Naskah Drama Anak-anak

Ini adalah naskah drama untuk anak-anak. kutulis dalam rangka memperingati hari anak sedunia kapan pun dan dimana pun. Naskah ini kupersembahkan spesial buat IMAM RYQZA BUANA. Sebagai Kado 1 Tahun Hidupmu di dunia fana ini.

SERIGALA SAKIT GIGI (Petualangan Kancil dan Kawan-kawan) Karya: Irvan Mulyadie Pengantar Penulis : Dunia anak memang penuh dengan fantasi. Maka tak heran jika perkembangan teknologi sekarang tak pernah luput pula memberikan banyak pilihan guna memenuhi rasa keingintahuan anak sekaligus pelipur lara si kecil. Baik melalui permainan langsung maupun melalui fasilitas game yang disediakan dalam perangkat elektronika. Semisal video game, game wach, play station, game zone, bahkan dalam tayangan televisi. Agaknya kita semua sudah sepakat, bahwa dampak negatif dari berbagi tayangan serta efek dari permainan yang disediakan untuk anak-anak sekarang ini sangat besar mengandung resiko bagi perkembangan psikologisnya. Terutama akibat permainan atau tayangan tersebut kurang memberikan nilai-nilai pendidikan. Terlebih kita pun tahu melalui pemberitaan di media massa yang akhir-akhir ini sedang gencarnya menyoroti pengaruh buruk dari aneka ragam permainan berbasis elektronika serta tayangan televisi. Bahkan mengakibatkan jatuhnya beberapa korban jiwa dari kalangan anak-anak hanya gara-gara mereka mempraktekan apa yang mereka tonton dan mainkan melalui game Smackdown atau film kartunnya Naruto. Jelas, di satu sisi proses transfer pengetahuan dari orang tua kepada anaknya belumlah begitu memadai apabila dibandingkan dengan terjangan arus informasi global yang semakin hari kian mengikis nilai-nilai luhur budaya kita. Nah, penulis berharap dengan hadirnya naskah drama sederhana yang dikhususkan untuk anak-anak ini mampu memberikan sedikit angin segar bagi tumbuh kembangnya jiwa anak-anak kita. Paling tidak memberikan semacam cangkul guna menggali inspirasi yang telah terkubur ditengah-tengah padang pasir yang hanya dipenuhi oleh nilai-nilai budaya global yang belum tentu cocok diterapkan dalam bangsa yang majemuk ini. Terakhir, penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada penerbit yang dengan kerelaan dan pengorbanan menerbitkan buku ini. Juga terimakasih sebesar-besarnya bagi para kreator teater dan sanggar-sanggar seni yang telah atau akan mementaskan naskah drama ini. Semoga apa yang kita lakukan ini membawa pencerahan bagi anak-anak kita di masa mendatang. Amin. Jabat erat, Irvan Mulyadie

Ringkasan cerita: Pada suatu saat, Serigala yang terkenal jahat itu menderita sakit gigi. Telah banyak obat yang ia makan namun tak dapat menyembuhkannya. Hingga suatu hari ia bermimpi ditemui oleh seorang nenek sihir yang memberitaukan bahwa jika makan daging tupai maka ia akan sembuh. Dan diculiklah sang Tupai. Namun Kancil dan teman-temannya tak membiarkan Serigala itu memakan sahabat mereka. Sekuat tenaga, mereka mencari jalan untuk menolong Sang Tupai tersebut. Dan mulailah petualangan yang seru ini.

