P. 1
Model Pembelajaran STM. [Compatibility Mode]

Model Pembelajaran STM. [Compatibility Mode]

|Views: 167|Likes:
Dipublikasikan oleh Dien Pitriawati

More info:

Published by: Dien Pitriawati on Jan 19, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2014

pdf

text

original

MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT

Prof. Dr. Anna Poedjiadi

• Arti : Kaitan antara sains dan teknologi serta manfaatnya bagi masyarakat. • Gagasan awal: Penelitian berjudul: “Pengaruh Media Visual Gambar terhadap peningkatan status gizi anak balita”. (tahun 1979). Penelitian ini mengaitkan antara sains, teknologi serta manfaatnya bagi masyarakat.

GAGASAN AWAL
: Nutrisi dan kesehatan : Media visual gambar Timbangan untuk balita • Masyarakat : Anak balita dan keluarganya Petugas puskesmas Pelaksana penimbangan: Ibuibu, siswa SD dan SMP • Diperkenalkan sebagai: pendekatan dalam pembelajaran. • Sains • Teknologi

HASIL KUNJUNGAN KE LN
• Tahun 1985.
– Sesudah 4 bulan melakukan studi di USA, beberapa negara Eropa dan Saudi Arabia, – Menghasilkan makalah yang disajikan pada Rapat Senat IKIP Bandung tgl 16 Des. 1985 dengan judul “Pendidikan IPA di sekolah dan dampaknya terhadap pengelolaan Program Pendidikan Guru. Sumbangan pikiran bagi pengembangan LPTK 1985-1995”

• Pendekatan STM dalam pembelajaran dikomunikasikan pada mahasiswa S2 dan S3 Program Pascasarjana IKIP Bandung melalui perkuliahan.

KONFERENSI INTERNASIONAL
• Dalam International Forum on Scientific and Technological Literacy for All di Paris tanggal 5 – 10 Juli 1993 yang dihadiri oleh utusan dari 93 negara termasuk Indonesia disepakati antara lain: • Di masing-masing negara hendaknya dibentuk Satuan Tugas Pengembangan Literasi Sains dan Teknologi. Pada akhir tahun 1994 dibentuk Satgas tersebut di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. • Pengembangan literasi sains dan teknologi hendaknya dilaksanakan melalui pendidikan baik formal maupun nonformal melalui pendidikan STM.

DARI PENDEKATAN KE MODEL
• Dari pendekatan STM menjadi model pembelajaran STM. • Model pembelajaran harus memiliki : tujuan, teori tertentu, pola pembelajaran dan evaluasi. Lihat Bruce Joyce dan Martha Weil. (1972). Model of Teaching.

• Dana terbatas. • Jadi penyebarluasan dilakukan melalui seminar-seminar. Penelitian dilakukan melalui skripsi, tesis dan disertasi.

• Model pembelajaran STM: • Tujuan : mengembangkan literasi sains dan teknologi • Teori : konstruktivisme, pragmatisme. • Pola pembelajaran: lihat bagan • Evaluasi : aspek proses, konsep, aplikasi dalam kehidupan, kreatif, sikap peduli, tindakan nyata

TAHAP 1

PENDAHULUAN: INISIASI/INVITASI/PERSEPSI/ EXPLORASI THD MAHASISWA

ISUE ATAU MASALAH

TAHAP 2

PEMBENTUKAN/ PENGEMBANGAN KONSEP

PEMANTAPAN KONSEP

TAHAP 3

APLIKASI KONSEP DLM KEHIDUPAN: PENYELESAIAN MASALAH ATAU ANALISIS ISUE

PEMANTAPAN KONSEP

TAHAP 4

PEMANTAPAN KONSEP

TAHAP 5

PENILAIAN

DASAR PEMIKIRAN
• Dasar pemikiran mengapa langkah-langkah ini diajukan: • Mencari isu/masalah memerlukan pemikiran, kreativitas, imajinasi. • Dihadapkan pada isu/masalah: memerlukan berpikir kritis -- meningkatkan kemampuan berpikir analitik, ketrampilan proses, kepedulian terhadap lingkungan/kebutuhan masyarakat, kemampuan menyelesaikan masalah, transfer belajar, membuat keputusan berdasarkan nilai. • Pemantapan konsep perlu untuk mencegah miskonsepsi.

KENDALA
• Kesulitan dan kendala:
– mencari isu atau masalah – menguasai materi yang terkait dengan konsep dan proses. – menyusun perangkat evaluasi – waktu

REKOMENDASI
• Rekomendasi : • perlu dibuat materi penunjang oleh para pakar yang tersedia sebagai booklets atau leaflets. • perlu membiasakan berdiskusi dengan teman sejawat guru untuk mencari isu di lapangan. • model STM yang ideal cukup dilaksanakan sekali dalam satu semester saja melalui topik yang sesuai. • kaitan antara sains, teknologi, masyarakat perlu sering dikemukakan pada peserta didik. • perlu melatih menilai sikap dan meneggunakan portofolio.

LITERASI SAINS & TEKNOLOGI
• Model STM dalam pendidikan merupakan upaya agar peserta didik memiliki literasi sains dan teknologi (LST).

• Seseorang yang memiliki Literasi Sains dan Teknologi: • menguasai konsep-konsep sains dan teknologi yang diperoleh di sekolah. • memiliki kemampuan menyelesaikan masalah menggunakan konsep-konsep sains. • mengenal teknologi di sekitar mereka dan memiliki apresiasi produk-produk teknologi. • mampu menggunakan produk teknologi, dapat memelihara dan sadar terhadap kemungkinan dampak negatif yang ditimbulkannya. • memiliki kreativitas membuat produk teknologi yang disederhanakan. • peduli terhadap masalah lingkungan dan mampu mengambil keputusan berdasarkan nilai.

Makalah yang berkaitan dengan literasi sains dan teknologi
• Pendidikan IPA dan Dampaknya terhadap Pengelolaan Program Pendidikan Guru. Sumbangan Pikiran bagi Pengembangan LPTK 1985 – 1995. Disampaikan pada Rapat Senat IKIP Bandung tgl 16 Desember 1985. • Kecenderungan Pendidikan Sains dan Teknologi di Masa Yang Akan Datang. Makalah disampaikan pada Seminar dan Lokakarya tentang Restrukturisasi dan Perubahan Kurikulum Pendidikan Menengah Umum Balitbang Dikbud. Jakarta 17 – 19 Januari 1990.

Makalah yang berkaitan dengan literasi sains dan teknologi
• Laporan tentang International Forum on Scientific and Technological Literacy for All (Project 2000+) kepada Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan Rektor IKIP Bandung. • Mewujudkan Literasi Sains dan Teknologi Melalui Pendidikan. Makalah disampaikan pada Seminar FPMIPA IKIP Bandung 23 September 1993.

Makalah yang berkaitan dengan literasi sains dan teknologi
• Konsep STS dan Pengembangannya Berdasarkan Kurikulum Sekolah. Makalah disampaikan pada Seminar Lokakarya Sains, Teknologi dan Masyarakat di PPPG IPA Bandung tgl 11 – 21 Januari 1994 • Literasi Sains dan Teknologi serta Pengembangannya di Indonesia. Makalah disampaikan pada temu Karya Pendidikan dan Musyawarah Nasional ISPI di Sawangan Bogor tgl 15 – 18 Juni 1994.

Makalah yang berkaitan dengan literasi sains dan teknologi
• Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat dalam Pendidikan sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Sains dan Teknologi. Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Hasil Penelitian Pendidikan MIPA ke III pada tgl 25 – 27 Juli di Ujung Pandang. • Pembaharuan Pandangan dalam Pendidikan Sains. Makalah disampaikan pada Penyuluhan Pelaksanaan Pengajaran di SMU Berdasarkan Kurikulum 1994 Bagi Guru Kimia se Jawa Barat di Bandung tgl 20 Desember 1994.

Makalah yang berkaitan dengan literasi sains dan teknologi
• Kecenderungan Global Pendidikan Sains Dewasa Ini. Tulisan dimuat dalam harian Kompas 2 November 1994. • Strategi Pengembangan Literasi Sains dan Teknologi melalui Pendidikan Luar Sekolah. Makalah disampaikan pada Temu Konsultasi untuk Memasyarakat- kan Gerakan Nasional Pendidikan Dasar 9 Tahun dan Pemberantasan Buta Huruf tgl 16 – 19 di Tretes, Malang.

Makalah yang berkaitan dengan literasi sains dan teknologi
• Memperkenalkan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat dalam Pendidikan Sains. Makalah disampaikan pada kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat IKIP Bandung di Sukabumi tgl 17 – 18 Desember 1995. • Upaya Pendidikan dalam Mengembangkan Literasi Sains dan Teknologi bagi Masyarakat. Makalah disampaikan pada Seminar Sains Teknologi dan Masyarakat untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kepedulian Masyarakat terhadap Lingkungan. Diselenggarakan oleh Himpunan Sarjana Pendidikan IPA Indonesia dan Program Pasca Sarjana IKIP Bandung tgl 10 Juni 1996.

Makalah yang berkaitan dengan literasi sains dan teknologi
• Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia melalui Literasi Sains dan Teknologi bagi Masyarakat. Makalah disampaikan pada Seminar Literasi Sains dan Teknologi, Badan Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta 13 Agustus 1996. • The Effectiveness of Science Technology Society Approach in Developing the Scientific and Technological Literacy of Lower Secondary School Students. Paper presented at the 8th Symposium of International Organization for Science and Technology Education (IOSTE), Alberta, Canada. August 17 – 22, 1996.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->