Anda di halaman 1dari 14

Ê     Ê 

  
   
 
 







‘
  
‘ 

‘Ê 
 
‘Ê!
"‘#
 
$  
%‘

 
&‘





Ê  ÊÊ
  
''('
c


#   

Sebagai mana kita ketahui bahwa pengertian kebersihan lingkungan adalah


kebersihan tempat tinggal, tempat bekerja, dan berbagai sarana umum. Kebersihan
tempat tinggal dilakukan dengan cara melap jendela dan perabot rumah tangga,
menyapu dan mengepel lantai, mencuci peralatan masak dan peralatan makan
(misalnya dengan abu gosok), membersihkan kamar mandi dan jamban, serta
membuang sampah.

—

#Ê   
‘ #)*+,-*,
dalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk di antaranya, debu, sampah,
dan bau. Di zaman modern, setelah Louis Pasteur menemukan proses penularan
penyakit atau infeksi disebabkan oleh mikroba, kebersihan juga berarti bebas dari
virus, bakteri patogen, dan bahan kimia berbahaya.
Kebersihan adalah salah satu tanda dari keadaan higiene yang baik. Manusia
perlu menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri agar sehat, tidak bau,
tidak malu, tidak menyebarkan kotoran, atau menularkan kuman penyakit bagi
diri sendiri maupun orang lain. Kebersihan badan meliputi kebersihan diri sendiri,
seperti mandi, menyikat gigi, mencuci tangan, dan memakai pakaian yang bersih.

‘ -*,).),
dalah kebersihan tempat tinggal, tempat bekerja, dan berbagai sarana
umum. Kebersihan tempat tinggal dilakukan dengan cara melap jendela dan
perabot rumah tangga, menyapu dan mengepel lantai, mencuci peralatan masak
dan peralatan makan (misalnya dengan abu gosok), membersihkan kamar mandi
dan jamban, serta membuang sampah. Kebersihan lingkungan dimulai dari
menjaga kebersihan halaman dan selokan, dan membersihkan jalan di depan
rumah dari sampah. Tidak ada satu hal dalam kehidupan kita melainkan Islam
telah memberikan arahan dan petunjuknya. Semua kandungan ajaran dalam Islam
bertujuan untuk menjadikan umatnya hidup bahagia dan sejahtera di dunia dan
akhirat. Salah satu aspek kehidupan yang menjadi perhatian Islam adalah
thaharah, kesucian dan kebersihan.
Sehingga dengan hidup sehat dan bersih kita akan terhindar dari berbagai
penyakit, dengan demikian kita akan dapat bekerja dan beribadah dengan lancar
dalam rangka menunaikan kewajiban kita sebagai hamba llah yang bertaqwa
kepadaNya. Sangat mudah bagi kita mendapatkan petunjuk llah SWT dan Rasul
S W tentang prinsip-prinsip hidup sehat dan bersih ini. Di antaranya firman
llah SWT;
΍ϭήϬ˷σΎϓ ΎΒϨΟ ϢΘϨϛ ϥ·ϭ
rtinya: Jika kamu berjunub maka bersucilah (QS: l-Maidah: 6) Di dalam
ayat lain llah SWT berfirman: ϦϳήϬτΘϤϟ΍ ΐΤϳϭ ϦϴΑ΍ϮΘϟ΍ ΐΤϳ Ϳ΍ ϥ· rtinya:

