Anda di halaman 1dari 29

KURIKULUM SMK EDISI 2004

DESKRIPSI PEMELAJARAN
MATA DIKLAT : BIOLOGI
TUJUAN : 1. Mengembangkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan analisis terhadap lingkungan alam dan sekitarnya
2. Mengembangkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan analisis terhadap kondisi sosial masyarakat
3. Mengembangkan pemaham dan kemampuan untuk menunjang kompetensi produktif dan kehidupan sehari-hari
KOMPETENSI : Menganalisis struktur tumbuhan dan hewan secara morfologi dan anatomi
KODE : A
DURASI PEMELAJARAN : 54 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Mendeskripsikan  Akar, batang, dan daun  Morfologi dan anatomi  Cermat  Organ pada  Mengidentifikasi
morfologi akar, batang, pada tumbuhan dijelaskan tumbuhan  Teliti tumbuhan dan fungsi morfologi tumbuhan
dan daun pada berdasarkan bentuk dan  (akar, batang, dan  Hati-hati akar, batang, dan dan fungsi masing-
tumbuhan beserta fungsinya daun)  Taat asas daun tumbuhan masing jaringan
fungsinya  Akar, batang, dan daun  Fungsi akar, batang, dan  Perbedaan bentuk melalui percobaan
pada tumbuhan dibedakan daun pada tumbuhan akar, batang pada  Membedakan bentuk
berdasarkan bentuk dan  Jaringan penyusun akar, tumbuhan dikotil dan dan batang pada
fungsinya batang, dan daun monokotil tumbuhan dikotil dan
 Akar, batang, dan daun  Fungsi jaringan penyusun  Macam-macam monokotil melalui
dideskripsikan berdasarkan akar, batang, dan daun jaringan penyusun percobaan
bentuk dan fungsinya  Organ pada hewan akar, batang dan daun  Mengidentifikasi
 Sistem organ pada hewan tumbuhan dikotil dan macam-macam
 Macam-macam sistem monokotil jaringan penyusun
organ pada hewan  Perbedaan susunan akar, batang dan daun
 Jaringan penyusun organ jaringan penyusun tumbuhan dikotil dan
dan sistem organ akar, batang dan daun monokotil melalui
tumbuhan dikotil dan percobaan
monokotil  Membedakan susunan
 Macam – macam jaringan penyusun
organ penyusun tubuh akar, batang dan daun
hewan tumbuhan dikotil dan
 Jenis organ yang monokotil melalui
membentuk sistem percobaan
organ :  Mengidentifikasi
- sistem pencernaan macam-macam organ
sistem respirasi penyusun tubuh
- sistem transportasi manusia melalui
- sistem ekskresi percobaan

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 1 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
2. Mendeskripsikan  Jaringan penyusun akar,  Konteks :  Organ yang  Membedakan jenis-
anatomi akar, batang, batang, dan daun - Memilih hasil panen membentuk sistem jenis organ yang
dan daun pada tumbuhan dijelaskan yang baik dan sehat organ pada manusia membentuk sistem
tumbuhan beserta berdasarkan struktur dan - Menyortir bibit yang  Jaringan penyusun organ melalui
fungsinya fungsinya sehat organ dan sistem percobaan
 Macam-macam jaringan - Memilih bibit yang organ  Menjelaskan beberapa
yang menyusun akar, baik pada saat  Ciri-ciri jaringan contoh jaringan
batang, dan daun penyemaian penyusun organ penyusun organ pada
tumbuhan diidentifikasi - Memperkirakan luas manusia
berdasarkan struktur dan pertumbuhan akar  Mengidentifikasi
fungsinya melalui dalam polibag pada jaringan penyusun
pengamatan mikroskop masa pembibitan organ manusia
 Susunan jaringan - Menentukan induk  Membedakan jaringan
penyusun akar, batang dari tanaman yang penyusun organ yang
dan daun dibedakan akan dikembangkan satu dengan yang
antara tumbuhan dikotil melalui stek, cangkok, lainnya
dan monokotil tunas, sambung dan
okulasi
- Mengidentifikasi
hama
- Mengklasifikasikan
hama (serangga)
- Mengetahui metode
pengendalian hama
3. Mendeskripsikan  Organ penyusun tubuh
organ dan sistem organ manusia dijelaskan
pada manusia dan melalui gambar (torso)
hewan serta kelainan  Jenis-jenis organ yang
yang mungkin terjadi membentuk sistem organ
diidentifikasi berdasarkan
struktur dan fungsi
 Jenis-jenis organ yang
membentuk sistem organ
dibedakan berdasarkan
struktur dan fungsinya
 Beberapa contoh organ
yang membentuk sistem
organ pada manusia
dijelaskan melalui torso

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 2 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
4. Mendeskripsikan  Beberapa contoh jaringan
jaringan penyusun penyusun organ dan
organ dan sistem organ sistem organ pada
pada manusia dan manusia dijelaskan melalui
hewan data sekunder
 Jaringan penyusun organ
dan sistem organ
diidentifikasi ciri-cirinya
melalui pengamatan
mikroskop
 Jaringan penyusun organ
dan sistem organ yang
satu dibedakan dengan
yang lainnya berdasarkan
struktur dan fungsi

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 3 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : : Mengaplikasikan peran/fungsi sistematika organisme dalam kehidupan


