Anda di halaman 1dari 31

Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10


SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

GARY YUKL
EDISI KELIMA
KEPEMIMPINAN
DALAM ORGANISASI

1
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
BAB 1
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

PENDAHULUAN SIFAT
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan adalah subyek yang
telah lama menarik perhatian banyak
orang. Istilah yang mengkonotasikan Sebagian besar gambaran
citra individual yang kuat dan dinamis sejarah kita adalah kisah
yang berhasil memimpin dibidang tentang para pemimpin militer,
kemiliteran, memimpin perusahaan politik, agama dan sosial yang
yang sedang berada dipuncak
kejayaan, atau memimpin negara. dipuji atau dipersalahkan dalam
suatu peristiwa sejarah yang
Istilah ini juga sering dipakai untuk
penting, meskipun kita tidak
menggambarkan tentang keberanian terlalu mengetahui bagaimana
dan kemampuan memimpin dalam peristiwa itu terjadi atau
berbagai legenda dan mitos. seberapa besar pengaruh
kepemimpinannya.
2
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
DEFINISI KEPEMIMPINAN
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

 Istilah Kepemimpinan “Sepertinya, konsep kepemimpinan


adalah kata-
kata-kata yang diambil dari kata-
kata- selalu kabur atau kembali menjadi tidak
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

kata umum dipakai dan merupakan jelas karena artinya yang kompleks dan
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

gabungan dari kata ilmiah yang tidak mendua.. Jadi kita harus berjanji untuk
mendua
didefinisikan kembali secara tepat.
tepat. Maka menemukan dan menghentikan
kata ini memiliki konotasi yang tidak ada perkembangan istilah kepemimpinan…
kepemimpinan….
hubungannya dengan kepemimpinan tetapi tetap saja konsep ini tidak ada
sehingga mempunyai arti yang mendua.mendua.
Disamping itu juga ada hal hal--hal yang yang tuntas mendefinisikannya”
mendefinisikannya”..
membingungkan karena adanya Peneliti biasanya mendefinisikan
penggunaan istilah lain seperti kepemimpinan sesuai dengan prespektif
kekuasaan, wewenang manajemen, individualnya dan aspek gejala yang
administrasi, pengendalian, dan paling menarik perhatiannya.
perhatiannya. Setelah
supervisi yang juga menjelaskan hal melakukan peninjauan mendalam
yang sama dengan kepemimpinan.
kepemimpinan. terhadap literatur kepemimpinan,
Observasi yang dilakukan oleh Bennis Stogdill (1974,
1974, h. 259)
259) menyimpulkan
(1995,
1995, h. 259)
259) masih dianggap benar bahwa : “terdapat banyak definisi
hingga sekarang seperti yang
dinyatakannya beberapa tahun yang lalu kepemimpinan yang banyaknya sama
: dengan jumlah orang yang
mendefinisikan konsep ini”
ini”..

3
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com TEBEL 1-
1-1 : Definisi Kepemimpinan
1. Kepemimpinan adalah “perilaku 5. Kepemimpinan adalah “proses
individu…..yang mengarahkan aktivitas memberikan tujuan (arahan yang berarti)
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

kelompok untuk mencapai sasaran ke usaha kolektif, yang menyebabkan


bersama” (Hemphill & Coons, 1975, h. adanya usaha yang dikeluarkan untuk
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

7). mencapai tujuan” (Jacobs & Jaques,


Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

2. Kepemimpinan adalah “pengaruh 1990, h. 281).


tambahan yang melebihi dan berada di 6. Kepemimpinan adalah “kemampuan
atas kebutuhan mekanis dalam untuk bertindak di luar budaya…untuk
mengarahkan organisasi secara rutin” memulai proses perubahan evolusi agar
(D. Katz & Kahn, 1978, h. 528). menjadi lebih adaptif” (E.H. Schein, 1992,
3. “Kepemimpinan dilaksanakan ketika h. 2).
seseorang….memobilisasi….sumber 7. Kepemimpinan adalah “proses untuk
daya institusional, politis, psikologis, dan membuat orang memahami manfaat
sumber-sumber lainnya untuk bekerja bersama orang lain, sehingga
membangkitkan, melibatkan dan mereka paham dan mau melakukannya”
memenuhi motivasi pengikutnya” (Drath & Palus, 1994, h. 4).
(Burns, 1978, h. 18). 8. Kepemimpinan adalah “cara
4. Kepemimpinan adalah “proses mengartikulasikan visi, mewujudkan nilai
mempengaruhi aktivitas kelompok yang dan menciptakan lingkungan guna
terorganisir untuk mencapai sasaran” mencapai sesuatu” (Richard & Eagel,
(Rauch & Behling, 1984, h. 46). 1986, h. 4).