Selamat menikmati« Peran-peran : 1. sakit«. Ayam 9. . Aduh.. Serigala 2.! SANG SERIGALA BERLALU. Narator Babak I Suasana : Malam Hari Latar Panggung : Hutan Belantara Narator: Pada suatu malam di sebuah hutan yang lebat dan terdapat banyak binatang telah terjadi kehebohan. DAN MUSIK MENJADI TEGANG. SUARA TERIAKAN SERIGALA MEMECAHKAN SUASANA. KAWANAN BINATANG PUN LARI KOCAR-KACIR. SUASANA TAMPAK MENCEKAM. TANGANNYA MEMEGANG SEBELAH PIPINYA YANG BENGKAK. LALU PERGI KE ARAH SEMAK BELUKAR UNTUK BERSEMBUNYI. Kancil 3. Sebabnya ialah sang serigala sedang menderita sakit gigi. MEREKA BERSEMBUNYI DI BALIK SEMAK-SEMAK. BINATANG-BINATANG MUNCUL DENGAN TARIANNYA YANG MENARIK. Kambing 5. Aduh«. Kucing 6. SERIGALA ITU TIBA DI TENGAH PANGGUNG DENGAN MERAUNG-RAUNG.. Kera 4. SUARANYA SEMAKIN LAMA SEMAKIN MENJAUH. SANG SERIGALA MUNCUL DAN MENGERANG KESAKITAN.. Serigala: Aduh sakit«. Mereka lari dan bersembunyi. TAPI TIBA-TIBA.. Tentu saja seluruh binatang jadi takut. Nenek Sihir 11. SUARA MUSIK CERIA MENGHANGATKAN SUASANA. BEBERAPA BINATANG MASUK KE ATAS PENTAS DENGAN WAJAH KETAKUTAN.. Tolong«. PANGGUNG PUN MULAI BENDERANG KEMBALI.. sakit«. IA BERJALAN TERTATIH-TATIH.Tolonglah teman-teman berikan aku obatnya. Seekor serigala jahat tiba-tiba mengamuk dengan membabi buta. Tikus 8. DAN LENYAP. IA MENENGOK KIAN KEMARI UNTUK MEMASTIKAN SERIGALA ITU TELAH PERGI. Tupai 10. CAHAYA LAMPU MEREDUP. KANCIL JUGA KELUAR DARI TEMPAT PERSEMBUNYIAN-NYA DENGAN HATI-HATI. MEREKA BEGITU AKRAB. aduh«. Kelinci 7.

Cobalah Kancil berjalan dua langkah ke arah kanan. tiga. Kancil: (bersungut dan marah) Huuh.!!! Kera: (tertawa terbahak-bahak) Haha«. Kancil: Bercanda ya bercanda. Aku disini«. dua. dua«. Kancil: (jengkel) Iya. bilang kek dari tadi. Kera«. Kancil: (mengedarkan pandangannya) Dimana kamu Kera? Aku tak melihatmu.ha«ha«. Kancil: Lalu? Kera: (muncul di belakang Kancil dengan mengendap-endap) Dar ! Kancil: (terkejut) Waduh ampun«.Kancil: (berbisik) Kera«... Kancil kan jadi takut. Jangan pakai kejutan segala. empat dan lima«. Hehe«. Kera: Disini. Kera: Ya disini. Cil. disini itu dimana? Aku tetap tak melihatmu. Kancil: Satu. Kera: Jangan marah dong. kamu dimana? Kera: Sekarang putar kepalamu ke arah kiri. Kancil: Begini? Kera: Ya.! Ayo keluar. Kera: (dari balik pepohonan) Sssstt«. Aku disini. tapi jangan ngerjain Kancil dong ! .«. Sudah.. Kera: Lalu mundur lagi ke arah belakang lima langkah.. Aku kan hanya bercanda. Kancil : (kancil menurut) Satu«.

Kera: Lho. KERA MENYODORKAN TANGAN. DAN JATUH.. jadi Kancil tak mau menolong saya? Kancil: Baik. BARU SAJA KERA BERJALAN BEBERAPA LANGKAH. KERA MENGERUTKAN MUKANYA YANG LUCU DAN MULAI BERTINGKAH SUPAYA MEMBUAT KANCIL TERSENYUM.. baik«« KANCIL MENGAHAMPIRI KERA YANG TERDUDUK DI ATAS TANAH SEMABARI MENYODORKAN TANGANNYA. Kera: Aduh«. TAPI KANCIL SEOALAH-OLAH TAK MELIHATNYA. Lihat ini«. Ya sudah.Kera: Oke deh. deh. Kera. DAN SESAAT MENJADI HENING. maaf. Kalau begitu kita pacantel saja«. Apakah kamu melihat apa yang kulihat tadi? Kera: (Mengerutkan dahinya) Apa itu Kancil? Tadi kan gelap Kancil: . KEDUANYA TERTAWA LEPAS. kok gak mempan juga. aku pulang saja«. Makanya kalau buang sampah jangan sembarangan Kera: Huh. salah sendiri Kera: O. Kancil: Eh. NAMUN TIBA-TIBA KERA MENARIK TANGAN SANG KANCIL HINGGA TERJATUH BERANGKULAN. bukannya menolong malah menertawakan Kancil: Ya.. TAPI KANCIL TAK MEMPEDULIKANNYA Kera: O.! Kancil: (tertawa) Rasain«. KANCIL SEPERTI TERINGAT SESUATU. TIBA-TIBA KAKINYA TERPELESET MENGINJAK KULIT PISANG. Baik kalau begitu. jadi marah beneran nih.

(seolah berfikir) Kalau begitu apakah Kamu mendengarkan apa yang tadi kudengar? Kera: Mendengar apalagi. kita tanyakan saja pada teman-teman kita. Aduh«« Kera: Oooo. Babak II Suasana : Malam Menjelang Pagi Latar Panggung : Hutan Belantara Narator: . Kancil: Ah. Tapi kalau dia baik? Kera: Ya tidak tahu«.. Jadi sudah seharusnya kita saling menolong. Yuk? Kera: Ayo. Aku ingin sekali menolongnya Kera: Ah. Tadi aku mendengar suara yang seperti minta tolong. Kancil? Kok saya jadi tak mengerti maksudnya .. Kancil: Lho. ya? Kok rasanya saya kenal.«. Aduh«. Siapa tahu diantara mereka ada yang mengetahuinya. kok Kera ngomongnya begitu sih? Kita ini kan sesama mahluk ciptaan Tuhan. ya.. Iya aku juga mendengar.. Tolong«. mendengar suara dong. (membelakangi Kancil) buat apa kita susah-susah menolongnya? Toh kita sendiri tidak tahu siapa yang minta pertolongan itu. Bukankah dengan tolong menolong itu kita akan mendapatkan pahala. yang itu. Nah.. betul kan? Kera: Iya. siapa takut«.. tapi menolong siapa dulu«. saya punya akal! Kera: Apa itu? Kancil: Kalau begitu. Kancil: Ya. Memangnya kenapa? Kancil: Suara siapa. Begini (menirukan suara Serigala)Aduh sakit«. kalau yang kita tolong itu jahat bagaimana? Kita sendiri kan yang jadi repot Kancil: Betul juga.

Mereka capek dan akhirnya ketiduran di bawah pohon yang sangat rindang. Kera: Stooop«. tak sedikit pun jawaban yang mereka dapatkan. Kera: Aduh. BINATANG-BINATANG MUNCUL DENGAN MATA MASIH MENGANTUK DAN MENGGELIAT-GELIAT. sia-sia saja. Kancil: Iya. Binatang-binatang di hutan menyambutnya dengan gembira.!!! MUSIK BERHENTI. Narator: Pagi telah tiba. LALU SECARA SERENTAK MEREKA MENARI BERNYANYI DALAM LAGU ³SERIGALA SAKIT GIGI´. LAMPU MENYALA PERTANDA HARI MULAI BERANJAK SIANG. Berisik! . Gajah tak tahu.«. SEMUA BINATANG KAGET.. aku juga (menguap lalu tidur di bawah pohon yang rindang) Babak III Suasana : Pagi Hari Latar Panggung : Hutan Belantara TERDENGAR SUARA KOKOK AYAM JANTAN. hari itu mereka gembira karena Sang Serigala yang jahat dan sering menggangu mereka itu kini sedang sakit gigi. MEREKA LARI TERBIRIT-BIRIT DAN BERSEMBUNYI. Sang Kancil dan Sang Kera mulai berjalan untuk mencari tahu apa yang terjadi. Ya. Mereka menemui kawankawannya. NAMUN DI TENGAH-TENGAH KECERIAAN ITU PULA MEREKA DIKEJUTKAN OLEH KERA YANG MERASA TERGANGGU TIDURNYA. Tapi sampai pagi menjelang. MUSIK CERIA PUN BERGEMA. Mereka bertanya kepada siapa saja yang ditemuinya di perjalanan. tapi kita tak boleh menyerah. Tapi kita tak mendapatkan sesuatu yang menggembirakan. sudah jauh kita ini berjalan kancil. Matahari bersinar dengan cerahnya. Kera: Berisik. Ah. Serigala itu kini tak bisa menggigit.Kemudian. burung hantu pun juga tidak tahu. Kera: Ah. kambing tak tahu. aku sudah lelah Kancil: Iya.

