Anda di halaman 1dari 2

I. CARA PENGHITUNGAN BPHTB tersebut terutang Bea Perolehan Hak atas Tanah III.

PENETAPAN
Besarnya BPHTB terutang adalah Nilai Perolehan dan Bangunan. 1. Dalam jangka 5 tahun, Direktur Jenderal Pajak
Objek Pajak (NPOP) dikurangi Nilai Perolehan Objek BPHTB = 5% X (Rp. 100 – Rp.20)juta menerbitkan Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak
Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) dikalikan tarif 5 = 5% X Rp. 80 juta atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar
% tarif (lima persen). Secara Matematis adalah : = Rp. 4 juta (SKBPHTBKB) berdasarkan jumlah pajak yang
Terutang kurang dibayar. Jumlah kekurangan
BPHTB = 5 % x (NPOP-NPOPTKP) 3. Pada tanggal 28 Juli 2010, Tuan “S” pajak yang terutang dalam SKBKB ditambah
Contoh : mendaftarkan warisan berupa tanah dan bangunan sanksi administrasi sebesar 2 % sebulan untuk
1. Pada tanggal 6 Januari 2010, Tuan “S” membeli yang terletak di Kecamatan Ngasem dengan jangka waktu 24 bulan dihitung mulai sampai
tanah yang terletak di kecamatan Kras dengan NJOP PBB Rp. 100.000.000,00. NPOPTKP untuk diterbitkannya SKBKB.
harga Rp. 18.000.000,00. NJOP PBB Tahun 2010 perolehan hak karena waris untuk Kabupaten 2. Dalam jangka waktu 5 tahun, Direktur Jenderal
Rp. 16.000.000,00. Mengingat NJOP lebih kecil Kediri ditetapkan sebesar Rp. 60.000.000,00. Pajak menerbitkan Surat Ketetapan Bea Perolehan
dari harga transaksi, maka NPOP-nya sebesar Rp. Besarnya NPOPKP adalah Rp. 100.000.000,00 Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar
18.000.000,- Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak dikurangi Rp. 60.000.000,00 = Rp. Tambahan (SKBKBT) apabila ditemukan data
Kena Pajak (NOPTKP) untuk perolehan hak 40.000.000,00, maka perolehan hak tersebut baru yang belum terungkap. Jumlah kekurangan
selain karena waris, atau hibah wasiat yang terutang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan pajak terutang dalam SKBKBT ditambah sanksi
diterima orang pribadi yang masih dalam Bangunan. administrasi berupa kenaikan sebesar 100%
hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan BPHTB = 50% x5% x (Rp.100-Rp.60)juta kecuali wajib pajak melapor sendiri sebelum
lurus satu derajat ke atas atau ke bawah dengan = 50% x 5% x Rp. 40 juta dilakukan tindakan pemeriksaan.
pemberi hibah wasiat termasuk suami/istri serta = Rp.1 juta
Rumah Sederhana Sehat dan Rumah Susun IV. PENAGIHAN
Sederhana yang dilakukan melalui kredit 4. Pada tanggal 7 November 2010, WP orang Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan Surat
CARA PENGHITUNGAN Pemilikan Rumah Bersubsidi (KPR Bersubsidi), pribadi mendaftarkan hibah wasiat dari orangtua Tagihan Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan
untuk Kabupaten Kediri ditetapkan sebesar Rp. kandung, sebidang tanah yang terletak di Kec. apabila :
PEMBAYARAN, PENETAPAN 20.000.000,00. Mengingat NPOP lebih kecil Pare dengan NJOP PBB Rp. 50.000.000,-. 1. Pajak yang terutang tidak atau kurang dibayar.
DAN PENAGIHAN BPHTB dibandingkan NPOPTKP, maka perolehan hak NPOPTKP untuk perolehan hak karena hibah 2. Dari hasil pemeriksaan SSB terdapat kekurangan
tersebut tidak terutang Bea Perolehan Hak atas wasiat yang diterima orang pribadi yang masih pembayaran pajak karena salah tulis atau salah
Tanah dan Bangunan. dalam hubungan keluarga sedarah dalam garis hitung.
BPHTB = 5 % X (Rp. 18 Juta – Rp. 20 Juta) keturunan lurus satu derajat ke atas atau ke bawah 3. Wajib pajak dikenakan sanksi administrasi berupa
= 5 % X (0) = Rp. 0 (nihil) dengan pemberi hibah wasiat termasuk denda dan atau bunga
suami/istri, untuk kota “BB” ditetapkan sebesar
2. Pada tanggal 7 Januari 2010, Nyonya “D” Rp. 60.000.000,-. Mengingat NPOP lebih kecil Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan
membeli tanah dan bangunan yang terletak di dibandingkan NPOPTKP, maka perolehan hak Bangunan Kurang Bayar, Surat Ketetapan Bea Perolehan
Kecamatan Pagu dengan harga Rp. 90.000.000,- tersebut tidak terhutang Bea Perolehan Hak atas atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar Tambahan, Surat
NJOP PBB tahun 2010 adalah sebesar Rp. Tanah dan Bangunan. Tagihan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, dan
100.000.000,-. NPOPTKP untuk perolehan hak BPHTB = 50% x5% x (Rp.50-Rp.60)juta Surat Keputusan Pembetulan, Surat Keputusan Keberatan
selain karena waris, atau hibah wasiat yang = 50% x 5% x (0) maupun Putusan Banding yang menyebabkan jumlah pajak
diterima orang pribadi yang masih dalam = Rp.0(nihil) yang harus dibayar bertambah, merupakan dasar penagihan
hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan pajak dan harus dilunasi dalam jangka waktu paling lma 1
lurus satu derajat ke atas atau ke bawah dengan II. PEMBAYARAN BPHTB bulan sejak diterima oleh Wajib Pajak. Dan jika tidak atau
pemberi hibah wasiat termasuk suami/istri serta Sistem pemungutan BPHTB menganut sistem “self kurang dibayar pada waktunya dapat ditagih dengan Surat
Rumah Sederhana Sehat dan Rumah Susun assessment” yang artinya Wajib Pajak diberi Paksa.
Sederhana yang dilakukan melalui kredit kepercayaan untuk menghitung dan membayar sendiri
Pemilikan Rumah Bersubsidi (KPR Bersubsidi), pajak terutang. Pajak terutang dibayarkan ke Kas HAK HAK WAJIB PAJAK PADA BPHTB
untuk Kabupaten Kediri ditetapkan sebesar Rp. Negara melalui Kantor Pos, BUMN, dll dengan I. KEBERATAN
20.000.000,-. Besarnya Nilai Perolehan Objek menggunakan Surat setoran Bea (SSB) 1. Wajib Pajak dapat mengajukan keberatan hanya
Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) adalah Rp. kepada Direktur Jenderal Pajak atas suatu :
100.000.000,- dikurangi Rp. 20.000.000,- sama a. Surat Ketetapan Bea Perolehan atas Tanah
dengan Rp. 80.000.000,-, maka perolehan hak dan Bangunan Kurang Bayar;
b. Surat Ketetapan Bea Perolehan Ha atas II. BANDING 3. Tanah dan bangunan digunakan untuk dikenakan sanksi administrasi dan denda sebesar
Tanah dan Bangunan Kurang Bayar 1. Wajib Pajak dapat mengajukan banding hanya kepentingan soaial atau pendidikan dan tidak Rp. 7.500.000,00 untuk setiap pelanggaran
Tambahan; kepada Badan Peradilan Pajak terhadap keputusan mencari keuntungan, antara lain panti asuhan, b. Pejabat Pembuat Akta Tanah/Notaris yang
c. Surat Ketetapan Bea Perolehan atas Tanah mengenai keberatannya yang idtetapkan oleh rumah sakit, Institusi Pelayanan Sosial melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud
dan Bangunan Lebih Bayar; Dirjen Pajak Masyarakat, dll. dalam angka 5, dikenakan sanksi administrasi dan
d. Surat Ketetapan bea Perolehan Hak atas 2. Permohonan sebagaimana dimaksud pada angka denda sebesar Rp. 250.000.000 untuk setiap
Tanah dan Bangunan Nihil. (1) diajukan secara tertulis dalam Bahasa IV. PENGEMBALIAN KELEBIHAN laporan.
2. Keberatan diajukan secara tertulis dalam Bahasa Indonesia dengan disertai alasan yang jelas dalam PEMBAYARAN BPHTB c. Pejabat yang berwenang menandatangani dan
Indonesia dengan mengemukakan jumlah pajak jangka waktu paling lama (3) bulan sejak Wajib Pajak dapat mngajukan permohonan pengajuan menerbitkan suatu keputusan pemberian hak atas
yang terutang menurut perhitungan Wajib Pajak keputusan keberatan diterima, dilampiri salinan pengembalian atas kelebihan pembayaran pajak tanah yang melanggar ketentuan sebagaimana
dengan disertai alasan-alasan yang jelas dari surat keputusan tersebut kepada Direktur Jenderal Pajak, c.q. Kantor Pelayanan dimaksud dalam angka 3, dikenakan sanksi
3. Keberatan harus diajukan dalam jangka waktu 3. Pengajuan permohonan banding tidak menunda Pratama. menurut ketentuan peraturan perundang-undangan
paling lama (3) bulan sejak tanggal diterimanya kewajiban membayar pajak dan pelaksanaan yang berlaku
Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah penagihan d. Pejabat yang berwenang kab/ Kota yang
dan Bangunan Kurang Bayar atau Surat 4. Apabila pengajuan keberatan atau permohonan KETENTUAN BAGI PEJABAT melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud
Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan banding dikabulkan sebaqgian atau seluruhnya, 1. Pejabat Pembuat Akta Tanah / Notaris hanya dalam angka 4, dikenakan sanksi menurut
Bangunan Kurang Bayar Tambahan atau Surat kelebihan pembayaran pajak dikembalikan dapat menandatangani akta pemindahan hak atas ketentuan peraturan perundang-undangan yang
Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan dengan ditambah imbalan bunga sebesar 2% tanah dan atau bangunan pada saat Wajib Pajak berlaku
Bangunan Lebih Bayar atau Surat Ketetapan Bea sebulan untuk jangka waktu paling lama 24 bulan menyerahkan bukti pembayaran Surat Setoran e. Kepala Lelang Negara, yang melanggar
Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan nihil dihitung sejak tanggal pembayaran yang Bea Perolehan HAk atas Tanah dan Bangunan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam angka 5,
oleh Wajib Pajak yang dimaksud pada angka (1) menyebabkan kelebihan pembayaran pajak 2. Pejabat Lelang Negara hanya dapat dikenakan sanksi menurut ketentuan peraturan
kecuali Wajib Pajak tidak dapat di penuhi karena sampai dengan diterbitkannya Keputusan menandatangani Risalah Lelang perolehan hak perundang-undangan.