4
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

9. Kepemimpinan adalah
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

“kemampuan individu untuk


Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

mempengaruhi, memotivasi, dan


membuat orang lain mampu
memberikan kontribusinya demi
efektifitas dan keberhasilan
organisasi” (House et. Al., 1999, h.
184).

5
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

5.
6.

VS
KERJA
DEFINISI

MANAJEMEN
KEPEMIMPINAN
1

4.

ATAU
PINAN

EMOSI
PERAN
KHUSUS

KEPEMIIM

PENALARAN
3
2
JENIS

MEMPE
PROSES

TUJUAN

NGARUHI
PERDEBATAN PENTING

6
2. Jenis Proses Pemberian
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

Pengaruh
1. Peran Khusus atau Proses Perdebatan mengenai definisi
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

Pemberian Pengaruh Bersama kepemimpinan tidak hanya


Perdebatan penting dalam berkaitan dengan siapa yang
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

pembahasan kepemimpinan menggunakan pengaruh tetapi juga


Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

adalah apakah kepemimpinan jenis pengaruh yang digunakan dan


harus dipandang sebagai peran apa hasilnya.
khusus atau proses pemberian Beberapa ahli teori membatasi
pengaruh bersama. Salah satu definisi kepemimpinan dengan
pandangan menyatakan bahwa penggunaan pengaruh yang
dalam setiap kelompok terdapat menghasilkan komitmen yang tinggi
peran khusus yang mencakup dari para pengikut yang berlawanan
peran kepemimpinan yang memiliki dengan ketidakrelaan atau
tanggung jawab dan fungsi yang keengganan untuk mematuhi. Para
tidak dapat dibagi-bagi terlalu luas ahli teori ini menyatakan bahwa
karena dapat membahayakan seseorang yang menggunakan
aktivitas kelompok. kontrol atas penghargaan dan
Orang yang diharapkan hukuman untuk memanipulasi atau
melaksanakan peran memaksa para pengikutnya tidaklah
kepemimpinan ditunjuk sebagai benar-benar “memimpin” mereka
“pemimpin”, sedangkan anggota dan tidak etis karena itu merupakan
yang lainnya disebut “pengikut”. penyalahgunaan kekuasaan.

7
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

3. Tujuan Mempengaruhi 4. Pengaruh Berdasarkan Penalaran


Perdebatan lainnya yang atau Emosi
berkaitan dengan usaha Beberapa definisi kepemimpinan
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

mempengaruhi adalah yang yang disebutkan sebelumnya


menekankan pada proses
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

berkaitan dengan tujuan dan


hasil kepemimpinan. Salah satu rasional dan kognitif. Pada masa
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

pandangan menyatakan bahwa lalu pandangan tentang


kepemimpinan terjadi hanya kepemimpinan merupakan
ketika orang terpengaruh untuk proses dimana pemimpin
melakukan yang etis dan mempengaruhi pengikutnya
bermanfaat bagi organisasi dan untuk meyakini bahwa mereka
dirinya sendiri. akan untung jika bekerja sama
Definisi kepemimpinan ini tidak dalam mencapai tujuan
meliputi usaha mempengaruhi bersama. Hingga tahun 1980-an
yang tidak relevan atau beberapa konsep kepemimpinan
menentukan bagi para pengikut, mengenali pentingnya emosi
seperti usaha pemimpin untuk sebagai dasar untuk
mendapatkan keuntungan memberikan pengaruh.
pribadi dengan mengorbankan
para pengikutnya.

8
5. Kepemimpinan Versus
Manajemen
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

Perdebatan terus berlanjut yang


berkaitan dengan perbedaan
antara kepemimpinan dan
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

manajemen. Jelaslah bahwa


JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

seseorang bisa menjadi pemimpin


tanpa harus menjadi manajer, dan
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

Rost, 1991
seseorang bisa menjadi manajer
mendefinisikan manajemen
tanpa harus memimpin.
sebagai hubungan wewenang
Pendapat beberapa penulis :
yang ada antara manajer dengan
Bennis & Nanus, 1985
bawahannya untuk memproduksi
berpendapat bahwa kepemimpinan
dan menjual barang serta jasa.
dan manajemen adalah berbeda
Sedangkan kepemimpinan sebagai
secara kualitatif dan saling
hubungan pengaruh ke berbagai
meniadakan.
arah antara pemimpin dan
Bass, 1990
bawahannya yang mempunyai
memandang memimpin dan
tujuan yang sama dalam mencapai
mengelola sebagai proses yang
perubahan yang sebenarnya.
berbeda.
Kotter, 1990
membedakan antara manajemen
dan kepemimpinan dalam hal
proses inti dan hasil yang
diharapkan.

9
6. Definisi Kerja Istilah Penting
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

Tidak layak dan juga tidak


diinginkan pada tahap

bersama. (Gary Yukl, 2005,


individu dan kolektif untuk mencapai tujuan
efektif, serta proses untuk memfasilitasi upaya
dan bagaimana tugas itu dilakukan secara
dan setuju dengan apa yang perlu dilakukan
mempengaruhi orang lain untuk memahami
Kepemimpinan
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

pengembangan disiplin ini untuk


menyelesaikan perdebatan tentang
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

definisi kepemimpinan yang tepat.


Seperti struktur ilmu sosial yang
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

lainnya, kepemimpinan
didefinisikan secar sembarang dan
sangat subyektif.

adalah
Beberapa definisi lebih berguna

2005 h. 8)
dibandingkan dengan yang
lainnya, tetapi tidak ada satupun
definisi kepemimpinan yang

proses
“tepat”. Untuk sementara ini lebih
baik menggunakan berbagai
definisi kepemimpinan sebagai
sumber pandangan yang berbeda

untuk
atas fenomena yang rumit dan
tersusun dari banyak bagian
tersebut.

10
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com TABEL 1-
1-2 : Cakupan Proses Kepemimpinan
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

Pemimpin Mempengaruhi
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

 Interpretasi peristiwa eksternal oleh para anggota.


Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

 Pilihan tujuan dan strategi yang ingin dicapai.


 Motivasi anggota untuk mencapai tujuan tersebut.
 Rasa saling percaya dan bekerja sama antar anggota.
 Organisasi aktivitas kerja.
 Pengembangan kepercayaan dan keterampilan anggota.
 Pembelajaran dan pembagian pengetahuan baru antar
anggota.
 Pembuatan daftar dukungan dan kerjasama dari orang
luar.

11
ISTILAH
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

 Bawahan dan Laporan  Pengikut


JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

Langsung digunakan untuk


Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

digunakan secara menjelaskan orang yang


bergantian untuk mengakui pemimpin
menunjukan seseorang sebagai sumber yang
yang aktivitas kerja memberi pedoman kerja,
utamanya bagi kelompok tanpa melihat seberapa
atau organisasi selalu besar wewenang formal
diarahkan dan dievaluasi yang dimiliki oleh
oleh pemimpin utama. pemimpin itu.

12
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN
Hasil Segera dan Hasil
 Seperti definisi kepemimpinan, konsep Tertunda
pemimpin yang efektif juga berbeda
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

1. Hasil Segera
antar satu pakar dengan pakar hasil yang cepat dari
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

lainnya.. Kriteria yang dipilh untuk


lainnya usaha mempengaruhi
mengevaluasi efektivitas akan terjadi bila para
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

kepemimpinan mencerminkan pengikut mau


bagaimana peneliti menentukan melakukan tugas yang
konsep kepemimpinan secara eksplisit diminta pemimpin.
maupun implisit.
implisit. Sebagian besar 2. Hasil Tertunda
dampak tertunda dari
peneliti mengevaluasi efektivitas
kepemimpinan
kepemimpinan berdasar konsekuensi
tergantung kepada
dari tindakan pemimpin bagi pengikut seberapa baik para
dan komponen lainnya dalam pengikut
organisasi..
organisasi melaksanakan tugas-
 Ukuran yang paling banyak digunakan tugasnya.
untuk mengukur efektivitas pemimpin  Dua jenis dampak
adalah seberapa jauh unit organisasi tersebut mungkin
pemimpin tersebut berhasil konsisten atau tidak
menunaikan tugas pencapaian konsisten. Jika
sasarannya..
sasarannya dampaknya tidak
konsisten, hasil segera
mungkin berbeda
dengan hasil tertunda.13
GAMBAR 1-1-1 : Rantai Sebab Akibat Dampak
Dari Dua Jenis Perilaku Kepemimpinan
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

Visi yang memberi Dukungan dari


JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

Inspirasi Pengikut
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

Kualitas dan
Produktifitas

Latihan dan Keterampilan


Bimbingan Pengikut

Unit
Keuntungan

14
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
Kriteria Apa yang akan digunakan
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

Tidak ada jawaban sederhana bagi


JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10


Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

pertanyaan mengenai bagaimana


mengevaluasi efektivitas
kepemimpinan. Pemilihan kriteria
yang pantas tergantung pada tujuan
dan nilai yang dibuat oleh orang yang
melakukan evaluasi, sementara setiap
orang memiliki nilai yang berbeda.
15
TINJAUAN TERHADAP PENDEKATAN UTAMA
PENELITIAN
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

 Daya tarik kepemimpinan sebagai


SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

subyek penelitian dan sebagai konsep TIGA JENIS


kepemimpinan yang berbeda telah VARIABEL
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

menghasilkan literatur yang sangat luas


Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

pembahasannya dan sangat


membingungkan..
membingungkan
 Upaya untuk menyusun literatur
berdasarkan pendekatan atau
pandangan utama tidaklah terlalu
berhasil..
berhasil
 Satu dari cara yang lebih berguna untuk
menggolongkan teori dan riset 1. 2. 3.
kepemimpinan adalah menurut jenis Karakteristik Karekteristik Karakteristik
variabel yang paling diberikan Pemimpin Pengikut Situasi
penekanan.

Sebagian besar teori kepemimpinan lebih menekankan pada satu kategori tertentu
sebagai dasar utama untuk menjelaskan kepemimpinan yang efektif. Karenanya,
akan bermanfaat jika menggolongkan teori dan penelitian empiris kedalam lima
pendekatan berikut ini : (1) pendekatan ciri, (2) pendekatan perilaku, (3) pendekatan
kekuatan pengaruh, (4) pendekatan situasional, dan (5) pendekatan terpadu.
16
TABEL 1-
1-3 : Variabel
Variabel--Variabel Kunci Dalam
Teori Kepemimpinan (2) Karekteristik Pengikut
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

(1) Karekteristik Pemimpin  Ciri (Kebutuhan, Nilai, Konsep


pribadi)
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

 Ciri (Motivasi, Kepribadian, Nilai)


 Keyakinan dan Optimisme
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

 Keyakinan dan Optimisme


 Keterampilan dan Keahlian
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

 Keterampilan dan Keahlian


 Sifat dari pimpinannya
 Perilaku
 Kepercayaan kepada Pimpinan
 Integritas dan Etika
 Komitmen dan Upaya Tugas
 Taktik Pengaruh
 Kepuasan terhadap Pemimpin
 Sifat Pengikut
dan Pekerjaan

(3) Karekteristik Situasi


 Jenis Unit Organisasi
 Besarnya Unit Organisasi
 Posisi Kekuasaan dan Wewenang
 Struktur dan Kerumitan Tugas
 Kesalingtergantungan Tugas
 Keadaan Lingkungan yang tidak menentu
 Ketergantungan Eksternal 17
PENDEKATAN
TEORI KEPEMIMPINAN
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