KODE : B
DURASI PEMELAJARAN : 24 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Mendeskripsika  Organisme diidentifikasi  Keanekaragaman  Cermat  Keanekaragaman  •Mengidentifikasi
n jenis-jenis secara morfologi tumbuhan tingkat tingggi  Teliti tumbuhan tingkat morfologi
makroorganisme berdasarkan dan tingkat rendah dan  Hati-hati tinggi dan tingkat makroorganisme dan
(tumbuhan karakteristiknya sistem klasifikasnya  Taat azas rendah mikroorganisme
 Jenis-jenis tumbuhan Konteks :  Manfaat mempelajari melalui percobaan
diklasifikasikan  Untuk mengklasifikasikan keanekaragaman  Membuat kunci
berdasarkan persamaan jenis-jenis tumbuhan tumbuhan determinasi tumbuhan
dan perbedaan ciri yang  Untuk menentukan jenis  Sistem klasifikasi  Mengidentifikasi
diamati tanaman yang akan  Perkembangan protista
 Kunci determinasi dibuat dibudidayakan klasifikasi  Memahami peranan
sederhana untuk  Menentukan jenis  Kriteria klasifikasi protista dalam
menentukan jenis tanaman yang dapat tumbuhan kehidupan
tumbuhan yang diamati mengendalikan hama  Identifikasi monera  Mengidentifikasi
 Monera meliputi bakteri, melalui ciri-ciri struktur cendawan
aktinomycetes, dan tubuh berdasarkan struktur r
ganggang hijau-biru  Perbedaan virus dan tubuh
 Protista monera  Menjelaskan peranan
 Cendawan  Peranan monera cendawan dalam
 Virus dalam kehidupan kehidupan
 Ciri-ciri protista
 Peranan protista
dalam kehidupan
 •Mengklasifikasikan
tumbuhan tingkat
tinggi dan tingkat
rendah

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 4 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
2. Mendeskripsi  Jenis-jenis monera  Menentukan jenis-jenis  Ciri-ciri jamur
kan mikroorganis me diidentifikasi berdasarkan bakteri yang berperan  Peranan jamur
dan cendawan serta ciri dan struktur tubuh dalam kesuburan tanah  Klasifikasi jamur
mendata peranannya  Virus dibedakan dengan  Menentukan jenis bakteri  Pertumbuhan dan
dalam kehidupan monera berdasarkan yang beperan dalam reproduksi
strukturnya proses dekomposisi bahan  Ciri-ciri struktur virus
 Manfaat dan kerugian organik  Tahapan replikasi virus
monera dijelaskan melalui  Identifikasi bakteri dapat  Peranan virus dalam
contoh dalam kehidupan digunakan untuk kehidupan
sehari-hari menentukan jenis
 Protista diidentifikasi penyakit pada tanaman
secara mikroskop  Menyiapkan lahan dan
berdasarkan hasil teknik budidaya
pengamatan  Jamur bersifat antagonis
 Peranan protista dalam sebagai pengendali hayati
kehidupan sehari-hari  Mengelola hama dan
dijelaskan berdasarkan penyakit
daur hidup
 Cendawan diidentifikasi
berdasarkan ciri dan daur
hidup
 Peranan cendawan
dijelaskan melalui contoh
dalam kehidupan manusia
 Jenis-jenis virus
diidentifikasi berdasarkan
data sekunder
 Tahapan replikasi virus
dijelaskan melalui bagan
 Keuntungan dan kerugian
virus dijelaskan
berdasarkan peranannya
dalam kehidupan
 Jenis-jenis virus dibedakan
berdasarkan struktur dan
peranannya

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 5 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Mengaplikasikan konsep invertebrata dalam kehidupan


KODE : C
DURASI PEMELAJARAN : 21 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Mendeskripsikan  Hewan invertebrata  Ciri-ciri hewan  Cermat  Ciri-ciri invertebrata  Mengidentifikasi
Invertebrata atas dasar diidentifikasi berdasarkan invertebrata  Teliti  Peranan invertebrata invertebrata melalui
ciri-ciri tubuhnya ciri khas tubuhnya  Peranan hewan  Hati-hati  Klasifikasi invertebrata percobaan
 Hewan invertebrata invertebrata  Taat asas  Mengklasifikasikan
diklasifikasikan ke dalam  Konteks : invertebrata melalui
philum-philum berdasarkan - Mengidentifikasi percobaan
ciri khas tubuhnya hama (serangga) yang
 Peranan hewan mengganggu tanaman
invertebrata dijelaskan - Mengelompokkan
melalui contoh dalam jenis-jenis serangga
kehidupan sehari-hari yang menguntungkan
 Kunci determinasi dan merugikan
sederhana dibuat untuk
mengelompokkan jenis
serangga yang diamati
2. .  Jenis-jenis serangga
Mengklasifikasiikan dikumpulkan untuk
invertebrata kedalam diidentifikasi ciri-ciri
kelas insecta tubuhnya
berdasarkan ciri-ciri  Serangga diklasifikasikan
yang diamati ke dalam ordo-ordo
berdasarkan ciri khas
tubuhnya
 Serangga yang diamati
dibedakan antara jantan
dan betina berdasarkan ciri
yang diamati
 Serangga dibedakan
berdasarkan peranannya
dalam kehidupan manusia

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 6 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Menganalisa hubungan antar komponen ekosistem


KODE : D
DURASI PEMELAJARAN : 12 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Menjelaskan  Istilah-istilah habitat,  Peristilahan komponen  Hati-hati  Pengertian habitat,  Membedakan
komponen-komponen relung, populasi, penyusun ekosistem serta  Teliti relung, populasi, peristilahan komponen
penyusun ekosistem komunitas serta faktor faktor biotik dan abiotik  Cermat komunitas dan penyusunan ekosistem
biotik dan abiotik  Percobaan sederhana ekosistem melalui percobaan
dijelaskan untuk mengidentifikasi  Prinsip-prinsip ekologi  Mengidentifikasi
 Istilah-istilah habitat, pengaruh lingkungan  Faktor biotik komunitas dalam
relung, populasi, terhadap suatu ekosistem - Individu : adaptasi ekosistem melalui
komunitas serta faktor  Konteks : - -Morfologi : adaptasi percobaan
biotik dan abiotik dapat - Menentukan faktor - -Fisiologi , adaptasi,  Mengidentifikasi asas
dibedakan berdasarkan lingkungan yang cocok tingkah laku keseimbangan dalam
sifatnya untuk lahan budidaya  Populasi : dinamika ekosistem melalui
 Berbagai komunitas tanaman populasi percobaan
dibedakan antara yang - Dinamika populasi untuk  Komunitas  Membedakan interaksi
satu dengan yang lainnya mengetahui laju  Ekosistem antar komponen
dalam ekosistem yang pertumbuhan dan laju  Faktor abiotik, suhu, dalam ekosistem
ditemukan kematian dari tanaman sinar matahari, air, melalui percobaan
yang dibudidayakan tanah, ketinggian,  Mengidentifikasi
- Adaptasi dapat angin, garis lintang contoh yang berkaitan
 Faktor lingkungan dengan interaksi antar
digunakan pada teknik
biotik dan abiotik komponen melalui
pemindahan bibit
 Hubungan interaksi percobaan
tanaman ke lahan
antar komunitas
dengan lingkungan