Maafkan kami juga ya. Betul kami tidak tahu kalau kamu sedang tidur di sekitar sini. Pengganggu! Ayam: Kukuruyuk«. TAPI BEBERAPA SAAT KEMUDIAN KAWANAN BINATANG ITU PUN MEMUNCULKAN KEPALANYA. Kami bingung«.. Betul Kancil.. Jangan bersembunyi. Sebetulnya aku dan Kera ini sedang mencari sesuatu yang membuat kami berdua bingung. ayo keluar.. Aduh-aduh pagi-pagi begini kok sudah ribut-ribut. Kancil: Ah. DAN KELUAR SAMBIL MENGGERUTU. Saya tahutahu. begitu«. Mau apa? Kucing: (melerai) Meoong. Keluar ! SEJENAK HENING. Ee«. Ternyata Kera. Kami semua tidak tahu«.«. Eh. Koor: . Kera? Kera: Mereka itu. tau! Koor: Ooo.. Kera: (marah) Iya. tuh«. Kancil: Siapa? Kera: (berdiri dan memutarkan pandangannya)Hey kalian. sudah-sudah jangan bertengkar. Kami sudah berjalan semalaman hingga terlelah dan tertidur disini. Ada apa sih. Meong. Oo«oo«. Mengganggu kita yang sedang tidur saja. Kera.Kancil: (bangun sambil menggosok kedua matanya dengan tangan) Aduh«.. betulkan? Kera: (judes) Hemh«. Betulkan teman-teman? Koor: Betul. Kambing: Mbee«« Kalau begitu kami minta maaf Kera. teman-teman. Kera: (kepada kucing) Kamu juga sama saja. Kambing: Mbee«« Huuh. Dan mereka-mereka ini sedang tertidur-tidur. Sesama binatang penghuni hutan jangan saling bermusuhan dong«. rupa-rupanya Sang Kancil-kancil dan Sang Kera-kera ini telah terganggu-ganggu oleh tarian-tarian dan nyanyian kita teman-teman. ini aku Si Kera. tidak apa-apa kok. saya kira kamu ini Serigala.

mengerti? Kancil & Kera: (bersamaan) Ha. (menirukan kembali suara Serigala)Aduh sakit« aduh«. Apa ada yang lucu. Suara yang kalian dengar itu adalah suara Serigala.. suaranya. dia . ya? TAWA MEREKA PUN BERHENTI. aneh bagaimana kancil? Kancil: Begini teman-teman.. kok kalian malah tertawa sih«. Tadi malam saya dan Kera dikejutkan oleh suara aneh. bingung kenapa Kancil? Koor: Iya. Kera: (marah) Stop-stop.Dan setelah itu kami mencari tahunya hingga sampailah kami kesini... begini Kera. Serigala?! (mereka berpelukan dengan gemetar) Kambing: Mbeee«. Nah. bingung kenapa Kancil? Bingung kenapa Kera? Kancil: Begini teman-teman. Kucing: Begini Kancil. rupanya kalian tidak tahu ya? Kancil: Apa yang kalian tahu dan tak kita ketahui? Beritahulah segera. Serigala yang jahat itu. begitu. Betul. Rupanya suara yang kalian berdua dengar itu adalah suaranya Serigala. Maafkan kami kawan. DAN TAK LAMA KEMUDIAN MEREKA TERTAWA LAGI. suara aneh? Kancil: Betul Suara aneh. Kucing: Meoong«. Kancil: Hei. KEMUDIAN PARA BINATANG ITU SALING BERPANDANGAN MATA. Koor: Apa. Tolong«. Aneh. DAN SETELAH ITU DENGAN SERENTAK MEREKA TERTAWA DENGAN RAMAINYA. berhenti«.Bingung? Ayam: Kukuruyuk.Tapi tenang saja.! (semua terdiam) Kucing: Meoong«. HENING SEJENAK.