diluar kuasanya. Keberatan atau Putusan Banding. atas tanah dan atau bangunanpada saat Wajib
4. Keberatan yang tidak memenuhi persyaratan yang Pajak menyerahkan bukti pembayaran Surat
dimaksud pada angka (2) dan angka (3) III. PENGURANGAN Setoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan
5. Tanda penerimaan Surat Keberatan yang Atas permohona Wajib Pajak, pengurangan pajak Bangunan
diberikan oleh Pejabat Direktorat Jenderal yang terutang dapat diberikan oleh Menteri karena : 3. Pejabat yang berwenang menandatangani dan
Pajakatau tanda pengiriman Surat Keberatan 1. Kondisi Wajib Pajak yang ada hubungannya menerbitkan suatu keputusan pemberian hak atas
melalui Pos menjadi tanda bukti dengan objek Pajak, contoh : tanah dapat menandatangani dan menerbitkan
6. Apabila diminta oleh Wajib Pajak untuk a. Wajib Pajak tidak mampu secara ekonomis surat keputusan pada saat Wajib Pajak
pengajuan keberatan, Direktur Jenderal Pajak yang memeproleh hak baru melalui program menyerahkan bukti pembayaran Surat Setoran
wajib memberikan keterangan secara tertulis pemerintah di bidang pertanahan. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan
7. Pengajuan keberatan tidak menunda kewajiban b. Wajib Pajak pribadi menerima hibah dari 4. Terhadap pendaftaran peralihan hak atas tanah
membayar pajak dan pelaksanaan penagihan orang pribadi yang mempunyai hubugan karena waris atau hibah wasiat hanya dapat
pajak keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus dilakukan oleh Pejabat Pertanahan Kab/Kota pada
8. Direktur Jenderal Pajak dalam waktu 12 bulan satu derajat ke bawah dan ke atas saat Wajib Pajak menyerahkan bukti pembayaran
sejak tanggal Surat Keberatan diterima harus 2. Kondisi Wajib Pajak yang ada hubungannya berupa Surat Setoran Bea Perolehan Hak atas
member Keputusan atas keberatan yang diajukan dengan sebab-sebab tertentu, contoh : Tanah dan Bangunan
9. Sebelum Surat Keputusan diterbitkan, Wajib a. Wajib Pajak yang memproleh hak atas tanah 5. Pejabat Pembuat Akta Tanah/Notaris dan Kepala
Pajak dapat menyampaikan alasan tambahan melalui pembelian dari hasil ganti rugi Kantor Lelang Negara melaporkan pembuatan
10. Keputusan direktur Jenderal Pajak atas keberatan pemerintah yang nilainya dibawah Nilai jual akta atau risalah Lelang perolehan hak atas tanah
berupa penolakan penambahan besarnya pajak Objek Pajak kepada Direktorat Jenderal Pajak selambat-
yang terutang b. Wajib Pajak yang memeproleh hak atas tanah lambatnya pada tanggal 10 bulan berikutnya
11. Apabila jangka waktu pada angka (8) telah lewat sebagai pengganti atas tanah yang dibebaskan
dan Direktur Jenderal Pajak tidak member oleh pemerintah untuk kepentingan umum SANKSI BAGI PEJABAT
keputusan, maka keberatan tersebut dianggap c. Wajib Pajak yang terkena dampak krisis a. Pejabat Pembuat Akta Tanah/Notaris dan Pejabat
dikabulkan. ekonomi dan moneter pada perekonomian Lelang Negra yang melanggar ketentuan
nasional sebagaimana dimaksud dalam angka 1 dan 2