À
Sesungguhnya llah menyukai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang
menyucikan diri (QS: l-Baqarah: 222)
Kesucian dan kebersihan merupakan bagian dari kesempurnaan nikmat yang
diberikan llah kepada hambaNya, karena bersih merupakan modal awal dari
hidup sehat, kesehatan merupakan nikmat yang tidak ternilai harganya. llah
berfirman dalam hal ini;
ϥϭήϜθΗ ϢϜϠόϟ ϢϜϴϠϋ ϪΘϤόϧ ϢΘϴϟϭ ϢϛήϬτϴϟ Ϊϳήϳ ϦϜϟϭ ΝήΣ Ϧϣ ϢϜϴϠϋ ϞόΠϴϟ Ϳ΍ Ϊϳήϳ Ύϣ
rtinya: llah tidak ingin menjadikan kamu susah tetapi Dia ingin
menyucikan kamu dan menyempurnakan nikmatNya kepadamu semoga kamu
bersyukur (QS: l-Maidah:6) Di samping ayat-ayat yang telah khatib bacakan
tadi, juga terdapat hadits-hadits dari Rasulullah S W yang berbicara tentang
kebersihan ini, bahkan Rasulullah S W mengaitkan kebersihan itu dengan
keimanan seseorang.
KEBERSIH N LINGKUNG N Di samping masalah kebersihan diri, Islam
juga sangat memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitar kita,
karena sebagai agama yang menjadi rahmat bagi sekalian alam, Islam tidak akan
membiarkan manusia merusak atau mengotori lingkungan sekitarnya. Kebersihan
lingkungan itu sendiri akan sangat berpengaruh terhadap keselamatan manusia
yang ada di sekitarnya, oleh sebab itu menjaga kebersihan lingkungan sama
pentingnya dengan menjaga kebersihan diri. da beberapa hal yang perlu kita
perhatikan berkaitan dengan kebersihan lingkungan ini;
1.‘ Menjaga kesehatan sumber air Hendaklah kita selalu menjaga kebersihan
sumber air, seperti sumur, kolam, sungai, dan lain-lain, karena air itu akan kita
gunakan sebagai sumber air minum, mencuci, mandi dan sebagainya. ir
yang tercemar akan menyebabkan lahirnya berbagai penyakit seperti diare,
malaria, dan lain-lain. Dalam hal ini Islam telah dengan tegas melarang
umatnya supaya tidak mengotori sumber air itu.Rasulullah S W bersabda: Ϧϋ
ϥ΃ ϪϨϋ Ϳ΍ ϲοέ ήΑΎΟ
Ϊϛ΍ήϟ΍ ˯ΎϤϟ΍ ϲϓ ϝΎΒϳ ϥ΃ ϰϬϧ ϢϠγϭ ϪϴϠϋ Ϳ΍ ϰϠλ ϲΒϨϟ΍(ϢϠδϣ ϩ΍ϭέ)
rtinya: dari Jabir ra. Bahwa Rasulullah S W melarang kencing dalam air
yang tergenang. (HR. Muslim) Dalam riwayat yang berbeda Rasulullah
ternyata juga melarang kita untuk mengotori sumber air yang mengalir Sabda
Rasulullah S W:
ϱέΎΠϟ΍ ˯ΎϤϟ΍ ϲϓ ϝΎΒϳ ϥ΃ ϰϬϧ ϢϠγϭ ϪϴϠϋ Ϳ΍ ϰϠλ ϲΒϨϟ΍ ϥ΃ ϪϨϋ Ϳ΍ ϲοέ ήΑΎΟ Ϧϋ(ϰϧ΍ήΒτϟ΍ ϩ΍ϭέ)