Kalau begitu cepatlah kau katakan. Koor: Kabar? Kabar apa kelinci? Kelinci: (berjalan ke salah satu sudut panggung. seluruh alam di sekitar hutan itu mendadak gelap gulita. Bagaimanapun Sang Serigala memang jahat. Hingga datanglah seekor Kelinci yang membawa obor di tangannya. bener-bener. rupanya ada Si Kelinci ! Ayam: E.. Namun dengan tiba-tiba. . SEMENTARA KAWANAN BINATANG MASIH BINGUNG SALING BERPELUKAN SATU SAMA LAINNYA. Serigalanya sedang sakit gigi.. Dan mengabarkan bahwa Serigala itu telah menculik Tupai sahabat mereka.gawat! Kera: Eh. Kancil & Kera: O.tidak akan apa-apa. Serigalanya sedang sakit gigi. begitu«. Kelinci: Ya. Kelinci: (terengah-engah) Aduh. KELINCI DATANG DENGAN OBOR DITANGANNYA. aku membawa kabar untuk kalian semua.. kabar buruk? Kambing: Embeee«. Serigala sering mengganggu para binatang. Koor : Ya. ini aku.Sebab Sang Serigala tengah menderita sakit gigi. ayo jawab. Mereka sangat senang sekali mendengar Serigala yang sedang sakit gigi.. Jangan bengong begitu««meoong.kacau! Kancil: Emangnya ada apa Kelinci? Kok kamu seperti ketakutan begitu. Kancil dan kawan-kawannya menjerit ketakutan. begitulah teman-teman sekalian.. Semuanya menjadi kacau«. Kelinci! Kucing: Meoong«. Hahaha«« Narator: Nah. Itu-itu ada Si kelinci. Bahkan memakannya. Kelinci: Ya. Koor: Apa. Ini gawat«. diikuti yang lainnya)Ini kabar buruk teman-teman. kawan-kawan. Jadi Serigalanya tak akan bisa menggigit. (Kancil dan Kera bernafas lega) Koor : Iya.

menangkap sahabat kita? Kelinci: Ya. Koor: Hah. Koor: Hiiiyyyy«. betul sekali. Jangan-jangan nanti kita sendiri yang dimakannya«. takuuut«« Kambing: Embeee«. Si Tupai ditangkap untuk dimasak dan dijadikan obat sakit giginya Pak Serigala. Si Tupai? Kelinci: Ya.. Koor: Apa. Si Tupai itu kan sahabat kita semua. Tapi kenapa si kucing ngompol? Kucing: (tersipu malu) Ma«..«. Si Tupai Pohon.maaf.. Kancil: Siapa itu Kelinci? Koor: Ya. Kelinci: Dan satu lagi teman-teman. takuuut««!!! Kelinci: Tapi bukankah Pak Serigala itu jahat sekali. takuuut«« Ayam: Kukuruyuk«. diikuti yang lainnya) Katanya.Kelinci: Begini«. Pak Serigala yang jahat itu telah menangkap salah seorang sahabat kita. (berjalan lagi. aku benar-benar takut. Lantas apa yang harus kita lakukan? Kancil: Tentu saja kita harus menolongnya. Alasannya adalah karena Si Tupai sangat kuat giginya. Koor: Hiiiyyyy«. kawan-kawan. Takut sih takut. siapa yang ditangkap itu? Siapa? Kelinci: Yang ditangkap oleh Pak Serigala adalah«. Koor: Apa menolongnya? Hiiiyyyy«.... Dan bagus. .. hari yang sangat gelap ini diakibatkan oleh mantra-mantranya Pak Serigala untuk mengundang Nenek Sihir yang kejam.

Kalau sekarang tidak dilawan. tenaga dan fikiran kita untuk menolong sahabat kita. Oke? Koor: . kamu saja«. ketketokketok! Koor: Kamu saja«. Saya dapat ide! Koor: (semua berhenti. Serigala kan tidak bisa menangkap kamu. Dan Serigala itu harus kita lawan bersama-sama.!!! Kancil: Aha. ide? Kancil: Ya. Tidak.Kera: Oh. kamu saja yang bisa naik pohon.. Kelinci: Nah. Kambing: Enak saja. Gak mau. deh«.. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.. marilah kita satukan seluruh kekuatan kita. Ayam: Apalagi aku«. Setuju? Koor: Setuju«. maka selamanya kita akan selalu diliputi ketakutan Kambing: Embee«. betul sekali. itu namanya Si Kucing pemberani Kancil: Baiklah. sekarang mari ita berunding dan mengatur siasat untuk menghadapi Sang Serigala. Keadilan harus ditegakkan. Kambing: Maksudmu? Kancil: Kitalah yang akan melawan Sang Serigala! Kucing: Tapi kan akau takut Kancil: Kenapa mesti takut segala? Kita ini banyak. ide...!!! Kucing: Kalau begitu aku juga setuju. lalu berkata) Apa. Serigala itu telah merampas segala ketentraman hutan kita semenjak dulu.«. Kita tidak mungkin melawannya tanpa ada kebersamaan. Dia kan punya tanduk. Kancil: Sekarang. kamu saja«. kalau begitu Kambing saja yang menolong.

!!! Babak IV Suasana : Sore Hari Latar Panggung : Sarang Serigala Narator: Akhirnya. dasar bodoh. Mana kamu sudah menendang pipi saya yang sedang sakit gigi ini. MENGHAMPIRINYA. He. Tolong! Serigala: (tertawa) Aduh«. TUPAI MENANGIS MERONTA-RONTA DALAM KURUNGAN. Tupai: Tapi kenapa saya dikurungnya disini? Serigala: Ha? (tertawa) dasar kamu ini memang bodoh«. (menunjukkan mulutnya lebar-lebar) Sudah kau lihat? Tupai: (mengangguk) . lepaskan saya«.. Kenapa aku bisa menculikmu? Karena aku sangat membutuhkanmu. tolong«. Kasihan sekali keadaannya«. Aduh«. Tupai: Tolong«. mengerti? Tupai: Iya. kasihan Si Tupai bodoh ini«. tapi untuk apa saya harus diculik? Saya kan tidak bersalah«.. Aduh«. Aku kan sudah susah-susah menangkapmu. Pak Serigala.. Lihat«. aku akan segera sembuh««hahaha«. sudah seminggu belakangan ini aku menderita sakit gigi. Tupai: (memelas) Tolong lepaskan saya.. IA SUDAH MULAI PUTUS ASA. Saya ingin pulang«.Oke. Dia disekap oleh Serigala dalam sebuah kurung yang besar. aduh«.. dasar kamu Si Tupai bodoh! Ah. MUNCULAH SANG SERIGALA DENGAN SOROT MATANYA YANG TAJAM.. Begini. Kenapa aku membutuhkanmu? Karena itu penting sekali. Tupai takut kalau dirinya akan dimakan hidup-hidup. Sementara di tempat lain.. Serigala: (mulai jengkel) Aih-aih. Serigala: Apa. Si Tupai pohon yang baik hati sedang menangis tersedu-sedu.. tapi baiklah. Dan kenapa kamu dikurung disini? Karena kamu tak boleh kabur. Aku akan memberi tahumu kenapa aku harus menculikmu Tupai bodoh. Tupai kecil.. melepaskanmu? (tertawa) Enak saja.. Aku sakit gigi«.. baiklah Kancil«. huh. mereka pun berunding untuk mencari cara membebaskan sahabatnya Si Tupai pohon yang ditangkap Serigala.

Serigala: Diam kamu! Bukankah kau ini pencuri juga? Tupai: Serigala jahat! Serigala: Biarin Tupai: Kamu jahat! Serigala: . Sakit gigiku malah semakin menjadi-jadi. Aku akan memberitahumu sesuatu. SUASANA KEMBALI SEPERTI SEMULA. DAN MUNCULAH SEORANG NENEK SIHIR DIANTARA MEREKA. Penyakit sakit gigi yang kau derita itu tidak pernah akan sembuh meskipun seribu dukun telah kau kunjungi. begitulah ceritanya. Seperti juga orang-orang yang baik saling menolong sesamanya. Nenek Sihir: (kepada Serigala) Hei Serigala yang jahat«. Demi kepentingan pribadimu. Tetapi malam kemarin aku bermimpi«. Dan sia-sia saja semua obat yang aku makan. para penyihir dan dukun-dukun untuk mengobati sakit gigiku ini. sudah kutemui banyak dokter. Akan tetapi kamu jangan khawatir. Hingga aku putus asa dibuatnya. Begini. Ya. Sebab penyakitmu adalah kutukan karena engkau terlalu jahat di dunia. Aku Si Nenek Sihir akan rela membantumu. WAJAHNYA SANGAT MENYERAMKAN. Jadi kuculik saja kamu««hahaha« Tupai: Dasar penjahat. Bahkan seribu tahun yang kau habiskan untuk mengobatinya tidak akan menyembuhkan. kau dengarkan baik-baik«. mimpi apa? Serigala: (marah) Diam dulu bodoh. Tapi tak satu pun yang dapat menyembuhkannya. aku juga jahat sepertimu.Sakit gigi itu akan sembuh bila engkau memakan daging Si Tupai pohon. Katanya««.. Serigala: Nah.Serigala: Nah. Dan gigi Si Tupai itu engkau bakar sebagai persembahan untukku. Baiklah. kau korbankan orang yang tak bersalah padamu. Maka sebagai orang yang sama-sama jahat sudah seharusnya kita saling membantu.Sebab aku dendam padanya yang telah mencuri banyak kelapa dari kebunku.. SERIGALA DAN KANCIL MEMATUNG.. aku juga akan menceritakannya biar kamu tidak penasaran jika kelak aku makan. Dan ia memberikan petunjuk. di dalam mimpi itu aku bertemu dengan seorang nenek sihir.. LAMPU MEREDUP. Mengerti? Hikhikhik«. Tupai: Mimpi.

(Serigala menghampiri tempat dimana Kancil bersembunyi)O.. bau makanan lezat. Tuhantolonglah hambamu ini.. Kancil mencoba membangunkanya. Ya.hahaha. Hati-hati sekali.?!? Tupai: Iyy«. ternyata si bodoh sedang tidur..ya. Tuhan«. IA MENCURIGAI KEBERADAAN KAWANAN KANCIL YANG MEMANG ADA DISEKITARNYA.. jadi ini«.(melirik ke arah kurung) Oow. bodoh«. Mereka menemukan Tupai yang tertidur dalam kurungan. tapi Tupai tak kunjung bangun. terdengar suara Sang Serigala yang mengaduh merasakan giginya yang sakit. TUPAI MERONTA-RONTA DALAM KURUNGAN ITU. Aku tak mau jadi santapan malamnya Serigala yang jahat. sepertinya ada yang tidak beres disini.. Ya«. Diluar. Serigala: Hmm. E. (memungut setangkai bunga yang sudah mengering)aku kira makanan enak«.Biar Tupai: Kamu jahat«. MUSIK TEGANG. Lalu bersembunyi di semak belukar di sekitarnya. Awas ya. Dengan mengendap-endap mereka masuk. kamu jangan berteriak-teriak lagi dan membuat kupingku sakit. Berteriak-teriak (meniru Tupai) Tolong«.(Tupai menangis hingga ketiduran) Babak V Suasana : Petang Latar Panggung : Sarang Serigala Narator: Akhirnya. Tolong«. Tupai: (meratap) Oh.. Dan mulai saat ini. SERIGALA MEMBALIKAN TUBUHNYA DAN PERGI. Ah. Daripada bangun malah membuatku pusing saja. Biar sajalah. biar«. Ssaa«saya mengerti. lebih baik aku menyiapkan segala sesuatunya untuk nanti malam. . nanti malam kamu akan saya makan«. Dan kawanan Kancil pun menjadi panik. sial. Tak lama kemudian muncullah Serigala«.!!! Dasar tupai bodoh. ternyata hanya bunga kering. SERIGALA MONDAR-MANDIR DAN MENDENGUSDENGUSKAN HIDUNGNYA. kawanan Kancil pun datang dan sampai di tempat persembunyiannya Serigala yang jahat. jahat! Serigala: Biarin«. Tolonglah hamba.. seperti bau yang tidak asing.. Mengerti? Tupai: (diam saja) Serigala: (membentak) mengerti tidak. NAMUN SARANG ITU BEGITU KUAT DAN TERKUNCI.

MEREKA MENARIK NAFAS LEGA. Tupai: (setelah keluar) Terimakasih Kancil. Tupai sudah dibebaskan. Kelinci: Ah. Kukuruyuk«. Kancil: Sssstt«« Jangan keras-keras dong.«. . Ayam: Betul-betul. sekarang kita harus dibagi dua. Kelompok pertama membebaskan Si Tupai dari kurungan. kamu tak perlu bicara seperti itu kawan. oke? Koor: (bersemangat) Oke. betul Tupai.Mmh... Kitakan temenan. Betul sekali apa-apa yang dikata-katakan oleh Kelinci. Karena sudah seharusnya antar sahabat itu saling menolong. sementara yang lainnya mengawasi keadaan kalau-kalau Pak serigala datang lagi seperti barusan.. Kancil: Hampir saja«« Kera: Cil. Dan jebakan pun sudah selesai dibuat. Dan kalau kalian tak ada pasti. Kalian telahmenyelamatkan hidupku.? Koor: Ya. oke-oke saja Kancil«.. Enaaak«.. Kita kan temen«. bagaimana sekarang? Kambing: Embeee«.!!! (keluar) KANCIL KELUAR DARI PERSEMBUNYIANNYA DENGAN SANGAT HATI-HATI. Iya Cil. Betulkan«. Daging Tupai dimasak dengan bumbu yang sedap. Mereka tinggal menunggu saat yang tepat untuk menghancurkan semua kejahatan yang pernah dilakukan Sang Serigala. bagaimana sekarang? Kancil: Nah. SEMUANYA SEREMPAK MENUTUP MULUT Kancil: Sekarang ayo kita lakukan ! Narator: Maka bekerjalah mereka sesuai tugas yang telah diberikan kepada masing-masing. kita semua akan membuat jebakan untuk menangkap Pak serigala. Selanjutnya. Terimakasih kawan-kawan semuanya.

. dasar sial«. Tupai: Nah Serigala. sudahlah Tupai. SERIGALA PUN MASUK DALAM PERANGKAP. MEREKA MALAH MEMPERMAINKAN SANG SERIGALA YANG SUDAH SANGAT MARAH. SERIGALA JADI PUSING. Serigala: He. SERIGALA TERKUNCI DI DALAMNYA. S-E-R-I-G-A-L-A«. . rupanya sedang ada reuni keluarga di rumahku. Ayo... Tupai. TAPI TAK MENINGGALKAN TEMPAT ITU. sekarang kau akan merasakan juga bagaimana rasanya terpenjara di dalam sana«. Koor: Hah. Serigala: Jangan lari«.Kancil: Ya.. KEMUDIAN MEREKA SALING BERPELUKAN SATU SAMA LAINNYA. mau apa? Kancil: Ah. Kalau tidak«. Bagaimana dengan gigiku? Awas kalian. Tunggu! (melihat kurungan yang sudah kosong) Aduh. Tupai: Kalau tidak. DAN MEREKA TERUS SAJA MEMPERMAINKANNYA.. Serigala: Oh. kalian sungguh sahabatku yang terbaik di dunia. Tupai: Kawan-kawan. apa yang kalian lakukan disini? Koor: La«.. ayo keluarkan aku dari sini.lari«. Biarkan saja ia menikmati sakit giginya disana.. Akan kubalas semuanya. SEHINGGA PADA SUATU KESEMPATAN YANG TEPAT. SERIGALA TERKURUNG PADA TEMPAT DIMANA IA TELAH MENGURUNG SANG TUPAI.. kemarilah akan kutangkap kalian semua««. TAPI SUASANA YANG MENGHARUKAN TERSEBUT SIRNA MANAKALA SANG SERIGALA MASUK DENGAN TIBA-TIBA.. berterimaksihlah hanya kepada Tuhan. KANCIL DAN KAWAN-KAWAN BERSORAK GEMBIRA KARENA TELAH MENGALAHKAN SERIGALA. SERIGALA TERUS MENGEJAR KAWANAN KANCIL YANG SANGAT CERDIK. ya? Kok aku tak diundang«.!!! SEMUA KAWANAN KANCIL LANGSUNG LARI. Mau kemana kalian«. SERIGALA MENJERIT MINTA TOLONG.. Serigala: Dasar Tupai bodoh.

. begitulah teman-teman akhir kisah Serigala yang sakit gigi dengan kawanan Kancil yang cerdik. dan yang jahat harus mendapatkan hukuman yang setimpal. ampun«. Serigala: Aduh. Keluarkan dulu aku dari sini«.. ampun«. Hari sudah mulai malam. sekarang rasain Serigala. keluarkan aku dari sini«. Makanya jangan jahat«. jangan pergi. Tolonglah«. .!!! Narator: Lalu mereka meninggakan tempat tersebut dengan serigala yang terkurung. Keluarkan aku dari sini«.Hei binatang-binatang bodoh«« Tolong««Tolong«. dan tak akan ada yang pernah mau menolong serigala itu..The End - .. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari cerita ini.Koor: Ya. Kambing: Embeee«« Mari kawan-kawan kita pulang. sang serigala hanya bisa menangis sedih meratapi keadaanya. Nah. karena ia jahat. Serigala: Hei.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful