M.

FACHRUL FIRMANSYAH XII IPA 2

MAKANAN DAUR ULANG
Melewati kawasan Pondok Kelapa hampir malam di depan TPU aku terkejut tiba-tiba, di antara remang-remang, saya melihat gerai kecil Nasi Kucing. Lalu kepingin membuat tulisan masalah Nasi Kucing versiku, saya beli penganannya termasuk beberapa tusuk sate ayam, usus, paru. Pikir-pikir untuk teman sahur pasti sip makgklesip. Betul saja, jam 03:30 sambil kriyepan saya mencoba membangunkan nafsu makan. Setusuk ampela ayam saya makan, agak aneh seperti mulai berbau. Tapi dasar nggeragas bin cluthak alias kemproh, dan ini memang mahzab saya yaitu makanan yang masuk tidak boleh dikembalikan. Tusukan sate kedua saya mulai curiga. Dan eng..eng..eng ketika saya amati teramat amat. Ternyata penganan ini sudah berjamur. Sayang saya tidak perlu penisilin untuk penampilan bakteri ini. Tak heran, di antara remang-remang cuaca, sosok sate dipiring makin mempersona berhiaskan jamur tetapi mematikan. Langsung sahur saya tutup dengan obat yang diiklankan oleh bekas artis yang sekarang memakai kacamata dan berpenampilan sangat sopan, kecuali anda nonton kembali filem Warkop. Ternyata bangsaku memang tergolong jenius memanfaatkan istilah Daur ulang. Baru-baru ini biskuit jamuran, berulat, diolah kembali menjadi makanan bodong dan dijual ke sekolah-sekolah. Belum lagi kasus minyak goreng dicampuri plastik agar hasil masakan terasa renyah dimulut, indah dimata. Sekarang mbah Darmo (50), warga Jakarta Barat, tepatnya jalan Peternakan Raya I, Kapuk ketahuan mendaur ulang sampah makanan hotel. Jalanini dulu bernama Pejagalan (babi), mungkin Darmo dan istrinya, Yatmi melakukan inovasi dengan mengubah makanan untuk babi berganti jalur menjadi makanan manusia. Padahal sehari sebelumnya ia sudah didatangi petugas, Yatmi istrinya malah lantang dan tanpa rasa bersalah menjelaskan bahwa profesi "daur ulang sampah hotel" sudah dilakoninya selama lima tahun. Lantaran ketagihan, maka keesokan harinya , Yatmi dan Darmo lagi-lagi menjual hasil olahannya. Lalu para penggemar "karupuik jangek" alias kerupuk krecek (jw) alias kerupuk jangat yang biasa dimakan bersama Soto Surabaya, Rujak Cingur dan Gudeg, ternyata sebagian ada disusupi limbah pabrik penyamak kulit. Konon yang perlu dimasukkan dalam pelajaran ilmu bumi baru adalah "dimana daerah yang menghasilkan krecek hasil samping penyamak kulit" - maka jawabnya bisa di Bantul dan Pasar

wikimu." http://www. Yang luar biasa adalah pihak Dinas Kesehatan masih adem ayem dengan mengatakan bahwa "Sampai saat ini belum ada laporan penyakit akibat mengonsumsi makanan ini.aspx?id=10759 .Beringharjo Yogya.com/News/DisplayNews.

Sup sisa Untuk sup sisa (sup bening dengan isi rupa-rupa sayur misalnya). dan santap dengan cara membuat ³lettuce wrap´ ± makanan dibungkus dalam daun selada lantas langsung dicaplok. ya lama-lama bosan juga ya? Alternatifnya. dan banyak lainnya memang dapat disimpan dalam waktu cukup lama sehingga seringkali orang memasaknya sekaligus dalam jumlah banyak. Nasi sisa Nasi yang telah ³ngendon´ seharian di rice cooker biasanya jadi kering dan kekuningan. Alternatif lain. hidangkan dengan lettuce/ selada. misalnya ayam goreng disuwir untuk campuran bubur. Daging sisa Lauk seperti ayam goreng. terlihat dan terasa kurang sedap. ada beberapa cara mendaur ulang makanan yang beberapa diantaranya mungkin sebetulnya telah sering dipraktekkan. entah karena sudah bosan atau penampilannya yang kurang menarik. soto. 2. kacang polong. plus keju parut atau bubuk di atasnya. setelah kita makan sekenyang-kenyangnya). pasta. Tapi kalau harus tiap hari makan itu-itu juga terus menerus (apalagi kalau kita mendapatkan lauk tersebut dari sisa pesta/ hajatan. Kadangkadang tanpa kita sadari banyak sampah berasal dari makanan yang terlanjur basi karena tidak habis-habis dimakan dalam beberapa hari. Agar jangan sampai terbuang. nasi goreng kampung dengan sambal dan kecap. Alternatif selain dibuang. Isinya bisa ditumis sebagai topping.DAUR ULANG MAKANAN Ini bukan tentang kasus makanan daur ulang yang menghebohkan beberapa waktu lalu. 3. nasi sisa bisa diolah jadi nasi goreng dengan berbagai ³gaya´ ± misalnya ³butter rice´ dengan mentega dan bawang Bombay. atau membuat rissotto dari nasi sisa. jamur. Untuk memberikan sentuhan baru. sup bening bisa diubah penampilannya menjadi sup krim dengan menambahkan telur dan susu. atau nasi goreng jepang dengan bawang putih dan kecap kikkoman. rendang. Tambahkan ³pemanis´ seperti susis. ikan bumbu balado. setelah jadi keduanya bisa ditambahi keju mozarella dan dipanggang. lauk tersebut bisa diubah penampilannya. wortel. Jika suka. Rendang atau ikan bumbu balado . Kuahnya bisa untuk merebus kentang. atau salad. masuk ke dalam mulut. telur ceplok. melainkan bagaimana kita bisa mengolah makanan sisa agar jangan sampai terbuang. atau krim masak. 1. terlebih dahulu pisahkan kuah dan isinya.

bisa diselipkan dalam roti hamburger atau sandwich beserta beberapa lembar selada. dan tomat supaya lebih praktis disantap untuk sarapan misalnya.kompasiana.com/limbah/2011/01/12/daur-ulang-makanan/-12 . silakan dibagikan« http://green. Kalau ada lagi pengalaman lainnya dari Anda. timun.

. Bila tidak hati-hati. mulai dari daging glongongan. Seperti yang dikutip dari sini Anda sebaiknya waspada saat membeli makanan jadi yang tidak jelas produsennya. baru-baru ini. Produk ini sudah menyebar di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Barat. Tim menemukan usaha pengolahan makanan dengan bahan baku sisa-sisa makanan hotel. daging tikus yang disamarkan menjadi daging ayam. Nah yang menjadi pertanyaan bagaimana sebenarnya prosedur pengolahan sampah dari hotel tersebut? Siapa yang yang layak dipermasalahkan tidak adakah pihak yang mengatur bagaimana prosedur pembuangan limbah dari hotel-hotel tersebut atau mereka semua seolah tutup mata dengan fenomena yang ada karena mata dan mulut mereka telah ditutup dengan segepok uang suap. Apakah sebegitu parahkah keadaan masyarakat kita sehingga menjadikan sampah sebagai makanan.. bisa jadi Anda mengonsumsi makanan yang diolah dari limbah hotel. daging ayam yang disuntik air. Seperti temuan Suku Dinas Perikanan dan Peternakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. nasi aking. Produsen makanan olahan sampah ini mendapatkan limbah-limbah makanan sampah tersebut dari hotel yang dikumpulkan oleh para pemulung. daging sapi yang dicampur dengan daging babi. daging berformalin sampai ikan yang diberi pemutih dan yang terakhir adalah makanan daur ulang dari sampah daging olahan. eceng gondok sampai yang terakhir memakan sampah.Negeri Indonesia yang katanya makmur ini memang harus menyaksikan realita masyarakatnya memakan makanan kadaluarsa.AMIN DANTO XII IPA 2 MAKANAN DAUR ULANG DARI SAMPAH DAGING OLAHAN Akhir-akhir ini di televisi ramai dibicarakan mengenai makanan atau daging yang bermasalah.

Alur dari pembuatan makan olahan dari daging sampah ini bermulai dari hotel yang membuang limbahnya ke penampungan sampah kemudian oleh para pemulung dikupulkan dan di jual kepada pengumpul nah dari pengumpul akan dijual kepada pengolah. Oleh pengolah makanan sampah tersebut akan disamarkan agar tidak kentara bahwa makanan tersebut berasal dari sampah dengan direndam dengan formalin kemudian diberikan pewarna textil agar warna makana terlihat segar. Pemilik usaha itu. Bagi para pengolah dan penjual makan tersebut apakah mereka tidak merasa berdosa dengan apa yang telah mereka lakukan. seperti yang masih dikutip dari sini. Kita memang dianjurkan untuk memakan makanan yang halal dan baik. sisa makanan itu diperolehnya dari sampah hotel-hotel di Jakarta. Menurut Darmo. sisa makanan tersebut diberi pewarna tekstil...Praktek membuat makanan daur ulang dari sampah daging olahan ini sebenarnya sudah lama berjalan namun baru terungkap sekarang. Agar lebih menarik.emfajar.. sebelum diolah kembali. karena hal tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan bahkan dapat mengakibatkan kematian atau memang kondisi real di masyarakat yang menyukai membeli makanan seperti ini karena keterbatasan ekonomi yang mereka miliki. Produk makanan hasil daur ulang sampah ini kemudian dijual di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Barat. Darmo mengaku telah menjalankan usahanya selama lima tahun.net/chit-chat/makanan-sampah/ . nah kalau makan sampah begini masihkah bisa dibilang halal dan baik ? http://www. Dengan begitu warna makanan semakin menarik.

Makanan daur ulang itu dijual bebas di sejumlah pasar tradisional di kawasan Jakbar. bisa mengakibatkan kematian. Makanan daur ulang ini cukup diminati karena harganya murah. Di tempat penampungan sampah inilah. Makanan ini berawal dari sampah basah hotel dan restoran yang dimasukkan ke dalam kantong plastik dan diletakkan dalam tempat sampah ataupun kontainer sampah hotel.000 per plastik. sehingga tidak merugikan masyarakat. Makanan tersebut dijual antara Rp 3. Padahal.000 hingga Rp 8. daging ayam. Marius mengatakan. Petugas kebersihan lalu membawa sampah sisa hotel dan restoran ke tempat penampungan sampah. pemulung mengorek kantong plastik dan memisahkan sisa daging sapi. Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI) di Jakarta. masyarakat juga harus lebih kritis dalam membeli dan memilih makanan olahan untuk memenuhi gizi keluarga. Pada malam hari. Cengkareng. Kasus ini menyeruak setelah kemarin. seperti formalin dan zat pewarna yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. biasanya mengandung bahan kimia berbahaya. Bahkan. Marius menanggapi temuan Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat soal beredarnya makanan dari limbah. Karena itu. formalin yang dikonsumsi dalam jangka pendek dapat menyebabkan keracunan dan pada jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal. sampah-sampah tersebut kemudian diambil petugas kebersihan. bahkan kematian. Demikian pendapat dokter Marius Wijajarta. pemberian bahan kimia dilakukan para pelaku untuk mempertahankan bentuk dan warna segar pada makanan. . Selain itu. Sedangkan zat pewarna tekstil dalam makanan dapat menyebabkan kerusakan otak. tim Sudin Peternakan dan Perikanan Jakbar menemukan tempat pengolahan daging sisa hotel dan restoran di kawasan Kapukjagal. hari ini. sisa sosis dan sisa bakso.MAKANAN DAUR ULANG BISA MENYEBABKAN KEMATIAN Jakarta: Sisa limbah makanan yang diolah kembali. Marius meminta pemerintah agar tegas menindak pelaku penyalahgunaan bahan kimia pada makanan.

Daging sisa tersebut dikumpulkan pengepul untuk dijual ke pengolah seharga Rp 75 ribu hingga Rp 125 ribu per kantong plastik.com/2008/09/16/makanan-daur-ulang-bisa-menyebabkankematian/ . Bahan-bahan tersebut kemudian direbus dan digoreng. lalu diberi pewarna. Pengolah kemudian mencuci dengan formalin sisa daging.000 per kantong plastik. Makanan jenis ini dijual seharga Rp 3. Makanan daur ulang ini banyak diminati masyarakat karena harganya murah. bakso dan sosis. dikemas dan siap diedarkan ke pasar-pasar tradisional untuk bisa dijual ke konsumen.000 hingga Rp 8.wordpress.(DEN) http://healindonesia.Sisa daging hotel dan restoran ini lalu dikumpulkan dan dijual ke pengepul.

penjual daging kedaluwarsa bisa dijerat dengan Pasal 21 huruf d UU No 7/1996 tentang Pangan.Setelah dipakai oleh restoran cepat saji. Selain penadahnya. Tak ada kondisi lebih buruk suatu bangsa dari ketika untuk bertahan rakyatnya telah makan sampah busuk buangan hotel dan restoran yang didaur ulang dicampur bahan berbahaya formalin. ia hanya meneruskan usaha ibunya. Ancaman hukumannya berupa denda Rp120 juta dan satu tahun penjara. Temuan itu.Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengakui gagal mengawasi peredaran daging kedaluwarsa di tengah masyarakat.Warga Jalan Peternakan I RT 04. yang dijual biasanya minyak bekas menggoreng ayam. RW 07. dan ayam. menjual kembali sisa daging serta makanan bekas restoran dan hotel itu merupakan tindakan kriminal yang psikopat. maka saringan terakhir dan terbaik adalah sikap waspada dan hati-hati dari masyarakat sendiri untuk melindungi diri dan keluarga dari bahan-bahan berbahaya tersebut. "Ibu sudah lima tahun jualan. zat pewarna kain. diduga juga melibatkan restoran-restoran makan cepat saji made-in Amerika. minyak goreng bekas itu dijual oleh orang internal kepada pedagang-pedagang kaki lima. Pengawasan Ditingkatkan Sesungguhnya yang paling penting bukan seberapa berat hukuman bagi pelaku kejahatan tersebut. kemudian dijual kembali ke rumah makan dan pasar. dia kembali menggoreng daging sisa restoran. bisnis gelap seperti itu sebenarnya terjadi di mana-mana. Perbedaannya. ini selalu mengolah daging sisa itu setelah dipisahkan antara daging baik sapi. 50 tahun. Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). mainan anak-anak.Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyatakan. "Aparat Pemprov kan sedikit di Jakarta yang begitu luas. dan berbagai produk lainnya. ada orang yang mengolah daging kedaluwarsa sisa hotel dan restoran yang menumpuk di tempat sampah menjadi makanan." kata Kepala Satuan Narkotika Kepolisian Resor Jakarta Barat Komisaris Adex Yudiswan. Bahkan. bisnis tersebut sudah berlangsung selama lima tahun. "Saat kami intai. Cengkareng. Menurut Darno. Asumsi lainnya. hal itu telah terjadi selama lima tahun di Ibu Kota negara yang gemerlap kosmopolitannya terus menyedot urbanisasi. ikan. penjualan makanan sisa restoran atau hotel tersebut terjadi secara simbiosis mutualisme (saling menguntungkan). Tidak hanya pangan dan bahan pangan. Dipakaikan pewarna tekstil agar warnanya kembali bagus dan diolah kembali sehingga tidak bau. dia meminta polisi juga menangkap oknum di internal restoran dan hotel yang menjual sisa daging serta makanan tersebut. Menyedihkan." kata dia. Masyarakat dianjurkan untuk senantiasa memerhatikan tanggal . Harganya Rp 5. Tapi bagaimana mencegah praktik seperti itu sehingga menghindarkan masyarakat dari bahaya. Menurut pengakuan pelaku. Di sini diperlukan peran aktif dari instansi pemerintah dan lembaga terkait untuk melakukan pengawasan secara berkesinambungan agar praktik semacam itu bisa ditekan seminimal mungkin.000 per bungkus kecil. Kapuk Jagal.000 per kilogram atau Rp 1. dia adalah pembeli daging buangan seharga Rp 100 ribu per karung dari pemulung yang mengumpulkan daging dan makanan sisa hotel dan restoran. tetapi juga kosmetik.Jelas sangat menyesakkan berita ini. Selain itu. Tambora.Gokil! Makanan Daur Ulang Hotel Temuan Dinas Peternakan dan Perikanan Pemerintah Kota Jakarta Barat menyentak publik.Darno menjual daging olahannya secara eceran di Pasar Pos Duri.Kepolisian telah menangkap Darno bin Sapariwo. melihat keterbatasan aparat pemerintah dalam pengawasan. dan sejenisnya." kata Wakil Gubernur DKI Prijanto.000 sampai Rp 8. Dinilai. Restoran atau hotel berkepentingan menjual makanan bekas itu karena tidak perlu mengeluarkan uang untuk pembuangan limbah.

nomor pendaftaran. http://www. kosmetik. Karena banyaknya produk dan jenis produk yang dijual. dikhawatirkan bisa mengurangi tingkat ketelitian pengelola. komposisi zat untuk bahan olahan.kedaluwarsa. Terutama ketika membeli produk bahan pangan.co.cc/2008/09/gokil-makanan-daur-ulang-hotel. konsumenlah benteng terakhirnya.invisibleman0595. dan kondisi fisik bahan pangan sebelum membeli. Dengan demikian.html . dan sebagainya di pengecer-pengecer besar.