 Pendekatan Ciri
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

Salah satu pendekatan yang paling awal untuk mempelajari


Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

kepemimpinan adalah pendekatan ciri. ciri. Pendekatan ini


menekankan pada sifat pemimpin seperti kepribadian,
motivasi, nilai dan keterampilan.
keterampilan.
Yang mendasari pendekatan ini adalah asumsi bahwa
beberapa orang mempunyai bakat memimpin yang memiliki
ciri tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain
lain..
Teori Kepemimpinan yang paling awal menyatakan bahwa
keberhasilan manajerial disebabkan oleh kemampuan luar
biasa seperti memiliki energi yang tidak kenal lelah, intuisi
kepengelolaan, pandangan pada masa depan, dan kekuatan
untuk membujuk yang tidak dapat ditolak.
ditolak.

18
GAMBAR 1-1-2 : Hubungan Sebab Akibat Antar
Jenis Utama Variabel Kepemimpinan
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

Ciri dan Perilaku Proses Sifat dan Hasil


JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

Keterampilan Pemimpin Pengaruh Perilaku Kerja


Pemimpin
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

Pengikut

Variabel
Situasional

Terbukti bahwa dari desain penelitian yang semakin baik yang


terakumulasi dari tahun ke tahun, para peneliti melakukan kemajuan
dalam mengungkap bagaimana ciri pemimpin berhubungan dengan
perilaku dan efektivitas kepemimpinan.

19
 Pertama-tama
Pertama-
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

peneliti munguji bagaimana


manajer menggunakan
 Pendekatan Perilaku waktunya dan pola aktivitas,
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

tanggung jawab dan fungsi


diawali pada tahun spesifik dari pekerjaan
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

1950--an setelah para


1950 manajerial..
manajerial
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

peneliti tidak puas Metode penelitian yang


digunakan adalah metode
dengan pendekatan deskriptif untuk pengumpulan
ciri dan mulai data..
data
memberikan perhatian
yang lebih mendalam
 Kedua
terhadap apa yang memberikan perhatian utama
sebenarnya dilakukan dalam mengidentifikasi
oleh manajer dalam perilaku kepemimpinan yang
efektif..
efektif
pekerjaannya..
pekerjaannya Metode penelitian yang lebih
disukai adalah studi survey
lapangan yang menggunakan
kuesioner diskripsi perilaku.
perilaku.

20
Penelitian ini berusaha
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

menjelaskan efektivitas
kepemimpinan berdasarkan  Pendekatan Kekuatan
jumlah dan jenis kekuatan Pengaruh
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

yang dimiliki oleh pemimpin


dan bagaimana kekuatan itu
penelitian kekuatan
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

digunakan. pengaruh menguji proses


Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

pengaruh yang terjadi


antara pemimpin dengan
pengikutnya..
pengikutnya
pendekatan ini memiliki
pandangan yang
Metodologi yang digunakan
berfokus pada pemimpin
adalah kuesioner survey dengan asumsi implisit
untuk menghubungkan bahwa sebab akibat
kekuatan pemimpin dengan
berbagai ukuran efektivitas adalah satu arah
kepemimpinan. (pemimpin bertindak dan
Lainnya menggunakan
pertanyaan dan peristiwa
pengikut memberikan
deskriptif untuk menentukan reaksi..
reaksi
bagaimana pemimpin
mempengaruhi sikap dan
perilaku para pengikutnya.
21
Metode penelitian utama
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

yang digunakan adalah


studi komparatif terhadap
 Pendekatan Situasional dua situasi atau lebih.
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

menekankan Variabel dependen mungkin


saja berupa persepsi dan
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

pentingnya faktor sikap manajerial, aktivitas,


kontekstual yang
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

dan pola perilaku


mempengaruhi proses manajerial, atau proses
pengaruh.
kepemimpinan..
kepemimpinan
Variabel situasional
yang penting adalah Asumsi yang dipakai adalah
karakteristik pengikut, perbedaan atribut akan
sifat pekerjaan yang efektif dalam situasi yang
dilakukan oleh unit berbeda, dan atribut yang
sama tidak akan optimal
pemimpin, jenis untuk berbagai macam
organisasi dan sifat situasi.
lingkungan eksternal.
eksternal. Teori yang menjelaskan
hubungan ini terkadang
disebut “teori kontinjensi”
kepemimpinan

22
 Pendekatan Terpadu
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

Kadang-kadang seorang ahli teori atau peneliti akan


Kadang-
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

menggunakan lebih dari satu jenis variabel


kepemimpinan, yang dalam hal ini disebut sebagai
pendekatan terpadu.
terpadu.
Beberapa tahun belakangan ini sudah menjadi kebiasaan
para peneliti untuk menggunakan dua atau lebih jenis
variabel kepemimpinan dalam satu studi, tetapi jarang
sekali mendapatkan teori yang dapat mencakup semua
hal tentang kepemimpinan (yakni : ciri variabel, perilaku,
proses pengaruh, dan situasi)
Contoh yang baik mengenai pendekatan terpadu adalah
teori konsep diri pemimpin yang kharismatik.
kharismatik.

23
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

(1)

INTRA
PROSES

INDIVIDU
(2)

DYADIC
PROSES
KEPEMIMPINAN
KONSEPTUALITAS

(3)
PROSES
KELOMPOK
KEPEMIMPINAN
LEVEL KONSEPTUALITAS

(4)
PROSES
ORGANISATORIS

24
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

 Proses Dyadic
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

 Proses Intra individual Fokus dari pendekatan dyadic


JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

adalah pada hubungan


Teori kepemimpinan yang
antara seorang pemimpin
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

berfokus pada proses di dan individu lain yang


dalam individu tunggal biasanya merupakan seorang
adalah sangat jarang, karena pengikut..
pengikut
sebagian besar definisi
kepemimpinan melibatkan Pendekatan ini memiliki
proses pengaruh antar asumsi implisit bahwa
individu..
individu efektivitas kepemimpinan
tidak dapat dipahami tanpa
Proses kontribusi dari menguji bagaimana
pendekatan intra individu pemimpin dan pengikut
terhadap kepemimpinan saling mempengaruhi setiap
sangatlah terbatas, karena waktu..
waktu
tidak mencakup sebagian
besar teori yang dianggap Teori ini biasanya
proses penting dari menyatakan bahwa proses
kepemimpinan, yaitu kelompok dan organisasi
pengaruh atas orang lain
lain.. terlibat dalam kepemimpinan.
kepemimpinan.

25
 Proses Organisasi
Pendekatan kelompok
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

 Proses Kelompok memberikan pemahaman


yang lebih baik atas
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

Pandangan lain mengenai efektivitas kepemimpinan


kepemimpinan memandang daripada pendekatan dyadic
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

kepemimpinan sebagai atau intra individu, tetapi


proses kelompok
kelompok.. dengan beberapa
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

Dua topik utamanya adalah keterbatasan..


keterbatasan
sifat peran kepemimpinan Pendekatan kelompok hanya
dalam tugas kelompok dan bisa digunakan untuk sistem
bagaimana kontribusi sosial yang besar dan
pemimpin terhadap efektivitasnya tidak dapat
efektivitas kelompok
kelompok.. dipahami jika fokus dari
Teori efektivitas kelompok penelitian itu terbatas hanya
memberikan pengetahuan pada proses internal
yang penting mengenai kelompok..
kelompok
proses kepemimpinan dan Analisis level organisatoris
kriteria yang relevan untuk menjelaskan kepemimpinan
mengetahui efektivitas sebagai proses yang terjadi
kepemimpinan..
kepemimpinan dalam “sistem terbuka” yang
lebih besar, dimana kelompok
merupakan subsistemnya.
subsistemnya.

26
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
GAMBAR 1-
Kepemimpinan

Dyadic

Individu
Kelompok
Organisasi
1-3 : Level Konseptualisasi Proses

27
LANDASAN LAINNYA
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

Pemimpin Deskriptif Universal


Versus Versus Versus
Pengikut Preskriptif Kontinjensi

 Variabel kunci dan level konseptualisasi bukan satu-


satu-satunya landasan
untuk membandingkan teori kepemimpinan
kepemimpinan..
 Setiap jenis perbedaan ini dapat ditinjau dengan lebih baik sebagai
pendulum (continuen) dimana sebuah teori dapat ditempatkan
bukannya sebagai pemisahan yang tajam.
tajam.

28
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
PENJELASAN  Perbedaan Teori Deskriptif dan
Preskriptif
 Teori Berfokus Pada Pemimpin Teori deskriptif (memberi
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

Versus Berfokus Pada Pengikut gambaran) menjelaskan tentang


proses kepemimpinan,
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

Seberapa jauh teori tertentu yang


menjelaskan aktivitas pemimpin
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

berfokus pada pemimpin atau


yang lazim dan menjelaskan
pengikut adalah cara lain yang
mengapa perilaku tertentu terjadi
bermanfaat untuk menggolongkan
dalam situasi tertentu.
tertentu.
teori kepemimpinan
kepemimpinan..
Teori Preskriptif (memberi
Sebagian besar teori kepemimpinan
petunjuk) membahas apa yang
menekankan pada karakteristik dan
harus dilakukan pemimpin agar
tindakan pemimpin tanpa
menjadi efektif dan
memperhatikan karakteristik
mengidentifikasi berbagai kondisi
pengikut..
pengikut
yang dibutuhkan untuk
Teori--teori
Teori yang sepenuhnya menggunakan jenis perilaku
berfokus pada pemimpin saja atau tertentu secara efektif
efektif..
pengikut saja tidak terlalu berguna
Kedua pandangan ini tidak saling
dibandingkan dengan teori yang
meniadakan, dan teori tertentu
memberikan penjelasan yang lebih
dapat memiliki kedua elemen iniini..
seimbang

29
Perbedaan Teori Universal
dan Kontinjensi  Teori Kontinjensi
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com

 Teori Universal menjelaskan berbagai aspek


kepemimpinan yang diterapkan
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA

menjelaskan berbagai aspek


pada situasi tertentu saja tetapi
kepemimpinan yang diterapkan
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

tidak untuk situasi lain


lain..
pada seluruh jenis situasi.
situasi.
Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

Teori kontinjensi juga bisa


Teori universal bisa saja
deskriptif atau preskriptif.
preskriptif. Teori
deskriptif atau preskriptif.
preskriptif. Teori
kontinjensi yang deskriptif
universal yang deskriptif
membahas tentang mengapa
membahas sebagian fungsi yang
pemimpin berperilaku berbeda
dilakukan oleh seluruh jenis
antara satu situasi dengan
pemimpin hingga batas tertentu,
situasi lainnya, sementara teori
sementara teori universal yang
kontinjensi yang preskriptif
preskriptif membahas seluruh
membahas perilaku yang paling
fungsi yang harus dilakukan
efektif dalam setiap jenis situasi.
situasi.
pemimpin agar menjadi efektif.
efektif.

Perbedaan antara teori universal dan kontijensi adalah masalah kadarnya,


bukan masalah dikotomi yang tajam.
30
HP : 0816905776 – 08159094454 ; Email : darlius_ius@yahoo.com
RINGKASAN
Kepemimpinan telah didefinisikan dalam banyak cara, tetapi
SUNTER AGUNG PODOMORO – JAKARTA UTARA


sebagian besar definisi berasumsi bahwa kepemimpinan
JL. AGUNG UTARA VI BLOK A 20 No. 10

melibatkan proses pengaruh yang berkaitan dengan memudahkan


Dr. DARLIUS, S.E., M.M.

kinerja tugas kolektif


kolektif.. Jika tidak demikian, maka definisi
kepemimpinan berbeda dalam berbagai aspek, seperti siapa yang
memberi pengaruh, sasaran penerima pengaruh, cara memberi
pengaruh, hasil dari pengaruh
pengaruh..
 Beberapa pakar berpendapat bahwa memimpin dan mengelola
harus dipandang sebagai peran atau proses yang berbeda, tetapi
definisi yang diberikan ini tidak dapat menjawab pertanyaan
penting tentang cakupan setiap proses dan bagaimana proses itu
saling berhubungan.
berhubungan.
 Untuk itu tidak ada definisi yang paling “benar”.
“benar”. Semua ini hanya
masalah bagaimana pendapat itu berguna untuk meningkatkan
pemahaman kita terhadap kepemimpinan yang efektif.
efektif.

31