ACUTE KIDNEY INJURY

Pembimbing : Dr. Dedi N,Sp.PD

ACUTE KIDNEY INJURY
Gagal ginjal akut menurut Van Biensen dkk (2006) serta Murray & Palevsky (2007), secara tradisional dapat dibedakan secara: konseptual klinik

(1999). .Weisberg dkk (1994).DEFINISI KLINIK Definisi GGA yang paling sederhana diajukan oleh Shwab dkk (1989).5 mg/dl yang terjadi dalam 24 jam. yaitu peningkatan kreatinin serum sebesar 0. Solomon dkk (1995). Steven dkk. Tepel dkk (2000).

dalam beberapa jam sampai minggu. diikuti dengan kegagalan ginjal untuk mengeksresikan sisa metabolik nitrogen dengan atau tanpa disertai terganggunya keseimbangan cairan dan nitrogen. .DEFINISI KONSEPTUAL Secara tradisional GGA adalah penurunan fungsi ginjal mendadak.

yaitu kenaikan kadar kreatinin serum >0.RISK Adalah jika kadar kreatinin serum meningkat 1. Selanjutnya Mehta dkk (2007) menambahkan satu criteria lain.5 kali lebih tinggi atau Laju Filtrasi Glomerolus (LFG) menurun lebih dari 25% dibandingkan sebelumnya.5cc/kgBB/jam selama 6 jam. Criteria lainnya adalah produksi urin menurun menjadi <0.3 mg/dl. . tanpa melihat kadar sebelumnya.

INJURY Adalah jika terjadi penurunan produksi urin (<0. Pada tahap ini sudah mulai terlihat gejala klinik AKI. Pada tahap ini telah terjadi gangguan (injury) pada ginjal yang mungkin akan menimbulkan AKI yang menetap.5 cc/kgBB/jam) selama 12 jam. . atau kadar kreatinin meningkat 2 kali lipat lebih tinggi. atau LFG menurun 50%.

3 cc/kgBB/jam berlangsung selama 24 jam atau anuria selama 12 jam . produksi urin menurun menjadi <0. atau penurunan LFG >75%.FAILURE Jika kadar kreatinin meningkat 3 kali dibandingkan kadar sebelumnya.

jika penurunan fungsi ginjal menetap lebih dari 3 bulan maka disebut End-Stage Renal (E). Jika penurunan fungsi ginjal menetap lebih dari 4 minggu maka ini disebut Loss (L).LOSS DAN END STAGE FAILURE Kedua kriteria ini digunakan untuk menetapkan prognosis penurunan fungsi ginjal. .

KLASIFIKASI (MENURUT LOKASI) sebelum ginjal (pre-renal) di dalam ginjal (renal/instrinsik) atau sesudah ginjal (post renal). .

kardiomiopati. gagal jantung. . diaphoresis Peritoneum: darin pasca operasi Berkurangnya volume efektif pembuluh darah (cardiac Output) Infark miokard. diare Ginjal : diuretik Kulit : luka bakar. emboli paru. disfungsi katup. aritmia.ETIOLOGI(PRERENAL) Berkurangnya volume cairan Dehidrasi Pendarahan Gastr-intestinal : muntah. hipertensi pulmonal. perikarditis (konstruktif atau tamponade jantung). penggunaan ventilator.

syok vasodilator (sepsis. laserasi thrombus) Vena renalis (thrombus intravaskuler. gagal hati). peritonitis. malnutrisi). asites. infiltrasi tumor) . embolus. pancreatitis. rabdomiolisis.Redistribusi cairan Hipoalbuminemia (sindroma nefrotik. sirosis hepatic. Obstruksi renovaskuler Arteri-renalis (stenosis intravaskuler. obat-obatan vasodilator.

Nekrosis Kortikal Akut . iskemia. glomerulonefritis membranoproliferatif. infeksi. hemolitik uremic syndrome. vaskulitis sistemik. toksin.TTP. krioglobulinemia. Oklusi mikrokapiler/ glomerular Emboli kolesterol. toksin. DIC. metabolic. Nefritis Interstitial Obat-obatan. obstruksi intratubeler. syok septic. idiopatik. penyakit autoimun Glomerolonefritis akut Pasca infeksi.ETIOLOGI (RENAL) Tubular Nekrosis Akut Obat-obatan.

tumor. . Obstruksi kandung kemih atau uretra Tumor atau BPH. tumor kandung kemih. obstuksi folley kateter. nekrosis papilla ginjal. prolaps uteri. bekuan darah. perdarahan /fibrosis retroperitoneum Instrinsik : batu.ETIOLOGI (RENAL) Obstruksi ureter Ekstrinsik : tumor.

GEJALA KLINIS (PRERENAL) Dizziness Dry mouth Low blood pressure (hypotension) Rapid heart rate Slack skin Thirst Weight loss .

.

. hematurias dan leukosituria. berat jenis urin <1. Na urin >20 meq/L. perfusi renal dan masukan protein.020. <400 mOsm/kg. Serum kreatinin meningkat pada kerusakan glomerulus. Peningkatan BUN dan kadar kreatinin.Perubahan Urinalisa Proteinuria. Terdapat peningkatan yang tetap dalam BUN dan laju peningkatannya tergantung pada tingkat katabolisme (pemecahan protein). Osmolalitas urin.

Hiperkalemia menyebabkan disritmia dan henti jantung.Hiperkalemia. Pasien yang mengalami penurunan laju filtrasi glomerulus tidak mampu mengekskresikan kalium seluler ke dalam cairan tubuh. Asidosis metabolic. Selain itu. Sehingga asidosis metabolic progresif menyertai gagal ginjal akut. . Hal ini ditunjukkan oleh adanya penurunan kandungan karbon dioksida darah dan pH darah. mekanisme buffer ginjal normal turun. Pasien oliguria akut tidak dapat mengeliminasi muatan metabolik seperti substansi jenis asam yang terbentuk oleh proses metabolik normal. menyebabkan hiperkalemia berat (kadar serum K+ tinggi).

Abnormalitas.Peningkatan konsentrasi serum fosfat mungkin terjadi. serum kalsium mungkin menurun sebagai respon terhadap penurunan absorbsi kalsium di usus dan sebagai mekanisme kompensasi terhadap peningkatan kadar serum fosfat. . Ca++ dan PO4.

. biasanya dari saluran GI. Rontgen Thorax. Anemia yang menyertai gagal ginjal akut merupakan kondisiyang tidak dapa dielakkan sebagai akibat dari penurunan produksi eripoetin.Anemia. Dapat ditemukan udem pulmo. lesi gastrointestinal uremik. penurunan usia sel darah merah dan kehilangan darah.

juga dibatasi. Penderita dianjurkan untuk menjalani diet kaya karbohidrat serta rendah protein. natrium dan kalium.PENATALAKSANAAN Asupan cairan dibatasi dan disesuaikan dengan volume air kemih yang dikeluarkan. Asupan garam dan zat-zat yang dalam keadaan normal dibuang oleh ginjal. Antibiotik bisa diberikan untuk mencegah atau mengobati infeksi .

Indikasi dilakukannya dialisa adalah : Keadaan mental menurun Perikarditis Hiperkalemia Anuria Cairan yang berlebihan Kadar kreatinin > 10 mg/dL dan BUN > 120mg/dL. .

LANGKAH 1 Mengenal kondisi yang dihadapi : Menentukan diagnosis secara dini dan benar Menetukan etiologi Mengenal komplikasi LANGKAH 2 Pada tahap mana AKI yang dihadapi ? risk.injury.failure Memilih jenis pengobatan yang tepat waktu. yaitu terapi konservatif (suportif) dan terapi penganti ginjal . sangat tergantung pada tahap AKI apa yang dihadapi.. LANGKAH 3 Memilih pengobatan yang tepat Secara garis besar ada dua jenis pengobatan untuk AKI.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful