Anda di halaman 1dari 6

Tanggal:16-1-2011 Nama: Galih Darmawan

Mata Pelajaran: Diagnosa Kelas: 3 TKJ B


DEDICATED ROUTER
WAN
SMKN 1 Cimahi Instruktur: B.Netty & P.Rudi

Router adalah perangkat jaringan yang menghubungkan antara dua atau lebih jaringan
secara logika untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. melalui
sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3
(Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

PC Router adalah PC namun difungsikan sebagai router.

Dedicated router adalah router yang fungsi dan modelnya sudah ditentukan oleh
vendornya. kita dapat mengkonfigurasi router itu tergantung dengan konfigurasi yg
telah disediakan dari vendor dan kita tidak dapat mengubah port pada router apabila
dari vendor tidak diperbolehkan.

Vendor yang biasa memproduksi dedicated router diantaranya Cisco, BayNetworks,


3Com dan lain-lain. Namun, dari sekian banyak vendor yang ada, Vendor Dedicated
Router yang paling popular adalah Cisco.
Alasan mengapa orang ataupun lembaga/perusahaan menggunakan dedicated router
adalah sebagai berikut :
1. Stabilitas, karena lebih spesifik melakukan tugas sebagai router dari pada sebuah PC
yang melakukan tugas sebagai router.
2. Memiliki banyak alternatif koneksi.
3. Keamanan karena mendukung pemfilteran paket data.
4. Kemudahan, karena dioperasikan menggunakan Internetwork
OperatingSystem(IOS).
5. Praktis dan fleksibel dalam penempatan.

Namun Dedicated router juga memiliki kekurangan, yaitu:

1. Harganya relative lebih mahal


2. Untuk yang Non modular router Port dan interfacenya sudah ditentukan, jadi kita
tidak dapat menambahnya.
Dedicated Router ada 2 macam, yaitu:

1) Modular Router
2) Non Modular Router

Perbedaanya:
"In modular router the interfaces are not fixed so that we wilkl be able to installed cards
latter on this router. But in case of non modular router the interfaces are fixed, we
cannot able to add ports/interfaces latter on."

Artinya:
Pada Modular router, kita dapat menambah atau mengurangi interface pada router
sewaktu-waktu. tetapi pada Non modular router, interfacenya tidak dapat
ditambah/dikurangi karena sudah ditetapkan oleh vendor.

Contoh Modular Router:

Cisco 1721 Modular Access Router


Cisco 1760 Modular Access Router
Cisco 1841 Modular Access Router

Hierarki Network

A.Backbone (Core) Layer


Core Layer merupakan layer high-speed switching backbone dan harus didesain untuk
dapat mengirimkan paket data (switch packets) secepat dan sebanyak mungkin tanpa
ada hambatan. Pada layer ini, manipulasi paket data (seperti: access list dan filtering)
tidak boleh dilakukan, karena hal ini akan menghambat dan memperlambat proses
pengiriman paket data (Switching Packet).
Interface yang digunakan di perangkat layer ini Misalnya fast ethetnet 100Mbps (Not
Recommended), Gigabit Ethetnet, FDDI atau ATM. Pada lalu lintas data dapat juga
menggunakan switch karena penyampaiannya pasti mendukung banyak port dan cepat.
Disini toloransi kesalahan/kegagalan juga patut dipertimbangkan Untuk toleransi
kesalahan digunakan peralatan jalur ganda . Oleh sebab itu swicth dikonfigurasikan
dengan menggunakan Spanning Tree Topology dimana dapat diciptakan jalur ganda
untuk mencegah looping pada network.
beberapa Device yang termasuk core layer :

• Cisco switches seperti seri 7000, 7200, 7500, and 12000 (untuk digunakan pada
WAN)
• Catalyst switches seperti seri 6000, 5000, and 4000 (untuk digunakan pada
LAN)
• T-1 and E-1 lines, Frame relay connections, ATM networks, Switched
Multimegabit Data Service (SMDS)
• Cisco Carrier Routing System
• Cisco ASR 9000 Series Aggregation Services Routers
• Cisco ASR 1000 Series Aggregation Services Routers
• Cisco XR 12000 Series Router
• Cisco 7600 Series Routers

Contoh:

Cisco 7606 Router

Description:

The Cisco 7600 Series is the industry's only edge router that delivers robust, high
performance IP/MPLS features for a range of service provider edge and enterprise
MAN/WAN applications. Coupled with the broadest set of interfaces and innovative
adaptive network processing technology the Cisco 7600 leads the industry with
integrated Ethernet, private line and subscriber aggregation capabilities. The Cisco 7600
Series is a natural evolution for existing Cisco 7500 Series customers–with Cisco IOS
feature parity and FlexWAN support for existing Cisco 7200/7500 Series port adapters
The Cisco 7606 Router features 480 Gbps of switching capacity in a NEBS-compliant 40
Gigabit/slot configuration, delivering the needed capacity to power robust edge services
for IP/MPLS networks. This compact 6-slot, 1/6 rack system delivers 30 Mpps
centralized processing coupled with distributed processing for line-rate 10 & 1 Gigabit
Ethernet services.
B. Distribution Layer
Distribution Layer merupakan titik pemisah (demarcation point) antara access Layer
dengan core layers dan membantu dalam mendefinisikan dan membedakan Core Layer.
Layer ini mendefinisikan daerah dimana manipulasi paket data (packet manipulation)
dapat dilakukan.

Fungsi Distribusi Layer antara lain adalah:


• Address atau Area Jaringan LAN
• Akses ke Workgroup ata Departemen.
• Mendefinisikan Broadcast/multicast domain.
• Routing dari Virtual LAN (VLAN)
• Titik temu beberapa media berbeda yang digunakan didalam jaringan
• Network Security
• Titik dimana Akses secara Remote ke Jaringan dapat dilakukan.

beberapa Device yang termasuk distribute layer :

• Cisco ASR 1000 Series Aggregation Services Routers


• Cisco Catalyst 6500 Series Switches

Contoh:

Cisco ASR 1002 Router


Description:
The Cisco ASR 1002 Router in a 2-rack unit (RU) form factor comes with an integrated
route and serial interface processors. It houses three shared port adapter (SPA) slots
supporting single height and dual height SPAs. Configurable with either the 5 Gbps or
10 Gbps embedded services processor and four built-in Gigabit Ethernet ports, it is an
ideal solution for a large branch office or as a managed high-speed customer premises
equipment (CPE) device to support enhanced features such as security, deep packet
inspection, and firewall.
Running on Cisco IOS XE Software, the Cisco ASR 1002 router supports software
redundancy and in-service software upgrades (ISSU) without redundant hardware.

C. Access Layer
Access Layer merupakan titik dimana Local -End User dapat masuk ke Jaringan. Layer
ini juga dapat menerapkan access lists atau filtering untuk dapat mengoptimasi kinerja
jaringan. Setiap kali sebuah paket melalui router disebut sebagai sebuah hop. DDR
(Double Data Rate) dan teknologi Ethernet switching yang terutama digunakan dalam
lapisan akses dengan Static routing. Fungsi Access Layer antara lain:

• Shared bandwidth
• Switched bandwidth
• MAC layer filtering
• Microsegmentation
beberapa Device yang termasuk Access layer :

• Cisco 3900 Series Integrated Services Routers


• Cisco 2900 Series Integrated Services Routers
• Cisco 1900 Series Integrated Services Routers
• Cisco 800 Series Routers
• Linksys by Cisco WRT54GL SoHo Router

Contoh:
Cisco 888 Integrated Services Router

Combine Internet access via G.SHDSL, security, and wireless services onto a single,
secure device. The Cisco 888 Integrated Services Router offers broadband speeds and
simplified management to small businesses, enterprise small branches, and teleworkers.
The Cisco 880 Series provides:

• Firewall
• Content filtering
• VPNs and WLANs at broadband speeds
• Easy deployment
• Centralized management features

Available options on the Cisco 888 Integrated Services Router include:

• Survivable Remote Site Telephony


• Built-in advanced security, including intrusion prevention, GET VPN, and
dynamic multipoint VPN (DMVPN)
• Up to 20 VPN tunnels
• Cisco Configuration Professional for simplified management
• WAN connection with multiple access options
• Business continuity with primary and backup connections on the Cisco 880
router, including third-generation wireless and ISDN
• Four 10/100 Mbps fast Ethernet managed switch ports with optional Power over
Ethernet (PoE) on two switch ports
• Integrated access points based on the IEEE 802.11n draft 2.0 standard that uses
MIMO (multiple-input, multiple-output) to improve coverage for existing and new
clients
• Cisco Unified Wireless Management
• Universal software image for easy expansion with software activation