rtinya: dari Jabir ra. Bahwa Rasulullah S W melarang kencing di air yang
mengalir. (HR. Thabrani) Dalam hadits kita dilarang untuk kencing di air
yang tergenang dan mengalir, disini tersirat makna lebih luas bahwa kita
dilarang untuk mengotori air itu dengan cara apapun, bukan hanya sebatas
kencing saja.
2.‘ Mencuci / bersuci dengan air yang suci Dalam masalah bersuci dari hadas dan
najis, Islam sangat menekankan penting air yang suci untuk membersihkan
berbagai kotoran yang ada di tubuh dan pakaian kita, karena kalau air itu
sendiri tidak bersih bagaimana ia akan membersihkan benda yang kotor. Oleh
sebab itu Islam telah mengarahkan umatnya untuk selalu menggunakan air
yang suci lagi menyucikan dalam bersuci. llah SWT berfirman:
΍έϮϬσ ˯Ύϣ ˯ΎϤδϟ΍ Ϧϣ ΎϨϟΰϧ΃ϭ
rtinya: Dan Kami turunkan dari langit itu air yang suci (QS. l-Furqan: 48)
llah SWT menerangkan bahwa air hujan itu suci supaya kita dapat
menggunakannya dalam menyucikan diri, juga ada hadits dari Rasulullah
S W yang menerangkan tentang air lain yang juga bias digunakan untuk
bersuci yaitu air laut, sabda Beliau tentang berkaitan dengan laut:
ϪΘΘϴϣ ϞΤϟ΍ ϩ˯Ύϣ έϮϬτϟ΍ Ϯϫ(ΔδϤΨϟ΍ ϩ΍ϭέ)
rtinya: ia (air laut) suci airnya, halal bangkainya (ikan). (HR. Khamsah)
danya petunjuk llah SWT dan RasulNya tentang jenis-jenis air yang suci
mengajarkan umatnya untuk memperhatikan tentang kebersihan dan
kesehatan air yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
3.‘ Menjaga kesucian tempat yang ramai dikunjungi orang Menjaga kebersihan
tempat yang banyak dikunjungi orang sangat penting karena jika saja tempat
itu kotor dan menjadi sarang penyakit, maka akan sangat mudah menjangkiti
banyak orang dalam waktu yang bersamaan.

3
#  #

‘ /0,
Jadi betapa pentingnya kebersihan itu dalam lingkungan kita karena islam
mengajarkan bahwa sesungguhnya kebersihan itu sebagian dari iman.

‘ #+0 
Syukur lhamdulillah makalah ini telah selesai terhimpun dalam bentuk
sedehana.Kami sebagai tim penyusun menyadari sepenuhnya bahwa uraian yang
terdapat daam makala ini jauh dari sempurna.
Maka dari itu,kami dari tim penyusun makalah meminta keritik dan saran
dari pembaca. Dan apabila ada kesalahan dalam penulisan kami minta maaf

a
! #   

www.mulyadinurdin.wordpress.com
www.islamwiki.com/kebersihanlingkungan
www.wikipedia.com

¦
  #   

Puji syukur kami ucapkan ataskehadirat llah SWT yang telah melimpahkan
segala karunia , rahmat dan hidayahNY ,sholawat serta salam kami haturkan kepada
Muhammad S W semoga keselamatan tertuju kepada para pengikutnya. tas ridho
dan hidayahnya kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik yang bertemakan
KESEH T N LINGKUNG N D N KEBERSIH N. Di dalam makalah ini kami
menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan,oleh karena
itu kami sangat mengharapkan keritik dan saran yang membangun. Dan semoga
dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca

Kudus, 01 November 2010

Penulis

½
! 



Halaman Judul««««««««««««««««««««««« i

Kata pengantar««««««««««««««««««««««« ii

Daftar isi«««««««««««««««««««««««««.. iii

B B 1 Pendahuluan««««««««««««««««««««« 1

B B 2 Pembahasan««««««««««««««««««««« 2

Kebersihan lingkungan dan kesehatan««««««««««« 2

PENUTUP««««««««««««««««««««««««.. 5

Daftar putsaka ««««««««««««««««««««««« 6

 w



 
 
    Ê
 Ê
Ditulis dalam M K L H POPULER pada 8:24 pm oleh mulyadi nurdin, Lc

Oleh: Mulyadi Nurdin, Lc

Islam adalah agama yang sempurna. Tidak ada satu hal dalam kehidupan kita
melainkan Islam telah memberikan arahan dan petunjuknya. Semua kandungan ajaran
dalam Islam bertujuan untuk menjadikan umatnya hidup bahagia dan sejahtera di
dunia dan akhirat. Salah satu aspek kehidupan yang menjadi perhatian Islam adalah
thaharah, kesucian dan kebersihan.


Sehingga dengan hidup sehat dan bersih kita akan terhindar dari berbagai penyakit,
dengan demikian kita akan dapat bekerja dan beribadah dengan lancar dalam rangka
menunaikan kewajiban kita sebagai hamba llah yang bertaqwa kepadaNya. Sangat
mudah bagi kita mendapatkan petunjuk llah SWT dan Rasul S W tentang prinsip-
prinsip hidup sehat dan bersih ini. Di antaranya firman llah SWT;

΍ϭήϬ˷σΎϓ ΎΒϨΟ ϢΘϨϛ ϥ·ϭ

rtinya: Jika kamu berjunub maka bersucilah (QS: l-Maidah: 6) Di dalam ayat lain
llah SWT berfirman: ϦϳήϬτΘϤϟ΍ ΐΤϳϭ ϦϴΑ΍ϮΘϟ΍ ΐΤϳ Ϳ΍ ϥ· rtinya: Sesungguhnya llah
menyukai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang menyucikan diri (QS:
l-Baqarah: 222)

Kesucian dan kebersihan merupakan bagian dari kesempurnaan nikmat yang


diberikan llah kepada hambaNya, karena bersih merupakan modal awal dari hidup
sehat, kesehatan merupakan nikmat yang tidak ternilai harganya. llah berfirman
dalam hal ini;

ϥϭήϜθΗ ϢϜϠόϟ ϢϜϴϠϋ ϪΘϤόϧ ϢΘϴϟϭ ϢϛήϬτϴϟ Ϊϳήϳ ϦϜϟϭ ΝήΣ Ϧϣ ϢϜϴϠϋ ϞόΠϴϟ Ϳ΍ Ϊϳήϳ Ύϣ

rtinya: llah tidak ingin menjadikan kamu susah tetapi Dia ingin menyucikan kamu
dan menyempurnakan nikmatNya kepadamu semoga kamu bersyukur (QS: l-
Maidah:6) Di samping ayat-ayat yang telah khatib bacakan tadi, juga terdapat hadits-
hadits dari Rasulullah S W yang berbicara tentang kebersihan ini, bahkan Rasulullah
S W mengaitkan kebersihan itu dengan keimanan seseorang. Rasulullah S W
bersabda;

ϥΎϤϳϹ΍ ήτη έϮϬτϟ΍

rtinya Suci itu bagian dari iman (HR. Muslim) Dalam hadits di atas sangat jelas
dikatakan bahwa kebersihan dan kesucian merupakan bagian yang tidak dapat
dipisahkan dari keimanan, oleh sebab itu orang yang tidak menjaga kebersihan dan
kesucian sama dengan telah mengabaikan sebagian dari nilai-nilai keimanannya,
sehingga dia belum termasuk orang yang betul-betul beriman.

KEBERSIH N LINGKUNG N Di samping masalah kebersihan diri, Islam juga


sangat memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitar kita, karena sebagai
agama yang menjadi rahmat bagi sekalian alam, Islam tidak akan membiarkan
manusia merusak atau mengotori lingkungan sekitarnya. Kebersihan lingkungan itu
sendiri akan sangat berpengaruh terhadap keselamatan manusia yang ada di
sekitarnya, oleh sebab itu menjaga kebersihan lingkungan sama pentingnya dengan
menjaga kebersihan diri. da beberapa hal yang perlu kita perhatikan berkaitan
dengan kebersihan lingkungan ini;

1. Menjaga kesehatan sumber air Hendaklah kita selalu menjaga kebersihan sumber
air, seperti sumur, kolam, sungai, dan lain-lain, karena air itu akan kita gunakan
sebagai sumber air minum, mencuci, mandi dan sebagainya. ir yang tercemar akan
menyebabkan lahirnya berbagai penyakit seperti diare, malaria, dan lain-lain. Dalam
hal ini Islam telah dengan tegas melarang umatnya supaya tidak mengotori sumber air
itu.Rasulullah S W bersabda: ϥ΃ ϪϨϋ Ϳ΍ ϲοέ ήΑΎΟ Ϧϋ

Ϊϛ΍ήϟ΍ ˯ΎϤϟ΍ ϲϓ ϝΎΒϳ ϥ΃ ϰϬϧ ϢϠγϭ ϪϴϠϋ Ϳ΍ ϰϠλ ϲΒϨϟ΍(ϢϠδϣ ϩ΍ϭέ)

—c
rtinya: dari Jabir ra. Bahwa Rasulullah S W melarang kencing dalam air yang
tergenang. (HR. Muslim) Dalam riwayat yang berbeda Rasulullah ternyata juga
melarang kita untuk mengotori sumber air yang mengalir Sabda Rasulullah S W:

ϱέΎΠϟ΍ ˯ΎϤϟ΍ ϲϓ ϝΎΒϳ ϥ΃ ϰϬϧ ϢϠγϭ ϪϴϠϋ Ϳ΍ ϰϠλ ϲΒϨϟ΍ ϥ΃ ϪϨϋ Ϳ΍ ϲοέ ήΑΎΟ Ϧϋ(ϰϧ΍ήΒτϟ΍ ϩ΍ϭέ)

rtinya: dari Jabir ra. Bahwa Rasulullah S W melarang kencing di air yang
mengalir. (HR. Thabrani) Dalam hadits kita dilarang untuk kencing di air yang
tergenang dan mengalir, disini tersirat makna lebih luas bahwa kita dilarang untuk
mengotori air itu dengan cara apapun, bukan hanya sebatas kencing saja.

2. Mencuci / bersuci dengan air yang suci Dalam masalah bersuci dari hadas dan
najis, Islam sangat menekankan penting air yang suci untuk membersihkan berbagai
kotoran yang ada di tubuh dan pakaian kita, karena kalau air itu sendiri tidak bersih
bagaimana ia akan membersihkan benda yang kotor. Oleh sebab itu Islam telah
mengarahkan umatnya untuk selalu menggunakan air yang suci lagi menyucikan
dalam bersuci. llah SWT berfirman:

΍έϮϬσ ˯Ύϣ ˯ΎϤδϟ΍ Ϧϣ ΎϨϟΰϧ΃ϭ

rtinya: Dan Kami turunkan dari langit itu air yang suci (QS. l-Furqan: 48) llah
SWT menerangkan bahwa air hujan itu suci supaya kita dapat menggunakannya
dalam menyucikan diri, juga ada hadits dari Rasulullah S W yang menerangkan
tentang air lain yang juga bias digunakan untuk bersuci yaitu air laut, sabda Beliau
tentang berkaitan dengan laut:

ϪΘΘϴϣ ϞΤϟ΍ ϩ˯Ύϣ έϮϬτϟ΍ Ϯϫ(ΔδϤΨϟ΍ ϩ΍ϭέ)

rtinya: ia (air laut) suci airnya, halal bangkainya (ikan). (HR. Khamsah) danya
petunjuk llah SWT dan RasulNya tentang jenis-jenis air yang suci mengajarkan
umatnya untuk memperhatikan tentang kebersihan dan kesehatan air yang digunakan
dalam kehidupan sehari-hari.

3. menjaga kesucian tempat yang ramai dikunjungi orang Menjaga kebersihan tempat
yang banyak dikunjungi orang sangat penting karena jika saja tempat itu kotor dan
menjadi sarang penyakit, maka akan sangat mudah menjangkiti banyak orang dalam
waktu yang bersamaan.

Menyadari bahaya tersebut Rasulullah dengan tegas melarang kita untuk buang air
besar dan kecil di tempat yang dilewati banyak orang, dijadikan tempat berteduh, di
bawah pohon yang berbuah, tempat ibadah dan lain-lain. Rasulullah S W bersabda:

ϝΎϗ ϢϠγϭ ϪϴϠϋ Ϳ΍ ϰϠλ Ϳ΍ ϝϮγέ ϥ΃ ϪϨϋ Ϳ΍ ϲοέ Γήϳήϫ ϲΑ΃ Ϧϋ: ϦϴϨϋϼϟ΍ ΍ϮϘΗ΍, ϝΎϗ ˮϥΎϨϋϼϟ΍ Ύϣϭ ΍ϮϟΎϗ:
ϢϬϠχ ϲϓ ϭ΃ αΎϨϟ΍ ϖϳήσ ϲϓ ϰϠΨΘϳ Ϧϳάϟ΍(ΔδϤΨϟ΍ ϩ΍ϭέ)

rtinya: Dari bu Hurairah ra. Bahwa Rasulullah S W bersabda: takutilah menjadi


orang yang dilaknat orang lain, sahabat bertanya: siapa orang yang menjadi laknat
orang lain?. Rasulullah menjawab: yaitu orang yang buang hajat di tempat yang
dilalui orang lain, atau tempat berteduh orang lain. (HR. Muslim)

Kita juga dilarang meludah di sembarangan tempat, karena disamping ludah itu
sendiri sangat menjijikan, juga menjadi salah satu sarana menularnya beberapa
penyakit. Dalam hal ini Rasulullah S W bersabda:

——
ϝΎϗ ϪϨϋ Ϳ΍ ϲοέ βϧ΃ Ϧϋ:ϝΎϗ ϢϠγϭ ϪϴϠϋ Ϳ΍ ϰϠλ Ϳ΍ ϝϮγέ ϥ΃ : ΎϬϨϓΩ ΎϬΗέΎϔϛϭ ΔΌϴτΧ ΪΠδϤϟ΍ ϲϓ ϕΎμΒϟ΍
(ϪϴϠϋ ϖϔΘϣ)

rtinya: meludah di mesjid adalah dosa, dan kafarat (taubat) nya adalah dengan
menanam ludah itu. (HR. Bukhari dan Muslim) Masjid di zaman Rasulullah S W
hanyalah berlantai tanah dan pasir, sehingga kadang-kadang ada orang yang dengan
diam-diam meludah sembarangan di dalamnya, lalu Rasulullah S W memerintahkan
siapa yang meludah di dalam masjid untuk menanam ludah itu supaya tidak jorok dan
diinjak atau diduduki orang lain. Dalam hadits ini dapat kita ambil hikmah bahwa
Islam melarang kita untuk meludah di tempat-tempat umum seperti mesjid dan juga
tempat lainnya, karena sama-sama menjijikkan dan menjadi salah satu faktor
tertularnya penyakit.

OR NG MUKMIN Y NG KU T LEBIH DISUK I LL H D RIP D


MUKMIN LEM H

Dengan selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat, maka kita akan terhindar dari
berbagai penyakit, sehingga kita akan menjadi umat yang sehat dan kuat, juga akan
melahirkan generasi yang sehat dan kuat pula. Dalam hal ini llah SWT telah
mengingatkan kita untuk selalu waspada dan takut kalau kita akan meninggalkan
generasi lemah di belakang kita. llah SWT berfirman:

ϢϬϴϠϋ ΍ϮϓΎΧ ΎϓΎόο ΔϳέΫ ϢϬϔϠΧ Ϧϣ ΍ϮϛήΗ Ϯϟ Ϧϳάϟ΍ ζΨϴϟϭ

rtinya: hendaklah takut orang-orang yang meninggalkan generasi lemah di belakang


mereka, yang mana mereka khawatir terhadap kondisi mereka. (QS: n-Nisa: 9)
Dalam sebuah hadits Rasulullah S W bersabda:

ϒϴόπϟ΍ ϦϣΆϤϟ΍ Ϧϣ Ϳ΍ ϰϟ· ΐΣ΃ ϱϮϘϟ΍ ϦϣΆϤϟ΍(ϢϠδϣ ϩ΍ϭέ)

rtinya: orang mukmin yang kuat lebih disukai oleh llah daripada orang mukmin
yang lemah. (HR. Muslim dari bu Hurairah)

MENCEG H PENY KIT LEBIH B IK D RIP D MENGOB TI

Hidup bersih dan sehat akan membuat kita jauh dari berbagai penyakit. Mencegah
penyakit lebih baik daripada mengobatinya ketika ia telah terlanjur menjangkiti kita.
Dalam pepatah rab dikatakan:

Νϼόϟ΍ Ϧϣ ήϴΧ ΔϳΎϗϮϟ΍

rtinya: Mencegah lebih baik daripada mengobati Rasulullah mengingatkan kita


dalam sebuah hadits untuk menjaga kesehatan sebelum tibanya sakit. Rasulullah
bersabda:

ϚϤϘγ ϞΒϗ ϚΘΤλ(ΚϳΪΤϟ΍)

rtinya: (jagalah) sehat sebelum sakitmu. Oleh sebab itu marilah kita selalu menjaga
kesehatan supaya hidup kita bahagia, tentram dalam beribadah dan mudah dalam
mencari rizki untuk mencapai kebahagian di dunia dan akhirat.

PENY KIT Y NG SERING TIMBUL K REN F KTOR KEBERSIH N

—À
Kebersihan merupakan salah satu cara untuk hidup sehat, dengan mengabaikan
kebersihan diri dan lingkungan akan mengakibatkan terjangkitnya berbagai jenis
penyakit. Di antara penyakit yang timbul karena tidak menjaga kebersihan adalah
diare dan kecacingan.

1. DI RE

Diare merupakan penyakit yang umum namun serius karena mudah menular.
Biasanya diare menular melalui virus, bakteri dan parasit, melalui 5 jalur: air, tanah,
lalat, jari-jemari dan makanan. Selain virus ada juga yang diare karena kebiasaan
yang tidak sehat. Misalnya minum langsung dari sumber air yang tercemar oleh
kotoran manusia atau binatang, tidak mencuci tangan dengan sabun sebelum
menyiapkan makanan, sebelum dan sesudah makan, sesudah buang air besar atau
kecil, serta sehabis membersihkan anak yang habis buang air besar dan kecil.
Makanan atau minuman yang tidak ditutup dari hinggapan lalat juga bisa
menyebabkan diare. Seseorang dikatakan diare bila tinja yang dikeluarkan saat buang
air besar lembek/cair dengan frekuensi yang lebih sering dari biasanya, yakni lebih
dari 3 kali sehari. Diare menyebabkan dehidrasi yakni kondisi tubuh kekurangan
cairan. Dehidrasi menyebabkan tubuh menjadi lemas. Dehidrasi yang berat sangat
berbahaya karena dapat menyebabkan kematian, khususnya pada balita dan bayi.
Orang yang mengalami dehidrasi harus diberikan perawatan khusus.

2. KEC CING N

Kecacingan adalah penyakit yang diakibatkan oleh adanya cacing di dalam usus
manusia. Cacing termasuk jenis parasit yakni binatang yang hidup di dalam tubuh dan
merampas sari makanan. Kecacingan termasuk penyakit serius karena mudah
menular dan menurunkan kualitas hidup. Semua orang berisiko terinfeksi cacing,
namun yang paling berisiko adalah anak-anak usia sekolah.. nak kecacingan
biasanya lesu, tidak bergairah, konsentrasi belajar berkurang, perut buncit, matanya
pucat dan kotor seperti sakit mata, batuk, pilek, sering diare, nafsu makan berkurang,
cepat letih dan kemampuan belajar berkurang. nak-anak ini mengalami kekurangan
gizi karena zat gizi yang seharusnya diserap oleh usus sudah terlebih dahulu diserap
oleh cacing di usus. Gizi buruk selanjutnya akan berakibat pada buruknya tingkat
kecerdasan yang secara langsung akan mempengaruhi kehidupan ekonomi anak
tersebut dimasa depannya.

*Penulis adalah Ketua IK DI Banda ceh, Ketua Dewan Pembina Yayasan l-


Mukarramah Banda ceh

Permalink

—

Anda mungkin juga menyukai