e-Pembelajaran di SMK-RSBI

mustaghfirin@yahoo.com Direktorat Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Mandikdasmen Kementerian Pendidikan nasional Jakarta, Juli 2010
1

Paradigma Baru Pembelajaran di Indonesia
BERMUATAN LOKAL DAN BERORIENTASI GLOBAL

EKONOMI POLITIK IDEOLOGI

SOSIAL BUDAYA

SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

HANKAM

VISI – MISI – TUJUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH BERDASARKAN UU SISDIKNAS NILAI-NILAI BUDAYA DAN FILOSOFI PENDIDIKAN KONTEN DAN KURIKULUM PROSES BELAJAR MENGAJAR FASILITAS DAN SARANA PRASARANA SUMBER DAYA MANUSIA
BERDASARKAN UUD 1945

BERBASIS KOMPETENSI

BERORIENTASI PEMECAHAN MASALAH

BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

BERORIENTASI MULTI-DIMENSI

21st century skills

ADMINISTRASI LEMBAGA PENDIDIKAN BERBASIS SISTEM INFORMASI TERPADU MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN LEMBAGA PENDIDIKAN BERBASIS SEKOLAH

BERDASARKAN UU OTONOMI DAERAH DAN UU SIDI INFRASTRUKTUR DAN SUPRASTRUKTUR PENDIDIKAN

2

2

Peran Strategis TIK dalam Pendidikan di Indonesia
EKONOMI POLITIK IDEOLOGI SOSIAL BUDAYA

SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

HANKAM

VISI – MISI – TUJUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH NILAI-NILAI BUDAYA DAN FILOSOFI PENDIDIKAN KONTEN DAN KURIKULUM 1 PROSES BELAJAR MENGAJAR 2
ICT SEBAGAI ALAT BANTU PEMBELAJARAN

FASILITAS DAN SARANA PRASARANA 3
ICT SEBAGAI FASILITAS PEMBELAJARAN

SUMBER DAYA MANUSIA 4

ICT SEBAGAI SUMBER BAHAN BELAJAR

ICT SEBAGAI STANDAR KOMPETENSI SDM

5 ADMINISTRASI LEMBAGA PENDIDIKAN ICT SEBAGAI SISTEM ADMINISTRASI TERINTEGRASI 6 ICT SEBAGAI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN LEMBAGA PENDIDIKAN 7 INFRASTRUKTUR DAN SUPRASTRUKTUR PENDIDIKAN ICT SEBAGAI INFRASTRUKTUR PEMBELAJARAN 3

3

OBYEK PENJAMINAN MUTU SMK - SBI
NO 1

9 OBYEK MUTU SBI
Akreditasi

NO 1 2 3 4 5 6

JANJI KINERJA SBI
Akreditasi A KTSP dan SKS Pelajaran produktif, sain dan Math dlm B. Inggris Program ICT : e-Pembelajaran dan e-Library TUK/ Sertifikat Internasional Score TOEIC siswa rata-rata >400 Adanya bengkel standart & bengkel advance Sistem Manajemen Mutu ISO & SMK berbasis green school Penempatan Lulusan di dalam/luar negeri

2 Kurikulum 3 Proses Pembelajaran 4 Penilaian

5 Sarana dan Prasarana 6 Pengelolaan

7 8 9

7 Tenaga Kependidikan 8 Pendidik 9 Pembiayaan

10 Partner Institusi LN + DN 11 Sertifikasi Kompetensi Keahlian 12 Business Center /Teaching Factory

.5 Demand for job-skills is changing 15 10 Percentile Change Demands for Job-Skills is Changing Rapidly 5 0 -5 -10 Expert Thinking Complex Communication Routine Manual Routine Cognitive Non-routine Manual Years 196 9 197 4 197 9 198 4 198 9 199 4 199 8 5 Source: Autor.” Quarterly Journal of Economics. Levy. and Murnane (2003) “The Skill Content of Recent Technological Change: An Empirical Exploration.

2001 Y: wages. YS: years of schooling. X: years of experience. F: family background .6 Skills & the labour market (1971) F YS TCS y X Gintis 1971 et Bowles et al. TCS:total cognitive skills.

F: family background . SCS: schooling cognitive skills. YS: years of schooling. X: years of experience.7 Skills & the labour market (2007) F YS SCS y Pasche 2007 X y: wages.

F: family background .8 Skills & the labour market (2007) F NSCS YS SCS y Pasche 2007 X y: wages. NSCS: non-schooling cogntive skils. X: years of experience. SCS: schooling cognitive skills. YS: years of schooling.

9 .

ICT Worker Taxonomy 10 Profess ion 74 Profess ion 33 Profess ion 84 Profess ion 10 .

11 .

12 .

13 .

14 .

pengetahuan yang sesuai situasi. siap pakai. Interdisciplinary Kaku dalam satu bagian Konvergent– Pemikiran reproductive Divergen – Berpikir kreatif Test Standar. berstruktur kognitif. Terpisah antara belajar dan testing Test Individual.Pembelajaran Traditional vs Pembelajaran berbasis teknologi digital Traditional. ilmu dibatasi dengan pembatas kaku. Berubah tiap tahap. deskriptif Tertutup. Terbuka dari berbagai sumber. kombinasi dari pembelajaran dan 15 testing 15 .

1 Vision 0 Resources Resources The Value 0 of 1 0 0 Incentives Incentives Incentives 0 Motivation Motivation Motivation Motivation Motivation Motivation ??? Success Inconsistency Frustration Status Quo nervousness False Start poorness Skills Skills Skills Skills Action Plan Action Plan Action Plan Action Plan Action Plan Vision Vision Vision Vision Resources Resources Resources Incentives Incentives Skills Skills Action Plan Vision Resources Incentives .

17 .

sehingga komunikasi antara guru dan siswa di fasilitasi melalui bahan cetak. dan media-media lain Moore. 1973 Suatu metode pembelajaran yang menggunakan alat komunikasi antara tenaga pengajar dengan siswa. media elektronik.e-Pembelajaran Suatu metode pembelajaran di mana proses pengajaran baik secara tatap muka atau secara terpisah dari proses belajar. & Rigby. Christensen. ditambah adanya interaksi antar siswa dalam proses pembelajaran McKenzie. 1968 18 .

and professional Learning connects learners with experts. ee-Learning is collaborative. colleagues. anytime.. peers. 19 . e-Learning is using the power of the network to enable learning. On-line experts. and career at that very moment. Every e-learner selects activities from a personal menu of learning opportunities most relevant to her background. e-Learning is individual. eLearning connects learners with experts. Because people learn from one another. in real time. enabling the elearner to select a favored format or learning method or training provider e-Learning is using the power of the network to enable learning. e-Learning is comprehensive. both in and outside your organization. best sources.. anytime. e-Learning provides learning events from many sources. anywhere. and professional peers. e-Learning is dynamic. e-Learning is collaborative. colleagues. both in and outside your organization. quick-and-dirty approaches for emergencies. Today's content. job.Karakteristik e-learning 1. Because people learn from one another. anywhere.

5. 2. Memperkaya pembelajaran : memungkinkan adanya dimensi-dimensi tambahan. anybody dan anything Kaya dengan metodologi seperti virtual classroom. pembayaran. 7. efek-efek khusus dll Membuat lebih valid. karena telah melalui siklus evaluasi dan revisi Mandiri. bisa meningkatkan rasio guru dan siswa mudah dijangkau. anywhere.Peranan Teknologi dalam e-Pembelajaran 1. 1996 20 . monitoring proses pembelajaran . 6. 4. fokus pada siswa bukan guru atau institusi. dan penyimpanan data dan hasil belajar Hackbart. simulation dan self-paced instruction Menyatu dengan fungsi administrasi seperti registrasi. siswa dapat memilih proses belajar yang paling sesuai Ekonomis. anytime. testing. 3.

Sasaran pengembangan ePembelajaran adalah semua SMK. Pembelajaran ICT. serta implementasi digital library. Mengembangkan e-Pembelajaran sebagai bagian methoda pembelajaran untuk Bahasa.Tujuan dan Sasaran 1. 2. Mengembangkan e-Pembelajaran sebagai salah satu metode pembelajaran yang berbasis teknologi informasi di SMK. pengembangan kepribadian. 3. 21 . khususnya SMK RSBI dan SMK ICT Center. Sain.

jarak dan waktu. Pemanfaatan jasa teknologi elektronik. hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan 22 . Dimanfaatkan untuk melihat jadwal pembelajaran. 4. kurikulum. Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan computer network) 3. oleh guru dan siswa dan sesama siswa atau sesama guru sehingga dapat berinteraksi atau berkomunikasi dengan relatif mudah tanpa dibatasi protokoler. dan sistem pendidikan jarak jauh : 1. tempat. Menggunakan bahan ajar bersifat mandiri (self learning materials) disimpan di komputer sehingga dapat diakses oleh guru dan siswa kapan saja dan di mana saja saat diperlukan.Karakteristik e-Pembelajaran secara tatap muka. 2.

5. Guru dan siswa dapat menggunakan bahan ajar atau petunjuk belajar yang terstruktur dan terjadual melalui internet. 7. antara lain : . Berubahnya peran siswa yang bisanya pasif menjadi aktif. Baik guru maupun siswa dapat melakukan diskusi melalui internet yang dapat diikuti dengan jumlah peserta yang banyak sehingga menambah ilmu pengetahuan dan wawasan yang lebih luas. 6. sehingga keduanya bisa saling menilai sampai seberapa jauh bahan ajar yang telah dipelajari 3. 4.1. Siswa dapat belajar atau me-review bahan ajar setiap saat dan di mana saja kalau diperlukan mengingat bahan ajar tersebut telah tersimpan di komputer. tempat dan waktu. 2. Bila siswa memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan ajar yang dipelajarinya ia dapat melakukan akses di internet secara mudah. Misalnya bagi yang tinggal jauh dari sekolah 23 Kelebihan e-Pembelajaran. Tersedianya fasilitas moderating di mana guru dan siswa dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas internet secara reguler atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan dengan tanpa dibatasi jarak. Relatif lebih efisien.

5. 7. mereka yang sudah lanjut tetapi masih ingin belajar dan lain-lainya. 6. 24 . Mendorong peserta didik berjiwa mandiri. Mempercepat terjadinya proses belajar dan mengajar yang mendasarkan diri pada student learning approach 2. Mendorong proses belajar mengajar menjadi lebih efisien 4.Kelebihan pemanfaatan e-Pembelajaran dalam proses belajar mengajar : 1. Menjadikan komputer sebagai alat bantu penyelesaian administrasi. Menumbuhkan kreatifitas berfikir 3. Memberikan rasa keadilan pada masyarakat. 8. Misalnya mereka yang cacat. Memotivasi peserta didik giat belajar . mereka ingin belajar tetapi tidak mempunyai waktu yang teratur untuk mengikuti pembelajaran. Mengatasi kekurangan tenaga pendidikan dan meningkatkan efisiensi.

5. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis/komersial. Siswa yang tidak punya motivasi tinggi cenderung akan gagal 6. Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet ( termasuk ketersediaan listrik. kini dituntut mengetahui teknik pembelajaran menggunakan IT. PBM cenderung ke arah pelatihan dari pada pendidikan 4. Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya “nilai” atau values dalam proses belajar mengajar.Kekurangan e-Pembelajaran 1. Kurangnya tenaga yg mengetahui dan memiliki ketrampilan ICT. Kurangnya interaksi antara guru dan peserta didik atau bahkan antar siswa sendiri. 2. 3. 8. Kurangnya penguasaan bahasa komputer 25 . Berubahnya peran guru yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional. telepon atau komputer) 7.

5. pengganti (replacement). 4. Pembelajaran campuran mengkombinasikan metode pendidikan konvensional 2. emporium dan model buffet. Model emporium adalah apabila tatap muka formal total diganti dengan aktifitas e-Learning. Peserta didik mengikuti proses pembelajaran dengan menentukan alurnya sendiri dengan memanfaatkan beberapa metode pembelajaran. Model buffet adalah metode yang fleksibel . 6. Model emporium ditunjang dengan penyediaan sumbersumber pembelajaran yang dapat diakses secara bebas dan mendukung siswa melakukan pembelajaran berbasis masalah. Empat model blended learning yaitu sebagai tambahan (supplement). (tatap muka) dengan pembelajaran yang ditunjang dengan adanya teknologi. Model pengganti (replacement) yaitu apabila beberapa metode tatap muka diganti dengan aktifitas dan komunikasi melalui e-learning. Model tambahan (supplement) apabila metode pembelajaran tradisional (tatap muka) masih menjadi pokok atau intinya.Pembelajaran campuran (blended learning) 1. 26 . ditunjang dengan aktivitas melalui ePembelajaran. 3.

emporium dan 4. pengganti (replacement). model buffet.Model Pengembangan ePembelajaran e_Pembelajaran menggunakan 4 model blended learning : 1. 27 . sebagai tambahan (supplement). 2. 3.

Pengendali Org Kepegawaian Org Pengawas Koordinator TIK Komite Stakeholder TIK 28 .Manajemen & Pemetaan Aktivitas e-Pembelajaran Perencanaan Penganggaran Pembangunan Operasional isasi Manajemen SDM Org Tata Organisasi Org. Perencana Unit TIK lokal Org.

Transformasi Institusi Pembelajaran Seiring Pengembangan Peran Strategis ICT Prerequisite System Core Front Office System Support Back Office System New Frontier System ICT as Skills and Competencies 3 1 ICT as Source of Knowledge ICT as Education Infrastructure 4 6 2 ICT as Education Tools ICT as Integrated Administration System 5 ICT as Decision Support System 8 ICT as Education Enablers 29 .

Melibatkan pengguna sistem 2. Membagi (share) sistem tersebut 10. Merancang secara bertahap termasuk aktifitasnya 4. Mengelola proses dan proyek dengan kontinyu 7.Mendesain sistem untuk pertumbuhan dan perubahan 30 .Prinsip-prinsip mendasar pengembangan sistem 1. Jangan takut membatalkan atau merevisi lingkup 9. Membuat standar 6. Menggunakan pendekatan pemecahan masalah 3. Membenarkan sistem informasi sebagai investasi 8. Mendokumentasikan sepanjang pengembangan 5.

file sharing and Calendar Services 5.Training for student.Technical support for ICT curriculum development 2. Develop policy for class room technology adoption 6. Implement School directory . student access points 6.Provide help desk 6. Provide broadband internet access for innovation & Increase information accessibility Objectives 1.Technical support for end-user 5.STRATEGI PENGEMBANGAN Improve academic environment Objectives 1. Create distance learning capability 3. and community 4.Provide School network 2. Develop connection to source Provide support and services Objectives 1. Access to global network 3. Provide high-end computing facility for innovation 5.Dev. Increase IT lab capacity 4.Build network operation 4.Data processing support to community 31 . staff.Consulting services and collaboration for ICT development 3. Create IT-based instructional material 2.Facilitate off-school access 7.

silabus. papan pengumuman yang menyediakan informasi (perubahan jadual belajar. metode pengajaran. Frequently Asked Questions (FAQ). Informasi tentang unit-unit terkait dalam PBM. 4. situs-situs bermanfaat. mailing list (millist) diskusi. Sarana untuk sharing file dan direktori dalam kelompok. sumber-sumber referensi pengerjaan tugas. profil dan kontak pengajar. Sistem ujian online dan pengumpulan feed back. bahan presentasi. 2. Tujuan dan sasaran. tugas. Kemudahan akses ke sumber referensi. Forum diskusi online. 3. Sarana untuk melakukan kerja kelompok. jadual ujian. daftar referensi atau bahan bacaan. 5.1. Komunikasi dalam kelas. contoh ujian yang lalu. artikel-artikel dalam jurnal online. Diktat dan catatan. jadual belajar. informasi tugas dan deadline-nya). Fitur-fitur dalam sistem ePembelajaran 32 .

Modul pilihan (Choice) . 7. Modul chat. 8. Modul Jurnal. 4. 3. flash). 9. ppt. 33 . Modul Penugasan (Assignment). Modul Kuiz (Quiz). Modul forum. 5. Modul Bahan Pelatihan (Resource. Modul Survei. 6.Kelengkapan e-Pembelajaran agar tidak terjebak pada kecanggihan fasilitas 1. Modul workshop. video. 2.

peserta didik dapat meng-upload penugasan yang telah dikerjakan ke dalam server. Diskusi dapat 34 dikelompokkan sesuai tema flat atau urutan terlama dan Kelengkapan e-Pembelajaran agar tidak terjebak pada kecanggihan fasilitas ( 1 ) . semua kiriman menyertakan forto pengirim. HTML. mendukung URL. Modul chat. Semua sesi dapat direkam dalam log agar dapat dilihat di lain waktu. 3. Umpan balik diberikan oleh pengajar ke dalam halaman setiap peserta didik . images. Modul Penugasan (Assignment). Modul forum. berita khusus. di antaranya forum khusus pengajar.1. Menyediakan berbagai macam forum. dapat menyertakan gambar atau foto pada jendela chat. Setiap penugasan seluruh kelas dapat memberikan penilaian atau komentar. forum terbuka dalam sebuah urutan sesuai kiriman pengguna. Modul ini memungkinkan interaksi sinkron (waktu yang bersamaan) yang berbentuk teks. Modul dikelompokkan berdasarkan tanggal pengumpulan dan urutan penilaian tugas. Pengajar dapat memberikan penugasan baru terkait dengan penugasan sebelumnya 2.

• Modul Kuiz (Quiz). 35 . Pengajar dapat melihat polling dan melihat pilihan peserta . Privasi jurnal dapat diatur agar hanya dapat diakses oleh pengajar dan peserta didik. • Modul Jurnal. Modul pilihan (Choice) . Untuk jurnal tertentu seluruh kelas dapat memberikan penilaian dalam formulir yang tersedia. Peserta didik dapat diberikan izin untuk melihat grafik hasil polling secara up to date. Pertanyaan dikelompokkan katagorinya untuk memudahkan akses. modul ini untuk mendapatkan umpan balik dari para peserta didik. Seperti sebuah polling.Kelengkapan e-Pembelajaran agar tak terjebak pada kecanggihan fasilitas (2) 4. kuis dapat diatur ulang dalam waktu tertentu dan otomatis dapat dinilai. Pengajar membuat data base pertanyaan agar dapat digunakan pada kuis yang berbeda. Setiap masukan jurnal dapat dimulai dengan pertanyaan terbuka .

lalu menyediakan dokumen contoh agar peserta didik dapat berlatih memberikan penilaian. Kelengkapan e-Pembelajaran agar tak terjebak pada kecanggihan fasilitas (3) 36 . Power Point. File dapat di-upload dan dikeloladalam server. Bahan pelatihan eksternal di web dapat di-link atau disertakan dalam interface. • Modul workshop. Pengajar mengelola serta mengelompokkan penilaian yang ada ke dalam tingkatan. Modul resource mendukung berbagai macam format (Word. Video. • Modul Survei. Audio dan sebagainya). Umpan balik dapat diperoleh dari peserta didik sebagai perbandingan dengan rata-rata kelas. Aplikasi web eksternal dapat di-link dengan disertai data tambahan. Alat survey disertakan dalam Moodle sebagai tool untuk menganalisis kelas online. Modul ini sangat fleksibel dan memungkinkan penilaian yg mendalam terhadap dokumen.7. Modul Bahan Pelatihan (Resource). Flash. laporan survey online selalu tersedia disertai dengan grafik .

Web Centric Course. termasuk dialog dan komunikasi untuk keperluan penugasan. Walaupun dalam proses belajarnya sebagian dilakukan dengan tatap muka yang biasanya berupa tutorial. diskusi. di mana sebagian bahan belajar. diskusi dan latihan dilakukan secara tatap muka. Internet juga berfungsi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas interaksi antara pengajar dengan siswa. atau kerja kelompok. konsultasi. penugasan. 2. yaitu pemanfaatan internet untuk menunjang kegiatan belajar mengajar tatap muka. dan latihan disampaikan melalui internet. Web Enhanced Course.Bentuk Pemanfaatan Internet 1. ialah penggunaan internet untuk keperluan pembelajaran. 37 . sedangkan ujian dan sebagian konsultasi. 3. tetapi prosentase tatap muka tetap lebih kecil dibandingkan dengan prosentase proses belajar melalui internet. diskusi. namun hubungan atau komunikasi antara peserta didik dengan pengajar bisa dilakukan setiap saat. latihan dan ujian sepenuhnya disampaikan melalui internet. Peranan internet adalah untuk menyediakan sumber belajar dengan memberikan hubungan (link) ke berbagai sumber belajar yang yang bisa diakses secara online. penugasan. diskusi. Web Course. konsultasi. Siswa dan guru sepenuhnya terpisah. di mana seluruh bahan belajar. konsultasi.

3.Content e-Pembelajaran 1. Dalam menyusun content e-Pembelajaran. Windows. diantaranya yang populer adalah Moodle (Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment). Ada banyak perangkat lunak. Mac OS X dan sistem lain yang mendukung PHP. diperlukan software yang mendukungnya. Moodle merupakan perangkat lunak open source yang gratis. Database yang terbaik bagi Moodle adalah MySQL walaupun tidak menutup kemungkinan dapat pula mempergunakan program database lain seperti Oracle. Linux. Moodle adalah perangkat lunak yang berguna untuk membuat bahan ajar pada kursus/pelatihan/pendidikan berbasis internet. 5. 2. 4. dan dapat bekerja tanpa modifikasi pada Unix. 38 . Acces dan lain-lain.

3. diskusi dan kolaborasi antar sesama pengguna Moodle.Fitur Moodle 1. peneliti. desainer intsruksional dan developer perangkat lunak.moodle. Karena bersifat freeware maka masukan pengembangan berdatangan dari masyarakat yang lebih luas dengan situasai pengajaran yang berbeda. Fitur penting Moodle dapat dilihat di www. 39 .org. 2. Situs ini berfungsi sebagai pusat informasi. di antaranya administrator sistem. para pengajar.

Pelayanan e_Pembelajaran di SMK RSBI/ ICT Center Software Development Contents Development ICT’s Infrastuctures Knowledge Management ICT Center/ SMK RSBI & Partners Education & Training Design & Product Government & Community Perakitan e_Pembelajaran Services Teaching Factory Innovation Companies and Industry (SMEs) System Integration Multimedia Design Other schools ITS. 2004 .

41 . world wide web. mengembangkan mandiri program pembelajaran sesuai dengan kebutuhan (tailor-made).Pengembangan menggunakan sepenuhnya fasilitas internet yang telah ada. dengan menggunakan bahasa pemrograman. milis (miling list) dll. IRC (internet relay chat). 2. touchboard dll. TopClass. Webfuse. 3. seperti WebCT. menggunakan software pengembang program pembelajaran internet (Web-Course Authoring Tools). 1. seperti e-mail. search engine.

Contoh Struktur •Informasi umum •Informasi umum •Persyaratan dan tata cara •Persyaratan dan tata cara mengikuti pelajaran mengikuti pelajaran •Jadwal •Jadwal •SDM •SDM •Pengumuman •Pengumuman •FAQ •FAQ •Sumber-sumber belajar •Sumber-sumber belajar •Materi pelajaran •Materi pelajaran •Study guide •Study guide • Pembelajaran tatap muka • Pembelajaran tatap muka •Diskusi •Diskusi •Kolaborasi •Kolaborasi •Presentasi •Presentasi •Konferensi •Konferensi •Kuis •Kuis •Latihan •Latihan •Penugasan •Penugasan •Tes •Tes •Ujian akhir •Ujian akhir Informasi Informasi Bahan belajar Bahan belajar Home Page Home Page Pembelajaran/ Pembelajaran/ komunikasi komunikasi Penilaian Penilaian 42 .

Sebagai TUK bidang ICT di SMK. Portal Data SMK. Locos Pencitraan ICT di SMK. 10. 6. Peran ICT Center (SMK RSBI) dalam peningkatan mutu ePembelajaran di SMK 43 . Model implementasi pembelajaran berbasis ICT. 5. 2. 4. Hub dengan SMK lain di Kab/ Kota. 3.1. 8. Pengembangan dan model aplikasi sistem ICT di SMK. Teaching Factory bidang ICT. Training center bagi guru SMK di bidang ICT. Pengembangan materi dan even keunggulan lokal. 9. 7. Kontributor dan desiminator konten pembelajaran di SMK.

Mari kita petakan target ???? Planning without executing is merely a dream…… But Executing without planning can be 44 nightmare .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful