Anda di halaman 1dari 6

| | | | | | | | 

| |
? | | | | | | 
?

| |
? | | | | | | 
?

| |
? | |? | | | | 
| | | | | | |
ô 
  | 

| | | | | | |
|||||| ||  | 

| | |

| | | | | 
| | | || |||
 | | | 
| | | | " | | |

| 

 
| | | | | | 
| | | | | | 
| | | | | | 
| | | | | | 
| | | | | | 
© 


   
| ???
? ?  ? ?
?  ?   ?? 
?Sajak akhir
berirama a ± a ; b ± b; c ± c dst. Isinya merupakan nasihat yang cukup jelas yakni menjelaskan
atau menampilkan suatu sebab akibat?
 ??
Kurang pikir kurang siasat (a)
Tentu dirimu akan tersesat (a)
Barang siapa tinggalkan sembahyang ( b )
Bagai rumah tiada bertiang ( b )
Jika suami tiada berhati lurus ( c )
Istri pun kelak menjadi kurus ( c )


Syair adalah puisi lama yang berasal dari Arab. Setiap bait terdiri dari 4 baris, Setiap baris
terdiri dari 8 ± 12 suku kata dan bersajak a ± a ± a ± a.
Contoh :
Pada zaman dahulu kala (a)
Tersebutlah sebuah cerita (a)
Sebuah negeri yang aman sentosa (a)
Dipimpin sang raja nan bijaksana (a)
Negeri bernama Pasir Luhur (a)
Tanahnya luas lagi subur (a)
Rakyat teratur hidupnya makmur (a)
Rukun raharja tiada terukur (a)
Raja bernama Darmalaksana (a)
Tampan rupawan elok parasnya (a)
Adil dan jujur penuh wibawa (a)
Gagah perkasa tiada tandingnya (a)

ô 
Adalah puisi Melayu asli yang cukup mengakar dan membudaya dalam masyarakat.
Setiap bait terdiri 4 baris, Baris 1 dan 2 sebagai sampiran, baris 3 dan 4 merupakan isi.
Bersajak a ± b ± a ± b dan setiap baris terdiri dari 8 ± 12 suku kata.
Contoh :
Ada pepaya ada mentimun (a)
Ada mangga ada salak (b)
Daripada duduk melamun (a)
Mari kita membaca sajak (b)


 
ô  ô
Adalah pantun berkait yang tidak cukup dengan satu bait saja sebab pantun berkait merupakan
jalinan atas beberapa bait. 
Baris kedua dan keempat pada bait pertama dipakai sebagai baris pertama dan ketiga bait
kedua.
Baris kedua dan keempat pada bait kedua dipakai sebagai baris pertama dan ketiga bait ketiga.
Contoh :
Lurus jalan ke Payakumbuh,
Kayu jati bertimbal jalan
Di mana hati tak kan rusuh,
Ibu mati bapak berjalan
Kayu jati bertimbal jalan,
Turun angin patahlah dahan
Ibu mati bapak berjalan,
Ke mana untung diserahkan.

ô 
Talibun adalah pantun jumlah barisnya lebih dari empat baris, tetapi harus genap misalnya 6,
8, 10 dan seterusnya.
Jika satu bait berisi enam baris, susunannya tiga sampiran dan tiga isi.
Jika satiu bait berisi delapan baris, susunannya empat sampiran dan empat isi.
Jadi, Apabila enam baris sajaknya a ± b ± c ± a ± b ± c.
Bila terdiri dari delapan baris, sajaknya a ± b ± c ± d ± a ± b ± c ± d
Contoh :
Kalau anak pergi ke pekan
Yu beli belanak pun beli sampiran
Ikan panjang beli dahulu
Kalau anak pergi berjalan
Ibu cari sanak pun cari isi
Induk semang cari dahulu.


ô ô 
Setiap bait terdiri dari 2 baris. Baris pertama merupakan sampiran, baris kedua merupakan isi.
Bersajak a ± a. Setiap baris terdiri dari 8 ± 12 suku kata
Contoh :
Dahulu parang, sekarang besi (a)
Dahulu sayang sekarang benci (a)
ô 
Bersifat lisan, sakti atau magis. Berirama akhir abc-abc, abcd-abcd, abcde-abcde. Adanya
perulangan. Metafora merupakan unsur penting. Bersifat esoferik (bahasa khusus antara
pembicara dan lawan bicara) dan misterius. Lebih bebas dibanding puisi rakyat lainnya dalam
hal suku kata, baris dan persajakan.
 ?
Assalammu¶alaikum putri satulung besar
Yang beralun berilir simayang
Mari kecil, kemari
Aku menyanggul rambutmu
Aku membawa sadap gading
Akan membasuh mukamu

 
Ialah perbandingan dan kiasan lama, yang berbentuk kalimat atau ungkapan tetap.
merupakan jenis peribahasa yang memiliki arti lugas, memiliki irama dan rima, sehingga
sering digolongkan ke dalam bentuk 0 .
Contoh bidal:
Jika kail panjang sejengkal, jangan laut hendak diduga.


yaitu puisi lama yang terdiri dari delapan baris sebait (sama dengan stanza atau oktaaf).
Contoh :
Kekasihku seperti senyawa pun adalah terkasih,termulia juga
Dan nyawaku pun,mana daripada nyawa itu jauh ia juga
Jika 1000 tahun lamanya pun hidup ada sia-sia juga
Hanya jika pada nyawa itu hamper dengan sedia suka juga
dan menghilangkan cintanya pun itu kekasihku yang setia juga
?

yaitu puisi lama yang terdiri dari empat baris sebait (samadengan kuatrin). Skema
persajakannya adalah a-a-b-a dan berisi tentang nasihat, puji-pujian atau kasih sayang.
Contoh:
Subhanahu allah apa segala hal manusia
Yang tubuhnya dalam tanah jadi duli yang sia
Tanah ini kujadikan tubuhnya kemudian
yang ada dahulu ada padanya terlalu mulia

ô
yaitu puisi lama yang terdiri dari lima baris sebait (sama dengan quin)
Contoh :
Jikalau kulihat dalam tanah pada ihwal sekalian ihsan,
Tiada kudapat bedakan pada antara rakyat dan sultan,
Fana juga sekalian yang ada,dengarkan yang allah selalu berfirman,
Kullu man`alaiaha fanin,yaitu,
Barang siapa yang ada di dalam bumi itu fana juga


yaitu puisi lama yang terdiri dari duabelas baris sebait.
Contoh:

Sukar hendak menyelami


Perasaan dan hati wanita
Sama seperti sulitnya
Memahami bahasa ombak
Berdiri di tepian pantai
Aku terpesona oleh keindahan laut
Tiupan bayu serta
Lambaian pohon-pohon kelapa
Namun menatap wajah wanita
Aku tergoda oleh senyumannya
Yang menyalakan rindu
Seperti terdapat banyak wanita
Maka begitulah pula
Ada ramai lelaki
Namun ketiadaan wanita
Mampu menukarkan dunia
Menjadi sebuah padang sepi
Yang kosong dan bisu
Terima Kasih wanita
Tanpamu
Aku tak akan lahir ke alam ini!

?
Adalah jenis puisi melayu lama yang berasal dari arab ±parsi. Puisi ini berisi puji pujian
tentang tingkah laku seseorang yang mulia. Skema rima berpasangan ( aa-bb-cc )
Contoh??
UMAR
Umar yang adil dengan perinya
Nyatalahpun adil sama sendirinya
Dengan adil itu anaknya dibunuh
Itulah adalat yang benar dan sungguh
Dengan bedah antara isi alam
Ialah yang besar pada siang dan malam
Lagi pun yang menjauhkan segala syar
Imamu`ilhak di dalam kandang mahsyar
Barang yang hak tat`ala katakan begitu
Maka katanya sebenarnya begitu
?