minimal+(-ir) sama tak bakunya dengan
(me-)+ netral+(-ir) sehingga harus dinominalkan atau dibendakan menjadi (me-)
+minimalisasi.
6. Latar belakang penelitian harus mendukung judul penelitian atau bersesuaian. Dalam
judul penelitian tersebut terdapat dua variabel yakni (1) representasi wanita dan (2)
novel Laskar Pelangi sehingga latar belakang penelitian hendaknya mendukung kedua
variabel tersebut atau berkorelasi (berhubungan signifikan).
Jawaban E benar karena tidak ada hubungan atau korelasi antara perubahan perilaku
wanita dan gaya cerita dalam novel. Gaya cerita dalam novel sepenuhnya menjadi ciri
khas kepenulisan pengarangnya, tidak berhubungan dengan representasi wanita.
Kenalilah kelemahan jawaban lainnya!
Jawaban A salah karena konsep hidup wanita sangat relevan dengan tema novel.
Jawaban B salah karena gaya hidup wanita relevan dengan karakterisasi tokoh.
Jawaban C salah karena nilai-nilai pergaulan wanita relevan dengan alur yang
realistis.
Jawaban D salah karena filosofi wanita relevan dengan karakterisasi tokoh dan
temanya.

7. Kelogisan dan kepaduan makalah sangat ditentukan oleh sistematika yang


mendukung pokok bahasan atau masalah yang dibahas. Oleh sebab itu,
pengembangan sistematika hendaknya bersesuaian dan tidak menyimpang dari pokok
bahasan.
Jawaban C benar karena bagian sistematika (5) efektivitas....dan (6) fasilitas yang
akan menghambat....menyatakan tidak berhubungan dengan “menyusun kebijakan
pengaturan dan pengendalian harga obat”. Sistematika yang lain, yakni (1) pentingnya
kebijakan, (2) berbagai kendala, (3) pihak yang berperan, (4) langkah kerja, dan (7)
penelitian lain yang berperan sangat mendukung pokok bahasan dalam makalah.

8. Kesimpulan berdasarkan wacana harus benar-benar memuat gagasan secara global


yang dirangkum dari beberapa pikiran penjelasnya. Kesimpulan tidak diperkenankan
bersifat parsial atau bagian-bagian, melainkan bersifat universal.
Jawaban A benar karena kata “implementasi” dan “dampak positif terhadap produk
pangan” telah merangkum seluruh pikiran penjelas yang terdapat dalam wacana.
Sebaliknya, jawaban B, C, D, E cenderung menampilkan hal-hal parsial yang belum
disimpulkan.

9. Watak Pak Dalkijo ditampakkan dalam teks kata-kata: permainan, cara bermain, ikuti
langgam dan permainan, sabetlah keuntungan, bila perlu jadi koboi, gampangan, ingin
serba mudah, nasihat Bapak tentu pas. Dengan demikian, peribahasa yang tepat
haruslah mendukung wataknya, yakni licik dan mementingkan tujuan dalam bekerja
walaupun memakai cara-cara yang kurang baik.
Jawaban B benar karena peribahasa tersebut bermakna “menghalalkan segala cara
untuk mencapai tujuan tertentu”.
Kenalilah kelemahan jawaban lainnya!
Jawaban A salah karena peribahasa tersebut bermakna perilaku yang manis
(tampaknya) biasanya mengandung tipu daya. Tidak ada hubungan dengan watak Pak
Dalkijo.
Jawaban C salah karena peribahasa tersebut bermakna orang yang bersikap tenang
akan lebih cepat memengaruhi orang lain. Watak Pak Dalkijo tidak menunjukkan
ketenangan.
Jawaban D salah karena peribahasa tersebut bermakna segala pekerjaan pasti
mempunyai risiko apabila dikerjakan. Tidak ada hubungan dengan watak Pak Dalkijo.
Jawaban E salah karena peribahasa tersebut bermakna semakin tinggi jabatan
seseorang, pasti mempunyai tanggung jawab lebih besar. Tidak ada hubungan dengan
watak Pak Dalkijo.

10. Amanat atau pesan dalam puisi ditampilkan secara implisit melalui penafsiran atau
interpretasi terhadap pilihan kata-kata (diksi) yang bersifat kias (konotatif) dan
kalimat-kalimat yang bermajas sehingga pemahaman terhadap diksi dan majas akan
menentukan pesan atau amanat yang paling tepat. Dalam puisi “99 untuk tuhanku”
itu, terdapat kata kunci yakni “di atas samudra itu kami dirikan rumah-rumah kami....”
berarti manusia telah “mempertuhankan nafsu” yang sebenarnya akan melemahkan
dan menghancurkan iman mereka.
Jawaban C benar karena didukung oleh kata penanda “di atas samudra itu, kami
dirikan”.
Kenalilah kelemahan jawaban lainnya!
Jawaban A salah karena penafsiran pesan puisi dilakukan secara tidak logis.
Jawaban B salah karena tidak terdapat konteks “melupakan Tuhan” dalam puisi.
Jawaban D salah karena pernyataan tidak logis yakni “menghindari materi dan
nafsu” tidak disebutkan dalam makna kias diksinya. Secara nalar, tidak ada seorang
manusia pun yang dapat menghindari materi dan nafsu.
Jawaban E salah karena tidak mempunyai keterhubungan makna dan isi puisi serta
inti pesan bersifat negatif (pernyataan wajarlah...karena khilaf...).