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 7 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
2. .Menjelaskan faktor  Pengaruh lingkungan  Untuk mengetahui faktor-  Interaksi antar
lingkungan biotik dan biotuk dan abiotik faktor lingkungan yang komponen, antar
abiotik terhadap terhadap pertumbuhan optimal bagi pertumbuhan organisme (individu) ,
komunitas suatu komunitas dijelaskan suatu komunitas dalam antar populasi dan
melalui data hasil kegiatan budidaya interaksi antar
pengamatan percobaan tanaman komponen biotik dan
 Asas-asas keseimbangan  Mengetahui pola interaksi abiotik
dalam ekosistem dijelaskan organisme dengan  Beberapa contoh pola
melalui contoh dalam tanaman budidaya untuk interaksi antar
kegiatan budidaya mengetahui organisme komponen biotik dan
tanaman yang bermanfaat dan abiotik
 Interaksi antar komponen yang merugikan
dapat dibedakan antara:  Mengetahui persaingan
interaksi individu, populasi, (kompetisi) antara
komunitas dan antar organisme dengan
komponen biotik dan tanaman budidaya
abiotik  Menentukan jarak tanam
 Iinteraksi antar individu, tanaman, kaitannya
populasi, komunitas dan dengan kompetisi
antar komponen biotik dan
abiotik dijelaskan melalui
contoh
3. Menyajikan informasi
hubungan antar
komponen biotik dan
abiotik

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 8 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Menganalisa pola interaksi antar organisme di dalam ekosistem suatu perairan
KODE : E
DURASI PEMELAJARAN : 12 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1.  Urutan makan dan  Hubungan timbal balik  Berpikir kritis dan  Hubungan timbal balik  Mengidentifikasi
timbal balik antar dimakan dalam suatu antar organisme dalam logis antar organisme dalam hubungan timbal balik
organisme dalam bentuk jaring-jaring ekosistem  Cermat ekosistem antar organisme
ekosistem perairan kehidupan dijelaskan  Jaring-jaring makanan  Teliti  Jaring-jaring makanan dalam ekosistem
melalui carita/ gambar dalam kehidupan dalam kehidupan perairan dangkal
beserta contohnya  Hubungan timbal balik  Rantai makanan melalui percobaan
 Aliran energi dijelaskan antar organisme dalam  Aliran energi  Mengidentifikasi rantai
melalui bagan siklus ekosistem  Siklus biogeokimia makanan dalam
biogeokimia  Jaring-jaring makanan  Aliran energi Jaring-jaring
dalam kehidupan  Siklus biogeokimia kehidupan melalui
percobaan
 Mengidentifikasi aliran
energi dan siklus
biogeokimia melalui
percobaan
2.  Susunan ekosistem  Susunan Ekosistem  Susunan dan macam  Mengidentifikasi
susunan dan macam dijelaskan berdasarkan  Konteks : ekosistem susunan dan macam-
ekosistem macam macam organisme  Pola interaksi antar  Ekosistem air tawar macam ekosistem
dalam ekosistem organisme digunakan  Ekosistem air melalui percobaan
 Ekosistem darat dibedakan untuk mengetahui pola  Ekosistem darat
dengan ekosistem air hidup bersama (simbiosis)
berdasarkan macam organisme di lahan
organisme yang ada dalam budidaya tanaman
ekosistem  Mengetahui persaingan
(kompetisi) antara
organisme dengan
tanaman budidaya
 Menentukan jarak tanam
tanaman, kaitannya
dengan kompetisi
 Menentukan taksasi hasil
panen

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 9 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Mengkaitkan hubungan kegiatan manusia dengan masalah perubahan lingkungan


KODE : F
DURASI PEMELAJARAN : 12 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1.  Kegiatan manusia dalam  Dampak kegiatan manusia  Taat asas dan etika  Pencemaran  Mengidentifikasi
manusia yang budidaya tanaman terhadap lingkungan lingkungan lingkungan dampak akibat
menyebabkan dianalisis pengaruhnya  Berbagai macam kegiatan  Ramah lingkungan  Dampak pencemaran kegiatan manusia
perubahan terhadap terhadap lingkungan manusia terhadap  Bertanggung jawab lingkungan dalam mengelola
lingkungan  Faktor-faktor yang pemeliharaan lingkungan  Berpikir logis  Perubahan lingkungan sumber daya alam
menyebabkan perubahan  Konteks :  Pelestarian lingkungan melalui percobaan
lingkungan dijelaskan - Memperkirakan  Daur ulang limbah  Mengidentifikasi
melalui contoh kehidupan penggunaan pestisida organik faktor-faktor yang
sehari-hari kimia dan pupuk kimia  Sanitasi lingkungan berpengaruh terhadap
 Dampak akibat perubahan supaya tidak perubahan lingkungan
lingkungan dijelaskan mencemari lingkungan melalui percobaan
melalui contoh dalam - Sanitasi tempat  Membuat produk dari
kehidupan sehari-hari pembibitan budidaya daur ulang limbah
tanaman organik
- Memelihara lahan dari  Memanfaatkan limbah
genangan air sebagai organik untuk
sumber patogen membuat kompos
(mikroorganisme)
- Membuat daur ulang
bahan organik melalui
pembuatan kompos

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 10 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
2.  Perubahan faktor-faktor  Dapat memelihara
mengurangi lingkungan yang lingkungan dengan
pencemaran lingkungan berpengaruh dalam mengurangi pencemaran
kegiatan budidaya terhadap lingkungan,
tanaman diamati dan seperti proses pembuatan
didata sesuai dengan kompos secara sederhana
kondisi lapangan dari sampah organik
 Data hasil pengamatan
kegiatan lapangan
dikomunikasikan sesuai
dengan hasil yang diamati
 Pembuatan kompos
dijelaskan sebagai salah
satu cara dalam
mengurangi pencemaran
lingkungan
 Proses penjernihan air
dijelaskan untuk
mengurangi pencemaran
lingkungan\

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 11 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Mengkomunikasikan peranan sel dan struktur jaringan pada tumbuhan dan hewan
KODE : G
DURASI PEMELAJARAN : 18 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Mendeskripsikan  Jaringan penyusun organ  Struktur dan fungsi  Teliti  Struktur dan fungsi  Mengidentifikasi
struktur dan fungsi sel tubuh hewan dijelaskan jaringan pada hewan :  Cermat sel, jaringan hewan jaringan penyusun
serta jaringan pada sesuai fungsinya  Jaringan penyusun organ,  Seksama  Fungsi organ terhadap organ pada hewan
hewan  Ciri-ciri dari masing-masing ciri-ciri jaringan,Fungsi hewan melalui percobaan
jaringan penyusun tubuh jaringan)  Ciri masing-masing  Mengidentifikasi ciri-
hewan diidentifikasi  Pengertian sel dan jaringan terhadap ciri jaringan penyusun
melalui pengamatan jaringan hewan hewan melalui
mikroscop  Lokasi tempat jaringan percobaan
 Lokasi tempat terdapatnya penyusun organ pada  Mengidentifikasi lokasi
jaringan yang menyusun hewan tempat terdapatnya
organ diidentifikasi pada  Macam-macam jaringan yang
tubuh hewan jaringan penyusun menyusun organ
 Macam-macam jaringan organ tubuh hewan  Membedakan
penyusun organ tubuh - Jaringan embrional  Jaringan penyusun
hewan diidentifikasi - Jaringan epitel organ pada hewan
berdasarkan ciri-ciri yang - Jaringan otot melalui percobaan
diamati melalui - Jaringan saraf
pengamatan mikroskop - Jaringan penguat
- Jaringan lemak

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 12 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
2. Mendeskripsikan  Jaringan penyusun organ  Jaringan pada tumbuhan :  Struktur dan fungsi sel  Mengidentifikasi jenis
struktur dan fungsi sel tubuh tumbuhan dijelaskan - Jaringan embrional tumbuhan jaringan penyusun
pada tubuh tumbuhan sesuai fungsinya - Jaringan dewasa  Peristilahan sel dan akar, batang dan daun
 Lokasi tempat terdapatnya epidermis,parenkim, jaringan tumbuhan melalui
jaringan yang menyusun kolenkim,  Fungsi sel dan mikroskop
organ diidentifikasi pada sklerenkim,xilem,dan jaringan tumbuhan  Mengidentifikasi
tubuh tumbuhan floem  Identifikasi macam- fungsi dari jaringan
 Jaringan penyusun organ  Konteks : macam jaringan pada penyusun akar,
tubuh tumbuhan - Identifikasi serangga tumbuhan batang, daun
diidentifikasi berdasarkan hama tumbuhan melalui
ciri-ciri yang diamati - Identifikasi jenis-jenis percobaan
melalui mikroskop tanaman budidaya  Mengidentifikasi ciri-
- Memilih bibit yang ciri dari jaringan
baik dan sehat penyusun tumbuhan
- Memilih induk yang melalui percobaan
baik pada
perkembangbiakan
vegetatif tanaman
budi daya

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 13 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Menerapkan konsep pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan dan hewan
KODE : H
DURASI PEMELAJARAN : 24 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Mengkaitkan  Fase/tingkatan dalam  Fase perkembangan  Teliti  Tingkat perkembangan  Membedakan fase
pertumbuhan dan perkembangan hewan hewan meliputi fase  Cermat hewan fase embrionik embrionik dan pasca
perkembangan pada dibedakan menjadi fase embrionik pasca  Seksama dan fasca embrionik embrionik pada hewan
hewan serta faktor- embrionik dan pasca embrionik  Hati-hati  Fase embrionik melalui percobaan
faktor yang embrionik  Metamorfosis serangga meliputi pembelahan perkembangan hewan
mempengaruhinya  Fase-fase embrionik  Faktor-faktor yang blastula gastrulasi,  Mengidentifikasi fase-
diidentifikasi melalui mempengaruhi morfogenesis, fase embrionik dan
pengamatan pertumbuhan diferensiasi dan pasca embrionik
mikroskop,dan carta  Faktor-faktor luar : spesialisasi jaringan melalui percobaan
 Perkembangan sifat-sifat makanan, lingkungan, dan organogenesis  Mengidentifikasi
pada fase gastrulasi aktivitas fisik  Jaringan hasil faktor-faktor
dijelaskan hingga  Faktor dalam : sifat diferensiasi lingkungan
terbentuk ektoderm, genetik, hormon membentuk mempengaruhi proses
mesodem dan endoderm  Perkecambahan ektoderm,mesoderrn, pertumbuhan melalui
yang akan berkembang  Fisiologi perkecambahan endoderrn percobaan
membentuk jaringan dan  Pertumbuhan primer :  Fase pasca embrionik  Membedakan proses
organ - Daerah pertumbuhan meliputi : pertumbuhan primer
meliputi : daerah - Metamorfosis dan pertumbuh
pembelahan sel, - Regenerasi sekunder melalui
pemanjangan dan  Metamorfosis percobaan
diferensiasi sel serangga
- Pertumbuhan sekunder  Faktor yang
berpengaruh terhadap
(aktivitas kambium)
pertumbuhan

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 14 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
2. Mendeskripsikan  Faktor luar dan faktor  Faktor-faktor yang  Pertumbuhan primer  Mengidentifikasi
faktor extern (luar) dan dalam dijelaskan mempengaruhi dan pertumbuh daerah pertumbuhan
faktor intern (dalam) pengaruhnya terhadap pertumbuhan sekunder sel (pembelahan sel,
yang mempengaruhi pertumbuhan dan  Pengaruh hormon seperti  Daerah pembelahan pemanjangan sel,
pertumbuhan dan perkembangan hewan auxin, giberelin, sitokinin, sel (pembelahan sel, diferensiasi sel)
perkembangan hewan  Proses pertumbuhan etilen, asam absetat pemanjangan sel, melalui percobaan
dibedakan menjadi terhadap pertumbuhan diferensiasi sel)  Membedakan faktor-
pertumbuhan primer dan dan perkembangan  Faktor-faktor yang faktor lingkungan
pertumbuhan sekunder tumbuhan mempengaruhi yang berpengaruh
pertumbuhan terhadap
3. Mendeskripsikan  Daerah yang berperan  Konteks :  Analisa pengaruh pertumbuhan melalui
pertumbuhan dan dalam proses  Mengidentifikasi hama faktor lingkungan percobaan
perkembangan pertumbuhan dibedakan tanaman terhadap pertumbuhan  Mengelompokkan
tumbuhan ke dalam daerah  Memperkirakan dan perkembangan faktor-faktor
pembelahan sel, pemutusan siklus hidup tumbuhan lingkungan yang
pemanjangan dan hama sebagai salah  Pengaruh hormon berpengaruh terhadap
diferensiasi sel satu cara pada pertumbuhan pertumbuhan melalui
 Faktor-faktor yang mengendalikan hama dan perkembangan percobaan
mempengaruhi  Menentukan faktor  Pengaruh faktor  Menjelaskan pengaruh
pertumbuhan di bedakan lingkungan yang extern, seperti : suhu, faktor lingkungan
ke dalam faktor intern dan merupakan faktor cahaya, nutrisi, terhadap
ekstern persyaratan tumbuh kelembaban terhadap pertumbuhan dan
4. Menganalisis faktor  Menyapih bibit pertumbuhan perkembangan
internal dan eksternal  Faktor extern (luar) dan  Memelihara bibit  Pengaruh hormon tumbuhan
yang mempengaruhi intern (dalam) dijelaskan  Menyiapkan tempat seperti auxin,  Menganalisa pengaruh
pertumbuhan dan pengaruhnya terhadap penanaman giberelin, sitokinin, macam-macam
perkembangan pada pertumbuhan dan  Menyiapkan bibit/benih etilen, asam absetat hormon terhadap
tumbuhan perkembangan tumbuhan terhadap pertumbuhan pertumbuhan
 Macam-macam hormon dan perkembangan
dianalisis pengaruhnya tumbuhan
terhadap pertumbuhan  Pengaruh macam-
dan perkembangan melalui macam hormon
percobaan sederhana terhadap pertumbuhan
tanaman terhadap
stek batang, stek
daun, stek akar

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 15 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
5. Mengkomunikasikan  Percobaan pertumbuhan  Menyetek, menyambung,
proses pertumbuhan dan perkembangan menempel untuk
dan perkembangan dilakukan di lapangan memperbanyak tanaman
melalui percobaan dengan menggunaan  Memperkirakan usia
faktor zat tumbuh panen tanaman
(hormon) dalam budidaya  Menggunakan hormon
tanaman terhadap tanaman
 Pengaruh hormon/ zat budidaya melalui stek
tumbuh yang berbeda batang, stek daun, stek
pada tanaman akar
dibandingkan berdasarkan
data hasil pengamatan
 Pengaruh hormon/ zat
tumbuh pada tanaman
disimpulkan berdasarkan
data hasil pengamatan

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 16 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Menerapkan konsep gerak pada tumbuhan dalam kehidupan


KODE : I
DURASI PEMELAJARAN : 15 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1.  Faktor-faktor luar  Faktor-faktor yang  Teliti  Gerak pada tumbuhan  Mengidentifikasi
terhadap perubahan dijelaskan pengaruhnya mempengaruhi gerak  Cermat  Faktor-faktor yang macam-macam arah
kondisi zat tumbuh dan terhadap kondisi zat pada tumbuhan  Seksama mempengaruhi arah gerak pada tumbuhan
arah gerak tumbuhan tumbuh (hormon) pada  Memilih calon batang  Hati-hati gerak pada tumbuhan melalui percobaan
tumbuhan induk yang akan (cahaya,  Mengidentifikasi
2.  Perubahan kondisi zat dikembangkan secara sentuhan,gravitasi, faktor-faktor yang
untuk mengetahui tumbuh (hormon) aseksual yang berpengaruh mempengaruhi arah
pengaruh faktor luar dijelaskan pengaruhnya terhadap arah gerak gerak pada tumbuhan
terhadap arah gerak terhadap arah gerak  Konteks : tumbuhan) melalui percobaan
tumbuh padatumbuhan tumbuh pada tumbuhan - Menentukan tempat
 Rancangan percobaan pembibitan dan
ditentukan dengan penanaman yang faktor
menetapkan langkah- lingkungannya (suhu,
langkah percobaan cahaya, kelembaban)
 Percobaan dilakukan baik terhadap arah
untuk mengetahui gerak pertumbuhan
pengaruh faktor luar tanaman budidaya
terhadap arah gerak - Memperlakukan
tumbuhan tanaman tertentu
 Arah gerak pada dalam membantu
tumbuhan yang proses
dipengaruhi faktor luar pertumbuhannya ,
disimpulkan berdasarkan misalnya penggunaan
data hasil pengamatan ajir pada tanaman
ketimun

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 17 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : MENGANALISIS SISTEM ORGAN PADA MANUSIA


KODE : J
DURASI PEMELAJARAN : 12 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1.  Organ-organ yang  Sistem gerak pada  Teliti  Tulang/ rangka  Mengidentifikasi
dan fungsi sistem membentuk sistem gerak manusia (otot, sendi, dan  Cermat  Hubungan antar struktur (tulang dan
gerak pada manusia diidentifikasi berdasarkan rangka)  Seksama tulang (artikulasi) otot) pada manusia
struktur dan fungsinya  Gangguan/ kelainan pada  Hati-hati  Otot melalui percobaan
 Struktur (tulang dan otot) sistem gerak  Berpikir logis  Mekanisme kerja otot  Mengidentifikasi
dijelaskan hubungannya  Kelainan/gangguan proses gerak pada
dengan proses gerak pada  Konteks : pada tulang dan otot manusia melalui
manusia  Pembuatan saluran  Kelainan/ gangguan percobaan
 Hubungan antar tulang drainase dilakukan pada sistem gerak  Mengidentifikasi
(artikulasi) diidentifikasi dengan posisi tubuh persendian pada
berdasarkan struktur dan yang benar sistem gerak manusia
fungsinya  Mengemudikan traktor melalui percobaan
 Proses gerak pada dalam mempersiapkan  Mengidentifikasi
manusia dijelaskan lahan kelainan pada sistem
berdasarkan struktur dan gerak manusia melalui
fungsinya melalui percobaan
carta/torso
2.  Contoh kelainan/  Pembongkaran tanah
kelainan/ penyakit yang gangguan pada sistem untuk mempersiapkan
dapat terjadi pada gerak dijelaskan budidaya tanaman
sistem gerak berdasarkan peristiwa dilakukan dengan sikap
yang terjadi dalam dan posisi tubuh yang
kehidupan sehari-hari benar terutama dalam
 Kelainan –kelainan yang mengemudikan traktor
terjadi pada sistem gerak
diidentifikasi melalui
pengamatan dari data
sekunder

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 18 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Mendeskripsikan proses transportasi pada tumbuhan


KODE : K
DURASI PEMELAJARAN : 12 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1.  Istilah difusi, osmosis dan  Difusi  Teliti  Struktur dan fungsi  Mengidentifikasi
antara struktur dan transport aktif dibedakan  Osmosis  Cermat jaringan pengangkut struktur dan fungsi
fungsi jaringan berdasarkan prosesnya  Transport aktif  Seksama pada tumbuhan jaringan pengangkut
pengangkut pada  Struktur xilem  Penyerapan air dan zat  Hati-hati  Perbedaan difusi, pada tumbuhan
tumbuhan dibandingkan dengan terlarut pada akar  Berpikir kritis dan osmosis dan transpor melalui percobaan
floem berdasarkan hasil  Transportasi dari luar logis aktif  Membedakan
pengamatan mikroskop berkas pengangkutan:  Perbedaan struktur perbedaan difusi,
 Proses pengangkutan simplas, apoplas xilem dalam floem osmosis dan transpor
melalui pembuluh kayu  Transportasi air dan zat  Proses pengangkatan aktif melalui
(xilem) dibandingkan terlarut melalui pembuluh melalui tumbuhan percobaan
dengan pengangkutan kayu (xilem) kayu dan tegas  Membandingkan
melalui pembuluh tapis  Faktor-faktor yang  Proses pengangkatan perbedaan struktur
(floem) berpengaruh : daya air dan mineral ke xilem dan floem
 Bagan alir proses dibuat kapileritas, tekanan akar dalam jaringan pada melalui pengamatan
untuk pengangkutan air dan daya isap daun organ akar ke daun mikroskop
dan mineral ke dalam transpirasi  Membandingkan
jaringan pada organ akar  Transportasi hasil proses pengangkutan
ke daun fotosintesis melalui melalui pembuluh
pembuluh tapis (floem) kayu dan tapis melalui
percobaan
 Mengamati proses
pengangkutan air dan
mineral ke dalam
jaringan pada organ
akar ke daun melalui
percobaan

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 19 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
2.  Faktor-faktor yang  Faktor-faktor yang  Hubungan kecepatan  Mengidentifikasi
kecepatan transpirasi mempengaruhi kecepatan mempengaruhi kecepatan transpirasi dengan faktor-faktor yang
pengangkutan zat dari transpirasi dijelaskan transpirasi : kecepatan berpengaruh terhadap
akar ke daun dengan tepat  Suhu udara pengangkutan zat dan kecepatan melalui
 Melakukan percobaan  Luas bidang penguapan akar ke daun percobaan
untuk mengetahui  Angin  Faktor-faktor yang  Menyimpulkan faktor
pengaruh sinar matahari  Kelembaban berpengaruh terhadap yang berpengaruh
terhadap kecepatan  Tekanan udara kecepatan transpirasi terhadap kecepatan
transpirasi  Cahaya  Faktor yang pengangkatan zat dari
 Kecepatan transpirasi berpengaruh terhadap akar ke daun
disimpulkan pengaruhnya  Konteks : kecepatan berdasarkan hasil
terhadap kecepatan  Menentukan waktu pengangkatan zat dari percobaan
pengangkutan zat dari penyiraman tanaman akar ke daun
akar ke daun  Pengairan
 Penentuan konsentrasi
larutan pupuk
 Penyiraman bibit
 Pemeliharaan bibit

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 20 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Menganalisis proses reproduksi pada tumbuhan serta kaitannya dengan pemencaran
KODE : L
DURASI PEMELAJARAN : 15 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1.  Beberapa teknik (cara)  Reproduksi aseksual pada  Teliti  Reproduksi seksual  Mengidentifikasi
reproduksi aseksual reproduksi aseksual tumbuhan melalui : stek  Cermat dan aseksual pada reproduksi seksual
dan seksual pada (vegetatif) dijelaskan akar,stek batang, stek  Seksama tumbuhan dan aseksual pada
tumbuhan melalui contoh pada daun, rimpang, umbi  Hati-hati  Alat reproduksi tumbuhan melalui
tumbuhan tertentu lapis, dan cangkok  Berpikir kritis dan seksual dan aseksual percobaan
 Reproduksi aseksual  Gamet dan organ logis pada tumbuhan  Mengembangbiakkan
secara buatan pembentuk gamet  Keterkaitan tumbuhan secara
didemonstrasikan melalui  Megasporogenesis pemencaran dengan aseksual melalui
beberapa teknik pada  Mikro sporogenesis reproduksi tumbuhan percobaan
tumbuhan tertentu  Polinasi  Mengidentifikasi alat-
 Bagian-bagian alat-alat  Fertilisasi alat reproduksi
reproduksi seksual  Pemencaran tanpa seksual dan aseksual
tumbuhan diidentifikasi bantuan faktor luar : pada tumbuhan
melalui pengamatan carta/ mekanisme ledakan, melalui percobaan
gambar gerak, higroskopis.  Mengidentifikasi
 Proses megasporogenesis  Pemencaran tumbuhan peristiwa pemencaran
dijelaskan melalui bagan dengan bantuan faktor hubungannya dengan
 Proses polinasi dan luar :angin, air, hewan, reproduksi pada
fertilisasi dijelaskan dan manusia tumbuhan melalui
melalui gambar percobaan
2.  Proses pemencaran pada  Konteks :
pemencaran dengan tumbuhan dijelaskan  Mengembangkan
reproduksi pada berdasarkan faktor tanaman budidaya
tumbuhan penyebabnya melalui reproduksi
 Contoh hasil pemencaran secara buatan
pada tumbuhan dijelaskan (sambung, okulasi, stek
melalui contoh hasil dan cangkok)
pengamatan di lingkungan  Menebar bibit tanaman
sekitar di lahan budidaya

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 21 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Mendiskripsikan proses dan produk metabolisme


KODE : M
DURASI PEMELAJARAN : 21 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1.  Dalam proses katabolisme  Proses katabolisme  Teliti  Proses katabolisme  Menjelaskan proses
katabolisme dan dan anabolisme  Proses anabolisme  Cermat dan anabolisme katabolisme dan
anabolisme karbohidrat karbohidrat diidentifikasi  Enzim-enzim yang  Informatif karbohidrat anabolisme
tumbuhan dan hewan berdasarkan hasil berperan dalam proses  Seksama  Tahapan respirasi karbohidrat
reaksinya katabolisme dan  Hati-hati aerob dan anaerob  Membuat bagan
 Proses enzimatis dalam anabolisme  Molekul-molekul yang tentang tahapan
metabolisme dijelaskan  Katabolisme : terkait pada proses proses metabolisme
pada proses katabolisme  Respirasi metabolisme  Menjelaskan reaksi
dan anabolisme  Peristiwa glikolisis  Katabolisme dan yang terjadi dalam
karbohidrat  Siklus krebs anabolisme tahapan metabolisme
 Hasil dari anabolisme dan  Rantai transportasi  Produk yang dihasilkan Tahapan respirasi
katabolisme karbohidrat elektron respiratori dari proses anabolisme aerob dan anaerob
diidentifikasi berdasarkan  Fermentasi dan katabolisme  Menjelaskan molekul-
reaksi yang terjadi  Anabolisme molekul yang terkait
 Fotosintesis pada proses
 Pigmen fotosintesis metabolisme
 Fotosistem
 Siklus elektron
 Kemosintesis
 Sintesis protein

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 22 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
2.  Proses anabolisme dan  Konteks :  Reaksi enzimatis yang  Menganalisis
katabolisme dan katabolisme dijelaskan  Menangani hasil panen terjadi pada proses hubungan proses
anabolisme pada rantai pada karbohidrat melalui tanaman katabolisme dan katabolisme dan
karbohidrat bagan  Mengangkut hasil anabolisme anabolisme pada
 Proses anabolisme dan panen (menghambat  Fotosintesis rantai karbohidrat
3. kabolisme disimpulkan respirasi)  Tahap-tahap poses  Mengidentifikasi reaksi
metabolisme kaitannya dari carta  Mempersiapkan benih fotosintesis pada proses
dengan fotosintesis  Proses fotosintesis melalui proses fermentasi  Produk yang diperoleh anabolisme dan
pada tumbuhan dideskripsikan berdasarkan benih sebelum dari proses fotosintesis katabolisme melalui
data sekunder (referensi) dikecambahkan  Percobaan fotosintesa percobaan
 Tahapan dan tempat  Menentukan tempat dan respirasi pada  Mengidentifikasi
terjadinya proses dan faktor lingkungan tumbuhan produk yang
fotosintesis dijelaskan biotik dan abiotik agar  Menyusun hipotesis dihasilkan dari proses
melalui carta tanaman bisa  Menentukab alat dan metabolisme melalui
berfotosintesis dengan bahan percobaan
baik  Mengumpulkan dan  Mengidentifikasi
mengolah data proses fotosintesis
 Menarik kesimpulan melalui percobaan
 Mengidentifikasi
tahap-tahap proses
fotosintesis melalui
percobaan

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 23 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
4.  Mengkomunikasikan
pengaruh berbagai hasil reaksi
variabel bebas dalam fotosintesis melalui
percobaan fotosintesis percobaan
maupun respirasi pada  Menjelaskan kaitan
tumbuhan metabolisme dengan
fotositesa
 Mengamati variabel
bebas terhadap
fotosintesa dan
respirasi tumbuhan
 Membandingkan
pengaruh berbagai
variabel bebas
terhadap fotosintesa
dan respirasi
tumbuhan
 Menyimpulkan data
hasil percobaan

KOMPETENSI : Menjelaskan dasar genetika pada pewarisan sifat


KODE : N
DURASI PEMELAJARAN : 12 jam @ 45 menit

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 24 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1.  Prinsip pewarisan sifat  Penurunan sifat  Cermat  Prinsip segregasi  Menafsirkan sifat
sifat-sifat berdasarkan dijelaskan menurut hukum berdasarkan hereditas  Teliti  Sifat intermediet berdasarkan hereditas
hereditas menurut Mendel menurut Mendel  Sistematis  Prinsip berpasangan menurut Mendel
Mendel  Contoh penyimpangan  Penyimpangan semu  Berpikir kritis secara bebas  Mengidentifikasi
semu menurut hukum hukum Mendel  Persilangan balik penyimpangan semu
Mendel dijelaskan melalui  Struktur .dasar dan fungsi (Berck Cross) menurut hukum
contoh dalam kegiatan gen, kromosom dan DNA  Uji silang (test cross) Mendel melalui
budidaya tanaman  Aplikasi pola-pola  Interaksi beberapa percobaan
 Penyimpangan semu keneditas dalam pasangan alela  Mengamati struktur
menurut hukum Mendel pemecahan masalah  Penyimpangan semu dasar dan fungsi gen,
disimpulkan berdasarkan genetika hukum Mendel kromosom dan DNA
contoh yang terjadi dalam   Polimeri melalui mikroskop
kegiatan budidaya  Konteks :  Kreptomeri  Mengaplikasikan pola-
tanaman  Untuk menentukan  Epistasis dan pola hereditas dalam
varietas bibit unggul hipostasis pemecahan masalh
 Untuk mengidentifikasi genetika
penyimpangan pada
tanaman budidaya
 Mengidentifikasi
penyebab
penyimpangan
penurunan sifat dari
jenis-jenis tanaman
budidaya

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 25 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
2.  Hubungan antara  Kromosom
dasar dan fungsi kromosan, gen dan DNA  Bentuk dan bagian-
kromosom, gen, DNA dijelaskan berdasarkan bagian kromosan
struktur dan fungsinya  Ukuran dan
3.  Struktur fungsi DNA banyaknya
pola hereditas dalam dibandingkan dengan RNA kromosom
pemecahan persoalan  DNA dan RNA dijelaskan  Perangkat
genetika peranannya dalam sintesis kromosom
protein  Kromosom seks dan
 Pola-pola hereditas autosom
dijelaskan berdasarkan  Gen dan Alela (Sifat
penyimpangan yang terjadi kimia gen)
dalam pewarisan sifat  Deoxyribonucleic acid
 Pengaruh ada dan (DNA) dan ribonocleic
tidaknya pautan acid (RNA)
dibandingkan terhadap  Sintesis protein
rasio keturunan yang  Kode genetik
dihasilkan dari suatu  Penyimpangan semu
persilangan  Pantau dan pindah
silang
 Pautan dan penentuan
jenis kelamin
 Gagal berpisah
 Gen letal
4.  Macam-macam mutasi  Mutasi gen  Teliti  Macam-macam  Menjelaskan mutasi
yang disebabkan oleh dijelaskan melalui bagan  Mutasi kromosom  Cermat mutasi: yang disebabkan oleh
perubahan gen  Mutasi dibedakan menjadi  Berpikir kritis  Mutasi kromosan perubahan gen
pembawa sifat mutasi gen dengan mutasi  Konteks :  Seksama  Peubahan set : pembawa sifat
kromosan berdasarkan  Memilih varietas bibit  Poliploidi, aneuploidi  Membandingkan
faktor penyebabnya unggul  Perubahan mutasi gen dan
 Beberapa kelainan akibat  Mengatasi hal-hal yang pergandaan aneusomi mutasi kromosom
mutasi serta dampak menyebabkan mutasi  Kerusakan kromosan  Menginformasikan
mutasi dijelaskan melalui pada tanaman inversi, duplikasi dan kelainan akibat mutasi
contoh dalam kehidupan  Mengidentifikasi delesi, translokasi
penyebab  Mutasi gen penyebab
penyimpangan mutasi
tanaman  Faktor-faktor
penyebab mutasi
 Pemanfaatan
pengetahuan mutasi

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 26 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 27 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

KOMPETENSI : Menjelaskan prinsip=prinsip bioteknologi dan menganalisis dampaknya


KODE : O
DURASI PEMELAJARAN : 15 jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN


SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1.  Pengertian bioteknologi  Bioteknologi  Teliti  Perbedaan  Menjelaskan
perbedaan bioteknologi dijelaskan dengan tepat  Prinsip-prinsip  Cermat bioteknologi modern perbedaan
modern dengan  Prinsip-prinsip bioteknologi bioteknologi  Berpikir kritis dan dengan konvensional bioteknologi modern
konvensional dideskripsikan dengan  Bioteknologi produksi logis dengan konvensional
benar makanan dan tanaman  Hati -hati  Mendeskripsikan
 Produk dari bioteknologi  Bioteknologi produksi prinsip-prinsip
dijelaskan melalui contoh asam organik, zat pelarut bioteknologi
dalam kehidupan dan biomassa dibawah
 Kultur jaringan dilakukan kondisi non steril
untuk perbanyakan
tanaman secara aseksual  Konteks :
 Penanganan pasca
panen (mengemas
benih)
 Pengendalian hama
penyakit tanaman
menggunakan
mikroorganisme
antagonis
2.  Dampak bioteknologi  Contoh-contoh produk  Dampak bioteknologi  Menganalisis Dampak
bioteknologi dianalisis kaitannya dari bioteknologi bioteknologi
terhadap masyarakat dan  Manfaat dan kerugian  Melakukan
lingkungan bioteknologi perbanyakan tanaman
 Kultur jaringan tumbuhan melalui kultur jaringan
 Konteks :
 Pengawetan produk
tanaman budidaya
melalui coating
(pelapisan)
 Perbanyakan tanaman
melalui kultur jaringan
 Mengurangi
pencemaran
lingkungan dengan
menggunakan pupuk
organik untuk budidaya
tanaman

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 28 dari 29
KURIKULUM SMK EDISI 2004

PROGRAM KEAHLIAN : DISKRIPSI PEMELAJARAN - BIOLOGI


PEMBIBITAN TANAMAN Halaman 29 dari 29